Skip to content
Back to announcement

20231025_BABP_Laporan Informasi dan Fakta Material_31471935_lamp1.pdf

Other Text extracted BABP

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 27

Page 1
                                          INFORMASI PENAWARAN UMUM TERBATAS X (“PUT X”)
                                              KEPADA PARA PEMEGANG SAHAM PERSEROAN
                                      DALAM RANGKA HAK MEMESAN EFEK TERLEBIH DAHULU (“HMETD”)
   PERNYATAAN PENDAFTARAN PENAWARAN UMUM TEBATAS X INI TELAH DISAMPAIKAN KEPADA OTORITAS JASA KEUANGAN (“OJK”) NAMUN BELUM MEMPEROLEH
   PERYATAAN EFEKTIF DARI OJK. INFORMASI DALAM DOKUMEN INI MASIH DAPAT DILENGKAPI DAN/ATAU DIUBAH. EFEK INI TIDAK DAPAT DIJUAL SEBELUM PERNYATAAN
   EFEKTIF PENDAFTARAN YANG DIPEROLEH DARI OJK.
   OTORITAS JASA KEUANGAN (“OJK”) TIDAK MEMBERIKAN PERNYATAAN MENYETUJUI ATAU TIDAK MENYETUJUI EFEK INI, TIDAK JUGA MENYATAKAN KEBENARAN ATAU
   KECUKUPAN ISI PROSPEKTUS INI. SETIAP PERNYATAAN YANG BERTENTANGAN DENGAN HAL-HAL TERSEBUT ADALAH PERBUATAN MELANGGAR HUKUM.
   PROSPEKTUS INI PENTING DAN PERLU MENDAPAT PERHATIAN SEGERA. APABILA TERDAPAT KERAGUAN PADA TINDAKAN YANG AKAN DIAMBIL, SEBAIKNYA BERKONSULTASI
   DENGAN PIHAK YANG KOMPETEN.
   PT BANK MNC INTERNASIONAL TBK (“PERSEROAN”) BERTANGGUNG JAWAB SEPENUHNYA ATAS KEBENARAN SEMUA KETERANGAN, DATA ATAU LAPORAN DAN KEJUJURAN
   PENDAPAT YANG TERCANTUM DALAM PROSPEKTUS INI.




                                                               PT Bank MNC Internasional Tbk
                                                                              Kegiatan Usaha Utama:
                                                                    Bergerak dalam bidang usaha jasa perbankan
                                                                     Berkedudukan di Jakarta Pusat, Indonesia

                                                                                      Kantor Pusat:
                                                                           Gedung MNC Bank Tower Lantai 8
                                                                                Jl. Kebon Sirih No.21-27
                                                                                   Jakarta Pusat 10340
                                                                  Tel. (+ 62 21) 2980 5555- Fax. (+ 62 21) 3983 6700
                                                                                  www.mncbank.co.id

                                                                                 Jaringan Kantor:
                                                                   16 kantor cabang, 24 kantor cabang pembantu

                                PENAWARAN UMUM TERBATAS KEPADA PARA PEMEGANG SAHAM PT BANK MNC INTERNASIONAL TBK UNTUK
                                  PENAMBAHAN MODAL DENGAN MEMBERIKAN HAK MEMESAN EFEK TERLEBIH DAHULU X (“PMHMETD X”)
Sebanyak-banyaknya 13.503.665.292 (tiga belas miliar lima ratus tiga juta enam ratus enam puluh lima ribu dua ratus sembilan puluh dua) saham seri B dengan nilai nominal Rp50,- (lima
puluh Rupiah) per saham yang ditawarkan dengan harga Rp75,- (tujuh puluh lima Rupiah) per saham atau sebesar 28,57% dari modal ditempatkan dan disetor penuh Perseroan setelah
PMHMETD X sehingga sebanyak-banyaknya bernilai Rp1.012.774.896.900,- (satu triliun dua belas miliar tujuh ratus tujuh puluh empat juta delapan ratus sembilan puluh enam ribu
sembilan ratus Rupiah). Saham-saham yang ditawarkan ini seluruhnya merupakan saham yang berasal dari portepel dan akan dicatatkan di BEI. Setiap pemegang 5 (lima) saham yang
namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (“DPS”) Perseroan pada tanggal 14 Desember 2023 pukul 16.15 WIB berhak atas 2 (dua) HMETD, dimana setiap 1 (satu) HMETD
memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli 1 (satu) Saham Baru yang harus dibayar penuh pada saat mengajukan pemesanan pelaksanaan HMETD. Dalam hal pemegang
Saham memiliki HMETD dalam bentuk pecahan, sesuai dengan Peraturan OJK No. 32/POJK.04/2015 pasal 33 tentang HMETD, maka atas pecahan HMETD tersebut wajib dijual oleh
Perseroan dan hasil penjualannya dimasukan ke dalam rekening Perseroan. HMETD ini diperdagangkan di BEI dan dilaksanakan selama 5 (lima) hari kerja mulai tanggal 18 Desember
2023 sampai dengan tanggal 22 Desember 2023. HMETD yang tidak dilaksanakan hingga tanggal akhir periode tersebut dinyatakan tidak berlaku lagi. Kedudukan saham yang akan
diterbitkan dalam PMHMETD X ini dibandingkan dengan kedudukan saham yang telah disetor penuh lainnya, memiliki hak yang sama dan sederajat dalam segala hal yaitu, hak-hak yang
berkaitan dengan saham, antara lain hak suara dalam Rapat Umum Pemegang Saham (“RUPS”), hak atas pembagian dividen, hak atas saham bonus dan hak atas HMETD.

Berdasarkan Surat Pernyataan PT MNC Kapital Indonesia Tbk tanggal 20 Oktober 2023 sebagai pemegang saham utama Perseroan, menyatakan bahwa PT MNC Kapital Indonesia Tbk
tidak akan melaksanakan seluruh HMETD yang dimiliki dan tidak akan mengalihkan HMETD tersebut kepada pihak lain.
Tidak terdapat Pembeli Siaga dalam PMHMETD X Perseroan. Apabila saham-saham yang ditawarkan dalam PMHMETD X tersebut tidak seluruhnya diambil bagian oleh pemegang HMETD,
maka sisanya akan dialokasikan kepada para pemegang saham lainnya yang melakukan pemesanan lebih dari haknya sebagaimana tercantum dalam Sertifikat HMETD secara proposional
berdasarkan hak yang telah dilaksanakan. Jika masih terdapat sisa saham dari jumlah yang ditawarkan, maka sisa saham tersebut tidak akan dikeluarkan Perseroan dari portepel.

   HMETD DAPAT DIPERDAGANGKAN BAIK DI DALAM MAUPUN DI LUAR BURSA EFEK INDONESIA MULAI TANGGAL 18 DESEMBER 2023 SAMPAI DENGAN TANGGAL 22 DESEMBER
   2023. PENCATATAN ATAS SAHAM YANG DITAWARKAN INI SELURUHNYA DILAKUKAN PADA PT BURSA EFEK INDONESIA PADA TANGGAL18 DESEMBER 2023. TANGGAL TERAKHIR
   PELAKSANAAN HMETD ADALAH TANGGAL 22 DESEMBER 2023 DIMANA HAK YANG TIDAK DILAKSANAKAN PADA TANGGAL TERSEBUT TIDAK BERLAKU LAGI.
   DALAM HAL PEMEGANG SAHAM MEMILIKI HMETD DALAM BENTUK PECAHAN, MAKA HAK ATAS PECAHAN SAHAM TERSEBUT AKAN DIJUAL OLEH PERSEROAN SERTA HASIL
   PENJUALANNYA AKAN DIMASUKKAN KE DALAM REKENING PERSEROAN.
   PMHMETD X INI MENJADI EFEKTIF SETELAH PERNYATAAN PENDAFTARAN YANG DISAMPAIKAN OLEH PERSEROAN KEPADA OJK DALAM RANGKA PMHMETD X TELAH MENJADI
   EFEKTIF. DALAM HAL PERNYATAAN EFEKTIF TIDAK DIPEROLEH, MAKA SEGALA KEGIATAN DAN/ATAU TINDAKAN LAIN BERUPA APAPUN JUGA YANG TELAH DILAKSANAKAN
   DAN/ATAU DIRENCANAKAN OLEH PERSEROAN DALAM RANGKA PENERBITAN HMETD SESUAI DENGAN JADWAL TERSEBUT DI ATAS MAUPUN DALAM PROSPEKTUS INI ATAU
   DOKUMEN LAIN YANG BERHUBUNGAN DENGAN RENCANA PMHMETD X DIANGGAP TIDAK PERNAH ADA.
   RISIKO UTAMA YANG DIHADAPI OLEH PERSEROAN ADALAH RISIKO KREDIT YAITU RISIKO AKIBAT KEGAGALAN DEBITUR DAN/ATAU PIHAK LAIN DALAM MEMENUHI KEWAJIBAN
   KEPADA PERSEROAN. RISIKO LAINNYA DAPAT DIBACA PADA KETERANGAN TENTANG FAKTOR RISIKO DALAM BAB VI PROSPEKTUS.
                                                           PENTING UNTUK DIPERHATIKAN
   PEMEGANG SAHAM YANG TIDAK MELAKSANAKAN HAKNYA DALAM PMHMETD X AKAN MENGALAMI PENURUNAN PERSENTASE KEPEMILIKAN SAHAM (DILUSI) YAITU
   MAKSIMUM 28,57% (DUA PULUH DELAPAN KOMA LIMA PULUH TUJUH PERSEN).
   PERSEROAN TIDAK MENERBITKAN SURAT KOLEKTIF SAHAM HASIL PENAWARAN UMUM INI, TETAPI SAHAM-SAHAM TERSEBUT AKAN DIDISTRIBUSIKAN SECARA ELEKTRONIK
   YANG AKAN DIADMINISTRASIKAN DALAM PENITIPAN KOLEKTIF DI PT KUSTODIAN SENTRAL EFEK INDONESIAN (”KSEI”).

                                                         Prospektus ini diterbitkan di Jakarta pada tanggal 23 Oktober 2023




                                                                                          1
Page 2
                                            JADWAL SEMENTARA
Rencana Perseroan untuk melakukan Penambahan Modal Dengan HMETD akan dilaksanakan segera setelah
pernyataan pendaftaran dinyatakan efektif oleh Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”). Merujuk pada ketentuan Pasal
8 ayat (3) POJK No. 32, jangka waktu antara tanggal persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa
(”RUPSLB”) sampai dengan efektifnya pernyataan pendaftaran tidak lebih dari 12 bulan.

  Tanggal Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa                         :                    19 Oktober 2023
  Tanggal Efektif                                                      :                   7 Desember 2023
  Tanggal Cum HMETD pada perdagangan di
  - Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi                                  :                  12 Desember 2023
  - Pasar Tunai                                                        :                  14 Desember 2023
  Tanggal Ex HMETD pada perdagangan di
  - Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi                                  :                   13 Desember 2023
  - Pasar Tunai                                                        :                   15 Desember 2023
  Tanggal Akhir Pencatatan dalam DPS yang berhak atas HMETD            :                   14 Desember 2023
  Tanggal Distribusi HMETD                                             :                   15 Desember 2023
  Tanggal Pencatatan Saham di Bursa Efek Indonesia (”BEI”)             :                   18 Desember 2023
  Periode Perdagangan HMETD di BEI                                     :              18 - 22 Desember 2023
  Periode Pendaftaran, Pemesanan dan Pembayaran
    (Periode Pelaksanaan)                                              :              18 - 22 Desember 2023
  Tanggal Akhir Pembayaran Pemesanan Saham Tambahan                    :                   18 Desember 2023
  Periode Distribusi Saham Hasil Pelaksanaan HMETD                     :              20 - 28 Desember 2023
  Tanggal Penjatahan Saham                                             :                   29 Desember 2023
  Tanggal Distribusi Saham Hasil Penjatahan                            :                       3 Januari 2024
  Tanggal Pengembalian Uang Pemesanan Pembelian
    Saham Tambahan                                                     :                      3 Januari 2024
                                      PENAWARAN UMUM TERBATAS X

Sebanyak-banyaknya 13.503.665.292 (tiga belas miliar lima ratus tiga juta enam ratus enam puluh lima ribu dua
ratus sembilan puluh dua) saham seri B dengan nilai nominal Rp50,- (lima puluh Rupiah) per saham yang
ditawarkan dengan harga Rp75,- (tujuh puluh lima Rupiah) per saham atau sebesar 28,57% dari modal
ditempatkan dan disetor penuh Perseroan setelah PMHMETD X sehingga sebanyak-banyaknya bernilai
Rp1.012.774.896.900,- (satu triliun dua belas miliar tujuh ratus tujuh puluh empat juta delapan ratus sembilan
puluh enam ribu sembilan ratus Rupiah). Saham-saham yang ditawarkan ini seluruhnya merupakan saham yang
berasal dari portepel dan akan dicatatkan di BEI. Setiap pemegang 5 (lima) saham yang namanya tercatat dalam
Daftar Pemegang Saham (“DPS”) Perseroan pada tanggal 14 Desember 2023 pukul 16.15 WIB berhak atas 2
(dua) HMETD, dimana setiap 1 (satu) HMETD memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli 1 (satu)
Saham Baru yang harus dibayar penuh pada saat mengajukan pemesanan pelaksanaan HMETD. Dalam hal
pemegang Saham memiliki HMETD dalam bentuk pecahan, sesuai dengan Peraturan OJK No. 32/POJK.04/2015
pasal 33 tentang HMETD, maka atas pecahan HMETD tersebut wajib dijual oleh Perseroan dan hasil
penjualannya dimasukan ke dalam rekening Perseroan. HMETD ini diperdagangkan di BEI dan dilaksanakan
selama 5 (lima) hari kerja mulai tanggal 18 Desember 2023 sampai dengan tanggal 22 Desember 2023. HMETD
yang tidak dilaksanakan hingga tanggal akhir periode tersebut dinyatakan tidak berlaku lagi. Kedudukan saham
yang akan diterbitkan dalam PMHMETD X ini dibandingkan dengan kedudukan saham yang telah disetor penuh
lainnya, memiliki hak yang sama dan sederajat dalam segala hal yaitu, hak-hak yang berkaitan dengan saham,
antara lain hak suara dalam Rapat Umum Pemegang Saham (“RUPS”), hak atas pembagian dividen, hak atas
saham bonus dan hak atas HMETD.

Berdasarkan Surat Pernyataan PT MNC Kapital Indonesia Tbk tanggal 20 Oktober 2023 sebagai pemegang saham
utama Perseroan, menyatakan bahwa PT MNC Kapital Indonesia Tbk tidak akan melaksanakan seluruh HMETD
yang dimiliki dan tidak akan mengalihkan HMETD tersebut kepada pihak lain.

Tidak terdapat Pembeli Siaga dalam PMHMETD X Perseroan. Apabila saham-saham yang ditawarkan dalam
PMHMETD X tersebut tidak seluruhnya diambil bagian oleh pemegang HMETD, maka sisanya akan dialokasikan
kepada para pemegang saham lainnya yang melakukan pemesanan lebih dari haknya sebagaimana tercantum


                                                      1
Page 3
dalam Sertifikat HMETD secara proposional berdasarkan hak yang telah dilaksanakan. Jika masih terdapat sisa
saham dari jumlah yang ditawarkan, maka sisa saham tersebut tidak akan dikeluarkan Perseroan dari portepel.

Berdasarkan Akta No. 55 tanggal 25 Juli 2023 jo. laporan bulanan regristrasi pemegang efek per 31 September
2023, struktur permodalan dan susunan pemegang saham Perseroan adalah sebagai berikut:
                      Permodalan                                 Jumlah Saham                            Nilai Nominal                      %
     Modal Dasar                                                       97.132.520.965                           6.000.000.000.000
     Saham Seri A Nilai Nominal Rp.100/saham                           22.867.479.035                           2.286.747.903.500
     Saham Seri B Nilai Nominal Rp.50/Saham                            74.265.041.930                           3.713.252.096.500
     Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh:
     Saham Seri A
       PT MNC Kapital Indonesia Tbk                                        9.309.678.241                            930.967.824.100         27,58
       Winfly LTD                                                          4.708.704.800                            470.870.480.000         13,95
       Masyarakat (di bawah 5%)                                            8.034.567.887                            803.456.788.700         23,80
     Saham Seri B
       PT MNC Kapital Indonesia Tbk                                      8.371.266.466                               418.563.323.300        24,80
       Masyarakat (di bawah 5%)                                          3.334.945.835                               166.747.291.750         9,88
     Jumlah modal ditempatkan dan disetor penuh                         33.759.163.229                             2.790.605.707.850        100.0
     Saham Seri A                                                       22.052.950.928                             2.205.295.092.800        65,32
     Saham Seri B                                                       11.706.212.301                               585.310.615.050        34,68
     Saham dalam Portepel                                               63.373.357.736                             3.209.394.292.150
     Saham Seri A                                                          814.528.107                                81.452.810.700
     Saham Seri B                                                       62.558.829.629                             3.127.941.481.450

TABEL STRUKTUR PERMODALAN SEBELUM DAN SESUDAH PELAKSANAAN PMHMETD
a.    Dengan asumsi seluruh pemegang saham melaksanakan haknya.
                                                            Sebelum PMHMETD                                        Setelah PMHMETD
               Keterangan
                                           Jumlah Saham           Nilai Nominal        %          Jumlah Saham           Nilai Nominal       %
 Modal Dasar                               97.132.520.965        6.000.000.000.000                97.132.520.965        6.000.000.000.000
 Saham Seri A Nilai Nominal Rp.100/saham   22.867.479.035        2.286.747.903.500                22.867.479.035        2.286.747.903.500
 Saham Seri B Nilai Nominal Rp.50/Saham    74.265.041.930        3.713.252.096.500                74.265.041.930        3.713.252.096.500
 Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh:
 Saham Seri A
   PT MNC Kapital Indonesia Tbk             9.309.678.241         930.967.824.100      27,57       9.309.678.241         930.967.824.100     19,70
   Winfly Ltd                               4.708.704.800         470.870.480.000      13,95       4.708.704.800         470.870.480.000      9,96
   Masyarakat (di bawah 5%)                 8.034.567.887         803.456.788.700      23,80       8.034.567.887         803.456.788.700     17,00
 Saham Seri B
   PT MNC Kapital Indonesia Tbk             8.371.266.466         418.563.323.300      24,80      15.443.644.349         772.182.217.440     32,68
   Winfly Ltd                                           -                       -       0,00       1.883.481.920          94.174.096.000      3,98
   Masyarakat (di bawah 5%)                 3.334.945.835         166.747.291.750       9,88       7.882.751.324         394.137.566.190     16,68
 Jumlah modal ditempatkan dan disetor
                                           33.759.163.229        2.790.605.707.850    100,00      47.262.828.521       3.465.788.972.430    100,00
 penuh
 Saham Seri A                              22.052.950.928        2.205.295.092.800                22.052.950.928       2.205.295.092.800
 Saham Seri B                              11.706.212.301          585.310.615.050                25.209.877.593       1.260.493.879.630
 Saham dalam Portepel                      63.373.357.736        3.209.394.292.150                49.869.692.444       2.534.211.027.570
 Saham Seri A                                 814.528.107           81.452.810.700                   814.528.107          81.452.810.700
 Saham Seri B                              62.558.829.629        3.127.941.481.450                49.055.164.337       2.452.758.216.870

b.    Dengan asumsi hanya Pemegang Saham Utama tidak melaksanakan haknya, Pemegang saham lainnya
      melaksanakan haknya.
                                                             Sebelum HMETD                                  Proforma Setelah HMETD
 Keterangan                                    Jumlah                                                 Jumlah             Nilai Nominal
                                                                Nilai Nominal (Rp)         %                                                    %
                                               Saham                                                  Saham                   (Rp)
 Modal Dasar                               97.132.520.965        6.000.000.000.000                97.132.520.965        6.000.000.000.000
   Seri A (Nilai Nominal Rp100)            22.867.479.035        2.286.747.903.500                22.867.479.035        2.286.747.903.500
   Seri B (Nilai Nominal Rp50)             74.265.041.930        3.713.252.096.500                74.265.041.930        3.713.252.096.500
 Modal ditempatkan dan disetor:
  Seri A (Nilai Nominal Rp100)
    MNC Kapital Indonesia                   9.309.678.241          930.967.824.100     27,58       9.309.678.241          930.967.824.100    23,16
    Winfly Ltd                              4.708.704.800          470.870.480.000     13,96       4.708.704.800          470.870.480.000    11,72
   Masyarakat                               8.034.567.887          803.456.788.700     23,80       8.034.567.887          803.456.788.700    19,99
  Seri B (Nilai Nominal Rp50)
    MNC Kapital Indonesia                   8.371.266.466          418.563.323.300     24,78       8.371.266.466          418.563.323.300    20,83
    Winfly Ltd                                          -                        -                 1.883.481.920           94.174.096.000     4,69
    Masyarakat                              3.334.945.835          166.747.291.750         9,88    7.882.751.324          394.137.566.190    19,61
 Jumlah modal dan ditempatkan dan
                                           33.759.163.229        2.790.605.707.850    100,00      40.190.450.638        3.112.170.078.290   100,00
 disetor
   Seri A                                  22.052.950.928        2.205.295.092.800                22.052.950.928        2.205.295.092.800
   Seri B                                  11.706.212.301          585.310.615.050                18.137.499.710          906.874.985.490
 Saham dalam Portepel                      63.373.357.736          922.646.388.650                56.942.070.327          601.082.018.210
   Seri A                                  11.161.266.734           81.452.810.700                   814.528.107           81.452.810.700
   Seri B                                  62.558.829.629        3.127.941.481.450                56.127.542.220        2.806.377.111.010


                                                                       2
Page 4
                                        RENCANA PENGGUNAAN DANA

Seluruh dana yang diperoleh dari Penambahan Modal Dengan HMETD, setelah dikurangi dengan biaya-biaya
emisi, akan seluruhnya digunakan oleh Perseroan untuk pemberian kredit dengan tetap memperhatikan
ketentuan Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM).

Apabila rencana penggunaan dana hasil PMHMETD X dikemudian hari akan digunakan untuk transaksi yang
terkualifikasi sebagai Transaksi Material, Transaksi Afiliasi dan/atau Transaksi Benturan Kepentingan maka
Perseroan wajib tunduk pada ketentuan-ketentuan sebagaimana yang diatur dalam POJK No. 17/POJK.04/2020
dan/atau POJK No.42/POJK.04/2020.

Perseroan akan melaporkan realisasi penggunaan dana hasil PMHMETD X ini secara berkala kepada OJK dan juga
akan mempertanggungjawabkan realisasi penggunaan dana hasil PMHMETD X ini secara periodik sesuai dengan
POJK No. 30/POJK.04/2015 Tentang Laporan Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum.

                                             PERNYATAAN UTANG

Pada tanggal 30 Juni 2023, Perseroan mempunyai liabilitas sebesar Rp13.308.605 juta. Jumlah ini telah sesuai
dengan laporan keuangan Perseroan Tanggal 30 Juni 2023 yang telah diaudit oleh KAP Kanaka Puradiredja,
Suhartono dengan dengan pendapat wajar tanpa modifikasian. Berikut rincian liabilitas Perseroan:

                                                                                       (dalam jutaan rupiah)
  Keterangan                                                                                       Jumlah
  Liabilitas
  Liabilitas segera                                                                                154.324
  Simpanan
     Pihak berelasi                                                                              1.462.790
     Pihak ketiga                                                                               10.850.508
  Simpanan dari bank lain – pihak ketiga                                                           100.621
  Efek yang dijual dengan janji dibeli kembali                                                     390.461
  Liabilitas derivatif                                                                              64.558
  Pinjaman yang diterima                                                                               500
  Utang pajak                                                                                       16.463
  Liabilitas imbalan pasca kerja                                                                    43.191
  Biaya yang masih harus dibayar                                                                   168.427
  Liabilitas lain-lain                                                                              56.762
  Jumlah Liabilitas                                                                             13.308.605

                                    IKHTISAR DATA KEUANGAN PENTING

Berikut adalah ikhtisar informasi keuangan penting Perseroan yang angka-angkanya diambil dari Laporan
Keuangan untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023 dan untuk tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember 2022 dan 2021 yang telah diaudit Kantor Akuntan Publik Kanaka Puradiredja,
Suhartono (firma anggota jaringan global Nexia International) dan laporannya telah ditandatangani oleh Harris
Siregar, SE, Ak., CA., CPA., dengan pendapat wajar tanpa modifikasian.




                                                     3
Page 5
LAPORAN POSISI KEUANGAN
                                                                                           (dalam jutaan rupiah)
                                                                    30 Juni              31 Desember
  Keterangan
                                                                     2022          2022                2021
  Kas                                                                   85.495       93.012              76.512
  Giro Pada Bank Indonesia                                             746.479    1.208.374             520.444
  Giro pada bank lain - pihak ketiga                                   218.162      175.171             183.367
  Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain - pihak ketiga          859.831    1.814.818           1.654.826
  Efek-efek - pihak ketiga                                           2.233.665    2.298.935           1.674.698
  Tagihan derivatif - pihak ketiga                                         821        2.894                   76
  Kredit:
    Pihak berelasi                                                   1.466.245    1.337.307          1.323.013
    Pihak ketiga                                                     9.066.536    8.862.559          7.180.651
                                                                    10.532.781   10.199.866          8.503.664
     Cadangan kerugian penurunan nilai                               (263.636)    (247.201)          (218.438)
     Jumlah                                                         10.269.145    9.952.665          8.285.226
  Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali                    143.733            -            248.514
  Tagihan akseptasi                                                     64.558       77.253                  -
  Biaya dibayar dimuka                                                  70.790       72.065             87.738
  Aset tetap – bersih                                                  937.332       31.659             31.213
  Aset pajak tangguhan – bersih                                        127.204      124.494            223.335
  Aset tak berwujud – bersih                                            15.457       16.806             14.691
  Aset lain-lain – bersih                                            1.085.762      994.217          1.014.720
  JUMLAH ASET                                                       16.858.434   16.862.363         14.015.360

  LIABILITAS
  Liabilitas segera                                                   154.324        89.057              69.299
  Simpanan:
     Pihak berelasi                                                  1.462.790    1.765.642          1.643.570
     Pihak ketiga                                                   10.850.508   11.389.244          9.598.751
     Jumlah                                                         12.313.298   13.154.886         11.242.321
  Simpanan dari bank lain - pihak ketiga                               100.621      193.808            130.675
  Efek yang dijual dengan janji dibeli kembali                         390.461      380.566                  -
  Liabilitas akseptasi                                                  64.558       77.253                  -
  Liabilitas derivatif                                                     500        1.144                137
  Pinjaman yang diterima                                                     -            -                867
  Utang pajak                                                           16.463       13.343             15.736
  Liabilitas imbalan pasca kerja                                        43.191       34.660             33.910
  Beban yang masih harus dibayar                                       168.427      162.854            131.505
  Liabilitas lain-lain                                                  56.762       42.458             25.453
  JUMLAH LIABILITAS                                                 13.308.605   14.150.029         11.649.903

  EKUITAS
  Modal ditempatkan dan disetor penuh                                2.790.605    2.713.698          2.573.254
  Tambahan modal disetor - bersih                                    1.479.449      755.772            592.219
  Penghasilan komprehensif lain                                         11.159       13.734             23.359
  Defisit                                                            (731.384)    (770.870)          (823.375)
  JUMLAH EKUITAS                                                     3.549.829    2.712.334          2.365.457
  JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                                     16.858.434   16.862.363         14.015.360




                                                                4
Page 6
LAPORAN LABA (RUGI) DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
                                                                                                          (dalam jutaan rupiah)
                                                                             30 Juni                     31 Desember
  Keterangan
                                                               2023                    2022         2022              2021
  Pendapatan dan beban operasional
  Pendapatan bunga
  Bunga yang diperoleh                                             602.263              508.860     1.096.070          928.006
  Provisi dan komisi kredit                                         29.291               28.164        58.276           51.931
  Jumlah pendapatan bunga                                          631.554              537.024     1.154.346          979.937
  Beban Bunga
  Bunga                                                            312.696              210.469      482.935           552.431
  Premi penjaminan                                                  14.202               12.882       23.684            19.993
  Jumlah beban bunga                                               326.898              223.351      506.619           572.424
  Pendapatan bunga – bersih                                        304.656              313.673      647.727           407.513
  Pendapatan operasi lainnya
  Pendapatan transaksi valuta asing - bersih                         2.275                3.931        8.897             9.699
  Keuntungan bersih penjualan efek                                   2.430                3.053        4.398            22.435
  Provisi dan komisi selain kredit - bersih                         18.458               19.569       39.329            41.464
  Penerimaan kembali kredit yang dihapusbuku                         8.974               10.855       23.946            30.542
  Keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi dari efek
                                                                         -                    412         413             (435)
  yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi
  Lainnya                                                           18.681               20.808       61.946            65.656
  Jumlah pendapatan operasional lainnya                             50.818               58.628      138.929           169.361
  Beban kerugian penurunan nilai
  Aset keuangan                                                     44.006               70.179      113.815            71.805
  Jumlah beban kerugian penurunan nilai.                            44.006               70.179      113.815            71.805
  Beban operasional lainnya
  Umum dan administrasi                                          118.923                 133.726      252.134           249.757
  Tenaga Kerja                                                   115.525                 104.535      219.069           202.544
  Beban (pembalikan) pensiun dan imbalan pasca kerja               4.392                   4.418        8.489          (10.308)
  Lainnya                                                         21.033                  19.531       40.042            37.745
  Beban operasional lainnya                                      259.873                 262.210      519.734           479.738
  Beban operasional lainnya - bersih                           (253.061)               (273.761)    (494.620)         (382.182)
  Laba operasional                                                51.595                  39.912      153.107            25.331
  Pendapatan (beban) non operasional
  Hasil sewa                                                         167                       61          151              176
  Keuntungan penjualan aset tetap                                    202                       16           75               51
  Laba (rugi) penjualan agunan yang diambil alih                   (848)                   4.593         2.968            1.030
  Lainnya – bersih                                                 (396)                     (58)      (2.240)          (4.041)
  Pedapatan (Beban) non-operasional - bersih                       (875)                   4.612           954          (2.784)
  Laba sebelum beban pajak                                        50.720                 44.524       154.061           22.547
  Beban pajak tangguhan                                         (11.234)                 (9.855)    (101.556)           (9.679)
  Laba bersih periode berjalan                                    39.486                 34.669        52.505           12.868
  Penghasilan komprehensif lain
  Pos yang tidak akan direklasifikasi ke laba rugi :
  Pengukuran kembali atas kewajiban imbalan pasti                  (5.175)                4.166         2.878            2.170
  Pajak penghasilan terkait pos yang tidak akan
                                                                     1.138                 (917)        (633)             (477)
  direklasifikasi ke laba rugi
  Sub jumlah                                                       (4.037)                3.249         2.245            1.693
  Pos yang akan direklasifikasi ke laba rugi :
  (Kerugian) keuntungan yang belum direalisasi atas aset
  keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan          1.874              (28.214)     (15.218)          (15.959)
  komprehensif lain
  Pajak penghasilan terkait pos yang akan direklasifikasi ke
                                                                     (412)                6.207         3.348            3.511
  laba rugi
  Sub jumlah                                                         1.462              (22.007)     (11.870)          (12.448)
  Jumlah penghasilan (kerugian) komprehensif lain periode
                                                                   (2.575)              (18.758)      (9.625)          (10.755)
  berjalan setelah pajak
  Jumlah laba (rugi) komprehensif                                   36.911               15.911       42.880             2.113
  Laba per saham (dalam Rupiah penuh)
  Dasar                                                               1,37                  1,28         1,87             0,49
  Dilusian                                                            1,37                  1,28         1,87             0,49




                                                               5
Page 7
LAPORAN ARUS KAS
                                                                                                               (dalam jutaan rupiah)
                                                                              30 Juni                         31 Desember
 Keterangan
                                                                    2023                  2022           2022              2021
 Arus Kas dari Aktivitas Operasi
    Bunga, provisi dan komisi kredit yang diterima                628.502                  550.699      1.157.726            999.442
    Bunga dan premi pinjaman yang dibayar                       (326.255)                (229.877)      (506.591)          (580.095)
    Penerimaan pendapatan operasional lainnya                      52.181                   62.117        148.144            183.985
    Pembayaran gaji dan tunjangan karyawan                      (110.048)                 (96.696)      (212.482)          (197.239)
    Pembayaran beban operasional lainnya                        (144.980)                (133.879)      (250.968)          (232.668)
    Penerimaan pendapatan non operasional                             472                      576             915                610
    Pembayaran beban non operasional                                (700)                    (574)         (3.004)            (4.475)
    Arus kas operasi sebelum perubahan dalam aset dan              99.172                  152.366        333.740            169.560
    liabilitas operasi

     Penurunan (kenaikan) aset operasi
          Efek-efek                                              (44.214)                    (1.020)     (505.157)           291.660
          Efek-efek yang dibeli dengan janji dujual kembali     (143.733)                   103.641        248.514            42.645
          Kredit                                                (359.120)               (1.198.305)    (1.783.787)       (1.458.512)
          Tagihan derivatif                                         2.073                       (37)        (2.818)            4.111
   Tagihan akseptasi                                             (12.695)                          -      (77.253)                 -
          Aset lain-lain                                           10.336                    21.240         43.540          (18.889)
     Kenaikan (penurunan) liabilitas operasi
          Liabilitas segera                                        65.267                   27.408         19.758         (104.498)
          Simpanan                                              (841.588)                  736.745      1.912.565         2.035.470
          Simpanan dari bank lain                                (93.187)                 (69.316)         63.133         (359.428)
          Efek yang dijual dengan janji dibeli kembali              9.895                        -        380.566           (44.334)
          Liabilitas derivatif                                      (644)                      275          1.007                  8
   Liabilitas akseptasi                                          (12.695)                        -         77.253                  -
          Liabilitas lain-lain                                     15.668                    2.546          8.298              1.319
 Kas bersih diperoleh dari (digunakan untuk) aktivitas        (1.280.075)                (224.457)        719.359           559.112
  operasi

 Arus Kas dari Aktivitas Investasi
     Hasil penjualan aset tetap                                      394                         22           587                 184
     Perolehan aset tetap                                      (912.146)                  (12.972)       (15.957)             (7.290)
     Perolehan aset tak berwujud                                 (2.115)                    (8.842)       (9.911)             (2.913)
     Penjualan efek dimiliki hingga jatuh tempo                   29.775                          -             -                   -
     Perolehan efek tersedia untuk dijual                       (47.965)                 (136.958)      (133.886)        (1.900.106)
     Perolehan efek dimiliki hingga jatuh tempo                        -                    (2.451)             -                   -
     Penjualan efek tersedia untuk dijual                         33.355                   252.946              -          1.538.209
 Kas bersih diperoleh dari (digunakan untuk) aktivitas         (898.702)                    91.745      (159.167)          (371.916)
 investasi

 Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan
     Pelaksanaan PUT & Waran IV, V                                        7                      57       304.270           488.024
     Uang muka setoran modal                                       802.000                        -             -           325.000
     Biaya emisi saham                                              (1.423)                   (274)         (273)             (917)
     Penerimaan (pembayaran) pinjaman yang diterima                       -                     911         (867)               (85)
 Kas bersih diperoleh dari aktivitas pendanaan                     800.584                      694       303.130           812.022

 Kenaikan (Penurunan) bersih kas dan setara kas - bersih      (1.378.193)                (132.018)        863.322           999.218
 Kas dan setara kas pada awal tahun                             3.291.375                2.435.149      2.435.149         1.449.745
 Pengaruh perubahan kurs valuta asing                              (3.215)                  (4.144)        (7.096)          (13.814)
 Kas dan setara kas pada akhir tahun                            1.909.967                2.298.987      3.291.375         2.435.149

 Pengungkapan tambahan
 Kas dan setara kas terdiri dari:
    Kas                                                           85.495                   103.845         93.012            76.512
    Giro pada Bank Indonesia                                     746.479                   584.537      1.208.374           520.444
    Giro pada bank lain                                          218.162                   197.705        175.171           183.367
    Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain                 859.831                 1.412.900      1.814.818         1.654.826
 Jumlah                                                        1.909.967                 2.298.987      3.291.375         2.435.149




                                                               6
Page 8
RASIO-RASIO KEUANGAN PENTING
                                                                          30 Juni                      31 Desember
  Keterangan
                                                                2023                  2022      2022                 2021

  Pertumbuhan
  Pendapatan bunga - bersih                                  (2,87%)                   71,56%    58,95%                10,58%
  Laba operasional                                           29,27%                   493,49%   504,43%                11,61%
  Laba (rugi) komprehensif                                  131,98%                 (211,35%)   102,93%              (94,58%)
  Aset                                                       (0,02%)                    5,35%    20,31%                20,27%
  Liabilitas                                                 (5,95%)                    6,30%    21,46%                15,33%
  Ekuitas                                                    30,88%                     0,66%    14,66%                52,49%

  Permodalan
  Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM)                     30,94%                21,06%     23,62%               24,31%

  Rasio Aset Produktif
  Aset Produktif dan Non Produktif Bermasalah terhadap           3,34%                 3,88%      3,16%                3,99%
   Total Aset Produktif dan Non Produktif
  Aset Produktif Bermasalah terhadap Total Aset Produktif        2,59%                 2,94%      2,27%                2,94%
  CKPN Aset Keuangan terhadap Aset Produktif                     1,78%                 1,84%      1,57%                1,71%
  NPL Gross                                                      3,68%                 4,11%      3,53%                4,42%
  NPL Net                                                        2,20%                 2,66%      2,21%                2,81%

  Rasio Rentabilitas
  Return on Asset (ROA)                                          0,62%                 0,65%      1,04%                0,18%
  Return on Equity (ROE)                                         2,72%                 3,40%      2,50%                0,94%
  Net Interest Margin (NIM)                                      4,32%                 5,23%      4,95%                3,80%
  Debt to Equity                                                  3,75x                 5,20x      5,22x                4,93x
  Debt to Asset                                                   0,79x                 0,84x      0,84x                0,83x

  Rasio Efisiensi
  Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional             92,61%                93,30%     88,16%               97,81%
  (BOPO)

  Rasio Likuiditas
  Loan to Funding Ratio (LFR)                                   84,58%                80,27%     76,96%               75,61%

  Rasio Kepatuhan
  Persentase Pelanggaran BMPK                                         -                     -          -                    -
  GWM Utama Rupiah                                              13,69%                11,24%     17,56%                8,28%
  PLM (GWM Sekunder)                                            13,58%                14,60%     11,19%               17,14%
  GWM Valuta Asing                                               4,37%                 4,82%      4,64%                4,83%
  Posisi Devisa Neto                                             0,93%                 2,03%      0,85%                2,12%


                                    ANALISIS DAN PEMBAHASAN OLEH MANAJEMEN

Analisis dan Pembahasan Manajemen ini harus dibaca bersama-sama dengan Ikhtisar Data Keuangan Penting,
Laporan keuangan tidak menjadi bagian dalam Pernyataan Pendaftaran berdasarkan POJK. Laporan keuangan
tersebut disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia.

Analisis dan pembahasan di bawah ini, khususnya untuk bagian-bagian yang menyangkut kinerja keuangan
Perseroan, disusun berdasarkan laporan keuangan Perseroan yang angka-angkanya diambil dari Laporan
Keuangan untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023 dan untuk tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember 2022 dan 2021 yang telah diaudit Kantor Akuntan Publik Kanaka Puradiredja,
Suhartono (firma anggota jaringan global Nexia International) dan laporannya telah ditandatangani oleh Harris
Siregar, SE, Ak., CA., CPA., dengan pendapat wajar tanpa modifikasian.




                                                            7
Page 9
A. Analisis Keuangan
   1. Aset
                                                                                                      (dalam jutaan rupiah)
                                                      30 Juni                31 Desember                    31 Desember
       Keterangan
                                                        2023                         2022                           2021
       Kas                                            85.495      (8,08%)          93.012     21,57%              76.512
       Giro pada Bank Indonesia                      746.479     (38,22%)       1.208.374    132,18%             520.444
       Giro pada bank lain - pihak ketiga            218.162       24,54%         175.171     (4,47%)            183.367
       Penempatan pada Bank Indonesia dan bank       859.831     (52,62%)       1.814.818       9,67%          1.654.826
       lain - pihak ketiga
       Efek-efek - pihak ketiga                     2.233.665     (2,84%)       2.298.935     37,27%           1.674.698
       Tagihan derivatif - pihak ketiga                   821    (71,63%)           2.894   3707,89%                  76
       Kredit:
          Pihak berelasi                            1.466.245      9,64%        1.337.307       1,08%          1.323.013
          Pihak ketiga                              9.066.536      2,30%        8.862.559      23,42%          7.180.651
                                                   10.532.781      3,26%       10.199.866      19,95%          8.503.664
       Cadangan kerugian penurunan nilai            (263.636)      6,65%        (247.201)      13,17%          (218.438)
       Jumlah                                      10.269.145      3,18%        9.952.665      20,13%          8.285.226
       Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual      143.733    100,00%                -   (100,00%)            248.514
       kembali
       Tagihan akseptasi                               64.558     (16,43%)        77.253     100,00%                   -
       Biaya dibayar dimuka                            70.790      (1,77%)        72.065     (17,86%)             87.738
       Aset tetap – bersih                            937.332   2.860,71%         31.659        1,43%             31.213
       Aset pajak tangguhan – bersih                  127.204        2,18%       124.494     (44,26%)            223.335
       Aset tak berwujud – bersih                      15.457      (8,03%)        16.806       14,40%             14.691
       Aset lain-lain – bersih                      1.085.762        9,21%       994.217      (2,02%)          1.014.720
       JUMLAH ASET                                 16.858.434      (0,02%)    16.862.363       20,31%         14.015.360


      Total Aset Perseroan per 30 Juni 2023 sebesar Rp16.858.434 juta, sedikit mengalami penurunan 0,02%
      dibandingkan 31 Desember 2022 sebesar Rp16.862.363 juta. Penyaluran kredit tumbuh sebesar 3,26%
      dari Rp10.199.866 juta pada 31 Desember 2022 menjadi Rp10.532.781 juta pada 30 Juni 2023. Aset tetap
      meningkat 2.860,71% dari Rp31.659 juta pada 31 Desember 2022 menjadi Rp937.332 juta pada 30 Juni
      2023 yang berasal dari pembelian aset tanah dan bangunan Gedung MNC Bank Tower untuk mendukung
      kegiatan operasional Perseroan.

      Total Aset Perseroan per 31 Desember 2022 sebesar Rp16.862.363 juta, naik 20,31% dibandingkan tahun
      sebelumnya sebesar Rp14.045.360 juta. Peningkatan aset Bank didorong oleh peningkatan dana pihak
      ketiga yang diikuti dengan pertumbuhan kredit. Pertumbuhan kredit Bank tumbuh 19,95% menjadi
      Rp10.199.866 juta dari tahun 2021 sebesar Rp8.503.664 juta, hal tersebut sejalan dengan strategi Bank
      yang berfokus pada penyaluran kredit produktif yaitu modal kerja dan kredit investasi secara selektif dan
      sesuai prinsip kehati-hatian perbankan (prudential banking).

      Kas
      Posisi Kas Perseroan pada 30 Juni 2023 sebesar Rp85.495 juta, turun 8,08% dibandingkan akhir tahun
      2022 yang sebesar Rp93.012 juta, penurunan ini terutama disebabkan oleh turunnya kas Bank dalam
      bentuk Rupiah sebesar Rp7.712 juta. Pada 31 Desember 2022 Posisi Kas Perseroan tercatat sebesar
      Rp93.012 juta, naik 21,57% dibandingkan akhir tahun 2021 yang sebesar Rp76.512 juta, kenaikan kas
      sejalan dengan strategi Perseroan dalam mengelola likuiditas dalam menjalankan operasional bisnis.

      Giro pada Bank Indonesia
      Giro pada Bank Indonesia turun 38,22% dari Rp1.208.374 juta pada akhir tahun 2022 menjadi Rp746.479
      juta pada 30 Juni 2023. Penurunan tersebut dipengaruhi oleh turunnya dana pihak ketiga bank. Pada 31
      Desember 2022 Giro pada Bank Indonesia naik 132,18% dari Rp520.444 juta pada tahun 2021 menjadi
      Rp1.208.374 juta pada tahun 2022, peningkatan tersebut seiring dengan peningkatan dana pihak ketiga
      bank.

      Giro pada bank lain
      Giro pada bank lain naik 24,54% dari Rp175.171 juta pada akhir tahun 2022 menjadi Rp218.162 juta pada
      30 Juni 2023, peningkatan tersebut sejalan dengan peningkatan transaksi nasabah terutama transaksi



                                                            8
Page 10
valuta asing. Giro pada bank lain pada Tahun 2022 turun 4,47% menjadi Rp175.171 juta dari Rp183.367
juta pada 2021.

Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain turun sebesar 52,62% dari Rp1.814.818 juta pada akhir
tahun 2022 menjadi Rp859.831 juta pada 30 Juni 2023, terutama penurunan pada fasilitas simpanan pada
Bank Indonesia. Penurunan tersebut disebabkan dialokasikan untuk meningkatkan kredit Perseroan dan
pembelian gedung MNC Bank Tower. Sedangkan, Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain
tercatat meningkat dari 31 Desember 2021 dari Rp 1.654.826 juta menjadi Rp1.814.818 juta pada 2022.
Peningkatan tersebut berasal dari penambahan Fasilitas Simpanan Bank Indonesia sebagai upaya untuk
optimalisasi likuiditas Perseroan pada aset yang memiliki yield yang lebih optimal.

Efek-Efek
Investasi pada instrumen efek sedikit mengalami penurunan dari Rp2.298.935 juta pada akhir tahun 2022
menjadi Rp2.233.665 juta pada 30 Juni 2023. Penurunan tersebut dialokasikan untuk meningkatkan
kredit Perseroan dalam upaya optimalisasi likuiditas pada aset yang memiliki yield yang lebih optimal.
Sedangkan pada tahun 2022 Investasi pada instrumen efek meningkat menjadi Rp2.298.935 juta dari
tahun 2021 sebesar Rp1.674.698 juta pada 2021, terutama efek pada biaya perolehan diamortisasi dan
nilai wajar melalui laba rugi. Kenaikan tersebut juga dalam rangka optimalisasi excess likuiditas
Perseroan.

Kredit
Kredit Perseroan tumbuh 3,26% dari Rp10.199.866 juta pada akhir tahun 2022 menjadi Rp10.532.781
juta pada 30 Juni 2023. Pertumbuhan kredit terutama disebabkan adanya kenaikan kredit modal kerja
yang naik sebesar 5,44%. Pada 31 Desember 2022 Kredit Bank tumbuh 19,95% dari Rp8.503.663 juta pada
2021 menjadi Rp10.199.866 juta pada 2022. Pertumbuhan tersebut dikontribusi oleh kredit commercial
terutama pada segmen Wholesale yang meningkat sebesar 50,31%, sedangkan kredit consumer masih
terkontraksi sebesar 12,51% terutama untuk segmen mortgage dan credit card.

Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN)
Cadangan kerugian penurunan nilai (CKPN) dibentuk sebagai mitigasi atas potensi kerugian yang mungkin
muncul akibat terjadinya penurunan nilai aset keuangan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan.
CKPN Perseroan tahun 30 Juni 2022 sebesar Rp263.636 juta naik 6,65% dari akhir tahun 2022 sebesar
Rp247.201 juta, sedangkan untuk tahun 2022 CKPN Perseroan meningkat 13,17% dibandingkan tahun
2021 yang sebesar Rp218.438 juta. Kenaikan tersebut sejalan dengan peningkatan penyaluran kredit
Perseroan dan kebijakan Perseroan untuk meningkatkan coverage ratio CKPN.

Efek-Efek yang Dibeli dengan Janji Dijual Kembali
Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali per 30 Juni 2023 sebesar Rp143.733 juta naik
dibandingkan posisi akhir tahun 2022 yang sebesar nihil. Kenaikan tersebut terutama dalam rangka
optimalisasi excess likuiditas Bank. Pada 31 Desember 2022 Investasi pada instrumen efek-efek yang
dibeli dengan janji dijual kembali adalah nihil dari sebelumnya pada 2021 sebesar Rp248.514 juta pada
2021. Penurunan tersebut dialokasikan untuk meningkatkan kredit Perseroan dalam upaya optimalisasi
likuiditas pada aset yang memiliki yield yang lebih optimal.

Aset Tetap
Aset tetap Perseroan pada 30 Juni 2023 sebesar Rp937.332 juta, meningkat signifikan dari akhir tahun
2022 yang sebesar Rp31.659. Kenaikan tersebut berasal dari pembelian tanah dan bangunan Gedung
MNC Bank Tower untuk mendukung kegiatan operasional Perseroan. Pada 31 Desember 2022 aset tetap
tumbuh 1,43% dari Rp31.213 juta pada 2021 menjadi Rp31.659 juta pada 2022.

Aset Lain-lain
Aset lain-lain Perseroan pada 30 Juni 2023 sebesar Rp1.085.762 juta, meningkat 9,21% dibanding akhir
tahun 2022 sebesar Rp994.217 juta. Kenaikan aset lain-lain terutama disebabkan peningkatan titipan
penjualan surat berharga dan peningkatan pendapatan bunga yang masih akan diterima. Aset lain-lain
Perseroan tahun 2022 sebesar Rp994.217 juta, sedikit mengalami penurunan sebesar 2,02% dibanding
tahun 2021 sebesar Rp1.014.720 juta. Penurunan aset lain-lain salah satunya disebabkan penurunan

                                              9
Page 11
   biaya yang ditangguhkan terkait pengembangan sistem dan aplikasi dari tahun 2021 sebesar Rp31.319
   juta menjadi Rp22.262 juta dan penurunan agunan yang diambil alih dari tahun 2021 sebesar Rp788.328
   juta menjadi Rp782.119 juta di tahun 2022.

2. Liabilitas
                                                                                              (dalam jutaan rupiah)
                                             30 Juni                  31 Desember                  31 Desember
    Keterangan
                                              2023                       2022                         2021
    Liabilitas segera                          154.324     73,29%           89.057     28,51%             69.299
    Simpanan:
       Pihak berelasi                         1.462.790   (17,15%)       1.765.642      7,43%         1.643.570
       Pihak ketiga                          10.850.508    (4,73%)      11.389.244     18,65%         9.598.751
    Jumlah                                   12.313.298    (6,40%)      13.154.886     17,01%        11.242.321
    Simpanan dari bank lain - pihak ketiga      100.621   (48,08%)         193.808     48,31%           130.675
    Efek yang dijual dengan janji dibeli
                                               390.461      2,60%         380.566     100,00%                  -
    kembali
    Liabilitas akseptasi                         64.558   (16,43%)         77.253      100,00%                -
    Liabilitas derivatif                            500   (56,29%)          1.144      735,04%              137
    Pinjaman yang diterima                            -           -             -    (100,00%)              867
    Utang pajak                                  16.463     23,38%         13.343     (15,21%)           15.736
    Liabilitas imbalan pasca kerja               43.191     24,61%         34.660        2,21%           33.910
    Beban yang masih harus dibayar              168.427      3,42%        162.854       23,84%          131.505
    Liabilitas lain-lain                         56.762     33,69%         42.458       66,81%           25.453
    JUMLAH LIABILITAS                        13.308.605    (5,95%)     14.150.029       21,46%       11.649.903


   Liabilitas Segera
   Liabilitas segera Perseroan meningkat pada 30 Juni 2023 menjadi sebesar Rp154.324 juta dari akhir tahun
   2022 sebesar Rp89.057. Kenaikan tersebut terutama disebabkan kenaikan titipan pembelian surat
   berharga yang naik sebesar Rp44.096 juta, transafer dana dalam ATM yang naik sebesar Rp18.962 atau
   119,0% dan titipan nasabah yang naik sebesar Rp14.769 juta atau 67,4%. Liabilitas segera Perseroan
   meningkat di tahun 2022 menjadi sebesar Rp89.057 juta dari tahun sebelumnya Rp69.299 juta.
   Peningkatan tersebut terutama dari peningkatan titipan dana kliring sebesar Rp9.501 juta, peningkatan
   titipan nasabah sebesar Rp5.311 juta dan peningkatan titipan transfer dana dalam ATM sebesar Rp3.661
   juta.

   Simpanan
   Jumlah simpanan nasabah Perseroan mencapai Rp12.313.298 juta pada 30 Juni 2023 atau turun 6,40%
   dari Rp13.154.886 juta pada akhir tahun 2022. Penurunan tersebut terutama pada giro dan deposito yang
   masing-masing turun sebesar 9,47% dan 7.98%. Porsi dana murah Perseroan dilihat dari rasio CASA pada
   30 Juni 2023 meningkat menjadi 25,62% jika dibandingkan dengan posisi 31 Desember 2022 sebesar
   24,34%. Dana Pihak Ketiga (DPK) Perseroan pada tahun 2022 mengalami peningkatan jika dibandingkan
   dengan tahun 2021 sebesar 17,01% (yoy) menjadi Rp13.154.886 juta dari sebelumnya sebesar
   Rp11.242.321 juta di tahun 2021, seiring dengan berjalannya program berhadiah untuk meningkatkan
   tabungan dan suku bunga deposito yang diminati masyarakat. Komposisi Dana Pihak Ketiga Perseroan
   masih didominasi produk deposito berjangka dengan kontribusi masing-masing mencapai 74,38%,
   75,66% dan 71,11% pada 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 dan 2021.

   Simpanan dari Bank Lain
   Simpanan dari bank lain terdiri dari giro, tabungan, deposito dan call money sebagai salah dari fasilitas
   pendanaan jangka pendek antar bank. Pada 30 Juni 2023, pos ini mencapai Rp100.621 juta turun
   dibandingkan akhir tahun 2022 yang sebesar Rp193.808 juta. Pada tahun 2022, simpanan dari bank lain
   meningkat menjadi Rp193.808 juta dari tahun sebelumnya sebesar Rp130.675 juta.

   Efek-efek yang Dijual dengan Janji Dibeli Kembali
   Efek-efek yang dijual dengan janji dibeli kembali diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur
   dengan biaya perolehan diamortisasi. Efek-efek ini terdiri dari Obligasi Pemerintah Republik Indonesia,
   Pada 30 Juni 2023, efek-efek yang dijual dengan janji dibeli kembali naik sebesar 2,60% jika dibandingkan
   dengan tahun 2022 yang sebesar Rp380.566 juta. Sedangkan pada tahun 2021 perseroan tidak memiliki
   efek-efek yang dijual dengan janji dibeli kembali. Instrumen ini merupakan salah satu fasilitas pendanaan
   untuk kebutuhan likuiditas jangka pendek Perseroan.


                                                     10
Page 12
3. Ekuitas
                                                                                                                (dalam jutaan rupiah)
    Keterangan                                      30 Juni                      31 Desember                             31 Desember
                                                      2023                                2022                                    2021
    Modal ditempatkan dan disetor penuh          2.790.605            2,83%         2.713.698              5,46%            2.573.254
    Tambahan modal disetor - bersih              1.479.449           95,75%            755.772            27,62%               592.219
    Penghasilan komprehensif lain                   11.159         (18,75%)             13.734          (41,20%)                23.359
    Defisit                                      (731.384)          (5,12%)          (770.870)           (6,38%)             (823.375)
    JUMLAH EKUITAS                               3.549.829           30,88%         2.712.334             14,66%            2.365.457

    Jumlah Ekuitas Perseroan pada 30 Juni 2023 sebesar Rp3.549.829 juta, naik 30,88% dibanding akhir
    tahun 2022 yang sebesar Rp2.712.334 juta. Kenaikan ekuitas terutama disebabkan oleh peningkatan
    tambahan modal disetor yang berasal dari dana setoran modal sebesar Rp802.000 miliar. Sementara,
    Ekuitas Bank pada 2022 sebesar Rp2.712.334 juta, naik 14,66% jika dibanding tahun 2021 yang sebesar
    Rp2.365.457 juta. Peningkatan ekuitas tersebut terutama dari penambahan modal saham dari
    Penawaran Umum Terbatas (PUT) IX, pelaksanaan waran dan penambahan setoran modal melalui
    Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) oleh Pemegang Saham
    Pengendali Bank yaitu PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP).

4. Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain
                                                                                                                 (dalam jutaan rupiah)
                                                                     30 Juni                                  31 Desember
    Keterangan
                                                     2023                           2022           2022                         2021
    Pendapatan bunga                                 631.554            17,60%      537.024      1.154.346         17,80%      979.937
    Beban bunga                                      326.898            46,36%      223.351        506.619       (11,50%)      572.424
    Pendapatan bunga - bersih                        304.656           (2,87%)      313.673        647.727         58,95%      407.513
    Pendapatan operasi lainnya                        50.818          (13,32%)       58.628        138.929       (17,97%)      169.361
    Beban kerugian penurunan nilai                    44.006          (37,29%)       70.179        113.815         58,51%        71.805
    Beban operasional lainnya                        259.873           (0,89%)      262.210        519.734          8,34%      479.738
    Beban operasional lainnya - bersih             (253.061)           (7,56%)    (273.761)      (494.620)         29,42%    (382.182)
    Laba operasional                                  51.595            29,27%       39.912        153.107        504,43%        25.331
    Pedapatan (Beban) non-operasional –
                                                        (875)       (118,97%)         4.612            954      (134,27%)       (2.784)
    bersih
    Laba sebelum beban pajak                           50.720           13,92%        44.524       154.061       583,29%         22.547
    Beban pajak tangguhan                            (11.234)           13,99%       (9.855)     (101.556)       949,24%        (9.679)
    Laba bersih tahun berjalan                         39.486           13,89%        34.669        52.505       308,03%         12.868
    Penghasilan (rugi) komprehensif lain tahun        (2.575)         (86,27%)      (18.758)        (9.625)      (10,51%)      (10.755)
    berjalan setelah pajak
    Jumlah laba (rugi) komprehensif                   36.911          131,98%        15.911        42.880       1929,34%         2.113
    Laba per saham (dalam Rupiah penuh)
    Dasar                                                1,37                           1,28          1,87                        0,49
    Dilusian                                             1,37                           1,28          1,87                        0,49



   Laba Bersih dan Penghasilan Komprehensif Lain
   Pada 30 Juni 2023, Perseroan membukukan Laba bersih sebesar Rp39.486 juta, naik 13,89% dari periode
   Juni 2022 yang sebesar Rp34.669 juta. Di tahun 2022, Perseroan menunjukan kinerja positif dengan
   mencatatkan laba bersih yang meningkat signifikan menjadi Rp52.505 juta, meningkat 308,03% (yoy)
   dibandingkan tahun 2021 sebesar Rp12.868 juta. Kenaikan laba bersih Perseroan terutama disebabkan
   peningkatan pendapatan bunga atas kredit, hal ini sejalan dengan strategi Perseroan untuk meningkatkan
   pendapatan bunga melalui penyaluran kredit yang selektif.

    Rugi komprehensif lain menurun Rp16.183 juta atau (86,27%) menjadi Rp2.575 juta pada periode 30 Juni
    2023 jika dibandingkan pada periode yang sama pada tahun sebelumnya yang sebesar Rp18.758 juta
    disebabkan peningkatan keuntungan yang belum direalisasi atas aset keuangan yang diukur pada nilai
    wajar melalui penghasilan komprehensif lain. Pada 31 Desember 2022 rugi komprehensif lain Perseroan
    tercatat sebesar Rp9.625 juta, turun sebesar 10,51% dari tahun 2021 yang tercatat sebesar Rp10.755 juta,
    hal ini disebabkan oleh penurunan rugi yang belum direalisasi atas aset keuangan yang diukur pada nilai
    wajar melalui penghasilan komprehensif lain.




                                                              11
Page 13
Pendapatan Bunga
Pendapatan bunga terutama diperoleh dari kegiatan penempatan dana Perseroan dalam bentuk kredit
yang diberikan. Perseroan juga memperoleh pendapatan bunga dari Efek-Efek yang dimiliki,
Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain, dan Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain.

Sepanjang periode 30 Juni 2023 pendapatan bunga Perseroan naik 17,60% dari Rp537.024 juta pada
periode 30 Juni 2022 menjadi Rp631.554 juta. Peningkatan tersebut disebabkan peningkatan
pendapatan bunga kredit sebesar 13,47% dari Rp445.857 juta pada periode 30 Juni 2022 menjadi
Rp505.893 juta pada periode 30 Juni 2023, diikuti dengan peningkatan pendapatan atas efek-efek yang
meningkat sebesar Rp20.095 atau 48,16% terutama pada efek-efek yang diukur pada biaya perolehan
diamortisasi.

Sepanjang tahun 2022 pendapatan bunga Bank naik 17,80% dari Rp979.937 juta di tahun 2021 menjadi
Rp1.154.346 juta. Peningkatan tersebut dikontribusi dari peningkatan pendapatan bunga atas
penyaluran kredit, serta penempatan pada surat berharga (efek-efek) dan penerimaan atas provisi dan
komisi kredit.

Beban Bunga
Beban bunga Perseroan terdiri dari beban bunga simpanan dalam bentuk deposito berjangka, tabungan,
giro dan simpanan dari bank lain, serta beban premi penjaminan.

Pada periode 30 Juni 2023, beban bunga Perseroan mengalami peningkatan dibandingkan dengan
periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 46,36% menjadi Rp326.898 juta dari periode sebelumnya
sebesar Rp223.351 juta. Peningkatan tersebut terutama disebabkan peningkatan suku bunga simpanan
sejalan dengan peningkatan suku bunga acuan Bank Indonesia. Pada 31 Desember 2022 Bank dapat
menurunkan beban bunga sebesar 11,50% menjadi Rp506.619 juta dari tahun sebelumnya sebesar
Rp572.424 juta, nenurunan tersebut terutama disebabkan penurunan suku bunga simpanan sejalan
dengan upaya Perseroan untuk menekan biaya dana (cost of fund) dengan menurunkan bunga simpanan
terutama deposito

Pendapatan Operasional Lainnya
Pendapatan operasional lainnya merupakan pendapatan yang berasal dari pendapatan transaksi valuta
asing – bersih, keuntungan (kerugian) bersih penjualan efek-efek, provisi dan komisi selain kredit,
penerimaan kembali kredit yang dihapus buku, keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi dari efek
yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi dan lainnya.

Pendapatan operasional lainnya pada periode 30 Juni 2023 menurun menjadi Rp50.818 juta
dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya yang sebesar Rp58.628 juta. Penurunan
tersebut terutama disebabkan penurunan dari penerimaan kembali kredit yang dihapus buku sebesar
Rp1.881 juta atau 17,33%, penurunan pendapatan dari transaksi valuta asing sebesar Rp1.656 juta atau
42,13% serta penurunan pendapatan dari provisi dan komisi selain kredit sebesar Rp1.111 juta atau
5,68%.

Pendapatan operasional lainnya sepanjang tahun 2022 turun menjadi Rp138.929 atau menurun
(17,97%) dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp169.361 juta. Penurunan tersebut terutama
disebabkan penurunan keuntungan bersih penjualan efek yang turun sebesar Rp18.037 juta karena
volatilitas pasar surat berharga yang terjadi selama tahun 2022 sebagai dampak dari kebijakan The Fed
untuk meningkatkan suku bunga acuan.

Beban Operasional Lainnya
Beban operasional lainnya terdiri dari beban umum dan administrasi, beban tenaga kerja, dan beban
pensiun dan imbalan pasca kerja.

Pada 30 Juni 2023, beban operasional lainnya sebesar Rp259.873 juta menurun sebesar 0,89% jika
dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya yang sebesar Rp262.210 juta.
Penurunan tersebut terutama dikontribusi oleh penurunan beban umum dan administrasi sebesar
11,07% yang disebabkan oleh penurunan biaya sewa gedung dan biaya pemeliharaan.

                                             12
Page 14
   Beban operasional lainnya pada tahun 2022 meningkat sebesar Rp39.996 juta atau 8,34% menjadi
   Rp519.734 juta dibandingkan dengan tahun 2021 sebesar Rp479.738 juta, terutama disebabkan oleh
   kenaikan beban pensiun dan imbalan pasca kerja sebesar Rp18.797 juta menjadi Rp8.489, serta kenaikan
   beban tenaga kerja sebesar Rp16.525 juta menjadi Rp219.069 juta pada tahun 2022. Kenaikan pada
   beban tenaga kerja terutama dikontribusikan oleh peningkatan jumlah karyawan dalam mendukung
   ekspansi bisnis Bank.

   Pendapatan (Beban) Non Operasional - Bersih
   Komponen dari Pendapatan (Beban) Non Operasional adalah hasil sewa, keuntungan penjualan dan
   penghapusan aset tetap/tidak berwujud serta keuntungan (kerugian) penjualan agunan yang diambil
   alih.

   Laba Bersih tahun berjalan
   Perseroan berhasil mencatat pertumbuhan laba serta kinerja positif sampai dengan periode 30 Juni
   2023. Laba bersih Perseroan tumbuh sebesar 13,89%, dari Rp34.669 juta pada 30 Juni 2022 menjadi
   Rp39.486 juta pada periode 30 Juni 2023. Sementara itu, kinerja positif Perseroan pada 31 Desember
   2022 jika dibandingkan dengan 31 Desember 2021 laba bersih perseroan tumbuh signifikan sebesar
   308,03%, pencapaian positif ini ditopang oleh meningkatnya pendapatan bunga bersih seiring dengan
   peningkatan penyaluran kredit, serta keberhasilan Perseroan menurunkan beban bunga (cost of fund).

5. Laporan Arus Kas

                                                                                                      (dalam jutaan rupiah)
                                                          30 Juni                                 31 Desember
   Keterangan
                                            2023                         2022         2022                          2021
   Kas bersih diperoleh dari (digunakan
                                          (1.280.075)        470,30%    (224.457)     719.359         28,66%        559.112
   untuk) aktivitas operasi
   Kas bersih diperoleh dari (digunakan                  (1.079,57%
                                           (898.702)                       91.745    (159.167)       (57,20%)     (371.916)
   untuk) aktivitas investasi                                      )
   Kas bersih diperoleh dari aktivitas                   115.257,93
                                             800.584                          694     303.130        (62,67%)       812.022
   pendanaan                                                      %
   Kenaikan (penurunan) bersih kas dan
                                          (1.378.193)        943,94%    (132.018)     863.322        (13,60%)       999.218
   setara kas – bersih
   Kas dan setara kas pada awal tahun      3.291.375           35,16%   2.435.149    2.435.149          67,97     1.449.745
   Pengaruh perubahan kurs valuta asing       (3.215)        (22,42%)      (4.144)      (7.096)      (48,63%)       (13.814)
   Kas dan setara kas pada akhir tahun     1.909.967         (16,92%)   2.298.987    3.291.375          35,16     2.435.149


   Arus kas Perseroan utama bersumber dari pendapatan bunga, provisi dan komisi kredit, pendapatan
   lainnya dari transaksi nasabah seperti transfer, billing payment; transaksi fixed income dan valuta asing.
   Pendapatan tersebut diatas setelah dikurangi biaya bunga, komisi yang dibayar, biaya operasional dan
   non-operasional akan menghasilkan arus kas operasional.
   Selanjutnya untuk arus kas dari aktivitas investasi berasal dari perolehan atau penjualan aset tetap dan
   aset tak berwujud dan perolehan dari penjualan dan pembelian efek tersedia untuk dijual.

   Arus kas bersih dari aktivitas pendanaan berasal dari penambahan modal saham yang sudah dikurangi
   dengan biaya emisi.

   a. Arus kas diperoleh dari (digunakan untuk) aktivitas operasi
      Arus kas yang digunakan untuk aktivitas operasi mencapai Rp1.280.075 juta untuk periode 30 Juni
      2023 naik sebesar Rp1.055.618 juta jika dibandingkan periode 30 Juni 2022 yang sebesar Rp224.457
      juta. Kenaikan tersebut terutama dikontribusi oleh peningkatan penyaluran kredit Perseroan.
      Sedangkan kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi pada tahun 2022 sebesar Rp719.359 juta
      naik 28,66% dari tahun 2021. Peningkatan tersebut terutama disebabkan oleh peningkatan bunga,
      provisi, dan komisi kredit yang diterima.

   b. Arus kas diperoleh dari (digunakan untuk) aktivitas investasi
      Arus kas yang digunakan untuk aktivitas investasi Perseroan pada 30 Juni 2023 sebesar Rp898.702
      juta terutama digunakan untuk perolehan aset tetap serta pembelian efek-efek. Sementara itu, pada


                                                        13
Page 15
        periode 30 Juni 2022 arus kas yang diperoleh dari aktivitas investasi terutama diperoleh dari
        penjualan efek-efek yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain. Untuk
        periode 31 Desember 2022 dan 2021 arus kas yang digunakan untuk aktivitas investasi terutama
        digunakan untuk pembelian efek-efek, sebagai upaya optimalisasi excess likuiditas Bank.

     a. Arus kas diperoleh dari aktivitas pendanaan
        Arus kas dari aktivitas pendanaan Perseroan untuk periode 30 Juni 2023 sebesar Rp800.584 juta
        terutama berasal dari dana setoran modal. Sementara itu, pada 31 Desember 2022 dan 2021 arus
        kas yang diperoleh dari aktivitas pendanaan terutama bersumber dari penambahan modal melalui
        Penawaran Umum Terbatas, pelaksanaan waran dan penempatan dana setoran modal dari
        pemegang saham pengendali.

6.    Rasio-rasio Penting Perseroan

      a. Rentabilitas
         Imbal Hasil Investasi (Return on Asset/ROA)
         Imbal hasil investasi adalah kemampuan Perseroan dalam menghasilkan laba komprehensif tahun
         berjalan dari aset yang dimiliki yang dapat dihitung dari perbandingan antara laba komprehensif
         tahun berjalan dengan jumlah aset dan rasio tersebut terus membaik dari tahun ke tahun. Return
         on Asset (ROA) Perseroan untuk periode yang berakhir pada 30 Juni 2023 sebesar 0,62% sedikit
         turun dari periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar 0,65% disebabkan peningkatan rata-
         rata total aset Perseroan dan untuk tahun yang berakhir pada 31 Desember 2022 dan 2021 tercatat
         sebesar 1,04% dan 0,18%, peningkatan ROA dikontribusi dari peningkatan laba sebelum pajak
         Perseroan.

         Imbal Hasil Ekuitas (Return on Equity/ROE)
         Imbal hasil ekuitas adalah kemampuan Perseroan dalam menghasilkan laba komprehensif tahun
         berjalan dari ekuitas yang dimiliki yang dapat dihitung dari perbandingan antara laba komprehensif
         tahun berjalan dengan jumlah ekuitas. Return on Equity (ROE) Perseroan untuk periode yang
         berakhir pada 30 Juni 2023 sebesar 2,72% turun dari periode yang sama tahun sebelumnya yang
         sebesar 3,40% disebabkan peningkatan ekuitas seiring dengan dana setoran modal yang diterima
         oleh Perseroan dan untuk tahun yang berakhir pada 31 Desember 2022 dan 2021 tercatat sebesar
         2,50% dan 0,94%, peningkatan ROE dikontribusi dari peningkatan laba bersih Perseroan.

         Net Interest Margin (NIM)
         Rasio Net Intereset Margin (NIM) Perseroan untuk periode yang berakhir pada 30 Juni 2023 sebesar
         4,32% turun dari periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar 5,32%. Penurunan tersebut
         disebabkan penurunan pendapatan bunga bersih seiring dengan peningkatan suku bunga acuan
         Bank Indonesia dan peningkatan rata-rata aset produktif Perseroan dibandingkan periode yang
         sama tahun sebelumnya. Sedangkan pada 31 Desember 2022 sebesar 4,95% meningkat dari tahun
         2021 sebesar 3,80%. Peningkatan tersebut disebabkan peningkatan pendapatan bunga kredit
         seiring peningkatan penyaluran kredit dan keberhasilan Perseroan dalam menurunkan beban bunga
         dana pihak ketiga.

         Beban Operasional Terhadap Pendapatan Operasional (BOPO)
         Rasio BOPO adalah rasio untuk mengukur tingkat efisiensi yang dicapai. BOPO Perseroan untuk
         periode yang berakhir pada 30 Juni 2023 sebesar 92,61% menurun dibandingkan periode yang sama
         tahun sebelumnya yang sebesar 93,30%. Pada 31 Desember 2022 BOPO Perseroan juga mengalami
         penurunan dari 97,81% di tahun 2021 menjadi 88,16% di tahun 2022. Penurunan tersebut
         menunjukan Perseroan dapat meningkatkan profitabilitas dengan tetap memperhatikan efisiensi
         biaya.

      b. Likuiditas
         Loan to Funding Ratio (LFR)
         Perseroan berpendapat bahwa dana yang diperoleh dari masyarakat harus dapat dipergunakan
         secara maksimum untuk mengoptimalkan laba tanpa mengganggu likuiditas Perseroan. Salah satu
         tolak ukur yang dipergunakan adalah rasio LFR yang dibahas dalam setiap rapat ALCO.

                                                  14
Page 16
LFR merupakan perbandingan antara pinjaman dengan simpanan. Rasio LFR untuk periode yang
berakhir pada 30 Juni 2023 sebesar 84,58% meningkat jika dibandingkan dengan periode yang sama
pada tahun sebelumnya yang sebesar 80,27%. Pada 31 Desember 2022 LFR Perseroan juga
mengalami peningkatan menjadi 76,96% dari 75,61% ditahun 2021. Peningkatan LFR sejalan dengan
peningkatan penyaluran kredit oleh Perseroan.

Dalam menjaga likuiditas Perseroan juga memiliki sumber internal likuiditas salah satunya berasal
dari komponen aset seperti aset kredit yang akan jatuh tempo serta aset yang bersifat likuid (asset
likuid) seperti kas, surat berharga dimana Perseroan mampu memenuhi salah satu rasio likuiditas
AL/DPK dan mampu menjaga rasio tersebut diatas threshold yang ditetapkan.

Jika modal kerja tidak mencukupi, Perseroan dapat memperoleh sumber likuiditas dari grup MNC.
Dari sumber eksternal, likuiditas dapat diperoleh antara lain dari dana pihak ketiga (DPK) berupa
Giro, Tabungan dan Deposito dan pasar uang antar bank, serta fasilitas pinjaman kepada Bank
Indonesia. Untuk pasar uang antar bank saat ini Perseroan memiliki line dengan bank lain. Selain itu,
Perseroan saat ini memiliki sumber likuiditas dari aset surat berhaga yang dimiliki dimana surat
berharga tersebut dapat dijual atau direpokan untuk mendapatkan likuditas. Namun demikian,
surat berharga yang ada belum digunakan untuk dijual atau di repokan mengingat kondisi likuiditas
Perseroan saat ini masih terjaga dengan baik. Selain itu juga Perseroan memiliki fasilitas pinjaman
kepada Bank Indonesia yang dapat digunakan pada saat terjadi krisis namun hingga saat ini
Perseroan tidak menggunakan fasilitas tersebut.

Dana pihak ketiga Perseroan saat ini terkonsentrasi dalam jangka pendek (1 dan 3 bulan) secara
kontraktual, namun demikian dengan pendekatan behavioral analysis, 70% nasabah Perseroan akan
melakukan roll over sehingga secara likuiditas tetap terjaga. Meskipun demikian, terdapat beberapa
kemungkinan dimana nasabah melakukan penarikandana secara tiba-tiba, dimana secara umum
disebabkan oleh kebutuhan operasional nasabah tersebut. Namun Perseroan telah melakukan
mitigasi atas risiko tersebut dengan berkoordinasi dengan senantiasa menjaga kecukupan rasio
AL/DPK di atas threshold.

Giro Wajib Minimum (GWM)
Pemenuhan GWM telah sesuai dengan PBI No.20/3/PBI/2018 tentang GWM Bank Umum Bagi Bank
Umum Konvensional dalam Rupiah dan Valuta Asing Bagi Bank Umum Konvensional, Bank Umum
syariah, dan Unit Usaha Syariah, sebagaimana telah diubah terakhir dengan PBI No. 23/16/PBI/2021
tanggal 17 Desember 2021 dan PBI No. 24/4/PBI/2022 tanggal 1 Maret 2022. PBI tersebut dijelaskan
dengan Peraturan Anggota Dewan Gubernur (PADG) No. 20/10/PADG/2018 tanggal 31 Mei 2018
sebagaimana telah diubah beberapa kali, dengan PADG No. 23/27/PADG/2021 tanggal 21 Desember
2021, PADG No. 24/3/PADG/2022 tanggal 1 Maret 2022, PADG No. 24/8/PADG/2022 tanggal 1 Juli
2022, dan PADG nomor 2 tahun 2023 tanggal 24 Maret 2023 tentang Perubahan atas Peraturan
Anggota Dewan Gubernur Nomor 24/8/PADG/2022 tentang Peraturan Pelaksanaan Pemenuhan
Giro Wajib Minimum Dalam Rupiah Dan Valuta Asing Bagi Bank Umum Konvensional, Bank Umum
Syariah, dan Unit Usaha Syariah.

Sedangkan, rasio Penyangga Likuiditas Makroprudensial (PLM) dihitung berdasarkan Peraturan
Bank Indonesia (PBI) No. 20/4/PBI/2018 tanggal 29 Maret 2018 sebagaimana telah diubah beberapa
kali dengan PBI No. 23/17/PBI/2021 tanggal 21 Desember 2021, dan PBI No. 24/16/PBI/2022 tanggal
31 Oktober 2022 tentang Rasio Intermediasi Makroprudensial dan Penyangga Likuiditas
Makroprudensial bagi Bank Umum Konvensional, Bank Umum Syariah, dan Unit Usaha Syariah, yang
mengatur perubahan istilah GWM sekunder menjadi PLM dan GWM Loan to Funding Ratio (LFR)
menjadi Rasio Intermediasi Makroprudensial (RIM).

Selama ini Perseroan selalu berusaha memenuhi GWM atas dana pihak ketiga yang berhasil
dihimpun oleh Perseroan. Berikut adalah tingkat GWM Perseroan per 30 Juni 2023 dan 31 Desember
2022 dan 2021:




                                           15
Page 17
         Keterangan                                               30 Juni              31 Desember          31 Desember
                                                                   2023                    2022                 2021
         GWM Primer Rupiah                                              13,69%                  17,56%               8,28%
          Harian                                                          6,40%                  9,06%               4,50%
          Rata-rata                                                       7,29%                  8,50%               3,78%
          GWM Primer Valuta Asing                                         4,37%                  4,64%               4,83%
          PLM / GWM Sekunder                                            13,58%                  11,19%             17,14%
          Ketentuan BI untuk GWM Primer Harian (Rp)                       0,00%                  0,00%               0,00%
          Ketentuan BI untuk GWM Primer Rata-rata (Rp)                    9,00%                  9,00%               3,00%
          Ketentuan BI untuk GWM Primer Valuta Asing                      4,00%                  4,00%               4,00%
          Ketentuan BI untuk PLM / GWM Sekunder                           6,00%                  6,00%               6,00%


        Sesuai surat BI No. 25/101/DKMP/Srt/B tanggal 30 Mei 2023, Perseroan memperoleh insentif 1,9%
        untuk GWM rata-rata periode 1 Juni 2023 sampai dengan 31 Agustus 2023, sehingga GWM rata-
        rata yang harus dipenuhi menjadi 7,10%.

        Sesuai surat BI No. 24/228/DKMP/Srt/B tanggal 28 November 2022, Perseroan memperoleh insentif
        1,5% untuk GWM rata-rata periode 1 Desember 2022 sampai dengan 28 Februari 2023, sehingga
        GWM rata-rata yang harus dipenuhi menjadi 7,50%.

     c. Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK)
        BMPK adalah persentase perbandingan batas maksimum penyediaan dana atau pemberian kredit
        yang diperkenankan terhadap modal bank. Aturan tentang BMPK ini telah ditetapkan oleh Otoritas
        Jasa Keuangan dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan POJK No.32/POJK.03/2018 tanggal 26
        Desember 2018 dan terakhir diubah dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan POJK
        No.38/POJK.03/2019 tanggal 19 Desember 2019.

        Pada periode 30 Juni 2023, 31 Desember 2022 dan 2021, Perseroan tidak memiliki debitur baik pihak
        terkait maupun tidak terkait yang tidak memenuhi atau melampaui Batas Maksimum Pemberian
        Kredit (BMPK).

7.   Prinsip-prinsip Perbankan yang Sehat

     a. Rasio KPMM
        Sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.11/POJK.03/2016 tentang Kewajiban
        Penyediaan Modal Minimum Bank Umum dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 27 Tahun
        2022 tentang perubahan kedua atas Peraturan Otoritas Jasa Keuangan nomor 11/POJK.03/2016,
        Bank wajib menyediakan modal minimum sesuai dengan profil risiko. Selain kebutuhan untuk
        memenuhi modal minimum berdasarkan profil risiko, Bank juga berkewajiban untuk menyediakan
        tambahan modal penyangga (buffer) dengan rincian sebagai berikut : (i) Capital Conservation Buffer,
        (ii) Countercyclical Buffer, dan (iii) Capital Surcharge untuk Domestic Systemically Important Bank
        (D-SIB). Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 dan 2021 persentase tambahan modal
        penyangga yang wajib dibentuk oleh Bank adalah nihil.

        Tabel berikut ini menunjukkan rasio KPMM Perseroan per 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 dan
        2021:

                                                              30 Juni             31 Desember            31 Desember
         Keterangan
                                                                 2023                 2022                   2021
             Rasio KPMM - Risiko Kredit, Operasional
                                                              30,94%                23,62%                 24,31%
                  dan Pasar


        Pada 30 Juni 2023, posisi Capital Adequacy Ratio (CAR) Perseroan sebesar 30,94%, dan masih berada
        di atas ketentuan modal minimum sebesar 10,00%. Secara struktur permodalan, hingga periode 30
        Juni 2023, Bank memiliki modal inti (Tier 1) sebesar Rp3.337.680 juta dan modal pelengkap (Tier 2)
        sebesar Rp86.549 juta. Rasio Tier 1 mencapai 30,16% atau di atas ketentuan minimum rasio Tier 1
        sebesar 6,00%, dan rasio CET 1 sebesar 30,16% atau di atas kententuan minimum rasio CET 1
        sebesar 4,50%.


                                                         16
Page 18
         b. Kualitas Aset Produktif (Asset Quality Ratio)
            Aset produktif terdiri dari giro pada bank lain, penempatan pada bank lain, efek-efek, kredit, tagihan
            akseptasi termasuk komitmen dan kontinjensi pada rekening administratif. Bank Indonesia telah
            menetapkan ketentuan mengenai klasifikasi atas kualitas aset produktif yang mengharuskan bank-
            bank mengkategorikan setiap aset produktif menjadi salah satu dari 5 (lima) kategori dan
            menetapkan jumlah minimum persentase penyisihan penghapusan yang wajib dibentuk. Sementara
            aset non-produktif yang dinilai kualitasnya terdiri dari agunan yang diambil alih (AYDA) dan properti
            terbengkalai sesuai dengan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan dalam penentuan kualitas aset dan
            penyisihan penghapusan aset mengacu pada POJK No.40/POJK.03/2019 tanggal 19 Desember 2019
            tentang Penilaian Kualitas Aset Bank Umum.

            Tabel berikut menunjukkan kualitas kredit yang diberikan Perseroan berdasarkan kolektibilitas pada
            tanggal-tanggal sebagai berikut:
                                                                                                  (dalam jutaan rupiah)
              Kualitas Kredit                   30 Juni                  31 Desember                  31 Desember
                                                 2023                        2022                         2021
              Lancar                             9.091.216       1,87%       8.924.159     20,47%          7.407.650
              Dalam Perhatian Khusus             1.058.585     15,31%          918.009     27,40%            720.569
              Kurang Lancar                         43.460    108,74%           20.820   (28,10%)             28.957
              Diragukan                             25.492     23,82%           20.588   (31,02%)             29.848
              Macet                                314.028     (0,72%)         316.290    (0,11%)            316.640
              Jumlah bruto                     10.532.781        3,26%      10.199.866     19,95%          8.503.664
              Dikurangi: Cadangan kerugian
                                                (263.636)       6,65%        (247.201)    13,17%            (218.438)
              penurunan nilai
              Jumlah bruto                     10.269.145       3,18%        9.952.665    20,13%           8.285.226

              Rasio NPL Gross                       3,68%                       3,53%                          4,42%
              Rasio NPL Net                         2,20%                       2,21%                          2,81%

             Rasio kredit bermasalah terhadap total kredit Perseroan (Rasio NPL Gross) terus mengalami
             perbaikan dari tahun 2021 sebesar 4,42% menjadi 3,53% akhir tahun 2022 dan pada 30 Juni 2023
             sebesar 3,68%. Hal ini diikuti juga dengan rasio NPL Net pada tahun 2021 sebesar 2,81% menjadi
             2,21% akhir tahun 2022 dan pada 30 Juni 2023 tercatat sebesar 2,20%. Manajemen terus berupaya
             melakukan langkah-langkah perbaikan terhadap aset-aset bermasalah, melakukan monitoring
             secara intensif untuk mencegah terjadinya penurunan kualitas aset, serta pemberian kredit
             dilakukan dengan mengutamakan prinsip kehati-hatian dan membentuk cadangan kerugian
             penurunan nilai aset yang memadai.

                                                  RISIKO USAHA

Dalam menjalankan usaha perbankan secara umum dihadapkan oleh berbagai jenis pada risiko yang dapat
mempengaruhi hasil usaha, kelangsungan usaha jika risiko-risiko tersebut tidak dikelola dan dimitigasi dengan
baik. Risiko yang dapat mempengaruhi kegiatan usaha perbankan adalah sebagai berikut :

I.   Risiko Utama Yang Mempunyai Pengaruh Signifikan Terhadap Kelangsungan Usaha Perseroan

     Risiko utama perbankan secara umum terdapat pada risiko kredit. Hal yang mempengaruhi kegagalan
     pengembalian kredit yaitu dari sisi debitur (insolvency usaha) dan dari sisi Perseroan (risiko konsentrasi
     kredit pada sektor tertentu).

II. Risiko Usaha yang Bersifat Material Baik secara Langsung Maupun Tidak Langsung yang Dapat
    Mempengaruhi Hasil Usaha dan Kondisi Keuangan Perseroan
    1. Risiko Pasar
    2. Risiko Operasional
    3. Risiko Likuiditas
    4. Risiko Hukum
    5. Risiko Reputasi
    6. Risiko Kepatuhan


                                                         17
Page 19
    7. Risiko Stratejik
    8. Risiko Persaingan
    9. Risiko Kebijakan Pemerintah
    10. Risiko terkait merebaknya wabah penyakit menular

III. Risiko Umum
     1. Risiko Kondisi perekonomian secara makro dan global
     2. Risiko Terkait Ketentuan negara lain atau peraturan internasional

IV. Risiko Investasi atau Kepemilikan Saham Bagi Investor
    1. Risiko Kemungkinan Tidak Likuidnya Saham
    2. Risiko Terkait Fluktuasi Harga Saham Yang Ditawarkan

                    KEJADIAN PENTING SETELAH TANGGAL LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN

Tidak ada kejadian penting yang mempunyai dampak cukup material terhadap keadaan keuangan dan hasil
usaha Perseroan yang terjadi setelah tanggal Laporan Auditor Independen yang telah diterbitkan tertanggal
5 September 2023 sampai dengan tanggal efektifnya Pernyataan Pendaftaran atas laporan keuangan Perseroan
untuk tahun yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023 yang telah diaudit Kantor Akuntan Publik Kanaka
Puradiredja, Suhartono (firma anggota jaringan global Nexia International) dan laporannya telah ditandatangani
oleh Harris Siregar, SE, Ak., CA., CPA dengan pendapat wajar tanpa modifikasian, dalam semua hal yang material,
yang perlu diungkapkan dalam Prospektus ini.

                                                          EKUITAS

Tabel berikut ini menggambarkan posisi ekuitas Perseroan yang bersumber dari Laporan Keuangan Perseroan
untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023 dengan angka perbandingan 31 Desember
2022 dan 2021 yang telah diaudit Kantor Akuntan Publik Kanaka Puradiredja, Suhartono (firma anggota jaringan
global Nexia International) dan laporannya telah ditandatangani oleh Harris Siregar, SE, Ak., CA., CPA., dengan
pendapat wajar tanpa modifikasian.

                                                                                                 (dalam jutaan rupiah)
                                                                               30 Juni         31 Desember
  Keterangan
                                                                                2023        2022             2021
  EKUITAS
  Modal ditempatkan dan disetor penuh – saham seri A 22.052.950.908,          2.790.605   2.713.698           698
      22.052.877.635 dan 22.052.836.610 pada tahun 30 Juni 2023, 31
      Desember 2022 dan 2021, dan saham seri B 11.706.212.321,
      10.168.212.321 dan 7.359.388.110 pada tahun 30 Juni 2022, 31 Desember
      2022 dan 2021
     Tambahan modal disetor – bersih                                          1.479.449     755.772           592.219
  Penghasilan komprehensif lain                                                  11.159      13.734            23.359
     Defisit                                                                  (731.384)   (770.870)         (823.375)
     JUMLAH EKUITAS                                                           3.549.829   2.712.334         2.365.457


Apabila perubahan ekuitas Perseroan yang terjadi akibat adanya PMHMETD X Sebanyak-banyaknya
13.503.665.292 (tiga belas miliar lima ratus tiga juta enam ratus enam puluh lima ribu dua ratus sembilan puluh
dua) saham seri B dengan nilai nominal Rp50,- (lima puluh Rupiah) per saham atau sebesar 28,57% (dua puluh
delapan koma lima puluh tujuh persen) dari modal ditempatkan dan disetor penuh Perseroan setelah PMHMETD
X sehingga dengan harga pelaksanaan sebesar Rp75,- setelah dikurangi biaya emisi, maka proforma ekuitas
berdasarkan posisi ekuitas sebagai berikut:




                                                             18
Page 20
                                                                                                      (dalam jutaan rupiah)
                                                                                         31 Desember 2022
                                                                                                                Proforma
     Keterangan                                                             Sebelum
                                                                                               HMETD             Setelah
                                                                             HMETD
                                                                                                                 HMETD
    EKUITAS
    Modal ditempatkan dan disetor penuh
         Modal ditempatkan dan disetor penuh ditambah dengan efek yang
         belum dilaksanakan yaitu Waran seri IV sebesar 273.580.205 saham
         dengan nilai nominal Rp100,- dan Waran seri V sebesar
         2.862.285.378 saham dengan nilai nominal Rp50,-                     2.790.605         675.183           3.465.788
    Tambahan modal disetor – bersih                                          1.479.449         335.861*          1.815.310
    Penghasilan komprehensif lain                                               11.159                              11.159
    Defisit                                                                  (731.384)                           (731.384)
    JUMLAH EKUITAS                                                           3.549.829         1.011.044         4.560.873
Keterangan:
*) setelah dikurangi nilai emisi PMHMETD X sebesar Rp1.731 juta.

                                                      KEBIJAKAN DIVIDEN

Perseroan merencanakan akan membayar dividen kas kepada seluruh pemegang saham sekurang-kurangnya
satu kali dalam setahun sampai dengan 25% dari Laba Bersih, dengan tetap memperhatikan peraturan
perundang-undangan, posisi keuangan atau tingkat kesehatan Perseroan dan tanpa mengurangi hak dari RUPS

                                                           PERPAJAKAN

CALON PEMBELI SAHAM DALAM PENAWARAN UMUM TERBATAS XI INI DISARANKAN UNTUK BERKONSULTASI
DENGAN KONSULTAN PAJAK MASING-MASING MENGENAI AKIBAT PERPAJAKAN YANG TIMBUL DARI
PEMBELIAN, PEMILIKAN MAUPUN PENJUALAN SAHAM YANG DIBELI MELALUI PENAWARAN UMUM TERBATAS
VII INI.

                                  LEMBAGA DAN PROFESI PENUNJANG PASAR MODAL

Akuntan Publik                 : Kanaka Puradiredja, Suhartono
Konsultan Hukum                : Jusuf Indradewa & Partners Legal Consultant
Notaris                        : Kantor Notaris Aulia Taufani, S.H.,
Biro Administrasi Efek         : PT BSR Indonesia

                        TATA CARA PEMESANAN SAHAM DAN/ATAU EFEK BERSIFAT EKUITAS

Dalam rangka PMHMETD X Perseroan telah menunjuk PT BSR Indonesia sebagai Pengelola Pelaksanaan
Administrasi Saham dan Agen Pelaksanaan dalam rangka PMHMETD X sesuai dengan Akta Perjanjian
Pengelolaan Administrasi Saham dan Agen Pelaksanaan Dalam Rangka PMHMETD X PT Bank MNC Internasional
Tbk No.26 tanggal 19 Oktober 2023, yang dibuat di hadapan Aulia Taufani, S.H. Notaris di Kota Administrasi
Jakarta Selatan.

Berikut ini proses atau mekanisme pemesanan dan pembelian saham Perseroan selama masa Penawaran :

1.    Pemesan yang Berhak

      Para Pemegang Saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (“DPS”) Perseroan pada
      tanggal 14 Desember 2023 pukul 16.15 WIB berhak untuk membeli saham dengan ketentuan bahwa setiap
      pemegang 5 Saham Lama berhak atas 2 HMETD, dimana setiap 1 HMETD memberikan hak kepada
      pemegangnya untuk membeli 1 Saham Baru dengan nilai nominal Rp50 setiap saham sebesar harga
      pelaksanaan sebesar Rp75 setiap saham.

      Apabila terdapat pecahan atas HMETD maka akan diadakan pembulatan ke bawah dan pecahan tersebut
      menjadi milik Perseroan dan harus dijual oleh Perseroan serta hasil penjualannya dimasukkan ke rekening
      Perseroan.



                                                                19
Page 21
     Pemesan yang berhak membeli Saham Baru adalah pemegang HMETD yang sah, yaitu Pemegang Saham
     yang memperoleh HMETD dari Perseroan dan belum menjual HMETD tersebut dan pembeli HMETD yang
     namanya tercantum dalam Sertifikat Bukti HMETD, atau dalam kolom endorsemen pada Sertifikat Bukti
     HMETD, atau daftar pemegang HMETD yang namanya tercatat dalam Penitipan Kolektif KSEI. Pemesan
     dapat terdiri atas perorangan, WNI dan/atau WNA dan/atau Lembaga dan/atau Badan Hukum/Badan
     Usaha, baik Indonesia atau Asing, sebagaimana diatur dalam UUPM dan Peraturan Pelaksanaannya.

     Untuk memperlancar serta terpenuhinya jadwal pendaftaran pemegang saham yang berhak, maka para
     pemegang saham yang memegang saham Perseroan dalam bentuk warkat yang akan menggunakan haknya
     untuk memperoleh HMETD dan belum melakukan pencatatan peralihan kepemilikan sahamnya disarankan
     untuk mendaftar Surat Kolektif Sahamnya untuk diregistrasi, yaitu sebelum batas akhir pencatatan dalam
     DPS yakni sebelum tanggal 19 Desember 2023.

2.   Distribusi Sertifikat Bukti HMETD

     Bagi Pemegang Saham yang sahamnya berada dalam sistem Penitipan Kolektif di KSEI, HMETD akan
     didistribusikan secara elektronik ke dalam rekening efek di KSEI melalui rekening efek Anggota Bursa
     dan/atau Bank Kustodian masing-masing di KSEI selambat-lambatnya 1 Hari Bursa setelah tanggal
     pencatatan pada DPS yang berhak atas HMETD, yaitu tanggal 15 Desember 2023.

     Prospektus Final, Formulir Pemesanan Pembelian Saham Tambahan (“FPPS Tambahan”) dan formulir
     lainnya tersedia dan dapat diperoleh pemegang saham di kantor BAE, dengan alamat:

                                               PT BSR Indonesia
                                             Gedung Sindo Lantai 3
                                          Jl.KH.Wahid Hasyim No.38
                                              Jakarta Pusat 10340
                                             Telpon : 021 31181811
                                              Fax : 021 3927721
                                             U.p. Corporate Action

     dengan menunjukkan bukti identitas atas nama pemegang saham yang tercatat dari masing-masing
     Anggota Bursa atau Bank Kustodiannya.

     Bagi pemegang saham yang sahamnya tidak dimasukan dalam Penitipan Kolektif di KSEI, Perseroan akan
     menerbitkan Sertifikat Bukti HMETD atas nama pemegang saham, yang dapat diambil oleh pemegang
     saham yang berhak atau kuasanya di BAE pada setiap Hari Kerja dan jam kerja mulai tanggal 18 Desember
     2023 dengan membawa:
     a. Fotokopi identitas diri yang masih berlaku (bagi pemegang saham perorangan) dan fotokopi anggaran
         dasar (bagi pemegang saham badan hukum/lembaga). Pemegang saham juga wajib menunjukkan asli
         dari fotokopi tersebut.
     b. Asli surat kuasa (jika dikuasakan) bermaterai Rp10.000 dilengkapi fotokopi identitas diri lainnya yang
         masih berlaku baik untuk pemberi kuasa maupun penerima kuasa (asli identitas pemberi dan penerima
         kuasa wajib diperlihatkan).

3.   Pendaftaran Pelaksanaan HMETD

     A. Prosedur Pelaksanaan HMETD yang berada dalam Penitipan Kolektif
        1. Pemegang HMETD memberikan instruksi pelaksanaan HMETD kepada Anggota Bursa atau Bank
            Kustodian dan membayar Harga Pelaksanaan HMETD dengan memasukkannya ke dalam rekening
            yang khusus ditunjuk oleh KSEI;
        2. Pada Hari Bursa yang sama dengan saat disampaikannya instruksi pelaksanaan HMETD oleh
            Anggota Bursa atau Bank Kustodian kepada KSEI, maka:
            a. KSEI akan mendebet HMETD dari masing-masing sub rekening pemegang HMETD yang
                memberikan instruksi pelaksanaan HMETD ke dalam rekening KSEI dengan menggunakan
                fasilitas C-BEST;


                                                      20
Page 22
         b.   Segera setelah uang Harga Pelaksanaan HMETD diterima di dalam rekening bank yang ditunjuk
              oleh KSEI, KSEI akan melakukan pemindahbukuan uang Harga Pelaksanaan HMETD dari
              rekening bank yang ditunjuk oleh KSEI tersebut ke rekening bank yang ditunjuk oleh Perseroan
              pada hari yang sama.
    3.   1 (satu) Hari Bursa setelah KSEI menerima instruksi pelaksanaan HMETD, KSEI akan menyampaikan
         kepada BAE, dokumen sebagai berikut:
         a. Daftar rincian instruksi pelaksanaan HMETD yang diterima KSEI, berikut rincian data pemegang
              HMETD (nomor identitas, nama, alamat, status kewarganegaraan dan domisili) pemegang
              HMETD yang melakukan pelaksanaan HMETD;
         b. Surat atau bukti pemindahbukuan uang Harga Pelaksanaan HMETD yang dilakukan oleh KSEI,
              dari rekening bank yang ditunjuk KSEI ke dalam rekening bank yang ditunjuk oleh Perseroan;
         c. Instruksi untuk mendapatkan sejumlah Saham Baru hasil pelaksanaan HMETD ke dalam
              rekening khusus yang telah disediakan oleh KSEI.
    4.   Segera setelah BAE menerima dokumen-dokumen dari KSEI sebagaimana dimaksud dalam butir
         A.3 di atas, BAE akan melakukan pemeriksaan terhadap dokumen pendukung dari instruksi
         pelaksanaan HMETD, bukti pemindahbukuan uang Harga Pelaksanaan HMETD kedalam rekening
         bank khusus berdasarkan data pada rekening bank khusus, serta instruksi untuk mendepositokan
         sejumlah Saham Baru hasil pelaksanaan HMETD. Selambat-lambatnya 2 Hari Bursa setelah
         permohonan pelaksanaan HMETD diterima dari KSEI dan uang Harga Pelaksanaan HMETD telah
         dibayar penuh (in good funds) di rekening bank khusus, BAE akan menerbitkan/mendepositokan
         sejumlah Saham Baru hasil pelaksanaan HMETD ke dalam rekening khusus yang telah disiapkan
         KSEI, dan KSEI akan langsung mendistribusikan Saham Baru hasil pelaksanaan HMETD dengan
         menggunakan fasilitas CBEST. Selanjutnya, setelah melakukan pendistribusian Saham Baru hasil
         pelaksanaan HMETD tersebut maka KSEI akan memberikan laporan hasil distribusi Saham Baru
         hasil pelaksanaan HMETD tersebut kepada Perseroan dan BAE.

B. Prosedur Pelaksanaan HMETD yang berada di luar Penitipan Kolektif

    1.   Pendaftaran pelaksanaan HMETD dilakukan di kantor pusat BAE.
    2.   Pemegang HMETD yang berada di luar Penitipan Kolektif yang akan melakukan pelaksanaan
         HMETD harus membayar Harga Pelaksanaan HMETD ke dalam rekening bank khusus serta
         menyerahkan dokumen sebagai berikut:
         a. Asli Sertifikat Bukti HMETD yang telah ditandatangani dan diisi lengkap;
         b. Asli bukti pembayaran Harga Pelaksanaan HMETD;
         c. Fotokopi identitas yang masih berlaku dari pemegang HMETD (perorangan) yang akan
             melakukan pelaksanaan HMETD (Kartu Tanda Penduduk (”KTP”)/paspor/Kartu Izin Tinggal
             Terbatas (”KITAS”); atau fotokopi anggaran dasar dan lampiran susunan terakhir anggota
             Direksi/pengurus dari pemegang HMETD (lembaga/badan hukum) yang akan melakukan
             pelaksanaan HMETD;
         d. Asli surat kuasa, jika pelaksanaan HMETD dilakukan oleh pemegang HMETD melalui kuasanya
             dan dilampirkan fotokopi identitas yang masih berlaku dari pemberi dan penerima kuasa
             (KTP/paspor/KITAS);
         e. Apabila pemegang HMETD menghendaki Saham Baru hasil pelaksanaan HMETD dimasukkan
             dalam Penitipan Kolektif, maka permohonan pelaksanaan HMETD kepada BAE harus diajukan
             melalui Anggota Bursa atau Bank Kustodian yang ditunjuk dengan menyerahkan dokumen
             tambahan berupa:
             − Asli surat kuasa dari pemegang HMETD kepada Anggota Bursa atau Bank Kustodian untuk
                  mengajukan permohonan pelaksanaan HMETD dan melakukan pengelolaan Efekatas
                  Saham Baru hasil pelaksanaan HMETD dalam Penitipan Kolektif KSEI atas nama pemberi
                  kuasa;
             − Asli formulir penyetoran Efek yang diterbitkan KSEI yang telah diisi dan ditandatangani
                  dengan lengkap.
    3.   BAE akan melakukan pemeriksaan terhadap dokumen pendukung untuk pelaksanaan HMETD
         sebagaimana dimaksud dalam butir B.2 di atas.
    4.   Selambat-lambatnya 2 Hari Kerja setelah permohonan pelaksanaan HMETD diterima oleh BAE dan
         uang Harga Pelaksanaan HMETD telah dibayar penuh (in good funds) ke dalam rekening bank yang
         ditunjuk oleh Perseroan, BAE akan menerbitkan sejumlah Saham Baru hasil pelaksanaan HMETD

                                                 21
Page 23
             dalam bentuk fisik Surat Kolektif Saham (”SKS”), jika pemegang Sertifikat Bukti HMETD tidak
             menginginkan Saham Baru hasil pelaksanaan HMETD dimasukkan kedalam Penitipan Kolektif.

4.   Pemesanan Saham Baru

     Pemegang saham yang HMETD-nya tidak dijual atau pembeli/pemegang HMETD yang terakhir yang
     namanya tercantum dalam Sertifikat Bukti HMETD atau pemegang HMETD dalam Penitipan Kolektif KSEI
     dapat memesan saham tambahan melebihi hak yang dimilikinya dengan cara mengisi kolom pemesanan
     pembelian saham tambahan dan/atau FPPS Tambahan yang telah disediakan dan menyerahkan kepada BAE
     paling lambat hari terakhir periode pelaksanaan HMETD yakni tanggal 22 Desember 2023.

     Pemegang HMETD dalam bentuk warkat/Sertifikat Bukti HMETD yang menginginkan saham hasil
     penjatahannya dalam bentuk elektronik harus mengajukan permohonan kepada BAE melalui Anggota Bursa
     atau Bank Kustodian dengan menyerahkan dokumen sebagai berikut:
     a. Asli FPPS Tambahan yang telah diisi dengan lengkap dan benar;
     b. Asli surat kuasa dari pemegang HMETD kepada Anggota Bursa atau Bank Kustodian untuk mengajukan
         permohonan pemesanan pembelian saham tambahan dan melakukan pengelolaan efek atas saham
         hasil penjatahan dalam Penitipan Kolektif KSEI dan kuasa lainnya yang mungkin diberikan sehubungan
         dengan pemesanan pembelian saham tambahan atas nama pemberi kuasa;
     c. Fotokopi KTP/Paspor/KITAS yang masih berlaku (untuk perorangan) atau fotokopi Anggaran Dasar dan
         lampiran susunan Direksi/pengurus (bagi lembaga/badan hukum);
     d. Asli bukti pembayaran dengan transfer/pemindahbukuan/giro/cek/tunai ke rekening Perseroan dari
         bank tempat menyetorkan pembayaran;
     e. Asli Formulir Penyetoran Efek yang diterbitkan oleh KSEI yang telah diisi dan ditandatangani secara
         lengkap untuk keperluan pendistribusian saham hasil pelaksanaan oleh BAE.

     Bagi pemegang HMETD dalam Penitipan Kolektif KSEI, mengisi dan menyerahkan FPPS Tambahan yang telah
     didistribusikan dengan melampirkan dokumen sebagai berikut:
     a. Asli instruksi pelaksanaan (exercise) yang telah berhasil (settled) dilakukan melalui C-Best yang sesuai
          atas nama pemegang HMETD tersebut (khusus bagi pemegang HMETD dalam Penitipan Kolektif KSEI
          yang telah melaksanakan haknya melalui sistem C-Best);
     b. Asli formulir penyetoran Efek yang dikeluarkan KSEI yang telah diisi lengkap untuk pendistribusian
          Saham Hasil Pelaksanaan HMETD oleh BAE;
     c. Asli bukti pembayaran dengan transfer/pemindahbukuan/giro/cek/tunai ke rekening Perseroan dari
          bank tempat menyetorkan pembayaran.

     Pemegang HMETD dalam bentuk warkat/Sertifikat Bukti HMETD yang menginginkan saham hasil
     penjatahannya tetap dalam bentuk warkat/fisik SKS, harus mengajukan permohonan kepada BAE dengan
     menyerahkan dokumen sebagai berikut:
     a. Asli FPPS Tambahan yang telah diisi dengan lengkap dan benar;
     b. Asli surat kuasa yang sah (jika dikuasakan) bermaterai Rp10.000 dilampirkan dengan fotokopi
         KTP/Paspor/KITAS dari pemberi dan penerima kuasa;
     c. Fotokopi KTP/Paspor/KITAS yang masih berlaku (untuk perorangan) atau fotokopi Anggaran Dasar dan
         lampiran susunan Direksi/pengurus (bagi lembaga/badan hukum);
     d. Asli bukti pembayaran dengan transfer/pemindahbukuan/giro/cek/tunai ke rekening Perseroan dari
         bank tempat menyetorkan pembayaran.

     Pembayaran atas pemesanan tambahan tersebut dapat dilaksanakan dan harus telah diterima pada
     rekening bank Perseroan selambat-lambatnya pada tanggal 28 Desember 2023 dalam keadaan tersedia (in
     good funds). Pemesanan yang tidak memenuhi petunjuk sesuai dengan ketentuan pemesanan dapat
     mengakibatkan penolakan pemesanan.

     Berikut ini proses atau mekanisme pemesanan dan pembelian saham Perseroan selama masa penawaran:

     Seluruh proses atau mekanisme pemesanan dan pembelian saham Perseroan selama masa penawaran
     dilakukan secara elektronik untuk menghindari kerumunan dan kontak fisik. Biro Administrasi Efek hanya
     akan melayani pemesanan dengan prosedur sebagai berikut:

                                                       22
Page 24
     •    Pemesan dapat melakukan permintaan formulir pesan tambah dengan mengirimkan email permintaan
          ke alamat babp.hmetd@bsrindonesia.com dengan subject “PERMINTAAN FORM PESAN TAMBAH”;
     • Email yang akan diikutkan dalam proses pemesanan adalah email yang diterima pada pukul 09.00 -
          16.00 WIB;
     • Pengembalian dapat dilakukan melalu email ke alamat email yang tercantum, dengan subject
          “PENGEMBALIAN FORM PESAN TAMBAH”;
     • Pengembalian harus Melampirkan syarat syarat antara lain fotocopy KTP, bukti penebusan right dari
          KSEI dan bukti transfer pemesanan tambahan,beserta denga Form penyetoran efek dari KSEI (dalam
          bentuk soft copy).
     Pemesan akan mendapatkan email balasan yang berisikan:
     • Konfirmasi penerimaan dokumen;
     • Informasi tolakan karena persyaratan tidak lengkap.
     Pemesanan pembelian saham yang dilakukan menyimpang dari ketentuan-ketentuan tersebut tidak akan
     dilayani. Setiap pemesan saham harus telah memiliki rekening efek pada perusahaan efek/bank kustodian
     yang telah menjadi Pemegang Rekening pada KSEI.

5.   Penjatahan Pemesanan Saham Tambahan

     Penjatahan atas pemesanan saham tambahan akan dilakukan pada tanggal 3 Januari 2024 dengan
     ketentuan sebagai berikut:
     a. Bila jumlah seluruh saham yang dipesan, termasuk pemesanan saham tambahan tidak melebihi jumlah
         seluruh saham yang ditawarkan dalam PMHMETD X ini, maka seluruh pesanan atas saham tambahan
         akan dipenuhi;
     b. Bila jumlah seluruh saham yang dipesan, termasuk pemesanan saham tambahan melebihi jumlah
         seluruh saham yang ditawarkan dalam PMHMETD X ini, maka kepada pemesan yang melakukan
         pemesanan saham tambahan akan diberlakukan sistem penjatahan secara proporsional, berdasarkan
         atas jumlah HMETD yang telah dilaksanakan oleh masing-masing pemegang saham yang meminta
         pemesanan saham tambahan;
     c. Jumlah saham yang akan dijatahkan adalah sisa saham yang belum diambil bagian oleh pemegang
         HMETD. Laporan hasil pemeriksaan mengenai kewajaran pelaksanaan HMETD wajib disampaikan oleh
         Perusahaan Terbuka kepada Otoritas Jasa Keuangan paling lambat 30 (tiga puluh) hari setelah tanggal
         penjatahan berakhir POJK 32 pasal 41.

6.   Persyaratan Pembayaran Bagi Para Pemegang Sertifikat Bukti HMETD (Di luar Penitipan Kolektif KSEI) Dan
     Pemesanan Saham Baru Tambahan

     Pembayaran pemesanan pembelian saham dalam rangka PMHMETD X yang permohonan pemesanannya
     diajukan langsung kepada BAE harus dibayar penuh (in good funds) dalam mata uang Rupiah, pada saat
     pengajuan pemesanan secara tunai, cek, bilyet, giro atau pemindahbukuan atau transfer dengan
     mencantumkan Nomor Sertifikat Bukti HMETD atau Nomor FPPS Tambahan dan pembayaran dilakukan ke
     rekening Perseroan pada:

                                    PT Bank MNC Internasional Tbk
                                             KCP MNC Tower
                          MNC Tower Lt GF, Jl. Kebon Sirih Kav 17-19 Jakarta Pusat
                                  No Rekening: 100-01-089003384-6
                            Atas Nama: Penawaran Umum Terbatas X - 2023

     Semua cek dan wesel bank akan segera dicairkan setelah diterima. Bilamana pada saat pencairan, cek atau
     wesel bank ditolak oleh pihak bank, maka pemesanan pembelian saham yang bersangkutan otomatis
     menjadi batal. Bila pembayaran dilakukan dengan cek atau pemindahbukuan atau bilyet/giro, maka tanggal
     pembayaran dihitung berdasarkan tanggal penerimaan cek/pemindahbukuan/giro yang dananya telah
     diterima dengan baik (in good funds) di rekening Perseroan tersebut di atas.

     Untuk pemesanan pembelian saham tambahan, pembayaran dilakukan pada hari pemesanan yang mana
     pembayaran tersebut harus sudah diterima dengan baik (in good funds) di rekening Perseroan tersebut di


                                                     23
Page 25
     atas paling lambat tanggal 28 Desember 2023. Segala biaya yang mungkin timbul dalam rangka pembelian
     saham PMHMETD X ini menjadi beban pemesan. Pemesanan saham yang tidak memenuhi persyaratan
     pembayaran akan dibatalkan.

7.   Bukti tanda terima Pemesanan Pembelian Saham

     Perseroan melalui BAE yang ditunjuk Perseroan menerima pengajuan pemesanan pembelian saham akan
     menyerahkan bukti tanda terima pemesanan saham yang telah dicap ditandatangani yang merupakan bukti
     pada saat mengambil saham dan pengembalian uang untuk pemesanan yang tidak dipenuhi. Bagi pemegang
     HMETD dalam Penitipan Kolektif KSEI akan mendapatkan konfirmasi atas permohonan pelaksanaan HMETD
     dari C-BEST melalui Pemegang Rekening.

8.   Pembatalan Pemesanan Saham

     Perseroan berhak untuk membatalkan pemesanan Saham Baru, baik secara keseluruhan atau sebagian,
     dengan memperhatikan persyaratan yang berlaku. Pemberitahuan pembatalan pemesanan saham akan
     diumumkan bersamaan dengan pengumuman penjatahan atas pemesanan saham.

     Hal-hal yang dapat menyebabkan dibatalkannya pemesanan saham antara lain:
     a. Pengisian Sertifikat Bukti HMETD atau FPPS Tambahan tidak sesuai dengan petunjuk/syarat syarat
         pemesanan saham yang ditawarkan dalam PMHMETD X yang tercantum dalam Sertifikat Bukti HMETD
         dan Prospektus.
     b. Persyaratan pembayaran tidak terpenuhi.
     c. Persyaratan kelengkapan dokumen permohonan tidak terpenuhi.

9.   Pengembalian Uang Pemesanan

     Dalam hal tidak terpenuhinya sebagian atau seluruh pemesanan saham yang lebih besar daripada haknya
     atau dalam hal terjadi pembatalan pemesanan saham, maka pengembalian uang oleh Perseroan akan
     dilakukan selambat-lambatnya 3 Januari 2024. Pengembalian uang yang dilakukan Perseroan sampai
     dengan tanggal 3 Januari 2024 tidak akan disertai bunga.

     Apabila terjadi keterlambatan pengembalian uang, jumlah yang akan dikembalikan akan disertai bunga jasa
     giro 0,25% pertahun, yang diperhitungkan sejak tanggal 3 Januari 2024 sampai dengan tanggal dimana uang
     tersebut dikembalikan. Apabila keterlambatan tersebut disebabkan oleh pemesan yang tidak mengambil
     pengembalian sesuai dengan waktu yang ditentukan maka Perseroan tidak membayar bunga atas
     keterlambatan tersebut.

     Pengembalian uang pemesanan dilakukan dalam mata uang Rupiah dengan pemindahbukuan ke rekening
     atas nama pemesan. Perseroan akan memindahkan uang tersebut langsung ke dalam rekening atas nama
     pemesan sehingga pemesan tidak dikenakan biaya pemindahbukuan. Uang yang dikembalikan dalam
     bentuk cek dapat diambil di:

                                               PT BSR Indonesia
                                             Gedung Sindo Lantai 3
                                          Jl.KH.Wahid Hasyim No.38
                                              Jakarta Pusat 10340
                                             Telpon : 021 31181811
                                              Fax : 021 3927721
                                             U.p. Corporate Action

     dengan menunjukkan KTP asli atau tanda bukti jati diri asli lainnya (bagi perorangan) yang masih berlaku,
     fotokopi Anggaran Dasar dan surat kuasa (bagi badan hukum/lembaga) serta menyerahkan bukti tanda
     terima pemesanan pembelian saham asli dan fotokopi KTP atau tanda bukti diri. Pemesan tidak dikenakan
     biaya bank ataupun biaya transfer untuk jumlah yang dikembalikan tersebut.




                                                      24
Page 26
10. Penyerahan Saham Hasil Pelaksanaan HMETD dan Pengkreditan ke Rekening Efek

    Saham hasil pelaksanaan HMETD bagi pemesan yang melaksanakan HMETD sesuai dengan haknya melalui
    KSEI akan dikreditkan pada rekening efek dalam 2 Hari Kerja setelah permohonan pelaksanaan HMETD
    diterima dari KSEI dan dana pembayaran telah diterima dengan baik di rekening Perseroan.

    Saham hasil pelaksanaan HMETD dalam bentuk warkat yang melaksanakan HMETD sesuai haknya akan
    mendapatkan SKS atau saham dalam bentuk warkat selambat-lambatnya 2 Hari Kerja setelah permohonan
    diterima oleh BAE dan dana pembayaran telah diterima dengan baik oleh Perseroan.

    Adapun saham hasil penjatahan atas pemesanan saham tambahan akan tersedia untuk diambil SKSnya atau
    akan didistribusikan dalam bentuk elektronik dalam Penitipan Kolektif KSEI selambat-selambatnya 2 Hari
    Bursa setelah tanggal penjatahan. SKS baru hasil pelaksanaan HMETD dapat diambil pada setiap hari kerja
    (Senin - Jumat, pukul 09.00 - 15.00 WIB) yang dimulai tanggal 20 Desember 2023 sampai tanggal 28
    Desember 2023. Sedangkan SKS hasil penjatahan saham dapat diambil tanggal 3 Januari 2024. Pengambilan
    dilakukan di kantor BAE dengan menyerahkan dokumen:
    a. Asli KTP/paspor/KITAS yang masih berlaku (untuk perorangan);
    b. Fotokopi Anggaran Dasar (bagi lembaga/badan hukum) dan susunan Direksi/Dewan Komisaris
    c. atau pengurus yang masih berlaku;
    d. Asli surat kuasa sah (bagi lembaga/badan hukum atau perorangan yang dikuasakan) bermaterai
         Rp10.000 dilengkapi dengan fotokopi KTP/paspor/KITAS dari pemberi dan penerima kuasa;
    e. Asli bukti tanda terima pemesanan saham.

11. Alokasi Terhadap HMETD yang Tidak Dilaksanakan

    Jika saham yang ditawarkan dalam PMHMETD X tersebut tidak seluruhnya diambil bagian oleh pemegang
    Sertifikat Bukti HMETD porsi publik, maka sisa saham akan dialokasikan kepada para pemegang saham
    publik lainnya yang melakukan pemesanan melebihi haknya sebagaimana tercantum dalam Sertifikat Bukti
    HMETD atau Formulir Pemesanan dan Pembelian Saham Tambahan secara proporsional berdasarkan
    HMETD yang telah dilaksanakan. Apabila setelah alokasi tersebut masih terdapat sisa sisa saham tersebut
    akan dikembalikan ke dalam portepel.

12. Pendaftaran Sertifikat Bukti HMETD

    Pendaftaran dilakukan sendiri/ dikuasakan dengan dilengkapi dokumen-dokumen melalui:




                                               PT BSR Indonesia
                                            Gedung Sindo Lantai 3
                                         Jl.KH.Wahid Hasyim No.38
                                             Jakarta Pusat 10340
                                            Telpon : 021 31181811
                                             Fax : 021 3927721
                                            U.p. Corporate Action

    dengan membawa:
    a. Sertifikat Bukti HMETD asli yang telah ditandatangani dan diisi lengkap
    b. Bukti pembayaran asli dari bank berupa bukti transfer bilyet giro/cek/tunai asli dari bank
    c. Fotokopi KTP/SIM/Paspor (untuk perorangan) yang masih berlaku, fotokopi Anggaran Dasar (bagi
        badan hukum/lembaga)
    d. Surat kuasa (jika dikuasakan) bermaterai Rp10.000 dilengkapi fotokopi KTP yang memberi dan diberi
        kuasa. Bagi pemesan berkewarganegaraan asing, di samping mencantumkan nama dan alamat pemberi
        kuasa secara lengkap dan jelas, juga wajib mencantumkan nama dan alamat luar negeri domisili hukum


                                                    25
Page 27
         yang sah dari pemberi kuasa secara lengkap dan jelas (asli identitas pemberi dan penerima kuasa wajib
         diperhatikan).

         Waktu pendaftaran :
         Tanggal : 18 - 22 Desember 2023.
         Pukul : 09.00 - 16.15 WIB.

    e.   Formulir Pemesanan Tambahan asli yang diisi lengkap dan ditandatangani (jika memesan saham
         tambahan) dan diserahkan kepada BAE paling lambat pada tanggal 28 Desember 2023.


               PENYEBARLUASAN PROSPEKTUS DAN FORMULIR DAN SERTIFIKAT BUKTI HMETD

Perseroan telah mengumumkan informasi penting serta prospektus berkaitan dengan PMHMETD X ini melalui
website Perseroan dan website Bursa Efek Indonesia www.idx.co.id. Perseroan tidak menyediakan Prospektus
dalam bentuk cetakan.

a. Bagi Pemegang Saham yang sahamnya berada dalam sistem Penitipan Kolektif di KSEI, HMETD akan
   didistribusikan secara elektronik melalui Rekening Efek Anggota Bursa atau Bank Kustodian masing-masing
   di KSEI selambat-lambatnya 1 (satu) Hari Kerja setelah Tanggal Pencatatan pada DPS PMHMETD, yaitu
   tanggal 14 Desember 2023. Prospektus dan petunjuk pelaksanaan dapat di download di website Perseroan
   www.mncbank.co.id dan website Bursa Efek Indonesia www.idx.co.id.

b. Bagi Pemegang Saham yang sahamnya tidak dimasukkan dalam sistem Penitipan Kolektif di KSEI, Perseroan
   akan menerbitkan SBHMETD atas nama Pemegang Saham dan dapat mengirimkan permohonan kepada BAE
   untuk menerima SBHMETD, FPPS Tambahan dan formulir lainnya dalam melalui surat elektronik mulai
   tanggal 15 Desember 2023 dengan melampirkan scan copy kartu tanda pengenal yang sah
   (KTP/Paspor/KITAS).

Apabila Pemegang Saham yang namanya tercatat dalam DPS pada penutupan perdagangan saham Perseroan di
Bursa Efek Indonesia tanggal 14 Desember 2023 belum menghubungi BAE untuk memperoleh SBHMETD, maka
seluruh risiko kerugian bukan menjadi tanggung jawab BAE ataupun Perseroan, melainkan merupakan tanggung
jawab para pemegang saham yang bersangkutan.

Apabila terdapat hal-hal yang kurang jelas dari Prospektus ini atau apabila pemegang saham menginginkan
tambahan informasi, para pemegang saham dipersilahkan menghubungi Perseroan dan PT BSR Indonesia.


                                                   Perseroan:
                                        PT Bank MNC Internasional Tbk
                                       Gedung MNC Bank Tower Lantai 8
                                            Jl. Kebon Sirih No.21-27
                                               Jakarta Pusat 10340
                              Tel. (+ 62 21) 2980 5555 Fax. (+ 62 21) 3983 6700
                                              www.mncbank.co.id

                                            Biro Administrasi Efek:
                                               PT BSR Indonesia
                                             Gedung Sindo Lantai 3
                                          Jl.KH.Wahid Hasyim No.38
                                              Jakarta Pusat 10340
                                             Telpon : 021 31181811
                                              Fax : 021 3927721
                                             U.p. Corporate Action




                                                     26

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.53 MB
Published25 Oct 2023
Pages27
Characters128,141
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

The name pass has not read this document yet.

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 1

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result