Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 68
Page 1
Nomor Surat 0244/DIR/DMI/DM/X/2023
Nama Emiten PT Dyandra Media International Tbk.
Kode Emiten DYAN
Perihal Penyampaian Laporan Keuangan Interim (KOREKSI)
Perseroan dengan ini menyampaikan laporan keuangan untuk periode 9 Bulan yang berakhir pada 30/09/2023 dengan ikhtisar sebagai berikut :
Informasi mengenai anak perusahaan Perseroan sebagai berikut :
No Nama Kegiatan Lokasi Tahun Status Jumlah Aset Satuan Mata Persentase
Usaha Komersil Operasi Uang (%)
1 PT DYANDRA Penyelenggar Jakarta Pusat 1994 Aktif 724.437.986.066 PENUH IDR 99.56
PROMOSIND a Acara/Event
O Organizer
2 PT DYAMALL Penunjang Jakarta 2005 Aktif 33.236.594.459 PENUH IDR 99.99
GRAHA Acara Selatan
UTAMA
3 PT GRAHA Hotel Tangerang 2010 Aktif 200.267.924.830 PENUH IDR 99.96
MULTI
UTAMA
4 PT NUSA Konvensi dan Jakarta Pusat 2011 Aktif 427.788.596.958 PENUH IDR 99.99
DUA Eksibisi
INDONESIA
Dokumen ini merupakan dokumen resmi PT Dyandra Media International Tbk. yang tidak memerlukan tanda tangan karena dihasilkan secara
elektronik. PT Dyandra Media International Tbk. bertanggung jawab penuh atas informasi tertera di dalam dokumen ini.
Page 2
[1000000] General information
Informasi umum General information
30 September 2023
Nama entitas PT Dyandra Media International Entity name
Tbk.
Penjelasan perubahan nama dari akhir Explanation of change in name from
periode laporan sebelumnya the end of the preceding reporting
period
Kode entitas DYAN Entity code
Nomor identifikasi entitas AA641 Entity identification number
Industri utama entitas Umum / General Entity main industry
Standar akutansi yang dipilih PSAK Selected accounting standards
Sektor C. Industrials Sector
Subsektor C2. Industrial Services Subsector
Industri C22. Commercial Services Industry
Subindustri C224. Business Support Subindustry
Services
Informasi pemegang saham Controlling shareholder information
National Corporation
pengendali
Jenis entitas Local Company - Indonesia Type of entity
Jurisdiction
Jenis efek yang dicatatkan Saham / Stock Type of listed securities
Jenis papan perdagangan tempat Type of board on which the entity is
Utama / Main
entitas tercatat listed
Apakah merupakan laporan keuangan Whether the financial statements are
satu entitas atau suatu kelompok Entitas grup / Group entity of an individual entity or a group of
entitas entities
Periode penyampaian laporan Period of financial statements
Kuartal III / Third Quarter
keuangan submissions
Tanggal awal periode berjalan January 01, 2023 Current period start date
Tanggal akhir periode berjalan September 30, 2023 Current period end date
Tanggal akhir tahun sebelumnya December 31, 2022 Prior year end date
Tanggal awal periode sebelumnya January 01, 2022 Prior period start date
Tanggal akhir periode sebelumnya September 30, 2022 Prior period end date
Tanggal akhir 2 tahun sebelumnya December 31, 2021 Prior 2 year end date
Mata uang pelaporan Rupiah / IDR Description of presentation currency
Kurs konversi pada tanggal pelaporan Conversion rate at reporting date if
jika mata uang penyajian selain rupiah presentation currency is other than
rupiah
Pembulatan yang digunakan dalam Level of rounding used in financial
penyajian jumlah dalam laporan Satuan Penuh / Full Amount statements
keuangan
Jenis laporan atas laporan keuangan Tidak Diaudit / Unaudit Type of report on financial statements
Jenis opini auditor Type of auditor's opinion
Hal yang diungkapkan dalam paragraf Matters disclosed in
pendapat untuk penekanan atas suatu emphasis-of-matter or other-matter
masalah atau paragraf penjelasan paragraph, if any
lainnya, jika ada
Hasil penugasan review Result of review engagement
Opini Hal Audit Utama Any Key Audit Matters Opinion
Jumlah Hal Audit Utama Total Key Audit Matters
Paragraf Hal Audit Utama Key Audit Matters Paragraph
Tanggal laporan audit atau hasil Date of auditor's opinion or result of
laporan review review report
Auditor tahun berjalan Current year auditor
Page 3
Nama partner audit tahun berjalan Name of current year audit signing
partner
Lama tahun penugasan partner yang Number of years served as audit
menandatangani signing partner
Auditor tahun sebelumnya Prior year auditor
Nama partner audit tahun sebelumnya Name of prior year audit signing
partner
Kepatuhan terhadap pemenuhan Whether in compliance with OJK rules
peraturan OJK Nomor: No. 75/POJK.04/2017 concerning
Ya / Yes
75/POJK.04/2017 tentang Tanggung responsibilities of board of directors on
Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan financial statements
Kepatuhan terhadap pemenuhan Compliance to the independency of
independensi akuntan yang Accountant that provide services in
memberikan jasa audit di pasar modal Capital Market as regulated in OJK
sesuai dengan POJK Nomor rules No. 13/POJK.03/2017
13/POJK.03/2017 tentang concerning The Use of Public
Penggunaan Jasa Akuntan Publik Accountant and Auditing Firm in
dalam Kegiatan Jasa Keuangan Financial Services Activities.
Page 4
[1220000] Statement of financial position presented using order of liquidity -
General Industry
Laporan posisi keuangan Statement of financial position
30 September 2023 31 December 2022
Aset Assets
Kas dan setara kas 180,262,772,728 143,282,431,855 Cash and cash equivalents
Piutang usaha Trade receivables
Piutang usaha pihak Trade receivables third
161,522,609,703 231,951,709,833
ketiga parties
Piutang usaha pihak Trade receivables related
69,815,499 23,914,713,252
berelasi parties
Piutang lainnya Other receivables
Piutang lainnya pihak Other receivables third
22,976,872,908 10,341,048,613
ketiga parties
Persediaan Inventories
Persediaan 6,251,204,975 4,965,540,981 Inventories
Biaya dibayar dimuka 236,433,842,112 24,885,686,724 Prepaid expenses
Pajak dibayar dimuka 23,097,108,018 11,904,773,656 Prepaid taxes
Klaim atas pengembalian Claims for tax refund
2,356,127,327 3,066,700,724
pajak
Dana yang dibatasi Restricted funds
4,375,000,000 8,500,000,000
penggunaannya
Piutang dari pihak berelasi Receivables from related
4,678,238,017 7,725,155,304
parties
Investasi pada ventura Investments in joint
bersama dan entitas ventures and associates
asosiasi
Investasi pada entitas Investments in associates
23,023,787,494 24,163,797,304
asosiasi
Aset pajak tangguhan 7,223,944,901 6,005,849,103 Deferred tax assets
Aset tetap Property, plant, and
537,444,889,341 493,009,208,961
equipment
Aset hak guna 59,129,321,178 62,767,949,695 Right of use assets
Goodwill 26,499,000,000 25,000,000,000 Goodwill
Aset takberwujud selain Intangible assets other than
262,371,999 821,311,514
goodwill goodwill
Aset non-keuangan lainnya 5,863,565,414 6,027,405,647 Other non-financial assets
Jumlah aset 1,301,470,471,614 1,088,333,283,166 Total assets
Liabilitas dan ekuitas Liabilities and equity
Liabilitas Liabilities
Utang usaha Trade payables
Utang usaha pihak Trade payables third
76,945,188,417 113,752,997,741
ketiga parties
Utang usaha pihak Trade payables related
7,799,775 747,636,199
berelasi parties
Utang lainnya Other payables
Utang lainnya pihak Other payables third
3,052,893,546 12,165,711,815
ketiga parties
Beban akrual 65,184,152,006 76,843,199,601 Accrued expenses
Utang pajak 35,423,294,263 38,806,144,199 Taxes payable
Pendapatan ditangguhkan 251,625,657,543 58,116,229,392 Deferred revenue
Utang pihak berelasi 950,300,441 1,152,153,174 Due to related parties
Utang bank 209,496,837,806 192,687,923,484 Bank loans
Utang pembiayaan Consumer financing
Page 5
konsumen 2,866,104,538 2,280,312,889 payables
Liabilitas sewa Finance lease liabilities
50,184,536,078 56,485,282,007
pembiayaan
Kewajiban imbalan pasca Post-employment benefit
28,738,449,718 24,585,172,823
kerja obligations
Jumlah liabilitas 724,475,214,131 577,622,763,324 Total liabilities
Ekuitas Equity
Ekuitas yang Equity attributable to
diatribusikan kepada equity owners of parent
pemilik entitas induk entity
Saham biasa 427,296,427,900 427,296,427,900 Common stocks
Tambahan modal Additional paid-in
259,248,208,686 259,248,208,686
disetor capital
Komponen ekuitas Other components of
7,904,859,309 7,904,859,309
lainnya equity
Saldo laba Retained earnings
(akumulasi kerugian) (deficit)
Saldo laba yang Appropriated
telah ditentukan 20,000,000,000 20,000,000,000 retained earnings
penggunaannya
Saldo laba yang Unappropriated
belum ditentukan ( 167,529,556,269 ) ( 228,229,280,691 ) retained earnings
penggunaannya
Jumlah ekuitas yang Total equity
diatribusikan kepada attributable to equity
546,919,939,626 486,220,215,204
pemilik entitas induk owners of parent
entity
Kepentingan Non-controlling interests
30,075,317,857 24,490,304,638
non-pengendali
Jumlah ekuitas 576,995,257,483 510,710,519,842 Total equity
Jumlah liabilitas dan Total liabilities and equity
1,301,470,471,614 1,088,333,283,166
ekuitas
Page 6
[1321000] Statement of profit or loss and other comprehensive income, OCI
components presented before tax, by function - General Industry
Laporan laba rugi dan penghasilan Statement of profit or loss and other
komprehensif lain comprehensive income
30 September 2023 30 September 2022
Penjualan dan pendapatan Sales and revenue
880,888,644,679 631,304,694,249
usaha
Beban pokok penjualan dan Cost of sales and revenue
( 611,102,276,491 ) ( 418,232,741,054 )
pendapatan
Jumlah laba bruto 269,786,368,188 213,071,953,195 Total gross profit
Beban penjualan ( 6,267,730,936 ) ( 2,572,816,242 ) Selling expenses
Beban umum dan administrasi General and administrative
( 198,234,059,015 ) ( 177,337,693,738 )
expenses
Pendapatan keuangan 2,736,828,059 1,901,118,594 Finance income
Beban bunga dan keuangan ( 15,774,716,703 ) ( 16,350,182,394 ) Interest and finance costs
Bagian atas laba (rugi) entitas Share of profit (loss) of
asosiasi yang dicatat dengan 586,891,267 576,844,848 associates accounted for using
menggunakan metode ekuitas equity method
Pendapatan lainnya 8,458,680,162 837,418,640 Other income
Jumlah laba (rugi) sebelum Total profit (loss) before tax
61,292,261,022 20,126,642,903
pajak penghasilan
Pendapatan (beban) pajak ( 1,102,759,983 ) ( 4,211,057,452 ) Tax benefit (expenses)
Jumlah laba (rugi) dari operasi Total profit (loss) from
60,189,501,039 15,915,585,451
yang dilanjutkan continuing operations
Jumlah laba (rugi) 60,189,501,039 15,915,585,451 Total profit (loss)
Pendapatan komprehensif Other comprehensive income,
lainnya, sebelum pajak before tax
Pendapatan komprehensif Other comprehensive
lainnya yang akan income that may be
direklasifikasi ke laba rugi, reclassified to profit or
sebelum pajak loss, before tax
Jumlah pendapatan Total other
komprehensif lainnya comprehensive income
yang akan direklasifikasi 180,279,308 857,372,688 that may be reclassified
ke laba rugi, sebelum to profit or loss, before
pajak tax
Jumlah pendapatan Total other comprehensive
komprehensif lainnya, 180,279,308 857,372,688 income, before tax
sebelum pajak
Pajak atas pendapatan Tax on other comprehensive
( 39,661,447 ) ( 188,621,991 )
komprehensif lainnya income
Jumlah pendapatan Total other comprehensive
komprehensif lainnya, setelah 140,617,861 668,750,697 income, after tax
pajak
Jumlah laba rugi komprehensif 60,330,118,900 16,584,336,148 Total comprehensive income
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
diatribusikan
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
60,288,845,118 21,117,403,523
diatribusikan ke entitas induk parent entity
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
diatribusikan ke kepentingan ( 99,344,079 ) ( 5,201,818,072 ) non-controlling interests
non-pengendali
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan attributable to
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan ke entitas 60,699,724,422 22,072,461,397 attributable to parent entity
Page 7
induk
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan ke ( 369,605,522 ) ( 5,488,125,249 ) attributable to non-controlling
kepentingan non-pengendali interests
Laba (rugi) per saham Earnings (loss) per share
Laba per saham dasar Basic earnings per share
diatribusikan kepada attributable to equity
pemilik entitas induk owners of the parent entity
Laba (rugi) per saham Basic earnings (loss) per
dasar dari operasi yang 14 5 share from continuing
dilanjutkan operations
Page 8
[1410000] Statement of changes in equity - General Industry - Current Year
30 September 2023
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Selisih transaksi ekuitas Saldo laba yang telah Saldo laba yang belum Ekuitas yang dapat
Komponen transaksi Kepentingan
Saham biasa Tambahan modal disetor dengan pihak ditentukan ditentukan diatribusikan kepada Ekuitas
ekuitas lainnya non-pengendali
non-pengendali penggunaannya penggunaannya entitas induk
Difference in value of
Other components of Appropriated retained Unappropriated retained Equity attributable to
Common stocks Additional paid-in capital equity transactions with Non-controlling interests Equity
equity transactions earnings earnings parent entity
non-controlling interests
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian kembali 427,296,427,900 259,248,208,686 8,033,999,262 ( 129,139,953 ) 20,000,000,000 ( 228,229,280,691 ) 486,220,215,204 24,490,304,638 510,710,519,842 Balance before restatement at beginning of period
Posisi ekuitas, awal periode 427,296,427,900 259,248,208,686 8,033,999,262 ( 129,139,953 ) 20,000,000,000 ( 228,229,280,691 ) 486,220,215,204 24,490,304,638 510,710,519,842 Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) 60,288,845,118 60,288,845,118 ( 99,344,079 ) 60,189,501,039 Profit (loss)
Pendapatan komprehensif lainnya 410,879,304 410,879,304 ( 270,261,443 ) 140,617,861 Other comprehensive income
Distribusi dividen kas ( 430,000,000 ) ( 430,000,000 ) Distributions of cash dividends
Setoran modal dari kepentingan non-pengendali 210,000,000 210,000,000 Stock subscription from non-controlling interests
Perubahan kepentingan non-pengendali atas Changes in non-controlling interests due to partial
pelepasan sebagian kepemilikan pada entitas anak 6,174,618,741 6,174,618,741 disposal of interests in subsidiaries without loss of
yang tidak mengakibatkan hilangnya pengendalian control
Posisi ekuitas, akhir periode 427,296,427,900 259,248,208,686 8,033,999,262 ( 129,139,953 ) 20,000,000,000 ( 167,529,556,269 ) 546,919,939,626 30,075,317,857 576,995,257,483 Equity position, end of the period
Page 9
[1410000] Statement of changes in equity - General Industry - Prior Year
30 September 2022
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Cadangan keuntungan Selisih transaksi ekuitas Saldo laba yang telah Saldo laba yang belum Ekuitas yang dapat
Komponen transaksi Kepentingan
Saham biasa Tambahan modal disetor (kerugian) investasi pada Cadangan lainnya dengan pihak ditentukan ditentukan diatribusikan kepada Ekuitas
ekuitas lainnya non-pengendali
instrumen ekuitas non-pengendali penggunaannya penggunaannya entitas induk
Reserve of gains (losses) Difference in value of
Other components of Appropriated retained Unappropriated retained Equity attributable to
Common stocks Additional paid-in capital from investments in equity Other reserves equity transactions with Non-controlling interests Equity
equity transactions earnings earnings parent entity
instruments non-controlling interests
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian kembali 427,296,427,900 259,248,208,686 ( 2,422,217,260 ) ( 2,488,920,325 ) 8,033,999,262 ( 129,139,953 ) 20,000,000,000 ( 268,125,269,546 ) 441,413,088,764 39,892,799,152 481,305,887,916 Balance before restatement at beginning of period
Posisi ekuitas, awal periode 427,296,427,900 259,248,208,686 ( 2,422,217,260 ) ( 2,488,920,325 ) 8,033,999,262 ( 129,139,953 ) 20,000,000,000 ( 268,125,269,546 ) 441,413,088,764 39,892,799,152 481,305,887,916 Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) 21,117,403,523 21,117,403,523 ( 5,201,818,072 ) 15,915,585,451 Profit (loss)
Pendapatan komprehensif lainnya 955,057,874 955,057,874 ( 286,307,177 ) 668,750,697 Other comprehensive income
Distribusi dividen kas ( 103,080,000 ) ( 103,080,000 ) Distributions of cash dividends
Transaksi ekuitas lainnya 2,422,217,260 2,488,920,325 ( 4,911,137,585 ) Other equity transactions
Posisi ekuitas, akhir periode 427,296,427,900 259,248,208,686 8,033,999,262 ( 129,139,953 ) 20,000,000,000 ( 250,963,945,734 ) 463,485,550,161 34,301,593,903 497,787,144,064 Equity position, end of the period
Page 10
[1510000] Statement of cash flows, direct method - General Industry
Laporan arus kas Statement of cash flows
30 September 2023 30 September 2022
Arus kas dari aktivitas operasi Cash flows from operating
activities
Penerimaan kas dari Cash receipts from
aktivitas operasi operating activities
Penerimaan dari Receipts from customers
1,168,672,070,713 632,824,196,190
pelanggan
Pembayaran kas dari Cash payments from
aktivitas operasi operating activities
Pembayaran kepada Payments to suppliers for
pemasok atas barang dan ( 866,593,761,301 ) ( 460,490,824,304 ) goods and services
jasa
Pembayaran gaji dan Payments for salaries and
( 130,465,927,309 ) ( 108,224,801,000 )
tunjangan allowances
Penerimaan bunga dari Interests received from
2,736,828,059 1,901,118,594
aktivitas operasi operating activities
Pembayaran bunga dari Interests paid from operating
( 15,774,716,703 ) ( 16,350,182,394 )
aktivitas operasi activities
Penerimaan pengembalian Income taxes refunded (paid)
(pembayaran) pajak from operating activities
( 990,322,028 ) 608,108,626
penghasilan dari aktivitas
operasi
Penerimaan (pengeluaran) Other cash inflows (outflows)
kas lainnya dari aktivitas 171,612,382,103 64,108,570,886 from operating activities
operasi
Arus kas sebelum Net cash flows received
perubahan dalam aset dan from (used in) operating
liabilitas yang diperoleh 157,584,171,431 50,267,615,712 activities before changes in
dari (digunakan untuk) assets and liabilities
aktivitas operasi
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
157,584,171,431 50,267,615,712
(digunakan untuk) aktivitas operating activities
operasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from investing
investasi activities
Penerimaan dari penjualan Proceeds from disposal of
843,667,189 588,399,998
aset tetap property, plant and equipment
Pembayaran untuk perolehan Payments for acquisition of
( 134,043,108,876 ) ( 11,328,730,358 )
aset tetap property, plant and equipment
Pembayaran untuk perolehan Payments for acquisition of
( 80,355,000 ) ( 81,332,929 )
aset takberwujud intangible assets
Pencairan (penempatan) Withdrawal (placement) of
dana yang dibatasi restricted funds from investing
4,125,000,000 4,180,000,000
penggunaannya dari aktivitas activities
investasi
Penerimaan pembayaran Receipts from receivables
3,046,917,287
piutang dari pihak berelasi from related parties
Pembayaran pemberian Payments of receivables from
( 1,143,077,794 )
piutang kepada pihak berelasi related parties
Penerimaan dari pelepasan Proceeds from disposal of
1,000,000,000 4,750,000,000
entitas anak subsidiaries
Penerimaan (pengeluaran) Other cash inflows (outflows)
kas lainnya dari aktivitas ( 1,695,253,134 ) 237,419,543 from investing activities
investasi
Page 11
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari ( 126,803,132,534 ) ( 2,797,321,540 ) received from (used in)
(digunakan untuk) aktivitas investing activities
investasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from financing
pendanaan activities
Penerimaan pinjaman bank 176,570,000,000 155,824,812,287 Proceeds from bank loans
Pembayaran pinjaman bank ( 159,761,085,678 ) ( 148,166,936,531 ) Payments of bank loans
Penerimaan utang Proceeds from consumer
585,791,649 1,015,710,467
pembiayaan konsumen financing payables
Pembayaran liabilitas sewa Payments of finance lease
( 10,603,551,263 ) ( 8,925,869,996 )
pembiayaan liabilities
Pembayaran utang pihak Payments of due to related
( 201,852,733 )
berelasi parties
Pembayaran dividen dari Dividends paid from financing
( 390,000,000 ) ( 73,080,000 )
aktivitas pendanaan activities
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
6,199,301,975 ( 325,363,773 )
(digunakan untuk) aktivitas financing activities
pendanaan
Jumlah kenaikan (penurunan) Total net increase (decrease)
36,980,340,872 47,144,930,399
bersih kas dan setara kas in cash and cash equivalents
Kas dan setara kas arus kas, Cash and cash equivalents cash
143,282,431,855 51,820,638,194
awal periode flows, beginning of the period
Kas dan setara kas arus kas, Cash and cash equivalents
180,262,772,727 98,965,568,593
akhir periode cash flows, end of the period
Page 12
[1610000] Explanation for Significant Accounting Policy - General Industry
Kebijakan akuntansi signifikan Significant accounting policies
30 September 2023
Dasar penyusunan laporan keuangan Laporan keuangan konsolidasian telah disusun dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi Basis of preparation of consolidated financial
konsolidasian Keuangan di Indonesia (?SAK?), yang mencakup Pernyataan dan Interpretasi yang dikeluarkan oleh statements
Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (?DSAK?) dan Peraturan-peraturan
serta Pedoman Penyajian dan Pengungkapan laporan keuangan yang diterbitkan oleh Otoritas Jasa
Keuangan (OJK). The consolidated financial statements have been prepared and presented in
accordance with Indonesian Financial Accounting Standards ("SAK"), which comprise the Statements
and Interpretations issued by the Financial Accounting Standards Board of the Indonesian Institute of
Accountants ("DSAK") and the Regulations and the Guidelines on Financial Statement Presentation
and Disclosures issued by Financial Services Authority (OJK). Grup memilih menyajikan laporan laba
rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian dalam satu laporan dan menyajikan tambahan
pengungkapan sumber ketidakpastian estimasi serta pengelolaan permodalan. The Group selected to
present one single consolidated statements of profit or loss and other comprehensive income and
disclosed source of estimation uncertainty and capital management. Kebijakan akuntansi yang
diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian adalah selaras dengan kebijakan
akuntansi yang diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian Grup untuk tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2021, kecuali bagi penerapan beberapa SAK yang telah direvisi
efektif sejak tanggal 1 Januari 2022 seperti yang telah diungkapkan pada Catatan ini. The accounting
policies adopted in the preparation of the consolidated financial statements are consistent with those
made in the preparation of the Group's consolidated financial statements for the year ended December
31, 2021, except for the adoption of several amended SAKs effective January 1, 2022 as disclosed in
this Note. Laporan keuangan konsolidasian, kecuali untuk laporan arus kas konsolidasian, disusun
berdasarkan dasar akrual dengan menggunakan konsep biaya historis, kecuali untuk beberapa akun
tertentu yang diukur berdasarkan pengukuran sebagaimana diuraikan dalam kebijakan akuntansi
masingmasing akun tersebut. The consolidated financial statements, except for the consolidated
statements of cash flows, have been prepared on the accrual basis using the historical cost concept of
accounting, except for certain accounts which are measured on the basis described in the related
accounting policies of each account. Laporan arus kas konsolidasian yang disusun dengan
menggunakan metode langsung, menyajikan penerimaan dan pengeluaran kas yang diklasifikasikan
dalam aktivitas operasi, investasi dan pendanaan. The consolidated statements of cash flows, which
have been prepared using the direct method, present cash receipts and payments classified into
operating, investing and financing activities. Mata uang pelaporan yang digunakan dalam laporan
keuangan konsolidasian adalah Rupiah, yang merupakan mata uang fungsional Perusahaan dan
Entitas Anak. The reporting currency used in the preparation of the consolidated financial statements is
Indonesian Rupiah, which is the functional currency of the Company and its Subsidiaries. Penyusunan
laporan keuangan konsolidasian sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia
mengharuskan penggunaan estimasi dan asumsi. Hal tersebut juga mengharuskan manajemen untuk
membuat pertimbangan dalam proses penerapan kebijakan akuntansi Grup. Area yang kompleks atau
memerlukan tingkat pertimbangan yang lebih tinggi atau area di mana asumsi dan estimasi dapat
berdampak signifikan terhadap laporan keuangan konsolidasian diungkapkan di Catatan 3. The
preparation of consolidated financial statements in conformity with Indonesian Financial Accounting
Page 13
Standards requires the use of certain critical accounting estimates. It also requires management to
exercise its judgement in the process of applying the Group?s accounting policies. The areas involving
a higher degree of judgement or complexity, or areas where assumptions and estimates are significant
to the consolidated financial statements are disclosed in Note 3.
Prinsip-prinsip konsolidasi Entitas anak adalah entitas (termasuk entitas yang terstruktur) dimana Grup memiliki kontrol. Grup Principles of consolidation
memiliki kontrol atas entitas anak apabila Grup memiliki dampak dari, atau memiliki hak atas,
penerimaan variabel dari hubungannya dengan entitas anak dan memiliki kemampuan untuk
mempengaruhi penerimaan tersebut melalui kuasa atas entitas anak. Entitas anak secara utuh
dikonsolidasikan dari tanggal dimana kontrol dialihkan ke Grup. Entitas anak tidak lagi dikonsolidasikan
dari tanggal ketika kontrol tidak lagi dimiliiki. Subsidiary is an entity (including structured entities) over
which the Group has control. The Group controls a subsidiary when the Group is exposed to, or has
rights to, variable returns from its involvement with the subsidiary and has the ability to affect those
returns through its power over the subsidiary. Subsidiary is fully consolidated from the date on which
control is transferred to the Group. It is deconsolidated from the date that control ceases. Seluruh saldo
akun dan transaksi yang signifikan antara Perusahaan dengan Entitas Anak telah dieliminasi. All
significant intercompany accounts and transactions between the Company and Subsidiaries have been
eliminated. Laba rugi dan setiap komponen dari penghasilan komprehensif lain (OCI) Entitas Anak
yang tidak dimiliki secara penuh diatribusikan pada Kepentingan Non-Pengendali (KNP) bahkan jika
hal ini mengakibatkan KNP mempunyai saldo defisit. Profit or loss and each component of other
comprehensive income (OCI) of a non-wholly owned Subsidiary are attributed to the Non- Controlling
Interest (NCI) even if that NCI results in a deficit balance. Jika kehilangan pengendalian atas suatu
entitas anak, maka Grup: ? menghentikan pengakuan aset (termasuk setiap goodwill ) dan liabilitas
entitas anak; ? menghentikan pengakuan jumlah tercatat setiap KNP; ? menghentikan pengakuan
akumulasi selisih penjabaran, yang dicatat di ekuitas, bila ada; ? mengakui nilai wajar pembayaran
yang diterima; ? mengakui setiap sisa investasi pada nilai wajarnya; ? mengakui setiap perbedaan
yang dihasilkan sebagai keuntungan atau kerugian dalam laporan laba rugi; dan ? mereklasifikasi
bagian induk atas komponen yang sebelumnya diakui sebagai pendapatan komprehensif lainnya ke
laporan laba rugi komprehensif konsolidasian, atau mengalihkan secara langsung ke saldo laba. In
case of loss of control over a subsidiary, the Group: ? derecognizes the assets (including goodwill) and
liabilities of the subsidiary; ? derecognizes the carrying amount of any NCI; ? derecognizes the
cumulative translation differences, recorded in equity, if any; ? recognizes the fair value of the
consideration received; ? recognizes the fair value of any investment retained; ? recognizes any
surplus or deficit in the consolidated statement of profit or loss and other comprehensive income; and ?
reclassifies the parent?s share of components previously recognized in other comprehensive income to
the consolidated profit or loss and other comprehensive income or retained earnings, as appropriate,
as would be required if the Group had directly disposed of the related assets or liabilities. KNP
mencerminkan bagian atas laba atau rugi dan OCI dan aset neto dari Entitas-entitas Anak yang tidak
dapat diatribusikan secara langsung maupun tidak langsung oleh Perusahaan, yang masing-masing
disajikan dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian dan dalam ekuitas
pada laporan posisi keuangan konsolidasian, terpisah dari bagian yang dapat diatribusikan kepada
pemilik entitas induk. NCI represents the portion of the profit or loss and OCI and net assets of the
Subsidiaries not attributable, directly or indirectly, to the Company, which are presented in the
consolidated statements of profit or loss and other comprehensive income and under the equity section
of the consolidated statements of financial position, respectively, separately from the corresponding
portion attributable to the equity holders of the parent entity.
Kas dan setara kas Kas dan setara kas terdiri dari saldo kas dan bank, serta deposito berjangka yang jatuh tempo dalam Cash and cash equivalents
waktu tiga bulan atau kurang dan tidak digunakan sebagai jaminan atau dibatasi penggunaannya dan
Page 14
dapat segera dijadikan kas tanpa terjadi perubahan nilai yang signifikan. Cash and cash equivalents
consist of cash on hand and in banks, and time deposits with maturities within three months or less and
not pledged as collateral or restricted in use and readily convertible to cash without significant changes
in value. Untuk tujuan laporan arus kas konsolidasian, kas dan setara kas termasuk fasilitas cerukan
(bank overdraft ) yang jatuh temponya berdasarkan permintaan dan merupakan bagian integral dari
manajemen kas entitas. Kas dan setara kas yang dibatasi penggunaannya yang digunakan sebagai
jaminan proyek acara/event dan pinjaman Grup disajikan sebagai ?Deposito yang Dibatasi
Penggunaannya? sebagai bagian dari aset lancar pada laporan posisi keuangan konsolidasian. For
purposes of consolidated statements of cash flows, cash and cash equivalents includes bank overdraft
facility which are repayables on demand and form an integral part of an entity?s cash management.
Restricted cash and cash equivalents which will be used as security for the Group?s event project and
bank loan are presented as ?Restricted Time Deposit? under the current assets section of the
consolidated statement of financial position.
Piutang usaha dan piutang lain-lain Grup melakukan pencadangan penurunan nilai/ECL berdasarkan PSAK No.71. The Group provides Trade and other receivables
allowance for impairment/ ECL in accordance with the provision of PSAK No.71. Piutang Grup
dihapuskan dalam periode dimana piutang tersebut dipastikan tidak dapat tertagih. The Group's
accounts receivables are written-off in the period in which those receivables are determined to be
uncollectible.
Persediaan Persediaan diukur berdasarkan biaya atau nilai realisasi neto, mana yang lebih rendah. Biaya Inventories
perolehan ditentukan dengan menggunakan metode rata-rata tertimbang (weighted average method ).
Penyisihan untuk penurunan nilai persediaan ditetapkan untuk mengurangi nilai tercatat persediaan ke
nilai realisasi neto. Inventories are measured at the lower of cost or net realizable value. Cost is
determined using the weighted-average method. Allowance for decline in the value of the inventory is
provided to reduce the carrying value of inventory to its net realizable value. Nilai realisasi neto adalah
estimasi harga jual dalam kegiatan usaha biasa setelah dikurangi dengan estimasi biaya penyelesaian
dan estimasi biaya yang timbul untuk penjualan. Net realizable value is the estimated selling price in
the ordinary course of business less the estimated costs of completion and estimated cost necessary to
make the sale. Penyisihan persediaan usang dilakukan atas dasar hasil penelaahan secara periodik
terhadap kondisi persediaan. Allowance for inventory obsolescence is provided based on the periodic
review of the condition of inventories.
Aset tetap Grup memilih model biaya sebagai kebijakan akuntansi pengukuran aset tetap. The Group has chosen Fixed assets
the cost model as a measurement of its fixed assets accounting policy. Aset tetap dinyatakan sebesar
harga perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan rugi penurunan nilai. Harga perolehan termasuk
biaya penggantian bagian aset tetap saat biaya tersebut terjadi, jika memenuhi kriteria pengakuan.
Selanjutnya, pada saat inspeksi yang signifikan dilakukan, biaya inspeksi itu diakui ke dalam jumlah
nilai tercatat (?carrying amount ?) aset tetap sebagai suatu penggantian jika memenuhi kriteria
pengakuan. Semua biaya pemeliharaan dan perbaikan yang tidak memenuhi kriteria pengakuan diakui
dalam laporan laba rugi komprehensif konsolidasian pada saat terjadinya. Fixed assets are stated at
cost less accumulated depreciation and impairment losses. Such cost includes the cost of replacing
part of the fixed assets when that cost is incurred, if the recognition criteria are met. Likewise, when a
major inspection is performed, its cost is recognized in the carrying amount of the fixed assets as a
replacement if the recognition criteria are satisfied. All other repairs and maintenance costs that do not
meet the recognition criteria are recognized in the consolidated statements of profit or loss and other
comprehensive income as incurred. Penyusutan dihitung dengan menggunakan metode garis lurus
selama umur manfaat aset tetap yang diestimasi sebagai berikut: Depreciation is computed using the
Page 15
straight-line method over the estimated useful lives of the assets, as follows: Masa manfaat dan
metode penyusutan aset ditelaah dan disesuaikan secara prospektif, apabila diperlukan, pada setiap
akhir tahun buku. Jumlah tercatat aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau saat
tidak ada manfaat ekonomis masa depan yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya. Laba
atau rugi yang timbul dari penghentian pengakuan aset (dihitung sebagai perbedaan antara jumlah
neto hasil pelepasan dan nilai tercatat dari aset) dimasukkan dalam laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain konsolidasian pada tahun aset tersebut dihentikan pengakuannya. Tanah dinyatakan
sebesar biaya perolehan dan tidak diamortisasi. The useful lives and methods of depreciation are
reviewed and adjusted prospectively, if appropriate, at each financial year end. An item of fixed assets
is derecognized upon disposal or when no future economic benefits are expected from its use or
disposal. Any gain or loss arising on derecognition of the asset (calculated as the difference between
the net disposal proceeds and the carrying amount of the asset) is included in the consolidated
statements of profit or loss and other comprehensive income in the year the asset is derecognized.
Land is stated at cost and not amortized. Setelah penerapan PSAK 73, Grup menganalisa fakta dan
keadaan untuk masing-masing jenis hak atas tanah dalam menentukan akuntansi untuk
masing-masing hak atas tanah tersebut sehingga dapat merepresentasikan dengan tepat suatu
kejadian atau transaksi ekonomik yang mendasarinya. Jika hak atas tanah tersebut tidak mengalihkan
pengendalian atas aset pendasar kepada Grup, melainkan mengalihkan hak untuk menggunakan aset
pendasar, Grup menerapkan perlakuan akuntansi atas transaksi tersebut sebagai sewa berdasarkan
PSAK 73, ?Sewa?. Jika hak atas tanah secara substansi menyerupai pembelian tanah, maka Grup
menerapkan PSAK 16 ?Aset tetap?. Upon adoption of PSAK 73, the Group analyzes the facts and
circumstances for each type of land rights in determining the accounting for each of these lland rights
so that it can accurately represent an underlying economic event or transaction. If the land rights do not
transfer control of the underlying assets to the Group, but gives the rights to use the underlying assets,
the Group applies the accounting treatment of these transactions as leases under PSAK 73, ?Leases?.
If land rights are substantially similar to land purchases, the Group applies PSAK 16, ?Property, plant
and equipment?. Aset dalam penyelesaian disajikan dalam ?Aset Tetap? dan dinyatakan sebesar
biaya perolehan. Akumulasi biaya perolehan untuk aset dalam penyelesaian akan dipindahkan ke
masing-masing aset tetap yang bersangkutan pada saat aset tersebut selesai dikerjakan dan siap
digunakan sesuai dengan tujuannya. Penyusutan dimulai pada saat aset tersebut siap untuk digunakan
sesuai dengan tujuan yang diinginkan manajemen. Construction in progress is presented as part of
?Fixed Assets? and is stated at cost. The accumulated cost of the asset constructed is transferred to
the appropriate fixed assets account when the construction is completed and the asset is ready for its
intended use. Depreciation is charge from the date the assets are ready for use in the manner intended
by management.
Penurunan nilai aset nonkeuangan Pada setiap akhir periode pelaporan, Grup menilai apakah terdapat indikasi suatu aset mengalami Impairment of non-financial assets
penurunan nilai. Jika terdapat indikasi tersebut atau pada saat pengujian penurunan nilai aset (seperti
aset takberwujud dengan umur manfaat tidak terbatas, aset takberwujud yang belum dapat digunakan,
atau goodwill yang diperoleh dalam suatu kombinasi bisnis) diperlukan, maka Grup membuat estimasi
jumlah terpulihkan aset tersebut. The Group assesses at each annual reporting period whether there is
an indication that an asset may be impaired. If any such indication exists, or when annual impairment
testing for an asset (i.e., an intangible asset with an indefinite useful life, an intangible asset not yet
available for use, or goodwill acquired in a business combination) is required, the Group makes an
estimate of the asset?s recoverable amount.
Utang usaha dan liabilitas lain-lain Grup mengklasifikasikan liabilitas keuangannya sebagai (i) liabilitas keuangan diukur pada FVTPL atau Trade payables and other liabilities
(ii) liabilitas keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi. The Group classifies its financial
liabilities as: (i) financial liabilities at FVTPL or (ii) financial liabilities measured at amortized cost.
Page 16
Liabilitas keuangan Grup terdiri dari utang usaha, utang lain-lain, liabilitas yang masih harus dibayar,
utang kepada pihak berelasi, pinjaman bank, utang pembiayaan konsumen dan liabilitas sewa
diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi. Grup tidak memiliki
liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi. The Group?s financial liabilities
consist of trade payables, other payables, accrued liabilities, due to a related party, bank loans,
consumer financing payables and lease liabilities classified as financial liabilities at amortized cost. The
Group has no financial liabilities measured at fair value through profit or loss.
Pengakuan pendapatan dan beban Pendapatan diukur berdasarkan imbalan yang Grup perkirakan menjadi haknya dalam kontrak dengan Revenue and expense recognition
pelanggan dan tidak termasuk jumlah yang ditagih atas nama pihak ketiga. Grup mengakui
pendapatan ketika mengalihkan jasa atau barang kepada pelanggan. Pendapatan penyelenggara
acara diakui pada saat kewajiban untuk melaksanakan suatu acara telah dipenuhi secara keseluruhan.
Revenue is measured based on the consideration to which the Group expects to be entitled in a
contract with a customer and excludes amounts collected on behalf of third parties. The Group
recognizes revenue when it transfers control of service or goods to a customer. Revenue from event
organizer are recognized when the obligation to organize an event has been fulfilled on overall basis.
Liabilitas kontrak diakui jika pembayaran diterima atau pembayaran jatuh tempo (mana yang lebih
awal) dari pelanggan sebelum Grup mengalihkan barang atau jasa terkait. Liabilitas kontrak diakui
sebagai pendapatan ketika Grup memenuhi kontrak tersebut (yaitu, mengalihkan kendali atas barang
dan jasa terkait kepada pelanggan). Beban diakui pada saat terjadinya. A contract liability is
recognized if a payment is received or a payment is due (whichever is earlier) from a customer before
the Group transfers the related goods or services. Contract liabilities are recognized as revenue when
the Group performs under the contract (i.e., transfers control of the related goods or services to the
customer). Expenses are recognized when incurred.
Penjabaran mata uang asing Transaksi dalam mata uang asing dicatat dalam Rupiah berdasarkan kurs yang berlaku pada saat Foreign currency translation
transaksi dilakukan. Pada tanggal laporan posisi keuangan konsolidasian, aset dan liabilitas moneter
dalam mata uang asing dijabarkan ke dalam Rupiah berdasarkan kurs tengah yang ditetapkan oleh
Bank Indonesia pada tanggal tersebut. Laba atau rugi kurs yang terjadi dikreditkan atau dibebankan
pada usaha tahun berjalan. Transactions in foreign currencies are recorded in Rupiah amounts at the
rates of exchange prevailing at the time the transactions are made. As of consolidated statements of
financial position date, monetary assets and liabilities denominated in foreign currencies are translated
to Rupiah using the middle exchange rates quoted by Bank Indonesia on that date. The resulting gains
or losses are credited or charged to current year operations.
Transaksi dengan pihak berelasi Pihak-pihak berelasi adalah orang atau entitas yang terkait dengan Grup: a. Orang atau anggota Transactions with related parties
keluarga dekatnya yang mempunyai relasi dengan Grup jika orang tersebut: (i) memiliki pengendalian
atau pengendalian bersama atas Grup; (ii) memiliki pengaruh signifikan atas Grup; atau (iii) personil
manajemen kunci Grup atau entitas induk Grup. A related party is a person or entity that is related to
the Group: a. A person or a close member of that person's family is related to the Group if that person:
(i) has control or joint control over the Group; (ii) has significant influence over the Group; or, (iii) is a
member of the key management personnel of the Group or of a parent of the Group. b. Suatu entitas
berelasi dengan Grup jika memenuhi salah satu hal berikut: (i) entitas dan Grup adalah anggota dari
kelompok usaha yang sama (artinya entitas induk, entitas anak, dan entitas anak berikutnya saling
berelasi dengan entitas lainnya). memiliki pengaruh signifikan atas Grup; atau (ii) satu entitas adalah
entitas asosiasi atau ventura bersama dari entitas lain (atau entitas asosiasi atau ventura bersama
yang merupakan anggota suatu kelompok usaha, yang mana entitas lain tersebut adalah anggotanya).
(iii) kedua entitas tersebut adalah ventura bersama dari pihak ketiga yang sama. (iv) satu entitas
adalah ventura bersama dari entitas ketiga dan entitas yang lain adalah entitas asosiasi dari entitas
Page 17
ketiga. (v) entitas tersebut adalah suatu program imbalan pasca kerja untuk imbalan kerja dari salah
satu entitas pelapor atau entitas yang terkait dengan Grup. (vi) entitas yang dikendalikan atau
dikendalikan bersama oleh orang yang diidentifikasi dalam huruf a). (vii) orang yang diidentifikasi
dalam huruf a) 1) memiliki pengaruh signifikan atas entitas atau merupakan personil manajemen kunci
entitas (atau entitas induk dari entitas). (viii) Entitas, atau anggota dari kelompok yang mana entitas
merupakan bagian dari kelompok tersebut, menyediakan jasa personil manajemen kunci kepada
entitas atau kepada entitas induk dari entitas. b. An entity is related to the Group if any of the following
conditions applies: (i) the entity and the Group are members of the same group (which means that
each parent, subsidiary and fellow subsidiary is related to the others). (ii) one entity is an associate or
joint venture of the other entity (or an associate or joint venture of a member of a group of which the
other entity is a member). (iii) both entities are joint ventures of the same third party. (iv) one entity is a
joint venture of a third entity and the other entity is an associate of the third entity. (v) the entity is a
post-employment defined benefit plan for the benefit of employees of either the reporting entity or an
entity related to the Group. (vi) the entity is controlled or jointly controlled by a person identified in a).
(vii) a person identified in a) 1) has significant influence over the entity or is a member of the key
management personnel of the entity (or of a parent of the entity). (viii) the entity, or any member of a
group of which it is a part, provides key management personnel services to the entity or to the parent of
the entity. Transaksi signifikan yang dilakukan dengan pihak-pihak berelasi, baik dilakukan dengan
kondisi dan persyaratan yang sama dengan pihak ketiga maupun tidak, diungkapkan pada laporan
keuangan konsolidasian. Significant transactions with related parties, whether or not made at similar
terms and conditions as those done with third parties, are disclosed in the consolidated financial
statements.
Pajak penghasilan Beban pajak penghasilan merupakan jumlah dari pajak penghasilan badan yang terutang saat ini dan Income taxes
pajak tangguhan. Income tax expense represents the sum of the corporate income tax currently
payable and deferred tax. Pajak kini Current tax Aset dan liabilitas pajak kini untuk periode berjalan
diukur sebesar jumlah yang diharapkan dapat direstitusi dari atau dibayarkan kepada otoritas
perpajakan. Tarif pajak dan peraturan pajak yang digunakan untuk menghitung jumlah tersebut adalah
yang telah berlaku atau secara substansial telah berlaku pada tanggal pelaporan. Current income tax
assets and liabilities for the current period are measured at the amount expected to be recovered from
or paid to the tax authority. The tax rates and tax laws used as a basis for computation are those that
have been enacted or substantively enacted as at the reporting dates. Koreksi terhadap liabilitas
perpajakan dicatat saat surat ketetapan pajak diterima atau apabila dilakukan banding, ketika hasil
banding sudah diputuskan. Amendments to taxation obligations are recorded when an assessment is
received or if appealed against, when the results of the appeal are determined. Pajak final Final tax
Beban pajak penghasilan tahun berjalan sehubungan dengan penghasilan yang dikenakan pajak
penghasilan final diakui secara proporsional dengan total pendapatan yang diakui pada tahun berjalan
untuk tujuan akuntansi. Current tax expense related to income subject to final income tax is recognized
in proportion to total income recognized during the current year for accounting purposes. Selisih antara
jumlah pajak penghasilan final yang telah dibayar dengan jumlah yang dibebankan sebagai beban
pajak penghasilan final pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian diakui
sebagai pajak dibayar dimuka atau utang pajak. The difference between the final income tax paid and
the amount charged as final income tax expense in the consolidated statements of profit or loss and
other comprehensive income is recognized as prepaid tax or tax payable. Pajak tangguhan Deferred
tax Pajak tangguhan diakui dengan menggunakan metode liabilitas atas perbedaan temporer pada
tanggal pelaporan antara dasar pengenaan pajak aset dan liabilitas dan jumlah tercatatnya untuk
tujuan pelaporan keuangan pada tanggal pelaporan. Deferred tax is provided using the liability method
on temporary differences at the reporting dates between the tax bases of assets and liabilities and their
Page 18
carrying amounts for financial reporting purposes at the reporting date. Liabilitas pajak tangguhan
diakui untuk semua perbedaan temporer kena pajak dan aset pajak tangguhan diakui untuk perbedaan
temporer yang boleh dikurangkan dan akumulasi rugi fiskal, sepanjang besar kemungkinan besar laba
kena pajak akan tersedia sehingga perbedaan temporer yang boleh dikurangkan dan akumulasi rugi
fiskal tersebut dapat dimanfaatkan. Deferred tax liabilities are recognized for all taxable temporary
differences and deferred tax assets are recognized for deductible temporary differences and
accumulated fiscal losses to the extent that it is probable that taxable income will be available in future
years against which the deductible temporary differences and accumulated fiscal losses can be utilized.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan diakui atas perbedaan temporer kena pajak terkait dengan
investasi pada entitas anak dan asosiasi, kecuali yang waktu pembalikannya dapat dikendalikan dan
besar kemungkinan perbedaan temporer tersebut tidak akan dibalik di masa depan yang diperkirakan.
Deferred tax assets and liabilites are recognized in respect of taxable temporary differences associated
with investments in subsidiaries and associates, except where the timing of the reversal of the
temporary differences can be controlled and it is probable that the temporary differences will not
reverse in the foreseeable future. Jumlah tercatat aset pajak tangguhan ditelaah pada setiap tanggal
pelaporan dan nilai tercatatnya disesuaikan berdasarkan ketersediaan laba kena pajak di masa
mendatang. The carrying amount of deferred tax asset is reviewed at each reporting date and adjusted
based on availability of future taxable income. Aset dan liabilitas pajak tangguhan diukur dengan
menggunakan tarif pajak yang diharapkan akan berlaku pada tahun saat aset dipulihkan atau liabilitas
diselesaikan berdasarkan tarif pajak dan peraturan pajak yang berlaku atau yang telah secara
substansial berlaku pada tanggal pelaporan. Perubahan nilai tercatat aset dan liabilitas pajak
tangguhan yang disebabkan perubahan tarif pajak dibebankan pada tahun berjalan, kecuali untuk
transaksi-transaksi yang sebelumnya telah langsung dibebankan atau dikreditkan ke ekuitas. Deferred
tax assets and liabilites are measured at the tax rates that are expected to apply to the year when the
asset is realized or the liability is settled, based on the tax rates and tax laws that have been enacted or
substantively enacted as at the reporting date. Changes in the carrying amount of deferred tax assets
and liabilities due to a change in tax rates are charged to current year operations, except to the extent
that they relate to items previously charged or credited to equity. Pajak hotel Hotel tax Saat ini, Grup
memiliki kegiatan usaha dalam bidang perhotelan yang merupakan subjek Pajak Daerah yaitu Pajak
Hotel yang berlaku di Jakarta, Tangerang, Pekanbaru dan Bali dengan tarif Pajak Hotel sebesar 10%
dari pendapatan kamar hotel ditambah biaya jasa. Currently, the Group is engaged in hotel industries,
which are subject to Local Tax, which is Hotel Tax and is applicable in Jakarta, Tangerang, Pekanbaru
and Bali amounted to 10% of hotel room revenue added with service charge.
Pinjaman Bunga, biaya komitmen dan biaya pinjaman lainnya yang dapat diatribusikan langsung dengan Borrowings
perolehan, pengembangan dan konstruksi proyek-proyek dikapitalisasi sebagai bagian dari biaya
perolehan aset dalam penyelesaian. Kapitalisasi biaya pinjaman akan dihentikan apabila konstruksi
sudah selesai dan aset siap untuk digunakan sesuai dengan tujuannya. Interests, commitment fees
and other borrowing costs which are directly attributable to the acquisition, development and
construction of projects are capitalized as part of the cost of the asset under construction. Capitalization
of borrowing costs ceases when the construction is completed and the asset is ready for its intended
use.
Provisi Provisi diakui ketika Grup memiliki kewajiban kini (baik bersifat hukum maupun bersifat konstruktif) Provisions
yang akibat peristiwa masa lalu, besar kemungkinannya besar penyelesaian kewajiban tersebut
mengakibatkan arus keluar sumber daya yang mengandung manfaat ekonomi dan estimasi yang andal
mengenai jumlah kewajiban tersebut dapat dibuat. Provisions are recognized when the Group has a
present obligation (legal or constructive) where, as a result of a past event, it is probable that an
outflow of resources embodying economic benefits will be required to settle the obligation and a reliable
Page 19
estimate can be made of the amount of the obligation. Provisi ditelaah pada setiap tanggal pelaporan
dan disesuaikan untuk mencerminkan estimasi terbaik yang paling kini. Jika arus keluar sumber daya
untuk menyelesaikan kewajiban kemungkinan besar tidak terjadi, maka provisi dibatalkan. Provisions
are reviewed at each reporting date and adjusted to reflect the current best estimate. If it is no longer
probable that an outflow of resources embodying economic benefits will be required to settle the
obligation, the provision is reversed.
Imbalan kerja karyawan Pada bulan April 2022, DSAK-IAI menerbitkan materi penjelasan melalui siaran pers atas persyaratan Employee benefits
pengatribusian imbalan pada periode jasa sesuai PSAK 24: Imbalan Kerja yang diadopsi dari IAS 19
Employee Benefits. In April 2022, DSAK-IAI issued an explanatory material through a press release
regarding attribution of benefits to periods of service in accordance with PSAK 24: Employee Benefits
which was adopted from IAS 19: Employee Benefits. Materi penjelasan tersebut menyampaikan
informasi bahwa pola fakta umum dari program pensiun berbasis Undangundang Ketenagakerjaan
yang berlaku di Indonesia saat ini memiliki pola fakta serupa dengan yang ditanggapi dan disimpulkan
dalam IFRS Interpretation Committee (?IFRIC?) Agenda Decision Attributing Benefit to Periods of
Service (IAS 19). The explanatory material conveyed the information that the fact pattern of the
pension program based on the Labor Law currently enacted in Indonesia is similar to those responded
and concluded in the IFRS Interpretation Committee (IFRIC) Agenda Decision Attributing Benefit to
Periods of Service (IAS 19). Grup telah menerapkan materi penjelasan tersebut dan, dengan demikian,
mengubah kebijakan akuntansi mengenai atribusi imbalan kerja pada periode jasa. Penerapan ini tidak
berdampak material terhadap jumlah yang dilaporkan pada periode/tahun keuangan sebelumnya. Oleh
karena itu, dampak dari perubahan tersebut dicatat seluruhnya pada laporan keuangan konsolidasian
tahun berjalan. The Group has implemented the said explanatory material and accordingly, changed its
accounting policy regarding attribution of benefits to periods of service. The implementation has no
material impact on the amounts reported for the previous financial periods/years. Therefore, the impact
of the changes is recorded entirely in the consolidated financial statements for the current year. Grup
mengakui kewajiban imbalan kerja yang tidak didanai sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 35
Tahun 2021 (PP 35/2021) yang menerapkan pengaturan Peraturan Pemerintah Pengganti
Undang-Undang (Perppu) No. 2/2022 tentang Cipta Kerja pada tahun 2022 dan Undang-undang No.
11/2020 tentang Cipta Kerja pada tahun 2021. The Group recognized unfunded employee benefits
liability in accordance with Government Regulation Number 35 Year 2021 (PP 35/2021) that implement
the provisions of Government Regulation in Lieu of Law (?Perppu?) No. 2/2022 on Job Creation in
2022 and Law No. 11/2020 on Job Creation in 2021. Berdasarkan PSAK No. 24, perhitungan estimasi
beban dan liabilitas imbalan kerja berdasarkan Undang-undang ditentukan dengan metode penilaian
aktuaria ?Projected Unit Credit ?. Under PSAK No. 24, the calculation of estimated employee benefits
expense and liabilities under the Law is determined using the ?Projected Unit Credit? valuation
method. Pengukuran kembali atas liabilitas (aset) imbalan pasti neto, yang diakui sebagai penghasilan
komprehensif lain, terdiri dari: i. Keuntungan dan kerugian aktuarial; ii. Imbal hasil atas aset program,
tidak termasuk jumlah yang dimasukkan dalam bunga neto liabilitas (aset); iii. Setiap perubahan
dampak batas aset, tidak termasuk jumlah yang dimasukkan dalam bunga neto atas liabilitas (aset).
Remeasurement on net defined benefit liability (asset), which recognized as other comprehensive
income, consists of: i. Actuarial gains and losses; ii. Return on program asset, excluding the amount
included in liabilities (asset) net interest; iii. Every changes in asset ceiling, excluding the amount
included in liabilities (asset) net interest. Pengukuran kembali atas liabilitas (aset) imbalan pasti neto,
yang diakui sebagai penghasilan komprehensif lain tidak direklasifikasi ke laba rugi periode berikutnya.
Remeasurement on net defined benefit liabilities (asset), which recognized as other comprehensive
income will not be reclassified subsequently to profit or loss in the next period. Keuntungan dan
kerugian aktuarial yang timbul dari penyesuaian pengalaman dan perubahan asumsi aktuaria
Page 20
dibebankan atau dikreditkan ke ekuitas pada penghasilan komprehensif lainnya pada tahun di mana
terjadinya perubahan tersebut. Actuarial gains and losses arising from experience adjustments and
changes in actuarial assumptions are charged or credited to equity in other comprehensive income in
year in which they arise. Keuntungan atau kerugian atas kurtailmen atau penyelesaian suatu program
imbalan pasti diakui ketika kurtailmen atau penyelesaian terjadi. Imbalan Kerja Jangka Panjang
Lainnya Perhitungan estimasi beban dan liabilitas liabilitas imbalan kerja jangka panjang lainnya
ditentukan dengan metode ?Projected Unit Credit ?. Keuntungan dan kerugian aktuarial yang timbul
dari penyelesaian dan perubahan asumsi aktuaria dibebankan atau dikreditkan ke laba rugi pada
periode/tahun di mana terjadinya perubahan tersebut. Biaya jasa lalu segera diakui dalam laporan laba
rugi. Gains or losses on the curtailment or settlement of a defined benefit plan are recognized when the
curtailment or settlement occurs. Other Long-Term Employee Benefits The calculation of estimated
employee benefits expense and liabilities is determined using the ?Projected Unit Credit? method.
Actuarial gain and losses arising from experience adjustments and changes in actuarial assumptions
are charged or credited to profit or loss in the period/year in which they arise. Past service costs are
recognized immediately in profit or loss.
Laba per saham Laba (Rugi) per saham dasar dihitung dengan membagi total laba yang dapat diatribusikan kepada Earnings per share
pemilik entitas induk dengan jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang beredar pada tahun yang
bersangkutan. Basic earnings per share amounts are computed by dividing income attributable to
owners of the parent entity by the weighted average number of ordinary shares outstanding during the
year. Perusahaan tidak mempunyai efek berpotensi saham biasa yang bersifat dilutif pada
tanggal-tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, dan oleh karenanya, laba per saham
dilusian tidak dihitung dan disajikan pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
konsolidasian. The Company has no outstanding dilutive potential ordinary shares as of September 30,
2023 and December 31, 2022, and accordingly, no diluted earnings per share is calculated and
presented in the consolidated statements of profit or loss and other comprehensive income.
Dividen Pembagian dividen diakui sebagai liabilitas ketika dividen tersebut disetujui dalam Rapat Umum Dividends
Pemegang Saham (RUPS) Perusahaan. Dividend distributions are recognized as a liability when the
dividends are approved in the Company's General Meetings of the Shareholders.
Pelaporan segmen Segmen adalah bagian khusus dari Grup yang terlibat baik dalam menyediakan produk dan jasa Segment reporting
(segmen usaha), maupun dalam menyediakan produk dalam lingkungan ekonomi tertentu (segmen
geografis), yang memiliki risiko dan imbalan yang berbeda dari segmen lainnya. A segment is a
distinguishable component of the Group that is engaged either in providing certain products (business
segment), or in providing certain products within a particular economic environment (geographical
segment), which is subject to risk and rewards that are different from those of other segments. Jumlah
setiap unsur segmen dilaporkan merupakan ukuran yang dilaporkan kepada pengambil keputusan
operasional untuk tujuan pengambilan keputusan untuk mengalokasikan sumber daya kepada segmen
dan menilai kinerjanya. The amount of each segment item reported shall be the measure reported to
the chief operating decision maker for the purposes of making decisions about allocating resources to
the segment and assessing its performance. Pendapatan, beban, hasil, aset dan liabilitas segmen
termasuk item-item yang dapat diatribusikan langsung kepada suatu segmen serta hal-hal yang dapat
dialokasikan dengan dasar yang sesuai terhadap segmen tersebut. Segmen ditentukan sebelum saldo
dan transaksi antar Grup dieliminasi sebagai bagian dari proses konsolidasi. Segment revenue,
expenses, result, assets and liabilities include items directly attributable to a segment as well as those
Page 21
that can be allocated on a reasonable basis to that segment. They are determined before intra-group
balances and intragroup transactions are eliminated in the consolidation process.
Penerapan standar akutansi baru Amendemen dan standar akuntansi baru dan interpretasi baru yang telah diterbitkan, dan yang berlaku The implementation of new statements of
efektif untuk tahun buku yang dimulai pada atau setelah tanggal 1 Januari 2022 namun tidak accounting standards
berdampak material terhadap laporan keuangan konsolidasian Grup adalah sebagai berikut: - PSAK
No. 73 (Amendemen), ?Sewa: Konsesi Sewa terkait Covid-19 setelah 30 Juni 2021?. - Amendemen
PSAK No. 22, ?Kombinasi Bisnis: Referensi terhadap Kerangka Konseptual Pelaporan Keuangan?; -
Amendemen PSAK No. 57, ?Provisi, Liabilitas Kontinjensi, dan Aset Kontinjensi: Kontrak yang
Merugi-Biaya Memenuhi Kontrak?; - Penyesuaian Tahunan 2021 untuk PSAK No. 69, ?Agrikultur?,
PSAK No. 71, ?Instrumen Keuangan? dan PSAK No. 73, ?Sewa?. - PSAK No. 71 (Penyesuaian Tahun
2020), ?Instrumen Keuangan?. - PSAK No. 73 (Penyesuaian Tahun 2020), ?Sewa?. New and
amendments on accounting standards and new interpretations issued and effective for the financial
year beginning on January 1, 2022 which do not have a material impact to the consolidated financial
statements of the Group are as follows: - PSAK No. 73 (Amendment), ?Leases: Covid-19-related Rent
Concessions beyond June 30, 2021?. - Amendment to PSAK No. 22, ?Business Combinations:
References to the Conceptual Framework?; - Amendment to PSAK No. 57, ?Provisions, Contingent
Liabilities and Contingent Assets: Onerous Contracts-Cost of Fulfilling the Contracts?; - 2021 Annual
Improvements to PSAK No. 69, "Agriculture", PSAK No. 71, "Financial Instruments", and PSAK No. 73,
"Leases". - PSAK No. 71 (2020 Annual Improvements), ?Financial Instrument?. - PSAK No. 73 (2020
Annual Improvements), ?Leases?. Standar baru, amendemen dan interpretasi yang telah diterbitkan,
namun belum berlaku efektif untuk tahun buku yang dimulai pada 1 Januari 2022 yang mungkin
berdampak pada laporan keuangan konsolidasian adalah sebagai berikut: New standards,
amendments and interpretations issued but not yet effective for the financial year beginning January 1,
2022 that may have certain impact on the consolidated financial statements are as follows: Efektif
untuk periode yang dimulai pada atau setelah tanggal 1 Januari 2023: - Amendemen PSAK No. 1,
?Penyajian Laporan Keuangan: Klasifikasi Liabilitas sebagai Jangka Pendek atau Jangka Panjang?. -
Amendemen PSAK No. 1, ?Penyajian Laporan Keuangan?: Pengungkapan Kebijakan Akuntansi. -
Amendemen PSAK No. 16, ?Aset Tetap: Hasil Sebelum Penggunaan yang Diintensikan?. -
Amendemen PSAK No. 25, ?Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi, dan Kesalahan:
Definisi Estimasi Akuntansi?. - PSAK 46 (Amendemen), ?Pajak Penghasilan?: Pajak Tangguhan terkait
Aset dan Liabilitas yang Timbul dari Transaksi Tunggal. Effective for periods beginning on or after
January 1, 2023: - Amendment to PSAK No. 1, ?Presentation of Financial Statements: Classification of
Liabilities as Current or Non-current?. - Amendment to PSAK No. 1, ?Presentation of Financial
Statements?: Disclosure of Accounting Policies. - Amendment to PSAK No. 16, ?Fixed Assets:
Proceeds before Intended Use?. - Amendment to PSAK No. 25, ?Accounting Policies, Changes in
Accounting Estimates and Errors: Definition of Accounting Estimates?. - PSAK 46 (Amendment),
?Income Taxes?: Deferred Tax related to Assets and Liabilities arising from a Single Transaction.
Efektif berlaku pada atau setelah 1 Januari 2025: - PSAK No. 74, ?Kontrak Asuransi?; Effective on or
after January 1, 2025: - PSAK No. 74, ?Insurance Contract?. Grup sedang menganalisa dampak
penerapan amendemen dan standar akuntansi baru, dan interpretasi baru tersebut di atas terhadap
laporan keuangan konsolidasian Grup. The Group is assessing the impact of these new and revised
accounting standards, and new interpretations to the Group?s consolidated financial statements.
Kombinasi bisnis Kombinasi bisnis dicatat dengan menggunakan metode akuisisi. Biaya perolehan dari sebuah akuisisi Business combination
diukur pada nilai agregat imbalan yang dialihkan, diukur pada nilai wajar pada tanggal akuisisi dan
jumlah setiap KNP pada pihak yang diakuisisi. Untuk setiap kombinasi bisnis, pihak pengakuisisi
mengukur KNP pada entitas yang diakuisisi baik pada nilai wajar ataupun pada proporsi kepemilikan
KNP atas aset neto yang teridentifikasi dari entitas yang diakuisisi. Biaya-biaya akuisisi yang timbul
Page 22
dibebankan langsung pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian. Business combinations are accounted for using the acquisition method. The cost of an acquisition is measured as the aggregate of the consideration transferred, measured at acquisition date fair value and the amount of any NCI in the acquiree. For each business combination, the acquirer measures the NCI in the acquiree either at fair value or at the proportionate share of the acquiree's identifiable net assets. Transaction costs incurred are directly charged to the consolidated statements of profit or loss and other comprehensive income. Ketika melakukan akuisisi atas sebuah bisnis, Grup mengklasifikasikan dan menentukan aset keuangan yang diperoleh dan liabilitas keuangan yang diambil alih berdasarkan pada persyaratan kontraktual, kondisi ekonomi dan kondisi terkait lain yang ada pada tanggal akuisisi. When the Group acquires a business, it assesses the financial assets acquired and liabilities assumed for appropriate classification and designation in accordance with the contractual terms, economic circumstances and pertinent conditions as at the acquisition date. Dalam suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap, pihak pengakuisisi mengukur kembali kepentingan ekuitas yang dimiliki sebelumnya pada pihak yang diakuisisi pada nilai wajar tanggal akuisisi dan mengakui keuntungan atau kerugian yang dihasilkan melalui laba atau rugi. If the business combination is achieved in stages, the acquisition date?s fair value of the acquirer?s previously held equity interest in the acquiree is remeasured to fair value at the acquisition date through profit or loss. Imbalan kontinjensi yang dialihkan oleh pihak pengakuisisi diakui pada nilai wajar tanggal akuisisi. Perubahan nilai wajar atas imbalan kontinjensi setelah tanggal akuisisi yang diklasifikasikan sebagai aset atau liabilitas, akan diakui dalam laporan laba rugi atau penghasilan komprehensif lain. Any contingent consideration to be transferred by the acquirer will be recognized at fair value at the acquisition date. Subsequent changes to the fair value of the contingent consideration which is deemed to be an asset or liability will be recognized either in profit or loss or as other comprehensive income. Jika diklasifikasikan sebagai ekuitas, imbalan kontinjensi tidak diukur kembali dan penyelesaian selanjutnya diperhitungkan dalam ekuitas. Pada tanggal akuisisi, goodwill awalnya diukur pada harga perolehan yang merupakan selisih lebih nilai agregat dari imbalan yang dialihkan dan jumlah setiap KNP atas selisih jumlah dari aset teridentifikasi yang diperoleh dan liabilitas yang diambil alih. Jika imbalan tersebut kurang dari nilai wajar aset neto entitas anak yang diakuisisi, selisih tersebut diakui sebagai laba atau rugi. If the contingent consideration is classified as equity, it should not be remeasured until it is finally settled within equity.At acquisition date, goodwill is initially measured at cost being the excess of the aggregate of the consideration transferred and the amount recognized for NCI over the net identifiable assets acquired and liabilities assumed. If this consideration is lower than the fair value of the net assets of the Subsidiary acquired, the difference is recognized in profit or loss. Setelah pengakuan awal, goodwill diukur pada jumlah tercatat dikurangi kerugian penurunan nilai. Untuk tujuan uji penurunan nilai, goodwill yang diperoleh dari suatu kombinasi bisnis, sejak tanggal akuisisi dialokasikan kepada setiap Unit Penghasil Kas (?UPK?) dari Grup yang diharapkan akan bermanfaat dari sinergi kombinasi tersebut, terlepas dari apakah aset atau liabilitas lain dari pihak yang diakuisisi ditetapkan atas UPK tersebut. After initial recognition, goodwill is measured at cost less any impairment losses. For the purpose of impairment testing, goodwill acquired in a business combination is allocated from the acquisition date, to each of the Group?s Cash-Generating Units (?CGU?) that are expected to benefit from the combination, irrespective of whether other assets or liabilities of the acquired entity are assigned to those CGUs. Jika goodwill telah dialokasikan pada suatu UPK dan operasi tertentu dalam UPK tersebut dihentikan, maka goodwill yang diasosiasikan dengan operasi yang dihentikan tersebut termasuk dalam jumlah tercatat operasi tersebut ketika menentukan keuntungan atau kerugian dari penjualan operasi. Goodwill yang dilepaskan tersebut diukur berdasarkan nilai relatif operasi yang dihentikan dan porsi UPK yang ditahan. Where goodwill forms part of a CGU and part of the operation within that CGU is disposed of, the goodwill associated with the
Page 23
operation disposed of is included in the carrying amount of the operation when determining the gain or
loss on disposal of the operation. Goodwill disposed of in this circumstance is measured based on the
relative values of the operation disposed of and the portion of the CGU retained. UPK adalah kelompok
aset terkecil teridentifikasi yang menghasilkan arus kas masuk yang sebagian besar independen dari
arus kas masuk dari aset atau kelompok aset lain. CGU is the smallest identificable group of assets
that together have cash inflows that are largely independent of that cash inflows from other assets or
group of assets. Selisih antara biaya kepemilikan saham tambahan dan bagian proporsional dari nilai
buku aset bersih entitas anak pada tanggal transaksi yang disebabkan oleh penerbitan saham
tambahan yang mengakibatkan persentase kepemilikan entitas induk bertambah sedangkan
persentase kepemilikan nonpengendali dalam entitas anak berkurang dicatat pada ekuitas. The
difference between the cost of additional equity interest and its proportionate share of the book value of
net assets of subsidiaries at the transaction date caused by the issuance of additional shares which
resulted in percentage ownership of the parent entity increases while non-controlling percentage
ownership in subsidiaries decreases are recorded at equity.
Penentuan nilai wajar Nilai wajar instrumen keuangan yang diperdagangkan secara aktif di pasar keuangan yang Determination of fair value
terorganisasi, jika ada, ditentukan dengan mengacu pada kuotasi harga penawaran atau permintaan
(bid or ask prices) pada penutupan perdagangan pada akhir periode pelaporan. The fair values of
financial instruments that are actively traded in organized financial markets, if any, are determined by
reference to quoted market bid or ask prices at the close of business at the end of the reporting period.
Untuk instrumen keuangan yang tidak memiliki pasar aktif, nilai wajar ditentukan dengan menggunakan
teknik penilaian. Teknik penilaian mencakup penggunaan transaksi pasar terkini yang dilakukan secara
wajar oleh pihak-pihak yang berkeinginan dan memahami (recent arm?s length market transactions);
penggunaan nilai wajar terkini instrumen lain yang secara substansial sama; analisa arus kas yang
didiskonto; atau model penilaian lain. For financial instruments where there is no active market, fair
value is determined using valuation techniques. Such techniques may include using recent arm?s
length market transactions; reference to the current fair value of another instrument that is substantially
the same; discounted cash flow analysis; or other valuation models. Bila nilai wajar instrumen
keuangan yang tidak diperdagangkan di pasar aktif tidak dapat ditentukan secara handal, aset
keuangan tersebut diakui dan diukur pada nilai tercatatnya. Bila nilai wajar instrumen keuangan yang
tidak diperdagangkan di pasar aktif tidak dapat ditentukan secara handal, aset keuangan tersebut
diakui dan diukur pada nilai tercatatnya.
Transaksi dan saldo dalam mata uang asing Transaksi dalam mata uang asing dicatat dalam Rupiah berdasarkan kurs yang berlaku pada saat Foreign currency transactions and balances
transaksi dilakukan. Pada tanggal laporan posisi keuangan konsolidasian, aset dan liabilitas moneter
dalam mata uang asing dijabarkan ke dalam Rupiah berdasarkan kurs tengah yang ditetapkan oleh
Bank Indonesia pada tanggal tersebut. Laba atau rugi kurs yang terjadi dikreditkan atau dibebankan
pada usaha tahun berjalan. Transactions in foreign currencies are recorded in Rupiah amounts at the
rates of exchange prevailing at the time the transactions are made. As of consolidated statements of
financial position date, monetary assets and liabilities denominated in foreign currencies are translated
to Rupiah using the middle exchange rates quoted by Bank Indonesia on that date. The resulting gains
or losses are credited or charged to current year operations.
Goodwill Goodwill merupakan manfaat ekonomi masa depan yang timbul atas akuisisi dari suatu bisnis yang Goodwill
dicatat pada biaya perolehan yang ditetapkan pada tanggal akuisisi dari bisnis tersebut (lihat Catatan
2c di atas) dikurangi akumulasi penurunan nilai, jika ada. Goodwill represents the future economic
benefits arising on an acquisition of a business is carried at cost as established at the date of
acquisition of the business (see Note 2c above) less accumulated impairment losses, if any. Kebijakan
Grup atas goodwill yang timbul dari akuisisi entitas asosiasi dan ventura bersama dijelaskan pada
Page 24
Catatan 2p. The Group?s policy for goodwill arising on the acquisition of associates and joint ventures
is described in Note 2p. Kebijakan Grup tentang penilaian penurunan nilai goodwill dijelaskan pada
Catatan 2o. The Group?s policy on impairment assessment of goodwill is described in Note 2o.
Investasi pada entitas asosiasi Entitas asosiasi adalah suatu entitas yang mana Grup mempunyai pengaruh yang signifikan. Pengaruh Investment in associates
signifikan adalah kekuasaan untuk berpartipasi dalam keputusan kebijakan keuangan dan operasional
investee tetapi tidak mengendalikan atau mengendalikan bersama atas kebijakan tersebut. Ventura
bersama adalah pengaturan bersama yang mana para pihak yang memiliki pengendalian bersama
atas pengaturan memiliki hak atas aset neto dari pengaturan tersebut. Pengendalian bersama adalah
persetujuan kontraktual untuk berbagi pengendalian atas suatu pengaturan, yang ada hanya ketika
keputusan tentang aktivitas relevan mensyaratkan persetujuan dengan suara bulat dari seluruh pihak
yang berbagi pengendalian An associate is an entity over which the Group has significant influence.
Significant influence is the power to participate in the financial and operating policy decisions of the
investee but is not control or joint control over those policies. A joint venture is a joint arrangement
whereby the parties that have joint control of the arrangements have rights to the net assets of the joint
arrangement. Joint control is the contractually agreed sharing of control of an arrangement, which
exists only when decisions about the relevant activities require unanimous consent of the parties
sharing control. Penghasilan dan aset dan liabilitas dari entitas asosiasi atau ventura bersama dicatat
dalam laporan keuangan konsolidasian dengan menggunakan metode ekuitas, kecuali ketika investasi
diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual, sesuai dengan PSAK 58 Aset Tidak Lancar yang Dimiliki
untuk Dijual dan Operasi yang Dihentikan. Dengan metode ekuitas, investasi pada entitas asosiasi
atau ventura bersama diakui di laporan posisi keuangan konsolidasian sebesar biaya perolehan dan
selanjutnya disesuaikan untuk perubahan dalam bagian kepemilikan Grup atas laba rugi dan
penghasilan komprehensif lain dari entitas asosiasi atau ventura bersama yang terjadi setelah
perolehan. Ketika bagian Grup atas kerugian entitas asosiasi atau ventura bersama melebihi
kepentingan Grup pada entitas asosiasi atau ventura bersama (yang mencakup semua kepentingan
jangka panjang, yang secara substansi, membentuk bagian dari investasi bersih Grup dalam entitas
asosiasi atau ventura bersama), Grup menghentikan pengakuan bagiannya atas kerugian selanjutnya.
Kerugian selanjutnya diakui hanya apabila Grup mempunyai kewajiban bersifat hukum atau konstruktif
atau melakukan pembayaran atas nama entitas asosiasi atau ventura bersama. The results of
operations and assets and liabilities of associates or joint ventures are incorporated in these
consolidated financial statements using the equity method of accounting, except when the investment
is classified as held for sale, in which case, it is accounted for in accordance with PSAK 58 Noncurrent
Assets Held for Sale and Discontinued Operations. Under the equity method, an investment in an
associate or a joint venture is initially recognized in the consolidated statement of financial position at
cost and adjusted thereafter to recognize the Group?s share of the profit or loss and other
comprehensive income of the associate or joint venture. When the Group?s share of losses of an
associate or a joint venture exceeds the Group?s interest in that associate or joint venture (which
includes any long-term interests that, in substance, form part of the Group?s net investment in the
associate or joint venture) the Group discontinues recognizing its share of further losses. Additional
losses are recognized only to the extent that the Group has incurred legal or constructive obligations or
made payments on behalf of the associate or joint venture. Investasi pada entitas asosiasi atau ventura
bersama dicatat dengan menggunakan metode ekuitas sejak tanggal saat investee menjadi entitas
asosiasi atau ventura bersama. Setiap kelebihan biaya perolehan investasi atas bagian Grup atas nilai
wajar bersih dari aset yang teridentifikasi dan liabilitas dari entitas asosiasi atau ventura bersama yang
diakui pada tanggal akuisisi diakui sebagai goodwill . Goodwill termasuk dalam jumlah tercatat
investasi, dan diuji penurunan nilainya sebagai bagian dari investasi. Setiap kelebihan kepemilikan
Grup dari nilai wajar bersih aset yang teridentifikasi dan liabilitas atas biaya perolehan investasi,
Page 25
sesudah pengujian kembali, segera diakui di dalam laba rugi pada periode diperolehnya investasinya. An investment in an associate or a joint venture is accounted for using the equity method from the date on which the investee becomes an associate or a joint venture. Any excess of the cost of acquisition over the Group?s share of the net fair value of identifiable assets and liabilities of an associate or a joint venture recognized at the date of acquisition is recognized as goodwill, which is included within the carrying amount of the investment. Any excess of the Group?s share of the net fair value of the identifiable assets and liabilities over the cost of acquisition, after reassessment, is recognized immediately in profit or loss in the period in which the investment is acquired. Bila diperlukan, jumlah tercatat investasi (termasuk goodwill diuji penurunan nilai sesuai dengan PSAK 48 Penurunan Nilai Aset, sebagai suatu aset tunggal dengan membandingkan antara jumlah terpulihkan (mana yang lebih tinggi antara nilai pakai dan nilai wajar dikurangi biaya pelepasan) dengan jumlah tercatatnya. Rugi penurunan nilai diakui langsung pada nilai tercatat investasi. Setiap pembalikan dari penurunan nilai diakui sesuai dengan PSAK 48 sepanjang jumlah terpulihkan dari investasi tersebut kemudian meningkat. When necessary, the entire carrying amount of the investment (including goodwill) is tested for impairment in accordance with PSAK 48 Impairment of Assets, as a single asset by comparing its recoverable amount (higher of value in use and fair value less costs to sell) with its carrying amount. Any impairment loss recognized forms part of the carrying amount of the investment. Any reversal of that impairment loss is recognized in accordance with PSAK 48 to the extent that the recoverable amount of the investment subsequently increases. Grup menghentikan penggunaan metode ekuitas sejak tanggal saat investasinya berhenti menjadi investasi pada entitas asosiasi atau ventura bersama atau ketika investasi diklasifikasi sebagai dimiliki untuk dijual. Ketika Grup mempertahankan kepemilikan dalam entitas yang sebelumnya merupakan entitas asosiasi atau ventura bersama dan sisa investasi tersebut merupakan aset keuangan, Grup mengukur setiap sisa investasi pada nilai wajar pada tanggal tersebut dan nilai wajar tersebut dianggap sebagai nilai wajar pada saat pengakuan awal. Selisih antara jumlah tercatat pada asosiasi atau ventura bersama pada tanggal metode ekuitas dihentikan, dan nilai wajar dari setiap bunga yang ditahan dan hasilkan dari pelepasan sebagian kepentingan dalam asosiasi atau ventura bersama termasuk dalam penentuan keuntungan atau kerugian pada pelepasan asosiasi atau ventura bersama. Selanjutnya, Grup mencatat seluruh jumlah yang sebelumnya telah diakui dalam penghasilan komprehensif lain yang terkait dengan entitas asosiasi atau ventura bersama tersebut dengan menggunakan dasar perlakuan yang sama dengan yang disyaratkan jika entitas asosiasi atau ventura bersama telah melepaskan secara langsung aset dan liabilitas yang terkait. Seluruh jumlah yang diakui dalam penghasilan komprehensif lain yang terkait dengan entitas asosiasi atau ventura bersama direklasifikasi ke laba rugi (sebagai penyesuaian reklasifikasi) pada saat penghentian metode ekuitas. The Group discontinues the use of the equity method from the date when the investment ceases to be an associate or a joint venture, or when the investment is classified as held for sale. When the Group retains an interest in the former associate or joint venture and the retained interest is a financial asset, the Group measures any retained investment at fair value at that date and the fair value is regarded as its fair value on initial recognition. The difference between the carrying amount of the associate or joint venture at the date the equity method was discontinued, and the fair value of any retained interest and any proceeds from disposing of a part of interest in the associate or joint venture is included in the determination of the gain or loss on disposal of the associate or joint venture. In addition, the Group accounts for all amounts previously recognized in other comprehensive income in relation to that associate or joint venture on the same basis as would be required if that associate or joint venture had directly disposed of the related assets or liabilities. Therefore, if a gain or loss previously recognized in other comprehensive income by that associate or joint venture would be reclassified to profit or loss on the disposal of the related assets or liabilities, the Group reclassifies the gain or loss from equity to profit or loss (as a reclassification
Page 26
adjustment) when the equity method is discontinued. Grup melanjutkan penerapan metode ekuitas jika
investasi pada entitas asosiasi menjadi investasi pada ventura bersama atau investasi pada ventura
bersama menjadi investasi pada entitas asosiasi. Tidak terdapat pengukuran kembali ke nilai wajar
pada saat perubahan kepentingan. The Group continues to use the equity method when an investment
in an associate becomes an investment in a joint venture or an investment in a joint venture becomes
an investmet in an associate. There is no remeasurement to fair value upon such changes in
ownership interests. Jika Grup mengurangi bagian kepemilikan pada entitas asosiasi atau ventura
bersama tetapi Grup tetap menerapkan metode ekuitas, Grup mereklasifikasi ke laba rugi proporsi
keuntungan atau kerugian yang telah diakui sebelumnya dalam penghasilan komprehensif lain yang
terkait dengan pengurangan bagian kepemilikan (jika keuntungan atau kerugian tersebut akan
direklasifikasi ke laba rugi atas pelepasan aset atau liabilitas yang terkait). When the Group reduces its
ownership interest in an associate or a joint venture but the Group continues to use the equity method,
the Group reclassifies to profit or loss the proportion of the gain or loss that had previously been
recognized in other comprehensive income relating to that reduction in ownership interest (if that gain
or loss would be reclassified to profit or loss on the disposal of the related assets or liabilities). Ketika
Grup melakukan transaksi dengan entitas asosiasi atau ventura bersama, keuntungan dan kerugian
yang timbul dari transaksi dengan entitas asosiasi atau ventura bersama diakui dalam laporan
keuangan konsolidasian Grup hanya sebesar kepemilikan dalam entitas asosiasi atau ventura bersama
yang tidak terkait dengan Grup. When a Group entity transacts with an associate or a joint venture,
profits and losses resulting from the transactions with the associate or joint venture are recognized in
the Group?s consolidated financial statements only to the extent of its interest in the associate or joint
venture that are not related to the Group.
Aset takberwujud Aset takberwujud yang diperoleh secara terpisah diukur pada saat pengakuan awal sebesar biaya Intangible assets
perolehan. Setelah pengakuan awal, aset takberwujud dinyatakan berdasarkan biaya perolehan
dikurangi akumulasi amortisasi dan akumulasi kerugian penurunan nilai, jika ada. Intangible assets
acquired separately are measured on initial recognition at cost. Following initial recognition, intangible
assets are carried at cost less any accumulated amortization and any accumulated impairment losses,
if any. Masa manfaat aset takberwujud dinilai baik terbatas atau tidak terbatas. Periode amortisasi dan
metode amortisasi ditelaah minimum setiap akhir tahun buku. Perubahan masa manfaat yang
diharapkan atau pola yang diharapkan dari konsumsi manfaat ekonomi masa depan dari aset dicatat
dengan mengubah periode amortisasi atau metode, yang sesuai, dan diperlakukan sebagai perubahan
estimasi akuntansi. Beban amortisasi aset takberwujud dengan masa manfaat terbatas diakui dalam
laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian dalam kategori biaya sesuai
dengan fungsi dari aset takberwujud. The useful lives of intangible assets are assessed as either finite
or indefinite. The amortization period and the amortization method are reviewed at least at each
financial year end. Changes in the expected useful life or the expected pattern of consumption of future
economic benefits embodied in the asset is accounted for by changing the amortization period or
method, as appropriate, and are treated as change in accounting estimates. The amortization expense
on intangible assets with finite lives is recognized in the consolidated statements of profit or loss and
other comprehensive income in the expense category consistent with the function of the intangible
assets. Laba atau rugi yang timbul dari penghentian pengakuan aset takberwujud diukur sebagai
perbedaan antara jumlah neto hasil pelepasan dan nilai tercatat aset dan diakui dalam laporan laba
rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian pada saat aset tersebut dihentikan
pengakuannya. Gain or loss arising from derecognition of an intangible asset is measured as the
difference between the net disposal proceeds and the carrying amount of the asset and is recognized
in the consolidated statements of profit or loss and other comprehensive income when the asset is
derecognized. Lisensi Pameran Surabaya merupakan aset takberwujud dengan masa manfaat yang
Page 27
tidak terbatas dan tidak diamortisasi tetapi diuji untuk penurunan nilai setiap tahunnya. Penilaian masa
manfaat terbatas ditinjau setiap tahun untuk menentukan apakah masa manfaat yang tidak terbatas
terus dapat dipertahankan. Jika tidak, perubahan dalam masa manfaat dari yang tidak terbatas
menjadi terbatas dilakukan secara prospektif. Surabaya exhibition license cost is an intangible asset
with indefinite useful life and is not amortized but is tested for impairment annually. The assessment of
indefinite life is reviewed annually to determine whether the indefinite life continues to be supportable. If
not, the change in useful life from indefinite to finite is made on a prospective basis. Perangkat lunak
komputer, logo dan desain website merupakan aset takberwujud yang memiliki masa manfaat terbatas
dan dicatat sebesar harga perolehan dikurangi akumulasi amortisasi. Amortisasi dihitung dengan
menggunakan metode garis lurus selama 4-8 tahun. Computer software, logo and website design is an
intangible asset with definite useful life and is recorded at cost less accumulated amortization. The cost
are amortized using the straight-line method over the estimated useful lives of 4-8 years. Hubungan
pelanggan kontraktual yang diperoleh sebagai bagian dari kombinasi bisnis diakui sebesar nilai wajar
pada tanggal perolehannya. Hubungan pelanggan kontraktual memiliki masa manfaat terbatas dan
dicatat sebesar harga perolehan dikurangi akumulasi amortisasi. Amortisasi dihitung dengan
menggunakan metode garis lurus selama masa hubungan pelanggan yang diharapkan yaitu selama
5,5 tahun. Contractual customer relationships acquired in a business combinations are recognized at
fair value at the acquisition date. The contractual customer relationships have a finite useful life and are
carried at cost less acumulated using the straight-line method over the expected life of the customer
relationship of 5.5 years.
Beban dibayar dimuka Beban dibayar dimuka diamortisasi sesuai masa manfaat dengan menggunakan metode garis lurus. Prepaid expenses
Prepaid expenses are amortized over their beneficial periods using the straight-line method.
Modal saham Biaya tambahan yang secara langsung dapat diatribusikan kepada penerbitan saham biasa disajikan Share capital
pada ekuitas sebagai pengurang penerimaan, setelah dikurangi pajak. Incremental costs directly
attributable to the issue of new ordinary shares are shown in equity as a deduction, net of tax, from the
proceeds. Ketika entitas Grup membeli modal saham ekuitas Perusahaan (saham treasuri), imbalan
yang dibayar, termasuk biaya tambahan yang secara langsung dapat diatribusikan (dikurangi pajak
penghasilan) dikurangkan dari ekuitas yang diatribusikan kepada pemilik ekuitas entitas sampai saham
tersebut dibatalkan atau diterbitkan kembali. Where any Group entity purchases the Company?s equity
share capital (treasury shares), the consideration paid, including any directly attributable incremental
costs (net of income taxes) is deducted from equity attributable to the company?s equity holders until
the shares are cancelled or reissued. Ketika saham biasa tersebut selanjutnya diterbitkan kembali,
imbalan yang diterima, dikurangi biaya tambahan transaksi yang terkait dan dampak pajak penghasilan
yang terkait dimasukkan pada ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik ekuitas entitas. Where
such ordinary shares are subsequently reissued, any consideration received, net of any directly
attributable incremental transaction costs and the related income tax effects, is included in equity
attributable to the entity?s equity holders.
Biaya emisi efek ekuitas Biaya-biaya yang terjadi sehubungan dengan penerbitan saham Perusahaan kepada masyarakat Stock issuance cost
disajikan sebagai pengurang dari ?Tambahan Modal Disetor? pada bagian ekuitas dalam laporan
posisi keuangan konsolidasian. Costs incurred related to issuance of the Company?s shares to public,
are deducted from ?Additional Paid-In Capital? as a component of equity in the consolidated
statements of financial position.
Page 28
Instrumen keuangan Klasifikasi Classification Grup mengklasifikasikan instrumen keuangan menjadi aset keuangan dan Financial instruments
liabilitas keuangan. Instrumen keuangan adalah setiap kontrak yang menimbulkan aset keuangan pada
satu entitas dan liabilitas keuangan atau instrumen ekuitas pada entitas lain. The Group classifies
financial instruments into financial assets and financial liabilities. A financial instrument is any contract
that gives rise to a financial asset of one entity and a financial liability or equity instrument of another
entity. i. Aset keuangan i. Financial Assets Saat pengakuan awal, Grup dapat membuat penetapan
yang tidak dapat dibatalkan untuk mengukur aset yang memenuhi persyaratan untuk diukur pada biaya
perolehan diamortisasi, nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain atau pada nilai wajar melalui
laba rugi, apabila penetapan tersebut mengeliminasi atau secara signifikan mengurangi inkonsistensi
pengukuran atau pengakuan (kadang disebut sebagai ?accounting mismatch ?). At initial recognition,
the Group can make an irrevocable determination to measure assets that meet the requirements to be
measured at amortized cost, fair value through other comprehensive income or fair value through profit
or loss, if the determination eliminates or significantly reduces the measurement or recognition
inconsistencies (sometimes referred to as ?accounting mismatch?). Grup mengukur aset keuangan
pada biaya perolehan diamortisasi jika kedua kondisi berikut dipenuhi: ? Aset keuangan dikelola dalam
model bisnis yang bertujuan untuk memiliki aset keuangan dalam rangka mendapatkan arus kas
kontraktual; dan ? Persyaratan kontraktual dari aset keuangan yang pada tanggal tertentu
meningkatkan arus kas yang semata dari pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok terutang.
The Group measures financial assets at amortized cost if both of the following conditions are met: ?
The financial asset is held within a business model with the objective to hold financial assets in order to
collect contractual cash flows; and ? The contractual terms of the financial asset give rise on specified
dates to cash flows that are solely payments of principal and interest on the principal amount
outstanding. Aset keuangan diklasifikasikan pada saat pengakuan awal dan selanjutnya diukur pada
biaya perolehan diamortisasi, nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain (?FVTOCI?), dan nilai
wajar melalui laba rugi (?FVTPL?). Financial assets are classified, at initial recognition, and
subsequently measured at amortized cost, fair value through other comprehensive income
(?FVTOCI?), and fair value through profit or loss (?FVTPL?). Aset keuangan Grup terdiri dari kas dan
setara kas, deposito yang dibatasi penggunaannya, piutang usaha, piutang lain-lain, piutang dari
pihak-pihak berelasi, dan uang jaminan diklasifikasikan sebagai aset yang diukur dengan biaya
diamortisasi. The Group's financial assets consist of cash and cash equivalents, restricted time deposit,
trade receivables, other receivables, due from related parties and security deposits classified as
financial assets at amortized cost. Investasi Grup kepada PT Eco Partners Indonesia dan PT Dyandra
Amaradana diklasifikasikan sebagai aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan
komprehensif lain. The Group?s invesments to PT Eco Partners Indonesia and PT Dyandra
Amaradana are classified as financial assets measured at fair value through other comprehensive
income. Grup tidak memiliki aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi. The Group
has no financial assets measured at fair value through profit or loss. ii. Liabilitas keuangan ii. Financial
liabilities Grup mengklasifikasikan liabilitas keuangannya sebagai (i) liabilitas keuangan diukur pada
FVTPL atau (ii) liabilitas keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi. The Group classifies its
financial liabilities as: (i) financial liabilities at FVTPL or (ii) financial liabilities measured at amortized
cost. Liabilitas keuangan Grup terdiri dari utang usaha, utang lain-lain, liabilitas yang masih harus
dibayar, utang kepada pihak berelasi, pinjaman bank, utang pembiayaan konsumen dan liabilitas sewa
diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi. Grup tidak memiliki
liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi. The Group?s financial liabilities
consist of trade payables, other payables, accrued liabilities, due to a related party, bank loans,
consumer financing payables and lease liabilities classified as financial liabilities at amortized cost. The
Page 29
Group has no financial liabilities measured at fair value through profit or loss. Pengakuan dan Pengukuran Recognition and Measurement i. Aset keuangan i. Financial Assets Klasifikasi aset keuangan pada pengakuan awal tergantung pada karakteristik arus kas kontraktual aset keuangan dan model bisnis Grup dalam mengelola aset keuangan tersebut. Kecuali untuk piutang usaha yang tidak memiliki komponen pendanaan yang signifikan dan atau saat Grup menerapkan panduan praktis, pada saat pengakuan awal Grup mengukur aset keuangan pada nilai wajarnya ditambah, dalam hal aset keuangan tidak diukur pada FVTPL, biaya transaksi. Untuk piutang usaha yang tidak memiliki komponen pendanaan yang signifikan atau ketika Grup menerapkan panduan praktis, diukur sesuai harga transaksi seperti yang didefinisikan dalam PSAK No.72. The classification of financial assets at initial recognition depends on the financial asset?s contractual cash flow characteristics and the Group?s business model for managing them. With the exception of trade receivables that do not contain a significant financing component of for which the Group has applied the practical expedient, the Group initially measures a financial asset at its fair value plus, in the case of a financial asset not at FVTPL, transactions costs. Trade receivables that do not contain a significant financing component or which the Group has applied the practical expedient are measured at the transaction price determined under PSAK No.72. Agar dapat diklasifikasikan dan diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau FVTOCI, aset keuangan harus memiliki arus kas yang semata dari pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok terutang. Pengujian ini dikenal sebagai solely payment of principal and interest (SPPI) testing dan dilakukan pada tingkat instrumen. In order for a financial asset to be classified and measured at amortized cost or FVTOCI, it needs to give rise to cash flows that are solely payments of principal and interest on the principal amount outstanding. This assessment is referred to as the solely payments of principal and interest (SPPI) testing and it is performed at instrument level. Model bisnis Grup dalam mengelola aset keuangan mengacu kepada bagaimana Grup mengelola aset keuangan untuk menghasilkan arus kas. Model bisnis menentukan apakah arus kas akan dihasilkan dari memperoleh arus kas kontraktual, menjual aset keuangan atau keduanya. Pembelian atau penjualan aset keuangan yang memerlukan penyerahan aset dalam kurun waktu yang telah ditetapkan oleh peraturan atau kebiasaan yang berlaku di pasar (pembelian yang lazim) diakui pada tanggal perdagangan, yaitu tanggal Grup berkomitmen untuk membeli atau menjual aset tersebut. The Group?s business model for managing financial assets refers to how it manages its financial assets in order to generate cash flows. The business model determines whether cash flows will result from collecting contractual cash flows, selling the financial assets, or both. Pembelian atau penjualan aset keuangan yang memerlukan penyerahan aset dalam kurun waktu yang telah ditetapkan oleh peraturan atau kebiasaan yang berlaku di pasar (pembelian yang lazim) diakui pada tanggal perdagangan, yaitu tanggal Grup berkomitmen untuk membeli atau menjual aset tersebut. Purchases or sales of financial assets that require delivery of assets within a time frame established by regulation or convention in the marketplace (regular way trades) are recognized on the trade date, i.e., the date that the Group commits to buy or sell the asset. Untuk tujuan pengukuran setelah pengakuan awal, aset keuangan Grup diklasifikasikan sebagai berikut: For purposes of subsequent measurement, the Group?s financial assets are classified as follows: ? Aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi (instrumen utang) ? Financial assets at amortized cost (debt instruments) Kategori ini merupakan yang paling relevan bagi Grup. Grup mengukur aset keuangan pada biaya perolehan diamortisasi jika kedua kondisi berikut dipenuhi: This category is the most relevant to the Group. The Group measures financial assets at amortized cost if both of the following conditions are met: - Aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang bertujuan untuk memiliki aset keuangan dalam rangka mendapatkan arus kas kontraktual; dan - The financial asset is held within a business model with the objective to hold financial assets in order to collect contractual cash flows; and - Persyaratan kontraktual dari aset keuangan yang pada tanggal tertentu meningkatkan arus kas yang semata dari pembayaran pokok dan bunga
Page 30
dari jumlah pokok terutang. - The contractual terms of the financial asset give rise on specified dates to cash flows that are solely payments of principal and interest on the principal amount outstanding. - Aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi setelah pengakuan awal diukur menggunakan metode suku bunga efektif (?SBE?) dan merupakan subjek penurunan nilai. Keuntungan dan kerugian diakui pada laba rugi saat aset dihentikan pengakuannya, dimodifikasi atau mengalami penurunan nilai. Aset keuangan Grup pada kategori ini meliputi kas dan setara kas, deposito yang dibatasi penggunaannya, piutang usaha, piutang lain-lain, piutang dari pihak-pihak berelasi dan uang jaminan. - Financial assets at amortized cost are subsequently measured using the effective interest rate (?EIR?) method and are subject to impairment. Gains and losses are recognized in profit or loss when the asset is derecognized, modified or impaired. The Group?s financial assets at amortized cost consist of cash and cash equivalents, restricted time deposit, trade receivables, other receivables, due from related parties and security deposits. ? Aset keuangan diukur pada FVTOCI tanpa fitur reklasifikasi keuntungan dan kerugian kumulatif saat penghentian pengakuan (instrumen ekuitas). ? Financial assets designated at FVTOCI with no recycling of cumulative gains and losses upon derecognition (equity instruments). Saat pengakuan awal, Grup dapat membuat pilihan yang tidak dapat dibatalkan untuk menyajikan dalam FVTOCI perubahan nilai wajar investasi dalam instrumen ekuitas yang masuk dalam ruang lingkup PSAK No.71 dan yang bukan merupakan instrumen ekuitas dimiliki untuk diperdagangkan. Pilihan ini dilakukan pada level instrumen per instrumen. Keuntungan dan kerugian dari aset keuangan ini tidak direklasifikasikan ke laba rugi. Dividen diakui sebagai penghasilan lainnya pada laba rugi ketika hak untuk menerima pembayaran dividen telah ditetapkan, kecuali dividen secara jelas mewakili bagian terpulihkan dari biaya investasi, di mana keuntungan tersebut dicatat dalam penghasilan komprehensif lainnya. Upon initial recognition, the Group can elect to classify irrevocably its equity investments as equity instruments designated at FVTOCI when they meet the definition of equity under PSAK No.71 and are not held for trading. The classification is determined on an instrument-by-instrument basis. Gains and losses on these financial assets are never recycled to profit or loss. Dividends are recognized as other income in the statement of profit or loss when the right of payment has been established, except when the Group benefits from such proceeds as a recovery of part of the cost of the investment, in which case such gains are recorded in OCI. Instrumen ekuitas yang diukur pada FVTOCI tidak terpengaruh pada persyaratan penurunan nilai. Aset keuangan Grup pada kategori ini meliputi investasi saham pada PT Eco Partners Indonesia dan PT Dyandra Amaradana. Equity instruments designated at FVTOCI are not subject to impairment assessment. The Group?s financial assets under this categories are investments in shares in PT Eco Partners Indonesia and PT Dyandra Amaradana. ii. Liabilitas keuangan ii. Financial liabilities Liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi atau liabilitas keuangan pada biaya perolehan diamortisasi. Grup menentukan klasifikasi liabilitas keuangan mereka pada saat pengakuan awal. Financial liabilities are classified as financial liabilities at fair value through profit or loss or financial liabilities at amortized cost. The Group determines the classification of their financial liabilities at initial recognition. Instrumen keuangan yang diterbitkan atau komponen dari instrumen keuangan tersebut, yang tidak diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur pada FVTPL diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan lain-lain, jika substansi perjanjian kontraktual mengharuskan Grup untuk menyerahkan kas atau aset keuangan lain kepada pemegang instrumen keuangan, atau jika liabilitas tersebut diselesaikan tidak melalui penukaran kas atau aset keuangan lain atau saham sendiri yang jumlahnya tetap atau telah ditetapkan. Issued financial instruments or their components, which are not classified as financial liabilities at FVTPL are classified as other financial liabilities, where the substance of the contractual arrangements results in the Group having an obligation either to deliver cash or another financial asset to the holder, or to satisfy the obligation other by the exchange of a fixed amount of cash or another financial asset for a fixed number of own equity
Page 31
shares. Seluruh liabilitas keuangan Grup diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan pada biaya perolehan diamortisasi. Grup tidak memiliki liabilitas keuangan yang diklasifikasikan sebagai FVTPL. Setelah pengakuan awal, pinjaman diukur pada biaya perolehan yang diamortisasi dengan menggunakan metode SBE. Keuntungan dan kerugian diakui dalam laporan laba rugi dan PKL hingga liabilitas dihentikan pengakuannya melalui proses amortisasi menggunakan metode SBE. Biaya perolehan dimortisasi dihitung dengan mempertimbangkan setiap diskon atau premi pada perolehan awal dan biaya yang merupakan bagian integral dari metode SBE. Amortisasi metode SBE diakui sebagai biaya pendanaan pada laporan laba rugi. Kategori ini umumnya berlaku untuk pinjaman berbunga dan pinjaman lainnya. All the Group?s financial liabilities are classified as financial liabilities at amortized cost. The Group has not designated any financial liabilities at FVTPL. After initial recognition, interest-bearing loans and borrowings are subsequently measured at cost using the EIR method. Gains and losses are recognized in the statement of profit or loss and OCI when the liabilities are derecognized as well as through the amortization process using the EIR method. Amortized cost is calculated by taking into account any discount or premium on acquisition and fees or costs that are an integral part of the EIR. The EIR amortization is included as finance costs in the statement of profit or loss. This category generally applies to interestbearing loans and other borrowings. Saling Hapus dari Instrumen Keuangan Offsetting of Financial Instruments Aset keuangan dan liabilitas keuangan disalinghapuskan dan nilai netonya disajikan dalam laporan posisi keuangan konsolidasian jika, dan hanya jika, terdapat hak yang berkekuatan hukum untuk melakukan saling hapus atas jumlah tercatat dari aset keuangan dan liabilitas keuangan tersebut dan terdapat intensi untuk menyelesaikan secara neto, atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitas secara bersamaan. Financial assets and financial liabilities are offset and the net amount reported in the consolidated statements of financial position if, and only if, there is a currently enforceable legal right to offset the recognized amounts and there is an intention to settle on a net basis, or to realize the assets and settle the liabilities simultaneously. Nilai Wajar dari Instrumen Keuangan Fair Value of Financial Instruments Nilai wajar instrumen keuangan yang diperdagangkan secara aktif di pasar keuangan yang terorganisasi, jika ada, ditentukan dengan mengacu pada kuotasi harga penawaran atau permintaan (bid or ask prices ) pada penutupan perdagangan pada akhir periode pelaporan. The fair values of financial instruments that are actively traded in organized financial markets, if any, are determined by reference to quoted market bid or ask prices at the close of business at the end of the reporting period. Untuk instrumen keuangan yang tidak memiliki pasar aktif, nilai wajar ditentukan dengan menggunakan teknik penilaian. Teknik penilaian mencakup penggunaan transaksi pasar terkini yang dilakukan secara wajar oleh pihak-pihak yang berkeinginan dan memahami (recent arm?s length market transactions ); penggunaan nilai wajar terkini instrumen lain yang secara substansial sama; analisa arus kas yang didiskonto; atau model penilaian lain. For financial instruments where there is no active market, fair value is determined using valuation techniques. Such techniques may include using recent arm?s length market transactions; reference to the current fair value of another instrument that is substantially the same; discounted cash flow analysis; or other valuation models. Bila nilai wajar instrumen keuangan yang tidak diperdagangkan di pasar aktif tidak dapat ditentukan secara handal, aset keuangan tersebut diakui dan diukur pada nilai tercatatnya. When the fair value of the financial instruments not traded in an active market cannot be reliably determined, such financial assets are recognized and measured at their carrying amounts. Biaya Perolehan Diamortisasi dari Instrumen Keuangan Amortized Cost of Financial Instruments Biaya perolehan diamortisasi dihitung dengan menggunakan metode suku bunga efektif dikurangi dengan penyisihan atas penurunan nilai dan pembayaran pokok atau nilai yang tidak dapat ditagih. Perhitungan tersebut mempertimbangkan premium atau diskonto pada saat perolehan dan termasuk biaya transaksi dan biaya yang merupakan bagian yang tak terpisahkan dari suku bunga efektif. Amortized cost is computed using the effective
Page 32
interest rate method less any allowance for impairment and principal repayment or reduction. The calculation takes into account any premium or discount on acquisition and includes transaction costs and fees that are an integral part of the effective interest rate. Penurunan Nilai Aset Keuangan Impairment of Financial Assets Grup mengakui cadangan untuk kerugian kredit ekspektasian (?ECL?) untuk seluruh instrumen utang yang tidak diklasifikasikan sebagai diukur pada FVTPL. ECL didasarkan pada perbedaan antara arus kas kontraktual yang tertuang dalam kontrak dan seluruh arus kas yang diharapkan akan diterima Grup, didiskontokan menggunakan suku bunga efektif awal. Arus kas yang diharapkan akan diterima tersebut mencakup arus kas dari penjualan agunan yang dimiliki atau perluasan kredit lainnya yang merupakan bagian integral dari persyaratan kontrak. The Group recognizes an allowance for expected credit losses (?ECL?) for all debt instruments not held at FVTPL. ECL are based on the difference between the contractual cash flows due in accordance with the contract and all the cash flows that the Group expects to receive, discounted at an approximation of the original effective interest rate. The expected cash flows will include cash flows from the sale of collateral held or other credit enhancements that are integral to the contractual terms. ECL diakui dalam dua tahap. Untuk risiko kredit atas instrumen keuangan yang tidak mengalami peningkatan secara signifikan sejak pengakuan awal, pengukuran penyisihan kerugian dilakukan sejumlah ECL 12 bulan. Untuk risiko kredit atas instrumen keuangan yang mengalami peningkatan secara signifikan sejak pengakuan awal, penyisihan kerugian dilakukan sepanjang sisa umurnya, terlepas dari waktu terjadinya default (sepanjang umur ECL). ECL are recognized in two stages. For credit exposures for which there has not been a significant increase in credit risk since initial recognition, ECL are provided for credit losses that result from default events that are possible within the next 12- months (a 12-month ECL). For those credit exposures for which there has been a significant increase in credit risk since initial recognition, a loss allowance is required for credit losses expected over the remaining life of the exposure, irrespective of the timing of the default (a lifetime ECL). Untuk piutang usaha, Grup menerapkan panduan praktis dalam menghitung ECL. Oleh karena itu, Grup tidak mengidentifikasi perubahan dalam risiko kredit, melainkan mengukur penyisihan kerugian sejumlah ECL sepanjang umur. Grup telah membentuk matriks provisi yang didasarkan pada data historis kerugian kredit, disesuaikan dengan faktor-faktor perkiraan masa depan (forwardlooking ) khusus terkait pelanggan dan lingkungan ekonomi. For trade receivables, the Group applies a simplified approach in calculating ECL. Therefore, the Group does not track changes in credit risk, but instead recognizes a loss allowance based on lifetime ECL at each reporting date. The Group has established a provision matrix that is based on its historical credit loss experience, adjusted for forward-looking factors specific to the debtors and the economic environment. Grup mempertimbangkan aset keuangan memenuhi definisi default ketika telah menunggak lebih dari 1 tahun. Namun, dalam kasus-kasus tertentu, Grup juga dapat menganggap aset keuangan dalam keadaan default ketika informasi internal atau eksternal menunjukkan bahwa Grup tidak mungkin menerima arus kas kontraktual secara penuh tanpa melakukan perluasan persyaratan kredit. Piutang usaha dihapusbukukan ketika kecil kemungkinan untuk memulihkan arus kas kontraktual, setelah semua upaya penagihan telah dilakukan dan telah sepenuhnya dilakukan penyisihan. The Group considers a financial asset in default when contractual payments are 1 year past due. However, in certain cases, the Group may also consider a financial asset to be in default when internal or external information indicates that the Group is unlikely to receive the outstanding contractual amounts in full before taking into account any credit enhancements held by the Group. Trade receivables is written off when there is low possibility of recovering the contractual cash flow, after all collection efforts have been done and have been fully provided for allowance. Penghentian Pengakuan Derecognition i. Aset Keuangan i. Financial Assets Aset keuangan, atau bila dapat diterapkan, untuk bagian dari aset keuangan atau bagian dari kelompok aset keuangan serupa, akan dihentikan pengakuannya apabila: A financial asset, or, where applicable a
Page 33
part of a financial asset or part of a group of similar financial assets, is derecognized when: a. hak kontraktual atas arus kas yang berasal dari aset keuangan tersebut berakhir; atau a. the contractual rights to receive cash flows from the financial asset have expired; or b. Grup mentransfer hak kontraktual untuk menerima arus kas yang berasal dari aset keuangan atau menanggung kewajiban untuk membayar arus kas yang diterima tanpa penundaan yang signifikan kepada pihak ketiga melalui suatu kesepakatan penyerahan dan (a) secara substansial mentransfer seluruh risiko dan manfaat atas kepemilikan aset keuangan tersebut, atau (b) secara substansial tidak mentransfer dan tidak memiliki seluruh risiko dan manfaat atas kepemilikan aset keuangan tersebut, namun telah mentransfer pengendalian atas aset keuangan tersebut. b. The Group has transferred its contractual rights to receive cash flows from the financial asset or has assumed an obligation to pay them in full without material delay to a third party under a ?passthrough? arrangement and either (a) has transferred substantially all the risks and rewards of the financial asset, or (b) has neither transferred nor retained substantially all the risks and rewards of the financial asset, but has transferred control of the financial asset. Apabila Grup mentransfer hak untuk menerima arus kas yang berasal dari aset keuangan atau mengadakan kesepakatan penyerahan dan tidak mentransfer maupun tidak memiliki secara substansial seluruh risiko dan manfaat atas aset keuangan tersebut dan juga tidak mentransfer pengendalian atas aset keuangan tersebut, maka suatu aset baru diakui oleh Grup sebesar keterlibatan berkelanjutan dengan aset tersebut. Where the Group has transferred its rights to receive cash flows from the financial asset or has entered into a pass-through arrangement and has neither transferred nor retained substantially all the risks and rewards of the financial asset nor transferred control of the financial asset, a new financial asset is recognized to the extent of the Group's continuing involvement in the asset. Keterlibatan berkelanjutan berbentuk pemberian jaminan atas aset yang ditransfer, diukur sebesar jumlah terendah antara nilai aset yang ditransfer dan nilai maksimal dari pembayaran yang diterima yang mungkin harus dibayar kembali oleh Grup. Continuing involvement that takes the form of a guarantee over the transferred asset is measured at the lower of the original carrying amount of the asset and the maximum amount of consideration received that the Group could be required to repay. Dalam hal ini, Grup juga mengakui liabilitas terkait. Aset yang ditransfer dan liabilitas terkait diukur dengan basis yang merefleksikan hak dan kewajiban yang tetap dimiliki Grup. In that case, the Group also recognizes an associated liability. The transferred asset and the associated liability are measured on a basis that reflects the rights and obligations that the Group has retained. Pada penghentian pengkuan aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi, perbedaan antara nilai tercatat aset dan jumlah imbalan yang diterima dan piutang diakui dalam laba rugi. Selain itu, pada penghentian pengakuan investasi dalam instrumen utang yang diklasifikasikan sebagai FVOCI, keuntungan atau kerugian kumulatif yang sebelumnya diakumulasi dalam cadangan revaluasi investasi, direklasifikasi ke laba rugi. Sebaliknya, pada penghentian pengakuan investasi dalam instrumen ekuitas yang telah dipilih Grup pada pengakuan awal untuk diukur di FVOCI, keuntungan atau kerugian kumulatif yang sebelumnya diakumulasi dalam cadangan revaluasi investasi tidak direklasifikasi ke laba rugi, tetapi dipindahkan ke saldo laba. On derecognition of a financial asset measured at amortized cost, the difference between the asset?s carrying amount and the sum of the consideration received and receivable is recognized in profit or loss. In addition, on derecognition of an investment in a debt instrument classified as at FVOCI, the cumulative gain or loss previously accumulated in the investment revaluation reserve is reclassified to profit or loss. In contrast, on derecognition of an investment in an equity instrument which the Group has elected on initial recognition to measure at FVOCI, the cumulative gain or loss previously accumulated in the investment revaluation reserve is not reclassified to profit or loss, but is transferred to retained earnings. ii. Liabilitas Keuangan ii. Financial liabilities Sebuah liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya pada saat kewajiban yang ditetapkan dalam kontrak tersebut dihentikan atau dibatalkan atau kedaluwarsa.
Page 34
Ketika sebuah liabilitas keuangan ditukar dengan liabilitas keuangan lain dari pemberi pinjaman yang
sama atas persyaratan yang secara substansial berbeda, atau bila persyaratan dari liabilitas keuangan
tersebut secara substansial dimodifikasi, pertukaran atau modifikasi persyaratan tersebut dicatat
sebagai penghentian pengakuan liabilitas keuangan awal dan pengakuan liabilitas keuangan baru, dan
selisih antara nilai tercatat masing-masing liabilitas keuangan tersebut diakui dalam laporan laba rugi
dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian. A financial liability is derecognized when the
obligation specified in the contract is discharged or cancelled or expired. When an existing financial
liability is replaced by another from the same lender on substantially different terms, or the terms of an
existing financial liability are substantially modified, such an exchange or modification is treated as
derecognition of the original financial liability and recognition of a new financial liability, and the
difference in the respective carrying amounts is recognized in the consolidated statements of profit or
loss and other comprehensive income.
Aset tidak lancar yang diklasifikasikan sebagai Aset tidak lancar dan kelompok lepasan diklasifikasikan sebagai yang dimiliki untuk dijual diukur pada Non-current assets classified as held for sale
dimiliki untuk dijual nilai yang lebih rendah antara jumlah tercatat dan nilai wajar setelah dikurangi biaya untuk menjual.
Aset tidak lancar dan kelompok lepasan diklasifikasikan sebagai yang dimiliki untuk dijual jika jumlah
tercatatnya akan dipulihkan terutama melalui transaksi penjualan daripada melalui pemakaian
berlanjut. Kondisi tersebut terpenuhi hanya ketika penjualan sangat mungkin terjadi dan aset atau
kelompok lepasan berada dalam keadaan dapat dijual pada syarat-syarat yang biasa. Non-current
assets and disposal groups classified as held for sale are measured at the lower of their carrying
amount and the fair value less cost to sell. Non-current assets and disposal groups are classified as
held for sale if their carrying amounts will be recovered principally through a sale transaction rather
than through continuing use. This condition is regarded as met only when the sale is highly probable
and the asset or disposal group is available for immediate sale in its present condition. Manajemen
harus berkomitmen pada rencana penjualan, yang diperkirakan memenuhi ketentuan pengakuan
sebagai penjualan dalam waktu satu tahun dari tanggal klasifikasi. Management must be committed to
the sale, which should be expected to qualify for recognition as a completed sale within one year from
the date of classification. Kerugian penurunan nilai awal atau selanjutnya diakui atas penurunan nilai
aset ke nilai wajar dikurangi dengan biaya untuk menjual aset. Keuntungan diakui atas peningkatan
nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual aset, tetapi tidak boleh melebihi akumulasi rugi penurunan
nilai yang telah diakui sebelumnya. Keuntungan atau kerugian yang sebelumnya tidak diakui pada
tanggal penjualan aset tidak lancar diakui pada tanggal penghentian pengakuan. An impairment loss is
recognized for any initial or subsequent write down of the asset to fair value less costs to sell. A gain is
recognized for any subsequent increases in fair value less costs to sell of an asset, but not in excess of
any cumulative impairment loss previously recognized. A gain or loss not previously recognized by the
date of the sale of the non-current asset is recognized at the date of derecognition. Aset tidak lancar
tidak boleh disusutkan atau diamortisasi selama diklasifikasikan sebagai yang dimiliki untuk dijual. Aset
tidak lancar yang diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual disajikan secara terpisah dalam laporan
posisi keuangan konsolidasian. Non-current assets are not depreciated or amortized while they are
classified as held for sale. Non-current assets classified as held for sale classified as held for sale are
presented separately in the consolidated statement of financial position.
Penerapan standar akuntansi baru Amendemen dan standar akuntansi baru dan interpretasi baru yang telah diterbitkan, dan yang berlaku Adoption of new accounting standards
efektif untuk tahun buku yang dimulai pada atau setelah tanggal 1 Januari 2022 namun tidak
berdampak material terhadap laporan keuangan konsolidasian Grup adalah sebagai berikut: - PSAK
No. 73 (Amendemen), ?Sewa: Konsesi Sewa terkait Covid-19 setelah 30 Juni 2021?. - Amendemen
PSAK No. 22, ?Kombinasi Bisnis: Referensi terhadap Kerangka Konseptual Pelaporan Keuangan?; -
Amendemen PSAK No. 57, ?Provisi, Liabilitas Kontinjensi, dan Aset Kontinjensi: Kontrak yang
Merugi-Biaya Memenuhi Kontrak?; - Penyesuaian Tahunan 2021 untuk PSAK No. 69, ?Agrikultur?,
Page 35
PSAK No. 71, ?Instrumen Keuangan? dan PSAK No. 73, ?Sewa?. - PSAK No. 71 (Penyesuaian Tahun 2020), ?Instrumen Keuangan?. - PSAK No. 73 (Penyesuaian Tahun 2020), ?Sewa?. New and amendments on accounting standards and new interpretations issued and effective for the financial year beginning on January 1, 2022 which do not have a material impact to the consolidated financial statements of the Group are as follows: - PSAK No. 73 (Amendment), ?Leases: Covid-19-related Rent Concessions beyond June 30, 2021?. - Amendment to PSAK No. 22, ?Business Combinations: References to the Conceptual Framework?; - Amendment to PSAK No. 57, ?Provisions, Contingent Liabilities and Contingent Assets: Onerous Contracts-Cost of Fulfilling the Contracts?; - 2021 Annual Improvements to PSAK No. 69, "Agriculture", PSAK No. 71, "Financial Instruments", and PSAK No. 73, "Leases". - PSAK No. 71 (2020 Annual Improvements), ?Financial Instrument?. - PSAK No. 73 (2020 Annual Improvements), ?Leases?. Standar baru, amendemen dan interpretasi yang telah diterbitkan, namun belum berlaku efektif untuk tahun buku yang dimulai pada 1 Januari 2022 yang mungkin berdampak pada laporan keuangan konsolidasian adalah sebagai berikut: New standards, amendments and interpretations issued but not yet effective for the financial year beginning January 1, 2022 that may have certain impact on the consolidated financial statements are as follows: Efektif untuk periode yang dimulai pada atau setelah tanggal 1 Januari 2023: - Amendemen PSAK No. 1, ?Penyajian Laporan Keuangan: Klasifikasi Liabilitas sebagai Jangka Pendek atau Jangka Panjang?. - Amendemen PSAK No. 1, ?Penyajian Laporan Keuangan?: Pengungkapan Kebijakan Akuntansi. - Amendemen PSAK No. 16, ?Aset Tetap: Hasil Sebelum Penggunaan yang Diintensikan?. - Amendemen PSAK No. 25, ?Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi, dan Kesalahan: Definisi Estimasi Akuntansi?. - PSAK 46 (Amendemen), ?Pajak Penghasilan?: Pajak Tangguhan terkait Aset dan Liabilitas yang Timbul dari Transaksi Tunggal. Effective for periods beginning on or after January 1, 2023: - Amendment to PSAK No. 1, ?Presentation of Financial Statements: Classification of Liabilities as Current or Non-current?. - Amendment to PSAK No. 1, ?Presentation of Financial Statements?: Disclosure of Accounting Policies. - Amendment to PSAK No. 16, ?Fixed Assets: Proceeds before Intended Use?. - Amendment to PSAK No. 25, ?Accounting Policies, Changes in Accounting Estimates and Errors: Definition of Accounting Estimates?. - PSAK 46 (Amendment), ?Income Taxes?: Deferred Tax related to Assets and Liabilities arising from a Single Transaction. Efektif berlaku pada atau setelah 1 Januari 2025: - PSAK No. 74, ?Kontrak Asuransi?; Effective on or after January 1, 2025: - PSAK No. 74, ?Insurance Contract?. Grup sedang menganalisa dampak penerapan amendemen dan standar akuntansi baru, dan interpretasi baru tersebut di atas terhadap laporan keuangan konsolidasian Grup. The Group is assessing the impact of these new and revised accounting standards, and new interpretations to the Group?s consolidated financial statements.
Page 36
[1611000] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement - General Industry - Current Year
30 September 2023
Aset tetap Property, plant, and equipment
Pengurangan aset
Aset tetap, awal periode Penambahan aset tetap Reklasifikasi aset tetap Aset tetap, akhir periode
tetap
Property, plant, and Reclassifications of
Addition in property, plant, Disposals in property, Property, plant, and
equipment, beginning property, plant, and
and equipment plant, and equipment equipment, end period
period equipment
Nilai perolehan, kotor Tanah, dimiliki Land, directly owned Carrying amount,
36,636,596,020 36,636,596,020
langsung gross
Bangunan dan Building and leasehold
fasilitasnya, dimiliki 85,575,097,320 45,746,658,761 ( 3,999,204,033 ) 127,322,552,048 improvement, directly
langsung owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
kantor, dimiliki 165,224,134,719 26,850,331,417 ( 1,070,726,648 ) ( 1,564,715,879 ) 189,439,023,609 equipment, directly
langsung owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
33,438,425,297 6,015,964,400 ( 1,387,545,000 ) 38,066,844,697
dimiliki langsung owned
Lainnya, dimiliki Others, directly owned
755,889,171,766 2,550,879,065 758,440,050,831
langsung
Dimiliki langsung 1,076,763,425,122 81,163,833,643 ( 6,457,475,681 ) ( 1,564,715,879 ) 1,149,905,067,205 Directly owned
Bangunan, dalam Building, assets under
10,099,146,562 52,879,275,233 ( 38,791,144,175 ) 24,187,277,620
penyelesaian construction
Aset dalam Assets under
10,099,146,562 52,879,275,233 ( 38,791,144,175 ) 24,187,277,620
penyelesaian construction
Aset tetap Property, plant, and
1,086,862,571,684 134,043,108,876 ( 6,457,475,681 ) ( 40,355,860,054 ) 1,174,092,344,825
equipment
Akumulasi depresiasi Bangunan dan Building and leasehold Carrying amount,
fasilitasnya, dimiliki 50,455,270,119 5,190,191,835 ( 439,059,033 ) 55,206,402,921 improvement, directly accumulated
langsung owned depreciation
Perabot dan peralatan Furniture and office
kantor, dimiliki 147,748,771,691 9,449,266,846 ( 470,316,150 ) 238,997,923 156,966,720,310 equipment, directly
langsung owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
22,026,523,704 2,715,726,005 ( 1,351,524,167 ) 23,390,725,542
dimiliki langsung owned
Lainnya, dimiliki Others, directly owned
373,622,797,209 27,460,809,502 401,083,606,711
langsung
Dimiliki langsung 593,853,362,723 44,815,994,188 ( 2,260,899,350 ) 238,997,923 636,647,455,484 Directly owned
Page 37
Aset tetap 593,853,362,723 44,815,994,188 ( 2,260,899,350 ) 238,997,923 636,647,455,484 Property, plant, and
equipment
Nilai perolehan Aset tetap Property, plant, and Carrying amount
493,009,208,961 537,444,889,341
equipment
Page 38
[1611000] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement - General Industry - Prior Year
31 December 2022
Aset tetap Property, plant, and equipment
Pengurangan aset
Aset tetap, awal periode Penambahan aset tetap Reklasifikasi aset tetap Aset tetap, akhir periode
tetap
Property, plant, and Reclassifications of
Addition in property, Disposals in property, Property, plant, and
equipment, beginning property, plant, and
plant, and equipment plant, and equipment equipment, end period
period equipment
Nilai perolehan, kotor Tanah, dimiliki Land, directly owned Carrying amount,
36,636,596,020 36,636,596,020
langsung gross
Bangunan dan Building and leasehold
fasilitasnya, dimiliki 80,679,808,798 1,598,742,487 ( 186,513,995 ) 3,483,060,030 85,575,097,320 improvement, directly
langsung owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
kantor, dimiliki langsung 158,086,553,198 7,376,925,953 ( 239,344,432 ) 165,224,134,719 equipment, directly
owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
32,601,536,307 2,493,377,063 ( 1,656,488,073 ) 33,438,425,297
dimiliki langsung owned
Lainnya, dimiliki Others, directly owned
751,099,430,008 4,829,341,758 ( 39,600,000 ) 755,889,171,766
langsung
Dimiliki langsung 1,059,103,924,331 16,298,387,261 ( 2,121,946,500 ) 3,483,060,030 1,076,763,425,122 Directly owned
Bangunan, dalam Building, assets under
4,235,424,030 9,346,782,562 ( 3,483,060,030 ) 10,099,146,562
penyelesaian construction
Aset dalam Assets under
4,235,424,030 9,346,782,562 ( 3,483,060,030 ) 10,099,146,562
penyelesaian construction
Aset tetap Property, plant, and
1,063,339,348,361 25,645,169,823 ( 2,121,946,500 ) 1,086,862,571,684
equipment
Akumulasi depresiasi Bangunan dan Building and leasehold Carrying amount,
fasilitasnya, dimiliki 42,152,588,599 8,302,681,520 50,455,270,119 improvement, directly accumulated
langsung owned depreciation
Perabot dan peralatan Furniture and office
kantor, dimiliki langsung 138,248,411,176 9,627,045,380 ( 126,684,865 ) 147,748,771,691 equipment, directly
owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
19,216,800,368 3,835,061,170 ( 1,025,337,834 ) 22,026,523,704
dimiliki langsung owned
Lainnya, dimiliki Others, directly owned
335,996,638,244 37,665,758,965 ( 39,600,000 ) 373,622,797,209
langsung
Dimiliki langsung 535,614,438,387 59,430,547,035 ( 1,191,622,699 ) 593,853,362,723 Directly owned
Page 39
Aset tetap 535,614,438,387 59,430,547,035 ( 1,191,622,699 ) 593,853,362,723 Property, plant, and
equipment
Nilai perolehan Aset tetap Property, plant, and Carrying amount
527,724,909,974 493,009,208,961
equipment
Page 40
[1611100] Disclosure of Notes to the financial statements - Property, Plant and Equipment - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 September 2023
Pengungkapan catatan atas aset tetap Tanah, yang dimiliki oleh PT Graha Multi Utama (GMU), Entitas Anak seluas sekitar 9.509 meter Disclosure of notes for property, plant and
persegi berupa Hak Guna Bangunan (HGB) pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022. equipment
HGB tersebut akan berakhir pada berbagai tanggal pada tahun 2030 sampai dengan 2049.
Manajemen GMU berkeyakinan bahwa HGB tersebut dapat diperpanjang pada saat berakhirnya hak
tersebut. The titles of land, which are owned by PT Graha Multi Utama (GMU), a Subsidiary totaling
9,509 square meters as of September 30, 2023 and December 31, 2022, represent Hak Guna
Bangunan (HGB). The HGB will expire on various dates in 2030 until 2049. GMU?s management
believes the HGB can be renewed upon expiry. Aset dalam Aset Bangun Guna Serah (BGS) termasuk
Gramedia Expo Hall di Surabaya dan Bali Nusa Dua Hotel dan Convention ("BNDHC") di Bali. BGS di
BNDHC melampirkan perjanjian pemanfaatan dan pengembangan lahan (the land utilization and
development agreement) antara NDI dan Bali Tourism Development Corporation ("BTDC"). Pada akhir
perjanjian tersebut menyatakan bahwa gedung dan fasilitas lainnya akan dialihkan kepada BTDC.
Assets under Build Operate Transfer (BOT) include Gramedia Expo Hall in Surabaya and Bali Nusa
Dua Hotel and Convention ("BNDHC") in Bali. The BOT at BNDHC represent the land utilization and
development agreement between PT Nusa Dua Indonesia (NDI), a Subsidiary and Bali Tourism
Development Corporation ("BTDC"). At the end of the agreement, building and other facilities will be
transferred to BTDC. Aset dalam Bangun Guna Serah termasuk juga bangunan hotel milik PT Graha
Multi Utama (GMU) dan Entitas Anak, yang masing-masing dibangun di atas tanah milik Haji Djalaludin
Sayuti (alm.), Mariati, I Wayan Daryana, I Ketut Sukarta, Ni Luh Suyati, I Nyoman Gede Triyasa, I Ketut
Arya Darmawan, I Wayan Catur dan I Nyoman Mardana sesuai dengan Perjanjian Bangun, Guna dan
Serah dan akan diserahkan setelah berakhirnya masa perjanjian. Assets under Build Operate Transfer
Assets also consist of hotel building owned by PT Graha Multi Utama (GMU) and Subsidiaries, which
are built on land owned by Haji Djalaludin Sayuti (deceased), Mariati, I Wayan Daryana, I Ketut
Sukarta, Ni Luh Suyati, I Nyoman Gede Triyasa, I Ketut Arya Darmawan, I Wayan Catur and I Nyoman
Mardana in accordance with Build, Operate and Transfer Agreement and will be transferred at the end
of contract. Aset Yang Dijaminkan Collateral Assets Tanah dengan sertifikat Hak Guna Bangunan
(HGB) No. 00200/Sumahilang, 00201/Sumahilang dan 00202/Sumahilang di Pekanbaru, Riau atas
nama PT Grha Mahaatman, Entitas Anak, dijadikan sebagai jaminan atas fasilitas pinjaman yang
diperoleh PT Dyandra Promosindo (DP), Entitas Anak, dari PT Bank Central Asia Tbk. Land with
certificate of Hak Guna Bangunan (HGB) No. 00200/Sumahilang, 00201/Sumahilang and
00202/Sumahilang in Pekanbaru, Riau under the name of PT Grha Mahaatman, a Subsidiary, are
pledged as collaterals to credit facility obtained by PT Dyandra Promosindo (DP), a Subsidiary, from PT
Bank Central Asia Tbk. Tanah dengan sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) No. 2096/Pulo milik PT
Visicita Imaji Semesta, Entitas Anak, digunakan sebagai jaminan atas fasilitas pinjaman PT Visi Sarana
Media Digital, Entitas Anak, dari PT Bank Central Asia Tbk. Land with certificate of Hak Guna
Bangunan (HGB) No. 2096/Pulo owned by PT Visicita Imaji Semesta, a Subsidiary, is pledged as
collateral for PT Visi Sarana Media Digital?s, a Subsidiary, bank loans facility from PT Bank Central
Asia Tbk. Tanah dengan sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) No. 5379/Pondok Pinang digunakan
sebagai jaminan atas fasilitas pinjaman PT Idea Besar Komunika, Entitas Anak dari PT Bank Central
Asia Tbk. Land with certificate of Hak Guna Bangunan (HGB) No. 5379/Pondok Pinang is pledged as
Page 41
collateral for PT Idea Besar Komunika?s, a Subsidiary, bank loans facility from PT Bank Central Asia Tbk. Tanah dengan sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) No.00599, 00609, 01470, 01472 dan 01477 di Karawang, Jawa Barat atas nama PT Griya Nusa Kencana (GNK) dijadikan sebagai jaminan atas fasilitas pinjaman yang diperoleh NDI dari PT Bank Panin Tbk. Land with certificate of Hak Guna Bangunan (HGB) No.00599, 00609, 01470, 01472 and 01477 in Karawang, Jawa Barat under the name of PT Griya Nusa Kencana (GNK) are pledged as collaterals to credit facility obtained by NDI from PT Bank Panin Tbk. Tanah dan bangunan aset Bangun Guna Serah dengan sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) No. 4246/Benoa yang berlokasi di Kabupaten Badung (Bali) milik PT Nusa Dua Indonesia (NDI), Entitas Anak dijadikan sebagai jaminan atas fasilitas pinjaman transaksi khusus dan fasilitas kredit investasi dari PT Bank Central Asia Tbk. Land and building - the Build Operate Transfer Assets with certificate of Hak Guna Bangunan (HGB) No. 4246/Benoa located in Kabupaten Badung (Bali) owned by PT Nusa Dua Indonesia (NDI), a Subsidiary are pledged as collaterals to specific credit transaction facility and investment credit facility from PT Bank Central Asia Tbk. Tanah dan bangunan dengan sertifikat Hak Milik No. 1361/Gondangdia dan No. 1412/Gondangdia atas nama PT Dyandra Promosindo, Entitas Anak digunakan sebagai jaminan pinjaman bank jangka pendek yang diperoleh Perusahaan, PT Dyandra Promosindo (DP), Entitas Anak, dari PT Bank UOB Indonesia. Land and building with Certificates of Ownership No. 1361/Gondangdia and No. 1412/Gondangdia on behalf of PT Dyandra Promosindo, a Subsidiary is used as collateral for short-term bank loan from PT Bank UOB Indonesia which is obtained by the Company, PT Dyandra Promosindo (DP), a Subsidiary, from PT Bank UOB Indonesia. Seluruh aset yang diperoleh dari pembiayaan konsumen juga dijadikan sebagai jaminan atas utang pembiayaan konsumen. All assets obtained from consumer financing are also pledged as collaterals for consumer financing payables. Aset dalam penyelesaian Hotel Santika Karawang merupakan biaya-biaya awal konstruksi proyek Hotel Santika Karawang milik GNK. Manajemen GNK berkeyakinan bahwa proyek tersebut yang saat ini sedang ditunda untuk sementara waktu akan dapat dilanjutkan dan diselesaikan berdasarkan keputusan dari para pemegang saham. Construction in progress of Hotel Santika Karawang represent preliminary costs of construction of GNK?s Hotel Santika Karawang project. The GNK?s management believes that project which is currently postponed can be continued and completed upon shareholders? approval. Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, aset tetap diasuransikan terhadap kerugian akibat kebakaran dan risiko lain berdasarkan suatu paket polis asuransi kerugian dengan jumlah nilai pertanggungan masing-masing sebesar Rp690.067.498.450 dan Rp600.195.778.450. Manajemen berpendapat bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup untuk menutupi kemungkinan kerugian atas aset yang dipertanggungkan. As of September 30, 2023 and December 31, 2022, fixed assets are covered by insurance against losses from fire and other risks under loss insurance blanket policies for sum insured amounting to Rp690,067,498,450 and Rp600,195,778,450, respectively. The management is of the opinion that the sums insured are adequate to cover possible losses from such risks. Berdasarkan penilaian manajemen, tidak ada kejadian-kejadian atau perubahan-perubahan keadaan yang mengindikasikan penurunan nilai aset tetap pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022. Based on the assessment of the management, there are no events or changes in circumstances which may indicate impairment in value of fixed assets as of September 30, 2023 and December 31, 2022.
Page 42
[1612000] Notes to the financial statements - Right of Use Assets - General Industry - Current Year
30 September 2023
Aset hak guna Right of use assets
Aset hak guna, periode awal Penambahan aset hak guna Aset hak guna, periode akhir
Right of use assets, beginning Right of use assets, end
Addition in right of use assets
period period
Nilai perolehan, kotor Bangunan, aset hak guna 86,250,246,761 2,731,742,989 88,981,989,750 Building, right of use assets Carrying amount, gross
Lainnya, aset hak guna 1,191,144,177 1,191,144,177 Others, right of use assets
Aset hak guna 87,441,390,938 2,731,742,989 90,173,133,927 Right of use assets
Akumulasi depresiasi Bangunan, aset hak guna 23,673,531,434 6,195,713,957 29,869,245,391 Building, right of use assets Carrying amount, accumulated
Lainnya, aset hak guna 999,909,809 174,657,549 1,174,567,358 Others, right of use assets depreciation
Aset hak guna 24,673,441,243 6,370,371,506 31,043,812,749 Right of use assets
Nilai perolehan Aset hak guna 62,767,949,695 59,129,321,178 Right of use assets Carrying amount
Page 43
[1612000] Notes to the financial statements - Right of Use Assets - General Industry - Prior Year
31 December 2022
Aset hak guna Right of use assets
Aset hak guna, periode awal Penambahan aset hak guna Aset hak guna, periode akhir
Right of use assets, beginning Right of use assets, end
Addition in right of use assets
period period
Nilai perolehan, kotor Bangunan, aset hak guna 85,550,246,761 700,000,000 86,250,246,761 Building, right of use assets Carrying amount, gross
Lainnya, aset hak guna 1,191,144,177 1,191,144,177 Others, right of use assets
Aset hak guna 86,741,390,938 700,000,000 87,441,390,938 Right of use assets
Akumulasi depresiasi Bangunan, aset hak guna 15,963,527,655 7,710,003,779 23,673,531,434 Building, right of use assets Carrying amount, accumulated
Lainnya, aset hak guna 602,861,750 397,048,059 999,909,809 Others, right of use assets depreciation
Aset hak guna 16,566,389,405 8,107,051,838 24,673,441,243 Right of use assets
Nilai perolehan Aset hak guna 70,175,001,533 62,767,949,695 Right of use assets Carrying amount
Page 44
[1612100] Disclosure of Notes to the financial statements - Right of Use Assets - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 September 2023
Pengungkapan catatan atas aset hak guna Grup sebagai pesewa Group as a lessor Grup telah menandatangani sewa operasi atas tanah dan Disclosure of notes for right of use assets
bangunan milik Grup. Sewa ini memiliki masa sewa antara 5 sampai dengan 23 tahun. The Group has
entered into operating leases on its land and building spaces. These leases have terms of between 5
until 23 years.
Page 45
[1616100] Disclosure of Notes to the financial statements - Revenue - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 September 2023
Pengungkapan catatan atas pendapatan Tidak ada pendapatan neto dari pelanggan yang melebihi 10% dari jumlah pendapatan neto Disclosure of notes for revenue
konsolidasian untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 September 2023 dan 2022. There
are no net revenues from a single customer in excess of 10% of the total consolidated net revenues for
the years ended September 30, 2023 and 2022.
Page 46
[1617000] Notes to the financial statements - Revenue By Type - General
Industry
Catatan untuk tipe pendapatan Notes for revenue by type
30 September 30 September
2023 2022
Nama produk atau Penjualan dan Penjualan dan
jasa pendapatan usaha pendapatan usaha
Service or product name Sales and revenue Sales and revenue
Pendapatan dari jasa Penyelenggaraan Service revenue 1
710,890,303,950 484,886,834,091
1 Acara
Pendapatan dari jasa Konvensi dan Service revenue 2
100,704,046,691 101,805,716,266
2 eksibisi
Pendapatan dari jasa Service revenue 3
Pendukung acara 33,007,804,389 18,532,877,329
3
Pendapatan dari jasa Service revenue 4
Hotel 36,286,489,649 26,079,266,563
4
Pendapatan dari Service revenue
880,888,644,679 631,304,694,249
jasa
Tipe pendapatan 880,888,644,679 631,304,694,249 Type of revenue
Page 47
[1620100] Notes to the financial statements - Trade receivables, by currency - General Industry
Piutang usaha berdasarkan mata uang Trade receivables by currency
30 September 2023 31 December 2022
Penyisihan Penyisihan
Piutang usaha, kotor penurunan nilai Piutang usaha Piutang usaha, kotor penurunan nilai Piutang usaha
piutang usaha piutang usaha
Allowance for Allowance for
Trade receivables, gross impairment of trade Trade receivables Trade receivables, gross impairment of trade Trade receivables
receivables receivables
Pihak ketiga IDR 164,232,105,069 235,689,135,385 IDR Third party
Mata uang 164,232,105,069 ( 2,709,495,366 ) 161,522,609,703 235,689,135,385 ( 3,737,425,552 ) 231,951,709,833 Currency
Pihak berelasi IDR 69,815,499 23,914,713,252 IDR Related party
Mata uang 69,815,499 69,815,499 23,914,713,252 23,914,713,252 Currency
Page 48
[1620200] Notes to the financial statements - Trade receivables, by aging - General Industry
Piutang usaha berdasarkan umur Trade receivables by aging
30 September 2023 31 December 2022
Penyisihan Penyisihan
Piutang usaha, kotor penurunan nilai Piutang usaha Piutang usaha, kotor penurunan nilai Piutang usaha
piutang usaha piutang usaha
Allowance for Allowance for
Trade receivables, gross impairment of trade Trade receivables Trade receivables, gross impairment of trade Trade receivables
receivables receivables
Belum jatuh Umur Aging Not yet due
74,323,401,727 91,060,359,509
tempo
Telah jatuh tempo 1 - 90 hari 19,979,492,865 68,825,317,674 1 - 90 days Overdue
91 - 180 hari 30,341,553,640 21,258,461,531 91 - 180 days
181 - 360 hari 24,737,666,961 74,694,617,044 181 - 360 days
Lebih dari 360 More than 360
14,919,805,375 3,765,092,879
hari days
Umur 89,978,518,841 168,543,489,128 Aging
Jatuh tempo Umur 164,301,920,568 ( 2,709,495,366 ) 161,592,425,202 259,603,848,637 ( 3,737,425,552 ) 255,866,423,085 Aging Due status
Page 49
[1620400] Notes to the financial statements - Trade receivables, by domestic or international - General Industry
Piutang usaha berdasarkan domestik atau international Trade receivables by domestic or international
30 September 2023 31 December 2022
Penyisihan penurunan Penyisihan penurunan
Piutang usaha, kotor Piutang usaha Piutang usaha, kotor Piutang usaha
nilai piutang usaha nilai piutang usaha
Allowance for impairment of Allowance for impairment of
Trade receivables, gross Trade receivables Trade receivables, gross Trade receivables
trade receivables trade receivables
Domestik 164,301,920,568 259,603,848,637 Domestic
Total piutang usaha Total trade receivables by
berdasarkan domestik 164,301,920,568 ( 2,709,495,366 ) 161,592,425,202 259,603,848,637 ( 3,737,425,552 ) 255,866,423,085 domestic or international
atau international
Page 50
[1620500] Notes to the financial statements - Trade receivable, movement of
allowance for impairment of Trade receivables - General Industry
Pergerakan penurunan nilai piutang Movement of allowance for
usaha impairment of trade receivables
30 September 2023 31 December 2022
Penyisihan penurunan nilai Allowance for impairment of
piutang usaha, awal periode 3,737,425,552 3,344,340,019 trade receivables, beginning
period
Penambahan penyisihan Addition of allowance for
955,084,643
penurunan nilai piutang usaha impairment of trade receivables
Pengurangan mutasi penurunan Reduction of movement of
nilai piutang usaha ( 79,250,000 ) allowance for impairment of trade
receivables
Dihapusbukukannya cadangan Written off of movement of
penurunan nilai piutang usaha ( 1,027,930,186 ) ( 482,749,110 ) allowance for impairment of trade
receivables
Penyisihan penurunan nilai Allowance for impairment of
piutang usaha, akhir periode 2,709,495,366 3,737,425,552 trade receivables, ending
period
Page 51
[1621000] Disclosure of Notes to the financial statements - Trade Receivables - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 September 2023
Pengungkapan catatan atas piutang usaha Pada tanggal 31 Desember 2022, piutang usaha Fasen dijadikan jaminan untuk pinjaman jangka Disclosure of notes for trade receivables
pendek yang diperoleh Fasen dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. As at December 31, 2022, Fasen?s
trade receivables are used as collaterals for short-term obtained by Fasen from PT Bank Mandiri
(Persero) Tbk. Piutang usaha VIS dijaminkan untuk pinjaman jangka pendek yang diperoleh VIS dari
PT Bank Central Asia Tbk. VIS?s trade receivables are used as collaterals for short-term obtained by
VIS from PT Bank Central Asia Tbk. Manajemen telah menilai dan berpendapat bahwa cadangan ECL
atas penurunan nilai adalah cukup untuk menutupi kemungkinan kerugian atas tidak tertagihnya
piutang usaha. Management has assessed and is of the opinion that the ECL allowance for impairment
is adequate to cover any possible losses arising from the non-collection of trade receivables accounts.
Page 52
[1630000] Notes to the financial statements - Inventories - General Industry
Catatan atas persediaan Notes for inventories
30 September 2023 31 December 2022
Barang jadi 6,251,204,975 4,965,540,981 Finished goods
Persediaan, kotor 6,251,204,975 4,965,540,981 Inventories, gross
Persediaan 6,251,204,975 4,965,540,981 Inventories
Page 53
[1632000] Disclosure of Notes to the financial statements - Inventories - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 September 2023
Pengungkapan catatan atas persediaan Tidak terdapat persediaan yang dijaminkan dan diasuransikan. Inventories are not pledged nor Disclosure of notes for inventories
insured. Manajemen berpendapat bahwa nilai tercatat persediaan pada tanggal 30 September 2023
dan 31 Desember 2022 mendekati nilai realisasi netonya. Management is of the opinion that the
carrying amount of inventories as of September 30, 2023 and December 31, 2022, approximates its net
realizable value.
Page 54
[1640100] Notes to the financial statements - Trade Payable, by currency - General Industry
Utang usaha berdasarkan mata uang Trade payables by currency
30 September 2023 31 December 2022
Utang usaha Utang usaha
Trade payables Trade payables
Pihak ketiga IDR 76,945,188,417 113,752,997,741 IDR Third party
Mata uang 76,945,188,417 113,752,997,741 Currency
Pihak berelasi IDR 7,799,775 747,636,199 IDR Related party
Mata uang 7,799,775 747,636,199 Currency
Page 55
[1641000] Disclosure of Notes to the financial statements - Trade Payables - General Industry
Page 56
[1670000] Notes to the financial statements - Cost of Good Sold - General
Industry
Beban pokok penjualan Cost of good sold
30 September 2023 30 September 2022
Beban pokok pendapatan Other cost of goods sold
611,102,276,491 418,232,741,054
lainnya
Beban pokok penjualan dan Cost of sales and revenue
611,102,276,491 418,232,741,054
pendapatan
Page 57
[1671000] Disclosure of Notes to the financial statements - Cost of Goods Sold - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 September 2023
Pengungkapan catatan atas beban pokok Tidak ada pembelian dari pemasok yang melebihi 10% dari jumlah pendapatan neto konsolidasian Disclosure of notes for cost of goods sold
penjualan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 September 2023 dan 2022. There are no
purchases from a single supplier in excess of 10% of the total consolidated net revenues for the years
ended September 30, 2023 and 2022.
Page 58
[1693000] Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans - General Industry
Catatan utang bank jangka pendek Notes for short-term bank loans
30 September 2023 31 December 2022
Utang bank jangka Utang bank jangka
pendek, nilai dalam Utang bank jangka pendek pendek, nilai dalam Utang bank jangka pendek
mata uang asing mata uang asing
Short-term bank loan, Short-term bank loan,
amount in foreign Short term bank loans amount in foreign Short term bank loans
currency currency
Bank Central Asia Tbk IDR 28,039,927,278 28,065,298,670 IDR Bank Central Asia Tbk
Mata uang 28,039,927,278 28,065,298,670 Currency
Bank Mandiri (Persero) Tbk IDR 28,000,000,000 IDR Bank Mandiri (Persero) Tbk
Mata uang 28,000,000,000 Currency
Bank asing lainnya IDR 99,870,000,000 41,000,000,000 IDR Other foreign banks
Mata uang 99,870,000,000 41,000,000,000 Currency
Kreditur nama bank Mata uang 127,909,927,278 97,065,298,670 Currency Creditor bank name
Page 59
[1693100] Disclosure of Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 September 2023
Pengungkapan catatan atas utang bank jangka PT Bank UOB Indonesia Tbk (UOB) Perusahaan The Company Berdasarkan Akta Notaris No. 4 Disclosure of notes for short-term bank loans
pendek Notaris Sri Rahayuningsih, S.H., tanggal 3 Oktober 2014, Perusahaan memperoleh fasilitas Revolving
Credit Facility dari UOB dengan plafon sebesar Rp80.000.000.000 dan bunga masing-masing sebesar
8,25%-11,00% dan 10,00%-11,25% per tahun pada 30 September 2023 dan 31 Desember 2022
(dapat ditinjau kembali setiap saat) dengan jangka waktu pinjaman selama 12 (dua belas) bulan.
Based on Notarial Deeds No. 4 of Notary Sri Rahayuningsih, S.H. on October 3, 2014, the Company
obtained Revolving Credit Facility from UOB with maximum limit amounting to Rp80,000,000,000 and
interest rate of 8.25%-11.00% and 10.00%-11.25% per annum in September 30, 2023 and December
31, 2022, respectively, (subject to review at anytime) with the loan period of 12 (twelve) months. Akta
perjanjian kredit tersebut telah mengalami perubahan dengan Akta Notaris No. 2055 Notaris R. F.
Limpele, S.H., tanggal 22 Januari 2018 mengenai perubahan plafon menjadi sebesar
Rp45.000.000.000. The loan agreement has been amended by Notarial Deed No. 2055 of Notary R. F.
Limpele, S.H, on January 22, 2018 regarding the change of maximum credit limit amounted to
Rp45,000,000,000. Pada tanggal 28 September 2021, perjanjian kredit tersebut telah mengalami
perubahan mengenai perubahan plafon pinjaman Perusahaan menjadi sebesar Rp55.000.000.000. On
September 28, 2021, the loan agreement has been amended regarding the change of the Company?s
maximum credit limit amounted to Rp55,000,000,000. Pada tanggal 9 Januari 2023, fasilitas kredit
telah ini diperpanjang sampai dengan tanggal 31 Januari 2024. Pinjaman ini dijamin dengan tanah dan
bangunan dengan sertifikat Hak Milik No. 1361/Gondangdia dan No. 1412/ Gondangdia atas nama PT
Dyandra Promosindo, Entitas Anak. On January 9, 2023, this loan facility has been extended to
January 31, 2024. The loan is secured by land and building with Certificates of Ownership No. 1361/
Gondangdia and No. 1412/Gondangdia on behalf of PT Dyandra Promosindo, a Subsidiary. Pada
tanggal 12 September 2023, perjanjian kredit tersebut telah mengalami perubahan bahwa Perusahaan
dan DP mendapatkan tambahan fasilitas pinjaman berupa Revolving Credit Facility (RCF2) dengan
plafon maksimal sebesar Rp20.000.000.000 yang dapat digunakan secara bersama-sama maupun
sendiri-sendiri. On September 12, 2023, the credit agreement was amended regarding the Company
and DP additional loan facilities of a Revolving Credit Facility (RCF2) with a maximum ceiling of
Rp20,000,000,000 which can be used jointly or individually. Semua fasilitas pinjaman tersebut memuat
beberapa pembatasan tertentu yang mewajibkan Perusahaan untuk memperoleh persetujuan tertulis
dari UOB sebelum, antara lain, melakukan perubahan terhadap bidang usaha Perusahaan,
membubarkan Perusahaan atau mengajukan permohonan kepailitan dan menjaminkan aset yang telah
dijaminkan, dan mewajibkan Perusahaan untuk memberitahukan secara tertulis kepada UOB sebelum,
antara lain, melakukan penggabungan konsolidasi atau pemisahan usaha dengan pihak lain,
mengikatkan diri sebagai penjamin baru kepada pihak lain, membagikan dividen dan mengadakan
perubahan struktur pengurus dan/atau pemegang saham Perusahaan. All of the loan facilities contain
certain restrictions that require the Company to obtain prior written consent from UOB, among others,
make any changes in the Company?s business, liquidate the Company or filing for bankcruptcy and
pledge the collateral assets, and require the Company to inform in written to UOB prior to, among
others, perform incorporation of consolidation or segregation of business with another party, commit as
new guarantor with another party, distribute dividend and change the board structure and/or the
Page 60
shareholders of the Company. Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022 saldo pinjaman Perusahaan masing-masing sebesar Rp74.870.000.000 dan Rp31.000.000.000. As of September 30, 2023 and December 31, 2022, the outstanding balance of the Company's loan amounted to Rp74,870,000,000 and Rp31,000,000,000, respectively. PT Dyandra Promosindo (DP) PT Dyandra Promosindo (DP) Berdasarkan Akta Notaris No. 2055 Notaris R. F. Limpele, S.H., tanggal 22 Januari 2018, DP memperoleh fasilitas Revolving Credit Facility dari UOB dengan plafon sebesar Rp25.000.000.000 dan bunga masing-masing sebesar 8,25%-11,00% dan 10,00%-11,25% per tahun pada tahun 30 September 2023 dan 31 Desember 2022 (dapat ditinjau kembali setiap saat) dengan jangka waktu pinjaman selama 12 (dua belas) bulan. Based on Notarial Deeds No. 2055 of Notary R. F. Limpele, S.H, on January 22, 2018, DP obtained Revolving Credit Facility from UOB with maximum limit amounting to Rp25,000,000,000 and interest rate of 8.25%-11.00% and 10.00%-11.25% per annum in September 30, 2023 and December 31, 2022, respectively, (subject to review anytime) with the loan period of 12 (twelve) months. Pada tanggal 9 Januari 2023, fasilitas kredit telah ini diperpanjang sampai dengan tanggal 31 Januari 2024. Pinjaman ini dijamin dengan tanah dan bangunan dengan sertifikat Hak Milik No. 1361/Gondangdia dan No. 1412/Gondangdia atas nama PT Dyandra Promosindo. On January 9, 2023, this loan facility has been extended to January 31, 2024. The loan is secured by land and building with Certificates of Ownership No. 1361/Gondangdia and No. 1412/ Gondangdia on behalf of PT Dyandra Promosindo. Pada tanggal 12 September 2023, perjanjian kredit tersebut telah mengalami perubahan bahwa DP dan Perusahaan mendapatkan tambahan fasilitas pinjaman berupa Revolving Credit Facility (RCF2) dengan plafon maksimal sebesar Rp20.000.000.000 yang dapat digunakan secara bersama-sama maupun sendiri-sendiri. On September 12, 2023, the credit agreement was amended regarding DP and the Company additional loan facilities of a Revolving Credit Facility (RCF2) with a maximum ceiling of Rp20,000,000,000 which can be used jointly or individually. Semua fasilitas pinjaman tersebut memuat beberapa pembatasan tertentu yang mewajibkan DP untuk memperoleh persetujuan tertulis dari UOB sebelum, antara lain, melakukan perubahan terhadap bidang usaha DP, membubarkan DP atau mengajukan permohonan kepailitan dan menjaminkan aset yang telah dijaminkan, dan mewajibkan DP untuk memberitahukan secara tertulis kepada UOB sebelum, antara lain, melakukan penggabungan konsolidasi atau pemisahan usaha dengan pihak lain, mengikatkan diri sebagai penjamin baru kepada pihak lain, membagikan dividen dan mengadakan perubahan struktur pengurus dan/atau pemegang saham DP. All of the loan facilities contain certain restrictions that require DP to obtain prior written consent from UOB, among others, make any changes in DP?s business, liquidate DP or filing for bankcruptcy and pledge the collateral assets, and require DP to inform in written to UOB prior to, among others, perform incorporation of consolidation or segregation of business with another party, commit as new guarantor with another party, distribute dividend and change the board structure and/or the shareholders of DP. Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, saldo pinjaman DP masing-masing sebesar Rp 25.000.000.000 dan Rp10.000.000.000. As of September 30, 2023 and December 31, 2022, the outstanding balance of DP?s loan amounted to Rp25,000,000,000 and Rp10,000,000,000, respectively. Grup berpendapat bahwa semua pembatasan dari UOB telah dipenuhi pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022. The Group is of the opinion that all the UOB?s covenants have been met as of September 30, 2023 and December 31, 2022. PT Bank Central Asia Tbk (BCA) PT Visicita Imaji Semesta (VIS) Pada tanggal 24 November 2014, VIS memperoleh fasilitas kredit dari BCA dengan plafon sebesar Rp9.650.000.000 dan dengan bunga sebesar 10,75% dan 10,75% - 11,25% per tahun masing-masing pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022 (dapat ditinjau kembali setiap saat) dengan jangka waktu pinjaman selama 12 (dua belas) bulan. Pinjaman ini dijamin dengan piutang usaha VIS (Catatan 6). Pinjaman ini diperpanjang sampai dengan tanggal 7 Mei 2024. On November 24, 2014, VIS obtained credit facility from BCA with maximum limit amounting
Page 61
to Rp9,650,000,000 and with interest rate of 10.75% and 10.75% - 11.25% per annum in September 30, 2023 and December 31, 2022, respectively, (subject to review anytime) with the loan period of 12 (twelve) months. The loan is secured by trade receivables owned by VIS (Note 6). The credit facility was extended until May 7, 2024. Fasilitas pinjaman ini memuat beberapa pembatasan tertentu yang mewajibkan VIS untuk memperoleh persetujuan tertulis dari BCA, sebelum melakukan antara lain, perubahan susunan direksi dan dewan komisaris, pemegang saham dan status VIS, memperoleh fasilitas pinjaman baru, bertindak sebagai penjamin, meminjamkan uang tidak dalam rangka menjalankan kegiatan usaha sehari-hari dan melakukan peleburan, penggabungan, pengambilalihan, dan likuidasi. These loan facilities contain certain restrictions requiring VIS to obtain written approval of BCA, prior to, among others, change the composition of directors and board of commissioners, shareholders and status of VIS, obtain a new loan facility, act as a guarantor, lend money not in order to run the daily business activities and do consolidation, merger, takeover and liquidation. Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, saldo pinjaman VIS adalah sebesar Rp9.500.000.000. As of September 30, 2023 and December 31, 2022 the outstanding VIS?s loan balance amounted to Rp9,500,000,000. PT Visi Sarana Media Digital (VSMD) Pada tanggal 6 Oktober 2022, VSMD memperoleh fasilitas kredit dari BCA dengan plafon sebesar Rp4.000.000.000 dan dengan bunga sebesar 7,50% per tahun pada tahun 2022 (dapat ditinjau kembali setiap saat) dengan jangka waktu pinjaman selama 12 (dua belas) bulan. Pinjaman ini dijamin dengan tanah dan bangunan milik VIS. On October 6, 2022, VIS obtained credit facility from BCA with maximum limit amounting to Rp4,000,000,000 and with interest rate of 7.50% per annum in 2022 (subject to review anytime) with the loan period of 12 (twelve) months. The loan is secured by land and building owned by VIS. Fasilitas pinjaman ini memuat beberapa pembatasan tertentu yang mewajibkan VSMD untuk memperoleh persetujuan tertulis dari BCA, sebelum melakukan antara lain, perubahan susunan direksi dan dewan komisaris, pemegang saham dan status VSMD, memperoleh fasilitas pinjaman baru, bertindak sebagai penjamin, meminjamkan uang tidak dalam rangka menjalankan kegiatan usaha sehari-hari dan melakukan peleburan, penggabungan, pengambilalihan, dan likuidasi. These loan facilities contain certain restrictions requiring VSMD to obtain written approval of BCA, prior to, among others, change the composition of directors and board of commissioners, shareholders and status of VSMD, obtain a new loan facility, act as a guarantor, lend money not in order to run the daily business activities and do consolidation, merger, takeover and liquidation. Pada tanggal 30 September 2023 dan Desember 31, 2022, saldo pinjaman VSMD adalah masing-masing sebesar Rp3.539.927.278 dan Rp3.565.298.670. As at September 30, 2023 and December 31, 2022, the outstanding VSMD loan balance amounted to Rp3,539,927,278 and Rp3,565,298,670, respectively. Manajemen VSMD berpendapat bahwa semua pembatasan dari BCA telah dipenuhi pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022. The VSMD?s management is of the opinion that all the BCA?s covenants have been met as at September 30, 2023 and December 31, 2022. PT Nusa Dua Indonesia (NDI) Pada tanggal 6 Juni 2018, NDI memperoleh fasilitas kredit Pinjaman Rekening Koran (PRK) dengan pagu kredit sebesar Rp20.000.000.000 dari BCA dan pada tahun 30 September 2023 dan 31 Desember 2022 dikenakan tingkat bunga masing-masing sebesar 9,00% dan 7,50% per tahun dan akan jatuh tempo selama 1 tahun. Pada tahun 2023, pinjaman ini telah diperpanjang sampai dengan tanggal 21 April 2024. On June 6, 2018, NDI obtained Overdraft Facility from BCA with maximum credit limit amounting to Rp20,000,000,000, which in September 30, 2023 and December 31, 2022 bears interest of 9.00% and 7.50% per annum, respectively, and will be settled in 1 year. In 2023, this loan has been extended until April 21, 2024. Pinjaman ini dijamin dengan tanah berikut bangunannya milik NDI dengan sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) No. 4246/Benoa terletak di kawasan terpadu Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) dan jaminan dari pemegang saham NDI. This loan is secured by land including building owned by NDI with certificate of Hak Guna Bangunan (HGB) No. 4246/Benoa located in
Page 62
integrated area Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC)and corporate guarantee from the NDI?s shareholders. Semua fasilitas pinjaman tersebut memuat beberapa pembatasan tertentu yang mewajibkan NDI untuk memperoleh persetujuan tertulis dari BCA sebelum, antara lain, memperoleh fasilitas pinjaman baru, bertindak sebagai penjamin, meminjamkan uang tidak dalam rangka menjalankan kegiatan usaha sehari-hari dan melakukan peleburan, penggabungan, pengambilalihan, likuidasi, merubah pemegang saham dan status NDI, serta menjaga rasio keuangan tertentu. All of the loan facilities contain certain restrictions that require NDI to obtain prior written consent from BCA, among others, obtain a new loan facility, act as a guarantor, lend money not in order to run the daily business activities and do consolidation, merger, takeover, liquidation, change the status of shareholders and NDI?s status, maintain certain financial ratios. Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, saldo pinjaman ini sebesar Nihil. As of September 30, 2023 and December 31, 2022 the outstanding loan balance amounted nil. PT Dyandra Promosindo (DP) Pada tanggal 1 November 2022, DP memperoleh fasilitas Kredit Lokal Rekening Koran (PRK) dan fasilitas Time Loan Revolving (TR) dari BCA dengan plafon masing-masing sebesar Rp10.000.000.000 dan Rp15.000.000.000 dan dikenakan bunga sebesar 7,25% per tahun dengan jangka waktu pinjaman selama 12 (dua belas) bulan. On November 1, 2022, DP obtained Bank Overdraft (PRK) facility and Time Loan Revolving facility (TR) from BCA with maximum limit amounting to Rp10,000,000,000 and Rp15,000,000,000, respectively, and bears interest rate of 7.25% per annum with the loan period of 12 (twelve) months. Pinjaman ini dijamin dengan Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) No. 00200/Sumahilang, 00201/Sumahilang dan 00202/Sumahilang atas nama PT Grha Mahaatman, Entitas Anak, yang terletak di Pekanbaru (Catatan 13). This loan is secured with Certificate of Hak Guna Bangunan (SHGB) No. 00200/Sumahilang, 00201/Sumahilang dan 00202/Sumahilang under the name of PT Grha Mahaatman, a Subsidiary, which located in Pekanbaru (Note 13). Semua fasilitas pinjaman tersebut memuat beberapa pembatasan tertentu yang mewajibkan DP untuk memperoleh persetujuan tertulis dari BCA sebelum, antara lain, mengubah bentuk usaha DP, mengubah susunan pemegang saham, direksi dan komisaris DP, memperoleh fasilitas pinjaman baru dan membagikan dividen. All of the loan facilities contain certain restrictions that require DP to obtain prior written consent from BCA, among others, amend DP?s legal form, amend shareholders composition, Boards of Commisioners and Directors, obtain a new loan facility and distribute dividend. Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, saldo TR tersebut masing-masing adalah sebesar Rp15.000.000.000 dan Rp15.000.000.000. Dan nihil untuk saldo PRK. As at September 30, 2023 and December 31, 2022, the outstanding balance of the TR facility amounted to Rp15,000,000,000 and Rp15,000,000,000, respectively. And nil for PRK balance. Grup berpendapat bahwa semua pembatasan dari BCA telah dipenuhi pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022. The Group is of the opinion that all the BCA?s covenants have been met as at September 30, 2023 and December 31, 2022. PT Bank Panin Tbk (Panin) PT Nusa Dua Indonesia (NDI) Pada tanggal 28 Maret 2016, NDI memperoleh Fasilitas Pinjaman Rekening Koran (PRK) dengan pagu kredit sebesar Rp30.000.000.000 dari Panin dan dikenakan tingkat bunga sebesar 0,75% per tahun diatas tingkat suku bunga deposito. On March 28, 2016, NDI obtained Overdraft Facility with maximum credit limit amounting to Rp30,000,000,000 from Panin which bears interest of 0.75% above deposit interest rate. Pada tanggal 14 Desember 2016, terdapat perubahan pagu kredit menjadi sebesar Rp20.000.000.000. As of December 14, 2016, there was a change in the credit limit to Rp20,000,000,000. Berdasarkan Perubahan dan Penegasan Kembali atas Perjanjian Kredit dari Notaris Mellyani Noor Shandra, SH. No. 56 tanggal 21 Agustus 2018, NDI memperoleh fasilitas kredit sebesar Rp17.500.000.000 dan jaminan berupa sertifikat tanah No. 00599, 00609, 01470, 01472 dan 01477 atas nama PT Griya Nusa Kencana (GNK) (Catatan 13). Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, pinjaman ini dikenakan tingkat suku bunga masing-masing sebesar 7,75% dan 7,50% per tahun. Pada tahun 2023,
Page 63
pinjaman ini diperpanjang sampai dengan tanggal 28 Maret 2024. Based on the Amendment and Reaffirmation of the Credit Agreement from Notary Mellyani Noor Shandra, SH. No. 56 dated August 21, 2018, NDI obtained a credit facility of Rp. 17,500,000,000 and collateral in the form of land certificate no. 00599, 00609, 01470, 01472 and 01477 on behalf of PT Griya Nusa Kencana (GNK) (Note 13). As of September 30, 2023 and December 31, 2022, this loan bears interest at 7.75% and 7.50% per annum, respectively. In 2023, this loan was extended until March 28, 2024. Semua fasilitas pinjaman tersebut memuat beberapa pembatasan tertentu yang mewajibkan NDI untuk memperoleh persetujuan tertulis dari Panin sebelum, antara lain, memperoleh fasilitas pinjaman baru, bertindak sebagai penjamin, meminjamkan uang tidak dalam rangka menjalankan kegiatan usaha sehari-hari dan melakukan peleburan, penggabungan, pengambilalihan, likuidasi, merubah pemegang saham dan status NDI. All of the loan facilities contain certain restrictions that require NDI to obtain prior written consent from Panin, among others, obtained a new loan facility, act as a guarantor, lend money not in order to run the daily business activities and do consolidation, merger, takeover, liquidation, change the status of shareholders and NDI?s status. Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, saldo Pinjaman Rekening Koran NDI sebesar nihil. As of September 30, 2023 and December 31, 2022 the outstanding balance of Overdraft facility amounted nil. Grup berpendapat bahwa semua pembatasan dari Panin telah dipenuhi pada 30 September 2023 dan 31 Desember 2022. The Group is of the opinion that all the Panin?s covenants have been met as of September 30, 2023 and December 31, 2022. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (Mandiri) PT Fasen Creative Quality (FCQ) Pada tanggal 22 April 2022, Fasen memperoleh fasilitas Kredit Modal Kerja dari Mandiri dengan limit kredit sebesar Rp30.000.000.000 dan dikenakan tingkat bunga sebesar 10% per tahun dan jangka waktu 6 bulan terhitung sejak tanggal 22 April 2022 sampai dengan 22 Oktober 2022. Pinjaman ini dijamin dengan piutang usaha milik Fasen, deposito berjangka Mandiri milik Fasen, dengan total nilai sebesar Rp6.000.000.000 dan jaminan perusahaan dari PT Dyandra Promosindo. On April 22, 2022, Fasen obtained a Working Capital Credit facility from Mandiri with a limit credit of Rp30,000,000,000 and bears an interest rate at 10% per annum for 6 months from April 22, 2022 until October 22, 2022. This loan is collateralized by Fasen?s trade receivables, time deposits on Mandiri of Fasen with a total amount of Rp6,000,000,000 and corporate guarantee from PT Dyandra Promosindo. Pada tanggal 21 Desember 2022, Mandiri setuju untuk menurunkan limit kredit pinjaman ini menjadi Rp28.000.000.000 dan memperpanjang jatuh tempo pinjaman ini sampai dengan 22 Maret 2023. On December 21, 2022, Mandiri agreed to decrease the limit credit of the loan into Rp28,000,000,000 and extend the maturity of the loan until March 22, 2023. Pada tanggal 21 Maret 2023, pinjaman ini telah dilunasi oleh FCQ. On March 21, 2023, the loan has been fully paid by FCQ. Pada tanggal 17 Pebruari 2023, Fasen memperoleh fasilitas Kredit Modal Kerja dari Mandiri dengan limit kredit sebesar Rp20.000.000.000 dan dikenakan tingkat bunga sebesar 10,00% per tahun dan jangka waktu 12 bulan terhitung sejak tanggal 17 Pebruari 2023 sampai dengan 17 Pebruari 2024. Pinjaman ini dijamin dengan deposito berjangka Mandiri milik Fasen, dengan total nilai sebesar Rp4.000.000.000 On February 17, 2023, Fasen obtained a Working Capital Credit facility from Mandiri with a limit credit of Rp20,000,000,000 and bears an interest rate at 10.00% per annum for 12 months from February 17, 2023 until February 17, 2024. This loan is collateralized by time deposits on Mandiri of Fasen with a total amount of Rp4,000,000,000. Pada tanggal 28 Maret 2023, Fasen memperoleh fasilitas Kredit Modal Kerja dari Mandiri dengan limit kredit sebesar Rp28.000.000.000 dan dikenakan tingkat bunga sebesar 13,85% per tahun dan jangka waktu 3 bulan terhitung sejak tanggal 28 Maret 2023 sampai dengan 26 Juni 2023. Pinjaman ini dijamin dengan piutang usaha milik Fasen, deposito berjangka Mandiri milik Fasen, dengan total nilai sebesar Rp6.000.000.000 dan jaminan perusahaan dari PT Dyandra Promosindo. On March 28, 2023, Fasen obtained a Working Capital Credit facility from Mandiri with a limit credit of Rp28,000,000,000 and bears an interest rate at 13,85% per annum for 3 months from March 28, 2023
Page 64
until June 26, 2023. This loan is collateralized by Fasen?s trade receivables, time deposits on Mandiri of Fasen with a total amount of Rp6,000,000,000 and corporate guarantee from PT Dyandra Promosindo. Dan pada 28 Maret 2023, Fasen kepada Mandiri mengusulkan perubahan suku bunga pinjaman menjadi 10,00% per tahun dan disetujui. On March 28, 2023, Fasen is proposing to change the loan interest rate to 10.00% per year to Mandiri and was approved. Pada tanggal 24 Juni 2023, Fasen memperoleh perpanjangan jangka waktu 7 bulan terhitung sejak tanggal 27 Juni 2023 sampai dengan 26 Januari 2024 pada fasilitas Kredit Modal Kerja dari Mandiri. On June 24, 2023, Fasen obtained a Working Capital Credit facility from Mandiri for another 7 months from June 27, 2023 until January 26, 2024. Pada tanggal 5 September 2023, pinjaman ini telah dilunasi oleh FCQ. On September 5, 2023, the loan has been fully paid by FCQ. Semua fasilitas pinjaman tersebut memuat beberapa pembatasan tertentu yang mewajibkan Fasen untuk memperoleh persetujuan tertulis dari Mandiri sebelum, antara lain, mengubah bentuk usaha Fasen, mengubah susunan pemegang saham, direksi dan komisaris Fasen, memindahtangankan jaminan, bertindak sebagai penjamin, memperoleh fasilitas pinjaman baru dan membagikan dividen. All of the loan facilities contain certain restrictions that require Fasen to obtain prior written consent from Mandiri, among others, amend Fasen?s legal form, amend shareholders composition, Boards of Commisioners and Directors, transfer the collateral, act as guarantor, obtain a new loan facility and distribute dividend. Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, saldo pinjaman tersebut adalah sebesar nihil dan Rp28.000.000.000. As at September 30, 2023 and December 31, 2022, the outstanding balance of the facility amounted to nil and Rp28,000,000,000. Grup berpendapat bahwa semua pembatasan dari Mandiri telah dipenuhi pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022. The Group is of the opinion that all the Mandiri?s covenants have been met as at September 30, 2023 and December 31, 2022. PT Mitra Natura Raya (MNR) Pada tanggal 29 Oktober 2021, MNR memperoleh fasilitas Kredit Modal Kerja dari Mandiri dengan limit kredit sebesar Rp10.000.000.000 dan dikenakan tingkat bunga sebesar 10% per tahun dan jangka waktu 12 bulan terhitung sejak tanggal 29 Oktober 2021 sampai dengan 29 Oktober 2022. Pinjaman ini dijamin dengan deposito berjangka Mandiri milik MNR, dengan total nilai sebesar Rp2.000.000.000. On October 29, 2021, MNR obtained a Working Capital Credit facility from Mandiri with a limit credit of Rp10,000,000,000 and bears an interest rate at 10% per annum for 12 months from October 29, 2021 until October 29, 2022. This loan is collateralized by time deposits on Mandiri of MNR, with a total amount of Rp2,000,000,000. Semua fasilitas pinjaman tersebut memuat beberapa pembatasan tertentu yang mewajibkan MNR untuk memperoleh persetujuan tertulis dari Mandiri sebelum, antara lain, mengubah bentuk usaha MNR, mengubah susunan pemegang saham, direksi dan komisaris MNR, memindahtangankan jaminan, bertindak sebagai penjamin, memperoleh fasilitas pinjaman baru dan membagikan dividen. All of the loan facilities contain certain restrictions that require MNR to obtain prior written consent from Mandiri, among others, amend MNR?s legal form, amend shareholders composition, Boards of Commisioners and Directors, transfer the collateral, act as guarantor, obtain a new loan facility and distribute dividend. Pada tanggal 2 Desember 2022, pinjaman ini telah dilunasi oleh MNR. On December 2, 2022, the loan has been fully paid by MNR.
Page 65
[1694000a] Notes to the financial statements - Bank Loans by Order of Liquidity - General Industry
Catatan utang bank berdasarkan tingkat likuiditas Notes for bank loans by order of liquidity
30 September 2023 31 December 2022
Total utang bank, kotor 209,496,837,806 192,687,923,484 Total bank loans, gross
Total utang bank, bersih 209,496,837,806 192,687,923,484 Total bank loan, net
Page 66
[1694100] Disclosure of Notes to the financial statements - Bank Loans by Order of Liquidity - General Industry
Page 67
[1696000] Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans Interest Information - General Industry
30 September 2023
Catatan utang bank jangka pendek Notes for short-term bank loans
Jatuh tempo utang bank Bunga utang bank jangka Jenis bunga utang bank
jangka pendek pendek jangka pendek
Due date for short-term bank Interest rate short-term bank Interest rate type short-term
loan loan bank loan
Bank Central Asia Tbk IDR 12 Bulan 7.25 - 10.75 Fixed IDR Bank Central Asia Tbk
Bank asing lainnya IDR 12 Bulan 8.25 - 11.00 Fixed IDR Other foreign banks
31 December 2022
Catatan utang bank jangka pendek Notes for short-term bank loans
Jatuh tempo utang bank Bunga utang bank jangka Jenis bunga utang bank
jangka pendek pendek jangka pendek
Due date for short-term bank Interest rate short-term bank Interest rate type short-term
loan loan bank loan
Bank Central Asia Tbk IDR 12 Bulan 7.5 - 11.25 Fixed IDR Bank Central Asia Tbk
Bank Mandiri (Persero) Tbk IDR 6 Bulan &12 Bulan 10 Fixed IDR Bank Mandiri (Persero) Tbk
Bank asing lainnya IDR 12 Bulan 10 - 11.25 Fixed IDR Other foreign banks
Page 68
[1697000] Notes to the financial statements - Bank Loans by Order of Liquidity Interest Information - General Industry
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.
Other files in this announcement 7
FinancialStatement-2023-III-DYAN.xlsx
done
SPD Sept 23.pdf
done
instance.zip
done
inlineXBRL.zip
done