Skip to content
Back to announcement

Report SMDM Sep 2023.pdf

Financial statement Text extracted SMDM

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 62

Page 1
PT SURYAMAS DUTAMAKMUR Tbk
DAN ENTITAS ANAK

LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2023 SERTA UNTUK PERIODE
SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL
TERSEBUT
Page 2

          
Page 3
PT SURYAMAS DUTAMAKMUR Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

                                                                           Catatan       30 September 2023            31 Desember 2022

ASET
ASET LANCAR
                                                                         2e,2f,2q,4,2
Kas dan setara kas                                                           7,29            320.059.184.984             313.283.850.490
Piutang usaha - neto - pihak ketiga                                      2e,5,23,29           16.018.267.977              23.603.320.974
Piutang lain-lain - pihak ketiga                                            2e,29              3.815.659.470               3.370.553.478
Persediaan                                                                    2g               2.333.789.336               2.310.482.239
                                                                         2h,2m,6,7,
Aset real estat                                                              8,13            813.627.950.477             792.668.329.162
Uang muka dan beban dibayar di muka                                          2i,2j            11.247.090.600               4.056.967.816
Pajak dibayar di muka                                                       2r,11             16.459.443.004              16.568.117.435
Aset lancar lainnya                                                         2e,29                887.371.999                 993.420.289


TOTAL ASET LANCAR                                                                           1.184.448.757.846          1.156.855.041.883

ASET TIDAK LANCAR
                                                                         2h,2m,6,7,
Aset real estat                                                               8,13          1.974.837.291.188          1.928.627.308.295
                                                                         2k,2m,7,13,
Aset tetap - neto                                                          14,21,23          250.206.993.527             253.410.149.718
Properti investasi - neto                                                 2l,2m,8,23          49.221.284.331              78.735.918.394
Aset pajak tangguhan                                                         2r,11             4.276.266.924               4.276.266.924
Aset tidak lancar lainnya                                                      2e                224.999.999               1.373.785.622
TOTAL ASET TIDAK LANCAR                                                                     2.278.766.835.969          2.266.423.428.953

TOTAL ASET                                                                                  3.463.215.593.815          3.423.278.470.836




Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan
konsolidasian secara keseluruhan




                                                                 -1-
Page 4
PT SURYAMAS DUTAMAKMUR Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

                                                                           Catatan       30 September 2023            31 Desember 2022
LIABILITAS DAN EKUITAS

LIABILITAS

LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang usaha - pihak ketiga                                                 2e,9,29             12.326.116.345             12.415.865.413
Utang lain-lain
   - pihak ketiga                                                          2e,10,29           20.936.273.389              26.570.332.493
Utang pajak                                                                 2r,11              3.509.523.613               6.533.003.002
Beban akrual                                                                  2e               7.928.163.472               7.943.371.222
Uang muka pelanggan                                                         2p,12            256.135.885.462             285.357.221.222
Bagian utang jangka panjang yang jatuh tempo dalam satu tahun :
    Utang bank                                                           2e,6,7,13,29          35.442.499.056             32.516.516.194
    Utang lembaga keuangan                                                2e,7,14,29                      -                   24.456.826
TOTAL LIABILITAS JANGKA PENDEK                                                               336.278.461.337             371.360.766.372

LIABILITAS JANGKA PANJANG
Utang jangka panjang - setelah dikurangi bagian yang jatuh tempo
    dalam waktu satu tahun :
    Utang bank                                                           2e,6,7,13,29          48.077.777.777             31.800.000.000
Jaminan keanggotaan golf                                                     15                 8.585.650.005              9.882.358.676
Liabilitas imbalan kerja karyawan                                          2o,16,23            41.690.195.171             41.690.195.168
Pendapatan bunga ditangguhkan                                               2s,15               1.410.242.975              2.020.263.525
Penyisihan penggantian peralatan dan perlengkapan hotel                       2t                5.794.408.214              7.220.108.693
TOTAL LIABILITAS JANGKA PANJANG                                                              105.558.274.142              92.612.926.062
TOTAL LIABILITAS                                                                             441.836.735.479             463.973.692.434

EKUITAS
Ekuitas yang Dapat Diatribusikan kepada Pemilik Entitas Induk
Modal saham - nilai nominal Rp 318 per saham
   Modal dasar - 6.000.000.000 saham
   Modal ditempatkan dan disetor penuh - 4.772.138.237 saham                 17             1.517.539.959.366          1.517.539.959.366
Tambahan modal disetor                                                       18                 2.248.288.685              2.248.288.685
Uang muka pemesanan saham                                                                       3.979.097.469              3.979.097.469
Saldo laba                                                                                    604.952.229.843            537.421.757.575
Ekuitas yang Dapat Diatribusikan kepada Pemilik Entitas Induk                               2.128.719.575.363          2.061.189.103.095
Kepentingan Nonpengendali                                                   2d,19             892.659.282.972            898.115.675.307

TOTAL EKUITAS                                                                               3.021.378.858.335          2.959.304.778.402

TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS                                                                3.463.215.593.815          3.423.278.470.836
                                                                                                                                       0



Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan
konsolidasian secara keseluruhan




                                                                   -2-
Page 5
PT SURYAMAS DUTAMAKMUR Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


                                                                                         2023                   2022
                                                                        Catatan     (sembilan bulan)       (sembilan bulan)

PENJUALAN                                                                2p,20        343.012.400.080         438.581.528.652

BEBAN POKOK PENJUALAN                                                   2p,7,21      (151.273.312.797)       (168.898.537.524)

LABA KOTOR                                                                            191.739.087.283         269.682.991.128

Beban penjualan                                                          2p,22        (31.686.353.710)        (32.178.378.157)
                                                                        2p,5,7,8,
Beban umum dan administrasi                                                23        (102.393.265.768)        (96.338.640.739)
Beban keuangan                                                                         (4.716.693.838)         (3.133.892.149)
Beban pajak final                                                          2r          (6.197.816.554)         (8.567.898.731)
Lain-lain - bersih                                                                     15.329.122.521          12.430.611.019

LABA SEBELUM MANFAAT (BEBAN) PAJAK PENGHASILAN                                         62.074.079.933         141.894.792.371

MANFAAT (BEBAN) PAJAK PENGHASILAN
Kini                                                                     2r,11                    -              (885.515.657)
Tangguhan                                                                                         -                       -

LABA PERIODE BERJALAN                                                                  62.074.079.933         141.009.276.714

PENGHASILAN (BEBAN) KOMPREHENSIF LAIN
  Pos yang tidak akan direklasifikasi ke laba rugi pada periode
  berikutnya :
  Imbalan kerja                                                          2o,16                    -                       -

TOTAL LABA KOMPREHENSIF                                                                62.074.079.933         141.009.276.714

Total Laba Bersih yang Dapat Diatribusikan kepada:
  Pemilik Entitas Induk                                                                67.530.472.268         121.919.143.916
  Kepentingan Nonpengendali                                                2d          (5.456.392.335)         19.090.132.798
Total                                                                                  62.074.079.933         141.009.276.714

Total Laba Komprehensif yang Dapat Diatribusikan kepada:
  Pemilik Entitas Induk                                                                67.530.472.268         121.919.143.916
  Kepentingan Nonpengendali                                                2d          (5.456.392.335)         19.090.132.798
Total                                                                                  62.074.079.933         141.009.276.714

Laba Bersih per Saham yang Dapat Diatribusikan
  kepada Pemilik Entitas Induk                                                                  14,11                   25,48




Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan
konsolidasian secara keseluruhan




                                                                  -3-
Page 6
PT SURYAMAS DUTAMAKMUR Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

                                                                    Ekuitas yang Dapat Diatribusikan Kepada Pemilik Entitas Induk
                                                                         Tambahan            Uang Muka
                                                                          Modal              Pemesahan                                                         Kepentingan
                                                 Modal Saham              Disetor              Saham               Saldo Laba                 Jumlah          Nonpengendali       Jumlah Ekuitas

Saldo per 1 Januari 2022                        1.517.539.959.366        2.248.288.685       3.979.097.469        374.401.413.018         1.898.168.758.538   881.347.707.143     2.779.516.465.681

Total laba (rugi) periode berjalan                             -                   -                    -         121.919.143.916           121.919.143.916    19.090.132.798      141.009.276.714

Saldo per 30 September 2022                     1.517.539.959.366        2.248.288.685       3.979.097.469        496.320.556.934         2.020.087.902.454   900.437.839.941     2.920.525.742.395


Saldo per 1 Januari 2023                        1.517.539.959.366        2.248.288.685       3.979.097.469        537.421.757.575         2.061.189.103.095   898.115.675.307     2.959.304.778.402


Total laba (rugi) periode berjalan                             -                   -                    -          67.530.472.268            67.530.472.268     (5.456.392.335)     62.074.079.933

Saldo per 30 Maret 2023                         1.517.539.959.366        2.248.288.685       3.979.097.469        604.952.229.843         2.128.719.575.363   892.659.282.972     3.021.378.858.335




Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan




                                                                                                        -4-
Page 7
PT SURYAMAS DUTAMAKMUR Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


                                                                                         2023                   2022
                                                                                    (sembilan bulan)       (sembilan bulan)


ARUS KAS UNTUK AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan kas dari pelanggan                                                         367.261.863.808        403.492.079.886
Pembayaran kas kepada pemasok, karyawan, dan lainnya                                 (365.560.911.904)      (322.759.819.399)
Pembayaran pajak penghasilan dan tagihan pajak                                        (10.808.755.886)       (19.001.102.189)
Penerimaan bunga                                                                       10.426.457.841          3.040.380.844
Pembayaran beban keuangan                                                              (3.457.739.585)        (3.938.410.995)

Arus Kas Bersih yang Diperoleh dari Aktivitas Operasi                                  (2.139.085.726)        60.833.128.147

ARUS KAS UNTUK AKTIVITAS INVESTASI
Perolehan aset tetap                                                                   (9.251.240.985)        (2.016.742.821)

Arus Kas Bersih yang Digunakan untuk Aktivitas Investasi                               (9.251.240.985)        (2.016.742.821)

ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Penerimaan (Pembayaran) utang bank                                                     18.165.661.205          4.304.914.108
Pembayaran utang lembaga keuangan                                                                 -             (154.772.237)

Arus Kas Bersih yang Digunakan Untuk Aktivitas Pendanaan                               18.165.661.205          4.150.141.871

KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH KAS DAN SETARA KAS                                          6.775.334.494         62.966.527.197


KAS DAN SETARA KAS PADA AWAL TAHUN                                                    313.283.850.490       234.212.374.279


KAS DAN SETARA KAS PADA AKHIR TAHUN                                                   320.059.184.984       297.178.901.476

                                                                                                              54.922.283.105




Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan
konsolidasian secara keseluruhan




                                                           -5-
Page 8
PT SURYAMAS DUTAMAKMUR Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2023 SERTA UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG
BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

1.   INFORMASI UMUM

     a. Pendirian dan Informasi Umum

       PT Suryamas Dutamakmur Tbk (Entitas Induk) didirikan berdasarkan Akta Notaris No. 322,
       tanggal 21 September 1989 dari Benny Kristianto, S.H., notaris di Jakarta. Akta pendirian
       tersebut telah disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia dalam Surat
       Keputusannya No. C2-5896.HT.01.01.Th.90, tanggal 9 Oktober 1990, serta telah diumumkan
       dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 98, tanggal 7 Desember 1990, Tambahan No.
       4968.

       Anggaran Dasar Entitas Induk telah mengalami beberapa kali perubahan, yang terakhir
       berdasarkan Akta Notaris No. 5, tanggal 4 Januari 2023 dari Arry Supratno, S.H., Notaris di
       Jakarta, mengenai perubahan Anggaran Dasar Terkait Kepengurusan Perseroan dan
       perubahan Anggaran Dasar dengan menyesuaikan Pasal 3 Tentang Maksud dan Tujuan
       Serta Kegiatan Usaha.

       Sesuai dengan pasal 3 Anggaran Dasar, ruang lingkup kegiatan usaha Entitas Induk meliputi
       bidang perdagangan umum, real estat dan bangunan pada umumnya, antara lain
       sebagai developer, pemborong, perencana, penyelenggara pelaksana pembuatan gedung,
       rumah, jalan, jembatan, landasan dan instalatir. Entitas Induk mulai beroperasi komersial
       pada tahun 1993.

       Entitas Induk saat ini berusaha di bidang real estat berupa penjualan tanah serta tanah dan
       rumah tinggal, pengoperasian lapangan golf, country club, hotel dan fasilitas resort lainnya di
       daerah Rancamaya, Bogor, Jawa Barat.

       Entitas Induk berdomisili di Rancamaya, Bogor, Jawa Barat. Kantor pusat Entitas Induk
       beralamat di Sudirman Plaza Business Complex, Plaza Marein Lantai 16, Jalan Jenderal
       Sudirman Kavling 76-78, Jakarta.

       Entitas Induk langsung dan utama atas Entitas Induk adalah Top Global Limited, yang
       didirikan dan berdomisili di Singapura.

       Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Entitas Induk pada tanggal 30 September 2023
       adalah sebagai berikut:

       Dewan Komisaris
       Presiden Komisaris      : Ramelan
       Komisaris               : Wing Indrasmoro


       Dewan Direksi
       Presiden Direktur       : Henny Kusuma Hendrawan
       Direktur                : Ratna Juwanita Haliman
                                 Aprina Supriani
                                 Henry Zen Halim



       Manajemen kunci adalah direksi dan dewan komisaris Entitas Induk. Ruang lingkup Direktur
       Utama mencakup bidang hukum, sumber daya manusia, pemasaran dan operasional, dan
       ruang lingkup Direktur Keuangan (Independen) mencakup bidang keuangan dan akuntansi.



                                              - 6 -
Page 9
  Susunan komite audit Entitas Induk pada tanggal 30 September 2023 adalah sebagai
  berikut:

  Komite Audit
  Ketua                  : Ramelan
  Anggota                : Amin Anwar
  Anggota                : Soegi Harto

  Pada tanggal 30 September 2023, Sekretaris Entitas Induk dan entitas anaknya (“Group”)
  adalah Hendri Soma Dinata.

  Pada tanggal 30 September 2023, Kepala Internal Audit Grup adalah Ramelan.

  Jumlah karyawan tetap Entitas Induk dan Entitas Anak adalah 282 orang pada 30 September
  2023 dan 331 orang pada 31 Desember 2022 (tidak diaudit).

b. Penawaran saham umum Entitas Induk dan aksi korporasi lainnya

  Pada tanggal 18 September 1995, Entitas Induk telah memperoleh Surat Pemberitahuan
  Efektif atas Pernyataan Pendaftaran Emisi Saham dari Ketua Badan Pengawas Pasar Modal
  (BAPEPAM) No. S-1190/PM/1995 untuk melaksanakan penawaran umum saham kepada
  masyarakat sebanyak 80.000.000 saham dengan nilai nominal Rp500 per saham, dengan
  harga penawaran sebesar Rp850 per saham. Entitas Induk telah mencatatkan seluruh
  sahamnya (Entity listing) pada Bursa Efek Jakarta (BEJ) dan Bursa Efek Surabaya (BES)
  pada tanggal 12 Oktober 1995.

  Pada tanggal 29 Nopember 1996, Entitas Induk memperoleh pernyataan efektif dari Ketua
  BAPEPAM dengan suratnya No. S-1947/PM/1996 untuk melakukan Penawaran Umum
  Terbatas Dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu sebanyak 451.925.000 saham dengan
  harga penawaran sebesar nilai nominal Rp500 per saham. Saham-saham tersebut
  dicatatkan pada BEJ dan BES pada tanggal 19 Desember 1996.

  Pada tanggal 21 Mei 1997, Entitas Induk memperoleh pernyataan efektif dari Ketua
  BAPEPAM dengan suratnya No. S-1009/PM/1997 untuk melakukan penawaran obligasi
  kepada masyarakat dengan nilai nominal sebesar Rp300.000.000 pada tingkat bunga tetap
  atau tetap dan mengambang. Obligasi tersebut telah dicatatkan pada BES pada tanggal 11
  Juni 1997.

  Pada tanggal 30 November 2007, BES bergabung ke BEJ dan selanjutnya BEJ berganti
  nama menjadi Bursa Efek Indonesia (BEI) yang mulai menjalankan fungsi bursa efek pada
  tanggal 1 Desember 2007. Selanjutnya dengan hal tersebut, saham Entitas Induk tercatat di
  BEI sejak tanggal 1 Desember 2007.

  Berdasarkan notulen Rapat Umum Pemegang Saham tanggal 27 Oktober 2011, yang telah
  diaktakan dengan Akta Notaris Fransiscus Xaverius Budi Santoso Isbandi, S.H., No. 90,
  tanggal 27 Oktober 2011, Notaris di Jakarta, pemegang saham Entitas Induk telah
  menyetujui pelaksanaan kuasi reorganisasi Entitas Induk dan entitas anaknya. Berkaitan
  dengan pelaksanaan kuasi reorganisasi tersebut, para pemegang saham Entitas Induk
  menyetujui perubahan Anggaran Dasar sebagai berikut:

  -   Penurunan nilai nominal saham Entitas Induk dari sebesar Rp500 untuk 1 saham menjadi
      sebesar Rp318 untuk 1 saham.

  - Penurunan modal dasar dari Rp2.350.000.000.000 menjadi Rp1.494.600.000.000.
    Penurunan modal dasar tidak mengubah jumlah lembar saham modal dasar yaitu
    sebanyak 4.700.000.000. Penurunan terjadi karena penurunan nilai nominal saham.

  - Penurunan modal ditempatkan dan disetor penuh Entitas Induk dari Rp2.003.391.915.500
    menjadi Rp1.274.157.258.258 Penurunan tersebut terjadi karena modal ditempatkan dan
    disetor sebesar Rp729.234.657.242 telah digunakan untuk mengeliminasi saldo defisit


                                         - 7 -
Page 10
                dalam rangka kuasi reorganisasi. Penurunan ini tidak mempengaruhi jumlah lembar saham
                yaitu tetap sebanyak 4.006.783.831 saham.

             Akta tersebut telah disahkan dengan Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
             Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. AHU-64305.A.H.01.02.Tahun 2011, tanggal
             28 Desember 2011 serta diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 6594,
             tanggal 19 Februari 2013, Tambahan Berita Negara Republik Indonesia No.15.

             Berdasarkan Akta Notaris Fransiscus Xaverius Budi Santoso Isbandi, S.H., Notaris di
             Jakarta, No. 127, tanggal 28 Juni 2013, Entitas Induk meningkatkan modal dasar dari
             Rp1.494.600.000.000 yang terbagi atas 4.700.000.000 lembar saham menjadi
             Rp1.908.000.000.000 yang terbagi atas 6.000.000.000 lembar saham.

             Akta tersebut telah disahkan dengan Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
             Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. AHU-47984.AH.01.02.Tahun 2013, tanggal
             12 September 2013 serta diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 121307,
             tanggal 27 September 2013, Tambahan Berita Negara Republik Indonesia No. 78.

             Berdasarkan Akta Notaris Fransiscus Xaverius Budi Santoso Isbandi, S.H., Notaris di
             Jakarta, No. 113, tanggal 30 September 2013, yang telah diterima dan dicatat dalam Sistem
             Administrasi Badan Hukum Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
             tanggal 4 Desember 2013, No. AHU-AH.01.10-52322.Tahun 2013, Entitas Induk
             meningkatkan modal ditempatkan dan disetor penuh dari Rp1.274.157.258.258 yang terbagi
             atas 4.006.783.831 lembar saham menjadi Rp1.517.539.959.366 yang terbagi atas
             4.772.138.237 lembar saham.

             Peningkatan modal ditempatkan dan disetor penuh berasal dari pelaksanaan konversi
             medium term note Tranche B kepada Far East Holding Ltd sebesar Rp243.382.701.108.
             Konversi dilakukan dengan menerbitkan 765.354.406 lembar saham baru dengan nilai
             nominal Rp318 per lembar saham.

             Pada tanggal 30 September 2023, seluruh saham Entitas Induk sejumlah 4.772.138.237
             saham telah dicatatkan pada BEI.

         c. Struktur Grup

             Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, struktur Grup adalah sebagai
             berikut :

                                                Mulai                         Persentase                       Total aset
                                                              Bidang
         Entitas Anak             Domisili     Beroperasi                  Kepemilikan efektif           (Sebelum Eliminasi)
                                                              bisnis
                                               Komersial                     2023       2022           2023                  2022

                                                               Investasi
PT Centranusa Majupermai
                                     Jakarta       1997         dan real    100,00%     100,00%    810.339.694.243       816.491.840.703
(CNMP) (1)
                                                                 estat
                                                                 Real
PT Tajur Surya Abadi (TSA) (1)       Jakarta       2012                      67,00%     67,00%     297.293.055.641       289.953.331.503
                                                                 estat
                                                   Belum
PT Inti Sarana Papan (ISP) (1)       Jakarta                  Real estat    100,00%     100,00%     18.238.304.387        18.284.896.453
                                                 beroperasi
PT Saptakreasi Indah (SKI) (1)       Jakarta       1994         Hotel       100,00%     100,00%      9.068.676.601         9.070.527.950
PT Multiraya Sinarindo (MS) (1)      Jakarta       2004       Real estat    100,00%     100,00%      2.213.248.551         2.189.434.634
PT Rancamaya Asri Golf and                         Belum
                                     Jakarta                     Golf       100,00%     100,00%          1.509.930             2.189.531
    Country (RAGC) (1)                           beroperasi
PT Permainusa Megacitra (PM)                       Belum
                                     Jakarta                    Hotel       100,00%     100,00%          7.824.311             8.274.311
(1)                                              beroperasi
                                                   Belum
PT Puri Surya Abadi (PSA) (2)        Jakarta                  Real estat     67,00%     67,00%      28.547.672.670        28.818.191.965
                                                 beroperasi
PT Dwigunatama Rintisprima
                                     Jakarta       1994       Real estat     50,00%     50,00%    1.740.671.054.697    1.714.480.593.354
(DRP) (3)
PT Dwikarya Langgengsukses
                                     Jakarta       2009       Real estat     50,00%     50,00%     509.093.033.436       521.249.040.618
(DLS) (4)
PT Kharisma Buana Mandiri
                                     Jakarta       2011          Jasa        50,00%     50,00%       3.957.911.211         4.487.148.712
(KBM) (5)
PT Rancamaya Indah Hotel                           Belum
                                     Jakarta                    Hotel       100,00%     100,00%         25.443.429            26.149.669
(RIH) (6)                                        beroperasi


                                                              - 8 -
Page 11
*Entitas anak yang      dimiliki
 secara langsung oleh
 1. Entitas Induk
 2. TSA
 3. CNMP
 4. DRP
 5. DLS
 6. SKI

             PT Centranusa Majupermai (CNMP)

             Berdasarkan Akta Nurlisa Uke Desy, S.H., M.kn., No. 46 tanggal 31 Desember 2015, Entitas
             Induk menempatkan investasi pada CNMP sebesar Rp704.875.000.000 atau 98,95% dari
             saham yang dikeluarkan oleh CNMP.

             Berdasarkan Akta Notaris Nurlisa Uke Desy S.H., M.Kn., No. 214, tanggal 19 Desember
             2017, Entitas Induk menambah penempatan investasi ke CNMP, entitas anak, sebesar
             Rp4.060.000.000, sehingga kepemilikan Entitas Induk pada CNMP adalah sebesar 98,95%
             dari saham yang dikeluarkan oleh CNMP atau sebesar Rp708.935.000.000.

             CNMP adalah entitas induk dari DRP, developer proyek “Harvest City”, yang berlokasi di
             Cibubur.

             PT Tajur Surya Abadi (TSA)

             Berdasarkan Akta Notaris Soeleman Odang, S.H., No. 7, tanggal 24 Juli 2015, Entitas
             Induk menempatkan investasi sebesar Rp43.550.000.000 ke TSA, entitas anak, atau
             sebesar 67% dari saham yang dikeluarkan oleh TSA.

             Berdasarkan Akta Notaris Lanawaty Darmadi, S.H., M.M., M.kn., No. 16, tanggal 9 Desember
             2016, Entitas Induk menambah penempatan investasi ke TSA, entitas anak, sebesar
             Rp10.050.000.000 dengan persentase kepemilikan yang sama, sehingga kepemilikan Entitas
             Induk pada TSA adalah sebesar 67% dari saham yang dikeluarkan oleh TSA atau sebesar
             Rp53.600.000.000.

             TSA adalah entitas yang bergerak dalam bidang pembangunan rumah. Saat ini, TSA
             memiliki proyek perumahan “Royal Tajur” dan memiliki proyek apartement “Royal Height”
             yang berlokasi di Tajur, Bogor, dimana di lokasi ini akan berdiri sekitar 796 rumah dan 159
             unit apartemen.

             PT Inti Sarana Papan (ISP)

             Berdasarkan Akta Notaris Nanny Wiana Setiawan, S.H., No. 10, tanggal 8 Agustus 2008,
             Entitas Induk menempatkan investasi sebesar Rp18.350.000.000 ke ISP, entitas anak, atau
             sebesar 99,99% dari saham yang dikeluarkan oleh ISP.

             Berdasarkan Akta Notaris Lanawaty Darmadi S.H., M.M, M.Kn., No. 21, tanggal 26
             November 2018, Entitas Induk menarik investasi ke ISP, entitas anak sebesar
             Rp500.000.000, sehingga kepemilikan Entitas Induk pada ISP sebesar 99,99% dari saham
             yang dikeluarkan oleh ISP atau sebesar Rp17.850.000.000.

             ISP adalah entitas yang bergerak dalam bidang pembangunan real estat di Rancamaya,
             Jawa Barat. Sampai dengan tanggal 30 September 2023, ISP belum memulai kegiatan
             operasi komersialnya.

             PT Saptakreasi Indah (SKI)

             Berdasarkan Akta Notaris Nanny Wiana Setiawan, S.H., No. 6, tanggal 8 Agustus 2008,
             Entitas Induk menempatkan investasi sebesar Rp8.356.000.000 ke SKI, entitas anak, atau
             sebesar 99,99% dari saham yang dikeluarkan oleh SKI.



                                                   - 9 -
Page 12
SKI adalah entitas induk dari RIH. SKI direncanakan bergerak dalam bidang pembangunan
hotel. Sampai dengan tanggal 30 September 2023, SKI belum memulai kegiatan operasi
komersialnya.

PT Multiraya Sinarindo (MS)

Berdasarkan Akta Notaris Soeleman Odang, S.H., No. 5, tanggal 27 Agustus 2015, Entitas
Induk menempatkan investasi sebesar Rp18.989.000.000 ke MS, entitas anak, atau sebesar
99,94% dari saham yang dikeluarkan oleh MS.

Berdasarkan Akta Notaris Nurlisa Uke Desi, S.H., M.Kn, No. 124, tanggal 22 September
2016, Entitas Induk menambah penempatan investasi ke MS, entitas anak, sebesar
Rp12.500.000.000 dengan persentase kepemilikan yang sama, sehingga kepemilikan Entitas
Induk pada MS adalah sebesar 99,97% dari saham yang dikeluarkan oleh MS atau sebesar
Rp31.489.000.000.

Berdasarkan Akta Notaris Lanawaty Darmadi S.H, M.M, M.Kn, No. 12, tanggal 21 Agustus
2018, Entitas Induk menarik investasi ke MS, entitas anak, sebesar Rp18.515.000.000,
sehingga kepemilikan Entitas Induk pada MS adalah sebesar 99,92% dari saham yang
dikeluarkan oleh MS atau sebesar Rp12.974.000.000.

MS adalah entitas yang bergerak dalam bidang pembangunan real estat di Cibubur, Jawa
Barat. Sampai dengan tanggal 30 September 2023, MS sudah tidak beroperasi secara
komersial. Saat ini, MS sedang dalam proses pencarian tanah yang belum dikembangkan.

PT Rancamaya Asri Golf and Country (RAGC)

Berdasarkan Akta Notaris Nanny Wiana Setiawan, S.H., No. 19, tanggal 11 Agustus 2008,
Entitas Induk menempatkan investasi sebesar Rp249.000.000 ke RIH, entitas anak, atau
sebesar 99,60% dari saham yang dikeluarkan oleh RAGC.

RAGC adalah entitas yang direncanakan bergerak dalam bidang perencana, penyelenggara
dan pelaksana pembuatan lapangan golf di Rancamaya, Jawa Barat. Sampai dengan
tanggal 30 September 2023, RAGC belum memulai kegiatan operasi komersialnya.

PT Permainusa Megacitra (PM)

Berdasarkan Akta Notaris Soeleman Odang, S.H., No. 47, tanggal 26 Juni 2012, Entitas
Induk melakukan divestasi sebesar Rp1.099.000.000 ke PM, entitas anak, atau sebesar
99,91% dari saham yang dikeluarkan oleh PM.

PM adalah entitas yang direncanakan bergerak dalam bidang pembangunan real estat.
Sampai dengan tanggal 30 September 2023, PM belum memulai operasi komersialnya.

PT Puri Surya Abadi (PSA)

Berdasarkan Akta Notaris Soeleman Odang, S.H., No. 2, tanggal 14 Agustus 2015, Entitas
Induk menempatkan investasi sebesar Rp11.000.000 ke PSA, entitas anak, atau sebesar
0,04% dari saham yang dikeluarkan oleh PSA.

PSA adalah entitas yang bergerak dalam bidang pembangunan rumah. Saat ini, PSA sedang
dalam tahap pengembangan, dan memiliki tanah untuk pengembangan dengan luas
78.016m2. Sampai dengan tanggal 30 September 2023, PSA belum memulai kegiatan
operasi komersialnya.




                                   - 10 -
Page 13
PT Dwigunatama Rintisprima (DRP)

Berdasarkan Akta Nurlisa Uke Desy, S.H., M.kn., No. 47 tanggal 31 Desember 2015, CNMP
menempatkan investasi pada DRP sebesar Rp654.618.000.000 atau 50% dari saham yang
dikeluarkan oleh DRP.

Berdasarkan Akta Notaris Nurlisa Uke Desi, S.H., M.Kn, No. 353, tanggal 29 Desember
2017, CNMP menambah penempatan investasi ke DRP, entitas anak, sebesar
Rp5.000.000.000 dengan persentase kepemilikan yang sama, sehingga kepemilikan CNMP
pada DRP adalah sebesar 50% dari saham yang dikeluarkan oleh DRP atau sebesar
Rp659.618.000.000.

DRP adalah entitas yang bergerak dalam bidang pembangunan real estat. Saat ini, DRP
memiliki proyek perumahaan “Harvest City”, yang terdiri dari 20 Cluster dengan estimasi
rumah yang dibangun sampai dengan tanggal 30 September 2023 sebanyak 6.810 unit
perumahan. Proyek DRP berlokasi di Bekasi, Jawa Barat.

PT Dwikarya Langgengsukses (DLS)

Berdasarkan Akta Nurlisa Uke Desy, S.H., No. 44 tanggal 31 Desember 2015, DRP
menempatkan investasi pada DLS sebesar Rp499.000.000 atau 99,99% dari saham yang
dikeluarkan oleh DLS.

Berdasarkan Akta Notaris Nurlisa Uke Desy, S.H., M.kn., No. 255, tanggal
27 Desember 2016, DRP menambah penempatan investasi ke DLS, entitas anak, sebesar
Rp10.000.000.000 dengan persentase kepemilikan yang sama, sehingga kepemilikan DRP
pada DLS adalah sebesar 99,99% dari saham yang dikeluarkan oleh DLS atau sebesar
Rp509.999.000.000.

Berdasarkan Akta Notaris Nurlisa Uke Desy, S.H., M.kn., No. 215, tanggal
19 Desember 2017, DRP menambah penempatan investasi ke DLS, entitas anak, sebesar
Rp5.000.000.000 dengan persentase kepemilikan yang sama, sehingga kepemilikan DRP
pada DLS adalah sebesar 99,99% dari saham yang dikeluarkan oleh DLS atau sebesar
Rp514.999.000.000.

Berdasarkan Akta Notaris No. 283 dari Nurlisa Uke Desy, S.H., M.kn., tanggal 21 Desember
2018, Entitas Induk mengkonversi piutang dari DLS, dengan menambah penempatan
investasi ke DLS sebesar Rp4.500.000.000 sehingga kepemilikan DRP pada DLS adalah
sebesar 99,99% dari saham yang dikeluarkan oleh DLS atau sebesar Rp519.499.000.000.

Berdasarkan Akta Notaris No. 382 Nurlisa dari Uke Desy, S.H., M.kn., tanggal 23 Desember
2019, DLS mengkonversi utang kepada DRP menjadi modal saham sebesar
Rp7.000.00.000, sehingga kepemilkan DRP pada DLS adalah sebesar 99,99% dari saham
yang dikeluarkan oleh DLS atau sebesar Rp526.499.000.000.

DLS adalah entitas yang bergerak dalam bidang pembangunan real estat. Saat ini, DLS
memiliki proyek perumahan “Harvest City”, yang terdiri dari 7 Cluster dengan estimasi rumah
yang dibangun sampai dengan tanggal 30 September 2023 sebanyak 1.909 unit perumahan.
Proyek DLS berlokasi di Cileungsi, Jawa Barat.

PT Kharisma Buana Mandiri (KBM)

Berdasarkan Akta Soeleman Odang, S.H., No. 7 tanggal 23 Juli 2010, DLS menempatkan
investasi pada KBM sebesar Rp1.249.000.000 atau 99,99% dari saham yang dikeluarkan
oleh KBM.

Berdasarkan Akta Notaris Nurlisa Uke Desy, S.H., M.kn., No. 45, tanggal 31 Desember 2015,
DLS menambah penempatan investasi ke KBM, entitas anak, sebesar Rp13.750.000.000
dengan persentase kepemilikan yang sama, sehingga kepemilikan DLS pada KBM adalah
sebesar 99,99% dari saham yang dikeluarkan oleh KBM atau sebesar Rp14.999.000.000.


                                     - 11 -
Page 14
       Berdasarkan Akta Notaris No. 1 dari Diana Roselina S.H., M.kn., tanggal 29 Desember 2021,
       DLS menambah penempatan investasi ke KBM, sebesar Rp1.700.000.000, sehingga
       kepemilikan DLS pada KBM adalah sebesar 99,99% dari saham yang dikeluarkan oleh KBM
       atau sebesar Rp16.699.000.000.

       KBM adalah entitas yang bergerak dalam bidang pengoperasian Water Joy Waterpark di
       Harvest City.

       PT Rancamaya Indah Hotel (RIH)

       Berdasarkan Akta Notaris Nanny Wiana Setiawan, S.H., No. 15, tanggal 8 Agustus 2008, SKI
       menempatkan investasi sebesar Rp245.000.000 ke RIH, entitas anak, atau sebesar 98% dari
       saham yang dikeluarkan oleh RIH.

       RIH adalah entitas yang direncanakan bergerak dalam bidang pembangunan real estat di
       Rancamaya, Jawa Barat. Sampai dengan tanggal 30 September 2023, RIH belum memulai
       kegiatan operasi komersialnya.

     d. Penyelesaian Laporan Keuangan Konsolidasian

       Manajemen Entitas Induk bertanggung jawab atas penyusunan laporan keuangan
       konsolidasian ini, yang telah diselesaikan dan diotorisasi untuk diterbitkan oleh manajemen
       Entitas Induk pada tanggal 27 Oktober 2023.

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN

     a. Dasar Penyusunan Laporan Keuangan Konsolidasian

        Laporan keuangan konsolidasian PT Suryamas Dutamakmur Tbk dan Entitas Anaknya
        disusun berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia (SAK), yang mencakup
        Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) dan Interpretasi Standar Akuntansi
        Keuangan (ISAK) yang diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan
        Indonesia (DSAK-IAI) serta peraturan regulator pasar modal untuk entitas yang berada di
        bawah pengawasannya.

        Kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian
        adalah selaras dengan kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam penyusunan laporan
        keuangan konsolidasian Grup untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021,
        kecuali bagi penerapan beberapa PSAK yang telah direvisi. Seperti diungkapkan dalam
        catatan-catatan terkait atas laporan keuangan, beberapa standar akuntansi yang telah
        direvisi dan diterbitkan, diterapkan efektif tanggal 1 Januari 2022.

        Laporan keuangan konsolidasian, kecuali untuk laporan arus kas konsolidasian, disusun
        berdasarkan dasar akrual dengan menggunakan konsep harga perolehan, kecuali beberapa
        akun tertentu disusun berdasarkan pengukuran lain sebagaimana diuraikan dalam kebijakan
        akuntansi masing-masing akun tersebut.

        Laporan arus kas konsolidasian disusun dengan menggunakan metode langsung dengan
        mengelompokkan arus kas dalam aktivitas operasi, investasi, dan pendanaan.

        Mata uang pelaporan yang digunakan dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian
        adalah Rupiah, yang merupakan mata uang fungsional Grup.

        Untuk memberikan pemahaman yang lebih baik atas kinerja keuangan Grup, karena sifat
        dan jumlahnya yang signifikan, beberapa item pendapatan dan beban telah disajikan secara
        terpisah.




                                            - 12 -
Page 15
       Penyusunan laporan keuangan konsolidasian sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan
       di Indonesia mengharuskan penggunaan estimasi dan asumsi. Hal tersebut juga
       mengharuskan manajemen untuk membuat pertimbangan dalam proses penerapan
       kebijakan akuntansi Grup. Area yang kompleks atau memerlukan tingkat pertimbangan
       yang lebih tinggi atau area dimana asumsi dan estimasi dapat berdampak signifikan
       terhadap laporan keuangan konsolidasian diungkapkan di Catatan 3.

b. Amendemen/Penyesuaian Standar yang Berlaku Efektif pada Tahun Berjalan

   Dalam tahun berjalan, Grup telah menerapkan sejumlah amendemen/ penyesuaian PSAK
   yang relevan dengan operasinya dan efektif untuk periode akuntansi yang dimulai pada atau
   setelah 1 Januari 2022. Penerapan atas PSAK revisi tidak mengakibatkan perubahan atas
   kebijakan akuntansi Grup dan tidak memiliki dampak material terhadap jumlah yang
   dilaporkan pada tahun berjalan atau tahun-tahun sebelumnya.

   -     PSAK 73 (Amendemen), “Sewa”: Konsensi sewa terkait Covid-19 setelah 30 Juni 2021

         Amendemen tersebut memperpanjang kebijakan praktis konsesi sewa terkait
         Covid-19 dimana segala bentuk pengurangan pembayaran sewa hanya memengaruhi
         pembayaran sewa pada atau sebelum tanggal 30 Juni 2022.

   -     PSAK 22 (Amendemen), “Kombinasi Bisnis”: Referensi ke Kerangka Konseptual

         Amendemen PSAK 22 ini mengklarifikasi interaksi antara PSAK 22, PSAK 57, ISAK 30
         dan Kerangka Konseptual Pelaporan Keuangan tanpa mengubah persyaratan akuntansi
         untuk kombinasi bisnis.

   •     PSAK 57 (Amendemen), “Provisi, Liabilitas Kontinjensi dan Aset Kontinjensi”: Kontrak
         Memberatkan - Biaya Memenuhi Kontrak

         Amendemen ini mengklarifikasi biaya untuk memenuhi suatu kontrak dalam kaitannya
         dalam menentukan apakah suatu kontrak merupakan kontrak memberatkan.

         Amendemen PSAK 57 mengatur bahwa biaya untuk memenuhi kontrak terdiri dari biaya
         yang berhubungan langsung dengan kontrak. Biaya yang berhubungan langsung dengan
         kontrak terdiri dari biaya inkremental untuk memenuhi kontrak tersebut (misalnya tenaga
         kerja langsung atau material) dan alokasi biaya lain yang berhubungan langsung untuk
         memenuhi kontrak (misalnya alokasi biaya penyusutan atas aset tetap yang digunakan
         dalam memenuhi kontrak tersebut).

   •     PSAK 71 (Penyesuaian Tahunan 2020), “Instrumen Keuangan”

         PSAK 71 (Penyesuaian 2020) mengklarifikasi fee (imbalan) yang diakui oleh peminjam
         terkait penghentian pengakuan liabilitas keuangan. Dalam menentukan fee (imbalan)
         yang dibayarkan setelah dikurangi fee (imbalan) yang diterima, peminjam hanya
         memasukkan fee (imbalan) yang dibayarkan atau diterima antara peminjam dan pemberi
         pinjaman, termasuk fee (imbalan) yang dibayar atau diterima baik peminjam atau
         pemberi pinjaman atas nama pihak lain.

   •     PSAK 73 (Penyesuaian Tahunan 2020), “Sewa”

         PSAK 73 (Penyesuaian Tahunan 2020) menghilangkan dari contoh ilustrasi penggantian
         biaya properti sewaan dari pesewa untuk mengatasi potensi kebingungan terkait
         perlakuan insentif sewa yang mungkin timbul karena bagaimana insentif sewa
         diilustrasikan dalam contoh tersebut.




                                          - 13 -
Page 16
c.   Standar dan Amendemen Standar Telah Diterbitkan Tapi Belum Diterapkan

     Pada tanggal persetujuan laporan keuangan konsolidasian, standar, interpretasi dan
     amendemen-amendemen atas PSAK yang relevan bagi Grup, yang telah diterbitkan namun
     belum berlaku efektif, dengan penerapan dini diijinkan, adalah sebagai berikut:

     Efektif untuk periode yang dimulai pada atau setelah tanggal 1 Januari 2023

     •     PSAK 1 (Amendemen) Penyajian Laporan Keuangan: Klasifikasi Liabilitas sebagai
           Jangka Pendek atau Jangka Panjang

           Amendemen PSAK 1, “Penyajian Laporan Keuangan” mengklarifikasi bahwa kewajiban
           diklasifikasikan sebagai lancar atau tidak lancar, berdasarkan pada hak yang ada pada
           akhir periode pelaporan. Klasifikasi tidak terpengaruh oleh ekspektasi entitas atau
           peristiwa setelah tanggal pelaporan (misalnya penerimaan waiver atau pelanggaran
           perjanjian). Amendemen tersebut juga mengklarifikasi apa yang dimaksud PSAK 1
           perihal 'penyelesaian' liabilitas.

           Amendemen tersebut dapat memengaruhi klasifikasi liabilitas, terutama untuk entitas
           yang sebelumnya mempertimbangkan intensi manajemen untuk menentukan klasifikasi
           dan untuk beberapa liabilitas yang dapat dikonversi menjadi ekuitas.

     •     PSAK 16 (Amendemen), “Aset Tetap”: Hasil Sebelum Penggunaan yang Diintensikan

           Amendemen tersebut melarang entitas untuk mengurangi biaya perolehan aset tetap dari
           penerimaan dari penjualan yang dihasilkan oleh aset tetap sebelum penggunaan yang
           diintensikan. Penerimaan atas penjualan memenuhi definisi pendapatan dan oleh karena
           itu harus diakui dalam laba rugi.

     •     PSAK 25 (Amendemen), “Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi, dan
           Kesalahan”: Definisi Estimasi Akuntansi

           Amendemen tersebut memperkenalkan definisi 'estimasi akuntansi' dan mengklarifikasi
           perbedaan antara perubahan estimasi akuntansi dan perubahan kebijakan akuntansi dan
           koreksi kesalahan. Amendemen tersebut juga mengklarifikasi bagaimana entitas
           menggunakan teknik pengukuran dan input untuk mengembangkan estimasi akuntansi.

     •     PSAK 1 (Amendemen), “Penyajian Laporan Keuangan”: Pengungkapan Kebijakan
           Akuntansi

           Amendemen ini memberikan panduan dan contoh untuk membantu entitas menerapkan
           pertimbangan materialitas dalam pengungkapan kebijakan akuntansi. Amendemen
           tersebut bertujuan untuk membantu entitas menyediakan pengungkapan kebijakan
           akuntansi yang lebih berguna dengan mengganti persyaratan untuk mengungkapkan
           kebijakan akuntansi 'signifikan entitas dengan persyaratan untuk mengungkapkan
           kebijakan akuntansi 'material' entitas dan menambahkan panduan tentang bagaimana
           entitas menerapkan konsep materialitas dalam membuat keputusan tentang
           pengungkapan kebijakan akuntansi.

     Sampai dengan tanggal penerbitan laporan keuangan konsolidasian, dampak dari penerapan
     standar, amendemen dan interpretasi tersebut terhadap laporan keuangan konsolidasian
     tidak dapat diketahui atau diestimasi oleh manajemen.

d.   Klasifikasi Lancar/Jangka Pendek dan Tidak Lancar/Jangka Panjang

     Grup menyajikan aset dan liabilitas dalam laporan posisi keuangan konsolidasian
     berdasarkan klasifikasi lancar/tak lancar. Suatu aset disajikan lancar bila:

     i)    akan direalisasi, dijual atau dikonsumsi dalam siklus operasi normal,
     ii)   untuk diperdagangkan,


                                             - 14 -
Page 17
     ii)   akan direalisasi dalam 12 bulan setelah tanggal pelaporan, atau kas atau setara kas
           kecuali yang dibatasi penggunaannya atau akan digunakan untuk melunasi suatu
           liabilitas dalam paling lambat 12 bulan setelah tanggal pelaporan.

     Seluruh aset lain diklasifikasikan sebagai tidak lancar.

     Suatu liabilitas disajikan sebagi jangka pendek bila::
     i) akan dilunasi dalam siklus operasi normal,
     ii) untuk diperdagangkan,
     iii) akan dilunasi dalam 12 bulan setelah tanggal pelaporan, atau
     iv) tidak ada hak tanpa syarat untuk menangguhkan pelunasannya dalam paling tidak 12
          bulan setelah tanggal pelaporan.

     Seluruh liabilitas lain diklasifikasikan sebagai jangka panjang.

     Aset pajak tangguhan diklasifikasikan sebagai aset tidak lancar.

e.   Prinsip-prinsip Konsolidasian

     Laporan keuangan konsolidasian meliputi laporan keuangan konsolidasian Entitas Induk dan
     entitas-entitas yang dikendalikan secara langsung ataupun tidak langsung oleh Entitas Induk.

     Laporan keuangan entitas anak disusun dengan periode pelaporan yang sama dengan
     Entitas Induk. Kebijakan akuntansi yang digunakan dalam penyajian laporan keuangan
     konsolidasian telah diterapkan secara konsisten oleh Grup, kecuali dinyatakan lain.

     Entitas-entitas Anak dikonsolidasi secara penuh sejak tanggal akuisisi, yaitu tanggal Entitas
     Induk memperoleh pengendalian, sampai dengan tanggal Entitas Induk kehilangan
     pengendalian. Pengendalian dianggap ada ketika perusahaan memiliki secara langsung atau
     tidak langsung melalui entitas-entitas anak, lebih dari setengah kekuasaan suara entitas.

     Secara spesifik, Grup mengendalikan investee jika dan hanya jika Grup memiliki seluruh hal
     berikut ini:
     a. Kekuasaan atas investee (misal, hak yang ada memberikan kemampuan kini untuk
          mengarahkan aktivitas relevan investee).
     b. Eksposur atau hak atas imbal hasil variabel dari keterlibatannya dengan investee.
     c. Kemampuan untuk menggunakan kekuasaannya atas investee untuk mempengaruhi
          jumlah imbal hasil investor.

     Ketika Grup memiliki kurang dari hak suara mayoritas, Grup dapat mempertimbangkan
     semua fakta dan keadaan yang relevan dalam menilai apakah memiliki kekuasaan atas
     investee tersebut:

     a.    Pengaturan kontraktual dengan pemilik hak suara yang lain.
     b.    Hak yang timbul dari pengaturan kontraktual lain.
     c.    Hak suara dan hak suara potensial Grup.

     Grup menilai kembali apakah investor mengendalikan investee jika fakta dan keadaan
     mengindikasikan adanya perubahan terhadap satu atau lebih dari tiga elemen pengendalian.
     Konsolidasi atas entitas anak dimulai ketika Grup memiliki pengendalian atas entitas anak
     dan berhenti ketika Grup kehilangan pengendalian atas entitas anak. Aset, liabilitas,
     penghasilan dan beban atas entitas anak yang diakuisisi atau dilepas selama periode
     termasuk dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian dari
     tanggal Grup memperoleh pengendalian sampai dengan tanggal Grup menghentikan
     pengendalian atas entitas anak.

     Laba atau rugi dan setiap komponen atas penghasilan komprehensif lain diatribusikan pada
     pemegang saham entitas induk Grup dan pada kepentingan nonpengendali (“KNP”),
     walaupun hasil di KNP mempunyai saldo defisit.



                                             - 15 -
Page 18
     Transaksi antar perusahaan, saldo dan keuntungan serta kerugian yang belum direalisasi
     dari transaksi antar Grup dieliminasi. Semua aset dan liabilitas, ekuitas, penghasilan, beban
     dan arus kas berkaitan dengan transaksi antar anggota Grup juga akan dieliminasi secara
     penuh dalam proses konsolidasi. Bila diperlukan, penyesuaian dilakukan pada laporan
     keuangan entitas anak agar kebijakan akuntansinya sesuai dengan kebijakan akuntansi
     Grup.

     Transaksi dengan KNP yang tidak mengakibatkan hilangnya pengendalian merupakan
     transaksi ekuitas. Selisih antara nilai wajar imbalan yang dibayar dan bagian yang diakuisisi
     atas nilai tercatat aset neto Entitas Anak dicatat pada ekuitas. Keuntungan atau kerugian
     pelepasan kepentingan nonpengendali juga dicatat pada ekuitas.

     Perubahan kepemilikan di entitas anak, tanpa kehilangan pengendalian, dihitung sebagai
     transaksi ekuitas. Jika Grup kehilangan pengendalian atas entitas anak, maka Grup:

     a.   menghentikan pengakuan aset (termasuk setiap goodwill) dan liabilitas entitas anak;
     b.   menghentikan pengakuan jumlah tercatat setiap KNP;
     c.   menghentikan pengakuan akumulasi selisih penjabaran, yang dicatat di ekuitas, bila
          ada;
     d.   mengakui nilai wajar pembayaran yang diterima;
     e.   mengakui setiap sisa investasi pada nilai wajarnya;
     f.   mengakui setiap perbedaan yang dihasilkan sebagai keuntungan atau kerugian sebagai
          laba rugi; dan
     g.   mereklasifikasi ke laba rugi proporsi keuntungan dan kerugian yang telah diakui
          sebelumnya dalam penghasilan komprehensif lain atau saldo laba, begitu pula menjadi
          persyaratan jika Grup akan melepas secara langsung aset atau liabilitas yang terkait.

     KNP mencerminkan bagian atas laba atau rugi dan aset bersih dari entitas anak yang tidak
     dapat diatribusikan, secara langsung maupun tidak langsung, pada Entitas Induk, yang
     masing-masing disajikan dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
     konsolidasian dan dalam ekuitas pada laporan posisi keuangan konsolidasian, terpisah dari
     bagian yang dapat diatribusikan kepada pemilik Entitas Induk.

f.   Instrumen Keuangan

     Grup mengklasifikasikan instrument keuangan menjadi aset keuangan dan liabilitas
     keuangan. Instrumen keuangan adalah setiap kontrak yang menimbulkan aset keuangan
     pada satu entitas dan liabilitas keuangan atau instrumen ekuitas pada entitas lain.

     Klasifikasi

     i. Aset Keuangan

     Aset keuangan diklasifikasikan pada saat pengakuan awal dan selanjutnya diukur pada (i)
     biaya perolehan diamortisasi, (ii) nilai wajar melalui laba rugi (“FVTPL”), dan (iii). nilai wajar
     melalui PKL (“FVTOCI”)

     Grup mengukur aset keuangan pada biaya perolehan diamortisasi jika kedua kondisi berikut
     dipenuhi:

          •   Aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang bertujuan untuk memiliki aset
              keuangan dalam rangka mendapatkan arus kas kontraktual; dan
          •   Persyaratan kontraktual dari aset keuangan yang pada tanggal tertentu
              meningkatkan arus kas yang semata dari pembayaran pokok dan bunga dari jumlah
              pokok terutang.

     Grup mengklasifikasikan instrumen utang pada FVTOCI jika kedua kondisi berikut dipenuhi:

          •   Aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang tujuannya akan terpenuhi dengan
              mendapatkan arus kas kontraktual dan menjual aset keuangan; dan


                                             - 16 -
Page 19
     •   Persyaratan kontraktual dari aset keuangan yang pada tanggal tertentu
         meningkatkan arus kas yang semata dari pembayaran pokok dan bunga dari jumlah
         pokok terutang.

Agar dapat diklasifikasikan dan diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau FVOCI, aset
keuangan harus memiliki arus kas yang semata dari pembayaran pokok dan bunga dari
jumlah pokok terutang. Pengujian ini dikenal sebagai solely payment of principal and interest
(SPPI) testing dan dilakukan pada tingkat instrumen.

Model bisnis Grup dalam mengelola aset keuangan mengacu kepada bagaimana Grup
mengelola aset keuangan untuk menghasilkan arus kas. Model bisnis menentukan apakah
arus kas akan dihasilkan dari memperoleh arus kas kontraktual, menjual aset keuangan atau
keduanya.

Pada saat pengakuan awal, Grup dapat membuat pilihan yang tidak dapat dibatalkan untuk
menyajikan instrumen ekuitas yang bukan dimiliki untuk diperdagangkan pada nilai wajar
melalui penghasilan komprehensif lain.

Aset keuangan lainnya yang tidak memenuhi persyaratan untuk diklasifikasikan sebagai
asset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau nilai wajar melalui
penghasilan komprehensif lain, diklasifikasikan sebagai diukur pada niali wajar melalui laba
rugi.

Saat pengakuan awal Grup dapat membuat penetapan yang tidak dapat dibatalkan untuk
mengukur aset yang memenuhi persyaratan untuk diukur pada biaya perolehan diamortisasi
atau nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain pada nilai wajar melalui laba rugi,
apabila penetapan tersebut mengeliminasi atau secara signifikan mengurangi inkonsistensi
pengukuran atau pengakuan (kadang disebut sebagai “accounting mismatch”.

Aset keuangan Grup terdiri dari kas dan setara kas, piutang usaha, piutang lain-lain, dan aset
lancar lainnya yang diklasifikasikan sebagai aset yang diukur dengan biaya diamortisasi,
serta aset tidak lancar lainnya yang diklasifikasikan sebagai aset keuangan diukur pada
FVTOCI.

ii. Liabilitas Keuangan

Grup mengklasifikasikan liabilitas keuangannya pada pengakuan awal sebagai (i) liabilitas
keuangan diukur pada nilai wajar melalui laba rugi (“FVTPL”) atau (ii) liabilitas keuangan
diukur pada biaya perolehan diamortisasi.

Liabilitas keuangan Grup terdiri dari utang bank jangka pendek, utang usaha, utang lain-lain,
liabilitas imbalan kerja jangka pendek, beban akrual, utang bank jangka panjang, dan utang
lembaga keuangan yang diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur dengan
biaya diamortisasi. Grup tidak memiliki liabilitas keuangan diukur pada FVTPL.

Pengakuan dan Pengukuran

i.   Aset Keuangan

Klasifikasi aset keuangan pada pengakuan awal tergantung pada karakteristik arus kas
kontraktual aset keuangan dan model bisnis Grup dalam mengelola aset keuangan tersebut.
Kecuali untuk piutang usaha yang tidak memiliki komponen pendanaan yang signifikan dan
atau saat Grup menerapkan panduan praktis, pada saat pengakuan awal Grup mengukur
aset keuangan pada nilai wajarnya ditambah, dalam hal aset keuangan tidak diukur pada
FVTPL, biaya transaksi. Untuk piutang usaha yang tidak memiliki komponen pendanaan
yang signifikan atau ketika Grup menerapkan panduan praktis, diukur sesuai harga transaksi
seperti yang didefinisikan dalam PSAK 72.

Pembelian atau penjualan aset keuangan yang memerlukan penyerahan aset dalam kurun
waktu yang telah ditetapkan oleh peraturan atau kebiasaan yang berlaku di pasar (pembelian


                                      - 17 -
Page 20
yang lazim) diakui pada tanggal perdagangan, yaitu tanggal Grup berkomitmen untuk
membeli atau menjual aset tersebut.

Pengukuran aset keuangan tergantung pada klasifikasinya sebagai berikut:

      •   Aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi (instrumen utang)

          Kategori ini merupakan yang paling relevan bagi Grup.

          Aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi setelah pengakuan awal
          diukur menggunakan metode suku bunga efektif (“SBE”) dan merupakan subjek
          penurunan nilai. Keuntungan dan kerugian diakui pada laba rugi saat aset dihentikan
          pengakuannya, dimodifikasi atau mengalami penurunan nilai. Perhitungan tersebut
          mempertimbangkan premium atau diskonto pada saat perolehan dan termasuk biaya
          transaksi dan biaya yang merupakan bagian yang tak terpisahkan dari suku bunga
          efektif.

      •   Aset keuangan diukur FVTOCI dengan fitur reklasifikasi keuntungan dan kerugian
          kumulatif (instrumen utang)

          Untuk instrumen utang yang diukur pada FVTOCI, pendapatan bunga, keuntungan
          atau kerugian selisih kurs, dan kerugian penurunan nilai diakui pada laba rugi dan
          dihitung dengan cara yang sama dengan aset keuangan diukur pada biaya
          perolehan diamortisasi. Perubahan nilai wajar lainnya diakui pada Penghasilan
          Komprehensif Lain (PKL). Ketika aset keuangan dihentikan pengakuannya,
          keuntungan atau kerugian kumulatif yang sebelumnya diakui dalam PKL
          direklasifikasi ke laba rugi.

      •   Aset keuangan diukur pada FVTOCI tanpa fitur reklasifikasi keuntungan dan
          kerugian kumulatif saat penghentian pengakuan (instrument ekuitas)

          Saat pengakuan awal, Grup dapat membuat pilihan yang tidak dapat dibatalkan
          untuk menyajikan dalam FVTOCI perubahan nilai wajar investasi dalam instrumen
          ekuitas yang masuk dalam ruang lingkup PSAK 71 dan yang bukan merupakan
          instrumen ekuitas dimiliki untuk diperdagangkan. Pilihan ini dilakukan pada level
          instrumen per instrumen. Keuntungan dan kerugian dari aset keuangan ini tidak
          direklasifikasikan ke laba rugi. Dividen diakui sebagai penghasilan lainnya pada laba
          rugi ketika hak untuk menerima pembayaran dividen telah ditetapkan, kecuali dividen
          secara jelas mewakili bagian terpulihkan dari biaya investasi, di mana keuntungan
          tersebut dicatat dalam penghasilan komprehensif lainnya. Instrumen ekuitas yang
          diukur pada FVTOCI tidak terpengaruh pada persyaratan penurunan nilai.

ii.   Liabilitas Keuangan

Instrumen keuangan yang diterbitkan atau komponen dari instrumen keuangan tersebut,
yang tidak diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur pada FVTPL
diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan lain-lain, jika substansi perjanjian kontraktual
mengharuskan Grup untuk menyerahkan kas atau aset keuangan lain kepada pemegang
instrumen keuangan, atau jika liabilitas tersebut diselesaikan tidak melalui penukaran kas
atau aset keuangan lain atau saham sendiri yang jumlahnya tetap atau telah ditetapkan.

Seluruh liabilitas keuangan Grup diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan pada biaya
perolehan diamortisasi. Grup tidak memiliki liabilitas keuangan yang diklasifikasikan sebagai
FVTPL. Setelah pengakuan awal, pinjaman diukur pada biaya perolehan yang diamortisasi
dengan menggunakan metode suku bunga efektif. Keuntungan dan kerugian diakui dalam
laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian hingga liabilitas
dihentikan pengakuannya melalui proses amortisasi menggunakan metode suku bunga
efektif. Biaya perolehan dimortisasi dihitung dengan mempertimbangkan setiap diskon atau
premi pada perolehan awal dan biaya yang merupakan bagian integral dari suku bunga



                                        - 18 -
Page 21
efektif. Amortisasi metode suku bunga efektif diakui sebagai biaya pendanaan pada laporan
laba rugi. Kategori ini umumnya berlaku untuk pinjaman berbunga dan pinjaman lainnya.

Metode Suku Bunga Efektif

Metode suku bunga efektif adalah metode yang digunakan untuk menghitung biaya
perolehan diamortisasi dari liabilitas keuangan dan metode untuk mengalokasikan biaya
bunga selama periode yang relevan. Suku bunga efektif adalah suku bunga yang secara
tepat mendiskontokan estimasi pembayaran kas masa depan (mencakup seluruh komisi dan
bentuk lain yang dibayarkan dan diterima yang merupakan bagian yang tak terpisahkan dari
suku bunga efektif, biaya transaksi dan premium dan diskonto lainnya) selama perkiraan
umur liabilitas keuangan, atau (jika lebih tepat) digunakan periode yang lebih singkat untuk
memperoleh nilai tercatat bersih pada saat pengakuan awal.

Saling Hapus atas Instrumen Keuangan

Aset keuangan dan liabilitas keuangan saling hapus dan nilai bersihnya dilaporkan dalam
laporan posisi keuangan konsolidasian jika, dan hanya jika, terdapat hak yang berkekuatan
hukum untuk melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui dari aset keuangan dan
liabilitas keuangan tersebut dan terdapat intensi untuk menyelesaikan dengan menggunakan
dasar neto, atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitasnya secara
bersamaan.

Penurunan Nilai Aset Keuangan

Grup mengakui cadangan untuk kerugian kredit ekspektasian (“ECL”) untuk seluruh
instrumen utang yang tidak diklasifikasikan sebagai diukur pada FVTPL. ECL didasarkan
pada perbedaan antara arus kas kontraktual yang tertuang dalam kontrak dan seluruh arus
kas yang diharapkan akan diterima Grup, didiskontokan menggunakan suku bunga efektif
awal. Arus kas yang diharapkan akan diterima tersebut mencakup arus kas dari penjualan
agunan yang dimiliki atau perluasan kredit lainnya yang merupakan bagian integral dari
persyaratan kontrak.

ECL diakui dalam dua tahap. Untuk risiko kredit atas instrumen keuangan yang tidak
mengalami peningkatan secara signifikan sejak pengakuan awal, pengukuran penyisihan
kerugian dilakukan sejumlah ECL 12 bulan. Untuk risiko kredit atas instrumen keuangan
yang mengalami peningkatan secara signifikan sejak pengakuan awal, penyisihan kerugian
dilakukan sepanjang sisa umurnya, terlepas dari waktu terjadinya default (sepanjang umur
ECL).

Karena piutang usaha tidak memiliki komponen pembiayaan signifikan, Grup menerapkan
pendekatan yang disederhanakan dalam perhitungan ECL. Oleh karena itu, Grup tidak
menelusuri perubahan dalam risiko kredit, namun justru mengakui penyisihan kerugian
berdasarkan ECL sepanjang umurnya pada setiap tanggal pelaporan. Grup membentuk
matriks provisi berdasarkan pengalaman kerugian kredit masa lampau, disesuaikan dengan
perkiraan masa depan (forward-looking) atas faktor yang spesifik untuk debitur dan
lingkungan ekonomi.

Grup mempertimbangkan aset keuangan memenuhi definisi default ketika telah menunggak
lebih dari 1 tahun. Namun, dalam kasus-kasus tertentu, Grup juga dapat menganggap aset
keuangan dalam keadaan default ketika informasi internal atau eksternal menunjukkan
bahwa Grup tidak mungkin menerima arus kas kontraktual secara penuh tanpa melakukan
perluasan persyaratan kredit. Piutang usaha dihapusbukukan ketika kecil kemungkinan untuk
memulihkan arus kas kontraktual, setelah semua upaya penagihan telah dilakukan dan telah
sepenuhnya dilakukan penyisihan.



.



                                     - 19 -
Page 22
  Penghentian Pengakuan

  i. Aset keuangan

  Suatu aset keuangan, atau mana yang berlaku, bagian dari aset keuangan atau bagian dari
  kelompok aset keuangan sejenis, dihentikan pengakuannya pada saat:

  a. hak kontraktual atas arus kas yang berasal dari aset keuangan tersebut berakhir; atau
  b. Grup mentransfer hak kontraktual untuk menerima arus kas yang berasal dari aset
     keuangan atau menanggung kewajiban untuk membayar arus kas yang diterima tanpa
     penundaan yang signifikan kepada pihak ketiga melalui suatu kesepakatan penyerahan
     dan (i) secara substansial mentransfer seluruh risiko dan manfaat atas kepemilikan aset
     keuangan tersebut, atau (ii) secara substansial tidak mentransfer dan tidak memiliki
     seluruh risiko dan manfaat atas kepemilikan aset keuangan tersebut, namun telah
     mentransfer pengendalian atas aset keuangan tersebut.

  Ketika Grup telah mentransfer hak untuk menerima arus kas dari aset atau telah
  menandatangani kesepakatan pelepasan (pass through arrangement), dan secara
  substansial tidak mentransfer dan tidak memiliki seluruh risiko dan manfaat atas aset
  keuangan, maupun mentransfer pengendalian atas aset, aset tersebut diakui sejauh
  keterlibatan berkelanjutan Grup terhadap aset keuangan tersebut.

  Keterlibatan berkelanjutan yang berbentuk pemberian jaminan atas aset yang ditransfer
  diukur sebesar jumlah terendah dari jumlah tercatat aset dan jumlah maksimal dari
  pembayaran yang diterima yang mungkin harus dibayar kembali.

  Dalam hal ini, Grup juga mengakui liabilitas terkait. Aset yang ditransfer dan liabilitas terkait
  diukur dengan dasar yang mencerminkan hak dan liabilitas yang masih dimiliki Grup.

  Pada saat penghentian pengakuan atas aset keuangan secara keseluruhan, maka selisih
  antara nilai tercatat dan jumlah dari (i) pembayaran yang diterima, termasuk setiap aset baru
  yang diperoleh dikurangi setiap liabilitas baru yang harus ditanggung; dan (ii) setiap
  keuntungan atau kerugian kumulatif yang telah diakui secara langsung dalam penghasilan
  komprehensif lain harus diakui pada laporan laba rugi.

  ii. Liabilitas keuangan

  Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya ketika liabilitas yang ditetapkan dalam kontrak
  dihentikan atau dibatalkan atau kadaluarsa.

  Ketika liabilitas keuangan saat ini digantikan dengan yang lain dari pemberi pinjaman yang
  sama dengan persyaratan yang berbeda secara substansial, atau modifikasi secara
  substansial atas ketentuan liabilitas keuangan yang saat ini ada, maka pertukaran atau
  modifikasi tersebut dicatat sebagai penghapusan liabilitas keuangan awal dan pengakuan
  liabilitas keuangan baru, dan selisih antara nilai tercatat liabilitas keuangan tersebut diakui
  sebagai laba rugi.

g. Kas dan Setara Kas

  Kas dan setara kas dalam laporan posisi keuangan konsolidasian terdiri atas kas di tangan,
  kas di bank, dan deposito jangka pendek yang jatuh tempo dalam waktu tiga bulan atau
  kurang pada saat penempatan yang dapat segera dikonversikan menjadi kas dalam jumlah
  yang dapat ditentukan dan tidak digunakan sebagai jaminan atau dibatasi untuk digunakan,
  dan memiliki risiko perubahan nilai yang tidak signifikan.




                                          - 20 -
Page 23
h. Persediaan

   Persediaan diakui sebesar nilai terendah antara biaya perolehan dan nilai realisasi bersih.

   Nilai realisasi bersih adalah taksiran harga jual dalam kegiatan usaha normal, dikurangi
   dengan estimasi biaya penyelesaian dan taksiran biaya yang diperlukan untuk melaksanakan
   penjualan.

   Akun ini terutama terdiri dari pakaian golf, tas golf dan sepatu golf.

i. Aset Real Estat

   Aset real estat yang meliputi tanah dan bangunan yang siap dijual, bangunan yang sedang
   dikonstruksi, tanah yang sedang dikembangkan dan tanah yang belum dikembangkan
   dinyatakan sebesar biaya perolehan atau nilai realisasi neto, mana yang lebih rendah.

   Biaya perolehan tanah yang belum dikembangkan meliputi biaya praperolehan dan
   perolehan tanah ditambah biaya pinjaman (beban bunga dan selisih kurs) yang berkenaan
   dengan perolehan tanah, dan akan dipindahkan ke tanah yang sedang dikembangkan pada
   saat pematangan tanah dimulai.

   Biaya perolehan tanah yang sedang dikembangkan meliputi biaya perolehan tanah yang
   belum dikembangkan ditambah dengan biaya langsung maupun tidak langsung yang dapat
   diatribusikan pada aktivitas pengembangan real estat, termasuk biaya pinjaman (beban
   bunga dan selisih kurs). Tanah yang sedang dikembangkan akan dipindahkan ke tanah dan
   bangunan yang siap dijual bila tanah tersebut siap dijual dengan menggunakan metode luas
   areal.

   Biaya pengembangan tanah, termasuk tanah yang digunakan sebagai jalan dan prasarana
   atau area yang tidak dijual lainnya, dialokasi ke proyek berdasarkan luas area yang dapat
   dijual.

   Biaya perolehan bangunan yang sedang dikonstruksi meliputi biaya konstruksi dan akan
   dipindahkan ke aset bangunan pada saat selesai dibangun dan siap dijual dengan
   menggunakan metode identifikasi khusus. Akun ini akan dipindahkan menjadi tanah dan
   bangunan siap dijual pada saat selesai dikonstruksi.

   Kapitalisasi biaya pinjaman (beban bunga dan selisih kurs) berkenaan dengan pinjaman
   yang diterima untuk perolehan dan pengembangan aset real estat akan dihentikan pada saat
   aset tersebut secara substansial siap untuk digunakan sesuai tujuannya atau apabila
   kegiatan konstruksi bangunan tertunda cukup lama.

j. Transaksi dengan Pihak Berelasi

  Pihak-pihak berelasi adalah orang atau entitas yang terkait dengan Grup:

  a. Orang atau anggota keluarga dekatnya yang mempunyai relasi dengan Grup jika orang
  tersebut:
  (i)     memiliki pengendalian atau pengendalian bersama atas Grup;
  (ii)    memiliki pengaruh signifikan atas Grup; atau
  (iii)   personil manajemen kunci Grup atau entitas induk Grup.

  b. Suatu entitas berelasi dengan Grup jika memenuhi salah satu hal berikut:
  (i)     entitas dan Grup adalah anggota dari kelompok usaha yang sama (artinya entitas
          induk, entitas anak, dan entitas anak berikutnya saling berelasi dengan entitas
          lainnya).
  (ii)    satu entitas adalah entitas asosiasi atau ventura bersama dari entitas lain (atau
          entitas asosiasi atau ventura bersama yang merupakan anggota suatu kelompok
          usaha, yang mana entitas lain tersebut adalah anggotanya).
  (iii)   kedua entitas tersebut adalah ventura bersama dari pihak ketiga yang sama.


                                           - 21 -
Page 24
  (iv)     satu entitas adalah ventura bersama dari entitas ketiga dan entitas yang lain adalah
           entitas asosiasi dari entitas ketiga.
  (v)      entitas tersebut adalah suatu program imbalan pasca kerja untuk imbalan kerja dari
           Grup atau entitas yang terkait dengan Grup.
  (vi)     entitas yang dikendalikan atau dikendalikan bersama oleh orang yang diidentifikasi
           dalam huruf a).
  (vii)    orang yang diidentifikasi dalam huruf a) i) memiliki pengaruh signifikan atas entitas
           atau merupakan personil manajemen kunci entitas (atau entitas induk dari entitas).
  (viii)   entitas atau anggota dari kelompok di mana entitas merupakan bagian dari kelompok
           tersebut, menyediakan jasa personil manajemen kunci kepada Grup atau kepada
           entitas induk dari Grup.

  Transaksi signifikan yang dilakukan dengan pihak-pihak berelasi, baik dilakukan dengan
  kondisi dan persyaratan yang sama dengan pihak ketiga maupun tidak, diungkapkan pada
  laporan keuangan konsolidasian.

k. Beban dibayar di muka

  Beban dibayar di muka diamortisasi selama manfaat masing-masing Beban dengan
  menggunakan metode garis lurus.

l. Aset Tetap

  Aset tetap dinyatakan sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan rugi
  penurunan nilai. Biaya perolehan termasuk biaya penggantian bagian aset tetap saat biaya
  tersebut terjadi, jika memenuhi kriteria pengakuan. Selanjutnya, pada saat inspeksi yang
  signifikan dilakukan, biaya inspeksi itu diakui ke dalam jumlah tercatat aset tetap sebagai
  suatu penggantian jika memenuhi kriteria pengakuan. Semua biaya perbaikan dan
  pemeliharaan yang tidak memenuhi kriteria pengakuan diakui dalam laporan laba rugi pada
  saat terjadinya.

  Penyusutan dihitung dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan taksiran masa
  manfaat ekonomis aset tetap, sebagai berikut:
                                                                          Tahun
  Lapangan golf                                                           14 - 20
  Bangunan dan club house                                                15 – 20
  Kendaraan                                                                  4
  Perabotan dan peralatan kantor                                           4–8
  Peralatan golf dan country club                                          4-8
  Perabotan dan peralatan hotel                                              4

  Tanah dinyatakan berdasarkan harga perolehan dan tidak disusutkan. Biaya pengurusan
  legal hak atas tanah ketika tanah diperoleh pertama kali diakui sebagai bagian dari biaya
  perolehan aset tanah. Biaya pengurusan perpanjangan atau pembaharuan legal hak atas
  tanah diakui sebagai aset tak berwujud dan diamortisasi sepanjang umur hukum hak atau
  umur ekonomis tanah, mana yang lebih pendek.

  Setelah penerapan PSAK 73, Grup menganalisa fakta dan keadaan untuk masing-masing
  jenis hak atas tanah dalam menentukan akuntansi untuk masing-masing hak atas tanah
  tersebut sehingga dapat merepresentasikan dengan tepat suatu kejadian atau transaksi
  ekonomik yang mendasarinya.

  Jika hak atas tanah tersebut tidak mengalihkan pengendalian atas aset pendasar kepada
  Grup, melainkan mengalihkan hak untuk menggunakan aset pendasar, Grup menerapkan
  perlakuan akuntansi atas transaksi tersebut sebagai sewa berdasarkan PSAK 73, “Sewa”.
  Jika hak atas tanah secara substansi menyerupai pembelian tanah, maka Grup menerapkan
  PSAK 16 “Aset tetap”.




                                         - 22 -
Page 25
   Jumlah tercatat aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau saat tidak
   ada manfaat ekonomis masa depan yang diharapkan dari penggunaannya. Laba atau rugi
   yang timbul dari penghentian pengakuan aset diakui dalam laba rugi pada tahun aset
   tersebut dihentikan pengakuannya.

   Biaya konstruksi aset tetap dikapitalisasi sebagai aset dalam penyelesaian. Penyusutan aset
   dimulai pada saat aset tersebut siap untuk digunakan, yaitu pada saat aset tersebut berada
   pada lokasi dan kondisi yang diinginkan agar aset siap digunakan sesuai dengan keinginan
   dan maksud manajemen. Aset dalam penyelesaian dinyatakan sebesar biaya perolehan.

   Nilai residu, estimasi masa manfaat dan metode penyusutan direview dan disesuaikan, setiap
   akhir tahun, bila diperlukan.

 m. Properti Investasi

   Properti yang dimiliki untuk disewakan dalam jangka panjang atau untuk kenaikan harga atau
   keduanya, dan yang tidak ditempati oleh perusahaan-perusahaan di Grup konsolidasian
   diklasifikasikan sebagai properti investasi. Properti investasi juga mencakup properti yang
   sedang dikonstruksi atau dikembangkan untuk digunakan sebagai properti investasi di masa
   depan.

   Properti investasi awalnya diukur berdasarkan biayanya, termasuk biaya transaksi yang
   terkait dan biaya pinjaman yang berlaku.

   Properti investasi dinyatakan sebesar biaya perolehan termasuk biaya transaksi dikurangi
   akumulasi penyusutan dan penurunan nilai, jika ada, kecuali tanah yang tidak disusutkan.
   Jumlah tercatat termasuk bagian biaya penggantian dari properti investasi yang ada pada
   saat terjadinya biaya, jika kriteria pengakuan terpenuhi, dan tidak termasuk biaya harian
   penggunaan properti investasi.

   Penyusutan dihitung dengan menggunakan metode garis lurus selama umur manfaat
   ekonomis properti investasi selama 20 tahun.

   Properti investasi dihentikan pengakuannya pada saat pelepasan atau ketika properti
   investasi tersebut tidak digunakan lagi secara permanen dan tidak memiliki manfaat
   ekonomis di masa depan yang dapat diharapkan pada saat pelepasannya. Laba atau rugi
   yang timbul dari penghentian atau pelepasan properti investasi diakui dalam laporan laba rugi
   konsolidasian dalam tahun terjadinya penghentian atau pelepasan tersebut.

   Transfer ke properti investasi dilakukan jika, dan hanya jika, terdapat perubahan penggunaan
   yang ditunjukkan dengan berakhirnya pemakaian oleh pemilik, dimulainya sewa operasi ke
   pihak lain atau selesainya pembangunan atau pengembangan. Transfer dari properti
   investasi dilakukan jika, dan hanya jika, terdapat perubahan penggunaan yang ditunjukkan
   dengan dimulainya penggunaan oleh pemilik atau dimulainya pengembangan untuk dijual.

   Untuk transfer dari properti investasi ke properti yang digunakan sendiri, Grup menggunakan
   metode biaya pada tanggal perubahan penggunaan. Jika properti yang digunakan sendiri
   oleh Grup menjadi properti investasi, Grup mencatat properti tersebut sesuai dengan
   kebijakan aset tetap sampai dengan saat tanggal terakhir perubahan penggunaannya.

n. Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan

    Pada setiap akhir periode pelaporan, Grup menilai apakah terdapat indikasi suatu aset
    mengalami penurunan nilai. Jika terdapat indikasi tersebut atau pada saat pengujian
    penurunan nilai aset diperlukan, maka Grup membuat estimasi jumlah terpulihkan aset
    tersebut.

    Jumlah terpulihkan yang ditentukan untuk aset individual adalah jumlah yang lebih tinggi
    antara nilai wajar aset atau Unit Penghasil Kas (UPK) dikurangi biaya untuk menjual dengan
    nilai pakainya, kecuali aset tersebut tidak menghasilkan arus kas masuk yang sebagian
    besar independen dari aset atau kelompok aset lain. Jika nilai tercatat aset lebih besar

                                         - 23 -
Page 26
   daripada nilai terpulihkannya, maka aset tersebut mengalami penurunan nilai dan nilai
   tercatat aset diturunkan menjadi sebesar nilai terpulihkannya. Rugi penurunan nilai dari
   operasi yang dilanjutkan diakui pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
   konsolidasian sebagai rugi penurunan nilai.

   Dalam menghitung nilai pakai, estimasi arus kas masa depan bersih didiskontokan ke nilai
   kini dengan menggunakan tingkat diskonto sebelum pajak yang menggambarkan penilaian
   pasar terkini atas nilai waktu dari uang dan risiko spesifik dari aset. Dalam menentukan nilai
   wajar dikurangi biaya untuk menjual digunakan harga penawaran pasar terakhir, jika
   tersedia. Jika tidak terdapat transaksi tersebut, Grup menggunakan model penilaian yang
   sesuai untuk menentukan nilai wajar aset. Perhitungan-perhitungan ini dikuatkan oleh
   penilaian berganda atau indikasi nilai wajar yang tersedia.

   Penilaian dilakukan pada akhir setiap periode pelaporan tahunan apakah terdapat indikasi
   bahwa rugi penurunan nilai yang telah diakui dalam periode sebelumnya untuk aset selain
   goodwill mungkin tidak ada lagi atau mungkin telah menurun. Jika indikasi dimaksud
   ditemukan, maka entitas mengestimasi jumlah terpulihkan aset tersebut.

   Kerugian penurunan nilai yang telah diakui dalam periode sebelumnya untuk aset selain
   goodwill dibalik hanya jika terdapat perubahan asumsi-asumsi yang digunakan untuk
   menentukan jumlah terpulihkan aset tersebut sejak rugi penurunan nilai terakhir diakui.
   Dalam hal ini, jumlah tercatat aset dinaikkan ke jumlah terpulihkannya. Pembalikan tersebut
   dibatasi sehingga jumlah tercatat aset tidak melebihi jumlah terpulihkannya maupun jumlah
   tercatat, neto setelah penyusutan, seandainya tidak ada rugi penurunan nilai yang telah
   diakui untuk aset tersebut pada tahun sebelumnya. Pembalikan rugi penurunan nilai diakui
   dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian. Setelah
   pembalikan tersebut, penyusutan aset tersebut disesuaikan di periode mendatang untuk
   mengalokasikan jumlah tercatat aset yang direvisi, dikurangi nilai sisanya, dengan dasar
   yang sistematis selama sisa umur manfaatnya.

o. Provisi

  Provisi diakui jika Grup memiliki liabilitas kini (baik bersifat hukum maupun bersifat
  konstruktif), sebagai akibat peristiwa masa lalu, besar kemungkinan penyelesaian liabilitas
  tersebut mengakibatkan arus keluar sumber daya yang mengandung manfaat ekonomi dan
  estimasi yang andal mengenai jumlah liabilitas tersebut dapat dibuat. Ketika Group
  mengharapkan sebagian atau seluruh provisi diganti, maka penggantian tersebut diakui
  sebagai aset yang terpisah tetapi hanya pada saat timbul keyakinan pengantian pasti
  diterima. Beban yang terkait dengan provisi disajikan secara neto setelah dikurangi jumlah
  yang diakui sebagai penggantiannya.

  Provisi ditelaah pada setiap tanggal pelaporan dan disesuaikan untuk mencerminkan
  estimasi terbaik yang paling kini. Jika kemungkinan besar tidak terjadi arus keluar sumber
  daya yang mengandung manfaat ekonomi untuk menyelesaikan liabilitas tersebut, maka
  provisi dibatalkan.

  Penyisihan penggantian peralatan dan perlengkapan dibentuk berdasarkan persentase dari
  pendapatan jasa pelayanan. Pembelian dan penggantian pada tahun bersangkutan
  dibebankan ke penyisihan tersebut.

p. Sewa

  Sebagai lessee

  Grup menilai apakah sebuah kontrak mengandung sewa, pada tanggal insepsi kontrak. Grup
  mengakui aset hak-guna dan liabilitas sewa terkait sehubungan dengan seluruh kesepakatan
  sewa di mana Perusahaan merupakan penyewa, kecuali untuk sewa jangka-pendek (yang
  didefinisikan sebagai sewa yang memiliki masa sewa 12 bulan atau kurang) dan sewa yang
  aset pendasarnya bernilai-rendah. Untuk sewa-sewa tersebut, Grup mengakui pembayaran
  sewa sebagai beban operasi secara garis lurus selama masa sewa kecuali dasar sistematis
  lainnya lebih merepresentasikan pola konsumsi manfaat penyewa dari aset sewa.


                                         - 24 -
Page 27
Liabilitas sewa awalnya diukur pada nilai kini pembayaran sewa masa depan yang belum
dibayarkan pada tanggal permulaan, yang didiskontokan menggunakan suku bunga implisit
dalam sewa. Jika suku bunga ini tidak dapat ditentukan, Grup menggunakan suku bunga
pinjaman inkremental khusus untuk penyewa.

Pembayaran sewa yang diperhitungkan dalam pengukuran liabilitas sewa terdiri atas:

    •   pembayaran tetap (termasuk pembayaran tetap secara-substansi), dikurangai
        insentif sewa;
    •   pembayaran sewa variabel yang bergantung pada indeks atau suku bunga yang
        pada awalnya diukur dengan menggunakan indeks atau suku bunga pada tanggal
        permulaan;
    •   jumlah yang diperkirakan akan dibayarkan oleh penyewa dalam jaminan nilai
        residual;
    •   harga eksekusi opsi beli jika penyewa cukup pasti untuk mengeksekusi opsi tersebut;
        dan
    •   pembayaran penalti karena penghentian sewa, jika masa sewa merefleksikan
        penyewa mengeksekusi opsi untuk menghentikan sewa.

Liabilitas sewa disajikan sebagai pos terpisah dalam laporan posisi keuangan konsolidasian.

Liabilitas sewa selanjutnya diukur dengan meningkatkan jumlah tercatat untuk mereflesikan
bunga atas liabilitas sewa (menggunakan metode suku bunga efektif) dan dengan
mengurangi jumlah tercatat untuk merefleksikan sewa yang telah dibayar.

Setiap pembayaran sewa dialokasikan antara liabilitas dan biaya keuangan. Biaya keuangan
dibebankan pada laba rugi selama periode sewa sehingga menghasilkan tingkat suku bunga
periodik yang konstan atas saldo liabilitas untuk setiap periode.

Grup mengukur kembali liabilitas sewa (dan melakukan penyesuaian terkait terhadap aset
hak-guna) jika:

    •   terdapat perubahan dalam masa sewa atau perubahan dalam penilaian atas
        eksekusi opsi pembelian, di mana liabilitas sewa diukur dengan mendiskontokan
        pembayaran sewa revisian menggunakan tingkat diskonto revisian;
    •   terdapat perubahan sewa masa depan sebagai akibat dari perubahan indeks atau
        perubahan perkiraan pembayaran berdasarkan nilai residual jaminan di mana
        liabilitas sewa diukur Kembali dengan mendiskontokan pembayaran sewa revisian
        menggunakan tingkat diskonto awal (kecuali jika pembayaran sewa berubah karena
        perubahan suku bunga mengambang, di mana tingkat diskonto revisian digunakan);
        atau
    •   kontrak sewa dimodifikasi dan modifikasi sewa tidak dicatat sebagai sewa terpisah,
        dimana liabilitas sewa diukur dengan mendiskontokan pembayaran sewa revisian
        menggunakan tingkat diskonto revisian.

Aset hak-guna terdiri dari pengukuran awal atas liabilitas sewa, pembayaran sewa yang
dilakukan pada saat atau sebelum permulaan sewa dan biaya langsung awal. Aset hak-guna
selanjutnya diukur sebesar biaya dikurangi akumulasi penyusutan dan kerugian penurunan
nilai.

Jika Grup dibebankan kewajiban atas biaya membongkar dan memindahkan aset sewa,
merestorasi tempat di mana aset berada atau merestorasi asset pendasar ke kondisi yang
disyaratkan oleh syarat dan ketentuan sewa, provisi diakui dan diukur sesuai PSAK 57. Biaya
tersebut diperhitungkan dalam asset hak guna terkait, kecuali jika biaya tersebut terjadi untuk
memproduksi persediaan.

Grup menerapkan PSAK 48 untuk menentukan apakah aset hak-guna mengalami penurunan
nilai dan mencatat kerugian penurunan nilai yang teridentifikasi sebagaimana dijelaskan
dalam kebijakan asset penurunan nilai.



                                       - 25 -
Page 28
  Sewa variabel yang tidak bergantung pada indeks atau suku bunga tidak diperhitungkan
  dalam pengukuran liabilitas sewa dan asset hak-guna. Pembayaran terkait diakui sebagai
  beban dalam periode di mana peristiwa atau kondisi yang memicu pembayaran tersebut
  terjadi dan dicatat dalam pos "Beban umum dan administrasi" dalam laporan laba rugi dan
  penghasilan komprehensif lain konsolidasian.

  Sebagai cara praktis, PSAK 73 mengijinkan penyewa untuk memisahkan komponen
  nonsewa, dan mencatat masing-masing komponen sewa dan komponen nonsewa sebagai
  kesepakatan sewa tunggal. Grup tidak menggunakan cara praktis ini. Untuk kontrak yang
  memiliki komponen sewa dan satu atau lebih sewa tambahan atau komponen non sewa,
  Grup mengalokasikan imbalan dalam kontrak ke setiap komponen sewa dengan dasar harga
  jual relatif berdiri sendiri dari komponen sewa dan jumlah agregat masing-masing dari
  komponen non sewa.

  Penerapan PSAK 73 tidak berdampak material terhadap jumlah yang dilaporkan untuk
  periode keuangan sekarang atau sebelumnya.

  Sebagai lessor

  Grup melakukan perjanjian sewa sebagai pesewa sehubungan dengan beberapa properti
  investasinya.

  Sewa di mana Grup sebagai pesewa diklasifikasikan sebagai sewa pembiayaan atau sewa
  operasi. Ketika persyaratan sewa secara substansial mengalihkan seluruh risiko dan manfaat
  yang terkait dengan kepemilikan ke penyewa, kontrak tersebut diklasifikasikan sebagai sewa
  pembiayaan. Seluruh sewa lainnya diklasifikasikan sebagai sewa operasi.

  Ketika Grup adalah pesewa-antara, Grup mencatat sewa utama dan subsewa sebagai dua
  kontrak yang terpisah. Subsewa diklasifikasikan sebagai sewa pembiayaan atau sewa
  operasi dengan mengacu pada aset hak-guna yang timbul dari sewa utama.

  Penghasilan sewa dari sewa operasi diakui secara garis lurus selama masa sewa yang
  relevan. Biaya langsung awal yang terjadi dalam menegosiasikan dan mengatur sewa
  operasi ditambahkan ke jumlah tercatat asset sewa dan diakui secara garis lurus selama
  masa sewa.

  Dalam sewa pembiayaan, jumlah terutang oleh penyewa diakui sebagai piutang sebesar
  jumlah yang sama dengan investasi sewa neto Grup. Pengakuan penghasilan sewa
  pembiayaan dialokasikan pada periode akuntansi yang mencerminkan suatu tingkat
  pengembalian periodik yang konstan atas investasi bersih pesewa.

  Ketika suatu kontrak mencakup komponen sewa dan non-sewa, Grup menerapkan PSAK 72
  untuk mengalokasikan imbalan berdasarkan kontrak bagi setiap komponen.

q. Imbalan Kerja

  Imbalan kerja jangka pendek

  Imbalan kerja jangka pendek adalah imbalan kerja yang jatuh tempo dalam jangka waktu dua
  belas bulan setelah akhir periode pelaporan dan diakui pada saat pekerja telah memberikan
  jasa kerjanya. Kewajiban diakui ketika karyawan memberikan jasa kepada Grup dimana
  semua perubahan pada nilai bawaan dari kewajiban diakui pada laba rugi.

  Manfaat imbalan pasti

  Grup mengakui kewajiban imbalan kerja yang tidak didanai sesuai dengan Undang-undang
  Ketenagakerjaan No. 13, 2003 tanggal 25 Maret 2003 (“UU Ketenagakerjaan”) pada tahun
  2020 dan Peraturan Pemerintah No. 35 Tahun 2021 (PP 35/2021) yang menerapkan
  pengaturan pasal 81 dan Pasal 185(b) Undang-undang No.11/2020 tentang Cipta Kerja pada
  tahun 2021. Beban pensiun berdasarkan program dana pensiun manfaat pasti Grup


                                       - 26 -
Page 29
     ditentukan melalui perhitungan aktuaria secara periodik dengan menggunakan metode
     projected-unit credit dan menerapkan asumsi atas tingkat diskonto, hasil atas aset program
     dan tingkat kenaikan manfaat pasti pensiun tahunan.

     Pengukuran kembali, terdiri dari keuntungan dan kerugian aktuarial, perubahan dampak
     batas atas aset (jika ada) dan dari imbal hasil atas aset program (tidak termasuk bunga),
     yang tercermin langsung dalam laporan posisi keuangan konsolidasian yang dibebankan
     atau dikreditkan kepenghasilan komprehensif lain periode terjadinya untuk mencerminkan
     nilai penuh dari defisit dan surplus program. Pengukuran kembali diakui dalam penghasilan
     komprehensif lain tercermin segera dalam saldo laba dan tidak akan direklasifikasi ke laba
     rugi.

     Seluruh biaya jasa lalu diakui pada saat yang lebih dulu antara ketika amandemen/kurtailmen
     terjadi atau ketika biaya restrukturisasi atau pemutusan hubungan kerja diakui.

     Bunga neto dihitung dengan menggunakan tingkat diskonto terhadap liabilitas atau aset
     imbalan pasti neto. Biaya imbalan pasti dikategorikan sebagai berikut:
     •Biaya jasa (termasuk biaya jasa kini, biaya jasa lalu serta keuntungan dan kerugian
       kurtailmen dan penyelesaian)
     • Beban atau pendapatan bunga neto
     • Pengukuran kembali

     Grup menyajikan dua komponen pertama dari biaya imbalan pasti di laba rugi, Keuntungan
     dan kerugian kurtailmen dicatat sebagai biaya jasa lalu.

r.   Pengakuan Pendapatan dan Beban

     Pendapatan dari kontrak dengan pelanggan diakui pada saat pengendalian atas barang atau
     jasa diakui dialihkan kepada pelanggan dalam jumlah yang mencerminkan imbalan yang
     diperkirakan menjadi hak Grup dalam pertukaran dengan barang dan jasa tersebut.

     Grup telah menetapkan secara umum bahwa Grup merupakan prinsipal dalam kontrak
     pendapatannya karena Grup biasanya mengendalikan barang atau jasa sebelum
     mengalihkan mereka kepada pelanggan.

     Liabilitas kontrak terkait dengan pendapatan diterima dimuka (atau disebut juga dalam
     laporan posisi keuangan konsolidasian sebagai “Uang Muka Pelanggan”). Ini adalah
     kewajiban untuk mentransfer barang atau jasa kepada pelanggan yang Grup telah menerima
     pertimbangan (atau sejumlah pertimbangan jatuh tempo) dari pelanggan. Liabilitas kontrak
     diakui sebagai pendapatan ketika Grup berkinerja di bawah kontrak (cth. Mentransfer kendali
     atas barang atau jasa terkait ke pelanggan).

     Grup mengakui pendapatan dari beberapa sumber utama berikut:
     • Penjualan tanah dan rumah tinggal
     • Pendapatan keanggotaan golf, operasi golf country club dan estat manajemen
     • Pendapatan dari operasi hotel

     Penjualan tanah dan rumah tinggal

     Grup membangun dan menjual properti, seperti rumah, ruko, dan bangunan sejenis lainnya
     beserta tanah di atas bangunan yang bersangkutan didirikan oleh penjual, berdasarkan
     kontrak jangka panjang dengan pelanggan. Kontrak tersebut disepakati sebelum
     pembangunan properti dimulai. Berdasarkan syarat kontrak, Grup dibatasi secara kontraktual
     untuk untuk mengalihkan properti kepada pelanggan lain dan memiliki hak yang dapat
     dipaksakan untuk pembayaran atas pekerjaan yang telah diselesaikan. Grup
     mengekspektasi bahwa pengendalian akan dialihkan sepanjang waktu. Dengan demikian,
     pendapatan terkait akan diakui sepanjang waktu hingga seluruh kewajiban pelaksanaan telah
     terpenuhi.




                                          - 27 -
Page 30
Grup berhak menagih pelanggan atas pembangunan properti berdasarkan pencapaian
serangkaian titik pelaksanaan. Pada saat suatu titik pelaksanaan tercapai, pelanggan akan
dikirimkan laporan penyelesaian pekerjaan yang terkait dan tagihan untuk pembayaran titik
pelaksanaan terkait. Grup akan terlebih dahulu mengakui aset kontrak untuk setiap
pekerjaan yang dilaksanakan. Setiap jumlah yang sebelumnya diakui sebagai aset kontrak
direklasifikasi ke piutang usaha pada saat ditagihkan ke pelanggan. Jika pembayaran
pekerjaan melebihi pendapatan yang diakui pada tanggal tersebut berdasarkan metode input
berdasarkan biaya, Grup akan mengakui liabilitas kontrak atas perbedaan tersebut.

Grup juga menjual tanah yang pendirian bangunannya akan dilaksanakan oleh pembeli
tanpa keterlibatan penjual (retail land), di mana penjualan tersebut pada umumnya
merupakan satu-satunya kewajiban pelaksanaan yang akan terpenuhi pada waktu tertentu
pada saat pengendalian dialihkan. Untuk pertukaran tanpa syarat, pada umumnya waktu
tertentu ini adalah pada saat hak legal dialihkan kepada pelanggan. Untuk pertukaran
dengan syarat, waktu tertentu ini adalah pada saat seluruh kondisi yang signifikan telah
terpenuhi.

Dalam menentukan harga transaksi, Grup menyesuaikan jumlah imbalan yang dijanjikan
terhadap dampak nilai waktu uang jika waktu pembayaran yang disepakati oleh para pihak
dalam kontrak memberikan pelanggan atau Grup manfaat signifikan berupa pendanaan atas
pengalihan barang atau jasa kepada pelanggan, dan dengan demikian mengandung
komponen pendanaan signifikan.

Berdasarkan panduan praktis dalam PSAK 72 untuk komponen pendanaan signifikan, Grup
tidak perlu menyesuaikan jumlah imbalan yang dijanjikan terhadap dampak komponen
pendanaan signifikan jika Grup memperkirakan, pada insepsi kontrak, bahwa periode antara
ketika Grup mengalihkan barang atau jasa yang dijanjikan kepada pelanggan dan ketika
pelanggan membayar barang atau jasa tersebut dalam setahun atau kurang dari setahun.

Pendapatan keanggotaan golf, operasi golf country club dan estat manajemen

Fee keanggotaan golf dikenakan oleh Grup ketika pelanggan menandatangani formulir
pendaftaran anggota. Fee ini disyaratkan untuk dilakukan pada awal insepsi kontrak, namun
tidak menghasilkan pengalihan jasa yang dijanjikan kepada pelanggan. Fee tersebut
merupakan pembayaran uang muka atas jasa masa depan dan, oleh karena itu, akan diakui
sebagai pendapatan ketika jasa masa depan tersebut diberikan, yaitu selama masa
keanggotaan golf berlaku.

Jasa terkait golf country club dan manajemen estat merupakan kewajiban pelaksanaan yang
dipenuhi pada waktu tertentu. Pendapatan operasi golf country club diakui ketika pelanggan
telah menyelesaikan permainan yang dipesan. Pendapatan manajemen estat diakui ketika
jasa telah diberikan kepada pelanggan.

Pendapatan dari operasi hotel

Jasa operasional hotel pada umumnya merupakan kewajiban pelaksanaan yang dipenuhi
pada waktu tertentu, dan pendapatan terkait diakui pada saat barang dan jasa telah
diserahkan. Pendapatan dari perjamuan dan acara khusus lainnya diakui pada saat acara
berlangsung. Pendapatan sewa pada properti hotel diakui secara garis lurus selama masa
sewa. Pendapatan dari makanan dan minuman diakui pada saat disajikan. Pendapatan
lainnya dari transportasi, laundry, valet, dan layanan hotel yang terkait lainnya diakui pada
saat jasa diberikan.

Pendapatan bunga

Pendapatan bunga yang timbul dari setara kas yang dimiliki oleh Grup diakui pada saat
terjadinya.




                                      - 28 -
Page 31
     Pendapatan sewa

     Pendapatan sewa yang timbul dari sewa operasi dicatat dengan metode garis lurus selama
     masa sewa dan diakui dalam pendapatan sesuai dengan sifat operasinya.

     Beban

     Beban diakui pada saat terjadinya (dasar akrual).

s.   Transaksi dan Saldo dalam Mata Uang Asing

     Pembukuan Grup diselenggarakan dalam mata uang Rupiah. Transaksi dalam mata uang
     asing dijabarkan ke dalam Rupiah dengan kurs yang berlaku pada tanggal transaksi. Pada
     akhir periode pelaporan, aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing dijabarkan ke
     dalam Rupiah dengan menggunakan kurs tengah yang ditetapkan oleh Bank Indonesia pada
     tanggal tersebut. Laba atau rugi dari selisih kurs mata uang asing dan penjabaran aset dan
     liabilitas moneter dalam mata uang Rupiah diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan
     komprehensif lain konsolidasian periode berjalan, kecuali untuk laba atau rugi pertukaran
     yang timbul dari penjabaran laporan keuangan operasi asing ke mata uang penyajian Grup,
     yang diakui langsung dalam penghasilan komprehensif lainnya.

     Kurs yang digunakan untuk menjabarkan ke mata uang Rupiah adalah Rp 15.526 pada
     tanggal 30 September 2023 dan Rp 15.240 pada 31 Desember 2022.

t.   Pajak Penghasilan

     Beban pajak terdiri dari pajak kini dan tangguhan. Beban pajak diakui dalam laporan laba rugi
     dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian kecuali untuk transaksi yang berhubungan
     dengan transaksi diakui langsung ke ekuitas, dalam hal ini diakui sebagai penghasilan
     komprehensif lainnya. Beban pajak final diakui dalam laporan laba rugi, dan dinyatakan
     sebagai beban pajak final.

     Pajak Kini

     Beban pajak kini dihitung dengan menggunakan tarif pajak yang berlaku pada tanggal
     pelaporan laporan keuangan, dan ditetapkan berdasarkan taksiran laba kena pajak tahun
     berjalan. Manajemen secara periodik mengevaluasi posisi yang dilaporkan di Surat
     Pemberitahuan Tahunan (SPT) sehubungan dengan situasi dimana aturan pajak yang
     berlaku membutuhkan interpretasi. Jika perlu, manajemen menentukan provisi berdasarkan
     jumlah yang diharapkan akan dibayar kepada otoritas pajak.

     Kekurangan atau kelebihan pembayaran pajak penghasilan badan dicatat sebagai bagian
     dari beban pajak kini dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
     konsolidasian. Grup menyajikan bunga/ pinalti, jika ada, dalam bagian dari “lain-lain bersih”.

     Koreksi terhadap liabilitas perpajakan diakui pada saat surat ketetapan pajak diterima. Jika
     Grup mengajukan keberatan, Grup mempertimbangkan apakah besar kemungkinan otoritas
     pajak akan menerima keberatan tersebut dan merefleksikan dampaknya terhadap liabilitas
     perpajakan Grup.

     Pajak tangguhan

     Pajak tangguhan diukur dengan metode liabilitas atas beda waktu pada tanggal pelaporan
     antara dasar pengenaan pajak untuk aset dan liabilitas dengan nilai tercatatnya untuk tujuan
     pelaporan keuangan. Liabilitas pajak tangguhan diakui untuk semua perbedaan temporer
     kena pajak dengan beberapa pengecualian. Aset pajak tangguhan diakui untuk perbedaan
     temporer yang boleh dikurangkan dan rugi fiskal apabila terdapat kemungkinan besar bahwa
     jumlah laba kena pajak pada masa mendatang akan memadai untuk mengkompensasi
     perbedaan temporer dan rugi fiskal.



                                           - 29 -
Page 32
     Jumlah tercatat aset pajak tangguhan dikaji ulang pada akhir periode pelaporan, dan
     mengurangi jumlah tercatat jika kemungkinan besar laba kena pajak tidak lagi tersedia dalam
     jumlah yang memadai untuk mengkompensasi sebagian atau seluruh aset pajak tangguhan.
     Aset pajak tangguhan yang belum diakui dinilai kembali pada setiap akhir periode pelaporan
     dan diakui sepanjang kemungkinan besar laba kena pajak mendatang akan memungkinkan
     aset pajak tangguhan tersedia untuk dipulihkan.

     Aset dan liabilitas pajak tangguhan dihitung berdasarkan tarif yang akan dikenakan pada
     periode saat aset direalisasikan atau liabilitas tersebut diselesaikan, berdasarkan undang-
     undang pajak yang berlaku atau berlaku secara substantif pada akhir periode laporan
     keuangan. Pengaruh pajak terkait dengan penyisihan dan/atau pemulihan semua perbedaan
     temporer selama tahun berjalan, termasuk pengaruh perubahan tarif pajak, dikreditkan atau
     dibebankan pada periode operasi berjalan, untuk transaksi-transaksi yang sebelumnya telah
     dibebankan atau dikreditkan ke penghasilan komprehensif lain atau langsung ke ekuitas.

     Aset dan liabilitas pajak tangguhan disajikan secara saling hapus saat hak yang dapat
     dipaksakan secara hukum ada untuk saling hapus aset pajak kini dan liabilitas pajak kini,
     atau aset pajak tangguhan dan liabilitas pajak tangguhan berkaitan dengan entitas kena
     pajak yang sama, atau Grup bermaksud untuk menyelesaikan aset dan liabilitas pajak kini
     dengan dasar neto.

     Pajak final

     Peraturan perpajakan di Indonesia mengatur beberapa jenis penghasilan dikenai pajak yang
     bersifat final. Pajak final yang dikenakan atas nilai bruto transaksi tetap dikenakan walaupun
     atas transaksi tersebut pelaku transaksi mengalami kerugian.

     Berdasarkan Peraturan Pemerintah No.71/2008 tanggal 4 November 2008, efektif tanggal
     1 Januari 2009, penghasilan dari penjualan atau pengalihan tanah dan bangunan untuk
     pengembang real estate dikenai pajak final.

     Perbedaan nilai tercatat aset atau liabilitas yang berhubungan dengan pajak penghasilan
     final tidak diakui sebagai aset atau kewajiban pajak tangguhan.

     Beban pajak kini sehubungan dengan penghasilan yang menjadi subyek pajak final diakui
     proporsional dengan jumlah pendapatan menurut akuntansi yang diakui pada tahun berjalan.
     Selisih antara jumlah pajak penghasilan final yang telah dibayar dengan jumlah yang
     dibebankan sebagai beban pajak penghasilan final pada laporan laba rugi dan penghasilan
     komprehensif lain konsolidasian diakui sebagai pajak dibayar di muka atau utang pajak.

u. Jaminan Keanggotaan Golf dan Pendapatan Bunga Ditangguhkan

     Akun ini merupakan refundable deposit - uang jaminan keanggotaan golf yang akan
     dikembalikan kepada anggota setelah 30 tahun.

     Grup menghitung biaya perolehan diamortisasi atas jaminan keanggotan golf dan selisih atas
     nilai tercatat dan biaya perolehan diamortisasi diakui sebagai pendapatan bunga yang
     ditangguhkan yang diamortisasi dengan metode suku bunga efektif.

v.   Laba Per Saham

     Jumlah laba bersih per saham dasar dihitung dengan membagi laba tahun berjalan yang
     dapat diatribusikan kepada pemilik Entitas Induk dengan rata-rata tertimbang jumlah saham
     biasa yang beredar pada tahun yang bersangkutan.

w. Informasi Segmen

     Segmen operasi diidentifikasi berdasarkan laporan internal mengenai komponen dari Grup
     yang secara regular direview oleh “pengambil keputusan operasional” dalam rangka
     mengalokasikan sumber daya dan menilai kinerja segmen operasi.


                                           - 30 -
Page 33
     Segmen operasi adalah suatu komponen dari entitas:
     a. yang terlibat dalam aktivitas bisnis untuk memperoleh pendapatan dan menimbulkan
         beban (termasuk pendapatan dan beban terkait dengan transaksi dengan komponen lain
         dari entitas yang sama);
     b. yang hasil operasinya dikaji ulang secara regular oleh pengambil keputusan operasional
         untuk membuat keputusan tentang sumber daya yang dialokasikan pada segmen tersebut
         dan menilai kinerjanya; dan
     c. dimana tersedia informasi keuangan yang dapat dipisahkan.

     Informasi yang digunakan oleh pengambil keputusan operasional dalam rangka alokasi
     sumber daya dan penillaian kinerja mereka terfokus pada kategori dari setiap produk.

     Pendapatan, beban, hasil, aset dan liabilitas segmen termasuk hal-hal yang dapat
     diatribusikan secara langsung kepada suatu segmen serta hal-hal yang dapat dialokasikan
     dengan dasar yang memadai untuk segmen tersebut. Segmen ditentukan sebelum saldo dan
     transaksi antar perusahaan dieliminasi sebagai bagian dari proses konsolidasi.

x.   Pengukuran Nilai Wajar

     Nilai wajar adalah harga yang akan diterima dari menjual suatu aset atau harga yang akan
     dibayar untuk mengalihkan suatu liabilitas dalam transaksi teratur antara pelaku pasar pada
     tanggal pengukuran. Pengukuran nilai wajar mengasumsikan bahwa transaksi untuk menjual
     aset atau mengalihkan liabilitas terjadi:
     i) Di pasar utama untuk aset atau liabilitas tersebut, atau
     ii) Jika tidak terdapat pasar utama, di pasar yang paling menguntungkan untuk aset atau
         liabilitas tersebut.

     Grup harus memiliki akses ke pasar utama atau pasar yang paling menguntungkan.

     Nilai wajar dari aset atau liabilitas diukur dengan menggunakan asumsi yang akan digunakan
     pelaku pasar ketika menentukan harga aset atau liabilitas tersebut, dengan asumsi bahwa
     pelaku pasar bertindak dalam kepentingan ekonomi terbaiknya.

     Pengukuran nilai wajar dari suatu aset non-keuangan memperhitungkan kemampuan pelaku
     pasar untuk menghasilkan manfaat ekonomik dengan menggunakan aset dalam penggunaan
     tertinggi dan terbaiknya atau dengan menjualnya kepada pelaku pasar lain yang akan
     menggunakan aset tersebut pada penggunaan tertinggi dan terbaiknya.

     Grup menggunakan teknik penilaian yang sesuai dengan keadaan dan data yang memadai
     tersedia untuk mengukur nilai wajar, dengan memaksimalkan masukan (input) yang dapat
     diamati (observable) yang relevan dan meminimalkan masukan (input) yang tidak dapat
     diamati (unobservable).

     Seluruh aset dan liabilitas, baik yang diukur pada nilai wajar, atau dimana nilai wajar aset
     atau liabilitas tersebut diungkapkan, dikategorikan dalam hirarki nilai wajar, berdasarkan level
     input terendah yang signifikan terhadap keseluruhan pengukuran, sebagai berikut:

     i) Tingkat 1: Harga kuotasian (tanpa penyesuaian) dipasar aktif untuk aset atau liabilitas
          yang identik;
     ii) Tingkat 2: Teknik penilaian dimana level input terendah yang signifikan terhadap
          pengukuran nilai wajar dapat diobservasi, baik secara langsung maupun tidak langsung;
     iii) Tingkat 3: Teknik penilaian dimana level input terendah yang signifikan terhadap
          pengukuran nilai wajar tidak dapat diobservasi.

     Untuk aset dan liabilitas yang diukur pada nilai wajar secara berulang dalam laporan
     keuangan konsolidasian, maka Grup menentukan apakah telah terjadi transfer di antara
     tingkat hirarki nilai wajar dengan cara menilai kembali pengkategorian tingkat nilai wajar
     (berdasarkan tingkat input terendah yang signifikan terhadap keseluruhan pengukuran) pada
     setiap akhir periode pelaporan.



                                            - 31 -
Page 34
3.   PERTIMBANGAN KRITIS AKUNTANSI DAN SUMBER UTAMA KETIDAKPASTIAN ESTIMASI

     Penyusunan laporan keuangan konsolidasian Grup mengharuskan manajemen untuk membuat
     pertimbangan, estimasi dan asumsi yang mempengaruhi jumlah yang dilaporkan dalam laporan
     dan pengungkapan yang terkait, pada akhir periode pelaporan. Ketidakpastian mengenai asumsi
     dan estimasi tersebut dapat mengakibatkan penyesuaian material terhadap nilai tercatat pada
     aset dan liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya.

     Pertimbangan

     Dalam proses penerapan kebijakan akuntansi Grup, manajemen telah membuat keputusan
     berikut, yang memiliki pengaruh paling signifikan terhadap jumlah yang diakui dalam laporan
     keuangan konsolidasian:

     Kelangsungan Usaha

     Manajemen Grup telah melakukan penilaian terhadap kemampuan Grup untuk mempertahankan
     kelangsungan usaha dan menilai keyakinan bahwa Grup memiliki sumber daya untuk
     melanjutkan bisnis di masa mendatang. Selain itu, manajemen menilai tidak adanya
     ketidakpastian material yang dapat menimbulkan keraguan signifikan terhadap kemampuan Grup
     untuk mempertahankan kelangsungan usahanya. Oleh karena itu, laporan keuangan
     konsolidasian dilanjutkan untuk disusun atas basis kelangsungan usaha.

     Klasifikasi Aset Keuangan dan Liabilitas Keuangan

     Grup menetapkan klasifikasi atas aset dan liabilitas tertentu sebagai aset keuangan dan liabilitas
     keuangan dengan mempertimbangkan bila definisi yang ditetapkan PSAK 71 (mulai 1 Januari
     2020) dan PSAK 55 (sebelum 1 Januari 2020) dipenuhi. Dengan demikian, aset keuangan dan
     liabilitas keuangan diakui sesuai dengan kebijakan akuntansi seperti yang diungkapkan pada
     Catatan 2f.

     Penilaian Model Bisnis

     Klasifikasi dan pengukuran aset keuangan bergantung pada hasil SPPI dan uji model bisnis.
     Grup menentukan model bisnis pada tingkat yang mencerminkan bagaimana kelompok aset
     keuangan dikelola bersama untuk mencapai tujuan bisnis tertentu. Penilaian ini mencakup
     penilaian yang mencerminkan semua bukti yang relevan termasuk bagaimana kinerja aset
     dievaluasi dan kinerjanya diukur, risiko yang memengaruhi kinerja aset dan bagaimana hal ini
     dikelola dan bagaimana manajer aset diberi kompensasi. Grup memantau aset keuangan yang
     diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain
     yang dihentikan pengakuannya sebelum jatuh tempo untuk memahami alasan pelepasannya dan
     apakah alasan tersebut konsisten dengan tujuan bisnis di mana aset tersebut dimiliki.
     Pemantauan adalah bagian dari penilaian berkelanjutan Grup atas apakah model bisnis di mana
     aset keuangan yang tersisa dimiliki tetap sesuai dan jika tidak sesuai apakah telah terjadi
     perubahan dalam model bisnis dan dengan demikian terdapat perubahan prospektif terhadap
     klasifikasi aset keuangan tersebut. Tidak ada perubahan yang diperlukan selama periode yang
     disajikan.

     Penentuan Mata Uang Fungsional

     Mata uang fungsional Grup adalah mata uang dari lingkungan ekonomi primer dimana entitas
     beroperasi. Mata uang tersebut adalah mata uang yang mempengaruhi penjualan dan beban
     pokok penjualan yang diberikan. Berdasarkan penilaian manajemen Grup, mata uang fungsional
     Grup adalah Rupiah.

     Menentukan Waktu Pemenuhan Kewajiban Pelaksanaan

     Grup menyimpulkan bahwa pendapatan atas jasa yang diberikan harus diakui sepanjang waktu
     karena pelanggan secara bersamaan menerima dan menikmati manfaat yang diberikan oleh
     Grup. Fakta bahwa entitas lain tidak perlu untuk melakukan kembali jasa yang telah diberikan


                                               - 32 -
Page 35
Grup saat ini menunjukkan bahwa pelanggan secara bersamaan menerima dan menikmati
manfaat dari pelaksanaan Grup saat melaksanakannya.

Properti Investasi dan Properti Digunakan Sendiri

Grup menentukan apakah sebuah properti memenuhi syarat sebagai properti investasi. Dalam
menentukan penilaiannya Grup mempertimbangkan apakah properti menghasilkan arus kas yang
sebagian besar tidak bergantung pada aset lain yang dimiliki oleh Grup. Properti yang digunakan
sendiri menghasilkan arus kas yang dapat diatribusikan tidak hanya ke properti, tetapi juga ke
aset lain yang digunakan dalam proses produksi atau persediaan.

Pengendalian atas DRP, DLS, dan KBM

Catatan 1 menjelaskan bahwa DRP, DLS, dan KBM adalah Entitas Anak dari Grup meskipun
Grup memiliki kepemilikan hanya 50% dan hanya 50% hak suara di DRP, DLS, dan KBM. Grup
telah memiliki 50% kepemilikannya sejak Desember 2015 dan sisa kepemilikan 50% dimiliki oleh
dua pemegang saham yang tidak terkait dengan Grup.

Direksi Entitas Induk menilai apakah Grup memiliki pengendalian atas DRP, DLS, dan KBM
berdasarkan kemampuan Grup untuk mengarahkan aktivitas yang relevan dari DRP, DLS, dan
KBM secara sepihak. Dalam membuat pertimbangannya, direksi menganggap ukuran absolut
kepemilikan Grup pada DRP, DLS, dan KBM dan ukuran relatif dan penyebaran kepemilikan
saham yang dimiliki oleh pemegang saham lainnya. Setelah penilaian, direksi menyimpulkan
bahwa Grup memiliki hak suara yang cukup dominan untuk mengarahkan aktivitas yang relevan
dari DRP, DLS, dan KBM dan karenanya Grup memiliki pengendalian atas DRP, DLS, dan KBM.

Menentukan Masa Sewa Kontrak dengan Opsi Pembaruan dan Penghentian - Grup sebagai
Penyewa

Grup menentukan bahwa masa sewa sebagai masa sewa yang tidak dapat dibatalkan,
bersamaan dengan periode yang tercakup dalam opsi perpanjangan sewa, jika dieksekusi secara
wajar dan pasti, atau periode yang tercakup dalam opsi penghentian sewa, jika tidak dieksekusi
secara wajar dan pasti.

Grup menerapkan pertimbangan dalam mengevaluasi apakah wajar dan pasti untuk
mengeksekusi opsi untuk pembaruan atau penghentian sewa atau tidak. Untuk kontrak sewa
dengan opsi perpanjangan dan penghentian, manajemen perlu mengestimasi masa sewa yang
memerlukan pertimbangan semua fakta dan keadaan yang menimbulkan insentif ekonomi untuk
mengeksekusi opsi perpanjangan dan tidak mengeksekusi opsi penghentian, termasuk setiap
perubahan yang diharapkan dalam fakta dan keadaan dari tanggal permulaan hingga tanggal
pengekesekusian opsi tersebut. Opsi perpanjangan (atau periode setelah opsi penghentian)
hanya dimasukkan dalam persyaratan sewa jika Perusahaan cukup yakin untuk mengeksekusi
opsi perpanjangan dan tidak mengeksekusi opsi penghentian. Jika terdapat peristiwa signifikan
atau perubahan keadaan yang signifikan yang mempengaruhi penilaian ini dan masih dalam
kendali penyewa, maka penilaian diatas akan ditelaah kembali.

Komitmen Sewa Operasi - Grup Sebagai Lessor

Grup telah mengadakan perjanjian sewa properti komersial dalam portofolio properti investasi.
Grup telah menentukan, berdasarkan evaluasi dari persyaratan dan kondisi perjanjian, bahwa
Grup mempertahankan semua risiko dan manfaat signifikan dari kepemilikan properti ini dan
mengakui kontrak tersebut sebagai sewa operasi.

Estimasi dan asumsi

Asumsi utama masa depan dan ketidakpastian sumber estimasi utama yang lain pada tanggal
pelaporan yang memiliki risiko signifikan bagi penyesuaian yang material terhadap nilai tercatat
aset dan liabilitas untuk tahun berikutnya diungkapkan di bawah ini. Grup mendasarkan asumsi
dan estimasi pada parameter yang tersedia pada saat laporan keuangan konsolidasian disusun.
Asumsi dan situasi mengenai perkembangan masa depan mungkin berubah akibat perubahan


                                          - 33 -
Page 36
pasar atau situasi di luar kendali Grup. Perubahan tersebut dicerminkan dalam asumsi terkait
pada saat terjadinya.

Provisi Ekspektasi Kerugian Kredit Piutang Usaha dan Kontrak Aset

Grup menggunakan matriks provisi untuk menghitung ECL piutang usaha dan kontrak aset.
Tingkat provisi didasarkan pada hari lewat jatuh tempo.

Matriks provisi awalnya didasarkan pada tingkat default yang diamati secara historis Grup. Grup
akan mengkalibrasi matriks untuk menyesuaikan pengalaman kerugian kredit historis dengan
informasi berwawasan ke depan. Misalnya, jika prakiraan kondisi ekonomi (yaitu, produk
domestic bruto) diperkirakan akan memburuk selama tahun depan yang dapat menyebabkan
peningkatan jumlah default di sektor manufaktur, maka tingkat default historis disesuaikan. Pada
setiap tanggal pelaporan, tingkat default yang diamati secara historis diperbarui dan perubahan
dalam estimasi berwawasan ke depan dianalisa.

Penilaian korelasi antara tingkat default yang diamati secara historis, prakiraan kondisi ekonomi,
dan ECL adalah estimasi signifikan. Jumlah ECL sensitif terhadap perubahan keadaan dan
prakiraan kondisi ekonomi. Pengalaman kerugian kredit historis Grup dan prakiraan kondisi
ekonomi mungkin tidak mewakili default aktual pelanggan di masa depan. Nilai tercatat piutang
usaha sebelum penyisihan ECL diungkapkan pada Catatan 5.

Penilaian Instrumen Keuangan

Grup memiliki aset dan liabilitas keuangan tertentu pada nilai wajar, yang membutuhkan
penggunaan estimasi akuntansi. Meskipun komponen signifikan dari pengukuran nilai wajar
ditentukan dengan menggunakan bukti obyektif yang dapat diverifikasi, jumlah perubahan nilai
wajar akan berbeda jika Grup menggunakan metode penilaian yang berbeda. Setiap perubahan
nilai wajar dari aset dan liabilitas keuangan ini akan berdampak langsung pada laba rugi Grup.
Nilai wajar aset dan liabilitas keuangan dijelaskan pada Catatan 29.

Taksiran Masa Manfaat Ekonomis Aset Tetap dan Properti Investasi

Biaya perolehan aset tetap disusutkan dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan
taksiran masa manfaat ekonomisnya. Manajemen mengestimasi masa manfaat ekonomis aset
tetap antara 4 sampai dengan 20 tahun, dan masa manfaat ekonomis properti investasi selama
20 tahun. Masa manfaat setiap aset tetap dan properti investasi Grup ditentukan berdasarkan
periode kegunaan yang diharapkan dari aset tersebut. Estimasi ini ditentukan berdasarkan
evaluasi teknis internal dan pengalaman atas aset sejenis. Masa manfaat setiap aset direviu
secara periodik dan disesuaikan apabila prakiraan berbeda dengan estimasi sebelumnya karena
keausan, keusangan teknis dan komersial, hukum atau keterbatasan lainnya atas pemakaian
aset. Namun terdapat kemungkinan bahwa hasil operasi dimasa mendatang dapat dipengaruhi
secara signifikan oleh perubahan atas jumlah serta periode pencatatan beban yang diakibatkan
karena perubahan faktor yang disebutkan di atas.

Perubahan masa manfaat aset tetap dan properti investasi dapat mempengaruhi jumlah beban
penyusutan dan amortisasi yang diakui dan penurunan nilai tercatat aset tersebut.

Nilai tercatat aset tetap dan properti investasi diungkapkan masing-masing dalam Catatan 7 and
8.

Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan

Penurunan nilai muncul saat nilai tercatat aset atau Unit Penghasil Kas (UPK) melebihi nilai
terpulihkannya, yang lebih besar antara nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual dan nilai
pakainya. Nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual didasarkan pada ketersediaan data dari
perjanjian penjualan yang mengikat yang dibuat dalam transaksi normal atas aset serupa atau
harga pasar yang dapat diamati dikurangi dengan biaya tambahan yang dapat diatribusikan
dengan pelepasan aset. Perhitungan nilai pakai didasarkan pada model arus kas yang
didiskontokan. Data arus kas diambil dari anggaran untuk lima tahun yang akan datang dan


                                          - 34 -
Page 37
tidak termasuk aktivitas restrukturisasi yang belum dilakukan oleh Grup atau investasi signifikan
di masa datang yang akan memutakhirkan kinerja aset dari UPK yang diuji. Nilai terpulihkan
paling dipengaruhi oleh tingkat diskonto yang digunakan dalam model arus kas yang
didiskontokan, sebagaimana juga jumlah arus kas masuk di masa datang yang diharapkan dan
tingkat pertumbuhan yang digunakan untuk tujuan ekstrapolasi.

Manajemen percaya bahwa tidak ada indikasi potensi penurunan nilai asset nonkeuangan pada
tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022.

Imbalan Kerja

Penentuan utang dan biaya pensiun dan liabilitas imbalan kerja Kelompok Usaha bergantung
pada pemilihan asumsi yang digunakan oleh aktuaris independen dalam menghitung jumlah-
jumlah tersebut. Asumsi tersebut termasuk antara lain, tingkat diskonto, tingkat kenaikan gaji
tahunan, tingkat pengunduran diri karyawan tahunan, tingkat kecacatan, umur pensiun dan
tingkat kematian. Hasil aktual yang berbeda dari asumsi yang ditetapkan Grup diakui segera
pada laporan posisi keuangan konsolidasian dengan debit atau kredit ke saldo laba melalui
penghasilan komprehensif lainnya dalam periode terjadinya. Sementara Grup berkeyakinan
bahwa asumsi tersebut adalah wajar dan sesuai, perbedaan signifikan pada hasil aktual atau
perubahan signifikan dalam asumsi yang ditetapkan Grup dapat mempengaruhi secara material
liabilitas diestimasi atas pensiun dan imbalan kerja dan beban imbalan kerja neto. Penjelasan
lebih rinci diungkapkan dalam Catatan 16.

Pajak Penghasilan

Pertimbangan signifikan dilakukan dalam menentukan provisi atas pajak penghasilan badan.
Terdapat transaksi dan perhitungan tertentu yang penentuan pajak akhirnya adalah tidak pasti
dalam kegiatan usaha normal. Grup mengakui liabilitas atas pajak penghasilan badan
berdasarkan estimasi apakah akan terdapat tambahan pajak penghasilan badan. Penjelasan
lebih lanjut telah diungkapkan dalam Catatan 11.

Aset Pajak Tangguhan

Aset pajak tangguhan diakui atas seluruh perbedaan temporer sepanjang besar
kemungkinannya bahwa perbedaan temporer tersebut dapat direalisasikan. Estimasi signifikan
oleh manajemen diharuskan dalam menentukan jumlah aset pajak tangguhan yang dapat
diakui, berdasarkan saat penggunaan dan tingkat penghasilan kena pajak serta strategi
perencanaan pajak masa depan. Penjelasan lebih lanjut telah diungkapkan dalam Catatan 11.

Penyisihan Penurunan Nilai Pasar dan Keusangan Persediaan

Penyisihan penurunan nilai pasar dan keusangan persediaan diestimasi berdasarkan fakta dan
situasi yang tersedia, termasuk namun tidak terbatas kepada, kondisi fisik persediaan yang
dimiliki, harga jual pasar, estimasi biaya penyelesaian dan estimasi biaya yang timbul untuk
penjualan. Provisi dievaluasi kembali dan disesuaikan jika terdapat tambahan informasi yang
mempengaruhi jumlah yang diestimasi.

Manajemen percaya bahwa tidak ada indikasi potensi penurunan nilai pasar dan keusangan
persediaan pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022.

Nilai tercatat persediaan masing - masing adalah sebesar Rp2.333.789.336                     dan
Rp2.310.482.239 pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022.

Estimasi dari Nilai Realisasi Neto untuk Aset Real Estat

Aset real estat dinyatakan sebesar biaya perolehan atau nilai realisasi neto (NRV), mana yang
lebih rendah. NRV untuk aset real estat dinilai dengan mengacu pada kondisi pasar dan harga
yang ada pada tanggal pelaporan dan ditentukan oleh Grup, berdasarkan pada transaksi yang
sebanding yang diidentifikasi oleh Grup untuk properti di pasar geografis yang sama yang
melayani segmen real estat yang sama. NRV sehubungan dengan aset real estat dalam


                                          - 35 -
Page 38
     pengembangan dinilai dengan mengacu pada harga pasar pada tanggal pelaporan untuk
     properti lengkap yang serupa, dikurangi biaya perkiraan untuk menyelesaikan pengembangan
     dan estimasi biaya yang diperlukan untuk melakukan penjualan, dengan mempertimbangkan
     nilai waktu dari uang, jika material. Nilai tercatat aset real estat diungkapkan pada Catatan 6.

     Pengukuran dari progres saat pendapatan diakui sepanjang waktu

     Untuk kontrak-kontrak yang melibatkan penjualan properti dalam pengembangan yang
     memenuhi kriteria pengakuan pendapatan dari waktu ke waktu, kinerja Grup diukur
     menggunakan metode input, dengan mengacu pada input menuju pemenuhan kewajiban kinerja
     relatif terhadap total input yang diharapkan untuk memenuhi kinerja kewajiban, yaitu,
     penyelesaian properti. Grup umumnya menggunakan metode biaya yang dikeluarkan sebagai
     ukuran kemajuan untuk kontraknya karena ini paling menggambarkan kinerja Grup. Di bawah
     metode ini mengukur kemajuan, tingkat kemajuan menuju penyelesaian diukur berdasarkan
     rasio biaya yang dikeluarkan sampai saat ini terhadap total biaya yang diperkirakan pada
     penyelesaian kewajiban kinerja. Ketika biaya timbul, tetapi tidak berkontribusi pada kemajuan
     dalam memenuhi kewajiban kinerja (seperti jumlah tak terduga dari bahan yang terbuang,
     tenaga kerja atau sumber daya lainnya), Grup tidak termasuk efek dari biaya tersebut. Selain itu,
     Grup menyesuaikan metode input untuk setiap biaya yang timbul yang tidak sebanding dengan
     kemajuan Grup dalam memenuhi kewajiban kinerja.


4.   KAS DAN SETARA KAS
                                                           30 September             31 Desember
                                                               2023                     2022

 Kas                                                           314.157.078              658.038.036
 Bank :
     Pihak Ketiga
     Rupiah:
     PT Bank Central Asia Tbk                                8.475.402.827            8.683.943.047
     PT Bank Maybank Indonesia Tbk                             784.912.827              654.312.517
     PT Bank Mega Tbk                                        2.406.562.068            5.930.717.876
     PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                      41.746.887              234.340.561
     PT Bank Danamon Indonesia Tbk                             628.136.163            1.051.760.137
     PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                           1.521.318.024            3.079.906.006
     PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk                    337.133.779              908.870.591
     PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan
                                                               100.000.000              559.620.453
     Banten Tbk
     PT Bank CIMB Niaga Tbk                                  1.094.931.454              168.999.176
     PT Bank Pan Indonesia Tbk                               1.666.159.299            1.889.350.161
     PT Bank Permata Tbk                                        95.528.212              323.140.498
     PT Bank DKI                                                 4.963.066                5.233.066
     PT Bank Negara Indonesia Tbk                               24.816.769               92.457.518
     PT Bank Ina Perdana Tbk                                   112.686.942              797.189.303
     PT Bank Mayapada International Tbk                          7.716.240              351.179.989
     PT Bank OCBC NISP                                          60.114.539              156.622.374
     PT Bank ICBC                                              334.675.842              474.173.383
     PT Bank Sinarmas Tbk                                                -                        -
     PT Bank Nationalnobu Tbk                                   12.480.354              197.185.715
     PT Bank Sinarmas Syariah                                  114.058.635               40.704.191
     PT Bank Capital Indonesia Tbk                                       -                5.197.314
     PT Bank BSI                                                 1.354.330                        -
     PT Bank J Trust Indonesia Tbk                             254.300.670               17.079.811

     Dollar Amerika Serikat (USD):
     PT Bank Mega Tbk                                           59.280.509               32.671.085

                                              - 36 -
Page 39
     PT Bank Ina Perdana Tbk                                   19.126.631            13.722.309
     PT Bank ICBC                                              90.128.966                     -

     Sub-total                                             18.247.535.032        25.668.377.087

Deposito berjangka :
   Pihak Ketiga
   Rupiah:
   PT CIMB Niaga Tbk                                        4.674.725.363         6.064.885.363
   PT Bank Pan Indonesia Tbk                                9.706.955.000        44.143.004.961
   PT Bank UOB Indonesia                                    1.261.703.569         1.980.382.003
   PT Bank Permata Tbk                                      7.527.664.236        33.963.037.472
   PT Bank Danamon Indonesia Tbk                            5.291.341.940         7.050.387.221
   PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                               44.160.000            75.640.000
   PT Bank Central Asia Tbk                                 7.863.468.306                     -
   PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk                      16.995.000            16.995.000
   PT Bank OCBC NISP Tbk                                    4.579.433.636         5.474.868.636
   PT Bank Maybank Indonesia Tbk                           74.607.646.846        10.286.500.000
   PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                                -            99.650.000
   PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk                     330.750.000                     -
   PT Bank Ina Perdana Tbk                                 60.691.884.602        96.000.000.000
   PT Bank Mayapada International Tbk                      44.693.338.984                     -
   PT Bank ICBC Indonesia                                   5.286.939.220        17.599.140.136
   PT Bank Sinarmas Syariah                                30.000.000.000        21.000.000.000
   PT Bank Nationalnobu Tbk                                 3.780.961.514                     -
   PT Bank J Trust Indonesia Tbk                           20.000.000.000        20.000.000.000

     Dollar Amerika Serikat (USD):
     PT Bank Ina Perdana Tbk                                7.637.002.154         6.292.400.000
     PT Bank Mega Tbk                                       4.542.300.000         3.043.200.000
     PT Bank ICBC Indonesia                                 8.960.222.500                     -

     Sub-total                                            301.497.492.872       273.090.090.792

     Total                                                320.059.184.982       313.283.850.490

     Tingkat bunga deposito berjangka per tahun :
     Rupiah                                                  4,50-6,15%           2,25-5,25%
     Dollar Amerika Serikat                                  3,00-3,75%           3,00-6,25%

5.   PIUTANG USAHA

     Rincian piutang usaha berdasarkan jenis piutang adalah sebagai berikut :
                                                           30 September          31 Desember
                                                               2023                   2022
     Penjualan tanah dan bangunan                            8.669.656.013       17.870.728.222
     Estat manajemen                                         3.543.444.287         2.928.441.455
     Hotel                                                   4.267.638.411         4.051.297.529
     Pengoperasian lapangan golf dan country club              467.529.205           748.717.600
     Lain-lain                                                           -                     -
     Total                                                  16.948.267.916       25.599.184.806
     Penyisihan penurunan nilai piutang                      (929.999.939)       (1.995.863.832)
     Total                                                  16.018.267.977       23.603.320.974


                                              - 37 -
Page 40
     Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, seluruh piutang usaha Grup
     merupakan piutang dari pihak ketiga dan dinyatakan dalam mata uang Rupiah.

     Berdasarkan hasil penelaahan terhadap keadaan piutang masing-masing pelanggan pada
     tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, manajemen Grup berpendapat bahwa
     penyisihan penurunan nilai cukup untuk menutup kemungkinan kerugian atas tidak tertagihnya
     piutang usaha di kemudian hari.


6.   ASET REAL ESTAT

     Akun ini terdiri dari :
                                                        30 September           31 Desember
                                                            2023                   2022
     Aset Lancar
     Tanah dan bangunan siap dijual
     Rancamaya fase II                                  345.336.074.710        338.274.006.551
     Rancamaya Commercial Centre                         74.964.921.159         70.248.188.899
     Royal Tajur                                         32.607.923.302         42.479.185.408
     Rancamaya fase I                                    44.798.131.500         44.016.915.595
     Harvest City                                        24.328.549.534         24.646.104.324
     Juniper Forest                                      18.082.496.280         17.290.555.967
     Rumah tinggal dan ruko                               5.829.762.235          4.890.110.339
     Rivella                                                 30.910.002             30.910.002
     Sub-total                                          545.978.768.722        541.875.977.085

     Bangunan yang sedang dikonstruksi :
     Harvest City                                        36.269.154.306         27.642.064.479
     Rancamaya fase I dan II                             21.979.670.737         19.234.814.065
     Royal Tajur                                          7.474.854.000          7.797.060.907
     Sub-total                                           65.723.679.043         54.673.939.451

     Tanah yang sedang dikembangkan :
     Rancamaya fase III                                  82.058.761.111         81.250.176.146
     Harvest City                                        74.497.047.362         76.238.503.333
     Royal Tajur                                         45.369.694.239         38.629.733.147
     Sub-total                                          201.925.502.712        196.118.412.626


     Total                                              813.627.950.477        792.668.329.162



     Aset Tidak Lancar
     Tanah yang belum dikembangkan
     Bekasi                                            1.544.020.701.740     1.510.132.729.602
     Rancamaya                                           269.841.474.995       269.399.837.904
     Bogor                                               160.975.114.453       149.094.740.789


     Total                                             1.974.837.291.188     1.928.627.308.295




                                           - 38 -
Page 41
Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, luas area tanah yang siap dijual dan
sedang dikembangkan adalah sebagai berikut :


                                                          2023                    2022
                                                     (dalam hektar)          (dalam hektar)
Tanah siap dijual
Rancamaya fase II                                        17,79                   18,30
Rancamaya Commercial Centre                               7,34                    7,34
Harvest City                                              3,07                    3,15
Rancamaya fase I                                          2,39                    2,47
Royal Tajur                                               1,94                    1,92
Total Tanah siap dijual                                  32,53                   33,18

Tanah yang sedang dikembangkan
Harvest City                                             17,43                   17,98
Rancamaya fase III                                        3,73                    5,24
Royal Tajur                                               1,03                    1,13
Total Tanah yang sedang dikembangkan                     22,19                   24,35

Tanah di daerah Bekasi dan Bogor, Jawa Barat, merupakan tanah yang telah dibebaskan dan
dimiliki oleh CNMP dan Entitas Anaknya, dengan luas kotor seluas 623,57 hektar. CNMP dan
Entitas Anaknya telah memperoleh Hak Guna Bangunan atas tanah yang telah dibebaskan
seluas 568,01 hektar dengan jangka waktu 30 tahun, yang akan jatuh tempo antara tahun 2029
dan 2031.

Tanah di daerah Rancamaya, Jawa Barat, merupakan tanah yang telah dibebaskan dan dimiliki
oleh Entitas Induk dan ISP, yang akan dikembangkan untuk proyek real estat dengan total
pembebasan seluas kurang lebih 461,15 hektar.

Tanah Royal Tajur yang belum dikembangkan di daerah Bogor, Jawa Barat, merupakan tanah
yang telah dibebaskan dan dimiliki oleh TSA, entitas anak, yang akan dikembangkan untuk
proyek real estate dengan total pembebasan seluas kurang lebih 45,53 hektar.

74.083m2 dan 48.824m² tanah dan bangunan yang ada dan yang akan dibangun di Harvest City
di atas tanah milik Grup, dijadikan jaminan atas utang bank yang diperoleh DRP dari PT Bank
Tabungan Negara (Persero) Tbk dan PT Bank Pan Indonesia (Catatan 13).

Tanah SHGB No. 111, 92, 103, 110, 73, 21, 22, 49, 53, 11690, 11691, 11692, 11689, 105, dan
104, milik DRP, dijadikan jaminan atas utang bank yang diperoleh DRP dari PT Bank Mandiri
(Persero) Tbk (Catatan 13).

Tanah SHGB No. 10907, 10905, 11236, 10886, dan 10887 milik DRP, dijadikan jaminan atas
utang bank yang diperoleh DRP dari PT Maybank Indonesia Tbk (Catatan 13).

Pada tanggal 30 September 2023 dan 2022, manajemen berkeyakinan bahwa nilai tercatat aset
real estat tidak melebihi nilai realisasi neto, sehingga tidak diperlukan penurunan nilai aset
tersebut.




                                        - 39 -
Page 42
        7.    ASET TETAP- NETO

              Rincian aset tetap Grup adalah sebagai berikut :

                                                                         30 September 2023
                                   Saldo Awal       Penambahan       Pengurangan        Reklasifikasi        Saldo Akhir
Biaya Perolehan:
Tanah                             155.709.215.494                -              -           (92.000.000)    155.617.215.494
Lapangan golf                      42.163.724.000                -              -      (12.943.224.000)      29.220.500.000
Club house                         26.243.466.067       47.000.000              -       (7.481.976.164)      18.808.489.903
Bangunan                          141.885.178.036      468.423.424              -         2.200.198.393     144.553.799.853
Kendaraan                          22.671.479.213    2.979.319.784              -       (1.768.415.929)      23.882.383.068
Perabot dan peralatan kantor       27.708.586.793    1.084.074.119              -      (11.032.691.106)      17.759.969.807
Peralatan golf dan country club    26.373.462.875      339.015.556    694.644.545       (3.337.840.687)      22.679.993.199
Perabot dan peralatan hotel        27.587.000.498      490.498.818              -         1.053.471.808      29.130.971.124

Aset dalam penyelesaian              543.490.000     (385.156.667)                 -                    -      158.333.333
Total                             470.885.602.976    5.023.175.034    694.644.545      (33.402.477.684)     441.811.655.781


Akumulasi Penyusutan:
Lapangan golf                      42.163.724.000                -              -      (12.943.223.995)      29.220.500.005
Club house                         23.357.156.817      123.219.321              -       (5.971.654.843)      17.508.721.294
Bangunan                           56.492.099.317    5.651.165.524              -         (215.726.559)      61.927.538.282
Kendaraan                          22.591.593.533      411.333.486              -       (2.241.614.956)      20.761.312.063
Perabot dan peralatan kantor       26.801.593.949      610.394.888              -      (11.196.738.858)      16.215.249.979
Peralatan golf dan country club    22.916.774.915    1.092.050.850    694.644.545       (5.495.076.821)      17.819.104.399
Perabot dan peralatan hotel        23.152.510.727      338.167.491              -         4.661.558.013      28.152.236.231
Total                             217.475.453.258    8.226.331.560    694.644.545      (33.402.478.020)     191.604.662.254


Nilai Buku                        253.410.149.718                                                           250.206.993.527


                                                                         31 Desember 2022
                                   Saldo Awal       Penambahan       Pengurangan        Reklasifikasi        Saldo Akhir
Biaya Perolehan:
Tanah                             155.709.215.494               -               -                       -   155.709.215.494
Lapangan golf                      42.163.724.000               -               -                       -    42.163.724.000
Club house                         26.243.466.067               -               -                       -    26.243.466.067
Bangunan                          141.792.678.036      92.500.000               -                       -   141.885.178.036
Kendaraan                          22.599.646.220     159.377.175      87.544.182                       -    22.671.479.213
Perabot dan peralatan kantor       26.790.767.326     917.819.467               -                       -    27.708.586.793
Peralatan golf dan country club    26.342.634.275      30.828.600               -                       -    26.373.462.875
Perabot dan peralatan hotel        27.111.912.194     475.088.304               -                       -    27.587.000.498

Aset dalam penyelesaian              258.550.000      297.240.000      12.300.000                       -      543.490.000
Total                             469.012.593.612    1.972.853.546     99.844.182                       -   470.885.602.976


Akumulasi Penyusutan:
Lapangan golf                      42.163.724.000                -              -                       -    42.163.724.000
Club house                         23.357.156.817                -              -                       -    23.357.156.817
Bangunan                           48.847.976.207    7.644.123.110              -                       -    56.492.099.317
Kendaraan                          21.784.195.076      894.942.639     87.544.182                       -    22.591.593.533
Perabot dan peralatan kantor       25.648.126.806    1.153.467.143              -                       -    26.801.593.949
Peralatan golf dan country club    21.296.020.307    1.620.754.608              -                       -    22.916.774.915
Perabot dan peralatan hotel        22.741.049.508      411.461.219              -                       -    23.152.510.727
Total                             205.838.248.721   11.724.748.719     87.544.182                       -   217.475.453.258


Nilai Buku                        263.174.344.891                                                           253.410.149.718



                                                         - 40 -
Page 43
Beban penyusutan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 30 September 2023 dan 31
Desember 2022 dibebankan dan dialokasikan sebagai berikut :


                                                            30 September         31 Desember
                                                                2023                 2022
Beban pokok penjualan (Catatan 21)                          5.800.248.836        5.266.243.308
Beban umum dan administrasi (Catatan 23)                    2.426.082.724        6.458.505.411
Total                                                       8.226.331.560       11.724.748.719


Pada tanggal 31 Desember 2022, mayoritas aset dalam penyelesaian merupakan pembangunan
dan renovasi kantor estate, yang diestimasi akan selesai pada bulan September 2023.

Grup memiliki beberapa bidang tanah yang terletak di proyek Rancamaya dengan hak legal berupa
Hak Guna Bangunan yang berjangka waktu 20 sampai 30 tahun yang akan jatuh tempo antara
tahun 2020 sampai 2029. Manajemen berpendapat tidak terdapat masalah dengan perpanjangan
hak atas tanah karena seluruh tanah diperoleh secara sah dan didukung dengan bukti pemilikan
yang memadai.

Bangunan, club house, dan kendaraan diasuransikan untuk risiko kerusakan, kehilangan, kebakaran,
dan bencana alam, dimana semua dalam Rupiah, sebagai berikut:


                                                            Jumlah pertanggungan

                                                     30 September             31 Desember
                          Mata Uang                      2023                     2022
PT Asuransi Sinarmas         Rp                      584.397.734.193         584.397.734.193
PT Avrist                    Rp                         3.534.610.000          3.534.610.000
PT Kalibesar Raya
                              Rp                          673.720.000            673.720.000
Utama
PT BCA Insurance              Rp                                   -                       -
Total asuransi                                       588.606.064.193         588.606.064.193


Manajemen berpendapat bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup untuk menutupi kemungkinan
kerugian atas aset yang dipertanggungkan.

pada tanggal 31 Desember 2022, harga perolehan aset tetap yang telah disusutkan penuh tetapi
masih digunakan sebesar Rp114.492.553.953.

Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, kendaraan digunakan sebagai jaminan
atas utang pembiayaan konsumen yang diperoleh Grup.

Berdasarkan hasil penelaahan, manajemen Grup berpendapat tidak ada situasi atau keadaan yang
mengindikasikan terjadinya penurunan nilai atas aset tetap, pada tanggal 30 September 2023 dan
2022.




                                         - 41 -
Page 44
8.   PROPERTI INVESTASI

     Rincian properti investasi Grup adalah sebagai berikut :

                                                         30 September 2023
                         Saldo awal      Penambahan       Pengurangan        Reklasifikasi        Saldo Akhir


     Harga Perolehan
     Tanah             58.754.807.567                -               -       (28.385.933.731)    30.368.873.836
     Bangunan          26.703.893.215      375.245.000     365.685.800                       -   26.713.452.415

     Aset dalam
                          375.245.000                -               -        -375.245.000                      -
     penyelesaian
     Subtotal          85.833.945.781      375.245.000               -       (28.761.178.731)    57.082.326.250

     Akumulasi
     Penyusutan
     Bangunan           7.098.027.387    1.067.343.364     365.685.800          61.356.967        7.861.041.918


     Nilai Buku        78.735.918.394                                                            49.221.284.331




                                                         31 Desember 2022
                           Saldo awal     Penambahan       Pengurangan         Reklasifikasi        Saldo Akhir


     Harga Perolehan
     Tanah             57.774.782.806                -               -         980.024.761       58.754.807.567
     Bangunan          23.777.208.000    2.926.685.215               -                       -   26.703.893.215

     Aset dalam
                          373.705.999        1.539.000                                       -     375.244.999
     penyelesaian
     Subtotal          81.925.696.805    2.928.224.215               -         980.024.761       85.833.945.781

     Akumulasi
     Penyusutan
     Bangunan           5.746.072.759    1.351.954.628               -                       -    7.098.027.387


     Nilai Buku        76.179.624.046                                                            78.735.918.394



     Penyusutan yang dibebankan ke beban umum dan administrasi adalah sebesar
     Rp763.014.531 pada tanggal 30 September 2023 dan Rp1.351.954.628 pada 31 Desember
     2022 (Catatan 23).

     Properti investasi berupa tanah terdiri dari Saung Apung, Water Joy, Hobbit Hills, Indomaret, dan
     Gokart berlokasi di Harvest City milik DRP, DLS, dan KBM.

     Properti investasi berupa bangunan untuk rumah dan rumah toko yang berlokasi di Rancamaya
     milik Entitas Induk, bangunan untuk pasar tradisional dan Foodcourt Sakura berlokasi di proyek
     Harvest City milik DRP dan bangunan untuk Festival Oriental, Harvest Walk, Narma
     Supermarket, KFC, dan Harvest Box berlokasi di proyek Harvest City milik DLS.

     Berdasarkan hasil penelaahan, manajemen Grup berpendapat tidak ada situasi atau keadaan
     yang mengindikasikan terjadinya penurunan nilai atas properti investasi, pada tanggal 30
     September 2023 dan 2022.




                                               - 42 -
Page 45
9.   UTANG USAHA

     Akun ini merupakan liabilitas atas pekerjaan konstruksi perumahan dan pembelian bahan baku
     sebesar Rp12.326.116.345 dan Rp12.415.865.413 pada tanggal 30 September 2023 dan 31
     Desember 2022.

     Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, semua utang usaha Grup merupakan
     utang dari pihak ketiga dan dalam mata uang Rupiah.

10. UTANG LAIN-LAIN

     Akun ini terdiri dari :
                                                        30 September           31 Desember
                                                             2023                  2022
     Akta jual beli (AJB)                                  1.968.425.004        3.061.796.097
     Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan
                                                           1.718.564.911          921.260.775
     (BPHTB)
     Lain-lain                                            17.249.283.474        22.587.275.621
     Total                                                20.936.273.389        26.570.332.493


     Pada tanggal 30 September 2023 dan 2022, semua utang lain-lain Grup merupakan utang dari
     pihak ketiga dan dalam mata uang Rupiah.


11. PERPAJAKAN

     Pajak dibayar di muka

     Akun ini terdiri dari :
                                                            30 September        31 Desember
                                                                2023                2022
     Entitas Induk
         Pajak Penghasilan Final                             6.070.351.317      6.464.696.490
         Surat Tagihan Pajak                                 6.080.808.668      6.080.808.668
         Pajak Penghasilan Pasal 23                             57.659.629                  -
         Pajak Penghasilan Pasal 25                            662.892.888                  -
     Entitas Anak
         Pajak Penghasilan Final                             3.586.675.482      3.199.084.352
         Pajak Pertambahan Nilai                               577.510.423        823.527.925
         Pajak Penghasilan Pasal 23                              1.055.020                  -
     Jumlah                                                 17.036.953.427      16.568.117.435

     Utang pajak

     Akun ini terdiri dari :
                                                            30 September        31 Desember
                                                                2023                2022
     Entitas Induk
         Pajak Penghasilan
            Pasal 21                                           658.758.162      1.673.030.195
            Pasal 23                                            14.384.341         16.642.691
            Pasal 25                                            72.957.843         75.395.613
            Pasal 26                                           196.530.619                  -
            Pasal 29                                                68.920         26.746.315
            Final                                              332.765.128         67.663.697


                                           - 43 -
Page 46
   Pajak Pertambahan Nilai                              705.931.336     2.761.121.983
   Pajak Pembangunan I                                  666.468.531       945.847.310
Subtotal                                              2.647.864.880     5.566.447.804

Entitas Anak
    Pajak Penghasilan
       Pasal 23                                          59.544.814        22.486.524
       Pasal 21                                          17.683.454       146.939.227
       Pasal 29                                                   -        97.433.802
       Final                                            389.862.950       205.104.154
    Pajak Pertambahan Nilai                             394.567.515       494.591.491
Subtotal                                                861.658.734       966.555.198
Total                                                 3.509.523.613     6.533.003.002

Pajak Kini

Rekonsiliasi antara laba sebelum beban pajak penghasilan sesuai laporan laba rugi dan
penghasilan komprehensif lain konsolidasian dengan penghasilan kena pajak Entitas Induk
untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 30 September 2023 dan 30 September 2022
adalah sebagai berikut:
                                                    30 September        30 September
                                                         2023                2022
Laba sebelum beban pajak penghasilan
   menurut laporan laba rugi dan penghasilan
   komprehensif lain konsolidasian                  72.806.623.201     163.201.963.629
Laba sebelum beban pajak penghasilan
   Entitas Anak                                    (1.684.022.802)     (42.111.450.470)
Laba sebelum beban pajak penghasilan
   Entitas Induk                                    71.122.600.398     121.090.513.159
Beda temporer
   Penyusutan aset tetap                           (1.715.970.095)          342.914.271
   Penyisihan penurunan nilai piutang                             -                   -
   Penyisihan penggantian peralatan dan
                                                       340.490.506      (2.225.215.356)
   perlengkapan hotel
Subtotal beda temporer                             (1.375.479.590)      (1.882.301.085)
Beda tetap
   Beban pajak (STP)                                   102.141.578        6.248.194.685
   Pajak penghasilan pasal 21                        2.514.204.736        2.660.602.804
   Jamuan dan sumbangan                                586.168.685          693.583.154
   Jasa giro & bunga deposito                      (8.749.450.001)      (7.223.989.053)
   Laba atas pendapatan final                     (60.366.368.759)     (89.509.811.348)
   Pendapatan bunga atas penerapan PSAK 55             274.147.523          192.373.299
   Rent Income                                       (958.581.254)      (1.255.735.366)
   Biaya Bunga Leasing                                 (24.456.826)           8.102.304
   Biaya Bunga Bank                                               -                   -
   Kegiatan Home/Lot Owners                              15.809.900           1.902.510
   Bagian rugi (laba) anak perusahaan                4.795.715.925     (18.961.144.362)
   Lain-lain                                       (3.872.584.739)      (8.037.219.532)
Subtotal beda tetap                               (65.683.253.232)   (115.183.140.905)
Penghasilan kena pajak - Entitas Induk               4.063.867.577        4.025.071.169
                                                      894.050.867          885.515.657
Beban pajak kini- Entitas Induk
Dikurangi pajak penghasilan dibayar dimuka            720.552.517         (659.328.781)
Utang pajak penghasilan                               173.498.350           226.186.876


                                        - 44 -
Page 47
 Perhitungan utang pajak penghasilan badan non-final Grup adalah sebagai berikut:

                                                        30 September         31 Desember
                                                            2023                 2022
Beban pajak kini - Entitas Induk                           894.050.867          948.328.928
Beban pajak kini - Entitas Anak                                      -           98.969.662
Jumlah beban pajak kini                                    894.050.867        1.047.298.590
Dikurangi pajak penghasilan dibayar dimuka                 720.552.517          923.118.473
Utang pajak penghasilan                                    173.498.350          124.180.117


 Klasifikasi beban (manfaat) pajak menurut jenis pajaknya adalah :

                                                       30 September         30 September
                                                           2023                 2022
Entitas Induk
     Kini                                                 894.050.867          885.515.657
     Tangguhan                                                      -                    -
Entitas Anak
     Kini                                                           -                    -
Jumlah                                                    894.050.867          885.515.657

Pajak tangguhan


Rincian manfaat (beban) pajak penghasilan tangguhan berdasarkan unsur beda temporer sebagai
berikut :
                                                     30 September          31 Desember
                                                           2023                2022
Penyusutan aset tetap                                 (1.715.970.095)       (643.169.976)
Penyisihan penurunan nilai piutang                                  -        (39.569.734)
Penyisihan penggantian peralatan dan perlengkapan
                                                          340.490.506         105.421.747
hotel
Jumlah                                                (1.375.479.590)       (577.317.963)



Rincian dari aset pajak tangguhan Grup pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022
adalah sebagai berikut :

                                                        30 September         31 Desember
                                                            2023                 2022
Penyusutan aset tetap                                    1.659.497.020        1.729.682.182
Penyisihan penggantian peralatan dan perlengkapan
                                                         1.096.790.001       1.951.652.480
hotel
Penyisihan penurunan nilai piutang                         241.154.242         594.932.262
Jumlah                                                   2.997.441.263       4.276.266.924




                                          - 45 -
Page 48
12. UANG MUKA PELANGGAN

   Akun ini merupakan uang yang diterima dari pelanggan untuk pendapatan :

                                                         30 September         31 Desember
                                                             2023                 2022
   Penjualan tanah dan rumah tinggal                     240.811.707.218     270.560.255.497
   Keanggotaan golf – iuran bulanan                        2.604.143.602       6.151.111.325
   Lain-lain                                              12.720.034.642       8.645.854.400
   Total                                                 256.135.885.462     285.357.221.222


   Uang muka penjualan tanah dan rumah tinggal merupakan uang muka penjualan tanah dan
   bangunan unit perumahan, rumah toko, dan kios yang belum memenuhi kriteria pengakuan
   pendapatan.

   Uang muka diterima lainnya merupakan penerimaan dari calon pembeli yang masih dapat
   dibatalkan sewaktu-waktu; jaminan pembangunan atau perbaikan rumah yang akan
   dikembalikan setelah pembangunan atau perbaikan rumah telah selesai.

13. UTANG BANK

   Jangka pendek

   PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN)

   Berdasarkan Surat Persetujuan Pemberian Kredit (SP2K) No 35 /S/CMBD/CBD2/III/2022
   tanggal 31 Maret 2022, bahwa Bank BTN Komite Kredit telah memberikan persetujuan
   pemberian kredit.

   DRP memperoleh Fasilitas Kredit Modal Kerja - Pinajaman Rekening Koran (KMK-PRK) dari
   Bank BTN dengan jumlah maksimum pinjaman sebesar Rp50.000.000.000. Pinjaman ini dikenai
   bunga sebesar 9,00% per tahun dengan jangka waktu 12 bulan sejak penandatanganan
   Perjanjian Kredit. Tujuan pinjaman ini adalah Modal Kerja Operasional proyek Perumahan
   Harvest City yang berlokasi di Mekarsari, Muktijaya, Cikarageman, dan Ragemanunggal,
   Kecamatan Setu dan Cileungsi, Kabupaten Bekasi Bogor.

   Jaminan yang digunakan Entitas Induk adalah SHGB No 49 dan 51 seluas 74.083m2 berlokasi
   di Ragemanunggal, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat (Catatan 6).

   Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, saldo terhutang atas fasilitas ini
   sebesar Rp 26.321.609.276 dan Rp30.418.590.227.

   Jangka panjang

   Rincian utang bank jangka panjang yang diperoleh Grup terdiri atas :

                                                           30 September       31 Desember
                                                               2023               2022
  PT Bank Pan Indonesia Tbk (Panin)                         29.300.000.000    29.300.000.000
  PT Bank Maybank Indonesia Tbk (Maybank)                   18.777.777.778     2.500.000.000
  PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (Mandiri)                    9.120.889.780     2.097.925.967
  Total                                                     57.198.667.557    33.897.925.967
  Dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun
      PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (Mandiri)                9.120.889.780     2.097.925.967
  Total bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun             9.120.889.780     2.097.925.967




                                            - 46 -
Page 49
Bagian jangka panjang
    PT Bank Pan Indonesia Tbk (Panin)                     29.300.000.000   29.300.000.000
    PT Bank Maybank Indonesia Tbk (Maybank)               18.777.777.778    2.500.000.000
Total bagian jangka panjang                               48.077.777.777   31.800.000.000

 PT Bank Pan Indonesia Tbk (Panin)

 Berdasarkan Akta Notaris No. 10 dari Hasnah, S.H., tanggal 22 Maret 2022 DRP memperoleh
 Fasilitas Pinjaman Tetap Modal Langsung (PTM-L) dari Bank Panin dengan jumlah maksimum
 pinjaman sebesar Rp29.300.000.000. Pinjaman ini dikenai bunga sebesar 6,00% per tahun
 dengan jangka waktu 21 Maret 2025.

 Jaminan yang digunakan DRP adalah sebagai berikut (Catatan 6):

 Sebidang tanah Hak Guna Bangunan No 01555/Ragemanunggal, yang terletak di
 Ragemanunggal, Setu, Bekasi, Provinsi Jawa Barat, seluas 48.824m², sebagaimana diuraikan
 dalam Surat Ukur tanggal 8 Oktober 2020, No 00582/Ragemanunggal/2020, dengan No
 Identifikasi Bidang Tanah (NIB) 10.05.18.09.06265.

 Pada tanggal 31 Desember 2022 dan 30 September 2023, saldo terhutang atas fasilitas ini
 sebesar Rp29.300.000.000.

 PT Bank Maybank Indonesia Tbk (Maybank)

 Berdasarkan Surat Surat Penawaran Kredit (PRK dan PB) No No.S.2022.222/MBI/DirCFS
 tanggal 4 November 2022, DRP memperoleh Fasilitas Kredit Modal Kerja Konstruksi dari
 Maybank dengan jumlah maksimum pinjaman sebesar Rp10.000.000.000. Pinjaman ini dikenai
 bunga sebesar 8,50% per tahun dengan jangka waktu 1 tahun PRK dan 3 tahun PB sejak
 penandatanganan Perjanjian Kredit. Tujuan pinjaman ini adalah untuk modal kerja dibidang
 konstruksi pembangunan Harvest City, Cileungsi, Bogor.

 Jaminan yang digunakan DRP adalah sebagai berikut (Catatan 6):
 1) Tanah dan Bangunan Ruko SHGB No 10907 APHT Rp2.806.250.000;
 2) Tanah dan Bangunan Ruko SHGB No 10905 APHT Rp1.986.250.000;
 3) Tanah dan Bangunan Ruko SHGB No 11236 APHT Rp1.801.250.000;
 4) Tanah dan Bangunan Ruko SHGB No 10886 APHT Rp1.775.000.000;
 5) Tanah dan Bangunan Ruko SHGB No 10887 APHT Rp2.391.250.000.

 Atas fasilitas tersebut, DRP wajib memenuhi rasio sebagai berikut:

 1) Debt to EBITDA maksimum adalah 3,75x;
 2) DER maksimum adalah 2,5x.

 Atas fasilitas tersebut, DRP wajib untuk memberikan seluruh keterangan baik lisan maupun
 tertulis dalam betunk dokumen-dokumen, surat-surat atau dalam bentuk lainnya mengenai
 keadaan keuangan DRP atau penjamin pada waktu dan dalam bentuk yang diminta oleh
 Maybank.

 Pada tanggal 31 Desember 2022, DRP telah memenuhi semua persyaratan yang diwajibkan
 oleh Maybank.

 Pada tanggal 31 Desember 2022 dan 30 September 2023, saldo terhutang atas fasilitas ini
 sebesar Rp2.500.000.000 dan Rp18.777.777.778.

 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk

 Berdasarkan perjanjian No. CM2.BKS/SPPK.DRP-057/2019 tanggal 27 Agustus 2019, DRP
 memperoleh Fasilitas Kredit Modal Kerja Konstruksi dari Mandiri dengan jumlah maksimum
 pinjaman sebesar Rp64.000.000.000. Pinjaman ini dikenai bunga sebesar 9,75% per tahun


                                          - 47 -
Page 50
dengan jangka waktu 60 bulan sejak penandatanganan Perjanjian Kredit. Tujuan pinjaman ini
adalah untuk tambahan modal kerja konstruksi pembangunan rumah di Cluster SH&SI di
kawasan Harvest City, Cileungsi, Bogor.

Jaminan yang digunakan DRP adalah sebagai berikut (Catatan 6):
  - Tanah yang sedang dikembangkan, tanah dan bangunan siap dijual dan bangunan yang
     sedang dikonstruksi pada lokasi cluster SH dan SI yang akan diikat secara Fidusia
     sebesar Rp90.000.000.000
  - Piutang yang akan diikat secara Fidusia sebesar Rp100.000.000, jika ada
  - SHGB No. 111/Cipenjo tanggal 30 Agustus 2001, berlaku sampai dengan tanggal 30
     Agustus 2031 atas nama DLS
  - SHGB No. 92/Cipenjo tanggal 30 Agustus 2001, berlaku sampai dengan tanggal 29
     Agustus 2031 atas nama DLS
  - SHGB No. 103/Cipenjo tanggal 30 Agustus 2001, berlaku sampai dengan tanggal 29
     Agustus 2031 atas nama DLS
  - SHGB No. 110/Cipenjo tanggal 30 Agustus 2001, berlaku sampai dengan tanggal 29
     Agustus 2031 atas nama DLS
  - SHGB No. 73/Cipenjo tanggal 30 Agustus 2001, berlaku sampai dengan tanggal 29
     Agustus 2031 atas nama DLS
  - SHGB No. 21/Cipenjo tanggal 11 September 1991, berlaku sampai dengan tanggal 10
     September 2029 atas nama DLS
  - SHGB No. 22/Cipenjo tanggal 11 September 1991, berlaku sampai dengan tanggal 10
     September 2029 atas nama DLS
  - SHGB No. 49/Cipenjo tanggal 30 Agustus 2001, berlaku sampai dengan tanggal 29
     Agustus 2031 atas nama DLS
  - SHGB No. 53/Cipenjo tanggal 30 Agustus 2001, berlaku sampai dengan tanggal 29
     Agustus 2031 atas nama DLS
  - SHGB No. 11690/Cipenjo tanggal 27 September 2016, berlaku sampai dengan tanggal 29
     Agustus 2031 atas nama DLS
  - SHGB No. 11691/Cipenjo tanggal 27 September 2016, berlaku sampai dengan tanggal 10
     September 2029 atas nama DLS
  - SHGB No. 11692/Cipenjo tanggal 27 September 2016, berlaku sampai dengan tanggal 10
     September 2029 atas nama DLS
  - SHGB No. 11689/Cipenjo tanggal 27 September 2016, berlaku sampai dengan tanggal 29
     Agustus 2031 atas nama DLS
  - SHGB No. 105/Cipenjo tanggal 30 Agustus 2001, berlaku sampai dengan tanggal 29
     Agustus 2031 atas nama DLS
  - SHGB No. 104/Cipenjo tanggal 30 Agustus 2001, berlaku sampai dengan tanggal 29
     Agustus 2031 atas nama DLS

Seluruh agunan akan diikat Hak Tanggungan pertama senilai total Rp99.484.000.000.

Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, saldo terhutang atas fasilitas ini
sebesar Rp- dan Rp-.

DRP juga memperoleh Fasilitas Kredit Modal Kerja infrastruktur dari Mandiri dengan jumlah
maksimum pinjaman sebesar Rp26.000.000.000. Pinjaman ini dikenai bunga sebesar 9,75% per
tahun dengan jangka waktu 60 bulan sejak penandatanganan Perjanjian Kredit, termasuk masa
penarikan selama 12 bulan. Tujuan pinjaman ini adalah untuk pembiayaan infrastruktur
(prasarana dan listrik) perumahan di cluster SH&SI di kawasan Harvest City.

Atas fasilitas tersebut, DRP wajib melakukan hal-hal berikut:
    -   Menyampaikan laporan kegiatan usaha/ proyek
    -   Menyampaikan laporan keuangan in-house setiap triwulan
    -   Menyerahkan copy AJB, atas rumah yang sudah diserah terimakan setiap bulannya
    -   Menjaga outstanding fasilitas kredit tercover oleh aset real estat lancar
    -   Menyisihkan dana (sinking fund) minimal sebesar 42 juta dari setiap unit rumah yang
        terjual pada availability period KMK infrastruktur untuk pembayaran kewajiban KMK
        infrastruktur
    -   Menyewakan aset perusahaan yang menjadi agunan di Mandiri kepada pihak ketiga


                                       - 48 -
Page 51
  Atas fasilitas tersebut, DRP tanpa persetujuan dari Mandiri, dilarang melakukan hal-hal berikut:
      -   Mengubah susunan kepemilikan saham.
      -   Memperoleh fasilitas kredit dari pihak lain.
      -   Mengikatkan diri sebagai penjamin hutang atau menjaminkan harta kekayaan DRP,
          kecuali harta yang tidak dijaminkan ke Mandiri
      -   Menjadikan tanah dan bangunan SH&SI sebagai agunan atas fasilitas kredit atas nama
          DRP
      -   Membagikan dividen, kecuali besarnya tidak melebihi 50% dari laba berjalan dan current
          ratio setelah pembagian dividen minimal sebesar 100%
      -   Menyewakan aset perusahaan yang menjadi agunan di Mandiri kepada pihak ketiga

  Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, saldo terhutang atas fasilitas ini
  sebesar Rp9.120.889.780 dan Rp2.097.925.967.

   PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk

   Pada tanggal 20 Desember 2013, DRP memperoleh fasilitas Kredit Konstruksi - Pinjaman
   Rekening Koran (KYG-PRK) baru dari BTN untuk pembangunan proyek “Harvest City” dengan
   jumlah kredit maksimum sebesar Rp112.000.000.000. Pinjaman ini dikenai bunga sebesar 12%
   per tahun dan akan jatuh tempo dalam jangka waktu 3 tahun sejak tanggal penandatanganan
   perjanjian kredit.

   Berdasarkan Akta Notaris Maria Andriani Kidarsa, S.H. pada tanggal 29 Juli 2016, DRP dan
   BTN setuju untuk memperpanjang tanggal jatuh tempo pinjaman ini menjadi tanggal 27 Juli
   2017.

   Berdasarkan persetujuan No. 576/S/Bks.Ut/CSM/ X/2016, DRP dan BTN setuju untuk
   memperpanjang tanggal jatuh tempo pinjaman ini menjadi tanggal 20 Desember 2018.

   Berdasarkan Akta Notaris Maria Andriani Kidarsa, S.H., No. 24 tangggal 19 Desember 2018,
   DRP dan BTN setuju untuk memperpanjang tanggal jatuh tempo pinjaman ini menjadi tanggal
   20 Desember 2022 dan dikenakan bunga sebesar 12,5% per tahun.

   Berdasarkan perjanjian kredit Swadaya No. 07/00016/PK/12/2020, DRP dan BTN setuju untuk
   memperpanjang tanggal jatuh tempo pinjaman ini menjadi tanggal 20 Desember 2022 dan
   dikenakan bunga sebesar 12,5% per tahun.

  Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, saldo terhutang atas fasilitas ini
  sebesar - dan -.

14. UTANG LEMBAGA KEUANGAN

  Grup memperoleh utang pembiayaan dari beberapa perusahaan jasa keuangan sehubungan
  dengan pembelian kendaraan operasi.

  Utang pembiayaan ini akan jatuh tempo dalam berbagai tanggal di tahun di 2019 - 2022, dan
  Grup dikenai bunga berkisar antara 3,50%-5,85% per tahun.


                                                         30 September            31 Desember
                                                             2023                    2022
 PT BCA Finance                                                          -                     -
 PT Maybank Indonesia Finance                                            -            24.456.832
 Total                                                                   -            24.456.832
 Dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun
     PT BCA Finance                                                      -                     -
     PT Maybank Indonesia Finance                                        -            24.456.832
 Total                                                                   -            24.456.832

                                            - 49 -
Page 52
  Beberapa kendaraan milik Grup dijadikan sebagai jaminan atas utang pembiayaan konsumen
  yang diperoleh oleh Grup (Catatan 7).


15. JAMINAN KEANGGOTAAN GOLF

  Akun ini merupakan refundable deposit - uang jaminan keanggotaan golf yang akan dikembalikan
  kepada anggota setelah 30 tahun. Pada tanggal jatuh tempo, anggota dapat menukar jaminan
  tersebut dengan paket-paket golf yang telah disediakan. Grup menghitung biaya perolehan
  diamortisasi atas jaminan keanggotaan golf dan selisih atas nilai tercatat dan biaya perolehan
  diamortisasi diakui sebagai pendapatan bunga yang ditangguhkan yang diamortisasi dengan
  metode suku bunga efektif.


16. IMBALAN KERJA KARYAWAN

  Grup kewajiban imbalan kerja yang tidak didanai sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 35
  Tahun 2021 (PP 35/2021) yang menerapkan pengaturan Peraturan Pemerintah Pengganti
  Undang-Undang (Perppu) No. 2/2022 tentang Cipta Kerja pada tahun 2022 dan Undang-undang
  No. 11/2020 tentang Cipta Kerja pada tahun 2021). Imbalan tersebut tidak didanai. Tabel berikut
  menyajikan komponen dari beban imbalan neto yang diakui dalam laporan laba rugi dan
  penghasilan komprehensif lain konsolidasian dan jumlah yang diakui dalam laporan posisi
  keuangan konsolidasian untuk liabilitas imbalan kerja yang dihitung oleh KKA Arya Bagiastra,
  aktuaris independen, berdasarkan laporannya masing-masing tertanggal 10 Februari 2023 dan
  28 Januari 2022 untuk perhitungan liabilitas imbalan kerja tanggal 31 Desember 2022 dan 2021.
  Perhitungan aktuaris menggunakan metode “Projected Unit Credit” dengan asumsi-asumsi
  sebagai berikut:

   Tingkat diskonto                                                       7,01-7,33%
   Kenaikan gaji masa depan                                                     5%
   Tingkat mortalitas                                                    TMI IV-2019
   Tingkat cacat                                                    10% dari tingkat kematian
   Umur pensiun                                                            55 tahun


  Rekonsiliasi jumlah liabilitas imbalan kerja karyawan terhadap posisi keuangan konsolidasian
  adalah sebagai berikut:

                                                         30 September           31 Desember
                                                             2023                    2022
   Saldo awal                                            41.690.195.168          53.580.455.294
   Beban tahun berjalan                                               -        (11.898.891.010)
   Keuntungan aktuarial yang diakui                                   -               8.630.884
   Saldo akhir                                           41.690.195.168          41.690.195.168



  Pada tanggal 30 September 2023, Grup tidak menghitung imbalan kerja karena akan dihitung
  dan diakui pada akhir tahun setelah dihitung oleh aktuaris independen.

  Manajemen Grup telah mereviu asumsi yang digunakan dan berpendapat bahwa asumsi tersebut
  sudah memadai. Manajemen berkeyakinan bahwa liabilitas imbalan kerja tersebut telah memadai
  untuk menutupi liabilitas imbalan kerja Grup.




                                           - 50 -
Page 53
17. MODAL SAHAM

  Rincian pemegang saham dan jumlah kepemilikannya pada tanggal 30 September 2023 dan 31
  Desember 2022 berdasarkan catatan administrasi yang dikelola oleh PT Sinartama Gunita, Biro
  Administrasi Efek adalah sebagai berikut :

                                            Saham
                                                              Persentase
         Pemegang Saham                  ditempatkan/                                Jumlah
                                                              kepemilikan
                                         disetor penuh
   Top Global Limited                      4.246.921.595          89,00%        1.350.521.067.210
   JPMC NA RE – Lotus
                                            363.841.493            7,62%          115.701.594.774
   Global Investments LTD
   Masyarakat (masing-masing
                                            161.375.149            3,38%           51.317.297.382
   dibawah 5%)
   Jumlah                                 4.772.138.237          100,00%        1.517.539.959.366


18. TAMBAHAN MODAL DISETOR

   Terdiri atas :
                                                            30 September          31 Desember
                                                                2023                  2022
   Saldo kuasi atas reorganisasi                             2.248.288.685        2.248.288.685
   Jumlah                                                    2.248.288.685        2.248.288.685


   Pada tanggal 30 April 2011, Entitas Induk telah melaksanakan kuasi reorganisasi untuk
   melakukan eliminasi atas saldo defisit. Pada saat pelaksanaan kuasi reorganisasi, saldo akun ini
   adalah sebesar Rp 28.974.121.631. Entitas Induk telah menggunakan nilai akun ini sebesar
   Rp26.725.832.946, untuk mengeliminasi saldo defisit, sehingga saldo akun ini pada tanggal
   31 Desember 2011 adalah sebesar Rp2.248.288.685.


19. KEPENTINGAN NONPENGENDALI

   Perhitungan kepentingan nonpengendali atas aset bersih entitas anak yang dikonsolidasi pada
   tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022 adalah sebagai berikut:


                                                            30 September          31 Desember
                                                                2023                  2022
   Saldo awal                                              898.115.675.307       881.347.707.143
   Bagian kepentingan nonpengendali
       atas laba bersih tahun berjalan                      (5.456.392.335)       16.767.968.164
   Saldo akhir                                             892.659.282.972       898.115.675.307


   Rincian kepentingan nonpengendali atas aset bersih entitas anak yang dikonsolidasikan adalah
   sebagai berikut:
                                                          30 September           31 Desember
                                                               2023                  2022
   PT Dwigunatama Rintisprima                            817.404.783.180      823.573.952.872
   PT Tajur Surya Abadi                                    75.254.500.141       74.541.722.434
   Total                                                 892.659.283.320      898.115.675.307




                                            - 51 -
Page 54
20. PENJUALAN

       Akun ini terdiri dari :
                                                               2023               2022
                                                         (sembilan bulan)    (sembilan bulan)
      Penjualan tanah dan rumah tinggal                   235.191.112.914    334.948.021.710
      Pendapatan operasi golf, country club, hotel
          dan estat manajemen                             91.374.178.640      87.967.793.268
      Pendapatan keanggotaan golf                         13.235.918.583      12.731.097.041
      Pendapatan tiket dan sewa ruang                      3.211.189.942       2.934.616.633
      Total                                              343.012.400.080     438.581.528.652



21. BEBAN POKOK PENJUALAN

       Akun ini terdiri dari :
                                                               2023               2022
                                                         (sembilan bulan)    (sembilan bulan)
      Beban tanah dan rumah tinggal                        61.836.343.521     99.044.074.700
      Beban operasi golf, country club,
         dan estat manajemen                              83.636.720.439      63.971.814.361
      Penyusutan aset tetap (Catatan 7)                    5.800.248.836       5.882.648.463
                                                         151.273.312.797      168.898.537.524




22. BEBAN PENJUALAN

       Akun ini terdiri dari :
                                                               2023               2022
                                                         (sembilan bulan)    (sembilan bulan)
      Iklan, promosi, even, dan pameran                    28.563.604.735     27.675.903.838
      Komisi                                                2.268.107.546      3.441.013.065
      Lain-lain                                               854.641.430      1.061.461.254
      Total                                                31.686.353.710     32.178.378.157



23.    BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI

      Akun ini terdiri dari :
                                                              2023                2022
                                                         (sembilan bulan)    (sembilan bulan)
  Gaji, upah dan tunjangan                                  69.788.806.588      74.609.879.532
  Penyusutan aset tetap (Catatan 7)                          2.426.082.724       3.091.828.309
  Sewa                                                       3.608.311.405       2.300.980.204
  Perjamuan dan sumbangan                                    5.034.388.777       3.000.560.747
  Perjalanan dinas dan transportasi                          3.064.667.115       2.179.727.599
  Pemeliharaan, perbaikan dan keamanan                       1.956.373.186       2.146.545.165
  Jasa konsultan                                             8.769.597.467       1.678.149.280
  Listrik, air dan telepon                                   1.203.086.876       1.176.631.411
  Penyisihan penurunan nilai piutang usaha(Catatan 5)                    -                   -


                                                - 52 -
Page 55
  Penyusutan properti investasi (Catatan 8)                      1.067.343.364           960.610.240
  Perlengkapan kantor                                              620.766.174           784.411.669
  Pendidikan, latihan, seragam dan rekrutmen                       460.579.745           272.749.083
  Asuransi                                                       1.067.544.359           903.910.849
  Iuran                                                            431.879.899           479.924.685
  Perijinan                                                        556.442.804           298.688.838
  Lain-lain                                                      2.337.395.287         2.454.043.128
  Total                                                        102.393.265.768        96.338.640.739


24.    LABA PER SAHAM

      Berikut ini adalah data yang digunakan untuk penghitungan laba per saham dasar:
                                                                    2023                 2022
                                                              (sembilan bulan)     (sembilan bulan)
      Laba (rugi) bersih tahun berjalan yang dapat
                                                                67.530.472.268       121.919.143.916
          diatribusikan kepada pemilik Entitas Induk
      Rata-rata tertimbang jumlah saham yang beredar             4.784.651.121        4.784.651.121
      Laba (rugi) per saham dasar (Rupiah penuh)                          14,11               25,48




                                               - 53 -
Page 56
          25.       INFORMASI SEGMEN USAHA

                Informasi segmen usaha Grup adalah sebagai berikut :

                                                                                               30 September 2023
                                    Real estat           Golf dan            Estate                   Hotel          Investasi
                                    dan properti       country club       manajemen                                 dan lainnya            Eliminasi          Konsolidasi
Penjualan                          239.789.357.760      41.693.367.399     16.072.481.155          45.395.830.128      61.363.638                       -    343.012.400.080
Beban pokok penjualan              (95.215.883.684)    (18.597.268.201)   (12.299.622.940)       (25.116.027.624)                 -          (44.510.348)   (151.273.312.797)
Laba (rugi) kotor                  144.573.474.076      23.096.099.199      3.772.858.215          20.279.802.504      61.363.638            (44.510.348)    191.739.087.283


Beban penjualan                    (28.604.370.950)     (2.639.841.952)                  -          (442.140.809)                 -                     -    (31.686.353.710)
Beban umum dan administrasi        (60.775.443.511)    (16.951.890.774)    (7.707.871.883)       (16.836.926.944)    (139.094.400)            17.961.744    (102.393.265.768)
Beban keuangan                      (4.716.693.838)                   -                  -                      -                 -                     -     (4.716.693.838)
Beban pajak final                   (6.159.266.515)         (4.566.970)       (19.483.547)                      -     (14.499.523)                      -     (6.197.816.554)
Lain-lain - bersih                  11.770.240.836          35.525.803      2.296.978.054           1.223.003.869        3.373.958                      -     15.329.122.521
Bagian laba bersih Entitas Anak     (4.795.715.925)                   -                  -                      -                 -        4.795.715.925                    -
Laba (rugi) sebelum manfaat
      (beban) pajak                 51.292.224.173       3.535.325.306     (1.657.519.161)          4.223.738.621     (88.856.327)         4.769.167.321      62.074.079.933
Manfaat (beban) pajak                              -                  -                                         -                 -                     -                   -
                                                                                         -
Kepentingan nonpengendali             6.145.994.872                   -                                         -                 -        (689.602.537)       5.456.392.335
                                                                                         -
Jumlah laba komprehensif
      tahun berjalan                57.438.219.045       3.535.325.306     (1.657.519.161)          4.223.738.621     (88.856.327)         4.079.564.784      67.530.472.268


Aset dan liabilitas
Aset segmen                       3.462.731.407.645    190.566.894.274     11.450.756.140         140.087.014.127   20.687.808.210     (362.533.286.581)    3.462.990.593.815
Investasi pada entitas anak        992.611.336.059                    -                  -                      -    8.846.861.820    (1.001.233.197.878)        225.000.001
Jumlah aset                       4.455.342.743.704    190.566.894.274     11.450.756.140         140.087.014.127   29.534.670.030    (1.363.766.484.460)   3.463.215.593.816
Liabilitas segmen                  399.749.164.944     156.095.902.049     84.759.434.587         178.692.701.285     546.395.402      (378.006.861.593)     441.836.736.674




                                                                                      - 54 -
Page 57
                                                                                               30 September 2022
                                    Real estat           Golf dan            Estate                   Hotel          Investasi
                                    dan properti       country club       manajemen                                 dan lainnya            Eliminasi          Konsolidasi
Penjualan                          338.824.950.154      38.889.591.755     15.084.582.091          45.719.191.014      63.213.638                       -    438.581.528.652
Beban pokok penjualan             (117.821.824.634)    (17.403.855.473)   (10.610.796.720)       (23.017.776.103)                 -          (44.284.594)   (168.898.537.524)
Laba (rugi) kotor                  221.003.125.520      21.485.736.282      4.473.785.371          22.701.414.911      63.213.638            (44.284.594)    269.682.991.128


Beban penjualan                    (28.807.519.977)     (2.981.145.093)                  -          (389.713.087)                 -                     -    (32.178.378.157)
Beban umum dan administrasi        (59.803.504.053)    (12.879.724.873)    (6.646.791.260)       (16.928.141.675)     (98.440.622)            17.961.744     (96.338.640.739)
Beban keuangan                      (3.132.572.149)                   -                  -            (1.320.000)                 -                     -     (3.133.892.149)
Beban pajak final                   (8.526.619.819)         (3.025.000)       (32.117.550)                      -      (6.136.362)         (885.515.657)      (9.453.414.388)
Lain-lain - bersih                    6.491.852.140     (1.152.733.658)       530.761.572            247.489.082       65.047.198          6.248.194.685      12.430.611.019
Bagian laba bersih Entitas Anak     18.961.144.362                    -                  -                      -                 -     (18.961.144.362)                    -
Laba (rugi) sebelum manfaat
      (beban) pajak                146.185.906.024       4.469.107.658     (1.674.361.867)          5.629.729.231      23.683.852       (13.624.788.184)     141.009.276.714
Manfaat (beban) pajak                              -                  -                  -                      -                 -                     -                   -
Kepentingan nonpengendali          (19.275.817.940)                   -                  -                      -                 -          185.685.142     (19.090.132.798)
Jumlah laba komprehensif
      tahun berjalan               126.910.088.084       4.469.107.658     (1.674.361.867)          5.629.729.231      23.683.852       (13.439.103.042)     121.919.143.916


Aset dan liabilitas
Aset segmen                       3.368.413.828.924    171.684.718.616      4.980.182.631         117.429.479.365   20.754.407.461     (300.919.693.328)    3.382.342.923.668
Investasi pada entitas anak       1.001.724.127.798                   -                  -                      -    8.846.861.820    (1.010.345.989.618)        225.000.000
Jumlah aset                       4.370.137.956.722    171.684.718.616      4.980.182.631         117.429.479.365   29.601.269.281    (1.311.265.682.947)   3.382.567.923.669

Liabilitas segmen                  419.080.232.315     136.233.504.376     72.370.827.948         155.630.592.440     503.533.981      (321.776.508.804)     462.042.182.256




                                                                                      - 55 -
Page 58
26. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK BERELASI

   Sifat Hubungan

   PT Asuransi Sinarmas merupakan entitas yang dimiliki secara tidak langsung oleh keluarga
   dekat Direksi dan Komisaris Entitas Induk dan Entitas Anak.

   Transaksi Dengan Pihak-pihak Yang Berelasi

   Entitas Induk dan Entitas Anak mengasuransikan bangunan, club house dan kendaraan kepada
   PT Asuransi Sinarmas (lihat Catatan 7).

27. ASET MONETER DALAM MATA UANG ASING

   Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, Grup memiliki asset dalam mata uang
   asing sebesar Rp21.308.060.760 (USD1.372.411) dan Rp29.399.073.205 (USD1.929.073).

28. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN

   Dalam aktivitas usahanya sehari-hari, Grup dihadapkan pada berbagai risiko. Risiko utama yang
   dihadapi Grup yang timbul dari instrumen keuangan adalah risiko kredit, risiko pasar (yaitu
   tingkat suku bunga dan risiko nilai tukar mata uang asing), dan risiko likuiditas. Fungsi utama dari
   manajemen risiko Grup adalah untuk mengidentifikasi seluruh risiko kunci, mengukur risiko-risiko
   ini dan mengelola posisi risiko sesuai dengan kebijakan dan risk appetite Grup. Grup secara rutin
   menelaah kebijakan dan sistem manajemen risiko untuk menyesuaikan dengan perubahan di
   pasar, produk dan praktek pasar terbaik.

   Manajemen risiko merupakan tanggung jawab Direksi, yang dibantu oleh Komite Manajemen
   Risiko Keuangan (Komite MRK). Komite MRK terdiri atas Finance Controller dan Manajer
   Operasional yang mewakili setiap entitas anak, dan dipimpin oleh Direktur Keuangan. Direksi
   bertugas menentukan prinsip dasar kebijakan manajemen risiko Grup secara keseluruhan serta
   kebijakan pada area tertentu seperti risiko kredit, risiko mata uang asing, risiko suku bunga,dan
   risiko likuiditas.

   Grup menggunakan berbagai metode untuk mengukur risiko yang dihadapinya. Metode ini
   meliputi analisis sensitivitas untuk risiko tingkat suku bunga, nilai tukar dan risiko harga lainnya,
   analisis umur piutang untuk risiko kredit.

   Sementara itu, Komite MRK bertugas membantu Dewan Direksi dalam melaksanakan tanggung
   jawabnya untuk memastikan bahwa manajemen risiko telah dilaksanakan sesuai dengan prinsip
   yang telah ditetapkan.

   Risiko kredit

   Risiko kredit adalah risiko bahwa pihak ketiga tidak akan memenuhi liabilitasnya berdasarkan
   instrumen keuangan atau kontrak pelanggan, yang menyebabkan kerugian keuangan. Grup
   dihadapkan pada risiko kredit dari kegiatan operasi dan dari aktivitas pendanaan, termasuk
   deposito pada bank, transaksi valuta asing dan instrument keuangan lainnya.

   Tabel berikut ini menggambarkan rincian eksposur kredit Grup pada nilai tercatat (tanpa
   memperhitungkan agunan atau pendukung kredit lainnya), yang dikategorikan berdasarkan
   operasi utama.




                                               - 56 -
Page 59
                                                     30 September 2023
                      Belum jatuh tempo    Telah jatuh tempo      Telah jatuh tempo
                          atau tidak             tetapi                  dan
                         mengalami         belum mengalami           mengalami
                                                                                          Jumlah
                       penurunan nilai      penurunan nilai        penurunan nilai
Kas dan setara kas      320.059.184.982                     -                      -   320.059.184.982
Piutang usaha              8.247.059.898       7.771.208.079                       -    16.018.267.977
Piutang lain-lain          3.815.659.470                    -                      -     3.815.659.470
Aset lancar lainnya      16.459.443.004                    -                       -    16.459.443.004
Total                   348.581.347.354       7.771.208.079                        -   356.352.555.433




                                                      31 Desember 2022
                      Belum jatuh tempo    Telah jatuh tempo      Telah jatuh tempo
                          atau tidak             tetapi                  dan
                         mengalami         belum mengalami           mengalami
                                                                                          Jumlah
                       penurunan nilai      penurunan nilai        penurunan nilai
Kas dan setara kas      312.625.812.454                     -                      -   312.625.812.454
Piutang usaha             18.694.343.728       4.908.977.246          1.995.863.832     25.599.184.806
Piutang lain-lain          3.370.553.478                    -                      -     3.370.553.478
Aset lancar lainnya          993.420.289                   -                       -      993.420.289
Total                   335.684.129.949       4.908.977.246           1.995.863.832    342.588.971.027


 Untuk piutang usaha dan aset kontrak, Grup telah menerapkan pendekatan yang
 disederhanakan dalam PSAK 71 untuk mengukur cadangan kerugian ECL sepanjang umur. Grup
 menentukan kerugian kredit ekspektasian atas pos-pos ini dengan menggunakan matriks provisi,
 yang diestimasi berdasarkan pengalaman kerugian kredit historis berdasarkan status jatuh tempo
 debitur, disesuaikan untuk mencerminkan kondisi saat ini dan estimasi kondisi ekonomik masa
 depan. Oleh karena itu, profil risiko kredit dari aset tersebut disajikan berdasarkan status
 tunggakannya dalam matriks provisi.

 Grup melakukan hubungan usaha hanya dengan pihak ketiga yang diakui dan kredibel. Grup
 memiliki kebijakan untuk semua pelanggan yang akan melakukan perdagangan secara kredit
 harus melalui prosedur verifikasi kredit. Sebagai tambahan jumlah piutang dipantau secara terus
 menerus untuk mengurangi risiko penurunan nilai piutang.

 Risiko kredit juga timbul dari simpanan-simpanan di bank dan institusi keuangan. Untuk
 memitigasi risiko kredit, Perusahaan menempatkan kas pada institusi keuangan yang terpercaya.

 Risiko pasar

 Risiko pasar adalah risiko dimana nilai wajar dari arus kas masa depan dari suatu instrumen
 keuangan akan berfluktuasi karena perubahan harga pasar. Grup dipengaruhi oleh risiko pasar,
 terutama risiko tingkat suku bunga.

 Risiko tingkat suku bunga

 Risiko tingkat suku bunga adalah risiko dimana nilai wajar atau arus kas masa depan dari suatu
 instrumen keuangan berfluktuasi karena perubahan suku bunga pasar. Pengaruh dari risiko
 perubahan suku bunga pasar berhubungan dengan pinjaman jangka pendek dan panjang dari
 Grup yang dikenai suku bunga mengambang.

 Grup didanai dengan utang bank yang dikenai bunga. Oleh karena itu, eksposur Grup tertentu
 terhadap risiko pasar untuk perubahan tingkat suku bunga terutama sehubungan dengan
 liabilitas dengan bunga. Kebijakan Grup adalah mendapatkan tingkat suku bunga yang paling
 menguntungkan tanpa meningkatkan ekposur terhadap mata uang asing, yaitu dengan
 mengendalikan beban bunga dengan membuat kombinasi antara utang usaha, pinjaman jangka
 panjang dengan tingkat suku bunga tetap dan mengambang.




                                            - 57 -
Page 60
Tabel berikut adalah nilai tercatat, berdasarkan jatuh temponya, atas liabilitas keuangan Grup
yang terkait risiko suku bunga:


                                                                30 September 2023
                                      Rata-rata            Jatuh tempo
                                                                               Jatuh tempo
                                     suku bunga             dalam satu                                          Jumlah
                                                                              diatas 2 tahun
                                    mengambang                tahun
Liabilitas
     Utang bank jangka
                                    6,00%-9,75%           9.120.889.780           48.077.777.777             57.198.667.557
     panjang
     Utang lembaga keuangan         3,5% - 5,85%                         -                      -                            -



                                                                 31 Desember 2022
                                      Rata-rata            Jatuh tempo
                                                                                Jatuh tempo
                                     suku bunga             dalam satu                                          Jumlah
                                                                               diatas 2 tahun
                                    mengambang                tahun
Liabilitas
     Utang bank jangka
                                    6,00%-9,75%           2.097.925.967           31.800.000.000             33.897.925.967
     panjang
     Utang lembaga keuangan         3,5% - 5,85%              24.456.826                        -               24.456.826



Risiko Likuiditas

Risiko likuiditas adalah risiko ketika Grup tidak bisa memenuhi liabilitas pada saat jatuh tempo.
Manajemen melakukan evaluasi dan pengawasan yang ketat atas arus kas masuk (cash-in) dan
kas keluar (cash-out) untuk memastikan tersedianya dana untuk memenuhi kebutuhan
pembayaran liabilitas yang jatuh tempo. Secara umum, kebutuhan dana untuk pelunasan
liabilitas jangka pendek maupun jangka panjang yang jatuh tempo diperoleh dari penjualan
kepada pelanggan.

Tabel di bawah merupakan profil jatuh tempo liabilitas keuangan Grup berdasarkan pembayaran
kontraktual yang tidak terdiskonto pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022 :

                                                                      30 September 2023
                            Kurang dari 3       Antara 3 bulan         1 tahun sampai       2 tahun sampai
                                                                                                                    Jumlah
                               bulan             dan 1 tahun               2 tahun              5 tahun
Utang bank jangka
                                            -   26.321.609.276                          -                -        26.321.609.276
pendek
Utang usaha                 12.326.116.345                       -                      -                -        12.326.116.345
Utang lain-lain             20.936.273.389                       -                      -                -        20.936.273.389
Beban akrual                 3.509.523.613                       -                      -                -         3.509.523.613
Utang bank jangka
                                            -      9.120.889.780        48.077.777.777                   -        57.198.667.557
panjang
Utang lembaga keuangan                      -                    -                      -                -                       -
Total liabilitas keuangan   36.771.913.347      35.442.499.056          48.077.777.777                   -       120.292.190.180




                                                                     31 Desember 2022
                            Kurang dari 3       Antara 3 bulan         1 tahun sampai       2 tahun sampai
                                                                                                                    Jumlah
                               bulan             dan 1 tahun               2 tahun              5 tahun
Utang bank jangka
                            30.418.590.227                       -                      -                -        30.418.590.227
pendek
Utang usaha                                 -   12.415.865.413                          -                -        12.415.865.413
Utang lain-lain                             -   26.570.332.493                          -                -        26.570.332.493
Beban akrual                                -      7.758.700.997                        -                -         7.758.700.997
Utang bank jangka
                                            -      2.097.925.967                        -   31.800.000.000        33.897.925.967
panjang
Utang lembaga keuangan         24.456.826                        -                      -                -            24.456.826
Total liabilitas keuangan   30.627.717.278      48.842.824.870                          -   31.800.000.000       111.085.871.923



                                                       - 58 -
Page 61
Manajemen permodalan

Tujuan utama pengelolaan modal Grup adalah untuk memastikan pemeliharaan peringkat kredit
yang tinggi dan rasio modal yang sehat untuk mendukung usaha dan memaksimalkan imbalan
bagi pemegang saham.

Manajemen Grup mengelola struktur permodalan dan melakukan penyesuaian, berdasarkan
perubahan kondisi ekonomi. Untuk memelihara dan menyesuaikan struktur permodalan, Grup
dapat memilih menyesuaikan pembayaran dividen kepada pemegang saham. Tidak ada
perubahan yang dibuat dalam tujuan, kebijakan, atau proses selama periode yang disajikan.

Kebijakan Grup adalah untuk menjaga rasio modal yang sehat dalam rangka untuk
mengamankan pembiayaan pada biaya yang wajar.

Tabel di bawah ini merangkum jumlah modal yang dipertimbangkan oleh Grup pada tanggal
30 September 2023 dan 31 Desember 2022:
                                                30 September           31 Desember
                                                     2023                  2022
Modal saham                                   1.517.539.959.366     1.517.539.959.366
Tambahan modal disetor                             2.248.288.685        2.248.288.685
Saldo laba                                      604.952.229.843       537.421.757.575
Total                                         2.124.740.477.894     2.057.210.005.626


Sebagaimana praktik yang berlaku umum, Grup mengevaluasi struktur permodalan melalui rasio
utang terhadap modal (gearing ratio) yang dihitung melalui pembagian antara utang bersih
dengan modal. Utang bersih adalah jumlah liabilitas sebagaimana disajikan di dalam laporan
posisi keuangan konsolidasian dikurangi dengan jumlah kas dan setara kas, sedangkan modal
meliputi seluruh komponen ekuitas dalam laporan posisi keuangan konsolidasian pada tanggal
30 September 2023 dan 31 Desember 2022, perhitungan rasio adalah sebagai berikut:


                                                    30 September           31 Desember
                                                        2023                   2022
Total liabilitas                                    441.836.735.479       463.973.744.222
Dikurangi kas dan setara kas                        320.059.184.982       313.283.850.490
Liabilitas bersih                                   121.777.550.497       150.689.893.732
Total ekuitas                                     3.021.378.858.335     2.959.304.726.614
Rasio liabilitas terhadap modal                                0,04                  0,05




                                       - 59 -
Page 62
29. INSTRUMEN KEUANGAN

   Tabel di bawah ini adalah perbandingan nilai tercatat dan nilai wajar dari instrumen keuangan
   Grup yang dicatat di laporan keuangan konsolidasian pada tanggal 30 September 2023 dan 31
   Desember 2022:

                                            Nilai tercatat                              Nilai wajar
                                 30 September           31 Desember         30 September          31 Desember
                                     2023                     2022              2023                     2022
Aset Keuangan
Pinjaman yang diberikan dan
piutang:
Kas dan setara kas              320.059.184.982       313.283.850.490      320.059.184.982      313.283.850.490
Piutang usaha                    16.018.267.977         23.603.320.974      16.018.267.977        23.603.320.974
Piutang lain-lain                 3.815.659.470          3.370.553.478       3.815.659.470            3.370.553.478
Aset lancar lainnya                887.371.999               993.420.289      887.371.999              993.420.289
Aset tidak lancar lainnya          224.999.999           1.373.785.622        224.999.999             1.373.785.622
Total Aset Keuangan             340.780.484.428       342.624.930.853      340.780.484.428      342.624.930.853


Liabilitas Keuangan
Utang bank jangka pendek                        -       30.418.590.227                     -      30.418.590.227
Utang usaha                      12.326.116.345         12.415.865.413      12.326.116.345        12.415.865.413
Utang lain-lain                  20.936.273.389         26.570.332.493      20.936.273.389        26.570.332.493
Beban masih harus dibayar         3.509.523.613          7.943.371.222       3.509.523.613            7.943.371.222
Utang bank jangka panjang        57.198.667.557         33.897.925.967      57.198.667.557        33.897.925.967
Utang lembaga keuangan                          -             24.456.826                   -            24.456.826
Total Liabilitas Keuangan        93.970.580.904       111.270.542.148       93.970.580.904      111.270.542.148



   Berikut ini adalah metode dan asumsi yang digunakan untuk menentukan nilai wajar masing-
   masing kelompok dari instrumen keuangan Grup:

    1.     Kas dan setara kas, piutang usaha, piutang lain-lain, asset lancar lainnya, utang usaha,
           utang lain-lain dan beban masih harus dibayar mendekati nilai tercatatnya karena bersifat
           jangka pendek.

    2.     Nilai tercatat dari liabilitas keuangan berupa utang bank jangka pendek, utang bank jangka
           panjang, utang lembaga keuangan, dan utang obligasi mendekati nilai wajarnya karena
           suku bunga mengambang dari instrumen keuangan ini tergantung penyesuaian oleh pihak
           bank.

    3.     Aset tidak lancar lainnya dicatat sebesar biaya historis karena nilai wajarnya tidak dapat
           diukur secara handal.




                                                    - 60 -

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.44 MB
Published30 Oct 2023
Pages62
Characters209,082
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

The name pass has not read this document yet.

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 5

inlineXBRL.zip done
FinancialStatement-2023-III-SMDM.xlsx done
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result