Back to announcement
20231020_BEXI_Laporan Informasi dan Fakta Material_31460456_lamp1.pdf
Other Text extracted BEXISource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 3
Page 1
Page 2
Page 3
MARKETS & 9
CORPORATE jumat, 20 OKTOber 2023
6.856,0 481,3 910,1 233,7 15.860,7 16.640,3
▼ ▼ ▼ ▼ ▲ ▲
-71,88 -7,47 -15,33 -3,31 46,65 17,26
Kenaikan Suku Bunga Acuan BI
Seret Turun IHSG ke 6.846
JAKARTA, ID - Keputusan Bank Indonesia (BI) yang menaikkan suku bunga acuan BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebesar 25 basis points (bps)
menjadi 6%, menyeret turun indeks harga saham gabungan (IHSG) hingga 1,18% ke level 6.846 pada Kamis (19/10/2023). Kenaikan suku bunga acuan
tersebut memperparah laju IHSG yang sudah bergerak di zona merah sejak awal perdagangan akibat gempuran sentimen negatif dari global.
Oleh Muhammad Ghafur Fadillah erti yang sebelumnya masih tertekan karena
Indeks Harga Saham Gabungan
belum pulihnya daya beli masyarakat di sek-
B
tor ini, makin terdesak kenaikan BI7DRR ke
erdasarkan data Bursa Efek Indo- level 6%. “Kenaikan suku bunga acuan makin
nesia (BEI), hampir seluruh sektor memperlambat laju KPR/KPA, sehingga mem-
mengalami penurunan pada per- perlambat laju penjualan properti,” ujar Yaki. 6.980 6.846,43
dagangan Kamis (19/10/2023). Di Senada dangan Yaki, Analis Henan Putihrai 19 Oktober 2023
6.960
mana 404 saham terkoreksi, 147 Sekuritas Jono Syafei mengatakan, keputusan
saham mencatatkan kenaikan, dan 207 saham BI untuk menaikkan suku bunga acuan merupa- 6.940
stagnan. Pelemahan paling dalam terjadi pada kan hal yang sangat sensitif bagi emiten-emiten
saham sektor transportasi sebesar 3,04%, properti yang memang sensitif akan suku 6.920
disusul sektor barang baku 1,98%, sektor bunga. “Ini mengingat mayoritas masyarakat 6.900
properti 1,63%, sektor keuangan 1,57%, dan menggunakan KPR atau sebanyak 75%,” kata
sektor industri 1,14%. dia kepada Investor Daily, Kamis (19/10/2023). 6.880
Saham-saham yang sensitif terhadap
6.860
kenaikan suku bunga acuan BI tercatat men- Sentimen Global
galami penurunan cukup dalam. Pada penu- Sementara itu Analis MNC Sekuritas 6.840
tupan perdagangan kemarin, saham PT Bank Herditya Wicaksana menilai, penurunan IHSG 16 Okt 17 Okt 18 Okt 19 Okt
Mandiri Tbk (BMRI) menurun 2,14%, PT Bank kemarin juga dipengaruhi sentimen global
Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) melemah 2,91%, yang belum juga membaik. “Penurunan IHSG
PT Bank Centra Asia Tbk (BBCA) tergerus disebabkan oleh pelemahan nilai tukar Rupiah,
1,13%, dan PT Bank Negara Indonesia Tbk geopolitik Timur Tengah, dan kondisi ekonomi perangkat keras seperti chip dari China ke bunga acuan Bank Indonesia menjadi 6%
(BBNI) terkoreksi paling dalam hingga 3,61%. AS dan China,” ujar dia kepada Investor Daily. Amerika Serikat kembali menambah ket- dari sebelumnya sebesar 5,75% memberikan
Analis BCA Sekuritas Ahmad Yaki melihat, Didit memperkirakan, IHSG akan lanjut- egangan di antara kedua negara tersebut. dampak yang signifikan pada beberapa sektor
penurunan harga saham-saham bank bigfour kan pelemahan pada perdagangan akhir pekan Sedangkan dalam negeri, meningkatnya suku yang berkaitan erat dengan itu.
tersebut justru mendatangkan peluang baru. ini. Pasalnya, IHSG sudah mencapai level
Lantaran, kenaikan suku bunga berpotensi supportnya. “Peluang rebound masih kecil.
meningkatkan spread bunga pinjaman (lend- Bila ada, akan berada di rentang 6.870-
ing rate) dengan deposit rate. Selain itu, ke- 6.900,” tutur dia.
naikan suku bunga acuan juga bisa menarik Adapun Pilarmas Sekuritas dalam
dana pihak ketiga (DPK). “Dengan demikian, risetnya menyebutkan, pelemahan IHSG
penurunan saham perbankan menjadi daya disebabkan oleh meningkatnya kekhawati-
tarik untuk buy on weakness saham perban- ran investor atas geopolitik, di antaranya PENGUMUMAN INI DIBUAT DALAM RANGKA MEMENUHI KETENTUAN AKTA PERJANJIAN PERWALIAMANATAN OBLIGASI BERKELANJUTAN INDONESIA
kan,” ungkap dia kepada Investor Daily, Kamis yang terjadi antara Rusia vs Ukraina dan EXIMBANK IV TAHAP IV TAHUN 2019 NO.01 TANGGAL 1 APRIL 2019 YANG DIBUAT DI HADAPAN IR. NANETTE CAHYANIE HANDARI ADI WARSITO, S.H.,
(19/10/2023). juga Hamas vs Israel. Perang itu memberi- NOTARIS DI JAKARTA (”PERJANJIAN PERWALIAMANATAN”).
Terlebih, lanjut Yaki, kinerja saham bank kan efek domino kepada indeks global,
bigfour di kuartal III-2023 diyakini masih termasuk bursa saham Indonesia.
tumbuh solid. Hal itu dibuktikan dari realisasi Meningkatnya ketegangan geopolitik LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
kinerja BCA hingga akhir September 2023 membuat para investor lebih berhati-hati
Kegiatan Usaha Utama:
yang mampu mencatatkan pertumbuhan dalam menempatkan dananya pada inst- Bergerak di bidang Pembiayaan Ekspor Nasional yang diberikan melalui Pembiayaan, Penjaminan dan atau Asuransi
pinjaman hingga double digit. rumen investasi. Salah satu contoh nyata
Kantor Pusat: Kantor Wilayah: Kantor Cabang:
yakni aksi jual obligasi yang dilakukan Prosperity Tower, 1st Floor District 8 SCBD Lot 28 Indonesia Eximbank memiliki 3 (tiga) Kantor Wilayah yaitu: Indonesia Eximbank memiliki 3 (tiga) Kantor
Saham Properti Tertekan oleh para investor dan ini juga menyebab- Jl. Jend. Sudirman Kavling 52-53, Jakarta 12190 Kantor Wilayah I - Jakarta, Kantor Wilayah II – Surakarta, Cabang yang terletak di Medan – Sumatera Utara,
Selain saham perbankan, saham-saham kan imbal hasil yang lebih tinggi bahkan Telepon: (021) 39503600; Faksimili: (021) 39503699 Kantor Wilayah III - Surabaya Makassar – Sulawesi Selatan, dan
email: corpsec@indonesiaeximbank.go.id Surakarta – Jawa Tengah
emiten properti juga mengalami tekanan jual mencapai rekor 4,3%, tertinggi selama 16 www.indonesiaeximbank.go.id
usai pengumuman kenaikan suku bunga acuan tahun terakhir atau 2007.
EMITEN BERTANGGUNG JAWAB SEPENUHNYA ATAS KEBENARAN SEMUA INFORMASI, FAKTA, DATA, ATAU LAPORAN YANG TERCANTUM DALAM
Bank Indonesia. Yaki menyebut, saham prop- Sentimen lainnya, pelarangan ekspor PENGUMUMAN INI.
Pengumuman ini diterbitkan di Jakarta pada tanggal 20 Oktober 2023
PENDAHULUAN DAN URAIAN INFORMASI ATAU FAKTA MATERIAL
— REKOMENDASI —
— rumor — Dengan ini Emiten menyampaikan bahwa Emiten telah melakukan pembelian kembali atas Obligasi Berkelanjutan Indonesia Eximbank IV Tahap IV Tahun 2019 Seri C
(“Obligasi”) yang dikeluarkan oleh Emiten melalui Penawaran Umum sebanyak Rp35.000.000.000,- (tiga puluh lima miliar Rupiah) (“Buyback Obligasi”) dari jumlah pokok
Phintraco Sekuritas FREN Diangkat
yang terutang atas Obligasi yang sebelumnya diterbitkan oleh Emiten.
Informasi kepada para pemegang Obligasi ini dibuat agar para Pemegang Obligasi mendapat informasi secara lengkap mengenai pembelian kembali Obligasi yang telah
dilaksanakan pada tanggal 18 Oktober 2023.
IHSG diperkirakan konsolidatif di kisaran 6.850 pada
ke Rp 75 Adapun rincian nilai mengenai Obligasi yang tercatat pada penitipan kolektif di KSEI sebelum dan sesudah pelaksanaan pembelian kembali Obligasi sebagai berikut:
Nama Obligasi Sebelum Pembelian Kembali Setelah Pembelian Kembali
perdagangan akhir pekan ini, dengan batasan resist-
ance di 6.950. Setelah pada Kamis (19/10/2023) IHSG Saham PT Smartfren Telecom Tbk Obligasi Berkelanjutan Indonesia Eximbank IV Tahap Rp1.523.000.000.000,- Tidak ada perubahan nilai Obligasi yang tercatat
IV Tahun 2019 Seri C (BEXI04CCN4) (satu triliun lima ratus dua puluh tiga miliar Rupiah) pada penitipan kolektif di KSEI
terkoreksi tajam ke level 6.846, menyusul keputusan (FREN) dikabarkan segera ditarik ke Rp 75
Bank Indonesia (BI) yang menaikkan suku bunga acuan dari posisi sekarang Rp 53. Pelaku pasar JUMLAH NOMINAL OBLIGASI YANG TELAH DIBELI KEMBALI
sebesar 25 bps ke level 6%. Kenaikan suku bunga sebagai menilai, rencana rights issue perseroan Jumlah Obligasi yang telah dibeli kembali yaitu sebesar Rp35.000.000.000,- (tiga puluh lima miliar Rupiah).
bentuk antisipasi terhadap peningkatan risiko ketidak- akan memperkuat struktur permodalan RINCIAN JUMLAH OBLIGASI YANG TELAH DIBELI KEMBALI YANG DISIMPAN UNTUK DIJUAL KEMBALI
pastian ekonomi dan keuangan global yang diperparah emiten telekomunikasi Sinar Mas Group Jumlah Obligasi yang telah dibeli kembali dengan tujuan untuk disimpan kemudian dapat dijual kembali yaitu sebesar Rp35.000.000.000,- (tiga puluh lima miliar Rupiah).
dengan meningkatnya ketegangan geopolitik. Kenaikan ini. FREN berencana menawarkan mak- HARGA PEMBELIAN KEMBALI OBLIGASI YANG TELAH TERJADI
ini dinilai sebagai salah satu upaya BI untuk mengem- simal 234 miliar saham baru dalam aksi Harga pembelian Obligasi adalah sebesar 101,48% dari nilai pembelian kembali BEXI04CCN4 ditambah dengan bunga Obligasi dihitung proporsional sejak tanggal
balikan stabilitas nilai tukar Rupiah. Nilai tukar Rupiah korporasi tersebut, yang apabila dihitung pembayaran bunga Obligasi terakhir sampai dengan tanggal 18 Oktober 2023, dengan nilai total sebesar Rp36.253.486.111,- (tiga puluh enam miliar dua ratus lima puluh
melemah 0,54% ke level Rp 15.810 per dolar AS di Kamis dengan asumsi harga saham di pasar saat tiga juta empat ratus delapan puluh enam ribu seratus sebelas Rupiah).
(19/10/2023) sore. ini, perseroan dapat menghimpun dana JUMLAH DANA YANG DIGUNAKAN UNTUK PEMBELIAN KEMBALI OBLIGASI
Selanjutnya, pasar juga akan merespon data jobless segar hingga Rp 12,4 triliun. Jumlah dana yang digunakan oleh Emiten untuk melakukan pembelian kembali Obligasi yaitu sebesar Rp36.253.486.111,- (tiga puluh enam miliar dua ratus lima puluh tiga
claims di AS dan pidato Kepala the Fed Jerome Powell di Santernya isu penggabungan usaha juta empat ratus delapan puluh enam ribu seratus sebelas Rupiah), dengan rincian sebagai berikut:
Kamis (19/10/2023) malam WIB. Pasar merespon pidato (merger) dengan PT XL Axiata Tbk (EXCL) - Jumlah Obligasi yang dibeli kembali sebesar Rp35.518.000.000,- (tiga puluh lima miliar lima ratus delapan belas juta Rupiah).
Jerome Powell sebagai pengantar sebelum FOMC pada 1 makin menarik minat investor untuk - Bunga gross Obligasi yang dibeli kembali sebesar Rp735.486.111,- (tujuh ratus tiga puluh lima juta empat ratus delapan puluh enam ribu seratus sebelas Rupiah).
November mendatang. mencermati saham FREN. Terlebih, kedua DAMPAK KEJADIAN, INFORMASI ATAU FAKTA MATERIAL TERHADAP KEGIATAN OPERASIONAL, HUKUM,
Dengan kecenderungan pasar yang wait and see dan emiten telah buka suara soal kemungki- KONDISI KEUANGAN, ATAU KELANGSUNGAN USAHA EMITEN
tekanan jual yang kemungkinan masih tersisa di Jumat nan merger tersebut. Penggabungan dua Selesainya pelaksanaan pembayaran atas pembelian kembali Obligasi tersebut merupakan bagian dari Pengelolaan kewajiban Emiten dengan memperhatikan prinsip
kehati-hatian, diharapkan dapat mendukung kegiatan usaha Emiten dalam jangka panjang, baik dari segi kegiatan operasional, kondisi keuangan, maupun kelangsungan
(20/10/2023), sebaiknya jangan terlalu agresif dalam perusahaan telekomunikasi itu diyakini usaha Emiten.
merespon peluang buy on support/bargain hunting di hari dapat menghasilkan perusahaan baru
KETERANGAN LAIN-LAIN
ini. Saham-saham yang dapat diperhatikan di antaranya bernilai Rp 116 triliun.
Transaksi pembelian kembali Obligasi bukan merupakan transaksi afiliasi dan/atau transaksi yang mengandung benturan kepentingan, mengingat pembelian kembali
TLKM, MAPI, INDF, WIIM, dan AMRT. Sementara un- Obligasi dilakukan dari Pemegang Obligasi yang merupakan pihak yang tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Emiten.
tuk saham-saham perbankan sebaiknya menunggu fase
INFORMASI TAMBAHAN
konsolidasi sebelum entry.
Bagi Pemegang Obligasi yang memerlukan informasi lebih lanjut mengenai pelaksanaan pembelian kembali Obligasi dapat menghubungi Emiten di alamat sebagai berikut:
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
Prosperity Tower, 1st Floor District 8 SCBD Lot 28
DISCLAiMER
Jl. Jend. Sudirman Kavling 52-53, Jakarta 12190
Materi tulisan ini hanya memberikan informasi dan bukan sebagai ajakan kepada siapapun Telepon: (021) 39503600; Faksimili: (021) 39503699
untuk membeli atau menjual efek tertentu. Keputusan melakukan transaksi saham sepenuhnya menjadi email: corpsec@indonesiaeximbank.go.id
tanggung jawab pemodal.
Pengumuman Eximbank Investor 4(160)x250 20_Okt_2023.indd 1 10/19/23 1:29 PM
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.