Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 39
Page 1
Nomor Surat 0118/IRSX/X/2023
Nama Emiten PT Aviana Sinar Abadi Tbk
Kode Emiten IRSX
Perihal Penyampaian Laporan Keuangan Interim Yang Tidak Diaudit
Perseroan dengan ini menyampaikan laporan keuangan untuk periode 9 Bulan yang berakhir pada 30/09/2023 dengan ikhtisar sebagai berikut :
Informasi mengenai anak perusahaan Perseroan sebagai berikut :
No Nama Kegiatan Lokasi Tahun Status Jumlah Aset Satuan Mata Persentase
Usaha Komersil Operasi Uang (%)
1 PT Digital Informasi dan Tangerang 2019 Operasional 121.532.406.701 PENUH IDR 99.91
Nata Karya Komunikasi, Selatan
Perdagangan
2 PT Aviana Aktivitas Jasa Jakarta Pusat 2018 Operasional 27.270.971.386 PENUH IDR 99.99
Semesta Periklanan
Anugerah Digital
Dokumen ini merupakan dokumen resmi PT Aviana Sinar Abadi Tbk yang tidak memerlukan tanda tangan karena dihasilkan secara elektronik. PT
Aviana Sinar Abadi Tbk bertanggung jawab penuh atas informasi tertera di dalam dokumen ini.
Page 2
[1000000] General information
Informasi umum General information
30 September 2023
Nama entitas PT Aviana Sinar Abadi Tbk Entity name
Penjelasan perubahan nama dari akhir Explanation of change in name from
periode laporan sebelumnya the end of the preceding reporting
period
Kode entitas IRSX Entity code
Nomor identifikasi entitas AB153 Entity identification number
Industri utama entitas Umum / General Entity main industry
Standar akutansi yang dipilih PSAK Selected accounting standards
Sektor I. Technology Sector
Subsektor I1. Software & IT Services Subsector
Industri I13. Software Industry
Subindustri I131. Software Subindustry
Informasi pemegang saham Controlling shareholder information
National Corporation
pengendali
Jenis entitas Local Company - Indonesia Type of entity
Jurisdiction
Jenis efek yang dicatatkan Saham / Stock Type of listed securities
Jenis papan perdagangan tempat Type of board on which the entity is
Pengembangan / Development
entitas tercatat listed
Apakah merupakan laporan keuangan Whether the financial statements are
satu entitas atau suatu kelompok Entitas grup / Group entity of an individual entity or a group of
entitas entities
Periode penyampaian laporan Period of financial statements
Kuartal III / Third Quarter
keuangan submissions
Tanggal awal periode berjalan January 01, 2023 Current period start date
Tanggal akhir periode berjalan September 30, 2023 Current period end date
Tanggal akhir tahun sebelumnya December 31, 2022 Prior year end date
Tanggal awal periode sebelumnya January 01, 2022 Prior period start date
Tanggal akhir periode sebelumnya September 30, 2022 Prior period end date
Tanggal akhir 2 tahun sebelumnya December 31, 2021 Prior 2 year end date
Mata uang pelaporan Rupiah / IDR Description of presentation currency
Kurs konversi pada tanggal pelaporan Conversion rate at reporting date if
jika mata uang penyajian selain rupiah presentation currency is other than
rupiah
Pembulatan yang digunakan dalam Level of rounding used in financial
penyajian jumlah dalam laporan Satuan Penuh / Full Amount statements
keuangan
Jenis laporan atas laporan keuangan Tidak Diaudit / Unaudit Type of report on financial statements
Jenis opini auditor Type of auditor's opinion
Hal yang diungkapkan dalam paragraf Matters disclosed in
pendapat untuk penekanan atas suatu emphasis-of-matter or other-matter
masalah atau paragraf penjelasan paragraph, if any
lainnya, jika ada
Hasil penugasan review Result of review engagement
Opini Hal Audit Utama Any Key Audit Matters Opinion
Jumlah Hal Audit Utama Total Key Audit Matters
Paragraf Hal Audit Utama Key Audit Matters Paragraph
Tanggal laporan audit atau hasil Date of auditor's opinion or result of
laporan review review report
Auditor tahun berjalan Current year auditor
Nama partner audit tahun berjalan Name of current year audit signing
partner
Page 3
Lama tahun penugasan partner yang Number of years served as audit
menandatangani signing partner
Auditor tahun sebelumnya Prior year auditor
Nama partner audit tahun sebelumnya Name of prior year audit signing
partner
Kepatuhan terhadap pemenuhan Whether in compliance with OJK rules
peraturan OJK Nomor: No. 75/POJK.04/2017 concerning
Ya / Yes
75/POJK.04/2017 tentang Tanggung responsibilities of board of directors on
Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan financial statements
Kepatuhan terhadap pemenuhan Compliance to the independency of
independensi akuntan yang Accountant that provide services in
memberikan jasa audit di pasar modal Capital Market as regulated in OJK
sesuai dengan POJK Nomor Ya / Yes rules No. 13/POJK.03/2017
13/POJK.03/2017 tentang concerning The Use of Public
Penggunaan Jasa Akuntan Publik Accountant and Auditing Firm in
dalam Kegiatan Jasa Keuangan Financial Services Activities.
Page 4
[1210000] Statement of financial position presented using current and
non-current - General Industry
Laporan posisi keuangan Statement of financial position
30 September 2023 31 December 2022
Aset Assets
Aset lancar Current assets
Kas dan setara kas Cash and cash
29,679,947,192 6,888,199,837
equivalents
Piutang lainnya Other receivables
Piutang lainnya pihak Other receivables third
22,610,006 13,300,000
ketiga parties
Persediaan lancar Current inventories
Persediaan lancar 125,443,027,965 58,416,126,157 Current inventories
Pajak dibayar dimuka Current prepaid taxes
8,043,562,919 5,320,214,277
lancar
Aset non-keuangan lancar Other current non-financial
2,696,602,040
lainnya assets
Jumlah aset lancar 163,189,148,082 73,334,442,311 Total current assets
Aset tidak lancar Non-current assets
Aset pajak tangguhan 95,864,641 95,864,641 Deferred tax assets
Aset tetap Property, plant, and
231,531,428 216,229,813
equipment
Aset hak guna 41,443,804 12,453,176 Right of use assets
Aset takberwujud selain Intangible assets other
8,321,124,770 889,943,035
goodwill than goodwill
Jumlah aset tidak lancar 8,689,964,643 1,214,490,665 Total non-current assets
Jumlah aset 171,879,112,725 74,548,932,976 Total assets
Liabilitas dan ekuitas Liabilities and equity
Liabilitas Liabilities
Liabilitas jangka pendek Current liabilities
Uang muka Current advances
pelanggan jangka from customers
pendek
Uang muka Current advances
pelanggan jangka from customers
1,392,135,595 4,034,013,880
pendek pihak third parties
ketiga
Beban akrual jangka Current accrued
4,772,081 1,275,463,462
pendek expenses
Utang pajak 668,011,396 644,257,356 Taxes payable
Jumlah liabilitas Total current
2,064,919,072 5,953,734,698
jangka pendek liabilities
Liabilitas jangka Non-current liabilities
panjang
Kewajiban imbalan Long-term
pasca kerja jangka 423,267,041 423,267,041 post-employment
panjang benefit obligations
Jumlah liabilitas Total non-current
423,267,041 423,267,041
jangka panjang liabilities
Jumlah liabilitas 2,488,186,113 6,377,001,739 Total liabilities
Ekuitas Equity
Ekuitas yang Equity attributable to
diatribusikan kepada equity owners of parent
pemilik entitas induk entity
Saham biasa 75,005,051,745 60,000,000,000 Common stocks
Page 5
Tambahan modal Additional paid-in
83,254,525,597
disetor capital
Cadangan pengukuran Reserve of
kembali program 30,702,305 30,702,305 remeasurements of
imbalan pasti defined benefit plans
Saldo laba Retained earnings
(akumulasi kerugian) (deficit)
Saldo laba yang Appropriated
telah ditentukan 1,000,000,000 1,000,000,000 retained earnings
penggunaannya
Saldo laba yang Unappropriated
belum ditentukan 9,996,586,354 7,043,165,148 retained earnings
penggunaannya
Jumlah ekuitas yang Total equity
diatribusikan kepada attributable to equity
169,286,866,001 68,073,867,453
pemilik entitas induk owners of parent
entity
Kepentingan Non-controlling interests
104,060,611 98,063,784
non-pengendali
Jumlah ekuitas 169,390,926,612 68,171,931,237 Total equity
Jumlah liabilitas dan Total liabilities and equity
171,879,112,725 74,548,932,976
ekuitas
Page 6
[1311000] Statement of profit or loss and other comprehensive income, OCI
components presented net of tax, by function - General Industry
Laporan laba rugi dan penghasilan Statement of profit or loss and other
komprehensif lain comprehensive income
30 September 2023 30 September 2022
Penjualan dan pendapatan Sales and revenue
192,282,551,783 43,013,868,264
usaha
Beban pokok penjualan dan Cost of sales and revenue
( 182,241,032,375 ) ( 38,995,487,099 )
pendapatan
Jumlah laba bruto 10,041,519,408 4,018,381,165 Total gross profit
Beban umum dan administrasi General and administrative
( 5,409,053,358 ) ( 2,615,758,395 )
expenses
Pendapatan keuangan 196,744,868 34,220,309 Finance income
Pendapatan lainnya 1,199,675 1,884,104,300 Other income
Beban lainnya ( 24,488,560 ) ( 22,073,481 ) Other expenses
Jumlah laba (rugi) sebelum Total profit (loss) before tax
4,805,922,033 3,298,873,898
pajak penghasilan
Pendapatan (beban) pajak ( 1,846,504,000 ) ( 273,505,400 ) Tax benefit (expenses)
Jumlah laba (rugi) dari operasi Total profit (loss) from
2,959,418,033 3,025,368,498
yang dilanjutkan continuing operations
Jumlah laba (rugi) 2,959,418,033 3,025,368,498 Total profit (loss)
Pendapatan komprehensif Other comprehensive income,
lainnya, setelah pajak after tax
Pendapatan komprehensif Other comprehensive
lainnya yang tidak akan income that will not be
direklasifikasi ke laba rugi, reclassified to profit or
setelah pajak loss, after tax
Pendapatan komprehensif Other comprehensive
lainnya atas pengukuran income for
kembali kewajiban ( 31,124,072 ) remeasurement of defined
manfaat pasti, setelah benefit obligation, after tax
pajak
Jumlah pendapatan Total other
komprehensif lainnya comprehensive income
yang tidak akan ( 31,124,072 ) that will not be
direklasifikasi ke laba reclassified to profit or
rugi, setelah pajak loss, after tax
Jumlah pendapatan Total other comprehensive
komprehensif lainnya, ( 31,124,072 ) income, after tax
setelah pajak
Jumlah laba rugi komprehensif 2,959,418,033 2,994,244,426 Total comprehensive income
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
diatribusikan
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
2,953,421,206 3,023,741,577
diatribusikan ke entitas induk parent entity
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
diatribusikan ke kepentingan 5,996,827 1,626,921 non-controlling interests
non-pengendali
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan attributable to
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan ke entitas 2,953,421,206 2,992,615,105 attributable to parent entity
induk
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan ke 5,996,827 1,629,321 attributable to non-controlling
kepentingan non-pengendali interests
Page 7
Laba (rugi) per saham Earnings (loss) per share
Laba per saham dasar Basic earnings per share
diatribusikan kepada attributable to equity
pemilik entitas induk owners of the parent entity
Laba (rugi) per saham Basic earnings (loss) per
dasar dari operasi yang 0.6 19,274.81 share from continuing
dilanjutkan operations
Laba (rugi) per saham Diluted earnings (loss) per
dilusian share
Laba (rugi) per saham Diluted earnings (loss) per
dilusian dari operasi yang 0.48 share from continuing
dilanjutkan operations
Page 8
[1410000] Statement of changes in equity - General Industry - Current Year
30 September 2023
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Cadangan pengukuran Saldo laba yang telah Saldo laba yang belum Ekuitas yang dapat
Kepentingan
Saham biasa Tambahan modal disetor kembali program ditentukan ditentukan diatribusikan kepada Ekuitas
non-pengendali
imbalan pasti penggunaannya penggunaannya entitas induk
Reserve of
Appropriated retained Unappropriated retained Equity attributable to
Common stocks Additional paid-in capital remeasurements of Non-controlling interests Equity
earnings earnings parent entity
defined benefit plans
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian kembali Balance before restatement at beginning of
60,000,000,000 30,702,305 1,000,000,000 7,043,165,148 68,073,867,453 98,063,784 68,171,931,237
period
Posisi ekuitas, awal periode 60,000,000,000 30,702,305 1,000,000,000 7,043,165,148 68,073,867,453 98,063,784 68,171,931,237 Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) 2,953,421,206 2,953,421,206 5,996,827 2,959,418,033 Profit (loss)
Penerbitan saham biasa 15,000,000,000 86,000,000,000 101,000,000,000 101,000,000,000 Issuance of common stocks
Biaya emisi efek ( 2,771,069,911 ) ( 2,771,069,911 ) ( 2,771,069,911 ) Stock issuance costs
Pelaksanaan waran 5,051,745 25,595,508 30,647,253 30,647,253 Exercise of warrants
Posisi ekuitas, akhir periode 75,005,051,745 83,254,525,597 30,702,305 1,000,000,000 9,996,586,354 169,286,866,001 104,060,611 169,390,926,612 Equity position, end of the period
Page 9
[1410000] Statement of changes in equity - General Industry - Prior Year
30 September 2022
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Cadangan pengukuran Saldo laba yang belum Ekuitas yang dapat
Kepentingan
Saham biasa kembali program ditentukan diatribusikan kepada Ekuitas
non-pengendali
imbalan pasti penggunaannya entitas induk
Reserve of
Unappropriated retained Equity attributable to
Common stocks remeasurements of Non-controlling interests Equity
earnings parent entity
defined benefit plans
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian Balance before restatement at beginning of
1,000,000,000 182,031,048 3,975,392,527 5,157,423,575 122,500,000 5,279,923,575
kembali period
Posisi ekuitas, awal periode 1,000,000,000 182,031,048 3,975,392,527 5,157,423,575 122,500,000 5,279,923,575 Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) 3,023,741,577 3,023,741,577 1,626,921 3,025,368,498 Profit (loss)
Pendapatan komprehensif lainnya ( 31,126,472 ) ( 31,126,472 ) 2,400 ( 31,124,072 ) Other comprehensive income
Penerbitan saham biasa 59,000,000,000 59,000,000,000 59,000,000,000 Issuance of common stocks
Perubahan kepentingan non-pengendali atas Changes in non-controlling interests due to
( 19,247,416 ) ( 19,247,416 )
akuisisi entitas anak acquisition of subsidiaries
Posisi ekuitas, akhir periode 60,000,000,000 150,904,576 6,999,134,104 67,150,038,680 104,881,905 67,254,920,585 Equity position, end of the period
Page 10
[1510000] Statement of cash flows, direct method - General Industry
Laporan arus kas Statement of cash flows
30 September 2023 30 September 2022
Arus kas dari aktivitas operasi Cash flows from operating
activities
Penerimaan kas dari Cash receipts from
aktivitas operasi operating activities
Penerimaan dari Receipts from customers
189,640,673,500 43,316,309,235
pelanggan
Pembayaran kas dari Cash payments from
aktivitas operasi operating activities
Pembayaran kepada Payments to suppliers for
pemasok atas barang dan ( 248,545,831,629 ) ( 64,226,045,199 ) goods and services
jasa
Pembayaran gaji dan Payments for salaries and
( 3,552,386,032 ) ( 2,230,247,065 )
tunjangan allowances
Pembayaran beban umum Payments for general and
( 2,374,952,428 ) ( 817,855,630 )
dan administrasi administrative expense
Pembayaran kas lainnya Other cash payments for
( 1,362,604,574 ) ( 2,540,150,098 )
untuk beban operasi operating activities
Kas diperoleh dari Cash generated from (used
( 66,195,101,163 ) ( 26,497,988,757 )
(digunakan untuk) operasi in) operations
Penerimaan bunga dari Interests received from
196,744,868 36,445,102
aktivitas operasi operating activities
Penerimaan pengembalian Income taxes refunded (paid)
(pembayaran) pajak from operating activities
( 1,746,303,477 ) ( 268,711,271 )
penghasilan dari aktivitas
operasi
Arus kas sebelum Net cash flows received
perubahan dalam aset dan from (used in) operating
liabilitas yang diperoleh ( 67,744,659,772 ) ( 26,730,254,926 ) activities before changes in
dari (digunakan untuk) assets and liabilities
aktivitas operasi
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
( 67,744,659,772 ) ( 26,730,254,926 )
(digunakan untuk) aktivitas operating activities
operasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from investing
investasi activities
Penerimaan dari penjualan Proceeds from disposal of
63,063,063
aset tetap property, plant and equipment
Pembayaran untuk perolehan Payments for acquisition of
( 99,304,000 ) ( 40,477,460 )
aset tetap property, plant and equipment
Pembayaran untuk perolehan Payments for acquisition of
( 7,569,969,235 )
aset takberwujud intangible assets
Pembayaran untuk perolehan Payments for acquisition of
( 59,000,000,000 )
entitas anak subsidiaries
Pembayaran untuk perolehan Payments for acquisition of
tambahan kepemilikan pada ( 122,400,000 ) additional interests in
entitas anak subsidiaries
Penerimaan (pengeluaran) Other cash inflows (outflows)
kas lainnya dari aktivitas ( 53,896,980 ) from investing activities
investasi
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
( 7,723,170,215 ) ( 59,099,814,397 )
(digunakan untuk) aktivitas investing activities
investasi
Page 11
Arus kas dari aktivitas Cash flows from financing
pendanaan activities
Penerimaan dari penerbitan Proceeds from issuance of
101,030,647,253 59,000,000,000
saham biasa common stocks
Pembayaran biaya emisi Payments of stock issuance
( 2,771,069,911 )
saham costs
Penerimaan (pengeluaran) Other cash inflows (outflows)
kas lainnya dari aktivitas ( 118,833,880 ) from financing activities
pendanaan
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
98,259,577,342 58,881,166,120
(digunakan untuk) aktivitas financing activities
pendanaan
Jumlah kenaikan (penurunan) Total net increase (decrease)
22,791,747,355 ( 26,948,903,203 )
bersih kas dan setara kas in cash and cash equivalents
Kas dan setara kas arus kas, Cash and cash equivalents cash
6,888,199,837 3,573,208,112
awal periode flows, beginning of the period
Kenaikan (penurunan) kas dan Other increase (decrease) in
28,951,106,419
setara kas lainnya cash and cash equivalents
Kas dan setara kas arus kas, Cash and cash equivalents
29,679,947,192 5,575,411,328
akhir periode cash flows, end of the period
Page 12
[1610000] Explanation for Significant Accounting Policy - General Industry
Kebijakan akuntansi signifikan Significant accounting policies
30 September 2023
Dasar penyusunan laporan keuangan Dasar pengukuran laporan keuangan konsolidasian interim ini adalah konsep biaya perolehan Basis of preparation of consolidated financial
konsolidasian (historical cost), kecuali beberapa akun tertentu disusun berdasarkan pengukuran lain, sebagaimana statements
diuraikan dalam kebijakan akuntansi masing-masing akun tersebut. Laporan keuangan konsolidasian
interim ini disusun dengan metode akrual, kecuali laporan arus kas konsolidasian interim. Laporan arus
kas konsolidasian interim disusun dengan menggunakan metode langsung dengan mengelompokkan
arus kas dalam aktivitas operasi, investasi dan pendanaan. Kebijakan akuntansi yang digunakan dalam
penyusunan laporan keuangan konsolidasian interim konsisten dengan yang digunakan dalam
penyusunan laporan keuangan konsolidasian interim periode sebelumnya, kecuali untuk penerapan
beberapa amendemen dan penyesuaian PSAK yang berlaku efektif 1 Januari 2022 telah diungkapkan
dalam Catatan ini. Mata uang pelaporan yang digunakan dalam penyusunan laporan keuangan
konsolidasian interim adalah mata uang Rupiah yang juga merupakan mata uang fungsional entitas
dalam Grup. Perlu dicatat bahwa estimasi dan asumsi akuntansi yang digunakan dalam penyusunan
laporan keuangan konsolidasian interim, meskipun perkiraan ini didasarkan pada pengetahuan terbaik
manajemen dan penilaian dari peristiwa dan tindakan saat ini, peristiwa yang sebenarnya mungkin
akhirnya berbeda dengan estimasi. Area yang kompleks atau memerlukan tingkat pertimbangan yang
lebih tinggi atau area di mana asumsi dan estimasi berdampak signifikan terhadap laporan keuangan
konsolidasian interim diungkapkan pada Catatan 3.
Prinsip-prinsip konsolidasi Seluruh transaksi antar Grup, saldo akun dan laba atau rugi yang belum direalisasi dari transaksi antar Principles of consolidation
entitas telah dieliminasi. Entitas Anak adalah seluruh entitas di mana Perusahaan memiliki
pengendalian. Perusahaan mengendalikan investee ketika Perusahaan memiliki kekuasaan atas
investee, eksposur atau hak atas imbal hasil variable dari keterlibatannya dengan investee, dan
memiliki kemampuan untuk menggunakan kekuasaannya atas investee untuk mempengaruhi jumlah
imbal hasil. Konsolidasi atas entitas anak dimulai sejak tanggal memperoleh pengendalian atas entitas
anak dan berakhir ketika kehilangan pengendalian atas entitas anak. Penghasilan dan beban entitas
anak dimasukkan atau dilepaskan selama tahun berjalan dalam laba rugi dari tanggal diperolehnya
pengendalian sampai dengan tanggal ketika Perusahaan kehilangan pengendalian atas entitas anak.
Rugi entitas anak yang tidak dimiliki secara penuh diatribusikan pada Kepentingan Non-pengendali
(KNP) bahkan jika hal ini mengakibatkan KNP mempunyai saldo defisit. Jika Perusahaan kehilangan
pengendalian atas entitas anak maka Perusahaan pada tanggal hilangnya pengendalian tersebut: ?
Menghentikan pengakuan aset (termasuk setiap goodwill) dan liabilitas entitas anak pada jumlah
tercatatnya. ? Menghentikan pengakuan jumlah tercatat setiap KNP; ? Mengakui nilai wajar
pembayaran yang diterima (jika ada); ? Mengakui setiap sisa investasi pada entitas anak pada nilai
wajarnya; ? Mereklasifikasi bagian Perusahaan atas komponen yang sebelumnya diakui sebagai
penghasilan komprehensif lain ke laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian,
atau mengalihkan secara langsung ke saldo laba; dan ? Mengakui setiap perbedaan yang dihasilkan
sebagai keuntungan atau kerugian dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
konsolidasian. Kepemilikan non-pengendali mencerminkan bagian atas laba atau rugi dan aset bersih
dari entitas anak yang tidak dapat diatribusikan secara langsung maupun tidak langsung pada Grup,
yang masingmasing disajikan dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
konsolidasian interim dan dalam ekuitas pada laporan posisi keuangan konsolidasian interim, terpisah
Page 13
dari bagian yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk. Transaksi dengan kepentingan
non-pengendali yang tidak mengakibatkan hilangnya pengendalian dicatat sebagai transaksi ekuitas.
Selisih antara nilai wajar imbalan yang dialihkan dengan bagian relatif atas jumlah tercatat aset bersih
entitas anak yang diakuisisi dicatat di ekuitas. Keuntungan atau kerugian dari pelepasan kepada
kepentingan nonpengendali juga dicatat di ekuitas.
Kas dan setara kas Kas terdiri dari kas dan kas di bank yang tidak digunakan sebagai jaminan serta tidak dibatasi Cash and cash equivalents
penggunaannya.
Persediaan Persediaan dinyatakan sebesar nilai yang lebih rendah antara biaya perolehan atau nilai realisasi Inventories
bersih. Biaya perolehan ditentukan dengan metode rata-rata tertimbang. Penyisihan persediaan usang
ditentukan berdasarkan hasil penelaahan terhadap keadaan masing-masing persediaan pada akhir
tahun.
Aset tetap Aset tetap dinyatakan berdasarkan biaya perolehan, tetapi tidak termasuk biaya perawatan sehari-hari, Fixed assets
dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi rugi penurunan nilai, jika ada. Biaya perolehan awal
aset tetap meliputi harga perolehan, termasuk bea impor dan pajak pembelian yang tidak boleh
dikreditkan dan biaya-biaya yang dapat diatribusikan secara langsung untuk membawa aset ke kondisi
dan lokasi yang diinginkan sesuai dengan tujuan penggunaan yang ditetapkan. Biaya yang timbul
setelah aset tetap digunakan, seperti beban perbaikan dan pemeliharaan, dibebankan ke laba rugi
pada saat terjadinya. Apabila beban-beban tersebut menimbulkan peningkatan manfaat ekonomis di
masa datang dari penggunaan aset tetap tersebut yang dapat melebihi kinerja normalnya, maka
beban-beban tersebut dikapitalisasi sebagai tambahan biaya perolehan aset tetap. Penyusutan
dihitung berdasarkan metode garis lurus selama masa manfaat aset tetap, sebagai berikut: Tahun /
Years Kendaraan 8 Peralatan 4 Jumlah tercatat aset tetap ditelaah kembali untuk dilakukan penurunan
nilai apabila terdapat peristiwa atau perubahan kondisi tertentu yang mengindikasikan jumlah tercatat
tersebut tidak dapat dipulihkan sepenuhnya. Dalam setiap inspeksi yang signifikan, biaya yang diakui
dalam jumlah tercatat aset tetap sebagai suatu penggantian apabila memenuhi kriteria pengakuan.
Biaya inspeksi signifikan yang dikapitalisasi tersebut diamortisasi selama periode sampai dengan saat
inspeksi signifikan berikutnya. Jumlah tercatat aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat
dilepaskan atau tidak ada manfaat ekonomis masa depan yang diharapkan dari penggunaan atau
pelepasannya. Aset tetap yang dijual atau dilepaskan, dikeluarkan dari kelompok aset tetap berikut
akumulasi penyusutan serta akumulasi penurunan nilai yang terkait dengan aset tetap tersebut.
Keuntungan atau kerugian yang timbul dari penghentian pengakuan aset tetap (ditentukan sebesar
perbedaan antara jumlah neto hasil pelepasan, jika ada, dengan jumlah tercatat dari aset tetap
tersebut) diakui dalam laba rugi pada tahun terjadinya penghentian pengakuan. Nilai residu, umur
manfaat, serta metode penyusutan ditelaah setiap akhir tahun dan dilakukan penyesuaian apabila hasil
telaah berbeda dengan dampak dari setiap perubahan estimasi akuntansi yang dicatat secara
prospektif.
Penurunan nilai aset nonkeuangan Aset yang dikenakan amortisasi dinilai untuk penurunan nilai apabila peristiwa atau perubahan Impairment of non-financial assets
keadaan terjadi yang mengindikasikan bahwa jumlah tercatat tidak dapat diperoleh kembali.
Penurunan nilai diakui untuk jumlah di mana jumlah tercatat aset melebihi jumlah terpulihkan. Jumlah
terpulihkan adalah jumlah yang lebih tinggi antara nilai wajar aset dikurangi biaya untuk menjual dan
Page 14
nilai pakai. Untuk tujuan menguji penurunan nilai, aset dikelompokkan hingga unit terkecil yang
menghasilkan arus kas terpisah diidentifikasi (unit penghasil kas). Aset non-keuangan mengalami
penurunan yang ditelaah untuk kemungkinan pembalikan dari penurunan nilai tersebut pada setiap
tanggal pelaporan.
Pengakuan pendapatan dan beban Pendapatan dari Kontrak dengan Pelanggan Grup mengakui pendapatan dari kontrak dengan Revenue and expense recognition
pelanggan ketika atau selama Grup memenuhi kewajiban pelaksanaan dengan mengalihkan barang
atau jasa yang dijanjikan (yaitu aset) kepada pelanggan. Aset dialihkan ketika atau selama pelanggan
memperoleh pengendalian atas aset tersebut. Untuk setiap kewajiban pelaksanaan yang diidentifikasi,
Grup menentukan pada insepsi kontrak apakah entitas memenuhi kewajiban pelaksanaan sepanjang
waktu atau memenuhi kewajiban pelaksanaan pada suatu waktu tertentu. Jika entitas tidak memenuhi
kewajiban pelaksanaan sepanjang waktu, maka kewajiban pelaksanaan dipenuhi pada suatu waktu
tertentu. Grup memenuhi kewajiban pelaksanaan dan mengakui pendapatan sepanjang waktu, jika
satu dari kriteria berikut terpenuhi: ? Pelanggan secara simultan menerima dan mengonsumsi manfaat
yang disediakan dari pelaksanaan Grup selama Grup melaksanakan kewajiban pelaksanannya. ?
Pelaksanaan Grup menimbulkan atau meningkatkan aset yang dikendalikan pelanggan selama aset
tersebut ditimbulkan atau ditingkatkan; atau ? Pelaksanaan Grup tidak menimbulkan suatu aset
dengan penggunaan alternatif bagi Grup serta Grup memiliki hak atas pembayaran yang dapat
dipaksakan atas pelaksanaan yang telah diselesaikan sampai saat ini. Grup telah mengadopsi PSAK
72, "Pendapatan dari Kontrak dengan Pelanggan", yang memerlukan pengakuan pendapatan untuk
memenuhi 5 (lima) langkah penilaian sebagai berikut: 1. Identifikasi kontrak dengan pelanggan; 2.
Identifikasi kewajiban pelaksanaan dalam kontrak. Kewajiban kinerja adalah janji dalam kontrak untuk
mentransfer barang atau jasa yang berbeda kepada pelanggan; 3. Menentukan harga transaksi,
setelah dikurangi diskon, retur, insentif penjualan, dan Pajak Pertambahan Nilai, yang diharapkan
menjadi hak entitas sebagai imbalan untuk mengalihkan barang atau jasa yang dijanjikan kepada
pelanggan; 4. Mengalokasikan harga transaksi untuk setiap kewajiban pelaksanaan atas dasar harga
jual yang berdiri sendiri relatif dari setiap barang atau jasa yang berbeda yang dijanjikan dalam
kontrak. Jika hal ini tidak dapat diobservasi secara langsung, harga jual yang berdiri sendiri relatif
diestimasi berdasarkan biaya yang diharapkan ditambah margin; dan 5. Mengakui pendapatan ketika
kewajiban kinerja dipenuhi dengan mentransfer barang atau jasa yang dijanjikan kepada pelanggan
(yaitu ketika pelanggan memperoleh kendali atas barang atau jasa tersebut). Grup menentukan
apakah Grup merupakan prinsipal atau agen untuk masing-masing barang atau jasa tertentu yang
dijanjikan kepada pelanggan. Grup secara umum menyimpulkan bahwa Grup adalah prinsipal dalam
kontrak pendapatannya. Penjualan Barang Pendapatan diakui pada saat pengendalian barang
dialihkan kepada pelanggan, umumnya pada saat penyerahan. Jika besar kemungkinan diskon akan
diberikan dan jumlahnya dapat diukur dengan andal, diskonto tersebut diakui sebagai pengurang
pendapatan pada saat penjualan diakui. Karenanya, uang muka yang diterima sebelum pengiriman
barang dicatat sebagai uang muka penjualan dan diperoleh setelah penyerahan fisik dan penerimaan
oleh pelanggan. Uang muka penjualan diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka pendek. Pendapatan
dari Sumber Lain di Luar Cakupan PSAK 72 Pendapatan bunga diakui sebagai pendapatan bunga
dengan menggunakan metode suku bunga efektif dan disajikan setelah dikurangi pajak final yang
berlaku. Pengakuan Beban Beban diakui pada saat terjadinya (basis akrual).
Transaksi dengan pihak berelasi Berdasarkan PSAK 7, ?Pengungkapan Pihak-pihak Berelasi?, pihak berelasi dianggap terkait jika Transactions with related parties
salah satu pihak memiliki kemampuan untuk mengendalikan (dengan cara kepemilikan langsung
maupun tidak langsung) atau mempunyai pengaruh signifikan (dengan cara partisipasi dalam kebijakan
keuangan dan operasional) selama pihak lain dalam membuat keputusan keuangan dan operasional.
Pihak berelasi adalah orang atau entitas yang terkait dengan entitas yang menyiapkan laporan
keuangan konsolidasiannya (entitas pelapor). a. Orang atau anggota keluarga dekatnya mempunyai
Page 15
relasi dengan entitas pelapor jika orang tersebut: i. memiliki pengendalian atau pengendalian bersama
atas entitas pelapor; ii. memiliki pengaruh signifikan atas entitas pelapor; atau iii. merupakan personil
manajemen kunci entitas pelapor atau entitas induk dari entitas pelapor. b. Suatu entitas berelasi
dengan entitas pelapor jika memenuhi salah satu hal berikut: i. Entitas dan entitas pelapor adalah
anggota dari kelompok usaha yang sama (artinya entitas induk, entitas anak, dan entitas anak
berikutnya saling berelasi dengan entitas lain); ii. Satu entitas adalah entitas asosiasi atau ventura
bersama dari entitas lain (atau entitas asosiasi atau ventura bersama yang merupakan anggota suatu
kelompok usaha, yang mana entitas lain tersebut adalah anggotanya); iii. Kedua entitas tersebut
adalah ventura bersama dari pihak ketiga yang sama; iv. Satu entitas adalah ventura bersama dari
entitas ketiga dan entitas yang lain adalah entitas asosiasi dari entitas ketiga; v. Entitas tersebut adalah
suatu program imbalan pascakerja untuk imbalan kerja dari salah satu entitas pelapor atau entitas
yang terkait dengan entitas pelapor. Jika entitas pelapor adalah entitas yang menyelenggarakan
program tersebut, maka entitas sponsor juga berelasi dengan entitas pelapor; vi. Entitas yang
dikendalikan atau dikendalikan bersama oleh orang yang diidentifikasi dalam huruf (a); vii. Orang yang
diidentifikasi dalam huruf (a)(i) memiliki pengaruh signifikan atas entitas atau merupakan personil
manajemen kunci entitas (atau entitas induk dari entitas); atau viii. Entitas, atau anggota dari kelompok
yang mana entitas merupakan bagian dari kelompok tersebut, menyediakan jasa personil manajemen
kunci kepada entitas pelapor atau kepada entitas induk dari entitas pelapor.
Pajak penghasilan Beban pajak penghasilan terdiri dari jumlah beban pajak kini dan pajak tangguhan. Pajak diakui Income taxes
sebagai pendapatan atau beban dan termasuk dalam laba rugi untuk periode berjalan, kecuali pajak
yang timbul dari transaksi atau kejadian yang diakui di luar laba rugi. Pajak terkait dengan pos yang
diakui dalam penghasilan komprehensif lain, diakui dalam penghasilan komprehensif lain dan pajak
terkait dengan pos yang diakui langsung di ekuitas, diakui langsung di ekuitas. Pajak Kini Pajak
terutang kini didasarkan pada laba kena pajak tahun berjalan. Liabilitas pajak kini dihitung dengan
menggunakan tarif pajak yang berlaku atau secara substansial berlaku pada akhir periode pelaporan.
Manajemen secara berkala mengevaluasi jumlah yang dilaporkan di dalam Surat Pemberitahuan (SPT)
Tahunan terkait dengan keadaan di mana peraturan pajak yang berlaku memerlukan interpretasi dan
jika diperlukan, manajemen akan menghitung provisi atas jumlah yang mungkin timbul. Pajak
Tangguhan Pajak tangguhan diakui dengan menggunakan metode liabilitas atas perbedaan temporer
antara dasar pajak aset dan liabilitas dengan jumlah tercatatnya pada tanggal pelaporan. Liabilitas
pajak tangguhan diakui untuk semua perbedaan temporer kena pajak. Aset pajak tangguhan diakui
untuk semua perbedaan temporer yang boleh dikurangkan dan akumulasi rugi fiskal dan kredit pajak
yang tidak terpakai sejauh realisasi atas manfaat pajak tersebut dimungkinkan. Jumlah tercatat aset
pajak tangguhan ditelaah pada setiap akhir periode pelaporan dan diturunkan apabila itu tidak lagi
kemungkinan jumlah laba fiskal memadai akan tersedia untuk mengkompensasi sebagian atau semua
aset pajak tangguhan. Aset pajak tangguhan yang belum diakui dinilai kembali pada akhir periode
pelaporan, dan diakui sepanjang besar kemungkinan bahwa laba kena pajak mendatang akan tersedia
untuk dipulihkan. Pajak tangguhan diukur dengan menggunakan tarif pajak yang berlaku atau secara
substansial telah berlaku pada tanggal pelaporan. Pajak tangguhan dibebankan atau dikreditkan dalam
laba rugi, kecuali pajak tangguhan yang dibebankan atau dikreditkan langsung ke ekuitas. Aset dan
liabilitas pajak tangguhan dapat saling hapus, jika dan hanya jika, (a) memiliki hak yang dapat
dipaksakan secara hukum untuk melakukan saling hapus antara aset dan liabilitas pajak kini dan (b)
aset serta liabilitas pajak tangguhan tersebut terkait dengan pajak penghasilan yang dikenakan oleh
otoritas perpajakan yang sama. Perubahan atas liabilitas pajak dicatat ketika hasil pemeriksaan
diterima atau, jika banding diajukan oleh Grup, ketika hasil banding telah ditentukan.
Imbalan kerja karyawan Grup mengakui liabilitas diestimasi atas imbalan kerja karyawan sesuai dengan Undang-undang No. Employee benefits
11 Tahun 2020 atau Undang-undang Cipta Kerja dan peraturan pelaksanaannya, Peraturan
Page 16
Pemerintah No. 35 Tahun 2021 tentang Perjanjian Kerja Waktu Tertentu, Alih Daya, Waktu Kerja dan
Waktu Istirahat, Pemutusan Hubungan Kerja. Liabilitas neto Grup atas program imbalan pasti dihitung
dari nilai kini liabilitas diestimasi atas imbalan kerja karyawan pasti pada akhir periode pelaporan
dikurangi nilai wajar aset program, jika ada. Perhitungan liabilitas diestimasi atas imbalan kerja
karyawan dilakukan dengan menggunakan metode Projected Unit Credit dimana perhitungan aktuaria
dilakukan setiap akhir periode pelaporan. Pengukuran kembali liabilitas diestimasi atas imbalan kerja
karyawan, meliputi a) keuntungan dan kerugian aktuarial, b) imbal hasil atas aset program, tidak
termasuk bunga, dan c) setiap perubahan dampak batas atas aset, tidak termasuk bunga, diakui di
penghasilan komprehensif lain pada saat terjadinya. Pengukuran kembali tidak direklasifikasi ke laba
rugi pada periode berikutnya. Ketika program imbalan berubah atau terdapat kurtailmen atas program,
bagian imbalan yang berubah terkait biaya jasa lalu, atau keuntungan atau kerugian kurtailmen, diakui
di laba rugi pada saat terdapat perubahan atau kurtailmen atas program. Grup menentukan
(penghasilan) beban bunga neto atas (aset) liabilitas diestimasi atas imbalan kerja karyawan neto
dengan menerapkan tingkat bunga diskonto pada awal periode pelaporan tahunan untuk mengukur
liabilitas diestimasi atas imbalan kerja karyawan selama periode berjalan. Grup mengakui keuntungan
dan kerugian atas penyelesaian liabilitas diestimasi atas imbalan kerja karyawan pada saat
penyelesaian terjadi. Keuntungan atau kerugian atas penyelesaian merupakan selisih antara nilai kini
liabilitas imbalan kerja karyawan yang ditetapkan pada tanggal penyelesaian dengan harga
penyelesaian, termasuk setiap aset program yang dialihkan dan setiap pembayaran yang dilakukan
secara langsung oleh Grup sehubungan dengan penyelesaian tersebut. Grup mengakui (1) biaya jasa,
yang terdiri dari biaya jasa kini, biaya jasa lalu, dan keuntungan atau kerugian atas penyelesaian, dan
(2) beban atau pendapatan bunga bersih dalam laba rugi pada saat terjadinya.
Laba per saham Laba per saham (LPS) dasar dihitung dengan membagi laba bersih dengan rata-rata tertimbang jumlah Earnings per share
saham yang beredar pada periode yang bersangkutan. Laba per saham dilusian dihitung ketika Grup
memiliki instrumen berpotensi saham biasa yang bersifat dilutif. Jika jumlah saham biasa atau efek
berpotensi saham biasa naik dengan adanya penerbitan saham bonus (kapitalisasi agio saham),
dividen saham (kapitalisasi laba) atau pemecahan saham, atau turun karena penggabungan saham,
maka perhitungan LPS dasar untuk seluruh periode sajian harus disesuaikan secara retrospektif.
Pelaporan segmen Segmen usaha dilaporkan secara konsisten dengan pelaporan internal yang diberikan kepada Segment reporting
pengambil keputusan. Pengambil keputusan operasional bertanggung jawab untuk mengalokasikan
sumber daya, menilai kerja segmen operasi dan membuat keputusan strategis.
Penerapan standar akutansi baru Grup menerapkan amendemen dan penyesuaian PSAK yang wajib diberlakukan mulai 1 Januari 2022. The implementation of new statements of
Penerapan amendemen dan penyesuaian PSAK ini tidak mengakibatkan perubahan substansial pada accounting standards
kebijakan akuntansi Grup, dan tidak memiliki pengaruh material terhadap jumlah yang dilaporkan untuk
periode keuangan saat ini atau sebelumnya: ? Amendemen PSAK 22, ?Kombinasi Bisnis tentang
Referensi ke Kerangka Konseptual?; ? Amendemen PSAK 57, ?Provisi, Liabilitas Kontinjensi dan Aset
Kontinjensi tentang Kontrak yang Merugi - Biaya Memenuhi Kontrak?; ? PSAK 71 (Penyesuaian
Tahunan 2020), ?Instrumen Keuangan?; ? PSAK 73 (Penyesuaian Tahunan 2020), ?Sewa?. Siaran
Pers Mengenai ?Pengatribusian Imbalan pada Periode Jasa? yang Diterbitkan pada Bulan April 2022
Pada bulan April 2022, DSAK IAI mengeluarkan siaran pers mengenai ?Pengatribusian Imbalan pada
Periode Jasa? sebagai bahan penjelasan terhadap persyaratan yang relevan dari PSAK 24, ?Imbalan
Kerja?, yang secara khusus menjelaskan cara mengatribusikan imbalan pensiun pada periode jasa
program pensiun dengan pola tertentu berdasarkan Undang-Undang yang berlaku di Indonesia.
Page 17
Berdasarkan siaran pers, DSAK IAI mengamati bahwa entitas perlu mengatribusikan imbalan pensiun
hanya untuk setiap tahun dimana seorang pekerja memberikan jasa sejak usia sebelum usia pensiun,
yaitu 24 tahun sebelum usia pensiun (atau, jika pekerjaan dimulai pada atau setelah 24 tahun sebelum
usia pensiun, terhitung sejak karyawan pertama kali bekerja sampai dengan usia pensiun). Setiap
perubahan liabilitas diestimasi atas imbalan kerja karyawan setelah penerapan atribusi imbalan
sebagaimana dijelaskan dalam siaran pers ini dianggap sebagai perubahan kebijakan akuntansi.
Berdasarkan siaran pers, setiap perusahaan perlu menilai waktu yang wajar untuk mengubah
kebijakan akuntansinya terkait hal ini. Grup telah menerapkan persyaratan dari siaran pers dan telah
melakukan perikatan dengan aktuaris independen untuk menghitung dampak dari perubahan kebijakan
akuntansi ini. Dampak terhadap laporan keuangan konsolidasian interim telah diungkapkan pada
Catatan 15.
Kombinasi bisnis Kombinasi bisnis, kecuali kombinasi bisnis entitas sepengendali, dicatat dengan menggunakan metode Business combination
akuisisi. Biaya perolehan dari sebuah akuisisi diukur pada nilai agregat imbalan yang dialihkan, diukur
pada nilai wajar pada tanggal akuisisi dan jumlah setiap KNP pada pihak yang diakuisisi. Untuk setiap
kombinasi bisnis, pihak pengakuisisi mengukur KNP pada entitas yang diakuisisi pada nilai wajar atau
sebesar proporsi kepemilikan KNP atas aset neto yang teridentifikasi dari entitas yang diakuisisi.
Biayabiaya akuisisi yang timbul dibebankan langsung dan disajikan sebagai beban umum dan
administrasi. Ketika melakukan akuisisi atas sebuah bisnis, Grup mengklasifikasikan dan menentukan
aset keuangan yang diperoleh dan liabilitas keuangan yang diambil alih berdasarkan pada persyaratan
kontraktual, kondisi ekonomi dan kondisi terkait lain yang ada pada tanggal akuisisi. Dalam suatu
kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap, pihak pengakuisisi mengukur kembali kepentingan
ekuitas yang dimiliki sebelumnya pada pihak yang diakuisisi pada nilai wajar tanggal akuisisi dan
mengakui keuntungan atau kerugian dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
konsolidasian interim. Imbalan kontinjensi yang dialihkan oleh pihak pengakuisisi diakui sebesar nilai
wajar pada tanggal akuisisi. Perubahan nilai wajar atas imbalan kontinjensi setelah tanggal akuisisi
yang diklasifikasikan sebagai aset atau liabilitas, akan diakui dalam komponen laba rugi atau
penghasilan komprehensif lain. Jika diklasifikasikan sebagai ekuitas, imbalan kontinjensi tidak diukur
kembali dan penyelesaian selanjutnya diperhitungkan dalam ekuitas. Pada tanggal akuisisi, goodwill
awalnya diukur pada harga perolehan yang merupakan selisih lebih nilai agregat dari imbalan yang
dialihkan dan jumlah yang diakui untuk KNP atas nilai wajar aset bersih teridentifikasi yang diperoleh
dan liabilitas yang diambil alih. Jika nilai agregat tersebut lebih kecil dari nilai wajar aset neto entitas
anak yang diakuisisi, selisih tersebut diakui dalam komponen laba rugi. Setelah pengakuan awal,
goodwill diukur pada jumlah tercatat dikurangi akumulasi kerugian penurunan nilai. Untuk tujuan uji
penurunan nilai, goodwill yang diperoleh dari suatu kombinasi bisnis, sejak tanggal akuisisi,
dialokasikan kepada setiap Unit Penghasil Kas (?UPK?) dari Perusahaan dan/atau entitas anak yang
diharapkan akan menerima manfaat dari sinergi kombinasi tersebut, terlepas dari apakah aset atau
liabilitas lain dari pihak yang diakuisisi dialokasikan ke UPK tersebut. Jika goodwill telah dialokasikan
pada suatu UPK dan operasi tertentu atas UPK tersebut dihentikan, maka goodwill yang diasosiasikan
dengan operasi yang dihentikan tersebut termasuk dalam jumlah tercatat operasi tersebut ketika
menentukan keuntungan atau kerugian dari pelepasan. Goodwill yang dilepaskan tersebut diukur
berdasarkan nilai relatif operasi yang dihentikan dan porsi UPK yang ditahan.
Penentuan nilai wajar Nilai wajar didefinisikan sebagai harga yang akan diterima untuk menjual aset atau dibayar untuk Determination of fair value
mengalihkan liabilitas dalam transaksi yang teratur antara pelaku pasar pada tanggal pengukuran di
pasar utama atau, dalam ketiadaan, paling tidak pasar menguntungkan dimana Grup memiliki akses
pada tanggal tersebut. Nilai wajar liabilitas mencerminkan risiko wanprestasinya. Jika tersedia, Grup
mengukur nilai wajar instrumen keuangan dengan menggunakan harga yang dikutip di pasar aktif
untuk instrumen tersebut. Jika tidak ada harga dikutip di pasar aktif, maka Grup menggunakan teknik
Page 18
penilaian yang memaksimalkan penggunaan input yang dapat diamati dan meminimalkan penggunaan
input yang tidak dapat diamati.
Aset hak guna Aset Hak-Guna Grup sebagai penyewa Grup mengakui aset hak-guna pada tanggal dimulainya sewa Right of use assets
(yaitu tanggal aset yang mendasari tersedia untuk digunakan). Aset hak-guna diukur pada biaya
perolehan, dikurangi akumulasi penyusutan dan penurunan nilai, dan disesuaikan untuk setiap
pengukuran kembali liabilitas sewa. Biaya perolehan aset hak guna mencakup jumlah liabilitas sewa
yang diakui, biaya langsung awal yang timbul, dan pembayaran sewa yang dilakukan pada atau
sebelum tanggal mulai dikurangi setiap insentif sewa yang diterima. Kecuali jika Grup cukup yakin
untuk memperoleh kepemilikan aset sewaan pada akhir masa sewa, asset hak-guna yang diakui
disusutkan dengan metode garis lurus selama lebih pendek dari taksiran masa manfaat dan masa
sewa, sebagai berikut: Tahun / Aset hak-guna - Bangunan 5 Aset hak-guna dapat mengalami
penurunan nilai. Liabilitas Sewa Pada tanggal dimulainya sewa, Grup mengakui liabilitas sewa yang
diukur pada nilai kini pembayaran sewa yang harus dilakukan selama masa sewa. Pembayaran sewa
mencakup pembayaran tetap (termasuk pembayaran tetap secara substansi) dikurangi piutang insentif
sewa, pembayaran sewa variabel yang bergantung pada indeks atau tarif, dan jumlah yang diharapkan
akan dibayar di bawah jaminan nilai sisa. Pembayaran sewa juga mencakup harga pelaksanaan dari
opsi pembelian yang secara wajar pasti akan dilaksanakan oleh Grup dan pembayaran denda untuk
penghentian sewa, jika jangka waktu sewa mencerminkan Grup melaksanakan opsi untuk mengakhiri.
Pembayaran sewa variabel yang tidak bergantung pada indeks atau tarif diakui sebagai beban pada
periode terjadinya peristiwa atau kondisi yang memicu pembayaran tersebut. Dalam menghitung nilai
kini pembayaran sewa, Grup menggunakan suku bunga pinjaman inkremental penyewa pada tanggal
dimulainya sewa jika tingkat bunga implisit dalam sewa tidak dapat ditentukan. Setelah tanggal
dimulainya, jumlah liabilitas sewa ditingkatkan untuk mencerminkan bertambahnya bunga dan
dikurangi untuk pembayaran sewa yang dilakukan. Selain itu, jumlah tercatat liabilitas sewa diukur
kembali jika terdapat modifikasi, perubahan jangka waktu sewa, perubahan pembayaran sewa tetap
secara substansi, atau perubahan penilaian untuk pembelian aset yang mendasarinya. Sewa Jangka
Pendek Grup menerapkan pengecualian pengakuan sewa jangka pendek untuk sewa jangka
pendeknya (yaitu, sewa yang memiliki jangka waktu sewa 12 bulan atau kurang dari tanggal mulai dan
tidak mengandung opsi pembelian). Pembayaran sewa untuk sewa jangka pendek diakui sebagai
beban dengan menggunakan metode garis lurus selama masa sewa.
Aset takberwujud Aset takberwujud terdiri dari aset takberwujud yang berasal dari perangkat lunak. Aset takberwujud Intangible assets
diakui jika Grup kemungkinan besar akan memperoleh manfaat ekonomis masa depan dari aset
takberwujud tersebut dan biaya aset tersebut dapat diukur secara andal. Aset takberwujud dicatat
berdasarkan harga perolehan dikurangi akumulasi amortisasi dan penurunan nilai. Aset takberwujud
diamortisasi berdasarkan estimasi masa manfaat. Grup harus mengestimasi nilai yang dapat diperoleh
kembali dari aset takberwujud melebihi estimasi nilai yang dapat diperoleh kembali, maka jumlah
tercatat aset tersebut diturunkan menjadi sebesar nilai yang dapat diperoleh kembali. Aset takberwujud
disusutkan dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan estimasi masa manfaat aset
takberwujud 4 tahun. Periode amortisasi dan metode amortisasi aset takberwujud ditelaah setiap akhir
periode. Jika perkiraan umur masa manfaat aset berbeda secara signifikan dengan estimasi
sebelumnya, maka periode amortisasi disesuaikan. Jumlah tercatat aset takberwujud dihentikan
pengakuannya pada saat dilepaskan atau tidak ada manfaat ekonomis masa depan yang diharapkan
dari penggunaan atau pelepasannya. Aset takberwujud yang dijual atau dilepaskan, dikeluarkan dari
kelompok aset takberwujud berikut akumulasi amortisasi serta akumulasi penurunan nilai yang terkait
dengan aset takberwujud tersebut. Keuntungan atau kerugian yang timbul dari penghentian pengakuan
Page 19
aset takberwujud (ditentukan sebesar perbedaan antara jumlah neto hasil pelepasan, jika ada, dengan
jumlah tercatat dari aset takberwujud tersebut) dan diakui dalam laba rugi pada tahun terjadinya
penghentian pengakuan.
Instrumen keuangan Instrumen keuangan adalah setiap kontrak yang menimbulkan aset keuangan dari satu entitas dan Financial instruments
liabilitas keuangan atau instrumen ekuitas dari entitas lain. Aset Keuangan Pengakuan dan
Pengukuran Aset keuangan diklasifikasikan, pada pengakuan awal, yang selanjutnya diukur pada
biaya perolehan diamortisasi, nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain (FVOCI) dan nilai wajar
melalui laba rugi (FVTPL). Klasifikasi aset keuangan pada pengakuan awal tergantung pada
karakteristik arus kas kontraktual aset keuangan dan model bisnis Grup untuk mengelolanya. Grup
pada awalnya mengukur aset keuangan pada nilai wajar ditambah biaya transaksi, dalam hal aset
keuangan bukan pada FVTPL. Untuk aset keuangan diklasifikasikan dan diukur pada biaya perolehan
diamortisasi atau FVOCI, aset keuangan harus menimbulkan arus kas yang ?semata dari pembayaran
pokok dan bunga? (SPPI) dari jumlah pokok terutang. Penilaian ini disebut sebagai tes SPPI dan
dilakukan pada tingkat instrumen. Model bisnis Grup untuk mengelola aset keuangan mengacu pada
bagaimana Grup mengelola aset keuangannya untuk menghasilkan arus kas. Model bisnis
menentukan apakah arus kas akan dihasilkan dari pengumpulan arus kas kontraktual, penjualan aset
keuangan, atau keduanya. Pembelian atau penjualan aset keuangan yang memerlukan penyerahan
aset dalam jangka waktu yang ditetapkan oleh regulasi atau konvensi di pasar (perdagangan reguler)
diakui pada tanggal perdagangan, yaitu tanggal Grup berkomitmen untuk membeli atau menjual aset.
Grup hanya memiliki aset keuangan yang diklasifikasikan dengan biaya perolehan diamortisasi. Grup
mengukur aset keuangan pada biaya perolehan diamortisasi jika kedua kondisi berikut terpenuhi: ?
Aset keuangan dimiliki dalam model bisnis dengan tujuan untuk memiliki aset keuangan dalam rangka
mengumpulkan arus kas kontraktual, dan ? Persyaratan kontraktual dari aset keuangan menimbulkan
arus kas pada tanggal tertentu yang semata dari merupakan pembayaran pokok dan bunga dari jumlah
pokok terutang. Aset keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi selanjutnya diukur
dengan menggunakan metode suku bunga efektif (EIR) dan mengalami penurunan nilai. Keuntungan
dan kerugian diakui dalam laporan laba rugi pada saat aset dihentikan pengakuannya, dimodifikasi
atau diturunkan nilainya. Aset keuangan Grup yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi
meliputi kas dan bank dan piutang lain-lain. Penghentian Pengakuan Aset keuangan (atau, jika
berlaku, bagian dari aset keuangan atau bagian dari kelompok aset keuangan serupa) terutama
dihentikan pengakuannya (yaitu, dihapus dari laporan posisi keuangan konsolidasian Grup) ketika: ?
hak untuk menerima arus kas dari aset yang telah kedaluwarsa, atau, ? Grup telah mengalihkan
haknya untuk menerima arus kas dari aset atau telah menanggung kewajiban untuk membayar arus
kas yang diterima secara penuh tanpa penundaan material kepada pihak ketiga berdasarkan
pengaturan 'pass-through' dan salah satu (a) Grup mengalihkan secara substansial semua risiko dan
manfaat aset, atau (b) Grup tidak mengalihkan atau memiliki secara substansial seluruh risiko dan
manfaat aset, tetapi telah mengalihkan pengendalian aset. Ketika Grup telah mengalihkan haknya
untuk menerima arus kas dari aset atau telah menandatangani perjanjian pass-through, Grup
mengevaluasi apakah, dan sejauh mana, Grup telah mempertahankan risiko dan manfaat kepemilikan.
Ketika Grup tidak mengalihkan atau menahan secara substansial semua risiko dan manfaat dari aset,
atau mengalihkan pengendalian atas aset, Grup terus mengakui aset yang ditransfer tersebut sejauh
keterlibatannya secara berkelanjutan. Dalam kasus tersebut, Grup juga mengakui liabilitas terkait. Aset
alihan dan liabilitas terkait diukur dengan dasar yang mencerminkan hak dan kewajiban yang dimiliki
Grup. Keterlibatan berkelanjutan dalam bentuk jaminan atas aset yang ditransfer diukur pada nilai yang
lebih rendah dari jumlah tercatat asli aset dan jumlah maksimum imbalan yang dapat dibayarkan
kembali oleh Grup. Liabilitas Keuangan Pengakuan dan Pengukuran Grup mengakui liabilitas
keuangan pada saat timbulnya liabilitas kontraktual untuk menyerahkan kas atau aset keuangan
Page 20
lainnya kepada entitas lain. Pada saat pengakuan awal, dalam hal liabilitas keuangan tidak diukur pada
nilai wajar melalui laba rugi (FVTPL), liabilitas keuangan diukur pada nilai wajar ditambah biaya
transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung. Setelah pengakuan awal, Grup mengukur akun
liabilitas keuangan pada biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga
efektif. Liabilitas keuangan Grup hanya meliputi beban masih harus dibayar. Grup tidak memiliki
liabilitas keuangan yang diukur pada FVTPL. Penghentian Pengakuan Grup menghentikan pengakuan
liabilitas keuangan, jika dan hanya jika, liabilitas kontraktual telah dilepaskan atau dibatalkan atau
kedaluwarsa. Ketika suatu liabilitas keuangan ditukar dengan liabilitas keuangan lain dari pemberi
pinjaman yang sama atas persyaratan yang secara substansial berbeda, atau bila persyaratan dari
liabilitas keuangan tersebut secara substansial dimodifikasi, pertukaran atau modifikasi persyaratan
tersebut dicatat sebagai penghentian pengakuan liabilitas keuangan awal dan pengakuan liabilitas
keuangan baru dan selisih antara jumlah tercatat masingmasing liabilitas keuangan tersebut diakui
dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian. Saling Hapus antar
Instrumen Keuangan Aset dan liabilitas keuangan dapat saling hapus dan nilai bersihnya disajikan
dalam laporan posisi keuangan konsolidasian, jika dan hanya jika, 1) Grup saat ini memiliki hak yang
dapat dipaksakan secara hukum dengan entitas lain untuk melakukan saling hapus atas jumlah yang
telah diakui tersebut dan 2) berniat untuk menyelesaikan secara neto atau untuk merealisasikan aset
dan menyelesaikan liabilitasnya secara simultan.
Penerapan standar akuntansi baru DSAK IAI telah menerbitkan amendemen Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan yang akan berlaku Adoption of new accounting standards
efektif atas laporan keuangan konsolidasian untuk periode tahun buku yang dimulai pada atau setelah
tanggal: 1 Januari 2023 ? Amendemen PSAK 1, ?Penyajian Laporan Keuangan tentang Klasifikasi
Liabilitas sebagai Jangka Pendek atau Jangka Panjang?; ? Amendemen PSAK 1, ?Penyajian Laporan
Keuangan tentang Pengungkapan Kebijakan Akuntansi; ? Amendemen PSAK 16, ?Aset Tetap - Hasil
sebelum Penggunaan yang Diintensikan?; ? Amendemen PSAK 25, ?Kebijakan Akuntansi, Perubahan
Estimasi Akuntansi dan Kesalahan tentang Definisi Estimasi Akuntansi?; ? Amendemen PSAK 46,
?Pajak Penghasilan atas Pajak Tangguhan terkait Aset dan Liabilitas yang timbul dari Transaksi
Tunggal?.
Standar akuntansi yang telah disahkan namun 1 Januari 2024 ? Amendemen PSAK 1, ?Penyajian Laporan Keuangan tentang Liabilitas Jangka Accounting standards issued but not yet
belum berlaku efektif Panjang dengan Kovenan?; ? Amendemen PSAK 73, ?Sewa tentang Liabilitas Sewa pada Transaksi effective
Jual dan Sewa-Balik?.
Page 21
[1611000] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement - General Industry - Current Year
30 September 2023
Aset tetap Property, plant, and equipment
Aset tetap, awal periode Penambahan aset tetap Aset tetap, akhir periode
Property, plant, and Addition in property, plant, Property, plant, and
equipment, beginning period and equipment equipment, end period
Nilai perolehan, kotor Perabot dan peralatan kantor, Furniture and office equipment, Carrying amount, gross
509,288,028 99,304,000 608,592,028
dimiliki langsung directly owned
Kendaraan bermotor, dimiliki Motor vehicle, directly owned
33,651,000 33,651,000
langsung
Dimiliki langsung 542,939,028 99,304,000 642,243,028 Directly owned
Aset tetap Property, plant, and
542,939,028 99,304,000 642,243,028
equipment
Akumulasi depresiasi Perabot dan peralatan kantor, Furniture and office equipment, Carrying amount, accumulated
313,038,495 80,847,604 393,886,099
dimiliki langsung directly owned depreciation
Kendaraan bermotor, dimiliki Motor vehicle, directly owned
13,670,720 3,154,781 16,825,501
langsung
Dimiliki langsung 326,709,215 84,002,385 410,711,600 Directly owned
Aset tetap Property, plant, and
326,709,215 84,002,385 410,711,600
equipment
Nilai perolehan Aset tetap Property, plant, and Carrying amount
216,229,813 231,531,428
equipment
Page 22
[1611000] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement - General Industry - Prior Year
31 December 2022
Aset tetap Property, plant, and equipment
Aset tetap, awal Penambahan aset Pengurangan aset Entitas anak baru aset Aset tetap, akhir
periode tetap tetap tetap periode
Property, plant, and New subsidiaries in
Addition in property, Disposals in property, Property, plant, and
equipment, beginning property, plant, and
plant, and equipment plant, and equipment equipment, end period
period equipment
Nilai perolehan, kotor Perabot dan peralatan Furniture and office Carrying amount, gross
kantor, dimiliki langsung 388,981,455 87,961,145 32,345,428 509,288,028 equipment, directly
owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
193,651,000 ( 160,000,000 ) 33,651,000
dimiliki langsung owned
Dimiliki langsung 582,632,455 87,961,145 ( 160,000,000 ) 32,345,428 542,939,028 Directly owned
Aset tetap Property, plant, and
582,632,455 87,961,145 ( 160,000,000 ) 32,345,428 542,939,028
equipment
Akumulasi depresiasi Perabot dan peralatan Furniture and office Carrying amount,
kantor, dimiliki langsung 218,432,166 82,953,780 11,652,549 313,038,495 equipment, directly accumulated
owned depreciation
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
116,131,011 15,873,042 ( 118,333,333 ) 13,670,720
dimiliki langsung owned
Dimiliki langsung 334,563,177 98,826,822 ( 118,333,333 ) 11,652,549 326,709,215 Directly owned
Aset tetap Property, plant, and
334,563,177 98,826,822 ( 118,333,333 ) 11,652,549 326,709,215
equipment
Nilai perolehan Aset tetap Property, plant, and Carrying amount
248,069,278 216,229,813
equipment
Page 23
[1611100] Disclosure of Notes to the financial statements - Property, Plant and Equipment - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 September 2023
Pengungkapan catatan atas aset tetap Untuk periode yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 September 2023 dan 2022, beban penyusutan Disclosure of notes for property, plant and
aset tetap dibebankan pada beban umum dan administrasi masing-masing sebesar Rp 84.002.385 dan equipment
Rp 76.323.632. Laba penjualan aset tetap adalah sebagai berikut: 30 September 2023 September 30,
2023 Hasil penjualan Nilai buku bersih Laba penjualan Pada tanggal 30 September 2023 dan 31
Desember 2022, aset tetap diasuransikan terhadap seluruh risiko dengan jumlah pertanggungan
masing-masing sebesar Rp 143.782.431 oleh PT Asuransi Central Asia, pihak ketiga. Manajemen
berkeyakinan bahwa nilai pertanggungan asuransi tersebut cukup untuk menutup semua kemungkinan
kerugian atas aset tetap yang dipertanggungkan. Berdasarkan hasil penelaahan manajemen, tidak
terdapat kejadian atau perubahan keadaan yang mengindikasikan adanya penurunan nilai aset tetap
pada tanggal 30 September 2023 dan 2022. Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember
2022, biaya perolehan aset tetap yang telah disusutkan penuh namun masih digunakan
masing-masing sebesar Rp 139.480.000. Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022,
tidak terdapat aset tetap yang dipakai sementara, dihentikan dari penggunaan aktif dan tidak
diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual. Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember
2022, manajemen telah mengkaji ulang taksiran masa manfaat dari aset tetap dan hasilnya telah
sesuai. Masa manfaat dihitung berdasarkan periode estimasi dimana Grup akan menerima manfaat
ekonomi di masa depan dengan mempertimbangkan perubahan keadaan atau peristiwa yang tidak
terduga.
Page 24
[1612000] Notes to the financial statements - Right of Use Assets - General Industry - Current Year
30 September 2023
Aset hak guna Right of use assets
Aset hak guna, periode
Aset hak guna, periode awal Penambahan aset hak guna
akhir
Right of use assets, beginning Right of use assets, end
Addition in right of use assets
period period
Nilai perolehan, kotor Bangunan, aset hak guna 236,610,341 53,896,980 290,507,321 Building, right of use assets Carrying amount, gross
Aset hak guna 236,610,341 53,896,980 290,507,321 Right of use assets
Akumulasi depresiasi Bangunan, aset hak guna 224,157,165 24,906,352 249,063,517 Building, right of use assets Carrying amount, accumulated
Aset hak guna 224,157,165 24,906,352 249,063,517 Right of use assets depreciation
Nilai perolehan Aset hak guna 12,453,176 41,443,804 Right of use assets Carrying amount
Page 25
[1612000] Notes to the financial statements - Right of Use Assets - General Industry - Prior Year
31 December 2022
Aset hak guna Right of use assets
Aset hak guna, periode
Aset hak guna, periode awal Penambahan aset hak guna
akhir
Right of use assets, beginning Right of use assets, end
Addition in right of use assets
period period
Nilai perolehan, kotor Bangunan, aset hak guna 236,610,341 236,610,341 Building, right of use assets Carrying amount, gross
Aset hak guna 236,610,341 236,610,341 Right of use assets
Akumulasi depresiasi Bangunan, aset hak guna 149,438,110 74,719,055 224,157,165 Building, right of use assets Carrying amount, accumulated
Aset hak guna 149,438,110 74,719,055 224,157,165 Right of use assets depreciation
Nilai perolehan Aset hak guna 87,172,231 12,453,176 Right of use assets Carrying amount
Page 26
[1612100] Disclosure of Notes to the financial statements - Right of Use Assets - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 September 2023
Pengungkapan catatan atas aset hak guna Grup mengakui aset hak-guna untuk sewa gedung. sewa berjalan untuk jangka waktu 5 tahun. Untuk Disclosure of notes for right of use assets
periode yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 September 2023 dan 2022, beban penyusutan aset
hak-guna dibebankan pada beban umum dan administrasi sebesar Rp 24.906.352 dan Rp 56.039.291.
Page 27
[1616100] Disclosure of Notes to the financial statements - Revenue - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 September 2023
Pengungkapan catatan atas pendapatan Untuk periode yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 September 2023 dan 2022, seluruh pendapatan Disclosure of notes for revenue
bersih Perusahaan merupakan pendapatan dari pihak ketiga.
Page 28
[1617000] Notes to the financial statements - Revenue By Type - General
Industry
Catatan untuk tipe pendapatan Notes for revenue by type
30 September 30 September
2023 2022
Nama produk Penjualan dan Penjualan dan
atau jasa pendapatan usaha pendapatan usaha
Service or product
Sales and revenue Sales and revenue
name
Pendapatan dari Product revenue 1
Produk digital 188,527,610,465 37,842,525,949
produk 1
Pendapatan dari Perangkat lunak Product revenue 2
3,642,441,318 4,971,342,315
produk 2 IRS
Pendapatan dari Product revenue 3
Iklan 112,500,000 200,000,000
produk 3
Pendapatan dari Product revenue
192,282,551,783 43,013,868,264
produk
Tipe pendapatan 192,282,551,783 43,013,868,264 Type of revenue
Page 29
[1619000] Notes to the financial statements - Revenue With Value More Than
10% - General Industry
Catatan untuk pendapatan lebih dari 10% Note for revenue with value
more than 10%
30 September 30 September
2023 2022
Penjualan dan Penjualan dan
Nama pihak
pendapatan usaha pendapatan usaha
Party name Sales and revenue Sales and revenue
Pihak 1 PT Alffar Berkah Party 1
Mandiri 22,972,972,973
Corporindo
Pihak dengan Party with revenue
pendapatan lebih dari 22,972,972,973 more than 10%
10%
Page 30
[1630000] Notes to the financial statements - Inventories - General Industry
Catatan atas persediaan Notes for inventories
30 September 2023 31 December 2022
Lainnya 125,443,027,965 58,416,126,157 Other inventories
Persediaan, kotor 125,443,027,965 58,416,126,157 Inventories, gross
Persediaan 125,443,027,965 58,416,126,157 Inventories
Persediaan lancar 125,443,027,965 58,416,126,157 Current inventories
Page 31
[1632000] Disclosure of Notes to the financial statements - Inventories - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 September 2023
Pengungkapan catatan atas persediaan Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, akun ini merupakan persediaan voucher isi Disclosure of notes for inventories
ulang pulsa telepon masing-masing sebesar Rp 125.443.027.965 dan Rp 58.416.126.157. Pada
tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, tidak terdapat persediaan yang diasuransikan.
Manajemen menilai belum perlunya asuransi atas persediaan karena sifat persediaan yang
perputarannya sangat cepat. Berdasarkan penelaahan terhadap nilai persediaaan realisasi bersih,
manajemen berkeyakinan bahwa jumlah tercatat persediaan tersebut di atas tidak melebihi realisasi
bersihnya, oleh karena itu, tidak diperlukan adanya penyisihan penurunan jumlah tercatat persediaan
ke nilai realisasi bersihnya.
Page 32
[1670000] Notes to the financial statements - Cost of Good Sold - General
Industry
Beban pokok penjualan Cost of good sold
30 September 2023 30 September 2022
Beban pokok pendapatan Other cost of goods sold
182,241,032,375 38,995,487,099
lainnya
Beban pokok penjualan dan Cost of sales and revenue
182,241,032,375 38,995,487,099
pendapatan
Page 33
[1671000] Disclosure of Notes to the financial statements - Cost of Goods Sold - General Industry
Page 34
[1691000a] Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans - General Industry
Page 35
[1691100] Disclosure of Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans - General Industry
Page 36
[1692000] Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans Interest Information - General Industry
Page 37
[1693000] Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans - General Industry
Page 38
[1693100] Disclosure of Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans - General Industry
Page 39
[1696000] Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans Interest Information - General Industry
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.
Other files in this announcement 7
inlineXBRL.zip
done
instance.zip
done
FinancialStatement-2023-III-IRSX.xlsx
done
SPD IRSX Q3 2023.pdf
done