Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 45
Page 1
Nomor Surat No. 231/SMK-XBRL/X/2023
Nama Emiten PT Satria Mega Kencana Tbk.
Kode Emiten SOTS
Perihal Penyampaian Laporan Keuangan Interim Yang Tidak Diaudit
Perseroan dengan ini menyampaikan laporan keuangan untuk periode 9 Bulan yang berakhir pada 30/09/2023 dengan ikhtisar sebagai berikut :
Informasi mengenai anak perusahaan Perseroan sebagai berikut :
No Nama Kegiatan Lokasi Tahun Status Jumlah Aset Satuan Mata Persentase
Usaha Komersil Operasi Uang (%)
1 PT. Perdagangan, Jakarta Belum 128.131.489.106 PENUH IDR 90.0
TANJUNG Pembangunan Beroperasi
KAROSO , Industri,
PERMAI Transportasi
Darat,
Pertanian,
Percetakan
dan Jasa
2 PT. Perhotelan Jakarta 2013 Operasi 94.551.938.536 PENUH IDR 99.0
DWIMUKTI
MITRA
WISATA
Dokumen ini merupakan dokumen resmi PT Satria Mega Kencana Tbk. yang tidak memerlukan tanda tangan karena dihasilkan secara elektronik.
PT Satria Mega Kencana Tbk. bertanggung jawab penuh atas informasi tertera di dalam dokumen ini.
Page 2
[1000000] General information
Informasi umum General information
30 September 2023
Nama entitas PT Satria Mega Kencana Tbk. Entity name
Penjelasan perubahan nama dari akhir Explanation of change in name from
periode laporan sebelumnya the end of the preceding reporting
period
Kode entitas SOTS Entity code
Nomor identifikasi entitas AA867 Entity identification number
Industri utama entitas Properti / Property Entity main industry
Standar akutansi yang dipilih PSAK Selected accounting standards
Sektor E. Consumer Cyclicals Sector
Subsektor E5. Consumer Services Subsector
Industri E51. Tourism & Recreation Industry
Subindustri E512. Hotels, Resorts & Cruise Subindustry
Lines
Informasi pemegang saham Controlling shareholder information
Individual WNI
pengendali
Jenis entitas Local Company - Indonesia Type of entity
Jurisdiction
Jenis efek yang dicatatkan Saham / Stock Type of listed securities
Jenis papan perdagangan tempat Type of board on which the entity is
Pengembangan / Development
entitas tercatat listed
Apakah merupakan laporan keuangan Whether the financial statements are
satu entitas atau suatu kelompok Entitas grup / Group entity of an individual entity or a group of
entitas entities
Periode penyampaian laporan Period of financial statements
Kuartal III / Third Quarter
keuangan submissions
Tanggal awal periode berjalan January 01, 2023 Current period start date
Tanggal akhir periode berjalan September 30, 2023 Current period end date
Tanggal akhir tahun sebelumnya December 31, 2022 Prior year end date
Tanggal awal periode sebelumnya January 01, 2022 Prior period start date
Tanggal akhir periode sebelumnya September 30, 2022 Prior period end date
Tanggal akhir 2 tahun sebelumnya December 31, 2021 Prior 2 year end date
Mata uang pelaporan Rupiah / IDR Description of presentation currency
Kurs konversi pada tanggal pelaporan Conversion rate at reporting date if
jika mata uang penyajian selain rupiah presentation currency is other than
rupiah
Pembulatan yang digunakan dalam Level of rounding used in financial
penyajian jumlah dalam laporan Satuan Penuh / Full Amount statements
keuangan
Jenis laporan atas laporan keuangan Tidak Diaudit / Unaudit Type of report on financial statements
Jenis opini auditor Type of auditor's opinion
Hal yang diungkapkan dalam paragraf Matters disclosed in
pendapat untuk penekanan atas suatu emphasis-of-matter or other-matter
masalah atau paragraf penjelasan paragraph, if any
lainnya, jika ada
Hasil penugasan review Result of review engagement
Opini Hal Audit Utama Any Key Audit Matters Opinion
Jumlah Hal Audit Utama Total Key Audit Matters
Paragraf Hal Audit Utama Key Audit Matters Paragraph
Tanggal laporan audit atau hasil Date of auditor's opinion or result of
laporan review review report
Auditor tahun berjalan Current year auditor
Nama partner audit tahun berjalan Name of current year audit signing
Page 3
partner
Lama tahun penugasan partner yang Number of years served as audit
menandatangani signing partner
Auditor tahun sebelumnya Prior year auditor
Nama partner audit tahun sebelumnya Name of prior year audit signing
partner
Kepatuhan terhadap pemenuhan Whether in compliance with OJK rules
peraturan OJK Nomor: No. 75/POJK.04/2017 concerning
Ya / Yes
75/POJK.04/2017 tentang Tanggung responsibilities of board of directors on
Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan financial statements
Kepatuhan terhadap pemenuhan Compliance to the independency of
independensi akuntan yang Accountant that provide services in
memberikan jasa audit di pasar modal Capital Market as regulated in OJK
sesuai dengan POJK Nomor Ya / Yes rules No. 13/POJK.03/2017
13/POJK.03/2017 tentang concerning The Use of Public
Penggunaan Jasa Akuntan Publik Accountant and Auditing Firm in
dalam Kegiatan Jasa Keuangan Financial Services Activities.
Page 4
[2210000] Statement of financial position presented using current and
non-current - Property Industry
Laporan posisi keuangan Statement of financial position
30 September 2023 31 December 2022
Aset Assets
Aset lancar Current assets
Kas dan setara kas Cash and cash
11,253,749,360 11,831,391,813
equivalents
Piutang usaha Trade receivables
Piutang usaha pihak Trade receivables third
294,306,632 292,955,084
ketiga parties
Piutang lainnya Other receivables
Piutang lainnya pihak Other receivables third
53,420,353 101,438,067
ketiga parties
Piutang lainnya pihak Other receivables
0 770,148,841
berelasi related parties
Persediaan lancar Current inventories
Persediaan lancar 1,904,575,073 1,704,472,734 Current inventories
Biaya dibayar dimuka Current prepaid expenses
549,528,935 185,733,130
lancar
Uang muka lancar Current advances
Uang muka lancar Other current
622,568,969 94,498,764
lainnya advances
Pajak dibayar dimuka Current prepaid taxes
4,772,126,689 4,763,313,702
lancar
Jumlah aset lancar 19,450,276,011 19,743,952,135 Total current assets
Aset tidak lancar Non-current assets
Dana yang dibatasi Non-current restricted
penggunaannya tidak 1,200,000,000 1,200,000,000 funds
lancar
Piutang tidak lancar Other non-current
lainnya receivables
Piutang tidak lancar Other non-current
lainnya pihak berelasi 3,306,465,972 3,306,465,972 receivables related
parties
Uang muka tidak lancar Non-current advances
Uang muka tidak Non-current advances
lancar atas pembelian on purchase of
2,866,434,141 2,866,434,141
aset tetap property and
equipment
Biaya dibayar dimuka Non-current prepaid
14,144,236 6,152,762
tidak lancar expenses
Aset pajak tangguhan 3,101,360,020 3,101,360,020 Deferred tax assets
Aset tetap Property, plant, and
371,915,533,196 374,792,277,037
equipment
Jumlah aset tidak lancar 382,403,937,565 385,272,689,932 Total non-current assets
Jumlah aset 401,854,213,576 405,016,642,067 Total assets
Liabilitas dan ekuitas Liabilities and equity
Liabilitas Liabilities
Liabilitas jangka pendek Current liabilities
Utang usaha Trade payables
Utang usaha pihak Trade payables
479,358,692 570,324,403
ketiga third parties
Utang lainnya Other payables
Utang lainnya pihak Other payables
Page 5
ketiga 0 1,772,500 third parties
Utang lainnya pihak Other payables
2,959,843,675 2,476,356,174
berelasi related parties
Uang muka Current advances
pelanggan jangka from customers
pendek
Uang muka Current advances
pelanggan jangka from customers
300,209,844 455,051,735
pendek pihak third parties
ketiga
Beban akrual jangka Current accrued
2,126,816,795 1,973,473,479
pendek expenses
Utang pajak 1,010,802,923 1,123,789,106 Taxes payable
Liabilitas jangka Current maturities of
panjang yang jatuh long-term liabilities
tempo dalam satu
tahun
Liabilitas jangka Current maturities
panjang yang jatuh of bank loans
tempo dalam satu 7,547,466,600 7,094,726,012
tahun atas utang
bank
Liabilitas jangka Current maturities
panjang yang jatuh of finance lease
tempo dalam satu 60,445,000 0 liabilities
tahun atas liabilitas
sewa pembiayaan
Jumlah liabilitas Total current
14,484,943,529 13,695,493,409
jangka pendek liabilities
Liabilitas jangka Non-current liabilities
panjang
Utang pihak berelasi Non-current due to
87,727,267,926 75,197,267,926
jangka panjang related parties
Utang pemegang Non-current due to
6,627,698,483 6,627,698,483
saham jangka panjang stockholders
Liabilitas jangka Long-term liabilities
panjang setelah net of current
dikurangi bagian maturities
yang jatuh tempo
dalam satu tahun
Liabilitas jangka Long-term bank
panjang atas utang 60,512,625,814 66,286,019,109 loans
bank
Liabilitas jangka Long-term finance
panjang atas lease liabilities
109,900,000 0
liabilitas sewa
pembiayaan
Kewajiban imbalan Long-term
pasca kerja jangka 1,440,231,155 1,440,231,155 post-employment
panjang benefit obligations
Jumlah liabilitas Total non-current
156,417,723,378 149,551,216,673
jangka panjang liabilities
Jumlah liabilitas 170,902,666,907 163,246,710,082 Total liabilities
Ekuitas Equity
Ekuitas yang Equity attributable to
diatribusikan kepada equity owners of parent
pemilik entitas induk entity
Saham biasa 100,000,007,500 100,000,007,500 Common stocks
Tambahan modal Additional paid-in
14,489,466,870 14,489,466,870
disetor capital
Page 6
Cadangan revaluasi 198,532,390,144 198,532,390,144 Revaluation reserves
Komponen ekuitas Other components of
1,705,037,444 1,705,037,444
lainnya equity
Saldo laba Retained earnings
(akumulasi kerugian) (deficit)
Saldo laba yang Unappropriated
belum ditentukan ( 95,615,883,631 ) ( 84,871,097,518 ) retained earnings
penggunaannya
Jumlah ekuitas yang Total equity
diatribusikan kepada attributable to equity
219,111,018,327 229,855,804,440
pemilik entitas induk owners of parent
entity
Kepentingan Non-controlling interests
11,840,528,342 11,914,127,545
non-pengendali
Jumlah ekuitas 230,951,546,669 241,769,931,985 Total equity
Jumlah liabilitas dan Total liabilities and equity
401,854,213,576 405,016,642,067
ekuitas
Page 7
[2312000] Statement of profit or loss and other comprehensive income, OCI
components presented net of tax, by nature - Property Industry
Laporan laba rugi dan penghasilan Statement of profit or loss and other
komprehensif lain comprehensive income
30 September 2023 30 September 2022
Penjualan dan pendapatan Sales and revenue
16,211,711,953 13,093,658,936
usaha
Beban sewa (0) ( 329,999,999 ) Rental expenses
Beban hotel ( 5,698,918,338 ) ( 4,675,313,898 ) Hotel expenses
Beban keamanan ( 433,314,000 ) ( 81,080,000 ) Security expenses
Beban utilitas ( 1,048,617,605 ) ( 997,575,975 ) Utility expenses
Beban pemeliharaan dan Repairs and maintenance
( 803,196,184 ) ( 175,210,855 )
perbaikan expenses
Beban penyusutan dan Depreciation and amortisation
( 4,031,712,376 ) ( 5,386,344,672 )
amortisasi expenses
Beban lainnya ( 8,873,434,359 ) ( 10,502,239,016 ) Other expenses
Keuntungan (kerugian) lainnya ( 348,199,732 ) 654,537,014 Other gains (losses)
Pendapatan keuangan 119,775,262 84,958,208 Finance income
Beban bunga dan keuangan ( 5,912,479,937 ) ( 6,044,967,668 ) Interest and finance costs
Jumlah laba (rugi) sebelum Total profit (loss) before tax
( 10,818,385,316 ) ( 14,359,577,925 )
pajak penghasilan
Pendapatan (beban) pajak 0 Tax benefit (expenses)
Jumlah laba (rugi) dari Total profit (loss) from
( 10,818,385,316 ) ( 14,359,577,925 )
operasi yang dilanjutkan continuing operations
Laba (rugi) dari operasi yang Profit (loss) from discontinued
0
dihentikan operations
Jumlah laba (rugi) ( 10,818,385,316 ) ( 14,359,577,925 ) Total profit (loss)
Pendapatan komprehensif Other comprehensive income,
lainnya, setelah pajak after tax
Pendapatan komprehensif Other comprehensive
lainnya yang tidak akan income that will not be
direklasifikasi ke laba rugi, reclassified to profit or
setelah pajak loss, after tax
Pendapatan Other comprehensive
komprehensif lainnya income for gains (losses)
atas keuntungan 0 on revaluation of property
(kerugian) hasil revaluasi and equipment, after tax
aset tetap, setelah pajak
Pendapatan Other comprehensive
komprehensif lainnya income for
atas pengukuran kembali 0 remeasurement of
kewajiban manfaat pasti, defined benefit obligation,
setelah pajak after tax
Penyesuaian lainnya atas Other adjustments to
pendapatan other comprehensive
komprehensif lainnya income that will not be
0
yang tidak akan reclassified to profit or
direklasifikasi ke laba loss, after tax
rugi, setelah pajak
Jumlah pendapatan Total other
komprehensif lainnya comprehensive income
yang tidak akan 0 0 that will not be
direklasifikasi ke laba reclassified to profit or
rugi, setelah pajak loss, after tax
Pendapatan komprehensif Other comprehensive
lainnya yang akan income that may be
Page 8
direklasifikasi ke laba rugi, reclassified to profit or
setelah pajak loss, after tax
Jumlah pendapatan Total other
komprehensif lainnya comprehensive income
yang akan 0 that may be reclassified
direklasifikasi ke laba to profit or loss, after
rugi, setelah pajak tax
Jumlah pendapatan Total other comprehensive
komprehensif lainnya, 0 income, after tax
setelah pajak
Jumlah laba rugi Total comprehensive income
( 10,818,385,316 ) ( 14,359,577,925 )
komprehensif
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
diatribusikan
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
( 10,744,786,113 ) ( 14,298,998,626 )
diatribusikan ke entitas induk parent entity
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
diatribusikan ke kepentingan ( 73,599,203 ) ( 60,579,299 ) non-controlling interests
non-pengendali
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan attributable to
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan ke entitas ( 10,744,786,113 ) ( 14,298,998,626 ) attributable to parent entity
induk
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan ke ( 73,599,203 ) ( 60,579,299 ) attributable to non-controlling
kepentingan non-pengendali interests
Laba (rugi) per saham Earnings (loss) per share
Laba per saham dasar Basic earnings per share
diatribusikan kepada attributable to equity
pemilik entitas induk owners of the parent entity
Laba (rugi) per saham Basic earnings (loss) per
dasar dari operasi yang ( 10.818385314 ) ( 14.35957792 ) share from continuing
dilanjutkan operations
Laba (rugi) per saham Diluted earnings (loss) per
dilusian share
Laba (rugi) per saham ( ( Diluted earnings (loss)
dilusian dari operasi yang 11.564079078239093 15.349360350673125 per share from continuing
dilanjutkan ) ) operations
Page 9
[2410000] Statement of changes in equity - Property Industry - Current Year
30 September 2023
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Saldo laba yang belum Ekuitas yang dapat
Komponen transaksi Kepentingan
Saham biasa Tambahan modal disetor Cadangan revaluasi ditentukan diatribusikan kepada Ekuitas
ekuitas lainnya non-pengendali
penggunaannya entitas induk
Other components of Unappropriated retained Equity attributable to
Common stocks Additional paid-in capital Revaluation reserves Non-controlling interests Equity
equity transactions earnings parent entity
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian kembali Balance before restatement at beginning of
100,000,007,500 14,489,466,870 198,532,390,144 1,705,037,444 ( 84,871,097,518 ) 229,855,804,440 11,914,127,545 241,769,931,985
period
Posisi ekuitas, awal periode 100,000,007,500 14,489,466,870 198,532,390,144 1,705,037,444 ( 84,871,097,518 ) 229,855,804,440 11,914,127,545 241,769,931,985 Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) ( 10,744,786,113 ) ( 10,744,786,113 ) ( 73,599,203 ) ( 10,818,385,316 ) Profit (loss)
Posisi ekuitas, akhir periode 100,000,007,500 14,489,466,870 198,532,390,144 1,705,037,444 ( 95,615,883,631 ) 219,111,018,327 11,840,528,342 230,951,546,669 Equity position, end of the period
Page 10
[2410000] Statement of changes in equity - Property Industry - Prior Year
30 September 2022
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Saldo laba yang belum Ekuitas yang dapat
Komponen transaksi Kepentingan
Saham biasa Tambahan modal disetor Cadangan revaluasi ditentukan diatribusikan kepada Ekuitas
ekuitas lainnya non-pengendali
penggunaannya entitas induk
Other components of Unappropriated retained Equity attributable to
Common stocks Additional paid-in capital Revaluation reserves Non-controlling interests Equity
equity transactions earnings parent entity
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian kembali Balance before restatement at beginning of
100,000,007,500 14,489,466,870 198,532,390,144 1,473,991,117 ( 68,435,166,457 ) 246,060,689,174 11,997,120,473 258,057,809,647
period
Posisi ekuitas, awal periode 100,000,007,500 14,489,466,870 198,532,390,144 1,473,991,117 ( 68,435,166,457 ) 246,060,689,174 11,997,120,473 258,057,809,647 Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) ( 14,298,998,626 ) ( 14,298,998,626 ) ( 60,579,299 ) ( 14,359,577,925 ) Profit (loss)
Posisi ekuitas, akhir periode 100,000,007,500 14,489,466,870 198,532,390,144 1,473,991,117 ( 82,734,165,083 ) 231,761,690,548 11,936,541,174 243,698,231,722 Equity position, end of the period
Page 11
[2510000] Statement of cash flows, direct method - Property Industry
Laporan arus kas Statement of cash flows
30 September 2023 30 September 2022
Arus kas dari aktivitas operasi Cash flows from operating
activities
Penerimaan kas dari Cash receipts from
aktivitas operasi operating activities
Penerimaan dari Receipts from customers
16,233,397,015 13,108,759,495
pelanggan
Penerimaan kas lainnya Other cash receipts from
0
dari aktivitas operasi operating activities
Pembayaran kas dari Cash payments from
aktivitas operasi operating activities
Pembayaran kepada Payments to suppliers for
pemasok atas barang dan ( 9,230,764,912 ) ( 8,813,952,718 ) goods and services
jasa
Pembayaran gaji dan Payments for salaries and
( 8,083,669,570 ) ( 8,053,991,389 )
tunjangan allowances
Pembayaran kas lainnya Other cash payments for
( 60,579,299 )
untuk beban operasi operating activities
Kas diperoleh dari Cash generated from (used
( 1,081,037,467 ) ( 3,819,763,911 )
(digunakan untuk) operasi in) operations
Penerimaan bunga dari Interests received from
119,775,262 84,958,208
aktivitas operasi operating activities
Pembayaran bunga dari Interests paid from operating
( 5,229,865 ) ( 14,173,607 )
aktivitas operasi activities
Penerimaan pengembalian Income taxes refunded (paid)
(pembayaran) pajak from operating activities
( 565,085,736 ) ( 714,325,591 )
penghasilan dari aktivitas
operasi
Pengembalian (penempatan) Repayment (placement) of
( 154,841,891 ) ( 1,438,188,335 )
uang jaminan refundable deposits
Penerimaan (pengeluaran) Other cash inflows (outflows)
kas lainnya dari aktivitas ( 27,044,717 ) 3,053,540,524 from operating activities
operasi
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
( 1,713,464,414 ) ( 2,847,952,712 )
(digunakan untuk) aktivitas operating activities
operasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from investing
investasi activities
Pembayaran uang muka Payments for advances for
pembelian aset tetap ( 542,345,067 ) purchase of property and
equipment
Penerimaan dari penjualan Proceeds from disposal of
361,181,047 0
aset tetap property and equipment
Pembayaran untuk perolehan Payments for acquisition of
( 1,409,092,582 ) ( 175,528,994 )
aset tetap property and equipment
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
( 1,590,256,602 ) ( 175,528,994 )
(digunakan untuk) aktivitas investing activities
investasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from financing
pendanaan activities
Pembayaran pinjaman bank ( 5,320,652,707 ) ( 10,899,704,295 ) Payments of bank loans
Penerimaan liabilitas sewa Proceeds from finance lease
197,820,000
pembiayaan liabilities
Page 12
Pembayaran liabilitas sewa ( 27,475,000 ) ( 1,216,899,300 ) Payments of finance lease
pembiayaan liabilities
Penerimaan utang pihak Proceeds from due to related
13,783,636,342 14,676,009,986
berelasi parties
Pembayaran bunga dari Interests paid from financing
( 5,907,250,072 )
aktivitas pendanaan activities
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
2,726,078,563 2,559,406,391
(digunakan untuk) aktivitas financing activities
pendanaan
Jumlah kenaikan (penurunan) Total net increase (decrease)
( 577,642,453 ) ( 464,075,315 )
bersih kas dan setara kas in cash and cash equivalents
Kas dan setara kas arus kas, Cash and cash equivalents cash
11,831,391,813 15,453,245,009
awal periode flows, beginning of the period
Kas dan setara kas arus kas, Cash and cash equivalents
11,253,749,360 14,989,169,694
akhir periode cash flows, end of the period
Page 13
[2610000] Explanation for Significant Accounting Policy - Property Industry
Kebijakan akuntansi signifikan Significant accounting policies
30 September 2023
Dasar penyusunan laporan keuangan Laporan Keuangan Konsolidasian Perusahaan disusun dan disajikan sesuai Standar Akuntansi Basis of preparation of consolidated financial
konsolidasian Keuangan di Indonesia, yang mencakup Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) dan statements
Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (ISAK) yang dikeluarkan oleh Dewan Standar Akuntansi
Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia dan Peraturan No. VIII.G7 Lampiran Keputusan Ketua OJK No.
KEP-347/BL/2012 tanggal 25 Juni 2012 yang terdapat di dalam Peraturan dan Pedoman Penyajian
dan Pengungkapan Laporan Keuangan yang diterbitkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Prinsip-prinsip konsolidasi Laporan Keuangan Konsolidasian meliputi Laporan Keuangan Konsolidasian Perusahaan dan Principles of consolidation
Entitas-entitas yang dikendalikan secara langsung ataupun tidak langsung oleh Perusahaan. Laporan
Keuangan Entitas Anak disusun dengan periode pelaporan yang sama dengan Perusahaan. Kebijakan
akuntansi yang digunakan dalam penyajian Laporan Keuangan Konsolidasian telah diterapkan secara
konsisten oleh Perusahaan dan Entitas Anak, kecuali dinyatakan lain. Pengendalian didapat ketika
Perusahaan terekspos atau memiliki hak atas imbal hasil variabel dari keterlibatannya dengan investee
dan memiliki kemampuan untuk mempengaruhi imbal hasil tersebut melalui kekuasaannya atas
investee . Secara spesifik, Perusahaan mengendalikan investee jika dan hanya jika Perusahaan
memiliki seluruh hal berikut ini: a. Kekuasaan atas investee (misal, hak yang ada memberikan
kemampuan kini untuk mengarahkan aktivitas relevan investee ). b. Eksposur atau hak atas imbal hasil
variabel dari keterlibatannya dengan investee . c. Kemampuan untuk menggunakan kekuasaannya
atas investee untuk mempengaruhi jumlah imbal hasil investor. Ketika Perusahaan memiliki kurang dari
hak suara mayoritas, Perusahaan dapat mempertimbangkan semua fakta dan keadaan yang relevan
dalam menilai apakah memiliki kekuasaan atas investee tersebut: a. Pengaturan kontraktual dengan
pemilik hak suara yang lain. b. Hak yang timbul dari pengaturan kontraktual lain. c. Hak suara dan hak
suara potensial Perusahaan. Perusahaan menilai kembali apakah investor mengendalikan investee jika
fakta dan keadaan mengindikasikan adanya perubahan terhadap satu atau lebih dari tiga elemen
pengendalian. Entitas-entitas anak dikonsolidasi secara penuh sejak tanggal akuisisi, yaitu tanggal
Perusahaan memperoleh pengendalian, sampai dengan tanggal Perusahaan kehilangan
pengendalian. Seluruh laba rugi komprehensif diatribusikan pada pemilik entitas induk dan pada
Kepentingan Non Pengendali (KNP) bahkan jika hal ini mengakibatkan KNP mempunyai saldo defisit.
Transaksi antar perusahaan, saldo dan keuntungan antar entitas Perusahaan yang belum direalisasi
dieliminasi. Kerugian yang belum direalisasi juga dieliminasi. Kebijakan akuntansi entitas anak diubah
jika diperlukan untuk memastikan konsistensi dengan kebijakan akuntansi yang diadopsi Perusahaan.
Perubahan dalam bagian kepemilikan entitas induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan
hilangnya pengendalian, dicatat sebagai transaksi ekuitas. Ketika Perusahaan kehilangan
pengendalian pada entitas anak, maka Perusahaan menghentikan pengakuan aset (termasuk
goodwill), liabilitas, KNP dan komponen ekuitas lainnya serta mengakui keuntungan atau kerugian
terkait dengan hilangnya pengendalian. Saldo investasi yang masih dimiliki diakui pada nilai wajarnya.
KNP mencerminkan bagian atas laba atau rugi dan aset neto dari entitas anak yang diatribusikan pada
kepentingan ekuitas yang tidak dimiliki secara langsung maupun tidak langsung oleh Perusahaan,
Page 14
yang masing-masing disajikan dalam Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain
Konsolidasian dan Ekuitas dalam Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian, terpisah dari bagian yang
dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk.
Kas dan setara kas Kas dan setara kas terdiri dari kas dan bank serta deposito berjangka yang berjangka waktu tidak lebih Cash and cash equivalents
dari satu bulan, yang tidak digunakan sebagai jaminan serta tidak dibatasi penggunaannya.
Piutang usaha dan piutang lain-lain Piutang pada awalnya diakui sebesar nilai wajar dan selanjutnya diukur pada Biaya Perolehan Trade and other receivables
diamortisasi dengan menggunakan metode Suku Bunga Efektif, kecuali apabila dampak pendiskontoan
tidak material, dikurangi penyisihan penurunan nilai. Penurunan nilai piutang diakui berdasarkan atas
kolektibilitas dari saldo piutang di akhir tahun. Penurunan nilai piutang dihapuskan pada saat piutang
tersebut tidak tertagih.
Persediaan Persediaan dinyatakan sebesar nilai terendah antara biaya perolehan dengan nilai realisasi bersih (the Inventories
lower of cost or net realizable value ). Biaya perolehan persediaan dinilai dengan menggunakan
metode Rata-rata (Average method ). Penyisihan persediaan usang dan penyisihan penurunan nilai
persediaan ditentukan untuk menyesuaikan nilai persediaan ke nilai realisasi bersih. Nilai realisasi
bersih adalah taksiran harga jual dalam kegiatan usaha normal setelah dikurangi dengan taksiran biaya
penyelesaian dan taksiran biaya yang diperlukan untuk melaksanakan penjualan.
Aset tetap Pemilikan Langsung Perusahaan dan Entitas Anak melakukan perubahan kebijakan akuntansi aset Fixed assets
tetap untuk kelompok tanah dan bangunan pada tahun 2017, semula dicatat berdasarkan metode
biaya perolehan, menjadi metode revaluasi, yang dihitung oleh penilai independen. Perubahan
kebijakan akuntansi ini dilakukan dengan tujuan agar Laporan Keuangan Konsolidasian dapat
menggambarkan investasi Perusahaan dan Entitas Anak dalam aset tetap kelompok tanah dan
bangunan dan perubahan dalam investasi tersebut sesuai dengan nilai pasar pada periode Laporan
Keuangan Konsolidasian (Catatan 9). Aset tetap tanah dan bangunan dinyatakan berdasarkan nilai
revaluasi yang merupakan nilai wajar pada tanggal revaluasi dikurangi akumulasi penyusutan dan
akumulasi rugi penurunan nilai yang terjadi setelah tanggal revaluasi. Revaluasi dilakukan dengan
keteraturan yang memadai untuk memastikan bahwa jumlah tercatat tidak berbeda secara material dari
jumlah yang ditentukan dengan menggunakan nilai wajar pada tanggal pelaporan. Kenaikan yang
berasal dari revaluasi tanah dan bangunan diakui pada penghasilan komprehensif lain dan
terakumulasi dalam ekuitas pada bagian surplus revaluasi, kecuali sebelumnya penurunan revaluasi
atas aset tetap yang sama pernah diakui dalam laporan laba rugi, dalam hal ini kenaikan revaluasi
hingga sebesar penurunan nilai aset akibat revaluasi tersebut, dikreditkan dalam laba rugi. Penurunan
jumlah tercatat berasal dari revaluasi dibebankan dalam laba rugi apabila penurunan tersebut melebihi
nilai saldo surplus revaluasi aset yang bersangkutan, jika ada. Surplus revaluasi tanah dan bangunan
yang telah disajikan dalam ekuitas dipindahkan langsung ke saldo laba pada saat aset tersebut
dihentikan pengakuannya. Aset tetap tanah tidak disusutkan. Sedangkan aset tetap bangunan
disusutkan dengan metode Garis Lurus selama masa manfaat aset tersebut, yaitu 20 tahun. Aset tetap
yang tidak direvaluasi disajikan dengan menggunakan model Biaya. Aset tetap pemilikan langsung
kecuali tanah dan bangunan disajikan sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan
rugi penurunan nilai aset dan disusutkan dengan menggunakan metode Garis Lurus (Straight-line )
dengan taksiran masa manfaat keekonomian aset tetap sebagai berikut: Kendaraan 4 - 8 tahun
Page 15
Perabotan dan Peralatan 4 - 8 tahun Biaya perbaikan dan pemeliharaan dibebankan dalam laba rugi
pada saat terjadinya biayabiaya tersebut, sedangkan pengeluaran dalam jumlah besar dan sifatnya
meningkatkan kondisi aset secara signifikan dikapitalisasi. Semua pengeluaran setelah perolehan awal
aset tetap akan ditambah (kapitalisasi) pada jumlah tercatat aset yang bersangkutan. Jumlah tercatat
aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau saat tidak ada manfaat ekonomis masa
depan yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya. Laba atau rugi yang timbul dari
penghentian pengakuan aset (dihitung sebagai perbedaan antara jumlah neto hasil pelepasan dan
jumlah tercatat dari aset) dimasukkan dalam laba rugi pada periode/tahun aset tersebut dihentikan
pengakuannya. Nilai residu, umur manfaat serta metode penyusutan dan amortisasi ditelaah setiap
akhir tahun dan dilakukan penyesuaian apabila hasil telaah berbeda dengan estimasi sebelumnya.
Aset Tetap dalam Pembangunan Aset tetap dalam pembangunan dinyatakan sebesar biaya perolehan
dan disajikan sebagai bagian dari aset tetap. Akumulasi biaya perolehan akan direklasifikasi ke
masing-masing aset tetap pada saat aset tersebut selesai dikerjakan dan siap digunakan, dan
penyusutan mulai dibebankan pada saat itu.
Pengakuan pendapatan dan beban Mulai tanggal 1 Januari 2020, Perusahaan dan Entitas Anak melakukan penerapan PSAK 72 yang Revenue and expense recognition
mensyaratkan pengakuan pendapatan harus memenuhi 5 langkah analisa sebagai berikut: 1.
Identifikasi kontrak dengan pelanggan. 2. Identifikasi kewajiban pelaksanaan dalam kontrak. Kewajiban
pelaksanaan merupakan janji- janji dalam kontrak untuk menyerahkan barang atau jasa yang memiliki
karakteristik berbeda ke pelanggan. 3. Penetapan harga transaksi. Harga transaksi merupakan jumlah
imbalan yang berhak diperoleh suatu entitas sebagai kompensasi atas diserahkannya barang atau jasa
yang dijanjikan ke pelanggan. Jika imbalan yang dijanjikan di kontrak mengandung suatu jumlah yang
bersifat variabel, maka Perusahaan dan Entitas Anak membuat estimasi jumlah imbalan tersebut
sebesar jumlah yang diharapkan berhak diterima atas diserahkannya barang atau jasa yang dijanjikan
ke pelanggan dikurangi dengan estimasi jumlah jaminan kinerja jasa yang akan dibayarkan selama
periode kontrak. 4. Alokasi harga transaksi ke setiap kewajiban pelaksanaan dengan menggunakan
dasar harga jual berdiri sendiri relatif dari setiap barang atau jasa berbeda yang dijanjikan di kontrak.
Ketika tidak dapat diamati secara langsung, harga jual berdiri sendiri relatif diperkirakan berdasarkan
biaya yang diharapkan ditambah marjin. 5. Pengakuan pendapatan ketika kewajiban pelaksanaan
telah dipenuhi dengan menyerahkan barang atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan (ketika pelanggan
telah memiliki kendali atas barang atau jasa tersebut). Kewajiban pelaksanaan dapat dipenuhi dalam
kondisi sebagai berikut: 1. Pada waktu tertentu (biasanya untuk janji dalam memindahkan barang ke
pelanggan); atau 2. Sepanjang waktu (biasanya untuk janji dalam memberikan layanan pada
pelanggan). Untuk kewajiban pelaksanaan yang dipenuhi sepanjang waktu, Perusahaan dan Entitas
Anak memilih ukuran kemajuan yang sesuai untuk menentukan jumlah pendapatan yang harus diakui
ketika kewajiban pelaksanaan dipenuhi. Pendapatan Sewa Pendapatan sewa dari sewa operasi diakui
sebagai pendapatan dengan dasar garis lurus selama masa sewa. Biaya langsung awal yang terjadi
dalam proses negosiasi dan pengaturan sewa tambahan ke jumlah tercatat dari aset sewaan dan
diakui dengan dasar Garis Lurus selama masa sewa. Uang muka sewa yang diterima dari penyewa
dicatat ke dalam akun pendapatan yang diterima di muka dan akan diakui sebagai pendapatan secara
berkala sesuai dengan kontrak sewa yang berlaku. Pendapatan Hotel Pendapatan sewa hotel dan
pendapatan hotel lainnya diakui pada saat jasa diberikan atau barang diserahkan. Pendapatan Spa
Pendapatan dari spa diakui pada saat jasa diberikan kepada pelanggan. Beban Beban diakui sesuai
dengan dasar Akrual (Accrual basis ). Pendapatan bunga dan beban bunga diakui dalam Laporan
Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian secara akrual menggunakan metode
Suku Bunga Efektif.
Transaksi dengan pihak berelasi Suatu pihak dianggap berelasi dengan Perusahaan dan Entitas Anak jika: (a) Orang atau anggota Transactions with related parties
keluarga dekat orang tersebut berhubungan dengan Perusahaan dan Entitas Anak jika orang tersebut:
Page 16
(i) memiliki kendali atau pengendalian bersama atas Perusahaan dan Entitas Anak; (ii) memiliki
dampak signifikan terhadap Perusahaan dan Entitas Anak; atau (iii) merupakan anggota dari personel
manajemen kunci dari Perusahaan dan Entitas Anak atau dari Perusahaan Induk. (b) Suatu entitas
terkait dengan Perusahaan dan Entitas Anak jika salah satu kondisi berikut berlaku: (i) Perusahaan dan
Entitas Anak adalah anggota dari perusahaan yang sama (yang berarti bahwa setiap entitas induk,
entitas anak dan entitas anak perusahaan sesama berhubungan dengan entitas lain). (ii) Satu entitas
adalah entitas asosiasi atau ventura bersama dari entitas lain (atau entitas asosiasi atau ventura
bersama yang merupakan anggota dari sebuah perusahaan di mana entitas lain tersebut adalah
anggotanya). (iii) Kedua entitas tersebut adalah ventura bersama dari pihak ketiga yang sama. (iv)
Satu entitas adalah ventura bersama dari entitas ketiga dan entitas yang lain adalah entitas asosiasi
dari entitas ketiga. (v) Entitas adalah pasca-kerja manfaat pasti untuk kepentingan karyawan
Perusahaan dan Entitas Anak maupun entitas yang terkait dengan Perusahaan dan Entitas Anak.
Apabila Perusahaan dan Entitas Anak menyelenggarakan program tersebut, para pengusaha sponsor
juga terkait dengan Perusahaan dan Entitas Anak. (vi) Entitas yang dikendalikan atau dikendalikan
bersama oleh orang yang diidentifikasi dalam (a). (vii) Orang yang diidentifikasi dalam (a) (i) memiliki
pengaruh signifikan atas entitas atau anggota dari personil manajemen kunci entitas (atau entitas induk
dari entitas tersebut). (viii) Entitas, atau anggota dari kelompok di mana entitas merupakan bagian dari
kelompok tersebut, menyediakan jasa personil manajemen kunci kepada Perusahaan atau kepada
entitas induk dari Perusahaan.
Pajak penghasilan Efektif 1 Januari 2018, Perusahaan dan Entitas Anak menerapkan PSAK No. 46 (Amandemen), ?Pajak Income taxes
Penghasilan - Pengakuan Aset Pajak Tangguhan Untuk Rugi yang Belum Direalisasi. Amandemen ini
mengklarifikasi persyaratan untuk mengakui aset pajak tangguhan atas kerugian yang belum
direalisasi. Amandemen tersebut mengklarifikasi akuntansi untuk pajak tangguhan di mana suatu aset
diukur pada nilai wajar dan bahwa nilai wajarnya di bawah basis pajak aset. Amandemen tersebut juga
mengklarifikasi aspek-aspek tertentu lainnya dari akuntansi untuk pajak tangguhan. Beban pajak terdiri
dari pajak kini dan pajak tangguhan. Pajak Kini Beban pajak bersangkutan. kini ditentukan berdasarkan
taksiran laba kena pajak dalam tahun yang Aset dan liabilitas pajak tangguhan diakui untuk semua
pengaruh pajak atas beda waktu antara pelaporan komersial dan fiskal atas aset dan liabilitas pada
setiap tanggal pelaporan. Manfaat pajak masa mendatang, seperti rugi fiskal yang belum digunakan
juga diakui apabila realisasi atas manfaat pajak tersebut memungkinkan pada masa mendatang. Pajak
Tangguhan Pajak tangguhan dihitung dengan menggunakan tarif pajak yang berlaku atau secara
substansial telah berlaku pada tanggal Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian. Perubahan nilai
tercatat aset dan liabilitas pajak tangguhan yang disebabkan oleh perubahan tarif pajak dibebankan
pada tahun berjalan, kecuali untuk transaksi-transaksi yang sebelumnya telah dibebankan atau
dikreditkan ke ekuitas. Koreksi terhadap liabilitas perpajakan melalui pada saat Surat Ketetapan Pajak
diterima atau jika mengajukan keberatan/banding pada saat keputusan atas keberatan/banding
tersebut ditetapkan. Perusahaan dan Entitas Anak menyajikan penyesuaian atas pajak penghasilan
dari tahun lalu, jika ada, sebagai bagian dari ?Taksiran Pajak Penghasilan? dalam Laporan Laba Rugi
dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian. Berdasarkan UU No 7 tahun 2021 tentang
Harmonisasi Peraturan Perpajakan, terdapat perubahan tarif pajak penghasilan badan untuk tahun
2022 dan selanjutnya menjadi 22%.
Provisi Provisi diakui ketika Perusahaan dan Entitas Anak memiliki kewajiban kini (baik bersifat hukum Provisions
maupun konstruktif) sebagai akibat peristiwa masa lalu, kemungkinan besar Perusahaan dan Entitas
Anak diharuskan menyelesaikan kewajiban dan estimasi andal mengenai jumlah kewajiban tersebut
dapat dibuat. Jumlah yang diakui sebagai provisi adalah hasil estimasi terbaik pengeluaran yang
diperlukan untuk menyelesaikan kewajiban kini pada akhir periode pelaporan, dengan
mempertimbangkan risiko dan ketidakpastian yang meliputi kewajibannya. Apabila suatu provisi diukur
Page 17
menggunakan arus kas yang diperkirakan untuk menyelesaikan kewajiban kini, maka nilai tercatatnya
adalah nilai kini dari arus kas.
Imbalan kerja karyawan Imbalan Kerja Jangka Pendek Imbalan kerja jangka pendek diakui pada saat terutang kepada Employee benefits
karyawan berdasarkan metode akrual. Jangka Panjang dan Imbalan Pascakerja Manfaat jangka
panjang dan pascakerja diakrual dan diakui sebagai beban pada saat jasa diberikan oleh karyawan.
Imbalan tersebut ditentukan berdasarkan persyaratan di dalam UU CIPTA KERJA No. 11/2020.
Program pensiun imbalan pasti merupakan program pensiun yang menetapkan jumlah imbalan
pensiun yang akan diterima oleh karyawan pada saat pensiun, yang biasanya tergantung pada satu
faktor atau lebih, seperti umur, masa kerja dan jumlah kompensasi. Kewajiban untuk imbalan
pascakerja yang diakui dalam Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian dihitung dengan nilai sekarang
dari estimasi manfaat bahwa karyawan telah mendapatkan imbalan untuk jasa mereka dalam tahun
berjalan dan sebelumnya, dikurangi dengan aset program (jika ada) dan penyesuaian jasa lalu yang
belum diakui. Perhitungan dilakukan oleh aktuaris independen dengan menggunakan metode Proyeksi
Kredit Unit. Nilai kini liabilitas imbalan pasti ditentukan dengan mendiskontokan estimasi arus kas masa
depan dengan menggunakan tingkat bunga obligasi pemerintah jangka panjang pada tanggal laporan
posisi keuangan konsolidasian dalam mata uang Rupiah sesuai dengan mata uang di mana imbalan
tersebut akan dibayarkan dan yang memiliki jangka waktu yang sama dengan liabilitas imbalan
pensiun yang bersangkutan. Keuntungan dan kerugian aktuarial yang timbul dari penyesuaian dan
perubahan dalam asumsi- asumsi aktuarial diakui seluruhnya melalui penghasilan komprehensif lain
dan dilaporkan dalam saldo laba. Biaya jasa lalu yang timbul dari amandemen atau kurtailmen program
diakui sebagai beban dalam laba rugi pada saat terjadinya. Keuntungan atau kerugian dari kurtailmen
dan penyelesaian program manfaat pasti diakui ketika kurtailmen dan penyelesaian tersebut terjadi.
Imbalan atas Pemutusan Kontrak Kerja Pesangon pemutusan kontrak kerja terutang ketika karyawan
dihentikan sebelum usia pensiun normal. Perusahaan dan Entitas Anak mengakui pesangon
pemutusan kontrak kerja ketika menunjukkan komitmennya untuk memutuskan kontrak kerja dengan
karyawan berdasarkan suatu rencana formal yang rinci dan kemungkinan untuk menarik rencana
tersebut sangat kecil. Pesangon yang akan dibayarkan lebih dari 12 bulan setelah tanggal Laporan
Posisi Keuangan Konsolidasian didiskontokan untuk mencerminkan nilai sekarang.
Laba per saham Laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba tahun berjalan dengan jumlah rata-rata Earnings per share
tertimbang saham biasa yang beredar pada tahun yang bersangkutan. Untuk tujuan perhitungan laba
per saham dilusian, Perusahaan menyesuaikan laba atau rugi yang dapat diatribusikan kepada
pemegang saham biasa entitas induk dan jumlah rata-rata tertimbang saham yang beredar, atas
dampak dari seluruh instrumen berpotensi saham biasa yang bersifat dilutif.
Pelaporan segmen Perusahaan dan Entitas Anak menyajikan segmen operasi berdasarkan informasi keuangan yang Segment reporting
digunakan oleh pengambil keputusan operasional dalam menilai kinerja segmen dan menentukan
alokasi sumber daya yang dimilikinya. Segmen didasarkan pada aktivitas dari setiap kegiatan operasi
entitas legal di dalam Perusahaan dan Entitas Anak. Segmen operasi adalah suatu komponen dari
entitas: - yang terlibat dalam aktivitas bisnis yang memperoleh pendapatan dan menimbulkan beban
(termasuk pendapatan dan beban yang terkait dengan transaksi dengan komponen lain dari entitas
yang sama); Segmen operasi adalah suatu komponen dari entitas: (lanjutan) yang hasil operasinya
dikaji ulang secara regular oleh pengambil keputusan operasional untuk membuat keputusan tentang
sumber daya yang dialokasikan pada segmen tersebut dan menilai kinerjanya; dan yang informasi
keuangan yang terpisah miliknya tersedia.
Kombinasi bisnis Kombinasi bisnis dicatat dengan menggunakan metode Akuisisi. Biaya perolehan dari sebuah akuisisi Business combination
diukur pada nilai agregat imbalan yang dialihkan, diukur pada nilai wajar pada tanggal akuisisi dan
Page 18
jumlah setiap KNP pada pihak yang diakuisisi. Untuk setiap kombinasi bisnis, pihak pengakuisisi
mengukur KNP pada entitas yang diakuisisi baik pada nilai wajar ataupun pada proporsi kepemilikan
KNP atas aset neto yang teridentifikasi dari entitas yang diakuisisi. Biaya- biaya akuisisi yang timbul
dibebankan langsung pada tahun berjalan. Pada tanggal akuisisi, selisih lebih antara penjumlahan
imbalan yang dialihkan dan jumlah yang diakui untuk KNP dengan aset teridentifikasi dan liabilitas
yang diambil-alih (aset neto) dicatat sebagai goodwill. Jika imbalan lebih rendah dari nilai wajar aset
neto dari Perusahaan yang diakuisisi maka selisihnya diakui dalam Laporan Laba Rugi dan
Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian. Transaksi yang dilakukan dengan entitas sepengendali
diterapkan metode Penyatuan Kepemilikan. Transaksi kombinasi bisnis antara entitas sepengendali
berupa pengalihan bisnis yang dilakukan dalam rangka reorganisasi entitas-entitas yang berada dalam
suatu kelompok usaha yang sama, bukan perubahan pemilikan dalam arti substansi ekonomi,
sehingga transaksi demikian tidak menimbulkan laba rugi bagi seluruh kelompok usaha atau bagi
entitas individual dalam kelompok usaha tersebut. Selisih antara harga pengalihan dengan jumlah
tercatat dari setiap transaksi kombinasi bisnis antara entitas sepengendali pada tanggal pengalihan
dicatat sebagai ?Tambahan Modal Disetor?.
Instrumen keuangan Instrumen keuangan adalah kontrak yang menimbulkan aset keuangan bagi suatu entitas dan liabilitas Financial instruments
keuangan atau instrumen ekuitas bagi entitas yang lain. Mulai tanggal 1 Januari 2020, Perusahaan dan
Entitas Anak menerapkan PSAK 71, yang mensyaratkan pengaturan instrumen keuangan terkait
klasifikasi dan pengukuran, penurunan nilai atas instrumen aset keuangan dan akuntansi lindung nilai.
(i) Aset keuangan Pengakuan Awal Klasifikasi dan pengukuran aset keuangan harus didasarkan pada
bisnis model dan arus kas kontraktual apakah semata dari pembayaran pokok dan bunga. (i) Aset
keuangan (lanjutan) Pengakuan Awal (lanjutan) Aset keuangan diklasifikasikan dalam dua kategori
sebagai berikut: 1. Aset keuangan yang diukur pada biaya diamortisasi; 2. Aset keuangan yang diukur
dengan nilai wajar melalui laba rugi atau melalui penghasilan komprehensif lain. Perusahaan dan
Entitas Anak menentukan klasifikasi aset keuangan tersebut pada pengakuan awal dan tidak bisa
melakukan perubahan setelah penerapan awal tersebut. Semua aset keuangan pada awalnya diakui
sebesar nilai wajarnya ditambah dengan biaya- biaya transaksi, kecuali aset keuangan dicatat pada
nilai wajar melalui laba rugi. Aset keuangan Perusahaan dan Entitas Anak meliputi kas dan setara kas,
piutang usaha dan piutang lainnya, uang jaminan dan aset keuangan tidak lancar lainnya (instrumen
keuangan yang memiliki kuotasi harga). Aset keuangan diklasifikasikan sebagai aset lancar, jika jatuh
tempo dalam waktu 12 bulan, jika tidak maka aset keuangan ini diklasifikasikan sebagai aset tidak
lancar. Pengukuran setelah pengakuan awal Pengukuran aset keuangan setelah pengakuan awal
tergantung pada klasifikasinya sebagai berikut: 1. Aset keuangan yang diukur dengan biaya
diamortisasi Aset keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi selanjutnya diukur dengan
menggunakan metode suku bunga efektif (Effective Interest Rate ) (?EIR?), setelah dikurangi dengan
penurunan nilai. Biaya perolehan yang diamortisasi dihitung dengan memperhitungkan diskonto atau
premi atas biaya akuisisi atau biaya yang merupakan bagian integral dari EIR tersebut. Amortisasi EIR
dicatat dalam laporan laba rugi konsolidasian. Kerugian yang timbul dari penurunan nilai juga diakui
pada laporan laba rugi konsolidasian. Aset keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi
Perusahaan dan Entitas Anak terdiri dari kas dan setara kas, piutang usaha dan piutang lain - lain. 2.
Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain. Aset keuangan
yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain selanjutnya disajikan dalam laporan
posisi keuangan konsolidasian sebesar nilai wajar, dengan perubahan nilai wajar yang diakui dalam
penghasilan komprehensif lain. Pada tanggal 31 Desember 2022, Perusahaan dan Entitas Anak tidak
memiliki aset keuangan yang diukur melalui penghasilan komprehensif lain. (i) Aset keuangan
(lanjutan) Penghentian pengakuan Aset keuangan (atau mana yang berlaku, bagian dari aset
keuangan atau bagian dari kelompok aset keuangan sejenis) dihentikan pengakuannya pada saat: 1.
Page 19
Hak untuk menerima arus kas yang berasal dari aset tersebut telah berakhir; atau 2. Perusahaan dan Entitas Anak telah mentransfer hak mereka untuk menerima arus kas yang berasal dari aset atau berkewajiban untuk membayar arus kas yang diterima secara penuh tanpa penundaan yang material kepada pihak ketiga dalam perjanjian ?pass-through? dan salah satu diantara (a) Perusahaan dan Entitas Anak telah mentransfer secara substansial seluruh risiko dan manfaat dari aset, atau (b) Perusahaan dan Entitas Anak tidak mentransfer atau mempertahankan secara substansial seluruh risiko dan manfaat atas aset, namun telah mentransfer kendali atas (ii) Liabilitas keuangan Pengakuan Awal Tidak terdapat perubahan dalam klasifikasi dan pengukuran liabilitas keuangan. Liabilitas keuangan dalam lingkup PSAK 71 diklasifikasikan sebagai berikut: 1. Liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi. 2. Liabilitas keuangan yang diukur dengan nilai wajar melalui laba rugi atau melalui penghasilan komprehensif lain. Perusahaan dan Entitas Anak menentukan klasifikasi liabilitas keuangan mereka pada saat Pada tanggal 31 Desember 2022 dan 2021, Perusahaan dan Entitas Anak hanya memiliki liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi terdiri dari utang usaha, beban akrual, utang pihak berelasi, dan utang bank. Pengukuran setelah pengakuan awal Setelah pengakuan awal, yaitu pada nilai wajar ditambah biaya transaksi, Perusahaan dan Entitas Anak mengukur seluruh liabilitas keuangan pada biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode bunga efektif. Penghentian pengakuan Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya Ketika liabilitas keuangan telah dilunasi. (iii) Instrumen keuangan disalinghapus Aset keuangan dan liabilitas keuangan disalinghapus dan jumlah netonya dilaporkan pada laporan posisi keuangan konsolidasian ketika terdapat hak yang berkekuatan hukum untuk melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui tersebut dan adanya niat untuk menyelesaikan secara neto, atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitas secara bersamaan. Hak yang berkekuatan hukum tidak boleh tergantung pada kejadian di masa yang akan datang dan harus dapat dilaksanakan dalam kondisi bisnis yang normal dan dalam keadaan lalai, tidak dapat membayar atau kebangkrutan perusahaan atau pihak lawan. (iv) Penurunan nilai aset keuangan Pada setiap periode pelaporan, Perusahaan dan Entitas Anak menilai apakah risiko kredit dari instrument keuangan telah meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal. Ketika melakukan penilaian, Perusahaan dan Entitas Anak menggunakan perubahan atas risiko gagal bayar yang terjadi sepanjang perkiraan usia instrument keuangan. Perusahaan dan Entitas Anak menerapkan pendekatan umum PSAK 71 untuk mengukur kerugian kredit ekspektasian yang menggunakan penyisihan kerugian ekspektasian sepanjang umurnya untuk semua piutang dagang dan aset keuangan lainnya. Dalam melakukan penilaian, Perusahaan dan Entitas Anak membandingkan antara risiko gagal bayar yang terjadi atas instrumen keuangan pada saat tanggal pelaporan dengan risiko gagal bayar yang terjadi atas instrumen keuangan pada saat pengakuan awal dan mempertimbangkan kewajaran serta ketersediaan informasi, yang tersedia tanpa biaya atau usaha pada saat tanggal pelaporan terkait dengan kejadian masa lalu, kondisi terkini dan perkiraan atas kondisi ekonomi di masa depan, yang mengindikasikan kenaikan risiko kredit sejak pengakuan awal.
Page 20
[2611000] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement - Property Industry - Current Year
30 September 2023
Aset tetap Property, plant, and equipment
Pengurangan aset Reklasifikasi aset
Aset tetap, awal periode Penambahan aset tetap Aset tetap, akhir periode
tetap tetap
Property, plant, and Reclassifications of
Addition in property, Disposals in property, Property, plant, and
equipment, beginning property, plant, and
plant, and equipment plant, and equipment equipment, end period
period equipment
Nilai perolehan, kotor Tanah, dimiliki langsung 307,798,580,933 307,798,580,933 Land, directly owned Carrying amount, gross
Bangunan dan Building and leasehold
fasilitasnya, dimiliki 84,623,631,725 84,623,631,725 improvement, directly
langsung owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
kantor, dimiliki langsung 13,666,533,234 292,853,682 488,927,787 14,448,314,703 equipment, directly
owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
8,535,840,022 ( 162,500,000 ) 8,373,340,022
dimiliki langsung owned
Dimiliki langsung 414,624,585,914 292,853,682 ( 162,500,000 ) 488,927,787 415,243,867,383 Directly owned
Bangunan, aset hak Building, right of use
4,503,363,000 ( 4,503,363,000 ) 0
guna assets
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, rights of
0 282,600,000 282,600,000
aset hak guna use assets
Aset hak guna 4,503,363,000 282,600,000 ( 4,503,363,000 ) 282,600,000 Right of use assets
Lainnya, dalam Others, assets under
373,051,834 833,638,900 ( 254,124,047 ) ( 488,927,787 ) 463,638,900
penyelesaian construction
Aset dalam Assets under
373,051,834 833,638,900 ( 254,124,047 ) ( 488,927,787 ) 463,638,900
penyelesaian construction
Aset tetap Property, plant, and
419,501,000,748 1,409,092,582 ( 4,919,987,047 ) 0 415,990,106,283
equipment
Akumulasi depresiasi Bangunan dan Building and leasehold Carrying amount,
fasilitasnya, dimiliki 19,638,025,717 3,468,696,751 23,106,722,468 improvement, directly accumulated
langsung owned depreciation
Perabot dan peralatan Furniture and office
kantor, dimiliki langsung 12,800,615,025 369,668,872 13,170,283,897 equipment, directly
owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
7,766,719,969 178,628,003 ( 162,500,000 ) 7,782,847,972
dimiliki langsung owned
Dimiliki langsung 40,205,360,711 4,016,993,626 ( 162,500,000 ) 44,059,854,337 Directly owned
Page 21
Bangunan, aset hak Building, right of use
4,503,363,000 ( 4,503,363,000 ) 0
guna assets
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, rights of
0 14,718,750 14,718,750
aset hak guna use assets
Aset hak guna 4,503,363,000 14,718,750 ( 4,503,363,000 ) 14,718,750 Right of use assets
Aset tetap Property, plant, and
44,708,723,711 4,031,712,376 ( 4,665,863,000 ) 44,074,573,087
equipment
Nilai perolehan Aset tetap Property, plant, and Carrying amount
374,792,277,037 371,915,533,196
equipment
Page 22
[2611000] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement - Property Industry - Prior Year
31 December 2022
Aset tetap Property, plant, and equipment
Penjabaran
Aset tetap, awal Penambahan aset Pengurangan Reklasifikasi aset laporan Entitas anak Revaluasi aset Aset tetap, akhir
periode tetap aset tetap tetap keuangan aset baru aset tetap tetap periode
tetap
Translation New
Property, plant, and Disposals in Reclassifications of Revaluation of Property, plant, and
Addition in property, adjustment in subsidiaries in
equipment, beginning property, plant, property, plant, and property, plant, equipment, end
plant, and equipment property, plant, property, plant,
period and equipment equipment and equipment period
and equipment and equipment
Nilai perolehan, Tanah, dimiliki Land, directly Carrying amount,
307,798,580,933 307,798,580,933
kotor langsung owned gross
Bangunan dan Building and
fasilitasnya, leasehold
84,623,631,725 84,623,631,725
dimiliki langsung improvement,
directly owned
Perabot dan Furniture and
peralatan kantor, 13,336,018,432 330,514,802 13,666,533,234 office equipment,
dimiliki langsung directly owned
Kendaraan Motor vehicle,
bermotor, dimiliki 8,535,840,022 8,535,840,022 directly owned
langsung
Dimiliki Directly owned
414,294,071,112 330,514,802 414,624,585,914
langsung
Bangunan, aset Building, right of
4,503,363,000 4,503,363,000
hak guna use assets
Aset hak guna Right of use
4,503,363,000 4,503,363,000
assets
Bangunan, dalam Building, assets
penyelesaian 79,002,000 ( 79,002,000 ) under
construction
Lainnya, dalam Others, assets
penyelesaian 373,051,834 373,051,834 under
construction
Aset dalam Assets under
79,002,000 373,051,834 ( 79,002,000 ) 373,051,834
penyelesaian construction
Aset tetap Property, plant,
418,876,436,112 703,566,636 ( 79,002,000 ) 419,501,000,748
and equipment
Page 23
Akumulasi Bangunan dan Building and Carrying amount,
depresiasi fasilitasnya, 15,013,096,715 4,624,929,002 19,638,025,717 leasehold accumulated
dimiliki langsung improvement, depreciation
directly owned
Perabot dan Furniture and
peralatan kantor, 12,399,107,900 401,507,125 12,800,615,025 office equipment,
dimiliki langsung directly owned
Kendaraan Motor vehicle,
bermotor, dimiliki 7,442,195,746 324,524,223 7,766,719,969 directly owned
langsung
Dimiliki Directly owned
34,854,400,361 5,350,960,350 0 0 0 0 40,205,360,711
langsung
Bangunan, aset Building, right of
3,152,354,100 1,351,008,900 4,503,363,000
hak guna use assets
Aset hak guna Right of use
3,152,354,100 1,351,008,900 4,503,363,000
assets
Aset tetap Property, plant,
38,006,754,461 6,701,969,250 44,708,723,711
and equipment
Nilai perolehan Aset tetap Property, plant, Carrying amount
380,869,681,651 374,792,277,037
and equipment
Page 24
[2611100] Disclosure of Notes to the financial statements - Property, Plant and Equipment - Property Industry
Pengungkapan Disclosure
30 September 2023
Pengungkapan catatan atas aset tetap Catatan atas pergerakan aset : a. Pengurangan aset tetap dalam pembangunan sebesar Disclosure of notes for property, plant and
Rp79.002.000 adalah pembebanan biaya legalitas atas rencana pembangunan sotis villa canggu. equipment
Karena belum ada rencana tindak lanjut, maka pada tahun 2022 dibiayakan. b.Penambahan Aset
Tetap Pembangunan pada tahun 2023 adalah Renovasi Sotis Hotel Falatehan Jakarta dan Sotis
Residence Pejompongan Jakarta. Pengurangan Aset Tetap dalam Pembangungan pada tahun 2023
adalah biaya renovasi Sotis Hotel Falatehan Jakarta yang sebelumnya dicatat pada Aset Tetap dalam
Pembangunan. Sementara Reklasifikasinya adalah Aset Tetap Sotis Hotel Falatehan Jakarta yang
sudah resmi digunakan pada tahun 2023. c. Pengurangan Aset Sewa Guna Usaha adalah
penghapusan Aset Sewa Guna Kantor Senayan City dimana aset tersebut sudah bukan dimiliki oleh
SMK lagi karena periode sewanya sudah habis. Selain tanah dan bangunan, tidak ada perbedaan
yang signifikan antara nilai wajar aset tetap dengan nilai tercatatnya. Tanah milik Perusahaan dan
Entitas Anak merupakan tanah yang berlokasi di Jakarta Pusat (Pejompongan), Jakarta Selatan
(Falatehan dan Pondok Pinang), Kepulauan Seribu, NTT (Tanjung Karoso) dan Bali (Canggu) dengan
total area seluas masing-masing seluas 1.175.063 m2 pada 31 September 2023 dan 31 Desember
2022. Per 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, manajemen berkeyakinan bahwa seluruh aset
tetap digunakan dalam operasi dan tidak dimaksudkan untuk dijual. Atas tanah di Kepulauan Seribu,
Perusahaan menandatangani Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB) tertanggal 8 Mei 2015 dengan
PT Setiautama Island atas pembelian sebuah villa dengan total area seluas 1.500 m2 yang berlokasi di
Pulau Tengah, Kepulauan Seribu dengan harga beli sebesar Rp 15.800.000.000. Aset tersebut telah
diserah terima dengan baik oleh Perusahaan melalui berita acara serah terima dengan PT Setiautama
Island. Sampai saat ini, akta jual beli masih dalam proses karena harus menunggu proses pemecahan
sertifikat induk oleh penjual. Manajemen berpendapat bahwa tidak terdapat kesulitan untuk
menyelesaikan proses akta jual beli, karena aset tersebut diperoleh secara sah dan didukung oleh
bukti kepemilikan yang memadai. Tanah, bangunan dan perabotan dan peralatan yang berlokasi di
Jalan Falatehan I No. 21-22, Melawai, Jakarta Selatan (Sotis Falatehan) dan di Jalan Raya Kayu
Tulang, Desa Canggu (Sotis Villa Canggu) digunakan oleh PT Dwimukti Mitra Wisata (Entitas Anak)
untuk menjalankan kegiatan usaha perhotelan. Pada tahun 31 Maret 2023 dan 31 Desember 2022,
tanah dan bangunan di Jalan Falatehan tersebut dijadikan sebagai jaminan sehubungan dengan
pinjaman bank yang diperoleh Entitas Anak dari PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (Catatan
16). Aset tetap tidak termasuk tanah telah diasuransikan terhadap risiko akibat kerusakan, bencana
alam, kebakaran dan risiko lainnya pada PT Asuransi Central Asia dengan nilai pertanggungan
sebesar Rp 84.010.598.023 pada 30 September 2023 dan 31 Desember 2022. Manajemen akan
meningkatkan nilai pertanggungan tersebut untuk menutupi kerugian yang mungkin terjadi.
Page 25
[2616100] Disclosure of Notes to the financial statements - Revenue - Property Industry
Pengungkapan Disclosure
30 September 2023
Pengungkapan catatan atas pendapatan Pendapatan kamar merupakan pendapatan atas penggunaan kamar hotel Sotis Falatehan, hotel Sotis Disclosure of notes for revenue
Penjernihan dan Sotis Villa Canggu. Pendapatan makanan dan minuman merupakan pendapatan atas
penjualan dari restoran dan bar hotel Sotis Falatehan, hotel Sotis Penjernihan dan Sotis Villa Canggu.
Pendapatan lain-lain merupakan pendapatan dari telepon, laundry, business center, listrik dan parkir.
Tidak terdapat pendapatan dari pihak berelasi maupun pelanggan dengan transaksi lebih dari 10%
total nilai pendapatan konsolidasian untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 September
2023 dan 31 Desember 2022.
Page 26
[2617000] Notes to the financial statements - Revenue By Type - Property
Industry
Catatan untuk tipe pendapatan Notes for revenue by type
30 September 30 September
2023 2022
Nama produk Penjualan dan Penjualan dan
atau jasa pendapatan usaha pendapatan usaha
Service or product
Sales and revenue Sales and revenue
name
Pendapatan dari jasa 1 Kamar 10,998,994,244 8,864,486,377 Service revenue 1
Pendapatan dari jasa 2 Spa 111,789,669 88,298,760 Service revenue 2
Pendapatan dari jasa 3 Lain-lain 62,177,399 121,927,109 Service revenue 3
Pendapatan dari jasa 11,172,961,312 9,074,712,246 Service revenue
Pendapatan dari produk Makanan dan Product revenue 1
5,038,750,641 4,018,946,690
1 minuman
Pendapatan dari Product revenue
5,038,750,641 4,018,946,690
produk
Tipe pendapatan 16,211,711,953 13,093,658,936 Type of revenue
Page 27
[2620200] Notes to the financial statements - Trade receivables, by aging - Property Industry
Piutang usaha berdasarkan umur Trade receivables by aging
30 September 2023 31 December 2022
Penyisihan Penyisihan
Piutang usaha, kotor penurunan nilai Piutang usaha Piutang usaha, kotor penurunan nilai Piutang usaha
piutang usaha piutang usaha
Allowance for Allowance for
Trade receivables, Trade receivables,
impairment of trade Trade receivables impairment of trade Trade receivables
gross gross
receivables receivables
Belum jatuh tempo Umur 0 0 Aging Not yet due
Telah jatuh tempo 1 - 30 hari 289,733,142 282,736,266 1 - 30 days Overdue
31 - 60 hari 145,451,500 11,750,000 31 - 60 days
61 - 90 hari 71,174,800 0 61 - 90 days
Lebih dari 90 hari 210,521,628 More than 90 days
Umur 506,359,442 505,007,894 Aging
Jatuh tempo Umur 506,359,442 ( 212,052,810 ) 294,306,632 505,007,894 ( 212,052,810 ) 292,955,084 Aging Due status
Page 28
[2620300] Notes to the financial statements - Trade receivables, by list of counterparty - Property Industry
Rincian piutang usaha berdasarkan rincian pihak Trade receivables by list of counterparty
30 September 2023 31 December 2022
Penyisihan Penyisihan
Nama pihak, Piutang usaha, Piutang usaha,
penurunan nilai Piutang usaha penurunan nilai Piutang usaha
piutang usaha kotor kotor
piutang usaha piutang usaha
Allowance for Allowance for
Counterparty name, Trade receivables, Trade receivables,
impairment of trade Trade receivables impairment of trade Trade receivables
trade receivables gross gross
receivables receivables
Pihak ketiga Pihak 1 Kepolisian Rank 1, counterparty Third party
Negara Republik 98,649,350 0
Indonesia
Pihak 2 PT Mitra Global Rank 2, counterparty
58,570,000 12,650,000
Holiday
Pihak 3 Kementerian Rank 3, counterparty
Pendidikan dan
54,770,000 0
Kebudayaan
Indonesia
Pihak 4 Bank Bukopin 45,000,000 0 Rank 4, counterparty
Pihak 5 Kementerian Rank 5, counterparty
Agraria dan Tata 35,776,400 0
Ruang Indonesia
Pihak 6 Kementerian Rank 6, counterparty
30,650,000 0
Agama
Pihak 7 Kementerian Rank 7, counterparty
Pekerjaan Umum
26,426,000 4,945,000
dan Perumahan
RI
Pihak 8 Kementerian Rank 8, counterparty
Pemuda dan 25,000,000 0
Olahraga
Pihak 9 Asuransi Tri Rank 9, counterparty
25,000,000 0
Pakarta
Pihak 10 Online Travel Rank 10,
23,921,100 74,799,796
Agent counterparty
Pihak lainnya Lain-lain 82,596,592 412,613,098 Others, counterparty
Rincian pihak 506,359,442 ( 212,052,810 ) 294,306,632 505,007,894 ( 212,052,810 ) 292,955,084 List of counterparty
Page 29
Page 30
[2620500] Notes to the financial statements - Trade receivable, movement of
allowance for impairment of Trade receivables - Property Industry
Pergerakan penurunan nilai piutang Movement of allowance for
usaha impairment of trade receivables
30 September 2023 31 December 2022
Penyisihan penurunan nilai Allowance for impairment of
piutang usaha, awal periode 212,052,810 233,171,407 trade receivables, beginning
period
Pengurangan mutasi penurunan Reduction of movement of
nilai piutang usaha ( 21,118,597 ) allowance for impairment of trade
receivables
Penyisihan penurunan nilai Allowance for impairment of
piutang usaha, akhir periode 212,052,810 212,052,810 trade receivables, ending
period
Page 31
[2621000] Disclosure of Notes to the financial statements - Trade Receivables - Property Industry
Pengungkapan Disclosure
30 September 2023
Pengungkapan catatan atas piutang usaha Akun ini merupakan piutang atas jasa penyewaan kamar hotel dan spa, berikut fasilitas dan penunjang Disclosure of notes for trade receivables
lainnya. Seluruh piutang usaha kepada pihak ketiga merupakan piutang kepada pelanggan dalam mata
uang Rupiah per 30 September 2023 dan 31 Desember 2022. Manajemen berpendapat bahwa
penyisihan penurunan nilai piutang usaha memadai untuk menutupi risiko kerugian yang akan timbul di
kemudian hari.
Page 32
[2630000] Notes to the financial statements - Inventories - Property Industry
Catatan atas persediaan Notes for inventories
30 September 2023 31 December 2022
Bahan baku dan bahan Raw and indirect material
126,835,794 120,617,096
pembantu
Perlengkapan 1,522,999,225 1,370,102,235 Supplies
Lainnya 254,740,054 213,753,403 Other inventories
Persediaan, kotor 1,904,575,073 1,704,472,734 Inventories, gross
Persediaan 1,904,575,073 1,704,472,734 Inventories
Persediaan lancar 1,904,575,073 1,704,472,734 Current inventories
Mutasi cadangan penurunan nilai Movement of allowance for
persediaan impairment of inventories
30 September 2023 31 December 2022
Saldo akhir Penyisihan Allowance for Impairment of
Penurunan Nilai Aset Real 0 0 Real Estate Assets, ending
Estat balance
Saldo akhir Penyisihan Allowance for Impairment of
0 0
Penurunan Nilai Persediaan Inventories, ending balance
Page 33
[2632000] Disclosure of Notes to the financial statements - Inventories - Property Industry
Pengungkapan Disclosure
30 September 2023
Pengungkapan catatan atas persediaan Berdasarkan hasil penelaahan terhadap kondisi fisik dari persediaan, manajemen berkeyakinan bahwa Disclosure of notes for inventories
tidak perlu dilakukan penyisihan atas keusangan persediaan pada tanggal 30 September 2023 dan 31
Desember 2022. Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, Perusahaan tidak
mengasuransikan persediaan terhadap risiko kebakaran, kehilangan dan risiko lainnya.
Page 34
[2640200] Notes to the financial statements - Trade Payable, by aging - Property Industry
Utang usaha berdasarkan umur Trade payables by aging
30 September 2023 31 December 2022
Utang usaha Utang usaha
Trade payables Trade payables
Belum jatuh tempo Umur 0 0 Aging Not yet due
Telah jatuh tempo 1 - 30 hari 272,892,324 320,454,700 1 - 30 days Overdue
31 - 60 hari 89,938,010 154,377,448 31 - 60 days
61 - 90 hari 34,221,081 21,786,078 61 - 90 days
91 - 120 hari 3,163,000 0 91 - 120 days
Lebih dari 120 hari 79,144,277 73,706,177 More than 120 days
Umur 479,358,692 570,324,403 Aging
Jatuh tempo Umur 479,358,692 570,324,403 Aging Due status
Page 35
[2640300] Notes to the financial statements - Trade Payable, by list of counterparty - Property Industry
Rincian utang usaha berdasarkan rincian pihak Trade payables by list of counterparty
30 September 31 December
2023 2022
Nama pihak, utang usaha Utang usaha Utang usaha
Counterparty name, trade
Trade payables Trade payables
payables
Pihak ketiga Pihak 1 Sari Alam Supplier 107,294,800 104,534,475 Rank 1, counterparty Third party
Pihak 2 Jeng Rince Kitchen 23,534,500 20,846,000 Rank 2, counterparty
Pihak 3 PT Sentral Sari Prima Rank 3, counterparty
19,321,000 14,492,375
Sentosa
Pihak 4 Rumah Duta Pangan 16,862,155 0 Rank 4, counterparty
Pihak 5 Makmur Stand Buah 16,546,500 0 Rank 5, counterparty
Pihak 6 PT Fitra Food Rank 6, counterparty
15,685,690 15,806,369
International
Pihak 7 CV Jasa Boga Niaga 14,443,000 41,565,700 Rank 7, counterparty
Pihak 8 Maleo Pastry 14,284,830 14,284,830 Rank 8, counterparty
Pihak 9 Booking.com 11,750,633 14,942,383 Rank 9, counterparty
Pihak 10 Pratama Laundry & Dry Rank 10, counterparty
10,256,700 13,693,800
Cleaning
Pihak lainnya Lainnya 229,378,884 330,158,471 Others, counterparty
Rincian pihak 479,358,692 570,324,403 List of counterparty
Pihak berelasi Rincian pihak 0 List of counterparty Related party
Page 36
[2641000] Disclosure of Notes to the financial statements - Trade Payables - Property Industry
Pengungkapan Disclosure
30 September 2023
Pengungkapan catatan atas utang usaha Seluruh utang usaha kepada pihak ketiga merupakan utang kepada pemasok dalam mata uang Disclosure of notes for trade payables
Rupiah per 30 September 2023 dan 31 Desember 2022. Seluruh utang usaha berjangka waktu 30
sampai dengan 120 hari dan tanpa jaminan.
Page 37
[2670000] Notes to the financial statements - Cost of Good Sold - Property
Industry
Beban pokok penjualan Cost of good sold
30 September 2023 30 September 2022
Persediaan bahan baku awal 334,370,499 285,126,977 Beginning raw inventory
Pembelian bahan baku 1,353,969,648 1,016,019,254 Purchased raw inventory
Persediaan bahan baku akhir 399,129,814 317,380,497 Ending raw inventory
Bahan baku yang digunakan 1,289,210,333 983,765,734 Raw inventory used
Upah, tenaga kerja langsung 2,484,494,376 2,173,269,252 Wages and direct labor
Jumlah biaya produksi 3,773,704,709 3,157,034,986 Total production cost
Harga pokok produksi 3,773,704,709 3,157,034,986 Cost of goods manufactured
Beban pokok pendapatan Other cost of goods sold
1,925,213,629 1,518,278,914
lainnya
Beban pokok penjualan dan Cost of sales and revenue
5,698,918,338 4,675,313,900
pendapatan
Page 38
[2671000] Disclosure of Notes to the financial statements - Cost of Goods Sold - Property Industry
Pengungkapan Disclosure
30 September 2023
Pengungkapan catatan atas beban pokok Sampai dengan tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 September 2023 dan 2022, tidak Disclosure of notes for cost of goods sold
penjualan terdapat transaksi dengan pihak berelasi maupun transaksi dengan pemasok yang berjumlah lebih dari
10% dari jumlah beban konsolidasian.
Page 39
[2691000a] Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans - Property Industry
Catatan untuk utang bank jangka panjang Notes for long-term bank loan
30 September 2023 31 December 2022
Utang bank, nilai dalam Utang bank, nilai dalam
Total utang bank, kotor Total utang bank, kotor
mata uang asing mata uang asing
Bank loan, amount in Bank loan, amount in
Total bank loans, gross Total bank loans, gross
foreign currency foreign currency
Bank Negara Indonesia IDR 68,500,000,000 68,500,000,000 73,900,000,000 73,900,000,000 IDR Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk Mata uang 68,500,000,000 73,900,000,000 Currency (Persero) Tbk
Kreditur nama bank Mata uang 68,500,000,000 73,900,000,000 Currency Creditor bank name
Catatan untuk utang bank jangka panjang Notes for long-term bank loan
30 September 2023 31 December 2022
Total utang bank, kotor 68,500,000,000 73,900,000,000 Total bank loans, gross
Biaya penerbitan utang bank yang belum diamortisasi ( 439,907,586 ) ( 519,254,879 ) Unamortized bank loan issuance cost
Total utang bank, bersih 68,060,092,414 73,380,745,121 Total bank loan, net
Liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo dalam satu Current maturities of bank loans
7,547,466,600 7,094,726,012
tahun atas utang bank
Liabilitas jangka panjang atas utang bank 60,512,625,814 66,286,019,109 Long-term bank loans
Page 40
[2691100] Disclosure of Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans - Property Industry
Pengungkapan Disclosure
30 September 2023
Pengungkapan catatan atas utang bank jangka Berdasarkan Perjanjian Kredit No. 240/JRM/PK-KI/2017 tanggal 15 Desember 2017 antara PT Disclosure of notes for long-term bank loans
panjang Dwimukti Mitra Wisata (Entitas Anak) dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, Entitas Anak
mendapatkan Fasilitas Kredit Investasi dengan maksimum kredit sebesar Rp 100.000.000.000 untuk
keperluan refinancing pembiayaan Hotel Sotis Falatehan dan Sotis Residence Penjernihan berikut
sarana prasarana, mesin dan perlengkapan. Jangka waktu kredit diberikan selama 144 bulan terhitung
sejak tanggal 15 Desember 2017 sampai dengan 14 Desember 2029. Pinjaman ini dikenakan bunga
mengambang dan memiliki jadwal pembayaran atas angsuran pokok setiap bulannya yang berkisar
antara Rp300.000.000 - Rp1.300.000.000 per bulan selama jangka waktu kredit. Tingkat suku bunga
yang dikenakan atas pinjaman di tahun 2023 dan 2022 adalah sebesar 12% per tahun. Jaminan yang
diberikan atas fasilitas kredit tersebut adalah: -Sertifikat Hak Guna Bangunan No. 1458/melawai seluas
523 m2 di Jalan Falatehan I No. 21 dan 22, Jakarta Selatan yang terdaftar atas nama PT Satria Mega
Kencana (Perusahaan). -Sertifikat Hak Guna Bangunan No. 1256/bendunganhilir seluas 567 m2 di
Jalan Penjernihan I No. 10B, Jakarta Pusat yang terdaftar atas nama PT Dwimukti Graha Elektrindo.
-Jaminan perusahaan oleh PT Satria Mega Kencana (Perusahaan) dan PT Dwimukti Graha Elektrindo.
-Jaminan perorangan oleh Vonny Kristiani. Saldo utang pinjaman per 30 September 2023 dan 31
Desember 2022 masing-masing sebesar Rp68.060.092.414 dan Rp 73.380.745.121. Atas fasilitas
tersebut, terdapat beberapa batasan yang tidak diperkenankan untuk dilakukan oleh Entitas Anak
yaitu: a. Mengubah bentuk atau status hukum Entitas Anak, anggaran dasar, memindah tangankan
saham Entitas Anak yang mengakibatkan perubahan pemegang saham dominan; b. Mengubah
susunan pengurus, direksi, komisaris dan kepemilikan saham Entitas Anak; c. Mengadakan merger
dan/atau konsolidasi; d. Melakukan akuisisi/pengambilalihan aset milik pihak ketiga; e. Mengijinkan
pihak lain menggunakan Entitas Anak untuk kegiatan pihak lain; f. Melunasi seluruh atau sebagian
utang ke pemegang saham atau perusahaan afiliasi; g. Menjual atau menyewakan harta kekayaan
atau barang-barang agunan; h. Melakukan interfinancing dengan perusahaan afiliasi, induk, entitas
anak tanpa underlying transaction; i. Mengalihkan seluruh atau sebagian hak dan kewajiban
berdasarkan perjanjian kredit kepada pihak lain; j. Menggunakan dana Entitas Anak untuk tujuan diluar
usaha yang dibiayai dengan fasilitas kredit; k. Menerima fasilitas kredit baru dari bank lain; l.
Mengikatkan diri sebagai penjamin dan menjaminkan harta kekayaan yang telah dijaminkan kepada
pihak lain; m. Membayar dividen; n. Melakukan likuidasi; o. Melakukan investasi yang melebihi proceed
Entitas Anak; p. Membuka usaha baru yang tidak terkait dengan usaha yang telah ada; q. Membuat
perjanjian dan transaksi tidak wajar, namun tidak terbatas pada: -Mengadakan atau membatalkan
kontrak yang dapat mempengaruhi kelancaran usaha. -Mengadakan kerjasama yang mengancam
keberlangsungan usaha. -Mengadakan transaksi dengan pihak lain dengan cara-cara yang berada
diluar kebiasaan yang wajar. Disamping itu, terdapat juga rasio-rasio keuangan yang harus dipenuhi
oleh Entitas Anak yaitu: 1. Current Ratio (Rasio Lancar) minimal 1 kali; 2. Debt to Equity Ratio
maksimal 2,5 kali; 3. Debt Service Coverage minimal 100%. Pada tanggal 17 Juli 2018, Entitas Anak
mendapatkan surat tertulis dari BNI No. JRM/1/365/R terkait batasan yang tidak diperkenankan untuk
dilakukan oleh Entitas Anak, yaitu membayar dividen. Berdasarkan surat tersebut, Entitas Anak dapat
membagi dividen tanpa persetujuan BNI selama Entitas Anak masih memenuhi financial convenant
yang ditetapkan oleh BNI. Pemberitahuan wajib dilakukan 7 hari kerja sebelum tanggal efektif
Page 41
pembayaran dividen. Per tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, Entitas Anak belum dapat memenuhi semua batasan yang dipersyaratkan oleh fasilitas pinjaman dari PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, yaitu atas syarat Debt Service Coverage.
Page 42
[2692000] Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans Interest Information - Property Industry
31 December 2022
Catatan untuk utang bank jangka panjang Notes for long-term
bank loan
Utang bank, nilai dalam mata uang
asing
Bank loan, amount in foreign currency
Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk IDR 73,900,000,000 IDR Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 43
[2693000] Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans - Property Industry
Page 44
[2693100] Disclosure of Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans - Property Industry
Page 45
[2696000] Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans Interest Information - Property Industry
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.