Back to announcement
CFIN Checklist LK 30-09-2023 Unaudited.pdf
Financial statement Text extracted CFINSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 83
Page 1 OCR 0.927
Page I ofs3 CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA Petunjuk Pengisian Checklist: 1. Seluruh Emiten dan Perusahaan Publik harus menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan ini, kecuali Emiten dan Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek. Setiap Perusahaan Efek harus menggunakan Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek (Peraturan No. VIII.G.17). . Tanda (V) diisi pada kolom "Ada" apabila Emiten/Perusahaan Publik telah memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan dan selanjutnya pada kolom "Keterangan" ditambahkan cross reference ke nomor catatan atas laporan keuangan. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka tanda V) diisi pada kolom "Tidak Ada" dengan menambahkan keterangan alasannya pada kolom keterangan. . Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memiliki pos-pos tertentu sehingga tidak wajib memenuhi persyaratan pengungkapan yang ada maka tanda (V) diisi pada kolom "N/A". Checklist ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi akuntansi dan keuangan dan Akuntan (untuk laporan keuangan audited). Data Umum Nama Emiten/Perusahaan Publik PT. Clipan Finance Indonesia Tbk. Bidang Usaha Lembaga Pembiayaan Jenis penawaran Umum - 30 September 2023 31 Desember 2022 Nama Kantor Akuntan Publik - Imelda & Rekan Nama Partner - Bayu M Dayat Opini Akuntan - Tanpa Modifikasian Catatan tentang Opini (jika ada) - “
Page 2 OCR 0.908
Page 2 0f83 Ya Tidak Pemenuhan Peraturan No.VIII.G.11 Tentang “Tanggung vV Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan" Pemenuhan Peraturan No.VIII.A.2 tentang “Independensi vV Akuntan Yang Memberikan Jasa Audit di Pasar Modal" Data Keuangan Penting Periode laporan keuangan 30 September 2023 30 September 2022 Laba Rugi Komprehensif Pendapatan 1.822.156.699.000 1.096.129.672.000 Laba (rugi) bruto 922.617.080.000 97.909.314,000 Laba (rugi) usaha/operasional 927.493.032.000 102.003.878.000 EBITDA 1,105.571.836.000 247.749.080.000 Laba (rugi) Bersih tahun berjalan 717.488.658.000 75.880.740.000 Laba (rugi) komprehensif 717.488.658.000 75.880.740.000 Laba Per saham (dasar) 180,07 19,04 Laba Per saham (dilusian) 180,07 19,04 Periode laporan keuangan 30 September 2023 31 Desember 2022 Laporan Posisi keuangan Jumlah Aset 9.433.665.601.000 8.049.255.816.000 Jumlah Aset Lancar 3.437.941.638.000 3.016.827.798.000 Jumlah Aset Tidak Lancar 5.995.723.963.000 5.032.428,018.000 Jumlah Liabilitas 4.003.546.205.000 2.938.173.032.000 Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 2.106.436.649.000 1.647.781.551,000 Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 1.897.109.556.000 1.290.391.481.000 Jumlah Ekuitas 5.430,119.396.000 5.111,082.784.000
Page 3 OCR 0.884
Page 3 of 83 Modal Disetor 996.130.114.000 996.130.114.000 Tambahan modal disetor 351,948.790.000 351.948. 790.000 Pendapatan Komprehensif lain 36.045.522.000 38,904.942,000 Saldo Laba 4.045.994.970.000 3.724.098.938,000 Rasio Keuangan? Rasio Lancar (96) 163,2196 183,086 ROA 122215 5,44Yo ROE 14,949 6,37 Ya Ebit thd pendapatan (96) 58,866 37,48Ya “dapat disesuaikan berdasarkan industrinya Catatan: 1, Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing pos wajib diungkapkan seluruhnya, kecuali pengungkapan tersebut tidak relevan atau tidak dapat diterapkan pada Emiten atau Perusahaan Publik. Emiten atau Perusahaan Publik wajib menyesuaikan pengungkapan sesuai dengan karakteristik Industri apabila pengungkapan tersebut dipersyaratkan oleh SAK atau relevan untuk memahami laporan keuangan Emiten atau Perusahaan Publik. 2. Emiten atau Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek tidak mengacu pada checklist ini, namun mengikuti peraturan Bapepam-LK No VIII.G.17 tentang Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek. Laporan Keuangan Terdiri dari: Halaman 1 dan 2 Laporan posisi keuangan pada akhir periode Laporan laba rugi komprehensif selama periode Laporan perubahan ekuitas selama pariode Laporan arus kas selama periode Laporan posisi keuangan pada awal periode komparatif yang disajikan saat vV Perusahaan menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara retrospektif atau membuat penyajian kembali pos-pos laporan keuangan atau ketika Perusahaan mereklasifikasi pos-pos dalam laporan keuangannya. 6 Catatan atas Laporan Keuangan Halaman 6 s.d 100 - Halaman 3 Halaman 4 Halaman 5 Ssi nlalu|w
Page 4 OCR 0.899
Page 4 of 83 Perusahaan wajib menyajikan catatan atas laporan keuangan dengan urutan sebagai berikut: &. gambaran umum Perusahaan: D. dasar penyusunan laporan kevangan dan ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan yang Giterapkan: C. Informasi tambahan untuk pos-pos yang disajikan dalam laporan posisi kevangan, laporan laba rugi komprehensif, laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas, sesuai dengan urutan penyajian laporan dan penyajian rnasing-masing pos, dan d. pengungkapan lainnya yang antara lain meliputi: 1) Informasi yang dipersyaratkan oleh SAK yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan, dan 2) informasi yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan, tetapi informasi tersebut relevan untuk memahami laporan keuangan. Perusahaan wajib menyatakan dalam bentuk nilai atau persentase untuk menjelaskan adanya bagian dari suatu Jumlah, tidak menggunakan kata "sebagian". Perusahaan wajib mengungkapkan dalam penjelasan masing-masing pos mengenal Aset yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan. Dalam hal Aset Perusahaan diasuransikan, wajib diungkapkan jenis dan nilai aset yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya, Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan tan 12,14 dan 15 Gambaran Umum Perusahaan Hal-hal yang harus diungkapkan, antara lain: Pendirian perusahaan 1) Riwayat ringkas perusahaan, Katatan 1 2) Nornor dan tanggal akta pendirian serta perubahan terakhir, pengesahan dari instansi yang berwenang, dan nomor serta tanggal Berita Negara: Catatan 1 3) Kegiatan usaha sesuai anggaran dasar Perusahaan dan yang sedang dijalankan pada periode pelaporan: Catatan 1 4 Tempat kedudukan perusahaan dan lokasi utama kegiatan usahaj Catatan 1 5) Tanggal mulai beroperasinya perusahaan secara komersial. Dalam hal perusahaan melakukan ekspansi atau perampingan usaha secara signifikan pada periode laporan yang disajikan, wajib disebutkan saat dimulainya operasi komersial dari ekspansi atau sisi si dis Catatan 1
Page 5 OCR 0.861
Page Sof83 perampingan usaha dan kapasitas produksinya, dan 6) | Nama entitas induk dan nama entitas Induk terakhir dalam kelompok usaha (ultimate vV Katatan 1 parent of the group). Dalam hal tidak dapat diungkapkan, wajib disebutkan alasannya. 7) | Khusus Industri Media Penjelasan rinci tentang Perizinan yang dimiliki, v 8) | Khusus Industri Jalan Tol Peraturan perundangan atau keputusan pemerintah yang mendasari penyelenggaraan jalan v tol tersebut. 9) | Khusus untuk Asuransi dan Pembiayaan Izin bidang usaha dari Menteri Keuangan atau Otoritas yang berwenang. v Katatan 1 10) | Khusus untuk Industri Perbankan Izin usaha sebagai bank umurn, sebagai bank devisa (jika ada), serta izin untuk 1, menjalankan kegiatan berdasarkan prinsip syariah (jika ada). 1) | Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi dan Pertambangan Umum V Area Eksplorasi dan Eksploitasi/Pengembangan. Penjelasan mengenai area eksplorasi dan eksploitasi Perseroan meliputi : a) Area Eksplorasi, meliputi: # Nama lokasi, Nama pemilik izin lokasi: Tanggal perolehan izin ekpiorasi serta tanggal jatuh tempanyaj Persentasi kepemilikan saharn Perseroan pada perusahaan pemilik izin lokasi: dan - Jumlah biaya eksplorasi yang telah dibukukan sebagai Aset Minyak dan Gas Bumi per tanggal Laporan Posisi Keuangan: b) Area Eksploitas/Pengembangan meliputi: # Narna lokasi, - Nama pemilik ijin lokasi: . Tanggal perolehan ijin eksploitasi serta tanggal jatuh temponya: - Persentasi kepamilikan saharn Perseroan pada perusahaan pemilik ijin lokasi: # Jumlah Cadangan Terbukti (Pt), keterangan tentang pihak yang melakukan sertifikasi, dan tanggal sertifikasi, - Jumlah produksi pada tahun berjalan: dan .- Akumulasi jurnlah produksi sejak awal kegiatan eksploitasi/pengembangan oleh Perseroan hingga tanggal laporan posisi keuangan.
Page 6 OCR 0.877
Page 6 of83 12) Khusus Industri Kehutanan Yang harus diungkapkan antara lain: @) pelaksanaan kegiatan pengusahaan hutan: 6) rincian luas areal sisa hutan yang belum dikelola selama masa sisa manfaat HPH) dan Cc) sisa umur MPH. Penawaran Umum Efek, yang harus diungkapkan antara lain: 1) Tanggal danfatau nomor surat efektif penawaran umum, termasuk penawaran Efek yang diterbitkan di luar Indonesia, Catatan 1b 2) Jenis dan jumlah Efek yang ditawarkan, 3) Bursa tempat Efek dicatatkan, dan Catatan Ib 4) Tindakan perusahaan yang dapat mempengaruhi jumlah Efek yang diterbitkan (corporate action) sejak penawaran umumn perdana sampai dengan periode pelaporan terakhir. Struktur Perusahaan, entitas anak, dan Entitas Bertujuan Khusus (EBK) Yang harus diungkapkan antara lain: 1) Nama entitas anak dan/atau EBK yang dikendalikan baik secara langsung maupun tidak langsung: 2) Tempat kedudukanj 3) Jenis usahaj 4) Tahun beroperasi secara komersial: Persentase kepemilikan dan proporsi hak suara (jika berbeda): 6) Total Aset, dan el aa saia 4 Informasi penting lainnya antara lain: a) sifat hubungan antara entitas Induk dan entitas anak, apabila entitas induk tidak memiliki baik langsung maupun tidak langsung melalui entitas anak, lebih dari S096 (lina puluh perseratus) hak suara yang sah: b) alasan mengapa kepemilikan baik langsung maupun tidak langsung lebih dari 5096 (lima puluh perseratus) hak suara atsu hak suara potensial atas Investee tidak diikuti dengan pengendalian: C) akhir periode petaporan dari laporan keuangan entitas anak apabila laporan keuangan .
Page 7 OCR 0.896
Page 7 0133 tersebut digunakan untuk menyusun laporan keuangan konsolidasian dan tanggal atau periode berbeda dari tanggal laporan keuangan entitas induk, dan alasan menggunakan tanggal atau periode yang berbeda: sifat dan luas setiap restriksi signifikan dalam kemampuan entitas anak untuk mentransfer dana ke entitas induk dalam bentuk dividen tunai, atau pembayaran kembali pinjaman atau uang muka: €) suatu rincian yang menunjukkan dampak setiap perubahan bagian kepemilikan entitas Induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya Pengendalian atas ekuitas yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas induk: dan O) dalam hal hilangnya Pengendalian atas entitas anak, maka entitas Induk harus mengungkapkan: (1) keuntungan atau kerugian (jika ada) yang diakul dari hilangnya Pengendalian, dan porsi dari keuntungan atau kerugian yang dapat diatribusikan pada pengakuan sisa Investasi pada entitas anak terdahulu dengan Nilai Wajar pada tanggal hilangnya Pengendalian: (2) jumlah persentase kepemilikan yang dilepaskan: (3) jumlah harga yang dkerimaj (4) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kasj (S) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana Pengendalian dilepaskan, dan (6) jumlah Aset dan Liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana Pengendalian dilepaskan, yang diikhtisarkan berdasarkan kategori utamanya. d Karyawan, direksi, komisaris, dan komite audit Yang harus diungkapkan antara lain: 1) | Nara dan jabatan untuk masing-masing anggota direksi, dewan komisaris, dan komite Catatan la audit, 2) | Cakupan manajemen kunci: dan Catatan la 3) | Jumlah karyawan tetap pada masing-masing akhir perode atau rata-rata jumlah karyawan tetap selama periode yang bersangkutan, secara konsolidasi untuk Perusahaan dan entitas kat 18 anak, Penerbitan Laporan Keuangan 1) Tanggal laporan keuangan diotorisasi untuk terbit: dan Tanggal tertera di Surat pem Direksi dan laman 100
Page 8 OCR 0.879
Page 8 of 83 | Pihak yang bertanggung jawab mengotorisasi laporan keuangan, d & Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan Dalam bagian Ini harus demgkapkan hol-hal sebagai berikut: a Pernyataan kepatuhan terhadap SAK Pernyataan ini merupakan pernyataan bahwa laporan keuangan tstah disusun dan disajikan v Catatan Ja sesuai dengan SAK. b. Dasar pengukuran dan penyusunan laporan keuangan 1) | Dasar pengukuran laporan keuangan yaitu berdasarkan biaya historis (historical cost), v Catatan 3b biaya perolehan kini (current cost), nilai realisasi neto (net realizabls value), Nilai Wajar (fair value) atau jumlah yang dapat dipulihkan berdasarkan SAK yang berlaku, 2) | Oasar penyusunan laporan keuangan, yaitu dasar akrual, kecuali untuk laporan arus kas, Th Catatan 30 3) | Mata uang fungsional dan mata uang penyajian yang digunakan, meliputi: a) mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak, v Catatan 3c b) fakta dan alasan perubahan, apabila terdapat perubahan mata uang fungsional v Perusahaan maupun kegiatan usaha asing yang signifikan: dan €) alasanperubahan mata uang penyajian (jika ada). 4) | Alasan perubahan periode pelaporan (jika ada). |-3 Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi Signifikan oleh Manajemen 1) | Perusahaan harus mengungkapkan dalam ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan atau bagian lain dari catatan atas laporan keuangan, pertimbangan yang tetah dibuat manajemen dalam proses penerapan kebijakan akuntansi dan memiliki dampak yang paling signifikan terhadap jumlah yang diakul dalam laporan keuangan: 2) | Perusahaan harus mengungkapkan Informasi tentang asumsi yang dibuat mengenai masa Gepan, dan sumber utama dari estimasi ketidakpastian lain pada akhir pericde pelaporan, yang memiliki risiko signifikan yang mengakibatkan penyesualan material terhadap jumlah tercatat Aset dan Labilitas dalam periode pelaporan berikutnya: dan 3) | Berkaitan dengan Aset dan Labilitas sebagaimana dimaksud dalam angka 2), catatan atas laporan keuangan memasukkan rincian atas sffat dan jumlah tercatat pada akhir periode pelaporan. d. Kebijakan Akuntansi Tertentu
Page 9 OCR 0.860
Page 9 of 83 Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan akuntansi lainnya yang @iterapkan dan relevan untuk memahami laporan keuangan. Kebijakan akuntansi tertentu meliputi, tetapi tidak terbatas pada hal-hal sebagai berikut: 1) Prinsip-prinsip konsolidasi Yang harus dijelaskan antara lain: a) ruang lingkup Laporan Keuangan Konsolidasian, yang meliputi pos-pos entitas Induk Gan entitas anak, b) dasar dan kapan suatu entitas anak dikonsolidasikan ke dalam laporan keuangan @ntitas Induk, C) kebijakan akuntansi sehubungan dengan perubahan kepemilikan tanps kehilangan Pengendalian atas entitas anak, @) kebijakan akuntansi sehubungan dengan kehilangan Pengendalian atas entitas anak: 2) kebijakan akuntansi sehubungan dengan pencatatan dan penyajran kepentingan nonpengendali: dan N pernyataan bahwa saldo pos dan transaksi material antar entitas yang dikonsolidesi telah dieliminasi. . ig aa aa 2) Kombinasi bisnis Yang harus dijelaskan antara lain: a) metode yang digunakan dalam kombinasi bisnis, termasuk metode yang digunakan untuk mengukur kepentingan nonpengendoli: b) pengakuan awal untuk goodwil: C) pengukuran setelah pengakuan awal untuk goodwil's dan d) kebijakan lainnya yang releyan terkait dengan kombinasi bisnis yang ada di Perusahaan, antara lain: (1) pembelian dengan diskon: (2) akuisisi secara bertahap: dan (3) Imbalan kontinjensi. - “ac sA4 3) Kas dan bank: Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan dalam menentukan komponen kas dan bank, Catatan 5 2 Instrumen Keuangan a) Instrumen Keuangan selain Sukuk
Page 10 OCR 0.878
Page 10 0f83 Yang barus dijelaskan antara lain: (1) pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori, termasuk perlakuan atas v Katatan 3e biaya transaksi: (2) pengukuran setelah pengakuan awal instruman keuangan setiap kategori: v Catatan Ie (3) ketentuan saling hapus dari Instrumen keuangan, v Catatan 3e (4) metode yang digunakan untuk menentukan Nilai Wajar Instrumen keuangan) v Catatan 3e (5) metode perhitungan yang digunakan untuk menentukan penurunan nilai dari aset v Catatan 3e keuangan: (6) ketentuan penghentian pengakuan instrumen keuangan) v katatan 3e (7) khusus instrumen keuangan derivatif dan akuntansi lindung nilai, selain v penjelasan sebagaimana dimaksud dalam angka (1), angka (2), angka (3), angka (4), angka (S5), dan angka (6), wajib ditambahkan penjelasan mengensi, (a) ketentuan pemenuhan kriteria akuntansi lindung nilai: (b) klasifikasi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilsi atas instrumen keuangan derivatif: dan (c) perlakuan akuntansi Indung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nita, b) Investasi pada Sukuk Yang harus dijelaskan antara lain: (1) klasifikasi dan reklasifikasi Investasi pada Sukuk: (2) pengakuan awal Sukuk: (3) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk, (a) Penyajian pendapatan sukuk: dan (5) penyajian amortisasi biaya transaksi. €) Sukuk yang diterbitkan Yang harus dijelaskan antara lain: (1) pengakuan awal Sukuk, (2) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk: (3) biaya transaksi penerbitan Sukuk: (4) posisi penyajian Sukuk: dan (5) akad syariah yang digunakan. 5) | Khusus Industri Perbankan a) Giro Wajib Minimum nana Kaca,
Page 11 OCR 0.885
Page 11 of 83 Yang barus dijelaskan antara lain ketentuan mengenal jumlah giro wajib minimum, v b) Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Giro pada Bank Indonesia dan Bank. v Lain. €) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Penempatan pada Bank Indonesia v dan Bank Lain, 6) | Piutang Reverse Repo Yang herus dijelaskan antara lain unsur-unsur Piutang Reverse Repo, metode pencatatan v dan pengukurannya. 7) | Khusus Industri Perbankan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Yang harus dijelaskan antara kain: a) Kelompok obligasi rekapitalisasi yang dimiliki, b) Pengakuan nilai poda Investasi untuk setiap kelompok Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah:dan C) Dasar penyajian efek-efek dalam laporan keuangan. 6) | Khusus Industri Perbankan a) Kredit Yang harus dijelaskan antara lain: (L) Penjelasan atas masing-masing jenis kredit yang diberikang (2) Dasar penyajian atas kredit, (3) Kebijakan manajemen dan pelaksanaan pengendalian risiko portofolio kredit: (a) Perlakuan akuntansi untuk kredit yang dibeli dari BPPN (jika ada), dan (5) Kebijakan bank akan agunan kredit. b) Tagihan/Kewajiban Akseptasi Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian atas tagihan/kewajiban akseptasi, €) Agunan yang Diambil Alih Yang harus dijelaskan antara lain: (1) Dasar penilaian dan penyajian: (2) Perlakuan akuntansi atas nilai realisasi plutang/pembiayaan yang diberikan dengan saldo piutang/pembiayaan yang tidak dapat ditagih: dan (3) Perlakuan akuntansi atas keuntungan (kerugian) dari realisasi penjualan agunan. KK as «&
Page 12 OCR 0.873
Page 12 of 83 9) | Khusus untuk Industri Pembiayaan Piutang Pembiayaan Konsumen Yang harus dijelaskan antara Isin: 2) Dasar penyajian piutang pembiayaan konsumen: dan b) Dasar penilaian aset jika perusahaan menarik kembali aset pembiayaan konsumen dari konsumennya. 10) | Anjak Piutang Yang barus dijelaskan antara lain: a) Jenis transaksi anjak piutang (dengan recourse atau tanpa recoursa), b) Penyajian transaksi anjak piutang: €) Perlakuan akuntansi atas perbedaan antara harga pengalihan dan jumlah bersih piutang dialihkan: dan @) Perlakuan terhadap kegagalan atas tagihan anjak plutangfditagihkan kembali ke klien atau ditanggung oleh perusahaan), 11) | sewa Yang harus dijelaskan antara lain: 8) kebijakan penentuan suatu perjanjian mengandung suatu sewa) b) kebijakan penentuan suatu sewa merupakan sewa pembiayaan atau sewa operasi: dan €) kebijakan akuntansi apabila Perusahaan bertindak sebagai lessee dan/atau lessor. Catatan 3k c Catatan 3k Catatan 3i Catatan 3i Catatan 3i bai 3 . sad tatan 3n atatan 3n atatan 3n Peta 12) | Persediaan : yang harus dijelaskan antara lain mengenai kebijakan akuntansi yang digunakan dan vV rumusan biaya yang digunakan, a) Khusus Industri Kehutanan v HTI Dalam Pengembangan Yang barus dijelaskan antara lain: Beban-beban yang dikapitalisasi, antara lain: kewajiban kepada negara, pemeliharaan sarana dan pra-sarana. HTI Siap Panen Yang barus dijelaskan antara lain: Biaya perolehan, mutasi pembebanan ke biaya produksi,
Page 13 OCR 0.847
Pape 13 of83 b) Khusus Industri Perkebunan vV Tanaman Perkebunan Yang harus dijelaskan antara lain: (1) Dasar klasifikasi untuk jenis tanaman sebagai persediaan, tanaman belum menghasilkan, atau tanaman telah menghasilkan) (2) Dasar penilaian dan pengukuran, (3) Kebijakan akuntansi reklasifikasi tanaman belum menghasikan ke tanarnan telah menghasilkan, (4) Metode penyusutan dan masa manfaat tanaman yang disusutkan: dan (5) Kebijakan akuntansi biaya pinjaman. €) Khusus Industri Peternakan v Hewan Ternak Yang harus dijelaskan antara lain: (1) Hewan ternak telah menghasilkan : (a) Metode penilaian: (B) Metode amortisasi (deplesi): dan (c) Cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada. (2) Hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) : (a) Metode penilaian: dan (b) Perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk dapat berpindah menjadi hewan ternak telah menghasilkan. 13) | Aset Tetap: Yang harus dijelaskan antara lain: &) pengakuan awal Aset Tetap: Li Catatan 30 b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Tetap: v Catatan 30 C) pengelompokan Aset Tetap: v Katatan 30 d) metode penyusutan yang digunakan, v Katatan 30 &) kapitalisasi biaya yang terkait dengan Aset Tetap, v estimasi umur manfaat dan tarif penyusutan, v Catatan 30 9) penghentian pengakuan) v Katatan 30 h) nilai residu, dan v Catatan 30 D) pernyataan bahwa manajemen telah mengkaji ulang atas estimasi umur ekonomis, v Katatan 30 metode penyusutan, dan nilai residu pada setiap akhir periode pelaporan.
Page 14 OCR 0.877
14) Page 14 of'83 Investasi pada Entitas Asosiasi Yang harus dijelaskan antara Isin metode yang digunakan untuk mencatat Investasi pada @sosiasi. 15) Bagian partisipasi dalam Ventura Bersama Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat bagian partisipasi dalam Ventura Bersama. 16) Pola Kerjasama Yang harus dijelaskan antara lain: 8) Kriteria dari bentuk kerjasama, b) Kebijakan akuntansi untuk setiap jenis aset dan liabilitas yang timbul: dan Cc) Sistem pembagian hasil, jika ada. “A4 17) Aset Tak Berwujud Yang harus dijelaskan antara lain : 8) pengakuan awal Aset Takberwujudj b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Takberwujud: C) umur manfaat tidak terbatas atau terbatas, dan apabila umur manfaat terbatas, Glungkapkan tarif arnortisasi yang digunakan dan urnur manfaatnya @) sumber terjadinya Aset Takberwujud: 8) metode smortisasi yang digunakan: N penghenban pengakuan Aset Takberwujud) dan 9) riset dan pengembangan (jika ada), catat “4. Catatan 3p Catatan 3p atatan Ip Katatan 3p Catatan 3p 18) Aset tidak lancar atau kelompok Lepasan yang dimiliki untuk dijual Yang harus dijelaskan antara lin: 2) kebijakan tentang peristiwa dan kondisi suatu aset tidek lancar diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual: dan b) pengukuran aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual, 44 19) Properti Investasi : Yang harus dijeleskan antara lain: a) pengakuan awal Properti Investasi: b) pengukuran setelah pengakuan awal Properti Investasi: C) metode penyusutan yang digunakan, khusus untuk model biaya: d) estirnasi urnur manfaat dan/atau tarif penyusutan untuk model biaya dan €) penghentian pengakuan Properti Investasi. “dc dat Catatan Im Catatan 3m
Page 15 OCR 0.878
Page 150f83 20) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi Ne Aset Minyak dan Gas Bumi Yang harus dijelaskan antara lain: B) Dasar pengukuran yang digunakan untuk menentukan jumlah tercatat bruto) b) Kriteria kapitalisasi biaya, penurunan nilai (impairment) dan penilaian kembali aset (revaluasi): C) Metode penyusutan dan amnortisasi yang digunakan, d) Masa manfaat atau tarif penyusutan dan amortisasi yang digunakan: dan €) Pertanggungan Asuransi. 21) | Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan Yang harus dijelaskan antara lain: 8) ketentuan peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan kemungkinan terjadinya v Catatan 3g penurunan nilai: dan b) kebijakan akuntansi pengakuan penurunan nilai aset nonkeuangan dan pembalikannya. v c: 3g 22) | Khusus Industri Perbankan v Liabilitas Segera Yang harus dijelaskan entara tsin dasar penyajian liabilitas segera. Simpanan Nasabah Yang harus dijelaskan antara lain: a) Penjelasan atas simpanan dan b) Dasar penyajian dari masing-masing kategori simpanan. Simpanan dari bank lain Yang harus dijelaskan antara lain: 8) Penjelasan atas simpanan dari bank lain: dan b) Dasar penyajian simpanan dari bank kain, Surat Berharga yang Diterbitkan Yang harus dijelaskan antara lain: 3) Kriteria dan jenis-jenis surat berharga yang diterbitkan: dan b) Perlakuan akuntansi atas premi atau diskonto, 23) | Provisi Yang harus dijelaskan antara lain: B) kondisi provisi yang harus diakui, dan ' Catatan 3u
Page 16 OCR 0.910
Page 16 of 83 b) dasar penentuan nilai provisi. Catatan 3u 24) Utang Repo Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Utang Repo, metode pencatatan dan pengukurannya, 25) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan. Yang harus dijelaskan antara lain: 8) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH: b) Metode arnortisasi atas blaya PLH yang ditangguhkan: C) Metode penyusutan prasarana PLHj dan d) Tabel yang memuat penjelasan tentang: (1) Lokasi penambangan: (2) Saldo awal untuk masing-masing lokasi, (3) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan, dan (4) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan. 26) Khusus Industri Pertambangan Umum Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan Yang harus dijelaskan antara lain: 2) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang masih berjalan dengan penjelasan mengenal jangka waktu kontrak untuk Area of Interest yang bersangkutan) b) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang sudah menemukan adanya Cadangan Terbukti dengan penjelasan bahwa arnortisasinya baru akan dilaksanakan pada saat dimulainya produksi, C) Dasar penentuan ditangguhkannya blaya pengembangan den kapitalisasi biaya pekerjaan konstruksi dan prasarana: dan d) Matode amortisasi dan penyusutan yang dipergunakan dengan penjelasan jangka waktu perijinan penambangan, taksiran urnur ekonomis tambang dan dasar Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan Yang harus dijelaskan antara lain: 3) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH: b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan: dan
Page 17 OCR 0.904
Page 17 of'83 C) Metode penyusutan prasarana PLH. 27)| Pengakuan Pendapatan a) Yang harus dijelaskan antara lain: (1) kondisi dan metode pengakuan pendapatan serta dasar pengukuran yang digunakan berdasarkan jenis pendapatan yang ada: dan v Catatan It (2) dalam hal terdapat transaksi hubungan keagenan, kebijakan pengakuan v pendapatan dan penjuakan dari hubungan keagenan serta beban terkait. b) Pengakuan pendapatan dan Beban dengan menggunakan metode persentase penyelesaian Yang harus dijelaskan antara lain metode yang diterapkan untuk menentukan tahap penyelesaian suatu kontrak. €) Khusus Industri Asuransi (1) Pengakuan pendapatan premi Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain: (a) Tarif yang digunakan dalam perhitungan premi yang belum merupakan pendapatan (b) Kebijakan akuntansi untuk transaksi reasuransi prospektif dan retroaktit, dan (Cc) Penyajian pendapatan prerni dalam laporan laba rugi. (2) Beban Klaim Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain: (a) Kelompok beban klaim dalam bentuk: klaim yang disetujui, klaim dalam proses penyelesalan, klaim yang terjadi namun belum dilaporkan dan beban penyelesaian klaim) dan (b) Penyajian beban klaim dalam laporan laba rugi. d) Khusus Industri Real Estate vV Kapitalisasi dan metode alokasi biaya proyek pengembangan Real Estat Yang harus dijelaskan antara lain: (1) Unsur biaya yang kapitalisasi ke proyek pengembangan Real Estat, (2) Unsur biaya yang dialokasikan sebagai beban proyek, (3) Penyisihan atas realisasi pendapatan pada masa mendatang lebih rendah dari nilai tercatat proyek, (4) Metode alokasi biaya yang telah dikapitalisasi ke setiap unit Real Estat: (5) Biaya yang direvisi dan direalokasi akibat perubahan mendasar pada estirnasi kini: dan (6) Unsur biaya yang diakui sebagai beban pada saat terjadinya. Sis
Page 18 OCR 0.880
Page 18 of83 Program Loyalitas Pelangan Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan terkait program loyalitas pelanggan 29) Transaksi dan Saldo dalam mata uang asing Yang harus dijelaskan antara lain: a) ketentuan dalam penjabaran transaksi dan saldo dalam mata uang asing: b) perlakuan akuntansi selisih kurs yang timbul dari penjabaran aset dan liabilitas Moneter, dan C) referensi dan kurs yang digunakan untuk menjabarkan transaksi dan saldo dalam mata uang asing. “4 Catatan 3c Katatan 3c Cototan 3c 30) Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi Yang harus dijelaskan antara lain: 3) Dasar penetapan Pihak-pihak berelasi: b) Pengungkapan Pihak-pihak berelasi dalam Laporan Keuangan: dan “4 Catatan 3d Katatan 40 31) Hibah Pemerintah Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi tentang metode penyajian dalam laporan keuangan. 32) Pajak Penghasilan Yang harus dijelaskan antara lain: a) dasar penentuan tarif pajak untuk mengukur pajak kini dan pajak tangguhan: b) ketentuan mengenai saling hapus: C) pengakuan dan pengukuran aset pajak tangguhan: dan d) metode yang digunakan dalarn menilai aset (Wabilitas) pajak tangguhan. Kasad Catatan 3w Catatan 3w Catatan 3w Catatan 3w 33) Imbalan Kerja Yang harus dijelaskan antara lain: @) jenis Imbalan kerja yang diberikan kepada karyawan: b) deskripsi umum mengenai jenis program imbalan pascakerja yang diselenggarakan Oleh Perusahaan) C) kebijakan akuntansi Perusahaan dalam mengakui keuntungan dan kerugian aktuarial, dan d) pengakuan keuntungan dan kerugian untuk curtanment dan penyelesaian. ES ad Catatan 3v Catatan 3v Catatan 3v Catatan 3v 34) Saham Treasuri Yang harus dijelaskan antara lain metode pengakuan dan pengukuran atas pembelian, penjualan, atau pembatalan saharn treasuri.
Page 19 OCR 0.874
Page 19 of83 35) | Pembayaran Berbasis Saham hi Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan akuntansi untuk transaksi pembayaran berbasis saham yang diselesaikan melalui instrurmen ekuitas dan/atau diselesaikan melalui Kas, termasuk pengukurannya. 36) | Kuasi-Reorganisasi vV Yang harus dijelaskan antara lain: a) Dasar dilakukannya kuasi-reorganisasi, b) Dasar penentuan nilai wajar Aset dan Liabilitas: dan Cc) Perlakuan akuntansi untuk selisih hasil reveluasi Aset dan Liabilitas. Catatan: Berlaku untuk kuasi reorganisasi sebelum 1 Januari 2013. 37) | Biaya Pinjaman Yang harus dijelaskan antara lain kondisi yang mengharuskan biaya pinjaman v dikapitalisasikan sebagai bagian dari biaya perolehan aset kualifikasian. 38) | Segmen Operasi Yang barus dijelaskan antara lain dasar yang digunakan olah manajemen untuk v Palang mengidentifikasikan Segmen Operasi, 39) | Laba (Rugi) per saham Yang harus dijelaskan antara lain dasar perhitungan laba (rugi) per saham dasar dan laba (rugi) per saham dilusian. “$ Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan a. Aset 1) | Kas dan Setara Kas Yang harus diungkapkan antara lain: v katatan 3x B8) unsur Kas dan Setara Kas pada pihak berelasi dan pihak ketiga: v Catatan 5, 40 b) rincian jumlah penempatan di bank berdasarkan name bank serta jenis mata uang v Catatan 5, 40 asing, Cl kisaran suku bunga kontraktual dari Setara Kas selama periode pelaporan: dan v katatan 5 d) jumlah saldo Kas dan Setara Kas yang signifikan yang tidak dapat digunakan oleh kelompok usaha disertai pendapat manajemen. W
Page 20 OCR 0.876
Page 20 of 83 2) | Khusus Industri Perbankan 3) Kas Yang harus diungkapkan adalah rincian jumlah kas berdasarkan jenis mata uang. b) Giro pada Bank Indonesia Yang harus diungkapkan antara lain: (1) (2) Rincian jurnlah Giro pada Bank Indonesia berdasarkan jenis mata uang (nilai dalam mata uang original): dan Ketentuan Giro Wajib Minimum (GWM) menurut BI dan posisi GWM bank pada saat periode pelaporan. (3) Giro pada Bank Lain Yang harus diungkapkan antara lain: Ringan jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan jenis mata uang: (1) (2) (3) ta) (5) Jumlah penyisihan penurunan nilai: Perubahan penyisihan selama periode berjalan untuk masing-masing giro: Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan Istimewa dan pihak ketiga: Tingkat suku bunga rata-rata per tahun) dan Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai. d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain Yang harus diungkapkan antara lain: (1) (2) (3) (3) (5) &) 7) Ringan jumlah penempatan berdasarkan jenis dan mata uang: Rincian penempatan berdasarkan yang mengalami penurunan nilai (iImpairad) dan tidak mengalami penurunan nilai (unimpaired): Jangka waktu (rata-rata atau per kelompok): Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan: Rincian jumlah penermpetan berdasarkan Pihak yang mempunyai hubungan Istimewa dan pihak ketiga: Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: Jumlah dana yang diblokir dan alasannya,
Page 21 OCR 0.869
Page 21 of 83 (8) Jumlah dana yang tidak dapat dicairkan pada bank bermasalah, bank beku Operasi atau likuidasi termasuk tingkat kemungkinan diterimanya kembali dana tersebut berdasarkan informasi dari otoritas yang berwenang: dan (9) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai, 3) | Piutang Usaha Yang harus diungkapkan antara lain: B) jumlah pkutang yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak beretasi: b) jumlah piutang menurut debitur, C) jumlah piutang menurut mata uang: 9) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai: &) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai secara Individual dan kolektif, dan penghapusan piutang, !) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan atau keyakinan manajemen atas ketertagihan piutang apabila tidak dibentuk cadangan, 9) piutang yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan, h) jumlah diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif: dan 1) informasi keterlibatan berkelanjutan atas piutang yang ditransfer, meliputi: (1) Jumlah yang ditransfer, beban bunga, retensi, jatuh tempo, dan Ikatan penting lain yang diatur dalam perjanjian: dan (2) jaminan yang diberikan (bila ada). 4) | Khusus Industri Asuransi 3) Piutang Premi Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: (1) Jumlah piutang berdasarkan tertanggung dan asuradur, (2) Jumlah piutang berdasarkan jenis asuransi: dan (3) Jumlah piutang premi yang diperkenankan dalam perhitungan solvebilitas, b) Piutang Koasuransi v Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: (1) Jumlah berdasarkan ko-asuradur, (2) Jurnlah menurut jenis asuransi: dan (3) Jumlah piutang koasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. SSK Ss aa 4 saga
Page 22 OCR 0.888
d Page 22 of 83 Piutang Reasuransi Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: (1) Jumiah piutang berdasarkan reasuradur: (2) Jumlah piutang atau utang reasuransi yang @isalinghapuskan: dan (3) Jumlah piutang reosuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. da Piutang Hasil Investasi Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: (1) Pemisahan antara piutang kepada pihak berelasi dan pihak ketiga: (2) Jumlah piutang menurut janis Investasi: (3) Jumlah piutang menurut mata uang: dan (4) Jumlah piutang yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. Khusus Industri Pembiayaan 3) Piutang Pembiayaan Konsumen Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Jumlah piutang menurut dan jenis obyek pembiayaan (contoh: kendaraan bermotor, elektronik, rumah, dan lain-lain): (2) Rindan umur dari angsuran pemtnyaan konsumen: (3) Bagian pinjaman yang dibiayai bank-bank sehubungan dengan transaksi kerja saat Catatan 9 Catatan 9 Catatan 45 sama pembiayaan bersama, penunjukan selaku pengelola piutang, penerusan pinjaman dan pengambilalihan piutang apabila perusahaan membagi risiko tidak tertagihnya piutang tersebut dengan bank-bank dalam rangka transaksi di atas, (4) Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakui (5) Nilai dan jenis jaminan yang diserahkan oleh pelanggan atas piutang pembiayaan konsumen yang diberikan berdasarkan objek pembiayaan, (6) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan (?) Piutang pembiayaan konsumen yang dialihkan dan atau digunakan sebagai jaminan atas utang. TS 44 Catatan 9 Catatan 9 Catatan 9 Catatan 9 b) Tagihan Anjak Piutang Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Jumlah tagihan anjak piutang tanpa recourse dan dengan recourse, beserta Catatan 6 jumlah utang retensi anjak psutang dan pendapatan anjak piutang (tanpa
Page 23 OCR 0.883
Page 23 of 83 recourse) serta pendapatan anjak plutang tangguhan (dengan recowrse): dan (2) Pengungkapan mengenai tingkat Dunga, jatuh tempo dan jumlah piutang yang diperoleh serta ikatan penting yang diatur dalam perjanjian anjak piutang. gd Piutang Sewa Pembiayaan Yang harus diungkapkan antara lain: (4) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, (2) rekonsiliasi antara investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa minimum pada akhir periode pelaporan. Di samping itu, lessor mengungkapkan Investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa minimum pada akhir periode pelaporan, untuk setiap periode berikut: (a) kurang dari satu tahun (b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun (C) lebih dari Ima tahun (3) pendapatan keuangan yang belum diterima, (3) nilai residu yang tidak dijamin yang diakru sebagai manfaat lesson (5) akumulasi penyisihan plutang tidak tertagih atas pembayaran sewa minimum (6) rental kontingen yang diakui sebagai pendapatan dalam periode, dan (7) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor yang material, adaaada Catatan 8 Catatan 8 Catatan 8 Catatan 8 Catatan 8 Catatan 8 Catatan 8 d) Piutang Sewa Operasi Yang harus diungkapkan antara lain: (1) jumlah agregat pembayaran sewa minimum masa depan dalam sewa operasi yang tidak dapat dibatalkan untuk setiap periode berikut, (a) kurang dari satu tahun (b) lebih Cari satu tahun sampai lima tahun (0) lebih dari lima tahun (2) total rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan pada periode: dan (3): penjelasan umum Isi perjanjian sewa lessor, Katatan 14 Katatan 14 Catatan 14
Page 24 OCR 0.872
Page 24 of 83 6) | Khusus Kontrak Konstruksi V Piutang Retensi Yang harus diungkapkan antara lain: B) Jumlah piutang dari masing-masing kontrak konstruksi: dan b) Pendapat manajemen akan kemungkinan tertagihnya piutang retensi. 7) | Tagihan Bruto kepada Pelanggan V Yang harus diungkapkan dalam pos Ini antara lain tagihan bruto dari setiap kontrak konstruksi. Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirind dalam bentuk tabel yaitu : B) biaya kontrak yang terjadi: b) laba yang diakui, C) kerugian yang terjadi: dan d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin). 8) | Piutang Reverse Repo vV Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang ditransaksikan: b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek, Cc) Nara pihak/counterparty, d) Lokasi Efek jaminan: &) Tingkat bunga piutang reverse repo: H Cadangan kerugian penurunan nilal (jika ada): dan 9) Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada), 9) | Agunan Yang Diambil Alih Yang harus diungkapkan antara lain: ee AA Katatan 17 a) Nilai realisasi bersih pada saat diarnbilalih: v Katatan 17 (cadangan b) Selisih antara nilai realisasi bersih atas agunan yang diamtilalih dengan sakle piutang IN penurunan nilai) yang tidak tertagih, dan v larnan 3 (Dibebarkan pada C) Laba atau rugi yang timbul, termasuk biaya-biaya yang timbul setelah pengambilalihan poran laba rugi pos Beban agunan tersebut. dan administratsi)
Page 25 OCR 0.872
10) Page 25 of&3 Piutang Dividen dan Bunga Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlah tagihan dividen, bunga, dan dendakepada pihak lain. 11) Piutang Lainnya Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian jenis dan jumlah piutang D) Jumlah Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN), dan C) Pendapat manajemen atos kecukupan jumlah penyisihan. .c.4 Catatan 10 Catatan 10 Catatan 10 12) Aset Keuangan Lainnya Pengungkapan ini telah diterapkan untuk aset keuangan lainnya yang bersifat lancar maupun tidak lancar, D) Pengekimpokkan aset keuangan lainnya sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak beretasi, b) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) nilat tercatat aset keuangan untuk setiap kelompok dam rincian Investasinya: (2) laba atau rugi neto pada setiap kelompok aset keuangan berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pos pendapatan komprehensf lainnya maupun yang diakui sebagai laba atau rugi perode berjalan: (3) total pendapatan bunga yang dihitung menggunakan metode suku bunga efektif untuk aset keuangan selain yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi: (4) biaya perolehan termasuk jumlah prernium dan diskonto yang belum diamortisasi, untuk Efek dirniliki hingga jatuh tempo, (S5) peringkat Efek utang berikut nama pemeringkat (jika ada). (6) uraian tentang alasan diambilnya keputusan menjual untuk aset keuangan yang diklasifikasikan dimiliki hingga jatuh tempo) (7) jika terdapat reklasifikasi aset keuangan, maka wajib diungkapkan: (a) jumlah yang direklasifikasi ke dan dari setiap kategori, (b) atasan reklasifikasi: dan (ch sisa Investasi dalam kelompok dirniliki hingga jatuh tempo yang telah direklasifikasi dalam kelompok tersedia untuk dijual. Luas Na ...
Page 26 OCR 0.891
Page 26 of 83 (8) jumlah tercatat aset keuangan yang di Inkan sebagai agunan untuk Labilitas &tau labilitas kontinjensi serta syarat dan kondisi yang terkait dengan penjaminan tersebut: (9) jumlah penurunan nilai atas aset keuangan (jika ada), termasuk mutasinya, Gipisahkan antara aset keuangan yang mengalami penurunan nilai dan aset keuangan yang tidak mengalami penurunan nilai, serta dipisahkan antara penurunan nilai yang dihitung secara kolektif dan individual, termasuk beban penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi, dan (10) jurntah arnortisasi keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas Investasi yang tersedia untuk dijual yang direklasifikasi menjadi dimdiki hingga jatuh tempo. - 13) Khusus Deposito Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: 8) nama bank, dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi: b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan: C) jenis dan jumlah deposito dalam mnata uang asing: dan d) hal-hal lain yang dapat mempengaruhi kualitas pencairan deposito tersebut. Ta, 14) Khusus Investasi pada Sukuk Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: 8) rincian Sukuk berdasarkan nama penerbit dan akad syarish: D) tujuan model usaha yang digunakan, C) jumlah investasi yang direklasifikasikan, jika ada, dan penyebabnya: dan d) Nilai Wajar untuk investasi yang diukur pada biaya perolehan. 4 15) Khusus Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: @) Rindan jurnlah nominal dan nilai pasar efek berdasarkan jenis, b) Tanggal jatuh tempo dan frekuensi pembayaran bunga: C) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan d) Informasi penting lainnya. 16) Khusus Unit Penyertaan Reksadana Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
Page 27 OCR 0.869
Page 27 of 83 a) Rincian unit penyertaan reksadana dan Nilai Aset Bersih: dan b) laba atau rugi neto berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pos pendapatan komprehensif lainnya maupun yang diakul sebagai laba atau rugi periode berjalan 17) | Khusus Wesel Tagih v Tambahan pengungkapan mengensiantara lain, pihak penerbit, kisaran tingkat bunga, jatuh tempo, Jenis mata vang, dan uraian tentang sifat dan asal terjadinya (dari transaksi usaha atau lainnya). 18) | Khusus Industri Asuransi v Tambahan pengungkapan mengenai aset-aset yang menjadi dana jaminan. 19) | Pinjaman Polis v Yang harus diungkapkan antara lain rincian berdasarkan: a) Saldo pinjaman polis menurut jenis mata uang: b) Tingkat suku bunga. 20) | Khusus Industri Perbankan v Kredit Yang harus diungkapkan antara lain: 8) Rincian jumlah kredit berdasarkan jenis, mata uang, sektor ekonomi dan jangka waktu serta kolektibilitas: b) Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan: c) Rindan jumlah kredit berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga d) Rasio kredit usaha kecil terhadap jumlah kredit yang diberikan) e) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun) # Rincian kredit bermasalah berdasarkan sektor dan jumlah cadangan penghapusan menurut ketentuan Bank Indonesia: 9 Rasio kredit bermasalah terhadap jumlah Aset keuangan dan rasio jumlah cadangan kerugian penurunan nilai Aset keuangan yang telah dibentuk terhadap yumlah minimum cadangan kerugian penurunan nilai Aset keuangan sesuai ketentuan Bank Indonesia, h) Jumlah kredit yang direstrukturisasi berdasarkan jenis dan kolektibilitas: » Jumlah dan persentase bagian bank atas kredit sindikasi baik selaku pimpinan, agen, atau anggota sindikasi
Page 28 OCR 0.876
Page 28 of 83 » Ikhtisar pernbelian kredit dari BPPN berdasarkan periode pembelian, jika ada, 3) Pendapat manajemen akan ketaatan bank terhadap Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK) yang ditetapkan oleh Bank Indonesia, D) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai. 21)| Tagihan dan Liabilitas Akseptasi v Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian jumlah tagihan dan Nabilitas berdasarkan pihak, mata uang, dan jatuh tempoj b) Untuk tagihan akseptasi diungkapkan kolektibilitas, jumlah cadangan penghapusan Gan mutasi selama periode berjalan: c) Rincian jumlah tagihan dan Nlabilitas berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: d) Pendapat manajemen akan kecukupan jurnlah cadangan kerugian penurunan nilai tagihan akseptasi 22) | persediaan Y. Ba) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) total jumlah tercatat persediaan dan jumlah nilai tercatat menurut klasifikasi yang sesuai bagi Perusahaan, (2) jumlah tercatat persediaan yang dicatat dengan Nilai Wajar dikurangi biaya untuk menjual, (3) jumlah persediaan yang diakui sebagai beban selama periode berjalan: (a) jumlah setiap penurunan nilai yang diakui sebagai pengurang jumlah persediaan yang diakui sebagai beban dalam periode berjalan: (S) jurnlah dari setiap pemulihan dari setiap penurunan nilai yang diakui sebagai pengurang jumlah persediaan yang diakui sebagai beban dalam periode berjalan: (6) kondisi atau peristiwa penyebab terjadinya pemulihan nilai persediaan yang diturunkan: (7) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk persediaan yang Memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka diungkapkan : (ND jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan Ca) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjarnan yang layak dikapitalisasi. (8) persediaan yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan
Page 29 OCR 0.875
Page 29 of 83 Gijaminkanj dan (9) jenis dan nilai persediaan yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan Fisiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya. b) Khusus Industri Perhotelan V Tambahan pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi yang harus diungkapkan antara lain: (1) Makanan dan minuman (2) Perlengkapan: dan (3) Barang Dagangan, €) Khusus Industri Real Estat vV Tambehan pengungkapan antara lain: (1) Pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi: (oa) Tanah Matang, (b) Unit Bangunan: dan (c) Unit Bangunan dalam Penyelesaian, (2) Jumlah biaya perolehan aset Real Estat yang pengikatan jual belinya telah berlaku namun penjualannya belum diakui, termasuk jumlah utang terkait yang akan dialihkan, bila ada, d) Tanah untuk Pengembangan v Tambahan pengungkapan antara lain: (1) Lokasi, luas tanah, proses perizinan) (2) Jumlah biaya bunga dan rugi kurs yang dikapitalisasi ke tanah untuk pengembangan: dan (3) Proporsi tanah yang dijadikan jaminan utang, e) Khusus Industri Media v Tambahan pengungkapan antara lain: (L) Materi program : lokal, Impor (rmedia televisi): (2) Buku, kertas koran, barang pra cetak (media cetak):
Page 30 OCR 0.863
Page 30 of 83 (3) Barang promesi dan barter (medis cetak): dan (4) Bahan persediaan lain yang sesuai dengan industrinya, ?) Khusus Industri Rumah Sakit # Tambahan pengungkapan antara lain: (1) Obat-obatan: (2) Perlengkapan medis (disposable): dan (3) Persediaan lainnya 9) Khusus Industri Peternakan v (Ll) Pengungkapan jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi tertentu, Seperti hewan ternak menjadi: (2) Hewan Ternak Tersedia untuk Dijual, dan (b) Hewan Ternak dalam Pertumbuhan. (2) Hewan Ternak Produksi - Berumur Pendek Yang harus diungkapkan antara lain: (a) Total jurnlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi hewan ternak belah menghasilkan dan hewan temak belum menghasilkan: (Bb) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling tidak 2 tahun terakhir, (c) Nilat arnortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan: (@) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan atau penghapusan persediaan yang mati atau hilang, (e) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang ditutup) (DP -Nka tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian atau metode penghapusan langsung: (9) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai pertanggungan asuransi: dan (h) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima Jaminan.
Page 31 OCR 0.882
Page 31 of 83 23) | Pajak Dibayar Di muka Yang harus diungkapkan antara lain: a) rincian menurut jenis dan jumlah masing-masing pajaknya: dan v b) uraian mengenai jumlah restitusi pajak yang diajukan dan statusnya. V 24) | Biaya Dibayar Dimuka Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis dan jurnlah., v Katatan:11 25) | Aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang Dimiliki untuk Dijual LA Yang harus diungkapkanantara lain: (4) uralan dari aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasan, (2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepeda pelepasan yang diharapkan, serta cara dan waktu pelepasan: (3) kerugian penurunan nilai atau keuntungan pemulihan penurunan nilai: (4) dalam hal aset yang dimiliki untuk dijual belum dapat direalisasikan dalam satu tahun, diungkapkan peristiwa atau keadaan yang dapat memperpanjang periode penyelesaian penjualan menjadi lebih dari satu tahun, (5) dalam hal dapat diterapkan, segmen yang dilaporkan dari aset yang dimiliki untuk Gijual dan kelompok lepasan disajikan sesusi dengan SAK yang berlaku: dan (6) dalarn hal aset yang diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasan dibentikan pengklasifikasiannya, diungkapkan: (pa) nilai dari aset tersebut, yaitu nilai yang lebih rendah antara: IL jurniah tercatat aset tersebut sebelum aset atau kelompok lepasan diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual, disesualkan dengan penyusutan, amortisasi atau penilaian kembali yang telah diakui apabila aset atau kelompok lepasan tersebut tidak diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual: dan IL jumlah terpulihkan pada saat tanggal keputusan untuk tidak menjual, (BD) uraian fakta dan keadaan yang mengarah kepada keputusan tersebut, dan (c) dampaknya terhadap hasil operasi untuk periode tersebut dan periode sajian sebelumnya, 26) | Piutang Pihak Berelasi Non-Usaha Yang barus diungkapkan antara lain : B) rincian jenis, nama pihak berelasi, dan Jumlah piutang: hi b) alesan dan dasar pembentukan cadangan kerugianpenurunan nilai serta penjelasan v terjadinya plutang pihak berelasi tersebut, Cc) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai V
Page 32 OCR 0.900
Page 32 0f83 secara Individual dan kolektif, dan penghapusan plutang: d) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai: dan @) dalam hal piutang berelasi non usaha disajikan dalamaset lancar, hal tersebut harus dibuktikan serta diungkapkan alasannya. N 27) | Investasi pada Entitas Asosiasi Y. Yong harusdiungkapkan antara lain: &) nama entitas asosiasi: b) persentase kepemilikan dan penjelasan adanya pengaruh signifikan, beserta alasannya, C) nilsitercatat dan Nilai Wajar investasi dalam entitas asosiasi yang kuotasi harganya tersedia, d) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi termasuk jumlah agregat Aset, Kabilitas, pendapatan, dan laba atau rugi: €) alasan tidak adanya pengaruh signifikan walaupun Perusahaan memiliki lebih dari 2086 (dua puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial Investee secara langsung atau tidak langsung: 8) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas asosiasi, ketika laporan keuangan tersebut digunakan dalarn menerapkan metode ekuitas dan tanggal atau periode yang berbeda dengan Perusahaan, dan alasan menggunakan tanggal atau penode yang berbeda, 9) sifat den tingkatan setiap pernbatasan signifikan atas kemampuan entitas asosiasi untuk mentransfer dana kepada Perusahaan: h) bagian rugi entitas asosiasi yang tidak diakui dan alasannya, apabila Perusahaan menghentikan pengakuan bagiannya atas rugi entitas asosiasi, baik untuk pertode terjadinya kerugian tersebut maupun secara kumulatif, I) bagian atas liabilitas kontinjensi entitas asosiasi yang terjadi bersama-sama dengan Investor lain: JD) liabiktas kontinjensi yang terjadi karena investor berkewajiban bersarna-sama untuk semus atau sebagian Liabilitas entitas asosiasi: dan k) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi, secara individual atau dalam kelompok, yang tidak dicatat dengan menggunakan metode ekuitas termasuk total Aset, total Labilitas, Pendapatan, dan laba atau rugi. 28) | Khusus Industri Konstruksi V Jaminan Yang harus diungkapkan antara lain rincian jaminan yang diberikan dan jumlah jaminan tersebut serta kontrak konstruksi yang mensyaratkan adanya jaminan tersebut,
Page 33 OCR 0.874
29) Page 33 of 83 Khusus Industri Kehutanan HTI dan HTI dalam pengembangan Berupabiaya yang ditangguhkan dalam pelaksanaan pembangunan HTI, yang disajikan sebagai berikut: 3) Saldo awal: b) Penyisihan periode berjalan: C) Realisasi yang dilakukan selama periode berjalan: dan @) Saldo aktir. 30) Khusus Industri Jalan Tol Hak Bagi Hasil Tol Investor tanpa kuasa hak penyelenggaraan harus mengungkapkan hal-hal berikut: fa) Dasar pengukuran hak bagi hasil tol: (b) Masa hak bagi hasil tol dan amortisasinya: (c) Perubahan hak bagi hasil tol selama periode berjalan: dan (d) Reklasifikasi proyek kerjasama operasi dalam pelaksanyan ke hak bagi hasil tol. 31) Khusus Industri Perkebunan Tanaman Perkebunan Yang harus diungkapkan antara lain: 2) Untuk tanaman telah menghasilkan (4) Rincian nilai tercatat dan akumulasi penyusutan menurut jenis tanaman, (2) Rekonsiliasi nilai tercatat awal tahun dan akhir tahun tanaman untuk setiap kelompok selarna paling sedikt 2 tahun terakhir (3) Status tanah yang digunakan untuk menanam: (4) Nilai tanaman telah menghasilkan berdasarkan ares/lokasi penanamang (5) Perbandingan saldo tanaman belum menghasilkan selama paling sedikit 2 tahunj dan (6) Tanaman yang dijaminkan, b) Untuk tanaman belum menghasilkan (1) Mutasi tanaman belum menghasilkan sebagai berikut : (2) Sakdo awal I. Tambahan tahun berjalan Il. Biaya langsung (0) mia kapitalisasi biaya pinjaman, dan rugi kurs dalam hal terjadi depresiasi iasa
Page 34 OCR 0.865
Page 34 of 83 IL Pengurangan tahun berjalan Ii. Jumlah yang direklasifikasi ke tanaman telah menghasilkan (c) Pengurangan lainnya (d) Saldo akhir, (2) Niai tanaman dalam Perkebunan Inti Rakyat / Perkebunan Inti Plasma yang menjadi milik perusahaan (inti) dan tanaman yang bukan milik perusahaan (perkebunan rakyat/perkebunan plasma): dan (3) Cadangan kerugian yang mungkin timbul pada plasma. 32) | Khusus Industri Peternakan v Hewan Ternak Produksi - Berumur Panjang Yang harus diungkapkan antara lain: 8) Pengelompokan hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) dan hewan ternak telah menghasilkan: b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling tidak 2 tahun terakhir: C) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan: d) Nilai hewan ternak tiap kelompak berdasarkan lokasi/area peternakan: e) Kondisi hewan ternak: N Persentase kernetian selama tiga tahun terakhir ()) Kyt ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan esuransi dan risiko yang Pi h) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kernatian atau metode penghapusan langsung: I) Nilai cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada: 1) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai cadangan kematian, jika ada: dan k) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan. 33) | Properti Investasi a) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) model pengukuran setelah pengakuan awal yang digunakan, model Nilai Wajar v Catatan 12,3m atau model biaya: (2) metode dan asumsi signifikan yang diterapkan dalam menentukan Nilai Wajar v ka dari Properti Investasi: tatan:12 (3) pernyataan bahwa penentuan Nilai Wajar didukung oleh bukti pasar atau lebih banyak berdasarkan faktor lain karena sifat properti tersebut dan v Catatan 12 keterbatasan data pasar yang dapat diperbandingkan (4) nama Penilai, tanggal penilaian, dan tanggal laporan penilalan terakhir: v Catatan 12 (S) jumlah yang diakui dalam laba rugi untuk:
Page 35 OCR 0.893
b) 4 d) Page 35 of83 (2) penghasilan sewa dari Properti Investasi: (b) beban operasi langsung yang terjadi baik dari Properti Investasi yang menghasilkan maupun yang tidak menghasilkan penghasitan sewa selama periode tersebut: dan (C) perubahan kumulatif dalam Nilai Wajar yong diakui dalam laba rugi atas penjualan Properti Investasi dari sekelompok aset yang menggunakan model biaya ke kelompok aset yang menggunakan model Nilai Wajar: (6) keberadaan dan jumlah pembatasan atas realisasi dari Properti Investasi atau pembayaran penghasilan dan hasil pelepasan: dan (7) kewajiban kontraktual untuk membeli, membangun atau mengembangkan Properti Investasi atau untuk perbaikan, pemeliharaan atau peningkatan. Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model Nilai Wajar, selain pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf (a) ditambahkan pengungkapan antara lain: (2) rekonsiliasi antara jumlah tercatat Properti Investasi pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi: (2) saat sustu penilaian terhadap Properti Investasi disesuaikan secara signifikan untuk tujuan pelaporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan rekonsiliasi antara penilaian tersebut dan penilaian yang telah disesuaikan yang dilaporkan dalam laporan keuangan, dengan menunjukkan secara terpisah: (2) jumlah agregat dari pengakuan kewajiban sewa yang telah ditambahkan kembali, dan (b) penyesualan signifikan lain. Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model biaya, selain pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) ditambahkan pengungkapan antara lain: (1) umur manfaat: (2) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Properti Investasi pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi, (3) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban penyusutan, 1 (4) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui, dan jumlah pemulihan rugi penurunan rutai, selama satu periode sesuai SAK yang berlaku: (5) transfer ke dan dari persediaan dan properti yang digunakan sendiri: dan (6) Nilai Wajar Properti Investasi, Khusus untuk Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan, Yang harus diungkapkan antara lain: (1) rincian Properti Investasi dalarn proses pembangunan dan pengembangan: (2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak: Aas 4 4 « “cs Catatan 12 dan 40 Catatan 12
Page 36 OCR 0.878
Page 36 of 83 (4) hambatan kelanjutan penyelesalan: (S) jurnlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan: dan (6) dalam hal terdepat kapitalisasi biaya pinjaman untuk properti Investasi yang memenuhi kriteria aset kuakfikasian, maka wajib diungkapkan: (a) jumlah biaya pinjaman yang dkapitalisasi selama periode berjalan: dan (b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikapitalisasi. cc (3) estimasi saat penyelesalan: 34) Aset Tetap Yang harus diungkapkan antara lain: a) setiap kelompok Aset Tetap wajib diungkapkan secara terpisah berdasarkan kepernilikan aset yaitu aset pemilikan langsung dan/atau aset sewa pembiayaan, b) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Aset Tetap pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi: C) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban penyusutan, d) rugi penurunan nilai dan jumlah yang dijurnal balik yang diakui dalam laba rugi dan ekuitas (jika ada): @) jumlah komitmen kontraktual dalam perolehan Aset Tetap: 1) jumlah kompensasi dari pihak ketiga untuk Aset Tetap yang mengalami penurunan nilai, hilang, atau dibentikan yang dimasukkan dalam laba rugi, apabila tidak diungkapkan secara terpisah pada laporan laba rugi komprehensif: 9) Dalam hal Aset Tetap disajikan pada jumlah revaluasian, yang harus diungkapkan: (1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian): (2) tanggal efektif persetujuan dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) apabila Aset Tetap untuk perhitungan pajak menggunakan jumlah revaluasian (3) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir, (4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilsi Wajar aset, (5) jumlah tercatat untuk setiap Aset Tetap seandainya aset tersebut dicatat dengan model biaya: dan (6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan selama periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para pemegang saham. n Ehupa untuk Aset Tetap dalam proses pembangunan, yang harus diungkapkan antara lain: (1) rindan Aset Tetap yang sedang dalarn pembangunan: “3 Catatan 15 Catatan 15 Catatan 15 Catatan 15 Catatan 15 Catatan 15 Catatan 15
Page 37 OCR 0.878
Page 37 of 83 (2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak: (3) estimasi saat penyelesaian: (4) hambatan kelanjutan penyelesaian (jika ada): (5) Jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat aset tetap dalam pembangunan, dan (6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria @set kualifikasian, maka wajib diungkapkan: (a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitaksasi selama periode berjalan: dan (b) tarif kapitaksasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikapitalisasi, ) Pengungkapan lainnya antara lain: (1) jumlah tercatat Aset Tetap yang tidak dipakai sementara: (2) jumlah tercatat bruto dari setiap Aset Tetap yang telah disusutkan penuh dan masih digunakan, (3)jumlah tercatat Aset Tetap yang dihentikan dari penggunaan aktf dan tidak diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual: (4) dalam hal model biaya digunakan, Nilai Wajar Aset Tetap apabila berbeda secara material dari jumlah tercatat: (5) nilai buku, hasil penjualan neto, keuntungan (kerugian) dari Aset Tetap yang dihentikan pengakuannya (G) dalam hal terdapat Aset Tetap yang berasal dari hibah, agar diungkapkan jenis Aset, nilai tercatat, dan tanggal perolehan, ? beng Estimasi masa guna dan/atau metode penyusutan menurut jenis Aset 'etap, (8) Kondisi atau peristiwa yang menyebabkan terjadinya penurunan nilai atau pernulihan penurunan nilai (9) Jumlah aset tetap yang dijadikan jaminan, nama pihak yang menerima jaminan dan alasan penjaminan: dan (10) Jenis dan nilai aset tetap yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup, serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan v Catatan 15 asuransi, apabila tidak diasuransikan agar diungkapkan alasannya. 35) | Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi v Aset Minyak dan Gas Bumi (khusus untuk perusahaan yang memiliki kegiatan hulu rninyak dan gas bumi) Yang harus diungkapkan antara lain: (4) Rindian aset menurut jenisnya, seperti: operatod @creage, unoperated acreage, sumur dan peralatan serta fasilitas yang berhubungan, peralatan kantor, kendaraan, sumur Gan peralatan serta fasilitas dalam pengerjaan: Sa Ka,A 4 4d
Page 38 OCR 0.874
Page 38 of83 (2) Tabel yang memuat penjelasan tentang : Sasana (a) Lokasi penambangan: (D) Saldo awal untuk masing-masing lokasi: (c) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan: dan (d) Sako akhir untuk masing-masing lokasi penambangan (3) Dalam hal saldo aset Minyak dan Gas Bumi tersebut mengandung hak tagih kepada Regulator terkait, perlu penjelasan kolektabilitas tagihan tersebut dalam bentuk tabel analisa umur tagihan. 36) | Aset Tak Berwujud Yang harus diungkapkan untuk setiap jenis Aset Takberwujud antara lain: a) jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasij V Catatan 16 b) alokasi jumlah amortisasi Aset Takberwujud ke dalam pos laporan laba rugi v komprehensi: €) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi Aset Takberwujud pada v Catatan 16 awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi: d) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjarnan untuk aset yang memenuhi kriteria aset v kualifikasian, maka harus diungkapkan: (1) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan (2) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikapitalisasij €) jumlah tercatat Aset dan faktor signifikan yang mendukung penentuan dan penilaiannya untuk Aset Takberwujud yang dinilai dengan umur manfaat tidak v terbatas, I) penjelasan atas jumlah tercatat dan sisa periode amertisasi dari setiap Aset Takberwujud yang material terhadap laporan keuangan Perusahaan: Y, 9) Aset Takberwujud yang diperoleh melalui Hibah Pemerintah dan awalnya diakui pada v Nilai Wajar sesuai SAK yang berlaku, diungkapkan: (1) Nilai Wajar pada pengakuan awal atas aset-aset tersebut: (2) jumlah tercatatnya: dan (3) Aset tersebut diukur setelah pengakuan awal dengan model biaya atau model revaluasi, h) keberadaan dan jumlah tercatat Aset Takberwujud yang kepemilikannya dibatasi dan v Jumlah tercatat Aset Takberwujud yang menjadi jaminan untuk Uabilitas: I) nilai komitmen kontraktual untuk akuisisi Aset Takberwujud: Y H Aset Takberwujud disajikan pada jumlah revaluasian, diungkapkan: v (1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian): (2) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir:
Page 39 OCR 0.880
Page 39 of 83 (3) jumlah tercatat Aset Takberwujud yang direvaluasi) (4) metode dan asumsi sigrufikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar aset, (S) jumlah tercatat untuk setiap Aset Takberwujud seandainya Aset tersebut dicatat dengan model biaya: dan (6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan selama periode dan pernbatasan-pernbatasan distribusi saldo surplus kepada para pernegang saham. 37) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi dan Pertambangan umum vV 3) Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/Penyisihan v Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan Yang harus diungkapkan antara lain tabel yang memuat penjelasan tentang : (1) Saldo awal: (2) Penambahan dan pengurangan: (3) Saldo akhir, b) Aset Eksplorasi dan Evaluasi vV Yang harus diungkapkanantara lain: (1) rincian biaya perolehan aset Eksplorasi dan evaluasi per aren af interest yang mencakup saldo awal, penambahan dan pengurangan, dan sakfo akhir: dan (2) Jumlah aset, liatxlitas, penghasilan dan beban, arus kas operasi, dan arus kas Investasi yang timbul dari eksplorasi dan evaluasi pertambangan, ch Bagian dari Biaya Eksplorasi Tangguhan: pengupasan tanah tambang. v Yang harus diungkapkan antara lain: (ti) Kebijakan akuntansi sehubungan dengan: (o) Metode pembebanan biaya pengupasan tanah, dan (b) Metode perhitungan Rasio Rata-Rata Tanah Penutup. (2) Jumiah Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan yang terdiri dari (1) biaya pengupasan awal, (2) biaya pengupasan lanjutan dengan penjelasan mengenai perbedaan antara rasio aktual tanah menutup terhadap rasio rata-ratanya: (3) Perubahan atas Rasio Rata-Rata Tanoh Penutup (bila ada): (4) Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa produksi, meliputi penjelasan : (8) Alasan terjadinya penundaan: (D) Amertisasi belum diperhitungkan karena belum dimulainya produksi, dan (C) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi Gika ada), terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi
Page 40 OCR 0.882
Page 40 of83 utarna yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut. d) Biaya Pengembangan Tangguhan Yang harus diungkapkan antara lain : (1) Mutasi Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan selama tahun berjalan Gengan menunjukkan: (2) Lokasi ekspkrasi dan pengembangan: (b) Saldo awal, (Cc) Penambahan/pengurangan (d) Amortisasi, dan (e) Saldo akhir. (2) Biaya pengembangan yang ditangguhkan atas kegiatan pengembangan yang masih berjalan: (3) Penjelasan apabda terjadi penghapusan biaya eksplorasi dan pengembangan tangguhan yang menurut penelaahan manajemen tidak dapat dipulihkan: (4) Jumlah bisya eksplorasi dan pengembangan yang ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa produksi, meliputi penjelasan: (a) Alasan terjadinya penundaan: (0) Amortisasi belum @iperhitungkan karena belum dinilainya produksi: dan (C) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi bila ada, terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asurnsi utama yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut. (5) Apabila terdapat lebih dari satu Area of Interest, maka harus diungkapkan rincian dari Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan untuk tiap-tiap Area of Interest. Liabilitas 1) Utang Usaha Yang harus diungkapkan antara lain: 3) jumlah utang usaha yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi: b) jumlah utang usaha menurut mata vangj dan C) jaminan yang diberikan oleh Perusahaan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan. ad kttan 19 (utang usaha nya kepada pihak ketiga) 2) Provisi &) Pengungkapan untuk provisi berlaku untuk provisi jangka pendek dan provisi jangka panjang. b) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) nilai tercatat pada awal dan akhir periode, (2) provisi tambahan datam periode bersangkutan: Pengungkapan hanya pada khir periode dan terdapat di 18
Page 41 OCR 0.881
Page 41 of 83 (3) jumlah yang terjadi dan dibebankan pada provsi selama periode bersangkutan: £ (4) jumlah yang dibatalkan selama periode bersangkutan atas jumlah yang belum v digunakan, (S) peningkatan selama periode yang bersangkutan, dalam nilai kini, yang terjadi karena berlalunya waktu dan dampak dari setiap perubahan tingkat diskonto: vV (6) uraian mengensi karakteristik kewajiban dan perkiraan saat terjadinya arus v keluar sumber daya ekonomi) (7) Indikasi ketidakpastian waktu atau jumlah arus keluar sebagaimana dimaksud v dalam angka(6). Dalam hal diperlukan, Perusahaan mengungkapkan asurnsi utama yang mendasari prakiraan peristiwa masa depan: dan (8) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut, v 3) | Beban akrual Yang wajib diungkapkan antara lain jenis dan jumlah dari unsur utama beban yang belum V Catatan 22 jatuh tempo. 2) | Khusus Industri Perbankan 1 Liabilitas Segera Yang harus diungkapkan ontara lain: a) Rindan berdasarkan jenis dan mata uang: dan b) Uraian mengenai sifet masing-masing kewajiban, 5) | utang Repo v Yang harus diungkapkan antara lain: 8) Rincian mengenal jenis dan jumlah Efek yang dijual Perusahaan pada transaksi repo: b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek, 6) | Khusus Kontrak Konstruksi W Utang Bruto kepada Pelanggan Yang harus diungkapkan dalam pos Ini antara lain liabilitas bruto dari setiap kontrak konstruksi. Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu : 8) biaya kontrak yang terjadi b) laba yang diakui, C) kerugian yang dialami: dan d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin).
Page 42 OCR 0.857
Page 42 0183 7) | Khusus Industri Perbankan Simpanan Nasabah 3) b) Yang «1) 2) 8) (4) (5) (6) harus diungkapkan antara lain rincian bap jenis simpanan yang rmengungkapkan: Rincian berdasarkan mata uang, dan jangka waktu: Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: Tingkat suku bunga rata-rata per tahun Jumlah arnortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat depositoj Rincian simpanan bermasalah berdasarkan statusnya, misalnya diblokir atau dijaminkanj dan Pernberian fasilitas istimewa kepada pemilik rekening giro. Simpanan dari Bank Lain Yang “d) @) (3) (3) (5) harus diungkapkan antara lain: Rencian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu: Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak katiga: Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, Jumlah arnortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito: dan Ringan simpanan bermasalah berdasarkan jenis dan statusnya, misalnya diblokir atau dijaminkan, 8) Khusus Industri Asuransi Kerugian dan Jiwa 3) Kewajiban Manfaat Polis Masa Depan Yang harus diungkapkan antara lain : ta) (2) 3) (4) (5) Rincian berdasarkan program asuransi: Rincian berdasarkan jenis pertanggungan, Rindan berdasarkan mata uang: Dasar perhitungan dan asurnsi aktuaris, dan Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperiihatkan penambahan dan pengurangan. b) Utang Klaim Yang harus diungkapkan antara lain: » 2) (3) 0) Pernisahan antara utang klairn kepada pihak berelasi dan pihak ketiga: Jumlah utang klaim berdasarkan tertanggung: Jumlah utang klaim manurut jenis asuransi, dan Jumlah utang menurut mata uang.
Page 43 OCR 0.873
Page 430183 €) Estimasi Klaim Retensi Sendiri v Yang barus diungkapkan antara lain: (1) Jumlah menurut jenis asuransi: (2) Jumlah menurut tertanggung: (3) Jumlah menurut mata uang: dan (4) Jumlah estimasi klaim yang sudah terjadi namun betum dilaporkan. d) Premi yang belum merupakan Pendapatan v Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Jumlah menurut program asuransi) (2) Jumlah menurut jenis pertanggungan: (3) Pemisahan antara premi yang belum merupakan pendapatan kepada pihak berelasi dan pihak ketiga, (a) Metode perhitungan yang digunakan) dan (5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan penambahan dan pengurangan. @) Utang Koasuransi (rewrite) v Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga: (2) Jumlah berdasarkan ko-asuradurj (3) Jurniah menurut jenis mata uang: dan (9) Jurnlah menurut umur utang. () Utang Reasuransi V Yang harus diungkapkan antara lain: (L) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga: (2) Jumlah berdasarkan reasuradur, (3) Jumlah menurut jenis mata vang: (4) Jumlah menurut umur utang: dan (5) Jurnlah utang atau plutang reasuransi yang disalinghapuskan. 9) Utang Komisi v Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Jumlah berdasarkan tertanggung dan asuradurj (2) Jumlah menurut jenis mata uang: dan (3) Jumlah menurut jenis asuransi,
Page 44 OCR 0.885
Page 44 of'83 h) Titipan Premi Yang harus diungkapkan antara Isin rincian menurut jenis asuransi. 1) Hak Laba Pemegang Polis Yang Belum Dibagikan Yang harus diungkapkan: (1) Tanggal dan hasil keputusan rapat pemegang saham) (2) Dasar perhitungan dan (3) Saldo menurut usia. » Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek Yang harus diungkapkan antara lain jenis dan jumlahnya. 10) Utang Pajak Yang harus diungkapkan antara lain: 2) jenis dan jumlahnya) dan b) informasi mengenai ketetapan pajak. sc Katatan 20, 38 Catatan 20 11) Khusus Industri Pembiayaan Kewajiban Anjak Piutang Yang harus diungkapkan antara lain: 3) Jumlah llabilitas anjak piutang dalam rangka anjak piutang dengan recoursej dan b) Jumiah beban tangguhan, piutang retensi anjak piutang, dan jatuh tempo serta ikatan penting lainnya yang diatur dalam perjanjian anjak piutang, 4 12) Khusus Kontrak Konstruksi Uang Muka Kontrak Yang harus diungkapkan antara lain jumlah uang muka kontrak yang diterima. 13) Bagian Lancar atas Liabilitas Jangka Panjang Yang harus diungkapkan antara lain bagian lancar atas liabilitas jangka panjang sesuai dengan pengungkapan utang bank dan lembaga keuangan jangka panjang sebagaimana diatur dalam Checklist ini. Catatan 47 14) Liabilitas Keuangan Lainnya @) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Pengungkapan untuk liabilitas keuangan lainnya berlaku untuk Mabilitas keuangan lainnya yang bersifat jangka pendek dan jangka panjang) (2) Perusahaan wajib mengelompokkan sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi, (3) Yang harus diungkapkan antara lain: s4.
Page 45 OCR 0.888
Page 48 of83 (a) nilai tercatat liabilitas keuangan untuk setiap kategori, (b) taba atau rugi neto pada setiap Kabditas keuangan) dan (c) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default). b) Dalam hal terdapat restrukturisasi Utang Yang harus diungkapkan antara lain : (d1) Pengelasan tentang pokok-pokok perubahan persyaratan dan penyekssaian utang: (2) Jumlah keuntungan atas restrukturisasi utang dan dampak pajak penghasilan yang terkait, (3) Jumlah keuntungan atau kerugian bersih atas pengalihan aset yang diakul selama periode tersebut, dan (4) Jumlah utang kontinjen yang dimasukkan dalam nilai tercatat utang yang telah direstruktursasi, cd c 15) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi Bagian Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo dalam Satu Tahun Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya, Sis ss Sad 16) Khusus Industri Pertambangan Umum Bagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo dalam Satu Tahun Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya. 17) Liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual. Yang harus diungkapkan antara lain lisbilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual sesuai dengan dan dapat digabung dengan pengungkapan aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual. Uabilitas Jangka Panjang 18) Utang Pihak Berelasi Non-Usaha Yang Harus diungkapkan antara lain : a) rindan nama pihak berelasi, jenis, dan jumlah utang: b) jumlah utang menurut mata uang: dan C) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan.
Page 46 OCR 0.860
19) Page 46 of83 Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka Panjang Yang Harus diungkapkan antara lain: 8) rincian jumlah utang berdasarkan nama bank/lembaga keuangan dan jenis mata v Catatan 18 uang, b) kisaran suku bunga kontraktual selama periada pelaporan: v katatan 18 €) tanggal jatuh tempo: vV Catatan 18 d) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan: v Latavanar 2) penjelasan tentang fasilitas pinjaman yang Giperoleh, termasuk jumlah dan tujuan v si perolehannya: Catatan 18 ? benbaluta yang dilakukan pada periode berjalan untuk masing-masing fasilitas v katatan 18 pinjaman: 9) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi 8 persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default): V mami hh) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan: v Catatan 18 9 persyaratan lain yang penting, seperti adanya pembatasan pembagian dividen, pembatasan rasio tertentu, dan/atau pembatasan perolehan utang baru: dan V Catatan 18 i) pengungkapan Informasi sehubungan dengan liabilitas berbunga jangka panjang yang akan jatuh tempo dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan sejak tanggal laporan posisi keuangan tetapi tetap diklasifikasikan sebagai labilitas jangka panjang, antara lain adalah: (1) nama bank/lembaga keuangan dan jumlahnya, dan vV Catatan 18 (2) ringkasan perjanjian lama dan baru, yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka v catatan 18 waktu pinjaman, tanggal jatuh tempo, dan persyaratan penting. 20) | Utang Sewa Pembiayaan Yang harus diungkapkan antara lain : a) bj 31 9) jumlah neto nilai tercatat untuk setiap kelompok aset dan pemberi sewa (lessor) pada tanggal laporan posisi keuangan: rekonsiliasi antara total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal laporan posisi keuangan, dengan nilai kininya. Selain itu wajib mengungkapkan total pembayaran sewa minimum di masa Gepan pada tanggal laporan posisi keuangan, Gan nilai kininya, untuk setiap periode berikut: (1) sarnpai dengan satu tahun, (2) lebih dari satu tahun sampai 5 (lima) tahunj dan (3) lebih dari 5 (Ima)tahun. pembayaran sewa kontinjen yang diakul sebagai beban pada paricde tersebut: total pernbayaran minimum sewa-lanjut (sublease) masa depan yang diperkirakan akan diterinsa dari kontrak sewa-lanjut yang tidak dapat dibatalkan (non-cancellable sublease) pada tanggal laporan posisi keuangan) aa
Page 47 OCR 0.882
Page 47 of83 €) keuntungan atau kerugian yang ditangguhkan beserta amertisasinya Sehubungan dengan transaksi penjualan dan penyewaan kembali (sale and leaseback): dan "penjelasan umum isi perjanjian sewa yang material, antara lain: (1) dasar penentuan utang sewa kontinjen: (2) ada tidaknya klausul-klausul yang berkaitan dengan opsi perpanjangan atau pembelian dan eskalasi beserta syarat-syaratnya: dan (3) pembatasan-permbatasan yang ditetapkan dalarn perjanjian sewa, 21) | Khusus Industri Perbankan 3) Surat Berharga yang Diterbitkan Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian berdasarkan jenis, rata uang, dan jangka waktu: (2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan Pihak ketiga, (3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: (3) Rincian berdasarkan peringkat efek dan perusahaan pemeringkat: (5S) Jumlah amortisasi pada tahun berjalanj (6) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu perjanjian, tanggal jatuh tempo, kewajiban yang harus dipenuhi, dan persyaratan penting lainnya (Debt Covenance): (7) Pendapat manajemen tentang pemenuhan Debt Cowenancsatas surat berharga yang diterbitkan. b) Pinjaman Diterima Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian berdasarkan pihak, jenis, dan mata uang: (2) Rincian jurnlah berdasarkan pihak berelasi dan Pihak ketiga, (3) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu perjanjian, tingkat bunga, tanggal jatuh tempo, nilai Aset bank yang dijaminkan, dan persyaratan penting lainnyaf debt covenance): (9) Pendapat manajemen terkait pemenuhan debt covenance: (5) Apabila bank menerima dana atau fasilitas pinjaman dari pemerintah atau pihak taln dengan tingkat Imbalan yang lebih rendah dari tingkat bunga pasar maka manajemen mengungkapkan mengenai fasilitas tersebut dan darnpaknya terhadap laba bersih. Cc) Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan kolektibilitas:
Page 48 OCR 0.899
Page 48 of83 (2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, (3) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan: (4) Ketentuan minimum penyisihan penurunan nilai komitmen dan kontinjensi menurut BI dan pasisi penyisihan penghapusan bank pada saat periode pelaparan: dan (5) Pendapat manajemen akan kecukupan Jumlah penyisihan penurunan nilai komitmen dan kontinjensi. 22) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi Labilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan Yang harus diungkapkan antara lain : 8) Mutasi taksiran provisi PLH selarna tahun berjalan dengan menunjukkan: (1) Saldo awal: (2) Penyisihan yang dibentuk: (3) Pengeluaran yang terjadi: dan (4) Saldo akhir. b) Kegiatan PLH yang telah dilaksanakan dan yang sedang berjalan: €) Labilitas bersyarat sehubungan dengan PLH dan Nabilitas bersyarat lainnya sebagaimana diatur dalam standar akuntansi keuangan: d) Apabila dalam pos ini terdapat komponen biaya yang sifatnya material, misalnya beban penutupan tambang, maka perusahaan dapat menyajikannya dalam pos yang terpisah, e) Tabel yang memuat penjelasan tentang: (1) Saldo awal: (2) Penambahan dan Pengurangan : (3) Saldo akhir. 23) Uabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang 3) Imbalan Pasti Yang harus diungkapkan antara lain: (1) gambaran umum mengenai jenis program. (2) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari nilai kini kewajiban imbalan pasti yang menunjukkan secara terpisah, pengaruhnya selarna periode berjalan yang dapat diatribusikan ke dalam: Ca) biaya jasa kinij (b) biaya bunga: (e) iuran oleh peserta program: (d) keuntungan dan kerugian aktuarlal: “4. Catatan 26 Catatan 26 Catatan 26
Page 49 OCR 0.854
(3) 0) (5) (6) Page 49 of83 (e) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata yang yang berbeda dengan mata uang penyajian: (#) imbalan yang dibayarkan: (9) biaya jasa lalu, (h) kombinasi bisnis: UU) curtailmenti dan Gi) penyelesaian. Snalisis kewajiban imbalan pasti terhadap jumlah yang dihasilkan dari program yang seluruhnya tidak didanai dan jumlah yang dihasilkan dari program yang seluruhnya atau sebagian didanai: rekonsiliasi saldo awal dari akhir dari Nilai Wajar aset program serta saido awal dan akhir dari setiap hak penagantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK menunjukkan secara terpisah, dampak selama periode yang dapat @atribusikan pada setiap: (a) hasil yang diharapkan dari aset program: (b) keuntungan dan kerugian aktuarial (c) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata uang yang berbeda dengan mata uang penyajian: (d) luran oleh pemberi pekerja, (e) iuran oleh peserta program (Himbalan yang dibayarkan: (9) kombinasi bisnis: dan (hn) penyelesaian: rekonsiliasi nilai kini kewajiban imbalan pasti sebagaimana dimaksud dalam butir (2) dan Nilai Wajar aset program sebagaimana dimaksud dalam butir (4) atas Aset dan Uabilitas yang diakui dalam laporan posisi keuangan, paling kurang mengungkapkan: (a) keuntungan dan kerugian aktuarial neto yang tidak diakul dalam laporan posisi keuangan, (b) biaya jasa Lalu yang tidak diakui dalam laporan posisi keuangan (C) setiap jumlah yang tidak diakui sebagai Aset, dikarenakan oleh batasan dalam SAK: (d) Nilai Wajar pada akhir periode pelaporan dari setiap hak penggantian yang dlakui sebagai Aset sesuai dengan SAK: dan (8) jumlah lainnya yang diakul dalam laporan posisi keuangan: total beban yang diakui di laba rugi untuk setiap hal-hal berikut dan nama pos dimana hai tersebut termasuk: ta) biaya jasa kini: AE EL AIA, 44 ES aa Catatan 26 Catatan 26 (hanya program ad seluruhnya tidak didanal) Catatan 26
Page 50 OCR 0.874
Page 50 of 83 eh) (8) (9) (b) biaya bunga (c) hasil yang diharapkan dari aset program, (d) hasil yang diharapkan dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK: (e) keuntungan dan kerugian aktuarial, jika Perusahaan memilih metode koridor 1016 (sepuluh per seratus), (f) biaya jasa lalu, (9) dampak dari curtailment terutama terkait dengan penyelesaiannya: dan (h) darnpak dari botasan dalam SAK, jumlah total yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain yang akan diakui segera dalam sakdo laba, meliputi: fa) keuntungan dan kerugian aktuarial: dan (b) dampak dari batasan dalam SAK: jumlah kumulatif dari keuntungan dan kerugian aktuarial yang diakui pada pendapatan komprehensif lain, dalam hal Perusahaan mengakui keuntungan dan kerugian dalam pendapatan komprehensif lain sesuai dengan SAK: persentase atau jumlah setiap kategori utama yang merupakan Nilai Wajar total aset program, untuk setiap kategori utara dari aset program, yang mencakup, namun tidak terbatas pada, Instrumen ekuitas, Instrumen utang, properti, dan seluruh aset lain: (10) jumlah yang mencakup Nilai Wajar aset program untuk: (a) setiap kategori instrumen keuangan milik Perusahaan, dan (b) setiap properti atau Aset lain yang digunakan oleh Perusahaan: (11) penjelasan atas dasar yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian yang diharapkan atas Aset secara keseluruhan, termasuk dampak kategori utama dari aset program, (12) Imbal hasil aktual atas aset program, serta Imbal hasil aktual atas setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset: (43) Asurnsi aktuarial utama yang digunakan sampai pada akhir periode pelaporan dan diungkapkan dalam ukuran yang absolut dan tidak hanya sebagai marjin antara persentase dan variabel lainnya, termasuk: (a) tingkat diskonto, (b) tingkat imbal hasil yang diharapkan atas setiap aset program untuk periode yang disajikan dalam laporan keuangan, (c) tingkat imbal hasil yang diharapkan untuk periode yang disajikan dalam laporan keuangan pada setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset, (d) tingkat kenaikan gaji yang diharapkan (dan perubahan dalam Indeks atau variabel tertentu lainnya dalam masa program formal atau konstruktif sebagai dasar untuk kenaikan imbalan rnasa depan): Esa As & . .. «ag « « Catatan 26 Halaman 2,3,4 dan Catatan 3v Malaman 2,3,4 den Catatan 3v Catatan 26 Catatan 26
Page 51 OCR 0.871
Page S1 of 83 (e) tingkat tren biaya kesehatan, dan (asumsi material lain yang digunakan dalam aktuaria: (14) dampak kenaikan atau penurunan satu angka persentase dalarn tingkat tren biaya kesehatan yang diasumsikan peda: (a) biaya jasa kini agregat dan komponen biaya bunga dari biaya kesehatan pascakerja periodik neto: dan (5) akumulasi kewajiban imbalan pascakerja untuk biaya kesehatan. (C) Dalam hal program dioperasikan dalam lingkungan inflasi yang tinggi, wajib diungkapkan dampak persentase kenaikan atau penurunan tingkat tren biaya v kesehatan yang diasumsikan dari makna yang serupa dengan satu angka persentase dalam lingkungan Inflasi yang rendah. (15) Jumlah periode tahunan saat ini dan periode empat tahun sebelumnya dari: (a) nilai kini kewajiban Imbalan pasti, Nilai Wajar aset program dan surplus atau “4 “4 defisit pada program, dan v (b) penyesuaian yang timbul pada: () Niabilitas program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari v liabilitas program pada akhir periode pelaporan: dan Ci) aset program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari aset program pada akhir periode pelaporan) v (16) cstimasi terbaik pemberi kerja, segera setelah dapat ditentukan secara andal, dari iuran yang diharapkan akan dibayar dalam program selama periode tahunan v dimulai setelah perode pelaporan, (17) khusus untuk program imbalan pasti yang membagi risiko antar entitas sepengendali, wajib diungkapkan sebagai berikut: (a) perjanjian kontraktual atau kebijakan tertulis untuk pembebanan biaya V imbalan pasti neto atau bukti bahwa tidak ada kebijakan seperti itu: (b) dalam hal Perusahaan mencatat alokasi biaya imbalan pasti neto sesuai SAK, maka Perusahaan mengungkapkan: (1) informasi yang memungkinkan pengguna laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat program Imbalan pasti dan dampak keuangan atas v perubahan program selama periode tersebut: (ii) pengungkapan gambaran umum jenis program sesuai dengan huruf a) butir (1) mencakup penjelasan praktik informal yang menimbulkan kewajiban konstruktif termasuk dalam pengukuran kewajiban Imbalan vV pastiz dan Cin)iika Perusahaan mencatat luran yang terutang untuk periode sesuai SAK Informasi tentang program secara keseluruhan disyaratkan sesuai dengan butir (1), butir (2), butir (3), butir (4), butir (9), butir (13), butir (14), dan butir (16) serta butir ii.
Page 52 OCR 0.872
Page 52 of 83 b) Iuran Pasti Perusahaan yang menyelenggarakan program iuran pasti harus mengungkapkan v Jumlah yang diakul sebagai beban untuk program iuran pasti, C) Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya Yang harus diungkapkan paling kurang jenis dan jumlah imbalan kerja jangka v panjang lsinnya, 0) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja Yang herus diungkapkanantara lain: (1) luran program dan jumlah pesangan pemutusan kontrak kerja: dan (2) penjelasan mengenai katxlitas kontinjen (jika ada). 24) | Utang Obligasi Yang harus diungkapkan antara lain: 3) indian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat dalam rupiah dan mata uang asing, tanggal jatuh tempo, jadwal pernbayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya: b) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek: C) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan: 9) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaanj 6) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan menunjuk pos-pos yang berhuburigan, jika ada: fh pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan, 9) kejadian penting lainnya antara ain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default): dan h) persyaratan penting lainnya. 25)| Sukuk 8) Perusahaan wajib mengelompokkan Sukuk berdasarkan akad syariah yang digunakan, b) Perusahaan harus mengungkapkan antara tain: (1) uraian tentang persyaratan utama dalam penerbitan Sukuk, termasuk: (a) ringkasan akad syariah dan skema transaksisyariah yang digunakan: (b) Aset, manfaat, atau aktivitas yang mendasari: (ce) nilai nominal, (d) besaran imbalan (untuk Sukuk ijarah): te) 1 ian hasil usaha, dasar bagi hasil, besaran ntsbah bagi v Catatan 26 Ts Ls aa aa. «
Page 53 OCR 0.875
Page 53 of 83 hasil (untuk Sukuk mudharabah): (FP) rencana jadwal dan tata cara pembagian dan/atau pembayaran Imbalan atau bagi hasil: (9) jangka waktu, (h) tujuan penerbitannyaj dan (@) persyaratan penting lain) (2) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek: (3) bursa tempat Sukuk dicatatkan: (4) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan7 (5) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan: (6)jaminan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan Ciika ada), (7) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwallamanatanj dan (8) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Emiten atau Perusahaan Publik dalam memenuhi persyaratan dan kondisi Sukuk. (misalnya restrukturisasi Sukuk dan kondisi default). 26) | Utang Subordinasi V Yang harus diungkapkan antara lain: 3) nama kreditur, sifat Ikatan, jangka waktu, jenis mata uang, dan kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan b) tujuan perolehannya: C) persyaratan terkait dengan pelunasan utang subordinasij d) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default): €) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: dan f) persyaratan penting lainnya. 27)| Obligasi Konversi V Yang harus diungkapkan antara lain: 8) rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat, tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi konversi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya, b) periode konversi dan persyaratan konversi, antara lain meliputi rasio konversi, harga pelaksanaan, hak konversi sebelum jatuh tempo serta persyaratannya, dan penalti: C) dampak dilusi apabila seluruh obligasi dikonversikan, dengan memperhatikan tingkat konversi atau harga pelaksanaan (exercise price) yang paling menguntungkan dari sudut pandang pernegang obligasi konversi: d) jumlah obligasi yang telah dikonversikan dan dampak dilusinya:
Page 54 OCR 0.863
Page 54 of 83 €) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek, MO) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan: 9) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan: Ih) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dangan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada): 1) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi Persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default): ji) dalam hal Perusahaan menerbitkan Obligasi konversi tanpa melalui penawaran umum, wajib diungkapkan tujuan penerbitan dan nama pembeli, Kk). komponen Liabilitas dari obligasi konversi: keberadaan fitur derivatif melekat, dan Mm) persyaratan penting lannya c Ekuitas Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas Induk 1 Modal Saham Yang harus diungkapkan antara lain : 2) Bagi setiap jenis saham, antara lain: (1) Rekonsiliasi jumlah saham beredar pada awal dan akhir periode: (2) Hak, keistimewaan, dan Pembatasan yang melekat pada setiap jenis saham, termasuk pembatasan atas dividen dan pembayaran kembali atas modal: dan (3) Saham yang dicadangkan untuk penertitan dengan hak opsi dan kontrak penjualan saham, termasuk jumlah dan persyaratan, b) Penjelasan mengenai sifat dan tujuan setiap pos cadangan dalam ekuitas: EC) Susunan pemegang saham dengan mengungkapkan jumlah lembar saham dan persentase kepemilikan, yaitu: (1) Pemegang saham yang memiliki 536 (lima perseratus) atau lebih: (2) Narna direktur dan komisaris yang merniliki saham: dan (3) Pemegang saham lainnya: d) Dalam hal terjadi perubahan modal saham dalam periode berjalan: (1) Keputusan yang berhubungan dengan perubahan modal saharn tersebut, seperti pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, persetujuan danfatau pemberitahuan Menteri terkait, dan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS): (2) Sumber peningkatan modal Seham, antara lsin dari kapitalisasi 3gio, saldo laba, penerbitan saham baru dari Penawaran Umum dengan dan/atau tanps Hak “a.s Catatan 27 (etatan 27, 28 Catatan 27 Catatan 27 Catatan 27 Catatan 27 uh
Page 55 OCR 0.885
Page 55 of 83 Memesan Efek Terlebih Dahulu (right Issue dan private placement), pelaksanaan waran, serta konversi obligasi: dan (3) Tujuan perubahan modal saham, antara lain dalarn rangka ekspansi, penyelesaian pinjaman, atau permenuhan kecukupan modal, €) Dalarn hal hanya sebagian saham Perusahaan yang dicatatkan di Bursa Efek, agar disebutkan jumlah saham yang dicatatkan dan yang tidak dicatatkan pada Bursa Efek. 2) Tambahan Modal Disetor (Additional Paid-in Capital) Yang harus diungkapkan antara lain: 8) Rincian jumlah tambahan modal disetor, b) Uralan sumber agio saham, C) Rincian biaya ernisi Efek ekuitas berdasarkan penerbitan Efek ekuitas, d) Uraian mengenai sifat dan asal selisih kurs atas modal disetor: €) Uraian mengenai sifat dan asal tambahan modal disetor lainnya: f) Pengungkapan untuk sefisih nilai transaksi dengan entitas sepengendali, antara lain: (1) Nama dan penjelasan tentang entitas atau bisnis yang berkombinasi: (2) Penjelasan mengenai hubungan sepengendan dari entitas-entitas yang bertransaksi dan bahwa hubungan tersebut tidak bersifat sementara, (3) Tanggal efektif transaksi, (4) Operasi atau kegiatan bisnis yang telah diputuskan untuk dijual atau dihentikan akibat kornbinasi bisnis tersebut, (S) Kepemilikan entitas atau bisnis yang dialihkan serta jenis dan jumlah imbalan yang terjadi, (6) Nilai tercatat bisnis yang dikombinasikan atau dialihkan serta selisih antara nilai tercatat tersebut dengan jumlah imbalan yang diserahkan atau diterima, dan (7) Penyajian kembali laporan keuangan yang memberikan tnforrnasi antara lain: (a) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan yang telah dilaporkan sebelumnya untuk periode yang disajikan kembali, (bD) Ikhtisar jumlah tercatat Aset dan Liabilitas entitas atau bisnis yang dikombinasikan: (c) Dampak penyesuaian kebijakan akuntansi: dan (d) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan setelah disajikan kembali. d4 .. Catatan 27 Catatan 27 Catatan 27 3) Selisih Transaksi dengan Pihak Non pengendali Yang harus diungkapkan antara lain : 3) Uraian transaksi perubahan kepemnilikan tanpa hilangnya Pengendalian yang meliputi: (1) Jenis transaksi dan perubahan persentase kepemilikan: TIsa aa , adas ad
Page 56 OCR 0.828
Page 56 of 83 (2) Narna entitas anak: dan (9) Nama pihak yang bertransaksi, b) elsa selisih transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian) lan C) Jumlah yang dirsalisasi ke laba rugi atas pelepasan investasi pada saat hilangnya Pengendalian. 4) | Saham Treasuri v Yang harus diungkapkan antara lain: B8) Latar belakang pembelian kembali saham, pelepasan, atau pengurangan modal disetor, b) Tanggal atau periode perolehan serta jumlah lembar dan nilai saham treasuri yang diperoleh: €) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang digunakan sebagai pengurangan modal disetor, @) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang dilepaskan kembali serta selisih antara harga perolehan dengan harga pelepasan saham treasuri: dan €) Akumulasi jumlah lembar dan nilai saham treasuri, 5) | Saldo Laba Yang harus diungkapkan antara lain: a) Alasan dan jumlah penyesuaian periode yang lalu (jika ada): v b) HT Ubaa salin Jab pan DArtpce Dan arahkan Can pian LINA) PES ara Rona v C) Saldo laba yang ditentukan penggunaannya, sifat, dan tujuan setiap pos cadangan. Katatan 29 6) | Waran Yang harus diungkapkan antara lain: a) jenis waran dan harga pelaksanaan dari masing-masing waran: ea 2? (waran habis tahun “ b) dasar perentuan Nilai Wajar waran: v C) nilai waran yang belum dan tidak dilaksanakan (kadaluwarsa): v d) jumlah waran yang diterbitkan dan beredar serta dampak dilusinyaj dan v €) ikatan-ikatan yang terkait dengan penerbitan waran. v » Pendapatan Komprehensif Lainnya Yang harus diungkapkan antara lain keterangan mengenai perubahan masing-masing komponen pendapatan komprehensif lainnya. Halaman 2,3 dan 4
Page 57 OCR 0.879
B) Page 57 of'83 pkan antara lain rincian bagian pemegang saham nonpengendali atas Ekuitas masing-masing entitas anak yang tidak dapat distribusikan secara langsung atau tidak langsung pada entitas induk. Laba Rugi Komprehensif 1) Pendapatan Yang harus diungkapkan antara lain : 2) D) c) d) e) Jumlah setiap kategori signifikan dari pendapatan yang diakui selama periode, termasuk pendapatan yang berasal dari: (1) Penjualan barang: (2) Penjualan jasa: (3) Bunga, (4) Royalti: dan/atau (5) Dividen, diungkapkan secara terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketigaj Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utarna Nama pihak pembeli dan Jumlah nilal penjualan yang melebihi 1096 (sepuluh perseratus) dari pendapatan, Jumlah pendapatan yang berasal dari pertukaran barang atau jasa yang tercakup dalam setiap kategori signifikan dari pendapatan (jika ada), yang diungkapkan terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: Khusus untuk kontrak konstruksi, diungkapkan antara lain: (4) Pendapatan kontrak konstruksi: (2) Jumlah pendapatan kontrak yang diakui sebagai pendapatan dalam periode berjalan: (b) Metode yang digunakan untuk menentukan pendapatan kontrak yang diaku' dalam periode berjalan: dan (ce) Metode yang digunakan untuk menentukan tahap penyelesaian kontrak: (2) Pekerjaan dalam proses penyelesaian pada tanggal akhir periode pelaporan: la) Jumlah agregat biaya yang terjadi dan lsba/rugi yang diakui sampai tanggal pelaparan, (b) Jumlah uang muka yang diterima: dan (c) Jumlah retensi: (3) Jumlah tagihan dan utang bruto kepada pamberi kerja, masing-masing sebagai Aset dan Liabilitas:
Page 58 OCR 0.879
Page 58 of 83 N Dalam hal Perusahaan memiliki transaksi hubungan kesgenan, diungkapkan secara terpisah, antara lain: (1) Penjualan biasa dan penjualan dari hubungan keagenan) (2) Pendapatan komisi yang diperoleh Perusahaan sebagai agen dari transaksi keagenan dengan pendapatan lainnya: dan (3) Perindan dari komponen pendapatan neto yang diperoleh Perusahaan sebagai prinsipal dari transaksi keagenan, yang antara lain terdiri dari: la) Pendapatan bruto, (b) Retur/rabat/diskon terkait, dan (C) Total pendapatan neto. 2) | Khusus Industri yang Tarifnya Diatur oleh Regulator V Ketentuan Tarif Yang harus diungkapkan antara lain: &) Dasar ketentuan tarif: b) Objek atau aktivitas yang dikenakan tarif: C) Masa berlaku tarif d) Besaran tarif: dan @) Perjanjian lain yang terkait. 3) | Khusus Industri pembiayaan Rencian jumleh berdasarkan kelompok produk/jesa utama antara lain: a) Pendapatan pembiayaan konsumen: Katatan 32 b) Pendapatan anjak piutang, dan Catatan 29 6) Pendapatan sewa. V Katatan 31,12,14 poin a), b) dan c) dapat di halaman 3 (Laporan Rugi dan Penghasilan sif Lain) cc 4) | Khusus Industri Rumah Sakit K4 Terdiri dari: Jasa pelayanan medis, jasa penunjang lainnya, jasa dokter, rawat inap, rawat jalan dan penunjang medis, Rincian pengurang pendapatan, antara lain: 8) Restitusi, b) Subsidi tidak mampu dan C) Selisih perhitungan klaim, 5) | Khusus Industri Transportasi v Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama antara lain:
Page 59 OCR 0.904
Page 59 of 83 a) Rindan pendapetan bersih jasa transportasi, b) Rincian pendapatan usaha dari jasa penyewaan alat transportasi, C) Rincian pendapatan usaha dari jasa ekspedisi, d) Rincian pendapatan usaha dari keagenan: dan e) Rincian pendapatan dipisahkan sesuai dengan jenisnya armada (bus, taksi, feri, tanker dan pesawat udara) dengan ketentuan mernisahkan atas dasar kepemilikan armada tersebut, 6) | Khusus Industri Telekomunikasi v Rindan pendapatan usaha antara lain pendapatan usaha jasa interkoneksi, jasa telekomunikasi sendiri, jasa telekomunikasi yang dilaksanakan melalui kerjasama dengan pihak lain. 7) | Khusus Industri Asuransi: v Pendapatan Prami Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok premi bruto, premi reasuransi, dan penurunan (kenaikan) premi yang belum merupakan pendapatan unituk setiap jenis asuransi. Catatan: menyesuaikan dengan PSAK yang berlaku (PSAK 36 dan 62) 8) | Khusus Industri Jalan Tol: VW: Pendapatan Yang harus diungkapkan antara lain: 3) Penjualan meliputi nncian pendapatan jasa tol sendiri, rincian pendapatan jasa lain, dan rincian pendapatan kerjasama operasi, b) Jika perusahaan memiliki hak penyelenggaraan sejumlah ruas jalan tol, maka pendapatan usaha untuk setiap ruas jalan tol tersebut harus diungkapkan. 9) | Khusus Industri Perbankan V Pendapatan Bunga Yang harus diungkapkan antara lain: Pendapatan bunga, yang dapat terdiri dari dan tidak terbatas pada : a) Obligasi Pemerintah: b) Kredit, dengan pengungkapan tambahan untuk provisi dan komisi yang diakui, C) Elek-efek: dan d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank lain.
Page 60 OCR 0.887
Page @ of'83 10) | Beban Pokok Penjualan w Yang harus diungkapkan antara lain: a) Untuk perusahaan manufaktur, diungkapkan beban pokok produksi yang dirinci: (1) Biaya bahan baku: (2) Biaya tenaga kerja: dan (3) Biaya overhead @itambah dan dikurangi saldo awal dan akhir persediaan: b) Nama pihak penjual dan nilai pembelian yang melebihi 1096 (sepuluh perseratus) dari pendapatan: dan Cc) Untuk Industri jasa, diungkapkan beban pokok berdasarkan pada jasa yang dijual, 11) | Khusus Industri Rumah Sakit vV Beban Departementalisasi/ Beban Operasional Yang harus diungkapkan antara lain, rincian beban departementalisasi: a) Beban bahan: b) Beban jasa pelayanan: EC) Beban pegawai, d) Beban penyusutan sarana medis: e) Beban pemeliharaan sarana, M) Beban asuransi: 9) Beban langganan daya dan jasa: h) Beban depresiasi, 12) | Khusus Industri Asuransi: v 2) Beban Klaim Asuransi Kerugian Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jurnlah berdasarkan kelompok klaim bruto, klaim reasuransi, dan kenaikan (penurunan) estimasi klaim retensi sendiri untuk setiap jenis asuransi b) Beban Klaim Asuransi Jiwa Yang harus diungkapkan antara lain: Rincian dan jumlah beban menurut jenis klaim dan manfaat, diantaranya : klaim jatuh tempo, klaim nilai tunai, dan klaim kernatian, Cc) Komisi Nato Yang barus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok pendapatan komisi dan beban komisi untuk setiap jenis asuransi.
Page 61 OCR 0.894
Page 61 of 83 @) Hasil Investasi Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah menurut jenis investasi, 13) Khusus Industri Perhotelan Beban Departementalisasi Yang harus diungkapkan antara lain: 2) Rincian jumlah unsur-unsur beban departementalisasi: b) Gaji dan beban pegawai lainnya: dan €) Rincian jumlah unsur-unsur beban departemen lainnya, 14) Beban Usaha Yang harus diungkapkan rincian sifat beban berdasarkan kategori fungsinya, yaitu antara lain: D) Beban penjualan, b) Beban distribusij dan €) Beban umum dan administrasi. .“. Catatan 36 15) Khusus Industri Perbankan a) Beban Bunga Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban bunga berdasarkan kelompok produk/jasa utama. b) Beban Provisi dan Komisi Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban beban provisi dan komisi berdasarkan kelompok produk/jasa utama. 16) Khusus Industri Pembiayaan Beban Kerugian Penurunan Nilai Yang harus diungkapkan antara lain jumlah beban kerugian penurunan nilai untuk masing- masing akun Piutang Pembiayaan Konsumen, Tagihan Anjak Piutang, dan Piutang Sewa Pembiayaan. Catatan 6,7,8,9 17) Pendapatan dan Beban Lainnya Yang harus diungkapkan antara lain : a) rincian dan jumlah Pendapatan lainnya. b) rindan dan jumlah Beban lainnya. C) Untuk Biaya Keuangan, meliputi : (1) biaya pinjaman meliputi:
Page 62 OCR 0.901
Page 62 0183 (a) beban keuangan yang dihitung dengan menggunakan metade suku bunga efektif: (b) beban keuangan dalam sewa pembiayaan yang diakui sesual SAK yang berlaku: dan (c) selisih kurs yang berasal dari pinjaman dalam mata uang asing sepanjang selisih kurs tersebut diperlakukan sebagai penyesuaian terhadap bunga, (2) biaya keuangan lainnya yang terjadi dari transaksi Instrumen keuangan meliputi: (a) rugi penurunan nilai dari kuotasi atas investasi tersedia untuk dijual: (b) rugi neto dari Instrumen keuangan yang diakui pada Nilai Wajar melalui laba rugi: dan (c) amortisasi premi/diskonte kontrak berjangka yang bertujuan untuk lindung mulai. @) Untuk Bagian Laba Rugi dari Entitas Asosiasi dan/atau Ventura Bersarna meliputi : (1) bagian laba rugi dari masing-masing entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama yang dicatat dengan menggunakan metode ekuitas: dan (2) bagian laba rugi dari entitas asosiasi dari operasi yang dihentikan, yang diungkapkan secara terpisah. - Catatan 35 Catatan 35 Halaman 3 18) Khusus Industri Perbankan a) Beban Penyisihan Penurunan Nilai atas Aset Keuangan Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis aset keuangan, b) Keuntungan (Kerugian) dari kenaikan (penurunan) nilai surat-surat berharga dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Yang harus diungkapkan antara lain rinclan jumlah berdasarkan jenis. €) Keuntungan (Kerugian) Penjualan Surat-surat Berharga dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Yang harus diungkapkan antara lain rindan jumlah berdasarkan jenis. 19) Pendapatan Komprehensif Lain Yang harus diungkapkan antara lain: a) perubahan dalam surplus revaluasi Aset Tetap maupun Aset Tak berwujud: b) keuntungan dan kerugian aktuarlal atas program manfaat pasti: €) selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan: d) keuntungan (kerugian) dari aset keusngan tersedia untuk dijual, c) bagian efektif dari keuntungan dan kerugian instrumen lindung nilai dalam rangka lindung nilai arus kas: dan bagian pendapatan komprebensif lain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama, S4 Halaman 3 dan 4
Page 63 OCR 0.895
Pase 63 of 83 20) | Pajak Penghasilan Yang harus diungkapkan antara lain : a) komponen beban (penghasilan) pajak yang terdiri dari: (1) beban (penghasilan) pajak kini: (2) penyesuaian yang diakui pada periode atas pajak kini yang berasal dari periode v lalu, (3) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan temporer dan pembalikannya, v -atatan 38 ta) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan terkait dengan perubahan tarif pajak atau penerapan peraturan perpajakan yang baru: v (S) jumlah manfaat yang berasal dari rugi pajak yang tidak diakui sebelumnya atau perbedaan temporer suatu periode lalu yang digunakan untuk mengurangi v beban pajak kini dan beban pajak tangguhan: (6) beban pajak tangguhan yang disebabkan oleh penurunan atau pembalikan penurunan sebelurnnya atas aset pajak tangguhanj dan v Katatan 38 (7) jumlah beban (penghasilan) terkait dengan perubahan kebijakan akuntansi dan kesalahan yang diperhitungkan dalam laporan laba rugi komprehensif, v dikarenakan tidak dapat diperlakukan secara retrospektif, b) agreoat pajak kini dan pajak tangguhan terkait dengan transaksi yang dibebankan v atau dikreditkan langsung ke ekuitas C) jumlah pajak penghasilan terkait dengan setiap komponen pendapatan komprehensif v lain, kecuali untuk bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama: d) penjelasan hubungan antara beban (penghasilan) pajak dan laba akuntansi dalam satu atau kedua bentuk berikut Ini: (Ll) rekonsilkssi antara beban (penghasilan) pajak dan hasil perkalian laba akuntansi dengan tarif pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan v Catatan 38 tarif pajak yang berlaku, atau (2) rekonsiliasi antara tarif pajak efektif rata-rata dan tarif pajak yang berlaku, v dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku, €e) penjelasan mengenai perubahan tarif pajak yang berlaku dan perbandingan dengan v tarif pajak yang berlaku pada periode akuntansi sebelumnya: H) jumlah (dan batas waktu penggunaan, jika ada) perbedaan temporer yang dapat dikurangkan dan rugi pajak belum dikompensasi yang tidak diakul sebagai asat pajak R tangguhan dalam laporan keuangan: v Catatan 38
Page 64 OCR 0.889
9) h) » k) m) n) 9) ») Page 64 of33 jumlah agregat perbedaan temporer yang terkait dengan investasi pada entitas anak, cabang, entitas asosiasi, dan bagian partisipasi dalam Ventura Bersarna atas liabilitas pajak tangguhan yang belum diakui, rekonsiliasi fiskal dan perhitungan beban pajak kini dengan cara sebagai berikut: (1) laba sebelum pajak rmenurut akuntansi: (2) ditambah/dikurangi koreksi positif atau negatif (dirind): dan (3) laba kena pajak: perhitungan beban dan liabilitas pajak kini dengan menerapkan tarif pajak sesuai dengan ketentuan perundang-undangan pajak yang berlaku, pernyataan bahwa laba kena pajak hasil rekonsillasi menjadi dasar dalam pengisian SPT Tahunan PPh Badan, setiap jenis perbedaan temporer dan setiap jenis rugi pajak yang belum dikompensasi: (1) jumlah aset dan Wabilitas pajak tangguhan yang diakui pada laporan posisi keuangan untuk periode sajian: dan (2) jumtah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang diakui dalam laba rugi, apabila jumlah tersebut tidak terlihat dari perubahan jurnlah aset atau liabiktas pajak tangguhan yang diakui dalam laporan posisi keuangan: beban pajak terkait dengan operasi yang dihentikan: (1) keuntungan atau kerugian atas penghentian: dan (2) laba rugi dari kegiatan normal atas operasi yang dihentikan selarna periode, bersama dengan jumlah terkait untuk setiap periode sajian jumlah konsekuensi pajak penghasilan atas dividen kepada pemegang saham Perusahaan yang diusulkan atau diumumkan sebelum Laporan Keuangan Diotorisasi untuk Terbit namun tidak diakui sebagai Uabilitas datam laporan keuangan) uralan jumlah perubahan pada jumlah pengakuan untuk aset pajak tangguhan praakuisisi apabila Perusahaan adalah pihak pengakuisisi dalam suatu kombinasi bisnis: peristiwa atau perubahan keadaan yang menyebabkan manfaat pajak tangguhan wajib diakul apabila manfaat pajak tangguhan yang diperoleh dari kombinasi bisnis tidak diakui pada tanggal akuisisi tetapi diakul setelah tanggal akuisisi: dan jumlah aset pajak tangguhan dan alasan atau bukti yang mendukung pengakuan atas aset pajak tangguhan, apabila: (L) penggunaan aset pajak tangguhan bergantung pada kondisi laba kena pajak mendatang lebih besar dari laba pembalikan perbedaan temporer kena pajak yang telah oda: dan (2) entitas mengalami kerugian pada periode kini atau perode sebelumnya yang Catatan 38 Catatan 38 Catatan 38 Catatan 38 Katatan 38
Page 65 OCR 0.884
Page 65 of83 mengakibatkan diakuinya aset pajak tangguhan terkait. v 21) | Laba (Rugi) per Saham Dasar dan Dilusian Yang harus diungkapkan antara lain : 3) jumlah yang digunakan sebagai pembilang dalam penghitungan labs per saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi jumlah tersebut terhadap laba atau rugi yang dapat Giatrbusikan kepada entitas induk untuk periode tersebut. Rekonsiliasi tersebut v Katatan 27, 39 mencakup dampak individual dari setiap jenis instrumon yang mempengaruhi laba per saham, b) jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang digunakan sebagai penyebut dalam penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi penyebut tersebut, Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak Individual dari setiap jenis Instrumen yang v Catatan 27, 39 mempengaruhi laba per saham: €) instrumen (termasuk saham yang dapat diterbitkan secara kontinjen) yang berpotensi mendilusi laba per saham dasar di masa depan, namun tidak dimasukkan dalam v penghitungan laba per saham dilusian karena instrumen tersebut bersifat antidilutif untuk periode sajian 9) penjelasan transaksi saham biasa atau transaksi instrumen berpotensi saham biasa, selain yang dihitung sesuai dengan SAK yang berlaku, yang terjadi setelah periode pelaporan dan akan secara sgnifikan mengubah jumlah saham biasa atau instrumen v berpotensi saham biasa yang beredar pada akhir periode tersebut seandainya transaksi dimaksud terjadi sebelum akhir periode pelaporan dan 0) laba per saham dasar dan dilusian untuk operasi yang dihentikan. vV 22) | Transaksi Pihak Berelasi Yang harus diungkapkan antara lain: a) Pengungkapan mengensi transaksi atau saldo dengan pihak berelasi, yang jumlahnya: (1) lebih dari Rp 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah) untuk transaksi dengan vV orang atau anggota keluarga terdekat: dan/atau (2) lebih dari 0,596 (nol koma lima perseratus) dari modal disetor untuk transaksi v k n40 Gengan entitas berelasi. D) terkait dengan transaksi dengan orang atau snggota keluarga terdekat meliputi nama, sifat dan hubungan dengan pihak berelasi serta informasi tentang transaksi v dan saldo dengan pihak dimaksud: €) terkait dengan transaksi dengan entitas berelasi meliputi sifat dan hubungan dengan pihak-pihak berelasi serta Informasi mengenai transaksi dan saldo, termasuk v Catatan 40 komitmen, yang diperlukan untuk memahami potensi dampak hubungan tersebut Katatan 27, 39
Page 66 OCR 0.869
) Page 66 of 83 dalam laporan keuangan, paling kurang: » 2) 3) (4) Jumlah transaksi beserta persentasenya terhadap total pendapatan dan beban terkait: jumlah sakto beserta persentasenya terhadap total Aset atau Liabilitas, termasuk komitmen, dan: (a) persyaratan dan ketentuannya, termasuk apakah terdapat Jaminan, dan sifat imbalan yang akan diberikan, untuk penyelesaian: dan (b) rincian garansi yang diberikan atau diterima, jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang terkait dengan jumlah saldo piutang usaha dan piutang pihak berelasi non-usaha, dan alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai, jika dilakukan pembentukan: pengungkapan yang disyaratkan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) dan b) dilakukan secara terpisah untuk masing-masing kategori berikut: (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) entitas Induk, entitas dengan pengendalian bersama atau Pengaruh Signifikan terhadap entitas, entitas anak, entitas asosiasi, Ventura Bersama dimana entitas merupakan venturer: personil manajemen kunci dari entitas pelapor atau entitas induknya: dan pihak-pihak berelasi lainnya, 8) seluruh kompensasi yang diberikan kepada masing-masing anggota atau kelompok Gireksi, komisaris, pemegang saham utama yang juga sebagai karyawan, dan manajemen kunci lainnya untuk masing-masing katagori berikut: » (1) 2) (3) (4) (5) imbalan kerja jangka pendek: Imbalan pascakerja: Imbalan kerja jangka panjang lainnya: pesangon pemutusan kontrak kerja: dan pembayaran berbasis saham. untuk entitas berstasi dengan pemerintah : «) nama entitas berelasi dengan pernerintah dan sifat hubungannya dengan Perusahaan, aaraaa, £ TT. Ss & 5 Catatan 40 Catatan 1
Page 67 OCR 0.896
Page 67 of 83 (3) untuk transaksi lainnya yang secara kolektif, tetapi tidak secara individual, signifikan, Indikasi secara kuantitatif atau kualitatif atas luasnya transaksi tersebut, (2) sifat dan jumlah setiap transaksi yang secara Individual signifikan: dan v 23) Aset dan Liabilitas dalam Mata Uang Asing 2) Mata uang asing yang dimaksud adalah mata uang selain mata uang fungsional, b) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) rincian aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing serta ekurvalennya dalarn mata uang fungsional: (2) posisi neto dari aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing: (3) rincian kontrak valuta berjangka dan ekuivalen dalam mata uang fungsional: (9) jumlah selisih kurs yang diakul dalam laba rugi, kecuali untuk selisih kurs yang timbul pada Instrumen keuangan yang diukur pada ndai wajar rnetalul laba rugi: dan (5) selisih kurs neto diakui dalam pendapatan komprehensif lain dan diakumulasikan dalam komponen ekuitas yang terpisah, serta rekonsiliasi selisih kurs tersebut pada awal dan akhir periode, cc kkatatan 3 dan 41 Catatan 41 Catatan 41 Mhatsmon 3 (Laporan Laba Rugi mprehensif) 24) Penurunan Nilai Aset Non keuangan Yang harus diungkapkan antara lain : 8) untuk setiap rugi penurunan nilai yang diakui atau dibalik selama periode tertentu untuk suatu aset individual, termasuk goodwil! atau suatu unit penghasil kas: (1) peristiwa den kondisi yang mengindikasikan pengakuan atau pembalikan rugi penurunan nilai: (2) jumlah rugi penurunan nilai yang diakul dalam lata rugi selama periode tersebut Gan unsur laporan laba rugi komprehensif yang didalamnya tercakup rugi penurunan nilai, (3) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai yang diakut dalam laba rugi selama periode tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang di dalamnya tercakup rugi penurunan nilai yang dibalik: (4) goodwil' yang telah diakul rugi penurunan nilainya, (5) jumlah rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam pendapatan komprenensif lain selarna periode tersebut: dan (6) juniah pembalikan rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain selarna periode tersebut. b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam angka (1) dilakukan untuk setiap kelompok aset,
Page 68 OCR 0.876
Page 68.01 83 25) | Perubahan Estimasi Akuntansi, Perubahan Kebijakan Akuntansi, Periode Lalu w a) Perubahan Estimasi Akuntansi Yang harus diungkapkan antara lain : (1) sifat dan alasan perubahan estimasi akuntansi: (2) jumlah perubahan estimasi yang berdampak pada periode berjalan: dan (3) perkiraan dampak estimasi pada periode mendatang. Dalam hal jordan dampak pada pericde mendatang tidak praktis, fakta tersebut harus diungkapkan, b) Perubahan Kebijakan Akuntansi Yang harus diungkapkan antara lain : (1) sifat dan perubahan kebijakan akuntansi, (2) alasan penerapan kebijakan akuntansi baru memberikan Informasi yang andal Gan relevan: (3) jumlah penyesuaian untuk periode berjalan dan setiap periode lalu sajian: (a) setiap pos laporan keuangan yang terpengaruh, dan (b) laba per saham dasar dan diluslan: (3) jumlah penyesualan yang terkait dengan periade-periode sebelum pericde yang Gisajikan. Dalam hal tidak praktis dilakukan, meka diungkapkan alasannya: dan (5) kesdaan yang membuat penerapan retrospektif tidak praktis untuk suatu periode tertentu atau untuk pericde-periode sebelum periode-periode tersebut disajikan dan tanggal dimulainya perubahan kebijakan akuntansi. C) Kesalahan Periode Lalu Yang harus diungkapkan antara lain : (1) sifat dari kesalahan periode lalu: (2) jumlah koreksi untuk setiap periode sajlan: (a) bagi setiap pos laporan keuangan: dan (D) laba per saham dasar dan dilusian (3) jumlah koreksi pada awal periode sajian paling awal: dan (4) keadaan yang membuat penerapan retrospketif tidak praktis dilakukan dan penjelasan mengenai cara dan waktu dilakukannya koreksi apabila penyajian kembali retrospektif tidak praktis.
Page 69 OCR 0.877
Page 69 of83 26) | Kombinasi Bisnis (1) (2) 3) 4) (5) (6) @) (8) 9) (10) (11) 2) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang terjadi selama periode pelaporan, yaitu: nama dan penjelasan tentang pihak yang akuisisi, tanggal akuisisi: biaya terkait akuisisi, di luar biaya penerbitan Efek utang dan Efek ekuitas, periode berjalan, dan akumulasinya untuk masing-masing kombinasi bisnis, persentase kepentingan ekuitas berhak suara yang diparoleh, alasan utara untuk kombinasi bisnis dan penjelasan tentang cara pihak pengakuisisi memperoleh Pengendalian atas pihak yang diakuisisi: penjelasan kualitatif tentang faktor yang membentuk Kodwil yang diakui: Nilai Wajar pada saat tanggal akuisisi atas total Imbalan yang dialihkan dan Nilai Wajar tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama imbalan: kesepakatan imbalan kontinjensi dan aset indemnifikasi: (a) jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi: (b) penjelasan tentang kesepakatan dan dasar penentuan jurnlah pembayaran: Gan (Cc) estimasi kisaran hasil (tidak didiskonto) atau, Jika apabila kisaran tidak dapat diestimasikan maka fakta dan alasan mengapa kisaran tersebut tidak dapat diestimasikan. Dalam hal jumlah maksimum pembayaran tidak terbatas, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan fakta tersebut: Perusahaan harus mengungkapkan plutang yang diperoleh berdasarkan kelompok utama piutang, misalnya pinjaman yang diberikan, sewa pembiayaan langsung, dan kelompok piutang lain, yaitu sebagai berikut: (a) Nilai Wajar ptutang: (b) jumlah ptutang bruto kontraktualj dan (c) estirnasi terbaik pada tanggal akuisisi atas jumlah arus kas kontraktual yang diperkirakan tidak tertagih: jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama Aset yang diperoleh dan Uabilitas yang diambil alih: setiap Uabilitas kontinjansi yang diskui pada Nilai Wajar: (9) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat arus keluar sumber daya ekonomi terjadi, (b) Indikasi ketidakpastian saat atau jumlah arus keluar tersebut, Dalam hal
Page 70 OCR 0.876
Page 70 of 83 diperlukan, Perusahaan harus mengungkapkan asumsi utama yang mendasari prakiraan peristiwa masa depan: dan (C) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan Jumlah Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut: (12) dalarn hal liabilitas kontinjensi tidak diakui karena Nilai Wajarnya tidak dapat dlukur secara andal, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan: (a) informasi sebagaimana dimaksud dalam angka 33 Iwuruf b) angka (4) terkait perikatan dan kontijensi, dan (b) alasan Liabditas tidak dapat diukur secara andal: (13) dalam hal pernbelian dengan diskon: (a) jumlah keuntungan yang diakui dan pos dalam laporan laba rugi komprehensif dimana keuntungan tersebut diakui: dan (b) penjelasan tentang alasan transaksi tersebut menghasilkan keuntungan: (14) setiap kombinasi bisnis dirmana pihak pengakuisisi memiliki kurang dari 10096 (seratus perseratus) dari kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi pada tanggal akuisisi: (a) jumlah dari kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi, yang Giakui pada tanggal akuisisi dan dasar pengukurannya, dan (b) teknik penilaian dan input medel utama yang digunakan dalam penentuan nilai tersebut, untuk setiap kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi yang diukur pada Milai Wajar: (15) dalam hal suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap: (2) Nilai Wajar pada tanggal akuisisi atas kepentingan ekuitas pihak yang Giakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakussisi segera sebelum tanggal akuisisi, dan (5) jumlah keuntungan atau kerugian yang diakui sebagai hasil dari pengukuran kembali Nilai Wajar dari kepentingan ekuitas pada pihak yang diakuisisi yang dirniliki oleh pihak pengakuisisi sebelum kombinasi bisnis dan pos dalam laporan kiba rugi komprehensif untuk mengakui keuntungan atau kerugian tersebut: (16) Informasi sebagai berikut: (a) jumlah pendapatan dan laba atau rugi dari pihak yang diakuisisi sejak tanggal. akuisisi yang dimasukkan dalam laporan laba rugi komprehensir pada periode pelaporan: dan (b) pendapatan dan laba atau rugi dari entitas hasil penggabungan untuk periode pelaporan berjalan seolah-olah tanggal akuisisi untuk semua
Page 71 OCR 0.868
Page 71 of83 kombinasi bisnis yang terjadi selama tahun berjalan telah @perhitungkan sejak awal periode pelaporan, b) Terhadap kombinasi bisnis yang terjadi pada periode sekarang dan periode V sebelumnya, Perusahaan yang menjadi pihak pengakuisisi wajib mengungkapkan inforrnasi berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang material atau secara kolektif material: (1) dalam hal akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai untuk Aset, Liabilitas, kepentingan nonpengendali tertentu atau jenis imbalan dan Jumiah yang diakui dalam laporan keuangan kombinasi bisnis sehingga ditentukan hanya bersifat penyisihan, maka diungkapkan: (a) alasan akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai: (b) Aset, Liabilitas, kepentingan ekultas atau jenis imbalan yang akuntansi awalnya belum selesai: dan (c) sifat dan jumlah dari setiap penyesuaian periode pengukuran yang diakui selama periode pelaporan (2) setiap periode pelaporan setelah tanggal akuisisi sampai dengan Perusahaan mendapatkan, menjual atau kehilangan hak atas aset imbalan kontinjensi, atau sampai dengan Perusahaan menyelesaikan Ilabilitas imbalan kontinjensi atau liabilitas tersebut dibatalkan atau lewat waktu, maka diungkapkan: (a) setiap perubahan dalam jumlah yang diakui, termasuk setiap perbedaan yang timbul selama penyelesaian: (b) setiap perubahan dalam kisaran hasil (tidak didiskonto) dan alasan perubahan tersebut: dan (c) teknik penilaian dan Input model utarna yang digunakan untuk mengukur imbalan kontinjensij (3) tiabilitas kontinjensi yang diakui dalam kombinasi bisnis, jika ada, (4) rekonsiliasi atas nilai tercatat goodwlil pada awal dan akhir periode pelaporan: (5) jumlah dan penjelasan dari setiap keuntungan atau kerugianyang diakui pada penode pelaporan yang: (2) terkait dengan aset teridentifikasi yang diperoleh ateu liabilitas yang diambil-alih dalam kombinasi bisnis pada periode pelaporan berjalan atau periode pelaporan sebelumnya: dan (b) ukuran, sifat, atau kejadian relevan yang diungkapkan untuk memahami laporan keuangan Perusahaan hasil penggabunganj C) pernyataan kesesuaian dengan peraturan Bapepam dan LK dalam pelaksanaan v transaksi kombinasi bisnis: dan
Page 72 OCR 0.883
Page 72 of83 d) Perusahaan harus mengungkapkan hal berikut secara keseluruhan, sehubu Gengan perolehan atas entitas anak dan unit bisnis lainnya selama suatu periode: (1) jumlah harga yang dibayarkan: (2) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas (3) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apabila Pengendalian diperoleh: dan (4) jumlah aset dan liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apabila Pengendalian diperoleh, diikhtisarkan berdasarkan kategori utamanya. 27) | Segmen Operasi Yang harus diungkapkan antara lain : a) pengungkapan pada level segmen: (1) Informasi umum, yang terdiri dsri: han la) faktor-faktor yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasi ui tatan 42 segmen dilaporkan: dan (D) jenis produk dan jasa yang menghasilkan pendapatan dari setiap segmen v Katatan 42 dilaporkan, (2) inforrnasi mengenai laba atau rugi segmen, termasuk pendapatan dan beban tertentu, aset segmen, dan Iiatilitas segmen dari segmen dilaporkan, serta dasar v catatan 42 pengukurannya: (3) rekonsiliasi dari total pendapatan segmen, ukuran laba atau rugi segmen Gilaparkan, aset segmen, Kabilitas segmen, dan unsur segmen material lainnya terhadap jumlah yang terkalt dalam laporan keuangan Perusahaan: V Catatan 42 b) pengungkapan pada level entitas (1) Informasi produk dan jasa Pendapatan dari pelanggan eksternal untuk setiap produk dan jasa atau stiap V katatan 42 kelompok produk dan jasa yang serupa. (2) Informasi wilayah ceoarafis (a) Pendapatan dari pelanggan eksternal yang diatribusikan kepada: |, negara domisili Perusahaan: dan Ii, semua negara asing secara total dimana Perusahaan memperoleh | pendapatan. Dalam hal pendapatan dari suatu negara asing secara individual jumlahnya material, pendapatan tersebut diungkapkan secara terpisah, termasuk dasar pengatribusian pendapatannya kepada negara ..
Page 73 OCR 0.900
Page 730183 tersebut secara individual. BT (b) Asat tidak lancar selain instrumen keuangan, aset pajak yang ditangguhkan, v aset Imbalan pascakerja, dan hak yang terjadi akibat kontrak asuransi yang berlokasi di: IL negara domisili Perusahaanj dan Ii, semua negara asing secara total dimana Perusahaan memiliki aset. Dalam hal aset dari suatu negara asing secara individual jumlahnya material, maka aset tersebut diungkapkan secara terpisah, (3) Informasi pelanggan utama Dalam hal pendapatan dari transaksi dengan pelanggan eksternal tunggal V mencapai 1016 (sepuluh perseratus) atau lebih dari pendapatan konsolidasi, Perusahaan harus mengungkapkan: Ca) fakta, (b) total pendapatan dari setiap pelanggan: dan (c) Identitas segmen yang melaporkan pendapatan tersebut. 28) | Operasi yang Dihentikan a) Yang harus diungkapkan antara lain: (4) uralan tentang alasan operasi dihentikan) (2) uratan fakta dan keadaan dan penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan yang diharapkan, cara, dan waktu pelepasan dari aset dan llatilitas operasi yang dihentikan: dan (3) pengaruh dari operasi yang dihentikan terhadap segmen yang dilaporkan dari aset tidak lancar atau kelompok kepasan disajikan sesuai SAK yang berlaku. b) Yang harus diungkapkan atas informasi terkait dengan laba (rugi) operasi yang dihentikan, antara lain: (1) analisa atas penah daring yang disajikan dalam laporan laba rugi komprehensif mel (a) pendapatan, pa dan laba atau rugi sebelum pajak dari operasi yang dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait: dan (b) taba atau rugi yang diakui dalarn pengukuran ke Nilai Wajar setelah dikurangi biaya untuk menjual atau pelepasan aset atau kelompok lepasan yang terkait dengan operasi yang dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait, (2) arus kas neto yang dapat diatribusikan pada aktivitas operasi, investasi dan pendanaan dari operasi yang dihentikan: dan (3) jumlah penghasilan dari operasi yang dilanjutkan dan operasi yang dihentikan yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas induk,
Page 74 OCR 0.878
Page 74 of 83 29) | Instrumen Derivatif selain Derivatif Melekat $$ a) Perusahaan wajib mengelompokkan instrumen derivatif sesuai dengan tujuannya, yaitu untuk lindung nilai atau tujuan lainnya (non lindung nilas), seperti untuk tujuan spekulasi, b) Perusahaan yang memiliki atau menerbitkan instrumen derivatif wajib mengungkapkan untuk setiap kontrak instrumen derivatif dalam kelompok klasifikasi Indung nilai dan kelompok nan lindung nilai: (1) hakikat dan sifat dari transaksi, berupa transaksi berjangka dalam bentuk valuta, bunga, komoditas atau lain-lain: (2) pihak lawan transaksi (oounterparties): (3) tanggal jatuh tempo, (8) nilai keseluruhan kontrak dan Nilai Wajar pada tanggal taporan posisi keuangan, (5) beban atau Pendapatan pada periode pelaporan, (6G) pos Aset dan/atau Liabilitas yang dilindung nilai, dan (7) persyaratan penting lainnya. c) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Hal-hal yang diperlukan untuk memahami tujuan transaksi derivatif dan strategi untuk mencapai tujuan tersebut, (2) Kebijakan manajemen risiko untuk setiap klasifikasi lindung nilai, termasuk penjelasan mengenai Aset dan/atau LUabilitas dan jenis transaksi yang dilindung nilai, dan (3) Bagi instrumen yang tidak dimaksudkan sebagai suatu lindung nilai, disebutkan tujuannya. 30) | Nilai Wajar Instrumen Keuangan Yang harus diungkapkan untuk setiap kelompok aset keuangan dan Iabilitas keuangan antara lain: a) Nilai Wajar setiap kelompok Aset dan Labilitas tersebut dengan cara yang memungkinkan untuk dapat diperbandingkan dengan nilai tercatat dalarn laporan posisi v Katatan 43 keuangan, dan b) Merarki, metode, dan asumsi signifikan yang digunakan dalam menentukan Nilai Wajar v aset keuangan dan liabilitas keuangan. 31) | Dividen Yang harus diungkapkan antara lain: 2) jumlah dividen dan dividen per saham yang telah dideklarasikan dan dibayarkan v Katatan 28 sebagai distribusi kepada pemilik pada perlode pelaporan: b) jumlah utang dividen untuk: 43
Page 75 OCR 0.868
Page 75 of 83 (1) periode pelaporan, dan (2) periode sebelumnya: Cc) jumlah dividen dan dividen per saham yang diusulkan atau dideklarasikan setelah periode pelaporan tetapi sebelum tanggal penyelesalan laporan keuangan dan tidak diakui sebagai Liabilitas kepada pernilik pada akhir periode pelaporan: dan dj) jumlah dividen preferen kumulatir yang tidak diakui. Catatan 28 32) Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama Yang harus diungkapkan antara lain: a) jumlah agregat dari Hatilitas kontinjensi dengan jumlah llabilitas kontinjensi lainnya secara terpisah, b) jumlah agregat dari kornitmen modal terkait dengan bagian partisipasinya dalam Ventura Bersama secara terpisah dari komitmen lainnya, C) daftar dan penjelasan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama yang signifikan dan bagian partisipasi kepemilikan dalam pengendalian bersama entitas: dan d) dalam hal Ventura Bersarna diakul dalam pengendalian bersama entitas, agar ditambahkan pengungkapan tambahan tentang: (1) metode yang digunakan untuk mengakui bagian partisipasinya: dan (2) jumlah agregat setiap aset lancar, aset tidak lancar, Habilitas jangka pendek, Tabilitas jangka panjang, penghasilan dan beban yang terkait dengan bagian partisipasinya dalarn Ventura Bersarna. 33) Perikatan dan Kontinjensi a) Perikatan Yang harus diungkapkan antara lain : (1) perikatan yang meliputi: la) perjanjian sewa, keagenan dan distribusi, bantuan manajemen dan teknis, royalti, dan lisensi, diungkapkan: pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian, Il periode berlakunya perikatan: II, dasar penentuan kompensasi dan denda, iv. jumlah beban atau pendapatan pada periode pelaporan: dan V.. pembatasen-pembatasan lainnya, (b) kontrak atau perjanjian yang mernerlukan penggunaan dana di masa yang akan datang, seperti: pembangunan pabrik, perjanjian pembelian, ikatan untuk investasi, diungkapkan: Katatan 45, Ikatan yang Kisajikan terutarns berkaitan Mengan Joint Financing
Page 76 OCR 0.855
Page 76 of 83 |, pihak-pihak yang terkait datar perjanjian: IL periode berlakunya perikatan: II. mlat keseluruhan, mata uang, dan bagian yang talah direalisasi: dan Iv, sanksi-sanksij (2) pemberian jaminan atau garansi, diungkapkan: v te) pihak-pihak yang dijamin dan yang menerima jarninan, yang dipisahkan antara pihak berelasi dan pihak ketiga untuk pihak yang dijarnin: (b) latar belakang dikeluarkannya jaminan (c) periode berlakunya jaminan) dan (d) nilai jaminan: (3) fasilitas kredit yang belum digunakan, misalnya fasilitas L/C, cerukan bank: dan (4) uraian mengenai sifat, jenis, jurnlah dan batasan-batasannya. b) Kontinjensi Yang harus diungkapkan antara lain : (1) perkara atau sengketa hukum, vV diungkapkan: (e) pihak-pihak yang terkait, (b) jumlah yang diperkarakan: (C) latar belakang, Isi dan status perkaradan pendapat hukum (legal opinion): dan “4d (d) dampak keuangan, (2) Peraturan Pemerintah yang berdampak terhadap Perusahaan, misalnya masalah lingkungan hidup, diungkapkan uraian singkat tentang peraturan dan estimasi v dampak keuangannya: (3) kemungkinan ilabilitas pajak tambahan: la) jenis ketetapan atau tagihan pajak, jenis pajak, tahun pajak serta jumlah v pokok dan denda atau bunganya: dan (b) sikap Perusahaan terhadap ketetapan atau tagihan pajak (keberatan atau banding): V (4) peristiwa kontinjensi lainnya, yang diungkapkan antara Isin: (2) karakteristik aset atau liabilitas kontinjensij vV (b) estimasi dari dampak keuangannya: (c) Indikasi tentang ketidakpastian yang terkait dengan jumlah atau waktu arus
Page 77 OCR 0.883
Page 77 of 83 keluar sumber daya: dan (d) kemungkinan penggantian oleh pihak ketiga, 34) | Khusus Industri Perkebunan v Perkebunan Inti Rakyat dan Plasma Yang harus diungkapkan antara lain: a) Isi perjanjian kerjasama IR/Plasma: b) Pihak-pihak yang terkait dalam kerjasama, EC) Lokasi aset dan jangka waktu pengelolaan, d) Hak dan liabilitas dari masing-masing pihak dalam kerjasarnaj @) Ketentuan tentang perbahan perjanjian kerjasama, dan ? Isi perubahan perjanjian, jika ada. 35) | Manajemen Risiko Keuangan 8) Perusahaan harus mengungkapkan informasi yang memungkinkan para pengguna laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat dan luas risiko yang timbul dari Instrumen keuangan, serta kebijakan dalam pengelolaan risiko, termasuk, namun tidak terbatas pada risiko sebagai berikut: (4) risiko kredit, antara lain Ikhtisar analisis umur aset keuangan yang belurn jatuh tempo atau tidak mengalami penurunan nilai dan yang lewat jatuh tempo pada v Catatan 47 akhir periode pelaporan tetapi tidak mengalami penurunan nilai: (2) risiko likuiditas, antara lain: (a) analsis jatuh tempo untuk liabilitas keuangan derivatif dan nonderiwatif yang v Katatan 47 menunjukkan sisa jatuh ternpo kontraktual yang bertujuan untuk pemahaman terhadap periode arus kas: dan (b) deskripsi mengenal cara Perusahaan mengelola risiko likuiditas: (3) risiko pasar, antara lain analisis sensitivitas untuk setiap jenis risiko pasar dimana entitas terdampak pada akhir periode pelaporan, yang menunjukkan dampak v catatan 47 perubahan pada variabel risiko yang relevan pada tanggal tersebut terhadap laba rugi dan ekuitas, dan (4) risiko lainnya yang dimiliki oleh Perusahaan, vV Catatan 47 b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) terdiri dari pengungkapan kualitatif dan pengungkapan kuantitatif untuk setiap jenis risiko yang timbul dari v kbatatan 47 Instrumen keuangan. xl 36) | Khusus Industri Perbankan V a) Rasio Kecukupan Modal (Capital Adeguacy Ratio) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian perhitungan dan jumlah rasio kecukupan modal pada tanpgal laporan
Page 78 OCR 0.880
Page 78 of 83 posisi keuangan) (2) Posisi CAR minimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia, dan (3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan CAR. b) Posisi Devisa Neto Y Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rindan perhitungan dan posisi devisa neto rnenurut jenis mata uang pada tanggal laporan posisi keuangan: (2) Posisi devisa neto maksimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia: (3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan posisi devisa neto. c) Jaminan Pemerintah terhadap Liabilitas Pembayaran Bank Umum Yang harus diungkapkan antara lain dasar hukum yang melandasi jaminan atas dana pihak ketiga di bank. d) Aktivitas Fiduclary Yang harus diungkapkan ontara lain uralan masing-masing aktivitas fiductaryyang meliputi jasa kustodian, wali amanat, pengelolaan Investasi dan reksadana. 37) | Kuasi-Reorganisasi v Yang harus diungkapkan antara lain uraian mengenai kegiatan kuasi-reorganisasi yang meliputi: a) Jumlah saido negatif yang dieliminasi dalam laporan posisi keuangan dan jumlah tersebut disajikan selama tiga tahun berurutan sejak kuasi-reorganisasi: b) Status going concern perusahaan dan rencana manajemen dan pemegang saham setelah kuasi-reorganisasi yang menggambarkan prospek usaha di masa mendatang, C) Penyajian laporan posisi keuangan sebelum, pada saat dan Sesudah kuasi- reorganisasi: d) Rincian dari jumlah yang membentuk akun selisih penilalan Aset dan labilitas sebelum digunakan untuk mengeliminasi defisit: dan e) Keterangan tentang tanggal terjadinya kuasi -reorganisasi pada akun saldo laba dalam laporan posisi keuangan untuk jangka waktu 10 tahun ke depan sejak kuasi- reorganisasi, 38) | Pengelolaan Modal vV Yang harus diungkapkan antara lain : a) Informasi kualitatif tentang tujuan, kebijakan, dan proses Perusahaan dalam mengelola
Page 79 OCR 0.888
Page 79 of 83 (1) deskripsi tentang bagian yang dikelola sebagai modal: (2) sifat persyaratan dan implementasinya dalam hal Perusahaan diharuskan untuk memenuhi persyaratan permodalan yang disyaratkan oleh pihak eksternal, dan (B)cara Perusahaan memenuhi tujuannya dalam mengelola permodalannya: b) ringkasan data kuantitatif tentang bagian yang dikelola sebagai modal: Cc) setiap perubahan pada angka a) dan angka b) dari periode sebelumnyaj d) pernyataan atas kepatuhan terhadap setiap persyaratan permodalan dari pihak eksternal (jika ada): dan @) konsekuensi dari ketidakpatuhan persyaratan permodalan dari pihak eksternal, apabila terjadi ketidakpatuhan. 39) Transaksi Nonkas Yang harus diungkapkan antara lain : Transaksi pada aktivitas investasi dan pendanaan yang tidak memerlukan penggunaan Kas dan Setara Kas yang tidek termasuk dalarn laporan arus kas. vV Transaksi tersebut antara lain berupa perolehan Aset secara kredit atau sewa pembiayaan, v akuisisi melalul penerbitan saham, dan konversi utang menjadi modal. 40) | Pembayaran Berbasis Saham v Yang harus diungkapkan antara lain : 8) tincian jumlah Uabilitas atas pembayaran berbasis saham baik untuk jangka pendek Staupun jangka panjang: b) penjelasan mengenai setiap jenis perjanjian pembayaran berbasis saham yang ada pada suatu periode, termasuk syarat den ketentuan umum setiap perjanjian, seperti kondisi vesting, jangka waktu maksimum atas opsi yang diberikan, dan metode penyelesaian, Ec) jurnlah dan rata-rata tertimbang harga eksekusi opsi saham untuk setiap kelompok. opsi saham d) untuk opsi saham yang dieksekusi selama periode, rata-rata tertimbang harga saham pada tanggal eksekusi atau selama periode pelaporan, @) kisaran harga eksekusi dan rata-rata tertimbang sisa umur kontrak untuk opsi saham yang beredar pada akhir periode: #) penentuan Nilai Wajar dengan mengungkapkan paling kurang hal-hal sebagai berikut: (1) opsi yang diberikan selama suatu periode, rata-rata bertimbang Nilai Wajar
Page 80 OCR 0.869
Page 80 of83 opsi tersebut pada tanggal pengukuran dan Informasi tentang bagaimana Nilai Wajar tersebut diukur: dan (2) Jumlah dan rata-rata tertimbang nilai wajar instrumen ekuitas tersebut pada tanggal pengukuran, dan informasi tentang pengukuran Nilai Wajar tersebut untuk instrumen ekustas lain yang diberikan selama suatu periode (yaitu selain cpsi saham): 9) dampak transaksi pembayaran berbasis saham terhadap laba rugi Perusahaan dalam suatu periode dan terhadap posisi keuangannya, 41) | Khusus Industri Asuransi: V a) Analisis kekayaan dan Perhitungan Batas Tingkat Solvabilitas Yang harus diungkapkan antara lain : (1) Analisis Kekayaan: (2) Perhitungan batas tingkat solvabilitas: (3) Batas tingkat solvabilitas yang harus dipenuhi: (4) Tingkat solvabilitas yang dicapai perusahaan per tanggal pelaporan: dan (S) Jurnlah Investasi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. 42) | Asat Liabilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi Syariah '/ Hal-hal yang harus diungkapkan: a) Ijin Menteri Keuangan atas pendirian unit Asuransi Syariah) b) Jenis Akad Asuransi Syariah: €) Rincian Aset, Labilitas, Pendapatan, Beban, dan Laba Usaha Unit Asuransi Syariah: dan d) Zakat. 43) | Informasi Penting Lainnya Yang barus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari: a) Kontrak reasuransi: Y b) Perjanjian penting dan ikatan lainnya, vV pangan 33 C) Rasio keuangan penting: V Katatan 48 dan halaman 100 d) Pendapatan, beban dan hasil underwriting, dan v 2) Peristiwa atau keadaan yang mempengaruhi kinerja atau kelangsungan hidup perusahaan. v 44) | Khusus Industri Kehutanan : v a) Rincian volume penjualan kayu bulat Genis kayu):
Page 81 OCR 0.896
Page 81 of 83 b) Pemenuhan liabiltas terhadap negara seperti DR, IHH, BPPHH, IHPH dan iuran wajib lainnya: €) Realisasi kegistan dan biaya yang berhubungan dengan pelaksanaan penanaman kembali hutan alam (TPTI, pembinaan dan perlindungan hutan, penanaman tanah kosong dan usaha lainnya untuk kelestarian alam): d) Realisasi jenis kegiatan sehubungan pelaksanaan Bina desa hutan dan biayanya: €) Khusus HTI, diungkapkan realisasi anggaran dan penanaman pada periode berjalan dan akumulasinyaj dan f) Sehubungan dengan pembangunan sarana dan prasarana : (1) Realisasi pembangunan jalan dan jembatan serta pemeliharaannya: dan (2) Jenis jalan yang dibangun pada perlode berjalan dan akumulasinya, 45) Peristiwa Setelah Periode Pelaporan Yang harus diungkapkan antara lain: a) dalam hal Perusahaan menerima informasi setelah periode pelaporan tentang kondisi yang ada pada akhir periode pelaporan, maka Perusahaan memutakhirkan pengungkapan kondisi tersebut sesuai dengan informasi terkini: dan contoh peristiwa setelah periode pelaporan yang mensyaratkan entitas untuk menyesuaikan jumlah yang diakui dalam laporan keuangannya, atau untuk mengakui peristiwa yang sebelumnya tidak diakul: b) dalam hal terdapat peristiwa nonpenyesual yang material setelah periode pelaporan, maka Perusahaan mengungkapkan uraian peristiwa, misalnya: (1) tanggal terjadinya: (2) sifat peristiwa, dan (3) estimasi atas dampak keuangan, atau pernyataan dan alasan bahwa estimasi tersebut tidak dapat dibuat. acc 46) Perkembangan Torakhir Standar Akuntansi Keuangan dan Peraturan yang Terkait dengan Aktivitas Perusahaan Dalam hal Perusahaan belum menerapkan suatu SAK dan/atau peraturan yang terkait dengan aktivitas Perusahsan, yang telah diterbitkan tetapi belum efektif berlaku, Yang harus diungkapkan antara lain: a) judul SAK dan jenis peraturan baru tersebut: b) sifat dari perubahan yang belum berlaku efektif atau perubahan kebijakan akuntansij C) tanggal penerapan SAK dan peraturan baru tersebut disyaratkan: dan dj) pembahasan mengenai dampak penerapan awal SAK dan peraturan baru atas laporan aa Catatan 2 b Catatan 2 b Catatan 2 b Catatan 2 b
Page 82 OCR 0.897
Page 82 of 83 47) Reklasifikasi 3) Dalam hal Perusahaan mengubah penyajian atau pengklasifikasian pos-pos dalam laporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan antara lain: (1) sifat reklasifikasi: (2) jumlah masing-masing pos atau gabungan beberapa pos yang direklasifikasij dan (3) alasan reklasifikasi. b) Dalam hal reklasifikasi jumlah komparatif tidak praktis untuk dilakukan, maka Perusahaan harus mengungkapkan: (it) alasan tidak mereklasifikasi jumlah tersebut: dan (2) sifat penyesuaian yang akan dilakukan jika jumlah tersebut direklasifikast. sa 48) Hibah Pemerintah Setiap Hibah Pemerintah yang diterima, Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut: 2) sifat dan luas Hibah Pemerintah yang diakul dalam laporan keuangan dan indikasi bentuk lain dari bantuan pemerintah: dan b) kondisi yang belum terpenuhi dan kontinjensi lain yang melekat atas bantuan pemerintah yang telah diakui, ck 49) Rekonsiliasi antara SAK dengan Standar Akuntansi di Negara Lain a) Ketentuan ini berlaku bagi Perusahaan yang menyusun laporan keuangan dengan menggunakan standar akuntansi selain SAK untuk memenuhi persyaratan otoritas pesar modal di negara lain atau dalam rangka penawaran Efek di negara lain. b) Yang barus diungkapkan antara lain: (1) ringkasan perbedaan SAK dengan standar akuntansi di negara lain: (2) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan posisi kevangan beserta penjelasannya: dan (3) rekonsiliasi pos-pas yang berbeda untuk laporan laba rugi komprehensif boserta penjelasannya. C) | Dalam hal Perusahaan dipersyaratkan oleh otoritas pasar modal di negara lain untuk melakukan pengungkapan tambahan mengikuti ketertuan yang berlaku di negara
Page 83 OCR 0.919
Page 83 of 83 tersebut, maka pengungkapan tersebut wajib ditambahkan dalam laporan keuangan. 50) | Informasi Penting Lainnya Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari peristiwa atau keadaan tertentu yang mempengaruhi kinerja perusahaan, seperti paristiwa/keadaan yang mempengaruhi kelangsungan hidup perusahaan, Jakarta, 24 Oktober 2023 LA FIKANCE INDONESIA Tbk Jahja Anwar Direktur yang membawahi Akuntansi dan Keuangan.
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.
Other files in this announcement 7
inlineXBRL.zip
done
instance.zip
done
FinancialStatement-2023-III-CFIN.xlsx
done
Surat pengantar.pdf
done