Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 56
Page 1
Nomor Surat 139/PTSN/X/2023
Nama Emiten Sat Nusapersada Tbk
Kode Emiten PTSN
Perihal Penyampaian Laporan Keuangan Interim Yang Tidak Diaudit
Perseroan dengan ini menyampaikan laporan keuangan untuk periode 9 Bulan yang berakhir pada 30/09/2023 dengan ikhtisar sebagai berikut :
Informasi mengenai anak perusahaan Perseroan sebagai berikut :
No Nama Kegiatan Lokasi Tahun Status Jumlah Aset Satuan Mata Persentase
Usaha Komersil Operasi Uang (%)
1 PT Tata Perdagangan Batam Tahap 5.488 PENUH USD 50.0
Sarana Eceran Pengembanga
Nusapersada Software/Soft n/Developmen
ware Retail t Stage
Trading
2 PT SM Pengepisan Batam 2002 Aktif 6.762.592 PENUH USD 99.96
Engineering Logam/Metal
Stamping
3 PT SNI Jasa/Services Batam Tahap 272.127 PENUH USD 99.98
Internasional Pengembanga
n/Developmen
t Stage
Dokumen ini merupakan dokumen resmi Sat Nusapersada Tbk yang tidak memerlukan tanda tangan karena dihasilkan secara elektronik. Sat
Nusapersada Tbk bertanggung jawab penuh atas informasi tertera di dalam dokumen ini.
Page 2
[1000000] General information
Informasi umum General information
30 September 2023
Nama entitas Sat Nusapersada Tbk Entity name
Penjelasan perubahan nama dari akhir Explanation of change in name from
periode laporan sebelumnya the end of the preceding reporting
period
Kode entitas PTSN Entity code
Nomor identifikasi entitas AA494 Entity identification number
Industri utama entitas Umum / General Entity main industry
Standar akutansi yang dipilih PSAK Selected accounting standards
Sektor I. Technology Sector
Subsektor I2. Technology Hardware & Subsector
Equipment
Industri I21. Networking Equipment Industry
Subindustri I211. Networking Equipment Subindustry
Informasi pemegang saham Controlling shareholder information
Indonesian Government
pengendali
Jenis entitas Local Company - Indonesia Type of entity
Jurisdiction
Jenis efek yang dicatatkan Saham / Stock Type of listed securities
Jenis papan perdagangan tempat Type of board on which the entity is
Utama / Main
entitas tercatat listed
Apakah merupakan laporan keuangan Whether the financial statements are
satu entitas atau suatu kelompok Entitas grup / Group entity of an individual entity or a group of
entitas entities
Periode penyampaian laporan Period of financial statements
Kuartal III / Third Quarter
keuangan submissions
Tanggal awal periode berjalan January 01, 2023 Current period start date
Tanggal akhir periode berjalan September 30, 2023 Current period end date
Tanggal akhir tahun sebelumnya December 31, 2022 Prior year end date
Tanggal awal periode sebelumnya January 01, 2022 Prior period start date
Tanggal akhir periode sebelumnya September 30, 2022 Prior period end date
Tanggal akhir 2 tahun sebelumnya December 31, 2021 Prior 2 year end date
Mata uang pelaporan Dollar Amerika / USD Description of presentation currency
Kurs konversi pada tanggal pelaporan Conversion rate at reporting date if
jika mata uang penyajian selain rupiah 15,526.00000 presentation currency is other than
rupiah
Pembulatan yang digunakan dalam Level of rounding used in financial
penyajian jumlah dalam laporan Satuan Penuh / Full Amount statements
keuangan
Jenis laporan atas laporan keuangan Tidak Diaudit / Unaudit Type of report on financial statements
Jenis opini auditor Type of auditor's opinion
Hal yang diungkapkan dalam paragraf Matters disclosed in
pendapat untuk penekanan atas suatu emphasis-of-matter or other-matter
masalah atau paragraf penjelasan paragraph, if any
lainnya, jika ada
Hasil penugasan review Result of review engagement
Opini Hal Audit Utama Any Key Audit Matters Opinion
Jumlah Hal Audit Utama Total Key Audit Matters
Paragraf Hal Audit Utama Key Audit Matters Paragraph
Tanggal laporan audit atau hasil Date of auditor's opinion or result of
laporan review review report
Auditor tahun berjalan Current year auditor
Nama partner audit tahun berjalan Name of current year audit signing
Page 3
partner
Lama tahun penugasan partner yang Number of years served as audit
menandatangani signing partner
Auditor tahun sebelumnya Prior year auditor
Nama partner audit tahun sebelumnya Name of prior year audit signing
partner
Kepatuhan terhadap pemenuhan Whether in compliance with OJK rules
peraturan OJK Nomor: No. 75/POJK.04/2017 concerning
Ya / Yes
75/POJK.04/2017 tentang Tanggung responsibilities of board of directors on
Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan financial statements
Kepatuhan terhadap pemenuhan Compliance to the independency of
independensi akuntan yang Accountant that provide services in
memberikan jasa audit di pasar modal Capital Market as regulated in OJK
sesuai dengan POJK Nomor Ya / Yes rules No. 13/POJK.03/2017
13/POJK.03/2017 tentang concerning The Use of Public
Penggunaan Jasa Akuntan Publik Accountant and Auditing Firm in
dalam Kegiatan Jasa Keuangan Financial Services Activities.
Page 4
[1210000] Statement of financial position presented using current and
non-current - General Industry
Laporan posisi keuangan Statement of financial position
30 September 2023 31 December 2022
Aset Assets
Aset lancar Current assets
Kas dan setara kas Cash and cash
22,604,783 13,790,373
equivalents
Investasi jangka pendek 3,220,404 3,178,437 Short-term investments
Piutang usaha Trade receivables
Piutang usaha pihak Trade receivables third
16,983,137 13,586,968
ketiga parties
Piutang lainnya Other receivables
Piutang lainnya pihak Other receivables third
72,102 488,485
ketiga parties
Persediaan lancar Current inventories
Persediaan lancar 14,825,371 19,495,315 Current inventories
Biaya dibayar dimuka Current prepaid expenses
611,768 611,158
lancar
Jumlah aset lancar 58,317,565 51,150,736 Total current assets
Aset tidak lancar Non-current assets
Aset pajak tangguhan 146,715 124,983 Deferred tax assets
Properti investasi 2,336,862 2,435,141 Investment properties
Aset tetap Property, plant, and
95,020,302 92,216,773
equipment
Aset hak guna 1,274 5,458 Right of use assets
Aset pengampunan pajak Non-current tax amnesty
31,268 40,644
tidak lancar assets
Aset tidak lancar Other non-current
1,518,868 1,642,499
non-keuangan lainnya non-financial assets
Jumlah aset tidak lancar 99,055,289 96,465,498 Total non-current assets
Jumlah aset 157,372,854 147,616,234 Total assets
Liabilitas dan ekuitas Liabilities and equity
Liabilitas Liabilities
Liabilitas jangka pendek Current liabilities
Utang bank jangka Short term bank loans
0 0
pendek
Utang usaha Trade payables
Utang usaha pihak Trade payables
13,227,690 13,146,545
ketiga third parties
Utang lainnya Other payables
Utang lainnya pihak Other payables
1,658,369 959,221
ketiga third parties
Uang muka Current advances
pelanggan jangka from customers
pendek
Uang muka Current advances
pelanggan jangka from customers
0 15
pendek pihak third parties
ketiga
Beban akrual jangka Current accrued
686,798 399,925
pendek expenses
Utang pajak 1,317,852 1,013,358 Taxes payable
Uang jaminan jangka Current deposits
Page 5
pendek 322 318
Liabilitas jangka Current maturities of
panjang yang jatuh long-term liabilities
tempo dalam satu
tahun
Liabilitas jangka Current maturities
panjang yang jatuh of bank loans
tempo dalam satu 5,327,416 4,985,772
tahun atas utang
bank
Liabilitas jangka Current maturities
panjang yang jatuh of finance lease
tempo dalam satu 0 5,651 liabilities
tahun atas liabilitas
sewa pembiayaan
Liabilitas jangka Current maturities
panjang yang jatuh of other borrowings
tempo dalam satu 1,316,132 1,465,655
tahun atas
pinjaman lainnya
Jumlah liabilitas Total current
23,534,579 21,976,460
jangka pendek liabilities
Liabilitas jangka Non-current liabilities
panjang
Liabilitas pajak Deferred tax liabilities
180,985 426,008
tangguhan
Liabilitas jangka Long-term liabilities
panjang setelah net of current
dikurangi bagian maturities
yang jatuh tempo
dalam satu tahun
Liabilitas jangka Long-term bank
panjang atas utang 19,663,420 18,605,359 loans
bank
Liabilitas jangka Long-term other
panjang atas 1,462,819 2,728,247 borrowings
pinjaman lainnya
Kewajiban imbalan Long-term
pasca kerja jangka 4,877,222 4,209,279 post-employment
panjang benefit obligations
Jumlah liabilitas Total non-current
26,184,446 25,968,893
jangka panjang liabilities
Jumlah liabilitas 49,719,025 47,945,353 Total liabilities
Ekuitas Equity
Ekuitas yang Equity attributable to
diatribusikan kepada equity owners of parent
pemilik entitas induk entity
Saham biasa 32,329,685 32,329,685 Common stocks
Tambahan modal Additional paid-in
31,128,067 31,128,067
disetor capital
Cadangan selisih kurs Reserve of exchange
penjabaran ( 1,088 ) ( 1,173 ) differences on
translation
Saldo laba Retained earnings
(akumulasi kerugian) (deficit)
Saldo laba yang Appropriated
telah ditentukan 789,413 591,598 retained earnings
penggunaannya
Saldo laba yang Unappropriated
belum ditentukan 43,403,390 35,618,171 retained earnings
penggunaannya
Page 6
Jumlah ekuitas yang Total equity
diatribusikan kepada attributable to equity
107,649,467 99,666,348
pemilik entitas induk owners of parent
entity
Kepentingan Non-controlling interests
4,362 4,533
non-pengendali
Jumlah ekuitas 107,653,829 99,670,881 Total equity
Jumlah liabilitas dan Total liabilities and equity
157,372,854 147,616,234
ekuitas
Page 7
[1311000] Statement of profit or loss and other comprehensive income, OCI
components presented net of tax, by function - General Industry
Laporan laba rugi dan penghasilan Statement of profit or loss and other
komprehensif lain comprehensive income
30 September 2023 30 September 2022
Penjualan dan pendapatan Sales and revenue
99,994,141 108,985,267
usaha
Beban pokok penjualan dan Cost of sales and revenue
( 77,272,799 ) ( 90,858,280 )
pendapatan
Jumlah laba bruto 22,721,342 18,126,987 Total gross profit
Beban penjualan ( 180,824 ) ( 77,812 ) Selling expenses
Beban umum dan administrasi General and administrative
( 9,485,978 ) ( 9,932,642 )
expenses
Beban bunga dan keuangan ( 1,032,000 ) ( 990,438 ) Interest and finance costs
Keuntungan (kerugian) selisih Gains (losses) on changes in
350,764 1,211,715
kurs mata uang asing foreign exchange rates
Pendapatan lainnya 431,035 747,719 Other income
Jumlah laba (rugi) sebelum Total profit (loss) before tax
12,804,339 9,085,529
pajak penghasilan
Pendapatan (beban) pajak ( 2,844,171 ) ( 3,279,093 ) Tax benefit (expenses)
Jumlah laba (rugi) dari operasi Total profit (loss) from
9,960,168 5,806,436
yang dilanjutkan continuing operations
Jumlah laba (rugi) 9,960,168 5,806,436 Total profit (loss)
Pendapatan komprehensif Other comprehensive income,
lainnya, setelah pajak after tax
Pendapatan komprehensif Other comprehensive
lainnya yang tidak akan income that will not be
direklasifikasi ke laba rugi, reclassified to profit or
setelah pajak loss, after tax
Penyesuaian lainnya atas Other adjustments to other
pendapatan komprehensif comprehensive income
lainnya yang tidak akan ( 10,996 ) ( 24,138 ) that will not be reclassified
direklasifikasi ke laba rugi, to profit or loss, after tax
setelah pajak
Jumlah pendapatan Total other
komprehensif lainnya comprehensive income
yang tidak akan ( 10,996 ) ( 24,138 ) that will not be
direklasifikasi ke laba reclassified to profit or
rugi, setelah pajak loss, after tax
Pendapatan komprehensif Other comprehensive
lainnya yang akan income that may be
direklasifikasi ke laba rugi, reclassified to profit or
setelah pajak loss, after tax
Penyesuaian lainnya atas Other adjustments to other
pendapatan komprehensif comprehensive income
lainnya yang akan 0 0 that may be reclassified to
direklasifikasi ke laba rugi, profit or loss, after tax
setelah pajak
Jumlah pendapatan Total other
komprehensif lainnya comprehensive income
yang akan direklasifikasi 0 0 that may be reclassified
ke laba rugi, setelah to profit or loss, after tax
pajak
Jumlah pendapatan Total other comprehensive
komprehensif lainnya, ( 10,996 ) ( 24,138 ) income, after tax
setelah pajak
Page 8
Jumlah laba rugi komprehensif 9,949,172 5,782,298 Total comprehensive income
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
diatribusikan
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
9,960,339 5,806,610
diatribusikan ke entitas induk parent entity
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
diatribusikan ke kepentingan ( 171 ) ( 174 ) non-controlling interests
non-pengendali
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan attributable to
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan ke entitas 9,949,343 5,782,472 attributable to parent entity
induk
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan ke ( 171 ) ( 174 ) attributable to non-controlling
kepentingan non-pengendali interests
Laba (rugi) per saham Earnings (loss) per share
Laba per saham dasar Basic earnings per share
diatribusikan kepada attributable to equity
pemilik entitas induk owners of the parent entity
Laba (rugi) per saham Basic earnings (loss) per
dasar dari operasi yang 0.00187 0.00109 share from continuing
dilanjutkan operations
Page 9
[1410000] Statement of changes in equity - General Industry - Current Year
30 September 2023
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Saldo laba yang telah Saldo laba yang belum Ekuitas yang dapat
Tambahan modal Cadangan selisih kurs Kepentingan
Saham biasa ditentukan ditentukan diatribusikan kepada Ekuitas
disetor penjabaran non-pengendali
penggunaannya penggunaannya entitas induk
Reserve of exchange
Appropriated retained Unappropriated retained Equity attributable to
Common stocks Additional paid-in capital differences on Non-controlling interests Equity
earnings earnings parent entity
translation
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian kembali 32,329,685 31,128,067 ( 1,173 ) 591,598 35,618,169 99,666,346 4,533 99,670,879 Balance before restatement at beginning of period
Posisi ekuitas, awal periode 32,329,685 31,128,067 ( 1,173 ) 591,598 35,618,169 99,666,346 4,533 99,670,879 Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) 9,960,339 9,960,339 ( 171 ) 9,960,168 Profit (loss)
Pendapatan komprehensif lainnya ( 10,996 ) ( 10,996 ) 0 ( 10,996 ) Other comprehensive income
Pembentukan cadangan umum 197,815 ( 197,815 ) 0 0 Allocation for general reserves
Distribusi dividen kas ( 1,966,307 ) ( 1,966,307 ) (0) ( 1,966,307 ) Distributions of cash dividends
Transaksi ekuitas lainnya 85 85 85 Other equity transactions
Posisi ekuitas, akhir periode 32,329,685 31,128,067 ( 1,088 ) 789,413 43,403,390 107,649,467 4,362 107,653,829 Equity position, end of the period
Page 10
[1410000] Statement of changes in equity - General Industry - Prior Year
30 September 2022
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Saldo laba yang telah Saldo laba yang belum Ekuitas yang dapat
Tambahan modal Cadangan selisih kurs Kepentingan
Saham biasa ditentukan ditentukan diatribusikan kepada Ekuitas
disetor penjabaran non-pengendali
penggunaannya penggunaannya entitas induk
Reserve of exchange
Appropriated retained Unappropriated retained Equity attributable to
Common stocks Additional paid-in capital differences on Non-controlling interests Equity
earnings earnings parent entity
translation
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian kembali 32,329,685 31,128,067 ( 568 ) 449,804 25,868,961 89,775,949 4,758 89,780,707 Balance before restatement at beginning of period
Posisi ekuitas, awal periode 32,329,685 31,128,067 ( 568 ) 449,804 25,868,961 89,775,949 4,758 89,780,707 Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) 5,806,610 5,806,610 ( 174 ) 5,806,436 Profit (loss)
Pendapatan komprehensif lainnya ( 24,138 ) ( 24,138 ) ( 24,138 ) Other comprehensive income
Pembentukan cadangan umum 141,794 ( 141,794 ) 0 0 Allocation for general reserves
Transaksi ekuitas lainnya ( 420 ) ( 420 ) ( 420 ) Other equity transactions
Posisi ekuitas, akhir periode 32,329,685 31,128,067 ( 988 ) 591,598 31,509,639 95,558,001 4,584 95,562,585 Equity position, end of the period
Page 11
[1510000] Statement of cash flows, direct method - General Industry
Laporan arus kas Statement of cash flows
30 September 2023 30 September 2022
Arus kas dari aktivitas operasi Cash flows from operating
activities
Penerimaan kas dari Cash receipts from
aktivitas operasi operating activities
Penerimaan dari Receipts from customers
96,597,957 126,467,062
pelanggan
Penerimaan kas lainnya Other cash receipts from
220,531 262,973
dari aktivitas operasi operating activities
Pembayaran kas dari Cash payments from
aktivitas operasi operating activities
Pembayaran kepada Payments to suppliers for
pemasok atas barang dan ( 49,290,377 ) ( 90,685,174 ) goods and services
jasa
Pembayaran gaji dan Payments for salaries and
( 20,496,178 ) ( 23,036,344 )
tunjangan allowances
Kas diperoleh dari Cash generated from (used
27,031,933 13,008,517
(digunakan untuk) operasi in) operations
Penerimaan pengembalian Income taxes refunded (paid)
(pembayaran) pajak from operating activities
( 2,603,040 ) ( 2,455,025 )
penghasilan dari aktivitas
operasi
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
24,428,893 10,553,492
(digunakan untuk) aktivitas operating activities
operasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from investing
investasi activities
Penerimaan dari penjualan Proceeds from disposal of
2,956 3,330
aset tetap property, plant and equipment
Pembayaran untuk perolehan Payments for acquisition of
( 12,931,133 ) ( 5,311,960 )
aset tetap property, plant and equipment
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
( 12,928,177 ) ( 5,308,630 )
(digunakan untuk) aktivitas investing activities
investasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from financing
pendanaan activities
Penerimaan pinjaman bank 23,555,000 7,200,000 Proceeds from bank loans
Pembayaran pinjaman bank ( 22,155,295 ) ( 9,671,168 ) Payments of bank loans
Pembayaran liabilitas sewa Payments of finance lease
( 5,651 ) ( 15,625 )
pembiayaan liabilities
Pembayaran dividen dari Dividends paid from financing
( 1,966,306 ) (0)
aktivitas pendanaan activities
Pembayaran bunga dari Interests paid from financing
( 1,023,673 ) ( 975,178 )
aktivitas pendanaan activities
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
( 1,595,925 ) ( 3,461,971 )
(digunakan untuk) aktivitas financing activities
pendanaan
Jumlah kenaikan (penurunan) Total net increase (decrease)
9,904,791 1,782,891
bersih kas dan setara kas in cash and cash equivalents
Kas dan setara kas arus kas, Cash and cash equivalents cash
13,790,373 11,927,239
awal periode flows, beginning of the period
Efek perubahan nilai kurs pada Effect of exchange rate changes
Page 12
kas dan setara kas ( 1,090,381 ) ( 491,074 ) on cash and cash equivalents
Kas dan setara kas arus kas, Cash and cash equivalents
22,604,783 13,219,056
akhir periode cash flows, end of the period
Page 13
[1610000] Explanation for Significant Accounting Policy - General Industry
Kebijakan akuntansi signifikan Significant accounting policies
30 September 2023
Dasar penyusunan laporan keuangan Laporan Keuangan Konsolidasian telah disusun dan disajikan sesuai Standar Akuntansi Keuangan di Basis of preparation of consolidated financial
konsolidasian Indonesia, yang mencakup Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) dan Interpretasi Standar statements
Akuntansi Keuangan (ISAK) yang dikeluarkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan
Akuntan Indonesia dan Dewan Standar Akuntansi Syariah Ikatan Akuntan Indonesia serta Peraturan
Regulator Pasar Modal. Laporan Keuangan Konsolidasian disusun berdasarkan basis Akrual, kecuali
Laporan Arus Kas Konsolidasian dengan menggunakan konsep biaya historis, kecuali seperti yang
diungkapkan dalam Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian. Laporan Arus Kas Konsolidasian
menyajikan penerimaan dan pengeluaran kas dan setara kas yang diklasifikasikan ke dalam aktivitas
operasi, investasi dan pendanaan serta disusun berdasarkan metode Langsung. Mata uang pelaporan
yang digunakan dalam penyusunan Laporan Keuangan Konsolidasian adalah mata uang Dolar
Amerika Serikat, yang merupakan mata uang fungsional Perseroan dan Entitas Anak.
Prinsip-prinsip konsolidasi Laporan Keuangan Konsolidasian meliputi Laporan Keuangan Perseroan dan Entitas Anak di mana Principles of consolidation
Perseroan memiliki pengendalian. Kendali diperoleh bila Perseroan terekspos atau memiliki hak atas
imbal hasil variabel dari keterlibatannya dengan suatu entitas dan memiliki kemampuan untuk
mempengaruhi imbal hasil tersebut melalui kekuasaannya atas entitas tersebut. Perseroan menyusun
Laporan Keuangan Konsolidasian dengan menggunakan kebijakan akuntansi yang sama untuk
transaksi dan peristiwa lain dalam keadaan serupa. Entitas anak dikonsolidasi sejak tanggal
pengendalian beralih kepada Perseroan dan tidak lagi dikonsolidasi sejak tanggal hilangnya
pengendalian. Saldo dan transaksi signifikan termasuk keuntungan/kerugian yang belum direalisasi
atas transaksi antar perusahaan dieliminasi untuk mencerminkan posisi keuangan dan kinerja
keuangan Perseroan dan Entitas Anak sebagai satu kesatuan usaha. Seluruh laba rugi dan setiap
komponen penghasilan komprehensif lain entitas anak diatribusikan pada pemilik entitas induk dan
pada Kepentingan Non Pengendali (KNP) bahkan jika hal ini mengakibatkan KNP bersaldo defisit.
Perseroan menyajikan KNP di ekuitas dalam Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian, terpisah dari
ekuitas Perseroan sebagai pemilik entitas induk. Perubahan dalam bagian kepemilikan Perseroan
pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya pengendalian dicatat sebagai transaksi ekuitas.
Bila kehilangan pengendalian atas suatu entitas anak, maka Perseroan menghentikan pengakuan atas
aset (termasuk goodwill), liabilitas dan komponen lain dari ekuitas terkait, sementara rugi atau laba
yang dihasilkan diakui pada laba rugi. Bagian dari investasi yang tersisa diakui pada nilai wajar.
Kas dan setara kas Kas dan setara kas terdiri dari kas, bank dan deposito yang jatuh tempo dalam waktu 3 bulan atau Cash and cash equivalents
kurang sejak saat penempatan dan tidak dijaminkan serta tidak dibatasi penggunaannya. Deposito
yang jatuh tempo lebih dari 3 bulan tetapi tidak lebih dari satu tahun disajikan sebagai deposito
berjangka.
Piutang usaha dan piutang lain-lain Piutang usaha adalah jumlah piutang atas penjualan atau jasa yang diberikan sehubungan dengan Trade and other receivables
kegiatan usaha. Piutang lain-lain adalah jumlah yang timbul dari transaksi di luar kegiatan usaha biasa.
Bila pembayaran diharapkan akan diterima dalam jangka waktu satu tahun atau kurang, maka
diklasifikasikan sebagai aset lancar. Bila tidak, disajikan sebagai aset tidak lancar. Piutang lain-lain dari
Page 14
pihak berelasi disajikan sebagai aset tidak lancar kecuali jika ada alasan tertentu untuk disajikan
sebagai aset lancar. Piutang usaha dan piutang lain-lain pada awalnya diakui pada nilai wajar dan
kemudian diukur dengan menggunakan biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode
Suku Bunga Efektif, dikurangi dengan cadangan penurunan nilai. Akun cadangan digunakan ketika
Perseroan dan Entitas Anak melakukan estimasi yang objektif bahwa Perseroan dan Entitas Anak
tidak dapat menagih seluruh nilai terutang sesuai dengan persyaratan awal.
Persediaan Persediaan dicatat berdasarkan nilai terendah antara biaya perolehan dengan nilai realisasi bersih. Inventories
Biaya perolehan ditentukan dengan menggunakan metode Rata-rata. Nilai realisasi bersih adalah
estimasi harga jual dalam kegiatan usaha normal, dikurangi estimasi biaya penyelesaian dan beban
penjualan. Cadangan penurunan nilai persediaan dilakukan untuk mengurangi nilai tercatat menjadi
nilai realisasi neto dan ditentukan berdasarkan hasil penelaahan terhadap keadaan persediaan.
Properti investasi Properti investasi merupakan tanah dan/atau bangunan yang dimiliki untuk sewa operasi atau kenaikan Investment property
nilai, dan tidak digunakan maupun dijual dalam kegiatan operasi. Properti investasi dinyatakan sebesar
biaya perolehan termasuk pengeluaran yang dapat diatribusikan secara langsung untuk perolehan
properti investasi. Selanjutnya, properti investasi diukur berdasarkan biaya perolehan dikurangi
akumulasi penyusutan dan rugi penurunan nilai, jika ada. Jumlah tercatat termasuk bagian biaya
penggantian properti investasi yang ada pada saat terjadinya biaya, jika kriteria pengakuan terpenuhi
dan tidak termasuk biaya harian penggunaan properti investasi. Penyusutan dihitung dengan
menggunakan metode Garis Lurus selama umur manfaat ekonomis properti investasi sebagai berikut:
Apartemen 20 tahun Properti investasi dihentikan pengakuannya pada saat pelepasan atau ketika
properti investasi tersebut tidak digunakan lagi secara permanen dan tidak memiliki manfaat ekonomis
di masa depan yang dapat diharapkan pada saat pelepasannya. Laba atau rugi yang timbul dari
penghentian pengakuan atau pelepasan properti investasi diakui dalam laba rugi tahun berjalan.
Aset tetap Aset tetap dibukukan berdasarkan biaya perolehan setelah dikurangi akumulasi penyusutan dan rugi Fixed assets
penurunan nilai, jika ada. Aset tetap, disusutkan dengan menggunakan metode Garis Lurus
berdasarkan taksiran masa manfaat keekonomian masing-masing aset tetap sebagai berikut:
Bangunan dan Sarana 10 - 30 tahun Mesin dan Peralatan 4 - 12 tahun Kendaraan 4 tahun Inventaris
Kantor dan Mess 4 - 8 tahun Hak atas tanah dinyatakan sebesar biaya perolehan dan tidak
diamortisasi, karena manajemen berpendapat bahwa kemungkinan besar hak atas tanah tersebut
dapat diperbarui/diperpanjang pada saat masa berlakunya telah berakhir. Biaya pengurusan legal hak
atas tanah ketika tanah diperoleh pertama kali diakui sebagai bagian dari biaya perolehan tanah dan
tidak diamortisasi. Biaya terkait dengan pembaharuan hak atas tanah diakui sebagai aset tak berwujud
dan diamortisasi sepanjang umur hukum atau umur ekonomi tanah mana yang lebih pendek.
Masing-masing jenis hak atas tanah dianalisa untuk menentukan apakah hak atas tanah tersebut harus
dicatat sebagai aset tetap atau aset hak-guna tergantung pada substansi ekonomik yang mendasari
kepemilikan hak atas tanah. Jika hak atas tanah tersebut tidak secara efektif memberikan
pengendalian atas aset pendasar, melainkan hanya memberikan hak untuk menggunakan aset
pendasar, transaksi tersebut dicatat sebagai sewa berdasarkan PSAK 73, 'Sewa'. Jika hak atas tanah
secara substansi menyerupai pembelian tanah, maka hak atas tanah tersebut dicatat sebagai aset
tetap berdasarkan PSAK 16 'Aset Tetap'. Aset tetap dalam penyelesaian dicatat sebesar biaya
perolehan. Akumulasi biaya perolehan akan direklasifikasi ke masing-masing aset tetap pada saat aset
tersebut siap digunakan. Penyusutan mulai dibebankan pada bulan aset tersebut digunakan.
Biaya-biaya setelah pengakuan awal aset diakui sebagai bagian dari nilai tercatat aset atau sebagai
aset yang terpisah, sebagaimana seharusnya, hanya apabila kemungkinan besar Perseroan dan
Entitas Anak akan mendapatkan manfaat ekonomis di masa depan berkenaan dengan aset tersebut
Page 15
dan biaya perolehan aset dapat diukur dengan handal. Nilai yang terkait dengan penggantian
komponen tidak diakui. Biaya perbaikan dan pemeliharaan dibebankan ke dalam laba rugi selama
periode dimana biaya-biaya tersebut terjadi. Nilai residu, umur manfaat aset dan metode penyusutan
ditelaah, dan jika perlu disesuaikan, pada setiap akhir periode pelaporan. Apabila aset tetap dihentikan
pengakuannya, maka nilai tercatat dan akumulasi penyusutannya dikeluarkan dari akun aset tetap dan
keuntungan atau kerugian yang dihasilkan diakui dalam laba rugi berjalan.
Penurunan nilai aset nonkeuangan Aset non-keuangan ditelaah untuk mengetahui apakah telah terjadi penurunan nilai bilamana terdapat Impairment of non-financial assets
kejadian atau perubahan keadaan yang mengindikasikan bahwa nilai tercatat aset tersebut tidak dapat
dipulihkan. Kerugian akibat penurunan nilai diakui sebesar selisih lebih nilai tercatat aset dengan
jumlah terpulihkannya tersebut. Jumlah terpulihkan adalah nilai yang lebih tinggi antara nilai wajar
dikurangi biaya untuk menjual dan nilai pakai aset. Dalam rangka mengukur penurunan nilai, aset
dikelompokkan hingga unit terkecil yang menghasilkan arus kas terpisah. Pada setiap akhir periode
pelaporan, aset non-keuangan yang telah mengalami penurunan nilai ditelaah untuk menentukan
apakah terdapat kemungkinan pemulihan penurunan nilai. Jika terjadi pemulihan nilai, maka langsung
diakui dalam laba rugi, tetapi tidak melebihi akumulasi rugi penurunan nilai yang telah diakui
sebelumnya.
Pengakuan pendapatan dan beban Dalam menentukan pengakuan pendapatan, Perseroan dan Entitas Anak melakukan analisa transaksi Revenue and expense recognition
melalui lima langkah analisa berikut: 1. Mengindentifikasi kontrak dengan pelanggan, dengan kriteria
sebagai berikut: (a) kontrak telah disetujui oleh pihak-pihak terkait dalam kontrak; (b) Perseroan dan
Entitas Anak bisa mengidentifikasi hak dari pihak-pihak terkait dan jangka waktu pembayaran dari
barang yang akan dialihkan; (c) kontrak memiliki substansi komersial; (d) besar kemungkinan
Perseroan dan Entitas Anak akan menerima imbalan atas barang yang dialihkan. 2. Mengidentifikasi
kewajiban pelaksanaan dalam kontrak ke pelanggan. 3. Menentukan harga transaksi, setelah dikurangi
diskon, retur, potongan penjualan, pajak ekspor dan pungutan ekspor, yang berhak diperoleh suatu
entitas sebagai kompensasi atas diserahkannya barang yang dijanjikan ke pelanggan. 4.
Mengalokasikan harga transaksi kepada setiap kewajiban pelaksanaan dengan menggunakan dasar
harga jual dari setiap barang yang dijanjikan di kontrak. 5. Mengakui pendapatan ketika kewajiban
pelaksanaan telah dipenuhi (sepanjang waktu atau pada suatu waktu tertentu). Pendapatan diakui
pada titik waktu tertentu. Pendapatan dari penjualan barang jadi diakui pada saat pengendalian atas
barang jadi telah berpindah kepada pelanggan. Pendapatan jasa diakui pada saat jasa diberikan.
Beban diakui pada saat terjadinya (basis Akrual).
Penjabaran mata uang asing Transaksi dalam mata uang asing dijabarkan dalam mata uang Dolar Amerika Serikat berdasarkan Foreign currency translation
kurs yang berlaku pada saat transaksi terjadi. Aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing
dijabarkan dalam mata uang Dolar Amerika Serikat dengan menggunakan kurs tengah Bank Indonesia
yang berlaku pada akhir periode pelaporan. Laba atau rugi kurs yang timbul dari transaksi dan
penyesuaian aset dan liabilitas dalam mata uang asing tersebut dikreditkan atau dibebankan dalam
laba rugi tahun berjalan. Nilai tukar yang digunakan Perseroan pada tanggal Laporan Posisi Keuangan
Konsolidasian sebagai berikut: 2 0 2 3 2 0 2 2 IDR 1.000 0,0644 0,0636 IDR 1,000 SGD 1 0,7300
0,7412 SGD 1 JPY 1 0,0067 0,0075 JPY 1 MYR 1 0,2126 0,2261 MYR 1 CNY 1 0,1368 0,1435 CNY 1
Pajak penghasilan Pajak kini dan pajak tangguhan diakui sebagai penghasilan atau beban dalam laba rugi tahun berjalan, Income taxes
kecuali jika pajak tersebut terkait dengan transaksi atau kejadian yang diakui ke penghasilan
komprehensif lain atau langsung ke ekuitas. Beban pajak kini ditentukan berdasarkan penghasilan
kena pajak dalam periode yang bersangkutan yang dihitung berdasarkan tarif pajak yang berlaku.
Pajak kini dihitung untuk setiap entitas sebagai badan hukum yang berdiri sendiri. Pajak tangguhan
diakui menggunakan metode Liabilitas atas perbedaan temporer pada tanggal pelaporan antara jumlah
tercatat aset dan liabilitas dengan dasar pengenaan pajaknya. Liabilitas pajak tangguhan diakui untuk
Page 16
semua perbedaan temporer kena pajak dan aset pajak tangguhan diakui untuk perbedaan temporer
yang boleh dikurangkan dan akumulasi rugi fiskal, sepanjang besar kemungkinan dapat dimanfaatkan
untuk mengurangi laba kena pajak pada masa datang. Pajak tangguhan dihitung menggunakan tarif
pajak yang berlaku atau secara substantial telah berlaku pada akhir periode pelaporan. Perubahan
nilai tercatat aset atau liabilitas pajak tangguhan yang disebabkan penyisihan dan/atau penyesuaian
kembali dari seluruh perbedaan temporer, termasuk perubahan tarif pajak dibebankan atau dikreditkan
pada laba rugi tahun berjalan. Aset dan liabilitas pajak tangguhan saling hapus ketika terdapat hak
yang dapat dipaksakan secara hukum untuk melakukan saling hapus aset pajak kini terhadap liabilitas
pajak kini dan pajak tangguhan tersebut terkait dengan entitas yang sama dan otoritas perpajakan
yang sama. Untuk setiap entitas yang dikonsolidasi, pengaruh pajak atas perbedaan temporer dan
akumulasi rugi pajak yang masing-masing dapat berupa aset atau liabilitas, disajikan dalam jumlah
bersih untuk masing-masing entitas tersebut. Pendapatan, beban dan aset diakui neto atas jumlah
Pajak Pertambahan Nilai (PPN), kecuali PPN yang timbul dari pembelian aset atau jasa yang tidak
dapat dikreditkan, maka PPN tersebut diakui sebagai bagian dari biaya perolehan aset atau sebagai
bagian dari beban yang bersangkutan. Piutang dan utang yang disajikan termasuk dengan jumlah
PPN. Jumlah tambahan pokok dan denda pajak yang ditetapkan dengan surat ketetapan pajak diakui
sebagai penghasilan atau beban dalam laba rugi tahun berjalan, kecuali jika diajukan upaya
penyelesaian selanjutnya. Jumlah tambahan pokok pajak dan denda yang ditangguhkan
pembebanannya sepanjang memenuhi kriteria pengakuan aset.
Imbalan kerja karyawan (i) Liabilitas Imbalan Pasca Masa Kerja Program pensiun imbalan pasti adalah program pensiun yang Employee benefits
menentukan jumlah imbalan pensiun yang akan diberikan, biasanya berdasarkan satu faktor atau lebih
seperti usia, masa kerja, atau kompensasi. Perseroan dan Entitas Anak harus menyediakan imbalan
pensiun dengan jumlah minimal sesuai dengan Undang-Undang Cipta Kerja (?UU Cipta Kerja?) No.
11/2020 atau Kontrak Kerja Bersama (?KKB?), mana yang lebih tinggi. Karena UU Ketenagakerjaan
atau KKB menentukan rumus tertentu untuk menghitung jumlah minimal imbalan pensiun, pada
dasarnya program pensiun berdasarkan UU Ketenagakerjaan atau KKB adalah program pensiun
imbalan pasti. Liabilitas program pensiun imbalan pasti yang diakui di Laporan Posisi Keuangan
Konsolidasian adalah nilai kini kewajiban imbalan pasti pada tanggal akhir tahun dikurangi nilai wajar
aset program. Liabilitas imbalan pasti dihitung setiap tahun oleh aktuaris independen menggunakan
metode Proyeksi Kredit Unit. Nilai kini kewajiban imbalan pasti ditentukan dengan mendiskonto
estimasi arus kas keluar masa depan menggunakan tingkat bunga obligasi pemerintah (dengan
pertimbangan saat ini tidak ada pasar aktif untuk obligasi korporat berkualitas tinggi) dalam mata uang
yang sama dengan mata uang imbalan yang akan dibayarkan dan waktu jatuh tempo yang kurang
lebih sama dengan waktu jatuh tempo imbalan yang bersangkutan. Biaya jasa kini dari program
pensiun imbalan pasti diakui dalam laba rugi pada beban imbalan kerja dimana mencerminkan
peningkatan kewajiban imbalan pasti yang dihasilkan dari jasa karyawan dalam tahun berjalan. Biaya
jasa lalu diakui secara langsung dilaporan laba rugi. Keuntungan dan kerugian aktuarial yang timbul
dari penyesuaian dan perubahan asumsi aktuaria dibebankan atau dikreditkan ke saldo laba melalui
penghasilan komprehensif lain pada periode terjadinya. (ii) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja
Pesangon pemutusan kontrak kerja terutang ketika Perseroan dan Entitas Anak memberhentikan
hubungan kerja sebelum usia pensiun normal, atau ketika seorang pekerja menerima penawaran
mengundurkan diri secara sukarela dengan kompensasi imbalan pesangon. Perseroan dan Entitas
Anak mengakui pesangon pemutusan kontrak kerja pada tanggal yang lebih awal antara (i) ketika
Perseroan dan Entitas Anak tidak dapat lagi menarik tawaran atas imbalan tersebut dan (ii) ketika
Perseroan dan Entitas Anak mengakui biaya untuk restrukturisasi yang berasal dalam ruang lingkup
PSAK 57 dan melibatkan pembayaran pesangon. Dalam hal menyediakan pesangon sebagai
penawaran untuk mengundurkan diri secara sukarela, pesangon pemutusan kontrak kerja diukur
Page 17
berdasarkan jumlah karyawan yang diharapkan menerima penawaran tersebut. Imbalan yang jatuh
tempo lebih dari 12 bulan setelah periode pelaporan didiskontokan menjadi nilai kininya.
Laba per saham Laba per saham dihitung dengan membagi laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada Earnings per share
pemilik entitas induk dengan jumlah rata-rata tertimbang dari jumlah saham yang beredar pada tahun
yang bersangkutan. Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, Perseroan tidak
mempunyai efek berpotensi saham biasa yang bersifat dilutif, sehingga laba per saham dilusian tidak
dihitung dan disajikan pada Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian.
Pelaporan segmen Segmen adalah bagian khusus dari Perseroan dan Entitas Anak yang terlibat baik dalam menyediakan Segment reporting
produk dan jasa (segmen usaha), maupun dalam menyediakan produk dan jasa dalam lingkungan
ekonomi tertentu (segmen geografis), yang memiliki risiko dan imbalan yang berbeda dari segmen
lainnya. Pendapatan, beban, hasil, aset dan liabilitas segmen termasuk item-item yang dapat
diatribusikan langsung kepada suatu segmen serta hal-hal yang dapat dialokasikan dengan dasar yang
sesuai segmen tersebut.
Penerapan standar akutansi baru Berikut adalah standar, amandemen dan penyesuaian standar baru, yang berlaku efektif sejak dan The implementation of new statements of
setelah tanggal 1 Januari 2022, tidak memberikan dampak yang material terhadap Laporan Keuangan accounting standards
Konsolidasian tahun berjalan: - Amandemen PSAK 22, ?Kombinasi Bisnis tentang Referensi ke
Kerangka Konseptual?. - Amandemen PSAK 57, ?Provisi, Liabilitas Kontinjensi dan Aset Kontinjensi
tentang Kontrak Memberatkan - Biaya Memenuhi Kontrak?. - PSAK 69 (Penyesuaian 2020),
?Agrikultur?. - PSAK 71 (Penyesuaian 2020), ?Instrumen Keuangan?. - PSAK 73 (Penyesuaian 2020),
?Sewa?. Standar, amandemen dan penyesuaian baru yang telah diterbitkan, namun belum berlaku
efektif untuk tahun buku yang dimulai pada tanggal 1 Januari 2022 adalah sebagai berikut: -
Amandemen PSAK 1, ?Penyajian Laporan Keuangan tentang Klasifikasi Liabilitas sebagai Jangka
Pendek atau Jangka Panjang?. - PSAK 74, ?Kontrak Asuransi?. - Amandemen PSAK 16, ?Aset Tetap
tentang Hasil Sebelum Penggunaan yang Diintensikan?. - Penyesuaian Tahunan 2021 atas PSAK 1
?Penyajian Laporan Keuangan?, PSAK 13, ?Properti Investasi?, PSAK 48, ?Penurunan Nilai Aset?,
PSAK 66, ?Pengaturan Bersama? dan ISAK 16, ?Penjanjian Konsesi Jasa?. - Amandemen PSAK 25,
?Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi dan Kesalahan tentang Definisi Estimasi
Akuntansi?. - Amandemen PSAK 46, ?Pajak Penghasilan tentang Pajak Tangguhan Terkait Aset dan
Liabilitas yang Timbul dari Transaksi Tunggal?. Pada tanggal pengesahan Laporan Keuangan
Konsolidasian, manajemen masih mempelajari dampak yang mungkin timbul dari penerapan standar,
amandemen dan penyesuaian baru tersebut terhadap Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan
dan Entitas Anak.
Kombinasi bisnis Kombinasi bisnis dicatat dengan menggunakan metode Akuisisi. Biaya perolehan dari sebuah akuisisi Business combination
diukur pada nilai agregat imbalan yang dialihkan, diukur pada nilai wajar pada tanggal akuisisi dan
jumlah setiap KNP pada pihak yang diakuisisi. Untuk setiap kombinasi bisnis, pihak pengakuisisi
mengukur KNP pada entitas yang diakuisisi baik pada nilai wajar ataupun pada proporsi kepemilikan
KNP atas aset neto yang teridentifikasi dari entitas yang diakuisisi. Biaya-biaya akuisisi yang timbul
dibebankan langsung pada tahun berjalan. Setiap imbalan kontinjensi yang akan ditransfer oleh
perusahaan pengakuisisi akan diakui pada nilai wajar pada tanggal akuisisi. Imbalan kontinjensi yang
diklasifikasikan sebagai ekuitas tidak diukur kembali dan penyelesaian selanjutnya adalah
diperhitungkan dalam ekuitas. Imbalan kontinjensi yang diklasifikasikan sebagai aset atau liabilitas
yaitu instrumen keuangan dan dalam lingkup PSAK 71, diukur pada nilai wajar dengan perubahan nilai
wajar yang diakui dalam laba rugi sesuai dengan PSAK 71. Imbalan kontinjensi lain yang tidak
termasuk dalam PSAK 71 diukur sebesar nilai wajar pada setiap tanggal pelaporan dengan perubahan
nilai wajar yang diakui pada laba rugi. Kombinasi bisnis entitas sepengendali dicatat dengan
Page 18
menggunakan metode yang serupa dengan penyatuan kepemilikan. Selisih antara jumlah imbalan
yang dialihkan dengan jumlah tercatat aset neto entitas yang diakuisisi dicatat dalam akun Tambahan
Modal Disetor dalam bagian ekuitas pada Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian.
Penentuan nilai wajar Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk menjual suatu aset atau harga yang akan dibayar Determination of fair value
untuk mengalihkan suatu liabilitas dalam transaksi teratur antara pelaku pasar pada tanggal
pengukuran. Pengukuran nilai wajar mengasumsikan bahwa transaksi untuk menjual aset atau
mengalihkan liabilitas terjadi di pasar utama untuk aset atau liabilitas tersebut; atau jika tidak terdapat
pasar utama, di pasar yang paling menguntungkan untuk aset atau liabilitas tersebut. Pengukuran nilai
wajar aset non-keuangan memperhitungkan kemampuan pelaku pasar untuk menghasilkan manfaat
ekonomik dengan menggunakan aset dalam penggunaan tertinggi dan terbaiknya atau dengan
menjualnya kepada pelaku pasar lain yang akan menggunakan aset tersebut dalam penggunaan
tertinggi dan terbaiknya. Perseroan dan Entitas Anak menggunakan teknik penilaian yang sesuai
dengan keadaan dan dimana data yang memadai tersedia untuk mengukur nilai wajar,
memaksimalkan penggunaan input yang dapat diobservasi yang relevan dan meminimalkan
penggunaan input yang tidak dapat diobservasi. Semua aset dan liabilitas yang nilai wajarnya diukur
atau diungkapkan dalam Laporan Keuangan Konsolidasian dikategorikan dalam hirarki nilai wajar
berdasarkan level input terendah yang signifikan terhadap keseluruhan pengukuran nilai wajar sebagai
berikut: i) Input Level 1: harga kuotasian (tanpa penyesuaian) di pasar aktif untuk aset atau liabilitas
yang identik yang dapat diakses entitas pada tanggal pengukuran. ii) Input Level 2: input selain harga
kuotasian yang termasuk dalam Level 1 yang dapat diobservasi untuk aset dan liabilitas, baik secara
langsung atau tidak langsung. iii) Input Level 3: input yang tidak dapat diobservasi baik secara
langsung atau tidak langsung.
Transaksi dan saldo dalam mata uang asing Transaksi dalam mata uang asing dijabarkan dalam mata uang Dolar Amerika Serikat berdasarkan Foreign currency transactions and balances
kurs yang berlaku pada saat transaksi terjadi. Aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing
dijabarkan dalam mata uang Dolar Amerika Serikat dengan menggunakan kurs tengah Bank Indonesia
yang berlaku pada akhir periode pelaporan. Laba atau rugi kurs yang timbul dari transaksi dan
penyesuaian aset dan liabilitas dalam mata uang asing tersebut dikreditkan atau dibebankan dalam
laba rugi tahun berjalan. Nilai tukar yang digunakan Perseroan pada tanggal Laporan Posisi Keuangan
Konsolidasian sebagai berikut: 2 0 2 3 2 0 2 2 IDR 1.000 0,0644 0,0636 IDR 1,000 SGD 1 0,7300
0,7412 SGD 1 JPY 1 0,0067 0,0075 JPY 1 MYR 1 0,2126 0,2261 MYR 1 CNY 1 0,1368 0,1435 CNY 1
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain Kas dan setara kas terdiri dari kas, bank dan deposito yang jatuh tempo dalam waktu 3 bulan atau Placements with Bank Indonesia and other
kurang sejak saat penempatan dan tidak dijaminkan serta tidak dibatasi penggunaannya. Deposito banks
yang jatuh tempo lebih dari 3 bulan tetapi tidak lebih dari satu tahun disajikan sebagai deposito
berjangka.
Aset hak guna Suatu kontrak mengandung sewa jika kontrak tersebut memberikan hak untuk mengendalikan Right of use assets
penggunaan aset selama jangka waktu tertentu yang dipertukarkan dengan imbalan. Perseroan dan
Entitas Anak menyewa aset tertentu dengan mengakui aset hak-guna dan liabilitas sewa. Aset
hak-guna diakui sebesar biaya perolehan, dikurangi dengan akumulasi penyusutan dan penurunan
nilai. Aset hak-guna disusutkan selama jangka waktu yang lebih pendek antara umur manfaat aset
hak-guna atau masa sewa. Liabilitas sewa diukur pada nilai kini pembayaran sewa yang belum
dibayar. Setiap pembayaran sewa dialokasikan antara porsi pelunasan liabilitas dan biaya keuangan.
Liabilitas sewa, disajikan sebagai liabilitas jangka panjang kecuali untuk bagian yang jatuh tempo
dalam waktu 12 bulan atau kurang yang disajikan sebagai liabilitas jangka pendek. Unsur bunga dalam
biaya keuangan dibebankan ke laba rugi selama masa sewa yang menghasilkan tingkat suku bunga
Page 19
konstan atas sisa saldo liabilitas. Perseroan dan Entitas Anak tidak mengakui aset hak-guna dan
liabilitas sewa atas kontrak sewa dengan masa kurang dari 12 bulan dan sewa dengan aset yang
bernilai rendah.
Properti investasi Properti investasi merupakan tanah dan/atau bangunan yang dimiliki untuk sewa operasi atau kenaikan Investment properties
nilai, dan tidak digunakan maupun dijual dalam kegiatan operasi. Properti investasi dinyatakan sebesar
biaya perolehan termasuk pengeluaran yang dapat diatribusikan secara langsung untuk perolehan
properti investasi. Selanjutnya, properti investasi diukur berdasarkan biaya perolehan dikurangi
akumulasi penyusutan dan rugi penurunan nilai, jika ada. Jumlah tercatat termasuk bagian biaya
penggantian properti investasi yang ada pada saat terjadinya biaya, jika kriteria pengakuan terpenuhi
dan tidak termasuk biaya harian penggunaan properti investasi. Penyusutan dihitung dengan
menggunakan metode Garis Lurus selama umur manfaat ekonomis properti investasi sebagai berikut:
Apartemen 20 tahun Properti investasi dihentikan pengakuannya pada saat pelepasan atau ketika
properti investasi tersebut tidak digunakan lagi secara permanen dan tidak memiliki manfaat ekonomis
di masa depan yang dapat diharapkan pada saat pelepasannya. Laba atau rugi yang timbul dari
penghentian pengakuan atau pelepasan properti investasi diakui dalam laba rugi tahun berjalan.
Aset takberwujud Aset tak berwujud dengan masa manfaat terbatas diamortisasi selama masa manfaat ekonomis dan Intangible assets
dinilai untuk penurunan nilai setiap ada indikasi bahwa aset tak berwujud tersebut mungkin mengalami
penurunan nilai. Periode amortisasi dan metode amortisasi untuk aset tak berwujud dengan masa
manfaat terbatas dikaji paling lambat pada setiap akhir periode pelaporan. Perubahan dalam masa
manfaat yang diharapkan atau pola konsumsi yang diharapkan dari manfaat ekonomi masa depan
yang terkandung dalam aset dianggap memodifikasi periode atau metode amortisasi, sebagaimana
mestinya, dan diperlakukan sebagai perubahan dalam estimasi akuntansi. Beban amortisasi atas aset
tak berwujud dengan umur terbatas diakui dalam laba rugi dalam kategori biaya yang konsisten
dengan fungsi dari aset tak berwujud. Aset tak berwujud dengan masa manfaat tidak terbatas tidak
diamortisasi, tetapi diuji untuk penurunan setiap tahun, baik secara individu atau pada tingkat unit
penghasil kas. Penilaian masa manfaat yang tidak terbatas ditinjau setiap tahun untuk menentukan
apakah masa manfaat yang tidak terbatas tetap dapat didukung. Jika tidak, perubahan dalam masa
manfaat dari tidak terbatas menjadi terbatas dilakukan secara prospektif. Keuntungan atau kerugian
yang timbul dari penghentian pengakuan suatu aset tak berwujud diukur sebagai perbedaan antara
jumlah neto hasil pelepasan dan jumlah tercatat dari aset dan diakui dalam laba rugi ketika aset
dihentikan pengakuannya.
Saham treasuri Instrumen ekuitas yang diperoleh kembali (saham treasuri) diakui pada biaya perolehan kembali dan Treasury stock
disajikan sebagai pengurang ekuitas. Tidak ada laba atau rugi yang diakui pada laba rugi atas
perolehan, penjualan kembali, penerbitan atau pembatalan dari instrumen ekuitas Perseroan. Selisih
antara jumlah tercatat dan penerimaan, bila diterbitkan kembali, diakui sebagai bagian dari tambahan
modal disetor pada ekuitas.
Modal saham Pada tanggal 21 Agustus 2007, melalui Surat Pengantar Pernyataan Pendaftaran No. Share capital
755/SK/SNP/VIII/07, Perseroan telah menawarkan sahamnya kepada masyarakat melalui pasar modal
sejumlah 531.388.000 saham dengan nilai nominal Rp 150 per saham dengan harga penawaran Rp
580 per saham. Pada tanggal 26 Oktober 2007, berdasarkan Surat Ketua Badan Pengawas Pasar
Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) No. S-5364/BL/2007, Perseroan telah memperoleh
Surat Pemberitahuan Efektif Pernyataan Penawaran. Selisih lebih jumlah yang diterima dari
pengeluaran saham terhadap nilai nominalnya sebesar USD 24.370.397 dicatat dalam akun
?Tambahan Modal Disetor? setelah dikurangi biaya emisi saham sebesar USD 1.201.713. Pada
tanggal 8 Nopember 2007, seluruh saham Perseroan telah tercatat pada Bursa Efek Indonesia. Pada
Page 20
tanggal 20 Juni 2019, Perseroan melakukan pemecahan nilai nominal saham dari Rp 150 per saham
menjadi Rp 50 per saham. Pemecahan nilai nominal saham mulai berlaku pada perdagangan di Bursa
Efek Indonesia sejak tanggal 4 Juli 2019.
Biaya emisi efek ekuitas Biaya yang terjadi sehubungan dengan penerbitan modal saham Perseroan kepada publik dikurangkan Stock issuance cost
langsung dengan hasil emisi dan disajikan sebagai pengurang akun tambahan modal disetor dalam
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian.
Instrumen keuangan Aset Keuangan Pengakuan dan Pengukuran Awal Pada saat pengakuan awal, aset keuangan diukur Financial instruments
pada nilai wajarnya, dan dalam hal aset keuangan tidak diukur pada nilai wajar melalui laba rugi, nilai
wajar tersebut ditambah biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung dengan perolehan
atau penerbitan aset keuangan tersebut. Agar aset keuangan diklasifikasikan dan diukur pada biaya
perolehan diamortisasi atau Nilai Wajar melalui Penghasilan Komprehensif Lain (FVOCI), aset
keuangan harus menghasilkan arus kas yang semata-mata dari pembayaran pokok dan bunga (SPPI)
dari pokok belum dilunasi. Penilaian ini disebut sebagai uji SPPI dan dilakukan pada tingkat instrumen.
Model bisnis Perseroan dan Entitas Anak untuk mengelola aset keuangan mengacu pada bagaimana
mereka mengelola aset keuangannya untuk menghasilkan arus kas. Model bisnis menentukan apakah
arus kas akan dihasilkan dari pendapatan arus kas kontraktual, penjualan aset keuangan, atau
keduanya. Perseroan dan Entitas Anak mengklasifikasikan aset keuangannya dalam kategori berikut:
(i) biaya perolehan diamortisasi, (ii) nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain, dan (iii) nilai
wajar melalui laba rugi. Pengakuan dan Pengukuran Awal (Lanjutan) (i) Biaya Perolehan Diamortisasi
Aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi jika kedua kondisi berikut terpenuhi: - Aset
keuangan dikelola dalam model bisnis yang bertujuan untuk memiliki aset keuangan dalam rangka
mendapatkan arus kas kontraktual; dan - Persyaratan kontraktual dari aset keuangan menghasilkan
arus kas pada tanggal tertentu yang semata dari pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok
yang terutang. Kas dan setara kas, deposito berjangka, piutang usaha kepada pihak ketiga, piutang
lain-lain dan aset tidak lancar lainnya - jaminan Perseroan dan Entitas Anak termasuk dalam kategori
ini. (ii) Nilai Wajar melalui Penghasilan Komprehensif Lain Aset keuangan diukur pada nilai wajar
melalui penghasilan komprehensif lain jika kedua kondisi berikut terpenuhi: - Aset keuangan dikelola
dalam model bisnis yang tujuannya akan terpenuhi dengan mendapatkan arus kas kontraktual dan
menjual aset keuangan; dan - Persyaratan kontraktual dari aset keuangan menghasilkan arus kas
pada tanggal tertentu yang semata dari pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok yang
terutang. (ii) Nilai Wajar melalui Penghasilan Komprehensif Lain (Lanjutan) Perseroan dan Entitas
Anak tidak memiliki aset keuangan pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain. (iii) Nilai
Wajar melalui Laba Rugi Semua aset keuangan yang tidak diukur pada biaya perolehan diamortisasi
atau nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain diukur pada nilai wajar melalui laba rugi.
Termasuk aset keuangan derivatif (kecuali untuk derivatif yang merupakan kontrak jaminan keuangan
atau instrumen lindung nilai yang ditunjuk dan efektif). Pada pengakuan awal, Perseroan dan Entitas
Anak dapat membuat penetapan yang tak terbatalkan atas aset keuangan yang memenuhi
persyaratan untuk diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau pada nilai wajar melalui penghasilan
komprehensif lain atau pada nilai wajar melalui laba rugi jika hal tersebut mengeliminasi atau secara
signifikan mengurangi inkonsistensi pengukuran atau pengakuan yang dapat timbul dari pengukuran
aset dan liabilitas. Perseroan dan Entitas Anak tidak memiliki aset keuangan pada nilai wajar melalui
laba rugi. Perseroan dan Entitas Anak menentukan klasifikasi aset keuangan pada saat pengakuan
awal, dan jika diperbolehkan dan sesuai, akan dievaluasi kembali setiap akhir periode pelaporan.
Page 21
Pengukuran Selanjutnya (i) Biaya Perolehan Diamortisasi Aset keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi selanjutnya diukur dengan menggunakan metode Suku Bunga Efektif (EIR) dan diuji untuk penurunan nilai. Laba dan rugi diakui pada laba rugi pada saat aset dihentikan pengakuannya, dimodifikasi atau diturunkan nilainya. Aset keuangan Perseroan dan Entitas Anak yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi termasuk piutang usaha kepada pihak ketiga, piutang lain-lain dan aset tidak lancar lainnya - jaminan. (ii) Nilai Wajar melalui Penghasilan Komprehensif Lain Perubahan nilai wajar aset keuangan - instrumen utang ini dicatat pada penghasilan komprehensif lain, kecuali pengakuan keuntungan atau kerugian penurunan nilai, pendapatan bunga (termasuk biaya transaksi menggunakan metode Suku Bunga Efektif), keuntungan atau kerugian yang timbul dari penghentian dan keuntungan dan kerugian dari selisih kurs diakui pada laba rugi. Ketika aset keuangan dihentikan, keuntungan atau kerugian nilai wajar kumulatif yang sebelumnya diakui pada penghasilan komprehensif lain direklasifikasi pada laba rugi. (iii) Nilai Wajar melalui Laba Rugi Keuntungan atau kerugian dari investasi utang yang selanjutnya diukur pada nilai wajar melalui laba rugi dan bukan merupakan bagian dari hubungan lindung nilai, diakui dalam laba rugi dan disajikan bersih dalam laba rugi di dalam penghasilan/(beban) lain-lain dalam periode kemunculannya. Penghentian Pengakuan Aset keuangan dihentikan pengakuannya ketika hak kontraktual untuk menerima arus kas dari aset telah berakhir. Pada penghentian pengakuan aset keuangan secara keseluruhan, selisih antara jumlah tercatat dan jumlah imbalan yang diterima dan setiap keuntungan atau kerugian kumulatif yang telah diakui dalam pendapatan komprehensif lain diakui dalam laba rugi. Penurunan Nilai Aset Keuangan Perseroan dan Entitas Anak mengakui penyisihan Kerugian Kredit Ekspektasian (ECL) untuk semua instrumen utang yang bukan pada nilai wajar melalui laba rugi dan kontrak jaminan keuangan. ECL ditentukan atas perbedaan antara arus kas kontraktual sesuai kontrak dan semua arus kas yang diharapkan akan diterima oleh Perseroan dan Entitas Anak, didiskonto pada estimasi suku bunga efektif awal. Arus kas yang diharapkan mencakup setiap arus kas dari penjualan agunan yang dimiliki atau peningkatan kredit lainnya yang merupakan bagian dari ketentuan kontrak. ECL diakui dalam dua tahap. Bila belum terdapat peningkatan risiko kredit signifikan sejak pengakuan awal, ECL diakui untuk kerugian kredit yang dihasilkan dari peristiwa gagal bayar yang mungkin terjadi dalam jangka waktu 12 bulan ke depan (ECL 12 bulan). Namun, bila telah terdapat peningkatan signifikan risiko kredit sejak pengakuan awal, penyisihan kerugian diakui untuk kerugian kredit yang diperkirakan selama sisa umur aset, terlepas dari jangka waktu gagal bayar (ECL sepanjang umurnya). Karena piutang usaha dan piutang lain-lainnya tidak memiliki komponen pembiayaan signifikan, Perseroan dan Entitas Anak menerapkan pendekatan yang disederhanakan dalam perhitungan ECL. Oleh karena itu, Perseroan dan Entitas Anak tidak melacak perubahan dalam risiko kredit, namun justru mengakui penyisihan kerugian berdasarkan ECL sepanjang umurnya pada setiap tanggal pelaporan. Perseroan dan Entitas Anak membentuk matriks pencadangan berdasarkan kerugian kredit masa lalu, disesuaikan dengan faktor-faktor spesifik untuk debitur dan lingkungan ekonomi masa depan yang relevan. Liabilitas Keuangan Pengakuan Awal dan Pengukuran Liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi atau liabilitas keuangan pada biaya perolehan diamortisasi. Perseroan dan Entitas Anak menentukan klasifikasi liabilitas keuangan mereka pada saat pengakuan awal. Liabilitas keuangan awalnya diukur sebesar nilai wajarnya. Biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung dengan perolehan liabilitas keuangan (selain liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi) ditambahkan atau dikurangkan dari nilai wajar liabilitas keuangan, yang sesuai, pada pengakuan awal. Biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung dengan perolehan liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi langsung diakui dalam laba rugi. Liabilitas keuangan Perseroan dan Entitas Anak terdiri dari utang bank, utang usaha kepada pihak ketiga, utang lain-lain, beban akrual, jaminan sewa dan liabilitas sewa diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya
Page 22
perolehan diamortisasi. Perseroan dan Entitas Anak tidak memiliki liabilitas keuangan yang diukur
pada nilai wajar melalui laba rugi. Pengukuran Selanjutnya Setelah pengakuan awal, liabilitas
keuangan yang dikenakan bunga diukur pada biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan
metode EIR. Pada tanggal pelaporan, akrual beban bunga dicatat secara terpisah dari pokok pinjaman
terkait dalam bagian liabilitas jangka pendek. Keuntungan atau kerugian harus diakui dalam laba rugi
ketika liabilitas tersebut dihentikan pengakuannya serta melalui proses amortisasi EIR. Biaya
perolehan diamortisasi dihitung dengan mempertimbangkan diskonto atau premium atas perolehan
dan komisi atau biaya yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari EIR. Amortisasi EIR dicatat
sebagai 'Beban Keuangan' dalam laba rugi. Penghentian Pengakuan Liabilitas keuangan dihentikan
pengakuannya ketika liabilitas yang ditetapkan dalam kontrak dilepaskan atau dibatalkan atau
kedaluarsa. Ketika liabilitas keuangan awal digantikan dengan liabilitas keuangan lain dari pemberi
pinjaman yang sama dengan ketentuan yang berbeda secara substansial, atau modifikasi secara
substansial atas liabilitas keuangan yang telah dimiliki, maka pertukaran atau modifikasi tersebut
dicatat sebagai penghapusan liabilitas keuangan awal dan pengakuan liabilitas keuangan baru dan
selisih antara nilai tercatat liabilitas keuangan tersebut diakui sebagai laba atau rugi. Saling Hapus
Instrumen Keuangan Aset keuangan dan liabilitas keuangan disaling hapus dan nilai netonya disajikan
dalam Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian ketika terdapat hak yang berkekuatan hukum untuk
melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui tersebut dan adanya niat untuk menyelesaikan
dengan menggunakan dasar neto, atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitas secara
simultan. Nilai Wajar Instrumen Keuangan Nilai wajar instrumen keuangan yang diperdagangkan
dalam pasar aktif pada setiap tanggal pelaporan ditentukan berdasarkan referensi harga pasar
kuotasian, tanpa dikurangi biaya transaksi. Untuk instrumen keuangan yang tidak diperdagangkan
dalam pasar aktif, nilai wajarnya ditentukan berdasarkan teknik penilaian yang sesuai. Teknik penilaian
tersebut meliputi transaksi pasar wajar terkini, referensi kepada nilai wajar kini instrumen keuangan
lainnya yang secara substansi adalah serupa, analisa arus kas diskonto, atau model penilaian lainnya.
Jika nilai wajar instrumen keuangan yang tidak diperdagangkan di pasar aktif tidak dapat ditentukan
secara wajar, instrumen keuangan tersebut diakui dan diukur pada nilai tercatatnya.
Peristiwa setelah tanggal periode pelaporan Sampai dengan tanggal penyelesaian Laporan Keuangan Konsolidasian oleh manajemen Perseroan Events after reporting period
dan Entitas Anak, tidak ada peristiwa penting setelah tanggal pelaporan.
Penerapan standar akuntansi baru Berikut adalah standar, amandemen dan penyesuaian standar baru, yang berlaku efektif sejak dan Adoption of new accounting standards
setelah tanggal 1 Januari 2022, tidak memberikan dampak yang material terhadap Laporan Keuangan
Konsolidasian tahun berjalan: - Amandemen PSAK 22, ?Kombinasi Bisnis tentang Referensi ke
Kerangka Konseptual?. - Amandemen PSAK 57, ?Provisi, Liabilitas Kontinjensi dan Aset Kontinjensi
tentang Kontrak Memberatkan - Biaya Memenuhi Kontrak?. - PSAK 69 (Penyesuaian 2020),
?Agrikultur?. - PSAK 71 (Penyesuaian 2020), ?Instrumen Keuangan?. - PSAK 73 (Penyesuaian 2020),
?Sewa?. Standar, amandemen dan penyesuaian baru yang telah diterbitkan, namun belum berlaku
efektif untuk tahun buku yang dimulai pada tanggal 1 Januari 2022 adalah sebagai berikut: -
Amandemen PSAK 1, ?Penyajian Laporan Keuangan tentang Klasifikasi Liabilitas sebagai Jangka
Pendek atau Jangka Panjang?. - PSAK 74, ?Kontrak Asuransi?. - Amandemen PSAK 16, ?Aset Tetap
tentang Hasil Sebelum Penggunaan yang Diintensikan?. - Penyesuaian Tahunan 2021 atas PSAK 1
?Penyajian Laporan Keuangan?, PSAK 13, ?Properti Investasi?, PSAK 48, ?Penurunan Nilai Aset?,
PSAK 66, ?Pengaturan Bersama? dan ISAK 16, ?Penjanjian Konsesi Jasa?. - Amandemen PSAK 25,
Page 23
?Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi dan Kesalahan tentang Definisi Estimasi Akuntansi?. - Amandemen PSAK 46, ?Pajak Penghasilan tentang Pajak Tangguhan Terkait Aset dan Liabilitas yang Timbul dari Transaksi Tunggal?. Pada tanggal pengesahan Laporan Keuangan Konsolidasian, manajemen masih mempelajari dampak yang mungkin timbul dari penerapan standar, amandemen dan penyesuaian baru tersebut terhadap Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan dan Entitas Anak.
Page 24
[1611000] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement - General Industry - Current Year
30 September 2023
Aset tetap Property, plant, and equipment
Aset tetap, awal Penambahan aset Pengurangan aset Aset tetap, akhir
Reklasifikasi aset tetap
periode tetap tetap periode
Property, plant, and Reclassifications of
Addition in property, Disposals in property, Property, plant, and
equipment, beginning property, plant, and
plant, and equipment plant, and equipment equipment, end period
period equipment
Nilai perolehan, kotor Tanah, dimiliki langsung 9,494,154 43,424 (0) 0 9,537,578 Land, directly owned Carrying amount, gross
Bangunan dan Building and leasehold
fasilitasnya, dimiliki 75,566,168 510,512 ( 80,981 ) 306,808 76,302,507 improvement, directly
langsung owned
Mesin dan peralatan, Machinery and
dimiliki langsung 86,005,423 11,984,621 ( 211,799 ) 0 97,778,245 equipment, directly
owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
kantor, dimiliki langsung 12,753,656 129,859 ( 158,563 ) 0 12,724,952 equipment, directly
owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
4,020,614 148,852 ( 52,358 ) 0 4,117,108
dimiliki langsung owned
Lainnya, dimiliki Others, directly owned
268,332 0 ( 160 ) 0 268,172
langsung
Dimiliki langsung 188,108,347 12,817,268 ( 503,861 ) 306,808 200,728,562 Directly owned
Bangunan, dalam Building, assets under
42,838 358,785 ( 306,808 ) 94,815
penyelesaian construction
Lainnya, dalam Others, assets under
0 52,275 0 52,275
penyelesaian construction
Aset dalam Assets under
42,838 411,060 (0) ( 306,808 ) 147,090
penyelesaian construction
Aset tetap Property, plant, and
188,151,185 13,228,328 ( 503,861 ) 0 200,875,652
equipment
Akumulasi depresiasi Bangunan dan Building and leasehold Carrying amount,
fasilitasnya, dimiliki 32,311,426 3,036,199 ( 62,453 ) 0 35,285,172 improvement, directly accumulated
langsung owned depreciation
Mesin dan peralatan, Machinery and
dimiliki langsung 50,509,961 6,499,945 ( 197,076 ) 0 56,812,830 equipment, directly
owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
Page 25
kantor, dimiliki langsung 9,409,041 658,514 ( 152,696 ) 0 9,914,859 equipment, directly
owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
3,479,186 181,865 ( 52,358 ) 0 3,608,693
dimiliki langsung owned
Lainnya, dimiliki Others, directly owned
224,798 9,145 ( 147 ) 0 233,796
langsung
Dimiliki langsung 95,934,412 10,385,668 ( 464,730 ) 0 105,855,350 Directly owned
Aset tetap Property, plant, and
95,934,412 10,385,668 ( 464,730 ) 105,855,350
equipment
Nilai perolehan Aset tetap Property, plant, and Carrying amount
92,216,773 95,020,302
equipment
Page 26
[1611000] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement - General Industry - Prior Year
31 December 2022
Aset tetap Property, plant, and equipment
Aset tetap, awal Penambahan aset Pengurangan aset Aset tetap, akhir
Reklasifikasi aset tetap
periode tetap tetap periode
Property, plant, and Reclassifications of
Addition in property, Disposals in property, Property, plant, and
equipment, beginning property, plant, and
plant, and equipment plant, and equipment equipment, end period
period equipment
Nilai perolehan, kotor Tanah, dimiliki langsung 9,494,154 0 (0) 0 9,494,154 Land, directly owned Carrying amount, gross
Bangunan dan Building and leasehold
fasilitasnya, dimiliki 74,290,468 379,241 ( 9,108 ) 905,567 75,566,168 improvement, directly
langsung owned
Mesin dan peralatan, Machinery and
dimiliki langsung 80,819,423 5,179,993 ( 311,993 ) 318,000 86,005,423 equipment, directly
owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
kantor, dimiliki langsung 12,730,546 139,687 ( 117,557 ) 980 12,753,656 equipment, directly
owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
3,529,349 537,670 ( 46,405 ) 0 4,020,614
dimiliki langsung owned
Lainnya, dimiliki Others, directly owned
260,111 10,995 ( 2,774 ) 0 268,332
langsung
Dimiliki langsung 181,124,051 6,247,586 ( 487,837 ) 1,224,547 188,108,347 Directly owned
Bangunan, dalam Building, assets under
878,399 70,006 (0) ( 905,567 ) 42,838
penyelesaian construction
Mesin dan alat berat, Machinery and heavy
dalam penyelesaian 318,000 0 (0) ( 318,000 ) 0 equipment, assets under
construction
Lainnya, dalam Others, assets under
980 ( 980 ) 0
penyelesaian construction
Aset dalam Assets under
1,197,379 70,006 (0) ( 1,224,547 ) 42,838
penyelesaian construction
Aset tetap Property, plant, and
182,321,430 6,317,592 ( 487,837 ) 0 188,151,185
equipment
Akumulasi depresiasi Bangunan dan Building and leasehold Carrying amount,
fasilitasnya, dimiliki 28,285,292 4,032,648 ( 6,514 ) 0 32,311,426 improvement, directly accumulated
langsung owned depreciation
Mesin dan peralatan, Machinery and
Page 27
dimiliki langsung 43,150,296 7,632,334 ( 272,669 ) 0 50,509,961 equipment, directly
owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
kantor, dimiliki langsung 8,631,545 880,030 ( 102,534 ) 0 9,409,041 equipment, directly
owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
3,248,368 277,223 ( 46,405 ) 0 3,479,186
dimiliki langsung owned
Lainnya, dimiliki Others, directly owned
206,846 20,450 ( 2,498 ) 0 224,798
langsung
Dimiliki langsung 83,522,347 12,842,685 ( 430,620 ) 0 95,934,412 Directly owned
Aset tetap Property, plant, and
83,522,347 12,842,685 ( 430,620 ) 0 95,934,412
equipment
Nilai perolehan Aset tetap Property, plant, and Carrying amount
98,799,083 92,216,773
equipment
Page 28
[1611100] Disclosure of Notes to the financial statements - Property, Plant and Equipment - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 September 2023
Pengungkapan catatan atas aset tetap Beban penyusutan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 September 2023 dan 2022 Disclosure of notes for property, plant and
dialokasikan sebagai berikut: Beban Pokok Penjualan 1.487.017 Beban Pokok Jasa Perakitan equipment
7.396.751 Beban Umum dan Administrasi 1.501.899 Total 10.385.666 Rincian pengurangan aset tetap
yang merupakan penjualan aset tetap sebagai berikut: Harga Jual 2.956 Jumlah Tercatat - Laba
Penjualan Aset Tetap 2.956 Pengurangan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 30 September 2023
dan 31 Desember 2022 merupakan penghapusan aset tetap dengan jumlah tercatat sebesar USD
39.131 dan USD 43.305. Pengurangan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 30 September 2023
atas bangunan dan sarana dengan biaya perolehan dan akumulasi penyusutan masing-masing
sebesar USD 72.569 dan USD 56.144 merupakan pengalihan kepada karyawan. Jumlah tercatat bruto
dari aset tetap yang telah disusutkan penuh dan masih digunakan sampai dengan 30 September 2023
dan 31 Desember 2022 masing-masing sebesar USD 41.250.931 dan USD 37.398.455. Bangunan,
mesin dan peralatan telah diasuransikan terhadap risiko kebakaran dan risiko lainnya dengan nilai
pertanggungan secara keseluruhan sebesar USD 129.056.380 dan Rp 86.263.173.165. Manajemen
berpendapat bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup memadai untuk menutupi kemungkinan
kerugian yang timbul dari risiko yang dipertanggungkan. Aset tetap dengan jumlah tercatat sebesar
USD 53.796.443 (2022: USD 52.262.182) digunakan sebagai jaminan atas fasilitas kredit yang
diperoleh dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (Catatan
11). Berdasarkan hasil penelaahan manajemen Perseroan, tidak terdapat kejadian dan perubahan
keadaan yang mengindikasikan adanya penurunan nilai aset tetap pada tanggal 30 September 2023
dan 31 Desember 2022.
Page 29
[1612000] Notes to the financial statements - Right of Use Assets - General Industry - Current Year
30 September 2023
Aset hak guna Right of use assets
Aset hak guna, periode Aset hak guna, periode
Penambahan aset hak guna
awal akhir
Right of use assets, Right of use assets, end
Addition in right of use assets
beginning period period
Nilai perolehan, kotor Lainnya, aset hak guna 47,134 47,134 Others, right of use assets Carrying amount, gross
Aset hak guna 47,134 47,134 Right of use assets
Akumulasi depresiasi Lainnya, aset hak guna 41,676 4,184 45,860 Others, right of use assets Carrying amount, accumulated
Aset hak guna 41,676 4,184 45,860 Right of use assets depreciation
Nilai perolehan Aset hak guna 5,458 1,274 Right of use assets Carrying amount
Page 30
[1612000] Notes to the financial statements - Right of Use Assets - General Industry - Prior Year
31 December 2022
Aset hak guna Right of use assets
Aset hak guna, periode Aset hak guna, periode
Penambahan aset hak guna
awal akhir
Right of use assets, Right of use assets, end
Addition in right of use assets
beginning period period
Nilai perolehan, kotor Lainnya, aset hak guna 47,523 ( 389 ) 47,134 Others, right of use assets Carrying amount, gross
Aset hak guna 47,523 ( 389 ) 47,134 Right of use assets
Akumulasi depresiasi Lainnya, aset hak guna 32,482 9,194 41,676 Others, right of use assets Carrying amount, accumulated
Aset hak guna 32,482 9,194 41,676 Right of use assets depreciation
Nilai perolehan Aset hak guna 15,041 5,458 Right of use assets Carrying amount
Page 31
[1612100] Disclosure of Notes to the financial statements - Right of Use Assets - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 September 2023
Pengungkapan catatan atas aset hak guna - Disclosure of notes for right of use assets
Page 32
[1616000] Notes to the financial statements - Revenue By Parties - General
Industry
Catatan untuk pendapatan berdasarkan Notes for revenue by parties
pihak
30 September 30 September
2023 2022
Penjualan dan Penjualan dan
Nama pihak
pendapatan usaha pendapatan usaha
Party name Sales and revenue Sales and revenue
Pihak ketiga 1 Murata Third party 1
Manufacturing 23,536,019 29,117,268
Company Ltd.
Pihak ketiga 2 PT Xiaomi Third party 2
Technology 23,018,633 23,035,394
Indonesia
Pihak ketiga 3 PT Pegaunihan Third party 3
Technology
Indonesia (d/h PT
14,937,740 10,787,948
Pegatron
Technology
Indonesia)
Pihak ketiga 4 Allied Telesis Third party 4
International (Asia) 13,900,900 12,996,597
Pte. Ltd.
Pihak ketiga 5 Asustek Computer Third party 5
83,446 11,696,869
Inc
Pihak ketiga lainnya others 24,517,403 21,351,191 Other third parties
Pihak ketiga 99,994,141 108,985,267 Third parties
Tipe pihak 99,994,141 108,985,267 Type of parties
Page 33
[1616100] Disclosure of Notes to the financial statements - Revenue - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 September 2023
Pengungkapan catatan atas pendapatan Seluruh penjualan dan jasa perakitan dilakukan dengan pihak ketiga. Disclosure of notes for revenue
Page 34
[1617000] Notes to the financial statements - Revenue By Type - General
Industry
Catatan untuk tipe pendapatan Notes for revenue by type
30 September 30 September
2023 2022
Nama produk Penjualan dan Penjualan dan
atau jasa pendapatan usaha pendapatan usaha
Service or product
Sales and revenue Sales and revenue
name
Pendapatan dari jasa 1 Jasa Perakitan 44,520,828 40,881,457 Service revenue 1
Pendapatan dari jasa 44,520,828 40,881,457 Service revenue
Pendapatan dari produk Product revenue 1
Penjualan - Neto 55,473,313 68,103,810
1
Pendapatan dari Product revenue
55,473,313 68,103,810
produk
Tipe pendapatan 99,994,141 108,985,267 Type of revenue
Page 35
[1618000] Notes to the financial statements - Revenue By Source - General
Industry
Catatan untuk sumber pendapatan Notes for revenue by source
30 September 30 September
2023 2022
Nama produk Penjualan dan Penjualan dan
atau jasa pendapatan usaha pendapatan usaha
Service or product
Sales and revenue Sales and revenue
name
Pendapatan dari Domestic revenue 1
Dalam negeri 49,758,649 42,444,281
domestik 1
Pendapatan domestik 49,758,649 42,444,281 Domestic revenue
Pendapatan dari ekspor Export revenue 1
Singapura 25,591,141 25,252,345
1
Pendapatan dari ekspor Export revenue 2
Jepang 23,536,019 29,117,268
2
Pendapatan dari ekspor Export revenue 3
Hong Kong 880,318 234,954
3
Pendapatan dari ekspor Export revenue 4
Perancis 102,165 77,149
4
Pendapatan dari ekspor Export revenue 5
Taiwan 89,295 11,745,764
5
Pendapatan dari ekspor Export revenue 6
Malaysia 36,495 113,254
6
Pendapatan dari ekspor Export revenue 7
Italia 59 0
7
Pendapatan dari ekspor Export revenue 8
India 0 252
8
Pendapatan ekspor 50,235,492 66,540,986 Export revenue
Sumber pendapatan 99,994,141 108,985,267 Source of revenue
Page 36
[1619000] Notes to the financial statements - Revenue With Value More Than
10% - General Industry
Catatan untuk pendapatan lebih dari 10% Note for revenue with value
more than 10%
30 September 30 September
2023 2022
Penjualan dan Penjualan dan
Nama pihak
pendapatan usaha pendapatan usaha
Party name Sales and revenue Sales and revenue
Pihak 1 Murata Party 1
Manufacturing 23,536,019 29,117,268
Company Ltd.
Pihak 2 PT Xiaomi Party 2
Technology 23,018,633 23,035,394
Indonesia
Pihak 3 PT Pegaunihan Party 3
Technology
Indonesia (d/h PT
14,937,740 10,787,948
Pegatron
Technology
Indonesia)
Pihak 4 Allied Telesis Party 4
International (Asia) 13,900,900 12,996,597
Pte. Ltd.
Pihak 5 Asustek Computer Party 5
83,446 11,696,869
Inc
Pihak dengan Party with revenue
pendapatan lebih dari 75,476,738 87,634,076 more than 10%
10%
Page 37
[1620100] Notes to the financial statements - Trade receivables, by currency - General Industry
Piutang usaha berdasarkan mata uang Trade receivables by currency
30 September 2023 31 December 2022
Penyisihan Penyisihan
Piutang usaha, kotor penurunan nilai Piutang usaha Piutang usaha, kotor penurunan nilai Piutang usaha
piutang usaha piutang usaha
Allowance for Allowance for
Trade receivables, Trade receivables,
impairment of trade Trade receivables impairment of trade Trade receivables
gross gross
receivables receivables
Pihak ketiga IDR 5,773,502 3,337,801 IDR Third party
SGD 12,753 16,057 SGD
USD 11,196,882 10,233,110 USD
Mata uang 16,983,137 (0) 16,983,137 13,586,968 (0) 13,586,968 Currency
Page 38
[1620200] Notes to the financial statements - Trade receivables, by aging - General Industry
Piutang usaha berdasarkan umur Trade receivables by aging
30 September 2023 31 December 2022
Penyisihan Penyisihan
Piutang usaha, kotor penurunan nilai Piutang usaha Piutang usaha, kotor penurunan nilai Piutang usaha
piutang usaha piutang usaha
Allowance for Allowance for
Trade receivables, Trade receivables,
impairment of trade Trade receivables impairment of trade Trade receivables
gross gross
receivables receivables
Telah jatuh tempo 1 - 30 hari 13,662,399 10,453,237 1 - 30 days Overdue
31 - 60 hari 3,125,860 3,027,182 31 - 60 days
61 - 90 hari 178,632 89,759 61 - 90 days
Lebih dari 90 hari 16,246 16,790 More than 90 days
Umur 16,983,137 13,586,968 Aging
Jatuh tempo Umur 16,983,137 (0) 16,983,137 13,586,968 (0) 13,586,968 Aging Due status
Page 39
[1620300] Notes to the financial statements - Trade receivables, by list of counterparty - General Industry
Rincian piutang usaha berdasarkan rincian pihak Trade receivables by list of counterparty
30 September 2023 31 December 2022
Penyisihan Penyisihan
Nama pihak, piutang Piutang usaha, Piutang usaha,
penurunan nilai Piutang usaha penurunan nilai Piutang usaha
usaha kotor kotor
piutang usaha piutang usaha
Allowance for Allowance for
Counterparty name, Trade receivables, Trade receivables,
impairment of trade Trade receivables impairment of trade Trade receivables
trade receivables gross gross
receivables receivables
Pihak ketiga Pihak 1 PT Xiaomi Rank 1, counterparty Third party
Technology 3,861,912 1,333,757
Indonesia
Pihak 2 Allied Telesis Rank 2, counterparty
International (Asia) 3,229,987 2,964,164
Pte. Ltd.
Pihak 3 Murata Rank 3, counterparty
Manufacturing 2,897,232 3,269,212
Company Ltd.
Pihak 4 PT Pegaunihan Rank 4, counterparty
Technology
Indonesia (d/h PT.
2,865,764 1,756,642
Pegatron
Technology
Indonesia)
Pihak 5 PT Asus Rank 5, counterparty
Technology 1,254,199 909,980
Indonesia Jakarta
Pihak 6 Arton International Rank 6, counterparty
Pte Ltd. (d/h TOA 797,440 238,524
E & I (S) Pte Ltd)
Pihak 7 Asus Global Pte Rank 7, counterparty
1,291 655,398
Ltd
Pihak lainnya Lain-lain (saldo Others, counterparty
masing-masing di
2,075,312 2,459,291
bawah USD
500.000)
Rincian pihak 16,983,137 (0) 16,983,137 13,586,968 (0) 13,586,968 List of counterparty
Page 40
[1621000] Disclosure of Notes to the financial statements - Trade Receivables - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 September 2023
Pengungkapan catatan atas piutang usaha Berdasarkan pengalaman dan penelaahan, manajemen berkeyakinan tidak mengalami kesulitan atas Disclosure of notes for trade receivables
kolektibilitas piutang usaha, sehingga tidak membentuk cadangan penurunan nilai piutang usaha.
Page 41
[1630000] Notes to the financial statements - Inventories - General Industry
Catatan atas persediaan Notes for inventories
30 September 2023 31 December 2022
Barang jadi 1,397,762 2,386,140 Finished goods
Barang dalam proses 3,500,740 5,004,138 Work in process
Bahan baku dan bahan Raw and indirect material
9,619,453 11,829,041
pembantu
Suku cadang 307,416 275,996 Spareparts
Persediaan, kotor 14,825,371 19,495,315 Inventories, gross
Cadangan penurunan nilai Allowance for impairment
(0) (0)
persediaan of inventories
Persediaan 14,825,371 19,495,315 Inventories
Persediaan lancar 14,825,371 19,495,315 Current inventories
Persediaan tidak lancar Non-current inventories
0 0
lainnya
Mutasi cadangan penurunan nilai Movement of allowance for
persediaan impairment of inventories
30 September 2023 31 December 2022
Saldo awal Penyisihan Allowance for Impairment of
0 0
Penurunan Nilai Persediaan Inventories, beginning balance
Kenaikan/(penurunan) cadangan Increase/(decrease) for
penurunan nilai persediaan 0 0 allowance for impairment of
inventories
Saldo akhir Penyisihan Allowance for Impairment of
0 0
Penurunan Nilai Persediaan Inventories, ending balance
Page 42
[1632000] Disclosure of Notes to the financial statements - Inventories - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 September 2023
Pengungkapan catatan atas persediaan Persediaan telah diasuransikan terhadap risiko kebakaran dan risiko lainnya dengan jumlah Disclosure of notes for inventories
pertanggungan secara keseluruhan sebesar USD 15.147.000. Manajemen akan menyesuaikan jumlah
pertanggungan tersebut untuk menutupi kemungkinan kerugian yang timbul dari risiko yang
dipertanggungkan. Berdasarkan hasil penelaahan kondisi persediaan pada akhir tahun, manajemen
berkeyakinan bahwa tidak ada cadangan penurunan nilai persediaan yang perlu dibentuk pada tanggal
30 September 2023 dan 31 Desember 2022.
Page 43
[1640100] Notes to the financial statements - Trade Payable, by currency - General Industry
Utang usaha berdasarkan mata uang Trade payables by currency
30 September 2023 31 December 2022
Utang usaha Utang usaha
Trade payables Trade payables
Pihak ketiga IDR 302,033 177,575 IDR Third party
JPY 34,128 335,055 JPY
SGD 53,640 69,520 SGD
USD 12,837,890 12,564,395 USD
Mata uang 13,227,691 13,146,545 Currency
Page 44
[1640200] Notes to the financial statements - Trade Payable, by aging - General Industry
Utang usaha berdasarkan umur Trade payables by aging
30 September 2023 31 December 2022
Utang usaha Utang usaha
Trade payables Trade payables
Telah jatuh tempo 1 - 30 hari 2,987,553 3,638,207 1 - 30 days Overdue
31 - 60 hari 2,911,552 3,026,991 31 - 60 days
61 - 90 hari 1,990,880 1,579,329 61 - 90 days
Lebih dari 90 hari 5,337,706 4,902,018 More than 90 days
Umur 13,227,691 13,146,545 Aging
Jatuh tempo Umur 13,227,691 13,146,545 Aging Due status
Page 45
[1640300] Notes to the financial statements - Trade Payable, by list of counterparty - General Industry
Rincian utang usaha berdasarkan rincian pihak Trade payables by list of counterparty
30 September 31 December
2023 2022
Nama pihak, utang usaha Utang usaha Utang usaha
Counterparty name, trade
Trade payables Trade payables
payables
Pihak ketiga Pihak 1 Allied Telesis Rank 1, counterparty Third party
International (Asia) Pte. 4,578,622 4,572,982
Ltd.
Pihak 2 Arton International Pte Rank 2, counterparty
Ltd. (d/h TOA E & I (S) 3,462,866 2,360,473
Pte Ltd)
Pihak 3 Asus Global Pte Ltd 2,960,706 2,920,999 Rank 3, counterparty
Pihak 4 Murata Manufacturing Rank 4, counterparty
709,961 1,154,262
Co. Ltd.
Pihak lainnya Lainnya (Saldo Others, counterparty
masing-masing di 1,515,536 2,137,829
bawah USD 1.000.000)
Rincian pihak 13,227,691 13,146,545 List of counterparty
Page 46
[1641000] Disclosure of Notes to the financial statements - Trade Payables - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 September 2023
Pengungkapan catatan atas utang usaha - Disclosure of notes for trade payables
Page 47
[1670000] Notes to the financial statements - Cost of Good Sold - General
Industry
Beban pokok penjualan Cost of good sold
30 September 2023 30 September 2022
Persediaan bahan baku awal 10,866,598 10,008,569 Beginning raw inventory
Pembelian bahan baku 36,499,830 45,333,915 Purchased raw inventory
Persediaan bahan baku akhir 8,960,010 12,243,754 Ending raw inventory
Bahan baku yang digunakan 38,406,418 43,098,730 Raw inventory used
Upah, tenaga kerja langsung 17,486,576 19,945,084 Wages and direct labor
Depresiasi 8,893,142 8,127,869 Depreciation
Perbaikan dan pemeliharaan 1,920,675 3,054,624 Repairs and maintenance
Biaya pabrikasi lainya 7,667,716 10,122,843 Other manufacturing overhead
Jumlah biaya produksi 74,374,527 84,349,150 Total production cost
Barang setengah jadi awal 4,109,421 3,713,262 Beginning wip inventory
Barang setengah jadi akhir 2,199,529 4,264,799 Ending wip inventory
Harga pokok produksi 76,284,419 83,797,613 Cost of goods manufactured
Barang jadi awal 2,386,140 8,782,363 Beginning finish goods inventory
Barang jadi akhir 1,397,760 1,721,696 Ending finish goods inventory
Beban pokok penjualan dan Cost of sales and revenue
77,272,799 90,858,280
pendapatan
Page 48
[1671000] Disclosure of Notes to the financial statements - Cost of Goods Sold - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 September 2023
Pengungkapan catatan atas beban pokok Seluruh Pembelian dilakukan dengan pihak ketiga. Disclosure of notes for cost of goods sold
penjualan
Page 49
[1691000a] Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans - General Industry
Catatan untuk utang bank jangka panjang Notes for long-term bank loan
30 September 2023 31 December 2022
Utang bank, nilai dalam Utang bank, nilai dalam
Total utang bank, kotor Total utang bank, kotor
mata uang asing mata uang asing
Bank loan, amount in Bank loan, amount in
Total bank loans, gross Total bank loans, gross
foreign currency foreign currency
Bank Mandiri (Persero) Tbk USD 24,990,836 24,990,836 23,591,131 23,591,131 USD Bank Mandiri (Persero) Tbk
Mata uang 24,990,836 23,591,131 Currency
Kreditur nama bank Mata uang 24,990,836 23,591,131 Currency Creditor bank name
Catatan untuk utang bank jangka panjang Notes for long-term bank loan
30 September 2023 31 December 2022
Total utang bank, kotor 24,990,836 23,591,131 Total bank loans, gross
Biaya penerbitan utang bank yang belum diamortisasi (0) (0) Unamortized bank loan issuance cost
Total utang bank, bersih 24,990,836 23,591,131 Total bank loan, net
Liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo dalam satu Current maturities of bank loans
5,327,416 4,985,772
tahun atas utang bank
Liabilitas jangka panjang atas utang bank 19,663,420 18,605,359 Long-term bank loans
Page 50
[1691100] Disclosure of Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 September 2023
Pengungkapan catatan atas utang bank jangka Berdasarkan Akta Perjanjian Kredit Investasi No. 68 tanggal 8 Juni 2018 dari Notaris Soehendro Disclosure of notes for long-term bank loans
panjang Gautama, S.H. M.Hum., Perseroan memperoleh fasilitas kredit investasi dari Mandiri dengan total
sebesar Rp 139.000.000.000. Tingkat suku bunga yang dibebankan per tahun sebesar 9,75% - 9,90%.
Perjanjian tersebut telah diubah dalam Addendum No. CRO.BTM/0007/KI/2018 tanggal 21 November
2019, dimana fasilitas kredit investasi tersebut telah dikonversi ke mata uang Dolar Amerika Serikat.
Tingkat suku bunga yang dibebankan per tahun sebesar 5% - 6,5%. Fasilitas ini telah dilunasi pada
tanggal 2 Maret 2023. Berdasarkan Akta Perjanjian Kredit Investasi No. 25 tanggal 8 Mei 2019 dari
Notaris Carolina Mulyati, S.H., Perseroan memperoleh fasilitas kredit investasi dari Mandiri dengan
total sebesar Rp 145.000.000.000. Tingkat suku bunga per tahun sebesar 9,75%. Perjanjian tersebut
telah diubah dalam Addendum No. CRO.BTM/0002/KI/2019 tanggal 21 November 2019, dimana
fasilitas kredit investasi tersebut telah dikonversi ke mata uang Dolar Amerika Serikat. Tingkat suku
bunga yang dibebankan per tahun sebesar 5% - 6,5%. Fasilitas ini jatuh tempo pada tanggal 23
Januari 2027 Saldo terutang pada tanggal 30 September 2023 sebesar USD 4.833.445. Berdasarkan
Akta Perjanjian Kredit Investasi No. 33 tanggal 26 Maret 2021 dari Notaris Carolina Mulyati, S.H.,
Perseroan memperoleh fasilitas kredit investasi dari Mandiri dengan total sebesar USD 10.350.000
untuk pembiayaan aset eksisting berupa pabrik. Tingkat suku bunga yang dibebankan per tahun
sebesar 5% - 6%. Fasilitas ini jatuh tempo pada tanggal 23 Maret 2029. Saldo terutang pada tanggal
30 September 2023 sebesar USD 8.793.000. Berdasarkan Akta Perjanjian Kredit Investasi No. 34
tanggal 26 Maret 2021 dari Notaris Carolina Mulyati, S.H., Perseroan memperoleh fasilitas kredit
investasi dari Mandiri dengan total sebesar USD 1.775.460 untuk pembiayaan aset eksisting berupa
mesin. Tingkat suku bunga yang dibebankan per tahun sebesar 5% - 6%. Fasilitas ini jatuh tempo
pada tanggal 23 Maret 2025. Saldo terutang pada tanggal 30 September 2023 sebesar USD 702.460.
Berdasarkan Akta Perjanjian Kredit Investasi No. 49 tanggal 16 Maret 2022 dari Notaris Carolina
Mulyati, S.H., Perseroan memperoleh fasilitas kredit investasi dari Mandiri dengan total sebesar USD
1.250.000 untuk pembiayaan aset eksisting berupa pabrik. Tingkat suku bunga yang dibebankan per
tahun sebesar 5% - 5,5%. Fasilitas ini jatuh tempo pada tanggal 23 Maret 2027. Saldo terutang pada
tanggal 30 September 2023 sebesar USD 1.160.000. Berdasarkan Akta Perjanjian Kredit Investasi No.
50 tanggal 16 Maret 2022 dari Notaris Carolina Mulyati, S.H., Perseroan memperoleh fasilitas kredit
investasi dari Mandiri dengan total sebesar USD 750.000 untuk pembiayaan aset eksisting berupa
mesin. Tingkat suku bunga yang dibebankan per tahun sebesar 5% - 5,5%. Fasilitas ini jatuh tempo
pada tanggal 23 Maret 2025. Saldo terutang pada tanggal 30 September 2023 sebesar USD 375.006.
Berdasarkan Akta Perjanjian Kredit Modal Kerja No. 51 tanggal 16 Maret 2022 dari Notaris Carolina
Mulyati, S.H., Perseroan memperoleh fasilitas kredit modal kerja aflopend dari Mandiri dengan total
sebesar USD 1.500.000 untuk modal kerja industri perakitan elektronik. Tingkat suku bunga yang
dibebankan per tahun sebesar 5% - 5,5%. Fasilitas ini jatuh tempo pada tanggal 23 Juli 2025. Saldo
terutang pada tanggal 30 September 2023 sebesar USD 916.676. Dalam tahun yang berakhir pada
tanggal 30 September 2023, Perseroan telah mendapat tambahan fasilitas kredit baru. Berdasarkan
Akta Perjanjian Kredit Investasi No. 63 tanggal 28 Februari 2023 dari Notaris Carolina Mulyati, S.H.,
Perseroan memperoleh fasilitas kredit investasi dari Mandiri dengan total sebesar USD 8.855.000
untuk pembiayaan aset eksisting berupa pabrik. Tingkat suku bunga yang dibebankan per tahun
Page 51
sebesar 5,5%. Fasilitas ini jatuh tempo pada tanggal 23 Maret 2028. Saldo terutang pada tanggal 30 September 2023 sebesar USD 8.210.249. Berdasarkan Akta Perjanjian Kredit Investasi No. 64 tanggal 28 Februari 2023 dari Notaris Carolina Mulyati, S.H., Perseroan memperoleh fasilitas kredit investasi dari Mandiri dengan total sebesar USD 2.645.000 untuk pembiayaan pembelian mesin. Tingkat suku bunga yang dibebankan per tahun sebesar 5,5%. Fasilitas ini telah ditutup dan dinyatakan lunas pada tanggal 15 Agustus 2023. Dalam tahun yang berakhir pada tanggal 30 September 2023, Perseroan telah melakukan pencairan fasilitas Kredit Investasi dan Kredit Modal Kerja Aflopend sebesar USD 8.855.000 dan pembayaran sebesar USD 7.455.295. Fasilitas-fasilitas kredit tersebut dijamin dengan: 1. Tanah dan bangunan dengan bukti kepemilikan SHGB No. 162, 424, 36, 17, 112, 60, 374 dan 375 atas nama Perseroan, terletak di Jl. Pelita VI, Batam sudah diikat Hak Tanggungan I sebesar Rp 193.325.000.000. 2. Tanah dan bangunan dengan bukti kepemilikan SHGB No. 59, 163, 155, 161, 160, 158, 159, 156, 157 dan 130 atas nama Perseroan, terletak di Jl. Pelita VI, Batam sudah diikat Hak Tanggungan I sebesar Rp 15.000.000.000. 3. Tanah dan bangunan dengan bukti kepemilikan SHGB No. 427, 740 dan 748 atas nama Perseroan, terletak di Jl. Pelita VI, Batam sudah diikat Hak Tanggungan I sebesar Rp 164.981.000.000. 4. Tanah dan bangunan dengan bukti kepemilikan SHGB No. 528, 747 dan 751 atas nama Perseroan, terletak di Jl. Pelita VI, Batam sudah diikat Hak Tanggungan II sebesar Rp 152.700.000.000. 5. Mesin dan peralatan SMT (Surface Mount Technology) sudah diikat Hak Fidusia sebesar Rp 76.800.000.000. 6. Tanah dan bangunan dengan bukti kepemilikan SHGB No. 742 dan 123 atas nama Perseroan, terletak di Jl. Pelita VI, Batam sudah diikat Hak Tanggungan I sebesar Rp 40.000.000.000. 7. Tanah dan bangunan dengan bukti kepemilikan SHGB No. 2124 atas nama PT SM Engineering, terletak di Citra Buana Center Park III, Batam sudah diikat Hak Tanggungan I sebesar Rp 40.000.000.000. 8. Persediaan dan piutang usaha di Perseroan, terletak di Jl. Pelita VI, Batam sudah diikat Hak Fidusia sebesar Rp 50.400.000.000. Sehubungan dengan fasilitas tersebut, tanpa persetujuan tertulis dari Mandiri, Perseroan dibatasi dalam beberapa hal, antara lain menjaga current ratio minimal 100%, leverage maksimal 233%, debt service coverage ratio minimal 120%, memindahtangankan barang jaminan, perubahan pemegang saham mayoritas/pengendali, memperoleh fasilitas kredit atau pinjaman lain dari lembaga keuangan lain dan mengikatkan diri sebagai penjamin utang atau menjaminkan harta kekayaan Perseroan kepada pihak lain. Berdasarkan Perjanjian Kredit No. 41/TAM/PK-KMK/2019 tanggal 21 Agustus 2019 yang telah diperpanjang pada tanggal 20 Agustus 2021, Perseroan memperoleh fasilitas kredit modal kerja dari BNI dengan total sebesar USD 2.000.000. Tingkat suku bunga yang dibebankan per tahun sebesar 6,5% - 6,65%. Fasilitas ini telah dilunasi pada tanggal 10 Januari 2022. Dalam tahun 2022, Perseroan telah melakukan pembayaran fasilitas Kredit Modal Kerja sebesar USD 2.000.000. Berdasarkan Perjanjian Kredit No. 39/TAM/PK-KI/2019 tanggal 21 Agustus 2019, Perseroan memperoleh fasilitas kredit investasi dari BNI dengan limit sebesar USD 1.605.000. Tingkat suku bunga yang dibebankan per tahun sebesar 6,5% - 6,65%. Fasilitas ini telah dilunasi pada tanggal 11 Januari 2022. Berdasarkan Perjanjian Kredit No. 40/TAM/PK-KI/2019 tanggal 21 Agustus 2019, Perseroan memperoleh fasilitas kredit investasi dari BNI dengan limit sebesar USD 2.085.000. Tingkat suku bunga yang dibebankan per tahun sebesar 6,5% - 6,65%. Fasilitas ini telah dilunasi pada tanggal 11 Januari 2022. Dalam tahun 2022, Perseroan telah melakukan pembayaran fasilitas Kredit Investasi sebesar USD 1.730.000. Fasilitas-fasilitas kredit tersebut dijamin dengan: 1. Tanah dan bangunan dengan bukti kepemilikan SHGB No. 742 dan 123 atas nama Perseroan, terletak di Jl. Pelita VI, Batam sudah diikat Hak Tanggungan I sebesar Rp 32.660.000.000. 2. Tanah dan bangunan dengan bukti kepemilikan SHGB No. 2124 atas nama PT SM Engineering, terletak di Citra Buana Center Park III, Batam sudah diikat Hak Tanggungan I sebesar Rp 31.240.000.000. 3. Mesin dan peralatan SMT (Surface Mount Technology) sudah diikat Hak Fidusia sebesar Rp 25.560.000.000. 4. Persediaan di Perseroan, terletak di Jl. Pelita VI, Batam sudah diikat Hak Fidusia sebesar Rp 35.000.000.000. Sehubungan
Page 52
dengan fasilitas tersebut, tanpa persetujuan tertulis dari BNI, Perseroan dibatasi dalam beberapa hal, antara lain menjaga current ratio minimal 1,30, debt to equity ratio maksimal 2,05, debt service coverage ratio minimal 100%, memindahtangankan barang jaminan, memperoleh fasilitas kredit atau pinjaman lain dari lembaga keuangan lain dan mengikatkan diri sebagai penjamin utang atau menjaminkan harta kekayaan Perseroan kepada pihak lain. Berdasarkan Surat No. TAM/I/135/R tanggal 10 Maret 2022 dari BNI, menyampaikan bahwa fasilitas kredit dari Perseroan dinyatakan telah lunas. Seluruh jaminan yang dijaminkan sudah tidak lagi menjadi jaminan kredit. Beban bunga pinjaman untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 September 2023 dan 2022 masing-masing sebesar USD 1.032.000 dan USD 990.438. 4. Persediaan di Perseroan, terletak di Jl. Pelita VI, Batam sudah diikat Hak Fidusia sebesar Rp 35.000.000.000. Sehubungan dengan fasilitas tersebut, tanpa persetujuan tertulis dari BNI, Perseroan dibatasi dalam beberapa hal, antara lain menjaga current ratio minimal 1,30, debt to equity ratio maksimal 2,05, debt service coverage ratio minimal 100%, memindahtangankan barang jaminan, memperoleh fasilitas kredit atau pinjaman lain dari lembaga keuangan lain dan mengikatkan diri sebagai penjamin utang atau menjaminkan harta kekayaan Perseroan kepada pihak lain. Berdasarkan Surat No. TAM/I/135/R tanggal 10 Maret 2022 dari BNI, menyampaikan bahwa fasilitas kredit dari Perseroan dinyatakan telah lunas. Seluruh jaminan yang dijaminkan sudah tidak lagi menjadi jaminan kredit. Beban bunga pinjaman untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 September 2023 dan 2022 masing-masing sebesar USD 1.032.000 dan USD 990.438.
Page 53
[1692000] Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans Interest Information - General Industry
30 September 2023
Catatan untuk utang bank jangka panjang Notes for long-term bank loan
Utang bank, nilai dalam Jatuh tempo utang bank Bunga utang bank Jenis bunga utang bank
mata uang asing jangka panjang jangka panjang jangka panjang
Bank loan, amount in Due date for long-term Interest rate long-term Interest rate type
foreign currency bank loan bank loan long-term bank loan
Bank Mandiri (Persero) Tbk USD Kredit Investasi : USD Bank Mandiri (Persero) Tbk
24,990,836 5-6,5% -
2025-2029
31 December 2022
Catatan untuk utang bank jangka panjang Notes for long-term bank loan
Utang bank, nilai dalam Jatuh tempo utang bank Bunga utang bank Jenis bunga utang bank
mata uang asing jangka panjang jangka panjang jangka panjang
Bank loan, amount in Due date for long-term Interest rate long-term Interest rate type
foreign currency bank loan bank loan long-term bank loan
Bank Mandiri (Persero) Tbk USD Kredit Investasi : USD Bank Mandiri (Persero) Tbk
23,591,131 5-6,5% -
2025-2029
Page 54
[1693000] Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans - General Industry
Catatan utang bank jangka pendek Notes for short-term bank loans
30 September 2023 31 December 2022
Utang bank jangka Utang bank jangka
Utang bank jangka Utang bank jangka
pendek, nilai dalam mata pendek, nilai dalam mata
pendek pendek
uang asing uang asing
Short-term bank loan, Short-term bank loan,
Short term bank loans Short term bank loans
amount in foreign currency amount in foreign currency
Bank Mandiri (Persero) Tbk USD 0 0 USD Bank Mandiri (Persero) Tbk
Mata uang 0 Currency
Bank Negara Indonesia USD 0 0 USD Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk Mata uang 0 Currency (Persero) Tbk
Kreditur nama bank Mata uang 0 0 Currency Creditor bank name
Page 55
[1693100] Disclosure of Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 September 2023
Pengungkapan catatan atas utang bank jangka PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (?Mandiri?) Berdasarkan Akta Perjanjian Kredit Modal Kerja No. 140 Disclosure of notes for short-term bank loans
pendek tanggal 30 Oktober 2008 dari Notaris Soehendro Gautama, S.H. M.Hum., Perseroan memperoleh
fasilitas kredit modal kerja dari Mandiri dengan total sebesar USD 2.000.000. Tingkat suku bunga yang
dibebankan per tahun sebesar 5,25% - 6,6%. Perjanjian tersebut telah diubah dalam Addendum No.
KP-CRO/052/PK-KMK/2008 tanggal 16 November 2022, dimana limit fasilitas kredit modal kerja
dinaikkan menjadi sebesar USD 3.700.000. Tingkat suku bunga yang dibebankan per tahun sebesar
5% - 5,5%. Fasilitas ini jatuh tempo pada tanggal 15 November 2023. Tidak ada saldo terutang pada
tanggal 30 September 2023. Dalam tahun yang berakhir pada tanggal 30 September 2023, Perseroan
telah melakukan pencairan fasilitas Kredit Modal Kerja sebesar USD 14.700.000 dan pembayaran
sebesar USD 14.700.000. PT BNI (Persero) Tbk Berdasarkan Perjanjian Kredit No.
41/TAM/PK-KMK/2019 tanggal 21 Agustus 2019 yang telah diperpanjang pada tanggal 20 Agustus
2021, Perseroan memperoleh fasilitas kredit modal kerja dari BNI dengan total sebesar USD
2.000.000. Tingkat suku bunga yang dibebankan per tahun sebesar 6,5% - 6,65%. Fasilitas ini telah
dilunasi pada tanggal 10 Januari 2022. Dalam tahun 2022, Perseroan telah melakukan pembayaran
fasilitas Kredit Modal Kerja sebesar USD 2.000.000. Berdasarkan Surat No. TAM/I/135/R tanggal 10
Maret 2022 dari BNI, menyampaikan bahwa fasilitas kredit dari Perseroan dinyatakan telah lunas.
Seluruh jaminan yang dijaminkan sudah tidak lagi menjadi jaminan kredit.
Page 56
[1696000] Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans Interest Information - General Industry
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.