Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 43
Page 1
Nomor Surat 98/MKNT-OJK/X/2023
Nama Emiten PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk.
Kode Emiten MKNT
Perihal Penyampaian Laporan Keuangan Interim Yang Tidak Diaudit
Perseroan dengan ini menyampaikan laporan keuangan untuk periode 9 Bulan yang berakhir pada 30/09/2023 dengan ikhtisar sebagai berikut :
Informasi mengenai anak perusahaan Perseroan sebagai berikut :
No Nama Kegiatan Lokasi Tahun Status Jumlah Aset Satuan Mata Persentase
Usaha Komersil Operasi Uang (%)
1 PT Catalist Perdagangan Jakarta 2006 Aktif 321.405.318.589 PENUH IDR 63.75
Integra Prima
Sukses
2 PT Graha Perdagangan Jakarta 2008 Aktif 88.707.683.382 PENUH IDR 74.99
Planet
Nusantara
3 PT Digifast Perdagangan Jakarta 2020 Belum Aktif 48.150.745.000 PENUH IDR 75.0
Kreasi
Indonesia
4 PT Mitra Perdagangan Jakarta 2023 Belum Aktif 500.000.000 PENUH IDR 99.8
Bintang
Sejahtera
Dokumen ini merupakan dokumen resmi PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk. yang tidak memerlukan tanda tangan karena dihasilkan secara
elektronik. PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk. bertanggung jawab penuh atas informasi tertera di dalam dokumen ini.
Page 2
[1000000] General information
Informasi umum General information
30 September 2023
Nama entitas PT Mitra Komunikasi Nusantara Entity name
Tbk.
Penjelasan perubahan nama dari akhir Explanation of change in name from
periode laporan sebelumnya the end of the preceding reporting
period
Kode entitas MKNT Entity code
Nomor identifikasi entitas AA717 Entity identification number
Industri utama entitas Umum / General Entity main industry
Standar akutansi yang dipilih PSAK Selected accounting standards
Sektor E. Consumer Cyclicals Sector
Subsektor E7. Retailing Subsector
Industri E71. Consumer Distributors Industry
Subindustri E711. Consumer Distributors Subindustry
Informasi pemegang saham Controlling shareholder information
National Corporation
pengendali
Jenis entitas Local Company - Indonesia Type of entity
Jurisdiction
Jenis efek yang dicatatkan Saham / Stock Type of listed securities
Jenis papan perdagangan tempat Type of board on which the entity is
Pemantauan Khusus / Watchlist
entitas tercatat listed
Apakah merupakan laporan keuangan Whether the financial statements are
satu entitas atau suatu kelompok Entitas grup / Group entity of an individual entity or a group of
entitas entities
Periode penyampaian laporan Period of financial statements
Kuartal III / Third Quarter
keuangan submissions
Tanggal awal periode berjalan January 01, 2023 Current period start date
Tanggal akhir periode berjalan September 30, 2023 Current period end date
Tanggal akhir tahun sebelumnya December 31, 2022 Prior year end date
Tanggal awal periode sebelumnya January 01, 2022 Prior period start date
Tanggal akhir periode sebelumnya September 30, 2022 Prior period end date
Tanggal akhir 2 tahun sebelumnya December 31, 2021 Prior 2 year end date
Mata uang pelaporan Rupiah / IDR Description of presentation currency
Kurs konversi pada tanggal pelaporan Conversion rate at reporting date if
jika mata uang penyajian selain rupiah presentation currency is other than
rupiah
Pembulatan yang digunakan dalam Level of rounding used in financial
penyajian jumlah dalam laporan Satuan Penuh / Full Amount statements
keuangan
Jenis laporan atas laporan keuangan Tidak Diaudit / Unaudit Type of report on financial statements
Jenis opini auditor Type of auditor's opinion
Hal yang diungkapkan dalam paragraf Matters disclosed in
pendapat untuk penekanan atas suatu emphasis-of-matter or other-matter
masalah atau paragraf penjelasan paragraph, if any
lainnya, jika ada
Hasil penugasan review Result of review engagement
Opini Hal Audit Utama Any Key Audit Matters Opinion
Jumlah Hal Audit Utama Total Key Audit Matters
Paragraf Hal Audit Utama Key Audit Matters Paragraph
Tanggal laporan audit atau hasil Date of auditor's opinion or result of
laporan review review report
Auditor tahun berjalan Current year auditor
Nama partner audit tahun berjalan Name of current year audit signing
Page 3
partner
Lama tahun penugasan partner yang Number of years served as audit
menandatangani signing partner
Auditor tahun sebelumnya Prior year auditor
Nama partner audit tahun sebelumnya Name of prior year audit signing
partner
Kepatuhan terhadap pemenuhan Whether in compliance with OJK rules
peraturan OJK Nomor: No. 75/POJK.04/2017 concerning
Ya / Yes
75/POJK.04/2017 tentang Tanggung responsibilities of board of directors on
Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan financial statements
Kepatuhan terhadap pemenuhan Compliance to the independency of
independensi akuntan yang Accountant that provide services in
memberikan jasa audit di pasar modal Capital Market as regulated in OJK
sesuai dengan POJK Nomor Ya / Yes rules No. 13/POJK.03/2017
13/POJK.03/2017 tentang concerning The Use of Public
Penggunaan Jasa Akuntan Publik Accountant and Auditing Firm in
dalam Kegiatan Jasa Keuangan Financial Services Activities.
Page 4
[1210000] Statement of financial position presented using current and
non-current - General Industry
Laporan posisi keuangan Statement of financial position
30 September 2023 31 December 2022
Aset Assets
Aset lancar Current assets
Kas dan setara kas Cash and cash
9,386,580,777 8,423,173,943
equivalents
Piutang usaha Trade receivables
Piutang usaha pihak Trade receivables third
139,254,592,050 168,461,953,514
ketiga parties
Piutang lainnya Other receivables
Piutang lainnya pihak Other receivables third
2,540,996,997 5,593,765,296
ketiga parties
Persediaan lancar Current inventories
Persediaan lancar 251,444,080,261 233,493,543,631 Current inventories
Biaya dibayar dimuka Current prepaid expenses
300,409,674 1,429,576,894
lancar
Uang muka lancar Current advances
Uang muka lancar Other current
4,143,716,425 5,390,125,662
lainnya advances
Pajak dibayar dimuka Current prepaid taxes
14,282,358
lancar
Jumlah aset lancar 407,070,376,184 422,806,421,298 Total current assets
Aset tidak lancar Non-current assets
Aset keuangan tidak Non-current financial
lancar assets
Aset keuangan tidak Non-current financial
lancar nilai wajar assets fair value
1,605,500,000 4,322,500,000
melalui pendapatan through other
komprehensif lainnya comprehensive income
Aset pajak tangguhan 1,442,482,464 883,851,190 Deferred tax assets
Aset tetap Property, plant, and
2,242,296,448 2,141,478,375
equipment
Aset hak guna 3,678,236,206 2,336,731,043 Right of use assets
Aset tidak lancar Other non-current
57,500,000 42,000,000
non-keuangan lainnya non-financial assets
Jumlah aset tidak lancar 9,026,015,118 9,726,560,608 Total non-current assets
Jumlah aset 416,096,391,302 432,532,981,906 Total assets
Liabilitas dan ekuitas Liabilities and equity
Liabilitas Liabilities
Liabilitas jangka pendek Current liabilities
Utang bank jangka Short term bank loans
16,531,331,943
pendek
Utang usaha Trade payables
Utang usaha pihak Trade payables
2,736,774,695 3,985,235,039
ketiga third parties
Utang lainnya Other payables
Utang lainnya pihak Other payables
12,044,258 10,154,000
ketiga third parties
Beban akrual jangka Current accrued
162,826,813,500 141,945,797,835
pendek expenses
Liabilitas imbalan Short-term
pasca kerja jangka 449,092,537 449,092,537 post-employment
pendek benefit obligations
Page 5
Utang pajak 7,318,151,533 2,943,333,792 Taxes payable
Liabilitas jangka Current maturities of
panjang yang jatuh long-term liabilities
tempo dalam satu
tahun
Liabilitas jangka Current maturities
panjang yang jatuh of bank loans
tempo dalam satu 11,810,002,101 22,080,000,000
tahun atas utang
bank
Liabilitas jangka Current maturities
panjang yang jatuh of other borrowings
tempo dalam satu 680,882,034 680,882,034
tahun atas
pinjaman lainnya
Jumlah liabilitas Total current
185,833,760,658 188,625,827,180
jangka pendek liabilities
Liabilitas jangka Non-current liabilities
panjang
Liabilitas pajak Deferred tax liabilities
39,108,726
tangguhan
Liabilitas jangka Long-term liabilities
panjang setelah net of current
dikurangi bagian maturities
yang jatuh tempo
dalam satu tahun
Liabilitas jangka Long-term bank
panjang atas utang 273,702,059,068 274,547,860,000 loans
bank
Liabilitas jangka Long-term other
panjang atas 629,826,338 1,140,487,862 borrowings
pinjaman lainnya
Kewajiban imbalan Long-term
pasca kerja jangka 2,388,089,294 2,388,089,294 post-employment
panjang benefit obligations
Jumlah liabilitas Total non-current
276,719,974,700 278,115,545,882
jangka panjang liabilities
Jumlah liabilitas 462,553,735,358 466,741,373,062 Total liabilities
Ekuitas Equity
Ekuitas yang Equity attributable to
diatribusikan kepada equity owners of parent
pemilik entitas induk entity
Saham biasa 110,000,000,000 110,000,000,000 Common stocks
Tambahan modal Additional paid-in
32,993,656,000 32,993,656,000
disetor capital
Cadangan perubahan Reserve for changes in
nilai wajar aset fair value of fair value
keuangan nilai wajar ( 674,310,000 ) 1,444,950,000 through other
melalui pendapatan comprehensive income
komprehensif lainnya financial assets
Saldo laba Retained earnings
(akumulasi kerugian) (deficit)
Saldo laba yang Appropriated
telah ditentukan 1,500,000,000 1,500,000,000 retained earnings
penggunaannya
Saldo laba yang Unappropriated
belum ditentukan ( 163,061,588,764 ) ( 155,114,710,904 ) retained earnings
penggunaannya
Jumlah ekuitas yang Total equity
diatribusikan kepada attributable to equity
Page 6
pemilik entitas induk ( 19,242,242,764 ) ( 9,176,104,904 ) owners of parent
entity
Kepentingan Non-controlling interests
( 27,215,101,292 ) ( 25,032,286,252 )
non-pengendali
Jumlah ekuitas ( 46,457,344,056 ) ( 34,208,391,156 ) Total equity
Jumlah liabilitas dan Total liabilities and equity
416,096,391,302 432,532,981,906
ekuitas
Page 7
[1311000] Statement of profit or loss and other comprehensive income, OCI
components presented net of tax, by function - General Industry
Laporan laba rugi dan penghasilan Statement of profit or loss and other
komprehensif lain comprehensive income
30 September 2023 30 September 2022
Penjualan dan pendapatan Sales and revenue
1,243,083,618,873 1,583,014,356,695
usaha
Beban pokok penjualan dan ( 1,204,120,021,244 ( 1,537,928,185,563 Cost of sales and revenue
pendapatan ) )
Jumlah laba bruto 38,963,597,629 45,086,171,132 Total gross profit
Beban penjualan ( 5,957,785,464 ) ( 8,318,003,702 ) Selling expenses
Beban umum dan administrasi General and administrative
( 45,819,954,109 ) ( 59,814,199,894 )
expenses
Beban bunga dan keuangan ( 27,358,317,378 ) ( 29,901,316,758 ) Interest and finance costs
Pendapatan lainnya 33,078,027,936 35,743,148,915 Other income
Beban lainnya ( 140,632,294 ) ( 2,332,450,951 ) Other expenses
Jumlah laba (rugi) sebelum Total profit (loss) before tax
( 7,235,063,680 ) ( 19,536,651,258 )
pajak penghasilan
Pendapatan (beban) pajak ( 2,895,629,220 ) ( 2,556,354,680 ) Tax benefit (expenses)
Jumlah laba (rugi) dari operasi Total profit (loss) from
( 10,130,692,900 ) ( 22,093,005,938 )
yang dilanjutkan continuing operations
Jumlah laba (rugi) ( 10,130,692,900 ) ( 22,093,005,938 ) Total profit (loss)
Pendapatan komprehensif Other comprehensive income,
lainnya, setelah pajak after tax
Pendapatan komprehensif Other comprehensive
lainnya yang akan income that may be
direklasifikasi ke laba rugi, reclassified to profit or
setelah pajak loss, after tax
Keuntungan (kerugian) Unrealised gains (losses)
yang belum direalisasi on changes in fair value
atas perubahan nilai wajar through other
( 2,119,260,000 )
aset keuangan melalui comprehensive income
penghasilan komprehensif financial assets, after tax
lain, setelah pajak
Jumlah pendapatan Total other comprehensive
komprehensif lainnya, ( 2,119,260,000 ) income, after tax
setelah pajak
Jumlah laba rugi komprehensif ( 12,249,952,900 ) ( 22,093,005,938 ) Total comprehensive income
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
diatribusikan
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
( 7,946,877,860 ) ( 14,836,414,896 )
diatribusikan ke entitas induk parent entity
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
diatribusikan ke kepentingan ( 2,183,815,040 ) ( 7,256,591,042 ) non-controlling interests
non-pengendali
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan attributable to
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan ke entitas ( 10,066,137,860 ) ( 14,836,414,896 ) attributable to parent entity
induk
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan ke ( 2,183,815,040 ) ( 7,256,591,042 ) attributable to non-controlling
kepentingan non-pengendali interests
Laba (rugi) per saham Earnings (loss) per share
Laba per saham dasar Basic earnings per share
diatribusikan kepada attributable to equity
Page 8
pemilik entitas induk owners of the parent entity Laba (rugi) per saham Basic earnings (loss) per dasar dari operasi yang ( 1.44 ) ( 2.7 ) share from continuing dilanjutkan operations
Page 9
[1410000] Statement of changes in equity - General Industry - Current Year
30 September 2023
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Cadangan perubahan
nilai wajar aset Saldo laba yang telah Saldo laba yang belum Ekuitas yang dapat
Kepentingan
Saham biasa Tambahan modal disetor keuangan nilai wajar ditentukan ditentukan diatribusikan kepada Ekuitas
non-pengendali
melalui pendapatan penggunaannya penggunaannya entitas induk
komprehensif lainnya
Reserve for changes in
fair value of fair value
Appropriated retained Unappropriated retained Equity attributable to
Common stocks Additional paid-in capital through other Non-controlling interests Equity
earnings earnings parent entity
comprehensive income
financial assets
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian kembali Balance before restatement at beginning of
110,000,000,000 32,993,656,000 1,444,950,000 1,500,000,000 ( 155,114,710,904 ) ( 9,176,104,904 ) ( 25,032,286,252 ) ( 34,208,391,156 )
period
Posisi ekuitas, awal periode 110,000,000,000 32,993,656,000 1,444,950,000 1,500,000,000 ( 155,114,710,904 ) ( 9,176,104,904 ) ( 25,032,286,252 ) ( 34,208,391,156 ) Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) ( 7,946,877,860 ) ( 7,946,877,860 ) ( 2,183,815,040 ) ( 10,130,692,900 ) Profit (loss)
Pendapatan komprehensif lainnya ( 2,119,260,000 ) ( 2,119,260,000 ) ( 2,119,260,000 ) Other comprehensive income
Setoran modal dari kepentingan non-pengendali 1,000,000 1,000,000 Stock subscription from non-controlling interests
Posisi ekuitas, akhir periode 110,000,000,000 32,993,656,000 ( 674,310,000 ) 1,500,000,000 ( 163,061,588,764 ) ( 19,242,242,764 ) ( 27,215,101,292 ) ( 46,457,344,056 ) Equity position, end of the period
Page 10
[1410000] Statement of changes in equity - General Industry - Prior Year
30 September 2022
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Cadangan perubahan
nilai wajar aset Saldo laba yang telah Saldo laba yang belum Ekuitas yang dapat
Kepentingan
Saham biasa Tambahan modal disetor keuangan nilai wajar ditentukan ditentukan diatribusikan kepada Ekuitas
non-pengendali
melalui pendapatan penggunaannya penggunaannya entitas induk
komprehensif lainnya
Reserve for changes in
fair value of fair value
Appropriated retained Unappropriated retained Equity attributable to
Common stocks Additional paid-in capital through other Non-controlling interests Equity
earnings earnings parent entity
comprehensive income
financial assets
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian kembali Balance before restatement at beginning of
110,000,000,000 32,993,656,000 8,188,050,000 1,500,000,000 ( 127,820,392,732 ) 24,861,313,268 ( 3,308,341,081 ) 21,552,972,187
period
Posisi ekuitas, awal periode 110,000,000,000 32,993,656,000 8,188,050,000 1,500,000,000 ( 127,820,392,732 ) 24,861,313,268 ( 3,308,341,081 ) 21,552,972,187 Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) ( 14,836,414,896 ) ( 14,836,414,896 ) ( 7,256,591,042 ) ( 22,093,005,938 ) Profit (loss)
Posisi ekuitas, akhir periode 110,000,000,000 32,993,656,000 8,188,050,000 1,500,000,000 ( 142,656,807,628 ) 10,024,898,372 ( 10,564,932,123 ) ( 540,033,751 ) Equity position, end of the period
Page 11
[1510000] Statement of cash flows, direct method - General Industry
Laporan arus kas Statement of cash flows
30 September 2023 30 September 2022
Arus kas dari aktivitas operasi Cash flows from operating
activities
Penerimaan kas dari Cash receipts from
aktivitas operasi operating activities
Penerimaan dari Receipts from customers
1,272,290,980,337 1,611,122,502,491
pelanggan
Penerimaan kas lainnya Other cash receipts from
14,736,145,493
dari aktivitas operasi operating activities
Pembayaran kas dari Cash payments from
aktivitas operasi operating activities
Pembayaran kepada Payments to suppliers for
( 1,226,004,345,630 ( 1,565,895,705,164
pemasok atas barang dan goods and services
) )
jasa
Pembayaran gaji dan Payments for salaries and
( 22,489,830,048 ) ( 27,217,003,379 )
tunjangan allowances
Pembayaran kas lainnya Other cash payments for
( 3,907,886,268 )
untuk beban operasi operating activities
Kas diperoleh dari Cash generated from (used
38,532,950,152 14,101,907,680
(digunakan untuk) operasi in) operations
Pembayaran bunga dari Interests paid from operating
( 6,242,351,431 ) ( 6,165,648,008 )
aktivitas operasi activities
Penerimaan pengembalian Income taxes refunded (paid)
(pembayaran) pajak from operating activities
( 2,763,449,435 ) ( 2,787,974,319 )
penghasilan dari aktivitas
operasi
Arus kas sebelum Net cash flows received
perubahan dalam aset dan from (used in) operating
liabilitas yang diperoleh 29,527,149,286 5,148,285,353 activities before changes in
dari (digunakan untuk) assets and liabilities
aktivitas operasi
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
29,527,149,286 5,148,285,353
(digunakan untuk) aktivitas operating activities
operasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from investing
investasi activities
Penerimaan dari penjualan Proceeds from disposal of
32,530,000 865,000
aset tetap property, plant and equipment
Pembayaran untuk perolehan Payments for acquisition of
( 950,141,678 ) ( 719,695,185 )
aset tetap property, plant and equipment
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
( 917,611,678 ) ( 718,830,185 )
(digunakan untuk) aktivitas investing activities
investasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from financing
pendanaan activities
Pembayaran pinjaman bank ( 27,647,130,774 ) ( 19,377,937,013 ) Payments of bank loans
Penerimaan dari Proceed from increase of
penambahan kepemilikan dari 1,000,000 non-controlling interest
non-pengendali
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
( 27,646,130,774 ) ( 19,377,937,013 )
(digunakan untuk) aktivitas financing activities
pendanaan
Page 12
Jumlah kenaikan (penurunan) 963,406,834 ( 14,948,481,845 )Total net increase (decrease)
bersih kas dan setara kas in cash and cash equivalents
Kas dan setara kas arus kas, Cash and cash equivalents cash
8,423,173,943 23,361,614,495
awal periode flows, beginning of the period
Kas dan setara kas arus kas, Cash and cash equivalents
9,386,580,777 8,413,132,650
akhir periode cash flows, end of the period
Page 13
[1610000] Explanation for Significant Accounting Policy - General Industry
Kebijakan akuntansi signifikan Significant accounting policies
30 September 2023
Dasar penyusunan laporan keuangan Laporan keuangan konsolidasian disusun sesuai PSAK No. 1, ?Penyajian Laporan Keuangan?. Dasar Basis of preparation of consolidated financial
konsolidasian pengukuran yang digunakan adalah berdasarkan biaya historis, kecuali untuk akun tertentu yang statements
diukur berdasarkan pengukuran lain sebagaimana diuraikan dalam kebijakan akuntansi terkait.
Kebijakan akuntansi yang digunakan dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian konsisten
dengan yang digunakan dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian untuk periode
sebelumnya, kecuali untuk penerapan beberapa PSAK dan ISAK baru yang berlaku efektif pada
tanggal 1 Januari 2022 seperti yang diungkapkan dalam Catatan ini. Laporan keuangan konsolidasian,
kecuali untuk laporan arus kas konsolidasian, disusun dengan dasar akrual. Laporan arus kas
konsolidasian disusun berdasarkan metode langsung dengan mengelompokan arus kas atas dasar
aktivitas operasi, investasi dan pendanaan. Penyusunan laporan keuangan konsolidasian sesuai
dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia mengharuskan manajemen untuk membuat
pertimbangan, estimasi dan asumsi yang mempengaruhi penerapan kebijakan akuntansi dan jumlah
aset, liabilitas, pendapatan dan beban yang dilaporkan. Walaupun estimasi ini dibuat berdasarkan
pengetahuan terbaik dan pertimbangan atas kejadian dan tindakan saat ini, hasil yang sebenarnya
mungkin berbeda dari jumlah yang diestimasi. Hal-hal yang melibatkan pertimbangan atau
kompleksitas yang lebih tinggi atau hal-hal di mana asumsi dan estimasi adalah signifikan terhadap
laporan keuangan konsolidasian.
Prinsip-prinsip konsolidasi Laporan keuangan konsolidasian menggabungkan aset dan liabilitas pada akhir periode pelaporan dan Principles of consolidation
hasil usaha untuk tahun yang berakhir pada tanggaltanggal tersebut dari Grup di mana Perusahaan
memiliki kemampuan untuk mengendalikan entitas tersebut, baik secara langsung maupun tidak
langsung. Kepentingan non-pengendali atas jumlah laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
entitas anak diidentifikasi sesuai proporsinya dan disajikan sebagai bagian dari jumlah laba rugi dan
penghasilan komprehensif lain yang dapat diatribusikan pada laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain konsolidasian. Kepentingan non-pengendali atas aset neto entitas anak diidentifikasi
pada tanggal kombinasi bisnis yang selanjutnya disesuaikan dengan proporsi atas perubahan ekuitas
entitas anak dan disajikan sebagai bagian dari ekuitas pada laporan posisi keuangan konsolidasian.
Bila pengendalian atas suatu entitas diperoleh dalam tahun berjalan, hasil usaha entitas tersebut
dimasukkan dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian sejak tanggal
pengendalian dimulai. Bila pengendalian berakhir dalam tahun berjalan, hasil usaha entitas tersebut
dimasukkan ke dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian untuk bagian
tahun dimana pengendalian masih berlangsung. Kebijakan akuntansi yang digunakan dalam penyajian
laporan keuangan konsolidasian dalam semua hal yang material telah diterapkan secara konsisten
oleh entitas anak, kecuali dinyatakan lain. Seluruh transaksi dan saldo yang material antara
perusahaan-perusahaan yang dikonsolidasikan telah dieliminasi dalam penyajian laporan keuangan
konsolidasian. Kepentingan non-pengendali merupakan proporsi atas hasil usaha dan aset bersih
entitas anak yang tidak diatribusikan pada Grup. Perubahan dalam bagian kepemilikan entitas induk
pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya pengendalian dicatat sebagai transaksi ekuitas.
Ketika pengendalian atas entitas anak hilang, bagian kepemilikan yang tersisa di entitas tersebut
Page 14
diukur kembali pada nilai wajarnya dan keuntungan atau kerugian yang dihasilkan diakui dalam laba
rugi. Bagian Perusahaan atas transaksi ekuitas entitas anak disajikan sebagai "komponen ekuitas
lainnya" dalam bagian ekuitas pada laporan posisi keuangan konsolidasian.
Persediaan Persediaan dinyatakan sebesar nilai yang terendah antara biaya perolehan dan nilai realisasi bersih Inventories
(the lower of cost or net realizable value). Biaya perolehan ditentukan dengan menggunakan metode
rata-rata tertimbang (weighted-average method). Penyisihan untuk persediaan usang, jika diperlukan,
ditentukan berdasarkan hasil penelaahan terhadap keadaan fisik persediaan pada akhir tahun.
Aset tetap Aset tetap dinyatakan berdasarkan biaya perolehan, tetapi tidak termasuk biaya perawatan sehari-hari, Fixed assets
dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi rugi penurunan nilai, jika ada. Biaya perolehan awal
aset tetap meliputi harga perolehan, termasuk bea impor dan pajak pembelian yang tidak boleh
dikreditkan dan biaya-biaya yang dapat diatribusikan secara langsung untuk membawa aset ke lokasi
dan kondisi yang diinginkan sesuai dengan tujuan penggunaan yang ditetapkan. Perusahaan telah
memilih model biaya untuk pengukuran aset tetap setelah pengakuan awal. Penyusutan dihitung
dengan menggunakan metode garis lurus (straight-line method). Taksiran masa manfaat ekonomis
aset tetap adalah sebagai berikut: Tahun/ Years Bangunan 10-20 Peralatan kantor 4-8 Kendaraan 4-8
Beban-beban yang timbul setelah aset tetap digunakan, seperti beban perbaikan dan pemeliharaan,
dibebankan ke laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain pada saat terjadinya. Apabila
beban-beban tersebut menimbulkan peningkatan manfaat ekonomis di masa datang dari penggunaan
aset tetap tersebut yang dapat melebihi kinerja normalnya, maka beban-beban tersebut dikapitalisasi
sebagai tambahan biaya perolehan aset tetap. Perusahaan mengakui rugi penurunan nilai aset apabila
taksiran jumlah yang diperoleh kembali dari suatu aset lebih rendah dari nilai tercatatnya. Pada tanggal
neraca, Perusahaan melakukan penelaahan untuk menentukan apakah terdapat indikasi penurunan
nilai aset. Penurunan nilai aset diakui sebagai rugi dan pemulihan nilai aset diakui sebagai laba dalam
laporan laba rugi tahun yang bersangkutan.
Penurunan nilai aset nonkeuangan Aset tetap dan aset tidak lancar lainnya, termasuk aset tak berwujud, ditelaah untuk mengetahui Impairment of non-financial assets
apakah telah terjadi penurunan nilai bilamana terdapat kejadian atau perubahan keadaan yang
mengindikasikan bahwa nilai tercatat aset tersebut tidak dapat diperoleh kembali. Kerugian akibat
penurunan nilai diakui sebesar selisih antara nilai tercatat aset dengan nilai yang dapat diperoleh
kembali dari aset tersebut. Nilai yang dapat diperoleh kembali adalah nilai yang lebih tinggi antara nilai
wajar dikurangi biaya untuk menjual dan nilai pakai aset. Dalam rangka mengukur penurunan nilai,
aset dikelompokkan hingga unit terkecil yang menghasilkan arus kas terpisah. Setiap tanggal
pelaporan, aset non-keuangan, selain goodwill, yang telah mengalami penurunan nilai ditelaah untuk
menentukan apakah terdapat kemungkinan pemulihan penurunan nilai. Jika terjadi pemulihan nilai,
maka langsung diakui dalam laba rugi, tetapi tidak boleh melebihi akumulasi rugi penurunan nilai yang
telah diakui sebelumnya.
Pengakuan pendapatan dan beban Grup menerapkan PSAK 72, ?Pendapatan dari Kontrak dengan Pelanggan?, yang mensyaratkan Revenue and expense recognition
pengakuan pendapatan untuk memenuhi 5 (lima) langkah analisis sebagai berikut: 1) Identifikasi
kontrak dengan pelanggan. 2) Identifikasi kewajiban pelaksanaan dalam kontrak. Kewajiban
pelaksanaan merupakan janji-janji dalam kontrak untuk menyerahkan barang atau jasa yang memiliki
karakteristik berbeda ke pelanggan. 3) Menetapkan harga transaksi, setelah dikurangi diskon, retur,
insentif penjualan dan pajak pertambahan nilai, yang berhak diperoleh suatu entitas sebagai
kompensasi atas diserahkannya barang atau jasa yang dijanjikan di kontrak. 4) Alokasi harga transaksi
ke setiap kewajiban pelaksanaan dengan menggunakan dasar harga jual berdiri sendiri relatif dari
setiap barang atau jasa berbeda yang dijanjikan di kontrak. Ketika tidak dapat diamati secara
Page 15
langsung, harga jual berdiri sendiri relatif diperkirakan berdasarkan biaya yang diharapkan ditambah
marjin. 5) Pengakuan pendapatan ketika kewajiban pelaksanaan telah dipenuhi dengan menyerahkan
barang atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan (ketika pelanggan telah memiliki kendali atas barang
atau jasa tersebut). Pendapatan diakui ketika Grup memenuhi kewajiban pelaksanaan dengan
mengalihkan barang atau jasa yang dijanjikan kepada pelanggan, yaitu ketika pelanggan memperoleh
pengendalian atas barang atau jasa tersebut. Kewajiban pelaksanaan dapat dipenuhi pada waktu
tertentu atau sepanjang waktu. Jumlah pendapatan yang diakui adalah jumlah yang dialokasikan untuk
kewajiban pelaksanaan yang dipenuhi. Grup mengakui aset kontrak dan liabilitas kontrak sehubungan
dengan pendapatan dari kontrak dengan pelanggan. Liabilitas kontrak disajikan sebagai uang muka
pelanggan. Pendapatan bunga Untuk semua instrumen keuangan yang diukur pada biaya perolehan
diamortisasi, pendapatan atau beban bunga dicatat dengan menggunakan metode suku bunga efektif
(SBE), yaitu suku bunga yang secara tepat mendiskontokan estimasi pembayaran atau penerimaan
kas di masa datang selama perkiraan umur dari instrumen keuangan, atau jika lebih tepat, digunakan
periode yang lebih singkat, sebesar nilai tercatat bersih dari aset keuangan atau liabilitas keuangan.
Beban Beban diakui pada saat terjadinya (dasar akrual).
Penjabaran mata uang asing Akun-akun yang tercakup dalam laporan keuangan entitas dalam Grup diukur menggunakan mata Foreign currency translation
uang dari lingkungan ekonomi utama dimana entitas beroperasi (mata uang fungsional). Laporan
keuangan konsolidasian disajikan dalam Rupiah, yang merupakan mata uang fungsional Perusahaan
dan mata uang penyajian Grup. Transaksi dan Saldo Transaksi dalam mata uang asing dijabarkan
kedalam mata uang fungsional menggunakan kurs pada tanggal transaksi. Keuntungan atau kerugian
selisih kurs yang timbul dari penyelesaian transaksi dan dari penjabaran pada kurs akhir tahun atas
aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing diakui dalam laba rugi. Pada tanggal 31 Desember
2022 dan 2021, kurs konversi yakni kurs tengah Bank Indonesia yang digunakan oleh Grup
masing-masing sebesar Rp 15.731 dan Rp 14.269 per AS$ 1.
Transaksi dengan pihak berelasi Orang atau entitas dikategorikan sebagai pihak berelasi Grup apabila memenuhi definisi pihak berelasi Transactions with related parties
berdasarkan PSAK No. 7 ?Pengungkapan Pihak-pihak Berelasi?. Semua transaksi signifikan dengan
pihak berelasi telah diungkapkan dalam laporan keuangan konsolidasian.
Pajak penghasilan Beban pajak penghasilan terdiri dari jumlah pajak kini dan pajak tangguhan. Pajak diakui sebagai Income taxes
pendapatan atau beban dan termasuk dalam laba rugi untuk periode berjalan, kecuali pajak yang
timbul dari transaksi atau kejadian yang diakui di luar laba rugi. Pajak terkait dengan pos yang diakui
dalam penghasilan komprehensif lain, diakui dalam penghasilan komprehensif lain dan pajak terkait
dengan pos yang diakui langsung di ekuitas, diakui langsung di ekuitas. Pajak Penghasilan Kini Pajak
terutang kini didasarkan pada laba kena pajak tahun berjalan. Pendapatan kena pajak berbeda dari
laba yang dilaporkan dalam masing-masing laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain Grup
karena tidak termasuk pos-pos dari pendapatan atau beban yang dapat dikenakan pajak atau
dikurangkan di tahun-tahun lainnya dan selanjutnya tidak termasuk pos-pos yang tidak dapat
dikenakan pajak atau dikurangkan dari pajak. Liabilitas pajak kini masing-masing entitas di dalam
Perusahaan untuk dihitung dengan menggunakan tarif pajak yang berlaku atau secara substansial
berlaku pada tanggal laporan posisi keuangan konsolidasian. Manajemen secara berkala
mengevaluasi jumlah yang dilaporkan di dalam Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) terkait dengan
keadaan di mana peraturan pajak yang berlaku memerlukan interpretasi dan, jika diperlukan,
manajemen akan menghitung provisi atas jumlah yang mungkin timbul. Pajak Penghasilan Tangguhan
Pajak tangguhan diakui dengan menggunakan metode liabilitas atas perbedaan temporer antara dasar
Page 16
pengenaan pajak dari aset dan liabilitas dan jumlah tercatatnya untuk tujuan pelaporan keuangan
konsolidasian. Liabilitas pajak tangguhan diakui untuk semua perbedaan temporer kena pajak, kecuali
bagi liabilitas pajak tangguhan yang berasal dari (a) pengakuan awal goodwill; atau (b) pada saat
pengakuan awal aset atau liabilitas dari transaksi yang (i) bukan transaksi kombinasi bisnis, dan (ii)
pada waktu transaksi tidak mempengaruhi laba akuntansi dan laba kena pajak/rugi pajak. Aset pajak
tangguhan diakui untuk seluruh perbedaan temporer yang dapat dikurangkan dan akumulasi rugi fiskal
belum dikompensasi, bila kemungkinan besar laba kena pajak akan tersedia sehingga perbedaan
temporer dapat dikurangkan, dan rugi fiskal belum dikompensasi, dapat dimanfaatkan, kecuali jika aset
pajak tangguhan timbul dari pengakuan awal aset atau liabilitas dalam transaksi yang (a) bukan
transaksi kombinasi bisnis dan; (b) tidak mempengaruhi laba akuntansi maupun laba kena pajak/rugi
pajak.Pajak Penghasilan Tangguhan (lanjutan) Jumlah tercatat aset pajak tangguhan ditelaah pada
setiap tanggal pelaporan dan jumlah tercatat aset pajak tangguhan tersebut diturunkan apabila laba
fiskal mungkin tidak memadai untuk mengkompensasi sebagian atau semua manfaat aset pajak
tangguhan. Pada setiap tanggal pelaporan, Grup menilai kembali aset pajak tangguhan yang tidak
diakui. Grup mengakui aset pajak tangguhan yang sebelumnya tidak diakui apabila besar
kemungkinan bahwa laba fiskal pada masa yang akan datang akan tersedia untuk pemulihannya. Aset
dan liabilitas pajak tangguhan diukur dengan menggunakan tarif pajak yang diharapkan berlaku pada
tahun saat aset dipulihkan atau liabilitas diselesaikan berdasarkan tarif pajak dan peraturan pajak yang
berlaku atau secara substantif telah berlaku pada tanggal pelaporan. Aset dan liabilitas pajak
tangguhan dapat saling hapus, jika dan hanya jika, (a) memiliki hak yang dapat dipaksakan secara
hukum untuk melakukan saling hapus antara aset dan liabilitas pajak kini dan (b) aset serta liabilitas
pajak tangguhan tersebut terkait dengan pajak penghasilan yang dikenakan oleh otoritas perpajakan
yang sama. Perubahan terhadap liabilitas perpajakan Grup diakui pada saat Surat Ketetapan Pajak
(?SKP?) diterima dan/atau, jika Perusahaan mengajukan keberatan dan/atau banding, pada saat
keputusan atas keberatan dan/atau banding tersebut telah ditetapkan.
Pinjaman Untuk tujuan perhitungan laba per saham dilusian, entitas menyesuaikan laba atau rugi yang dapat Borrowings
diatribusikan kepada pemegang saham biasa Perusahaan dengan efek setelah pajak bunga yang
diakui dalam periode tersebut terkait dengan obligasi konversi. Biaya pinjaman yang dapat
diatribusikan secara langsung dengan akuisisi atau konstruksi aset kualifikasian, dikapitalisasi hingga
aset tersebut selesai secara substansial. Biaya pinjaman lainnya diakui sebagai beban dalam laba rugi
pada periode terjadinya. Pinjaman diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka pendek kecuali Grup
memiliki diskresi dan niat untuk memperpanjang sesuai persyaratan perjanjian dan akan jatuh tempo
dalam waktu lebih dari 12 bulan setelah periode pelaporan.
Imbalan kerja karyawan Grup menyediakan Cadangan imbalan kerja karyawan imbalan kerja karyawan kepada karyawannya Employee benefits
sesuai dengan Undang-undang No.11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja dan Peraturan Pemerintah No.
35 tahun 2021. Tidak ada pendanaan yang telah dibuat untuk program imbalan pasti ini. Cadangan
neto Grup atas program imbalan pasti dihitung dari nilai kini cadangan imbalan kerja pasti pada akhir
periode pelaporan dikurangi nilai wajar aset program, jika ada. Perhitungan cadangan imbalan kerja
karyawan dilakukan dengan menggunakan metode Projected Unit Credit dalam perhitungan aktuaria
yang dilakukan setiap akhir periode pelaporan. Pengukuran kembali cadangan imbalan kerja
karyawan, meliputi a) keuntungan dan kerugian aktuarial, b) imbal hasil atas aset program, tidak
termasuk bunga, dan c) setiap perubahan dampak batas atas aset, tidak termasuk bunga, diakui di
penghasilan komprehensif lain pada saat terjadinya. Pengukuran kembali tidak direklasifikasi ke laba
rugi pada periode berikutnya. Ketika program imbalan berubah atau terdapat kurtailmen atas program,
bagian imbalan yang berubah terkait biaya jasa lalu, atau keuntungan atau kerugian kurtailmen, diakui
di laba rugi pada saat terdapat perubahan atau kurtailmen atas program. Grup menentukan
(penghasilan) beban bunga neto atas (aset) liabilitas imbalan kerja neto dengan menerapkan tingkat
Page 17
bunga diskonto pada awal periode pelaporan tahunan untuk mengukur cadangan atas imbalan kerja
karyawan selama periode berjalan. Grup mengakui keuntungan dan kerugian atas penyelesaian
cadangan imbalan kerja karyawan pada saat penyelesaian terjadi. Keuntungan atau kerugian atas
penyelesaian merupakan selisih antara nilai kini cadangan imbalan kerja karyawan yang ditetapkan
pada tanggal penyelesaian dengan harga penyelesaian, termasuk setiap aset program yang dialihkan
dan setiap pembayaran yang dilakukan secara langsung oleh Grup sehubungan dengan penyelesaian
tersebut. Grup mengakui (1) biaya jasa, yang terdiri dari biaya jasa kini, biaya jasa lalu, dan setiap
keuntungan atau kerugian atas penyelesaian, dan (2) penghasilan atau beban bunga neto di laba rugi
pada saat terjadinya.
Laba per saham Pada saat pengakuan awal, pinjaman diakui sebesar nilai wajar, dikurangi dengan biaya - biaya Earnings per share
transaksi yang terjadi. Selanjutnya, pinjaman diukur pada biaya perolehan diamortisasi dengan
menggunakan metode suku bunga efektif. Untuk tujuan perhitungan laba per saham dilusian, entitas
menyesuaikan laba atau rugi yang dapat diatribusikan kepada pemegang saham biasa Perusahaan
dengan efek setelah pajak bunga yang diakui dalam periode tersebut terkait dengan obligasi konversi.
Pelaporan segmen Informasi segmen disusun sesuai dengan kebijakan akuntansi yang dianut dalam penyusunan dan Segment reporting
penyajian laporan keuangan konsolidasian. Grup melakukan indentifikasi segmen operasi berdasarkan
laporan internal tentang komponen Grup yang dianalisa secara berkala oleh pengambil keputusan
operasional dalam rangka mengalokasikan sumber daya berdasarkan segmen dan menilai prestasi
mereka.
Penerapan standar akutansi baru Grup telah menerapkan sejumlah amendemen dan penyesuaian standar akuntansi yang relevan The implementation of new statements of
dengan pelaporan keuangan konsolidasian dan efektif untuk tahun periode yang dimulai pada atau accounting standards
setelah 1 Januari 2022 sebagai berikut: Terkait adanya siaran pers DSAK IAI ?Pengatribusian Imbalan
pada Periode Jasa? pada bulan April 2022, Perusahaan mengubah kebijakan terkait atribusi imbalan
pensiun pada periode jasa sesuai ketentuan dalam PSAK 24 untuk pola fakta umum dari program
pensiun berbasis UU Cipta Kerja No. 11/2020 dan PP 35/2021. Dampak perubahan perhitungan
tersebut adalah tidak material terhadap Perusahaan, sehingga dibukukan seluruhnya pada laporan
keuangan pada tahun berjalan. Efektir 1 Januari 2022 - Amandemen PSAK 22 ?Kombinasi Bisnis?
tentang Referensi ke Kerangka Konseptual Pelaporan Keuangan - Amendemen PSAK 57 ?Provisi,
Liabilitas Kontinjensi, dan Aset Kontinjensi? tentang Kontrak Memberatkan Biaya Memenuhi Kontrak -
Penyesuaian tahunan PSAK 69 ?Agrikultur? - Penyesuaian tahunan PSAK 71 ?Instrumen Keuangan?
- Penyesuaian PSAK 73 ?Sewa? Standar baru dan amendemen yang telah diterbitkan, namun belum
berlaku efektif untuk tahun buku yang dimulai pada tanggal 1 Januari 2022 adalah sebagai berikut:
Efektif 1 Januari 2023 - Amandemen PSAK 16 ?Aset Tetap? tentang Hasil sebelum Penggunaan yang
Diintensikan, - Amandemen PSAK 1 ?Penyajian Laporan Keuangan? tentang Pengungkapan
Kebijakan Akuntansi dan Klasifikasi Liabilitas sebagai Jangka Pendek atau Jangka Panjang, -
Amandemen PSAK 25 "Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi, dan Kesalahan? tentang
Definisi Estimasi Akuntansi, - Amandemen PSAK 46 ?Pajak Penghasilan? tentang Pajak Tangguhan
terkait Aset dan Liabilitas yang Timbul dari Transaksi Tunggal. Efektif 1 Januari 2025 - PSAK 74
?Kontrak Asuransi?. Pada tanggal penerbitan laporan keuangan konsolidasian ini, Grup sedang
mempelajari dampak yang mungkin timbul dari penerapan standar baru, amandemen dan penyesuaian
tahunan, yang kesemuanya belum berlaku efektif untuk tahun buku yang dimulai pada tanggal 1
Januari 2022, terhadap laporan keuangan Grup.
Kombinasi bisnis Ketika melakukan akuisisi atas sebuah bisnis, Perusahaan mengklasifikasikan dan menentukan aset Business combination
keuangan yang diperoleh dan liabilitas keuangan yang diambil alih berdasarkan pada persyaratan
Page 18
kontraktual, kondisi ekonomi dan kondisi terkait lain yang ada pada tanggal akuisisi. Hal ini termasuk
pengelompokan derivatif melekat dalam kontrak utama oleh pihak yang diakuisisi. Dalam suatu
kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap, pihak pengakuisisi mengukur kembali kepentingan
ekuitas yang dimiliki sebelumnya pada pihak yang diakuisisi pada nilai wajar tanggal akuisisi dan
mengakui keuntungan atau kerugian dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
konsolidasian. Pada tanggal akuisisi, goodwill awalnya diukur pada harga perolehan yang merupakan
selisih lebih nilai agregat dari imbalan yang dialihkan dan jumlah setiap kepentingan non-pengendali
atas selisih jumlah dari aset teridentifikasi yang diperoleh dan liabilitas yang diambil alih. Jika imbalan
tersebut kurang dari nilai wajar aset bersih Entitas Anak yang diakuisisi, selisih tersebut diakui dalam
laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian. Setelah pengakuan awal, goodwill
diukur pada jumlah tercatat dikurangi akumulasi kerugian penurunan nilai. Untuk tujuan uji penurunan
nilai, goodwill yang diperoleh dari suatu kombinasi bisnis, sejak tanggal akuisisi dialokasikan kepada
setiap Unit Penghasil Kas (?UPK?) dari Grup yang diharapkan akan bermanfaat dari sinergi kombinasi
tersebut, terlepas dari apakah aset atau liabilitas lain dari pihak yang diakuisisi ditetapkan atas UPK
tersebut. Jika goodwill telah dialokasikan pada suatu UPK dan operasi tertentu atas UPK tersebut
dihentikan, maka goodwill yang diasosiasikan dengan operasi yang dihentikan tersebut termasuk
dalam jumlah tercatat operasi tersebut ketika menentukan keuntungan atau kerugian dari pelepasan.
Goodwill yang dilepaskan tersebut diukur berdasarkan nilai relatif operasi yang dihentikan dan porsi
UPK yang ditahan.
Penentuan nilai wajar Grup mengukur pada pengakuan awal instrumen keuangan pada nilai wajar, dan aset dan liabilitas Determination of fair value
yang diakuisisi pada kombinasi bisnis. Grup juga mengukur jumlah terpulihkan dari UPK tertentu
berdasarkan nilai wajar dikurangi biaya pelepasan. Nilai wajar adalah harga yang akan diterima dari
menjual suatu aset atau harga yang akan dibayar untuk mengalihkan suatu liabilitas dalam transaksi
teratur antara pelaku pasar pada tanggal pengukuran. Pengukuran nilai wajar mengasumsikan bahwa
transaksi untuk menjual aset atau mengalihkan liabilitas terjadi: - di pasar utama untuk aset atau
liabilitas tersebut, atau - jika tidak terdapat pasar utama, di pasar yang paling menguntungkan untuk
aset atau liabilitas tersebut. Pasar utama atau pasar yang paling menguntungkan tersebut harus dapat
diakses oleh Grup. Kerugian kredit ekspektasian sepanjang umur merupakan kerugian kredit
ekspektasian yang timbul dari seluruh kemungkinan peristiwa gagal bayar selama perkiraan umur
instrumen keuangan. Sebaliknya, ECL 12 bulan mewakili porsi ECL sepanjang umur yang timbul dari
peristiwa gagal bayar pada instrumen keuangan yang mungkin terjadi dalam 12 bulan setelah tanggal
pelaporan.
Transaksi dan saldo dalam mata uang asing Transaksi dan Saldo Transaksi dalam mata uang asing dijabarkan kedalam mata uang fungsional Foreign currency transactions and balances
menggunakan kurs pada tanggal transaksi. Keuntungan atau kerugian selisih kurs yang timbul dari
penyelesaian transaksi dan dari penjabaran pada kurs akhir tahun atas aset dan liabilitas moneter
dalam mata uang asing diakui dalam laba rugi. Pada tanggal 31 Desember 2022 dan 2021, kurs
konversi yakni kurs tengah Bank Indonesia yang digunakan oleh Grup masing-masing sebesar Rp
15.731 dan Rp 14.269 per AS$ 1.
Aset hak guna Pada tanggal permulaan sewa, Grup mengakui aset hak-guna dan liabilitas sewa. Aset hak-guna Right of use assets
diukur pada biaya perolehan, dimana meliputi jumlah pengukuran awal liabilitas sewa yang
disesuaikan dengan pembayaran sewa yang dilakukan pada atau sebelum tanggal permulaan,
ditambah dengan biaya langsung awal yang dikeluarkan dan estimasi biaya yang akan dikeluarkan
untuk membongkar dan memindahkan aset pendasar atau untuk merestorasi aset pendasar ke kondisi
yang disyaratkan dan ketentuan sewa, dikurangi dengan insentif sewa yang diterima. Aset hak-guna
kemudian disusutkan menggunakan metode garis lurus dari tanggal permulaan hingga tanggal yang
lebih awal antara akhir umur manfaat aset hak-guna atau akhir masa sewa.
Page 19
Beban dibayar dimuka Beban dibayar di muka adalah beban yang telah dikeluarkan tetapi belum diakui sebagai beban pada Prepaid expenses
periode terjadinya. Beban dibayar di muka akan digunakan untuk aktivitas Perusahaan di masa
mendatang. Beban dibayar di muka akan diakui sebagai beban pada laporan laba rugi pada saat
diamortisasi sesuai dengan masa manfaatnya dengan metode garis lurus.
Instrumen keuangan i. Aset Keuangan Pengakuan dan pengukuran awal Grup mengklasifikasikan aset keuangannya dalam Financial instruments
kategori (a) aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi, (b) aset keuangan yang
diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain, dan (c) aset keuangan yang diukur pada
biaya perolehan diamortisasi. Aset keuangan Grup terdiri dari kas dan bank, piutang usaha, piutang
lain-lain dan aset lainlain, yang diklasifikasikan sebagai aset keuangan yang diukur dengan biaya
perolehan diamortisasi. Serta investasi saham yang diklasifikasikan sebagai aset keuangan yang
diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain. Grup tidak memiliki aset keuangan yang
diukur pada nilai wajar melalui laba rugi. Grup menggunakan 2 (dua) metode untuk mengklasifikasikan
aset keuangan, yaitu model bisnis Grup dalam mengelola aset keuangan dan karakteristik arus kas
kontraktual dari aset keuangan (?SPPI?). Pengujian SPPI Sebagai langkah pertama dari proses
klasifikasi, Grup menilai persyaratan kontraktual keuangan untuk mengidentifikasi apakah mereka
memenuhi pengujian SPPI. Nilai pokok untuk tujuan pengujian ini didefinisikan sebagai nilai wajar dari
aset keuangan pada pengakuan awal dan dapat berubah selama umur aset keuangan (misalnya, jika
ada pembayaran pokok atau amortisasi premi/diskon). Elemen bunga yang paling signifikan dalam
perjanjian biasanya adalah pertimbangan atas nilai waktu dari uang dan risiko kredit. Untuk membuat
penilaian SPPI, Grup menerapkan pertimbangan dan memperhatikan faktor-faktor yang relevan seperti
mata uang dimana aset keuangan didenominasikan dan periode pada saat suku bunga ditetapkan.
Sebaliknya, persyaratan kontraktual yang memberikan eksposur lebih dari de minimis atas risiko atau
volatilitas dalam arus kas kontraktual yang tidak terkait dengan dasar pengaturan pinjaman, tidak
menimbulkan arus kas kontraktual SPPI atas jumlah saldo. Dalam kasus seperti itu, aset keuangan
diharuskan untuk diukur pada Fair Value through Profit or Loss (?FVTPL?). Penilaian Model Bisnis
Grup menentukan model bisnisnya berdasarkan tingkat yang paling mencerminkan bagaimana Grup
mengelola kelompok atas keuangannya untuk mencapai tujuan bisnisnya. Model bisnis Grup tidak
dinilai berdasarkan masing-masing instrumennya, tetapi pada tingkat portofolio secara agregat yang
lebih tinggi dan didasarkan pada faktor-faktor yang dapat diamati seperti: - bagaimana kinerja model
bisnis dan aset keuangan yang dimiliki dalam model bisnis tersebut dievaluasi dan dilaporkan kepada
personel manajemen kunci; - risiko yang mempengaruhi kinerja model bisnis (dan aset keuangan yang
dimiliki dalam model bisnis tersebut) dan, khususnya, bagaimana cara risiko tersebut dikelola:
Penilaian Model Bisnis (lanjutan) - bagaimana manajer bisnis dikompensasi (misalnya, apakah
kompensasi didasarkan pada nilai wajar dari aset yang dikelola atau pada arus kas kontraktual yang
tertagih); - frekuensi, nilai, dan waktu penjualan yang diharapkan, juga merupakan aspek penting dari
penilaian Grup. Penilaian model bisnis didasarkan pada skenario yang diharapkan secara wajar tanpa
mempertimbangkan skenario ?worst case? atau ?stress case?. Jika arus kas setelah pengakuan awal
direalisasikan dengan cara yang berbeda dari yang awal diharapkan, Grup tidak mengubah klasifikasi
aset keuangan dimiliki yang tersisa dalam model bisnis tersebut, tetapi memasukkan informasi tersebut
dalam melakukan penilaian atas aset keuangan yang baru atau yang baru dibeli selanjutnya. Aset
keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi jika aset keuangan dikelola dalam model
bisnis yang bertujuan untuk memiliki aset keuangan dalam rangka mendapatkan arus kas kontraktual
dan persyaratan kontraktual dari aset keuangan yang pada tanggal tertentu meningkatkan arus kas
yang semata dari pembayaran pokok dan bunga (?SPPI?) dari jumlah pokok terutang. Pada saat
pengakuan awal, aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi diakui pada nilai
Page 20
wajarnya ditambah biaya transaksi dan selanjutnya diukur pada biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan suku bunga efektif. Pendapatan bunga dari aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi dicatat dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain dan diakui sebagai ?Pendapatan Keuangan?. Ketika penurunan nilai terjadi, kerugian penurunan nilai diakui sebagai pengurang dari nilai tercatat aset keuangan dan diakui didalam laporan keuangan sebagai ?Kerugian penurunan nilai?. Penilaian Model Bisnis (lanjutan) Pada saat pengakuan awal, pinjaman yang diberikan dan piutang diakui pada nilai wajarnya ditambah biaya transaksi dan selanjutnya diukur pada biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode Suku Bunga Efektif (?SBE?). Pendapatan dari aset keuangan dalam kelompok pinjaman yang diberikan dan piutang dicatat di dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain dan dilaporkan sebagai ?Penghasilan Keuangan?. Dalam hal terjadi penurunan nilai, kerugian penurunan nilai dilaporkan sebagai pengurang dari nilai tercatat dari aset keuangan dalam kelompok pinjaman yang diberikan dan piutang dan diakui di dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain sebagai ?Kerugian Penurunan Nilai?. Metode Suku Bunga Efektif (?SBE?) SBE adalah metode yang digunakan untuk menghitung biaya perolehan diamortisasi dari instrumen keuangan dan metode untuk mengalokasikan pendapatan bunga selama periode yang relevan. SBE adalah suku bunga yang secara tepat mendiskontokan estimasi penerimaan kas di masa datang (mencakup seluruh komisi dan bentuk lain yang dibayarkan dan diterima yang merupakan bagian yang tak terpisahkan dari SBE, biaya transaksi dan premium dan diskonto lainnya) selama perkiraan umur instrumen keuangan, atau, jika lebih tepat, digunakan periode yang lebih singkat untuk memperoleh nilai tercatat bersih aset keuangan pada saat pengakuan awal. Pendapatan diakui berdasarkan suku bunga efektif untuk instrumen keuangan selain dari aset keuangan FVTPL. Penurunan Nilai Aset Keuangan Aset keuangan, selain aset keuangan FVTPL, dievaluasi terhadap indikator penurunan nilai pada setiap akhir periode pelaporan. Aset keuangan diturunkan nilainya bila terdapat bukti objektif, sebagai akibat dari satu atau lebih peristiwa yang terjadi setelah pengakuan awal aset keuangan, dan peristiwa yang merugikan tersebut berdampak pada estimasi arus kas masa depan atas aset keuangan yang dapat diestimasi secara andal. Penerapan PSAK 71: Instrumen Keuangan telah mengubah metode perhitungan kerugian penurunan nilai dari pendekatan kerugian yang telah terjadi (incurred loss) sesuai PSAK 55: Instrumen Keuangan Pengakuan dan Pengukuran dengan pendekatan Kerugian Kredit Ekspektasian (?ECL?). Perusahaan menerapkan pendekatan yang disederhanakan (simplified) dalam menghitung kerugian kredit ekspektasian yaitu kerugian kredit ekspektasian sepanjang umur (lifetime). Untuk kelompok aset keuangan tertentu, seperti piutang, aset yang dinilai tidak akan diturunkan secara individual akan dievaluasi penurunan nilainya secara kolektif. Bukti objektif dari penurunan nilai portofolio piutang dapat termasuk pengalaman Grup atas tertagihnya piutang di masa lalu, peningkatan keterlambatan penerimaan pembayaran piutang dari rata-rata periode kredit, dan juga pengamatan atas perubahan kondisi ekonomi nasional atau lokal yang berkorelasi dengan gagal bayar atas piutang. Untuk aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi, jumlah kerugian penurunan nilai merupakan selisih antara jumlah tercatat aset keuangan dengan nilai kini dari estimasi arus kas masa depan yang didiskontokan menggunakan suku bunga efektif awal dari aset keuangan. Jumlah tercatat aset keuangan tersebut dikurangi dengan kerugian penurunan nilai secara langsung atas seluruh aset keuangan, kecuali piutang yang jumlah tercatatnya dikurangi melalui penggunaan akun cadangan piutang. Jika piutang tidak tertagih, piutang tersebut dihapuskan melalui akun cadangan piutang. Pemulihan kemudian dari jumlah yang sebelumnya telah dihapuskan dikreditkan terhadap akun cadangan. Perubahan jumlah tercatat akun cadangan piutang diakui dalam laba rugi. ii. Liabilitas Keuangan Pengakuan dan Pengukuran Awal Liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi atau liabilitas keuangan pada biaya perolehan diamortisasi. Grup menentukan klasifikasi liabilitas keuangan mereka pada saat pengakuan awal.
Page 21
Liabilitas keuangan awalnya diukur sebesar nilai wajarnya. Biaya transaksi yang dapat diatribusikan
secara langsung dengan perolehan liabilitas keuangan (selain liabilitas keuangan yang diukur pada
nilai wajar melalui laba rugi) ditambahkan atau dikurangkan dari nilai wajar liabilitas keuangan, yang
sesuai, pada pengakuan awal. Biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung dengan
perolehan liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi langsung diakui dalam laba
rugi. Liabilitas keuangan Grup terdiri dari utang usaha, utang lain-lain - pihak ketiga, utang bank, beban
akrual, dan liabilitas sewa diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya
diamortisasi. Grup tidak memiliki liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi.
Pengukuran Selanjutnya Setelah pengakuan awal, liabilitas keuangan yang dikenakan bunga diukur
pada biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode SBE. Pada tanggal pelaporan,
akrual beban bunga dicatat secara terpisah dari pokok pinjaman terkait dalam bagian liabilitas jangka
pendek. Keuntungan atau kerugian harus diakui dalam laba rugi ketika liabilitas tersebut dihentikan
pengakuannya serta melalui proses amortisasi SBE. Pada tanggal pelaporan, akrual beban bunga
dicatat secara terpisah dari pokok pinjaman terkait dalam bagian liabilitas jangka pendek. Keuntungan
atau kerugian harus diakui dalam laba rugi ketika liabilitas tersebut dihentikan pengakuannya serta
melalui proses amortisasi SBE. Biaya perolehan diamortisasi dihitung dengan mempertimbangkan
diskonto atau premium atas perolehan dan komisi atau biaya yang merupakan bagian tidak
terpisahkan dari SBE. Amortisasi SBE dicatat sebagai ?Beban Keuangan? dalam laba rugi.
Penghentian Pengakuan Suatu liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya pada saat kewajiban
yang ditetapkan dalam kontrak dihentikan atau dibatalkan atau kadaluwarsa. Ketika sebuah liabilitas
keuangan ditukar dengan liabilitas keuangan lain dari pemberi pinjaman yang sama atas persyaratan
yang secara substansial berbeda, atau bila persyaratan dari liabilitas keuangan tersebut secara
substansial dimodifikasi, pertukaran atau modifikasi persyaratan tersebut dicatat sebagai penghentian
pengakuan liabilitas keuangan awal dan pengakuan liabilitas keuangan baru, dan selisih antara nilai
tercatat masing-masing liabilitas keuangan tersebut diakui pada laba rugi.
Penerapan standar akuntansi baru Grup telah menerapkan sejumlah amendemen dan penyesuaian standar akuntansi yang relevan Adoption of new accounting standards
dengan pelaporan keuangan konsolidasian dan efektif untuk tahun periode yang dimulai pada atau
setelah 1 Januari 2022 sebagai berikut: Terkait adanya siaran pers DSAK IAI ?Pengatribusian Imbalan
pada Periode Jasa? pada bulan April 2022, Perusahaan mengubah kebijakan terkait atribusi imbalan
pensiun pada periode jasa sesuai ketentuan dalam PSAK 24 untuk pola fakta umum dari program
pensiun berbasis UU Cipta Kerja No. 11/2020 dan PP 35/2021. Dampak perubahan perhitungan
tersebut adalah tidak material terhadap Perusahaan, sehingga dibukukan seluruhnya pada laporan
keuangan pada tahun berjalan. Efektir 1 Januari 2022 - Amandemen PSAK 22 ?Kombinasi Bisnis?
tentang Referensi ke Kerangka Konseptual Pelaporan Keuangan - Amendemen PSAK 57 ?Provisi,
Liabilitas Kontinjensi, dan Aset Kontinjensi? tentang Kontrak Memberatkan Biaya Memenuhi Kontrak -
Penyesuaian tahunan PSAK 69 ?Agrikultur? - Penyesuaian tahunan PSAK 71 ?Instrumen Keuangan?
- Penyesuaian PSAK 73 ?Sewa?
Standar akuntansi yang telah disahkan namun Standar baru dan amendemen yang telah diterbitkan, namun belum berlaku efektif untuk tahun buku Accounting standards issued but not yet
belum berlaku efektif yang dimulai pada tanggal 1 Januari 2022 adalah sebagai berikut: Efektif 1 Januari 2023 - Amandemen effective
PSAK 16 ?Aset Tetap? tentang Hasil sebelum Penggunaan yang Diintensikan, - Amandemen PSAK 1
?Penyajian Laporan Keuangan? tentang Pengungkapan Kebijakan Akuntansi dan Klasifikasi Liabilitas
sebagai Jangka Pendek atau Jangka Panjang, - Amandemen PSAK 25 "Kebijakan Akuntansi,
Perubahan Estimasi Akuntansi, dan Kesalahan? tentang Definisi Estimasi Akuntansi, - Amandemen
PSAK 46 ?Pajak Penghasilan? tentang Pajak Tangguhan terkait Aset dan Liabilitas yang Timbul dari
Transaksi Tunggal. Efektif 1 Januari 2025 - PSAK 74 ?Kontrak Asuransi?. Pada tanggal penerbitan
Page 22
laporan keuangan konsolidasian ini, Grup sedang mempelajari dampak yang mungkin timbul dari penerapan standar baru, amandemen dan penyesuaian tahunan, yang kesemuanya belum berlaku efektif untuk tahun buku yang dimulai pada tanggal 1 Januari 2022, terhadap laporan keuangan Grup.
Page 23
[1611000] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement - General Industry - Current Year
30 September 2023
Aset tetap Property, plant, and equipment
Penambahan aset Pengurangan aset
Aset tetap, awal periode Reklasifikasi aset tetap Aset tetap, akhir periode
tetap tetap
Property, plant, and Reclassifications of
Addition in property, Disposals in property, Property, plant, and
equipment, beginning property, plant, and
plant, and equipment plant, and equipment equipment, end period
period equipment
Nilai perolehan, kotor Bangunan dan Building and leasehold Carrying amount, gross
fasilitasnya, dimiliki 269,056,865 269,056,865 improvement, directly
langsung owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
kantor, dimiliki langsung 25,580,512,028 950,141,678 ( 124,566,424 ) 352,350,000 26,758,437,282 equipment, directly
owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
5,892,601,200 5,892,601,200
dimiliki langsung owned
Dimiliki langsung 31,742,170,093 950,141,678 ( 124,566,424 ) 352,350,000 32,920,095,347 Directly owned
Lainnya, dalam Others, assets under
352,350,000 ( 352,350,000 )
penyelesaian construction
Aset dalam Assets under
352,350,000 ( 352,350,000 )
penyelesaian construction
Aset tetap Property, plant, and
32,094,520,093 950,141,678 ( 124,566,424 ) 32,920,095,347
equipment
Akumulasi depresiasi Bangunan dan Building and leasehold Carrying amount,
fasilitasnya, dimiliki 186,097,665 20,179,265 206,276,930 improvement, directly accumulated
langsung owned depreciation
Perabot dan peralatan Furniture and office
kantor, dimiliki langsung 24,046,206,063 754,157,002 ( 124,566,424 ) 24,675,796,641 equipment, directly
owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
5,720,737,990 74,987,338 5,795,725,328
dimiliki langsung owned
Dimiliki langsung 29,953,041,718 849,323,605 ( 124,566,424 ) 30,677,798,899 Directly owned
Aset tetap Property, plant, and
29,953,041,718 849,323,605 ( 124,566,424 ) 30,677,798,899
equipment
Nilai perolehan Aset tetap Property, plant, and Carrying amount
2,141,478,375 2,242,296,448
equipment
Page 24
[1611000] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement - General Industry - Prior Year
31 December 2022
Aset tetap Property, plant, and equipment
Aset tetap, awal periode Penambahan aset tetap Pengurangan aset tetap Aset tetap, akhir periode
Property, plant, and
Addition in property, plant, Disposals in property, Property, plant, and
equipment, beginning
and equipment plant, and equipment equipment, end period
period
Nilai perolehan, kotor Bangunan dan fasilitasnya, Building and leasehold Carrying amount, gross
dimiliki langsung 269,056,865 269,056,865 improvement, directly
owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
28,190,302,857 1,214,724,793 ( 3,824,515,622 ) 25,580,512,028
kantor, dimiliki langsung equipment, directly owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
5,784,601,200 108,000,000 5,892,601,200
dimiliki langsung owned
Dimiliki langsung 34,243,960,922 1,322,724,793 ( 3,824,515,622 ) 31,742,170,093 Directly owned
Lainnya, dalam Others, assets under
352,350,000 352,350,000
penyelesaian construction
Aset dalam penyelesaian Assets under
352,350,000 352,350,000
construction
Aset tetap Property, plant, and
34,243,960,922 1,675,074,793 ( 3,824,515,622 ) 32,094,520,093
equipment
Akumulasi depresiasi Bangunan dan fasilitasnya, Building and leasehold Carrying amount,
dimiliki langsung 159,191,978 26,905,687 186,097,665 improvement, directly accumulated depreciation
owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
26,272,848,794 1,294,083,356 ( 3,520,726,087 ) 24,046,206,063
kantor, dimiliki langsung equipment, directly owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
5,620,679,813 100,058,177 5,720,737,990
dimiliki langsung owned
Dimiliki langsung 32,052,720,585 1,421,047,220 ( 3,520,726,087 ) 29,953,041,718 Directly owned
Aset tetap Property, plant, and
32,052,720,585 1,421,047,220 ( 3,520,726,087 ) 29,953,041,718
equipment
Nilai perolehan Aset tetap Property, plant, and Carrying amount
2,191,240,337 2,141,478,375
equipment
Page 25
[1611100] Disclosure of Notes to the financial statements - Property, Plant and Equipment - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 September 2023
Pengungkapan catatan atas aset tetap Pada tanggal 30 September 2023 dan 2022, beban penyusutan aset tetap dibebankan pada beban Disclosure of notes for property, plant and
usaha (Catatan 26), masing-masing sebesar Rp 849.323.605 dan Rp 1.135.740.590. Berdasarkan equipment
hasil penelaahan manajemen, tidak terdapat kejadian atau perubahan keadaan yang mengindikasikan
adanya penurunan nilai aset tetap pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022.
Pengurangan aset tetap untuk tanggal yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 September 2023 dan 31
Desember 2022 mencakup penjualan dan pelepasan aset tetap dengan rincian keuntungan yang
diperoleh sebagai berikut: 30 September 2023/ September 30, 2023 Nilai penjualan 32.530.000
Dikurangi: nilai tercatat - Keuntungan bersih atas penjualan aset tetap 32.530.000
Page 26
[1612000] Notes to the financial statements - Right of Use Assets - General Industry - Current Year
30 September 2023
Aset hak guna Right of use assets
Aset hak guna, periode
Aset hak guna, periode awal Penambahan aset hak guna
akhir
Right of use assets, beginning Right of use assets, end
Addition in right of use assets
period period
Nilai perolehan, kotor Bangunan, aset hak guna 3,300,925,450 3,812,212,406 7,113,137,856 Building, right of use assets Carrying amount, gross
Aset hak guna 3,300,925,450 3,812,212,406 7,113,137,856 Right of use assets
Akumulasi depresiasi Bangunan, aset hak guna 964,194,407 2,470,707,243 3,434,901,650 Building, right of use assets Carrying amount, accumulated
Aset hak guna 964,194,407 2,470,707,243 3,434,901,650 Right of use assets depreciation
Nilai perolehan Aset hak guna 2,336,731,043 3,678,236,206 Right of use assets Carrying amount
Page 27
[1612000] Notes to the financial statements - Right of Use Assets - General Industry - Prior Year
31 December 2022
Aset hak guna Right of use assets
Aset hak guna, periode Penambahan aset hak Pengurangan aset hak Aset hak guna, periode
awal guna guna akhir
Right of use assets, Addition in right of use Disposals in right of use Right of use assets, end
beginning period assets assets period
Nilai perolehan, kotor Bangunan, aset hak guna Building, right of use Carrying amount, gross
11,552,766,341 4,283,983,985 ( 12,535,824,876 ) 3,300,925,450
assets
Aset hak guna 11,552,766,341 4,283,983,985 ( 12,535,824,876 ) 3,300,925,450 Right of use assets
Akumulasi depresiasi Bangunan, aset hak guna Building, right of use Carrying amount,
8,687,596,890 4,812,422,393 ( 12,535,824,876 ) 964,194,407
assets accumulated depreciation
Aset hak guna 8,687,596,890 4,812,422,393 ( 12,535,824,876 ) 964,194,407 Right of use assets
Nilai perolehan Aset hak guna 2,865,169,451 2,336,731,043 Right of use assets Carrying amount
Page 28
[1612100] Disclosure of Notes to the financial statements - Right of Use Assets - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 September 2023
Pengungkapan catatan atas aset hak guna Beban penyusutan aset hak guna pada tahun 2023 dan 2022 masing-masing sebesar Rp Disclosure of notes for right of use assets
2.470.707.243 dan Rp 3.794.060.563 disajikan sebagai bagian dari beban usaha dalam laba rugi
(Catatan 26).
Page 29
[1616100] Disclosure of Notes to the financial statements - Revenue - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 September 2023
Pengungkapan catatan atas pendapatan Pada tahun 2023 dan 2022, tidak terdapat penjualan kepada pelanggan yang melebihi 10% dari jumlah Disclosure of notes for revenue
penjualan bersih.
Page 30
[1617000] Notes to the financial statements - Revenue By Type - General
Industry
Catatan untuk tipe pendapatan Notes for revenue by type
30 September 30 September
2023 2022
Nama produk Penjualan dan Penjualan dan
atau jasa pendapatan usaha pendapatan usaha
Service or product
Sales and revenue Sales and revenue
name
Pendapatan dari Kartu perdana Product revenue 1
produk 1 dan voucher isi 1,240,338,842,322 1,581,120,287,769
ulang
Pendapatan dari Tablet dan Product revenue 2
2,744,776,551 1,894,068,926
produk 2 handset
Pendapatan dari Product revenue
1,243,083,618,873 1,583,014,356,695
produk
Tipe pendapatan 1,243,083,618,873 1,583,014,356,695 Type of revenue
Page 31
[1620200] Notes to the financial statements - Trade receivables, by aging - General Industry
Piutang usaha berdasarkan umur Trade receivables by aging
30 September 2023 31 December 2022
Penyisihan penurunan Penyisihan penurunan
Piutang usaha, kotor Piutang usaha Piutang usaha, kotor Piutang usaha
nilai piutang usaha nilai piutang usaha
Allowance for Allowance for
Trade receivables, gross impairment of trade Trade receivables Trade receivables, gross impairment of trade Trade receivables
receivables receivables
Belum jatuh Umur Aging Not yet due
111,801,979,465 125,932,136,792
tempo
Telah jatuh 1 - 30 hari 29,892,059,705 35,553,032,136 1 - 30 days Overdue
tempo 31 - 60 hari 3,515,879,505 5,044,358,920 31 - 60 days
61 - 90 hari 511,984,115 1,702,609,209 61 - 90 days
Lebih dari 90 hari More than 90
47,984,357,907 54,681,485,104
days
Umur 81,904,281,232 96,981,485,369 Aging
Jatuh tempo Umur 193,706,260,697 ( 54,451,668,647 ) 139,254,592,050 222,913,622,161 ( 54,451,668,647 ) 168,461,953,514 Aging Due status
Page 32
[1621000] Disclosure of Notes to the financial statements - Trade Receivables - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 September 2023
Pengungkapan catatan atas piutang usaha Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, akun ini merupakan piutang usaha setelah Disclosure of notes for trade receivables
dikurangi penyisihan penurunan nilai kepada pihak ketiga dari konsumen retail atas unit usaha/cabang
dari penjualan kartu perdana dan voucher isi ulang masingmasing sebesar Rp 139.254.592.050 dan
Rp 168.461.953.514. Berdasarkan penelaahan terhadap akun piutang usaha pada akhir tahun,
manajemen Grup berkeyakinan bahwa penyisihan penurunan nilai piutang usaha tersebut adalah
cukup untuk menutup kemungkinan kerugian atas tidak tertagihnya piutang usaha tersebut. Pada
tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, piutang usaha milik entitas anak digunakan
sebagai jaminan atas fasilitas kredit dari beberapa bank (Catatan 17).
Page 33
[1630000] Notes to the financial statements - Inventories - General Industry
Catatan atas persediaan Notes for inventories
30 September 2023 31 December 2022
Lainnya 272,973,787,127 255,023,250,497 Other inventories
Persediaan, kotor 272,973,787,127 255,023,250,497 Inventories, gross
Cadangan penurunan nilai Allowance for impairment
( 21,529,706,866 ) ( 21,529,706,866 )
persediaan of inventories
Persediaan 251,444,080,261 233,493,543,631 Inventories
Persediaan lancar 251,444,080,261 233,493,543,631 Current inventories
Mutasi cadangan penurunan nilai Movement of allowance for
persediaan impairment of inventories
30 September 2023 31 December 2022
Saldo awal Penyisihan Allowance for Impairment of
21,529,706,866 21,529,706,866
Penurunan Nilai Persediaan Inventories, beginning balance
Saldo akhir Penyisihan Allowance for Impairment of
21,529,706,866 21,529,706,866
Penurunan Nilai Persediaan Inventories, ending balance
Page 34
[1632000] Disclosure of Notes to the financial statements - Inventories - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 September 2023
Pengungkapan catatan atas persediaan Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, beberapa persediaan milik entitas anak Disclosure of notes for inventories
digunakan sebagai jaminan atas fasilitas kredit dari beberapa bank (Catatan 17). Pada tanggal 30
September 2023 dan 31 Desember 2022, persediaan tidak diasuransikan. Manajemen berpendapat
bahwa penyisihan kesusutan, persediaan usang dan cadangan penurunan nilai persediaan yang ada
cukup untuk menutup kemungkinan kerugian yang timbul karena kesusutan, persediaan usang dan
penurunan nilai persediaan.
Page 35
[1670000] Notes to the financial statements - Cost of Good Sold - General
Industry
Beban pokok penjualan Cost of good sold
30 September 2023 30 September 2022
Beban pokok pendapatan Other cost of goods sold
1,204,120,021,244 1,537,928,185,563
lainnya
Beban pokok penjualan dan Cost of sales and revenue
1,204,120,021,244 1,537,928,185,563
pendapatan
Page 36
[1671000] Disclosure of Notes to the financial statements - Cost of Goods Sold - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 September 2023
Pengungkapan catatan atas beban pokok Pada tahun 2023 dan 2022, pembelian dari pemasok yang melebihi 10% dari jumlah penjualan bersih Disclosure of notes for cost of goods sold
penjualan adalah dari PT Telekomunikasi Selular masing-masing sebesar Rp 1.216.151.269.208 dan Rp
1.564.998.589.563.
Page 37
[1691000a] Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans - General Industry
Catatan untuk utang bank jangka panjang Notes for long-term bank loan
30 September 2023 31 December 2022
Utang bank, nilai dalam Utang bank, nilai dalam
Total utang bank, kotor Total utang bank, kotor
mata uang asing mata uang asing
Bank loan, amount in foreign Bank loan, amount in foreign
Total bank loans, gross Total bank loans, gross
currency currency
Bank lokal lainnya IDR 285,512,061,169 285,512,061,169 296,627,860,000 296,627,860,000 IDR Other local banks
Mata uang 285,512,061,169 296,627,860,000 Currency
Kreditur nama bank Mata uang 285,512,061,169 296,627,860,000 Currency Creditor bank name
Catatan untuk utang bank jangka panjang Notes for long-term bank loan
30 September 2023 31 December 2022
Total utang bank, kotor 285,512,061,169 296,627,860,000 Total bank loans, gross
Total utang bank, bersih 285,512,061,169 296,627,860,000 Total bank loan, net
Liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo dalam satu Current maturities of bank loans
11,810,002,101 22,080,000,000
tahun atas utang bank
Liabilitas jangka panjang atas utang bank 273,702,059,068 274,547,860,000 Long-term bank loans
Page 38
[1691100] Disclosure of Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans - General Industry
Pengungkapan Disclosure
30 September 2023
Pengungkapan catatan atas utang bank jangka PT Catalist Integra Prima Sukses (CIPS) PT Bank Sinarmas Tbk - Unit Usaha Syariah (Bank Sinarmas Disclosure of notes for long-term bank loans
panjang Syariah) Berdasarkan Surat Penawaran Kredit No. 050/SPP/2015/AO/KCS/SCD tanggal 12 Juni 2015,
Bank Sinarmas Syariah memberikan fasilitas pembiayaan Mudharabah dengan plafon Rp
200.000.000.000. Jangka waktu kredit 12 bulan dengan suku bunga 15% per tahun EBR (Expected
Bank Return) dan akan jatuh tempo pada tanggal 15 Juni 2016. Fasilitas ini diperpanjang dengan
plafon Rp 300.000.000.000 dengan suku bunga 14% per tahun. Berdasarkan Surat Persetujuan
Pembiayaan Mudharabah No. 11/SPP/2019/SFcSO-Corp/KCS-SCD tanggal 16 Mei 2019, fasilitas
kredit ini telah direstrukturisasi dengan plafon sebesar Rp 299.500.000.000. Jangka waktu kredit 97
bulan sejak fasilitas pembiayaan rekstrukturisasi dilakukan suku bunga 12,0% per tahun STR (subject
to review). Dimana beban bunga ditangguhkan selama periode Restrukturisasi (bulan 1 s/d bulan 97).
Berdasarkan Surat Penawaran Restrukturisasi Fasilitas Pembiayaan Ke-2 No. OL.0687/2023/DIR-LR
tanggal 31 Juli 2023, fasilitas kredit ini telah direstrukturisasi dengan plafon sebesar Rp
238.100.000.000. Jangka waktu kredit 120 bulan sejak fasilitas pembiayaan rekstrukturisasi dilakukan
suku bunga 12,0% per tahun STR (subject to review). Dimana beban bunga ditangguhkan selama
periode Restrukturisasi (bulan 1 s/d bulan 35). Fasilitas kredit ini telah diperpanjang dan berakhir pada
31 Juli 2033. Fasilitas kredit tersebut dijamin dengan: 1. Persediaan dan piutang usaha sebesar 50%
dari plafon atau outstanding pembiayaan. 2. Saham CIPS sebesar 100%. Pembatasan-pembatasan: 1.
Mengubah anggaran dasar, susunan pengurus, dan susunan pemegang saham. 2. Melakukan
pelunasan utang pemegang saham. 3. Melakukan pembagian dividen. 4. Mengambil bagian dividen
atau modal disetor untuk kepentingan diluar usaha dan/ atau kepentingan pribadi. 5. Melakukan
penarikan modal disetor. 6. Melakukan penambahan pinjaman/ pembiayaan dari Bank/ Lembaga
Keuangan lainnya. 7. Mengikatkan diri sebagai penjamin hutang atau menjaminkan harta kekayaan
CIPS kepada pihak lain. PT Bank Central Asia Tbk (BCA) Berdasarkan akta perjanjian kredit No. 97
tanggal 14 Juli 2014, Bank Central Asia memberikan fasilitas Pinjaman Rekening Koran (PRK) dengan
plafon Rp 13.500.000.000. Jangka waktu kredit 12 bulan dengan suku bunga 12% per tahun dan akan
jatuh tempo pada tanggal 15 Juli 2014. Fasilitas ini diperpanjang dengan plafon Rp 18.000.000.000
dengan suku bunga 11,75% dan akan jatuh tempo pada tanggal 15 Januari 2019. Berdasarkan Surat
Pemberitahuan Perpanjangan Sementara No. 00541 tanggal 14 Januari 2020, memberikan fasilitas
Pinjaman Rekening Koran (PRK) dengan plafon Rp 18.000.000.000. Dengan suku bunga 12% per
tahun. Fasilitas ini telah diperpanjang dan akan jatuh tempo pada 15 Februari 2026. Berdasarkan
Perubahan Perjanjian Kredit No. 00155 tanggal 2 Feburari 2022, CIPS dan BCA menyetujui untuk
mengubah syarat dan ketentuan dalam Perjanjian Kredit, sebagai berikut: i) Plafond Fasilitas Kredit
Lokal dan Fasilitas Installment Loan masing-masing tidak melebihi Rp 12.670.000.000 dan Rp
5.330.000.000. ii) Batas waktu penarikan dan/atau penggunaan Fasilitas Kredit Lokal terhitung sejak
tanggal 11 Februari 2022 dan berakhir 15 Februari 2022 dan Fasilitas Installment Loan pada tanggal
11 Februari 2022 atau tanggal lain yang disepakati. iii) Tingkat bunga sebesar 11 % untuk Fasilitas
Kredit Lokal dan Fasilitas Installment Loan. iv) Fasilitas Kredit Lokal dan dan Fasilitas Installment Loan
dikenakan provisi 0,5%. v) Financial covenent untuk Fasilitas Kredit ini: - Debt to Equity maksimal 6
kali; - (EBITDA + Pendapatan lain-lain) / (biaya bunga + angsuran) lebih besar dari 1 kali. vi) Hal-hal
yang tidak boleh dilaksanakan CIPS: - Memperoleh penambahan pinjaman dari bank/lembaga
Page 39
keuangan lainnya lebih dari Rp 1.000.000.000 kecuali hutang pemegang saham dan/atau mengikatkan diri sebagai penjain hutang atau menjaminkan harta kekayaan kepada pihak lain; - Meminjamkan uang, termasuk tetapi tidak terbatas kepada perusahaan afiliasi, kecuali dalam rangka menjalankan usaha sehari-hari - Apabula debitor berbentuk badan usaha: (a) Melakukan peleburan, penggabungan, pengambialihan, pembubaran/likuidasi; (b) mengubah status kelembagaan; (c) mengubah susunan pengurus dan pemegang saham; (d) melakukan pembagian dividen; (e) melunasi hutang pemegang saham (jika ada) Fasilitas kredit tersebut dijamin dengan: 1. Tanah dan bangunan: - Tanah dan bangunan di Rusun Bukan Hunian Perkantoran Menara Era, Jl. Senen Raya Lt. 7 No. 7-05, Jakarta Pusat. - Tanah dan bangunan (ruko) di Komplek Ruko, Jl. Boulevard Timur (dahulu Jl. Pegangsaan Dua) No. A-1, Kelapa Gading, Jakarta Utara. 2. Persediaan minimal Rp 3.565.000.000. Pembatasan-pembatasan: 1. Memperoleh tambahan pinjaman dari Bank lain/ perusahaan leasing lebih besar dari Rp 1.000.000.000 dan/atau mengikatkan diri sebagai penjamin hutang atau menjaminkan harta kekayaan CIPS kepada pihak lain kecuali yang telah ada sebelumnya. 2. Meminjamkan uang termasuk tetapi tidak terbatas kepada perusahaan afiliasi lainnya, kecuali dalam rangka menjalankan usaha sehari-hari. 3. Apabila CIPS berbentuk badan: - Melakukan peleburan, penggabungan, pengambilalihan, pembubaran/ likuidasi. - Mengubah status kelembagaan. - Mengubah susuna pengurus dan pemegang saham. - Membagi dividen lebih besar dari 20% laba tahun berjalan. - Melunasi utang pemegang saham (jika ada). Indikator rasio keuangan: 1. EBITDA/FP (financial payment) lebih besar dari 1x. 2. Debt to Equity maksimal 6x. Berdasarkan Surat Keterangan No. 6987/SLK/AGN/2023, CIPS telah melunasi seluruh pinjamannya kepada PT Bank Cental Asia Tbk. PT Graha Planet Nusantara (GPN) PT Bank Sinarmas Tbk (Bank Sinarmas) Berdasarkan Surat Penawaran Kredit No. OL.096/2018/CM/CR-AO/TH tanggal 12 April 2018, Bank Sinarmas memberikan fasilitas Demand Loan (Revolving-Uncomitted) dengan plafon Rp 85.000.000.000. Jangka waktu kredit 12 bulan dengan suku bunga 14% per tahun dan akan jatuh tempo pada 13 April 2019. Berdasarkan Surat Penawaran Kredit Restrukturisasi No. OL.36/2019/DIR-LIR tanggal 16 Mei 2019, fasilitas kredit ini telah direstrukturisasi menjadi Term Loan (Non Revolving) dengan plafon Rp 80.167.860.000. Jangka waktu kredit 72 bulan sejak akad dengan suku bunga 12% per tahun STR (subject to review) dan akan jatuh tempo pada tanggal 17 Mei 2025. Berdasarkan Surat Persetujuan Restrukturisasi Fasilitas Kredit Ke-2 No. OL.0686/2023/DIR-LIR tanggal 31 Juli 2019, fasilitas kredit ini telah direstrukturisasi menjadi Term Loan (Non Revolving) dengan plafon Rp 48.327.860.000. Jangka waktu kredit 60 bulan sejak akad dengan suku bunga 12% per tahun STR (subject to review) dan akan jatuh tempo pada tanggal 31 Juli 2028. Fasilitas kredit tersebut dijamin dengan: Persediaan dan piutang sebesar 50% dari plafond atau oustanding pembiayaan. Pembatasan - pembatasan: 1. Mengubah susunan direksi, dewan komisaris dan pemegang saham atau pengurus pihak yang setara lainnya. 2. Mengumumkan dan membagi dividen dan/ atau bentuk keuntungan usaha lainnya kepada pemegang saham dan/atau pihak yang setara lainnya. 3. Melakukan penarikan modal disetor. 4. Melakukan penambahan pinjaman/ pembiayaan dari Bank/ Lembaga Keuangan lainnya. 5. Mengikatkan diri sebagai penjamin hutang.
Page 40
[1692000] Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans Interest Information - General Industry
31 December 2022
Catatan untuk utang bank jangka panjang Notes for long-term
bank loan
Utang bank, nilai dalam mata uang
asing
Bank loan, amount in foreign currency
Bank lokal lainnya IDR 296,627,860,000 IDR Other local banks
Page 41
[1693000] Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans - General Industry
Catatan utang bank jangka pendek Notes for short-term bank loans
30 September 2023 31 December 2022
Utang bank jangka Utang bank jangka pendek,
Utang bank jangka
pendek, nilai dalam nilai dalam mata uang Utang bank jangka pendek
pendek
mata uang asing asing
Short-term bank loan,
Short-term bank loan,
amount in foreign Short term bank loans Short term bank loans
amount in foreign currency
currency
Bank Central Asia Tbk IDR 16,531,331,943 16,531,331,943 IDR Bank Central Asia Tbk
Mata uang 16,531,331,943 Currency
Kreditur nama bank Mata uang 16,531,331,943 Currency Creditor bank name
Page 42
[1693100] Disclosure of Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans - General Industry
Page 43
[1696000] Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans Interest Information - General Industry
31 December 2022
Catatan utang bank jangka pendek Notes for short-term
bank loans
Utang bank jangka pendek, nilai dalam
mata uang asing
Short-term bank loan, amount in foreign
currency
Bank Central Asia Tbk IDR 16,531,331,943 IDR Bank Central Asia Tbk
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.