Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 31
Page 1
Nomor Surat DID057/DID-CORSEC/X/2023
Nama Emiten PT Duta Intidaya Tbk.
Kode Emiten DAYA
Perihal Penyampaian Laporan Keuangan Interim Yang Tidak Diaudit
Perseroan dengan ini menyampaikan laporan keuangan untuk periode 9 Bulan yang berakhir pada 30/09/2023 dengan ikhtisar sebagai berikut :
Informasi mengenai anak perusahaan Perseroan sebagai berikut :
Dokumen ini merupakan dokumen resmi PT Duta Intidaya Tbk. yang tidak memerlukan tanda tangan karena dihasilkan secara elektronik. PT Duta
Intidaya Tbk. bertanggung jawab penuh atas informasi tertera di dalam dokumen ini.
Page 2
[1000000] General information
Informasi umum General information
30 September 2023
Nama entitas PT Duta Intidaya Tbk. Entity name
Penjelasan perubahan nama dari akhir Explanation of change in name from
periode laporan sebelumnya the end of the preceding reporting
period
Kode entitas DAYA Entity code
Nomor identifikasi entitas AA730 Entity identification number
Industri utama entitas Umum / General Entity main industry
Standar akutansi yang dipilih PSAK Selected accounting standards
Sektor D. Consumer Non-Cyclicals Sector
Subsektor D1. Food & Staples Retailing Subsector
Industri D11. Food & Staples Retailing Industry
Subindustri D111. Drug Retail & Distributors Subindustry
Informasi pemegang saham Controlling shareholder information
Foreign Corporation
pengendali
Jenis entitas Joint Venture - Indonesia Type of entity
Jurisdiction
Jenis efek yang dicatatkan Saham / Stock Type of listed securities
Jenis papan perdagangan tempat Type of board on which the entity is
Pengembangan / Development
entitas tercatat listed
Apakah merupakan laporan keuangan Whether the financial statements are
satu entitas atau suatu kelompok Entitas tunggal / Single entity of an individual entity or a group of
entitas entities
Periode penyampaian laporan Period of financial statements
Kuartal III / Third Quarter
keuangan submissions
Tanggal awal periode berjalan January 01, 2023 Current period start date
Tanggal akhir periode berjalan September 30, 2023 Current period end date
Tanggal akhir tahun sebelumnya December 31, 2022 Prior year end date
Tanggal awal periode sebelumnya January 01, 2022 Prior period start date
Tanggal akhir periode sebelumnya September 30, 2022 Prior period end date
Tanggal akhir 2 tahun sebelumnya December 31, 2021 Prior 2 year end date
Mata uang pelaporan Rupiah / IDR Description of presentation currency
Kurs konversi pada tanggal pelaporan Conversion rate at reporting date if
jika mata uang penyajian selain rupiah 15,474,589.00000 presentation currency is other than
rupiah
Pembulatan yang digunakan dalam Level of rounding used in financial
penyajian jumlah dalam laporan Ribuan / In Thousand statements
keuangan
Jenis laporan atas laporan keuangan Tidak Diaudit / Unaudit Type of report on financial statements
Jenis opini auditor Type of auditor's opinion
Hal yang diungkapkan dalam paragraf Matters disclosed in
pendapat untuk penekanan atas suatu emphasis-of-matter or other-matter
masalah atau paragraf penjelasan paragraph, if any
lainnya, jika ada
Hasil penugasan review Result of review engagement
Opini Hal Audit Utama Any Key Audit Matters Opinion
Jumlah Hal Audit Utama Total Key Audit Matters
Paragraf Hal Audit Utama Key Audit Matters Paragraph
Tanggal laporan audit atau hasil Date of auditor's opinion or result of
laporan review review report
Auditor tahun berjalan Current year auditor
Nama partner audit tahun berjalan Name of current year audit signing
partner
Page 3
Lama tahun penugasan partner yang Number of years served as audit
menandatangani signing partner
Auditor tahun sebelumnya Prior year auditor
Nama partner audit tahun sebelumnya Name of prior year audit signing
partner
Kepatuhan terhadap pemenuhan Whether in compliance with OJK rules
peraturan OJK Nomor: No. 75/POJK.04/2017 concerning
Ya / Yes
75/POJK.04/2017 tentang Tanggung responsibilities of board of directors on
Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan financial statements
Kepatuhan terhadap pemenuhan Compliance to the independency of
independensi akuntan yang Accountant that provide services in
memberikan jasa audit di pasar modal Capital Market as regulated in OJK
sesuai dengan POJK Nomor Ya / Yes rules No. 13/POJK.03/2017
13/POJK.03/2017 tentang concerning The Use of Public
Penggunaan Jasa Akuntan Publik Accountant and Auditing Firm in
dalam Kegiatan Jasa Keuangan Financial Services Activities.
Page 4
[1210000] Statement of financial position presented using current and
non-current - General Industry
Laporan posisi keuangan Statement of financial position
30 September 2023 31 December 2022
Aset Assets
Aset lancar Current assets
Kas dan setara kas Cash and cash
175,372,977 70,034,665
equivalents
Aset keuangan lancar Current financial assets
Aset keuangan lancar Other current financial
13,099,080 12,890,968
lainnya assets
Piutang usaha Trade receivables
Piutang usaha pihak Trade receivables third
28,760,819 41,453,266
ketiga parties
Persediaan lancar Current inventories
Persediaan lancar 221,132,990 239,611,073 Current inventories
Biaya dibayar dimuka Current prepaid expenses
12,838,189 6,333,357
lancar
Pajak dibayar dimuka Current prepaid taxes
13,268,542 15,945,787
lancar
Klaim atas pengembalian Current claims for tax
21,464,134 19,858,287
pajak lancar refund
Jumlah aset lancar 485,936,731 406,127,403 Total current assets
Aset tidak lancar Non-current assets
Jaminan tidak lancar 19,961,540 20,812,266 Non-current guarantees
Aset pajak tangguhan 4,007,966 8,665,576 Deferred tax assets
Aset tetap Property, plant, and
217,177,134 251,897,829
equipment
Jumlah aset tidak lancar 241,146,640 281,375,671 Total non-current assets
Jumlah aset 727,083,371 687,503,074 Total assets
Liabilitas dan ekuitas Liabilities and equity
Liabilitas Liabilities
Liabilitas jangka pendek Current liabilities
Utang bank jangka Short term bank loans
156,000,000 156,000,000
pendek
Utang usaha Trade payables
Utang usaha pihak Trade payables
210,362,842 196,420,311
ketiga third parties
Utang usaha pihak Trade payables
85,766,753 53,307,940
berelasi related parties
Utang lainnya Other payables
Utang lainnya pihak Other payables
4,852,660 771,209
ketiga third parties
Utang lainnya pihak Other payables
85,684,287 61,647,150
berelasi related parties
Liabilitas keuangan Other current financial
47,468,676 65,772,951
jangka pendek lainnya liabilities
Beban akrual jangka Current accrued
33,331,134 23,952,805
pendek expenses
Liabilitas imbalan Short-term
pasca kerja jangka 16,814,956 14,776,963 post-employment
pendek benefit obligations
Utang pajak 2,624,620 1,934,206 Taxes payable
Jumlah liabilitas Total current
642,905,928 574,583,535
jangka pendek liabilities
Page 5
Liabilitas jangka Non-current liabilities
panjang
Liabilitas jangka Long-term liabilities
panjang setelah net of current
dikurangi bagian maturities
yang jatuh tempo
dalam satu tahun
Liabilitas jangka Long-term finance
panjang atas lease liabilities
45,937,178 48,086,635
liabilitas sewa
pembiayaan
Kewajiban imbalan Long-term
pasca kerja jangka 21,801,950 19,397,560 post-employment
panjang benefit obligations
Liabilitas keuangan Other non-current
10,298,913 11,396,561
jangka panjang lainnya financial liabilities
Jumlah liabilitas Total non-current
78,038,041 78,880,756
jangka panjang liabilities
Jumlah liabilitas 720,943,969 653,464,291 Total liabilities
Ekuitas Equity
Ekuitas yang Equity attributable to
diatribusikan kepada equity owners of parent
pemilik entitas induk entity
Saham biasa 242,054,702 242,054,702 Common stocks
Tambahan modal Additional paid-in
58,590,452 58,590,452
disetor capital
Saldo laba Retained earnings
(akumulasi kerugian) (deficit)
Saldo laba yang Unappropriated
belum ditentukan ( 294,505,752 ) ( 266,606,371 ) retained earnings
penggunaannya
Jumlah ekuitas yang Total equity
diatribusikan kepada attributable to equity
6,139,402 34,038,783
pemilik entitas induk owners of parent
entity
Jumlah ekuitas 6,139,402 34,038,783 Total equity
Jumlah liabilitas dan Total liabilities and equity
727,083,371 687,503,074
ekuitas
Page 6
[1311000] Statement of profit or loss and other comprehensive income, OCI
components presented net of tax, by function - General Industry
Laporan laba rugi dan penghasilan Statement of profit or loss and other
komprehensif lain comprehensive income
30 September 2023 30 September 2022
Penjualan dan pendapatan Sales and revenue
1,096,747,438 852,214,940
usaha
Beban pokok penjualan dan Cost of sales and revenue
( 720,774,447 ) ( 537,883,051 )
pendapatan
Jumlah laba bruto 375,972,991 314,331,889 Total gross profit
Beban umum dan administrasi General and administrative
( 387,922,053 ) ( 309,211,815 )
expenses
Pendapatan keuangan 1,986,886 706,868 Finance income
Beban bunga dan keuangan ( 16,758,215 ) ( 15,474,589 ) Interest and finance costs
Keuntungan (kerugian) selisih Gains (losses) on changes in
2,235,189 736,486
kurs mata uang asing foreign exchange rates
Beban lainnya ( 382,840 ) ( 3,248,452 ) Other expenses
Jumlah laba (rugi) sebelum Total profit (loss) before tax
( 24,868,042 ) ( 12,159,613 )
pajak penghasilan
Pendapatan (beban) pajak ( 4,299,831 ) ( 1,086,086 ) Tax benefit (expenses)
Jumlah laba (rugi) dari operasi Total profit (loss) from
( 29,167,873 ) ( 13,245,699 )
yang dilanjutkan continuing operations
Jumlah laba (rugi) ( 29,167,873 ) ( 13,245,699 ) Total profit (loss)
Pendapatan komprehensif Other comprehensive income,
lainnya, setelah pajak after tax
Pendapatan komprehensif Other comprehensive
lainnya yang tidak akan income that will not be
direklasifikasi ke laba rugi, reclassified to profit or
setelah pajak loss, after tax
Pendapatan komprehensif Other comprehensive
lainnya atas pengukuran income for
kembali kewajiban 1,268,492 remeasurement of defined
manfaat pasti, setelah benefit obligation, after tax
pajak
Jumlah pendapatan Total other
komprehensif lainnya comprehensive income
yang tidak akan 1,268,492 that will not be
direklasifikasi ke laba reclassified to profit or
rugi, setelah pajak loss, after tax
Jumlah pendapatan Total other comprehensive
komprehensif lainnya, 1,268,492 income, after tax
setelah pajak
Jumlah laba rugi komprehensif ( 27,899,381 ) ( 13,245,699 ) Total comprehensive income
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
diatribusikan
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
( 29,167,873 ) ( 13,245,699 )
diatribusikan ke entitas induk parent entity
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan attributable to
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan ke entitas ( 27,899,381 ) ( 13,245,699 ) attributable to parent entity
induk
Laba (rugi) per saham Earnings (loss) per share
Laba per saham dasar Basic earnings per share
diatribusikan kepada attributable to equity
pemilik entitas induk owners of the parent entity
Page 7
Laba (rugi) per saham Basic earnings (loss) per
dasar dari operasi yang ( 12.05 ) ( 5.47 ) share from continuing
dilanjutkan operations
Laba (rugi) per saham Diluted earnings (loss) per
dilusian share
Laba (rugi) per saham Diluted earnings (loss) per
dilusian dari operasi yang ( 12.05 ) ( 5.47 ) share from continuing
dilanjutkan operations
Page 8
[1410000] Statement of changes in equity - General Industry - Current Year
30 September 2023
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Saldo laba yang belum Ekuitas yang dapat
Tambahan modal
Saham biasa ditentukan diatribusikan kepada Ekuitas
disetor
penggunaannya entitas induk
Additional paid-in Unappropriated retained Equity attributable to
Common stocks Equity
capital earnings parent entity
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian Balance before restatement at beginning of
242,054,702 58,590,452 ( 266,606,371 ) 34,038,783 34,038,783
kembali period
Posisi ekuitas, awal periode 242,054,702 58,590,452 ( 266,606,371 ) 34,038,783 34,038,783 Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) ( 29,167,873 ) ( 29,167,873 ) ( 29,167,873 ) Profit (loss)
Pendapatan komprehensif lainnya 1,268,492 1,268,492 1,268,492 Other comprehensive income
Posisi ekuitas, akhir periode 242,054,702 58,590,452 ( 294,505,752 ) 6,139,402 6,139,402 Equity position, end of the period
Page 9
[1410000] Statement of changes in equity - General Industry - Prior Year
30 September 2022
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Saldo laba yang belum Ekuitas yang dapat
Tambahan modal
Saham biasa ditentukan diatribusikan kepada Ekuitas
disetor
penggunaannya entitas induk
Additional paid-in Unappropriated retained Equity attributable to
Common stocks Equity
capital earnings parent entity
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian Balance before restatement at beginning of
242,054,702 58,590,452 ( 228,701,442 ) 71,943,712 71,943,712
kembali period
Posisi ekuitas, awal periode 242,054,702 58,590,452 ( 228,701,442 ) 71,943,712 71,943,712 Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) ( 13,245,699 ) ( 13,245,699 ) ( 13,245,699 ) Profit (loss)
Posisi ekuitas, akhir periode 242,054,702 58,590,452 ( 241,947,141 ) 58,698,013 58,698,013 Equity position, end of the period
Page 10
[1510000] Statement of cash flows, direct method - General Industry
Laporan arus kas Statement of cash flows
30 September 2023 30 September 2022
Arus kas dari aktivitas operasi Cash flows from operating
activities
Penerimaan kas dari Cash receipts from
aktivitas operasi operating activities
Penerimaan dari Receipts from customers
1,109,439,886 957,828,656
pelanggan
Pembayaran kas dari Cash payments from
aktivitas operasi operating activities
Pembayaran kepada Payments to suppliers for
pemasok atas barang dan ( 768,517,457 ) ( 778,248,952 ) goods and services
jasa
Pembayaran gaji dan Payments for salaries and
( 139,681,430 ) ( 108,484,493 )
tunjangan allowances
Kas diperoleh dari Cash generated from (used
201,240,999 71,095,211
(digunakan untuk) operasi in) operations
Penerimaan bunga dari Interests received from
1,986,885 706,868
aktivitas operasi operating activities
Pembayaran bunga dari Interests paid from operating
( 11,417,987 ) ( 8,002,938 )
aktivitas operasi activities
Penerimaan pengembalian Income taxes refunded (paid)
(pembayaran) pajak from operating activities
( 867,367 ) ( 8,955,278 )
penghasilan dari aktivitas
operasi
Arus kas sebelum Net cash flows received
perubahan dalam aset dan from (used in) operating
liabilitas yang diperoleh 190,942,530 54,843,863 activities before changes in
dari (digunakan untuk) assets and liabilities
aktivitas operasi
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
190,942,530 54,843,863
(digunakan untuk) aktivitas operating activities
operasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from investing
investasi activities
Penerimaan dari penjualan Proceeds from disposal of
0
aset tetap property, plant and equipment
Pembayaran untuk perolehan Payments for acquisition of
( 18,627,922 ) ( 25,788,353 )
aset tetap property, plant and equipment
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
( 18,627,922 ) ( 25,788,353 )
(digunakan untuk) aktivitas investing activities
investasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from financing
pendanaan activities
Penerimaan pinjaman bank 0 Proceeds from bank loans
Pembayaran pinjaman bank ( 15,000,000 ) Payments of bank loans
Pembayaran liabilitas sewa Payments of finance lease
( 61,609,936 ) ( 56,250,238 )
pembiayaan liabilities
Pembayaran bunga dari Interests paid from financing
( 5,340,227 ) ( 7,471,651 )
aktivitas pendanaan activities
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
( 66,950,163 ) ( 78,721,889 )
(digunakan untuk) aktivitas financing activities
pendanaan
Page 11
Jumlah kenaikan (penurunan) 105,364,445 ( 49,666,379 )Total net increase (decrease)
bersih kas dan setara kas in cash and cash equivalents
Kas dan setara kas arus kas, Cash and cash equivalents cash
70,034,665 62,506,055
awal periode flows, beginning of the period
Efek perubahan nilai kurs pada Effect of exchange rate changes
( 26,133 ) 8,874
kas dan setara kas on cash and cash equivalents
Kas dan setara kas arus kas, Cash and cash equivalents
175,372,977 12,848,550
akhir periode cash flows, end of the period
Page 12
[1610000] Explanation for Significant Accounting Policy - General Industry
Kebijakan akuntansi signifikan Significant accounting policies
30 September 2023
Dasar penyusunan laporan keuangan Laporan keuangan disusun berdasarkan konsep biaya perolehan dan dasar akrual, kecuali untuk Basis of preparation of consolidated financial
konsolidasian laporan arus kas. Laporan arus kas disusun dengan menggunakan metode langsung dan menyajikan statements
sumber dan penggunaan kas dan setara kas dengan mengelompokkan arus kas atas dasar kegiatan
operasi, investasi dan pendanaan. Angka-angka dalam laporan keuangan dibulatkan dan dinyatakan
dalam ribuan Rupiah ("Rp"), kecuali dinyatakan lain. Penyusunan laporan keuangan sesuai dengan
Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia mengharuskan penggunaan estimasi dan asumsi. Hal
tersebut juga mengharuskan manajemen untuk membuat pertimbangan dalam proses penerapan
kebijakan akuntansi Perusahaan.
Kas dan setara kas Kas dan setara kas terdiri dari kas, simpanan yang sewaktu-waktu bisa dicairkan, kas di bank dan Cash and cash equivalents
investasi likuid jangka pendek lain-lain dengan jangka waktu jatuh tempo tiga bulan atau kurang.
Piutang usaha dan piutang lain-lain Piutang usaha merupakan jumlah yang terutang dari pemasok atas promosi dan diskon penjualan Trade and other receivables
serta insentif yang dapat diklaim serta penjualan yang dibayar dengan kartu kredit. Piutang usaha pada
awalnya diakui sebesar nilai wajar dan selanjutnya diukur pada biaya perolehan yang diamortisasi
dengan menggunakan metode bunga efektif, kecuali bila dampak diskontonya tidak material, dikurangi
dengan provisi penurunan nilai piutang. Jika piutang diperkirakan dapat ditagih dalam waktu satu tahun
atau kurang (atau dalam siklus operasi normal jika lebih panjang), piutang diklasifikasikan sebagai aset
lancar. Jika tidak, piutang disajikan sebagai aset tidak lancar. Penyisihan piutang ragu-ragu diukur
berdasarkan kerugian kredit ekspektasian dengan melakukan penilaian atas kolektibilitas saldo secara
individual atau kolektif sepanjang umur piutang usaha menggunakan pendekatan yang disederhanakan
dengan mempertimbangkan informasi perkiraan masa yang akan datang yang dilakukan setiap akhir
periode pelaporan.
Persediaan Persediaan meliputi barang dagangan untuk dijual dan dinyatakan sebesar nilai terendah antara biaya Inventories
perolehan atau nilai realisasi bersih. Biaya perolehan ditentukan dengan metode biaya rata-rata
tertimbang yang sebelumnya menggunakan biaya masuk pertama keluar pertama. Nilai realisasi bersih
adalah estimasi harga penjualan dalam kegiatan usaha normal dikurangi beban penjualan. Persediaan
Perusahaan tidak termasuk persediaan konsinyasi. Persediaan konsinyasi ditempatkan di toko
Perusahaan dimana perusahaan bertindak sebagai consignee. Namun, consignor masih memiliki hak
atas persediaan sampai penjualan kepada pelanggan akhir dilakukan. Provisi kehilangan persediaan
dan barang usang ditentukan berdasarkan estimasi kehilangan persediaan sejak tanggal pemeriksaan
fisik terakhir dan estimasi penjualan persediaan di masa depan dengan mempertimbangkan nilai
realisasi bersih persediaan tersebut.
Aset tetap Aset tetap dinyatakan sebesar biaya perolehan dikurangi dengan akumulasi penyusutan dan Fixed assets
penurunan nilai, jika ada. Aset tetap disusutkan dengan menggunakan metode garis lurus selama
estimasi masa manfaatnya sebagai berikut: Peralatan komputer 3 Tahun, Prasarana kantor dan toko 5
- 6 Tahun, Peralatan dan perabot kantor dan toko 5 - 7 Tahun. Nilai sisa, estimasi masa manfaat dan
Page 13
metode penyusutan setiap aset ditelaah dan disesuaikan jika perlu, pada setiap tanggal posisi
keuangan. Ketika aset tidak digunakan lagi atau dilepas, jumlah tercatat dan akumulasi penyusutan
yang terkait dihapuskan dari laporan keuangan dan keuntungan atau kerugian yang dihasilkan dari
pelepasan aset tersebut diakui dalam laporan laba rugi.
Penurunan nilai aset nonkeuangan Aset tetap dan aset nonkeuangan lain-lain ditelaah untuk mengetahui apakah telah terjadi penurunan Impairment of non-financial assets
nilai bilamana terdapat kejadian atau perubahan keadaan yang mengindikasikan bahwa nilai tercatat
aset tersebut tidak dapat diperoleh kembali. Kerugian akibat penurunan nilai diakui sebesar selisih
lebih antara nilai tercatat aset dengan nilai yang dapat diperoleh kembali dari aset tersebut. Nilai yang
dapat diperoleh kembali adalah nilai yang lebih tinggi antara nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual
dan nilai pakai aset. Dalam menentukan penurunan nilai, aset dikelompokkan pada tingkat yang paling
rendah dimana terdapat arus kas masuk yang dapat diidentifikasi, yang sebagian besar tidak
tergantung pada arus masuk kas dari aset lain atau kelompok aset (unit penghasil kas). Pada setiap
akhir periode pelaporan, aset non-keuangan yang telah mengalami penurunan nilai ditelaah untuk
menentukan apakah terdapat kemungkinan pemulihan penurunan nilai. Jika terjadi pemulihan nilai,
maka langsung diakui dalam laporan laba rugi, tetapi tidak boleh melebihi akumulasi rugi penurunan
nilai yang telah diakui sebelumnya.
Utang usaha dan liabilitas lain-lain Utang usaha dan utang lain-lain adalah kewajiban membayar barang atau jasa yang telah diterima dari Trade payables and other liabilities
pemasok. Utang usaha dan utang lain-lain pada awalnya diakui sebesar nilai wajar dan selanjutnya
diukur pada biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode bunga efektif, kecuali jika
dampak diskontonya tidak material. Utang usaha dan utang lain-lain diklasifikasikan sebagai liabilitas
jangka pendek jika pembayarannya jatuh tempo dalam waktu satu tahun atau kurang (atau dalam
siklus operasi normal, jika lebih lama). Jika tidak, utang tersebut disajikan sebagai liabilitas jangka
panjang.
Pengakuan pendapatan dan beban Pendapatan diukur pada nilai wajar jumlah yang diterima atau piutang atas penjualan barang dan Revenue and expense recognition
penyerahan jasa dalam aktivitas normal Perusahaan, setelah dikurangi potongan harga dan diskon
dan tidak termasuk Pajak Pertambahan Nilai. Pendapatan dari penjualan barang dagangan secara
eceran diakui pada saat barang diserahkan ke pelanggan. Beban diakui pada saat terjadinya
berdasarkan metode akrual. Pengakuan pendapatan harus memenuhi 5 langkah analisa sebagai
berikut:1. Identifikasi kontrak dengan pelanggan.2. Identifikasi kewajiban pelaksanaan dalam kontrak.
Kewajiban pelaksanaan merupakan janji-janji dalam kontrak untuk menyerahkan barang yang memiliki
karakteristik berbeda ke pelanggan.3. Penetapan harga transaksi. Harga transaksi merupakan jumlah
imbalan yang berhak diperoleh suatu entitas sebagai kompensasi atas diserahkannya barang yang
dijanjikan ke pelanggan. Jika imbalan yang dijanjikan di kontrak mengandung suatu jumlah yang
bersifat variabel, maka Perusahaan membuat estimasi jumlah imbalan tersebut sebesar jumlah yang
diharapkan berhak diterima atas diserahkannya barang yang dijanjikan ke pelanggan.4. Alokasi harga
transaksi ke setiap kewajiban pelaksanaan dengan menggunakan dasar harga jual berdiri sendiri relatif
dari setiap barang berbeda yang dijanjikan di kontrak. Ketika tidak dapat diamati secara langsung,
harga jual berdiri sendiri relatif diperkirakan berdasarkan biaya yang diharapkan ditambah marjin.5.
Pengakuan pendapatan ketika kewajiban pelaksanaan telah dipenuhi dengan menyerahkan barang
yang dijanjikan ke pelanggan (ketika pelanggan telah memiliki kendali atas barang tersebut).
Penjabaran mata uang asing Transaksi dalam mata uang asing dijabarkan ke dalam mata uang Rupiah dengan menggunakan kurs Foreign currency translation
yang berlaku pada tanggal transaksi. Pada tanggal pelaporan, aset dan liabilitas moneter dalam mata
uang asing dijabarkan ke dalam Rupiah dengan kurs yang berlaku pada tanggal tersebut. Keuntungan
dan kerugian selisih kurs yang timbul dari penyelesaian transaksi dalam mata uang asing dan dari
Page 14
penjabaran aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing diakui di dalam laba rugi. Kurs yang
digunakan oleh Perusahaan sebagai acuan adalah kurs yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia pada
tanggal pelaporan.
Transaksi dengan pihak berelasi Perusahaan melakukan transaksi dengan pihak-pihak berelasi seperti yang didefinisikan dalam PSAK Transactions with related parties
7 "Pengungkapan Pihak Berelasi". Semua transaksi dan saldo yang material dengan pihak-pihak
berelasi telah diungkapkan dalam catatan atas laporan keuangan.
Pajak penghasilan Beban pajak penghasilan terdiri dari pajak kini dan pajak tangguhan. Pajak diakui dalam laporan laba Income taxes
rugi, kecuali jika pajak tersebut terkait dengan transaksi atau kejadian yang diakui di penghasilan
komprehensif lain atau langsung diakui ke ekuitas. Dalam hal ini, pajak tersebut masing-masing diakui
dalam penghasilan komprehensif lain atau ekuitas. Beban pajak penghasilan kini dihitung dengan
menggunakan tarif pajak yang berlaku pada akhir periode pelaporan. Pajak penghasilan tangguhan
diakui dengan menggunakan metode balance sheet liability untuk semua perbedaan temporer antara
dasar pengenaan pajak atas aset dan liabilitas dengan nilai tercatatnya dalam laporan keuangan.
Pajak penghasilan tangguhan ditentukan dengan menggunakan tarif pajak yang berlaku atau secara
substansial telah berlaku pada tanggal pelaporan dan diharapkan berlaku pada saat aset pajak
tangguhan direalisasi atau liabilitas pajak tangguhan diselesaikan.
Pinjaman Pada saat pengakuan awal, pinjaman diakui sebesar nilai wajar, dikurangi dengan biaya-biaya Borrowings
transaksi yang terjadi. Selanjutnya, pinjaman diukur sebesar biaya perolehan diamortisasi; selisih
antara penerimaan kas (dikurangi biaya transaksi) dan nilai pelunasan dicatat pada laba rugi selama
periode pinjaman dengan menggunakan metode bunga efektif. Biaya yang dibayar untuk memperoleh
fasilitas pinjaman diakui sebagai biaya transaksi pinjaman sepanjang besar kemungkinan sebagian
atau seluruh fasilitas akan ditarik. Dalam hal ini, biaya memperoleh pinjaman ditangguhkan sampai
penarikan pinjaman terjadi. Sepanjang tidak terdapat bukti bahwa besar kemungkinan sebagian atau
seluruh fasilitas akan ditarik, biaya memperoleh pinjaman dikapitalisasi sebagai biaya dibayar dimuka
untuk jasa likuiditas dan diamortisasi selama periode fasilitas yang terkait. Biaya pinjaman yang terjadi
dibebankan pada laba rugi. Pinjaman diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka pendek kecuali
Perusahaan memiliki hak tanpa syarat untuk menunda pembayaran liabilitas selama paling tidak 12
bulan setelah tanggal pelaporan.
Provisi Provisi diakui apabila Perusahaan mempunyai kewajiban hukum maupun konstruktif sebagai akibat Provisions
peristiwa masa lalu dan kemungkinan besar penyelesaian kewajiban tersebut mengakibatkan arus
keluar sumber daya. Provisi diakui hanya jika estimasi yang wajar dapat dilakukan atas jumlah
kewajiban. Provisi tidak diakui untuk kerugian operasi masa depan.
Imbalan kerja karyawan Imbalan kerja jangka pendek diakui pada saat terutang kepada karyawan. Imbalan kerja jangka pendek Employee benefits
termasuk upah, gaji, bonus dan insentif. Program pensiun imbalan pasti adalah program pensiun yang
menetapkan jumlah imbalan pensiun yang akan diterima oleh karyawan pada saat pensiun, biasanya
tergantung pada satu faktor atau lebih, seperti umur, masa kerja dan jumlah kompensasi. Kewajiban
imbalan pensiun tersebut merupakan nilai kini kewajiban imbalan pasti pada tanggal pelaporan
dikurangi dengan nilai wajar aset program, jika ada. Kewajiban imbalan pasti dihitung setiap tahun oleh
aktuaris independen dengan menggunakan metode projected unit credit. Nilai kini kewajiban imbalan
pasti ditentukan dengan mendiskontokan estimasi arus kas di masa depan dengan menggunakan
Page 15
tingkat diskonto dari imbal hasil obligasi pemerintah jangka panjang dalam mata uang Rupiah sesuai
dengan mata uang dimana imbalan tersebut akan dibayarkan dan yang memiliki jangka waktu yang
sama dengan kewajiban imbalan pensiun yang bersangkutan.
Laba per saham Laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba bersih yang tersedia bagi pemegang saham Earnings per share
Perusahaan dengan jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang beredar pada periode berjalan.
Pelaporan segmen Segmen operasi dilaporkan secara konsisten sesuai dengan laporan internal yang dilaporkan kepada Segment reporting
pengambil keputusan operasi utama. Pengambil keputusan operasi utama, yang merupakan orang
yang bertanggung jawab untuk mengalokasikan sumber daya dan menilai kinerja dari segmen operasi
adalah Direksi.
Penerapan standar akutansi baru Pada tanggal laporan keuangan diotorisasi, Perusahaan masih mempelajari dampak yang mungkin The implementation of new statements of
timbul dari penerapan standar-standar baru dan revisi yang telah diterbitkan namun belum berlaku accounting standards
efektif tersebut terhadap laporan keuangan Perusahaan.
Penentuan nilai wajar Perusahaan mengukur aset keuangan pada nilai wajarnya ditambah, dalam hal aset keuangan tidak Determination of fair value
diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi, biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara
langsung dengan perolehan aset keuangan. Biaya transaksi dari aset keuangan yang dicatat pada nilai
wajar melalui laba rugi dibebankan pada laba rugi. Perusahaan mengklasifikasikan liabilitas keuangan
dalam dua kategori: diukur pada nilai wajar melalui melalui penghasilan komprehensif lain atau melalui
laba rugi, dan diukur pada biaya perolehan diamortisasi.
Transaksi dan saldo dalam mata uang asing Transaksi dalam mata uang asing dijabarkan ke dalam mata uang Rupiah dengan menggunakan kurs Foreign currency transactions and balances
yang berlaku pada tanggal transaksi. Pada tanggal pelaporan, aset dan liabilitas moneter dalam mata
uang asing dijabarkan ke dalam Rupiah dengan kurs yang berlaku pada tanggal tersebut. Keuntungan
dan kerugian selisih kurs yang timbul dari penyelesaian transaksi dalam mata uang asing dan dari
penjabaran aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing diakui di dalam laba rugi.
Aset hak guna Aset hak guna diukur pada biaya perolehan, dimana meliputi jumlah pengukuran awal liabilitas sewa Right of use assets
yang disesuaikan dengan pembayaran sewa yang dilakukan pada atau sebelum tanggal permulaan,
ditambah dengan biaya langsung awal yang dikeluarkan dan estimasi biaya yang akan dikeluarkan
untuk membongkar dan memindahkan aset pendasar atau untuk merestorasi aset pendasar sesuai
kondisi yang disyaratkan dan ketentuan sewa, dikurangi dengan insentif sewa yang diterima.
Beban dibayar dimuka Beban diakui pada saat terjadinya berdasarkan metode akrual. Biaya yang dibayar untuk memperoleh Prepaid expenses
fasilitas pinjaman diakui sebagai biaya transaksi pinjaman sepanjang besar kemungkinan sebagian
atau seluruh fasilitas akan ditarik. Dalam hal ini, biaya memperoleh pinjaman ditangguhkan sampai
penarikan pinjaman terjadi. Sepanjang tidak terdapat bukti bahwa besar kemungkinan sebagian atau
seluruh fasilitas akan ditarik, biaya memperoleh pinjaman dikapitalisasi sebagai biaya dibayar dimuka
Page 16
untuk jasa likuiditas dan diamortisasi selama periode fasilitas yang terkait. Biaya pinjaman yang terjadi
dibebankan pada laba rugi.
Modal saham Susunan pemegang saham Perusahaan pada tanggal 30 September 2023 dan 2022 menurut daftar Share capital
pemegang saham (terlampir dalam Laporan Keuangan Audited)
Biaya emisi efek ekuitas Saham biasa diklasifikasikan sebagai ekuitas. Biaya terkait emisi saham yaitu tambahan biaya yang Stock issuance cost
langsung terkait dengan penerbitan saham baru atau opsi disajikan pada bagian ekuitas sebagai
pengurang dari jumlah yang diterima setelah dikurangi pajak.
Instrumen keuangan Nilai wajar adalah suatu jumlah dimana suatu aset dapat dipertukarkan atau suatu liabilitas Financial instruments
diselesaikan antara pihak yang memahami dan berkeinginan untuk melakukan transaksi wajar. Nilai
wajar aset dan liabilitas keuangan kurang lebih sama dengan nilai tercatatnya, karena dampak dari
diskonto tidak signifikan.
Aset tidak lancar yang diklasifikasikan sebagai Pada tanggal 31 September 2023 dan 2022, Perusahaan hanya memiliki aset keuangan yang Non-current assets classified as held for sale
dimiliki untuk dijual diklasifikasikan sebagai aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi. Aset keuangan
Perusahaan meliputi kas dan setara kas, piutang usaha, piutang lain-lain, dan uang jaminan pada
laporan posisi keuangan. Aset keuangan ini diklasifikasikan sebagai aset lancar, kecuali jika jatuh
temponya melebihi 12 bulan setelah akhir periode pelaporan; aset keuangan ini diklasifikasikan
sebagai aset tidak lancar.
Page 17
[1611000] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement - General Industry - Current Year
30 September 2023
Aset tetap Property, plant, and equipment
Aset tetap, awal Penambahan aset Pengurangan aset Aset tetap, akhir
Reklasifikasi aset tetap
periode tetap tetap periode
Property, plant, and Reclassifications of
Addition in property, Disposals in property, Property, plant, and
equipment, beginning property, plant, and
plant, and equipment plant, and equipment equipment, end period
period equipment
Nilai perolehan, kotor Perabot dan peralatan Furniture and office Carrying amount, gross
kantor, dimiliki langsung 66,261,101 3,886,627 70,147,728 equipment, directly
owned
Peralatan Teknikal, Technical Equipment,
108,130,332 ( 3,713,207 ) 6,758,730 111,175,855
dimiliki langsung directly owned
Dimiliki langsung 174,391,433 ( 3,713,207 ) 10,645,357 181,323,583 Directly owned
Bangunan, aset hak Building, right of use
388,381,792 41,174,698 ( 58,791,148 ) 370,765,342
guna assets
Perabot dan peralatan Furniture and office
kantor, aset hak guna 102,206,652 ( 4,136,848 ) 8,942,732 107,012,536 equipment, rights of use
assets
Aset hak guna 490,588,444 41,174,698 ( 62,927,996 ) 8,942,732 477,777,878 Right of use assets
Lainnya, dalam Others, assets under
15,223,738 18,627,923 ( 19,588,089 ) 14,263,572
penyelesaian construction
Aset dalam Assets under
15,223,738 18,627,923 ( 19,588,089 ) 14,263,572
penyelesaian construction
Aset tetap Property, plant, and
680,203,615 59,802,621 ( 66,641,203 ) 0 673,365,033
equipment
Akumulasi depresiasi Perabot dan peralatan Furniture and office Carrying amount,
kantor, dimiliki langsung 47,605,080 6,347,943 53,953,023 equipment, directly accumulated
owned depreciation
Peralatan Teknikal, Technical Equipment,
75,086,335 12,491,849 ( 3,474,961 ) 84,103,223
dimiliki langsung directly owned
Dimiliki langsung 122,691,415 18,839,792 ( 3,474,961 ) 138,056,246 Directly owned
Bangunan, aset hak Building, right of use
240,425,098 59,301,753 ( 59,325,800 ) 240,401,051
guna assets
Perabot dan peralatan Furniture and office
kantor, aset hak guna 63,974,348 16,533,583 ( 3,992,254 ) 76,515,677 equipment, rights of use
assets
Aset hak guna 304,399,446 75,835,336 ( 63,318,054 ) 316,916,728 Right of use assets
Page 18
Lainnya, dalam Others, assets under
1,214,925 1,214,925
penyelesaian construction
Aset dalam Assets under
1,214,925 1,214,925
penyelesaian construction
Aset tetap Property, plant, and
428,305,786 94,675,128 ( 66,793,015 ) 456,187,899
equipment
Nilai perolehan Aset tetap Property, plant, and Carrying amount
251,897,829 217,177,134
equipment
Page 19
[1611000] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement - General Industry - Prior Year
31 December 2022
Aset tetap Property, plant, and equipment
Aset tetap, awal Penambahan aset Pengurangan aset Aset tetap, akhir
Reklasifikasi aset tetap
periode tetap tetap periode
Property, plant, and Reclassifications of
Addition in property, Disposals in property, Property, plant, and
equipment, beginning property, plant, and
plant, and equipment plant, and equipment equipment, end period
period equipment
Nilai perolehan, kotor Perabot dan peralatan Furniture and office Carrying amount, gross
kantor, dimiliki langsung 60,534,362 ( 1,203,804 ) 6,930,543 66,261,101 equipment, directly
owned
Peralatan Teknikal, Technical Equipment,
100,045,297 ( 789,853 ) 8,874,888 108,130,332
dimiliki langsung directly owned
Dimiliki langsung 160,579,659 ( 1,993,657 ) 15,805,431 174,391,433 Directly owned
Bangunan, aset hak Building, right of use
389,163,459 42,124,848 ( 42,140,181 ) ( 766,334 ) 388,381,792
guna assets
Perabot dan peralatan Furniture and office
kantor, aset hak guna 82,316,106 ( 1,981,516 ) 21,872,062 102,206,652 equipment, rights of use
assets
Aset hak guna 471,479,565 42,124,848 ( 44,121,697 ) 21,105,728 490,588,444 Right of use assets
Lainnya, dalam Others, assets under
19,945,065 32,956,166 ( 37,677,493 ) 15,223,738
penyelesaian construction
Aset dalam Assets under
19,945,065 32,956,166 ( 37,677,493 ) 15,223,738
penyelesaian construction
Aset tetap Property, plant, and
652,004,289 75,081,014 ( 46,115,354 ) ( 766,334 ) 680,203,615
equipment
Akumulasi depresiasi Perabot dan peralatan Furniture and office Carrying amount,
kantor, dimiliki langsung 40,800,553 8,005,956 ( 1,201,429 ) 47,605,080 equipment, directly accumulated
owned depreciation
Peralatan Teknikal, Technical Equipment,
59,483,998 16,218,551 ( 616,214 ) 75,086,335
dimiliki langsung directly owned
Dimiliki langsung 100,284,551 24,224,507 ( 1,817,643 ) 122,691,415 Directly owned
Bangunan, aset hak Building, right of use
190,946,098 90,339,169 ( 40,860,169 ) 240,425,098
guna assets
Perabot dan peralatan Furniture and office
kantor, aset hak guna 49,474,194 16,091,766 ( 1,591,612 ) 63,974,348 equipment, rights of use
assets
Aset hak guna 240,420,292 106,430,935 ( 42,451,781 ) 304,399,446 Right of use assets
Page 20
Lainnya, dalam Others, assets under
1,214,925 1,214,925
penyelesaian construction
Aset dalam Assets under
1,214,925 1,214,925
penyelesaian construction
Aset tetap Property, plant, and
341,919,768 130,655,442 ( 44,269,424 ) 428,305,786
equipment
Nilai perolehan Aset tetap Property, plant, and Carrying amount
310,084,521 251,897,829
equipment
Page 21
[1611100] Disclosure of Notes to the financial statements - Property, Plant and Equipment - General Industry
Page 22
[1630000] Notes to the financial statements - Inventories - General Industry
Catatan atas persediaan Notes for inventories
30 September 2023 31 December 2022
Barang jadi 260,413,533 274,054,157 Finished goods
Persediaan, kotor 260,413,533 274,054,157 Inventories, gross
Cadangan penurunan nilai Allowance for impairment
( 39,280,543 ) ( 34,443,084 )
persediaan of inventories
Persediaan 221,132,990 239,611,073 Inventories
Persediaan lancar 221,132,990 239,611,073 Current inventories
Mutasi cadangan penurunan nilai Movement of allowance for
persediaan impairment of inventories
30 September 2023 31 December 2022
Saldo awal Penyisihan Allowance for Impairment of
34,443,084 31,744,927
Penurunan Nilai Persediaan Inventories, beginning balance
Kenaikan/(penurunan) cadangan Increase/(decrease) for
penurunan nilai persediaan 4,837,459 2,698,157 allowance for impairment of
inventories
Saldo akhir Penyisihan Allowance for Impairment of
39,280,543 34,443,084
Penurunan Nilai Persediaan Inventories, ending balance
Page 23
[1632000] Disclosure of Notes to the financial statements - Inventories - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 September 2023
Pengungkapan catatan atas persediaan Pada tanggal 30 September 2023, persediaan Perusahaan telah diasuransikan terhadap semua risiko Disclosure of notes for inventories
kerusakan dengan jumlah pertanggungan sebesar Rp 221.548.897 (31 Desember 2022: Rp
222.064.696). Manajemen berkeyakinan bahwa persediaan pada tanggal 30 September 2023 dan 31
Desember 2022 telah diasuransikan secara memadai
Page 24
[1670000] Notes to the financial statements - Cost of Good Sold - General
Industry
Beban pokok penjualan Cost of good sold
30 September 2023 30 September 2022
Persediaan bahan baku awal 0 0 Beginning raw inventory
Bahan baku yang digunakan 0 0 Raw inventory used
Jumlah biaya produksi 0 0 Total production cost
Harga pokok produksi 0 0 Cost of goods manufactured
Barang jadi awal 274,054,157 240,618,025 Beginning finish goods inventory
Pembelian barang jadi 702,296,364 585,949,923 Purchased finish goods inventory
Barang jadi akhir 260,413,533 292,311,833 Ending finish goods inventory
Beban pokok pendapatan Other cost of goods sold
4,837,459 3,626,936
lainnya
Beban pokok penjualan dan Cost of sales and revenue
720,774,447 537,883,051
pendapatan
Page 25
[1671000] Disclosure of Notes to the financial statements - Cost of Goods Sold - General Industry
Page 26
[1691000a] Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans - General Industry
Page 27
[1691100] Disclosure of Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans - General Industry
Page 28
[1692000] Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans Interest Information - General Industry
Page 29
[1693000] Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans - General Industry
Catatan utang bank jangka pendek Notes for short-term bank loans
30 September 2023 31 December 2022
Utang bank jangka Utang bank jangka
Utang bank jangka Utang bank jangka
pendek, nilai dalam pendek, nilai dalam
pendek pendek
mata uang asing mata uang asing
Short-term bank loan, Short-term bank loan,
amount in foreign Short term bank loans amount in foreign Short term bank loans
currency currency
Bank lokal lainnya IDR 156,000,000 156,000,000 IDR Other local banks
Mata uang 156,000,000 156,000,000 Currency
Kreditur nama bank Mata uang 156,000,000 156,000,000 Currency Creditor bank name
Page 30
[1693100] Disclosure of Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 September 2023
Pengungkapan catatan atas utang bank jangka Pinjaman tersebut seluruhnya dalam mata uang Rupiah. Pada tanggal 14 Juni 2019, Perusahaan Disclosure of notes for short-term bank loans
pendek menandatangani perjanjian fasilitas pinjaman berulang dengan HSBC dengan fasilitas total sebesar Rp
132.000.000. Fasilitas ini dikenakan bunga Jakarta Inter-bank Offered Rate (?JIBOR?) ditambah marjin
tertentu per tahun. Pada tanggal 31 Desember 2022, suku bunga acuan alternatif belum ditentukan.
Pada tanggal 14 Desember 2020, Perusahaan menandatangani perjanjian perpanjangan fasilitas
pinjaman berulang dengan HSBC dimana Perusahaan sepakat untuk menambah fasilitas pinjaman
menjadi Rp 270.000.000. Pada tanggal 28 Oktober 2022, Perusahaan menandatangani perjanjian
perpanjangan fasilitas pinjaman berulang dengan HSBC. Fasilitas tersebut tetap tersedia untuk
digunakan dengan tunduk atas syarat dan ketentuan perjanjian fasilitas. Selama tahun 2022,
Perusahaan melakukan pembayaran atas pinjaman bank tersebut sebesar Rp 25.000.000.
Perusahaan mencatat beban bunga atas pinjaman bank sebesar Rp 11.417.987 (31 Desember 2022:
Rp 11.515.598).
Page 31
[1696000] Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans Interest Information - General Industry
31 December 2022
Catatan utang bank jangka pendek Notes for short-term bank loans
Utang bank jangka
Jatuh tempo utang bank Bunga utang bank jangka Jenis bunga utang bank
pendek, nilai dalam mata
jangka pendek pendek jangka pendek
uang asing
Short-term bank loan, Due date for short-term Interest rate short-term Interest rate type
amount in foreign currency bank loan bank loan short-term bank loan
Bank lokal lainnya IDR Jakarta Inter-Bank Jakarta Inter-Bank IDR Other local banks
11,417,987 11515598
Offered Rate Offered Rate
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.