Back to announcement
20231006_TOPS_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_31436179_lamp1.pdf
Other Text extracted TOPSSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 8
Page 1
No.: S-08405/BEI.PP3/10-2023 3 Oktober 2023
Direksi PT Totalindo Eka Persada Tbk.
Jl. Tebet Raya 14A,
Jakarta Selatan 12810
u.p.: Yth. Ibu Novita Frestiani, Corporate Secretary
Perihal: Permintaan Penjelasan
Dengan hormat,
Sehubungan dengan penyampaian Laporan Keuangan per 31 Desember 2022 dan per 30 Juni 2023 oleh
PT Totalindo Eka Persada Tbk. (Perseroan), Bursa Efek Indonesia (Bursa) melakukan permintaan
penjelasan kepada Perseroan atas beberapa hal sebagaimana terlampir. Bursa meminta Perseroan dapat
menyampaikan jawaban atas permintaan penjelasan tersebut, secara sistematis sesuai dengan urutan
pertanyaan dan secara lengkap dengan menyertakan pertanyaan dari Bursa untuk masing-masing
jawaban atas permintaan penjelasan. Sesuai dengan Ketentuan II.9 dan II.10 Peraturan Bursa No. I-E
tentang Kewajiban Penyampaian Informasi, Bursa meminta agar Perseroan menyampaikan tanggapan
atas surat ini melalui aplikasi IDXnet (e-reporting) selambat-lambatnya 2 (dua) Hari Bursa setelah
diterimanya permintaan penjelasan dari Bursa.
Dalam hal penjelasan dimaksud merupakan hal yang belum dapat dipublikasikan atau masih merupakan
rahasia atau memang belum dapat ditentukan/dijelaskan oleh Perseroan, Perseroan dapat
menyampaikan tanggapan dengan cara mengisi form E074 pada aplikasi IDXnet (e-reporting), dengan
menyampaikan keterangan atau pernyataan bahwa Perseroan tidak dapat memenuhi permintaan
penjelasan dimaksud beserta alasannya serta menembuskan tanggapan dan penjelasan tersebut kepada
Otoritas Jasa Keuangan.
Atas perhatian Perseroan, kami ucapkan terima kasih.
Hormat kami,
I Gede Nyoman Yetna Lidia M. Panjaitan
Direktur Kepala Divisi Penilaian Perusahaan 3
Tembusan:
1. Yth. Direktur Pengawasan Transaksi Efek, Otoritas Jasa Keuangan.
2. Yth. Direktur Pengawasan Emiten dan Perusahaan Publik 1, Otoritas Jasa Keuangan.
3. Yth. Plt. Direktur Pengawasan Emiten dan Perusahaan Publik 2, Otoritas Jasa Keuangan.
Indonesia Stock Exchange Building, Tower I 6th Floor, Jl. Jend. Sudirman Kav.52-53, Jakarta 12190 – Indonesia
www.idx.co.id Call Center: 150515 | Email: contactcenter@idx.co.id | WhatsApp: +62 811 81 150515 | Twitter: @idx_bei
Instagram: @indonesiastockexchange | Facebook/YouTube/LinkedIn: Indonesia Stock Exchange
Page 2
Lampiran: Permintaan Penjelasan atas Laporan Keuangan
PT Totalindo Eka Persada Tbk.
1. Sehubungan dengan Piutang Usaha, agar dijelaskan latar belakang adanya Piutang Usaha bernilai
negatif, yaitu Piutang Usaha per 30 Juni 2023 yang telah jatuh tempo 1-30 hari yang bernilai
-Rp399.358.911.
Jawab :
Terdapat kesalahan penyajian atas Aging yang umurnya 1-30 dan 30 - 60, seharusnya tersaji Table
Aging piutang usaha, koreksi perbaikan yang sebagai berikut :
Berdasarkan Umur
2023 2022
Belum Jatuh Tempo 22.671.701.598 36.999.342.346 Not Due
Jatuh Tempo: Due:
1 - 30 hari 361.824.996 10.795.326.512 1 - 30 days
31 - 60 hari 15.399.358.911 12.517.999.326 30 - 60 days
61 - 90 hari 9.569.119.554 5.218.206.654 61 - 90 days
91 - 120 hari 5.223.962.766 11.890.377 91 - 120 days
121 - 365 hari 17.052.423.764 6.604.188.170 121 - 365 days
> 365 hari 2.539.099.197 871.267.779 > 365 days
Sub Jumlah 72.817.490.786 73.018.221.164 Sub Total
Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (13.506.291.440) (12.190.330.071) Allowance for Impairment Losses
Jumlah 59.311.199.346 60.827.891.093 Total
Kedepannya kami akan lebih teliti dalam menyajikan aging piutang
2. Sehubungan dengan Piutang Retensi, agar dijelaskan:
a. Latar belakang nilai persentase CKPN Piutang Retensi dengan pihak berelasi lebih besar
dibandingkan dengan pihak ketiga (CKPN dengan pihak berelasi sebesar 10%, sedangkan
dengan pihak ketiga sebesar 7%), meskipun nilai piutang dengan pihak ketiga lebih besar dari
piutang dengan pihak berelasi (Piutang Retensi dengan pihak ketiga sebesar Rp189 miliar,
sementara dengan pihak berelasi nilainya sebesar Rp21 miliar).
Jawab :
Pencatatan presentase CKPN berdasarkan presentase aging sudah menyesuaikan
dengan tingkat jumlah piutang retensi pihak ketiga dan pihak berelasi sehingga didapatkan
nilai 7% untuk pihak ketiga dan nilai 10% untuk pihak berelasi dan penyajiannya telah sesuai
dengan PSAK 71.
b. Piutang Retensi Perseroan didominasi oleh piutang yang telah jatuh tempo 31-60 hari, dimana
pada 30 Juni 2023, piutang dengan umur 31-60 hari tersebut sebesar Rp130 miliar atau 66,64%
dari total Piutang Retensi. Agar dijelaskan upaya Perseroan untuk memperlancar proses
tertagihnya Piutang Retensi tersebut.
Jawab :
Piutang retensi telah mempertimbangkan masa pemeliharaan dan penagihan atas piutangnya,
dan sebagian besar proyek menyelesaikan pemeliharannya direntang waktu 2 sampai dengan
3 bulan. Untuk meperlancar tertagihnya piutang retensi tersebut Perseroan melakukan upaya
penagihan secara intensif kepada pemberi kerja.
Indonesia Stock Exchange Building, Tower I 6th Floor, Jl. Jend. Sudirman Kav.52-53, Jakarta 12190 – Indonesia
www.idx.co.id Call Center: 150515 | Email: contactcenter@idx.co.id | WhatsApp: +62 811 81 150515 | Twitter: @idx_bei
Instagram: @indonesiastockexchange | Facebook/YouTube/LinkedIn: Indonesia Stock Exchange
Page 3
3. Sehubungan dengan Tagihan Bruto, agar dijelaskan Latar belakang Perseroan tidak memberikan
rincian terkait umur Tagihan Bruto yang telah ataupun belum mengalami jatuh tempo.
Jawab :
Perseroan sejak awal tidak melakukan perhitungan aging untuk tagihan bruto pemberi kerja
dikernakan pencacatan tagihan bruto yang bersifat accrued dan tidak adanya nilai uang yang akan
diterima Perseroan.
4. Sehubungan dengan Aset Keuangan Lancar Lainnya yang terdiri dari Piutang Lancar Lain-lain,
agar dijelaskan:
a. Tujuan pemberian Piutang Lain-lain Lancar tersebut.
Jawab :
Pemberian piutang lain - lain tersebut diperuntukan dalam rangka menunjang bisnis yang
dilakukan oleh Perseroan.
b. Latar belakang Piutang Lain-lain dengan pihak berelasi (Nilai Piutang Lain-Lain: sekitar
Rp34 miliar) memiliki CKPN dengan persentase 100% dari total piutang tersebut.
Jawab :
Piutang tersebut adalah pinjaman untuk mendukung bisnis developer (properti) yang
dilakukan oleh PT Totalindo Properti Indonesia.
c. Latar belakang Perseroan tidak melampirkan rincian umur aset tidak lancar lainnya atau Piutang
Lain-lain ini dalam laporan keuangan.
Jawab :
Perseroan mengacu pada Laporan Keuangan sebelumnya yang sudah di audit bahwa aging
piutang hanya dilakukan terhadap piutang - piutang yang berhubungan dengan pekerjaan
proyek yang diberikan oleh pihak pemberi kerja.
5. Sehubungan dengan Persediaan, agar dijelaskan:
a. Latar belakang adanya penurunan bahan baku konstruksi sejak periode 31 Desember 2021
sampai dengan 30 Juni 2023.
Jawab :
Penurunan bahan baku kontruksi tersebut proyek yang dikerjakan Perseroan menurun sejak
januari 2023 yang salah satunya disebebkan oleh status PKPU yang disandang oleh
Perseroan.
b. Latar belakang nilai CKPN Perseroan untuk persediaan bahan baku konstruksi terus mengalami
peningkatan meski terdapat penurunan pada setiap periodenya.
Jawab :
Peningkatan CKPN tersebut dikarenakan adanya material utama yang belum digunakan oleh
Perseroan sehingga berpotensi mengalami penurunan kualitas.
c. Latar belakang persediaan belum diasuransikan.
Jawab :
Persediaan tidak diasuransikan dikarenakan sebagian besar persediaan bersifat fast moving.
Indonesia Stock Exchange Building, Tower I 6th Floor, Jl. Jend. Sudirman Kav.52-53, Jakarta 12190 – Indonesia
www.idx.co.id Call Center: 150515 | Email: contactcenter@idx.co.id | WhatsApp: +62 811 81 150515 | Twitter: @idx_bei
Instagram: @indonesiastockexchange | Facebook/YouTube/LinkedIn: Indonesia Stock Exchange
Page 4
6. Sehubungan dengan Uang Muka Perseroan per 30 Juni 2023 yang didominasi oleh proyek dan
persediaan dengan nilai sekitar Rp512 miliar, agar dijelaskan lebih lanjut mengenai proyek dan
persediaan yang dimaksud tersebut.
Jawab :
Uang muka yang terdiri dari uang muka dan persediaan, sebagian besar didominasi oleh uang
muka yang diberikan kepada vendor (rekanan) untuk mempercepat penyediaan material,
sementara persediaan di akun ini adalah material - material pendukung yang dibeli langsung di
lokasi proyek.
7. Sehubungan dengan Aset Keuangan Tidak Lancar Lainnya, agar disampaikan latar belakang
Piutang Lain-lain dengan nilai Rp20 miliar memiliki CKPN senilai 100% atau sama dengan nilai
piutang tersebut.
Jawab :
Aset keuangan tidak lancar ini merupakan piutang kepada Burhanudin Burmaras yang
dipergunakan untuk mengurus perizinan proyek, namun hinga saat ini belum dapat dikembalikan
sehingga perseroan melakukan cadangan sebesar 100%.
8. Sehubungan dengan Liabilitas, agar dijelaskan:
a. Latar belakang dan tujuan adanya peningkatan Liabilitas dengan pihak berelasi sekitar
Rp16 miliar atau sebesar 258,54% jika dibandingkan dengan 31 Desember 2022.
Jawab :
Peningkatan liabilitas tersebut dikarenakan adanya pinjaman dari pemegang saham yang
dipergunakan untuk operasional Perseroan.
b. Agar menjelaskan dengan lebih detail terkait komponen-komponen Liabilitas berikut:
(i) Utang Usaha Pihak Ketiga,
Jawab :
Utang usaha pihak ketiga adalah utang kepada vendor, rekanan dalam rangka
pengerjaan proyek Perseroan.
Terlampir table utang usaha perseroan
No Jenis Hutang usaha Nilai
1 Subkon 185.781.000.000
2 Mandor 67.810.000.000
3 Vendor 50.562.133.763
Total 304.153.133.763
(ii) Utang Bruto Pihak Berelasi dan Pihak Ketiga,
Jawab :
Utang bruto adalah pembayaran yang diterima oleh Perseroan melebihi progres
fisik proyek dilapangan, adapun rincian utang bruto tersebut adalah :
No Nama Saldo
1 Harmoni Niaga 3.785.410.678,84
Indonesia Stock Exchange Building, Tower I 6th Floor, Jl. Jend. Sudirman Kav.52-53, Jakarta 12190 – Indonesia
www.idx.co.id Call Center: 150515 | Email: contactcenter@idx.co.id | WhatsApp: +62 811 81 150515 | Twitter: @idx_bei
Instagram: @indonesiastockexchange | Facebook/YouTube/LinkedIn: Indonesia Stock Exchange
Page 5
(iii) Liabilitas Jangka Pendek Pihak Ketiga,
Jawab :
Liabilitas jangka pendek pihak ketiga merupakan dana yang diterima oleh Perseroan
dari pemberi kerja sebagai pinjaman untuk percepatan proyek.
(iv) Uang Muka Pelanggan Pihak Ketiga.
Jawab :
Uang muka pelanggan adalah uang muka yang diterima dari pemberi kerja.
Rincian :
No Nama Saldo
1 Uang Muka Proyek Kelapa Village 4.690.946.405
2 Uang Muka Proyek 31 Sudirman Suites Makassar 308.000.000
3 Uang Muka Proyek Kingland 3.013.594.697
4 Uang Muka Proyek Samara Suite 308.234.433
5 Uang Muka Proyek Sky House 3.698.744.193
6 Uang Muka Proyek South City 738.320.945
7 Uang Muka Proyek Kingland The Fritz Tower 139.958.211
8 Uang Muka Proyek The South Condo Batam 676.822.422
9 Uang Muka Proyek Marketing Gallery Alam Sutera 267.723.361
10 Uang Muka Proyek Kingland Typical Fritz 1.238.220.000
11 Uang Muka Proyek Kampung Akuarium 522.674.364
12 Uang Muka Proyek Fortunia Residence 269.915.769
13 Uang Muka Proyek RS Murni Teguh Bandung 5.534.096.909
14 Uang Muka Proyek RSU St. Elisabeth 3.921.439.155
15 Uang Muka Proyek Kampung Akuarium Phase II 351.543.694
16 Uang Muka Proyek SKY House Phase II 32.612.008.419
18 Uang Muka Proyek RS Bethsaida 6.603.252.500
19 Uang Muka Proyek WP 4 Cilegon 9.293.168.000
20 Uang Muka Proyek Lido Golf Club House 8.367.258.200
21 Uang Muka Proyek Ballroom MNC Center 56.480.000.000
22 Uang Muka Proyek Hotel Soll Marina 11.967.246.969
Total 146.893.888.396
9. Sehubungan dengan Pendapatan, agar disampaikan latar belakang penurunan Pendapatan per
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 serta penyebab Perseroan mengalami kerugian selama tiga
periode terakhir.
Jawab :
Penurunan pendapatan yang dialami Perseroan dikarenakan sejak tanggal 17 januari 2023
Perseroan diputus PKPU oleh Pengadilan Niaga Jakarta Pusat, sehingga Perseroan tidak dapat
mengikuti tender proyek baru. Kerugian yang dialami Perseroan dikarenakan penurunan
pendapatan Perseroan yang mengakibatkan Laba proyek yang dikerjakan tidak mampu menutup
biaya - biaya.
Indonesia Stock Exchange Building, Tower I 6th Floor, Jl. Jend. Sudirman Kav.52-53, Jakarta 12190 – Indonesia
www.idx.co.id Call Center: 150515 | Email: contactcenter@idx.co.id | WhatsApp: +62 811 81 150515 | Twitter: @idx_bei
Instagram: @indonesiastockexchange | Facebook/YouTube/LinkedIn: Indonesia Stock Exchange
Page 6
10. Terdapat kekeliruan perhitungan total Beban Usaha antara Laporan Keuangan per 30 Juni 2023
yang disampaikan oleh Perseroan dengan perhitungan ulang yang telah kami lakukan. Dalam
Laporan Keuangan per 30 Juni 2023 yang disampaikan Perseroan, total Beban Usaha adalah
Rp19.764.889.345 sementara berdasarkan perhitungan ulang yang dilakukan, total Beban Usaha
seharusnya adalah Rp19.717.152.826, sehingga terdapat selisih sekitar Rp47 juta. Agar Perseroan
dapat mengklarifikasi hal ini.
Jawab :
Terdapat kesalahan penyajian dikarenakan ada satu kolom yang tidak muncul, seharusnya yang
tersaji sebagai berikut :
2023 2022
Beban Um um dan Adm inistrasi General and Adm inistrativ e Ex penses
Gaji dan Tunjangan 10.871.410.400 13.770.840.527 Salaries and Allowances
Jaminan -- -- Guarantee
Asuransi 391.000 1.057.718.181 Insurance
Tenaga Ahli 1.471.395.503 2.037.473.261 Professional Fee
Denda Pajak -- Tax Penalties
Penyusutan Aset Tetap (Catatan 14) 909.951.186 1.711.753.348 Fixed Assets Depreciation (Note 14)
Jamuan 38.726.610 -- Entertainment
Sewa dan Pemeliharaan Kendaraan 1.541.317.662 -- Rent and Vehicle Maintenance
Perjalanan Dinas 296.559.140 1.997.927.205 Travel Expense
Pemeliharaan Inventaris Kantor -- -- Maintenance Office Equipment
Imbalan Kerja 226.391.000 -- Employee Benefits
Jamsostek dan BPJS 339.232.109 653.745.642 Jamsostek and BPJS
Pengobatan Karyawan 473.344.503 612.269.499 Medical Allowance
Air, Listrik dan Telepon 610.694.397 451.216.257 Water, Electricity and Telephone
Keamanan 360.253.363 -- Security
Beban Pajak 47.736.519 -- Tax Expense
Desain dan Printing 65.418.715 -- Design and Printing
Transportasi 236.936.652 -- Transportation
Pemeliharaan Kantor dan Service Charge 52.665.585 -- Office Maintenance and Service Charge
Perlengkapan Kantor 250.845.246 -- Office Supplies
Penyusutan Properti Investasi (Catatan 13) -- -- Investment Property Depreciation (Note 13)
Sumbangan 631.717.877 -- Donation
Lain-lain 1.339.901.878 -- Others
Jum lah 19.764.889.345 22.292.943.920 Total
Selanjutnya akan menjadi perhatian kami kedepan agar tidak terdapat kesalahan penyajian.
11. Terdapat inkonsistensi nilai Beban Pajak Final per 30 Juni 2023 yang diungkapkan dalam Laporan
Laba Rugi dan CALK yang disampaikan oleh Perseroan. Dalam Laporan Laba Rugi, Perseroan
mengungkapkan bahwa Beban Pajak Final senilai Rp5.586.997.158 sedangkan dalam CALK
No. 23 terkait Beban Pajak Final, nilanya adalah Rp5.584.543.739 sehingga terdapat selisih sebesar
Rp2.453.419. Agar Perseroan dapat mengklarifikasi hal ini.
Jawab :
Terdapat salah penyajian , seharusnya yang tersaji adalah Rp5.586.997.158.
Selanjutnya akan menjadi perhatian kami kedepan agar tidak terdapat kesalahan penyajian.
12. Penjelasan terkait strategi Perseroan dalam mengupayakan peningkatan pendapatan dan upaya
Perseroan agar dapat memperoleh laba usaha.
Jawab :
Setelah disetujuinya homologasi, Perseroan berupaya untuk mendapatkan proyek baru
dengan menggandeng partner strategis. Upaya tersebut diproyeksikan akan mampu meningkatan
pendapatan serta mencetak laba.
Indonesia Stock Exchange Building, Tower I 6th Floor, Jl. Jend. Sudirman Kav.52-53, Jakarta 12190 – Indonesia
www.idx.co.id Call Center: 150515 | Email: contactcenter@idx.co.id | WhatsApp: +62 811 81 150515 | Twitter: @idx_bei
Instagram: @indonesiastockexchange | Facebook/YouTube/LinkedIn: Indonesia Stock Exchange
Page 7
13. Terdapat inkonsistensi jumlah dan persentase pemegang saham antara Laporan Keuangan per
30 Juni 2023 yang disampaikan Perseroan dengan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek per
30 Juni 2023. Hal ini dapat diuraikan sebagai berikut:
Data berdasarkan Laporan Keuangan per 30 Juni 2023
Data berdasarkan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek per 30 Juni 2023
Pemegang saham Jumlah Saham Persentase
PT Totalindo Investama Persada 15.793.752.633 47,386%
xKejaksaan Agung 3.414.624.241 10,245%
Donald Sihombing 17.000.000 0,051%
Salomo Sihombing 274.500 0,001%
Rully Setiapermadi 317.200 0,001%
Masyarakat 14.104.031.426 42,316%
Jumlah 33.330.000.000 100%
Agar Perseroan dapat mengklarifikasi hal ini.
Jawab :
Data pemegang saham yang disajikan dalam laporang keuangan 30 Juni 2023 terdapat kesalahan
dalam penulisan, yang benar berdasarkan data Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek per 30
Juni 2023. Selanjutnya akan menjadi perhatian kami kedepanya agar tidak terdapat kesalahan
dalam penyajian dalam Laporan Keuangan Perseroan.
14. Informasi/fakta/kejadian penting lainnya yang material dan dapat mempengaruhi harga efek
Perseroan yang belum diungkapkan kepada publik.
Jawab :
Tidak terdapat Informasi/fakta/kejadian penting lainnya yang material dan dapat
mempengaruhi harga efek Perseroan yang belum diungkapkan kepada publik.
15. Rencana tindakan korporasi dalam periode 12 bulan ke depan (jika ada).
Jawab :
Sampai dengan saat ini Perseroan belum mempunyai rencana atas tindakan korporasi dalam
periode 12 bulan ke depan.
16. Informasi/ kejadian penting lainnya yang material dan dapat mempengaruhi kelangsungan hidup
perusahaan serta dapat mempengaruhi harga saham perusahaan.
Jawab :
Tidak terdapat Informasi/ kejadian penting lainnya yang material dan dapat mempengaruhi
kelangsungan hidupperusahaan serta dapat mempengaruhi harga saham Perusahaan.
Indonesia Stock Exchange Building, Tower I 6th Floor, Jl. Jend. Sudirman Kav.52-53, Jakarta 12190 – Indonesia
www.idx.co.id Call Center: 150515 | Email: contactcenter@idx.co.id | WhatsApp: +62 811 81 150515 | Twitter: @idx_bei
Instagram: @indonesiastockexchange | Facebook/YouTube/LinkedIn: Indonesia Stock Exchange
Page 8
Indonesia Stock Exchange Building, Tower I 6th Floor, Jl. Jend. Sudirman Kav.52-53, Jakarta 12190 – Indonesia
www.idx.co.id Call Center: 150515 | Email: contactcenter@idx.co.id | WhatsApp: +62 811 81 150515 | Twitter: @idx_bei
Instagram: @indonesiastockexchange | Facebook/YouTube/LinkedIn: Indonesia Stock Exchange
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.