Back to announcement
20260316_WMUU_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_32054199_lamp2.pdf
Other Text extracted WMUUSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 12
Page 1
WIDODO
MAKMUR
UNGGAS
Nomor : 105IWMU -CSlUll2026 Jakarta, 16 Maret 2026
Kepada Yth.
PT Bursa Efek lndonesia
Gedung Bursa Efek lndonesia, Menara l, Lt.5
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52'53
Jakarta 1219A, lndonesia
Up. : Bapak Aditya Nugraha - P.H. Kepala Divisi Penilaian Perusahaan I
Perihal : Penyampaian Jawaban atas Permintaan Penjelasan PTWidodo Makmur UnggasTbk
{"Perseroan"}
Dengan hormat,
Menindaklanjuti surat dari PT Bursa Efek lndonesia No. S-03174/BE|.PP1/3-2025 tanggal 11 Maret
2025 perihal Permintaan Penjelasan dalam Rangka Penambahan Modal dengan Memberikan Hak
Memesan Efek Terlebih Dahulu {"PMHMETD"), bersama ini kami sampaikan tanggapan atas
permintaan penjelasan tersebut.
Demikian informasi ini kami sampaikan, atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.
Hormat kami,
PTWidodo Makmur Tbk.
I'.IAKMUR
wa*tU&fr{Srsilo
Direktur
P
Add. Graha Widodo Makmur, Jl. Raya Cilangkap No. 58, Cilangkap, Cipayung, Jakarta Timur L3870 lndonesia
P, *62 2.L 843LL826 I 84312035 F. +62 2L s430679o E. corporate.secretary@wmu-group.co.id
Page 2
\ryIDC DC
MAKMUR
UNGG,qS
JAWABAN PENELAAHAN DALAM RANGKA PENAMBAHAN MODAL
DENGAN MEMBERIKAN HAK MEMESAN EFEK TERLEBIH DAHULU
PT WIDODO MAKMUR UNGGAS TBK.
TAHUN 2026
1". Merujuk pada keterbukaan informasi Perseroan perihal rencana PMt-lMETD, Perseroan
berencana melakukan Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu
{PMHMfTD) dengan rnenerbitkan sebanyak-banyaknya 6.100.000.000 saham baru dengan nilai
nominal Rp50 per saham" Sebagian nilai PMHMETD akan dilaksanakan dengan melakukan
konversi atas hak tagih PT Widodo Makmur Perkasa Tbk {WMPP) dan selebihnya dana dar"i hasi!
PMHMETD setelah dikurangi dengan biaya-biaya terkait pelaksanaan PMHMETD akan digunakan
sebagai modal kerja Perseroan. Agar dijelaskan sebagai berikut:
a. Nilai total utang Perseroan kepada WMPP yang akan dikonversi menjadi saham.
Jawaban:
Nilaitotal utang Perseroan kepada Pemegang Saham {WMPP) yang akan di konversi menjadi
saham adalah sebesar Rp405.736.000.000.
b. Persentase jumlah yang akan digunakan untuk melakukan konversi hak tagih dan modal
kerja dari keseluruhan nilai PMHMETD.
Jawaban:
Apabila seluruh pemegang saham melaksanakan haknya maka persentase untuk melakukan
konversi hak tagih adalah sebesar 41",78% dan modal kerja sebesa r 58,22%.
c. Detail peruntukan rencana penggunaan sisa dana hasil PMHMETD sebagai modal kerja.
Jeuabarl
Detail peruntukan rencana penggunaan sisa dana hasil PMHMETD sebagai modal kerja
Perseroan, seba i berikut:
No. Rincian ModelKeria Keterangan
1.. Pernbelian bahan baku 2s%
2. Pembelian barane iadi 50%
3. Biava tenasa keria 25%
d. Apakah terdapat komitmen dari pemegang saham utama untuk menyerap saham baru yang
tidak diambil oleh pemegang saham publik?
Jawaban:
Pemegang saham utama berkomitmen untuk menyerap saham baru yang tidak diambil oleh
pemegang saham publik maksimal sampai dengan hak tagih yang akan dikonversi Perseroan
yaitu Rp 405.736,000.000,-.
2. Merujuk pada laporan laba rugi Perseroan pada 30 September 2A25, Perseroan mencatatkan
penjualan neto sebesar Rp505,70 miliar pada 30 September 2025 meningkat sebesar Rp267,01
miliar atau sebesar 117,87% dibandingkan dengan periode sebelumnya yaitu 30 Septeniber 2024.
Namun, beban pokok penjualan sebesar Rp529,08 miiiar masih lebih tinggi dari penjualan
sehingga menghasilkan laba kotor negatif sebesar Rp23,38 miliar. Agar dijelaskan sebagai berlkut:
a. Faktor utama yang menyebabkan peningkatan penjualan neto sebesar LL1-,87% pada 30
September 2025 dibandingkan periode sebelumnya?
/
Ad*. Graha Widodo Makmur, jl. Raya Cilangkap No. 58, Cilangkap, Cipayung, Jakarta Timur 13870 lndonesia
'r^)
r" +62 21843L18261s4312a35 F. +62 21,84306790 H. corporate"secretary@wmu-group.co.id
Page 3
WIDODO
MAKMUR
UNGGA.S
Jawaban:
Faktor utama yang menyebabkan peningkatan penjualan neto Perseroan meningkat sebesar
L1-L,87% pada periode 30 September 2025 dibandingkan periode sebelumnya karena
adanya peningkatan pada penjualan Karkas sebesar L46% yaitu sebanyak Rp
44A374.A60.398 dimana hal tersebut sejalan juga dengan meningkatnya utilisasi kapasitas
produksi rumah potong ayam yaitu sebesar 42%.
b. Faktor yang menyebabkan lebih tingginya beban pokok penjualan dibandingkan dengan
penjualan Perseroan
Jawaban:
Pada periode 30 September 2025, dapat dilihat faktor yang menyebabkan lebih tingginya
beban pokok penjualan dibandingkan dengan penjualan Perseroan dikarenakan adanya
peningkatan signifikan pada pembelian barang jadi dari pihak ketiga yaitu sebesar 81.,25Ya
dari total penjualan neto dan kenaikan biaya produksi seperti pada biaya tenaga kerja
langsung, biaya penyusutan dan biaya pabrikasiyang meningkat sebesar 9,38yo,3,55% dan
Z,Bg% daritotal penjualan neto.
Komponen biaya terbesar dalam beban pokok penjualan yang menyebabkan laba kotor
menjadinegatif.
Jawaban:
Komponen biaya terbesar dalam komposisi Beban Pokok Penjualan adalah pembelian
barang jadi dari pihak ketiga sebesar 8t,25o/o dari total penjualan neto. Sementara faktor
yang menyebabkan menjadi negatif adalah biaya produksi yang relatif masih tinggi sebesar
L6,5 yo dari total penjualan neto. Akan tetapi sudah ada perbaikan kinerja dibandingkan
dengan periode sebelumnya yang mencapai 28,7Yo dari total penjualan neto.
d. Strategi Perseroan untuk menurunkan beban pokok penjualan agar margin kotor dapat
kembalipositif?
Jawaban:
Untuk menurunkan beban pokok penjualan agar margin kotor Perseroan kembali positil
manajemen akan melakukan beberapa langkah strategis yang berfokus pada perbaikan
struktur biaya dan optimalisasi operasional, antara lain sebagai berikut:
1. Perseroan akan mengoptimalisasi efisiensi biaya produksi
Dimana Perseroan akan melakukan evaluasi terhadap komponen biaya utarna dalam
kegiatan usaha, khususnya biaya pakan, tenaga kerja, serta biaya operasional lainnya.
Langkah efisiensi dilakukan melalui pengelolaan pakan yang lebih efisien, peningkatan
produktivitas ternak, serta pengendalian biaya operasional secara berkelanjutan.
2.. Perseroan akan meningkatkan utilisasi aset produksi
Perseroan berupaya memaksimalkan pemanfaatan fasilitas produksi yang dimiliki
termasuk: kandang, fasilitas pembibitan, serta rumah potong ayam, sehingga kapasitas
produksi dapat digunakan secara optimal dan biaya tetap dapat tersebar pada volume
produksi yang lebih besar.
3. Perseroan akan melakukan perbaikan strategi penjualan dan bauran produk
Perseroan melakukan evaluasi terhadap komposisi produk yang dijual dengan
mendorong peningkatan penjualan produk dengan margin yang lebih baik serta
melakukan penyesuaian harga secara selektif sesuai dengan kondisi pasar.
4. Penguatan manajemen rantai pasok (supply chain).
(
Add. Graha Widodo Makmur, Jl. Raya Cilangkap No. 58, Cilangkap, Cipayung, Jakarta Timur 13870 lndonesia
P. +62 2184311826 / e$72o35 F. +62 2134306790 E. corporate.secretary@wmu-group.co.id
,ll
Page 4
WIDODO
MAKMUR
UNGGAS
Perseroan juga melakukan optimalisasi pengelolaan rantai pasok, termasuk pengadaan
bahan baku dan pengelolaan persediaan, guna memperoleh harga yang lebih kompetitlf
serta menekan potensi inefisiensi dalam proses produksi dan distribusi sampai dengan
end user ke depannya.
Apakah perusahaan sejenis yang tercatat di Bursa mengalami struktur biaya pokok penjualan
yang tinggi seperti Perseroan?
Jawabanj
Berdasarkan laporan keuangan periode 30 September 2025, perusahaan sejenis yang telah
tercatat di Bursa Efek lndonesia rata-rata memiliki pencatatan beban pokok penjualan cukup
tinggi seperti Perseroan, namun apabita dibandingkan dengan Perseroan beban pokok
penjualan perusahaan sejenis rnasih lebih rendah, terutama pada pos biaya bahan baku dan
biaya penyusutan. Akan tetapi komposisi tersebut tetap tergantung pada jenis produk yang
menjadi penjualan utama di masing - masing Emiten.
Apakah kondisi laba kotor negatif ini bersifat sementara atau diperkirakan masih akan
berlanjut pada periode berikutnya?
Jawaban:
Perseroan akan tetap optimis dalam menjalankan kelangsungan usaha nya, dimana
Perseroan berupaya memperbaiki kinerja bisnis usaha dari periode - periode sebelumnya,
sehingga diharapkan laba Perserean akan membaik pada periode berikutnya.
3. Berdasarkan laporan posisi keuangan Perseroan pada 30 September 2025, struktur aset
Perseroan terkonsentrasi pada aset tetap yaitu sebesar 93,68Yo dari keseluruhan total aset
Perseroan. Agar dijelaskan sebagai berikut:
a. Alasan tingginya konsentrasi aset tetap dalam struktur aset Perseroan.
Jawaban:
Tingginya konsentrasi aset tetap dalam struktur aset Perseroan sejalan dengan kegiatan
usaha Perseroan sebagai perusahaan paultry terintegrasi dari hulu ke hilir, sehingga
pembangunan fasilitas produksi cukup banyak.
b. Dengan tingginya komposisi aset tetap tersebut, mohon penjelasan bagaimana strategi
Perseroan dalam menjaga likuiditas untuk memenuhi kewajiban jangka pendek?
Jawahan:
Perseroan akan melakukan pengelolaan yang efektif untuk modal kerja, seperti percepatan
penagihan piutang usaha, mengatur perputaran persediaan termasuk aset biologis secara
optimal. Dan juga Perseroan akan lebih selektif untuk melakukan pengeluaran investasi untuk
' aset tetap dengan mempertimbangkan kondisi arus kas dan kebutuhan operasional, sehingga
tidak mengganggu kemampuan Perseroan dalam memenuhi kewajiban jangka pendek.
c. Apakah terdapat aset tetap yang dijadikan jaminan atas fasilitas pinjaman yang dimiliki
Perseroan?
Jawaban:
Terdapat aset tetap yang dijadikan jaminan atas fasilitas pinjaman yang dimiliki Perseroan,
jaminan tersebutberupa tanah, bangunan dan peralatan mesin.
/
Add, Graha Widodo Makmur, Jl. Raya Cilangkap No. 58, Cilangkap, Cipayung, Jakarta Tirnur 13870 lndonesia -P
P. +62 21 84311826 / 84312035 F. +62 21 84306790 E. corporate.secretary@wmu-group.co.id
Page 5
WIDODO
MAKMUR
UNGGAS
d. Tingkat utilisasi aset tetap tersebut dalam mendukung kegiatan operasional Perseroan.
Jawaban:
Tingkat utlisasi AsetTetap Perseroan sebesar 42%.
e. Apakah aset tetap yang dimiliki Perseroan telah dimanfaatkan secara optimal dalam
menghasilkan pendapatan?
Jawaban:
Sampai dengan saat ini utilisasi aset tetap Perseroan masih belum optimal, akan tetapi sudah
menunjukan peningkatan utilisasi dari periode-periode sebelumnya.
4. Pada 30 September 2025, Perseroan mencatatkan saldo rugi sebesar RpLZL,74 miliar meningkat
sebesar Rp69,35 miliar atau sebesar 132,38% apabila dibandingkan dengan periode sebelumnya,
peningkatan saldo rugi tersebut sejalan dengan kinerja Perseroan yang masih mencatatkan rugi
periode berjalan sebesar Rp59,57 miliar. Agar dijelaskan sebagai berikut:
a. Faktor utama yang menyebabkan peningkatan akumulasi rugi tersebut.
Jawaban:
Faktor utama yang menyebabkan hal tersebut adalah penjualan yang belum optimal yang
dipengaruhi oleh tingkat utilisasi fasilitas produksi yang masih sangat rendah, disisi lain
Perseroan terbebani oleh depresiasi, beban administrasi dan umum, serta beban bunga.
b. Kebijakan atau strategi Perseroan untuk memperbaiki posisi ekuitas.
Jawaban:
Kebijakan atau strategi Perseroan untuk memperbaiki posisi ekuitas Perseroan adalah
sebagai berikut:
L. Perseroan akan melakukan peningkatan kinerja operasional melalui optimalisasi efisiensi
biaya produksi dan operasionalguna meningkatkan margin usaha Perseroan.
2. Perseroan akan mengoptimalisasikan struktur biaya usaha, termasuk evaluasi terhadap
komponen beban operasional serta peningkatan produktivitas dalam proses produksi
dan distribusi.
3. Perseroan akan melakukan penguatan permodalan, baik melalui dukungan dari
pemegang saham maupun melalui potensi aksi korporasi yang akan dilakukan untuk
memperbaiki struktur permodalan seperti dalarn waktu terdekat Perseroan berencana
melakukan PMHMETD yang bertujuan untuk memperbaiki posisi ekuitas Perseroan.
4. Pengembangan pasar dan peningkatan volume penjualan, sehingga dapat meningkatkan
pendapatan usaha Perseroan secara berkelanjutan.
c. Langkah strategis yang akan dilakukan Perseroan untuk menekan kerugian pada periode
. berikutnya.
Jawaban:
Langkah strategis yang akan dilakukan oleh Perseroan untuk menekan kerugian pada periode
berikutnya, adalah sebagai berikut:
L. Melakukan peningkatan efisiensi operasional, dimana Perseroan akan melakukan
pengendalian hiaya produksi, optimalisasi rantai pasok, serta peningkatan prdduktivitas
aset dan fasilitas produksi.
Z. Melakukan optimalisasi kapasitas produksi atau utilisasi aset, sehingga aset yang dimiliki
Perseroan dapat dimanfaatkan secara maksimal dalam menghasilkan pendapatan usaha.
3. Penguatan strategi pemasaran dan distribusi, termasuk perluasan jaringan pelanggan dan
peningkatan penetrasi pasar.
t;trillililrftaiiril-tit jt!11.Lr.i}jr*lj!j1+j:ui!:iila!1{iYrJ:!:;i;:+tr!3::Glia3H1i:!3ffii::i},!:}-l::.#\rgi7-rffir;61 i!ir::;:Fi.i.r:!.ia|:r.,4,+ /
Add. Graha Widodo Makmur, Jl. Raya Cilangkap No. 58, Cilangkap, Cipayung, Jakarta Timur 13870 lndonesia
P. +622L843L\826 / 84312035 F. +62 21 84306790 E. corporate.secretary@wmu-group.co.id
/
Page 6
wtDooo
MAKMUR
UNGGAS
4. Pengendalian risiko usaha, terutama yang berkaitan dengan fluktuasi harga bahan baku,
harga jual produk, serta faktor eksternal lainnya yang dapat mempengaruhi kinerja
Perseroan.
5. Menjalin kerjasama dengan mitra strategis.
d. Dengan kondisi Perseroan yang masih mencatatkan kerugian, mohon penjelasan bagaimana
manajemen memastikan keberlanjutan usaha.
Jawaban:
Meskipun Perseroan masih mengalami kerugian, namun Perseroan memastikan
keberlanjutan usaha tetap terjaga. Dapat dilihat kerugian kinerja Perseroan semakin mengecil
seiring optimalisasi aset Perseroan. Pertumbuhan EBITDA Perseroan saat ini positif.
Perseroan telah menyusun beberapa kebijakan untuk mempertahankan keberlanjutan usaha
Perseroan. Beberapa kebijakan tersebut:
1. Perseroan melakukan impor GPS sebanyak 5.000 ekor sesuai kuota pada tahun 2025.
Pada tahun ?026, Perseroan meningkatkan impor GPS menjadi 10.000 ekor, atau
meningkat dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.
7. Melakukan evaluasi dan efisiensiatas Biaya Produksidan Biaya Umum
3. Melakukan resizing Populasi ayam Broiler dan melakukan Diversifikasi usaha ke segmen
Ayam Layer Komersil
4. Menjaga ketersediaan arus kas untuk membiayai kebutuhan operasional Perseroan
5. Melakukan restrukturisasi atas Utang Perseroan
e. Mengingat Perseroan masih mencatatkan rugi periode berjalan sebesar Rp69 miliar, rnohon
penjelasan bagaimana rencana pMHMETD dapat membantu memperbaiki kinerja keuangan
Perseroan ke depannya.
Jawaban:
Perseroan masih mengalami kerugian di periode berjalan, namun EBITDA Perseroan sudah
menunjukan kinerja positf, untuk itu rencana PMHMETD dapat menambah modal kerja
Perseroan untuk meningkatkan utilisasi aset Perseroan, sehingga kinerja Perseroan, dan
ekuitas Perseroan lebih membaik ke depannya.
f. Bagaimana dana hasil PMHMETD akan digunakan untuk mendukung perbaikan profitabilitas
Perseroan?
Jawaban:
Dana hasil PMHMETD akan digunakan untuk:
1. Mendukung kebutuhan modal kerja, termasuk pengadaan bahan jadi, pembelian pakan,
serta kebutuhan operasional lainnya guna memastikan kelancaran proses produksi dan
distribusi produk Perseroan yang bertujuan untuk meningkatkan Penjualan Pereroan.
2. Untuk mendukung optimalisasi fasilitas produksiyang dimiliki Perseroan, sehingga dapat
meningkatkan kapasitas produksi serta menurunkan biaya produksi per unit untuk
mend ukung perbaikan profitabi litas Perseroa n.
5. Berdasarkan Catatan atas Laporan Keuangan {CALK} nomor 7 perihal piutang usaha, perseroan
mencatatkan piutang usaha bersih sebesar Rp54 miliar. Jumlah piutang usaha sebelum dikurangi
cadangan kerugian penurunan nilai adalah sebesar Rp80,91 miliar dimana Rp73,64 miliarnya
terdiri dari piutang dengan umur lebih dari satu tahun. Agar dijelaskan sebagai berikut:
Siiiifi+!ii,i}^tf4ls*!Eq,{*iB'i1$ta, M-B$i$ffiH#tH#&Hiffiffiid#iiffiir+i$&ffilP*ffSjierpp.li}g$EFd*iFFia$i;:si6ff- r'
Add. Graha Widodo Makmur, Jl. Raya Cilangkap No. 58, Cilangkap, Cipayung, Jakarta Timur j.3g70 lndonesia t
P. +52 2L84g11826 / 8$72a35F. +52 2184300790 E. corporate.secretary@wmu-group.co.id
Ft
Page 7
WIDODO
MAKMUR
UNGGAS
a. Penyebab tingginya proporsi piutang usaha dengan umur lebih dari satu tahun.
Jawaban:
Penyebab tingginya proporsi piutang usaha dengan umur lebih dari satu tahun dikarenakan
akumulasi dari piutang peternak/mitra yang mengalami kerugian, sehingga peternak/mitra
belum bisa melakukan pengembalian kewajiban secara tepat waktu kepada Perseroan.
h. Penyebab lambatnya kolektibilitas pendapatan Perseroan.
Jawaban:
Penyebab lambatnya kolektibilitas pendapatan Perseroan adalah kegagalan peternak/mitra
menghasilkan barang produksi untuk dijual akibat penyakit dan deplesi yang mengakibatkan
kegaga lan peterna k/mitra untu k mengembalia n kewajiban kepada Perseroan.
c. Siapa saja pihak pelanggan yang merniliki piutang dengan umur lebih dari satu tahun
tersebut?
Jawaban:
Pihak pelanggan yang memiliki piutang dengan umur lebih dari satu tahun, adalah sebagai
berikut:
dalam Ruoiah
i;xill+,i,iiliii3: ;,::rXi!i*li:ii,i1
1. PT Arwinda Perwira Utama 4.57L.O25"873"
2. Tn lstanto / AGK 2.788.969.L44
3. PT Prima Widodo Makmur 2.030.580.559
4. AllChicken Mart 756.44L.758
5. Tn Yusuf 479.978.317
6. PT Daun Boni Berlian (Bonita Susanti) 445.772.720
7. Anin 341.659.600
8. H. Jalaludin 220.570.ss1
9. Gunturlujun 2L3.554.790
10. Ny Marfuah 243.493.297
LL. Hartati L78.475.244
L2. Nursin 172.926.465
13. Mahpudin 159.5s3.598
14. De Colonel Chicken 158.840.105
15. Erita/H.Romli L57.263.7A0
16. Ny Ninik Surabaya 139.530.240
L7. Iins Solihin 133.206.202
18. Tono L29.339.326
19. PT Culture Royale lndonesia 127.t48.464
24. PT Lotte Shopping lndonesia (LSl) 126.911.500
2L. Rizal 125.578.774
22. Dedi 119.802.509
23. Tn Ari 110.648.580
24. Ade 110.1"01.972
25. Tn Tukul 147.747.965
26. Eneng 105.395.030
77. Komar 104.532.71"5
Add. Graha Widodo Makmur, Jl. Raya Cilangkap No. 58, Cilangkap, Cipayung, Jakarta Timur 13870 lndonesia y'
P. +62 2184311826 /8812a35F.+622L84306790 E. corporate.secretary@wmu-group.co.id
Page 8
WIDODO
MAKM U H
UNGGAS
No. Nama Pelanesan Nilai Piutang
28. Efi 103.655,672
29. CV Trimegah Mandiri 101.072.300
30. Lainnya Peternak Mandiri 59.150.832.309
TOTAL 73.645,2t9.929
d. Apakah piutang tersebut masih dapat ditagih secara penuh?
Jawaban:
Perseron akan secara rutin melakukan pemantauan terhadap umur piutang {oging schedule}
serta melakukan upaya penagihan secara aktif kepada para pelanggan.
e. Langkah yang dilakukan Perseroan untuk mempercepat proses penagihan piutang usaha
tersebut.
Jawab.an:
Dalam rangka mempercepat proses penagihan piutang usaha serta menjaga kualitas aset
lancar Perseroan akan melakukan:
1. Peningkatan pengawasan terhadap umur piutang (aging receivoble), dimana Perseroan
secara rutin melakukan pemantauan terhadap umur piutang untuk mengidentifikasi
piutang yang telah jatuh tempo sehingga dapat segera dilakukan tindakan penagihan.
2. Penguatan prosedur penagihan, dimana Perseroan juga rneningkatkan efektivitas
prosedur penagihan melalui koordinasi yang lebih intensif antara tim penjualan,
keuangan, dan pelanggan guna memastikan proses penagihan berjalan secara lebih
optimal.
f. Bagaimana Perseroan memastikan kecukupan modal kerja untuk mendukung operasional
terutama mengingat perbedaan waktu antara pembayaran tunai kepada pemasok dan
lambatnya kolektibilitas pendapatan?
Jawaban:
Pasca putusan Homologasi, Perseroan mulai menata kembali stabilitas cash flow dimana
Perseroan melakukan pengelolaan arus kas secara ketat (cosh flow monogement), guna
memastikan ketersediaan dana yang memadai untuk memenuhi kewajiban operasional,
termasuk pembayaran kepada pemasok dan kebutuhan operasional lainnya serta Perseroan
mengoptimalisasi pengelolaan piutang untuk meningkatkan efektivitas proses penagihan
piutang usaha melalui pemantauan umur piutang serta peningkatan koordinasi dengan
pelanggan untuk mempercepat proses penerimaan kas Perseroan.
6.. Perseroan tidak memiliki saldo utang jangka pendek pada 30 September 2025. Sedangkan, pada
31 Desember 2A24 saldo utang bank jangka pendek Perseroan adalah sebesar Rp55,43 miliar. Hal
tersebut disebabkan adanya restrukturisasi utang yang dilakukan Perseroan pada tanggal 22 April
2025 sehubungan dengan perjanjian perdamaian (homologasi) antara Perseroan dengan para
krediturnya. Agar dijelaskan sebagai berikut:
a. Pihak-pihak kreditur Perseroan beserta kewajiban utang Perseroan kepada masing-masing
pihak tersebut.
lawaban:
Seluruh saldo utang bank jangka pendek Perseroan pada tanggal 3L Desember 2024
merupakan kewajiban Perseroan kepada PT Bank Woori Saudara lndonesia 1906 Tbk dengan
jumlah sebesar Rp55,43 milliar. Perseroan tidak memiliki kewajiban utang jangka pendek
&dd" Graha Widoda Makmur, Jl. Raya Cilangkap No" 58, Cilangkap, Cipayung, Jakarta Timur 1387ft ind*n*sia
r
'^f
F. +62 2184311825 I 84312035 f . +62 2184306790 fi. corporate.secretary@wmu-group.co.id
Page 9
WIDCI D O
I\4AKMUR
UNGGAS
kepada kreditur lainnya selain kepada PT Bank Woori Saudara lndonesia 1906 Tbk pada
periode 2024. Selanjutnya, sehubungan dengan restrukturisasi utang yang dilakukan
Perseroan pada tanggal 22 April 2025 berdasarkan perjanjian perdamaian (homologasi)
antara perseroan dengan PT Bank Woori Saudara Indonesia L906 Tbk, kewajiban utang
tersebut telah direstrukturisasi sehingga pada tanggal 30 September 2025 Perseroan tidak
lagi memiliki saldo utang bank jangka pendek.
b. Detail perubahan syarat dan ketentuan utama pinjaman, termasuk jangka waktu, suku
bunga, dan jadwal pembayaran.
Jawaban:
Detail perubaha
TU n syard tda n ketentuan utam a TTIdTI adalah seb berikut:
Keterangan Sebelum Putusan Homolosasi Setelah Putusan Homologasi
Janeka Waktu 6 Bulan Revolvins 10 Tahun
Suku Bunga 8% a%
Jadwal Pembayaran 6 Bulan Revolving Tahun ke - 1 0.25%
Tahun ke - 2 o.50%
Tahun ke - 3 2.50%
Tahun ke - 4 2.5A%
Tahun ke - 5 ?_.50%
Tahun ke - 6 5.AA%
Tahun ke - 7 5.00%
Tahun ke - 8 7.50%
Tahun ke - 9 7.54%
Tahun ke - 1 :66.75%
c. Dampak restrukturisasi tersebut terhadap kondisi keuangan Perseroan.
Jawaban:
Dampak terhadap kondisi keuangan Perseroan adalah terciptanya ruang arus kas yang lebih
memadai, sehingga Perseroan memiliki fleksibilitas yang lebih besar dalam mengalokasikan
dana untuk kebutuhan modal kerja. Dengan ketersediaan arus kas yang lebih baik
diharapkan dapat mendukung kegiatan operasional Perseroan secara optimal serta
mendorong peningkatan penjualan di masa mendatang.
d. Apakah terdapat persyaratan tertentu {covenant} yang harus dipenuhi Perseroan setelah
restru kturisasi utang tersebut?
Jawaban:
Perseroan diwajibkan untuk melakukan perpanjangan polis Trust Receipr (TR) kepada PT
Asuransi Jasa lndonesia {Persero) sebagai penyedia asuransi kredit, sesuai dengan ketentuan
yang telah disepakati dalam rangka restrukturiasi utang tersebut.
e. Apakah setelah restrukturisasi utang tersebut Perseroan memiliki kemampuan yang
memadai untuk memenuhi kewajiban keuargannya ke depan?
Jawaban:
Setelah dilakukannya restrukturisasi utang, Perseroan memiliki kemampuan yang memadai
untuk memenuhi kewajiban keuangan Perseroan di masa mendatang. Restrukturisasi
tersebut telah menyesuaikan struktur kewajiban Perseroan sehingga lebih selaras dengan
kemampuan arus kas yang dihasilkan dari kegiatan usaha Perseroan. Dengan demikian,
&dd. Graha Widodo [VIakmur, Ji. Raya Cilangkap No. 58, Cilangkap, Cipayung, Jakarta Timur 13870 !ndonesia
-r
"ll
F. +52 21,8431,L826 I 8$::.a35 F. +62 2t 84306790 E. corporate.secretary@wmu-group.co.id
Page 10
wtD*Do
MA,KM U R
UNGGAS
tekanan terhadap arus kas dapat berkurang dan Perseroan memiliki fleksibilitas yang baik
dalam mengelola kewajiban keuangannya.
7. Saldo utang lembaga keuangan non-bank jangka pendek Perseroan rnengalami penurunan
sebesar Rp64,79 miliar atau sebesar 99,69yo apabila dibandingkan dengan periode sebelumnya
yaitu 31 Desember 2024. Penurunan tersebut disebabkan adanya restrukturisasi utang yang
dilakukan Perseroan pada tanggal 22 April 2025 sehubungan dengan perjanjian perdamaian
(homologasi) antara Perseroan dengan para krediturnya. Agar dijelaskan sebagai berikut:
a" Pihak lembaga keuangan non-bank yang menjadi kreditur Perseroan atas utang jangka
pendek tersebut.
Jawaban:
Seluruh saldo utang lembaga keuangan non-bank jangka pendek Perseroan pada periode 30
September 2025 merupakan kewajiban Perseroan kepada PT Danareksa Finance. Dengan
demikian, Perseroan tidak memiliki kewajiban utang jangka pendek kepada lembaga
keuangan non-bank lainnya selain kepada PT Danareksa Finance. Selanjutnya, sehubungan
dengan restrukturisasi utang yang dilakukan Perseroan pada tanggal 22 April 2025
berdasarkan perjanjian perdamaian (homologasi) antara Perseroan dengan PT Danareksa
Finance, kewajiban tersebut telah direstrukturisasi sesuai dengan ketentuan yang disepakati
dalam perjanjian perdamaian tersebut.
b. Perubahan syarat dan ketentuan utama kewajiban Perseroan setelah restrukturisasi
dilakukan.
Jawaban:
Perubahan syarat dan ketentuan utama kewajiban Perseroan setelah restrukturisasi
dilakukan sebagai berikut:
Keterangan Sebelum Putusan Homolosasi Setelah Putusan Homologasi
Jangka Waktu 3 Tahun 1.0 Tahun
Suku Bunga 1.3% a%
Jadwal Pembayaran Pembayaran bunga bulan ke-L Tahunke-1:0.25%
sd bulan ke-35 dan bulan ke-36 Tahunke-2:0.50%
pembayaran pokok+bunga Tahunke-3:2.50%
Tahunke-4:2.5O%
Tahunke-5:2.5A%
Tahunke-6:5.00%
Tahunke-7:5.0O%
Tahunke-8:75A%
Tahunke-9:7.5O%
Tahun ke - L0 :66-75%
Apakah Perseroan memiliki rencana untuk mencegah terjadinya tekanan likuiditas di masa
mendatang?.
Jawaban:
Perseroan memiliki rencana untuk mencegah terjadinya tekanan likuiditas di masa
mendatang salah satunya dengan memperketat proses penagihan piutang, meningkatkan
kinerja produksi, serta melakukan efisiensi terhadap biaya operasional.
Ad#. Graha Widods Makrn*r, Jl. Raya Cilangkap No. 5*, Cilangkap, Cipayung. Jakarta Timur 13870 indor:*ia
rv
P. +62 2184311826 / s4312035 F. +62 2L84;,a679a E" corporate.secretary@wmu-group.co.id
Page 11
wtDoDo
MAKMUR
UNGGAS
8. Perseroan mencatat utang lain-lain jangka pendek sebesar Rp2,7 miliar, turun sebesar Rp46,04
miliar atau sehesar 94,46yo apabila dibandingkan dengan periode sebelumnya yaitu pada 31
Desember 2024. Di sisi lain, utang lain-lain jangka panjang naik sebesar Rp39,96 miliar dari
periode sebelumnya pada 31 Desember 2024 yaitu sebesar RpO. Berdasarkan CALK nomor l-5
perihal utang lain-lain, perubahan nilai ini utamanya disebabkan restrukturisasi utang lain-lain
sesuai dengan perjanjian perdamaian yang telah disahkan pada 22 April 2025. Agar dijelaskan
sebagai berikut:
a. Pihak-pihak kreditur yang termasuk dalam kategori utang lain-lain Perseroan.
Jawaban:
Pihak-pihak kreditur yang termasuk dalam kategori utang lain-lain Perseroan adalah:
Utang lain-lain jangka pendek:
m
No. Kreditur Outstandine oer 30 September 2025
7. PT SPS 1.650.000,000
Z. I nvestor Trad ins 1.049.550.485
TOTAT 2.599.550.485
Utang lain-lain jangka panjang:
m
No. Kreditur OutstandinE ner 30 September 2025
1. PT Javatec Food Technolosv 9.797.574.2L1
2. PT Wijaya Karya lndustri & Konstruksi 9.369.765.946
PT Sarana Steel Ensineerine 7.087.081_.246
PT Langgeng Makmur Perkasa / Mandor 6.336.310.t19
5 PT Casa Prima lndonesia 2.310.998.536
5. PTTanjung Pacific L78A.AA2.287
7. CV Mekar Sari 1.135.537.615
8. PT Masvi Wasesa Utama 465.489.151
9. PT Wijaya Karya Beton Tbk 45L.776.229
10. PT Surya Cahaya Gemilang 288.682.593
11. PT lntrameea Global 285.384.750
12. PT.Berdikari Sa rana Java 199.500.000
13, PT Potaindo Machinery 183.956.456
74. PT Corindo Makrnur Perkasa 167.498.245
15. PT Baria Bulk Terminal 61_.446.O39
16. PT Utomodeck MetalWork 46.096.545
TOTAL 39.950.660.999
b. Ketentuan utama dalam perjanjian perdamaian (homologasi) yang berkaitan dengan
restrukturisasi utang lain-lain.
Jawaban:
Ketentuan utama dalam perjanjian perdamaian {homologasi) yang berkaitan dengan
restrukturisasi utang lain-lain Utang lain - lain jangka Panjang seperti yang disebutkan dalam
9.a diatas masuk ke dalam kategori Kreditur Konkuren, dimana ketentuannya melekat sesuai
dengan kategori
{
Adc{, Graha EVidodo Makrnur, J!. Raya eilangkap l{a. 58, eilangkap, Cipayung, jakarta Timur 138?G [ndcn*sia N
p, +62 218431,1826
/ 8$DA35 F. +62 21 84306790 E. corporate.secretary@wmu-group.co.id
Page 12
wtDoDo
MAKh/lUR
UNGGAS
c. Apakah restrukturisasi tersebut mencakup perpanjangan jangka waktu pembayaran,
perubahan bunga, atau skema pembayaran baru?
Jawaban:
Dapat disampaikan restrukturisasi utang tersebut rnencakup perpanjangan jangka waktu
pembayaran, perubahan bunga, atau skema pembayaran baru berdasarkan kategori
masing-masing kreditur dan nilai outstanding yang tersisa.
d. Mempertimbangkan penambahan aset selama tahun 2025 sebesar Rp2,7 miliar dan pada
tahun 2024 sebesar Rp3 miliar, apakah Perseroan telah memperoleh aset-aset yang
perolehannya menggunakan utang lain-lain tersebut? Kapan perkiraan realisasi perolehan
dan penggunaan aset-aset tersebut serta rincian aset yang akan diperoleh Perseroan?
Jawaban:
Perseroan telah memperoleh aset-aset yang bersumber dari utang lain-lain tersebut di atas
pada bulan April 2025. Dimana aset-aset tersebut berupa peralatan pendukung produksi
rumah potong ayam, yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas produksi.
9. Rencana tindakan korporasi dalam periode 12 bulan ke depan yang belum disampaikan kepada
Bursa (jika ada).
Jawaban:
Hingga tanggapan ini disampaikan, selain Rencana PMHMETD terkaiit tindakan aksi korporasi
Perseroan untuk periode 12 bulan kedepan belum ada, namun jika ada tindakan aksi korporasi
lainnya yang dilakukan oleh Perseroan akan disampaikan di Keterbukaan Informasi sesuai dengan
Peraturan yang berlaku.
10. Apakah terdapat rencana pemegang saham pengendali terkait dengan kepemilikan sahamnya di
Perseroan?
Jawaban:
Hingga saat ini tidak ada rencana pemegang saham pengendali terkait dengan kepemilikan
sahamnya di Perseroan.
11. lnforrnasi, fakta material atau kejadian penting lainnya yang material dan dapat mempengaruhi
kelangsungan usaha perusahaan serta dapat mempengaruhi harga saham perusahaan.
Jawaban:
Hingga tanggapan inidisampaikan belum ada lnformasi, fakta material atau kejadian penting lainnya yang
material dan dapat mempengaruhi kelangsungan usaha Perseroan serta dapat mempengaruhi harga
saham Perseroan selain yang sudah disampaikan dalam Keterbukaan lnformasi, jika ada maka akan
disampaikan pada Keterbukaan lnformasi sesuai dengan Peraturan yang berlaku.
r'
Add" craha Widado Makmur. Jl. Raya eilangkap No. 58, Cilangkap, eipayung Jakarta Timur 138?0 lndonesia )0
P. +62 21 84311826 I s$t2035 F. +62 21 84306790 S. corporate.secretary@wmu-group.co.id
Names mentioned 26 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
person
Aditya Nugraha
p.1
unresolved
org
PT Arwinda Perwira Utama
p.7
unresolved
org
PT Prima Widodo Makmur
p.7
unresolved
org
PT Daun Boni Berlian
p.7
unresolved
person
H. Jalaludin
p.7
unresolved
org
PT Culture Royale
p.7
unresolved
org
PT Lotte Shopping
p.7
unresolved
org
PT Bank Woori Saudara
p.8 ×2
unresolved
org
PT Bank Woori Saudara Indonesia L
p.9
unresolved
org
PT SPS
p.11
unresolved
org
PT Javatec Food Technolosv
p.11
unresolved
org
PT Sarana Steel Ensineerine
p.11
unresolved
org
PT Langgeng Makmur Perkasa
p.11
unresolved
org
PT Casa Prima
p.11
unresolved
org
PT Masvi Wasesa Utama
p.11
unresolved
org
PT Surya Cahaya Gemilang
p.11
unresolved
org
PT Potaindo Machinery
p.11
unresolved
org
PT Corindo Makrnur Perkasa
p.11
unresolved
org
PT Baria Bulk Terminal
p.11
unresolved
org
PT Utomodeck MetalWork
p.11
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.