Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 84
Page 1 OCR 0.912
Page 1 of 84 CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA Z. Seluruh Emiten dan Perusahaan Publik harus menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan ini, kecuali Emiten dan Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek. Setiap Perusahaan Efek harus menggunakan Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek (Peraturan No. VIII.G.17). . Tanda (V) diisi pada kolom "Ada" apabila Emiten/Perusahaan Publik telah memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan dan selanjutnya pada kolom 'Keterangan' ditambahkan cross reference ke nomor catatan atas laporan keuangan, Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka tanda V) diisi pada kolom "Tidak Ada" dengan menambahkan keterangan alasannya pada kolom keterangan. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memiliki pos-pos tertentu sehingga tidak wajib memenuhi persyaratan pengungkapan yang ada maka tanda (W) diisi pada kolom "N/A". Checklist ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi akuntansi dan keuangan. Data Umum Jenis penawaran Umum — Nama Emiten/Perusahaan Publik — | PT Central Omega Resources Tbk” Bidang Usaha Perdagangan hasil tambang dan pertambangan Tahun 2025 Tahun 2024 Nama Kantor Akuntan Publik | KAP Mirawati Sensi | KAP Mirawati Sensi Idris Idris Nama Partner Ahmad Syakir Ahmad Syakir Opini Akuntan — Wajar Tanpa Wajar Tanpa Pengecualian Pengecualian
Page 2 OCR 0.857
Page 2 of 84 Catatan tentang Opini (jika - 3 ada) " disesuaikan dengan periode penyajian laporan keuangan. PT Tn Nan Ya Tidak Pemenuhan Peraturan No.VIII.G.11 Tentang "Tanggung Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan" Pemenuhan Peraturan No.VIILA.2 tentang “Independensi vV Akuntan Yang Memberikan Jasa Audit di Pasar Modal" Data Keuangan Penting (dalam Rupiah) Periode laporan keuangan Tahun 2025 Tahun 2024 Laba Rugi Komprehensif Pendapatan —— —— 1 1576.178.050.957 | 1.461.186.279.340 Laba (rugi) bruto 783.594.290.661 631.392.965.590 Laba (rugi) usaha/operasional 550.008.910.898 375.144.722.126 EBITDA 769.613.365.527 561.480.787.843 Laba (rugi) Bersih periode berjalan - 573.274,534.496 411.951.882.179 Laba (rugi) komprehensif 574.392.184.486 414.899.885.352 Laba Per saham (dasar) - | dalam Rupiah penuh 104,02 66,41 Laba Per saham (dilusian) - dalam Rupiah penuh 104,02 | 66,41
Page 3 OCR 0.807
Page 3 of 84 Jumlah Liabilitas (Laporan Posisi keuangan ”— | 7 Jumlah Aset 3.089.048.824.767 | 2.540.822.189.493 | “Jumlah Aset Lancar 1.452.094.095.697 | 1.005.472.553.295 Jumlah Aset Tidak Lancar |1.636.954.729.070 | 1.535,349.636.198 | 0.305.705.704 1.6 24 1 Jumlah Uabilitas Jangka Pendek “694.190.238.686 Jumlah Labilitas Jangka 1.166.115.467.018 | 1.234.051.755.841 | 459.447.493.450 Panjang (Jumlah Ekuitas 1.228,743.119.063 | 847.322.940.202 |“ Modal Disetor 563.824.660.000 | 563.824.660.000 Saido Laba 320.935.089.300 | (59.578.430.697) | Rasio Keuangan” | na | Rasio Lancar (96) 209,1896 | 2189596 ROA Na “18,5996 | 16,3396 ROE 46,750 48,979 Ebitda thd pendapatan (Wo) 4996 3890 “dapat disesuaikan berdasarkan industrinya Catatan: 1, Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing pos wajib diungkapkan seluruhnya, kecuali pengungkapan tersebut tidak relevan atau tidak dapat diterapkan pada Emiten atau Perusahaan Publik. Emiten atau Perusahaan Publik wajib menyesuaikan pengungkapan sesuai dengan karakteristik industri apabila pengungkapan tersebut dipersyaratkan oleh SAK atau relevan untuk memahami laporan keuangan Emiten atau Perusahaan Publik. 2. Emiten atau Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek tidak mengacu pada checklist ini, namun mengikuti peraturan Bapepam-LK No VIII.G,17 tentang Pedoman Akuntansi Perusahaan YEN
Page 4 OCR 0.902
Page 40 84 Laporan Keuangan Terdiri dari Ketentuan Umum Perusahaan wajib menyajikan catatan atas laporan keuangan dengan urutan sebagai berikut: a. gambaran umum Perusahaan: b, dasar penyusunan laporan keuangan dan ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan yang diterapkan, C. Informasi tambahan untuk pos-pos yang disajikan dalam laporan posisi keuangan, laporan taba rugi komprehensif, laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas, sesuai dengan urutan penyajian laporan dan penyajian masing-masing pos, dan d. pengungkapan lainnya yang antara lain meliputi. 1) formasi yang dipersyaratkan oleh SAK yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan) dan informasi yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan, tetapi informasi tersebut relevan untuk memahami laporan keuangan. Perusahaan wajib menyatakan dalam bentuk nilai atau persentase untuk menjelaskan adanya bagian dari suatu jumlah, tidak menggunakan kata "sebagian", Perusahaan wajib mengungkapkan dalam penjelasan masing-masing pos mengenal Aset yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan atasan dijaminkan Dalam hat Aset Perusahaan diasuransikan, wajib diungkapkan jenis dan #ilai aset yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan 2 1 Laporan posisi keuangan pada akhir periode” x Halaman 1 &2 2 Laporan laba rugi komprehensif selama periode x Halaman 3 3 Laporan perubahan ekuitas selama periode x Halaman 4 @ | Laporan arus kas selama periode Pen x Halaman 5 s Laporan posisi keuangan pada awal periode komparatif yang disajikan saat Perusahaan menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara retrospektif atau membuat penyajian kembali pos-pos laporan keuangan atau ketika Perusahaan mereklasifikasi pos-pos dalam laporan keuangannya. 6 Catatan atas Laporan Keuangan Halaman 6 - 97
Page 5 OCR 0.901
Page So 84 Gambaran Umum Perusahaan Hal-hal yang barus diungkapkan, antara lain: Pendirian perusahaan 1) Riwayat ringkas perusahaanj Catatan da 2) Nomor dan tanggal akta pendirian serta perubahan terakhir, pengesahan dari instansi yang berwenang, dan nomor serta tanggal Berita Negara: Catatan la 3) Kegiatan usaha sesuai anggaran dasar Perusahaan dan yang sedang dijalankan pada periode pelaporan: Catatan 1a 4) Tempat kedudukan perusahaan dan lokasi utama kegiatan usaha, Catatan Ia 5) Tanggal mulai beroperasinya perusahaan secara komersial, Dalam hal perusahaan melakukan ekspansi atau perampingan usaha secara signifikan pada periode laporan yang disajikan, wajib disebutkan saat dimulainya operasi komersial dari ekspansi atau perampingan usaha dan kapasitas produksinya: dan Catatan 1a 8) » 8) Nama entitas Induk dan nama entitas Induk terakhir dalam kelompok usaha (ultimate parent of the group). Dalam hal tidak dapat diungkapkan, wajib disebutkan alasannya. Catatan 1a Khusus Industri Media Penjelasan nnci tentang Penzinan yang dimdiki. Khusus Industri Jalan Tol Peraturan perundangan atau keputusan pemerintah yang mendasari penyelenggaraan jalan tol tersebut. » 10) Khusus untuk Asuransi dan Pembiayaan Izin bidang usaha dari Menteri Keuangan atau Otoritas yang berwenang. Khusus untuk Industri Perbankan Izin usaha sebagai bank umum, sebagai bank devisa (jika ada), serta izin untuk menjalankan kegiatan berdasarkan prinsip syariah (jika ada). 11 Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi dan Pertambangan Umum Area Eksplorasi dan Eksploitasi/Pengembangan. Penjelasan mengenai area eksplorasi dan eksploitasi Perseroan meliputi : a) Area Eksplorasi, meliputi: Catatan la dan le U
Page 6 OCR 0.832
Pase 6 of 84 « Tanggal perolehan izin ekplorasi serta tanggal jatuh temponya, - Persentasi kepemulikan saham Perseroan pada perusahaan pemdik izin lokasi: dan - Jumlah biaya eksplorasi yang telah dibukukan sebagai Aset Minyak dan Gas Buni per tanggal Laporan Posisi Keuangan, b) Area Eksploitasi/Pengembangan meliputi: - Nama lokasi: - Rama pernlik ijin lokasi: . Tanggai perolehan ijin eksploitasi serta tanggal jatuh termponya, « Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik Ijin lokasi: Jumlah Cadangan Terbukti (P1), keterangan tentang pihak yang melakukan sertifikasi, dan tanggal sertifikasi, - Jumlah produksi pada tahun berjalan: dan . Akumulasi jurnlah produksi sejak awal kegiatan ekspioitasi/pengembangan Oleh Perseroan hingga tanggal laporan posisi keuangan, 12) Khusus Industri Kehutanan Yang harus diungkapkan antara lain: 8) pelaksanaan kegiatan pengusahaan hutan, b) rincian luas areal sisa hutan yang belum diketols selama rnasa sisa manfaat HPH: dan C) sisa umur HPH. Penawaran Umum Efek, yang harus diungkapkan antara lain: . Nama permslik izin lokasi, Catatan 1d dan le Tanggal dan/atau nomor surat efektif penawaran umum, termasuk penawaran Efek yang diterbitkan di luar Indonesia: Catatan 16 » » 4 Jenis dan jumlah Efek yang ditawarkan: Catatan 1b Bursa tempat Efek dicatatkan dan Tindakan perusahaan yang dapat mempengaruhi jumlah Efek yang ditertstkan (corporarte action) sejak penawaran umum perdana sampai dengan periode pelaporan terakhir. Struktur Perusahaan, entitas anak, dan Entitas Bertujuan Khusus (EBK) Yang harus diungkapkan antara lam: 1) Narna entitas anak dan/atau EBK yang dikendalikan baik secara langsung maupun tidak langsung: Catatan 1D Catatan 1b Catatan 10
Page 7 OCR 0.847
Page 7 of 84 2) | Tempat kedudukan: Catatan 1c x 3) | Jenis usaha: x Catatan 1c (ay | Tahun beroperasi secara komersiai: x Catatan 1 5) | Persentase kepemilikan dan proporsi hak suara (jika berbeda), x 5 “Catatan 1e 6y | Totat aset: dan 0 Tn Nan Ir —x Catatan 1 2) | Informasi penting lamnya antara lain: 0 x — 3) b) d da) « sifat hubungan antara entitas induk dan entitas anak, apabila entitas induk tidak merniliki baik langsung maupun tidak langsung melalul entitas anak, lebih dari SO (hma puluh perseratus) hak suara yang sah: alasan mengapa kepemilikan baik langsung maupun tdak langsung lebih dari 5046 (lima puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial atas investee tidak diikuti dengan pengendalian: akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas anak apabila laporan keuangan tersebut digunakan untuk menyusun laporan keuangan konsoldasian dan tanggal atau periode berbeda dari tanggal laporan keuangan entitas induk, dan alasan menggunakan tanggal atau periode yang berbeda, sifat dan luas setiap restniksi signifikan dalam kernampuan entitas anak untuk mentransfer dana ke entitas Induk dalam bentuk dividen tunai, atau pembayaran kembali pinjaman atau uang muka, suatu rincian yang menunjukkan dampak sebiap perubahan bagian kepenulikan entitas Induk pada entitas anak yang tidak mengskibatkan hilangnya Pengendalian atas ekuitas yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas induk, dan dalam hal hilangnya Pengendakan atas entitas anak, maka entitas induk harus mengungkapkan (1) keuntungan atau kerugian (jika ada) yang diakui dari hilangnya Pengendalian, dan porsi dari keuntungan atau kerugian yang dapat diatribusikan pada pengakuan sisa investasi pada entitas anak terdahulu dengan Nilai Wajar pada tanggal tulangnya Pengendalian, (2) jumlah persentase kepemilikan yang dilepaskan: (3) jumlah harga yang diterima, (4) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas, (5) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisrus lainnya dimana Pengendahan dilepaskan, dan
Page 8 OCR 0.866
Page & of 84 (6) Jumlah Aset dan kiabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bistas lainnya dimana Pengendalian dilepaskan, yang dhikhtisarkan berdasarkan kategori utamanya. Karyawan, direksi, komisaris, dan komite audit Yang harus diungkapkan antara kun: Nama dan jabatan untuk masing-masing anggota direksi, dewan konusarns, dan komite dit, Catatan 1f 2 Cakupan manajemen kunci: 3) Jumtah karyawan tetap pada masing-masing akhir periode atau rata-rata jumlah karyawan tetap selama periode yang bersangkutan, secara konsolidasi untuk Perusahaan dan entitas anak, Catatan 1f Penerbitan Laporan Keuangan 1) Tanggal laporan keuangan diotorisasi untuk terbit: dan Catatan 1 Catatan 19 2) Pihak yang bertanggung jawab mengotorisasi laporan keuangan. Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan Dalam bagian ini harus diungkapkan hal-hal sebagai berikut: Catatan 19 Pernyataan kepatuhan terhadap SAK Pernyataan Ini merupakan pernyataan bahwa laporan keuangan telah disusun dan disajikan sesuai dengan SAK, Dasar pengukuran dan penyusunan laporan keuangan Catatan 2a Dasar pengukuran laporan keuangan yaitu berdasarkan biaya historis (historical cost), biaya perolehan kini (current cost), ndwi renlisasi neto (net realizable value), Nilai Wajar (air value) atau jumlah yang dapat dipulihkan berdasarkan SAK yang berlaku. Catatan 22 2) Dasar penyusunan laporan keuangan, yaitu dasar akrual, kecuali untuk laporan arus kas. 3) Mata uang fungsional dan mata uang penyajian yang digunakan, meliputi: &) mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak: b) fakta dan alasan perubahan, apatwla terdapat perubahan mata uang fungsional Perusahaan maupun kegiatan usaha asing yang signifikan, dan C) alasanperubahan mata uang penyajian (jika ada). Catatan 23 Catatan 2a, 2d
Page 9 OCR 0.870
Page 9 of 84 " 4) | Alasan perubahan periode pelaporan (ika ada). x Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi Signifikan oleh Manajemen Perusahaan harus mengungkapkan dalam ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan atau bagian lain dari catatan atas laporan keuangan, pertimbangan yang telah dibuat manajemen dalam proses penerapan kebijakan akuntansi dan memiliki dampak yang paling signifikan terhadap jumlah yang diakui dalam laporan keuangan, 2) Catatan 3 Perusahaan harus mengungkapkan informasi tentang asurnsi yang dibuat mengenai masa depan, dan sumber utama dani estimasi ketidakpastian lain pada akhir periode pelaporan, yang memiliki risiko signifikan yang mengakibatkan penyesualan material terhadap jurntah tercatat Aset dan Liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya, dan 3 Berkaitan dengan Aset dan Uabilitas sebagaimana dimaksud dalam angka 2), catatan atas Inporan keuangan memasukkan rincian atas sifat dan jumlah tercatat pada akhir penode petaporan. 2) | Kombinasi bisnis Kebijakan Akuntansi Tertentu Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan akuntansi lainnya yang diterapkan dan relevan untuk mernahami laporan keuangan. Kebijakan akuntansi tertentu meliputi, tetapi tidak terbatas pada hat-hal sebagai berikut: Prinsip-prinsip konsolidasi Yang harus dijelaskan antara lain: a) ruang lingkup Laporan Keuangan Konsolidasian, yang rnefiputi pos-pos entitas induk Gan entitas anak, b) dasardan kapan suatu entitas anak dikonsolkdasikan ke dalam laporan keuangan entitas Induk: Cc) kebijakan akuntansi sehubungan dengan perubahan kepemilikan tanpa kehilangan Pengendalian atas entitas anak, G) ketujakan akuntansi sehubungan dengan kehilangan Pengendalian atas entitasanak:, €) ketxjakan akuntansi sehubungan dengan pencatatan dan penyajian kepentingan ponpengendali: dan f) pernyataan bahwa saldo pos dan transaksi material antar entitas yang dikonsolidasi telah dielirninasi. Catatan 3 Catatan 2b Yang harus dijelaskan antara lain: 9
Page 10 OCR 0.861
Page 10 of 84 a) metode yang digunakan dalam kombinasi bisnis, termasuk metode yang digunakan untuk mengukur kepentingan nonpengendali, b) pengakuan awal untuk goodwil) EC) pengukuran setelah pengakuan awal untuk goodwili, dan d) kebijakan lainnya yang relevan terkait dengan kombinasi besnis yang ada di Perusahaan, antara lain: (1) pembelian dengan diskon: (2) akulsisi secara bertahap, dan (3) imbalan kontinjensi. 3) Kas dan setara kas, Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan dalam menentukan komponen kas dan setara kas, bi) Instrumen Keuangan 8) Instrumen Keuangan selain Sukuk Yang harus dijelaskan antara lain: (1) pengakuan awal instrumen keuangan setiap kntegori, termasuk perlakuan atas biaya transaksi: (2) pengukuran setelah pengakuan awal Instrumen keuangan setap kategori: (3) ketentuan saling hapus dari instrumen keuangan: (4) metode yang digunakan untuk menentukan Nilai Wajar instrumen keuangan, (5) metode perhitungan yang digunakan untuk menentukan penurunan nilai dari aset keuangan, (6) ketentuan penghentian pengakuan instrumen keuangan: (7) khusus instrumen keuangan derivatif dan akuntansi lindung nilai, sekam penjelasan sebagaimana dimaksud dalam angka (1), angka (2), angka (3), angka (2), angka (5), dan angka (6), wajib ditambahkan penjelasan mengenai, (a) ketentuan pemenuhan kriteria akuntansi lindung nilai, (b) klasifikasi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai atas instrumen keuangan derivatif, dan Ic) perlakuan akuntansi lindung nilai untuk tujuan akuntansi Indung nilai. b) Investasi pada Sukuk Yang harus dijelaskan antara lain: (1) kiasifikasi dan reklasifikasi investasi pada Sukuk: Catatan 29 Catatan 2th Pa”
Page 11 OCR 0.896
Page 11 of 84 (2) pengakuan awal Sukuk: (3) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk, (4) Penyajian pendapatan sukuk, dan (5) penyajian amortisasi biaya transaksi. €) Sukuk yang diterbitkan Yang barus dijelaskan antara lain: (4) pengakuan awal Sukuk: (2) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk, (3) biaya transaksi penerbitan Sukuk, (4) posisi penyajian Sukuk: dan (5) akad syariah yang dgunakan 5) Khusus Industri Perbankan a) Giro Wajib Minimum Yang harus dijelaskan antara lain ketentuan mengenai jumlah giro wajib minimum. b) Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain, €) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain Yang barus dijelaskan antara lain dasar penyajian Penempatan pada Bank Indonesia Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Plutang Reverse Repo, metode pencatatan dan pengukurannya, Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Yang harus dijelaskan antara lain: 8) Kelompok obligasi rekapitalisasi yang dimiliki: b) Pengakuan nilai pada investasi untuk setiap kelompok Obligasi Rekapitalisasi Pemenintah:dan C) Dasar penyajian efek-efek dalam laporan keuangan, Khusus Industri Perbankan a) Kredit
Page 12 OCR 0.852
Page 12 0784 Yang harus dipelaskan antara lain: (4) Penjelasan atas masing-masing jenis kredit yang diberikan) (2) Dasar penyajian atas kredit, (3) Ketujakan manajemen dan pelaksansan pengendalian risiko portofolio kredit: (4) Perlakuan akuntansi untuk kredit yang dibeli dari BPPN (jika ada): dan (S) Ketxjakan bank akan agunan kredit, b) Tagihan/Kewajiban Akseptasi Yang harus dijelaskan antara kain dasar penyajian ats tagihan/kewajiban akseptasi. €) Agunan yang Diambil Alih Yang harus dijelaskan antara tain: (1) Dasar penilaian dan penyajian, (2) Perlakuan akuntansi atas nilai resisasi plutang/pembrayaan yang dibenkan dengan saldo plutang/pembiayaan yang tidak dapat ditagih: dan (3) Perlakuan akuntansi atas keuntungan (kerugian) dari realisasi penjualan agunan, 9) | Khusus untuk Industri Pembiayaan x Piutang Pembiayaan Konsumen Yang harus dijelaskan antara lain: 8) Dasar penyajian piutang pembiayaan konsumen, dan b) Dasar penilaian aset jika perusahaan menarik kembali aset pembiayaan konsumen dari konsumennya. 10) | Anjak Piutang x Yang harus dijelaskan antara lain: a) Jenis transaksi anjak piutang (dengan recourse atau tanpa recourse), b) Penyapan transaksi anjak piutang, C) Perlakuan akuntansi atas perbedaan antara harga pengslihan dan jumlah bersih piutang dialihkan, dan d) Pertakuan terhadap kegagalan atas tagihan anjak piutang ditagihkan kembali ke kiten atau ditanggung oleh perusahaan).
Page 13 OCR 0.900
Page 13 of 84 11) sewa Yang harus dijelaskan antara lain: a) kebijakan penentuan suatu perjanjian mengandung suatu sewa: b) kebijakan penentuan suatu sewa merupakan sewa pembiayaan atau sewa operasi, dan Cc) kebijakan akuntansi apabila Perusahaan bertindak sebagai lessee dan/atau lessor. 12) Persediaan : yang harus dijelaskan antara lain mengenai kebijakan akuntansi yang digunakan dan rumusan biaya yang digunakan. Catatan 2) a) Khusus Industri Kehutanan HTI Dalam Pengembangan Yang harus dijelaskan antara lain: Beban-beban yang dikapitalisasi, antara lnin: kewajiban kepada negara, pemeliharaan sarana dan pra-sarana, HTI Siap Panen Yang harus dijelaskan antara lain: Biaya perolehan, mutasi pembebanan ke biaya produksi. b) Khusus Industri Perkebunan : Tanaman Perkebunan Yang harus dijelaskan antara lain: (1) Dasar klasifikasi untuk jenis tanaman sebagai persediaan, tanaman belum menghasilkan, atau tanaman telah menghasilkan: (2) Dasar penilaian dan pengukuran, (3) Kebijakan akuntansi reklasifikasi tanaman belum menghasilkan ke tanaman telah menghasilkan: (4) Metode penyusutan dan masa manfaat tanaman yang disusutkan: dan (5) Kebijakan akuntansi biaya penjarnan. €) Khusus Industri Peternakan Hewan Ternak Yang harus dijelaskan antara lain: (1) Hewan ternak telah menghasilkan : (a) Metode penilaian,
Page 14 OCR 0.876
Page 14 of 84 (b) Metode amortisasi (deplesi), dan (ce) Cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada, (2) Hewan temak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) : ta) Metode penilaian: dan (b) Perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk dapat berpindah menjadi hewan ternak telah menghasilkan, 13) Aset Tetap: Yang harus dijelaskan @ntara lain: a) pengakuan awal Aset Tetap: bj pengukuran setelah pengakuan awal Aset Tetap: C) pengelompokan Aset Tetap: d) metode penyusutan yang digunakan, €) kapitalisasi biaya yang terkait dengan Aset Tetap, f) estimasi umur manfaat dan tarif penyusutan: G) penghentian pengakuan, h) nilai residu, dan I) pernyataan bahwa manajemen telah mengkaji ulang atas estimasi umur ekonomis, metode penyusutan, dan nilai residu pada setiap akhir periode pelaporan. Catatan 2m 14) Investasi pada Entitas Asosiasi Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat investasi pada asosiasi, 15) Bagian partisipasi dalam Ventura Bersama Yang harus dgelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat bagian partisipasi dalam Ventura Bersama. Catatan 2k 16) Pola Kerjasama Yang harus dijelaskan antara lain: a) Kriteria dari bentuk kerjasama: b) Kebijakan akuntansi untuk setiap jenis aset dan liatxlitas yang timbul: dan C) Sistem pembagian hasil, jika ada,
Page 15 OCR 0.860
Page 15 of'84 17) | Aset Tak Berwujud x Catatan 2c Yang harus dijelaskan antara lain : 2) pengakuan awal Aset Takberwujud: b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Takberwujudj C) umur manfaat titak terbatas atau terbatas, dan apabila umur manfaat terbatas, diungkapkan tarif amortisasi yang digunakan dan umur manfaatnya, Gd) sumber terjadinya Aset Takberwujud: €) metode amortisasi yang digunakan: ?) penghentian pengakuan Aset Takberwujud: dan @) riset dan pengembangan (jika ada). 18) | Aset tidak lancar atau kelompok Lepasan yang dimiliki untuk dijual x Yang harus dijelaskan antara lam: a) kebijakan tentang peristiwa dan kondisi suatu aset tidak lancar diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual: dan b) pengukuran aset tidak tancar atau kelompok lepasan yang dimsliki untuk dijual. 19) Properti Investasi : x Yang harus dijelaskan antara lain: a) pengakuan awal Properti Investasi: b) pengukuran setelah pengakuan awal Properti Investasi, C) metode penyusutan yang digunakan, khusus untuk madei biaya, @) estimasi umur manfaat dan/atau tarif penyusutan untuk model tkaya: dan ja penghentian pengakuan Properti Investasi. 20) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi x Aset Minyak dan Gas Bumi Yang harus dijelaskan antara Win: 3) Dasar pengukuran yang digunakan untuk menentukan jumlah tercatat bruto, b) Kriteria kapitaksasi biaya, penurunan nilai (impeirment) dan penilaian kembali aset (revaluasi), Cc) Metode penyusutan dan arortisasi yang digunakan, Gd) Masa manfaat atau tarif penyusutan dan amortisasi yang digunakanj dan €) Pertanggungan Asuransi. 21) | Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan x Catatan 2p Yang harus dgelaskan antara lain: @) ketentuan peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan kemungkinan terjadinya
Page 16 OCR 0.855
Page 16 of84 b) kebijakan akuntansi pengakuan penurunan nila aset nonkeuangan dan pembalikannya, 22) | Khusus Industri Perbankan x Liabilitas Segera Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Iiatilitas segera. Simpanan Nasabah Yong harus dijelaskan antara lain: a) Penjelasan atas simpanan dan b) Dasar penyajian dari masing-masing kategori simpanan. Simpanan dari bank lain Yang harus dijelaskan antara lain: a) Penjelasan atas simpanan dari bank lain: dan b) Dasar penyajian simpanan dari bank lain. Surat Berharga yang Diterbitkan Yang harus dijelaskan antara lain: 8) Kriteria dan penis-jenis surat berharga yang diterbitkan: dan b) Perlakuan akuntansi atas premi atau diskonto. 23) Provisi x Catatan 29 Yang harus dijelaskan antara lain: a) kondisi provis yang harus diakul: dan b) dasar penentuan mai provisi. 2ay| Utang Repo x Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Utang Repo, metode pencatatan dan 'annya,
Page 17 OCR 0.890
Page 17 Of 84 25) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan. Yang harus dijelaskan Antara tin: a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH: b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan, €) Metode penyusutan prasarana PLH: dan @G) Tabel yang memuat penjelasan tentang: (1) Lokasi penambangan: (2) Saldo awal untuk masing-masing lokasi: (3) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan, dan (4) Saldo akhi untuk masing-nasing lokasi penambangan. 26) Khusus Industri Pertambangan Umum Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan Yang harus dijelaskan antara lain: a) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang masih berjalan dengan penjelasan mengenai jangka waktu kontrak untuk Area of Interest yang bersangkutan, b) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang sudah menemukan adanya Cadangan Terbukti dengan penjelasan bahwa amortisasinya baru akan Gilaksanakan pada saat dimulainya produksi: C) Dasar penentuan ditangguhkannya biaya pengembangan dan kapitalisasi teaya pekerjaan konstruksi dan prasarana, dan d) Metode arnortisasi dan penyusutan yang dipergunakan dengan penjelasan jangka waktu perijinan penambangan, taksiran umur ekononvs tambang dan dasar perhitungan amortisasi. Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan Yang barus dijelaskan antara tam: 2) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH) b) Metode amortisasi atas binya PLH yang ditangguhkan: dan C) Metode penyusutan prasarana PLH. Catatan 29
Page 18 OCR 0.876
Page 14 of 84 21 Pengakuan Pendapatan a) Yang barus dijelaskan antara lain: (4) kondisi dan metode pengakuan pendapatan serta dasar pengukuran yang digunakan berdasarkan jenis pendapatan yang ada: dan (2) dalam hal terdapat transaksi hubungan keagenan, kebijakan pengakuan pendapatan dan penjualan dari hubungan keagenan serta beban berkait, Catatan 2r b) Pengakuan pendapatan dan Beban dengan menggunakan metode persentase penyelesaian Yang harus dijelaskan antara lain metode yang diterapkan untuk merentukan tahap penyelesaian suatu kontrak, c) Khusus Industri Asuransi (L) Pengakuan pendapatan premi Penjelasan yang harus ditambahkan antara tain: la) Tarif yang digunakan dalam perhitungan prerni yang belum merupakan pendapatan (b) Kebijakan akuntansi untuk transaksi reasuransi prospektif dan retroaktif, dan (ce) Penyajian pendapatan premi dalam laporan laba nugi. (2) Beban Klaim Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain: (8) Kelompok betkan klaim dalam bentuk: klaim yang disetujui, klan dalam proses penyelesaian, klaim yang terjadi namun belum dilaporkan dan beban penyelesaian klaim, dan (b) Penyajian beban klaim dalam taporan laba rugi, Gd) Khusus Industri Real Estate Kapitalisasi dan metode alokasi biaya proyek pengembangan Real Estat Yang harus dijelaskan antara lain: (4) Unsur biaya yang kaprtalisasi ke proyek pengembangan Real Estat: (2) Unsur biaya yang dialokasikan sebagai beban proyek: (3) Penyisihan atas realisasi pendapatan pada masa mendatang lebih rendah dari nilai tercatat proyek: (4) Metode alokasi biaya yang telah dikapitalisasi ke setiap unit Real Estat: (5) naa yang direvisi dan direslokasi akibat perubahan mendasar pada estimasi kini: (6) Unsur biaya yang diakui sebagai beban pada saat terjadinya.
Page 19 OCR 0.876
Page 19 of 84 28) Program Loyalitas Pelangan Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan terkait program loyalitas pelanggan 29) Transksi dan Saldo dalam mata uang asing Yang harus dijelaskan antara lain: @) ketentuan dalam penjabaran transaksi dan saldo dalam mata uang asing: b) perlakuan akuntansi selisih kurs yang timbul dari penjabaran aset dan liabilitas moneter, dan C) referensi dan kurs yang digunakan untuk menjabarkan transaksi dan saldo dalam rata uBN9 ASING. 30) Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi Yang barus dijelaskan antara lain: @) Dasar penetapan Pihak-pihak berelasi, b) Pengungkapan Pitak-pihak berelasi dalam Laporan Keuangan) dan “Catatan 2d 31) Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi tentang metode penyajian dalam laporan keuangari. 32) Pajak Penghasilan Yang harus dijelaskan antara lain: @) dasar penentuan tarif pajak untuk mengukur pajak kini dan pajak tangguhan: b) ketentuan mengenai saling hapus: Cc) pengakuan dan pengukuran aset pajak tangguhanj dan d) metode yang digunakan dalam menilai aset (llabilitas) pajak tangguhan. 33) Imbalan Kerja Yang harus dijelaskan antara kain: @) jenis imbalan kerja yang diberikan kepada karyawan, b) deskripsi umum mengenai jenis program imbalan pascakerja yang diselenggarakan oleh Perusahaan: C) kebijakan akuntansi Perusahaan dalam mengakui keuntungan dan kerugian aktuarial: dan d) pengakuan keuntungan dan kerugian untuk curtaiment dan penyelesaian. Catatan 20 Catatan 2t
Page 20 OCR 0.882
Page 20 of 84 Saham Treasuri Yang harus dijelaskan antara lain metode pengakuan dan pengukuran atas pembelian, penjualan, atau pembatalan saham treasuri. 35) Pembayaran Berbasis Saham Yang barus dijelaskan antara tainketijakan akuntansi untuk transaksi pembayaran berbasis saham yang diselesaikan melalui Instrumen ekuitas dan/atau diselesaikan melalui Kas, termasuk pengukurannya. 36) Kuasi-Reorganisasi Yang harus dijelaskan antara lain: @) Dasar dilakukannya kuasi-reorganisasi: b) Dasar penentuan nilai wajar Aset dan Latlitas: dan C) Perlakuan akuntansi untuk sefisih hasil revaluasi Aset dan Latwfitas. Catatan: Berlaku untuk kuasi reorganisasi sebelum 1 Januar! 2013. 37) Biaya Pinjaman Yang harus dijelaskan antara lainkondisi yang mengharuskan biaya pinjaman Gikapitalsasikan sebagai bagian dari biaya perolehan aset kualifikasian. 38) Segmen Operasi Yang harus dijelaskan antara lain dasar yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasikan Segmen Operasi, 39) Laba (Rugi) per saham Yang harus dijelaskan antara lain dasar perhitungan laba (rugi) per saham dasar dan laba (rugi) per saharn dilusian, Catatan 2v
Page 21 OCR 0.882
Page 21 of #4 Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan ( Aset 1) | Kas dan Setara Kas Yang harus diungkapkan antara krim: a) unsur Kas dan Setara Kas pada pihak berelasi dan pihak ketiga, x Catatan 4 b) riocian jundah penempatan di bank berdasarkan nama bank serta jenis mata uang x Catatan 4 asing: €) kisaran suku bunga kontraktual dari Setara Kas selama periode pelaporan dan x Catatan 4 d) jumlah saldo Kas dan Setara Kas yang signifikan yang tidak dapat digunakan oleh x Catatan 16 kelompok usaha disertai pendapat manajemen, Yang harus diungkapkan adatah rincian jumlah kas berdasarkan jenis mata uang. Ta b) Giro pada Bank Indonesia x Yang harus diungkapkan antara lain: (4) Rincian jumlah Giro pada Bank Indonesia berdasarkan jenis mata uang (nilai dalam mata uang original): dan (2) Ketentuan Giro Wajib Minimum (GWM) menurut Bt dan posisi GWM bank pada saat periode pelaporan. Cc) Giro pada Bank Lain x Yang harus diungkapkan antara lain: Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan jenis mata uang: (1) Jumlah penyisihan penurunan nilai: (2) Perubahan penyisihan selama periode berjalan untuk masing-masing giro: (3) Rindan jumlah Giro pada Bank Lam berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan istirnewa den pihak ketiga (4) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan
Page 22 OCR 0.857
Page 22 084 (5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai, @) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian jumlah penempatan berdasarkan jenis dan mata uang) (2) Rincian penempatan berdasarkan yang mengalami penurunan nilai (impasred) dan tidak mengalami penurunan nilai (umimpaired), 13) Jangka waktu (rata-rata atau per kelompok): (4) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama penode berjalan, (5) Rincian jurnlah penempatan berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan Istimewa dan pihak ketiga: (6) Tingkat suku bunga rata-rata per tahunj » Jumlah dana yang diblokir dan alasannya: (8) Jumlah dana yang tidak dapat dicairkan pada bank bermasalan, bank beku Operasi atau likuidasi termasuk tingkat kemungkinan diterimanya kembali dana tersebut berdasarkan informasi dari otoritas yang berwenang, dan (9) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan perurunan nilai. 3) Piutang Usaha Yang harus diungkapkan antara lain: a) jumlah piutang yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi, b) jumlah piutang menurut debitur, C) Jumlah piutang menurut mata vang, d) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan ndaij 6) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan sila secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang: O) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan atau keyakinan manajemen tas ketertagihan piutang apabila tidak dibentuk cadangan: 9) piutang yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkanj h) jumlah diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif: dan 1) informasi keterlibatan berkelanjutan atas piutang yang ditransfer, meliputi: (4) jumlah yang ditransfer, beban bunga, retensi, jatuh tempo, dan ikatan penting lain yang diatur dalam perjanjian: dan (2) jaminan yang diberikan (bila ada). Catatan 5 Catatan 5 Catatan 5 Catatan 5 Catatan 5 Catatan 5
Page 23 OCR 0.814
Paye 23 of 84 ) Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain: (1) Jumlah piutang berdasarkan tertanggung dan asuradurj (2) Jumlah piutang berdasarkan jenis asuransi, dan (3) Jumlah piutang prerni yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. NS mama hana Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain: (1) Jumlah berdasarkan ko-asuradurj (2) Jumlah menurut jenis asuransi, dan (3) Jumlah piutang koasuransi yang diperkenankan dalam pertutungan solvabilitas, 5) Cc) Plutang Reasuransi Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: (1) Jumlah mutang berdasarkan reasuradur, (2) Jumlah piutang atau utang reasuransi yang disalinghapuskanj dan po (3) Jumlah pi piutang reasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. d) Piutang Hasil Investasi Sa Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: (1) Pemisahan antara piutang kepada pihak berelasi dan pihak ketiga: (2) Jumlah piutang menurut jenis investasi: (3) Jumlah piutang menurut mata uang: dan | khusus Industri Pembiayaan a) Piutang Pembiayaan Konsumen Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Jumlah peutang menurut dan jenis obyek pembiayaan (contoh: kendaraan bermotor, elektronik, numah, dari tain-tain): (2) Rincian umur dari angsuran pembiyaan konsumen, (3) Bagian pinjaman yang dibiayai bank-bank sehubungan dengan transaksi kerja
Page 24 OCR 0.861
Page 24 of 84 (4) sama pembiayaan bersama, penunjukan seiaku pengelola piutang, penerusan pinjaman dan pengambilalihan piutang apabila perusahaan membagi nsiko tdak tertagihnya piutang tersebut dengan bank-bank dalam rangka transaksi di atas, (5S) Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakui: (6) Nilai dan jenis jamunan yang diserahkan oleh pelanggan atas piutang pembiayaan konsumen yang dibenkan berdasarkan objek pembiayaan, (7) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan (B) Piutang pembiayaan konsumen yang dialihkan dan atau digunakan sebagai Jaminan atas utang. v) Tagihan Anjak Piutang Yang harus diungkapkan antara lain: (4) Jumlah tagihan anjak piutang tanpa recourse dan dengan recourse, beserta Jumlah utang retensi anjak piutang dan pendapatan anjak piutang (tanpa recourse) serta pendapatan anjak piutang tangguhan (dengan recourse): dan (2) Pengungkapan mengenal tingkat bunga, jatuh tempo dan jumlah piutang yang diperoleh serta ikatan penting yang diatur dalam perjanjian anjak piutang, Piutang Sewa Pembiayaan Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, (2) rekonsiliasi antara investasi sewa bruto dan nilai kiri piutang pembayaran sewa mevimum pada akhir periode pelaporan. Di samping itu, lessor mengungkapkan investasi sewa bruto dan nilai kini peutang pembayaran sewa mumimum pada akhir periode pelaporan, untuk setiap penode berikut: la) kurang dari satu tahun (D0) lebih dari satu tahun sampai lima tahun (6) lebih dari lima tahun (9) pendapatan keuangan yang belum diterima, (4) mtai residu yang tidak dijamin yang diakru sebagai manfaat lessor) (5) akumulasi penyisihan piutang tidak tertagih atas pembayaran sewa minimum: (6) rental kantinjen yang diakui sebagai pendapatan dalam periode, dan (7) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor yang material,
Page 25 OCR 0.868
Page 25 of 84 d) Piutang Sewa Operasi Yang harus diungkapkan antara lain: (1) jumlah agregat pernbayaran sewa minimum masa depan dalam sewa operasi yang tidak dapat dibatalkan untuk setiap periode berikut, (Ka) kurang dari satu tahun (D) lebih dari satu tahun sampai lima tahun (c) lebih dari lima tahun (2) total rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan pada periode, dan (3) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor. 8) Piutang Retensi Yang harus diungkapkan antara lain: a) Jumlah piutang dari masing-rnasing kontrak konstruksi: dan b) Pendapat manajemen akan kemungkinan tertagihnya piutang retensi. » Tagihan Bruto kepada Pelanggan Yang harus diungkapkan dalam pos iri antara lain tagihan bruto dari setiap kontrak konstruksi. Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu : a) biaya kontrak yang terjadi, b) laba yang diakui: GC) kerugian yang terjadi: dan d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin). 8) Piutang Reverse Repo Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang ditransaksikan) b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek, Cc) Nama pihak/counterparty: d) Lokasi Etek jaminan, €) Tingkat bunga piutang reverse repo:
Page 26 OCR 0.892
Page 16 of 84 » Cadangan kerugian penurunan nilai (Jika ada): dan 9) Mutasi cadangan kerugian penurunan nilat (jika ada). » Agunan Yang Diambil Alih Yang harus diungkapkan antara lain: a) Nilai realisasi bersih pada saat diambilalih: b) Selisih antara nilai realisasi bersih atas agunan yang diambikalih dengan saldo piutang yang tidak tertagih, dan C) Laba atau rugi yang timbul, termasuk biaya-biaya yang timbul setelah pengambilalihan agunan tersebut. 10) Piutang Dividen dan Bunga Yang harus diungkapkan antara lain rancian jenis dan jumlah taginan dividen, bunga, dan dendakepada pihak lain. 11) | Piutang Lain-Lain x Catatan 6 Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian jenis dan jumlah piutang, x Catatan 6 b) Jurntah Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN), dan x Catatan 6 Cc) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan. x Catatan 6 12) | Aset Keuangan Lainnya Pengungkapan ini telah diterapkan untuk aset keuangan lainnya yang bersifat lancar maupun tidak lancar, a) Pengelompokkan aset keuangan lainnya sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak x Catatan 10 ketga dan pihak berelasi, b) Yang harus diungkapkan antara lain: (4) nilai tercatat aset keuangan untuk setiap kelompok dan rincian investasinya: x Catatan 10 (2) laba atau rugi neto pada setiap kelompok aset kewangan berdasarkan klasifikasi, x Catatan 10 baik yang disajikan pada pos pendapatan komprehensif lainnya maupun yang diakul sebagai laba atau rugi periode berjalan: (3) total pendapatan bunga yang dihitung menggunakan metode suku bunga efektif untuk aset keuangan selain yang diukur pada rWai wajar melalui laba rugi, (4) biaya perolehan termasuk jumlah premium dan diskonto yang belum diarnortisasi, untuk Etek dirniliki hingga jatuh tempo: (5) peringkat Efek utang berikut nama pemeringkat (jika ada).
Page 27 OCR 0.858
Paye 27 of 84 (6) uraian tentang alasan diambilnya keputusan menjual untuk aset keuangan yang diklasifikasikan dimiliki hingga jatuh tempo: (7) jika terdapat reklasifikasi aset keuangan, maka wajib diungkapkan: (a) jumlah yang direklasifikasi ke dan dari setiap kategori: (b) alasan reklasifikasi, dan (c) sisa investasi dalam kelompok dimiliki hingga jatuh termpo yang tetah direkiasifikasi dalam kelompok tersedia untuk dijual, (aj jumiah tercatat aset keuangan yang dijamunkan sebagai agunan untuk Liabiktas atau llabilitas kontinjensi serta syarat dan kondisi yang terkait dengan penjaminan (9) jumlah penurunan nilai atas aset keuangan (jika ada), termasuk mutasinya, Gipisahkan antara aset keuangan yang mengalami penurunan nilai dan aset keuangan yang tidak mengalami penurunan nilai, serta dipisahkan antara penurunan nilai yang dititung secara kolektif dan individual, termasuk beban penurunan mlai yang diakul dalam laba rugi: dan (10) jumlah amortisasi keuntungan (kerugian) yang belurn direslisasi atas Investasi yang tersedia untuk dijual yang direklasifikasi menjadi dimiliki hingga jatuh tempo, x 13) Khusus Deposito Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: a) nama bank, dipisahkan antara pihak kebga dan pihak berelasi: b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan: €) jenis dan jumlah deposito dalam mata uang asing: dan d) hal-hal tan yang dapat mempengaruti kualitas pencairan deposito tersebut, 1a) Khusus Investasi pada Sukuk Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: a) rincian Sukuk berdasarkan nama penerbit dan akad syariah, b) tujuan modei usaha yang digunakan: €) jumlah investasi yang direklasifikasikan, jika ada, dan penyebabnya: dari d) Nilai Wajar untuk investasi yang diukur pada biaya perolehan.
Page 28 OCR 0.874
Pave 28 of 84 15) Khusus Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: @) Rincian jumlah norninal dan nilai pasar efek berdasarkan jenis, b) Tanggai jatuh tempo dan frekuensi pembayaran bunga, C) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun) dan 8) Informasi penting lainnya, 16) Khusus Unit Penyertaan Reksadana Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: Catatan 10 a) Rincian unit penyertaan reksadana dan Nilai Aset Bersih: dan b) laba atau rugi neto berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pos pendapatan komprehensif fainnya maupun yang diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan 17) Khusus Wesel Tagih Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain, pihak penerbit, kisaran tingkat bunga, Jatuh tempo, Jenis rata uang, dan uraian tentang sifat dan asal terjadinya (dari transaksi usaha atau lamnya) 18) 19) Khusus Industri Asuransi Tambahan pengungkapan mengenai aset-aset yang menjadi dana jaminan. Pinjaman Polis Yang harus diungkapkan antaralain rincian berdasarkan: a) Saldo pinjaman poks menurut jenis mata uang, b) Tingkat suku bunga. 20) Khusus Industri Perbankan Yang harus diungkapkan antara lain: 3) Rincian jurnlah kredit berdasarkan penis, mata uang, sektor ekonomi dan jangka waktu serta kolektibilitas: b) Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai dan mutasi selama penode berjalan: d Rincian junvah kredit berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: da Rasio kredit usaha kecil terhadap jumlah kredit yang diberikan, e) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:
Page 29 OCR 0.852
Page 29 of 84 9) n) Uu) Rincan kredit bermasalah berdasarkan sektor dan jumlah cadangan penghapusan menurut ketentuan Bank Indonesia, Rasio kredit bermasalah terhadap jumlah Aset keuangan den rasio jumlah cadangan kerugian penuniman nilai Aset keuangan yang telah dibentuk terhadap jumlah minimum cadangankerugian penurunan nilai Aset keuangan sesuai ketentuan Bank Indoresiaj Jumlah kredit yang direstrukturisasi berdasarkan jenis dan kolektibilitas, Jumlah dan persentase bagian bank atas kredit sindikasi baik selaku pimpinan, agen, atau anggota sindikasi, ” x) " Ikhtisar pembelian kredit dari BPPN berdasarkan periode pembelian, jika ada) Pendapat manajemen akan ketaatan bank terhadap Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK) yang ditetapkan oleh Bank Indonesia, Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai. Tagihan dan Liabilitas Akseptasi Yang harus diungkapkan antara lain: 9 b) 3) ) Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak, mata uang, dan jatuh ternpoj Untuk tagihan akseptasi diungkapkan kolektibilitas, jumlah cadangan penghapusan dan mutasi selama periode berjalan: Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: Pendapat manajemen skan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nila tagihan akseptasi Persediaan a) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) total jumlah tercatat persediaan dan Jumlah nilai tercatat menurut klasifikasi yang sesuai bagi Perusahaan (2) jumlah tercatat persediaan yang dicatat dengan Nilai Wajar dikurangi biaya untuk menjual, (3) jumlah persediaan yang diakul sebagai beban selama periode berjalan (9) jumlah setiap penurunan nilai yang diakui sebagai pengurang jumlah persediaan yang diakui sebagai beban dalam periode berjalan: (5) jumlah dari setiap pemulihan dari setiap penurunan mviai yang diakui sebagai pengurang jumlah persediaan yang diakui sebagai beban dalam penode berjal Catatan 7 Catatan 7 Catatan 7
Page 30 OCR 0.850
Page 8 ot 84 (6) kondisi atau peristiwa penyebab terjadinya pemulihan nilai persediaan yang diturunkan: (7) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk persediaan yang memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka dungkapkan: (U) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalsasi selama periode berjalan, dan (ti) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikapitalisasi. (8) persediaan yang dijarinkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan, dan (9) jenis dan nilai persediaan yang diasuransikan, hilal pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabda tidak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya. b) Khusus Industri Perhotelan Tambahan pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikas yang harus diungkapkan antara lain: (4) Makanan dan minuman, (2) Perlengkapan) dan (3) Barang Dagangan. ta Tambahan pengungkapan antara tain: da) (1) Pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klassfikasi: (2) Tanah Matang: (b) Unit Bangunan: dan (Cc) Unit Bangunan dalam Penyelesaian. (2) Jumlah biaya perolehan aset Real Estat yang pengikatan jual belinya telah berlaku namun penjualannya belum diakui, termasuk jumlah utang terkait yang akan dialihkan, bila ada. Tanah untuk Pengembangan Tambahan pengungkapan antara lain: (1) Lokasi, luas tanah, proses perizinan, (2) Jumlah busya bunga dan rugi kurs yang dikapitalisasi ke tanah untuk pengembangan: dan
Page 31 OCR 0.865
Page 31 of 84 (3) Proporsi tanah yang dijadikan jaminan utang. @ Khusus Industri Media Tambahan pengungkapan antara lain: (1) Materi program : lokal, ampor (media televisi), (2) Buku, kertas koran, barang pra cetak (media cetak): (3) Barang promosi dan barter (media cetak): dan (4) Bahan persediaan lain yang sesusi dengan industrinya. Khusus Industri Rumah Sakit Tambahan pengungkapan antara lain: (1) Obat-obatan: (2) Perlengkapan medis (disposable): dan (3) Persediaan lainnya a) Khusus Industri Peternakan (Lt) Pengungkapan jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi tertentu, seperti hewan ternak menjadi: (a) Hewan Ternak Tersedia untuk Dijual: dan tb) Hewan Temak dalam Pertumbuhan, (2) Hewan Ternak Produksi - Berumur Pendek Yang harus diungkapkan antara lain: (a) Total jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi hewan tennak telah menghasilkan dan hewan ternak belum menghasilkan, (b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling tidak 2 tahun terakhir (c) Nilai armortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan, (d) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan atau penghapusan persediaan yang mati atau hilang: (e) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang ditutup:
Page 32 OCR 0.866
Page 32 0184 (D) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian atau metode penghapusan langsung: (9) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai pertanggungan asuransi: dan (h) Nai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan. 23) Pajak Dibayar Di muka Catatan 9 Yang harus diungkapkan antara lain: @) ringan menurut jenis dan jumlah masing-masing pajaknya, dan Catatan 9 b) uraian mengenai jumlah restitusi pajak yang diajukan dan statusnya. 24) Biaya Dibayar Dimuka Yang harus diungkapkan antara lain rinoan menurut jenis dan jumlah, 25) Aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang Dimiliki untuk Dijual Yang harus diungkapkanantara lain: (1) uraian dari aset yang demiiki untuk dijual atau kelompok lepasan: (2) uratan fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan yang diharapkan, serta cara dan waktu pelepasan (3) kerugian penurunan nilai atau keuntungan pemulihan penurunan nilai: (2) dalarn hal aset yang dimiliki untuk dijual belum dapat direalisasikan dalam satu tahun, diungkapkan peristiwa atau keadaan yang dapat memperpanjang periode penyelesaian penjualan menjadi lebih dari satu tahun, (5) dalam hal dapat diterapkan, segmen yang dilaporkan dari aset yang dimiliki untuk dijual dan kelompok lepasan disajikan sesuai dengan SAK yang bertakuj dan (6) dalam hal aset yang diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasan dihentikan pengklasifikasiannya, diungkapkan: Ca) nilai dari aset tersebut, yaitu nike yang lebih rendah antara: | Jumiah tercatat aset tersebut sebelum aset atau kelompok lepasan diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual, disesuaikan dengan penyusutan, amortisasi atau penilaian kembali yang telah diakui apatxla aset atau kelompok lepasan tersebut tidak diklasifikasikan sebagai dimitiki untuk dijual: dan W Jurntah terpulihkan pada saat tanggal keputusan untuk tidak menjual: (b) uraian fakta dan keadaan yang mengarah kepada keputusan tersebut, dan (Cc) dampaknya terhadap hasil operasi untuk periode tersebut dan periode sajian sebetumnya,
Page 33 OCR 0.851
Ip 221 Page 33 of 84 26) Piutang Pihak Berelasi Non-Usaha Yang barus diungkapkan antara lain : a) rincian jenis, nama pihak berelasi, dan jumlah piutang: b) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugumpenurunan nilai serta penjelasan terjadinya piutang pihak berelasi tersebut: C) Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang: Gd) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai: dan €) dalam bal petang berelasi non usaha disajikan dalam aset kancar, bal tersebut harus (buktikan serta diungkapkan alasannya, 271) Investasi pada Entitas Asosiasi Yang harusdiungkapkan antara lain: @) nama entitas asosiasi, b) persentase kepemilikan dan penjelasan adanya pengaruh sigsifikan, beserta alasannya) €) Wilaitercatat dan Nilai Wajar investasi dalam entitas asosiasi yang kuotasi harganya tersedia, d) nagkasan informasi keuangan entitas asosiasi termasuk jumlah agregat Aset, Liabilitas, pendapatan, dan laba atau rugi, €) alasan tidak adanya pengaruh signifikan walaupun Perusahaan memiliki lebih dan 2096 (dua puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial nvestee secara langsung atau tidak langsung, Oaktur penode pelaporan dari laporan kewangan entitas asosiasi, ketika laporan keuangan tersebut digunakan dalam menerapkan metode ekuitas dan tanggal atau periode yang berbeda dengan Perusahaan, dan alasan rrenggunakan tanggal atau periode yang berbedaz Ga) sifat dan tingkatan setiap pembatasan signifikan atas kemampuan entitas asosiasi untuk mentransfer dana kepada Perusahaan) h) bagian rugi entitas asosiasi yang tidak diakui dan alasannya, apatxla Perusahaan menghentikan pengakuan bagiannya atas rugi entitas asosiasi, baik untuk periode terjadinya kerugian tersebut maupun secara kumulatif, I bagian atas Ilabilitas kontinjensi entitas asosiasi yang terjadi bersama-sama dengan Investor lain: Hp Nabilitas kontinjensi yang terjadi karena investor berkewajiban bersarna-sarna untuk sernua atau sebagian Liabslitas entitas asosiasi: dan k) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi, secara Individual atau dalam kelompok, yang tidak dicatat dengan menggunakan metode ekuitas termasuk total Aset, total Liatnlitas, Pendapatan, dan laba atau rugi.
Page 34 OCR 0.875
Page 34 of 84 28) Khusus Industri Konstruksi Jaminan Yang harus diungkapkan antara lain rincian jaminan yang diberikan dan jumlah jaminan tersebut serta kontrak konstruksi yang mensyaratkan adanya kwminan tersebut. 29) Khusus Industri Kehutanan HTI dan HTI dalam pengembangan Berupabiaya yang ditangguhkan dalam pelaksanaon pembangunan HTI, yang disajikan sebagai berikut: a) Saldo awal: b) Penyisihan periode berjalan: C) Reslisasi yang dilakukan selama periode berjalan, dan d) Sakdo akhir. 30) Khusus Industri Jalan Tol Hak Bagi Hasil Tol Investor tanpa kuasa hak penyelenggaraan harus mengungkapkan hal-tial berikut: (2) Dasar pengukuran hak bagi hasil tol: (b) Masa hak bagi hasil tol dan amortisasinya, (c) Perubahan hak bagi hasil tol selama periode berjalan: dan 31) (d) Reklasifikasi proyek kerjasama operasi dalam pelaksanaan ke hak bagi hasil tol. Yang harus diungkapkan antara lain: a) Untuk tanarnan telah menghasilkan (1) Rincian nilai tercatat dan akurnulasi penyusutan menurut jenis tanaman) (2) Rekonsiliasi nilai tercatat awal tahun dan akhir tahun tanarnan untuk setiap kelompok selama paling sedikit 2 tahun terakhir: (3) Status tanah yang digunakan untuk menanam, (8) Nilai tanaman telah menghasilkan berdasarkan area/lokasi penanamang (5) Perbandingan saldo tanaman belum menghasilkan selama paling sedikit 2 tahun: dan (6) Tanaman yang dijaminkan, b) Untuk tanaman belum menghasilkan (1) Mutasi tanaman belum menghasilkan sebagai berikut : (2) Saldo awal
Page 35 OCR 0.818
Page 35 of Hd |. Tambahan tahun berjalan IL Biaya langsung (b) Perbiysibengased tam tan saint Kosta dhani Bush elsa luar biasa IL Pengurangan tahun berjalan IL Jumlah yang direklasitikasi ke tanaman telah menghasilkan (c) Pengurangan lainnya (9) Saldo akhir, (2) Wiai tanarrian dalarn Perkebunan Inti Rakyat / Perkebunan Inti Ptasma yang menjadi mdik perusahaan (inti) dan tanaman yang bukan milik perusahaan (perkebunan rakyat/perkebunan plasma): dan (3) Cadangan kerugian yang mungkin timbul pada plasma. 32) Khusus Industri Peternakan Hewan Tarnak Produksi — Berumur Panjang Yang harus diungkapkan antara lain: &) Pengelompokan hewan temak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) dan hewan ternak telah menghasilkan: b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling tidak 2 tahun terakhir, C) Nilai amortisasi (deplesi) atas Iewan ternak telah menghasilkan, d) Nilai hewan temak tiap kelompok berdasarkan lokasi/area peternakan: @) Kondisi hewan ternak, Persentase kernatian selama tiga tahun berakhur, g) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang Gitutup: h) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian atau metode penghopusan langsung: 1) Nilai cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, Jika ada, jh Pendapat manajemen atas kecukupan nilai cadangan kematian, jika ada, dan K) Nilai hewan ternak yamg dijarminkan dan nama pihak yang menerima jaminan, 33) Properti Investasi a) Yangharusdiungkapkan antara lain: (1) model pengukuran setelah pengakuan awal yang digunakan, model Nilai Wajar atau model biaya, (2) metode dan asumsi signifikan yang diterapkan dalam menentukan Nilai Wajar dari Properti Investasi,
Page 36 OCR 0.854
Page 36 or 4 b) 4 13) (4) (5) (6) » aon bahwa penentuan Nilai Wajar didukung oleh bukti pasar atau Jebeh banyak berdasarkan faktor lain karena sifat properti tersebut dan keterbatasan data pasar yang dapat diperbandingkan, narna Penilai, tanggal penilaian, dan tanggal laporan penilalan terakhir jumlah yang diakui dalam laba rugi untuk: (2) penghasilan sewa dari Properti Investasi: (b) beban operasi langsung yang terjadi baik dari Properti Investasi yang menghasilkan maupun yang tidak menghasilkan penghasilan sewa Gie. periode tersebut: dan (2) perubahan kumulatif dalam Nilai Wajar yang diakui dalam laba rugi atas lan Properti Investasi dari sekelarnpok aset yang menggunakan biaya ke kelompok aset yang menggunakan model Nilai Wajar, keberadaan dan jumlah pembatasan atas realisasi dari Properti Investasi atau pembayaran penghasilan dan hasil pelepasan: dan kewajiban kontraktual untuk membeli, membangun atau mengei Properti Investasi atau untuk perbaikan, perveliharaan atau peningkatan. Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model Nilai Wajar, selain pengunaan sebogasmana dimaksud dalam hurut (3) ditambahkan pengungkapan antara lain: d) (2) rekonsiliasi antara jumlah tercatat Properti Investasi pada awal dan akhir penode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi: shat suatu penilaian terhadap Properti Investasi disesuaikan secara sigiifikan untuk tujuan pelaporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan rekonsiliasi antara penilaian tersebut dan penilaian yang telah disesuaikan yang dilaporkan dalam laporan keuangan, dengan menunjukkan secara terpisah: la) jumlah agregat dari pengakuan kewajiban sewa yang telah ditambahkan kembali, dan (b) penyesuaian signifikan lain, Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model biaya, sekain pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam buruf a) ditambahkan pengungkapan antara lain: ta) (2) (3) (4) (5) (6) “mur manfaat, rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Properti Investasi pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan rektasifikasij jumlah penyusutan untuk rnasing-masing penode penyajian dan alokasi beban penyusutan, jumlah rugi penurunan nilai yang diakui, dan jumlah pemulihan rugi penurunan "Wai, selama satu periode sesual SAK yang berlaku, transfer ke dan dari persediaan dan properti yang digunakan sendiri, dan Ndai Wajar Properti Investasi.
Page 37 OCR 0.840
Page 37 org4 3 Khusus untuk Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan, Yang harus diungkapkan antara lain: (4) rincian Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan, (2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak: (3) estimasi saat penyelesalan, (4) hambatan kelanjutan penyelesaian (5) jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan, dan (6) dalam hal terdapat kapitaNsasi biaya pinjaman untuk properti investasi yang memenuti kritena aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan: (a) jurnlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama penode berjalan: dan (b) tasif elaapl yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikapitalksasi. 34) Aset Tetap Yang harus diungkapkan antara lain: a) b) ta) @) 3) n 3 setiap kelompok Aset Tetap wajib diungkapkan secara terpisah berdasarkan kepemilikan aset yaitu aset pemilikan langsung dan/atsu aset sewa pembiayaan, rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Aset Tetap pada awal dan akhir perode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi: jumlah Tebu untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban penyusutan: rugi penurunan" Was dan jumlah yang dijurnal balik yang diakui dalam taba rugi dan ekuitas (jika adal jumlah boru kontraktual dalam perolehan Aset Tetap: jumlah kompensasi dari pihak ketiga untuk Aset Tetap yang mengalami penurunan rita, hilang, atau dihentikan yang dimasukkan dalam laba rugi, apabila tidak diungkapkan secara terpisah pada laporan laba rugi komprehensif, Dalam hal Aset Tetap disajikan pada jurnlah revalussian, yang harus diungkapkan: (X) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian), (2) tanggal efektif persetujuan dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) apabila Aset Tetap untuk perhitungan pajak menggunakan jumlah revaluaskanj (3) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir: (4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar aset, (5) tumlah tercatat untuk setiap Aset Tetap seandainya aset tersebut dicatat dengan model saya: dan (6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan prubahan selama perlode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para pemegang saham, x Xx xx xXx
Page 38 OCR 0.870
Page 38 of 84 R) Khusus untuk Aset Tetap dalam proses pembangunan, yang harus diungkapkan antara lairi: (t) rincian Aset Tetap yang sedang dalam pembangunan: (2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak: (3) estimasi saat penyelesaian, (4) hambatan kelanjutan penyelesaian (jika ada), (S5) jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat aset tetap dalam pembangunan: dan (6) dalam hal terdapat kapitaksasi binya pinjarnan untuk aset yang memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan: Ca) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan) dan (b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang Isyak dikapitalisasi, W Pengungkapan lainnya antara lain) (ai) jumiah tercatat Aset Tetap yang tidak dipakai sementara: (2hjumlah tercatat bruto dari setiap Aset Tetap yang telah disusutkan penuh dar masih digunakan, (3hiumlah tercatat Aset Tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif dan tidak diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual: (@)dalam hal model biaya digunakan, Nilai Wajar Aset Tetap apabila berbeda secara material dari jurnlah tercatat: (S) rilai buku, hasil penjuatan neto, keuntungan (kerugian) dari Aset Tetap yang Gihentikan pengakuannya) (6) dalam hal terdapat Aset Tetap yang berasal dari hibah, agar diungkapkan jenis Aset, nilai tercatat, dan tanggal perolehan, (7) perubahan estirnasi masa guna dan/atau metode penyusutan rnenurut $snis Aset Tetap: (8) Kondisi atau peristiwa yang menyebabkan terjadinya penurunan rilai atau pemulihan penurunan nilai, (9) Jumlah aset tetap yang dijadikan jarninan, nama pihak yang menerima jaminan dan alasan penjaminan: dan (10) Jenis dan nilai aset tetap yang diasuransikan, nilat pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup, serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan agar diungkapkan alasannya, Catatan 12 Catatan 12 Catatan 12 35) Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi Aset Minyak dan Gas Bumi
Page 39 OCR 0.866
Page 39 of 84 (khusus untuk perusahaan yang memliki kegiatan hulu minyak dani g8s bunw) Yang harus diungkapkan antara lain: (t) Rinoan aset menurut jenisnya, seperti: operated acreage, unoperated acreage, Sumur dan peralatan serta fasilitas yang berhubungan, peralatan kantor, kendaraan, sumur dan peralatan serta fasilitas dalam pengerjaan: (2) Tabel yang memuat penjelasan tentang : (a) Lokasi penambangan, (b) Saido awal untuk masing-masing lokasi: (c) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambanganj dan (d) Saido akhir untuk masing-masing lokesi penambangan (3) Dalam hal sakso aset Minyak dan Gas Buni tersebut mengandung hak tagih kepada Regulator terkait, perlu penjelasan kolektabilitas tagihan tersebut dalarn bentuk tabel analisa umur tagihan, 36) Aset Tak Berwujud Yang harus diungkapkan untuk setiap jenis Aset Takberwujud antara Iin: a) jumlah tercatat bruto dan akurnukssi amortisasi, b) alokasi jumlah arnortisasi Aset Takberwujud ke dalam pes laporan laba rugi komprenensit: C) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi Aset Takberwujud awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan @) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria aset kuakfikasian, maka harus diungkapkan: (1) jumlah biaya penjaman yang dikapitalsasi selama periode berjalan: dan (2) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jurnlah biaya penjamnan yang layak dikapitalisasi: @) jumlah tercatat Aset dan faktor signifikan yang mendukung penentuan dan penilaiannya untuk Aset Takberwujud yang dindai dengan umur manfaat tidak terbatas, f) penjelasan atas jumlah tercatat dan sisa periode amortisasi dari setiap Aset Takberwujud yang material terhadap laporan keuangan Perusahaan, 4) Aset Takberwujud yang diperoleh melalui Hibah Pemerintah dan awalnya diakul pada Wilai Wajar sesuai SAK yang berlaku, diungkapkan: (1) Nitai Wajar pada pengakuan awal atas aset-aset tersebut: (2) jumlah tercatatnyaj dan (3) Aset tersebut diukur setelah pengakuan awal dengan model biaya atau model revaluasi: hn) keberadaan dan jumlah tercatat Aset Takberwujud yang kepemilikannya dibatasi dan jumlah tercatat Aset Takberwujud yang menjadi jaminan untuk Liabiltas, Catatan 15 Catatan 15 Catatan 15
Page 40 OCR 0.858
Page 40 of 84 » » Mai komitmen kontraktual untuk akuisisi Aset Takberwujud: Aset Tekberwujud disajikan pada jumlah revaluasian, diungkapkan: (1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian), (2) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir (3) jumilahi tercatat Aset Takberwujud yang direvaluasi: (4) metode dan asurnsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Ndoi Wajar aset (5) jumlah tercatat untuk setiap Aset Takberwujud seandainya Aset tersebut dicatat dengan model biaya: dan (G) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan selama periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para pemegang saham, 37) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi dan Pertambangan umum 3) Biaya Pengelolaan dan Reklamazi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan Uabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan Yang harus diungkapkan antara lain tabel yang memuat penjelasan tentang : (1) Saldo awal, (2) Penambahan dan pengurangan: (3) Saldo akhir, Catatan 22 b) Aset Eksplorasi dan Evaluasi Yang harus diungkapkenantara lain: (1) rincian biaya perolehan aset eksplorasi dan evaluasi per area Of interest yang mencakup saldo awal, penambahan dan pengurangan, dan saido akhir, dan (2) Jumlah aset, Iabilitas, penghasilan dan beban, arus kas operasi, dan arus kas Investasi yang timbul dari eksplorasi dan evaluasi pertambangan, Catatan 13 d Bagian dari Biaya Eksplorasi Tangguhan: pengupasan tanah tambang. Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Ketujakan akuntansi sehubungan dengan: (a) Metode peribebanan biaya pengupasan tanah, dan (D) Metode pertitungan Rasio Rata-Rata Tanah Penutup, (2) Jumlah Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan yang terdin dari (1) biaya pengupesan awal, (2) bisnya pengupasan lanjutan dengan penjelasan mengenai perbedaan antara rasso aktual tanah menutup terhadap rasio rata-ratanya, (3) Perubahan atas Rasio Rata-Rata Tanah Penutup (bila ada): (4) Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa produksi, meliputi penjelasan : Oia boa? sisa pl essen Ha
Page 41 OCR 0.845
Page 41 of 84 (D) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dimulainya produksi, dan (C) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi (jika ada), terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asurnsi utama yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut. 4) Biaya Pengembangan Tangguhan Yang harus diungkapkan antara lain « (1) Mutasi Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan selama tahun berjalan dengan menunjukkan: (a) Lokasi eksplorasi dan pengembangan) (b) Saldo awal: (ce) . Penambahan/pengurangan, (d) Amortisasi, dan (e) Sako akhir. (2) Biaya pengembangan yang ditangguhkan atas kegiatan pengembangan yang masih berjalan, (3) Penjelasan apatila terjadi penghapusan biaya eksplorasi dan pengembangan tangguhan yang menurut penelaahan manajemen tidak dapat dipulihkan (4) Jumlah biaya eksplorasi dan pengembangan yang ditangguhkan dimana terjadi (a) Alasan terjadinya penundaan: (bi) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dinilainya produksi, dan (c) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi bila ada, terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi utama yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut. (5) eyang terdapat lebih dari satu Area of Interest, maka harus diungkapkan rincian ri Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan untuk tiap-tiap Area af Interest. Catatan 13 Catatan 13 ts) Utang Usaha Yang barus diungkaokan antara lain! @) jumlah utang usaha yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi: bb) jumkah utang usaha menurut mata uang: dan £) pminan yang diberikan oleh Perusahaan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan. 2) Provisi a) Pengungkapan untuk provssi berlaku untuk previsi jangka pendek dan provisi jangka b) Yang thiarus diungkapkan antara lain:
Page 42 OCR 0.855
Page 42 01 4 (1) Mial tercatat pada awal dan akhir periode, (2) provisi tambahan dalam periode bersangkutan) (3) jumlah yang terjadi dan dibebankan pada provisi selama periode bersangkutan, (9) jumlah yang dibatalkan selarna periode bersangkutan atas jumlah yang belum digunakan: (5) peningkatan selama perode yang bersangkutan, dalam nilai kini, yang tenadi karena berlalunya waktu dan dampak dari setiap perubahan tingkat diskonto) (6) uraian mengenal karakteristik kewajiban dan perkiraan saat terjadinya arus keluar sumber daya ekonomi: (7) Indikasi ketidakpastian waktu atau jumlah arus keluar sebagaimana dimaksud dalam angka/6). Dalam hal diperlukan, Perusahaan mengungkapkan asumsi utarna yang mendasari prakiraan peristiwa masa depan, dan (8) jumlah estirnasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut. 3) Beban akrual Yang wajib diungkapkan antara ksin jenis dan jumlah dari unsur utama beban yang belum jatuh tempo, 4 Khusus Industri Perbankan Liabilitas Segera Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rindan berdasarkan jenis dan mata uang: dan b) Uratan mengenai sifat masing-masing kewajiban. :2) Utang Repo Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian mengenal jenis dan jumlah Efek yang dijual Perusahaan pada transaksi repo: D) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek. 6) Khusus Kontrak Konstruksi Utang Bruto kepada Pelanggan Yang harus diungkapkan dalam pos Ini antara lain kabilitas bruto dan setiap kontrak konstruksi, Dalam pergelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu | a) biaya kontrak yang terjadi, b) laba yang diakui, CG) kerugian yang dialami: dani d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin).
Page 43 OCR 0.879
Pase 43 of 84 n Khusus Industri Perbankan a) Simpanan Nasabah Yang harus diungkapkan antara lain rincian tiap jenis simpanan yang mengungkapkan: (1) Rincian berdasarkan mata uang, dan jangka wktu: (2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, (3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, (a) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito, (5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan statusnya, misalnya diblokir atau dijaminkan, dan (6) Pemberian fasilitas Istimewa kepada pemilik rekening giro. b) Simpanan dari Bank Lain Yang harus diungkapkan antara iain: (1) Rincian berdasarkan jenis, rata uang, dan jangka waktu, (2) Rincian jurnlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga (3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: (4) Jumlah amortisas pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito: dan (5) Rinoan simpanan bermasalah berdasarkan jenis dan statusnya, misalnya diblokir atau dijaminkan, 8) 2) v) Khusus Industri Asuransi Kerugian dan Jiwa Kewajiban Manfaat Polis Masa Depan Yang hrus diungkapkan antara lain : (1) Rincian berdasarkan program asuransi, (2) Rincian berdasarkan jenis pertanggungan: (3) Rincian berdasarkan mata uang: (4) Dasar perhitungan dan asumsi aktuarisj dan (5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan penambahan dan pengurangan, Utang Klaim Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Pernisahan antara utang klaim kepada pihak beretasi dan pihak ketiga, (2) Jumlah utang klaim berdasarkan tertanggung, (3) Jumlah utang klaim menurut jenis asuransi: dan (4) Jumlah utang menurut mata uang
Page 44 OCR 0.820
Page 44 of 84 Estimasi Klaim Retensi Sendiri Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Jumlah menurut jenis asuransi: (2) Jurntah menurut tertanggung, (3) Jumlah menurut mata uang) dan (4) Jumlah estimasi klaim yang sudah terjadi namun belum dilaporkan, 3 Premi yang belum merupakan Pendapatan Yang barus diungkapkan antara lain: (4) Jurnlah menurut program asuransi: (2) Jumlah menurut jenis pertanggungan: (3) Pemisahan antara premi yang belum merupakan pendapatan kepada pihak berelasi dan pihak ketiga) (4) Metode perhitungan yang digunakan: dan (5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan aktur penode yang memperiihatkan penambahan dan pengurangan. ' Utang Koasuransi (rewrite) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga) (2) Jumlah berdasarkan ko-asuradur, (3) Jumlah menurut jenis mata uang: dan (8) Jurntah menurut umur utang. Utang Reasuransi Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga, (2) Jumlah berdasarkan reasuradur, (3) Jumlah menurut jenis mata uang: (8) Juenlah menurut umur utang: dan KE. IA Jumlah utang atau piutang reasuransi yang Gisatinghapuskan. '9) Utang Komisi Yang harus diungkapkan antara kain: (1) Jumlah berdasarkan tertanggung dan asuradur: (2) Jumlah menurut jenis mate uang, dan (3) Jumiah menurut jenis asuransi.
Page 45 OCR 0.855
Page 48 01 #4 h) Titipan Premi Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis asuransi. 1) Hak Laba Pemegang Polis Yang Belum Dibagikan Yang harus diungkapkan: (4) Tanggal dan hasil keputusan rapat pemegang saham, (2) Dasar perhitungan: dan (3) Salsa menurut usia, 5) 10 Uabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek Yang harus @iungkapkan antara lain jenis dan jumlahnya, Utang Pajak Yang harus diungkapkan antara lain: a) jenis dan jumlahnya, dan b) Informasi mengenai ketetapan pajak. 11) Khusus Industri Pembiayaan Kewajiban Anjak Piutang Yang harus diungkapkan antara las: @) Jumlah llatMitas anjak piutang dalam rangka anjak piutang dengan recourse, dan b) Jurnlah beban tangguhan, piutang retensi anjak psutang, dan jatuh tempo serta ikatan penting lainnya yang diatur dalam perjanjian angak piutang. 12) Khusus Kontrak Konstruksi Yang Muka Kontrak Yang harus diungkapkan antara lain jumlah uang muka kontrak yang diterima. 13) Bagian Lancar atas Liabilitas Jangka Panjang Yang harus diungkapkan antara lain bagian lancar atas Mabilitas jangka panjang sesuai dengan pengungkapan utang bank can lembaga keuangan jangka panjang sebagaimana diatur dalam Obecklist ini. Catatan 24 14) Liabilitas Keuangan Lainnya a) Yang harus diungkapkan antara lain: (4) Pengungkapan untuk Iabilitas keuangan lainnya berlaku untuk Nabilitas keuangan Isinnya yang bersifat jangka pendek dan jangka panjang, (2) Perusahaan wajib mengelompokkan sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi, (3) Yang harus diungkapkan antara lain: tilai tercatat liabilitas keuangan untuk setiap kategori: Catatan 24
Page 46 OCR 0.905
Page 46 of $4 (0) laba atau rugi neto pada setiap Nabilitas keuangan: dan (c) kejadian penting lainnya antara tam kepatuhan Perusahaan dalem memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default). b) Dalam hal terdapat restrukturisasi Utang Yang harus diungkapkan antara lain : (4) Penjelasan tentang pokok-pokok perubahan persyaratan dan penyelesaian utang, (2) Jumlah keuntungan atas restrukturisasi utang dan dampak pajak penghasilan yang terkait: (3) heniah keuntungan atau kerugian bersih atas pengalihan aset yang diakui selama periode tersebut: dan (4) Jumlah utang kontinjen yang dimasukkan dalam nilai tercatat utang yang telah direstrukturisasi je — 15) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi Bagian Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo dalam Satu Tahun Yang harus diungkapkan antara lain rindan jenis dan jumlahnya. 16) Khusus Industri Pertambangan Umum Bagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo dalam Satu Tahun Yang harus diungkapkan antara lain nncian jenis dan jumlahnya. Catatan 22 17) Liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual. Yang harus diungkapkan antara lain liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimuliki untuk dijual sesuai dengan dan dapat digabung dengan pengungkapan aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual. Uabilitas Jangka Panjang Utang Pihak Berelasi Non-Usaha Yang Harus diungkapkan antara lain : a) rincian nama pihak berelasi, jenis, dan jumlah utang: b) jurniah utang menurut mata uang, dan €) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan. 19) Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka Panjang Yang Harus diungkapkan antara lain: | catatan 24
Page 47 OCR 0.862
Pase 47 of #4 8) nncian jumlah utang berdasarkan nara bank/lembaga keuangan dan jenis mata uang: b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan: €) tanggal jatuh tempo, G) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dus belas) bulan: €) penjelasan tentang fasilitas pinjaman yang diperoleh, termasuk jumlah dan tujuan peralehannya: f) pembayaran yang dilakukan pada periode berjalan untuk masing-masing fasilitas pinjaman, 9) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default): h) —jamunan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan, Ih persyaratan lain yang penting, seperti adanya perbatasan pembagian dividen, pembatasan rasio tertentu, dan/atau pembatasan perolehan utang baru, dan I) pengungkapan informasi sehubungan dengan llabilitas berbunga jangka panjang yang ekan jatuh ternpo dalarn jangka waktu 12 (dua belas) bulan sejak tanggal laporan posisi keuangan tetapi tetap diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka panjang, antara lain adalah: (1) nama bank/lembaga keuangan dan jumlahnya: dan (2) ringkasan perjanjian lama dan baru, yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka 20) Utang Sewa Pembiayaan Yang harus diungkapkan antara lain : @) jumlah neto nilai tercatat untuk setiap kelompok aset dan pemberi sewa (lessor) pada tanggal laporan posisi keuangan: b) rekonsiliasi antara total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal laporan posisi keuangan, dengan nilai kininya. Selain itu wajib mengungkapkan total pembayaran sewa minimurn di masa depan pada tanggal laporan posisi keuangan, dan (ai kininya, untuk setiap periode berikut: (1) sampai dengan satu tahun: (2) lebih dari satu tahun sampai $ (lima) tahun: dan (3) lebih dari $ (limajtahun. Cc) pembayaran sewa kontinjen yang diakul sebagai beban pada periode tersebut, d) total pembayaran minimum sewa-lanjut (sublease) masa depan yang diperkirakan akan diterima dari kontrak sewa-lanjut yang tidak dapat dibatalkan (ron-cancsilable sublease) pada tanggal laporan posisi keuangan, e) keuntungan atau kerugian yang ditangguhkan beserta amortisasinya sehubungan dengan transaksi penjualan dan penyewaan kembali (saks and Isaseback): dan MN penjelasan umum si perjanjian sewa yang material, antara lain:
Page 48 OCR 0.869
Pase 48 of 84 21) TI) dasar penentuan utang sewa kantinjan:— (2) ada tidaknya klausul-klausul yang berkaitan dengan opsi perpanjangan atau pembelian dan eskalasi beserta syarat-syaratnya: dan —. 8) pembatasan-permbatasan yang ditetapkan dalam perjanjian sewa, Khusus Industri Perbankan 3) b) ts) Surat Berharga yang Diterbitkan Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu: (2) Rincian jurnlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, (3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun (4) Rincian berdasarkan peringkat efek dan perusahaan pemenngkat: (5) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan: (6) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu perjanjisn, tanggal jatuh tempo, kewajiban yang harus dipenuhi, dan persyaratan penting lainnya (Debt Covenance): (7) Pendapat manajemen tentang pemenuhan Debt Covenanceatas surat berharga yang diterbitkan. Pinjaman Diterima Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rmcian berdasarkan pihak, jenis, dan mata uang, (2) Rincian Jurnlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: (3) Ringkasan perjanjian yang meliputi tangosl kesepakatan, jangka waktu perjanjian, tingkat bunga, tanggal jatuh tempo, nilai Aset bank yang dijaminkan, dan persyaratan penting lainnyafdebt covenance): (4) Pendapat manajemen terkait pemenuhan debt covenance: (5) Apabila bank menerima dana atau fasilitas pinjaman dari pemerintah atau pihak lain dengan tingkat imbalan yang lebih rendah dari tingkat bunga pasar maka manajemen mengungkapkan mengenai fasilitas tersebut dan dampaknya terhadap laba bersih, Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan kolektibilitas, (2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, (3) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan: (4) Ketentuan minimum penyisihan penurunan nilai koenitmen dan kontinjensi menurut BI dan posisi penyisihan penghapusan bank pada saat periode pelaporan: dan
Page 49 OCR 0.839
Page 49 ot 84 22) 2 (5) Pendapat manajemen akan kecukupan jurnlah penyisihan penurunan nila komitmen dan kontinjansi, Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi Uabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan Yang harus diungkapkan antara lain : B) Mutasi taksiran provisi PLH selaras tahun berjalan dengan menunjukkan: (4) Saldo awal: (2) Penyisihan yang dibentuk: (3) Pengeluaran yang terjadi: dan (4) Saldo akhir. b) Kegiatan PLH yang telah dilaksanakati dan yana sedang berjalan: €) Labilitas bersyarat sehubungan dengan PLH dan labilitas bersyarat lainnya sebagoirnang diatur dalami standar akuntansi keuangan: G) Apabila dalam pos ini terdapat komponen biaya yang sifatnya material, misalnya beban penutupan tambang, maka perusahaan dapat menyajikannya dalam pas yang terpisah, €) Tabel yang memuat penjelasan tentang: (1) Saldo awal: (2) Penambahan dan Pengurangan : (3) Salto akhir, Uabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang @) imbalan Pasti Yang harus diungkapkan antara lain: (1) gambaran umum mengenai jenis program. (2) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari ndsi kini kewajiban imbalan pasti yang menunjukkan secara terpisah, pengaruhnya selama periode berjalan yang dapat diatribusikan ke dalam: (a) biaya jasa kini: (b) biaya bunga: (c) turan Oleh peserta program, (d) keuntungan dan kerugian aktuarial (e) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata uang yang berbeda dengan mata uang penyajian, (H- mbalan yang dibayarkan, (9) txaya jasa lalu, (hn) kombinasi bisnis, ( curtatment, dan Catatan 33
Page 50 OCR 0.851
Page S0 of 84 (ol penyelesaian. (3) analisis kewajiban imbalan pasti terhadap jumlah yang dihasilkan dari program (3) (5) (6) yang seluruhnya tdak didanai dan jumlah yang dihasiikan dari program yang seluruhnya atau sebagian didanalj rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari Nilai Wajar aset program serta saldo awal dan aktir dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK menunjukkan secara terpisah, dampak selama periode yang dapat diatribusikan pada setiap: (@ tb) K3) ta) te) Ku) (@ ty hasil yang diharapkan dari aset program, keuntungan dan kerugian aktuarial: perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata yang yang berbeda dengan mata uang penyajian, luran oleh pernberi pekerja: turan oleh peserta program, Imbalan yang dibayarkan, kombinasi bisnis, dan penyelesaian rekonsiliasi nila: kini kewajiban imbalan pasti sebagaimana dimaksud dalam butir (2) dan Nilai Wajar aset program sebagaimana dimaksud dalam butir (4) atas Aset dan Liatilitas yang diakui dalam laporan posisi keuangan, paling kurang mengungkapkan: ta) td) tc) td) (e) keuntungan dan kerugian aktuarial neto yang tidak diakui dalam laporan posisi keuangan: biaya jasa lalu yang tidak diakui dalam laporan pasisi keuangan: setiap jumlah yang titak tiakui sebagai Aset, dikarenakan oleh batasan dalam SAK, Nilai Wajar pada akhir periode pelaporan dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK: dan jumlah lainnya yang diakui dalam laporan posisi keuangan: total beban yang diakui di laba rugi untuk setiap hal-hal berikut dan nama pos dimana hal tersebut termasuk: ta) (b) to) (d) (e) O a biaya jasa kini: biaya bunga, hasil yang diharapkan dani aset program, hasil yang diharapkan dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK, keuntungan dan kerugian aktuarial, jika Perusahaan memilih metode koridor Low (sepuluh per seratus): biaya jasa lalu, dampak dari curtailmant terutama terkait dengan penyelesaiannya, dan
Page 51 OCR 0.873
114) (B) » Page 51 of 84 “Ihy dampak dari batasan dalam SAK, jumlah total yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain yang akan diakui segera dalam saldo laba, mekputi: (a) keuntungan dan kerugian sktuarial: dan (b) dampak dari batasan dalam SAK, Jumlah kumulatif dari keuntungan dan kerugian aktuarial yang diakut pada pendapatan komprehensif lain, dalam hal Perusahaan mengakui keuntungan dan kerugian dalam pendapatan komprehensif lain sesuai dengan SAK: persentase atau jumlah setiap kategori utarna yang merupakan Nilai Wajar total aset program, untuk setiap kategori utarna dari aset program, yang mencakup, namun tidak terbatas pada, instrumen ekuitas, instnmmen utang, properti, dan seluruh aset lain, (10) jumlah yang mencakup Nilai Wajar aset program untuk: (a) setiap kategori Instrumen keuangan milik Perusahaan) dan (b) setiap properti atau Aset lain yang digunakan okeh Perusahaan: (11) penjetasan atas dasar yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian yang diharapkan atas Aset secara keseluruhan, termasuk dampak kategori uutarna dari aset program: (12) imbal hasil aktual atas aset program, serta imbal hasil aktual atas setiap hak penggantian yang diakul sebagai Aset: (13) Asurnsi aktuarial utara yang digunakan sampai pada akhir perode pelaporan dan diungkapkan dalam ukuran yang absolut dan tidak hanya sebagai marjin antara persentase dan variabel lainnya, termasuk: (a) tingkat diskonto, (b) tingkat imbal hasi yang diharapkan atas setiap aset program untuk penode yang disajikan dalarn laporan keuangan, (€) tingkat imbal hasil yang diharapkan untuk periode yang disajikan dalam laporan kevangan pada setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset, (d) tingkat kenaikan gaji yang diharapkan (dan perubahan dalam Indeks atau variabel tertentu lainnya dalam masa program formal atau konstruktif sebagai dasar untuk kenaikan imbalan masa depan): (e) tingkat tren biaya kesehatan: dan (E) asumsi material lain yang digunakan dalam aktuaria, (14) dampak kenaikan atau penurunan satu angka persentase dalam tingkat tren biaya kesehatan yang diasurnsikan pada: (a) biaya jasa kini agregat dan komponen biaya bunga dan biaya kesehatan piscakerja periodik netaj dan (b) akumulasi kewajiban imbalan pascakerja untuk biaya kesehatan.
Page 52 OCR 0.882
Page 52 of 84 fc) Dalam hal program dioperasikan dalam lingkungan inflasi yang tinggi, angka persentase dalam lingkungan inflasi yang rendah. (15) Jumlah periode tahunan saat ini dan periode empat tahun sebelumnya Uari: Ga) nilai kini kewajiban imbalan pasti, Nilai Wajar aset program dan surplus atau Gefisit pada program: dan (tb) penyesuaian yang timbul pada: () Natwlitas program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari Nabilitas program pada akhir periode pelaporan, dan Cu) aset program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari aset program pada akhir periode pelaporan (36) estimasi terbaik pernberi kerja, segera setelah dapat ditentukan secara andal, dari juran yang diharapkan akan dibayar dalam program selama periode tahunan dimulai setelah periode pelaparan: (17) khusus untuk program imbalan pasti yang membagi risiko antar entitas sepengendali, wajib diungkapkan sebagai berikut: (a) perjanjian kontraktual atau kebijakan tertulis untuk pembebanan biaya Imbalan pasti neto atau bukti bahwa tidak ada ketijakan seperti itu, (b) dalam hal Perusahaan mencatat alokasi biaya imbalan pasti neto sesuai SAK, maka Perusahaan mengungkapkan: (1) informasi yang memungkinkan pengguna laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat prograrn imbalan pasti den dampak keuangan atas perubahan program selarria periode tersebut, (w pengungkapan gambaran umum jenis program sesuai dengan huruf a) butir (1) mencakup penjelasan praktik informal yang menimbulkan kewajiban konstruktif termasuk dalam pengukuran kewajiban imbalan pasti, dan Cin)jika Perusahaan mencatat luran yang teritang untuk penode sesuai SAK Informasi tentang program secara keseluruhan disyaratkan sesuai dengan butir (1), buter (2), butir (3), butir (4), butir (9), butir (13), butir (14), dan butir (16) serta butir ii. b) Iuran Pasti Perusahaan yang menyelenggarakan program iuran pastiharus mengungkapkan Jumlah yang diakui sebagai beban untuk program iuran pasti. C) Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya Yang harus diungkapkan paling kurang jenis dan jumlah imbalan kerja jangka panjang lainnya. d) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja
Page 53 OCR 0.857
Page 33 of 84 Yang harus diungkapkanantara lain: —— (4) iuran program dan jumlah pesangon pemutusan kontrak kerja, dan 24) | Utang Obligasi Yang harus diungkapkan antara lain: 8) rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nda tercatat dalam rupiah den mata uang ssing, tanggal jatuh tempo, jadwal pernbayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi dicatatkan, dan tujuan penerbitannyaj b) penngkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek: €C) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan: G) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan, 6) jamunan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan, jika ada: #) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwallamanatan: 9) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default), dan h) persyaratan penting lainnya. 25) Sukuk a) Perusahaan wajib mengelompokkan Sukuk berdasarkan akad syariah yang digunakan. b) Perusahaan harus mengungkapkan antara lain: (4) uraian tentang persyaratan utama dalam penertitan Sukuk, termasuk: fa) ringkasan akad syariah dan skema transaksisyariah yang digunakan, (b) Aset, manfaat, atau aktivitas yang mendasari, (eh nilai nominal, (d) besaran imbalan (untuk Sukuk ijarah), (e) prinsip pambagian hasil usaha, dasar bagi hasil, dan besaran hisbah bagi hasil (untuk Sukuk mudharabah), (FP) rencana jadwal dan tata cara pembagian dan/atau pembayaran imbalan atau bagi hasil, (9) jangka waktu, (h) tujuan penerbitannya, dan Ci) persyaratan penting lain, (2) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek: (3) bursa tempat Sukuk dicatatkan:
Page 54 OCR 0.853
Page 54 of 84 (4) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua betas) bulan, (S)nama Wali Amanat dan keterkaitan usahs dengan Perusahaan: (Gjiaminan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada), (7) pembatasan yang dipersyaratkan datar Kontrak Perwaliamanatanj dan (8) kejadian periting lainnya antara lain kepatuhan Emiten atau Perusahaan Publik dalam memenuhi persyaratan dan kondisi Sukuk (misalnya restrukturisasi Sukuk dan kondisi default). 26) Pn Utang Subordinasi Yang harus diungkapkan antara lain: a) b) @ @) e) nama kreditur, sifat ikatan, jangka waktu, penis mata uang, dan kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan tujuan perolehannya, persyaratan terkait dengan pelunasan utang subordinasi: kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (musalnya restrukturisasi utang dan kondisi default): perbatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan, dan f) persyaratan penting lainnya, Obligasi Konversi Yang harus diungkapkan antara lain: 3) b) (3) d) Ce) n a Lu) " » & rincian mengenal Jenis, nilai nominal dan nilai tercatat, tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi konversi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya, penode konversi dan persyaratan konversi, antara lain melputi rasio konversi, harga pelaksanaan, hak konversi sebelum jatuh tempo serta persyaratannya, dan penalti: dampak dilusi apabila seluruh obligasi dikoriversikan, dengan memperhatikan tingkat konversi atau harga pelaksanaan (exercise price) yang paling menguntungkan dari sudut pandang pernegang obligasi konversi: jumlah obigasi yang telah dikonversikan dan dampak dilusinya: peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek, jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan, nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan, jarrinan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada): kejadian penting lainnya #ntara Isin kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalrtya restrukturisasi utang dan kondisi default): Galam hal Perusahaan menerbitkan obligasi konversi tanpa melalui penawaran umum, wajib diungkapkan tujuan penerbitan dan nama pembeli, komponen Liabiltas dari obligasi konversi:
Page 55 OCR 0.869
Page 58 of 84 ) keberadaan fitur derivatit melekat: dan Mm) persyaratan penting lainnya Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk I3) 2) Modal Saham Yang harus diungkapkan antara lain : a) Bagi setiap jenis saham, antara lain: (1) Rekonsiliasi jurrilah saham beredar pada awal dan akhir periode: (2) Hak, keistimewaan, dan pembatasan yang melekat pada setiap jenis saham, termasuk pembatasan atas dividen dan pembayaran kembali atas modal, dan (3) Saham yang dicadangkan untuk penerbitan dengan hak opsi dan kontrak penjualan saham, termasuk jumlah dan persyaratan, b) Penjelasan mengenai sifat dan tujuan setiap pos cadangan dalam ekuitas: C) Susunan pemegang saham dengan mengungkapkan jumlah lembar saham dan persentase kepemilikan, yaitu: (L) Pemegang saham yang memiliki 596 (lina perseratus) atau lebiti, (2) Narna direktur dan kornisaris yang memiliki saham, dan (3) Pemegang saham kwinnya: Gd) Dalam hal terjadi perubahan modalsaham dalam periode berjalan: (Lt) Keputusan yang berhubungan dengan perubahan modal saham tersebut, seperti pengesahan Menten Hukum dan Hak Asasi Manusia, persetujuan dan/atau pemberitahuan Menteri terkait, dan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS): (2) Sumber peningkatan modal saham, antara lain dari kapitalisasi agio, saldo laba, penerbitan saham baru dari Penawaran Umum dengan dan/atau tanpa Kak Memesan Efek Terlebih Dahulu (right issue dan private plwcement), pelaksanaan wiran, serta konversi obligasi: dan (3) Tujuan perubahan modal saham, antara lain dalam rangka ekspansi, penyelesaian pinjaman, atau pemenuhan kecukupan modal, &) Dalam hal hanya sebagiah saham Perusahaan yang dicatatkan di Bursa Erek, agar disebutkan jumlah saham yang dicatatkan dan yang tidak dicatatkan pada Bursa Efek. Tambahan Modal Disetor (Additional Paid-In Capital) Yang harus diungkapkan antara lain:
Page 56 OCR 0.851
Page 56 of 84 2) Rincian jumlah tambahan modal disetor, b) Uralan sumber agio sahamy Cc) Rincian biaya ernisi Efek ekuitas berdasarkan penertiitan Efek ekuitas, G) Uraian mengenai sifat dan asal selisih kurs atas modal disetor €) Uraian mengenai sifat dan asal tambahan modal disetor lainnya, N Pengungkapan untuk selisih milai transaksi dengan entitas sepengendali, antara lain: “) (2) (3) (3) (5) (6) (7) Nara den penjelasan tentang entitas atau bisnts yang berkombinasi: Penjelasan mengenai hubungan sepengendah dani entitas-entitas yang bertransaksi dan bahwa hubungan tersebut tidak bersifat sementara, Tanggal efektif transaksi) Operasi atau kegiatan bisris yang tetah diputuskan untuk dijual atau dihentikan akibat kombinasi bisnis tersebut: Kepemilikan entitas atau bisnis yang dialihkan serta jenis dan juniah imbalan yang terjadi: Ndei tercatat bisais yang dikombinasikan atau dialihkan serta sehisih antara nilai tercatat tersebut dengan jumlah imbalan yang diserahkan atau diterima: dan Penyajian kembali laporan keuangan yang memberikan informasi antara lain: (a) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan yang telah dilaporkan sebelumnya untuk periode yang disajikan kembali, (b) Ikhtisar jumlah tercatat Aset dan Uabilitas entitas atau bisnis yang dikombinasikan, (Cc) Dampak penyesuaian kebijakan akuntansi: dan (d) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan setelah disajikan kembali. 3) Selisih Transaksi dengan Pihak Nonpengendali Yang harus diungkapkan antara lain : a) Ursian transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian yang meliputi: (1) Jenis transaksi dan perubahan persentase kepemilikan: (2) Nama entitas anak, dan (3) Nama pihak yang bertransaksi: b) erat selisih transaksi perubahan kepemnilikan tanpa hilangnya Pengendalian: C) Jumlah yang diroalisasi ke laba rugi atas pelepasan Investasi pada saat hilangnya Pengendalian. Tidak material untuk diungkapkan 5) Saham Treasuri Yang harus diungkapkan antara lain: 3) need belakang pembelian kembali saham, pelepasan, atau pengurangan modal isetor
Page 57 OCR 0.847
Page 57 of 84 Bj Tanggal atau periode peroiehan serta jumlah lembar dan nilai saham treasuri yang — | diperoleh: ec) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang digunakan sebagai pengurangan modal disetor) G) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang dilepaskan kembali serta selisih antara harga perolehan dengan harga pelepasan saham treasuri: dan &) Akumulasi Jumlah lembar dan nital saham treasuri. 5 Saldo Laba Yang barus diungkapkan antara lain: a) Alasan dan jumlah penyesuaian periode yang lalu (jika ada), b) panganan saldo laba pada periode bersangkutan dan persetujuan RUPS yang terkait: n Cc) Saldo laba yang ditentukan penggunaannya, sifat, dan tujuan setiap pos cadangan, 8) Waran Yang harus diungkapkan antara lain: a) jenis waran dan harga pelaksanaan dari masing-masing waran, b) dasar penentuan Nilai Wajar waran, Cc) nilai waran yang belum dan tidak dilaksanakan (kadaluwarsa): d) jumlah waran yang diterbitkan dan beredar serta dampak dilusinya: dan €) Ikatan-ikatan yang terkait dengan penertitan waran. Catatan 29 Pendapatan Komprehensif Lainnya Yang harus diungkapkan antara lain keterangan mengenai perubahan masing-masing komponen pendapatan komprehensif lainnya, 8) Kepentingan Nonpengendali Yang harus diungkapkan antara lain rincian bagian pemegang saham nonpengendali atas ekuitas masing-masing entitas anak yang tidak dapat diatribusikan secara langsung atau tidak langsung pada entitas induk. Laba Rugi Komprehensif 1) Pendapatan Yang harus diungkapkan antara lain : a) Jumlah setiap kategori signifikan dari pendapatan yang diakui selama periode, termasuk pendapatan yang berasal dari: (1) Penjualan barang, Catatan 30
Page 58 OCR 0.862
Pase S8 of 84 b) c) d) 3) (2) Penjualan jasa: (3) Bunga: (4) Royalti: dan/atau (5) Dividen, diungkapkan secara terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama) Nama pihak pembeli dan jumlah nilai penjualan yang melebihi 1096 (sepuluh perseratus) dari pendapatan: Jumlah pendapatan yang berasal dan pertukaran barang atau jasa yang tercakup dalam setiap kategori signifikan dari pendapatan (jika ada), yang diungkapkan terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: Khusus untuk kontrak konstruksi, diungkapkan sntara lain: (1) Pendapatan kontrak konstruksi: (a) Jumiah pendapatan kontrak yang diakui sebagai pendapatan dalam periode (b) Metode yang digunakan untuk menentukan pendapatan kontrak yang diakul dalam periode berjalan: dan (Cc) Metode yang digunakan untuk menentukan tahap penyelesakan kontrak: (2) Pekerjaan dalam proses penyelesaian pada tanggal akhir periode pelaporan: (a) Jumlah agregat biaya yang terjadi dan laba/rugi yang diakui sampai tanggal (b) Jumlah uang muka yang diterima) dan (c) humiah retensi, (3) Jumlah tagihan dan utang bruto kepada pemberi kerja, masing-masing sebagai Aset dan Liabilitas, Dalam hal Perusahaan memiliki transaksi hubungan keagenan, diungkapkan secara terpisah, antara lain: (L) Penjualan biasa dan penjualan dari hubungan keagenan: (2) Pendapatan komisi yang diperoleh Perusahaan sebagai agen dari transaksi kepgenan dengan pendapatan lainnya: (3) Perincian dari komponen pendapatan neto yang diperoleh Perusahaan sebagai prinsipal dani transaksi keagenan, yang antara lain terdiri dari: (a) Pendapatan bruto: (b) Retur/rabat/diskon terkait: dan (c) Total pendapatan neta.
Page 59 OCR 0.869
Page 80 of 84 2) Khusus Industri yang Tarifnya Diatur oleh Regulator Ketentuan Tarif Yang harus diungkapkan antara lain: O) Dasar ketentuan tarif, b) Objek atau aktivitas yang dikenakan tarif, C) Masa berlaku tarif: d) Besaran tarif: dan Ce) Perjanjian lam yang terkait. 3) Khusus Industri pembiayaan Rincian jumlah berdasarkan kelompok produk/jasa utama antara lain: a) Pendapatan pembiayaan konsumen, b) Pendapatan anjak pkutang: dan Cc) Pendapatan sewa. “» Khusus Industri Rumah Sakit Terdiri dari: Jasa pelayanan medis, jasa penunjang lainnya, jasa dokter, rawat inap, rawat jalan dan penunjang medis, Rincian pengurang pendapatan, antara lain: a) Restitusij b) Subsidi tidak mampu, dan €) Selisih perhihengan klaim. 5) Khusus Industri Transportasi Rincian jumiah dari kelompok produk/jasa utama antara lain: a) Rincian pendapatan bersih jasa transportasi, b) Rincian pendapatan usaha dari jasa penyewaan alat transportasi, €) Rincian pendapatan esaha dari jasa ekspedisi: d) Rincian pendapatan usaha dari keagenan: dan €) Rincian pendapatan dipisahkan sesuai dengan jenisnya armada (bus, taksi, feri, tanker dan pesawat wara) dengan ketentuan mernisahkan atas dasar kepernilikan armada tersebut, 6) Khusus Industri Telekomunikasi
Page 60 OCR 0.891
Page 60 of 44 Rincian pendapatan usaha antara lan pendapatan usaha jasa interkoneksi, Hisa telekomunikasi sendiri, jasa telekomunikasi yang dilaksanakan melalui kerjasama dengan pihak lain. » Khusus Industri Asuransi: Pendapatan Premi Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok premi bruto, premi reasuransi, dan penurunan (kenaikan) premi yang belur merupakan pendapatan untuk setiap jenis asuransi. Catalan: menyesuaikan dengan PSAK yang berlaku (PSAK 36 dan 62) 8) Khusus Industri Jalan Tol: Pendapatan Yang harus diungkapkan antara lain: a) Penjualan meliputi rincian pendapatan jasa tol sendiri, rincian pendapatan jasa lair, dan rincian pendapatan kerjasama operasi: b) Jika perusahaan merniliki hak penyelenggaraan sejumlah ruas jalan tol, maka pendapatan usaha untuk setiap ruas jalan tol tersebut harus diungkapkan. 3 Khusus Industri Perbankan Pendapatan Bunga Yang harus diungkapkan antara lam: Pendapatan bunga, yang dapat terdiri dari dari tidak terbatas pada - a) Obligasi Pemerintah, b) Kredit, dengan pengungkapan tambahan untuk provisi dan kornisi yang diakul, Cc) Efek-efek: dan d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank lam, 10) Beban Pokok Penjualan Yang harus diungkapkan antara lam: a) Untuk perusahaan manufaktur, diungkapkan beban pokok produksi yang dirinci: (1) Biaya bahan baku, (2) Biaya tenaga kerja, dan (3) Biaya overhead ditambah dan dikurangi saldo awal dan akhir persediaan, b) Nama pihak penjual dan nilai pembelian yang meletxhi 1095 (sepuluh perseratus) dari pendapatan, dan Catatan 3t
Page 61 OCR 0.862
Page 61 of 84 G1 Untuk industri jasa, diungkapkan beban pokok berdasarkan pada jasa yang dijual. 11) 12) Khusus Industri Rumah Sakit Beban Departementalisasi/Beban Operasional Yang harus diungkapkan antara lain, rincian beban departementalisasi: 3) b) cs) 3 31 # 3 1) a) Beban bahan: Beban pegawai, Beban penyusutan sarana medis, Beban Klaim Asuransi Kerugian Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok klaim bruto, klaim reasuransi, dan kenaikan (penurunan) estirnasi klaim retensi sendiri untuk setiap jenis asuransi, b) Cc) d) Beban Klaim Asuransi Jiwa Yang harus dumgkapkan antara lain: Rinoan dan jumlah beban menurut jenis klaim dan manfaat, diantaranya : klaim jatuh tempo, ktasm nik tunai, dan klaim kematian, Komisi Neto Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jurikih berdasarkan kelornpok pendapatan komisi dan beban komisi untuk setiap jenis asuransi, Hasil Investasi Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah menurut jenis Investasi. 13) Khusus Industri Perhotelan Beban Departementalisasi Yang harus diungkapkan antara lain: 3) b) 4 Rincian jurnlah unsur-unsur beban departermentalisasi: Gaji dan beban pegawai lainnya, dan Rindan jumlah unsur-unsur beban departemen lainnya. 14)
Page 62 OCR 0.843
Page 62 of 84 Yang harus diungkapkan rincian sifat beban berdasarkan kategori fungsinya, yaitu antara kain: a) Beban penjualan, b) Beban distribusi: dan C) Beban umum dan administrasi. 15) Khusus Industri Perbankan a) Beban Bunga Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban bunga berdasarkan kelompok produk/jasa utama, 0) Beban Provisi dan Komisi Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban beban provisi dan komisi berdasarkan kelompok produk/jasa utarna. 16) Khusus Industri Pembiayaan BebanKerugian Penurunan Nilai Yang harus diungkapkan antara lain jumlah beban kerugian penurunan nilai untuk masing- masing akun Piutang Pembiayaan Konsumen, Tagihan Anjak Piutang, dan Piutana Sewa Pembiayaan, 17) Pendapatan dan Beban Lainnya Yang harus diungkapkan antara lain - a) rincian dan jumlah Pendapatan lainnya. b) nncian dan jumlah Beban lainnya. c) Untuk Biaya Keuangan, meliputi - (1) biaya pinjaman melputi: ta) arm keuangan yang dihitung dengan menggunakan metode suku bunga (b) beban keuangan dalam sewa pembiayaan yang diakul sesuai SAK yang berlaku, dar (Cc) selisih kurs yang berasal dari pinjaman dalam mata uang asing sepanjang selisih kurs tersebut diperlakukan sebagai penyesualan terhadap bunga, (2) biaya keuangan lainnya yang terjadi dari transaksi Instrumen keuangan meliputi: Ca) rugi penurunan nilai dari kuotasi atas Investasi tersedia untuk dijual: tb) rugi Seong dan instrumen keuangan yang diakui pada Nilai Wajar melalui laba rugi: te) Henna premy/diskonto kontrak berjangka yang bertujuan untuk indung nilai. diungkapkan untuk
Page 63 OCR 0.876
Page 63 of 84 d) Untuk Bagian Laba Rugi dari Entitas Asostasi dan/atau Ventura Bersama meliputi : (1) bagian lab rugi dari masing-masing entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama yang dicatat dengan menggunakan metode ekuitas, dan (2) bagian laba rugi dari entitas asosiasi dari operasi yang dihentikan, yang diungkapkan secara terpisah. Catatan 11 18) Khusus Industri Perbankan a) Beban Penyisihan Penurunan Nilai atas Aset Keuangan Yang harus dumgkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis aset keuangan, &) Keuntungan (Kerugian) dari kenaikan (penurunan) nilai surat-surat berharga dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis. C) Keuntungan (Kerugian) Penjualan Surat-surat Berharga dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Yang harus diungkapkan antara lain nncian jumlah berdasarkan jenis. 19) Pendapatan Komprehensif Lain Yang harus diungkapkan antara lain: a) perubahan dalarn surplus revaluasi Aset Tetap maupun Aset Takberwujud b) keuntungan dan kerugian aktuarial atas program manfaat pasti, Cc) selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan, Gd) keuntungan (kerugian) dari aset keuangan tersedia untuk dijual: 8) bagian efektif dar keuntungan dan kerugian instrumen Indung nilai dalarn rangka lindung nilai arus kasj dan bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi Gan/atau Ventura Bersama, 20) Pajak Penghasilan Yang harus diungkapkan antara lain : a) kampanen beban (penghasilan) pajak yang berdiri dari: (HD) beban (penghasilan) pasak kini (2) penyesuaian yang diakul pada periode atas pajak kini yang berasal dari periode Jalu, (3) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan temporer dan pembalikannya, (4) jurnlah beban (penghasilan) pajak tangguhan terkait dengan perubahan tarif pajak atau penerapan peraturan perpajakan yang baru: Catatan 34
Page 64 OCR 0.873
Page 64 0184 b) c) d) e) 9 n) » (5) jumlah manfaat yang berasal dari rugi pajak yang tidak diakui sebelumnya atau perbedaan temporer suatu penode lalu yang digunakan untuk mengurangi beban pajak kini dan beban pajak tangguhan: 16) beban pajak tangguhan yang disebabkan oleh penurunan atau pembalikan perurunan sebelumnya atas aset pajak tangguhanj dan (7) jumlah beban (penghasilan) terkait dengan perubahan kebijakan akuntansi dan kesalahan yang diperhitungkan dalam laporan laba rugi komprehensif, dikarenakan tidak dapat diperlakukan secara retrospektif, agregat pajak kimi dan pajak tangguhan terkait dengan transaksi yang dibebankan atau dikreditkan langsung ke ekuitas, jumlah pajak penghasilan terkait dengan setiap komponen pendapatan komprehensif Jain, kecuah untuk bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama, penjelasan hubungan antara beban (penghasilan) pajak dan taba akuntansi dalam satu atau kedua bentuk berikut ini: (4) rekonsiliasi antara beban (penghasilan) pajak dan hasil perkalian laba akuntansi dengan tarif pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku, atau (2) rekonsiliasi antara tarif pajak efektif rata-rata dan tarif 6ajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku, penjelasan mengenai perubahan tarif pajak yang berlaku dan perbandingan dengan tarif pajak yang berlaku pada periode akuntansi sebelumnya: Jumlah (dan batas waktu penggunaan, jika ada) perbedaan temporer yany dapat dikurangkan dan rugi pajak belum dikompensasi yang tidak diakui sebagai aset pajak tangguhan dalam laporan keuangan: Jumlah agregat perbedaan temporer yang terkait dengan investasi pada entitas anak, cabang, entitas asosiasi, dan bagian partisipasi dalem Ventura Bersarna atas liatiktas pajak tangguhan yang belum diakui rekonsiliasi fiskal dan perhitungan beban pajak kim dengan cara sebagai berikut: (1) laba sebelum pajak menurut akuntansi: (2) ditambah/dikurangi koreksi positif atau negatif (dirindi): dan (3) laba kena pajak: perbutungan beban dan liabilitas pajak kini dengan menerapkan tarif pajak sesuai dengan ketentuan perundang-undangan pajak yang berlaku, pernyataan bahwa laba kena pajak hasil rekonsiliasi menjadi dasar dalam pengisian SPT Tahunan PPh Badan
Page 65 OCR 0.855
Page 68 of 4 k) setiap jenis perbedaan temporer dan setiap jenis rugi pajak yang belum dikompensasi: (1) jumlah aset dan habilitas pajak tangguhan yang diakui pada laporan posisi keuangan untuk periode sajian, dan (2) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang diakui dalam laba rugi, apabila jumlah tersebut tidak terlihat dari perubahan jumlah aset atau Nabilitas pajak tangguhan yang diakui dalam laporan posisi keuangan, I) beban pajak terkait dengan operasi yang ditentikan: (1) keuntungan atau kerugian atas penghentian: dan (2) laba rugi dari keglatan normal atas operasi yang dihentikan selama periode, bersama dengan jumiah terkait untuk setiap periode sajian, mM) jumlah konsekuensi pajak penghasilan atas dividen kepada pemegang saham Perusahaan yang diusulkan atau diumumkan sebelum Laporan Keuangan Diotorisasi untuk Tertst namun tidak diakui sebagai Labilitas dalam laporan keuangan, 1) uraian jumlah perubahan pada jurnlah pengakuan untuk aset pajak tangguhan praakuisisi apabik Perusahaan adalah pihak pengakuisisi dalam suatu kombinasi bisnis: O) peristiwa atau perubahan keadaan yang menyebabkan manfaat pajak tangguhan wajib diakui apabila manfaat pajak tangguhan yang diperoleh dari komtwnasi bisnis tidak diakul pada tanggal akuisisi tetapi diakui setelah tanggal akuisisi, dan p) jumlah aset pajak tangguhan dan alasan atau bukti yang mendukung pengakuan atas pset pajak tangguhani, apatvla: ta) penggarann aset pajak tangguhan bergantung pada kondisi laba kena pajak lebih besar dari laba pembalikan perbedaan temporer kena pajak as telah ada, dan (2) entitas mengalami kerugian pada periode kini atau pena sebelumnya yang mengakibatkan diakuinya aset pajak tangguhan terkait 21) Laba (Rugi) per Saham Dasar dan Dilusian Yang harus diungkapkan antara lain : @) jurnlah yang digunakan sebagai pembilang dalam penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsiltasi jurnlah tersebut terhadap taba atau rugi yang dapat @iatribusikan kepada entitas induk untiik periode tersebut. Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak individual dari setiap jenis Instrumen yang mempengaruhi laba per saham, b) jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang digunakan sebagas penyebut dalam penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi penyebut tersebut. Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak Individual dari setiap jenis instrumen yang mempengaruhi laba per saham, Catatan 35
Page 66 OCR 0.865
Page 66 of 84 CG) Instrumen (termasuk saham yang dapat ditertxtkan secara kontinjen) yang berpotensi mendilusi laba per saham dasar di masa depan, namun tidak dimasukkan dalam penghitungan laba per saham dilusian karenp instrumen tersebut bersifat antidikutif unituk periode sajian: @) penjelasan transaksi saham biasa atau transaksi instrumen berpotensi saham biasa, selain yang ditutung sesuai dengan SAK yang berlaku, yang terjadi setelah periode pelaporan dan akan secara signifikan mengubah jumlah saham biasa atau instrumen berpotensi saham biasa yang beredar pada akhir periode tersebut seandainya transaksi dimaksud terjadi sebelum akhir periode pelaporan: dan @) laba per saharn dasar dan dilusian untuk operasi yang dihentikan. 22) Transaksi Pihak Berelasi Yang harus diungkapkan antara lain: 8) Pengungkapan mengenai transaksi atau saldo dengan pihak berelasi, yang jumlahnya: (1) lebih dari Rp 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah) untuk transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat: danfatau (2) lebih dari 0,585 (nol koma lima perseratus) dari rnodal disetar untuk transaksi dengan entitas berelasi. b) terkait dengan transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat mehputi nama, sifat dan hubungan dengan pihak berelasi serta informasi tentang transaksi Gan saldo dengan pihak dimaksiwt, C) terkait dengan transaksi dengan entitas berelasi meliputi sifat dan hubungan dengan pihak-pihak berelasi serta informasi mengenai transaksi dan saldo, termasuk komitmen, yang diperlukan untuk memahami potensi dampak hubungan tersebut dalam taparan keuangan, paling kurang: (1) jumlah transaksi beserta persentasenya terhadap total pendapatan dan beban terkait, (R2) Jumlah saldo beserta persentasenya terhadap total Aset atau Liabilitas, termasuk komitmen, dar: (a) persyaratan dan ketentuannya, termasuk apakah terdapat jaminan, dan sifat imbakin yang akan diberikan, untuk penyelesaian: dan (D) rincian garansi yang dibenkan atau diterima, (3) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai secara Individual dan kolektif, dan penghapusan piutang terkait dengan jumlah saldo piutang usaha dan piutang pihak berelasi non-usaha, dan
Page 67 OCR 0.863
Page 67 Of 44 (4) #iasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai, Jika dilakukan pembentukan: d) pengungkapan yang disyaratkan sebagaimana dimaksud dalam turu 2) dan b) dilakukan secara terpisah untuk masing-masing kategori berikut: (1) entitas induk, (2) entitas dengan pengendalian bersama atau Pengaruh Signifikan terhadap entitas, (3) entitas anak: (4) entitas asosiasi, (5) Ventura Bersama dirnana entitas merupakan venturer, (6) personil manajemen kunci dari entitas pelapor atau entitas induknya, dan (7) pihak-pihak beretasi lainnya, e) seluruh kompensasi yang diberikan kepada masing-masing anggota atau kelompok direksi, komisaris, pemegang saham utama yang juga sebagai karyawan, dan manajemen kunci lainnya untuk masing-masing kategori berikut: (1) imbalan kerja jangka pendek, (2) imbalan pascakerja, (3) imbalan kerja jangka panjang lainnya: (4) pesangon pemutusan kontrak kerja: dan (5) pembayaran berbasis saham. ?) untuk entitas berelasi dengan pemerintah : (1) nama entitas berelasi dengan pemerintah dan sitat hubungannya dengan Perusahaan, (2) sifat dan jumlah setiap transaksi yang secara Individual signifikan: dan (3) untuk transaksi lainnya yang secara kolektif, tetapi tidak secara individual, signifikan, indikasi secara kuantitatif atau kualitatif atas luasnya transaksi tersebut 23) Aset dan Liabilitas dalam Mata Uang Asing a) Mata uang asing yang dimaksud adalah mata uang selain mata uang fungsional, bj Yang harus diungkapkan antara lain: (4) rincian aset dan Katslitas moneter dalam mata uang asing serta ekuiyalennya Galam mata uang fungsional, (2) posisi neto dari aset dan babilitas moneter dalam mata uang asing: (3) rincian kontrak valuta berjangka dan ekuivalen dalam mata uang fungsional, Catatan 40
Page 68 OCR 0.863
Page 68 of 84 (4) (5) jumlah selisih kurs yang diakui dalam laba rugi, kecuali untuk selisih kurs yang timbul pada instrumen keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi: dan selisih kurs neto diakut dalam pendapatan sif lain dan diakumulasikan dalam komponen ekuitas yang terpisah, serta rekonsiliasi selisih kurs tersebut pada awal dan akhir periode. 24) Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan Yang harus diungkapkan antara lain : a) untuk setiap rugi penurunan nilai yang diakui atau dibalik selama periode tertentu untuk suatu aset individual, termasuk gooveki atau suatu unit penghasil kas: «) @& (3) (9) (5) (6) peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan pengakuan atau pembalikan rugi penurunan nilai, jumlah rugi penurunan nikai yang diakui dalam laba rugi selama periode tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang didalamnya tercakup rugi penurunan nilai: jumlah pembalikan rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama periode tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang di dalamnya tercakup rugi penurunan nilai yang dibalik: goodwil yang tetah diakul rugi penurunan nilainya fumtah rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang dhakut dalam pendapatan komprehensif lain selama periode tersebut, dan jurviah pembalikan rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakul dalam pendapatan komprehensif lam selama periode tersebut. b) Pengungkapan sebagumana dimaksud dalarn angka (1) dilakukan urituk setiap kelompok aset. Periode Lalu Perubahan Estimasi Akuntansi Yang harus diungkapkan antara lain : 3) b) (1) (2) (3) sifat dan alasan perubahan estimasi akuntansi: Jurnlah perubahan estimasi yang berdampak pada periode berjalan, dam perkiraan dampak estimasi pada periode mendatang. Dalam hal jurnah dampak pada penade mendatang tidak praktis, fakta tersebut harus diungkapkan Perubahan Kebijakan Akuntansi Yang harus drungkapkan antara lain :
Page 69 OCR 0.839
Page 69 of 84 “) 2 (3) 3) (5) sifat dani perubahan kebijakan akuntansi, alasan penerapan kebijakan akuntansi baru memberikan informasi yang andal dan relevan: Jurnlah penyesualan untuk penode berjalan dan setiap penode lalu sajian: (a) setiap pos laporan keuangan yang terpengaruh, dan (D) laba per saham dasar dan dilusian, jumlah penyesuaian yang terkait dengan periode-perlode sebelum periode yang disajikan. Dalam hal Dak praktis dilakukan, maka diungkapkan alasannya, dan keadaan yang membuat penerapan retrospektif tidak praktis untuk suatu periode tertentu atau untuk periode-periode sebelum penode-periode tersebut disajikan dan tanggal dimulainya perubahan kebijakan akuntansi, Cc) Kesalahan Periode Lalu Yang harus diungkapkan antara lain : “ (23) (3) “ sMat dari kesalahan periode lalu: Jumlah koreksi untuk setiap periode sajian: (e) bagi setiap pos laporan keuangan) dan (b) laba per saham dasar dan dilusian, jumlah koreksi pada twal penode sajian paling awal: dan keadaan yang membuat penerapan retrospketif tidak praktis dilakukan dan penjelasan mengenai cara dan waktu dilakukannya koreksi apabila penyajian kemnbali retrospektif tidak praktis. 26) Kombinasi Bisnis a) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang terjadi selama periode pelaporan, yaitu: « (2) 3) (3) (5) (6) nama dan penjelasan tentang pihak yang diakuisisi: tanggal akussisi, biaya terkait akuisisi, di luar biaya penerbitan Efek utang dan Etek ekuitas, periode berjalan, dan akumulasinya untuk masing-masing kombinasi bisnis, persentase kepentingan ekuitas berhak suara yang diperoleh, alasan utama untuk kombinasi bisnis dan penjelasan tentang caro pihak pengakuisisi memperoleh Pengendalian atas pihak yang diakuisisi: penjelasan kualitatif tentang faktor yang membentuk goodwill yang diakui)
Page 70 OCR 0.870
Page 70 of 84 @ (8) Keji (10) (11) (12) (13) Nilai Wajar pada saat tanggal akuisisi atas total imbalan yang dialihkan dan Nilai Wojar tanggal akutsisi untuk setiap kelompok utama imbalan, kesepakatan imbalan kontinjensi dan aset indemnifikasi- (a) jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi, (0) penjelasan tentang kesepakatan dan dasar penentuan jumlah pembayaran: dan (c) estimasi kisaran hasil (tidak didiskonto) atau, jika apatvla kisaran tidak dapat diestimasikan maka fakta dan alasan mengapa kisaran tersebut tidak dapat diestimasikan. Dalam hal jumlah maksimum pembayaran tidak terbatas, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan fakta tersebut: Perusahaan harus mengungkapkan peutang yang diperoleh berdasarkan kelompok utama piutang, musalnya pinjaman yang diberikan, sewa pembiayaan langsung, dan kelompok piutang lain, yaitu sebagai berikut: la) Nila Wajar piutang, (b) jumlah piutang bruto kontraktusi: dan (C) estimasi terbaik pada tanggal akuisisi atas jumlah arus kas kontraktual yang diperkirakan tidak tertagih: Jumlah yang diakul pada tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama Aset yang diperoleh dan Liabilitas yang diambil alih, setiap ballitas kontinjensi yang diakui pada Nilai Wajar: (a) ursian mengenai karakteristik kewajaban dan perkiraan saat arus keluar sumber daya ekonomi terjadi (b) indikasi ketidakpastian saat atau jurniah arus keluar tersebut. Dalam hal @iperlukan, Perusahaan harus mengungkapkan asurnsi utama yang mendasari prakiraan peristiwa masa depan: dan (e) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut: dalam hat Nabilitas kontinjensi tidak diakui karena Nilai Wajarnya tidak dapat diukur secara andal, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan: (a) informasi sebagaimana dimaksud dalam angka 33 huruf b) angka (4) terkait perikatati dan kontijensi: dari (b) alasan Uabilitas tidak dapat diukur secara andal, dalam hal pembelian dengan diskon: (a) jumlah keuntungan yang diakui dan pos dalam laporan laba rugi komprehensif dimana keuntungan tersebut diakui: dan (db) penjelasan tentang alasan transaksi tersebut menghasilkan keuntungan: 9G
Page 71 OCR 0.875
Page 71 of 8d (14) setiap kombinasi bisnis dimana pihak pengakuissi memilik kurang dari 10096 (seratus perseratus) dari kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi pada tanggat akussisi: ta) jumlah dari kepentingan nompengendali pada pihak yang diakuisisi, yang diakui pada tanggal akuisisi dan dasar pengukurannya: dan (b) teknik penilaian dan input model utama yang digunakan dalam penentuan nilai tersebut, untuk setiap kepentingan nonpengendali pada pihak yang Giakuisisi yang diukur pada Nilai Wajar: (LS) dalam hal suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap: (la) Nilai Wajar pada tanggal akuisisi atas kepentingan ekuitas pihak yang Giakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi segera sebelum tanggal @kuisisi, dan (b) jumlah keuntungan atau kerugian yang diakui sebagai hasil dari pengukuran kembali Nilai Wajar dari kepentingan ekuitas peda pihak yang diakussisi yatg dimiliki oleh pihak pengakuisisi sebelum kombsnasi bisnis dan pos dalam laporan laba rugi komprehensif untuk mengakui keuntungan atau kerugian tersebut, (16) Informasi sebagai berikut: (a) jumlah pendapatan dan laba atau rugi dari pihak yang diakuisisi sejak tanggal akuisisi yang dimasukkan dalam laporan laba rugi komprehensif pada periode pelaporan: dan (5) pendapatan dan laba atau rugi dari entitas hasil penggabungan untuk periode pelaporan berjalan seolah-okah tanggal akuisisi untuk semua komitxinasi bisnis yang terjadi selama tahun berjalan telah diperhitungkan Sejak awal periode pelaparan, b) Terhadap kamnbinasi bisnis yang terjadi pada periode sekarang dan periode sebelumnya, Perusahaan yang menjadi pihak pengakuisisi wajib mengungkapkan Informasi berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang material atau secara kolektit material: (1) dalam hal skuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai untuk Aset, Latwtitas, kepentingan nonpengendali tertentu atau jenis mbalan dan jumlah yang diakul dalam laporan keuangan kombinasi bisnis sehingga ditentukan hanya bersifat penyisihan, maka diungkapkan: (a) alasan akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai: (b) Aset, Liabilitas, kepentingan ekuitas atau jesus imbalan yang akuntansi awalnya belum selesai, dan
Page 72 OCR 0.872
Page 72 of 84 (s3) (3) (4) (5) (C) sifat dan jumiah dan setiap penyesualan periode pengukuran yang diaku selama periode pelaporan setiap periode pelaporan setelah tanggal akuisisi sampai dengan Perusahaan mendapatkan, menjual atau kehilangan hak atas aset imbalan kontinjensi, atau sampai dengan Perusahaan menyelesaikan Nabilitas imbalan kontinjensi atau Nabiltas tersebut dibatalkan atau lewat waktu, maka diungkapkan: (a) setiap perubahan dalam jumlah yang diakui, termasuk setiap perbedaan yang timbul selama penyelesawan) (D) setiap perubahan dalam kisaran hasil (tidak didiskonto) dan alasan perubahan tersebut, dan (c) teknik penilaian dan input model utama yang digunakan untuk mengukur imbalan kontinjensi: kabulitas kontinjansi yang diakui dalam kombinasi besnis, jika ada: rekonsiliasi atas nilai tercatat goodwill pada awal dan akhir periode pelaporan, Jumlah dan penjelasan dari setiap keuntungan atau kerugianyang diakui pada penode pelaporan yang: (8) terkait dengan aset teridentifikasi yang diperoleh atau Nabilitas yang diambil-alih dalarn kombinasi bisnis pada periode pelaporan berjalan atau periode pelaporan sebelumnya, dan (b) ukuran, sifat, atau kejadian relevan yang diungkapkan untuk memahami laporan keuangan Perusahaan hasil penggabungan: €) pernyataan kesesuaian dengan peraturan Bapepam dan LK dalam petaksanaan transaksi kombinasi bisnis: dan d) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal berikut secara keseluruhan, sehubungan dengan perolehan atas entitas anak dan unit bisnis lainnya selama suatu periode: tt) 2) (3) «1 jurnlah harga yang dibayarkan: bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas, jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anok atau txsnis lainnya apatsla Pengendalian diperoleh: dan Jumlah aset dan labilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apabila Pengendalian diperoleh, diikhtisarkan berdasarkan kategon utamanya. 27) Segmen Operasi Yang harus drungkapkan antara hain : 8) pengungkapan pada level segmen: 2
Page 73 OCR 0.853
Page 73 of 84 d1 2 3) informasi umurn, yang terdsri dari- (aj faktor-faktor yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasi segmen dilaporkan: dan (b) Jenis produk dan jasa yang menghasilkan pendapatan dari setiap segmen dilaporkan, Informasi mengensi leba atau rugi segmen, termasuk pendapatan dan beban tertentu, aset segmen, dan Mabilitas segmen dari segmen dilaporkan, serta dasar pengukurannya: rekonsiliasi dari total pendapatan segmen, ukuran laba atau rugi segmen dilaporkan, aset segmen, liabilitas segmen, dan unsur segmen material kainnya terhadap jumlah yang terkait dalam laporan keuangan Perusahaan) b) pengungkapan pada level entitas (1) 2) (3) Informasi produk dan jasa Pendapatan dari pelanggan eksternal untuk setiap produk dan jasa atau setiap kelompok produk dan jasa yang serupa, Informasi wilayah asografis (2) Pendapatan dari pelanggan eksternal yang diatribusikan kepada: 4 negara donwsili Perusahaan dan IL semua pegara asing secara total dimana Perusahaan memperoleh pendapatan. Dalam hal pendapatan dari suatu negara asing secara Individual jumlahnya material, pendapatan tersebut diungkapkan secara terpisah, termasuk dasar pengatribusian pendapatannya kepada negara tersebut secara individual, (b) Aset tidak lancar selain instrumen keuangan, aset pajak yang ditangguhkan, aset imbalan pascakerja, dan hak yang terjadi akibat kontrak asuransi yang berlokasi di: | negara domisili Perusahaan) dan IL semua negara asing secara total dimana Perusahaan merniliki aset. Dalam hal aset dari suatu pegara asing secara Individual jumlahnya "material, maka aset tersebut diungkapkan secara terpisah. Informasi pelanggan utama Dalam hal pendapatan dari transaksi dengan pelanggan eksternal tunggal mencapai 1096 (sepuluh perseratus) atau lebih dari pendapatan konsolidasi, Perusahaan harus mengungkapkan: (a) fakta, (D) total pendapatan dari setiap pelanggan, dan
Page 74 OCR 0.861
Page 74 of 84 d Identitas segmen yang melaporkan pendapatan tersebut. 28) Operasi yang Dihentikan a) Yang harus dungkapkan antara lain: (1) uraran tentang alasan operasi dihentikan, (2) ursian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan yang diharapkan, cara, dan waktu pelepasan dari aset dan llatillitas operasi yang dihentikan dan (3) pengaruh dari operasi yang dihentikan terhadap segmen yang dilaporkan dari aset tidak lancar atau kelompok lepasan disajikan sesuai SAK yang berlaku. b) Yang harus diungkapkan atas informasi terkait dengan laba (rugi) operasi yang dihentikan, antara ain: (1) anolisa atas jumlah tunggal yang disajikan dalam laporan laba rugi kormprebensif rneliputi- (a) pendapatan, beban, dan laba atau rugi sebelum pajak dari operasi yang dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait: dan (b) latis atau rugi yang diakui dalam pengukuran ke Niki Wajar setelah dikurangi biaya untuk menjual atau pelepasan aset atau kelompok lepasan yang terkait dengan operasi yang dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait, (2) arus kas neto yang dapat diatribusikan pada aktivitas operasi, investasi dan pendanaan dari operasi yang dihentikan: dan 13) aa penghasilan dari operasi yang dilanjutkan dan operasi yang dihentikan ng dapat diatribusikan pada pemulik entitas induk, 29) Mma Ana aa 3) Perusahaan wajib mengeloripokkan instrumen derivatif sesuai dengan tujuannya, yaitu untuk lindung nilai atau tujuan lainnya (non lindung nilai), seperti untuk tujuan spekulasi: b) Perusahaan yang mernilki atau menerbitkan Instrumen derivatif wajib mengungkapkan untuk setiap kontrak instrumen derivatif dalam kelompok klasifikasi lendung nilai dan kelompok nori lindung nilai: (1) hakikat dan sifat dari transaksi, berupa transaks) berjangka dalam bentuk valuta, bunga, komoditas atau lain-lain, (2) pihak lawan transaksi (counterparties): (3) tanggal jatuh tempo (4) nilai keseluruhan kontrak dan Ndai Wajar pada tanggal laporan posisi keuangan, (5) beban atau Pendapatan pada periode pelaporan) (6) pos Aset dan/atau Liabilitas yang dilmdung nisi, dan (7), petxyatman penting isinya.
Page 75 OCR 0.832
Page 75 of 84 Cc) Yang harus diungkapkan antara lain: ») |Sntvekast ago mono memahann tujuan transaksi derivatif dan strategi untuk mencapai tujuan tersebut: (2) piara manajemen risiko untuk setiap klssifikas lindung nikw, termasuk. aga penjelasan mengenai Aset dan/atau Liabilitas dan jenis transaksi yang dilindung " 1 (3) bara instrumen yang tidak dimaksudkan sebagai suatu lindung nilat, disebutkan juannya. 30) Nilai Wajar Instrumen Keuangan Yang harus diungkapkan untuk setiap kelompok aset keuangan dan llabilitas keuangan antara lain: a) Nilai Wajar setiap kelompok Aset dan Liabilitas tersebut dengan cara yang memungkinkan untuk dapat diperbandingkan dengan nilai tercatat dalam laporan posisi keuangan: dan b) tverarki, metode, dan asurnsi signifikan yang digunakan dalam menentukan Nilai Wajar Catatan 25 aset keuangan dan liabilitas keuangan. Dividen Yang harus diungkapkan antara lain: @) jumlah dividen dan dividen per saham yang telah dideklarasikan dan dibayarkan sebagai distribusi kepada pemilik pada penode pelaporan: b) jumlah utang dividen untuk: (4) periode pelaporan, dan (2) penode sebelumnya: €) jumlah dividen dan divwden per saham yang diusulkan atau didekkarasikan setelah periode pelaporan tetapi sebelum tanggal penyelesaian laporan keuangan dan tidak diakui sebagai Wsbilitas kepada pernilik pada akhir periode pelaporan, dan d) jumlah dividen preferen kurnulatif yang tidak diakut. Catatan 29 32) Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama Yang harus diungkapkan antara lam: a) jumlah agregat dari Nabilitas kontinjensi dengan jumlah labilitas kontinjensi lainnya secara terpisah, b) jumlah agregat dari komitmen modal terkait dengan bagian partisipasinya dalam Ventura Bersama secara terpisah dari komitmen lainnya: C) daftar dan penjelasan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama yang signifikan dan bagian partisipasi kepernilikan dalam pengendakan bersama entitas, dan Catatan 11
Page 76 OCR 0.845
Page 76 of 84 d) dalam hal Ventura Bersama diakui dalam pengendakan bersarna entitas, agar ditambahkan pengungkapan tambahan tentang: (3) metode yang digunakan untuk mengakui bagian partisipasinya) dan (2) jumlah agregat setiap aset lancar, aset tidak lancar, hatilitas jangka pendek, Nabilitas jangka panjang, penghasilan dan beban yang terkait dengan bagian partisipasinya dalam Ventura Bersama. 33) Perikatan dan Kontinjensi a) Perkatan Yang harus diungkapkan antara lain : (1) perikatan yang meliputi: ta) perjanjian sewa, keagenan dan distribusi, bantuan manajemen dan teknis, royalti, dan lisensi, diungkapkan: L pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian, Ii, periode berlakunya perikatan: W, dasar pepentuan kompensasi dan denda, (W. Jurnilah beban atau pendapatan pada periode pelaporan: dan V, pembsatasan-pembatasan lainnya: (b) kontrak atau perjanjian yang memerlukan penggunaan dana di masa yang akan datang, seperti: pembangunan pabrik, perjanjian pembelian, ikatan untuk investasi, diungkapkan: | #ihak-pehak yang terkait dalam perjanjian: 1. periode berlakunya perikatan: WN. "lai keseluruhan, mata uang, dan bagian yang telah direalisasi, dan Iv, sanksi-sanksi: (2) pemberian jaminan atau geransi, diungkapkan: (a) pihak-pihak yang dijamin dan yang menerima jaminan, yang dipisahkan antara pihak berelasi dan pihak ketiga untuk pihak yang dijamin, (b) Jatar belakang dikeluarkannya jaminan: (C) periode berlakunya jaminan dar (d) nilai jaminan, (3) fasilitas kredit yang belurn digunakan, misalnya fasilitas L/C, cerukan bank, dan (4) uraian mengenai sifat, jenis, jumlah dan batasan-batasannya, b) Kontinjens Catatan 35
Page 77 OCR 0.858
34) Page 77 of 34 Yang harus diungkapkan antara lain : tt) (2 (3) (3) perkara stau sengketa hukum, diungkapkan: (a) pihak-pihak yang terkait, (b) Jurnlah yang diperkarakan: (C) latar belakang, isi dan status perkaradan pendapat hukum (legal opinion): dan (d) dampak keuangan| Peraturan Pemerintah yang berdampak terhadap Perusahaan, misalnya masalah lingkungan hidup, diungkapkan uraian singkat tentang peraturan dan estimasi dampak keuangannya: kemungkinan llabilitas pajak tambahan: (a) jenis ketetapan atau tagihan pajak, jenis pajak, tahun pajak serta jumlah pokok dan denda atau bunganya, dan (b) sikap Perusahaan terhadap ketetapan atau tagihian pajak (keberatan atau banding), peristiwa kontinjensi lainnya, yang dungkapkan antara lain: (a) karakteristik aset atau Ialbilitas kontinjensi: (b) estimasi dari dampak keuangannya, (ce) indikasi tentang ketidakpastian yang terkait dengan jumlah atau waktu arus keluar sumber daya: dan (d) kemungkinan penggantian oleh pihak ketiga. Perkebunan Inti Rakyat dan Plasma Yang harus diungkapkan antara lain: Isi perjanjtan kerjasarna IR/Plasma: Pihak-pihak yang terkait dalam kerjasama: Lokasi aset dan jangka waktu pengelolaan, Hak dan liabilitas dari masing-masing pihak dalam kerjasama) Ketentuan tentang perbahan perjanjian kerjasama: dan Isi perubahan perjanjian, jika ada, a) b) 4 d) & n 35) Manajemen Risiko Keuangan a) Perusahaan harus mengungkapkan informasi yang mernungkinkan para pengguna laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat dan luas risiko yang timbul dari instrumen
Page 78 OCR 0.867
Page 78 of 84 keuangan, serta kebijakan dalam pengelolaan risiko, termasuk, namun tidak terbatas pada risiko sebagai berikut: (1) risiko kredit, antara lain ikhtisar analisis umur aset keuangan yang belum jatuh terpa stau tidak mengalana pemurunan nilai dan yang lewat jatuh tempo pada akhir periode petaparan tetapi tidak mengalami penurunan nilai: (2) risiko likuiditas, antara kain: (a) analisis jatuh tempo untuk Kabilitas keuangan derivatif dan nonderivatif yang menunjukkan sisa jatuh tempo kontraktual yang bertujuan untuk pemahaman terhadap periode arus kas, dan (b) deskripsi mengenai cara Perusahaan mengelola risiko Iikukditas, (3) risiko pasar, antara lain analisis sensitivitas untuk setiap jenis risiko pasar dimana entitas terdampak pada akhir periode pelaporan, yang menunjukkan dampak perubahan pada variabel risiko yang releyan pada tanggal tersebut terhadap laba rugi dan ekuitas, dan (4) risiko lainnya yang dimiliki oleh Perusahaan. b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam buruf a) terdiri dari pengungkapan kualitatif dan pengungkapan kuantitatif untuk setiap jenis risiko yang bmbul dari instrumen keuangan. Catatan 37 36) Khusus Industri Perbankan a) Rasio Kecukupan Modal (Capital Adeguacy Ratio) Yang barus diungkapkan antara lain: (L) Rincian perhitungan dan jumlah rasio kecukupan modal pada tanggal laporan porsi keuangan, (2) Posisi CAR minimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia, dan (3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan CAR. D) Posisi Devisa Neto Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian perhitungan dani posisi devisa neto menurut jenis rata uang pada tanggal laporan posisi keuangan, (2) Posisi devisa neto maksimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia: (3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan posisi devisa neto. Cc) Jaminan Pemerintah terhadap Liabilitas Pembayaran Bank Umum Yang harus diungkapkan antara lain dasar hukum yang melandasi jaminan atas dana pihak ketiga di bank. d) Aktivitas Fiduciary
Page 79 OCR 0.881
Page 79 ol 84 Yang harus diungkapkan antara lain uraian masing-masing aktivitas fiduckaryyang meliputi jasn kustodian, wali amanat, pengelalaan investasi dan reksadana, 37) Kuasi-Reorganisasi Yang barus diungkapkan antara Win uraian mengenai kegiatan kuasi-reorganisasi yang meliputi: a) Jumlah saldo negatif yang dieliminasi dalam laporan posisi keuangan dan jumlah tersebut disajikan selama tiga tahun berurutan sejak kuasi-reorganisasi b) Status going concern perusahaan den rencana manajemen dan pemegang saham setelah kuasi-reorganisasi yang menggambarkan prospek usaha di masa mendatang, C) Penyajian laporan posisi keuangan sebelum, pada saat dan sesudah kuasi reorganisasi, d) Rincian dari junvah yang membentuk akun selisih penilaian Aset dan liabilitas sebelum digunakan untuk mengeliminasi defisit, dan €) Koterangan tentang tanggal terjadinya kuasi-reorganisasi pada akun saldo laba dalam laporan posisi kevangan untuk jangka waktu LO tahun ke depan sejak kuasi- reorganisasi. 38) Pengelolaan Modal Yang harus diungkapkan antara lain : a) Informasi kualitatif tentang tujuan, kebijakan, dan proses Perusahaan dalam mengelola (1) deskripsi tentang bagian yang dikelola sebagai modal: (2) sifat persyaratan dan implementasinya dalam hal Perusahaan diharuskan untuk memenuhi persyaratan permodalan yang disyaratkan oleh pihak eksternal, dan (3)cara Perusahaan memenuhi tujuannya dalam mengelola permodalannya: b) ringkasan data kuantitatif tentang bagian yang dikelole sebagas modal: Cc) setiap perubahan pada angka a) dan angka b) dari periode sebelumnya: dj) pernyataan atas kepatuhan terhadap setiap persyaratan permodalan dari pitiak eksternal (jika ada), dan €) konsekuensi dari ketidakpatuhan persyaratan permodalan dari pihak eksternal, apabila terjadi ketidakpatuhan, 39) Transaksi Nonkas Yang harus diungkapkan antara ln : Transaksi pada aktivitas Investasi dan pendanaan yang tidak merneriukan penggunaan Kas dan Setara Kas yang tidak termasuk dalam laporan arus kas.
Page 80 OCR 0.864
Page B0 Of 84 Transaks tersebut antara lain berupa perolehan Aset secara kredit atau sewa pembxayasn, akuisisi melalu penerbitan saham, dan konversi utang menjadi modal. 40) Pembayaran Berbasis Saham Yang harus diungkapkan antara lain - 3) b) 9 K3) 3 rincian jumlah Labilitas atas pembayaran berbasis saham baik untuk jangka pendek ataupun jangka panjang: penjelasan mengenai setiap jenis perjanjian pembayaran berbasis saham yang ada pada sustu periode, terrnasuk syarat dan ketentuan umur setiap perjanjian, seperti kondisi vesting, jangka waktu maksimum atas opsi yang diberikan, don metoda penyelesaian) Jumlah dan rata-rata tertimbang harga eksekusi opsi saham untuk setiap kelompok opsi sahatn: untuk opsi saham yang dieksekusi selama penode, rata-rata tertimbang harga saham pada tanggal eksekusi atau selama periode pelaporan: kisaran harga eksekusi dan rata-rata tertimbang sisa umur kontrak untuk opsi saham yang beredar pada akhir periode, penentuan Nila: Wajar dengan mengungkapkan paling kurang hal-hal sebagai berikut: (1) opsi yang diberikan selama suatu penode, rata-rata tertimbang Nilai Wajar opsi tersebut pada tanggal pengukuran dan informasi tentang bagaimana Nilai Wajar tersebut diukur, dan (2) jumlah dan rata-rats tertimbang nilai wajar instrumen ekuitas tersebut pada tanggal pengukuran, dan informasi tentang pengukuran Nilai Wajar tersebut untuk instrumen ekultas lain yang diberikan selama suatu periode (yaitu setain opsi saham), dampak transaksi pembayaran berbasis saham terhadap laba rugi Perusahaan dalam suatu periode dan terhadap pasisi keuangannya, 41) Khusus Industri Asuransi: 3) Analisis kekayaan dan Perfitungan Batas Tingkat Solvabilitas Yang harus diungkapkan antara fain : (1) Analisis Kekayaan, (2) Pertutungan batas tingkat solvabilitas: (3) Batas tingkat solvabihtas yang harus dipenuhi: (4) Tingkat solvabilitas yang dicapai perusahaan per tanggal pelaporan, dan (5) Jumlah investasi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.
Page 81 OCR 0.864
Page S1 or 84 12) Aset Liabilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi Syariah Hal-bai yang harus diungkapkan: a) Ijin Menteri Keuangan atas pendirian unit Asuransi Syariah b) Jenis Akad Asuransi Syariah, €) Rincian Aset, Liatilitss, Pendapatan, Beban, dan Laba Usaha Unit Asuransi Syariah: dan d) Zakat 2) aa) Informasi Penting Lainnya Yang harus diungkapkan antara tain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari: a) Kontrak reasuransi: b) Perjanjian penting dan ikatan lainnya: C) Rasio keuangan penting, d) Pendapatan, beban dan hasil underwriting: dan €) Peristiwa atau keadaan yang mempengaruhi kinerja atau kelangsungan hidup perusahaan, Khusus Industri Kehutanan : a) Rincian volume penjualan kayu bulat (jenis kayu): b) Pemenuhan liabilitas terhadap negara seperti DR, IHH, BPPHH, IHPH dan turan wajib lainnya: C) Realisas kegiatan dan biaya yang berhubungan dengan pelaksanaan penanaman kembali hutan alam (TPTI, pembinaan dan periindungan hutan, penanaman tanah kosong dan usaha lainya untuk kelestarian alam): d) Realisasi jenis kegiatan sehubungan pelaksanaan Bina desa hutan dan biayanya: 2) Khusus HTI, diungkapkan realisasi anggaran dan penanaman pada periode berjalan dan akumulasinya, dan #) Sehubungan dengan pembangunan sarana dan prasarana : (1) Roalisasi pembangunan jalan dan jembatan serta pemeliharaannya, dan (2) Jenis jalan yang dibangun pada periode berjalan dan akumulasinya, aux. Catatan 42
Page 82 OCR 0.874
Page 82 of 84 45) Peristiwa Setelah Periode Pelaporan Yang harus diungkapkan antara lain: 8) dalam hal Perusahaan menerima informasi setelah periode pelaporan tentang kondisi yang ada paca akhir periode pelaporan, rnaka Perusahaan memutakhirkan pengungkapan kondisi tersebut sesuai dengan informasi terkini: dam conton peristiwa setelah penode pelaporan yang mensyaratkan entitas untuk menyesuaikan jumlah yang diakui dalam laporan keuangannya, atau untuk mengakui peristiwa yang sebelurnnya tidak diakui: b) dalam hal terdapat peristiwa nonpenyesuai yang material setelah periode pelaporan, maka Perusahaan mengungkapkan uraian peristiwa, misalnya: (4) tanggal terjadinya, (2) sifat peristiwa: dan (3) estimasi atas darmpok keuangan, atau pernyataan dan alasan bahwa estimasi tersebut tidak dapat dibuat. Catatan 41 46) Perkembangan Terakhir Standar Akuntansi Keuangan dan Peraturan yang Terkait dengan Aktivitas Perusahaan Dalam hal Perusahaan belum menerapkan suatu SAK dan/atau peraturan yang terkait dengan aktivitas Perusahaan, yang telah diterbitkan tetapi belum efektif berlaku, Yang harus diungkapkan antara lain: a) judul SAK dan jenis peraturan baru tersebut: b) sifat deri perubahan yang belum berlaku efektif atau perubahan kebijakan akuntansi, C) — tanggal peerapan SAK dan peraturan baru tersebut disyaratkan: dan d) pembahasan mengenai dampak penerapan awal SAK dan peraturan baru atas laparan keuangan atau pernyataan manajemen bahwa dampak tersebut tidak dapat diketahui aliu destinasi secara wajar. 47) a) Dalam hal Perusahaan mengutiah penyajian atau pengklasifikasian pos-pos dalam laporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan antara lain: (1) sifat reklasifikasi, (2) jumlah masing-masing pos atau gabungan beberapa pos yang direklasifikasi: dan (3) alasan reklasifikasi, b) Datar hial roklasifikasi jumlah komparatif tidak praktis untuk dilakukari, maka Catatan 45 Perusahaan harus mengungkapkan:
Page 83 OCR 0.876
Pane 83 of 84 (4) alasan tidak rmerektasifikasi jumlah tersebut, dan (2) sifat penyesuaian yang akan dilakukan jika jumlah tersebut direklasifkasi. 48) Hibah Pemerintah Setiap Hibah Pemerintah yang diterima, Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut: 8) sifat dan luas Hibah Pernerintah yang diakui dalam laporan keuangan dan indikasi bentuk lain dari bantuan pemerintah: dan b) kondisi yang belum terpenuhi dan kontinjensi lain yang melekat atas bantuan pemerintah yang telah diakul, 49) Rekonsiliasi antara SAK dengan Standar Akuntansi di Negara Lain a) Ketentuan Ini berlaku bagi Perusahaan yang menyusun laporan keuangan dengan menggunakan standar akuntansi selain SAK untuk memenuhi persyaratan otoritas pasar modal di negara Win atau dalam rangka penawaran Efek di negara lain. b) Yang harus diungkapkan antara lain: (L) ringkasan perbedaan SAK dengan standar akuntansi di negara lain, 2 rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan posisi keuangan beserta penjelasannya, dan (3) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan laba rugi komprehensif beserta penjelasannya. Cc) Dalam hal Perusahaan dipersyaratkan oleh otoritas pasar modal di negara lain untuk melakukan pengungkapan tambahan mengikuti ketentuan yang berlaku di negara tersebut, maka pengungkapan tersebut wajib ditambahkan dalarn laporan keuangan,
Page 84 OCR 0.905
Page 84 of 84 | 50) | Informasi Penting Lainnya x Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari peristiwa atau kosdaan tertentu yang mempengaruhi kinerja perusahaan, seperti peristiwa/keadaan yang | mempengaruhi kelangsungan hidup perusahaan, | Jakarta, 13 Maret 2026
Names mentioned 11 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Mirawati Sensi
p.1
unresolved
person
Mirawati Sensi Idris Idris Nama Partner Ahmad
p.1
unresolved
org
PT Tn Nan Ya Tidak Pemenuhan
p.2
unresolved
org
Bapepam-LK
p.3 ×2
unresolved
org
Menteri Keuangan
p.5 ×2
unresolved
org
Bank Indonesia
p.11 ×12
unresolved
org
Bank Lam
p.21
unresolved
org
Bank Indoresiaj
p.29
unresolved
org
Direktorat Jenderal Pajak
p.37
unresolved
org
Bapepam
p.72 ×2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.