Skip to content
Back to announcement

Laporan Keuangan September 2023.pdf

Financial statement Text extracted WOOD

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 56

Page 1

          
Page 2
PT INTEGRA INDOCABINET TBK DAN ENTITAS ANAKNYA

Laporan keuangan konsolidasian interim yang tidak diaudit
Tanggal 30 September 2023
dan untuk periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal tersebut
(Mata Uang Rupiah Indonesia)
Page 3
PT INTEGRA INDOCABINET TBK DAN ENTITAS ANAKNYA
Laporan keuangan konsolidasian interim yang tidak diaudit
Tanggal 30 September 2023
dan untuk periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal tersebut
(Mata Uang Rupiah Indonesia)



                                                                                                                             Halaman
                         Daftar Isi



 Surat Pernyataan Direksi

 Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Interim tidak diaudit .............................................................       1

 Laporan Laba Rugi Konsolidasian Interim tidak diaudit ………………………………………….…………..                                                   2

 Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasian Interim tidak diaudit ……………………………………………                                                 3

 Laporan Arus Kas Konsolidasian Interim tidak diaudit ……………………………………………………….                                                     4

 Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim tidak diaudit                   ……………………………………                          5 - 49




                                                           ***************************
Page 4

          
Page 5
PT INTEGRA INDOCABINET TBK DAN ENTITAS ANAKNYA
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM TIDAK DIAUDIT
Tanggal 30 September 2023
dan untuk periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal tersebut
(Mata Uang Rupiah Indonesia)

                                                                 30 September 2023       31 Desember 2022
                                                 Catatan
                                                                   (Tidak diaudit)           (Diaudit)


ASET
ASET LANCAR


Kas dan setara kas                                2, 4, 26           130,670,351,162        267,209,720,278
Dana yang dibatasi
    penggunaannya                                                                    -       40,000,000,000
Piutang usaha
    Pihak ketiga, bersih                          2, 5, 26           418,553,967,877        344,715,352,244
    Pihak berelasi                                  24                 4,904,917,245          7,401,450,105
Piutang lain-lain
    Pihak ketiga                                    2, 6             264,610,981,827          8,504,275,347
    Pihak berelasi                                  24               170,305,161,208        145,270,612,188
Persediaan                                          2, 7           2,573,036,498,073       2,515,305,043,174
Pajak dibayar di muka                              2, 16              42,018,171,146         34,893,655,046
Biaya dibayar di muka                                2                 9,449,497,782          7,119,769,484
Uang muka pembelian                                  8               875,461,904,547       1,071,335,459,967


Jumlah Aset Lancar                                                 4,489,011,450,867       4,441,755,337,833


ASET TIDAK LANCAR


Uang muka pembelian                                  8                34,047,531,419         34,738,883,363
Aset pajak tangguhan                                 2                18,091,705,000         18,091,705,000
Aset biologis                                      2, 10              14,752,953,601         14,557,846,542
Taksiran tagihan pajak                               2                23,086,311,588         48,929,308,218
Properti investasi                                 2, 11             237,719,939,700        237,719,939,700
Investasi                                            2                44,138,740,252         44,138,740,252
Aset tetap - bersih                                2, 11           1,988,431,015,456       2,002,881,849,097
Aset hak guna usaha                                2, 15              61,070,257,961         88,431,900,344
Aset lain-lain - bersih                            2, 12              44,494,190,132         25,099,756,405


Jumlah Aset Tidak Lancar                                           2,465,832,645,109       2,514,589,928,921


JUMLAH ASET                                                        6,954,844,095,976       6,956,345,266,754




  Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian terlampir
  merupakan bagian yang tak terpisahkan dari Laporan
  Keuangan Konsolidasian ini secara keseluruhan.

                                                             1
Page 6
PT INTEGRA INDOCABINET TBK DAN ENTITAS ANAKNYA
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM TIDAK DIAUDIT
Tanggal 30 September 2023
dan untuk periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal tersebut
(Mata Uang Rupiah Indonesia)

                                                            30 September 2023          31 Desember 2022
                                            Catatan
                                                              (Tidak diaudit)              (Diaudit)
  LIABILITAS DAN EKUITAS
  LIABILITAS JANGKA PENDEK
  Utang bank dan lembaga
     keuangan bukan bank                     2, 13                 1,383,151,150,694    1,536,030,897,378
  Utang usaha
     Pihak ketiga                          2, 14, 25                115,385,289,250        86,964,658,029
     Pihak berelasi                          2, 24                     1,071,864,547            8,000,000
  Utang lain-lain
     Pihak ketiga                              2                      86,294,018,212        3,464,080,461
     Pihak berelasi                          2, 24                                 -        1,687,432,939
  Beban akrual                                 2                      35,411,533,549       26,096,129,333
  Utang pajak                                2, 16                    17,906,873,209       17,678,905,818
  Liabilitas kontrak                         2, 17                     2,000,000,000       11,408,984,377
  Utang jangka panjang
     yang jatuh tempo dalam
     waktu satu tahun
     Utang bank dan lembaga
          keuangan bukan bank                2, 13                  113,787,429,247       119,378,375,343
     Utang sewa pembiayaan                     2                      16,896,585,575       23,415,760,234


  Jumlah Liabilitas
                                                                   1,771,904,744,283    1,826,133,223,912
     Jangka Pendek


  LIABILITAS
     JANGKA PANJANG

  Utang jangka panjang, setelah
     dikurangi bagian yang jatuh
     tempo dalam waktu satu tahun :
     Utang bank dan lembaga
          keuangan bukan bank                2, 13                  362,011,226,715       419,583,600,084
     Utang sewa pembiayaan                     2                      12,946,235,694       18,177,703,289
  Utang obligasi                             2, 18                  655,902,187,761       654,464,137,403
  Utang sukuk mudharabah                     2, 18                  206,530,000,000       206,530,000,000
  Liabilitas pajak tangguhan                   2                      44,338,754,522       40,528,333,941
  Liabilitas imbalan kerja                     2                      39,260,509,847       30,144,678,737
  Laba yang ditangguhkan atas transaksi
     penjualan dan penyewaan kembali           2                                   -          176,188,124


  Jumlah Liabilitas Jangka
                                                                   1,320,988,914,539    1,369,604,641,578
     Panjang
  JUMLAH LIABILITAS                                                3,092,893,658,822    3,195,737,865,490




 Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Interim yang
 tidak diaudit terlampir merupakan bagian yang tak
 terpisahkan dari Laporan Keuangan Konsolidasian Interim
 yang tidak diaudit ini secara keseluruhan.
                                                             1a
Page 7
PT INTEGRA INDOCABINET TBK DAN ENTITAS ANAKNYA
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM TIDAK DIAUDIT
Tanggal 30 September 2023
dan untuk periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal tersebut
(Mata Uang Rupiah Indonesia)


                                                                         30 September 2023      31 Desember 2022
                                                          Catatan
                                                                           (Tidak diaudit)          (Diaudit)


  EKUITAS
  Ekuitas yang dapat
     didistribusikan kepada
     pemilik entitas induk


  Modal saham - nilai nominal
     Rp 100 per saham pada periode
     30 September 2023 dan Tahun 2022                      2, 19             643,750,000,000       643,750,000,000


  Tambahan modal disetor                                   2, 19             314,164,475,737       314,164,475,737


  Selisih kurs karena penjabaran
     laporan keuangan                                                        141,425,224,187       141,425,224,187
  Selisih transaksi nilai
     ekuitas dengan pihak
     non-pengendali                                                            6,372,300,984         6,372,300,984
  Saham treasury                                                             (89,957,290,800)      (49,643,362,000)
  Selisih transaksi nilai – Obligasi wajib konversi                           86,001,000,000                       -
  Penghasilan komprehensif lain                                              868,864,690,098       871,889,033,255
  Saldo laba
     Belum ditentukan
          penggunaannya                                                    1,091,108,022,234      1,029,733,872,012
     Ditentukan penggunaannya                                                792,735,214,664       792,735,214,664
  Sub-jumlah                                                               3,854,463,637,104      3,750,426,758,839


  Kepentingan non-pengendali                               2, 20               7,486,800,050        10,180,642,425


  JUMLAH EKUITAS                                                           3,861,950,437,154      3,760,607,401,264


  JUMLAH LIABILITAS DAN
                                                                           6,954,844,095,976      6,956,345,266,754
     EKUITAS




  Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian terlampir
  merupakan bagian yang tak terpisahkan dari Laporan
  Keuangan Konsolidasian ini secara keseluruhan.
                                                                    1b
Page 8
PT INTEGRA INDOCABINET TBK DAN ENTITAS ANAKNYA
LAPORAN LABA RUGI KONSOLIDASIAN INTERIM TIDAK DIAUDIT
Tanggal 30 September 2023
dan untuk periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal tersebut
(Mata Uang Rupiah Indonesia)



                                                                       30 September 2023          30 September 2022
                                                          Catatan        (Tidak diaudit)            (Tidak diaudit)


PENJUALAN BERSIH                                           2, 21          1,705,072,092,751         3,894,867,703,814
BEBAN POKOK PENJUALAN                                      2, 22          1,169,422,456,403         2,547,426,278,487
LABA BRUTO                                                                  535,649,636,348         1,347,441,425,327
Beban penjualan                                            2, 23           160,446,866,350            694,339,155,443
Beban umum dan administrasi                                2, 23            114,810,911,699           133,238,831,278
Jumlah Beban Operasional                                                    275,257,778,049           827,577,986,721
Pendapatan Operasional                                                      260,391,858,299           519,863,438,606
Pendapatan (Beban) Lain - Lain
Beban bunga                                                  2            (173,843,144,980)          (171,526,881,108)
Beban administrasi bank                                      2             (12,267,472,300)            (8,847,537,280)
Penghasilan bunga                                                             5,497,578,316             2,804,298,957
Penghasilan sewa                                                                179,000,000               271,018,019
Lain - lain bersih                                           2               31,877,301,032            14,421,004,472
Laba (rugi) pelepasan aset tetap                             2                (289,626,131)              (250,580,673)
Laba (rugi) selisih kurs - bersih                            2                2,830,009,695            34,802,584,919
Jumlah pendapatan (beban) Lain - Lain                                     (146,016,354,368)          (128,326,092,694)


LABA SEBELUM MANFAAT (BEBAN) PAJAK                                          114,375,503,931           391,537,345,912
MANFAAT (BEBAN) PAJAK
Kini                                                         2             (54,117,118,660)           (90,709,516,920)
Tangguhan                                                                   (3,810,420,581)                           -
Jumlah beban pajak - bersih                                                (57,927,539,241)           (90,709,516,920)


Laba Sebelum Efek
  Penyesuaian Proforma                                                       56,447,964,690           300,827,828,992
Efek Penyesuaian Proforma                                                                     -                       -
Laba Tahun Berjalan                                                          56,447,964,690           300,827,828,992


Laba tahun berjalan yang
  dapat diatribusikan kepada:
Pemilik entitas induk                                                        59,141,807,065           300,672,632,817
Kepentingan non-pengendali                                                  (2,693,842,375)               155,196,175
LABA TAHUN BERJALAN                                                          56,447,964,690           300,827,828,992


PENGHASILAN (KERUGIAN) KOMPREHENSIF LAIN
                                                                                              -                       -
JUMLAH PENGHASILAN KOMPREHENSIF
TAHUN/PERIODE BERJALAN                                                       56,447,964,690           300,827,828,992




LABA PER SAHAM DASAR DAN DILUSIAN YANG                                                     9.30                  46.71
DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA PEMILIK ENTITAS
INDUK




  Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian terlampir
  merupakan bagian yang tak terpisahkan dari Laporan
  Keuangan Konsolidasian ini secara keseluruhan.
                                                                   2
Page 9
PT INTEGRA INDOCABINET TBK DAN ENTITAS ANAKNYA
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN INTERIM TIDAK DIAUDIT
Tanggal 30 September 2023
dan untuk periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal tersebut
(Mata Uang Rupiah Indonesia)



                                                                                                                                                      Aset
                                                                                                                                                    Keuangan
                       Catatan                                                                                                                     Yang Diukur
                                                                                              Proforma                                              Pada Nilai      Akumulasi atas
                                                                                             modal dari     Selisih nilai                         Wajar Melalui      keuntungan
                                                                                              akuisisi      transaksi -                            Penghasilan        (kerugian)          Surplus                                                                      Kepentingan
                                                        Saham          Tambahan Modal          entitas     Obligasi wajib         Komponen        Komprehensif    liabilitas imbalan   Revaluasi Aset     Belum ditentukan         Ditentukan                             non-
                                 Modal saham           Treasury           Disetor           sepengendali     konversi           ekuitas lainnya       Lain                kerja            Tetap          penggunaannya          penggunaannya       Total             pengendali        Jumlah ekuitas

  Saldo Awal - 1
                          18
  Januari 2023                    643,750,000,000   (49,643,362,000)     314,164,475,737               -                    -   147,797,525,171   6,683,557,766     35,212,945,688     829,992,529,801       1,029,733,872,012   792,735,214,664   3,750,426,758,839   10,180,642,425      3,760,607,401,264

  Laba tahun
  berjalan                                      -                  -                    -              -                    -                 -               -                    -                  -        59,141,807,065                  -     59,141,807,065    (2,693,842,375)        56,447,964,690

  Dividen
                                                -                  -                    -              -                    -                 -               -                    -                  -          (792,000,000)                 -       (792,000,000)                 -         (792,000,000)

   Obligasi wajib
                                                                                                           86,001,000,000
  konversi                                      -                  -                    -              -                                      -               -                    -                  -                      -                 -     86,001,000,000                  -        86,001,000,000

  Tambahan modal
  disetor                                       -                  -                    -              -                    -                 -               -                    -                  -                      -                 -                   -                 -                     -

  Saham Treasury
                                                -   (40,313,928,800)                    -              -                    -                 -               -                    -                  -                      -                 -    (40,313,928,800)                 -      (40,313,928,800)

   Surplus revaluasi
  aset tetap                                    -                  -                    -              -                    -                 -               -                    -    (3,024,343,157)         3,024,343,157                  -                   -                 -                     -




  Saldo 30
  September 2023                  643,750,000,000   (89,957,290,800)     314,164,475,737               -   86,001,000,000       147,797,525,171   6,683,557,766     35,212,945,688     826,968,186,644       1,091,108,022,234   792,735,214,664   3,854,463,637,104    7,486,800,050      3,861,950,437,154




                                                                                                                                                      Aset
                       Catatan                                                                                                                      Keuangan
                        nnn                                                                                                                        Yang Diukur
                                                                                              Proforma                                              Pada Nilai      Akumulasi atas
                                                                                             modal dari     Selisih nilai                         Wajar Melalui      keuntungan
                                                                                              akuisisi      transaksi -                            Penghasilan        (kerugian)          Surplus                                                                      Kepentingan
                                                        Saham          Tambahan Modal          entitas     Obligasi wajib         Komponen        Komprehensif    liabilitas imbalan   Revaluasi Aset     Belum ditentukan         Ditentukan                             non-
                                 Modal saham           Treasury           Disetor           sepengendali     konversi           ekuitas lainnya       Lain                kerja            Tetap          penggunaannya          penggunaannya       Total             pengendali        Jumlah ekuitas

  Saldo Awal - 1
                          18
  Januari 2022                    636,250,000,000                  -     299,314,475,737               -                    -   147,797,525,171   2,014,489,779     30,786,631,583     851,790,673,688       1,365,509,997,477   298,467,152,229   3,631,930,945,664   10,606,808,304      3,642,537,753,968

  Laba tahun
  berjalan                                      -                  -                    -              -                    -                 -               -                    -                  -       300,672,632,817                  -    300,672,632,817       155,196,175        300,827,828,992

  Dividen
                                                -                  -                    -              -                    -                 -               -                    -                  -       (40,867,780,200)                 -    (40,867,780,200)                 -      (40,867,780,200)

  Tambahan modal
  disetor                           7,500,000,000                  -      14,850,000,000               -                    -                 -               -                    -                  -                      -                 -    22,350,000,0000                  -        22,350,000,000

  Saham Treasury
                                                -   (49,643,362,000)                    -              -                    -                 -               -                    -                  -                      -                 -    (49,643,362,000)                 -      (49,643,362,000)

   Surplus revaluasi
  aset tetap                                    -                  -                    -              -                    -                 -               -                    -                  -                      -                 -                   -                 -                     -




  Saldo 30
  September 2022                  643,750,000,000   (49,643,362,000)     314,164,475,737               -                    -   147,797,525,171   2,014,489,779     30,786,631,583     851,790,673,688       1,625,314,850,094   298,467,152,229   3,864,442,436,281   10,762,004,479      3,875,204,440,760




            Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian terlampir merupakan bagian yang tak
            terpisahkan dari Laporan Keuangan Konsolidasian ini secara keseluruhan.

                                                                                                                                                     3
Page 10
PT INTEGRA INDOCABINET TBK DAN ENTITAS ANAKNYA
LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN INTERIM TIDAK DIAUDIT
Tanggal 30 September 2023
dan untuk periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal tersebut
(Mata Uang Rupiah Indonesia)

                                         Untuk periode sembilan bulan yang berakhir
                                               Pada tanggal 30 September 2023
                                                                     30 September 2023       30 September 2022
                                                                       (Tidak diaudit)        (Tidak diaudit)
  ARUS KAS DARI AKTIVITAS
      OPERASI
  Penerimaan kas dari pelanggan                                        1,623,411,332,925       3,646,746,692,502
  Pembayaran kas kepada
      pemasok, direksi, karyawan dan beban operasional
      lain-lain                                                       (1,398,827,434,058)     (3,543,683,271,563)
  Kas yang diperoleh dari
    (digunakan untuk) operasi                                            224,583,898,867         103,063,420,939
  Penghasilan keuangan                                                      5,497,578,316          2,804,298,957
  Beban keuangan                                                        (119,749,262,933)       (177,686,523,637)
  Pembayaran pajak                                                       (66,181,933,937)       (192,067,822,970)
  Penerimaan pajak                                                        36,261,568,481           8,684,545,223
  Lain-lain - bersih                                                      33,318,163,266          14,186,067,758

  Kas bersih yang diperoleh
      dari (digunakan untuk)
      aktivitas operasi                                                  113,730,012,060        (241,016,013,730)

  ARUS KAS UNTUK AKTIVITAS
    INVESTASI
  Perolehan aset tetap                                                   (31,244,899,118)        (38,904,224,024)
  Perolehan aset hak guna                                                       (322,272)            164,475,000
  Perolehan aset lain-lain                                               (21,193,864,265)         (8,499,583,414)
  Pembayaran uang muka pembelian aset tetap                               (5,449,539,639)         (8,541,957,627)
  Hasil pelepasan aset tetap                                              11,159,256,598          19,784,199,052

  Kas bersih yang digunakan
      untuk aktivitas investasi                                          (46,729,368,696)        (35,997,091,013)

  ARUS KAS DARI AKTIVITAS
      PENDANAAN
  Penambahan utang bank dan LKBB jangka panjang                           50,000,000,000          98,000,000,000
  Pembayaran utang bank dan dan LKBB jangka panjang                     (113,158,215,355)        (84,483,914,735)
  Penambahan utang bank dan LKBB jangka pendek                         4,246,509,820,905       3,798,383,586,913
  Pembayaran utang bank dan LKBB jangka pendek                        (4,394,820,555,607)     (3,806,076,356,231)
  Penambahan obligasi jangka panjang                                                     -       250,000,000,000
  Pembayaran obligasi jangka pendek                                                      -       (42,180,000,000)
  Pembayaran sukuk mudharabah jangka pendek                                              -       (52,500,000,000)
  Penambahan sukuk mudharabah jangka panjang                                             -       109,030,000,000
  Pembayaran dividen                                                        (792,000,000)        (40,867,780,200)
  Pembayaran utang sewa                                                  (21,046,682,005)        (23,765,497,571)
  Pembayaran beban keuangan (obligasi dan sukuk)                         (51,512,566,667)         (9,693,538,038)
  Saham treasury                                                         (40,313,928,800)        (49,643,362,000)
  Selisih nilai transaksi – Obligasi wajib konversi                       86,001,000,000                         -
  Penerbitan saham melalui program MESOP                                                 -        22,350,000,000
  Pencairan (penempatan) untuk dana dibatasi pengunaannya                 40,000,000,000                         -

  Kas bersih yang diperoleh dari
      aktivitas pendanaan                                               (199,133,127,529)        168,553,138,138




  Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian terlampir
  merupakan bagian yang tak terpisahkan dari Laporan
  Keuangan Konsolidasian ini secara keseluruhan.
                                                                 4
Page 11
PT INTEGRA INDOCABINET TBK DAN ENTITAS ANAKNYA
LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN INTERIM TIDAK DIAUDIT
Tanggal 30 September 2023
dan untuk periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal tersebut
(Mata Uang Rupiah Indonesia)


                                       Untuk periode sembilan bulan yang berakhir
                                              Pada tanggal 30 September 2023


                                                                    30 September 2023       30 September 2022
                                                                     (Tidak diaudit)         (Tidak diaudit)


  KENAIKAN (PENURUNAN)
      BERSIH KAS, SETARA
      KAS DAN CERUKAN                                                   (132,132,484,165)     (108,459,966,605)


  DAMPAK BERSIH
      PERUBAHAN NILAI
      TUKAR ATAS KAS
      DAN SETARA KAS                                                       2,382,701,459         (4,454,003,812)


  KAS, SETARA KAS DAN
      CERUKAN AWAL TAHUN                                                 226,407,484,051         90,083,912,069


  KAS, SETARA KAS DAN
      CERUKAN AKHIR TAHUN                                                 96,657,701,345        (22,830,058,348)


  Kas, setara kas dan cerukan terdiri dari:


  Kas dan setara kas                                                     130,670,351,162         36,374,987,412
  Cerukan                                                                (34,012,649,817)       (59,205,045,760)
  JUMLAH                                                                  96,657,701,345        (22,830,058,348)




  Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian terlampir
  merupakan bagian yang tak terpisahkan dari Laporan
  Keuangan Konsolidasian ini secara keseluruhan.
                                                               4a
Page 12
                                                                        FINAL DRAFT
      PT INTEGRA INDOCABINET TBK DAN ENTITAS ANAKNYA                                                                                                       Date:
      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM TIDAK DIAUDIT
      Tanggal 30 September 2023
      dan periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal tersebut
      (Mata Uang Rupiah Indonesia)

     1.   UMUM
Approved by:
          a.   Pendirian Perusahaan
               PT Integra Indocabinet, Tbk (“Perusahaan” atau “ITG”) didirikan berdasarkan akta notaris Soetjipto, S.H., No. 147
               tanggal 19 Mei 1989. Akta pendirian ini telah disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia dengan Surat
               Keputusan No. C2-320.HT.01.01.th’90 tanggal 20 Januari 1990.
               Anggaran dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir berdasarkan akta notaris Dyah
               Ayu Ambarwati, S.H., M.Kn., No. 6 tanggal 20 Juli 2022 menyetujui perubahan pasal 3 mengenai maksud dan
               tujuan Perusahaan. Perubahan ini telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
               dengan Surat Keputusan No. AHU-0055698.AH.01.02.Tahun 2022 tanggal 8 Agustus 2022.
               Sesuai dengan pasal 3 anggaran dasar Perusahaan, maksud dan tujuan Perusahaan adalah berusaha dalam
               bidang industry dan perdagangan besar.
               Perusahaan berkedudukan di Sidoarjo dan saat ini bergerak dalam bidang produksi mebel berbahan dasar kayu
               dan produk kayu lainnya. Perusahaan mulai melakukan kegiatan operasinya pada tahun 1989.
               PT Integra Indo Lestari (IIL) adalah entitas induk dan entitas induk terakhir Perusahaan.

          b.   Penawaran Umum Saham Perusahaan
               Berdasarkan Surat Otoritas Jasa Keuangan No. S-307/D.04/2017, tanggal 14 Juni 2017, Pernyataan Pendaftaran
               Perusahaan dalam rangka Penawaran Umum Perdana telah dinyatakan efektif. Pada tanggal 21 Juni 2017,
               Perusahaan mencatatkan 1.250.000.000 lembar sahamnya dari modal ditempatkan dan disetor penuh dengan nilai
               nominal Rp 100 per saham di Bursa Efek Indonesia dengan harga penawaran perdana sebesar Rp 260 per saham.

          c.   Penawaran Umum Efek Utang Perusahaan

               Berdasarkan Surat Otoritas Jasa Keuangan No. S-52/D.04/2021, tanggal 8 April 2021, Perusahaan memperoleh
               pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan untuk melakukan penawaran umum berkelanjutan Obligasi dan
               Sukuk Mudharabah dengan total penawaran umum masing-masing sebesar Rp 700.000.000.000 dan Rp
               300.000.000.000.

               Perusahaan telah mencatatkan di Bursa Efek Indonesia Obligasi dan Sukuk Mudharabah Tahap I masing masing
               sebesar Rp 450.000.000.000 dan Rp 150.000.000.000 pada tanggal 15 April 2021.

               Perusahaan telah mencatatkan di Bursa Efek Indonesia Obligasi dan Sukuk Mudharabah Tahap II masing masing
               sebesar Rp 250.000.000.000 dan Rp 109.030.000.000 pada tanggal 28 Maret 2022.

          d.   Entitas Anak
               Pada tanggal 30 September 2023, Perusahaan memiliki Entitas Anak sebagai berikut:
                                                                                                             Persentase                    Jumlah aset sebelum
                                                                                                             Kepemilikan              eliminasi (dalam jutaan rupiah)
                                                                         Aktivitas    Tahun
                                                                          Bisnis     Pendirian                              30 September 2023
                         Entitas Anak                   Domisili
                                                                                                 30 Sept, 2023      31 Des, 2022      30 Sept, 2023     31 Des, 2022
                                                                                                                       ____________                    _____________   ______




               Entitas Anak Langsung
               PT Belayan River Timber (BRT)       Kalimantan Timur         a          1972         99.32%              99.32%            370,493              312,740
               PT Intertrend Utama (ITR)                Sidoarjo            b          1993         99.79%              99.79%          2,231,893            2,014,717
               PT Interkraft (ITK)                      Sidoarjo            b          2002         99.53%              99.53%          1,198,898            1,089,642
               PT Intera Indonesia (INT)                Sidoarjo            b          2012         99.89%              99.89%          1,188,373            1,024,301
               PT Inter Kayu Mandiri (IKM)              Sidoarjo            c          2015         80.00%              80.00%             16,594               16,598

               Entitas Anak Tidak Langsung
               Melalui PT Intertrend Utama (ITR)
               PT Superalam Mas (SAM)                 Tulungagung            d         2006         100.00%            100.00%             14,770                 14,579

               Melalui PT Belayan River Timber (BRT)
               PT Narkata Rimba (NKT)                Kalimantan Timur       a          1978          99.00%              99.00%           67,749                 137,440
               PT Kandelia Alam (KAN)                Kalimantan Barat       e          2001          80.00%              80.00%           15,161                  11,287
               PT Borneo Forestama Lestari           Kalimantan Timur       e          2021         100.00%             100.00%           10,768                  11,413
               (BFL)
               PT Borneo Wana Utama (BWU)            Kalimantan Timur       e          2021         100.00%             100.00%            29,802                  31,628


               Aktivitas Bisnis Entitas Anak / Subsidiaries’s Business Activity
               a. Industri Hak Pengelolaan Hutan/ Forest Concession Right Industry
               b. Industri Mebel/ Furniture Industry
               c. Perusahaan Induk/ Holding Company
               d. Perkebunan/ Plantation
               e. Belum beroperasi secara komersial/ Not yet in commercial operation

                                                                                      5
Page 13
                                                       FINAL DRAFT
      PT INTEGRA INDOCABINET TBK DAN ENTITAS ANAKNYA                                                          Date:
      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM TIDAK DIAUDIT
      Tanggal 30 September 2023
      dan periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal tersebut
      (Mata Uang Rupiah Indonesia)

     1.   UMUM (Lanjutan)
Approved by:
          d.   Entitas Anak (Lanjutan)

               Perubahan dalam entitas anak selama periodeberjalan adalah sebagai berikut:

               PT Kandelia Alam
               Berdasarkan akta notaris Dyah Ayu Ambarwati, S.H., M.Kn., No. 10 tanggal 21 Juni 2021, para pemegang saham
               KAN menyetujui pengalihan 1.200 lembar saham dengan nominal Rp 1.000.000 per saham milik Fairuz Mulia
               dengan harga Rp 4.500.000.000 kepada BRT. Persentase kepemilikan BRT adalah sebesar 30%.
               Berdasarkan akta notaris Dyah Ayu Ambarwati, S.H., M.Kn., No. 11 tanggal 21 Juni 2021, para pemegang saham
               KAN menyetujui pengalihan 1.000 lembar saham dengan nominal Rp 1.000.000 per saham milik Djaya Iskandar
               dengan harga Rp 3.750.000.000 kepada BRT. Persentase kepemilikan BRT adalah sebesar 55%.
               Berdasarkan akta notaris Dyah Ayu Ambarwati, S.H., M.Kn., No. 12 tanggal 21 Juni 2021, para pemegang saham
               KAN menyetujui pengalihan 1.000 lembar saham dengan nominal Rp 1.000.000 per saham milik Sumitro dengan
               harga Rp 3.750.000.000 kepada BRT. Persentase kepemilikan BRT adalah sebesar 80%.

               PT Borneo Forestama Lestari
               Berdasarkan akta notaris Dyah Ayu Ambarwati, S.H., M.Kn., No. 14 tanggal 17 Desember 2021, BRT dan NKT
               memiliki penyertaan saham masing-masing sebesar 49.500 dan 500 lembar saham dengan nilai nominal Rp
               100.000 per lembar saham pada BFL. Persentase kepemilikan BRT dan NKT masing-masing sebesar 99% dan
               1%.

               PT Borneo Wana Utama
               Berdasarkan akta notaris Dyah Ayu Ambarwati, S.H., M.Kn., No. 13 tanggal 17 Desember 2021, BRT dan NKT
               memiliki penyertaan saham masing-masing sebesar 49.500 dan 500 lembar saham dengan nilai nominal Rp
               100.000 per lembar saham pada BWU. Persentase kepemilikan BRT dan NKT masing-masing sebesar 99% dan
               1%.

          e.   Dewan Komisaris, Direksi dan Karyawan
               Susunan dewan komisaris dan direksi Perusahaan pada tanggal 30 September 2023 adalah sebagai berikut:

               Dewan Komisaris
               Komisaris Utama (Independen)    :             Bing Hartono Poernomosidi
               Komisaris                       :                Stephanie Kane Ilham

               Direksi
               Direktur Utama                      :                      Halim Rusli
               Direktur                            :                      Widjaja Karli
                                                   :                     Syany Tjandra
               Direktur Independen                 :                     Wang Sutrisno
               Perusahaan dan Entitas Anaknya (bersama-sama disebut “Kelompok Usaha”) memiliki 2.033 dan 2.060 orang
               karyawan tetap masing-masing pada tanggal 30 September 2023 (tidak diaudit) dan 31 Desember 2022.

          f.   Tanggal Penyelesaian Laporan Keuangan Konsolidasian
               Laporan keuangan konsolidasian telah diselesaikan dan diotorisasi untuk terbit oleh Direksi Perusahaan pada 30
               Oktober 2023


     2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN
          a.   Pernyataan Kepatuhan
               Laporan keuangan konsolidasian telah disusun dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di
               Indonesia (“SAK”), yang mencakup Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (“PSAK”) dan Interpretasi Standar
               Akuntansi Keuangan (“ISAK”) yang dikeluarkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan
               Indonesia serta Peraturan No. VIII.G.7 tentang Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten dan
               Perusahaan Publik yang diterbitkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”).



                                                                     6
Page 14
                                                     FINAL DRAFT
      PT INTEGRA INDOCABINET TBK DAN ENTITAS ANAKNYA                                                            Date:
      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM TIDAK DIAUDIT
      Tanggal 30 September 2023
      dan periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal tersebut
      (Mata Uang Rupiah Indonesia)

     2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (Lanjutan)
Approved by:
          b.   Dasar Penyusunan Laporan Keuangan Konsolidasian
               Laporan keuangan konsolidasian disusun berdasarkan konsep akrual, kecuali untuk laporan arus kas
               konsolidasian, dan dasar pengukuran dengan menggunakan konsep biaya historis, kecuali untuk akun tertentu
               yang diukur dengan menggunakan dasar seperti yang disebutkan dalam catatan yang relevan.
               Laporan arus kas konsolidasian yang disusun dengan menggunakan metode langsung, menyajikan penerimaan
               dan pengeluaran kas dan setara kas yang diklasifikasikan ke dalam aktivitas operasi, investasi dan pendanaan.
               Untuk tujuan laporan arus kas konsolidasian, kas mencakup kas, bank dan deposito yang jatuh tempo dalam waktu
               tiga bulan atau kurang dan tidak dijaminkan setelah dikurangi cerukan.

               Mata uang pelaporan yang digunakan pada laporan keuangan konsolidasian adalah Rupiah (“Rp”), yang
               merupakan mata uang fungsional Kelompok Usaha.

          c.   Standar Akuntansi Keuangan Baru Beserta Revisi
               Standar akuntansi yang telah disahkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan (“DSAK”), untuk laporan
               keuangan konsolidasian tahun berjalan diungkapkan di bawah ini. Kelompok Usaha telah menerapkan standar
               yang dipandang relevan dengan pelaporan keuangan.
               Berlaku efektif 1 Januari 2022:
                       Amandemen PSAK No. 22: “Kombinasi bisnis tentang referensi ke kerangka konseptual”;
                       Amandemen PSAK No. 57: “Provisi, liabilitas kontinjensi, dan aset kontinjensi tentang kontrak
                        memberatkan - Biaya memenuhi kontrak”;
                       Penyesuaian tahunan PSAK No. 71: “Instrumen keuangan”; dan
                       Penyesuaian tahunan PSAK No. 73: “Sewa”.
               Implementasi dari standar-standar tersebut tidak menghasilkan perubahan substansial terhadap kebijakan
               akuntansi Kelompok Usaha dan tidak memiliki dampak yang material terhadap laporan keuangan konsolidasian di
               tahun berjalan atau tahun sebelumnya.

          d.   Prinsip-prinsip Konsolidasian

               Laporan keuangan konsolidasian terdiri dari laporan keuangan Perusahaan dan Entitas Anaknya.
               Pengendalian didapat ketika Kelompok Usaha terekspos, atau memiliki hak atas imbal hasil variabel dari
               keterlibatannya dengan investee dan memiliki kemampuan untuk mempengaruhi imbal hasil tersebut melalui
               kekuasaannya atas investee.
               Secara khusus, Kelompok Usaha mengendalikan investee jika, dan hanya jika, Kelompok Usaha memiliki seluruh
               hal berikut ini:
                       kekuasaan atas investee, yaitu hak yang ada saat ini yang memberi investor kemampuan kini untuk
                        mengarahkan aktivitas relevan dari investee;
                       eksposur atau hak atas imbal hasil variabel dari keterlibatannya dengan investee; dan
                       kemampuan untuk menggunakan kekuasaannya atas investee untuk mempengaruhi jumlah imbal hasil
                        investor.
               Ketika Kelompok Usaha memiliki kurang dari hak suara mayoritas, Kelompok Usaha dapat mempertimbangkan
               semua fakta dan keadaan yang relevan dalam menilai apakah memiliki kekuasaan atas investee, termasuk:
                       pengaturan kontraktual dengan pemegang hak suara yang lain;
                       hak yang timbul atas pengaturan kontraktual lain; dan
                       hak suara dan hak potensial Kelompok Usaha.
               Kelompok Usaha menilai kembali apakah investor mengendalikan investee jika fakta dan keadaan
               mengindikasikan adanya perubahan terhadap satu atau lebih dari tiga elemen pengendalian.
               Konsolidasi atas entitas anak dimulai ketika Kelompok Usaha memiliki pengendalian atas entitas anak dan
               berhenti ketika Kelompok Usaha kehilangan pengendalian atas entitas anak. Aset, liabilitas, pendapatan dan
               beban atas entitas anak yang diakuisisi atau dilepas selama periode termasuk dalam laporan laba rugi dan
               penghasilan komprehensif lain konsolidasian dari tanggal Kelompok Usaha memperoleh pengendalian sampai
               dengan tanggal Kelompok Usaha menghentikan pengendalian atas entitas anak.

                                                                   7
Page 15
                                                       FINAL DRAFT
      PT INTEGRA INDOCABINET TBK DAN ENTITAS ANAKNYA                                                                    Date:
      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM TIDAK DIAUDIT
      Tanggal 30 September 2023
      dan periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal tersebut
      (Mata Uang Rupiah Indonesia)

     2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (Lanjutan)
Approved by:
          d.   Prinsip-prinsip Konsolidasian (Lanjutan)
               Laba atau rugi dan setiap komponen atas penghasilan komprehensif lain diatribusikan pada pemegang saham
               entitas induk Kelompok Usaha dan pada kepentingan non-pengendali (“KNP”), walaupun hasil di KNP mempunyai
               saldo defisit.
               Bila diperlukan, penyesuaian dilakukan pada laporan keuangan entitas anak agar kebijakan akuntansinya sesuai
               dengan kebijakan akuntansi Kelompok Usaha. Semua aset dan liabilitas, ekuitas, pendapatan, beban dan arus kas
               berkaitan dengan transaksi antar anggota Kelompok Usaha akan dieliminasi secara penuh dalam proses
               konsolidasi.
               Seluruh akun dan transaksi antar perusahaan yang material, termasuk keuntungan atau kerugian yang belum
               direalisasi, jika ada, dieliminasi untuk mencerminkan posisi keuangan dan hasil operasi Kelompok Usaha sebagai
               satu kesatuan usaha.
               Laporan keuangan entitas anak disusun atas periode pelaporan yang sama dengan Perusahaan.
               Perubahan kepemilikan di entitas anak, tanpa kehilangan pengendalian, dihitung sebagai transaksi ekuitas. Jika
               Kelompok Usaha kehilangan pengendalian atas entitas anak, maka:
                       menghentikan pengakuan aset (termasuk goodwill) dan liabilitas entitas anak;
                       menghentikan pengakuan jumlah tercatat setiap KNP;
                       menghentikan pengakuan akumulasi selisih penjabaran yang dicatat di ekuitas, bila ada;
                       mengakui nilai wajar pembayaran yang diterima;
                       mengakui setiap sisa investasi pada nilai wajarnya;
                       mengakui setiap perbedaan yang dihasilkan sebagai keuntungan atau kerugian dalam laba rugi;
                       mereklasifikasi ke laba rugi proporsi keuntungan dan kerugian yang telah diakui sebelumnya dalam
                        penghasilan komprehensif lain atau saldo laba, begitu pula menjadi persyaratan jika Kelompok Usaha
                        akan melepas secara langsung aset atau liabilitas yang terkait.
               Rugi entitas anak yang tidak dimiliki secara penuh diatribusikan pada KNP bahkan jika hal ini mengakibatkan KNP
               mempunyai saldo defisit.
               KNP mencerminkan bagian atas laba atau rugi dan aset neto dari entitas anak yang tidak dapat diatribusikan
               secara langsung maupun tidak langsung kepada Perusahaan, yang masing-masing disajikan dalam laba atau rugi
               dan dalam ekuitas pada laporan posisi keuangan konsolidasian, terpisah dari bagian yang dapat diatribusikan
               kepada pemilik entitas induk.
               Perubahan dalam bagian kepemilikan entitas induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya
               pengendalian dicatat sebagai transaksi ekuitas (dalam hal ini transaksi dengan pemilik dalam kapasitasnya
               sebagai pemilik).
          e.   Kombinasi Bisnis dan Goodwill
               Kombinasi bisnis dicatat dengan menggunakan metode akuisisi. Biaya perolehan dari sebuah akuisisi diukur pada
               nilai agregat imbalan yang dialihkan, diukur pada nilai wajar pada tanggal akuisisi dan jumlah setiap KNP pada
               pihak yangdiakuisisi.
               Untuk setiap kombinasi bisnis, Kelompok Usaha memilih apakah mengukur KNP pada entitas yang diakuisisi baik
               pada nilai wajar ataupun pada proporsi kepemilikan KNP atas aset neto yang teridentifikasi dari entitas yang
               diakuisisi. Biaya-biaya akuisisi yang timbul dibebankan langsung dan disertakan dalam bebanadministrasi.
               Ketika melakukan akuisisi atas sebuah bisnis, Kelompok Usaha mengklasifikasikan dan menentukan aset
               keuangan yang diperoleh dan liabilitas keuangan yang diambil alih berdasarkan pada persyaratan kontraktual,
               kondisi ekonomi dan kondisi terkait lain yangada pada tanggal akuisisi.
               Pada tanggal akuisisi, goodwill awalnya diukur pada harga perolehan yang merupakan selisih lebih nilai agregat
               dari imbalan yang dialihkan dan jumlah setiap KNP atas selisih jumlah dari aset teridentifikasi yang diperoleh dan
               liabilitas yang diambil alih. Jika imbalan tersebut lebih rendah dari nilai wajar aset neto entitas anak yang diakuisisi,
               selisih tersebut diakui pada laba rugi sebagai keuntungan dari pembelian dengan diskon setelah sebelumnya
               manajemen melakukan penilaian atas identifikasi dan nilai wajar dari aset yang diperoleh dan liabilitas yang
               diambil alih.
               Setelah pengakuan awal, goodwill diukur pada jumlah tercatat dikurangi akumulasi kerugian penurunan nilai. Untuk
               tujuan pengujian penurunan nilai, goodwill yang diperoleh dari suatu kombinasi bisnis, sejak tanggal akuisisi
               dialokasikan kepada setiap Unit Penghasil Kas (“UPK”) dari Kelompok Usaha yang diharapkan akan bermanfaat
               dari sinergi kombinasi tersebut, terlepas dari apakah aset atau liabilitas lain dari pihak yang diakuisisi ditetapkan
               atas UPK tersebut.

                                                                      8
Page 16
                                                       FINAL DRAFT
      PT INTEGRA INDOCABINET TBK DAN ENTITAS ANAKNYA                                                                  Date:
      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM TIDAK DIAUDIT
      Tanggal 30 September 2023
      dan periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal tersebut
      (Mata Uang Rupiah Indonesia)

     2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (Lanjutan)
Approved by:
          f.   Akuntansi Penggabungan Usaha
               Kelompok Usaha menerapkan PSAK No. 38 (2012), “Kombinasi Bisnis Entitas Sepengendali”. PSAK ini mengatur
               perlakuan akuntansi untuk kombinasi bisnis entitas sepengendali dan diterapkan untuk kombinasi bisnis
               sepengendali yang memenuhi persyaratan dalam PSAK No. 22, “Kombinasi Bisnis”, baik untuk entitas penerima
               ataupun entitas yang melepas bisnis.
               Akuisisi atau pengalihan saham antara entitas sepengendali dicatat sesuai dengan PSAK No. 38 (2012),
               “Kombinasi Bisnis Entitas Sepengendali”. Dalam PSAK No. 38 (2012), pengalihan aset, kewajiban, saham dan
               instrumen kepemilikan lainnya dari entitas sepengendali tidak menghasilkan laba atau rugi bagi Perusahaan atau
               entitas individual dalam kelompok yang sama.
               Karena transaksi restrukturisasi entitas sepengendali tidak mengakibatkan perubahan substansi ekonomi pemilikan
               atas aset, liabilitas, saham atau instrumen kepemilikan lainnya yang dipertukarkan, maka aset maupun liabilitas
               yang dialihkan harus dicatat sebesar nilai buku sebagai penggabungan usaha berdasarkan metode penyatuan
               kepemilikan (pooling-of-interests).
               Dalam menerapkan metode penyatuan kepemilikan, komponen laporan keuangan untuk periode di mana terjadi
               restrukturisasi dan untuk periode lain yang disajikan untuk tujuan perbandingan, disajikan sedemikian rupa seolah-
               olah restrukturisasi telah terjadi sejak awal periode entitas yang bergabung berada dalam sepengendalian.
               Selisih antara nilai tercatat investasi pada tanggal efektif dan harga pengalihan diakui sebagai bagian dari akun
               “Tambahan Modal Disetor” pada ekuitas dalam laporan posisi keuangan konsolidasian.
          g.   Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi
               Kelompok Usaha mengungkapkan hubungan, transaksi dan saldo pihak-pihak berelasi, termasuk komitmen, dalam
               laporan keuangan konsolidasian.
               Orang atau anggota keluarga terdekat mempunyai relasi dengan Kelompok Usaha jika mereka:
               (i) memiliki pengendalian atau pengendalian bersama atas Kelompok Usaha;
               (ii) memiliki pengaruh signifikan atas Kelompok Usaha; atau
               (iii) merupakan personil manajemen kunci Kelompok Usaha atau entitas induk dari Perusahaan.
               Suatu pihak dianggap berelasi dengan Kelompok Usaha jika:
               (a) langsung, atau tidak langsung yang melalui satu atau lebih perantara, suatu pihak (i) mengendalikan, atau
                   dikendalikan oleh, atau berada di bawah pengendalian bersama dengan, Kelompok Usaha; (ii) memiliki
                   kepentingan dalam Kelompok Usaha yang memberikan pengaruh signifikan atas Kelompok Usaha; atau (iii)
                   memiliki pengendalian bersama atas Kelompok Usaha;
               (b) suatu pihak adalah entitas asosiasi Kelompok Usaha;

               (c) suatu pihak adalah ventura bersama di mana Kelompok Usaha sebagai venturer;

               (d) suatu pihak adalah anggota dari personil manajemen kunci Kelompok Usaha;
               (e) suatu pihak adalah anggota keluarga dekat dari individu yang diuraikan dalam butir (a) atau (d);
               (f)   suatu pihak adalah entitas yang dikendalikan, dikendalikan bersama atau dipengaruhi signifikan oleh atau di
                     mana hak suara signifikan dimiliki oleh, langsung maupun tidak langsung, individu seperti diuraikan dalam butir
                     (d) atau (e); atau
               (g) suatu pihak adalah suatu program imbalan pasca-kerja untuk imbalan kerja dari Kelompok Usaha atau entitas
                    yang terkait dengan Kelompok Usaha.
               Transaksi ini dilakukan berdasarkan persyaratan yang disetujui oleh kedua belah pihak, di mana persyaratan
               tersebut mungkin tidak sama dengan transaksi lain yang dilakukan dengan pihak-pihak yang tidak berelasi.
               Seluruh transaksi dan saldo signifikan dengan pihak-pihak berelasi diungkapkan dalam catatan atas laporan
               keuangan konsolidasian yang relevan.




                                                                     9
Page 17
                                                     FINAL DRAFT
      PT INTEGRA INDOCABINET TBK DAN ENTITAS ANAKNYA                                                              Date:
      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM TIDAK DIAUDIT
      Tanggal 30 September 2023
      dan periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal tersebut
      (Mata Uang Rupiah Indonesia)

     2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (Lanjutan)
Approved by:
          h.   Instrumen Keuangan
               Aset Keuangan
               Pengakuan dan pengukuran awal
               Kelompok Usaha mengklasifikasikan aset keuangannya dalam kategori (a) aset keuangan yang diukur pada nilai
               wajar melalui laba rugi, (b) aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain, dan
               (c) aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi.
               Aset keuangan Kelompok Usaha terdiri dari kas dan setara kas, piutang usaha dan piutang lain-lain diklasifikasikan
               sebagai aset keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi dan penyertaan saham diklasifikasikan
               sebagai aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain. Kelompok Usaha tidak
               memiliki aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi.
               Kelompok Usaha menggunakan 2 (dua) metode untuk mengklasifikasikan aset keuangan, yaitu model bisnis
               Kelompok Usaha dalam mengelola aset keuangan dan karakteristik arus kas kontraktual dari aset keuangan
               (“SPPI”).
               Pengujian SPPI
               Sebagai langkah pertama dari proses klasifikasi, Kelompok Usaha menilai persyaratan kontraktual keuangan untuk
               mengidentifikasi apakah mereka memenuhi pengujian SPPI.
               Nilai pokok untuk tujuan pengujian ini didefinisikan sebagai nilai wajar dari aset keuangan pada pengakuan awal
               dan dapat berubah selama umur aset keuangan (misalnya, jika ada pembayaran pokok atau amortisasi
               premi/diskon).
               Elemen bunga yang paling signifikan dalam perjanjian biasanya adalah pertimbangan atas nilai waktu dari uang
               dan risiko kredit. Untuk membuat penilaian SPPI, Kelompok Usaha menerapkan pertimbangan dan memperhatikan
               faktor-faktor yang relevan seperti mata uang di mana aset keuangan didenominasikan dan periode pada saat suku
               bunga ditetapkan.
               Sebaliknya, persyaratan kontraktual yang memberikan eksposur lebih dari de minimis atas risiko atau volatilitas
               dalam arus kas kontraktual yang tidak terkait dengan dasar pengaturan pinjaman, tidak menimbulkan arus kas
               kontraktual yang hanya merupakan pembayaran pokok dan bunga atas saldo SPPI. Dalam kasus seperti itu, aset
               keuangan diharuskan untuk diukur pada Fair Value through Profit or Loss (“FVTPL”).
               Penilaian model bisnis
               Kelompok Usaha menentukan model bisnisnya berdasarkan tingkat yang paling mencerminkan bagaimana
               Kelompok Usaha mengelola kelompok atas keuangannya untuk mencapai tujuan bisnisnya.
               Model bisnis Kelompok Usaha tidak dinilai berdasarkan masing-masing instrumennya, tetapi pada tingkat portofolio
               secara agregat yang lebih tinggi dan didasarkan pada faktor-faktor yang dapat diamati seperti:
                  Bagaimana kinerja model bisnis dan aset keuangan yang dimiliki dalam model bisnis tersebut dievaluasi dan
                   dilaporkan kepada personel manajemen kunci;
                  Risiko yang mempengaruhi kinerja model bisnis (dan aset keuangan yang dimiliki dalam model bisnis
                   tersebut) dan, khususnya, bagaimana cara risiko tersebut dikelola;
                  Bagaimana manajer bisnis dikompensasi (misalnya, apakah kompensasi didasarkan pada nilai wajar dari aset
                   yang dikelola atau pada arus kas kontraktual yang tertagih);
                  Frekuensi, nilai, dan waktu penjualan yang diharapkan, juga merupakan aspek penting dari penilaian
                   Kelompok Usaha.
               Penilaian model bisnis didasarkan pada skenario yang diharapkan secara wajar tanpa mempertimbangkan
               skenario “worst case” atau “stress case”. Jika arus kas setelah pengakuan awal direalisasikan dengan cara yang
               berbeda dari yang awal diharapkan, Kelompok Usaha tidak mengubah klasifikasi aset keuangan dimiliki yang
               tersisa dalam model bisnis tersebut, tetapi memasukkan informasi tersebut dalam melakukan penilaian atas aset
               keuangan yang baru atau yang baru dibeli selanjutnya.
               Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi jika aset keuangan dikelola dalam model bisnis
               yang bertujuan untuk memiliki aset keuangan dalam rangka mendapatkan arus kas kontraktual dan persyaratan
               kontraktual dari aset keuangan yang pada tanggal tertentu meningkatkan arus kas yang semata dari pembayaran
               pokok dan bunga (“SPPI”) dari jumlah pokok terutang.
               Pada saat pengakuan awal, aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi diakui pada nilai
               wajarnya ditambah biaya transaksi dan selanjutnya diukur pada biaya perolehan diamortisasi dengan
               menggunakan suku bunga efektif.
                                                                  10
Page 18
                                                      FINAL DRAFT
      PT INTEGRA INDOCABINET TBK DAN ENTITAS ANAKNYA                                                                Date:
      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM TIDAK DIAUDIT
      Tanggal 30 September 2023
      dan periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal tersebut
      (Mata Uang Rupiah Indonesia)

     2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (Lanjutan)
Approved by:
          h.   Instrumen Keuangan (Lanjutan)
               Aset Keuangan (Lanjutan)
               Penilaian model bisnis (Lanjutan)
               Aset keuangan diukur pada FVTOCI jika kedua kondisi berikut terpenuhi: (a) aset keuangan dikelola dalam model
               bisnis yang tujuannya akan terpenuhi dengan mendapatkan arus kas kontraktual dan menjual aset keuangan
               dan (b) persyaratan kontraktual dari aset keuangan tersebut memberikan hak pada tanggal tertentu atas arus kas
               yang semata dari pembayaran pokok dan bunga (solely payments of principal and interest - SPPI) dari jumlah
               pokok terutang.
               Aset keuangan tersebut diukur sebesar nilai wajar, di mana keuntungan atau kerugian diakui dalam penghasilan
               komprehensif lain, kecuali untuk kerugian akibat penurunan nilai dan keuntungan atau kerugian akibat perubahan
               kurs, diakui pada laba rugi. Ketika aset keuangan tersebut dihentikan pengakuannya atau direklasifikasi,
               keuntungan atau kerugian kumulatif yang sebelumnya diakui dalam penghasilan komprehensif lain direklasifikasi
               dari ekuitas ke laba rugi sebagai penyesuaian reklasifikasi.
               Penghasilan bunga dari aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi dicatat dalam laporan laba
               rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian dan diakui sebagai “Pendapatan keuangan”. Ketika
               penurunan nilai terjadi, kerugian penurunan nilai diakui sebagai pengurang dari nilai tercatat aset keuangan dan
               diakui di dalam laporan keuangan konsolidasian sebagai “Kerugian penurunan nilai”.
               Metode Suku Bunga Efektif (“SBE”)
               SBE adalah metode yang digunakan untuk menghitung biaya perolehan diamortisasi dari instrumen keuangan dan
               metode untuk mengalokasikan pendapatan bunga selama periode yang relevan. SBE adalah suku bunga yang
               secara tepat mendiskontokan estimasi penerimaan kas di masa datang (mencakup seluruh komisi dan bentuk lain
               yang dibayarkan dan diterima yang merupakan bagian yang tak terpisahkan dari SBE, biaya transaksi dan
               premium dan diskonto lainnya) selama perkiraan umur instrumen keuangan, atau, jika lebih tepat, digunakan
               periode yang lebih singkat untuk memperoleh nilai tercatat bersih aset keuangan pada saat pengakuan awal.
               Pendapatan diakui berdasarkan suku bunga efektif untuk instrumen keuangan selain dari aset keuangan FVTPL.
               Penurunan nilai aset keuangan
               Kelompok Usaha mengakui penyisihan kerugian kredit ekspektasian (“KKE”) untuk semua instrumen utang yang
               tidak dimiliki pada nilai wajar melalui laba rugi. KKE didasarkan pada perbedaan antara arus kas kontraktual yang
               jatuh tempo sesuai dengan kontrak dan semua arus kas yang diharapkan akan diterima Kelompok Usaha,
               didiskontokan dengan perkiraan suku bunga efektif awal. Arus kas yang diharapkan akan mencakup arus kas dari
               penjualan agunan yang dimiliki atau peningkatan kredit lainnya yang merupakan bagian integral dari persyaratan
               kontraktual.
               KKE dikenali dalam dua tahap. Untuk eksposur kredit yang belum ada peningkatan risiko kredit yang signifikan
               sejak pengakuan awal, KKE disediakan untuk kerugian kredit yang diakibatkan oleh peristiwa gagal bayar yang
               mungkin terjadi dalam 12 bulan ke depan (KKE 12 bulan). Untuk eksposur kredit yang telah terjadi peningkatan
               risiko kredit yang signifikan sejak pengakuan awal, penyisihan kerugian diperlukan untuk kerugian kredit yang
               diperkirakan selama sisa umur eksposur, terlepas dari waktu default (KKE seumur hidup).
               Untuk piutang usaha dan aset kontrak, Kelompok Usaha menerapkan pendekatan yang disederhanakan dalam
               menghitung KKE. Oleh karena itu, Kelompok Usaha tidak melacak perubahan dalam risiko kredit, tetapi mengakui
               penyisihan kerugian berdasarkan KKE seumur hidup pada setiap tanggal pelaporan. Kelompok Usaha telah
               menetapkan matriks provisi berdasarkan pengalaman kerugian kredit historisnya, yang disesuaikan dengan faktor-
               faktor perkiraan masa depan yang spesifik untuk debitur dan lingkungan ekonomi.
               Kelompok Usaha menganggap aset keuangan gagal bayar ketika pembayaran kontraktual telah lewat 90 hari.
               Namun, dalam kasus tertentu, Kelompok Usaha juga dapat mempertimbangkan aset keuangan mengalami gagal
               bayar ketika informasi internal atau eksternal menunjukkan bahwa Kelompok Usaha tidak mungkin menerima
               jumlah kontraktual yang terutang secara penuh sebelum memperhitungkan setiap peningkatan kredit yang dimiliki
               oleh Kelompok Usaha. Aset keuangan dihapuskan jika tidak ada ekspektasi yang wajar untuk memulihkan arus
               kas kontraktual.
               Liabilitas Keuangan
               Pengakuan dan pengukuran awal
               Liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi atau
               liabilitas keuangan pada biaya perolehan diamortisasi. Kelompok Usaha menentukan klasifikasi liabilitas keuangan
               mereka pada saat pengakuan awal.


                                                                   11
Page 19
                                                      FINAL DRAFT
      PT INTEGRA INDOCABINET TBK DAN ENTITAS ANAKNYA                                                                Date:
      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM TIDAK DIAUDIT
      Tanggal 30 September 2023
      dan periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal tersebut
      (Mata Uang Rupiah Indonesia)

     2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (Lanjutan)
Approved by:
          h.   Instrumen Keuangan (Lanjutan)
               Liabilitas Keuangan (Lanjutan)
               Pengakuan dan pengukuran awal (Lanjutan)
               Liabilitas keuangan awalnya diukur sebesar nilai wajarnya. Biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara
               langsung dengan perolehan liabilitas keuangan (selain liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba
               rugi) ditambahkan atau dikurangkan dari nilai wajar liabilitas keuangan, yang sesuai, pada pengakuan awal. Biaya
               transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung dengan perolehan liabilitas keuangan yang diukur pada nilai
               wajar melalui laba rugi langsung diakui dalam laba rugi.
               Liabilitas keuangan Kelompok Usaha terdiri dari utang bank dan lembaga keuangan bukan bank, utang usaha,
               utang lain-lain, beban akrual dan liabilitas sewa diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur dengan
               biaya diamortisasi. Kelompok Usaha tidak memiliki liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba
               rugi.
               Pengukuran selanjutnya
               Setelah pengakuan awal, liabilitas keuangan yang dikenakan bunga diukur pada biaya perolehan diamortisasi
               dengan menggunakan metode SBE.
               Pada tanggal pelaporan, akrual beban bunga dicatat secara terpisah dari pokok pinjaman terkait dalam bagian
               liabilitas jangka pendek. Keuntungan atau kerugian harus diakui dalam laba rugi ketika liabilitas tersebut dihentikan
               pengakuannya serta melalui proses amortisasi SBE.
               Biaya perolehan diamortisasi dihitung dengan mempertimbangkan diskonto atau premium atas perolehan dan
               komisi atau biaya yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari SBE. Amortisasi SBE dicatat sebagai “Beban
               keuangan” dalam laba rugi.
               Penghentian pengakuan
               Suatu liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya pada saat kewajiban yang ditetapkan dalam kontrak dihentikan
               atau dibatalkan atau kadaluwarsa.
               Ketika sebuah liabilitas keuangan ditukar dengan liabilitas keuangan lain dari pemberi pinjaman yang sama atas
               persyaratan yang secara substansial berbeda, atau bila persyaratan dari liabilitas keuangan tersebut secara
               substansial dimodifikasi, pertukaran atau modifikasi persyaratan tersebut dicatat sebagai penghentian pengakuan
               liabilitas keuangan awal dan pengakuan liabilitas keuangan baru, dan selisih antara nilai tercatat masing-masing
               liabilitas keuangan tersebut diakui pada laba rugi.
               Biaya Perolehan Diamortisasi dari Instrumen Keuangan
               Biaya perolehan diamortisasi dihitung dengan menggunakan metode SBE dikurangi cadangan atas penurunan nilai
               dan pembayaran pokok atau nilai yang tidak dapat ditagih. Perhitungan tersebut mempertimbangkan premium atau
               diskonto pada saat perolehan dan termasuk biaya transaksi dan fee yang merupakan bagian yang tidak
               terpisahkan dari SBE.
               Saling Hapus dari Instrumen Keuangan
               Aset dan liabilitas keuangan saling hapus dan nilai netonya dilaporkan dalam laporan posisi keuangan
               konsolidasian jika, dan hanya jika, saat ini memiliki hak yang berkekuatan hukum untuk melakukan saling hapus
               atas jumlah tercatat dari aset keuangan dan liabilitas keuangan tersebut dan terdapat intensi untuk menyelesaikan
               secara neto, atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitasnya secara bersamaan.
               Hirarki Nilai Wajar
               Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk menjual suatu aset atau harga yang akan dibayarkan untuk
               mentransfer suatu liabilitas dalam transaksi teratur antara pelaku pasar pada tanggal pengukuran. Pengukuran nilai
               wajar mengasumsikan bahwa transaksi untuk menjual suatu aset atau mentransfer liabilitas terjadi. Jika tidak
               terdapat pasar utama, di pasar yang paling menguntungkan untuk aset atau liabilitas tersebut. Kelompok Usaha
               harus memiliki akses ke pasar utama.
               Nilai wajar aset atau liabilitas diukur menggunakan asumsi yang akan digunakan pelaku pasar ketika menentukan
               harga aset atau liabilitas tersebut, dengan asumsi bahwa pelaku pasar bertindak dalam kepentingan ekonomi
               terbaiknya.
               Kelompok Usaha menggunakan teknik penilaian yang tepat sesuai keadaan dan di mana tersedia kecukupan data
               untuk mengukur nilai wajar, memaksimalkan penggunaan input yang dapat diobservasi yang relevan dan
               meminimalisir penggunaan input yang tidak dapat diobservasi.


                                                                   12
Page 20
                                                      FINAL DRAFT
      PT INTEGRA INDOCABINET TBK DAN ENTITAS ANAKNYA                                                                Date:
      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM TIDAK DIAUDIT
      Tanggal 30 September 2023
      dan periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal tersebut
      (Mata Uang Rupiah Indonesia)

     2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (Lanjutan)
Approved by:
          h.   Instrumen Keuangan (Lanjutan)
               Hirarki Nilai Wajar (Lanjutan)
               Semua aset dan liabilitas di mana nilai wajar diukur atau diungkapkan dalam laporan keuangan konsolidasian
               dapat dikategorikan pada tingkat hirarki nilai wajar, berdasarkan tingkatan input terendah yang signifikan atas
               pengukuran nilai wajar secara keseluruhan:
                  Tingkat 1: Nilai wajar diukur berdasarkan pada harga kuotasi (tidak disesuaikan) dalam pasar aktif untuk aset
                   atau liabilitas sejenis;
                  Tingkat 2: Nilai wajar diukur berdasarkan teknik-teknik valuasi di mana seluruh input yang mempunyai efek
                   yang signifikan atas nilai wajar dapat diobservasi baik secara langsung maupun tidak langsung;
                  Tingkat 3: Nilai wajar diukur berdasarkan teknik-teknik valuasi di mana seluruh input yang mempunyai efek
                   yang signifikan atas nilai wajar tidak berdasarkan data pasar yang dapat diobservasi.
               Untuk aset dan liabilitas yang diakui pada laporan keuangan konsolidasian secara berulang, Kelompok Usaha
               menentukan apakah terjadi transfer antara Tingkat di dalam hirarki dengan cara mengevaluasi kategori
               (berdasarkan input tingkat terendah yang signifikan dalam pengukuran nilai wajar) setiap akhir periode pelaporan.
               Untuk tujuan pengungkapan nilai wajar, Kelompok Usaha telah menentukan kelas aset dan liabilitas berdasarkan
               sifat, karakteristik, dan risiko aset atau liabilitas, dan tingkat hirarki nilai wajar seperti dijelaskan di atas.
          i.   Kas dan Setara Kas
               Kas dan setara kas terdiri dari kas, bank serta deposito berjangka dengan jangka waktu 3 (tiga) bulan atau kurang
               pada saat ditempatkan dan yang tidak dijadikan sebagai jaminan dan dibatasi dalam penggunaannya.
               Bank yang dijaminkan atau dibatasi penggunaannya disajikan sebagai bagian dari “Dana yang dibatasi
               penggunaannya.”
          j.   Persediaan
               Persediaan dinyatakan sebesar nilai yang lebih rendah antara biaya perolehan atau nilai realisasi neto.
               Biaya perolehan ditetapkan berdasarkan metode rata-rata yang meliputi harga pembelian, biaya konversi dan
               biaya-biaya lainnya yang terjadi untuk memperoleh persediaan tersebut, serta membawanya ke lokasi dan
               kondisinya yang sekarang. Barang jadi dan barang dalam proses meliputi alokasi beban pabrikasi tetap dan
               variabel, sebagai tambahan atas bahan baku dan tenaga kerja langsung.
               Nilai realisasi neto adalah taksiran harga jual dalam kegiatan usaha normal setelah dikurangi dengan taksiran
               biaya untuk menyelesaikan dan taksiran biaya yang diperlukan untuk melakukan penjualan.
               Penyisihan atas persediaan usang atau penurunan nilai persediaan, jika ada, ditetapkan berdasarkan penelaahan
               kondisi fisik dan tingkat perputaran persediaan.
          k.   Biaya Dibayar di Muka
               Biaya dibayar di muka diamortisasi selama masa manfaat dengan menggunakan metode garis lurus.
          l.   Penyertaan Saham
               Investasi Kelompok Usaha pada entitas asosiasi diukur dengan menggunakan metode ekuitas. Entitas asosiasi
               adalah suatu entitas di mana Kelompok Usaha mempunyai pengaruh signifikan. Sesuai dengan metode ekuitas,
               nilai perolehan investasi ditambah atau dikurang dengan bagian Kelompok Usaha atas laba atau rugi neto, dan
               penerimaan dividen dari investee sejak tanggal perolehan.
               Laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian mencerminkan bagian Kelompok Usaha atas
               hasil operasi dari entitas asosiasi. Bila terdapat perubahan yang diakui langsung pada ekuitas dari entitas asosiasi,
               Kelompok Usaha mengakui bagiannya atas perubahan tersebut dan mengungkapkan hal ini, jika relevan dalam
               laporan perubahan ekuitas konsolidasian.
               Keuntungan atau kerugian yang belum direalisasi sebagai hasil dari transaksi-transaksi antara Kelompok Usaha
               dengan entitas asosiasi dieliminasi pada jumlah sesuai dengan kepentingan Kelompok Usaha dalam entitas
               asosiasi.
               Kelompok Usaha menentukan apakah diperlukan untuk mengakui rugi penurunan nilai atas investasi Kelompok
               Usaha dalam investasi pada entitas asosiasi. Kelompok Usaha menentukan apakah terdapat bukti yang objektif
               yang mengindikasikan bahwa investasi dalam entitas asosiasi mengalami penurunan nilai. Dalam hal ini, Kelompok
               Usaha menghitung jumlah penurunan nilai berdasarkan selisih antara nilai terpulihkan atas investasi pada entitas
               asosiasi dan nilai tercatatnya dan mengakuinya dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
               konsolidasian.
                                                                   13
Page 21
                                                      FINAL DRAFT
      PT INTEGRA INDOCABINET TBK DAN ENTITAS ANAKNYA                                                              Date:
      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM TIDAK DIAUDIT
      Tanggal 30 September 2023
      dan periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal tersebut
      (Mata Uang Rupiah Indonesia)

     2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (Lanjutan)
Approved by:
          l.   Penyertaan Saham (Lanjutan)
               Laporan keuangan entitas asosiasi disusun atas periode pelaporan yang sama dengan Kelompok Usaha.
               Investasi saham pada entitas di mana Kelompok Usaha tidak memiliki pengaruh yang signifikan dicatat sesuai
               dengan PSAK No. 71.
               Kelompok Usaha menghentikan penggunaan metode ekuitas sejak tanggal ketika investasinya berhenti menjadi
               investasi pada entitas asosiasi sebagai berikut:
               a.   Jika investasi menjadi entitas anak, dan
               b.   Jika sisa kepentingan dalam entitas asosiasi merupakan aset keuangan, maka Perusahaan mengukur sisa
                    kepentingan tersebut pada nilai wajar.
               Ketika Kelompok Usaha menghentikan penggunaan metode ekuitas, Kelompok Usaha mencatat seluruh jumlah
               yang sebelumnya telah diakui dalam penghasilan komprehensif lain yang terkait dengan investasi tersebut
               menggunakan dasar perlakuan yang sama dengan yang disyaratkan jika investee telah melepaskan secara
               langsung aset dan liabilitas terkait.
          m. Aset Biologis
               Aset biologis diukur pada pengakuan awal dan pada akhir periode berdasarkan nilai wajar dikurangi biaya untuk
               menjual kecuali ketika nilai wajar tidak dapat diukur dengan andal. Kelompok Usaha mengukur Hutan Tanaman
               Industri (HTI) pada nilai perolehan karena manajemen yakin parameter yang digunakan pada pengukuran nilai
               wajar tidak dapat diandalkan.
               Aset biologis merupakan biaya-biaya sehubungan dengan kegiatan pengembangan HTI dalam daur pertama,
               kecuali beban umum dan administrasi yang tidak berkaitan langsung dengan kegiatan tersebut, dikapitalisasi dan
               ditangguhkan pembebanannya sampai saat HTI yang bersangkutan menghasilkan/siap ditebang, serta disajikan
               pada akun “Aset biologis” di laporan keuangan konsolidasian.
          n.   Aset Tetap
               Tanah dan bangunan disajikan sebesar nilai revaluasi, dikurangi akumulasi penyusutan untuk bangunan.
               Revaluasi akan dilakukan dengan keteraturan yang cukup regular untuk memastikan bahwa jumlah tercatat tidak
               berbeda secara material dari jumlah yang ditentukan dengan menggunakan nilai wajar pada akhir periode
               pelaporan.
               Frekuensi revaluasi tergantung perubahan nilai wajar dari suatu aset tetap yang direvaluasi. Jika aset tetap
               mengalami perubahan nilai wajar secara signifikan dan fluktuatif, maka revaluasi secara tahunan perlu dilakukan.
               Revaluasi secara tahunan tidak perlu dilakukan apabila perubahan nilai wajar tidak signifikan, sehingga revaluasi
               setiap tiga atau lima tahun sekali dianggap cukup.
               Surplus revaluasi diakui dalam penghasilan komprehensif lain dan terakumulasi dalam ekuitas pada bagian surplus
               revaluasi aset tetap. Namun, kenaikan tersebut diakui dalam laba rugi hingga sebesar jumlah penurunan nilai aset
               yang sama akibat revaluasi yang pernah diakui sebelumnya dalam laba rugi.
               Defisit revaluasi diakui dalam laba rugi. Namun penurunan nilai tersebut diakui dalam surplus revaluasi aset tetap
               sepanjang tidak melebihi saldo surplus revaluasi untuk aset tersebut.
               Surplus/defisit revaluasi aset tetap yang dipindahkan secara berkala setiap periode ke saldo laba adalah sebesar
               perbedaan antara jumlah penyusutan berdasarkan nilai revaluasian aset dengan jumlah penyusutan berdasarkan
               biaya perolehan aset tersebut. Selanjutnya, akumulasi penyusutan pada tanggal revaluasian dieliminasi terhadap
               jumlah tercatat bruto dari aset dan jumlah tercatat neto setelah eliminasi disajikan kembali sebesar jumlah
               revaluasian dari aset tersebut. Pada saat penghentian aset, surplus/defisit revaluasi untuk aset tetap yang dijual
               dipindahkan ke saldo laba.
               Aset tetap, kecuali tanah dan bangunan, dinyatakan sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan
               rugi penurunan nilai, jika ada. Biaya perolehan aset tetap meliputi: (a) harga pembelian, (b) biaya-biaya yang
               dapat diatribusikan secara langsung untuk membawa aset ke lokasi dan kondisinya sekarang, dan (c) estimasi
               awal biaya pembongkaran dan pemindahan dan restorasi lokasi aset (jika ada). Setiap bagian dari aset tetap
               dengan biaya perolehan yang signifikan terhadap jumlah biaya perolehan aset, disusutkan secara terpisah.
               Pada saat pembaharuan dan perbaikan yang signifikan dilakukan, biaya tersebut diakui ke dalam nilai tercatat
               (carrying amount) aset tetap sebagai suatu penggantian jika memenuhi kriteria pengakuan. Semua biaya perbaikan
               dan pemeliharaan lainnya yang tidak memenuhi kriteria pengakuan dibebankan langsung pada operasi berjalan.
               Penyusutan dimulai saat aset tetap tersedia untuk digunakan dan dihitung dengan menggunakan metode garis
               lurus berdasarkan taksiran masa manfaat aset sebagai berikut:



                                                                  14
Page 22
                                                     FINAL DRAFT
      PT INTEGRA INDOCABINET TBK DAN ENTITAS ANAKNYA                                                              Date:
      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM TIDAK DIAUDIT
      Tanggal 30 September 2023
      dan periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal tersebut
      (Mata Uang Rupiah Indonesia)

     2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (Lanjutan)
Approved by:
         n.  Aset Tetap (Lanjutan)
             Penyusutan dimulai saat aset tetap tersedia untuk digunakan dan dihitung dengan menggunakan metode garis
             lurus berdasarkan taksiran masa manfaat aset sebagai berikut: (Lanjutan)
                                                            Tahun

               Bangunan                                         10-25
               Sarana dan prasarana                               10
               Instalasi listrik                                 8-20
               Mesin dan peralatan                               4-16
               Alat-alat berat                                     8
               Kendaraan dan inventaris                          4-8
               Pada setiap akhir tahun buku, nilai residu, masa manfaat dan metode penyusutan aset tetap ditelaah oleh
               manajemen, dan jika perlu disesuaikan secara prospektif. Perubahan dalam umur masa manfaat aset yang
               diharapkan dan nilai sisa menjadi pertimbangan untuk modifikasi periode depresiasi dan jumlah terdepresiasi yang
               diperlukan sebagai perubahan dalam estimasi akuntansi.
               Biaya pengurusan legal hak atas tanah dalam bentuk Hak Guna Usaha (“HGU”), Hak Guna Bangunan (“HGB”),
               dan Hak Pakai (“HP”) ketika tanah diperoleh pertama kali diakui sebagai bagian dari biaya perolehan tanah pada
               akun “Aset tetap” dan tidak diamortisasi. Biaya yang terjadi sehubungan dengan perpanjangan atau pembaharuan
               hak-hak tersebut di atas diakui sebagai aset yang ditangguhkan dan diamortisasi sepanjang umur hukum hak atau
               umur manfaat ekonomis tanah, periode mana yang lebih pendek.
               Aset dalam penyelesaian dinyatakan sebesar biaya perolehan dan disajikan sebagai bagian dari aset tetap.
               Akumulasi biaya perolehan aset dalam penyelesaian akan dipindahkan ke masing-masing aset tetap yang
               bersangkutan pada saat aset tersebut selesai dikerjakan dan siap digunakan sesuai dengan tujuannya.
               Jumlah tercatat aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau saat tidak ada manfaat ekonomis
               masa depan yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya. Laba atau rugi yang timbul dari penghentian
               pengakuan aset (dihitung sebagai perbedaan antara jumlah neto hasil pelepasan dan nilai tercatat dari aset)
               dikreditkan atau dibebankan pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian dalam
               tahun/periode aset tersebut dihentikan pengakuannya.

          o.   Properti Investasi
               Properti investasi Kelompok Usaha terdiri dari tanah yang dikuasai Kelompok Usaha untuk menghasilkan sewa
               atau untuk kenaikan nilai atau keduanya, dan bukan untuk digunakan dalam kegiatan produksi atau penyediaan
               barang atau jasa atau untuk tujuan administratif atau dijual dalam kegiatan usaha sehari-hari.
               Properti investasi – tanah dinyatakan sebesar biaya perolehan termasuk biaya transaksi dikurangi penurunan nilai,
               jika ada, dan tidak disusutkan. Jumlah tercatat termasuk bagian biaya penggantian dari properti investasi yang ada
               pada saat terjadinya biaya, jika kriteria pengakuan terpenuhi, dan tidak termasuk biaya harian penggunaan properti
               investasi.
               Properti investasi dihentikan pengakuannya pada saat pelepasan atau ketika properti investasi tersebut tidak
               digunakan lagi secara permanen dan tidak memiliki manfaat ekonomis di masa depan yang dapat diharapkan pada
               saat pelepasannya. Keuntungan atau kerugian yang timbul dari penghentian atau pelepasan properti investasi
               diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian dalam tahun terjadinya
               penghentian atau pelepasan tersebut.
               Pengalihan ke properti investasi dilakukan jika, dan hanya jika, terdapat perubahan penggunaan yang ditunjukkan
               dengan berakhirnya pemakaian oleh pemilik, dimulainya sewa operasi ke pihak lain atau selesainya pembangunan
               atau pengembangan.
               Pengalihan dari properti investasi dilakukan jika, dan hanya jika, terdapat perubahan penggunaan yang ditunjukkan
               dengan dimulainya penggunaan oleh pemilik atau dimulainya pengembangan untuk dijual.
               Untuk pengalihan dari properti investasi ke properti yang digunakan sendiri, Kelompok Usaha menggunakan
               metode biaya pada tanggal perubahan penggunaan. Jika properti yang digunakan Kelompok Usaha menjadi
               properti investasi, Kelompok Usaha mencatat properti investasi tersebut sesuai dengan kebijakan aset tetap
               sampai dengan saat tanggal terakhir perubahan penggunaannya.

          p.   Biaya Ditangguhkan atas Hak Pengusahaan Hutan
               Biaya/iuran yang terjadi untuk memperoleh “Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu (IUPHHK)”, seperti biaya
               Hak Pengusahaan Hutan (“HPH”), analisis mengenai dampak lingkungan, foto udara dan rencana karya
               pengusahaan hutan, ditangguhkan dan diamortisasi selama sisa masa manfaat masing- masing IUPHHK tersebut
               dengan menggunakan metode garis lurus selama jangka waktu IUPHHK.
                                                                15
Page 23
                                                       FINAL DRAFT
      PT INTEGRA INDOCABINET TBK DAN ENTITAS ANAKNYA                                                                 Date:
      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM TIDAK DIAUDIT
      Tanggal 30 September 2023
      dan periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal tersebut
      (Mata Uang Rupiah Indonesia)

     2.    IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (Lanjutan)
Approved by:
           q.   Biaya Pinjaman
                Biaya pinjaman yang dapat diatribusikan langsung pada perolehan, konstruksi atau pembuatan aset kualifikasian
                yang membutuhkan waktu yang cukup lama agar siap untuk digunakan atau dijual sesuai dengan maksudnya
                dikapitalisasi sebagai bagian dari biaya perolehan aset tersebut. Biaya pinjaman lainnya diakui sebagai beban
                pada periode terjadinya.
                Biaya pinjaman dapat meliputi beban bunga, beban keuangan dalam sewa dan selisih kurs yang berasal dari
                pinjaman dalam mata uang asing sepanjang selisih kurs tersebut diperlakukan sebagai penyesuaian atas biaya
                bunga yang ditanggung Kelompok Usaha sehubungan dengan pinjaman dana.
                Beban bunga yang dikapitalisasi dihitung menggunakan biaya pinjaman rata-rata tertimbang Kelompok Usaha
                setelah penyesuaian pinjaman yang terkait dengan pembangunan spesifik. Ketika pinjaman telah dikaitkan dengan
                pembangunan spesifik, beban bunga yang dikapitalisasi adalah sebesar beban bunga kotor yang terjadi dikurangi
                dengan pendapatan atas investasi sementara yang dilakukan. Beban bunga dikapitalisasi dari awal pekerjaan
                pembangunan sampai dengan tanggal penyelesaian, ketika pekerjaan pembangunan telah selesai secara
                subtansial.
                Kapitalisasi biaya pinjaman dimulai pada saat aktivitas yang diperlukan untuk mempersiapkan aset agar dapat
                digunakan sesuai dengan maksudnya dan pengeluaran untuk aset tersebut dan biaya pinjamannya telah terjadi.
                Kapitalisasi biaya pinjaman dihentikan pada saat selesainya secara substansial seluruh aktivitas yang diperlukan
                untuk mempersiapkan aset kualifikasian agar dapat digunakan sesuai dengan maksudnya.
                Kapitalisasi biaya pinjaman dihentikan sementara jika aktivitas pembangunan terganggu untuk waktu yang
                berkelanjutan. Beban bunga juga dikapitalisasi ke dalam biaya perolehan dari properti yang diperoleh secara
                spesifik untuk pembangunan, tetapi hanya atas aktivitas yang diperlukan untuk mempersiapkan properti sedang
                dalam penyelesaian.
          r.    Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan
                Pada setiap tanggal pelaporan, Kelompok Usaha menilai apakah terdapat indikasi suatu aset non-keuangan
                mengalami penurunan nilai. Jika terdapat indikasi tersebut, maka Kelompok Usaha membuat estimasi jumlah
                terpulihkan aset tersebut untuk menentukan kerugian penurunan nilai (jika ada). Jika tidak mungkin
                mengestimasi jumlah terpulihkan dari aset non- keuangan secara individual, Kelompok Usaha akan mengestimasi
                jumlah terpulihkan dari unit penghasil kas aset (“UPK”).
                Estimasi jumlah terpulihkan adalah jumlah yang lebih tinggi antara nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual
                dengan nilai pakai dari aset atau UPK tersebut. Ketika jumlah terpulihkan suatu aset non-keuangan (“UPK”) di
                bawah nilai tercatatnya, maka nilai tercatat aset (“UPK”) diturunkan menjadi sebesar nilai terpulihkannya dan
                kerugian penurunan nilai yang timbul diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
                konsolidasian.
           s.   Sewa
                Pada tanggal permulaan suatu kontrak, Kelompok Usaha menilai apakah suatu kontrak merupakan, atau
                mengandung, sewa. Suatu kontrak merupakan, atau mengandung, sewa jika kontrak tersebut memberikan hak
                untuk mengendalikan penggunaan suatu aset identifikasian selama suatu jangka waktu untuk dipertukarkan
                dengan imbalan. Untuk menilai apakah suatu kontrak memberikan hak untuk mengendalikan suatu aset
                identifikasian, Kelompok Usaha menilai apakah:
                a) Kontrak melibatkan penggunaan suatu aset identifikasian - ini dapat ditentukan secara eksplisit atau implisit dan
                   secara fisik dapat dibedakan atau mewakili secara substansial seluruh kapasitas aset yang secara fisik dapat
                   dibedakan. Jika pemasok memiliki hak substitusi substantif, maka aset tersebuttidak teridentifikasi;
                b) Kelompok Usaha memiliki hak untuk memperoleh secara substansial seluruh manfaat ekonomik dari
                   penggunaan aset selama periode penggunaan; dan
                c) Kelompok Usaha memiliki hak untuk mengarahkan penggunaan asset identifikasian. Kelompok Usaha memiliki
                   hak ini ketika hak pengambilan keputusan yang paling relevan untuk mengubah bagaimana dan untuk tujuan
                   apa aset tersebut digunakan. Dalam kondisi tertentu di mana semua keputusan tentang bagaimana dan untuk
                   tujuan apa aset digunakan telah ditentukan sebelumnya, Kelompok Usaha memiliki hak untuk mengarahkan
                   penggunaan aset tersebut jika:
                    Kelompok Usaha memiliki hak untuk mengoperasikan aset; atau
                    Kelompok Usaha mendesain aset dengan cara menetapkan untuk sebelumnya bagaimana dan tujuan apa
                       aset akan digunakan.
                Pada tanggal permulaan atau pada penilaian kembali atas kontrak yang mengandung sebuah komponen sewa,
                Kelompok Usaha mengalokasikan imbalan dalam kontrak ke masing-masing komponen sewa berdasarkan harga
                tersendiri relatif dari komponen sewa danharga tersendiri agregat dari komponen non-sewa.
                                                                    16
Page 24
                                                      FINAL DRAFT
      PT INTEGRA INDOCABINET TBK DAN ENTITAS ANAKNYA                                                                Date:
      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM TIDAK DIAUDIT
      Tanggal 30 September 2023
      dan periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal tersebut
      (Mata Uang Rupiah Indonesia)

     2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (Lanjutan)
Approved by:
          s. Sewa (Lanjutan)
               Pada tanggal permulaan sewa, Kelompok Usaha mengakui aset hak-guna dan liabilitas sewa. Aset hak guna
               diukur pada biaya perolehan, di mana meliputi jumlah pengukuran awal liabilitas sewa yang disesuaikan dengan
               pembayaran sewa yang dilakukan pada atau sebelum tanggal permulaan, ditambah dengan biaya langsung awal
               yang dikeluarkan dan estimasi biaya yang akan dikeluarkan untuk membongkar dan memindahkan aset pendasar
               atau untuk merestorasi aset pendasar ke kondisi yang disyaratkan dan ketentuan sewa, dikurangi dengan insentif
               sewa yang diterima.
               Aset hak-guna kemudian disusutkan menggunakan metode garis lurus dari tanggal permulaan hingga tanggal yang
               lebih awal antara akhir umur manfaat aset hak-guna atau akhir masa sewa.
               Liabilitas sewa diukur pada nilai kini pembayaran sewa yang belum dibayar pada tanggal permulaan, didiskontokan
               dengan menggunakan suku bunga implisit dalam sewa atau jika suku bunga tersebut tidak dapat ditentukan, maka
               menggunakan suku bunga pinjaman inkremental. Pada umumnya, Kelompok Usaha menggunakan suku bunga
               pinjaman inkremental sebagai tingkat bunga diskonto.
               Pembayaran sewa yang termasuk dalam pengukuran liabilitas sewa meliputi pembayaran tetap, termasuk
               pembayaran tetap secara substansi dikurangi dengan piutang insentif sewa.
               Setiap pembayaran sewa dialokasikan sebagai beban keuangan dan pengurangan liabilitas sehingga
               menghasilkan tingkat suku bunga yang konstan atas saldo liabilitas yang tersisa.
               Sewa jangka-pendek dan sewa aset bernilai-rendah
               Kelompok Usaha menerapkan pengecualian pengakuan sewa jangka pendek untuk sewa jangka pendeknya (yaitu,
               sewa yang memiliki jangka waktu sewa 12 bulan atau kurang dari tanggal permulaan dan tidak memiliki opsi
               pembelian). Kelompok Usaha juga menerapkan pengecualian pengakuan sewa aset bernilai rendah untuk sewa
               yang dianggap bernilai rendah. Pembayaran sewa untuk sewa jangka pendek dan sewa dari aset pendasar bernilai
               rendah diakui sebagai beban dengan metode garis lurus selama masa sewa.
               Transaksi jual dan sewa-balik
               Jika transaksi jual dan sewa-balik dicatat sebagai penjualan dan sewa pembiayaan, maka penjual-penyewa:
                  mencatat sewa-balik dengan cara yang sama seperti mencatat sewa pembiayaan lainnya yang terjadi pada
                   tanggalpenerapan awal; dan
                  lanjut mengamortisasi setiap keuntungan penjualan selama masa sewa.

          t.   Perpajakan
               Pajak Kini
               Aset atau liabilitas pajak penghasilan kini yang berasal dari periode berjalan dan periode sebelumnya dicatat
               sebesar jumlah yang diharapkan dapat dipulihkan dari atau dibayarkan kepada Kantor Pajak yang besarnya
               ditentukan berdasarkan tarif pajak dan peraturan perpajakan yang berlaku atau secara substantif telah berlaku.
               Beban pajak kini dihitung berdasarkan taksiran penghasilan kena pajak untuk tahun yang bersangkutan. Pengaruh
               pajak untuk suatu tahun dialokasikan pada operasi tahun berjalan, kecuali untuk pengaruh pajak dari transaksi
               yang langsung dibebankan atau dikreditkan ke ekuitas. Manajemen secara periodik mengevaluasi posisi yang
               diambil Kelompok Usaha sehubungan dengan situasi di mana interpretasi diperlukan untuk peraturan perpajakan
               yang terkait dan menetapkan provisi jika diperlukan.
               Jumlah tambahan pokok dan denda pajak yang ditetapkan dengan Surat Ketetapan Pajak (“SKP”) diakui sebagai
               pendapatan atau beban dalam operasi periode berjalan, kecuali jika diajukan upaya penyelesaian selanjutnya.
               Jumlah tambahan pokok pajak dan denda yang ditetapkan dengan SKP ditangguhkan pembebanannya sepanjang
               memenuhi kriteria pengakuan aset.
               Pajak Tangguhan
               Pajak tangguhan diakui menggunakan metode liabilitas atas perbedaan temporer antara dasar pengenaan pajak
               aset dan liabilitas dan nilai tercatatnya dalam laporan keuangan pada akhir periode pelaporan.
               Liabilitas pajak tangguhan diakui untuk setiap perbedaan temporer kena pajak. Aset pajak tangguhan diakui untuk
               semua perbedaan temporer yang dapat dikurangkan dan rugi fiskal belum dikompensasi, sejauh terdapat
               kemungkinan besar bahwa laba kena pajak akan tersedia untuk dimanfaatkan dengan perbedaan temporer yang
               dapat dikurangkan dan rugi fiskal belum dikompensasi.
               Nilai tercatat dari aset pajak tangguhan direviu pada setiap akhir periode pelaporan dan diturunkan ketika tidak lagi
               terdapat kemungkinan bahwa akan terdapat laba kena pajak yang memungkinkan semua atau sebagian dari aset
               pajak tangguhan tersebut untuk direalisasi.
                                                                    17
Page 25
                                                       FINAL DRAFT
      PT INTEGRA INDOCABINET TBK DAN ENTITAS ANAKNYA                                                                  Date:
      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM TIDAK DIAUDIT
      Tanggal 30 September 2023
      dan periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal tersebut
      (Mata Uang Rupiah Indonesia)

     2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (Lanjutan)
Approved by:
          t.   Perpajakan (Lanjutan)
               Pajak Tangguhan (Lanjutan)
               Penelaahan dilakukan pada setiap akhir periode pelaporan atas aset pajak tangguhan yang tidak diakui
               sebelumnya dan aset pajak tangguhan tersebut diakui sepanjang kemungkinan besar laba kena pajak mendatang
               akan tersedia sehingga aset pajak tangguhan tersebut dipulihkan.
               Pajak tangguhan yang terkait dengan pos-pos yang diakui di luar laba rugi diakui di luar laba rugi. Pos pajak
               tangguhan diakui terkait dengan transaksi yang mendasarinya baik dalam penghasilan komprehensif lain atau
               langsung ke ekuitas.
               Aset dan liabilitas pajak tangguhan saling hapus ketika terdapat hak yang dapat dipaksakan secara hukum untuk
               melakukan saling hapus aset pajak kini terhadap liabilitas pajak kini dan pajak tangguhan tersebut terkait dengan
               entitas kena pajak yang sama dan otoritas perpajakan yang sama.

               Pajak Pertambahan Nilai
               Pendapatan, beban-beban dan aset-aset diakui neto atas jumlah Pajak Pertambahan Nilai (“PPN”) kecuali:
               i) PPN yang muncul dari pembelian aset atau jasa yang tidak dapat dikreditkan sesuai dengan peraturan
                  perpajakan, yang dalam hal ini PPN diakui sebagai bagian dari biaya perolehan aset atau sebagai bagian dari
                  item beban-beban yang diterapkan; dan
               ii) piutang dan utang yang disajikan termasuk dengan jumlah PPN.
                   Jumlah PPN neto yang terpulihkan dari, atau terutang kepada, kantor pajak termasuk sebagai bagian dari
                   piutang atau utang pada laporan posisi keuangan konsolidasian.

          u.   Imbalan Kerja
               Kelompok Usaha mengakui liabilitas imbalan kerja yang tidak didanai sesuai dengan Undang-Undang Cipta Kerja
               No. 11 tahun 2020, Peraturan Pemerintah No. 35 tahun 2021, dan PSAK No. 24, “Imbalan Kerja”.
               Berdasarkan Undang-Undang dan peraturan tersebut, Kelompok Usaha diharuskan untuk membayar uang
               pesangon, uang penghargaan masa kerja dan uang penggantian hak kepada karyawan apabila persyaratan yang
               ditentukan tersebut terpenuhi.
               Beban pensiun Kelompok Usaha ditentukan melalui perhitungan aktuaria dengan menggunakan metode projected-
               unit-credit dan menerapkan asumsi atas tingkat diskonto dan tingkat kenaikan gaji.
               Pengukuran kembali terdiri atas keuntungan dan kerugian aktuarial, segera diakui pada laporan posisi keuangan
               konsolidasian dengan pengaruh langsung didebit atau dikreditkan kepada saldo laba melalui penghasilan
               komprehensif lain pada periode terjadinya. Pengukuran kembali tidak direklasifikasi ke laba rugi periode berikutnya.
               Seluruh biaya jasa lalu diakui pada saat yang lebih dulu antara ketika amandemen/kurtailmen terjadi atau ketika
               biaya restrukturisasi atau pemutusan hubungan kerja diakui.
               Bunga neto dihitung dengan menerapkan tingkat diskonto yang digunakan terhadap liabilitas imbalan kerja.
               Kelompok Usaha mengakui perubahan berikut pada liabilitas imbalan kerja pada akun "Beban Umum dan
               Administrasi" pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian:
                i. Biaya jasa terdiri atas biaya jasa kini, biaya jasa lalu, keuntungan atau kerugian atas penyelesaian (kurtailmen)
                   tidak rutin, dan;
               ii. Beban atau penghasilan bunga neto.
          v.   Pengakuan Pendapatan dan Beban
               Pendapatan dari Kontrak dengan Pelanggan mensyaratkan pengakuan pendapatan harus memenuhi lima langkah
               analisa sebagai berikut:
                   Identifikasi kontrak dengan pelanggan;
                   Identifikasi kewajiban pelaksanaan dalam kontrak. Kewajiban pelaksanaan merupakan janji-janji dalam
                    kontrak untuk menyerahkan barang atau jasa yang memiliki karakteristik berbeda ke pelanggan;
                   Penetapan harga transaksi. Harga transaksi merupakan jumlah imbalan yang berhak diperoleh suatu entitas
                    sebagai kompensasi atas diserahkannya barang atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan. Jika imbalan yang
                    dijanjikan di kontrak mengandung suatu jumlah yang bersifat variabel, maka Kelompok Usaha membuat
                    estimasi jumlah imbalan tersebut sebesar jumlah yang diharapkan berhak diterima atas diserahkannya barang
                    atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan dikurangi dengan estimasi jumlah jaminan kinerja jasa yang akan
                    dibayarkan selama periode kontrak;
                                                                  18
Page 26
                                                      FINAL DRAFT
      PT INTEGRA INDOCABINET TBK DAN ENTITAS ANAKNYA                                                                 Date:
      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM TIDAK DIAUDIT
      Tanggal 30 September 2023
      dan periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal tersebut
      (Mata Uang Rupiah Indonesia)

     2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (Lanjutan)
Approved by:
          v.   Pengakuan Pendapatan dan Beban (Lanjutan)
               Pendapatan dari Kontrak dengan Pelanggan mensyaratkan pengakuan pendapatan harus memenuhi lima langkah
               analisa sebagai berikut: (Lanjutan)
                  Alokasi harga transaksi ke setiap kewajiban pelaksanaan dengan menggunakan dasar harga jual berdiri
                   sendiri relatif dari setiap barang atau jasa berbeda yang dijanjikan di kontrak. Ketika tidak dapat diamati secara
                   langsung, hargajual berdiri sendiri relatif diperkirakan berdasarkan biaya yang diharapkanditambah marjin;
                  Pengakuan pendapatan ketika kewajiban pelaksanaan telah dipenuhi dengan menyerahkan barang atau jasa
                   yang dijanjikan ke pelanggan (ketika pelanggan telah memiliki kendali atas barang atau jasa tersebut).
               Untuk penjualan barang, kewajiban pelaksanaan umumnya terpenuhi, dan pendapatan diakui, pada saat
               pengendalian atas barang telah berpindah kepada pelanggan (pada suatu titik waktu).
               Kelompok Usaha mengakui pendapatan atas kewajiban pelaksanaan yang dipenuhi sepanjang waktu hanya jika
               entitas dapat mengukur kemajuan secara wajar terhadap penyelesaian penuh atas kewajiban pelaksanaan. Dalam
               beberapa keadaan, Kelompok Usaha mungkin tidak dapat mengukur hasil kewajiban pelaksanaan secara wajar,
               tetapi Kelompok Usaha memperkirakan untuk memulihkan biaya yang terjadi dalam memenuhi kewajiban
               pelaksanaan.
               Dalam keadaan tersebut, Kelompok Usaha mengakui pendapatan hanya sejumlah biaya yang terjadi sampai waktu
               tertentu di mana Kelompok Usaha dapat mengukur hasil kewajiban pelaksanaan secara wajar.
               Beban diakui pada saat terjadinya (accrual basic)
               Penghasilan/Beban Bunga
               Untuk semua instrumen keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi, pendapatan atau biaya bunga
               dicatat dengan menggunakan metode SBE, yaitu suku bunga yang secara tepat mendiskontokan estimasi
               pembayaran atau penerimaan kas di masa yang akan datang selama umur yang diharapkan dari instrumen
               keuangan, atau jika lebih tepat, selama periode yang lebih singkat, terhadap nilai tercatat neto dari aset keuangan
               atau liabilitas keuangan.
          w. Transaksi dan Saldo dalam Mata Uang Asing
               Transaksi dalam mata uang asing dicatat dalam mata uang Rupiah berdasarkan kurs tengah yang berlaku pada
               saat transaksi dilakukan. Pada akhir periode pelaporan, aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing
               dijabarkan ke dalam Rupiah berdasarkan rata-rata kurs jual dan beli yang diterbitkan oleh Bank Indonesia pada
               tanggal terakhir transaksi perbankan pada periode/tahun yang bersangkutan. Laba atau rugi kurs yang timbul
               dikreditkan atau dibebankan pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian.
               Kurs yang digunakan adalah sebagai berikut:

                                    Mata uang           30 September 2023          31 Desember 2022
                              US$ 1                        15,526                    15,731
                              EUR 1                        16,404                    16,713
                              RMB 1                         2,124                     2,257
               Transaksi dalam mata uang asing lainnya (jika ada) dianggap tidak signifikan.
          x.   Informasi Segmen
               Segmen adalah komponen dari Kelompok Usaha yang dapat dibedakan yang terlibat dalam penyediaan produk-
               produk tertentu (segmen usaha), atau dalam menyediakan produk dalam lingkungan ekonomi tertentu (segmen
               geografis), yang memiliki risiko dan manfaat yang berbeda dari segmen lainnya.
               Jumlah setiap unsur segmen dilaporkan merupakan ukuran yang dilaporkan kepada pengambil keputusan
               operasional untuk tujuan pengambilan keputusan untuk mengalokasikan sumber daya kepada segmen dan menilai
               kinerjanya.
               Pendapatan, beban, hasil usaha, aset dan liabilitas segmen termasuk item-item yang dapat didistribusikan secara
               langsung kepada suatu segmen serta hal-hal yang dapat dialokasikan dengan dasar yang memadai untuk segmen
               tersebut. Segmen ditentukan sebelum saldo dan transaksi antar Kelompok Usaha dieliminasi sebagai bagian dari
               proses konsolidasi.
          y.   Laba per Saham Dasar
               Jumlah laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba tahun/periode berjalan yang dapat didistribusikan
               kepada pemilik entitas induk dengan jumlah rata-rata tertimbang saham yang beredar selama tahun/periode yang
               bersangkutan.
                                                                   19
Page 27
                                                     FINAL DRAFT
      PT INTEGRA INDOCABINET TBK DAN ENTITAS ANAKNYA                                                              Date:
      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM TIDAK DIAUDIT
      Tanggal 30 September 2023
      dan periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal tersebut
      (Mata Uang Rupiah Indonesia)

     2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (Lanjutan)
Approved by:
          y.   Laba per Saham Dasar (Lanjutan)

               Apabila jumlah saham biasa yang beredar meningkat tanpa disertai peningkatan sumber daya, maka jumlah
               saham biasa yang beredar sebelum peristiwa tersebut disesuaikan dengan perubahan proporsional atas jumlah
               saham beredar seolah-olah peristiwa tersebut terjadi pada permulaan dari periode sajian paling awal.

          z.   Biaya Emisi Saham
               Biaya-biaya emisi yang terjadi sehubungan dengan penerbitan saham Perusahaan dikurangkan langsung dari
               “Tambahan Modal Disetor” yang diperoleh dari penawaran efek tersebut.

          aa. Provisi
               Provisi diakui jika Kelompok Usaha memiliki kewajiban kini (baik bersifat hukum maupun bersifat konstruktif) jika,
               sebagai akibat peristiwa masa lalu, besar kemungkinan penyelesaian kewajiban tersebut mengakibatkan arus
               keluar sumber daya yang mengandung manfaat ekonomi dan jumlah kewajiban tersebut dapat diestimasi secara
               andal.
               Seluruh provisi ditelaah pada setiap tanggal pelaporan dan disesuaikan untuk mencerminkan estimasi terbaik yang
               paling kini. Jika kemungkinan besar tidak terjadi arus keluar sumber daya yang mengandung manfaat ekonomi
               untuk menyelesaikan kewajiban tersebut, maka provisi dibatalkan.

          ab. Kontinjensi
               Kewajiban kontinjensi tidak diakui dalam laporan keuangan konsolidasian tetapi diungkapkan dalam catatan atas
               laporan keuangan konsolidasian kecuali jika kemungkinan pengeluaran sumber daya yang memiliki manfaat
               ekonomi sangat kecil. Aset kontinjensi tidak diakui dalam laporan keuangan konsolidasian tetapi diungkapkan
               dalam catatan atas laporan keuangan konsolidasian apabila ada kemungkinan pemasukan manfaat ekonomi.

          ac. Saham Treasuri
               Saham treasuri diakui dengan menggunakan metode nilai nominal dan dikurangi dari ekuitas. Keuntungan atau
               kerugian yang timbul dari pembelian, penjualan, penerbitan, atau pembatalan instrumen ekuitas Perusahaan tidak
               diakui dalam laba rugi. Selisih antara jumlah tercatat dan penerimaan dari penjualan saham treasuri di masa yang
               akan datang, diakui sebagai bagian dari tambahan modal disetor pada ekuitas.

          ad. Peristiwa setelah Periode Laporan Keuangan
               Peristiwa setelah akhir periode laporan yang memberikan informasi tambahan terkait posisi Kelompok Usaha
               pada periode laporan keuangan (adjusting events) diungkapkan dalam laporan keuangan konsolidasian. Peristiwa
               setelah periode laporan keuangan yang bukan merupakan adjusting events telah diungkapkan dalam catatan atas
               laporan keuangan konsolidasian apabila material.

     3.   PENGGUNAAN PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI OLEH MANAJEMEN
          Penyusunan laporan keuangan konsolidasian Kelompok Usaha mensyaratkan manajemen untuk membuat
          pertimbangan, estimasi dan asumsi yang mempengaruhi jumlah atas pendapatan, beban, aset dan liabilitas yang
          dilaporkan, serta pengungkapan liabilitas kontinjensi, pada akhir periode pelaporan. Namun, ketidakpastian estimasi
          dan asumsi ini dapat menyebabkan penyesuaian material atas nilai tercatat aset dan liabilitas yang berdampak pada
          masa mendatang.

          a.   Pertimbangan
               Penentuan Mata Uang Fungsional
               Mata uang fungsional dari masing-masing entitas dalam Kelompok Usaha adalah mata uang dari lingkungan
               ekonomi primer di mana entitas beroperasi. Mata uang tersebut adalah mata uang yang mempengaruhi
               pendapatan dan beban pokok penjualan serta beban langsung terkait Kelompok Usaha.

               Klasifikasi Aset dan Liabilitas Keuangan
               Kelompok Usaha menetapkan klasifikasi atas aset dan liabilitas tertentu sebagai aset keuangan dan liabilitas
               keuangan dengan mempertimbangkan bila definisi yang ditetapkan PSAK No. 71 dipenuhi.




                                                                  20
Page 28
                                                     FINAL DRAFT
      PT INTEGRA INDOCABINET TBK DAN ENTITAS ANAKNYA                                                             Date:
      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM TIDAK DIAUDIT
      Tanggal 30 September 2023
      dan periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal tersebut
      (Mata Uang Rupiah Indonesia)
     3.   PENGGUNAAN PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI OLEH MANAJEMEN (Lanjutan)
Approved by:
          a.   Pertimbangan (Lanjutan)
               Rugi Penurunan Nilai Piutang
               Kelompok Usaha menghitung Kerugian Kredit Ekspektasian (KKE) piutang usaha dan piutang lain-lain. Tingkat
               provisi adalah berdasarkan hari jatuh tempo atas kelompok segmen pelanggan yang mempunyai karakteristik risiko
               kredit yang serupa.
               Kelompok Usaha menyesuaikan pengalaman kerugian kredit historis dengan informasi forward-looking. Sebagai
               contoh, jika prakiraan atas kondisi ekonomi diperkirakan memburuk selama periode/tahun depan, yang dapat
               menyebabkan meningkatnya jumlah gagal bayar, tingkat gagal bayar historis disesuaikan. Pada setiap tanggal
               pelaporan, tingkat gagal bayar historis diperbaharui dan perubahan estimasi forward-looking dianalisis.
               Penilaian atas korelasi antara tingkat gagal bayar historis yang diobservasi, prakiraan atas kondisi ekonomi dan
               KKE merupakan estimasi yang signifikan. Jumlah KKE paling dipengaruhi oleh perubahan keadaan dan prakiraan
               kondisi ekonomi. Pengalaman kerugian kredit historis Kelompok Usaha dan prakiraan kondisi ekonomi juga
               mungkin tidak menggambarkan gagal bayar aktual pelanggan di masa yang akan datang.
               Tagihan dan Keberatan atas Hasil Pemeriksaan Pajak
               Berdasarkan peraturan perpajakan yang berlaku saat ini, manajemen mempertimbangkan apakah jumlah tercatat
               dalam akun di atas dapat dipulihkan dan direstitusi oleh Kantor Pajak. Lebih lanjut, manajemen
               mempertimbangkan liabilitas yang mungkin timbul dari hasil pemeriksaan pajak yang masih diajukan keberatannya.
               Revaluasi Tanah dan Bangunan
               Kelompok Usaha mengukur tanah dan bangunan pada jumlah revaluasian dengan perubahan pada nilai wajar
               diakui dalam Penghasilan Komprehensif Lain (“OCI”). Kelompok Usaha melibatkan penilai independen dalam
               menentukan nilai wajar tanah dan bangunan pada tanggal 31 Desember 2018. Nilai wajar tanah dan bangunan
               ditentukan berdasarkan bukti pasar dengan menggunakan harga yang dapat dibandingkan dan disesuaikan
               terhadap faktor-faktor pasar spesifik seperti sifat, lokasi dan kondisi aset tersebut.
               Sewa
               Kelompok Usaha menerapkan PSAK No. 73 yang mensyaratkan pengakuan liabilitas sewa sehubungan dengan
               sewa yang diklasifikasikan sebagai 'sewa operasi'. Pada tanggal permulaan kontrak, Kelompok Usaha menilai
               apakah kontrak merupakan, atau mengandung, sewa. Suatu kontrak merupakan atau mengandung sewa jika
               kontrak tersebut memberikan hak untuk mengendalikan penggunaan aset identifikasian selama suatu jangka waktu
               untuk dipertukarkan dengan imbalan.
          b.   Estimasi dan Asumsi
               Asumsi utama masa depan dan sumber utama estimasi ketidakpastian lain pada tanggal pelaporan yang memiliki
               risiko signifikan mengakibatkan penyesuaian yang material terhadap nilai tercatat aset dan liabilitas untuk tahun
               berikutnya diungkapkan di bawah ini.
               Kelompok Usaha mendasarkan asumsi dan estimasi pada parameter yang tersedia pada saat laporan keuangan
               konsolidasian disusun. Asumsi dan situasi mengenai perkembangan masa depan mungkin berubah akibat
               perubahan pasar atau situasi di luar kendali Kelompok Usaha. Perubahan-perubahan tersebut dicerminkan dalam
               asumsi terkait pada saat terjadinya.
               Nilai Wajar dari Instrumen Keuangan
               Ketika nilai wajar aset dan liabilitas keuangan dicatat dalam laporan posisi keuangan konsolidasian tidak dapat
               diperoleh dari pasar yang aktif, maka nilai wajarnya ditentukan dengan menggunakan teknik penilaian termasuk
               model discounted cash flow. Masukan untuk model tersebut dapat diambil dari pasar yang dapat diobservasi, tetapi
               apabila hal ini tidak dimungkinkan, sebuah tingkat pertimbangan disyaratkan dalam menetapkan nilai wajar.
               Pertimbangan tersebut mencakup penggunaan masukan seperti risiko likuiditas, risiko kredit dan volatilitas.
               Perubahan dalam asumsi mengenai faktor-faktor tersebut dapat mempengaruhi nilai wajar dari instrumen
               keuangan yang dilaporkan.
               Imbalan Kerja
               Penentuan liabilitas imbalan kerja Kelompok Usaha bergantung pada pemilihan asumsi yang digunakan oleh
               aktuaris independen dalam menghitung jumlah-jumlah tersebut. Asumsi tersebut termasuk antara lain, tingkat
               diskonto, tingkat kenaikan gaji tahunan, tingkat pengunduran diri karyawan tahunan, tingkat kecacatan, umur
               pensiun dan tingkat kematian. Hasil aktual yang berbeda dari asumsi yang ditetapkan Kelompok Usaha langsung
               diakui dalam laba atau rugi pada saat terjadinya. Asumsi tersebut adalah wajar dan sesuai, perbedaan signifikan
               pada hasil aktual atau perubahan signifikan dalam asumsi yang ditetapkan Kelompok Usaha dapat mempengaruhi
               secara material liabilitas imbalan kerja dan beban imbalan kerja bersih

                                                                 21
Page 29
                                                      FINAL DRAFT
      PT INTEGRA INDOCABINET TBK DAN ENTITAS ANAKNYA                                                                Date:
      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM TIDAK DIAUDIT
      Tanggal 30 September 2023
      dan periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal tersebut
      (Mata Uang Rupiah Indonesia)

     3.   PENGGUNAAN PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI OLEH MANAJEMEN (Lanjutan)
Approved by:
          b.   Estimasi dan Asumsi (Lanjutan)
               Penyusutan Aset Tetap
               Biaya perolehan aset tetap disusutkan dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan taksiran masa
               manfaat ekonomisnya. Manajemen mengestimasi masa manfaat ekonomis aset tetap antara 4 sampai 25 tahun. Ini
               adalah umur yang secara umum diharapkan dalam industri di mana Kelompok Usaha menjalankan bisnisnya.
               Perubahan tingkat pemakaian dan perkembangan teknologi dapat mempengaruhi masa manfaat ekonomis dan
               nilai sisa aset, dan karenanya biaya penyusutan masa depan mungkin direvisi.
               Realisasi dari Aset Pajak Tangguhan
               Aset pajak tangguhan diakui atas seluruh rugi fiskal yang belum digunakan sepanjang besar kemungkinannya
               bahwa penghasilan kena pajak akan tersedia sehingga rugi fiskal tersebut dapat digunakan. Estimasi signifikan
               oleh manajemen disyaratkan dalam menentukan jumlah aset pajak tangguhan yang dapat diakui, berdasarkan saat
               penggunaan dan tingkat penghasilan kena pajak dan strategi perencanaan pajak masa depan.
               Namun tidak terdapat kepastian bahwa Kelompok Usaha dapat menghasilkan penghasilan kena pajak yang cukup
               untuk memungkinkan penggunaan sebagian atau keseluruhan dari aset pajak tangguhan tersebut.
               Ketidakpastian Liabilitas Perpajakan
               Dalam situasi tertentu, Kelompok Usaha tidak dapat menentukan secara pasti jumlah liabilitas pajak mereka pada
               saat ini atau masa depan karena proses pemeriksaan oleh, atau negosiasi dengan, otoritas perpajakan.
               Ketidakpastian timbul terkait dengan interpretasi dari peraturan perpajakan yang kompleks dan jumlah dan waktu
               dari penghasilan kena pajak di masa depan.
               Dalam menentukan jumlah yang harus diakui terkait dengan liabilitas pajak yang tidak pasti, Kelompok Usaha
               menerapkan pertimbangan yang sama yang akan mereka gunakan dalam menentukan jumlah cadangan yang
               harus diakui sesuai dengan PSAK No. 57, “Provisi, Liabilitas Kontinjensi dan Aset Kontinjensi”.
               Kelompok Usaha membuat analisa untuk semua posisi pajak terkait dengan pajak penghasilan untuk menentukan
               jika liabilitas pajak untuk manfaat pajak yang belum diakui harus diakui.
               Taksiran Nilai Realisasi Neto Persediaan
               Persediaan dinyatakan sebesar nilai yang lebih rendah antara biaya perolehan dan nilai realisasi neto.
               Penyisihan penurunan nilai pasar dan keusangan persediaan diestimasi berdasarkan fakta dan situasi yang
               tersedia, termasuk namun tidak terbatas kepada, kondisi fisik persediaan yang dimiliki, harga jual pasar, estimasi
               biaya penyelesaian dan estimasi biaya yang timbul untuk penjualan. Provisi dievaluasi kembali dan disesuaikan
               jika terdapat tambahan informasi yang mempengaruhi jumlah yang diestimasi.
               Pajak Penghasilan
               Pertimbangan signifikan dilakukan dalam menentukan penyisihan atas pajak penghasilan badan. Terdapat
               transaksi dan perhitungan tertentu yang penentuan pajak akhirnya adalah tidak pasti sepanjang kegiatan usaha
               normal. Kelompok Usaha mengakui liabilitas atas pajak penghasilan badan berdasarkan estimasi apakah akan
               terdapat tambahan pajak penghasilan badan.
               Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan
               Penurunan nilai muncul saat nilai tercatat aset atau UPK melebihi nilai terpulihkannya, yang lebih besar antara nilai
               wajar dikurangi biaya untuk menjual dan nilai pakainya. Nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual didasarkan pada
               ketersediaan data dari perjanjian penjualan yang mengikat yang dibuat dalam transaksi normal atas aset serupa
               atau harga pasar yang dapat diamati dikurangi dengan biaya tambahan yang dapat diatribusikan dengan
               pelepasan aset.
               Perhitungan nilai pakai didasarkan pada model arus kas yang didiskontokan. Arus kas masa depan yang
               diproyeksikan tidak termasuk aktivitas restrukturisasi yang belum ada perikatannya atau investasi signifikan di
               masa depan yang akan meningkatkan kinerja dari UPK yang diuji.
               Nilai terpulihkan paling sensitif terhadap tingkat diskonto yang digunakan untuk model arus kas yang didiskontokan
               seperti halnya dengan arus kas masuk masa depan yang diharapkan dan tingkat pertumbuhan yang digunakan
               untuk tujuan ekstrapolasi.




                                                                   22
Page 30
                                                   FINAL DRAFT
      PT INTEGRA INDOCABINET TBK DAN ENTITAS ANAKNYA                                                           Date:
      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM TIDAK DIAUDIT
      Tanggal 30 September 2023
      dan periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal tersebut
      (Mata Uang Rupiah Indonesia)
     4. KAS DAN SETARA KAS
          Akun ini terdiri dari:
Approved by:
                                                                 30 September 2023          31 Desember 2022
                                                                   (Tidak diaudit)               (Diaudit)

          KAS                                                        70,834,482,147                 886,999,842

          BANK
            Rupiah
               PT Bank Negara Indonesia Tbk                             827,274,746               3,536,684,138
               PT Bank Central Asia Tbk                              10,502,240,302               1,357,478,738
               PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                            146,179,965              50,008,980,272
               PT Bank ICBC                                              16,160,803                  23,054,230
               PT Bank Syariah Indonesia                                  4,891,261                   5,241,261
               PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur                      6,327,245                   6,591,617
                   PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk               2,894,228             180,001,819,541
                   PT Bank QNB Indonesia Tbk                                      -                  19,249,124
                   PT Bank Danamon Indonesia, Tbk                         4,753,319                  60,725,634

               Dollar Amerika Serikat
                  PT Bank Negara Indonesia Tbk                          573,219,300              14,715,414,820
                  PT Bank Central Asia Tbk                           15,594,179,634                 365,563,900
                  PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                       1,715,430,167                   5,977,780
                  PT Bank ICBC                                           18,758,513                  66,244,657
                  PT Bank QNB Indonesia Tbk                                       -                  44,732,829
                  PT Bank Danamon Indonesia, Tbk                         31,414,532                  90,803,895

          SETARA KAS - DEPOSITO BERJANGKA
             Rupiah
                PT Bank Negara Indonesia Tbk                                         -           16,014,158,000
          SETARA KAS - DEPOSITO BERJANGKA
             Dollar Amerika Serikat
                PT Bank Negara Indonesia Tbk                         28,249,557,000                            -
                PT Bank Central Asia Tbk                              2,142,588,000                            -

          JUMLAH KAS DAN SETARA KAS                                 130,670,351,162             267,209,720,278

          Deposito berjangka memperoleh tingkat bunga sebesar 2.03-2.28% dan 2% per tahun masing-masing pada tahun 2023
          dan 2022.
          Pada tanggal 31 Desember 2022, terdapat rekening yang digunakan sebagai jaminan dan dibatasi penggunaannya
          pada PT Bank Central Asia Tbk milik Perusahaan sebesar Rp 40.000.000.000 yang dicatat sebagai bagian dari “Dana
          yang dibatasi penggunaannya” pada laporan posisi keuangan konsolidasian.
     5.   PIUTANG USAHA – BERSIH
          Akun ini terdiri dari:
          a.   Berdasarkan pelanggan
                                                    30 September 2023          31 Desember 2022
                                                      (Tidak diaudit)              (Diaudit)
          Pihak berelasi
          PT Integra Indo Lestari                               439,107                              -
          PT Integriya Dekorindo                          4,564,824,808                  7,000,227,215
          PT Alam Mentari Sejahtera                         339,653,330                    401,222,890

          Sub Jumlah                                      4,904,917,245                  7,401,450,105
                                                              23
Page 31
                                                  FINAL DRAFT
      PT INTEGRA INDOCABINET TBK DAN ENTITAS ANAKNYA                                                   Date:
      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM TIDAK DIAUDIT
      Tanggal 30 September 2023
      dan periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal tersebut
      (Mata Uang Rupiah Indonesia)
     5.   PIUTANG USAHA – BERSIH (Lanjutan)
Approved by:
          Akun ini terdiri dari: (Lanjutan)
          a.   Berdasarkan pelanggan (Lanjutan)
                                                  30 September 2023         31 Desember 2022
                                                    (Tidak diaudit)             (Diaudit)

          Cadangan kerugian
              penurunan nilai                                         -                        -

          Pihak berelasi - bersih                        4,904,917,245            7,401,450,105



          Ekspor                                       408,234,293,858          313,486,390,756
          Lokal                                         16,490,628,875           36,490,223,667


          Sub Jumlah                                   424,724,922,733          349,976,614,423


          Cadangan kerugian
              penurunan nilai                           (6,170,954,856)          (5,261,262,179)

          Pihak ketiga - bersih                        418,553,967,877          344,715,352,244


          Jumlah - Bersih                              423,458,885,122          352,116,802,349

          b.   Berdasarkan mata uang


                                                  30 September 2023         31 Desember 2022
                                                    (Tidak diaudit)             (Diaudit)

          Rupiah                                        18,000,265,486           40,560,662,355
          Dollar Amerika Serikat                       405,458,619,636          311,556,139,994


          Sub Jumlah                                   423,458,885,122          352,116,802,349

          c.   Berdasarkan umur

                                                  30 September 2023         31 Desember 2022
                                                    (Tidak diaudit)             (Diaudit)

          1 - 30 hari                                  334,390,521,416          267,962,272,988
          31 - 60 hari                                  32,225,193,880           14,780,064,727
          61 – 90 hari                                  21,389,061,626           13,436,453,434
          > 90 hari                                     35,454,108,200           55,938,011,200


          Sub Jumlah                                   423,458,885,122          352,116,802,349

          Pada tanggal 31 Desember 2022, piutang usaha sebesar Rp 658.063.000.000 dan US$ 3.125.000 dijadikan jaminan
          utang bank dan lembaga keuangan bukan bank dan utang obligasi dan sukuk mudharabah.

          Berdasarkan hasil penelaahan terhadap keadaan piutang usaha masing-masing pelanggan pada akhir periode
          pelaporan, manajemen berpendapat bahwa penyisihan atas penurunan nilai piutang usaha di atas cukup untuk
          menutup kemungkinan kerugian atas nilai piutang tersebut.



                                                             24
Page 32
                                                   FINAL DRAFT
      PT INTEGRA INDOCABINET TBK DAN ENTITAS ANAKNYA                                                          Date:
      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM TIDAK DIAUDIT
      Tanggal 30 September 2023
      dan periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal tersebut
      (Mata Uang Rupiah Indonesia)
     6.   PIUTANG LAIN-LAIN
Approved by:
          Piutang lain-lain terdiri dari:
                                                    30 September 2023            31 Desember 2022
                                                      (Tidak diaudit)                (Diaudit)

          Pihak berelasi
          PT Alam Mentari Sejahtera                            1,010,000                   1,010,000
          PT Integriya Dekorindo                         170,304,151,208             145,269,602,188
          Sub Jumlah                                     170,305,161,208             145,270,612,188

          Pihak ketiga
          Lain-lain                                      166,342,799,187               8,504,275,347
          Carbon Resources Alliance ApS                   98,268,182,640                           -

          Sub Jumlah                                     264,610,981,827               8,504,275,347


          Jumlah                                         434,916,143,035             153,774,887,535


          Pada tahun 2018, BRT, entitas anak, mengadakan perjanjian pinjaman untuk keperluan operasional kepada PT
          Tawotu. Piutang tersebut telah dilunasi pada tahun 2022.

          Berdasarkan hasil penelaahan terhadap keadaan piutang lain-lain pada akhir tahun, manajemen berpendapat bahwa
          tidak ada penurunan nilai piutang.

     7.   PERSEDIAAN – BERSIH
                                                    30 September 2023          31 Desember 2022
                                                      (Tidak diaudit)                 (Diaudit)


           Manufaktur
           Bahan baku dan pembantu                     1,407,668,585,209           1,339,414,591,785
           Barang dalam proses                           526,116,723,874             453,947,094,750
           Barang jadi                                   606,462,803,268             665,045,715,891
           Barang dalam perjalanan                         1,418,139,830                             -


           Kehutanan
           Bahan baku dan pembantu                        34,926,811,659              61,401,043,578
           Sparepart                                       3,917,893,158                4,256,188,709


           Sub-Jumlah                                  2,580,510,956,998           2,524,064,634,713
           Cadangan Penurunan Nilai                       (7,474,458,925)             (8,759,591,539)
           Jumlah                                      2,573,036,498,073           2,515,305,043,174


          Pada tanggal 31 Desember 2022, persediaan tertentu telah diasuransikan terhadap risiko kebakaran dan risiko lainnya
          dengan nilai pertanggungan masing-masing sebesar Rp 2.269.043.332.001, di mana menurut pendapat manajemen
          nilai pertanggungan tersebut cukup untuk menutup kemungkinan kerugian dari risiko tersebut.
          Pada tanggal 31 Desember 2022, persediaan sebesar Rp 2.087.558.000.000 dan US$ 1.000.000 digunakan sebagai
          jaminan atas utang bank dan lembaga keuangan bukan bank dan utang obligasi dan sukuk mudharabah.

          Berdasarkan penelaahan terhadap kondisi fisik dan tingkat perputaran persediaan pada akhir periode pelaporan,
          manajemen berpendapat bahwa penyisihan atas penurunan nilai persediaan di atas cukup untuk menutup
          kemungkinan kerugian atas nilai persediaan tersebut.

                                                                25
Page 33
                                                     FINAL DRAFT
      PT INTEGRA INDOCABINET TBK DAN ENTITAS ANAKNYA                                                             Date:
      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM TIDAK DIAUDIT
      Tanggal 30 September 2023
      dan periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal tersebut
      (Mata Uang Rupiah Indonesia)
    8.   UANG MUKA PEMBELIAN
Approved by:
          Akun ini terdiri dari uang muka pembelian atas:
                                                       30 September 2023               31 Desember 2022
                                                            (Tidak diaudit)                (Diaudit)


         Aset tetap                                            34,047,531,419              34,738,883,363
         Persediaan                                           797,765,968,727             958,329,748,775
         Lain-lain                                             77,695,935,820             113,005,711,192


         Jumlah                                               909,509,435,966           1,106,074,343,330


         Disajikan dalam laporan
              posisi keuangan
              konsolidasian sebagai:
                     Aset lancar                              875,461,904,547           1,071,335,459,967
                     Aset tidak lancar                         34,047,531,419              34,738,883,363


         Jumlah                                               909,509,435,966           1,106,074,343,330



         Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, Kelompok Usaha memiliki uang muka pembelian aset tetap
         – tanah yang berlokasi di Lingkar Timur, Sidoarjo seluas ± 3.045 m2 dengan nilai sebesar Rp 7.209.051.562.

    9.   PENYERTAAN SAHAM
         Penyertaan saham terdiri dari:
                                                       30 September 2023               31 Desember 2022
                                                            (Tidak diaudit)                 (Diaudit)
         Aset keuangan yang diukur
         pada nilai wajar
         melalui penghasilan komprehensif lain                44,138,740,252               44,138,740,252
         Jumlah                                               44,138,740,252               44,138,740,252


         Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui
         penghasilan komprehensif lain terdiri dari:
                                                                                        Kenaikan atas
                                                    Persentase                          perubahan nilai
                                                                     Biaya perolehan                         Nilai wajar
                                                    kepemilikan                             wajar
         30 September 2023 dan 2022
         PT Integriya Dekorindo (ITD)                 18,49%          15,990,782,486   (15,990,782,486)                    -
         Melalui PT Inter Kayu Mandiri
          PT WoodOne Integra Indonesia (WII)            25%           16,560,000,000     22,674,340,252     39,234,340,252
         PT Teknologi Optimal Prima (TOP)              8,92%           3,004,400,000                  -      3,004,400,000
         PT Interkreasi Kerta Aji (IKA)                 19%            1,900,000,000                  -      1,900,000,000

         Jumlah                                                       37,455,182,486      6,683,557,766     44,138,740,252

         Berdasarkan akta notaris Dyah Ayu Ambarwati, S.H., M.Kn., No. 6 tanggal 18 November 2022, para pemegang saham
         ITD menyetujui peningkatan modal dasar, ditempatkan dan disetor penuh dari Rp 178.344.235.000 menjadi Rp
         208.074.235.000 yang disetor oleh PT Integra Indo Lestari sehingga persentase kepemilikan Perusahaan menjadi
         18,49%.

                                                                    26
Page 34
                                                               FINAL DRAFT
      PT INTEGRA INDOCABINET TBK DAN ENTITAS ANAKNYA                                                                                                   Date:
      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM TIDAK DIAUDIT
      Tanggal 30 September 2023
      dan periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal tersebut
      (Mata Uang Rupiah Indonesia)

     10. ASET BIOLOGIS
Approved by:
             Akun ini terdiri dari:
                                                       30 September 2023                              31 Desember 2022
                                                         (Tidak diaudit)                                         (Diaudit)


           Saldo Awal                                       14,557,846,542                                       14,285,061,717
           Penambahan                                             195,107,059                                      272,784,825


           Saldo Akhir                                      14,752,953,601                                       14,557,846,542


             Manajemen berpendapat bahwa nilai tercatat aset biologis dapat dipulihkan seluruhnya, sehingga tidak diperlukan
             penyisihan penurunan nilai atas aset biologis tersebut.


     11. ASET TETAP – BERSIH
             Akun ini terdiri dari:
                                                                             30 September 2023

                               Saldo Awal               Penambahan                      Pengurangan                          Reklasifikasi                Saldo Akhir
       Nilai tercatat

       Pemilikan langsung

       Tanah                     1,147,563,793,818                       -                                   -                                     -       1,147,563,793,818

       Bangunan                   647,579,887,011              31,924,491                         505,664,400                         9,894,364,381            657,000,511,483

       Sarana prasarana           124,090,357,523                        -                                   -                                     -           124,090,357,523

       Instalasi listrik              52,715,665,158                     -                                   -                                     -            52,715,665,158

       Mesin dan peralatan        422,255,542,201           46,534,474,868                       9,794,740,142                        1,329,191,064            460,324,467,991

       Alat-alat berat            189,703,260,247                        -                       3,338,020,000                                     -           186,365,240,247

       Kendaraan                      90,926,778,176         4,890,131,052                       6,120,947,715                                     -            89,695,961,513

       Inventaris                     28,953,921,931         1,134,067,977                                   -                                     -            30,087,989,908

       Sub-jumlah                2,703,789,206,065          52,590,598,388                  19,759,372,257                           11,223,555,445        2,747,843,987,641

       Aset dalam

            penyelesaian              16,397,695,408       26,823,313,478                                    -                      (11,223,555,445)            31,997,453,441

       Aset tetap dalam

            rangka bangun,

            kelola dan alih            3,203,625,580                     -                                   -                                     -             3,203,625,580

       Jumlah                    2,723,390,527,053         79,413,911,866                   19,759,372,257                                         -       2,783,045,066,662

       Akumulasi

       penyusutan

       Pemilikan langsung

       Bangunan                   177,515,721,453          34,412,910,304                         305,505,575                                      -           211,623,126,182

       Sarana prasarana               52,589,887,004         8,830,823,790                                   -                                     -            61,420,710,794

       Instalasi listrik              31,002,782,490         3,002,494,556                                   -                                     -            34,005,277,046

       Mesin dan peralatan        179,490,437,395          26,672,536,964                        1,772,726,149                                     -           204,390,248,210

       Alat-alat berat            186,189,938,400            1,241,547,346                       3,164,582,500                                     -           184,266,903,246

       Kendaraan                      69,145,550,058         6,016,484,960                       3,067,675,304                                     -            72,094,359,714

       Inventaris                     23,618,065,615         1,758,521,021                                   -                                     -            25,376,586,636

       Sub-jumlah                 719,552,382,415          81,935,318,941                        8,310,489,528                                     -           793,177,211,828

       Aset tetap dalam

       rangka bangun,

       kelola dan alih                  956,295,541           480,543,837                                    -                                     -             1,436,839,378

       Jumlah                     720,508,677,956          82,415,862,778                        8,310,489,528                                     -           794,614,051,206

       Nilai Buku                2,002,881,849,097                                                                                                         1,988,431,015,456




                                                                                   27
Page 35
                                                         FINAL DRAFT
      PT INTEGRA INDOCABINET TBK DAN ENTITAS ANAKNYA                                                                               Date:
      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM TIDAK DIAUDIT
      Tanggal 30 September 2023
      dan periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal tersebut
      (Mata Uang Rupiah Indonesia)
     11. ASET TETAP – BERSIH (Lanjutan)
         Akun ini terdiri dari: (Lanjutan)
Approved by:

                                                                      31 Desember 2022
                            Saldo Awal            Penambahan                     Pengurangan              Reklasifikasi              Saldo Akhir

     Nilai tercatat

     Pemilikan langsung

     Tanah                    1,122,447,043,813       5,540,000,000                                   -          19,576,750,005        1,147,563,793,818

     Bangunan                  613,211,222,086          29,600,000                                    -          34,339,064,925            647,579,887,011

     Sarana Prasarana           89,895,006,796       22,845,015,105                                   -          11,350,335,622            124,090,357,523

     Instalasi Listrik          48,765,697,865        2,339,636,364                                   -           1,610,330,929             52,715,665,158

     Mesin & Peralatan         400,274,118,548       51,373,932,088                      38,170,849,055           8,778,340,620            422,255,542,201

     Alat-alat Berat           189,703,260,247                    -                                   -                        -           189,703,260,247

     Kendaraan                  93,384,825,045        6,613,214,186                       9,071,261,055                        -            90,926,778,176

     Inventaris                 26,288,036,609        2,764,287,658                         98,402,336                         -            28,953,921,931

     Sub-jumlah               2,583,969,211,009      91,505,685,401                      47,340,512,446          75,654,822,101        2,703,789,206,065

     Aset dalam

          penyelesaian         301,725,826,743       28,046,630,466                  237,719,939,700            (75,654,822,101)            16,397,695,408

     Aset tetap dalam

          rangka bangun,

          kelola dan alih        3,203,625,580                    -                                   -                        -             3,203,625,580

     Jumlah                   2,888,898,663,332     119,552,315,867                  285,060,452,146                           -       2,723,390,527,053

     Akumulasi

          penyusutan

     Pemilikan langsung

     Bangunan                  132,408,780,866       45,106,940,587                                   -                        -           177,515,721,453

     Sarana Prasarana           42,795,320,542        9,794,566,462                                   -                        -            52,589,887,004

     Instalasi Listrik          27,014,269,070        3,988,513,420                                   -                        -            31,002,782,490

     Mesin & Peralatan         163,988,570,383       26,683,197,067                      11,181,330,055                        -           179,490,437,395

     Alat-alat Berat           181,454,484,990        4,735,453,410                                   -                        -           186,189,938,400

     Kendaraan                  67,025,661,525        7,273,786,015                       5,153,897,482                        -            69,145,550,058

     Inventaris                 21,443,937,464        2,271,257,487                         97,129,336                         -            23,618,065,615

     Sub-jumlah                636,131,024,840       99,853,714,448                      16,432,356,873                        -           719,552,382,415

     Aset tetap dalam

          rangka bangun,

          kelola dan alih          783,423,997         172,871,544                                    -                        -              956,295,541

     Jumlah                    636,914,448,837      100,026,585,992                      16,432,356,873                        -           720,508,677,956

     Nilai Buku               2,251,984,214,495                                                                                        2,002,881,849,097




           Pada periode September 2023 dan 2022, penambahan aset tetap termasuk reklasifikasi dari aset dalam penyelesaian
           masing-masing sebesar Rp 11.223.555.445 dan Rp 75.654.822.101.
           Pada periode September 2023 dan 2022, penambahan aset tetap termasuk reklasifikasi dari aset hak-guna dengan
           biaya perolehan masing-masing sebesar Rp 42.254.776.165 dan Rp 22.292.620.744 dan akumulasi penyusutan
           masing-masing sebesar Rp 10.101.673.794 dan Rp 5.273.088.324.
           Pada periode September 2023 dan 2022, penambahan aset tetap termasuk reklasifikasi dari uang muka pembelian
           masing-masing sebesar Rp 5.914.236.583 dan Rp 22.265.005.418.
           Pada tahun 2022, terdapat reklasifikasi aset dalam penyelesaian ke properti investasi sebesar Rp 237.719.939.700.
           Nilai wajar tanah dan bangunan ditentukan dengan menggunakan metode pendekatan pasar dan biaya. Hal ini berarti
           penilaian yang dilakukan oleh penilai didasarkan pada harga pasar aktif, yang disesuaikan secara signifikan untuk
           perbedaan pada sifat, lokasi dan kondisi dari tanah dan bangunan yang dinilai. Nilai wajar tanah dan bangunan
           didasarkan pada penilaian yang dilakukan oleh KJPP Pung’s Zulkarnain & Rekan dan KJPP Hari Utomo & Rekan, penilai
           independen yang terdaftar pada OJK dalam laporannya masing-masing tanggal 16 November 2018 dan 28 Desember
           2018.
           Pada tanggal 31 Desember 2022, aset tetap tertentu telah diasuransikan terhadap risiko kebakaran dan risiko lainnya
           dengan nilai pertanggungan masing-masing sebesar Rp 1.265.631.650.564, di mana menurut pendapat manajemen
           nilai pertanggungan tersebut cukup untuk menutup kemungkinan kerugian dari risiko tersebut.


                                                                            28
Page 36
                                                        FINAL DRAFT
      PT INTEGRA INDOCABINET TBK DAN ENTITAS ANAKNYA                                                                 Date:
      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM TIDAK DIAUDIT
      Tanggal 30 September 2023
      dan periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal tersebut
      (Mata Uang Rupiah Indonesia)

     11. ASET TETAP – BERSIH (Lanjutan)
Approved by:
         Pada tanggal 31 Desember 2022, aset tetap berupa tanah, bangunan dan mesin dan peralatan sebesar Rp
         2.222.403.000.000 digunakan sebagai jaminan atas utang bank dan lembaga keuangan bukan bank dan utang obligasi
         dan sukuk mudharabah.
         Kelompok Usaha memiliki aset tetap tanah dengan Hak Guna Bangunan (“HGB”) dengan jangka waktu 20-30 tahun.
         Pada tanggal 30 September 2023, HGB Kelompok Usaha masih memiliki sisa jangka waktu 4-29 tahun. Manajemen
         berpendapat bahwa jangka waktu HGB tersebut dapat diperbaharui/ diperpanjang saat jatuh tempo.
         Berdasarkan evaluasi yang dilakukan, manajemen berpendapat bahwa tidak terdapat kejadian atau perubahan keadaan
         yang mengindikasikan penurunan nilai aset tetap pada tanggal 30 September 2023.
        Beban penyusutan yang dibebankan ke operasi sebagai bagian dari berikut ini:


                                                30 September 2023                31 Desember 2022
                                                  (Tidak diaudit)                     (Diaudit)


         Beban Pokok Penjualan                          66,880,272,459                87,542,064,852
         Beban Administrasi dan
               Umum                                      5,433,916,525                    7,211,432,816
         Jumlah                                         72,314,188,984                94,753,497,668


          Aset tetap dalam penyelesaian terdiri dari:

                                                                    30 September 2023
                                            Perkiraan %                    Nilai                    Tahun Perkiraan
                                            Penyelesaian                 Tercatat                     Penyelesaian

          Bangunan, Sarana dan
                 Prasarana                              78%              25,282,379,372           Februari 2024
          Mesin dan Peralatan                           83%               6,715,074,069           Juli 2024


          Jumlah                                                         31,997,453,441


                                                                      31 Desember 2022
                                            Perkiraan %                      Nilai                  Tahun Perkiraan
                                            Penyelesaian                   Tercatat                  Penyelesaian



          Bangunan, Sarana dan
                 Prasarana                              82%               7,600,530,294           Juli 2023
          Mesin dan Peralatan                           75%               8,797,165,114           Agustus 2023

          Jumlah                                                         16,397,695,408



          Properti Investasi

          Properti investasi merupakan tanah yang belum digunakan oleh Kelompok Usaha yang berlokasi di Wedoroklurak,
          Sidoarjo.

          Berdasarkan evaluasi yang dilakukan, manajemen berpendapat bahwa tidak terdapat kejadian atau perubahan
          keadaan yang mengindikasikan penurunan nilai properti investasi pada tanggal 30 September 2023.


                                                                    29
Page 37
                                                   FINAL DRAFT
      PT INTEGRA INDOCABINET TBK DAN ENTITAS ANAKNYA                                                        Date:
      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM TIDAK DIAUDIT
      Tanggal 30 September 2023
      dan periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal tersebut
      (Mata Uang Rupiah Indonesia)

     12. ASET LAIN-LAIN – BERSIH
Approved by:
          Akun ini terdiri dari:
                                                   30 September 2023           31 Desember 2022
                                                      (Tidak diaudit)               (Diaudit)


          Biaya ditangguhkan atas hak
               pengusahaan hutan, bersih                 31,726,946,473            12,921,991,652
          Biaya emisi ditangguhkan
               atas utang sukuk                             662,733,659             1,114,754,753
          Lain-lain                                      12,104,510,000            11,063,010,000


          Jumlah                                         44,494,190,132            25,099,756,405

          Kelompok Usaha memiliki hak pengelolaan hutan (“HPH”) dengan jangka waktu 43-53 tahun. Pada tanggal 30
          September 2023, HPH Kelompok Usaha masih memiliki sisa jangka waktu 28-31 tahun. Manajemen berpendapat
          bahwa jangka waktu HPH tersebut dapat diperbaharui/diperpanjang saat jatuh tempo.


     13. UTANG BANK DAN LEMBAGA KEUANGAN BUKAN BANK
          a.   Utang bank dan lembaga keuangan bukan bank jangka pendek terdiri dari:
                                                       30 September 2023            31 Desember 2022
                                                         (Tidak diaudit)                (Diaudit)

         Perusahaan
         Pihak ketiga
         PT Bank Negara
           Indonesia (Persero) Tbk
           Kredit modal kerja
              plafon tranche B                              440,400,000,000               365,000,000,000
           RC terbatas tranche B                              7,072,438,659               200,380,000,000
           Kredit modal kerja
              plafon                                                       -               90,000,000,000
         PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
           Kredit modal kerja
              revolving                                                    -               50,000,000,000
         PT Bank Maspion
           Indonesia Tbk
           Demand loan                                       25,000,000,000                25,000,000,000
           Rekening koran                                           588,636                   192,269,030
         PT Bank Central Asia Tbk
           Time loan revolving                                            -                40,000,000,000
           Rekening koran                                     1,591,112,313                   663,735,603
         PT Bank Danamon
           Indonesia Tbk
           Rekening koran                                                 -                    11,589,116
         Sub-jumlah                                         474,064,139,608               771,247,593,749

         Entitas Anak
         Pihak ketiga
         PT Bank Negara
           Indonesia (Persero) Tbk
           Kredit modal kerja
              plafon tranche B                              135,700,000,000               170,000,000,000
           Kredit modal kerja plafon                         75,000,000,000                75,000,000,000


                                                               30
Page 38
                                                     FINAL DRAFT
      PT INTEGRA INDOCABINET TBK DAN ENTITAS ANAKNYA                                                               Date:
      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM TIDAK DIAUDIT
      Tanggal 30 September 2023
      dan periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal tersebut
      (Mata Uang Rupiah Indonesia)
     13. UTANG BANK DAN LEMBAGA KEUANGAN BUKAN BANK (Lanjutan)
          a.
Approved by:   Utang bank dan lembaga keuangan bukan bank jangka pendek terdiri dari: (Lanjutan)
                                                     30 September 2023               31 Desember 2022
                                                       (Tidak diaudit)                    (Diaudit)

          Entitas Anak
          Pihak ketiga

          PT Bank Negara
            Indonesia (Persero) Tbk
            Letter of credit
                (US$ 4.318.776 dan US$ 1.833.044
                pada tahun 2023 dan
                tahun 2022)                                     67,053,323,784                 28,835,613,591
            RC terbatas tranche B                                  113,000,338                 57,722,616,573
            RC terbatas                                            634,216,096                     80,670,169
          PT Bank Maspion
            Indonesia Tbk
            Demand loan                                        310,000,000,000                150,000,000,000
            Fixed loan                                          85,000,000,000                 65,000,000,000
            Rekening koran                                      26,970,853,398                 38,957,149,949
          PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
            Kredit modal kerja
                revolving                                       96,200,000,000                                -
            PEF - USD
               (US$ 3.347.000 pada tahun 2023)                  51,965,522,000                                -
          PT Bank Danamon
            Indonesia Tbk
            Omnibus trade finance                                              -              115,344,260,818
          PT Bank Central Asia Tbk
            Fasilitas kredit ekspor                             30,000,000,000                 30,000,000,000
            Kredit multi                                        25,000,000,000                 25,000,000,000
            Rekening koran                                       5,450,095,470                    977,492,529
          PT Bank ICBC Indonesia
            Pre-export financing
                non-LC (US$ 500.000
                pada tahun 2022)                                               -                 7,865,500,000

          Sub-jumlah                                           909,087,011,086                764,783,303,629

          Jumlah                                             1,383,151,150,694              1,536,030,897,378


               Perusahaan

               PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
               Pada tanggal 6 September 2021, Perusahaan memperoleh fasilitas kredit modal kerja berupa RC terbatas, kredit
               modal kerja plafon, RC terbatas tranche B, kredit modal kerja plafon tranche B, letter of credit/SKBDN dan treasury
               line (untuk Perusahaan, ITR, ITK dan INT) dengan batas maksimum masing-masing sebesar Rp 20 miliar, Rp 90
               miliar, Rp 230 miliar, Rp 380 miliar, US$ 6 juta dan US$ 2 juta. Fasilitas ini dibebani bunga sebesar 8% per tahun
               pada tahun 2022. Fasilitas ini akan jatuh tempo pada tanggal 16 September 2024 dan dijamin dengan aset tetap
               tertentu milik Perusahaan, ITR dan INT serta piutang usaha dan persediaan milik Perusahaan dan ITR.

               Kelompok Usaha wajib menjaga ketentuan atau rasio keuangan sebagai berikut:
                   Rasio lancar minimum 1x.
                   Rasio debt service coverage minimum 100%.
                   Rasio debt to equity maksimum 2,5x.




                                                                  31
Page 39
                                                     FINAL DRAFT
      PT INTEGRA INDOCABINET TBK DAN ENTITAS ANAKNYA                                                               Date:
      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM TIDAK DIAUDIT
      Tanggal 30 September 2023
      dan periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal tersebut
      (Mata Uang Rupiah Indonesia)
     13. UTANG BANK DAN LEMBAGA KEUANGAN BUKAN BANK (Lanjutan)
          a.
Approved by:   Utang bank dan lembaga keuangan bukan bank jangka pendek terdiri dari: (Lanjutan)
               Perusahaan (Lanjutan)
               PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
               Pada tanggal 22 November 2022, Perusahaan dan ITR, entitas anak, memperoleh fasilitas kredit berupa fasilitas
               kredit modal kerja revolving, pre export financing, non cash loan dan treasury line dengan batas maksimum
               masing-masing sebesar Rp 100 miliar, US$ 10 juta, US$ 3 juta dan US$ 5 juta. Fasilitas ini dibebani bunga
               sebesar 8,5% per tahun pada tahun 2022 dan akan jatuh tempo pada tanggal 22 November 2023. Fasilitas ini
               dijamin dengan aset tetap tertentu milik Perusahaan, piutang dan persediaan milik NKT, BRT, ITK dan INT serta
               corporate guarantee dari NKT, BRT, ITK dan INT. Pada tanggal 31 Desember 2022, fasilitas kredit hanya
               digunakan oleh Perusahaan saja.

               Kelompok Usaha wajib menjaga ketentuan atau rasio keuangan sebagai berikut:
                   Rasio lancar minimum 1x.
                   Debt/EBITDA maksimum 4,5x.
                   EBITDA to interest ratio minimum 1,25x.

               PT Bank Maspion Indonesia Tbk
               Pada tanggal 12 Maret 2021, Perusahaan memperoleh fasilitas kredit berupa fasilitas rekening koran dan demand
               loan dengan batas maksimum masing-masing sebesar Rp 5 miliar dan Rp 25 miliar. Pada tanggal 25 Januari 2023,
               Perusahaan memperoleh tambahan fasilitas kredit berupa fasilitas rekening koran dan demand loan dengan batas
               maksimum masing-masing sebesar Rp 15 miliar dan Rp 35 miliar. Fasilitas ini dibebani bunga sebesar 8,5% per
               tahun pada tahun 2023 dan akan jatuh tempo pada tanggal 13 November 2023. Fasilitas ini dijamin dengan
               persediaan milik INT, ITR dan ITK, aset tetap tertentu milik Kelompok Usaha serta corporate guarantee dari
               Perusahaan.

               PT Bank Central Asia Tbk
               Pada tanggal 8 Januari 2021, Perusahaan memperoleh fasilitas kredit berupa fasilitas rekening koran dengan
               batas maksimum sebesar Rp 30 miliar. Pada tanggal 27 Desember 2022, Perusahaan memperoleh tambahan
               fasilitas kredit berupa fasilitas time loan revolving dengan batas maksimum sebesar Rp 40 miliar. Fasilitas ini
               dibebani bunga sebesar 0,6% per tahun untuk fasilitas kredit time loan revolving dan 9,25% per tahun untuk
               fasilitas rekening koran pada tahun 2023. Fasilitas rekening koran telah dilunasi pada 26 September 2023. Fasilitas
               time loan revolving akan jatuh tempo pada tanggal 29 Desember 2023.
               Fasilitas ini dijamin dengan rekening giro milik Perusahaan, persediaan dan aset tetap tertentu milik Perusahaan,
               ITR, INT, IIL dan sebagian direksi Perusahaan.
               Perusahaan terikat dengan beberapa batasan,antara lain:
                    Rasio lancar minimum 1x.
                    Rasio debt service coverage minimum 1,25x.
                    Rasio debt to equity maximum 1x.

               PT Bank Danamon Indonesia Tbk
               Pada tanggal 5 Agustus 2019, Perusahaan dan entitas anaknya, ITR dan ITK, memperoleh fasilitas kredit berupa
               rekening koran (hanya untuk Perusahaan), demand loan dan omnibus trade finance dengan batas maksimum
               masing-masing sebesar Rp 20 miliar, Rp 70 miliar dan US$ 7,5 juta (tersedia dalam mata uang Rupiah dan US$).
               Pada tanggal 28 Desember 2020, terjadi perubahan batas maksimum fasilitas omnibus trade finance menjadi Rp
               137.750.000.000 (tersedia dalam mata uang Rupiah dan US$). Pada tanggal 29 November 2021, terjadi
               perubahan batas maksimum fasilitas omnibus trade finance menjadi Rp 116.450.000.000 (tersedia dalam mata
               uang Rupiah dan US$).
               Fasilitas ini dibebani bunga sebesar 8,75%-9,5% per tahun untuk pinjaman dalam mata uang Rupiah dan 4,25%-
               5,75% per tahun untuk pinjaman dalam mata uang Dolar Amerika Serikat pada tahun 2022. Fasilitas ini akan jatuh
               tempo pada tanggal 28 Agustus 2023 dan dijamin dengan aset tetap tertentu milik Kelompok Usaha. Fasilitas ini
               telah dilunasi pada 1 Februari 2023.
               Kelompok Usaha wajib menjaga ketentuan ataurasio keuangan sebagai berikut:
                    Debt/EBITDA maksimum 3,5x.
                    Inventory turnover maksimum 500 hari.
                    Trade receivables turnover maksimum120 hari.
                    Rasio debt service coverage minimal 1,25x.
                                                                  32
Page 40
                                                      FINAL DRAFT
      PT INTEGRA INDOCABINET TBK DAN ENTITAS ANAKNYA                                                                Date:
      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM TIDAK DIAUDIT
      Tanggal 30 September 2023
      dan periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal tersebut
      (Mata Uang Rupiah Indonesia)

     13. UTANG BANK DAN LEMBAGA KEUANGAN BUKAN BANK (Lanjutan)
Approved by:
          a.   Utang bank dan lembaga keuangan bukan bank jangka pendek terdiri dari: (Lanjutan)

               Entitas anak
               PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
               Pada tanggal 6 September 2021, ITR, entitas anak, memperoleh fasilitas kredit modal kerja berupa RC terbatas,
               RC terbatas tranche B, kredit modal kerja plafon dan kredit modal kerja plafon tranche B dengan batas maksimum
               masing-masing sebesar Rp 15 miliar,Rp 85 miliar, Rp 75 miliar dan Rp 170 miliar. Fasilitas ini dibebani bunga
               sebesar 8% per tahun pada tahun 2022. Fasilitas ini akan jatuh tempo pada tanggal 16 September 2024.
               Fasilitas ini dijamin dan memiliki ketentuan atau rasio keuangan yang sama dengan fasilitas yang diterima oleh
               Perusahaan.
               PT Bank Maspion Indonesia Tbk
               Pada tanggal 5 November 2020, INT, entitas anak, memperoleh fasilitas kredit berupa fasilitas rekening koran,
               fixed loan dan demand loan dengan batas maksimum masing-masing sebesar Rp 15 miliar, Rp 30 miliar dan Rp 30
               miliar. Pada tanggal 25 Januari 2023, INT memperoleh tambahan fasilitas kredit berupa fasilitas demand loan dan
               fixed loan dengan batas maksimum masing-masing menjadi sebesar Rp 110 miliar dan Rp 50 miliar.
               Pada tanggal 5 November 2020, ITR, entitas anak, memperoleh fasilitas kredit berupa fasilitas rekening koran,
               fixed loan dan demand loan dengan batas maksimum masing-masing sebesar Rp 15 miliar, Rp 30 miliar dan Rp 30
               miliar. Pada tanggal 12 November 2021, ITR merubah batas maksimum fasilitas rekening koran dan demand loan
               masing-masing menjadi sebesar Rp 25 miliar dan Rp 120 miliar. Pada tanggal 25 Januari 2023, ITR memperoleh
               tambahan fasilitas kredit berupa fasilitas demand loan dengan batas maksimum menjadi sebesar Rp 170 miliar.
               Pada tanggal 3 Februari 2021, ITK, entitas anak, memperoleh fasilitas kredit berupa fasilitas rekening koran dan
               fixed loan dengan batas maksimum masing-masing sebesar Rp 5 miliar. Pada tanggal 25 Januari 2023, ITK
               memperoleh tambahan fasilitas kredit berupa fasilitas demand loan dengan batas maksimum sebesar Rp 30 miliar.
               Fasilitas ini dibebani bunga sebesar 8,5% per tahun pada tahun 2023. Fasilitas ini akan jatuh tempo pada tanggal
               13 November 2023.
               Fasilitas ini dijamin dengan persediaan milik INT, ITR dan ITK, aset tetap tertentu milik Kelompok Usaha serta
               corporate guarantee dari Perusahaan.
               PT Bank Central Asia Tbk
               Pada tanggal 12 April 2019, INT, entitas anak, memperoleh fasilitas kredit berupa fasilitas rekening koran, time
               loan revolving dan kredit ekspor dengan batas maksimum masing-masing sebesar Rp 15 miliar, Rp 15 miliar dan
               Rp 30 miliar. Pada tanggal 8 Januari 2021, INT memperoleh tambahan batas maksimum fasilitas rekening koran
               menjadi Rp 25 miliar dan fasilitas time loan revolving dialihkan menjadi fasilitas kredit multi sebesar Rp 25 miliar.
               Pada bulan Agustus 2020, ITR, entitas anak, memperoleh fasilitas letter of credit usance dengan batas maksimum
               sebesar US$ 1.000.000. Pada tanggal 12 Juli 2021, ITR memperoleh tambahan batas maksimum menjadi US$
               3.500.000.
               Fasilitas ini akan jatuh tempo pada tanggal 13 Juli 2024 dan dibebani bunga sebesar 8,5% per tahun pada tahun
               2023.
               Fasilitas ini dijamin dengan fasilitas yang diterima oleh Perusahaan.
               PT Bank ICBC Indonesia
               Pada tahun 2020, ITR, entitas anak, memperoleh fasilitas kredit pre-export financing non-LC dengan batas
               maksimum sebesar US$ 1.500.000. Pada tanggal 24 September 2021, ITR memperoleh penurunan batas
               maksimum fasilitas menjadi US$ 1.000.000. Pada tanggal 20 September 2022, ITR memperoleh penurunan batas
               maksimum menjadi US$ 500.000. Fasilitas ini dibebani bunga sebesar 6,25% per tahun pada tahun 2022 dan akan
               jatuh tempo pada tanggal 26 September 2023. Fasilitas ini dijamin dengan piutang usaha dan persediaan tertentu
               milik ITR dan jaminan pribadi dari Halim Rusli dan Widjaja Karli. Di samping itu, ITR diwajibkan memelihara rasio
               debt to equity maksimum 3x. Fasilitas ini telah dilunasi pada 12 Agustus 2023.




                                                                   33
Page 41
                                                   FINAL DRAFT
      PT INTEGRA INDOCABINET TBK DAN ENTITAS ANAKNYA                                                         Date:
      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM TIDAK DIAUDIT
      Tanggal 30 September 2023
      dan periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal tersebut
      (Mata Uang Rupiah Indonesia)
     13. UTANG BANK DAN LEMBAGA KEUANGAN BUKAN BANK (Lanjutan)
Approved by:
          b.   Utang bank dan lembaga keuangan bukan bank jangka panjang terdiri dari:

                                                     30 September 2023             31 Desember 2022
                                                       (Tidak diaudit)                 (Diaudit)

          Perusahaan
          Pihak ketiga

          PT Bank Negara
             Indonesia (Persero) Tbk
             Kredit investasi
                 refinancing                              236,250,000,000                265,781,250,000
             Skema PEN                                     46,000,000,000                 70,500,000,000
          PT Bank Danamon
             Indonesia Tbk
             Kredit angsuran
                 berjangka                                              -                  4,544,444,444
          PT BCA Finance                                      409,434,262                    669,057,292

          Sub-jumlah                                      282,659,434,262                341,494,751,736

          Entitas Anak
          Pihak ketiga

          PT Bank Negara
             Indonesia (Persero) Tbk
             Kredit investasi
                 refinancing                              142,480,000,000                160,300,000,000
          PT Bank Maspion
             Indonesia Tbk
             Fixed loan anuitas                            45,132,562,069                              -
          PT Bank Danamon
             Indonesia Tbk
             Kredit angsuran
                 berjangka                                               -                24,644,981,833
          PT Bank Central Asia Tbk
             Fasilitas kredit investasi                     4,708,333,330                 10,708,333,330
          PT BCA Finance                                      756,648,232                  1,617,563,230
          PT Clipan Finance Indonesia Tbk                      61,678,069                    196,345,298

          Sub-jumlah                                      193,139,221,700                197,467,223,691
          Jumlah                                          475,798,655,962                538,961,975,427

          Bagian Jatuh Tempo dalam
             waktu satu tahun                            (113,787,429,247)           (119,378,375,343)


          Bagian Jangka Panjang                           362,011,226,715                419,583,600,084


               Perusahaan
               PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
               Pada tanggal 6 September 2021, Perusahaan memperoleh fasilitas kredit investasi refinancing dan kredit skema
               PEN dengan batas maksimum masing-masing sebesar Rp 315 miliar dan Rp 100 miliar. Fasilitas ini dibebani
               bunga sebesar 8% per tahun pada tahun 2022. Fasilitas ini terutang dalam angsuran bulanan masing-masing
               sampai dengan September 2029 dan November 2024. Fasilitas ini dijamin dan memiliki ketentuan atau rasio
               keuangan yang sama dengan fasilitas jangka pendek.
               Pembayaran pokok pinjaman pada tahun 2022 sebesar Rp 66.875.000.000.
                                                             34
Page 42
                                                    FINAL DRAFT
      PT INTEGRA INDOCABINET TBK DAN ENTITAS ANAKNYA                                                            Date:
      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM TIDAK DIAUDIT
      Tanggal 30 September 2023
      dan periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal tersebut
      (Mata Uang Rupiah Indonesia)
     13. UTANG BANK DAN LEMBAGA KEUANGAN BUKAN BANK (Lanjutan)
Approved by:
          b.   Utang bank dan lembaga keuangan bukan bank jangka panjang terdiri dari: (Lanjutan)
               Perusahaan (Lanjutan)
               PT Bank Danamon Indonesia Tbk
               Pada tanggal 5 Agustus 2019, Perusahaan, ITK, dan ITR memperoleh fasilitas kredit berupa kredit angsuran
               berjangka dengan batas maksimum sebesar Rp 100 miliar. Pada tanggal 26 Desember 2019, batas maksimum
               fasilitas diturunkan menjadi sebesar Rp 60 miliar. Fasilitas ini terutang dalam angsuran bulanan sampai dengan
               Desember 2025 dengan masa tenggang 6 bulan. Fasilitas ini dibebani bunga sebesar 9,25%-9,5% per tahun pada
               tahun 2022. Fasilitas ini dijamin dan memiliki ketentuan atau rasio keuangan yang sama dengan fasilitas jangka
               pendek. Fasilitas ini telah dilunasi pada 1 Februari 2023.
               Pembayaran pokok pinjaman pada tahun 2022 sebesar Rp 13.333.333.334.
               PT BCA Finance
               Pada tahun 2018-2021, Perusahaan mengadakan perjanjian kredit kepemilikan kendaraan yang terutang dalam
               angsuran bulanan sampai dengan 2021-2025. Fasilitas ini dibebani bunga sebesar 3,75%-5,99% per tahun pada
               tahun 2022.
               Pembayaran pokok pinjaman pada periode tahun 2022 sebesar Rp 342.636.175.
               Entitas anak
               PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
               Pada tanggal 6 September 2021, ITR, entitas anak, memperoleh fasilitas kredit investasi refinancing dengan batas
               maksimum sebesar Rp 190 miliar. Fasilitas ini dibebani bunga sebesar 8% per tahun pada tahun 2022. Fasilitas ini
               terutang dalam angsuran bulanan sampai dengan September 2029. Fasilitas ini dijamin dan memiliki ketentuan
               atau rasio keuangan yang sama dengan fasilitas jangka pendek.
               Pembayaran pokok pinjaman pada tahun 2022 sebesar Rp 23.760.000.000.
               PT Bank Maspion Indonesia Tbk
               Pada tanggal 25 Januari 2023, ITR, entitas anak memperoleh fasilitas kredit berupa fasilitas fixed loan anuitas
               dengan batas maksimum sebesar Rp 50 miliar. Fasilitas ini dibebani bunga sebesar 8,5% per tahun pada tahun
               2023. Fasilitas ini untuk jangka waktu selama 60 bulan. Fasilitas ini dijamin dan memiliki ketentuan yang sama
               dengan fasilitas jangka pendek.
               PT Bank Central Asia Tbk
               Pada tanggal 12 April 2019, INT, entitas anak, memperoleh fasilitas kredit investasi dengan batas maksimum
               sebesar Rp 40 miliar. Fasilitas ini dibebani bunga sebesar 10,25% per tahun pada tahun 2022 dan terutang dalam
               angsuran bulanan sampai dengan April 2024. Fasilitas ini dijamin dengan persediaan dan aset tetap tertentu milik
               INT dan corporate guarantee dari Perusahaan.
               Entitas anak terikat dengan beberapa batasan,antara lain:
                    Rasio lancar minimum 1x.
                    Rasio debt to equity maksimum 1x.
                    Rasio debt service coverage minimum 1,25x.
               Pembayaran pokok pinjaman pada tahun 2022 adalah sebesar Rp 8.000.000.000.
               PT BCA Finance
               Pada tahun 2018-2022, ITR, ITK, BRT dan INT, entitas anak, mengadakan perjanjian kredit kepemilikan kendaraan
               dengan angsuran bulanan hingga tahun 2025. Fasilitas ini dibebani bunga sebesar 3%-7,49% per tahun pada
               tahun 2022.
               Pembayaran pokok pinjaman pada tahun 2022 sebesar Rp 989.442.022.
               PT Clipan Finance Indonesia Tbk
               Pada tahun 2022, ITR, entitas anak, mengadakan perjanjian kredit kepemilikan kendaraan dengan angsuran
               bulanan hingga tahun 2024. Fasilitas ini dibebani bunga sebesar 2,68% per tahun pada tahun 2022.
               Pembayaran pokok pinjaman pada tahun 2022 adalah sebesar Rp 158.841.968.




                                                                  35
Page 43
                                                       FINAL DRAFT
      PT INTEGRA INDOCABINET TBK DAN ENTITAS ANAKNYA                                                            Date:
      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM TIDAK DIAUDIT
      Tanggal 30 September 2023
      dan periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal tersebut
      (Mata Uang Rupiah Indonesia)
     13. UTANG BANK DAN LEMBAGA KEUANGAN BUKAN BANK (Lanjutan)
Approved by:
          b.     Utang bank dan lembaga keuangan bukan bank jangka panjang terdiri dari: (Lanjutan)
                 Kepatuhan atas Syarat-syarat Pinjaman
                 Pada tanggal 30 September 2023, Kelompok Usaha telah memenuhi semua persyaratan pinjaman-pinjaman
                 tersebut di atas seperti disebutkan dalam perjanjian kredit terkait atau memperoleh surat pernyataan pelepasan
                 tuntutan (waiver) sebagaimana diperlukan.


     14. UTANG USAHA
          a.     Akun ini terdiri dari utang kepada pemasok sebagai berikut:


                                                      30 September 2023         31 Desember 2022
                                                        (Tidak diaudit)             (Diaudit)

          Pihak ketiga
          Impor                                              3,834,928,778           7,377,082,705
          Lokal                                            111,550,360,472          79,587,575,324
          Jumlah                                           115,385,289,250          86,964,658,029

          Pihak berelasi
              PT Integriya Dekorindo                         1,071,864,547               8,000,000
          Jumlah                                           116,457,153,797          86,972,658,029



          b.     Berdasarkan mata uang

                                                      30 September 2023         31 Desember 2022
                                                        (Tidak diaudit)             (Diaudit)

           Rupiah                                         112,622,225,019           79,595,575,324
           Dollar Amerika Serikat                           3,557,977,107            7,180,386,905
           Euro                                               143,689,285                        -
           RMB                                                133,262,386              196,695,800
           Sub Jumlah                                     116,457,153,797           86,972,658,029



          c.     Berdasarkan umur
                                                      30 September 2023         31 Desember 2022
                                                        (Tidak diaudit)             (Diaudit)

               1 - 30 hari                                 115,409,173,262          82,924,183,731
               31 - 60 hari                                    374,981,377           2,193,101,492
               61 – 90 hari                                    667,517,658             583,878,840
               > 90 hari                                         5,481,500           1,271,493,966

               Sub Jumlah                                  116,457,153,797          86,972,658,029

          Utang usaha merupakan utang tanpa jaminan dan tidak dikenakan bunga.




                                                                    36
Page 44
                                                FINAL DRAFT
      PT INTEGRA INDOCABINET TBK DAN ENTITAS ANAKNYA                                                  Date:
      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM TIDAK DIAUDIT
      Tanggal 30 September 2023
      dan periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal tersebut
      (Mata Uang Rupiah Indonesia)

     15. ASET HAK GUNA – BERSIH
Approved by:
                                                       30 September 2023

                            Saldo Awal        Penambahan             Pengurangan    Reklas             Saldo Akhir



     Biaya Perolehan
     Sewa pembiayaan

     Kendaraan               13,090,469,213      657,424,054                   -    (4,803,131,052)       8,944,762,215

     Alat-alat berat                      -                 -                  -                  -                   -

     Mesin dan peralatan     91,785,070,850     8,633,833,860                  -   (37,451,645,113)      62,967,259,597
     Sewa bangunan                        -                 -                  -                  -                   -



     Jumlah                 104,875,540,063     9,291,257,914                  -   (42,254,776,165)      71,912,021,812

     Akumulasi Penyusutan

     Sewa pembiayaan

     Kendaraan                2,750,991,176     1,081,752,438                  -    (1,547,047,758)       2,285,695,856

     Alat-alat berat                      -                 -                  -                  -                   -

     Mesin dan peralatan     13,692,648,543     3,418,045,488                  -    (8,554,626,036)       8,556,067,995

     Sewa bangunan                        -                 -                  -                  -                   -



     Jumlah                  16,443,639,719     4,499,797,926                  -   (10,101,673,794)      10,841,763,851

     Nilai Buku              88,431,900,344                                                              61,070,257,961




                                                        31 Desember 2022

                            Saldo Awal        Penambahan             Pengurangan    Reklas             Saldo Akhir



     Biaya Perolehan

     Sewa pembiayaan

     Kendaraan               12,570,469,213     3,378,500,000                  -    (2,858,500,000)      13,090,469,213

     Alat-alat berat                      -                 -                  -                  -                   -

     Mesin dan peralatan     94,728,818,435    16,490,373,159                  -   (19,434,120,744)      91,785,070,850

     Sewa bangunan                        -                 -                  -                  -                   -



     Jumlah                 107,299,287,648    19,868,873,159                  -   (22,292,620,744)     104,875,540,063

     Akumulasi Penyusutan

     Sewa pembiayaan

     Kendaraan                2,083,018,350     1,877,550,951                  -    (1,209,578,125)       2,750,991,176

     Alat-alat berat                      -                 -                  -                  -                   -

     Mesin dan peralatan     11,365,360,392     6,390,798,350                  -    (4,063,510,199)      13,692,648,543
     Sewa bangunan                        -                 -                  -                  -                   -



     Jumlah                  13,448,378,742     8,268,349,301                  -    (5,273,088,324)      16,443,639,719

     Nilai Buku              93,850,908,906                                                              88,431,900,344


     Berdasarkan evaluasi yang dilakukan, manajemen berpendapat bahwa tidak terdapat kejadian atau perubahan keadaan
     yang mengindikasikan penurunan nilai aset hak-guna pada tanggal 30 September 2023.


                                                                37
Page 45
                                                   FINAL DRAFT
      PT INTEGRA INDOCABINET TBK DAN ENTITAS ANAKNYA                                       Date:
      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM TIDAK DIAUDIT
      Tanggal 30 September 2023
      dan periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal tersebut
      (Mata Uang Rupiah Indonesia)
     16. PERPAJAKAN
Approved by:
          a.   Pajak dibayar dimuka:
               Akun ini terdiri dari:
                                         30 September 2023            31 Desember 2022
                                           (Tidak diaudit)                 (Diaudit)


          Perusahaan
          Pajak Pertambahan Nilai              5,616,188,665              30,030,410,970
               Pasal 23                                      -                   144,617
          Entitas anak
          Pajak Pertambahan Nilai             36,401,982,481               4,863,099,459


          Jumlah                              42,018,171,146              34,893,655,046
          b. Utang pajak terdiri dari:

                                         30 September 2023            31 Desember 2022
                                           (Tidak diaudit)                (Diaudit)
          Perusahaan
          Pajak penghasilan (PPh):
            Pasal 4 (2)                           49,590,934                  7,698,192
            Pasal 21                             270,124,728                293,261,949
            Pasal 22                               8,819,988                  5,406,731
            Pasal 23                              77,312,337                 90,907,684
            Pasal 25                           1,235,713,422              1,224,040,705
            Pasal 29
               Tahun 2023                      9,507,914,332                          -
               Tahun 2022                                  -              6,102,494,035

          Sub-jumlah                          11,149,475,741              7,723,809,296

                                         30 September 2023            31 Desember 2022
                                           (Tidak diaudit)                (Diaudit)
          Entitas Anak
          Pajak Pertambahan Nilai              1,519,243,068              1,489,420,271
          Surat Ketetapan Pajak
            Kurang Bayar                               6,000                456,342,505
          Pajak Bumi dan Bangunan              1,632,779,020                          -
          Pajak penghasilan (PPh):
            Pasal 4 (2)                          147,462,675                151,705,302
            Pasal 15                               4,127,476                  9,756,835
            Pasal 21                             229,072,197                250,149,062
            Pasal 22                             155,114,592                 16,895,839
            Pasal 23                             499,596,856                150,664,113
            Pasal 25                           2,569,995,584              6,552,454,056
            Pasal 29
               Tahun 2022                                  -                877,708,539
          Sub-jumlah                           6,757,397,468              9,955,096,522

          Jumlah                              17,906,873,209             17,678,905,818


                                                                 38
Page 46
                                                                     FINAL DRAFT
      PT INTEGRA INDOCABINET TBK DAN ENTITAS ANAKNYA                                                                                                          Date:
      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM TIDAK DIAUDIT
      Tanggal 30 September 2023
      dan periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal tersebut
      (Mata Uang Rupiah Indonesia)
     16. PERPAJAKAN (Lanjutan)
Approved by:
            c. Lain-lain

                      Pada tahun 2022, Kelompok Usaha memperoleh surat ketetapan pajak sebagai berikut :

                                                                                     2022
                                   Surat Ketetapan                                                                                                     Tanggal Surat Ketetapan
               Entitas                                       Jenis Pajak                             Periode                        Jumlah
                                        Pajak                                                                                                                   Pajak

      Perusahaan                  Lebih Bayar        Pajak Pertambahan Nilai                    Desember 2020                       13,431,248,692             April 2022

                                  Lebih Bayar        Pajak Pertambahan Nilai          April, Juli-Oktober, Desember 2021            52,323,501,682     Januari-Februari, Juni 2022

                                  Lebih Bayar        Pajak Pertambahan Nilai                 Januari-Oktober 2022                   55,213,785,205     Maret, Mei-Desember 2022

                                  Kurang Bayar       Pajak Pertambahan Nilai                         Juni 2021                         10,556,000               Juni 2022

                                  Kurang Bayar       Pajak Pertambahan Nilai                   Januari, April 2020                     10,233,800               Mei 2022

      PT Intertrend Utama         Lebih Bayar        Pajak Pertambahan Nilai            Juni-Oktober, Desember 2021                129,374,481,484   Januari-Februari, Mei, Juli 2022

                                  Lebih Bayar        Pajak Pertambahan Nilai                 Januari-Oktober 2022                  110,986,242,265       Maret-Desember 2022

      PT Interkraft               Lebih Bayar        Pajak Pertambahan Nilai             September, Desember 2021                    5,247,658,906          Maret, Juni 2022

                                  Lebih Bayar        Pajak Pertambahan Nilai               Februari-September 2022                  20,334,298,301          Januari-Maret 2021
                                                                                       Juli-Agustus, Oktober, Desember                               April, Juni, Agustus-September,
      PT Intera Indonesia         Lebih Bayar        Pajak Pertambahan Nilai                         2021                           21,745,559,751     November-Desember 2022
                                                                                                                                                         April-Agustus, Oktober-
                                  Lebih Bayar        Pajak Pertambahan Nilai                Januari-September 2022                  33,677,919,487            November 2022

      PT Narkata Rimba            Lebih Bayar        Pajak Penghasilan Pasal 29                        2020                          2,657,140,200             Maret 2022

                                  Kurang Bayar       Pajak Penghasilan Pasal 23                        2020                            61,947,865              Maret 2022
      PT Belayan River
      Timber                      Lebih Bayar        Pajak Penghasilan Pasal 29                        2021                           849,283,407               Mei 2022

                                  Lebih Bayar        Pajak Penghasilan Pasal 29                        2020                          5,875,805,536            Januari 2022

                                  Kurang Bayar       Pajak Pertambahan Nilai             September, Desember 2020                     586,333,618             Januari 2022

                                  Kurang Bayar       Pajak Penghasilan Pasal 15               Mei, Desember 2020                         7,189,939            Januari 2022

                                  Kurang Bayar       Pajak Penghasilan Pasal 22               Februari-April 2020                      36,672,281             Januari 2022

                                  Kurang Bayar       Pajak Penghasilan Pasal 23             Februari, Desember 2020                   156,333,332             Januari 2022

                                  Kurang Bayar       Pajak Penghasilan Pasal 4 (2)              Desember 2020                            2,671,454            Januari 2022




     17. LIABILITAS KONTRAK
            Akun ini terdiri dari uang muka yang diterima dari pelanggan:
                                                        30 September 2023                                            31 Desember 2022
                                                          (Tidak diaudit)                                                (Diaudit)

            Pihak berelasi
            PT Integriya Dekorindo                                                               -                             38,650,146

            Pihak ketiga
            Ekspor                                                                         -                                8,982,959,537
            Lokal                                                              2,000,000,000                                2,387,374,694

            Jumlah                                                             2,000,000,000                               11,408,984,377

     18. UTANG OBLIGASI DAN SUKUK MUDHARABAH
            a.        Utang obligasi terdiri dari:
                                                                       30 September 2023                             31 Desember 2022
                                                                         (Tidak diaudit)                                 (Diaudit)
            Nilai nominal                                                  657,820,000,000                              657,820,000,000
            Dikurangi biaya emisi obligasi
              ditangguhkan yang belum diamortisasi                              (1,917,812,239)                             (3,355,862,597)
            Jumlah                                                             655,902,187,761                             654,464,137,403

            Bagian jatuh tempo dalam
             waktu satu tahun                                                                -                                           -
            Bagian jangka panjang                                              655,902,187,761                             654,464,137,403

                                                                                      39
Page 47
                                                   FINAL DRAFT
      PT INTEGRA INDOCABINET TBK DAN ENTITAS ANAKNYA                                                           Date:
      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM TIDAK DIAUDIT
      Tanggal 30 September 2023
      dan periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal tersebut
      (Mata Uang Rupiah Indonesia)
     18. UTANG OBLIGASI DAN SUKUK MUDHARABAH (Lanjutan)
Approved by:
          b.   Sukuk mudharabah terdiri dari:
                                                    30 September 2023           31 Desember 2022
                                                      (Tidak diaudit)               (Diaudit)

          Nilai nominal                                 206,530,000,000             206,530,000,000
          Bagian jatuh tempo
            dalam waktu satu tahun                                    -                           -
          Jumlah                                        206,530,000,000             206,530,000,000

           “Obligasi Berkelanjutan I Integra Indocabinet Tahap II Tahun 2022 (“Obligasi”) dan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I
           Integra Indocabinet Tahap II Tahun 2022” (“Sukuk Mudharabah”)

           Pada tanggal 28 Maret 2022, Perusahaan telah mencatatkan di Bursa Efek Indonesia untuk “Obligasi Berkelanjutan I
           Integra Indocabinet Tahap II Tahun 2022 (“Obligasi”) dan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Integra Indocabinet
           Tahap II Tahun 2022” (“Sukuk Mudharabah”) masing-masing sebesar Rp 250.000.000.000 dan Rp 109.030.000.000.

           Obligasi Perusahaan yang dikeluarkan terdiri dari dua (2) seri, yaitu Obligasi Seri A dan Obligasi Seri B dengan
           penawaran masing-masing 100% dari jumlah pokok Obligasi. Rincian Obligasi yang telah didistribusikan kepada
           masyarakat adalah sebagai berikut:
           -   Seri A sebesar Rp 197.470.000.000 dengan tingkat bunga tetap sebesar 9% per tahun yang dibagikan per tiga
               (3) bulan, berjangka waktu tiga (3) tahun; dan
           -   Seri B sebesar Rp 52.530.000.000 dengan tingkat bunga tetap sebesar 9,75% per tahun yang dibagikan per tiga
               (3) bulan, berjangka waktu lima (5) tahun.

           Sukuk Mudharabah Perusahaan yang dikeluarkan terdiri dari dua (2) seri, yaitu Sukuk Mudharabah Seri A dan Sukuk
           Mudharabah Seri B dengan penawaran masing-masing 100% dari jumlah pokok Sukuk Mudharabah. Rincian Sukuk
           Mudharabah yang telah didistribusikan kepada masyarakat adalah sebagai berikut:
           -  Seri A sebesar Rp 83.800.000.000 dengan indikasi pendapatan bagi hasil sebesar 9% per tahun yang dibagikan
              per tiga (3) bulan, berjangka waktu tiga (3) tahun; dan
           -  Seri B sebesar Rp 25.230.000.000 dengan indikasi pendapatan bagi hasil sebesar 9,75% per tahun yang
              dibagikan per tiga (3) bulan, berjangka waktu lima (5) tahun.

           Berdasarkan pemeringkatan dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (“Pefindo”), Perusahaan memperoleh peringkat idA
           (Single A) untuk Obligasi dan idA(sy) (Single A Syariah) untuk Sukuk Mudharabah.

           Obligasi dan Sukuk Mudharabah di atas tidak dijamin dengan jaminan khusus, tetapi dijamin dengan seluruh harta
           kekayaan Perusahaan baik barang bergerak maupun barang tidak bergerak, baik yang telah ada maupun yang akan
           ada di kemudian hari sesuai dengan ketentuan dalam pasal 1131 dan 1132 Kitab Undang-undang Hukum Perdata.

           Perusahaan menggunakan dana Obligasi dan Sukuk Mudharabah tersebut, setelah dikurangi dengan biaya emisi,
           sebagai modal kerja Perusahaan dan telah dicatatkan di Bursa Efek Indonesia dengan wali amanat PT Bank
           Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk.

           “Obligasi Berkelanjutan I Integra Indocabinet Tahap I Tahun 2021 (“Obligasi”) dan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I
           Integra Indocabinet Tahap I Tahun 2021” (“Sukuk Mudharabah”)

           Pada tanggal 15 April 2021, Perusahaan telah mencatatkan di Bursa Efek Indonesia untuk “Obligasi Berkelanjutan I
           Integra Indocabinet Tahap I Tahun 2021 (“Obligasi”) dan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Integra Indocabinet
           Tahap I Tahun 2021” (“Sukuk Mudharabah”) masing-masing sebesar Rp 450.000.000.000 dan Rp 150.000.000.000.

           Obligasi Perusahaan yang dikeluarkan terdiri dari dua (2) seri, yaitu Obligasi Seri A dan Obligasi Seri B dengan
           penawaran masing-masing 100% dari jumlah pokok Obligasi. Rincian Obligasi yang telah didistribusikan kepada
           masyarakat adalah sebagai berikut:

           -    Seri A sebesar Rp 42.180.000.000 dengan tingkat bunga tetap sebesar 9% per tahun yang dibagikan per tiga (3)
                bulan, berjangka waktu 370 hari; dan
           -    Seri B sebesar Rp 407.820.000.000 dengan tingkat bunga tetap sebesar 10,25% per tahun yang dibagikan per
                tiga (3) bulan, berjangka waktu tiga (3) tahun.

           Sukuk Mudharabah Perusahaan yang dikeluarkan terdiri dari dua (2) seri, yaitu Sukuk Mudharabah Seri A dan Sukuk
           Mudharabah Seri B dengan penawaran masing-masing 100% dari jumlah pokok Sukuk Mudharabah. Rincian Sukuk
           Mudharabah yang telah didistribusikan kepada masyarakat adalah sebagai berikut:

                                                                40
Page 48
                                                     FINAL DRAFT
      PT INTEGRA INDOCABINET TBK DAN ENTITAS ANAKNYA                                                                Date:
      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM TIDAK DIAUDIT
      Tanggal 30 September 2023
      dan periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal tersebut
      (Mata Uang Rupiah Indonesia)
     18. UTANG OBLIGASI DAN SUKUK MUDHARABAH (Lanjutan)
Approved by:
          b.   Sukuk mudharabah terdiri dari: (Lanjutan)
           “Obligasi Berkelanjutan I Integra Indocabinet Tahap I Tahun 2021 (“Obligasi”) dan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I
           Integra Indocabinet Tahap I Tahun 2021” (“Sukuk Mudharabah”) (Lanjutan)
           Sukuk Mudharabah Perusahaan yang dikeluarkan terdiri dari dua (2) seri, yaitu Sukuk Mudharabah Seri A dan Sukuk
           Mudharabah Seri B dengan penawaran masing-masing 100% dari jumlah pokok Sukuk Mudharabah. Rincian Sukuk
           Mudharabah yang telah didistribusikan kepada masyarakat adalah sebagai berikut: (Lanjutan)
           -    Seri A sebesar Rp 52.500.000.000 dengan indikasi pendapatan bagi hasil sebesar 9% per tahun yang dibagikan
                per tiga (3) bulan, berjangka waktu 370 hari; dan
           -    Seri B sebesar Rp 97.500.000.000 dengan indikasi pendapatan bagi hasil sebesar 10,25% per tahun yang
                dibagikan per tiga (3) bulan, berjangka waktu tiga (3) tahun.
           Berdasarkan pemeringkatan dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (“Pefindo”), Perusahaan memperoleh peringkat idA-
           (Single A Minus) untuk Obligasi dan idA-(sy) (Single A Minus Syariah) untuk Sukuk Mudharabah.
           Obligasi dan Sukuk Mudharabah di atas dijamin dengan Hak Guna Bangunan milik ITK, piutang usaha dan
           persediaan tertentu milik Perusahaan.
           Perusahaan menggunakan dana Obligasi dan Sukuk Mudharabah tersebut, setelah dikurangi dengan biaya emisi,
           untuk melakukan pelunasan utang entitas anak, ITK dan INT, pada Indonesia Eximbank dan sisanya dipergunakan
           sebagai modal kerja Perusahaan dan telah dicatatkan di Bursa Efek Indonesia dengan wali amanat PT Bank Rakyat
           Indonesia (Persero) Tbk.
           Obligasi dan Sukuk Mudharabah yang diterbitkan Perusahaan mencakup persyaratan yang membatasi hak
           Perusahaan (negative covenants) antara lain untuk tidak melakukan hal-hal tertentu tanpa persetujuan tertulis Wali
           Amanat sebagaimana diatur dalam Perjanjian Wali Amanat, antara lain:
           -   Melakukan penggabungan atau peleburan dengan perusahaan lain yang akan menyebabkan bubarnya
               Perusahaan atau yang akan mempunya dampak negatif yang material.
           -   Mengurangi modal dasar, modal ditempatkan dan modal disetor Perusahaan.
           -   Menjaminkan dan/atau membebani dengan caraapapun aset Kelompok Usaha.
           -   Mengalihkan aset tetap yang jumlahnya melebihi 20% dari total aset Perusahaan.
           -   Mengubah bidang usaha utama.
           -   Mengajukan permohonan pailit atau permohonan penundaan kewajiban pembayaranutang.
           -   Mengeluarkan obligasi, sukuk atau efek-efek lainnya melalui Pasar Modal yang dijamin secara khusus.
           Di samping itu, Perusahaan juga diwajibkan untuk memelihara beberapa rasio keuangan sebagai berikut:
           -   EBITDA terhadap jumlah beban bunga minimal 1,25x.
           -   Rasio debt to equity maksimum 3x.
           Pada tanggal pelaporan, Perusahaan telah memenuhi seluruhnya persyaratan rasio-rasio keuangan yang ditentukan
           pada perjanjian penerbitan Obligasi dan Sukuk Mudharabah.
           Saldo beban bunga terutang tahun 2022 sebesar Rp 12.005.833.333 yang dicatat sebagai bagian dari “Beban akrual”
           pada laporan posisi keuangan konsolidasian.

     19. MODAL SAHAM DAN TAMBAHAN MODAL DISETOR
          a.   Modal Saham

               Rincian pemegang saham Perusahaan dan persentase kepemilikannya pada tanggal 30 September 2023 dan 31
               Desember 2022 berdasarkan catatan yang dibuat PT Datindo Entrycom, Biro Administrasi Efek adalah sebagai
               berikut:


                                                                           30 September 2023 (Tidak Diaudit)

                                                   Jumlah Saham                  Persentase                    Jumlah
                 Pemegang Saham                   Ditempatkan dan                Kepemilikan                    (Rp)
                                                   Disetor Penuh

               PT Integra Indo Lestari                     4,573,835,000                  71.05%                457,383,500,000
               Komisaris
                 Stephanie Kane Ilham                        10,000,000                     0,16%                 1,000,000,000
               Direksi
                 Halim Rusli                                 25,000,000                     0.39%                 2,500,000,000
                Widjaja Karli                                20,000,000                     0.31%                 2,000,000,000

                                                                   41
Page 49
                                                   FINAL DRAFT
      PT INTEGRA INDOCABINET TBK DAN ENTITAS ANAKNYA                                                         Date:
      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM TIDAK DIAUDIT
      Tanggal 30 September 2023
      dan periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal tersebut
      (Mata Uang Rupiah Indonesia)
     19. MODAL SAHAM DAN TAMBAHAN MODAL DISETOR (Lanjutan)
          a.
Approved by:   Modal Saham (Lanjutan)

               Rincian pemegang saham Perusahaan dan persentase kepemilikannya pada tanggal 30 September 2023 dan 31
               Desember 2022 berdasarkan catatan yang dibuat PT Datindo Entrycom, Biro Administrasi Efek adalah sebagai
               berikut: (Lanjutan)

                                                                    30 September 2023 (Tidak Diaudit)

                                                 Jumlah Saham               Persentase                  Jumlah
                   Pemegang Saham               Ditempatkan dan             Kepemilikan                  (Rp)
                                                 Disetor Penuh

               Direksi
                 Sjany Tjandra                           10,000,000                    0.16%               1,000,000,000
                Wang Sutrisno                            10,000,000                    0.16%               1,000,000,000
               Masyarakat                             1,615,121,900                   25.08%             161,512,190,000

                                                      6,263,956,900                   97,31%             626,395,690,000
               Saham treasuri                           173,543,100                    2,69%              17,354,310,000

               Jumlah                                 6,437,500,000                    100%              643,750,000,000


                                                                      31 Desember 2022 (Diaudit)

                                                 Jumlah Saham               Persentase                  Jumlah
                   Pemegang saham               Ditempatkan dan             Kepemilikan                  (Rp)
                                                 Disetor Penuh

               PT Integra Indo Lestari                4,573,835,000                   71.05%             457,383,500,000
               Komisaris
                 Stephanie Kane Ilham                    10,000,000                    0,15%               1,000,000,000
               Direksi
                 Halim Rusli                             25,000,000                    0.39%               2,500,000,000
                Widjaja Karli                            20,000,000                    0.31%               2,000,000,000
                 Sjany Tjandra                           10,000,000                    0.15%               1,000,000,000
                Wang Sutrisno                            10,000,000                    0.15%               1,000,000,000
               Masyarakat                             1,713,515,800                   26.63%             171,351,580,000

                                                      6,362,350,800                   98,83%             636,235,080,000
               Saham treasuri                            75,149,200                    1,17%               7,514,920,000

               Jumlah                                 6,437,500,000                    100%              643,750,000,000


               Perusahaan menerbitkan program MESOP pada tanggal 12 Agustus 2022 sejumlah 75,000,000 lembar saham
               dengan harga pelaksanaan Rp 298 per saham. Pada tanggal 15 Agustus 2022 jumlah saham tersebut efektif
               dicatatkan di Bursa Efek Indonesia. MESOP tersebut menghasilkan tambahan modal disetor di atas nilai nominal
               sebesar Rp 14.850.000.000.

               Perubahan peningkatan modal ditempatkan dan disetor berdasarkan program MESOP ini dicatat di Kementerian
               Hukum dan Hak Asasi Manusia No. AHU-AH.01.03-0007286 tanggal16 Januari 2023 sehingga modal saham
               meningkat dari Rp 636.250.000.000 menjadi Rp 643.750.000.000.

               Berdasarkan akta notaris Risalah Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (“RUPS”) No. 2 tanggal 15 Juli 2022
               dari notaris Dyah Ayu Ambarwati, S.H., M.Kn., para pemegang saham telah menyetujui penggunaan alokasi laba
               bersih tahun 2021 sebagai berikut:

               -   Membagikan 7,66% dividen tunai sebesar Rp 40.867.780.204 atau Rp 6,5 per saham.
               -   Sejumlah Rp 494.268.062.435 ditetapkan sebagai dana cadangan sesuai dengan Anggaran Dasar Perusahaan.
               -   Sisa laba bersih akan digunakan untuk keperluan modal kerja Perusahaan dan disajikan sebagai saldo laba
                   yang belum ditentukan penggunaannya.



                                                               42
Page 50
                                                           FINAL DRAFT
      PT INTEGRA INDOCABINET TBK DAN ENTITAS ANAKNYA                                                                  Date:
      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM TIDAK DIAUDIT
      Tanggal 30 September 2023
      dan periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal tersebut
      (Mata Uang Rupiah Indonesia)
     19. MODAL SAHAM DAN TAMBAHAN MODAL DISETOR (Lanjutan)
Approved by:
          a.   Modal Saham (Lanjutan)
               Pada tanggal 25 Maret 2022, Perusahaan melalui surat No. 055/WOOD/03/2022 mengajukan permohonan
               persetujuan pembelian kembali saham Perusahaan (saham treasuri) kepada Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”)
               sebanyak-banyaknya sebesar Rp 100.000.000.000. Pembelian kembali tersebut dilakukan dalam jangka waktu 3
               bulan, dari tanggal 25 Maret 2022 hingga 24 Juni 2022 dan dilakukan dalam beberapa kali transaksi.
               Pada tahun 2022, total saham yang dibeli adalah sebanyak 75.149.200 lembar (nilai nominal Rp 100 per lembar)
               dengan nilai sebesar Rp 49.643.362.000. Pada tanggal 31 Desember 2022, total saham treasuri 75.149.200
               lembar dengan nilai Rp 49.643.362.000.
               Pembentukan saldo laba yang telah ditentukan penggunaannya
               Dalam rangka memenuhi Undang-Undang Perseroan Terbatas No. 40 Tahun 2007, yang mengharuskan
               perusahaan-perusahaan secara bertahap mencadangkan sekurang-kurangnya 20% dari modal yang ditempatkan
               sebagai cadangan dana umum, para pemegang saham menyetujui pencadangan sebagian dari saldo laba
               Perusahaan sebagai cadangan dana umum sebesar Rp 494.268.062.435 pada tahun 2022 yang diputuskan dalam
               RUPS pada tanggal 15 Juli 2022.
          b.   Tambahan modal disetor
               Rincian akun tambahan modal disetor adalah sebagai berikut:
                                                   30 September 2023             31 Desember 2022
                                                        (Tidak diaudit)                 (Diaudit)


           Tambahan modal disetor                       236,412,562,853              236,412,562,853
               di atas nilai nominal
           Biaya emisi saham                             (6,142,500,000)              (6,142,500,000)
           Selisih transaksi kombinasi
               bisnis antar entitas
               sepengendali                               82,846,704,551              82,846,704,551
           Pengampunan pajak                               1,047,708,333                1,047,708,333


           Jumlah                                       314,164,475,737              314,164,475,737


               Saldo tambahan modal disetor di atas nilai nominal berasal dari selisih antara hasil penerimaan dari Penawaran
               Umum Perdana Saham tahun 2017 atas 1.250.000.000 lembar saham kepada masyarakat dengan nilai
               nominalnya dan MESOP.
          c.   Kombinasi bisnis entitas sepengendali
               Pada tahun 2012, Perusahaan melakukan transaksi penyertaan saham pada BRT, ITR dan ITK, entitas anak. Pada
               tahun 2020, ITR, entitas anak, melakukan transaksi penyertaan saham pada SAM. Pada tahun 2021, Perusahaan
               melakukan pelepasan penyertaan saham pada ITD
               Transaksi tersebut di atas dilakukan antara entitas sepengendali dalam rangka kombinasi bisnis sehingga
               diperlakukan dengan metode penyatuan kepemilikan sesuai dengan PSAK No. 38 (Revisi 2012) mengenai
               “Kombinasi Bisnis Entitas Sepengendali”.
               Selisih neto nilai transaksi kombinasi bisnis dengan entitas sepengendali yang dicatat sebagai “Tambahan modal
               disetor” sehubungan dengan transaksi penyertaan saham di entitas anak, dengan rincian sebagai berikut:
                                                                                   Aset bersih
                                       Tahun akuisisi          Harga jual                              Selisih
                                                                                 yang diperoleh

                      Entitas anak
                        ITD               2021              (123,300,000,000)    (61,702,637,678)   61,597,362,322
                        SAM               2020                  6,750,000,000       3,953,644,773   (2,796,355,227)
                        BRT               2012                 13,125,600,000      27,736,469,667   14,610,869,667
                        ITR               2012                  7,524,000,000       9,096,469,925     1,572,469,925
                        ITK               2012                  4,653,000,000      12,515,357,864     7,862,357,864

                      Jumlah                                 (91,247,400,000)     (8,400,695,449)   82,846,704,551


                                                                            43
Page 51
                                                       FINAL DRAFT
      PT INTEGRA INDOCABINET TBK DAN ENTITAS ANAKNYA                                                            Date:
      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM TIDAK DIAUDIT
      Tanggal 30 September 2023
      dan periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal tersebut
      (Mata Uang Rupiah Indonesia)
     20. KEPENTINGAN NON-PENGENDALI
Approved by:
          Tabel berikut ini menjelaskan komponen dari hak pemegang saham non-pengendali entitas anak pada tanggal 30
          September 2023 dan 2022 sebagai berikut:
                                          30 September 2023             31 Desember 2022
                                            (Tidak diaudit)                 (Diaudit)


          PT Inter Kayu Mandiri                  3,318,985,380               3,318,985,380
          PT Interkraft                          2,803,388,627               2,738,280,090
          PT Intertrend Utama                    2,430,425,139               2,362,365,865
          PT Belayan River Timber               (3,991,294,877)             (1,918,980,122)
          PT Intera Indonesia                        811,270,699               747,435,968
          PT Narkata Rimba                           464,931,445             1,283,461,607
          PT Kandelia Alam                       1,649,093,637               1,649,093,637


          Jumlah                                 7,486,800,050              10,180,642,425

     21. PENJUALAN BERSIH
          Rincian penjualan bersih konsolidasian adalah sebagai berikut:
                                            30 September 2023             30 September 2022
                                              (Tidak diaudit)               (Tidak diaudit)
           Ekspor
               Manufaktur
                    Building component           898,434,732,263             2,411,580,960,656
                    Set up                       255,351,828,498              789,356,432,163
                    Knock down                   477,505,580,009              519,311,825,346


           Lokal
               Manufaktur
                    Building component            14,750,538,449                35,708,166,428
                    Set up                        11,679,130,506                14,522,785,277
                    Knock down                    13,884,306,764                 9,133,613,237
               Kehutanan                          33,465,976,262              115,253,920,707


           Jumlah                              1,705,072,092,751             3,894,867,703,814

          Rincian pelanggan yang memiliki transaksi penjualan lebih dari 10% dari jumlah penjualan bersih konsolidasian adalah
          sebagai berikut:

                                                  30 September 2023                              30 September 2022
                                                    (Tidak diaudit)                                (Tidak diaudit)
                                                              Persentase terhadap                             Persentase
                                            Jumlah             jumlah penjualan               Jumlah       terhadap jumlah
                                                                    bersih                                 penjualan bersih


           Target Store                  309,530,432,037                    18.15%                     -                      -
           Starbright Forever, Llc       188,897,399,973                    11.08%                     -                      -
           Hampton Lumber
           Sales                                         -                          -    744,510,222,835                16.45%
           Costco Wholesale
           Corporation                                   -                          -    689,730,482,007                15.24%
                                                                   44
Page 52
                                                      FINAL DRAFT
      PT INTEGRA INDOCABINET TBK DAN ENTITAS ANAKNYA                                               Date:
      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM TIDAK DIAUDIT
      Tanggal 30 September 2023
      dan periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal tersebut
      (Mata Uang Rupiah Indonesia)
     22.    BEBAN POKOK PENJUALAN
Approved by:
            Rincian beban pokok penjualan adalah sebagai berikut:
                                                   30 September 2023        30 September 2022
                                                     (Tidak diaudit)          (Tidak Diaudit)


           Manufaktur dan Kehutanan
           Pemakaian bahan baku                        587,471,682,753        1,844,585,323,890
           Upah buruh langsung                         173,104,575,818          313,324,598,897
           Beban pabrikasi                             330,147,716,338          421,755,111,139
           Jumlah beban produksi                      1,090,723,974,909       2,579,665,033,926


           Barang dalam proses
                      Awal tahun                       453,947,094,750          516,015,807,630
                      Akhir tahun                     (526,116,723,874)        (523,653,969,420)
           Jumlah beban pokok produksi                1,018,554,345,785       2,572,026,872,136


           Persediaan barang jadi
                      Awal tahun                       665,045,715,891          482,765,473,214
                      Pembelian barang jadi              92,285,197,995         165,638,568,105
                      Akhir tahun                     (606,462,803,268)        (673,004,634,968)
           Sub-jumlah                                 1,169,422,456,403       2,547,426,278,487


           Sub-jumlah                                 1,169,422,456,403       2,547,426,278,487


           Jumlah beban pokok penjualan               1,169,422,456,403       2,547,426,278,487


     23. BEBAN PENJUALAN DAN UMUM DAN ADMINISTRASI

           Rincian beban penjualan dan umum dan administrasi adalah sebagai berikut:
                                                     30 September 2023      30 September 2022
                                                       (Tidak diaudit)         (Tidak diaudit)


           Beban penjualan
           Kurir dan ekspor                               38,063,823,090        468,359,769,452
           Gaji dan tunjangan                              2,880,992,930           3,583,005,533
           Ongkos angkut                                   6,787,371,250           9,871,866,151
           Perjalanan Dinas                                  711,359,293           2,410,197,895
           Riset dan Pengembangan                          2,774,165,555           3,296,858,068
           Promosi                                         1,788,900,410           3,240,199,253
           Komisi                                         40,699,091,854         83,418,793,511
           Lain-lain (masing-
                     masing dibawah Rp 2 miliar)          66,741,161,968        120,158,465,580
           Jumlah                                        160,446,866,350        694,339,155,443




                                                                   45
Page 53
                                                      FINAL DRAFT
      PT INTEGRA INDOCABINET TBK DAN ENTITAS ANAKNYA                                                                   Date:
      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM TIDAK DIAUDIT
      Tanggal 30 September 2023
      dan periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal tersebut
      (Mata Uang Rupiah Indonesia)
     23. BEBAN PENJUALAN DAN UMUM DAN ADMINISTRASI (Lanjutan)
Approved by:
         Rincian beban penjualan dan umum dan administrasi adalah sebagai berikut: (Lanjutan)

                                                      30 September 2023            30 September 2022
                                                         (Tidak diaudit)             (Tidak diaudit)


          Beban umum dan administrasi
          Gaji dan tunjangan                                  42,589,130,718               55,830,688,001
          Pajak                                                3,578,966,904                5,099,606,773
          Imbalan Kerja                                        9,115,831,110                8,880,358,807
          Penyusutan                                           5,429,349,309                5,002,615,210
          Asuransi                                             3,559,213,635                4,916,934,689
          Jamuan dan sumbangan                                14,210,113,509               16,678,548,437
          Keperluan kantor                                     3,122,789,588                7,791,844,254
          Sewa                                                 3,832,359,899                1,435,169,409
          Jasa profesional                                    21,239,609,745               19,333,400,671
          Perbaikan dan pemeliharaan                           1,284,451,642                2,073,142,859
          Perjalanan dinas                                     1,086,307,023                 311,618,650
          Transportasi                                         1,474,204,296                2,098,866,906
          Penyisihan penurunan nilai
                     piutang usaha                              909,623,178                             -
          Iuran dan perijinan                                   218,189,879                  132,016,212
          Lain-lain (masing-
                     masing dibawah Rp 2 miliar)               3,160,771,264                3,654,020,400
          Jumlah                                           114,810,911,699             133,238,831,278

     24. SALDO DAN TRANSAKSI SIGNIFIKAN DENGAN PIHAK-PIHAK BERELASI
          Dalam kegiatan usaha normal, Kelompok Usaha melakukan transaksi usaha dan non usaha dengan pihak-pihak
          berelasi.
          Transaksi-transaksi ini dilakukan berdasarkan persyaratan yang disetujui oleh kedua belah pihak, dimana persyaratan
          tersebut mungkin tidak sama dengan transaksi lain yang dilakukan dengan pihak-pihak yang tidak berelasi.
          a.   Sifat hubungan dan transaksi

                       Pihak-pihak berelasi                     Hubungan                             Jenis transaksi
                PT Integra Indo Lestari (IIL)      Induk Perusahaan                    Jasa professional dan beban bunga
                PT Alam Mentari Sejahtera (AMS)     Perusahaan Afiliasi                Penjualan
                PT Integriya Dekorindo (ITD)       Entitas Asosiasi                    Penjualan dan Pembelian
          b.   Transaksi
               Penjualan bersih ke pihak berelasi (sebagai persentase terhadap jumlah penjualan bersih):
                                      30 September 2023          30 September 2022
                                        (Tidak diaudit)            (Tidak diaudit)

          Penjualan Bersih - ITD              4,790,133,748               12,564,848,885
          Penjualan Bersih - AMS              2,354,024,350                2,461,998,830
          Penjualan Bersih - IIL                  2,181,652                            -

          Jumlah                              7,146,339,750               15,026,847,715

          Persentase terhadap
                    penjualan                        0.42%                        0.39%

                                                                    46
Page 54
                                                   FINAL DRAFT
      PT INTEGRA INDOCABINET TBK DAN ENTITAS ANAKNYA                                                      Date:
      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM TIDAK DIAUDIT
      Tanggal 30 September 2023
      dan periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal tersebut
      (Mata Uang Rupiah Indonesia)
     24. SALDO DAN TRANSAKSI SIGNIFIKAN DENGAN PIHAK-PIHAK BERELASI (Lanjutan)
Approved by:
          b.   Transaksi ( Lanjutan)
               Pembelian ke pihak berelasi (sebagai persentase terhadap beban pokok penjualan):
                                             30 September 2023          30 September 2022
                                               (Tidak diaudit)            (Tidak diaudit)

          Pembelian - ITD                          4,451,153,338                           -
          Sewa Bangunan - IIL                      7,188,118,812                           -

          Jumlah                                  11,639,272,150                           -

          Persentase terhadap
              Beban pokok penjualan                       1.00%                       0.00%


               Beban (sebagai persentase terhadap jumlah beban umum dan administrasi):

                                           30 September 2023         30 September 2022
                                             (Tidak diaudit)           (Tidak diaudit)

          Jasa manajemen IIL                   14,110,613,632             14,141,437,488

          Persentase terhadap
              beban umum dan
              administrasi                             12.29%                    10.61%

               IIL memberikan jasa manajemen di bidang akuntansi, keuangan, pajak, sumber daya manusia dan dukungan jasa
               teknologi informasi kepada Perusahaan, ITR, ITK, NKT, BRT dan INT.


                                         30 September 2023           30 September 2022
                                           (Tidak diaudit)             (Tidak diaudit)

          Pendapatan sewa - IIL                    15,000,000                12,000,000
          Pendapatan sewa - AMS                     9,000,000                 9,000,000


          Jumlah                                   24,000,000                21,000,000

          Persentase terhadap
                   pendapatan sewa                       13%                        8%




                                         30 September 2023           30 September 2022
                                           (Tidak diaudit)             (Tidak diaudit)


          Pendapatan bunga - ITD               5,210,733,333               1,494,535,296

          Persentase terhadap
            pendapatan bunga                            95%                         53%




                                                                47
Page 55
                                                      FINAL DRAFT
      PT INTEGRA INDOCABINET TBK DAN ENTITAS ANAKNYA                                                           Date:
      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM TIDAK DIAUDIT
      Tanggal 30 September 2023
      dan periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal tersebut
      (Mata Uang Rupiah Indonesia)
     24. SALDO DAN TRANSAKSI SIGNIFIKAN DENGAN PIHAK-PIHAK BERELASI (Lanjutan)
          c.
Approved by:    Saldo
                Aset (sebagai persentase terhadap jumlah aset):
                                          30 September 2023         31 Desember 2022
                                             (Tidak diaudit)            (Diaudit)

          Piutang usaha                         4,904,917,245             7,401,450,105
          Piutang lain-lain                   170,305,161,208           145,270,612,188
          Uang muka pembelian                               -             2,140,657,928

          Jumlah                              175,210,078,453           154,812,720,221

          Persentase terhadap
                          aset                          2.52%                     2.23%


                Liabilitas (sebagai persentase terhadap jumlah liabilitas):
                                             30 September 2023              31 Desember 2022
                                                (Tidak diaudit)                 (Diaudit)

          Utang usaha                              1,071,864,547                   8,000,000
          Utang lain-lain
                  Jangka pendek                    1,768,770,103                1,687,432,939
                  Jangka panjang                               -                            -
          Liabilitas kontrak                                   -                   38,650,146

          Jumlah                                   2,840,634,650                1,734,083,085

          Persentase terhadap
                           liabilitas                      0.09%                       0.05%

     25. LABA PER SAHAM DASAR DAN DILUSIAN
          Perhitungan laba per saham dasar dan dilusian adalah sebagai berikut:
                                                         30 September 2023           30 September 2022
                                                            (Tidak diaudit)            (Tidak diaudit)
          Laba tahun berjalan yang
                                                              59,141,807,065              300,672,632,817
            diatribusikan ke entitas induk
          Jumlah rata-rata tertimbang
               saham yang beredar                               6,362,350,800                  6,437,500,000
          Laba per saham dasar dan dilusian                              9,30                         46,71




                                                                   48
Page 56
                                                               FINAL DRAFT
      PT INTEGRA INDOCABINET TBK DAN ENTITAS ANAKNYA                                                                           Date:
      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM TIDAK DIAUDIT
      Tanggal 30 September 2023
      dan periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal tersebut
      (Mata Uang Rupiah Indonesia)

     26. ASET DAN LIABILITAS MONETER DALAM MATA UANG ASING
Approved by:
          Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, Kelompok Usaha memiliki aset dan liabilitas moneter dalam
          mata uang asing sebagai berikut:
                                         30 September 2023 (Tidak Diaudit)                            31 Desember 2022 (Diaudit)
                                     Mata Uang Asing              Ekuivalen Rupiah            Mata Uang Asing           Ekuivalen Rupiah
      ASET
      Kas dan setara kas       US$              3,115,392              48,369,576,348   US$              1,989,886                 31,302,895,881
      Piutang usaha            US$             26,114,815             405,458,619,636   US$             19,805,234             311,556,139,994


      Jumlah                                                          453,828,195,984                                          342,859,035,875


      LIABILITAS
      Utang bank dan lembaga
        keuangan bukan bank    US$              7,665,776             119,018,845,784   US$              2,333,044                 36,701,113,591
      Utang usaha              US$                229,163               3,557,977,107   US$                456,448                  7,180,386,905
                               EUR                     8,759              143,689,285   EUR                      -                              -
                               RMB                 62,728                 133,262,386   RMB                 87,145                   196,695,800


      Jumlah                                                          122,853,774,562                                              44,078,196,296


      Aset - bersih                                                   330,974,421,422                                          298,780,839,579


          Aset dan liabilitas moneter di atas dijabarkan menggunakan kurs tengah Bank Indonesia pada periode 30 September
          2023 dan Tahun 2022.

     27. PERISTIWA SETELAH TANGGAL PELAPORAN

          Pada bulan September 2023, Perusahaan menerima Surat Ketetapan Pajak Lebih Bayar atas Pajak Pertambahan Nilai
          untuk masa Juli 2023 sebesar Rp 2.202.686.852. Pengembalian lebih bayar atas Pajak Pertambahan Nilai untuk masa
          Juli 2023 telah diterima oleh Perusahaan pada tanggal 6 Oktober 2023.
          Pada bulan September 2023, ITR, entitas anak, menerima Surat Ketetapan Pajak Lebih Bayar atas Pajak Pertambahan
          Nilai untuk masa Juli 2023 sebesar Rp 4.400.320.101. Pengembalian telah diterima oleh entitas anak pada tanggal 5
          Oktober 2023.
          Pada bulan September 2023, ITK, entitas anak, menerima Surat Ketetapan Pajak Lebih Bayar atas Pajak Pertambahan
          Nilai untuk masa Juli 2023 sebesar Rp 2.358.120.987. Pengembalian telah diterima oleh entitas anak pada tanggal 10
          Oktober 2023.
          Pada bulan September 2023, INT, entitas anak, menerima Surat Ketetapan Pajak Lebih Bayar atas Pajak Pertambahan
          Nilai untuk masa Juli 2023 sebesar Rp 1.217.919.794. Pengembalian telah diterima oleh entitas anak pada tanggal 6
          Oktober 2023.




                                                                             49

File

File Open PDF
Source IDX
Size3.18 MB
Published30 Oct 2023
Pages56
Characters248,115
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

The name pass has not read this document yet.

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 5

FinancialStatement-2023-III-WOOD.xlsx done
inlineXBRL.zip done
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result