Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 36
Page 1
Nomor Surat 047/BRIF-SKP/IX/2023
Nama Emiten PT BRI Multifinance Indonesia
Kode Emiten BRIF
Perihal Penyampaian Laporan Keuangan Interim Auditan
Perseroan dengan ini menyampaikan laporan keuangan untuk periode 6 Bulan yang berakhir pada 30/06/2023 dengan ikhtisar sebagai berikut :
Informasi mengenai anak perusahaan Perseroan sebagai berikut :
Dokumen ini merupakan dokumen resmi PT BRI Multifinance Indonesia yang tidak memerlukan tanda tangan karena dihasilkan secara elektronik.
PT BRI Multifinance Indonesia bertanggung jawab penuh atas informasi tertera di dalam dokumen ini.
Page 2
[1000000] General information
Informasi umum General information
30 June 2023
Nama entitas PT BRI Multifinance Indonesia Entity name
Penjelasan perubahan nama dari akhir Explanation of change in name from
periode laporan sebelumnya the end of the preceding reporting
period
Kode entitas BRIF Entity code
Nomor identifikasi entitas AB120 Entity identification number
Industri utama entitas Pembiayaan / Financing Entity main industry
Standar akutansi yang dipilih PSAK Selected accounting standards
Sektor G. Financials Sector
Subsektor G2. Financing Service Subsector
Industri G21. Consumer Financing Industry
Subindustri G211. Consumer Financing Subindustry
Informasi pemegang saham Controlling shareholder information
National Corporation
pengendali
Jenis entitas Local Company - Indonesia Type of entity
Jurisdiction
Jenis efek yang dicatatkan Obligasi / Bond Type of listed securities
Jenis papan perdagangan tempat Type of board on which the entity is
entitas tercatat listed
Apakah merupakan laporan keuangan Whether the financial statements are
satu entitas atau suatu kelompok Entitas tunggal / Single entity of an individual entity or a group of
entitas entities
Periode penyampaian laporan Period of financial statements
Kuartal II / Second Quarter
keuangan submissions
Tanggal awal periode berjalan January 01, 2023 Current period start date
Tanggal akhir periode berjalan June 30, 2023 Current period end date
Tanggal akhir tahun sebelumnya December 31, 2022 Prior year end date
Tanggal awal periode sebelumnya January 01, 2022 Prior period start date
Tanggal akhir periode sebelumnya June 30, 2022 Prior period end date
Tanggal akhir 2 tahun sebelumnya December 31, 2021 Prior 2 year end date
Mata uang pelaporan Rupiah / IDR Description of presentation currency
Kurs konversi pada tanggal pelaporan Conversion rate at reporting date if
jika mata uang penyajian selain rupiah presentation currency is other than
rupiah
Pembulatan yang digunakan dalam Level of rounding used in financial
penyajian jumlah dalam laporan Ribuan / In Thousand statements
keuangan
Jenis laporan atas laporan keuangan Diaudit / Audited Type of report on financial statements
Jenis opini auditor Wajar Tanpa Modifikasian / Type of auditor's opinion
Unqualified
Hal yang diungkapkan dalam paragraf Matters disclosed in
pendapat untuk penekanan atas suatu emphasis-of-matter or other-matter
masalah atau paragraf penjelasan paragraph, if any
lainnya, jika ada
Hasil penugasan review Result of review engagement
Opini Hal Audit Utama Ya / Yes Any Key Audit Matters Opinion
Jumlah Hal Audit Utama 1 Total Key Audit Matters
Paragraf Hal Audit Utama Seperti dijelaskan Catatan 5,6, Key Audit Matters Paragraph
dan 7 atas laporan keuangan
interim, pada tanggal 30 Juni
2023, nilai cadangan kerugian
penurunan nilai atas sewa
pembiayaan, anjak piutang dan
Page 3
piutang pembiayaan konsumen
adalah masing-masing sebesar
Rp126,6 miliar. Rp5,5 miliar,
dan Rp84,3 miliar. Informasi
kebijakan akuntansi material
atas cadangan kerugian
penurunan nilai aset keuangan
diungkapkan dalam Catatan 2
dalam laporan keuangan interim
terlampir. Seperti disebutkan di
atas, nilai tercatat atas piutang
sewa pembiayaan, anjak
piutang, dan piutang
pembiayaan konsumen dan
cadangan kerugian penurunan
nilai terkaitnya adalah signifikan
terhadap laporan keuangan
interim Perusahaan terlampir.
Penentuan cadangan kerugian
penurunan nilai aset keuangan
tersebut di atas, memerlukan
pertimbangan dan memiliki
ketidakpastian estimasi
mencakup penentuan model
untuk menghitung cadangan
kerugian penurunan nilai,
identifikasi eksposur kredit yang
mengalami penurunan kualitas
kredit yang signifikan, dan
penentuan asumsi yang
digunakan dalam model
perhitungan cadangan kerugian
penurunan nilai (untuk eksposur
yang dinilai secara individual
atau kolektif), termasuk faktor
ekonomi makro berorientasi
masa depan. Karena penentuan
cadangan kerugian penurunan
nilai piutang sewa pembiayaan,
tagihan anjak piutang, dan
piutang pembiayaan konsumen
melibatkan pertimbangan
estimasi dan signifikan dari
manajemen dan nilai tercatat
yang signifikan, dan maka hal
ini adalah hal audit utama bagi
kami.
Tanggal laporan audit atau hasil Date of auditor's opinion or result of
29 September 2023
laporan review review report
Auditor tahun berjalan Purwantono, Sungkoro dan Current year auditor
Surja
Nama partner audit tahun berjalan Name of current year audit signing
Yasir
partner
Lama tahun penugasan partner yang Number of years served as audit
1
menandatangani signing partner
Auditor tahun sebelumnya Purwantono, Sungkoro & Surja Prior year auditor
Nama partner audit tahun sebelumnya Name of prior year audit signing
Christophorus Alvin Kossim
partner
Kepatuhan terhadap pemenuhan Whether in compliance with OJK rules
peraturan OJK Nomor: No. 75/POJK.04/2017 concerning
Ya / Yes
75/POJK.04/2017 tentang Tanggung responsibilities of board of directors on
Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan financial statements
Kepatuhan terhadap pemenuhan Compliance to the independency of
independensi akuntan yang Accountant that provide services in
Page 4
memberikan jasa audit di pasar modal Capital Market as regulated in OJK sesuai dengan POJK Nomor Ya / Yes rules No. 13/POJK.03/2017 13/POJK.03/2017 tentang concerning The Use of Public Penggunaan Jasa Akuntan Publik Accountant and Auditing Firm in dalam Kegiatan Jasa Keuangan Financial Services Activities.
Page 5
[8220000] Statement of financial position presented using order of liquidity -
Financing Industry
Laporan posisi keuangan Statement of financial position
30 June 2023 31 December 2022
Aset Assets
Kas dan setara kas 352,205 239,152 Cash and cash equivalents
Giro pada bank lain Current accounts with other
banks
Giro pada bank lain pihak Current accounts with
37,360,172 5,967,741
ketiga other banks third parties
Giro pada bank lain pihak Current accounts with
156,184,738 161,300,861
berelasi other banks related parties
Piutang pembiayaan Consumer financing
konsumen receivables
Piutang pembiayaan Consumer financing
5,668,082,076 4,908,205,742
konsumen pihak ketiga receivables third parties
Piutang pembiayaan Consumer financing
13,870,266 11,150,950
konsumen pihak berelasi receivables related parties
Investasi sewa Lease investments
Investasi sewa pihak Lease investments third
1,538,385,268 1,699,898,513
ketiga parties
Investasi sewa pihak Lease investments related
10,291,453 7,468,928
berelasi parties
Investasi sewa nilai residu Lease investments
1,613,809,883 1,705,849,911
yang terjamin guaranteed residual value
Investasi sewa Lease investments
pendapatan pembiayaan ( 185,058,500 ) ( 209,464,219 ) deferred financing income
tangguhan
Investasi sewa simpanan Lease investments
( 1,613,809,883 ) ( 1,705,849,911 )
jaminan guarantee deposits
Tagihan anjak piutang Factoring receivables
Tagihan anjak piutang Factoring receivables third
82,461,856 58,170,471
pihak ketiga parties
Tagihan anjak piutang Factoring receivables on
pada pendapatan anjak ( 4,270,165 ) ( 1,369,767 ) deferred factoring income
piutang tangguhan
Biaya dibayar dimuka 40,136,749 39,019,219 Prepaid expenses
Pajak dibayar dimuka 1,710,359 Prepaid taxes
Tagihan derivatif 1,174,874 Derivative receivables
Aset pajak tangguhan 25,838,163 28,110,374 Deferred tax assets
Aset takberwujud selain Intangible assets other than
13,856,000 14,494,915
goodwill goodwill
Aset sewa operasi 546,813,650 517,238,009 Operating lease assets
Aset tetap Property, plant, and
35,936,352 34,815,717
equipment
Aset hak guna 19,411,652 21,951,477 Right of use assets
Aset lainnya 52,793,703 29,112,241 Other assets
Jumlah aset 8,055,330,871 7,326,310,324 Total assets
Liabilitas dan ekuitas Liabilities and equity
Liabilitas Liabilities
Liabilitas derivatif 4,262,927 Derivative payables
Utang asuransi 11,786,613 11,299,363 Insurance payables
Utang bunga 29,057,092 24,670,205 Interest payables
Uang muka dan angsuran Advances and
64,705,539 51,758,437
installments
Page 6
Utang dealer 21,727,908 4,317,574 Dealer payables
Pinjaman yang diterima Borrowings
Pinjaman yang Borrowings third
3,330,653,565 2,411,129,065
diterima pihak ketiga parties
Pinjaman yang Borrowings related
2,050,162,803 2,309,989,913
diterima pihak berelasi parties
Kewajiban imbalan pasca Post-employment benefit
29,285,950 21,469,775
kerja obligations
Efek yang diterbitkan Securities issued
Surat utang jangka Medium term notes
499,642,752 499,455,589
menengah
Liabilitas sewa Finance lease liabilities
12,500,468 13,168,687
pembiayaan
Utang pajak 1,924,661 17,821,859 Taxes payable
Liabilitas lainnya 33,722,593 41,930,726 Other liabilities
Jumlah liabilitas 6,786,326,369 6,104,799,944 Total liabilities
Ekuitas Equity
Ekuitas yang Equity attributable to
diatribusikan kepada equity owners of parent
pemilik entitas induk entity
Saham biasa 450,000,000 450,000,000 Common stocks
Cadangan lindung nilai Reserve of cash flow
( 2,566,368 )
arus kas hedges
Cadangan pengukuran Reserve of
kembali program 3,126,584 4,335,504 remeasurements of
imbalan pasti defined benefit plans
Saldo laba Retained earnings
(akumulasi kerugian) (deficit)
Saldo laba yang Appropriated
telah ditentukan retained earnings
penggunaanya
Cadangan General and
45,049,233 45,049,233
umum dan wajib legal reserves
Saldo laba yang Unappropriated
belum ditentukan 773,395,053 722,125,643 retained earnings
penggunaannya
Jumlah ekuitas yang Total equity
diatribusikan kepada attributable to equity
1,269,004,502 1,221,510,380
pemilik entitas induk owners of parent
entity
Jumlah ekuitas 1,269,004,502 1,221,510,380 Total equity
Jumlah liabilitas dan Total liabilities and equity
8,055,330,871 7,326,310,324
ekuitas
Page 7
[8312000] Statement of profit or loss and other comprehensive income, OCI
components presented net of tax, by nature - Financing Industry
Laporan laba rugi dan penghasilan Statement of profit or loss and other
komprehensif lain comprehensive income
30 June 2023 30 June 2022
Pendapatan Income
Pendapatan bunga dan Interest and finance income
1,477,415 1,028,978
keuangan
Pendapatan dari Financing income
pembiayaan
Pendapatan dari Income from consumer
333,705,846 207,842,560
pembiayaan konsumen financing
Pendapatan dari sewa Income from finance lease
98,664,789 98,345,219
pembiayaan
Pendapatan dari anjak Income from factoring
3,662,680 5,790,124
piutang
Pendapatan dari sewa Income from operating lease
99,937,425 74,939,177
operasi
Penerimaan kembali aset Income from recovery of
2,448,110 3,383,320
yang telah dihapusbukukan written off assets
Keuntungan (kerugian) Gains (losses) on disposal of
9,590,076 45,507
pelepasan aset tetap property and equipment
Pendapatan lainnya 18,747,845 6,809,866 Other income
Beban Expenses
Beban bunga dan keuangan ( 207,277,855 ) ( 132,721,343 ) Interest and finance costs
Pembentukan penyisihan Provision for impairment
( 58,842,690 ) ( 33,941,051 )
kerugian penurunan nilai losses
Beban gaji dan tunjangan Salary and employee benefit
( 98,857,902 ) ( 70,319,905 )
karyawan (expenses)
Beban umum dan General and administrative
( 39,961,077 ) ( 40,385,153 )
administrasi expenses
Beban penyusutan properti Depreciation of investment
investasi, aset sewa, aset property, lease assets,
tetap, aset yang diambil alih ( 90,620,591 ) ( 68,283,823 ) property and equipment,
dan aset ijarah foreclosed assets and ijarah
assets
Beban lainnya ( 4,877,836 ) ( 4,441,210 ) Other expenses
Kerugian lainnya ( 2,089,450 ) ( 702,562 ) Other losses
Jumlah laba (rugi) sebelum Total profit (loss) before tax
65,706,785 47,389,704
pajak penghasilan
Pendapatan (beban) pajak ( 14,437,375 ) ( 12,125,194 ) Tax benefit (expenses)
Jumlah laba (rugi) dari operasi Total profit (loss) from
51,269,410 35,264,510
yang dilanjutkan continuing operations
Jumlah laba (rugi) 51,269,410 35,264,510 Total profit (loss)
Pendapatan komprehensif Other comprehensive income,
lainnya, setelah pajak after tax
Pendapatan komprehensif Other comprehensive
lainnya yang tidak akan income that will not be
direklasifikasi ke laba rugi, reclassified to profit or
setelah pajak loss, after tax
Pendapatan komprehensif Other comprehensive
lainnya atas pengukuran income for
kembali kewajiban ( 1,208,920 ) 4,619,922 remeasurement of defined
manfaat pasti, setelah benefit obligation, after tax
pajak
Jumlah pendapatan Total other
Page 8
komprehensif lainnya comprehensive income
yang tidak akan ( 1,208,920 ) 4,619,922 that will not be
direklasifikasi ke laba reclassified to profit or
rugi, setelah pajak loss, after tax
Pendapatan komprehensif Other comprehensive
lainnya yang akan income that may be
direklasifikasi ke laba rugi, reclassified to profit or
setelah pajak loss, after tax
Keuntungan (kerugian) Gains (losses) on cash
lindung nilai arus kas, ( 2,566,368 ) 2,204,444 flow hedges, after tax
setelah pajak
Jumlah pendapatan Total other
komprehensif lainnya comprehensive income
yang akan direklasifikasi ( 2,566,368 ) 2,204,444 that may be reclassified
ke laba rugi, setelah to profit or loss, after tax
pajak
Jumlah pendapatan Total other comprehensive
komprehensif lainnya, ( 3,775,288 ) 6,824,366 income, after tax
setelah pajak
Jumlah laba rugi komprehensif 47,494,122 42,088,876 Total comprehensive income
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
diatribusikan
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
51,269,410 35,264,510
diatribusikan ke entitas induk parent entity
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan attributable to
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan ke entitas 47,494,122 42,088,876 attributable to parent entity
induk
Laba (rugi) per saham Earnings (loss) per share
Laba per saham dasar Basic earnings per share
diatribusikan kepada attributable to equity
pemilik entitas induk owners of the parent entity
Laba (rugi) per saham Basic earnings (loss) per
dasar dari operasi yang 114 78 share from continuing
dilanjutkan operations
Page 9
[8410000] Statement of changes in equity - Financing Industry - Current Year
30 June 2023
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Saldo laba yang telah
Cadangan pengukuran Saldo laba yang belum Ekuitas yang dapat
Cadangan lindung ditentukan
Saham biasa kembali program ditentukan diatribusikan kepada Ekuitas
nilai arus kas penggunaannya-cadangan
imbalan pasti penggunaannya entitas induk
umum dan wajib
Reserve of Appropriated retained
Reserve of cash flow Unappropriated retained Equity attributable to
Common stocks remeasurements of earnings-general and legal Equity
hedges earnings parent entity
defined benefit plans reserves
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian kembali Balance before restatement at beginning of
450,000,000 4,335,504 45,049,233 722,125,643 1,221,510,380 1,221,510,380
period
Posisi ekuitas, awal periode 450,000,000 4,335,504 45,049,233 722,125,643 1,221,510,380 1,221,510,380 Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) 51,269,410 51,269,410 51,269,410 Profit (loss)
Pendapatan komprehensif lainnya ( 2,566,368 ) ( 1,208,920 ) ( 3,775,288 ) ( 3,775,288 ) Other comprehensive income
Posisi ekuitas, akhir periode 450,000,000 ( 2,566,368 ) 3,126,584 45,049,233 773,395,053 1,269,004,502 1,269,004,502 Equity position, end of the period
Page 10
[8410000] Statement of changes in equity - Financing Industry - Prior Year
30 June 2022
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Saldo laba yang telah
Cadangan pengukuran Saldo laba yang belum Ekuitas yang dapat
Cadangan lindung ditentukan
Saham biasa kembali program ditentukan diatribusikan kepada Ekuitas
nilai arus kas penggunaannya-cadangan
imbalan pasti penggunaannya entitas induk
umum dan wajib
Reserve of Appropriated retained
Reserve of cash flow Unappropriated retained Equity attributable to
Common stocks remeasurements of earnings-general and legal Equity
hedges earnings parent entity
defined benefit plans reserves
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian kembali Balance before restatement at beginning of
450,000,000 ( 3,001,987 ) 4,704,726 12,644,672 670,691,431 1,135,038,842 1,135,038,842
period
Penyesuaian Adjustments
Penyesuaian lainnya 32,404,561 ( 32,404,561 ) 0 0 Other adjustments
Posisi ekuitas, awal periode 450,000,000 ( 3,001,987 ) 4,704,726 45,049,233 638,286,870 1,135,038,842 1,135,038,842 Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) 35,264,510 35,264,510 35,264,510 Profit (loss)
Pendapatan komprehensif lainnya 2,204,444 4,619,922 6,824,366 6,824,366 Other comprehensive income
Posisi ekuitas, akhir periode 450,000,000 ( 797,543 ) 9,324,648 45,049,233 673,551,380 1,177,127,718 1,177,127,718 Equity position, end of the period
Page 11
[8510000] Statement of cash flows, direct method - Financing Industry
Laporan arus kas Statement of cash flows
30 June 2023 30 June 2022
Arus kas dari aktivitas operasi Cash flows from operating
activities
Penerimaan kas dari Cash receipts from
aktivitas operasi operating activities
Penerimaan dari sewa Receipts from finance
562,024,142 491,963,844
pembiayaan leases
Penerimaan dari Receipts from consumer
1,264,092,219 1,039,715,259
pembiayaan konsumen financing
Penerimaan dari anjak Receipts from factoring
81,398,557 28,964,618
piutang
Pembayaran kas dari Cash payments from
aktivitas operasi operating activities
Pembayaran untuk sewa Payments for finance
( 497,235,946 ) ( 441,928,582 )
pembiayaan leases
Pembayaran untuk Payments for consumer
( 1,556,873,817 ) ( 1,634,054,506 )
pembiayaan konsumen financing
Pembayaran untuk anjak Payments for factoring
( 122,298,608 ) ( 255,377,262 )
piutang
Pembayaran beban umum Payments for general and
( 144,811,886 ) ( 106,693,320 )
dan administrasi administrative expense
Kas diperoleh dari Cash generated from (used
( 413,705,339 ) ( 877,409,949 )
(digunakan untuk) operasi in) operations
Penerimaan bunga dari Interests received from
1,845,335 1,281,789
aktivitas operasi operating activities
Pembayaran bunga dari Interests paid from operating
( 199,148,561 ) ( 125,108,853 )
aktivitas operasi activities
Pembayaran pajak Payments for corporate
( 26,245,289 ) ( 9,043,593 )
penghasilan badan income tax
Penerimaan (pengeluaran) Other cash inflows (outflows)
kas lainnya dari aktivitas ( 8,368,191 ) 27,200,150 from operating activities
operasi
Arus kas sebelum Net cash flows received
perubahan dalam aset dan from (used in) operating
liabilitas yang diperoleh ( 645,622,045 ) ( 983,080,456 ) activities before changes in
dari (digunakan untuk) assets and liabilities
aktivitas operasi
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
( 645,622,045 ) ( 983,080,456 )
(digunakan untuk) aktivitas operating activities
operasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from investing
investasi activities
Penerimaan dari penjualan Proceeds from disposal of
690,352 299,564
aset tetap property and equipment
Pembayaran untuk perolehan Payments for acquisition of
( 8,509,102 ) ( 7,851,121 )
aset tetap property and equipment
Penerimaan (pengeluaran) Other cash inflows (outflows)
kas lainnya dari aktivitas 23,761,170 ( 19,959,523 ) from investing activities
investasi
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
15,942,420 ( 27,511,080 )
(digunakan untuk) aktivitas investing activities
investasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from financing
Page 12
pendanaan activities
Penerimaan pinjaman bank 5,826,509,800 8,131,971,700 Proceeds from bank loans
Pembayaran pinjaman bank ( 5,163,114,812 ) ( 6,990,436,693 ) Payments of bank loans
Penerimaan (pengeluaran) Other cash inflows (outflows)
kas lainnya dari aktivitas ( 6,544,718 ) ( 6,077,150 ) from financing activities
pendanaan
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
656,850,270 1,135,457,857
(digunakan untuk) aktivitas financing activities
pendanaan
Jumlah kenaikan (penurunan) Total net increase (decrease)
27,170,645 124,866,321
bersih kas dan setara kas in cash and cash equivalents
Kas dan setara kas arus kas, Cash and cash equivalents cash
167,507,755 154,144,328
awal periode flows, beginning of the period
Efek perubahan nilai kurs pada Effect of exchange rate changes
( 781,285 ) 5,655,697
kas dan setara kas on cash and cash equivalents
Kas dan setara kas arus kas, Cash and cash equivalents
193,897,115 284,666,346
akhir periode cash flows, end of the period
Page 13
[8610000] Explanation for Significant Accounting Policy - Financing Industry
Kebijakan akuntansi signifikan Significant accounting policies
30 June 2023
Kas dan setara kas Kas dan setara kas terdiri dari kas dan kas di bank, yang jatuh tempo dalam waktu 3 bulan atau kurang Cash and cash equivalents
sejak tanggal penempatan yang tidak digunakan sebagai jaminan atas utang serta tidak dibatasi
penggunaannya. Cash and cash equivalents consist of cash on hand and cash in banks with a maturity
period of 3 months or less since the date of placement that are unrestricted and not used as collateral
for loans.
Piutang usaha dan piutang lain-lain Piutang sewa pembiayaan merupakan jumlah piutang sewa pembiayaan ditambah nilai sisa yang akan Trade and other receivables
diterima pada akhir masa sewa pembiayaan dikurangi dengan pendapatan sewa pembiayaan
tangguhan, simpanan jaminan dan cadangan kerugian penurunan nilai. Selisih antara nilai piutang
usaha bruto dan nilai tunai piutang diakui sebagai pendapatan sewa pembiayaan tangguhan.
Pendapatan sewa pembiayaan yang ditangguhkan diakui sebagai pendapatan sewa pembiayaan
menggunakan metode suku bunga efektif. Penyewa pembiayaan memiliki hak opsi untuk membeli aset
yang disewa-pembiayaankan pada akhir masa sewa pembiayaan dengan harga yang telah disetujui
bersama pada saat dimulainya perjanjian sewa pembiayaan. Penyelesaian kontrak sebelum masa
sewa pembiayaan berakhir diperlakukan sebagai pembatalan kontrak sewa dan laba atau rugi yang
timbul diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain tahun berjalan.Finance lease
receivables represent lease receivables plus the residual value at the end of the lease period and
stated net of unearned lease income, security deposits and allowances for impairment losses. The
difference between the gross lease receivable and the present value of the lease receivable is
recognized as unearned lease income. Unearned financing lease income is recognized as financing
lease income using effective interest rates method. The lessee has the option to purchase the leased
asset at the end of the lease period at a price mutually agreed upon at the commencement of the
agreement. Early termination is treated as a cancellation of an existing contract and the resulting gain
or loss is credited or charged to the current year statement of profit or loss and other comprehensive
income.
Aset tetap Aset tetap pada awalnya dinyatakan sebesar harga perolehan. Setelah pengukuran awal, aset tetap Fixed assets
diukur dengan model biaya, dicatat pada harga perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan
akumulasi penurunan nilai. Harga perolehan mencakup harga pembelian dan semua beban yang
terkait secara langsung untuk membawa aset tersebut ke lokasi dan kondisi yang diperlukan untuk
memungkinkan aset tersebut beroperasi sebagaimana ditentukan oleh manajemen. Biaya pengurusan
legal hak atas tanah dalam bentuk Hak Guna Bangunan (?HGB?) Ketika tanah diperoleh pertama kali
diakui sebagai bagian dari biaya perolehan tanah pada akun ?Aset Tetap? dan tidak diamortisasi.
Sementara biaya pengurusan atas perpanjangan atau pembaruan legal ha katas tanah alam bentuk
HGB diakui sebagai aset takberwujud dan diamortisasi sepanjang mana yang lebih pendek antara
umur hukum hak dan umur ekonomi tanah. Hak atas tanah tidak diamortisasi. Penyusutan aset tetap
selain tanah dihitung dengan menggunakan metode garis lurus untuk mengalokasikan harga perolehan
hingga mencapai nilai sisa sepanjang estimasi masa manfaatnya. Beban perbaikan dan pemeliharaan
dibebankan ke dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif selama tahun dimana
beban-beban tersebut terjadi. Pengeluaran yang memperpanjang masa manfaat aset atau yang
Page 14
memberikan tambahan manfaat ekonomis dikapitalisasi dan disusutkan. Apabila aset tetap dihentikan
pengakuannya (tidak digunakan lagi atau dijual), maka nilai tercatat dan akumulasi penyusutannya
dikeluarkan dari laporan posisi keuangan, dan keuntungan atau kerugian yang terjadi diakui dalam
laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain tahun berjalan. Apabila nilai tercatat aset tetap
lebih besar dari nilai yang dapat diperoleh kembali, nilai tercatat aset tersebut diturunkan menjadi
sebesar nilai yang dapat diperoleh kembali, yang ditentukan sebagai nilai tertinggi antara harga jual
neto dan nilai pakai. Pada setiap akhir periode pelaporan, nilai residu, umur manfaat dan metode
penyusutan dikaji ulang dan disesuaikan secara prospektif jika diperlukan.Fixed assets are initially
recognized at acquisition cost. After initial measurement, fixed assets are measured using the cost
model, carried at its cost less any accumulated depreciation and accumulated impairment losses.
Acquisition cost includes purchase price and any costs directly attributable to bring the assets to the
location and condition necessary for the asset to be capable of operating in the manner intended by
management. The legal cost of land rights in the form of Building Usage Right (Hak Guna Bangunan or
?HGB?) when the land was acquired initially is recognized as part of the cost of the land under the
?Fixed Asset? account and not amortized. Meanwhile, the extension or the legal renewal costs of land
rights in the form of HGB is recognized as intangible asset and amortized over the shorter of the rights?
legal life and land?s economic life. Land rights is not amortized. Depreciation of fixed assets other than
land is calculated on the straight-line method to allocate their cost to their residual values over their
estimated useful lives. Repairs and maintenance are charged to the statement of profit or loss and
other comprehensive income during the year in which they are incurred. Expenditures that extend the
future life of assets or provide further economic benefits are capitalized and depreciated. When fixed
assets are derecognized (retired or disposed of), their carrying values and the related accumulated
depreciation are removed from the statement of financial position, and the resulting gains or losses are
recognized in the current year statement of profit or loss and other comprehensive income. When the
carrying amount of fixed assets is greater than its estimated recoverable amount, it is written down to
its recoverable amount which is determined at the higher of net selling price or value in use. At the
reporting date, the assets residual values, useful lives and methods of depreciation are reviewed and
adjusted prospectively if appropriate.
Utang usaha dan liabilitas lain-lain Lihat kebijakan akuntansi Instrumen Keuangan.Refer to accounting policy Financial Instruments. Trade payables and other liabilities
Pengakuan pendapatan dan beban Pengakuan pendapatan sewa pembiayaan didasarkan pada suatu pola yang mencerminkan suatu Revenue and expense recognition
tingkat pengembalian periodik yang konstan atas investasi neto Perusahaan sebagai lessor dalam
sewa pembiayaan. Pendapatan sewa pembiayaan yang ditangguhkan diakui sebagai pendapatan
sewa pembiayaan menggunakan metode suku bunga efektif. Lease payment receivable is treated as
repayment of principal and finance income. The recognition of lease income is based on a pattern
reflecting a constant periodic rate of return on the Company?s net investment in direct financing lease.
Unearned financing lease income is recognized as financing lease income using effective interest rates
method.
Penjabaran mata uang asing Transaksi dalam mata uang asing dicatat dalam Rupiah berdasarkan kurs yang berlaku pada saat Foreign currency translation
transaksi dilakukan. Pada akhir periode pelaporan aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing
dijabarkan ke dalam Rupiah berdasarkan rata-rata kurs jual dan kurs beli yang diterbitkan oleh Bank
Indonesia yang berlaku pada tanggal tersebut. Laba atau rugi kurs yang timbul dikreditkan atau
Page 15
dibebankan sebagai laba rugi tahun berjalan. Pada tanggal-tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember
2022, rata-rata kurs jual dan kurs beli yang diterbitkan oleh Bank Indonesia yang digunakan
masing-masing adalah sebesar Rp15.026 (dalam nilai penuh) dan Rp15.731 (dalam nilai penuh) untuk
ASD1 (dalam nilai penuh). Transactions involving foreign currencies are recorded in Indonesia Rupiah
at the rates of exchange prevailing at the time the transactions are made. At the reporting date,
monetary assets and liabilities denominated in foreign currencies are adjusted to Indonesia Rupiah to
reflect the average of selling and buying exchange rate at such date as published by Bank Indonesia.
Any resulting gains or losses are credited or charged to the profit or loss for current year. As of June
30, 2023, and December 31, 2022, the average of selling and buying exchange rates at such date as
published by Bank Indonesia used were Rp15,026 (in full amount) and Rp15,731 (in full amount) to
USD1 (in full amount), respectively.
Transaksi dengan pihak berelasi Perusahaan mempunyai transaksi dengan pihak berelasi seperti yang didefinisikan dalam PSAK No. 7 Transactions with related parties
(Revisi 2010) tentang ?Pengungkapan Pihak-pihak Berelasi" adalah sebagai berikut: Suatu pihak
dianggap berelasi dengan Perusahaan jika:a. Orang atau anggota keluarga dekatnya mempunyai
relasi dengan entitas pelapor jika orang tersebut:(i) memiliki pengendalian atau pengendalian bersama
atas entitas pelapor;(ii) memiliki pengaruh signifikan atas entitas pelapor ; atau(iii) merupakan personil
manajemen kunci entitas pelapor atau entitas induk dari entitas pelapor.b. Suatu entitas berelasi
dengan entitas pelapor jika memenuhi salah satu hal berikut:(i) Entitas dan entitas pelapor adalah
anggota dari kelompok usaha yang sama (artinya entitas induk, entitas anak, dan entitas anak
berikutnya saling berelasi dengan entitas lainnya).(ii) Satu entitas adalah entitas asosiasi atau ventura
bersama dari entitas lain (atau entitas asosiasi atau ventura bersama yang merupakan anggota suatu
kelompok usaha, yang mana entitas lain tersebut adalah anggotanya).(iii) Kedua entitas tersebut
adalah ventura bersama dari pihak ketiga yang sama.(iv) Satu entitas adalah ventura bersama dari
entitas ketiga dan entitas yang lain adalah entitas asosiasi dari entitas ketiga.(v) Entitas tersebut
adalah suatu program imbalan pasca kerja untuk imbalan kerria dari salah satu entitas pelapor atau
entitas yang terkait dengan entitas pelapor. Jika entitas pelapor adalah entitas yang menyelenggarakan
program tersebut, maka entitas sponsor juga berelasi dengan entitas pelapor.(vi) Entitas yang
dikendalikan atau dikendalikan bersama oleh orang yang diidentifikasi dalam huruf (a).(vii) Orang yang
diidentifikasi dalam huruf (a)(i) memiliki pengaruh signifikan atas entitas atau merupakan personil
manajemen kunci entitas (atau entitas induk dari entitas).Seluruh transaksi dan saldo yang material
dengan pihak-pihak berelasi diungkapkan dalam catatan atas laporan keuangan yang relevan.The
Company has transactions with related parties as the definition in SFAS No. 7 (Revised 2010 about
?Related parties Disclosure? as follows:The Company considers the following as its related parties:a. A
person or a close member of that person?s family is related to a reporting entity if that person:(i) has
control or joint control of the reporting entity;(ii) has significant influence over the reporting entity; or(iii)
is a member of the key management personnel of the reporting entity or of a parent of the reporting
entity(iv) One entity is a joint venture of a third entity and the other entity is an associate of the third
entity.(v) The entity is a post-employment benefit plan for the benefit of employees of either the
reporting entity or an entity related to the reporting entity. If the reporting entity is itself such a plan, the
sponsoring employers are also related to the reporting entity.(vi) The entity is controlled or jointly
controlled by a person identified in (a).(vii) A person identified in (a)(i) has significant influence over the
entity or is a member of the key management personnel of the entity (or of a parent of the entity).All
significant transactions and balances with related parties are disclosed in the relevant notes to the
financial statements.
Pajak penghasilan Perusahaan menerapkan PSAK No. 46 (Revisi 2014), ?Pajak Penghasilan?, yang mengharuskan Income taxes
Perusahaan untuk memperhitungkan konsekuensi pajak kini dan pajak masa depan atas pemulihan di
masa depan (penyelesaian) dari jumlah tercatat aset (liabilitas) yang diakui dalam laporan posisi
Page 16
keuangan dan transaksi-transaksi serta peristiwa lain yang terjadi dalam tahun berjalan.The Company
applied SFAS No. 46 (Revised 2014), ?Accounting for Income Tax?, which requires the Company to
account for the current and future tax consequences of the future recovery (settlement) of the carrying
amount of assets (liabilities) that are recognized in the statement of financial position and transactions
and other events of the current year.
Imbalan kerja karyawan Perusahaan menerapkan PSAK 24 (Revisi 2013), ?Imbalan Kerja?, yang mengatur perlakuan Employee benefits
akuntansi dan pengungkapan atas imbalan kerja, untuk jangka pendek dan jangka panjang.
Perusahaan mengakui seluruh imbalan kerja yang diberikan melalui program atau perjanjian formal
dan informal, peraturan perundang-undangan atau peraturan industri, yang mencakup imbalan kerja
dan pesangon pemutusan hubungan kerja. Perusahaan mencatat penyisihan manfaat untuk memenuhi
imbalan minimum yang harus dibayar kepada karyawan-karyawan sesuai dengan peraturan
perusahaan dan Undang-undang Cipta Kerja No. 11 tahun 2020 tanggal 2 November 2020
(?Undang-undang Cipta Kerja?) (2020: Undang-undang Tenaga Kerja No. 13/2003). Penyisihan
tersebut diestimasi dengan menggunakan perhitungan aktuarial metode ?Projected Unit Credit?.
Perkiraan liabilitas pada tanggal laporan posisi keuangan merupakan nilai kini imbalan pasti pada
tanggal laporan posisi keuangan dikurangi nilai wajar aset program. Biaya imbalan kerja yang diakui
selama tahun berjalan terdiri dari biaya jasa dalam laba rugi, bunga neto atas liabilitas imbalan pasti
neto dalam laba rugi dan pengukuran kembali liabilitas imbalan pasti neto dalam penghasilan
komprehensif lain. Pengukuran kembali liabilitas imbalan pasca-kerja terdiri atas:1. Keuntungan dan
kerugian aktuarial.2. Imbal hasil atas aset program, tidak termasuk jumlah yang dimasukkan dalam
bunga neto atas liabilitas imbalan pasti neto.3. Setiap perubahan dampak batas atas aset, tidak
termasuk jumlah yang dimasukkan dalam bunga neto atas liabilitas imbalan pasti neto.Pengukuran
kembali atas liabilitas (aset) imbalan pasti neto, yang diakui sebagai penghasilan komprehensif lain
tidak direklasifikasi ke laba rugi pada periode berikutnya. Perusahaan memberikan imbalan kerja
jangka panjang lainnya berupa penghargaan masa kerja dan cuti besar yang ditentukan sesuai dengan
Peraturan Perusahan. The Company adopted SFAS 24 (Revised 2013), ?Employee Benefits?, which
regulates accounting treatment and disclosure employee benefits, for both short-term and long-term
employee benefits. The Company recognizes employee benefits under formal and informal programs
or agreements, under legislative requirements or through industry arrangements, including employee
benefits and termination benefits. The Company made provisions in order to meet the minimum
benefits required to be paid to the qualified employees under Company?s regulation and Job Creation
Law No. 11 year 2020 dated November 2, 2020 (?The Job Creation Law?) (2020: Labor Law No.
13/2003). The said provisions are estimated using actuarial calculations using the ?Projected Unit
Credit? method. The estimated liabilities as of the statement of financial position date represent the
present value of the defined benefit obligation as of the statement of financial position date less the fair
value of plan assets. The employee benefits expense recognized during the current year consists of
service cost in profit and loss, net interest on the net defined benefit liability in profit and loss and
remeasurement of the net defined benefit liabilities in other comprehensive income. Remeasurements
of the net defined benefit liability consist of:1. Actuarial gains and losses.2. Return on plan assets,
excluding amount included in net interest on the net defined benefit liability.3. Any change in effect of
the asset ceiling, excluding amount included in net interest on the net defined benefit
liability.Remeasurements of net defined benefit liabilities (assets), which are recognized as other
comprehensive income are not reclassified to profit or loss in subsequent periods. The Company
provides other long-term employment benefits in the form of long service award and leave which is
determined in compliance with the Company?s Regulation.
Dividen Perusahaan mengelola struktur permodalan dan melakukan penyesuaian terhadap perubahan kondisi Dividends
ekonomi. Untuk memelihara dan menyesuaikan struktur permodalan, Perusahaan dapat menyesuaikan
Page 17
pembayaran dividen kepada pemegang saham, menerbitkan saham baru atau mengusahakan
pendanaan melalui pinjaman.The Company manages its capital structure based on the current
economic conditions. The Company adjust the capital structure by managing the dividend payment to
shareholders, issue new shares or even engage in a debt financing.
Pelaporan segmen Segmen adalah bagian khusus dari Perusahaan yang terlibat baik menyediakan produk dan jasa Segment reporting
(segmen usaha), maupun dalam menyediakan produk dan jasa dalam lingkungan ekonomi tertentu
(segmen geografis), yang memiliki risiko dan imbalan yang berbeda dari segmen lainnya. Jumlah
setiap unsur segmen dilaporkan merupakan ukuran yang dilaporkan kepada pengambil keputusan
operasional (Direktur) untuk tujuan pengambilan keputusan untuk mengalokasikan sumber daya
kepada segmen dan menilai kinerjanya. Pendapatan, beban, hasil, aset dan liabilitas segmen termasuk
item-item yang dapat diatribusikan langsung kepada suatu segmen serta hal-hal yang dapat
dialokasikan dengan dasar yang sesuai kepada segmen tersebut. Informasi keuangan dilaporkan
berdasarkan informasi yang digunakan oleh manajemen dalam mengevaluasi kinerja setiap segmen
dan menentukan pengalokasian sumber daya. Sehubungan dengan ini, segmen operasi dalam laporan
keuangan disajikan berdasarkan pengklasifikasian umum atas daerah pemasaran sebagai segmen
geografis.A segment is a distinguishable component of the Company that is engaged either in providing
certain products and services within a particular economic environment (geographical segment), which
is subject to risks and reward that are different from those of other segments. The amount of each
segment item reported is the measure reported to the chief operation decision maker (Directors) for the
purposes of making decisions about allocating resources to the segment and assessing its
performance. Segment revenue, expenses, result, assets and liabilities include items directly
attributable to a segment as well as those that can be allocated on a reasonable basis to that segment.
Financial information is reported based on the information used by management in evaluating the
performance of each segment and determining the allocation of resources. In this respect, the business
operating segment in the financial statements are presented based on general classification of
marketing areas as geographical segments.
Instrumen keuangan derivatif Perusahaan menghadapi risiko pasar, terutama karena perubahan kurs mata uang asing dan tingkat Derivative financial instruments
bunga mengambang, dan menggunakan instrumen derivatif untuk lindung nilai atas risiko tersebut
sebagai bagian dari manajemen risiko. Perusahaan tidak memiliki atau menerbitkan instrumen derivatif
untuk tujuan diperdagangkan. Perubahan atas nilai wajar dari kontrak forward, foreign exchange swap,
dan cross currency swap yang ditetapkan sebagai instrumen lindung nilai, yang secara efektif
menghapus variabilitas arus kas dari pinjaman terkait, dicatat di ekuitas. Nilai ini kemudian diakui
dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain sebagai penyesuaian atas laba atau rugi
selisih kurs dan beban bunga pinjaman terkait yang dilindungi nilai pada periode yang sama dimana
selisih kurs dan beban bunga tersebut di akui pada laba rugi.The Company is exposed to market risks,
primarily to changes in foreign currency exchange and floating interest ratesand uses derivative
instruments to hedge these risks as part of its risk management activities. The Company does not hold
or issue derivative instruments for trading purposes. Changes in the fair value of the forward, foreign
exchange swap, and cross currency swap contracts designated as hedging instruments that effectively
offset the variability of cash flows associated with the borrowings are recorded in equity. The
subsequent mark-to-market changes in amounts arerecognised in statement profit or loss and other
comprehensive income as adjustments of the exchange rate differences and interest payments related
to the hedged borrowings in the same period in which the related exchange rate differences and
interest affects profit or loss.
Penerapan standar akutansi baru Perusahaan telah menerapkan standar akuntansi berikut pada tanggal 1 Januari 2023 yang dianggap The implementation of new statements of
relevan sebagai berikut: Amandemen PSAK 1, ?Penyajian laporan keuangan tentang Pengungkapan accounting standards
Page 18
Kebijakan Akuntansi?, Amendemen PSAK 16, ?Aset Tetap - Hasil sebelum Penggunaan yang
Diintensikan?, Amandemen PSAK 25, ?Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi, dan
Kesalahan terkait Definisi Estimasi Akuntansi?, Penghasilan tentang Pajak Tangguhan Terkait Aset
dan Liabilitas yang Timbul dari Transaksi Tunggal?.The Company adopted the following accounting
standards, which are considered relevant starting on January 1, 2022 as follows: Amendment of PSAK
1, ?Presentation of financial statement - Disclosure of accounting policies?, Amendments to PSAK 16,
?Fixed Assets - Proceeds before Intended Use?, Amendment of PSAK 25, ?Accounting Policies,
Changes in Accounting Estimates and Errors - Definition of Accounting Estimates?, Amendment of
PSAK 46, ?Income Taxes ? Deferred Tax related to Assets and Liabilities arising from a Single
Transaction?.
Penentuan nilai wajar Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk menjual suatu aset atau harga yang akan dibayar Determination of fair value
untuk mengalihkan suatu liabilitas dalam transaksi teratur antara pelaku pasar pada tanggal
pengukuran. Pengukuran nilai wajar berdasarkan asumsi bahwa transaksi untuk menjual aset atau
mengalihkan liabilitas terjadi di:? pasar utama untuk aset dan liabilitas tersebut, atauNilai wajar adalah
harga yang akan diterima untuk menjual suatu aset atau harga yang akan dibayar untuk mengalihkan
suatu liabilitas dalam transaksi teratur antara pelaku pasar pada tanggal pengukuran. Pengukuran nilai
wajar berdasarkan asumsi bahwa transaksi untuk menjual aset atau mengalihkan liabilitas terjadi di:
(lanjutan)? jika terdapat pasar utama, di pasar yang paling menguntungkan untuk aset atau liabilitas
tersebut.Perusahaan harus memiliki akses ke pasar utama atau pasar yang paling menguntungkan
tersebut. Nilai wajar aset dan liabilitas diukur menggunakan asumsi yang akan digunakan pelaku pasar
ketika menentukan harga aset atau liabilitas tersebut, dengan asumsi bahwa pelaku pasar bertindak
dalam kepentingan ekonomi terbaiknya. Perusahaan menggunakan teknik penilaian yang sesuai dalam
keadaan dan dimana data yang memadai tersedia untuk mengukur nilai wajar, memaksimalkan
penggunaan input yang tidak dapat diobservasi. Semua aset dan liabilitas yang nilai wajarnya diukur
atau diungkapkan dalam laporan keuangan dikategorikan dalam hirarki nilai wajar, sebagaimana
dijelaskan di bawah ini, berdasarkan tingkatan level input yang terendah yang signifikan terhadap
pengukuran nilai wajar secara keseluruhan:? Level 1 - harga kuotasian (tanpa penyesuaian) di pasar
aktif untuk aset atau liabilitas yang identik.? Level 2 - teknik penilaian di mana tingkat level input
terendah yang signifikan terhadap pengukuran nilai wajar dapat diobservasi baik secara langsung atau
tidak langsung.? Level 3 - teknik penilaian di mana tingkat level input terendah yang signifikan
terhadap pengukuran nilai wajar tidak dapat diobservasi baik secara langsung atau tidak langsung.
Untuk aset dan liabilitas yang diukur secara berulang dalam laporan keuangan, Perusahaan
menentukan apakah perpindahan antar level hirarki telah terjadi dengan melakukan evaluasi
pengelompokan (berdasarkan level input yang terendah yang signifikan terhadap pengukuran nilai
wajar secara menyeluruh) pada setiap akhir periode pelaporan.Fair value is the price that would be
received to sell an asset or paid to transfer a liability in an orderly transaction between market
participants at the measurement date. The fair value measurement is based on the presumption that
the transaction to sell the asset or transfer the liability takes place either:? in the principal market for the
asset or liability, orFair value is the price that would be received to sell an asset or paid to transfer a
liability in an orderly transaction between market participants at the measurement date. The fair value
measurement is based on the presumption that the transaction to sell the asset or transfer the liability
takes place either: (continued)? in the absence of the principal market, in the most advantageous
market for the asset or liability. The principal or the most advantageous market must be accessible by
the Company. The fair value of an asset or a liability is measured using the assumptions that market
participants would use when pricing the asset or liability, assuming that market participants act in their
economic best interest. The Company uses valuation techniques that are appropriate in the
circumtances and for which sufficient data are available to measure fair value, maximising the use of
Page 19
relevant observable inputs and minimising the use of unobservable inputs. All assets and liabilities for
which fair value is measured or disclosed in the financial statements are categorized within the fair
value hierarchy, described as follows, based on the lowest level input that is significant to the fair value
measurement as a whole:? Level 1 - quoted (unadjusted) market prices in active markets for identical
assets or liabilities.? Level 2 - valuation techniques for which the lowest level input that is significant to
the fair value measurement is directly or indirectly observable.? Level 3 - valuation techniques for which
the lowest level input that is significant to the fair value measurement is directly or indirectly
unobservable. For assets and liabilities that are recognized in the financial statements on a recurring
basis, the Company determines whether transfers have occurred between levels in hierarchy by
re-assesing categorisation (based on the lowest level input that is significant to the fair value
measurement as a whole) at the end of each reporting period.
Transaksi dan saldo dalam mata uang asing Transaksi dalam mata uang asing dicatat dalam Rupiah berdasarkan kurs yang berlaku pada saat Foreign currency transactions and balances
transaksi dilakukan. Pada akhir periode pelaporan aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing
dijabarkan ke dalam Rupiah berdasarkan rata-rata kurs jual dan kurs beli yang diterbitkan oleh Bank
Indonesia yang berlaku pada tanggal tersebut. Laba atau rugi kurs yang timbul dikreditkan atau
dibebankan sebagai laba rugi tahun berjalan. Pada tanggal-tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember
2022, rata-rata kurs jual dan kurs beli yang diterbitkan oleh Bank Indonesia yang digunakan
masing-masing adalah sebesar Rp15.026 (dalam nilai penuh) dan Rp15.731 (dalam nilai penuh) untuk
ASD1 (dalam nilai penuh). Transactions involving foreign currencies are recorded in Indonesia Rupiah
at the rates of exchange prevailing at the time the transactions are made. At the reporting date,
monetary assets and liabilities denominated in foreign currencies are adjusted to Indonesia Rupiah to
reflect the average of selling and buying exchange rate at such date as published by Bank Indonesia.
Any resulting gains or losses are credited or charged to the profit or loss for current year. As of June
30, 2023, and December 31, 2022, the average of selling and buying exchange rates at such date as
published by Bank Indonesia used were Rp15,026 (in full amount) and Rp15,731 (in full amount) to
USD1 (in full amount), respectively.
Efek-efek Pada tanggal 17 September 2021, Perusahaan menerbitkan surat utang jangka menengah (Medium Securities
Term Notes) senilai Rp500.000.000 dengan tingkat bunga tetap sebesar 6,40% per tahun dengan
jangka waktu 3 tahun. Pada tanggal 9 Agustus 2022 Perusahaan telah menerbitkan Obligasi I BRI
Finance Tahun 2022. Obligasi tersebut dijamin dengan piutang pembiayaan konsumen Perusahaan
sebesar minimum 50% dari nilai emisi. Per tanggal 30 Juni 2023, piutang pembiayaan konsumen yang
dijaminkan adalah sebesar Rp97.018.799 sedangkan piutang sewa pembiayaan dan anjak piutang
yang dijaminkan adalah sebesar Rp253.762.231.On September 17, 2021, the Company issued
Medium Term Notes with a principal amounting to Rp500,000,000 and a fixed interest rate of 6.40%
per annum for a period of 3 years. On August 9, 2022, the Company issued BRI Finance Bonds I Year
2022. These bonds are secured by the Company?s consumer financing receivables for a minimum
amount of 50% of the issuance value. As of June 30, 2023, the amount of consumer financing
receivables that are pledged amounted to Rp97,018,799, while finance lease receivables and factoring
receivables that are pledged amounted to Rp253,762,231.
Aset hak guna PSAK 73 memperkenalkan model akuntansi penyewa tunggal dan mensyaratkan penyewa untuk Right of use assets
mengakui aset dan liabilitas untuk semua sewa dengan pengecualian sewa jangka pendek dan aset
dengan nilai rendah. Penyewa diharuskan untuk mengakui aset hak-guna yang mewakili haknya untuk
menggunakan aset sewaan dan liabilitas sewa yang mewakili kewajibannya untuk melakukan
pembayaran sewa. PSAK 73 secara substansial masih menggunakan persyaratan akuntansi atas
pesewa (lessor) sesuai PSAK 30 Sewa. Oleh karena itu, pesewa masih akan menggunakan klasifikasi
sewa dalam sewa operasi atau pembiayaan, dan perlakuan atas kedua tipe sewa tersebut.
Page 20
Perusahaan mengakui liabilitas sewa, sebagai pembayaran sewa yang tersisa termasuk atas opsi
perpanjangan dimana perpanjangan hampir dapat dipastikan, didiskontokan menggunakan tingkat
bunga pinjaman inkremental pada tanggal penerapan awal. Aset hak-guna yang diakui adalah jumlah
yang sama dengan liabilitas sewa, yang disesuaikan dengan jumlah pembayaran sewa dibayar dimuka
atau terutang terkait sewa tersebut.Beban keuangan dicatat dalam laporan laba rugi. Aset sewa
disusutkan selama jangka waktu yang lebih pendek antara umur manfaat aset sewa dan periode masa
sewa, jika tidak ada kepastian yang memadai bahwa Perusahaan akan mendapatkan hak kepemilikan
pada akhir masa sewa. SFAS 73 introduces a single lessee accounting model and requires a lessee to
recognize assets and liabilities for all leases with the exemptions of short-term leases and the
underlying asset is of low value. A lessee is required to recognize a right-of-use asset representing its
right to use the underlying leased asset and a lease liability representing its obligation to make lease
payments. SFAS 73 substantially carries forward the lessor accounting requirements in SFAS 30
Leases. Accordingly, a lessor continues to classify its leases as operating leases or finance leases, and
to account for those two types of leases differently. The Company recognized a lease liability, being the
remaining lease payments including extensions options where renewal is reasonably certain,
discounted using the incremental borrowing rate at the date of initial application. The corresponding
right-of-use asset recognized was an amount equal to the lease liability, adjusted by the amount of
prepaid or accrued lease payments relating to those leases. Finance expense is recorded in the
statement of profit or loss. Leased assets are depreciated over the shorter of the estimated useful life
of the assets and the lease term, if there is no reasonable certainty that the Company will obtain
ownership by the end of the lease term.
Aset takberwujud Aset takberwujud adalah perangkat lunak yang dibeli oleh Perusahaan. Perangkat lunak pada awalnya Intangible assets
dinyatakan sebesar harga perolehan. Setelah pengakuan awal, aset takberwujud tetap diukur
menggunakan model biaya, dicatat sebesar biaya perolehannya dikurangi akumulasi amortisasi.
Pengeluaran selanjutnya untuk perangkat lunak akan dikapitalisasi hanya jika pengeluaran tersebut
menambah manfaat ekonomi di masa mendatang untuk aset yang bersangkutan. Semua pengeluaran
lainnya dibebankan pada saat terjadinya. Amortisasi diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain dengan menggunakan metode garis lurus sepanjang estimasi masa manfaatnya,
dimulai dari tanggal perangkat lunak tersebut tersedia untuk dipakai. Estimasi masa manfaat perangkat
lunak adalah lima tahun.Intangible asset is a software that is acquired by the Company. The software is
initially recognized at acquisition cost. After initial recognition, intangible assets are measured using
cost model, stated at cost less accumulated amortization. Subsequent expenditure on software assets
are capitalized only when it increases the future economic benefits embodied in the specific asset to
which it relates. All other expenditures are expensed as incurred. Amortization is recognized in the
statement of profit or loss and other comprehensive income on a straight-line method over the
estimated useful life of software, from the date that it is available for use. The estimated useful life of
software is five years.
Beban dibayar dimuka Beban dibayar di muka yang terutama terdiri dari sewa dibayar di muka dibebankan pada operasi Prepaid expenses
selama masa manfaat masing-masing biaya yang bersangkutan dan uang muka kepada
pemasok.Prepaid expenses mainly consist of prepaid rental charged to operations over the periods
benefitted and advances to suppliers.
Piutang dan utang asuransi Lihat kebijakan akuntansi Instrumen Keuangan.Refer to accounting policy Financial Instruments. Insurance receivables and payables
Page 21
Piutang pembiayaan konsumen Piutang pembiayaan konsumen neto merupakan total piutang setelah dikurangi pendapatan Consumer financing receivables
pembiayaan konsumen yang belum diakui dan cadangan kerugian penurunan nilai. Piutang
pembiayaan konsumen diakui pada awalnya dengan nilai wajar ditambah biaya-biaya transaksi dan
dikurangi yield enhancing income yang dapat diatribusikan secara langsung dan selanjutnya diukur
dengan biaya perolehan diamortisasi menggunakan metode tingkat bunga efektif. Piutang pembiayaan
konsumen diklasifikasikan sebagai aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi.
Piutang pembiayaan konsumen diklasifikasikan sebagai pinjaman yang diberikan dan piutang.Net
consumer financing receivables are presented net of amounts financed, unearned consumer financing
income and allowance for impairment losses. Consumer financing receivables are recognized initially at
fair value, added with directly attributable transactions costs and deducted by yield enhancing income,
and subsequently measured at amortized cost using the effective interest rate method. Consumer
financing receivables are classified as financial assets measured at amortized cost. Consumer
financing receivables are classified as loans and receivables.
Peristiwa setelah tanggal periode pelaporan a. Perpanjangan Fasilitas Kredit Jangka Pendek dengan PT Bank Mandiri Tbkb. Penerbitan Obligasi II Events after reporting period
BRI Finance Tahun 2023c. Perpanjangan Fasilitas Kredit dengan MUFG Bank, LTD.d. Perjanjian
Kredit dengan Bank of India Indonesiae. Perpanjangan dan penambahan Fasilitas Kredit Jangka
Pendek dan Kredit Jangka Panjang dengan PT Bank Central Asia Tbkf. Pengalihan Sementara
Fasilitas Kredit Angsuran Berjangka (KAB) menjadi Fasilitas Kredit Berjangka (KB) dengan PT Bank
Danamon Indonesia Tbkg. Perpanjangan Fasilitas Kredit Jangka Pendek dengan PT Bank Victoria
International Tbkh. Akta Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)a. Extension of
Short-Term Credit Facility with PT Bank Mandiri Tbkb. Issuance of BRI Finance Bond II Year 2023c.
Extension of Credit Facility with MUFG Bank, LTD.d. Credit Agreement with Bank of India Indonesiae.
Extension and addition of Short-Term Credit and Long-Term Credit Facilities with PT Bank Central Asia
Tbk.f. Temporary Transfer of long term loan to short term loan with PT Bank Danamon Indonesia Tbkg.
Extension of Short-Term Credit Facility with PT Bank Victoria International Tbkh. Deed of Minutes of
Annual General Meeting of Shareholders (AGMS
Penerapan standar akuntansi baru Perusahaan telah menerapkan standar akuntansi berikut pada tanggal 1 Januari 2023 yang dianggap Adoption of new accounting standards
relevan sebagai berikut:? Amandemen PSAK 1, ?Penyajian laporan keuangan tentang Pengungkapan
Kebijakan Akuntansi?.? Amendemen PSAK 16, ?Aset Tetap - Hasil sebelum Penggunaan yang
Diintensikan?.? Amandemen PSAK 25, ?Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi, dan
Kesalahan terkait Definisi Estimasi Akuntansi?.? Amandemen PSAK 46, ?Pajak Penghasilan tentang
Pajak Tangguhan Terkait Aset dan Liabilitas yang Timbul dari Transaksi Tunggal?.The Company
adopted the following accounting standards, which are considered relevant starting on January 1, 2022
as follows:? Amendment of PSAK 1, ?Presentation of financial statement - Disclosure of accounting
policies?.? Amendments to PSAK 16, ?Fixed Assets - Proceeds before Intended Use?.? Amendment
of PSAK 25, ?Accounting Policies, Changes in Accounting Estimates and Errors - Definition of
Accounting Estimates?.? Amendment of PSAK 46, ?Income Taxes ? Deferred Tax related to Assets
and Liabilities arising from a Single Transaction?.
Standar akuntansi yang telah disahkan namun Standar Akuntansi Keuangan, Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan dan amandemen yang telah Accounting standards issued but not yet
belum berlaku efektif disahkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan (DSAK) yang dipandang relevan terhadap effective
pelaporan keuangan Perseroan namun belum berlaku efektif untuk laporan keuangan tahun 2023: ?
Amandemen PSAK 73, ?Liabilitas Sewa pada Transaksi Jual dan Sewa-Balik?? Amendemen PSAK 1,
?Penyajian Laporan Keuangan terkait Liabilitas Jangka Panjang dengan Kovenan?Financial
Accounting Standards, Interpretations of Financial Accounting Standards and amendment issued by
Page 22
the Indonesian Financial Accounting Standards Board (DSAK) that are considered relevant to the financial reporting of the Company but are not yet effective for 2023 financial statements:? Amendment of PSAK 73, ?Lease Liability in a sale and Leaseback?? Amendments to PSAK 1, ?Financial Statement Disclosure regarding Non-Current Liabilities with Covenants?
Page 23
[8611000] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement - Financing Industry - Current Year
30 June 2023
Aset tetap Property, plant, and equipment
Aset tetap, awal periode Penambahan aset tetap Pengurangan aset tetap Aset tetap, akhir periode
Property, plant, and
Addition in property, plant, Disposals in property, Property, plant, and
equipment, beginning
and equipment plant, and equipment equipment, end period
period
Nilai perolehan, kotor Tanah, dimiliki langsung 2,153,721 2,153,721 Land, directly owned Carrying amount, gross
Bangunan dan fasilitasnya, Building and leasehold
909,029 909,029
dimiliki langsung improvement, directly owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
25,730,873 4,920,628 30,651,501
kantor, dimiliki langsung equipment, directly owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
22,623,280 1,283,322 ( 1,534,631 ) 22,371,971
dimiliki langsung owned
Lainnya, dimiliki langsung 28,168,148 2,305,152 30,473,300 Others, directly owned
Dimiliki langsung 79,585,051 8,509,102 ( 1,534,631 ) 86,559,522 Directly owned
Aset tetap Property, plant, and
79,585,051 8,509,102 ( 1,534,631 ) 86,559,522
equipment
Akumulasi depresiasi Bangunan dan fasilitasnya, Building and leasehold Carrying amount,
7,575 22,726 30,301
dimiliki langsung improvement, directly owned accumulated depreciation
Perabot dan peralatan Furniture and office
15,649,797 1,871,302 17,521,099
kantor, dimiliki langsung equipment, directly owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
10,205,034 2,242,948 ( 931,455 ) 11,516,527
dimiliki langsung owned
Lainnya, dimiliki langsung 18,906,928 2,648,315 21,555,243 Others, directly owned
Dimiliki langsung 44,769,334 6,785,291 ( 931,455 ) 50,623,170 Directly owned
Aset tetap Property, plant, and
44,769,334 6,785,291 ( 931,455 ) 50,623,170
equipment
Nilai perolehan Aset tetap Property, plant, and Carrying amount
34,815,717 35,936,352
equipment
Page 24
[8611000] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement - Financing Industry - Prior Year
31 December 2022
Aset tetap Property, plant, and equipment
Aset tetap, awal periode Penambahan aset tetap Pengurangan aset tetap Aset tetap, akhir periode
Property, plant, and
Addition in property, plant, Disposals in property, Property, plant, and
equipment, beginning
and equipment plant, and equipment equipment, end period
period
Nilai perolehan, kotor Tanah, dimiliki langsung 0 2,153,721 2,153,721 Land, directly owned Carrying amount, gross
Bangunan dan fasilitasnya, Building and leasehold
0 909,029 909,029
dimiliki langsung improvement, directly owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
19,212,661 6,716,039 ( 197,827 ) 25,730,873
kantor, dimiliki langsung equipment, directly owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
17,902,113 5,552,402 ( 831,235 ) 22,623,280
dimiliki langsung owned
Lainnya, dimiliki langsung 23,574,451 5,084,566 ( 490,869 ) 28,168,148 Others, directly owned
Dimiliki langsung 60,689,225 20,415,757 ( 1,519,931 ) 79,585,051 Directly owned
Aset tetap Property, plant, and
60,689,225 20,415,757 ( 1,519,931 ) 79,585,051
equipment
Akumulasi depresiasi Bangunan dan fasilitasnya, Building and leasehold Carrying amount,
0 7,575 (0) 7,575
dimiliki langsung improvement, directly owned accumulated depreciation
Perabot dan peralatan Furniture and office
13,062,820 2,784,804 ( 197,827 ) 15,649,797
kantor, dimiliki langsung equipment, directly owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
6,312,226 4,272,532 ( 379,724 ) 10,205,034
dimiliki langsung owned
Lainnya, dimiliki langsung 13,239,144 6,149,170 ( 481,386 ) 18,906,928 Others, directly owned
Dimiliki langsung 32,614,190 13,214,081 ( 1,058,937 ) 44,769,334 Directly owned
Aset tetap Property, plant, and
32,614,190 13,214,081 ( 1,058,937 ) 44,769,334
equipment
Nilai perolehan Aset tetap Property, plant, and Carrying amount
28,075,035 34,815,717
equipment
Page 25
[8611100] Disclosure of Notes to the financial statements - Property, Plant and Equipment - Financing Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas aset tetap Pada tanggal-tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, aset tetap dengan harga perolehan Disclosure of notes for property, plant and
masing-masing sebesar Rp3.062.750 dan Rp36.373.116 telah disusutkan penuh dan masih digunakan equipment
oleh Perusahaan (tidak diaudit). Aset tetap (kecuali prasarana) telah diasuransikan terhadap risiko
kebakaran dan risiko lainnya dengan nilai pertanggungan keseluruhan sebesar Rp60.578.184 dan
Rp30.576.626 masing-masing pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2023. Pada tanggal 30
Juni 2023 dan 31 Desember 2022, aset tetap tersebut diasuransikan melalui PT BRI Asuransi
Indonesia. Manajemen Perusahaan berkeyakinan bahwa nilai pertanggungan asuransi tersebut telah
memadai untuk menutup kemungkinan kerugian atas aset tetap yang dipertanggungkan. Berdasarkan
penelaahan penurunan nilai atas aset tetap, manajemen Perusahaan berkeyakinan bahwa tidak ada
kejadian-kejadian atau perubahan-perubahan keadaan yang mengindikasikan bahwa nilai tercatatnya
mungkin tidak dapat terpulihkan pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022. Tidak ada aset
tetap yang dijadikan jaminan pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022. Seluruh aset tetap
digunakan untuk mendukung kegiatan operasional perusahaan. Semua aset tetap digunakan untuk
mendukung kegiatan operasional Perusahaan. As of June 30, 2023, and December 31, 2022, fixed
assets with acquisition cost amounting to Rp3,062,750 and Rp36,373,116 respectively, have been fully
depreciated and are still being used by the Company (unaudited).Fixed assets (exclude leasehold
improvements) are covered by insurance against losses from fire and other risks for a total coverage of
Rp60.578.184 and Rp30,576,626 as of June 30, 2023 and December 31, 2023, respectively. As of
June 30, 2022, and 31 December 2022, property and equipment are insured through PT BRI Asuransi
Indonesia. The Company?s management believes that the sum insured are adequate to cover the
possible losses from these insured risks.Based on the assessment for impairment of the fixed assets,
the Company?s Management believes that there are no events or changes in circumstances, which
may indicate that the carrying amounts of these assets are not recoverable as of 30 June 2023 and
December 31, 2022. There are no fixed assets pledged as collateral as of June 30, 2023 and
December 31, 2022. All of fixed assets are used to support the Company?s operational activity. All
fixed assets are used to support the Company?s operational activity.
Page 26
[8612000] Notes to the financial statements - Right of Use Assets - Financing Industry - Current Year
30 June 2023
Aset hak guna Right of use assets
Penjabaran Penurunan
Entitas anak
Aset hak guna, Penambahan Pengurangan Reklasifikasi aset laporan Revaluasi aset (pemulihan) Aset hak guna,
baru aset hak
periode awal aset hak guna aset hak guna hak guna keuangan aset hak guna nilai aset hak periode akhir
guna
hak guna guna
Translation New Impairment
Right of use Revaluation of Right of use
Addition in right of Disposals in right Reclassifications of adjustment in subsidiaries in (recovery) of
assets, beginning right of use assets, end
use assets of use assets right of use assets right of use right of use right of use
period assets period
assets assets assets
Nilai perolehan, Bangunan, aset Building, right Carrying amount,
31,144,606 1,777,122 ( 715,601 ) 0 0 0 0 (0) 32,206,127
kotor hak guna of use assets gross
Aset hak guna Right of use
31,144,606 1,777,122 ( 715,601 ) 0 0 0 0 (0) 32,206,127
assets
Akumulasi Bangunan, aset Building, right Carrying amount,
9,193,129 4,316,947 ( 715,601 ) 0 0 0 0 (0) 12,794,475
depresiasi hak guna of use assets accumulated
Aset hak guna Right of use depreciation
9,193,129 4,316,947 ( 715,601 ) 0 0 0 0 (0) 12,794,475
assets
Nilai perolehan Aset hak guna Right of use Carrying amount
21,951,477 19,411,652
assets
Page 27
[8612000] Notes to the financial statements - Right of Use Assets - Financing Industry - Prior Year
31 December 2022
Aset hak guna Right of use assets
Penjabaran Penurunan
Entitas anak
Aset hak guna, Penambahan Pengurangan Reklasifikasi aset laporan Revaluasi aset (pemulihan) Aset hak guna,
baru aset hak
periode awal aset hak guna aset hak guna hak guna keuangan aset hak guna nilai aset hak periode akhir
guna
hak guna guna
Translation New Impairment
Right of use Revaluation of Right of use
Addition in right of Disposals in right Reclassifications of adjustment in subsidiaries in (recovery) of
assets, beginning right of use assets, end
use assets of use assets right of use assets right of use right of use right of use
period assets period
assets assets assets
Nilai perolehan, Bangunan, aset Building, right Carrying amount,
29,105,098 28,522,581 ( 26,483,073 ) 0 0 0 0 (0) 31,144,606
kotor hak guna of use assets gross
Aset hak guna Right of use
29,105,098 28,522,581 ( 26,483,073 ) 0 0 0 0 (0) 31,144,606
assets
Akumulasi Bangunan, aset Building, right Carrying amount,
24,504,533 9,334,743 ( 24,646,147 ) 0 0 0 0 (0) 9,193,129
depresiasi hak guna of use assets accumulated
Aset hak guna Right of use depreciation
24,504,533 9,334,743 ( 24,646,147 ) 0 0 0 0 (0) 9,193,129
assets
Nilai perolehan Aset hak guna Right of use Carrying amount
4,600,565 21,951,477
assets
Page 28
[8612100] Disclosure of Notes to the financial statements - Right of Use Assets - Financing Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas aset hak guna PSAK 73 memperkenalkan model akuntansi penyewa tunggal dan mensyaratkan penyewa untuk Disclosure of notes for right of use assets
mengakui aset dan liabilitas untuk semua sewa dengan pengecualian sewa jangka pendek dan aset
dengan nilai rendah. Penyewa diharuskan untuk mengakui aset hak-guna yang mewakili haknya untuk
menggunakan aset sewaan dan liabilitas sewa yang mewakili kewajibannya untuk melakukan
pembayaran sewa. PSAK 73 secara substansial masih menggunakan persyaratan akuntansi atas
pesewa (lessor) sesuai PSAK 30 Sewa. Oleh karena itu, pesewa masih akan menggunakan klasifikasi
sewa dalam sewa operasi atau pembiayaan, dan perlakuan atas kedua tipe sewa tersebut.
Perusahaan mengakui liabilitas sewa, sebagai pembayaran sewa yang tersisa termasuk atas opsi
perpanjangan dimana perpanjangan hampir dapat dipastikan, didiskontokan menggunakan tingkat
bunga pinjaman inkremental pada tanggal penerapan awal. Aset hak-guna yang diakui adalah jumlah
yang sama dengan liabilitas sewa, yang disesuaikan dengan jumlah pembayaran sewa dibayar dimuka
atau terutang terkait sewa tersebut. Beban keuangan dicatat dalam laporan laba rugi. Aset sewa
disusutkan selama jangka waktu yang lebih pendek antara umur manfaat aset sewa dan periode masa
sewa, jika tidak ada kepastian yang memadai bahwa Perusahaan akan mendapatkan hak kepemilikan
pada akhir masa sewa.SFAS 73 introduces a single lessee accounting model and requires a lessee to
recognize assets and liabilities for all leases with the exemptions of short-term leases and the
underlying asset is of low value. A lessee is required to recognize a right-of-use asset representing its
right to use the underlying leased asset and a lease liability representing its obligation to make lease
payments. SFAS 73 substantially carries forward the lessor accounting requirements in SFAS 30
Leases. Accordingly, a lessor continues to classify its leases as operating leases or finance leases, and
to account for those two types of leases differently. The Company recognized a lease liability, being the
remaining lease payments including extensions options where renewal is reasonably certain,
discounted using the incremental borrowing rate at the date of initial application. The corresponding
right-of-use asset recognized was an amount equal to the lease liability, adjusted by the amount of
prepaid or accrued lease payments relating to those leases. Finance expense is recorded in the
statement of profit or loss. Leased assets are depreciated over the shorter of the estimated useful life
of the assets and the lease term, if there is no reasonable certainty that the Company will obtain
ownership by the end of the lease term.
Page 29
[8634000a] Notes to the financial statements - Bonds Payable - Financing Industry
31 December 2022
Catatan untuk utang obligasi Notes for bonds payable
Utang obligasi, nilai
Nama obligasi Mata uang Total obligasi, kotor Jatuh tempo obligasi Bunga Jenis bunga
dalam mata uang asing
Bonds payable, amount Due date for bonds
Bond name Currency Total bonds payable, gross Interest rate Interest rate type
in foreign currency payable
Nama obligasi 1 Obligasi I BRI Bond name 1
Finance Tahun IDR 0 700,000,000 09 Agustus 2025 6.95 Fixed
2022
Nama obligasi 700,000,000 Bond name
Page 30
[8634100] Disclosure of Notes to the financial statements - Bonds Payable - Financing Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas utang obligasi Pada tanggal 9 Agustus 2022 Perusahaan telah menerbitkan Obligasi I BRI Finance Tahun 2022. Disclosure of notes for bonds payable
Obligasi tersebut dijamin dengan piutang pembiayaan konsumen Perusahaan sebesar minimum 50%
dari nilai emisi. Per tanggal 30 Juni 2023, piutang pembiayaan konsumen yang dijaminkan adalah
sebesar Rp97.018.799 sedangkan piutang sewa pembiayaan dan anjak piutang yang dijaminkan
adalah sebesar Rp253.762.231. Dalam perjanjian perwaliamanatan juga diatur beberapa pembatasan
yang harus dipenuhi oleh Perusahaan, antara lain memberikan jaminan fidusia berupa piutang
pembiayaan konsumen dan menjaga rasio-rasio keuangan berada dalam batasan sebagaimana diatur
dalam Peraturan OJK No. 35/2018. Perusahaan telah memenuhi batasan-batasan yang diwajibkan
dalam perjanjian tersebut diatas. PT Pefindo telah menetapkan peringkat idAA (Double A) terhadap
Obligasi I BRI Finance Tahun 2022, sesuai dengan Suratnya No.RC-189/PEF-DIR/III/2022 tanggal 7
Maret 2022 untuk periode 7 Maret 2022 sampai dengan 1 Maret 2023. Pada pemantauan yang
dilakukan, PT Pefindo telah menetapkan peringkat idAA (Double A) terhadap Obligasi I BRI Finance
Tahun 2022, sesuai dengan Suratnya No.RC-158/PEF-DIR/III/2023 tanggal 6 Maret 2023 untuk
periode 6 Maret 2023 sampai dengan 1 Maret 2024.On August 9, 2022, the Company issued BRI
Finance Bonds I Year 2022. These bonds are secured by the Company?s consumer financing
receivables for a minimum amount of 50% of the issuance value. As of June 30, 2023, the amount of
consumer financing receivables that are pledged amounted to Rp97,018,799, while finance lease
receivables and factoring receivables that are pledged amounted to Rp253,762,231. The trustee
agreement provides several negative covenants to the Company, among others, collateral with
fiduciary transfer of consumer financing receivables and maintaining financial ratios within the limits as
stipulated in OJK Regulation No. 35/2018. The Company has complied with the covenants as required
by the above trustee agreements. PT Pefindo has rated the Bonds as idAA (Double A) of BRI Finance
Bonds I Year 2022 based on its report No.RC-189/PEF-DIR/III/2022 dated 7 March 2022 for period 7
March 2022 until 1 March 2023. In the monitoring conducted, PT Pefindo has rated the Bonds as idAA
(Double A) of BRI Finance Bonds I Year 2022 based on its report No.RC-158/PEF-DIR/III/2023 dated 6
March 2023 for period 6 March 2023 until 1 March 2024.
Page 31
[8694000a] Notes to the financial statements - Bank Loans by Order of Liquidity - Financing Industry
Catatan utang bank berdasarkan tingkat likuiditas Notes for bank loans by order of liquidity
30 June 2023 31 December 2022
Utang bank berdasarkan Utang bank berdasarkan
tingkat likuiditas, nilai Total utang bank, kotor tingkat likuiditas, nilai Total utang bank, kotor
dalam mata uang asing dalam mata uang asing
Bank loans by order Bank loans by order
liquidity, amount in foreign Total bank loans, gross liquidity, amount in foreign Total bank loans, gross
currency currency
Bank Central Asia Tbk IDR 550,000,000 641,666,667 IDR Bank Central Asia Tbk
Mata uang 550,000,000 641,666,667 Currency
Bank Rakyat Indonesia IDR 863,888,889 888,888,889 IDR Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Tbk USD 49,585,800 32,248,550 USD (Persero) Tbk
Mata uang 913,474,689 921,137,439 Currency
Bank Mandiri (Persero) Tbk IDR 1,139,047,275 1,145,814,096 IDR Bank Mandiri (Persero) Tbk
Mata uang 1,139,047,275 1,145,814,096 Currency
Bank Danamon Indonesia USD 272,250,903 USD Bank Danamon Indonesia
Tbk Mata uang 272,250,903 Currency Tbk
Bank Maybank Indonesia IDR 563,611,111 277,500,000 IDR Bank Maybank Indonesia
Tbk Mata uang 563,611,111 277,500,000 Currency Tbk
Bank Cimb Niaga Tbk IDR 101,388,889 151,388,889 IDR Bank Cimb Niaga Tbk
Mata uang 101,388,889 151,388,889 Currency
Bank Btpn Tbk IDR 200,000,000 76,295,350 IDR Bank Btpn Tbk
Mata uang 200,000,000 76,295,350 Currency
Pinjaman sindikasi USD 206,607,500 USD Syndicated bank loans
Mata uang 206,607,500 Currency
Bank lokal lainnya IDR 1,434,759,529 1,512,911,014 IDR Other local banks
USD 3,756,500 USD
Mata uang 1,438,516,029 1,512,911,014 Currency
Kreditur nama bank Mata uang 4,726,713,455 Currency Creditor bank name
Catatan utang bank berdasarkan tingkat likuiditas Notes for bank loans by order of liquidity
30 June 2023 31 December 2022
Total utang bank, kotor 5,384,896,396 4,726,713,455 Total bank loans, gross
Page 32
Biaya penerbitan utang bank yang belum diamortisasi ( 4,080,028 ) ( 5,594,477 ) Unamortized bank loan issuance cost Total utang bank, bersih 5,380,816,368 4,721,118,978 Total bank loan, net
Page 33
[8694100] Disclosure of Notes to the financial statements - Bank Loans by Order of Liquidity - Financing Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas utang bank Dalam hal liabilitas keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi, pada awalnya diakui pada nilai Disclosure of notes for bank loans by order of
berdasarkan tingkat likuiditas wajar dikurangi dengan biaya transaksi yang bisa diatribusikan secara langsung dan selanjutnya diukur liquidity
pada biaya perolehan diamortisasi, menggunakan suku bunga efektif kecuali jika dampak diskonto
tidak material, maka dinyatakan pada biaya perolehan. Beban bunga diakui dalam ?Beban
Pendanaan? dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain. Keuntungan atau kerugian
diakui sebagai laba rugi ketika liabilitas keuangan tersebut dihentikan pengakuannya dan melalui
proses amortisasi. Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya ketika kewajiban yang ditetapkan
dalam kontrak ditunaikan atau dibatalkan atau kadaluwarsa.In the case of financial liabilities measured
at amortized cost, these are initially recorded at fair value less any directly attributable transaction costs
and are then subsequently measured at amortised cost, using the effective interest rate method unless
the effect of discounting would be immaterial, in which case they are stated at acquisition cost. The
related interest expense is recognized within ?Financing Costs? in the statement of profit or loss and
other comprehensive income. Gains or losses are recognized in the profit or loss when the financial
liabilities are derecognized as well as through the amortization process. A financial liability is
derecognized when the obligation specified in the contract is discharged or cancelled or expired.
Page 34
[8695000] Notes to the financial statements - Borrowings, by creditor, by currency - Financing Industry
Catatan pinjaman Notes for borrowings
30 June 2023 31 December 2022
Pinjaman dalam mata Pinjaman dalam mata
Total pinjaman Total pinjaman
uang asing uang asing
Borrowings in foreign Borrowings in foreign
Total borrowings Total borrowings
currency currency
Bank Central Asia Tbk IDR 550,000,000 641,666,667 IDR Bank Central Asia Tbk
Mata uang 550,000,000 641,666,667 Currency
Bank Rakyat Indonesia IDR 863,888,889 888,888,889 IDR Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Tbk USD 49,585,800 32,248,550 USD (Persero) Tbk
Mata uang 913,474,689 921,137,439 Currency
Bank Mandiri (Persero) Tbk IDR 1,139,047,275 1,145,814,096 IDR Bank Mandiri (Persero) Tbk
Mata uang 1,139,047,275 1,145,814,096 Currency
Bank Danamon Indonesia USD 272,250,903 USD Bank Danamon Indonesia
Tbk Mata uang 272,250,903 Currency Tbk
Bank Maybank Indonesia IDR 563,611,111 277,500,000 IDR Bank Maybank Indonesia
Tbk Mata uang 563,611,111 277,500,000 Currency Tbk
Bank Cimb Niaga Tbk IDR 101,388,889 151,388,889 IDR Bank Cimb Niaga Tbk
Mata uang 101,388,889 151,388,889 Currency
Bank Btpn Tbk IDR 200,000,000 76,295,350 IDR Bank Btpn Tbk
Mata uang 200,000,000 76,295,350 Currency
Pinjaman sindikasi USD 206,607,500 USD Syndicated bank loans
Mata uang 206,607,500 Currency
Bank lokal lainnya IDR 1,434,759,529 1,512,911,014 IDR Other local banks
USD 3,756,500 USD
Mata uang 1,438,516,029 1,512,911,014 Currency
Kreditur nama bank Mata uang 5,384,896,396 4,726,713,455 Currency Creditor bank name
Page 35
[8695100] Disclosure of Notes to the financial statements - Borrowings - Financing Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas pinjaman Dalam hal liabilitas keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi, pada awalnya diakui pada nilai Disclosure of notes for borrowings
wajar dikurangi dengan biaya transaksi yang bisa diatribusikan secara langsung dan selanjutnya diukur
pada biaya perolehan diamortisasi, menggunakan suku bunga efektif kecuali jika dampak diskonto
tidak material, maka dinyatakan pada biaya perolehan. Beban bunga diakui dalam ?Beban
Pendanaan? dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain. Keuntungan atau kerugian
diakui sebagai laba rugi ketika liabilitas keuangan tersebut dihentikan pengakuannya dan melalui
proses amortisasi. Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya ketika kewajiban yang ditetapkan
dalam kontrak ditunaikan atau dibatalkan atau kadaluwarsa.In the case of financial liabilities measured
at amortized cost, these are initially recorded at fair value less any directly attributable transaction costs
and are then subsequently measured at amortised cost, using the effective interest rate method unless
the effect of discounting would be immaterial, in which case they are stated at acquisition cost. The
related interest expense is recognized within ?Financing Costs? in the statement of profit or loss and
other comprehensive income. Gains or losses are recognized in the profit or loss when the financial
liabilities are derecognized as well as through the amortization process. A financial liability is
derecognized when the obligation specified in the contract is discharged or cancelled or expired.
Page 36
[8697000] Notes to the financial statements - Bank Loans by Order of Liquidity Interest Information - Financing Industry
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.