Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 6
Page 1
PT Nusantara Infrastructure Tbk.
Equity Tower 38th Floor, Sudirman Central Business District (SCBD)
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53, Lot 9, Jakarta 12190 - Indonesia
P : +62 21 515 0100, F : +62 21 515 1221
www.nusantara infrastructure.com
W: www.nusantarainfrastructure.com
Laporan Pelaksanaan
Public Expose Insidentil Tahun 2023
PT Nusantara Infrastructure Tbk
A. Pelaksanaan Public Expose
Sehubungan dengan permintaan PT Bursa Efek Indonesia (“BEI”) melalui surat elektronik tanggal
3 Oktober 2023 agar PT Nusantara Infrastructure Tbk (“Perseroan”) melaksanakan Public Expose
Insidentil sebagaimana diatur dalam ketentuan III.3.4. Peraturan Nomor I-E Perihal Perubahan
Peraturan Nomor I-E Tentang Kewajiban Penyampaian Informasi (Lampiran Surat Keputusan Direksi
PT Bursa Efek Indonesia Nomor: Kep-00066/BEI/09-2022 tanggal 30 September 2022 (Perubahan
Peraturan Nomor I-E)). Public Expose Insidentil Tahun 2023 diselenggarakan secara elektronik oleh
Perseroan pada:
Hari/Tanggal : Selasa, 10 Oktober 2023
Tempat : Live Event melalui Media konferensi video Zoom Webinar.
Waktu : Pukul 14.36 – 15.30 WIB
B. Peserta yang Hadir
Pelaksanaan Public Expose Insidentil tahun 2023 Perseroan dihadiri oleh peserta yaitu :
Perseroan
Secara fisik
• Direksi (Pemberi Presentasi)
- M. Ramdani Basri : Direktur Utama
- Danni Hasan : Direktur
- Ridwan Irawan : Direktur
Secara virtual
• Direksi
- Benny S. Santoso : Direktur
- Denn Charly G. Espanola : Direktur
- Amadeo N. Bejec : Direktur
- Christopher C. Lizo : Direktur
- Francis D. Rojas : Direktur
Page 2
• Perbankan/Investor/Analis/Media/Publik:
Peserta yang hadir dalam kegiatan tersebut berjumlah 105 peserta tidak termasuk Management
C. Moderator
- Indah D. P Pertiwi : Head of Corporate Communication and CSR
D. Penyampaian Materi Public Expose
Kegiatan Public Expose Insidentil Perseroan dilaksakan secara virtual/elektronik melalui aplikasi Zoom
Cloud Meeting Webinar yang disediakan oleh Perseroan. Pelaksanaan Public Expose Insidentil
Perseroan dibuka pada pukul 14.36 WIB oleh Master of Ceremony (“MC”) dengan menjelaskan tata
cara atau mekanisme dan maksud dari pelaksanaan Public Expose Insidentil lalu dilanjutkan oleh
Indah D. P. Pertiwi, Moderator, yang memperkenalkan menjelaskan sekilas gambaran tentang
Perseroan dan entitas anak Perseroan.
Acara dilanjutkan dengan pemaparan materi Public Expose Insidentil oleh Bapak Ridwan Irawan selaku
Direktur Perseroan.
Materi yang dipaparkan antara lain sebagai berikut:
• Penjelasan Terkait Volatilitas Efek Perseroan
− Kilas balik Keterbukaan Informasi Perseroan
− Kronologi Volatilitas Efek Perseroan
− Maksud dari Penyelenggaraan Public Expose Insidentil
• Ringkasan Kinerja Perseroan
− Kilas Kinerja Operasional Perseroan
• Paparan Perkembangan Proyek Perseroan
− Rekapitulasi Progress Pembangunan BSD Business Development Project
− Foto-foto Progress Pembangunan BSD Business Development Project
− Milestone: JORR Elevated Project
• Tanya Jawab
E. Ringkasan Pertanyaan dan Jawaban
Setelah pemaparan presentasi oleh Bapak Ridwan Irawan selaku Direksi, moderator membuka sesi
tanya jawab. Pertanyaan disampaikan oleh Peserta melalui chat box/fitur tanya jawab yang terdapat
pada aplikasi Zoom kemudian dibacakan oleh Moderator dan dijawab oleh Direksi Perseroan.
Berikut pertanyaan yang diajukan oleh peserta Public Expose Insidetil beserta penjelasan dari Direksi:
1. Hilda Alexander – Dany Yusuf (Kompas.com)
Pertanyaan:
1) Sejauh mana progress proyek Tol JORR Elevated?
2) Setelah META mengakuisisi Tol Layang MBZ, mengingat Waskita sedang menjajaki peluang
untuk mendivestasi tol-tol nya. Apakah META ada rencana untuk mengakuisisi tol milik
Waskita?
Page 3
3) Sebagaimana wilayah Indonesia dilanda kekeringan, peluang apa yang ditangkap oleh META
untuk menggenjot infrastruktur Sumber Daya Air?
4) Di samping ekspansi bisnis jalan tol, bagaimana rencana META untuk kembangkan lini bisnis
renewable energy di tahun ini? Seperti apa updatenya?
Jawaban:
1) (Danni Hasan – Direksi) Kalau kita mengikuti prosesnya, bahwa proses JORR Elevated ini
merupakan salah satu proyek yang memakan waktu yang cukup lama, di mulai dari tahun 2018
sampai dengan hari ini. Kita semua mungkin masih ingat, bahwa di bulan September,
Pemerintah atau BPJT telah mengumumkan Pemenang, sampai hari ini, posisi Perseroan masih
sama, sekaligus membahas dari beberapa aspek terkait dengan Komersial yang akan
dituangkan dalam PPJT.
2) (Danni Hasan – Direksi) Akuisisi merupakan salah satu group strategy Perseroan, namun yang
paling utama adalah seberapa jauh potensi-potensi perusahaan tersebut memberikan
kontribusi positif sehingga yang pertama dilihat oleh Perseroan adalah threshold tertentu
untuk akuisisi, mungkin minimal 40% ke atas, dan jika di dalam list Toll Road Waskita yang akan
dijual sesuai, maka tidak menutup kemungkinan kalau Perseroan akan meng-explore peluang
tersebut.
3) (Ridwan Irawan – Direktur) Melihat dari nature-nya, Perseroan merupakan perusahaan
infrastruktur jangka panjang jadi proyek yang dikerjakan juga merupakan proyek jangka
panjang, sehingga kalau memang ada rencana pengembangan proyek baik di jalan tol, renew-
able energy, maupun air bersi, mungkin tidak hanya semata-mata karena di-trigger oleh
terjadinya kekeringan pada satu tahun tertentu tetapi Perseroan melihat dari time-frame yang
lebih panjang, mungkin ada beberapa bulan dalam satu tahun terjadi kekeringan tetapi ini
tentunya tidak secara signifikan mempengaruhi Perseroan terhadap pengembangan usaha
karena semua nature-nya memang jangka panjang, untuk jalan tol konstruksinya bertahun-
tahun begitupula dengan penyediaan air bersih dan pembangkit renewable energy, semuanya
merupakan proyek jangka panjang dengan kontrak jangka panjang dan periode pembangunan
juga bertahun-tahun sehingga efek signifikan secara situasional tidak ada.
4) (Ridwan Irawan – Direktur) Sejauh ini Perseroan masih fokus untuk pengembangan di tiga
bidang usaha jalan tol, penyediaan air bersih, dan renewable energy. Perseroan juga secara
aktif berusaha meraih peluang-peluang pengembangan usaha di sektor renewable energy,
khususnya untuk pembangkit listrik tenaga air ataupun tenaga surya dan biomasa juga. Jadi
ada berbagai opportunity dari proyek yang sifatnya green-field maupun potensi untuk akuisisi
pembangkit yang sudah beroperasi, namun mungkin Perseroan akan memberikan penjelasan
lebih lanjut mengenai proyek ini di waktu yang tepat, nanti.
3. Vina Elvira (Kontan)
Pertanyaan:
1) META berhasil catatkan pertumbuhan pendapatan 10,45% menjadi Rp 437,05 miliar. Di satu
sisi, META catatkan rugi bersih sebesar Rp 133,66 miliar per semester I-2023. Bagaimana
proyeksi bisnis sampai akhir tahun nanti? Apakah akan catatkan perbaikan?
2) Dari sisi CapEx, berapa angka yang dianggarkan tahun ini? Dan serapannya sudah berapa %
serta digunakan untuk apa saja? Berapa pendapatan yang diincar tahun ini?
3) MLFF akan mulai diuji coba pada akhir 2022 di 41 ruas tol Jawa dan Bali, bagaimana kesiapan
Perseroan dalam mengimplementasikan MLFF ini?
Page 4
Jawaban:
1) (Danni Hassan – Direktur) Mungkin yang perlu dilihat bukan hanya melalui satu aspek,
pendapatan dan laba, tapi yang juga harus dilihat adalah nilai dan kinerja operasi Perseroan.
Kalau dilihat dari kinerja operasi Perseroan, masih sejalan. Pendapatan Perseroan meningkat
10%, laba usaha meningkat dengan tren yang sama, dari sisi EBITDA juga meningkat dengan
baik. Dari sisi laba bersih, Perseroan sendiri merupakan perusahaan dengan nilai kurang lebih
4,5 triliun menjadi 11 triliun, peningkatan yang cukup besar, ini akibat dari akuisisi JJC. Dampak
dari JJC ini tidak dapat dilihat dari beberapa bulan saja, tapi harus dilihat dalam 1-2 tahun ke
depan. Sederhananya, Perseroan yakin, dampak positif dari akuisisi JJC yang sementara ini
belum optimal, namun di tahun 2024 – kedepannya akan menghasilkan dengan cukup baik.
Sebagai gambaran, sebelumnya disebutkan bahwa pendapatan paruh tahun adalah sekitar
437m, untuk JJC saja saat 6 bulan pertama sudah sebesar 400, bisa dibayangkan kalau suatu
saat sudah digabungkan atau dikonsolidasikan dan sudah dilakukan penyesuaian secara
komersial, peningkatan dari sisi laba bersih dipastikan dapat meningkat secara signifikan.
2) (Danni Hassan – Direktur) Tahun ini, CapEx dianggarkan tahun ini kurang lebih sama seperti
tahun sebelumnya. Saat ini CapEx yang dianggarkan untuk sektor tol terutama untuk proyek
MNP saat ini yaitu sebesar 1,3 – 1,4triliun dan angka tersebut sudah 100% terealisir. Untuk
CapEx pada sektor lainnya seperti pada Water Treatment Plan (WTP) dan Renewable Energy
relatif lebih kecil. Tahun ini fokusnya memang lebih banyak ke sektor tol. Terkait pendapatan,
trendnya masih sama. Karena adanya penyesuaian tarif di salah satu jalan tol pada September
lalu, kira-kira masih tumbuh antara 11-12% dari tahun lalu.
4. Welly
Pertanyaan : Apakah LK Q3 dan Q4 sudah keluar?
Jawab : LK semester 1 sudah, namun Q3 belum.
5. Elga (Liputan6)
Pertanyaan : Apakah META ada rencana akuisis aset di sektor telco atau tidak? Jika iya apa
alasannya?
Jawab : Telco merupakan salah satu sektor yang beberapa tahun lalu Perseroan
divestasikan, mungkin Perseroan akan tetap berfokus pada sektor tol, renewable
energy, dan water treatment plan.
6. Kok Hau Gunawan
Pertanyaan:
1) Mengenai Tol JLB I, Nusantara Infrastruktur Masih Mempunyai Konsesi Berapa Lama Lagi?
2) Mengenai Naiknya US Dollar seberapa pengaruhnya Terhadap Perusahaan ? dan Berapa %
Hutang Perusahaan dalam Mata Uang Asing?
Jawab:
1) (Danni Hassan – Direktur) Mengenai JLB, Perseroan masih memiliki konsesi 2041/2042
sehingga masih ada tersisa sekitar 18 tahun.
2) (Danni Hassan – Direktur) Kemudian dari sisi hutang khusus JLB tahun ini sudah lunas,
sehingga hutang Perseroan nihil (zero debt). Lalu untuk perusahaan milik Perseroan
lainnya, saat ini masih di denominasi oleh Rupiah, jadi masih masih aman. Tingkat rasionya
juga masih aman.
Page 5
7. Tomi Horis :
Pertanyaan : Apakah Nusantara Infrastructure ada rencana untuk melakukan corporate action
sseperti right issue untuk mendanai project JORR elevated serta melunasi utang
akuisis tol MBZ? Jika ada kapan kira2 dilakukan?
Jawab : (M. Ramdani Basri – Direktur Utama) Hal tersebut memang ada di dalam
rencana Perseroan. Namun soal pelunasan, dapat dilakukan dengan berbagai cara.
Saat ini, Perseroan sedang me-review cara terbaik seperti apa.
8. Anya Prilia Azaria:
Pertanyaan : Apakah ada rencana perusahaan untuk mengembangkan PLTA dan PLTBm lagi ke
depannya? Jika ada, bolehkan dielaborasikan terkait kapasitas, timeline
pengembangan, partner, dll?
Jawab : (Ridwan Irawan – Direktur) Sebagaimana yang telah dipaparkan, Perseroan
senantiasa terus mengembangkan proyek renewable energy. Perseroan juga
merasa bahwa proyek-proyek ini memiliki prospek yang baik di masa depan. Secara
spesifik Perseroan melihat PLTA (Hydro), Biomasa, Solar PV dan Rooftop dalam
skala kecil (residensial). Going forwardnya, Perseroan akan fokus pada tiga bidang
usaha tersebut. Beberapa proyek PLTA sudah ada di pipelines, ada proyek sendiri
dan ada beberapa pelaku usaha yang ingin team up dengan Perseroan. Namun,
sebagaimana yang sudah diketahui, proyek ini harus melalui lelang yang
dilaksanakan oleh PLN. Beberapa saat lalu, PLN melaksanakan proses lelang, dan
Perseroan juga mengambil kesempatan untuk berpartisipasi, tetapi untuk detail
mengenai informasi proyek tersebut akan disampaikan di waktu yang tepat sesuai
dengan aturan yang berlaku terkait keterbukaan informasi.
Demikian Laporan Pelaksanaan Public Expose Insidentil Tahun 2023 Perseroan dibuat.
Page 6
Dokumentasi Public Expose Insidentil Tahun 2023
PT Nusantara Infrastructure Tbk
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.