Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 67
Page 1
Nomor Surat 250/SGE/IX/2023
Nama Emiten PT Sumber Global Energy Tbk.
Kode Emiten SGER
Perihal Penyampaian Laporan Keuangan Interim (KOREKSI)
Perseroan dengan ini menyampaikan laporan keuangan untuk periode 3 Bulan yang berakhir pada 31/03/2023 dengan ikhtisar sebagai berikut :
Informasi mengenai anak perusahaan Perseroan sebagai berikut :
No Nama Kegiatan Lokasi Tahun Status Jumlah Aset Satuan Mata Persentase
Usaha Komersil Operasi Uang (%)
1 PT Asia Mulia bidang Indonesia 2021 Non Operasi 27.350 JUTAAN IDR 51.96
Power Tambang
Batubara,
Timah dan
logam.
2 PT Mandau bidang Jakarta 2016 Operasi 30.663 JUTAAN IDR 50.0
Batu Alam Tambang
Batubara,
Timah dan
logam.
3 PT Angkasa bidang Batam 2003 Non Operasi 20.356 JUTAAN IDR 60.0
Nusagraha Perhotelan,
Bar dan
Restoran.
4 PT Suryamica bidang Mamuju 2011 Non Operasi 8.621 JUTAAN IDR 90.0
Tambang
Batubara,
Timah dan
logam.
5 PT Sumber bidang Jakarta 2016 Operasi 199.684 JUTAAN IDR 90.0
Mineral Global Tambang
Abadi Nikel, Timah
dan logam
serta
perdagangan
dan Jasa.
6 Hineni bidang Singapura 2021 Operasi 4.513.898 JUTAAN IDR 100.0
Resources Tambang
Pte Ltd Nikel, Timah
dan logam
serta
perdagangan
dan Jasa.
7 PT Pelayanan Jakarta 2021 Non Operasi 250.000 JUTAAN IDR 99.0
Transmarina Kepelabuhan
Pelabuhan Laut
Indonesia
8 PT Patra Perdanganga Jakarta 2022 Non Operasi 10.000 JUTAAN IDR 70.0
Sejahtera n dan
Perkasa Pengangkutan
9 PT Jasatama Pertambanga Karanganyar 2021 Operasi 3.187 JUTAAN IDR 60.0
Mandiri n
Sukses
10 Hineni Seven bidang Dubai 2023 Operasi 201 JUTAAN IDR 100.0
Resources Tambang
DMCC Nikel, Timah
dan logam
serta
perdagangan
dan Jasa.
Dokumen ini merupakan dokumen resmi PT Sumber Global Energy Tbk. yang tidak memerlukan tanda tangan karena dihasilkan secara elektronik.
PT Sumber Global Energy Tbk. bertanggung jawab penuh atas informasi tertera di dalam dokumen ini.
Page 2
[1000000] General information
Informasi umum General information
31 March 2023
Nama entitas PT Sumber Global Energy Tbk. Entity name
Penjelasan perubahan nama dari akhir Explanation of change in name from
periode laporan sebelumnya the end of the preceding reporting
period
Kode entitas SGER Entity code
Nomor identifikasi entitas AA990 Entity identification number
Industri utama entitas Umum / General Entity main industry
Standar akutansi yang dipilih PSAK Selected accounting standards
Sektor A. Energy Sector
Subsektor A1. Oil, Gas & Coal Subsector
Industri A12. Coal Industry
Subindustri A122. Coal Distribution Subindustry
Informasi pemegang saham Controlling shareholder information
National Corporation
pengendali
Jenis entitas Local Company - Indonesia Type of entity
Jurisdiction
Jenis efek yang dicatatkan Saham / Stock Type of listed securities
Jenis papan perdagangan tempat Type of board on which the entity is
Pengembangan / Development
entitas tercatat listed
Apakah merupakan laporan keuangan Whether the financial statements are
satu entitas atau suatu kelompok Entitas grup / Group entity of an individual entity or a group of
entitas entities
Periode penyampaian laporan Period of financial statements
Kuartal I / First Quarter
keuangan submissions
Tanggal awal periode berjalan January 01, 2023 Current period start date
Tanggal akhir periode berjalan March 31, 2023 Current period end date
Tanggal akhir tahun sebelumnya December 31, 2022 Prior year end date
Tanggal awal periode sebelumnya January 01, 2022 Prior period start date
Tanggal akhir periode sebelumnya March 31, 2022 Prior period end date
Tanggal akhir 2 tahun sebelumnya December 31, 2021 Prior 2 year end date
Mata uang pelaporan Rupiah / IDR Description of presentation currency
Kurs konversi pada tanggal pelaporan Conversion rate at reporting date if
jika mata uang penyajian selain rupiah presentation currency is other than
rupiah
Pembulatan yang digunakan dalam Level of rounding used in financial
penyajian jumlah dalam laporan Satuan Penuh / Full Amount statements
keuangan
Jenis laporan atas laporan keuangan Tidak Diaudit / Unaudit Type of report on financial statements
Jenis opini auditor Type of auditor's opinion
Hal yang diungkapkan dalam paragraf Matters disclosed in
pendapat untuk penekanan atas suatu emphasis-of-matter or other-matter
masalah atau paragraf penjelasan paragraph, if any
lainnya, jika ada
Hasil penugasan review Result of review engagement
Opini Hal Audit Utama Any Key Audit Matters Opinion
Jumlah Hal Audit Utama Total Key Audit Matters
Paragraf Hal Audit Utama Key Audit Matters Paragraph
Tanggal laporan audit atau hasil Date of auditor's opinion or result of
laporan review review report
Auditor tahun berjalan Current year auditor
Nama partner audit tahun berjalan Name of current year audit signing
partner
Page 3
Lama tahun penugasan partner yang Number of years served as audit
menandatangani signing partner
Auditor tahun sebelumnya Prior year auditor
Nama partner audit tahun sebelumnya Name of prior year audit signing
partner
Kepatuhan terhadap pemenuhan Whether in compliance with OJK rules
peraturan OJK Nomor: No. 75/POJK.04/2017 concerning
Ya / Yes
75/POJK.04/2017 tentang Tanggung responsibilities of board of directors on
Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan financial statements
Kepatuhan terhadap pemenuhan Compliance to the independency of
independensi akuntan yang Accountant that provide services in
memberikan jasa audit di pasar modal Capital Market as regulated in OJK
sesuai dengan POJK Nomor Ya / Yes rules No. 13/POJK.03/2017
13/POJK.03/2017 tentang concerning The Use of Public
Penggunaan Jasa Akuntan Publik Accountant and Auditing Firm in
dalam Kegiatan Jasa Keuangan Financial Services Activities.
Page 4
[1210000] Statement of financial position presented using current and
non-current - General Industry
Laporan posisi keuangan Statement of financial position
31 March 2023 31 December 2022
Aset Assets
Aset lancar Current assets
Kas dan setara kas Cash and cash
397,545,079,477 388,545,087,523
equivalents
Piutang usaha Trade receivables
Piutang usaha pihak Trade receivables third
353,649,396,016 278,618,657,554
ketiga parties
Piutang lainnya Other receivables
Piutang lainnya pihak Other receivables third
82,728,050,213 59,535,981,121
ketiga parties
Piutang lainnya pihak Other receivables
22,565,948,473 22,565,948,473
berelasi related parties
Biaya dibayar dimuka Current prepaid expenses
187,970,000 280,649,833
lancar
Uang muka lancar Current advances
Uang muka lancar atas Current advances on
15,000,000,000 15,000,000,000
investasi investments
Uang muka lancar Other current
2,347,547,605,705 2,426,127,812,088
lainnya advances
Pajak dibayar dimuka Current prepaid taxes
80,412,406,523 99,796,232,203
lancar
Aset non-keuangan lancar Other current non-financial
1,715,000,000 1,715,000,000
lainnya assets
Aset tidak lancar atau Non-current assets or
kelompok lepasan disposal groups classified
20,356,293,550 20,356,293,550
diklasifikasikan sebagai as held-for-sale
dimiliki untuk dijual
Jumlah aset lancar 3,321,707,749,957 3,312,541,662,345 Total current assets
Aset tidak lancar Non-current assets
Aset pajak tangguhan 2,879,037,969 2,879,037,969 Deferred tax assets
Aset tetap Property, plant, and
19,779,358,160 19,547,007,869
equipment
Aset hak guna 11,421,875,000 11,825,000,000 Right of use assets
Aset eksplorasi dan Exploration and evaluation
8,601,679,282 8,601,679,282
evaluasi assets
Goodwill 11,364,670,767 11,364,670,767 Goodwill
Aset tidak lancar Other non-current
4,262,490,732 3,735,953,730
non-keuangan lainnya non-financial assets
Jumlah aset tidak lancar 58,309,111,910 57,953,349,617 Total non-current assets
Jumlah aset 3,380,016,861,867 3,370,495,011,962 Total assets
Liabilitas dan ekuitas Liabilities and equity
Liabilitas Liabilities
Liabilitas jangka pendek Current liabilities
Utang bank jangka Short term bank loans
224,064,000,000 248,187,166,667
pendek
Utang trust receipts 15,760,000,000 52,475,000,000 Trust receipts payables
Utang usaha Trade payables
Utang usaha pihak Trade payables
359,605,452,407 579,099,580,354
ketiga third parties
Utang lainnya Other payables
Utang lainnya pihak Other payables
Page 5
ketiga 96,872,145,291 100,276,685,609 third parties
Utang lainnya pihak Other payables
2,756,850,917 2,756,850,917
berelasi related parties
Uang muka Current advances
pelanggan jangka from customers
pendek
Uang muka Current advances
pelanggan jangka from customers
1,294,731,371,405 1,279,072,816,242
pendek pihak third parties
ketiga
Beban akrual jangka Current accrued
1,774,362,991 2,229,087,256
pendek expenses
Utang pajak 107,605,050,131 75,665,574,303 Taxes payable
Liabilitas jangka Current maturities of
panjang yang jatuh long-term liabilities
tempo dalam satu
tahun
Liabilitas jangka Current maturities
panjang yang jatuh of consumer
tempo dalam satu financing payables
1,151,231,418 1,196,577,051
tahun atas utang
pembiayaan
konsumen
Liabilitas jangka Current maturities
panjang yang jatuh of finance lease
tempo dalam satu 3,660,965,713 3,244,449,742 liabilities
tahun atas liabilitas
sewa pembiayaan
Jumlah liabilitas Total current
2,107,981,430,273 2,344,203,788,141
jangka pendek liabilities
Liabilitas jangka Non-current liabilities
panjang
Liabilitas jangka Long-term liabilities
panjang setelah net of current
dikurangi bagian maturities
yang jatuh tempo
dalam satu tahun
Liabilitas jangka Long-term bank
panjang atas utang 0 loans
bank
Utang lembaga Long term
keuangan non-bank 0 non-bank financial
insitutions loan
Liabilitas jangka Long-term step
panjang atas loans
0
penerusan
pinjaman
Liabilitas jangka Long-term secured
panjang atas loans
0
pinjaman
beragunan
Liabilitas jangka Long-term
panjang atas unsecured loans
0
pinjaman tanpa
agunan
Liabilitas jangka Long-term
panjang atas subordinated loans
0
pinjaman
subordinasi
Liabilitas jangka Long-term joint
panjang atas operations liabilities
Page 6
liabilitas kerja sama 0
operasi
Liabilitas jangka Long-term land
panjang atas acquisition liabilities
0
liabilitas
pembebasan tanah
Liabilitas jangka Long-term
panjang atas utang consumer financing
3,286,519,265 3,073,864,604
pembiayaan payables
konsumen
Liabilitas jangka Long-term finance
panjang atas lease liabilities
3,906,095,973 5,091,889,658
liabilitas sewa
pembiayaan
Liabilitas jangka Long-term
panjang atas utang 0 electricity purchase
listrik swasta payables
Liabilitas jangka Long-term retention
panjang atas utang 0 payables
retensi
Liabilitas jangka Long-term notes
panjang atas wesel 0 payable
bayar
Liabilitas jangka Long-term medium
panjang atas surat term notes
0
utang jangka
menengah
Liabilitas jangka Long-term bonds
panjang atas utang 0 payable
obligasi
Liabilitas jangka Long-term sukuk
0
panjang atas sukuk
Liabilitas jangka Long-term
panjang atas 0 subordinated bonds
obligasi subordinasi
Liabilitas jangka Long-term other
panjang atas 0 borrowings
pinjaman lainnya
Obligasi konversi 0 Convertible bonds
Pendapatan diterima Non-current unearned
0
dimuka jangka panjang revenue
Uang jaminan jangka Non-current deposits
0
panjang
Kewajiban imbalan Long-term
pasca kerja jangka 5,992,587,642 5,992,587,642 post-employment
panjang benefit obligations
Jumlah liabilitas Total non-current
13,185,202,880 14,158,341,904
jangka panjang liabilities
Jumlah liabilitas 2,121,166,633,153 2,358,362,130,045 Total liabilities
Ekuitas Equity
Ekuitas yang Equity attributable to
diatribusikan kepada equity owners of parent
pemilik entitas induk entity
Saham biasa 186,365,089,250 186,365,084,250 Common stocks
Tambahan modal Additional paid-in
22,764,678,482 22,764,670,982
disetor capital
Cadangan selisih kurs Reserve of exchange
penjabaran ( 6,532,892,015 ) 3,525,941,596 differences on
translation
Saldo laba Retained earnings
Page 7
(akumulasi kerugian) (deficit)
Saldo laba yang Appropriated
telah ditentukan 10,000,000,000 10,000,000,000 retained earnings
penggunaannya
Saldo laba yang Unappropriated
belum ditentukan 1,016,609,388,102 760,521,165,484 retained earnings
penggunaannya
Jumlah ekuitas yang Total equity
diatribusikan kepada attributable to equity
1,229,206,263,819 983,176,862,312
pemilik entitas induk owners of parent
entity
Kepentingan Non-controlling interests
29,643,964,895 28,956,019,605
non-pengendali
Jumlah ekuitas 1,258,850,228,714 1,012,132,881,917 Total equity
Jumlah liabilitas dan Total liabilities and equity
3,380,016,861,867 3,370,495,011,962
ekuitas
Page 8
[1311000] Statement of profit or loss and other comprehensive income, OCI
components presented net of tax, by function - General Industry
Laporan laba rugi dan penghasilan Statement of profit or loss and other
komprehensif lain comprehensive income
31 March 2023 31 March 2022
Penjualan dan pendapatan Sales and revenue
3,179,537,389,992 900,530,752,540
usaha
Beban pokok penjualan dan ( 2,832,879,830,659 Cost of sales and revenue
( 819,888,212,436 )
pendapatan )
Jumlah laba bruto 346,657,559,333 80,642,540,104 Total gross profit
Beban umum dan administrasi General and administrative
( 13,684,829,052 ) ( 14,269,669,647 )
expenses
Beban bunga dan keuangan ( 6,976,047,498 ) ( 5,327,502,348 ) Interest and finance costs
Pendapatan lainnya 1,996,973,664 Other income
Beban lainnya ( 11,203,237,894 ) Other expenses
Jumlah laba (rugi) sebelum Total profit (loss) before tax
314,793,444,889 63,042,341,773
pajak penghasilan
Pendapatan (beban) pajak ( 61,543,218,500 ) ( 5,872,381,349 ) Tax benefit (expenses)
Jumlah laba (rugi) dari operasi Total profit (loss) from
253,250,226,389 57,169,960,424
yang dilanjutkan continuing operations
Jumlah laba (rugi) 253,250,226,389 57,169,960,424 Total profit (loss)
Pendapatan komprehensif Other comprehensive income,
lainnya, setelah pajak after tax
Pendapatan komprehensif Other comprehensive
lainnya yang akan income that may be
direklasifikasi ke laba rugi, reclassified to profit or
setelah pajak loss, after tax
Keuntungan (kerugian) Gains (losses) on
selisih kurs penjabaran, ( 6,532,892,015 ) exchange differences on
setelah pajak translation, after tax
Jumlah pendapatan Total other comprehensive
komprehensif lainnya, ( 6,532,892,015 ) income, after tax
setelah pajak
Jumlah laba rugi komprehensif 246,717,334,374 57,169,960,424 Total comprehensive income
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
diatribusikan
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
253,045,696,942 57,767,515,046
diatribusikan ke entitas induk parent entity
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
diatribusikan ke kepentingan 204,529,447 ( 597,554,622 ) non-controlling interests
non-pengendali
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan attributable to
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan ke entitas 246,512,804,927 57,767,515,046 attributable to parent entity
induk
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan ke 204,529,447 ( 597,554,622 ) attributable to non-controlling
kepentingan non-pengendali interests
Laba (rugi) per saham Earnings (loss) per share
Laba per saham dasar Basic earnings per share
diatribusikan kepada attributable to equity
pemilik entitas induk owners of the parent entity
Laba (rugi) per saham Basic earnings (loss) per
dasar dari operasi yang 67.89 30.49 share from continuing
dilanjutkan operations
Page 9
Laba (rugi) per saham Diluted earnings (loss) per
dilusian share
Laba (rugi) per saham Diluted earnings (loss) per
dilusian dari operasi yang 62.99 share from continuing
dilanjutkan operations
Page 10
[1410000] Statement of changes in equity - General Industry - Current Year
31 March 2023
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Saldo laba yang telah Saldo laba yang belum Ekuitas yang dapat
Tambahan modal Cadangan selisih kurs Kepentingan
Saham biasa ditentukan ditentukan diatribusikan kepada Ekuitas
disetor penjabaran non-pengendali
penggunaannya penggunaannya entitas induk
Reserve of exchange Appropriated retained Unappropriated retained Equity attributable to
Common stocks Additional paid-in capital Non-controlling interests Equity
differences on translation earnings earnings parent entity
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian kembali Balance before restatement at beginning of
186,365,084,250 22,764,670,982 3,525,941,596 10,000,000,000 760,521,165,484 983,176,862,312 28,956,019,605 1,012,132,881,917
period
Posisi ekuitas, awal periode 186,365,084,250 22,764,670,982 3,525,941,596 10,000,000,000 760,521,165,484 983,176,862,312 28,956,019,605 1,012,132,881,917 Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) 253,045,696,942 253,045,696,942 204,529,447 253,250,226,389 Profit (loss)
Pendapatan komprehensif lainnya ( 10,058,833,611 ) 3,525,941,596 ( 6,532,892,015 ) ( 6,532,892,015 ) Other comprehensive income
Pelaksanaan waran 5,000 7,500 12,500 12,500 Exercise of warrants
Transaksi ekuitas lainnya ( 483,415,920 ) ( 483,415,920 ) 483,415,843 ( 77 ) Other equity transactions
Posisi ekuitas, akhir periode 186,365,089,250 22,764,678,482 ( 6,532,892,015 ) 10,000,000,000 1,016,609,388,102 1,229,206,263,819 29,643,964,895 1,258,850,228,714 Equity position, end of the period
Page 11
[1410000] Statement of changes in equity - General Industry - Prior Year
31 March 2022
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Cadangan keuntungan Cadangan pengukuran Selisih transaksi ekuitas Ekuitas yang dapat
Cadangan selisih kurs Cadangan pembayaran Cadangan lindung nilai Kepentingan ekuitas Transaksi dengan pihak Komponen transaksi Saldo laba yang telah Saldo laba yang belum Kepentingan
Saham biasa Saham preferen Tambahan modal disetor Saham treasuri Uang muka setoran modal Opsi saham Cadangan revaluasi (kerugian) investasi pada kembali program imbalan Cadangan lainnya dengan pihak diatribusikan kepada entitas Ekuitas
penjabaran berbasis saham arus kas lainnya non-pengendali lainnya ekuitas lainnya ditentukan penggunaannya ditentukan penggunaannya non-pengendali
instrumen ekuitas pasti non-pengendali induk
Reserve of gains (losses) Difference in value of equity
Reserve of exchange Reserve of share-based Reserve of cash flow Reserve of remeasurements Other transactions with Other components of equity Appropriated retained Unappropriated retained Equity attributable to parent
Common stocks Preferred stocks Additional paid-in capital Treasury stocks Advances in capital stock Stock options Revaluation reserves from investments in equity Other reserves Other equity interests transactions with Non-controlling interests Equity
differences on translation payments hedges of defined benefit plans non-controlling interests transactions earnings earnings entity
instruments non-controlling interests
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian kembali 97,975,733,400 0 110,655,161,832 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 192,909,148,026 401,540,043,258 32,641,970,051 434,182,013,309 Balance before restatement at beginning of period
Posisi ekuitas, awal periode 97,975,733,400 0 110,655,161,832 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 192,909,148,026 401,540,043,258 32,641,970,051 434,182,013,309 Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) 57,767,515,046 57,767,515,046 ( 597,554,622 ) 57,169,960,424 Profit (loss)
Kenaikan (penurunan) ekuitas melalui transaksi pembayaran Increase (decrease) in equity through share-based payment
3,134,079,052 3,134,079,052 3,134,079,052
berbasis saham transactions
Perubahan kepentingan non-pengendali atas pelepasan entitas anak 6,471,679,418 6,471,679,418 ( 5,601,735,570 ) 869,943,848 Changes in non-controlling interests due to disposal of subsidiaries
Posisi ekuitas, akhir periode 97,975,733,400 0 113,789,240,884 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 257,148,342,490 468,913,316,774 26,442,679,859 495,355,996,633 Equity position, end of the period
Page 12
[1510000] Statement of cash flows, direct method - General Industry
Laporan arus kas Statement of cash flows
31 March 2023 31 March 2022
Arus kas dari aktivitas operasi Cash flows from operating
activities
Penerimaan kas dari Cash receipts from
aktivitas operasi operating activities
Penerimaan dari Receipts from customers
3,120,165,206,694 893,640,847,975
pelanggan
Pembayaran kas dari Cash payments from
aktivitas operasi operating activities
Pembayaran kepada Payments to suppliers for
( 3,000,845,085,897 ( 1,118,884,104,432
pemasok atas barang dan goods and services
) )
jasa
Pembayaran kas lainnya Other cash payments for
( 32,041,193,842 ) ( 27,985,178,157 )
untuk beban operasi operating activities
Kas diperoleh dari Cash generated from (used
87,278,926,955 ( 253,228,434,614 )
(digunakan untuk) operasi in) operations
Pembayaran bunga dari Interests paid from operating
( 6,976,047,498 ) ( 5,327,502,348 )
aktivitas operasi activities
Penerimaan pengembalian Income taxes refunded (paid)
(pembayaran) pajak from operating activities
( 10,219,916,992 ) ( 11,627,807,700 )
penghasilan dari aktivitas
operasi
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
70,082,962,465 ( 270,183,744,662 )
(digunakan untuk) aktivitas operating activities
operasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from investing
investasi activities
Pembayaran untuk perolehan Payments for acquisition of
( 133,512,802 ) ( 843,045,150 )
aset tetap property, plant and equipment
Penempatan aset keuangan Placement of financial assets
( 179,775,000 )
biaya perolehan diamortisasi amotized cost investments
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
( 313,287,802 ) ( 843,045,150 )
(digunakan untuk) aktivitas investing activities
investasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from financing
pendanaan activities
Penerimaan pinjaman bank 116,890,000,000 124,092,500,000 Proceeds from bank loans
Pembayaran pinjaman bank ( 176,774,850,237 ) Payments of bank loans
Penerimaan utang Proceeds from consumer
609,989,240
pembiayaan konsumen financing payables
Pembayaran utang Payments of consumer
( 442,680,212 ) ( 2,266,328,026 )
pembiayaan konsumen financing payables
Pembayaran liabilitas sewa Payments of finance lease
( 1,052,154,000 )
pembiayaan liabilities
Penerimaan pinjaman lainnya Proceeds from other
57,297,243,398
borrowings
Pembayaran pinjaman Payments of other borrowings
( 750,000,000 )
lainnya
Penerimaan dari penerbitan Proceeds from issuing other
3,134,079,045
instrumen ekuitas lainnya equity instruments
Pembayaran dividen dari Dividends paid from financing
( 21,212,286,333 )
aktivitas pendanaan activities
Penerimaan (pengeluaran) Other cash inflows (outflows)
Page 13
kas lainnya dari aktivitas 12,500 from financing activities
pendanaan
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
( 60,769,682,709 ) 160,295,208,084
(digunakan untuk) aktivitas financing activities
pendanaan
Jumlah kenaikan (penurunan) Total net increase (decrease)
8,999,991,954 ( 110,731,581,728 )
bersih kas dan setara kas in cash and cash equivalents
Kas dan setara kas arus kas, Cash and cash equivalents cash
388,545,087,523 123,619,057,777
awal periode flows, beginning of the period
Kas dan setara kas arus kas, Cash and cash equivalents
397,545,079,477 12,887,476,049
akhir periode cash flows, end of the period
Page 14
[1610000] Explanation for Significant Accounting Policy - General Industry
Kebijakan akuntansi signifikan Significant accounting policies
31 March 2023
Dasar penyusunan laporan keuangan Dasar pengukuran laporan keuangan konsolidasian ini adalah konsep biaya perolehan (historical cost), Basis of preparation of consolidated financial
konsolidasian kecuali beberapa akun tertentu disusun berdasarkan pengukuran lain, sebagaimana diuraikan dalam statements
kebijakan akuntansi masing-masing akun tersebut. Laporan keuangan konsolidasian ini disusun
dengan metode akrual, kecuali laporan arus kas konsolidasian. Laporan arus kas konsolidasian
disusun dengan menggunakan metode langsung dengan mengelompokkan arus kas dalam aktivitas
operasi, investasi dan pendanaan. Kebijakan akuntansi yang digunakan dalam penyusunan laporan
keuangan konsolidasian konsisten dengan yang digunakan dalam penyusunan laporan keuangan
konsolidasian periode sebelumnya, kecuali untuk penerapan beberapa amendemen dan penyesuaian
PSAK yang berlaku efektif pada tanggal 1 Januari 2022 telah diungkapkan dalam Catatan ini. Mata
uang pelaporan yang digunakan dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian adalah mata
uang Rupiah yang juga merupakan mata uang fungsional entitas dalam Grup, kecuali Hineni
Resources Pte. Ltd, entitas anak, adalah Dolar Amerika Serikat. Untuk tujuan penyajian laporan
keuangan konsolidasian, aset dan liabilitas Hineni Resources Pte. Ltd pada tanggal pelaporan
dijabarkan ke dalam mata uang rupiah pada kurs penutupan pada tanggal laporan posisi keuangan
konsolidasian, sementara laba dan rugi telah dikonversi menggunakan kurs rata-rata nilai tukar masing
masing tahun. Hasil penyesuaian translasi ditampilkan sebagai bagian ekuitas yang diakui pada
penghasilan komprehensif lain sebagai ?Efek Translasi Mata Uang Asing?. Perlu dicatat bahwa
estimasi dan asumsi akuntansi yang digunakan dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian,
meskipun perkiraan ini didasarkan pada pengetahuan terbaik manajemen dan penilaian dari peristiwa
dan tindakan saat ini, peristiwa yang sebenarnya mungkin akhirnya berbeda dengan estimasi. Area
yang kompleks atau memerlukan tingkat pertimbangan yang lebih tinggi atau area di mana asumsi dan
estimasi berdampak signifikan terhadap laporan keuangan konsolidasian diungkapkan pada Catatan 3
Prinsip-prinsip konsolidasi Seluruh transaksi antar Grup, saldo akun dan laba atau rugi yang belum direalisasi dari transaksi antar Principles of consolidation
entitas telah dieliminasi.Entitas anak adalah seluruh entitas di mana Perusahaan memiliki
pengendalian. Perusahaan mengendalikan investee ketika memiliki kekuasaan atas investee, eksposur
atau hak atas imbal hasil variabel dari keterlibatannya dengan investee, dan memiliki kemampuan
untuk menggunakan kekuasaannya atas investee untuk mempengaruhi jumlah imbal hasil.Konsolidasi
atas entitas anak dimulai sejak tanggal memperoleh pengendalian atas entitas anak dan berakhir
ketika kehilangan pengendalian atas entitas anak. Penghasilan dan beban entitas anak dimasukkan
atau dilepaskan selama tahun berjalan dalam laba rugi dari tanggal diperolehnya pengendalian sampai
dengan tanggal ketika Perusahaan kehilangan pengendalian atas entitas anak.Rugi entitas anak yang
tidak dimiliki secara penuh diatribusikan pada Kepentingan Non-pengendali (KNP) bahkan jika hal ini
mengakibatkan KNP mempunyai saldo defisit.Jika Perusahaan kehilangan pengendalian atas entitas
anak maka Perusahaan pada tanggal hilangnya pengendalian tersebut:? Menghentikan pengakuan
aset (termasuk setiap goodwill) dan liabilitas entitas anak pada jumlah tercatatnya;? Menghentikan
pengakuan jumlah tercatat setiap KNP? Mengakui nilai wajar pembayaran yang diterima (jika ada)?
Mengakui setiap sisa investasi pada entitas anak pada nilai wajarnya;? Mereklasifikasi bagian
Perusahaan atas komponen yang sebelumnya diakui sebagai penghasilan komprehensif lain ke
laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian, atau mengalihkan secara langsung
ke saldo laba; dan? Mengakui setiap perbedaan yang dihasilkan sebagai keuntungan atau kerugian
Page 15
dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasianKepemilikan non-pengendali
mencerminkan bagian atas laba rugi dan aset bersih dari entitas anak yang tidak dapat diatribusikan
secara langsung maupun tidak langsung pada Grup, yang masing-masing disajikan dalam laporan laba
rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian dan dalam ekuitas pada laporan posisi keuangan
konsolidasian, terpisah dari bagian yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk.Transaksi
dengan kepentingan non-pengendali yang tidak mengakibatkan hilangnya pengendalian dicatat
sebagai transaksi ekuitas. Selisih antara nilai wajar imbalan yang dialihkan dengan bagian relatif atas
nilai tercatat aset bersih entitas anak yang diakuisisi dicatat di ekuitas. Laba atau rugi dari pelepasan
kepada kepentingan non-pengendali juga dicatat di ekuitas
Kas dan setara kas Kas terdiri dari kas dan kas di bank yang tidak digunakan sebagai jaminan serta tidak dibatasi Cash and cash equivalents
penggunaannya.
Piutang usaha dan piutang lain-lain Piutang Usaha Rp 353,649,396,016. Piutang lain-lain Rp 105,293,998,686, Trade and other receivables
Aset tetap Aset tetap pada awalnya dicatat sebesar biaya perolehannya. Biaya perolehan aset terdiri dari harga Fixed assets
pembelian dan biaya lainnya yang dapat diatribusikan secara langsung hingga aset siap dan telah
diletakkan pada lokasi untuk digunakan. Setelah pengakuan awal, aset tetap diukur sebesar biaya
perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi kerugian penurunan nilai, jika adaBiaya
pengurusan legal awal untuk hak atas tanah diakui sebagai bagian dari biaya perolehan tanah dan
biaya ini tidak disusutkan. Biaya yang berkaitan dengan perpanjangan hak atas tanah diakui sebagai
beban ditangguhkan dan diamortisasi selama periode hak atas tanah atau manfaat ekonomi tanah,
mana yang lebih pendek.Biaya setelah perolehan awal termasuk dalam jumlah tercatat aset atau
diakui sebagai aset yang terpisah, mana yang lebih tepat, ketika terdapat kemungkinan bahwa manfaat
ekonomi di masa depan berkenaan dengan aset tersebut akan mengalir ke Grup dan biaya tersebut
dapat diukur secara andal. Jumlah tercatat komponen yang diganti dihentikan pengakuannya pada
tahun dimana pada saat penggantian tersebut terjadi. Seluruh biaya perbaikan dan pemeliharaan
dibebankan ke dalam laba rugi.Penyusutan dihitung dengan menggunakan metode garis lurus sejak
aset tersebut siap digunakan dan disusutkan sepanjang estimasi masa manfaatnya. Estimasi masa
manfaat aset tetap adalah sebagai berikut:Tahun / Years Tarif / Rate Bangunan 20 5% Buildings Alat
berat 8 12,5% Heavy equipment Kendaraan 4 - 8 25% - 12,5% Vehicles Perabotan, perlengkapan dan
peralatan 4 25% Furniture, fixtures and equipmentJumlah tercatat aset tetap dihentikan pengakuannya
pada saat dilepaskan atau tidak ada manfaat ekonomis masa depan yang diharapkan dari penggunaan
atau pelepasannya. Aset tetap yang dijual atau dilepaskan, dikeluarkan dari kelompok aset tetap
berikut akumulasi penyusutan serta akumulasi penurunan nilai yang terkait dengan aset tetap tersebut.
Keuntungan atau kerugian yang timbul dari penghentian pengakuan aset tetap (ditentukan sebesar
perbedaan antara jumlah neto hasil pelepasan, jika ada, dengan jumlah tercatat dari aset tetap
tersebut) dan diakui dalam laba rugi pada tahun terjadinya penghentian pengakuan.Nilai residu,
estimasi umur manfaat dan metode penyusutan ditelaah setiap akhir tahun keuangan dengan
pengaruh dari setiap perubahan estimasi akuntansi diperhitungkan secara prospektifJumlah tercatat
Page 16
aset diturunkan menjadi sebesar nilai terpulihkannya jika jumlah tercatat aset lebih besar dari nilai yang
dapat diperoleh kembali.
Penurunan nilai aset nonkeuangan Aset yang dikenakan amortisasi dinilai untuk penurunan nilai apabila peristiwa atau perubahan Impairment of non-financial assets
keadaan terjadi yang mengindikasikan bahwa nilai tercatat tidak dapat diperoleh kembali. Penurunan
nilai diakui untuk jumlah di mana jumlah tercatat aset melebihi jumlah terpulihkan. Jumlah terpulihkan
adalah jumlah yang lebih tinggi antara nilai wajar aset dikurangi biaya untuk menjual dan nilai pakai.
Untuk tujuan menguji penurunan nilai, aset dikelompokkan hingga unit terkecil yang menghasilkan arus
kas terpisah diidentifikasi (unit penghasil kas). Aset non-keuangan mengalami penurunan yang ditelaah
untuk kemungkinan pembalikan dari penurunan nilai tersebut pada setiap tanggal pelaporan
Beban tangguhan Akun ini merupakan biaya-biaya yang ditanggung oleh PT Sumber Mineral Global Abadi, entitas anak, Deferred charges
sehubungan dengan rencana untuk melakukan penawaran umum saham perdana, yang meliputi biaya
audit, penjamin emisi, biro administrasi efek, konsultan hukum, notaris dan lain-lain. Pada tanggal 31
Desember 2022, saldo biaya ditangguhkan sebesar Rp 1.715.000.000.
Pengakuan pendapatan dan beban Grup mengakui pendapatan dari kontrak dengan pelanggan ketika atau selama Grup memenuhi Revenue and expense recognition
kewajiban pelaksanaan dengan mengalihkan barang atau jasa yang dijanjikan (yaitu aset) kepada
pelanggan. Aset dialihkan ketika atau selama pelanggan memperoleh pengendalian atas aset
tersebut.Untuk setiap kewajiban pelaksanaan yang diidentifikasi, Grup menentukan pada insepsi
kontrak apakah entitas memenuhi kewajiban pelaksanaan sepanjang waktu atau memenuhi kewajiban
pelaksanaan pada suatu waktu tertentu. Jika entitas tidak memenuhi kewajiban pelaksanaan
sepanjang waktu, maka kewajiban pelaksanaan dipenuhi pada suatu waktu tertentuGrup memenuhi
kewajiban pelaksanaan dan mengakui pendapatan sepanjang waktu, jika satu dari kriteria berikut
terpenuhi:? Pelanggan secara simultan menerima dan mengonsumsi manfaat yang disediakan dari
pelaksanaan Grup selama Grup melaksanakan kewajiban pelaksanannya;? Pelaksanaan Grup
menimbulkan atau meningkatkan aset yang dikendalikan pelanggan selama aset tersebut ditimbulkan
atau ditingkatkan; atau? Pelaksanaan Grup tidak menimbulkan suatu aset dengan penggunaan
alternatif bagi Grup dan Grup memiliki hak atas pembayaran yang dapat dipaksakan atas pelaksanaan
yang telah diselesaikan sampai saat ini.Grup telah menerapkan PSAK 72, ?Pendapatan dari Kontrak
dengan Pelanggan?.Grup menentukan apakah Grup merupakan prinsipal atau agen untuk
masing-masing barang atau jasa tertentu yang dijanjikan kepada pelanggan. Grup secara umum
menyimpulkan bahwa Grup adalah prinsipal dalam kontrak pendapatannya.
Penjabaran mata uang asing Transaksi dalam mata uang asing dicatat ke dalam Rupiah berdasarkan kurs yang berlaku pada saat Foreign currency translation
transaksi dilakukan. Pada tanggal pelaporan, aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing
disajikan ke dalam mata uang Rupiah berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia. Keuntungan atau
kerugian kurs yang timbul dikreditkan atau dibebankan pada usaha tahun berjalan.
Transaksi dengan pihak berelasi Berdasarkan PSAK 7, ?Pengungkapan Pihak-pihak Berelasi?, pihak berelasi dianggap terkait jika Transactions with related parties
salah satu pihak memiliki kemampuan untuk mengendalikan (dengan cara kepemilikan langsung
maupun tidak langsung) atau mempunyai pengaruh signifikan (dengan cara partisipasi dalam kebijakan
keuangan dan operasional) selama pihak lain dalam membuat keputusan keuangan dan operasional
Pihak berelasi adalah orang atau entitas yang terkait dengan entitas yang menyiapkan laporan
keuangan konsolidasian (entitas pelapor).
Pajak penghasilan Beban pajak penghasilan terdiri dari jumlah beban pajak kini dan pajak tangguhan.Pajak diakui Income taxes
Page 17
sebagai pendapatan atau beban dan termasuk dalam laba rugi untuk periode berjalan, kecuali pajak
yang timbul dari transaksi atau kejadian yang diakui di luar laba rugi. Pajak terkait dengan pos yang
diakui dalam penghasilan komprehensif lain, diakui dalam penghasilan komprehensif lain dan pajak
terkait dengan pos yang diakui langsung di ekuitas, diakui langsung di ekuitas.Pajak KiniPajak terutang
kini didasarkan pada laba kena pajak tahun berjalan. Liabilitas pajak kini dihitung dengan
menggunakan tarif pajak yang berlaku atau secara substansial berlaku pada akhir periode
pelaporan.Manajemen secara berkala mengevaluasi jumlah yang dilaporkan di dalam Surat
Pemberitahuan (SPT) Tahunan terkait dengan keadaan di mana peraturan pajak yang berlaku
memerlukan interpretasi dan jika diperlukan, manajemen akan menghitung provisi atas jumlah yang
mungkin timbul.Pajak TangguhanPajak tangguhan diakui dengan menggunakan metode liabilitas atas
perbedaan temporer antara dasar pajak aset dan liabilitas dengan nilai tercatatnya pada tanggal
pelaporan.Liabilitas pajak tangguhan diakui untuk semua perbedaan temporer kena pajak. Aset pajak
tangguhan diakui untuk semua perbedaan temporer yang boleh dikurangkan dan akumulasi rugi fiskal
dan kredit pajak yang tidak terpakai sejauh realisasi atas manfaat pajak tersebut dimungkinkan. Jumlah
tercatat aset pajak tangguhan ditelaah pada setiap akhir periode pelaporan dan diturunkan apabila itu
tidak lagi kemungkinan jumlah laba fiskal memadai akan tersedia untuk mengkompensasi sebagian
atau seluruh aset pajak tangguhan. Aset pajak tangguhan yang belum diakui dinilai kembali pada akhir
periode pelaporan, dan diakui sepanjang besar kemungkinan bahwa laba kena pajak mendatang akan
tersedia untuk dipulihkan.Aset dan liabilitas pajak tangguhan dapat saling hapus, jika dan hanya jika,
(a) memiliki hak yang dapat dipaksakan secara hukum untuk melakukan saling hapus antara aset dan
liabilitas pajak kini dan (b) aset serta liabilitas pajak tangguhan tersebut terkait dengan pajak
penghasilan yang dikenakan oleh otoritas perpajakan yang sama.Aset dan liabilitas pajak tangguhan
diukur dengan menggunakan tarif pajak yang diekspektasikan akan berlaku ketika aset dipulihkan atau
liabilitas diselesaikan berdasarkan tarif pajak (dan peraturan perpajakan) yang berlaku atau secara
substansial telah diberlakukan pada tanggal pelaporan.Pajak tangguhan dibebankan atau dikreditkan
dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian, kecuali bila berhubungan
dengan transaksi yang dibebankan atau dikreditkan langsung ke ekuitas, dalam hal pajak tangguhan
tersebut juga dibebankan atau dikreditkan langsung ke ekuitas.Pajak FinalPerbedaan jumlah tercatat
antara aset dan liabilitas yang terkait pajak penghasilan final dan dasar pengenaan pajaknya tidak
diakui sebagai aset atau liabilitas pajak tangguhan. Beban pajak periode berjalan sehubungan dengan
pajak penghasilan final dihitung secara proporsional terhadap jumlah pendapatan menurut akuntansi
yang diakui selama tahun berjalan. Perbedaan antara pajak penghasilan final yang dibayarkan dengan
jumlah yang dibebankan sebagai beban pajak penghasilan final dalam laporan laba rugi dan
penghasilan komprehensif lain konsolidasian diakui sebagai pajak dibayar di muka atau utang pajak.
Pinjaman Pengakuan dan PengukuranGrup mengakui liabilitas keuangan pada saat timbulnya liabilitas Borrowings
kontraktual untuk menyerahkan kas atau aset keuangan lainnya kepada entitas lainPada saat
pengakuan awal, dalam hal liabilitas keuangan tidak diukur pada nilai wajar melalui laba rugi (FVTPL),
liabilitas keuangan diukur pada nilai wajar ditambah biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara
langsung.Setelah pengakuan awal, Grup mengukur seluruh akun liabilitas keuangan, pada biaya
perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif. Liabilitas keuangan Grup
meliputi utang bank jangka pendek, utang pembiayaan, utang usaha - pihak ketiga, utang lain-lain,
beban masih harus dibayar, utang pembiayaan konsumen dan liabilitas sewa. Grup tidak memiliki
liabilitas keuangan yang diukur pada FVTPL.Penghentian PengakuanGrup menghentikan pengakuan
liabilitas keuangan, jika dan hanya jika, liabilitas kontraktual telah dilepaskan atau dibatalkan atau
kedaluwarsa.Ketika suatu liabilitas keuangan ditukar dengan liabilitas keuangan lain dari pemberi
pinjaman yang sama atas persyaratan yang secara substansial berbeda, atau bila persyaratan dari
liabilitas keuangan tersebut secara substansial dimodifikasi, pertukaran atau modifikasi persyaratan
Page 18
tersebut dicatat sebagai penghentian pengakuan liabilitas keuangan awal dan pengakuan liabilitas keuangan baru dan selisih antara jumlah tercatat masing masing liabilitas keuangan tersebut diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian.PT Bank Victoria International TbkBerdasarkan perjanjian kredit No. 291/OL SNY/SNC/VI/2018 tanggal 8 Juni 2018, Perusahaan mendapatkan fasilitas kredit DLKM dengan plafond Rp 30.000.000.0000. Tujuan fasilitas kredit adalah untuk tambahan modal kerja di bidang pertambangan batubara. Pinjaman tersebut dikenakan bunga 12% per tahun dengan jangka waktu fasilitas kredit sampai dengan 17 Mei 2019.Berdasarkan perjanjian kredit No. 165/SPK/CBG VIC/IX/2021 tanggal 23 September 2021, keseluruhan fasilitas kredit di atas telah diperbaharui sebagai berikut:? Fixed Loan KK 2 dengan plafond Rp 25.000.000.000;? Demand Loan 11 dengan plafond Rp 52.500.000.000? Demand Loan 2 by PO dengan plafond $AS 2.000.000? Demand Loan 3 by PO dengan plafond $AS 1.500.000? Line BG dengan plafond Rp 5.000.000.000;? Line Nego LC dengan plafond $AS 15.000.000;? Fixed Loan KK 1 dengan plafond Rp 7.500.000.000Pinjaman tersebut dikenakan bunga 11,5% per tahun. Jangka waktu fasilitas kredit sampai dengan 28 Januari 2023Berdasarkan penambahan dan perpanjangan fasilitas kredit No. 143/SPK./CBG-VIC/IX/2022, tanggal 31 Agustus 2022, keseluruhan fasilitas kredit di atas telah diperbaharui sebagai berikut:? Term Loan KK 1 dengan plafond Rp 53.333.333.333, suku bunga 13% per tahun, jangka waktu fasilitas kredit sampai dengan 29 Maret 2023;? Term Loan KK 2 dengan plafond Rp 90.000.000.000, suku bunga 13% per tahun, jangka waktu fasilitas kredit sampai dengan 9 September 2023? Demand Loan KK 1 dengan plafond Rp 52.500.000.000, suku bunga 11,5% per tahun, jangka waktu fasilitas sampai dengan 28 Januari 2024;? Demand Loan KK 2 dengan plafond $AS 2.000.000, suku bunga 7% per tahun, jangka waktu fasilitas kredit sampai dengan 28 Januari 2024;? Demand Loan KK 3 dengan plafond $AS 1.500.000, suku bunga 7% per tahun, jangka waktu fasilitas kredit sampai dengan 28 Januari 2024? Fixed Loan KK 1 dengan plafond Rp 4.750.000.000, suku bunga 11,5% per tahun, jangka waktu fasilitas kredit sampai dengan 18 Februari 2024? Fixed Loan KK 2 dengan plafond Rp 4.166.666.666, suku bunga 11% per tahun, jangka waktu fasilitas kredit sampai dengan 30 September 2022;? Line BG dengan plafond Rp 5.000.000.000;? Line Nego LC dengan plafond $AS 15.000.000Fasilitas pinjaman FLKK 2 telah dilunasi pada 9 September 2022Fasilitas pinjaman ini dijamin dengan:? List piutang usaha Perusahaan sebesar 110%? 1 (satu) unit Apartemen, di Jakarta, Kel. Kebon Kacang, Kec. Kemayoran, Jakarta Pusat, dikenal sebagai Rumah Susun Hunian Palazzo, Jl. Benyamin Sueb Blok I Lantai 20 No. 20 BH Menara B (Benito), sebagaimana Sertifikat Hak Milik Atas Satuan Rumah Susun No. 6153/XX/B (Benito), seluas 60,5 m2, atas nama Perusahaan;? Tanah dan bangunan ruko di Kalimantan Timur, di Komplek Ruko Borneo Paradiso, Blok MP A, No. 19, RT 02, sebagaimana tercantum dalam Sertifikat Hak Guna Bangunan No. 12183/Sepinggan, seluas 50 m2, terdaftar atas nama Perusahaan;? Jaminan nego / diskonto LC berupa LC dengan tidak ada discrepancy, letter of indemnity to be signed / with recourse;? 1 (satu) unit Ruko di Samarinda, Kalimantan Timur sebagaimana tercantum dalam Sertifikat Hak Milik No. 1539, seluas 151 m2 atas nama Welly Thomas;? 1 (satu) unit Rumah Tinggal di Lampung sebagaimana tercantum dalam Sertifikat Hak Guna Bangunan No. 103 dan Sertifikat Hak Milik No. 00581 seluas 105 m2 atas nama Welty Thomas? Grand Majesty Hotel berlokasi di Jl. Raja Ali H, Kel. Sungai Jodoh, Batu Ampar, Batam, Kepulauan Riau, sebagaimana tercantum dalam Sertifikat Hak Guna Bangunan No. 02018, seluas 3.194m2 atas nama PT Angkasa Nusagraha;? Tanah dan bangunan yang terletak di Jl. Tambak 1 No. 2A, Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat seluas 384 m2 sebagaimana tercantum dalam Sertifikat Hak Guna Bangunan No. 759 atas nama Perusahaan;? Tanah dan bangunan rumah tinggal yang terletak di Jl. Tuparev, Nagasari, Karawang Barat, sebagaimana ternyata dari Sertifikat Hak Guna Bangunan No. 537/Nagasari, seluas 1.164 m2 atas nama PT Gemilang Trisentana;? Tanah dan bangunan ruko di Malibu Square Blok E No. 6 Sektor VII JI. Pahlawan Seribu, Lengkong Gudang, Serpong, Tangerang, sebagaimana tercantum dalam Sertifikat Hak Guna Bangunan No.
Page 19
04591/Lengkong Gudang, seluas 78 m2, terdaftar atas nama Giovanni Tanzil;? Jaminan Pribadi atas nama Tuan Welly Thomas (Direktur Utama dan pemegang saham Perusahaan)? Jaminan Pribadi atas nama Ibu Vivi Ramalyanti Hutama (pemegang saham Perusahaan)Perubahan Negative Covenant dan Persetujuan IPOBerdasarkan Surat No.095/CBG-VIC/III/20 tanggal 6 Maret 2020, PT Bank Victoria International Tbk telah memberikan persetujuan kepada Perusahaan untuk melakukan hal-hal sebagai berikut:? Rencana Perseroan dalam melakukan penawaran terbuka (IPO).? Perusahaan wajib mendapatkan persetujuan PT Bank Victoria International Tbk terlebih dahulu untuk pembagian dividen lebih dari 20% dari net profit perusahaan;? Perusahaan wajib mendapatkan persetujuan PT Bank Victoria International Tbk untuk perubahan pemegang saham pengendali (Tn. Welly Thomas);? Perusahaan wajib memberikan surat pemberitahuan tertulis kepada PT Bank Victoria International Tbk untuk melakukan RUPS dengan agenda perubahan Anggaran Dasar Perseroan, terutama tentang struktur permodalan, susunan direksi dan komisaris.? Perusahaan wajib memberikan pemberitahuan tertulis kepada PT Bank Victoria International Tbk untuk melakukan akuisisi.Pencabutan Beberapa Negative CovenantBerdasarkan Surat No.180/CBG-VIC/ IV/2021 tanggal 15 April 2020, Perusahaan mendapatkan pencabutan klasusal negative covenant dari PT Bank Victoria International TbkBerikut adalah persetujuan atas permohonan tersebut? Rencana Perusahaan dalam melakukan penawaran terbuka;? Perubahan negative covenant mengenai pembagian deviden menjadi affirmative covenant sebagai berikut, ?Perusahaan wajib memberikan informasi tertulis kepada PT Bank Victoria International Tbk ketika Perusahaan memberikan deviden?;? Penambahan financial covenant berupa leverage ratio maksimal 3:5;? Syarat dan ketentuan lainnya tidak diubah, tetap sesuai persetujuan sebelumnya sesuai dengan Akta Perjanjian Kredit dengan jaminan dan pengubahannya yang telah ditandatangani kedua pihakPT Bank Sinarmas TbkBerdasarkan Perjanjian Kredit No. 952/IX/2021/CBM tanggal 22 September 2021, Perusahaan mendapatkan perpanjangan Fasilitas Kredit Demand Loan dengan plafond $AS 2.000.000 setara dengan Rp 28.576.000.000. Tujuan fasilitas kredit sebagai tambahan modal kerja untuk membiayai pembelian batu bara. Pinjaman tersebut dikenakan bunga 11% per tahun dengan jangka waktu fasilitas kredit sampai dengan 23 September 2022.Berdasarkan Kesepakatan Perpanjangan Jangka Waktu Fasilitas Kredit No. 1106/IX/2022/CBM tanggal 23 September 2022, Perusahaan mendapatkan jangka waktu perpanjangan sampai dengan tanggal 23 November 2022 dan telah diperpanjang kembali berdasarkan surat No. 1346/XI/2022/CBM sampai dengan 23 Januari 2023.Fasilitas pinjaman ini dijamin dengan:? Piutang usaha dengan minimum sebesar 125% dari plafond atau outstanding kredit;? Jaminan pribadi atas nama Welly Thomas (pemegang saham dan Direktur Utama Perusahaan)Sehubungan dengan fasilitas pinjaman tersebut, Perusahaan diwajibkan untuk melakukan hal-hal, sebagai berikut:? Pemberitahuan tertulis atas perubahan Anggaran Dasar dan susunan pengurus;? Persetujuan tertulis apabila melakukan hal-hal berikut:o Penambahan pinjaman dari kreditur laino Mengalihkan izin usaha pertambangan operasi produksi khusus untuk pengangkutan dan penjualan batu bara;o Mengikatkan diri sebagai penjamin utang atau menjaminkan harta kekayaan Perusahaan kepada pihak laino Pelunasan hutang pemegang sahamo Pembayaran bunga atas pinjaman pemegang saham;o Menjaga kepemilikan saham PT Sumbermas Inti Energi sebagai pemegang saham mayoritas;o Menjaga kepemilikan 100% saham Welly Thomas dan Vivi Ramalyati Hutama di PT Sumbermas Inti Energi; dano Pemberi jaminan pribadi mengikatkan diri sebagai penjamin hutang kepada pihak lain.PT Bank Negara Indonesia (Persero) TbkBerdasarkan Perjanjian Kredit No. 033/JKM/PK KMK/2018 tanggal 28 Juni 2018, Perusahaan memperoleh Fasilitas Kredit Modal Kerja Plafond dari PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk dengan maksimal nilai pokok sebesar Rp 12.000.000.000. Berdasarkan Persetujuan Perubahan Perjanjian Kredit No. JKM/02/047/R tanggal 28 Januari 2022, fasilitas kredit telah diperbaharui dengan Fasilitas Kredit Modal Kerja Revolving dengan plafond sebesar Rp 24.500.000.000. Pinjaman tersebut dikenakan bunga 11,75% per tahun. Jangka waktu fasilitas kredit
Page 20
sampai dengan 28 Juni 2022 termasuk perpanjangan sementara.Berdasarkan Surat Keputusan Kredit No. JKM/02/441/R tanggal 28 September 2022, fasilitas kredit di atas telah diperpanjang terhitung sejak tanggal 29 September 2022 sampai 28 September 2023.Fasilitas pinjaman ini dijamin dengan:? Tanah dengan luas 435 m2 di Jakarta, Kota Jakarta Pusat, Kel. Menteng, Kec. Menteng, Jl. Pasuruan No. 25, Sertifkat Hak Milik No. 683 atas nama Tuan Welly Thomas;? Piutang usaha per 31 Desember 2021 sebesar Rp 111.538.260.000;? Personal guarantee dari Tuan Welly Thomas dan Nyonya Vivi Ramalyati Hutama.Persetujuan IPOBerdasarkan Surat PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk No. JKM/02/280 tanggal 15 April 2020, Perusahaan mendapatkan persetujuan rencana penawaran umum perdana dengan syarat sebagai berikut:? Perubahan pengurus dan rencana penjualan saham dengan syarat para pengurus beserta calon pengurus tidak sedang dalam kasus hukum dan menjaga kualitas kredit baik perusahaan maupun pribadi dalam kolektabilitas 1 (lancar) serta tidak terdaftar dalam DHN.? Diijinkan melakukan investasi penyertaan modal atau pengambilalihan saham pada perusahaan lain dengan syarat: tidak mengganggu working capital, melakukan due diligence secara menyeluruh untuk setiap rencana investasi / penyertaan modal ke perusahaan lain di luar grup usaha, Anak perusahaan tersebut beserta pengurus harus dalam kolektibilitas lancar, tidak terdaftar dalam DHN dan tidak terlibat kasus hukum, Penjualan saham kepada masyarakat sebesar +/- 40% untuk memperoleh dana dari pasar sekunder dalam rangka memperkuat modal kerja. Dana yang diperoleh dari penjualan saham tersebut dapat dipergunakan untuk investasi apabila lebih dari Rp 45 Milyar (misalnya diperoleh dana sebesar Rp 50 Milyar maka yang dapat digunakan untuk investasi adalah selisihnya yaitu sebesar Rp 5 Milyar).? Menerbitkan atau menjual saham yang berdampak pada berubahnya susunan kepemilikan perusahaan dengan syarat: Perusahaan beserta grup usaha wajib menyerahkan laporan keuangan per 3 (tiga) bulan, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk akan melakukan evaluasi secara berkala terhadap kondisi keuangan Perusahaan dan grup usaha setelah adanya akuisisi/penyertaan modal kepada perusahaan lain, Dana hasil IPO agar disetorkan ke rekening Perusahaan di PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk dan transaksi keuangan perusahaan dan grup usaha disalurkan melalui rekening perusahaan di PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.? Merubah bentuk atau status hukum Perusahaan, merubah anggaran dasar, memindahtangankan saham perusahaan baik internal perusahaan maupun kepada pihak lain dengan syarat: Perusahaan akan melakukan penjualan saham ke masyarakat dan akan melakukan IPO untuk memperoleh modal kerja dari pasar saham;? Perusahaan wajib melaporkan kepada PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk dalam hal telah memperoleh pernyataan efektif dari lembaga pengawas di bidang pasar modal bagi perseroan publik atau telah melakukan penawaran umum tersebut serta menyerahkan perubahan anggaran dasar dan SK Menteri yang berwenang terkait dengan perubahan status Perusahaan dari Tertutup menjadi Terbuka; Dalam hal pernyataan pendaftaran Perusahaan tidak menjadi efektif atau Perusahaan, yang telah mengajukan pernyataan pendaftaran tidak melaksanakan penawaran umum saham, maka Perusahaan harus mengubah kembali anggaran dasarnya dalam jangka waktu 6 (enam) bulan setelah tanggal persetujuan Menteri yang berwenang sebagaimana dimaksud dalam ketentuan Pasal 25 ayat (2) Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas; Perusahaan wajib melaporkan kepada PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk dalam hal pernyataan pendaftaran Perusahaan tidak menjadi efektif atau Perusahaan yang telah mengajukan pernyataan pendaftaran tidak melaksanakan penawaran umum saham serta menyerahkan perubahan anggaran dasar dan SK Menteri yang berwenang terkait dengan perubahan kembali status Perusahaan dari Terbuka menjadi Tertutup.? Perusahaan wajib menyerahkan kepada PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk pada kesempatan pertama Perjanjian antara Perusahaan dengan Underwriter / penjamin emisi yang mengatur antara lain Underwriter / penjamin emisi sanggup melakukan penjaminan emisi efek IPO secara full commitment dimana penjamin emisi mengikatkan diri untuk menawarkan efek kepada masyarakat dan membeli sisa efek yang tidak laku terjual.? Setiap pembagian dividen harus dengan
Page 21
persetujuan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk dengan tetap memperhatikan ketentuan covenant rasio CR dan DER di PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.? Melakukan interfinancing dengan perusahaan afiliasi apabila Perusahaan telah memperoleh dana segar dari pasar saham lebih dari Rp 45 M.? Apabila terdapat corporate action selanjutnya maka Perusahaan harus memperoleh persetujuan terlebih dahulu dari PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk SKM Jakarta Kota sebagai pihak kreditur.? Berdasarkan Surat No. BNIS/IBD.2/1492 tanggal 15 April 2020, Perusahaan mendapatkan persetujuan atas rencana IPO tanpa mengikutsertakan PT BNI Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi.? Berdasarkan Surat No. JKM/02/312 tanggal 6 Mei 2020, Perusahaan mendapatkan persetujuan atas pembagian dividen selama tidak melanggar financial covenant dan melakukan pemberitahuan secara tertulis kepada PT Bank Negera Indonesia (Persero) Tbk dimana pembagian deviden tersebut merupakan salah satu negative covenant atas utang Perusahaan kepada PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.? Berdasarkan Surat Perjanjian Kredit No. JKM/02/638/R tanggal 25 September 2020, Perusahaan mendapatkan perpanjangan atas seluruh fasilitas kredit dari PT Bank Negara Indonesia Tbk, dengan jangka waktu fasilitas kredit sampai dengan 29 Juni 2021. Pinjaman tersebut dikenakan bunga 12,75% per tahun.UTANG PEMBIAYAANSaldo utang pembiayaan Grup kepada PT Emperor Finance Indonesia pada tanggal 31 Desember 2022 dan 2021 masing-masing sebesar Rp 52.475.000.000 dan Rp 32.465.000.000Perjanjian No. 002/EFI/MK-F/I/2022Berdasarkan Perjanjian Pembiayaan Modal Kerja antara Perusahaan (?pihak pertama?) dengan PT Emperor Finance Indonesia (?pihak kedua?) dilakukan Dengan Cara Anjak Piutang dengan Pemberian Jaminan dari Penjual Piutang No. 002/EFI/MK-F/I/2022, Surat Persetujuan Pengalihan Piutang No. 002/SP3/MK F/I/2022, Surat Jual Beli Piutang No. 002/JBP SGE/I/2022 dan Surat Persetujuan Pemberian Pembiayaan Modal Kerja Dilakukan Dengan Cara Anjak Piutang No. 018/EFI-Mkt/MK-F/SP2/I/2022 tanggal 28 Januari 2022, dengan jumlah fasilitas sebesar Rp 500.000.000. Perjanjian ini berlaku sampai dengan tanggal 28 April 2022 dengan tingkat bunga sebesar 18% per tahunBerdasarkan perjanjian tersebut, pihak pertama dengan ini menjual/memindahkan/mengalihkan dan/atau menyerahkan kepada Pihak kedua, yang dengan ini menerima pemindahan dan penyerahan pihak pertama berupa seluruh hak tagihan pihak pertama kepada pihak ketiga senilai Rp 8.059.967.009 sebagaimana tercantum dalam daftar piutang tanggal 25 Januari 2022.Syarat piutang yang dialihkan sama dengan perjanjian sebelumnyaUtang pembiayaan telah dilunasi pada tanggal 27 Juli 2022.Perjanjian No. 003/EFI/MK-F/II/2022Perusahaan menandatangani Perjanjian Pembiayaan Modal Kerja dilakukan Dengan Cara Anjak Piutang dengan Pemberian Jaminan dari Penjual Piutang No. 003/EFI/MK-F/II/2022, Surat Persetujuan Pengalihan Piutang No. 003/SP3/MK-F/II/2022, Surat Jual Beli Piutang No. 003/JBP-SGE/II/2022 dan Surat Persetujuan Pemberian Pembiayaan Modal Kerja Dilakukan Dengan Cara Anjak Piutang No. 026/EFI Mtk/MK-F/SP2/II/2022 tanggal 25 Februari 2022, dengan jumlah fasilitas sebesar Rp 36.715.000.000. Perjanjian ini telah diperpanjang dan diperbaharui beberapa kali, terakhir berdasarkan Surat Persetujuan Perpanjangan Pembiayaan Modal Kerja Dilakukan dengan Cara Anjak Piutang No 188/EFI-Mkt/MK-F/SP2/XI/2022, Surat Persetujuan Pengalihan Piutang No. 003C/SP3/MK F/P3/XI/2022, Surat Jual Beli Piutang No. 003C/JBP SGE/P3/XI/2022, Perjanjian ini berlaku sampai dengan tanggal 24 Februari 2023 dengan tingkat bunga sebesar 17,50% per tahunBerdasarkan perjanjian tersebut, pihak pertama dengan ini menjual/memindahkan/mengalihkan dan/atau menyerahkan kepada Pihak kedua, yang dengan ini menerima pemindahan dan penyerahan pihak pertama berupa seluruh hak tagihan pihak pertama kepada pihak ketiga senilai Rp 49.323.263.453 sebagaimana tercantum dalam daftar piutang tanggal 22 November 2022Utang pembiayaan telah dilunasi pada tanggal 23 Februari 2023.Entitas AnakPerjanjian No. 009/EFI/MK-FVI/2022PT Sumber Mineral Global Abadi (?Entitas Anak?) menandatangani Perjanjian Pembiayaan Modal Kerja dengan PT Emperor Finance Indonesia, Dilakukan Dengan Cara Anjak Piutang dengan Pemberian Jaminan
Page 22
dari Penjual Piutang No. 009/EFI/MK-F/VI/2022, Surat Persetujuan Pengalihan Piutang No. 009/SP3/MK F/VI/2022, Surat Jual Beli Piutang No. 009/JBP SMGA/VI/2022 dan Surat Persetujuan Pemberian Pembiayaan Modal Kerja Dilakukan Dengan Cara Anjak Piutang No. 091/EFI-Mkt/MK-F/SP2/VI/2022 tanggal 20 Juni 2022, dengan jumlah fasilitas sebesar Rp 15.275.000.000. Perjanjian ini berlaku sampai dengan tanggal 20 Juli 2022 dengan tingkat bunga sebesar 17,5% per tahun.Berdasarkan perjanjian tersebut, pihak pertama dengan ini menjual/memindahkan/mengalihkan dan/atau menyerahkan kepada pihak kedua, yang dengan ini menerima pemindahan dan penyerahan pihak pertama berupa seluruh hak tagihan pihak pertama kepada pihak ketiga senilai Rp 19.723.705.730 sebagaimana tercantum dalam daftar piutang tanggal 17 Juni 2022.Utang pembiayaan telah dilunasi pada tanggal 20 Juli 2022.Perjanjian No. 011/EFI/MK-F/VII/2022PT Sumber Mineral Global Abadi (?Entitas Anak?) menandatangani Perjanjian Pembiayaan Modal Kerja dengan PT Emperor Finance Indonesia, Dilakukan Dengan Cara Anjak Piutang dengan Pemberian Jaminan dari Penjual Piutang No. 011/EFI/MK-F/VII/2022, Surat Persetujuan Pengalihan Piutang No. 011/SP3/MK F/VII/2022, Surat Jual Beli Piutang No. 011/JBP SMGA/VII/2022 dan Surat Persetujuan Pemberian Pembiayaan Modal Kerja Dilakukan Dengan Cara Anjak Piutang No. 017/EFI-Mkt/MK-F/SP2/VII/2022 tanggal 20 Juli 2022, dengan jumlah fasilitas sebesar Rp 15.760.000.000Perjanjian ini telah diperpanjang dan diperbaharui beberapa kali, terakhir berdasarkan Surat Persetujuan Perpanjangan Pembiayaan Modal Kerja Dilakukan dengan Cara Anjak Piutang No. 166/EFI-Mkt/MK F/SP2/X/2022, Surat Persetujuan Pengalihan Piutang No. 011A/SP3/MK-F/P1/X/2022, Surat Jual Beli Piutang No. 011A/JBP-SMGA/P1/X/2022, Perjanjian ini berlaku sampai dengan tanggal 20 Januari 2023 dengan tingkat bunga sebesar 17,50% per tahun.Perjanjian No. 011/EFI/MK-F/VII/2022 (lanjutan)Berdasarkan perjanjian tersebut, pihak pertama dengan ini menjual/memindahkan/mengalihkan dan/atau menyerahkan kepada pihak kedua, yang dengan ini menerima pemindahan dan penyerahan pihak pertama berupa seluruh hak tagihan pihak pertama kepada pihak ketiga senilai Rp 21.565.722.618 sebagaimana tercantum dalam daftar piutang tanggal 17 Juli 2022Para pihak telah saling setuju dan bermufakat untuk dan dengan ini menyatakan:Syarat piutang yang dialihkan:Piutang yang dialihkan yang akan dijual dan dialihkan oleh Grup kepada pemberi fasilitas berdasarkan perjanjian ini harus memenuhi syarat-syarat sebagai berikut:? Minimum senilai 125% dari jumlah fasilitas yang dicairkan? Merupakan piutang yang bersumber dari perjanjian atau transakasi atau peristiwa lain yang sah dan tidak bertentangan dengan peraturan perundangan yang berlaku? Belum pernah dijual atau dengan cara lain dialihkan, atau dijanjikan untuk dijual atau dialihkan kepada pihak lain? Tidak dalam keadaan dijaminkan/dialihkan atau dijanjikan untuk dijaminkan/dialihkan kepada pihak lain;? Bebas dari sengketa atau perkara berupa apapun dan tidak dalam keadaan disita oleh instansi yang berwenang;? Didukung dengan dokumen mengenai piutang yang secara wajar dapat diterima oleh pemberi fasilitas;? Pelanggan yang wajib melakukan pembayaran suatu piutang yang dialihkan bukan merupakan afiliasi dari GrupDengan memakai syarat-syarat dan perjanjian sebagai berikut:? Pihak pertama dengan ini menegaskan telah mengalihkan piutang kepada pihak kedua dan pihak kedua dengan ini menegaskan telah menerima pengalihan piutang dari pihak pertama;? Apa yang telah dipindahkan dan diserahkan menurut perjanjian ini terhitung mulai hari ini dan/atau sejak tagihan-tagihan yang akan ada menjadi hak serta kepunyaan pihak pertama dialihkan kepada pihak kedua, dan karenanya pihak kedua berhak atas menerima tagihan-tagihan tersebut? Pengalihan piutang oleh pihak pertama kepada pihak kedua ini mulai berlaku bagi para pihak pada tanggal perjanjian ini;? Terhitung sejak berlakunya pengalihan piutang sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 perjanjian ini, setiap dan seluruh piutang menjadi milik dan hak dari pihak kedua;? Pihak pertama menjamin kepada pihak kedua, bahwa:o Tagihan-tagihan tersebut adalah benar masih ada serta belum pernah diterima oleh pihak pertama atau pihak lain yang ditunjuk oleh pihak pertamao Pihak pertama akan melaporkan kepada pihak kedua setiap ada tagihan
Page 23
tersebut dalam waktu 24 jam setelah tagihan-tagihan tersebut diterima;o Tagihan-tagihan tersebut belum pernah dipindahkan dan diserahkan kepada pihak lain, baik sebagian maupun seluruhnyao Tagihan-tagihan tersebut tidak terikat sebagai tanggungan untuk menjamin ketertiban pembayaran lunas suatu utang lain, dan karenanya pihak kedua baik sekarang, maupun di kemudian hari tidak akan mendapat tuntutan atau gugatan dari pihak lain yang menyatakan mempunyai hak atas tagihan-tagihan tersebut yang dipindahkan dan diserahkan menurut perjanjian ini.? Pihak pertama dan/atau pihak kedua sesuai ketentuan Pasal 613 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata, dengan ini berhak untuk memberitahukan perihal pengalihan (cessie) atas piutang kepada pihak ketiga, dimana pihak kedua memiliki hak tagih atas piutang tersebut untuk diketahui dan diakui oleh pihak ketiga dimaksud, dan pihak pertama memberi kuasa kepada pihak kedua untuk melakukan dan mengerjakan segala sesuatu yang diperlukan, yang pihak pertama sendiri boleh dan berhak untuk melakukannya antara lain melakukan penagihan penagihan itu, menerima uang dan memberikan tanda penerimaannya dan melakukan selaga tindakan tidak ada yang dikecualikan;? Apabila dari hasil tagihan-tagihan tersebut setelah diperhitungkan dengan utang pihak pertama masih ada kekurangan, maka pihak pertama wajib membayar kekurangannya tersebut kepada pihak kedua dengan seketika dan sekaligus lunas. Sebaliknya apabila dari hasil tagihan-tagihan tersebut setelah diperhitungkan dengan utang pihak pertama masih ada kelebihannya, maka pihak kedua wajib menyerahkan kelebihan itu kepada pihak pertama;? Semua hak dan kewajiban-kewajiban yang timbul dari perjanjian ini tidak dapat dialihkan atau dipindahkan oleh pihak pertama kepada pihak lain, sebagian maupun seluruhnya;? Perjanjian ini tidak dapat dirubah seluruhnya atau sebagian, tanpa persetujuan dari pihak kedua dalam suatu perjanjian tambahan yang dibuat secara tertulis;? Perjanjian ini tunduk kepada ketentuan-ketentuan sebagaimana telah diatur dan disepakati oleh para pihak dalam Perjanjian Fasilitas Anjak Piutang dan Perjanjian Jual Beli Piutang serta merupakan satu kesatuan yang integral dan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari Perjaniian Fasilitas Anjak Piutang dan Perjanjian Jual Beli.PembatasanGrup wajib memperoleh persetujuan tertulis pemberi fasilitas lebih dahulu sebelum melakukan tindakan sebagai berikut:? Merger dan Konsolidasi Melakukan penggabungan usaha/merger atau konsolidasi atau membeli dengan cara lain memperoleh perusahaan atau saham dalam perusahaan lain atau melakukan akuisisi saham dalam perusahaan lain.? Pembayaran lebih cepat/ awal Membayar lebih awal/cepat (sebelum tanggal pembayaran yang telah ditentukan) utang debitur kepada orang/pihak lain, kecuali (i) utang berdasarkan dokumen transaksi, (ii) utang yang dibuat dalam rangka menjalankan usaha sehari hari.? Perubahan Jenis Usaha Mengubah atau menambah jenis usaha dari yang sekarang dijalankan /diusahakan.? Penerimaan Fasilitas Keuangano Menerima fasilitas kredit dalam bentuk apapun (termasuk, tetapi tidak terbatas untuk, fasilitas pinjaman uang), fasilitas penjualan surat promes/aksep atau fasilitas keuangan lain berupa apapun (termasuk,tetapi tidak terbatas, fasilitas sewa, guna usaha/financial lease dalam bentuk apapun) dari orang/pihak lain;o Menerbitkan surat utang/obligasi atau surat sanggup dalam bentuk apapun kepada pihak lain atau;o Mengikat diri sebagai penjamin (borg, avaliste atau guarrantor) untuk menjamin atau dengan cara lain menyatakan bertanggung jawab terhadap utang/kewajiban orang/pihak lain (termasuk utang para anggota Direksi perseroan), kecuali:o Membuat/menerima utang dan kewajiban pembayaran yang termuat dalam dokumen transaksi;o Membuat/menerima utang dan kewajiban pembayaran sehubungan dengan pembelian barang dan/atau penerimaan jasa dalam rangka menjalankan/mengusahakan usaha sehari hari dengan jangka waktu pembayaran tidak melebihi 1 tahun sejak tanggal dibuatnya;o Memperpanjang berlakunya atau merestrukrisasi fasilitas pinjaman uang atau fasilitas keuangan lain yang sebelum tanggal perjanjian ini telah diterima oleh Grup dari pihak lain? Mengagunkan KekayaanMengagunkan aset/kekayaan perseroan dengan cara bagaimanapun kepada orang/pihak lain, kecuali memberikan agunan kepada pemberi fasilitas berdasarkan perjanjian-perjanjian jaminan atau memelihara? Meminjamkan uangMeminjamkan uang
Page 24
atau memberikan kredit dengan cara bagaimanapun dan hingga jumlah berapapun kepada pihak lain
(termasuk kepada pemegang saham Grup), kecuali:o Memberi pinjaman uang atau kredit dalam
rangka menjalankan usaha sehari-hari, atau; o Memberi pinjaman uang dalam bentuk deposito
berjangka atau dengan cara lain pada bank, atau;o Memberikan pinjaman uang kepada para karyawan
grup? Pembayaran kepada pemegang sahamo Membayar, menyatakan dapat dibayar atau
membagikan, deviden atau pembagian keuantungan lain berupa apapun kepada para pemegang
saham;o Membeli kembali saham yang telah dikeluarkan oleh GrupUTANG BANK JANGKA
PANJANGBerdasarkan perjanjian kredit No. 091/OL/SPK/ KPO/II/2019 tanggal 14 Februari 2019,
Perusahaan mendapatkan fasilitas kredit Fixed Loan Kredit Kerja (FLKK) dengan plafond Rp
15.000.000.000. Tujuan fasilitas kredit adalah untuk tambahan modal kerja di bidang pertambangan
batubara. Pinjaman tersebut dikenakan bunga 12% per tahun dengan jangka waktu fasilitas kredit
sampai dengan 60 bulan dari tanggal fasilitas kredit diperoleh.Fasilitas ini dijaminkan dan memiliki
negatif kovenan yang sama dengan utang bank jangka pendek.Pada tanggal 9 September 2022, Grup
telah melakukan pelunasan terhadap sisa utang bank yang seharusnya masih tersisa sebesar Rp
3.500.000.000 yang jatuh tempo di tahun 2024.UTANG PEMBIAYAAN KONSUMENBerdasarkan
perjanjian No. 2212611864, No. 2216827234, No. 2215727223, No. 2215227272, No. 2216028649,
No. 2219028642, dan No. 2215432659, masing-masing tanggal 7 Maret 2022, 28 April 2022, 28 April
2022, 21 Mei 2022, 21 Mei 2022, 21 Mei 2022, dan 30 Mei 2022, Perusahaan memiliki perjanjian utang
pembiayaan konsumen dengan PT Toyota Astra Financial Services dengan jangka waktu 60 bulan
dengan tingkat suku bunga efektif antara 6,55% sampai 7,55% per tahun.Berdasarkan perjanjian No.
2113521964, No. 2114619786 dan No. 2115759837, masing masing tanggal 5 Mei 2021, 31 Mei 2021
dan 23 November 2021, Perusahaan memiliki perjanjian utang pembiayaan konsumen dengan PT
Toyota Astra Financial Services dengan jangka waktu 60 bulan dengan tingkat suku bunga efektif
sebesar 6,55% per tahun.PT BCA FinanceBerdasarkan perjanjian No. 1204004073-PK-001 tanggal 30
September 2022, Perusahaan memiliki perjanjian utang pembiayaan konsumen dengan PT BCA
Finance dengan jangka waktu 36 bulan dengan tingkat suku bunga efektif sebesar 5,92% per
tahun.Berdasarkan perjanjian No. 9562005136-001 tanggal 15 Maret 2021, Perusahaan memiliki
perjanjian utang pembiayaan konsumen dengan PT BCA Finance dengan jangka waktu 72 bulan
dengan tingkat suku bunga efektif sebesar 6,55% per tahunPT Hitachi Capital Finance
IndonesiaBerdasarkan perjanjian No. LF0002234 tanggal 19 Februari 2020, Perusahaan memiliki
perjanjian utang pembiayaan konsumen dengan PT Hitachi Capital Finance Indonesia dengan jangka
waktu 36 bulan dengan tingkat suku bunga tetap sebesar 12% per tahun.PT Maybank Indonesia
FinanceBerdasarkan perjanjian No. 51101182408 tanggal 23 Juli 2018, Perusahaan memiliki perjanjian
utang pembiayaan konsumen dengan PT Maybank Indonesia Finance dengan jangka waktu 60 bulan
dengan tingkat suku bunga efektif sebesar 5,99% per tahun.
Imbalan kerja karyawan Grup mengakui liabilitas diestimasi atas imbalan kerja karyawan sesuai dengan Undang-undang No. Employee benefits
11 Tahun 2020 atau Undang-undang Cipta Kerja dan peraturan pelaksanaannya, Peraturan
Pemerintah No. 35 Tahun 2021 tentang Perjanjian Kerja Waktu Tertentu, Alih Daya, Waktu Kerja dan
Waktu Istirahat, Pemutusan Hubungan Kerja. Tidak ada pendanaan yang dilakukan untuk program
imbalan pasti ini.Liabilitas neto Grup atas program imbalan pasti dihitung dari nilai kini liabilitas
diestimasi atas imbalan kerja karyawan pasti pada akhir periode pelaporan dikurangi nilai wajar aset
program, jika ada. Perhitungan liabilitas diestimasi atas imbalan kerja karyawan dilakukan dengan
menggunakan metode Projected Unit Credit dimana perhitungan aktuaria dilakukan setiap akhir
periode pelaporan.Pengukuran kembali liabilitas diestimasi atas imbalan kerja karyawan, meliputi a)
keuntungan dan kerugian aktuarial, b) imbal hasil atas aset program, tidak termasuk bunga, dan c)
setiap perubahan dampak batas atas aset, tidak termasuk bunga, diakui di penghasilan komprehensif
lain pada saat terjadinya. Pengukuran kembali tidak direklasifikasi ke laba rugi pada periode
Page 25
berikutnya.Grup menentukan (penghasilan) beban bunga neto atas (aset) liabilitas diestimasi atas
imbalan kerja karyawan neto dengan menerapkan tingkat bunga diskonto pada awal periode pelaporan
tahunan untuk mengukur liabilitas diestimasi atas imbalan kerja karyawan selama periode
berjalan.Grup mengakui keuntungan dan kerugian atas penyelesaian liabilitas diestimasi atas imbalan
kerja karyawan pada saat penyelesaian terjadi. Keuntungan atau kerugian atas penyelesaian
merupakan selisih antara nilai kini liabilitas imbalan kerja karyawan yang ditetapkan pada tanggal
penyelesaian dengan harga penyelesaian, termasuk setiap aset program yang dialihkan dan setiap
pembayaran yang dilakukan secara langsung oleh Grup sehubungan dengan penyelesaian
tersebut.Grup mengakui (1) biaya jasa, yang terdiri dari biaya jasa kini, biaya jasa lalu, dan setiap
keuntungan atau kerugian atas penyelesaian, dan (2) penghasilan atau beban bunga neto di laba rugi
pada saat terjadinya
Laba per saham Sesuai dengan PSAK 56, ?Laba Per Saham?, laba bersih per saham dihitung setelah Earnings per share
mempertimbangkan dampak retrospektif dari penerbitan saham baru yang berasal dari dividen saham
pada tahun 2022 (lihat Catatan 26).
Pelaporan segmen Grup melaporkan informasi segmen-segmen berdasarkan PSAK 5 berdasarkan jenis usaha, sebagai Segment reporting
berikut:1. Penjualan batubara 2. Penjualan nikel 3. Kontraktor 4. Pelayaran 5. Perhotelan
Instrumen keuangan derivatif Pada tanggal 31 Desember 2022 dan 2021, jumlah tercatat aset dan liabilitas keuangan mendekati Derivative financial instruments
nilai wajarnya, sebagai berikut:? Kas dan bank, piutang usaha - pihak ketiga, piutang lain-lainSeluruh
aset keuangan di atas akan jatuh tempo dalam waktu 12 bulan, sehingga jumlah tercatat aset
keuangan tersebut kurang lebih telah mencerminkan nilai wajarnya? Uang jaminan dan aset
lain-lainJumlah tercatat uang jaminan dan aset lain-lain dicatat pada biaya perolehan karena nilai
wajarnya tidak dapat ditentukan secara andal.? Utang bank jangka pendek, utang usaha - pihak ketiga,
utang lain-lain dan beban masih harus dibayarSeluruh liabilitas keuangan di atas akan jatuh tempo
dalam waktu 12 bulan sehingga jumlah tercatat liabilitas keuangan tersebut kurang lebih telah
mencerminkan nilai wajarnya.? Utang bank jangka panjang, utang pembiayaan dan utang pembiayaan
konsumenSeluruh liabilitas keuangan di atas diestimasi dengan mendiskontokan nilai sekarang dari
arus kas masa depan dengan menggunakan suku bunga implisit.? Liabilitas sewaNilai wajar utang
pembiayaan konsumen diestimasi dengan mendiskontokan nilai sekarang dari arus kas masa depan
dengan menggunakan kenaikan suku bunga pinjaman.
Penerapan standar akutansi baru DSAK IAI telah menerbitkan amendemen Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan yang akan berlaku The implementation of new statements of
efektif atas laporan keuangan konsolidasian untuk periode tahun buku yang dimulai pada atau setelah accounting standards
tanggal:1 Januari 2023? Amendemen PSAK 1, ?Penyajian Laporan Keuangan tentang Klasifikasi
Liabilitas sebagai Jangka Pendek atau Jangka Panjang?? Amendemen PSAK 1, ?Penyajian Laporan
Keuangan tentang Pengungkapan Kebijakan Akuntansi?? Amendemen PSAK 16, ?Aset Tetap - Hasil
sebelum Penggunaan yang Diintensikan?;? Amendemen PSAK 25, ?Kebijakan Akuntansi, Perubahan
Estimasi Akuntansi dan Kesalahan tentang Definisi Estimasi Akuntansi?;? Amendemen PSAK 46,
?Pajak Penghasilan atas Pajak Tangguhan terkait Aset dan Liabilitas yang timbul dari Transaksi
Tunggal?.1 Januari 2024? Amendemen PSAK 1, ?Penyajian Laporan Keuangan tentang Liabilitas
Jangka Panjang dengan Kovenan?;? Amendemen PSAK 73, ?Sewa tentang Liabilitas Sewa pada
Page 26
Transaksi Jual dan Sewa-Balik?Grup masih mengevaluasi dampak dari amendemen Pernyataan
Standar Akuntansi Keuangan di atas dan belum dapat menentukan dampak yang timbul terkait dengan
hal tersebut terhadap laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan
Kombinasi bisnis Kombinasi bisnis, kecuali kombinasi bisnis entitas sepengendali, dicatat dengan menggunakan metode Business combination
akuisisi. Biaya perolehan dari sebuah akuisisi diukur pada nilai agregat imbalan yang dialihkan, diukur
pada nilai wajar pada tanggal akuisisi dan jumlah setiap KNP pada pihak yang diakuisisi. Untuk setiap
kombinasi bisnis, pihak pengakuisisi mengukur KNP pada entitas yang diakuisisi pada nilai wajar atau
sebesar proporsi kepemilikan KNP atas aset neto yang teridentifikasi dari entitas yang diakuisisi.
Biaya-biaya akuisisi yang timbul dibebankan langsung dan disajikan sebagai beban umum dan
administrasi.Ketika melakukan akuisisi atas sebuah bisnis, Grup mengklasifikasikan dan menentukan
aset keuangan yang diperoleh dan liabilitas keuangan yang diambil alih berdasarkan pada persyaratan
kontraktual, kondisi ekonomi dan kondisi terkait lain yang ada pada tanggal akuisisi.Dalam suatu
kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap, pihak pengakuisisi mengukur kembali kepentingan
ekuitas yang dimiliki sebelumnya pada pihak yang diakuisisi pada nilai wajar tanggal akuisisi dan
mengakui keuntungan atau kerugian dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
konsolidasian.Imbalan kontinjensi yang dialihkan oleh pihak pengakuisisi diakui sebesar nilai wajar
pada tanggal akuisisi. Perubahan nilai wajar atas imbalan kontinjensi setelah tanggal akuisisi yang
diklasifikasikan sebagai aset atau liabilitas, akan diakui dalam komponen laba rugi atau penghasilan
komprehensif lain. Jika diklasifikasikan sebagai ekuitas, imbalan kontinjensi tidak diukur kembali dan
penyelesaian selanjutnya diperhitungkan dalam ekuitas.Pada tanggal akuisisi, goodwill awalnya diukur
pada harga perolehan yang merupakan selisih lebih nilai agregat dari imbalan yang dialihkan dan
jumlah yang diakui untuk KNP atas nilai wajar aset bersih teridentifikasi yang diperoleh dan liabilitas
yang diambil alih. Jika nilai agregat tersebut lebih kecil dari nilai wajar aset neto entitas anak yang
diakuisisi, selisih tersebut diakui dalam komponen laba rugi.Setelah pengakuan awal, goodwill diukur
pada jumlah tercatat dikurangi akumulasi kerugian penurunan nilai. Untuk tujuan uji penurunan nilai,
goodwill yang diperoleh dari suatu kombinasi bisnis, sejak tanggal akuisisi, dialokasikan kepada setiap
Unit Penghasil Kas (?UPK?) dari Perusahaan dan/atau entitas anak yang diharapkan akan menerima
manfaat dari sinergi kombinasi tersebut, terlepas dari apakah aset atau liabilitas lain dari pihak yang
diakuisisi dialokasikan ke UPK tersebut.Jika goodwill telah dialokasikan pada suatu UPK dan operasi
tertentu atas UPK tersebut dihentikan, maka goodwill yang diasosiasikan dengan operasi yang
dihentikan tersebut termasuk dalam jumlah tercatat operasi tersebut ketika menentukan keuntungan
atau kerugian dari pelepasan. Goodwill yang dilepaskan tersebut diukur berdasarkan nilai relatif
operasi yang dihentikan dan porsi UPK yang ditahan.
Penentuan nilai wajar Aset KeuanganPengakuan dan PengukuranAset keuangan diklasifikasikan, pada pengakuan awal, Determination of fair value
yang selanjutnya diukur pada biaya perolehan diamortisasi, nilai wajar melalui penghasilan
komprehensif lain (FVOCI) dan nilai wajar melalui laba rugi (FVTPL). Klasifikasi aset keuangan pada
pengakuan awal tergantung pada karakteristik arus kas kontraktual aset keuangan dan model bisnis
Grup untuk mengelolanya. Grup pada awalnya mengukur aset keuangan pada nilai wajar ditambah
biaya transaksi, dalam hal aset keuangan bukan pada FVTPL.Untuk aset keuangan diklasifikasikan
dan diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau FVOCI, aset keuangan harus menimbulkan arus
kas yang 'semata dari pembayaran pokok dan bunga? (SPPI) dari jumlah pokok terutang. Penilaian ini
disebut sebagai tes SPPI dan dilakukan pada tingkat instrumen.Model bisnis Grup untuk mengelola
aset keuangan mengacu pada bagaimana Grup mengelola aset keuangannya untuk menghasilkan
arus kas. Model bisnis menentukan apakah arus kas akan dihasilkan dari pengumpulan arus kas
kontraktual, penjualan aset keuangan, atau keduanya.Pembelian atau penjualan aset keuangan yang
memerlukan penyerahan aset dalam jangka waktu yang ditetapkan oleh regulasi atau konvensi di
pasar (perdagangan reguler) diakui pada tanggal perdagangan, yaitu tanggal Grup berkomitmen untuk
Page 27
membeli atau menjual aset.Grup hanya memiliki aset keuangan yang diklasifikasikan dengan biaya perolehan diamortisasi. Grup mengukur aset keuangan pada biaya perolehan diamortisasi jika kedua kondisi berikut terpenuhi:? Aset keuangan dimiliki dalam model bisnis dengan tujuan untuk memiliki aset keuangan dalam rangka mengumpulkan arus kas kontraktual, dan? Persyaratan kontraktual dari aset keuangan menimbulkan arus kas pada tanggal tertentu yang semata dari pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok terutangAset keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi selanjutnya diukur dengan menggunakan metode suku bunga efektif (EIR) dan mengalami penurunan nilai. Keuntungan dan kerugian diakui dalam laba rugi pada saat aset dihentikan pengakuannya, dimodifikasi atau diturunkan nilainyaAset keuangan Grup yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi meliputi kas dan bank, piutang usaha - pihak ketiga , piutang lain-lain, uang jaminan dan aset lain-lain.Aset keuangan (atau, jika berlaku, bagian dari aset keuangan atau bagian dari kelompok aset keuangan serupa) terutama dihentikan pengakuannya (yaitu, dihapus dari laporan posisi keuangan konsolidasian Grup) ketika:? hak untuk menerima arus kas dari aset yang telah kedaluwarsa, atau,;? Grup telah mengalihkan haknya untuk menerima arus kas dari aset atau telah menanggung kewajiban untuk membayar arus kas yang diterima secara penuh tanpa penundaan material kepada pihak ketiga berdasarkan pengaturan 'pass-through' dan salah satu (a) Grup mengalihkan secara substansial semua risiko dan manfaat aset, atau (b) Grup tidak mengalihkan atau memiliki secara substansial seluruh risiko dan manfaat aset, tetapi telah mengalihkan pengendalian aset.Ketika Grup telah mengalihkan haknya untuk menerima arus kas dari aset atau telah menandatangani perjanjian pass-through, Grup mengevaluasi apakah, dan sejauh mana, Grup telah mempertahankan risiko dan manfaat kepemilikan. Ketika Grup tidak mengalihkan atau menahan secara substansial semua risiko dan manfaat dari aset, atau mengalihkan pengendalian atas aset, Grup terus mengakui aset yang ditransfer tersebut sejauh keterlibatannya secara berkelanjutan. Dalam kasus tersebut, Grup juga mengakui liabilitas terkait. Aset alihan dan liabilitas terkait diukur dengan dasar yang mencerminkan hak dan kewajiban yang dimiliki Grup. Keterlibatan berkelanjutan dalam bentuk jaminan atas aset yang ditransfer diukur pada nilai yang lebih rendah dari jumlah tercatat asli aset dan jumlah maksimum imbalan yang dapat dibayarkan kembali oleh Grup.Liabilitas KeuanganPengakuan dan PengukuranGrup mengakui liabilitas keuangan pada saat timbulnya liabilitas kontraktual untuk menyerahkan kas atau aset keuangan lainnya kepada entitas lainPada saat pengakuan awal, dalam hal liabilitas keuangan tidak diukur pada nilai wajar melalui laba rugi (FVTPL), liabilitas keuangan diukur pada nilai wajar ditambah biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung.Setelah pengakuan awal, Grup mengukur seluruh akun liabilitas keuangan, pada biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif. Liabilitas keuangan Grup meliputi utang bank jangka pendek, utang pembiayaan, utang usaha - pihak ketiga, utang lain-lain, beban masih harus dibayar, utang pembiayaan konsumen dan liabilitas sewa. Grup tidak memiliki liabilitas keuangan yang diukur pada FVTPL.Grup menghentikan pengakuan liabilitas keuangan, jika dan hanya jika, liabilitas kontraktual telah dilepaskan atau dibatalkan atau kedaluwarsa.Ketika suatu liabilitas keuangan ditukar dengan liabilitas keuangan lain dari pemberi pinjaman yang sama atas persyaratan yang secara substansial berbeda, atau bila persyaratan dari liabilitas keuangan tersebut secara substansial dimodifikasi, pertukaran atau modifikasi persyaratan tersebut dicatat sebagai penghentian pengakuan liabilitas keuangan awal dan pengakuan liabilitas keuangan baru dan selisih antara jumlah tercatat masing masing liabilitas keuangan tersebut diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian.Saling Hapus antar Instrumen KeuanganAset dan liabilitas keuangan dapat saling hapus dan nilai bersihnya disajikan dalam laporan posisi keuangan konsolidasian, jika dan hanya jika, 1) Grup saat ini memiliki hak yang dapat dipaksakan secara hukum dengan entitas lain untuk melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui tersebut dan 2) berniat untuk menyelesaikan secara neto atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitasnya
Page 28
secara simultanEstimasi Nilai WajarNilai wajar didefinisikan sebagai harga yang akan diterima untuk
menjual aset atau dibayar untuk mengalihkan liabilitas dalam transaksi yang teratur antara pelaku
pasar pada tanggal pengukuran di pasar utama atau, dalam ketiadaan, paling tidak pasar
menguntungkan dimana Grup memiliki akses pada tanggal tersebut. Nilai wajar liabilitas
mencerminkan risiko wanprestasinya.Jika tersedia, Grup mengukur nilai wajar instrumen keuangan
dengan menggunakan harga yang dikutip di pasar aktif untuk instrumen tersebut. Jika tidak ada harga
dikutip di pasar aktif, maka Grup menggunakan teknik penilaian yang memaksimalkan penggunaan
input yang dapat diamati dan meminimalkan penggunaan input yang tidak dapat diamati.
Transaksi dan saldo dalam mata uang asing Transaksi dalam mata uang asing dicatat ke dalam Rupiah berdasarkan kurs yang berlaku pada saat Foreign currency transactions and balances
transaksi dilakukan. Pada tanggal pelaporan, aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing
disajikan ke dalam mata uang Rupiah berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia. Keuntungan atau
kerugian kurs yang timbul dikreditkan atau dibebankan pada usaha tahun berjalan.
Aset hak guna Aset KeuanganPengakuan dan PengukuranAset keuangan diklasifikasikan, pada pengakuan awal, Right of use assets
yang selanjutnya diukur pada biaya perolehan diamortisasi, nilai wajar melalui penghasilan
komprehensif lain (FVOCI) dan nilai wajar melalui laba rugi (FVTPL). Klasifikasi aset keuangan pada
pengakuan awal tergantung pada karakteristik arus kas kontraktual aset keuangan dan model bisnis
Grup untuk mengelolanya. Grup pada awalnya mengukur aset keuangan pada nilai wajar ditambah
biaya transaksi, dalam hal aset keuangan bukan pada FVTPL.Untuk aset keuangan diklasifikasikan
dan diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau FVOCI, aset keuangan harus menimbulkan arus
kas yang 'semata dari pembayaran pokok dan bunga? (SPPI) dari jumlah pokok terutang. Penilaian ini
disebut sebagai tes SPPI dan dilakukan pada tingkat instrumen.Model bisnis Grup untuk mengelola
aset keuangan mengacu pada bagaimana Grup mengelola aset keuangannya untuk menghasilkan
arus kas. Model bisnis menentukan apakah arus kas akan dihasilkan dari pengumpulan arus kas
kontraktual, penjualan aset keuangan, atau keduanya.Pembelian atau penjualan aset keuangan yang
memerlukan penyerahan aset dalam jangka waktu yang ditetapkan oleh regulasi atau konvensi di
pasar (perdagangan reguler) diakui pada tanggal perdagangan, yaitu tanggal Grup berkomitmen untuk
membeli atau menjual aset.Grup hanya memiliki aset keuangan yang diklasifikasikan dengan biaya
perolehan diamortisasi. Grup mengukur aset keuangan pada biaya perolehan diamortisasi jika kedua
kondisi berikut terpenuhi:? Aset keuangan dimiliki dalam model bisnis dengan tujuan untuk memiliki
aset keuangan dalam rangka mengumpulkan arus kas kontraktual, dan? Persyaratan kontraktual dari
aset keuangan menimbulkan arus kas pada tanggal tertentu yang semata dari pembayaran pokok dan
bunga dari jumlah pokok terutangAset keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi
selanjutnya diukur dengan menggunakan metode suku bunga efektif (EIR) dan mengalami penurunan
nilai. Keuntungan dan kerugian diakui dalam laba rugi pada saat aset dihentikan pengakuannya,
dimodifikasi atau diturunkan nilainyaAset keuangan Grup yang diukur dengan biaya perolehan
diamortisasi meliputi kas dan bank, piutang usaha - pihak ketiga , piutang lain-lain, uang jaminan dan
aset lain-lain.Aset keuangan (atau, jika berlaku, bagian dari aset keuangan atau bagian dari kelompok
aset keuangan serupa) terutama dihentikan pengakuannya (yaitu, dihapus dari laporan posisi
keuangan konsolidasian Grup) ketika:? hak untuk menerima arus kas dari aset yang telah
kedaluwarsa, atau,;? Grup telah mengalihkan haknya untuk menerima arus kas dari aset atau telah
menanggung kewajiban untuk membayar arus kas yang diterima secara penuh tanpa penundaan
material kepada pihak ketiga berdasarkan pengaturan 'pass-through' dan salah satu (a) Grup
mengalihkan secara substansial semua risiko dan manfaat aset, atau (b) Grup tidak mengalihkan atau
memiliki secara substansial seluruh risiko dan manfaat aset, tetapi telah mengalihkan pengendalian
Page 29
aset.Ketika Grup telah mengalihkan haknya untuk menerima arus kas dari aset atau telah menandatangani perjanjian pass-through, Grup mengevaluasi apakah, dan sejauh mana, Grup telah mempertahankan risiko dan manfaat kepemilikan. Ketika Grup tidak mengalihkan atau menahan secara substansial semua risiko dan manfaat dari aset, atau mengalihkan pengendalian atas aset, Grup terus mengakui aset yang ditransfer tersebut sejauh keterlibatannya secara berkelanjutan. Dalam kasus tersebut, Grup juga mengakui liabilitas terkait. Aset alihan dan liabilitas terkait diukur dengan dasar yang mencerminkan hak dan kewajiban yang dimiliki Grup. Keterlibatan berkelanjutan dalam bentuk jaminan atas aset yang ditransfer diukur pada nilai yang lebih rendah dari jumlah tercatat asli aset dan jumlah maksimum imbalan yang dapat dibayarkan kembali oleh Grup.Liabilitas KeuanganPengakuan dan PengukuranGrup mengakui liabilitas keuangan pada saat timbulnya liabilitas kontraktual untuk menyerahkan kas atau aset keuangan lainnya kepada entitas lainPada saat pengakuan awal, dalam hal liabilitas keuangan tidak diukur pada nilai wajar melalui laba rugi (FVTPL), liabilitas keuangan diukur pada nilai wajar ditambah biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung.Setelah pengakuan awal, Grup mengukur seluruh akun liabilitas keuangan, pada biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif. Liabilitas keuangan Grup meliputi utang bank jangka pendek, utang pembiayaan, utang usaha - pihak ketiga, utang lain-lain, beban masih harus dibayar, utang pembiayaan konsumen dan liabilitas sewa. Grup tidak memiliki liabilitas keuangan yang diukur pada FVTPL.Grup menghentikan pengakuan liabilitas keuangan, jika dan hanya jika, liabilitas kontraktual telah dilepaskan atau dibatalkan atau kedaluwarsa.Ketika suatu liabilitas keuangan ditukar dengan liabilitas keuangan lain dari pemberi pinjaman yang sama atas persyaratan yang secara substansial berbeda, atau bila persyaratan dari liabilitas keuangan tersebut secara substansial dimodifikasi, pertukaran atau modifikasi persyaratan tersebut dicatat sebagai penghentian pengakuan liabilitas keuangan awal dan pengakuan liabilitas keuangan baru dan selisih antara jumlah tercatat masing masing liabilitas keuangan tersebut diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian.Saling Hapus antar Instrumen KeuanganAset dan liabilitas keuangan dapat saling hapus dan nilai bersihnya disajikan dalam laporan posisi keuangan konsolidasian, jika dan hanya jika, 1) Grup saat ini memiliki hak yang dapat dipaksakan secara hukum dengan entitas lain untuk melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui tersebut dan 2) berniat untuk menyelesaikan secara neto atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitasnya secara simultanEstimasi Nilai WajarNilai wajar didefinisikan sebagai harga yang akan diterima untuk menjual aset atau dibayar untuk mengalihkan liabilitas dalam transaksi yang teratur antara pelaku pasar pada tanggal pengukuran di pasar utama atau, dalam ketiadaan, paling tidak pasar menguntungkan dimana Grup memiliki akses pada tanggal tersebut. Nilai wajar liabilitas mencerminkan risiko wanprestasinya.Jika tersedia, Grup mengukur nilai wajar instrumen keuangan dengan menggunakan harga yang dikutip di pasar aktif untuk instrumen tersebut. Jika tidak ada harga dikutip di pasar aktif, maka Grup menggunakan teknik penilaian yang memaksimalkan penggunaan input yang dapat diamati dan meminimalkan penggunaan input yang tidak dapat diamati.Aset Hak-GunaGrup sebagai PenyewaGrup mengakui aset hak-guna pada tanggal dimulainya sewa (yaitu tanggal aset yang mendasari tersedia untuk dikan). Aset hak-guna diukur pada biaya perolehan, dikurangi akumulasi penyusutan dan penurunan nilai, dan disesuaikan untuk setiap pengukuran kembali liabilitas sewa pembiayaan.Biaya perolehan aset hak guna mencakup jumlah liabilitas sewa pembiayaan yang diakui, biaya langsung awal yang timbul, dan pembayaran sewa yang dilakukan pada atau sebelum tanggal mulai dikurangi setiap insentif sewa yang diterima.Kecuali jika Grup cukup yakin untuk memperoleh kepemilikan aset sewaan pada akhir masa sewa, asset hak-guna yang diakui disusutkan dengan metode garis lurus selama lebih pendek dari taksiran masa manfaat dan masa sewa, sebesar 3 tahunLiabilitas SewaPada tanggal dimulainya sewa, Grup mengakui liabilitas sewa yang diukur pada nilai kini pembayaran sewa yang harus dilakukan selama masa sewa. Pembayaran
Page 30
sewa mencakup pembayaran tetap (termasuk pembayaran tetap secara substansi) dikurangi piutang
insentif sewa, pembayaran sewa variabel yang bergantung pada indeks atau tarif, dan jumlah yang
diharapkan akan dibayar di bawah jaminan nilai sisa. Pembayaran sewa juga mencakup harga
pelaksanaan dari opsi pembelian yang secara wajar pasti akan dilaksanakan oleh Grup dan
pembayaran denda untuk penghentian sewa, jika jangka waktu sewa mencerminkan Grup
melaksanakan opsi untuk mengakhiri.Pembayaran sewa variabel yang tidak bergantung pada indeks
atau tarif diakui sebagai beban pada periode terjadinya peristiwa atau kondisi yang memicu
pembayaran tersebut. Dalam menghitung nilai kini pembayaran sewa, Grup menggunakan suku bunga
pinjaman inkremental penyewa pada tanggal dimulainya sewa jika tingkat bunga implisit dalam sewa
tidak dapat ditentukan. Setelah tanggal dimulainya, jumlah liabilitas sewa pembiayaan ditingkatkan
untuk mencerminkan bertambahnya bunga dan dikurangi untuk pembayaran sewa yang dilakukan.
Selain itu, nilai tercatat liabilitas sewa diukur kembali jika terdapat modifikasi, perubahan jangka waktu
sewa, perubahan pembayaran sewa tetap secara substansi, atau perubahan penilaian untuk
pembelian aset yang mendasarinya.Sewa Jangka PendekGrup menerapkan pengecualian pengakuan
sewa jangka pendek untuk sewa jangka pendeknya (yaitu, sewa yang memiliki jangka waktu sewa 12
bulan atau kurang dari tanggal mulai dan tidak mengandung opsi pembelian). Pembayaran sewa untuk
sewa jangka pendek diakui sebagai beban dengan menggunakan metode garis lurus selama masa
sewa.
Goodwill Perusahaan telah mengakuisisi saham PT Angkasa Nusagraha (AN) atas 30.000 saham dengan nilai Goodwill
nominal Rp 1.000.000 per saham. Akuisisi tersebut dilakukan pada tanggal 21 Agustus 2017
berdasarkan Akta Notaris No. 22 oleh Nany Angkasa, S.H., notaris di Jakarta. Akta tersebut ini telah
diterima oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat
Penerimaan Pemberitahuan No. AHU-AH.01.03-0164519 tanggal 22 Agustus 2017.Imbalan yang
dialihkan atas akuisisi tersebut sebesar Rp 41.180.454.100.Atas akuisisi tersebut Perusahaan
memperoleh hak suara sebesar 60%.Dengan dilakukan akuisisi atas saham mayoritas AN,
Perusahaan akan menjadi pengendali, sehingga, wajib melakukan konsolidasi sesuai dengan PSAK
22, ?Kombinasi Bisnis?, dan PSAK 65, ? Laporan Keuangan Konsolidasian?.Perusahaan
membukukan goodwill sebesar Rp 11.180.454.100.Dasar penentuan nilai wajar imbalan adalah nilai
dari aset tetap yang dimiliki oleh AN yaitu berupa tanah, bangunan, peralatan dan perlengkapan.
Sebelumnya, pemilik terdahulu AN tidak pernah menghitung nilai wajarnya, assessment yang
dilakukan Perusahaan adalah membandingkan nilai aset dengan nilai pasar yang berlaku pada saat
itu. Pertimbangan Perusahaan mengakuisisi AN dengan harga yang lebih tinggi dari nilai wajar aset
bersih AN karena berdasarkan hasil assessment internal Perusahaan, AN memiliki tanah, bangunan,
peralatan dan perlengkapan yang nilai wajarnya lebih tinggi dari jumlah tercatatnya. Perusahaan tidak
menggunakan KJPP dalam menentukan nilai wajar aset tetap untuk melakukan akusisi pada AN.Dasar
Perusahaan melakukan akuisisi adalah berdasarkan hasil assessment internal Perusahaan dimana
dengan melakukan survei atas nilai wajar aset yang diperoleh mengandung intrinsik value yang lebih
tinggi dari nilai tercatatnya pada saat itu.Berdasarkan penelaahan manajemen tidak terdapat
penurunan nilai atas goodwill pada akhir tahun.Entitas Anak (PT Sumber Mineral Global Abadi)Pada
tanggal 26 November 2021, PT Sumber Mineral Global Abadi (entitas anak) telah membeli saham baru
PT Asia Mulia Power (AMP) sebanyak 140.500 saham AMP dengan nilai nominal Rp 100.000 per
saham.Pada tanggal yang sama, SMGA menerima pengalihan saham AMP dari Erwin Prasetya
Tjandra sebesar 21.875 saham dengan nilai nominal Rp 100.000 per saham berdasarkan Akta Notaris
No. 36 tanggal 26 November 2021 oleh Yudha Setyagraha Tedianto, S.H., M.M., M.Kn., notaris di
Bekasi. Akta tersebut ini telah diterima oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik
Indonesia dengan Surat Penerimaan Pemberitahuan No. AHU-0217093.AH.01.11.Tahun 2021 tanggal
9 Desember 2021Nilai imbalan diberikan atas akuisisi tersebut sebesar Rp 2.187.500.000.Atas akuisisi
Page 31
tersebut SMGA memperoleh hak suara sebesar 51,96%.Dengan dilakukan akuisisi atas saham
mayoritas AMP, SMGA akan menjadi pengendali, sehingga, wajib melakukan konsolidasi sesuai
dengan PSAK 22, ?Kombinasi Bisnis?, dan PSAK 65, ? Laporan Keuangan Konsolidasian?.Atas
akuisisi ini, Perusahaan membukukan goodwill sebesar Rp 184.216.667.Dasar penentuan nilai wajar
imbalan adalah nilai dari aset tetap yang dimiliki oleh AMP. Sebelumnya, AMP tidak pernah dihitung
nilai wajarnya oleh pemilik sebelumnya, assessment yang dilakukan SMGA adalah membandingkan
nilai aset dengan nilai pasar yang berlaku pada saat itu. Pertimbangan SMGA mengakuisisi AMP
dengan harga yang lebih tinggi dari nilai wajar aset bersih AMP karena berdasarkan hasil assessment
internal SMGA, AMP memiliki aset eksplorasi dan evaluasi, yang nilai wajarnya lebih tinggi dari nilai
tercatatnya.Dasar Perusahaan melakukan akuisisi adalah berdasarkan hasil assessment internal
Perusahaan dimana dengan melakukan survei atas harga wajar aset yang diperoleh mengandung
intrinsik value yang lebih tinggi dari jumlah tercatatnya pada saat itu.
Beban dibayar dimuka Biaya dibayar di muka diamortisasi selama masa manfaat masing-masing biaya dengan menggunakan Prepaid expenses
metode garis lurus
Aset eksplorasi dan evaluasi Aktivitas eksplorasi dan evaluasi meliputi mencari sumber daya mineral setelah Grup memperoleh hak Exploration and evaluation assets
hukum untuk mengeksplorasi suatu wilayah tertentu, menentukan kelayakan teknis dan menilai
komersial atas sumber daya mineral spesifik.Pengeluaran eksplorasi dan evaluasi termasuk biaya
yang berhubungan langsung dengan:? perolehan hak untuk eksplorasi? kajian topografi, geologi,
geokimia, dan geofisika;? pengeboran eksplorasi;? pemaritan dan pengambilan contoh; dan? aktivitas
yang terkait dengan evaluasi kelayakan teknis dan komersial atas penambangan sumber daya
mineralBiaya eksplorasi dan evaluasi yang berhubungan dengan suatu area of interest dibebankan
pada saat terjadinya kecuali biaya tersebut dikapitalisasi dan ditangguhkan, berdasarkan area of
interest, apabila memenuhi salah satu dari ketentuan berikut ini:? terdapat hak untuk mengeksplorasi
dan mengevaluasi suatu area dan biaya tersebut diharapkan dapat diperoleh kembali melalui
keberhasilan pengembangan dan ekploitasi di area of interest tersebut atau melalui penjualan atas
area of interest tersebut; atau? kegiatan eksplorasi dalam area of interest tersebut belum mencapai
tahap yang memungkinkan penentuan adanya cadangan terbukti yang secara ekonomis dapat
diperoleh, serta kegiatan yang aktif dan signifikan dalam atau berhubungan dengan area of interest
tersebut masih berlanjut.
Liabilitas atas kontrak Berdasarkan perjanjian No. 12302200268 tanggal 28 April 2022, Perusahaan mengadakan perjanjian Contract liabilities
sewa pembiayaan atas aset berupa excavator dengan PT Chandra Sakti Utama Leasing. Nilai
pembiayaan bersih atas perjanjian ini sebesar Rp 2.132.587.600 dengan tingkat suku bunga efektif
sebesar 14%. Perjanjian ini memiliki jangka waktu 36 bulan yang akan jatuh tempo pada tanggal 14
Maret 2025.Berdasarkan perjanjian No. 12302200269 tanggal 28 April 2022, Perusahaan mengadakan
perjanjian sewa pembiayaan atas aset berupa kendaraan dengan PT Chandra Sakti Utama Leasing.
Nilai pembiayaan bersih atas perjanjian ini sebesar Rp 6.357.525.000 dengan tingkat suku bunga
efektif sebesar 14%. Perjanjian ini memiliki jangka waktu 36 bulan yang akan jatuh tempo pada tanggal
14 Maret 2025.Berdasarkan perjanjian No. 12302200270 tanggal 28 April 2022, Perusahaan
mengadakan perjanjian sewa pembiayaan atas aset berupa kendaraan dengan PT Chandra Sakti
Utama Leasing. Nilai pembiayaan bersih atas perjanjian ini sebesar Rp 1.891.162.600 dengan tingkat
suku bunga efektif sebesar 14%. Perjanjian ini memiliki jangka waktu 36 bulan yang akan jatuh tempo
pada tanggal 14 Maret 2025.
Page 32
Biaya emisi efek ekuitas Akun ini merupakan biaya-biaya yang ditanggung oleh PT Sumber Mineral Global Abadi, entitas anak, Stock issuance cost
sehubungan dengan rencana untuk melakukan penawaran umum saham perdana, yang meliputi biaya
audit, penjamin emisi, biro administrasi efek, konsultan hukum, notaris dan lain-lain. Pada tanggal 31
Maret 2023, saldo biaya ditangguhkan sebesar Rp 1.715.000.000.
Instrumen keuangan Pada tanggal 31 Maret 2023 dan 2022, jumlah tercatat aset dan liabilitas keuangan mendekati nilai Financial instruments
wajarnya, sebagai berikut:? Kas dan bank, piutang usaha - pihak ketiga, piutang lain-lainSeluruh aset
keuangan di atas akan jatuh tempo dalam waktu 12 bulan, sehingga jumlah tercatat aset keuangan
tersebut kurang lebih telah mencerminkan nilai wajarnya.? Uang jaminan dan aset lain-lainJumlah
tercatat uang jaminan dan aset lain-lain dicatat pada biaya perolehan karena nilai wajarnya tidak dapat
ditentukan secara andal? Utang bank jangka pendek, utang usaha - pihak ketiga, utang lain-lain dan
beban masih harus dibayarSeluruh liabilitas keuangan di atas akan jatuh tempo dalam waktu 12 bulan
sehingga jumlah tercatat liabilitas keuangan tersebut kurang lebih telah mencerminkan nilai wajarnya.?
Utang bank jangka panjang, utang pembiayaan dan utang pembiayaan konsumenSeluruh liabilitas
keuangan di atas diestimasi dengan mendiskontokan nilai sekarang dari arus kas masa depan dengan
menggunakan suku bunga implisit.? Liabilitas sewaNilai wajar utang pembiayaan konsumen diestimasi
dengan mendiskontokan nilai sekarang dari arus kas masa depan dengan menggunakan kenaikan
suku bunga pinjaman
Aset tidak lancar yang diklasifikasikan sebagai Pada tanggal 8 Oktober 2018, berdasarkan Perjanjian Pengikatan Jual Beli antara PT Angkasa Non-current assets classified as held for sale
dimiliki untuk dijual Nusagraha, entitas anak, dengan PT Grand Aligance Majesty, pihak ketiga, yang terakhir kali di
amandemen berdasarkan Amendemen ke 3 Perjanjian Pengikatan Jual Beli pada tanggal 17
November 2019. PT Angkasa Nusagraha menjual dan mengalihkan tanah, bangunan dan peralatan
dan perlengkapan sebesar $SG 7.000.000. Perjanjian ini memiliki jangka waktu 36 bulan sejak
ditandatanganinya perjanjian.Berdasarkan Memorandum Of Understanding (MOU) tanggal 28
Desember 2022, PT Angkasa Nusagraha menandatangani memorandum persetujuan dengan PT
Grand Aligance Majesty untuk memperpanjang Perjanjian Pengikatan Jual Beli dengan dilakukannya
Addendum Perjanjian (lihat Catatan 40).Pada tanggal 31 Desember 2022 dan 2021, berdasarkan
penelaahan dan intensi dari manajemen, PT Angkasa Nusagraha telah mereklasifikasi nilai buku
bersih dari aset tetap ke aset tidak lancar yang dimiliki untuk dijual
Penerapan standar akuntansi baru DSAK IAI telah menerbitkan amendemen Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan yang akan berlaku Adoption of new accounting standards
efektif atas laporan keuangan konsolidasian untuk periode tahun buku yang dimulai pada atau setelah
tanggal:1 Januari 2023? Amendemen PSAK 1, ?Penyajian Laporan Keuangan tentang Klasifikasi
Liabilitas sebagai Jangka Pendek atau Jangka Panjang?? Amendemen PSAK 1, ?Penyajian Laporan
Keuangan tentang Pengungkapan Kebijakan Akuntansi?? Amendemen PSAK 16, ?Aset Tetap - Hasil
sebelum Penggunaan yang Diintensikan?;? Amendemen PSAK 25, ?Kebijakan Akuntansi, Perubahan
Estimasi Akuntansi dan Kesalahan tentang Definisi Estimasi Akuntansi?;? Amendemen PSAK 46,
?Pajak Penghasilan atas Pajak Tangguhan terkait Aset dan Liabilitas yang timbul dari Transaksi
Tunggal?.1 Januari 2024? Amendemen PSAK 1, ?Penyajian Laporan Keuangan tentang Liabilitas
Jangka Panjang dengan Kovenan?;? Amendemen PSAK 73, ?Sewa tentang Liabilitas Sewa pada
Transaksi Jual dan Sewa-Balik?Grup masih mengevaluasi dampak dari amendemen Pernyataan
Standar Akuntansi Keuangan di atas dan belum dapat menentukan dampak yang timbul terkait dengan
hal tersebut terhadap laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan
Utang pembiayaan konsumen PT Toyota Astra Financial ServicesBerdasarkan perjanjian No. 2212611864, No. 2216827234, No. Consumer financing liabilities
2215727223, No. 2215227272, No. 2216028649, No. 2219028642, dan No. 2215432659,
masing-masing tanggal 7 Maret 2022, 28 April 2022, 28 April 2022, 21 Mei 2022, 21 Mei 2022, 21 Mei
Page 33
2022, dan 30 Mei 2022, Perusahaan memiliki perjanjian utang pembiayaan konsumen dengan PT Toyota Astra Financial Services dengan jangka waktu 60 bulan dengan tingkat suku bunga efektif antara 6,55% sampai 7,55% per tahun.Berdasarkan perjanjian No. 2113521964, No. 2114619786 dan No. 2115759837, masing masing tanggal 5 Mei 2021, 31 Mei 2021 dan 23 November 2021, Perusahaan memiliki perjanjian utang pembiayaan konsumen dengan PT Toyota Astra Financial Services dengan jangka waktu 60 bulan dengan tingkat suku bunga efektif sebesar 6,55% per tahun.PT BCA FinanceBerdasarkan perjanjian No. 1204004073-PK-001 tanggal 30 September 2022, Perusahaan memiliki perjanjian utang pembiayaan konsumen dengan PT BCA Finance dengan jangka waktu 36 bulan dengan tingkat suku bunga efektif sebesar 5,92% per tahun.Berdasarkan perjanjian No. 9562005136-001 tanggal 15 Maret 2021, Perusahaan memiliki perjanjian utang pembiayaan konsumen dengan PT BCA Finance dengan jangka waktu 72 bulan dengan tingkat suku bunga efektif sebesar 6,55% per tahun.PT Hitachi Capital Finance IndonesiaBerdasarkan perjanjian No. LF0002234 tanggal 19 Februari 2020, Perusahaan memiliki perjanjian utang pembiayaan konsumen dengan PT Hitachi Capital Finance Indonesia dengan jangka waktu 36 bulan dengan tingkat suku bunga tetap sebesar 12% per tahun.PT Maybank Indonesia FinanceBerdasarkan perjanjian No. 51101182408 tanggal 23 Juli 2018, Perusahaan memiliki perjanjian utang pembiayaan konsumen dengan PT Maybank Indonesia Finance dengan jangka waktu 60 bulan dengan tingkat suku bunga efektif sebesar 5,99% per tahun.
Page 34
[1611000] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement - General Industry - Current Year
31 March 2023
Aset tetap Property, plant, and equipment
Aset tetap, awal periode Penambahan aset tetap Aset tetap, akhir periode
Property, plant, and Addition in property, plant, Property, plant, and
equipment, beginning period and equipment equipment, end period
Nilai perolehan, kotor Bangunan dan fasilitasnya, Building and leasehold Carrying amount, gross
9,913,000,000 9,913,000,000
dimiliki langsung improvement, directly owned
Mesin dan peralatan, dimiliki Machinery and equipment,
135,650,000 135,650,000
langsung directly owned
Alat berat, dimiliki langsung Heavy equipment, directly
3,375,000,000 3,375,000,000
owned
Perabot dan peralatan kantor, Furniture and office equipment,
1,814,782,522 133,315,802 1,948,098,324
dimiliki langsung directly owned
Kendaraan bermotor, dimiliki Motor vehicle, directly owned
13,170,463,154 902,400,000 14,072,863,154
langsung
Dimiliki langsung 28,408,895,676 1,035,715,802 29,444,611,478 Directly owned
Aset tetap Property, plant, and
28,408,895,676 1,035,715,802 29,444,611,478
equipment
Akumulasi depresiasi Bangunan dan fasilitasnya, Building and leasehold Carrying amount, accumulated
1,228,962,686 123,912,500 1,352,875,186
dimiliki langsung improvement, directly owned depreciation
Mesin dan peralatan, dimiliki Machinery and equipment,
30,760,417 8,478,125 39,238,542
langsung directly owned
Alat berat, dimiliki langsung Heavy equipment, directly
2,126,149,982 105,468,750 2,231,618,732
owned
Alat pengangkutan, dimiliki Transportation equipment,
0 0
langsung directly owned
Perabot dan peralatan kantor, Furniture and office equipment,
1,202,906,801 62,213,785 1,265,120,586
dimiliki langsung directly owned
Kendaraan bermotor, dimiliki Motor vehicle, directly owned
4,273,107,921 503,292,351 4,776,400,272
langsung
Dimiliki langsung 8,861,887,807 803,365,511 9,665,253,318 Directly owned
Aset tetap Property, plant, and
8,861,887,807 803,365,511 9,665,253,318
equipment
Nilai perolehan Aset tetap Property, plant, and Carrying amount
19,547,007,869 19,779,358,160
equipment
Page 35
[1611000] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement - General Industry - Prior Year
31 December 2022
Aset tetap Property, plant, and equipment
Aset tetap, awal Penambahan aset Pengurangan aset Reklasifikasi aset Aset tetap, akhir
periode tetap tetap tetap periode
Property, plant, and Reclassifications of
Addition in property, Disposals in property, Property, plant, and
equipment, beginning property, plant, and
plant, and equipment plant, and equipment equipment, end period
period equipment
Nilai perolehan, kotor Bangunan dan Building and leasehold Carrying amount,
fasilitasnya, dimiliki 9,913,000,000 9,913,000,000 improvement, directly gross
langsung owned
Mesin dan peralatan, Machinery and equipment,
135,650,000 135,650,000
dimiliki langsung directly owned
Alat berat, dimiliki Heavy equipment, directly
3,375,000,000 3,375,000,000
langsung owned
Alat pengangkutan, Transportation equipment,
0
dimiliki langsung directly owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
2,048,136,045 517,708,277 ( 2,700,000 ) ( 748,361,800 ) 1,814,782,522
kantor, dimiliki langsung equipment, directly owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
8,333,951,354 4,088,150,000 748,361,800 13,170,463,154
dimiliki langsung owned
Pesawat, dimiliki Aircraft, directly owned
0
langsung
Kapal, dimiliki langsung 6,315,040,415 ( 6,315,040,415 ) 0 Vessels, directly owned
Menara telekomunikasi, BTS Tower, directly owned
0
dimiliki langsung
Jaringan Fiber Optik, Fiber Optic Network,
0
dimiliki langsung directly owned
Infrastruktur Telecommunication
Telekomunikasi, dimiliki 0 Infrastructure, directly
langsung owned
Peralatan Teknikal, Technical Equipment,
0
dimiliki langsung directly owned
Lainnya, dimiliki Others, directly owned
0
langsung
Dimiliki langsung 29,985,127,814 4,741,508,277 ( 6,317,740,415 ) 28,408,895,676 Directly owned
Aset tetap Property, plant, and
29,985,127,814 4,741,508,277 ( 6,317,740,415 ) 28,408,895,676
equipment
Page 36
Akumulasi depresiasi Bangunan dan Building and leasehold Carrying amount,
fasilitasnya, dimiliki 733,312,686 495,650,000 1,228,962,686 improvement, directly accumulated
langsung owned depreciation
Mesin dan peralatan, Machinery and equipment,
30,760,417 30,760,417
dimiliki langsung directly owned
Alat berat, dimiliki Heavy equipment, directly
1,704,274,982 421,875,000 2,126,149,982
langsung owned
Alat pengangkutan, Transportation equipment,
0
dimiliki langsung directly owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
1,016,471,152 352,203,126 ( 1,012,500 ) ( 164,754,977 ) 1,202,906,801
kantor, dimiliki langsung equipment, directly owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
2,362,870,000 1,745,482,944 164,754,977 4,273,107,921
dimiliki langsung owned
Pesawat, dimiliki Aircraft, directly owned
0
langsung
Kapal, dimiliki langsung 920,943,394 26,312,668 ( 947,256,062 ) 0 Vessels, directly owned
Menara telekomunikasi, BTS Tower, directly owned
0
dimiliki langsung
Jaringan Fiber Optik, Fiber Optic Network,
0
dimiliki langsung directly owned
Infrastruktur Telecommunication
Telekomunikasi, dimiliki 0 Infrastructure, directly
langsung owned
Peralatan Teknikal, Technical Equipment,
0
dimiliki langsung directly owned
Lainnya, dimiliki Others, directly owned
0
langsung
Dimiliki langsung 6,737,872,214 3,072,284,155 ( 948,268,562 ) 8,861,887,807 Directly owned
Mesin, aset hak guna Machinery, right of use
0
assets
Alat pengangkutan, aset Transportation equipment,
0
hak guna right of use assets
Bangunan, aset hak Building, right of use
0
guna assets
Perabot dan peralatan Furniture and office
kantor, aset hak guna 0 equipment, rights of use
assets
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, rights of use
0
aset hak guna assets
Pesawat, aset hak guna 0 Aircraft, right of use assets
Kapal, aset hak guna Vessels, right of use
Page 37
0 assets
Menara telekomunikasi, BTS Tower, right of use
0
aset hak guna assets
Jaringan Fiber Optik, Fiber Optic Network, right
0
aset hak guna of use assets
Infrastruktur Telecommunication
Telekomunikasi, aset 0 Infrastructure, right of use
hak guna assets
Peralatan Teknikal, aset Technical Equipment, right
0
hak guna of use assets
Lainnya, aset hak guna 0 Others, right of use assets
Aset tetap Property, plant, and
6,737,872,214 3,072,284,155 ( 948,268,562 ) 8,861,887,807
equipment
Nilai perolehan Aset tetap Property, plant, and Carrying amount
23,247,255,600 19,547,007,869
equipment
Page 38
[1611100] Disclosure of Notes to the financial statements - Property, Plant and Equipment - General Industry
Pengungkapan Disclosure
31 March 2023
Pengungkapan catatan atas aset tetap Pada tanggal 31 Maret 2023 dan 2022, biaya perolehan aset tetap yang telah disusutkan penuh Disclosure of notes for property, plant and
namun masih digunakan masing-masing sebesar Rp 268.815.075 dan Rp 268.815.075. Manajemen equipment
berpendapat bahwa tidak terdapat aset tetap yang tidak dipakai sementara, tidak terdapat aset tetap
yang dihentikan dari pengguanaan aktif dan tidak diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual.Pada
tanggal 31 Maret 2023 dan 2022, aset tetap Grup diasuransikan terhadap seluruh risiko kerugian
kepada PT Asuransi Etiqa Internasional, pihak ketiga, dengan nilai pertanggungan masing-masing
sebesar Rp 3.300.000.000 dan Rp 3.550.000.000.Berdasarkan penelaahan manajemen, tidak terdapat
kejadian atau perubahan keadaan yang mengindikasikan adanya penurunan nilai aset tetap pada
tanggal 31 Maret 2023 dan 2022.Pada tanggal 31 Maret 2023 dan 2022, manajemen telah mengkaji
ulang taksiran masa manfaat dari aset tetap dan hasilnya telah sesuai. Masa manfaat dihitung
berdasarkan periode estimasi dimana Grup akan menerima manfaat ekonomi di masa depan dengan
mempertimbangkan perubahan keadaan atau peristiwa yang tidak terduga. Pada tanggal 31 Maret
2023 dan 2022, aset tetap tertentu berupa tanah dan bangunan digunakan sebagai jaminan atas
pinjaman yang diperoleh dari utang bank jangka pendek dari PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
dan PT Bank Victoria International Tbk (lihat Catatan 15).Pengurangan aset tetap akibat dari
pelepasan entitas anak PT Transmarina Samudera Armada
Page 39
[1612000] Notes to the financial statements - Right of Use Assets - General Industry - Current Year
31 March 2023
Aset hak guna Right of use assets
Aset hak guna, periode awal Penambahan aset hak guna Aset hak guna, periode akhir
Right of use assets, beginning Right of use assets, end
Addition in right of use assets
period period
Nilai perolehan, kotor Alat berat, aset hak guna Heavy equipment, right of use Carrying amount, gross
12,900,000,000 12,900,000,000
assets
Aset hak guna 12,900,000,000 12,900,000,000 Right of use assets
Akumulasi depresiasi Alat berat, aset hak guna Heavy equipment, right of use Carrying amount, accumulated
1,075,000,000 403,125,000 1,478,125,000
assets depreciation
Aset hak guna 1,075,000,000 403,125,000 1,478,125,000 Right of use assets
Nilai perolehan Aset hak guna 11,825,000,000 11,421,875,000 Right of use assets Carrying amount
Page 40
[1612000] Notes to the financial statements - Right of Use Assets - General Industry - Prior Year
31 December 2022
Aset hak guna Right of use assets
Penambahan aset hak guna Aset hak guna, periode akhir
Addition in right of use assets Right of use assets, end period
Nilai perolehan, kotor Alat berat, aset hak guna Heavy equipment, right of use Carrying amount, gross
12,900,000,000 12,900,000,000
assets
Aset hak guna 12,900,000,000 12,900,000,000 Right of use assets
Akumulasi depresiasi Alat berat, aset hak guna Heavy equipment, right of use Carrying amount, accumulated
1,075,000,000 1,075,000,000
assets depreciation
Aset hak guna 1,075,000,000 1,075,000,000 Right of use assets
Nilai perolehan Aset hak guna 11,825,000,000 Right of use assets Carrying amount
Page 41
[1612100] Disclosure of Notes to the financial statements - Right of Use Assets - General Industry
Pengungkapan Disclosure
31 March 2023
Pengungkapan catatan atas aset hak guna Grup mengakui aset hak-guna untuk sewa alat berat. Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Disclosure of notes for right of use assets
Maret 2023, aset hak guna dibebankan pada beban umum dan administrasi sebesar Rp 403.125.000
(lihat Catatan 31).
Page 42
[1616100] Disclosure of Notes to the financial statements - Revenue - General Industry
Pengungkapan Disclosure
31 March 2023
Pengungkapan catatan atas pendapatan Penjualan batubara Rp 3,151,601,024,737. Penjualan nikel Rp 23,899,509,153 dan Kontraktor Rp Disclosure of notes for revenue
4,036,856,102.
Page 43
[1617000] Notes to the financial statements - Revenue By Type - General
Industry
Catatan untuk tipe pendapatan Notes for revenue by type
31 March 2023 31 March 2022
Nama produk Penjualan dan Penjualan dan
atau jasa pendapatan usaha pendapatan usaha
Service or product
Sales and revenue Sales and revenue
name
Pendapatan dari jasa 1 Penjualan batu Service revenue 1
3,151,601,024,737 900,530,752,540
bara
Pendapatan dari jasa 2 Penjualan Nikel 23,899,509,153 Service revenue 2
Pendapatan dari jasa 3 Kontrator 4,036,856,102 Service revenue 3
Pendapatan dari jasa 3,179,537,389,992 900,530,752,540 Service revenue
Tipe pendapatan 3,179,537,389,992 900,530,752,540 Type of revenue
Page 44
[1620100] Notes to the financial statements - Trade receivables, by currency - General Industry
Piutang usaha berdasarkan mata uang Trade receivables by currency
31 March 2023 31 December 2022
Penyisihan Penyisihan
Piutang usaha, kotor penurunan nilai Piutang usaha Piutang usaha, kotor penurunan nilai Piutang usaha
piutang usaha piutang usaha
Allowance for Allowance for
Trade receivables, gross impairment of trade Trade receivables Trade receivables, gross impairment of trade Trade receivables
receivables receivables
Pihak ketiga IDR 190,591,815,441 9,626,933,217 IDR Third party
USD 165,502,676,405 271,436,820,167 USD
Mata uang 356,094,491,846 ( 2,445,095,830 ) 353,649,396,016 281,063,753,384 ( 2,445,095,830 ) 278,618,657,554 Currency
Page 45
[1620200] Notes to the financial statements - Trade receivables, by aging - General Industry
Piutang usaha berdasarkan umur Trade receivables by aging
31 March 2023 31 December 2022
Penyisihan Penyisihan
Piutang usaha, kotor penurunan nilai Piutang usaha Piutang usaha, kotor penurunan nilai Piutang usaha
piutang usaha piutang usaha
Allowance for Allowance for
Trade receivables, gross impairment of trade Trade receivables Trade receivables, gross impairment of trade Trade receivables
receivables receivables
Belum jatuh Umur Aging Not yet due
134,491,677,800 111,495,469,618
tempo
Telah jatuh tempo 1 - 30 hari 132,850,234,026 72,212,928,264 1 - 30 days Overdue
31 - 60 hari 54,517,995,040 94,897,606,492 31 - 60 days
61 - 90 hari 33,771,906,384 449,589,533 61 - 90 days
Lebih dari 90 hari More than 90
462,678,596 2,008,159,477
days
Umur 221,602,814,046 169,568,283,766 Aging
Jatuh tempo Umur 356,094,491,846 ( 2,445,095,830 ) 353,649,396,016 281,063,753,384 ( 2,445,095,830 ) 278,618,657,554 Aging Due status
Page 46
[1620300] Notes to the financial statements - Trade receivables, by list of counterparty - General Industry
Rincian piutang usaha berdasarkan rincian pihak Trade receivables by list of counterparty
31 March 2023 31 December 2022
Penyisihan Penyisihan
Nama pihak,
Piutang usaha, kotor penurunan nilai Piutang usaha Piutang usaha, kotor penurunan nilai Piutang usaha
piutang usaha
piutang usaha piutang usaha
Allowance for Allowance for
Counterparty name, Trade receivables, Trade receivables,
impairment of trade Trade receivables impairment of trade Trade receivables
trade receivables gross gross
receivables receivables
Pihak ketiga Pihak 1 Danka Minerals Rank 1, Third party
Joint Stock 134,491,677,799 43,666,793,784 counterparty
Company
Pihak 2 Cometpell Rank 2,
91,824,000,000 94,386,000,000
S.R.L counterparty
Pihak 3 Viet Phat Import Rank 3,
Trading 66,745,309,795 29,111,195,856 counterparty
Investment
Pihak 4 Exim Minerals Rank 4,
54,517,995,041 66,957,799,179
Dmcc counterparty
Pihak 5 PT Bara Indah Rank 5,
6,864,770,108 6,864,770,108
Sinergi counterparty
Pihak 6 PT Samulos Rank 6,
Rambuti 765,133,405 765,133,405 counterparty
Makmur
Pihak 7 Tata Rank 7,
International counterparty
358,351,271 1,544,727,196
Singapore Pte.
Ltd
Pihak 8 Rank 8,
CV Limbuh 351,147,254 0
counterparty
Pihak 9 PT Globalindo Rank 9,
111,531,342 0
Inti Energi counterparty
Pihak 10 Mohit Minerals Rank 10,
0 31,600,277,280
Limited counterparty
Pihak lainnya Others,
64,575,831 6,167,056,576
counterparty
Rincian pihak List of
Page 47
356,094,491,846 ( 2,445,095,830 ) 353,649,396,016 281,063,753,384 ( 2,445,095,830 ) 278,618,657,554 counterparty
Page 48
[1620500] Notes to the financial statements - Trade receivable, movement of
allowance for impairment of Trade receivables - General Industry
Pergerakan penurunan nilai piutang Movement of allowance for
usaha impairment of trade receivables
31 March 2023 31 December 2022
Penyisihan penurunan nilai Allowance for impairment of
piutang usaha, awal periode 2,445,095,830 2,501,987,411 trade receivables, beginning
period
Penambahan penyisihan Addition of allowance for
570,141,625
penurunan nilai piutang usaha impairment of trade receivables
Pengurangan mutasi penurunan Reduction of movement of
nilai piutang usaha ( 585,015,690 ) allowance for impairment of trade
receivables
Dihapusbukukannya cadangan Written off of movement of
penurunan nilai piutang usaha ( 42,017,516 ) allowance for impairment of trade
receivables
Penyisihan penurunan nilai Allowance for impairment of
piutang usaha, akhir periode 2,445,095,830 2,445,095,830 trade receivables, ending
period
Page 49
[1621000] Disclosure of Notes to the financial statements - Trade Receivables - General Industry
Pengungkapan Disclosure
31 March 2023
Pengungkapan catatan atas piutang usaha Manajemen berkeyakinan bahwa penyisihan penurunan nilai piutang usaha cukup memadai untuk Disclosure of notes for trade receivables
menutup kemungkinan kerugian atas penurunan nilai piutang usaha berdasarkan historis pembayaran
dan komitmen pelangganPada tanggal 31 Maret 2023 dan 2022, piutang usaha Grup telah dijadikan
sebagai jaminan atas fasilitas utang bank jangka pendek PT Bank Victoria International Tbk dan PT
Bank Sinarmas Tbk (lihat Catatan 15)
Page 50
[1630000] Notes to the financial statements - Inventories - General Industry
Page 51
[1632000] Disclosure of Notes to the financial statements - Inventories - General Industry
Page 52
[1640100] Notes to the financial statements - Trade Payable, by currency - General Industry
Utang usaha berdasarkan mata uang Trade payables by currency
31 March 2023 31 December 2022
Utang usaha Utang usaha
Trade payables Trade payables
Pihak ketiga IDR 179,445,620,954 328,329,778,627 IDR Third party
USD 180,159,831,453 250,769,801,727 USD
Mata uang 359,605,452,407 579,099,580,354 Currency
Page 53
[1640200] Notes to the financial statements - Trade Payable, by aging - General Industry
Utang usaha berdasarkan umur Trade payables by aging
31 March 2023 31 December 2022
Utang usaha Utang usaha
Trade payables Trade payables
Belum jatuh tempo Umur 142,306,117,822 115,891,265,749 Aging Not yet due
Telah jatuh tempo 1 - 30 hari 270,550,060,587 1 - 30 days Overdue
31 - 60 hari 192,941,144,585 36,991,187,146 31 - 60 days
61 - 90 hari 20,738,671,614 61 - 90 days
Lebih dari 90 hari 24,358,190,000 134,928,395,258 More than 90 days
Umur 217,299,334,585 463,208,314,605 Aging
Jatuh tempo Umur 359,605,452,407 579,099,580,354 Aging Due status
Page 54
[1640300] Notes to the financial statements - Trade Payable, by list of counterparty - General Industry
Rincian utang usaha berdasarkan rincian pihak Trade payables by list of counterparty
31 December
31 March 2023
2022
Nama pihak, utang usaha Utang usaha Utang usaha
Counterparty name, trade
Trade payables Trade payables
payables
Pihak ketiga Pihak 1 PT Mitra Barito 48,497,938,918 12,709,240,813 Rank 1, counterparty Third party
Pihak 2 PT Tanjung Alam Jaya 35,581,800,000 0 Rank 2, counterparty
Pihak 3 PT Gaya Makmur Rank 3, counterparty
24,358,190,000 24,358,190,000
Tractors
Pihak 4 PT Abbasy Anugerah Rank 4, counterparty
29,986,275,000 0
Jaya
Pihak 5 PT Binyang Mitra Rank 5, counterparty
28,240,103,904 36,480,717,562
Semesta Raya Tbk
Pihak 6 Fortune Bay Resources Rank 6, counterparty
16,636,442,760 17,100,619,515
Pte Ltd
Pihak 7 PT Bara Makmur Rank 7, counterparty
12,538,417,527 0
Sinergi
Pihak 8 PT Tridaya Coal Rank 8, counterparty
10,135,276,013 0
Resources
Pihak 9 Logus Trading FZCO 8,791,481,817 40,889,910,314 Rank 9, counterparty
Pihak 10 PT Sungai Berlian Rank 10, counterparty
0 132,179,280,560
Mahakam
Pihak lainnya 144,839,526,468 315,381,621,590 Others, counterparty
Rincian pihak 359,605,452,407 579,099,580,354 List of counterparty
Page 55
[1641000] Disclosure of Notes to the financial statements - Trade Payables - General Industry
Pengungkapan Disclosure
31 March 2023
Pengungkapan catatan atas utang usaha Perdagangan batubara Rp 339.254.562.274. Kontraktor Rp 15.472.090.205 dan Perdagangan nikel Rp Disclosure of notes for trade payables
4.878.799.928.
Page 56
[1670000] Notes to the financial statements - Cost of Good Sold - General
Industry
Beban pokok penjualan Cost of good sold
31 March 2023 31 March 2022
Beban pokok pendapatan Other cost of goods sold
2,832,879,830,659 819,888,212,436
lainnya
Beban pokok penjualan dan Cost of sales and revenue
2,832,879,830,659 819,888,212,436
pendapatan
Page 57
[1671000] Disclosure of Notes to the financial statements - Cost of Goods Sold - General Industry
Pengungkapan Disclosure
31 March 2023
Pengungkapan catatan atas beban pokok Penjualan batu bara Rp 2.808.841.693.530, Penjualan nikel Rp 20.433.367.730, dan Kontraktor Rp Disclosure of notes for cost of goods sold
penjualan 3.604.769.399.
Page 58
[1691000a] Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans - General Industry
Page 59
[1691100] Disclosure of Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans - General Industry
Pengungkapan Disclosure
31 March 2023
Pengungkapan catatan atas utang bank jangka Berdasarkan perjanjian kredit No. 091/OL/SPK/ KPO/II/2019 tanggal 14 Februari 2019, Perusahaan Disclosure of notes for long-term bank loans
panjang mendapatkan fasilitas kredit Fixed Loan Kredit Kerja (FLKK) dengan plafond Rp 15.000.000.000.
Tujuan fasilitas kredit adalah untuk tambahan modal kerja di bidang pertambangan batubara. Pinjaman
tersebut dikenakan bunga 12% per tahun dengan jangka waktu fasilitas kredit sampai dengan 60 bulan
dari tanggal fasilitas kredit diperoleh.Fasilitas ini dijaminkan dan memiliki negatif kovenan yang sama
dengan utang bank jangka pendek.Pada tanggal 9 September 2022, Grup telah melakukan pelunasan
terhadap sisa utang bank yang seharusnya masih tersisa sebesar Rp 3.500.000.000 yang jatuh tempo
di tahun 2024.
Page 60
[1692000] Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans Interest Information - General Industry
Page 61
[1693000] Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans - General Industry
Catatan utang bank jangka pendek Notes for short-term bank loans
31 March 2023 31 December 2022
Utang bank jangka Utang bank jangka
pendek, nilai dalam Utang bank jangka pendek pendek, nilai dalam Utang bank jangka pendek
mata uang asing mata uang asing
Short-term bank loan, Short-term bank loan,
amount in foreign Short term bank loans amount in foreign Short term bank loans
currency currency
Bank Negara Indonesia IDR 24,500,000,000 24,500,000,000 IDR Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk Mata uang 24,500,000,000 24,500,000,000 Currency (Persero) Tbk
Bank lokal lainnya IDR 146,000,000,000 137,166,666,667 IDR Other local banks
USD 3,500,000 53,564,000,000 5,500,000 86,520,500,000 USD
Mata uang 199,564,000,000 223,687,166,667 Currency
Kreditur nama bank Mata uang 224,064,000,000 248,187,166,667 Currency Creditor bank name
Page 62
[1693100] Disclosure of Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans - General Industry
Pengungkapan Disclosure
31 March 2023
Pengungkapan catatan atas utang bank jangka PT Bank Victoria International TbkBerdasarkan perjanjian kredit No. 291/OL SNY/SNC/VI/2018 tanggal Disclosure of notes for short-term bank loans
pendek 8 Juni 2018, Perusahaan mendapatkan fasilitas kredit DLKM dengan plafond Rp 30.000.000.0000.
Tujuan fasilitas kredit adalah untuk tambahan modal kerja di bidang pertambangan batubara. Pinjaman
tersebut dikenakan bunga 12% per tahun dengan jangka waktu fasilitas kredit sampai dengan 17 Mei
2019Berdasarkan perjanjian kredit No. 165/SPK/CBG VIC/IX/2021 tanggal 23 September 2021,
keseluruhan fasilitas kredit di atas telah diperbaharui sebagai berikut:? Fixed Loan KK 2 dengan
plafond Rp 25.000.000.000;? Demand Loan 11 dengan plafond Rp 52.500.000.000? Demand Loan 2
by PO dengan plafond $AS 2.000.000? Demand Loan 3 by PO dengan plafond $AS 1.500.000? Line
BG dengan plafond Rp 5.000.000.000? Line Nego LC dengan plafond $AS 15.000.000? Fixed Loan
KK 1 dengan plafond Rp 7.500.000.000Pinjaman tersebut dikenakan bunga 11,5% per tahun. Jangka
waktu fasilitas kredit sampai dengan 28 Januari 2023.Berdasarkan penambahan dan perpanjangan
fasilitas kredit No. 143/SPK./CBG-VIC/IX/2022, tanggal 31 Agustus 2022, keseluruhan fasilitas kredit di
atas telah diperbaharui sebagai berikut:? Term Loan KK 1 dengan plafond Rp 53.333.333.333, suku
bunga 13% per tahun, jangka waktu fasilitas kredit sampai dengan 29 Maret 2023? Term Loan KK 2
dengan plafond Rp 90.000.000.000, suku bunga 13% per tahun, jangka waktu fasilitas kredit sampai
dengan 9 September 2023? Demand Loan KK 1 dengan plafond Rp 52.500.000.000, suku bunga
11,5% per tahun, jangka waktu fasilitas sampai dengan 28 Januari 2024;? Demand Loan KK 2 dengan
plafond $AS 2.000.000, suku bunga 7% per tahun, jangka waktu fasilitas kredit sampai dengan 28
Januari 2024;? Demand Loan KK 3 dengan plafond $AS 1.500.000, suku bunga 7% per tahun, jangka
waktu fasilitas kredit sampai dengan 28 Januari 2024;? Fixed Loan KK 1 dengan plafond Rp
4.750.000.000, suku bunga 11,5% per tahun, jangka waktu fasilitas kredit sampai dengan 18 Februari
2024? Fixed Loan KK 2 dengan plafond Rp 4.166.666.666, suku bunga 11% per tahun, jangka waktu
fasilitas kredit sampai dengan 30 September 2022? Line BG dengan plafond Rp 5.000.000.000? Line
Nego LC dengan plafond $AS 15.000.000Fasilitas pinjaman FLKK 2 telah dilunasi pada 9 September
2022.Fasilitas pinjaman ini dijamin dengan:? List piutang usaha Perusahaan sebesar 110%;? 1 (satu)
unit Apartemen, di Jakarta, Kel. Kebon Kacang, Kec. Kemayoran, Jakarta Pusat, dikenal sebagai
Rumah Susun Hunian Palazzo, Jl. Benyamin Sueb Blok I Lantai 20 No. 20 BH Menara B (Benito),
sebagaimana Sertifikat Hak Milik Atas Satuan Rumah Susun No. 6153/XX/B (Benito), seluas 60,5 m2,
atas nama Perusahaan;? Tanah dan bangunan ruko di Kalimantan Timur, di Komplek Ruko Borneo
Paradiso, Blok MP A, No. 19, RT 02, sebagaimana tercantum dalam Sertifikat Hak Guna Bangunan
No. 12183/Sepinggan, seluas 50 m2, terdaftar atas nama Perusahaan? Jaminan nego / diskonto LC
berupa LC dengan tidak ada discrepancy, letter of indemnity to be signed / with recourse;? 1 (satu) unit
Ruko di Samarinda, Kalimantan Timur sebagaimana tercantum dalam Sertifikat Hak Milik No. 1539,
seluas 151 m2 atas nama Welly Thomas? 1 (satu) unit Rumah Tinggal di Lampung sebagaimana
tercantum dalam Sertifikat Hak Guna Bangunan No. 103 dan Sertifikat Hak Milik No. 00581 seluas 105
m2 atas nama Welty Thomas;? Grand Majesty Hotel berlokasi di Jl. Raja Ali H, Kel. Sungai Jodoh,
Batu Ampar, Batam, Kepulauan Riau, sebagaimana tercantum dalam Sertifikat Hak Guna Bangunan
No. 02018, seluas 3.194m2 atas nama PT Angkasa Nusagraha;? Tanah dan bangunan yang terletak
di Jl. Tambak 1 No. 2A, Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat seluas 384 m2 sebagaimana tercantum
dalam Sertifikat Hak Guna Bangunan No. 759 atas nama Perusahaan;? Tanah dan bangunan rumah
Page 63
tinggal yang terletak di Jl. Tuparev, Nagasari, Karawang Barat, sebagaimana ternyata dari Sertifikat Hak Guna Bangunan No. 537/Nagasari, seluas 1.164 m2 atas nama PT Gemilang Trisentana;Fasilitas pinjaman ini dijamin dengan (lanjutan):? Tanah dan bangunan ruko di Malibu Square Blok E No. 6 Sektor VII JI. Pahlawan Seribu, Lengkong Gudang, Serpong, Tangerang, sebagaimana tercantum dalam Sertifikat Hak Guna Bangunan No. 04591/Lengkong Gudang, seluas 78 m2, terdaftar atas nama Giovanni Tanzil;? Jaminan Pribadi atas nama Tuan Welly Thomas (Direktur Utama dan pemegang saham Perusahaan);? Jaminan Pribadi atas nama Ibu Vivi Ramalyanti Hutama (pemegang saham Perusahaan).Perusahaan dilarang untuk melaksanakan hal-hal sebagai berikut:? Menggunakan fasilitas kredit yang diterima selain dari tujuan dan keperluan yang telah disepakati sebelumnya sesuai dengan Perjanjian Kredit;? Melakukan merger, akuisisi dan penjualan atau pemindahtanganan atau melepaskan hak atas harta kekayaan Perusahaan? Mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) perubahan Anggaran Dasar Perseroan, terutama tentang struktur permodalan;? Mengikatkan diri sebagai penjamin/penanggung (corporate guarantor) terhadap pihak lain dan/atau menjaminkan harta kekayaan Perusahaan untuk kepentingan pihak lain, kecuali yang telah ada pada saat fasilitas kredit ini diberikan;? Melakukan pelunasan pinjaman pemegang saham/afiliasi;? Membayar atau membagikan dividen selama jangka waktu fasilitas kredit? Memperoleh kredit dalam bentuk apapun dari pihak lain baik untuk modal kerja maupun investasi, termasuk transaksi Cross Currency Swap atau sejenisnya, kecuali yang telah ada pada saat fasilitas kredit ini diberikan atau dalam rangka transaksi dagang yang lazim atau pinjaman subordinasi dari pemegang saham? Melakukan perluasan atau penyempitan usaha yang dapat mempengaruhi pengembalian jumlah utang Perusahaan kepada Bank;? Melakukan investasi lainnya dan/atau menjalankan usaha yang tidak mempunyai hubungan dengan usaha yang sedang dijalankan;? Mengajukan permohonan kepailitan dan/atau penundaan pembayaran kewajiban kepada Pengadilan Niaga;? Mengalihkan sebagian atau seluruh hak dan/atau kewajiban Perusahaan berdasarkan Perjanjian Kredit kepada pihak lain? Memberikan pinjaman kepada pihak lain, kecuali dalam rangka transaksi dagang yang lazim atau kegiatan operasional sehari-hari.Perubahan Negative Covenant dan Persetujuan IPOBerdasarkan Surat No.095/CBG-VIC/III/20 tanggal 6 Maret 2020, PT Bank Victoria International Tbk telah memberikan persetujuan kepada Perusahaan untuk melakukan hal-hal sebagai berikut:? Rencana Perseroan dalam melakukan penawaran terbuka (IPO).? Perusahaan wajib mendapatkan persetujuan PT Bank Victoria International Tbk terlebih dahulu untuk pembagian dividen lebih dari 20% dari net profit perusahaan? Perusahaan wajib mendapatkan persetujuan PT Bank Victoria International Tbk untuk perubahan pemegang saham pengendali (Tn. Welly Thomas);? Perusahaan wajib memberikan surat pemberitahuan tertulis kepada PT Bank Victoria International Tbk untuk melakukan RUPS dengan agenda perubahan Anggaran Dasar Perseroan, terutama tentang struktur permodalan, susunan direksi dan komisaris.? Perusahaan wajib memberikan pemberitahuan tertulis kepada PT Bank Victoria International Tbk untuk melakukan akuisisi.Syarat dan ketentuan lainnya tidak diubah, tetap sesuai persetujuan sebelumnya sesuai dengan Perjanjian Kredit yang telah ditandatangani kedua pihak.Pencabutan Beberapa Negative CovenantBerdasarkan Surat No.180/CBG-VIC/ IV/2021 tanggal 15 April 2020, Perusahaan mendapatkan pencabutan klasusal negative covenant dari PT Bank Victoria International Tbk.Berikut adalah persetujuan atas permohonan tersebut:? Rencana Perusahaan dalam melakukan penawaran terbuka;? Perubahan negative covenant mengenai pembagian deviden menjadi affirmative covenant sebagai berikut, ?Perusahaan wajib memberikan informasi tertulis kepada PT Bank Victoria International Tbk ketika Perusahaan memberikan deviden?? Penambahan financial covenant berupa leverage ratio maksimal 3:5? Syarat dan ketentuan lainnya tidak diubah, tetap sesuai persetujuan sebelumnya sesuai dengan Akta Perjanjian Kredit dengan jaminan dan pengubahannya yang telah ditandatangani kedua pihak.PT Bank Sinarmas TbkBerdasarkan Perjanjian Kredit No. 952/IX/2021/CBM tanggal 22 September 2021, Perusahaan mendapatkan perpanjangan Fasilitas
Page 64
Kredit Demand Loan dengan plafond $AS 2.000.000 setara dengan Rp 28.576.000.000. Tujuan fasilitas kredit sebagai tambahan modal kerja untuk membiayai pembelian batu bara. Pinjaman tersebut dikenakan bunga 11% per tahun dengan jangka waktu fasilitas kredit sampai dengan 23 September 2022.Berdasarkan Kesepakatan Perpanjangan Jangka Waktu Fasilitas Kredit No. 1106/IX/2022/CBM tanggal 23 September 2022, Perusahaan mendapatkan jangka waktu perpanjangan sampai dengan tanggal 23 November 2022 dan telah diperpanjang kembali berdasarkan surat No. 1346/XI/2022/CBM sampai dengan 23 Januari 2023Fasilitas pinjaman ini dijamin dengan:? Piutang usaha dengan minimum sebesar 125% dari plafond atau outstanding kredit? Jaminan pribadi atas nama Welly Thomas (pemegang saham dan Direktur Utama Perusahaan)Sehubungan dengan fasilitas pinjaman tersebut, Perusahaan diwajibkan untuk melakukan hal-hal, sebagai berikut:? Pemberitahuan tertulis atas perubahan Anggaran Dasar dan susunan pengurus? Persetujuan tertulis apabila melakukan hal-hal berikut:o Penambahan pinjaman dari kreditur lain;o Mengalihkan izin usaha pertambangan operasi produksi khusus untuk pengangkutan dan penjualan batu barao Mengikatkan diri sebagai penjamin utang atau menjaminkan harta kekayaan Perusahaan kepada pihak lain;o Pelunasan hutang pemegang sahamo Pembayaran bunga atas pinjaman pemegang sahamo Menjaga kepemilikan saham PT Sumbermas Inti Energi sebagai pemegang saham mayoritas;o Menjaga kepemilikan 100% saham Welly Thomas dan Vivi Ramalyati Hutama di PT Sumbermas Inti Energi; dano Pemberi jaminan pribadi mengikatkan diri sebagai penjamin hutang kepada pihak lain.PT Bank Negara Indonesia (Persero) TbkBerdasarkan Perjanjian Kredit No. 033/JKM/PK KMK/2018 tanggal 28 Juni 2018, Perusahaan memperoleh Fasilitas Kredit Modal Kerja Plafond dari PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk dengan maksimal nilai pokok sebesar Rp 12.000.000.000. Berdasarkan Persetujuan Perubahan Perjanjian Kredit No. JKM/02/047/R tanggal 28 Januari 2022, fasilitas kredit telah diperbaharui dengan Fasilitas Kredit Modal Kerja Revolving dengan plafond sebesar Rp 24.500.000.000. Pinjaman tersebut dikenakan bunga 11,75% per tahun. Jangka waktu fasilitas kredit sampai dengan 28 Juni 2022 termasuk perpanjangan sementara.Berdasarkan Surat Keputusan Kredit No. JKM/02/441/R tanggal 28 September 2022, fasilitas kredit di atas telah diperpanjang terhitung sejak tanggal 29 September 2022 sampai 28 September 2023.Fasilitas pinjaman ini dijamin dengan:? Tanah dengan luas 435 m2 di Jakarta, Kota Jakarta Pusat, Kel. Menteng, Kec. Menteng, Jl. Pasuruan No. 25, Sertifkat Hak Milik No. 683 atas nama Tuan Welly Thomas;? Piutang usaha per 31 Desember 2021 sebesar Rp 111.538.260.000;? Personal guarantee dari Tuan Welly Thomas dan Nyonya Vivi Ramalyati HutamaPerusahaan dilarang untuk melaksanakan hal-hal sebagai berikut:? Merubah bentuk atau status hukum perusahaan, merubah anggaran dasar (kecuali meningkatkan modal perusahaan), memindahtangankan resipis atau saham perusahaaan baik antara pemegang saham maupun kepada pihak lain yang mengakibatkan perubahan pemegang saham;? Mengubah susunan pengurus, direktur, komisaris, dan kepemilikan saham perusahaan;? Menggunakan dana perusahaan untuk tujuan di luar usaha yang dibiayai dengan fasilitas kredit dari BNI;? Mengizinkan pihak lain menggunakan perusahaan untuk kegiatan usaha pihak lain;? Menjual dan/atau menyewakan harta kekayaan atau barang agunan;? Melunasi seluruh atau sebagian utang kepada pemegang saham dan/atau perusahaan afiliasi yang belum/telah didudukan sebagai pinjaman subordinasi fasilitas kredit BNI (sub-ordinated loan);? Menerima pinjaman dari pihak lain (termasuk menerbitkan obligasi), kecuali jika pinjaman tersebut diterima dalam rangka transaksi dagang yang berkaitan langsung dengan usahanya;? Memberikan pinjaman kepada siapapun juga, termasuk kepada para pemegang saham, kecuali jika pinjaman tersebut diberikan dalam rangka transaksi dagang yang berkaitan langsung dengan usahanya;? Mengikatkan diri sebagai penjamin (borg), menjaminkan harta kekayaan dalam bentuk dan maksud apapun (yang telah dijaminkan oleh Perusahaan kepada BNI) kepada pihak lain;? Melakukan likuidasi atau pembubaran atau tindakan tindakan kepailita? Mengadakan merger, akuisisi atau investasi pada perusahaan lain;? Melakukan investasi aset tetap/jangka panjang lainnya melebihi
Page 65
cash proceed Perusahaan pada periode tersebut (cash proceeds = EAT + Depresiasi);? Menggadaikan atau dengan cara lain mempertanggungkan saham perusahaan kepada pihak manapun;? Mengubah bidang usaha? Melakukan interfinancing dengan perusahaan afiliasi, induk perusahaan dan/atau anak perusahaan kecuali dalam rangka transaksi operasional antar perusahaan;? Melakukan akuisisi /pengambilalihan aset milik pihak ketiga;? Melakukan investasi penyertaan modal atau pengambilalihan saham pada perusahaan lain;? Menerbitkan atau menjual saham yang berdampak berubahnya susunan kepemilikan perusahaan;? Mengambil lease dari perusahaan leasing;? Membubarkan perusahaan dan meminta dinyatakan pailit;? Menggadaikan atau dengan cara lain mempertanggungkan saham Perusahaan kepada pihak manapun;? Mengubah bidang usahao Mengadakan atau membatalkan kontrak atau perjanjian yang memiliki arti penting bagi Perusahaan dengan pihak lain dan/atau afiliasinya yang dapat mempengaruhi kelancaran usaha Perusahaano Mengadakan kerjasama yang dapat membawa pengaruh negatif pada aktivitas usaha debitur dan mengancam keberlangsungan usaha Perusahaano Mengadakan transaksi dengan perseorangan atau suatu pihak, termasuk namun tidak terbatas pada perusahaan afiliasinya, dengan cara-cara yang berada di luar praktek-praktek dan kebiasaan yang wajar dan melakukan pembelian yang lebih mahal serta melakukan penjualan lebih murah dari harga pasar? Menyerahkan atau mengalihkan seluruh atau sebagian dari hak dan/atau kewajiban Perusahaan yang timbul berdasarkan Perjanjian Kredit dan/atau dokumen jaminan kepada pihak lain? Berdasarkan Perjanjian Kredit No. (4) 033/JKM/PK KMK/2018 6 Desember 2019, ditambahkan klausa mengenai pencabutan jaminan atas Tanah LT 639 m2 di Jakarta, Kota Jakarta Timur, Kecamatan Cipayung, Kelurahan Cipayung, Jl. Bina Marga, Sertfikat Hak Guna Bangun No. 00334 atas nama PT Bina Kualita Teknik dan Tanah dan bangunan hotel di Kepulauan Riau, Kota Batam, Kecamatan Batu Ampar, Kelurahan Sungai Jodoh, Sertifikat Hak Guna Bangunan No. 02018/Sungai Jodoh, atas nama Entitas Anak, AN sebagai jaminan dari fasilitas kredit.Persetujuan IPOBerdasarkan Surat PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk No. JKM/02/280 tanggal 15 April 2020, Perusahaan mendapatkan persetujuan rencana penawaran umum perdana dengan syarat sebagai berikut:? Perubahan pengurus dan rencana penjualan saham dengan syarat para pengurus beserta calon pengurus tidak sedang dalam kasus hukum dan menjaga kualitas kredit baik perusahaan maupun pribadi dalam kolektabilitas 1 (lancar) serta tidak terdaftar dalam DHN.? Diijinkan melakukan investasi penyertaan modal atau pengambilalihan saham pada perusahaan lain dengan syarat: tidak mengganggu working capital, melakukan due diligence secara menyeluruh untuk setiap rencana investasi / penyertaan modal ke perusahaan lain di luar grup usaha, Anak perusahaan tersebut beserta pengurus harus dalam kolektibilitas lancar, tidak terdaftar dalam DHN dan tidak terlibat kasus hukum, Penjualan saham kepada masyarakat sebesar +/- 40% untuk memperoleh dana dari pasar sekunder dalam rangka memperkuat modal kerja. Dana yang diperoleh dari penjualan saham tersebut dapat dipergunakan untuk investasi apabila lebih dari Rp 45 Milyar (misalnya diperoleh dana sebesar Rp 50 Milyar maka yang dapat digunakan untuk investasi adalah selisihnya yaitu sebesar Rp 5 Milyar).? Menerbitkan atau menjual saham yang berdampak pada berubahnya susunan kepemilikan perusahaan dengan syarat: Perusahaan beserta grup usaha wajib menyerahkan laporan keuangan per 3 (tiga) bulan, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk akan melakukan evaluasi secara berkala terhadap kondisi keuangan Perusahaan dan grup usaha setelah adanya akuisisi/penyertaan modal kepada perusahaan lain, Dana hasil IPO agar disetorkan ke rekening Perusahaan di PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk dan transaksi keuangan perusahaan dan grup usaha disalurkan melalui rekening perusahaan di PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.? Merubah bentuk atau status hukum Perusahaan, merubah anggaran dasar, memindahtangankan saham perusahaan baik internal perusahaan maupun kepada pihak lain dengan syarat: Perusahaan akan melakukan penjualan saham ke masyarakat dan akan melakukan IPO untuk memperoleh modal kerja dari pasar saham? Perusahaan wajib melaporkan kepada PT Bank Negara Indonesia (Persero)
Page 66
Tbk dalam hal telah memperoleh pernyataan efektif dari lembaga pengawas di bidang pasar modal bagi perseroan publik atau telah melakukan penawaran umum tersebut serta menyerahkan perubahan anggaran dasar dan SK Menteri yang berwenang terkait dengan perubahan status Perusahaan dari Tertutup menjadi Terbuka; Dalam hal pernyataan pendaftaran Perusahaan tidak menjadi efektif atau Perusahaan, yang telah mengajukan pernyataan pendaftaran tidak melaksanakan penawaran umum saham, maka Perusahaan harus mengubah kembali anggaran dasarnya dalam jangka waktu 6 (enam) bulan setelah tanggal persetujuan Menteri yang berwenang sebagaimana dimaksud dalam ketentuan Pasal 25 ayat (2) Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas; Perusahaan wajib melaporkan kepada PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk dalam hal pernyataan pendaftaran Perusahaan tidak menjadi efektif atau Perusahaan yang telah mengajukan pernyataan pendaftaran tidak melaksanakan penawaran umum saham serta menyerahkan perubahan anggaran dasar dan SK Menteri yang berwenang terkait dengan perubahan kembali status Perusahaan dari Terbuka menjadi Tertutup.? Perusahaan wajib menyerahkan kepada PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk pada kesempatan pertama Perjanjian antara Perusahaan dengan Underwriter / penjamin emisi yang mengatur antara lain Underwriter / penjamin emisi sanggup melakukan penjaminan emisi efek IPO secara full commitment dimana penjamin emisi mengikatkan diri untuk menawarkan efek kepada masyarakat dan membeli sisa efek yang tidak laku terjual.? Setiap pembagian dividen harus dengan persetujuan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk dengan tetap memperhatikan ketentuan covenant rasio CR dan DER di PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.? Melakukan interfinancing dengan perusahaan afiliasi apabila Perusahaan telah memperoleh dana segar dari pasar saham lebih dari Rp 45 M? Apabila terdapat corporate action selanjutnya maka Perusahaan harus memperoleh persetujuan terlebih dahulu dari PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk SKM Jakarta Kota sebagai pihak kreditur? Berdasarkan Surat No. BNIS/IBD.2/1492 tanggal 15 April 2020, Perusahaan mendapatkan persetujuan atas rencana IPO tanpa mengikutsertakan PT BNI Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi.? Berdasarkan Surat No. JKM/02/312 tanggal 6 Mei 2020, Perusahaan mendapatkan persetujuan atas pembagian dividen selama tidak melanggar financial covenant dan melakukan pemberitahuan secara tertulis kepada PT Bank Negera Indonesia (Persero) Tbk dimana pembagian deviden tersebut merupakan salah satu negative covenant atas utang Perusahaan kepada PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.? Berdasarkan Surat Perjanjian Kredit No. JKM/02/638/R tanggal 25 September 2020, Perusahaan mendapatkan perpanjangan atas seluruh fasilitas kredit dari PT Bank Negara Indonesia Tbk, dengan jangka waktu fasilitas kredit sampai dengan 29 Juni 2021. Pinjaman tersebut dikenakan bunga 12,75% per tahun. PT Bank Victoria Syariah Berdasarkan akad pembiayaan modal dengan prinsip musyawarah No. 035/MSY/BVIS-KPO/JKT/III/2023 tanggal 17 Maret 2023, Perusahaan mendapatkan fasilitas pembiayaan sebesar Rp 50.000.000.000. Pinjaman tersebut dikenakan bunga sebesar 12% per tahun dengan jangka waktu fasilitas kredit sampai dengan 17 Juli 2023..
Page 67
[1696000] Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans Interest Information - General Industry
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.
Other files in this announcement 7
SPD Q1 2023.pdf
done
FinancialStatement-2023-I-SGER.xlsx
done
250-SGE-IX-2023.pdf
done
inlineXBRL.zip
done
instance.zip
done
SGER_Q1_2023.pdf
done