Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 58
Page 1
Nomor Surat 038/X/FNAC/GM/2023
Nama Emiten PT Garuda Metalindo Tbk.
Kode Emiten BOLT
Perihal Penyampaian Laporan Keuangan Interim Yang Tidak Diaudit
Perseroan dengan ini menyampaikan laporan keuangan untuk periode 9 Bulan yang berakhir pada 30/09/2023 dengan ikhtisar sebagai berikut :
Informasi mengenai anak perusahaan Perseroan sebagai berikut :
No Nama Kegiatan Lokasi Tahun Status Jumlah Aset Satuan Mata Persentase
Usaha Komersil Operasi Uang (%)
1 PT Mega Penggilingan Tangerang 1995 Aktif 280.819.456.169 PENUH IDR 69.75
Pratama Baja
Ferindo
2 PT Indo Kida Jasa plating Bekasi 2010 Aktif 31.099.962.974 PENUH IDR 99.0
Plating dan
perdagangan
barang-
barang dari
logam
Dokumen ini merupakan dokumen resmi PT Garuda Metalindo Tbk. yang tidak memerlukan tanda tangan karena dihasilkan secara elektronik. PT
Garuda Metalindo Tbk. bertanggung jawab penuh atas informasi tertera di dalam dokumen ini.
Page 2
[1000000] General information
Informasi umum General information
30 September 2023
Nama entitas PT Garuda Metalindo Tbk. Entity name
Penjelasan perubahan nama dari akhir Explanation of change in name from
periode laporan sebelumnya the end of the preceding reporting
period
Kode entitas BOLT Entity code
Nomor identifikasi entitas AA710 Entity identification number
Industri utama entitas Umum / General Entity main industry
Standar akutansi yang dipilih PSAK Selected accounting standards
Sektor E. Consumer Cyclicals Sector
Subsektor E1. Automobiles & Components Subsector
Industri E11. Auto Components Industry
Subindustri E111. Auto Parts & Equipment Subindustry
Informasi pemegang saham Controlling shareholder information
National Corporation
pengendali
Jenis entitas Local Company - Indonesia Type of entity
Jurisdiction
Jenis efek yang dicatatkan Saham / Stock Type of listed securities
Jenis papan perdagangan tempat Type of board on which the entity is
Pemantauan Khusus / Watchlist
entitas tercatat listed
Apakah merupakan laporan keuangan Whether the financial statements are
satu entitas atau suatu kelompok Entitas grup / Group entity of an individual entity or a group of
entitas entities
Periode penyampaian laporan Period of financial statements
Kuartal III / Third Quarter
keuangan submissions
Tanggal awal periode berjalan January 01, 2023 Current period start date
Tanggal akhir periode berjalan September 30, 2023 Current period end date
Tanggal akhir tahun sebelumnya December 31, 2022 Prior year end date
Tanggal awal periode sebelumnya January 01, 2022 Prior period start date
Tanggal akhir periode sebelumnya September 30, 2022 Prior period end date
Tanggal akhir 2 tahun sebelumnya December 31, 2021 Prior 2 year end date
Mata uang pelaporan Rupiah / IDR Description of presentation currency
Kurs konversi pada tanggal pelaporan Conversion rate at reporting date if
jika mata uang penyajian selain rupiah presentation currency is other than
rupiah
Pembulatan yang digunakan dalam Level of rounding used in financial
penyajian jumlah dalam laporan Satuan Penuh / Full Amount statements
keuangan
Jenis laporan atas laporan keuangan Tidak Diaudit / Unaudit Type of report on financial statements
Jenis opini auditor Type of auditor's opinion
Hal yang diungkapkan dalam paragraf Matters disclosed in
pendapat untuk penekanan atas suatu emphasis-of-matter or other-matter
masalah atau paragraf penjelasan paragraph, if any
lainnya, jika ada
Hasil penugasan review Result of review engagement
Opini Hal Audit Utama Any Key Audit Matters Opinion
Jumlah Hal Audit Utama Total Key Audit Matters
Paragraf Hal Audit Utama Key Audit Matters Paragraph
Tanggal laporan audit atau hasil Date of auditor's opinion or result of
laporan review review report
Auditor tahun berjalan Current year auditor
Nama partner audit tahun berjalan Name of current year audit signing
partner
Page 3
Lama tahun penugasan partner yang Number of years served as audit
menandatangani signing partner
Auditor tahun sebelumnya Paul hadiwinata, hidrajat, Prior year auditor
arsono, retno , palilingan &
rekan
Nama partner audit tahun sebelumnya Bandana, S.E., Ak., CA., CPA., Name of prior year audit signing
Asean CPA partner
Kepatuhan terhadap pemenuhan Whether in compliance with OJK rules
peraturan OJK Nomor: No. 75/POJK.04/2017 concerning
Ya / Yes
75/POJK.04/2017 tentang Tanggung responsibilities of board of directors on
Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan financial statements
Kepatuhan terhadap pemenuhan Compliance to the independency of
independensi akuntan yang Accountant that provide services in
memberikan jasa audit di pasar modal Capital Market as regulated in OJK
sesuai dengan POJK Nomor Ya / Yes rules No. 13/POJK.03/2017
13/POJK.03/2017 tentang concerning The Use of Public
Penggunaan Jasa Akuntan Publik Accountant and Auditing Firm in
dalam Kegiatan Jasa Keuangan Financial Services Activities.
Page 4
[1220000] Statement of financial position presented using order of liquidity -
General Industry
Laporan posisi keuangan Statement of financial position
30 September 2023 31 December 2022
Aset Assets
Kas dan setara kas 11,588,012,381 31,460,705,440 Cash and cash equivalents
Piutang usaha Trade receivables
Piutang usaha pihak Trade receivables third
196,138,625,207 241,898,994,306
ketiga parties
Piutang usaha pihak Trade receivables related
17,817,635,140 16,899,827,213
berelasi parties
Piutang lainnya Other receivables
Piutang lainnya pihak Other receivables third
7,498,773,182 9,255,970,857
ketiga parties
Persediaan Inventories
Persediaan 430,278,201,188 407,738,426,841 Inventories
Biaya dibayar dimuka 4,545,627,841 3,314,121,808 Prepaid expenses
Pajak dibayar dimuka 3,691,128,459 0 Prepaid taxes
Klaim atas pengembalian Claims for tax refund
5,556,977,234 4,333,624,778
pajak
Dana yang dibatasi Restricted funds
4,444,014,032 3,227,791,062
penggunaannya
Piutang dari pihak berelasi Receivables from related
0
parties
Investasi pada ventura Investments in joint
bersama dan entitas ventures and associates
asosiasi
Investasi pada entitas Investments in associates
4,706,636,464 4,461,902,202
asosiasi
Uang muka Advances
Uang muka pembelian Advances on purchase of
aset tetap 1,986,309,156 1,063,756,948 property, plant and
equipment
Uang muka lainnya 9,067,072,337 14,565,532,037 Other advances
Aset pajak tangguhan 14,813,580,072 15,341,258,674 Deferred tax assets
Aset tetap Property, plant, and
622,737,637,078 605,332,720,525
equipment
Aset hak guna 36,133,080,863 35,608,720,173 Right of use assets
Aset takberwujud selain Intangible assets other than
11,367,976,927 10,776,335,119
goodwill goodwill
Jumlah aset 1,382,371,287,561 1,405,279,687,983 Total assets
Liabilitas dan ekuitas Liabilities and equity
Liabilitas Liabilities
Utang usaha Trade payables
Utang usaha pihak Trade payables third
94,725,333,540 104,281,186,566
ketiga parties
Utang usaha pihak Trade payables related
1,384,167,989 10,853,284,261
berelasi parties
Utang lainnya Other payables
Utang lainnya pihak Other payables third
22,665,420 4,193,634,560
ketiga parties
Utang lainnya pihak Other payables related
0
berelasi parties
Uang muka pelanggan Advances from
customers
Page 5
Uang muka pelanggan Advances from
3,606,111,846 1,795,727,315
pihak ketiga customers third parties
Utang dividen 0 Dividends payable
Beban akrual 6,241,222,017 6,656,502,355 Accrued expenses
Utang pajak 20,630,688,919 4,798,851,751 Taxes payable
Pendapatan diterima Unearned revenue
0
dimuka
Liabilitas atas kontrak 39,791,096,347 38,216,771,272 Contract liabilities
Utang bank 0 Bank loans
Liabilitas sewa Finance lease liabilities
5,829,542,551 1,883,218,748
pembiayaan
Pinjaman lainnya 243,824,643,240 303,219,133,110 Other borrowings
Kewajiban imbalan pasca Post-employment benefit
57,363,608,750 59,831,644,000
kerja obligations
Liabilitas non-keuangan Other non-financial
16,540,339,335 20,805,444,917
lainnya liabilities
Jumlah liabilitas 489,959,419,954 556,535,398,855 Total liabilities
Ekuitas Equity
Ekuitas yang Equity attributable to
diatribusikan kepada equity owners of parent
pemilik entitas induk entity
Saham biasa 234,375,000,000 234,375,000,000 Common stocks
Tambahan modal Additional paid-in
12,037,418,112 12,037,418,112
disetor capital
Komponen ekuitas Other components of
238,017,251,919 238,017,251,919
lainnya equity
Saldo laba Retained earnings
(akumulasi kerugian) (deficit)
Saldo laba yang Appropriated
telah ditentukan 28,535,913,092 24,561,890,496 retained earnings
penggunaannya
Saldo laba yang Unappropriated
belum ditentukan 314,736,177,130 277,075,471,567 retained earnings
penggunaannya
Jumlah ekuitas yang Total equity
diatribusikan kepada attributable to equity
827,701,760,253 786,067,032,094
pemilik entitas induk owners of parent
entity
Kepentingan Non-controlling interests
64,710,107,354 62,677,257,034
non-pengendali
Jumlah ekuitas 892,411,867,607 848,744,289,128 Total equity
Jumlah liabilitas dan Total liabilities and equity
1,382,371,287,561 1,405,279,687,983
ekuitas
Page 6
[1311000] Statement of profit or loss and other comprehensive income, OCI
components presented net of tax, by function - General Industry
Laporan laba rugi dan penghasilan Statement of profit or loss and other
komprehensif lain comprehensive income
30 September 2023 30 September 2022
Penjualan dan pendapatan Sales and revenue
1,131,683,085,359 1,032,822,068,741
usaha
Beban pokok penjualan dan Cost of sales and revenue
( 898,132,956,963 ) ( 886,422,652,228 )
pendapatan
Jumlah laba bruto 233,550,128,396 146,399,416,513 Total gross profit
Beban penjualan ( 17,351,733,564 ) ( 19,839,728,655 ) Selling expenses
Beban umum dan administrasi General and administrative
( 71,730,220,689 ) ( 72,639,737,358 )
expenses
Pendapatan keuangan 56,870,377 73,175,052 Finance income
Beban bunga dan keuangan ( 17,668,780,387 ) ( 16,862,705,086 ) Interest and finance costs
Keuntungan (kerugian) selisih Gains (losses) on changes in
1,091,075,605 ( 6,338,957,140 )
kurs mata uang asing foreign exchange rates
Bagian atas laba (rugi) entitas Share of profit (loss) of
asosiasi yang dicatat dengan 1,432,730,262 1,861,995,442 associates accounted for using
menggunakan metode ekuitas equity method
Pendapatan lainnya 10,876,141,063 5,914,094,814 Other income
Beban lainnya ( 539,237,313 ) ( 888,491,633 ) Other expenses
Keuntungan (kerugian) lainnya 2,368,634,953 5,018,837,550 Other gains (losses)
Jumlah laba (rugi) sebelum Total profit (loss) before tax
142,085,608,703 42,697,899,499
pajak penghasilan
Pendapatan (beban) pajak ( 32,324,280,224 ) ( 11,525,787,974 ) Tax benefit (expenses)
Jumlah laba (rugi) dari operasi Total profit (loss) from
109,761,328,479 31,172,111,525
yang dilanjutkan continuing operations
Jumlah laba (rugi) 109,761,328,479 31,172,111,525 Total profit (loss)
Jumlah laba rugi komprehensif 109,761,328,479 31,172,111,525 Total comprehensive income
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
diatribusikan
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
105,459,728,159 24,952,546,968
diatribusikan ke entitas induk parent entity
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
diatribusikan ke kepentingan 4,301,600,320 6,219,564,557 non-controlling interests
non-pengendali
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan attributable to
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan ke entitas 105,459,728,159 24,952,546,968 attributable to parent entity
induk
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan ke 4,301,600,320 6,219,564,557 attributable to non-controlling
kepentingan non-pengendali interests
Laba (rugi) per saham Earnings (loss) per share
Laba per saham dasar Basic earnings per share
diatribusikan kepada attributable to equity
pemilik entitas induk owners of the parent entity
Laba (rugi) per saham Basic earnings (loss) per
dasar dari operasi yang 44.99615068117333 10.65 share from continuing
dilanjutkan operations
Laba (rugi) per saham Diluted earnings (loss) per
dilusian share
Laba (rugi) per saham Diluted earnings (loss) per
Page 7
dilusian dari operasi yang 44.99615068117333 10.65 share from continuing dilanjutkan operations
Page 8
[1410000] Statement of changes in equity - General Industry - Current Year
30 September 2023
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Saldo laba yang telah Saldo laba yang belum Ekuitas yang dapat
Komponen transaksi Kepentingan
Saham biasa Tambahan modal disetor ditentukan ditentukan diatribusikan kepada Ekuitas
ekuitas lainnya non-pengendali
penggunaannya penggunaannya entitas induk
Other components of Appropriated retained Unappropriated retained Equity attributable to
Common stocks Additional paid-in capital Non-controlling interests Equity
equity transactions earnings earnings parent entity
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian kembali Balance before restatement at beginning of
234,375,000,000 12,037,418,112 238,017,251,919 24,561,890,496 277,075,471,567 786,067,032,094 62,677,257,034 848,744,289,128
period
Posisi ekuitas, awal periode 234,375,000,000 12,037,418,112 238,017,251,919 24,561,890,496 277,075,471,567 786,067,032,094 62,677,257,034 848,744,289,128 Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) 105,459,728,159 105,459,728,159 4,301,600,320 109,761,328,479 Profit (loss)
Pembentukan cadangan umum 3,974,022,596 ( 3,974,022,596 ) Allocation for general reserves
Distribusi dividen kas ( 63,825,000,000 ) ( 63,825,000,000 ) ( 2,268,750,000 ) ( 66,093,750,000 ) Distributions of cash dividends
Posisi ekuitas, akhir periode 234,375,000,000 12,037,418,112 238,017,251,919 28,535,913,092 314,736,177,130 827,701,760,253 64,710,107,354 892,411,867,607 Equity position, end of the period
Page 9
[1410000] Statement of changes in equity - General Industry - Prior Year
30 September 2022
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Saldo laba yang telah Saldo laba yang belum Ekuitas yang dapat
Komponen transaksi Kepentingan
Saham biasa Tambahan modal disetor ditentukan ditentukan diatribusikan kepada Ekuitas
ekuitas lainnya non-pengendali
penggunaannya penggunaannya entitas induk
Other components of Appropriated retained Unappropriated retained Equity attributable to
Common stocks Additional paid-in capital Non-controlling interests Equity
equity transactions earnings earnings parent entity
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian kembali Balance before restatement at beginning of
234,375,000,000 12,037,418,112 235,010,050,419 21,196,962,872 229,422,243,353 732,041,674,756 85,565,970,817 817,607,645,573
period
Posisi ekuitas, awal periode 234,375,000,000 12,037,418,112 235,010,050,419 21,196,962,872 229,422,243,353 732,041,674,756 85,565,970,817 817,607,645,573 Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) 24,952,546,968 24,952,546,968 6,219,564,557 31,172,111,525 Profit (loss)
Pembentukan cadangan umum 3,364,927,624 ( 3,364,927,624 ) Allocation for general reserves
Distribusi dividen kas ( 23,437,500,000 ) ( 23,437,500,000 ) ( 23,437,500,000 ) Distributions of cash dividends
Posisi ekuitas, akhir periode 234,375,000,000 12,037,418,112 235,010,050,419 24,561,890,496 227,572,362,697 733,556,721,724 91,785,535,374 825,342,257,098 Equity position, end of the period
Page 10
[1510000] Statement of cash flows, direct method - General Industry
Laporan arus kas Statement of cash flows
30 September 2023 30 September 2022
Arus kas dari aktivitas operasi Cash flows from operating
activities
Penerimaan kas dari Cash receipts from
aktivitas operasi operating activities
Penerimaan dari Receipts from customers
1,176,525,646,531 1,006,722,847,221
pelanggan
Pembayaran kas dari Cash payments from
aktivitas operasi operating activities
Pembayaran kepada Payments to suppliers for
pemasok atas barang dan ( 792,747,984,242 ) ( 698,117,764,940 ) goods and services
jasa
Pembayaran gaji dan Payments for salaries and
( 202,395,276,270 ) ( 183,566,678,612 )
tunjangan allowances
Pembayaran kas lainnya Other cash payments for
( 18,967,310,819 ) ( 16,341,120,366 )
untuk beban operasi operating activities
Kas diperoleh dari Cash generated from (used
162,415,075,200 108,697,283,303
(digunakan untuk) operasi in) operations
Penerimaan bunga dari Interests received from
56,870,377 73,175,052
aktivitas operasi operating activities
Pembayaran bunga dari Interests paid from operating
( 15,953,575,012 ) ( 15,217,149,483 )
aktivitas operasi activities
Penerimaan pengembalian Income taxes refunded (paid)
(pembayaran) pajak from operating activities
0 10,807,362,878
penghasilan dari aktivitas
operasi
Penerimaan (pengeluaran) Other cash inflows (outflows)
kas lainnya dari aktivitas ( 31,748,074,795 ) ( 34,374,164,801 ) from operating activities
operasi
Arus kas sebelum Net cash flows received
perubahan dalam aset dan from (used in) operating
liabilitas yang diperoleh 114,770,295,770 69,986,506,949 activities before changes in
dari (digunakan untuk) assets and liabilities
aktivitas operasi
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
114,770,295,770 69,986,506,949
(digunakan untuk) aktivitas operating activities
operasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from investing
investasi activities
Penerimaan dari penjualan Proceeds from disposal of
2,268,310,450 86,500,000
aset tetap property, plant and equipment
Pembayaran untuk perolehan Payments for acquisition of
( 15,819,421,475 ) ( 15,203,324,445 )
aset tetap property, plant and equipment
Pembayaran untuk perolehan Payments for acquisition of
( 668,253,750 ) ( 2,051,601,714 )
aset takberwujud intangible assets
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
( 14,219,364,775 ) ( 17,168,426,159 )
(digunakan untuk) aktivitas investing activities
investasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from financing
pendanaan activities
Penerimaan pinjaman bank 386,336,572,005 267,268,581,736 Proceeds from bank loans
Pembayaran pinjaman bank ( 445,731,061,875 ) ( 273,873,229,473 ) Payments of bank loans
Penerimaan liabilitas sewa Proceeds from finance lease
Page 11
pembiayaan 4,843,770,833 2,100,000,000 liabilities
Pembayaran liabilitas sewa Payments of finance lease
( 745,299,435 ) ( 53,819,000 )
pembiayaan liabilities
Pembayaran pinjaman Payments of other borrowings
( 4,265,105,582 ) ( 25,218,700,872 )
lainnya
Pembayaran dividen dari Dividends paid from financing
( 60,862,500,000 ) ( 25,706,250,000 )
aktivitas pendanaan activities
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
( 120,423,624,054 ) ( 55,483,417,609 )
(digunakan untuk) aktivitas financing activities
pendanaan
Jumlah kenaikan (penurunan) Total net increase (decrease)
( 19,872,693,059 ) ( 2,665,336,819 )
bersih kas dan setara kas in cash and cash equivalents
Kas dan setara kas arus kas, Cash and cash equivalents cash
31,460,705,440 7,857,725,879
awal periode flows, beginning of the period
Kas dan setara kas arus kas, Cash and cash equivalents
11,588,012,381 5,192,389,060
akhir periode cash flows, end of the period
Page 12
[1610000] Explanation for Significant Accounting Policy - General Industry
Kebijakan akuntansi signifikan Significant accounting policies
30 September 2023
Dasar penyusunan laporan keuangan Laporan keuangan konsolidasian PT Garuda Metalindo Tbk dan entitas anaknya disusun berdasarkan Basis of preparation of consolidated financial
konsolidasian Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia (SAK), yang mencakup Pernyataan Standar Akuntansi statements
Keuangan (PSAK) dan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (ISAK) yang diterbitkan oleh Dewan
Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (DSAK) serta peraturan regulator pasar modal
untuk entitas yang berada di bawah pengawasannya.Kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam
penyusunan laporan keuangan konsolidasian adalah selaras dengan kebijakan akuntansi yang
diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian Grup untuk tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2022, kecuali bagi penerapan beberapa SAK yang telah direvisi. Seperti
diungkapkan dalam catatan-catatan terkait atas laporan keuangan, beberapa standar akuntansi yang
telah direvisi dan diterbitkan, diterapkan efektif tanggal 1 Januari 2022.Laporan keuangan
konsolidasian kecuali untuk laporan arus kas konsolidasian, disusun berdasarkan dasar akrual dengan
menggunakan konsep harga historis, kecuali beberapa akun tertentu yang disusun berdasarkan
pengukuran sebagaimana diuraikan dalam kebijakan akuntansi masing masing akun tersebut.Laporan
arus kas konsolidasian disusun dengan menggunakan metode langsung dengan mengelompokkan
arus kas dalam aktivitas operasi, investasi, dan pendanaan. Untuk tujuan laporan arus kas
konsolidasian, kas terdiri dari kas dan bank, setelah dikurangi cerukan. Mata uang pelaporan yang
digunakan dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian adalah Rupiah, yang merupakan mata
uang fungsional Grup.
Prinsip-prinsip konsolidasi Laporan keuangan konsolidasian meliputi laporan keuangan konsolidasian Entitas Induk dan entitas- Principles of consolidation
entitas yang dikendalikan secara langsung ataupun tidak langsung oleh Entitas Induk.Laporan
keuangan entitas anak disusun dengan periode pelaporan yang sama dengan Entitas Induk. Kebijakan
akuntansi yang digunakan dalam penyajian laporan keuangan konsolidasian telah diterapkan secara
konsisten oleh Grup, kecuali dinyatakan lain. Entitas anak dikonsolidasi secara penuh sejak tanggal
akuisisi, yaitu tanggal Entitas Induk memperoleh pengendalian, sampai dengan tanggal Entitas Induk
kehilangan pengendalian. Pengendalian dianggap ada ketika Entitas Induk memiliki secara langsung
atau tidak langsung melalui entitas anak, lebih dari setengah kekuasaan suara entitas.Secara spesifik,
Grup mengendalikan investee jika dan hanya jika Grup memiliki seluruh hal berikut ini: 1. kekuasaan
atas investee (misal, hak yang ada memberikan kemampuan kini untuk mengarahkan aktivitas relevan
investee); 2. eksposur atau hak atas imbal hasil variabel dari keterlibatannya dengan investee; dan 3.
kemampuan untuk menggunakan kekuasaannya atas investee untuk mempengaruhi jumlah imbal hasil
investor. Ketika Grup memiliki kurang dari hak suara mayoritas, Grup dapat mempertimbangkan semua
fakta dan keadaan yang relevan dalam menilai apakah memiliki kekuasaan atas investee tersebut: 1.
Pengaturan kontraktual dengan pemilikhak suara yang lain. 2. Hak yang timbul dari pengaturan
kontraktual lain. 3. Hak suara dan hak suara potensial Grup Grup menilai kembali apakah investor
mengendalikan investee jika fakta dan keadaan mengindikasikan adanya perubahan terhadap satu
atau lebih dari tiga elemen pengendalian. Konsolidasi atas entitas anak dimulai ketika Grup memiliki
pengendalian atas entitas anak dan berhenti ketika Grup kehilangan pengendalian atas entitas anak.
Aset, liabilitas, penghasilan dan beban atas entitas anak yang diakuisisi atau dilepas selama periode
termasuk dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian dari tanggal Grup
memperoleh pengendalian sampai dengan tanggal Grup menghentikan pengendalian atas entitas
Page 13
anakLaba atau rugi dan setiap komponen atas penghasilan komprehensif lain diatribusikan pada
pemegang saham Entitas Induk dan pada kepentingan non-pengendali (KNP), walaupun hasil di
kepentingan non pengendali mempunyai saldo defisit. Transaksi antar perusahaan, saldo dan
keuntungan serta kerugian yang belum direalisasi dari transaksi antar Grup dieliminasi. Semua aset
dan liabilitas, ekuitas, penghasilan, beban dan arus kas berkaitan dengan transaksi antar anggota
Grup juga akan dieliminasi secara penuh dalam proses konsolidasi. Bila diperlukan, penyesuaian
dilakukan pada laporan keuangan entitas anak agar kebijakan akuntansinya sesuai dengan kebijakan
akuntansi Grup.Transaksi dengan kepentingan non pengendali yang tidak mengakibatkan hilangnya
pengendalian merupakan transaksi ekuitas. Selisih antara nilai wajar imbalan yang dibayarkan, dan
bagian yang relevan yang diperoleh dari nilai tercatat aset bersih Entitas Anak dicatat pada ekuitas.
Keuntungan atau kerugian pelepasan kepentingan non pengendali juga dicatat pada ekuitas.
Perubahan kepemilikan di entitas anak, tanpa kehilangan pengendalian, dihitung sebagai transaksi
ekuitas. Jika Grup kehilangan pengendalian atas entitas anak, maka Grup: a. menghentikan
pengakuan aset (termasuk setiap goodwill) dan liabilitas entitas anak; b. menghentikan pengakuan
jumlah tercatat setiap kepentingan non-pengendali; c. menghentikan pengakuan akumulasi selisih
penjabaran, yang dicatat di ekuitas, bila ada; d. mengakui nilai wajar pembayaran yang diterima; e.
mengakui setiap sisa investasi pada nilai wajarnya; f. mengakui setiap perbedaan yang dihasilkan
sebagai keuntungan atau kerugian dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
konsolidasian; dan g. mereklasifikasi ke laba rugi proporsi keuntungan dan kerugian yang telah diakui
sebelumnya dalam penghasilan komprehensif lain atau saldo laba, begitu pula menjadi persyaratan
jika Entitas Induk akan melepas secara langsung aset atau liabilitas terkait.KNP mencerminkan bagian
atas laba atau rugi dan aset neto dari entitas anak yang tidak dapat diatribusikan secara langsung
maupun tidak langsung kepada Entitas Induk, yang masing-masing disajikan dalam laporan laba rugi
dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian dan dalam ekuitas dalam laporan posisi keuangan
konsolidasian, terpisah dari bagian yang dapat diatribusikan kepada pemilik Entitas Induk.
Kas dan setara kas Kas dan bank dalam laporan posisi keuangan konsolidasian terdiri dari kas dan bank yang tidak Cash and cash equivalents
dijaminkan serta tidak dibatasi penggunaannya dan memiliki risiko perubahan nilai yang tidak
signifikan.Deposito berjangka yang dibatasi penggunaannya sebagai jaminan utang bank jangka
pendek disajikan sebagai bagian dari ?Aset Tidak Lancar? pada laporan posisi keuangan
konsolidasian.Grup mengakui cerukannya sebagai utang bank jangka pendek karena berdasarkan
pengalaman Grup, saldo akun ini paling sering ditarik lebih.
Persediaan Persediaan dinyatakan sebesar nilai yang lebih rendah antara biaya perolehan atau nilai realisasi Inventories
neto.Biaya untuk memproses sampai dengan persediaan berada dalam kondisi dan tempat yang siap
digunakan atau dijual, dicatat sebagai berikut:Bahan baku: biaya perolehan dengan metode rata- rata
bergerak.Barang jadi dan barang dalam proses: biaya bahan baku langsung dan tenaga kerja dan
proporsi biaya overhead manufaktur berdasarkan kapasitas operasi normal, tetapi tidak termasuk biaya
pinjaman.Nilai realisasi bersih adalah taksiran harga jual dalam kegiatan usaha normal, dikurangi
dengan estimasi biaya penyelesaian dan taksiran biaya yang diperlukan untuk melaksanakan
penjualan.Penyisihan untuk penurunan nilai, ditentukan berdasarkan penelaahan atas kondisi
persediaan pada akhir tahun untuk menyesuaikan nilai persediaan ke nilai realisasi bersih.
Tanaman produktif N/A Bearer plants
Page 14
Properti investasi N/A Investment property
Aset tetap Tanah, tidak disusutkan, disajikan pada angka yang direvaluasi, menjadi nilai wajar pada saat Fixed assets
revaluasi, berdasarkan penilaian yang dilakukan oleh penilai independen eksternal yang telah terdaftar
di OJK. Penilaian atas aset tersebut dilakukan setahun sekali untuk memastikan bahwa nilai wajar aset
yang direvaluasi tidak berbeda secara material dengan jumlah tercatatnya pada tanggal pelaporan.
Kenaikan yang berasal dari revaluasi tanah langsung dikreditkan ke akun ?Surplus revaluasi tanah?
pada penghasilan komprehensif lain, kecuali sebelumnya penurunan revaluasi atas aset yang sama
pernah diakui dalam laba atau rugi, dalam hal ini kenaikan revaluasi sehingga sebesar penurunan nilai
aset akibat revaluasi tersebut, dikreditkan dalam laporan laba rugi. Penurunan jumlah tercatat yang
berasal dari revaluasi tanah dibebankan dalam laporan laba rugi selama melebihi saldo, jika ada,
dibentuk di cadangan revaluasi tanah terkait dengan revaluasi sebelumnya dari tanah
tersebut.Selanjutnya, akumulasi penyusutan pada tanggal revaluasian dieliminasi terhadap jumlah
tercatat bruto dari aset dan jumlah tercatat neto setelah eliminasi disajikan kembali sebesar jumlah
revaluasian dari aset tersebut. Pada saat penghentian aset, surplus revaluasi untuk aset tetap yang
dijual dipindahkan ke saldo laba.Aset tetap lainnya dinyatakan sebesar biaya perolehan dikurangi
akumulasi penyusutan dan rugi penurunan nilai. Biaya perolehan termasuk biaya penggantian bagian
aset tetap saat biaya tersebut terjadi, jika memenuhi kriteria pengakuan. Selanjutnya, pada saat
inspeksi yang signifikan dilakukan, biaya inspeksi itu diakui ke dalam jumlah tercatat aset tetap sebagai
suatu penggantian jika memenuhi kriteria pengakuan. Semua biaya perbaikan dan pemeliharaan yang
tidak memenuhi kriteria pengakuan diakui dalam laporan laba rugi pada saat terjadinya.Penyusutan
dihitung dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan taksiran masa manfaat ekonomis aset
tetap, sebagai berikut:Bangunan 20 tahun;Mesin 8 -19 tahun;Peralatan 4 - 12;Kendaraan 4 - 8;Biaya
pengurusan legal hak atas tanah ketika tanah diperoleh pertama kali diakui sebagai bagian dari biaya
perolehan aset tanah. Biaya pengurusan perpanjangan atau pembaharuan legal hak atas tanah diakui
sebagai aset tak berwujud dan diamortisasi sepanjang umur hukum hak atau umur ekonomis tanah,
mana yang lebih pendek.Setelah penerapan PSAK 73, Grup menganalisa fakta dan keadaan untuk
masing masing jenis hak atas tanah dalam menentukan akuntansi untuk masing-masing hak atas
tanah tersebut sehingga dapat merepresentasikan dengan tepat suatu kejadian atau transaksi
ekonomik yang mendasarinya. Jika hak atas tanah tersebut tidak mengalihkan pengendalian atas aset
pendasar kepada Grup, melainkan mengalihkan hak untuk menggunakan aset pendasar, Grup
menerapkan perlakuan akuntansi atas transaksi tersebut sebagai sewa berdasarkan PSAK 73,
?Sewa?. Jika hak atas tanah secara substansi menyerupai pembelian tanah, maka Grup menerapkan
PSAK 16 ?Aset tetap?.Jumlah tercatat aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau
saat tidak ada manfaat ekonomis masa depan yang diharapkan dari penggunaannya. Laba atau rugi
yang timbul dari penghentian pengakuan aset diakui dalam laporan laba rugi pada tahun aset tersebut
dihentikan pengakuannya.Nilai residu, estimasi masa manfaat dan metode penyusutan direview dan
disesuaikan, setiap akhir tahun, bila diperlukan.Aset dalam pembangunan dicatat sebesar harga
perolehan, dikurangi kerugian penurunan nilai yang diakui. Biaya perolehan termasuk biaya profesional
dan untuk aset kualifikasian, biaya pinjaman yang dikapitalisasi sesuai dengan kebijakan akuntansi
Grup. Penyusutan aset dimulai saat aset tersebut siap untuk digunakan sesuai dengan tujuannya, yaitu
pada saat aset tersebut berada pada lokasi dan kondisi yang diinginkan agar aset siap digunakan
sesuai dengan keinginan dan maksud manajemen.
Page 15
Tanah belum dikembangkan N/A Undeveloped land
Aset biologis N/A Biological assets
Perkebunan plasma N/A Plasma plantations
Penurunan nilai aset nonkeuangan Penurunan nilai muncul saat nilai tercatat aset atau Unit Penghasil Kas (UPK) melebihi nilai Impairment of non-financial assets
terpulihkannya, yang lebih besar antara nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual dan nilai pakainya.
Nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual didasarkan pada ketersediaan data dari perjanjian penjualan
yang mengikat yang dibuat dalam transaksi normal atas aset serupa atau harga pasar yang dapat
diamati dikurangi dengan biaya tambahan yang dapat diatribusikan dengan pelepasan aset.
Perhitungan nilai pakai didasarkan pada model arus kas yang didiskontokan. Data arus kas diambil
dari anggaran untuk lima tahun yang akan datang dan tidak termasuk aktivitas restrukturisasi yang
belum dilakukan oleh Grup atau investasi signifikan dimasa datang yang akan memutakhirkan kinerja
aset dari UPK yang diuji. Nilai terpulihkan paling dipengaruhi oleh tingkat diskonto yang digunakan
dalam model arus kas yang didiskontokan, sebagaimana juga jumlah arus kas masuk di masa datang
yang diharapkan dan tingkat pertumbuhan yang digunakan untuk tujuan ekstrapolasi.Manajemen
berkeyakinan bahwa tidak adanya penurunan nilai aset nonkeuangan pada tanggal 31 Desember 2022
dan 2021.
Beban tangguhan N/A Deferred charges
Pengakuan pendapatan dan beban Pendapatan diukur berdasarkan imbalan yang Grup perkirakan menjadi haknya dalam kontrak dengan Revenue and expense recognition
pelanggan dan tidak termasuk jumlah yang ditagih atas nama pihak ketiga. Grup mengakui
pendapatan ketika mengalihkan pengendalian barang atau jasa kepada pelanggan Saldo kontrak
Kontrak aset Kontrak aset pada awalnya diakui sebagai pendapatan yang diperoleh dari jasa yang
diberikan karena penerimaan imbalan bergantung pada keberhasilan penyelesaian jasa tersebut.
Setelah penyelesaian jasa dan penerimaan oleh pelanggan, jumlah yang diakui sebagai kontrak aset
direklasifikasi ke piutang usaha.Kontrak liabilitas Kontrak liabilitas diakui jika pembayaran diterima atau
pembayaran jatuh tempo (mana yang lebih awal) dari pelanggan sebelum Grup mengalihkan barang
Page 16
atau jasa terkait. Kontrak liabilitas (juga disebut sebagai "Uang muka pelanggan" dalam laporan posisi
keuangan konsolidasian) diakui sebagai pendapatan ketika Grup memenuhi kontrak tersebut (yaitu,
mengalihkan kendali atas barang dan jasa terkait kepada pelanggan).Penjualan barang Pendapatan
dari penjualan yang timbul dari pengiriman fisik produk-produk Grup diakui bila risiko dan manfaat yang
signifikan telah berpindah kepada pembeli, yang pada umumnya terjadi pada saat yang bersamaan
dengan pengiriman dan penerimaan barang.Pendapatan jasa Pendapatan diakui pada saat jasa
diberikan. Pendapatan dan beban bunga Untuk semua instrumen keuangan yang diukur pada biaya
perolehan diamortisasi,pendapatan atau beban bunga dicatat dengan menggunakan metode suku
bunga efektif (SBE), yaitu suku bunga yang secara tepat mendiskontokan estimasi pembayaran atau
penerimaan kas di masa datang selama perkiraan umur dari instrumen keuangan, atau jika lebih tepat,
digunakan periode yang lebih singkat, sebesar nilai tercatat bersih dari aset keuangan atau liabilitas
keuangan. Beban Beban diakui pada saat terjadinya (dasar akrual).
Penjabaran mata uang asing N/A Foreign currency translation
Transaksi dengan pihak berelasi Pihak-pihak berelasi adalah orang atau entitas yang terkait dengan Grup: a. Orang atau anggota Transactions with related parties
keluarga dekatnya yang mempunyai relasi dengan Grup jika orang tersebut: (i) memiliki pengendalian
atau pengendalian bersama atas Grup; (ii) memiliki pengaruh signifikan atas Grup; atau; (iii) personil
manajemen kunci Grup atau entitas induk Grup. b. Suatu entitas berelasi dengan Grup jika memenuhi
salah satu hal berikut: (i) entitas dan Grup adalah anggota dari kelompok usaha yang sama (artinya
entitas induk, entitas anak, dan entitas anak berikutnya saling berelasi dengan entitas lainnya). (ii) satu
entitas adalah entitas asosiasi atau ventura bersama dari entitas lain (atau entitas asosiasi atau
ventura bersama yang merupakan anggota suatu kelompok usaha, yang mana entitas lain tersebut
adalah anggotanya). (iii) kedua entitas tersebut adalah ventura bersama dari pihak ketiga yang sama.
(iv) satu entitas adalah ventura bersama dari entitas ketiga dan entitas yang lain adalah entitas
asosiasi dari entitas ketiga. (v) entitas tersebut adalah suatu program imbalan pasca kerja untuk
imbalan kerja dari salah satu entitas pelapor atau entitas yang terkait dengan Grup. (vi) entitas yang
dikendalikan atau dikendalikan bersama oleh orang yang diidentifikasi dalam huruf a. (vii) orang yang
diidentifikasi dalam huruf a. i) memiliki pengaruh signifikan atas entitas atau merupakan personil
manajemen kunci entitas (atau entitas induk dari entitas). (viii) entitas, atau anggota dari kelompok
yang mana entitas merupakan bagian dari kelompok tersebut, menyediakan jasa personil manajemen
kunci kepada Grup atau kepada entitas induk dari Grup. Transaksi signifikan yang dilakukan dengan
pihak- pihak berelasi, baik dilakukan dengan kondisi dan persyaratan yang sama dengan pihak ketiga
maupun tidak, diungkapkan pada laporan keuangan konsolidasian.
Pajak penghasilan Beban pajak terdiri dari pajak kini dan tangguhan. Beban pajak diakui dalam laporan laba rugi kecuali Income taxes
untuk transaksi yang berhubungan dengan transaksi diakui di luar laba atau rugi, baik dalam
penghasilan komprehensif lain atau langsung pada ekuitas.Pajak Kini.Beban pajak kini dihitung dengan
menggunakan tarif pajak yang berlaku pada tanggal pelaporan keuangan, dan ditetapkan berdasarkan
taksiran laba kena pajak tahun berjalan. Manajemen secara periodik mengevaluasi posisi yang
dilaporkan di Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) sehubungan dengan situasi dimana aturan pajak
yang berlaku membutuhkan interpretasi. Jika perlu, manajemen menentukan provisi berdasarkan
jumlah yang diharapkan akan dibayar kepada otoritas pajak. Kekurangan atau kelebihan pembayaran
pajak penghasilan badan dicatat sebagai bagian dari beban pajak kini dalam laporan laba rugi dan
Page 17
penghasilan komprehensif lain konsolidasian. Grup menyajikan bunga/denda, jika ada, sebagai bagian
dari ?Biaya Umum dan Administrasi?. Koreksi terhadap liabilitas perpajakan diakui pada saat surat
ketetapan pajak diterima. Jika Grup mengajukan keberatan, Grup mempertimbangkan apakah besar
kemungkinan otoritas pajak akan menerima keberatan tersebut dan merefleksikan dampaknya
terhadap liabilitas perpajakan Grup. Pajak Tangguhan.Pajak tangguhan diukur dengan metode liabilitas
atas beda waktu pada tanggal pelaporan antara dasar pengenaan pajak untuk aset dan liabilitas
dengan nilai tercatatnya untuk tujuan pelaporan keuangan. Liabilitas pajak tangguhan diakui untuk
semua perbedaan temporer kena pajak dengan beberapa pengecualian. Aset pajak tangguhan diakui
untuk perbedaan temporer yang boleh dikurangkan dan rugi fiskal apabila terdapat kemungkinan besar
bahwa jumlah laba kena pajak pada masa mendatang akan memadai untuk mengkompensasi
perbedaan temporer dan rugi fiskal.Jumlah tercatat aset pajak tangguhan dikaji ulang pada akhir
periode pelaporan, dan mengurangi jumlah tercatat jika kemungkinan besar laba kena pajak tidak lagi
tersedia dalam jumlah yang memadai untuk mengkompensasi sebagian atau seluruh aset pajak
tangguhan. Aset pajak tangguhan yang belum diakui dinilai kembali pada setiap akhir periode
pelaporan dan diakui sepanjang kemungkinan besar laba kena pajak mendatang akan memungkinkan
aset pajak tangguhan tersedia untuk dipulihkan. Aset dan liabilitas pajak tangguhan dihitung
berdasarkan tarif yang akan dikenakan pada periode saat aset direalisasikan atau liabilitas tersebut
diselesaikan, berdasarkan undang undang pajak yang berlaku atau berlaku secara substantif pada
akhir periode laporan keuangan. Pengaruh pajak terkait dengan penyisihan dan/atau pemulihan semua
perbedaan temporer selama tahun berjalan, termasuk pengaruh perubahan tarif pajak, dikreditkan atau
dibebankan pada periode operasi berjalan, untuk transaksi-transaksi yang sebelumnya telah
dibebankan atau dikreditkan ke penghasilan komprehensif lain atau langsung ke ekuitas.Aset dan
liabilitas pajak tangguhan disajikan secara saling hapus saat hak yang dapat dipaksakan secara
hukum ada untuk saling hapus aset pajak kini dan liabilitas pajak kini, atau aset pajak tangguhan dan
liabilitas pajak tangguhan berkaitan dengan entitas kena pajak yang sama, atau Grup bermaksud untuk
menyelesaikan aset dan liabilitas pajak kini dengan dasar neto.
Pinjaman N/A Borrowings
Provisi Provisi diakui jika Grup memiliki liabilitas kini (baik bersifat hukum maupun bersifat konstruktif), sebagai Provisions
akibat peristiwa masa lalu, besar kemungkinan penyelesaian liabilitas tersebut mengakibatkan arus
keluar sumber daya yang mengandung manfaat ekonomi dan estimasi yang andal mengenai jumlah
liabilitas tersebut dapat dibuat. Ketika Group mengharapkan sebagian atau seluruh provisi diganti,
maka penggantian tersebut diakui sebagai aset yang terpisah tetapi hanya pada saat timbul keyakinan
pengantian pasti diterima. Beban yang terkait dengan provisi disajikan secara neto setelah dikurangi
jumlah yang diakui sebagai penggantiannya.Provisi ditelaah pada setiap tanggal pelaporan dan
disesuaikan untuk mencerminkan estimasi terbaik yang paling kini. Jika kemungkinan besar tidak
terjadi arus keluar sumber daya yang mengandung manfaat ekonomi untuk menyelesaikan liabilitas
tersebut, maka provisi dibatalkan.
Imbalan kerja karyawan Imbalan kerja jangka pendek adalah imbalan kerja yang jatuh tempo dalam jangka waktu dua belas Employee benefits
bulan setelah akhir periode pelaporan dan diakui pada saat pekerja telah memberikan jasa kerjanya.
Kewajiban diakui ketika karyawan memberikan jasa kepada perusahaan dimana semua perubahan
pada nilai bawaan dari kewajiban diakui pada laba rugi.Grup mengakui kewajiban imbalan kerja yang
Page 18
tidak didanai sesuai dengan Undang-undang Ketenagakerjaan No. 13, 2003 tanggal 25 Maret 2003
(?UU Ketenagakerjaan?) pada tahun 2020 dan Peraturan Pemerintah No. 35 Tahun 2021 (PP
35/2021) yang menerapkan pengaturan pasal 81 dan Pasal 185 (b) Undang-undang No.11/2020
tentang Cipta Kerja pada tahun 2021. Beban pensiun berdasarkan program dana pensiun manfaat
pasti Grup ditentukan melalui perhitungan aktuaria secara periodik dengan menggunakan metode
projected- unit-credit dan menerapkan asumsi atas tingkat diskonto, hasil atas aset program dan
tingkat kenaikan manfaat pasti pensiun tahunan.Pengukuran kembali, terdiri atas keuntungan dan
kerugian aktuarial, diakui langsung melalui penghasilan komprehensif lainnya dengan tujuan agar aset
atau liabilitas program neto diakui dalam laporan posisi keuangan konsolidasian untuk mencerminkan
nilai penuh dari defisit dan surplus dana pensiun. Pengukuran kembali diakui dalam penghasilan
komprehensif lain tercermin segera dalam saldo laba tidak direklasifikasi ke laba atau rugi pada
periode berikutnya. Seluruh biaya jasa lalu diakui pada saat yang lebih dulu antara Ketika amendemen/
kurtailmen terjadi atau ketika biaya restrukturisasi atau pemutusan hubungan kerja diakui. Bunga neto
dihitung dengan menggunakan tingkat diskonto terhadap liabilitas atau aset imbalan pasti neto. Biaya
imbalan pasti dikategorikan sebagai berikut: ? Biaya jasa (termasuk biaya jasa kini, biaya jasa lalu
serta keuntungan dan kerugian kurtailmen dan penyelesaian) ? Beban atau pendapatan bunga neto ?
Pengukuran kembali Grup menyajikan dua komponen pertama dari biaya imbalan pasti di laba rugi,
Keuntungan dan kerugian kurtailmen dicatat sebagai biaya jasa lalu. Grup memberikan imbalan kerja
jangka panjang lainnya - [penghargaan kerja dan cuti besar], kepada para karyawan kuncinya. Biaya
untuk menyediakan imbalan ini ditetapkan dengan menggunakan metode Projected Unit-Credit.
Metode ini merefleksikan jasa yang diserahkan oleh karyawan hingga tanggal penilaian dan
memperhitungkan asumsi terkait proyeksi gaji karyawan. Imbalan kerja jangka panjang lainnya
termasuk biaya jasa kini, biaya bunga, biaya jasa lalu dan pengakuan keuntungan dan kerugian
aktuarial. Keuntungan dan kerugian aktuarial dan biaya jasa lalu diakui dalam laba rugi tahun berjalan.
Laba per saham Laba per saham dasar dihitung dengan membagi total laba (rugi) tahun berjalan yang dapat Earnings per share
diatribusikan kepada pemilik Entitas Induk dengan jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang
beredar pada tahun yang bersangkutan
Pelaporan segmen Segmen operasi diidentifikasi berdasarkan laporan internal mengenai komponen dari Grup yang Segment reporting
secara regular direview oleh ?pengambil keputusan operasional? dalam rangka mengalokasikan
sumber daya dan menilai kinerja segmen operasi. Segmen operasi adalah suatu komponen dari entitas
a. yang terlibat dalam aktivitas bisnis untuk memperoleh pendapatan dan menimbulkan beban
(termasuk pendapatan dan beban terkait dengan transaksi dengan komponen lain dari entitas yang
sama); b. yang hasil operasinya dikaji ulang secara regular oleh pengambil keputusan operasional
untuk membuat keputusan tentang sumber daya yang dialokasikan pada segmen tersebut dan
menilaikinerjanya; dan c. dimana tersedia informasi keuangan yang dapat dipisahkan. Informasi yang
digunakan oleh pengambil keputusan operasional dalam rangka alokasi sumber daya dan penillaian
kinerja mereka terfokus pada kategori dari setiap produk. Pendapatan, beban, hasil, aset dan liabilitas
segmen termasuk item-item yang dapat diatribusikan langsung kepada suatu segmen serta hal-hal
yang dapat dialokasikan dengan dasar yang sesuai terhadap segmen tersebut. Segmen ditentukan
sebelum saldo dan transaksi antar Grup dieliminasi sebagai bagian dari proses konsolidasi.
Penerapan standar akutansi baru Berikut adalah revisi, amandemen dan penyesuaian atas Standar Akuntansi Keuangan (?SAK?) serta The implementation of new statements of
interpretasi atas SAK berlaku efektif untuk tahun buku yang dimulai pada atau setelah 1 Januari 2022, accounting standards
yaitu - Amandemen PSAK 22 ?Kombinasi Bisnis?; - Amandemen PSAK 57 ?Provisi, Liabilitas
Page 19
Kontijensi, dan Aset Kontinjensi tentang Kontrak Memberatkan?; - Penyesuaian Tahunan PSAK 71
?Instrumen Keuangan?; - Penyesuaian Tahunan PSAK 73 ?Sewa? Standar akuntansi revisian yang
telah diterbitkan dan relevan bagi Grup, yang wajib diterapkan untuk tahun buku yang dimulai pada
atau setelah tanggal 1 Januari 2023 dan belum diterapkan secara dini oleh Grup adalah sebagai
berikut: Mulai efektif pada atau setelah 1 Januari 2022 - Amandemen PSAK 1 ?Penyajian Laporan
Keuangan?; - Amandemen PSAK 16 ?Aset Tetap?; - Amandemen PSAK 25 ?Kebijakan Akuntansi,
Perubahan Estimasi Akuntansi dan Kesalahan?; - Amandemen PSAK 46 ?Pajak Penghasilan?.Pada
tanggal pengesahan laporan keuangan, Grup sedang mempertimbangkan implikasi dari penerapan
standar tersebut, terhadap laporan keuangan Grup. Terkait adanya siaran pers DSAK IAI
?Pengatribusian Imbalan pada Periode Jasa? pada bulan April 2022, Grup mengubah kebijakan terkait
atribusi imbalan pensiun pada periode jasa sesuai ketentuan dalam PSAK 24 untuk pola fakta umum
dari program pensiun berbasis UU Cipta Kerja No. 11/2020 dan PP 35/2021. Dampak perubahan
perhitungan tersebut adalah tidak material terhadap Grup, sehingga dibukukan seluruhnya pada
laporan keuangan konsolidasian pada tahun berjalan.
Kombinasi bisnis Kombinasi bisnis antara entitas sepengendali diperlakukan sesuai dengan PSAK 38. Berdasarkan Business combination
PSAK 38, transaksi kombinasi bisnis entitas sepengendali, berupa pengalihan bisnis yang dilakukan
dalam rangka reorganisasi entitas-entitas yang berada di dalam suatu Grup yang sama, bukan
merupakan perubahan kepemilikan dalam arti substansi ekonomi, sehingga transaksi tersebut tidak
menimbulkan laba atau rugi bagi Grup secara keseluruhan ataupun bagi entitas individu dalam Grup
tersebut. Karena transaksi kombinasi bisnis entitas sepengendali tidak menyebabkan perubahan
substansi ekonomi kepemilikan atas bisnis yang dipertukarkan, maka transaksi tersebut diakui pada
jumlah tercatat berdasarkan metode penyatuan kepemilikan.Dalam menerapkan metode penyatuan
kepemilikan, unsur-unsur laporan keuangan dari entitas yang bergabung, untuk periode terjadinya
kombinasi bisnis entitas sepengendali dan untuk periode komparatif sajian, disajikan sedemikian rupa
seolah- olah penggabungan tersebut telah terjadi sejak awal periode entitas yang bergabung berada
dalam sepengendalian. Jumlah tercatat dari unsur-unsur laporan keuangan tersebut merupakan jumlah
tercatat dari entitas yang bergabung dalam kombinasi bisnis antitas sepengendali. Selisih antara
imbalan yang dialihkan dan jumlah tercatat dari setiap transaksi kombinasi bisnis entitas sepengendali
disajikan di ekuitas dalam pos tambahan modal disetor
Penentuan nilai wajar Nilai wajar instrumen keuangan yang diperdagangkan secara aktif di pasar keuangan yang Determination of fair value
terorganisasi, jika ada, ditentukan dengan mengacu pada kuotasi harga penawaran atau permintaan
(bid or ask prices) pada penutupan perdagangan pada akhir periode pelaporan.Untuk instrumen
keuangan yang tidak memiliki pasar aktif, nilai wajar ditentukan dengan menggunakan teknik penilaian.
Teknik penilaian mencakup penggunaan transaksi pasar terkini yang dilakukan secara wajar oleh
pihak-pihak yang berkeinginan dan memahami (recent arm?s length market transactions); penggunaan
nilai wajar terkini instrumen lain yang secara substansial sama; analisa arus kas yang didiskonto; atau
model penilaian lain.Bila nilai wajar instrumen keuangan yang tidak diperdagangkan di pasar aktif tidak
dapat ditentukan secara handal, aset keuangan tersebut diakui dan diukur pada nilai tercatatnya.
Transaksi dan saldo dalam mata uang asing Transaksi dalam mata uang asing dicatat dalam mata uang fungsional berdasarkan nilai tukar yang Foreign currency transactions and balances
berlaku pada saat transaksi dilakukan. Pada tanggal laporan posisi keuangan konsolidasian, aset dan
liabilitas moneter dalam mata uang asing disesuaikan untuk mencerminkan kurs yang berlaku pada
tanggal tersebut dan laba atau rugi kurs yang timbul dikreditkan atau dibebankan pada usaha tahun
berjalan. Pada tanggal 31 Desember 2022 dan 2021, nilai tukar yang digunakan adalah sebagai
berikut, yang dihitung berdasarkan rata-rata kurs beli dan jual dari Bank Indonesia pada tanggal
tersebut:Euro/Euro (EUR) 16.713;Dolar Amerika Serikat/United States Dollar (USD) 15.731;Taiwan
Dolar/Taiwan Dollar (TWD) 507;Yen Jepang/Japanese Yen (JPY) 117
Page 20
Giro pada Bank Indonesia dan bank lain N/A Current accounts with Bank Indonesia and
other banks
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain N/A Placements with Bank Indonesia and other
banks
Efek-efek N/A Securities
Investasi jangka pendek N/A Short-term investment
Aset hak guna Grup menilai apakah sebuah kontrak mengandung sewa, pada tanggal insepsi kontrak. Grup mengakui Right of use assets
aset hak-guna dan liabilitas sewa terkait sehubungan dengan seluruh kesepakatan sewa di mana Grup
merupakan penyewa, kecuali untuk sewa jangka- pendek (yang didefinisikan sebagai sewa yang
memiliki masa sewa 12 bulan atau kurang) dan sewa yang aset pendasarnya bernilai-rendah. Untuk
sewa- sewa tersebut, Grup mengakui pembayaran sewa sebagai beban operasi secara garis lurus
selama masa sewa kecuali dasar sistematis lainnya lebih merepresentasikan pola konsumsi manfaat
penyewa dari aset sewa. Liabilitas sewa awalnya diukur pada nilai kini pembayaran sewa masa depan
yang belum dibayarkan pada tanggal permulaan, yang didiskontokan menggunakan suku bunga
implisit dalam sewa. Jika suku bunga ini tidak dapat ditentukan, Grup menggunakan suku bunga
pinjaman inkremental khusus untuk penyewa. Pembayaran sewa yang diperhitungkan dalam
pengukuran liabilitas sewa terdiri atas: ? pembayaran tetap (termasuk pembayaran tetap
secara-substansi), dikurangai insentif sewa; ? pembayaran sewa variabel yang bergantung pada
indeks atau suku bunga yang pada awalnya diukur dengan menggunakan indeks atau suku bunga
pada tanggal permulaan; ? jumlah yang diperkirakan akan dibayarkan oleh penyewa dalam jaminan
nilai residual; ? harga eksekusi opsi beli jika penyewa cukup pasti untuk mengeksekusi opsi tersebut;
dan ? pembayaran penalti karena penghentian sewa, jika masa sewa merefleksikan penyewa
mengeksekusi opsi untuk menghentikan sewa. Liabilitas sewa disajikan sebagai pos terpisah dalam
laporan posisi keuangan konsolidasian. Liabilitas sewa selanjutnya diukur dengan meningkatkan
jumlah tercatat untuk mereflesikan bunga atas liabilitas sewa (menggunakan metode suku bunga
efektif) dan dengan mengurangi jumlah tercatat untuk merefleksikan sewa yang telah dibayar. Setiap
pembayaran sewa dialokasikan antara liabilitas dan biaya keuangan. Biaya keuangan dibebankan
pada laba rugi selama periode sewa sehingga menghasilkan tingkat suku bunga periodik yang konstan
Page 21
atas saldo liabilitas untuk setiap periode. Grup mengukur kembali liabilitas sewa (dan melakukan
penyesuaian terkait terhadap aset hak- guna) jika: ? terdapat perubahan dalam masa sewa atau
perubahan dalam penilaian atas eksekusi opsi pembelian, di mana liabilitas sewa diukur dengan
mendiskontokan pembayaran sewa revision menggunakan tingkat diskonto revisian; ? terdapat
perubahan sewa masa depansebagai akibat dari perubahan indeks atau perubahan perkiraan
pembayaran berdasarkan nilai residual jaminan di mana liabilitas sewa diukur Kembali dengan
mendiskontokan pembayaran sewa revisian menggunakan tingkat diskonto awal (kecuali jika
pembayaran sewa berubah karena perubahan suku bunga mengambang, di mana tingkat diskonto
revisian digunakan); atau ? kontrak sewa dimodifikasi dan modifikasi sewa tidak dicatat sebagai sewa
terpisah, di mana liabilitas sewa diukur dengan mendiskontokan pembayaran sewa revisian
menggunakan tingkat diskonto revisian. Aset hak-guna terdiri dari pengukuran awal atas liabilitas
sewa, pembayaran sewa yang dilakukan pada saat atau sebelum permulaan sewa dan biaya langsung
awal. Aset hak-guna selanjutnya diukur sebesar biaya dikurangi akumulasi penyusutan dan kerugian
penurunan nilai.Jika Grup dibebankan kewajiban atas biaya membongkar dan memindahkan aset
sewa, merestorasi tempat di mana aset berada atau merestorasi aset pendasar ke kondisi yang
disyaratkan oleh syarat dan ketentuan sewa, provisi diakui dan diukur sesuai PSAK 57. Biaya tersebut
diperhitungkan dalam aset hak guna terkait, kecuali jika biaya tersebut terjadi untuk memproduksi
persediaan. Aset hak guna disusutkan secara garis lurus selama jangka waktu sewa yang lebih
pendek dan estimasi masa manfaat aset, sebagai berikut:Bangunan 3 - 10 tahun. Aset hak-guna
disusutkan selama periode yang lebih singkat antara masa sewa dan masa manfaat aset pendasar.
Jika sewa mengalihkan kepemilikan aset pendasar atau jika biaya perolehan aset hak-guna
merefleksikan Grup akan mengeksekusi opsi beli, aset hak-guna disusutkan selama masa manfaat
aset pendasar. Penyusutan dmulai pada tanggal permulaan sewa. Aset hak-guna disajikan sebagai
pos terpisah di laporan posisi keuangan konsolidasian. Grup menerapkan PSAK 48 untuk menentukan
apakah aset hak-guna mengalami penurunan nilai dan mencatat kerugian penurunan nilai yang
teridentifikasi sebagaimana dijelaskan dalam kebijakan aset penurunan nilai. Sewa variabel yang tidak
bergantung pada indeks atau suku bunga tidak diperhitungkan dalam pengukuran liabilitas sewa dan
aset hak-guna. Pembayaran terkait diakui sebagai beban dalam periode di mana peristiwa atau kondisi
yang memicu pembayaran tersebut terjadi dan dicatat dalam pos "Beban umum dan administrasi"
dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian. Sebagai cara praktis, PSAK
73 mengizinkan penyewa untuk memisahkan komponen nonsewa, dan mencatat masing-masing
komponen sewa dan komponen nonsewa sebagai kesepakatan sewa tunggal. Grup menggunakan
cara praktis ini untuk pemilihan berdasarkan kelas aset pendasar untuk tidak memisahkan komponen
non-sewa dari komponen sewa.
Properti investasi N/A Investment properties
Goodwill N/A Goodwill
Page 22
Investasi pada entitas asosiasi Entitas asosiasi adalah suatu entitas yang mana Grup mempunyai pengaruh yang signifikan. Pengaruh Investment in associates
signifikan adalah kekuasaan untuk berpartisipasi dalam keputusan kebijakan keuangan dan
operasional investee tetapi tidak mengendalikan atau mengendalikan bersama atas kebijakan
tersebut.Investasi Grup pada entitas asosiasi pada awalnya diakui pada biaya dan selanjutnya dicatat
dengan mengunakan metode ekuitas. Entitas asosiasi adalah entitas dimana Grup mempunyai
pengaruh signifikan. Dalam metode ekuitas, biaya investasi ditambah atau dikurangi dengan bagian
Grup atas laba atau rugi bersih, dan dikurangi dividen yang diterima dari investee sejak tanggal
perolehan.Goodwill yang terkait dengan entitas asosiasi termasuk dalam jumlah tercatat investasi dan
tidak diamortisasi atau tidak dilakukan pengujian penurunan nilai secara terpisah.Laporan laba rugi dan
penghasilan komprehensif lain konsolidasian mencerminkan bagian atas hasil operasi dari entitas
asosiasi. Bila terdapat perubahan yang diakui langsung pada ekuitas dari entitas asosiasi, Grup
mengakui bagiannya atas perubahan tersebut dan mengungkapkan hal ini, jika berkaitan, dalam
laporan perubahan ekuitas konsolidasian. Laba atau rugi yang belum direalisasi sebagai hasil dari
transaksi antara Grup dengan entitas asosiasi dieliminasi sebesar kepentingan Grup pada entitas
asosiasi.Bagian laba entitas asosiasi ditampilkan pada laporan laba atau rugi, yang merupakan laba
yang dapat diatribusikan kepada pemegang saham entitas asosiasi dan merupakan laba setelah pajak
kepentingan nonpengendali di entitas anak dari entitas asosiasi.Laporan keuangan entitas asosiasi
disusun dengan mengunakan periode pelaporan yang sama dengan Grup. Bila diperlukan,
penyesuaian dilakukan untuk menjadikan kebijakan akuntansi sama dengan kebijakan Grup.Grup
menentukan apakah perlu untuk mengakui tambahan penurunan nilai atas investasi Grup pada entitas
asosiasi. Grup menentukan pada setiap tanggal pelaporan apakah terdapat bukti yang objektif yang
mengindikasikan bahwa investasi pada entitas asosiasi mengalami penurunan nilai. Dalam hal ini,
Grup menghitung jumlah penurunan nilai berdasarkan selisih antara jumlah terpulihkan atas investasi
pada entitas asosiasi dan nilai tercatatnya dan mengakuinya dalam laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain konsolidasian.Jika bagian Grup atas rugi entitas asosiasi sama dengan atau
melebihi kepentingannya pada entitas asosiasi, maka Grup menghentikan pengakuan bagiannya atas
rugi lebih lanjut. Kepentingan pada entitas asosiasi adalah jumlah tercatat investasi pada entitas
asosiasi dengan metode ekuitas ditambah dengan setiap kepentingan jangka panjang yang secara
substansi, membentuk bagian investasi neto investor pada entitas asosiasi. Ketika kehilangan
pengaruh yang signifikan terhadap entitas asosiasi, Grup mengukur dan mengakui setiap investasi
yang tersisa pada nilai wajar. Selisih antara nilai tercatat asosiasi setelah hilangnya pengaruh
signifikan dan nilai wajar dari investasi yang tersisa dan hasil dari penjualan diakui dalam laporan laba
rugi.
Aset takberwujud Aset takberwujud yang diperoleh secara terpisah pada awalnya diakui sebesar biaya perolehan. Intangible assets
Setelah pengakuan awal, aset takberwujud dicatat sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi
amortisasi dan akumulasi rugi penurunan nilai.Aset takberwujud yang dihasilkan secara internal, selain
biaya pengembangan yang dikapitalisasi, tidak dikapitalisasi dan pengeluaran tercermin dalam laporan
laba rugi pada tahun di mana pengeluaran tersebut terjadi.Umur manfaat aset takberwujud dinilai
terbatas atau tidak terbatas. Aset takberwujud dengan umur manfaat terbatas diamortisasi selama
masa manfaat ekonomis dan menguji penurunan nilai apabila terdapat indikasi aset takberwujud
mengalami penurunan nilai. Periode amortisasi dan metode amortisasi untuk aset takberwujud dengan
umur manfaat yang terbatas ditinjau setidaknya pada setiap akhir periode pelaporan. Perubahan pada
perkiraan umur manfaat atau perkiraan pola konsumsi manfaat ekonomi terjadi pada aset tersebut
dicatat dengan mengubah periode amortisasi atau metode, yang sesuai, dan diperlakukan sebagai
perubahan estimasi akuntansi. Beban amortisasi aset takberwujud dengan masa manfaat terbatas
diakui dalam laporan laba rugi dalam kategori biaya yang konsisten dengan fungsi dari aset
takberwujud.Laba atau rugi yang timbul dari penghentian pengakuan aset takberwujud ditentukan
Page 23
sebagai selisih antara hasil neto pelepasan dan jumlah tercatat aset dan diakui dalam laporan laba rugi
ketika aset tersebut dihentikan pengakuannya. Penyusutan aset tak berwujud berupa perangkat lunak
dihitung dengan menggunakan metode garis lurus selama umur manfaat ekonomis sebesar 4 - 8
tahun.
Beban dibayar dimuka Uang muka disajikan sebagai bagian dari aset lancar dalam laporan posisi keuangan konsolidasian Prepaid expenses
yang diharapkan akan direalisasi 12 bulan setelah periode pelaporanBiaya dibayar di muka
diamortisasi selama manfaat masing-masing biaya dengan menggunakan metode garis lurus
Piutang dan utang asuransi N/A Insurance receivables and payables
Piutang pembiayaan konsumen N/A Consumer financing receivables
Aset minyak dan gas bumi N/A Oil and gas properties
Aset eksplorasi dan evaluasi N/A Exploration and evaluation assets
Aset konsesi N/A Concession assets
Liabilitas atas kontrak N/A Contract liabilities
Page 24
Simpanan nasabah dan simpanan dari bank lain N/A Deposits from customers and deposits from
other banks
Obligasi subordinasi N/A Subordinated bonds
Efek-efek yang dibeli dengan janji dibeli kembali N/A Securities purchased under resell agreements
Liabilitas pembongkaran aset restorasi area N/A Asset abandoment and site restoration
Saham treasuri N/A Treasury stock
Modal saham N/A Share capital
Pengaturan pembayaran berbasis saham N/A Share-based payment arrangement
Page 25
Biaya emisi efek ekuitas N/A Stock issuance cost
Instrumen keuangan a. Nilai wajar kas dan bank, piutang usaha, piutang lain-lain - pihak ketiga, deposito berjangka yang Financial instruments
dibatasi penggunaannya, utang bank jangka pendek, utang usaha, utang lain-lain dan beban akrual
mendekati nilai tercatatnya karena bersifat jangka pendek dan akan jatuh tempo dalam waktu 12
bulan. b. Nilai wajar piutang pihak berelasi dan utang pembelian aset dicatat sebesar biaya historis
karena nilai wajarnya tidak dapat diukur secara handal. Tidak praktis untuk mengestimasi nilai wajar
aset tersebut karena tidak ada jangka waktu penerimaan yang pasti walaupun tidak diharapkan untuk
diselesaikan dalam jangka waktu 12 bulan setelah tanggal laporan posisi keuangan konsolidasian.c.
Nilai wajar pinjaman yang dikenakan bunga dan pinjaman ditentukan dengan menggunakan metode
arus kas diskonto menggunakan tingkat diskonto yang mencerminkan suku bunga pinjaman emiten
pada akhir periode pelaporan. Risiko non kinerja yang dimiliki pada tanggal 31 Desember 2021 dinilai
tidak signifikan. d. Liabilitas sewa diukur pada nilai kini pembayaran kontraktual karena lessor selama
masa sewa, dengan tingkat diskonto ditentukan dengan mengacu pada tarif yang tersirat dalam sewa
kecuali hal ini tidak dapat segera ditentukan, dalam hal ini, tarif pinjaman tambahan Grup saat
dimulainya sewa digunakan.
Aset tidak lancar yang diklasifikasikan sebagai N/A Non-current assets classified as held for sale
dimiliki untuk dijual
Peristiwa setelah tanggal periode pelaporan N/A Events after reporting period
Penerapan standar akuntansi baru Berikut adalah revisi, amandemen dan penyesuaian atas Standar Akuntansi Keuangan (?SAK?) serta Adoption of new accounting standards
interpretasi atas SAK berlaku efektif untuk tahun buku yang dimulai pada atau setelah 1 Januari 2022,
yaitu - Amandemen PSAK 22 ?Kombinasi Bisnis?; - Amandemen PSAK 57 ?Provisi, Liabilitas
Kontijensi, dan Aset Kontinjensi tentang Kontrak Memberatkan?; - Penyesuaian Tahunan PSAK 71
?Instrumen Keuangan?; - Penyesuaian Tahunan PSAK 73 ?Sewa? Standar akuntansi revisian yang
telah diterbitkan dan relevan bagi Grup, yang wajib diterapkan untuk tahun buku yang dimulai pada
atau setelah tanggal 1 Januari 2023 dan belum diterapkan secara dini oleh Grup adalah sebagai
berikut: Mulai efektif pada atau setelah 1 Januari 2022 - Amandemen PSAK 1 ?Penyajian Laporan
Keuangan?; - Amandemen PSAK 16 ?Aset Tetap?; - Amandemen PSAK 25 ?Kebijakan Akuntansi,
Perubahan Estimasi Akuntansi dan Kesalahan?; - Amandemen PSAK 46 ?Pajak Penghasilan?.Pada
tanggal pengesahan laporan keuangan, Grup sedang mempertimbangkan implikasi dari penerapan
standar tersebut, terhadap laporan keuangan Grup. Terkait adanya siaran pers DSAK IAI
?Pengatribusian Imbalan pada Periode Jasa? pada bulan April 2022, Grup mengubah kebijakan terkait
atribusi imbalan pensiun pada periode jasa sesuai ketentuan dalam PSAK 24 untuk pola fakta umum
Page 26
dari program pensiun berbasis UU Cipta Kerja No. 11/2020 dan PP 35/2021. Dampak perubahan
perhitungan tersebut adalah tidak material terhadap Grup, sehingga dibukukan seluruhnya pada
laporan keuangan konsolidasian pada tahun berjalan.
Standar akuntansi yang telah disahkan namun N/A Accounting standards issued but not yet
belum berlaku efektif effective
Utang pembiayaan konsumen N/A Consumer financing liabilities
Page 27
[1611000] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement - General Industry - Current Year
30 September 2023
Aset tetap Property, plant, and equipment
Pengurangan aset Reklasifikasi aset
Aset tetap, awal periode Penambahan aset tetap Aset tetap, akhir periode
tetap tetap
Property, plant, and Reclassifications of
Addition in property, plant, Disposals in property, Property, plant, and
equipment, beginning property, plant, and
and equipment plant, and equipment equipment, end period
period equipment
Nilai perolehan, kotor Tanah, dimiliki Land, directly owned Carrying amount,
376,478,660,000 376,478,660,000
langsung gross
Bangunan dan Building and leasehold
fasilitasnya, dimiliki 99,556,920,511 110,926,450 99,667,846,961 improvement, directly
langsung owned
Mesin dan peralatan, Machinery and
dimiliki langsung 704,441,489,734 87,250,746,938 8,789,311,599 800,481,548,271 equipment, directly
owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
kantor, dimiliki 165,446,433,914 15,899,181,630 ( 779,051,255 ) 963,670,230 181,530,234,519 equipment, directly
langsung owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
28,449,350,606 7,558,972,068 ( 4,685,804,382 ) 55,099,525 31,377,617,817
dimiliki langsung owned
Dimiliki langsung 1,374,372,854,765 110,819,827,086 ( 5,464,855,637 ) 9,808,081,354 1,489,535,907,568 Directly owned
Aset hak guna 0 0 (0) 0 Right of use assets
Bangunan, dalam Building, assets under
0 2,461,896,755 2,461,896,755
penyelesaian construction
Mesin dan alat berat, Machinery and heavy
dalam penyelesaian 1,030,898,231 9,937,116,942 ( 8,789,311,599 ) 2,178,703,574 equipment, assets
under construction
Peralatan Teknikal, Technical Equipment,
dalam penyelesaian 5,432,986,768 1,808,781,050 ( 963,670,230 ) 6,278,097,588 assets under
construction
Lainnya, dalam Others, assets under
0 55,099,525 ( 55,099,525 )
penyelesaian construction
Aset dalam Assets under
6,463,884,999 14,262,894,272 (0) ( 9,808,081,354 ) 10,918,697,917
penyelesaian construction
Aset tetap Property, plant, and
1,380,836,739,764 125,082,721,358 ( 5,464,855,637 ) 0 1,500,454,605,485
equipment
Akumulasi depresiasi Tanah, dimiliki Land, directly owned Carrying amount,
Page 28
langsung 0 accumulated
Bangunan dan Building and leasehold depreciation
fasilitasnya, dimiliki 64,832,488,465 3,360,076,446 68,192,564,911 improvement, directly
langsung owned
Mesin dan peralatan, Machinery and
dimiliki langsung 549,558,105,626 83,953,287,095 633,511,392,721 equipment, directly
owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
kantor, dimiliki 138,973,426,499 16,648,925,069 ( 275,913,978 ) 155,346,437,590 equipment, directly
langsung owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
22,139,998,649 3,212,378,918 ( 4,685,804,382 ) 20,666,573,185
dimiliki langsung owned
Dimiliki langsung 775,504,019,239 107,174,667,528 ( 4,961,718,360 ) 877,716,968,407 Directly owned
Aset tetap Property, plant, and
775,504,019,239 107,174,667,528 ( 4,961,718,360 ) 877,716,968,407
equipment
Nilai perolehan Aset tetap Property, plant, and Carrying amount
605,332,720,525 622,737,637,078
equipment
Page 29
[1611000] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement - General Industry - Prior Year
31 December 2022
Aset tetap Property, plant, and equipment
Pengurangan aset
Aset tetap, awal periode Penambahan aset tetap Revaluasi aset tetap Aset tetap, akhir periode
tetap
Property, plant, and
Addition in property, Disposals in property, Revaluation of property, Property, plant, and
equipment, beginning
plant, and equipment plant, and equipment plant, and equipment equipment, end period
period
Nilai perolehan, kotor Tanah, dimiliki langsung 372,167,260,000 4,311,400,000 376,478,660,000 Land, directly owned Carrying amount,
Bangunan dan Building and leasehold gross
fasilitasnya, dimiliki 98,933,292,511 623,628,000 99,556,920,511 improvement, directly
langsung owned
Mesin dan peralatan, Machinery and equipment,
688,073,837,296 16,473,502,751 ( 105,850,313 ) 704,441,489,734
dimiliki langsung directly owned
Alat berat, dimiliki Heavy equipment, directly
0
langsung owned
Alat pengangkutan, Transportation equipment,
0
dimiliki langsung directly owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
158,055,649,477 7,390,784,437 165,446,433,914
kantor, dimiliki langsung equipment, directly owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
26,466,929,197 2,399,549,549 ( 417,128,140 ) 28,449,350,606
dimiliki langsung owned
Pesawat, dimiliki Aircraft, directly owned
0
langsung
Kapal, dimiliki langsung 0 Vessels, directly owned
Menara telekomunikasi, BTS Tower, directly
0
dimiliki langsung owned
Jaringan Fiber Optik, Fiber Optic Network,
0
dimiliki langsung directly owned
Infrastruktur Telecommunication
Telekomunikasi, dimiliki 0 Infrastructure, directly
langsung owned
Peralatan Teknikal, Technical Equipment,
0
dimiliki langsung directly owned
Lainnya, dimiliki Others, directly owned
0
langsung
Dimiliki langsung 1,343,696,968,481 26,887,464,737 ( 522,978,453 ) 4,311,400,000 1,374,372,854,765 Directly owned
Mesin, aset hak guna Machinery, right of use
Page 30
0 assets
Alat pengangkutan, aset Transportation equipment,
0
hak guna right of use assets
Alat berat, aset hak Heavy equipment, right of
0
guna use assets
Bangunan, aset hak Building, right of use
0
guna assets
Perabot dan peralatan Furniture and office
kantor, aset hak guna 0 equipment, rights of use
assets
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, rights of
0
aset hak guna use assets
Pesawat, aset hak guna 0 Aircraft, right of use assets
Kapal, aset hak guna Vessels, right of use
0
assets
Menara telekomunikasi, BTS Tower, right of use
0
aset hak guna assets
Jaringan Fiber Optik, Fiber Optic Network, right
0
aset hak guna of use assets
Infrastruktur Telecommunication
Telekomunikasi, aset 0 Infrastructure, right of use
hak guna assets
Peralatan Teknikal, aset Technical Equipment, right
0
hak guna of use assets
Lainnya, aset hak guna 0 Others, right of use assets
Aset hak guna 0 0 Right of use assets
Bangunan, dalam Building, assets under
0
penyelesaian construction
Mesin dan alat berat, Machinery and heavy
dalam penyelesaian 1,030,898,231 1,030,898,231 equipment, assets under
construction
Menara telekomunikasi, BTS Tower, assets under
0
dalam penyelesaian construction
Jaringan Fiber Optik, Fiber Optic Network,
0
dalam penyelesaian assets under construction
Infrastruktur Telecommunication
Telekomunikasi, dalam 0 Infrastructure, assets
penyelesaian under construction
Peralatan Teknikal, Technical Equipment,
3,697,680,268 1,735,306,500 5,432,986,768
dalam penyelesaian assets under construction
Lainnya, dalam Others, assets under
Page 31
penyelesaian 0 construction
Aset dalam Assets under
3,697,680,268 2,766,204,731 6,463,884,999
penyelesaian construction
Aset tetap Property, plant, and
1,347,394,648,749 29,653,669,468 ( 522,978,453 ) 4,311,400,000 1,380,836,739,764
equipment
Akumulasi depresiasi Tanah, dimiliki langsung 0 Land, directly owned Carrying amount,
Bangunan dan Building and leasehold accumulated
fasilitasnya, dimiliki 58,981,996,339 5,850,492,126 64,832,488,465 improvement, directly depreciation
langsung owned
Mesin dan peralatan, Machinery and equipment,
504,796,488,519 44,867,467,420 ( 105,850,313 ) 549,558,105,626
dimiliki langsung directly owned
Alat berat, dimiliki Heavy equipment, directly
0
langsung owned
Alat pengangkutan, Transportation equipment,
0
dimiliki langsung directly owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
132,523,569,566 6,449,856,933 138,973,426,499
kantor, dimiliki langsung equipment, directly owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
20,771,768,187 1,785,358,602 ( 417,128,140 ) 22,139,998,649
dimiliki langsung owned
Pesawat, dimiliki Aircraft, directly owned
0
langsung
Kapal, dimiliki langsung 0 Vessels, directly owned
Menara telekomunikasi, BTS Tower, directly
0
dimiliki langsung owned
Jaringan Fiber Optik, Fiber Optic Network,
0
dimiliki langsung directly owned
Infrastruktur Telecommunication
Telekomunikasi, dimiliki 0 Infrastructure, directly
langsung owned
Peralatan Teknikal, Technical Equipment,
0
dimiliki langsung directly owned
Lainnya, dimiliki Others, directly owned
0
langsung
Dimiliki langsung 717,073,822,611 58,953,175,081 ( 522,978,453 ) 775,504,019,239 Directly owned
Mesin, aset hak guna Machinery, right of use
0
assets
Alat pengangkutan, aset Transportation equipment,
0
hak guna right of use assets
Alat berat, aset hak Heavy equipment, right of
0
guna use assets
Bangunan, aset hak Building, right of use
Page 32
guna 0 assets
Perabot dan peralatan Furniture and office
kantor, aset hak guna 0 equipment, rights of use
assets
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, rights of
0
aset hak guna use assets
Pesawat, aset hak guna 0 Aircraft, right of use assets
Kapal, aset hak guna Vessels, right of use
0
assets
Menara telekomunikasi, BTS Tower, right of use
0
aset hak guna assets
Jaringan Fiber Optik, Fiber Optic Network, right
0
aset hak guna of use assets
Infrastruktur Telecommunication
Telekomunikasi, aset 0 Infrastructure, right of use
hak guna assets
Peralatan Teknikal, aset Technical Equipment, right
0
hak guna of use assets
Lainnya, aset hak guna 0 Others, right of use assets
Aset hak guna 0 0 Right of use assets
Bangunan, dalam Building, assets under
0
penyelesaian construction
Mesin dan alat berat, Machinery and heavy
dalam penyelesaian 0 equipment, assets under
construction
Menara telekomunikasi, BTS Tower, assets under
0
dalam penyelesaian construction
Jaringan Fiber Optik, Fiber Optic Network,
0
dalam penyelesaian assets under construction
Infrastruktur Telecommunication
Telekomunikasi, dalam 0 Infrastructure, assets
penyelesaian under construction
Peralatan Teknikal, Technical Equipment,
0
dalam penyelesaian assets under construction
Lainnya, dalam Others, assets under
0
penyelesaian construction
Aset dalam Assets under
0 0
penyelesaian construction
Aset tetap Property, plant, and
717,073,822,611 58,953,175,081 ( 522,978,453 ) 775,504,019,239
equipment
Nilai perolehan Aset tetap Property, plant, and Carrying amount
Page 33
630,320,826,138 605,332,720,525 equipment
Page 34
[1611100] Disclosure of Notes to the financial statements - Property, Plant and Equipment - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 September 2023
Pengungkapan catatan atas aset tetap Pada tanggal 31 Desember 2022 dan 2021, Grup telah mengasuransikan aset tetap, tidak termasuk Disclosure of notes for property, plant and
tanah, dengan PT Asuransi Buana Independent, PT Artha Graha General Insurance, PT Sahabat equipment
Insurance, PT Great Eastern General Insurance Indonesia dan PT Asuransi Bhinneka,, pihak ketiga,
terhadap risiko kerugian akibat kebakaran dan risiko lainnya berdasarkan suatu polis tertentu dengan
nilai pertanggungan sebesar masing masing Rp 188.647.128.500 (Rp 80.660.500.000, dan JYP
290.000.000 (setara dengan Rp 34.094.328.500)) pada tanggal 31 Desember 2022 dan Rp
961.871.577.748 (Rp 309.015.542.000, USD 43.235.530 (setara dengan Rp 616.927.993.748) dan
JYP 290.000.000 (setara dengan Rp 35.928.042.000)) pada tanggal 31 Desember 2021. Manajemen
berkeyakinan bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup untuk menutup kemungkinan kerugian yang
timbul dari risiko-risiko tersebut. Tanah Entitas Induk terletak di Jl. Kapuk Kamal No 23, Jakarta Utara,
seluas 18.868 m2 dan Jl. Industri Raya III, Tangerang, seluas 20.860 m2 dan 9.920 m2, dengan
jumlah luas keseluruhan sebesar 49.648 m2 dengan status Hak Guna Bangunan. Hak Guna Bangunan
tersebut akan berakhir pada antara tahun 2037 sampai dengan tahun 2047. Manajemen berkeyakinan
bahwa hak tersebut dapat diperpanjang pada saat berakhirnya hak tersebut. Tanah MPF terletak di Jl.
Industri Raya III Blok AB No. 5 Tangerang seluas 12.535 m2 dan Jl. Industri Raya III Blok AC No. 5A,
Tangerang, seluas 12.895 m2, dengan jumlah luas keseluruhan sebesar 25.430 m2 dengan status Hak
Guna Bangunan. Hak Guna Bangunan tersebut akan berakhir antara tahun 2027 sampai dengan tahun
2040. Manajemen berkeyakinan bahwa hak tersebut dapat diperpanjang pada saat berakhirnya hak
tersebut. Tanah dan bangunan sebesar Rp 210.700.000.000 dijadikan sebagai jaminan atas utang
bank jangka pendek yang diperoleh Entitas Induk dari PT Bank Permata Tbk (Catatan 13) terdiri dari:
a. Jl. Kapuk Kamal Raya No. 23 RT. 002/02 dengan jumlah luas 14.500 m2, dengan Sertifikat Hak
Guna Bangunan No. 304, 305, 306 dan Sertifikat Hak Guna Bangunan No. 567, 568, 569, 570, 571,
572 yang seluruhnya tercatat atas nama Entitas Induk dengan nilai penjaminan sebesar Rp
142.000.000.000.b. Jl. Industri Raya III, Tangerang, dengan total luas 20.860 m2, dengan Sertifikat
Hak Guna Bangunan No. 200, 201, 202, 203 yang seluruhnya tercatat atas nama Entitas Induk dengan
nilai penjaminan sebesar Rp 68.700.000.000. Tanah, bangunan dan mesin dijadikan sebagai jaminan
atas utang bank jangka pendek dan jangka panjang yang diperoleh MPF dari PT Bank Mandiri
(Persero) Tbk (Catatan 13 dan 17) terdiri dari: a. Tanah dan bangunan yang akan diikat secara Hak
Tanggungan sebesar Rp 91.800.000.000 pada tanggal 31 Desember 2021 dan 2020, dengan rincian
sebagai berikut: 1. Tanah dan bangunan pabrik, gudang dan kantor yang terletak Jl. Industri Raya 3
Blok AB No. 5 Tangerang seluas 12.535 m2, dengan bukti kepemilikan berupa: - SHGB No. 00289
atas nama MPF yang akan jatuh tempo pada tanggal 30 Desember 2040 dengan luas 9.530 m2. -
SHGB No. 00290 atas nama MPF yang akan jatuh tempo pada tanggal 30 Desember 2040 dengan
luas 525 m2. - SHGB No. 00291 atas nama MPF yang akan jatuh tempo pada tanggal 30 Desember
2040 dengan luas 1.465 m2. - SHGB No. 00292 atas nama MPF yang akan jatuh tempo pada tanggal
30 Desember 2040 dengan luas 15 m2. a. Tanah dan bangunan yang akan diikat secara Hak
Tanggungan sebesar Rp 90.268.774.000dan Rp 91.800.000.000 pada tanggal 31 Desember 2022 dan
2021, dengan rincian sebagai berikut: 1. Tanah dan bangunan pabrik, gudang dan kantor yang terletak
Jl. Industri Raya 3 Blok AB No. 5 Tangerang seluas 12.535 m2, dengan bukti kepemilikan berupa: -
SHGB No. 00293 atas nama MPF yang akanjatuh tempo pada tanggal 30 Desember 2040 dengan
Page 35
luas 765 m2. - SHGB No. 00294 atas nama MPF yang akan jatuh tempo pada tanggal 30 Desember 2040 dengan luas 235 m2 b. Jaminan fidusia atas mesin produksi (Mesin Miyazaki - Combined Drawing, Straightening, Cutting dan 2 roll Straightening Machine) masing-masing senilai Rp (0) dan Rp 37.700.000.000 pada tanggal 31 Desember 2022 dan 2021. Pada tanggal 31 Desember 2022 dan 2021, aset dalam pembangunan merupakan akumulasi biaya atas peralatan pabrik yang menunjang aset tak berwujud milik Entitas Induk masing-masing sebesar Rp 5.432.986.768 dan Rp 3.697.680.268 atau sebesar 50-80% dari nilai penyelesaian. Berdasarkan evaluasi manajemen, aset tetap pembangunan diperkirakan akan selesai pada awal tahun 2023 jika tidak terdapat hambatan penyelesaian proyek tersebut. Pada tanggal 31 Desember 2022 dan 2021, manajemen berkeyakinan bahwa tidak terdapat indikasi penurunan nilai aset tetap.
Page 36
[1612000] Notes to the financial statements - Right of Use Assets - General Industry - Current Year
30 September 2023
Aset hak guna Right of use assets
Aset hak guna, periode awal Penambahan aset hak guna Aset hak guna, periode akhir
Right of use assets, beginning Right of use assets, end
Addition in right of use assets
period period
Nilai perolehan, kotor Lainnya, aset hak guna 72,484,401,818 14,519,098,289 87,003,500,107 Others, right of use assets Carrying amount, gross
Aset hak guna 72,484,401,818 14,519,098,289 87,003,500,107 Right of use assets
Akumulasi depresiasi Lainnya, aset hak guna 36,875,681,645 13,994,737,599 50,870,419,244 Others, right of use assets Carrying amount, accumulated
Aset hak guna 36,875,681,645 13,994,737,599 50,870,419,244 Right of use assets depreciation
Nilai perolehan Aset hak guna 35,608,720,173 36,133,080,863 Right of use assets Carrying amount
Page 37
[1612000] Notes to the financial statements - Right of Use Assets - General Industry - Prior Year
31 December 2022
Aset hak guna Right of use assets
Aset hak guna, periode awal Penambahan aset hak guna Aset hak guna, periode akhir
Right of use assets, beginning Right of use assets, end
Addition in right of use assets
period period
Nilai perolehan, kotor Lainnya, aset hak guna 50,149,671,795 22,334,730,023 72,484,401,818 Others, right of use assets Carrying amount, gross
Aset hak guna 50,149,671,795 22,334,730,023 72,484,401,818 Right of use assets
Akumulasi depresiasi Lainnya, aset hak guna 4,800,072,664 32,075,608,981 36,875,681,645 Others, right of use assets Carrying amount, accumulated
Aset hak guna 4,800,072,664 32,075,608,981 36,875,681,645 Right of use assets depreciation
Nilai perolehan Aset hak guna 45,349,599,131 35,608,720,173 Right of use assets Carrying amount
Page 38
[1612100] Disclosure of Notes to the financial statements - Right of Use Assets - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 September 2023
Pengungkapan catatan atas aset hak guna Rata-rata tertimbang dari kenaikan suku bunga pinjaman yang diterapkan Perusahaan adalah 8%. Disclosure of notes for right of use assets
Total arus kas keluar untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 untuk semua kontrak
sewa adalah sebesar Rp 23.334.730.023, yang termasuk biaya sewa yang tidak termasuk dalam
liabilitas sewa. Penambahan non-kas Grup atas aset hak-guna dan liabilitas sewa adalah sebesar Rp
22.334.730.023 untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022.Total arus kas keluar
untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 untuk semua kontrak sewa adalah sebesar
Rp 10.763.356.280, yang termasuk biaya sewa yang tidak termasuk dalam liabilitas sewa.
Penambahan non-kas Grup atas aset hak-guna dan liabilitas sewa adalah sebesar Rp 48.814.005.795
untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021.
Page 39
[1616000] Notes to the financial statements - Revenue By Parties - General
Industry
Catatan untuk pendapatan berdasarkan Notes for revenue by parties
pihak
30 September 30 September
2023 2022
Penjualan dan Penjualan dan
Nama pihak
pendapatan usaha pendapatan usaha
Party name Sales and revenue Sales and revenue
Pihak berelasi 1 PT Garuda Metal Related party 1
70,150,003,943 10,564,190,367
Utama
Pihak berelasi 2 PT Garuda Metal Related party 2
22,891,950,601 0
Asia Pasifik
Pihak berelasi 3 PT Indoseiki Metal Related party 3
41,346,650
Utama
Pihak berelasi 93,041,954,544 10,605,537,017 Related parties
Pihak ketiga 1 PT Astra Honda Third party 1
382,316,900,904 306,390,195,714
Motor
Pihak ketiga 2 PT Zinus Global Third party 2
53,206,671,668 54,689,525,047
Indonesia
Pihak ketiga 3 PT Denso Third party 3
51,514,635,510 57,307,589,110
Indonesia
Pihak ketiga 4 PT Krama Yudha Third party 4
30,075,424,846 20,468,637,216
Tiga Berlian Motors
Pihak ketiga 5 PT Astra Daihatsu Third party 5
33,063,415,307 32,199,367,386
Motor
Pihak ketiga 6 Nedschroef Altena Third party 6
28,230,676,655 25,203,277,829
Gmbh. Jerman
Pihak ketiga 7 PT Honda Prospect Third party 7
21,015,306,563 14,196,986,327
Motor
Pihak ketiga 8 PT Hamaden Third party 8
Indonesia 21,792,237,736 21,227,916,940
Manufacturing
Pihak ketiga 9 PT Megatama Third party 9
19,944,114,854 13,415,161,910
Spring
Pihak ketiga 10 PT Mitsubishi Third party 10
Motors Krama 16,779,121,348 18,026,165,797
Yudha Indonesia
Pihak ketiga lainnya lainnya 380,702,625,424 459,091,708,448 Other third parties
Pihak ketiga 1,038,641,130,815 1,022,216,531,724 Third parties
Tipe pihak 1,131,683,085,359 1,032,822,068,741 Type of parties
Page 40
[1616100] Disclosure of Notes to the financial statements - Revenue - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 September 2023
Pengungkapan catatan atas pendapatan Penjualan kepada pelanggan tunggal yang melebihi 10% dari total penjualan, termasuk dalam segmen Disclosure of notes for revenue
suku cadang sepeda motor di Indonesia (Catatan 30) adalah untuk PT Astra Honda Motor sebesar Rp
443.764.602.452 (37,55%) dan Rp 402.702.466.604 (34,07%) masing-masing untuk tahun yang
berakhir pada 31 Desember 2022 dan 2021
Page 41
[1620100] Notes to the financial statements - Trade receivables, by currency - General Industry
Piutang usaha berdasarkan mata uang Trade receivables by currency
30 September 2023 31 December 2022
Penyisihan Penyisihan
Piutang usaha, kotor penurunan nilai Piutang usaha Piutang usaha, kotor penurunan nilai Piutang usaha
piutang usaha piutang usaha
Allowance for Allowance for
Trade receivables, gross impairment of trade Trade receivables Trade receivables, gross impairment of trade Trade receivables
receivables receivables
Pihak ketiga IDR 187,403,043,781 234,476,006,143 IDR Third party
EUR 9,381,258,111 0 EUR
USD 2,899,364,831 11,268,287,915 USD
Mata uang 199,683,666,723 ( 3,545,041,516 ) 196,138,625,207 245,744,294,058 ( 3,845,299,752 ) 241,898,994,306 Currency
Pihak berelasi IDR 17,817,635,140 16,899,827,213 IDR Related party
Mata uang 17,817,635,140 (0) 17,817,635,140 16,899,827,213 (0) 16,899,827,213 Currency
Page 42
[1620200] Notes to the financial statements - Trade receivables, by aging - General Industry
Piutang usaha berdasarkan umur Trade receivables by aging
30 September 2023 31 December 2022
Penyisihan Penyisihan
Piutang usaha, kotor penurunan nilai Piutang usaha Piutang usaha, kotor penurunan nilai Piutang usaha
piutang usaha piutang usaha
Allowance for Allowance for
Trade receivables, gross impairment of trade Trade receivables Trade receivables, gross impairment of trade Trade receivables
receivables receivables
Belum jatuh Umur Aging Not yet due
100,570,231,384 101,838,276,750
tempo
Telah jatuh tempo 1 - 30 hari 78,732,907,984 112,834,465,226 1 - 30 days Overdue
31 - 60 hari 31,837,661,820 39,704,147,419 31 - 60 days
61 - 90 hari 5,474,408,993 7,022,602,050 61 - 90 days
Lebih dari 90 hari More than 90
886,091,682 1,244,629,826
days
Umur 116,931,070,479 160,805,844,521 Aging
Jatuh tempo Umur 217,501,301,863 ( 3,545,041,516 ) 213,956,260,347 262,644,121,271 ( 3,845,299,752 ) 258,798,821,519 Aging Due status
Page 43
[1620400] Notes to the financial statements - Trade receivables, by domestic or international - General Industry
Piutang usaha berdasarkan domestik atau international Trade receivables by domestic or international
30 September 2023 31 December 2022
Penyisihan penurunan Penyisihan penurunan
Piutang usaha, kotor Piutang usaha Piutang usaha, kotor Piutang usaha
nilai piutang usaha nilai piutang usaha
Allowance for impairment of Allowance for impairment of
Trade receivables, gross Trade receivables Trade receivables, gross Trade receivables
trade receivables trade receivables
Domestik 205,220,678,921 251,375,833,356 Domestic
International 12,280,622,942 11,268,287,915 International
Total piutang usaha Total trade receivables by
berdasarkan domestik 217,501,301,863 ( 3,545,041,516 ) 213,956,260,347 262,644,121,271 ( 3,845,299,752 ) 258,798,821,519 domestic or international
atau international
Page 44
[1620500] Notes to the financial statements - Trade receivable, movement of
allowance for impairment of Trade receivables - General Industry
Pergerakan penurunan nilai piutang Movement of allowance for
usaha impairment of trade receivables
30 September 2023 31 December 2022
Penyisihan penurunan nilai Allowance for impairment of
piutang usaha, awal periode 3,845,299,752 1,762,332,924 trade receivables, beginning
period
Penambahan penyisihan Addition of allowance for
2,082,966,828
penurunan nilai piutang usaha impairment of trade receivables
Pengurangan mutasi penurunan Reduction of movement of
nilai piutang usaha ( 300,258,236 ) allowance for impairment of trade
receivables
Penyisihan penurunan nilai Allowance for impairment of
piutang usaha, akhir periode 3,545,041,516 3,845,299,752 trade receivables, ending
period
Page 45
[1621000] Disclosure of Notes to the financial statements - Trade Receivables - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 September 2023
Pengungkapan catatan atas piutang usaha Pada tanggal 31 Desember 2022 dan 2021, saldo piutang usaha Grup digunakan sebagai jaminan Disclosure of notes for trade receivables
atas fasilitas-fasilitas pinjaman bank yang diperoleh Grup (Catatan 13 dan 17) dengan rincian sebagai
berikut: PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 35.000.000.000; PT Bank PAN Indonesia Tbk 30.000.000.000.
Pada tanggal 31 Desember 2022, jaminan kepada PT Bank Mandiri (Persero) Tbk sebesar Rp
76.660.000.000 merupakan jaminan gabungan antara piutang usaha dan persediaan. Manajemen
berkeyakinan bahwa penyisihan atas ECL tersebut cukup untuk menutupi kerugian dari tidak
tertagihnya piutang usaha
Page 46
[1630000] Notes to the financial statements - Inventories - General Industry
Catatan atas persediaan Notes for inventories
30 September 2023 31 December 2022
Barang jadi 89,596,256,561 64,152,151,727 Finished goods
Barang dalam proses 91,371,007,717 94,715,280,967 Work in process
Bahan baku dan bahan Raw and indirect material
292,315,052,440 291,659,568,222
pembantu
Persediaan, kotor 473,282,316,718 450,527,000,916 Inventories, gross
Cadangan penurunan nilai Allowance for impairment
( 43,004,115,530 ) ( 42,788,574,075 )
persediaan of inventories
Persediaan 430,278,201,188 407,738,426,841 Inventories
Persediaan lancar 430,278,201,188 407,738,426,841 Current inventories
Mutasi cadangan penurunan nilai Movement of allowance for
persediaan impairment of inventories
30 September 2023 31 December 2022
Saldo awal Penyisihan Allowance for Impairment of
42,788,574,075 42,124,145,375
Penurunan Nilai Persediaan Inventories, beginning balance
Kenaikan/(penurunan) cadangan Increase/(decrease) for
penurunan nilai persediaan 215,541,455 664,428,700 allowance for impairment of
inventories
Saldo akhir Penyisihan Allowance for Impairment of
43,004,115,530 42,788,574,075
Penurunan Nilai Persediaan Inventories, ending balance
Page 47
[1632000] Disclosure of Notes to the financial statements - Inventories - General Industry
Page 48
[1640100] Notes to the financial statements - Trade Payable, by currency - General Industry
Utang usaha berdasarkan mata uang Trade payables by currency
30 September 2023 31 December 2022
Utang usaha Utang usaha
Trade payables Trade payables
Pihak ketiga IDR 38,853,991,693 53,135,849,087 IDR Third party
EUR 106,019,117 306,519,328 EUR
JPY 115,955,591 565,699,688 JPY
USD 55,649,367,139 50,273,118,463 USD
Mata uang lainnya 0 Other currency
Mata uang 94,725,333,540 104,281,186,566 Currency
Pihak berelasi IDR 1,384,167,989 10,853,284,261 IDR Related party
Mata uang 1,384,167,989 10,853,284,261 Currency
Page 49
[1640200] Notes to the financial statements - Trade Payable, by aging - General Industry
Utang usaha berdasarkan umur Trade payables by aging
30 September 2023 31 December 2022
Utang usaha Utang usaha
Trade payables Trade payables
Belum jatuh tempo Umur 53,810,617,370 8,128,488,340 Aging Not yet due
Telah jatuh tempo 1 - 30 hari 33,179,314,042 94,281,688,930 1 - 30 days Overdue
1 - 60 hari 0 1 - 60 days
1 - 90 hari 0 1 - 90 days
1 - 180 hari 0 1 - 180 days
31 - 60 hari 3,149,514,155 3,006,658,100 31 - 60 days
61 - 90 hari 34,729,488 143,138,834 61 - 90 days
Lebih dari 90 hari 5,935,326,474 9,574,496,623 More than 90 days
Umur 42,298,884,159 107,005,982,487 Aging
Jatuh tempo Umur 96,109,501,529 115,134,470,827 Aging Due status
Page 50
[1641000] Disclosure of Notes to the financial statements - Trade Payables - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 September 2023
Pengungkapan catatan atas utang usaha Utang usaha merupakan utang atas pembelian bahan baku, bahan pembantu dan lain-lain. Disclosure of notes for trade payables
Page 51
[1670000] Notes to the financial statements - Cost of Good Sold - General
Industry
Beban pokok penjualan Cost of good sold
30 September 2023 30 September 2022
Persediaan bahan baku awal 147,987,146,231 163,351,100,140 Beginning raw inventory
Pembelian bahan baku 548,503,323,528 523,489,075,587 Purchased raw inventory
Persediaan bahan baku akhir 153,958,498,889 ( 162,394,055,749 ) Ending raw inventory
Bahan baku yang digunakan 542,531,970,870 524,446,119,978 Raw inventory used
Beban jasa 31,550,300,612 63,873,958,030 Service Cost
Upah, tenaga kerja langsung 97,684,907,301 84,122,922,720 Wages and direct labor
Depresiasi 37,081,351,491 36,737,176,332 Depreciation
Sewa 3,986,982,086 879,703,000 Rent cost
Perbaikan dan pemeliharaan 5,539,398,144 5,153,498,688 Repairs and maintenance
Beban bahan bakar 9,178,340,170 1,775,149,792 Fuel expenses
Biaya pabrikasi lainya 172,377,392,516 152,238,298,744 Other manufacturing overhead
Jumlah biaya produksi 899,930,643,190 869,226,827,284 Total production cost
Barang setengah jadi awal 94,715,280,967 62,916,585,071 Beginning wip inventory
Barang setengah jadi akhir 91,371,007,717 ( 75,871,817,908 ) Ending wip inventory
Harga pokok produksi 903,274,916,440 856,271,594,447 Cost of goods manufactured
Barang jadi awal 64,152,151,728 71,167,103,978 Beginning finish goods inventory
Pembelian barang jadi 20,302,145,356 26,620,721,230 Purchased finish goods inventory
Barang jadi akhir 89,596,256,561 ( 67,636,767,427 ) Ending finish goods inventory
Beban pokok penjualan dan Cost of sales and revenue
898,132,956,963 886,422,652,228
pendapatan
Page 52
[1671000] Disclosure of Notes to the financial statements - Cost of Goods Sold - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 September 2023
Pengungkapan catatan atas beban pokok Untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 September 2023 dan 2022, tidak terdapat pembelian dari Disclosure of notes for cost of goods sold
penjualan pihak berelasi (Catatan 6e) dengan jumlah akumulasi di atas 10% dari jumlah pembelian.
Page 53
[1693000] Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans - General Industry
Page 54
[1693100] Disclosure of Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 September 2023
Pengungkapan catatan atas utang bank jangka Fasilitas Pinjaman Bank Entitas Induk berasal dari PT Bank Permata Tbk, berdasarkan perjanjian No. Disclosure of notes for short-term bank loans
pendek 160/SSP/MKT-HWK/VIII/03, tanggal 25 Agustus 2003, Entitas Induk memperoleh fasilitas kredit dari
Permata. Perjanjian ini telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir berdasarkan perjanjian No.
665/BP/LOO/CRC-JKT/WB/XI/2022 tanggal 1 November 2022 mengenai perpanjangan atas seluruh
fasilitas. Perjanjian ini akan jatuh tempo pada tanggal 15 September 2023. Entitas Induk juga memiliki
fasilitas pinjaman dari PT Bank PAN Indonesia Tbk dimana pada tanggal 13 April 2017, Entitas Induk
dan Panin menandatangani Surat Fasilitas Kredit No. 0514/CI/EXT/17. Perjanjian ini telah mengalami
perubahan dengan surat No. 0179/CIB/EXT/23 tanggal 16 Februari 2023 mengenai penambahan
fasilitas kredit modal kerja. Sedangkan Fasilitas Pinjaman Bank Entitas Anak berasal dari PT Bank
Mandiri (Persero) Tbk. dimana pada tanggal 26 Juli 2013, Entitas Anak dan Mandiri menandatangani
Surat Perjanjian Pemberian Kredit No. CBC.JTH/SPPK/0094/2013, yang telah mengalami beberapa
perubahan, terakhir dengan Surat Perjanjian Pemberian Kredit No. CM2.JTH/SPPK/0005/2021 pada
tanggal 7 Januari 2021, mengenai perpanjangan seluruh fasilitas. Perjanjian ini akan jatuh tempo pada
tanggal 16 Januari 2022 dan telah diperpanjang sampai dengan tanggal 16 Januari 2023
Page 55
[1694000a] Notes to the financial statements - Bank Loans by Order of Liquidity - General Industry
Page 56
[1694100] Disclosure of Notes to the financial statements - Bank Loans by Order of Liquidity - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 September 2023
Pengungkapan catatan atas utang bank Kebijakan Grup adalah untuk menjaga rasio modal yang sehat dalam rangka untuk mengamankan Disclosure of notes for bank loans by order of
berdasarkan tingkat likuiditas pembiayaan pada biaya yang wajar. Sebagaimana praktik yang berlaku umum, Grup mengevaluasi liquidity
struktur permodalan melalui rasio utang terhadap modal (gearing ratio) yang dihitung melalui
pembagian antara utang neto dengan modal. Utang neto adalah jumlah liabilitas sebagaimana
disajikan di dalam laporan posisi keuangan konsolidasian dikurangi dengan jumlah kas dan bank.
Page 57
[1696000] Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans Interest Information - General Industry
Page 58
[1697000] Notes to the financial statements - Bank Loans by Order of Liquidity Interest Information - General Industry
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.