Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 6
Page 1
30 Oktober 2023
Kinerja Sembilan Bulan 2023
Total Pendapatan sebesar Rp37.462,4 miliar, 8,5% YoY.
EBITDA sebesar Rp17.466,9 miliar, 24,0% YoY. Laba Bersih sebesar Rp2.787,1 miliar
PT Indosat Tbk. (“Perusahaan”) terus memberikan penciptaan nilai bagi para pemangku kepentingannya
dengan secara konsisten menghasilkan laba bersih organik selama 11 kuartal berturut-turut. Laba
Periode Berjalan yang Dapat Diatribusikan Kepada Pemilik Entitas Induk adalah sebesar Rp2.787,1 miliar
yang didukung oleh kinerja keuangan yang luar biasa. Hal ini terlihat dari peningkatan pendapatan total
sebesar 8,5% YoY menjadi IDR37.462,4 miliar, sementara EBITDA sebesar IDR17.466,9 miliar meningkat
sebesar 24,0% YoY, akibat kombinasi pertumbuhan pendapatan dan momentum optimalisasi biaya.
Margin EBITDA sebesar 46,6% pada 9B tahun 2023.
Didorong oleh pendekatannya dalam menyediakan produk yang sederhana dan terjangkau, serta
investasi dalam infrastruktur jaringan, Perusahaan mengalami pertumbuhan sebesar 0,8% dalam basis
pelanggan, mencapai 99,4 juta pada sembilan bulan tahun 2023 dibandingkan dengan periode yang
sama pada tahun sebelumnya. Pertumbuhan basis pelanggan menghasilkan peningkatan moderat
dalam Average Revenue per User (ARPU) menjadi Rp34,7 ribu naik dari IDR 33,8 ribu pada periode yang
sama tahun sebelumnya.
Perluasan basis pelanggan menghasilkan pertumbuhan trafik data yang kuat sebesar 16,5% YoY pada
9B 2023. Selain itu, cakupan jaringan Perusahaan juga meningkat seiring peningkatan jumlah BTS 4G
yang mencapai 172 ribu, sehingga mampu menangani peningkatan trafik yang tinggi.
Ikhtisar Keuangan
* tidak termasuk Aset Hak Guna sesuai PSAK 73
Perusahaan meningkatkan layanan di Nusa Tenggara yang bertujuan untuk mendukung pemerataan
akses digital sekaligus memberdayakan masyarakat di wilayah timur Indonesia. Perusahaan yakin
pemanfaatan teknologi digital akan membuka peluang tanpa batas, memaksimalkan potensi yang ada,
dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Ini adalah awal bagi Perusahaan mewujudkan tujuan
Indosat yang lebih besar dalam menghubungkan dan memberdayakan masyarakat Indonesia dengan
mempercepat transformasi digital bangsa.
Perusahaan memiliki tujuan yang lebih besar untuk menghubungkan dan memberdayakan masyarakat
Indonesia dengan mempercepat transformasi digital bangsa. Kemitraan baru dengan International
Telecommunication Union (“ITU”) dan Digital Transformation Centres Initiative-nya akan sejalan dengan
tujuan ini melalui pelatihan keterampilan digital yang luar biasa dan membuka peluang karir baru yang
menarik. Perusahaan percaya bahwa pendekatan baru berdasarkan kemitraan ini akan
memberikan contoh bagi industri di Asia dan menjadikan Indonesia sebagai yang terdepan
dalam perjalanan transformasi digital di kawasan.
Page 2
HASIL OPERASIONAL DAN KEUANGAN
SEMBILAN BULAN 2023
Perusahaan telah mengumumkan laporan keuangan konsolidasian interim yang tidak diaudit untuk
Sembilan Bulan 2023 (“9B 2023”). Laporan keuangan konsolidasian interim yang tidak diaudit ini
disusun dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan (SAK) di Indonesia.
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian Interim Yang Tidak Diaudit
Indikator Utama Tahunan Triwulanan
(dalam miliar Rupiah) 9B 2023 9B 2022 %Tumbuh TW3 2023 TW2 2023 %Tumbuh
Pendapatan 37.462,4 34.530,8 8,5 12.787,6 12.729,8 0,5
• Selular 32.173,4 29.842,9 7,8 10.995,7 10.919,7 0,7
• MIDI 4.538,4 4.095,9 10,8 1.509,1 1.574,4 (4,1)
• Telekomunikasi 750,6 592,0 26,8 282,8 235,7 20,0
Tetap
Beban - beban (30.395,6) (26.630,9) 14,1 (10.486,6) (10.323,2) 1,6
Laba Operasi 7.066,8 7.899,9 (10,5) 2.301,0 2.406,6 (4,4)
Beban Lain-lain - Bersih (3.464,6) (3.121,9) 11,0 (1.119,2) (1.143,5) (2,1)
Laba Periode Berjalan
Yang Dapat Diatribusikan
Kepada Pemilik Entitas Induk 2.787,1 3.687,6 (24,4) 878,7 979,3 (10,3)
EBITDA* 17.466,9 14.086,7 24,0 6.083,8 6.054,0 0,5
Marjin EBITDA 46,6% 40,8% 5,8 47,6% 47,6% 0,0
Rasio-rasio Keuangan
Formula 9M 2023 9M 2022
Tingkat Pengembalian Bunga** EBITDA/Pembayaran Bunga 14,36 13,96
Total Utang Bersih terhadap (Utang - Kas & Setara Kas)/Total 0,36 0,75
EBITDA*** EBITDA
* EBITDA (pendapatan sebelum beban bunga, pajak, penyusutan dan amortisasi) merupakan metode pengukuran yang bukan
berasal dari Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (“PSAK”) yang diyakini oleh manajemen sebagai suatu metode pengukuran
tambahan yang berguna untuk menentukan ketersediaan kas sebelum pelunasan utang yang jatuh tempo, pengeluaran barang
modal, dan pajak penghasilan. Untuk perhatian Investor, EBITDA tidak dapat ditafsirkan sebagai alternatif untuk menentukan laba
bersih sesuai dengan PSAK, sebagai suatu indikator atas kondisi Perusahaan atau indikator atas arus kas dari kegiatan operasional
sebagai ukuran likuiditas dan arus kas. EBITDA tidak memiliki pengertian standar berdasarkan PSAK. Metode yang digunakan
Perusahaan untuk menghitung EBITDA dapat berbeda dengan metode penghitungan yang dilakukan oleh perusahaan lain dan
karenanya tidak dapat dibandingkan dengan EBITDA perusahaan lain.
** Dihitung dengan menggunakan EBITDA dan pembayaran bunga untuk tahun yang berakhir pada tanggal 30 September 2023 dan
2022.
*** Utang bersih tidak termasuk liabilitas sewa
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN INTERIM YANG TIDAK
DIAUDIT
Pendapatan tercatat sebesar Rp37.462,4 miliar pada 9B 2023, meningkat sebesar Rp2.931,6 miliar atau
naik sebesar 8,5% dibandingkan 9B 2022. Layanan Selular, MIDI, dan Telekomunikasi Tetap milik
Perusahaan masing-masing memberikan kontribusi sebesar 85,9%, 12,1%, dan 2,0% terhadap
pendapatan usaha konsolidasian yang berakhir pada tanggal 30 September 2023.
• Pendapatan Selular meningkat sebesar 7,8% dibandingkan 9B 2022, terutama disebabkan oleh
peningkatan pendapatan Data, dan Interkoneksi yang diimbangi penurunan pendapatan Suara.
• Pendapatan MIDI meningkat sebesar 10,8% dibandingkan 9B 2022, disebabkan oleh peningkatan
pendapatan Layanan IT dan Internet Tetap yang diimbangi dengan penurunan pendapatan
Konektivitas Tetap.
• Pendapatan Telekomunikasi Tetap meningkat sebesar 26,8% dibandingkan 9B 2022 dikontribusi
oleh kenaikan pendapatan Telepon Internasional dan pendapatan Jaringan tetap.
Beban - beban sebesar Rp30.395,6 miliar pada 9B 2023, naik sebesar Rp3.764,7 miliar atau 14,1% lebih
tinggi dibandingkan 9B 2022. Kenaikan ini terutama disebabkan oleh kenaikan Beban Penyusutan dan
Amortisasi, Beban Pemasaran dan penurunan Pendapatan Operasional Lain-lain, yang diimbangi
oleh penurunan Beban Penyelenggaraan Jasa, Beban Karyawan serta Beban Umum dan
Administrasi.
• Beban Penyelenggaraan Jasa: turun sebesar Rp391,7 miliar atau 2,4% lebih rendah
dibandingkan 9B 2022, hal ini terutama disebabkan oleh penurunan beban
Page 3
frekuensi, instalasi, dan pemeliharaan yang diimbangi dengan kenaikan beban interkoneksi, kartu
SIM, dan beban sewa.
• Beban Penyusutan dan Amortisasi: meningkat sebesar Rp914,7 miliar atau 9,1% lebih tinggi
dibandingkan 9B 2022, terutama disebabkan oleh dampak penyusutan dari tambahan aset tetap
yang berasal dari penggelaran jaringan.
• Beban Karyawan: turun sebesar Rp132,0 miliar atau 4,6% lebih rendah dibandingkan 9B 2022,
terutama disebabkan oleh biaya karyawan satu-kali terkait dengan rightsizing dan Jiwasraya di
2022.
• Beban Pemasaran: meningkat sebesar Rp78,9 miliar atau 8,2% lebih tinggi dibandingkan 9B 2022,
utamanya dikarenakan peningkatan biaya akuisisi pelanggan, promosi, pameran, dan beban
iklan, sebagai dampak dari peningkatan aktivitas untuk mendukung pertumbuhan pendapatan
yang diimbangi dengan penurunan dalam jaringan pemasaran, dan agensi pemasaran.
• Beban Umum dan Administrasi: turun sebesar Rp3,8 miliar atau 0,7% lebih rendah dibandingkan
9B 2022, terutama disebabkan oleh penurunan dalam provisi penurunan nilai piutang, beban
asuransi dan beban administrasi sebagai bagian dari inisiatif optimalisasi biaya yang sedang
berlangsung yang diimbangi dengan peningkatan beban jasa profesional dan beban
transportasi.
• Pendapatan Operasional Lain-lain: turun sebesar Rp3.298,6 miliar atau 86,1% lebih rendah
dibandingkan 9B 2022, utamanya disebabkan oleh satu-kali penurunan keuntungan bersih yang
diasosiasikan dengan hilangnya pengendalian atas anak perusahaan di 2022, yang
dikompensasi oleh kenaikan keuntungan bersih dari penjualan aset dan perjanjian kembali sewa
menara di 2023.
Beban lain-lain - bersih: Perusahaan mencatat beban biaya sebesar Rp3.464,6 miliar, naik sebesar Rp
342,7 miliar atau lebih tinggi 11,0% lebih tinggi dibandingkan 9B 2022. Peningkatan ini disebabkan oleh
biaya keuangan yang lebih tinggi sebesar IDR343,9 miliar, terutama karena biaya keuangan yang
lebih tinggi pada liabilitas sewa, dan kerugian yang lebih tinggi pada nilai tukar asing sebesar Rp204,4
miliar, yang diimbangi oleh peningkatan pendapatan bunga sebesar Rp205,7 miliar.
Laba Periode Berjalan Yang Dapat Diatribusikan Kepada Pemilik Entitas Induk: Perusahaan
membukukan laba bersih sebesar Rp 2.787,1 miliar atau turun sebesar Rp 900,5 miliar, terutama
disebabkan oleh penurunan pendapatan operasional lain-lain, peningkatan biaya depresiasi dan
amortisasi, dan peningkatan biaya keuangan yang diimbangi oleh peningkatan pendapatan dan
penurunan beban penyelenggaraan jasa.
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM YANG TIDAK DIAUDIT
Indikator Utama (dalam miliar Rupiah) 9B 2023 2022* % Perubahan
ASET
Aset Lancar 14.604,3 18.683,1 (21,8)
Aset Tidak Lancar 97.600,8 94.974,2 2,8
JUMLAH ASET 112.205,1 113.657,3 (1,3)
LIABILITAS
Liabilitas Jangka Pendek 33.028,3 35.874,0 (7,9)
Liabilitas Jangka Panjang 47.165,3 46.414,7 1,6
JUMLAH LIABILITAS 80.193,6 82.288,7 (2,5)
JUMLAH EKUITAS 32.011,5 31.368,6 2,0
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 112.205,1 113.657,3 (1,3)
*disajikan kembali, lihat Catatan 35 Laporan Keuangan Konsolidasian Interim
• Aset lancar menurun sebesar 21,8% menjadi Rp14.604,3 miliar, terutama karena penurunan kas dan
setara kas dan biaya frekuensi dan lisensi yang dibayar di muka akibat amortisasi yang diimbangi
dengan peningkatan piutang usaha dan persediaan.
• Aset tidak lancar meningkat sebesar 2,8% menjadi Rp97.600,8 miliar terutama diakibatkan karena
kenaikan aset tetap yang diimbangi oleh penurunan beban dibayar di muka jangka panjang.
• Liabilitas jangka pendek menurun sebesar 7,9% menjadi Rp33.028,3 miliar yang utamanya
disebabkan oleh penurunan bagian jangka pendek dari pinjaman jangka panjang,
akrual, utang pajak, dan pendapatan diterima di muka yang diimbangi oleh kenaikan
utang pengadaan.
• Liabilitas jangka panjang meningkat sebesar 1,6% menjadi Rp47.165,3 miliar
diakibatkan kenaikan kewajiban sewa pembiayaan yang diimbangi dengan
penurunan dalam utang pinjaman dan obligasi jangka panjang.
Page 4
Arus Kas dan Pengeluaran Modal
Indikator Utama (dalam miliar Rupiah) 9B 2023 9B 2022 % Perubahan
Arus Kas Bersih yang Diperoleh dari Kegiatan Usaha 14.612,2 13.407,1 9,0
Arus Kas Bersih yang Digunakan untuk Kegiatan Investasi (6.374,1) (3.908,9) 63,1
Arus Kas Bersih yang Digunakan untuk Kegiatan Pendanaan (10.830,7) (8.836,5) 22,6
Dampak Perubahan Selisih Kurs Terhadap Kas dan Setara Kas (112,3) 132,0 (185,0)
(Penurunan) Kenaikan Bersih Kas dan Setara Kas (2.704,9) 793,7 (440,8)
KAS DAN SETARA KAS PADA AWAL PERIODE 9.507,9 3.789,0 150,9
KAS DAN SETARA KAS PADA AKHIR PERIODE 6.803,0 4.582,7 48,4
Pengeluaran belanja modal pada 9B 2023 sebesar Rp7.772,9 miliar (tidak termasuk Rp6.660,5 miliar Aset
Hak Guna). Sekitar 90,2% dari pengeluaran modal ini dialokasikan untuk bisnis selular untuk mendukung
permintaan layanan data dan sisanya dialokasikan pada pengeluaran modal untuk MIDI, infrastruktur
dan TI.
STATUS UTANG
Total utang: Per tanggal 30 September 2023, Perusahaan memiliki utang pokok (tidak termasuk biaya
transaksi yang belum diamortisasi dan liabilitas sewa) sebesar Rp14.983,0 miliar. Posisi kas
Perusahaan per tanggal 30 September 2023 adalah sebesar Rp6.803,0 miliar dengan utang bersih
sebesar Rp8.180,0 miliar. Komposisi utang pokok Perusahaan, tanpa liabilitas sewa, adalah sebagai
berikut:
Proporsi Utang (Jumlah pokok) 9B 2023 2022 % Perubahan
Pinjaman dalam miliar Rupiah 7.600,0 13.727,3 (44,6)
Obligasi dalam miliar Rupiah 7.383,0 7.596,0 (2,8)
Total utang jatuh tempo: dalam kurun waktu 12 bulan, Perusahaan memiliki utang yang jatuh tempo
sebesar Rp1.773 miliar. Jatuh tempo rata-rata utang adalah 2,9 tahun pada 30 September 2023.
KINERJA OPERASIONAL
Tahunan Triwulanan
Indikator Utama
9B 2023 9B 2022 %Perubahan TW3 2023 TW2 2023 %Perubahan
Pelanggan - Pasca Bayar (juta) 1,6 1,6 1,0 1,6 1,6 (0,9)
Pelanggan - Pra Bayar (juta) 97,8 97,0 0,8 97,8 98,4 (0,6)
Jumlah Pelanggan (juta) 99,4 98,6 0,8 99,4 100,0 (0,6)
ARPU (Pasca Bayar) (ribu Rp.) 72,3 67,2 7,5 76,8 71,6 7,4
ARPU (Pra Bayar) (ribu Rp.) 34,1 33,3 2,4 34,7 35,2 (1.3)
ARPU (Gabungan) (ribu Rp.) 34,7 33,8 2,5 35,4 35,8 (1.1)
MoU (menit) 7,4 12,1 (38,9) 7,0 7,3 (4.2)
Trafik Data (PB) 10.701 9.182 16,5 3.674 3.652 0.6
Trafik SMS (miliar) 2,7 2,1 26,9 1,0 1,1 (10.2)
Pada 9B 2023, Perusahaan mengalami pertumbuhan dalam basis pelanggan seluler, mencapai total
99,4 juta pelanggan. Jumlah pelanggan pada 9B 2023 meningkat sebesar 0,8 juta pelanggan
dibandingkan dengan 9B 2022.
ARPU untuk pelanggan selular pada 9B 2023 adalah sebesar Rp34,7 ribu atau naik sebesar Rp0,9 ribu
dibandingkan 9B 2022.
Rata-rata menit pemakaian (MOU) per pelanggan turun menjadi 7,4 menit atau turun 38,9%
dibandingkan 9B 2022, seiring dengan tren di industri atas penurunan layanan suara.
Page 5
JARINGAN
Pada 30 September 2023, Perusahaan mengoperasikan secara total ~172 ribu BTS 4G (bertambah
sebesar ~45 ribu BTS 4G di 9B 2023) dan 90 5G BTS.
Indikator Utama Tahunan
9B 2023 9B 2022 %Perubahan
Base Transceiver Stations (BTS) 2G 49.220 44.919 9,6
3G - 15.103 (100,0)
4G 172.115 127.557 34,9
5G 90 90 -
KERANGKA ESG: MENDORONG PERTUMBUHAN BERKELANJUTAN
Perusahaan percaya bahwa bisnis memiliki peran penting dalam menciptakan dunia yang lebih baik
dan berkelanjutan. Dipandu oleh misi Perusahaan untuk "menghubungkan & memberdayakan
masyarakat Indonesia," Perusahaan mempertahankan komitmen kuatnya untuk memberikan
dampak sosial positif melalui kerangka kerja Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (ESG) kami, yang
mendukung pertumbuhan berkelanjutan dan dampak positif dalam lanskap telekomunikasi di
Indonesia. Strategi ESG kami bersandar pada tiga pilar:
1. Melaksanakan Perlindungan Lingkungan: Kami sangat berkomitmen untuk mengurangi emisi
gas rumah kaca dan mendorong keberlanjutan. Pendekatan kami mencakup perubahan
perilaku untuk mengurangi konsumsi energi, seperti pemasangan panel surya, baterai
berkualitas tinggi, dan intelligent cell sleep mode pada mobile base stations. Praktik-praktik
berwawasan lingkungan ini mengurangi jejak karbon kami, mendorong masa depan yang
lebih berkelanjutan untuk Indonesia, dan sejalan dengan upaya perubahan iklim global.
2. Meningkatkan Dampak Sosial: Kami memanfaatkan kekuatan inisiatif digital untuk
meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mengatasi kesenjangan digital di seluruh
Indonesia, dan mendorong keragaman gender dalam kepemimpinan kami. Tanggung jawab
sosial kami mendorong pembangunan inklusif dan memberdayakan individu.
3. Tata Kelola Perusahaan yang Bertanggung Jawab: Kami sedang aktif bekerja untuk
memperkuat sistem privasi dan perlindungan data kami agar sejalan dengan standar tinggi
yang kami pertahankan. Kami mengakui pentingnya langkah-langkah kuat untuk menjaga
privasi dan data pelanggan serta pemangku kepentingan kami.
Melalui pilar-pilar ini, kami teguh dalam upaya kami untuk pertumbuhan berkelanjutan dan masa
depan yang lebih cerah dan inklusif bagi Indonesia, menciptakan nilai jangka panjang bagi para
pemangku kepentingan kami.
Tentang Indosat Ooredoo Hutchison
Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat, IDX: ISAT) memiliki visi untuk menjadi perusahaan telekomunikasi digital yang paling dipilih di
Indonesia. Bersama anak usaha dan afililasinya, Indosat menghadirkan layanan seluler, solusi TIK, data center, Fiber to the Home (FTTH),
layanan pembayaran elektronik, layanan finansial dan layanan digital lainnya. Indosat memiliki tujuan yang lebih besar yaitu
memberdayakan Indonesia. Dan dengan semangat gotong royong, Indosat ingin menjadi kolaborator utama dalam mewujudkan
tujuan serta menciptakan perubahan yang berarti.
Kode: ISAT; Harga Saham: Rp9.825; Kapitalisasi Pasar: Rp79,2 triliun; Peringkat: Pefindo idAAA (Stable);
Fitch AA+(idn) (Stable); Kurs USD: Rp15.526
Page 6
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN INTERIM KONSOLIDASIAN YANG TIDAK DIAUDIT
Untuk Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Miliar Rupiah)
Pertumbuhan
Deskripsi 2023 2022
(%) (1)
PENDAPATAN
Selular 32.173,4 29.842,9 7,8
Multimedia, Komunikasi Data, Internet (“MIDI”) 4.538,4 4.095,9 10,8
Telekomunikasi Tetap 750,6 592,0 26,8
JUMLAH PENDAPATAN 37.462,4 34.530,8 8,5
(BEBAN) PENGHASILAN
Beban Penyelenggaraan Jasa (15.655,6) (16,047,3) (2,4)
Penyusutan dan Amortisasi (10.931,3) (10,016,6) 9,1
Karyawan (2.727,0) (2,859,0) (4,6)
Pemasaran (1.043,3) (964,4) 8,2
Umum dan Administrasi (569,6) (573,4) (0,7)
Bagian atas Rugi Bersih Entitas Asosiasi dan Ventura Bersama (69,0) (11,2) 514,9
(Kerugian) Keuntungan Selisih Kurs - Bersih (3,7) 2,4 (249,4)
Keuntungan Bersih dari Jual dan Sewa Balik Aset 722,4 - 100,0
Keuntungan Bersih yang Diasosiasikan dengan Hilangnya - 3.488,4 (100,0)
Pengendalian atas Entitas Anak
Amortisasi Keuntungan Tangguhan dari Jual dan Sewa Balik - 84,2 (100,0)
Menara
Lain-Lain - Bersih (118,5) 266,0 (144,5)
JUMLAH BEBAN (30.395,6) (26,630,9) 14,1
LABA USAHA 7.066,8 7,899,9 (10,5)
Penghasilan Bunga 264,5 58,8 350,1
Biaya Keuangan (3.629,8) (3.285,9) 10,5
(Kerugian) Keuntungan Selisih Kurs - bersih (99,3) 105,1 (194,5)
Keuntungan Perubahan Nilai Wajar Derivatif - bersih - 0,1 (100,0)
BEBAN LAIN-LAIN - BERSIH (3.464,6) (3.121,9) 11,0
LABA SEBELUM PAJAK PENGHASILAN 3.602,2 4.778,0 (24,6)
BEBAN PAJAK PENGHASILAN (616,2) (736,1) (16,3)
LABA PERIODE BERJALAN 2.986,0 4.041,9 (26,1)
LABA PERIODE BERJALAN YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN
KEPADA:
PEMILIK ENTITAS INDUK 2.787,1 3.687,6 (24,4)
KEPENTINGAN NON-PENGENDALI 198,9 354,3 (43,9)
TOTAL 2.986,0 4.041,9 (26,1)
(1) Persentase dapat berubah karena pembulatan.
Disclaimer
Dokumen ini mengandung informasi keuangan dan hasil-hasil kegiatan operasional tertentu, dan dapat mengandung sejumlah proyeksi,
rencana, strategi dan tujuan-tujuan Indosat Ooredoo Hutchison, yang bukan merupakan pernyataan fakta sejarah yang akan
diperlakukan sebagai pernyataan proyeksi kedepan sesuai pengertian hukum yang berlaku. Pernyataan proyeksi ke depan dipengaruhi
oleh resiko dan ketidakpastian yang dapat mengakibatkan kejadian sesungguhnya dan pencapaian Indosat Ooredoo Hutchison kedepan
berbeda dengan yang diharapkan atau diindikasikan oleh pernyataan-pernyataan semacam ini. Tidak ada jaminan bahwa hasil yang
diharapkan oleh Indosat Ooredoo Hutchison, atau diindikasikan oleh pernyataan semacam ini akan tercapai.
Informasi keuangan yang tersaji dalam dokumen ini berdasarkan laporan keuangan konsolidasian Indosat Ooredoo Hutchison menurut
Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia.
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.