Skip to content
Back to announcement

20230922_BTEL_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_31412450_lamp1.pdf

Other Text extracted BTEL

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 11

Page 1
Lampiran I Surat 0086/EST.06/Corpsec/IX/2023

                                    Permintaan Penjelasan

1.   Merujuk kepada tanggapan Perseroan atas Permintaan Penjelasan Bursa melalui surat No.
     0050/EST.06/Corpsec/I/2023 terkait dengan permohonan Chapter 15, Perseroan telah
     menyampaikan bahwa putusan atas permohonan Chapter 15 merupakan putusan terakhir
     Pengadilan Kepailitan New York dan tidak ada pihak yang mengajukan upaya hukum atau
     keberatan atas putusan yang telah dikeluarkan oleh Pengadilan tersebut. Selain itu,
     disampaikan bahwa penyelesaian seluruh kewajiban utang Perseroan kepada para Kreditur,
     termasuk penyelesaian utang hasil dari penerbitan Wesel Senior, tetap mengacu pada
     Perjanjian Perdamaian PKPU Perseroan yang telah dihomologasi oleh Pengadilan Niaga
     Jakarta Pusat pada tanggal 9 Desember 2014 melalui putusan nomor 59/Pdt.Sus-
     PKPU/2014/PNNiagaJkt.Pst, dan telah berkekuatan hukum tetap. Salah satu isi putusan adalah
     penyelesaian utang yang akan diselesaikan dengan skema tunai dan penerbitan Obligasi Wajib
     Konversi (OWK).

     Pada Catatan atas Laporan Keuangan (CaLK) No. 18, Perseroan pada tahun 2016 telah
     melaksanakan keputusan PKPU dengan menerbitkan dan menyerahkan OWK para kreditur
     termasuk kepada BTPL dan selanjutnya OWK akan diserahkan oleh BTPL kepada pemegang
     Wesel Senior.

     Namun demikian, berdasarkan dokumen Order Granting Recognition as Foreign Main
     Proceeding and Denying Relief and Additional Assistance yang diterbitkan oleh United States
     Bankruptcy Court Southern District of New York pada 6 Mei 2021, diketahui bahwa
     permohonan additional relief under Sections 1521 and 1507 Chapter 15 ditolak. Dengan
     demikian Perseroan tidak dapat mengimplementasikan exchange offer (penukaran wesel
     senior dengan OWK).

     Atas hal tersebut, mohon penjelasan:
     a. Perkembangan terkini perihal exchange offer kepada para pemegang Wesel Senior.
     b. Apakah Perseroan akan mengajukan permohonan lanjutan pada Pengadilan Kepailitan
        New York agar dapat mengimplementasikan exchange offer? Jelaskan.
     c. Apakah terdapat permohonan untuk eksekusi atau klaim jaminan atas Wesel Senior yang
        telah diterbitkan dari pemegang Wesel Senior? Jika ada mohon perincian atas hal
        dimaksud.
     d. Bursa meminta dokumen Opini Hukum dari Konsultan Hukum Perseroan terkait dengan
        Putusan Chapter 15.

     Penjelasan:
     a. Sebagaimana telah dijelaskan sebelumnya, bahwa dalam Perjanjian Perdamaian PKPU
        Perseroan yang menjadi dasar hukum penyelesaian kewajiban yang bersifat final dan
        mengikat, telah diatur bahwa penyelesaian utang Wesel Senior wajib dilakukan dengan
        mekanisme penerbitan dan penyerahan Mandatory Convertible Bond (MCB) atau
        Obligasi Wajib Konversi (OWK). Lebih lanjut sebagai bentuk pelaksanaan kewajiban
        terkait utang Wesel Senior berdasarkan Perjanjian Perdamaian tersebut, Perseroan telah
        menerbitkan dan menyerahkan OWK kepada BTPL.

         Terkait exchange offer dapat kami jelaskan kembali bahwa exchange offer sebagaimana
         diatur dalam Perjanjian Perdamaian merupakan suatu mekanisme yang bersifat opsional
         atau pilihan yang dapat dipertimbangkan dan diputuskan sendiri oleh Perseroan untuk
         ditawarkan kepada pemegang saham Wesel Senior dengan instrumen berupa OWK itu
         sendiri. Tidak ada ketentuan dalam Perjanjian Perdamaian yang mewajibkan Perseroan

                                                                                                   1
Page 2
         untuk melaksanakan dan menawarkan exchange offer kepada para pemegang Wesel
         Senior.

         Mengingat bahwa Perseroan telah melaksanakan penerbitan dan penyerahan OWK
         sebagaimana tersebut di atas, maka Perseroan memandang bahwa exchange offer saat ini
         tidak menjadi pilihan untuk dilaksanakan oleh Perseroan.

     b. Sebagaimana telah dijelaskan sebelumnya bahwa permohonan Chapter 15 melalui
        Pengadilan Kepailitan New York dan juga keputusan Pengadilan Kepailitan New York
        atas permohonan Chapter 15 tersebut tidak mempengaruhi, mengubah, atau mengurangi
        keberlakuan dari Perjanjian Perdamaian PKPU Perseroan yang telah dihomologasi oleh
        Pengadilan      Niaga    Jakarta    Pusat    melalui    putusan    No.   59/Pdt.Sus-
        PKPU/2014/PNNiagaJkt.Pst tanggal 9 Desember 2014 dan telah berkekuatan hukum
        tetap. Perjanjian Perdamaian yang telah berkekuatan hukum tetap dan mengikat tersebut
        menjadi dasar hukum penyelesaian kewajiban Perseroan. Dalam hal ini termasuk juga
        telah diatur ketentuan yang bersifat final dan menengikat mengenai mekanisme
        penyelesaian utang Wesel Senior dengan kewajiban Perseroan untuk menerbitkan OWK
        dan ketentuan mengenai exchange offer yang bersifat opsional atau tidak wajib untuk
        diimplementasikan.

         Lebih lanjut, dalam putusan Pengadilan Kepailitan New York tersebut tidak terdapat
         ketentuan atau pernyataan yang terkait dengan exchange offer, termasuk tidak terdapat
         ketentuan atau pernyataan mengenai dapat atau tidak dapat diimplementasikannya
         exchange offer. Sebagaimana telah dijelaskan pada Huruf a. di atas, bahwa sesuai
         Perjanjian Perdamaian exchange offer bukan merupakan suatu kewajiban melainkan
         sebuah opsi dan sementara itu Perseroan telah menerbitkan dan menyerahkan OWK.
         Dengan demikian Perseroan memandang bahwa exchange offer saat ini tidak menjadi
         pilihan bagi Perseroan untuk dilaksanakan serta tidak diperlukan permohonan lanjutan
         kepada Pengadilan Kepailitan New York.

     c. Perjanjian Perdamaian telah diatur ketentuan bahwa seluruh penjaminan termasuk
        penjaminan atas utang Wesel Senior menjadi dan telah berakhir. Kami mengkonfirmasi
        bahwa sampai dengan saat ini Perseroan tidak mendapatkan atau menerima permohonan
        eksekusi atau klaim jaminan atas Wesel Senior dari para pemegang Wesel Senior.

     d. Permintaan untuk menyediakan dokumen resmi opini hukum terkait putusan Chapter 15
        dalam bentuk sebagaimana yang menjadi common practice dalam hukum Amerika Serikat
        akan kami sampaikan kepada kuasa hukum kami di Amerika Serikat dan untuk
        selanjutnya disampaikan kepada Bursa setelah kami menerima opini hukum tersebut.


2.   Perseroan mulai mencatatkan adanya akun aset dalam pengerjaan senilai Rp12,47 miliar pada
     31 Desember 2022 dan Rp14,24 miliar pada 30 Juni 2023. Merujuk pada CaLK No. 12, Aset
     dalam Pengerjaan untuk periode dan tahun yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023 meliputi
     pembelian perangkat transmitter, Integrated Receiver/Decoder (IRD), dan monitoring yang
     masih dalam prosespenyelesaian. Mohon penjelasan:
      a. Latar belakang dan kegunaan pembelian aset-aset dalam pengerjaan tersebut.
      b. Sumber pendanaan pembelian aset dalam pengerjaan.
      c. Perkiraan waktu aset dalam pengerjaan ini akan selesai dan beroperasi

     Penjelasan:
     a. Pembelian perangkat transmitter, Integrated Receiver/Decoder (IRD), dan monitoring
        yang masih dalam proses penyelesaian oleh PT Viva Teknologi Integra (VIVAT)
        dilakukan dalam rangka memenuhi kebutuhan operasional managed service multiplexing

                                                                                                 2
Page 3
         sehubungan dengan rencana peningkatan kualitas dan jangkauan penyiaran televisi FTA
         ANTV dan tvOne secara digital.

     b. Untuk sumber pendanaan pembelian aset dalam pengerjaan tersebut diperoleh dari
        pendapatan operasional VIVAT.

     c. Aset dalam pengerjaan dalam hal ini transmitter, Integrated Receiver/Decoder (IRD), dan
        monitoring diperkirakan akan selesai secara keseluruhan pada kuartal pertama 2024.

3.   Perseroan mencatatkan Utang Lain-lain sebesar Rp179,95 miliar per Desember 2022 dan
     meningkat menjadi Rp192,38 miliar per Juni 2023. Mohon penjelasan:
     a. Nature utang lain-lain yang dimaksud.
      b. Klasifikasi utang lain-lain berdasarkan belum atau sudah jatuh temponya.
      c. Rincian nama masing-masing pihak, saldo, serta umur dari utang lain-lain dari pihak
         tersebut.

     Penjelasan:
     a. Nature Utang Lain-lain yang dimaksud adalah pinjaman yang diperoleh dalam rangka
        memperkuat lini bisnis Perseroan.

     b. Sebagian besar Utang Lain-lain tersebut merupakan Utang Perseroan kepada pihak
        berelasi yang telah jatuh tempo. Atas Utang Lain-lain tersebut Perseroan dan pihak
        berelasi akan mencari dan menyepakati solusi yang tidak memberatkan Perseroan
        termasuk antara lain melalui skema penyertaan investasi di unit-unit usaha Perseroan.

     c. Berikut nama masing-masing pihak atas utang lain-lain:

                                             dalam jutaan rupiah
                                         Umur utang 30 Juni 2023
                 KETERANGAN
                                           <90           >90
         B. Generasi Asia                        -         36,650
         Bedigital Konektivitas Asia         2,044         38,731
         Graha Adika Niaga                       -         13,794
         Cakra Agra Abadi                        -         11,589
         Kapital Kelola Raya                     -         16,000
         Infocom Nusantara Prima                 -         19,359
         Inovasi Teknologi Nusantara             -          9,439
         CATV                                8,210         11,096
         Lain-lain (dibawah 1 miliar )       2,179         23,288
         Total AP other                     12,433       179,945

4.   Sehubungan dengan adanya peningkatan biaya karyawan mencapai 51,5% antara periode Juni
     2022 dan 2023 dari sebesar Rp14,29 miliar menjadi Rp21,66 miliar dan mengingat tidak
     terdapat peningkatan jumlah karyawan pada kedua periode, mohon penjelasan atas penyebab
     peningkatan tersebut.

     Penjelasan:
     Peningkatan biaya karyawan sebesar 51,5% disebabkan karena terdapat peningkatan jumlah
     karyawan di unit usaha Perseroan sehingga total jumlah karyawan Perseroan dan unit usaha
     menjadi 307 orang pada posisi Juni 2023. Terdapat kesalahan input jumlah karyawan pada
     CALK Juni 2023 dan akan diperbaiki di Laporan Keuangan 30 September 2023.




                                                                                                  3
Page 4
5.   Sehubungan tidak terdapat pergerakan pada akun Persediaan antara Desember 2022 dan Juni
     2023 dengan saldo pada masing-masing periode sebesar Rp2,006 miliar, mohon penjelasan
     atas hal tersebut.

     Penjelasan:
     Akun persediaan antara Desember 2022 dan Juni 2023 tidak mengalami perubahan saldo,
     dikarenakan pada periode tersebut tidak terdapat permintaan dari ANTV dan tvOne atau pihak
     lainnya untuk pendistribusian Set-Top-Box.

6.   Merujuk pada CaLK No. 6, Perseroan mencatatkan piutang usaha dari PT VKTR Teknologi
     Mobilitas Tbk. (VKTR) sebesar Rp364 juta per 30 Juni 2023 sebagai bagian dari piutang usaha
     pihak ketiga. Namun demikian, berdasarkan laporan bulanan registrasi efek VKTR untuk
     periode Juli 2023 serta laporan bulanan registrasi efek Perseroan untuk periode Februari 2023,
     Perseroan dan VKTR memiliki pemilik manfaat akhir yang sama, yakni keluarga Bakrie. Atas
     hal tersebut, mohon penjelasan alasan Perseroan tidak mengklasifikasikan transaksi dengan
     VKTR sebagai transaksi pihak berelasi.

     Penjelasan:
     Perseroan akan memperbaiki pencatatan piutang usaha tersebut menjadi piutang pihak berelasi
     pada Laporan Keuangan 30 September 2023.

7.   Mohon penjelasan mengenai umur piutang usaha Perseroan berdasarkan pihak ketiga dan
     pihak berelasi dengan mengisi tabel sebagai berikut:

     Penjelasan:
     • Berikut tabel umur piutang Perseroan berdasarkan pihak ketiga dan pihak berelasi:

                                                 dalam jutaan rupiah
                                           Pihak   Pihak
                Umur Piutang                                   Total
                                           Ketiga Berelasi
          Sampai dengan 30 hari               604     299         903
          Lebih dari 30 hari - 60 hari        471     161         632
          Lebih dari 60 hari - 90 hari      1,009     165       1,174
          Lebih dari 90 hari                1,111   5,208       6,319
          Total                             3,195   5,833       9,028

     • Berikut informasi mengenai porsi yang telah da belum jatuh tempo:

                                         dalam jutaan rupiah
                       Keterangan                   Jumlah

          Piutang Usaha yang belum jatuh tempo          339
          Piutang Usaha yang sudah jatuh tempo        5,993
          Total                                       6,332

8.   Terkait dengan rencana Perseroan dalam penagihan piutang dalam tanggapan Perseroan terkait
     Laporan Keuangan per 30 September 2022, Perseroan akan mengambil langkah-langkah
     persuasif terlebih dahulu baik melalui sarana email, telepon, maupun tatap muka sebelum
     mempertimbangkan upaya lebih lanjut termasuk langkah hukum. Selanjutnya, mohon
     perincian mengenai perkembangan terkini atas penagihan piutang usaha ini.




                                                                                                      4
Page 5
     Penjelasan:
     Langkah-langkah yang telah diambil oleh Perseroan dalam rangka penagihan piutang
     sebagaimana dalam Laporan Keuangan 30 September 2022 telah menghasilkan penerimaan
     pembayaran sebagian piutang dari sebagian klien Perseroan. Selanjutnya Perseroan akan tetap
     melakukan Upaya-upaya dalam rangka penagihan piutang selebihnya.

9.   Perseroan masih membukukan piutang pihak berelasi sebesar Rp5,6 miliar kepada PT
     Cakrawala Andalan Televisi dan PT Lativi Media Karya pada Laporan Keuangan per Juni
     2023. Pada tanggapan Perseroan atas Laporan Keuangan per September 2022, Perseroan
     dalam penagihan piutang akan terus berkomunikasi untuk mencari dan menyepakati skema
     penyelesaian piutang yang memungkinkan dan tidak memberatkan Perseroan. Hal ini
     merupakan mitigasi risiko atas piutang yang tidak tertagih. Mohon penjelasan:

     a. Perkembangan terkini rencana penyelesaian piutang dengan PT Cakrawala Andalas
        Televisi dan PT Lativi Media Karya tersebut.

         Penjelasan:
         Berdasarkan pembicaraan terakhir dengan PT Cakrawala Andalas Televisi (CATV) dan
         PT Lativi Media Karya (LMK), piutang tersebut akan diselesaikan sebelum akhir tahun
         2023 ini.
     b. Perincian umur piutang usaha dengan masing-masing pihak.

         Penjelasan:
         Umur piutang dengan masing-masing pihak berelasi (CATV dan LMK) lebih dari 180
         hari.




                                                                                                   5
Page 6
10.   Terdapat perbedaan informasi Utang Usaha per 30 Juni 2023 Perseroan antara laporan posisi
      keuangan dengan Catatan atas Laporan Keuangan, sebagai berikut:




                                                                                                  6
Page 7
      Penjelasan:
      Terdapat kesalahan penulisan pada CALK utang usaha. Berikut informasi utang usaha per 30
      Juni 2023 dalam Catatan atas Laporan Keuangan yang sebenarnya:

                                                             Tertera dalam
                          Utang Usaha                       Lap. Keuangan       Seharusnya
                                                             30 Juni 2023
        Pihak ketiga
        Mata uang asing
         Blackberry Singapore Pte. Ltd                                8,116             8,116
         Lain - lain (masing -masing dibawah Rp4 miliiar)            80,893            80,893
         Sub - total                                                 89,009            89,009

        Rupiah
         PT Smartfren Telecom Tbk                                   172,138           172,138
         Kementerian Komunikasi dan Informasi                        54,819            54,819
         Lain - lain (masing -masing dibawah Rp4 miliiar)            62,348            59,353
         Sub - total                                                289,305           286,310

        Beban Interkoneksi                                           49,113            49,113
        Total pihak ketiga                                          427,427           424,432

        Pihak berelasi
        PT Bakrie Swasakti Utama                                     13,627            13,627
        PT Multi Kontrol Nusantara                                    2,851             2,851
        Lain - lain (masing -masing dibawah Rp4 miliar)                 456               456
        Total pihak berelasi                                         16,934            16,934

        Total Utang Usaha                                           444,361           441,366

11.   Berdasarkan CaLK No. 14 terkait Utang Usaha, saldo Utang Usaha per Desember 2022 dan Juni
      2023masing-masing adalah sebesar Rp443,08 miliar dan Rp444,36 miliar. Saldo tersebut tidak
      jauh berbeda dengan angka Laporan Keuangan per September 2022 sebesar Rp438 miliar.
      Mohon penjelasan:
       a. Alasan dan latar belakang Perseroan belum melunasi Utang Usaha mengingat terdapat
           Utang Usaha sebesar Rp437,23 miliar dari total Rp444,36 miliar telah jatuh tempo dan
           berumur lebih dari 90 hari.

          Penjelasan:
          Dapat Kami jelaskan bahwa hampir seluruh utang usaha pihak ketiga ini timbul sejak 5 -
          6 tahun yang lalu terkait dengan bisnis telekomunikasi CDMA yang pada waktu itu
          dijalankan oleh Perseroan. Dalam beberapa tahun belakangan ini, para vendor tersebut
          tidak melakukan upaya penagihan dan komunikasi dengan Perseroan. Sementara
          Perseroan memfokuskan diri untuk mempergunakan sumber daya keuangan untuk
          keperuan pengembangan bisnis di unit-unit usaha.




                                                                                                   7
Page 8
      b. Strategi Perseroan terkini dalam rangka penyelesaian utang usaha tersebut, dengan mengisi
         tabel sebagai berikut:

             Penjelasan:
                  Langkah-langkah penyelesaian
                     utang usaha berdasarkan                                    Update terkini (per Agustus 2023)
                            tanggapan
                  PP LK per 30 September 2022
               Melakukan       renegosiasi dengan                            Sampai dengan saat ini Perseroan masih
               kreditor/vendor/supplier      untuk                           dan terus melakukan negosiasi dengan
               pengurangan dan/atau penghapusan                              sebagian kreditor/vendor/supplier.
               Utang UsahaPerseroan.
               Penjadwalan ulang pembayaran Utang                            Perseroan telah melakukan pembicaraan
               Usaha untuk jangka waktu yang lebih                           dengan kreditor pihak berelasi untuk
               panjang.                                                      usulan penjadwalan ulang pembayaran
                                                                             utang usaha. Pembicaraan masih
                                                                             berlanjut sampai saat ini.

               Mempertimbangkan         penyelesaian                         Perseroan telah melakukan pembicaraan
               Utang      Usaha    melalui    skema                          dengan kreditor pihak berelasi untuk
               penyertaan                  investasi                         usulan penyelesaian utang melalui skema
               kreditor/vendor/supplier di unit-unit                         penyertaan investasi di unit usaha
               usaha Perseroan.                                              Perseroan. Pembicaraan masih berlanjut
                                                                             sampai saat ini.

                                                                             Usulan skema yang sama juga akan
                                                                             ditawarkan oleh Perseroan kepada
                                                                             kreditor pihak ketiga jika mereka
                                                                             melakukan          komunikasi       dengan
                                                                             Perseroan.
               Meningkatkan     perfoma     usaha                            Perseroan telah melakukan berbagai
               Perseroan untuk     memaksimalkan                             inisiatif dan strategi bisnis melalui unit –
               penerimaan yang dapat digunakan                               unit usaha yang menunjukkan kinerja
               pembayaran Utang Usaha Perseroan.                             yang prospektif dan menjanjikan yang
                                                                             diharapkan dapat menjadi tulang
                                                                             punggung Perseroan termasuk untuk
                                                                             membayar utang Perseroan.

12.   Terkait dengan Entitas Anak Perseroan, Bursa meminta perkembangan terkini kondisi
      keuangan dan operasional dengan mengisi tabel sebagai berikut:

      Penjelasan:
      Berikut perkembangan terkini kondisi keuangan dan operasional Entitas Anak Perseroan

                                                                                                            dalam jutaan Rupiah
                                                                              Per Juni 2023                               Per Agustus 2023
                 Nama Entitas Anak
                                                   Total Aset Total Liabilitas Total Ekuitas Pendapatan    Laba Bersih   Status Operasional
      PT Anugerah Andalan Investama (AAI)               (15,426)         175          (15,601)       -              -        Tidak aktif
      PT Bakrie Connectivity                                 16      155,409         (155,393)       -                       Tidak aktif
      PT Mitra Kreasi Komunika (MKK)                    (10,886)       1,312          (12,198)       -              -        Tidak aktif
      PT Layanan Prima Digital (LPD)                      7,851        6,741            1,110      4,712             24         Aktif
      PT Inovasi Digital Nusantara (ITN)                   (250)      10,584          (10,834)     1,232            (28)        Aktif
      PT Viva Teknologi Intergra (VIVAT) d/h CAF         37,149       51,069          (13,920)    11,789         (8,599)        Aktif
      PT Sangads Digital Pariwara (Sangads)               1,274        1,363              (89)     3,283            139         Aktif




                                                                                                                                              8
Page 9
13.   Berdasarkan materi public expose Perseroan, mohon penjelasan atas hal-hal sebagai berikut:
      a. Informasi lebih lanjut mengenai perpanjangan kontrak dengan Jasa Marga selama 3 tahun
          oleh Layanan Prima Digital.

          Penjelasan:
          Sejak tahun 2016 PT Jasamarga (Persero) Tbk telah menggunakan jasa layanan PT
          Layanan Prima Digital (LPD) untuk Pekerjaan Pengadaan Line Digital 14080 Traffic
          Information Center. Selanjutnya penggunaan jasa layanan tersebut disepakati untuk
          diperpanjang pada tanggal 30 Desember 2022 oleh LPD dan PT Jasamarga Toll Road
          Command Center (JMTO) sebagai unit usaha PT Jasamarga (Persero) Tbk, untuk jangka
          waktu sampai dengan 31 Desember 2024 dan dapat diperpanjang kembali.

      b. Penyebab perubahan PT Cakra Andalan Fasilitas menjadi PT Viva Teknologi Integra.

          Penjelasan:

          VIVAT merupakan nama baru pengganti nama sebelumnya PT Cakra Andalan Fasilitas,
          dan tidak terdapat perubahan terhadap entitas atau badan hukumnya. Perubahan nama di
          tahun 2023 ini merupakan strategi rebranding Perseroan untuk lebih memperkenalkan
          VIVAT kepada publik dan dalam rangka memperluas segmen pasar sebagai perusahaan
          yang tidak hanya menjadi pengelola teknologi dan infrastruktur layanan multipleksing
          untuk penyiaran televisi untuk stasiun TV Free To Air, tetapi juga menjadi penyedia
          business solution terintegrasi di lini digital technology, multimedia, dan broadcasting.

      c. Perincian atas klien yang dimiliki Perseroan dan masing-masing Entitas Anak dengan
         mengisi tabel sebagai berikut:

          Penjelasan:

          Perincian klien atas Entitas-entitas Anak sebagai berikut:
                                                                      Nama Klien dengan Nilai
              Nama Entitas Anak            Jumlah Klien                  Kontrak Terbesar
                                                                           (3 Terbesar)
          PT Layanan Prima Digital         127 Customer        -     PT Ecart Webportal Indonesia
          (LPD)                                                      (Lazada)
                                                               -     PT Lastana Express Indonesia
                                                               -     PT Sony Indonesia

          PT     Inovasi       Digital      15 Customer        -     PT. NTT Indonesia Solutions
          Nusantara (ITN)                                      -     PT Mulya Graha Prima
                                                               -     PT. Pelabuhan Tanjung Priok
          PT Viva Teknologi Integra         37 Customer        -     PT. Cakrawala Andalas Televisi
          (VIVAT)                                              -     PT. Lativi Mediakarya
                                                               -     PT. VKTR Teknologi Mobilitas
          PT Sangads Digital                5 Customer             - PT Lativi Media Karya
          Pariwara (Sangads)                                       - Badan Narkotika Nasional
                                                                   - IFC/World Bank




                                                                                                      9
Page 10
      d. Perincian atas kontrak material yang sudah ditandatangani Perseroan dan/atau masing-
         masing Entitas Anak Perseroan, dengan mengisi tabel sebagai berikut:

          Penjelasan:
          Berikut perincian kontrak material yang sudah ditandatangani oleh Entitas anak:
                                                                                                                                      Jangka Waktu       Hal-hal Material yang Terdapat
         No            Entitas Anak                Jenis Kontrak                   Nama Lawan Transaksi            Nilai Kontrak
                                                                                                                                         Kontrak                 dalam Kontrak
                                                                          PT Ecart Webportal Indonesia (Lazada)    Rp 16.2 Miliar
                                             Perjanjian Kerjasama (PKS)                                                                  3 Tahun
         1. PT Layanan Prima Digital (LPD)                                PT Lastana Express Indonesia             Rp 1.6 Miliar                        Tarif dan biaya layanan.
                                             Form Berlangganan            PT Sony Indonesia                         Rp 498 Juta          1 Tahun
                                                                                                                                                        Pengadaan dan instalasi Air Circuit
                                             Surat Perintah Kerja (SPK) PT Mulya Graha Prima                       Rp 1.1 Miliar         6 Bulan
                                                                                                                                                        Breaker (ACB).
                                                                                                                                                        Pengadaan dan instalasi SCTV.
         2. PT Inovasi Teknologi Nusantara   Surat Perintah Kerja (SPK) PT NTT Indonesia Tecnology                  Rp 901 Juta          1 Tahun        SML-NOC.
                                             Surat Perintah Kerja (SPK) PT Integrasi Logistic Cipta Solusi          Rp 370 Juta          1 Tahun        IT Email support & maintance Zimbra.
                                             Surat Perintah Kerja (SPK) PT Pelabuhan Tanjung Priok                  Rp 187 Juta          1 Tahun        Email Zimbra.
                                                                                                                                                        Pengelolaan operasi perangkat dan
         3. PT Viva Teknologi Intergra       Perjanjian Kerjasama (PKS) PT Cakrawala Andalas Televisi             Rp 5 Miliar/bln     Terus menerus
                                                                                                                                                        sistem penyiaran analog dan digital.
                                                                                                                                                        Pengelolaan dan pengoperasian system,
                                                                          PT Lativi Media Karya                   Rp 4.5 Miliar/bln   Terus menerus     teknologi, perangkat penyiaran, dan
                                                                                                                                                        perangkat lainnya.
                                                                                                                                                        Pengelolaan teknologi informasi.
                                                                                                                                                        Penyediaan Sumber Daya Manusia.
                                             Perjanjian Kerjasama (PKS) PT Lativi Media Karya                      Rp 10.4 Miliar     1 Tahun 6 bulan   Jasa Komunikasi dan desain.
                                                                                                                                                        Konsultasi Digital Marketing.
                                                                                                                                                        Digital agency.
         4. PT Sangads Digital Pariwara                                 Badan Narkotika Nasional                    Rp 200 Juta          1 Tahun        Pemasagan Iklan Digital
                                                                        IFC/World Bank                              Rp 193 Juta
                                             Surat Perintah Kerja (SPK)
                                                                        PT Trinusa Travelindo/Traveloka             Rp 104 Juta         3 - 6 bulan     Digital Marketing ITIF 2023
                                                                        United Nations Development Programme        Rp 69 Juta




14.   Bursa meminta Perseroan agar dapat menyampaikan rencana bisnis Perseroan serta proyeksi
      keuangan dalam 3 tahun ke depan. Mohon agar rencana bisnis dan proyeksi ini dilengkapi
      dengan:
       a. Dasar asumsi yang digunakan.
       b. Penjelasan mengenai langkah-langkah yang sudah dilakukan Perseroan terkait rencana
          bisnis tersebut.

      Penjelasan:
      Rencana bisnis dan proyeksi Perseroan terlampir dan masih bersifat rahasia atau tidak dapat
      dipublikasikan.


15.   Terkait dengan kewajiban Laporan Bulanan Kegiatan Registrasi Kepemilikan Saham,
      Perseroan terakhir menyampaikan laporan ini untuk periode Februari 2021 dan belum
      menyampaikan lagi laporan tersebut hingga saat ini. Atas hal tersebut, mohon penjelasan
      Perseroan:
       a. Alasan Perseroan hingga saat ini belum menyampaikan laporan tersebut.
       b. Jumlah pemegang saham Perseroan saat ini (per 31 Agustus 2023).
       c. Bursa meminta agar Perseroan segera menyampaikan Laporan Bulanan Kegiatan
          Registrasi Kepemilikan Saham.

      Penjelasan:
      a. Saat ini Kami masih menelusuri latar belakang kendala pelaporan pemegang efek
         Perseroan untuk periode tersebut sampai dengan saat ini, dengan penekanan pada faktor
         teknis dan implementasi pelaporan melalui sistem IDXNet.
      b. Jumlah Perseroan per 31 Agustus 2023 yaitu 5.743 pemegang saham.
      c. Laporan Bulanan Kegiatan Registrasi Kepemilikan Saham per Agustus 2023 akan
         disampaikan dalam bulan September 2023.

                                                                                                                                                                                            10
Page 11
16. Informasi/fakta/kejadian penting lainnya yang material dan dapat mempengaruhi harga efek
    Perseroan serta kelangsungan hidup Perseroan yang belum diungkapkan kepada publik.

   Penjelasan:
   Pada saat ini tidak terdapat informasi/fakta/kejadian penting lainnya yang material dan dapat
   mempengaruhi harga efek Perseroan serta kelangsungan hidup Perseroan yang belum
   diungkapkan kepada publik. Apabila terdapat informasi/fakta/kejadian penting lainnya yang
   material dan dapat mempengaruhi harga efek Perseroan serta kelangsungan hidup Perseroan,
   maka Perseroan akan menyampaikan keterbukaan informasi tersebut kepada publik sesuai
   ketentuan peraturan yang berlaku.




                                                                                                   11

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.49 MB
Published22 Sep 2023
Pages11
Characters34,678
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

The name pass has not read this document yet.

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result