Skip to content
Back to announcement

Q3. REPORTS (Unaudited) SEPT 2023.pdf

Financial statement Text extracted WEHA

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 46

Page 1
PT.WEHATransport
               asi
                 Indonesi
                        a,Tbk.
danEnti
      tasAnak/
             andIt
                 sSubsidi
                        aries




LaporanKeuanganKonsol
                    idasian(Unaudi
                                 ted)
UntukPer i
         ode-
            Peri
               odeYangBer akhi
                             r
30Sept ember2023dan31Desember2022
Sert
   aunt ukperi
             odeyangberakhir30Sept
                                 ember2023&2022
Page 2
PT WEHA TRANSPORTASI INDONESIA Tbk. DAN ENTITAS ANAK
DAFTAR ISI




                                                                                       Halaman

Surat Pernyataan Direksi


Laporan Keuangan Konsolidasian (Unaudited) - Untuk Periode-periode yang berakhir
    30 September 2023 dan 31 Desember 2022 serta untuk periode-periode yang berakhir
    30 September 2023 dan 2022


    Neraca Konsolidasian                                                                 1-2

    Laporan Laba Rugi Konsolidasian                                                       3

    Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasian                                               4

    Laporan Arus Kas Konsolidasian                                                        5

    Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian                                         6-43
Page 3

          
Page 4
PT. WEHA TRANSPORTASI INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 September 2023 dan 31 Desember 2022




                                                                                                    30 September 2023             31 Desember 2022
                                                                                   Catatan                  Rp                           Rp

ASET

ASET LANCAR

Kas dan setara kas                                                                    4                  26,603,380,914                31,966,211,098
Piutang usaha - setelah dikurangi cadangan kerugian
     penurunan nilai sebesar Rp 2.693.065.346 dan Rp 2.566.625.113
     pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022
     Pihak berelasi                                                                   5                   3,530,706,913                 1,411,319,749
     Pihak ketiga                                                                     5                   7,598,982,877                 7,063,857,236
Piutang lain-lain-setelah dikurangi cadangan kerugian                                 6                     418,246,099                   647,088,976
     penurunan nilai sebesar Rp 366.687.900
     pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022
Persediaan                                                                            7                   3,614,631,137                 2,753,175,255
Pajak dibayar dimuka                                                                  8                     489,074,494                             -
Uang muka                                                                             9                     476,024,667                   155,270,434
Biaya dibayar dimuka                                                                  10                  2,456,529,654                 1,934,324,791

Jumlah Aset Lancar                                                                                       45,187,576,755                45,931,247,539


ASET TIDAK LANCAR

Piutang pihak berelasi non-usaha                                                      11                 19,692,558,464                19,118,111,450
Investasi saham                                                                       12                    990,000,000                   990,000,000
Biaya dibayar dimuka jangka panjang                                                   10                     61,813,925                   120,677,582
Aset pajak tangguhan                                                                  3                   1,269,313,341                 1,337,707,558
Aset Tetap - setelah dikurangi dengan akumulasi penyusutan                            13                192,630,945,112               166,196,775,242
     sebesar Rp.185.260.548.004 pada tanggal 30 September 2023
     dan Rp 165.128.965.396 pada tanggal 31 Desember 2022
Aset Hak Guna-setelah dikurangi amortisasi                                            14                  6,832,246,393                 2,945,142,493
     Rp 4.066.509.334 dan Rp 2.615.448.992 pada tanggal
     30 September 2023 dan 31 Desember 2022
Uang muka                                                                             15                 69,355,707,290                52,230,417,654
Aset lain-lain                                                                        16                  2,021,490,031                 2,742,938,239

JUMLAH ASET TIDAK LANCAR                                                                                292,854,074,556               245,681,770,218


JUMLAH ASET                                                                                             338,041,651,311               291,613,017,757




           Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian
                                                                          -1-
Page 5
PT. WEHA TRANSPORTASI INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
30 September 2023 dan 31 Desember 2022



                                                                                              Catatan        30 September 2023            31 Desember 2022
                                                                                                                     Rp                          Rp

LIABILITAS DAN EKUITAS

LIABILITAS

LIABILITAS JANGKA PENDEK

     Pinjaman bank jangka pendek                                                                 17               2,978,446,415                 2,934,146,319
     Utang usaha
         Pihak ketiga                                                                            18               1,737,169,971                 2,170,539,888
     Utang lain-lain                                                                                              1,739,672,309                 1,225,382,419
     Utang pajak                                                                                 19               1,281,620,517                 3,115,747,342
     Beban akrual                                                                                20               2,949,779,395                 3,048,844,523
     Pendapatan diterima dimuka                                                                  21               2,308,053,736                 1,375,946,751
     Liabilitas jangka panjang yang akan jatuh tempo
         dalam waktu satu tahun:
         Pinjaman bank                                                                           17               3,561,238,405                3,266,650,935
         Pinjaman pembelian aset tetap                                                           23              17,076,744,427               11,524,016,335
         Liabilitas Sewa                                                                         22                 863,427,884                1,227,895,069
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                                                                                  34,496,153,059               29,889,169,581


LIABILITAS JANGKA PANJANG

     Liabilitas jangka panjang - setelah dikurangi bagian
         yang akan jatuh tempo dalam waktu satu tahun:
         Pinjaman bank                                                                           17              38,375,857,303               41,032,747,001
         Pinjaman pembelian aset tetap                                                           23              25,651,635,135                9,004,557,837
         Liabilitas Sewa                                                                         22               2,051,316,767                  429,689,335
     Liabilitas pajak tangguhan                                                                  35              16,095,610,452               12,188,817,103
     Liabilitas imbalan kerja jangka panjang                                                     34               2,313,592,564                2,338,178,693

Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                                                                                 84,488,012,221               64,993,989,969

JUMLAH LIABILITAS                                                                                               118,984,165,280               94,883,159,550

EKUITAS
Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik perusahaan
     Modal saham-nilai nominal Rp 100 per saham
        Modal dasar- 1.700.000.000 saham
         Modal ditempatkan dan disetor-1.460.554.819 pada
         30 September 2023 dan 31 Desember 2022                                                  25             146,055,481,900              146,055,481,900

     Tambahan modal disetor - neto                                                               26              58,300,853,001               58,300,853,001
     Selisih nilai transaksi dengan kepentingan
         non-pengendali                                                                                           4,873,155,023                 4,873,155,023
     Cadangan umum                                                                               28                 405,000,000                   405,000,000
     Saldo Laba (Defisit)                                                                                         9,127,571,431               (13,196,217,929)
     Jumlah ekuitas yang dapat diatribusikan kepada
         pemilik Perusahaan                                                                                     218,762,061,355              196,438,271,995
     Kepentingan Nonpengendali                                                                   27                 295,424,676                  291,586,212

JUMLAH EKUITAS                                                                                                  219,057,486,031              196,729,858,207

JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                                                                                   338,041,651,311              291,613,017,757
                                                                                                                            16%




              Lihat catatan atas laporann keuangan konsolidasian yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian
                                                                             -2-
Page 6
PT. WEHA TRANSPORTASI INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Laporan Laba Rugi Komprehensif Konsolidasian
Untuk Periode yang berakhir pada 30 September 2023 dan 2022


                                                                                                                 Sembilan Bulan

                                                                                    Catatan           2023                           2022
                                                                                                       Rp                             Rp

PENJUALAN BERSIH                                                                      29           190,682,851,861                123,262,464,577

BEBAN POKOK PENJUALAN                                                                 30           (114,913,663,305)              (73,184,564,219)

LABA BRUTO                                                                                          75,769,188,556                 50,077,900,358

BEBAN USAHA
Beban penjualan                                                                       31             (6,310,613,423)               (4,805,865,850)
Beban umum dan administrasi                                                           32            (36,120,930,501)              (25,607,446,901)
Jumlah Beban Usaha                                                                                  (42,431,543,924)              (30,413,312,751)

LABA USAHA                                                                                          33,337,644,632                 19,664,587,607

PENGHASILAN (BEBAN) LAIN-LAIN
Keuntungan atas penjualan aset tetap                                                  13                934,917,908                   358,951,240
Pendapatan bunga                                                                                        621,273,283                    97,301,810
Beban bunga                                                                           33             (5,810,858,019)               (4,730,474,801)
Lainnya - bersih                                                                                       (408,819,051)                   (4,535,642)
Beban lain-lain-bersih                                                                               (4,663,485,879)               (4,278,757,393)

LABA SEBELUM PAJAK                                                                                  28,674,158,753                 15,385,830,214

BEBAN PAJAK                                                                                          6,309,824,247                  3,384,798,217

LABA BERSIH                                                                                         22,364,334,506                 12,001,031,997

RUGI KOMPREHENSIF LAIN                                                                                  (36,706,682)                  (33,000,000)

LABA KOMPREHENSIF                                                                                   22,327,627,824                 11,968,031,997

Laba Bersih Yang dapat diatribusikan kepada:
       Pemilik entitas induk                                                                        22,360,496,042                 11,997,748,202
       Kepentingan nonpengendali                                                      27                 3,838,464                      3,283,795


        Jumlah                                                                                      22,364,334,506                 12,001,031,997

Laba Komprehensif Bersih Yang
       Dapat Diatribusikan Kepada:
       Pemilik entitas induk                                                                        22,323,789,360                 11,964,748,202
       Kepentingan nonpengendali                                                      27                 3,838,464                      3,283,795

        Jumlah                                                                                      22,327,627,824                 11,968,031,997

LABA BERSIH PER SAHAM                                                                 36                         15                           12


Lihat
Lihat catatan
      catatanatas
              ataslaporan keuangan
                    laporan        konsolidasi
                            keuangan           yangyang
                                      konsolidasi   merupakan bagianbagian
                                                        merupakan    yang tidak
                                                                            yangterpisahkan dari




       Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian
                                                                      -3-
Page 7
PT. WEHA TRANSPORTASI INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasian
Untuk Periode Sembilan Bulan Yang Berakhir Pada 30 September 2023 dan 2022




                                                                                                                               Ekuitas yang Dapat Diatribusikan kepada Pemilik Entitas Induk
                                                                                                                                                                                                   Selisih Nilai
                                                                                                                                                                                               Transaksi dengan
                                                                                                          Tambahan                         Saldo Laba                                             Kepentingan                           Kepentingan
                                                       Catatan               Modal saham              Modal Disetor - Bersih              Dicadangkan            Belum Dicadangkan               Nonpengendali         Total           Nonpengendali      Total Ekuitas
                                                                                 Rp                            Rp                              Rp                       Rp                              Rp              Rp                  Rp                 Rp


Saldo pada tanggal 1 Januari 2022                                                88,641,126,500              47,523,493,292                   405,000,000             (33,219,741,138)              4,873,155,023   108,223,033,677         277,568,774   108,500,602,451

Penambahan Modal Saham                                                           57,414,355,400              10,739,205,058                                                                                          68,153,560,458                        68,153,560,458

Laba (Rugi) komprehensif
    Laba Tahun Berjalan                                                                     -                            -                                             11,997,748,202                          -     11,997,748,202           3,283,795    12,001,031,997
    Pendapatan (Beban) Komprehensif Lainnya                                                                                                                               (33,000,000)                                  (33,000,000)                -         (33,000,000)
Jumlah Laba Komprehensif                                                                    -                            -                              -              11,964,748,202                          -     11,964,748,202           3,283,795    11,968,031,997


Saldo pada tanggal 30 September 2022                                           146,055,481,900               58,262,698,350                   405,000,000             (21,254,992,936)              4,873,155,023   188,341,342,337         280,852,569   188,622,194,906


Saldo pada tanggal 1 Januari 2023                                              146,055,481,900               58,300,853,001                   405,000,000             (13,196,217,929)              4,873,155,023   196,438,271,995         291,586,212   196,729,858,207

Penambahan Modal Saham                                                                      -                            -                                                                                                      -                                         -

Laba (Rugi) komprehensif
    Laba Tahun Berjalan                                                                     -                            -                                             22,360,496,042                          -     22,360,496,042           3,838,464    22,364,334,506
    Pendapatan (Beban) Komprehensif Lainnya                                                                                                                               (36,706,682)                                  (36,706,682)                -         (36,706,682)
Jumlah Laba Komprehensif                                                                    -                            -                              -              22,323,789,360                          -     22,323,789,360           3,838,464    22,327,627,824

Saldo pada tanggal 30 September 2023                                           146,055,481,900               58,300,853,001                   405,000,000               9,127,571,431               4,873,155,023   218,762,061,355         295,424,676   219,057,486,031




                                                                             Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian
                                                                                                                                            - 4-
Page 8
PT. WEHA TRANSPORTASI INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Laporan Arus Kas Konsolidasian
Untuk Periode yang berakhir pada 30 September 2023 dan 2022



                                                                                                             Sembilan Bulan
                                                                                                 2023                               2022
                                                                                                 (Rp)                               (Rp)

ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI

Penerimaan tunai dari pelanggan                                                                188,834,005,808                 122,820,110,325
Pembayaran tunai kepada pemasok dan lainnya                                                   (111,253,442,543)                (69,167,851,679)
Pembayaran kepada karyawan                                                                     (25,777,034,418)                (19,456,300,671)
Kas bersih dihasilkan dari operasi                                                              51,803,528,847                   34,195,957,975
Pembayaran bunga                                                                                (6,032,738,989)                  (4,690,590,801)
Kas Bersih Diperoleh Dari Aktivitas Operasi                                                     45,770,789,858                   29,505,367,174


ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI

Penerimaan bunga                                                                                   621,273,283                       97,301,810
Penerimaan (Pembayaran) piutang pihak berelasi non-usaha                                          (574,447,014)                   3,551,159,328
Pembayaran uang muka                                                                           (19,795,960,788)                  (6,916,092,802)
Perolehan aset tetap                                                                           (10,025,380,825)                  (4,508,239,095)
Perolehan Aset Hak Guna                                                                         (2,455,777,772)                               -
Penjualan aset tetap                                                                             1,056,000,000                      925,000,000
Penjualan aset tetap tidak digunakan                                                               525,000,000                                -

Kas Bersih Diperoleh dari (Digunakan Untuk) Aktivitas Investasi                                (30,649,293,116)                  (6,850,870,759)


ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Pembayaran utang pihak berelasi non-usaha                                                                     -                 (19,231,166,667)
Penerimaan pinjaman bank jangka pendek                                                               44,300,096                     140,312,812
Pembayaran pinjaman bank jangka panjang                                                          (2,136,418,300)                 (1,611,443,639)
Penerimaan Penambahan Modal Hak Memesan Efek
 Terlebih Dahulu II-Neto                                                                                     -                   68,153,560,458
Pembayaran pinjaman pembelian aset tetap                                                       (16,766,982,498)                  (9,771,782,970)
Pembayaran liabilitas sewa                                                                      (1,625,226,224)                  (1,504,638,882)
Kas Bersih Diperoleh dari (Digunakan untuk) Aktivitas Pendanaan                                (20,484,326,926)                  36,174,841,112

KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH KAS DAN SETARA KAS                                                   (5,362,830,184)                 58,829,337,527


KAS DAN SETARA KAS AWAL PERIODE                                                                 31,966,211,098                    3,273,153,026

KAS DAN SETARA KAS AKHIR PERIODE                                                                26,603,380,914                   62,102,490,553




        Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian
                                                                       -5-
Page 9
PT WEHA TRANSPORTASI INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2023 dan 31 Desember 2022 serta untuk Periode yang berakhir pada 30 September 2023 dan
30 September 2022


 1.   Umum

      a.   Pendirian dan Informasi Umum

           PT WEHA Transportasi Indonesia Tbk (Perusahaan) didirikan berdasarkan Akta No. 76 tanggal 11
           September 2001 dari Rachmat Santoso, S.H., notaris di Jakarta. Akta pendirian ini disahkan oleh Menteri
           Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. C-14822
           HT.01.01.TH.2001 tanggal 3 Desember 2001 serta diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia
           No. 73 tanggal 10 September 2002, Tambahan No. 10454.

           Perusahaan telah menyesuaikan Anggaran Dasarnya dalam rangka memenuhi ketentuan peraturan
           Otoritas Jasa Keuangan dan Peraturan Bursa Efek Indonesia. Perubahan ini didokumentasikan dalam
           Akta No. 62 tanggal 8 Juli 2015 dari Buntario Tigris Darmawa Ng, S.H., S.E., M.H., notaris di Jakarta, dan
           telah dicatatkan ke Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia melalui Surat Penerimaan
           Pemberitahuan No. AHU-0939519.AH.01.02 Tahun 2015 tanggal 23 Juli 2015.

           Anggaran Dasar Perusahaan telah beberapa kali mengalami perubahan, terakhir berdasarkan Akta No.
           44 tanggal 22 September 2021 dari Recky Francky Limpele, S.H., notaris di Jakarta, tentang perubahan
           perubahan pasal 3 Anggaran Dasar mengenai maksud dan tujuan serta kegiatan usaha untuk disesuaikan
           dengan redaksional Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2020 dan penyesuaian terhadap
           ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 15/POJK.04/2020 tanggal 20 April 2020 tentang
           Rencana dan Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan Terbuka. Perubahan
           tersebut telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat
           Keputusan No. AHU-0052303.AH.01.02 Tahun 2021 tanggal 24 September 2021.

           Sesuai dengan pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan Perusahaan terutama
           meliputi bidang angkutan bus pariwisata. Saat ini Grup bergerak dalam usaha jasa angkutan penumpang,
           angkutan antar kota, perjalanan wisata, dan sewa kendaraan.

           Perusahaan memperoleh izin usaha angkutan wisata dari Gubernur Daerah Khusus Ibukota Jakarta
           berdasarkan Surat Persetujuan Prinsip Angkutan Kendaraan Pariwisata No. 3415/-1.811.32 tanggal 14
           November 2001 dan Surat Keputusan Gubernur Propinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta No.
           128/BUA/I/2004 tanggal 21 Agustus 2004. Perusahaan juga memperoleh izin usaha angkutan sewa dari
           Gubernur Daerah Khusus Ibukota Jakarta berdasarkan Surat Persetujuan Prinsip Pengusahaan Angkutan
           Sewa No. 3453/-1.811.32 tanggal 19 November 2001 dan Surat Keputusan Gubernur Propinsi Daerah
           Khusus Ibukota Jakarta No. 3453/IU/WST/Dishub/I/2003 tanggal 2 Januari 2003. Perusahaan juga
           memperoleh izin usaha penyelenggaraan izin angkutan pariwisata dari Direktoran Jenderal Perhubungan
           Darat Kementrian Perhubungan Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No.
           91203018727910004 tanggal 5 Desember 2022 yang berlaku sampai dengan tanggal 5 Desember 2027.

           Pemilik manfaat (ultimate beneficiary owner) perusahaan adalah Satrijanto Tirtawisata.

           Perusahaan dan entitas anak (selanjutnya disebut Grup) tergabung dalam kelompok usaha Panorama
           Leisure. Perusahaan memulai usahanya secara komersial pada tahun 2001. Perusahaan berkantor pusat
           di Jl. Husein Sastranegara No. 111, Rawa Bokor - Tangerang. Saat ini Grup bergerak dalam usaha jasa
           angkutan penumpang, angkutan antarkota, perjalanan wisata dan sewa kendaraan.

      b.   Penawaran Umum Efek Perusahaan

           Pada 22 Mei 2007, Perusahaan memperoleh pernyataan efektif dari Ketua Badan Pengawas Pasar Modal
           dan Lembaga Keuangan (Bapepam dan LK) dengan surat No. S.2406/BL/2007 untuk melakukan
           penawaran umum kepada masyarakat atas 128.000.000 saham Perusahaan seharga Rp 245 per saham
           dengan 25.600.000 waran pada harga pelaksanaan sebesar Rp 300 per saham. Pemegang waran dapat
           menggunakan hak untuk membeli satu saham dalam periode 5 (lima) tahun sampai dengan 30 Mei 2012.
           Jika konversi waran tidak dilaksanakan oleh pemegang waran, maka waran menjadi kadaluwarsa dan tidak
           mempunyai nilai. Pada tanggal 31 Mei 2007, seluruh saham telah dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia.

           Pada tanggal 27 Juni 2013, Perusahaan memperoleh pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan
           No.S-196/D.04/2013 untuk Penawaran Umum Terbatas I dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu
           kepada Pemegang Saham sebanyak 428.270.270 saham dengan nilai nominal Rp 100 per saham pada
           harga penawaran Rp 175 per saham dimana melekat sebanyak 128.481.081 Waran seri II dimana satu (1)
           saham baru pada harga penawaran sebesar Rp 175 per saham mulai tanggal 2 Februari 2014 sampai
           12 Juli 2016.

                                                         -6-
Page 10
PT WEHA TRANSPORTASI INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2023 dan 31 Desember 2022 serta untuk Periode yang berakhir pada 30 September 2023 dan
30 September 2022


            Pada tanggal 28 Juli 2022, Perusahaan memperoleh pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan
            dengan surat No. S-143/D.04/2022 untuk Penawaran Umum Terbatas II (PUT II) kepada pemegang saham
            sebanyak 574.143.554 lembar saham dengan nilai nominal Rp 100 per saham pada harga penawaran
            Rp 125 per saham.

            Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, seluruh saham Perusahaan atau sejumlah
            1.460.554.819 saham telah tercatat di Bursa Efek Indonesia.

     c.     Entitas Anak yang Dikonsolidasikan

            Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, entitas anak yang dikonsolidasikan termasuk
            persentase kepemilikan Perusahaan adalah sebagai berikut:

                                                                                  Tahun                                            Jumlah Aset
                                                                                  Operasi     Persentase Pemilikan              (Sebelum Eliminasi)

                    Anak Perusahaan         Domisili         Jenis Usaha          Komersial    2023        2022       September 2023           Desember 2022
                                                                                                                           Rp                       Rp

          PT Kencana Transport (KT)        Yogyakarta     Jasa transportasi/        2002       100.00       100.00       12,092,773,035               17,646,269,126

          PT Panorama Primakencana            Bali        Jasa transportasi/        1996        99.89        99.89        1,629,443,811                1,191,146,471
           Transindo (PPT)

             PT Rhadana Primakencana          Bali        Jasa transportasi/        2005        98.90        98.90                     -                         -
               Transindo (RPT)
               dimiliki PPT dengan
               kepemilikan 99%

          PT Panorama Mitra Sarana (PMS)    Jakarta       Jasa transportasi/        2007        98.00        98.00       12,241,758,714               12,219,840,991



          PT Day Trans (DTS)                Jakarta       Jasa transportasi/        2008        99.90        99.90      103,711,491,017               77,536,672,086

          PT Canary Transport (CT)          Jakarta       Jasa transportasi/        2012         99.80        99.80             300,000                     300,000

          PT Weha Jalan Jalan               Jakarta     Jasa perjalanan wisata      2018        100.00      100.00        2,455,683,156                1,742,281,351


          Kepentingan nonpengendali di entitas anak dianggap tidak material, sehingga Grup tidak menyajikan
          mengenai pengungkapan yang disyaratkan untuk kepentingan nonpengendali yang material dalam laporan
          keuangan konsolidasian sesuai PSAK No. 67, “Pengungkapan Kepentingan Dalam Entitas Lain”.

      d. Karyawan, Komisaris dan Direktur

          Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, berdasarkan Akta No. 62 tanggal 26 Agustus
          2021 dari Racky Francky Limpele, S.H., notaris di Jakarta, susunan pengurus Perusahaan adalah sebagai
          berikut:

          Dewan Komisaris
          Komisaris Utama                                                               : Angreta Chandra
          Komisaris Independen                                                          : Daniel Martinus

          Direksi
          Direktur Utama                                                                : Andrianto Putera Tirtawisata
          Direktur                                                                      : Tiodora Amran Bonardy
                                                                                        : Romy Firmangustri
                                                                                        : Edgar Surjadi

          Sebagai perusahaan publik, Perusahaan telah memiliki Komisaris Independen dan Komite Audit yang
          diwajibkan oleh Bapepam dan LK. Komite Audit Perusahaan terdiri dari 3 orang anggota.


                                                                                 -7-
Page 11
PT WEHA TRANSPORTASI INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2023 dan 31 Desember 2022 serta untuk Periode yang berakhir pada 30 September 2023 dan
30 September 2022


         Pada tanggal 30 September 2023 dan Desember 2022 Corporate Secretary Perusahaan adalah Edgar
         Surjadi. Perusahaan telah membentuk unit internal audit pada tanggal 29 Desember 2009.

         Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, susunan komite audit adalah sebagai berikut:

         Ketua                                                  : Daniel Martinus
         Anggota                                                : Darmawan Nataatmadja
                                                                : Tommy Tan

         Personal manajemen kunci grup terdiri dari Komisaris dan Direksi.

         Jumlah rata-rata karyawan Perusahaan (tidak diaudit) adalah 327 karyawan pada 30 September 2023 dan
         309 karyawan pada 31 Desember 2022. Jumlah rata-rata karyawan Grup (tidak diaudit) adalah 846 karyawan
         pada 30 September 2023 dan 773 karyawan pada 31 Desember 2022.


2   Ikhtisar Kebijakan Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Penting

    a. Dasar Penyusunan dan Pengukuran Laporan Keuangan Konsolidasian

       Laporan keuangan konsolidasian disusun dan disajikan dengan menggunakan Standar Akuntansi Keuangan
       di Indonesia, meliputi pernyataan dan interpretasi yang diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan
       Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) dan Dewan Standar Akuntansi Syariah IAI, dan Peraturan OJK No. VIII.G.7
       tentang “Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik”.

       Dasar pengukuran laporan keuangan konsolidasian ini adalah konsep biaya perolehan, kecuali beberapa akun
       tertentu disusun berdasarkan pengukuran lain, sebagaimana diuraikan dalam kebijakan akuntansi masing-
       masing akun tersebut. Laporan keuangan konsolidasian ini disusun dengan metode akrual, kecuali laporan
       arus kas konsolidasian.

       Laporan arus kas konsolidasian disusun dengan menggunakan metode langsung dengan mengelompokkan
       arus kas dalam aktivitas operasi, investasi, dan pendanaan.

       Kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian untuk tahun yang
       berakhir 30 September 2023 adalah konsisten dengan kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam
       penyusunan laporan keuangan konsolidasian untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2022.

       Mata uang yang digunakan dalam penyusunan dan penyajian laporan keuangan konsolidasian adalah mata
       uang Rupiah (Rupiah) yang juga merupakan mata uang fungsional Perusahaan.

    b. Prinsip Konsolidasian

       Laporan keuangan konsolidasian meliputi laporan keuangan Perusahaan dan entitas yang dikendalikan oleh
       Perusahaan dan entitas anak (Grup). Pengendalian diperoleh apabila Grup memiliki seluruh hal berikut ini:

       • kekuasaan atas investee
       • eksposur atau hak atas imbal hasil variabel dari keterlibatannya dengan investee; dan
       • kemampuan untuk menggunakan kekuasaannya atas investee untuk mempengaruhi jumlah imbal hasil Grup.

       Pengkonsolidasian entitas anak dimulai pada saat Grup memperoleh pengendalian atas entitas anak dan
       berakhir pada saat Grup kehilangan pengendalian atas entitas anak. Secara khusus, penghasilan dan beban
       entitas anak yang diakuisisi atau dilepaskan selama tahun berjalan termasuk dalam laporan laba rugi dan
       penghasilan komprehensif lain konsolidasian sejak tanggal Grup memperoleh pengendalian sampai dengan
       tanggal Grup kehilangan pengendalian atas entitas anak.

       Seluruh aset dan liabilitas, ekuitas, penghasilan, beban dan arus kas dalam intra kelompok usaha terkait
       dengan transaksi antar entitas dalam Grup dieliminasi secara penuh dalam laporan keuangan konsolidasian.

       Laba rugi dan setiap komponen penghasilan komprehensif lain diatribusikan kepada pemilik Perusahaan dan
       kepentingan nonpengendali (KNP) meskipun hal tersebut mengakibatkan KNP memiliki saldo defisit.

       KNP disajikan dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian dan dalam ekuitas
       pada laporan posisi keuangan konsolidasian, terpisah dari bagian yang dapat diatribusikan kepada pemilik
       entitas induk.

                                                          -8-
Page 12
PT WEHA TRANSPORTASI INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2023 dan 31 Desember 2022 serta untuk Periode yang berakhir pada 30 September 2023 dan
30 September 2022


        Transaksi dengan KNP yang tidak mengakibatkan hilangnya pengendalian dicatat sebagai transaksi ekuitas.
        Selisih antara nilai wajar imbalan yang dialihkan dengan bagian relatif atas nilai tercatat aset bersih entitas
        anak yang diakuisisi dicatat di ekuitas. Keuntungan atau kerugian dari pelepasan kepada KNP juga dicatat di
        ekuitas.

   c.   Penjabaran Mata Uang Asing

        Mata Uang Fungsional dan Pelaporan

        Akun-akun yang tercakup dalam laporan keuangan setiap entitas dalam Grup diukur menggunakan mata uang
        dari lingkungan ekonomi utama dimana entitas beroperasi (mata uang fungsional).

        Transaksi dan Saldo

        Transaksi dalam mata uang asing dijabarkan kedalam mata uang fungsional menggunakan kurs pada tanggal
        transaksi. Laba atau rugi selisih kurs yang timbul dari penyelesaian transaksi dan dari penjabaran pada kurs
        akhir tahun atas aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing diakui dalam laba rugi.

        Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, kurs konversi yakni kurs tengah Bank Indonesia,
        yang digunakan oleh Grup adalah Rp 15.526 dan Rp 15.731 per US$ 1.

    d. Transaksi Pihak Berelasi

        Orang atau entitas dikategorikan sebagai pihak berelasi Grup apabila memenuhi definisi pihak berelasi
        berdasarkan PSAK No. 7 “Pengungkapan Pihak-pihak Berelasi”.

        Semua transaksi signifikan dengan pihak berelasi telah diungkapkan dalam laporan keuangan konsolidasian.

    e. Klasifikasi Lancar dan Tidak Lancar

        Grup menyajikan aset dan liabilitas dalam laporan posisi keuangan konsolidasian berdasarkan klasifikasi lancar dan
        tidak lancar. Suatu aset disajikan lancar bila:
        1. akan direalisasi, dijual atau dikonsumsi dalam siklus operasi normal.
        2. untuk diperdagangkan
        3. akan direalisasi dalam 12 bulan setelah tanggal pelaporan atau kas atau setara kas kecuali dibatasi
             penggunaannya atau akan digunakan untuk melunasi suatu liabilitas dalam paling lambat 12 bulan setelah
             tanggal pelaporan.

        Seluruh aset lain diklasifikasikan sebagai tidak lancar.

        Suatu liabilitas disajikan jangka pendek bila:
        1.   akan dilunasi dalam siklus operasi normal.
        2.   untuk diperdagangkan
        3.   akan dilunasi dalam 12 bulan setelah tanggal pelaporan
        4.   tidak ada hak tanpa syarat untuk menangguhkan pelunasannya dalam paling tidak 12 bulan setelah tanggal
             pelaporan.

        Seluruh liabilitas lain-lain diklasifikasikan sebagai jangka panjang.

    f. Kas dan Setara Kas

        Kas terdiri dari kas dan bank. Setara kas adalah semua investasi yang bersifat jangka pendek dan sangat
        likuid yang dapat segera dikonversikan menjadi kas dengan jatuh tempo dalam waktu tiga bulan atau kurang
        sejak tanggal penempatannya, dan yang tidak dijaminkan serta tidak dibatasi pencairannya.

    g. Instrumen Keuangan

        Grup menerapkan PSAK No. 71, Instrumen Keuangan: Pengakuan dan Pengukuran, mengenai pengaturan
        instrumen keuangan terkait klasifikasi dan pengukuran, penurunan nilai atas instrumen keuangan.

        Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, Grup memiliki instrumen keuangan dalam kategori
        aset keuangan pada biaya perolehan yang diamortisasi, aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui
        penghasilan komprehensif lain dan liabiltas keuangan yang diukur pada biaya perolehan yang diamortisasi.


                                                                   -9-
Page 13
PT WEHA TRANSPORTASI INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2023 dan 31 Desember 2022 serta untuk Periode yang berakhir pada 30 September 2023 dan
30 September 2022


       Oleh karena itu kebijakan akuntansi yang terkait dengan instrumen keuangan dalam kategori aset keuangan
       dan liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi yang tidak diungkapkan.

       Aset Keuangan

       Grup mengklasifikasikan aset keuangan sesuai dengan PSAK No. 71, Instrumen Keuangan, sehingga setelah
       pengakuan awal aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi, nilai wajar melalui penghasilan
       komprehensif lain atau nilai wajar melalui laba rugi, dengan menggunakan dua dasar, yaitu:

           •    Model bisnis Grup dalam mengelola aset keuangan; dan
           •    Karakteristik arus kas kontraktual dari aset keuangan.

       Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, aset keuangan Grup terdiri dari aset keuangan
       pada biaya perolehan diamortisasi dan aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan
       komprehensif lain.

           1.   Aset keuangan pada biaya perolehan diamortisasi.

                Aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi jika kedua kondisi berikut terpenuhi:

                a)   Aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang bertujuan untuk memiliki aset keuangan dalam
                     rangka mendapatkan arus kas kontraktual; dan
                b)   Persyaratan kontraktual dari aset keuangan menghasilkan arus kas pada tanggal tertentu yang
                     semata dari pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok terutang.

                Aset keuangan pada biaya perolehan diamortisasi diukur pada jumlah yang diakui saat pengakuan
                awal dikurangi pembayaran pokok, ditambah atau dikurangi dengan amortisasi kumulatif
                menggunakan métode suku bunga efektif yang dihitung dari selisih antara nilai awal dan nilai jatuh
                temponya, dan dikurangi dengan cadangan kerugian penurunan nilai.

                Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, Grup mengklasifikasikan kas, piutang
                usaha, piutang lain-lain, piutang pihak berelasi non-usaha dan aset lain-lain (setoran jaminan) dalam
                kategori ini.

           2.   Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain

                Aset keuangan diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain jika kedua kondisi
                berikut terpenuhi:

                (a) Aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang tujuannya akan terpenuhi dengan
                    mendapatkan arus kas kontraktual dan menjual aset keuangan; dan
                (b) Persyaratan kontraktual dari aset keuangan menghasilkan arus kas pada tanggal tertentu yang
                    semata dari pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok terutang.

                Aset keuangan berupa instrumen ekuitas yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan
                komprehensif lain selanjutnya diukur pada nilai wajar, dengan keuntungan atau kerugian yang belum
                direalisasi diakui dalam penghasilan komprehensif lain. Saat aset keuangan tersebut dihentikan
                pengakuannya atau direklasifikasi, akumulasi keuntungan atau kerugian direklasifikasi ke saldo laba.

       Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, Grup mengklasifikasikan investasi dalam saham
       PT Andalan Selaras Abadi (Catatan 12) dalam kategori ini.

       Liabilitas Keuangan dan Instrumen Ekuitas

       Liabilitas keuangan dan instrumen ekuitas Grup diklasifikasikan berdasarkan substansi perjanjian kontraktual
       serta definisi liabilitas keuangan dan instrumen ekuitas. Kebijakan akuntansi yang diterapkan atas instrumen
       keuangan tersebut diungkapkan berikut ini.

       Instrumen Ekuitas

       Instrumen ekuitas adalah setiap kontrak yang memberikan hak residual atas aset suatu entitas setelah
       dikurangi dengan seluruh liabilitasnya. Instrumen ekuitas dicatat sejumlah hasil yang diterima, setelah
       dikurangkan dengan biaya penerbitan langsung.


                                                         -10-
Page 14
PT WEHA TRANSPORTASI INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2023 dan 31 Desember 2022 serta untuk Periode yang berakhir pada 30 September 2023 dan
30 September 2022


       Liabilitas Keuangan

       Sejak 1 Januari 2020, liabilitas keuangan dalam lingkup PSAK No. 71 diklasifikasikan sebagai berikut: (i)
       liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi, (ii) liabilitas keuangan yang diukur dengan nilai
       wajar melalui laba rugi atau melalui penghasilan komprehensif lain. Grup menentukan klasifikasi liabilitas
       keuangan pada saat pengakuan awal.

       Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, Grup mengklasifikasikan liabilitas keuangan
       sebagai liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi.

       Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi

       Liabilitas keuangan pada biaya perolehan diamortisasi diukur pada jumlah yang diakui saat pengakuan awal
       dikurangi pembayaran pokok, ditambah atau dikurangi dengan amortisasi kumulatif menggunakan metode
       suku bunga efektif yang dihitung dari selisih antara nilai awal dan nilai jatuh temponya.

       Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, Grup mengklasifikasikan pinjaman bank jangka
       pendek dan panjang, utang usaha, utang lain-lain, beban akrual, pinjaman pembelian aset tetap dan utang
       pihak berelasi non-usaha yang dimiliki oleh Grup.

       Saling Hapus Instrumen Keuangan

       Aset keuangan dan Liabilitas keuangan saling hapus dan nilai bersihnya disajikan dalam neraca jika, dan
       hanya jika, Grup saat ini memiliki hak yang berkekuatan hukum untuk melakukan saling hapus atas jumlah
       yang telah diakui tersebut dan berniat untuk menyelesaikan secara neto atau untuk merealisasikan aset dan
       menyelesaikan kewajibannya secara simultan.

       Penurunan Nilai Aset Keuangan pada Biaya Perolehan Diamortisasi

       Manajemen pertama-tama menentukan apakah terdapat bukti obyektif mengenai penurunan nilai secara
       individual atas aset keuangan yang signifikan secara individual, atau secara kolektif untuk aset keuangan yang
       jumlahnya tidak signifikan secara individual. Jika manajemen menentukan tidak terdapat bukti obyektif
       mengenai penurunan nilai atas aset keuangan yang dinilai secara individual, baik aset keuangan tersebut
       signifikan atau tidak signifikan, maka aset tersebut dimasukkan ke dalam kelompok aset keuangan yang
       memiliki karakteristik risiko kredit yang sejenis dan menilai penurunan nilai kelompok tersebut secara kolektif.
       Aset yang penurunan nilainya dinilai secara individual, dan untuk itu kerugian penurunan nilai diakui atau tetap
       diakui, tidak termasuk dalam penilaian penurunan nilai secara kolektif.

       Jika terdapat bukti obyektif bahwa penurunan nilai telah terjadi atas aset dalam kategori pinjaman yang
       diberikan dan piutang atau investasi dimiliki hingga jatuh tempo, maka jumlah kerugian tersebut diukur sebagai
       selisih antara nilai tercatat aset dengan nilai kini estimasi arus kas masa depan (tidak termasuk kerugian kredit
       di masa depan yang belum terjadi) yang didiskonto menggunakan suku bunga efektif awal dari aset tersebut
       (yang merupakan suku bunga efektif yang dihitung pada saat pengakuan awal). Nilai tercatat aset tersebut
       langsung dikurangi dengan penurunan nilai yang terjadi atau menggunakan akun penyisihan dan jumlah
       kerugian yang terjadi diakui di laporan laba rugi komprehensif konsolidasian.

       Jika, pada tahun berikutnya, jumlah kerugian penurunan nilai bertambah atau berkurang karena suatu
       peristiwa yang terjadi setelah penurunan nilai tersebut diakui, maka dilakukan penyesuaian atas penyisihan
       kerugian penurunan nilai yang sebelumnya diakui. Pemulihan penurunan nilai selanjutnya diakui dalam
       laporan laba rugi konsolidasi, dengan ketentuan nilai tercatat aset setelah pemulihan penurunan nilai tidak
       melampaui biaya perolehan diamortisasi pada tanggal pemulihan tersebut.

       Penghentian Pengakuan Aset dan Liabilitas Keuangan

         (1)   Aset Keuangan

               Aset keuangan (atau bagian dari kelompok aset keuangan serupa) dihentikan pengakuannya jika:

               a.   Hak kontraktual atas arus kas yang berasal dari aset keuangan tersebut berakhir;
               b.   Grup tetap memiliki hak untuk menerima arus kas dari aset keuangan tersebut, namun juga
                    menanggung Liabilitaskontraktual untuk membayar kepada pihak ketiga atas arus kas yang
                    diterima tersebut secara penuh tanpa adanya penundaan yang signifikan berdasarkan suatu
                    kesepakatan; atau


                                                           -11-
Page 15
PT WEHA TRANSPORTASI INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2023 dan 31 Desember 2022 serta untuk Periode yang berakhir pada 30 September 2023 dan
30 September 2022


               c.   Grup telah mentransfer haknya untuk menerima arus kas dari aset keuangan dan (i) telah
                    mentransfer secara substansial seluruh risiko dan manfaat atas aset keuangan, atau (ii) secara
                    substansial tidak mentransfer atau tidak memiliki seluruh risiko dan manfaat atas aset keuangan,
                    namun telah mentransfer pengendalian atas aset keuangan tersebut.

         (2)   Liabilitas Keuangan

               Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya jika Liabilitas keuangan tersebut berakhir, dibatalkan
               atau telah kadaluarsa.

    h. Pengukuran Nilai Wajar

       Pengukuran nilai wajar didasarkan pada asumsi bahwa transaksi untuk menjual aset atau mengalihkan
       liabilitas akan terjadi:

         •     di pasar utama untuk aset atau liabilitas tersebut atau;
         •     jika tidak terdapat pasar utama, di pasar yang paling menguntungkan untuk aset atau liabilitas tersebut.

       Grup harus memiliki akses ke pasar utama atau pasar yang paling menguntungkan pada tanggal pengukuran.

       Nilai wajar aset atau liabilitas diukur menggunakan asumsi yang akan digunakan pelaku pasar ketika
       menentukan harga aset atau liabilitas tersebut, dengan asumsi bahwa pelaku pasar bertindak dalam
       kepentingan ekonomi terbaiknya.

       Pengukuran nilai wajar aset non-keuangan memperhitungkan kemampuan pelaku pasar untuk menghasilkan
       manfaat ekonomik dengan menggunakan aset dalam penggunaan tertinggi dan terbaiknya, atau dengan
       menjualnya kepada pelaku pasar lain yang akan menggunakan aset tersebut dalam penggunaan tertinggi dan
       terbaiknya.

       Ketika Grup menggunakan teknik penilaian, maka Grup memaksimalkan penggunaan input yang dapat
       diobservasi yang relevan dan meminimalkan penggunaan input yang tidak dapat diobservasi.

       Seluruh aset dan liabilitas yang mana nilai wajar aset atau liabilitas tersebut diukur atau diungkapkan,
       dikategorikan dalam hirarki nilai wajar sebagai berikut:

         •     Level 1 – harga kuotasian (tanpa penyesuaian) di pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang identik;
         •     Level 2 – teknik penilaian dimana level input terendah yang signifikan terhadap pengukuran nilai wajar
               dapat diobservasi, baik secara langsung maupun tidak langsung;
         •     Level 3 – teknik penilaian dimana level input terendah yang signifikan terhadap pengukuran nilai wajar
               tidak dapat diobservasi.

       Untuk aset dan liabilitas yang diukur pada nilai wajar secara berulang dalam laporan keuangan konsolidasian,
       maka Grup menentukan apakah telah terjadi transfer di antara level hirarki dengan menilai kembali
       pengkategorian level nilai wajar pada setiap akhir periode pelaporan.

    i. Persediaan

       Persediaan dinyatakan berdasarkan biaya atau nilai realisasi bersih, mana yang lebih rendah (the lower of cost
       and net realizable value). Biaya persediaan ditentukan berdasarkan metode rata-rata tertimbang.

    j. Investasi Pada Entitas Asosiasi

       Hasil usaha dan aset dan liabilitas entitas asosiasi dicatat dalam laporan keuangan konsolidasian
       menggunakan metode ekuitas.

       Dalam metode ekuitas, pengakuan awal investasi pada entitas asosiasi diakui pada laporan posisi keuangan
       konsolidasian sebesar biaya perolehan dan selanjutnya disesuaikan untuk mengakui bagian Grup atas laba
       rugi dan penghasilan komprehensif lain dari entitas asosiasi. Jika bagian Grup atas rugi entitas asosiasi
       adalah sama dengan atau melebihi kepentingannya pada entitas asosiasi, maka Grup menghentikan
       pengakuannya atas rugi lebih lanjut. Kerugian lebih lanjut diakui hanya jika Grup memiliki kewajiban konstruktif
       atau hukum atau melakukan pembayaran atas nama entitas asosiasi.

       Pada setiap tanggal pelaporan, Grup menentukan apakah terdapat penurunan nilai yang harus diakui atas
       investasi Grup pada entitas asosiasi.
                                                           -12-
Page 16
PT WEHA TRANSPORTASI INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2023 dan 31 Desember 2022 serta untuk Periode yang berakhir pada 30 September 2023 dan
30 September 2022


    k. Biaya Dibayar Dimuka

       Biaya dibayar dimuka diamortisasi selama manfaat masing-masing biaya dengan menggunakan metode garis
       lurus.

    l. Aset Tetap

       Pemilikan Langsung

       Aset tetap pemilikan langsung, kecuali tanah, dinyatakan berdasarkan biaya perolehan, tetapi tidak termasuk
       biaya perawatan sehari-hari, dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi rugi penurunan nilai, jika ada.
       Tanah tidak disusutkan dan dinyatakan berdasarkan biaya perolehan dikurangi akumulasi rugi penurunan nilai,
       jika ada.

       Biaya perolehan awal aset tetap meliputi harga perolehan, termasuk bea impor dan pajak pembelian yang
       tidak boleh dikreditkan dan biaya-biaya yang dapat diatribusikan secara langsung untuk membawa aset ke
       lokasi dan kondisi yang diinginkan sesuai dengan tujuan penggunaan yang ditetapkan.

       Beban-beban yang timbul setelah aset tetap digunakan, seperti beban perbaikan dan pemeliharaan,
       dibebankan ke laba rugi komprehensif konsolidasian pada saat terjadinya. Apabila beban-beban tersebut
       menimbulkan peningkatan manfaat ekonomis di masa datang dari penggunaan aset tetap tersebut yang dapat
       melebihi kinerja normalnya, maka beban-beban tersebut dikapitalisasi sebagai tambahan biaya perolehan aset
       tetap.

       Penyusutan dihitung berdasarkan metode garis lurus (straight-line method) selama masa manfaat aset tetap
       sebagai berikut:

                                                               Tahun

       Bangunan dan prasarana                                  15 - 20
       Peralatan dan perlengkapan                               2-8
       Kendaraan bermotor operasional (armada)                  2-8
       Kendaraan bermotor non-operasional (dinas)               4–8

       Nilai tercatat aset tetap ditelaah kembali dan dilakukan penurunan nilai apabila terdapat peristiwa atau
       perubahan kondisi tertentu yang mengindikasikan nilai tercatat tersebut tidak dapat dipulihkan sepenuhnya.

       Dalam setiap inspeksi yang signifikan, biaya inspeksi diakui dalam jumlah tercatat aset tetap sebagai suatu
       penggantian apabila memenuhi kriteria pengakuan. Biaya inspeksi signifikan yang dikapitalisasi tersebut
       diamortisasi selama periode sampai dengan saat inspeksi signifikan berikutnya.

       Jumlah tercatat aset tetap dihentikan pengakuannya (derecognized) pada saat dilepaskan atau tidak ada
       manfaat ekonomis masa depan yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya. Aset tetap yang dijual
       atau dilepaskan, dikeluarkan dari kelompok aset tetap berikut akumulasi penyusutan dan akumulasi penurunan
       nilai yang terkait dengan aset tetap tersebut. Laba atau rugi yang timbul dari penghentian pengakuan aset
       tetap ditentukan sebesar perbedaan antara jumlah neto hasil pelepasan, jika ada, dengan jumlah tercatat dari
       aset tetap tersebut, dan diakui dalam laporan laba rugi komprehensif konsolidasian pada tahun terjadinya
       penghentian pengakuan.

       Nilai residu, umur manfaat, serta metode penyusutan ditelaah setiap akhir tahun dan dilakukan penyesuaian
       apabila hasil telaah berbeda dengan estimasi sebelumnya.

       Aset dalam Pembangunan

       Aset dalam pembangunan merupakan aset tetap dalam tahap konstruksi yang dinyatakan pada biaya
       perolehan dan tidak disusutkan. Akumulasi biaya perolehan akan direklasifikasi ke akun aset tetap yang
       bersangkutan dan akan disusutkan pada saat konstruksi selesai dan aset tersebut telah siap digunakan sesuai
       dengan tujuannya.

       Aset Tetap dalam Rangka Bangun, Kelola, dan Alih (Build, Operate, and Transfer atau BOT)

       Aset tetap dalam rangka bangun, kelola, dan alih dinyatakan berdasarkan biaya perolehan setelah dikurangi
       akumulasi penyusutan dan penurunan nilai aset, jika ada. Penyusutan dihitung dengan menggunakan metode
       garis lurus selama periode perjanjian BOT, yaitu 20 tahun.

                                                        -13-
Page 17
PT WEHA TRANSPORTASI INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2023 dan 31 Desember 2022 serta untuk Periode yang berakhir pada 30 September 2023 dan
30 September 2022


    m. Sewa

       Grup menerapkan PSAK No. 73 yang mensyaratkan pengakuan liabilitas sewa sehubungan dengan sewa
       yang sebelumnya diklasifikasikan sebagai ‘sewa operasi’. Kebijakan ini berlaku untuk kontrak yang disepakati
       atau yang telah berubah.

       Sebagai penyewa

       Pada tanggal permulaan kontrak, Grup menilai apakah kontrak merupakan, atau mengandung, sewa. Suatu
       kontrak merupakan atau mengandung sewa jika kontrak tersebut memberikan hak untuk mengendalikan
       penggunaan aset identifikasian selama suatu jangka waktu untuk dipertukarkan dengan imbalan.

       Untuk menilai apakah kontrak memberikan hak untuk mengendalikan penggunaan aset identifikasian, Grup
       harus menilai apakah:

         •    Grup memiliki hak untuk mendapatkan secara subtansial seluruh manfaat ekonomi dari penggunaan
              aset identifikasian; dan
         •    Grup memiliki hak untuk mengarahkan penggunaan aset identifikasian. Grup memiliki hak ini ketika
              Grup memiliki hak untuk pengambilan keputusan yang relevan tentang bagaimana dan untuk tujuan
              apa aset digunakan telah ditentukan sebelumnya dan:

              1.   Grup memiliki hak untuk mengoperasikan aset;
              2.   Grup telah mendesain aset dengan cara menetapkan sebelumnya bagaimana dan untuk tujuan
                   apa aset akan digunakan selama periode penggunaan.

       Pada tanggal awal dimulainya kontrak atau pada tanggal penilaian kembali atas kontrak yang mengandung
       sebuah komponen sewa, Grup mengalokasikan imbalan dalam kontrak ke masing-masing komponen sewa
       berdasarkan harga tersendiri relatif dari komponen sewa dan harga tersendiri agregat dari komponen
       nonsewa.

       Pada tanggal permulaan sewa, Grup mengakui aset hak-guna dan liabilitas sewa. Aset hak-guna diukur pada
       biaya perolehan, dimana meliputi jumlah pengukuran awal liabilitas sewa yang disesuaikan dengan
       pembayaran sewa yang dilakukan pada atau sebelum tanggal permulaan.

       Aset hak-guna kemudian disusutkan menggunakan metode garis lurus dari tanggal permulaan hingga tanggal
       yang lebih awal antara akhir umur manfaat aset hak-guna atau akhir masa sewa.

       Liabilitas sewa diukur pada nilai kini pembayaran sewa yang belum dibayar pada tanggal permulaan,
       didiskontokan dengan menggunakan suku bunga implisit dalam sewa atau jika suku bunga tersebut tidak
       dapat ditentukan, maka menggunakan suku bunga pinjaman inkremental. Pada umumnya, Grup
       menggunakan suku bunga pinjaman inkremental sebagai tingkat bunga diskonto.

       Pembayaran sewa yang termasuk dalam pengukuran liabilitas sewa meliputi pembayaran berikut ini:
        •  Pembayaran tetap, termasuk pembayaran tetap secara substansi;
        •  Pembayaran sewa variabel yang bergantung pada indeks atau suku bunga yang pada awalnya diukur
           dengan menggunakan indeks atau suku bunga pada tanggal permulaan;
        •  Jumlah yang diperkirakan akan dibayarkan oleh penyewa dengan jaminan nilai residual;
        •  Harga eksekusi opsi beli jika Grup cukup pasti untuk mengeksekusi opsi tersebut; dan
        •  Penalti karena penghentian awal sewa kecuali jika Grup cukup pasti untuk tidak menghentikan lebih
           awal.

       Pembayaran sewa dialokasikan menjadi bagian pokok dan biaya keuangan. Biaya keuangan dibebankan
       pada laba rugi selama periode sewa sehingga menghasilkan tingkat suku bunga periodik yang konstan atas
       saldo liabilitas untuk setiap periode.

       Jika sewa mengalihkan kepemilikan aset pendasar kepada Grup pada akhir masa sewa atau jika biaya
       perolehan aset hak-guna merefleksikan Grup akan mengeksekusi opsi beli, maka Grup menyusutkan aset
       hak-guna dari tanggal permulaan hingga akhir umur manfaat aset pendasar.

       Jika tidak, maka Grup menyusutkan aset hak-guna dari tanggal permulaan hingga tanggal yang lebih awal
       antara akhir umur manfaat aset hak-guna atau akhir masa sewa.




                                                        -14-
Page 18
PT WEHA TRANSPORTASI INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2023 dan 31 Desember 2022 serta untuk Periode yang berakhir pada 30 September 2023 dan
30 September 2022


       Sewa jangka-pendek

       Grup memutuskan untuk tidak mengakui aset hak-guna dan liabilitas sewa untuk sewa jangka-pendek yang
       memiliki masa sewa 12 bulan atau kurang. Grup mengakui pembayaran sewa atas sewa tersebut sebagai
       beban dengan dasar garis lurus selama masa sewa.

       Sebagai pesewa

       Ketika Grup bertindak sebagai pesewa, Grup mengklasifikasi masing-masing sewanya baik sewa operasi atau
       sewa pembiayaan.

       Untuk mengklasifikasi masing-masing sewa, Grup membuat penilaian secara keseluruhan atas apakah sewa
       mengalihkan secara substansial seluruh risiko dan manfaat yang terkait dengan kepemilikan aset pendasar.
       Jika penilaian membuktikan hal tersebut, maka sewa diklasifikasikan sebagai sewa pembiayaan; jika tidak
       maka, merupakan sewa operasi. Sebagai bagian dari penilaian ini, Grup mempertimbangkan beberapa
       indikator seperti apakah masa sewa adalah sebagian besar dari umur ekonomik aset pendasar.

    n. Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan

       Pada setiap akhir periode pelaporan tahunan, Grup menelaah apakah terdapat indikasi penurunan nilai. Jika
       terdapat indikasi tersebut atau pada saat uji tahunan nilai aset perlu dilakukan, maka grup membuat estimasi
       jumlah terpulihkan aset tersebut.

       Jika nilai tercatat aset lebih besar dari pada nilai terpulihkannya, maka aset tersebut dinyatakan mengalami
       penurunan nilai dan rugi penurunan nilai diakui dalam laba rugi. Dalam menghitung nilai pakai, estimasi arus
       kas masa depan bersih didiskontokan ke nilai kini dengan menggunakan tingkat diskonto sebelum pajak yang
       mencerminkan penilaian pasar kini dari nilai waktu uang dan risiko spesifik atas aset.

    o. Pengakuan Pendapatan dan Beban

       Grup menerapkan PSAK 72 yang mensyaratkan pendapatan harus memenuhi 5 langkah analisa sebagai
       berikut:

         1.   Identifikasi kontrak pelanggan
         2.   Identifikasi kewajiban pelaksanaan dalam kontrak. Kewajiban pelaksanaan merupakan janji-janji dalam
              kontrak untuk menyerahkan barang atau jasa yang memiliki karakteristik berbeda ke pelanggan.
         3.   Penetapan harga transaksi. Harga transaksi merupakan jumlah imbalan yang berhak diperoleh suatu
              entitas sebagai kompensasi atas diserahkannya barang atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan.Jika
              imbalan yang dijanjikan di kontrak mengandung suatu jumlah yang bersifat variabel, maka grup
              membuat estimasi jumlah imbalan tersebut sebesar jumlah yang diharapkan berhak diterima atas
              diserahkannya barang dan jasa yang dijanjikan ke pelanggan dikurangi dengan estimasi jumlah jaminan
              jasa yang akan dibayarkan selama periode kontrak.
         4.   Alokasi harga transaksi ke setiap kewajiban pelaksanaan dengan menggunakan dasar harga jual berdiri
              sendiri relatif dari setiap barang atau jasa berbeda yang dijanjikan di kontrak. Ketika tidak dapat diamati
              secara langsung, harga jual berdiri sendiri relatif diperkirakan biaya yang diharapkan ditambah marjin.
         5.   Pengakuan pendapatan ketika kewajiban pelaksanaan telah dipenuhi dengan menyerahkan barang
              atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan (ketika pelanggan telah memiliki pengendalian atas barang atau
              jasa tersebut).

       Pendapatan diukur dengan nilai wajar imbalan yang diterima atau dapat diterima dari penjualan jasa dalam
       kegiatan usaha normal Grup.

       Kewajiban pelaksanaan dapat dipenuhi dengan 2 cara, yakni:

         a.   Suatu titik waktu (umumnya janji untuk menyerahkan barang ke pelanggan); atau

         b.   Suatu periode waktu (umumnya janji untuk menyerahkan jasa ke pelanggan). Untuk kewajiban
              pelaksanaan yang dipenuhi dalam suatu periode waktu, Grup memilih ukuran penyelesaian yang
              sesuai untuk penentuan jumlah pendapatan yang harus diakui karena telah terpenuhinya kewajiban
              pelaksanaan.




                                                           -15-
Page 19
PT WEHA TRANSPORTASI INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2023 dan 31 Desember 2022 serta untuk Periode yang berakhir pada 30 September 2023 dan
30 September 2022


       Pendapatan diakui pada saat penyerahan jasa kepada pelanggan. Uang muka yang diterima dari pelanggan
       diklasifikasikan ke dalam akun “Pendapatan diterima dimuka” dan akan diakui sebagai pendapatan pada saat
       jasa diserahkan.

       Pendapatan sewa diakui sejalan dengan berlalunya waktu atau selama periode sewa atau penggunaan aset
       yang bersangkutan.

       Pendapatan bunga dan beban bunga dari instrumen keuangan diakui dalam laba rugi secara akrual
       menggunakan metode suku bunga efektif.

       Beban diakui pada saat terjadinya (accrual basis).

    p. Imbalan Kerja

       Imbalan kerja jangka pendek

       Imbalan kerja jangka pendek diakui sebesar jumlah yang tak-terdiskonto sebagai liabilitas pada laporan posisi
       keuangan konsolidasian setelah dikurangi dengan jumlah yang telah dibayar dan sebagai beban dalam laba
       rugi.

       Liabilitas Imbalan kerja jangka panjang

       Liabilitas imbalan kerja jangka panjang merupakan imbalan pasca-kerja manfaat pasti yang dibentuk tanpa
       pendanaan khusus dan didasarkan pada masa kerja dan jumlah penghasilan karyawan pada saat pensiun
       yang dihitung menggunakan metode Projected Unit Credit. Pengukuran kembali liabilitas imbalan pasti
       langsung diakui dalam laporan posisi keuangan konsolidasian dan penghasilan komprehensif lain pada
       periode terjadinya dan tidak akan direklasifikasi ke laba rugi, namun menjadi bagian dari saldo laba. Biaya
       liabilitas imbalan pasti lainnya terkait dengan program imbalan pasti diakui dalam laba rugi.

       Pada tanggal 2 Februari 2021, pemerintah mengundangkan dan memberlakukan Peraturan Pemerintah
       Nomor 35 tahun 2021 (PP35/2021) untuk melaksanakan ketentuan Pasal 81 dan Pasal 185 (b) UU
       No.11/2020 mengenai Cipta Kerja yang bertujuan untuk menciptakan lapangan kerja seluas-luasnya.

       Presiden Republik Indonesia telah menetapkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang No. 2
       Tahun 2022 tentang Cipta Kerja (Perppu Cipta Kerja 2/2022) pada tanggal 30 Desember 2022, sebagaimana
       telah diubah dengan UU No. 4 tahun 2023 dan ditetapkan menjadi UU melalui UURI No. 6 tahun 2023 pada
       tanggal 31 Maret 2023, yang merupakan pelaksanaan dari Putusan MK Nomor 91/PUU-XVIII/2020. Dengan
       berlakunya ketentuan ini, UU No. 11/2020 tentang Cipta Kerja dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.

       PP35/2021 mengatur mengenai perjanjian kerja waktu tertentu (karyawan tidak tetap), alih daya, waktu kerja,
       yang dapat mempengaruhi manfaat imbalan minimum yang harus diberikan kepada karyawan.

    q. Pajak Penghasilan

       Pajak Kini

       Beban pajak kini ditentukan berdasarkan laba kena pajak dalam tahun yang bersangkutan yang dihitung
       berdasarkan tarif pajak yang berlaku.

       Pajak Tangguhan

       Pajak tangguhan diakui sebagai liabilitas jika terdapat perbedaan temporer kena pajak yang timbul dari
       perbedaan antara dasar pengenaan pajak aset dan liabilitas dengan jumlah tercatatnya pada tanggal
       pelaporan.

       Aset pajak tangguhan diakui untuk seluruh perbedaan temporer yang dapat dikurangkan. Aset pajak
       tangguhan diakui dan direviu pada setiap tanggal pelaporan atau diturunkan jumlah tercatatnya, sepanjang
       kemungkinan besar laba kena pajak tersedia untuk pemanfaatan perbedaan temporer yang dapat dikurangkan
       dan rugi fiskal yang dapat dikompensasikan.




                                                            -16-
Page 20
PT WEHA TRANSPORTASI INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2023 dan 31 Desember 2022 serta untuk Periode yang berakhir pada 30 September 2023 dan
30 September 2022


         Aset dan liabilitas pajak tangguhan diukur dengan menggunakan tarif pajak yang diharapkan berlaku ketika
         aset dipulihkan atau liabilitas diselesaikan, berdasarkan tarif pajak (atau peraturan pajak) yang telah berlaku
         atau secara substantif telah berlaku pada tanggal pelaporan.

         Aset pajak tangguhan dan liabilitas pajak tangguhan saling hapus jika dan hanya jika, terdapat hak yang
         dipaksakan secara hukum untuk melakukan saling hapus aset pajak kini terhadap liabilitas pajak kini dan
         pajak tangguhan tersebut terkait dengan entitas kena pajak yang sama dan dikenakan oleh otoritas
         perpajakan yang sama.

    r. Laba per Saham

         Laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik
         Perusahaan dengan jumlah rata-rata tertimbang saham yang beredar pada tahun yang bersangkutan.

         Laba per saham dilusian dihitung dengan membagi laba bersih dengan jumlah rata-rata tertimbang saham
         biasa yang beredar pada tahun yang bersangkutan yang telah disesuaikan dengan dampak dari semua efek
         berpotensi saham biasa yang dilutif.

    s. Segmen Operasi

         Informasi segmen disusun sesuai dengan kebijakan akuntansi yang dianut dalam penyusunan dan penyajian
         laporan keuangan konsolidasian.

         Segmen operasi diidentifikasi berdasarkan laporan internal komponen-komponen Grup yang secara berkala
         dilaporkan kepada pengambil keputusan operasional dalam rangka alokasi sumber daya ke dalam segmen
         dan penilaian kinerja Grup.


3. Penggunaan Estimasi, Pertimbangan dan Asumsi Manajemen

    Dalam penerapan kebijakan akuntansi Grup, seperti yang diungkapkan dalam Catatan 2 pada laporan keuangan
    konsolidasian, manajemen harus membuat estimasi, pertimbangan, dan asumsi atas nilai tercatat aset dan
    liabilitas yang tidak tersedia oleh sumber-sumber lain. Estimasi dan asumsi tersebut, berdasarkan pengalaman
    historis dan faktor lain yang dipertimbangkan relevan.

    Manajemen berkeyakinan bahwa pengungkapan berikut telah mencakup ikhtisar estimasi, pertimbangan dan
    asumsi signifikan yang dibuat oleh manajemen, yang berdampak terhadap jumlah-jumlah yang dilaporkan serta
    pengungkapan dalam laporan keuangan konsolidasian.

    Pertimbangan

    Pertimbangan-pertimbangan berikut dibuat oleh manajemen dalam proses penerapan kebijakan akuntansi Grup
    yang memiliki dampak yang paling signifikan terhadap jumlah-jumlah yang diakui dalam laporan keuangan
    konsolidasian:

    a.      Mata Uang Fungsional

            Dalam proses penerapan kebijakan akuntansi Grup, manajemen telah membuat pertimbangan untuk
            menentukan mata uang fungsional. Mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak adalah mata uang
            lingkungan ekonomi utama dimana masing-masing entitas beroperasi. Mata uang tersebut adalah yang
            paling menentukan harga jual barang dan jasa, dan mata uang dari negara yang kekuatan persaingan dan
            peraturannya sebagian besar menentukan harga barang dan jasa entitas dan merupakan mata uang yang
            mana dari aktivitas pendanaan dihasilkan.

    b.      Klasifikasi Aset Keuangan dan Liabilitas Keuangan

            Grup menentukan klasifikasi aset dan liabilitas tertentu sebagai aset keuangan dan liabilitas keuangan
            dengan menilai apakah aset dan liabilitas tersebut memenuhi definisi yang ditetapkan dalam PSAK No. 71.
            Aset keuangan dan liabilitas keuangan dicatat sesuai dengan kebijakan akuntansi Perusahaan seperti yang
            diungkapkan dalam Catatan 2.




                                                            -17-
Page 21
PT WEHA TRANSPORTASI INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2023 dan 31 Desember 2022 serta untuk Periode yang berakhir pada 30 September 2023 dan
30 September 2022


    c.    Cadangan Kerugian Penurunan Nilai Aset Keuangan

          Pada setiap tanggal laporan posisi keuangan Grup menilai apakah risiko kredit atas instrumen keuangan
          telah meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal. Ketika melakukan penilaian tersebut, Grup
          mempertimbangkan perubahan risiko gagal bayar yang terjadi selama umur instrumen keuangan. Dalam
          melakukan penilaian tersebut, Grup membandingkan risiko gagal bayar yang terjadi pada tanggal
          pelaporan dengan risiko gagal bayar pada saat pengakuan awal, serta mempertimbangkan informasi,
          termasuk informasi masa lalu, kondisi saat ini, dan informasi bersifat perkiraan masa depan (forward-
          looking), yang wajar dan terdukung yang tersedia tanpa biaya atau upaya berlebihan.

          Grup mengukur cadangan kerugian sepanjang umurnya, jika risiko kredit atas instrumen keuangan
          tersebut telah meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal, jika tidak, maka Grup mengukur
          cadangan kerugian untuk instrumen keuangan tersebut sejumlah kerugian kredit ekspektasian 12 bulan.
          Suatu evaluasi yang bertujuan untuk mengidentifikasi jumlah cadangan kerugian ekspektasian yang harus
          dibentuk, dilakukan secara berkala pada setiap periode pelaporan. Oleh karena itu, saat dan besaran
          jumlah cadangan kerugian ekspektasian yang tercatat pada setiap periode dapat berbeda tergantung pada
          pertimbangan atas informasi yang tersedia atau berlaku pada saat itu.

          Nilai tercatat pinjaman yang diberikan dan piutang Grup tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember
          2022 adalah sebagai berikut:
                                                                           30 September 2023     31 Desember 2022
                                                                                  Rp.                   Rp.
           Pinjaman yang diberikan dan piutang
              Kas dan setara kas                                              26,603,380,914         31,966,211,098
              Piutang Usaha                                                   11,129,689,790          8,475,176,985
              Piutang Lain-lain                                                  418,246,099           647,088,976
              Piutang Pihak berelasi non usaha                                19,692,558,464         19,118,111,450
              Aset Lain-lain (Setoran Jaminan)                                   577,968,161           494,167,407

           Jumlah                                                             58,421,843,428         60,700,755,916



    d.   Aset keuangan yang tidak memiliki kuotasi harga di pasar aktif.

          Grup mengukur seluruh aset keuangan berupa investasi dalam instrumen ekuitas pada nilai wajarnya.
          Akan tetapi, pada keadaan terbatas, biaya perolehan dapat merupakan estimasi nilai wajar yang tepat. Hal
          tersebut dapat terjadi jika informasi yang terkini tidak tersedia untuk mengukur nilai wajar, atau terdapat
          rentang kemungkinan yang cukup besar atas nilai wajar, dimana biaya perolehan yang merupakan
          estimasi terbaik nilai wajar dalam rentang tersebut.

          Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, manajemen Grup memutuskan untuk mengukur
          investasi aset keuangan pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain yang diungkapkan dalam
          Catatan 12 pada biaya perolehan, karena informasi yang terkini tidak tersedia untuk mengukur nilai
          wajarnya dan dampaknya tidak material terhadap laporan keuangan konsolidasian Grup.

    e.    Sewa

          Grup Sebagai Penyewa

          Grup telah menandatangani sejumlah perjanjian sewa ruangan serta perjanjian sewa tanah. Grup
          menentukan bahwa sewa tersebut memenuhi kriteria pengakuan dan pengukuran aset hak-guna dan
          liabilitas sewa sesuai dengan PSAK No. 73.

          Grup Sebagai Pesewa

          Grup telah menandatangani sejumlah perjanjian sewa. Grup menentukan bahwa sewa tersebut adalah
          sewa operasi karena Grup menanggung secara signifikan seluruh risiko dan manfaat dari kepemilikan
          aset-aset tersebut.




                                                          -18-
Page 22
PT WEHA TRANSPORTASI INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2023 dan 31 Desember 2022 serta untuk Periode yang berakhir pada 30 September 2023 dan
30 September 2022


    f.    Pajak Penghasilan

          Pertimbangan yang signifikan dibutuhkan untuk menentukan jumlah pajak penghasilan. Terdapat sejumlah
          transaksi dan perhitungan yang menimbulkan ketidakpastian penentuan jumlah pajak penghasilan karena
          interpretasi atas peraturan pajak yang berbeda. Jika hasil pemeriksaan pajak berbeda dengan jumlah yang
          sebelumnya telah dibukukan, maka selisih tersebut akan berdampak terhadap aset dan liabilitas pajak kini
          dan tangguhan dalam periode dimana hasil pemeriksaan tersebut terjadi.

    Estimasi dan Asumsi

    Asumsi utama mengenai masa depan dan sumber utama lain dalam mengestimasi ketidakpastian pada tanggal
    pelaporan yang mempunyai risiko signifikan yang dapat menyebabkan penyesuaian material terhadap nilai tercatat
    aset dan liabilitas dalam periode berikutnya diungkapkan di bawah ini. Grup mendasarkan asumsi dan estimasi
    pada parameter yang tersedia saat laporan keuangan konsolidasian disusun. Kondisi yang ada dan asumsi
    mengenai perkembangan masa depan dapat berubah karena perubahan situasi pasar yang berada di luar kendali
    Grup. Perubahan tersebut tercermin dalam asumsi ketika keadaan tersebut terjadi:

    a.   Nilai Wajar Aset Keuangan dan Liabilitas Keuangan

         Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia mensyaratkan pengukuran aset keuangan dan liabilitas keuangan
         tertentu pada nilai wajarnya, dan penyajian ini mengharuskan penggunaan estimasi. Komponen pengukuran
         nilai wajar yang signifikan ditentukan berdasarkan bukti-bukti obyektif yang dapat diverifikasi (seperti nilai
         tukar, suku bunga), sedangkan saat dan besaran perubahan nilai wajar dapat menjadi berbeda karena
         penggunaan metode penilaian yang berbeda.

         Nilai wajar aset keuangan dan liabilitas keuangan diungkapkan pada Catatan 24.

    b.   Estimasi Masa Manfaat Aset Tetap

         Masa manfaat dari masing-masing aset tetap Grup diestimasi sepanjang masa aset tersebut tersedia untuk
         digunakan. Estimasi tersebut didasarkan pada penilaian kolektif berdasarkan bidang usaha yang sama,
         evaluasi teknis internal, dan pengalaman dengan aset sejenis. Estimasi masa manfaat setiap aset ditelaah
         secara berkala dan diperbarui jika estimasi berbeda dari perkiraan sebelumnya yang disebabkan karena
         pemakaian, using secara teknis atau komersial, serta keterbatasan hak atau pembatasan lainnya terhadap
         penggunaan aset. Dengan demikian, hasil operasi di masa mendatang mungkin dapat terpengaruh secara
         signifikan oleh perubahan dalam jumlah dan waktu terjadinya biaya karena perubahan yang disebabkan oleh
         faktor-faktor yang disebutkan di atas. Penurunan estimasi masa manfaat ekonomis setiap aset tetap akan
         menyebabkan kenaikan beban penyusutan dan penurunan nilai tercatat aset tetap.

         Nilai tercatat aset tetap pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022 diungkapkan pada Catatan
         13.

    c.   Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan

         Penelaahan atas penurunan nilai dilakukan apabila terdapat indikasi penurunan nilai aset tertentu. Penentuan
         nilai wajar aset memerlukan estimasi arus kas yang diharapkan pemakai berkelanjutan dan pelepasan akhir
         aset tersebut. Perubahan signifikan dalam asumsi-asumsi yang digunakan untuk menentukan nilai wajar
         dapat berdampak signifikan pada nilai terpulihkan dan jumlah kerugian penurunan nilai yang terjadi mungkin
         berdampak material pada hasil operasi Grup.

         Nilai tercatat aset non keuangan tersebut pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022 adalah
         sebagai berikut :

                                                                   30 September 2023            31 Desember 2022
                                                                           Rp                          Rp

          Aset tetap                                                   192,630,945,112              166,196,775,242
          Investasi pada entitas asosiasi                                            -                            -
          Jumlah                                                       192,630,945,112              166,196,775,242




                                                          -19-
Page 23
PT WEHA TRANSPORTASI INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2023 dan 31 Desember 2022 serta untuk Periode yang berakhir pada 30 September 2023 dan
30 September 2022


     d.   Imbalan Kerja Jangka Panjang

           Penentuan liabilitas dan imbalan kerja jangka panjang dipengaruhi oleh asumsi tertentu yang digunakan oleh
           aktuaris dalam menghitung jumlah tersebut. Asumsi-asumsi tersebut dijelaskan dalam Catatan 34 dan
           mencakup, antara lain, tingkat diskonto dan tingkat kenaikan gaji. Hasil aktual yang berbeda dengan asumsi
           Grup diakumulasi dan diamortisasi ke masa depan dan oleh karena itu, secara umum berdampak pada beban
           yang diakui dan liabilitas yang tercatat pada periode-periode mendatang. Manajemen berkeyakinan bahwa
           asumsi-asumsi yang digunakan adalah tepat dan wajar, namun demikian, perbedaan signifikan pada hasil
           aktual, atau perubahan signifikan dalam asumsi-asumsi tersebut dapat berdampak signifikan pada jumlah
           liabilitas imbalan kerja jangka panjang.

           Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, liabilitas imbalan kerja jangka panjang masing-
           masing sebesar Rp 2.313.592.564 dan Rp 2.338.178.693.

     e.    Aset Pajak Tangguhan

           Aset pajak tangguhan diakui untuk semua perbedaan temporer antara nilai tercatat aset dan liabilitas pada
           laporan keuangan dengan dasar pengenaan pajak jika besar kemungkinan bahwa jumlah laba kena pajak
           akan memadai untuk pemanfaatan perbedaan temporer yang diakui. Estimasi manajemen yang signifikan
           diperlukan untuk menentukan jumlah aset pajak tangguhan yang diakui berdasarkan kemungkinan waktu
           terealisasinya dan jumlah laba kena pajak pada masa mendatang serta strategi perencanaan pajak masa
           depan.


4.   Kas dan setara kas

                                                                    30 September 2023        31 Desember 2022
                                                                             Rp                       Rp
      Kas-Rupiah                                                           511,623,211               520,508,548
      Bank
        Rupiah
           PT Bank Central Asia Tbk                                       6,708,913,763             7,937,502,566
           PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                  1,309,606,396               302,880,498
           PT Bank Pan Indonesia Tbk                                        799,566,974               554,976,175
           PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk                           216,454,888               605,623,895
           PT Bank Permata Tbk                                               24,913,434                24,415,889
           PT Bank CIMB Niaga Tbk                                            16,944,688                10,596,677
           PT Bank KEB Hana Indonesia                                        13,119,228                12,819,228
           PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk                             2,472,500                       -
           PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk                      1,305,990                 1,525,631
           PT Bank May Bank Indonesia Tbk                                       209,900                 4,730,799

          Jumlah Bank - Rupiah                                            9,093,507,760             9,455,071,358

          Dolar Amerika Serikat
             PT Bank Central Asia Tbk                                         8,107,279                 8,959,591
          Jumlah Bank - Dolar Amerika Serikat                                 8,107,279                 8,959,591

          Jumlah Bank                                                     9,101,615,039             9,464,030,949

      Deposito berjangka - Rupiah
        PT Bank Pan Indonesia Tbk                                       12,466,702,938            20,181,671,601
        PT Bank Victoria International Tbk                               4,523,439,726             1,300,000,000
         PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk                                    -                 500,000,000

      Jumlah Deposito Berjangka                                         16,990,142,664            21,981,671,601

      Jumlah                                                            26,603,380,914            31,966,211,098
      Suku Bunga per tahun Deposito Berjangka - Rupiah                  2,50%-5,75%              2,50%-5,25%
                                                                        24,858,193,088




                                                           -20-
Page 24
PT WEHA TRANSPORTASI INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2023 dan 31 Desember 2022 serta untuk Periode yang berakhir pada 30 September 2023 dan
30 September 2022


5.    Piutang Usaha
                                                                  30 September 2023         31 Desember 2022
                                                                          Rp                       Rp
     a. Berdasarkan Pelanggan

        Pihak yang berelasi (Catatan 37)                              4,232,737,444               2,108,070,954
        Cadangan kerugian penurunan nilai                              (702,030,531)               (696,751,205)
        Pihak berelasi - bersih                                       3,530,706,913               1,411,319,749

        Pihak ketiga - Pelanggan dalam negeri                         9,590,017,692               8,933,731,144
        Cadangan kerugian penurunan nilai                            (1,991,034,815)             (1,869,873,908)
        Jumlah - Bersih                                               7,598,982,877               7,063,857,236
        Jumlah                                                      11,129,689,790                8,475,176,985

     b. Berdasarkan Umur

        Pihak yang berelasi (Catatan 37)
           Belum jatuh tempo dan tidak mengalami
              penurunan nilai                                           152,700,000                   88,560,000
           Jatuh tempo dan tidak mengalami
              penurunan nilai
               1 - 30 hari                                              713,387,300                  31,605,600
              31 - 60 hari                                              256,940,798                 354,314,300
              61 - 90 hari                                              578,179,998                 149,959,698
              91 - 120 hari                                             297,566,500                 294,642,000
              Lebih dari 120 hari                                     2,233,962,848               1,188,989,356
           Jumlah                                                     4,232,737,444               2,108,070,954
           Cadangan kerugian penurunan nilai                           (702,030,531)               (696,751,205)
           Pihak berelasi - bersih                                    3,530,706,913               1,411,319,749


        Pihak ketiga
           Belum jatuh tempo dan tidak mengalami
              penurunan nilai                                         2,756,145,420               2,589,221,635
           Jatuh tempo dan tidak mengalami
              penurunan nilai
               1 - 30 hari                                            3,670,374,263               2,237,362,274
              31 - 60 hari                                              885,936,666               1,335,886,579
              61 - 90 hari                                              245,460,670                 397,529,123
              91 - 120 hari                                              86,291,000                 221,187,611
              Lebih dari 120 hari                                     1,945,809,673               2,152,543,922
           Jumlah                                                     9,590,017,692               8,933,731,144
           Cadangan kerugian penurunan nilai                         (1,991,034,815)             (1,869,873,908)
           Pihak ketiga - bersih                                      7,598,982,877               7,063,857,236

     Perubahan cadangan penurunan nilai adalah sebagai berikut:

                                                                  30 September 2023         31 Desember 2022
                                                                          Rp                        Rp
     Saldo awal tahun                                                 2,566,625,113             1,983,788,502
     Penambahan - bersih                                                126,440,233               690,016,611
     Pemulihan                                                                  -                 (12,960,000)
     Penghapusan                                                                -                 (94,220,000)
                                                                      2,693,065,346              2,566,625,113


     Grup menerapkan pendekatan yang disederhanakan untuk menghitung cadangan kerugian ekspektasian yang
     disyaratkan oleh PSAK No. 71, yang memperbolehkan penerapan cadangan kerugian ekspektasian sepanjang
     umurnya untuk seluruh piutang usaha tanpa komponen pendanaan signifikan. Untuk mengukur cadangan kerugian
     ekspektasian tersebut, piutang usaha dikelompokkan berdasarkan karakteristik risiko kredit yang sejenis dan pola
     tunggakan atau gagal bayar.

     Berdasarkan evaluasi manajemen terhadap kolektibilitas saldo masing-masing piutang pada tanggal
     30 September 2023 dan 31 Desember 2022. Manajemen berpendapat bahwa cadangan kerugian penurunan nilai
     atas piutang usaha pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022 dari pihak ketiga memadai untuk
     menutup kemungkinan kerugian dari tidak tertagihnya piutang usaha tersebut.
                                                          -21-
Page 25
PT WEHA TRANSPORTASI INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2023 dan 31 Desember 2022 serta untuk Periode yang berakhir pada 30 September 2023 dan
30 September 2022


6.    Piutang Lain-lain

                                                                     30 September 2023 31 Desember 2022
                                                                            Rp                Rp
      Pihak ketiga
         Samsi Nursamsi Hendrawan                                         366,687,900          366,687,900
         Piutang dari karyawan                                            302,584,620          299,132,634
         Lain-lain                                                        115,661,478          347,956,342
      Jumlah                                                              784,933,999        1,013,776,876
      Cadangan kerugian penurunan nilai                                  (366,687,900)        (366,687,900)
      Jumlah - neto                                                       418,246,099          647,088,976


      Piutang dari karyawan merupakan piutang tanpa bunga dan dibayar melalui pengurangan gaji bulanan.

      Berdasarkan evaluasi manajemen terhadap kolektibilitas saldo masing-masing piutang tersebut pada tanggal
      30 September 2023 dan 31 Desember 2022, manajemen berpendapat bahwa cadangan kerugian penurunan nilai
      atas piutang memadai untuk menutup kemungkinan kerugian dari tidak tertagihnya piutang tersebut.

7.    Persediaan

      Persediaan merupakan persediaan suku cadang kendaraan. Manajemen berpendapat bahwa nilai tercatat
      persediaan pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022 tidak melampaui nilai realisasi bersihnya.

8.    Pajak Dibayar Dimuka

                                                                    30 September 2023     31 Desember 2022
                                                                           Rp                    Rp
       Pajak Penghasilan
         PPh pasal 23                                                   489,074,494                           -
       Jumlah - neto                                                    489,074,494                           -

9.    Uang Muka

      Akun ini merupakan pembayaran uang muka yang terdiri dari :

                                                                30 September 2023        31 Desember 2022
                                                                        Rp                      Rp

      Perbaikan dan pemeliharaan                                      320,000,000               144,622,117
      Lain-lain                                                       156,024,667                10,648,317
      Jumlah                                                          476,024,667               155,270,434


10.   Biaya Dibayar Dimuka

                                                                    30 September 2023     31 Desember 2022
                                                                            Rp                   Rp

      Asuransi                                                          751,555,333              511,903,388
      Sewa                                                              214,348,952              548,730,390
      Perizinan                                                         486,877,283              470,880,975
      Lain-lain                                                       1,065,562,011              523,487,620
      Jumlah                                                          2,518,343,579            2,055,002,373
      Dikurangi biaya dibayar dimuka
         jangka pendek                                                2,456,529,654            1,934,324,791

      Biaya dibayar dimuka jangka panjang                                61,813,925              120,677,582



      Biaya dibayar dimuka - perizinan merupakan biaya perolehan izin-izin yang terkait dengan operasi armada di
      Jakarta, Yogyakarta, Palembang dan Bali yang dibayarkan dimuka untuk periode manfaat ke depan.


                                                         -22-
Page 26
PT WEHA TRANSPORTASI INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2023 dan 31 Desember 2022 serta untuk Periode yang berakhir pada 30 September 2023 dan
30 September 2022


11.   Piutang dari dan Utang kepada Pihak yang Berelasi

                                                                30 September 2023         31 Desember 2022
                                                                        Rp                       Rp
      Piutang pihak berelasi Non Usaha
          PT Panorama Investama                                  16,773,123,104             16,773,123,104
          PT Panorama Media                                       1,575,000,000                 75,000,000
          PT Destinasi Tirta Nusantara Tbk                        1,081,483,504              1,080,966,629
          PT Andalan Selaras Abadi                                  208,420,717              1,189,021,717
          PT Panorama Sentrawisata Tbk                               43,497,389                        -
          PT Panorama Aplikasi Nusantara                             11,033,750                        -
           Jumlah                                                19,692,558,464             19,118,111,450


       Piutang dan utang pihak berelasi non usaha terutama timbul dari beban-beban pihak berelasi yang dibayarkan
       terlebih dahulu oleh Grup dan/atau sebaliknya. Akun ini tidak dikenakan beban bunga dan tanpa jadwal
       pengembalian yang pasti.

       Manajemen melakukan transaksi tersebut antara lain untuk menunjang kegiatan operasional perusahaan agar
       mendapatkan manfaat dari ketersediaan produk vendor tersebut dan sebagai bagian dari rencana strategis
       Perusahaan untuk menjadikan Perusahaan sebagai grup yang terintegrasi.


12. Investasi Saham

                                                                 30 September 2023          31 Desember 2022
                                                                         Rp                        Rp

      Tersedia untuk dijual - Biaya perolehan                         990,000,000                  990,000,000


      Jumlah                                                          990,000,000                  990,000,000



      Tersedia untuk dijual - Biaya Perolehan

      Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, Perusahaan memiliki penyertaan pada saham
      PT Andalan Selaras Abadi (ASA) dengan nilai tercatat sebesar Rp. 990.000.000 dan kepemilikan sebesar
      1,94% yang dikategorikan sebagai aset keuangan tersedia untuk dijual. Karena nilai wajarnya tidak dapat
      ditentukan secara andal maka penyertaan saham tersebut dinyatakan pada biaya perolehan.

      Investasi pada Entitas Asosiasi - Metode Ekuitas

      Investasi metode Ekuitas merupakan investasi PT Daytrans (DTS), entitas anak, pada saham PT Dwi Ratna
      Pertiwi (DRP) sebesar 45,61%. Tidak terdapat bagian rugi DRP yang diakui oleh DTS pada tanggal
      30 September 2023 dan 2022.

      Tidak terdapat bagian rugi DRP yang diakui oleh DTS pada periode 2023 dan 2022.

      Pada tanggal 30 September 2023 dan 2022, bagian DTS atas rugi bersih DRP telah melebihi harga perolehan
      investasi, sehingga nilai tercatat investasi pada DRP menjadi nihil. Jika DRP selanjutnya melaporkan laba,
      maka DTS mulai mengakui bagiannya atas laba tersebut hanya setelah bagiannya atas laba tersebut sama
      dengan bagian atas rugi yang belum diakui. Bagian kerugian bersih dari DRP yang belum diakui DTS masing-
      masing sebesar Rp 40.531.706 dan Rp 49.713.602 pada tanggal 30 September 2023 dan 2022.




                                                         -23-
Page 27
PT WEHA TRANSPORTASI INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2023 dan 31 Desember 2022 serta untuk Periode yang berakhir pada 30 September 2023 dan
30 September 2022


13.   Aset Tetap

                                                                                 Perubahan selama 2023

                                        1 Januari 2023              Penambahan                     Pengurangan                  30 September 2023
                                             Rp                           Rp                               Rp                          Rp

      Biaya perolehan:
      Pemilikan langsung
         Kendaraan bermotor
             operasional (armada)           211,381,301,070               49,756,576,808                   (5,086,772,387)           256,051,105,491
         Bangunan dan prasarana              51,966,321,753                            -                                -             51,966,321,753
         Peralatan dan perlengkapan          44,667,871,012                1,210,544,447                      (10,315,000)            45,868,100,459
         Kendaraan bermotor
             non-operasional (dinas)          8,371,898,759                 417,853,610                                 -              8,789,752,369

         Aset tetap dalam perjanjian

               Bangunan dan Prasarana        14,938,348,044                 277,865,000                                 -             15,216,213,044

      Jumlah                                331,325,740,638               51,662,839,865                   (5,097,087,387)           377,891,493,116

      Akumulasi penyusutan:

      Pemilikan langsung
        Kendaraan bermotor
             operasional (armada)           116,159,997,787               18,544,054,085                   (4,965,690,295)           129,738,361,577
        Bangunan dan prasarana               12,979,394,620                2,649,422,711                                -             15,628,817,331
        Peralatan dan perlengkapan           24,311,590,213                3,642,968,865                      (10,315,000)            27,944,244,078
        Kendaraan bermotor
             non-operasional (dinas)          6,380,293,550                 116,079,472                                 -              6,496,373,022
        Aset tetap dalam perjanjian
             Bangunan dan Prasarana           5,297,689,226                 155,062,770                                 -              5,452,751,996
      Jumlah                                165,128,965,396               25,107,587,903                   (4,976,005,295)           185,260,548,004


      Nilai Tercatat                        166,196,775,242                                                                          192,630,945,112




                                                                                   Perubahan selama 2022

                                           1 Januari 2022             Penambahan                    Pengurangan                 31 Desember 2022
                                                  Rp                        Rp                             Rp                          Rp

      Biaya perolehan:
      Pemilikan langsung
         Kendaraan bermotor
             operasional (armada)              165,868,523,093             50,405,193,519                   (4,892,415,542)           211,381,301,070
         Bangunan dan prasarana                 51,561,979,753                404,342,000                                              51,966,321,753
         Peralatan dan perlengkapan             43,153,534,875              1,522,686,137                       (8,350,000)            44,667,871,012
         Kendaraan bermotor
             non-operasional (dinas)               7,858,206,184               513,692,575                                              8,371,898,759

         Aset tetap dalam perjanjian

               Bangunan dan Prasarana             14,404,655,984               533,692,060                                  -          14,938,348,044

      Jumlah                                   282,846,899,889             53,379,606,291                   (4,900,765,542)           331,325,740,638

      Akumulasi penyusutan:

      Pemilikan langsung
        Kendaraan bermotor
             operasional (armada)              104,764,115,442             15,635,534,789                   (4,239,652,444)           116,159,997,787
        Bangunan dan prasarana                   9,708,632,551              3,270,762,069                                              12,979,394,620
        Peralatan dan perlengkapan              19,754,807,440              4,564,889,023                       (8,106,250)            24,311,590,213
        Kendaraan bermotor
             non-operasional (dinas)               6,265,400,756               114,892,794                                              6,380,293,550
        Aset tetap dalam perjanjian
             Bangunan dan Prasarana                5,090,938,887               206,750,339                                  -           5,297,689,226
      Jumlah                                   145,583,895,076             23,792,829,014                   (4,247,758,694)           165,128,965,396


      Nilai Tercatat                           137,263,004,813                                                                        166,196,775,242




                                                                   -24-
Page 28
PT WEHA TRANSPORTASI INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2023 dan 31 Desember 2022 serta untuk Periode yang berakhir pada 30 September 2023 dan
30 September 2022


    Beban penyusutan dialokasikan sebagai berikut:
                                                              30 September 2023          30 September 2022
                                                                      Rp                         Rp

     Beban langsung                                              18,544,054,085             11,876,954,098
     Beban usaha                                                  6,563,533,818              5,554,444,628

     Jumlah                                                      25,107,587,903             17,431,398,726


    Pengurangan pada 30 September 2023 dan 2022 yang merupakan penjualan asset tertentu dengan rincian
    sebagai berikut:
                                                       30 September 2023       30 September 2022
                                                               Rp                        Rp

     Harga Jual                                                   1,056,000,000                925,000,000
     Nilai Tercatat                                                 121,082,092                566,048,760

     Keuntungan Penjualan                                           934,917,908                358,951,240


    Bangunan dan prasarana dalam rangka BOT merupakan bangunan dan prasarana pool kendaraan operasional
    dan kantor Perusahaan yang didirikan di atas tanah yang disewa di daerah Jakarta, Bandung, Semarang, dan
    Yogyakarta. Dengan jangka waktu antara 2 sampai dengan 20 tahun, dimulai sejak tahun 2006.

    Aset tetap milik Grup dengan nilai tercatat sebesar Rp 75.397.421.687 dan Rp 40.488.644.180 masing-masing
    pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022 digunakan sebagai jaminan atas utang bank,              D
    pinjaman pembelian aset tetap dan liabilitas sewa pembiayaan.                                               S
                                                                                                                e
    Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, estimasi nilai wajar aset tetap kendaraan bermotor     s
    operasional adalah sebesar Rp 156.762.262.500 dan Rp 111.387.000.000 dan entitas nilai wajar aset tanah     e
    dan bangunan sebesar Rp 17.531.702.828 pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022.                 m

    Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, seluruh kendaraan bermotor telah diasuransikan
    kepada pihak ketiga dengan nilai pertanggungan sebesar Rp 166.522.553.900 dan Rp 93.465.791.751.
    Manajemen berpendapat bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup untuk menutupi kemungkinan kerugian
    atas aset dipertanggungkan.

    Manajemen berpendapat bahwa tidak terdapat penurunan nilai aset tetap pada tanggal 30 September 2023
    dan 31 Desember 2022.


14. Aset Hak Guna


                                                                      2023

                                  01 Januari 2023      Penambahan            Pengurangan    30 September 2023
                                        Rp                 Rp                    Rp                 Rp

      Biaya Perolehan
      Sewa Pool dan Counter        5,560,591,485      5,338,164,242                  -        10,898,755,727
         Jumlah                    5,560,591,485      5,338,164,242                  -        10,898,755,727

      Akumulasi Penyusutan
      Sewa Pool dan Counter        2,615,448,992      1,451,060,342                  -         4,066,509,334
        Jumlah                     2,615,448,992      1,451,060,342                  -         4,066,509,334

      Jumlah                       2,945,142,493                                               6,832,246,393


                                                       -25-
Page 29
PT WEHA TRANSPORTASI INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2023 dan 31 Desember 2022 serta untuk Periode yang berakhir pada 30 September 2023 dan
30 September 2022



                                                                2022

                              01 Januari 2022      Penambahan          Pengurangan        31 Desember 2022
                                    Rp                 Rp                  Rp                    Rp

      Biaya Perolehan
      Sewa Pool dan Counter       6,249,256,123    1,000,354,913       (1,689,019,551)       5,560,591,485
         Jumlah                   6,249,256,123    1,000,354,913       (1,689,019,551)       5,560,591,485

      Akumulasi Penyusutan
      Sewa Pool dan Counter       3,079,870,509    1,224,598,034       (1,689,019,551)       2,615,448,992
        Jumlah                    3,079,870,509    1,224,598,034       (1,689,019,551)       2,615,448,992

      Jumlah                      3,169,385,614                                              2,945,142,493


      Pada tanggal 30 September 2023 dan 30 September 2022 beban amortisasi masing-masing sebesar
      Rp 1.451.060.342 dan Rp 1.333.289.849 (Catatan 32).


15. Uang Muka

                                                              30 September 2023          31 Desember 2022
                                                                      Rp                        Rp

     Uang Muka Investasi                                           40,300,000,000          40,300,000,000
     Uang Muka Pembelian Aset Tetap                                29,055,707,290          11,930,417,654
     Lainnya                                                          319,650,000                  -
     Jumlah                                                        69,355,707,290          52,230,417,654


     Uang muka investasi merupakan uang muka yang dibayarkan Perusahaan kepada PT Panorama Sentrawisata
     (PSW) terkait rencana pembelian saham entitas anak PSW.


16. Aset Lain-lain

                                                             30 September 2023           31 Desember 2022
                                                                     Rp                         Rp

     Aset tetap tidak digunakan                                    1,284,296,870             2,089,545,832

     Lain-lain
         Setoran jaminan                                            577,968,161               494,167,407
         Lainnya                                                    159,225,000               159,225,000
         Saldo akhir                                                737,193,161               653,392,407
     Jumlah                                                        2,021,490,031             2,742,938,239




                                                    -26-
Page 30
PT WEHA TRANSPORTASI INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2023 dan 31 Desember 2022 serta untuk Periode yang berakhir pada 30 September 2023 dan
30 September 2022


17. Pinjaman Bank
                                                                       30 September 2023 31 Desember 2022
                                                                               Rp               Rp
    Pinjaman bank jangka pendek
           PT Bank QNB Indonesia Tbk                                       2,978,446,415     2,934,146,319
    Jumlah                                                                 2,978,446,415     2,934,146,319

    Pinjaman bank jangka panjang
       Perusahaan - Rupiah
          PT Bank Pan Indonesia Tbk                                       40,163,698,873    40,858,187,500
          PT Bank QNB Indonesia Tbk                                          875,252,446     2,317,182,118
         Jumlah                                                           41,038,951,319    43,175,369,618
         Diskonto yang belum diamortisasi                                    898,144,389     1,124,028,318
         Jumlah - bersih                                                  41,937,095,708    44,299,397,936
         Dikurangi bagian yang akan jatuh tempo
           dalam waktu satu tahun                                         (3,561,238,405)   (3,266,650,935)
         Bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu
           lebih dari satu tahun                                          38,375,857,303    41,032,747,001


    Pinjaman diterima oleh Perusahaan

    PT Bank QNB Indonesia Tbk (QNB)

    Fasilitas kredit yang diterima Perusahaan dari QNB adalah sebagai berikut:

    a.    Fasilitas Pinjaman Rekening Koran (PRK) pada tahun 2017 dengan jumlah maksimum Rp 5.000.000.000.
          Suku bunga sebesar 10,50% per tahun dan akan jatuh tempo 23 Oktober 2018 dan telah diperpanjang
          sampai dengan 13 November 2023. Suku bunga atas pinjaman 10,25% per tahun.

          Berdasarkan perubahan perjanjian pinjaman pada tanggal 12 November 2021, jumlah maksimum fasilitas
          turun menjadi Rp 3.000.000.000.

          Saldo pinjaman pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022 adalah masing-masing sebesar
          Rp 2.978.446.415 dan Rp 2.934.146.319.

          Beban bunga pada 30 September 2023 adalah sebesar Rp 90.889.674 dan Rp 152.242.395 pada
          30 September 2022.

    b.    Fasilitas Pinjaman Tetap pada tahun 2017 sebesar Rp 20.000.000.000. Fasilitas ini mempunyai jangka
          waktu lima (5) tahun dan jatuh tempo pada tanggal 23 Oktober 2022. Pinjaman ini dibayar dengan
          angsuran bulanan dan dengan suku bunga sebesar 10,50% per tahun.

          Fasilitas pinjaman digunakan untuk pembelian lima belas (15) unit bus baru.

          Fasilitas Pinjaman Tetap 2 pada tahun 2020 sebesar Rp 11.110.000.000. Fasilitas ini mempunyai jangka
          waktu lima (5) tahun dan akan jatuh tempo pada tanggal 23 Juli 2025. Pinjaman ini dibayar dengan
          angsuran bulanan dan dengan suku bunga sebesar 9,25% per tahun.
          Fasilitas pinjaman digunakan untuk pembelian delapan (8) unit bus baru.

          Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022 Perusahaan telah menggunakan fasilitas
          pinjaman tersebut sebesar Rp 875.252.446 dan Rp. 2.317.182.118.

          Pembayaran pokok pinjaman adalah Rp 1.441.929.672 pada 30 September 2023 dan Rp 1.441.929.672
          pada 30 September 2022 dan beban bunga pada 30 September 2023 adalah sebesar Rp 130.436.147 dan
          Rp 282.595.093 pada 30 September 2022.




                                                          -27-
Page 31
PT WEHA TRANSPORTASI INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2023 dan 31 Desember 2022 serta untuk Periode yang berakhir pada 30 September 2023 dan
30 September 2022


            Pinjaman dari QNB mencakup persyaratan yang membatasi hak Perusahaan tanpa persetujuan tertulis
            dari QNB, antara lain menjual, menyewakan, memindahkan hak, menghapuskan sebagian atau seluruh
            aset Perusahaan dan/atau pemilik jaminan atau menjaminkan aset milik Perusahaan dan/atau pemilik
            jaminan (kecuali menjual dalam rangka usaha normal), mengubah maksud, tujuan dan/atau kegiatan
            usaha, mengubah fisik dan/atau peruntukan jaminan, mengubah susunan pengurus, penanggung dan/atau
            pemilik jaminan, melakukan investasi atau menjalankan kegiatan usaha yang tidak berhubungan dengan
            kegiatan usaha saat ini, menyatakan pailit atau penundaan kewajiban pembayaran utang, selama
            Perusahaan tidak melanggar financial covenant, memberi atau menerima pinjaman kepada/dari pihak lain,
            memberi penjaminan dan menjadi penjamin atas utang pihak lain, melakukan merger, melakukan
            restukturisasi Perusahaan, melakukan likuidasi, mengubah struktur permodalan Perusahaan dan
            membagikan dividen. Disamping itu, Perusahaan diwajibkan untuk memelihara rasio keuangan sebagai
            berikut:

             •     Perusahaan diharuskan menjaga Debt Service Coverage Ratio minimal 120%.
             •     Perusahaan diharuskan menjaga Gearing Ratio maksimal 300%.

            Pinjaman ini dijamin dengan 1 (satu) unit apartemen “The Haven”, Seminyak, Bali atas nama Satrijanto
            Tirtawisata dan kendaraan (catatan 13)

    PT. Bank Panin Tbk

    Pada tanggal 23 Mei 2018, Perusahaan memperoleh fasilitas pinjaman investasi dari PT Bank Pan Indonesia
    Tbk sebagai berikut:

        •        Pinjaman Jangka Panjang – PJP 1
                 Batas kredit sebesar Rp. 22.500.000.000, sengan suku bunga 7,50% per tahun untuk periode 2023 dan
                 jangka waktu kredit selama 120 bulan. Pinjaman ini digunakan untuk pembiayaan kembali utang pihak
                 berelasi.

        •        Pinjaman Jangka Panjang – PJP 2
                 Batas kredit sebesar Rp. 17.500.000.000, dengan suku bunga 7,50% per tahun untuk periode 2023
                 dan jangka waktu kredit selama 96 bulan. Pinjaman ini digunakan untuk pembelian unit baru serta
                 renovasi armada Bus White Horse.

        •        Pinjaman Jangka Panjang – PJP 3
                 Batas kredit sebesar Rp. 10.000.000.000, dengan suku bunga 7,50% per tahun untuk periode 2023
                 dan jangka waktu kredit selama 96 bulan, dengan grace period selama 24 bulan. Pinjaman ini
                 digunakan untuk pembelian unit bus baru.

    Pinjaman ini dijamin dengan tanah seluas 12.049 m2 atas nama PT Andalan Selaras Abadi, pihak berelasi, di
    kp. Poncol, Kelurahan Kamal, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat.

    Pembayaran pokok pinjaman, 30 September 2023 dan 30 September 2022 masing-masing sebesar
    Rp 694.488.628 dan 169.513.967. Sedangkan beban bunga pada 30 September 2023 adalah Rp 2.521.130.933
    dan Rp 1.936.840.827 pada 30 September 2022 berjangka waktu delapan (8) tahun dengan bunga 9,5% per
    tahun.

    Pada tanggal 31 Maret 2021, Perusahaan memperoleh persetujuan restruktur fasilitas kredit yang ke-2 dari
    PT Bank Pan Indonesia Tbk terkait kondisi pandemi Covid-19 berupa penundaan pembayaran pokok pinjaman
    sampai dengan bulan Maret 2022 dan pembayaran bunga sebesar 8,50% dengan rincian sebagai berikut:

        •        3,00% dibayar sejak bulan 1 sampai 6, sedangkan 5,00% dibayar sejak bulan 7 sampai ke 12 sejak
                 akad restruktur ke-2.
        •        5,50% ditangguhkan sejak bulan ke 1 sampai 6 serta 3,50% di bulan ke 7 sampai 12 akan mulai
                 diangsur di bulan ke 13 sejak akad restruktur ke-2.

    Pada tanggal 31 Mei 2022, Perusahaan memperoleh persetujuan restruktur fasilitas kredit yang ke-3 dari
    PT Bank Pan Indonesia Tbk terkait kondisi Covid-19 berupa penundaan pembayaran pokok pinjaman.
    Sedangkan pembayaran bunga dilakukan seluruhnya dengan suku bunga yang diberikan sebesar 7%. Untuk
    pembayaran bunga yang ditangguhkan pada fasilitas restruktur 1 dan 2 akan diangsur selama 24 bulan dengan
    rincian sebagai berikut:

        •        70,00% selama 23 bulan.
        •        30,00% pada bulan ke-24 dengan ballon payment sejak Mei 2023 sampai April 2025.

                                                           -28-
Page 32
PT WEHA TRANSPORTASI INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2023 dan 31 Desember 2022 serta untuk Periode yang berakhir pada 30 September 2023 dan
30 September 2022


      Pinjaman dari Panin mencakup persyaratan yang membatasi hak Perusahaan tanpa persetujuan tertulis dari
      Panin, antara lain menerima atau memberikan pinjaman selain yang berhubungan dengan usaha Perusahaan,
      menjadi penjamin atas utang pihak ketiga, dan menarik dana melebihi plafon fasilitas kredit. Perusahaan tidak
      diwajibkan untuk memelihara rasio keuangan tertentu.


18. Utang Usaha

      Merupakan hutang Grup terutama untuk biaya kendaraan dan pembelian suku cadang dan pemeliharaan
      kendaraan. Hutang usaha pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022 adalah sebesar
      Rp 1.737.169.971 dan Rp 2.170.539.888

      Analisa umur utang usaha dihitung dari tanggal faktur adalah sebagai berikut :

                                                                      30 September 2023    31 Desember 2022
                                                                              Rp                  Rp

       Belum jatuh tempo                                                   1,256,007,466          888,049,072
       Sudah jatuh tempo
         < 30 hari                                                           112,790,998          340,612,119
         31 - 60 hari                                                          9,694,875           49,755,793
         61 - 90 hari                                                                  -          165,325,354
         91 - 360 hari                                                        36,091,967              850,000
         > 360 hari                                                          322,584,665          725,947,550
       Jumlah                                                              1,737,169,971        2,170,539,888


19.   Utang Pajak

                                                                     30 September 2023     31 Desember 2022           .
                                                                             Rp                   Rp

      Pajak penghasilan badan                                               996,822,845         2,642,172,412
      Pajak penghasilan
        Pasal 4 (2)                                                          84,960,654           108,313,433
        Pasal 21                                                            121,506,157           144,787,476
        Pasal 23                                                             16,906,469            13,728,356
        Pasal 25                                                                      -            28,511,150
      SKPKB dan Surat Tagihan Pajak                                          47,489,960           162,979,920
      Pajak Pertambahan Nilai                                                13,934,432            15,254,595
      Jumlah                                                              1,281,620,517         3,115,747,342


      Besarnya pajak yang terutang ditetapkan berdasarkan perhitungan pajak yang dilakukan sendiri oleh wajib pajak
      (self-assessment). Berdasarkan Undang-undang No. 28 Tahun 2007 mengenai Perubahan Ketiga atas
      Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan, Kantor Pajak dapat melakukan pemeriksaan atas perhitungan
      pajak dalam jangka waktu 5 tahun setelah terutangnya pajak, dengan beberapa pengecualian, sebagaimana
      diatur dalam Undang-undang tersebut.




                                                            -29-
Page 33
PT WEHA TRANSPORTASI INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2023 dan 31 Desember 2022 serta untuk Periode yang berakhir pada 30 September 2023 dan
30 September 2022


 20. Beban Akrual
                                                                          30 September 2023     31 Desember 2022
                                                                                  Rp                   Rp

       Gaji dan tunjangan karyawan                                              840,730,748          363,135,257
       Asuransi                                                                 732,336,713          635,508,048
       Bahan Bakar                                                              295,051,696          152,376,071
       Jasa profesional                                                         261,432,401          496,549,777
       Bunga                                                                    226,109,026          447,989,996
       Listrik, air dan telekomunikasi                                          147,957,007           65,193,543
       Sewa                                                                      84,897,372           27,199,410
       Komisi                                                                    75,980,100           58,129,970
       Perbaikan dan pemeliharaan                                                54,669,997          171,544,345
       Izin dan legalitas                                                                 -          128,431,632
       Lain-lain                                                                230,614,336          502,786,474
       Jumlah                                                                 2,949,779,395        3,048,844,523


 21. Pendapatan Diterima Dimuka

       Merupakan uang muka atas jasa transportasi yang diterima dari pelanggan.


 22.   Liabilitas Sewa

        Mutasi dari liabilitas sewa adalah sebagai berikut:

                                                                         30 September 2023        31 Desember 2022
                                                                                Rp                       Rp
        Awal tahun                                                              1,657,584,404            1,434,982,505
        Penambahan (Pengurangan) bersih selama tahun berjalan                   1,257,160,247              222,601,899

        Utang neto                                                              2,914,744,651            1,657,584,404


        Berikut adalah pembayaran sewa minimum masa yang akan datang (future minimum lease payment)
        berdasarkan perjanjian sewa:

                                                                       30 September 2023        31 Desember 2022
                                                                              Rp                      Rp
        Jatuh tempo:
        2023                                                                   435,084,612            1,359,116,667
        2024                                                                   825,333,333             405,333,333
        2025                                                                   623,772,436                      -
        2026                                                                   620,669,129                      -
        2028                                                                   509,777,792                      -
        2027                                                                   315,000,000                      -
        Jumlah pembayaran sewa pembiayaan minimum                            3,329,637,302            1,764,450,000
        Dikurangi bunga                                                       (414,892,651)           (106,865,596)
        Nilai sekarang pembiayaan sewa minimum                               2,914,744,651            1,657,584,404
        Bagian yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun                        (863,427,884)          (1,227,895,069)
        Bagian jangka panjang                                                2,051,316,767             429,689,335

       Beban bunga liabilitas sewa yang dibebankan pada laba rugi September tahun 2023 dan 2022 masing-masing
       sebesar .Rp 139.223.778 dan Rp 31.308.105. (Catatan 33).

                                                                -30-
Page 34
PT WEHA TRANSPORTASI INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2023 dan 31 Desember 2022 serta untuk Periode yang berakhir pada 30 September 2023 dan
30 September 2022


 23.    Pinjaman Pembelian Aset Tetap

                                                            30 September 2023        31 Desember 2022
                                                                    Rp                      Rp
       Pihak Ketiga
         PT Sunindo Kookmin Best Finance                          19,481,435,187           3,754,102,670
         PT BCA Finance                                           12,280,692,923          11,080,092,499
         Astra Credit Company                                      7,636,359,319                     -
         PT Mandiri Tunas Finance                                  1,584,112,655           4,741,999,681
         PT Toyota Astra Finance                                     866,622,913             941,607,042
         PT Maybank Indonesia Finance                                879,156,564              10,772,280

       Jumlah                                                     42,728,379,562          20,528,574,172


       Dikurangi bagian hutang yang akan jatuh
          tempo dalam waktu satu tahun
         PT Sunindo Kookmin Best Finance                           7,457,084,535           1,202,911,642
         PT BCA Finance                                            5,520,155,576           4,821,668,829
         Astra Credit Company                                      2,443,292,073                     -
         PT Mandiri Tunas Finance                                    789,589,330           4,741,999,681
         PT Toyota Astra Finance                                     866,622,913             746,663,903
         PT Maybank Indonesia Finance                                        -                10,772,280
       Jumlah                                                     17,076,744,427          11,524,016,335

       Hutang pembelian aset tetap yang akan
         jatuh tempo dalam waktu lebih dari
         satu tahun
         PT Sunindo Kookmin Best Finance                          12,024,350,652           2,551,191,028
         PT BCA Finance                                            6,760,537,348           6,258,423,670
         Astra Credit Company                                      5,193,067,246
         PT Mandiri Tunas Finance                                    794,523,325                     -
         PT Maybank Indonesia Finance                                        -                       -
         PT Toyota Astra Finance                                     879,156,564             194,943,139
       Jumlah                                                  25,651,635,135              9,004,557,837
       Tingkat bunga per tahun                                2,95% - 13,30%           3,00% - 12,00%


       Utang pembelian aset tetap berjangka waktu 3 - 4 tahun dan dijamin dengan aset tetap yang dibeli melalui
       hutang tersebut.

       Pembayaran pokok pinjaman pada 30 September 2023 dan 2022 adalah masing-masing sebesar                           1
       Rp 16.766.982.498 dan Rp 9.771.782.970. Pembayaran bunga masing-masing adalah sebesar
       Rp 2.929.177.487 dan Rp 2.327.488.381 pada 30 September 2023 dan 2022.


 24. Nilai Wajar Aset Keuangan dan Liabilitas Keuangan

       Nilai wajar adalah nilai dimana suatu instrumen keuangan dapat dipertukarkan antara pihak yang memahami
       dan berkeinginan untuk melakukan transaksi wajar, dan bukan merupakan nilai penjualan akibat kesulitan
       keuangan atau likuidasi yang dipaksakan.Nilai wajar diperoleh dari kuotasi harga atau model arus kas diskonto.

       Berikut adalah nilai tercatat dan estimasi nilai wajar atas aset tertentu dan liabilitas keuangan Grup pada
       tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022:




                                                           -31-
Page 35
PT WEHA TRANSPORTASI INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2023 dan 31 Desember 2022 serta untuk Periode yang berakhir pada 30 September 2023 dan
30 September 2022



                                                                                             30 September 2023
                                                                                                Pengukuran nilai wajar menggunakan
                                                                                                                                      Input signifikan yang
                                                                          Harga kuotasian dalam Input signifikan yang dapat          tidak dapat di observasi
                                                       Nilai Tercatat      pasar aktif/ (Level 1)       di observasi (Level 2)              (Level 3)
       Aset yang nilai wajarnya disajikan
         Aset tetap - kendaraan bermotor operasional   126,312,743,914                              -                            -         156,762,262,500


       Liabilitas yang nilai wajarnya disajikan
         Utang bank jangka panjang (bagian jangka
         pendek dan bagian jangka panjang)              41,937,095,708                              -           41,937,095,708                                -


         Pinjaman pembelian aset tetap                  42,728,379,562                              -           42,728,379,562                                -




                                                                                             31 Desember 2022
                                                                                                Pengukuran nilai wajar menggunakan
                                                                                                                                      Input signifikan yang
                                                                          Harga kuotasian dalam Input signifikan yang dapat          tidak dapat di observasi
                                                       Nilai Tercatat      pasar aktif/ (Level 1)       di observasi (Level 2)              (Level 3)
       Aset yang nilai wajarnya disajikan
         Aset tetap - kendaraan bermotor operasional    95,221,303,283                              -                            -         111,387,000,000


       Liabilitas yang nilai wajarnya disajikan
         Utang bank jangka panjang (bagian jangka
         pendek dan bagian jangka panjang)              44,299,397,936                              -           44,299,397,936                                -


         Pinjaman pembelian aset tetap                  20,528,574,172                              -           20,528,574,172                                -



      Nilai wajar instrumen keuangan yang tidak diperdagangkan di pasar aktif ditentukan menggunakan teknik
      penilaian. Teknik penilaian ini memaksimalkan penggunaan data pasar yang dapat diobservasi yang tersedia
      dan sesedikit mungkin mengandalkan estimasi spesifik yang dibuat oleh entitas. Jika seluruh input signifikan
      yang dibutuhkan untuk menentukan nilai wajar dapat diobservasi, maka instrumen tersebut termasuk dalam
      hirarki Level 2. Instrumen yang termasuk dalam hirarki Level 2. Nilai wajar liabilitas Grup dalam hirarki Level 2
      diestimasi berdasarkan analisa arus kas diskonto menggunakan suku bunga pasar.

      Jika satu atau lebih input signifikan tidak diambil dari data pasar yang dapat diobservasi, maka instrumen
      tersebut termasuk dalam hirarki Level 3. Nilai wajar aset tetap diestimasi menggunakan metode pasar
      pembanding dengan faktor penyesuaian yang relevan.


 25. Modal Saham

      Susunan kepemilikan saham Perusahaan berdasarkan catatan yang dibuat oleh PT Raya Saham Registra, Biro
      Administrasi Efek, adalah sebagai berikut:

                                                                                      30 September 2023
                                                                Jumlah                    Persentase                      Jumlah Modal
           Nama Pemegang Saham                                  Saham                     Kepemilikan                        Disetor
                                                                                              %                                Rp

      PT Panorama Sentrawisata Tbk                             798,100,000                    54.64%                        79,810,000,000
      PT Weha Investama                                        211,805,686                    14.50%                        21,180,568,600
      Masyarakat (masing-masing
        kurang dari 5%)                                        450,649,133                    30.86%                        45,064,913,300
      Jumlah                                                1,460,554,819                      100%                      146,055,481,900


                                                                        -32-
Page 36
PT WEHA TRANSPORTASI INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2023 dan 31 Desember 2022 serta untuk Periode yang berakhir pada 30 September 2023 dan
30 September 2022



                                                                             31 Desember 2022
                                                             Jumlah            Persentase       Jumlah Modal
                    Nama Pemegang Saham                      Saham             Kepemilikan         Disetor
                                                                                   %                 Rp

          PT Panorama Sentrawisata Tbk                     798,100,000             54.64%       79,810,000,000
          PT Weha Investama                                211,805,686             14.50%       21,180,568,600
          Masyarakat (masing-masing
            kurang dari 5%)                                450,649,133             30.86%       45,064,913,300
          Jumlah                                         1,460,554,819             100%        146,055,481,900


     Berdasarkan Akta Perubahan Anggaran Dasar Perusahaan No. 82 tanggal 19 Desember 2022 dari Surjadi,
     S.H., M.Kn., M.M., M.H., notaris di Jakarta, para pemegang saham menyetujui peningkatan modal ditempatkan
     dan disetor Perusahaan hasil dari Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih
     Dahulu II sebesar Rp 57.414.355.400 yaitu melalui penerbitan 574.143.554 saham dengan nilai nominal Rp
     100 per saham. Perubahan ini telah diterima dan dicatat di dalam Sistem Administrasi Badan Hukum,
     Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia melalui Surat No. AHU-AH.01.03-0496986
     tanggal 27 Desember 2022.

      Perubahan dalam jumlah saham beredar adalah sebagai berikut:


                                                          Jumlah Saham

        Saldo pada tanggal 1 Januari 2022                           886,411,265
        Penerbitan saham selama tahun berjalan melalui
          Penawaran Umum Terbatas II dengan Hak
          Memesan Efek Terlebih Dahulu (Catatan 1.b)                574,143,554
        Saldo pada tanggal 31 Desember 2022 dan
          30 September 2023                                        1,460,554,819


      Manajemen Permodalan

      Tujuan utama dari pengelolaan modal Grup adalah untuk memastikan bahwa Grup mempertahankan rasio
      modal yang sehat dalam rangka mendukung bisnis dan memaksimalkan nilai pemegang saham. Grup tidak
      diwajibkan untuk memenuhi syarat-syarat modal tertentu.

      Grup mengelola struktur modal dan membuat penyesuaian terhadap struktur modal sehubungan dengan
      perubahan kondisi ekonomi. Grup memantau modalnya dengan menggunakan analisa gearing ratio (rasio
      utang terhadap modal), yakni membagi utang neto terhadap jumlah modal. Kebijakan Grup adalah menjaga
      gearingratio Grup pada kisaran gearing ratio perusahaan lain dalam industri sejenis di Indonesia. Utang bersih
      adalah jumlah utang (termasuk utang jangka pendek dan jangka panjang di laporan posisi keuangan
      konsolidasian) dikurangi kas dan setara kas. Modal adalah ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik
      perusahaan, yang disajikan dalam laporan posisi keuangan konsolidasian.

      Ratio Utang Neto terhadap modal pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022 adalah sebagai
      berikut:

                                                                   30 September 2023           31 Desember 2022
                                                                            Rp                        Rp
      Jumlah pinjaman dan utang                                           90,558,666,335            69,419,702,831
      Dikurangi : kas dan setara kas                                      26,603,380,914            31,966,211,098
      Utang neto                                                          63,955,285,421            37,453,491,733


      Jumlah ekuitas                                                     219,057,486,031           196,729,858,207
      Rasio utang neto terhadap modal                                              29.20%                   19.04%




                                                         -33-
Page 37
PT WEHA TRANSPORTASI INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2023 dan 31 Desember 2022 serta untuk Periode yang berakhir pada 30 September 2023 dan
30 September 2022


 26. Tambahan Modal Disetor – Bersih

      Akun ini merupakan tambahan modal disetor sehubungan dengan penjualan saham Perusahaan melalui
      penawaran umum perdana kepada masyarakat dan penerbitan saham sehubungan dengan konversi Waran
      Seri I sebagai berikut:

      Rincian atas selisih nilai transaksi restrukturisasi entitas sepengendali adalah sebagai berikut:


                                                                                                              Jumlah
        Emisi saham perdana (Rp 245 per saham)                                                              31,360,000,000
        Dikurangi biaya emisi saham                                                                         (2,070,852,386)
        Hasi penawaran umum perdana                                                                          29,289,147,614
        Konversi Waran Seri I (Rp 300 per saham)                                                                 81,054,000
        Dikurangi nilai nominal (Rp 100 per saham)                                                          (12,827,000,000)
        Reklasifikasi selisih nilai transaksi dari restrukturisasi
            transaksi entitas sepengendali                                                                  (1,846,153,568)
        Penawaran Umum Terbatas I tahun 2013                                                                32,120,270,250
        Biaya emisi tahun 2013                                                                              (2,136,025,804)
        Kepentingan nonpengendali pada
           entitas anak yang dilepaskan                                                                        601,896,425
        Pelaksanaan konversi Warran seri II                                                                    365,296,200
        Saldo pada tanggal 31 Desember 2014                                                                 45,648,485,117
        Pelaksanaan konversi waran seri II                                                                   1,875,000,000
        Saldo pada tanggal 31 Desember 2015                                                                 47,523,485,117
        Pelaksanaan konversi waran seri II                                                                           8,175
        Saldo pada tanggal 31 Desember 2016                                                                 47,523,493,292
        Pelaksanaan konversi waran seri II                                                                             -
        Saldo pada tanggal 31 Desember 2021                                                                 47,523,493,292
        Penawaran Umum Terbatas II tahun 2022                                                               14,353,588,850
        Biaya emisi tahun 2022                                                                              (3,576,229,141)
        Saldo pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022                                           58,300,853,001


 27. Kepentingan Non Pengendali

      Akun ini merupakan bagian kepemilikan nonpengendali atas aset neto entitas anak dengan rincian sebagai
      berikut:

                                                                                  30 September 2023
                                                                                  Selisih nilai transaksi
                                                                                dengan kepentingan non
                                             Modal saham      Saldo Laba               pengendali              Laba (rugi)      Jumlah
                                                 Rp               Rp                        Rp                    Rp              Rp

       PT Panorama Mitra Sarana                 310,000,000     (312,144,646)              246,434,560                438,354   244,728,268
       PT Day Tans (DTS)                         43,600,000        6,030,056                 3,613,283              2,451,166    55,694,505
       PT Panorama Prima Kencana Transindo        5,000,000      (27,156,233)               19,801,393                948,944    (1,405,896)
       PT Canary Transport                        5,000,000       (8,592,201)                      -                      -      (3,592,201)
       PT Rhadana Prima Kencana Transindo         3,000,000      (82,908,475)               79,908,475                    -             -
       PT Kencana Transport                             -      7,328,637,594            (7,328,637,594)                   -             -

       Jumlah                                   366,600,000    6,903,866,095            (6,978,879,883)             3,838,464   295,424,676




                                                                 -34-
Page 38
PT WEHA TRANSPORTASI INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2023 dan 31 Desember 2022 serta untuk Periode yang berakhir pada 30 September 2023 dan
30 September 2022


                                                                              31 Desember 2022


                                                                                 Selisih nilai
                                                                              transaksi dengan
                                                                              kepentingan non
                                            Modal saham     Saldo Laba           pengendali       Laba (rugi)          Jumlah
                                                Rp              Rp                                   Rp                  Rp

       PT Panorama Mitra Sarana               310.000.000    (314.014.902)         246.434.560       1.870.256         244.289.914
       PT Day Trans                            43.600.000      (5.658.400)           3.613.283      11.688.455          53.243.338
       PT Panorama Primakencana Transindo       5.000.000     (27.614.959)          19.801.393         458.727          (2.354.839)
       PT Canary Transport                      5.000.000      (8.592.201)                    -              -          (3.592.201)
       PT Rhadana Prima Kencana Transindo       3.000.000     (82.908.475)          79.908.475               -                   -
       PT Kencana Transport                             -   7.328.637.594       (7.328.637.594)              -                   -

       Jumlah                                 366.600.000   6.889.848.657      (6.978.879.883)      14.017.438         291.586.212



  28. Cadangan Umum

      Undang-Undang Perseroan Terbatas Republik Indonesia No. 1/1995 yang diterbitkan di bulan Maret 1995, dan
      telah diubah dengan Undang-Undang No. 40/2007 yang diterbitkan di bulan Agustus 2007, mewajibkan
      pembentukan cadangan umum dari laba bersih sejumlah minimal 20% dari jumlah modal yang ditempatkan
      dan disetor penuh. Tidak ada batasan waktu untuk membentuk cadangan tersebut.

      Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perusahaan yang didokumentasikan dalam Akta No.
      11 tanggal 3 Mei 2018 dari Buntario Tigris Darmawa Ng, S.H., notaris di Jakarta, pemegang saham
      Perusahaan menyetujui untuk membentuk cadangan umum sebesar Rp. 100.000.000 yang diambil dari saldo
      laba. Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, Perusahaan telah membentuk cadangan
      umum sebesar Rp. 405.000.000.

  29. Penjualan Bersih

      Rincian dari pendapatan Grup, seluruhnya dalam mata uang Rupiah, adalah sebagai berikut:

       a.       Berdasarkan jenis produk

                                                                             30 September 2023            30 September 2022
                                                                                     Rp                           Rp

                Jasa angkutan antar kota                                        104,387,842,799                  62,199,434,099
                Jasa angkutan penumpang                                          78,666,501,002                  54,851,918,975
                Lain-lain                                                         7,628,508,060                   6,211,111,503

                Jumlah                                                          190,682,851,861                 123,262,464,577

      b.        Berdasarkan sumber pendapatan
                                                                             30 September 2023            30 September 2022
                                                                                     Rp                           Rp
                 Pihak Berelasi
                 PT Destinasi Tirta Nusantara Tbk (DTN)                            2,699,015,996                  1,081,167,698
                 PT Panorama JTB Tours Indonesia                                     776,920,000                    227,405,000
                 PT Panorama Evenindo                                                299,150,000                    214,300,000
                 Lain-lain (dibawah Rp 100.000.000)                                  176,965,000                    128,650,000

                 Jumlah                                                            3,952,050,996                  1,651,522,698
                 Pihak ketiga                                                   186,730,800,865                 121,610,941,879
                 Jumlah                                                         190,682,851,861                 123,262,464,577

      Harga dan syarat transaksi yang diberikan kepada pihak yang mempunyai hubungan istimewa adalah sama
      dengan yang diberikan kepada pihak ketiga.
                                                            -35-
Page 39
PT WEHA TRANSPORTASI INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2023 dan 31 Desember 2022 serta untuk Periode yang berakhir pada 30 September 2023 dan
30 September 2022


   30. Beban Pokok Penjualan

                                                               30 September 2023        30 September 2022
                                                                       Rp                       Rp

         Beban kendaraan                                           42,695,746,418           29,485,749,902
         Bahan bakar                                               31,827,550,850           17,515,413,799
         Penyusutan (catatan 13)                                   18,544,054,085           11,876,954,098
         Perbaikan dan pemeliharaan                                15,345,085,817            7,954,953,735
         Gaji dan tunjangan karyawan                                3,924,230,986            3,278,337,414
         Asuransi                                                     728,638,545              499,339,877
         Lain-lain                                                  1,848,356,604            2,573,815,394
         Jumlah                                                   114,913,663,305           73,184,564,219



        Selama triwulan ketiga tahun 2023 dan 2022, beban langsung yang merupakan pembelian dari pihak yang
        mempunyai hubungan istimewa, yaitu dari PT Destinasi Tirta Nusantara Tbk (DTN), masing-masing
        sebesar Nihil dan Rp 8.995.000.

        Pada triwulan ketiga tahun 2023 dan 2022, tidak terdapat pembelian dari pemasok tunggal yang jumlahnya
        melebihi 10% dari jumlah pembelian pada tahun-tahun tersebut.

        Harga dan syarat transaksi yang diberikan kepada pihak yang mempunyai hubungan istimewa adalah sama
        dengan yang diberikan kepada pihak ketiga.


   31. Beban Penjualan

                                                                  30 September 2023      30 September 2022
                                                                          Rp                     Rp
         Penjualan

         Gaji dan tunjangan karyawan                                   3,349,559,838          2,410,042,832
         Pemasaran dan promosi                                         2,961,053,585          2,395,823,018
         Jumlah                                                        6,310,613,423          4,805,865,850


  32.   Beban Umum dan Administrasi

                                                                30 September 2023 30 September 2022
                                                                        Rp                Rp
         Umum dan Administrasi

         Gaji dan tunjangan karyawan                              18,980,839,084          13,656,909,382
         Penyusutan (catatan 13 dan 14)                            8,014,594,160           6,887,734,477
         Perbaikan dan pemeliharaan                                3,043,720,000           1,348,996,929
         Administrasi kantor                                       2,544,482,747           1,572,718,185
         Pos dan telekomunikasi                                    1,072,010,318             681,173,789
         Sewa                                                        697,621,503             666,643,502
         Imbalan Jangka Panjang - Bersih                             534,217,693             146,151,913
         Pajak                                                       483,603,355              76,905,557
         Jasa profesional dan Legal                                  263,653,176             187,167,274
         Lain-lain                                                   486,188,465             383,045,894
         Jumlah                                                   36,120,930,501          25,607,446,901


        Sampai dengan triwulan ketiga tahun 2023 dan 2022, beban umum dan administrasi yang merupakan
        transaksi dengan pihak yang mempunyai hubungan istimewa adalah nihil.




                                                       -36-
Page 40
PT WEHA TRANSPORTASI INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2023 dan 31 Desember 2022 serta untuk Periode yang berakhir pada 30 September 2023 dan
30 September 2022


  33.   Beban Bunga

        Terdiri dari beban bunga atas:

                                                                   30 September 2023        30 September 2022
                                                                           Rp                       Rp

         Pinjaman bank jangka pendek                                       90,889,674             152,242,395
         Liabilitas jangka panjang:
            Pinjaman bank                                              2,651,567,080            2,219,435,920
            Pinjaman pembelian aset tetap                              2,929,177,487            2,327,488,381
            Liabilitas hak sewa                                          139,223,778                31,308,105
         Jumlah                                                        5,810,858,019            4,730,474,801


   34. Imbalan Kerja Jangka Panjang

        Besarnya imbalan pasca-kerja dihitung berdasarkan peraturan yang berlaku, yakni Undang-undang No. 13
        tahun 2003 tanggal 25 Maret 2003. Tidak terdapat pendanaan khusus yang disisihkan sehubungan dengan
        imbalan pasca-kerja tersebut.

        Perhitungan aktuaria terakhir atas cadangan imbalan pasti pasca-kerja dilakukan oleh PT Dian Artha Tama,
        aktuaris independen tertanggal 7 Agustus 2023.

        Jumlah karyawan Grup yang berhak atas imbalan pasti pasca-kerja tersebut masing-masing sebanyak 212
        karyawan pada 30 September 2023 dan 212 karyawan pada 31 Desember 2022.

        Rekonsiliasi jumlah cadangan imbalan pasti pasca-kerja pada neraca konsolidasian adalah sebagai berikut:

                                                                    30 September 2023         31 Desember 2022
                                                                            Rp                       Rp

          Saldo awal tahun                                               2,338,178,693            2,538,727,936
          Nilai jasa kini                                                  411,665,062              193,104,258
          Biaya bunga-bersih                                               122,552,631              171,542,210
          Kerugian aktuarial yang timbul dari
             perubahan asumsi aktuarial                                    (36,706,682)             (126,951,871)
          Pembayaran imbalan                                              (522,097,140)             (438,243,840)
          Cadangan imbalan pasti pasca-kerja                             2,313,592,564            2,338,178,693


        Asumsi-asumsi aktuarial utama yang digunakan dalam perhitungan imbalan pasti pasca-kerja:

                                                                     30 September 2023      30 September 2022

          Tingkat diskonto                                                 6.5%                   6.5%
          Tingkat kenaikan gaji                                             5%                     5%
          Tingkat kematian                                           Indonesia IV (2019)    Indonesia IV (2019)


  35. Pajak Penghasilan

        Grup untuk periode berjalan tidak melakukan rekonsiliasi antara laba fiskal dengan laba akuntansi.
        Perhitungan taksiran pajak penghasilan didasarkan atas laba akuntansi yang dikenakan tarif pajak
        penghasilan sesuai dengan undang-undang yang berlaku.




                                                         -37-
Page 41
PT WEHA TRANSPORTASI INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2023 dan 31 Desember 2022 serta untuk Periode yang berakhir pada 30 September 2023 dan
30 September 2022


   36. Laba bersih per saham

       Perhitungan Laba (Rugi) per saham berdasarkan informasi berikut:

                                                                   30 September 2023      30 September 2022
                                                                           Rp                     Rp
        Laba Bersih yang dapat diatribusikan kepada
          pemilik perusahaan (dalam Rp)                               22,360,496,042        11,997,748,202

        Jumlah rata-rata tertimbang saham biasa
          untuk perhitungan laba neto per saham dasar                     1,460,554,819        966,328,683

        Laba per saham                                                              15                  12


   37. Sifat dan Transaksi Hubungan Berelasi

       Sifat Pihak Berelasi

       a. PT Panorama Sentrawisata Tbk dan PT Weha Investama merupakan pemegang saham Perusahaan

       b. Perusahaan yang pemegang sahamnya sama dengan pemegang saham Perusahaan:
          - PT Destinasi Tirta Nusantara Tbk
          - PT Duta Chandra Kencana
          - PT Panorama Evenindo
          - PT Panorama JTB Tours Indonesia
          - PT Andalan Selaras Abadi
          - PT Panorama Media

       c. Perusahaan yang sebagian pengurus atau manajemennya sama dengan pengurus atau manajemen
          Perusahan dan Grup :
          - PT Oasis Rhadana Hotel
          - PT Panorama Investama
          - Grayline




                                                        -38-
Page 42
PT WEHA TRANSPORTASI INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2023 dan 31 Desember 2022 serta untuk Periode yang berakhir pada 30 September 2023 dan
30 September 2022


       Transaksi dengan Pihak Berelasi

       Rincian saldo dengan pihak berelasi adalah sebagai berikut :

                                                                                        Persentase terhadap jumlah
                                                                                                Aset/Liabilitas
                                               30 September        31 Desember        30 September        31 Desember
                                                   2023                2022              2023                     2022
                                                    Rp                  Rp                 %                       %
         Aset
          Piutang usaha
            PT Destinasi Tirta Nusantara Tbk    2,278,536,188         393,288,197               0.67                     0.13
            Grayline                              887,508,856         837,218,857               0.26                     0.29
            PT Panorama Evenindo                  794,513,300         221,650,000               0.23                     0.08
            PT Panorama JTB Tours Indonesia       201,004,100          94,830,600               0.06                     0.03
            PT Oasis Rhadana Hotel                 65,550,000          65,550,000               0.02                     0.02
            PT Panorama Media                       1,225,000         495,533,300               0.00                     0.17
            Lain-lain (masing-masing
                di bawah Rp 20.000.000)             4,400,000                    -              0.00                        -
          Jumlah                                4,232,737,444       2,108,070,954               1.24                     0.72
          Cadangan Kerugian Penurunan Nilai      (702,030,531)        (696,751,205)            (0.21)                  (0.24)

          Jumlah - Bersih                       3,530,706,913       1,411,319,749               1.04                     0.48


          Piutang dari pihak berelasi
            PT Panorama Investama              16,773,123,104      16,773,123,104               4.93                     5.75
            PT Panorama Media                   1,575,000,000          75,000,000               0.46                     0.03
            PT Destinasi Tirta Nusantara Tbk    1,081,483,504       1,080,966,629               0.32                     0.37
            PT Andalan Selaras Abadi              208,420,717       1,189,021,717               0.06                     0.41
            PT Panorama Sentrawisata Tbk           43,497,389                    -              0.01                        -
            PT Panorama Aplikasi Nusantara         11,033,750                    -              0.00                        -
          Jumlah                               19,692,558,464      19,118,111,450               5.79                     6.56


          Uang Muka
            PT Panorama Sentrawisata Tbk       40,300,000,000      40,300,000,000              11.85                   13.82
                                                                                                6.22

  38. Tujuan dan Kebijakan Manajemen Risiko Keuangan

       Risiko-risiko utama yang timbul dari instrumen keuangan yang dimiliki Grup adalah risiko suku bunga, risiko
       nilai tukar, risiko kredit dan risiko likuiditas.Kegiatan operasional Grup dijalankan secara berhati-hati dengan
       mengelola risiko-risiko tersebut agar tidak menimbulkan potensi kerugian bagi Grup.

       Risiko Suku Bunga

       Risiko suku bunga adalah risiko dimana nilai wajar atau arus kas kontraktual masa datang dari suatu
       instrumen keuangan akan terpengaruh akibat perubahan suku bunga pasar. Eksposur Grup yang terpengaruh
       risiko suku bunga terutama terkait dengan hutang bank dan Liabilitas sewa pembiayaan.

       Untuk meminimalkan risiko suku bunga, Grup mendapatkan suku bunga yang cukup kompetitif.

       Risiko Nilai Tukar

       Risiko nilai tukar adalah risiko dimana nilai wajar atau arus kas kontraktual masa datang dari suatu instrumen
       keuangan akan terpengaruh akibat perubahan nilai tukar.

       Grup memiliki eksposur dalam mata uang asing yang timbul dari transaksi operasionalnya. Eksposur tersebut
       timbul karena transaksi yang bersangkutan dilakukan dalam mata uang.

       Selain mata uang fungsional unit operasional atau pihak lawan. Eksposur dalam mata uang asing Grup
       tersebut jumlahnya tidak material.
                                                           -39-
Page 43
PT WEHA TRANSPORTASI INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2023 dan 31 Desember 2022 serta untuk Periode yang berakhir pada 30 September 2023 dan
30 September 2022


       Risiko Kredit

       Risiko kredit adalah risiko bahwa Grup akan mengalami kerugian yang timbul dari pelanggan atau pihak lawan
       akibat gagal memenuhi kewajiban kontraktualnya. Manajemen berpendapat bahwa tidak terdapat risiko kredit
       yang terkonsentrasi secara signifikan. Grup mengendalikan risiko kredit dengan cara melakukan hubungan
       usaha dengan pihak lain yang memiliki kredibilitas, menetapkan kebijakan verifikasi dan otorisasi kredit, serta
       memantau kolektibilitas piutang secara berkala untuk mengurangi jumlah piutang tak tertagih.

       Berikut adalah eksposur maksimum laporan posisi keuangan konsolidasian yang terkait risiko kredit pada
       tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022:

                                                                       30 September 2023                                 31 Desember 2022
                                                              Jumlah Bruto/              Jumlah Neto/           Jumlah Bruto/        Jumlah Neto/
                                                            Gross Amounts                Net Amounts           Gross Amounts         Net Amounts


         Kas                                                 26,091,757,703             26,091,757,703          31,445,702,550       31,445,702,550
         Piutang usaha                                       13,822,755,136             11,129,689,790          11,041,802,098        8,475,176,985
         Piutang lain-lain                                       784,933,999                418,246,099          1,013,776,876         647,088,976
         Piutang pihak berelasi non-usaha                    19,692,558,464             19,692,558,464          19,118,111,450       19,118,111,450
         Aset lain-lain (setoran jaminan)                        577,968,161                577,968,161            494,167,407         494,167,407
         Jumlah                                              60,969,973,463             57,910,220,217          63,113,560,381       60,180,247,368
                                                                                                                           19.26
       Risiko Likuiditas

       Risiko likuiditas adalah risiko kerugian yang timbul karena Grup tidak memiliki arus kas yang cukup untuk
       memenuhi liabilitasnya Dalam pengelolaan risiko likuiditas, manajemen memantau dan menjaga jumlah kas
       dan setarakas yang dianggap memadai untuk membiayai operasional Grup dan untuk mengatasi dampak
       fluktuasi arus kas. Manajemen juga melakukan evaluasi berkala atas proyeksi arus kas dan arus kas aktual,
       termasuk jadwal jatuh tempo utang, dan terus-menerus melakukan penelaahan pasar keuangan untuk
       mendapatkan sumber pendanaan yang optimal.


  39. Ikatan dan Perjanjian

      Grup telah menandatangani beberapa perjanjian sewa tanah dengan pihak ketiga dengan pendirian bangunan
      di atas tanah sewaan tersebut untuk kemudian dialihkan kepada pemilik tanah pada akhir masa sewa (Catatan
      12) dan Grup juga telah menandatangani beberapa perjanjian sewa tanah dan bangunan dengan pihak ketiga
      dengan rincian sebagai berikut:
                                  Lokasi tanah dan
       Entitas anak/
                               bangunan/ Location of                                      Periode perjanjian/Period of agreement
       Subsidiaries
                                 land and buildings

      PPKT                     Bali                        1 Maret 2019 - 28 Februari 2024 (March 1, 2019 - February 28, 2024)
      KT                       Yogyakarta *)               1 Februari 2006 - 1 Februari 2026 (February 1, 2006 - February 1, 2026)
      KT                       Yogyakarta *)               4 Desember 2018 - 4 Juni 2024 (December 4, 2018 - June 4, 2024)
      DTS                      Jakarta *)                  8 Juni 2020 - 31 Januari 2024 (June 8, 2020 - January 31, 2024)
      DTS                      Yogyakarta *)               1 Februari 2019 - 31 Januari 2024 (February 1, 2019 - January 31, 2024)
      DTS                      Bandung *)
                                                           30 November 2022 - 29 November 2025 (November 30, 2022 - November 29, 2025)
      DTS                      Jakarta *)                  24 Maret 2020 - 24 Maret 2025 (March 24, 2020 - March 24, 2025)
      DTS                      Jakarta *)                  1 Agustus 2022 - 31 Juli 2025 (August 1, 2022 - July 31, 2025)
      DTS                      Bandung *)
                                                           16 September 2020 - 16 September 2023 (September 16, 2020 - September 16, 2023)
      DTS                      Semarang                    15 Oktober 2022 - 14 Oktober 2025 (October 15, 2022 - October 14, 2025)
      DTS                      Semarang *)                 9 Juni 2021 - 9 Juni 2026 (June 9, 2021 - June 9, 2026)
      DTS                      Jakarta                     1 Juli 2021 - 30 Juni 2024 (July 1, 2021 - June 30, 2024)
      DTS                      Yogyakarta *)               1 September 2021 - 31 Agustus 2023 (September 1, 2021 - August 31, 2023)
      DTS                      Bandung *)                  16 Oktober 2021 - 16 Oktober 2026 (October 16, 2021 - October 16, 2026)
      DTS                      Jakarta                     1 Desember 2021 - 1 Desember 2024 (December 1, 2021 - December 1. 2024)
      DTS                      Yogyakarta *)               1 Agustus 2023 - 1 Agustus 2028 (August 1, 2023 - August 1, 2028)
      DTS                      Surabaya *)                 1 Juli 2023 - 30 Juni 2026 (July 1, 2023 - June 30, 2026)

      *) : Perjanjian sewa dengan bangun, kelola dan alih/Lease agreements with build, operat and transfer


    Nilai tercatat aset hak-guna dan liabilitas sewa masing-masing diungkapkan pada Catatan 14 dan 22.
                                                                                -40-
Page 44
PT WEHA TRANSPORTASI INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2023 dan 31 Desember 2022 serta untuk Periode yang berakhir pada 30 September 2023 dan
30 September 2022


  40. Segmen Operasi

      Segmen operasi dilaporkan sesuai dengan pelaporan internal kepada pembuat keputusan operasional, yang
      bertanggung jawab atas lokasi sumber daya ke masing-masing segmen yang dilaporkan serta menilai kinerja
      masing-masing segmen tersebut. Grup memiliki tiga (3) segmen yang dilaporkan meliputi jasa angkutan
      penumpang, jasa angkutan antar kota, dan lain-lain.


                                                                                                   30 September 2023
                                                    Jasa Angkutan            Jasa Angkutan
                                                     Penumpang                 Antar Kota                 Lain-lain            Eliminasi           Konsolidasian
                                                          Rp                      Rp                         Rp                   Rp                   Rp

        Pendapatan Usaha                               94,385,991,381           104,387,842,799            7,628,508,060       (15,719,490,379)     190,682,851,861

        Beban pokok penjualan                          58,837,349,339            65,374,830,956            6,420,973,390       (15,719,490,379)     114,913,663,305

        Hasil segmen - laba Kotor Segmen               35,548,642,043            39,013,011,843            1,207,534,670                       -     75,769,188,556

        Laba Usaha                                     16,129,851,829            17,343,604,045             (135,811,243)                      -     33,337,644,632

        Keuntungan atas penjualan
           aset tetap                                     934,917,908                       -                        -                         -        934,917,908
        Beban bunga dan keuangan lain                  (4,121,563,493)           (1,689,294,526)                     -                         -     (5,810,858,019)
        Pendapatan Bunga                                  590,664,459                30,485,635                  123,189                       -        621,273,283
        Pendapatan (beban) lain-lain - bersih            (399,033,190)               (1,637,806)              (8,148,054)                      -       (408,819,051)
        Laba Sebelum Pajak                             13,134,837,513            15,683,157,349             (143,836,108)                      -     28,674,158,753
        Beban Pajak                                    (2,891,173,573)           (3,450,294,617)              31,643,944                       -     (6,309,824,247)

        Laba (Rugi) Bersih                             10,243,663,940            12,232,862,732             (112,192,164)                      -     22,364,334,506

        Pendapatan komprehensif lain                       (36,706,682)                       -                            -                   -         (36,706,682)

        Laba (rugi) komprehensif                       10,206,957,258            12,232,862,732             (112,192,164)                      -     22,327,627,824


        Aset Segmen *)                                218,942,329,918           103,711,491,017           13,629,442,541                       -    336,283,263,476



        Liabilitas Segmen *)                           72,547,996,479            28,355,381,109              703,556,724                       -    101,606,934,311


        Pengungkapan Tambahan

          Perolehan barang modal                       26,279,915,706            25,382,924,159                        -                   -         51,662,839,865

          Penyusutan & amortisasi                      17,494,650,505             8,981,255,466               82,742,274                   -         26,558,648,245

          Pendapatan berdasarkan lokasi geografis
                  Jawa                                 90,576,164,881           104,387,842,799            7,628,508,060       (15,719,490,379)     186,873,025,361
                  Luar Jawa                             3,809,826,500                       -                        -                       -        3,809,826,500

                   Jumlah                              94,385,991,381           104,387,842,799            7,628,508,060       (15,719,490,379)     190,682,851,861


           Aset segmen
                    Jawa                              217,539,600,778           103,711,491,017           13,629,442,541                       -    334,880,534,336
                    Luar Jawa                           1,402,729,140                       -                        -                         -      1,402,729,140

                      Jumlah                          218,942,329,918           103,711,491,017           13,629,442,541                       -    336,283,263,476


       *)Aset segmen tidak termasuk pajak dibayar dimuka dan aset pajak tangguhan, sedangkan liabilitas segmen tidak termasuk hutang pajak dan liabilitas pajak
         tangguhan.




                                                                                -41-
Page 45
PT WEHA TRANSPORTASI INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2023 dan 31 Desember 2022 serta untuk Periode yang berakhir pada 30 September 2023 dan
30 September 2022


                                                                                               30 September 2022
                                                Jasa Angkutan            Jasa Angkutan
                                                 Penumpang                 Antar Kota                 Lain-lain                 Eliminasi              Konsolidasian
                                                      Rp                      Rp                         Rp                        Rp                      Rp

    Pendapatan Usaha                               65.331.027.994            62.199.434.099            6.211.111.503            (10.479.109.019)        123.262.464.577

    Beban pokok penjualan                          41.109.809.056            37.522.062.903            5.031.801.279            (10.479.109.019)         73.184.564.219

    Hasil segmen - laba Kotor Segmen               24.221.218.938            24.677.371.196            1.179.310.224                            -        50.077.900.358

    Laba Usaha                                      8.815.969.996            10.069.715.584              778.902.027                                     19.664.587.607

    Keuntungan atas penjualan
       aset tetap                                      358.951.240                      -                        -                              -           358.951.240
    Beban bunga dan keuangan lain                   (3.991.163.633)            (489.311.168)                     -                              -        (4.480.474.801)
    Pendapatan Bunga                                    62.256.575               21.980.062               13.065.174                            -            97.301.810
    Pendapatan (beban) lain-lain - bersih             (199.314.674)            (105.732.322)              50.511.353                            -          (254.535.642)
    Laba Sebelum Pajak                               5.046.699.504            9.496.652.156              842.478.554                            -        15.385.830.214
    Beban Pajak                                     (1.110.189.461)          (2.089.263.474)            (185.345.282)                           -        (3.384.798.217)

    Laba (Rugi) Bersih                              3.936.510.043             7.407.388.682              657.133.272                            -        12.001.031.997

    Pendapatan komprehensif lain                       (33.000.000)                       -                            -                        -            (33.000.000)

    Laba (rugi) komprehensif                        3.903.510.043             7.407.388.682              657.133.272                            -        11.968.031.997


    Aset Segmen *)                                203.112.487.829            62.001.871.933           13.752.902.521                            -       278.867.262.282



    Liabilitas Segmen *)                           68.695.079.848             7.717.991.393            2.650.492.781                            -        79.063.564.021


    Pengungkapan Tambahan

      Perolehan barang modal                        1.068.551.000            11.491.784.312                        -                        -            12.560.335.312

      Penyusutan & amortisasi                      13.222.648.576             5.459.400.849               82.639.150                        -            18.764.688.575

      Pendapatan berdasarkan lokasi geografis
              Jawa                                 64.089.568.194            62.199.434.099            6.211.111.503            (10.479.109.019)        122.021.004.777
              Luar Jawa                             1.241.459.800                       -                        -                                        1.241.459.800

               Jumlah                              65.331.027.994            62.199.434.099            6.211.111.503            (10.479.109.019)        123.262.464.577


       Aset segmen
                Jawa                              202.237.069.896            62.001.871.933           13.752.902.521                                    277.991.844.350
                Luar Jawa                             875.417.932                       -                        -                                          875.417.932

                  Jumlah                          203.112.487.829            62.001.871.933           13.752.902.521                            -       278.867.262.282


   *)Aset segmen tidak termasuk pajak dibayar dimuka dan aset pajak tangguhan, sedangkan liabilitas segmen tidak termasuk hutang pajak dan liabilitas pajak
     tangguhan.




 41. Pengungkapan Tambahan Laporan Arus Kas Konsolidasian

      Aktivitas Investasi yang tidak mempengaruhi kas dan setara kas:


                                                                                                        30 September 2023                           30 September 2022
                                                                                                                           Rp                                Rp
       Perolehan aset tetap melalui:
                   Pinjaman pembelian aset tetap                                                                  38,966,787,888                        7,391,754,217
                   Uang muka pembelian aset tetap                                                                  2,670,671,152                           404,342,000
                   Penambahan aset hak guna dan liabilitas sewa                                                    2,882,386,470                           256,000,000




                                                                                   -42-
Page 46
PT WEHA TRANSPORTASI INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian
30 September 2023 dan 31 Desember 2022 serta untuk Periode yang berakhir pada 30 September 2023 dan
30 September 2022


 42. Ketidakpastian Kondisi Ekonomi

      Perubahan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK)

      Diterapkan pada tahun 2023

      Penerapan standar akuntansi keuangan revisi berikut, yang berlaku efektif 1 Januari 2023, relevan bagi
      Perusahaan namun tidak menyebabkan perubahan signifikan atas kebijakan akuntansi Perusahaan dan tidak
      berdampak material terhadap jumlah-jumlah yang dilaporkan dalam laporan keuangan periode berjalan
      maupun sebelumnya:

       -   Amendemen PSAK No. 1: “Penyajian Laporan Keuangan” tentang Pengungkapan Kebijakan Akuntansi
           yang Mengubah Istilah “Signifikan” menjadi “Material” dan Memberi Penjelasan mengenai Kebijakan
           Akuntansi Material
       -   Amandemen PSAK No. 16, Aset Tetap: Hasil sebelum Penggunaan yang Diintensikan
       -   Amandemen PSAK No. 25, Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi dan Kesalahan: Definisi
           Estimasi Akuntansi
       -   Amandemen PSAK No. 46, Pajak Penghasilan: Pajak Tangguhan terkait Aset dan Liabilitas yang Timbul
           dari Transaksi Tunggal

      Telah diterbitkan namun belum berlaku efektif

      1 Januari 2024

       -   Amandemen PSAK No. 1, “Penyajian Laporan Keuangan” terkait Liabilitas Jangka Panjang dengan
           Kovenan
       -   Amandemen PSAK No. 1, “Penyajian Laporan Keuangan” terkait Klasifikasi Liabilitas Lancar dan Tidak
           Lancar
       -   Amandemen PSAK No. 73, “Sewa” terkait Liabilitas Sewa pada Transaksi Jual dan Sewa balik

      Sampai dengan tanggal penerbitan laporan keuangan konsolidasian, Grup masih mempelajari dampak yang
      mungkin timbul dari penerapan amandemen PSAK tersebut dan dampak dari penerapan amandemen PSAK
      tersebut pada laporan keuangan konsolidasian belum dapat ditentukan.




                                                        **********




                                                      -43-

File

File Open PDF
Source IDX
Size1.01 MB
Published24 Oct 2023
Pages46
Characters191,408
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

The name pass has not read this document yet.

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 6

FinancialStatement-2023-III-WEHA.xlsx done
inlineXBRL.zip done
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result