Back to announcement
20260317_JGLE_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_32054743_lamp2.pdf
Other Text extracted JGLESource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 7
Page 1
Tanggapan atas Permintaan Penjelasan
Penambahan Modal Dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) PT
Graha Andrasentra Propertindo Tbk (JGLE/”Perseroan”)
1. Dasar penentuan rasio HMETD 270:99.
Jawab:
Penentuan rasio HMETD didasarkan pada kebutuhan dana Perseroan yang diperoleh melalui
PMHMETD I, dengan tahapan sebagai berikut:
-Perseroan berencana mengakuisisi saham PT JLA yang dimiliki oleh PT Adiprotek
Envirodunia (AE) senilai Rp413.937.321.896. Nilai tersebut ditetapkan berdasarkan hasil
penilaian oleh Penilai Independen yang terdaftar di OJK.
-Dengan harga pelaksanaan HMETD sebesar Rp50 per saham (dasar penetapannya diuraikan
pada Jawaban 2), maka jumlah saham baru yang perlu diterbitkan adalah:
Rp413.937.321.896 ÷ Rp50 = 8.278.746.438 lembar saham (dibulatkan ke atas).
Jumlah saham baru tersebut kemudian dibandingkan dengan jumlah saham Perseroan yang
saat ini beredar guna menetapkan rasio HMETD, sehingga diperoleh rasio yang mendekati
adalah 270:99, yang menghasilkan lembar HMETD sejumlah 8,280,033,448.
2. Dasar penentuan harga pelaksanaan HMETD Rp50,00.
Jawab:
Harga pelaksanaan ditentukan dengan mempertimbangkan kondisi pasar saat ini,
kemampuan pemegang saham untuk berpartisipasi, kondisi keuangan Perseroan, serta
kebutuhan dana Perseroan.
3. Urgensi Perseroan untuk mengakuisisi 61,86% saham PT Jungleland Asia (JLA) yang saat ini
dimiliki oleh PT Adiprotek Envirodunia (AE) sehingga seluruhnya akan dimiliki Perseroan,
mengingat dalam 3 (tiga) tahun terakhir JLA juga membukukan rugi bersih.
Jawab:
Pertimbangan Perseroan untuk mengakuisisi JLA:
● Mengamankan landbank strategis.
Di sekitar lahan JLA saat ini sudah terdapat banyak fasilitas pendukung premium dan
infrastruktur yang sangat baik sehingga pengembangan lahan JLA dapat lebih mudah
dan lebih cepat dalam menghasilkan pendapatan dibanding lahan eksisting yang dimiliki
Perseroan.
● Diversifikasi produk berdasarkan lokasi.
Lahan untuk pengembangan perumahan berskala besar yang dimiliki oleh Perseroan
saat ini hanya berada di Kota Bogor dan Jonggol. Dengan masuknya lahan JLA di Sentul
maka akan semakin meningkatkan diversifikasi produk Perseroan yang berujung pada
berkurangnya risiko usaha atau ketergantungan atas lahan di lokasi tertentu saja.
Sehingga, akuisisi JLA akan:
● Meningkatkan pendapatan
● Menurunkan risiko usaha
● Meningkatkan nilai perusahaan
www.idx.co.id
Page 2
4. Value added Perseroan mengakuisisi 61,86% saham JLA.
Jawab:
1. Rencana Transaksi akan mencatatkan laba atas pembelian diskon (Gain on Bargain
Purchase) sebesar Rp315,6 miliar dan laba pengukuran kembali nilai wajar saham JLA
sebesar Rp255,2 miliar. Peningkatan kepemilikan di JLA akan menghasilkan keuntungan
atas transaksi total sebesar Rp570,8 miliar. Sehingga dapat mengurangi saldo defisit
yang signifikan dan memperkuat posisi keuangan Perseroan. Hubungan antara
pelaksanaan HMETD dengan pencatatan laba atas pembelian diskon sebesar Rp315,61
miliar timbul sehubungan dengan imbalan yang dialihkan sebesar Rp669,13 miliar lebih
rendah daripada nilai wajar aset bersih teridentifikasi sebesar Rp984,74 miliar.
Sedangkan laba pengukuran kembali nilai wajar saham JLA sebesar Rp255,2 miliar
timbul karena penyesuaian nilai wajar saham JLA. Sehingga terdapat potensi kenaikan
laba Perseroan dampak atas transaksi sebesar Rp570,81 miliar.
2. Perseroan dapat mengkonsolidasi JLA yang memiliki aset tanah seluas 35 Ha yang berada
di lokasi strategis dan tidak memiliki utang bank.
3. Pada tahun 2026, JLA memiliki rencana untuk mulai memasarkan proyek residensial di
tanah yang telah dimiliki yakni di daerah Sentul. Tanah ini memiliki lokasi yang sangat
strategis karena memiliki akses tol yang dekat dan berbagai fasilitas premium seperti
AEON mall, IKEA, RS EMC, masjid Andalusia, pasar bersih, berbagai sekolah, lapangan golf,
dan lainnya. Dengan kondisi ini, potensi pendapatan terlihat sangat baik yang pada
akhirnya mendukung pertumbuhan pendapatan Perseroan.
4. Tanah Perseroan meningkat sehingga dapat menopang keberlangsungan usaha.
5. Meningkatkan nilai aset Perseroan, sehingga valuasi Perseroan dapat meningkat di mata
investor.
6. Perseroan akan memiliki tanah yang dapat melengkapi rencana pengembangan bisnis
yang sedang dikembangkan oleh Perseroan. Lebih lanjut, tanah untuk pengembangan
perumahan Perseroan lebih tersebar sehingga Perseroan memiliki portofolio investasi
yang lebih aman dan tidak bergantung pada satu lokasi saja.
7. Rasio hutang Perseroan terhadap modal akan semakin baik sehingga mendukung
Perseroan dalam mendapatkan pinjaman untuk menopang pertumbuhan.
Ratio hutang Perseroan terhadap modal:
(dalam Jutaan Rupiah)
Ratio Sebelum Akuisisi Setelah Akuisisi
Total Liabilitas Rp429.714 Rp512.339
Total Ekuitas Rp1.088.518 Rp2.068.599
Debt to Equity Ratio 0,39 0,25
8. Jumlah saham Perseroan akan meningkat sehingga dapat meningkatkan kapitalisasi pasar
dan likuiditas saham Perseroan.
www.idx.co.id
Page 3
5. Penyebab meningkatnya rugi bruto JLA pada tahun buku 2025.
Jawab:
Rugi bruto JLA meningkat pada tahun buku 2025 terutama disebabkan oleh kenaikan
signifikan beban pokok pendapatan yang berasal dari peningkatan beban penyusutan aset
tetap menjadi Rp204.519 juta pada tahun 2025 dari Rp27.381 juta pada tahun 2024.
Peningkatan beban penyusutan berasal dari perubahan estimasi masa manfaat aset tetap.
Berdasarkan informasi terbaru mengenai kondisi fisik, pola penggunaan, serta potensi usang
secara teknologi atas bangunan dan prasarana, mesin dan peralatan, JLA menentukan bahwa
estimasi masa manfaat sebelumnya tidak lagi sesuai.
JLA telah mengungkapkan pada CALK 3h “Kebijakan Akuntansi Material-Aset Tetap” dan CALK
4 “Estimasi dan Pertimbangan Akuntansi Yang Penting-Penyusutan Aset Tetap” pada laporan
keuangan audit JLA per 31 Desember 2025 sebagai berikut:
www.idx.co.id
Page 4
6. Pada KI bagian Pengaruh Transaksi Terhadap Kondisi Keuangan Konsolidasian Perseroan,
sebagai berikut:
Agar dijelaskan:
a. Alasan tidak ada dampak pendapatan setelah transaksi akusisi 61,86% saham JLA.
Jawab:
Tidak terdapat dampak pendapatan yang signifikan setelah transaksi akuisisi sebesar 61,86%
saham JLA karena secara asumsi akuntansi kombinasi bisnis dianggap terjadi pada akhir
periode pelaporan, yaitu tanggal 31 Desember 2025. Dengan asumsi tanggal efektif tersebut,
kinerja operasional JLA selama tahun buku 2025 belum dikonsolidasikan dalam laporan laba
rugi Grup.
b. Pada Laporan KJPP yang disampaikan kepada Bursa:
Tidak terdapat dampak pendapatan, beban pokok pendapatan, serta beban
operasional pada proforma laporan keuangan – laporan laba rugi Perseroan setelah
dikonsolidasi dengan JLA.
Yang ada hanya laba pengukuran kembali nilai wajar senilai Rp255,19 miliar dan laba
atas pembelian diskon senilai Rp315,61 miliar.
Bursa meminta penjelasan:
i. Alasan tidak ada dampak pendapatan pendapatan, beban pokok pendapatan, serta
beban operasional pada proforma laporan keuangan – laporan laba rugi Perseroan
tersebut.
ii. Dasar nilai laba pengukuran kembali nilai wajar senilai Rp255,19 miliar dan laba atas
pembelian diskon senilai Rp315,61 miliar,
Jawab:
i. Sehubungan dengan hal asumsi akuntansi kombinasi bisnis dianggap terjadi pada akhir
periode pelaporan, yaitu tanggal 31 Desember 2025, akun-akun dalam laporan laba rugi
JLA, termasuk pendapatan, beban pokok pendapatan dan beban operasional, tidak
diserap dalam laporan laba rugi konsolidasian tahun berjalan. Dampak keuangan dari
akuisisi baru akan tercermin dalam laporan laba rugi konsolidasian pada periode setelah
tanggal akuisisi.
ii. Laba pengukuran kembali nilai wajar saham JLA senilai Rp255,19 miliar timbul karena
penyesuaian nilai wajar saham JLA yang dihitung sebagai berikut:
Pengukuran Kembali Nilai Wajar Investasi JLA
Jumlah lembar saham JLA sebelum rencana transaksi (dalam angka penuh) [A] 9.114.022.143
Nilai wajar saham JLA berdasarkan laporan KJPP saham (dalam angka penuh) [B] Rp28
Laba pengukuran kembali nilai wajar saham JLA yang belum direalisasi
(dalam jutaan) [AxB] Rp255.193
www.idx.co.id
Page 5
Laba atas pembelian dengan diskon senilai Rp315,61 miliar sehubungan dengan imbalan
yang dialihkan lebih rendah daripada nilai wajar aset bersih teridentifikasi yang dihitung
sebagai berikut:
Laba atas Pembelian dengan Diskon Dalam jutaan
Total imbalan yang diahlikan [C] Rp669.130
Nilai wajar aset neto teridentifikasi yang diperoleh [D] Rp984.740
Laba atas pembelian dengan diskon [C-D] Rp315.610
Total imbalan yang diahlikan terdiri dari:
Dalam jutaan
Nilai wajar investasi pada saham JLA [E] Rp255.193
Nilai wajar saham GAP yang akan diterbitkan [F] Rp413.937
Total imbalan yang diahlikan [E+F] Rp669.130
Nilai wajar aset neto teridentifikasi yang diperoleh terdiri dari:
Dalam jutaan
Nilai wajar aset teridentifikasi yang diperoleh [G] Rp1.062.642
Nilai wajar liabilitas teridentifikasi yang diambil oleh [H] Rp77.902
Nilai wajar aset neto teridentifikasi yang diperoleh [G-H] Rp984.740
7. Rencana Nilai Transaksi Akuisisi JLA melalui inbreng pada HMETD adalah
RpRp413.937.321.896. Adapun berdasarkan laporan KJPP, nilai pasar saham JLA adalah
Rp422.821.468.000. Agar dijelaskan alasan Perseroan/JLA menetapkan rencana Nilai
Transaksi ini lebih rendah 2,15% daripada harga pasar hasil penilaian KJPP ini.
Jawab:
Nilai transaksi ditetapkan berdasarkan kesepakatan antara kedua belah pihak yaitu Perseroan
dan AE, dengan mengacu sebelumnya pada hasil penilaian KJPP independen.
8. Sehubungan dengan rencana aksi korporasi Perseroan, apakah terdapat negative covenants
yang dapat mempengaruhi aksi korporasi tersebut? Jelaskan.
Jawab:
Perseroan telah memberitahu dan memperoleh persetujuan dari PT Bank KB Indonesia Tbk
No. 32211/SCO I/XII/2025 tertanggal 19 Desember 2025 serta PT Bank KB Bukopin Syariah No.
058/DPRS/XII/2025 tertanggal 31 Desember 2025.
9. Pada KI, disampaikan bahwa jangka waktu antara laporan keuangan terakhir yang diaudit dari
perusahaan yang menjadi objek transaksi dan tanggal Rencana Transaksi wajib paling lama 6
(enam bulan). Adapun pada KI, LK Perseroan dan JLA yang disajikan pada KI, yang digunakan
adalah LK Auditan 31 Desember 2025 yang diaudit oleh KAP YSR. Selanjutnya, Bursa meminta
penjelasan:
i. Kapan tepatnya PMHMETD I dan Rencana Transaksi dilaksanakan?
Jawab:
Berikut kami sampaikan timeline Aksi Korporasi yang memuat jadwal lengkap pelaksanaan
PMHMETD I.
www.idx.co.id
Page 6
ii. Dalam hal kedua rencana tersebut dilaksanakan lebih dari 6 (enam) bulan dari tanggal
LK Auditan 31 Desember 2025, Perseroan akan menggunakan LK periode kapan?
Selain itu, apakah masih akan menggunakan jasa KAP YSR? Jelaskan.
Jawab:
Saat ini Perseroan berencana untuk melaksanakan PMHMETD tidak lebih dari 6 bulan dari
tanggal LK Auditan 31 Desember 2025. Adapun dalam hal melewati batas yang ditentukan,
maka Perseroan dapat menggunakan jasa KAP YSR atau KAP lain yang ditunjuk untuk
memberikan jasa audit atas LK Auditan periode yang akan ditentukan kemudian, untuk
memenuhi tenggat waktu rencana PMHMETD tersebut.
10. Agar Perseroan menyajikan perhitungan saham free float sebelum dan sesudah PMHMETD
dengan format tabel sebagai berikut:
Perhitungan Free float Sebelum Sesudah
1. Jumlah saham scripless
dimiliki oleh pemegang
saham kurang dari 5%
2. Jumlah saham scripless
dimiliki oleh Direksi dan
Dewan Komisaris kurang
dari 5%
3. Jumlah saham scripless
dimiliki oleh Pengendali
kurang dari 5%
4. Jumlah saham scripless
dimiliki oleh Afiliasi dari
Pengendali kurang dari 5%
5. Jumlah scripless treasury
stock kurang dari 5%
www.idx.co.id
Page 7
6. Jumlah saham portofolio
investasi dengan penerima
manfaat investor publik
yang telah disetujui Bursa
untuk diperhitungkan
sebagai Free float
Jumlah saham free float (a-b-
c-d-e+f)
Jumlah saham tercatat di Bursa
Persentase saham free float
Perhitungan Free float Sebelum Sesudah
terhadap saham tercatat di
Bursa
Jawab:
A. Diasumsikan semua saham right issue diserap oleh AE
Perhitungan Free float Sebelum Sesudah
1. Jumlah saham scripless dimiliki oleh pemegang saham kurang dari 5% 7.997.342.295 7.997.342.295
2. Jumlah saham scripless dimiliki oleh Direksi dan Dewan Komisaris kurang dari 5% 0 0
3. Jumlah saham scripless dimiliki oleh Pengendali kurang dari 5% 0 0
4. Jumlah saham scripless dimiliki oleh Afiliasi dari Pengendali kurang dari 5% 254.770.000 254.770.000
5. Jumlah scripless treasury stock kurang dari 5% 0 0
6. Jumlah saham portofolio investasi dengan penerima manfaat investor publik yang
0 0
telah disetujui Bursa untuk diperhitungkan sebagai Free float
Jumlah saham free float (a-b- c-d-e+f) 7.742.572.295 7.742.572.295
Jumlah saham tercatat di Bursa 22.581.909.405 30.861.942.853
Persentase saham free float terhadap saham tercatat di Bursa 34,29% 25,09%
B. Diasumsikan semua pemegang saham < 5% melaksanakan haknya
Perhitungan Free float Sebelum Sesudah
1. Jumlah saham scripless dimiliki oleh pemegang saham kurang dari 5% 7.997.342.295 10.929.701.137
2. Jumlah saham scripless dimiliki oleh Direksi dan Dewan Komisaris kurang dari 5% 0 0
3. Jumlah saham scripless dimiliki oleh Pengendali kurang dari 5% 0 0
4. Jumlah saham scripless dimiliki oleh Afiliasi dari Pengendali kurang dari 5% 254.770.000 348.185.667
5. Jumlah scripless treasury stock kurang dari 5% 0 0
6. Jumlah saham portofolio investasi dengan penerima manfaat investor publik yang
0 0
telah disetujui Bursa untuk diperhitungkan sebagai Free float
Jumlah saham free float (a-b- c-d-e+f) 7.742.572.295 10.581.515.470
Jumlah saham tercatat di Bursa 22.581.909.405 30.861.942.853
Persentase saham free float terhadap saham tercatat di Bursa 34,29% 34,29%
11. Informasi, fakta material atau kejadian penting lainnya yang material dan dapat
mempengaruhi kelangsungan usaha perusahaan serta dapat mempengaruhi harga saham
perusahaan.
Jawab:
Tidak ada informasi, fakta material atau kejadian penting lainnya yang material dan dapat
mempengaruhi kelangsungan usaha perusahaan serta dapat mempengaruhi harga saham
perusahaan selain yang telah diungkapkan dalam Keterbukaan Informasi.
www.idx.co.id
Names mentioned 10 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Graha Andrasentra Propertindo Tbk
p.1 ×2
unresolved
org
PT JLA
p.1
unresolved
org
PT Adiprotek Envirodunia
p.1 ×2
unresolved
org
PT Jungleland Asia
p.1
unresolved
org
PT Bank KB Bukopin Syariah
p.5
unresolved
org
YSR. Selanjutnya
p.5
unresolved
org
YSR
p.6 ×2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.