Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 50
Page 1
Nomor Surat 043/CS-OJK/X/2023
Nama Emiten PT Supreme Cable Manufacturing & Commerce Tbk
Kode Emiten SCCO
Perihal Penyampaian Laporan Keuangan Interim Yang Tidak Diaudit
Perseroan dengan ini menyampaikan laporan keuangan untuk periode 9 Bulan yang berakhir pada 30/09/2023 dengan ikhtisar sebagai berikut :
Informasi mengenai anak perusahaan Perseroan sebagai berikut :
No Nama Kegiatan Lokasi Tahun Status Jumlah Aset Satuan Mata Persentase
Usaha Komersil Operasi Uang (%)
1 PT Supreme Pembuatan Jakarta 1997 TIDAK 41.595.783 PENUH IDR 93.28
Decoluxe Melamin, BEROPERASI
Resin dan
Lembar
Melamin
2 PT Setia Pellet Cross Tangerang 1984 BEROPERASI 330.126.406.730 PENUH IDR 99.0
Pratama Linked
Lestari Polyethylen
Pelletizing and Poly-Vinyl
Industries Chloride
(PVC)
manufacturer
Dokumen ini merupakan dokumen resmi PT Supreme Cable Manufacturing & Commerce Tbk yang tidak memerlukan tanda tangan karena
dihasilkan secara elektronik. PT Supreme Cable Manufacturing & Commerce Tbk bertanggung jawab penuh atas informasi tertera di dalam
dokumen ini.
Page 2
[1000000] General information
Informasi umum General information
30 September 2023
Nama entitas PT Supreme Cable Entity name
Manufacturing & Commerce
Tbk
Penjelasan perubahan nama dari akhir Explanation of change in name from
periode laporan sebelumnya the end of the preceding reporting
period
Kode entitas SCCO Entity code
Nomor identifikasi entitas AA012 Entity identification number
Industri utama entitas Umum / General Entity main industry
Standar akutansi yang dipilih PSAK Selected accounting standards
Sektor C. Industrials Sector
Subsektor C1. Industrial Goods Subsector
Industri C13. Electrical Industry
Subindustri C131. Electrical Components & Subindustry
Equipment
Informasi pemegang saham Controlling shareholder information
Individual WNI
pengendali
Jenis entitas Local Company - Indonesia Type of entity
Jurisdiction
Jenis efek yang dicatatkan Saham / Stock Type of listed securities
Jenis papan perdagangan tempat Type of board on which the entity is
Utama / Main
entitas tercatat listed
Apakah merupakan laporan keuangan Whether the financial statements are
satu entitas atau suatu kelompok Entitas grup / Group entity of an individual entity or a group of
entitas entities
Periode penyampaian laporan Period of financial statements
Kuartal III / Third Quarter
keuangan submissions
Tanggal awal periode berjalan January 01, 2023 Current period start date
Tanggal akhir periode berjalan September 30, 2023 Current period end date
Tanggal akhir tahun sebelumnya December 31, 2022 Prior year end date
Tanggal awal periode sebelumnya January 01, 2022 Prior period start date
Tanggal akhir periode sebelumnya September 30, 2022 Prior period end date
Tanggal akhir 2 tahun sebelumnya December 31, 2021 Prior 2 year end date
Mata uang pelaporan Rupiah / IDR Description of presentation currency
Kurs konversi pada tanggal pelaporan Conversion rate at reporting date if
jika mata uang penyajian selain rupiah presentation currency is other than
rupiah
Pembulatan yang digunakan dalam Level of rounding used in financial
penyajian jumlah dalam laporan Satuan Penuh / Full Amount statements
keuangan
Jenis laporan atas laporan keuangan Tidak Diaudit / Unaudit Type of report on financial statements
Jenis opini auditor Type of auditor's opinion
Hal yang diungkapkan dalam paragraf Matters disclosed in
pendapat untuk penekanan atas suatu emphasis-of-matter or other-matter
masalah atau paragraf penjelasan paragraph, if any
lainnya, jika ada
Hasil penugasan review Result of review engagement
Opini Hal Audit Utama Any Key Audit Matters Opinion
Jumlah Hal Audit Utama Total Key Audit Matters
Paragraf Hal Audit Utama Key Audit Matters Paragraph
Tanggal laporan audit atau hasil Date of auditor's opinion or result of
laporan review review report
Page 3
Auditor tahun berjalan Current year auditor
Nama partner audit tahun berjalan Name of current year audit signing
partner
Lama tahun penugasan partner yang Number of years served as audit
menandatangani signing partner
Auditor tahun sebelumnya Prior year auditor
Nama partner audit tahun sebelumnya Name of prior year audit signing
partner
Kepatuhan terhadap pemenuhan Whether in compliance with OJK rules
peraturan OJK Nomor: No. 75/POJK.04/2017 concerning
Ya / Yes
75/POJK.04/2017 tentang Tanggung responsibilities of board of directors on
Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan financial statements
Kepatuhan terhadap pemenuhan Compliance to the independency of
independensi akuntan yang Accountant that provide services in
memberikan jasa audit di pasar modal Capital Market as regulated in OJK
sesuai dengan POJK Nomor Ya / Yes rules No. 13/POJK.03/2017
13/POJK.03/2017 tentang concerning The Use of Public
Penggunaan Jasa Akuntan Publik Accountant and Auditing Firm in
dalam Kegiatan Jasa Keuangan Financial Services Activities.
Page 4
[1210000] Statement of financial position presented using current and
non-current - General Industry
Laporan posisi keuangan Statement of financial position
30 September 2023 31 December 2022
Aset Assets
Aset lancar Current assets
Kas dan setara kas Cash and cash
999,598,123,935 557,076,332,155
equivalents
Piutang usaha Trade receivables
Piutang usaha pihak Trade receivables third
253,730,132,255 327,587,485,426
ketiga parties
Piutang usaha pihak Trade receivables
116,770,561,805 241,620,790,018
berelasi related parties
Piutang lainnya Other receivables
Piutang lainnya pihak Other receivables third
3,115,446,388 2,366,693,931
ketiga parties
Persediaan lancar Current inventories
Persediaan lancar 565,109,507,935 569,710,300,354 Current inventories
Biaya dibayar dimuka Current prepaid expenses
595,384,249 1,196,875,450
lancar
Uang muka lancar Current advances
Uang muka lancar Other current
56,005,604,729 49,344,546,538
lainnya advances
Pajak dibayar dimuka Current prepaid taxes
142,198,869,163 147,282,302,298
lancar
Jumlah aset lancar 2,137,123,630,459 1,896,185,326,170 Total current assets
Aset tidak lancar Non-current assets
Investasi yang dicatat Investments accounted for
dengan menggunakan 278,541,705,928 248,677,708,567 using equity method
metode ekuitas
Aset keuangan tidak Non-current financial
lancar assets
Aset keuangan tidak Other non-current
7,053,486,388 8,870,073,081
lancar lainnya financial assets
Aset pajak tangguhan 1,187,106,091 1,173,190,920 Deferred tax assets
Properti investasi 858,333,333 895,833,333 Investment properties
Aset tetap Property, plant, and
2,948,983,803,431 2,972,331,197,166
equipment
Jumlah aset tidak lancar 3,236,624,435,171 3,231,948,003,067 Total non-current assets
Jumlah aset 5,373,748,065,630 5,128,133,329,237 Total assets
Liabilitas dan ekuitas Liabilities and equity
Liabilitas Liabilities
Liabilitas jangka pendek Current liabilities
Utang usaha Trade payables
Utang usaha pihak Trade payables
164,656,538,376 140,713,512,583
ketiga third parties
Utang usaha pihak Trade payables
188,097,152,199 116,462,979,387
berelasi related parties
Utang lainnya Other payables
Utang lainnya pihak Other payables
630,142,205
ketiga third parties
Uang muka Current advances
pelanggan jangka from customers
pendek
Page 5
Uang muka Current advances
pelanggan jangka 54,607,012,920 78,462,473,082 from customers
pendek pihak third parties
ketiga
Utang dividen 1,560,951,710 1,425,909,460 Dividends payable
Liabilitas keuangan Other current financial
598,689,091 5,235,227,510
jangka pendek lainnya liabilities
Utang pajak 15,780,173,076 6,017,960,633 Taxes payable
Jumlah liabilitas Total current
425,300,517,372 348,948,204,860
jangka pendek liabilities
Liabilitas jangka Non-current liabilities
panjang
Liabilitas pajak Deferred tax liabilities
11,295,959,196 8,727,415,119
tangguhan
Kewajiban imbalan Long-term
pasca kerja jangka 39,796,019,941 39,796,019,941 post-employment
panjang benefit obligations
Jumlah liabilitas Total non-current
51,091,979,137 48,523,435,060
jangka panjang liabilities
Jumlah liabilitas 476,392,496,509 397,471,639,920 Total liabilities
Ekuitas Equity
Ekuitas yang Equity attributable to
diatribusikan kepada equity owners of parent
pemilik entitas induk entity
Saham biasa 205,583,400,000 205,583,400,000 Common stocks
Tambahan modal Additional paid-in
17,639,679,641 17,639,679,641
disetor capital
Cadangan revaluasi 2,559,723,173,776 2,559,723,173,776 Revaluation reserves
Cadangan pengukuran Reserve of
kembali program ( 22,017,491,827 ) ( 22,017,491,827 ) remeasurements of
imbalan pasti defined benefit plans
Saldo laba Retained earnings
(akumulasi kerugian) (deficit)
Saldo laba yang Appropriated
telah ditentukan 94,676,597,028 91,676,597,028 retained earnings
penggunaannya
Saldo laba yang Unappropriated
belum ditentukan 2,053,505,854,087 1,890,073,748,643 retained earnings
penggunaannya
Jumlah ekuitas yang Total equity
diatribusikan kepada attributable to equity
4,909,111,212,705 4,742,679,107,261
pemilik entitas induk owners of parent
entity
Kepentingan Non-controlling interests
( 11,755,643,584 ) ( 12,017,417,944 )
non-pengendali
Jumlah ekuitas 4,897,355,569,121 4,730,661,689,317 Total equity
Jumlah liabilitas dan Total liabilities and equity
5,373,748,065,630 5,128,133,329,237
ekuitas
Page 6
[1311000] Statement of profit or loss and other comprehensive income, OCI
components presented net of tax, by function - General Industry
Laporan laba rugi dan penghasilan Statement of profit or loss and other
komprehensif lain comprehensive income
30 September 2023 30 September 2022
Penjualan dan pendapatan Sales and revenue
4,259,489,822,459 4,076,049,657,103
usaha
Beban pokok penjualan dan ( 3,896,643,841,504 ( 3,871,474,095,020 Cost of sales and revenue
pendapatan ) )
Jumlah laba bruto 362,845,980,955 204,575,562,083 Total gross profit
Beban penjualan ( 58,902,848,407 ) ( 70,148,094,281 ) Selling expenses
Beban umum dan administrasi General and administrative
( 103,612,544,620 ) ( 83,677,433,639 )
expenses
Pendapatan keuangan 8,732,612,087 8,576,036,580 Finance income
Beban bunga dan keuangan ( 299,724,307 ) ( 20,071,876 ) Interest and finance costs
Keuntungan (kerugian) selisih Gains (losses) on changes in
( 289,983,700 ) 2,867,355,617
kurs mata uang asing foreign exchange rates
Bagian atas laba (rugi) entitas Share of profit (loss) of
asosiasi yang dicatat dengan 29,863,997,361 24,538,778,834 associates accounted for using
menggunakan metode ekuitas equity method
Pendapatan lainnya 6,197,359,575 37,937,547,844 Other income
Jumlah laba (rugi) sebelum Total profit (loss) before tax
244,534,848,944 124,649,681,162
pajak penghasilan
Pendapatan (beban) pajak ( 47,003,459,140 ) ( 22,820,186,905 ) Tax benefit (expenses)
Jumlah laba (rugi) dari operasi Total profit (loss) from
197,531,389,804 101,829,494,257
yang dilanjutkan continuing operations
Jumlah laba (rugi) 197,531,389,804 101,829,494,257 Total profit (loss)
Jumlah laba rugi komprehensif 197,531,389,804 101,829,494,257 Total comprehensive income
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
diatribusikan
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
197,269,615,444 101,648,634,154
diatribusikan ke entitas induk parent entity
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
diatribusikan ke kepentingan 261,774,360 180,860,103 non-controlling interests
non-pengendali
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan attributable to
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan ke entitas 197,269,615,444 101,648,634,154 attributable to parent entity
induk
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan ke 261,774,360 180,860,103 attributable to non-controlling
kepentingan non-pengendali interests
Laba (rugi) per saham Earnings (loss) per share
Laba per saham dasar Basic earnings per share
diatribusikan kepada attributable to equity
pemilik entitas induk owners of the parent entity
Laba (rugi) per saham Basic earnings (loss) per
dasar dari operasi yang 960 494 share from continuing
dilanjutkan operations
Page 7
[1410000] Statement of changes in equity - General Industry - Current Year
30 September 2023
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Cadangan pengukuran Saldo laba yang telah Saldo laba yang belum Ekuitas yang dapat
Kepentingan
Saham biasa Tambahan modal disetor Cadangan revaluasi kembali program ditentukan ditentukan diatribusikan kepada Ekuitas
non-pengendali
imbalan pasti penggunaannya penggunaannya entitas induk
Reserve of
Appropriated retained Unappropriated retained Equity attributable to
Common stocks Additional paid-in capital Revaluation reserves remeasurements of Non-controlling interests Equity
earnings earnings parent entity
defined benefit plans
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian kembali Balance before restatement at beginning of
205,583,400,000 17,639,679,641 2,559,723,173,776 ( 22,017,491,827 ) 91,676,597,028 1,890,073,748,643 4,742,679,107,261 ( 12,017,417,944 ) 4,730,661,689,317
period
Posisi ekuitas, awal periode 205,583,400,000 17,639,679,641 2,559,723,173,776 ( 22,017,491,827 ) 91,676,597,028 1,890,073,748,643 4,742,679,107,261 ( 12,017,417,944 ) 4,730,661,689,317 Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) 197,269,615,444 197,269,615,444 261,774,360 197,531,389,804 Profit (loss)
Pembentukan cadangan umum 3,000,000,000 ( 3,000,000,000 ) Allocation for general reserves
Distribusi dividen kas ( 30,837,510,000 ) ( 30,837,510,000 ) ( 30,837,510,000 ) Distributions of cash dividends
Posisi ekuitas, akhir periode 205,583,400,000 17,639,679,641 2,559,723,173,776 ( 22,017,491,827 ) 94,676,597,028 2,053,505,854,087 4,909,111,212,705 ( 11,755,643,584 ) 4,897,355,569,121 Equity position, end of the period
Page 8
[1410000] Statement of changes in equity - General Industry - Prior Year
30 September 2022
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Saldo laba yang telah Saldo laba yang belum Ekuitas yang dapat
Tambahan modal Kepentingan ekuitas Kepentingan
Saham biasa ditentukan ditentukan diatribusikan kepada Ekuitas
disetor lainnya non-pengendali
penggunaannya penggunaannya entitas induk
Appropriated retained Unappropriated retained Equity attributable to
Common stocks Additional paid-in capital Other equity interests Non-controlling interests Equity
earnings earnings parent entity
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian kembali Balance before restatement at beginning of
205,583,400,000 17,639,679,641 2,282,122,813,458 87,676,597,028 1,821,884,243,633 4,414,906,733,760 ( 12,209,369,519 ) 4,402,697,364,241
period
Posisi ekuitas, awal periode 205,583,400,000 17,639,679,641 2,282,122,813,458 87,676,597,028 1,821,884,243,633 4,414,906,733,760 ( 12,209,369,519 ) 4,402,697,364,241 Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) 101,648,634,154 101,648,634,154 180,860,103 101,829,494,257 Profit (loss)
Pembentukan cadangan umum 4,000,000,000 ( 4,000,000,000 ) Allocation for general reserves
Distribusi dividen kas ( 41,116,680,000 ) ( 41,116,680,000 ) ( 41,116,680,000 ) Distributions of cash dividends
Posisi ekuitas, akhir periode 205,583,400,000 17,639,679,641 2,282,122,813,458 91,676,597,028 1,878,416,197,787 4,475,438,687,914 ( 12,028,509,416 ) 4,463,410,178,498 Equity position, end of the period
Page 9
[1510000] Statement of cash flows, direct method - General Industry
Laporan arus kas Statement of cash flows
30 September 2023 30 September 2022
Arus kas dari aktivitas operasi Cash flows from operating
activities
Penerimaan kas dari Cash receipts from
aktivitas operasi operating activities
Penerimaan dari Receipts from customers
4,457,448,651,386 4,030,850,101,620
pelanggan
Pembayaran kas dari Cash payments from
aktivitas operasi operating activities
Pembayaran kepada Payments to suppliers for
( 3,776,885,255,932 ( 3,988,577,309,068
pemasok atas barang dan goods and services
) )
jasa
Pembayaran gaji dan Payments for salaries and
( 115,941,466,394 ) ( 106,145,474,988 )
tunjangan allowances
Kas diperoleh dari Cash generated from (used
564,621,929,060 ( 63,872,682,436 )
(digunakan untuk) operasi in) operations
Penerimaan bunga dari Interests received from
8,432,887,780 8,555,964,704
aktivitas operasi operating activities
Penerimaan pengembalian Income taxes refunded (paid)
(pembayaran) pajak from operating activities
( 74,905,843,802 ) ( 60,023,259,866 )
penghasilan dari aktivitas
operasi
Penerimaan (pengeluaran) Other cash inflows (outflows)
kas lainnya dari aktivitas 601,491,201 from operating activities
operasi
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
498,750,464,239 ( 115,339,977,598 )
(digunakan untuk) aktivitas operating activities
operasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from investing
investasi activities
Pembayaran untuk perolehan Payments for acquisition of
( 29,555,179,779 ) ( 10,104,628,950 )
aset tetap property, plant and equipment
Penerimaan (pengeluaran) Other cash inflows (outflows)
kas lainnya dari aktivitas 4,318,958,770 1,630,128,864 from investing activities
investasi
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
( 25,236,221,009 ) ( 8,474,500,086 )
(digunakan untuk) aktivitas investing activities
investasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from financing
pendanaan activities
Pembayaran dividen dari Dividends paid from financing
( 30,702,467,750 ) ( 40,888,710,880 )
aktivitas pendanaan activities
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
( 30,702,467,750 ) ( 40,888,710,880 )
(digunakan untuk) aktivitas financing activities
pendanaan
Jumlah kenaikan (penurunan) Total net increase (decrease)
442,811,775,480 ( 164,703,188,564 )
bersih kas dan setara kas in cash and cash equivalents
Kas dan setara kas arus kas, Cash and cash equivalents cash
557,076,332,155 950,133,212,469
awal periode flows, beginning of the period
Efek perubahan nilai kurs pada Effect of exchange rate changes
( 289,983,700 ) 2,867,355,617
kas dan setara kas on cash and cash equivalents
Kas dan setara kas arus kas, Cash and cash equivalents
Page 10
akhir periode 999,598,123,935 788,297,379,522 cash flows, end of the period
Page 11
[1610000] Explanation for Significant Accounting Policy - General Industry
Kebijakan akuntansi signifikan Significant accounting policies
30 September 2023
Dasar penyusunan laporan keuangan Laporan keuangan konsolidasian disusun berdasarkan asumsi kelangsungan usaha serta atas dasar Basis of preparation of consolidated financial
konsolidasian akrual, kecuali laporan arus kas konsolidasian yang menggunakan dasar kas. Dasar pengukuran statements
dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian ini adalah konsep biaya perolehan (historical
cost), kecuali untuk beberapa akun tertentu yang didasarkan pengukuran lain sebagaimana yang
diungkapkan pada kebijakan akuntansi dalam masing-masing akun tersebut. Laporan arus kas
konsolidasian disusun dengan menggunakan metode langsung (direct method) dengan
mengelompokkan arus kas dalam aktivitas operasi, investasi dan pendanaan. Mata uang pelaporan
yang digunakan dalam laporan keuangan konsolidasian adalah Rupiah (Rp) yang juga merupakan
mata uang fungsional Grup.
Prinsip-prinsip konsolidasi Entitas Anak adalah seluruh entitas dimana Grup memiliki pengendalian. Grup mengendalikan investee Principles of consolidation
ketika (a) memiliki kekuasaan atas investee, (b) eksposur atau hak atas imbal hasil variabel dari
keterlibatannya dengan investee, dan (c) memiliki kemampuan untuk menggunakan kekuasaannya
atas investee untuk memengaruhi jumlah imbal hasil. Grup menilai kembali apakah Grup
mengendalikan investee jika fakta dan keadaan mengindikasikan adanya perubahan terhadap satu
atau lebih dari tiga elemen pengendalian. Konsolidasi atas Entitas Anak dimulai sejak tanggal Grup
memperoleh pengendalian atas Entitas Anak dan berakhir ketika Grup kehilangan pengendalian atas
Entitas Anak. Penghasilan dan beban Entitas Anak dimasukkan atau dilepaskan selama tahun berjalan
dalam laba rugi dari tanggal diperolehnya pengendalian sampai dengan tanggal ketika Grup
kehilangan pengendalian atas Entitas Anak. Laba rugi dan setiap komponen dari penghasilan
komprehensif lain diatribusikan kepada pemilik Entitas dan kepentingan nonpengendali, meskipun hal
tersebut mengakibatkan kepentingan nonpengendali memiliki saldo defisit. Jika diperlukan, dilakukan
penyesuaian atas laporan keuangan Entitas Anak guna memastikan keseragaman dengan kebijakan
akuntansi Grup. Mengeliminasi secara penuh aset dan liabilitas, penghasilan, beban, dan arus kas
dalam intra Grup terkait dengan transaksi antar entitas dalam Grup. Perubahan dalam bagian
kepemilikan atas Entitas Anak yang tidak mengakibatkan hilangnya pengendalian pada Entitas Anak
dicatat sebagai transaksi ekuitas. Setiap perbedaan antara jumlah tercatat kepentingan nonpengendali
yang disesuaikan dan nilai wajar imbalan yang dibayar atau diterima diakui secara langsung di ekuitas
dan mengatribusikannya kepada pemilik entitas. Jika Grup kehilangan pengendalian atas Entitas Anak,
keuntungan atau kerugian diakui dalam laba rugi dan dihitung sebagai selisih antara (i) Jumlah nilai
wajar pembayaran yang diterima dan nilai wajar sisa investasi dan (ii) Jumlah tercatat aset, termasuk
goodwill, dan liabilitas Entitas Anak dan setiap kepentingan nonpengendali sebelumnya. Seluruh
jumlah yang sebelumnya diakui dalam penghasilan komprehensif lain terkait dengan Entitas Anak
tersebut dicatat dengan dasar yang sama yang disyaratkan jika Entitas telah melepaskan secara
langsung aset dan liabilitas terkait. Ini berarti bahwa jumlah yang sebelumnya diakui dalam
penghasilan komprehensif lain akan direklasifikasi ke laba rugi atau dialihkan ke kategori lain di ekuitas
sebagaimana dipersyaratkan oleh standar terkait.
Kas dan setara kas Kas dan setara kas terdiri dari kas, bank dan deposito berjangka dengan jangka waktu tiga bulan atau Cash and cash equivalents
kurang sejak tanggal penempatannya, dan tidak dijaminkan serta tidak dibatasi penggunaannya.
Page 12
Piutang usaha dan piutang lain-lain Grup menentukan klasifikasi aset keuangan tersebut pada pengakuan awal. Klasifikasi dan Trade and other receivables
pengukuran aset keuangan harus didasarkan pada bisnis model dan arus kas kontraktual - apakah
semata dari pembayaran pokok dan bunga. Aset keuangan diklasifikasikan dalam kategori berikut: ?
Aset keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi; dan ? Aset keuangan yang diukur dengan nilai
wajar melalui laba rugi atau melalui penghasilan komprehensif lain. Semua aset keuangan pada
awalnya diakui sebesar nilai wajarnya ditambah dengan biaya-biaya transaksi, kecuali aset keuangan
dicatat pada nilai wajar melalui laba rugi Pembelian atau penjualan aset keuangan yang memerlukan
penyerahan aset dalam kurun waktu yang ditetapkan oleh peraturan atau kebiasaan yang berlaku di
pasar (perdagangan yang lazim) diakui pada tanggal perdagangan, yaitu pada tanggal Grup
berkomitmen untuk membeli atau menjual aset tersebut. Pada tanggal 31 Maret 2023 dan 31
Desember 2022 , Grup hanya memiliki aset keuangan diklasifikasikan sebagai aset keuangan yang
diukur dengan biaya diamortisasi. Aset keuangan Grup meliputi kas dan setara kas, piutang usaha,
piutang lain-lain, dan uang jaminan. Aset keuangan diklasifikasikan sebagai aset lancar, jika jatuh
tempo dalam waktu 12 bulan, jika tidak maka aset keuangan ini diklasifikasikan sebagai aset tidak
lancar. Aset keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi selanjutnya diukur dengan
menggunakan metode suku bunga efektif (Effective Interest Rate) (?EIR?), setelah dikurangi dengan
penurunan nilai. Biaya perolehan yang diamortisasi dihitung dengan memperhitungkan diskonto atau
premi atas biaya akuisisi atau biaya yang merupakan bagian integral dari EIR tersebut. Amortisasi EIR
dicatat dalam laba rugi. Kerugian yang timbul dari penurunan nilai juga diakui pada laba rugi. Aset
keuangan dihentikan pengakuannya ketika hak untuk menerima arus kas dari aset tersebut telah
berakhir atau telah ditransfer dan Grup telah secara substansial mentransfer seluruh risiko dan
manfaat kepemilikannya
Persediaan Persediaan dinyatakan sebesar nilai yang lebih rendah antara biaya perolehan dan nilai realisasi neto Inventories
(lower of cost or net realizable value) dimana biaya perolehan ditentukan dengan metode rata-rata
tertimbang (weighted-average method). Biaya perolehan terdiri dari bahan baku langsung, jika sesuai,
upah langsung, dan biaya-biaya tidak langsung yang terjadi untuk membawa persediaan ke lokasi dan
kondisi sekarang. Nilai realisasi neto merupakan estimasi harga jual dikurangi semua estimasi biaya
penyelesaian dan biaya-biaya yang akan terjadi dalam memasarkan, menjual dan mendistribusi.
Penyisihan persediaan usang dilakukan atas dasar hasil penelaahan terhadap kondisi persediaan
pada akhir tahun. Penyisihan penurunan nilai persediaan karena keusangan, kerusakan, kehilangan
dan lambatnya perputaran ditentukan berdasarkan hasil penelaahan terhadap keadaan masing-masing
persediaan untuk mencerminkan nilai realisasi neto pada akhir tahun. Penyisihan penurunan nilai
persediaan ke nilai realisasi neto dan seluruh kerugian persediaan diakui sebagai beban pada periode
penurunan nilai atau kerugian terjadi.
Properti investasi Properti investasi dinyatakan sebesar biaya perolehan termasuk biaya transaksi dikurangi akumulasi Investment property
penyusutan dan penurunan nilai (jika ada) kecuali tanah yang tidak disusutkan. Total tercatat termasuk
biaya penggantian dari bagian properti investasi, jika kriteria pengakuan terpenuhi, dan tidak termasuk
biaya harian penggunaan properti investasi. Properti investasi terdiri dari bangunan yang dikuasai Grup
untuk menghasilkan sewa atau untuk kenaikan nilai atau kedua-duanya, dan tidak untuk digunakan
dalam produksi atau penyediaan barang atau jasa untuk tujuan administratif atau dijual dalam kegiatan
usaha sehari-hari. Bangunan disusutkan dengan metode garis lurus (straight-line method) selama
estimasi masa manfaatnya yakni 20 (dua puluh) tahun. Properti investasi dihentikan pengakuannya
pada saat pelepasan atau ketika properti investasi tersebut tidak digunakan lagi secara permanen dan
tidak memiliki manfaat ekonomis di masa depan yang dapat diharapkan pada saat pelepasannya.
Page 13
Keuntungan atau kerugian yang timbul dari penghentian atau pelepasan properti investasi dikreditkan
atau dibebankan pada operasi dalam tahun terjadinya penghentian atau pelepasan tersebut. Transfer
dari properti investasi dilakukan jika, dan hanya jika, terdapat perubahan penggunaan yang ditunjukkan
dengan dimulainya penggunaan oleh pemilik atau dimulainya pengembangan untuk dijual.
Aset tetap Aset tetap awalnya dinyatakan sebesar biaya perolehan. Biaya perolehan aset terdiri harga pembelian Fixed assets
dan biaya lainnya yang dapat diatribusikan secara langsung untuk membawa aset ke kondisi kerja dan
lokasi untuk digunakan. Setelah pengakuan awal, aset tetap, diukur pada biaya dikurangi akumulasi
penyusutan dan akumulasi kerugian penurunan nilai. Mulai tanggal 1 Januari 2017, manajemen
memutuskan untuk mengubah pengukuran selanjutnya untuk beberapa kelas aset tetap terdiri dari:
tanah, bangunan dan prasarana, mesin dan peralatan dan kendaraan yang awalnya dari model biaya
menjadi model revaluasi. Aset tetap tersebut diukur pada nilai wajar, berdasarkan penilaian yang
dilakukan oleh penilai independen eksternal yang terdaftar di Otorisasi Jasa Keuangan (?OJK?),
dikurangi penyusutan dan/atau berdasarkan data pasar yang telah disesuaikan dengan perubahan
Nilai Jual Objek Pajak setempat dari objek yang sejenis. Grup memilih menggunakan model revaluasi
agar aset tetap mencerminkan nilai wajar mengingat aset tetap adalah merupakan komponen utama
dari aset Grup Akumulasi penyusutan pada tanggal revaluasi dieleminasi terhadap nilai tercatat bruto
aset dan nilai netonya disajikan kembali sebesar jumlah revaluasi aset. Kenaikan nilai tercatat
beberapa aset tetap tersebut dikreditkan pada ?Surplus revaluasi aset tetap? sebagai bagian dari
penghasilan komprehensif lainnya. Penurunan yang menghapus nilai kenaikan yang sebelumnya atas
aset yang sama dibebankan terhadap ?Surplus revaluasi aset tetap? sebagai bagian dari penghasilan
komprehensif; penurunan lainnya dibebankan pada laba rugi (Catatan 12). Revaluasi harus dilakukan
dengan keteraturan yang cukup untuk memastikan bahwa jumlah tercatat tidak berbeda secara
material dari yang yang akan ditentukan dengan menggunakan nilai wajar pada akhir periode
pelaporan. Biaya setelah perolehan awal termasuk dalam jumlah tercatat aset atau diakui sebagai aset
yang terpisah, mana yang lebih tepat, ketika terdapat kemungkinan bahwa manfaat ekonomi di masa
depan berkenaan dengan aset tersebut akan mengalir ke Grup dan biaya tersebut dapat diukur secara
andal. Jumlah tercatat komponen yang diganti dihentikan pengakuannya pada tahun dimana pada saat
penggantian tersebut terjadi. Seluruh biaya perbaikan dan pemeliharaan dibebankan ke dalam laba
rugi. Penyusutan dihitung menggunakan metode garis lurus untuk mengalokasikan jumlah tersusutkan
atau jumlah revaluasi selama estimasi masa manfaat. Berdasarkan penelaahan dan penilaian atas
aset tetap, mulai tanggal 1 Januari2022 dan 2021, Grup merubah estimasi masa manfaat aset tetap
tertentu. Perubahan atas estimasi masa manfaat dibuat untuk menggambarkan pola penggunaan
manfaat ekonomis masa depan aset tetap yang lebih baik. Hak atas tanah dalam bentuk Hak Guna
Bangunan (?HGB?) dinyatakan sebesar biaya perolehan dan tidak disusutkan. HGB akan jatuh tempo
antara tahun 2023 dan 2039, dan dapat diperbarui. Biaya pengurusan legal hak atas tanah dalam
bentuk Hak Guna Bangunan (?HGB?) yang dikeluarkan ketika tanah diperoleh pertama kali diakui
sebagai bagian dari biaya perolehan atas tanah pada akun ?Aset Tetap? dan tidak diamortisasi. Biaya
pengurusan perpanjangan atau pembaruan legal hak atas tanah diakui sebagai aset tak berwujud dan
diamortisasi sepanjang umur hukum hak atau umur ekonomis tanah, mana yang lebih pendek. Sesuai
dengan ISAK 36, Grup menganalisa fakta dan keadaan untuk masing-masing jenis hak atas tanah
dalam bentuk Hak Guna Usaha (?HGU?), Hak Guna Bangunan (?HGB?) dan Hak Pakai (?HP?) dalam
menentukan akuntansi untuk masing-masing hak atas tanah tersebut sehingga dapat
merepresentasikan dengan tepat suatu kejadian atau transaksi ekonomik yang mendasarinya. Jika hak
atas tanah tersebut tidak mengalihkan pengendalian atas aset pendasar kepada Grup, melainkan
mengalihkan hak untuk menggunakan aset pendasar, Grup menerapkan perlakuan akuntansi atas
transaksi tersebut sebagai sewa berdasarkan PSAK73, ?Sewa?. Jika hak atas tanah secara substansi
menyerupai pembelian tanah, maka Grup menerapkan PSAK16 ?Aset tetap?. Aset dalam
Page 14
penyelesaian dinyatakan sebesar biaya perolehan dan disajikan sebagai bagian dari aset tetap. Aset
dalam penyelesaian akan dipindahkan ke akun aset tetap yang bersangkutan pada saat pekerjaan
selesai dan aset tersebut siap untuk digunakan. Nilai residu, masa manfaat dan metode penyusutan
aset tetap ditelaah setiap akhir tahun keuangan atas pengaruh dari setiap perubahan estimasi
akuntansi yang berlaku prospektif. Jumlah tercatat aset diturunkan menjadi sebesar nilai yang dapat
diperoleh kembali jika jumlah tercatat aset lebih besar dari jumlah yang dapat terpulihkan tersebut
Suatu aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau tidak ada manfaat ekonomis
masa depan yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya. Keuntungan atau kerugian yang
timbul dari penghentian pengakuan aset tetap (dihitung sebagai perbedaan antara jumlah neto hasil
pelepasan dan jumlah tercatat dari aset tetap) diakui dalam laba rugi pada tahun aset tersebut itu
dihentikan pengakuannya. Jika aset yang direvaluasi dijual, jumlah yang tercatat di dalam ekuitas
dipindahkan ke saldo laba.
Penurunan nilai aset nonkeuangan Sesuai PSAK 48 (Penyesuaian 2014), ?Penurunan Nilai Aset?, aset yang diamortisasi ditelaah untuk Impairment of non-financial assets
penurunan nilai apabila terjadi kondisi atau perubahan yang mengindikasikan bahwa jumlah tercatat
aset tidak dapat diperoleh kembali. Kerugian penurunan nilai diakui sebesar selisih jumlah tercatat aset
terhadap jumlah terpulihkannya. Jumlah terpulihkan adalah jumlah yang lebih tinggi antara nilai wajar
aset dikurangi biaya penjualan dengan nilai pakai. Untuk tujuan menguji penurunan nilai, aset
dikelompokkan hingga unit terkecil yang menghasilkan arus kas terpisah teridentifikasi (unit penghasil
kas). Aset nonkeuangan yang mengalami penurunan nilai ditelaah untuk kemungkinan pembalikkan
atas penurunan nilai tersebut pada setiap tanggal pelaporan.
Beban tangguhan Pajak tangguhan diakui dengan menggunakan metode liabilitas atas perbedaan temporer antara dasar Deferred charges
pengenaan pajak dari aset dan liabilitas dan jumlah tercatatnya untuk tujuan pelaporan keuangan
konsolidasian. Liabilitas pajak tangguhan diakui untuk semua perbedaan temporer kena pajak, kecuali
bagi liabilitas pajak tangguhan yang berasal dari (a) pengakuan awal goodwill; atau (b) pada saat
pengakuan awal aset atau liabilitas dari transaksi yang (i) bukan transaksi kombinasi bisnis, dan (ii)
pada waktu transaksi tidak memengaruhi laba akuntansi dan laba kena pajak/rugi fiskal.
Utang usaha dan liabilitas lain-lain Liabilitas keuangan dalam lingkup PSAK 71 diklasifikasikan sebagai berikut: ? Liabilitas keuangan yang Trade payables and other liabilities
diukur dengan biaya diamortisasi; dan ? Liabilitas keuangan yang diukur dengan nilai wajar melalui
laba rugi. Grup menentukan klasifikasi liabilitas keuangan mereka pada saat pengakuan awal. Seluruh
liabilitas keuangan diakui pada awalnya sebesar nilai wajar dan, dalam hal pinjaman dan utang,
termasuk biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung. Pada tanggal 31 Maret 2023 dan
31 Desember 2022 , Grup hanya memiliki liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai liabilitas
keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi. Liabilitas keuangan Grup meliputi utang usaha,
utang lain-lain, utang dividen dan beban akrual. Liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai liabilitas
jangka panjang jika jatuh tempo melebihi 12 bulan dan sebagai liabilitas jangka pendek jika jatuh
tempo yang tersisa kurang dari 12 bulan. Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya amortisasi
(misalnya pinjaman dan utang yang dikenakan bunga) selanjutnya diukur dengan menggunakan
metode EIR. Amortisasi EIR termasuk di dalam biaya keuangan dalam laba rugi. Liabilitas keuangan
dihentikan pengakuannya pada saat liabilitas tersebut berakhir atau dibatalkan atau kedaluwarsa.
Dalam hal suatu liabilitas keuangan yang ada digantikan oleh liabilitas keuangan lain dari pemberi
pinjaman yang sama dengan persyaratan yang berbeda secara substansial, atau modifikasi secara
substansial atas persyaratan dari suatu liabilitas yang ada, pertukaran atau modifikasi tersebut
diperlakukan sebagai penghentian pengakuan liabilitas awal dan pengakuan liabilitas baru, dan selisih
antara nilai tercatat masing-masing liabilitas diakui dalam laba rugi.
Pengakuan pendapatan dan beban Grup mengakui pendapatan sesuai dengan ketentuan PSAK 72, Grup mengakui pendapatan pada Revenue and expense recognition
saat dan sejauh pengalihan barang atau jasa kepada pelanggan akan mencerminkan jumlah yang
Page 15
diharapkan akan diterima Grup dalam pertukaran untuk barang atau jasa tersebut. Dalam menerapkan
Standar ini, Grup mempertimbangkan syarat-syarat kontrak dan semua fakta dan keadaan yang
relevan. Pendapatan diakui menggunakan penilaian 5 langkah: 1. Identifikasi Kontrak dengan
Pelanggan Kontrak adalah kesepakatan antara dua pihak atau lebih yang menciptakan hak dan
kewajiban yang da1. Identifikasi Kewajiban Pelaksanan dalam Kontrak Kewajiban pelaksanaan adalah
janji kepada pelanggan untuk mengalihkan barang atau jasa (atau sekumpulan barang atau jasa) yang
berifat dapat dibedakan; atau serangkaian barang atau jasa bersifat dapat dibedakan yang secara
substansial sama dan memiliki pola pengalihan yang sama kepada pelanggan. Bersifat dapat
dibedakan artinya dapat dipisahkan, atau dapat diidentifikasi secara terpisah. 1. Penetapan Harga
Transaksi Harga transaksi adalah jumlah imbalan yang diperkirakan menjadi hak Grup dalam
pertukaran untuk mengalihkan barang atau jasa kepada pelanggan, tidak termasuk jumlah yang ditagih
atas nama pihak ketiga (misalnya, pajak pertambahan nilai). Jika imbalan yang dijanjikan dalam
kontrak mencakup jumlah variabel Grup mengestimasi jumlah imbalan yang diharapkan menjadi
haknya dalam pertukaran untuk mengalihkan barang atau jasa yang dijanjikan kepada pelanggan
dikurangi estimasi jumlah variabel yang akan dibayar selama kontrak. 1. Alokasi Harga Transaksi untuk
Kewajiban Pelaksanaan Alokasikan harga transaksi untuk setiap kewajiban pelaksanaan berdasarkan
harga jual berdiri sendiri relatif dari setiap barang atau jasa berbeda yang dijanjikan dalam kontrak. Jika
hal ini tidak dapat diamati secara langsung, harga jual berdiri sendiri relative perlu diestimasi. 1.
Pengakuan Pendapatan ketika Kewajiban Pelaksanaan Dipenuhi Pendapatan dari penjualan diakui
sebagai representasi penyerahan barang atau jasa dengan jumlah yang secara tepat mewakili
kewajiban yang dilakukan dan hak untuk menerima imbalan sebagai imbalan atas barang dan/atau
jasa tersebut. Pengakuan pendapatan tergantung pada apakah pengalihan diselesaikan sepanjang
waktu atau pada waktu tertentu. Pengalihan kendali diperhitungkan. Untuk setiap kewajiban
pelaksanaan yang dipenuhi sepanjang waktu, pendapatan diakui dengan mengukur kemajuan
penyelesaian kewajiban pelaksanaan tersebut berdasarkan pengukuran kemajuan yang tepat baik
?Metode Keluaran? atau ?Metode Masukan?. Pendapatan diukur dengan nilai wajar imbalan yang
diterima atau dapat diterima. Pendapatan dikurangi dengan estimasi retur pelanggan, rabat dan
cadangan lain yang serupa.
Penjabaran mata uang asing Transaksi dalam mata uang asing dijabarkan ke mata uang Rupiah (Rp) dengan menggunakan kurs Foreign currency translation
nilai tukar yang berlaku pada tanggal transaksi. Aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing
dijabarkan ke dalam mata uang Rupiah dengan menggunakan kurs penutup. Keuntungan dan kerugian
selisih kurs yang timbul dari dan dari penjabaran aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing
penyelesaian transaksi dalam mata uang asing diakui di dalam laba rugi. Pada tanggal 30 September
2023 dan 31 Desember 2022 , kurs nilai tukar yang digunakan adalah berdasarkan kurs tengah bank
Indonesia, sebagai berikut: Jenis Mata Uang 2023 2022 1 Dolar Amerika Serikat ($AS) 15.526 15.731
1 Dolar Singapura (SGD) 11.334 11.659 Pos-pos non-moneter yang diukur pada biaya historis di
dalam mata uang selain Rupiah dijabarkan dengan menggunakan kurs nilai tukar pada tanggal
transaksi.
Transaksi dengan pihak berelasi Pihak berelasi adalah orang atau entitas yang terkait dengan entitas yang menyiapkan laporan Transactions with related parties
keuangannya (entitas pelapor). a. Orang atau anggota keluarga terdekat mempunyai relasi dengan
entitas pelapor jika orang tersebut: (i) memiliki pengendalian atau pengendalian bersama atas entitas
pelapor; (ii) memiliki pengaruh signifikan atas entitas pelapor; atau (iii) personil manajemen kunci
entitas pelapor atau entitas induk pelapor. b.
Suatuentitasmempunyairelasidenganentitaspelaporjikaentitasjikamemenuhi salah satu hal berikut: (i)
entitas dan entitas pelapor adalah anggota dari grup yang sama (artinya entitas, entitas anak, dan
entitas anak berikutnya terkait dengan entitas lain). (ii) satu entitas adalah entitas asosiasi atau ventura
bersama dari entitas lain (atau entitas asosiasi atau ventura bersama yang merupakan anggota suatu
Page 16
grup, yang mana entitas lain tersebut adalah anggotanya). (iii) kedua entitas tersebut adalah ventura
bersama dari pihak ketiga yang sama. (iv) suatu entitas adalah ventura bersama dari entitas ketiga dan
entitas yang lain adalah entitas asosiasi dari entitas ketiga. (v) suatu entitas adalah ventura bersama
dari entitas ketiga dan entitas yang lain adalah entitas asosiasi dari entitas ketiga. (vi) entitas tersebut
adalah suatu program imbalan paska kerja untuk imbalan kerja dari salah satu entitas pelapor atau
entitas lain yang terkait dengan entitas pelapor. Jika entitas pelapor adalah entitas yang
menyelenggarakan program tersebut, maka entitas sponsor juga berelasi dengan entitas pelapor. (vii)
entitas yang dikendalikan atau dikendalikan bersama oleh orang yang diidentifikasikan dalam huruf (a).
(viii) orang yang diidentifikasikan dalam huruf (a.i)
memilikipengaruhsignifikanatasentitasataupersonilmanajemenkuncientitas (atau induk dari entitas).
Seluruh transaksi dan saldo yang signifikan dengan pihak-pihak berelasi, baik yang dilakukan dengan
atau tidak dengan persyaratan dan kondisi sebagaimana yang dilakukan dengan pihak-pihak yang
tidak mempunyai hubungan pihak-pihak berelasi, telah diungkapkan dalam Catatan atas laporan
keuangan konsolidasian yang relevan
Pajak penghasilan Beban pajak terdiri dari pajak kini dan tangguhan. Beban pajak diakui dalam laba rugi kecuali untuk Income taxes
transaksi yang berhubungan dengan transaksi diakui langsung ke ekuitas, dalam hal ini diakui sebagai
penghasilan komprehensif lain. Beban pajak kini ditetapkan berdasarkan laba kena pajak tahun
berjalan. Pajak tangguhan diakui dengan menggunakan metode liabilitas atas perbedaan temporer
antara dasar pengenaan pajak dari aset dan liabilitas dan jumlah tercatatnya untuk tujuan pelaporan
keuangan konsolidasian. Liabilitas pajak tangguhan diakui untuk semua perbedaan temporer kena
pajak, kecuali bagi liabilitas pajak tangguhan yang berasal dari (a) pengakuan awal goodwill; atau (b)
pada saat pengakuan awal aset atau liabilitas dari transaksi yang (i) bukan transaksi kombinasi bisnis,
dan (ii) pada waktu transaksi tidak memengaruhi laba akuntansi dan laba kena pajak/rugi fiskal. Aset
pajak tangguhan diakui untuk seluruh perbedaan temporer yang dapat dikurangkan dan akumulasi rugi
fiskal belum dikompensasi, bila kemungkinan besar laba kena pajak akan tersedia sehingga perbedaan
temporer dapat dikurangkan, dan rugi fiskal belum dikompensasi, dapat dimanfaatkan, kecuali jika aset
pajak tangguhan timbul dari pengakuan awal aset atau liabilitas dalam transaksi yang (a) bukan
transaksi kombinasi bisnis dan; (b) tidak memengaruhi laba akuntansi maupun laba kena pajak/rugi
fiskal. Jumlah tercatat aset pajak tangguhan ditelaah pada setiap tanggal pelaporan dan jumlah
tercatat aset pajak tangguhan tersebut diturunkan apabila laba kenapajak mungkin tidak memadai
untuk mengkompensasi sebagian atau semua manfaat aset pajak tangguhan. Pada setiap tanggal
pelaporan, Grup menilai kembali aset pajak tangguhan yang tidak diakui. Grup mengakui aset pajak
tangguhan yang sebelumnya tidak diakui apabila besar kemungkinan bahwa laba kena pajak pada
masa yang akan datang akan tersedia untuk pemulihannya. Aset dan liabilitas pajak tangguhan diukur
dengan menggunakan tarif pajak yang diharapkan berlaku pada tahun saat aset dipulihkan atau
liabilitas diselesaikan berdasarkan tarif pajak dan peraturan pajak yang berlaku atau secara substantif
telah berlaku pada tanggal pelaporan. Aset dan liabilitas pajak tangguhan dapat saling hapus, jika dan
hanya jika, (a) memiliki hak yang dapat dipaksakan secara hukum untuk melakukan saling hapus
antara aset dan liabilitas pajak kini dan (b) aset serta liabilitas pajak tangguhan tersebut terkait dengan
pajak penghasilan yang dikenakan oleh otoritas perpajakan yang sama.
Imbalan kerja karyawan Imbalan kerja jangka pendek merupakan kompensasi yang diberikan Grup diantaranya adalah gaji, Employee benefits
bonus dan kontribusi iuran pensiun yang diakui pada saat terutang kepada karyawan. Imbalan pensiun
dan imbalan pasca kerja lainnya Grup menyediakan imbalan kerja pasti kepada karyawannya sesuai
dengan Peraturan Pemerintah (?PP?) No. 35 tahun 2021 yang merupakan peraturan pelaksanaan dari
Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 (Undang-Undang Cipta Kerja) yang diundangkan pada
November 2020. Program imbalan pasti adalah program pensiun yang menentukan jumlah imbalan
pensiun yang akan diterima seorang pekerja pada saat pensiun, biasanya tergantung oleh satu faktor
Page 17
atau lebih, misalnya usia, masa bekerja dan kompensasi. Kewajiban program pensiun imbalan pasti
merupakan nilai kini kewajiban imbalan pasti pada akhir periode pelaporan dengan penyesuaian biaya
jasa lalu yang belum diakui. Kewajiban imbalan pasti dihitung sekali setahun oleh aktuaris independen
dengan menggunakan metode projected unit credit. Nilai kini kewajiban imbalan pasti ditentukan
dengan mendiskontokan estimasi arus kas masa depan dengan menggunakan tingkat imbal hasil
obligasi pemerintah jangka panjang pada tanggal laporan posisi keuangan konsolidasian dalam mata
uang Rupiah sesuai dengan mata uang dimana imbalan tersebut akan dibayarkan dan yang memiliki
jangka waktu yang sama dengan kewajiban imbalan pensiun yang bersangkutan. Keuntungan dan
kerugian aktuarial yang timbul dari penyesuaian pengalaman dan perubahan asumsi aktuarial segera
diakui seluruhnya melalui penghasilan komprehensiflain dalam periode terjadinya. Akumulasi saldo
pengukuran kembali dilaporkan di saldo laba. Biaya jasa lalu diakui segera dalam laba rugi. Biaya jasa
lalu yang timbul dari amendemen atau kurtailmen program diakui sebagai beban dalam laba rugi pada
saat terjadinya. Siaran Pers mengenai ?Pengatribusian Imbalan pada Periode Jasa? yang Diterbitkan
pada April 2022 Pada bulan April 2022, Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia
(?DSAK-IAI?) menerbitkan siaran pers mengenai Pengatribusian Imbalan Pada Periode Jasa. Siaran
pers tersebut diterbitkan sehubungan dengan IFRS Interpretation Committee (?IFRIC?) Agenda
Decision IAS 19 Employee Benefits mengenai Attributing Benefit to Periods of Service pada bulan Mei
2021. DSAK IAI menilai bahwa pola fakta program pensiun berbasis Undang-Undang Ketenagakerjaan
yang berlaku di Indonesia saat ini memiliki pola fakta serupa dengan pola fakta dalam IFRIC Agenda
Decision tersebut. Dengan pola fakta yang serupa tersebut, maka perlakuan akuntansi dalamI FRIC
Agenda Decision relevan untuk diterapkan dalam program pensiun berbasis Undang-Undang
Ketenagakerjaan. Setiap perubahan liabilitas imbalan kerja setelah penerapan atribusi imbalan
sebagaimana dijelaskan dalam siaran pers ini dianggap sebagai perubahan kebijakan akuntansi.
Berdasarkan siaran pers, setiap Grup perlu menilai waktu yang wajar untuk mengubah kebijakan
akuntansinya terkait hal ini, yang dampaknya harus diperhitungkan secara retrospektif pada saldo awal
periode komparatif paling awal, jika material Grup telah menerapkan persyaratan dari siaran pers dan
telah melakukan perikatan dengan aktuaris independen untuk menghitung dampak dari perubahan
kebijakan akuntansi ini sejak awal periode komparatif yang disajikan.
Laba per saham Jumlah laba neto per saham dasar dihitung dengan membagi laba tahun berjalan yang dapat Earnings per share
diatribusikan kepada pemilik entitas dengan rata-rata tertimbang jumlah saham biasa yang beredar
pada tahun yang bersangkutan. Laba per saham dasar dihitung berdasarkan rata-rata tertimbang
jumlah saham biasa yang beredar pada tahun yang bersangkutan, sebanyak 205.583.400 saham
untuk masing-masing tahun 2023 dan 2022. Laba per saham dilusian tidak disajikan, karena Entitas
tidak memiliki saham biasa berpotensi dilusi.
Dividen Berdasarkan Akta Notaris No. 2 dari Rusnaldy, S.H., tanggal 7 Juni 2022, pemegang saham setuju Dividends
untuk membagikan dividen tunai dari laba neto Entitas pada tahun 2021 sebesar Rp 200 per saham
atau setara dengan Rp 41.116.680.000. Pemegang saham juga menyetujui untuk menyisihkan Rp
4.000.0000.000 sebagai dana cadangan. Berdasarkan Akta Notaris No. 18 dari Rusnaldy, S.H.,
tanggal 8 Juni 2021, pemegang saham setuju untuk membagikan dividen tunai dari laba neto Entitas
pada tahun 2020 sebesar Rp 300 per saham atau setara dengan Rp 61.675.020.000. Pemegang
saham juga menyetujui untuk menyisihkan Rp 7.000.0000.000 sebagai dana cadangan. Pada tanggal
31 Maret 2023 dan 31 Desember 2022, utang dividen merupakan dividen yang belum dibayarkan
kepada pemegang saham masing-masing sebesar Rp 1.325.325.460 dan Rp 1.425.909.460 Pada
tahun 2022, Entitas membalik saldo utang dividen yang belum terbayar selama 5 (lima) tahun sebesar
Rp 38.282.002 menjadi cadangan khusus di saldo laba.
Pelaporan segmen Segmen operasi dilaporkan dengan cara yang konsisten dengan pelaporan internal yang diberikan Segment reporting
Page 18
kepada pengambil keputusan operasional. Pengambil keputusan operasional bertanggung jawab untuk
mengalokasikan sumber daya, menilai kinerja segmen operasi dan membuat keputusan strategis
Transaksi dan saldo dalam mata uang asing Transaksi dalam mata uang asing dijabarkan ke mata uang Rupiah (Rp) dengan menggunakan kurs Foreign currency transactions and balances
nilai tukar yang berlaku pada tanggal transaksi. Aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing
dijabarkan ke dalam mata uang Rupiah dengan menggunakan kurs penutup. Keuntungan dan kerugian
selisih kurs yang timbul dari dan dari penjabaran aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing
penyelesaian transaksi dalam mata uang asing diakui di dalam laba rugi. Pada tanggal 30 September
2023 dan 31 Desember 2022 , kurs nilai tukar yang digunakan adalah berdasarkan kurs tengah bank
Indonesia, sebagai berikut: Jenis Mata Uang 2023 2022 1 Dolar Amerika Serikat ($AS) 15.526 15.731
1 Dolar Singapura (SGD) 11.334 11.659 Pos-pos non-moneter yang diukur pada biaya historis di
dalam mata uang selain Rupiah dijabarkan dengan menggunakan kurs nilai tukar pada tanggal
transaksi.
Properti investasi Properti investasi dinyatakan sebesar biaya perolehan termasuk biaya transaksi dikurangi akumulasi Investment properties
penyusutan dan penurunan nilai (jika ada) kecuali tanah yang tidak disusutkan. Total tercatat termasuk
biaya penggantian dari bagian properti investasi, jika kriteria pengakuan terpenuhi, dan tidak termasuk
biaya harian penggunaan properti investasi. Properti investasi terdiri dari bangunan yang dikuasai Grup
untuk menghasilkan sewa atau untuk kenaikan nilai atau kedua-duanya, dan tidak untuk digunakan
dalam produksi atau penyediaan barang atau jasa untuk tujuan administratif atau dijual dalam kegiatan
usaha sehari-hari. Bangunan disusutkan dengan metode garis lurus (straight-line method) selama
estimasi masa manfaatnya yakni 20 (dua puluh) tahun. Properti investasi dihentikan pengakuannya
pada saat pelepasan atau ketika properti investasi tersebut tidak digunakan lagi secara permanen dan
tidak memiliki manfaat ekonomis di masa depan yang dapat diharapkan pada saat pelepasannya.
Keuntungan atau kerugian yang timbul dari penghentian atau pelepasan properti investasi dikreditkan
atau dibebankan pada operasi dalam tahun terjadinya penghentian atau pelepasan tersebut. Transfer
dari properti investasi dilakukan jika, dan hanya jika, terdapat perubahan penggunaan yang ditunjukkan
dengan dimulainya penggunaan oleh pemilik atau dimulainya pengembangan untuk dijual.
Goodwill Goodwill terkait dengan entitas asosiasi atau ventura bersama terdapat dalam jumlah tercatat investasi Goodwill
dan tidak diamortisasi maupun dilakukan pengujian penurunan nilai secara individu Goodwill
Investasi pada entitas asosiasi Entitas asosiasi adalah suatu entitas yang mana investor mempunyai pengaruh signifikan. Pengaruh Investment in associates
signifikan adalah kekuasaan untuk berpartisipasi dalam keputusan kebijakan keuangan dan
operasional investee, tetapi tidak mengendalikan atau mengendalikan bersama atas kebijakan tersebut
Goodwill terkait dengan entitas asosiasi atau ventura bersama terdapat dalam jumlah tercatat investasi
dan tidak diamortisasi maupun dilakukan pengujian penurunan nilai secara individu. Jika terdapat suatu
perubahan yang diakui langsung dalam ekuitas entitas asosiasi atau ventura bersama, entitas
mengakui bagiannya dari perubahan tersebut dan mengungkapkannya, jika relevan, dalam laporan
perubahan ekuitas konsolidasian. Keuntungan atau kerugian belum terealisasi yang timbul dari
transaksi antara entitas dengan entitas asosiasi bersama dieliminasi sebatas kepentingannya dalam
entitas asosiasi.
Beban dibayar dimuka Beban dibayar di muka diamortisasi selama masa manfaat masing-masing beban dengan Prepaid expenses
Page 19
menggunakan metode garis lurus (straight-line method).
Modal saham Tujuan utama dari pengelolaan modal Grup adalah memastikan bahwa manajemen mempertahankan Share capital
peringkat kredit yang baik dan rasio modal yang sehat untuk mendukung bisnis dan memaksimalkan
nilai pemegang saham. Grup mengelola struktur permodalan dan melakukan penyesuaian,
berdasarkan perubahan kondisi ekonomi. Untuk memelihara dan menyesuaikan struktur permodalan,
Grup dapat menyesuaikan pembayaran dividen kepada pemegang saham, imbalan modal kepada
pemegang saham atau menerbitkan saham baru. Grup mengelola permodalan dengan menggunakan
rasio pengungkit, yang dihitung melalui pembagian antara utang neto dengan jumlah modal. Kebijakan
Grup adalah menjaga rasio pengungkit dalam kisaran yang umum dalam industri sejenis dengan tujuan
untuk mengamankan pendanaan terhadap biaya yang rasional. Gearing ratio dihitung berdasarkan
pembagian antara liabilitas bersih dengan jumlah modal. Liabilitas bersih antara lain meliputi utang
bank, utang usaha, utang lain-lain, uang muka pelanggan, utang pajak, beban akrual dan liabilitas
imbalan pascakerja dikurangi dengan kas dan setara kas.
Instrumen keuangan Grup menentukan klasifikasi aset keuangan tersebut pada pengakuan awal. Klasifikasi dan Financial instruments
pengukuran aset keuangan harus didasarkan pada bisnis model dan arus kas kontraktual - apakah
semata dari pembayaran pokok dan bunga. Aset keuangan diklasifikasikan dalam kategori berikut: ?
Aset keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi; dan ? Aset keuangan yang diukur dengan nilai
wajar melalui laba rugi atau melalui penghasilan komprehensif lain. Semua aset keuangan pada
awalnya diakui sebesar nilai wajarnya ditambah dengan biaya-biaya transaksi, kecuali aset keuangan
dicatat pada nilai wajar melalui laba rugi Pembelian atau penjualan aset keuangan yang memerlukan
penyerahan aset dalam kurun waktu yang ditetapkan oleh peraturan atau kebiasaan yang berlaku di
pasar (perdagangan yang lazim) diakui pada tanggal perdagangan, yaitu pada tanggal Grup
berkomitmen untuk membeli atau menjual aset tersebut. Pada tanggal 31 Maret 2023 dan 31
Desember 2022 , Grup hanya memiliki aset keuangan diklasifikasikan sebagai aset keuangan yang
diukur dengan biaya diamortisasi. Aset keuangan Grup meliputi kas dan setara kas, piutang usaha,
piutang lain-lain, dan uang jaminan. Aset keuangan diklasifikasikan sebagai aset lancar, jika jatuh
tempo dalam waktu 12 bulan, jika tidak maka aset keuangan ini diklasifikasikan sebagai aset tidak
lancar. Aset keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi selanjutnya diukur dengan
menggunakan metode suku bunga efektif (Effective Interest Rate) (?EIR?), setelah dikurangi dengan
penurunan nilai. Biaya perolehan yang diamortisasi dihitung dengan memperhitungkan diskonto atau
premi atas biaya akuisisi atau biaya yang merupakan bagian integral dari EIR tersebut. Amortisasi EIR
dicatat dalam laba rugi. Kerugian yang timbul dari penurunan nilai juga diakui pada laba rugi. Aset
keuangan dihentikan pengakuannya ketika hak untuk menerima arus kas dari aset tersebut telah
berakhir atau telah ditransfer dan Grup telah secara substansial mentransfer seluruh risiko dan
manfaat kepemilikannya Liabilitas keuangan dalam lingkup PSAK 71 diklasifikasikan sebagai berikut: ?
Liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi; dan ? Liabilitas keuangan yang diukur
dengan nilai wajar melalui laba rugi. Grup menentukan klasifikasi liabilitas keuangan mereka pada saat
pengakuan awal. Seluruh liabilitas keuangan diakui pada awalnya sebesar nilai wajar dan, dalam hal
pinjaman dan utang, termasuk biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung. Pada tanggal
31 Maret 2023 dan 31 Desember 2022 , Grup hanya memiliki liabilitas keuangan diklasifikasikan
sebagai liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi. Liabilitas keuangan Grup meliputi
utang usaha, utang lain-lain, utang dividen dan beban akrual. Liabilitas keuangan diklasifikasikan
sebagai liabilitas jangka panjang jika jatuh tempo melebihi 12 bulan dan sebagai liabilitas jangka
Page 20
pendek jika jatuh tempo yang tersisa kurang dari 12 bulan. Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya
amortisasi (misalnya pinjaman dan utang yang dikenakan bunga) selanjutnya diukur dengan
menggunakan metode EIR. Amortisasi EIR termasuk di dalam biaya keuangan dalam laba rugi.
Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya pada saat liabilitas tersebut berakhir atau dibatalkan
atau kedaluwarsa. Dalam hal suatu liabilitas keuangan yang ada digantikan oleh liabilitas keuangan
lain dari pemberi pinjaman yang sama dengan persyaratan yang berbeda secara substansial, atau
modifikasi secara substansial atas persyaratan dari suatu liabilitas yang ada, pertukaran atau
modifikasi tersebut diperlakukan sebagai penghentian pengakuan liabilitas awal dan pengakuan
liabilitas baru, dan selisih antara nilai tercatat masing-masing liabilitas diakui dalam laba rugi.
Penerapan standar akuntansi baru a. Standar Akuntansi Keuangan (?SAK?) dan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (?ISAK?) yang Adoption of new accounting standards
Diterbitkan dan Berlaku Efektif Dalam Tahun Berjalan Dalam tahun berjalan, Entitas dan entitas
anaknya (bersama-sama disebut sebagai ?Grup?) telah menerapkan standar akuntansi keuangan
(?SAK?) dan interpretasi standar akuntansi keuangan (?ISAK?) baru dan revisi termasuk pengesahan
amendemen dan penyesuaian tahunan yang dikeluarkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan
Ikatan Akuntan Indonesia yang dianggap relevan dengan kegiatan operasinya dan memengaruhi
laporan keuangan konsolidasian berlaku efektif untuk periode tahun buku yang dimulai pada atau
setelah 1 Januari 2022. SAK dan ISAK baru dan revisi termasuk pengesahan amendemen dan
penyesuaian tahunan yang berlaku efektif dalam tahun berjalan adalah sebagai berikut: - Amendemen
PSAK 22: Kombinasi Bisnis tentang Definisi Bisnis - Amendemen PSAK 57, Provisi, Liabilitas
Kontinjensi, dan Aset Kontinjensi tentang Kontrak Memberatkan - Biaya Memenuhi Kontrak - PSAK 71:
Instrumen Keuangan (Penyesuaian Tahunan 2020) - PSAK 73: Sewa (Penyesuaian Tahunan 2020) b.
Standar Akuntansi Keuangan (?SAK?) dan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (?ISAK?) yang
Diterbitkan dan Berlaku Efektif pada atau setelah 1 Januari 2023 - Amendemen PSAK 1: Penyajian
Laporan Keuangan terkait Pengungkapan Kebijakan Akuntansi - Amendemen PSAK 1: Penyajian
Laporan Keuangan tentang Klasifikasi Liabilitas sebagai Jangka Pendek atau Jangka Panjang -
Amendemen PSAK 16: Aset Tetap tentang Hasil Sebelum Penggunaan yang Diintensikan -
Amendemen PSAK 25: Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi, dan Kesalahan Terkait
Definisi Estimasi Akuntansi - Amendemen PSAK 46: Pajak penghasilan tentang Pajak Tangguhan
terkait Aset dan Liabilitas yang timbul dari Transaksi Tunggal Standar Akuntansi Keuangan (?SAK?)
dan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (?ISAK?) yang Diterbitkan Namun Belum Berlaku Efektif
pada atau setelah 1 Januari 2024 - Amendemen PSAK 1: Penyajian Laporan Keuangan terkait
liabilitas jangka panjang dengan kovenan - Amendemen PSAK 73: Sewa terkait liabilitas sewa pada
transaksi jual dan sewa-balik - PSAK 74: Kontrak Asuransi - Amendemen PSAK 74: Kontrak Asuransi
Tentang Penerapan Awal PSAK 74 dan PSAK 71 - Informasi Komparatif Beberapa dari SAK dan ISAK
termasuk amendemen dan penyesuaian tahunan yang berlaku dalam tahun berjalan dan relevan
dengan kegiatan Grup telah diterapkan sebagaimana dijelaskan dalam ?Ikhtisar Kebijakan Akuntansi
yang Penting?. Beberapa SAK dan ISAK lainnya yang tidak relevan dengan kegiatan Grup atau
mungkin akan memengaruhi kebijakan akuntansinya di masa depan sedang dievaluasi oleh
manajemen potensi dampak yang mungkin timbul dari penerapan standar-standar ini terhadap laporan
keuangan konsolidasian. a. Standar Akuntansi Keuangan (?SAK?) dan Interpretasi Standar Akuntansi
Keuangan (?ISAK?) yang Diterbitkan dan Berlaku Efektif Dalam Tahun Berjalan Dalam tahun berjalan,
Entitas dan entitas anaknya (bersama-sama disebut sebagai ?Grup?) telah menerapkan standar
akuntansi keuangan (?SAK?) dan interpretasi standar akuntansi keuangan (?ISAK?) baru dan revisi
termasuk pengesahan amendemen dan penyesuaian tahunan yang dikeluarkan oleh Dewan Standar
Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia yang dianggap relevan dengan kegiatan operasinya
dan memengaruhi laporan keuangan konsolidasian berlaku efektif untuk periode tahun buku yang
dimulai pada atau setelah 1 Januari 2022. SAK dan ISAK baru dan revisi termasuk pengesahan
Page 21
amendemen dan penyesuaian tahunan yang berlaku efektif dalam tahun berjalan adalah sebagai berikut: - Amendemen PSAK 22: Kombinasi Bisnis tentang Definisi Bisnis - Amendemen PSAK 57, Provisi, Liabilitas Kontinjensi, dan Aset Kontinjensi tentang Kontrak Memberatkan - Biaya Memenuhi Kontrak - PSAK 71: Instrumen Keuangan (Penyesuaian Tahunan 2020) - PSAK 73: Sewa (Penyesuaian Tahunan 2020) b. Standar Akuntansi Keuangan (?SAK?) dan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (?ISAK?) yang Diterbitkan dan Berlaku Efektif pada atau setelah 1 Januari 2023 - Amendemen PSAK 1: Penyajian Laporan Keuangan terkait Pengungkapan Kebijakan Akuntansi - Amendemen PSAK 1: Penyajian Laporan Keuangan tentang Klasifikasi Liabilitas sebagai Jangka Pendek atau Jangka Panjang - Amendemen PSAK 16: Aset Tetap tentang Hasil Sebelum Penggunaan yang Diintensikan - Amendemen PSAK 25: Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi, dan Kesalahan Terkait Definisi Estimasi Akuntansi - Amendemen PSAK 46: Pajak penghasilan tentang Pajak Tangguhan terkait Aset dan Liabilitas yang timbul dari Transaksi Tunggal Standar Akuntansi Keuangan (?SAK?) dan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (?ISAK?) yang Diterbitkan Namun Belum Berlaku Efektif pada atau setelah 1 Januari 2024 - Amendemen PSAK 1: Penyajian Laporan Keuangan terkait liabilitas jangka panjang dengan kovenan - Amendemen PSAK 73: Sewa terkait liabilitas sewa pada transaksi jual dan sewa-balik - PSAK 74: Kontrak Asuransi - Amendemen PSAK 74: Kontrak Asuransi Tentang Penerapan Awal PSAK 74 dan PSAK 71 - Informasi Komparatif Beberapa dari SAK dan ISAK termasuk amendemen dan penyesuaian tahunan yang berlaku dalam tahun berjalan dan relevan dengan kegiatan Grup telah diterapkan sebagaimana dijelaskan dalam ?Ikhtisar Kebijakan Akuntansi yang Penting?. Beberapa SAK dan ISAK lainnya yang tidak relevan dengan kegiatan Grup atau mungkin akan memengaruhi kebijakan akuntansinya di masa depan sedang dievaluasi oleh manajemen potensi dampak yang mungkin timbul dari penerapan standar-standar ini terhadap laporan keuangan konsolidasian. a. Standar Akuntansi Keuangan (?SAK?) dan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (?ISAK?) yang Diterbitkan dan Berlaku Efektif Dalam Tahun Berjalan Dalam tahun berjalan, Entitas dan entitas anaknya (bersama-sama disebut sebagai ?Grup?) telah menerapkan standar akuntansi keuangan (?SAK?) dan interpretasi standar akuntansi keuangan (?ISAK?) baru dan revisi termasuk pengesahan amendemen dan penyesuaian tahunan yang dikeluarkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia yang dianggap relevan dengan kegiatan operasinya dan memengaruhi laporan keuangan konsolidasian berlaku efektif untuk periode tahun buku yang dimulai pada atau setelah 1 Januari 2022. SAK dan ISAK baru dan revisi termasuk pengesahan amendemen dan penyesuaian tahunan yang berlaku efektif dalam tahun berjalan adalah sebagai berikut: - Amendemen PSAK 22: Kombinasi Bisnis tentang Definisi Bisnis - Amendemen PSAK 57, Provisi, Liabilitas Kontinjensi, dan Aset Kontinjensi tentang Kontrak Memberatkan - Biaya Memenuhi Kontrak - PSAK 71: Instrumen Keuangan (Penyesuaian Tahunan 2020) - PSAK 73: Sewa (Penyesuaian Tahunan 2020) b. Standar Akuntansi Keuangan (?SAK?) dan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (?ISAK?) yang Diterbitkan dan Berlaku Efektif pada atau setelah 1 Januari 2023 - Amendemen PSAK 1: Penyajian Laporan Keuangan terkait Pengungkapan Kebijakan Akuntansi - Amendemen PSAK 1: Penyajian Laporan Keuangan tentang Klasifikasi Liabilitas sebagai Jangka Pendek atau Jangka Panjang - Amendemen PSAK 16: Aset Tetap tentang Hasil Sebelum Penggunaan yang Diintensikan - Amendemen PSAK 25: Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi, dan Kesalahan Terkait Definisi Estimasi Akuntansi - Amendemen PSAK 46: Pajak penghasilan tentang Pajak Tangguhan terkait Aset dan Liabilitas yang timbul dari Transaksi Tunggal Standar Akuntansi Keuangan (?SAK?) dan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (?ISAK?) yang Diterbitkan Namun Belum Berlaku Efektif pada atau setelah 1 Januari 2024 - Amendemen PSAK 1: Penyajian Laporan Keuangan terkait liabilitas jangka panjang dengan kovenan - Amendemen PSAK 73: Sewa terkait liabilitas sewa pada transaksi jual dan sewa-balik - PSAK 74: Kontrak Asuransi - Amendemen PSAK 74: Kontrak Asuransi Tentang Penerapan Awal PSAK 74 dan
Page 22
PSAK 71 - Informasi Komparatif Beberapa dari SAK dan ISAK termasuk amendemen dan penyesuaian
tahunan yang berlaku dalam tahun berjalan dan relevan dengan kegiatan Grup telah diterapkan
sebagaimana dijelaskan dalam ?Ikhtisar Kebijakan Akuntansi yang Penting?. Beberapa SAK dan ISAK
lainnya yang tidak relevan dengan kegiatan Grup atau mungkin akan memengaruhi kebijakan
akuntansinya di masa depan sedang dievaluasi oleh manajemen potensi dampak yang mungkin timbul
dari penerapan standar-standar ini terhadap laporan keuangan konsolidasian.
Standar akuntansi yang telah disahkan namun Standar Akuntansi Keuangan (?SAK?) dan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (?ISAK?) yang Accounting standards issued but not yet
belum berlaku efektif Diterbitkan Namun Belum Berlaku Efektif pada atau setelah 1 Januari 2024 - Amendemen PSAK 1: effective
Penyajian Laporan Keuangan terkait liabilitas jangka panjang dengan kovenan - Amendemen PSAK
73: Sewa terkait liabilitas sewa pada transaksi jual dan sewa-balik - PSAK 74: Kontrak Asuransi -
Amendemen PSAK 74: Kontrak Asuransi Tentang Penerapan Awal PSAK 74 dan PSAK 71 - Informasi
Komparatif Beberapa dari SAK dan ISAK termasuk amendemen dan penyesuaian tahunan yang
berlaku dalam tahun berjalan dan relevan dengan kegiatan Grup telah diterapkan sebagaimana
dijelaskan dalam ?Ikhtisar Kebijakan Akuntansi yang Penting?. Beberapa SAK dan ISAK lainnya yang
tidak relevan dengan kegiatan Grup atau mungkin akan memengaruhi kebijakan akuntansinya di masa
depan sedang dievaluasi oleh manajemen potensi dampak yang mungkin timbul dari penerapan
standar-standar ini terhadap laporan keuangan konsolidasian.
Page 23
[1611000] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement - General Industry - Current Year
30 September 2023
Aset tetap Property, plant, and equipment
Pengurangan aset
Aset tetap, awal periode Penambahan aset tetap Reklasifikasi aset tetap Aset tetap, akhir periode
tetap
Property, plant, and Reclassifications of
Addition in property, Disposals in property, Property, plant, and
equipment, beginning property, plant, and
plant, and equipment plant, and equipment equipment, end period
period equipment
Nilai perolehan, kotor Tanah, dimiliki Land, directly owned Carrying amount,
2,254,592,712,474 ( 25,930,935 ) ( 6,086,000,000 ) 2,248,480,781,539
langsung gross
Bangunan dan Building and leasehold
fasilitasnya, dimiliki 194,283,076,615 6,872,292,000 201,155,368,615 improvement, directly
langsung owned
Mesin dan peralatan, Machinery and
dimiliki langsung 477,981,560,560 2,306,539,298 480,288,099,858 equipment, directly
owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
kantor, dimiliki langsung 12,428,191,835 281,132,600 ( 20,100,000 ) 12,689,224,435 equipment, directly
owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
12,727,405,877 200,000,000 ( 957,125,000 ) 11,970,280,877
dimiliki langsung owned
Dimiliki langsung 2,952,012,947,361 481,132,600 ( 1,003,155,935 ) 3,092,831,298 2,954,583,755,324 Directly owned
Bangunan, dalam Building, assets under
9,922,910,000 6,948,746,500 ( 786,292,000 ) 16,085,364,500
penyelesaian construction
Mesin dan alat berat, Machinery and heavy
dalam penyelesaian 39,658,941,017 13,943,677,879 ( 2,306,539,298 ) 51,296,079,598 equipment, assets
under construction
Lainnya, dalam Others, assets under
41,062,901,458 8,181,622,800 49,244,524,258
penyelesaian construction
Aset dalam Assets under
90,644,752,475 29,074,047,179 ( 3,092,831,298 ) 116,625,968,356
penyelesaian construction
Aset tetap Property, plant, and
3,042,657,699,836 29,555,179,779 ( 1,003,155,935 ) 3,071,209,723,680
equipment
Akumulasi depresiasi Tanah, dimiliki Land, directly owned Carrying amount,
309,798,040 121,225,320 431,023,360
langsung accumulated
Bangunan dan Building and leasehold depreciation
fasilitasnya, dimiliki 10,734,806,433 10,489,849,890 21,224,656,323 improvement, directly
langsung owned
Page 24
Mesin dan peralatan, Machinery and
46,877,903,244 38,795,414,064 85,673,317,308
dimiliki langsung equipment, directly
owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
kantor, dimiliki langsung 9,314,117,287 957,979,011 ( 20,100,000 ) 10,251,996,298 equipment, directly
owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
3,089,877,666 1,903,572,732 ( 348,523,438 ) 4,644,926,960
dimiliki langsung owned
Dimiliki langsung 70,326,502,670 52,268,041,017 ( 368,623,438 ) 122,225,920,249 Directly owned
Aset tetap Property, plant, and
70,326,502,670 52,268,041,017 ( 368,623,438 ) 122,225,920,249
equipment
Nilai perolehan Aset tetap Property, plant, and Carrying amount
2,972,331,197,166 2,948,983,803,431
equipment
Page 25
[1611000] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement - General Industry - Prior Year
31 December 2022
Aset tetap Property, plant, and equipment
Penambahan aset Pengurangan aset Reklasifikasi aset
Aset tetap, awal periode Revaluasi aset tetap Aset tetap, akhir periode
tetap tetap tetap
Property, plant, and Reclassifications of
Addition in property, Disposals in property, Revaluation of property, Property, plant, and
equipment, beginning property, plant, and
plant, and equipment plant, and equipment plant, and equipment equipment, end period
period equipment
Nilai perolehan, Tanah, dimiliki Land, directly Carrying amount,
1,949,735,382,836 ( 307,800,000 ) 45,795,872,112 259,369,257,526 2,254,592,712,474
kotor langsung owned gross
Bangunan dan Building and
fasilitasnya, dimiliki leasehold
169,069,824,470 3,000,000,000 ( 482,960,000 ) 21,331,328,362 1,364,883,783 194,283,076,615
langsung improvement,
directly owned
Mesin dan Machinery and
peralatan, dimiliki 469,001,343,181 8,980,217,379 477,981,560,560 equipment, directly
langsung owned
Perabot dan Furniture and office
peralatan kantor, 12,199,400,335 140,295,500 ( 13,000,000 ) 101,496,000 12,428,191,835 equipment, directly
dimiliki langsung owned
Kendaraan Motor vehicle,
bermotor, dimiliki 13,534,455,877 ( 807,050,000 ) 12,727,405,877 directly owned
langsung
Dimiliki langsung 2,613,540,406,699 3,140,295,500 ( 1,610,810,000 ) 76,208,913,853 260,734,141,309 2,952,012,947,361 Directly owned
Bangunan, dalam Building, assets
8,977,360,000 25,420,026,200 ( 24,474,476,200 ) 9,922,910,000
penyelesaian under construction
Mesin dan alat Machinery and
berat, dalam heavy equipment,
39,696,143,122 8,943,015,274 ( 8,980,217,379 ) 39,658,941,017
penyelesaian assets under
construction
Lainnya, dalam Others, assets
50,676,492,533 33,140,629,199 ( 42,754,220,274 ) 41,062,901,458
penyelesaian under construction
Aset dalam Assets under
99,349,995,655 67,503,670,673 ( 76,208,913,853 ) 90,644,752,475
penyelesaian construction
Aset tetap Property, plant,
2,712,890,402,354 70,643,966,173 ( 1,610,810,000 ) 260,734,141,309 3,042,657,699,836
and equipment
Akumulasi Tanah, dimiliki Land, directly Carrying amount,
148,164,280 161,633,760 309,798,040
depresiasi langsung owned accumulated
Page 26
Bangunan dan Building and depreciation
fasilitasnya, dimiliki 0 10,756,191,568 ( 21,385,135 ) 10,734,806,433 leasehold
langsung improvement,
directly owned
Mesin dan Machinery and
peralatan, dimiliki 0 46,877,903,244 46,877,903,244 equipment, directly
langsung owned
Perabot dan Furniture and office
peralatan kantor, 8,035,789,725 1,291,327,562 ( 13,000,000 ) 9,314,117,287 equipment, directly
dimiliki langsung owned
Kendaraan Motor vehicle,
bermotor, dimiliki 3,244,211,010 ( 154,333,344 ) 3,089,877,666 directly owned
langsung
Lainnya, dimiliki Others, directly
0 0
langsung owned
Dimiliki langsung 8,183,954,005 62,331,267,144 ( 167,333,344 ) ( 21,385,135 ) 70,326,502,670 Directly owned
Aset tetap Property, plant,
8,183,954,005 62,331,267,144 ( 167,333,344 ) ( 21,385,135 ) 70,326,502,670
and equipment
Nilai perolehan Aset tetap Property, plant, Carrying amount
2,704,706,448,349 2,972,331,197,166
and equipment
Page 27
[1611100] Disclosure of Notes to the financial statements - Property, Plant and Equipment - General Industry
Page 28
[1612000] Notes to the financial statements - Right of Use Assets - General Industry - Current Year
Page 29
[1612000] Notes to the financial statements - Right of Use Assets - General Industry - Prior Year
Page 30
[1612100] Disclosure of Notes to the financial statements - Right of Use Assets - General Industry
Page 31
[1616000] Notes to the financial statements - Revenue By Parties - General
Industry
Catatan untuk pendapatan berdasarkan pihak Notes for revenue by parties
30 September 30 September
2023 2022
Penjualan dan Penjualan dan
Nama pihak
pendapatan usaha pendapatan usaha
Party name Sales and revenue Sales and revenue
Pihak berelasi 1 PT KABELINDO Related party 1
904,821,616,807 900,173,408,219
MURNI Tbk
Pihak berelasi 2 PT SIBALEC 988,033,988,389 941,928,775,109 Related party 2
Pihak berelasi 3 PT SIBALEC Related party 3
532,923,878,260 545,794,222,294
POWEL CABLE
Pihak berelasi 4 PT MESINDO Related party 4
AGUNG 10,719,100,322 2,847,207,207
NUSANTARA
Pihak berelasi 5 PT SATU SATU Related party 5
SEMBILAN SUKSES 245,735,938,044 290,814,489,602
MAKMUR
Pihak berelasi 6 PT SETIA SAPTA 418,800,624,610 394,209,879,374 Related party 6
Pihak berelasi 3,101,035,146,432 3,075,767,981,805 Related parties
Pihak ketiga 1 PT PERUSAHAAN Third party 1
296,106,719,662 265,208,864,744
LISTRIK NEGARA
Pihak ketiga 2 PT SUMBERDAYA Third party 2
314,404,976,788 307,229,378,578
SINARBARU
Pihak ketiga 3 PT WIJAYA KARYA Third party 3
BANGUNAN 35,564,458,520 0
GEDUNG
Pihak ketiga 4 PT TELKOM AKSES 15,158,640,000 25,293,280,000 Third party 4
Pihak ketiga 5 PT HIGH SPEED Third party 5
RAILWAY
75,030,716,500 28,772,968,800
CONTRACTOR
CONSORTIUM
Pihak ketiga 6 PT HUAWEI TECH Third party 6
42,685,111,200 62,301,641,550
INVESTMENT
Pihak ketiga 7 PT SUPREME Third party 7
15,335,759,091 6,540,530,995
POWER
Pihak ketiga 8 PT INTI KARYA Third party 8
7,201,566,280 392,866,000
PERSADA TEKNIK
Pihak ketiga 9 PT KILANG Third party 9
PERTAMINA 3,870,965,000 5,577,920,000
INTERNATIONAL
Pihak ketiga 10 PT MEIDEN Third party 10
ENGINEERING 28,170,415,300 114,390,000
INDONESIA
Pihak ketiga lainnya LAINNYA 324,925,347,686 298,849,834,631 Other third parties
Pihak ketiga 1,158,454,676,027 1,000,281,675,298 Third parties
Tipe pihak 4,259,489,822,459 4,076,049,657,103 Type of parties
Page 32
[1616100] Disclosure of Notes to the financial statements - Revenue - General Industry
Page 33
[1619000] Notes to the financial statements - Revenue With Value More Than
10% - General Industry
Catatan untuk pendapatan lebih dari 10% Note for revenue with value
more than 10%
30 September 30 September
2023 2022
Penjualan dan Penjualan dan
Nama pihak
pendapatan usaha pendapatan usaha
Party name Sales and revenue Sales and revenue
Pihak 1 PT KABELINDO Party 1
904,821,616,807 900,173,408,219
MURNI
Pihak 2 PT SIBALEC 988,033,988,389 941,928,775,109 Party 2
Pihak 3 PT SIBALEC Party 3
POWEL CABLE & 532,923,878,260 545,794,222,294
ELECTRIC
Pihak dengan Party with revenue
pendapatan lebih 2,425,779,483,456 2,387,896,405,622 more than 10%
dari 10%
Page 34
[1620100] Notes to the financial statements - Trade receivables, by currency - General Industry
Piutang usaha berdasarkan mata uang Trade receivables by currency
30 September 2023 31 December 2022
Penyisihan penurunan Penyisihan penurunan
Piutang usaha, kotor Piutang usaha Piutang usaha, kotor Piutang usaha
nilai piutang usaha nilai piutang usaha
Allowance for Allowance for
Trade receivables, gross impairment of trade Trade receivables Trade receivables, gross impairment of trade Trade receivables
receivables receivables
Pihak ketiga IDR 236,750,430,284 310,178,087,493 IDR Third party
USD 27,930,473,324 28,360,169,286 USD
Mata uang 264,680,903,608 ( 10,950,771,353 ) 253,730,132,255 338,538,256,779 ( 10,950,771,353 ) 327,587,485,426 Currency
Pihak berelasi IDR 116,770,561,805 241,620,790,018 IDR Related party
Mata uang 116,770,561,805 370,500,694,060 241,620,790,018 241,620,790,018 Currency
Page 35
[1620200] Notes to the financial statements - Trade receivables, by aging - General Industry
Piutang usaha berdasarkan umur Trade receivables by aging
30 September 2023 31 December 2022
Penyisihan penurunan Penyisihan penurunan
Piutang usaha, kotor Piutang usaha Piutang usaha, kotor Piutang usaha
nilai piutang usaha nilai piutang usaha
Allowance for Allowance for
Trade receivables, gross impairment of trade Trade receivables Trade receivables, gross impairment of trade Trade receivables
receivables receivables
Belum jatuh Umur Aging Not yet due
219,784,147,740 371,049,821,356
tempo
Telah jatuh 31 - 60 hari 70,149,913,018 92,479,044,334 31 - 60 days Overdue
tempo 61 - 90 hari 19,688,077,902 27,079,943,846 61 - 90 days
91 - 180 hari 60,878,555,400 78,599,465,908 91 - 180 days
Lebih dari 720 More than 720
10,950,771,353 10,950,771,353
hari days
Umur 161,667,317,673 209,109,225,441 Aging
Jatuh tempo Umur 381,451,465,413 ( 10,950,771,353 ) 370,500,694,060 580,159,046,797 ( 10,950,771,353 ) 569,208,275,444 Aging Due status
Page 36
[1620500] Notes to the financial statements - Trade receivable, movement of
allowance for impairment of Trade receivables - General Industry
Pergerakan penurunan nilai piutang Movement of allowance for
usaha impairment of trade receivables
30 September 2023 31 December 2022
Penyisihan penurunan nilai Allowance for impairment of
piutang usaha, awal periode 10,950,771,353 9,260,955,247 trade receivables, beginning
period
Penambahan penyisihan Addition of allowance for
1,689,816,106
penurunan nilai piutang usaha impairment of trade receivables
Penyisihan penurunan nilai Allowance for impairment of
piutang usaha, akhir periode 10,950,771,353 10,950,771,353 trade receivables, ending
period
Page 37
[1621000] Disclosure of Notes to the financial statements - Trade Receivables - General Industry
Page 38
[1630000] Notes to the financial statements - Inventories - General Industry
Catatan atas persediaan Notes for inventories
30 September 2023 31 December 2022
Barang jadi 400,911,734,029 387,316,250,834 Finished goods
Barang dalam proses 69,594,979,425 68,122,861,382 Work in process
Bahan baku dan bahan Raw and indirect material
92,762,873,888 111,346,999,062
pembantu
Suku cadang 2,700,000 3,062,179,252 Spareparts
Barang dalam perjalanan 4,017,520,564 2,042,309,795 Inventories in transit
Persediaan, kotor 567,289,807,906 571,890,600,325 Inventories, gross
Cadangan penurunan nilai Allowance for impairment
( 2,180,299,971 ) ( 2,180,299,971 )
persediaan of inventories
Persediaan 565,109,507,935 569,710,300,354 Inventories
Persediaan lancar 565,109,507,935 569,710,300,354 Current inventories
Mutasi cadangan penurunan nilai Movement of allowance for
persediaan impairment of inventories
30 September 2023 31 December 2022
Saldo awal Penyisihan Allowance for Impairment of
2,180,299,971 2,180,299,971
Penurunan Nilai Persediaan Inventories, beginning balance
Saldo akhir Penyisihan Allowance for Impairment of
2,180,299,971 2,180,299,971
Penurunan Nilai Persediaan Inventories, ending balance
Page 39
[1632000] Disclosure of Notes to the financial statements - Inventories - General Industry
Page 40
[1640100] Notes to the financial statements - Trade Payable, by currency - General Industry
Utang usaha berdasarkan mata uang Trade payables by currency
30 September 2023 31 December 2022
Utang usaha Utang usaha
Trade payables Trade payables
Pihak ketiga IDR 127,927,302,021 91,477,676,997 IDR Third party
USD 36,729,236,355 49,235,835,586 USD
Mata uang 164,656,538,376 140,713,512,583 Currency
Pihak berelasi IDR 188,097,152,199 116,462,979,387 IDR Related party
Mata uang 188,097,152,199 116,462,979,387 Currency
Page 41
[1640200] Notes to the financial statements - Trade Payable, by aging - General Industry
Page 42
[1641000] Disclosure of Notes to the financial statements - Trade Payables - General Industry
Page 43
[1670000] Notes to the financial statements - Cost of Good Sold - General
Industry
Beban pokok penjualan Cost of good sold
30 September 2023 30 September 2022
Persediaan bahan baku awal 109,156,710,913 89,617,988,932 Beginning raw inventory
Pembelian bahan baku 3,446,743,561,788 3,504,449,250,577 Purchased raw inventory
Persediaan bahan baku akhir 77,922,851,632 84,248,728,249 Ending raw inventory
Bahan baku yang digunakan 3,477,977,421,069 3,509,818,511,260 Raw inventory used
Pengangkutan dan bongkar muat 2,261,966,859 2,527,663,049 Freight and handling costs
Upah, tenaga kerja langsung 55,126,723,966 50,894,856,479 Wages and direct labor
Depresiasi 48,871,017,528 44,129,816,475 Depreciation
Perbaikan dan pemeliharaan 22,633,521,101 19,273,304,685 Repairs and maintenance
Beban bahan bakar 28,532,080,846 26,103,848,370 Fuel expenses
Biaya pabrikasi lainya 45,442,715,010 25,754,045,151 Other manufacturing overhead
Jumlah biaya produksi 3,680,845,446,379 3,678,502,045,469 Total production cost
Barang setengah jadi awal 68,122,861,382 34,452,710,630 Beginning wip inventory
Barang setengah jadi akhir 69,594,979,425 64,082,459,171 Ending wip inventory
Harga pokok produksi 3,679,373,328,336 3,648,872,296,928 Cost of goods manufactured
Barang jadi awal 387,316,250,834 262,781,400,450 Beginning finish goods inventory
Pembelian barang jadi 230,865,996,363 322,225,895,571 Purchased finish goods inventory
Barang jadi akhir 400,911,734,029 362,405,497,929 Ending finish goods inventory
Beban pokok penjualan dan Cost of sales and revenue
3,896,643,841,504 3,871,474,095,020
pendapatan
Page 44
[1671000] Disclosure of Notes to the financial statements - Cost of Goods Sold - General Industry
Page 45
[1691000a] Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans - General Industry
Page 46
[1691100] Disclosure of Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans - General Industry
Page 47
[1692000] Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans Interest Information - General Industry
Page 48
[1693000] Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans - General Industry
Page 49
[1693100] Disclosure of Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans - General Industry
Page 50
[1696000] Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans Interest Information - General Industry
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.