Skip to content
Back to announcement

20231003_BAPI_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_31434460_lamp1.pdf

Other Text extracted BAPI

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 5

Page 1
                              PT Bhakti Agung Propertindo Tbk.
                                   Permintaan Penjelasan

1. Merujuk pada tanggapan Perseroan sebelumnya pada Juli 2022 terkait Permintaan Penjelasan
   Laporan Keuangan (LK) per 31 Maret 2022 terkait tanah di Rangkas Bitung senilai Rp211,9 miliar,
   Perseroan memiliki rencana jangka pendek untuk menjual tanah secara keseluruhan maupun dalam
   bentuk blok tanah dengan tujuan untuk memperkuat modal kerja Perseroan. Perseroan juga
   mengungkapkan bahwa Perseroan sedang dalam tahap negosiasi dengan calon pembeli.
   Berdasarkan LK Perseroan per 31 Desember 2022 yang disampaikan pada 11 Agustus 2023,
   Perseroan masih mencatatkan tanah ini sebagai bagian dari aset lancar pada akun aset real estat.
   Atas hal tersebut, mohon penjelasan
    a. Perkembangan atas penjualan tanah dan tahap dari negosiasi dengan para calon pembeli.
       Jawab : Perseroan masih dalam tahap penjajakan dengan para calon pembeli
    b. Perkembangan jumlah kavling yang sudah terjual hingga saat ini (cut-off 31 Agustus 2023).
       Jawab : sampai dengan saat ini belum ada tanah yang terjual
    c. Daftar calon pembeli dan jumlah kavling yang ditawarkan dan telah terjual.
       Jawab : tidak ada
    d. Apakah terdapat perubahan harga tanah per blok saat ini jika dibandingkan dengan tanggapan
       Perseroan sebelumnya yaitu sebesar Rp350.000 per blok.
       Jawab : belum ada perubahan harga
    e. Berdasarkan tanggapan permintaan penjelasan Juli 2022, Perseroan menyebutkan bahwa
       dasar pengakuan tersebut sebagai aset lancar adalah PSAK 14 Persdiaan, dimana tanah untuk
       Perusahaan Properti dicatat sebagai Persediaan dan Perseroan atas tanah tersebut berencana
       untuk dijual. Namun demikian, berdasarkan PSAK 1 Paragraf 66, disebutkan bahwa:




   Berdasarkan catatan kami, tanah dimaksud telah dicatat Perseroan sebagai Persediaan pada Aset
   Lancar sejak LK per 31 Desember 2019, sehingga jika dihitung hingga 31 Desember 2022 telah
   mencapai 3 tahun. Atas hal tersebut, mohon penjelasan mengenai kesesuaian dicatatnya tanah ini
   sebagai bagian dari aset lancar berdasarkan PSAK Paragraf 6 poin c. entitas memperkirakan akan
   merealisasi aset dalam jangka waktu dua belas bulan setelah periode pelaporan.
   Jawab :
   Manajemen konsisten untuk rencana penjualan tanah tersebut namun kondisi ekonomi saat ini
   yang belum mendukung untuk bidang sektor properti sehingga berdampak dengan kinerja
Page 2
   Perseroan dalam penjualan tanah tersebut.




2. Terkait dengan apartemen Green Cleosa, Perseroan menyampaikan pada tanggapan Juli 2022,
   Perseroan menyampaikan bahwa progress Pembangunan apartemen adalah sebesar 99%, mohon
   penjelasan:
    a. Progress penyelesaian per 31 Desember 2022 dan per 31 Agustus 2023.
        Jawab : sampai dengan tanggal 31 Desember belum ada penambahan atas progress
        Pembangunan apartemen dan masih sebesar 99%

    b. Progress penjualan dan serah terima unit apartemen Greeen Cleosa dengan mengisi tabel
       sebagai berikut:

              Penjualan
               Total unit apartemen                          634

                Total terjual                               106

                Total belum terjual                          521

              Serah terima
               Total terjual                               106

                Total sudah diserah terimakan              62

                Total belum diserah terimakan               44


3. Terkait dengan penjualan apartemen, diketahui terdapat 69,29% penurunan penjualan antara
   periode 31 Desember 2021 dan 31 Desember 2022 dari sebesar Rp4,99 miliar menjadi Rp1,53
   miliar. Mohon penjelasan:
    a. Latar belakang dari penurunan tersebut.
        Jawab : Dampak Covid-19 sehingga menurunnya minat beli masyarakat
    b. Rincian penjualan per pihak dengan mengisi tabel sebagai berikut:

4. Berdasarkan Catatan atas Laporan Keuangan (CaLK) No. 1, diketahui bahwa per tanggal 31
   Desember 2022 dan 31 Desember 2021, Perseroan memiliki 3 dan 6 karyawan. Berdasarkan CaLK
   No. 21, diketahui pula bahwa beban usaha berupa gaji dan tunjangan mengalami penurunan dari
   sebesar Rp1,55 miliar pada 31 Desember 2021 menjadi sebesar Rp619,36 miliar. Atas hal tersebut,
   Bursa meminta penjelasan:
    a. Alasan penurunan jumlah karyawan.
       Jawab : Peseroan melakukan efisiensi karena dampak Covid-19
    b. Pembagian tugas karyawan dengan mengisi tabel sebagai berikut:
           Fungsi/Divisi/Departemen         Jumlah Karyawan
            keuangan                            2

            HRD dan Umum                        2

           Pemasaran                                2

    c. Apakah Perseroan menggunakan jasa karyawan kontrak, outsourcing dan/atau karyawan
       magang untuk operasional? Jelaskan.
Page 3
        Jawab : Perseroan menggunakan jasa karyawan kontrak untuk divisi Pemasaran




5. Berikut adalah dasar perhitungan gross profit dan gross profit margin dari penjualan Gedung
   STIKES:
                     Keterangan                31-Dec-22
    Penjualan Gedung STIKES                    9.500.000.000
    COGS STIKES                                8.495.670.374
    Gross Profit Margin (GPM) Gedung STIKES    1.004.329.626
    %                                           0,105718908



   Selanjutnya, mohon penjelasan:
    a. Alasan penentuan nilai penjualan STIKES sebesar Rp9,5 miliar, nilai COGS STIKES senilai
       Rp8,50 miliar sehingga menghasilkan gross profit sebesar 10,57% sebagaimana di atas.
       Jawab : Nilai penjualan Gedung STIKES yang disepakati berdasarkan Adendum perjanjian
       pengikatan Jual Beli No 02 tanggal 1 September 2022 Perseroan mensepakati nilai
       Penjualan sebesar Rp9,5 Miliar dengan kondisi yang belum selesai sepenuhnya dengan nilai
       bangunan sampai tanggal transaksi adalah sebesar Rp8,50 miliar
    b. Dasar penentuan nilai COGS apartemen sebesar 10,57% tersebut.
       Jawab : Nilai COGS tersebut berdasarkan nilai buku Persediaan Gedung stikes dalam
       pembanguan pada tanggal transaksi AJB.

6. Berdasarkan LK per 31 Desember 2022, diketahui bahwa untuk apartemen, gross profit margin
   masih sama dengan periode-periode sebelumnya yakni sebesar 31,55%, sebagai berikut:
                                                    31-Dec-22     31-Mar-22    31-Dec-21
             Penjualan Apartemen                   1.533.432.727 725.381.818 4.992.804.633
             COGS Apartemen                        1.049.696.828 496.553.243 3.417.777.051
             Gross Profit Margin (GPM) Apartemen     483.735.899 228.828.575 1.575.027.582
             % GPM                                        31,55%      31,55%        31,55%
   Mengingat bahwa pada tanggapan permintaan penjelasan pada Juli 2022 bahwa beban didasarkan
   rancangan anggaran pembangunan apartemen, mohon penjelasan apa yang menjadi dasar
   perhitungan COGS dan GPM dari penjualan apartemen? Apakah masih didasarkan pada rancangan
   anggaran Pembangunan apartemen? Jelaskan.
   Jawab :
   Perseroan mencatat COGS dan GPM berdasarkan anggaran pembangunan apartemen
   sebagaimana telah ditetapkan pada awal pembangunan.

7. Berdasarkan CaLK No. 8, diketahui bahwa Perseroan memiliki tanah dalam pengembangan
   sebagai bagian dari apartemen Green Cleosa, sebagai berikut:




   Selanjutnya, mohon penjelasan:
Page 4
    a. Alasan dan latar belankang saldo tanah tersebut tidak mengalami pergerakan sejak tahun-
       tahun sebelumnya.
       Jawab : saldo tanah pengembangan ditahun 2022 mengalami pergerakan dibanding tahun
       2021, dimana pergerakan tersebut terkait penurunan penjualan atas unit Aparetemen ditahun
       2022.
    b. Rencana dan peruntukkan tanah tersebut.
       Jawab :
       Peruntukan tanah dalam pengembangan sepenuhnya untuk pembangunan apartemen.



8. Berdasarkan CaLK No. 15, diketahui bahwa utang dari PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.
   (BTN) diperpanjang hingga 30 September 2023. Mengingat utang sebesar Rp148,31 miliar
   sementara posisi kas dan setara kas Perseroan per LK 31 Desember 2022 sebesar Rp32,79 juta,
   mohon penjelasan mengenai:
    a. Kesiapan dana dan rencana pelunasan utang tersebut.
       Jawab :
       Perseroan sampai dengan saat ini terus melakukan negosiasi dengan pihak BTN.

    b. Pada CaLK No. 15, diketahui pula terdapat penambahan jaminan berupa tanah yang dimiliki
       oleh Perusahaan yang berlokasi di Rangkas Bitung, Banten, dengan luas 700.150 m2. Dalam
       hal Perseroan tidak memiliki kas yang cukup untuk melunasi utang tersebut, apakah BTN
       akan segera menyita jaminan tanah tersebut?
       Jawab : Sampai saat ini BTN tidak ada penyampaian penyitaan terhadap Aset apapun.
    c. Alasan Perseroan mengelompokkan utang ini sebagai bagian dari liabilitas jangka panjang
       dan kesesuaian hal ini dengan paragraf 72 PSAK 1, mengingat per 31 Desember 2023 utang
       akan jatuh tempo di bawah 12 bulan,
       Jawab :
       Perseroan dalam proses perpanjangan jadwal pembayaran dengan BTN

9. Mohon penjelasan mengenai peningkatan beban akrual mencapai 72,95% antara periode 31
   Desember 2021 dengan 31 Desember 2022 dari sebesar Rp26,07 miliar menjadi Rp45,08 miliar.
   Jawab :
   Peningkatan beban akrual tersebut sepenuhnya atas bunga bank atas pinjaman Perseroan


10. Sehubungan terdapat selisih antara peningkatan beban pinjaman yang dikapitalisasi dengan
    peningkatan akrual beban, sebagai berikut:
                                                 31-Dec-22          31-Dec-21     Peningkatan
       Beban bunga - kapitalisasi              70.107.819.063 49.678.830.274 20.428.988.789
       Akrual beban                            45.032.184.384 25.983.349.469 19.048.834.915
                                                                          Selisih 1.380.153.874
    Mohon penjelasan atas latar belakang adanya selisih saldo tersebut.
    Jawab :
    Selisih tersebut atas pembayaran bunga yang sudah dibayarkan Perseroan selama tahun 2022.
Page 5
11. Mohon perincian umur piutang usaha Perseroan berdasarkan pelanggan dengan mengisi tabel
    sebagai berikut:
                 Pihak               Nilai Piutang Usaha       Umur Piutang Usaha (Hari)
   Konsumen A/N Sunadi             RP.21,830,666                      3th

   Konsumen A/N Anisa Angraini     Rp.114,952,000                     2th

   Konsumen A/N Cahyo kurniawan    Rp.77,758,501                      1th

   Konsumen A/N Eka Fitria         Rp.72,169,000                      3th

   Konsumen A/N Setyo Gundhi       Rp.84,000,000                      3th


    Sehubungan dengan Pendapatan Diterima di Muka, mohon penjelasan:
    a. Mutasi Pendapatan Diterima di Muka dengan mengisi tabel sebagai berikut:
        Saldo awal 1 Januari 2022                  14.778.365.552
         Pergerakan:

                ….                                           ….
                ….                                           ….

                ….                                           ….

                ….                                           ….

                ….                                           ….
         Saldo akhir 31 Desember 2022                12.262.614.722

    b. Penjelasan atas latar belakang masih terdapat outstanding pendapatan diterima di muka
       hingga periode 31 Desember 2022.

12. Informasi/fakta/kejadian penting lainnya yang material dan dapat mempengaruhi harga efek
    Perseroan yang belum diungkapkan kepada publik (jika ada).
                                               -o0o-

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.67 MB
Published3 Oct 2023
Pages5
Characters11,605
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

The name pass has not read this document yet.

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result