Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 51
Page 1
Nomor Surat S-47/237/DIR.01
Nama Emiten PT Danareksa (Persero)
Kode Emiten DNRK
Perihal Penyampaian Laporan Keuangan Interim Auditan
Perseroan dengan ini menyampaikan laporan keuangan untuk periode 6 Bulan yang berakhir pada 30/06/2023 dengan ikhtisar sebagai berikut :
Informasi mengenai anak perusahaan Perseroan sebagai berikut :
No Nama Kegiatan Lokasi Tahun Status Jumlah Aset Satuan Mata Persentase
Usaha Komersil Operasi Uang (%)
1 PT Danareksa Investment Jakarta 2011 Beroperasi 181.434 JUTAAN IDR 99.9
Capital
2 PT Danareksa Pembiayaan Jakarta 1992 Beroperasi 593.888 JUTAAN IDR 99.99
Finance
3 PT Jalin Jasa Jakarta 2016 Beroperasi 497.454 JUTAAN IDR 67.0
Pembayaran Pembayaran
Nusantara
4 PT Nindya Jasa Jakarta 1072 Beroperasi 4.787.726 JUTAAN IDR 99.99
Karya Konstruksi
5 PT Pengelola Jakarta 2004 Beroperasi 12.767.215 JUTAAN IDR 99.99
Perusahaan Aset Negara
Pengelola dan BUMN
Aset (Persero)
6 PT Kliring Kliring dan Jakarta 1984 Beroperasi 2.674.870 JUTAAN IDR 99.99
Berjangka Penjaminan
Indonesia Transaksi
Berjangka dan
Perdagangan
Komoditi
7 PT Penerbitan Penerbitan, Jakarta 1996 Beroperasi 234.098 JUTAAN IDR 99.99
Dan Percetakan
Percetakan dan
Balai Pustaka Multimedia
8 PT Kawasan Pembangunan Medan 1988 Beroperasi 992.569 JUTAAN IDR 59.99
Industri dan
Medan Pengelolaan
(Persero) Kawasan
Industri
9 PT Kawasan Pembangunan Semarang 1988 Beroperasi 2.032.131 JUTAAN IDR 85.86
Industri dan
Wijayakusuma Pengelolaan
Kawasan
Industri
10 PT Kawasan Pembangunan Makasar 1988 Beroperasi 1.026.274 JUTAAN IDR 59.99
Industri dan
Makasar Pengelolaan
Kawasan
Industri
11 PT Kawasan Pembangunan Jakarta 1986 Beroperasi 4.223.741 JUTAAN IDR 73.15
Berikat dan
Nusantara Pengelolaan
Kawasan
Industri
12 PT Surabaya Pembangunan Surabaya 1974 Beroperasi 16.164.419 JUTAAN IDR 50.0
Industrial dan
Estate Pengelolaan
Rungkut Kawasan
Industri
Dokumen ini merupakan dokumen resmi PT Danareksa (Persero) yang tidak memerlukan tanda tangan karena dihasilkan secara elektronik. PT
Danareksa (Persero) bertanggung jawab penuh atas informasi tertera di dalam dokumen ini.
Page 2
[1000000] General information
Informasi umum General information
30 June 2023
Nama entitas PT Danareksa (Persero) Entity name
Penjelasan perubahan nama dari akhir Explanation of change in name from
periode laporan sebelumnya the end of the preceding reporting
period
Kode entitas DNRK Entity code
Nomor identifikasi entitas AA412 Entity identification number
Industri utama entitas Pembiayaan / Financing Entity main industry
Standar akutansi yang dipilih PSAK Selected accounting standards
Sektor G. Financials Sector
Subsektor G5. Holding & Investment Subsector
Companies
Industri G51. Holding & Investment Industry
Companies
Subindustri G511. Financial Holdings Subindustry
Informasi pemegang saham Controlling shareholder information
Indonesian Government
pengendali
Jenis entitas Local Company - Indonesia Type of entity
Jurisdiction
Jenis efek yang dicatatkan Obligasi / Bond Type of listed securities
Jenis papan perdagangan tempat Type of board on which the entity is
entitas tercatat listed
Apakah merupakan laporan keuangan Whether the financial statements are
satu entitas atau suatu kelompok Entitas grup / Group entity of an individual entity or a group of
entitas entities
Periode penyampaian laporan Period of financial statements
Kuartal II / Second Quarter
keuangan submissions
Tanggal awal periode berjalan January 01, 2023 Current period start date
Tanggal akhir periode berjalan June 30, 2023 Current period end date
Tanggal akhir tahun sebelumnya December 31, 2022 Prior year end date
Tanggal awal periode sebelumnya January 01, 2022 Prior period start date
Tanggal akhir periode sebelumnya June 30, 2022 Prior period end date
Tanggal akhir 2 tahun sebelumnya December 31, 2021 Prior 2 year end date
Mata uang pelaporan Rupiah / IDR Description of presentation currency
Kurs konversi pada tanggal pelaporan Conversion rate at reporting date if
jika mata uang penyajian selain rupiah presentation currency is other than
rupiah
Pembulatan yang digunakan dalam Level of rounding used in financial
penyajian jumlah dalam laporan Jutaan / In Million statements
keuangan
Jenis laporan atas laporan keuangan Diaudit / Audited Type of report on financial statements
Jenis opini auditor Wajar Tanpa Modifikasian / Type of auditor's opinion
Unqualified
Hal yang diungkapkan dalam paragraf Matters disclosed in
pendapat untuk penekanan atas suatu emphasis-of-matter or other-matter
masalah atau paragraf penjelasan paragraph, if any
lainnya, jika ada
Hasil penugasan review Result of review engagement
Opini Hal Audit Utama Ya / Yes Any Key Audit Matters Opinion
Jumlah Hal Audit Utama 2 Total Key Audit Matters
Paragraf Hal Audit Utama 7 Key Audit Matters Paragraph
Tanggal laporan audit atau hasil Date of auditor's opinion or result of
2023-09-20
laporan review review report
Page 3
Auditor tahun berjalan Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Current year auditor
Mawar & Rekan
Nama partner audit tahun berjalan Name of current year audit signing
Saptoto Agustomo
partner
Lama tahun penugasan partner yang Number of years served as audit
menandatangani signing partner
Auditor tahun sebelumnya Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Prior year auditor
Mawar & Rekan
Nama partner audit tahun sebelumnya Name of prior year audit signing
Bimo Iman Santoso
partner
Kepatuhan terhadap pemenuhan Whether in compliance with OJK rules
peraturan OJK Nomor: No. 75/POJK.04/2017 concerning
Ya / Yes
75/POJK.04/2017 tentang Tanggung responsibilities of board of directors on
Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan financial statements
Kepatuhan terhadap pemenuhan Compliance to the independency of
independensi akuntan yang Accountant that provide services in
memberikan jasa audit di pasar modal Capital Market as regulated in OJK
sesuai dengan POJK Nomor Ya / Yes rules No. 13/POJK.03/2017
13/POJK.03/2017 tentang concerning The Use of Public
Penggunaan Jasa Akuntan Publik Accountant and Auditing Firm in
dalam Kegiatan Jasa Keuangan Financial Services Activities.
Page 4
[8220000] Statement of financial position presented using order of liquidity -
Financing Industry
Laporan posisi keuangan Statement of financial position
30 June 2023 31 December 2022
Aset Assets
Kas dan setara kas 3,466,655 4,319,535 Cash and cash equivalents
Aset keuangan yang diukur Financial assets at fair value
pada nilai wajar melalui laba 1,573,429 1,535,133 through profit or loss
rugi
Pinjaman yang diberikan Loans
Pinjaman yang diberikan Loans third parties
1,246,709 1,173,465
pihak ketiga
Pinjaman yang diberikan Loans related parties
4,644,533 4,583,323
pihak berelasi
Cadangan kerugian Allowance for impairment
penurunan nilai pada ( 2,568,496 ) ( 2,577,925 ) losses for loans
pinjaman yang diberikan
Piutang lainnya 3,752,747 3,469,580 Other receivables
Biaya dibayar dimuka 282,623 201,282 Prepaid expenses
Pajak dibayar dimuka 586,378 508,940 Prepaid taxes
Aset keuangan nilai wajar Financial assets fair value
melalui pendapatan 7,605,511 5,673,872 through other comprehensive
komprehensif lainnya income
Aset keuangan biaya Financial assets amortized
459,971 362,548
perolehan diamortisasi cost
Aset keuangan lainnya 1,353,743 1,275,348 Other financial assets
Investasi pada ventura Investments in joint
bersama dan entitas ventures and associates
asosiasi
Investasi pada entitas Investments in joint
450,477 434,006
ventura bersama ventures
Investasi pada entitas Investments in associates
854,596 905,035
asosiasi
Aset pajak tangguhan 309,514 288,874 Deferred tax assets
Aset takberwujud selain Intangible assets other than
44,316 51,405
goodwill goodwill
Properti investasi 22,788,571 22,527,777 Investment properties
Aset tetap Property, plant, and
5,794,922 5,327,493
equipment
Aset lainnya 4,123,191 3,430,948 Other assets
Jumlah aset 56,769,390 53,490,639 Total assets
Liabilitas dan ekuitas Liabilities and equity
Liabilitas Liabilities
Utang usaha 1,555,534 1,614,121 Accounts payable
Kewajiban imbalan pasca Post-employment benefit
164,186 156,969
kerja obligations
Pendapatan ditangguhkan 2,493,586 2,500,089 Deferred income
Efek yang diterbitkan Securities issued
Sukuk 1,576,276 1,597,449 Sukuk
Efek yang diterbitkan Others securities
232,526 224,421
lainnya issued
Liabilitas sewa Finance lease liabilities
211,126 206,789
pembiayaan
Liabilitas keuangan Other financial liabilities
1,353,743 1,275,348
lainnya
Page 5
Beban akrual 1,107,300 972,963 Accrued expenses
Utang pajak 59,214 72,012 Taxes payable
Liabilitas pajak tangguhan 2,137 1,451 Deferred tax liabilities
Liabilitas lainnya 2,038,124 1,874,588 Other liabilities
Jumlah liabilitas 17,873,083 17,236,768 Total liabilities
Ekuitas Equity
Ekuitas yang Equity attributable to
diatribusikan kepada equity owners of parent
pemilik entitas induk entity
Saham biasa 18,332,900 18,332,900 Common stocks
Tambahan modal Additional paid-in
5,449,693 5,487,013
disetor capital
Cadangan revaluasi 2,417,906 2,247,326 Revaluation reserves
Cadangan lainnya 1,492,500 ( 432,226 ) Other reserves
Saldo laba Retained earnings
(akumulasi kerugian) (deficit)
Saldo laba yang Appropriated
telah ditentukan retained earnings
penggunaanya
Cadangan General and
78,521 78,521
umum dan wajib legal reserves
Saldo laba yang Unappropriated
belum ditentukan ( 210,528 ) ( 526,107 ) retained earnings
penggunaannya
Jumlah ekuitas yang Total equity
diatribusikan kepada attributable to equity
27,560,992 25,187,427
pemilik entitas induk owners of parent
entity
Kepentingan Non-controlling interests
11,335,315 11,066,444
non-pengendali
Jumlah ekuitas 38,896,307 36,253,871 Total equity
Jumlah liabilitas dan Total liabilities and equity
56,769,390 53,490,639
ekuitas
Page 6
[8312000] Statement of profit or loss and other comprehensive income, OCI
components presented net of tax, by nature - Financing Industry
Laporan laba rugi dan penghasilan Statement of profit or loss and other
komprehensif lain comprehensive income
30 June 2023 30 June 2022
Pendapatan Income
Pendapatan bunga dan Interest and finance
1,194,605 1,303,985
keuangan income
Bagian atas laba (rugi) Share of profit (loss) of
entitas asosiasi yang associates accounted for
dicatat dengan 20,930 45,067 using equity method
menggunakan metode
ekuitas
Bagian atas laba (rugi) Share of profit (loss) of joint
entitas ventura bersama ventures accounted for
81,848 54,646
yang dicatat menggunakan using equity method
metode ekuitas
Pendapatan lainnya 3,197,369 2,424,045 Other income
Keuntungan lainnya 96,927 192,749 Other gains
Beban Expenses
Beban bunga dan Interest and finance costs
( 278,457 ) ( 641,837 )
keuangan
Pembentukan penyisihan Provision for impairment
( 99,361 ) ( 163,869 )
kerugian penurunan nilai losses
Beban penjualan ( 28,282 ) ( 15,917 ) Selling expenses
Beban gaji dan tunjangan Salary and employee
( 531,154 ) ( 468,728 )
karyawan benefit (expenses)
Beban umum dan General and administrative
( 236,462 ) ( 207,048 )
administrasi expenses
Beban penyusutan properti Depreciation of investment
investasi, aset sewa, aset property, lease assets,
tetap, aset yang diambil ( 87,257 ) ( 85,939 ) property and equipment,
alih dan aset ijarah foreclosed assets and
ijarah assets
Beban lainnya ( 2,790,400 ) ( 1,722,645 ) Other expenses
Kerugian lainnya ( 75,121 ) ( 96,049 ) Other losses
Jumlah laba (rugi) sebelum Total profit (loss) before tax
465,185 618,460
pajak penghasilan
Pendapatan (beban) pajak ( 50,579 ) ( 57,589 ) Tax benefit (expenses)
Jumlah laba (rugi) dari Total profit (loss) from
414,606 560,871
operasi yang dilanjutkan continuing operations
Laba (rugi) dari operasi yang Profit (loss) from discontinued
0 0
dihentikan operations
Jumlah laba (rugi) 414,606 560,871 Total profit (loss)
Pendapatan komprehensif Other comprehensive
lainnya, setelah pajak income, after tax
Pendapatan Other comprehensive
komprehensif lainnya income that will not be
yang tidak akan reclassified to profit or
direklasifikasi ke laba loss, after tax
rugi, setelah pajak
Pendapatan Other comprehensive
komprehensif lainnya income for gains
atas keuntungan (losses) on revaluation
of property and
324,530 52,807 equipment, after tax
Page 7
(kerugian) hasil
revaluasi aset tetap,
setelah pajak
Pendapatan Other comprehensive
komprehensif lainnya income for
atas pengukuran remeasurement of
582 5,721
kembali kewajiban defined benefit
manfaat pasti, setelah obligation, after tax
pajak
Jumlah pendapatan Total other
komprehensif lainnya comprehensive
yang tidak akan 325,112 58,528 income that will not
direklasifikasi ke laba be reclassified to
rugi, setelah pajak profit or loss, after tax
Pendapatan Other comprehensive
komprehensif lainnya income that may be
yang akan direklasifikasi reclassified to profit or
ke laba rugi, setelah loss, after tax
pajak
Keuntungan (kerugian) Unrealised gains
yang belum direalisasi (losses) on changes in
atas perubahan nilai fair value through other
wajar aset keuangan 1,924,725 158,822 comprehensive income
melalui penghasilan financial assets, after
komprehensif lain, tax
setelah pajak
Jumlah pendapatan Total other
komprehensif lainnya comprehensive
yang akan 1,924,725 158,822 income that may be
direklasifikasi ke laba reclassified to profit
rugi, setelah pajak or loss, after tax
Jumlah pendapatan Total other
komprehensif lainnya, 2,249,837 217,350 comprehensive income,
setelah pajak after tax
Jumlah laba rugi Total comprehensive
2,664,443 778,221
komprehensif income
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
diatribusikan
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
diatribusikan ke entitas 259,916 337,886 parent entity
induk
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
diatribusikan ke non-controlling interests
154,690 222,985
kepentingan
non-pengendali
Laba rugi komprehensif Comprehensive income
yang dapat diatribusikan attributable to
Laba rugi komprehensif Comprehensive income
yang dapat diatribusikan 2,356,975 533,469 attributable to parent entity
ke entitas induk
Laba rugi komprehensif Comprehensive income
yang dapat diatribusikan attributable to
307,468 244,752
ke kepentingan non-controlling interests
non-pengendali
Laba (rugi) per saham Earnings (loss) per share
Laba per saham dasar Basic earnings per share
diatribusikan kepada attributable to equity
pemilik entitas induk owners of the parent
entity
Laba (rugi) per saham Basic earnings (loss)
dasar dari operasi yang 0.022615407273262823 0.03059368675986887 per share from
Page 8
dilanjutkan continuing operations
Laba (rugi) per saham Diluted earnings (loss)
dilusian per share
Laba (rugi) per saham Diluted earnings (loss)
dilusian dari operasi 0.022615407273262823 0.03059368675986887 per share from
yang dilanjutkan continuing operations
Page 9
[8410000] Statement of changes in equity - Financing Industry - Current Year
30 June 2023
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Saldo laba yang telah Saldo laba yang telah
Cadangan keuntungan Cadangan pengukuran Selisih Transaksi Perubahan Selisih transaksi ekuitas Ekuitas yang dapat
Penjabaran laporan Cadangan selisih kurs Cadangan pembayaran Cadangan lindung nilai Kepentingan ekuitas Transaksi dengan pihak Komponen transaksi ditentukan ditentukan Saldo laba yang belum Kepentingan
Saham biasa Saham preferen Tambahan modal disetor Saham treasuri Uang muka setoran modal Opsi saham Cadangan revaluasi (kerugian) investasi pada kembali program imbalan Cadangan lainnya Ekuitas Entitas dengan pihak diatribusikan kepada Proforma ekuitas Ekuitas
keuangan penjabaran berbasis saham arus kas lainnya non-pengendali lainnya ekuitas lainnya penggunaannya-cadangan penggunaannya-cadangan ditentukan penggunaannya non-pengendali
instrumen ekuitas pasti Anak/Asosiasi non-pengendali entitas induk
umum dan wajib khusus
Reserve of gains (losses) Difference in value of equity Appropriated retained
Reserve of exchange Reserve of share-based Reserve of remeasurements Difference Due to Changes of Other transactions with Other components of equity Appropriated retained Unappropriated retained Equity attributable to
Common stocks Preferred stocks Additional paid-in capital Treasury stocks Advances in capital stock Stock options Translation adjustment Revaluation reserves from investments in equity Reserve of cash flow hedges Other reserves Other equity interests transactions with earnings-general and legal Proforma equity Non-controlling interests Equity
differences on translation payments of defined benefit plans Equity in Subsidiary/Associates non-controlling interests transactions earnings-specific reserves earnings parent entity
instruments non-controlling interests reserves
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian kembali 18,332,900 0 5,487,013 0 0 0 0 2,247,326 0 0 0 0 0 ( 432,226 ) 0 0 0 0 78,521 0 ( 526,107 ) 25,187,427 0 11,066,444 36,253,871 Balance before restatement at beginning of period
Penyesuaian Adjustments
Penerapan awal standar akuntansi baru dan revisi 0 0 Initial adoption of new and revised accounting standards
Perubahan kebijakan akuntansi secara sukarela 0 0 Voluntary changes in accounting policies
Koreksi kesalahan periode lalu 0 0 Correction of prior period errors
Penyesuaian lainnya 0 0 Other adjustments
Posisi ekuitas, awal periode 18,332,900 0 5,487,013 0 0 0 0 2,247,326 0 0 0 0 0 ( 432,226 ) 0 0 0 0 0 78,521 0 ( 526,107 ) 25,187,427 0 11,066,444 36,253,871 Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) 259,916 259,916 154,690 414,606 Profit (loss)
Pendapatan komprehensif lainnya 170,580 1,924,726 1,753 2,097,059 152,778 2,249,837 Other comprehensive income
Penjabaran laporan keuangan 0 0 Translation adjustment
Pembentukan cadangan umum 0 0 Allocation for general reserves
Pembentukan cadangan khusus 0 0 Allocation for specific reserves
Distribusi dividen kas (0) (0) Distributions of cash dividends
Distribusi dividen saham (0) (0) Distributions of stock dividends
Penerbitan saham biasa 0 0 Issuance of common stocks
Penerbitan saham preferen 0 0 Issuance of preferred stocks
Biaya emisi efek (0) (0) Stock issuance costs
Penerbitan instrumen yang dapat dikonversi 0 0 Issuance of convertible instruments
Kenaikan (penurunan) ekuitas melalui transaksi saham tresuri 0 0 Increase (decrease) in equity through treasury stock transactions
Kenaikan (penurunan) ekuitas melalui transaksi pembayaran berbasis Increase (decrease) in equity through share-based payment transactions
0 0
saham
Pelaksanaan instrumen yang dapat dikonversi 0 0 Exercise of convertible instruments
Pelaksanaan waran 0 0 Exercise of warrants
Kenaikan (penurunan) ekuitas melalui transaksi dengan pemilik ekuitas 0 0 Increase (decrease) in equity through transactions with owner's equity
Setoran modal dari kepentingan non-pengendali 0 0 Stock subscription from non-controlling interests
Perubahan kepentingan non-pengendali atas akuisisi entitas anak 0 0 Changes in non-controlling interests due to acquisition of subsidiaries
Perubahan kepentingan non-pengendali atas pendirian entitas anak 0 0 Changes in non-controlling interests due to establishment of subsidiaries
Perubahan kepentingan non-pengendali atas pelepasan entitas anak (0) (0) Changes in non-controlling interests due to disposal of subsidiaries
Perubahan kepentingan non-pengendali atas pelepasan operasi yang Changes in non-controlling interests due to disposal of a discontinued
(0) (0)
dihentikan operation
Perubahan kepentingan non-pengendali atas pelepasan sebagian Changes in non-controlling interests due to partial disposal of interests in
kepemilikan pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya (0) (0) subsidiaries without loss of control
pengendalian
Perubahan kepentingan non-pengendali atas transaksi lainnya dengan Changes in non-controlling interests due to other transactions with
0 0
kepentingan non-pengendali non-controlling interests
Eliminasi defisit dalam rangka kuasi reorganisasi (0) (0) Elimination of deficit in connection with quasi-reorganisation
Pelaksanaan opsi saham 0 0 Stock options exercised
Page 10
Saldo penyesuaian dampak penerapan retrospektif atas PSAK 0 0 Retrospective adjustment of PSAK implementation Transaksi ekuitas lainnya ( 37,320 ) 53,910 16,590 ( 38,597 ) ( 22,007 ) Other equity transactions Posisi ekuitas, akhir periode 18,332,900 0 5,449,693 0 0 0 0 2,417,906 0 0 0 0 0 1,492,500 0 0 0 0 78,521 0 ( 210,528 ) 27,560,992 0 11,335,315 38,896,307 Equity position, end of the period
Page 11
[8410000] Statement of changes in equity - Financing Industry - Prior Year
30 June 2022
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Saldo laba yang telah
Saldo laba yang belum Ekuitas yang dapat
Tambahan modal ditentukan Kepentingan
Saham biasa Cadangan revaluasi Cadangan lainnya ditentukan diatribusikan kepada Proforma ekuitas Ekuitas
disetor penggunaannya-cadangan non-pengendali
penggunaannya entitas induk
umum dan wajib
Appropriated retained
Unappropriated retained Equity attributable to
Common stocks Additional paid-in capital Revaluation reserves Other reserves earnings-general and legal Proforma equity Non-controlling interests Equity
earnings parent entity
reserves
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian kembali 701,480 240,656 461,280 ( 21,535 ) 78,521 ( 83,040 ) 1,377,362 29,645,419 107,104 31,129,885 Balance before restatement at beginning of period
Penyesuaian Adjustments
Penerapan awal standar akuntansi baru dan revisi Initial adoption of new and revised accounting
0 0
standards
Perubahan kebijakan akuntansi secara sukarela 0 0 Voluntary changes in accounting policies
Koreksi kesalahan periode lalu 0 0 Correction of prior period errors
Penyesuaian lainnya 0 0 Other adjustments
Posisi ekuitas, awal periode 701,480 240,656 461,280 ( 21,535 ) 78,521 ( 83,040 ) 1,377,362 29,645,419 107,104 31,129,885 Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) 337,886 337,886 222,985 560,871 Profit (loss)
Pendapatan komprehensif lainnya 33,968 158,822 2,793 195,583 21,767 217,350 Other comprehensive income
Distribusi dividen kas ( 10,461 ) ( 10,461 ) Distributions of cash dividends
Kenaikan (penurunan) ekuitas melalui transaksi dengan Increase (decrease) in equity through transactions with
4,953,730 ( 170,733 ) ( 1,143,152 ) 3,639,845 ( 29,645,419 ) 8,601,629 ( 17,403,945 )
pemilik ekuitas owner's equity
Setoran modal dari kepentingan non-pengendali 1,093 1,093 146,401 147,494 Stock subscription from non-controlling interests
Transaksi ekuitas lainnya 17,631,420 25,665 17,657,085 ( 16,401 ) 17,640,684 Other equity transactions
Posisi ekuitas, akhir periode 18,332,900 5,194,386 495,248 ( 32,353 ) 78,521 ( 859,848 ) 23,208,854 0 9,073,024 32,281,878 Equity position, end of the period
Page 12
[8510000] Statement of cash flows, direct method - Financing Industry
Laporan arus kas Statement of cash flows
30 June 2023 30 June 2022
Arus kas dari aktivitas operasi Cash flows from operating
activities
Penerimaan kas dari Cash receipts from
aktivitas operasi operating activities
Penerimaan dari Receipts from consumer
4,018,608 3,062,288
pembiayaan konsumen financing
Pembayaran kas dari Cash payments from
aktivitas operasi operating activities
Pembayaran untuk Payments for consumer
( 3,410,094 ) ( 3,031,422 )
pembiayaan konsumen financing
Kas diperoleh dari Cash generated from (used
608,514 30,866
(digunakan untuk) operasi in) operations
Pembayaran untuk kerjasama Payments for loan channeling
penerusan pinjaman dan ( 564,485 ) ( 74,600 ) and joint financing
pembiayaan bersama cooperation
Penerimaan bunga dari Interests received from
330,362 377,919
aktivitas operasi operating activities
Pembayaran bunga dari Interests paid from operating
( 625,606 ) ( 233,252 )
aktivitas operasi activities
Pembayaran pajak Payments for corporate
( 6,967 ) ( 33,547 )
penghasilan badan income tax
Penerimaan (pengeluaran) Other cash inflows (outflows)
kas lainnya dari aktivitas ( 194,309 ) ( 579,014 ) from operating activities
operasi
Arus kas sebelum Net cash flows received
perubahan dalam aset dan from (used in) operating
liabilitas yang diperoleh ( 452,491 ) ( 511,628 ) activities before changes in
dari (digunakan untuk) assets and liabilities
aktivitas operasi
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
( 452,491 ) ( 511,628 )
(digunakan untuk) aktivitas operating activities
operasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from investing
investasi activities
Pembayaran untuk perolehan Payments for acquisition of
( 13,275 ) ( 203,490 )
properti investasi investment properties
Penerimaan dari penjualan Proceeds from disposal of
872 11,585
aset tetap property and equipment
Pembayaran untuk perolehan Payments for acquisition of
( 124,973 ) ( 128,114 )
aset tetap property and equipment
Pembayaran untuk perolehan Payments for acquisition of
( 466,614 ) ( 4,356 )
aset non-keuangan lainnya other non-financial assets
Penerimaan (pengeluaran) Other cash inflows (outflows)
kas lainnya dari aktivitas ( 34,802 ) ( 668,657 ) from investing activities
investasi
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
( 638,792 ) ( 993,032 )
(digunakan untuk) aktivitas investing activities
investasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from financing
pendanaan activities
Penerimaan pinjaman bank 5,033,356 2,941,627 Proceeds from bank loans
Pembayaran pinjaman bank ( 5,696,751 ) ( 2,684,377 ) Payments of bank loans
Page 13
Pembayaran liabilitas sewa ( 37,469 ) ( 46,629 ) Payments of finance lease
pembiayaan liabilities
Obligasi subordinasi yang Subordinated bonds issued
1,000,000
diterbitkan
Pembayaran dividen dari Dividends paid from financing
( 38,597 ) ( 10,889 )
aktivitas pendanaan activities
Penerimaan (pengeluaran) Other cash inflows (outflows)
kas lainnya dari aktivitas ( 17,638 ) from financing activities
pendanaan
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
242,901 199,732
(digunakan untuk) aktivitas financing activities
pendanaan
Jumlah kenaikan (penurunan) Total net increase (decrease)
( 848,382 ) ( 1,304,928 )
bersih kas dan setara kas in cash and cash equivalents
Kas dan setara kas arus kas, Cash and cash equivalents cash
4,319,535 4,258,914
awal periode flows, beginning of the period
Efek perubahan nilai kurs pada Effect of exchange rate changes
( 4,498 )
kas dan setara kas on cash and cash equivalents
Kas dan setara kas arus kas, Cash and cash equivalents
3,466,655 2,953,986
akhir periode cash flows, end of the period
Page 14
[8610000] Explanation for Significant Accounting Policy - Financing Industry
Kebijakan akuntansi signifikan Significant accounting policies
30 June 2023
Dasar penyusunan laporan keuangan Laporan keuangan konsolidasian disusun dan disajikan berdasarkan asumsi kelangsungan usaha Basis of preparation of consolidated financial
konsolidasian serta atas dasar akrual, kecuali laporan arus kas konsolidasian. Dasar pengukuran dalam penyusunan statements
laporan keuangan konsolidasian ini adalah konsep biaya perolehan, kecuali beberapa akun tertentu
yang didasarkan pengukuran lain sebagaimana dijelaskan dalam kebijakan akuntansi masing-masing
akun tersebut. Biaya perolehan umumnya didasarkan pada nilai wajar imbalan yang diserahkan dalam
pemerolehan aset. Laporan arus kas konsolidasian disajikan dengan metode langsung dengan
mengelompokkan arus kas dalam aktivitas operasi, investasi, dan pendanaan. Mata uang penyajian
yang digunakan dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian ini adalah Rupiah yang
merupakan mata uang fungsional Grup. Setiap entitas di dalam Grup menetapkan mata uang
fungsional sendiri dan unsur-unsur dalam laporan keuangan dari setiap entitas diukur berdasarkan
mata uang fungsional tersebut. The consolidated financial statements have been prepared and
presented based on going concern assumption and accrual basis of accounting, except for the
consolidated statements of cash flows. Basis of measurement in preparation of these consolidated
financial statements is the historical costs concept, except for certain accounts which have been
prepared on the basis of other measurements as described in their respective policies. Historical cost is
generally based on the fair value of the consideration given in exchange for assets. The consolidated
statements of cash flows are prepared using the direct method by classifying cash flows into operating,
investing, and financing activities. The presentation currency used in the preparation of the
consolidated financial statements is Rupiah which is the functional currency of the Group. Each entity in
the Group determines its own functional currency and items included in the financial statements of
each entity are measured using that functional currency.
Prinsip-prinsip konsolidasi Laporan keuangan konsolidasian meliputi laporan keuangan Perusahaan beserta entitas yang berada Principles of consolidation
di bawah pengendalian Perusahaan. Seluruh saldo dan transaksi yang signifikan termasuk
keuntungan/kerugian yang belum direalisasi antar entitas, dieliminasi untuk mencerminkan posisi
keuangan dan hasil usaha Grup yang dikonsolidasikan sebagai satu kesatuan usaha. Laporan
keuangan konsolidasian disusun dengan menggunakan kebijakan akuntansi yang sama untuk
peristiwa dan transaksi sejenis dalam kondisi yang sama. Kebijakan akuntansi yang digunakan dalam
penyusunan laporan keuangan konsolidasian, telah diterapkan secara konsisten oleh entitas yang
dikonsolidasikan, kecuali dinyatakan lain. Entitas induk menyusun laporan keuangan konsolidasian
dengan menggunakan kebijakan akuntansi yang sama untuk transaksi dan peristiwa lain dalam
keadaan yang serupa. Seluruh transaksi, saldo, penghasilan, beban, dan arus kas dalam intra
kelompok usaha terkait dengan transaksi antar entitas dalam kelompok usaha dieliminasi secara
penuh. Grup mengatribusikan laba rugi dan setiap komponen dari penghasilan komprehensif lain
kepada pemilik entitas induk dan kepentingan non-pengendali meskipun hal tersebut mengakibatkan
kepentingan non-pengendali memiliki saldo defisit. Grup menyajikan kepentingan non-pengendali di
ekuitas dalam laporan posisi keuangan konsolidasian, terpisah dari ekuitas pemilik entitas induk.
Perubahan dalam bagian kepemilikan entitas induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan
hilangnya pengendalian dicatat sebagai transaksi ekuitas. Ketika pengendalian atas entitas anak
hilang, bagian kepemilikan yang tersisa di entitas tersebut diukur kembali pada nilai wajarnya dan
keuntungan atau kerugian yang dihasilkan diakui langsung dalam ekuitas dan diatribusikan pada
Page 15
pemilik dari entitas induk. Jika Grup kehilangan pengendalian, Grup: a) Menghentikan pengakuan aset
(termasuk goodwill) dan liabilitas entitas anak pada jumlah tercatatnya ketika pengendalian hilang; b)
Menghentikan pengakuan jumlah tercatat setiap kepentingan non-pengendali pada entitas anak
terdahulu ketika pengendalian hilang (termasuk setiap komponen penghasilan komprehensif lain yang
diatribusikan pada kepentingan nonpengendali); c) Mengakui nilai wajar pembayaran yang diterima
(jika ada) dari transaksi, peristiwa, atau keadaan yang mengakibatkan hilangnya pengendalian; d)
Mengakui sisa investasi pada entitas anak terdahulu pada nilai wajarnya pada tanggal hilangnya
pengendalian; e) Mereklasifikasi ke laba rugi, atau mengalihkan secara langsung ke saldo laba jika
disyaratkan oleh SAK lain, jumlah yang diakui dalam penghasilan komprehensif lain dalam kaitan
dengan entitas anak; f) Mengakui perbedaan apapun yang dihasilkan sebagai keuntungan atau
kerugian dalam laba rugi yang diatribusikan kepada entitas induk. The consolidated financial
statements include the financial statements of the Company and the entities that are controlled by the
Company. All significant balances and transactions, including unrealized gain/loss among entites, are
eliminated to reflect the financial position and results of operations of Group as one business entity.
The consolidated financial statements are prepared using the uniformed accounting policy for similar
transactions and events in similar circumstances. The principal accounting policies adopted in
preparing the consolidated financial statements have been consistently applied by the consolidated
entities, unless otherwise stated. Parent entity prepares consolidated financial statements using the
same accounting policies for other transactions and events under similar circumstances. All
transactions, balances, income, expenses, and cash flows in the intra-business group related to
transactions between entities in the business group are eliminated in full. The Group attributed the
profit or loss and each component of other comprehensive income to the owners of the parent and
noncontrolling interest even though this results in the non-controlling interests having a deficit balance.
The Group presents non-controlling interest in equity in the consolidated statement of financial position,
separately from the equity owners of the parent. Changes in the ownership of the parent entity in the
subsidiary that do not result in loss of control is accounted for as equity transactions. When control over
a previous subsidiary is lost, the remaining interest in entity is remeasured at fair value and the
resulting gain or loss are recognized directly in equity and attributed to the owners of the parent. If the
Group loses control, the Group: a) Derecognizes the assets (including goodwill) and liabilities of the
subsidiary at their carrying amounts at the date when control is lost; b) Discontinue recognition of the
carrying amount of any non-controlling interest in the former subsidiary when control is lost (including
any other component of comprehensive income attributable to the non-controlling interest); c)
Recognizes the fair value of the consideration received (if any) from the transaction, event, or
circumstances that resulted in the loss of control; d) Recognizes any investment retained in the former
subsidiary at fair value at the date when control is lost; e) Reclassifies to profit or loss, or transfer
directly to retained earnings if required by other SAKs, the amount recognized in other comprehensive
income in relation to the subsidiary; f) Recognizes any resulting difference as a gain or loss attributable
to the parent.
Kas dan setara kas Kas dan setara kas terdiri dari kas, kas di bank, dan deposito berjangka pendek yang penempatannya Cash and cash equivalents
tiga bulan atau kurang dan yang tidak dijaminkan serta tidak dibatasi penggunaannya. Kas dan setara
kas diklasifikasikan sebagai biaya perolehan yang diamortisasi dan dinyatakan sebesar biaya
perolehan diamortisasi menggunakan metode suku bunga efektif. Cash and cash equivalents consist
of cash on hand, cash in banks, and all unpledged and unrestricted short-term deposits with maturities
of three months or less. Cash and cash equivalents are classified as amortized cost and stated at
amortized cost using the effective interest rate method.
Piutang usaha dan piutang lain-lain Anjak piutang diakui sebagai tagihan anjak piutang sebesar nilai piutang yang diperoleh dan Trade and other receivables
dinyatakan sebesar nilai bersih yang dapat direalisasi, setelah dikurangi pendapatan anjak piutang
Page 16
ditangguhkan. Selisih antara tagihan anjak piutang dengan jumlah pembayaran kepada klien diakui
sebagai pendapatan anjak piutang ditangguhkan dan diamortisasi selama periode kontrak
menggunakan suku bunga efektif. Dalam anjak piutang, debitur mempunyai kewajiban membayar
seluruh dana yang diperoleh dari piutang alihan, atau membeli kembali piutang alihan, dalam hal
nasabah tidak membayar piutang alihan tersebut kepada faktor pada saat jatuh tempo. Factoring with
recourse is recognized as the amount of receivables acquired and is stated at net realizable value, net
of deferred income factoring. The difference between the factoring receivables and the amount of
payments made to the client is recognized as deferred factoring income and will be amortized over the
period of respective factoring agreements using the effective interest rate. In factoring with recourse,
the debtor has the obligation to pay all (full recourse) of the funds obtained from the transferred
receivables, or to buy back the transferred receivables, if the customer does not pay the transferred
receivables to the factor at maturity.
Aset tetap Aset tetap pada awalnya diakui sebesar biaya perolehan yang meliputi harga perolehannya dan setiap Fixed assets
biaya yang dapat diatribusikan langsung untuk membawa aset ke kondisi dan lokasi yang diinginkan
agar aset siap digunakan sesuai intensi manajemen. Apabila relevan, biaya perolehan juga dapat
mencakup estimasi awal biaya pembongkaran dan pemindahan aset tetap dan restorasi lokasi aset
tetap, kewajiban tersebut timbul ketika aset tetap diperoleh atau sebagai konsekuensi penggunaan
aset tetap selama periode tertentu untuk tujuan selain untuk memproduksi persediaan selama periode
tersebut. Setelah pengakuan awal, aset tetap kecuali tanah dinyatakan sebesar biaya perolehan
dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi rugi penurunan nilai. Aset tetap selain tanah disajikan
sebesar harga perolehan setelah dikurangi akumulasi penyusutan. Aset tetap selain tanah disusutkan
sejak bulan ketika aset tersebut digunakan dengan metode garis lurus (straight-line method)
berdasarkan taksiran masa manfaat ekonominya sebagai berikut: Pada setiap akhir tahun buku, Grup
melakukan penelaahan atas nilai residu, masa manfaat dan metode penyusutan dan disesuaikan
secara prospektif, jika diperlukan. Biaya perbaikan dan pemeliharaan dibebankan pada saat terjadinya;
pemugaran dan peningkatan daya guna dalam jumlah signifikan dikapitalisasi. Pada saat aset tetap
sudah tidak digunakan lagi atau dijual, nilai buku dan akumulasi penyusutan dari aset tetap tersebut
dikeluarkan dari akun aset tetap dan keuntungan atau kerugian yang terjadi diakui dalam laba rugi
tahun berjalan. Kenaikan nilai tercatat atas tanah yang timbul dari revaluasi dicatat sebagai
keuntungan revaluasi aset dan disajikan sebagai penghasilan komprehensif lain di ekuitas. Penurunan
nilai tercatat yang timbul dari revaluasi dicatat sebagai beban pada tahun berjalan. Apabila aset
tersebut memiliki saldo keuntungan revaluasi aset, maka selisih penurunan nilai tercatat tersebut
dibebankan terhadap keuntungan revaluasi aset yang dikenal ?Pendapatan Komprehensif Lainnya?
dan sisanya diakui sebagai beban tahun berjalan. Fixed assets are initially recognized at cost, which
comprises its purchase price and any cost directly attributable in bringing the assets to the location and
condition necessary for it to be capable of operating in the manner intended by management. When
applicable, the cost may also comprise the initial estimate of the costs of dismantling and removing the
item and restoring the site on which it is located, the obligation for which an entity incurs either when
the item is acquired or because of having used the item during a particular period for purposes other
than to produce inventories during that period. After initial recognition, fixed assets except land, are
carried at its cost less any accumulated depreciation, and any accumulated impairment losses. Fixed
assets besides land are stated at cost less accumulated depreciation. Fixed assets besides land are
depreciated from the month of the assets are placed in service on the straight-line method based on
the estimated economic useful lives of the assets as follows: At the end of year, the Group reviews the
residual value, useful life and depreciation method and prospectively adjusted, if needed. The cost of
repairs and maintenance is charged to income as incurred; significant renewals or betterments are
capitalized. When assets are retired or otherwise disposed of, their carrying value and the related
Page 17
accumulated depreciation are removed from the accounts and any resulting gain or loss is reflected in
the current year?s profit or loss. Increases in the carrying amount of land arising from revaluation
recorded in gain on revaluation of asset and presented as other comprehensive income in equity.
Decreasing in carrying amount as the result of revaluation is recorded as expenses in the current year.
If the asset does have balance on its gain of revaluation of fixed asset is charged to gain of revaluation
of asset which presented as ?Other Comprehensive Income? and the rest of the amount is charged to
current year?s expenses.
Penurunan nilai aset nonkeuangan Pada setiap akhir periode pelaporan, Grup menelaah nilai tercatat aset non-keuangan untuk Impairment of non-financial assets
menentukan apakah terdapat indikasi bahwa aset tersebut telah mengalami penurunan nilai. Jika
terdapat indikasi tersebut, jumlah terpulihkan dari aset diestimasi untuk menentukan tingkat kerugian
penurunan nilai (jika ada). Bila tidak memungkinkan untuk mengestimasi jumlah terpulihkan atas suatu
aset individual, Grup mengestimasi jumlah terpulihkan dari unit penghasil kas atas aset. Estimasi
jumlah terpulihkan adalah nilai tertinggi antara nilai wajar dikurangi biaya pelepasan dan nilai pakai.
Dalam menilai nilai pakainya, estimasi arus kas masa depan didiskontokan ke nilai kini menggunakan
tingkat diskonto sebelum pajak yang menggambarkan penilaian pasar kini dari nilai waktu uang dan
risiko spesifik atas aset yang mana estimasi arus kas masa depan belum disesuaikan. Jika jumlah
terpulihkan dari aset nonkeuangan (unit penghasil kas) lebih kecil dari nilai tercatatnya, nilai tercatat
aset (unit penghasil kas) diturunkan menjadi sebesar jumlah terpulihkan dan rugi penurunan nilai
segera diakui dalam laba rugi. Apabila penurunan nilai selanjutnya dipulihkan, jumlah tercatat aset
(atau unit penghasil kas) ditingkatkan ke estimasi yang direvisi dari jumlah terpulihkannya, namun
kenaikan jumlah tercatat tidak boleh melebihi jumlah tercatat yang tidak ada kerugian penurunan nilai
yang diakui untuk aset (atau unit penghasil kas) pada tahun-tahun sebelumnya. Pembalikan rugi
penurunan nilai diakui segera dalam laba rugi. At the end of each reporting period, the Group reviews
the carrying amount of non-financial assets to determine whether there is any indication that those
assets have suffered an impairment loss. If any such indication exists, the recoverable amount of the
asset is estimated in order to determine the extent of the impairment loss (if any). Where it is not
possible to estimate the recoverable amount of an individual asset, the Group estimates the
recoverable amount of the cash generating unit to which the asset belongs. Estimated recoverable
amount is the higher of fair value less cost to sell and value in use. In assessing value in use, the
estimated future cash flows are discounted to their present value using a pre-tax discount rate that
reflects current market assessments of the time value of money and the risks specific to the asset for
which the estimates of future cash flows have not been adjusted. If the recoverable amount of the
non-financial asset (cash generating unit) is less than its carrying amount, the carrying amount of the
asset (cash generating unit) is reduced to its recoverable amount and an impairment loss is recognized
immediately against earnings. When an impairment loss subsequently reverses, the carrying amount of
the asset (or a cash-generating unit) is increased to the revised estimate of its recoverable amount, but
so that the increased carrying amount does not exceed the carrying amount that would have been
determined had no impairment loss been recognized for the asset (or cash-generating unit) in prior
years. A reversal of an impairment loss is recognized immediately in profit or loss.
Pengakuan pendapatan dan beban Pendapatan diakui bila besar kemungkinan manfaat ekonomi akan diperoleh oleh Grup dan jumlahnya Revenue and expense recognition
dapat diukur secara andal. Pendapatan diukur pada nilai wajar pembayaran yang diterima, tidak
termasuk diskon, rabat, dan Pajak Pertambahan Nilai (PPN). Dalam menentukan pengakuan
pendapatan, Grup melakukan analisis transaksi melalui lima langkah analisis berikut: a.
Mengindentifikasi kontrak dengan pelanggan, dengan kriteria sebagai berikut: ? Kontrak telah disetujui
oleh pihak-pihak terkait dalam kontrak; ? Grup bisa mengidentifikasi hak dari pihak-pihak terkait dan
jangka waktu pembayaran dari barang atau jasa yang akan dialihkan; ? Kontrak memiliki substansi
komersial; ? Besar kemungkinan Grup akan menerima imbalan atas barang atau jasa yang dialihkan.
Page 18
b. Identifikasi kewajiban pelaksanaan dalam kontrak. Kewajiban pelaksanaan merupakan janji-janji dalam kontrak untuk menyerahkan barang atau jasa yang memiliki karakteristik berbeda ke pelanggan. c. Penetapan harga transaksi. Harga transaksi merupakan jumlah imbalan yang berhak diperoleh suatu entitas sebagai kompensasi atas diserahkannya barang atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan. Jika imbalan yang dijanjikan di kontrak mengandung suatu jumlah yang bersifat variabel, maka Grup membuat estimasi jumlah imbalan tersebut sebesar jumlah yang diharapkan berhak diterima atas diserahkannya barang atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan dikurangi dengan estimasi jumlah jaminan kinerja jasa yang akan dibayarkan selama periode kontrak. d. Alokasi harga transaksi ke setiap kewajiban pelaksanaan dengan menggunakan dasar harga jual berdiri sendiri relatif dari setiap barang atau jasa berbeda yang dijanjikan di kontrak. Ketika tidak dapat diamati secara langsung, harga jual berdiri sendiri relatif diperkirakan berdasarkan biaya yang diharapkan ditambah margin. e. Pengakuan pendapatan ketika kewajiban pelaksanaan telah dipenuhi dengan menyerahkan barang atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan (ketika pelanggan telah memiliki kendali atas barang atau jasa tersebut). Pendapatan dari penjualan barang diakui ketika pengendalian dialihkan kepada pelanggan. Terdapat kondisi di mana pertimbangan diperlukan berdasarkan lima indikator pengendalian di bawah ini: a. Pelanggan telah memiliki risiko dan manfaat signifikan atas kepemilikan aset dan memperoleh kemampuan untuk mengarahkan penggunaan atas, dan memperoleh secara substansial seluruh sisa manfaat dari barang b. Pelanggan memiliki kewajiban kini untuk membayar sesuai dengan syarat dan ketentuan dalam kontrak penjualan c. Pelanggan telah menerima barang. Penjualan barang dapat tergantung pada penyesuaian berdasarkan inspeksi terhadap pengiriman oleh pelanggan. Dalam hal ini, penjualan diakui berdasarkan estimasi terbaik Grup terhadap kualitas dan/atau kuantitas saat pengiriman, dan penyesuaian kemudian dicatat dalam akun pendapatan. Secara historis, perbedaan antara kualitas dan kuantitas, estimasi dan/atau aktual tidak signifikan. d. Pelanggan telah memiliki hak kepemilikan legal atas barang e. Pelanggan telah menerima kepemilikan fisik atas barang. Revenue is recognized when it is probable that the economic benefits will flow to the Group and the amount of revenue can be measured reliably. Revenue is measured at the fair value of the consideration received, excluding discounts, rebates, and Value Added Tax (VAT). In determining revenue recognition, the Group perform analysis transaction through the following five steps of assessment: a. Identify contracts with customers, with certain criteria as follows: ? The contract has been agreed by the parties involved in the contract; ? The Group can identify the rights of relevant parties and the term of payment for the goods or services to be transferred; ? The contract has commercial substance; ? It is probable that the Group will receive benefits for the goods or services transferred. b. Identify the performance obligations in the contract. Performance obligations are promises in a contract to transfer to a customer goods or services that are distinct. c. Determine the transaction price. Transaction price is the amount of consideration to which an entity expects to be entitled in exchange for transferring promised goods or services to a customer. If the consideration promised in a contract includes a variable amount, the Group estimates the amount of consideration to which it expects to be entitled in exchange for transferring the promised goods or services to a customer less the estimated amount of service level guarantee which will be paid during the contract period. d. Allocate the transaction price to each performance obligation on the basis of the relative stand-alone selling prices of each distinct goods or services promised in the contract. Where these are not directly observable, the relative stand-alone selling price are estimated based on expected cost plus margin. e. Recognize revenue when performance obligation is satisfied by transferring a promised goods or services to a customer (which is when the customer obtains control of that goods or services). Revenue from sales of goods is recognized when control transfers to the customer. There may be circumstances when judgement is required based on the five indicators of control below: a. The customer has the significant risks and rewards of ownership and has the ability to direct the use of, and obtain substantially all of the
Page 19
remaining benefits from, the goods. b. The customer has a present obligation to pay in accordance with
the terms of the sales contract. c. The customer has accepted the goods. Sales of goods may be
subject to adjustment based on the inspection of shipments by the customer. In these cases, sales are
recognized based on the Group?s best estimate of the grade and/or quantity at the time of shipment,
and any subsequent adjustments are recorded against revenue. Historically, the differences between
quality and quantity estimated and/or actual grade are not significant. d. The customer has legal title to
the goods e. The customer has physical possession of the goods.
Transaksi dengan pihak berelasi Dalam kegiatan usaha normalnya Grup melakukan transaksi dengan pihak-pihak berelasi, seperti yang Transactions with related parties
didefinisikan dalam PSAK 7 tentang ?Pengungkapan Pihak-pihak Berelasi?. Suatu pihak dianggap
berelasi dengan Grup jika: a) Orang atau anggota keluarga dekatnya mempunyai relasi dengan entitas
pelapor jika orang tersebut: i. Memiliki pengendalian atau pengendalian bersama atas entitas pelapor;
ii. Memiliki pengaruh signifikan atas entitas pelapor; atau iii. Merupakan personil manajemen kunci
entitas pelapor atau entitas induk dari entitas pelapor. b) Suatu entitas berelasi dengan entitas pelapor
jika memenuhi salah satu hal berikut: i. Entitas dan entitas pelapor adalah anggota dari kelompok
usaha yang sama (artinya entitas induk, entitas anak, dan sesama entitas anak saling berelasi dengan
entitas lainnya); ii. Satu entitas adalah entitas asosiasi atau ventura bersama dari entitas lain (atau
entitas asosiasi atau ventura bersama yang merupakan anggota suatu kelompok usaha, di mana
entitas lain tersebut adalah anggotanya); iii. Kedua entitas tersebut adalah ventura bersama dari pihak
ketiga yang sama; iv. Satu entitas adalah ventura bersama dari entitas ketiga dan entitas yang lain
adalah entitas asosiasi dari entitas ketiga; v. Entitas tersebut adalah suatu program imbalan pascakerja
untuk imbalan kerja dari salah satu entitas pelapor atau entitas yang terkait dengan entitas pelapor.
Jika entitas pelapor adalah entitas yang menyelenggarakan program tersebut, maka entitas sponsor
juga berelasi dengan entitas pelapor; vi. Entitas yang dikendalikan atau dikendalikan bersama oleh
orang yang diidentifikasi dalam huruf (a); vii. Orang yang diidentifikasi dalam huruf (a)(i) memiliki
pengaruh signifikan atas entitas atau merupakan personil manajemen kunci entitas (atau entitas induk
dari entitas); viii. Entitas atau anggota dari kelompok di mana entitas tersebut merupakan bagian dari
kelompok tersebut, menyediakan jasa personil manajemen kunci kepada entitas pelapor atau kepada
entitas induk dari entitas pelapor. Entitas yang berelasi dengan pemerintah adalah entitas yang
dikendalikan, dikendalikan bersama, atau dipengaruhi oleh pemerintah. Pemerintah mengacu kepada
pemerintah, instansi pemerintah, dan badan yang serupa baik lokal, nasional maupun internasional.
Entitas yang berelasi dengan Pemerintah dapat berupa entitas yang dikendalikan atau dipengaruhi
secara signifikan oleh Kementerian Keuangan yang merupakan Pemegang Saham entitas, atau entitas
yang dikendalikan oleh Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian BUMN sebagai kuasa
pemegang saham. Semua transaksi dan saldo yang signifikan dengan pihak berelasi, baik yang
dilakukan dengan syarat normal sebagaimana dilakukan dengan pihak yang tidak berelasi, maupun
tidak, telah diungkapkan pada catatan atas laporan keuangan konsolidasian. Selanjutnya, saldo dan
transaksi yang material antara Grup dan Entitas Anak dengan Pemerintah Republik Indonesia (RI) dan
entitas lain yang berelasi dengan Pemerintah RI, diungkapkan pada Catatan 43 atas laporan keuangan
konsolidasian. In its normal course of business, the Group enters into transactions with related parties
as defined under PSAK 7, ?Related Party Disclosures?. A Counterpart is considered as related party of
the Group if: a) A person or a close member of that person?s family is related to a reporting entity if
that person: i. Has control or joint control of the reporting entity ii. As significant influence over the
reporting entity; or iii. Is a member of the key management personnel of the reporting entity or of a
parent of the reporting entity. b) An entity is related to a reporting entity if any of the following conditions
applies: i. The entity and the reporting entity are members of the same group (whichmeans that each
parent, subsidiary and subsidiaries are interrelated with other entities); ii. One entity is an associate or
joint venture of the other entity (or an associate or joint venture of a member of a group of which the
Page 20
other entity is a member); iii. Both entities are joint ventures of the same third party; iv. One entity is a
joint venture of a third entity and the other entity is an associate of the third entity; v. The entity is a
post-employment benefit plan for the benefit of employees of either the reporting entity or an entity
related to the reporting entity. If the reporting entity is it self such a plan, the sponsoring employers are
also related to the reporting entity; vi. The entity is controlled or jointly controlled by a person identified
in (a); vii. A person identified in (a)(i) has significant influence over the entity or is a member of the key
management personnel of the entity (or of a parent of the entity); or viii. An entity or member of a group
of which such entity is a party, provides key management personnel services to the reporting entity or
to the parent entity of the reporting entity. A government-related entity is an entity that is controlled,
jointly controlled or significantly influenced by government. Government refers to government,
government agencies, and similar agencies whether local, national or international. Government related
entity can be an entity which is controlled or significantly influenced by the Ministry of Finance that
representing as the shareholders of the entity or an entity controlled by the Government of Republic of
Indonesia, represented by the SOE?s Ministry as a shareholder?s representative. All significant
transactions and balances with related parties, whether or not made under similar terms and conditions
as those conducted with third parties, are disclosed in the notes to consolidated financial statements.
Furthermore, material balances and transactions between the Group and the Subsidiaries with
Government of Republic of Indonesia (RI) and other entities related to Government of RI, disclosed in
the Note 43 to consolidated financial statements.
Pajak penghasilan Dalam situasi tertentu, Grup tidak dapat menentukan secara pasti jumlah liabilitas pajak mereka pada Income taxes
saat ini atau masa depan karena proses keberatan dan pemeriksaan dari otoritas perpajakan.
Ketidakpastian timbul terkait dengan interpretasi dari peraturan perpajakan yang kompleks dalam
jumlah dan waktu dari penghasilan kena pajak di masa depan. Dalam menentukan jumlah yang harus
diakui terkait dengan liabilitas pajak yang tidak pasti, Grup menerapkan pertimbangan yang sama yang
akan mereka gunakan dalam menentukan jumlah penyisihan yang harus diakui sesuai dengan
Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan PSAK 57, ?Provisi, Liabilitas Kontinjensi, dan Aset
Kontinjensi?. Grup membuat analisis untuk semua posisi pajak terkait dengan pajak penghasilan untuk
menentukan jika liabilitas pajak untuk beban yang belum diakui harus diakui. Grup mencatat bunga
dan denda untuk kekurangan pembayaran pajak penghasilan, jika ada, dalam Penghasilan (Beban)
Lain-lain sebagai bagian dari ?Lain-lain ? bersih? dalam laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain konsolidasian. In certain situations, the Group cannot determine the exact amount of
their current or future tax liabilities due to objection processes and scrutiny from taxing authorities.
Uncertainty arises associated with the interpretation of complex tax regulations in the amount and
timing of future taxable income. In determining the amount to be recognized in relation to uncertain tax
liabilities, the Group applies the same considerations that they will use in determining the amount of
allowance to be recognized pursuant to the Statement of Financial Accounting Standards of PSAK 57,
"Provisions, Contingent Liabilities and Contingent Assets". The Group conducts analyses for all tax
positions related to income tax to determine if tax liabilities for unrecognized expenses should be
recognized. The Group presents interest and penalties for the underpayment of income tax, if any,
under Other Income (Expenses) as part of ?Others ? net? in the consolidated statements of profit or
loss and other comprehensive income.
Imbalan kerja karyawan (i) Imbalan kerja jangka pendek Imbalan kerja jangka pendek diakui pada saat terutang kepada Employee benefits
karyawan. (ii) Imbalan kerja sehubungan dengan imbalan pascakerja diakui sesuai dengan masa kerja
karyawan yang bersangkutan sesuai dengan UndangUndang No. 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.
Grup memberikan manfaat pascakerja manfaat pasti dalam bentuk: a) Program pensiun manfaat pasti
yang dikelola oleh Dana Pensiun untuk karyawan yang berhak. Kontribusi yang dibayarkan kepada
Dana Pensiun dihitung secara aktuaria; b) Program imbalan pasti lainnya dalam bentuk manfaat
Page 21
pascakerja sesuai dengan Undang-Undang No. 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja. Pembebanan
biaya untuk imbalan kerja karyawan ditentukan dengan menggunakan metode penilaian aktuaria
?Projected Unit Credit?. Keuntungan dan kerugian aktuaria yang timbul dari penyesuaian dan
perubahan dalam asumsi-asumsi aktuarial langsung diakui seluruhnya melalui penghasilan
komprehensif lain pada saat terjadinya. Biaya jasa lalu diakui segera dalam laporan laba
rugi.Keuntungan dan kerugian dari aktuaria atau penyelesaian program manfaat pasti diakui di laba
rugi ketika aktuaria atau penyelesaian tersebut terjadi. (iii) Imbalan kerja jangka panjang lainnya Untuk
imbalan kerja jangka panjang, cuti jangka panjang, penghargaan masa kerja, dan imbalan-imbalan
lainnya diakui sesuai dengan masa kerja karyawan yang bersangkutan mengharuskan perlakuan
akuntansi yang hampir sama dengan akuntansi untuk program manfaat pasti (sebagaimana disajikan
pada poin (ii) di atas). (i) Short-term employee benefits Short-term employee benefits are recognized
when they are accrued to the employees. (ii) Post-employment benefitsBenefits regarding
post-employment benefits are recognized based on the service period of the related employee in
accordance with Law No. 11 Year 2020 regarding Job Creation. The Group provides post-employment
defined benefit in the form of the following: a) Benefit pension plans covering of their employee whoare
eligible which is managed by a Pension Fund. The contribution paid to the Pension Fund computed on
a actuarial basis; b) Other defined benefit plans in the form of benefits in accordance with Law No. 11
Year 2020 regarding Job Creation. The cost of providing employee benefits is determined using the
?Projected Unit Credit? actuarial valuation method. Actuarial gains and losses arising from experience
adjustments and changes in actuarial assumptions charged or credited to equity in other
comprehensive income in the period in which they arise. Past-service costs are recognized immediately
in profit or loss. Gains or losses on the actuaria or settlement of a defined benefit plan are recognized
in profit of loss when the actuaria or settlement occurs. (iii) Other long-term employee benefits For long
term benefits, long-term leave, loyalty awards, and other benefits are recognized based on the service
period of the related employee almost similar accounting treatment with the accounting for defined
benefit (as presented in the point (ii) above).
Dividen Pembagian dividen final kepada para pemegang saham Perusahaan diakui sebagai liabilitas ketika Dividends
dividen disetujui oleh para pemegang saham Perusahaan. Pembagian dividen interim kepada para
pemegang saham Perusahaan diakui sebagai liabilitas ketika dividen disetujui berdasarkan keputusan
rapat Direksi dan sesuai dengan anggaran perusahaan. Final dividend distributions to the shareholders
are recognized as liabilities when the dividends are declared by the Company?s shareholders. Interim
dividend distributions to the shareholders are recognized as liabilities when the dividends are approved
by a Directors' resolution and according to the company's articles of association
Pelaporan segmen Segmen operasi diidentifikasi berdasarkan laporan internal mengenai komponen dari Grup yang Segment reporting
secara reguler direviu oleh pengambil keputusan operasional dalam rangka mengalokasikan sumber
daya dan menilai kinerja segmen operasi. Pendapatan, beban, aset dan liabilitas segmen termasuk
item-item yang dapat diatribusikan langsung kepada suatu segmen serta hal-hal yang dapat
dialokasikan dengan dasar yang sesuai dengan segmen tersebut. Segmen ditentukan sebelum saldo
dan transaksi antara Perusahaan dan Entitas Anak dieliminasi. Operating segments are identified on
the basis of internal reports about components of the Group that are regularly reviewed by the
operating decision maker in order to allocate resources to the operating segments and to assess their
performances. Segment revenues, expenses, income, assets, and liabilities include items directly
attributable to a segment as well as those that can be allocated on a reasonable basis to that segment.
Segment determined before balances and transactions between the Company and Subsidiaries are
eliminated.
Penerapan standar akutansi baru Berikut amendemen dan penyesuaian atas standar yang berlaku efektif untuk periode yang dimulai The implementation of new statements of
Page 22
pada atau setelah 1 Januari 2023, dengan penerapan dini diperkenankan yaitu: ? Amendemen PSAK accounting standards
1: Penyajian Laporan Keuangan tentang Pengungkapan Kebijakan Akuntansi; ? Amandemen PSAK 1:
Penyajian Laporan Keuangan tentang Klasifikasi Liabilitas sebagai Jangka Pendek atau Jangka
Panjang; ? Amendemen PSAK 16: Aset Tetap tentang Hasil Sebelum Penggunaan yang Diintensikan;
? Amendemen PSAK 25: Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi, dan Kesalahan tentang
Definisi Estimasi Akuntansi; ? Amendemen PSAK 46: Pajak Penghasilan tentang Pajak Tangguhan
terkait Aset dan Liabilitas yang timbul dari Transaksi Tunggal; dan ? Revisi PSAK 107: Akuntansi
Ijarah. Implementasi dari standar-standar tersebut tidak menghasilkan perubahan substansial terhadap
kebijakan akuntansi Grup dan tidak memiliki dampak yang material terhadap laporan keuangan di
periode berjalan atau periode sebelumnya. The following are amendment and improvements to
standards which effective for periods beginning on or after January 1, 2023, with early adoption is
permitted, are as follows: ? Amendments PSAK 1: Presentation of Financial Statements regarding
Disclosure of Accounting Policies; ? Amendments PSAK 1: Presentation of Financial Statements
regarding Classification of Liabilities as a Current or Non Current; ? Amendment PSAK 16: Property,
Plant and Equipment regarding Proceeds before Intended Use; ? Amendments PSAK 25: Accounting
Policies, Changes in Accounting Estimates and Errors regarding Definition of Accounting Estimates; ?
Amendments PSAK 46: Income Tax regarding Deferred Tax related to Assets and Liabilities arising
from a Single Transaction; and ? Revised PSAK 107: Accounting for Ijara. The implementation of the
above standards did not result in substantial changes to the Groups accounting policies and had no
material impact to the financial statements for current or prior financial periods.
Kombinasi bisnis Transaksi kombinasi bisnis entitas sepengendali, berupa pengalihan bisnis yang dilakukan dalam Business combination
rangka reorganisasi entitasentitas yang berada dalam suatu grup yang sama, bukan merupakan
perubahan kepemilikan dalam substansi ekonomi, sehingga transaksi tersebut tidak dapat
menimbulkan keuntungan atau kerugian bagi grup secara keseluruhan ataupun bagi entitas individual
dalam grup tersebut. Berhubung transaksi kombinasi bisnis entitas sepengendali tidak mengakibatkan
perubahan substansi ekonomi kepemilikan atas bisnis yang dipertukarkan, maka transaksi tersebut
diakui pada jumlah tercatat berdasarkan metode penyatuan kepemilikan. Entitas yang menerima bisnis
mengakui selisih antara jumlah imbalan yang dialihkan dan jumlah tercatat dari setiap transaksi
kombinasi bisnis entitas sepengendali di ekuitas dan menyajikannya dalam akun ?Tambahan Modal
Disetor Lainnya?. Dalam penerapan metode penyatuan kepemilikan, unsur-unsur laporan keuangan
dari entitas yang bergabung, untuk periode terjadinya kombinasi bisnis entitas sepengendali dan untuk
periode komparatif sajian, disajikan sedemikian rupa seolah-olah penggabungan tersebut telah terjadi
sejak awal periode entitas yang bergabung berada dalam sepengendalian. Jumlah tercatat dari
unsur-unsur laporan keuangan tersebut merupakan jumlah tercatat dari entitas yang bergabung dalam
kombinasi bisnis entitas sepengendali. Grup menyajikan aset neto entitas yang bergabung yang dapat
diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebelum tanggal efektif kombinasi bisnis sebagai ?Proforma
ekuitas yang timbul dari transaksi restrukturisasi entitas sepengendali?. Entitas yang melepas bisnis
mengakui selisih antara jumlah imbalan yang diterima dan jumlah tercatat bisnis yang dilepas di
ekuitas dan menyajikannya dalam akun ?Tambahan Modal Disetor Lainnya?. Business combination for
entities under common control transactions, in the form of business transfer in order to reorganize
entities within the same group, do not constitute change in ownership with economic substance,
accordingly those transactions do not recognize gain or loss within the group as a whole as well as for
individual entities within the group. Since business combination for entities under common control
transaction do not constitute change in ownership of transferred business with economic substance,
those transactions are recognized at carrying amount based on pooling of interest method. Receiving
entity recognize the difference between consideration transferred and carrying amount of each
business combination for entities under common control transaction in equity and present it as ?Other
Page 23
Additional Paid-Up Capital?. In applying pooling of interest method, each financial statements? item of
combined entities, for the period of which common control business combination become effective and
for the comparative period, are presented as if business combination had occurred from the beginning
period of combined entities became under common control. Carrying amount of those financial
statements items are carrying amount of combined entities in business combination for entities under
common control. The Group present net asset of combined entity attributable to equity holder of parent
entity prior to the effective date of business combination as ?Proforma equity arise from restructuring of
entities under common control?. Transferring entity recognize the difference between consideration
received and carrying amouny of disposed business in equity and present it as ?Other Additional
Paid-Up Capital?.
Penentuan nilai wajar Ketika nilai wajar dari aset keuangan dan liabilitas keuangan dicatat dalam laporan posisi keuangan Determination of fair value
konsolidasian tidak dapat diambil dari pasar yang aktif, maka nilai wajarnya ditentukan dengan
menggunakan teknik penilaian termasuk model discounted cashflow. Masukan untuk model tersebut
dapat diambil dari pasar yang dapat diobservasi, tetapi apabila hal ini tidak dimungkinkan, sebuah
tingkat pertimbangan disyaratkan dalam menetapkan nilai wajar. Pertimbangan tersebut mencakup
penggunaan masukan seperti risiko likuiditas, risiko kredit, dan volatilitas. Perubahan dalam asumsi
mengenai faktor-faktor tersebut dapat memengaruhi nilai wajar dari instrumen keuangan yang
dilaporkan. When the fair value of financial assets and financial liabilities recorded in the consolidated
statements of financial position cannot be derived from active markets, their fair value is determined
using valuation techniques including the discounted cashflow model. The inputs to these models are
taken from observable markets where possible, but where this is not feasible, a degree of judgment is
required in establishing fair values. The judgment includes consideration of inputs such as liquidity risk,
credit risk, and volatility. Changes in assumptions about these factors could affect the reported fair
value of financial instruments.
Transaksi dan saldo dalam mata uang asing Grup menyelenggarakan catatan akuntansinya dalam mata uang Rupiah. Transaksi dalam mata uang Foreign currency transactions and balances
selain Rupiah dicatat menggunakan kurs yang berlaku pada tanggal transaksi. Pada tanggal laporan
posisi keuangan konsolidasian, aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing dijabarkan ke dalam
mata uang Rupiah dengan menggunakan kurs spot Reuters pada pukul 16.00 WIB (Waktu Indonesia
bagian Barat). Keuntungan atau kerugian selisih kurs yang terjadi diakui pada laba rugi tahun berjalan.
Kurs yang digunakan pada tanggal 30 Juni 2023, 31 Desember 2022 dan 2021 adalah sebagai berikut:
The Group maintains its accounting records in Rupiah. Transactions in currencies other than Rupiah
are recorded at the prevailing rates of exchange in effect on the date of the transactions. As of the
consolidated financial statements dates, all foreign currency monetary assets and liabilities are
translated into Rupiah using the Reuters spot rate at 16.00 Western Indonesian Time. Gains or losses
of foreign exchange are recognized in the current year?s profit or loss. The exchange rates used as of
June 30, 2023, December 31, 2022 and 2021 were as follows:
Investasi jangka pendek Investasi diklasifikasikan, diakui, dan diukur dalam laporan keuangan konsolidasian berdasarkan Short-term investment
kebijakan akuntansi yang diungkapkan dalam Catatan 2g atas laporan keuangan konsolidasian. Grup
menerapkan persyaratan penurunan nilai untuk pengakuan dan pengukuran penyisihan kerugian untuk
aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain, namun penyisihan
kerugian diakui dalam penghasilan komprehensif lainnya dan tidak mengurangi jumlah tercatat aset
keuangan dalam laporan posisi keuangan. Investment are classified, recognized, and measured in the
consolidated financial statements in accordance with accounting policies disclosed in Note 2g of the
consolidated financial statements. The Group apply the impairment requirements for the recognition
and measurement of a loss allowance for financial assets that are measured at fair value through other
comprehensive income, however, the loss allowance shall be recognized in other comprehensive
Page 24
income and shall not reduce the carrying amount of the financial asset in the statement of financial
position.
Aset hak guna Pada tanggal insepsi kontrak, Grup menilai apakah kontrak merupakan, atau mengandung sewa. Right of use assets
Suatu kontrak merupakan atau mengandung sewa jika kontrak tersebut memberikan hak untuk
mengendalikan penggunaan aset identifikasian selama suatu jangka waktu untuk dipertukarkan
dengan imbalan. Untuk menilai apakah kontrak memberikan hak untuk mengendalikan penggunaan
aset identifikasian selama suatu jangka waktu, Grup menilai apakah selama periode penggunaan,
Grup memiliki dua hal berikut: a. hak untuk mendapatkan secara subtansial seluruh manfaat ekonomik
dari penggunaan aset identifikasian; dan b. hak untuk mengarahkan penggunaan aset identifikasian,
yaitu hanya jika: i. Grup memiliki hak untuk mengarahkan bagaimana dan untuk tujuan apa aset
digunakan selama periode penggunaan; atau ii. keputusan yang relevan tentang bagaimana dan untuk
tujuan apa aset digunakan telah ditentukan sebelumnya dan: ? Grup memiliki hak mengoperasikan
aset (atau mengarahkan pihak lain untuk mengoperasikan aset dengan cara yang telah ditentukan)
selama periode penggunaan, tanpa pemasok memiliki hak untuk mengubah instruksi operasi tersebut;
atau ? Grup mendesain aset (atau aspek tertentu dari aset) dengan cara menetapkan sebelumnya
bagaimana dan untuk tujuan apa aset akan digunakan selama periode penggunaan. At inception of a
contract, the Group shall assess whether the contract is, or contains, a lease. A contract is, or contains,
a lease if the contract conveys the right to control the use of an identified asset for a period of time in
exchange for consideration. To assess whether a contract conveys the right to control the use of an
identified asset for a period of time, the Group shall assess whether, throughout the period of use, the
the Group has both of the following: a. the right to obtain substantially all of the economic benefits from
use of the identified asset; and b. the right to direct the use of the identified asset, only if either: i. the
Group has the right to direct how and for what purpose the asset is used throughout the period of use;
or ii. the relevant decisions about how and for what purpose the asset is used are predetermined and: ?
the Group has the right to operate the asset (or to direct others to operate the asset in a manner that it
determines) throughout the period of use, without the supplier having the right to change those
operating instructions; or ? the Group designed the asset (or specific aspects of the asset) in a way that
predetermines how and for what purpose the asset will be used throughout the period of use.
Properti investasi Properti investasi diukur pada awalnya dengan biaya, termasuk biaya transaksi. Setelah pengakuan Investment properties
awal, properti investasi dinyatakan sebesar nilai wajar, yang mencerminkan kondisi pasar pada tanggal
laporan. Keuntungan atau kerugian yang timbul dari perubahan nilai wajar properti investasi termasuk
dalam laba rugi pada periode terjadinya, termasuk dampak pajak yang bersangkutan (jika ada). Nilai
wajar ditentukan berdasarkan penilaian tahunan yang dilakukan oleh penilai independen eksternal.
Properti investasi dihentikan pengakuannya baik saat dilepas atau saat ditarik secara permanen
penggunaannya dan tidak ada manfaat ekonomis masa depan yang diharapkan dari pelepasannya.
Selisih antara hasil pelepasan bersih dan nilai tercatat aset diakui dalam laba rugi pada periode
penghentian pengakuan. Transfer dilakukan ke (atau dari) properti investasi hanya jika ada perubahan
penggunaan. Untuk transfer dari properti investasi ke properti yang digunakan sendiri, biaya yang
dianggap untuk akuntansi selanjutnya adalah nilai wajar pada tanggal perubahan penggunaan. Jika
properti yang diduduki pemilik menjadi properti investasi, Grup memperhitungkan properti tersebut
sesuai dengan kebijakan yang tercantum dalam aset tetap sampai dengan tanggal perubahan yang
digunakan. Investment properties are measured initially atcost, including transaction costs. Subseque
nt to initial recognition, investment properties are stated at fair value, which reflects market conditions
at the reporting date. Gains or losses arising from changes in the fair values of investment properties
are included in profit or loss in the period in which they arise, including the corresponding tax effect (if
any). Fair values are determined based on an annual valuation performed by an external independent
valuer. Investment properties are derecognized either when they have been disposed of or when they
Page 25
are permanently withdrawn from use and no future economic benefit is expected from their disposal.
The difference between the net disposal proceeds and the carrying amount of the asset is recognized
in profit or loss in the period of derecognition. Transfers are made to (or from) investment property only
when there is a change in use. For a transfer from investment property to owner-occupied property, the
deemed cost for subsequent accounting is the fair value at the date of change in use. If
owner-occupied property becomes an investment property, the Group accounts for such property in
accordance with the policy stated under fixed assets up to the date of change in use.
Investasi pada entitas asosiasi Entitas asosiasi adalah entitas dimana Grup memiliki kekuasaan untuk berpartisipasi dalam keputusan Investment in associates
kebijakan keuangan dan operasional investee, tetapi tidak mengendalikan atau mengendalikan
bersama atas kebijakan tersebut (pengaruh signifikan). Investasi pada entitas asosiasi dicatat dengan
menggunakan metode ekuitas. Dalam metode ekuitas, pengakuan awal investasi diakui sebesar biaya
perolehan, dan jumlah tercatat ditambah atau dikurang untuk mengakui bagian atas laba rugi investee
setelah tanggal perolehan. Bagian atas laba rugi investee diakui dalam laba rugi. Penerimaan distribusi
dari investee mengurangi nilai tercatat investasi. Penyesuaian terhadap jumlah tercatat tersebut juga
mungkin dibutuhkan untuk perubahan dalam proporsi bagian investor atas investee yang timbul dari
penghasilan komprehensif lain, termasuk perubahan yang timbul dari revaluasi aset tetap dan selisih
penjabaran valuta asing. Bagian investor atas perubahan tersebut diakui dalam penghasilan
komprehensif lain. Grup menghentikan penggunaan metode ekuitas sejak tanggal ketika investasinya
berhenti menjadi investasi pada entitas asosiasi sebagai berikut: a. Jika investasi menjadi entitas anak,
Grup mencatat investasinya sesuai dengan PSAK 22 dan PSAK 65; b. Jika sisa kepentingan dalam
entitas asosiasi merupakan aset keuangan, maka Grup mengukur sisa kepentingan tersebut pada nilai
wajar; dan c. Ketika Grup menghentikan penggunaan metode ekuitas, Grup mencatat seluruh jumlah
yang sebelumnya telah diakui dalam penghasilan komprehensif lain yang terkait dengan investasi
tersebut menggunakan dasar perlakuan yang sama dengan yang disyaratkan jika investee telah
melepaskan secara langsung aset dan liabilitas terkait. Associates are entities which the Group has the
power to participate in the financial and operating policy decisions of the investee but is not control or
joint control over those policies (significant influence). Investment in associates accounted for using the
equity method. Under the equity method, the investment in an associate is initially recognized at cost
and the carrying amount is increased or decreased to recognize the investor?s share of the profit or
loss of the investee after the date of acquisition. The investor?s share of the profit or loss of the
investee is recognized in profit or loss. Distributions received from an investee reduce the carrying
amount of the investment. Adjustments to the carrying amount may also be necessary for changes in
the investor?s proportionate interest in the investee arising from changes in the investee?s other
comprehensive income, including those arising from the revaluation of property, plant and equipment
and from foreign exchange translation differences. The investor?s share of those changes is
recognized in other comprehensive income. The Group discontinue the use of the equity method from
the date when its investment ceases to be an associate as follows: a. If the investment becomes a
subsidiary, the Group account for its investment in accordance with PSAK 22 and PSAK 65; b. If the
retained interest in the former associate is a financial asset, the Group measures the retained interest
at fair value; and c. When the Group discontinue the use of the equity method, the Group account for
all amounts previously recognized in other comprehensive income in relation to that investment on the
same basis as would have been required if the investee had directly disposed of the related assets or
liabilities.
Aset takberwujud Aset takberwujud terdiri dari perangkat lunak komputer termasuk aplikasi pendukung operasional, dan Intangible assets
lisensi. Aset takberwujud diakui jika kemungkinan besar Grup akan memperoleh manfaat ekonomis
masa depan dari aset takberwujud tersebut dan biaya aset tersebut dapat diukur dengan andal. Aset
takberwujud, disusutkan dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan estimasi masa
Page 26
manfaat aset tak berwujud selama 3 hingga 8 tahun. Intangible assets consist of from computer
software including operational support applications, and licenses. Intangible assets are recognized if it
is probable that the Group will obtain future economic benefits from the intangible assets and the cost
of these assets can be measured reliably. Intangible assets are depreciated using the straight-line
method based on estimated useful lives of intangible assets for 3 to 8 years.
Beban dibayar dimuka Uang muka merupakan sejumlah kas keluar atau biaya yang dikeluarkan perusahaan untuk suatu Prepaid expenses
kegiatan atau suatu hal yang nantinya akan mendapat pertanggungjawaban dalam waktu tertentu dan
telah ditetapkan. Beban dibayar di muka diamortisasi selama masa manfaat masing-masing biaya
dengan metode garis lurus. Advances are an amount of cash out or costs incurred by the company for
an activity or something that will be accounted for within a specified and predetermined time. Prepaid
expenses are amortized over their beneficial periods using the straight-line method
Piutang pembiayaan konsumen Piutang pembiayaan konsumen diklasifikasikan dalam kelompok aset keuangan yang diukur pada Consumer financing receivables
biaya perolehan diamortisasi. Pengakuan, pengukuran awal, pengukuran setelah pengakuan awal,
reklasifikasi, penentuan nilai wajar, penurunan nilai dan penghentian pengakuan piutang pembiayaan
konsumen. Piutang pembiayaan konsumen merupakan jumlah piutang ditambah (dikurangi) biaya
(pendapatan) transaksi yang belum diamortisasi dan dikurangi dengan pendapatan pembiayaan
konsumen yang belum diakui dan penyisihan kerugian penurunan nilai piutang pembiayaan konsumen.
Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakui merupakan selisih antara jumlah keseluruhan
pembayaran angsuran yang akan diterima dari konsumen dan jumlah pokok pembiayaan, ditambah
(dikurangi) biaya (pendapatan) transaksi yang belum diamortisasi, yang akan diakui sebagai
pendapatan selama jangka waktu kontrak dengan menggunakan metode suku bunga efektif dari
piutang pembiayaan konsumen. Biaya (pendapatan) transaksi yang belum diamortisasi, adalah
pendapatan administrasi proses pembiayaan dan biaya transaksi yang timbul pertama kali yang terkait
langsung dengan pembiayaan konsumen tersebut. Penyelesaian kontrak sebelum masa pembiayaan
konsumen berakhir diberlakukan sebagai pembatalan kontrak pembiayaan konsumen dan keuntungan
yang timbul diakui sebagai laba atau rugi tahun berjalan Consumer financing receivables are classified
financial assets measured at amortized acquisition cost.Recognition, initial measurement,
measurement after initial recognition, reclassification, determination of fair value, impairment and
derecognition of consumer financing receivables. Consumer financing receivables represent the
amount of receivables plus (less) unamortized transaction costs (income) and less unrecognized
consumer financing income and allowance for impairment losses on consumer financing receivables.
Unrecognized consumer financing income represents the difference between the total installment
payments to be received from consumers and the principal amount, plus (less) unamortized transaction
costs (income), which will be recognized as income over the term of the contract using the effective
interest rate method of the consumer financing receivables. Unamortized transaction costs (revenues)
are administrative income for the first-time financing process and transaction costs that are directly
related to consumer financing. The settlement of the contract before the end of the consumer financing
period is treated as a cancellation of the consumer financing contract and the resulting gain is
recognized as profit or loss for the year.
Biaya emisi efek ekuitas Beban emisi efek MTN dikurangkan langsung dari penerimaan hasil emisi MTN tersebut. Selisih antara Stock issuance cost
hasil emisi bersih dengan nilai nominal merupakan diskonto atau premium yang akan diamortisasi
selama jangka waktu efek MTN tersebut dengan menggunakan metode suku bunga efektif. The cost of
issuing MTN is directly deducted from the proceeds of the MTN issuance. The difference between the
net receipt and the nominal value is the discount or premium to be amortized over the term of the MTN
using effective interest rate method.
Instrumen keuangan Aset keuangan Grup terutama terdiri dari kas dan setara kas, saldo anggota kliring, investasi jangka Financial instruments
Page 27
pendek, piutang usaha, pinjaman yang diberikan jangka pendek, tagihan bruto kepada pemberi kerja,
piutang lain-lain, pendapatan yang masih harus diterima, aset lancar lainnya, investasi jangka panjang,
pinjaman yang diberikan jangka panjang, dan aset tidak lancar lainnya. Liabilitas keuangan Grup
terutama terdiri dari pinjaman yang diterima, liabilitas anggota kliring, surat utang, utang usaha, beban
akrual, utang bruto kepada pelanggan, liabilitas sewa, dan liabilitas lainnya. The Group financial assets
mainly consist of cash and cash equivalents, clearing member account, short-term investment, account
receivable, short-term loans, gross amount due from customer, other receivables, accrued income,
other current assets, longterm investments, long-term loans, and other non-current assets. The Group
financial liabilities mainly consist of borrowings, notes payable, account payables, accrued expenses,
gross amount due to customer, lease liabilities, and other liabilities.
Penerapan standar akuntansi baru Berikut amendemen dan penyesuaian atas standar yang berlaku efektif untuk periode yang dimulai Adoption of new accounting standards
pada atau setelah 1 Januari 2023, dengan penerapan dini diperkenankan yaitu: ? Amendemen PSAK
1: Penyajian Laporan Keuangan tentang Pengungkapan Kebijakan Akuntansi; ? Amandemen PSAK 1:
Penyajian Laporan Keuangan tentang Klasifikasi Liabilitas sebagai Jangka Pendek atau Jangka
Panjang; ? Amendemen PSAK 16: Aset Tetap tentang Hasil Sebelum Penggunaan yang Diintensikan;
? Amendemen PSAK 25: Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi, dan Kesalahan tentang
Definisi Estimasi Akuntansi; ? Amendemen PSAK 46: Pajak Penghasilan tentang Pajak Tangguhan
terkait Aset dan Liabilitas yang timbul dari Transaksi Tunggal; dan ? Revisi PSAK 107: Akuntansi
Ijarah. Implementasi dari standar-standar tersebut tidak menghasilkan perubahan substansial terhadap
kebijakan akuntansi Grup dan tidak memiliki dampak yang material terhadap laporan keuangan di
periode berjalan atau periode sebelumnya. The following are amendment and improvements to
standards which effective for periods beginning on or after January 1, 2023, with early adoption is
permitted, are as follows: ? Amendments PSAK 1: Presentation of Financial Statements regarding
Disclosure of Accounting Policies; ? Amendments PSAK 1: Presentation of Financial Statements
regarding Classification of Liabilities as a Current or Non Current; ? Amendment PSAK 16: Property,
Plant and Equipment regarding Proceeds before Intended Use; ? Amendments PSAK 25: Accounting
Policies, Changes in Accounting Estimates and Errors regarding Definition of Accounting Estimates; ?
Amendments PSAK 46: Income Tax regarding Deferred Tax related to Assets and Liabilities arising
from a Single Transaction; and ? Revised PSAK 107: Accounting for Ijara. The implementation of the
above standards did not result in substantial changes to the Groups accounting policies and had no
material impact to the financial statements for current or prior financial periods.
Page 28
[8611000] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement - Financing Industry - Current Year
30 June 2023
Aset tetap Property, plant, and equipment
Penjabaran
Entitas anak Penurunan
Aset tetap, Penambahan Pengurangan Reklasifikasi aset laporan Revaluasi aset Aset tetap,
baru aset (pemulihan)
awal periode aset tetap aset tetap tetap keuangan aset tetap akhir periode
tetap nilai aset tetap
tetap
Property, plant, Translation New Impairment Property,
Addition in Disposals in Reclassifications of Revaluation of
and equipment, adjustment in subsidiaries in (recovery) of plant, and
property, plant, property, plant, property, plant, and property, plant,
beginning property, plant, property, plant, property, plant, equipment,
and equipment and equipment equipment and equipment
period and equipment and equipment and equipment end period
Nilai Tanah, dimiliki Land, directly Carrying
3,915,401 324,770 4,240,171
perolehan, langsung owned amount, gross
kotor Bangunan dan Building and
fasilitasnya, leasehold
1,104,557 8,686 21,963 0 1,135,206
dimiliki langsung improvement,
directly owned
Mesin dan Machinery and
peralatan, dimiliki 333,654 10,133 5,939 0 349,726 equipment,
langsung directly owned
Alat berat, dimiliki Heavy equipment,
0
langsung directly owned
Alat Transportation
pengangkutan, 0 equipment,
dimiliki langsung directly owned
Perabot dan Furniture and
peralatan kantor, 412,114 22,328 ( 818 ) 1,415 435,039 office equipment,
dimiliki langsung directly owned
Kendaraan Motor vehicle,
bermotor, dimiliki 199,131 9,289 ( 2,911 ) 205,509 directly owned
langsung
Pesawat, dimiliki Aircraft, directly
0
langsung owned
Kapal, dimiliki Vessels, directly
0
langsung owned
Lainnya, dimiliki Others, directly
55,159 55,159
langsung owned
Dimiliki langsung 6,020,016 50,436 ( 3,729 ) 29,317 0 0 324,770 (0) 6,420,810 Directly owned
Mesin, aset hak Machinery, right of
Page 29
guna 0 use assets
Alat Transportation
pengangkutan, 0 equipment, right of
aset hak guna use assets
Alat berat, aset Heavy equipment,
35,274 13,935 ( 27,092 ) 22,117
hak guna right of use assets
Bangunan, aset Building, right of
155,344 54,746 ( 280 ) 112,229 322,039
hak guna use assets
Perabot dan Furniture and
peralatan kantor, office equipment,
13,793 361 14,154
aset hak guna rights of use
assets
Kendaraan Motor vehicle,
bermotor, aset hak 93,787 26,532 ( 5,780 ) ( 19,791 ) 94,748 rights of use
guna assets
Pesawat, aset hak Aircraft, right of
0
guna use assets
Kapal, aset hak Vessels, right of
0
guna use assets
Lainnya, aset hak Others, right of
184,577 110,283 ( 114,560 ) ( 22,564 ) 157,736
guna use assets
Aset hak guna Right of use
482,775 205,857 ( 120,620 ) 42,782 0 0 0 (0) 610,794
assets
Bangunan, dalam Building, assets
342,140 153,474 ( 50,632 ) 444,982
penyelesaian under construction
Mesin dan alat Machinery and
berat, dalam heavy equipment,
0
penyelesaian assets under
construction
Lainnya, dalam Others, assets
0
penyelesaian under construction
Aset dalam Assets under
342,140 153,474 (0) ( 50,632 ) 0 0 0 (0) 444,982
penyelesaian construction
Aset tetap Property, plant,
6,844,931 409,767 ( 124,349 ) 21,467 0 0 324,770 (0) 7,476,586
and equipment
Akumulasi Tanah, dimiliki Land, directly Carrying
0
depresiasi langsung owned amount,
Bangunan dan Building and accumulated
fasilitasnya, leasehold depreciation
542,847 32,270 575,117
dimiliki langsung improvement,
directly owned
Mesin dan Machinery and
Page 30
peralatan, dimiliki 250,025 14,296 264,321 equipment,
langsung directly owned
Alat berat, dimiliki Heavy equipment,
0
langsung directly owned
Alat Transportation
pengangkutan, 0 equipment,
dimiliki langsung directly owned
Perabot dan Furniture and
peralatan kantor, 301,840 24,130 325,970 office equipment,
dimiliki langsung directly owned
Kendaraan Motor vehicle,
bermotor, dimiliki 178,812 4,585 ( 2,857 ) 180,540 directly owned
langsung
Pesawat, dimiliki Aircraft, directly
0
langsung owned
Kapal, dimiliki Vessels, directly
0
langsung owned
Lainnya, dimiliki Others, directly
30,513 988 31,501
langsung owned
Dimiliki langsung 1,304,037 76,269 ( 2,857 ) 0 0 0 0 (0) 1,377,449 Directly owned
Mesin, aset hak Machinery, right of
0
guna use assets
Alat Transportation
pengangkutan, 0 equipment, right of
aset hak guna use assets
Alat berat, aset Heavy equipment,
21,758 2,323 ( 19,757 ) 4,324
hak guna right of use assets
Bangunan, aset Building, right of
90,880 21,694 ( 10,223 ) 112,354 214,705
hak guna use assets
Perabot dan Furniture and
peralatan kantor, office equipment,
16,083 1,571 17,654
aset hak guna rights of use
assets
Kendaraan Motor vehicle,
bermotor, aset hak 45,796 9,021 ( 2,061 ) ( 9,186 ) 43,570 rights of use
guna assets
Pesawat, aset hak Aircraft, right of
0
guna use assets
Kapal, aset hak Vessels, right of
0
guna use assets
Lainnya, aset hak Others, right of
38,884 7,987 ( 22,909 ) 23,962
guna use assets
Page 31
Aset hak guna 213,401 42,596 ( 12,284 ) 60,502 0 0 0 (0) 304,215 Right of use
assets
Bangunan, dalam Building, assets
0
penyelesaian under construction
Mesin dan alat Machinery and
berat, dalam heavy equipment,
0
penyelesaian assets under
construction
Lainnya, dalam Others, assets
0
penyelesaian under construction
Aset dalam Assets under
0 0 (0) 0 0 0 0 (0) 0
penyelesaian construction
Aset tetap Property, plant,
1,517,438 118,865 ( 15,141 ) 60,502 0 0 0 (0) 1,681,664
and equipment
Nilai perolehan Aset tetap Property, plant, Carrying amount
5,327,493 5,794,922
and equipment
Page 32
[8611000] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement - Financing Industry - Prior Year
31 December 2022
Aset tetap Property, plant, and equipment
Aset tetap, awal Penambahan aset Pengurangan aset Reklasifikasi aset Revaluasi aset Aset tetap, akhir
periode tetap tetap tetap tetap periode
Property, plant, and Reclassifications of Revaluation of Property, plant, and
Addition in property, Disposals in property,
equipment, property, plant, and property, plant, and equipment, end
plant, and equipment plant, and equipment
beginning period equipment equipment period
Nilai perolehan, kotor Tanah, dimiliki Land, directly owned Carrying amount,
492,627 4,603 ( 67,009 ) 3,485,180 3,915,401
langsung gross
Bangunan dan Building and leasehold
fasilitasnya, dimiliki 1,021,011 57,359 26,187 1,104,557 improvement, directly
langsung owned
Mesin dan peralatan, Machinery and
dimiliki langsung 140,902 13,107 ( 1,551 ) 181,196 333,654 equipment, directly
owned
Alat berat, dimiliki Heavy equipment,
181,072 ( 181,072 ) 0
langsung directly owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
kantor, dimiliki 378,094 26,207 ( 3,286 ) 11,099 412,114 equipment, directly
langsung owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
193,534 7,116 ( 2,114 ) 595 199,131
dimiliki langsung owned
Pesawat, dimiliki Aircraft, directly owned
0
langsung
Kapal, dimiliki langsung Vessels, directly
0
owned
Lainnya, dimiliki Others, directly owned
53,033 2,136 ( 10 ) 55,159
langsung
Dimiliki langsung 2,460,273 110,528 ( 6,951 ) ( 29,014 ) 3,485,180 6,020,016 Directly owned
Alat berat, aset hak Heavy equipment, right
25,026 6,655 3,593 35,274
guna of use assets
Bangunan, aset hak Building, right of use
135,112 32,207 ( 11,975 ) 155,344
guna assets
Perabot dan peralatan Furniture and office
kantor, aset hak guna 26,623 3,250 ( 16,080 ) 13,793 equipment, rights of
use assets
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, rights of
Page 33
aset hak guna 48,393 48,586 ( 3,034 ) ( 158 ) 93,787 use assets
Lainnya, aset hak guna Others, right of use
238,880 ( 50,723 ) ( 3,580 ) 184,577
assets
Aset hak guna 474,034 90,698 ( 81,812 ) ( 145 ) 482,775 Right of use assets
Bangunan, dalam Building, assets under
202,295 194,768 ( 54,923 ) 342,140
penyelesaian construction
Aset dalam Assets under
202,295 194,768 ( 54,923 ) 342,140
penyelesaian construction
Aset tetap Property, plant, and
3,136,602 395,994 ( 88,763 ) ( 84,082 ) 3,485,180 6,844,931
equipment
Akumulasi depresiasi Bangunan dan Building and leasehold Carrying amount,
fasilitasnya, dimiliki 481,322 68,121 ( 6,596 ) 542,847 improvement, directly accumulated
langsung owned depreciation
Mesin dan peralatan, Machinery and
dimiliki langsung 100,749 28,310 120,966 250,025 equipment, directly
owned
Alat berat, dimiliki Heavy equipment,
121,404 ( 121,404 )
langsung directly owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
kantor, dimiliki 258,071 49,593 ( 3,268 ) ( 2,556 ) 301,840 equipment, directly
langsung owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
172,377 10,186 ( 2,618 ) ( 1,133 ) 178,812
dimiliki langsung owned
Pesawat, dimiliki Aircraft, directly owned
0
langsung
Kapal, dimiliki langsung Vessels, directly
0
owned
Lainnya, dimiliki Others, directly owned
26,038 4,485 ( 10 ) 30,513
langsung
Dimiliki langsung 1,159,961 160,695 ( 5,886 ) ( 10,733 ) 1,304,037 Directly owned
Alat berat, aset hak Heavy equipment, right
14,832 6,853 73 21,758
guna of use assets
Bangunan, aset hak Building, right of use
67,122 35,733 ( 11,975 ) 90,880
guna assets
Perabot dan peralatan Furniture and office
kantor, aset hak guna 9,407 8,466 ( 1,790 ) 16,083 equipment, rights of
use assets
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, rights of
30,910 23,983 ( 19,114 ) 10,017 45,796
aset hak guna use assets
Lainnya, aset hak guna Others, right of use
22,201 18,221 ( 1,538 ) 38,884
assets
Page 34
Aset hak guna 144,472 93,256 ( 32,879 ) 8,552 213,401 Right of use assets
Aset tetap Property, plant, and
1,304,433 253,951 ( 38,765 ) ( 2,181 ) 1,517,438
equipment
Nilai perolehan Aset tetap Property, plant, and Carrying amount
1,832,169 5,327,493
equipment
Page 35
[8611100] Disclosure of Notes to the financial statements - Property, Plant and Equipment - Financing Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas aset tetap PT Nindya Karya (?PT NK?) Perusahan telah melakukan kembali penilaian atas nilai wajar tanah yang Disclosure of notes for property, plant and
dilakukan oleh KJPP Jimmy Prasetyo & Rekan laporan tertanggal (terdaftar di OJK), penilai equipment
independen, berdasarkan laporan No.00374/2.0120- 00/PI/03/0374/1/VII/2023 tanggal 25 Juli 2023.
Berdasarkan metode pendapatan, biaya dan pasar. Nilai wajar tanah pada tahun 2023 sebesar
Rp237.562.375.000. PT Balai Pustaka (?PT BP?) Pada tanggal 30 Juni 2023, Perusahaan melakukan
revaluasi atas aset tanah yang dilaksanakan oleh Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) Ruddy Barus
Yenny dan Rekan dengan laporan no. 00058/2.0144-01/PI/10/0612/1/VIII/2023 tanggal 4 Agustus 2023
berdasarkan metode pendekatan data pasar. Nilai revaluasi aset tetap tanah sebesar
Rp53.509.500.000. PT Kawasan Industri Wijayakusuma (?PT KIW?) Pada 30 Juni 2023 nilai wajar
tanah ditentukan berdasarkan penilaian yang dilakukan oleh penilai independen KJPP Dino Farid dan
Rekan pada tanggal 9 Agustus 2023. Nilai wajar tanah dihitung menggunakan metode diskonto arus
kas atas pendekatan pendapatan dan pendekatan biaya untuk nilai wajar aset tetap-tanah. Perubahan
nilai wajar tanah untuk tahun yang berakhir pada 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 masing-masing
sebesar Rp1.336.131.750 dan Rp23.026.343.631, dicatat sebagai surplus (rugi) revaluasi aset tetap
dalam penghasilan komprehensif lain pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
konsolidasian interim. PT Kawasan Industri Makassar (?PT KIMA?) Perusahaan melakukan penilaian
atas nilai wajar tanah pada tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 serta 31 Desember 2022 dan 2021 yang
dilakukan oleh Kantor Jasa Penilai Publik Guntur, Eki, Andri dan Rekan dalam laporan
No.00038/2.0116-02/PI/10/0331/1/VII/2023 tanggal 26 Juli 2023 dan No.
00077/2.0116-02/PI/10/0331/1/IX/2022 tanggal 1 September 2022 serta laporan No.
00005/2.0116-02/PI/10/0331/1/I/2023 tanggal 31 Januari 2023 dan laporan No.
00054/0116-02/PI/10/0331/1/V/2022 tanggal 25 Mei 2022.Penilai independen yang telah terdaftar di
Kementerian Keuangan dengan nomor izin usaha No. 2.13.0116 dan Otoritas Jasa Keuangan No.
STTD.PP-19/PM.2/2018. Jika Perusahaan tidak menerapkan model revaluasi, nilai tercatat bersih aset
tetap - tanah Perusahaan pada tanggal 30 Juni 2023, 31 Desember 2022 dan 2021 adalah sebesar
Rp12.934.970.099. PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (?PT SIER?) Nilai wajar aset tetap tanah
pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 diestimasi berdasarkan penilaian yang dilakukan
oleh KJPP Satria Setiawan dan Rekan dalam laporan tanggal 25 Agustus 2023 dan 10 Februari 2023.
Hierarki nilai wajar Level 3 dari aset tetap tanah dihitung berdasarkan hasil penilaian pendekatan pasar
dengan mempertimbangkan penjualan dari aset sejenis atau pengganti dan data pasar yang terkait,
serta menghasilkan estimasi nilai melalui proses perbandingan. Pada 30 Juni 2023, terdapat aset
dalam penyelesaian aset tetap yang direklasifikasikan ke properti investasi sebesar Rp160.971.891
dan atas aset dalam penyelesaian yang tidak terselesaikan atas proyek-proyek sebelumnya sebesar
Rp1.796.685.455 dibebankan pada tahun berjalan dan dicatat sebagai bagian dari beban umum dan
administrasi. Selain itu, terdapat reklasifikasi dari properti investasi tanah ke aset tetap tanah dengan
nilai wajar sebesar Rp7.210.040.000. Aset Tetap diasuransikan dengan total nilai pertanggungan pada
periode Juni 2023 sebesar Rp1.392.127 tahun 2022 dan 2021 sebesar Rp1.176.467 dan Rp176.079
atas risiko-risiko pada PT Mandiri AXA General Insurance, PT Asuransi Tripakarta, PT Asuransi
Bintang, PT Asuransi Jasaraharja Putera, PT Asuransi Jasindo, PT Asuransi Ramayana, PT BRI
Asuransi Indonesia, PT KSK Insurance Indonesia, PT Zurich Asuransi Indonesia Tbk, PT Asuransi
Page 36
Wahana Tata, dan PT Asuransi ASEI. PT Nindya Karya (?PT NK?) The company has re-assessed the fair value of land conducted by KJPP Jimmy Prasetyo & Partners report dated (registered with OJK), independent appraiser, based on report no.00374/2.0120-00/PI/03/0374/1/VII/2023 dated July 25, 2023. Based on revenue, cost, and market method. The fair value of land in 2023 is Rp237,562,375,000. PT Balai Pustaka (?PT BP?) On June 30, 2023, the Company conducted a revaluation of land assets carried out by KJPP Ruddy Barus Yenny and Partners with report no. 00058/2.0144-01/PI/10/0612/1/VIII/2023 dated August 4, 2023, based on market data approach method. The revaluation value of land fixed assets amounted to Rp53,509,500,000. PT Kawasan Industri Wijayakusuma (?PT KIW?) As of June 30, 2023, the fair value of land is determined by KJPP Dino Farid and Rekan dated August 9, 2023. Fair value of the land is calculated using discounted cash flows method on income approach and cost approach which used in calculating the fair value of fixed assetland. Changes in fair value of land for the period ended June 30, 2023 and December 31, 2022 amounted to Rp1,336,131,750 and Rp23,026,343,631, respectively, are recorded as revaluation surplus (loss) of fixed assets in other comprehensive income in the interim consolidated statements of profit or loss and other comprehensive income. PT Kawasan Industri Makassar (?PT KIMA?) The company performs an assessment of value the fair value of land as of June 30, 2023 and 2022 and December 31, 2022 and 2021 which were carried out by the Guntur, Eki, Andri and Rekan Public Appraisal Services Office in report No. 00038/2.0116-02/PI/10/0331/1/VII/2023 dated July 26, 2023 and No. 00077/2.0116-02/PI/10/ 0331/1/IX/2022 dated September 1, 2022 and report No. 00005/2.0116-02/PI/10/0331/1/I/2023 dated January 31,2023 and report No. 00054/0116-02/PI/10/0331/1/V/2022 dated May 25, 2022. Independent appraiser registered with the Ministry of Finance with business license number No. 2.13.0116 and Financial Services Authority No. STTD.PP-19/PM.2/2018. If the Company did not apply the revaluation model, the net carrying value of the Company's fixed assets - land as of June 30, 2023, December 31, 2022 and 2021 would be Rp12,934,970,099. PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (?PT SIER?) The fair value of land fixed asset as of June 30, 2023 and December 31, 2022 was estimated based on an assessment conducted by KJPP Satria Setiawan and Rekan with report dated August 25, 2023 and February 10, 2023. The Level 3 fair value hierarchy of fixed assets land is calculated based on the results of a market approach which considers the sales of similar assets or replacement assets and related market information, which provides value estimation by a comparison process. As of June 30, 2023, there are construction in progress fixed assets reclassified to investment properties amounting to Rp160,971,891 and unfinished construction in progress for previous projects amounting to Rp1,796,685,455 which was charged to current year and recorded as part of general and administrative expenses. In addition, there was a reclassification from land investment property to land fixed assets with a fair value of Rp7,210,040,000. Fixed Assets are insured with a total insured value in the period June 2023 of Rp1.392.127 in 2022 and 2021 of Rp1,176,467 and Rp176,079 for the risks to PT Mandiri AXA General Insurance, PT Asuransi Tripakarta, PT Asuransi Bintang, PT Asuransi Jasaraharja Putera, PT Asuransi Jasindo, PT Asuransi Ramayana, PT BRI Asuransi Indonesia, PT KSK Insurance Indonesia, PT Zurich Asuransi Indonesia Tbk, PT Asuransi Wahana Tata, and PT Asuransi ASEI.
Page 37
[8634000a] Notes to the financial statements - Bonds Payable - Financing Industry
30 June 2023
Catatan untuk utang obligasi Notes for bonds payable
Nama obligasi Mata uang Total obligasi, kotor Jatuh tempo obligasi Bunga Jenis bunga
Bond name Currency Total bonds payable, gross Due date for bonds payable Interest rate Interest rate type
Nama obligasi 1 Obligasi I - Seri A Rupiah 100,000 45170 0.0995 Fixed Bond name 1
Nama obligasi 2 Obligasi I - Seri B Rupiah 345,000 45901 0.1055 Fixed Bond name 2
Nama obligasi 3 Obligasi I - Seri C Rupiah 197,100 46631 0.11 Fixed Bond name 3
Nama obligasi 4 Obligasi II - Seri A Rupiah 890,600 8 Juli 2025 0.07 Fixed Bond name 4
Nama obligasi 5 Obligasi II - Seri B Rupiah 791,600 8 Juli 2027 0.078 Fixed Bond name 5
Nama obligasi 6 Obligasi VII Danareksa Bond name 6
Rupiah 255,000 8 Februari 2026 0.075 Fixed
tahun 2023 SERI A
Nama obligasi 7 Obligasi VII Danareksa Bond name 7
Rupiah 745,000 8 Februari 2028 0.08 Fixed
tahun 2023 SERI B
Nama obligasi 3,324,300 Bond name
31 December 2022
Catatan untuk utang obligasi Notes for bonds payable
Nama obligasi Mata uang Total obligasi, kotor Jatuh tempo obligasi Bunga Jenis bunga
Bond name Currency Total bonds payable, gross Due date for bonds payable Interest rate Interest rate type
Nama obligasi 1 Obligasi I - Seri A Rupiah 100,000 45170 0.0995 Fixed Bond name 1
Nama obligasi 2 Obligasi I - Seri B Rupiah 345,000 45901 0.1055 Fixed Bond name 2
Nama obligasi 3 Obligasi I - Seri C Rupiah 197,100 46631 0.11 Fixed Bond name 3
Nama obligasi 4 Obligasi II - Seri A Rupiah 890,600 8 Juli 2025 0.07 Fixed Bond name 4
Nama obligasi 5 Obligasi II - Seri B Rupiah 791,600 8 Juli 2027 0.078 Fixed Bond name 5
Nama obligasi 2,324,300 Bond name
Catatan untuk utang obligasi Notes for bonds payable
30 June 2023 31 December 2022
Total obligasi, kotor 3,324,300 2,324,300 Total bonds payable, gross
Biaya penerbitan obligasi yang belum diamortisasi ( 17,638 ) ( 4,989 ) Unamortized bond issuance cost
Total utang obligasi, bersih 3,306,662 2,319,311 Total bonds payable, net
Liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo dalam satu Current maturities of bonds payable
Page 38
tahun atas utang obligasi 100,000 100,000 Liabilitas jangka panjang atas utang obligasi 3,206,662 2,219,311 Long-term bonds payable
Page 39
[8634100] Disclosure of Notes to the financial statements - Bonds Payable - Financing Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas utang obligasi Utang Obligasi I Sesuai dengan ketentuan yang dimuat dalam Perjanjian Perwaliamanatan, PT Bank Disclosure of notes for bonds payable
Rakyat Indonesia (Persero) Tbk telah ditunjuk oleh PT PPA sebagai Wali Amanat yang mewakili
kepentingan Pemegang Obligasi ini. Obligasi ini diterbitkan dengan jumlah pokok sebesar Rp642.100
yang dijamin dengan kesanggupan penuh (full commitment). Obligasi ini diterbitkan tanpa warkat,
kecuali Sertifikat Jumbo Obligasi yang diterbitkan atas nama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia.
Obligasi ini terdiri dari 3 (tiga) seri Obligasi yang ditawarkan sebagai berikut: ? Seri A Jumlah Pokok
Obligasi Seri A sebesar Rp100.000 dengan tingkat bunga tetap sebesar 9,95% per tahun, yang
berjangka waktu 3 tahun sejak Tanggal Emisi. ? Seri B Jumlah Pokok Obligasi Seri B sebesar
Rp345.000 dengan tingkat bunga tetap sebesar 10,55% per tahun, yang berjangka waktu 5 tahun
sejak Tanggal Emisi. ? Seri C Jumlah Pokok Obligasi Seri C sebesar Rp197.100 dengan tingkat bunga
tetap sebesar 11,00% per tahun, yang berjangka waktu 7 tahun sejak Tanggal Emisi. Obligasi ini
ditawarkan dengan nilai 100% dari jumlah Pokok Obligasi. Bunga Obligasi dibayarkan setiap triwulan,
sesuai dengan tanggal pembayaran masing-masing Bunga Obligasi. Pembayaran Bunga Obligasi
pertama akan dilakukan pada tanggal 1 Desember 2020 sedangkan pembayaran Bunga Obligasi
terakhir sekaligus jatuh tempo masing-masing Obligasi adalah pada tanggal 1 September 2023 untuk
Obligasi Seri A, 1 September 2025 untuk Obligasi Seri B dan 1 September 2027 Obligasi Seri C. PT
PPA telah melakukan pemeringkatan yang dilaksanakan oleh Pefindo. Berdasarkan surat Pefindo No.
RC313/PEF-DIR/III/2020 tanggal 23 Maret 2020, hasil pemeringkatan atas surat hutang jangka
panjang (Obligasi) PT PPA adalah: idA (Single A) berlaku untuk periode 23 Maret 2020 sampai dengan
23 Maret 2021 dan telah diperpanjang masa berlakunya dari tanggal 9 Maret 2021 sampai dengan 9
Maret 2022. Sejak tanggal 8 Desember 2021, Pefindo meningkatkan rating Perusahaan menjadi idAA
(Double A) yang berlaku sampai dengan 1 Oktober 2023. Utang Obligasi II Sesuai dengan ketentuan
yang dimuat dalam perjanjian perwalimanatan, PT PPA dalam rangka Penawaran Umum Obligasi telah
menunjuk PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (Terafiliasi) sebagai wali amanat yang mewakili
kepentingan pemegang obligasi sebagaimana ditetapkan dalam UUPM. Obligasi ini diterbitkan dengan
jumlah pokok yaitu sebesar Rp1.682.200, yang di jamin dengan kesanggupan penuh (Full
Commitment) sebesar Rp1.449.700, dan kesanggupan terbaik sebanyak-banyaknya sebesar
Rp1.550.300. Obligasi ini diterbitkan tanpa warkat, kecuali Sertifikat Jumbo Obligasi yang diterbitkan
atas nama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia. Obligasi ini terdiri dari 2 (dua) seri Obligasi yang
ditawarkan sebagai berikut: ? Seri A Jumlah Pokok Obligasi Seri A sebesar Rp890.600, dengan tingkat
bunga tetap sebesar 7,00% per tahun, bunga Obligasi dibayarkan setiap waktu 3 bulan sejak tanggal
emisi, yang berjangka waktu 3 tahun sejak Tanggal Emisi. ? Seri B Jumlah Pokok Obligasi Seri B
sebesar Rp791.600, dengan tingkat bunga tetap sebesar 7,80% per tahun, bunga Obligasi dibayarkan
setiap waktu 3 bulan sejak tanggal emisi, yang berjangka waktu 5 tahun sejak Tanggal Emisi. Obligasi
ini ditawarkan dengan nilai 100% dari jumlah Pokok Obligasi. Bunga Obligasi dibayarkan setiap
triwulan, sesuai dengan tanggal pembayaran masing-masing Bunga Obligasi. Pembayaran Bunga
Obligasi pertama akan dilakukan pada tanggal 8 Oktober 2022, sedangkan pembayaran Bunga
Obligasi terakhir sekaligus jatuh tempo masing-masing Obligasi adalah pada tanggal 8 Juli 2025 untuk
Obligasi Seri A, dan 8 Juli 2027 untuk Obligasi Seri B. PT PPA telah melakukan pemeringkatan yang
dilaksanakan oleh PT Fitch Ratings Indonesia (FITCH), hasil pemeringkatan atas surat hutang jangka
Page 40
Panjang (Obligasi) perusahaan adalah: AA(idn) (double A) dari Fitch, berdasarkan surat Fitch No. 114/DIR/RATLTR/VII/2023 tanggal 7 Juli 2023 perihal Peringkat PT PPA. Bonds Payable I In accordance with the provisions contained in the Trustee Agreement, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk has been appointed by PT PPA as the Trustee representing the interests of the Bondholders. These bonds were issued with the principal amounting to Rp642,100 collateral with the full commitment. These bonds were issued scripless, except for the Jumbo Bond Certificates which were issued in favor of the Indonesian Central Securities Depository. This bond consists of 3 (three) series of bonds offered as follows: ? Series A The Principal Amounting to Series A Bonds amounted to Rp100,000 with fixed interest rate at 9.95% per annum, with term of 3 years as of the Issue Date. ? Series B The Principal Amounting to Series B Bonds amounted to Rp345,000 with fixed interest rate at 10.55% per annum, having term of 5 years as of the Issue Date. ? Series C The Principal Amounting to Series C Bonds amounted to Rp197,100 with fixed interest rate at 11.00% per annum, having term of 7 years as of the Issue Date. These bonds are offered at value of 100% of the principal amounting to the bonds. Bond Interest is paid quarterly, according to the payment date of each Bond Interest. The first Bond Interest payment will be made on December 1, 2020 while the last Bond Interest payment as well as the due date of each Bond is on September 1, 2023 for the Series A Bonds, September 1, 2025 for the Series B Bonds and September 1, 2027 for the Series C Bonds. PT PPA has carried out a rating carried out by Pefindo. Based on Pefindo's letter No. RC313/PEF-DIR/III/2020 dated March 23, 2020, the rating results for PT PPA long-term debt securities (Bonds) are: idA (Single A), valid for the period from March 23, 2020 to March 23, 2021 and the validity period has been extended to be for the period from March 9, 2021 to March 9, 2022. Since December 8, 2021, Pefindo has raised the ratings of the Company to idAA (Double A) valid to October 1, 2023. Bonds Payable II In accordance with the provisions contained in the trusteeship agreement, PT PPA in the context of the Bonds Public Offering has appointed PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (Affiliate) as the trustee representing the interests of bondholders as stipulated in the Capital Market Law. These bonds are issued with a principal amount of Rp1,682,200, which is collateral with Full Commitment of Rp1,449,700, and the best effort is Rp1,550,300. These bonds were issued scripless, except for the Jumbo Bond Certificates which were issued in the name of the Indonesian Central Securities Depository. This bond consists of 2 (two) series of bonds offered as follows: ? Seri A The principal amount of the Series A bonds is Rp890,600, with a fixed interest rate of 7.00% per annum. Bond interest is paid every 3 months from the issuance date, which has a term of 3 years from the Issuance Date. ? Seri B The principal amount of the Series B bonds is Rp791,600, with a fixed interest rate of 7.80% per annum. Bond interest is paid every 3 months from the issuance date, which has a term of 5 years from the Issuance Date. These bonds are offered at a value of 100% of the principal amount of the bonds. Bond Interest is paid quarterly, according to the payment date of each Bond Interest. The first Bond Interest payments will be made on October 8, 2022, while the last Bond Interest payment as well as the maturity of each Bond will be on July 8, 2025 for Series A Bonds, and July 8, 2027 for Series B Bonds. PT PPA has carried out a rating carried out by PT Fitch Ratings Indonesia (FITCH), the rating results for the company's long-term debt securities (bonds) are: AA(idn) (double A) from Fitch, based on letter No. 114/DIR/RATLTR/VII/2023 dated July 7, 2023 regarding the rating of PT PPA.
Page 41
[8644000a] Notes to the financial statements - Sukuk - Financing Industry
30 June 2023
Catatan untuk sukuk Notes for sukuk
Nama sukuk Mata uang Total sukuk, kotor Jatuh tempo sukuk Imbal hasil Jenis imbal hasil
Sukuk name Currency Total sukuk, gross Due date for sukuk Profit sharing rate Profit sharing type
Nama sukuk 1 Utang Sukuk Wakalah Sukuk name 1
Rupiah 14,168,069 50311 0.0075 Fixed
Bukopin
Nama sukuk 2 Investasi Sukuk Sukuk name 2
Rupiah ( 3,490,876 ) 51820 0.01 Fixed
Mudharabah PT BMI
Nama sukuk 10,677,193 Sukuk name
31 December 2022
Catatan untuk sukuk Notes for sukuk
Nama sukuk Mata uang Total sukuk, kotor Jatuh tempo sukuk Imbal hasil Jenis imbal hasil
Sukuk name Currency Total sukuk, gross Due date for sukuk Profit sharing rate Profit sharing type
Nama sukuk 1 Utang Sukuk Wakalah Sukuk name 1
Rupiah 14,168,069 50311 0.0075 Fixed
Bukopin
Nama sukuk 2 Investasi Sukuk Sukuk name 2
Rupiah ( 3,175,870 ) 51820 0.01 Fixed
Mudharabah PT BMI
Nama sukuk 10,992,199 Sukuk name
Catatan untuk sukuk Notes for sukuk
30 June 2023 31 December 2022
Total sukuk, kotor 10,677,193 10,992,199 Total sukuk, gross
Biaya penerbitan sukuk yang belum diamortisasi ( 9,100,917 ) ( 9,394,750 ) Unamortized sukuk issuance cost
Total sukuk, bersih 1,576,276 1,597,449 Total sukuk, net
Liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo dalam satu Current maturities of sukuk
0 0
tahun atas sukuk
Liabilitas jangka panjang atas sukuk 1,576,276 1,597,449 Long-term sukuk
Page 42
[8644100] Disclosure of Notes to the financial statements - Sukuk - Financing Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas sukuk Utang Sukuk - Sukuk Wakalah Berdasarkan Akta Akad Penerbitan Sukuk Wakalah Bi Al-Istitsmar Disclosure of notes for sukuk
Nomor 19 tanggal 15 November 2021, PT PPA telah menerbitkan sukuk wakalah dengan nilai
penerbitan sukuk Rp3.051.069 dan dengan nilai nominal Rp13.051.069. Jangka waktu sukuk selama
20 tahun dan jatuh tempo sukuk adalah 15 November 2041. Sukuk wakalah ini memiliki imbal hasil
indikatif setara 1% (satu persen) per tahun dari akumulasi keuntungan dan nilai penerbitan sukuk
sampai dengan tanggal jatuh tempo (?Imbal Hasil?) yang akan dibayarkan setiap tahun oleh PT PPA
sebagai penerbit. Akad yang digunakan dalam penerbitan Sukuk PT PPA berbentuk akad Wakalah Bi
Al-Istitsmar. Mengacu pada akad tersebut PT PPA selaku Penerbit Sukuk (Wakil) menerima kuasa dari
Pemodal Sukuk (Muwakkil) untuk melakukan kegiatan investasi dan pengembangan harta Pemodal.
Dalam akad ini, PT PPA selaku penerbit akan mengelola dana yang diperoleh dari hasil penerbitan
Sukuk ini untuk melakukan beberapa kegiatan usaha antara lain berupa pembiayaan kepada PT Bank
Muamalat Indonesia Tbk dan kegiatan investasi pada perusahaan kendaraan elektrik. Penerbitan
Sukuk Wakalah Bukopin 2022 Berdasarkan Akta Akad Penerbitan Sukuk Wakalah Bi Al-Istitsmar
Nomor 14 tanggal 23 September 2022, PT PPA telah menerbitkan dan menawarkan sukuk wakalah
berjangka waktu panjang tanpa melalui penawaran umum dengan tunduk pada peraturan Otoritas Jasa
Keuangan No. 30/POJK.40/2019 dengan jumlah dana modal investasi sebesar Rp1.117.000.000.000
(dalam Rupiah penuh) dengan jangka waktu 15 tahun setelah penerbitan. Yang mana akan jatuh
tempo pada tanggal 28 September 2037. Sukuk Wakalah ini mempunyai imbal hasil periodik sebesar
0,75% (nol koma tujuh lima persen) per tahun dari Nilai Penebusan yang akan dibayarkan oleh
penerbit kepada pemegang sukuk wakalah setiap tanggal pembayaran. Akad yang digunakan dalam
penerbitan Sukuk PT PPA berbentuk Akad Wakalah Bi Al-Istitsmar. Mengacu pada akad Wakalah Bi
Al-Istitsmar, PT PPA selaku penerbit sukuk (wakil) menerima kuasa dari pemodal sukuk (Muwakkil)
untuk melakukan kegiatan investasi dan pengembangan dana pemodal. Dalam akad ini perusahaan
selaku penerbit akan mengelola dana yang diperoleh dari hasil penerbitan sukuk ini untuk melakukan
kegiatan investasi berupa kegiatan investasi bisnis penerbit, dengan memperhatikan pembangunan
ekonomi. Antara lain untuk pelaksanaan investasi dalam infrastruktur yang diperlukan dalam rangka
manajemen badan usaha milik negara yang dikuasakan kepada penerbit oleh Pemerintah Republik
Indonesia maupun modal melalui pembayaran seluruh sisa kewajiban PT PPA selaku debitur dalam
perjanjian pembiayaan Modal Kerja PPA dan juga pelaksanaan rencana investasi syariah penerbit ke
perusahaan pembayaran elektronik. Nilai tercatat Utang Sukuk pada tanggal 30 Juni 2023 adalah
senilai Rp5.067.151 (31 Desember 2022: Rp4.773.319). Amortisasi selisih antara biaya perolehan dan
nilai nominal pada tanggal 30 Juni 2023 senilai Rp293.833 (31 Desember 2022: Rp521.917) telah
dicatat sebagai beban pada laba rugi. Investasi pada Sukuk Berdasarkan Akta Akad Penerbitan Sukuk
Mudharabah nomor 20 tanggal 15 November 2021, PT PPA telah membeli sukuk Mudharabah yang
diterbitkan oleh PT Bank Muamalat Indonesia Tbk (?PT BMI?) dengan nilai penerbitan sukuk sebesar
Rp2.440.856 dan dengan nilai nominal Rp15.041.101. Investasi pada sukuk mudharabah tersebut
dicatat sebagai aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan dimana PT PPA memiliki tujuan
untuk memperoleh arus kas kontraktual baik berupa imbal hasil maupun pokok dari sukuk ini. Sukuk
Mudharabah ini memiliki jangka waktu selama 20 Tahun dan akan dilunasi pada saat jatuh tempo pada
tanggal 15 November 2041 sebesar nilai nominal sukuk. Sukuk Mudharabah ini memiliki nisbah bagi
Page 43
hasil untuk pemegang sukuk sebesar 50,72% dari usaha pembiayaan yang menjadi porsi penerbit dalam mata uang Rupiah, setara imbal hasil tunai indikatif 1% per tahun dari nilai nominal. Nilai tercatat Investasi Sukuk per 30 Juni 2023 adalah senilai Rp3.490.876 (31 Desember 2022: Rp3.175.870). Amortisasi selisih antara biaya perolehan dan nilai nominal per 30 Juni 2023 senilai Rp391.777 telah dicatat sebagai pendapatan pada laba rugi. Selanjutnya investasi pada sukuk ini disebut sebagai sukuk BMI. PT PPA mencatat selisih antara nilai transaksi dan nilai nominal atas utang sukuk dan investasi pada sukuk tersebut mengacu pada PSAK 110: Sukuk dimana sukuk akan diakui sebesar nilai nominal, disesuaikan dengan premium atau diskonto, dan biaya transaksi terkait. Lalu setelah pengakuan awal, jika jumlah nominal terdapat diskonto, maka perbedaan tersebut diamortisasi secara garis lurus selama jangka waktu sukuk. Saling Hapus Berdasarkan Perjanjian Retensi Sukuk PT PPA pada tanggal 15 November 2021 BMI selaku pembeli Sukuk PPA dan PT PPA selaku pembeli sukuk BMI, para pihak telah sepakat atas ketentuan sebagai berikut: 1. PT PPA dapat mengaplikasikan perjumpaan utang atas hak tagihnya kepada PT BMI (PT BMI sebagai penerbit diwajibkan untuk memegang Sukuk PPA sampai dengan tanggal jatuh tempo sukuk) berdasarkan Sukuk BMI dengan kewajiban pembayarannya berdasarkan Sukuk PPA pada tanggal bagi hasil, tanggal jatuh tempo sukuk dan/atau tanggal pengakhiran awal; 2. PT BMI dapat mengaplikasikan perjumpaan utang atas hak tagihnya kepada PT PPA (PT PPA sebagai penerbit diwajibkan untuk memegang Sukuk BMI sampai dengan tanggal jatuh tempo sukuk) berdasarkan Sukuk PPA dengan kewajiban pembayarannya berdasarkan Sukuk BMI pada tanggal bagi hasil, tanggal jatuh tempo sukuk dan/atau tanggal pengakhiran awal; dan 3. Dengan adanya hak hukum yang dapat dipaksakan untuk saling hapus antara aset keuangan dan liabilitas keuangan maka PT PPA menyajikan investasi pada sukuk dan utang sukuk yang dimiliki oleh perusahaan secara neto. Sukuk Liabilities ? Sukuk Wakalah Based on the Issuance Deed (Akad) of Sukuk Wakalah Bi Al-Istitsmar Akad number 19 dated November 15, 2021, PT PPA has issued wakalah sukuk with the issuance value amounted to Rp3,051,069 and a nominal value of Rp13,051,069. The term of the sukuk is 20 years and the maturity date of the sukuk is November 15, 2041. This wakalah sukuk has an indicative yield at 1% (one per cent) per annum from the accumulated profit and the value of the sukuk issuance up to the maturity date (?Yield?), will be paid annually by PT PPA as Issuer. The deed used in the issuance of the Sukuk of PT PPA is in the form of Wakalah Bi AlIstitsmar Akad. Based on this deed, PT PPA as Issuer (Wakil) has been granted by the sukuk Investor (Muwakkil) to carry out investment activities and the development of Investors? assets. In this deed, PT PPA as the issuer will manage the funds obtained from the issuance of this Sukuk to carry out several business activities, such as financing provision to PT Bank Muamalat Indonesia Tbk and investment activities in electric vehicle companies. Issuance of Sukuk Wakalah Bukopin 2022 Based on the Issuance Deed (Akad) of Sukuk Wakalah Bi Al-Istitsmar Akad number 14 dated September 23, 2022, PT PPA has Issued and offered a long-term wakalah sukuk without going through a public offering subject based on the financial services authority (OJK) regulation No. 30/POJK.40/2019 with a total capital fund investment of Rp1,117,000,000,000 (in full Rupiah). The term of the sukuk is 15 years from the issued date. Which will mature on September 28, 2037. This Wakalah Sukuk has a periodic yield of 0.75% (zero point seventy five percent) per annum of the Redemption Value which will be paid annually by PT PPA as issuer to the Wakalah Sukuk holders. The deed useed in the issuance of the sukuk of PT PPA is in the form of Wakalah Bi AlIstitsmar Akad. Based on this deed PT PPA as issuer (Wakil) has beem granted by thevsukuk investor (Muwakkil) to carry out investment activities and the development of investors? assets. In this deed, PT PPA as the Issuer will manage the funds obtained from the issuaance of this sukuk to carry out several business activities, such as in the form of the issuer?s business investment activities, considering economic development. Among other things, for the implementation of investments in infrastructure required for the management of state-owned enterprises authorized to issuers by the Government of the Republic
Page 44
of Indonesia as well as capital through payment of all remaining obligations of PT PPA as the debtor in the PT PPA Working Capital financing agreement and implementing the issuer?s sharia investment plan to an electronic payment company. The carrying amount of Sukuk Payable as of June 30, 2023, amounting to Rp5,067,151 (December 31, 2022: Rp4,773,319). Amortization of the difference between the acquisition cost and nominal value as of June 30, 2023, amounted to Rp293,833 (December 31, 2022: Rp521,917) has been recorded as expense in profit or loss. Investment in Sukuk Based on the Issuance Deed of Sukuk Mudharabah Akad number 20 dated November 15, 2021, PT PPA has purchased sukuk Mudharabah issued by PT Bank Muamalat Indonesia Tbk (?PT BMI?) with the issuance value amounted to Rp2,440,856 and nominal value amounted to Rp15,041,101. The investment in sukuk mudharabah has been recorded as a financial asset measured at amortized cost. PT PPA objective is to obtain contractual cash flows in yields and principals from the Sukuk. This Mudharabah Sukuk has a tenor of 20 years and will be repaid at maturity on November 15, 2041, at the nominal value of the Sukuk. This Mudharabah Sukuk has a nisba profit sharing percentage at 50.72% from the financing proceed which is the Sukuk issuer portion in Rupiah, equivalent to an indicative cash yield at 1% per annum based on the nominal value of Sukuk. The carrying amount of Sukuk Investment as of June 30, 2023 amounting to Rp3,490,876 (December 31, 2022: Rp3,175,870). Amortization from the difference between the acquisition cost and nominal value as of June 30, 2023 amounting to Rp391,777 has been recorded as income in profit or loss. Furthermore, this investment in sukuk is referred as sukuk BMI. Based on the Notarial Deed of Ashoya Ratam No. 30 dated September 9, 2021, regarding the Master Restructuring Agreement between PT PPA, BMI, and the Hajj Financial Management Agency (?BPKH?), the parties have agreed with the projected nominal accrual value of Sukuk PPA and Sukuk BMI which due on the 20 years from the date of issuance is as follows: PT PPA records the difference between the transaction value and the nominal value of the sukuk payable and investment in sukuk in accordance with PSAK 110: Sukuk, sukuk will be recognized at the nominal value, adjusted for premium or discount, and related transaction costs. Then after the initial recognition, if the nominal amount is discounted, the difference is amortized on a straight-line basis over the term of the Sukuk. Offsetting Based on the PT PPA Sukuk Retention Agreement dated November 15, 2021, BMI as the buyer of sukuk PPA and PT PPA as the buyer of Sukuk BMI, both parties have agreed on the following terms: 1. PT PPA may apply to offset its rights to PT BMI (PT BMI as the issuer is required to hold the Sukuk PPA until the Sukuk maturity date) based on the Sukuk BMI with its payment obligations under the Sukuk PPA on the profit-sharing date, the maturity date of the Sukuk and/or the early termination date; 2. PT BMI may apply to offset its rights to PT PPA (PT PPA is required to hold the Sukuk PPA until the Sukuk maturity date) based on the Sukuk PPA with its payment obligations under the Sukuk BMI on the profit-sharing date, the maturity date of the Sukuk and/or the early termination date;and 3. With the legal rights that is enforceable for the financial assets and financial liabilities to be offset, PT PPA presents the investment in sukuk and sukuk payables owned by PT PPA on an net basis.
Page 45
[8694000a] Notes to the financial statements - Bank Loans by Order of Liquidity - Financing Industry
Page 46
[8694100] Disclosure of Notes to the financial statements - Bank Loans by Order of Liquidity - Financing Industry
Page 47
[8695000] Notes to the financial statements - Borrowings, by creditor, by currency - Financing Industry
Catatan pinjaman Notes for borrowings
30 June 2023 31 December 2022
Pinjaman dalam mata Pinjaman dalam mata
Total pinjaman Total pinjaman
uang asing uang asing
Borrowings in foreign Borrowings in foreign
Total borrowings Total borrowings
currency currency
Bank Central Asia Tbk IDR 250,000 IDR Bank Central Asia Tbk
Mata uang 0 250,000 Currency
Bank Rakyat Indonesia IDR 0 0 IDR Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Tbk Mata uang 0 0 Currency (Persero) Tbk
Bank Mandiri (Persero) Tbk IDR 1,002,137 947,519 IDR Bank Mandiri (Persero) Tbk
Mata uang 1,002,137 947,519 Currency
Bank Syariah Indonesia Tbk IDR 21,438 28,790 IDR Bank Syariah Indonesia Tbk
Mata uang 21,438 28,790 Currency
Bank Negara Indonesia IDR 391,000 275,000 IDR Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk Mata uang 391,000 275,000 Currency (Persero) Tbk
Bank Jago Tbk IDR 150,000 100,000 IDR Bank Jago Tbk
Mata uang 150,000 100,000 Currency
Bank Permata Tbk IDR 200,000 195,000 IDR Bank Permata Tbk
Mata uang 200,000 195,000 Currency
Bank Mega Tbk Mata uang 0 0 Currency Bank Mega Tbk
Bank Mayapada Mata uang Currency Bank Mayapada
0 0
Internasional Tbk Internasional Tbk
Bank Danamon Indonesia Mata uang Currency Bank Danamon Indonesia
0 0
Tbk Tbk
Bank BTPN Syariah Tbk Mata uang 0 0 Currency Bank BTPN Syariah Tbk
Bank Maybank Indonesia Mata uang Currency Bank Maybank Indonesia
0 0
Tbk Tbk
Bank Pan Indonesia Tbk IDR 240,000 300,000 IDR Bank Pan Indonesia Tbk
Mata uang 240,000 300,000 Currency
Bank Cimb Niaga Tbk IDR 30,000 IDR Bank Cimb Niaga Tbk
Mata uang 30,000 0 Currency
Bank Rakyat Indonesia Mata uang Currency Bank Rakyat Indonesia
Page 48
Agroniaga Tbk 0 0 Agroniaga Tbk
Bank Btpn Tbk Mata uang 0 0 Currency Bank Btpn Tbk
Bank Tabungan Negara IDR 251,184 303,014 IDR Bank Tabungan Negara
(Persero) Tbk Mata uang 251,184 303,014 Currency (Persero) Tbk
Bank OCBC Nisp Tbk Mata uang 0 0 Currency Bank OCBC Nisp Tbk
Bank KB Bukopin Tbk Mata uang 0 0 Currency Bank KB Bukopin Tbk
Bank Pembangunan Daerah IDR 481,800 277,000 IDR Bank Pembangunan Daerah
Jawa Barat dan Banten Tbk Mata uang 481,800 277,000 Currency Jawa Barat dan Banten Tbk
Pinjaman sindikasi Mata uang 0 0 Currency Syndicated bank loans
Bank asing lainnya Mata uang 0 0 Currency Other foreign banks
Bank lokal lainnya IDR 1,005,110 1,744,934 IDR Other local banks
Mata uang 1,005,110 1,744,934 Currency
Kreditur nama bank Mata uang 3,772,669 4,421,257 Currency Creditor bank name
Page 49
[8695100] Disclosure of Notes to the financial statements - Borrowings - Financing Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas pinjaman PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (?Bank Mandiri?) PT Perusahaan Pengelola Aset (?PT PPA?) Disclosure of notes for borrowings
Berdasarkan Perjanjian Kredit Modal Kerja Transaksional No. 24 tanggal 7 November 2018
berdasarkan surat No. CRO.KP/397/KMK/2018 di hadapan Notaris Desman, S.H., M.Hum., M.M PT
PPAmenandatangani Perjanjian Kredit dengan Bank Mandiri. Bank memberikan Fasilitas Kredit
dengan memperhatikan ketentuan dan syarat perjanjian dengan limit sebesar Rp500.000. Minimal limit
untuk setiap underlying Perjanjian Pinjaman antara Perusahaan dengan nasabah Perusahaan yang
dapat dibiayai Fasilitas KMK Transaksional Bank sebesar Rp20.000. Bank Mandiri memberikan waktu
pinjaman selama 48 bulan terhitung dari tanggal 7 November 2018 sampai dengan 6 November 2022.
Untuk tingkat suku bunga ditentukan 8,5% selama 12 bulan dan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai
ketentuan yang berlaku di Bank. Bank memberikan provisi sebesar 0,25% dari nilai limit yang menjadi
Fasilitas Kredit Modal Kerja. Berdasarkan surat dari Bank Mandiri No. HBK.GI2/1818/2021 tanggal 30
November 2021 bahwa pihak Bank Mandiri setuju untuk menurunkan tingkat suku bunga Fasilitas KMK
Transaksional Limit Rp500.000 menjadi 6,15%. Berdasarkan surat No. HBK.G12/GOV2.1584/2022
tanggal 7 November 2022, sehubungan dengan pemberian Fasilitas Kredit kepada PT PPA, pinjaman
Perusahaan dinyatakan lunas pada tanggal 4 November 2022. Berdasarkan addendum II (Kedua)
Perjanjian Kredit Modal Kerja Transaksional No. CRO.KP/547/KMK/2019 hari Rabu tanggal 15
Desember 2021 antara PT PPA dan Bank Mandiri, bahwa jangka waktu Fasilitas Kredit Modal Kerja
Transaksional ditetapkan untuk diperpanjang selama 12 bulan yaitu tanggal 16 Desember 2021
sampai dengan tanggal 15 Desember 2022. Tingkat suku bunga sebesar 6,15% per tahun dan dapat
berubah sewaktu-waktu sesuai dengan ketentuan yang berlaku di Bank. Atas perpanjangan Fasilitas
Kredit dikenakan provisi sebesar 0,125% dari Limit Kredit, dengan limit sebesar Rp250.000.
Berdasarkan Addendum III (Ketiga) Perjanjian Kredit Modal Kerja Transaksional Nomor
CRO.KP/547/KMK/2019, pada tanggal 4 April 2022. a. Bahwa Non Performing Financing (Piutang
diluar pembiayaan Restrukturasi dan/atau Revitalisasi dan/atau Dana Talangan pihak berelasi yang
menggunakan dana Penyertaan Modal Negara (PMN)) maksimal 5% setelah memperhitungkan
Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN). b. Khusus untuk penarikan Fasilitas Kredit Modal Kerja
Transaksional IDR, Debitur telah membayar servicing fee sebesar 0.125% sebagai limit. c. Gearing
Ratio maksimal 5 kali d. Current Ratio (CR) minimal sebesar 100% Berdasarkan addendum IV
(keempat) Perjanjian Kredit Modal Kerja Transaksional No. CRO.KP/547/KMK/2019 antara PT PPA
dan Bank Mandiri, bahwa jangka waktu Fasilitas Kredit Modal Kerja Transaksional ditetapkan untuk
diperpanjang selama 12 bulan yaitu tanggal 16 Desember 2022 sampai dengan tanggal 15 Desember
2023. Berdasarkan addendum II (Kedua) Perjanjian Kredit Modal Kerja Transaksional No.
CRO.KP/548/KMK/2019 hari Rabu tanggal 15 Desember 2021 antara PT PPA dan Bank Mandiri,
bahwa jangka waktu Fasilitas Kredit Modal Kerja Transaksional ditetapkan untuk diperpanjang selama
12 bulan yaitu tanggal 16 Desember 2021 sampai dengan tanggal 15 Desember 2022. Tingkat suku
bunga sebesar 2,5% per tahun selama belum ada penarikan kredit. Apabila terdapat penarikan kredit,
suku bunga fasilitas menjadi 3,5% per tahun dan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan
ketentuan yang berlaku di Bank, dengan limit sebesar USD30,000. Berdasarkan Addendum III (Ketiga)
Perjanjian Kredit Modal Kerja Transaksional Nomor CRO.KP/548/KMK/2019 pada tanggal 4 April 2022.
a. Bahwa terjadinya kesepakatan untuk mengubah ketentuan Pasal 7 Ayat III Perjanjian, sehingga
Page 50
tertulis seperti berikut, Khusus untuk Kredit Modal Kerja USD selain menyerahkan Perjanjian Pinjaman, Debitur menyampaikan dokumen underlying penarikan berupa copy of sales contract, purchase order. b. Non Performing Financing (Piutang diluar pembiayaan Restrukturasi dan/atau Revitalisasi dan/atau Dana Talangan pihak berelasi yang menggunakan dana Penyertaan Modal Negara (PMN)) maksimal 5% setelah memperhitungkan Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN). c. Gearing Ratio maksimal 5 kali. d. Current Ratio minimal sebesar 100% e. EBITDA (Laba Usaha) positif. Berdasarkan addendum IV (Keempat) Perjanjian Kredit Modal Kerja Transaksional No. CRO.KP/548/KMK/2019 antara PT PPA dan Bank Mandiri (Persero) Tbk, bahwa jangka waktu Fasilitas Kredit Modal Kerja Transaksional ditetapkan untuk diperpanjang selama 12 bulan yaitu tanggal 16 Desember 2022 sampai dengan tanggal 15 Desember 2023. PT PPA wajib menjaga financial covenant selama jangka waktu Kredit yang tercermin pada laporan keuangan sebagai berikut: a. Non Performing Financing piutang di luar pembiayaan Restrukturisasi dan/atau Revitalisasi dan/atau Dana Talangan pihak berelasi yang menggunakan dana Pernyataan Modal Negara (PMN) maksimal 5% (lima persen) setelah memperhitungan Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN); b. Jumlah sisa saldo pinjaman piutang di luar pembiayaan Restrkuturisasi dan/atau Revitalisasi dan/atau Dana Talangan pihak berelasi yang menggunakan dana Pernyataan Modal Negara (PMN) dengan tunggakan pokok dan/atau bunga lebih dari 90 Hari kalender dibagi dengan jumlah sisa saldo pinjaman piutang (di luar pembiayaan Restrukturisasi dan/atau Revitalisasi dan/atau Dana Talangan pihak berelasi yang menggunakan dana Pernyataan Modal (PMN) sama dengan maksimal 5%; c. Gearing Ratio maksimal 5 kali; d. Current Ratio minimal sebesar 100%; dan e. EBITDA (Laba Usaha) positif Pada tanggal 30 Juni 2023, 31 Desember 2022 dan 2021 PT PPA memenuhi rasio dan pembatasan keuangan yang disyaratkan. Saldo pada tanggal 31 Desember 2022 sebesar Rp509.121. Jumlah pencairan selama periode berjalan sebesar Rp147.826. Pembayaran selama periode berjalan sebesar Rp127.216. Efek atas selisih kurs sebesar Rp15.192. Saldo pada tanggal 30 Juni 2023 adalah sebesar Rp514.538.
Page 51
[8697000] Notes to the financial statements - Bank Loans by Order of Liquidity Interest Information - Financing Industry
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.