Skip to content
Back to announcement

FinancialStatement-2023-III-DYAN.pdf

Financial statement Text extracted DYAN

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 68

Page 1
Nomor Surat                      0244/DIR/DMI/DM/X/2023
Nama Emiten                      PT Dyandra Media International Tbk.
Kode Emiten                      DYAN
Perihal                          Penyampaian Laporan Keuangan Interim (KOREKSI)



Perseroan dengan ini menyampaikan laporan keuangan untuk periode 9 Bulan yang berakhir pada 30/09/2023 dengan ikhtisar sebagai berikut :



Informasi mengenai anak perusahaan Perseroan sebagai berikut :




 No      Nama      Kegiatan      Lokasi                Tahun          Status         Jumlah Aset          Satuan        Mata        Persentase
                    Usaha                             Komersil        Operasi                                           Uang           (%)
 1    PT DYANDRA Penyelenggar Jakarta Pusat             1994           Aktif         724.437.986.066      PENUH         IDR           99.56
      PROMOSIND a Acara/Event
      O           Organizer
 2    PT DYAMALL  Penunjang      Jakarta                2005           Aktif          33.236.594.459      PENUH         IDR           99.99
      GRAHA         Acara        Selatan
      UTAMA
 3    PT GRAHA      Hotel      Tangerang                2010           Aktif         200.267.924.830      PENUH         IDR           99.96
      MULTI
      UTAMA
 4    PT NUSA    Konvensi dan Jakarta Pusat             2011           Aktif         427.788.596.958      PENUH         IDR           99.99
      DUA          Eksibisi
      INDONESIA




  Dokumen ini merupakan dokumen resmi PT Dyandra Media International Tbk. yang tidak memerlukan tanda tangan karena dihasilkan secara

             elektronik. PT Dyandra Media International Tbk. bertanggung jawab penuh atas informasi tertera di dalam dokumen ini.
Page 2
[1000000] General information

Informasi umum                                                                   General information
                                               30 September 2023
Nama entitas                           PT Dyandra Media International                               Entity name
                                       Tbk.
Penjelasan perubahan nama dari akhir                                     Explanation of change in name from
periode laporan sebelumnya                                                 the end of the preceding reporting
                                                                                                          period
Kode entitas                           DYAN                                                         Entity code
Nomor identifikasi entitas             AA641                                      Entity identification number
Industri utama entitas                 Umum / General                                      Entity main industry
Standar akutansi yang dipilih          PSAK                                   Selected accounting standards
Sektor                                 C. Industrials                                                     Sector
Subsektor                              C2. Industrial Services                                        Subsector
Industri                               C22. Commercial Services                                         Industry
Subindustri                            C224. Business Support                                      Subindustry
                                       Services
Informasi pemegang saham                                                  Controlling shareholder information
                                       National Corporation
pengendali
Jenis entitas                          Local Company - Indonesia                                  Type of entity
                                       Jurisdiction
Jenis efek yang dicatatkan             Saham / Stock                                   Type of listed securities
Jenis papan perdagangan tempat                                            Type of board on which the entity is
                                       Utama / Main
entitas tercatat                                                                                           listed
Apakah merupakan laporan keuangan                                        Whether the financial statements are
satu entitas atau suatu kelompok       Entitas grup / Group entity         of an individual entity or a group of
entitas                                                                                                  entities
Periode penyampaian laporan                                                     Period of financial statements
                                       Kuartal III / Third Quarter
keuangan                                                                                           submissions
Tanggal awal periode berjalan          January 01, 2023                               Current period start date
Tanggal akhir periode berjalan         September 30, 2023                              Current period end date
Tanggal akhir tahun sebelumnya         December 31, 2022                                    Prior year end date
Tanggal awal periode sebelumnya        January 01, 2022                                  Prior period start date
Tanggal akhir periode sebelumnya       September 30, 2022                                Prior period end date
Tanggal akhir 2 tahun sebelumnya       December 31, 2021                                 Prior 2 year end date
Mata uang pelaporan                    Rupiah / IDR                      Description of presentation currency
Kurs konversi pada tanggal pelaporan                                       Conversion rate at reporting date if
jika mata uang penyajian selain rupiah                                     presentation currency is other than
                                                                                                          rupiah
Pembulatan yang digunakan dalam                                            Level of rounding used in financial
penyajian jumlah dalam laporan      Satuan Penuh / Full Amount                                       statements
keuangan
Jenis laporan atas laporan keuangan Tidak Diaudit / Unaudit             Type of report on financial statements
Jenis opini auditor                                                                  Type of auditor's opinion
Hal yang diungkapkan dalam paragraf                                                       Matters disclosed in
pendapat untuk penekanan atas suatu                                       emphasis-of-matter or other-matter
masalah atau paragraf penjelasan                                                              paragraph, if any
lainnya, jika ada
Hasil penugasan review                                                          Result of review engagement
Opini Hal Audit Utama                                                         Any Key Audit Matters Opinion
Jumlah Hal Audit Utama                                                                Total Key Audit Matters
Paragraf Hal Audit Utama                                                        Key Audit Matters Paragraph
Tanggal laporan audit atau hasil                                          Date of auditor's opinion or result of
laporan review                                                                                    review report
Auditor tahun berjalan                                                                    Current year auditor
Page 3
Nama partner audit tahun berjalan                   Name of current year audit signing
                                                                                   partner
Lama tahun penugasan partner yang                     Number of years served as audit
menandatangani                                                            signing partner
Auditor tahun sebelumnya                                                Prior year auditor
Nama partner audit tahun sebelumnya                   Name of prior year audit signing
                                                                                   partner
Kepatuhan terhadap pemenuhan                     Whether in compliance with OJK rules
peraturan OJK Nomor:                                 No. 75/POJK.04/2017 concerning
                                     Ya / Yes
75/POJK.04/2017 tentang Tanggung                responsibilities of board of directors on
Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan                                  financial statements
Kepatuhan terhadap pemenuhan                       Compliance to the independency of
independensi akuntan yang                          Accountant that provide services in
memberikan jasa audit di pasar modal               Capital Market as regulated in OJK
sesuai dengan POJK Nomor                                    rules No. 13/POJK.03/2017
13/POJK.03/2017 tentang                                  concerning The Use of Public
Penggunaan Jasa Akuntan Publik                        Accountant and Auditing Firm in
dalam Kegiatan Jasa Keuangan                              Financial Services Activities.
Page 4
[1220000] Statement of financial position presented using order of liquidity -
General Industry

Laporan posisi keuangan                                       Statement of financial position
                                 30 September 2023    31 December 2022
Aset                                                                                               Assets
  Kas dan setara kas              180,262,772,728      143,282,431,855     Cash and cash equivalents
  Piutang usaha                                                                     Trade receivables
     Piutang usaha pihak                                                    Trade receivables third
                                  161,522,609,703      231,951,709,833
     ketiga                                                                                  parties
     Piutang usaha pihak                                                  Trade receivables related
                                        69,815,499       23,914,713,252
     berelasi                                                                                parties
  Piutang lainnya                                                                   Other receivables
     Piutang lainnya pihak                                                   Other receivables third
                                    22,976,872,908       10,341,048,613
     ketiga                                                                                  parties
  Persediaan                                                                               Inventories
     Persediaan                     6,251,204,975         4,965,540,981                Inventories
  Biaya dibayar dimuka            236,433,842,112        24,885,686,724              Prepaid expenses
  Pajak dibayar dimuka             23,097,108,018        11,904,773,656                  Prepaid taxes
  Klaim atas pengembalian                                                         Claims for tax refund
                                     2,356,127,327        3,066,700,724
  pajak
  Dana yang dibatasi                                                                  Restricted funds
                                     4,375,000,000        8,500,000,000
  penggunaannya
  Piutang dari pihak berelasi                                                Receivables from related
                                     4,678,238,017        7,725,155,304
                                                                                              parties
   Investasi pada ventura                                                       Investments in joint
   bersama dan entitas                                                      ventures and associates
   asosiasi
      Investasi pada entitas                                              Investments in associates
                                    23,023,787,494       24,163,797,304
      asosiasi
   Aset pajak tangguhan              7,223,944,901        6,005,849,103           Deferred tax assets
   Aset tetap                                                                     Property, plant, and
                                  537,444,889,341       493,009,208,961
                                                                                             equipment
   Aset hak guna                    59,129,321,178       62,767,949,695            Right of use assets
   Goodwill                         26,499,000,000       25,000,000,000                        Goodwill
   Aset takberwujud selain                                                Intangible assets other than
                                       262,371,999          821,311,514
   goodwill                                                                                    goodwill
   Aset non-keuangan lainnya         5,863,565,414        6,027,405,647     Other non-financial assets
   Jumlah aset                   1,301,470,471,614    1,088,333,283,166                  Total assets
Liabilitas dan ekuitas                                                             Liabilities and equity
   Liabilitas                                                                                Liabilities
       Utang usaha                                                                Trade payables
          Utang usaha pihak                                                Trade payables third
                                    76,945,188,417      113,752,997,741
          ketiga                                                                         parties
          Utang usaha pihak                                             Trade payables related
                                          7,799,775         747,636,199
          berelasi                                                                       parties
       Utang lainnya                                                              Other payables
          Utang lainnya pihak                                              Other payables third
                                     3,052,893,546       12,165,711,815
          ketiga                                                                         parties
       Beban akrual                65,184,152,006        76,843,199,601         Accrued expenses
       Utang pajak                 35,423,294,263        38,806,144,199             Taxes payable
       Pendapatan ditangguhkan    251,625,657,543        58,116,229,392          Deferred revenue
       Utang pihak berelasi           950,300,441         1,152,153,174      Due to related parties
       Utang bank                 209,496,837,806       192,687,923,484                 Bank loans
       Utang pembiayaan                                                       Consumer financing
Page 5
  konsumen                         2,866,104,538         2,280,312,889                   payables
  Liabilitas sewa                                                           Finance lease liabilities
                                 50,184,536,078        56,485,282,007
  pembiayaan
  Kewajiban imbalan pasca                                                 Post-employment benefit
                                 28,738,449,718        24,585,172,823
  kerja                                                                                  obligations
  Jumlah liabilitas             724,475,214,131       577,622,763,324               Total liabilities
Ekuitas                                                                                           Equity
  Ekuitas yang                                                               Equity attributable to
  diatribusikan kepada                                                    equity owners of parent
  pemilik entitas induk                                                                       entity
      Saham biasa               427,296,427,900       427,296,427,900           Common stocks
      Tambahan modal                                                           Additional paid-in
                                259,248,208,686       259,248,208,686
      disetor                                                                             capital
      Komponen ekuitas                                                     Other components of
                                   7,904,859,309         7,904,859,309
      lainnya                                                                              equity
      Saldo laba                                                            Retained earnings
      (akumulasi kerugian)                                                              (deficit)
          Saldo laba yang                                                       Appropriated
          telah ditentukan       20,000,000,000        20,000,000,000      retained earnings
          penggunaannya
          Saldo laba yang                                                    Unappropriated
          belum ditentukan    ( 167,529,556,269 )   ( 228,229,280,691 )    retained earnings
          penggunaannya
      Jumlah ekuitas yang                                                      Total equity
      diatribusikan kepada                                            attributable to equity
                                546,919,939,626       486,220,215,204
      pemilik entitas induk                                                owners of parent
                                                                                       entity
   Kepentingan                                                         Non-controlling interests
                                 30,075,317,857        24,490,304,638
   non-pengendali
   Jumlah ekuitas               576,995,257,483       510,710,519,842                   Total equity
Jumlah liabilitas dan                                                      Total liabilities and equity
                              1,301,470,471,614     1,088,333,283,166
ekuitas
Page 6
[1321000] Statement of profit or loss and other comprehensive income, OCI
components presented before tax, by function - General Industry

Laporan laba rugi dan penghasilan                           Statement of profit or loss and other
komprehensif lain                                                       comprehensive income
                                     30 September 2023     30 September 2022
Penjualan dan pendapatan                                                                       Sales and revenue
                                       880,888,644,679       631,304,694,249
usaha
Beban pokok penjualan dan                                                              Cost of sales and revenue
                                     ( 611,102,276,491 )   ( 418,232,741,054 )
pendapatan
Jumlah laba bruto                      269,786,368,188       213,071,953,195                  Total gross profit
Beban penjualan                        ( 6,267,730,936 )     ( 2,572,816,242 )                   Selling expenses
Beban umum dan administrasi                                                          General and administrative
                                     ( 198,234,059,015 )   ( 177,337,693,738 )
                                                                                                         expenses
Pendapatan keuangan                       2,736,828,059         1,901,118,594                     Finance income
Beban bunga dan keuangan              ( 15,774,716,703 )    ( 16,350,182,394 )        Interest and finance costs
Bagian atas laba (rugi) entitas                                                           Share of profit (loss) of
asosiasi yang dicatat dengan               586,891,267           576,844,848      associates accounted for using
menggunakan metode ekuitas                                                                          equity method
Pendapatan lainnya                        8,458,680,162          837,418,640                         Other income
Jumlah laba (rugi) sebelum                                                         Total profit (loss) before tax
                                        61,292,261,022        20,126,642,903
pajak penghasilan
Pendapatan (beban) pajak               ( 1,102,759,983 )     ( 4,211,057,452 )             Tax benefit (expenses)
Jumlah laba (rugi) dari operasi                                                          Total profit (loss) from
                                        60,189,501,039        15,915,585,451
yang dilanjutkan                                                                          continuing operations
Jumlah laba (rugi)                      60,189,501,039        15,915,585,451                    Total profit (loss)
Pendapatan komprehensif                                                          Other comprehensive income,
lainnya, sebelum pajak                                                                                  before tax
    Pendapatan komprehensif                                                            Other comprehensive
    lainnya yang akan                                                                    income that may be
    direklasifikasi ke laba rugi,                                                     reclassified to profit or
    sebelum pajak                                                                             loss, before tax
        Jumlah pendapatan                                                                       Total other
        komprehensif lainnya                                                      comprehensive income
        yang akan direklasifikasi          180,279,308           857,372,688     that may be reclassified
        ke laba rugi, sebelum                                                     to profit or loss, before
        pajak                                                                                            tax
    Jumlah pendapatan                                                            Total other comprehensive
    komprehensif lainnya,                  180,279,308           857,372,688               income, before tax
    sebelum pajak
Pajak atas pendapatan                                                               Tax on other comprehensive
                                          ( 39,661,447 )       ( 188,621,991 )
komprehensif lainnya                                                                                   income
Jumlah pendapatan                                                                   Total other comprehensive
komprehensif lainnya, setelah              140,617,861           668,750,697                  income, after tax
pajak
Jumlah laba rugi komprehensif           60,330,118,900        16,584,336,148      Total comprehensive income
Laba (rugi) yang dapat                                                              Profit (loss) attributable to
diatribusikan
    Laba (rugi) yang dapat                                                          Profit (loss) attributable to
                                        60,288,845,118        21,117,403,523
    diatribusikan ke entitas induk                                                                 parent entity
    Laba (rugi) yang dapat                                                          Profit (loss) attributable to
    diatribusikan ke kepentingan          ( 99,344,079 )     ( 5,201,818,072 )       non-controlling interests
    non-pengendali
Laba rugi komprehensif yang                                                              Comprehensive income
dapat diatribusikan                                                                                attributable to
    Laba rugi komprehensif yang                                                        Comprehensive income
    dapat diatribusikan ke entitas      60,699,724,422        22,072,461,397       attributable to parent entity
Page 7
  induk
  Laba rugi komprehensif yang                                             Comprehensive income
  dapat diatribusikan ke        ( 369,605,522 )   ( 5,488,125,249 ) attributable to non-controlling
  kepentingan non-pengendali                                                              interests
Laba (rugi) per saham                                                     Earnings (loss) per share
  Laba per saham dasar                                                 Basic earnings per share
  diatribusikan kepada                                                      attributable to equity
  pemilik entitas induk                                             owners of the parent entity
      Laba (rugi) per saham                                          Basic earnings (loss) per
      dasar dari operasi yang               14                   5       share from continuing
      dilanjutkan                                                                    operations
Page 8
[1410000] Statement of changes in equity - General Industry - Current Year

30 September 2023


Laporan perubahan ekuitas                                                                                                                                                                                                                                                                Statement of changes in equity
                                                                                                    Selisih transaksi ekuitas                           Saldo laba yang telah   Saldo laba yang belum      Ekuitas yang dapat
                                                                                                                                 Komponen transaksi                                                                                    Kepentingan
                                                     Saham biasa       Tambahan modal disetor             dengan pihak                                       ditentukan               ditentukan          diatribusikan kepada                                   Ekuitas
                                                                                                                                   ekuitas lainnya                                                                                    non-pengendali
                                                                                                         non-pengendali                                   penggunaannya            penggunaannya              entitas induk
                                                                                                      Difference in value of
                                                                                                                                 Other components of    Appropriated retained   Unappropriated retained   Equity attributable to
                                                     Common stocks     Additional paid-in capital    equity transactions with                                                                                                      Non-controlling interests     Equity
                                                                                                                                  equity transactions        earnings                 earnings               parent entity
                                                                                                     non-controlling interests
Posisi ekuitas                                                                                                                                                                                                                                                                                                           Equity position
  Saldo awal periode sebelum penyajian kembali       427,296,427,900        259,248,208,686                 8,033,999,262           ( 129,139,953 )         20,000,000,000       ( 228,229,280,691 )         486,220,215,204             24,490,304,638        510,710,519,842    Balance before restatement at beginning of period
  Posisi ekuitas, awal periode                       427,296,427,900        259,248,208,686                 8,033,999,262           ( 129,139,953 )         20,000,000,000       ( 228,229,280,691 )         486,220,215,204             24,490,304,638        510,710,519,842           Equity position, beginning of the period
  Laba (rugi)                                                                                                                                                                        60,288,845,118           60,288,845,118               ( 99,344,079 )       60,189,501,039                                             Profit (loss)
  Pendapatan komprehensif lainnya                                                                                                                                                       410,879,304              410,879,304             ( 270,261,443 )           140,617,861                          Other comprehensive income
  Distribusi dividen kas                                                                                                                                                                                                                 ( 430,000,000 )        ( 430,000,000 )                       Distributions of cash dividends
  Setoran modal dari kepentingan non-pengendali                                                                                                                                                                                              210,000,000           210,000,000      Stock subscription from non-controlling interests
  Perubahan kepentingan non-pengendali atas                                                                                                                                                                                                                                       Changes in non-controlling interests due to partial
  pelepasan sebagian kepemilikan pada entitas anak                                                                                                                                                                                        6,174,618,741          6,174,618,741    disposal of interests in subsidiaries without loss of
  yang tidak mengakibatkan hilangnya pengendalian                                                                                                                                                                                                                                                                               control
  Posisi ekuitas, akhir periode                      427,296,427,900        259,248,208,686                 8,033,999,262           ( 129,139,953 )         20,000,000,000       ( 167,529,556,269 )         546,919,939,626             30,075,317,857        576,995,257,483                   Equity position, end of the period
Page 9
[1410000] Statement of changes in equity - General Industry - Prior Year

30 September 2022


Laporan perubahan ekuitas                                                                                                                                                                                                                                                                                                               Statement of changes in equity
                                                                                                  Cadangan keuntungan                              Selisih transaksi ekuitas                           Saldo laba yang telah   Saldo laba yang belum      Ekuitas yang dapat
                                                                                                                                                                                Komponen transaksi                                                                                    Kepentingan
                                                 Saham biasa       Tambahan modal disetor       (kerugian) investasi pada     Cadangan lainnya           dengan pihak                                       ditentukan               ditentukan          diatribusikan kepada                                   Ekuitas
                                                                                                                                                                                  ekuitas lainnya                                                                                    non-pengendali
                                                                                                    instrumen ekuitas                                   non-pengendali                                   penggunaannya            penggunaannya              entitas induk
                                                                                                  Reserve of gains (losses)                          Difference in value of
                                                                                                                                                                                Other components of    Appropriated retained   Unappropriated retained   Equity attributable to
                                                 Common stocks     Additional paid-in capital    from investments in equity    Other reserves       equity transactions with                                                                                                      Non-controlling interests     Equity
                                                                                                                                                                                 equity transactions        earnings                 earnings               parent entity
                                                                                                        instruments                                 non-controlling interests
Posisi ekuitas                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                         Equity position
  Saldo awal periode sebelum penyajian kembali   427,296,427,900        259,248,208,686              ( 2,422,217,260 )         ( 2,488,920,325 )           8,033,999,262            ( 129,139,953 )         20,000,000,000      ( 268,125,269,546 )          441,413,088,764            39,892,799,152        481,305,887,916    Balance before restatement at beginning of period
  Posisi ekuitas, awal periode                   427,296,427,900        259,248,208,686              ( 2,422,217,260 )         ( 2,488,920,325 )           8,033,999,262            ( 129,139,953 )         20,000,000,000      ( 268,125,269,546 )          441,413,088,764            39,892,799,152        481,305,887,916          Equity position, beginning of the period
  Laba (rugi)                                                                                                                                                                                                                       21,117,403,523            21,117,403,523          ( 5,201,818,072 )        15,915,585,451                                           Profit (loss)
  Pendapatan komprehensif lainnya                                                                                                                                                                                                      955,057,874               955,057,874            ( 286,307,177 )           668,750,697                        Other comprehensive income
  Distribusi dividen kas                                                                                                                                                                                                                                                                ( 103,080,000 )        ( 103,080,000 )                      Distributions of cash dividends
  Transaksi ekuitas lainnya                                                                              2,422,217,260            2,488,920,325                                                                                    ( 4,911,137,585 )                                                                                                      Other equity transactions
  Posisi ekuitas, akhir periode                  427,296,427,900        259,248,208,686                                                                    8,033,999,262            ( 129,139,953 )         20,000,000,000      ( 250,963,945,734 )          463,485,550,161            34,301,593,903        497,787,144,064                 Equity position, end of the period
Page 10
[1510000] Statement of cash flows, direct method - General Industry

Laporan arus kas                                                             Statement of cash flows
                                   30 September 2023     30 September 2022
Arus kas dari aktivitas operasi                                                   Cash flows from operating
                                                                                                    activities
   Penerimaan kas dari                                                                 Cash receipts from
   aktivitas operasi                                                                   operating activities
       Penerimaan dari                                                          Receipts from customers
                                   1,168,672,070,713       632,824,196,190
       pelanggan
   Pembayaran kas dari                                                            Cash payments from
   aktivitas operasi                                                               operating activities
       Pembayaran kepada                                                     Payments to suppliers for
       pemasok atas barang dan     ( 866,593,761,301 )   ( 460,490,824,304 )     goods and services
       jasa
       Pembayaran gaji dan                                                   Payments for salaries and
                                   ( 130,465,927,309 )   ( 108,224,801,000 )
       tunjangan                                                                             allowances
   Penerimaan bunga dari                                                            Interests received from
                                        2,736,828,059         1,901,118,594
   aktivitas operasi                                                                     operating activities
   Pembayaran bunga dari                                                      Interests paid from operating
                                    ( 15,774,716,703 )    ( 16,350,182,394 )
   aktivitas operasi                                                                               activities
   Penerimaan pengembalian                                                   Income taxes refunded (paid)
   (pembayaran) pajak                                                              from operating activities
                                       ( 990,322,028 )          608,108,626
   penghasilan dari aktivitas
   operasi
   Penerimaan (pengeluaran)                                                    Other cash inflows (outflows)
   kas lainnya dari aktivitas        171,612,382,103        64,108,570,886         from operating activities
   operasi
   Arus kas sebelum                                                            Net cash flows received
   perubahan dalam aset dan                                                    from (used in) operating
   liabilitas yang diperoleh         157,584,171,431        50,267,615,712 activities before changes in
   dari (digunakan untuk)                                                          assets and liabilities
   aktivitas operasi
   Jumlah arus kas bersih                                                             Total net cash flows
   yang diperoleh dari                                                             received from (used in)
                                     157,584,171,431        50,267,615,712
   (digunakan untuk) aktivitas                                                         operating activities
   operasi
Arus kas dari aktivitas                                                             Cash flows from investing
investasi                                                                                              activities
   Penerimaan dari penjualan                                                      Proceeds from disposal of
                                         843,667,189             588,399,998
   aset tetap                                                                 property, plant and equipment
   Pembayaran untuk perolehan                                                    Payments for acquisition of
                                   ( 134,043,108,876 )    ( 11,328,730,358 )
   aset tetap                                                                 property, plant and equipment
   Pembayaran untuk perolehan                                                    Payments for acquisition of
                                        ( 80,355,000 )         ( 81,332,929 )
   aset takberwujud                                                                         intangible assets
   Pencairan (penempatan)                                                         Withdrawal (placement) of
   dana yang dibatasi                                                         restricted funds from investing
                                        4,125,000,000         4,180,000,000
   penggunaannya dari aktivitas                                                                      activities
   investasi
   Penerimaan pembayaran                                                         Receipts from receivables
                                        3,046,917,287
   piutang dari pihak berelasi                                                         from related parties
   Pembayaran pemberian                                                      Payments of receivables from
                                                           ( 1,143,077,794 )
   piutang kepada pihak berelasi                                                             related parties
   Penerimaan dari pelepasan                                                    Proceeds from disposal of
                                        1,000,000,000         4,750,000,000
   entitas anak                                                                                 subsidiaries
   Penerimaan (pengeluaran)                                                   Other cash inflows (outflows)
   kas lainnya dari aktivitas        ( 1,695,253,134 )          237,419,543        from investing activities
   investasi
Page 11
   Jumlah arus kas bersih                                                           Total net cash flows
   yang diperoleh dari           ( 126,803,132,534 )     ( 2,797,321,540 )       received from (used in)
   (digunakan untuk) aktivitas                                                       investing activities
   investasi
Arus kas dari aktivitas                                                           Cash flows from financing
pendanaan                                                                                            activities
   Penerimaan pinjaman bank         176,570,000,000       155,824,812,287       Proceeds from bank loans
   Pembayaran pinjaman bank      ( 159,761,085,678 )   ( 148,166,936,531 )         Payments of bank loans
   Penerimaan utang                                                               Proceeds from consumer
                                       585,791,649           1,015,710,467
   pembiayaan konsumen                                                                  financing payables
   Pembayaran liabilitas sewa                                                   Payments of finance lease
                                  ( 10,603,551,263 )      ( 8,925,869,996 )
   pembiayaan                                                                                     liabilities
   Pembayaran utang pihak                                                      Payments of due to related
                                     ( 201,852,733 )
   berelasi                                                                                          parties
   Pembayaran dividen dari                                                   Dividends paid from financing
                                     ( 390,000,000 )          ( 73,080,000 )
   aktivitas pendanaan                                                                            activities
   Jumlah arus kas bersih                                                            Total net cash flows
   yang diperoleh dari                                                            received from (used in)
                                      6,199,301,975         ( 325,363,773 )
   (digunakan untuk) aktivitas                                                        financing activities
   pendanaan
Jumlah kenaikan (penurunan)                                                Total net increase (decrease)
                                    36,980,340,872         47,144,930,399
bersih kas dan setara kas                                                  in cash and cash equivalents
Kas dan setara kas arus kas,                                              Cash and cash equivalents cash
                                   143,282,431,855         51,820,638,194
awal periode                                                                 flows, beginning of the period
Kas dan setara kas arus kas,                                                  Cash and cash equivalents
                                   180,262,772,727         98,965,568,593
akhir periode                                                              cash flows, end of the period
Page 12
[1610000] Explanation for Significant Accounting Policy - General Industry


Kebijakan akuntansi signifikan                                                                                                                    Significant accounting policies
                                                                                30 September 2023
Dasar penyusunan laporan keuangan   Laporan keuangan konsolidasian telah disusun dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi                 Basis of preparation of consolidated financial
konsolidasian                       Keuangan di Indonesia (?SAK?), yang mencakup Pernyataan dan Interpretasi yang dikeluarkan oleh                                               statements
                                    Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (?DSAK?) dan Peraturan-peraturan
                                    serta Pedoman Penyajian dan Pengungkapan laporan keuangan yang diterbitkan oleh Otoritas Jasa
                                    Keuangan (OJK). The consolidated financial statements have been prepared and presented in
                                    accordance with Indonesian Financial Accounting Standards ("SAK"), which comprise the Statements
                                    and Interpretations issued by the Financial Accounting Standards Board of the Indonesian Institute of
                                    Accountants ("DSAK") and the Regulations and the Guidelines on Financial Statement Presentation
                                    and Disclosures issued by Financial Services Authority (OJK). Grup memilih menyajikan laporan laba
                                    rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian dalam satu laporan dan menyajikan tambahan
                                    pengungkapan sumber ketidakpastian estimasi serta pengelolaan permodalan. The Group selected to
                                    present one single consolidated statements of profit or loss and other comprehensive income and
                                    disclosed source of estimation uncertainty and capital management. Kebijakan akuntansi yang
                                    diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian adalah selaras dengan kebijakan
                                    akuntansi yang diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian Grup untuk tahun yang
                                    berakhir pada tanggal 31 Desember 2021, kecuali bagi penerapan beberapa SAK yang telah direvisi
                                    efektif sejak tanggal 1 Januari 2022 seperti yang telah diungkapkan pada Catatan ini. The accounting
                                    policies adopted in the preparation of the consolidated financial statements are consistent with those
                                    made in the preparation of the Group's consolidated financial statements for the year ended December
                                    31, 2021, except for the adoption of several amended SAKs effective January 1, 2022 as disclosed in
                                    this Note. Laporan keuangan konsolidasian, kecuali untuk laporan arus kas konsolidasian, disusun
                                    berdasarkan dasar akrual dengan menggunakan konsep biaya historis, kecuali untuk beberapa akun
                                    tertentu yang diukur berdasarkan pengukuran sebagaimana diuraikan dalam kebijakan akuntansi
                                    masingmasing akun tersebut. The consolidated financial statements, except for the consolidated
                                    statements of cash flows, have been prepared on the accrual basis using the historical cost concept of
                                    accounting, except for certain accounts which are measured on the basis described in the related
                                    accounting policies of each account. Laporan arus kas konsolidasian yang disusun dengan
                                    menggunakan metode langsung, menyajikan penerimaan dan pengeluaran kas yang diklasifikasikan
                                    dalam aktivitas operasi, investasi dan pendanaan. The consolidated statements of cash flows, which
                                    have been prepared using the direct method, present cash receipts and payments classified into
                                    operating, investing and financing activities. Mata uang pelaporan yang digunakan dalam laporan
                                    keuangan konsolidasian adalah Rupiah, yang merupakan mata uang fungsional Perusahaan dan
                                    Entitas Anak. The reporting currency used in the preparation of the consolidated financial statements is
                                    Indonesian Rupiah, which is the functional currency of the Company and its Subsidiaries. Penyusunan
                                    laporan keuangan konsolidasian sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia
                                    mengharuskan penggunaan estimasi dan asumsi. Hal tersebut juga mengharuskan manajemen untuk
                                    membuat pertimbangan dalam proses penerapan kebijakan akuntansi Grup. Area yang kompleks atau
                                    memerlukan tingkat pertimbangan yang lebih tinggi atau area di mana asumsi dan estimasi dapat
                                    berdampak signifikan terhadap laporan keuangan konsolidasian diungkapkan di Catatan 3. The
                                    preparation of consolidated financial statements in conformity with Indonesian Financial Accounting
Page 13
                              Standards requires the use of certain critical accounting estimates. It also requires management to
                              exercise its judgement in the process of applying the Group?s accounting policies. The areas involving
                              a higher degree of judgement or complexity, or areas where assumptions and estimates are significant
                              to the consolidated financial statements are disclosed in Note 3.
Prinsip-prinsip konsolidasi   Entitas anak adalah entitas (termasuk entitas yang terstruktur) dimana Grup memiliki kontrol. Grup               Principles of consolidation
                              memiliki kontrol atas entitas anak apabila Grup memiliki dampak dari, atau memiliki hak atas,
                              penerimaan variabel dari hubungannya dengan entitas anak dan memiliki kemampuan untuk
                              mempengaruhi penerimaan tersebut melalui kuasa atas entitas anak. Entitas anak secara utuh
                              dikonsolidasikan dari tanggal dimana kontrol dialihkan ke Grup. Entitas anak tidak lagi dikonsolidasikan
                              dari tanggal ketika kontrol tidak lagi dimiliiki. Subsidiary is an entity (including structured entities) over
                              which the Group has control. The Group controls a subsidiary when the Group is exposed to, or has
                              rights to, variable returns from its involvement with the subsidiary and has the ability to affect those
                              returns through its power over the subsidiary. Subsidiary is fully consolidated from the date on which
                              control is transferred to the Group. It is deconsolidated from the date that control ceases. Seluruh saldo
                              akun dan transaksi yang signifikan antara Perusahaan dengan Entitas Anak telah dieliminasi. All
                              significant intercompany accounts and transactions between the Company and Subsidiaries have been
                              eliminated. Laba rugi dan setiap komponen dari penghasilan komprehensif lain (OCI) Entitas Anak
                              yang tidak dimiliki secara penuh diatribusikan pada Kepentingan Non-Pengendali (KNP) bahkan jika
                              hal ini mengakibatkan KNP mempunyai saldo defisit. Profit or loss and each component of other
                              comprehensive income (OCI) of a non-wholly owned Subsidiary are attributed to the Non- Controlling
                              Interest (NCI) even if that NCI results in a deficit balance. Jika kehilangan pengendalian atas suatu
                              entitas anak, maka Grup: ? menghentikan pengakuan aset (termasuk setiap goodwill ) dan liabilitas
                              entitas anak; ? menghentikan pengakuan jumlah tercatat setiap KNP; ? menghentikan pengakuan
                              akumulasi selisih penjabaran, yang dicatat di ekuitas, bila ada; ? mengakui nilai wajar pembayaran
                              yang diterima; ? mengakui setiap sisa investasi pada nilai wajarnya; ? mengakui setiap perbedaan
                              yang dihasilkan sebagai keuntungan atau kerugian dalam laporan laba rugi; dan ? mereklasifikasi
                              bagian induk atas komponen yang sebelumnya diakui sebagai pendapatan komprehensif lainnya ke
                              laporan laba rugi komprehensif konsolidasian, atau mengalihkan secara langsung ke saldo laba. In
                              case of loss of control over a subsidiary, the Group: ? derecognizes the assets (including goodwill) and
                              liabilities of the subsidiary; ? derecognizes the carrying amount of any NCI; ? derecognizes the
                              cumulative translation differences, recorded in equity, if any; ? recognizes the fair value of the
                              consideration received; ? recognizes the fair value of any investment retained; ? recognizes any
                              surplus or deficit in the consolidated statement of profit or loss and other comprehensive income; and ?
                              reclassifies the parent?s share of components previously recognized in other comprehensive income to
                              the consolidated profit or loss and other comprehensive income or retained earnings, as appropriate,
                              as would be required if the Group had directly disposed of the related assets or liabilities. KNP
                              mencerminkan bagian atas laba atau rugi dan OCI dan aset neto dari Entitas-entitas Anak yang tidak
                              dapat diatribusikan secara langsung maupun tidak langsung oleh Perusahaan, yang masing-masing
                              disajikan dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian dan dalam ekuitas
                              pada laporan posisi keuangan konsolidasian, terpisah dari bagian yang dapat diatribusikan kepada
                              pemilik entitas induk. NCI represents the portion of the profit or loss and OCI and net assets of the
                              Subsidiaries not attributable, directly or indirectly, to the Company, which are presented in the
                              consolidated statements of profit or loss and other comprehensive income and under the equity section
                              of the consolidated statements of financial position, respectively, separately from the corresponding
                              portion attributable to the equity holders of the parent entity.
Kas dan setara kas            Kas dan setara kas terdiri dari saldo kas dan bank, serta deposito berjangka yang jatuh tempo dalam              Cash and cash equivalents
                              waktu tiga bulan atau kurang dan tidak digunakan sebagai jaminan atau dibatasi penggunaannya dan
Page 14
                                      dapat segera dijadikan kas tanpa terjadi perubahan nilai yang signifikan. Cash and cash equivalents
                                      consist of cash on hand and in banks, and time deposits with maturities within three months or less and
                                      not pledged as collateral or restricted in use and readily convertible to cash without significant changes
                                      in value. Untuk tujuan laporan arus kas konsolidasian, kas dan setara kas termasuk fasilitas cerukan
                                      (bank overdraft ) yang jatuh temponya berdasarkan permintaan dan merupakan bagian integral dari
                                      manajemen kas entitas. Kas dan setara kas yang dibatasi penggunaannya yang digunakan sebagai
                                      jaminan proyek acara/event dan pinjaman Grup disajikan sebagai ?Deposito yang Dibatasi
                                      Penggunaannya? sebagai bagian dari aset lancar pada laporan posisi keuangan konsolidasian. For
                                      purposes of consolidated statements of cash flows, cash and cash equivalents includes bank overdraft
                                      facility which are repayables on demand and form an integral part of an entity?s cash management.
                                      Restricted cash and cash equivalents which will be used as security for the Group?s event project and
                                      bank loan are presented as ?Restricted Time Deposit? under the current assets section of the
                                      consolidated statement of financial position.
Piutang usaha dan piutang lain-lain   Grup melakukan pencadangan penurunan nilai/ECL berdasarkan PSAK No.71. The Group provides                     Trade and other receivables
                                      allowance for impairment/ ECL in accordance with the provision of PSAK No.71. Piutang Grup
                                      dihapuskan dalam periode dimana piutang tersebut dipastikan tidak dapat tertagih. The Group's
                                      accounts receivables are written-off in the period in which those receivables are determined to be
                                      uncollectible.

Persediaan                            Persediaan diukur berdasarkan biaya atau nilai realisasi neto, mana yang lebih rendah. Biaya                                  Inventories
                                      perolehan ditentukan dengan menggunakan metode rata-rata tertimbang (weighted average method ).
                                      Penyisihan untuk penurunan nilai persediaan ditetapkan untuk mengurangi nilai tercatat persediaan ke
                                      nilai realisasi neto. Inventories are measured at the lower of cost or net realizable value. Cost is
                                      determined using the weighted-average method. Allowance for decline in the value of the inventory is
                                      provided to reduce the carrying value of inventory to its net realizable value. Nilai realisasi neto adalah
                                      estimasi harga jual dalam kegiatan usaha biasa setelah dikurangi dengan estimasi biaya penyelesaian
                                      dan estimasi biaya yang timbul untuk penjualan. Net realizable value is the estimated selling price in
                                      the ordinary course of business less the estimated costs of completion and estimated cost necessary to
                                      make the sale. Penyisihan persediaan usang dilakukan atas dasar hasil penelaahan secara periodik
                                      terhadap kondisi persediaan. Allowance for inventory obsolescence is provided based on the periodic
                                      review of the condition of inventories.
Aset tetap                            Grup memilih model biaya sebagai kebijakan akuntansi pengukuran aset tetap. The Group has chosen                            Fixed assets
                                      the cost model as a measurement of its fixed assets accounting policy. Aset tetap dinyatakan sebesar
                                      harga perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan rugi penurunan nilai. Harga perolehan termasuk
                                      biaya penggantian bagian aset tetap saat biaya tersebut terjadi, jika memenuhi kriteria pengakuan.
                                      Selanjutnya, pada saat inspeksi yang signifikan dilakukan, biaya inspeksi itu diakui ke dalam jumlah
                                      nilai tercatat (?carrying amount ?) aset tetap sebagai suatu penggantian jika memenuhi kriteria
                                      pengakuan. Semua biaya pemeliharaan dan perbaikan yang tidak memenuhi kriteria pengakuan diakui
                                      dalam laporan laba rugi komprehensif konsolidasian pada saat terjadinya. Fixed assets are stated at
                                      cost less accumulated depreciation and impairment losses. Such cost includes the cost of replacing
                                      part of the fixed assets when that cost is incurred, if the recognition criteria are met. Likewise, when a
                                      major inspection is performed, its cost is recognized in the carrying amount of the fixed assets as a
                                      replacement if the recognition criteria are satisfied. All other repairs and maintenance costs that do not
                                      meet the recognition criteria are recognized in the consolidated statements of profit or loss and other
                                      comprehensive income as incurred. Penyusutan dihitung dengan menggunakan metode garis lurus
                                      selama umur manfaat aset tetap yang diestimasi sebagai berikut: Depreciation is computed using the
Page 15
                                       straight-line method over the estimated useful lives of the assets, as follows: Masa manfaat dan
                                       metode penyusutan aset ditelaah dan disesuaikan secara prospektif, apabila diperlukan, pada setiap
                                       akhir tahun buku. Jumlah tercatat aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau saat
                                       tidak ada manfaat ekonomis masa depan yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya. Laba
                                       atau rugi yang timbul dari penghentian pengakuan aset (dihitung sebagai perbedaan antara jumlah
                                       neto hasil pelepasan dan nilai tercatat dari aset) dimasukkan dalam laporan laba rugi dan penghasilan
                                       komprehensif lain konsolidasian pada tahun aset tersebut dihentikan pengakuannya. Tanah dinyatakan
                                       sebesar biaya perolehan dan tidak diamortisasi. The useful lives and methods of depreciation are
                                       reviewed and adjusted prospectively, if appropriate, at each financial year end. An item of fixed assets
                                       is derecognized upon disposal or when no future economic benefits are expected from its use or
                                       disposal. Any gain or loss arising on derecognition of the asset (calculated as the difference between
                                       the net disposal proceeds and the carrying amount of the asset) is included in the consolidated
                                       statements of profit or loss and other comprehensive income in the year the asset is derecognized.
                                       Land is stated at cost and not amortized. Setelah penerapan PSAK 73, Grup menganalisa fakta dan
                                       keadaan untuk masing-masing jenis hak atas tanah dalam menentukan akuntansi untuk
                                       masing-masing hak atas tanah tersebut sehingga dapat merepresentasikan dengan tepat suatu
                                       kejadian atau transaksi ekonomik yang mendasarinya. Jika hak atas tanah tersebut tidak mengalihkan
                                       pengendalian atas aset pendasar kepada Grup, melainkan mengalihkan hak untuk menggunakan aset
                                       pendasar, Grup menerapkan perlakuan akuntansi atas transaksi tersebut sebagai sewa berdasarkan
                                       PSAK 73, ?Sewa?. Jika hak atas tanah secara substansi menyerupai pembelian tanah, maka Grup
                                       menerapkan PSAK 16 ?Aset tetap?. Upon adoption of PSAK 73, the Group analyzes the facts and
                                       circumstances for each type of land rights in determining the accounting for each of these lland rights
                                       so that it can accurately represent an underlying economic event or transaction. If the land rights do not
                                       transfer control of the underlying assets to the Group, but gives the rights to use the underlying assets,
                                       the Group applies the accounting treatment of these transactions as leases under PSAK 73, ?Leases?.
                                       If land rights are substantially similar to land purchases, the Group applies PSAK 16, ?Property, plant
                                       and equipment?. Aset dalam penyelesaian disajikan dalam ?Aset Tetap? dan dinyatakan sebesar
                                       biaya perolehan. Akumulasi biaya perolehan untuk aset dalam penyelesaian akan dipindahkan ke
                                       masing-masing aset tetap yang bersangkutan pada saat aset tersebut selesai dikerjakan dan siap
                                       digunakan sesuai dengan tujuannya. Penyusutan dimulai pada saat aset tersebut siap untuk digunakan
                                       sesuai dengan tujuan yang diinginkan manajemen. Construction in progress is presented as part of
                                       ?Fixed Assets? and is stated at cost. The accumulated cost of the asset constructed is transferred to
                                       the appropriate fixed assets account when the construction is completed and the asset is ready for its
                                       intended use. Depreciation is charge from the date the assets are ready for use in the manner intended
                                       by management.
Penurunan nilai aset nonkeuangan       Pada setiap akhir periode pelaporan, Grup menilai apakah terdapat indikasi suatu aset mengalami                Impairment of non-financial assets
                                       penurunan nilai. Jika terdapat indikasi tersebut atau pada saat pengujian penurunan nilai aset (seperti
                                       aset takberwujud dengan umur manfaat tidak terbatas, aset takberwujud yang belum dapat digunakan,
                                       atau goodwill yang diperoleh dalam suatu kombinasi bisnis) diperlukan, maka Grup membuat estimasi
                                       jumlah terpulihkan aset tersebut. The Group assesses at each annual reporting period whether there is
                                       an indication that an asset may be impaired. If any such indication exists, or when annual impairment
                                       testing for an asset (i.e., an intangible asset with an indefinite useful life, an intangible asset not yet
                                       available for use, or goodwill acquired in a business combination) is required, the Group makes an
                                       estimate of the asset?s recoverable amount.
Utang usaha dan liabilitas lain-lain   Grup mengklasifikasikan liabilitas keuangannya sebagai (i) liabilitas keuangan diukur pada FVTPL atau          Trade payables and other liabilities
                                       (ii) liabilitas keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi. The Group classifies its financial
                                       liabilities as: (i) financial liabilities at FVTPL or (ii) financial liabilities measured at amortized cost.
Page 16
                                  Liabilitas keuangan Grup terdiri dari utang usaha, utang lain-lain, liabilitas yang masih harus dibayar,
                                  utang kepada pihak berelasi, pinjaman bank, utang pembiayaan konsumen dan liabilitas sewa
                                  diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi. Grup tidak memiliki
                                  liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi. The Group?s financial liabilities
                                  consist of trade payables, other payables, accrued liabilities, due to a related party, bank loans,
                                  consumer financing payables and lease liabilities classified as financial liabilities at amortized cost. The
                                  Group has no financial liabilities measured at fair value through profit or loss.
Pengakuan pendapatan dan beban    Pendapatan diukur berdasarkan imbalan yang Grup perkirakan menjadi haknya dalam kontrak dengan                   Revenue and expense recognition
                                  pelanggan dan tidak termasuk jumlah yang ditagih atas nama pihak ketiga. Grup mengakui
                                  pendapatan ketika mengalihkan jasa atau barang kepada pelanggan. Pendapatan penyelenggara
                                  acara diakui pada saat kewajiban untuk melaksanakan suatu acara telah dipenuhi secara keseluruhan.
                                  Revenue is measured based on the consideration to which the Group expects to be entitled in a
                                  contract with a customer and excludes amounts collected on behalf of third parties. The Group
                                  recognizes revenue when it transfers control of service or goods to a customer. Revenue from event
                                  organizer are recognized when the obligation to organize an event has been fulfilled on overall basis.
                                  Liabilitas kontrak diakui jika pembayaran diterima atau pembayaran jatuh tempo (mana yang lebih
                                  awal) dari pelanggan sebelum Grup mengalihkan barang atau jasa terkait. Liabilitas kontrak diakui
                                  sebagai pendapatan ketika Grup memenuhi kontrak tersebut (yaitu, mengalihkan kendali atas barang
                                  dan jasa terkait kepada pelanggan). Beban diakui pada saat terjadinya. A contract liability is
                                  recognized if a payment is received or a payment is due (whichever is earlier) from a customer before
                                  the Group transfers the related goods or services. Contract liabilities are recognized as revenue when
                                  the Group performs under the contract (i.e., transfers control of the related goods or services to the
                                  customer). Expenses are recognized when incurred.
Penjabaran mata uang asing        Transaksi dalam mata uang asing dicatat dalam Rupiah berdasarkan kurs yang berlaku pada saat                          Foreign currency translation
                                  transaksi dilakukan. Pada tanggal laporan posisi keuangan konsolidasian, aset dan liabilitas moneter
                                  dalam mata uang asing dijabarkan ke dalam Rupiah berdasarkan kurs tengah yang ditetapkan oleh
                                  Bank Indonesia pada tanggal tersebut. Laba atau rugi kurs yang terjadi dikreditkan atau dibebankan
                                  pada usaha tahun berjalan. Transactions in foreign currencies are recorded in Rupiah amounts at the
                                  rates of exchange prevailing at the time the transactions are made. As of consolidated statements of
                                  financial position date, monetary assets and liabilities denominated in foreign currencies are translated
                                  to Rupiah using the middle exchange rates quoted by Bank Indonesia on that date. The resulting gains
                                  or losses are credited or charged to current year operations.
Transaksi dengan pihak berelasi   Pihak-pihak berelasi adalah orang atau entitas yang terkait dengan Grup: a. Orang atau anggota                    Transactions with related parties
                                  keluarga dekatnya yang mempunyai relasi dengan Grup jika orang tersebut: (i) memiliki pengendalian
                                  atau pengendalian bersama atas Grup; (ii) memiliki pengaruh signifikan atas Grup; atau (iii) personil
                                  manajemen kunci Grup atau entitas induk Grup. A related party is a person or entity that is related to
                                  the Group: a. A person or a close member of that person's family is related to the Group if that person:
                                  (i) has control or joint control over the Group; (ii) has significant influence over the Group; or, (iii) is a
                                  member of the key management personnel of the Group or of a parent of the Group. b. Suatu entitas
                                  berelasi dengan Grup jika memenuhi salah satu hal berikut: (i) entitas dan Grup adalah anggota dari
                                  kelompok usaha yang sama (artinya entitas induk, entitas anak, dan entitas anak berikutnya saling
                                  berelasi dengan entitas lainnya). memiliki pengaruh signifikan atas Grup; atau (ii) satu entitas adalah
                                  entitas asosiasi atau ventura bersama dari entitas lain (atau entitas asosiasi atau ventura bersama
                                  yang merupakan anggota suatu kelompok usaha, yang mana entitas lain tersebut adalah anggotanya).
                                  (iii) kedua entitas tersebut adalah ventura bersama dari pihak ketiga yang sama. (iv) satu entitas
                                  adalah ventura bersama dari entitas ketiga dan entitas yang lain adalah entitas asosiasi dari entitas
Page 17
                    ketiga. (v) entitas tersebut adalah suatu program imbalan pasca kerja untuk imbalan kerja dari salah
                    satu entitas pelapor atau entitas yang terkait dengan Grup. (vi) entitas yang dikendalikan atau
                    dikendalikan bersama oleh orang yang diidentifikasi dalam huruf a). (vii) orang yang diidentifikasi
                    dalam huruf a) 1) memiliki pengaruh signifikan atas entitas atau merupakan personil manajemen kunci
                    entitas (atau entitas induk dari entitas). (viii) Entitas, atau anggota dari kelompok yang mana entitas
                    merupakan bagian dari kelompok tersebut, menyediakan jasa personil manajemen kunci kepada
                    entitas atau kepada entitas induk dari entitas. b. An entity is related to the Group if any of the following
                    conditions applies: (i) the entity and the Group are members of the same group (which means that
                    each parent, subsidiary and fellow subsidiary is related to the others). (ii) one entity is an associate or
                    joint venture of the other entity (or an associate or joint venture of a member of a group of which the
                    other entity is a member). (iii) both entities are joint ventures of the same third party. (iv) one entity is a
                    joint venture of a third entity and the other entity is an associate of the third entity. (v) the entity is a
                    post-employment defined benefit plan for the benefit of employees of either the reporting entity or an
                    entity related to the Group. (vi) the entity is controlled or jointly controlled by a person identified in a).
                    (vii) a person identified in a) 1) has significant influence over the entity or is a member of the key
                    management personnel of the entity (or of a parent of the entity). (viii) the entity, or any member of a
                    group of which it is a part, provides key management personnel services to the entity or to the parent of
                    the entity. Transaksi signifikan yang dilakukan dengan pihak-pihak berelasi, baik dilakukan dengan
                    kondisi dan persyaratan yang sama dengan pihak ketiga maupun tidak, diungkapkan pada laporan
                    keuangan konsolidasian. Significant transactions with related parties, whether or not made at similar
                    terms and conditions as those done with third parties, are disclosed in the consolidated financial
                    statements.
Pajak penghasilan   Beban pajak penghasilan merupakan jumlah dari pajak penghasilan badan yang terutang saat ini dan                  Income taxes
                    pajak tangguhan. Income tax expense represents the sum of the corporate income tax currently
                    payable and deferred tax. Pajak kini Current tax Aset dan liabilitas pajak kini untuk periode berjalan
                    diukur sebesar jumlah yang diharapkan dapat direstitusi dari atau dibayarkan kepada otoritas
                    perpajakan. Tarif pajak dan peraturan pajak yang digunakan untuk menghitung jumlah tersebut adalah
                    yang telah berlaku atau secara substansial telah berlaku pada tanggal pelaporan. Current income tax
                    assets and liabilities for the current period are measured at the amount expected to be recovered from
                    or paid to the tax authority. The tax rates and tax laws used as a basis for computation are those that
                    have been enacted or substantively enacted as at the reporting dates. Koreksi terhadap liabilitas
                    perpajakan dicatat saat surat ketetapan pajak diterima atau apabila dilakukan banding, ketika hasil
                    banding sudah diputuskan. Amendments to taxation obligations are recorded when an assessment is
                    received or if appealed against, when the results of the appeal are determined. Pajak final Final tax
                    Beban pajak penghasilan tahun berjalan sehubungan dengan penghasilan yang dikenakan pajak
                    penghasilan final diakui secara proporsional dengan total pendapatan yang diakui pada tahun berjalan
                    untuk tujuan akuntansi. Current tax expense related to income subject to final income tax is recognized
                    in proportion to total income recognized during the current year for accounting purposes. Selisih antara
                    jumlah pajak penghasilan final yang telah dibayar dengan jumlah yang dibebankan sebagai beban
                    pajak penghasilan final pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian diakui
                    sebagai pajak dibayar dimuka atau utang pajak. The difference between the final income tax paid and
                    the amount charged as final income tax expense in the consolidated statements of profit or loss and
                    other comprehensive income is recognized as prepaid tax or tax payable. Pajak tangguhan Deferred
                    tax Pajak tangguhan diakui dengan menggunakan metode liabilitas atas perbedaan temporer pada
                    tanggal pelaporan antara dasar pengenaan pajak aset dan liabilitas dan jumlah tercatatnya untuk
                    tujuan pelaporan keuangan pada tanggal pelaporan. Deferred tax is provided using the liability method
                    on temporary differences at the reporting dates between the tax bases of assets and liabilities and their
Page 18
           carrying amounts for financial reporting purposes at the reporting date. Liabilitas pajak tangguhan
           diakui untuk semua perbedaan temporer kena pajak dan aset pajak tangguhan diakui untuk perbedaan
           temporer yang boleh dikurangkan dan akumulasi rugi fiskal, sepanjang besar kemungkinan besar laba
           kena pajak akan tersedia sehingga perbedaan temporer yang boleh dikurangkan dan akumulasi rugi
           fiskal tersebut dapat dimanfaatkan. Deferred tax liabilities are recognized for all taxable temporary
           differences and deferred tax assets are recognized for deductible temporary differences and
           accumulated fiscal losses to the extent that it is probable that taxable income will be available in future
           years against which the deductible temporary differences and accumulated fiscal losses can be utilized.
           Aset dan liabilitas pajak tangguhan diakui atas perbedaan temporer kena pajak terkait dengan
           investasi pada entitas anak dan asosiasi, kecuali yang waktu pembalikannya dapat dikendalikan dan
           besar kemungkinan perbedaan temporer tersebut tidak akan dibalik di masa depan yang diperkirakan.
           Deferred tax assets and liabilites are recognized in respect of taxable temporary differences associated
           with investments in subsidiaries and associates, except where the timing of the reversal of the
           temporary differences can be controlled and it is probable that the temporary differences will not
           reverse in the foreseeable future. Jumlah tercatat aset pajak tangguhan ditelaah pada setiap tanggal
           pelaporan dan nilai tercatatnya disesuaikan berdasarkan ketersediaan laba kena pajak di masa
           mendatang. The carrying amount of deferred tax asset is reviewed at each reporting date and adjusted
           based on availability of future taxable income. Aset dan liabilitas pajak tangguhan diukur dengan
           menggunakan tarif pajak yang diharapkan akan berlaku pada tahun saat aset dipulihkan atau liabilitas
           diselesaikan berdasarkan tarif pajak dan peraturan pajak yang berlaku atau yang telah secara
           substansial berlaku pada tanggal pelaporan. Perubahan nilai tercatat aset dan liabilitas pajak
           tangguhan yang disebabkan perubahan tarif pajak dibebankan pada tahun berjalan, kecuali untuk
           transaksi-transaksi yang sebelumnya telah langsung dibebankan atau dikreditkan ke ekuitas. Deferred
           tax assets and liabilites are measured at the tax rates that are expected to apply to the year when the
           asset is realized or the liability is settled, based on the tax rates and tax laws that have been enacted or
           substantively enacted as at the reporting date. Changes in the carrying amount of deferred tax assets
           and liabilities due to a change in tax rates are charged to current year operations, except to the extent
           that they relate to items previously charged or credited to equity. Pajak hotel Hotel tax Saat ini, Grup
           memiliki kegiatan usaha dalam bidang perhotelan yang merupakan subjek Pajak Daerah yaitu Pajak
           Hotel yang berlaku di Jakarta, Tangerang, Pekanbaru dan Bali dengan tarif Pajak Hotel sebesar 10%
           dari pendapatan kamar hotel ditambah biaya jasa. Currently, the Group is engaged in hotel industries,
           which are subject to Local Tax, which is Hotel Tax and is applicable in Jakarta, Tangerang, Pekanbaru
           and Bali amounted to 10% of hotel room revenue added with service charge.
Pinjaman   Bunga, biaya komitmen dan biaya pinjaman lainnya yang dapat diatribusikan langsung dengan                      Borrowings
           perolehan, pengembangan dan konstruksi proyek-proyek dikapitalisasi sebagai bagian dari biaya
           perolehan aset dalam penyelesaian. Kapitalisasi biaya pinjaman akan dihentikan apabila konstruksi
           sudah selesai dan aset siap untuk digunakan sesuai dengan tujuannya. Interests, commitment fees
           and other borrowing costs which are directly attributable to the acquisition, development and
           construction of projects are capitalized as part of the cost of the asset under construction. Capitalization
           of borrowing costs ceases when the construction is completed and the asset is ready for its intended
           use.
Provisi    Provisi diakui ketika Grup memiliki kewajiban kini (baik bersifat hukum maupun bersifat konstruktif)           Provisions
           yang akibat peristiwa masa lalu, besar kemungkinannya besar penyelesaian kewajiban tersebut
           mengakibatkan arus keluar sumber daya yang mengandung manfaat ekonomi dan estimasi yang andal
           mengenai jumlah kewajiban tersebut dapat dibuat. Provisions are recognized when the Group has a
           present obligation (legal or constructive) where, as a result of a past event, it is probable that an
           outflow of resources embodying economic benefits will be required to settle the obligation and a reliable
Page 19
                         estimate can be made of the amount of the obligation. Provisi ditelaah pada setiap tanggal pelaporan
                         dan disesuaikan untuk mencerminkan estimasi terbaik yang paling kini. Jika arus keluar sumber daya
                         untuk menyelesaikan kewajiban kemungkinan besar tidak terjadi, maka provisi dibatalkan. Provisions
                         are reviewed at each reporting date and adjusted to reflect the current best estimate. If it is no longer
                         probable that an outflow of resources embodying economic benefits will be required to settle the
                         obligation, the provision is reversed.
Imbalan kerja karyawan   Pada bulan April 2022, DSAK-IAI menerbitkan materi penjelasan melalui siaran pers atas persyaratan            Employee benefits
                         pengatribusian imbalan pada periode jasa sesuai PSAK 24: Imbalan Kerja yang diadopsi dari IAS 19
                         Employee Benefits. In April 2022, DSAK-IAI issued an explanatory material through a press release
                         regarding attribution of benefits to periods of service in accordance with PSAK 24: Employee Benefits
                         which was adopted from IAS 19: Employee Benefits. Materi penjelasan tersebut menyampaikan
                         informasi bahwa pola fakta umum dari program pensiun berbasis Undangundang Ketenagakerjaan
                         yang berlaku di Indonesia saat ini memiliki pola fakta serupa dengan yang ditanggapi dan disimpulkan
                         dalam IFRS Interpretation Committee (?IFRIC?) Agenda Decision Attributing Benefit to Periods of
                         Service (IAS 19). The explanatory material conveyed the information that the fact pattern of the
                         pension program based on the Labor Law currently enacted in Indonesia is similar to those responded
                         and concluded in the IFRS Interpretation Committee (IFRIC) Agenda Decision Attributing Benefit to
                         Periods of Service (IAS 19). Grup telah menerapkan materi penjelasan tersebut dan, dengan demikian,
                         mengubah kebijakan akuntansi mengenai atribusi imbalan kerja pada periode jasa. Penerapan ini tidak
                         berdampak material terhadap jumlah yang dilaporkan pada periode/tahun keuangan sebelumnya. Oleh
                         karena itu, dampak dari perubahan tersebut dicatat seluruhnya pada laporan keuangan konsolidasian
                         tahun berjalan. The Group has implemented the said explanatory material and accordingly, changed its
                         accounting policy regarding attribution of benefits to periods of service. The implementation has no
                         material impact on the amounts reported for the previous financial periods/years. Therefore, the impact
                         of the changes is recorded entirely in the consolidated financial statements for the current year. Grup
                         mengakui kewajiban imbalan kerja yang tidak didanai sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 35
                         Tahun 2021 (PP 35/2021) yang menerapkan pengaturan Peraturan Pemerintah Pengganti
                         Undang-Undang (Perppu) No. 2/2022 tentang Cipta Kerja pada tahun 2022 dan Undang-undang No.
                         11/2020 tentang Cipta Kerja pada tahun 2021. The Group recognized unfunded employee benefits
                         liability in accordance with Government Regulation Number 35 Year 2021 (PP 35/2021) that implement
                         the provisions of Government Regulation in Lieu of Law (?Perppu?) No. 2/2022 on Job Creation in
                         2022 and Law No. 11/2020 on Job Creation in 2021. Berdasarkan PSAK No. 24, perhitungan estimasi
                         beban dan liabilitas imbalan kerja berdasarkan Undang-undang ditentukan dengan metode penilaian
                         aktuaria ?Projected Unit Credit ?. Under PSAK No. 24, the calculation of estimated employee benefits
                         expense and liabilities under the Law is determined using the ?Projected Unit Credit? valuation
                         method. Pengukuran kembali atas liabilitas (aset) imbalan pasti neto, yang diakui sebagai penghasilan
                         komprehensif lain, terdiri dari: i. Keuntungan dan kerugian aktuarial; ii. Imbal hasil atas aset program,
                         tidak termasuk jumlah yang dimasukkan dalam bunga neto liabilitas (aset); iii. Setiap perubahan
                         dampak batas aset, tidak termasuk jumlah yang dimasukkan dalam bunga neto atas liabilitas (aset).
                         Remeasurement on net defined benefit liability (asset), which recognized as other comprehensive
                         income, consists of: i. Actuarial gains and losses; ii. Return on program asset, excluding the amount
                         included in liabilities (asset) net interest; iii. Every changes in asset ceiling, excluding the amount
                         included in liabilities (asset) net interest. Pengukuran kembali atas liabilitas (aset) imbalan pasti neto,
                         yang diakui sebagai penghasilan komprehensif lain tidak direklasifikasi ke laba rugi periode berikutnya.
                         Remeasurement on net defined benefit liabilities (asset), which recognized as other comprehensive
                         income will not be reclassified subsequently to profit or loss in the next period. Keuntungan dan
                         kerugian aktuarial yang timbul dari penyesuaian pengalaman dan perubahan asumsi aktuaria
Page 20
                   dibebankan atau dikreditkan ke ekuitas pada penghasilan komprehensif lainnya pada tahun di mana
                   terjadinya perubahan tersebut. Actuarial gains and losses arising from experience adjustments and
                   changes in actuarial assumptions are charged or credited to equity in other comprehensive income in
                   year in which they arise. Keuntungan atau kerugian atas kurtailmen atau penyelesaian suatu program
                   imbalan pasti diakui ketika kurtailmen atau penyelesaian terjadi. Imbalan Kerja Jangka Panjang
                   Lainnya Perhitungan estimasi beban dan liabilitas liabilitas imbalan kerja jangka panjang lainnya
                   ditentukan dengan metode ?Projected Unit Credit ?. Keuntungan dan kerugian aktuarial yang timbul
                   dari penyelesaian dan perubahan asumsi aktuaria dibebankan atau dikreditkan ke laba rugi pada
                   periode/tahun di mana terjadinya perubahan tersebut. Biaya jasa lalu segera diakui dalam laporan laba
                   rugi. Gains or losses on the curtailment or settlement of a defined benefit plan are recognized when the
                   curtailment or settlement occurs. Other Long-Term Employee Benefits The calculation of estimated
                   employee benefits expense and liabilities is determined using the ?Projected Unit Credit? method.
                   Actuarial gain and losses arising from experience adjustments and changes in actuarial assumptions
                   are charged or credited to profit or loss in the period/year in which they arise. Past service costs are
                   recognized immediately in profit or loss.
Laba per saham     Laba (Rugi) per saham dasar dihitung dengan membagi total laba yang dapat diatribusikan kepada               Earnings per share
                   pemilik entitas induk dengan jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang beredar pada tahun yang
                   bersangkutan. Basic earnings per share amounts are computed by dividing income attributable to
                   owners of the parent entity by the weighted average number of ordinary shares outstanding during the
                   year. Perusahaan tidak mempunyai efek berpotensi saham biasa yang bersifat dilutif pada
                   tanggal-tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, dan oleh karenanya, laba per saham
                   dilusian tidak dihitung dan disajikan pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
                   konsolidasian. The Company has no outstanding dilutive potential ordinary shares as of September 30,
                   2023 and December 31, 2022, and accordingly, no diluted earnings per share is calculated and
                   presented in the consolidated statements of profit or loss and other comprehensive income.
Dividen            Pembagian dividen diakui sebagai liabilitas ketika dividen tersebut disetujui dalam Rapat Umum                       Dividends
                   Pemegang Saham (RUPS) Perusahaan. Dividend distributions are recognized as a liability when the
                   dividends are approved in the Company's General Meetings of the Shareholders.




Pelaporan segmen   Segmen adalah bagian khusus dari Grup yang terlibat baik dalam menyediakan produk dan jasa                   Segment reporting
                   (segmen usaha), maupun dalam menyediakan produk dalam lingkungan ekonomi tertentu (segmen
                   geografis), yang memiliki risiko dan imbalan yang berbeda dari segmen lainnya. A segment is a
                   distinguishable component of the Group that is engaged either in providing certain products (business
                   segment), or in providing certain products within a particular economic environment (geographical
                   segment), which is subject to risk and rewards that are different from those of other segments. Jumlah
                   setiap unsur segmen dilaporkan merupakan ukuran yang dilaporkan kepada pengambil keputusan
                   operasional untuk tujuan pengambilan keputusan untuk mengalokasikan sumber daya kepada segmen
                   dan menilai kinerjanya. The amount of each segment item reported shall be the measure reported to
                   the chief operating decision maker for the purposes of making decisions about allocating resources to
                   the segment and assessing its performance. Pendapatan, beban, hasil, aset dan liabilitas segmen
                   termasuk item-item yang dapat diatribusikan langsung kepada suatu segmen serta hal-hal yang dapat
                   dialokasikan dengan dasar yang sesuai terhadap segmen tersebut. Segmen ditentukan sebelum saldo
                   dan transaksi antar Grup dieliminasi sebagai bagian dari proses konsolidasi. Segment revenue,
                   expenses, result, assets and liabilities include items directly attributable to a segment as well as those
Page 21
                                  that can be allocated on a reasonable basis to that segment. They are determined before intra-group
                                  balances and intragroup transactions are eliminated in the consolidation process.
Penerapan standar akutansi baru   Amendemen dan standar akuntansi baru dan interpretasi baru yang telah diterbitkan, dan yang berlaku       The implementation of new statements of
                                  efektif untuk tahun buku yang dimulai pada atau setelah tanggal 1 Januari 2022 namun tidak                                  accounting standards
                                  berdampak material terhadap laporan keuangan konsolidasian Grup adalah sebagai berikut: - PSAK
                                  No. 73 (Amendemen), ?Sewa: Konsesi Sewa terkait Covid-19 setelah 30 Juni 2021?. - Amendemen
                                  PSAK No. 22, ?Kombinasi Bisnis: Referensi terhadap Kerangka Konseptual Pelaporan Keuangan?; -
                                  Amendemen PSAK No. 57, ?Provisi, Liabilitas Kontinjensi, dan Aset Kontinjensi: Kontrak yang
                                  Merugi-Biaya Memenuhi Kontrak?; - Penyesuaian Tahunan 2021 untuk PSAK No. 69, ?Agrikultur?,
                                  PSAK No. 71, ?Instrumen Keuangan? dan PSAK No. 73, ?Sewa?. - PSAK No. 71 (Penyesuaian Tahun
                                  2020), ?Instrumen Keuangan?. - PSAK No. 73 (Penyesuaian Tahun 2020), ?Sewa?. New and
                                  amendments on accounting standards and new interpretations issued and effective for the financial
                                  year beginning on January 1, 2022 which do not have a material impact to the consolidated financial
                                  statements of the Group are as follows: - PSAK No. 73 (Amendment), ?Leases: Covid-19-related Rent
                                  Concessions beyond June 30, 2021?. - Amendment to PSAK No. 22, ?Business Combinations:
                                  References to the Conceptual Framework?; - Amendment to PSAK No. 57, ?Provisions, Contingent
                                  Liabilities and Contingent Assets: Onerous Contracts-Cost of Fulfilling the Contracts?; - 2021 Annual
                                  Improvements to PSAK No. 69, "Agriculture", PSAK No. 71, "Financial Instruments", and PSAK No. 73,
                                  "Leases". - PSAK No. 71 (2020 Annual Improvements), ?Financial Instrument?. - PSAK No. 73 (2020
                                  Annual Improvements), ?Leases?. Standar baru, amendemen dan interpretasi yang telah diterbitkan,
                                  namun belum berlaku efektif untuk tahun buku yang dimulai pada 1 Januari 2022 yang mungkin
                                  berdampak pada laporan keuangan konsolidasian adalah sebagai berikut: New standards,
                                  amendments and interpretations issued but not yet effective for the financial year beginning January 1,
                                  2022 that may have certain impact on the consolidated financial statements are as follows: Efektif
                                  untuk periode yang dimulai pada atau setelah tanggal 1 Januari 2023: - Amendemen PSAK No. 1,
                                  ?Penyajian Laporan Keuangan: Klasifikasi Liabilitas sebagai Jangka Pendek atau Jangka Panjang?. -
                                  Amendemen PSAK No. 1, ?Penyajian Laporan Keuangan?: Pengungkapan Kebijakan Akuntansi. -
                                  Amendemen PSAK No. 16, ?Aset Tetap: Hasil Sebelum Penggunaan yang Diintensikan?. -
                                  Amendemen PSAK No. 25, ?Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi, dan Kesalahan:
                                  Definisi Estimasi Akuntansi?. - PSAK 46 (Amendemen), ?Pajak Penghasilan?: Pajak Tangguhan terkait
                                  Aset dan Liabilitas yang Timbul dari Transaksi Tunggal. Effective for periods beginning on or after
                                  January 1, 2023: - Amendment to PSAK No. 1, ?Presentation of Financial Statements: Classification of
                                  Liabilities as Current or Non-current?. - Amendment to PSAK No. 1, ?Presentation of Financial
                                  Statements?: Disclosure of Accounting Policies. - Amendment to PSAK No. 16, ?Fixed Assets:
                                  Proceeds before Intended Use?. - Amendment to PSAK No. 25, ?Accounting Policies, Changes in
                                  Accounting Estimates and Errors: Definition of Accounting Estimates?. - PSAK 46 (Amendment),
                                  ?Income Taxes?: Deferred Tax related to Assets and Liabilities arising from a Single Transaction.
                                  Efektif berlaku pada atau setelah 1 Januari 2025: - PSAK No. 74, ?Kontrak Asuransi?; Effective on or
                                  after January 1, 2025: - PSAK No. 74, ?Insurance Contract?. Grup sedang menganalisa dampak
                                  penerapan amendemen dan standar akuntansi baru, dan interpretasi baru tersebut di atas terhadap
                                  laporan keuangan konsolidasian Grup. The Group is assessing the impact of these new and revised
                                  accounting standards, and new interpretations to the Group?s consolidated financial statements.
Kombinasi bisnis                  Kombinasi bisnis dicatat dengan menggunakan metode akuisisi. Biaya perolehan dari sebuah akuisisi                          Business combination
                                  diukur pada nilai agregat imbalan yang dialihkan, diukur pada nilai wajar pada tanggal akuisisi dan
                                  jumlah setiap KNP pada pihak yang diakuisisi. Untuk setiap kombinasi bisnis, pihak pengakuisisi
                                  mengukur KNP pada entitas yang diakuisisi baik pada nilai wajar ataupun pada proporsi kepemilikan
                                  KNP atas aset neto yang teridentifikasi dari entitas yang diakuisisi. Biaya-biaya akuisisi yang timbul
Page 22
dibebankan langsung pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian.
Business combinations are accounted for using the acquisition method. The cost of an acquisition is
measured as the aggregate of the consideration transferred, measured at acquisition date fair value
and the amount of any NCI in the acquiree. For each business combination, the acquirer measures the
NCI in the acquiree either at fair value or at the proportionate share of the acquiree's identifiable net
assets. Transaction costs incurred are directly charged to the consolidated statements of profit or loss
and other comprehensive income. Ketika melakukan akuisisi atas sebuah bisnis, Grup
mengklasifikasikan dan menentukan aset keuangan yang diperoleh dan liabilitas keuangan yang
diambil alih berdasarkan pada persyaratan kontraktual, kondisi ekonomi dan kondisi terkait lain yang
ada pada tanggal akuisisi. When the Group acquires a business, it assesses the financial assets
acquired and liabilities assumed for appropriate classification and designation in accordance with the
contractual terms, economic circumstances and pertinent conditions as at the acquisition date. Dalam
suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap, pihak pengakuisisi mengukur kembali
kepentingan ekuitas yang dimiliki sebelumnya pada pihak yang diakuisisi pada nilai wajar tanggal
akuisisi dan mengakui keuntungan atau kerugian yang dihasilkan melalui laba atau rugi. If the business
combination is achieved in stages, the acquisition date?s fair value of the acquirer?s previously held
equity interest in the acquiree is remeasured to fair value at the acquisition date through profit or loss.
Imbalan kontinjensi yang dialihkan oleh pihak pengakuisisi diakui pada nilai wajar tanggal akuisisi.
Perubahan nilai wajar atas imbalan kontinjensi setelah tanggal akuisisi yang diklasifikasikan sebagai
aset atau liabilitas, akan diakui dalam laporan laba rugi atau penghasilan komprehensif lain. Any
contingent consideration to be transferred by the acquirer will be recognized at fair value at the
acquisition date. Subsequent changes to the fair value of the contingent consideration which is deemed
to be an asset or liability will be recognized either in profit or loss or as other comprehensive income.
Jika diklasifikasikan sebagai ekuitas, imbalan kontinjensi tidak diukur kembali dan penyelesaian
selanjutnya diperhitungkan dalam ekuitas. Pada tanggal akuisisi, goodwill awalnya diukur pada harga
perolehan yang merupakan selisih lebih nilai agregat dari imbalan yang dialihkan dan jumlah setiap
KNP atas selisih jumlah dari aset teridentifikasi yang diperoleh dan liabilitas yang diambil alih. Jika
imbalan tersebut kurang dari nilai wajar aset neto entitas anak yang diakuisisi, selisih tersebut diakui
sebagai laba atau rugi. If the contingent consideration is classified as equity, it should not be
remeasured until it is finally settled within equity.At acquisition date, goodwill is initially measured at
cost being the excess of the aggregate of the consideration transferred and the amount recognized for
NCI over the net identifiable assets acquired and liabilities assumed. If this consideration is lower than
the fair value of the net assets of the Subsidiary acquired, the difference is recognized in profit or loss.
Setelah pengakuan awal, goodwill diukur pada jumlah tercatat dikurangi kerugian penurunan nilai.
Untuk tujuan uji penurunan nilai, goodwill yang diperoleh dari suatu kombinasi bisnis, sejak tanggal
akuisisi dialokasikan kepada setiap Unit Penghasil Kas (?UPK?) dari Grup yang diharapkan akan
bermanfaat dari sinergi kombinasi tersebut, terlepas dari apakah aset atau liabilitas lain dari pihak yang
diakuisisi ditetapkan atas UPK tersebut. After initial recognition, goodwill is measured at cost less any
impairment losses. For the purpose of impairment testing, goodwill acquired in a business combination
is allocated from the acquisition date, to each of the Group?s Cash-Generating Units (?CGU?) that are
expected to benefit from the combination, irrespective of whether other assets or liabilities of the
acquired entity are assigned to those CGUs. Jika goodwill telah dialokasikan pada suatu UPK dan
operasi tertentu dalam UPK tersebut dihentikan, maka goodwill yang diasosiasikan dengan operasi
yang dihentikan tersebut termasuk dalam jumlah tercatat operasi tersebut ketika menentukan
keuntungan atau kerugian dari penjualan operasi. Goodwill yang dilepaskan tersebut diukur
berdasarkan nilai relatif operasi yang dihentikan dan porsi UPK yang ditahan. Where goodwill forms
part of a CGU and part of the operation within that CGU is disposed of, the goodwill associated with the
Page 23
                                            operation disposed of is included in the carrying amount of the operation when determining the gain or
                                            loss on disposal of the operation. Goodwill disposed of in this circumstance is measured based on the
                                            relative values of the operation disposed of and the portion of the CGU retained. UPK adalah kelompok
                                            aset terkecil teridentifikasi yang menghasilkan arus kas masuk yang sebagian besar independen dari
                                            arus kas masuk dari aset atau kelompok aset lain. CGU is the smallest identificable group of assets
                                            that together have cash inflows that are largely independent of that cash inflows from other assets or
                                            group of assets. Selisih antara biaya kepemilikan saham tambahan dan bagian proporsional dari nilai
                                            buku aset bersih entitas anak pada tanggal transaksi yang disebabkan oleh penerbitan saham
                                            tambahan yang mengakibatkan persentase kepemilikan entitas induk bertambah sedangkan
                                            persentase kepemilikan nonpengendali dalam entitas anak berkurang dicatat pada ekuitas. The
                                            difference between the cost of additional equity interest and its proportionate share of the book value of
                                            net assets of subsidiaries at the transaction date caused by the issuance of additional shares which
                                            resulted in percentage ownership of the parent entity increases while non-controlling percentage
                                            ownership in subsidiaries decreases are recorded at equity.
Penentuan nilai wajar                       Nilai wajar instrumen keuangan yang diperdagangkan secara aktif di pasar keuangan yang                                        Determination of fair value
                                            terorganisasi, jika ada, ditentukan dengan mengacu pada kuotasi harga penawaran atau permintaan
                                            (bid or ask prices) pada penutupan perdagangan pada akhir periode pelaporan. The fair values of
                                            financial instruments that are actively traded in organized financial markets, if any, are determined by
                                            reference to quoted market bid or ask prices at the close of business at the end of the reporting period.
                                            Untuk instrumen keuangan yang tidak memiliki pasar aktif, nilai wajar ditentukan dengan menggunakan
                                            teknik penilaian. Teknik penilaian mencakup penggunaan transaksi pasar terkini yang dilakukan secara
                                            wajar oleh pihak-pihak yang berkeinginan dan memahami (recent arm?s length market transactions);
                                            penggunaan nilai wajar terkini instrumen lain yang secara substansial sama; analisa arus kas yang
                                            didiskonto; atau model penilaian lain. For financial instruments where there is no active market, fair
                                            value is determined using valuation techniques. Such techniques may include using recent arm?s
                                            length market transactions; reference to the current fair value of another instrument that is substantially
                                            the same; discounted cash flow analysis; or other valuation models. Bila nilai wajar instrumen
                                            keuangan yang tidak diperdagangkan di pasar aktif tidak dapat ditentukan secara handal, aset
                                            keuangan tersebut diakui dan diukur pada nilai tercatatnya. Bila nilai wajar instrumen keuangan yang
                                            tidak diperdagangkan di pasar aktif tidak dapat ditentukan secara handal, aset keuangan tersebut
                                            diakui dan diukur pada nilai tercatatnya.
Transaksi dan saldo dalam mata uang asing   Transaksi dalam mata uang asing dicatat dalam Rupiah berdasarkan kurs yang berlaku pada saat                  Foreign currency transactions and balances
                                            transaksi dilakukan. Pada tanggal laporan posisi keuangan konsolidasian, aset dan liabilitas moneter
                                            dalam mata uang asing dijabarkan ke dalam Rupiah berdasarkan kurs tengah yang ditetapkan oleh
                                            Bank Indonesia pada tanggal tersebut. Laba atau rugi kurs yang terjadi dikreditkan atau dibebankan
                                            pada usaha tahun berjalan. Transactions in foreign currencies are recorded in Rupiah amounts at the
                                            rates of exchange prevailing at the time the transactions are made. As of consolidated statements of
                                            financial position date, monetary assets and liabilities denominated in foreign currencies are translated
                                            to Rupiah using the middle exchange rates quoted by Bank Indonesia on that date. The resulting gains
                                            or losses are credited or charged to current year operations.
Goodwill                                    Goodwill merupakan manfaat ekonomi masa depan yang timbul atas akuisisi dari suatu bisnis yang                                                 Goodwill
                                            dicatat pada biaya perolehan yang ditetapkan pada tanggal akuisisi dari bisnis tersebut (lihat Catatan
                                            2c di atas) dikurangi akumulasi penurunan nilai, jika ada. Goodwill represents the future economic
                                            benefits arising on an acquisition of a business is carried at cost as established at the date of
                                            acquisition of the business (see Note 2c above) less accumulated impairment losses, if any. Kebijakan
                                            Grup atas goodwill yang timbul dari akuisisi entitas asosiasi dan ventura bersama dijelaskan pada
Page 24
                                  Catatan 2p. The Group?s policy for goodwill arising on the acquisition of associates and joint ventures
                                  is described in Note 2p. Kebijakan Grup tentang penilaian penurunan nilai goodwill dijelaskan pada
                                  Catatan 2o. The Group?s policy on impairment assessment of goodwill is described in Note 2o.
Investasi pada entitas asosiasi   Entitas asosiasi adalah suatu entitas yang mana Grup mempunyai pengaruh yang signifikan. Pengaruh             Investment in associates
                                  signifikan adalah kekuasaan untuk berpartipasi dalam keputusan kebijakan keuangan dan operasional
                                  investee tetapi tidak mengendalikan atau mengendalikan bersama atas kebijakan tersebut. Ventura
                                  bersama adalah pengaturan bersama yang mana para pihak yang memiliki pengendalian bersama
                                  atas pengaturan memiliki hak atas aset neto dari pengaturan tersebut. Pengendalian bersama adalah
                                  persetujuan kontraktual untuk berbagi pengendalian atas suatu pengaturan, yang ada hanya ketika
                                  keputusan tentang aktivitas relevan mensyaratkan persetujuan dengan suara bulat dari seluruh pihak
                                  yang berbagi pengendalian An associate is an entity over which the Group has significant influence.
                                  Significant influence is the power to participate in the financial and operating policy decisions of the
                                  investee but is not control or joint control over those policies. A joint venture is a joint arrangement
                                  whereby the parties that have joint control of the arrangements have rights to the net assets of the joint
                                  arrangement. Joint control is the contractually agreed sharing of control of an arrangement, which
                                  exists only when decisions about the relevant activities require unanimous consent of the parties
                                  sharing control. Penghasilan dan aset dan liabilitas dari entitas asosiasi atau ventura bersama dicatat
                                  dalam laporan keuangan konsolidasian dengan menggunakan metode ekuitas, kecuali ketika investasi
                                  diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual, sesuai dengan PSAK 58 Aset Tidak Lancar yang Dimiliki
                                  untuk Dijual dan Operasi yang Dihentikan. Dengan metode ekuitas, investasi pada entitas asosiasi
                                  atau ventura bersama diakui di laporan posisi keuangan konsolidasian sebesar biaya perolehan dan
                                  selanjutnya disesuaikan untuk perubahan dalam bagian kepemilikan Grup atas laba rugi dan
                                  penghasilan komprehensif lain dari entitas asosiasi atau ventura bersama yang terjadi setelah
                                  perolehan. Ketika bagian Grup atas kerugian entitas asosiasi atau ventura bersama melebihi
                                  kepentingan Grup pada entitas asosiasi atau ventura bersama (yang mencakup semua kepentingan
                                  jangka panjang, yang secara substansi, membentuk bagian dari investasi bersih Grup dalam entitas
                                  asosiasi atau ventura bersama), Grup menghentikan pengakuan bagiannya atas kerugian selanjutnya.
                                  Kerugian selanjutnya diakui hanya apabila Grup mempunyai kewajiban bersifat hukum atau konstruktif
                                  atau melakukan pembayaran atas nama entitas asosiasi atau ventura bersama. The results of
                                  operations and assets and liabilities of associates or joint ventures are incorporated in these
                                  consolidated financial statements using the equity method of accounting, except when the investment
                                  is classified as held for sale, in which case, it is accounted for in accordance with PSAK 58 Noncurrent
                                  Assets Held for Sale and Discontinued Operations. Under the equity method, an investment in an
                                  associate or a joint venture is initially recognized in the consolidated statement of financial position at
                                  cost and adjusted thereafter to recognize the Group?s share of the profit or loss and other
                                  comprehensive income of the associate or joint venture. When the Group?s share of losses of an
                                  associate or a joint venture exceeds the Group?s interest in that associate or joint venture (which
                                  includes any long-term interests that, in substance, form part of the Group?s net investment in the
                                  associate or joint venture) the Group discontinues recognizing its share of further losses. Additional
                                  losses are recognized only to the extent that the Group has incurred legal or constructive obligations or
                                  made payments on behalf of the associate or joint venture. Investasi pada entitas asosiasi atau ventura
                                  bersama dicatat dengan menggunakan metode ekuitas sejak tanggal saat investee menjadi entitas
                                  asosiasi atau ventura bersama. Setiap kelebihan biaya perolehan investasi atas bagian Grup atas nilai
                                  wajar bersih dari aset yang teridentifikasi dan liabilitas dari entitas asosiasi atau ventura bersama yang
                                  diakui pada tanggal akuisisi diakui sebagai goodwill . Goodwill termasuk dalam jumlah tercatat
                                  investasi, dan diuji penurunan nilainya sebagai bagian dari investasi. Setiap kelebihan kepemilikan
                                  Grup dari nilai wajar bersih aset yang teridentifikasi dan liabilitas atas biaya perolehan investasi,
Page 25
sesudah pengujian kembali, segera diakui di dalam laba rugi pada periode diperolehnya investasinya.
An investment in an associate or a joint venture is accounted for using the equity method from the date
on which the investee becomes an associate or a joint venture. Any excess of the cost of acquisition
over the Group?s share of the net fair value of identifiable assets and liabilities of an associate or a
joint venture recognized at the date of acquisition is recognized as goodwill, which is included within the
carrying amount of the investment. Any excess of the Group?s share of the net fair value of the
identifiable assets and liabilities over the cost of acquisition, after reassessment, is recognized
immediately in profit or loss in the period in which the investment is acquired. Bila diperlukan, jumlah
tercatat investasi (termasuk goodwill diuji penurunan nilai sesuai dengan PSAK 48 Penurunan Nilai
Aset, sebagai suatu aset tunggal dengan membandingkan antara jumlah terpulihkan (mana yang lebih
tinggi antara nilai pakai dan nilai wajar dikurangi biaya pelepasan) dengan jumlah tercatatnya. Rugi
penurunan nilai diakui langsung pada nilai tercatat investasi. Setiap pembalikan dari penurunan nilai
diakui sesuai dengan PSAK 48 sepanjang jumlah terpulihkan dari investasi tersebut kemudian
meningkat. When necessary, the entire carrying amount of the investment (including goodwill) is tested
for impairment in accordance with PSAK 48 Impairment of Assets, as a single asset by comparing its
recoverable amount (higher of value in use and fair value less costs to sell) with its carrying amount.
Any impairment loss recognized forms part of the carrying amount of the investment. Any reversal of
that impairment loss is recognized in accordance with PSAK 48 to the extent that the recoverable
amount of the investment subsequently increases. Grup menghentikan penggunaan metode ekuitas
sejak tanggal saat investasinya berhenti menjadi investasi pada entitas asosiasi atau ventura bersama
atau ketika investasi diklasifikasi sebagai dimiliki untuk dijual. Ketika Grup mempertahankan
kepemilikan dalam entitas yang sebelumnya merupakan entitas asosiasi atau ventura bersama dan
sisa investasi tersebut merupakan aset keuangan, Grup mengukur setiap sisa investasi pada nilai
wajar pada tanggal tersebut dan nilai wajar tersebut dianggap sebagai nilai wajar pada saat pengakuan
awal. Selisih antara jumlah tercatat pada asosiasi atau ventura bersama pada tanggal metode ekuitas
dihentikan, dan nilai wajar dari setiap bunga yang ditahan dan hasilkan dari pelepasan sebagian
kepentingan dalam asosiasi atau ventura bersama termasuk dalam penentuan keuntungan atau
kerugian pada pelepasan asosiasi atau ventura bersama. Selanjutnya, Grup mencatat seluruh jumlah
yang sebelumnya telah diakui dalam penghasilan komprehensif lain yang terkait dengan entitas
asosiasi atau ventura bersama tersebut dengan menggunakan dasar perlakuan yang sama dengan
yang disyaratkan jika entitas asosiasi atau ventura bersama telah melepaskan secara langsung aset
dan liabilitas yang terkait. Seluruh jumlah yang diakui dalam penghasilan komprehensif lain yang
terkait dengan entitas asosiasi atau ventura bersama direklasifikasi ke laba rugi (sebagai penyesuaian
reklasifikasi) pada saat penghentian metode ekuitas. The Group discontinues the use of the equity
method from the date when the investment ceases to be an associate or a joint venture, or when the
investment is classified as held for sale. When the Group retains an interest in the former associate or
joint venture and the retained interest is a financial asset, the Group measures any retained investment
at fair value at that date and the fair value is regarded as its fair value on initial recognition. The
difference between the carrying amount of the associate or joint venture at the date the equity method
was discontinued, and the fair value of any retained interest and any proceeds from disposing of a part
of interest in the associate or joint venture is included in the determination of the gain or loss on
disposal of the associate or joint venture. In addition, the Group accounts for all amounts previously
recognized in other comprehensive income in relation to that associate or joint venture on the same
basis as would be required if that associate or joint venture had directly disposed of the related assets
or liabilities. Therefore, if a gain or loss previously recognized in other comprehensive income by that
associate or joint venture would be reclassified to profit or loss on the disposal of the related assets or
liabilities, the Group reclassifies the gain or loss from equity to profit or loss (as a reclassification
Page 26
                   adjustment) when the equity method is discontinued. Grup melanjutkan penerapan metode ekuitas jika
                   investasi pada entitas asosiasi menjadi investasi pada ventura bersama atau investasi pada ventura
                   bersama menjadi investasi pada entitas asosiasi. Tidak terdapat pengukuran kembali ke nilai wajar
                   pada saat perubahan kepentingan. The Group continues to use the equity method when an investment
                   in an associate becomes an investment in a joint venture or an investment in a joint venture becomes
                   an investmet in an associate. There is no remeasurement to fair value upon such changes in
                   ownership interests. Jika Grup mengurangi bagian kepemilikan pada entitas asosiasi atau ventura
                   bersama tetapi Grup tetap menerapkan metode ekuitas, Grup mereklasifikasi ke laba rugi proporsi
                   keuntungan atau kerugian yang telah diakui sebelumnya dalam penghasilan komprehensif lain yang
                   terkait dengan pengurangan bagian kepemilikan (jika keuntungan atau kerugian tersebut akan
                   direklasifikasi ke laba rugi atas pelepasan aset atau liabilitas yang terkait). When the Group reduces its
                   ownership interest in an associate or a joint venture but the Group continues to use the equity method,
                   the Group reclassifies to profit or loss the proportion of the gain or loss that had previously been
                   recognized in other comprehensive income relating to that reduction in ownership interest (if that gain
                   or loss would be reclassified to profit or loss on the disposal of the related assets or liabilities). Ketika
                   Grup melakukan transaksi dengan entitas asosiasi atau ventura bersama, keuntungan dan kerugian
                   yang timbul dari transaksi dengan entitas asosiasi atau ventura bersama diakui dalam laporan
                   keuangan konsolidasian Grup hanya sebesar kepemilikan dalam entitas asosiasi atau ventura bersama
                   yang tidak terkait dengan Grup. When a Group entity transacts with an associate or a joint venture,
                   profits and losses resulting from the transactions with the associate or joint venture are recognized in
                   the Group?s consolidated financial statements only to the extent of its interest in the associate or joint
                   venture that are not related to the Group.
Aset takberwujud   Aset takberwujud yang diperoleh secara terpisah diukur pada saat pengakuan awal sebesar biaya                   Intangible assets
                   perolehan. Setelah pengakuan awal, aset takberwujud dinyatakan berdasarkan biaya perolehan
                   dikurangi akumulasi amortisasi dan akumulasi kerugian penurunan nilai, jika ada. Intangible assets
                   acquired separately are measured on initial recognition at cost. Following initial recognition, intangible
                   assets are carried at cost less any accumulated amortization and any accumulated impairment losses,
                   if any. Masa manfaat aset takberwujud dinilai baik terbatas atau tidak terbatas. Periode amortisasi dan
                   metode amortisasi ditelaah minimum setiap akhir tahun buku. Perubahan masa manfaat yang
                   diharapkan atau pola yang diharapkan dari konsumsi manfaat ekonomi masa depan dari aset dicatat
                   dengan mengubah periode amortisasi atau metode, yang sesuai, dan diperlakukan sebagai perubahan
                   estimasi akuntansi. Beban amortisasi aset takberwujud dengan masa manfaat terbatas diakui dalam
                   laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian dalam kategori biaya sesuai
                   dengan fungsi dari aset takberwujud. The useful lives of intangible assets are assessed as either finite
                   or indefinite. The amortization period and the amortization method are reviewed at least at each
                   financial year end. Changes in the expected useful life or the expected pattern of consumption of future
                   economic benefits embodied in the asset is accounted for by changing the amortization period or
                   method, as appropriate, and are treated as change in accounting estimates. The amortization expense
                   on intangible assets with finite lives is recognized in the consolidated statements of profit or loss and
                   other comprehensive income in the expense category consistent with the function of the intangible
                   assets. Laba atau rugi yang timbul dari penghentian pengakuan aset takberwujud diukur sebagai
                   perbedaan antara jumlah neto hasil pelepasan dan nilai tercatat aset dan diakui dalam laporan laba
                   rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian pada saat aset tersebut dihentikan
                   pengakuannya. Gain or loss arising from derecognition of an intangible asset is measured as the
                   difference between the net disposal proceeds and the carrying amount of the asset and is recognized
                   in the consolidated statements of profit or loss and other comprehensive income when the asset is
                   derecognized. Lisensi Pameran Surabaya merupakan aset takberwujud dengan masa manfaat yang
Page 27
                           tidak terbatas dan tidak diamortisasi tetapi diuji untuk penurunan nilai setiap tahunnya. Penilaian masa
                           manfaat terbatas ditinjau setiap tahun untuk menentukan apakah masa manfaat yang tidak terbatas
                           terus dapat dipertahankan. Jika tidak, perubahan dalam masa manfaat dari yang tidak terbatas
                           menjadi terbatas dilakukan secara prospektif. Surabaya exhibition license cost is an intangible asset
                           with indefinite useful life and is not amortized but is tested for impairment annually. The assessment of
                           indefinite life is reviewed annually to determine whether the indefinite life continues to be supportable. If
                           not, the change in useful life from indefinite to finite is made on a prospective basis. Perangkat lunak
                           komputer, logo dan desain website merupakan aset takberwujud yang memiliki masa manfaat terbatas
                           dan dicatat sebesar harga perolehan dikurangi akumulasi amortisasi. Amortisasi dihitung dengan
                           menggunakan metode garis lurus selama 4-8 tahun. Computer software, logo and website design is an
                           intangible asset with definite useful life and is recorded at cost less accumulated amortization. The cost
                           are amortized using the straight-line method over the estimated useful lives of 4-8 years. Hubungan
                           pelanggan kontraktual yang diperoleh sebagai bagian dari kombinasi bisnis diakui sebesar nilai wajar
                           pada tanggal perolehannya. Hubungan pelanggan kontraktual memiliki masa manfaat terbatas dan
                           dicatat sebesar harga perolehan dikurangi akumulasi amortisasi. Amortisasi dihitung dengan
                           menggunakan metode garis lurus selama masa hubungan pelanggan yang diharapkan yaitu selama
                           5,5 tahun. Contractual customer relationships acquired in a business combinations are recognized at
                           fair value at the acquisition date. The contractual customer relationships have a finite useful life and are
                           carried at cost less acumulated using the straight-line method over the expected life of the customer
                           relationship of 5.5 years.
Beban dibayar dimuka       Beban dibayar dimuka diamortisasi sesuai masa manfaat dengan menggunakan metode garis lurus.                      Prepaid expenses
                           Prepaid expenses are amortized over their beneficial periods using the straight-line method.




Modal saham                Biaya tambahan yang secara langsung dapat diatribusikan kepada penerbitan saham biasa disajikan                       Share capital
                           pada ekuitas sebagai pengurang penerimaan, setelah dikurangi pajak. Incremental costs directly
                           attributable to the issue of new ordinary shares are shown in equity as a deduction, net of tax, from the
                           proceeds. Ketika entitas Grup membeli modal saham ekuitas Perusahaan (saham treasuri), imbalan
                           yang dibayar, termasuk biaya tambahan yang secara langsung dapat diatribusikan (dikurangi pajak
                           penghasilan) dikurangkan dari ekuitas yang diatribusikan kepada pemilik ekuitas entitas sampai saham
                           tersebut dibatalkan atau diterbitkan kembali. Where any Group entity purchases the Company?s equity
                           share capital (treasury shares), the consideration paid, including any directly attributable incremental
                           costs (net of income taxes) is deducted from equity attributable to the company?s equity holders until
                           the shares are cancelled or reissued. Ketika saham biasa tersebut selanjutnya diterbitkan kembali,
                           imbalan yang diterima, dikurangi biaya tambahan transaksi yang terkait dan dampak pajak penghasilan
                           yang terkait dimasukkan pada ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik ekuitas entitas. Where
                           such ordinary shares are subsequently reissued, any consideration received, net of any directly
                           attributable incremental transaction costs and the related income tax effects, is included in equity
                           attributable to the entity?s equity holders.
Biaya emisi efek ekuitas   Biaya-biaya yang terjadi sehubungan dengan penerbitan saham Perusahaan kepada masyarakat                        Stock issuance cost
                           disajikan sebagai pengurang dari ?Tambahan Modal Disetor? pada bagian ekuitas dalam laporan
                           posisi keuangan konsolidasian. Costs incurred related to issuance of the Company?s shares to public,
                           are deducted from ?Additional Paid-In Capital? as a component of equity in the consolidated
                           statements of financial position.
Page 28
Instrumen keuangan   Klasifikasi Classification Grup mengklasifikasikan instrumen keuangan menjadi aset keuangan dan                    Financial instruments
                     liabilitas keuangan. Instrumen keuangan adalah setiap kontrak yang menimbulkan aset keuangan pada
                     satu entitas dan liabilitas keuangan atau instrumen ekuitas pada entitas lain. The Group classifies
                     financial instruments into financial assets and financial liabilities. A financial instrument is any contract
                     that gives rise to a financial asset of one entity and a financial liability or equity instrument of another
                     entity. i. Aset keuangan i. Financial Assets Saat pengakuan awal, Grup dapat membuat penetapan
                     yang tidak dapat dibatalkan untuk mengukur aset yang memenuhi persyaratan untuk diukur pada biaya
                     perolehan diamortisasi, nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain atau pada nilai wajar melalui
                     laba rugi, apabila penetapan tersebut mengeliminasi atau secara signifikan mengurangi inkonsistensi
                     pengukuran atau pengakuan (kadang disebut sebagai ?accounting mismatch ?). At initial recognition,
                     the Group can make an irrevocable determination to measure assets that meet the requirements to be
                     measured at amortized cost, fair value through other comprehensive income or fair value through profit
                     or loss, if the determination eliminates or significantly reduces the measurement or recognition
                     inconsistencies (sometimes referred to as ?accounting mismatch?). Grup mengukur aset keuangan
                     pada biaya perolehan diamortisasi jika kedua kondisi berikut dipenuhi: ? Aset keuangan dikelola dalam
                     model bisnis yang bertujuan untuk memiliki aset keuangan dalam rangka mendapatkan arus kas
                     kontraktual; dan ? Persyaratan kontraktual dari aset keuangan yang pada tanggal tertentu
                     meningkatkan arus kas yang semata dari pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok terutang.
                     The Group measures financial assets at amortized cost if both of the following conditions are met: ?
                     The financial asset is held within a business model with the objective to hold financial assets in order to
                     collect contractual cash flows; and ? The contractual terms of the financial asset give rise on specified
                     dates to cash flows that are solely payments of principal and interest on the principal amount
                     outstanding. Aset keuangan diklasifikasikan pada saat pengakuan awal dan selanjutnya diukur pada
                     biaya perolehan diamortisasi, nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain (?FVTOCI?), dan nilai
                     wajar melalui laba rugi (?FVTPL?). Financial assets are classified, at initial recognition, and
                     subsequently measured at amortized cost, fair value through other comprehensive income
                     (?FVTOCI?), and fair value through profit or loss (?FVTPL?). Aset keuangan Grup terdiri dari kas dan
                     setara kas, deposito yang dibatasi penggunaannya, piutang usaha, piutang lain-lain, piutang dari
                     pihak-pihak berelasi, dan uang jaminan diklasifikasikan sebagai aset yang diukur dengan biaya
                     diamortisasi. The Group's financial assets consist of cash and cash equivalents, restricted time deposit,
                     trade receivables, other receivables, due from related parties and security deposits classified as
                     financial assets at amortized cost. Investasi Grup kepada PT Eco Partners Indonesia dan PT Dyandra
                     Amaradana diklasifikasikan sebagai aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan
                     komprehensif lain. The Group?s invesments to PT Eco Partners Indonesia and PT Dyandra
                     Amaradana are classified as financial assets measured at fair value through other comprehensive
                     income. Grup tidak memiliki aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi. The Group
                     has no financial assets measured at fair value through profit or loss. ii. Liabilitas keuangan ii. Financial
                     liabilities Grup mengklasifikasikan liabilitas keuangannya sebagai (i) liabilitas keuangan diukur pada
                     FVTPL atau (ii) liabilitas keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi. The Group classifies its
                     financial liabilities as: (i) financial liabilities at FVTPL or (ii) financial liabilities measured at amortized
                     cost. Liabilitas keuangan Grup terdiri dari utang usaha, utang lain-lain, liabilitas yang masih harus
                     dibayar, utang kepada pihak berelasi, pinjaman bank, utang pembiayaan konsumen dan liabilitas sewa
                     diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi. Grup tidak memiliki
                     liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi. The Group?s financial liabilities
                     consist of trade payables, other payables, accrued liabilities, due to a related party, bank loans,
                     consumer financing payables and lease liabilities classified as financial liabilities at amortized cost. The
Page 29
Group has no financial liabilities measured at fair value through profit or loss. Pengakuan dan
Pengukuran Recognition and Measurement i. Aset keuangan i. Financial Assets Klasifikasi aset
keuangan pada pengakuan awal tergantung pada karakteristik arus kas kontraktual aset keuangan dan
model bisnis Grup dalam mengelola aset keuangan tersebut. Kecuali untuk piutang usaha yang tidak
memiliki komponen pendanaan yang signifikan dan atau saat Grup menerapkan panduan praktis, pada
saat pengakuan awal Grup mengukur aset keuangan pada nilai wajarnya ditambah, dalam hal aset
keuangan tidak diukur pada FVTPL, biaya transaksi. Untuk piutang usaha yang tidak memiliki
komponen pendanaan yang signifikan atau ketika Grup menerapkan panduan praktis, diukur sesuai
harga transaksi seperti yang didefinisikan dalam PSAK No.72. The classification of financial assets at
initial recognition depends on the financial asset?s contractual cash flow characteristics and the
Group?s business model for managing them. With the exception of trade receivables that do not
contain a significant financing component of for which the Group has applied the practical expedient,
the Group initially measures a financial asset at its fair value plus, in the case of a financial asset not at
FVTPL, transactions costs. Trade receivables that do not contain a significant financing component or
which the Group has applied the practical expedient are measured at the transaction price determined
under PSAK No.72. Agar dapat diklasifikasikan dan diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau
FVTOCI, aset keuangan harus memiliki arus kas yang semata dari pembayaran pokok dan bunga dari
jumlah pokok terutang. Pengujian ini dikenal sebagai solely payment of principal and interest (SPPI)
testing dan dilakukan pada tingkat instrumen. In order for a financial asset to be classified and
measured at amortized cost or FVTOCI, it needs to give rise to cash flows that are solely payments of
principal and interest on the principal amount outstanding. This assessment is referred to as the solely
payments of principal and interest (SPPI) testing and it is performed at instrument level. Model bisnis
Grup dalam mengelola aset keuangan mengacu kepada bagaimana Grup mengelola aset keuangan
untuk menghasilkan arus kas. Model bisnis menentukan apakah arus kas akan dihasilkan dari
memperoleh arus kas kontraktual, menjual aset keuangan atau keduanya. Pembelian atau penjualan
aset keuangan yang memerlukan penyerahan aset dalam kurun waktu yang telah ditetapkan oleh
peraturan atau kebiasaan yang berlaku di pasar (pembelian yang lazim) diakui pada tanggal
perdagangan, yaitu tanggal Grup berkomitmen untuk membeli atau menjual aset tersebut. The
Group?s business model for managing financial assets refers to how it manages its financial assets in
order to generate cash flows. The business model determines whether cash flows will result from
collecting contractual cash flows, selling the financial assets, or both. Pembelian atau penjualan aset
keuangan yang memerlukan penyerahan aset dalam kurun waktu yang telah ditetapkan oleh peraturan
atau kebiasaan yang berlaku di pasar (pembelian yang lazim) diakui pada tanggal perdagangan, yaitu
tanggal Grup berkomitmen untuk membeli atau menjual aset tersebut. Purchases or sales of financial
assets that require delivery of assets within a time frame established by regulation or convention in the
marketplace (regular way trades) are recognized on the trade date, i.e., the date that the Group
commits to buy or sell the asset. Untuk tujuan pengukuran setelah pengakuan awal, aset keuangan
Grup diklasifikasikan sebagai berikut: For purposes of subsequent measurement, the Group?s financial
assets are classified as follows: ? Aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi (instrumen
utang) ? Financial assets at amortized cost (debt instruments) Kategori ini merupakan yang paling
relevan bagi Grup. Grup mengukur aset keuangan pada biaya perolehan diamortisasi jika kedua
kondisi berikut dipenuhi: This category is the most relevant to the Group. The Group measures financial
assets at amortized cost if both of the following conditions are met: - Aset keuangan dikelola dalam
model bisnis yang bertujuan untuk memiliki aset keuangan dalam rangka mendapatkan arus kas
kontraktual; dan - The financial asset is held within a business model with the objective to hold financial
assets in order to collect contractual cash flows; and - Persyaratan kontraktual dari aset keuangan
yang pada tanggal tertentu meningkatkan arus kas yang semata dari pembayaran pokok dan bunga
Page 30
dari jumlah pokok terutang. - The contractual terms of the financial asset give rise on specified dates to
cash flows that are solely payments of principal and interest on the principal amount outstanding. - Aset
keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi setelah pengakuan awal diukur menggunakan
metode suku bunga efektif (?SBE?) dan merupakan subjek penurunan nilai. Keuntungan dan kerugian
diakui pada laba rugi saat aset dihentikan pengakuannya, dimodifikasi atau mengalami penurunan
nilai. Aset keuangan Grup pada kategori ini meliputi kas dan setara kas, deposito yang dibatasi
penggunaannya, piutang usaha, piutang lain-lain, piutang dari pihak-pihak berelasi dan uang jaminan. -
Financial assets at amortized cost are subsequently measured using the effective interest rate (?EIR?)
method and are subject to impairment. Gains and losses are recognized in profit or loss when the asset
is derecognized, modified or impaired. The Group?s financial assets at amortized cost consist of cash
and cash equivalents, restricted time deposit, trade receivables, other receivables, due from related
parties and security deposits. ? Aset keuangan diukur pada FVTOCI tanpa fitur reklasifikasi
keuntungan dan kerugian kumulatif saat penghentian pengakuan (instrumen ekuitas). ? Financial
assets designated at FVTOCI with no recycling of cumulative gains and losses upon derecognition
(equity instruments). Saat pengakuan awal, Grup dapat membuat pilihan yang tidak dapat dibatalkan
untuk menyajikan dalam FVTOCI perubahan nilai wajar investasi dalam instrumen ekuitas yang masuk
dalam ruang lingkup PSAK No.71 dan yang bukan merupakan instrumen ekuitas dimiliki untuk
diperdagangkan. Pilihan ini dilakukan pada level instrumen per instrumen. Keuntungan dan kerugian
dari aset keuangan ini tidak direklasifikasikan ke laba rugi. Dividen diakui sebagai penghasilan lainnya
pada laba rugi ketika hak untuk menerima pembayaran dividen telah ditetapkan, kecuali dividen secara
jelas mewakili bagian terpulihkan dari biaya investasi, di mana keuntungan tersebut dicatat dalam
penghasilan komprehensif lainnya. Upon initial recognition, the Group can elect to classify irrevocably
its equity investments as equity instruments designated at FVTOCI when they meet the definition of
equity under PSAK No.71 and are not held for trading. The classification is determined on an
instrument-by-instrument basis. Gains and losses on these financial assets are never recycled to profit
or loss. Dividends are recognized as other income in the statement of profit or loss when the right of
payment has been established, except when the Group benefits from such proceeds as a recovery of
part of the cost of the investment, in which case such gains are recorded in OCI. Instrumen ekuitas
yang diukur pada FVTOCI tidak terpengaruh pada persyaratan penurunan nilai. Aset keuangan Grup
pada kategori ini meliputi investasi saham pada PT Eco Partners Indonesia dan PT Dyandra
Amaradana. Equity instruments designated at FVTOCI are not subject to impairment assessment. The
Group?s financial assets under this categories are investments in shares in PT Eco Partners Indonesia
and PT Dyandra Amaradana. ii. Liabilitas keuangan ii. Financial liabilities Liabilitas keuangan
diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi atau liabilitas
keuangan pada biaya perolehan diamortisasi. Grup menentukan klasifikasi liabilitas keuangan mereka
pada saat pengakuan awal. Financial liabilities are classified as financial liabilities at fair value through
profit or loss or financial liabilities at amortized cost. The Group determines the classification of their
financial liabilities at initial recognition. Instrumen keuangan yang diterbitkan atau komponen dari
instrumen keuangan tersebut, yang tidak diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur pada
FVTPL diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan lain-lain, jika substansi perjanjian kontraktual
mengharuskan Grup untuk menyerahkan kas atau aset keuangan lain kepada pemegang instrumen
keuangan, atau jika liabilitas tersebut diselesaikan tidak melalui penukaran kas atau aset keuangan lain
atau saham sendiri yang jumlahnya tetap atau telah ditetapkan. Issued financial instruments or their
components, which are not classified as financial liabilities at FVTPL are classified as other financial
liabilities, where the substance of the contractual arrangements results in the Group having an
obligation either to deliver cash or another financial asset to the holder, or to satisfy the obligation other
by the exchange of a fixed amount of cash or another financial asset for a fixed number of own equity
Page 31
shares. Seluruh liabilitas keuangan Grup diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan pada biaya
perolehan diamortisasi. Grup tidak memiliki liabilitas keuangan yang diklasifikasikan sebagai FVTPL.
Setelah pengakuan awal, pinjaman diukur pada biaya perolehan yang diamortisasi dengan
menggunakan metode SBE. Keuntungan dan kerugian diakui dalam laporan laba rugi dan PKL hingga
liabilitas dihentikan pengakuannya melalui proses amortisasi menggunakan metode SBE. Biaya
perolehan dimortisasi dihitung dengan mempertimbangkan setiap diskon atau premi pada perolehan
awal dan biaya yang merupakan bagian integral dari metode SBE. Amortisasi metode SBE diakui
sebagai biaya pendanaan pada laporan laba rugi. Kategori ini umumnya berlaku untuk pinjaman
berbunga dan pinjaman lainnya. All the Group?s financial liabilities are classified as financial liabilities
at amortized cost. The Group has not designated any financial liabilities at FVTPL. After initial
recognition, interest-bearing loans and borrowings are subsequently measured at cost using the EIR
method. Gains and losses are recognized in the statement of profit or loss and OCI when the liabilities
are derecognized as well as through the amortization process using the EIR method. Amortized cost is
calculated by taking into account any discount or premium on acquisition and fees or costs that are an
integral part of the EIR. The EIR amortization is included as finance costs in the statement of profit or
loss. This category generally applies to interestbearing loans and other borrowings. Saling Hapus dari
Instrumen Keuangan Offsetting of Financial Instruments Aset keuangan dan liabilitas keuangan
disalinghapuskan dan nilai netonya disajikan dalam laporan posisi keuangan konsolidasian jika, dan
hanya jika, terdapat hak yang berkekuatan hukum untuk melakukan saling hapus atas jumlah tercatat
dari aset keuangan dan liabilitas keuangan tersebut dan terdapat intensi untuk menyelesaikan secara
neto, atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitas secara bersamaan. Financial assets
and financial liabilities are offset and the net amount reported in the consolidated statements of
financial position if, and only if, there is a currently enforceable legal right to offset the recognized
amounts and there is an intention to settle on a net basis, or to realize the assets and settle the
liabilities simultaneously. Nilai Wajar dari Instrumen Keuangan Fair Value of Financial Instruments Nilai
wajar instrumen keuangan yang diperdagangkan secara aktif di pasar keuangan yang terorganisasi,
jika ada, ditentukan dengan mengacu pada kuotasi harga penawaran atau permintaan (bid or ask
prices ) pada penutupan perdagangan pada akhir periode pelaporan. The fair values of financial
instruments that are actively traded in organized financial markets, if any, are determined by reference
to quoted market bid or ask prices at the close of business at the end of the reporting period. Untuk
instrumen keuangan yang tidak memiliki pasar aktif, nilai wajar ditentukan dengan menggunakan teknik
penilaian. Teknik penilaian mencakup penggunaan transaksi pasar terkini yang dilakukan secara wajar
oleh pihak-pihak yang berkeinginan dan memahami (recent arm?s length market transactions );
penggunaan nilai wajar terkini instrumen lain yang secara substansial sama; analisa arus kas yang
didiskonto; atau model penilaian lain. For financial instruments where there is no active market, fair
value is determined using valuation techniques. Such techniques may include using recent arm?s
length market transactions; reference to the current fair value of another instrument that is substantially
the same; discounted cash flow analysis; or other valuation models. Bila nilai wajar instrumen
keuangan yang tidak diperdagangkan di pasar aktif tidak dapat ditentukan secara handal, aset
keuangan tersebut diakui dan diukur pada nilai tercatatnya. When the fair value of the financial
instruments not traded in an active market cannot be reliably determined, such financial assets are
recognized and measured at their carrying amounts. Biaya Perolehan Diamortisasi dari Instrumen
Keuangan Amortized Cost of Financial Instruments Biaya perolehan diamortisasi dihitung dengan
menggunakan metode suku bunga efektif dikurangi dengan penyisihan atas penurunan nilai dan
pembayaran pokok atau nilai yang tidak dapat ditagih. Perhitungan tersebut mempertimbangkan
premium atau diskonto pada saat perolehan dan termasuk biaya transaksi dan biaya yang merupakan
bagian yang tak terpisahkan dari suku bunga efektif. Amortized cost is computed using the effective
Page 32
interest rate method less any allowance for impairment and principal repayment or reduction. The
calculation takes into account any premium or discount on acquisition and includes transaction costs
and fees that are an integral part of the effective interest rate. Penurunan Nilai Aset Keuangan
Impairment of Financial Assets Grup mengakui cadangan untuk kerugian kredit ekspektasian (?ECL?)
untuk seluruh instrumen utang yang tidak diklasifikasikan sebagai diukur pada FVTPL. ECL didasarkan
pada perbedaan antara arus kas kontraktual yang tertuang dalam kontrak dan seluruh arus kas yang
diharapkan akan diterima Grup, didiskontokan menggunakan suku bunga efektif awal. Arus kas yang
diharapkan akan diterima tersebut mencakup arus kas dari penjualan agunan yang dimiliki atau
perluasan kredit lainnya yang merupakan bagian integral dari persyaratan kontrak. The Group
recognizes an allowance for expected credit losses (?ECL?) for all debt instruments not held at FVTPL.
ECL are based on the difference between the contractual cash flows due in accordance with the
contract and all the cash flows that the Group expects to receive, discounted at an approximation of the
original effective interest rate. The expected cash flows will include cash flows from the sale of
collateral held or other credit enhancements that are integral to the contractual terms. ECL diakui
dalam dua tahap. Untuk risiko kredit atas instrumen keuangan yang tidak mengalami peningkatan
secara signifikan sejak pengakuan awal, pengukuran penyisihan kerugian dilakukan sejumlah ECL 12
bulan. Untuk risiko kredit atas instrumen keuangan yang mengalami peningkatan secara signifikan
sejak pengakuan awal, penyisihan kerugian dilakukan sepanjang sisa umurnya, terlepas dari waktu
terjadinya default (sepanjang umur ECL). ECL are recognized in two stages. For credit exposures for
which there has not been a significant increase in credit risk since initial recognition, ECL are provided
for credit losses that result from default events that are possible within the next 12- months (a 12-month
ECL). For those credit exposures for which there has been a significant increase in credit risk since
initial recognition, a loss allowance is required for credit losses expected over the remaining life of the
exposure, irrespective of the timing of the default (a lifetime ECL). Untuk piutang usaha, Grup
menerapkan panduan praktis dalam menghitung ECL. Oleh karena itu, Grup tidak mengidentifikasi
perubahan dalam risiko kredit, melainkan mengukur penyisihan kerugian sejumlah ECL sepanjang
umur. Grup telah membentuk matriks provisi yang didasarkan pada data historis kerugian kredit,
disesuaikan dengan faktor-faktor perkiraan masa depan (forwardlooking ) khusus terkait pelanggan
dan lingkungan ekonomi. For trade receivables, the Group applies a simplified approach in calculating
ECL. Therefore, the Group does not track changes in credit risk, but instead recognizes a loss
allowance based on lifetime ECL at each reporting date. The Group has established a provision matrix
that is based on its historical credit loss experience, adjusted for forward-looking factors specific to the
debtors and the economic environment. Grup mempertimbangkan aset keuangan memenuhi definisi
default ketika telah menunggak lebih dari 1 tahun. Namun, dalam kasus-kasus tertentu, Grup juga
dapat menganggap aset keuangan dalam keadaan default ketika informasi internal atau eksternal
menunjukkan bahwa Grup tidak mungkin menerima arus kas kontraktual secara penuh tanpa
melakukan perluasan persyaratan kredit. Piutang usaha dihapusbukukan ketika kecil kemungkinan
untuk memulihkan arus kas kontraktual, setelah semua upaya penagihan telah dilakukan dan telah
sepenuhnya dilakukan penyisihan. The Group considers a financial asset in default when contractual
payments are 1 year past due. However, in certain cases, the Group may also consider a financial
asset to be in default when internal or external information indicates that the Group is unlikely to
receive the outstanding contractual amounts in full before taking into account any credit enhancements
held by the Group. Trade receivables is written off when there is low possibility of recovering the
contractual cash flow, after all collection efforts have been done and have been fully provided for
allowance. Penghentian Pengakuan Derecognition i. Aset Keuangan i. Financial Assets Aset
keuangan, atau bila dapat diterapkan, untuk bagian dari aset keuangan atau bagian dari kelompok aset
keuangan serupa, akan dihentikan pengakuannya apabila: A financial asset, or, where applicable a
Page 33
part of a financial asset or part of a group of similar financial assets, is derecognized when: a. hak
kontraktual atas arus kas yang berasal dari aset keuangan tersebut berakhir; atau a. the contractual
rights to receive cash flows from the financial asset have expired; or b. Grup mentransfer hak
kontraktual untuk menerima arus kas yang berasal dari aset keuangan atau menanggung kewajiban
untuk membayar arus kas yang diterima tanpa penundaan yang signifikan kepada pihak ketiga melalui
suatu kesepakatan penyerahan dan (a) secara substansial mentransfer seluruh risiko dan manfaat atas
kepemilikan aset keuangan tersebut, atau (b) secara substansial tidak mentransfer dan tidak memiliki
seluruh risiko dan manfaat atas kepemilikan aset keuangan tersebut, namun telah mentransfer
pengendalian atas aset keuangan tersebut. b. The Group has transferred its contractual rights to
receive cash flows from the financial asset or has assumed an obligation to pay them in full without
material delay to a third party under a ?passthrough? arrangement and either (a) has transferred
substantially all the risks and rewards of the financial asset, or (b) has neither transferred nor retained
substantially all the risks and rewards of the financial asset, but has transferred control of the financial
asset. Apabila Grup mentransfer hak untuk menerima arus kas yang berasal dari aset keuangan atau
mengadakan kesepakatan penyerahan dan tidak mentransfer maupun tidak memiliki secara
substansial seluruh risiko dan manfaat atas aset keuangan tersebut dan juga tidak mentransfer
pengendalian atas aset keuangan tersebut, maka suatu aset baru diakui oleh Grup sebesar
keterlibatan berkelanjutan dengan aset tersebut. Where the Group has transferred its rights to receive
cash flows from the financial asset or has entered into a pass-through arrangement and has neither
transferred nor retained substantially all the risks and rewards of the financial asset nor transferred
control of the financial asset, a new financial asset is recognized to the extent of the Group's continuing
involvement in the asset. Keterlibatan berkelanjutan berbentuk pemberian jaminan atas aset yang
ditransfer, diukur sebesar jumlah terendah antara nilai aset yang ditransfer dan nilai maksimal dari
pembayaran yang diterima yang mungkin harus dibayar kembali oleh Grup. Continuing involvement
that takes the form of a guarantee over the transferred asset is measured at the lower of the original
carrying amount of the asset and the maximum amount of consideration received that the Group could
be required to repay. Dalam hal ini, Grup juga mengakui liabilitas terkait. Aset yang ditransfer dan
liabilitas terkait diukur dengan basis yang merefleksikan hak dan kewajiban yang tetap dimiliki Grup. In
that case, the Group also recognizes an associated liability. The transferred asset and the associated
liability are measured on a basis that reflects the rights and obligations that the Group has retained.
Pada penghentian pengkuan aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi,
perbedaan antara nilai tercatat aset dan jumlah imbalan yang diterima dan piutang diakui dalam laba
rugi. Selain itu, pada penghentian pengakuan investasi dalam instrumen utang yang diklasifikasikan
sebagai FVOCI, keuntungan atau kerugian kumulatif yang sebelumnya diakumulasi dalam cadangan
revaluasi investasi, direklasifikasi ke laba rugi. Sebaliknya, pada penghentian pengakuan investasi
dalam instrumen ekuitas yang telah dipilih Grup pada pengakuan awal untuk diukur di FVOCI,
keuntungan atau kerugian kumulatif yang sebelumnya diakumulasi dalam cadangan revaluasi investasi
tidak direklasifikasi ke laba rugi, tetapi dipindahkan ke saldo laba. On derecognition of a financial asset
measured at amortized cost, the difference between the asset?s carrying amount and the sum of the
consideration received and receivable is recognized in profit or loss. In addition, on derecognition of an
investment in a debt instrument classified as at FVOCI, the cumulative gain or loss previously
accumulated in the investment revaluation reserve is reclassified to profit or loss. In contrast, on
derecognition of an investment in an equity instrument which the Group has elected on initial
recognition to measure at FVOCI, the cumulative gain or loss previously accumulated in the investment
revaluation reserve is not reclassified to profit or loss, but is transferred to retained earnings. ii.
Liabilitas Keuangan ii. Financial liabilities Sebuah liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya pada
saat kewajiban yang ditetapkan dalam kontrak tersebut dihentikan atau dibatalkan atau kedaluwarsa.
Page 34
                                                  Ketika sebuah liabilitas keuangan ditukar dengan liabilitas keuangan lain dari pemberi pinjaman yang
                                                  sama atas persyaratan yang secara substansial berbeda, atau bila persyaratan dari liabilitas keuangan
                                                  tersebut secara substansial dimodifikasi, pertukaran atau modifikasi persyaratan tersebut dicatat
                                                  sebagai penghentian pengakuan liabilitas keuangan awal dan pengakuan liabilitas keuangan baru, dan
                                                  selisih antara nilai tercatat masing-masing liabilitas keuangan tersebut diakui dalam laporan laba rugi
                                                  dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian. A financial liability is derecognized when the
                                                  obligation specified in the contract is discharged or cancelled or expired. When an existing financial
                                                  liability is replaced by another from the same lender on substantially different terms, or the terms of an
                                                  existing financial liability are substantially modified, such an exchange or modification is treated as
                                                  derecognition of the original financial liability and recognition of a new financial liability, and the
                                                  difference in the respective carrying amounts is recognized in the consolidated statements of profit or
                                                  loss and other comprehensive income.
Aset tidak lancar yang diklasifikasikan sebagai   Aset tidak lancar dan kelompok lepasan diklasifikasikan sebagai yang dimiliki untuk dijual diukur pada         Non-current assets classified as held for sale
dimiliki untuk dijual                             nilai yang lebih rendah antara jumlah tercatat dan nilai wajar setelah dikurangi biaya untuk menjual.
                                                  Aset tidak lancar dan kelompok lepasan diklasifikasikan sebagai yang dimiliki untuk dijual jika jumlah
                                                  tercatatnya akan dipulihkan terutama melalui transaksi penjualan daripada melalui pemakaian
                                                  berlanjut. Kondisi tersebut terpenuhi hanya ketika penjualan sangat mungkin terjadi dan aset atau
                                                  kelompok lepasan berada dalam keadaan dapat dijual pada syarat-syarat yang biasa. Non-current
                                                  assets and disposal groups classified as held for sale are measured at the lower of their carrying
                                                  amount and the fair value less cost to sell. Non-current assets and disposal groups are classified as
                                                  held for sale if their carrying amounts will be recovered principally through a sale transaction rather
                                                  than through continuing use. This condition is regarded as met only when the sale is highly probable
                                                  and the asset or disposal group is available for immediate sale in its present condition. Manajemen
                                                  harus berkomitmen pada rencana penjualan, yang diperkirakan memenuhi ketentuan pengakuan
                                                  sebagai penjualan dalam waktu satu tahun dari tanggal klasifikasi. Management must be committed to
                                                  the sale, which should be expected to qualify for recognition as a completed sale within one year from
                                                  the date of classification. Kerugian penurunan nilai awal atau selanjutnya diakui atas penurunan nilai
                                                  aset ke nilai wajar dikurangi dengan biaya untuk menjual aset. Keuntungan diakui atas peningkatan
                                                  nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual aset, tetapi tidak boleh melebihi akumulasi rugi penurunan
                                                  nilai yang telah diakui sebelumnya. Keuntungan atau kerugian yang sebelumnya tidak diakui pada
                                                  tanggal penjualan aset tidak lancar diakui pada tanggal penghentian pengakuan. An impairment loss is
                                                  recognized for any initial or subsequent write down of the asset to fair value less costs to sell. A gain is
                                                  recognized for any subsequent increases in fair value less costs to sell of an asset, but not in excess of
                                                  any cumulative impairment loss previously recognized. A gain or loss not previously recognized by the
                                                  date of the sale of the non-current asset is recognized at the date of derecognition. Aset tidak lancar
                                                  tidak boleh disusutkan atau diamortisasi selama diklasifikasikan sebagai yang dimiliki untuk dijual. Aset
                                                  tidak lancar yang diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual disajikan secara terpisah dalam laporan
                                                  posisi keuangan konsolidasian. Non-current assets are not depreciated or amortized while they are
                                                  classified as held for sale. Non-current assets classified as held for sale classified as held for sale are
                                                  presented separately in the consolidated statement of financial position.
Penerapan standar akuntansi baru                  Amendemen dan standar akuntansi baru dan interpretasi baru yang telah diterbitkan, dan yang berlaku                  Adoption of new accounting standards
                                                  efektif untuk tahun buku yang dimulai pada atau setelah tanggal 1 Januari 2022 namun tidak
                                                  berdampak material terhadap laporan keuangan konsolidasian Grup adalah sebagai berikut: - PSAK
                                                  No. 73 (Amendemen), ?Sewa: Konsesi Sewa terkait Covid-19 setelah 30 Juni 2021?. - Amendemen
                                                  PSAK No. 22, ?Kombinasi Bisnis: Referensi terhadap Kerangka Konseptual Pelaporan Keuangan?; -
                                                  Amendemen PSAK No. 57, ?Provisi, Liabilitas Kontinjensi, dan Aset Kontinjensi: Kontrak yang
                                                  Merugi-Biaya Memenuhi Kontrak?; - Penyesuaian Tahunan 2021 untuk PSAK No. 69, ?Agrikultur?,
Page 35
PSAK No. 71, ?Instrumen Keuangan? dan PSAK No. 73, ?Sewa?. - PSAK No. 71 (Penyesuaian Tahun
2020), ?Instrumen Keuangan?. - PSAK No. 73 (Penyesuaian Tahun 2020), ?Sewa?. New and
amendments on accounting standards and new interpretations issued and effective for the financial
year beginning on January 1, 2022 which do not have a material impact to the consolidated financial
statements of the Group are as follows: - PSAK No. 73 (Amendment), ?Leases: Covid-19-related Rent
Concessions beyond June 30, 2021?. - Amendment to PSAK No. 22, ?Business Combinations:
References to the Conceptual Framework?; - Amendment to PSAK No. 57, ?Provisions, Contingent
Liabilities and Contingent Assets: Onerous Contracts-Cost of Fulfilling the Contracts?; - 2021 Annual
Improvements to PSAK No. 69, "Agriculture", PSAK No. 71, "Financial Instruments", and PSAK No. 73,
"Leases". - PSAK No. 71 (2020 Annual Improvements), ?Financial Instrument?. - PSAK No. 73 (2020
Annual Improvements), ?Leases?. Standar baru, amendemen dan interpretasi yang telah diterbitkan,
namun belum berlaku efektif untuk tahun buku yang dimulai pada 1 Januari 2022 yang mungkin
berdampak pada laporan keuangan konsolidasian adalah sebagai berikut: New standards,
amendments and interpretations issued but not yet effective for the financial year beginning January 1,
2022 that may have certain impact on the consolidated financial statements are as follows: Efektif
untuk periode yang dimulai pada atau setelah tanggal 1 Januari 2023: - Amendemen PSAK No. 1,
?Penyajian Laporan Keuangan: Klasifikasi Liabilitas sebagai Jangka Pendek atau Jangka Panjang?. -
Amendemen PSAK No. 1, ?Penyajian Laporan Keuangan?: Pengungkapan Kebijakan Akuntansi. -
Amendemen PSAK No. 16, ?Aset Tetap: Hasil Sebelum Penggunaan yang Diintensikan?. -
Amendemen PSAK No. 25, ?Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi, dan Kesalahan:
Definisi Estimasi Akuntansi?. - PSAK 46 (Amendemen), ?Pajak Penghasilan?: Pajak Tangguhan terkait
Aset dan Liabilitas yang Timbul dari Transaksi Tunggal. Effective for periods beginning on or after
January 1, 2023: - Amendment to PSAK No. 1, ?Presentation of Financial Statements: Classification of
Liabilities as Current or Non-current?. - Amendment to PSAK No. 1, ?Presentation of Financial
Statements?: Disclosure of Accounting Policies. - Amendment to PSAK No. 16, ?Fixed Assets:
Proceeds before Intended Use?. - Amendment to PSAK No. 25, ?Accounting Policies, Changes in
Accounting Estimates and Errors: Definition of Accounting Estimates?. - PSAK 46 (Amendment),
?Income Taxes?: Deferred Tax related to Assets and Liabilities arising from a Single Transaction.
Efektif berlaku pada atau setelah 1 Januari 2025: - PSAK No. 74, ?Kontrak Asuransi?; Effective on or
after January 1, 2025: - PSAK No. 74, ?Insurance Contract?. Grup sedang menganalisa dampak
penerapan amendemen dan standar akuntansi baru, dan interpretasi baru tersebut di atas terhadap
laporan keuangan konsolidasian Grup. The Group is assessing the impact of these new and revised
accounting standards, and new interpretations to the Group?s consolidated financial statements.
Page 36
[1611000] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement - General Industry - Current Year

30 September 2023

Aset tetap                                                                                                                                                                                 Property, plant, and equipment
                                                                                                           Pengurangan aset
                                                Aset tetap, awal periode   Penambahan aset tetap                                   Reklasifikasi aset tetap   Aset tetap, akhir periode
                                                                                                                tetap
                                                  Property, plant, and                                                               Reclassifications of
                                                                           Addition in property, plant,   Disposals in property,                                Property, plant, and
                                                 equipment, beginning                                                                property, plant, and
                                                                                 and equipment            plant, and equipment                                 equipment, end period
                                                        period                                                                           equipment
Nilai perolehan, kotor Tanah, dimiliki                                                                                                                                                      Land, directly owned     Carrying amount,
                                                      36,636,596,020                                                                                                 36,636,596,020
                       langsung                                                                                                                                                                                                 gross
                       Bangunan dan                                                                                                                                                Building and leasehold
                       fasilitasnya, dimiliki         85,575,097,320              45,746,658,761           ( 3,999,204,033 )                                       127,322,552,048  improvement, directly
                       langsung                                                                                                                                                                     owned
                       Perabot dan peralatan                                                                                                                                          Furniture and office
                       kantor, dimiliki              165,224,134,719              26,850,331,417           ( 1,070,726,648 )          ( 1,564,715,879 )            189,439,023,609     equipment, directly
                       langsung                                                                                                                                                                     owned
                       Kendaraan bermotor,                                                                                                                                          Motor vehicle, directly
                                                      33,438,425,297               6,015,964,400           ( 1,387,545,000 )                                        38,066,844,697
                       dimiliki langsung                                                                                                                                                            owned
                       Lainnya, dimiliki                                                                                                                                           Others, directly owned
                                                     755,889,171,766               2,550,879,065                                                                   758,440,050,831
                       langsung
                       Dimiliki langsung           1,076,763,425,122              81,163,833,643           ( 6,457,475,681 )          ( 1,564,715,879 )          1,149,905,067,205               Directly owned
                       Bangunan, dalam                                                                                                                                                    Building, assets under
                                                      10,099,146,562              52,879,275,233                                     ( 38,791,144,175 )              24,187,277,620
                       penyelesaian                                                                                                                                                                  construction
                       Aset dalam                                                                                                                                                                  Assets under
                                                      10,099,146,562              52,879,275,233                                     ( 38,791,144,175 )              24,187,277,620
                       penyelesaian                                                                                                                                                                construction
                       Aset tetap                                                                                                                                                          Property, plant, and
                                                   1,086,862,571,684            134,043,108,876            ( 6,457,475,681 )         ( 40,355,860,054 )          1,174,092,344,825
                                                                                                                                                                                                      equipment
Akumulasi depresiasi Bangunan dan                                                                                                                                                         Building and leasehold     Carrying amount,
                     fasilitasnya, dimiliki           50,455,270,119               5,190,191,835              ( 439,059,033 )                                        55,206,402,921        improvement, directly         accumulated
                     langsung                                                                                                                                                                              owned          depreciation
                     Perabot dan peralatan                                                                                                                                                   Furniture and office
                     kantor, dimiliki                147,748,771,691               9,449,266,846              ( 470,316,150 )               238,997,923            156,966,720,310            equipment, directly
                     langsung                                                                                                                                                                              owned
                     Kendaraan bermotor,                                                                                                                                                   Motor vehicle, directly
                                                      22,026,523,704               2,715,726,005           ( 1,351,524,167 )                                         23,390,725,542
                     dimiliki langsung                                                                                                                                                                     owned
                     Lainnya, dimiliki                                                                                                                                                    Others, directly owned
                                                     373,622,797,209              27,460,809,502                                                                   401,083,606,711
                     langsung
                     Dimiliki langsung               593,853,362,723              44,815,994,188           ( 2,260,899,350 )                238,997,923            636,647,455,484               Directly owned
Page 37
                  Aset tetap   593,853,362,723   44,815,994,188   ( 2,260,899,350 )   238,997,923   636,647,455,484   Property, plant, and
                                                                                                                               equipment
Nilai perolehan   Aset tetap                                                                                          Property, plant, and   Carrying amount
                               493,009,208,961                                                      537,444,889,341
                                                                                                                               equipment
Page 38
[1611000] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement - General Industry - Prior Year

31 December 2022

Aset tetap                                                                                                                                                                              Property, plant, and equipment
                                                                                                        Pengurangan aset
                                                   Aset tetap, awal periode   Penambahan aset tetap                             Reklasifikasi aset tetap   Aset tetap, akhir periode
                                                                                                             tetap
                                                     Property, plant, and                                                         Reclassifications of
                                                                               Addition in property,   Disposals in property,                                Property, plant, and
                                                    equipment, beginning                                                          property, plant, and
                                                                               plant, and equipment    plant, and equipment                                 equipment, end period
                                                           period                                                                     equipment
Nilai perolehan, kotor Tanah, dimiliki                                                                                                                                                   Land, directly owned     Carrying amount,
                                                         36,636,596,020                                                                                           36,636,596,020
                       langsung                                                                                                                                                                                              gross
                       Bangunan dan                                                                                                                                             Building and leasehold
                       fasilitasnya, dimiliki            80,679,808,798             1,598,742,487          ( 186,513,995 )            3,483,060,030               85,575,097,320 improvement, directly
                       langsung                                                                                                                                                                  owned
                       Perabot dan peralatan                                                                                                                                       Furniture and office
                       kantor, dimiliki langsung        158,086,553,198             7,376,925,953          ( 239,344,432 )                                      165,224,134,719     equipment, directly
                                                                                                                                                                                                 owned
                       Kendaraan bermotor,                                                                                                                                       Motor vehicle, directly
                                                         32,601,536,307             2,493,377,063       ( 1,656,488,073 )                                        33,438,425,297
                       dimiliki langsung                                                                                                                                                         owned
                       Lainnya, dimiliki                                                                                                                                        Others, directly owned
                                                        751,099,430,008             4,829,341,758           ( 39,600,000 )                                      755,889,171,766
                       langsung
                       Dimiliki langsung              1,059,103,924,331           16,298,387,261        ( 2,121,946,500 )             3,483,060,030           1,076,763,425,122               Directly owned
                       Bangunan, dalam                                                                                                                                                 Building, assets under
                                                           4,235,424,030            9,346,782,562                                  ( 3,483,060,030 )              10,099,146,562
                       penyelesaian                                                                                                                                                               construction
                       Aset dalam                                                                                                                                                               Assets under
                                                           4,235,424,030            9,346,782,562                                  ( 3,483,060,030 )              10,099,146,562
                       penyelesaian                                                                                                                                                             construction
                       Aset tetap                                                                                                                                                       Property, plant, and
                                                      1,063,339,348,361           25,645,169,823        ( 2,121,946,500 )                                     1,086,862,571,684
                                                                                                                                                                                                   equipment
Akumulasi depresiasi Bangunan dan                                                                                                                                                      Building and leasehold     Carrying amount,
                     fasilitasnya, dimiliki              42,152,588,599             8,302,681,520                                                                 50,455,270,119        improvement, directly         accumulated
                     langsung                                                                                                                                                                           owned          depreciation
                     Perabot dan peralatan                                                                                                                                                Furniture and office
                     kantor, dimiliki langsung          138,248,411,176             9,627,045,380          ( 126,684,865 )                                      147,748,771,691            equipment, directly
                                                                                                                                                                                                        owned
                       Kendaraan bermotor,                                                                                                                                              Motor vehicle, directly
                                                         19,216,800,368             3,835,061,170       ( 1,025,337,834 )                                         22,026,523,704
                       dimiliki langsung                                                                                                                                                                owned
                       Lainnya, dimiliki                                                                                                                                               Others, directly owned
                                                        335,996,638,244           37,665,758,965            ( 39,600,000 )                                      373,622,797,209
                       langsung
                       Dimiliki langsung                535,614,438,387           59,430,547,035        ( 1,191,622,699 )                                       593,853,362,723               Directly owned
Page 39
                  Aset tetap   535,614,438,387   59,430,547,035   ( 1,191,622,699 )   593,853,362,723   Property, plant, and
                                                                                                                 equipment
Nilai perolehan   Aset tetap                                                                            Property, plant, and   Carrying amount
                               527,724,909,974                                        493,009,208,961
                                                                                                                 equipment
Page 40
[1611100] Disclosure of Notes to the financial statements - Property, Plant and Equipment - General Industry


Pengungkapan                                                                                                                                                                Disclosure
                                                                                  30 September 2023
Pengungkapan catatan atas aset tetap   Tanah, yang dimiliki oleh PT Graha Multi Utama (GMU), Entitas Anak seluas sekitar 9.509 meter             Disclosure of notes for property, plant and
                                       persegi berupa Hak Guna Bangunan (HGB) pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022.                                               equipment
                                       HGB tersebut akan berakhir pada berbagai tanggal pada tahun 2030 sampai dengan 2049.
                                       Manajemen GMU berkeyakinan bahwa HGB tersebut dapat diperpanjang pada saat berakhirnya hak
                                       tersebut. The titles of land, which are owned by PT Graha Multi Utama (GMU), a Subsidiary totaling
                                       9,509 square meters as of September 30, 2023 and December 31, 2022, represent Hak Guna
                                       Bangunan (HGB). The HGB will expire on various dates in 2030 until 2049. GMU?s management
                                       believes the HGB can be renewed upon expiry. Aset dalam Aset Bangun Guna Serah (BGS) termasuk
                                       Gramedia Expo Hall di Surabaya dan Bali Nusa Dua Hotel dan Convention ("BNDHC") di Bali. BGS di
                                       BNDHC melampirkan perjanjian pemanfaatan dan pengembangan lahan (the land utilization and
                                       development agreement) antara NDI dan Bali Tourism Development Corporation ("BTDC"). Pada akhir
                                       perjanjian tersebut menyatakan bahwa gedung dan fasilitas lainnya akan dialihkan kepada BTDC.
                                       Assets under Build Operate Transfer (BOT) include Gramedia Expo Hall in Surabaya and Bali Nusa
                                       Dua Hotel and Convention ("BNDHC") in Bali. The BOT at BNDHC represent the land utilization and
                                       development agreement between PT Nusa Dua Indonesia (NDI), a Subsidiary and Bali Tourism
                                       Development Corporation ("BTDC"). At the end of the agreement, building and other facilities will be
                                       transferred to BTDC. Aset dalam Bangun Guna Serah termasuk juga bangunan hotel milik PT Graha
                                       Multi Utama (GMU) dan Entitas Anak, yang masing-masing dibangun di atas tanah milik Haji Djalaludin
                                       Sayuti (alm.), Mariati, I Wayan Daryana, I Ketut Sukarta, Ni Luh Suyati, I Nyoman Gede Triyasa, I Ketut
                                       Arya Darmawan, I Wayan Catur dan I Nyoman Mardana sesuai dengan Perjanjian Bangun, Guna dan
                                       Serah dan akan diserahkan setelah berakhirnya masa perjanjian. Assets under Build Operate Transfer
                                       Assets also consist of hotel building owned by PT Graha Multi Utama (GMU) and Subsidiaries, which
                                       are built on land owned by Haji Djalaludin Sayuti (deceased), Mariati, I Wayan Daryana, I Ketut
                                       Sukarta, Ni Luh Suyati, I Nyoman Gede Triyasa, I Ketut Arya Darmawan, I Wayan Catur and I Nyoman
                                       Mardana in accordance with Build, Operate and Transfer Agreement and will be transferred at the end
                                       of contract. Aset Yang Dijaminkan Collateral Assets Tanah dengan sertifikat Hak Guna Bangunan
                                       (HGB) No. 00200/Sumahilang, 00201/Sumahilang dan 00202/Sumahilang di Pekanbaru, Riau atas
                                       nama PT Grha Mahaatman, Entitas Anak, dijadikan sebagai jaminan atas fasilitas pinjaman yang
                                       diperoleh PT Dyandra Promosindo (DP), Entitas Anak, dari PT Bank Central Asia Tbk. Land with
                                       certificate of Hak Guna Bangunan (HGB) No. 00200/Sumahilang, 00201/Sumahilang and
                                       00202/Sumahilang in Pekanbaru, Riau under the name of PT Grha Mahaatman, a Subsidiary, are
                                       pledged as collaterals to credit facility obtained by PT Dyandra Promosindo (DP), a Subsidiary, from PT
                                       Bank Central Asia Tbk. Tanah dengan sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) No. 2096/Pulo milik PT
                                       Visicita Imaji Semesta, Entitas Anak, digunakan sebagai jaminan atas fasilitas pinjaman PT Visi Sarana
                                       Media Digital, Entitas Anak, dari PT Bank Central Asia Tbk. Land with certificate of Hak Guna
                                       Bangunan (HGB) No. 2096/Pulo owned by PT Visicita Imaji Semesta, a Subsidiary, is pledged as
                                       collateral for PT Visi Sarana Media Digital?s, a Subsidiary, bank loans facility from PT Bank Central
                                       Asia Tbk. Tanah dengan sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) No. 5379/Pondok Pinang digunakan
                                       sebagai jaminan atas fasilitas pinjaman PT Idea Besar Komunika, Entitas Anak dari PT Bank Central
                                       Asia Tbk. Land with certificate of Hak Guna Bangunan (HGB) No. 5379/Pondok Pinang is pledged as
Page 41
collateral for PT Idea Besar Komunika?s, a Subsidiary, bank loans facility from PT Bank Central Asia
Tbk. Tanah dengan sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) No.00599, 00609, 01470, 01472 dan 01477
di Karawang, Jawa Barat atas nama PT Griya Nusa Kencana (GNK) dijadikan sebagai jaminan atas
fasilitas pinjaman yang diperoleh NDI dari PT Bank Panin Tbk. Land with certificate of Hak Guna
Bangunan (HGB) No.00599, 00609, 01470, 01472 and 01477 in Karawang, Jawa Barat under the
name of PT Griya Nusa Kencana (GNK) are pledged as collaterals to credit facility obtained by NDI
from PT Bank Panin Tbk. Tanah dan bangunan aset Bangun Guna Serah dengan sertifikat Hak Guna
Bangunan (HGB) No. 4246/Benoa yang berlokasi di Kabupaten Badung (Bali) milik PT Nusa Dua
Indonesia (NDI), Entitas Anak dijadikan sebagai jaminan atas fasilitas pinjaman transaksi khusus dan
fasilitas kredit investasi dari PT Bank Central Asia Tbk. Land and building - the Build Operate Transfer
Assets with certificate of Hak Guna Bangunan (HGB) No. 4246/Benoa located in Kabupaten Badung
(Bali) owned by PT Nusa Dua Indonesia (NDI), a Subsidiary are pledged as collaterals to specific credit
transaction facility and investment credit facility from PT Bank Central Asia Tbk. Tanah dan bangunan
dengan sertifikat Hak Milik No. 1361/Gondangdia dan No. 1412/Gondangdia atas nama PT Dyandra
Promosindo, Entitas Anak digunakan sebagai jaminan pinjaman bank jangka pendek yang diperoleh
Perusahaan, PT Dyandra Promosindo (DP), Entitas Anak, dari PT Bank UOB Indonesia. Land and
building with Certificates of Ownership No. 1361/Gondangdia and No. 1412/Gondangdia on behalf of
PT Dyandra Promosindo, a Subsidiary is used as collateral for short-term bank loan from PT Bank
UOB Indonesia which is obtained by the Company, PT Dyandra Promosindo (DP), a Subsidiary, from
PT Bank UOB Indonesia. Seluruh aset yang diperoleh dari pembiayaan konsumen juga dijadikan
sebagai jaminan atas utang pembiayaan konsumen. All assets obtained from consumer financing are
also pledged as collaterals for consumer financing payables. Aset dalam penyelesaian Hotel Santika
Karawang merupakan biaya-biaya awal konstruksi proyek Hotel Santika Karawang milik GNK.
Manajemen GNK berkeyakinan bahwa proyek tersebut yang saat ini sedang ditunda untuk sementara
waktu akan dapat dilanjutkan dan diselesaikan berdasarkan keputusan dari para pemegang saham.
Construction in progress of Hotel Santika Karawang represent preliminary costs of construction of
GNK?s Hotel Santika Karawang project. The GNK?s management believes that project which is
currently postponed can be continued and completed upon shareholders? approval. Pada tanggal 30
September 2023 dan 31 Desember 2022, aset tetap diasuransikan terhadap kerugian akibat
kebakaran dan risiko lain berdasarkan suatu paket polis asuransi kerugian dengan jumlah nilai
pertanggungan masing-masing sebesar Rp690.067.498.450 dan Rp600.195.778.450. Manajemen
berpendapat bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup untuk menutupi kemungkinan kerugian atas
aset yang dipertanggungkan. As of September 30, 2023 and December 31, 2022, fixed assets are
covered by insurance against losses from fire and other risks under loss insurance blanket policies for
sum insured amounting to Rp690,067,498,450 and Rp600,195,778,450, respectively. The
management is of the opinion that the sums insured are adequate to cover possible losses from such
risks. Berdasarkan penilaian manajemen, tidak ada kejadian-kejadian atau perubahan-perubahan
keadaan yang mengindikasikan penurunan nilai aset tetap pada tanggal 30 September 2023 dan 31
Desember 2022. Based on the assessment of the management, there are no events or changes in
circumstances which may indicate impairment in value of fixed assets as of September 30, 2023 and
December 31, 2022.
Page 42
[1612000] Notes to the financial statements - Right of Use Assets - General Industry - Current Year

30 September 2023

Aset hak guna                                                                                                                                                                  Right of use assets
                                                   Aset hak guna, periode awal      Penambahan aset hak guna Aset hak guna, periode akhir
                                                   Right of use assets, beginning                                   Right of use assets, end
                                                                                    Addition in right of use assets
                                                               period                                                        period
Nilai perolehan, kotor   Bangunan, aset hak guna             86,250,246,761                   2,731,742,989               88,981,989,750       Building, right of use assets        Carrying amount, gross
                         Lainnya, aset hak guna               1,191,144,177                                                1,191,144,177        Others, right of use assets
                         Aset hak guna                       87,441,390,938                   2,731,742,989               90,173,133,927              Right of use assets
Akumulasi depresiasi     Bangunan, aset hak guna             23,673,531,434                   6,195,713,957               29,869,245,391       Building, right of use assets Carrying amount, accumulated
                         Lainnya, aset hak guna                 999,909,809                     174,657,549                1,174,567,358        Others, right of use assets                    depreciation
                         Aset hak guna                       24,673,441,243                   6,370,371,506               31,043,812,749              Right of use assets
Nilai perolehan          Aset hak guna                       62,767,949,695                                               59,129,321,178              Right of use assets                  Carrying amount
Page 43
[1612000] Notes to the financial statements - Right of Use Assets - General Industry - Prior Year

31 December 2022

Aset hak guna                                                                                                                                                                  Right of use assets
                                                   Aset hak guna, periode awal      Penambahan aset hak guna Aset hak guna, periode akhir
                                                   Right of use assets, beginning                                   Right of use assets, end
                                                                                    Addition in right of use assets
                                                               period                                                        period
Nilai perolehan, kotor   Bangunan, aset hak guna             85,550,246,761                     700,000,000               86,250,246,761       Building, right of use assets        Carrying amount, gross
                         Lainnya, aset hak guna               1,191,144,177                                                1,191,144,177        Others, right of use assets
                         Aset hak guna                       86,741,390,938                     700,000,000               87,441,390,938              Right of use assets
Akumulasi depresiasi     Bangunan, aset hak guna             15,963,527,655                   7,710,003,779               23,673,531,434       Building, right of use assets Carrying amount, accumulated
                         Lainnya, aset hak guna                 602,861,750                     397,048,059                  999,909,809        Others, right of use assets                    depreciation
                         Aset hak guna                       16,566,389,405                   8,107,051,838               24,673,441,243              Right of use assets
Nilai perolehan          Aset hak guna                       70,175,001,533                                               62,767,949,695              Right of use assets                  Carrying amount
Page 44
[1612100] Disclosure of Notes to the financial statements - Right of Use Assets - General Industry


Pengungkapan                                                                                                                                                               Disclosure
                                                                                    30 September 2023
Pengungkapan catatan atas aset hak guna   Grup sebagai pesewa Group as a lessor Grup telah menandatangani sewa operasi atas tanah dan           Disclosure of notes for right of use assets
                                          bangunan milik Grup. Sewa ini memiliki masa sewa antara 5 sampai dengan 23 tahun. The Group has
                                          entered into operating leases on its land and building spaces. These leases have terms of between 5
                                          until 23 years.
Page 45
[1616100] Disclosure of Notes to the financial statements - Revenue - General Industry


Pengungkapan                                                                                                                                                    Disclosure
                                                                                  30 September 2023
Pengungkapan catatan atas pendapatan   Tidak ada pendapatan neto dari pelanggan yang melebihi 10% dari jumlah pendapatan neto                   Disclosure of notes for revenue
                                       konsolidasian untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 September 2023 dan 2022. There
                                       are no net revenues from a single customer in excess of 10% of the total consolidated net revenues for
                                       the years ended September 30, 2023 and 2022.
Page 46
[1617000] Notes to the financial statements - Revenue By Type - General
Industry

Catatan untuk tipe pendapatan                                           Notes for revenue by type

                                                 30 September 30 September
                                                     2023         2022

                        Nama produk atau           Penjualan dan        Penjualan dan
                             jasa                pendapatan usaha     pendapatan usaha
                       Service or product name    Sales and revenue    Sales and revenue
Pendapatan dari jasa   Penyelenggaraan                                                     Service revenue 1
                                                   710,890,303,950      484,886,834,091
1                      Acara
Pendapatan dari jasa   Konvensi dan                                                        Service revenue 2
                                                   100,704,046,691      101,805,716,266
2                      eksibisi
Pendapatan dari jasa                                                                       Service revenue 3
                       Pendukung acara              33,007,804,389       18,532,877,329
3
Pendapatan dari jasa                                                                       Service revenue 4
                       Hotel                        36,286,489,649       26,079,266,563
4
Pendapatan dari                                                                            Service revenue
                                                   880,888,644,679      631,304,694,249
jasa
Tipe pendapatan                                    880,888,644,679      631,304,694,249    Type of revenue
Page 47
[1620100] Notes to the financial statements - Trade receivables, by currency - General Industry

Piutang usaha berdasarkan mata uang                                                                                                                                 Trade receivables by currency

                                                  30 September 2023                                                    31 December 2022

                                                            Penyisihan                                                           Penyisihan
                              Piutang usaha, kotor       penurunan nilai       Piutang usaha       Piutang usaha, kotor       penurunan nilai       Piutang usaha
                                                          piutang usaha                                                        piutang usaha
                                                           Allowance for                                                        Allowance for
                             Trade receivables, gross   impairment of trade   Trade receivables   Trade receivables, gross   impairment of trade   Trade receivables
                                                            receivables                                                          receivables
Pihak ketiga     IDR            164,232,105,069                                                      235,689,135,385                                                              IDR     Third party
                 Mata uang      164,232,105,069         ( 2,709,495,366 )     161,522,609,703        235,689,135,385         ( 3,737,425,552 )     231,951,709,833           Currency
Pihak berelasi   IDR                 69,815,499                                                       23,914,713,252                                                              IDR   Related party
                 Mata uang           69,815,499                                      69,815,499       23,914,713,252                                 23,914,713,252          Currency
Page 48
[1620200] Notes to the financial statements - Trade receivables, by aging - General Industry

Piutang usaha berdasarkan umur                                                                                                                                               Trade receivables by aging

                                                        30 September 2023                                                    31 December 2022

                                                                  Penyisihan                                                           Penyisihan
                                    Piutang usaha, kotor       penurunan nilai       Piutang usaha       Piutang usaha, kotor       penurunan nilai       Piutang usaha
                                                                piutang usaha                                                        piutang usaha
                                                                 Allowance for                                                        Allowance for
                                   Trade receivables, gross   impairment of trade   Trade receivables   Trade receivables, gross   impairment of trade   Trade receivables
                                                                  receivables                                                          receivables
Belum jatuh       Umur                                                                                                                                                                 Aging    Not yet due
                                        74,323,401,727                                                       91,060,359,509
tempo
Telah jatuh tempo 1 - 90 hari           19,979,492,865                                                       68,825,317,674                                                       1 - 90 days     Overdue
                  91 - 180 hari         30,341,553,640                                                       21,258,461,531                                                     91 - 180 days
                  181 - 360 hari        24,737,666,961                                                       74,694,617,044                                                    181 - 360 days
                  Lebih dari 360                                                                                                                                               More than 360
                                        14,919,805,375                                                         3,765,092,879
                  hari                                                                                                                                                                   days
                  Umur                  89,978,518,841                                                      168,543,489,128                                                            Aging
Jatuh tempo       Umur                 164,301,920,568        ( 2,709,495,366 )     161,592,425,202         259,603,848,637        ( 3,737,425,552 )     255,866,423,085               Aging    Due status
Page 49
[1620400] Notes to the financial statements - Trade receivables, by domestic or international - General Industry

Piutang usaha berdasarkan domestik atau international                                                                                       Trade receivables by domestic or international

                                                  30 September 2023                                                             31 December 2022

                                                     Penyisihan penurunan                                                          Penyisihan penurunan
                        Piutang usaha, kotor                                      Piutang usaha       Piutang usaha, kotor                                      Piutang usaha
                                                       nilai piutang usaha                                                           nilai piutang usaha
                                                   Allowance for impairment of                                                   Allowance for impairment of
                       Trade receivables, gross                                  Trade receivables   Trade receivables, gross                                  Trade receivables
                                                        trade receivables                                                             trade receivables
Domestik                    164,301,920,568                                                               259,603,848,637                                                                          Domestic
Total piutang usaha                                                                                                                                                              Total trade receivables by
berdasarkan domestik        164,301,920,568              ( 2,709,495,366 )         161,592,425,202        259,603,848,637              ( 3,737,425,552 )         255,866,423,085 domestic or international
atau international
Page 50
[1620500] Notes to the financial statements - Trade receivable, movement of
allowance for impairment of Trade receivables - General Industry

Pergerakan penurunan nilai piutang                             Movement of allowance for
usaha                                                      impairment of trade receivables
                                30 September 2023    31 December 2022
Penyisihan penurunan nilai                                                      Allowance for impairment of
piutang usaha, awal periode         3,737,425,552        3,344,340,019         trade receivables, beginning
                                                                                                       period
Penambahan penyisihan                                                               Addition of allowance for
                                                            955,084,643
penurunan nilai piutang usaha                                              impairment of trade receivables
Pengurangan mutasi penurunan                                                      Reduction of movement of
nilai piutang usaha                                       ( 79,250,000 ) allowance for impairment of trade
                                                                                                  receivables
Dihapusbukukannya cadangan                                                        Written off of movement of
penurunan nilai piutang usaha    ( 1,027,930,186 )      ( 482,749,110 ) allowance for impairment of trade
                                                                                                  receivables
Penyisihan penurunan nilai                                                   Allowance for impairment of
piutang usaha, akhir periode        2,709,495,366        3,737,425,552           trade receivables, ending
                                                                                                      period
Page 51
[1621000] Disclosure of Notes to the financial statements - Trade Receivables - General Industry


Pengungkapan                                                                                                                                                                 Disclosure
                                                                                     30 September 2023
Pengungkapan catatan atas piutang usaha   Pada tanggal 31 Desember 2022, piutang usaha Fasen dijadikan jaminan untuk pinjaman jangka                Disclosure of notes for trade receivables
                                          pendek yang diperoleh Fasen dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. As at December 31, 2022, Fasen?s
                                          trade receivables are used as collaterals for short-term obtained by Fasen from PT Bank Mandiri
                                          (Persero) Tbk. Piutang usaha VIS dijaminkan untuk pinjaman jangka pendek yang diperoleh VIS dari
                                          PT Bank Central Asia Tbk. VIS?s trade receivables are used as collaterals for short-term obtained by
                                          VIS from PT Bank Central Asia Tbk. Manajemen telah menilai dan berpendapat bahwa cadangan ECL
                                          atas penurunan nilai adalah cukup untuk menutupi kemungkinan kerugian atas tidak tertagihnya
                                          piutang usaha. Management has assessed and is of the opinion that the ECL allowance for impairment
                                          is adequate to cover any possible losses arising from the non-collection of trade receivables accounts.
Page 52
[1630000] Notes to the financial statements - Inventories - General Industry

Catatan atas persediaan                                           Notes for inventories
                          30 September 2023   31 December 2022
     Barang jadi              6,251,204,975       4,965,540,981          Finished goods
     Persediaan, kotor        6,251,204,975       4,965,540,981      Inventories, gross
     Persediaan               6,251,204,975       4,965,540,981             Inventories
Page 53
[1632000] Disclosure of Notes to the financial statements - Inventories - General Industry


Pengungkapan                                                                                                                                                    Disclosure
                                                                                30 September 2023
Pengungkapan catatan atas persediaan   Tidak terdapat persediaan yang dijaminkan dan diasuransikan. Inventories are not pledged nor          Disclosure of notes for inventories
                                       insured. Manajemen berpendapat bahwa nilai tercatat persediaan pada tanggal 30 September 2023
                                       dan 31 Desember 2022 mendekati nilai realisasi netonya. Management is of the opinion that the
                                       carrying amount of inventories as of September 30, 2023 and December 31, 2022, approximates its net
                                       realizable value.
Page 54
[1640100] Notes to the financial statements - Trade Payable, by currency - General Industry

Utang usaha berdasarkan mata uang                                                                       Trade payables by currency

                                                    30 September 2023 31 December 2022

                                                          Utang usaha          Utang usaha
                                                         Trade payables       Trade payables
Pihak ketiga              IDR                                76,945,188,417      113,752,997,741        IDR                Third party
                          Mata uang                          76,945,188,417      113,752,997,741   Currency
Pihak berelasi            IDR                                     7,799,775          747,636,199        IDR              Related party
                          Mata uang                               7,799,775          747,636,199   Currency
Page 55
[1641000] Disclosure of Notes to the financial statements - Trade Payables - General Industry
Page 56
[1670000] Notes to the financial statements - Cost of Good Sold - General
Industry

Beban pokok penjualan                                                Cost of good sold
                            30 September 2023   30 September 2022
Beban pokok pendapatan                                                 Other cost of goods sold
                             611,102,276,491     418,232,741,054
lainnya
Beban pokok penjualan dan                                           Cost of sales and revenue
                             611,102,276,491     418,232,741,054
pendapatan
Page 57
[1671000] Disclosure of Notes to the financial statements - Cost of Goods Sold - General Industry


Pengungkapan                                                                                                                                                               Disclosure
                                                                                   30 September 2023
Pengungkapan catatan atas beban pokok   Tidak ada pembelian dari pemasok yang melebihi 10% dari jumlah pendapatan neto konsolidasian             Disclosure of notes for cost of goods sold
penjualan                               untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 September 2023 dan 2022. There are no
                                        purchases from a single supplier in excess of 10% of the total consolidated net revenues for the years
                                        ended September 30, 2023 and 2022.
Page 58
[1693000] Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans - General Industry

Catatan utang bank jangka pendek                                                                                                             Notes for short-term bank loans

                                               30 September 2023                                   31 December 2022

                                        Utang bank jangka                                  Utang bank jangka
                                       pendek, nilai dalam     Utang bank jangka pendek   pendek, nilai dalam     Utang bank jangka pendek
                                         mata uang asing                                    mata uang asing
                                       Short-term bank loan,                              Short-term bank loan,
                                         amount in foreign       Short term bank loans      amount in foreign       Short term bank loans
                                              currency                                           currency
Bank Central Asia Tbk      IDR                                        28,039,927,278                                     28,065,298,670                IDR     Bank Central Asia Tbk
                           Mata uang                                  28,039,927,278                                     28,065,298,670           Currency
Bank Mandiri (Persero) Tbk IDR                                                                                           28,000,000,000                IDR Bank Mandiri (Persero) Tbk
                           Mata uang                                                                                     28,000,000,000           Currency
Bank asing lainnya         IDR                                        99,870,000,000                                     41,000,000,000                IDR       Other foreign banks
                           Mata uang                                  99,870,000,000                                     41,000,000,000           Currency
Kreditur nama bank         Mata uang                                 127,909,927,278                                     97,065,298,670           Currency       Creditor bank name
Page 59
[1693100] Disclosure of Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans - General Industry


Pengungkapan                                                                                                                                                                          Disclosure
                                                                                         30 September 2023
Pengungkapan catatan atas utang bank jangka   PT Bank UOB Indonesia Tbk (UOB) Perusahaan The Company Berdasarkan Akta Notaris No. 4                     Disclosure of notes for short-term bank loans
pendek                                        Notaris Sri Rahayuningsih, S.H., tanggal 3 Oktober 2014, Perusahaan memperoleh fasilitas Revolving
                                              Credit Facility dari UOB dengan plafon sebesar Rp80.000.000.000 dan bunga masing-masing sebesar
                                              8,25%-11,00% dan 10,00%-11,25% per tahun pada 30 September 2023 dan 31 Desember 2022
                                              (dapat ditinjau kembali setiap saat) dengan jangka waktu pinjaman selama 12 (dua belas) bulan.
                                              Based on Notarial Deeds No. 4 of Notary Sri Rahayuningsih, S.H. on October 3, 2014, the Company
                                              obtained Revolving Credit Facility from UOB with maximum limit amounting to Rp80,000,000,000 and
                                              interest rate of 8.25%-11.00% and 10.00%-11.25% per annum in September 30, 2023 and December
                                              31, 2022, respectively, (subject to review at anytime) with the loan period of 12 (twelve) months. Akta
                                              perjanjian kredit tersebut telah mengalami perubahan dengan Akta Notaris No. 2055 Notaris R. F.
                                              Limpele, S.H., tanggal 22 Januari 2018 mengenai perubahan plafon menjadi sebesar
                                              Rp45.000.000.000. The loan agreement has been amended by Notarial Deed No. 2055 of Notary R. F.
                                              Limpele, S.H, on January 22, 2018 regarding the change of maximum credit limit amounted to
                                              Rp45,000,000,000. Pada tanggal 28 September 2021, perjanjian kredit tersebut telah mengalami
                                              perubahan mengenai perubahan plafon pinjaman Perusahaan menjadi sebesar Rp55.000.000.000. On
                                              September 28, 2021, the loan agreement has been amended regarding the change of the Company?s
                                              maximum credit limit amounted to Rp55,000,000,000. Pada tanggal 9 Januari 2023, fasilitas kredit
                                              telah ini diperpanjang sampai dengan tanggal 31 Januari 2024. Pinjaman ini dijamin dengan tanah dan
                                              bangunan dengan sertifikat Hak Milik No. 1361/Gondangdia dan No. 1412/ Gondangdia atas nama PT
                                              Dyandra Promosindo, Entitas Anak. On January 9, 2023, this loan facility has been extended to
                                              January 31, 2024. The loan is secured by land and building with Certificates of Ownership No. 1361/
                                              Gondangdia and No. 1412/Gondangdia on behalf of PT Dyandra Promosindo, a Subsidiary. Pada
                                              tanggal 12 September 2023, perjanjian kredit tersebut telah mengalami perubahan bahwa Perusahaan
                                              dan DP mendapatkan tambahan fasilitas pinjaman berupa Revolving Credit Facility (RCF2) dengan
                                              plafon maksimal sebesar Rp20.000.000.000 yang dapat digunakan secara bersama-sama maupun
                                              sendiri-sendiri. On September 12, 2023, the credit agreement was amended regarding the Company
                                              and DP additional loan facilities of a Revolving Credit Facility (RCF2) with a maximum ceiling of
                                              Rp20,000,000,000 which can be used jointly or individually. Semua fasilitas pinjaman tersebut memuat
                                              beberapa pembatasan tertentu yang mewajibkan Perusahaan untuk memperoleh persetujuan tertulis
                                              dari UOB sebelum, antara lain, melakukan perubahan terhadap bidang usaha Perusahaan,
                                              membubarkan Perusahaan atau mengajukan permohonan kepailitan dan menjaminkan aset yang telah
                                              dijaminkan, dan mewajibkan Perusahaan untuk memberitahukan secara tertulis kepada UOB sebelum,
                                              antara lain, melakukan penggabungan konsolidasi atau pemisahan usaha dengan pihak lain,
                                              mengikatkan diri sebagai penjamin baru kepada pihak lain, membagikan dividen dan mengadakan
                                              perubahan struktur pengurus dan/atau pemegang saham Perusahaan. All of the loan facilities contain
                                              certain restrictions that require the Company to obtain prior written consent from UOB, among others,
                                              make any changes in the Company?s business, liquidate the Company or filing for bankcruptcy and
                                              pledge the collateral assets, and require the Company to inform in written to UOB prior to, among
                                              others, perform incorporation of consolidation or segregation of business with another party, commit as
                                              new guarantor with another party, distribute dividend and change the board structure and/or the
Page 60
shareholders of the Company. Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022 saldo
pinjaman Perusahaan masing-masing sebesar Rp74.870.000.000 dan Rp31.000.000.000. As of
September 30, 2023 and December 31, 2022, the outstanding balance of the Company's loan
amounted to Rp74,870,000,000 and Rp31,000,000,000, respectively. PT Dyandra Promosindo (DP) PT
Dyandra Promosindo (DP) Berdasarkan Akta Notaris No. 2055 Notaris R. F. Limpele, S.H., tanggal 22
Januari 2018, DP memperoleh fasilitas Revolving Credit Facility dari UOB dengan plafon sebesar
Rp25.000.000.000 dan bunga masing-masing sebesar 8,25%-11,00% dan 10,00%-11,25% per tahun
pada tahun 30 September 2023 dan 31 Desember 2022 (dapat ditinjau kembali setiap saat) dengan
jangka waktu pinjaman selama 12 (dua belas) bulan. Based on Notarial Deeds No. 2055 of Notary R.
F. Limpele, S.H, on January 22, 2018, DP obtained Revolving Credit Facility from UOB with maximum
limit amounting to Rp25,000,000,000 and interest rate of 8.25%-11.00% and 10.00%-11.25% per
annum in September 30, 2023 and December 31, 2022, respectively, (subject to review anytime) with
the loan period of 12 (twelve) months. Pada tanggal 9 Januari 2023, fasilitas kredit telah ini
diperpanjang sampai dengan tanggal 31 Januari 2024. Pinjaman ini dijamin dengan tanah dan
bangunan dengan sertifikat Hak Milik No. 1361/Gondangdia dan No. 1412/Gondangdia atas nama PT
Dyandra Promosindo. On January 9, 2023, this loan facility has been extended to January 31, 2024.
The loan is secured by land and building with Certificates of Ownership No. 1361/Gondangdia and No.
1412/ Gondangdia on behalf of PT Dyandra Promosindo. Pada tanggal 12 September 2023, perjanjian
kredit tersebut telah mengalami perubahan bahwa DP dan Perusahaan mendapatkan tambahan
fasilitas pinjaman berupa Revolving Credit Facility (RCF2) dengan plafon maksimal sebesar
Rp20.000.000.000 yang dapat digunakan secara bersama-sama maupun sendiri-sendiri. On
September 12, 2023, the credit agreement was amended regarding DP and the Company additional
loan facilities of a Revolving Credit Facility (RCF2) with a maximum ceiling of Rp20,000,000,000 which
can be used jointly or individually. Semua fasilitas pinjaman tersebut memuat beberapa pembatasan
tertentu yang mewajibkan DP untuk memperoleh persetujuan tertulis dari UOB sebelum, antara lain,
melakukan perubahan terhadap bidang usaha DP, membubarkan DP atau mengajukan permohonan
kepailitan dan menjaminkan aset yang telah dijaminkan, dan mewajibkan DP untuk memberitahukan
secara tertulis kepada UOB sebelum, antara lain, melakukan penggabungan konsolidasi atau
pemisahan usaha dengan pihak lain, mengikatkan diri sebagai penjamin baru kepada pihak lain,
membagikan dividen dan mengadakan perubahan struktur pengurus dan/atau pemegang saham DP.
All of the loan facilities contain certain restrictions that require DP to obtain prior written consent from
UOB, among others, make any changes in DP?s business, liquidate DP or filing for bankcruptcy and
pledge the collateral assets, and require DP to inform in written to UOB prior to, among others, perform
incorporation of consolidation or segregation of business with another party, commit as new guarantor
with another party, distribute dividend and change the board structure and/or the shareholders of DP.
Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, saldo pinjaman DP masing-masing sebesar
Rp 25.000.000.000 dan Rp10.000.000.000. As of September 30, 2023 and December 31, 2022, the
outstanding balance of DP?s loan amounted to Rp25,000,000,000 and Rp10,000,000,000,
respectively. Grup berpendapat bahwa semua pembatasan dari UOB telah dipenuhi pada tanggal 30
September 2023 dan 31 Desember 2022. The Group is of the opinion that all the UOB?s covenants
have been met as of September 30, 2023 and December 31, 2022. PT Bank Central Asia Tbk (BCA)
PT Visicita Imaji Semesta (VIS) Pada tanggal 24 November 2014, VIS memperoleh fasilitas kredit dari
BCA dengan plafon sebesar Rp9.650.000.000 dan dengan bunga sebesar 10,75% dan 10,75% -
11,25% per tahun masing-masing pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022 (dapat
ditinjau kembali setiap saat) dengan jangka waktu pinjaman selama 12 (dua belas) bulan. Pinjaman ini
dijamin dengan piutang usaha VIS (Catatan 6). Pinjaman ini diperpanjang sampai dengan tanggal 7
Mei 2024. On November 24, 2014, VIS obtained credit facility from BCA with maximum limit amounting
Page 61
to Rp9,650,000,000 and with interest rate of 10.75% and 10.75% - 11.25% per annum in September
30, 2023 and December 31, 2022, respectively, (subject to review anytime) with the loan period of 12
(twelve) months. The loan is secured by trade receivables owned by VIS (Note 6). The credit facility
was extended until May 7, 2024. Fasilitas pinjaman ini memuat beberapa pembatasan tertentu yang
mewajibkan VIS untuk memperoleh persetujuan tertulis dari BCA, sebelum melakukan antara lain,
perubahan susunan direksi dan dewan komisaris, pemegang saham dan status VIS, memperoleh
fasilitas pinjaman baru, bertindak sebagai penjamin, meminjamkan uang tidak dalam rangka
menjalankan kegiatan usaha sehari-hari dan melakukan peleburan, penggabungan, pengambilalihan,
dan likuidasi. These loan facilities contain certain restrictions requiring VIS to obtain written approval of
BCA, prior to, among others, change the composition of directors and board of commissioners,
shareholders and status of VIS, obtain a new loan facility, act as a guarantor, lend money not in order
to run the daily business activities and do consolidation, merger, takeover and liquidation. Pada tanggal
30 September 2023 dan 31 Desember 2022, saldo pinjaman VIS adalah sebesar Rp9.500.000.000. As
of September 30, 2023 and December 31, 2022 the outstanding VIS?s loan balance amounted to
Rp9,500,000,000. PT Visi Sarana Media Digital (VSMD) Pada tanggal 6 Oktober 2022, VSMD
memperoleh fasilitas kredit dari BCA dengan plafon sebesar Rp4.000.000.000 dan dengan bunga
sebesar 7,50% per tahun pada tahun 2022 (dapat ditinjau kembali setiap saat) dengan jangka waktu
pinjaman selama 12 (dua belas) bulan. Pinjaman ini dijamin dengan tanah dan bangunan milik VIS. On
October 6, 2022, VIS obtained credit facility from BCA with maximum limit amounting to
Rp4,000,000,000 and with interest rate of 7.50% per annum in 2022 (subject to review anytime) with
the loan period of 12 (twelve) months. The loan is secured by land and building owned by VIS. Fasilitas
pinjaman ini memuat beberapa pembatasan tertentu yang mewajibkan VSMD untuk memperoleh
persetujuan tertulis dari BCA, sebelum melakukan antara lain, perubahan susunan direksi dan dewan
komisaris, pemegang saham dan status VSMD, memperoleh fasilitas pinjaman baru, bertindak sebagai
penjamin, meminjamkan uang tidak dalam rangka menjalankan kegiatan usaha sehari-hari dan
melakukan peleburan, penggabungan, pengambilalihan, dan likuidasi. These loan facilities contain
certain restrictions requiring VSMD to obtain written approval of BCA, prior to, among others, change
the composition of directors and board of commissioners, shareholders and status of VSMD, obtain a
new loan facility, act as a guarantor, lend money not in order to run the daily business activities and do
consolidation, merger, takeover and liquidation. Pada tanggal 30 September 2023 dan Desember 31,
2022, saldo pinjaman VSMD adalah masing-masing sebesar Rp3.539.927.278 dan Rp3.565.298.670.
As at September 30, 2023 and December 31, 2022, the outstanding VSMD loan balance amounted to
Rp3,539,927,278 and Rp3,565,298,670, respectively. Manajemen VSMD berpendapat bahwa semua
pembatasan dari BCA telah dipenuhi pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022. The
VSMD?s management is of the opinion that all the BCA?s covenants have been met as at September
30, 2023 and December 31, 2022. PT Nusa Dua Indonesia (NDI) Pada tanggal 6 Juni 2018, NDI
memperoleh fasilitas kredit Pinjaman Rekening Koran (PRK) dengan pagu kredit sebesar
Rp20.000.000.000 dari BCA dan pada tahun 30 September 2023 dan 31 Desember 2022 dikenakan
tingkat bunga masing-masing sebesar 9,00% dan 7,50% per tahun dan akan jatuh tempo selama 1
tahun. Pada tahun 2023, pinjaman ini telah diperpanjang sampai dengan tanggal 21 April 2024. On
June 6, 2018, NDI obtained Overdraft Facility from BCA with maximum credit limit amounting to
Rp20,000,000,000, which in September 30, 2023 and December 31, 2022 bears interest of 9.00% and
7.50% per annum, respectively, and will be settled in 1 year. In 2023, this loan has been extended until
April 21, 2024. Pinjaman ini dijamin dengan tanah berikut bangunannya milik NDI dengan sertifikat Hak
Guna Bangunan (HGB) No. 4246/Benoa terletak di kawasan terpadu Indonesia Tourism Development
Corporation (ITDC) dan jaminan dari pemegang saham NDI. This loan is secured by land including
building owned by NDI with certificate of Hak Guna Bangunan (HGB) No. 4246/Benoa located in
Page 62
integrated area Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC)and corporate guarantee from the
NDI?s shareholders. Semua fasilitas pinjaman tersebut memuat beberapa pembatasan tertentu yang
mewajibkan NDI untuk memperoleh persetujuan tertulis dari BCA sebelum, antara lain, memperoleh
fasilitas pinjaman baru, bertindak sebagai penjamin, meminjamkan uang tidak dalam rangka
menjalankan kegiatan usaha sehari-hari dan melakukan peleburan, penggabungan, pengambilalihan,
likuidasi, merubah pemegang saham dan status NDI, serta menjaga rasio keuangan tertentu. All of the
loan facilities contain certain restrictions that require NDI to obtain prior written consent from BCA,
among others, obtain a new loan facility, act as a guarantor, lend money not in order to run the daily
business activities and do consolidation, merger, takeover, liquidation, change the status of
shareholders and NDI?s status, maintain certain financial ratios. Pada tanggal 30 September 2023 dan
31 Desember 2022, saldo pinjaman ini sebesar Nihil. As of September 30, 2023 and December 31,
2022 the outstanding loan balance amounted nil. PT Dyandra Promosindo (DP) Pada tanggal 1
November 2022, DP memperoleh fasilitas Kredit Lokal Rekening Koran (PRK) dan fasilitas Time Loan
Revolving (TR) dari BCA dengan plafon masing-masing sebesar Rp10.000.000.000 dan
Rp15.000.000.000 dan dikenakan bunga sebesar 7,25% per tahun dengan jangka waktu pinjaman
selama 12 (dua belas) bulan. On November 1, 2022, DP obtained Bank Overdraft (PRK) facility and
Time Loan Revolving facility (TR) from BCA with maximum limit amounting to Rp10,000,000,000 and
Rp15,000,000,000, respectively, and bears interest rate of 7.25% per annum with the loan period of 12
(twelve) months. Pinjaman ini dijamin dengan Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) No.
00200/Sumahilang, 00201/Sumahilang dan 00202/Sumahilang atas nama PT Grha Mahaatman,
Entitas Anak, yang terletak di Pekanbaru (Catatan 13). This loan is secured with Certificate of Hak
Guna Bangunan (SHGB) No. 00200/Sumahilang, 00201/Sumahilang dan 00202/Sumahilang under the
name of PT Grha Mahaatman, a Subsidiary, which located in Pekanbaru (Note 13). Semua fasilitas
pinjaman tersebut memuat beberapa pembatasan tertentu yang mewajibkan DP untuk memperoleh
persetujuan tertulis dari BCA sebelum, antara lain, mengubah bentuk usaha DP, mengubah susunan
pemegang saham, direksi dan komisaris DP, memperoleh fasilitas pinjaman baru dan membagikan
dividen. All of the loan facilities contain certain restrictions that require DP to obtain prior written
consent from BCA, among others, amend DP?s legal form, amend shareholders composition, Boards
of Commisioners and Directors, obtain a new loan facility and distribute dividend. Pada tanggal 30
September 2023 dan 31 Desember 2022, saldo TR tersebut masing-masing adalah sebesar
Rp15.000.000.000 dan Rp15.000.000.000. Dan nihil untuk saldo PRK. As at September 30, 2023 and
December 31, 2022, the outstanding balance of the TR facility amounted to Rp15,000,000,000 and
Rp15,000,000,000, respectively. And nil for PRK balance. Grup berpendapat bahwa semua
pembatasan dari BCA telah dipenuhi pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022. The
Group is of the opinion that all the BCA?s covenants have been met as at September 30, 2023 and
December 31, 2022. PT Bank Panin Tbk (Panin) PT Nusa Dua Indonesia (NDI) Pada tanggal 28 Maret
2016, NDI memperoleh Fasilitas Pinjaman Rekening Koran (PRK) dengan pagu kredit sebesar
Rp30.000.000.000 dari Panin dan dikenakan tingkat bunga sebesar 0,75% per tahun diatas tingkat
suku bunga deposito. On March 28, 2016, NDI obtained Overdraft Facility with maximum credit limit
amounting to Rp30,000,000,000 from Panin which bears interest of 0.75% above deposit interest rate.
Pada tanggal 14 Desember 2016, terdapat perubahan pagu kredit menjadi sebesar Rp20.000.000.000.
As of December 14, 2016, there was a change in the credit limit to Rp20,000,000,000. Berdasarkan
Perubahan dan Penegasan Kembali atas Perjanjian Kredit dari Notaris Mellyani Noor Shandra, SH. No.
56 tanggal 21 Agustus 2018, NDI memperoleh fasilitas kredit sebesar Rp17.500.000.000 dan jaminan
berupa sertifikat tanah No. 00599, 00609, 01470, 01472 dan 01477 atas nama PT Griya Nusa
Kencana (GNK) (Catatan 13). Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, pinjaman ini
dikenakan tingkat suku bunga masing-masing sebesar 7,75% dan 7,50% per tahun. Pada tahun 2023,
Page 63
pinjaman ini diperpanjang sampai dengan tanggal 28 Maret 2024. Based on the Amendment and
Reaffirmation of the Credit Agreement from Notary Mellyani Noor Shandra, SH. No. 56 dated August
21, 2018, NDI obtained a credit facility of Rp. 17,500,000,000 and collateral in the form of land
certificate no. 00599, 00609, 01470, 01472 and 01477 on behalf of PT Griya Nusa Kencana (GNK)
(Note 13). As of September 30, 2023 and December 31, 2022, this loan bears interest at 7.75% and
7.50% per annum, respectively. In 2023, this loan was extended until March 28, 2024. Semua fasilitas
pinjaman tersebut memuat beberapa pembatasan tertentu yang mewajibkan NDI untuk memperoleh
persetujuan tertulis dari Panin sebelum, antara lain, memperoleh fasilitas pinjaman baru, bertindak
sebagai penjamin, meminjamkan uang tidak dalam rangka menjalankan kegiatan usaha sehari-hari
dan melakukan peleburan, penggabungan, pengambilalihan, likuidasi, merubah pemegang saham dan
status NDI. All of the loan facilities contain certain restrictions that require NDI to obtain prior written
consent from Panin, among others, obtained a new loan facility, act as a guarantor, lend money not in
order to run the daily business activities and do consolidation, merger, takeover, liquidation, change the
status of shareholders and NDI?s status. Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022,
saldo Pinjaman Rekening Koran NDI sebesar nihil. As of September 30, 2023 and December 31, 2022
the outstanding balance of Overdraft facility amounted nil. Grup berpendapat bahwa semua
pembatasan dari Panin telah dipenuhi pada 30 September 2023 dan 31 Desember 2022. The Group is
of the opinion that all the Panin?s covenants have been met as of September 30, 2023 and December
31, 2022. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (Mandiri) PT Fasen Creative Quality (FCQ) Pada tanggal 22
April 2022, Fasen memperoleh fasilitas Kredit Modal Kerja dari Mandiri dengan limit kredit sebesar
Rp30.000.000.000 dan dikenakan tingkat bunga sebesar 10% per tahun dan jangka waktu 6 bulan
terhitung sejak tanggal 22 April 2022 sampai dengan 22 Oktober 2022. Pinjaman ini dijamin dengan
piutang usaha milik Fasen, deposito berjangka Mandiri milik Fasen, dengan total nilai sebesar
Rp6.000.000.000 dan jaminan perusahaan dari PT Dyandra Promosindo. On April 22, 2022, Fasen
obtained a Working Capital Credit facility from Mandiri with a limit credit of Rp30,000,000,000 and
bears an interest rate at 10% per annum for 6 months from April 22, 2022 until October 22, 2022. This
loan is collateralized by Fasen?s trade receivables, time deposits on Mandiri of Fasen with a total
amount of Rp6,000,000,000 and corporate guarantee from PT Dyandra Promosindo. Pada tanggal 21
Desember 2022, Mandiri setuju untuk menurunkan limit kredit pinjaman ini menjadi Rp28.000.000.000
dan memperpanjang jatuh tempo pinjaman ini sampai dengan 22 Maret 2023. On December 21, 2022,
Mandiri agreed to decrease the limit credit of the loan into Rp28,000,000,000 and extend the maturity
of the loan until March 22, 2023. Pada tanggal 21 Maret 2023, pinjaman ini telah dilunasi oleh FCQ. On
March 21, 2023, the loan has been fully paid by FCQ. Pada tanggal 17 Pebruari 2023, Fasen
memperoleh fasilitas Kredit Modal Kerja dari Mandiri dengan limit kredit sebesar Rp20.000.000.000
dan dikenakan tingkat bunga sebesar 10,00% per tahun dan jangka waktu 12 bulan terhitung sejak
tanggal 17 Pebruari 2023 sampai dengan 17 Pebruari 2024. Pinjaman ini dijamin dengan deposito
berjangka Mandiri milik Fasen, dengan total nilai sebesar Rp4.000.000.000 On February 17, 2023,
Fasen obtained a Working Capital Credit facility from Mandiri with a limit credit of Rp20,000,000,000
and bears an interest rate at 10.00% per annum for 12 months from February 17, 2023 until February
17, 2024. This loan is collateralized by time deposits on Mandiri of Fasen with a total amount of
Rp4,000,000,000. Pada tanggal 28 Maret 2023, Fasen memperoleh fasilitas Kredit Modal Kerja dari
Mandiri dengan limit kredit sebesar Rp28.000.000.000 dan dikenakan tingkat bunga sebesar 13,85%
per tahun dan jangka waktu 3 bulan terhitung sejak tanggal 28 Maret 2023 sampai dengan 26 Juni
2023. Pinjaman ini dijamin dengan piutang usaha milik Fasen, deposito berjangka Mandiri milik Fasen,
dengan total nilai sebesar Rp6.000.000.000 dan jaminan perusahaan dari PT Dyandra Promosindo. On
March 28, 2023, Fasen obtained a Working Capital Credit facility from Mandiri with a limit credit of
Rp28,000,000,000 and bears an interest rate at 13,85% per annum for 3 months from March 28, 2023
Page 64
until June 26, 2023. This loan is collateralized by Fasen?s trade receivables, time deposits on Mandiri
of Fasen with a total amount of Rp6,000,000,000 and corporate guarantee from PT Dyandra
Promosindo. Dan pada 28 Maret 2023, Fasen kepada Mandiri mengusulkan perubahan suku bunga
pinjaman menjadi 10,00% per tahun dan disetujui. On March 28, 2023, Fasen is proposing to change
the loan interest rate to 10.00% per year to Mandiri and was approved. Pada tanggal 24 Juni 2023,
Fasen memperoleh perpanjangan jangka waktu 7 bulan terhitung sejak tanggal 27 Juni 2023 sampai
dengan 26 Januari 2024 pada fasilitas Kredit Modal Kerja dari Mandiri. On June 24, 2023, Fasen
obtained a Working Capital Credit facility from Mandiri for another 7 months from June 27, 2023 until
January 26, 2024. Pada tanggal 5 September 2023, pinjaman ini telah dilunasi oleh FCQ. On
September 5, 2023, the loan has been fully paid by FCQ. Semua fasilitas pinjaman tersebut memuat
beberapa pembatasan tertentu yang mewajibkan Fasen untuk memperoleh persetujuan tertulis dari
Mandiri sebelum, antara lain, mengubah bentuk usaha Fasen, mengubah susunan pemegang saham,
direksi dan komisaris Fasen, memindahtangankan jaminan, bertindak sebagai penjamin, memperoleh
fasilitas pinjaman baru dan membagikan dividen. All of the loan facilities contain certain restrictions that
require Fasen to obtain prior written consent from Mandiri, among others, amend Fasen?s legal form,
amend shareholders composition, Boards of Commisioners and Directors, transfer the collateral, act as
guarantor, obtain a new loan facility and distribute dividend. Pada tanggal 30 September 2023 dan 31
Desember 2022, saldo pinjaman tersebut adalah sebesar nihil dan Rp28.000.000.000. As at
September 30, 2023 and December 31, 2022, the outstanding balance of the facility amounted to nil
and Rp28,000,000,000. Grup berpendapat bahwa semua pembatasan dari Mandiri telah dipenuhi pada
tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022. The Group is of the opinion that all the Mandiri?s
covenants have been met as at September 30, 2023 and December 31, 2022. PT Mitra Natura Raya
(MNR) Pada tanggal 29 Oktober 2021, MNR memperoleh fasilitas Kredit Modal Kerja dari Mandiri
dengan limit kredit sebesar Rp10.000.000.000 dan dikenakan tingkat bunga sebesar 10% per tahun
dan jangka waktu 12 bulan terhitung sejak tanggal 29 Oktober 2021 sampai dengan 29 Oktober 2022.
Pinjaman ini dijamin dengan deposito berjangka Mandiri milik MNR, dengan total nilai sebesar
Rp2.000.000.000. On October 29, 2021, MNR obtained a Working Capital Credit facility from Mandiri
with a limit credit of Rp10,000,000,000 and bears an interest rate at 10% per annum for 12 months
from October 29, 2021 until October 29, 2022. This loan is collateralized by time deposits on Mandiri of
MNR, with a total amount of Rp2,000,000,000. Semua fasilitas pinjaman tersebut memuat beberapa
pembatasan tertentu yang mewajibkan MNR untuk memperoleh persetujuan tertulis dari Mandiri
sebelum, antara lain, mengubah bentuk usaha MNR, mengubah susunan pemegang saham, direksi
dan komisaris MNR, memindahtangankan jaminan, bertindak sebagai penjamin, memperoleh fasilitas
pinjaman baru dan membagikan dividen. All of the loan facilities contain certain restrictions that require
MNR to obtain prior written consent from Mandiri, among others, amend MNR?s legal form, amend
shareholders composition, Boards of Commisioners and Directors, transfer the collateral, act as
guarantor, obtain a new loan facility and distribute dividend. Pada tanggal 2 Desember 2022, pinjaman
ini telah dilunasi oleh MNR. On December 2, 2022, the loan has been fully paid by MNR.
Page 65
[1694000a] Notes to the financial statements - Bank Loans by Order of Liquidity - General Industry


Catatan utang bank berdasarkan tingkat likuiditas                                                             Notes for bank loans by order of liquidity
                                                    30 September 2023            31 December 2022
Total utang bank, kotor                                        209,496,837,806              192,687,923,484                           Total bank loans, gross
   Total utang bank, bersih                                    209,496,837,806              192,687,923,484                            Total bank loan, net
Page 66
[1694100] Disclosure of Notes to the financial statements - Bank Loans by Order of Liquidity - General Industry
Page 67
[1696000] Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans Interest Information - General Industry

30 September 2023

Catatan utang bank jangka pendek                                               Notes for short-term bank loans
                                              Jatuh tempo utang bank         Bunga utang bank jangka         Jenis bunga utang bank
                                                  jangka pendek                        pendek                     jangka pendek
                                             Due date for short-term bank   Interest rate short-term bank   Interest rate type short-term
                                                         loan                            loan                         bank loan
Bank Central Asia Tbk        IDR             12 Bulan                       7.25 - 10.75                    Fixed                           IDR       Bank Central Asia Tbk
Bank asing lainnya           IDR             12 Bulan                       8.25 - 11.00                    Fixed                           IDR         Other foreign banks


31 December 2022

Catatan utang bank jangka pendek                                               Notes for short-term bank loans
                                              Jatuh tempo utang bank         Bunga utang bank jangka         Jenis bunga utang bank
                                                  jangka pendek                        pendek                     jangka pendek
                                             Due date for short-term bank   Interest rate short-term bank   Interest rate type short-term
                                                         loan                            loan                         bank loan
Bank Central Asia Tbk        IDR             12 Bulan                       7.5 - 11.25                     Fixed                           IDR       Bank Central Asia Tbk
Bank Mandiri (Persero) Tbk   IDR             6 Bulan &12 Bulan              10                              Fixed                           IDR   Bank Mandiri (Persero) Tbk
Bank asing lainnya           IDR             12 Bulan                       10 - 11.25                      Fixed                           IDR         Other foreign banks
Page 68
[1697000] Notes to the financial statements - Bank Loans by Order of Liquidity Interest Information - General Industry

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.21 MB
Published30 Oct 2023
Pages68
Characters261,741
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

The name pass has not read this document yet.

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 7

FinancialStatement-2023-III-DYAN.xlsx done
inlineXBRL.zip done
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result