Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 2
Page 1
Ringkasan Tanya Jawab
Paparan Publik (Public Expose) Insidentil PT Sekar Bumi Tbk
Kamis, 12 Maret 2026
Daftar Hadir selain anggota Manajemen Perseroan:
1. Daniel – Analis 5. Sarah
2. William Ad 6. Perdana Sinulingga – Investor Ritel
3. Yusup 7. Harvi
4. Dwi Aditya Putra – Warta Ekonomi 8. Roy – klik.investor.com
Pembuka
Ivone Margaretha – Direktur
Selamat siang bapak dan ibu peserta Paparan Publik Insidentil atau Public Expose PT Sekar Bumi Tbk.
Pada kesempatan ini, perkenalkan saya Ivone Margaretha selaku Direktur merangkap Sekretaris
Perusahaan, dan hadir juga Bapak Howard Ken Lukmito selaku Wakil Presiden Direktur. Public Expose
hari ini merupakan permintaan dari PT Bursa Efek Indonesia dalam kaitannya dengan Pergerakan
Saham SKBM beberapa waktu lalu. Baiklah, kita mulai sesi Public Expose ini dengan presentasi dari
manajemen terkait profil perusahaan, perkembangan usaha, dan ringkasan keuangan. Apabila ada
pertanyaan dapat disampaikan setelah presentasi dari manajemen.
Sesi Tanya Jawab
Tanya:
Daniel – Analis
Apakah produk SKBM ikut terdampak langsung oleh temuan cesium pada eksporti lain? Bagaimana
langkah konkret yang telah dan akan dilakukan perusahaan untuk memastikan seluruh produk ekspor
bebas dari kontaminasi radioaktif, serta upaya memulihkan kepercayaan pembeli di Amerika Serikat?
Dengan dominasi ekspor yang tinggi, bagaimana proyeksi manajemen terhadap kinerja keuangan
tahun 2026 pasca adanya hambatan ekspor tersebut? Apakah perusahaan memiliki strategi
diversifikasi pasar atau produk untuk mengurangi ketergantungan pada ekspor? Serta bagaimana
kontribusi produk baru seperti Quick Bites dalam mengimbangi potensi penurunan di pasar
tradisional?
Sejauh mana manajemen telah mengantisipasi kemungkinan pengenaan tarif balasan atau anti-
dumping di negara tujuan ekspor utama seperti AS atau Uni Eropa? Apakah perusahaan telah
menyiapkan langkah diversifikasi pasar atau negosiasi dengan buyer untuk membagi beban tarif agar
daya saing produk tetap terjaga?
Jawab:
Howard Ken Lukmito – Wakil Presiden Direktur
Pertama-tama, saya menjelaskan terkait faktor eksternal yang terjadi pada tahun 2025, yaitu terkait
dengan adanya anti-dumping duties (ADD), Reciprocal Tariff (Tariff), dan temuan Cesium-137. Ketiga
hal tersebut merupakan faktor eksternal di luar kendali perseroan dan berdampak pada industri udang.
Terkait ADD, seperti yang dijelaskan oleh Ibu Ivone sebelumnya, dimana tarif ADD awal sebesar 6,3%,
dan pada November 2024 ditetapkan tarif ADD final menjadi 3,9%.
Terkait Tariff, ada blessing in disguise, karena pengenaan Tariff ke negara kompetitor seperti India itu
lebih besar dibandingkan dengan Tariff yang dikenakan ke Indonesia, hal ini menjadi peluang bagi
perseroan untuk terus ekspansi dan meningkatkan penjualan di pasar Amerika Serikat.
Terkait Cesium, setelah dilakukan investigasi oleh pihak berwenang, ditemukan bahwa kasus Cesium-
137 merupakan isolated case, yang berdampak terbatas hanya pada perusahaan/eskportir yang
bersangkutan. Eksportir lain tetap bisa ekspor dengan tambahan sertifikasi dari certifying agency, yaitu
Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan dari Kementerian Kelautan
dan Perikanan Republik Indonesia.
Page 2
Untuk saat ini mayoritas penjualan memang ditujukan untuk ekspor ke Amerika Serikat, tapi perseroan
juga terus berusaha untuk lebih fleksibel, lebih melihat peluang dan kesempatan untuk ekspansi di pasar
lain. Saat ini perseroan telah melakukan ekspor ke negara lain seperti Jepang dan Australia. Selain
diversifikasi pada pasar atau negara tujuan ekspor lain, perseroan juga melalukan diversifikasi pada
produk-produk yang dijual.
Sedangkan terkait produk Quick Bites, perseroan melihat pasar domestik/lokal sebagai penopang baru
untuk meningkatkan penjualan. Saat ini porsi penjualan domestik memang masih terbatas pada kisaran
10% s.d. 15%, tapi kedepannya perseroan mengupayakan agar porsi penjualan domestik dapat terus
meningkat menjadi 30% s.d. 35%.
Tanya:
Dwi Aditya Putra – Warta Ekonomi
Mohon dapat dielaborasikan kembali mengenai Kronologi UMA dan Pergerakan Harga Saham SKBM.
Jawab:
Ivone Margaretha – Direktur
Pada tanggal 18 Februari 2026, saham SKBM ditutup pada harga 550, keesokan harinya pada tanggal
19 Februari 2026, harga penutupan meningkat 24,5% menjadi 685, dan pada tanggal 20 Februari 2026,
harga saham meningkat 24,8% menjadi 855.
Setelahnya, pada hari Senin, 23 Februari 2026, harga saham SKBM juga mengalami peningkatan
menjadi 1.065. Setelah penutupan sesi perdagangan, Bursa Efek Indonesia menerbitkan pengumuman
bahwa terjadi Unusual Market Activity pada saham SKBM.
Pada tanggal 24 Februari 2026, saham SKBM terus meningkat sampai dengan harga penutupan berada
di level 1.210, dan Bursa Efek Indonesia mengumumkan Penghentian Sementara Perdagangan Saham
(suspensi cooling down) untuk tanggal 25 Februari 2026.
Setelah selesainya sesi perdagangan bursa pada tanggal 25 Februari 2026, Bursa Efek Indonesia
mengumumkan bahwa dilakukan Pembukaan Kembali Perdagangan Saham SKBM yang dimulai pada
Sesi I pada tanggal 26 Februari 2026.
Hingga saat ini tidak terdapat hal yang wajib disampaikan yang belum perseroan sampaikan melalui
Keterbukaan Informasi (KI). Beberapa pertimbangan yang saat ini sedang dibahas manajemen, apabila
sudah ada kepastian, maka secepatnya perseroan akan melakukan KI dan mengikuti peraturan yang
berlaku dalam bidang pasar modal.
Tanya:
Perdana Sinulingga – Investor Ritel
Setahu saya free float SKBM cukup rendah (sekitar 8% an). Apakah sudah ada strategi untuk
memenuhi aturan baru free float 15%?
Jawab:
Ivone Margaretha – Direktur
Porsi Free Float SKBM saat ini sekitar 14%. Saat ini manajemen sedang merumuskan berbagai
strategi/opsi agar perseroan dapat mencapai free float 15% dan diharapkan dapat segera tercapai untuk
memenuhi aturan baru.
Penutup
Ivone Margaretha – Direktur
Apabila tidak terdapat pertanyaan lain dari peserta, maka kita akhiri sesi Public Expose pada
kesempatan kali ini. Saya dan Bapak Howard selaku Direksi yang mewakili manajemen SKBM
mengucapkan terima kasih atas dukungan, kesediaan waktu dan partisipasi bapak dan ibu pada Paparan
Publik Insidentil hari ini.
--
Names mentioned 7 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
—
Ivone Margaretha
· Direktur
p.1
unresolved
person
Ivone
p.1
unresolved
org
Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia.
p.1
unresolved
person
Howard
p.2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.