Back to announcement
20260313_ASDF_Penyampaian Bukti Iklan_32053803_lamp2.pdf
Other Text extracted ASDFSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 1
Page 1
Senin, 9 Maret 2026 M A K R O E K O N O M I 11
ADB Terbitkan Green Bond US$100 Juta
Tegar Arief Obligasi yang dirilis pada memobilisasi modal global salju, memperparah risiko air terpadu, sistem peri- 2015, ADB telah mengum-
tegar.arief@bisnis.com 4 Maret 2026 ini akan untuk memperkuat adap- banjir jangka pendek dan ngatan dini, dan pengu- pulkan dana senilai US$15
terdaftar di Bursa Efek Hijau tasi iklim dan pengelolaan tekanan air jangka panjang, rangan risiko bencana. miliar yang akan digunakan
A
sian Development Luksemburg (LGX). sumber daya air serta pe- terutama di Asia Selat- Pendanaan ini melengkapi untuk mendukung proyek
Bank (ADB) me- Wakil Presiden ADB ngurangan risiko bencana di an serta Asia Tengah dan portofolio inisiatif ADB yang mitigasi dan adaptasi iklim
nerbitkan obligasi bidang Keuangan dan wilayah pegunungan tinggi. Barat. mengintegrasikan pemantau- di seluruh wilayah.
hijau alias green Manajemen Risiko Roberta “Penerbitan inovatif ini Seiring dengan makin an gletser, penilaian risiko, Program Obligasi Hijau
bond dengan tujuan melibat- Casali mengatakan, gletser mencerminkan komitmen nyatanya perubahan hidro- infrastruktur tangguh, dan memungkinkan ADB untuk
kan investor dalam proyek termasuk di antara sistem ADB untuk mendukung logis ini, investasi dalam tata kelola air ke dalam mendukung negara-negara
dan program yang akan alam yang paling penting masyarakat di wilayah yang adaptasi iklim dan sistem strategi nasional. anggotanya yang sedang
membantu masyarakat di dan sensitif terhadap iklim rentan seiring dengan me- air yang tangguh menjadi Ini termasuk Membangun berkembang dalam upa-
Asia menjadi lebih tangguh di Asia. ningkatnya tekanan iklim,” kian mendesak. Adaptasi dan Ketahanan di ya mengurangi emisi gas
terhadap dampak pencairan Penyusutan gletser yang kata Casali. Proyek yang memenu- Hindu Kush Himalaya, Glet- rumah kaca (GRK) dan
gletser. makin cepat menurutnya Menurut kajian ADB, hi syarat untuk pembia- ser ke Pertanian, Cekungan beradaptasi dengan konse-
Penerbitan obligasi hijau dapat mengubah aliran daerah aliran sungai yang yaan di bawah program Sungai yang Tangguh, dan kuensi perubahan iklim,
senilai US$100 juta dengan sungai, meningkatkan risiko bersumber dari gletser dan Obligasi Hijau dan Biru Pilar Air Kerja Sama Eko- sekaligus mewujudkan
jangka waktu 5 tahun ini bencana, dan mengancam salju mendukung keaman- ADB di antaranya proyek- nomi Regional Asia Tengah pertumbuhan yang berke-
diatur oleh BNP Paribas dan keamanan air sehinga an air bagi sekitar 2 miliar proyek yang mendukung atau Central Asia Regio- lanjutan secara lingkungan
Morgan Stanley, yang hasil- memengaruhi ratusan juta orang di Asia. infrastruktur dan mata nal Economic Cooperation untuk membantu mengu-
nya akan digunakan sesuai orang. Peningkatan suhu mem- pencaharian yang tahan (CAREC). rangi kemiskinan dan me-
dengan Kerangka Obligasi Dia menambahkan, mela- percepat penyusutan gletser terhadap perubahan iklim, Sejak meluncurkan pro- ningkatkan kualitas hidup
Hijau dan Biru ADB. lui obligasi hijau ini, ADB dan mengubah pola curah pengelolaan sumber daya gram obligasi hijau pada masyarakat.
INJEKSI LIKUIDITAS
FLEKSIBILITAS DANA LEBIH TINGGI
Bisnis, JAKARTA — Pemerintah akan memberikan tambahan likuiditas ke perbankan senilai Rp100 triliun. Dalam stimulus ini,
pemangku kebijakan menjanjikan fleksibilitas yang tinggi bagi pengelola dana segar tersebut.
Dany Saputra & Surya D.A. Simanjuntak
redaksi@bisnis.com
M
enteri Keuangan Purbaya perbankan yang saat ini berada pada kisaran Akibatnya, dana yang sejatinya ditujukan
“
Yudhi Sadewa mengata- 9%—10% secara tahunan dan likuiditas untuk mendongkrak aktivitas ekonomi
kan, suntikan ini akan yang relatif ketat di sejumlah bank, injeksi secara langsung melalui belanja publik,
menggunakan skema ber- dari pemerintah memang dapat menjaga malah beralih fungsi menjadi dana yang
beda dibandingkan de- momentum pembiayaan. Jika hanya memperkuat sementara diparkir di sistem perbankan.
ngan penempatan Kendati demikian, efektivitas stimulus likuiditas tanpa kewajiban Stimulus yang diharapkan justru lebih
dana Rp200 triliun yang disalurkan Data Penyaluran tersebut sangat bergantung pada desain bersifat administratif ketimbang struktural.
September 2025. Insentif penyaluran dan target sektornya. Rizal penyaluran ke sektor Di samping itu, sifat penempatan dana
Selain dengan jangka lebih pendek Likuiditas mewanti-wanti, penempatan dana tersebut prioritas maka dampaknya ke yang ingin dirancang fleksibel dan berjang-
dan fleksibilitas yang lebih tinggi, pe- Makroprudensial harus harus diikuti dengan kewajiban ka pendek juga berisiko untuk stabilitas
nempatan tambahan dana pemerintah BI Pekan
Pertama
penyaluran kredit ke sektor prioritas. pertumbuhan ekonomi bisa perbankan. Menurut Rizal, terdapat risiko
Rp100 triliun ini rencananya berasal Februari 2026 “Jika hanya memperkuat likuidi- terbatas dan lebih bersifat ketidaksesuaian likuiditas bagi bank apa-
dari anggaran belanja pemerintah yang tas tanpa kewajiban penyaluran ke bila dana tersebut ditarik secara tiba-tiba
belum digunakan. sektor prioritas maka dampaknya ke window dressing likuiditas. ketika pemerintah tengah membutuhkan
“Artinya tidak diberikan dalam pertumbuhan ekonomi bisa terbatas kas untuk operasional belanja.
deposit yang jangka panjang, tetapi dan lebih bersifat window dressing Bank yang telanjur menyalurkan kredit ber-
jangka lebih pendek dan fleksibel,” likuiditas,” tegasnya. basis dana tersebut pun berpotensi menghadapi
kata Purbaya, Jumat (6/3). Lebih lanjut, Rizal menyoroti tekanan likuiditas yang serius apabila manaje-
Sekadar mengingatkan, pemerintah sumber dana penempatan yang di- Perhitungan Anggaran (Silpa). Kondisi ini, men risikonya tidak dikelola secara hati-hati.
sebelumnya telah menempatkan kas negara sebut-sebut berasal dari anggaran belanja sambungnya, memunculkan asumsi bahwa Dari kacamata tata kelola fiskal, Indef
yang sebelumnya disimpan di Bank Indonesia yang belum terealisasi, bukan dari Saldo kebijakan tersebut justru mencerminkan mendorong adanya transparansi yang kuat
(BI) senilai Rp276 triliun sejak September Anggaran Lebih (SAL) atau Sisa Lebih lambatnya penyerapan belanja pemerintah. atas kebijakan tersebut.
2025, yang berlaku
sampai September
2026.
Adapun dana
Rp200 triliun itu
PT ASTRA SEDAYA FINANCE
Jl. T.B. Simatupang No. 90, Tanjung Barat, Jakarta Selatan 12530
merupakan sim- Telp : (021) 78859000
panan kas peme- Website : www.acc.co.id
rintah di BI, yang
berada di luar pos LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN LAPORAN ARUS KAS
LAPORAN POSISI KEUANGAN KOMPREHENSIF LAIN
belanja Anggaran PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR
31 DESEMBER 2025 dan 2024
Pendapatan dan (Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
31 DESEMBER 2025 dan 2024
(Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Belanja Negara
(APBN). ASET 2025 2024 LIABILITAS DAN EKUITAS 2025 2024 2025 2024 2025 2024
Menanggapi hal Kas dan setara kas LIABILITAS PENDAPATAN Arus kas dari aktivitas operasi
- Pihak ketiga 467 903 Utang penyalur kendaraan
ini, Kepala Pusat - Pihak berelasi 231 47
- Pihak ketiga 2 10
Pembiayaan konsumen 5.338 5.590 Penerimaan kas dari pelanggan:
- Pembiayaan konsumen 38.952 38.014
Piutang pembiayaan konsumen - Marjin Murabahah 62 95
Makroekonomi dan setelah dikurangi penyisihan - Pihak berelasi 15 68 Sewa pembiayaan 652 562
- Sewa pembiayaan
- Bagi hasil Musyarakah
5.533
1.287
4.871
966
kerugian penurunan nilai
Keuangan Institute sebesar Rp1.397 Utang lain-lain
- Pihak ketiga 191 289
Bagi hasil Musyarakah 253 190 - Pembiayaan Murabahah 439 1.009
(2024: Rp1.693) Pembiayaan anjak piutang 6 5 - Anjak piutang 247 299
for Development of - Pihak ketiga
- Pihak berelasi
32.808
2
31.695
2
- Pihak berelasi 58 71 Bunga bank 15 15 Sanksi keterlambatan pembayaran 284 247
Penerimaan dari piutang
Economics and Fi- Piutang pembiayaan Murabahah - Akrual
- Pihak ketiga 216 221
Lain-lain - bersih 313 301
yang telah dihapusbukukan 306 287
setelah dikurangi penyisihan
nance (Indef) M. kerugian penurunan nilai
sebesar Rp7 (2024: Rp18)
Liabilitas pajak Jumlah pendapatan - bersih 6.639 6.758 Bunga bank
Lain-lain
15
4
12
3
Rizal Taufikurah- - Pihak ketiga
Pembiayaan Musyarakah -
151 333 - Pajak penghasilan badan
- Pajak lainnya
145
36
232
39 Jumlah penerimaan kas 47.067 45.708
man menilai ren- setelah dikurangi penyisihan
kerugian penurunan nilai Liabilitas derivatif 7 2
BEBAN
Beban bunga dan keuangan 2.006 1.971 Pengeluaran kas untuk:
cana tersebut bisa sebesar Rp80
- Pihak ketiga
(2024: Rp87)
1.880 1.626
Pinjaman
- Pihak ketiga 18.610 19.166
Beban usaha 1.379 1.334
- Pembayaran kepada
penyalur kendaraan (35.816) (35.153)
menjadi amunisi Investasi bersih dalam %HEDQSDMDN¿QDO - Pembayaran porsi fasilitas
sewa pembiayaan - - Pihak berelasi 172 221
Penyisihan kerugian penurunan nilai 748 998 pembiayaan bersama
tambahan bagi per- setelah dikurangi penyisihan
kerugian penurunan nilai
Surat berharga
- Obligasi
yang diterbitkan
11.234 10.219
Penyisihan/(pemulihan) kerugian without recourse (5.273) (4.243)
sebesar Rp212 (2024: Rp249) - Beban bunga dan keuangan (1.950) (1.856)
tumbuhan kredit. - Pihak ketiga 4.954 4.565 Imbalan kerja 245 253
penurunan nilai piutang lain-lain 22 (23)
- Premi asuransi (1.855) (1.957)
- Pihak berelasi 2 4 Jumlah beban 4.158 4.283
Dia menyampai- Tagihan pembiayaan anjak Jumlah liabilitas 30.931 30.791 - Beban usaha (1.300) (1.261)
piutang - setelah dikurangi Jumlah pengeluaran kas (46.194) (44.470)
kan bahwa langkah penyisihan kerugian
EKUITAS
Laba sebelum bagian laba bersih
penurunan nilai sebesar Rp2 Pembayaran pajak penghasilan badan (608) (526)
tersebut pada da- (2024: Rp5) Modal saham - nilai nominal
entitas asosiasi dan pajak
penghasilan 2.481 2.475
- Pihak ketiga 14 14
sarnya merupakan - Pihak berelasi 34 72 Rp1.000 per saham (Rupiah penuh)
- Modal dasar
Bagian laba bersih entitas asosiasi 44 28
Arus kas bersih yang diperoleh dari
aktivitas operasi 265 712
Piutang lain-lain
instrumen injeksi - Pihak ketiga
- Pihak berelasi
687
8
636
47
1.500.000.000 saham Arus kas dari aktivitas investasi
Pembelian aset tetap (44 ) (62)
LABA SEBELUM
likuiditas. Secara Beban dibayar dimuka
- Modal ditempatkan dan disetor
penuh 950.439.958 saham 950 950 PAJAK PENGHASILAN 2.525 2.503 Dividen yang diterima dari
- Pihak ketiga 69 89 entitas asosiasi 11 17
teoritis, Rizal me- - Pihak berelasi 9 8 Agio saham 1.987 1.987
BEBAN PAJAK PENGHASILAN (557) (554)
Aset derivatif 65 178 Saldo laba
nilai kebijakan pe- Aset pajak tangguhan - bersih 236 276
- Telah ditentukan penggunaannya 190 190
Arus kas bersih yang digunakan
untuk aktivitas investasi (33) (45)
Investasi pada entitas asosiasi 411 378 LABA BERSIH 1.968 1.949
nempatan dana ini Aset tetap dan aset hak guna - Belum ditentukan penggunaannya 8.223 7.222
Arus kas dari aktivitas pendanaan
(11) PENGHASILAN
berpeluang mem- - setelah dikurangi akumulasi
penyusutan sebesar
Cadangan lindung nilai arus kas (16 )
KOMPREHENSIF LAIN: Penerimaan pinjaman 23.248 17.515
Rp763 (2024: Rp698) 237 256 Jumlah ekuitas 11.334 10.338 Pembayaran pinjaman (23.763) (17.616)
berikan stimulus 3RV\DQJWLGDNDNDQGLUHNODVL¿NDVL Penerimaan pokok surat
JUMLAH ASET 42.265 41.129 JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 42.265 41.129 berharga yang diterbitkan 5.500 5.100
ekonomi, asalkan ke laba rugi:
Pembayaran pokok surat
Pengukuran kembali imbalan pasca-kerja 22 (8)
benar-benar memi- Pajak penghasilan terkait (5) 2
berharga yang
Pembayaran dividen
diterbitkan (4.485
(984)
) (4.642
(964)
)
cu multiplier effect LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS 17 (6)
UNTUK TAHUN-TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 dan 2024
kredit ke sektor (Dalam miliaran Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3RV\DQJDNDQGLUHNODVL¿NDVL Arus kas bersih yang
digunakan untuk aktivitas
ke laba rugi:
produktif. Cadangan lindung nilai arus kas (6) (18)
pendanaan (484) (607)
Saldo laba
“Dengan asumsi Modal Agio Telah Belum Cadangan Jumlah
Pajak penghasilan terkait 1 4
(Penurunan)/kenaikan bersih
rasio penyaluran saham saham ditentukan ditentukan
penggunaannya penggunaannya
lindung nilai
arus kas
ekuitas
LABA/(RUGI) KOMPREHENSIF
(5) (14) kas dan setara kas (252) 60
kredit atau loan LAIN TAHUN BERJALAN Kas dan setara kas
Saldo pada tanggal 1 Januari 2024 950 1.987 1 6.432 3 9.373 pada awal tahun 950 890
multiplier sekitar Penyisihan untuk cadangan wajib - - 189 (189) - -
SETELAH PAJAK 12 (20)
3—4 kali dari Jumlah penghasilan komprehensif tahun berjalan setelah pajak
JUMLAH PENGHASILAN Kas dan setara kas
pada akhir tahun 698 950
dana penempat- - Laba bersih - - - 1.949 - 1.949
KOMPREHENSIF
TAHUN BERJALAN 1.980 1.929
an, Rp100 triliun - Penghasilan komprehensif lain:
- Cadangan lindung nilai arus kas setelah pajak - - - - (14) (14)
Untuk tujuan laporan arus kas,
kas dan setara kas pada
secara potensial - Pengukuran kembali imbalan pasca-kerja setelah pajak - - - (6) - (6) LABA PER SAHAM - akhir tahun terdiri dari:
DASAR DAN DILUSIAN
bisa mendorong - - 189 1.754 (14) 1.929 (Rupiah penuh) 2.071 2.051 Bank 698 950
tambahan kredit Dividen - - - (964) - (964)
Catatan:
Rp300 triliun— Saldo pada tanggal 31 Desember 2024 950 1.987 190 7.222 (11) 10.338 1. Penyajian informasi keuangan dalam laporan publikasi pada tanggal dan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2025 dan 2024 diambil dari Laporan Keuangan PT Astra Sedaya Finance yang telah diaudit oleh KAP Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan
Rp400 triliun,” Jumlah penghasilan komprehensif tahun berjalan setelah pajak
¿UPDDQJJRWDMDULQJDQJOREDO3Z& EHUGDVDUNDQ6WDQGDU$XGLW\DQJGLWHWDSNDQROHK,QVWLWXW$NXQWDQ3XEOLN,QGRQHVLDGHQJDQRSLQL
- Laba bersih - - - 1.968 - 1.968 ZDMDUWDQSDPRGL¿NDVLDQVHEDJDLPDQDWHUFDQWXPGDODPODSRUDQQ\DWDQJJDO)HEUXDUL,QIRUPDVLNHXDQJDQWHUVHEXWGLDWDV
ujarnya kepada - Penghasilan komprehensif lain: tidak mencakup catatan atas laporan keuangan.
Bisnis, Minggu - Cadangan lindung nilai arus kas setelah pajak - - - - (5) (5) 2. Kurs tukar mata uang asing pada tanggal 31 Desember 2025 untuk 1 USD sebesar Rp16.782 (2024: Rp 16.162), untuk 1 SGD sebesar
- Pengukuran kembali imbalan pasca-kerja setelah pajak - - - 17 - 17 Rp13.069 (2024: Rp11.919) dan untuk 1 Yen sebesar Rp108 (2024: Rp102)
(8/3). - - - 1.985 (5) 1.980
Jakarta, 9 Maret 2026
Menurutnya, di Dividen - - - (984) - (984)
tengah kondisi per- Saldo pada tanggal 31 Desember 2025 950 1.987 190 8.223 (16) 11.334
DIREKSI
PT ASTRA SEDAYA FINANCE
tumbuhan kredit
Names mentioned 5 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Bank Indonesia
p.1
unresolved
org
Rintis
p.1
unresolved
org
Rianto & Rekan
p.1
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.