Skip to content
Back to announcement

20260313_FITT_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_32053945_lamp1.pdf

Other Text extracted FITT

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 6

Page 1
                                    Permintaan Penjelasan
                                PT Hotel Fitra International Tbk
                                         4 Maret 2026

Sehubungan dengan pemantauan Bursa atas Perseroan, Bursa memandang perlu untuk meminta
konfirmasi atas beberapa hal sebagai berikut:

1. Menindaklanjuti penyampaian dokumen Business Plan Perseroan, bersama ini Bursa sampaikan
   bahwa berdasarkan hasil penelaahan kami, dokumen Business Plan yang disampaikan masih
   bersifat umum dan belum memiliki kedalaman informasi untuk perusahaan terbuka yang
   melakukan transformasi bisnis fundamental. Terkait dengan hal tersebut, guna memastikan
   terpenuhinya prinsip keterbukaan informasi dan perlindungan investor publik, Bursa meminta
   Perseroan untuk melakukan perbaikan dan pelengkapan atas Business Plan tersebut dengan rincian
   sebagai berikut:

   Jawaban:
   Sebagai klarifikasi, Business Plan Perseroan yang sebelumnya disampaikan kepada Bursa disusun
   dengan mempertimbangkan rencana transformasi bisnis Perseroan yang pada saat itu direncanakan
   akan dilakukan melalui divestasi saham Perseroan pada PT Bumi Majalengka Permai (“BMP”) dan
   PT Fitra Amanah Wisata (“FAW”) serta rencana akuisisi PT Poseidon Shipping Indonesia (“PSI”).

   Namun, sebagaimana telah diumumkan kepada publik, Perseroan telah membatalkan rencana
   RUPSLB terkait permohonan persetujuan pemegang saham antara lain atas rencana divestasi saham
   BMP dan FAW, serta memutuskan untuk tidak melanjutkan transaksi akuisisi PSI. Perseroan saat
   ini sedang melakukan evaluasi kembali terhadap rencana transformasi bisnis dan penyusunan ulang
   Business Plan Perseroan.

   Sehubungan dengan pembatalan transaksi tersebut, sebagian asumsi dan informasi yang menjadi
   dasar penyusunan Business Plan Perseroan untuk saat ini menjadi belum dapat ditindaklanjuti lebih
   lanjut mengingat transaksi ditunda/dibatalkan. Perseroan akan menyampaikan pembaruan Business
   Plan kepada Bursa apabila rencana transaksi tersebut dilanjutkan atau apabila Perseroan telah
   menetapkan arah strategi bisnis yang baru, sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan
   yang berlaku.

   a. Menyajikan rincian spesifikasi teknis armada kapal yang akan dioperasikan (jenis, kapasitas,
      usia, dan status kepemilikan/sewa) serta kesesuaiannya dengan karakteristik rute Sulawesi yang
      direncanakan.

       Jawaban:
       Mengacu pada jawaban nomor 1 di atas.

   b. Melampirkan peta jalan (roadmap) operasional bulanan selama 24 bulan ke depan, mulai dari
      proses akuisisi, mobilisasi armada, hingga target operasional komersial secara penuh.

       Jawaban:
       Mengingat keputusan Perseroan untuk tidak melanjutkan akuisisi PSI, maka rencana bisnis awal
       telah dievaluasi ulang. Oleh karena itu, hal-hal terkait konfigurasi armada, operasi rute,
       manajemen risiko, dan proyeksi keuangan, yang didasarkan pada rencana transaksi sebelumnya,
       saat ini belum ditentukan. Perseroan akan mengajukan rencana bisnis yang diperbarui kepada
       Bursa sesuai dengan hukum setelah menyelesaikan penilaian strategi bisnis baru.
Page 2
   c. Menyusun matriks risiko yang mencakup risiko pelayaran (kecelakaan laut, kerusakan
      lingkungan) dan risiko industri pertambangan, lengkap dengan rencana mitigasi dan skema
      asuransi yang akan diambil.

        Jawaban:
        Mengacu pada jawaban nomor 1 di atas.

   d. Penjelasan mengenai strategi keberlangsungan usaha (going concern) apabila target revenue
      dari sektor baru tidak tercapai pada tahun pertama.

        Jawaban:
        Mengacu pada jawaban nomor 1 di atas.

   e. Menyajikan rancangan struktur organisasi holding dan anak usaha yang baru, lengkap dengan
      profil profesional (CV singkat) jajaran manajemen atau tenaga ahli yang memiliki kompetensi
      teknis di bidang pelayaran dan pertambangan.

        Jawaban:
        Mengacu pada jawaban nomor 1 di atas.

   f.   Memberikan rincian alokasi penggunaan dana hasil divestasi secara spesifik untuk modal kerja
        maupun belanja modal (CAPEX).

        Jawaban:
        Mengacu pada jawaban nomor 1 di atas.

   g. (Confidential) Menyajikan proyeksi Laba Rugi, Arus Kas, dan Neraca konsolidasian minimal
      untuk 3-5 tahun ke depan dengan asumsi yang terukur (tarif angkutan, load factor, dan biaya
      BBM industri). Sertakan penjelasan mengenai asumsi revenue per kapal per hari (TC rate) atau
      per metrik ton.

        Jawaban:
        Mengacu pada jawaban nomor 1 di atas.

   h. (Confidential) Menambahkan analisis sensitivitas terhadap variabel kritis, antara lain: fluktuasi
      harga komoditas (nikel/batu bara), kenaikan biaya operasional kapal, dan potensi keterlambatan
      jadwal divestasi aset hotel.

        Jawaban:
        Mengacu pada jawaban nomor 1 di atas.

2. Sehubungan dengan rencana transformasi menjadi holding, agar dijelaskan kriteria pemilihan
   sektor pelayaran dan pertambangan sebagai fokus baru. Apakah telah dilakukan riset pasar
   independen mengenai prospek industri ini untuk 5-10 tahun ke depan?

   Jawaban:
   Arah industri ini awalnya diusulkan berdasarkan rencana Perseroan sebelumnya untuk
   mengakuisisi PT Poseidon Shipping Indonesia. Mengingat transaksi tersebut kini telah dibatalkan,
   perusahaan sedang mengevaluasi kembali arah pengembangan bisnis masa depannya, termasuk
   apakah akan terus memasuki industri terkait. Saat ini belum ada keputusan strategis final yang
   dibuat.
Page 3
3. Dokumen menyebutkan adanya rencana rute pelayaran di Sulawesi (Kendari-Langara). Berapa
   estimasi pangsa pasar (market share) yang diincar Perseroan di rute tersebut? jelaskan

    Jawaban:
    Karena FITT telah memutuskan untuk tidak melanjutkan akuisisi PSI, maka rencana operasional
    sebelumnya untuk rute Sulawesi (Kendari–Langara) tidak akan lagi diimplementasikan dan
    perhitungan mengenai pangsa pasar yang terkait, tidak lagi berlaku.


4. Industri pelayaran dan pertambangan memerlukan keahlian teknis dan sertifikasi khusus yang
   sangat ketat.
   a. Sebutkan nama-nama anggota Direksi atau jajaran manajemen kunci yang memiliki rekam jejak
      (track record) dan kompetensi di bidang pelayaran dan pertambangan.
   b. Jika belum ada, bagaimana rencana rekrutmen tenaga ahli teknis untuk mengelola armada kapal
      dan operasional pertambangan?

   Jawaban:
   Mengingat Perseroan telah memutuskan untuk tidak melanjutkan transaksi terkait pelayaran, maka
   jika Perseroan kemudian memutuskan untuk memasuki industri terkait di masa mendatang,
   Perseroan akan mengungkap personel manajemen dengan pengalaman profesional yang relevan
   sesuai dengan kebutuhan bisnis.

5. Merujuk pada tanggapan nomor 1, diketahui Perseroan hanya menyatakan eksekusi dilakukan pasca
   RUPSLB (12 Maret 2026). Agar dijelaskan, mengingat jadwal RUPSLB sudah definitif, berikan
   estimasi tanggal pasti penyelesaian divestasi BMP & FAW dan penyelesaian akuisisi PSI.

   Jawaban:
   Sebagaimana telah diumumkan kepada publik, Perseroan telah membatalkan rencana RUPSLB
   terkait permohonan persetujuan pemegang saham antara lain rencana divestasi saham BMP dan
   FAW, sehingga saat ini belum terdapat jadwal pelaksanaan transaksi dimaksud.

   Apabila di kemudian hari Perseroan memutuskan untuk melanjutkan rencana transaksi tersebut,
   maka Perseroan akan terlebih dahulu menyampaikan keterbukaan informasi kepada publik, dengan
   memperhatikan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

6. Merujuk pada tanggapan nomor 1.c, diketahui nilai transaksi merujuk pada laporan KJPP. Agar
   dijelaskan:
   a. Berapa nilai aset bersih (net asset) BMP dan FAW berdasarkan posisi laporan keuangan
       terakhir?
   b. Sajikan rincian angka yang menunjukkan selisih antara nilai divestasi dengan nilai buku aset
       bersih tersebut untuk mengukur potensi laba/rugi pelepasan entitas anak secara riil.

   Jawaban:
   Mengacu pada jawaban nomor 5 di atas. Sehubungan dengan penundaan rencana transaksi divestasi
   BMP dan FAW, Perseroan saat ini sedang melakukan evaluasi kembali terhadap rencana transaksi
   tersebut. Sehubungan dengan hal tersebut, informasi-informasi yang sebelumnya disampaikan
   kepada Bursa disusun dengan mempertimbangkan rencana pelaksanaan transaksi. Oleh karenanya,
   informasi tersebut belum dapat ditindaklanjuti lebih lanjut mengingat transaksi ditunda karena
   masih adanya penilaian ulang terkait transaksi tersebut, termasuk mengenai data keuangan dan
   parameter transaksi.
Page 4
   Perseroan akan menyampaikan informasi lebih lanjut kepada Bursa dan publik apabila terdapat
   perkembangan material terkait rencana transaksi tersebut sesuai dengan ketentuan peraturan
   perundang-undangan yang berlaku.

7. Merujuk pada tanggapan nomor 2, 3, dan 4, diketahui pembeli adalah pihak non-afiliasi. Agar
   dijelaskan:
   a. Apa bidang usaha utama pihak pembeli tersebut?
   b. Apa tujuan/motivasi ekonomi pembeli mengakuisisi aset perhotelan yang menurut keterangan
       Perseroan sedang mengalami kerugian dan persaingan ketat?

   Jawaban:
   Mengacu pada jawaban nomor 6 di atas.
   a. Bidang usaha utama pihak pembeli adalah Aktivitas Konsultasi Bisnis dan Broker Bisnis.
   b. Tujuan motvasi pembeli mengakusisi asset perhotelan adalah Turnaround bisnis (membalikkan
      kondisi rugi) dan ekspansi bisnis.


8. Merujuk pada tanggapan nomor 6 mengenai kelengkapan dokumen yang akan disampaikan pada
   "tambahan keterbukaan informasi". Agar dijelaskan:
   a. Mengapa dokumen laporan keuangan dua tahun BMP dan FAW belum dapat disediakan saat
      ini padahal rencana RUPSLB sudah dekat? Jelaskan.
   b. Bagaimana Perseroan menjamin pemenuhan hak pemegang saham untuk mendapatkan
      informasi yang lengkap sebelum pengambilan keputusan di RUPSLB sesuai ketentuan POJK?

   Jawaban:
   Mengacu pada jawaban nomor 6 di atas.
   Selain itu, Perseroan juga telah melaporkan keuangan dua tahun BMP dan FAW pada form koreksi
   tanggal 05 Maret 2026.

9. Merujuk pada tanggapan nomor 7.a, diketahui Perseroan hanya mengambil 28% saham PSI dengan
   alasan pengendalian risiko. Agar dijelaskan:
   a. Mengapa Perseroan memilih bisnis pelayaran sebagai satu-satunya tumpuan pendapatan
       pascadivestasi jika manajemen sendiri merasa belum yakin/ingin membatasi risiko (hanya
       28%)?
   b. Mengapa Perseroan tidak memilih mengakuisisi entitas yang lebih proven (teruji) atau
       mengambil posisi pengendali langsung demi menjamin going concern Perseroan sebagai
       perusahaan terbuka?

   Jawaban:
   Sebagaimana telah diumumkan kepada publik, Perseroan telah memutuskan untuk tidak
   melanjutkan transaksi akuisisi PSI, dimana saat ini Perseroan sedang melakukan evaluasi ulang
   terhadap strategi pengembangan bisnis ke depan. Dalam proses evaluasi tersebut, Perseroan sedang
   mempertimbangkan berbagai alternatif, termasuk kemungkinan untuk melakukan investasi atau
   akuisisi terhadap perusahaan yang lebih matang dengan potensi kepemilikan saham yang lebih
   besar, termasuk memperoleh posisi pengendali, guna memastikan model bisnis yang lebih stabil
   serta mendukung keberlanjutan usaha Perseroan (going concern) sebagai perusahaan terbuka. Saat
   ini seluruh opsi tersebut masih dalam tahap kajian dan Perseroan belum mengambil keputusan
   investasi yang bersifat final. Oleh karenanya, informasi tersebut menjadi belum dapat
   ditindaklanjuti lebih lanjut mengingat transaksi tidak dilanjutkan.
Page 5
    Apabila di kemudian hari Perseroan berencana untuk melakukan investasi/akuisisi pada perusahaan
    lain, maka Perseroan akan terlebih dahulu menyampaikan keterbukaan informasi kepada publik,
    dengan memperhatikan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

10. Merujuk pada tanggapan nomor 7.c, agar diberikan rincian mengenai PT Anaga Group Indonesia,
    PT Galley Adhika Arnawama, dan PT Samudra Indo Logistik, meliputi:
    a. Nama-nama pengurus (Direksi/Komisaris) dan Pemegang Saham hingga Pemilik Manfaat
       (Ultimate Beneficial Owner) terakhir.
    b. Alamat kantor operasional dan rekam jejak bidang usaha masing-masing entitas tersebut.

    Jawaban:
    Mengacu pada jawaban nomor 9 di atas.

11. Merujuk pada tanggapan nomor 7.o dan 7.s terkait penentuan tarif dan syarat pinjaman. Agar
    dijelaskan:
    a. Mengingat PT Anaga memiliki porsi saham lebih besar, bagaimana mekanisme perlindungan
        Perseroan agar tidak terjadi penentuan tarif sepihak oleh PT Anaga yang dapat merugikan
        margin laba FITT?
    b. Apa saja syarat-syarat materiil (covenants) dalam perjanjian pinjaman dan bagaimana status
        pemenuhannya saat ini?

    Jawaban:
     Mengingat rencana akuisisi PSI tidak dilanjutkan sebagaimana dijelaskan pada jawaban nomor 9
     di atas, maka pengaturan mengenai mekanisme penentuan tarif maupun ketentuan pinjaman yang
     sebelumnya direncanakan juga tidak lagi relevan

12. Merujuk pada tanggapan nomor 9.e dan surat tanggal 26 Februari 2026 mengenai pembukuan
    pendapatan. Agar dijelaskan:
    a. Rincian identitas 2 calon pelanggan (berdasarkan MoU), alamat, bidang usaha, durasi rencana
       kontrak, dan volume komoditas yang akan diangkut.
    b. Mengenai pendapatan yang sudah dibukukan, berikan rincian pelanggan (termasuk status
       afiliasi), nilai transaksi, dan lampirkan salinan kontrak kerja samanya.

    Jawaban:
    Sebagaimana dijelaskan pada jawaban nomor 9 di atas, rencana akuisisi PSI tidak dilanjutkan.
    Dengan demikian, rencana kerja sama dengan calon pelanggan maupun rencana pembukuan
    pendapatan yang terkait dengan kegiatan tersebut tidak lagi dilaksanakan.

13. Merujuk pada tanggapan nomor 10 dan 10.c, diketahui terdapat keterlambatan setoran modal. Agar
    dijelaskan:
    a. Apa kendala yang menyebabkan pemegang saham belum menyetorkan modal hingga 30
        September 2025?
    b. Mengapa transaksi setoran yang terjadi pada Oktober-Desember 2025 dimasukkan dalam
        penyesuaian proforma per 30 September 2025? Jelaskan dasar legalitas akuntansi atas penyajian
        tersebut.

    Jawaban:
    Mengacu pada jawaban nomor 9 di atas.

14. Merujuk pada tanggapan nomor 14 mengenai entitas anak JRI lainnya (PT Desheng, PT Harta
    Alumina, dsb). Agar dijelaskan:
Page 6
a. Apakah terdapat rencana sinergi atau captive market antara armada pelayaran PSI dengan
   kebutuhan logistik di kawasan industri/tambang milik grup JRI tersebut?
b. Jika tidak ada, jelaskan alasan mengapa Pengendali Baru tidak mengintegrasikan ekosistem
   bisnis tersebut ke dalam Perseroan.

 Jawaban:
Sebagaimana dijelaskan pada jawaban nomor 9 di atas, Perseroan tidak melanjutkan rencana akuisisi
PSI. Oleh karena itu, rencana sinergi operasional dengan entitas dalam grup JRI juga tidak lagi
relevan.



                                             ***

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.11 MB
Published13 Mar 2026
Pages6
Characters14,876
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 11 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Hotel Fitra International Tbk p.1 ×2
linked org PT Anaga Group Indonesia p.5
linked org PT Galley Adhika Arnawama p.5
unresolved org PT Bumi Majalengka Permai p.1
unresolved org PT Fitra Amanah Wisata p.1
unresolved org PT Poseidon Shipping Indonesia p.1
unresolved org PT Poseidon Shipping Indonesia. Mengingat p.2
unresolved org PT Samudra Indo Logistik p.5
unresolved org PT Anaga p.5 ×2
unresolved org PT Desheng p.5
unresolved org PT Harta Alumina p.5

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result