Back to announcement
20231030_BBMD_Laporan Informasi dan Fakta Material_31482895_lamp5.pdf
Other Text extracted BBMDSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 2
Page 1 OCR 0.836
Sunat Massal Beautify Indonesia Diikuti — “138 Anak-anak Non Muslim, Dr Arya Tjipta: Sunat untuk Kesehatan Minggu, 29 Oktober 2021 20-38 WIB tavim Firefox Can't Open This Page To protect your security, hariansibid wil potalow Firefox to display the page znother site has embedded Tosee this page. you need tocpen tina new window. Lcam more. TERPOPULER Hari Ini Pemungutan Suara Pilkades 22 Desa di Dairi Foto: haranSiR.comvDonna Hutagalung SUNAT MASSAL: Pemilik Beautify Indonesia, Dr. Arya Tipta SpBP-RE (tengah) bersama Kabag Camat Doloksanggul Lantik Corporate Secretary Bank Mestika, Suharto Kurniawan (2 dari kanan) foto bersama anak-anak peserta Kades Pakkat bakti sosial sunat massal, Minggu (29/10/2023). Ka 2023 Wiya Pusen: Semoga Tidak Medan (harianSIB.com) i Beautify Indonesia kembali bekerja sama dengan PT Bank Mestika Dharma Tok, an x mengadakan bakti sosial sunat massal untuk anak-anak di Medan, Sumatera hemarai Utara, di Klinik Beautify Indonesia, Jalan Zainul Arifin, Medan, Minggu (29/10 12023) Seperti kegiatan sebelumnya, bakti sosial (baksos) kali ini juga diikuti anak-anak dari kalangan non-muslim. Bahkan, jumlahnya lebih banyak. "Peserta baksos kali ini ada 130 anak, sebagian besar dari Medan dan warga sekitar klinik. Dari jumlah itu, sekitar 20 persen dari kalangan non-muslim," kata Dr. Arya Tjipta SPBP-RE, pemilik Beautify Indonesia The connection has 'Arya mengatakan, meningkatnya jumlah peserta sunat massal dari kalangan timed out non-muslim menunjukkan kampanye sunat memiliki manfaat kesehatan bagi Siapa saja itu, cukup berhasil
Page 2 OCR 0.906
Sunat, kata Arya, sejatinya tidak hanya untuk umat muslim, melainkan untuk semua orang tanpa sekat-sekat agama. Karena sunat baik untuk kesehatan dan kesehatan untuk semua orang. "Bahkan, tadi ada beberapa peserta pulang dari gereja langsung ke sini (klinik). Ada juga dari umat Hindu,” katanya. Arya menjelaskan sunat adalah tindakan medis yang bertujuan menjaga kesehatan, karena kulup yang tidak disunat dapat menyimpan kotoran yang berpotensi membawa penyakit. "Nah, kalau kulitnya tidak dibuang bisa menimbulkan radang pada kepala penis, bisa juga menimbulkan infeksi, demam, nyeri saat buang air kecil dan lain-lain. Kalau infeksinya berkelanjutan bisa berbahaya," jelas Arya. Arya menambahkan sunatan massal kali ini melibatkan mahasiswa dan dosen ahli bedah dari Fakultas Kedokteran USU. Dalam bakti sosial sunatan massal ini, tegas Arya, Beautify Indonesia dan Bank Mestika tidak pernah membata: atau memilih-milih agama tertentu. Demi kesehatan, sunatan bisa diikuti oleh agama apapun. "Bahkan yang tak beragama pun bisa ikut dan tak masalah. Intinya tidak ada pembatasan, tembok-temboknya kita runtuhin, jangan ada lagi membahas- bahas agama tertentu. Kesehatan itu untuk semuanya,” tegas Arya. Arya mengatakan, sunatan dilakukan secara konvensional atau dorsumsisi. Untuk menghentikan pendarahan, pihaknya membawa cauter dan alat-alat tertentu. "Saat pulang, pasien minim bengkak. Benang-benang yang kita pakai juga premium, yang dipakai untuk bedah plastik. Hasilnya jauh lebih baik,” ujarnya. Sementara itu, Kabag Corporate Secretary Bank Mestika, Suharto Kurniawan menyebut, pihaknya sangat gembira karena tahun ini bisa bekerja sama lagi dengan Beautify Indonesia untuk melakukan bakti sosial sunatan massal. “Tujuan kita kepedulian terhadap sesama untuk kesehatan, khususnya bagi anak-anak muda yang masih tumbuh. Kita bantu biar mereka memiliki tingkat kesehatan yang baik sejak dini," kata Suharto, didampingi rekannya Doris Thianne. () Penulis Donna Hutagalung Sebarkan: ae tenan aod Tag: | besutty indonesi | | ar arya pts | | sunat untuk kesenatan | | Sunat Massai
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.