Skip to content
Back to announcement

20231030_PTBA_Laporan Informasi dan Fakta Material_31483014_lamp1.pdf

Other Text extracted PTBA

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 4

Page 1
PT BUKIT ASAM TBK                                                                  RELEASE
Niko Chandra, Sekretaris Perusahaan                                                Email: nchandra@bukitasam.co.id
Telp : +62 21 5254014 Ext. 2231                                                    Website: http://www.ptba.co.id
Fax : +62 21 5254002
 Disclaimer:
 Dokumen ini berisi informasi keuangan dan hasil operasi, serta kemungkinan juga berisi proyeksi, rencana, strategi, ataupun
 sasaran Perseroan, yang dapat diperlakukan sebagai Perkiraan Kedepan (forward looking statement) Perseroan sesuai hukum
 yang berlaku. Perkiraan Kedepan Perseroan tergantung pada risiko-risiko dan ketidakpastian yang berakibat pencapaian aktual
 dan pencapaian ke depan Perseroan secara material berbeda dari yang diharapkan atau yang diindikasikan dalam perkiraan
 tersebut. PT Bukit Asam Tbk tidak menjamin setiap tindakan yang didasarkan pada dokumen ini akan memberikan hasil sesuai
 yang diharapkan dan tidak ada kepastian yang dapat diberikan bahwa perkiraan pencapaian atau yang diindikasikan di dalam
 Perkiraan Kedepan di dalam dokumen ini akan tercapai.


                               PT BUKIT ASAM TBK
                     PENGUMUMAN KINERJA PER 30 SEPTEMBER 2023

       Bukit Asam (PTBA) Cetak Laba Bersih Rp 3,8 Triliun di Triwulan III 2023


Jakarta, 30 Oktober 2023 – PT Bukit Asam Tbk (PTBA), anggota dari Holding BUMN
Pertambangan MIND ID, terus mempertahankan kinerja baik pada Triwulan III 2023.

Dalam 9 bulan pertama tahun 2023, Perseroan berhasil mencatatkan laba bersih
sebesar Rp 3,8 triliun. Dari sisi pendapatan, PTBA membukukan sebesar Rp 27,7
triliun. Total aset perusahaan per 30 September 2023 sebesar Rp 36,0 triliun.

Pencapaian laba bersih didukung oleh peningkatan kinerja operasional Perseroan
sepanjang Januari – September 2023. Total produksi batu bara PTBA hingga Triwulan
III 2023 mencapai 31,9 juta ton, tumbuh 15,2 persen dibanding periode yang sama
tahun 2022 yakni sebesar 27,7 juta ton.

Kenaikan produksi ini seiring dengan kenaikan volume penjualan batu bara sebesar
14,9 persen menjadi 27,0 juta ton. Hingga Triwulan III 2023, Perseroan mencatat
penjualan ekspor sebesar 11,2 juta ton atau naik 24,4 persen dibanding periode yang
sama tahun sebelumnya. Sementara realisasi Domestic Market Obligation (DMO)
tercatat sebesar 51 persen.

Berbagai hal yang menjadi tantangan bagi Perseroan di tahun ini, di antaranya adalah
koreksi harga batu bara dan fluktuasi pasar. Rata-rata harga batu bara ICI-3 terkoreksi
sekitar 33 persen dari USD 128,5 per ton pada Januari-September 2022 menjadi USD
86,3 per ton pada Januari-September 2023.

Di sisi lain, Harga Pokok Penjualan mengalami kenaikan, di antaranya pada komponen
biaya royalti, angkutan kereta api, dan jasa penambangan.

Karena itu, PTBA terus berupaya memaksimalkan potensi pasar di dalam negeri serta
peluang ekspor untuk mempertahankan kinerja baik. Perseroan juga konsisten
Page 2
mengedepankan cost leadership di setiap lini perusahaan, sehingga penerapan
efisiensi secara berkelanjutan dapat dilakukan secara optimal.

Selain itu, Perseroan berharap agar pembentukan Mitra Instansi Pengelola (MIP) dapat
segera terealisasi dan memberikan dampak baik bagi kinerja keuangan PTBA.

Progress Proyek Pengembangan

Hilirisasi Batu Bara
Sejalan dengan visi menjadi perusahaan energi kelas dunia yang peduli lingkungan,
PTBA berkomitmen untuk mendukung kebijakan pemerintah yang mendorong hilirisasi
batu bara dan menjaga ketahanan energi nasional. Perusahaan telah menyediakan
lahan untuk pembangunan industri hilirisasi yang bekerja sama dengan mitra potensial.
Selain itu, PTBA telah mengalokasikan cadangan batu bara khusus untuk proyek
hilirisasi, sehingga kebutuhan batu bara untuk industri hilirisasi dapat terjamin.

PLTU
PTBA melalui PT Huadian Bukit Asam Power (HBAP) sebagai Independent Power
Producer (IPP) membangun PLTU Mulut Tambang Sumsel-8 berkapasitas 2x660 MW,
atau dikenal juga sebagai PLTU Tanjung Lalang. HBAP merupakan konsorsium antara
PTBA dan China Huadian HongKong Company Ltd.

Pembangunan PLTU yang nantinya membutuhkan sekitar 5,4 juta ton batu bara per
tahun ini telah mencapai kemajuan konstruksi sebesar 99 persen. Pembangkit listrik ini
diharapkan dapat mulai beroperasi komersial pada Triwulan IV 2023.

Pengembangan Energi Terbarukan
Sejalan dengan visi PTBA menjadi perusahaan energi kelas dunia yang peduli
lingkungan, ekspansi bisnis perusahaan ke sektor energi baru dan terbarukan terus
bergulir. Perseroan terus melakukan transformasi melalui diversifikasi bisnis untuk
menjadi perusahaan energi kelas dunia yang terintegrasi dan berkelanjutan. Salah
satunya dengan masuk ke bisnis energi baru terbarukan (EBT).

Wujud konkret dukungan PTBA dalam upaya pengurangan emisi karbon global juga
ditandai dengan sinergi bersama PT Jasa Marga (Persero) Tbk dalam pengembangan
PLTS berkapasitas 400 Kilowatt-peak (kWp) di jalan tol Jasa Marga Group.
Pembangunan PLTS Jalan Tol Bali Mandara yang telah diresmikan pada 21 September
2022 lalu, berjalan dengan sangat baik sehingga menghasilkan manfaat positif berupa
efisiensi energi dan biaya operasional, serta tentunya turut mendukung Presidensi G20
Indonesia pada November 2022 lalu, yang salah satunya berfokus pada isu transisi
energi.
Page 3
Sebelumnya, PTBA telah membangun PLTS di Bandara Soekarno Hatta melalui kerja
sama dengan PT Angkasa Pura II (Persero). PLTS tersebut terdiri dari 720 solar panel
system dengan photovoltaics berkapasitas maksimal 241 kWp dan terpasang di
Gedung Airport Operation Control Center (AOCC). PLTS ini telah beroperasi penuh
sejak 1 Oktober 2020.

Selain melakukan pengembangan usaha di bidang EBT, PTBA juga menjalankan
program pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) untuk menghidupkan
pompa irigasi pertanian guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar
wilayah kerja perusahaan.

Berkat keberadaan PLTS irigasi, para petani bisa panen hingga tiga kali dalam setahun.
Total ada 6 PLTS irigasi dengan total kapasitas 192 kWp yang sudah dibangun PTBA
hingga saat ini, tersebar di Sumatera Selatan, Lampung, dan Sumatera Barat.

Proyek Angkutan Batu Bara
Sejalan dengan target Perusahaan untuk meningkatkan kapasitas angkutan batu bara
jalur kereta api menjadi 72 juta ton per tahun pada 2026, dilakukan pengembangan
angkutan batu bara Tanjung Enim - Keramasan dengan kapasitas 20 juta ton per tahun,
dengan lingkup yang dibangun oleh PTBA adalah Train Loading System dan Coal
Handling Facility sementara PT KAI menyiapkan dermaga serta sarana transportasinya
(gerbong). Jalur ini direncanakan akan beroperasi pada Triwulan IV 2024.

Di samping itu, dalam rangka mendukung Kerja Sama Sinergi BUMN Rantai Pasokan
Batu Bara untuk Meningkatkan Ketahanan Kelistrikan Nasional yang ditandai dengan
Penandatanganan Head of Agreement oleh PTBA, KAI, dan PLN pada 16 Februari
2022, maka disepakati rencana pengembangan angkutan batu bara ke Dermaga
Perajen dengan kapasitas angkut 20 juta ton per tahun dan direncanakan akan
beroperasi pada Triwulan III 2026

Manajemen Karbon
Untuk mendukung Pemerintah mencapai target Net Zero Emission pada 2060, PTBA
menerapkan praktik pertambangan terbaik (Good Mining Practice) dengan
program-program dekarbonisasi.

Hingga September 2023, tercatat total areal reklamasi PTBA sudah mencapai 2.198,93
hektar (ha). Sedangkan total areal rehabilitasi Daerah Aliran Sungai (DAS) per
September 2023 sebesar 3.575,43 ha.

Tak hanya revegetasi lahan, PTBA telah menjalankan sejumlah program untuk
mendukung dekarbonisasi. Dari sisi operasional, perusahaan menerapkan Eco
Mechanized Mining yakni mengganti peralatan pertambangan yang menggunakan
bahan bakar fosil menjadi elektrik. Beberapa alat berbasis listrik yang telah digunakan
Page 4
PTBA di antaranya Ekskavator Listrik berjenis Shovel PC-3000, Dump Truck sekelas
100 Ton hybrid (Diesel dan Listrik), dan Pompa Tambang berbasis Listrik. PTBA juga
telah mengoperasikan bus listrik di Pelabuhan Tarahan dan Unit Pertambangan Tanjung
Enim.

Perusahaan juga menerapkan E-Mining Reporting System, yaitu sistem pelaporan
produksi secara real time dan daring sehingga mampu meminimalkan pemantauan
konvensional yang menggunakan bahan bakar.

Program-program dekarbonisasi ini merupakan bagian dari roadmap manajemen
karbon PTBA hingga tahun 2050 yang akan terus dilaksanakan dan dikembangkan
secara berkelanjutan di setiap lini perusahaan untuk memberikan hasil yang optimal.



Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi :

Niko Chandra
Corporate Secretary
PT Bukit Asam Tbk
nchandra@bukitasam.co.id
www.ptba.co.id

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.19 MB
Published30 Oct 2023
Pages4
Characters8,602
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

The name pass has not read this document yet.

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result