Back to announcement
20231030_GOTO_Laporan Informasi dan Fakta Material_31483185_lamp1.pdf
Other Text extracted GOTOSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 27
Page 1
Nomor / Number: 179/GOTO/CS/JKT/X/2023
Perihal: Laporan Informasi kepada Otoritas Jasa Re: Report to the Financial Services
Keuangan sehubungan dengan Authority (Otoritas Jasa Keuangan) in
Informasi atau Fakta Material connection with a Material Information or
Facts
Kepada Yth. / To:
1. Otoritas Jasa Keuangan / Financial Services Authority
Gedung Sumitro Djojohadikusumo Lantai 1
Jl. Lapangan Banteng Timur 2-4
Jakarta 10710
U.p. / Attn: Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon
2. PT Bursa Efek Indonesia / Indonesia Stock Exchange
Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 1
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53
Jakarta 12190
U.p. / Attn: Direktur Penilaian Perusahaan
Dengan hormat,
Merujuk pada Peraturan OJK No. 31 We refer to the OJK Regulation No. 31
/POJK.04/2015 tentang Keterbukaan atas /POJK.04/2015 concerning Disclosure
Informasi atau Fakta Material oleh Emiten atau Information on Material Information or Facts by
Perusahaan Publik, Direksi Perseroan the Issuer or Public Company, the Board of
(sebagaimana didefinisikan di bawah) (“POJK 31”) Directors of the Company (“POJK 31”) (as
dan Keputusan Direksi PT Bursa Efek Indonesia defined below) and the Decree of the Board of
No:Kep-00066/BEI/09-2022 tentang Perubahan Directors of the Indonesia Stock Exchange No:
Peraturan Nomor I-E tentang Kewajiban Kep-00066/IDX/09-2022 on the Amendments to
Penyampaian Informasi (“Peraturan BEI I-E”), PT Regulation Number I-E concerning Information
GoTo Gojek Tokopedia Tbk (“Perseroan”) dengan Submission Obligations ("IDX Regulation I-E")
ini menyampaikan Keterbukaan Informasi dengan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (“the
maksud untuk memberikan penjelasan sebagai Company”) hereby conveys a Disclosure
pemenuhan ketentuan perundangan-undangan Information for the purpose of providing an
yang berlaku. explanation to fulfill the relevant requirements
under the applicable laws and regulations.
Sehubungan dengan hal di atas, bersama ini kami In connection with the foregoing, we hereby for
untuk dan atas nama Perseroan menyampaikan and on behalf of the Company convey a
Keterbukaan Informasi sehubungan dengan Disclosure Information in connection with
informasi atau fakta material sebagai berikut: material information or facts as follows:
Page 2
Nama Emiten / Name of : PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (“Perseroan”) / PT GoTo Gojek
the Issuer Tokopedia Tbk (“Company”)
Alamat / Address : Gedung Pasaraya Blok M, 6-7/F, Jl. Iskandarsyah II No. 2, Jakarta
12160
Bidang Usaha / Business : Perusahaan induk dan penyedia platform digital yang mengintegrasikan
Line on-demand services, e-commerce dan produk digital, serta financial
technology services secara langsung maupun tidak langsung melalui
entitas-entitas di dalam Perusahaan. /
Holding company and digital platform provider integrating on-demand
services, e-commerce and digital products and financial technology
services, directly or indirectly through entities within the Company.
Telepon / Phone : (021) 2910 1072
Faksimili / Fax : (021) 2709 7877
Email : corpsecretary@gotocompany.com
Website : www.gotocompany.com
1. Tanggal Kejadian / : Senin, 30 Oktober 2023 / Monday, October 30, 2023
Date of the Event
2. Jenis Informasi / : Informasi atau Fakta Material Lainnya / Other material facts or
Information Type information
3. Uraian Informasi / : Perseroan pada hari ini mengumumkan kinerja keuangan dan
Description of operasionalnya untuk kuartal ketiga tahun 2023. Perseroan melaporkan
Information perbaikan EBITDA Grup yang disesuaikan sebesar 74% year-on-year
mencapai - Rp0,94 triliun - yang merupakan perbaikan 7 kuartal berturut-
turut, yang didorong peningkatan monetisasi dan manajemen beban
usaha secara disiplin. Perseroan juga melaporkan peningkatan pada
pendapatan bruto sebesar 1% untuk year-on-year sebesar Rp6 triliun
dan Perseroan juga memiliki kas dan neraca yang solid, dengan kas,
setara kas, dan deposito jangka pendek senilai Rp25,2 triliun pada
tanggal 30 September 2023.
Untuk hasil segmen, Perseroan juga melaporkan bahwa pada kuartal
ketiga tahun 2023, adanya peningkatan pada EBITDA yang disesuaikan
pada segmen On-Demand Services, E-commerce, Financial
Technology dan Logistik dibandingkan periode yang sama tahun
sebelumnya.
Perseroan juga menekankan kemajuan yang baik atas inisiatif untuk
memperluas pasar yang dapat dialamatkan, terutama meningkatkan
adopsi produk kami ke segmen konsumen yang lebih peka terhadap
harga (price conscious customers) dengan produk-produknya seperti
GoFood Hemat dan GoCar Hemat. Selain itu, aplikasi GoPay
Page 3
diharapkan mendorong penetrasi layanan keuangan di kalangan konsumen yang memprioritaskan harga (budget consumers). Aplikasi GoPay telah diunduh lebih dari lima juta kali. Sekitar 50% dari pengguna yang bertransaksi melalui aplikasi GoPay adalah pengguna baru atau yang aktif kembali. Terakhir, di bidang Logistik, peningkatan efisiensi menurunkan subsidi biaya antar per pesanan sekitar 22% dibandingkan kuartal sebelumnya. Apabila dijumlahkan dengan penghematan sebesar 15% yang telah dicapai Perseroan pada paruh pertama tahun 2023, Perseroan telah membukukan penghematan secara agregat sebesar 33% dari permulaan tahun. Perseroan terus membukukan optimalisasi biaya didorong oleh efisiensi beban operasional, dengan mengurangi redudansi serta pemanfaatan teknologi. Perseroan mencatat penurunan sebesar 19% pada beban operasional tetap dan penurunan lebih dari 25% untuk biaya terkait cloud dan infrastruktur TI, yang merupakan bagian terbesar dari beban pokok pendapatan, setara dengan Rp2,5 triliun penghematan yang disetahunkan. Selain itu, pada kuartal ini, Perseroan telah mengidentifikasi sejumlah penghematan sebesar Rp450 miliar dari dua kelompok beban usaha ini, yang akan dibukukan secara bertahap. Perseroan juga telah menerbitkan laporan keuangan konsolidasian pada tanggal dan untuk periode sembilan bulan yang berakhir pada 30 September 2023 yang tidak diaudit dan tidak direviu melalui surat Perseroan No. 177/GOTO/CS/JKT/X/ 2023. Selanjutnya, mengacu pada keterbukaan dalam prospektus penawaran umum perdana (“IPO”) dan persetujuan pemegang saham yang kami peroleh pada RUPST 30 Juni 2023 sehubungan dengan rencana Perseroan untuk melakukan IPO internasional pada akhir Desember 2023 serta mempertimbangkan bahwa Perseroan memiliki modal yang cukup untuk menunjang usaha dan mengeksekusi rencana bisnisnya yang didukung oleh saldo kas dan deposito jangka pendek yang solid sebesar Rp25,2 triliun pada akhir kuartal ketiga 2023, Perseroan telah memutuskan untuk tidak menempuh jalur IPO internasional. Namun, jika Perseroan memutuskan untuk melakukan IPO Internasional di masa mendatang, Perseroan akan meminta persetujuan baru dari pemegang saham. Perseroan juga memaparkan strategi Perseroan memperluas pasar potensial (total addressable market atau TAM) melalui pengembangan produk dan layanan yang mampu menjawab kebutuhan konsumen yang lebih peka terhadap harga (price conscious customers). Sinergi ekosistem yang semakin kuat ini menjadi keunggulan kami di tengah kompetisi yang semakin ketat. Grup GoTo akan terus beradaptasi secara taktis serta di saat yang sama terus berinvestasi untuk mendukung strategi bisnis jangka panjang Perseroan. / The Company today announced its third quarter 2023 financial results, reporting Adjusted EBITDA improvement of 74% YoY to Rp -0.94 trillion - the seventh consecutive quarter of improvement, driven by improved
Page 4
monetisation and disciplined management of operating expenses. The Company also reported the improvement in its gross revenue by 1% YoY to Rp.6.0 trillion and it also maintains a solid cash position and balance sheet with Rp 25.2 trillion in cash, cash equivalents and short-term time deposits as of September 30, 2023. For the segment’s result, the Company also reported in the third quarter of 2023 there are improvements in the year-on-year Adjusted EBITDA across the On-Demand Services, E-commerce, Financial Technology and Logistics segment. The Company also highlighted good traction on initiatives to expand the addressable market, particularly increasing products' adoption to price- conscious consumer segments with its products such as GoFood Hemat and GoCar Hemat. Furthermore, GoPay App is expected to drive penetration in its financial services offerings with budget consumers. The GoPay App has reached more than five million downloads to date where approximately 50% of the app's transacting users are either new or reactivated. Lastly, in Logistics, the increased efficiency has driven down shipping subsidy cost per order by around 22% QoQ. When combined with the 15% savings achieved in the first half of 2023, the Company has booked an aggregated 33% savings year-to-date. The Company continued to deliver cost improvements as it further eliminated redundancies and leveraged technology to reduce costs. The Company delivered a 19% reduction in fixed opex and a reduction of more than 25% in cloud and IT infrastructure costs, which is the largest part of its Cost of Revenue, equivalent to Rp 2.5 trillion in annualized savings. In addition, during this quarter the Company identified further annual savings of around Rp 450 billion across these two cost groups, which will be recognized over time. The Company has also released its unaudited and unreviewed consolidated financial statements as of and for nine months ended September 30, 2023 through its letter no. 177/GOTO/CS/JKT/X/ 2023. Furthermore, referring to the disclosure in the IPO prospectus and shareholders’ approval that we obtained on the AGMS June 30, 2023 in relation to the Company’s plan to conduct an international IPO by the end of December 2023 and considering that the Company has more than enough capital to sustain its business and execute its current plan supported by a solid cash position and balance sheet with Rp 25.2 trillion in cash, cash equivalents and short-term time deposits as of September 30, 2023, the Company has decided to not pursue the international IPO.
Page 5
However, If the Company decides to pursue the International IPO in the
future, the Company will seek a new approval from shareholders.
The Company also shared its broader strategy to expand its total
addressable market through the development of mainstream products
and services that are particularly relevant for price-conscious
consumers. Synergies across the Company’s ecosystem gives the
Company a real advantage within a competitive environment that
remains intense. The Company will maintain its tactical flexibility, while
continuing to prioritize the long term investment that the Company’s
strategy is built upon.
4. Dampak Kejadian : Informasi tersebut tidak berdampak merugikan terhadap kegiatan
Informasi / operasional, hukum, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha
Impact of the Perseroan. /
Information
This information does not have a detrimental effect on the operational
activities, legal, financial condition or business continuity of the
Company.
5. Keterangan Lain- : Untuk informasi lebih lanjut mengenai kinerja keuangan dan operasional
Lain / Perseroan untuk kuartal ketiga tahun 2023, mohon merujuk pada siaran
Other Information pers yang kami lampirkan pada Lampiran 1 surat ini. /
For more detailed information on the third quarter of 2023’s financial and
operational performance of the Company, kindly refer to the press
release attached on Attachment 1 of this letter.
Demikian Keterbukaan Informasi kami We hereby convey this Disclosure Information, and
sampaikan, atas perhatiannya kami ucapkan we thank you for your attention.
terima kasih.
Jakarta, 30 Oktober 2023 / October 30, 2023
PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk
R A Koesoemohadiani
Sekretaris Perusahaan / Corporate Secretary
Tembusan / Carbon Copied:
1. Direktur Penilaian Perusahaan Sektor Jasa, PT Bursa Efek Indonesia
2. Kepala Departemen Pengawas Pasar Modal 2B, Otoritas Jasa Keuangan
3. Deputi Direktur Pemantauan Perusahaan Sektor Jasa, Otoritas Jasa Keuangan
Page 6
Lampiran 1/ Attachment 1
Laporan Kinerja Kuartal III 2023:
Grup GoTo Terus Tumbuh dan Tingkatkan Profitabilitas
Ikhtisar Kinerja Utama
● EBITDA Grup yang disesuaikan1 terus membaik sebesar 74% dibandingkan periode yang sama
tahun sebelumnya (year-on-year) menjadi -Rp0,94 triliun – yang merupakan perbaikan tujuh kuartal
berturut-turut
● Margin kontribusi Grup2 mencapai 0,75% sebagai persentase dari nilai transaksi bruto (GTV)3,
meningkat 149 basis poin (bps) year-on-year atau mencapai Rp1,1 triliun
● Pendapatan bruto4 tumbuh 1% year-on-year mencapai Rp6,0 triliun
● GTV Grup meningkat 5% dibandingkan kuartal sebelumnya, senilai Rp151,3 triliun, setelah
penurunan selama dua kuartal berturut-turut
● Insentif dan biaya pemasaran produk menurun sebesar 36% dibandingkan dengan tahun
sebelumnya, dengan penghematan sebesar Rp2,1 triliun pada kuartal ketiga ini
Jakarta, 30 Oktober 2023 – PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (“Perseroan”, “Grup GoTo”, BEI:
GOTO), ekosistem digital terbesar Indonesia, pada hari ini mengumumkan kinerja keuangan dan
operasionalnya untuk kuartal ketiga tahun 2023. Perseroan melaporkan perbaikan EBITDA Grup
yang disesuaikan1 sebesar 74% year-on-year mencapai -Rp0,94 triliun, yang didorong
peningkatan monetisasi dan manajemen beban usaha secara disiplin. Di saat yang bersamaan,
GTV3 Grup tumbuh 5% dibanding kuartal sebelumnya, menunjukkan dampak positif dari inovasi
Perseroan di tengah kompetisi yang semakin ketat.
Patrick Walujo, Direktur Utama Grup GoTo menjelaskan, “GTV3 Grup telah kembali mencatatkan
pertumbuhan positif setelah mencatatkan penurunan dua kuartal berurutan, didorong oleh
pertumbuhan unit bisnis E-Commerce dan On-Demand Services. Hal ini disebabkan oleh strategi
Perseroan memperluas pasar potensial (total addressable market atau TAM) melalui
pengembangan produk dan layanan yang mampu menjawab kebutuhan konsumen yang lebih
peka terhadap harga (price conscious customers). Sinergi ekosistem yang semakin kuat ini
menjadi keunggulan kami di tengah kompetisi yang semakin ketat. Grup GoTo akan terus
beradaptasi secara taktis untuk mempertahankan kepemimpinan pasar kami, serta di saat yang
sama terus berinvestasi untuk mendukung strategi bisnis jangka panjang Perseroan.”
Jacky Lo, Direktur Keuangan Grup GoTo, menjelaskan, “Seiring tumbuh kembalinya GTV3 di
kuartal ketiga dibanding kuartal sebelumnya, Perseroan juga mencatat adanya perbaikan secara
berturut-turut pada margin kontribusi dan EBITDA yang disesuaikan. Hal ini didorong oleh
efisiensi beban operasional, dengan mengurangi redudansi serta pemanfaatan teknologi untuk
menekan biaya. Kami terus melangkah menuju profitabilitas, di mana di kuartal ketiga ini unit
bisnis On-Demand Services berhasil mencapai nilai positif untuk EBITDA yang disesuaikan,
sebelum alokasi biaya korporasi. Meski demikian, kami melihat adanya kompetisi yang semakin
ketat dan kemungkinan akan terus berlanjut. Perseroan akan merespons hal ini dengan prinsip
kehati-hatian, seiring upaya kami menyeimbangkan pertumbuhan dengan profitabilitas.”
1
Page 7
Pendapatan bruto4 Perseroan tumbuh 1% year-on-year mencapai Rp6,0 triliun, didukung
penghematan beban insentif dan pemasaran produk sebesar 36% year-on-year atau setara
dengan Rp2.1 triliun untuk kuartal III ini. Margin kontribusi2 Grup tetap positif untuk tiga kuartal
berturut-turut, yaitu 0,75% sebagai persentase GTV3, tumbuh 149bps year-on-year dan 2bps
dibandingkan kuartal sebelumnya (quarter-on-quarter) mencapai Rp1,1 triliun.
Perseroan memiliki kas dan neraca yang solid, dengan kas, setara kas, dan deposito jangka
pendek senilai Rp25,2 triliun pada tanggal 30 September 2023. Tingkat penggunaan bersih kas
(Net Cash Burn) berkurang 76% dibandingkan tahun sebelumnya, sehingga Perseroan memiliki
modal lebih dari cukup untuk menjalankan kegiatan bisnisnya dan mengeksekusi rencana saat
ini.
Dengan demikian, Perseroan pada hari ini mengumumkan bahwa tidak lagi berencana
melakukan penawaran umum perdana saham (IPO) internasional, yang sebelumnya disampaikan
pada prospektus IPO Perseroan serta telah disetujui oleh pemegang saham pada Rapat Umum
Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2023. Apabila Perseroan memutuskan untuk melaksanakan
IPO internasional di masa yang akan datang, Perseroan akan memintakan kembali persetujuan
pemegang saham sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Ikhtisar Kinerja Grup
(dalam miliar rupiah) Untuk periode tiga bulan Untuk periode sembilan bulan
yang berakhir 30 September yang berakhir 30 September
2023 2022 % YoY 2023 2022 % YoY
Indikator Kinerja Keuangan
Pendapatan bruto4 5.977 5.892 1% 17.791 16.630 7%
Pendapatan bersih 3.627 4.569 (21)% 10.511 7.969 32%
2
Margin kontribusi 1.135 (1.186) n/a 2.816 (5.746) n/a
1
EBITDA yang disesuaikan (942) (3.693) 74% (3.747) (12.875) 71%
Rugi bersih (2.387) (6.743) 65% (9.599) (20.912) 54%
EBITDA Grup yang disesuaikan1 untuk kuartal III 2023 membaik, mencapai -Rp0,94 triliun, atau
-0,62% sebagai persentase GTV3, perbaikan sebesar 74% year-on-year dan 22%
quarter-on-quarter.
Perseroan turut mencatatkan pertumbuhan pendapatan bruto4 year-on-year sebesar 1%, sebagai
hasil dari peningkatan monetisasi di dalam ekosistem GoTo, dengan peningkatan take rate
keseluruhan sebesar 29bps year-on-year mencapai 4,0%.
GTV3 Grup pada kuartal ini mencapai Rp151,3 triliun, tumbuh 5% dibanding kuartal sebelumnya,
terutama disebabkan oleh penggunaan produk dan layanan yang lebih banyak oleh kelompok
2
Page 8
konsumen yang memprioritaskan harga. GTV3 Grup turun 6% year-on-year, disebabkan oleh
penurunan insentif dan pemasaran produk. Pada saat yang bersamaan, jumlah konsumen
profitabel dan kontribusi mereka terhadap GTV3 tetap stabil dibandingkan kuartal sebelumnya.
Pendapatan bersih pada kuartal ketiga 2023 adalah sebesar Rp3,6 triliun, menurun 21% yang
disebabkan adanya penyesuaian pada paruh pertama 2022 sebesar Rp1,5 triliun, yang tercatat di
kuartal III tahun 2022. Hal ini dilakukan untuk merefleksikan dampak dari perubahan proses
estimasi yang digunakan untuk menentukan alokasi insentif pada pendapatan yang dihasilkan
dari konsumen, sesuai yang dilaporkan Perseroan tahun lalu. Jika penyesuaian ini dialokasikan
kepada masing-masing kuartal di 2022, pendapatan bersih pada kuartal ketiga tahun 2022
adalah sebesar Rp3,1 triliun, sehingga pendapatan bersih Perseroan pada kuartal ketiga 2023
mengalami peningkatan 19% year-on-year.
Rugi bersih periode berjalan untuk kuartal ketiga 2023 membaik 28% dibandingkan kuartal
sebelumnya dan 65% dibandingkan tahun sebelumnya, mencapai -Rp2,4 triliun. Perbaikan ini
dihasilkan dari monetisasi dan pengurangan insentif serta beban pemasaran sebesar 36%
dibandingkan tahun sebelumnya, atau penghematan sebesar Rp2,1 triliun untuk kuartal ini
Dibandingkan dengan tahun sebelumnya, Perseroan mencatat penurunan sebesar 19% pada
beban operasional tetap dan penurunan lebih dari 25% untuk biaya terkait cloud dan infrastruktur
TI, yang merupakan bagian terbesar dari beban pokok pendapatan. Penghematan tersebut
secara keseluruhan berjumlah Rp2,5 triliun dalam bentuk penghematan beban operasional tetap
dan beban cloud dan TI yang disetahunkan. Perseroan juga telah mengidentifikasi sejumlah
penghematan tahunan dari dua kelompok beban usaha tersebut senilai sekitar Rp450 miliar yang
akan dibukukan secara bertahap.
Insentif dan biaya pemasaran produk ditingkatkan sebesar 2% dibandingkan kuartal sebelumnya.
Hal ini dilaksanakan dengan kehati-hatian, di tengah semakin ketatnya kompetisi pada periode
tersebut.
Salah satu momen penting di kuartal III 2023 adalah peluncuran GoTo Passport, teknologi yang
menyatukan seluruh platform GoTo, sehingga Perseroan dapat memperoleh pemahaman lebih
mendalam terhadap para konsumen serta interaksi mereka dalam ekosistem GoTo. Grup GoTo
juga telah mengawali uji coba program langganan universal yang menggabungkan fitur gratis
ongkos kirim di Tokopedia dan GoFood untuk mendorong penggunaan multiplatform secara
lebih jauh.
On-Demand Services
(dalam miliar rupiah) Untuk periode tiga bulan Untuk periode sembilan bulan
yang berakhir 30 September yang berakhir 30 September
2023 2022 % YoY 2023 2022 % YoY
Indikator Kinerja Operasional
GTV3 13.400 15.219 (12)% 40.380 44.127 (8)%
3
Page 9
Indikator Kinerja Keuangan
Pendapatan bruto4 3.012 3.017 (0)% 8.880 8.469 5%
2
Margin kontribusi 675 (35) n/a 1.822 (1.310) n/a
1
EBITDA yang disesuaikan (48) (962) 95% (458) (4.073) 89%
GoTo terus memperluas ketersediaan berbagai produk dan layanan ekonomis, dan juga
memperkenalkan GoRide Transit - layanan transportasi multimoda pertama di dunia. Produk dan
layanan tersebut mendatangkan konsumen baru dan mengaktifkan kembali konsumen yang
tidak aktif. Hal ini sejalan dengan strategi memperluas TAM dengan menjangkau konsumen
yang memprioritaskan harga.
● EBITDA unit bisnis yang disesuaikan1 tumbuh 95% year-on-year, mencapai -0,36%
sebagai persentase GTV3 unit bisnis.
● Pendapatan bruto4 unit bisnis tumbuh 4,6% quarter-on-quarter mencapai Rp3,0 triliun,
sebagai hasil dari fokus Perseroan mencatatkan pertumbuhan melalui penggunaan
produk dan layanan ekonomis. Dibanding dengan tahun sebelumnya, pendapatan bruto
Perseroan tetap stabil sejalan dengan peningkatan monetisasi.
● Efisiensi beban dan peningkatan monetisasi menghasilkan margin kontribusi2 positif untuk
unit bisnis ini, yang merupakan empat kuartal positif berturut-turut, mencapai 5,0% dari
GTV3, meningkat 527 bps year-on-year.
● Langkah taktis juga dilakukan untuk memperkuat kepemimpinan Perseroan di segmen
Pesan Antar Makanan dan Mobilitas di Indonesia. Hal ini mendorong adanya peningkatan
5% quarter-on-quarter pada beban insentif dan promosi untuk unit bisnis ini. Di saat
bersamaan, biaya terkait TI semakin efisien dengan adanya teknologi pemetaan in-house
yang menghasilkan penghematan sekitar 40% dibandingkan kuartal sebelumnya.
● Di bulan Oktober, Perseroan mengambil langkah taktis dan menurunkan komisi untuk
segmen roda empat di Singapura dari 15% ke 10% untuk mendorong pertumbuhan
ketersediaan mitra pengemudi. Hal ini akan berdampak minimal pada take rate secara
grup, dan bisnis internasional Perseroan diperkirakan akan tetap mencatatkan margin
kontribusi positif2.
● Dibandingkan dengan tahun sebelumnya, beban insentif dan pemasaran berkurang 25%,
mencatatkan penghematan senilai Rp663 miliar pada kuartal ini.
● GTV3 On-Demand Services tumbuh 1% quarter-on-quarter mencapai Rp13,4 triliun, seiring
Perseroan mengembalikan momentum pertumbuhannya. Pada saat yang sama, jumlah
tersebut menurun 12% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, sejalan
dengan pengurangan insentif sepanjang setahun terakhir.
● GoTo juga telah meluncurkan GoRide Transit, platform pertama dan satu-satunya di dunia
yang mengintegrasikan transportasi publik dan layanan mobilitas dalam satu pesanan
aplikasi Gojek.
4
Page 10
● GoCar Hemat, layanan transportasi berbiaya terjangkau Perseroan, yang telah
mencatatkan profitabilitas, kini diperkenalkan di lebih banyak kota. Mitra pengemudi
GoCar Hemat mengalami pertumbuhan pesanan per jam sebanyak lebih dari 35%.
● Pilihan dengan harga terjangkau melalui GoFood Hemat semakin diperluas, sementara
pada saat yang sama operasionalnya menjadi semakin efisien. Hal ini akan mendorong
peningkatan kepadatan pesanan, pengumpulan pesanan (batching) yang lebih baik, dan
menurunkan biaya yang dibutuhkan untuk menyediakan layanan. Pada kuartal ketiga ini,
mitra pengemudi yang mengambil pesanan GoFood Hemat dan GoFood reguler
mengalami peningkatan pesanan per jam sebanyak hampir tiga kali lipat.
● Untuk terus memperluas penawaran produk layanan mobilitas roda dua kepada
konsumen yang memprioritaskan harga, Perseroan melakukan uji coba GoRide Nego,
yang memungkinkan konsumen dan mitra pengemudi untuk berkomunikasi secara
langsung dan saling menyepakati harga pengantaran. Ini adalah contoh inovasi Perseroan
yang berkesinambungan dengan tujuan menjangkau konsumen.
E-commerce
(dalam miliar rupiah) Untuk periode tiga bulan Untuk periode sembilan bulan
yang berakhir 30 September yang berakhir 30 September
2023 2022 % YoY 2023 2022 % YoY
Indikator Kinerja Operasional
GTV3 62.034 69.879 (11)% 183.519 202.357 (9)%
Indikator Kinerja Keuangan
Pendapatan bruto4 2.244 2.118 6% 6.724 6.037 11%
2
Margin kontribusi 415 (624) n/a 1.006 (2.778) n/a
1
EBITDA yang disesuaikan (222) (1.347) 84% (974) (5.028) 81%
Pada unit bisnis E-Commerce, GoTo berinvestasi pada kelompok konsumen intinya agar dapat
mendorong pertumbuhan jangka panjang, sekaligus memastikan momentum memasuki tahun
2024, dengan memanfaatkan program yang dibiayai bersama dengan mitra pedagang
(merchant co-funding program) dan mengaktifkan kembali beberapa upaya pemasaran dan
promosi tertentu. Secara bersamaan, Perseroan juga mengupayakan meningkatkan daya tarik
di antara konsumen yang memprioritaskan harga dengan menyediakan produk yang sesuai
untuk kelompok konsumen ini, serta menurunkan biaya pengiriman dengan memanfaatkan
kemampuan logistik in-house GoTo Logistics.
● EBITDA unit bisnis yang disesuaikan1 membaik 84% year-on-year, mencapai -0,36%
sebagai persentase dari GTV3 unit bisnis.
5
Page 11
● Margin kontribusi2 E-Commerce tetap positif untuk kuartal ketiga berturut-turut, mencapai
0,67% sebagai persentase GTV3 dan meningkat 156bps year-on-year.
● GTV3 E-Commerce tumbuh 6% quarter-on-quarter mencapai Rp62 triliun, tetapi turun 11%
bila dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya, dengan
berkurangnya konsumen non-profitabel sebagai dampak dari pengurangan insentif yang
signifikan sepanjang setahun terakhir.
● GoTo secara taktis berinvestasi pada pertumbuhan E-Commerce untuk mempertahankan
pangsa pasar, termasuk peningkatan 2% quarter-on-quarter untuk belanja insentif dan
promosi yang ditargetkan secara khusus. Pada saat yang sama, Tokopedia telah
mengurangi biaya platform dan mengupayakan merchant co-funding program yang
menghasilkan pertumbuhan pada rata-rata GTV3 dari mitra pedagang yang berpartisipasi
sebesar lebih dari 40% dibandingkan sebelum ikut serta dalam program tersebut.
Berbagai inisiatif seperti ini memungkinkan Perseroan menumbuhkan GTV3 secara
keseluruhan sambil mempertahankan profitabilitas dan meningkatan pengalaman
konsumen.
● Bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya, belanja insentif dan pemasaran turun 40%,
setara dengan penghematan sebesar Rp880 miliar pada kuartal ini.
● Monetisasi keseluruhan untuk unit bisnis E-Commerce meningkat, di mana pendapatan
bruto4 unit bisnis ini tumbuh mencapai Rp2,2 triliun, peningkatan sebesar 6% year-on-year
dan 1% quarter-on-quarter. Perseroan telah mengidentifikasi dan sedang berupaya
menjangkau peluang yang tersedia dalam bisnis iklan, yang dapat mendorong
pertumbuhan bagi para mitra pedagang dan monetisasi dalam jangka panjang.
● Untuk memperluas jangkauan pasar Perseroan, Tokopedia menyediakan ragam produk
yang lebih luas yang ditujukan untuk menjangkau kelompok konsumen yang
memprioritaskan harga. Selain, itu, Perseroan juga berinvestasi untuk mengembangkan
pengalaman berbelanja yang lebih baik agar konsumen dapat dengan mudah
menemukan produk yang relevan untuk mereka. Hal ini meliputi investasi pada
kecerdasan buatan prediktif (predictive AI) untuk membuat konten lebih terpersonalisasi
bagi konsumen.
● GoTo juga mengembangkan ketersediaan produk pembayaran di Tokopedia, termasuk
GoPayLater dan produk pinjaman tunai baru, sehingga menyediakan fleksibilitas cara
bayar yang lebih luas bagi konsumen yang memprioritaskan harga.
● GoTo Logistics memperkirakan akan menurunkan biaya logistik lebih jauh, sehingga
memungkinkan Tokopedia menyediakan subsidi biaya kirim yang lebih efisien di
kuartal-kuartal berikutnya.
6
Page 12
Financial Technology
(dalam miliar rupiah) Untuk periode tiga bulan Untuk periode sembilan bulan
yang berakhir 30 September yang berakhir 30 September
%
2023 2022 % YoY 2023 2022
YoY
Indikator Kinerja Operasional
GTV3 94.512 97.097 (3)% 276.515 261.865 6%
Indikator Kinerja Keuangan
Pendapatan bruto4 450 427 5% 1.273 1.155 10%
2
Margin kontribusi 77 (288) n/a 92 (1.030) n/a
1
EBITDA yang disesuaikan (388) (859) 55% (1.412) (2.539) 44%
GoTo meluncurkan empat produk dan fitur baru sepanjang kuartal ketiga 2023: Aplikasi
GoPay, pinjaman tunai di aplikasi Tokopedia, pinjaman tunai di aplikasi Gojek, serta GoPay
Tabungan by Jago. Percepatan peluncuran berbagai produk dan fitur ini membuktikan
kemampuan GoTo dalam menjangkau basis konsumen yang lebih luas dan inklusif di luar
platform Gojek dan Tokopedia, termasuk mereka yang belum atau kurang mendapatkan akses
layanan perbankan (unbanked dan underbanked). Hal ini juga membuktikan fokus GoTo pada
bisnis pinjamannya, yang telah bertumbuh pesat sepanjang tahun 2023, khususnya dengan
perluasan skala produk pinjaman tunai yang memiliki margin yang lebih tinggi sebagai
prioritas.
● EBITDA unit bisnis yang disesuaikan1 membaik 55% year-on-year mencapai -0,41%
sebagai persentase GTV3 unit bisnis. Perbaikan ini adalah hasil dari upaya GoTo secara
berkesinambungan untuk mendorong konsumen bertransaksi baik di dalam maupun di
luar ekosistem GoTo dengan menyediakan pemanfaatan layanan pembayaran secara luas
dibandingkan dengan memanfaatkan insentif.
● Pendapatan bruto4 unit bisnis pada kuartal ini tumbuh 5% dibandingkan tahun
sebelumnya mencapai Rp450 miliar. Hal ini terutama didorong pertumbuhan pada bisnis
pinjaman konsumen. Apabila mengecualikan dampak dari transaksi antarperusahaan,
peningkatan ini akan mencapai 25% year-on-year.
● Margin kontribusi2 unit bisnis tumbuh 38 bps year-on-year mencapai Rp77 miliar, yang
merupakan capaian tertinggi. Bisnis pembayaran telah mencapai margin kontribusi2
didorong upaya yang konsisten memperbaiki efisiensi promosi serta optimalisasi biaya TI,
sehingga mengurangi pengurangan untuk layanan cloud hingga 12% quarter-on-quarter.
● GTV3 unit bisnis Financial Technology mencapai Rp94,5 miliar pada kuartal ketiga ini,
tumbuh 4% dibandingkan kuartal sebelumnya, tapi turun 3% apabila dibandingkan dengan
periode yang sama di tahun sebelumnya.
● Belanja insentif dan promosi turun 61% year-on-year, setara dengan penghematan Rp344
miliar pada kuartal ini.
7
Page 13
● GoTo terus meningkatkan frekuensi peluncuran produk baru, khususnya terkait pinjaman
konsumen, untuk meningkatkan monetisasi dan mendorong konsumen untuk
memanfaatkan produk dan layanan di dalam ekosistem GoTo. Fokus berkelanjutan untuk
memperluas ketersediaan layanan di luar ekosistem (open-loop) diharapkan akan
meningkatkan pembukuan pinjaman tunai, dan aplikasi GoPay diharapkan mendorong
penetrasi layanan keuangan di kalangan konsumen yang memprioritaskan harga.
● Aplikasi GoPay telah diunduh lebih dari lima juta kali. Sekitar 50% dari pengguna yang
bertransaksi melalui aplikasi GoPay adalah pengguna baru atau yang aktif kembali, dan
sekitar satu perempat di antaranya kemudian juga bertransaksi di Gojek atau Tokopedia.
● Jumlah pinjaman diberikan (outstanding) dari bisnis pinjaman konsumen GoTo tumbuh
44% dibandingkan kuartal sebelumnya, mencapai Rp1,4 triliun, per kuartal ketiga ini, atau
setara dengan peningkatan tiga kali lipat sepanjang setahun terakhir. Hal ini dicapai
sejalan dengan pertumbuhan profitabilitas, dengan tingkat pinjaman bermasalah
(non-performing loan atau NPL) jauh di bawah produk serupa yang tersedia di pasar.
Hampir 60% dari pembukuan pinjaman (loan book) GoTo saat ini didanai oleh Bank Jago
dan Perseroan akan terus berkolaborasi dengan Bank Jago untuk memperbesar skala
penyediaan pinjaman konsumen di tahun 2023. .
● Perseroan juga meluncurkan GoPay Tabungan by Jago, kolaborasi pertama dan
satu-satunya di Indonesia yang menggabungkan layanan uang elektronik (e-money) yang
simpel dengan keunggulan bank. GoPay Tabungan by Jago telah menarik 200.000
pengguna dan mencatatkan lebih dari satu juta transaksi sejak diluncurkan. Produk ini
akan meningkatkan penghimpunan dana pihak ketiga Jago, yang akan berkaitan
langsung dengan biaya dana yang lebih murah melalui kemitraan penyaluran pinjaman
antara Perseroan dengan Bank Jago.
Logistics
(dalam miliar rupiah) Untuk periode tiga bulan Untuk periode sembilan bulan
yang berakhir 30 September yang berakhir 30 September
2023 2022 % YoY 2023 2022 % YoY
Indikator Kinerja Keuangan
Pendapatan bruto4 530 581 (9)% 1.672 1.610 4%
EBITDA yang disesuaikan1 (113) (306) 63% (363) (805) 55%
Integrasi divisi fulfillment Tokopedia dan layanan pengiriman e-commerce Gojek di dalam
GoTo Logistics terus mendorong peningkatan pengiriman in-house di wilayah dengan
kepadatan pengiriman tinggi, bersamaan dengan pengiriman agregat pihak ketiga di wilayah
lain dengan biaya pengiriman per pesanan terendah. Hasilnya, GoTo Logistics berhasil
menurunkan biaya pengiriman baik untuk konsumen maupun pedagang dan terus
menurunkan biaya subsidi untuk pengiriman.
8
Page 14
● EBITDA unit bisnis yang disesuaikan1 -Rp113 miliar, membaik 63% year-on-year.
● Pendapatan bruto4 unit bisnis adalah Rp530 miliar, menurun 9% year-on-year terutama
didorong oleh volume pengiriman yang lebih rendah dari unit bisnis E-Commerce sebagai
akibat dari rasionalisasi insentif yang berdampak pada berkurangnya transaksi
non-profitabel.
● Belanja insentif dan pemasaran turun 70% dibandingkan tahun sebelumnya, setara
dengan penghematan sebesar Rp164 miliar untuk kuartal ini.
● Peningkatan efisiensi menurunkan subsidi biaya antar per pesanan sekitar 22%
dibandingkan kuartal sebelumnya. Apabila dijumlahkan dengan penghematan sebesar
15% yang telah dicapai Perseroan pada paruh pertama tahun 2023, Perseroan telah
membukukan penghematan secara agregat sebesar 33% dari permulaan tahun, atau
melampaui target 30% yang dicanangkan Perseroan untuk tahun ini.
● Ke depannya, GoTo Logistics akan terus mengupayakan penurunan subsidi biaya
pengiriman dengan memperbesar skala pengiriman in-house untuk mencakup pula
pesanan yang dipenuhi oleh pedagang.
● GoTo Logistics juga akan berinvestasi pada fulfillment untuk mendorong efisiensi rantai
pasok dengan membuka koridor pengiriman kepadatan tinggi, yang akan menurunkan
biaya pengiriman per pesanan.
Lingkungan, Sosial dan Tata Kelola (LST)
GoTo terus melakukan perubahan di lini bisnisnya, dan memastikan bahwa Perseroan selaras
dengan praktik terbaik global dan industri terkait kinerja LST. Hasil dari upaya Perseroan pada
kuartal ketiga 2023 meliputi:
● Perseroan mengumumkan kemitraan dengan International Finance Corporation (IFC)
untuk memperdalam performa GoTo dalam mendukung inklusi ekonomi digital dan aksi
terkait perubahan iklim. Kemitraan ini mencakup investasi dari IFC dan investor rekanan,
senilai US$150 juta untuk mendukung inklusi keuangan di seluruh Indonesia serta
dukungan non finansial untuk upaya GoTo terkait LST, seperti transisi 100% menuju
kendaraan listrik.
● GoTo mencatat pertumbuhan adopsi kendaraan listrik oleh mitra pengemudi Gojek
sebesar 260%, dengan 13,7 juta kilometer yang ditempuh oleh kendaraan listrik roda dua
sepanjang tahun 2023.
● GoGreener Tree Collective telah mencapai satu juta konsumen berlangganan tanpa
adanya belanja pemasaran.
● Mencapai rating LST positif untuk tahun 2023 dari S&P dan MSCI, berada dalam kuartil
tertinggi untuk aksi melawan perubahan iklim secara global.
9
Page 15
Pedoman Kinerja Perseroan
GoTo berharap untuk tumbuh lebih jauh, di tengah perluasan demografi pengguna dengan beban
usaha yang efektif, khususnya di tengah besarnya pasar Indonesia. Hal ini dilakukan dengan
memperdalam keunikan ekosistem yang memberikan berbagai pilihan belanja konsumen.
Perseroan menetapkan pedoman kinerja sebagai berikut:
● Mencapai EBITDA Grup yang disesuaikan1 positif dalam kuartal keempat 2023.
● EBITDA Grup yang disesuaikan1 untuk keseluruhan tahun 2023 berada di kisaran antara
-Rp4,5 triliun dan -Rp3,8 triliun.
Pedoman di atas didasarkan pada kondisi pasar saat ini dan mencerminkan perkiraan awal
Perseroan, yang semua tergantung pada ketidakpastian dan risiko. Hal ini termasuk peningkatan
kompetisi pasar, yang diperkirakan akan berlanjut di kuartal mendatang, inflasi, serta faktor
lainnya.
- SELESAI -
Tentang Grup GoTo
PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (Grup GoTo) merupakan ekosistem digital terbesar di Indonesia. Misi GoTo
adalah untuk “mendorong kemajuan” dengan menawarkan infrastruktur teknologi dan solusi bagi semua
orang untuk mengakses dan berkembang dalam ekonomi digital. Ekosistem GoTo terdiri dari on-demand
services (mobilitas, pesan antar makanan, dan logistik), e-commerce (marketplace pihak ketiga + official
store, instant commerce, interactive commerce, dan rural commerce), financial technology (pembayaran,
layanan keuangan, dan solusi teknologi untuk pedagang), serta logistik (fulfilment dan pengiriman) melalui
platform Gojek, Tokopedia, GoTo Financial, dan GoTo Logistics.
Informasi Berwawasan ke Depan (Forward-Looking Statements)
Dokumen ini dapat memuat informasi atau pernyataan yang berwawasan ke depan (selanjutnya secara
bersama-sama disebut "forward-looking information"). Seluruh informasi dalam dokumen ini yang secara
jelas bukan termasuk informasi historis atau yang harus bergantung pada kejadian di masa depan atau
selanjutnya adalah forward-looking information yang dipersiapkan sampai dengan tanggal dokumen ini
didasarkan pada opini dan estimasi manajemen serta informasi yang tersedia untuk manajemen sampai
dengan tanggal dokumen ini. Dalam kasus tertentu, forward-looking information dapat dikenali dengan
penggunaan istilah berwawasan ke depan seperti "diharapkan", "mungkin", "dapat", "akan", "harus",
"bertekad", "mengantisipasi", "berpotensi", "mengajukan", "memperkirakan", dan kata-kata, ekspresi, atau
frasa serupa, termasuk juga variasi-variasinya dalam bentuk negatif atau tata bahasa tertentu, atau
pernyataan bahwa kejadian tertentu "dapat" atau "akan" terjadi, atau pada saat mendiskusikan strategi.
Forward-looking information didasarkan pada sejumlah ekspektasi internal, estimasi, proyeksi, dan asumsi
saat ini, serta keyakinan bahwa, sesuai pandangan wajar manajemen, secara inheren bergantung pada
ketidakpastian dan kontinjensi bisnis, ekonomi, kompetitif, atau lainnya. Forward-looking information bukan
merupakan jaminan kinerja di masa yang akan datang dan melibatkan risiko yang sudah dan belum
diketahui, ketidakpastian, serta faktor-faktor lain (termasuk risiko dan ketidakpastian yang terdapat dalam
10
Page 16
laporan keuangan konsolidasian Perseroan Dan Pembahasan dan Analisis Manajemen yang tersedia
melalui situs web Perseroan), yang mungkin mengakibatkan hasil, kinerja, atau pencapaian aktual menjadi
berbeda secara material dari hasil, kinerja, atau pencapaian masa depan yang dipaparkan atau tersirat oleh
forward-looking information tersebut. Segala estimasi, strategi investasi, atau pandangan yang
dicantumkan di dalam dokumen ini adalah berdasarkan kondisi pasar pada saat ini, dan/atau informasi
yang disediakan oleh pihak ketiga yang tidak terafiliasi, dan dapat berubah sewaktu-waktu tanpa
pemberitahuan terlebih dahulu. Sepanjang informasi tertentu dalam dokumen ini diperoleh dari sumber
pihak ketiga, Perseroan belum melakukan verifikasi informasi tersebut secara independen, dan terdapat
risiko bahwa asumsi yang dibuat dan simpulan yang diambil oleh Perseroan berdasarkan informasi
tersebut tidak akurat. Kecuali diwajibkan oleh peraturan perundang-undangan, Perseroan menyangkal
adanya tanggung jawab apa pun untuk memperbarui informasi atau melakukan revisi terhadap
forward-looking information apa pun, baik sebagai akibat dari adanya informasi atau kejadian baru, atau
lainnya. Pembaca diminta untuk berhati-hati dengan tidak bergantung semata-mata pada forward-looking
information tersebut dan tidak boleh dipandang sebagai dasar untuk membuat keputusan investasi apa
pun dengan sendirinya.
Pengukuran Keuangan Non-PSAK
Grup GoTo menggunakan pengukuran keuangan non-PSAK berikut termasuk pendapatan bruto4, margin
kontribusi2 dan EBITDA yang disesuaikan1, untuk memahami dan mengevaluasi kinerja operasional utama
Grup GoTo. Namun, definisi pengukuran keuangan non-PSAK Grup GoTo mungkin berbeda dari yang
digunakan oleh perusahaan-perusahaan lain, dan karena itu, mungkin tidak dapat saling dibandingkan.
Selanjutnya, pengukuran keuangan non-PSAK ini memiliki keterbatasan tertentu karena tidak memasukkan
dampak dari biaya-biaya tertentu yang tercermin dalam laporan keuangan konsolidasian Grup GoTo yang
diperlukan untuk menjalankan kegiatan usahanya. Dengan demikian, pengukuran keuangan non-PSAK ini
harus dipertimbangkan sebagai informasi tambahan, bukan sebagai pengganti, atau terpisah dari,
pengukuran yang disusun sesuai dengan PSAK.
Pengukuran non-PSAK ini tidak ditujukan untuk menggantikan penyajian hasil keuangan Grup GoTo yang
sesuai dengan PSAK. Namun, Grup GoTo meyakini bahwa penyajian EBITDA yang disesuaikan1
memberikan informasi tambahan kepada para investor untuk memudahkan perbandingan kinerja masa lalu
dan kini, di luar item-item yang Grup GoTo yakini tidak menjadi indikasi dari kegiatan operasional yang
sedang berlangsung dikarenakan besaran dan/atau sifat dari item-item tersebut. Margin kontribusi dan
EBITDA yang disesuaikan yang disajikan berikut ini belum tentu dapat dibandingkan dengan pengukuran
dengan istilah serupa yang disajikan oleh perusahaan- perusahaan lain, yang mungkin menggunakan dan
menentukan pengukuran ini secara berbeda. Dikarenakan alasan tersebut, sebaiknya tidak
membandingkan pengukuran non-PSAK ini dengan pengukuran yang disajikan oleh
perusahaan-perusahaan lain.
Informasi Keuangan Konsolidasian yang Tidak Diaudit dan Tidak Direviu
Grup GoTo menyajikan hasil untuk sembilan bulan yang berakhir pada 30 September 2023 dan 2022.
Informasi keuangan untuk sembilan bulan yang berakhir pada 30 September 2023 diambil dari laporan
keuangan konsolidasian Perseroan pada tanggal dan untuk sembilan bulan yang berakhir pada tanggal 30
September 2023 (dengan informasi keuangan untuk sembilan bulan yang berakhir pada 30 September
2022 tidak diaudit dan tidak direviu disajikan sebagai komparatif) yang telah disusun oleh Manajemen
sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia. Informasi mengenai informasi keuangan
konsolidasian untuk sembilan bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2023 dan 2022 yang ada
dalam dokumen ini belum diaudit, ditelaah, diperiksa, atau diterapkan prosedur apapun. Oleh karena itu,
11
Page 17
tidak ada pendapat atau bentuk jaminan lainnya yang diungkapkan sehubungan dengan periode sembilan
bulan yang disebutkan di atas.
Selanjutnya, dalam dokumen ini, Grup GoTo juga menyajikan informasi keuangan periode tiga bulan yang
berakhir pada 30 September 2023, 30 Juni 2023, dan 30 September 2022 yang disusun oleh dan menjadi
tanggung jawab manajemen. Informasi keuangan konsolidasian untuk tiga bulan yang berakhir pada
tanggal 30 September 2023, 30 Juni 2023, dan 30 September 2022 ini tidak diaudit, ditelaah, diperiksa,
atau diterapkan prosedur apa pun. Oleh karena itu, tidak ada pendapat atau bentuk jaminan lainnya
diungkapkan sehubungan dengan setiap dan semua informasi keuangan konsolidasian untuk tiga bulan
yang berakhir pada tanggal 30 September 2023, 30 Juni 2023, dan 30 September 2022 yang disajikan
dalam dokumen ini.
1
Grup GoTo menghitung EBITDA yang disesuaikan, yang merupakan pengukuran keuangan non-PSAK, dimulai dengan rugi sebelum pajak penghasilan,
disesuaikan dengan (i) biaya penyusutan dan amortisasi; (ii) pendapatan keuangan; (iii) biaya bunga; (iv) kerugian penurunan nilai aset atas kelompok
lepasan yang dimiliki untuk dijual; (v) (pembalikan)/kerugian atas penurunan nilai investasi pada entitas asosiasi dan ventura bersama; (vi) kerugian atas
penurunan nilai goodwill; (vii) penyesuaian nilai wajar instrumen keuangan; (viii) kerugian penurunan nilai aset tak berwujud dan aset tetap; (ix) biaya
kompensasi berbasis saham (termasuk program Gotong Royong); (x) (keuntungan)/kerugian selisih kurs belum terealisasi dari pengukuran kembali kas; (xi)
bagian kerugian bersih entitas asosiasi dan ventura bersama; (xii) (keuntungan)/kerugian pelepasan investasi dan dilusi investasi atas entitas asosiasi dan
ventura bersama; (xiii) pendapatan dividen; dan (xiv) item-item yang non-recurring.
2
Margin kontribusi, yang merupakan ukuran keuangan non-PSAK, dimulai dengan pendapatan bersih dikurangi dengan seluruh jumlah beban pokok
pendapatan, sebagian dari beban penjualan dan pemasaran yang berkaitan dengan kelebihan promosi dan pemasaran produk serta lain-lain yang
sebagian besar terdiri pajak penghasilan terkait penjualan dan pemasaran dan beban tidak signifikan lainnya.
3
GTV adalah gross transaction value atau nilai transaksi bruto, sebuah representasi pengukuran operasional.
a. jumlah nilai waktu transaksi dari segmen on-demand services.
b. jumlah nilai produk dan layanan yang tercatat di segmen e-commerce kami.
c. jumlah nilai total volume pembayaran, atau TPV, yang diproses melalui platform financial technology kami.
d. dan di luar jumlah transaksi antarperusahaan di antara entitas di dalam perusahaan yang telah dieliminasi saat konsolidasi.
4
Pendapatan bruto merupakan nilai dalam rupiah yang dapat diatribusikan kepada Grup GoTo dari setiap transaksi, tanpa ada penyesuaian untuk insentif
yang dibayarkan kepada mitra pengemudi dan pedagang atau promosi kepada pengguna akhir, sepanjang periode pengukuran. Untuk rekonsiliasi dari
pendapatan bersih ke pendapatan bruto, silakan merujuk pada bagian “Pengukuran Kinerja Keuangan Non-PSAK”
Untuk pertanyaan lebih lanjut:
Media
Grup GoTo: corporate.affairs@gotocompany.com
Investor/analis
Grup GoTo: ir@gotocompany.com
The Piacente Group: goto@thepiacentegroup.com
12
Page 18
GoTo Group Moves Towards Growth and Improves Profitability as
Company Reports 2023 Third Quarter Results
Key Highlights
● Group Adjusted EBITDA1 improved by 74% year-on-year (YoY) to -Rp 0.94 trillion — the seventh
consecutive quarter of improvement
● Group contribution margin2 reached 0.75% of GTV3, increasing 149 basis points (bps) YoY to Rp 1.1
trillion
● Gross revenue4 improved by 1% YoY to Rp 6.0 trillion
● Group GTV3 increased by 5% QoQ reaching Rp 151.3 trillion, following two consecutive quarters of
decline
● Incentives and product marketing decreased by 36% YoY, reflecting savings of Rp 2.1 trillion for the
quarter
Jakarta, Indonesia, October 30, 2023 – PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (IDX: GOTO, “GoTo Group” or the
“Company”), the largest digital ecosystem in Indonesia, today announced its third quarter 2023 financial
results, reporting Adjusted EBITDA1 improvement of 74% YoY to -Rp 0.94 trillion, driven by improved
monetisation and disciplined management of operating expenses. At the same time, Group GTV3 increased
by 5% QoQ as the Company’s product innovations began to take effect despite increasing competition.
Patrick Walujo, GoTo Group CEO, said: “Group GTV3 has returned to positive quarter-on-quarter growth
following two quarters of sequential decline, driven by improvements in our E-commerce and On-Demand
Services businesses. This is the result of our broader strategy to expand our total addressable market
through the development of mainstream products and services that are particularly relevant for
price-conscious consumers. Synergies across our ecosystem give us a real advantage within a competitive
environment that remains intense. We will maintain tactical flexibility as we defend our market leading
position, while continuing to prioritize the long term investment that our strategy is built upon.”
Jacky Lo, GoTo Group CFO, said: “As GTV3 returned to sequential growth in the third quarter, we also
recorded continuous improvements in contribution margin2 and Adjusted EBITDA1. This was underpinned
by a reduction in operating expenses as we eliminated redundancies and leveraged our technology to
reduce costs. We continue to progress on our path to profitability, with our On-Demand Services unit
reaching Adjusted EBITDA1 positive before the allocation of corporate costs in the third quarter. Having said
that, there is now increasing competition risk in the market, which we expect to continue. We will respond
to this prudently, as we aim to find the right balance between growth and profitability.”
Gross revenue4 increased 1% YoY to Rp 6.0 trillion amid continued incentive and product marketing cost
reductions of 36% YoY, resulting in savings of Rp 2.1 trillion for the quarter. Group contribution margin2
remained positive for the third consecutive quarter at 0.75% of GTV3, increasing 149 bps YoY and 2 bps
QoQ to reach Rp 1.1 trillion.
GoTo maintains a solid cash position and balance sheet with Rp 25.2 trillion in cash, cash equivalents and
short-term time deposits as of September 30, 2023. Net cash burn has declined significantly by 76% YoY
and the Company therefore has more than enough capital to sustain its business and execute its current
plan. This is why GoTo today announced that it no longer intends to execute on the international IPO that
was disclosed in the Company’s IPO prospectus and approved by shareholders at the 2023 AGMS. Should
the Company decide to carry out an International IPO in the future, it will seek a new approval from
shareholders in accordance with the relevant laws and regulations.
1
Page 19
Group Highlights
(in billions of Indonesian Rupiah) For the three months ended For the nine months ended
Sept Sept YoY % Sept Sept YoY
30, 30, Change 30, 30, Change
2023 2022 2023 2022
Financial Metrics
Gross Revenue4 5,977 5,892 1% 17,791 16,630 7%
Net Revenue 3,627 4,569 (21)% 10,511 7,969 32%
2
Contribution Margin 1,135 (1,186) n/a 2,816 (5,746) n/a
1
Adjusted EBITDA (942) (3,693) 74% (3,747) (12,875) 71%
Net Loss (2,387) (6,743) 65% (9,599) (20,912) 54%
3Q23 Group Adjusted EBITDA1 improved to -Rp 0.94 trillion, or -0.62% of GTV3, an improvement of 74% YoY
and 22% QoQ.
The Group maintained positive YoY gross revenue4 growth of 1% as a result of improved monetisation
across its ecosystem, as the overall take rate for the Group increased by 29 bps YoY to 4.0%.
Group GTV3 was Rp 151.3 trillion, an increase of 5% QoQ, primarily due to renewed traction among budget
consumer groups. Group GTV3 declined by 6% YoY, attributable to reduced incentives and product
marketing over the past year. At the same time, the number of profitable users and their contribution to
GTV3 remained stable QoQ.
Net revenue for 3Q23 was Rp 3.6 trillion, a decline of 21% due to a catch up adjustment for the first half of
2022 of Rp 1.5 trillion, which was recorded in 3Q22, to reflect the impact of changes in the estimation
process used to allocate incentives to corresponding revenue from customers, as reported last year. If this
adjustment was allocated to each relevant quarter in 2022, net revenue for 3Q22 would be Rp 3.1 trillion,
and the net revenue for 3Q23 would represent a 19% increase YoY.
Net loss narrowed by 28% QoQ and 65% YoY to -Rp 2.4 trillion, driven by consistent improvements in
monetization and a reduction in incentives and product marketing spend of 36% YoY, reflecting quarterly
savings of Rp 2.1 trillion. On a YoY basis, the Company also delivered a 19% reduction in fixed opex and a
reduction of more than 25% in cloud and IT infrastructure costs, which is the largest part of its Cost of
Revenue. This amounts to a combined Rp 2.5 trillion in annualized fixed opex and Cloud and IT cost
savings. Further annual savings of around Rp 450 billion across these two cost groups has been identified
and will be recognized over time.
Incentives and product marketing spend was increased prudently by 2% QoQ amid increasing competition
throughout the period.
A key milestone in 3Q23 was the launch of GoTo Passport, a unifying technology that underpins all of
GoTo’s platforms, giving the Company a much deeper understanding of its consumers and how they
interact across the GoTo ecosystem. The Company has also begun experimenting with a universal
2
Page 20
subscription program, which will combine the benefits of free delivery across Tokopedia and GoFood,
further encouraging cross-platform usage.
On-demand Services
(in billions of Indonesian Rupiah) For the three months ended For the nine months ended
Sept Sept YoY % Sept Sept YoY
30, 30, Change 30, 30, Change
2023 2022 2023 2022
Operating Metrics
GTV3 13,400 15,219 (12)% 40,380 44,127 (8)%
Financial Metrics
3,012 3,017 (0)% 8,880 8,469 5%
Gross Revenue4
Contribution Margin2 675 (35) n/a 1,822 (1,310) n/a
1
Adjusted EBITDA (48) (962) 95% (458) (4,073) 89%
GoTo continued to scale its economy-focused on-demand products, while also launching its pioneering
GoRide Transit service. These offerings are drawing in new customers and reengaging inactive users, in
line with the Company’s core strategy to broaden its addressable market by catering to cost-conscious
consumers.
● Adjusted EBITDA1 for On-demand Services improved by 95% YoY, to -0.36% of On-demand
Services GTV3.
● Gross revenue4 increased 4.6% QoQ in the third quarter to Rp 3.0 trillion, as a result of the
Company’s focus on regaining growth momentum through user adoption of economy-focused
products. On a YoY basis, gross revenue4 remained stable as a result of improved monetization.
● Lower costs and increased monetisation drove a positive contribution margin2 for the fourth
consecutive quarter, reaching 5.0% of GTV3, up by 527 bps YoY.
● Tactical spending decisions were made to solidify the Company’s leadership in both Food and
Mobility in Indonesia. This led to a 5% QoQ increase in incentive and promotion spend for
On-demand Services. At the same time, IT costs were made more efficient through in-house
mapping technology, which resulted in an approximately 40% QoQ saving on mapping costs.
● In October, the Company announced that it will lower the commission rate for the four-wheel
business in Singapore from 15% to 10% to drive supply growth. This will have minimal impact on
group take rate and the international business is expected to remain contribution margin2 positive.
● On a YoY basis, spending on incentives and marketing was reduced by 25% YoY, equivalent to Rp
663 billion in savings for the quarter.
● On-demand Services GTV3 improved by 1% QoQ to Rp 13.4 trillion as the Company regained its
growth momentum while showing a YoY decline of 12% due to reduced incentives over the past
year.
● GoTo launched GoRide Transit, the first and only platform in the world to seamlessly integrate
public transport and ride hailing orders in one booking.
3
Page 21
● GoCar Hemat, the Company’s low cost transport option, which is already profitable, is being rolled
out in more cities. GoCar Hemat drivers have seen an increase in hourly orders of over 35%.
● The low cost selection on offer within GoFood Hemat is being expanded while its operations are
being streamlined. This will lead to increased order density, better batching, and reduced cost to
serve. In Q3, drivers who took GoFood Hemat orders on top of regular orders, saw their orders per
hour more than double.
● To further expand its two-wheel offerings to budget consumers, the Company is piloting GoRide
Nego, which allows consumers and drivers to communicate directly and agree a trip fare with each
other. This is the latest example of the Company’s continuing innovation designed to unlock new
customers.
E-commerce
(in billions of Indonesian Rupiah) For the three months ended For the nine months ended
Sept Sept YoY % Sept Sept YoY
30, 30, Change 30, 30, Change
2023 2022 2023 2022
Operating Metrics
GTV3 62,034 69,879 (11)% 183,519 202,357 (9)%
Financial Metrics
2,244 2,118 6% 6,724 6,037 11%
Gross Revenue4
Contribution Margin2 415 (624) n/a 1,006 (2,778) n/a
1
Adjusted EBITDA (222) (1,347) 84% (974) (5,028) 81%
In the E-commerce segment, GoTo invested in its core consumer group to drive long-term growth and
momentum for 2024 by leveraging merchant co-funding programs and reactivating select marketing
and promotions. Simultaneously, the Company is working to increase its appeal among budget
consumers by providing more products that resonate with this demographic, as well as reducing
delivery costs by leveraging GTL’s in-house logistics capabilities.
● Adjusted EBITDA1 for E-commerce improved by 84% YoY, to -0.36% of E-commerce GTV3.
● E-commerce contribution margin2 remained positive for the third consecutive quarter in 3Q23,
reaching 0.67% of GTV3 and increasing by 156 bps YoY.
● E-commerce GTV3 improved by 6% QoQ, reaching Rp 62 trillion, but declined 11% YoY due to the
attrition of non-profitable users as a result of significant incentive reductions over the past year.
● GoTo tactically invested in E-commerce’s growth to maintain market share, including a carefully
targeted 2% QoQ increase in spending on incentives and promotions. At the same time, Tokopedia
has reduced platform fees and pursued a merchant co-funding program, which drove growth in the
average GTV3 of participating merchants of over 40%, compared to before they joined the
program. Initiatives such as these have enabled the Company to increase overall GTV3 while
maintaining profitability and enhancing customer experience.
4
Page 22
● On a YoY basis, incentives and marketing spend were reduced by 40%, equivalent to Rp 880 billion
in savings for the quarter.
● Overall monetisation in E-commerce improved, with E-commerce gross revenue4 reaching Rp 2.2
trillion, an increase of 6% YoY and 1% QoQ. The Group has identified and is acting on large,
untapped market opportunities in the advertising space, which can fuel merchant growth and
monetization over the long term.
● To expand the Company’s addressable market, Tokopedia provided a greater assortment of
products geared toward budget consumers, in addition to investing in a better platform experience
that makes it easier for consumers to discover products relevant for them. This included
investment in predictive AI to make content more personalized.
● GoTo also expanded its payment products on Tokopedia, such as GoPayLater and GoTo’s new cash
loan product, providing additional payment flexibility for budget consumers.
● GoTo Logistics expects to reduce total logistics costs further, which will enable Tokopedia to
provide more efficient shipping subsidies over the coming quarters.
Financial Technology
(in billions of Indonesian Rupiah) For the three months ended For the nine months ended
Sept Sept YoY % Sept Sept 30, YoY
30, 30, Change 30, 2022 Change
2023 2022 2023
Operating Metrics
GTV3 94,512 97,097 (3)% 276,515 261,865 6%
Financial Metrics
450 427 5% 1,273 1,155 10%
Gross Revenue4
Contribution Margin2 77 (288) n/a 92 (1,030) n/a
1
Adjusted EBITDA (388) (859) 55% (1,412) (2,539) 44%
GoTo launched four new products and features during 3Q23: the GoPay App, Cash loans on Tokopedia,
Cash loans on the GoPay App, and GoPay Tabungan (Savings) by Bank Jago. This accelerated product
pipeline supports GoTo’s ability to amass a broader and more inclusive user base beyond the Gojek and
Tokopedia platforms, including those who are unbanked and underbanked. It also supports the
Company's focus on its lending business, which has seen significant growth throughout 2023, with the
scaling up of high-margin cash loans a key priority.
● Adjusted EBITDA1 for Financial Technology improved by 55% YoY to -0.41% of Financial Technology
GTV3. The improvement was mainly the result of GoTo’s continuous efforts to encourage users to
transact both in and outside of its ecosystem by providing diverse payment use cases rather than
relying on incentives.
● Gross revenue4 for Financial Technology increased 5% YoY to Rp 450 billion in 3Q23 mainly driven
by growth in consumer lending. This increase would be 25% YoY if the impact of intercompany
transactions is excluded.
● Financial Technology contribution margin2 improved 38 bps YoY to reach a record Rp 77 billion. The
payments business also became contribution margin2 positive, due to continuous efforts to
5
Page 23
improve efficiency in promotions as well as the optimization of IT costs, which reduced spending
on cloud services by 12% QoQ.
● Financial Technology GTV3 was Rp 94.5 trillion in the third quarter, increasing by 4% QoQ, while
decreasing by 3% YoY.
● Incentives and marketing spending were reduced by 61% YoY, equivalent to Rp 344 billion in
savings for the quarter.
● GoTo continues to increase the frequency of new product releases, particularly in consumer
lending, to boost monetization and prompt additional consumer spending across the GoTo
ecosystem. A continued focus on open-loop expansion is expected to increase the cash loan book,
with the GoPay App expected to drive penetration in its financial services offerings with budget
consumers.
● The GoPay App has reached more than five million downloads to date. Approximately 50% of the
app's transacting users are either new or reactivated, and around one quarter of them have
subsequently transacted on either Gojek or Tokopedia.
● Outstanding loans generated from GoTo’s consumer lending business grew by 44% QoQ to Rp 1.4
trillion as of 3Q23, equivalent to a three fold increase over the past year, while maintaining
profitability, with NPL levels well below comparable products in the market. Close to 60% of GoTo’s
loan book is currently funded by Bank Jago and the companies will continue to collaborate to scale
GoTo’s loan origination throughout 2023.
● The Company also introduced GoPay Tabungan (Savings) by Jago, a first-of-its-kind collaboration in
Indonesia combining the simplicity of e-money, with the benefits of a bank account. GoPay
Tabungan by Jago has attracted 200,000 users and more than 1 million transactions since launch.
This will increase Bank Jago's current and savings accounts, directly translating to lower cost of
funds within the companies’ loan channeling partnership.
Logistics
(in billions of Indonesian Rupiah) For the three months ended For the nine months ended
Sept Sept YoY % Sept Sept YoY
30, 30, Change 30, 30, Change
2023 2022 2023 2022
Financial Metrics
Gross Revenue4 530 581 (9)% 1,672 1,610 4%
Adjusted EBITDA1 (113) (306) 63% (363) (805) 55%
The integration of Tokopedia's fulfillment division and Gojek's e-commerce delivery division within GoTo
Logistics continues to result in increased in-house delivery in high-density areas, coupled with
aggregate third-party deliveries elsewhere at the lowest possible cost per order. As a result, GoTo
Logistics has successfully lowered delivery expenses for both customers and sellers and further
reduced shipping subsidy costs.
● Adjusted EBITDA1 was -Rp 113 billion, an improvement of 63% YoY.
6
Page 24
● Gross revenue4 was Rp 530 billion, a 9% decrease YoY mainly driven by lower volume from
E-commerce due to rationalization of incentives which impacted low-quality transactions.
● Incentives and marketing spending were reduced by 70% YoY, equivalent to Rp 164 billion in
savings for the quarter.
● Increased efficiency has driven down shipping subsidy cost per order by around 22% QoQ. When
combined with the 15% savings achieved in the first half of 2023, the Company has booked an
aggregated 33% savings year-to-date, exceeding its 30% target for the year.
● Looking ahead, GoTo Logistics will continue to reduce shipping subsidies driven by expansion of its
in-house deliveries to include merchant-fulfilled orders.
● GoTo Logistics will also invest in fulfillment to drive supply chain efficiency by creating more
high-density delivery corridors, further lowering cost per order.
Environmental, Social and Governance (ESG)
GoTo continues to make operational shifts across its business, ensuring it aligns with global and industry
best practices regarding ESG performance. Outcomes from the Company’s efforts in 3Q23 include:
● A new partnership with the International Finance Corporation (IFC) to build upon GoTo’s positive
performance on digital economy inclusion and climate action. The partnership includes an
investment from the IFC and its co-investor of USD 150 million to support financial inclusion across
Indonesia, and non-financial support for GoTo’s ESG-related efforts such as the 100% transition to
EVs.
● Growth in EV adoption amongst Gojek driver partners of 260% this year, with 13.7 million kilometers
covered by two-wheel EVs in 2023.
● The GoGreener Tree Collective reached one million subscribers without any marketing spend.
● Positive 2023 ESG ratings from S&P and MSCI, ranking top quartile globally for climate action.
Company Outlook
GoTo expects to capture additional growth in broad user demographics more cost-effectively across the
expansive Indonesian market by leveraging its unique ecosystem that spans the full range of consumer
spending.
The Company currently expects:
● Positive Group Adjusted EBITDA1 within the fourth quarter of 2023.
● Full-year 2023 Group Adjusted EBITDA1 to be between -Rp 4.5 and -Rp 3.8 trillion.
The above outlook is based on current market conditions and reflects the Company’s preliminary
estimates, which are all subject to various uncertainties and risks. These include increasing market
competition, which is expected to continue over future quarters, as well as cost inflation and other
variables.
7
Page 25
About GoTo Group
PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GoTo Group) is the largest digital ecosystem in Indonesia. GoTo’s mission is
to “empower progress” by offering technology infrastructure and solutions that help everyone to access
and thrive in the digital economy. The GoTo ecosystem consists of On-demand Services (mobility, food
delivery, and logistics), E-commerce (third party marketplaces and official stores, instant commerce,
interactive commerce, and rural commerce), and Financial Technology (payments, financial services, and
technology solutions for merchants) through the Gojek, Tokopedia, and GoTo Financial platforms.
Forward-Looking Statements
This document may contain forward-looking information or forward-looking statements (collectively,
“forward-looking information”). All information contained in this document that is not clearly historical in
nature or that necessarily depends on future or subsequent events is forward-looking information prepared
as of the date of this document is based upon the opinions and estimates of management as well as the
information available to management as of the date of this document. In some cases, forward-looking
information can be identified by the use of forward-looking terminology such as "expect", "likely", "may",
"will", "should", "intend", "anticipate", "potential", "proposed", "estimate" and other similar words, expressions
and phrases, including negative and grammatical variations thereof, or statements that certain events or
conditions "may,” or "will" happen, or by discussion of strategy.
Forward-looking information is based upon a number of current internal expectations, estimates,
projections, assumptions and beliefs that, while considered reasonable by management, are inherently
subject to significant business, economic, competitive and other uncertainties and contingencies.
Forward-looking information is not a guarantee of future performance and involves known and unknown
risks, uncertainties and other factors (including the risks and uncertainties in the Company’s consolidated
financial statements and Management’s Discussion and Analysis available on the Company’s website), that
may cause actual results, performance or achievements to be materially different from the future results,
performance or achievements expressed or implied by such forward-looking information. Any estimates,
investment strategies or views expressed in this document are based upon current market conditions,
and/or data and information provided by unaffiliated third parties, and are subject to change without notice.
To the extent any information in this document was obtained from third party sources, the Company has
not independently verified that information, and there is a risk that the assumptions made and conclusions
drawn by the Company based on such information are not accurate. Except as required by law, the
Company disclaims any obligation to update or revise any forward-looking information, whether as a result
of new information, events or otherwise. Readers are cautioned not to put undue reliance on this
forward-looking information. It should not be viewed, in and of itself, as any basis for making any
investment decision.
Non-IFAS Financial Measures
GoTo Group uses the following non-Indonesian Financial Accounting Standards (IFAS) financial measures
including gross revenue4, contribution margin2 and Adjusted EBITDA1, to understand and evaluate GoTo
Group’s core operating performance. However, the definitions of GoTo Group’s non-IFAS financial measures
may be different from those used by other companies, and therefore, may not be comparable.
Furthermore, these non-IFAS financial measures have certain limitations in that they do not include the
impact of certain expenses that are reflected in GoTo Group’s consolidated financial statements that are
necessary to run GoTo Group’s business. Thus, these non-IFAS financial measures should be considered in
addition to, not as substitutes for, or in isolation from, measures prepared in accordance with IFAS.
Non-IFAS measurements are not intended to replace the presentation of GoTo Group’s financial results in
accordance with IFAS. Rather, GoTo Group believes that the presentation of Adjusted EBITDA1 provides
8
Page 26
additional information to investors to facilitate the comparison of past and present results, excluding those
items that GoTo Group does not believe are indicative of GoTo Group’s ongoing operations due to their size
and/or nature. In addition, GoTo Group also presents Contribution margin2, which may provide additional
information to investors in relation to the results excluding non-variable expenses and other
income/expenses. Contribution margin2 and Adjusted EBITDA1 presented herein may not be comparable to
similarly entitled measures presented by other companies, who may use and define these measures
differently. Accordingly, you should not compare these non-IFAS measures to those presented by other
companies.
Unaudited and Unreviewed Consolidated Financial Information
GoTo Group furnished the results for the nine months ended September 30, 2023 and 2022. The
information for the nine months ended September 30, 2023 is extracted from the consolidated financial
statements of the Company as of and for the nine months ended September 30, 2023 (with consolidated
financial information for the nine months ended September 30, 2022, that has not been reviewed and not
been audited, disclosed as comparative) that has been prepared by the Management in accordance with
the Indonesian Financial Accounting Standards. The information pertaining to the consolidated financial
information for the nine months ended September 30, 2023 and 2022 that are in this document has not
been audited, reviewed, examined, or applied any procedures. Accordingly, there are no opinions or any
other form of assurance expressed with respect to the periods mentioned above.
Furthermore, in this document, GoTo Group also furnished the results of the three months ended
September 30, 2023, June 30, 2023 and September 30, 2022 which have been prepared by and are the
responsibility of management. The consolidated financial information for the three months ended
September 30, 2023, June 30, 2023 and September 30, 2022 have not been audited, reviewed,
examined, or applied any procedures on. Accordingly, there are no opinions or any other form of assurance
expressed with respect to any and all consolidated financial information for the three months ended
September 30, 2023, June 30, 2023 and September 30, 2022 presented in this document.
1
GoTo Group calculates the Adjusted EBITDA, a non-IFAS financial measure, beginning with loss before income tax and
adjusting for (i) depreciation and amortization expenses; (ii) finance income; (iii) interest expenses; (iv) loss on impairment of
assets of disposal group classified as held for sale; (v) (reversal)/loss on impairment of investment in associates and joint
ventures; (vi) loss on impairment of goodwill; (vii) fair value adjustment of financial instruments; (viii) loss on impairment of
intangible and fixed assets; (ix) share-based compensation cost (including for the Gotong Royong Program); (x) unrealised
foreign exchange (gain)/loss from cash remeasurement; (xi) share of net losses in associates and joint ventures; (xii)
(gain)/loss on divestment and dilution of investment in associates and joint ventures, net (xiii) dividend income; and (xiv)
non-recurring items.
2
GoTo Group calculates the contribution margin, a non-IFAS measure, beginning with net revenue and deducting total cost of
revenues, a portion of sales and marketing expenses relating to the promotional excess and product marketing and others
consists of mainly withholding taxes related to sales and marketing expense and other insignificant expenses.
3
GTV means gross transaction value, an operating measure representing:
a. the sum of the time value of the transactions from On-demand Services.
b. the sum of the value of the product and services recorded on our E-commerce Segment.
c. the sum of the total payments volume, or TPV processed through our platform of Financial Technology Services.
d. and excluding amounts from inter-Company transactions between entities within the Company that are eliminated
upon consolidation.
4
Gross revenue represents the total Rupiah value attributable to GoTo Group from each transaction, without any adjustments
for incentives paid to driver-partners and merchant partners or promotions to end-users, over the period of measurement. For
a reconciliation of net revenue to gross revenue, please refer to the section “Non-IFAS Financial Reconciliation.”
9
Page 27
Contacts:
Media
GoTo Group: corporate.affairs@gotocompany.com
Investors/analysts
GoTo Group: ir@gotocompany.com
Piacente Financial Communications: goto@thepiacentegroup.com
10
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.