Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 44
Page 1
Nomor Surat 039/FORU-CS/X/2023
Nama Emiten Fortune Indonesia Tbk
Kode Emiten FORU
Perihal Penyampaian Laporan Keuangan Interim Yang Tidak Diaudit
Perseroan dengan ini menyampaikan laporan keuangan untuk periode 9 Bulan yang berakhir pada 30/09/2023 dengan ikhtisar sebagai berikut :
Informasi mengenai anak perusahaan Perseroan sebagai berikut :
No Nama Kegiatan Lokasi Tahun Status Jumlah Aset Satuan Mata Persentase
Usaha Komersil Operasi Uang (%)
1 PT Fortuna Periklanan Jakarta 1982 0 24.298.838.334 PENUH IDR 100.0
Network Terintegrasi
Indonesia dan
(FNI) Kehumasan/
Integrated
Advertising
and Public
Relation
2 PT Fortune Periklanan Jakarta 1985 0 782.085.632 PENUH IDR 100.0
Adwicipta Terintegrasi
(FAC) dan
Kehumasan/
Integrated
Advertising
and Public
Relation
3 PT Fortune Periklanan Jakarta 1989 0 21.357.773.320 PENUH IDR 100.0
Pramana Terintegrasi
Rancang dan
(FPR) Kehumasan/
Integrated
Advertising
and Public
Relation
Dokumen ini merupakan dokumen resmi Fortune Indonesia Tbk yang tidak memerlukan tanda tangan karena dihasilkan secara elektronik. Fortune
Indonesia Tbk bertanggung jawab penuh atas informasi tertera di dalam dokumen ini.
Page 2
[1000000] General information
Informasi umum General information
30 September 2023
Nama entitas Fortune Indonesia Tbk Entity name
Penjelasan perubahan nama dari akhir Explanation of change in name from
periode laporan sebelumnya the end of the preceding reporting
period
Kode entitas FORU Entity code
Nomor identifikasi entitas AA379 Entity identification number
Industri utama entitas Umum / General Entity main industry
Standar akutansi yang dipilih PSAK Selected accounting standards
Sektor E. Consumer Cyclicals Sector
Subsektor E6. Media & Entertainment Subsector
Industri E61. Media Industry
Subindustri E611. Advertising Subindustry
Informasi pemegang saham Controlling shareholder information
National Corporation
pengendali
Jenis entitas Local Company - Indonesia Type of entity
Jurisdiction
Jenis efek yang dicatatkan Saham / Stock Type of listed securities
Jenis papan perdagangan tempat Type of board on which the entity is
Pengembangan / Development
entitas tercatat listed
Apakah merupakan laporan keuangan Whether the financial statements are
satu entitas atau suatu kelompok Entitas grup / Group entity of an individual entity or a group of
entitas entities
Periode penyampaian laporan Period of financial statements
Kuartal III / Third Quarter
keuangan submissions
Tanggal awal periode berjalan January 01, 2023 Current period start date
Tanggal akhir periode berjalan September 30, 2023 Current period end date
Tanggal akhir tahun sebelumnya December 31, 2022 Prior year end date
Tanggal awal periode sebelumnya January 01, 2022 Prior period start date
Tanggal akhir periode sebelumnya September 30, 2022 Prior period end date
Tanggal akhir 2 tahun sebelumnya December 31, 2021 Prior 2 year end date
Mata uang pelaporan Rupiah / IDR Description of presentation currency
Kurs konversi pada tanggal pelaporan Conversion rate at reporting date if
jika mata uang penyajian selain rupiah presentation currency is other than
rupiah
Pembulatan yang digunakan dalam Level of rounding used in financial
penyajian jumlah dalam laporan Satuan Penuh / Full Amount statements
keuangan
Jenis laporan atas laporan keuangan Tidak Diaudit / Unaudit Type of report on financial statements
Jenis opini auditor Type of auditor's opinion
Hal yang diungkapkan dalam paragraf Matters disclosed in
pendapat untuk penekanan atas suatu emphasis-of-matter or other-matter
masalah atau paragraf penjelasan paragraph, if any
lainnya, jika ada
Hasil penugasan review Result of review engagement
Opini Hal Audit Utama Tidak / No Any Key Audit Matters Opinion
Jumlah Hal Audit Utama Total Key Audit Matters
Paragraf Hal Audit Utama Key Audit Matters Paragraph
Tanggal laporan audit atau hasil Date of auditor's opinion or result of
laporan review review report
Auditor tahun berjalan Current year auditor
Nama partner audit tahun berjalan Name of current year audit signing
partner
Page 3
Lama tahun penugasan partner yang Number of years served as audit
menandatangani signing partner
Auditor tahun sebelumnya Prior year auditor
Nama partner audit tahun sebelumnya Name of prior year audit signing
partner
Kepatuhan terhadap pemenuhan Whether in compliance with OJK rules
peraturan OJK Nomor: No. 75/POJK.04/2017 concerning
Ya / Yes
75/POJK.04/2017 tentang Tanggung responsibilities of board of directors on
Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan financial statements
Kepatuhan terhadap pemenuhan Compliance to the independency of
independensi akuntan yang Accountant that provide services in
memberikan jasa audit di pasar modal Capital Market as regulated in OJK
sesuai dengan POJK Nomor Ya / Yes rules No. 13/POJK.03/2017
13/POJK.03/2017 tentang concerning The Use of Public
Penggunaan Jasa Akuntan Publik Accountant and Auditing Firm in
dalam Kegiatan Jasa Keuangan Financial Services Activities.
Page 4
[1210000] Statement of financial position presented using current and
non-current - General Industry
Laporan posisi keuangan Statement of financial position
30 September 2023 31 December 2022
Aset Assets
Aset lancar Current assets
Kas dan setara kas Cash and cash
30,647,754,811 29,405,324,885
equivalents
Aset keuangan lancar Current financial assets
Aset keuangan lancar Other current financial
290,957,943 352,321,861
lainnya assets
Piutang usaha Trade receivables
Piutang usaha pihak Trade receivables third
8,097,775,746 13,556,433,818
ketiga parties
Biaya dibayar dimuka Current prepaid expenses
398,757,626 227,579,337
lancar
Uang muka lancar Current advances
Uang muka lancar Other current
65,789,805 66,571,189
lainnya advances
Pajak dibayar dimuka Current prepaid taxes
0 41,434,976
lancar
Jumlah aset lancar 39,501,035,931 43,649,666,066 Total current assets
Aset tidak lancar Non-current assets
Aset pajak tangguhan 4,011,559,264 4,184,104,378 Deferred tax assets
Aset tetap Property, plant, and
2,960,476,756 3,337,060,183
equipment
Klaim atas pengembalian Non-current claims for tax
158,729,843 0
pajak tidak lancar refund
Jumlah aset tidak lancar 7,130,765,863 7,521,164,561 Total non-current assets
Jumlah aset 46,631,801,794 51,170,830,627 Total assets
Liabilitas dan ekuitas Liabilities and equity
Liabilitas Liabilities
Liabilitas jangka pendek Current liabilities
Utang usaha Trade payables
Utang usaha pihak Trade payables
4,992,725,145 7,779,931,188
ketiga third parties
Utang lainnya Other payables
Utang lainnya pihak Other payables
815,912,253 149,360,395
ketiga third parties
Beban akrual jangka Current accrued
1,076,341,651 1,003,363,993
pendek expenses
Utang pajak 980,562,978 217,746,148 Taxes payable
Liabilitas jangka Current maturities of
panjang yang jatuh long-term liabilities
tempo dalam satu
tahun
Liabilitas jangka Current maturities
panjang yang jatuh of other borrowings
tempo dalam satu 552,243,867 515,630,690
tahun atas
pinjaman lainnya
Jumlah liabilitas Total current
8,417,785,894 9,666,032,414
jangka pendek liabilities
Liabilitas jangka Non-current liabilities
panjang
Page 5
Liabilitas jangka Long-term liabilities
panjang setelah net of current
dikurangi bagian maturities
yang jatuh tempo
dalam satu tahun
Liabilitas jangka Long-term other
panjang atas 1,246,552,635 1,835,195,097 borrowings
pinjaman lainnya
Kewajiban imbalan Long-term
pasca kerja jangka 2,242,680,028 3,026,976,000 post-employment
panjang benefit obligations
Jumlah liabilitas Total non-current
3,489,232,663 4,862,171,097
jangka panjang liabilities
Jumlah liabilitas 11,907,018,557 14,528,203,511 Total liabilities
Ekuitas Equity
Ekuitas yang Equity attributable to
diatribusikan kepada equity owners of parent
pemilik entitas induk entity
Saham biasa 46,522,400,000 46,522,400,000 Common stocks
Tambahan modal Additional paid-in
7,148,969,337 7,148,969,337
disetor capital
Saldo laba Retained earnings
(akumulasi kerugian) (deficit)
Saldo laba yang Appropriated
telah ditentukan 13,629,523,449 13,629,523,449 retained earnings
penggunaannya
Saldo laba yang Unappropriated
belum ditentukan ( 32,576,109,549 ) ( 30,658,265,670 ) retained earnings
penggunaannya
Jumlah ekuitas yang Total equity
diatribusikan kepada attributable to equity
34,724,783,237 36,642,627,116
pemilik entitas induk owners of parent
entity
Kepentingan Non-controlling interests
0 0
non-pengendali
Jumlah ekuitas 34,724,783,237 36,642,627,116 Total equity
Jumlah liabilitas dan Total liabilities and equity
46,631,801,794 51,170,830,627
ekuitas
Page 6
[1311000] Statement of profit or loss and other comprehensive income, OCI
components presented net of tax, by function - General Industry
Laporan laba rugi dan penghasilan Statement of profit or loss and other
komprehensif lain comprehensive income
30 September 2023 30 September 2022
Penjualan dan pendapatan Sales and revenue
33,300,124,668 30,502,663,113
usaha
Beban pokok penjualan dan Cost of sales and revenue
( 17,852,568,200 ) ( 16,443,554,934 )
pendapatan
Jumlah laba bruto 15,447,556,468 14,059,108,179 Total gross profit
Beban umum dan administrasi General and administrative
( 17,357,972,389 ) ( 18,698,069,070 )
expenses
Pendapatan keuangan 321,788,893 278,891,772 Finance income
Beban bunga dan keuangan ( 166,493,653 ) ( 19,922,859 ) Interest and finance costs
Keuntungan (kerugian) selisih Gains (losses) on changes in
( 83,190,085 ) 204,961,891
kurs mata uang asing foreign exchange rates
Pendapatan lainnya 30,324,614 537,404,889 Other income
Keuntungan (kerugian) lainnya 62,687,387 0 Other gains (losses)
Jumlah laba (rugi) sebelum Total profit (loss) before tax
( 1,745,298,765 ) ( 3,637,625,198 )
pajak penghasilan
Pendapatan (beban) pajak ( 172,545,114 ) 826,375,936 Tax benefit (expenses)
Jumlah laba (rugi) dari operasi Total profit (loss) from
( 1,917,843,879 ) ( 2,811,249,262 )
yang dilanjutkan continuing operations
Jumlah laba (rugi) ( 1,917,843,879 ) ( 2,811,249,262 ) Total profit (loss)
Pendapatan komprehensif Other comprehensive income,
lainnya, setelah pajak after tax
Pendapatan komprehensif Other comprehensive
lainnya yang tidak akan income that will not be
direklasifikasi ke laba rugi, reclassified to profit or
setelah pajak loss, after tax
Pendapatan komprehensif Other comprehensive
lainnya atas pengukuran income for
kembali kewajiban 0 0 remeasurement of defined
manfaat pasti, setelah benefit obligation, after tax
pajak
Penyesuaian lainnya atas Other adjustments to other
pendapatan komprehensif comprehensive income
lainnya yang tidak akan 0 0 that will not be reclassified
direklasifikasi ke laba rugi, to profit or loss, after tax
setelah pajak
Jumlah pendapatan Total other
komprehensif lainnya comprehensive income
yang tidak akan 0 0 that will not be
direklasifikasi ke laba reclassified to profit or
rugi, setelah pajak loss, after tax
Jumlah pendapatan Total other comprehensive
komprehensif lainnya, 0 0 income, after tax
setelah pajak
Jumlah laba rugi komprehensif ( 1,917,843,879 ) ( 2,811,249,262 ) Total comprehensive income
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
diatribusikan
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
( 1,917,843,879 ) ( 2,811,249,262 )
diatribusikan ke entitas induk parent entity
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan attributable to
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
Page 7
dapat diatribusikan ke entitas ( 1,917,843,879 ) ( 2,811,249,262 ) attributable to parent entity
induk
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan ke 0 0 attributable to non-controlling
kepentingan non-pengendali interests
Laba (rugi) per saham Earnings (loss) per share
Laba per saham dasar Basic earnings per share
diatribusikan kepada attributable to equity
pemilik entitas induk owners of the parent entity
Laba (rugi) per saham Basic earnings (loss) per
dasar dari operasi yang ( 4.12 ) ( 6.04 ) share from continuing
dilanjutkan operations
Page 8
[1410000] Statement of changes in equity - General Industry - Current Year
30 September 2023
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Saldo laba yang telah Saldo laba yang belum Ekuitas yang dapat
Tambahan modal
Saham biasa ditentukan ditentukan diatribusikan kepada Ekuitas
disetor
penggunaannya penggunaannya entitas induk
Appropriated retained Unappropriated retained Equity attributable to
Common stocks Additional paid-in capital Equity
earnings earnings parent entity
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian Balance before restatement at beginning of
46,522,400,000 7,148,969,337 13,629,523,449 ( 29,616,645,104 ) 37,684,247,682 37,684,247,682
kembali period
Penyesuaian Adjustments
Penyesuaian lainnya ( 1,041,620,566 ) ( 1,041,620,566 ) ( 1,041,620,566 ) Other adjustments
Posisi ekuitas, awal periode 46,522,400,000 7,148,969,337 13,629,523,449 ( 30,658,265,670 ) 36,642,627,116 36,642,627,116 Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) ( 1,917,843,879 ) ( 1,917,843,879 ) ( 1,917,843,879 ) Profit (loss)
Posisi ekuitas, akhir periode 46,522,400,000 7,148,969,337 13,629,523,449 ( 32,576,109,549 ) 34,724,783,237 34,724,783,237 Equity position, end of the period
Page 9
[1410000] Statement of changes in equity - General Industry - Prior Year
30 September 2022
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Saldo laba yang telah Saldo laba yang belum Ekuitas yang dapat
Tambahan modal
Saham biasa ditentukan ditentukan diatribusikan kepada Ekuitas
disetor
penggunaannya penggunaannya entitas induk
Appropriated retained Unappropriated retained Equity attributable to
Common stocks Additional paid-in capital Equity
earnings earnings parent entity
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian Balance before restatement at beginning of
46,522,400,000 7,148,969,337 13,629,523,449 ( 29,391,748,647 ) 37,909,144,139 37,909,144,139
kembali period
Penyesuaian Adjustments
Penyesuaian lainnya 2,586,352,805 2,586,352,805 2,586,352,805 Other adjustments
Posisi ekuitas, awal periode 46,522,400,000 7,148,969,337 13,629,523,449 ( 26,805,395,842 ) 40,495,496,944 40,495,496,944 Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) ( 2,811,249,262 ) ( 2,811,249,262 ) ( 2,811,249,262 ) Profit (loss)
Posisi ekuitas, akhir periode 46,522,400,000 7,148,969,337 13,629,523,449 ( 29,616,645,104 ) 37,684,247,682 37,684,247,682 Equity position, end of the period
Page 10
[1510000] Statement of cash flows, direct method - General Industry
Laporan arus kas Statement of cash flows
30 September 2023 30 September 2022
Arus kas dari aktivitas operasi Cash flows from operating
activities
Penerimaan kas dari Cash receipts from
aktivitas operasi operating activities
Penerimaan dari Receipts from customers
38,758,782,740 31,308,263,838
pelanggan
Pembayaran kas dari Cash payments from
aktivitas operasi operating activities
Pembayaran kepada Payments to suppliers for
pemasok atas barang dan ( 20,350,049,604 ) ( 12,799,395,908 ) goods and services
jasa
Pembayaran gaji dan Payments for salaries and
( 14,769,279,182 ) ( 14,596,407,045 )
tunjangan allowances
Kas diperoleh dari Cash generated from (used
3,639,453,954 3,912,460,885
(digunakan untuk) operasi in) operations
Penerimaan bunga dari Interests received from
321,788,893 278,891,772
aktivitas operasi operating activities
Pembayaran bunga dari Interests paid from operating
( 166,493,653 ) ( 19,922,859 )
aktivitas operasi activities
Penerimaan pengembalian Income taxes refunded (paid)
(pembayaran) pajak from operating activities
193,319,899 781,490,090
penghasilan dari aktivitas
operasi
Penerimaan (pengeluaran) Other cash inflows (outflows)
kas lainnya dari aktivitas ( 2,525,753,420 ) ( 3,047,128,886 ) from operating activities
operasi
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
1,462,315,673 1,905,791,002
(digunakan untuk) aktivitas operating activities
operasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from investing
investasi activities
Penerimaan dari penjualan Proceeds from disposal of
87,387,387 0
aset tetap property, plant and equipment
Pembayaran untuk perolehan Payments for acquisition of
( 249,676,098 ) ( 103,189,406 )
aset tetap property, plant and equipment
Pencairan (penempatan) Withdrawal (placement) of
dana yang dibatasi restricted funds from investing
0 0
penggunaannya dari aktivitas activities
investasi
Penerimaan (pengeluaran) Other cash inflows (outflows)
kas lainnya dari aktivitas 0 0 from investing activities
investasi
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
( 162,288,711 ) ( 103,189,406 )
(digunakan untuk) aktivitas investing activities
investasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from financing
pendanaan activities
Pembayaran pinjaman bank (0) (0) Payments of bank loans
Pembayaran liabilitas sewa Payments of finance lease
(0) (0)
pembiayaan liabilities
Penerimaan (pengeluaran) Other cash inflows (outflows)
kas lainnya dari aktivitas 0 0 from financing activities
Page 11
pendanaan
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
0 0
(digunakan untuk) aktivitas financing activities
pendanaan
Jumlah kenaikan (penurunan) Total net increase (decrease)
1,300,026,962 1,802,601,596
bersih kas dan setara kas in cash and cash equivalents
Kas dan setara kas arus kas, Cash and cash equivalents cash
29,405,324,885 31,472,017,176
awal periode flows, beginning of the period
Efek perubahan nilai kurs pada Effect of exchange rate changes
( 57,597,036 ) ( 104,987,552 )
kas dan setara kas on cash and cash equivalents
Kas dan setara kas arus kas, Cash and cash equivalents
30,647,754,811 33,169,631,220
akhir periode cash flows, end of the period
Page 12
[1610000] Explanation for Significant Accounting Policy - General Industry
Kebijakan akuntansi signifikan Significant accounting policies
30 September 2023
Dasar penyusunan laporan keuangan Laporan keuangan konsolidasian PT Fortune Indonesia Tbk dan Entitas Anaknya disusun dan Basis of preparation of consolidated financial
konsolidasian disajikan berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia (SAK), yang mencakup Pernyataan statements
Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) dan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (ISAK) yang
diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (DSAK) serta peraturan
regulator pasar modal untuk entitas yang berada di bawah pengawasannya. Kebijakan akuntansi yang
diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian adalah selaras dengan kebijakan
akuntansi yang diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian Grup untuk tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2022, kecuali bagi penerapan beberapa SAK yang telah direvisi.
Seperti diungkapkan dalam catatan-catatan terkait atas laporan keuangan, beberapa standar akuntansi
yang telah direvisi dan diterbitkan, diterapkan efektif tanggal 1 Januari 2022. Laporan keuangan
konsolidasian, kecuali untuk laporan arus kas konsolidasian, disusun berdasarkan dasar akrual dengan
menggunakan konsep harga perolehan, kecuali beberapa akun tertentu disusun berdasarkan
pengukuran lain sebagaimana diuraikan dalam kebijakan akuntansi masingmasing akun tersebut.
Laporan arus kas konsolidasian disusun dengan menggunakan metode langsung dengan
mengelompokkan arus kas dalam aktivitas operasi, investasi, dan pendanaan. Mata uang pelaporan
yang digunakan dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian adalah Rupiah, yang merupakan
mata uang fungsional Grup. Penyusunan laporan keuangan konsolidasian sesuai dengan Standar
Akuntansi Keuangan di Indonesia mengharuskan penggunaan estimasi dan asumsi. Hal tersebut juga
mengharuskan manajemen untuk membuat pertimbangan dalam proses penerapan kebijakan
akuntansi Grup. Area yang kompleks atau memerlukan tingkat pertimbangan yang lebih tinggi, atau
area dimana asumsi dan estimasi dapat berdampak signifikan terhadap laporan keuangan
konsolidasian diungkapkan di Catatan 3.
Prinsip-prinsip konsolidasi Laporan keuangan konsolidasian meliputi laporan keuangan keuangan Entitas Induk dan Entitas Anak Principles of consolidation
seperti yang disebutkan pada Catatan 1c, dimana Entitas Induk memiliki pengendalian secara
langsung. Laporan keuangan Entitas Anak disusun dengan periode pelaporan yang sama dengan
Entitas Induk. Kebijakan akuntansi yang digunakan dalam penyajian laporan keuangan konsolidasian
telah diterapkan secara konsisten oleh Grup, kecuali dinyatakan lain. Entitas-Entitas Anak dikonsolidasi
secara penuh sejak tanggal akuisisi, yaitu tanggal Entitas Induk memperoleh pengendalian, sampai
dengan tanggal Entitas Induk kehilangan pengendalian Pengendalian dianggap ada ketika Entitas
Induk memiliki secara langsung melalui Entitas-Entitas Anak, lebih dari setengah kekuasaan suara
entitas. Transaksi antar perusahaan, saldo, dan keuntungan serta kerugian yang belum direalisasi dari
transaksi antar Grup dieliminasi. Semua aset dan liabilitas, ekuitas, penghasilan, beban dan arus kas
berkaitan dengan transaksi antar anggota Grup juga akan dieliminasi secara penuh dalam proses
konsolidasi. Bila diperlukan, penyesuaian dilakukan pada laporan keuangan entitas anak agar
kebijakan akuntansinya sesuai dengan kebijakan akuntansi Grup. Secara spesifik, Grup
mengendalikan investee jika dan hanya jika Grup memiliki seluruh hal berikut ini: a. Kekuasaan atas
investee (misal, hak yang ada memberikan kemampuan kini untuk mengarahkan aktivitas relevan
investee ). b. Eksposur atau hak atas imbal hasil variabel dari keterlibatannya dengan investee. c.
Kemampuan untuk menggunakan kekuasaannya atas investee untuk mempengaruhi jumlah imbal
hasil investor. Ketika Grup memiliki kurang dari hak suara mayoritas, Grup dapat mempertimbangkan
Page 13
semua fakta dan keadaan yang relevan dalam menilai apakah memiliki kekuasaan atas investee
tersebut: a. Pengaturan kontraktual dengan pemilik hak suara yang lain. b. Hak yang timbul dari
pengaturan kontraktual lain. c. Hak suara dan hak suara potensial Entitas Induk. Grup menilai kembali
apakah investor mengendalikan investee jika fakta dan keadaan mengindikasikan adanya perubahan
terhadap satu atau lebih dari tiga elemen pengendalian. Konsolidasi atas Entitas Anak dimulai ketika
Grup memiliki pengendalian atas Entitas Anak dan berhenti ketika Grup kehilangan pengendalian atas
Entitas Anak. Aset, liabilitas, penghasilan dan beban atas Entitas Anak yang diakuisisi atau dilepas
selama periode termasuk dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian
dari tanggal Grup memperoleh pengendalian sampai dengan tanggal Grup menghentikan
pengendalian atas Entitas Anak. Laba atau rugi dan setiap komponen atas penghasilan komprehensif
lain diatribusikan pada pemegang saham Entitas Induk Grup dan pada kepentingan nonpengendali
(?KNP?), walaupun hasil di KNP mempunyai saldo defisit. Transaksi dengan kepentingan
nonpengendali yang tidak mengakibatkan hilangnya pengendalian merupakan transaksi ekuitas.
Jumlah tercatat dari kepemilikan Grup dan kepentingan nonpengendali disesuaikan untuk
mencerminkan perubahan kepentingan relatifnya dalam entitas anak. Selisih antara jumlah tercatat
kepentingan nonpengendali yang disesuaikan dan nilai wajar imbalan yang dibayar atau diterima diakui
secara langsung dalam ekuitas dan diatribusikan kepada pemilik Entitas Induk. Perubahan kepemilikan
di Entitas Anak, tanpa kehilangan pengendalian, dihitung sebagai transaksi ekuitas. Jika Grup
kehilangan pengendalian atas Entitas Anak, maka Grup: a. menghentikan pengakuan aset (termasuk
setiap goodwill ) dan liabilitas Entitas Anak; b. menghentikan pengakuan jumlah tercatat setiap KNP; c.
menghentikan pengakuan akumulasi selisih penjabaran, yang dicatat di ekuitas, bila ada; d. mengakui
nilai wajar pembayaran yang diterima; e. mengakui setiap sisa investasi pada nilai wajarnya; f.
mengakui setiap perbedaan yang dihasilkan sebagai keuntungan atau kerugian sebagai laba rugi; dan
g. mereklasifikasi ke laba rugi proporsi keuntungan dan kerugian yang telah diakui sebelumnya dalam
penghasilan komprehensif lain atau saldo laba, begitu pula menjadi persyaratan jika Grup akan
melepas secara langsung aset atau liabilitas yang terkait. KNP mencerminkan bagian atas laba atau
rugi dan aset bersih dari Entitas Anak yang tidak dapat diatribusikan, secara langsung maupun tidak
langsung, pada Entitas Induk, yang masing-masing disajikan dalam laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain konsolidasian dan dalam ekuitas pada laporan posisi keuangan konsolidasian,
terpisah dari bagian yang dapat diatribusikan kepada pemilik Entitas Induk.
Kas dan setara kas Kas dan setara kas terdiri dari kas, bank dan deposito berjangka yang jatuh tempo dalam waktu tiga Cash and cash equivalents
bulan atau kurang dari tanggal penempatan dan yang dapat segera dikonversikan menjadi kas dalam
jumlah yang dapat yang ditentukan dan memiliki risiko perubahan nilai yang tidak signifikan dan tidak
digunakan sebagai jaminan atas pinjaman serta tidak dibatasi penggunaannya.
Aset tetap Aset tetap dinyatakan sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan rugi penurunan Fixed assets
nilai, jika ada. Biaya perolehan termasuk biaya penggantian bagian aset tetap saat biaya tersebut
terjadi, jika memenuhi kriteria pengakuan. Selanjutnya, pada saat inspeksi yang signifikan dilakukan,
biaya inspeksi itu diakui ke dalam jumlah tercatat (?carrying amount ?) aset tetap sebagai suatu
penggantian jika memenuhi kriteria pengakuan. Semua biaya perbaikan dan pemeliharaan yang tidak
memenuhi kriteria pengakuan diakui dalam laba rugi konsolidasian pada saat terjadinya. Efektif Mei
2022, Grup mengubah estimasi masa manfaat ekonomis atas aset tetap kendaraan dari sebelumnya 8
tahun menjadi 5 tahun. Perubahan estimasi ini diterapkan secara prospektif. Perubahan estimasi masa
manfaat ekonomis ini dilakukan setelah mempertimbangkan efek pemeliharaan dan perbaikan yang
dilakukan oleh Grup. Dampak atas perubahan estimasi akuntansi ini di masa yang akan datang adalah
Page 14
akan terdapat kenaikan jumlah penyusutan yang dibebankan pada beban usaha, serta akan terdapat
beda temporer atas beban penyusutan kendaraan antara laba rugi komersial dan laba rugi fiskal.
Manajemen berkeyakinan bahwa perubahan tersebut akan merefleksikan metode penyusutan dan
estimasi atas masa manfaat ekonomis aset tetap Grup yang lebih akurat. Penyusutan dihitung dengan
menggunakan metode garis lurus (straight-line method) berdasarkan taksiran masa manfaat ekonomis
aset tetap sebagai berikut: Peralatan kantor 5 Tahun Kendaraan bermotor 5 Tahun Jumlah tercatat
aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau saat tidak ada manfaat ekonomis masa
depan yang diharapkan dari penggunaannya. Ketika aset tetap dijual atau dihentikan, biaya perolehan,
beban akumulasi penyusutan dan kerugian penurunan nilai dieliminasi dari akun. Keuntungan atau
kerugian yang timbul dari penghentian pengakuan aset diakui dalam laporan laba rugi pada tahun aset
tersebut dihentikan pengakuannya. Nilai residu, estimasi masa manfaat dan metode penyusutan di
review dan disesuaikan, setiap akhir tahun, bila diperlukan.
Penurunan nilai aset nonkeuangan Pada setiap akhir periode pelaporan, Grup menilai apakah terdapat indikasi suatu aset mengalami Impairment of non-financial assets
penurunan nilai Jika terdapat indikasi tersebut atau pada saat pengujian penurunan nilai aset
diperlukan, maka Grup membuat estimasi formal jumlah terpulihkan aset tersebut. Jumlah terpulihkan
yang ditentukan untuk aset individual adalah jumlah yang lebih tinggi antara nilai wajar aset atau Unit
Penghasil Kas (UPK) dikurangi biaya untuk menjual dengan nilai pakainya, kecuali aset tersebut tidak
menghasilkan arus kas masuk yang sebagian besar independen dari aset atau kelompok aset lain. Jika
nilai tercatat aset lebih besar dari pada nilai terpulihkannya, maka aset tersebut mengalami penurunan
nilai dan nilai tercatat aset diturunkan menjadi sebesar nilai terpulihkannya. Rugi penurunan nilai dari
operasi yang dilanjutkan diakui pada laba rugi sebagai rugi penurunan nilai. Dalam menghitung nilai
pakai, estimasi arus kas masa depan bersih didiskontokan ke nilai kini dengan menggunakan tingkat
diskonto sebelum pajak yang menggambarkan penilaian pasar terkini atas nilai waktu dari uang dan
risiko spesifik dari aset. Dalam menentukan nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual, digunakan harga
penawaran pasar terakhir, jika tersedia. Jika tidak terdapat transaksi tersebut, Grup menggunakan
model penilaian yang sesuai untuk menentukan nilai wajar aset. Perhitungan-perhitungan ini dikuatkan
oleh penilaian berganda atau indikasi nilai wajar yang tersedia. Penilaian dilakukan pada akhir setiap
periode pelaporan tahunan apakah terdapat indikasi bahwa rugi penurunan nilai yang telah diakui
dalam periode sebelumnya untuk aset selain goodwill mungkin tidak ada lagi atau mungkin telah
menurun. Jika indikasi dimaksud ditemukan, maka entitas mengestimasi jumlah terpulihkan aset
tersebut. Kerugian penurunan nilai yang telah diakui dalam periode sebelumnya untuk aset selain
goodwill dibalik hanya jika terdapat perubahan asumsi-asumsi yang digunakan untuk menentukan
jumlah terpulihkan aset tersebut sejak rugi penurunan nilai terakhir diakui. Dalam hal ini, jumlah
tercatat aset dinaikkan ke jumlah terpulihkannya. Pembalikan tersebut dibatasi sehingga jumlah
tercatat aset tidak melebihi jumlah terpulihkannya maupun jumlah tercatat, neto setelah penyusutan,
seandainya tidak ada rugi penurunan nilai yang telah diakui untuk aset tersebut pada tahun
sebelumnya. Pembalikan rugi penurunan nilai diakui dalam laba rugi. Setelah pembalikan tersebut,
penyusutan aset tersebut disesuaikan di periode mendatang untuk mengalokasikan jumlah tercatat
aset yang direvisi, dikurangi nilai sisanya, dengan dasar yang sistematis selama sisa umur
manfaatnya. Manajemen berkeyakinan bahwa tidak terdapat indikasi atas penurunan nilai aset
nonkeuangan pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022
Pengakuan pendapatan dan beban Pendapatan diukur berdasarkan imbalan yang Grup perkirakan menjadi haknya dalam kontrak dengan Revenue and expense recognition
pelanggan dan tidak termasuk jumlah yang ditagih atas nama pihak ketiga. Grup mengakui
pendapatan ketika mengalihkan pengendalian barang atau jasa kepada pelanggan. Berdasarkan
PSAK 72, pengakuan dan pendapatan dapat dilakukan secara bertahap sepanjang umur kontrak (over
the time) atau pada titik tertentu (at a point of time) . Jika suatu kontrak tidak memenuhi syarat-syarat
tersebut, pendapatan kontrak itu baru bisa diakui saat terjadi penyerahan aset (at a point of time).
Page 15
Pendapatan usaha berasal dari jasa berikut: - Produksi iklan, produksi digital, dan jasa kehumasan
diakui pada saat pekerjaan telah diselesaikan atau berdasarkan persentase tingkat penyelesaian
pekerjaan dan setelah memperoleh persetujuan dari pemberi kerja atau sesuai dengan persyaratan
yang disebutkan dalam kontrak. - Media diakui pada saat iklan telah ditayangkan dan penayangan
tersebut telah memperoleh persetujuan dari pemberi kerja. Beban diakui pada saat terjadinya atau
sesuai dengan masa manfaatnya (metode akrual).
Transaksi dengan pihak berelasi Pihak-pihak berelasi adalah orang atau entitas yang terkait dengan Grup: a. Orang atau anggota Transactions with related parties
keluarga dekatnya yang mempunyai relasi dengan Grup jika orang tersebut: i. memiliki pengendalian
atau pengendalian bersama atas Grup; ii. memiliki pengaruh signifikan atas Grup; atau iii. personil
manajemen kunci Grup atau entitas induk Grup. b. Suatu entitas berelasi dengan Grup jika memenuhi
salah satu hal berikut: i. entitas dan Grup adalah anggota dari kelompok usaha yang sama (artinya
entitas induk, entitas anak, dan entitas anak berikutnya saling berelasi dengan entitas lainnya); ii. satu
entitas adalah entitas asosiasi atau ventura bersama dari entitas lain (atau entitas asosiasi atau
ventura bersama yang merupakan anggota suatu kelompok usaha, yang mana entitas lain tersebut
adalah anggotanya); iii. kedua entitas tersebut adalah ventura bersama dari pihak ketiga yang sama;
iv. satu entitas adalah ventura bersama dari entitas ketiga dan entitas yang lain adalah entitas asosiasi
dari entitas ketiga; v. entitas tersebut adalah suatu program imbalan pascakerja untuk imbalan kerja
dari salah satu entitas pelapor atau entitas yang terkait dengan Grup; vi. entitas yang dikendalikan atau
dikendalikan bersama oleh orang yang diidentifikasi dalam huruf a); vii. orang yang diidentifikasi dalam
huruf a) i) memiliki pengaruh signifikan atas entitas atau merupakan personil manajemen kunci entitas
(atau entitas induk dari entitas); viii. entitas, atau anggota dari kelompok dimana entitas merupakan
bagian dari kelompok tersebut, menyediakan jasa personil manajemen kunci kepada Grup atau kepada
entitas induk dari Entitas Induk. Transaksi signifikan yang dilakukan dengan pihak-pihak berelasi, baik
dilakukan dengan kondisi dan persyaratan yang sama dengan pihak ketiga maupun tidak, diungkapkan
pada laporan keuangan konsolidasian.
Pajak penghasilan Beban pajak terdiri dari pajak kini dan tangguhan. Beban pajak diakui dalam laba rugi konsolidasian Income taxes
kecuali untuk transaksi yang berhubungan dengan transaksi diakui langsung ke ekuitas, dalam hal ini
diakui sebagai penghasilan komprehensif lainnya. Pajak Kini Beban pajak kini dihitung dengan
menggunakan tarif pajak yang berlaku pada tanggal pelaporan keuangan, dan ditetapkan berdasarkan
taksiran laba kena pajak tahun berjalan. Manajemen secara periodik mengevaluasi posisi yang
dilaporkan di Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) sehubungan dengan situasi dimana aturan pajak
yang berlaku membutuhkan interpretasi. Jika perlu, manajemen menentukan provisi berdasarkan
jumlah yang diharapkan akan dibayar kepada otoritas pajak. Kekurangan atau kelebihan pembayaran
pajak penghasilan badan dicatat sebagai bagian dari beban pajak kini dalam laporan laba rugi dan
penghasilan komprehensif lain konsolidasian. Pajak Tangguhan Pajak tangguhan diukur dengan
metode liabilitas atas beda waktu pada tanggal pelaporan antara dasar pengenaan pajak untuk aset
dan liabilitas dengan nilai tercatatnya untuk tujuan pelaporan keuangan. Liabilitas pajak tangguhan
diakui untuk semua perbedaan temporer kena pajak dengan beberapa pengecualian. Aset pajak
tangguhan diakui untuk perbedaan temporer yang boleh dikurangkan dan rugi fiskal apabila terdapat
kemungkinan besar bahwa jumlah laba kena pajak pada masa mendatang akan memadai untuk
mengkompensasi perbedaan temporer dan rugi fiskal. Jumlah tercatat aset pajak tangguhan dikaji
ulang pada akhir periode pelaporan, dan mengurangi jumlah tercatat jika kemungkinan besar laba kena
pajak tidak lagi tersedia dalam jumlah yang memadai untuk mengkompensasi sebagian atau seluruh
aset pajak tangguhan. Aset pajak tangguhan yang belum diakui dinilai kembali pada setiap akhir
periode pelaporan dan diakui sepanjang kemungkinan besar laba kena pajak mendatang akan
memungkinkan aset pajak tangguhan tersedia untuk dipulihkan. Aset dan liabilitas pajak tangguhan
dihitung berdasarkan tarif yang akan dikenakan pada periode saat aset direalisasikan atau liabilitas
Page 16
tersebut diselesaikan, berdasarkan undangundang pajak yang berlaku atau berlaku secara substantif
pada akhir periode laporan keuangan konsolidasian. Pengaruh pajak terkait dengan penyisihan
dan/atau pemulihan semua perbedaan temporer selama tahun berjalan, termasuk pengaruh perubahan
tarif pajak, dikreditkan atau dibebankan pada periode operasi berjalan, untuk transaksi-transaksi yang
sebelumnya telah langsung dibebankan atau dikreditkan ke ekuitas. Aset dan liabilitas pajak
tangguhan disajikan secara saling hapus saat hak yang dapat dipaksakan secara hukum ada untuk
saling hapus aset pajak kini dan liabilitas pajak kini, atau aset pajak tangguhan dan liabilitas pajak
tangguhan berkaitan dengan entitas kena pajak yang sama, atau Grup bermaksud untuk
menyelesaikan aset dan liabilitas pajak kini dengan dasar neto.
Provisi Provisi diakui jika entitas memiliki liabilitas kini (baik bersifat hukum maupun bersifat konstruktif) jika Provisions
sebagai akibat peristiwa masa lalu, besar kemungkinan penyelesaian liabilitas tersebut mengakibatkan
arus keluar sumber daya yang mengandung manfaat ekonomi dan estimasi yang andal mengenai
jumlah liabilitas tersebut dapat dibuat. Jika Grup mengharapkan sebagian atau seluruh provisi diganti,
maka penggantian tersebut diakui sebagai aset yang terpisah tetapi hanya pada saat timbul keyakinan
pengantian pasti diterima. Beban yang terkait dengan provisi disajikan secara neto setelah dikurangi
jumlah yang diakui sebagai penggantiannya. Provisi ditelaah pada setiap tanggal pelaporan dan
disesuaikan untuk mencerminkan estimasi terbaik yang paling kini. Jika kemungkinan besar tidak
terjadi arus keluar sumber daya yang mengandung manfaat ekonomi untuk menyelesaikan liabilitas
tersebut, maka provisi dibatalkan.
Imbalan kerja karyawan Imbalan Kerja Jangka Pendek Imbalan kerja jangka pendek adalah imbalan kerja yang jatuh tempo Employee benefits
dalam jangka waktu dua belas bulan setelah akhir periode pelaporan dan diakui pada saat pekerja
telah memberikan jasa kerjanya. Kewajiban diakui ketika karyawan memberikan jasa kepada Grup
dimana smua perubahan pada nilai bawaan dari kewajiban diakui pada laba rugi. Imbalan Pascakerja
Program Imbalan Pasti Pada bulan April 2022, DSAK-IAI menerbitkan materi penjelasan melalui siaran
pers atas persyaratan pengatribusian imbalan pada periode jasa sesuai PSAK 24, ?Imbalan Kerja?,
yang diadopsi dari IAS 19, ?Employee Benefits ?. Materi penjelasan tersebut menyampaikan informasi
bahwa pola fakta umum dari program pensiun berbasis Undang-undang Ketenagakerjaan yang berlaku
di Indonesia saat ini memiliki pola fakta serupa dengan yang ditanggapi dan disimpulkan dalam IFRS
Interpretation Committee (?IFRIC?) Agenda Decision Attributing Benefit to Periods of Service (IAS 19).
Grup telah menerapkan materi penjelasan tersebut dan, dengan demikian, mengubah kebijakan
akuntansi mengenai atribusi imbalan kerja pada periode jasa. Penerapan ini tidak berdampak material
terhadap jumlah yang dilaporkan pada periode keuangan sebelumnya. Grup mengakui kewajiban
imbalan kerja yang tidak didanai sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 35 Tahun 2021 (PP
35/2021) yang menerapkan pengaturan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu)
No. 2/2022 tentang Cipta Kerja pada tahun 2022 dan Undang-undang No. 11/2020 tentang Cipta Kerja
pada tahun 2021. Beban pensiun berdasarkan program dana pensiun manfaat pasti Grup ditentukan
melalui perhitungan aktuaria secara periodik dengan menggunakan metode projected-unit credit dan
menerapkan asumsi atas tingkat diskonto, hasil atas aset program dan tingkat kenaikan manfaat pasti
pensiun tahunan. Pengukuran kembali, terdiri dari keuntungan dan kerugian aktuarial, dampak
perubahan pada batas atas aset (jika ada) dan imbal hasil atas aset program (tidak termasuk bunga),
yang tercermin langsung dalam laporan posisi keuangan konsolidasian yang dibebankan atau
dikreditkan diakui dalam penghasilan komprehensif lain pada periode terjadinya untuk mencerminkan
aset atau liabilitas pensiun neto yang diakui pada laporan keuangan konsolidasian untuk
mencerminkan nilai penuh dari defisit dan surplus program. Pengukuran kembali diakui sebagai pos
terpisah pada penghasilan komprehensif lain di ekuitas dan tidak akan direklasifikasi ke laba rugi.
Biaya jasa lalu diakui dalam laba rugi ketika terjadi amendemen program atau kurtailmen, atau ketika
Grup mengakui biaya restrukturisasi terkait atau pesangon, jika lebih dahulu. Bunga neto dihitung
Page 17
dengan menggunakan tingkat diskonto terhadap liabilitas atau aset imbalan pasti neto. Biaya imbalan
pasti dikategorikan sebagai berikut: - Biaya jasa (termasuk biaya jasa kini, biaya jasa lalu serta
keuntungan dan kerugian kurtailmen dan penyelesaian) - Beban atau pendapatan bunga neto -
Pengukuran kembali Grup menyajikan dua komponen pertama dari biaya imbalan pasti di laba rugi,
Keuntungan dan kerugian kurtailmen dicatat sebagai biaya jasa lalu.
Pelaporan segmen Segmen operasi diidentifikasi berdasarkan laporan internal mengenai komponen dari Grup yang Segment reporting
secara regular di review oleh ?pengambil keputusan operasional? dalam rangka mengalokasikan
sumber daya dan menilai kinerja segmen operasi. Segmen operasi adalah suatu komponen dari
entitas: a. yang terlibat dalam aktivitas bisnis untuk memperoleh pendapatan dan menimbulkan beban
(termasuk pendapatan dan beban terkait dengan transaksi dengan komponen lain dari entitas yang
sama); b. yang hasil operasinya dikaji ulang secara regular oleh pengambil keputusan operasional
untuk membuat keputusan tentang sumber daya yang dialokasikan pada segmen tersebut dan menilai
kinerjanya; dan c. dimana tersedia informasi keuangan yang dapat dipisahkan. Informasi yang
digunakan oleh pengambil keputusan operasional dalam rangka alokasi sumber daya dan penilaian
kinerja mereka terfokus pada kategori dari setiap produk. Pendapatan, beban, hasil, aset dan liabilitas
segmen termasuk hal-hal yang dapat diatribusikan secara langsung kepada suatu segmen serta
hal-hal yang dapat dialokasikan dengan dasar yang memadai untuk segmen tersebut. Segmen
ditentukan sebelum saldo dan transaksi antar perusahaan dieliminasi sebagai bagian dari proses
konsolidasi. Segmen geografis tidak disajikan karena aktivitas penjualan Grup seluruhnya dilakukan di
Jakarta.
Penentuan nilai wajar Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk menjual suatu aset atau harga yang akan dibayar Determination of fair value
untuk mengalihkan suatu liabilitas dalam transaksi teratur di antara pelaku pasar pada tanggal
pengukuran. Pengukuran nilai wajar didasarkan pada asumsi bahwa transaksi untuk menjual aset atau
mengalihkan liabilitas akan terjadi: 1. di pasar utama untuk aset atau liabilitas tersebut atau; 2. jika
tidak terdapat pasar utama, di pasar yang paling menguntungkan untuk aset atau liabilitas tersebut.
Grup harus memiliki akses ke pasar utama atau pasar yang paling menguntungkan. Nilai wajar aset
atau liabilitas diukur menggunakan asumsi yang akan digunakan pelaku pasar ketika menentukan
harga aset atau liabilitas tersebut, dengan asumsi bahwa pelaku pasar bertindak dalam kepentingan
ekonomi terbaiknya. Pengukuran nilai wajar aset nonkeuangan memperhitungkan kemampuan pelaku
pasar untuk menghasilkan manfaat ekonomis dengan menggunakan aset dalam penggunaan tertinggi
dan terbaiknya, atau dengan menjualnya kepada pelaku pasar lain yang akan menggunakan aset
tersebut dalam penggunaan tertinggi dan terbaiknya. Grup menggunakan teknik penilaian yang sesuai
dalam keadaan dan dimana data yang memadai tersedia untuk mengukur nilai wajar, memaksimalkan
penggunaan input yang dapat diobservasi yang relevan dan meminimalkan penggunaan input yang
tidak dapat diobservasi. Seluruh aset dan liabilitas, baik yang diukur pada nilai wajar, atau dimana nilai
wajar aset atau liabilitas tersebut diungkapkan, dikategorikan dalam hirarki nilai wajar, berdasarkan
tingkat input terendah yang signifikan terhadap keseluruhan pengukuran, sebagai berikut: 1. Tingkat 1
- Harga kuotasian (tanpa penyesuaian) di pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang identik; 2. Tingkat 2
- Teknik penilaian dimana tingkat input terendah yang signifikan terhadap pengukuran nilai wajar dapat
diobservasi, baik secara langsung maupun tidak langsung; 3. Tingkat 3 - Teknik penilaian dimana
tingkat input terendah yang signifikan terhadap pengukuran nilai wajar tidak dapat diobservasi. Untuk
aset dan liabilitas yang diukur pada nilai wajar secara berulang dalam laporan keuangan konsolidasian,
maka Grup menentukan apakah telah terjadi transfer di antara tingkat hirarki nilai wajar dengan cara
menilai kembali pengkategorian tingkat nilai wajar (berdasarkan tingkat input terendah yang signifikan
terhadap keseluruhan pengukuran) pada setiap akhir periode pelaporan.
Transaksi dan saldo dalam mata uang asing Pembukuan Grup diselenggarakan dalam mata uang Rupiah. Transaksi dalam mata uang asing Foreign currency transactions and balances
Page 18
dijabarkan ke dalam Rupiah dengan kurs yang berlaku pada tanggal transaksi. Pada akhir periode
pelaporan, aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing dijabarkan ke dalam Rupiah dengan
menggunakan kurs tengah yang dipublikasikan oleh Bank Indonesia pada tanggal tersebut, dan laba
atau rugi kurs yang timbul, dikreditkan atau dibebankan pada operasi periode yang bersangkutan. Kurs
konversi yakni kurs tengah Bank Indonesia, yang digunakan oleh Grup adalah sebagai berikut: 30
September 2023 1 Dolar Amerika Serikat 15.526 31 Desember 2022 1 Dolar Amerika Serikat 15.731
Aset hak guna Sebagai Penyewa Grup menilai apakah sebuah kontrak mengandung sewa, pada tanggal insepsi Right of use assets
kontrak. Grup mengakui aset hak-guna dan liabilitas sewa terkait sehubungan dengan seluruh
kesepakatan sewa di mana Grup merupakan penyewa, kecuali untuk sewa jangka-pendek (yang
didefinisikan sebagai sewa yang memiliki masa sewa 12 bulan atau kurang) dan sewa yang aset
pendasarnya bernilai-rendah. Untuk sewa-sewa tersebut, Grup mengakui pembayaran sewa sebagai
beban operasi secara garis lurus selama masa sewa kecuali dasar sistematis lainnya lebih
merepresentasikan pola konsumsi manfaat penyewa dari aset sewa. Liabilitas sewa awalnya diukur
pada nilai kini pembayaran sewa masa depan yang belum dibayarkan pada tanggal permulaan, yang
didiskontokan menggunakan suku bunga implisit dalam sewa. Jika suku bunga ini tidak dapat
ditentukan, Grup menggunakan suku bunga pinjaman inkremental khusus untuk penyewa.
Pembayaran sewa yang diperhitungkan dalam pengukuran liabilitas sewa terdiri atas: - pembayaran
tetap (termasuk pembayaran tetap secarasubstansi), dikurangai insentif sewa; - pembayaran sewa
variabel yang bergantung pada indeks atau suku bunga yang pada awalnya diukur dengan
menggunakan indeks atau suku bunga pada tanggal permulaan; - jumlah yang diperkirakan akan
dibayarkan oleh penyewa dalam jaminan nilai residual; - harga eksekusi opsi beli, jika penyewa cukup
pasti untuk mengeksekusi opsi tersebut; dan - pembayaran penalti karena penghentian sewa, jika
masa sewa merefleksikan penyewa mengeksekusi opsi untuk menghentikan sewa. Liabilitas sewa
disajikan sebagai pos terpisah dalam laporan posisi keuangan konsolidasian. Liabilitas sewa
selanjutnya diukur dengan meningkatkan jumlah tercatat untuk merefleksikan bunga atas liabilitas
sewa (menggunakan metode suku bunga efektif) dan dengan mengurangi jumlah tercatat untuk
merefleksikan sewa yang telah dibayar. Setiap pembayaran sewa dialokasikan antara liabilitas dan
biaya keuangan. Biaya keuangan dibebankan pada laba rugi selama periode sewa sehingga
menghasilkan tingkat suku bunga periodik yang konstan atas saldo liabilitas untuk setiap periode. Grup
mengukur kembali liabilitas sewa (dan melakukan penyesuaian terkait terhadap aset hak-guna) jika: -
terdapat perubahan dalam masa sewa atau perubahan dalam penilaian atas eksekusi opsi pembelian,
di mana liabilitas sewa diukur dengan mendiskontokan pembayaran sewa revisian menggunakan
tingkat diskonto revisian; - terdapat perubahan sewa masa depan sebagai akibat dari perubahan
indeks atau perubahan perkiraan pembayaran berdasarkan nilai residual jaminan di mana liabilitas
sewa diukur kembali dengan mendiskontokan pembayaran sewa revisian menggunakan tingkat
diskonto awal (kecuali jika pembayaran sewa berubah karena perubahan suku bunga mengambang, di
mana tingkat diskonto revisian digunakan); atau - kontrak sewa dimodifikasi dan modifikasi sewa tidak
dicatat sebagai sewa terpisah, di mana liabilitas sewa diukur dengan mendiskontokan pembayaran
sewa revisian menggunakan tingkat diskonto revisian. Aset hak-guna terdiri dari pengukuran awal atas
liabilitas sewa, pembayaran sewa yang dilakukan pada saat atau sebelum permulaan sewa dan biaya
langsung awal. Aset hak-guna selanjutnya diukur sebesar biaya dikurangi akumulasi penyusutan dan
kerugian penurunan nilai. Jika Grup dibebankan kewajiban atas biaya membongkar dan memindahkan
aset sewa, merestorasi tempat di mana aset berada atau merestorasi aset pendasar ke kondisi yang
disyaratkan oleh syarat dan ketentuan sewa, provisi diakui dan diukur sesuai PSAK 57. Biaya tersebut
diperhitungkan dalam aset hak-guna terkait, kecuali jika biaya tersebut terjadi untuk memproduksi
persediaan. Aset hak guna disusutkan secara garis lurus selama jangka waktu sewa yang lebih
pendek dan estimasi masa manfaat aset, sebagai berikut: Gedung kantor 5 tahun/years Jika sewa
Page 19
mengalihkan kepemilikan aset pendasar atau jika biaya perolehan aset hak-guna merefleksikan Grup
akan mengeksekusi opsi beli, aset hak-guna disusutkan selama masa manfaat aset pendasar.
Penyusutan dmulai pada tanggal permulaan sewa. Aset hak pakai disajikan sebagai bagian dari ?Aset
Tetap? pada laporan keuangan konsolidasian. Grup menerapkan PSAK 48 untuk menentukan apakah
aset hak-guna mengalami penurunan nilai dan mencatat kerugian penurunan nilai yang teridentifikasi
sebagaimana dijelaskan dalam kebijakan penurunan nilai aset nonkeuangan. Sewa variabel yang tidak
bergantung pada indeks atau suku bunga tidak diperhitungkan dalam pengukuran liabilitas sewa dan
aset hak-guna. Pembayaran terkait diakui sebagai beban dalam periode di mana peristiwa atau kondisi
yang memicu pembayaran tersebut terjadi dan dicatat dalam pos "Beban usaha" dalam laporan laba
rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian. Sebagai cara praktis, PSAK 73 mengijinkan
penyewa untuk memisahkan komponen nonsewa, dan mencatat masingmasing komponen sewa dan
komponen nonsewa sebagai kesepakatan sewa tunggal. Grup tidak menggunakan cara praktis ini.
Untuk kontrak yang memiliki komponen sewa dan satu atau lebih sewa tambahan atau komponen non
sewa, Grup mengalokasikan imbalan dalam kontrak ke setiap komponen sewa dengan dasar harga
jual relatif berdiri sendiri dari komponen sewa dan jumlah agregat masing-masing dari komponen non
sewa.
Beban dibayar dimuka Beban dibayar di muka dibebankan pada laba rugi sesuai dengan masa manfaatnya dengan Prepaid expenses
menggunakan metode garis lurus (straight-line method).
Instrumen keuangan Grup mengklasifikasikan instrumen keuangan menjadi aset keuangan dan liabilitas keuangan. Financial instruments
Instrumen keuangan adalah setiap kontrak yang menimbulkan aset keuangan pada satu entitas dan
liabilitas keuangan atau instrumen ekuitas pada entitas lain. Klasifikasi i. Aset Keuangan Aset
keuangan diklasifikasikan pada saat pengakuan awal dan selanjutnya diukur pada (i) biaya perolehan
diamortisasi, (ii) nilai wajar melalui laba rugi (?FVTPL?), dan (iii) nilai wajar melalui PKL (?FVOCI?).
Grup mengukur aset keuangan pada biaya perolehan diamortisasi jika kedua kondisi berikut dipenuhi: -
Aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang bertujuan untuk memiliki aset keuangan dalam
rangka mendapatkan arus kas kontraktual; dan - Persyaratan kontraktual dari aset keuangan yang
pada tanggal tertentu meningkatkan arus kas yang semata dari pembayaran pokok dan bunga dari
jumlah pokok terutang. Agar dapat diklasifikasikan dan diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau
FVOCI, aset keuangan harus memiliki arus kas yang semata dari pembayaran pokok dan bunga dari
jumlah pokok terutang. Pengujian ini dikenal sebagai solely payment of principal and interest (SPPI)
testing dan dilakukan pada tingkat instrumen. Model bisnis Grup dalam mengelola aset keuangan
mengacu kepada bagaimana Grup mengelola aset keuangan untuk menghasilkan arus kas. Model
bisnis menentukan apakah arus kas akan dihasilkan dari memperoleh arus kas kontraktual, menjual
aset keuangan, atau keduanya. Aset keuangan Grup terdiri dari kas dan setara kas dan piutang usaha
yang diklasifikasikan sebagai aset keuangan pada biaya perolehan diamortisasi. ii. Liabilitas Keuangan
Grup mengklasifikasikan liabilitas keuangannya pada pengakuan awal sebagai (i) liabilitas keuangan
diukur pada FVTPL atau (ii) liabilitas keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi. Liabilitas
keuangan Grup terdiri dari utang usaha, utang lainlain, beban masih harus dibayar dan liabiltas sewa
yang diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang dicatat berdasarkan biaya perolehan
diamortisasi. Pengakuan dan Pengukuran i. Aset Keuangan Aset keuangan pada awalnya diakui
sebesar nilai wajarnya ditambah, dalam hal investasi yang tidak diukur pada nilai wajar melalui laba
rugi, biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung. Pengukuran aset keuangan setelah
Page 20
pengakuan awal tergantung pada klasifikasinya. Pembelian atau penjualan aset keuangan yang mensyaratkan penyerahan aset dalam kurun waktu yang ditetapkan oleh peraturan atau kebiasaan yang berlaku di pasar (pembelian yang lazim/reguler) diakui pada tanggal perdagangan, yaitu tanggal Grup berkomitmen untuk membeli atau menjual aset tersebut. ii. Liabilitas Keuangan - Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi, selanjutnya setelah pengakuan awal diukur pada biaya perolehan diamortisasi, menggunakan suku bunga efektif kecuali jika dampak diskonto tidak material, maka dinyatakan pada biaya perolehan. Beban bunga diakui dalam ?Beban Keuangan? dalam laba rugi konsolidasian. Keuntungan atau kerugian diakui pada laba rugi konsolidasian ketika liabilitas keuangan tersebut dihentikan pengakuannya dan melalui proses amortisasi. Saling Hapus Instrumen Keuangan Aset keuangan dan liabilitas keuangan saling hapus dan nilai bersihnya dilaporkan dalam laporan posisi keuangan konsolidasian jika, dan hanya jika, saat ini memiliki hak yang berkekuatan hukum untuk melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui dan terdapat maksud untuk menyelesaikan secara bersih, atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitas secara bersamaan. Metode Suku Bunga Efektif Metode suku bunga efektif adalah metode yang digunakan untuk menghitung biaya perolehan diamortisasi dari liabilitas keuangan dan metode untuk mengalokasikan biaya bunga selama periode yang relevan. Suku bunga efektif adalah suku bunga yang secara tepat mendiskontokan estimasi pembayaran kas masa depan (mencakup seluruh komisi dan bentuk lain yang dibayarkan dan diterima yang merupakan bagian yang tak terpisahkan dari suku bunga efektif, biaya transaksi dan premium dan diskonto lainnya) selama perkiraan umur liabilitas keuangan, atau (jika lebih tepat) digunakan periode yang lebih singkat untuk memperoleh nilai tercatat bersih pada saat pengakuan awal. Penurunan Nilai Aset Keuangan Grup mengakui cadangan untuk kerugian kredit ekspektasian (?ECL?) untuk seluruh instrumen utang yang tidak diklasifikasikan sebagai diukur pada FVTPL. ECL didasarkan pada perbedaan antara arus kas kontraktual yang tertuang dalam kontrak dan seluruh arus kas yang diharapkan akan diterima Grup, didiskontokan menggunakan suku bunga efektif awal. Arus kas yang diharapkan akan diterima tersebut mencakup arus kas dari penjualan agunan yang dimiliki atau perluasan kredit lainnya yang merupakan bagian integral dari persyaratan kontrak. ECL diakui dalam dua tahap. Untuk risiko kredit atas instrumen keuangan yang tidak mengalami peningkatan secara signifikan sejak pengakuan awal, pengukuran penyisihan kerugian dilakukan sejumlah ECL 12 bulan. Untuk risiko kredit atas instrumen keuangan yang mengalami peningkatan secara signifikan sejak pengakuan awal, penyisihan kerugian dilakukan sepanjang sisa umurnya, terlepas dari waktu terjadinya default (sepanjang umur ECL). Karena piutang usaha dan aset kontrak tidak memiliki komponen pembiayaan signifikan, Grup menerapkan pendekatan yang disederhanakan dalam perhitungan ECL. Oleh karena itu, Grup tidak menelusuri perubahan dalam risiko kredit, namun justru mengakui penyisihan kerugian berdasarkan ECL sepanjang umurnya pada setiap tanggal pelaporan. Grup membentuk matriks provisi berdasarkan pengalaman kerugian kredit masa lampau, disesuaikan dengan perkiraan masa depan (forward-looking ) atas faktor yang spesifik untuk debitur dan lingkungan ekonomi. Grup mempertimbangkan aset keuangan memenuhi definisi default ketika telah menunggak lebih dari 90 hari. Namun, dalam kasus-kasus tertentu, Grup juga dapat menganggap aset keuangan dalam keadaan default ketika informasi internal atau eksternal menunjukkan bahwa Grup tidak mungkin menerima arus kas kontraktual secara penuh tanpa melakukan perluasan persyaratan kredit. Piutang usaha dihapusbukukan ketika kecil kemungkinan untuk memulihkan arus kas kontraktual, setelah semua upaya penagihan telah dilakukan dan telah sepenuhnya dilakukan penyisihan. Secara khusus, informasi berikut diperhitungkan ketika menilai apakah risiko kredit telah meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal: (a) indikasi pihak peminjam atau kelompok pihak peminjam mengalami kesulitan keuangan signifikan, (b) wanprestasi atau tunggakan pembayaran bunga atau pokok, (c) kemungkinan bahwa mereka akan dinyatakan pailit atau melakukan reorganisasi
Page 21
keuangan lainnya dan (d) di mana data yang dapat diobservasi mengindikasikan bahwa ada terukur
penurunan arus kas estimasi masa mendatang, seperti perubahan tunggakan atau kondisi ekonomi
yang berkorelasi dengan wanprestasi. Penghentian Pengakuan i. Aset Keuangan Suatu aset
keuangan, atau mana yang berlaku, bagian dari aset keuangan atau bagian dari kelompok aset
keuangan sejenis, dihentikan pengakuannya pada saat: a. Hak kontraktual atas arus kas yang berasal
dari aset keuangan tersebut berakhir; atau b. Grup mentransfer hak kontraktual untuk menerima arus
kas yang berasal dari aset keuangan atau menanggung kewajiban untuk membayar arus kas yang
diterima tanpa penundaan yang signifikan kepada pihak ketiga melalui suatu kesepakatan penyerahan
dan (i) secara substansial mentransfer seluruh risiko dan manfaat atas kepemilikan aset keuangan
tersebut, atau (ii) secara substansial tidak mentransfer dan tidak memiliki seluruh risiko dan manfaat
atas kepemilikan aset keuangan tersebut, namun telah mentransfer pengendalian atas aset keuangan
tersebut. Ketika Grup telah mentransfer hak untuk menerima arus kas dari aset atau telah
menandatangani kesepakatan pelepasan (pass through arrangement) , dan secara substansial tidak
mentransfer dan tidak memiliki seluruh risiko dan manfaat atas aset keuangan, maupun mentransfer
pengendalian atas aset, aset tersebut diakui sejauh keterlibatan berkelanjutan Grup terhadap aset
keuangan tersebut. Keterlibatan berkelanjutan yang berbentuk pemberian jaminan atas aset yang
ditransfer diukur sebesar jumlah terendah dari jumlah tercatat aset dan jumlah maksimal dari
pembayaran yang diterima yang mungkin harus dibayar kembali. Dalam hal ini, Grup juga mengakui
liabilitas terkait. Aset yang ditransfer dan liabilitas terkait diukur dengan dasar yang mencerminkan hak
dan liabilitas yang masih dimiliki Grup. Pada penghentian pengakuan aset keuangan yang diukur pada
biaya perolehan diamortisasi, perbedaan antara nilai tercatat aset dan jumlah imbalan yang diterima
dan piutang diakui dalam laba rugi. Selain itu, pada penghentian pengakuan investasi dalam instrumen
utang yang diklasifikasikan sebagai FVOCI, keuntungan atau kerugian kumulatif yang sebelumnya
diakumulasi dalam cadangan revaluasi investasi, direklasifikasi ke laba rugi. Sebaliknya, pada
penghentian pengakuan investasi dalam instrumen ekuitas yang telah dipilih Grup pada pengakuan
awal untuk diukur di FVOCI, keuntungan atau kerugian kumulatif yang sebelumnya diakumulasi dalam
cadangan revaluasi investasi tidak direklasifikasi ke laba rugi, tetapi dipindahkan ke saldo laba. ii.
Liabilitas Keuangan Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya ketika liabilitas yang ditetapkan
dalam kontrak dihentikan atau dibatalkan atau kedaluwarsa. Selisih antara jumlah tercatat liabilitas
keuangan yang dihentikan pengakuannya dan imbalan yang dibayarkan dan utang diakui dalam laba
rugi. Ketika liabilitas keuangan saat ini digantikan dengan yang lain dari pemberi pinjaman yang sama
dengan persyaratan yang berbeda secara substansial, atau modifikasi secara substansial atas
ketentuan liabilitas keuangan yang saat ini ada, maka pertukaran atau modifikasi tersebut dicatat
sebagai penghapusan liabilitas keuangan awal dan pengakuan liabilitas keuangan baru, dan selisih
antara nilai tercatat liabilitas keuangan tersebut diakui dalam laba rugi konsolidasian.
Peristiwa setelah tanggal periode pelaporan Peristiwa setelah periode pelaporan yang memberikan informasi tambahan tentang posisi Grup pada Events after reporting period
periode pelaporan (menyesuaikan peristiwa) tercermin dalam laporan keuangan konsolidasian.
Peristiwa setelah periode pelaporan yang tidak menyesuaikan peristiwa, jika ada, diungkapkan ketika
material terhadap laporan keuangan konsolidasian.
Standar akuntansi yang telah disahkan namun Pada tanggal persetujuan laporan keuangan konsolidasian, standar dan amendemen-amendemen atas Accounting standards issued but not yet
belum berlaku efektif PSAK yang relevan bagi Grup, yang telah diterbitkan namun belum berlaku efektif, dengan penerapan effective
dini diijinkan, adalah sebagai berikut: Efektif untuk periode yang dimulai pada atau setelah tanggal 1
Januari 2023 - PSAK 1 (Amendemen), ?Penyajian Laporan Keuangan? tentang Klasifikasi Liabilitas
sebagai Jangka Pendek atau Jangka Panjang Amendemen PSAK 1, ?Penyajian Laporan Keuangan?
Page 22
mengklarifikasi bahwa kewajiban diklasifikasikan sebagailancar atau tidak lancar, berdasarkan pada hak yang ada pada akhir periode pelaporan. Klasifikasi tidak terpengaruh oleh ekspektasi entitas atau peristiwa setelah tanggal pelaporan (misalnya penerimaan waiver atau pelanggaranperjanjian). Amendemen tersebut juga mengklarifikasi apa yang dimaksud PSAK 1 perihal 'penyelesaian' liabilitas. Amendemen tersebut dapat memengaruhi klasifikasi liabilitas, terutama untuk entitas yang sebelumnya mempertimbangkan intensi manajemen untuk menentukan klasifikasi dan untuk beberapa liabilitas yang dapat dikonversi menjadi ekuitas. - PSAK 1 (Amendemen), ?Penyajian Laporan Keuangan? tentang Pengungkapan Kebijakan Akuntansi Amendemen ini memberikan panduan dan contoh untuk membantu entitas menerapkan pertimbangan materialitas dalam pengungkapan kebijakan akuntansi. Amendemen tersebut bertujuan untuk membantu entitas menyediakan pengungkapan kebijakan akuntansi yang lebih berguna dengan mengganti persyaratan untuk mengungkapkan kebijakan akuntansi 'signifikan' entitas dengan persyaratan untuk mengungkapkan kebijakan akuntansi 'material' entitas dan menambahkan panduan tentang bagaimana entitas menerapkan konsep materialitas dalam membuat keputusan tentang pengungkapan kebijakan akuntansi. - PSAK 16 (Amendemen), ?Aset Tetap? tentang Hasil Sebelum Penggunaan yang Diintensikan Amendemen tersebut melarang entitas untuk mengurangi biaya perolehan aset tetap dari penerimaan dari penjualan yang dihasilkan oleh aset tetap sebelum penggunaan yang diintensikan. Penerimaan atas penjualan memenuhi definisi pendapatan dan oleh karena itu harus diakui dalam laba rugi. - PSAK 25 (Amendemen), ?Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi, dan Kesalahan? tentang Definisi Estimasi Akuntansi Amendemen tersebut memperkenalkan definisi 'estimasi akuntansi' dan mengklarifikasi perbedaan antara perubahan estimasi akuntansi dan perubahan kebijakan akuntansi dan koreksi kesalahan. Amendemen tersebut juga mengklarifikasi bagaimana entitas menggunakan teknik pengukuran dan input untuk mengembangkan estimasi akuntansi. - PSAK 46 (Amendemen), ?Pajak Penghasilan?: Pajak Tangguhan terkait Aset dan Liabilitas yang Timbul dari Transaksi Tunggal Amendemen ini mengusulkan agar entitas mengakui aset maupun liabilitas pajak tangguhan pada saat pengakuan awalnya sebagai contoh dari transaksi sewa, untuk mengeliminasi perbedaan praktik saat ini atas transaksi tersebut dan transaksi lain yang serupa. Efektif untuk periode yang dimulai pada atau setelah tanggal 1 Januari 2025 - PSAK 74, ?Kontrak Asuransi? PSAK 74 mengatur relaksasi beberapa ketentuan antara lain berupa penambahan pengecualian ruang lingkup, penyesuaian penyajian laporan keuangan, penerapan opsi mitigasi risiko dan beberapa modifikasi pada ketentuan transisi. PSAK 74 juga mensyaratkan pemisahan yang jelas antara pendapatan yang dihasilkan dari bisnis asuransi dengan yang berasal dari kegiatan investasi. Sampai dengan tanggal penerbitan laporan keuangan konsolidasian, dampak dari penerapan standar dan amendemen tersebut terhadap laporan keuangan konsolidasian tidak dapat diketahui atau diestimasi oleh manajemen.
Page 23
[1611000] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement - General Industry - Current Year
30 September 2023
Aset tetap Property, plant, and equipment
Aset tetap, awal Penambahan aset Pengurangan aset Aset tetap, akhir
Reklasifikasi aset tetap
periode tetap tetap periode
Property, plant, and Reclassifications of
Addition in property, Disposals in property, Property, plant, and
equipment, beginning property, plant, and
plant, and equipment plant, and equipment equipment, end period
period equipment
Nilai perolehan, kotor Perabot dan peralatan Furniture and office Carrying amount, gross
kantor, dimiliki langsung 675,203,218 249,676,098 (0) 0 924,879,316 equipment, directly
owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
355,050,000 0 ( 114,000,000 ) 0 241,050,000
dimiliki langsung owned
Dimiliki langsung 1,030,253,218 249,676,098 ( 114,000,000 ) 0 1,165,929,316 Directly owned
Bangunan, aset hak Building, right of use
2,981,864,965 0 (0) 0 2,981,864,965
guna assets
Aset hak guna 2,981,864,965 0 (0) 0 2,981,864,965 Right of use assets
Aset dalam Assets under
0 0 (0) 0 0
penyelesaian construction
Aset tetap Property, plant, and
4,012,118,183 249,676,098 ( 114,000,000 ) 0 4,147,794,281
equipment
Akumulasi depresiasi Perabot dan peralatan Furniture and office Carrying amount,
kantor, dimiliki langsung 121,217,002 120,705,994 (0) 112,792,492 354,715,488 equipment, directly accumulated
owned depreciation
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
355,050,000 47,617,500 ( 89,300,000 ) ( 112,792,492 ) 200,575,008
dimiliki langsung owned
Dimiliki langsung 476,267,002 168,323,494 ( 89,300,000 ) 0 555,290,496 Directly owned
Bangunan, aset hak Building, right of use
198,790,998 433,236,031 (0) 0 632,027,029
guna assets
Aset hak guna 198,790,998 433,236,031 (0) 0 632,027,029 Right of use assets
Aset dalam Assets under
0 0 (0) 0 0
penyelesaian construction
Aset tetap Property, plant, and
675,058,000 601,559,525 ( 89,300,000 ) 0 1,187,317,525
equipment
Nilai perolehan Aset tetap Property, plant, and Carrying amount
3,337,060,183 2,960,476,756
equipment
Page 24
[1611000] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement - General Industry - Prior Year
31 December 2022
Aset tetap Property, plant, and equipment
Aset tetap, awal Pengurangan aset Aset tetap, akhir
Penambahan aset tetap Reklasifikasi aset tetap
periode tetap periode
Property, plant, and Reclassifications of
Addition in property, Disposals in property, Property, plant, and
equipment, beginning property, plant, and
plant, and equipment plant, and equipment equipment, end period
period equipment
Nilai perolehan, kotor Perabot dan peralatan Furniture and office Carrying amount, gross
kantor, dimiliki langsung 472,523,171 209,880,047 (0) ( 7,200,000 ) 675,203,218 equipment, directly
owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
596,930,000 0 (0) ( 241,880,000 ) 355,050,000
dimiliki langsung owned
Dimiliki langsung 1,069,453,171 209,880,047 (0) ( 249,080,000 ) 1,030,253,218 Directly owned
Bangunan, aset hak Building, right of use
0 2,981,864,965 (0) 0 2,981,864,965
guna assets
Aset hak guna 0 2,981,864,965 (0) 0 2,981,864,965 Right of use assets
Aset dalam Assets under
0 0 (0) 0 0
penyelesaian construction
Aset tetap Property, plant, and
1,069,453,171 3,191,745,012 (0) ( 249,080,000 ) 4,012,118,183
equipment
Akumulasi depresiasi Perabot dan peralatan Furniture and office Carrying amount,
kantor, dimiliki langsung 125,422,361 2,994,641 (0) ( 7,200,000 ) 121,217,002 equipment, directly accumulated
owned depreciation
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
520,714,106 76,215,894 (0) ( 241,880,000 ) 355,050,000
dimiliki langsung owned
Dimiliki langsung 646,136,467 79,210,535 (0) ( 249,080,000 ) 476,267,002 Directly owned
Aset hak guna 0 198,790,998 (0) 0 198,790,998 Right of use assets
Aset dalam Assets under
0 0 (0) 0 0
penyelesaian construction
Aset tetap Property, plant, and
646,136,467 278,001,533 (0) ( 249,080,000 ) 675,058,000
equipment
Nilai perolehan Aset tetap Property, plant, and Carrying amount
423,316,704 3,337,060,183
equipment
Page 25
[1611100] Disclosure of Notes to the financial statements - Property, Plant and Equipment - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 September 2023
Pengungkapan catatan atas aset tetap Penyusutan yang dibebankan pada beban usaha masing-masing sebesar Rp601.559.525 dan Disclosure of notes for property, plant and
Rp192.011.977 untuk tahun yang berakhir pada tanggal 30 September 2023 dan 30 September 2022 equipment
(Catatan 17). Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, aset tetap Grup telah
diasuransikan terhadap risiko kebakaran, risiko huru-hara, risiko kerusakan, dan risiko lainnya kepada
perusahaan-perusahaan asuransi pihak ketiga berdasarkan suatu paket polis tertentu dengan nilai
pertanggungan masing-masing sebesar Rp914.977.605 dan Rp668.162.105. Manajemen Grup
berkeyakinan bahwa nilai pertanggungan tersebut adalah cukup untuk menutup kemungkinan kerugian
yang timbul atas aset tetap yang dipertanggungkan tersebut. Seluruh aset tetap yang ada pada tanggal
pelaporan digunakan untuk menunjang aktivitas operasi Grup. Aset-aset tersebut belum disusutkan
penuh, serta tidak terdapat aset yang sudah disusutkan penuh. Berdasarkan hasil penelaahan
terhadap nilai yang dapat diperoleh kembali dari aset tetap, manajemen Grup berkeyakinan bahwa
tidak terdapat kejadian-kejadian atau perubahanperubahan yang mengindikasikan adanya penurunan
nilai aset pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022.
Page 26
[1612000] Notes to the financial statements - Right of Use Assets - General Industry - Current Year
30 September 2023
Aset hak guna Right of use assets
Aset hak guna, periode Aset hak guna, periode
Penambahan aset hak guna
awal akhir
Right of use assets, Right of use assets, end
Addition in right of use assets
beginning period period
Nilai perolehan, kotor Bangunan, aset hak guna 0 0 0 Building, right of use assets Carrying amount, gross
Aset hak guna 0 0 0 Right of use assets
Akumulasi depresiasi Bangunan, aset hak guna 0 0 0 Building, right of use assets Carrying amount, accumulated
Aset hak guna 0 0 0 Right of use assets depreciation
Nilai perolehan Aset hak guna 0 0 Right of use assets Carrying amount
Page 27
[1612000] Notes to the financial statements - Right of Use Assets - General Industry - Prior Year
31 December 2022
Aset hak guna Right of use assets
Aset hak guna, periode Aset hak guna, periode
Penambahan aset hak guna
awal akhir
Right of use assets, Right of use assets, end
Addition in right of use assets
beginning period period
Nilai perolehan, kotor Bangunan, aset hak guna 0 0 0 Building, right of use assets Carrying amount, gross
Aset hak guna 0 0 0 Right of use assets
Akumulasi depresiasi Bangunan, aset hak guna 0 0 0 Building, right of use assets Carrying amount, accumulated
Aset hak guna 0 0 0 Right of use assets depreciation
Nilai perolehan Aset hak guna 0 0 Right of use assets Carrying amount
Page 28
[1612100] Disclosure of Notes to the financial statements - Right of Use Assets - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 September 2023
Pengungkapan catatan atas aset hak guna Grup memiliki kontrak sewa untuk bangunan yang digunakan dalam operasinya. Bangunan memiliki Disclosure of notes for right of use assets
jangka waktu sewa 5 tahun. Kewajiban Perusahaan di bawah sewanya dijamin oleh hak pemberi sewa
atas aset yang disewakan, tanpa batasan atau perjanjian yang diberlakukan dan termasuk opsi
perpanjangan dan penghentian. Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, nilai
tercatat aset hak guna adalah sebesar Rp2.349.837.936 dan Rp2.783.073.967 (Catatan 6). Grup
memiliki sewa bangunan tertentu dengan jangka waktu sewa 12 bulan atau kurang. Grup menerapkan
pengecualian pengakuan untuk ?sewa jangka pendek?. Perubahan liabilitas sewa yang diakui dalam
laporan posisi keuangan konsolidasian tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022 adalah
sebagai berikut: Saldo awal 2.350.825.787 Penambahan pokok - Penambahan bunga 140.970.715
Pembayaran Pokok (662.762.842) Bunga (30.237.158) Saldo akhir 1.798.796.502 Jangka pendek
552.243.867 Jangka panjang 1.246.552.635 Total 1.798.796.502 Penambahan liabilitas sewa berasal
dari perjanjian sewa kontrak baru pada periode berjalan yang memenuhi kriteria untuk diakui sebagai
aset hak-guna. Kewajiban sewa diukur kembali dengan mendiskontokan pembayaran sewa yang
direvisi menggunakan IBR pada tanggal efektif modifikasi. Rata-rata tertimbang dari kenaikan suku
bunga pinjaman yang diterapkan Grup adalah 8,04 persen. Jumlah total yang diakui dalam laporan
laba rugi terdiri dari: Beban penyusutan atas aset hak guna (Catatan 17) 433.236.031 Beban bunga
atas liabilitas sewa 140.970.715 Beban yang berkaitan denga sewa jangka pendek (Catatan 17)
37.848.162 Total yang diakui dalam laba rugi 612.054.908 Analisis jatuh tempo dari liabilitas sewa
diungkapkan pada Catatan 19.
Page 29
[1616100] Disclosure of Notes to the financial statements - Revenue - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 September 2023
Pengungkapan catatan atas pendapatan Pelanggan-pelanggan yang menyumbangkan lebih dari 10 persen jumlah pendapatan usaha Grup Disclosure of notes for revenue
adalah sebagai berikut: 30 September 2023 : PT Dua Kelinci 5.222.782.562 PT Ultrajaya Milk Industry
& Trading Company Tbk 4.580.072.590 Tiktok Pte Ltd, Singapura 3.401.873.469 Total 13.204.728.621
Persentase terhadap total pendapatan usaha 39,65 persen.
Page 30
[1618000] Notes to the financial statements - Revenue By Source - General
Industry
Catatan untuk sumber pendapatan Notes for revenue by source
30 September 30 September
2023 2022
Nama produk Penjualan dan Penjualan dan
atau jasa pendapatan usaha pendapatan usaha
Service or product
Sales and revenue Sales and revenue
name
Pendapatan dari Domestic revenue 1
Produksi iklan 10,526,528,795 9,394,357,304
domestik 1
Pendapatan dari Domestic revenue 2
Jasa kehumasan 9,127,656,832 7,931,023,043
domestik 2
Pendapatan dari Domestic revenue 3
Produksi digital 8,711,168,077 4,783,937,980
domestik 3
Pendapatan dari Domestic revenue 4
Media 4,934,770,964 8,393,344,786
domestik 4
Pendapatan domestik 33,300,124,668 30,502,663,113 Domestic revenue
Sumber pendapatan 33,300,124,668 30,502,663,113 Source of revenue
Page 31
[1620100] Notes to the financial statements - Trade receivables, by currency - General Industry
Piutang usaha berdasarkan mata uang Trade receivables by currency
30 September 2023 31 December 2022
Penyisihan penurunan Penyisihan penurunan
Piutang usaha, kotor Piutang usaha Piutang usaha, kotor Piutang usaha
nilai piutang usaha nilai piutang usaha
Allowance for Allowance for
Trade receivables,
impairment of trade Trade receivables Trade receivables, gross impairment of trade Trade receivables
gross
receivables receivables
Pihak ketiga IDR 8,567,124,737 11,991,979,736 IDR Third party
USD 769,648,289 2,804,698,444 USD
Mata uang 9,336,773,026 ( 1,238,997,280 ) 8,097,775,746 14,796,678,180 ( 1,240,244,362 ) 13,556,433,818 Currency
Page 32
[1621000] Disclosure of Notes to the financial statements - Trade Receivables - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 September 2023
Pengungkapan catatan atas piutang usaha Manajemen berkeyakinan bahwa jumlah penyisihan penurunan nilai piutang tersebut cukup untuk Disclosure of notes for trade receivables
menutup kemungkinan kerugian yang timbul atas tidak tertagihnya piutang. Manajemen juga
berpendapat bahwa tidak terdapat risiko yang terkonsentrasi secara signifikan atas piutang usaha
pihak ketiga. Grup tidak memiliki piutang usaha kepada pihak berelasi. Tidak ada piutang usaha yang
dijaminkan kepada pihak lain.
Page 33
[1630000] Notes to the financial statements - Inventories - General Industry
Page 34
[1632000] Disclosure of Notes to the financial statements - Inventories - General Industry
Page 35
[1640100] Notes to the financial statements - Trade Payable, by currency - General Industry
Utang usaha berdasarkan mata uang Trade payables by currency
30 September 2023 31 December 2022
Utang usaha Utang usaha
Trade payables Trade payables
Pihak ketiga IDR 4,992,725,145 7,779,931,188 IDR Third party
Mata uang 4,992,725,145 7,779,931,188 Currency
Page 36
[1641000] Disclosure of Notes to the financial statements - Trade Payables - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 September 2023
Pengungkapan catatan atas utang usaha - Disclosure of notes for trade payables
Page 37
[1670000] Notes to the financial statements - Cost of Good Sold - General
Industry
Beban pokok penjualan Cost of good sold
30 September 2023 30 September 2022
Beban pokok pendapatan Other cost of goods sold
17,852,568,200 16,443,554,934
lainnya
Beban pokok penjualan dan Cost of sales and revenue
17,852,568,200 16,443,554,934
pendapatan
Page 38
[1671000] Disclosure of Notes to the financial statements - Cost of Goods Sold - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 September 2023
Pengungkapan catatan atas beban pokok Pada 30 September 2023 dan 30 September 2022, tidak terdapat pemasok dengan nilai pembelian Disclosure of notes for cost of goods sold
penjualan yang melebihi 10 persen dari jumlah pendapatan.
Page 39
[1691000a] Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans - General Industry
Page 40
[1691100] Disclosure of Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans - General Industry
Page 41
[1692000] Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans Interest Information - General Industry
Page 42
[1693000] Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans - General Industry
Page 43
[1693100] Disclosure of Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans - General Industry
Page 44
[1696000] Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans Interest Information - General Industry
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.