Back to announcement
20230926_RAFI_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_31423292_lamp1.pdf
Other Text extracted RAFISource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 8
Page 1
Jakarta, 26 September 2023
Nomor : 097/Corsec-IDX/SKB/IX/2023
Kepada Yth.
Kepala Divisi Penilaian Perusahaan 3
Gedung Indonesia Stock Exchange Building Tower I 6TH Floor
Jalan Jend Sudirman Kav 52-53
Jakarta – 12190
Perihal : Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Pencapaian Proyeksi PT Sari Kreasi Boga Tbk
Merujuk surat Bursa Efek Indonesia nomor S-08137/BEI.PP3/09-2023 tanggal 21 September 2023 perihal
pemintaan penjelasan sehubungan dengan :
1. Proyeksi Laoran Keuangan PT Sari Kreasi Boga Tbk. (Perseroan) sejak 2022 sampai dengan 2026 yang
disampaikan saat Proses Penawaran Umum Perdana Saham;
2. Surat Perseroan No. 004/Corsec-IDX/SKB/I/2023 tanggal 16 Januari 2023 perihal Laporan Realisasi
Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum PT Sari Kreasi Boga Tbk; dan
3. Laporan Keuangan Tahunan 2022 dan Laporan Keuangan Kuartal II Tahun 2023 ,
Berikut jawaban yang dapat diungkapkan oleh Perseroan atas :
A. Laporan Realisasi Penggunaan Dana Hasil IPO
Berdasarkan rincian dalam Laporan Realisasi Penggunaan Dana per Desember 2022, dapat
disampaikan hal berikut :
1. Terdapat perbedaan nilai antara rencana dan realisasi penggunaan dana untuk pembelian bahan
baku dan bahan pembantu sekitar Rp. 11 miliar. Sehubungan dengan hal tersebut, agar dijelaskan:
a. Latar Belakang pembelian bahan baku dan bahan pembantu melebihi yang ditargetkan.
Jawaban :
Perseroan melakukan penyimpanan persediaan ikan untuk jangka waktu 3 (tiga) bulan. Pada periode
Oktober hingga Desember harga beli ikan sedang rendah dikarenakan hasil tangkapan
nalayan/kapan sedang melimpah, sehingga Perseroan melakukan pembelian bahan baku untuk
mengamankan stock atas kebutuhan pemintaan pasar. Selanjutnya, Perseroan menjual persediaan
tersebut pada periode berikutnya ketika permintaan di pasar tinggi.
Page 2
b. Meski realisasi pembelian bahan baku dan bahan pembantu melebihi proyeksinya, mengapa
Perseroan belum mengasuransikan persedian terhadap risiko kebakaran dan risiko lainnya?
Jawaban :
Perseroan sedang dalam proses perpanjangan asuransi terkait persediaan. Selama persediaan
belum diasuransikan, Perseroan telah melakukan usaha mitigasi risiko diantaranya atas risiko
pemadaman listrik dalam periode yang cukup lama, dan kerusakan fungsi penyimpanan. Mitigasi
risiko yang sudah dilakukan adalah karena Perseroan menyewa tempat coldstorage di pihak ketiga
yang mana jika adanya listrik padam, pihak penyedia sewa sudah memiliki alternatif jika jaringan
listrik padam menyediakan genset dan ada yang tidak menyediakan genset, selama coldstorage
tertutup rapat selama 6 jam tidak mempengaruhi kualitas barang dan jika kerusakan fungsi
penyimpanan, Perseroan akan segera melakukan perbaikan dan selama perbaikan dilakukan
barang-barang yang ada di dalam coldstorage selama tidak dikeluarkan atau pintu dibuka tutup
barang masih dama kondisi beku/bagus.
2. Terdapat perbedaan nilai antara rencana dan realsisasi penggunaan dana untuk biaya gaji
karyawan sekitar Rp. 11 miliar. Sehubungan dengan hal tersebut, agar dijelaskan:
a. Mengapa biaya gaji karyawan yang terealisasi tidak mencapai yang ditargetkan?
Jawaban :
Biaya Gaji per periode 2022 sudah mencukupi untuk kebutuhan operasional Perseroan, yang mana
untuk penetrasi pasar yang rencana-nya memerlukan orang yang banyak, sudah terbantu oleh
jaringan-jaringan ekosistem baik dari supplier maupun customer. Rencana penggunaan dana yang
seharusnya digunakan untuk alokasi pembayaran gaji dialihkan untuk pembelian bahan baku.
HIngga saat ini biaya gaji karyawan masih mencukupi untuk operasional Perseroan dan tidak
terdapat penurunan dampak operasional atas penurunan target biaya gaji.
b. Apakah lokasi untuk biaya gaji karyawan yang dialhikan tersebut berdampak pada kegiatan
operasional Perseroan? Jika ya, agar dijelaskan dengan detail dampak tersebut.
Jawaban :
Penuruan biaya gaji karyawan tidak terdampak atas penurunan operasional Perseoran. Dengan
adanya pengalihan alokasi biaya gaji karyawan terhadap pembelian bahan baku berdampak
terhadap naiknya pendapatan Perseroan.
3. Perseroan telah mengakuisisi PT Lazizaa Rahmat Semesta sesuai dengan rencana penggunaan
dana penawaran umum. Sehubungan dengan hal tersebut, agar dijelaskan :
a. Peningkatan pangsa pasar Perseroan setelah proses akuisisi.
Jawaban :
Peningkatan pangsa pasar di sektor resto makanan di sekitar wilayah Jawa Timur seperti menu big
order catering.
Page 3
b. Persentase kontribusi PT Lazizaa Rahmat Semesta terhadap total penjualan Perseroan per 30
Juni 2023.
Jawaban :
Pada periode 30 Juni 2023 PT Lazizaa Rahmat Semesta berkontribusi sebesar 8,81% dari total
penjualan Perseroan.
c. Dampak akuisisi tersebut terhadap efisiensi operasional Perseroan.
Jawaban :
Setelah melakukan akuisisi Anak Perusahaan di Jawa Timur, Perseroan tidak perlu melakukan riset
dari awal untuk membuka resto di sekitar Jawa Timur. Sehingga Perseroan dapat melakukan
penghematan biaya operasional untuk riset awal.
4. Berdasarkan perhitungan kami, masih terdapat sisa dana penawaran umum senilai Rp. 117,5 juta
sebagaimana table diatas, sedangkan pada laporan penggunaan dana, Perseroan menyajikan sisa
dana senilai Rp. 0. Agar dijelaskan detil.
Jawaban :
Laporan penggunaan dana sudah sesuai, selisih Rp. 117,5 juta merupakan biaya emisi saham yang
dianggarkan sebesar Rp. 3.060.548.291 namun pada saat realisasi biaya emisi saham yang terealisasi
sebesar Rp. 3.178.033.749. Berikut rincian biaya emisi saham :
Page 4
B. Pencapaian Proyeksi Keuangan Tahun 2022 dan 2023
Bursa telah melakukan pemantauan pencapaian proyeksi atas laporan posisi keuangan yang
disampaikan Perseoran saat permohonan pencatatan perdana saham Perseroan, sesuai table di bawah
ini :
Berdasarkan table diatas, agar dijelaskan :
1. Sehubungan dengan pencapaian proyeksi pada tahun 2022 dan 2023 yang nilainya Sebagian
besar melebihi dari yang diproyeksikan, agar dapat dijelaskan latar belakang :
a. Realisasi piutang usaha tahun 2022 yang pencapaiannya 112% dari yang diproyeksikan.
Jawaban :
Realisasi piutang usaha Perseroan mengalami peningkatan menjadi 112% dikarenakan terjadi
penundaan pembayaran kerena perubahan terms of payment atas transaksi penjualan beras di
anak usaha PT Lazizaa Rahmat Semesta.
b. Realisasi asset tetap tahun 2022 yanh pencapapaiannya 3223% melebihi dari yang
diproyeksikan.
Jawaban :
Peningkatan asset tetap pada tahun 2022 dikarenakan pada tahun 2022 terjadi proses akuisisi
untuk PT Sumber Asri Sejahtera. PT Sumber Asri Sejahtera memiliki aset tetap berupa mesin,
tanah, dan bangunan.
Page 5
c. Realisasi piutang lain-lain pada Juni 2023 yang pencapaiannya 15935% melebihi dari
yang diproyeksikan.
Jawaban :
Pada kuartal II 2023 piutang lain-lain merupakan piutang kepada pemegang saham dan
manajemen perusahaan dan sudah terealisasi di periode berikutnya.
d. Realisasi pendapatan diterima di muka pada Juni 2023 yang pencapaiannya 444%
melebihi dari yang diproyeksikan, sedangkan pada tahun 2022 pencapaiannya 0%
Jawaban :
Pendapatan diterima dimuka meningkat kerena pada kuartal II 2023 terdapat transaksi atas
uang muka pembukaan outlet dan uang muka atas penjualan bahan baku food supply beras.
2. Sehubungan dengan beberapa proyeksi yang tidak tercapai pada tahun 2022 dan Juni 2023,
agar dapat dijelaskan latar belakang :
a. Realisasi Perseroan membukukan kas dan bank per Desember 2022 dan per Juni 2023
masing – masing hanya sebesar 6% dan 15% dari yang diproyeksikan.
Jawaban :
Tidak tercapainya realisasi proyeksi untuk kas dan bank pada tahun 2022 dan Juni 2023
dikarenakan alokasi kas dan bank pada tahun 2022 dan Juni 2023 direalisasikan untuk
kebutuhan modal kerja dan aktivitas investasi Perseroan.
b. Realisasi Perseroan membuukan penghasilan komprehensif lain pada tahun 2022
sebesar 29% dan per Juni 2023 sebesar 71%
Jawaban :
Penghasilan komprehensif lainnya merupakan pengakuan keuntungan atau kerugian imbalan
pasca kerja berdasarkan perhitungan aktuaria karena perubahan tingkat diskonto.
Page 6
Bursa telah melakukan pemantauan pencapaian proyeksi atas laporan laba rugi yang disampaikan Perseroan saat
permohonan pencatatan perdana saham Perseroan, sesuai table dibawah ini :
Berdasarkan tabel di atas, agar dijelaskan :
1. Latar belakang Perseroan membukukan beban pokok pendapatan pada Tahun 2022 dan
2023 yang masing-masing pencapaiannya sebesar 248% dan 109% atau melebihi dari
yang diproyeksikan.
Jawaban :
Pada tahun 2022 beban pokok meningkat sebesar 248% dikarenakan pada tahun tersebut
perusahaan lebih banyak untuk melakukan penetrasi market sehingga belum memaksimalkan
laba bruto pada komoditas – komoditas pasar seperti ikan, beras, daging ayam dan sapi. Imas
dari pada penetrasi pasar periode sebelumnya, maka pada tahun 2023 Perseroan lebih fokus
menjual komoditas food supply terutama ikan karena memiliki margin yang lebih tinggi.
2. Latar belakang Perseroan membukukan beban usahan pada tahun 2022 dan 2023 yang
masing-masing pencapaiannya sebesar 138% dan 96% atau melebihi dari yang
diproyeksikan (asumsi untuk per Juni 2023 adalah proyeksi tercapainya setidaknya
50%).
Jawaban:
Pada tahun 2022 dan 2023 kenaikan beban usaha dikarenakan peningkatan penetrasi market
sehingga beban – beban atas operasional usaha juga mengalami peningkatan.
3. Latar belakang Perseroan membukukan pendapatan lain-lain pada tahun 2022 dan 2023
yang masing-masing pencapaiannya sebesar 9189% dan 30092% atau melebihi dari yang
diproyeksikan.
Jawaban :
Pada tahun 2022 pencapaian beban lain-lain mencapai 9189% dari yang diproyeksikan
dikarenakan pada tahun tersebut perusahaan melakukan pelunasan dipercepat atas Utang SGU
untuk TRAC dan kelebiihan beban lain-lain terebut untuk mencatat kerugian dan bunga atas
percepatan pelunasan TRAC. Sedangkan pada kuartal II Tahun 2023 pendapatan lain-lain
Page 7
mencapai 30092% dikarenakan adanya revaluasi nilai wajar atas properti investasi yang dimiliki
Perseroan.
4. Latar belakang belum tercapianya target laba bersih periode berjalan pada tahun 2022
(pencapaiannya proyeksi 49%).
Jawaban :
Pada tahun 2022 Perusahaan lebih banyak untuk melakukan penetrasi market sehingga belum
memaksimalkan laba bruto pada komoditas-komoditas pasar seperti ikan, beras, daging ayam
dan sapi sehingga membuat target laba bersih periode berjalan pada tahun 2022 belum tercapai.
Bursa telah melakukan pemantauan pencapaian proyeksi atas laporan arus kas yang disampaikan
Perseroan saat permohonan pencatatan perdana Daham Perseroan, sesuai tabel dibawah ini :
Berdasarkan tabel di atas , agar dijelaskan :
1. Latar belakang kas bersih dari aktibitas operasi pada tahun 2022 yang pencapaiannya
tidak mencapai yang diproyeksikan, yaitu hanya sebesar 33,60%.
Jawaban :
Pada tahun 2022, kas bersih dari aktivitas operasi belum mencapai target yang
diproyeksikan dikarenakan sejalan dengan operasional Perusahaan yang fokus untuk
melakukan penetrasi market.
2. Latar belakang kas bersih untuk aktivitas investasi yang pencapaiannya melebihi dari
yang diproyeksikan pada tahun 2022 dan Juni 2023 dengan masing-masing
pencapaiannya sebesar 779,59% dan 9191,71%.
Jawaban:
Kas bersih untuk aktivitas investasi periode buku 2022 dengan pencapaian 779,59%
dikarenakan pengeluaran perseroan untuk akuisisi PT Lazizaa Rahmat Semesta dan PT
Sumber Asri Sejahtera serta pembayaran aset hak guna dan pembelian asset tetap.
Sedangkan pada kuartal II 2023 digunakan untuk pembelian aset properti investasi,
pembelan aset tetap dan uang muka pembelian aset tetap.
3. Latar belakang kas bersih dari aktivitas pendanaan yang nilainya negative yaitu -
44,97%. Apakah Perseoran belum merealisasikan rencananya untuk melakukan
pembayaran utang bank ?
Page 8
Jawaban :
Perseroan belum merealisasikan pembayaran utang bank. Pembayaran akan dilakukan
sesuai tanggal jatuh tempo.
C. Lain-lain
1. Rencana Tindakan korporasi dalam periode 12 (dua belas) bulan ke depan (jika ada).
Jawaban :
Untuk saat ini belum ada rencana Tindakan korporasi. Jika Perseroan akan melakukan rencana
Tindakan korporasi akan diinformasikan sesuai dengan peraturan yang berlaku.
2. Informasi/fakta/kejadian penting lainnya yang material dan dapat mempengaruhi harga efek
Perseroan yang belum diungkapkan kepada publik.
Jawaban :
Tidak ada
Demikian disampaikan penjelasan dari Perusahaan, terima kasih
Hormat Kami,
Nurul Wahyuningsih
Sekretaris Perusahaan
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.