Skip to content
Back to announcement

20260318_GGRM_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_32054780_lamp1.pdf

Other Text extracted GGRM

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 3

Page 1
                        P T. PERUSAHAAN ROK                           oKaiaf
                                                                                                 Tbk.
                                                                                             KEDIRI.INDONESIA


        Kediri, 17 Maret2026

        Nomor : E0007/GG-l3llIl-26
        Lampiran : -
        Perihal : Jawaban atas surat nomor S-03288/BE[.PP3|03-2026 tentang Permintaan
                      Penjelasan Bursa



        Kepada Yth,
        Ibu Lidia M. Panjaitan
        Kadiv Penilaian Perusahaan 3
        di
        PT Bursa Efek Indonesia
        Gedung Bursa Efek Indonesia Tower I lantai 6
        Jl. Jendral Sudirman Kav 52-53
        Jakarta Selatan - 12190



        Dengan hormat,
        Bersama surat ini kami menyampaikan penjelasan mengenai hal-hal sebagaimana dimaksud
        dalam surat Ibu nomor S-03288/BEI.PP3/03-2026, tertanggal 16 Maret 2026 terkait dengan
        surat dari Gerakan Rakyat Peduli Keuangan Negara (GRPKN) nomor 11.011-
        II.01/GRPKN103.2026 perihal Permohonan Penelaahan Kepatuhan Keterbukaan Informasi
        Emiten yang ditujukan kepada PT Bursa Efek Indonesia (Bursa), terdapat temuan indikasi oleh
        GRPKN mengenai perbedaan pencatatan pada beberapa pos laporan keuangan dengan nilai
        indikatif sebesar PtpL.262.417.000.000,00 pada Laporan Keuangan Tahunan 2024. Atas hal
        tersebut, Perseroan menjelaskan hal-hal yang diminta sebagai berikut :

        1. Klarifikasi atas adanya indikasi perbedaan pencatatan yang berkaitan dengan amortisasi aset
           tak berwujud sebesar Rp248,35 miliar
           Tanggapan:
           Tidak ada indikasi perbedaan pencatatan yang berkaitan dengan amortisasi aset tak berwuiud
           sebesar Rp 248.352 dimana nilai ini merupakan tahun pertama amortisasi dilakukan atas hak
           konsesi bandar udara sesuai dengan "Kriteria Tanggal Pencapaian Operasi Komersial"
           yang tercantum dalam KPBU pada tanggal 29 Desember 2023. (hhat catatan2g ).
        2. Metode dan perhitungan amortisasi yang digunakan dalam menghitung amortisasi aset tak
           berwujud sebesar Rp248,35 miliar pada31 Desember 2024.
           Tanggapan:
           Metode amortisasi menggunakan metode garis lurus (catatan 2i hal 22), Perhitungan
           amortisasi sebagai berikut :
           Rp 12.417 .623 : 50 tahun - Rp 248.352
           Biaya perolehan Hak konsesi bandar udara sebesar Rp 590.355 tidak diamortisasi karena
           merupakan kewajiban kontrak untuk konstruksi tahap 2 dan 3 yang belum mencapai tanggal




Jolon    Jend.   A. Yoni 75 - 7 9, Jakorto   10510, Tel, (+6221)   2955,7000   Focsimile   (+6221)   2955,7009
Page 2
ffi_
             operasi komersial dan masih diakui sebagai Liabilitas Jangka Panjang ( catatan 2i dan
             catatan29).
        3. Klarifikasi atas adanya indikasi perbedaan pencatatan yang berkaitan dengan transaksi
             pembelian aset tetap sebesar Rp1,008 triliun.
             Tanggapan:
             Perbedaan pencatatan yang berkaitan dengan pembelian aset tetap sebesar Rp 1.008 trilliun
             karena tidak memperhitungkan utang pembelian aset tetap dan utang konstruksi di catatan 15
             dan berikut adalah rincian Perolehan Aset Tetap di Laporan Arus Kas dari Aktivitas
             Investasi :



              Penambahan Aset Tetap di Catatan No.8                              1,499,284
              Penambahan aset takberwujud (catatan 9)                             662.263
                     Penambahan aset                                                         2,161,547
              Saldo akhir utang pembelian aset tetap (Catatan 15)                  -76,778
              Saldo awal utang pembelian aset tetap (Catatan 15 )                  32,300
              Saldo akhir utang konstruksi (Catatan 15)                          -863,s86
              Saldo awal utang konstruksi (Catatan 15)                           1,915,955   1,007,891


              Saldo akhir uang muka pembelian aset tetap (Catatan 10 )            277,797
              Saldo awal uang muka pembelian aset tetap (Catatan 10 )             -262,696
                     Penambahan UM pembelian asei tetap                                          15,101
              Laba rugi kurs belum direalisasi atas utang pembelian aset tetap                     411

              Perolehan Aset Tetap di Arus kas                                               3,185,010



        4.   Latar belakang terdapat pembukuan perolehan aset tetap pada tahun 2024 pada Laporan
             Arus Kas sebesar Rp 3,18 triliun sedangkan penambahan aset pada tahun 2024 pada CaLK
             nomor 8 sebesar Rp1,49 triliun.
             Tanggapan:
             Rincian perhitungan perolehan aset tetap pada Laporan Arus Kas dan penambahan aset tahun
             2024 dapat dilihat di Tanggapan nomer 3 diatas.
        5.    Klarif,rkasi atas adanya indikasi perbedaan pencatatan yang berkaitan dengan reklasifikasi
              aset tak berwujud sebesar Rp5,7 miliar.

             Tanggapan:
             Perbedaan sebesar Rp 5,7 miliar karena menrpakan aset dalam penyelesaian yang
             direklasifikasi ke aset lainnva.
        6. Latar belakang terdapat reklasifikasi ke aset tak berwujud dan aset lancar lainnya pada tahun
              2024 sebesar Rp913,5 miliar pada CaLK nomor 8.
             Tanggapan:




Jolon        Jend.     A. Yoni 75 - 7 9, Jokorto          10510, Te1. (+6221)        2955,7000     Focsimile   (+6221)   2955,7009
Page 3
.m,
             Dasar pertimbangan dilakukan reklasifikasi ke aset tak berwujud adalah untuk memenuhi
             perlakuan Akuntansi atas jasa konsesi jalan To1 sebesar Rp 907.841 dan reklasifikasi ke aset
             lancar lainnya untuk hibah tanah jalan tol sebesar Rp 5.703.
        1. Latar belakang terdapat reklasifikasi ke aset tak berwujud pada tahun 2023 sebesar Rp12,41
             triliun pada CaLK nomor 8.
             Tanggapan:
             Dasar pertimbangan dilakukan reklasif,rkasi ke aset tak berwujud adalah untuk memenuhi
             perlakuan Akuntansi atasjasa konsesi bandar udara yang terjadi di tahun 2023.
        8.   Latar belakang pada CaLK nomor 9 terdapat reklasifikasi hak konsesi jalan tol dalam
             penyelesaian sebesar Rp907,84 miliar pada tahun 2024.
             Tanggapan:
             Latar belakangnya karena SPMK pertama telah diterbitkan pada tanggal I Oktober 2024
             (catatan 29 ) dan untuk memenuhi perlakuan Akuntansi atas jasa konsesi jalan tol.

        9.    Apabila terdapat perbaikan pada nilai yang disajikan pada Laporan Keuangan Tahunan.
              2024, agar disampaikan nilai akun yang terdampak sebelum dan setelah adanya perbaikan.
             Tanggapan:
             Tidak ada perbaikan pada nilai yang disajikan pada Laporan Keuangan Tahunan 2024.
        10. Informasi/kejadian penting lainnya yang material dan dapat mempengaruhi kelangsungan
            hidup perusahaan serta dapat mempengaruhi harga saham Perusahaan.
             Tanggapan:
             Tidak ada Informasi/kejadian penting lainnya yang material dan dapat mempengaruhi
             kelangsungan hidup perusahaan serta dapat mempengaruhi harga saham Perusahaan.


        Demikian penjelasan kami atas perhatian dan kerjasamayangbaik kami ucapkan terima kasih.




        Herrv Susianto 4.
        Direktur

        Tembusan:
        l. Yth. Presiden Direktur - sebagai laporan




Jolan        Jend.   A, Yoni 75 - 7 9, Jakorto    10510, Tel. (+6221)   2955.7000   Focsimile   (+6221)   2955.7009

File

File Open PDF
Source IDX
Size2.42 MB
Published18 Mar 2026
Pages3
Characters7,679
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 2 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

possible org PT Bursa Efek Indonesia p.1 ×3
unresolved person Lidia M. Panjaitan Kadiv Penilaian p.1

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result