Skip to content
Back to announcement

Bappepam Checklist Lap_Keu 30 Juni 2023.pdf

Financial statement Text extracted BRIS

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 63

Page 1 OCR 0.759
CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA

Petunjuk Pengisian Checklist
1 Seluruh Emiten den Perusahaan Publik harus menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan ini. kecuali Emiten dan Perusahaan Publik yang merupakan Perusanaan Elek. Setiap Perusahaan Efek harus

2 Tanda (1) diisi pada kolom “Ada” apabila Envten/Perusanaan Publik telah memenuhi persyaratan pengungkapan yang dtiaruskan dan selanjulnya pada kolom "Keterangan" ditambahkan cross reference ke amar
3. Apabila Erniter/Perusanaan Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka tanda “) diisi pada kolom “Tidak Ada" dengan menambahkan keterangan alasannya pada kolom keterangan
4 Apabila EmnervPerusanaan Publik tidak memliki pos-pos tertentu sehingga tidak wajib memenuhi persyaratan pengungkapan yang ada maka tanda (“) disi pada kolom "NIA"
5. Checklist ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi akuntansi dan keuangan dan Akuntan (untuk laporan kevangan audited).
Data Umum
INama Emiten/Perusahaan Publik PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Bidang Usaha Keuangan/Perbankan Syanah
Jeris Penawaran Umum 39 Juni 2023
90 Juni 2023 31 Desember 2022
(Nama Kantor Akuntan Publik (Kantor Akuntan Pubik (Kantor Akuntan Publik
Tanudiredja, Wibisana. Rantis |Tanudiregja, Wibrsana, Rints
& Rekan & Rekan
Nama Partner Drs. M Jusuf Wibisana. Dra. M. Jusuf Wiorsana.
ME. CPA IMEs.CPA
|Opimi Akuntan
|Opini aucit tanpa modifikasian (Opini audit tanpa medifikasian
(Cata:an tentang Opini jika ada) - -
Data Keuangan Penting (Dalam Jutaan Rupiah)
(Periode laporan keuangan 30 Juni 2023 30 Juni 2022 “dapat disesuaikan erdasarkan industnnya
Laba Rugi Komprehensif
(Pendapatan
ILaba (rugi) beuta 10.880 041 9.378.125)
ILaba (rugi) usaha/oporasional 3737 #54) 2.800 707|
EBT 2744 308) 2833 O31
Laba (rugi) Bersih periode berjalan 2822 128) 2.131 280)
ILaba (rugi) komprehensif 2802212 2 748 928)
Laba Per saham (dasar) 81.18 51.82
Laba Per sanam (dilusianj 5: 61.16) 51.621
(Periode laporan keuangan 30 Juni 2023 31 Desember 2022
Laporan Posisi keuangan
Jumlan Aset 213612561 305 727 438)
Jumlah Liabilitas 63 10 566) 736587
Jumiah Dana Sywkah Temporer 194. 398 564| 198.588.037
Jumlah Ekuitas 35903461 33505 610)
|Modai Disetor 75.054.630 23 064530)
ISaigo Laba 16 029 830 13712123)
Periode laporan keuangan 30 Juni 2023 31 Desember 2022
Rasio Keuangan"
NPF Bruto 2318| 2421)
NPF Nota 2014 0.57)
(CAR 20,291) 20.254)

Page 2 OCR 0.892
Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing pos wajib diungkapkan seluruhnya, kecuali pengungkapan tersebut tidak relevan atau tidak dapat
diterapkan pada Emiten atau Perusahaan Publik. Emiten atau Perusahaan Publik wajib menyesuaikan pengungkapan sesuai dengan karaktenstik industri
apabila pengungkapan tersebut dipersyaratkan oleh SAK atau relevan untuk memahami laporan keuangan Emiten atau Perusahaan Publik.

Emiten atau Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek tidak mengacu pada checklist ini, namun mengikuti peraturan Bapepam-LK No VII.G.17

tentang Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek.

Keterangan

Ada

Tidak

N/A

Tambahan Informasi

(Laporan Keuangan Terdiri dari:

Laporan posisi keuangan interim pada akhir periode

Laporan laba rugi komprehensif interim selama periode

Laporan perubahan ekuitas interim selama periode

Laporan arus kas interim selama periode

njalelnja

Laporan posisi keuangan interim awal periode komparatif yang disajikan saat Perusahaan menerapkan
suatu kebijakan akuntansi secara retrospektif atau membuat penyajian kembali pos-pos laporan
keuangan atau ketika Perusahaan mereklasifikasi pos-pos dalam laporan keuangannya.

Ba Kana ni basa Bana

. |Catatan atas Laporan Keuangan Interim

Ketentuan Umum

Perusahaan wajib menyajikan catatan atas laporan keuangan dengan urutan sebagai berikut

la” gambaran umum Perusahaan,

Ib. dasar penyusunan laporan keuangan dan ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan yang diterapkan,

Ic informasi tambahan untuk pos-pos yang disajikan daiam laporan posisi keuangan. laporan laba rugi
komprehensif, laporan perubahan ekuitas can laporan arus kas, sesuai dengan urutan penyajian laporan
Gan penyajian masing-masing pos. dan

Id pengungkapan lainnya yang antara lain meliputi

1) informasi yang dipersyaratkan oleh SAK yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan
keuangan: dan

2) informasi yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan, tetapi informasi tersebut
relevan untuk memahami laporan keuangan,

(Perusahaan wajib menyatakan dalam bentuk nilai atau persentase untuk menjelaskan adanya bagian dari
Isuatu jumlah. tidak menggunakan kata "sebagi,

Perusahaan wajib mengungkapkan dalam penjelasan masing-masing pos mengenai Aset yang dijaminkan,
nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan

Dalam hal Aset Perusanaan diasuransikan, wajib diungkapkan jenis dan nilai aset yang diasuransikan, nila:
Ipertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan
jasuransi. apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya

Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan

| Gambaran Umum Perusahaan
Hal-hal yang harus diungkapkan. antara lain

ja. Pendirian perusahaan

1) Riwayat ringkas perusahaan

Page 3 OCR 0.880
No

Keterangan

Tidak

NIA

Tambahan Informasi

2

Nomor dan tanggal akta pendinan serta perubahan terakhir, pengesahan dar instansi yang
berwenang, dan nomor serta tanggal Berita Negara

1a

3)

Kegialan usaha sesuai anggaran dasar Perusahaan dan yang sedang dijalankan pada periode
pelaporan

4

Ternpat kedudukan perusahaan dan lokasi utama kegiatan usaha

1a

5)

Tanggal mulai beroperasinya perusahaan secara komersial Dalam hal perusahaan melakukan
ekspansi atau perampingan usaha secara signifikan pada periode laporan yang disajikan. wajib
disebutkan saat dimulainya operasi komersial dari ekspansi atau perampingan usaha dan kapasitas
produksinya: dan

SRI «ll «|z

1a

(3)

Nama entitas Induk dan nama entitas Induk terakhir dalam kelompok usaha (uliimate parent of the
group). Dalam hal tidak dapat diungkapkan, wajib disebutkan alasannya.

1a

»

Khusus Industri Media
Penjelasan rinci tentang Perizinan yang dimiliki

8

Khusus Industri Jalan Tol
Peraturan perundangan atau keputusan pemerintah yang mendasari penyelenggaraan jalan tol
tersebut

9)

Khusus untuk Asuransi dan Pembiayaan
Izin bidang usaha dari Menteri Keuangan atau Otoritas yang berwenang

10

Khusus untuk Industri Perbankan
Izin usaha sebagai bank umum, sebagai bank devisa (jika ada). serta izin untuk menjalankan
kegiatan berdasarkan prinsip syariah (jika ada)

1

Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi dan Pertambangan Umum
Area Eksp'orasi dan Eksploitasi/Pengembangan.
Penjelasan mengenai area eksplorasi dan eksploitasi Perseroan meliputi
a) Area Eksplorasi meliputi
“ Nama lokasi
« Nama pemilik izin lokasi.
« Tanggal perolehan izin ekplorasi serta tanggal jatuh temponya: Nama pemilik izin lokasi.

« Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik izin lokasi, dan

« Jumlah biaya eksplorasi yang telah dibukukan sebagai Aset Minyak dan Gas Bumi per
tanggal Laporan Posisi Keuangan

b) Area Eksploitasi/Pengembangan meliputi:

- Nama lokasi

“ Nama pemilik izin lokasi:

» Tanggal perolehan ijin eksploitasi serta tangga! jatuh temponya:

“ Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik ijin lokasi:

« Jumlah Cadangan Terbukti (P1) keterangan tentang pihak yang melakukan sertifikasi
dan tanggal sertifikasi

" Jumlah produksi pada tahun berjalan: dan

» Akumulasi jumlah produksi sejak awal kegiatan eksploitasi/pengembangan olah
Perseroan hingga tanggal laporan posisi keuangan

Page 4 OCR 0.888
Keterangan Ada N/A | Tambahan Informasi
12) Khusus Industri Kehutanan v
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) pelaksanaan kegiatan pengusahaan hutan,
b) rincian luas areal sisa hutan yang belum dikelola selama masa sisa manfaat HPH, dan
C) sisa umur HPH
Penawaran Umum Efek, yang harus diungkapkan antara lain
1) Tanggal dan/atau nomor surat efektif penawaran umum, termasuk penawaran Efek yang Gkerbiikan v 1a
di luar Indonesia,
2) Jenis dan jumlah Elek yang ditawarkan. v 1a
3) Bursa tempat Efek dicatatkan: dan Ta 1a
24) Tindakan perusahaan yang dapat mempengaruhi jumlah Efek yang diterbiikan (corporate action) v 1c
sejak penawaran umum perdana sampai dengan periode pelaporan terakhir
Struktur Perusahaan, entitas anak, dan Entitas Bertujuan Khusus (EBK)
Yang harus diungkapkan antara Iain:
1
' Nama entitas anak dan/atau EBK yang dikendalikan baik secara langsung maupun tidak langsung: #
2) Tempat kedudukan. v
3) Jenis usaha, v
4) Tahun beroperasi secara komersial. v
5) Persentase kepernilikan dan proporsi hak suara (jika berbeda) v
6) Total Aset: dan V.
7) Informasi penting lainnya antara lain: v

a) sifat hubungan antara entitas induk dan entitas anak, apabila entitas induk tidak memiliki
baik langsung maupun tidak langsung melalui entitas anak, lebih dari 5046 (lima puluh
perseratus) hak suara yang sah:

b) alasan mengapa kepemilikan baik langsung maupun tidak langsung lebih dari 50X,

(Tima puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial atas investee tidak diikuti

Gengan pengendalian

akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas anak apabila laporan keuangan

tersebut digunakan untuk menyusun laporan keuangan konsolidasian dan tanggal atau

periode berbeda dari tanggal laporan keuangan entitas Induk, dan alasan menggunakan
tanggal atau periode yang berbeda:

@) sifat dan luas setiap restriksi signifikan dalam kemampuan entitas anak untuk mentransfer
dana ke entitas induk dalam bentuk dividen tunai, atau pembayaran kembali pinjaman
atau uang muka,

@) suatu rincian yang menunjukkan dampak setiap perubahan bagian kepemilikan entitas
induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya Pengendalian atas ekuitas
yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas induk. dan

c)

Page 5 OCR 0.908
No Keterangan Ada | Tidak | N/A | Tambahan Informasi
N dalam hal hilangnya Pengendalian atas entitas anak, maka entitas induk harus
mengungkapkan,
(1) keuntungan atau kerugian (jika ada) yang diakui dari hilangnya Pengendalian, dan
porsi dari keuntungan atau kerugian yang dapat diatribusikan pada pengakuan sisa
investasi pada entitas anak terdahulu dengan Nilai Wajar pada tanggal hilangnya
Pengendalian
(2) jumlah persentase kepemilikan yang dilepaskan.
(3) jumlah harga yang diterima:
(4) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas:
(S) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas arak atau bisnis lainnya dimana Pengendalian
dilepaskan: dan
(6) jumian Aset dan Liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis
lainnya dimana Pengendalian dilepaskan, yang diikhtisarkan berdasarkan kategori
utamanya
d. Karyawan, Direksi, Komisaris, dan Komite Audit
Yang harus diungkapkan antara lain:
1) Nama dan jabatan untuk masing-masing anggota direksi, dewan kornisaris, dan komite audit, v 1
2) Cakupan manajemen kunci, dan v 1D
3) Jumlah karyawan tetap pada masing-masing akhir periode atau rata-rata jumlah karyawan tetap v 1b
selama periode yang bersangkutan, secara konsolidasi untuk Perusahaan dan entitas anak.
e. Penerbitan Laporan Keuangan
1) Tanggal laporan keuangan diotorsasi untuk terbit, dan v 2. Surat Pernyataan
Direksi Tentang
Tanggung Jawab Atas
Laporan Keuangan
2) Pihak yang bertanggung jawab mengotorisasi laporan keuangan v 12. Surat Pernyataan
Direksi Tentang
Tanggung Jawab Atas
Laporan Keuangan
2 ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan
Dalam bagian ini harus diungkapkan hal-hal sebagai berikut
a. Pernyataan kepatuhan terhadap SAK v 2a
Pernyataan ini merupakan pernyataan bahwa laporan keuangan telah disusun dan disajikan sesuai
dengan SAK
b. Dasar pengukuran dan penyusunan laporan keuangan
1) Dasar pengukuran laporan keuangan yaitu berdasarkan biaya historis (historical cost), biaya vV 2a
perolehan kini (current cost), nilai realisasi neto (net realizable valve). Nilai Warar (fair valve) atau
jumlah yang dapat dipulihkan berdasarkan SAK yang berlaku
2) Dasar penyusunan laporan keuangan, yaitu dasar akrual. kecuali untuk laporan arus kas. v za
3) Mata uang fungsional dan mata uang penyajian yang digunakan, meliputi
a) mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak, v 2a

Page 6 OCR 0.906
No Keterangan

Tidak

Tambahan Informasi

b) fakta dan alasan perubahan. apabila terdapat perubahan mata uang fungsional
Perusahaan maupun kegiatan usaha asing yang signifikan: dan
6) alasan perubahan mata uang penyajian (jika ada)

4) Alasan perubahan periode pelaporan (jika ada)

ala ala

Cc. Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi Signifikan oleh Manajemen

1) Perusahaan harus mengungkapkan dalam ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan atau bagian lain dari
catatan atas laporan keuangan, pertimbangan yang telah dibuat manajemen dalam proses penerapan
kebijakan akuntansi dan memiliki dampak yang paling signifikan terhadap jumlah yang diakui dalam

Pa aan

2 rus mengungkapkan informasi tentang asumsi yang dibuat mengenai masa depan,
dan sumber utama dari estimasi ketidakpastian lain pada akhir periode pelaporan, yang memiliki
risiko signifikan yang mengakibatkan penyesuaian material terhadap jumlah tercatat Aset dan
Liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya, dan

3asid3f

3)
Berkaitan dengan Aset dan Liabilitas sebagaimana dimaksud dalam angka 2), catatan atas laporan
keuangan memasukkan rincian atas sifat dan jumlah tercatat pada akhir periode pelaporan.

Basid3f

d. Kebijakan Akuntansi Tertentu
Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan akuntansi lainnya yang diterapkan dan relevan untuk
memahami laporan keuangan. Kebijakan akuntansi tertentu meliputi.

1) Prinsip-prinsip konsolidasi

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) ruang lingkup Laporan Keuangan Konsolidasian. yang meliputi pos-pos entitas induk dan
@entitas anak,

b) kapan suatu entitas anak dikonsolidasikan ke dalam laporan keuangan entitas induk

c) kebijakan akuntansi sehubungan dengan perubahan kepemilikan tanpa kehilangan
Pengendalian atas entitas anak,

@) kebijakan akuntansi sehubungan dengan kehilangan Pengendalian atas entitas anak.

€) kebijakan akuntansi sehubungan dengan pencatatan dan penyajian kepentingan
nonpengendali, dan

f) pernyataan bahwa saldo pos dan transaksi material antar entitas yang dikonsolidasi telah
dielirninasi.

2) Kombinasi bisnis

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) metode yang digunakan dalam kombinasi bisnis. termasuk metode yang digunakan untuk
mengukur kepentingan nonpengendali

b) pengakuan awal untuk goodwill.

C) pengukuran setelah pengakuan awal untuk goodwili: dan

0) kebijakan lainnya yang relevan terkait dengan kombinasi bisnis yang ada di Perusahaan,
antara lain
(1) pembelian dengan diskon:
(2) akuisisi secara bertahap: dan
(3) imbalan kontinjensi

Page 7 OCR 0.908
Keterangan

N/A

Tambahan Informasi

3)

Kas dan setara kas:
Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan dalam menentukan komponen kas dan setara kas.

2.

4)

Instrumen Keuangan
a) Instrumen Keuangan selain Sukuk
Yang harus dijelaskan antara lain
(1) pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori, termasuk perlakuan atas biaya
transaksi
(2) pengukuran setelah pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori
(3) ketentuan saling hapus dari instrumen keuangan,
(4) metode yang digunakan untuk menentukan Nilai Wajar instrumen keuangan.
(5) metode perhitungan yang digunakan untuk menentukan penurunan nilai dari aset
keuangan,
(8) ketentuan penghentian pengakuan instrumen keuangan.
(7) khusus instrumen keuangan derivatif dan akuntansi lindung nilai, selain penjelasan
sebagaimana dimaksud dalam angka (1), angka (2), angka (3), angka (4). angka (5)
Gan angka (5), wajib ditambahkan penjelasan mengenai:
(a) ketentuan pemenuhan kriteria akuntansi lindung nilai,
(b) klasifikasi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nila! atas instrumen keuangan
derivatif. dan
(c) perlakuan akuntansi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai
b) Investasi pada Sukuk
Yang harus dijelaskan antara lain
(1) klasifikasi dan reklasifikasi investasi pada Sukuk.
(2) pengakuan awal Sukuk
(3) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk:
(4) penyajan pendapatan Sukuk, dan
(5) penyajian amortisasi biaya transaksi
€) Sukuk yang diterbitkan
Yang harus dijelaskan antara lain
(1) pengakuan awal Sukuk,
(2) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk:
(3) biaya transaksi penerbitan Sukuk:
(4) posisi penyajian Sukuk, dan
(5) akad syariah yang digunakan

3

KE KUT

2g
2g
2g

2g

22
232
2z
2z
22

5)

Khusus Industri Perbankan
a) Giro Wajib Minimum

Yang harus dijelaskan antara lain ketentuan mengenai jumlah giro wajib minimum
b) Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain.
C) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Penempatan pada Bank Indonesia dan

Bank Lain

&

5

2e2t

2e2t

Page 8 OCR 0.905
Keterangan

Tidak

N/A

Tambahan Informasi

13)

Piutang Reverse Repo

Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Piutang Reverse Repo, metode pencatatan dan

pengukurannya

7)

Khusus Industri Perbankan
Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Yang harus dijelaskan antara lain
a) Kelompok obligasi rekapitalisasi yang dimiliki:
b) Pengakuan nilai pada investasi untuk setiap kelompok Obligasi Rekapitalisasi
Pemerintah, dan
Cc) Dasar penyajian efek-efek dalam laporan keuangan

8)

Khusus Industri Perbankan
a) Kredit
Yang harus dijelaskan antara lain
(1) Penjelasan atas masing-masing jenis kredit yang diberikan:
(2) Dasar penyajian atas kredit.
(3) Kebijakan manajemen dan pelaksanaan pengendalian risiko portofolio kredit,
(4) Perlakuan akuntansi untuk kredit yang dibeli dari BPPN (jika ada): dan
(5) Kebijakan bank akan agunan kredit
b) Tagihan/Kewajiban Akseptasi
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian atas tagihan/kewajiban akseptasi
c) Agunan yang Diambil Alih
Yang harus dijelaskan antara lain
(1) Dasar penilaian dan penyajian,
(2) Perlakuan akuntansi atas nilai realisasi piutang/pembiayaan yang diberikan dengan
saldo pivtang/pembsayaan yang tidak dapat ditagih, dan
(3) Perlakuan akuntansi atas keuntungan (kerugian) dari realisasi penjualan agunan

St

2. 2, 2k, 21
2i.2j.2k.21
45.
jasa

2h

12X

9

Khusus untuk Industri Pembiayaan

Piutang Pembiayaan Konsumen

Yang harus dijelaskan antara lain

a) Dasar penyajian piutang pembiayaan konsumen: dan

b) Dasar penilaian aset jika perusahaan menarik kembali aset pembiayaan konsumen dari
konsumennya

10

Anjak Piutang

Yang harus dijelaskan antara lain

a) Jenis transaksi anjak piutang (dengan recourse atau tanpa recourse):

b) Penyajian transaksi anjak piutang

C) Perlakuan akuntansi atas perbedaan antara harga pengalihan dan jumlah bersih piutang
dialihkan. dan

d) Periakuan terhadap kegagalan atas tagihan anjak piutang(ditagihkan kembali ke klien atau
ditanggung oleh perusahaan).

Page 9 OCR 0.924
Keterangan

Tidak

N/A

Tambahan Informasi

1)

Sewa

Yang harus dijelaskan antara lain

a) kebijakan penentuan suatu perjanjian mengandung suatu sewa

b) kebijakan penentuan suatu sewa merupakan sewa pembiayaan atau sewa operasi: dan
C) kebijakan akuntansi apabila Perusahaan bertindak sebagai lessee dan/atau lessor

12)

Persediaan
Yang harus dijelaskan antara lain mengenai kebijakan akuntansi yang digunakan dan rumusan biaya
yang digunakan
a) Khusus Industri Kehutanan

HTI Dalam Pengembangan

Yang harus dijelaskan antara lain

Beban-beban yang dikapitalisasi, antara lain kewajiban kepada negara, pemeliharaan

sarana dan pra-sarana

HTI Siap Panen

Yang harus dijelaskan antara lain

Biaya perolehan, mutasi pembebanan ke biaya produksi
b) Khusus Industri Perkebunan
Tanaman Perkebunan
Yang harus dijelaskan antara lain
(1) Dasar klasifikasi untuk jenis tanaman sebagai persediaan, tanaman belum

menghasilkan, atau tanaman telah menghasilkan,
(2) Dasar penilaian dan pengukuran,
13) Kebijakan akuntansi reklasifikasi tanaman belum menghasilkan ke tanaman telah

menghasilkan
(4) Metode penyusutan dan masa manfaat tanaman yang disusutkan, dan
(5) Kebjakan akuntansi biaya pinjaman
Khusus Industri Peternakan Hewan Ternak
Yang harus dijelaskan antara lain
(1) Hewan ternak telah menghasilkan

fa) Metode penilaian,

(b) Metode amortisasi (deplesi): dan

(Cc) Cadangan kematian atau metcde penghapusan langsung, jika ada
(2) Hewan temak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan)

ta) Metode penilaian, dan

(b) Perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk dapat berpindah menjadi hewan ternak

telah menghasilkan

(3

Page 10 OCR 0.891
Keterangan Ada | Tidak | N/A | Tambahan Informasi
13) Aset Tetap
Yang harus dijelaskan antara lain
a) pengakuan awal Aset Tetap: v 2m
b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Tetap, v 2m
c) pengelompokan Aset Tetap: v 2m
d) metode penyusutan yang digunakan: v 2m
@) kapitalisasi biaya yang terkait dengan Aset Tetap: v 2m
1 estimasi umur manfaat dan tarif penyusutan, v 2m
9) penghentian pengakuan: v 2m
h) nilai residu, dan v 2m
i) pernyataan bahwa manajemen telah mengkaji ulang atas estimasi umur ekonomis, v 2m
metode penyusutan, dan nilai residu pada setiap akhir periode pelaporan
14) Investasi pada Entitas Asosiasi v
Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat investasi pada asosiasi
15) Bagian partisipasi dalam Ventura Bersama Y
Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat bagian partisipasi dalam
Ventura Bersama
16) Pola Kerjasama v
Yang harus dijelaskan antara lain
a) Kriteria dari bentuk kerjasama.
b) Kebijakan akuntansi untuk setiap jenis aset dan ltabilitas yang timbul, dan
GC) Sistem pembagian hasil. jika ada
17) Aset Tak Berwujud v
Yang harus dijelaskan antara lan
a) pengakuan awal Aset Tak berwujud:
b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Tak berwujud,
C) umur manfaat tidak terbatas atau terbatas, dan apabila umur manfaat terbatas,
diungkapkan tanf yang digunakan dan umur manfaatnya:
d) sumber terjadinya Aset Tak berwujud:
€) metode amortisasi yang digunakan
f) penghentian pengakuan Aset Tak berwujud: dan
9) riset dan pengembangan (jika ada).
18) Aset tidak lancar atau kelompok Lepasan yang dimiliki untuk dijual v
Yang harus dijelaskan antara lain
a) kebijakan tentang peristiwa dan kondisi suatu aset tidak lancar diklasifikasikan sebagai
aset yang dimiliki untuk djual, dan
b) pengukuran aset tidak jancar atau kelompck lepasan yang dimiliki untuk dijual

Page 11 OCR 0.890
Keterangan Ada | Tidak | N/A | Tambahan Informasi

19) Properti Investasi v
Yang harus dijelaskan antara iain
@) pengakuan awai Properti Investasi.
b) pengukuran setelah pengakuan awai Properti Investasi,
C) metode penyusutan yang digunakan, khusus untuk model biaya.
d) estimasi umur manfaat dan/atau tarif penyusutan untuk model biaya, dan
e) penghentian pengakuan Properti Investasi

20) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi v
Aset Minyak dan Gas Bumi
Yang harus dijelaskan antara lain
2) Dasar pengukuran yang digunakan untuk menentukan jumlah tercatat bruto:
b) Kriteria kapitalisasi biaya, penurunan nilai (mpairment) dan penilaian kembah aset
(revaluasi):
€) Metode penyusutan dan arnortisasi yang digunakan:
d) Masa manfaat atau tarif penyusutan dan amortisasi yang digunakan: can
€) Pertanggungan Asuransi

Pai

Penurunan Nilai Aset Non keuangan

Yang harus dijelaskan antara lain

a) ketentuan peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan kemungkinan terjadinya v 2d
penurunan nilai dan

b) kebijakan akuntansi pengakuan penurunan nilai aset nonkeuangan dan pembalikannya v 2d

22) Khusus Industri Perbankan
Liabilitas Segera v 2.0
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian liabilitas segera
Simpanan Nasabah
Yang harus dijelaskan antara lain
a) Penjelasan atas simpanan: dan vV 2p,2r
b) Dasar penyajian dari masing-masing kategori simpanan v 2p,2r
Simpanan dari bank lain
Yang harus dijelaskan antara lain
a) Penjelasan atas simpanan dari bank lain. dan vV 2p
b) Dasar penyajian simpanan dari bank lam v 2p
Surat Berharga yang Diterbitkan
Yang harus dijelaskan antara lain
a) Kriteria dan jenis-jenis surat berharga yang Citerbitkan: dan v
b) Perlakuan akuntansi atas premi atau diskonto v

23) Provisi
Yang harus dijelaskan antara lain
a) kondisi provisi yang harus diakui, dan v 2.ab
b) dasar penentuan nilai prowisi v 2ab

24

Utang Repo v

Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Utang Repo. metode pencatatan dan pengukurannya.

Page 12 OCR 0.914
Keterangan Ada | Tidak | N/A | Tambahan Informasi

25) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi v
Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/Penyisihan Liabilitas
Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan.

Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH
b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan:
C) Metode penyusutan prasarana PLH: dan
d) Tabel yang memuat penjelasan tentang:
(1) Lokasi penambangan.
(2) Saido awal untuk masing-masing lokasi:
(3) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan: dan
(4) Saido akhir untuk masing-masing lokasi penambangan.

3

Khusus Industri Pertambangan Umum v

Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan

Yang harus dijelaskan antara lain

3) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang masih berjalan dengan
penjelasan mengenai jangka waktu kontrak untuk Area of Interest yang bersangkutan

b) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang sudah menemukan
adanya Cadangan Terbukti dengan penjelasan bahwa amortisasinya baru akan
dilaksanakan pada saat dimulainya produksi,

c) Dasar penentuan ditangguhkannya biaya pengembangan dan kapitalisasi biaya pekerjaan
konstruksi dan prasarana, dan

G) Metode amortisasi dan penyusutan yang dipergunakan dengan penjelasan jangka waktu
perijinan penambangan, taksiran umur ekonomis dan dasar perhitungan amortisasi

Elaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/Penyisihan Liabilitas vV
Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH

b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan. dan
C) Metode penyusutan prasarana PLH

27!

Pengakuan Pendapatan
a) Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) kondisi dan metode pengakuan pendapatan serta dasar pengukuran yang digunakan v 2s
berdasarkan jenis pendapatan yang ada, dan
(2) dalam hal terdapat transaksi hubungan keagenan. kebijakan pengakuan pendapatan v
dan penjualan dari hubungan keagenan serta beban terkait

b) Pengakuan pendapatan dan Beban dengan menggunakan metode persentase v
penyelesaian
Yang harus dijelaskan antara tain metode yang diterapkan untuk menentukan tahap
penyelesaian suatu kontrak.

Page 13 OCR 0.911
No Keterangan Ada | Tidak | N/A | Tambahan Informasi
c) Khusus Industri Asuransi v
(1) Pengakuan pendapatan premi
Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain
(a) Tarif yang digunakan dalam perhitungan premi yang belum merupakan pendapatan
(b) Kebijakan akuntansi untuk transaksi reasuransi prospektif dan retroaktif. dan
(c) Penyajian pendapatan premi dalam laporan laba rugi
(2) Beban Klaim
Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain
(la) Kelompok beban klaim dalam bentuk: klaim yang disetuju!, klaim dalam proses
penyelesaian, klaim yang terjadi namun belum dilaporkan dan beban penyelesaian
klaim. dan
(b) Penyajian beban klaim dalam laporan laba rugi
d) Khusus Industri Real Estate v
Kapitalisasi dan metode alokasi biaya proyek pengembangan Real Estate
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Unsur biaya yang kapitalisasi ke proyek pengembangan Real Estate:
(2) Unsur biaya yang dialokasikan sebagai beban proyek.
(3) Penyisihan atas realisasi pendapatan pada masa mendatang lebih rendah dari nilai
tercatat proyek,
(4) Metode alokasi biaya yang telah dikanitalisasi ke setiap unit Real Estate.
(5) Biaya yang direvisi dan direalokasi akibat perubahan mendasar pada estimasi kini: dan
(6) Unsur biaya yang diakui sebagai beban pada saat terjadinya.
28) Program Loyalitas Pelangan v
Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan terkait program loyalitas pelanggan
29) Transaksi dan Saldo dalam mata uang asing
Yang harus dijelaskan antara lain

a) ketentuan dalam penjabaran transaksi dan saldo dalam mata uang asing. vV 2x
b) perlakuan akuntansi selisih kurs timbul dari penjabaran aset dan liabilitas moneter. dan v 2x
€) referensi dan kurs yang digunakan untuk menjabarkan transaksi dan saldo dalam mata v 2x
uang asing.
30) Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Dasar penetapan Pihak-pihak berelasi: v 2c
b) Pengungkapan Pihak-pihak berelasi dalam Laporan Keuangan, dan v 2c
31) Hibah Pemerintah v
Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan akuntansi tentang metode penyajian dalam laporan
keuangan
32) Pajak Penghasilan
Yang harus dijelaskan antara lain
a) dasar penentuan tarif pajak untuk mengukur pajak kini dan pajak tangguhan: v 2w
b) ketentuan mengenai saling hapus: v 2w
C) pengakuan dan pengukuran aset pajak tangguhan: dan v 2w
G) metode yang digunakan dalam menilai aset (liabilitas) pajak tangguhan v

3 4
Page 14 OCR 0.892
Keterangan

Tidak

N/A

Tambahan Informasi

33,

Imbalan Kerja

Yang harus dijelaskan antara lain

a) jenis imbalan kerja yang diberikan kepada karyawan.

b) deskripsi umum mengenai jenis program imbalan pascakerja yang diselenggarakan oleh
Perusahaan,

C) kebijakan akuntansi Perusahaan dalam mengakui keuntungan dan kerugian aktuarial: dan

G) pengakuan keuntungan dan kerugian untuk curtailment dan penyelesaian.

te uu

2y
2

2v
2v

32)

Saham Treasuri
Yang harus dijelaskan antara lain metode pengakuan dan pengukuran atas pembelian. penjualan,
atau pembatalan saham treasuri

35)

Pembayaran Berbasis Saham
Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan akuntansi untuk transaksi pembayaran berbasis saham

yang diselesaikan melalui instrumen ekuitas dan/atau diselesaikan metalui Kas, termasuk
pengukurannya

2 aa, 30

Kuasi-Reorganisasi

Yang harus dijelaskan antara lain

a) Dasar dilakukannya kuasi-reorganisasi

b) Dasar penentuan nilai wajar Aset dan Liabilitas: dan

€) Perlakuan akuntansi untuk selisih hasil revaluasi Aset dan Liabilitas.
Catatan: Berlaku untuk kuasi reorganisasi sebelum ? Januari 2013

Biaya Pinjaman
Yang harus dijelaskan antara lain kondisi yang mengharuskan biaya pinjaman dikapitalisasikan
sebagai bagian dari biaya perolehan aset kualifikasian

38)

Segmen Operasi
Yang harus dijelaskan antara lain dasar yang digunakan oleh manajemen untuk mengidantifikasikan

Segmen Operasi

2.ad, 48

39)

Laba (Rugi) per saham
Yang harus dijelaskan antara lain dasar perhitungan laba (rugi) per saham dasar dan laba (rugi) per
saham dilusian.

2.29

3, Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan

1

a. Aset

Kas dan Setara Kas

Yang harus diungkapkan antara lain

a) unsur Kas dan Setara Kas pada pihak berelasi dan pihak ketiga.

b) rincian jumlah penempatan di bank berdasarkan narna bank serta jenis mata uang asing

C) kisaran suku bunga kontraktuai dari Setara Kas selama periode pelaporan. dan

d) jumlah saldo Kas dan Setara Kas yang signifikan yang tidak dapat digunakan oleh
kelompok usaha disertai pendapat manajemen

Khusus Industri Perbankan
a) Kas

Yang harus diungkapkan adalah rincian jumlah kas berdasarkan jenis mata uang

v

Page 15 OCR 0.904
No Keterangan Ada | Tidak | N/A | Tambahan Informasi
b) Giro pada Bank Indonesia
Yang harus diungkapkan antara lain
(1) Rincian jumlah Giro pada Bank Indonesia berdasarkan jenis mata uang (nilai dalam v 5
mata yang onginal). dan
(2) Ketentuan Giro Wajib Minimum (GWM) menurut BI dan posisi GWM bank pada saat v 5
periode pelaporan
Giro pada Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lain
Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan jenis mata uang.
(1) Jumlah penyisihan penurunan nilai: v (6
(2) Perubahan penyisihan selama periode berjalan untuk masing-masing giro: V
(3) Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan v (3 |
Istimewa dan pihak ketiga
(4) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun. dan v
(5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai v Gl
Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian jumlah penempatan berdasarkan jenis dan mata uang. v 15,6
(2) Rincian penempatan berdasarkan yang mengalami penurunan nilai (impaired) dan tidak v
mengalami penurunan nilai (unmpaired),
(3) Jangka waktu (rata-rata atau per kelompok). v 5.6
(4) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan, v
(5) Rincian jumlah penempatan berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan istimewa V 5,6
dan pihak ketiga:
(6) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, v 5
(7) Jumlah dana yang diblokir dan alasannya: v
(8) Jumlah dana yang tidak dapat dicairkan pada bank bermasalah, bank beku operasi v
atau likuidasi termasuk tingkat kemungkinan diterimanya kembali dana tersebut
berdasarkan informasi dari otoritas yang berwenang, dan
(9) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai v 5,6
3) Piutang Usaha v
Yang harus diungkapkan antara lain
a) jumlah piutang yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi,
b) jumlah piutang menurut debitur,
C) jumlah piutang menurut mata uang.
d) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai
€) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai
secara individual dan kolektif. dan penghapusan piutang:
f) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan atau keyakinan manajemen atas
ketertagihan piutang apabila tidak dibentuk cadangan
9) piutang yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan dan alasan dijaminkan.
h) jumlah diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif: dan
informasi keterlibatan berkelanjutan atas piutang yang ditransfer, meliputi: HK

c)

&

d

Page 16 OCR 0.916
Keterangan

Ada

Tidak

N/A

Tambahan Informasi

(1) jumiah yang ditransfer, beban bunga, retensi. jatuh tempo dan ikatan penting lain yang
diatur dalam perjanjian, dan
(2) jaminan yang diberikan (Dila ada)

4) Khusus Industri Asuransi
a) Piutang Premi
Tambahan pengungkapan antara lain
(1) Jumlah piutang berdasarkan tertanggung dan asuradur
(2) Jumlah piutang berdasarkan jenis asuransi, dan
(3) Jumlah piutang premi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

b) Piutang Koasuransi
Tambahan pengungkapan antara lain
(1) Jumlah berdasarkan ko-asuradur,
(2) Jumlah menurut jenis asuransi, dan
(3) Jumlah piutang koasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas

Cc) Piutang Reasuransi
Tambahan pengungkapan antara lain:
(1) Jumlah piutang berdasarkan reasuradur
(2) Jumlah piutang atau utang reasuransi yang disalinghapuskan, dan
(3) Jumlah piutang reasuransi yang diperkenankan dalam pernitungan solvabilitas.

d) Piutang Hasil Investasi
Tambahan pengungkapan antara lain.
(1) Pemisahan antara piutang kepada pihak bereiasi dan pihak ketiga:
(2) Jumlah piutang menurut jenis investasi.
(3) Jumlah piutang menurut mata uang: dan
(4) Jumlah piutang yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

5) Khusus Industri Pembiayaan
2) Piutang Pembiayaan Konsumen

Yang harus diungkapkan antara lain

(1) Jumlah piutang menurut dan jenis obyek pembiayaan (contoh kendaraan bermotor,

elektronik, rumah dan iain-lain):

(2) Rincian umur dari angsuran pembiyaan konsumen:

(3) Bagian pinjaman yang dibiayai bank-bank sehubungan dengan transaksi kerja sama
pembiayaan bersama. penunjukan selaku pengelola piutang, penerusan pinjaman dan
pengambilalihan piutang apabila perusahaan membagi risiko tidak tertagihnya piutang
tersebut dengan bank-bank dalarn rangka transaksi di atas,

(4) Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakui:

(5) Nilai dan jenis jaminan yang diserahkan oleh pelanggan atas piutang pembiayaan
konsumen yang diberikan berdasarkan objek pembiayaan:

16) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan

(7) Piutang pembiayaan konsumen yang dialihkan atau digunakan sebagai jaminan atas utang

D) Tagihan Anjak Piutang
Yang harus diungkapkan antara lain
(1) Jumlah tagihan anjak piutang tanpa recourse dan dengan recourse. beserta jumlah

Page 17 OCR 0.915
Keterangan Tidak | N/A | Tambahan Informasi
utang retensi anjak piutang dan pendapatan anjak piutang (tanpa recourse) serta
pendapatan anjak piutang tangguhan (dengan recourse): dan
(2) Pengungkapan mengenai tingkat bunga, jatuh tempo dan jumlah piutang yang
Giperoleh serta ikatan penting yang diatur dalam perjanjian anjek piutang
C) Piutang Sewa Pembiayaan v
Yang harus diungkapkan antara lain
(1) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,
(2) rekonsiliasi antara investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa
minimum pada akhir periode pelaporan. Di samping itu, 'essor mengungkapkan
investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa minimum pada akhir
periode pelaporan, untuk setiap pertcde berikut:
(ah kurang dan satu tahun
(b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun
(e) lebih dari lima tahun
(3) pendapatan keuangan yang belum ditenma,
(4) nilai residu yang tidak dijamin yang diakru sebagai manfaat lessor.
(5) akumulasi penyisihan piutang tidak tertagih atas pembayaran sewa minimum,
(6) rental kontinjen yang diakui sebagai perdapatan dalam periode: dan
(7) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor yang materai
d) Piutang Sewa Operasi v
Yang harus diungkapkan antara lain
(1) jumlah agregat pembayaran sewa minimum masa depan dalam sewa operasi yang tidak
dapat dibatalkan untuk setiap periode berikut:
(a) kurang dari satu tahun
(b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun
(ce) tebih dari lima tahun
(2) total rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan pada periode: dan
(3) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor.
6) Khusus Kontrak Konstruksi v
Piutang Retensi
Yang harus diungkapkan antara lain
a) Jumlah piutang dari masing-masing kontrak konstruksi: dan
b) Pendapat manajemen akan kemungkinan tertagihnya piutang retensi
7) Tagihan Bruto kepada Pelanggan v
Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain tacihan bruto dan setiap kontrak Konstruksi.
Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu:
a) biaya kontrak yang terjadi,
b) laba yang diakui:
c) kerugian yang terjadi dan
d) pekerjaan yarg sudah ditagih (termin)
8) Piutang Reverse Repo v

Yang harus diungkapkan antara lain
a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang ditransaksikan:

Page 18 OCR 0.920
Keterangan

Tidak

N/A

Tambahan Informasi

b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek.
Cc) Nama pihakicounterparty:

d) Lokasi Efek jaminan:

@) Tingkat bunga piutang reverse repo:

1?) Cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada), dan

9

9) Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada)

Agunan Yang Diambil Alih

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Nilai realisasi bersih pada saat diambilalih

b) Selisih antara nilai realisasi bersih atas agunan yang diambilaih dengan saido piutang
yang tidak tertagih. dan

€) Laba atau rugi yang timbul, termasuk biaya-biaya yang timbul setelah pengambilalihan
agunan tersebut.

10)

Piutang Dividen dan Bunga
Yang barus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlah tagihan dividen, bunga dan denda
kepada pihak lain.

1“

Piutang Lain-Lain

Yang harus diungkapkan antara lain

a) Rincian jenis dan jumlah piutang:

b) Jumlah Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN), dan
C) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan

ate

15
15
15

12)

Aset Keuangan Lainnya
Pengungkapan ini telah diterapkan untuk aset keuangan lainnya yang bersifat lancar maupun tidak
lancar.
a) Pengelompokkan aset keuangan lainnya sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak
ketiga dan pinak berelasi.
b) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) nilai tercatat aset keuangan untuk setiap kelompok dan rincian investasinya:

(2) laba atau rugi neto pada setiap kelompok aset keuangan berdasarkan klasifikasi. baik
yang disajikan pada pos pendapatan komprehensif lainnya maupun yang diakui
sebagai laba atau rugi periode berjalan

(3) total pendapatan bunga yang dihitung menggunakan metode suku bunga efektif untuk
aset keuangan selain yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi,

(4) biaya perolehan termasuk jumiah premium dan diskonto yang belum diamortisasi, untuk
Efek dimiliki hingga jatuh tempo:

(5) peringkat Efek utang berikut nama pemeringkat (jika ada).

(8) uraian tentang alasan diambilnya keputusan menjual untuk aset keuangan yang
diklasifikasikan dimiliki hingga jatuh tempo:

(7) jika terdapat reklasifikasi aset keuangan, maka wajib diungkapkan:

(a) jumlah yang direktasifikasi ke dan dan setiap kategori:

(b) alasan reklasifikasi, dan

(c) sisa investasi dalam kelompok dimiliki hingga jatuh tempo yang telah direklasifikasi
dalam kelompok tersedia untuk dijual.

Page 19 OCR 0.924
Keterangan

Tidak

N/A

Tambahan Informasi

(8) jumlah tercatat aset keuangan yang dijaminkan sebagai agunan untuk Liabilitas atau
liabilitas kontinjensi serta syarat dan kondisi yang terkait dengan penjaminan tersebut,

(9) jumlah penurunan nilai atas aset keuangan (jika ada), termasuk mutasinya, dipisahkan
antara aset keuangan yang mengalami penurunan nilai dan aset keuangan yarg tidak
mengalami penurunan nilai, serta dipisahkan antara penurunan nilai yang dihitung
secara kolektif dan individual, termasuk beban penurunan nila: yang diakui dalam
laba rugi. dan

(10) jumlah amortisasi keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas Investasi yang

tersedia untuk dijual yang direklasifikasi menjadi dimiliki hingga jatuh tempo.

13)

Khusus Deposito

Tambahan pengungkapan antara lain:

a) nama bank dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi:

b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan

C) jenis dan jumlah deposito dalam mata uang asing. dan

@) hal-hal lain yang dapat mempengaruhi kualitas pencairan deposito tersebut

1

Khusus Investasi pada Sukuk

Tambahan pengungkapan antara lain

a) rincian Sukuk berdasarkan nama penerbit dan akad syariah:

b) tujuan model usaha yang digunakan.

C) jumiah investasi yang direklasifikasikan. jika ada, dan penyebabnya: dan
0) Nilai Wajar untuk Investasi yang diukur pada oiaya perolehan.

15

Khusus Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah

Tambahan pengungkapan antara lain

a) Rincian jumlah nominal dan nilai pasar efek berdasarkan jenis:
b) Tanggal jatuh tempo dan frekuensi pembayaran bunga:

C) Tingkat suku bunga rata-rata pertahun. dan

d) Informasi penting lainnya

16

Khusus Unit Penyertaan Reksadana

Tambahan pengungkapan antara lain

a) Rincian unit penyertaan reksadana dan Nilai Aset Bersih: dan

b) laba atau rugi neto berdasarkan klasifikasi. baik yang disajikan pada pos pendapatan
komprehensif lainnya maupun yang diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan

Khusus Wesel Tagih
Tambahan pengungkapan mengenai, pihak penerbit, kisaran tingkat bunga, jatuh tempo. janis
mata uang dan uraian tentang sifat dan asal terjadinya (dari transaksi usaha atau lainnya)

Khusus Industri Asuransi
Tambahan pengungkapan mengenai aset-aset yang menjadi dana jaminan

Pinjaman Polis

Yang harus diungkapkan antara lain rincian berdasarkan
a) Saldo pinjaman polis menurut jenis mata uang.

b) Tingkat suku bunga

Page 20 OCR 0.896
Keterangan Ada | Tidak | N/A | Tambahan Informasi

20) Khusus Industri Perbankan
Kredit
Yang harus diungkapkan antara lain

a) Rincian jumlah kredit berdasarkan jenis, mata uang, sektor ekonomi dan jangka waktu v 9. 10, 11, 12
serta kolektibilitas:

b) Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai dan mutasi selama perioce berjalan. v 19. 10, 11, 12

C) Rincian jumlah kredit berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, v 9, 10, 11, 12

d) Rasio kredit usaha kecil terhadap jumlah kredit yang diberikan: V 47.6

@e) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun. v 19, 10, 11,12

f) Rincian kredit bermasalah berdasarkan sektor dan jumlah cadangan penghapusan menurut v 19, 10, 11, 12

ketentuan Bank Indonesia,
9) Rasio kredit bermasalah terhadap jumlah Aset keuangan dan rasio jumlah cadangan V 19, 10, 11,12
kerugian penurunan nilai Asat keuangan yang telah dibentuk terhadap jumlah minimum
Cadangan kerugian penurunan nilai Aset keuangan sesuai ketentuan Bank Indonesia.
h) Jumlah kredit yang direstrukturisasi berdasarkan jenis dan kolektibilitas, v 9. 10, 11, 12 47d
1) Jumlah dan persentase bagian bank atas kredit sindikasi baik selaku pimpinan, agen atau v
anggota sindikasi.
ID) Ikhtisar pembelian kredit dari BPPN berdasarkan periode pembelian, jika ada: v
k) Pendapat manajemen akan ketaatan bank terhadap Batas Maksimum Pemberian Kredit v 47.0
(BMPK) yang ditetapkan oleh Bank Indonesia:
|) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai v 9, 10, 11, 12

21

Tagihan dan Liabilitas Akseptasi v 8

Yang harus diungkapkan antara lain

a) Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak, mata uang dan jatuh tempo:

b) Untuk tagihan akseptasi diungkapkan kolektibilitas. jumlah cadangan penghapusan dan
mutasi selama periode berjalan

€) Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

6) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai tagihan
akseptasi

»
$

Persediaan v
a) Yang harus diungkapkan antara lain
(1) total jumlah tercatat persediaan dan jumlah nilai tercatat menurut klasifikasi yang sesuai
bagi Perusahaan
(2) jumlah tercatat persediaan yang dicatat dengan Nilai Wajar dikurangi biaya untuk menjual.
(3) jumlah persediaan yang diakui sebagai beban selama periode berjalan
(4) jumlah setiap penurunan nilai yang diakui sebagai pengurang jumlah persediaan yang
Giakui sebagai beban dalam periode berjalan:
(S) jumlah dan setiap pemulihan dani setiap penurunan nilai yang diakui sebagai pengurang
jumlah persediaan yang diakui sebagai beban dalam periode berjalan
(6) kondisi atau peristiwa penyebab terjadinya pemulihan nilai persediaan yang diturunkan
(7) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk persediaan yang memenuhi
kriteria aset kualifikasian, maka diungkapkan

(1) jumlah biaya pinjaman yang dikapita'isasi selama periode berjalan: dan

Page 21 OCR 0.921
Keterangan

N/A

Tambahan Informasi

ii) tarif kapitahsasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang
layak dikapitalsasi
(8) persediaan yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan dan alasan
dijaminkan: dan
(9) jenis dan nilai persediaan yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko
yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi,
apabila tidak diasuransikan wajib GSiungkapkan alasannya

b) Khusus Industri Perhotelan
Tambahan pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi yang harus
diungkapkan antara lain
(1) Makanan dan minuman,
(2) Perlengkapan, dan
(3) Barang Dagangan

c) Khusus Industri Real Estate

Tambahan pengungkapan antara lain:

(1) Pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi
(a) Tanah Matang.
(b) Unit Bangunan, dan
(c) Unit Bangunan dalam Penyelesaian

(2) Jumlah biaya perolehan aset Real Estate yang pengikatan jual belinya telah berlaku
namun penjualannya belum diakui, termasuk jumlah utang terkait yang akan dialihkan,
bila ada

9) Tanah untuk Pengembangan
Tambahan pengungkapan antara lain
(1) Lokasi, luas tanah, proses perizinan
(2) Jumlah biaya bunga dan rugi kurs dikapitalisasi ke tanah untuk pengembangan: dan
(3) Proporsi tanah yang dijadikan jaminan utang.

2) Khusus Industri Media
Tambahan pengungkapan antara lain
(1) Materi program: lokal, impor (media televisi),
(2) Buku, kertas koran, barang pra cetak (media cetak)
(3) Barang promosi dan barter (media cetak): dan
(4) Bahan persediaan lain yang sesuai dengan industrinya

f

Khusus Industri Rumah Sakit
Tambahan pengungkapan antara lain

(1) Obat-obatan,

(2) Perlengkapan medis (disposable): dan
(3) Persediaan lainnya

ga! Khusus Industri Peternakan
(1) Pengungkapan jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi tertantu, seperti
hewan ternak menjadi
(a) Hewan Ternak tersedia untuk dijual: dan
(b) Hewan Ternak dalam pertumbuhan

Page 22 OCR 0.929
Keterangan

Tidak

N/A

Tambahan Informasi

(2) Hewan Ternak Produksi - Berumur Pendek

Yang harus diungkapkan antara lain

(a) Total jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi hewan ternak telah
menghasilkan dan hewan temak belum menghasilkan,

(b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tap kelompok selama paling tidak
2 tahun terakhir,

(ce) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan,

(0) Pencapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan atau penghapusan
persediaan yang mati atau hilang:

(e) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko
yang ditutup.

(P) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian atau
metode penghapusan langsung,

(9) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai pertanggungan asuransi. dan

(h) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan

23) Pajak Dibayar Di muka
Yang harus diungkapkan antara lain
3) rincian menurut jenis dan jumlah masing-masing pajaknya: dan
b) uraian mengenai jumlah restitusi pajak yang diajukan dan statusnya

24) Biaya Dibayar Dimuka
Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis dan jumlah.

25) Aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang Dimiliki untuk Dijual

Yang harus diungkapkan antara lain

(1) uraian dan aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasan:

(2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan. atau yang mengarah kepada pelepasan yang
diharapkan, serta cara dan waktu pelepasan:

(3) kerugian penurunan nilai atau keuntungan pemulihan penurunan nilai,

(4) dalam hal aset yang dimiliki untuk dijual belum dapat direalisasikan dalam satu tahun,
diungkapkan peristiwa atau keadaan yang dapat memperpanjang periode penyelesaian
penjualan menjadi lebih dari satu tahun

(5) dalam hal dapat diterapkan. segmen yang dilaporkan dan aset yang dimilik: untuk dijual
dan kelompok lepasan disajikan sesuai dengan SAK yang berlaku, dan

(6) dalam hal aset yang diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok
lepasan dihentikan pengklasifikasiannya, diungkapkan
(a) mlai dari aset tersebut, yaitu nilai yang lebih rendah antara:

(ih jumlah tercatat aset tersebut sebelum aset atau kelompok lepasan diklasifikasikan
sebagai dimiliki untuk dijual, disesuaikan dengan penyusutan, amorlisasi atau
penilaian kembali yang telah diakui apabila aset atau kelompok lepasan tersebut
tidak diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual dan

(ii) jumlah terpulihkan pada saat tanggal keputusan untuk tidak menjual.

(b) uraian fakta dan keadaan yang mengarah kepada keputusan tersebut, dan
(c) dampaknya terhadap hasil operasi untuk penode tersebut dan periode sajian
sebelumnya

Page 23 OCR 0.916
Keterangan Ada | Tidak | N/A | Tambahan Informasi

28) Piutang Pihak Berelasi Non-Usaha V

Yang harus diungkapkan antara lain:

(a) rincian jenis, nama pihak berelasi dan jumlah piutang.

(b) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai serta penjelasan
terjadinya piutang pihak berelasi tersebut,

te) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai
secara individual dan kolektif dan penghapusan piutang:

Id) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai. dan

le) dalam hal piutang berelasi non usaha disajkan dalam aset lancar. hal tersebut harus
dibuktikan serta diungkapkan alasannya

2?

Investasi pada Entitas Asosiasi v

Yang harus diungkapkan antara lain

la) nama entitas asosiasi,

(b) persentase kepemilikan dan penjelasan adanya pengaruh signifikan. beserta alasannya:

(C) nilai tercatat dan nilai wajar investasi dalam entitas asosiasi yang kuotasi harganya
tersedia,

(d) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi termasuk jumlah agregat Aset. Liabilitas,
pendapatan dan laba atau rugi,

(@) alasan tidak adanya pengaruh signifikan walaupun Perusahaan memiliki lebih dan 2094
(dua puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial investee secara langsung atau
tidak langsung.

(N akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas asosiasi, ketika laporan keuangan
tersebut digunakan dalam menerapkan metode okuitas tanggal atau periode yang berbeda
dengan Perusahaan dan alasan menggunakan tanggal atau periode yang berbeda:

(9) sifat dan tingkatan setiap pembatasan signifikan atas kemampuan entitas asosiasi untuk
mentransfer dana kepada Perusahaan,

(hn) bagian rugi entitas asosiasi yang tidak diakui dan alasannya, apabila Perusahaan
menghentikan pengakuan bagiannya atas rugi entitas asosiasi. baik untuk periode
terjadinya kerugian tersebut maupun secara kumulatif,

(il bagian atas liabilitas kontinjensi entitas asosiasi yang terjadi bersama-sama dengan
Investor lain

(j) habilitas kontinjensi yang terjadi karena investor berkewajiban bersama-sama untuk semua
atau sebagian Liabilitas entitas asosiasi. dan

(K) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi, secara individual atau dalam kelompok.
yang tidak dicatat dengan menggunakan metode ekuitas termasuk total Aset, total
Liabilitas, Pendapatan dan laba atau rugi.

28) Khusus Industri Konstruksi v
Jaminan
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jaminan yang diberikan dan jumlah jaminan tersebut serta

kontrak konstruksi yang mensyaratkan adanya jaminan tersebut

Page 24 OCR 0.908
Keterangan Ada | Tidak | N/A | Tambahan Informasi

29) Khusus Industri Kehutanan 1
HTI dan HTI dalam pengembangan
Berupa biaya yang ditangguhkan dalam pelaksanaan pembangunan HTI. yang disajikan sebagai
berikut:

(a) Saldo awal,

(D) Penyisihan periode berjalan,

(c) Realisasi yang dilakukan selama periode berjalan dan
(d) Saldo akhir.

30) Khusus Industri Jalan Tol v
Hak Bagi Hasil Tol

Investor tanpa kuasa hak penyelenggaraan harus mengungkapkan hal-hai berikut
(a) Dasar pengukuran hak bagi hasil tol,

(D) Masa hak bagi hasil tol dan amortisasinya:

(c) Perubahan hak bagi hasil tol selama periode berjalan: dan

(d) Reklasifikasi proyek kerjasama operasi dalam pelaksanaan ke hak bagi hasi! tol

31) Khusus Industri Perkebunan Y
Tanaman Perkebunan
Yang harus diungkapkan antara lain
a) Untuk tanaman telah menghasilkan
(1) Rincian nilai tercatat dan akumulasi penyusutan menurut jenis tanaman,
(2) Rekonsiliasi nilai tercatat awal tahun dan akhir tahun tanaman untuk setiap kelompok
selama paling sedikit 2 tahun terakhir,
(3) Status tanah yang digunakan untuk menanam,
(a) Nilai tanaman telah menghasilkan berdasarkan area/lckasi penanaman.
(5) Perbandingan saldo tanaman belum menghasilkan selama paling sedikit 2 tahun: dan
(6) Tanaman yane dijaminkan
b) Untuk tanaman belum menghasilkan
(1) Mutasi tanaman belum menghasilkan sebagai berikut
(a) Saldo awal
L Tambahan tahun berjalan
W. Biaya langsung
(b) Jumlah kapitalisasi biaya pinjaman dan rugi kurs dalam hal terjadi depresiasi
luar biasa
1 Pengurangan tahun berjalan
H. Jumlah yang direklasifikasi ke tanaman telah menghasilkan
(c) Pengurangan lainnya
(d) Saldo akhir
(2) Nilai tanaman dalam Perkebunan Inti Rakyat / Perkebunan Inti Plasma yang menjadi
milik perusahaan (inti) dan tanaman yang bukan milik perusahaan
(perkebunan rakyat/perkebunan plasma). dan

(3) Cadangan kerugian yang mungkin timbul pada piasma.

Page 25 OCR 0.927
Keterangan

N/A

Tambahan Informasi

32) Khusus Industri Peternakan

Hewan Ternak Produksi - Berumur Panjang

Yang harus diungkapkan antara lain

3) Pengelompokan hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) dan hewan
ternak telan menghasilkan

b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling tidak 2 tahun
terakhir

C) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan,

d) Nilai hewan ternak tiap kelompok berdasarkan lokasi/arsa peternakan:

8) Kondisi hewan ternak:

N Persentase kematian selarna tiga tahun terakhir,

9) Nilai hewan ternak yang diasuransikan. nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang
ditutup:

h) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakil, perlu dibuat cadangan kematian atau metode
penghapusan langsung.

1) Nilai cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada,

ID) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai cadangan kematian. jika ada: dan

K) Nila: hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan

38) Properti Investasi
a) Yang harus diungkapkan antara lain
(1) model pengukuran setelah pengakuan awal yang digunakan. modei Nilai Wajar atau
model biaya:
(2) metode dan asurnsi signifikan yang diterapkan dalam menentukan Nilai Wajar dari
Properti Investasi
(3) pernyataan bahwa penentuan Nilai Wajar didukung oleh bukti pasar atau lebih banyak
berdasarkan faktor lain karena sifat property tersebut dan keterbatasan data pasar
yang dapat diperbandingkan:
(4) nama Penilai, tanggal penilaian dan tanggal laporan penilaian terakhir:
(5) jumlah yang diakui dalam laba rugi untuk
(a) penghasilan sewa dari Properti Investasi:
(b) beban operasi langsung yang terjadi baik dari Properti Investasi yang menghasilkan
maupun yang tidak menghasilkan penghasilan sewa selama periode tersebut dan
(c) perubahan kumulatif dalam Nilai Wajar yang diakui dalam laba rugi atas penjualan
Properti Investasi dari sekelompok aset yang menggunakan model biaya ke
kelompok aset yang menggunakan model Nilai Wajar,
(6) keberadaan dan jumlah pembatasan atas realisasi dan Properti Investasi atau
pembayaran penghasilan dan hasil pelepasan: dan
(7) kewajiban kontraktual untuk membeli, membangun atau mengembangkan Properti
Investasi atau untuk perbaikan, pemeliharaan atau peningkatan.
b) Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model Nilai Wajar, selain
pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf (a) ditambahkan pengungkapan
antara lain

Page 26 OCR 0.931
Tidak

N/A

Tambahan Informasi

(1) rekonsiliasi antara jumlah tercatat Properti Investasi pada awal dan akhir periode
Gengan menunjukkan penambahan, pengurangan dan reklasifikasi.

(2) saat suatu penilaian terhadap Properti Investasi disesuaikan secara signifikan untuk
tujuan pelaporan keuangan. maka Perusahaan harus mengungkapkan rekonsiliasi
antara penilaian tersebut dan penilaian yang telah disesuaikan yang dilaporkan dalam
laporan keuangan, dengan menunjukkan secara terpisah:

(a) jumlah agregat dari pengakuan kewajiban sewa yang ditambahkan kembali: dan
(b) penyesuaian signifikan lain.
€) Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model biaya, selain pengungkapan
sebagaimana dimaksud dalam huruf a) ditambahkan pengungkapan antara lain

(1) umur manfaat,

(2) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Properti Investasi pada
awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan dan
reklasifikasi,

(3) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban
penyusutan

(4) jumlah rugi penurunan nila: yang diakui, dan jumlah pemulihan rugi penurunan nilai,
selama satu periode sesuai SAK yang berlaku,

(5) transfer ke dan dari persediaan dan properti yang digunakan sendiri: dan

(6) Nilai Wajar Properti Investasi.

6) Khusus untuk Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan

Yang harus diungkapkan antara lain

(1) rincian Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan:

(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak

(3) estimasi saat penyelesaian:

(4) hambatan kelanjutan penyelesaian:

(5) jumiah pengeluaran yang diakui dalam jumiah tercatat Properti Investasi dalam proses
pembangunan dan pengembangan, dan

(6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk properti investasi yang memenuhi
kriteria aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan
(a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan
(b) tanf kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang

layak dikapitalisasi

34) Aset Tetap

Yang harus diungkapkan antara lain

a) setiap kelompok Aset Tetap wajib diungkapkan secara terpisah berdasarkan kepemilikan
aset yaitu aset pemilikan langsung dan/atau aset sewa pembiayaan:

b) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Aset Tetap pada awal dan
akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan dan reklasifikasi,

C) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban penyusutan

Gd) rugi penurunan nilai dan jumlah yang djurnal balik yang diakui dalam laba rugi dan ekuitas
(yka ada)

@) jumlah komitmen kontraktual dalam perolehan Aset Tetap:

32

Page 27 OCR 0.923
Keterangan

N/A

Tambahan Informasi

#) jumlah kompensasi dari pihak ketiga untuk Aset Tetap yang mengalami penurunan nilai.
hilang atau dihentikan yang dimasukkan dalam laba rugi, apabila tidak diungkapkan secara
terpisah pada laporan laba rugi komprehensif:

9) Daiam hal Aset Tetap disajikan pada jumlah revaluasian, yang harus diungkapkan
(1) tanggal efektif revaluasi (Tangga! Penilaian).

(2) tanggal efektif persetujuan dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) apabila Aset Tetap
untuk perhitungan pajak menggunakan jumlah revaluasian,

(3) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir,

(4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar aset:

(5) jumlah tercatat untuk setiap Aset Tetap seandainya aset tersebut dicatat dengan model
biaya, dan

(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan prubahan selama
periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saido surplus kepada para pemegang
saham

h) Khusus untuk Aset Tetap dalam proses pembangunan. yang harus diungkapkan
(1) rincian Aset Tetap yang sedang dalam pembangunan,

(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak.
(3) estimasi saat penyelesaian:
(4) hambatan kelanjutan penyelesaian (jika ada)
(5) jumlah pengeluaran diakui dalam jumlah tercatat aset tetap dalam pembangunan, dan
(6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria aset
kualifikasiar, maka wajib diungkapkan
(a) jumlan biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan
(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang
layak dikapitalisasi

1 Pengungkapan lainnya antara lain:

(1) jumlah tercatat Aset Tetap yang tidak dipakai sementara,

(2) jumlah tercatat bruto dari setiap Aset Tetap yang telah disusutkan penuh dan masih
digunakan,

(3) jumlah tercatat Aset Tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif dan tidak
diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual:

(4) dalam hal model biaya digunakan. Nilai Wajar Aset Tetap apabila berbeda secara
maternal dari jumlah tercatat

(5) nilai buku, hasil penjualan neto, keuntungan (kerugian) dari Aset Tetap yang dihentikan
pengakuannya.

(6) dalam hal terdapat Aset Tetap yang berasal dari hibah agar diungkapkan jenis Aset,
nilai tercatat dan tanggal perolehan:

(7) perubahan estimasi masa guna dan/atau metode penyusutan menurut jenis Aset Tetap.

(8) Kongisi atau peristiwa yang menyebabkan terjadinya penurunan nilai atau pemulihan
penurunan nilai

(9) Jurniah aset tetap yang dijadikan jaminan. nama pihak yang menerima jaminan dan
alasan penjaminan: dan

Page 28 OCR 0.905
No Keterangan Ada | Tidak | N/A | Tambahan Informasi
(10) Jenis dan nilai aset tetap yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko v 14
yang ditutup, serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi,
apabila tidak diasuransikan agar diungkapkan alasannya

35) Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi v

Aset Minyak dan Gas Bumi

(khusus untuk perusahaan yang memiliki kegiatan hulu minyak dan gas bumi)

Yang harus diungkapkan antara lain

(1) Rincian aset menurut jenisnya, seperti: operated acreage. unoperated acreage, sumur dan
peralatan serta fasilitas yang berhubungan, peralatan kantor, kendaraan, sumur dan
peralatan serta fasilitas dalam pengerjaan.

(2) Tabel yang memuat penjelasan tentang
(a) Lokasi penambangan,

(b) Saldo awal untuk masing-masing lokasi:
(c) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan: dan
(Gd) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan.

(3) Dalam hal saldo aset Minyak dan Gas Bumi tersebut mengandung hak tagih kepada
Regulator terkait, perlu penjelasan kolektabilitas tagihan tersebut dalam bentuk tabel
analisa umur tagihan

Aset Tak Berwujud v

Yang harus diungkapkan untuk setiap jan:s Aset Takberwujud antara lain

a) jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi

b) alokasi jumlah amortisasi Aset Takberwujud ke dalam pos laporan laba rugi komprehansit:

C) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortsasi Aset Takberwujud pada awal
dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi

@) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria aset
kualifikasian, maka harus diungkapkan
(1) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan
(2) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak

@ikapitalsasi

@) jumlah tercatat Aset dan faktor signifikan yang mendukung penentuan dan penilaiannya
untuk Aset Takberwujud yang dinilai dengan umur manfaat tidak terbatas.

? penjelasan atas jumlah tercatat dan sisa periode amortisasi dari setiap Aset Takberwujud
yang material terhadap laporan keuangan Perusahaan.

9) Aset Takberwujud yang diperoleh melalui Hibah Pemerintah dan awalnya diakui pada Nilai

Wajar sesuai SAK yang berlaku, diungkapkan

(1) Nilai Wajar pada pengakuan awal atas aset-aset tersebut, |

(2) jumlah tercatatnya: dan

(3) Aset tersebut diukur setelah pengakuan awal dengan model biaya atau model revaluasi

keberadaan dan jumlah tercatat Aset Takberwujud yang kepemilikannya dibatasi dan jumlah

tercatat Aset Takberwujud yang menjadi jaminan untuk Liabilitas:

Nilai komitmen kontraktual untuk akuisisi Aset Takberwujudi

8

h)

waw w5 www woo
Page 29 OCR 0.924
Keterangan Ada | Tidak | N/A | Tambahan Informasi

I) Aset Takberwujud disajikan pada jumlah tevaluasian, diungkapkan

(1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian)

(2) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir,

(3) jumlah tercatat Aset Takberwujud yang direvaluasi

(4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar aset

(5) jumlah tercatat untuk setiap Aset Takberwujud seandainya Aset tersebut dicatat dengan
model biaya. dan

(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan selama periode
Gan pembatasan-pembatasan distnbusi saldo surplus kepada para pernegang saham,

37) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi dan Pertambangan umum v
a) Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/Penyisihan Liabilitas
Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain tabel yang memuat penjelasan tentang :
(1) Saldo awal,
(2) Penambahan dan pengurangan:
(3) Saldo akhir.
b) Aset Eksplorasi dan Evaluasi
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) rincian biaya perolehan aset eksplorasi dan evaluasi per area of interest yang mencakup
saldo awal, penambahan dan pengurangan, dan saldo akhir, dan
(2) Jumlah aset, Iiabilitas, penghasilan dan beban, arus kas operasi dan arus kas investasi
yang timbul dari eksplorasi dan evaluasi pertambangan.
Cc) Bagian dari Biaya Eksplorasi Tangguhan pengupasan tanah tambang
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Kebijakan akuntansi sehubungan dengan:
(a) Metode pembebanan biaya pengupasan tanah, dan
(0) Metode perhitungan Rasio Rata-Rata Tanah Penutup
(2) Jumiah Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan yang terdiri dari (1) biaya
pengupasan awal, (2) biaya pengupasan lanjutan dengan penjelasan mengenai perbedaan
antara rasio aktual tanah menutup terhadap rasio rata-ratanya:
(3) Perubahan atas Rasio Rata-Rata Tanah Penutup (bila ada),
(4) Biaya Pengupasan Tanah yang Ditanaguhkan dimana terjadi penundaan masa produksi,
meliputi penjelasan
la) Alasan terjadinya penundaan.
(b) Amoriisasi belum diperhitungkan karena belum dimulainya produksi. dan
(e) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi (jika ada). terhadap
biaya yang ditangguhkan tersebut. serta metode dan asumsi utama yang
dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut
d) Biaya Pengembangan Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain
(1) Mutasi Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan selama tahun berjalan dengan
menunjukkan
ta) Lokasi eksplorasi dan pengembangan:

Page 30 OCR 0.921
Keterangan

N/A

Tambahan Informasi

(b) Saido awal,
(c) Penamibahan/pengurangan
(d) Amortisasi, dan
(le) Saldo akhir.
(2) Biaya pengembangan yang ditangguhkan atas kegiatan pengembangan yang masih
berjalan,
(3) Penjelasan apabila terjadi penghapusan biaya eksplorasi dan pengembangan tangguhan
yang menurut penelaahan manajemen tidak dapat dipulinkan,
(8) Jumlah biaya eksplorasi dan pengembangan yang ditangguhkan dimana terjadi
penundaan masa produksi, meliputi penjelasan:
(a) Alasan terjadinya penundaan,
(bi Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dinilainya produksi, dan
(c) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi bila ada, terhadap biaya
yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi utama yang dipergunakan
dalam menghitung penurunan nilai tersebut.
(5) Apabila terdapat lebih dari satu Area of Interest, maka harus diungkapkan rincian dari
Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan untuk tiap-tiap Area of Interest

b. Liabilitas
1) Utang Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain
a) jumlah utang usaha yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi,
D) jumlah utang usaha menurut mata uang: dan
6) jamunan yang diberikan oleh Perusahaan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan

2) Provisi
a) Pengungkapan untuk provisi berlaku untuk provisi jangka pendek dan provisi jangka panjang.
D) Yang harus diungkapkan antara lain
(1) nilai tercatat pada awal dan akhir periode,
(2) provisi tambahan dalam periode bersangkutan
(3) jumlah yang terjadi dan dibebankan pada provisi selama periode bersangkutan
(4) jumlah yang dibatalkan selama periode bersangkutan atas jumlah yang belum cigunakan,
(5) peningkatan selama periode yang bersangkutan. dalam nilai kini. yang terjadi karena
berlalunya waktu dan dampak dari setiap perubahan tingkat diskonto:
(6) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat terjadinya arus keluar sumber
Gaya ekonomi
(7) indikasi ketidakpastian waktu atau jumlah arus keluar sebagaimana dimaksud dalam
angkai8). Dalam hai diperlukan, Perusahaan mengungkapkan asumsi utama yang
mendasari prakiraan peristiwa masa depan, dan
(8) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah Aset yang
telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut

3) Beban Akrual
Yang wajib diungkapkan antara ain jenis dan jumlah dari unsur utama beban yang belum jatuh

tempo

23

Page 31 OCR 0.920
Keterangan

Tidak

N/A

Tambahan Informasi

4)

Khusus Industri Perbankan

Liabilitas Segera

Yang harus diungkapkan antara lain

a) Rincian berdasarkan jenis dan mata uang: dan
b) Uraian mengenai sifat rnasing-masing kewajiban

5)

Utang Repo

Yang harus diungkapkan antara lain

a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang dijual Perusahaan pada transaksi repo:
b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek.

8)

Khusus Kontrak Konstruksi

Utang Bruto kepada Pelanggan

Yang narus diungkapkan dalam pos ini antara lain liabilitas bruto dari setiap kontrak konstruksi,
Dalam penjelasan tagihan tersebut. juga harus dirinci dalam bentuk tabe! yaitu.

a) biaya kontrak yang terjadi

b) laba yang diakui

C) kerugian yang dialami, dan

9) pekerjaan yang sudah ditagih (termin)

Lg)

Khusus Industri Perbankan
a) Simpanan Nasabah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian tiap jenis simpanan yang mengungkapkan:
(1) Rincian berdasarkan mata uang, dan jangka waktu.
(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun.
(4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito:
(5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan status, misalnya diblokir atau dijaminkan. dan
(6) Pemberian fasilitas istimewa kepada pemilik rekening giro.
bj) Simpanan dari Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lain
(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu,
(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:
(4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito: dan
(5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan jenis dan statusnya. misalnya diblokir atau
dijaminkan.

tee

aa

Ktu.

18, 19, 24 25, 26
18, 19, 24, 25, 26
18, 19, 24, 25, 26

20
20
20

8)

Khusus Industri Asuransi Kerugian dan Jiwa
a) Kewajiban Manfaat Polis Masa Depan
Yang harus diungkapkan antara lain
(1) Rincian berdasarkan program asuransi:
(2) Rincian berdasarkan jenis pertanggungan:
(3) Rincian berdasarkan mata uang
(4) Dasar perhitungan dan asumsi aktuans. dan
(5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir penode yang memperlihatkan penambahan dan
pengurangan

Page 32 OCR 0.905
Keterangan

Tidak

N/A

Tambahan Informasi

b) Utang Klaim
Yang harus diungkapkan antara lain
(1) Pemisahan antara ulang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga
(2) Jumlah utang klaim berdasarkan tertanggung
(3) Jumlah utang klaim menurut jenis asuransi: dan
(4) Jumlah utang menurut mata uang
Estimasi Klaim Retensi Sendiri
Yang harus diungkapkan antara lain
(1) Jumlah menurut jenis asurans
(2) Jumlah menurut tertanggung.
(3) Jumlah menurut mata vangi dan
(4) Jumlah estimas: klaim yang sudah terjad: namun beliim dilaporkan.
Premi yang belum merupakan Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain
(1) Jumlah menurut program asuransi:
(2) Jumiah menurut jenis pertanggungan
(3) Pemisahan antara premi yang belum merupakan pendapatan kepada pihak berelasi dan
pihak ketiga:
(4) Metode perhitungan yang digunakan: dan
(5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan penambahan dan
pengurangan:
€) Utang Koasuransi (rewrite)
Yang harus diungkapkan antara lain
(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
(2) Jumlah berdasarkan ko-asuradur:
(3) Jurrilah menurut jenis mata uang: dan
(4) Jumlah menurut umur utang
$) Utang Reasuransi
Yang harus diungkapkan antara lain
(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
(2) Jumlah berdasarkan reasuradur
(3) Jurnlah menurut jenis mata uang,
(4) Jumlah menurut umur utang: dan
(5) Jumlah utang atau piutang reasuransi yang disalinghapuskan
9) Utang Komisi
Yang harus diungkapkan antara lain
(1) Jumlah berdasarkan tertanggung dan asuradur
(2) Jumlah menurut jenis mata uang, dan
(3) Jumlah menurut jenis asuransi
b) Titipan Premi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis asuransi

c)

d

Page 33 OCR 0.916
No Keterangan Tidak | N/A | Tambahan Informasi
1) Hak Laba Pemegang Polis Yang Belum Dibagikan v
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Tanggal dan hasil keputusan rapat pemegang saham,
(2) Dasar perhitungan, dan
(3) Saldo menurut usia
9) Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek 37
Yang harus diungkapkan antara lain jenis dan jumlahnya.
10) Utang Pajak
Yang harus diungkapkan antara lain
(a) jenis dan jumlahnya: dan 2a
(b) informasi mengenai ketetapan pajak 229
11) Khusus Industri Pembiayaan v
Kewajiban Anjak Piutang
Yang harus diungkapkan antara lain
(a) Jumiah liabilitas anjak piutang dalam rangka anjak piutang dengan recourse: dan
(b) Jumlah beban tangguhan. piutang retensi anjak piutang, dan jatuh tempo serta ikatan penting
lainnya yang diatur dalam perjanjian anjak plutang
12) Khusus Kontrak Konstruksi v
Uang Muka Kontrak
Yang harus diungkapkan antara lain jumlah uang muka kontrak yang diterima
13) Bagian Lancar atas Liabilitas Jangka Panjang v
Yang harus diungkapkan antara lain bagian lancar atas liabilitas jangka panjang sesuai dengan
pengungkapan utang bank dan lembaga keuangan jangka panjang sebagaimana diatur dalam
Checklist ini
14) Liabilitas Keuangan Lainnya v
a) Yang harus diungkapkan antara lain
(1) Pengungkapan untuk liabiitas keuangan iainnya berlaku untuk liabilitas keuangan lainnya
yang bersifat jangka pendek dan jangka panjang:
(2) Perusahaan wajib mengelompokkan sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak
ketiga dan pihak berelasi
(3) Yang harus diungkapkan antara lain:
(a) nilai tercatat ltabilitas keuangan untuk setiap kategori
(b) laba atau rugi neto pada setiap liabilitas keuangan. dan
(C) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default)
b) Dalam hal terdapat restrukturisasi Utang v

Yang harus diungkapkan antara lain
(1) Penjelasan tentang pokok-pokok perubahan persyaratan dan penyelesaian utang:

(2) Jumlah keuntungan atas restrukturisasi utang dan dampak pajak penghasilan yang terkait,

(3) Jumlah keuntungan atau kerugian bersih atas pengalihan aset yang diakui selama
penode tersebut dan

(4) Jumlah utang kontinjen yang dimasukkan dalam nilai tercatat utang yang telah
direstruktunsasi

Page 34 OCR 0.917
Keterangan

Tidak

NYA

Tambahan Informasi

15)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi

Bagian Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi

Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo dalam Satu Tahun
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya

16)

Khusus Industri Pertambangan Umum

Bagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan Reklamasi
Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo dalam Satu Tahun
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya,

17

Liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual.

Yang harus diungkapkan antara lain Ilabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki
untuk dijual sesuai dengan dan dapat digabung dengan pengungkapan aset tidak lancar atau
kelompok lepasan yang diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual

Liabilitas Jangka Panjang

18)

Utang Pihak Berelasi Non-Usaha

Yang harus diungkapkan antara lain

@) rincian nama pihak berelasi. jenis. dan jumlah utang:

b) jumlah utang menurut mata uang: dan

GC) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan

19)

Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka Panjang

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) rincian jumlah utang berdasarkan nama bank/lembaga keuangan dan jenis mata uang:

b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan:

C) tanggal jatuh tempo:

d) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan.

€) penjelasan tentang fasilitas pinjaman yang diperoleh termasuk jumlah dan tujuan perolehannya.

N pembayaran yang dilakukan pada periode berjalan untuk masing-masing fasilitas pinjaman,

9) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan
dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default).

h) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan:

1) persyaratan lain yang penting. seperti adanya pembatasan pembagian dividen. pembatasan
rasio tertentu, dan/atau pembatasan perolehan utang baru: dan

|) pengungkapan informasi sehubungan dengan liabilitas berbunga jangka panjang yang akan
jatuh tempo dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan sejak tanggal laporan posisi keuangan
tetapi tetap diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka panjang. antara lain adalah
(1) nama bank/lembaga keuangan dan jumlahnya. dan
(2) ringkasan perjanjian lama dan baru, yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu

pinjaman, tanggal jatuh tempo dan persyaratan penting.

20)

Utang Sewa Pembiayaan

Yang harus diungkapkan antara lain

@) jumlah neto nilai tercatat untuk setiap kelompok dan pemberi sewa (lessor) pada tanggal
laporan posisi keuangan.

b) rekonsiliasi antara total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal laporan
posisi keuangan dengan nilai kirinya. Selain itu wajib mengungkapkan total pembayaran sewa

Page 35 OCR 0.912
Keterangan

N/A

Tambahan Informasi

Minimum di masa depan pada tanggal laporan posisi keuangan, dan nilai kininya, untuk setiap
periode berikut.

(1) sampai dengan satu tahun:

(2) lebih dari satu tahun sampai 5 (lima) tahun. dan

(3) lebih dari 5 (lima)tahun,

C) pembayaran sewa kontinjen yang diakui sebagai beban pada periode tersebut.

d) total pembayaran minimum sewa-lanjut (sublease) masa depan yang diperkirakan akan
diterima dari kontrak sewa-lanjut yang tidak dapat dibatalkan (non-cancellabie subisase) pada
tanggal laporan posisi keuangan:

&) keuntungan atau kerugian yang ditangguhkan beserta amortisasinya sehubungan dengan
transaksi penjualan dan penyewaan kembali (sale and leaseback), dan

1!) penjelasan umum isi perjanjian sewa yang matenial, antara lain:

(1) dasar penentuan utang sewa kontinjen,

(2) ada tidaknya klausul-klausul yang berkaitan dengan opsi perpanjangan atau pembelian
dan eskalasi beserta syarat-syaratnya, dan

(3) pembatasan-pembatasan yang ditetapkan dalam perjanjian sewa.

21)

Khusus Industri Perbankan
a) Surat Berharga yang Diterbitkan
Yang harus diungkapkan antara 'ain :

(1) Rincian berdasarkan jenis. mata uang, dan jangka waktu.

(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga.

(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:

(4) Rincian berdasarkan peringkat efek dan perusahaan pameringkat,

(5) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan

(6) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu perjanjian, tanggal
jatuh tempo, kewajiban yang harus dipenuhi, dan persyaratan penting lainnya
(Debt Covenance): dan

(7) Pendapat manajemen tentang pemenuhan Debt Covenance atas surat berharga yang
diterbitkan

Pinjaman Diterima

Yang harus diungkapkan antara lain

(1) Rincian berdasarkan pihak. jenis, dan mata uang,

(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,

(3) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu perjanjian, tingkat
bunga. tangga! jatuh tempo. nilai Aset bank yang dijaminkan, dan persyaratan penting
lainnya (Debt Covenance)

(4) Pendapat manajemen terkait pemenuhan Debt Covenance : dan

(5) Apabila bank menerima dana atau fasilitas pinjaman dari pemerintah atau pihak lain

dengan tingkat imbalan yang lebih rendah dari tingkat bunga pasar maka manajemen
mengungkapkan mengenai fasilitas tersebut dan dampaknya terhadap laba bersih.

Cc) Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi

Yang harus diungkapkan antara lain
(1) Rincian berdasarkan jenis. mata uang, dan kolektibilitas:

b)

| 3

29

129

lai

Page 36 OCR 0.903
Keterangan

Tidak

N/A

Tambahan Informasi

(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,

(3) Jumiah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan:

(4) Ketentuan minimum penyisihan penurunan nilai komitmen dan kontinjensi menurut Bidan
posisi penyisihan penghapusan bank pada saat perode pelaporan: dan

(5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai komitmen dan
Kkontinjansi

& caca

ESI
at
la

41

22)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain
a) Mutasi taksiran provisi PLH selama tahun berjalan dengan menunjukkan:
(1) Saldo awal,
(2) Penyisihan yang dibentuk.
(3) Pengeluaran yang terjadi, dan
(4) Saldo akhir.
b) Kegiatan PLH yang telah dilaksanakan dan yang sedang berjalan:
C) Liabilitas bersyarat sehubungan dengan PLH dan liabilitas bersyarat lainnya sebagaimana
diatur dalam standar akuntansi keuangan:
d) Apabila dalam pos in terdapat komponen biaya yang sifatnya matenal, misainya beban
penutupan tambang, maka perusahaan dapat menyajikannya dalam pos yang terpisah,
@) Tabel yang memuat penjelasan tentang.
(1) Saldo awal,
(2) Penambahan dan Pengurangan
(3) Saldo akhir

»
2

Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang
a) Imbalan Pasti
Yang harus diungkapkan antara lain
(1) gambaran umum mengenai jenis program
(2) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari nilai kini kewajiban imbalan pasti yang menunjukkan
secara terpisah, pengaruhnya selama periode berjalan yang dapat diatribusikan ke dalam
(a) biaya jasa kini.
(b) biaya bunga:
(C) iuran oleh peserta program.
(d) keuntungan dan kerugian akluarial
(e) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata uang yang
berbeda dengan mata uang penyajian.
(#) 'mbalan yang dibayarkan:
(9) biaya jasa lalu.
(h) kombinasi bisnis: dan
Ii) curtatment dan penyelesaian
analisis kewajiban imbalan pasti terhadap jumlah yang dihasilkan dari program yang
seluruhnya tidak didanai dan jumlah yang dihasilkan dari program yang seluruhnya atau
sebagian didana.

(3

142
42

42

Page 37 OCR 0.915
Keterangan

N/A | Tambahan Informasi

(4) rekonsiliasi saldo awai dan akhir dari Nilai Wajar aset program serta saldo awal dan akhir
Gari setiap hak penggantian yang diakul sebagai Aset sesuai dengan SAK menunjukkan
Secara terpisah, dampak selama periode yang dapat distribusikan pada setiap
(a) hasil yang diharapkan dari aset program,

(D) keuntungan dan kerugian aktuarial,

(c) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata uang yang
berbeda dengan mata uang penyajian.

(d) iuran oleh pemberi pekerja,

(e) juran oleh peserta program,

(P imbalan yang dibayarkan.

(9) kombinasi bisnis: dan

(h) penyelesaian,

(5) rekonsihasi nilai kini kewajiban imbalan pasti sebagaimana dimaksud dalam butir (2) dan
Nilai Wajar aset program sebagaimana dimaksud dalam butir (4) atas Aset dan Liabilitas
yang diakui dalam laporan posisi keuangan, paling kurang mengungkapkan:

(la) keuntungan dan kerugian aktuarial neto tidak diaxui dalam laporan posisi keuangan.

(b) biaya jasa lalu yang tidak diakui dalam laporan posisi keuangan,

(c) setiap jumlah yang tidak diakui sebagai Aset, dikarenakan oleh batasan dalam SAK:

(d) Nilai Wajar pada akhir periode pelaporan dari setiap hak penggantian yang diakui
sebagai Aset sesuai dengan SAK, dan

(2) jumlah lainnya yang diakui dalam laporan posisi keuangan:

(6) total beban yang diakui di laba rugi untuk setiap hal-hal berikut dan nama pos dimana hal

tersebut meliputi:

(a) biaya jasa kini:

(b) biaya bunga,

(c) hasil yang diharapkan dari aset program.

(d) hasil yang diharapkan dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai
dengan SAK.

(e) keuntungan dan kerugian aktuarial, jika Perusahaan memilih metode koridor 1096
(sepuluh per seratus),

(N biaya jasa lalu

(9) dampak dari curtailment terutama terkait dengan penyelesaiannya: dan

(h) dampak dari batasan dalam SAK.

Jumlah total yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain yang akan diakui segera

dalam sakdo laba. meliputi

la) keuntungan dan kerugian aktuarial. dan

(b) dampak dan batasan dalam SAK.

(8) jumlah kumulatif dari keuntungan dan kerugian aktuariai yang diakui pada pendapatan
komprehensif lain, dalam hal Perusahaan mengakui keuntungan dan kerugian dalam
pendapatan komprehensif lain sesuai dengan SAK:

(9) persentase atau jumlah setiap kategori utama yang merupakan Nilai Wajar total aset
program, untuk setiap kategori utama dan aset program, yang mencakup. namun tidak
terbatas pada. instrumen ekuitas. instrumen utang. properti, dan seluruh aset lain

@

42

42

42

42

42

42

Page 38 OCR 0.913
Keterangan

Tidak

N/A

Tambahan Informasi

(10) jumlah yang mencakup Nilai Wajar aset program untuk:
(a) setiap kategori instrumen keuangan milik Perusahaan, dan
(b) setiap properti atau Aset lain yang dicunakan oleh Perusahaan
(11) penjelasan atas dasar yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian yang

diharapkan atas Aset secara keseluruhan. termasuk dampak kategori utama aset program.

(12) imbal hasil aktual atas aset program. serta imbal hasil aktual atas setiap hak penggantian
yang diakui sebagai Aset
(13) Asumsi aktuarial utama yang digunakan sampai pada akhir periode pelaporan dan
diungkapkan dalam ukuran yang absolut dan tdak hanya sebagai margin antara
persentase dan variabel lainnya, termasuk

(a) tingkat diskonto:

(b) tingkat imbal hasil yang diharapkan atas setiap aset program untuk periode yang
disajikan dalam laporan keuangan,

(c) tingkat imbal hasil yang diharapkan untuk periode yang disajikan dalam laporan
keuangan pada setiap hak penggantian yang diakul sebagai Aset,

(d) tingkat kenaikan gaji yang diharapkan (dan perubahan dalam indeks atau variabel
tertentu lainnya dalam masa program formal atau konstruktif sebagai dasar untuk
kenaikan imbalan masa depan).

(6) tingkat tren biaya kesehatan. dan

(PD asumsi material lain yang digunakan dalam aktuaria,

(14) dampak kenaikan atau penurunan satu angka persentase dalam tingkat tren biaya
kesehatan yang diasumsikan pada
(a) biaya jasa kini agregat dan komponen biaya bunga dari biaya kesehatan pascakerja

periodik neto:

(b) akumulasi kewajiban imbalan pascakerja untuk biaya kesenatan/ dan

(c) Dalam hal program dioperasikan dalam lingkungan infiasi yang tinggi, wajib
diungkapkan dampak persentase kenaikan atab penurunan tingkat tren biaya
kesenatan yang diasumsikan dari makna yang serupa dengan satu angka persentase
dalam lingkungan inflasi yang rendah

(15) Jumlah periode tahunan saat ini dan periode empat tahun sebelumnya dani:

(a) nilai kini kewajiban imbalan pasti, Nilai Wajar aset program dan surplus atau defisit
pada program: dan

(b) penyesuaian yang timbul pada
(I) Nabilitas program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari Ilabilitas

program pada akhir periode pelaporan. dan
fi) aset program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari aset program pada
akhir periode pelaporan.

(16) estimasi terbaik pemberi kerja, segera setelah dapat ditentukan secara andal. dari iuran
yang diharapkan akan dibayar dalam program selama periode tahunan dimulai setelah
periode pelaporan:

(17) khusus untuk program imbalan pasti yang membagi risiko antar entitas sepengendali,
wajib diungkapkan sebagai berikut

Page 39 OCR 0.917
Keterangan

Tidak

N/A

Tambahan Informasi

(a) perjanjian kontraktual atau kebijakan tertulis untuk pembebanan biaya imbalan pasti
neto atau bukti bahwa tidak ada kebijakan seperti itu,
(b) daiam hal Perusahaan mencatat alokasi biaya imbalan pasti neto sesuai SAK, maka

Perusahaan mengungkapkan

(i informasi yang memungkinkan pengguna laporan keuangan untuk mengevaluasi
sifat program imbalan pasti dan dampak keuangan atas perubahan program
selama periode tersebut.

(it) pengungkapan gambaran umum jenis program sesuai dangan huruf a) butir (1)
mencakup penjelasan praktik informal yang menimbulkan kewajiban konstruktif
termasuk dalam pengukuran kewajiban imbalan pasti dan

(wi) jika Perusahaan mencatat iuran yang terutang untuk periode sesuai SAK
Informasi tentang program secara keseluruhan disyaratkan sesuai dengan
butir (1). butir (2). butir (3), butir (4). butir (9), butir (13), butir (14), dan
butir (16) serta butir ii

b) luran Pasti
Perusahaan yang menyelenggarakan program iuran Pasti harus mengungkapkan jumiah
yang diakui sebagai beban untuk program iuran pasti.
2) Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya
Yang harus diungkapkan paling kurang jenis dan jumlah mbalan kerja jangka panjang lainnya
d) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja
Yang harus diungkapkan antara lain.
(1) iuran program dan jumiah pesangan pemutusan kontrak kerja: dan
(2) penjelasan mengenai liabilitas kontinjen (jika ada)

42

142

42

24

Utang Obligasi

Yang harus diungkapkan antara lain

a) Tincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat dalam rupiah dan mata uang asing.
tanggai jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi dicatatkan
Gan tujuan penerbitannya

b) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek,

6) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:

d) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan,

8) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan menunjuk
POS-pos yang berhubungan. jika ada

f) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan,

9) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan
dan kondisi utang (misalnya restruktunsasi utang dan kondisi default) dan

h) persyaratan penting lainnya.

25) Sukuk
Yang harus diungkapkan antara lain
a) Perusahaan wajib mengelompokkan Sukuk berdasarkan akad syariah yang digunakan.
b) Perusahaan harus mengungkapkan antara lain
(1) uraian tentang persyaratan utama dalam penerbitan Sukuk, termasuk
(a) nngkasan akad syariah can skema transaksi syariah yang digunakan.

/

27

27.

Page 40 OCR 0.888
(b) Aset. manfaat. atau aktivitas yang mendasari v 27,
(6) nilai nominai, v 127, 28
(d) besaran imbalan (untuk Sukuk jarah): v
(e) prinsip pembagian hasil usaha. dasar bagi hasil, dan besaran nisbah bagi hasil v 127, 28
(untuk Sukuk mudharabah),
(9) rencana jadwal dan tata cara pembagian dan'atau pembayaran imbalan atau bagi
hasil
(9) jangka waktu
(h) tujuan penerbitannya, dan
(1) persyaratan penting lain,
(2) peringkat dan nama Perusahaan Perneringkat Efek
(3) bursa tempat Sukuk dicatatkan:
(4) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan. v
(5) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan,
(6) jaminan dengan manunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada). V
(7) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: dan v 127
(8) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Emiten atau Perusahaan Publik dalam v 27
memenuhi persyaratan dan kondisi Sukuk (misal restrukturisasi Sukuk dan kondisi default)

28) Utang Subordinasi vV

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) nama kreditur, sifat ikatan. jangka waktu, jenis mata uang. dan kisaran suku bunga kontraktual
selama periode pelaporan

b) tujuan perolehannya:

C) persyaratan terkait dengan pelunasan utang subordinasi,

GO) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan
kondisi utang (misainya restruktunsasi utang dan kondisi default),

&) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan, dan

f persyaratan penting lainnya.

Obligasi Konversi v

Yang harus diungkapkan antara lan.

a) nncian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat, tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran
bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi konversi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya.

b) periode konversi dan persyaratan konversi, antara lain meliputi rasio konversi, harga
pelaksanaan, hak konversi sebelum jatuh tempo serta persyaratannya. dan penaiti.

c) dampak dilusi apabila seluruh obligasi dikonversikan, dengan memperhatikan tingkat konversi
atau harga pelaksanaan (exercise price) yang paling menguntungkan dari sudut pandang
pemegang obligasi konversi

Gd) jumlah obligasi yang telah dikonversikan dan dampak dilusinya,

8) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek

f) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan

9) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan

hj) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan menunjuk
pos-pos yang berhubungan (jika ada): 4

27,28

&«

27,26
27, 28
127, 28
27
27

No Keterangan Ada | Tidak | N/A | Tambahan Informasi
|

ai

£

27

27

Page 41 OCR 0.908
Keterangan

Tidak

N/A

Tambahan Informasi

kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan

kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):

1) dalam hal Perusahaan menerbitkan obligasi konversi tanpa melalui penawaran umum, wajib
diungkapkan tujuan penerbitan dan nama pembeli

k) komponen Liabilitas dari obligasi konversi.

|) keberadaan fitur derivatif melekat. dan

m) persyaratan penting lainnya.

Ic. Ekuitas
Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik Entitas Induk
1) Modal Saham
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Bagi setiap jenis saham, antara lain
(1) Rekonsiliasi jumlah saham beredar pada awal dan akhir periode.
(2) Hak, keistimewaan, dan pembatasan yang melekat pada setiap jenis saham, termasuk
pembatasan atas dividen dan pembayaran kembali atas modal, dan
(3) Saham yang dicadangkan untuk penerbitan dengan hak opsi dan kontrak penjualan saham.
termasuk jumlah dan persyaratan:
b) Penjelasan mengenai sifat dan tujuan setiap pos cadangan dalam ekuitas.
C) Susunan pemegang saham dengan mengungkapkan jumlah lembar saham dan persentase
kepemilikan, yaitu.
(1) Pemegang saham yang memiliki 5x (lima perseratus) atau lebih,
(2) Nama direktur dan komisaris yang memiliki saham, dan
(3) Pemegang saham lainnya:
d) Dalam hal terjadi perubahan modal saham dalam periode berjalan
(1) Keputusan yang berhubungan dengan perubahan modal sahiam tersebut, seperti
pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, persetujuan dan/atau pemberitahuan
Menteri terkait, dan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS),
(2) Sumber peningkatan modal saham, antara lain dari kapitalisasi agio, saldo laba,
penerbitan saham baru dari Penawaran Umum dengan dan/atau tanpa Hak Memesan
Efek Terlebih Dahulu (right issue dan private placement), pelaksanaan waran. serta
konversi obligasi. dan
(3) Tujuan perubahan modal saham, antara lain dalam rangka ekspansi, penyelesaian
pinjaman, atau pemenuhan kecukupan modal:
@) Dalam hal hanya sebagian saham Perusahaan yang dicatatkan di Bursa Efek. agar cisebutkan
Jumlah saham yang dicatatkan dan yang tidak dicatatkan pada Bursa Efek

«

KL KA

30

30

30
30

30

30

2) Tambahan Modal Disetor (Additional Paid-in Capital)
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian jumlah tambahan modal disetor.
b) Uraian sumber agio saham
GC) Rincian biaya emisi Efek ekuitas berdasarkan penerbitan Efek ekuitas
d) Uraian mengenai sifat dan asal selisih kurs atas modal disetor
@) Uraian mengenai sifat dan asal tambahan modal disetor lainnya:
N Pengungkapan untuk selisih nilai transaksi dengan entitas sepengendali, antara ain

8s

s8

Page 42 OCR 0.922
Keterangan

Tidak

NIA

Tambahan Informasi

(1) Nama dan penjelasan tentang entitas atau bisnis yang berkombinasi,

(2) Penjelasan mengenai hubungan sepengendali Dari entitas-entitas yang bertransaksi dan
bahwa hubungan tersebut tidak bersifat sementara

(3) Tanggal efektif transaksi

(4) Operasi atau kegiatan bisnis yang telah diputuskan untuk dijual atau dihentikan akibat
kombinasi tersebut:

(5) Kepemilikan entitas atau bisnis yang dialihkan serta jenis dan jumlah imbalan yang terjadi.

(6) Nilai tercatat bisnis yang dikombinasikan atau dialihkan serta selisih antara nilai tercatat
tersebut dengan jumlah imbalan yang diserahkan atau diterirna: dan

(7) Penyajian kembali laporan keuangan yang memberikan informasi antara lain
(a) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan yang telah dilaporkan sebelumnya untuk

penode yang disajikan kembali,

(b) Ikhtisar jumlah tercatat Aset dan Liabilitas entitas atau bisnis yang dikombinasikan
(c) Dampak penyesuaian kebijakan akuntansi, dan
(d) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan setelah disajikan kembali

3)

Selisih Transaksi dengan Pihak Non pengendali
Yang harus diungkapkan antara lain
a) Uraian transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian yang meliputi
(1) Jenis transaksi dan perubahan persentase kepemilikan,
(2) Nama entitas anak, dan
(3) Nama pihak yang bertransaksi
b) Perhitungan selisih transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengenda'ian: dan
C) Jumlah yang direalisasi ke laba rugi atas pelepasan investasi saat hilangnya Pengendalian

4)

Saham Treasuri

Yang harus diungkapxan antara lain

a) Latar belakang pembelian kembali saham, pelepasan. atau pengurangan modal disetor

b) Tanggai atau pericde perolehan serta jumlah lembar dan nilai saham treasuri yang diperoleh,

C) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang digunakan sebagai pengurangan modal disetor,

G) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang dilepaskan kembali serta selisih antara harga
perolehan dengan harga pelepasan saham treasun: dan

&) Akumulasi jumlah lembar dan nilai saham treasun

5)

Saldo Laba
Yang harus diungkapkan antara lain
a) Alasan dan jumlah penyesuaian periode yang lalu (jika ada):

b) Perubahan saldo laba pada periode bersangkutan dan persetujuan RUPS yang terkait, dan
C) Saldo laba yang ditentukan penggunaannya, sifat, dan tujuan setiap pos cadangan

Laporan Perubahan
Ekuitas

Laporan Perubahan
Ekuitas

8)

Waran

Yang harus diungkapkan antara lain

3) jenis waran dan harga pelaksanaan dari masing-masing waran.
b) dasar penentuan Nilai Wajar waran.

C) nilai waran yang belum dan tidak dilaksanakan (kadaluwarsa):

Page 43 OCR 0.918
No Keterangan Ada | Tidak | N/A | Tambahan Informasi
d) jumlah waran yang diterbitkan dan beredar serta dampak dilusinya: dan
@) ikatan-ikatan yang terkait dengan penerbitan waran

7) Pendapatan Komprehensif Lainnya

Yang harus diungkapkan antara lain keterangan mengenai perubahan masing-masing komponen v Laporan Perubahan
pendapatan komprehensif lainnya Ekuitas
8) Kepentingan Non pengendali /

Yang harus diungkapkan antara lain rincian bagian pemegang saham non pengendali atas ekuitas
masing-masing entitas anak yang tidak dapat diatribusikan secara langsung atau tidak langsung
pada entitas induk
Ic. Laba Rugi Komprehensif
1) Pendapatan v
Yang harus diungkapkan antara lain
@) Jumlah setiap kategori signifikan dari pendapatan yang diakui selama periode, termasuk
pendapatan yang berasal dari:
(1) Penjualan barang:
(2) Penjualan jasa
(3) Bunga,
(4) Royalti, dan/atau
(5) Dividen
diungkapkan secara terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:
Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama,
Nama pihak pembeli dan jumlah nilai penjualan yang melebihi 104 (sepuluh perseratus) dari
pendapatan
Jumlah pendapatan yang berasal dari pertukaran barang atau jasa yang tercakup dalam setiap
kategori signifikan dari pendapatan (jika ada), yang diungkapkan terpisah berdasarkan pihak
berelasi can pihak ketiga.
Khusus untuk kontrak konstruksi. diungkapkan antara lain:
(1) Pendapatan kontrak konstruksi.
la) Jumlah pendapatan kontrak yang diakui sebagai pendapatan dalam periode berjalan.
(b) Metode yang digunakan untuk menentukan pendapatan kontrak yang diakui dalam
periode berjalan, dan
(c) Metode yang digunakan untuk menentukan tahap penyelesaian kontrak
(2) Pekerjaan dalam proses penyelesaian pada tanggal akhir periode pelaporan
(a) Jumlah agregat biaya yang terjadi dan laba/rugi yang diakui sampai tanggal pelaporan.
(b) Jumlah uang muka yang diterima: dan
(e) Jumlah retensi
(3) Jumlah tagihan dan utang bruto kepada pemberi kerja, masing-masing sebagai Aset dan
Liabilitas:
N Dalam hal Perusahaan memiliki transaksi hubungan keagenan, diungkapkan secara terpisah
antara lain
(1) Penjualan biasa dan penjualan dari hubungan keagenan
(2) Pendapatan komisi yang diperoleh Perusahaan sebagai agen dari transaksi keagenan
dengan pendapatan lainnya: dan h

b)
(

d

e

Page 44 OCR 0.899
No Keterangan Ada | Tidak | N/A | Tambahan Informasi
(3) Perincian dari komponen pendapatan neto yang diperoleh Perusahaan sebagai prinsipal
dari transaksi keagenan, yang antara Isin terdiri dari
(a) Pendapatan bruto:
(b) Retur/rabatidiskon terkait, dan
(c) Total pendapatan neto,
2) Khusus Industri yang Tarifnya Diatur oleh Regulator v
Ketentuan Tarif
Yang harus diungkapkan antara lain
a) Dasar ketentuan tarif
b) Objek atau aktivitas yang dikenakan tarif,
€) Masa berlaku tarif,
d) Besaran tarif, dan
@e) Perjanjian lain yang terkait
3) Khusus Industri Pembiayaan v
Rincian jumlah berdasarkan kelompok produk/jasa utama antara lain:
a) Pendapatan pembiayaan konsumen.
b) Pendapatan anjak piutang: dan
c) Pendapatan sewa
4) Khusus Industri Rumah Sakit v
Terdiri dari:
Jasa pelayanan medis, jasa penunjang iainnya, jasa dokter, rawat inap, rawat jalan dan penunjang
medis,
Rincian pengurang pendapatan, antara lain
a) Restitusi
b) Subsidi tidak mampu, dan
c) Selisih perhitungan klaim.
5) Khusus Industri Transportasi V
Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama antara lain
a) Rincian pendapatan bersih jasa transportasi
b) Rincian pendapatan usaha dari jasa penyewaan alat transportasi,
€) Rincian pendapatan usaha dari jasa ekspedisi.
d) Rincian pendapatan usaha dari keagenan: dan
@) Rincian pendapatan dipisahkan sesuai dengan jenisnya armada (bus, taksi, feri, tanker dan
pesawat udara) dengan ketentuan memisahkan atas dasar kepemilikan armada tersebut
6) Khusus Industri Telekomunikasi V
Rincian pendapatan usaha antara lain pendapatan usaha jasa interkoneksi, jasa telekomunikasi
sendiri jasa telekomunikasi yang dilaksanakan melalu: kerjasama dengan pihak lain
7) Khusus Industri Asuransi: v
Pendapatan Premi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok premi bruto. premi
reasuransi, dan penurunan (kenaikan) premi yang belum merupakan pendapatan untuk setiap
'enis asuransi
Catatan. menyesuaikan dengan PSAK yang berlaku (PSAK 36 dan 62)

Page 45 OCR 0.910
No

Keterangan

Tidak

N/A

Tambahan Informasi

Khusus Industri Jalan Tol:

Pendapatan

Yang harus diungkapkan antara lain

a) Penjualan meliputi rincian pendapatan jasa tol sendiri, rincian pendapatan jasa lain, dan
rincan pendapatan kerjasama operasi:

b) Jika perusahaan memiliki hak penyelenggaraan sejumlah ruas jalan tol, maka pendapatan
usaha untuk setiap ruas jalan tol tersebut harus diungkapkan

Khusus Industri Perbankan

Pendapatan Bunga

Yang harus diungkapkan antara lain

Pendapatan bunga, yang dapat terdiri dari dan tidak terbatas pada

a) Obligasi Pemerintah,

b) Kredit. dengan pengungkapan tambahan untuk provsi dan komisi yang diakui.
Cc) Etek-efek, dan

G) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank lain

SAK,

132, 33

8108

Beban Pokok Penjualan
Yang harus diungkapkan antara lain
a) Untuk perusahaan manufaktur, diungkapkan beban pokok produksi yang dirinci:
(1) Biaya bahan baku,
(2) Biaya tenaga kera: dan
(3) Biaya overhead
ditambah dan dikurangi saldo awal dan akhir persediaan
b) Nama pihak penjual dan nilai pembelian yang melebihi 1016 (sepuluh perseratus) dari
pendapatan: dan
€) Untuk industri jasa, diungkapkan beban pokok berdasarkan pada jasa yang dijual

1“

Khusus Industri Rumah Sakit

Beban Departementalisasi/Beban Operasional

Yang harus diungkapkan antara lain, rincian beban departementalisasi
a) Beban bahan

b) Beban jasa pelayanan

C) Beban pegawai.

GC) Beban penyusutan sarana medis,

&) Beban pemeliharaan sarana:

f) Beban asuransi

9) Beban langganan daya dan jasa

hn) Beban depresiasi

Khusus Industri Asuransi

a) Beban Klaim Asuransi Kerugian
Yang harus diungkapkan antara lain rincian Gan jumiah berdasarkan kelompok klaim bruto,
klaim reasuransi. dan kenaikan (penurunan) estimasi klaim retensi sendiri untuk setiap jenis
asuransi

Page 46 OCR 0.916
No Keterangan Tidak | N/A | Tambahan Informasi
b) Beban Klaim Asuransi Jiwa
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah beban menurut jenis klaim dan
manfaat, diantaranya: klaim jatuh tempo, klaim nilai tunai, dan klaim kematian
€) Komisi Neto
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok pendapatan
komisi dan beban komisi untuk setiap jenis asuransi
6) Hasil Investasi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah menurut janis Investasi
13) Khusus Industri Perhotelan v
Beban Departementalisasi
Yang harus diungkapkan antara lain
a) Rincian jumlah unsur-unsur beban departementalisasi
b) Gaji dan beban pegawai lainnya: dan
C) Rincian jumlah unsur-unsur beban departemen lainnya
14) Beban Usaha v
Yang harus diungkapkan rincian sifat beban berdasarkan kategori fungsinya, yaitu antara lain
a) Beban penjualan,
b) Beban distribusi, dan
€) Beban umum dan administrasi
15) Khusus Industri Perbankan
a) Beban Bunga
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban bunga berciasarkan kelompok 35
produk/jasa utama
b) Beban Provisi dan Komisi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban beban provisi dan komisi v
berdasarkan kelompok produk/jasa utama
16) Khusus Industri Pembiayaan v
Beban Kerugian Penurunan Nilai
Yang harus diungkapkan antara lain jumlah beban kerugian penurunan nilai untuk masing-masing
akun Piutang Pembiayaan Kensumen, Tagihan Anjak Piutang, dan Piutang Sewa Pembiayaan
17) Pendapatan dan Beban Lainnya v

Yang harus diungkapkan antara lain
a) rincian dan jumlah Pendapatan lainnya
b) rincian dan jumlah Beban lainnya
Cc) Untuk Biaya Keuangan, meliputi
(1) biaya pinjaman meliputi:
(a) beban keuangan yang dihitung dangan menggunakan metode suku bunga efektif:
(b) beban keuangan dalam sewa pembiayaan yang diakui sesuai SAK yang berlaku. dan
(e) selisih kurs yang berasal dari pinjaman dalam mata uang asing sepanjang selisih kurs
tersebut diperlakukan sebagai penyesuaian terhadap bunga.
(2) biaya keuangan lainnya yang terjadi dari transaksi instrumen keuangan meliput:
(a) rugi penurunan nilai dari kuotasi atas investasi tersedia untuk dijual,
(b) rugi neto dan Instrumen keuangan yang diakui pada Nilai Wajar melalui laba rugi: dan

Page 47 OCR 0.920
Keterangan

Tidak

N/A

Tambahan Informasi

(c) amortisasi premi'diskonto kontrak berjangka yang bertujuan untuk lindung nilai
d) Untuk Bagian Laba Rugi dari Entitas Asosiasi dan/atau Ventura Bersama meliputi :
(1) bagian laba rugi dari masing-masing entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersarna yang
dicatat dengan menggunakan metode ekuitas, dan
(2) bagian laba rugi dari entitas asosiasi dari operasi yang dihentikan, yang diungkapkan
secara terpisah

18,

Khusus Industri Perbankan

a) Beban Penyisihan Penurunan Nilai atas Aset Keuangan
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis aset kevangan

0) Keuntungan (Kerugian) dari kenaikan (penurunan) nilai surat-surat berharga dan
Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis.

C) Keuntungan (Kerugian) Penjualan Surat-surat Berharga dan Obligasi Rekapitalisasi
Pemerintah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis.

19

)

Pendapatan Komprehensif Lain
Yang harus diungkapkan antara lain.
a) perubahan dalam surplus revaluasi Aset Tetap maupun Aset Takberwujud,

b) keuntungan dan kerugian aktuarial atas program manfaat pasti.

0) selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan:
d) keuntungan (kerugian) dari aset keuangan tersedia untuk dijual

@) bagian efektif dari keuntungan dan kerugian instrumen lindung nilai dalam rangka lindung nila:
arus kas: dan
1) bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama

Laporan Laba Rugi
dan Penghasilan
Komprehensif Lain
Laporan Laba Rugi
dan Penghasilan
Komprehensif Lain

Laporan Laba Rugi
Gan Penghasilan
Komprehensif Lain

20)

Pajak Penghasilan
Yang harus diungkapkan antara lain
a) komponen beban (penghasilan) pajak yang terdiri dari
(1) beban (penghasilan) pajak kini,
(2) penyesuaian yang diakui pada periode atas pajak kini yang berasal dari periode lalu:
(3! jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan temporer dan
pembalikannya
(4) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan terkait dengan perubahan tanf pajak atau
penerapan peraturan perpajakan yang baru
(S) jumlah manfaat yang berasal dan rugi pajak yang tidak diakui sebelumnya atau perbedaan
temporer suatu periode lalu yang digunakan untuk mengurangi beban pajak kini dan beban
pajak tangguhan:
(6) beban pajak tangguhan yang disebabkan oleh penurunan atau pembalikan penurunan
sebelumnya atas aset pajak tangguhan. dan

Lt,

22
22
22

22

Page 48 OCR 0.892
Keterangan

Tidak

Tambahan Informasi

(7) jumlah beban (penghasilan) terkait dengan perubahan kebijakan akuntansi dan kesalahan
yang diperhitungkan dalam laporan laba rugi komprehensif. dikarenakan tidak dapat
@iperlakukan secara retrospektif.

b) agregat pajak kini dan pajak tangguhan terkait dengan transaksi yang dibebankan atau
dikreditkan langsung ke ekuitas,

€C) jumlah pajak penghasilan terkait dengan setiap komponen pendapatan komprehensif lain,
kecuali untuk bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura
Bersama:

d) penjelasan hubungan antara beban (penghasilan) pajak dan laba akuntansi dalam satu atau
kedua bentuk berikut ini
(1 cekonailasi-ankera beban (penghasilan) pejalan tiacif perkallarilebwahuntanat dangan

tarif pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang
berlaku: atau

(2) rekonsiliasi antara tarif pajak efektif rata-rata dan tarif pajak yang berlaku, dengan
mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku.

@) penjelasan mengenai perubahan tarif pajak yang berlaku dan perbandingan dengan tarif pajak
yang berlaku pada periode akuntansi sebelumnya:

i) jumlah (dan batas waktu penggunaan, jika ada) perbedaan temporer yang dapat dikurangkan
dan rugi pajak belum dikompensasi yang tidak diakul sebagai asset pajak tangguhan dalam
laporan keuangan.

9) jumlah agregat perbedaan temporer yang terkait dengan investasi pada entitas anak. cabang,
entitas asosiasi, dan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama atas 'iabilitas pajak tangguhan
yang belum diakui

hh) rekonsiliasi fiskal dan perhitungan beban pajak kini dengan cara sebagai berikut:

(1) laba sebelum pajak menurut akuntansi.

(2) ditambah/dikurangi koreksi positif atau negatif (dirinci). dan

(3) laba kena pajak

1) pertitungan beban dan liabilitas pajak kini dengan menerapkan tarif pajak sesuai dengan
ketentuan perundang-undangan pajak yang beriaku,

JI) pernyataan bahwa laba kena pajak hasil rekonsiliasi menjadi dasar dalam pengisian SPT
Tahunan PPh Badan

k) setiap jenis perbedaan temporer dan setiap jenis rugi pajak yang belum dikompensasi
(1) jumlah aset dan Iabiitas pajak tangguhan yang diakui pada laporan posisi keuangan untuk

periode sajian: dan

(2) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang diakui dalam laba rugi, apabila jumlah
tersebut tidak terlihat dan perubahan jumlah aset atau labilitas pajak tangguhan yang
diakui dalam laporan posisi keuangan

|) beban pajak terkait dengan operasi yang dihentikan:

(1) keuntungan atau kerugian atas penghentian dan

(2) laba rugi dan kegiatan normal atas operasi yang dihentikan selama periode. bersama
dengan jumlah terkait untuk setiap periode sajian

& Ba

-

122
Laporan Laba Rugi

Idan Penghasilan
Komprehensif Lain

22

22

SSBN

g

Page 49 OCR 0.926
Keterangan

Tidak

N/A

Tambahan Informasi

m) jumlah konsekuensi pajak penghasilan atas dividen kepada pemegang saham Parusahaan
yang diusulkan atau diumumkan sebelum Laporan Keuangan Diotorisasi untuk Terbit namun
tidak diakui sebagai Liabilitas dalam laporan keuangan,

N) uraian jumlah perubahan pada jumlah pengakuan untuk aset pajak tangguhan praakuisisi
apabila Perusahaan adalah pihak pengakuisisi dalam suatu kombinasi bisris:

O) peristiwa atau perubahan keadaan yang menyebabkan manfaat pajak tangguhan wajib diakui
apabila manfaat pajak tangguhan yang diperoleh dari kombinasi bisnis tidak diakui pada
tanggal akuisisi tetapi diakui setelah tanggal akuisisi, dan

p) jumlah aset pajak tangguhan dan alasan atau bukti yang mendukung pengakuan atas aset
pajak tangguhan. apabila
(1) penggunaan aset pajak tangguhan bergantung pada kondisi laba kena pajak mendatang

besar dari laba pembalikan perbedaan temporer kena pajak yang telah ada, dan
(2) entitas mengalami kerugian pada periode kini atau periode sebelumnya yang
mengakibatkan diakuinya aset pajak tangguhan terkait

2

Laba (Rugi) per Saham Dasar dan Dilusian

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jumlah yang digunakan sebagai pembilang dalam penghitungan laba per saham dasar dan

Gilusian, dan rekonsiliasi jumlah tersebut terhadap laba atau rugi yang dapat diatribusikan

kepada entitas induk untuk periode tersebut. Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak

individual dari setiap jenis instrumen yang mempengaruhi laba per saham.

jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang digunakan sebagai penyebut dalam

penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi penyebut tersebut.

Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak Individual dari setiap jenis instrumen yang

mempengaruhi laba per saham,

Instrumen (termasuk saham yang dapat diterbitkan secara kontinjen) yang berpotensi

mendilusi laba per saham dasar di masa depan. namun tidak dimasukkan dalam penghitungan

laba per saham dilusian karena instrumen tersebut bersifat antidilutif untuk periode sajian:

d) penjelasan transaksi saham biasa atau transaksi instrumen berpotensi saham biasa, selain
yang dihitung sesuai dengan SAK yang berlaku, yang terjadi setelah periode pelaporan dan
akan secara signifikan mengubah jumlah saham biasa atau instrumen berpotensi saham biasa
yang beredar pada akhir periode tersebut seandainya transaksi dimaksud terjadi sebelum akhir
periode pelaporan: dan

@) laba per saham dasar dan dilusian untuk operasi yang dihentikan

b)

G)

140

22

Transaksi Pihak Berelasi
Yang harus diungkapkan antara lain
a) Pengungkapan mengenai transaksi atau saldo dengan pihak berelasi. yang jumlahnya
(1) lebih dari Rp 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah) untuk transaksi dengan orang atau
anggota keluarga terdekat, dan/atau
(2) lebih dari 0.54 (nol koma lima perseratus) dari modal disetor untuk transaksi dengan
entitas berelasi
b) terkait dengan transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat meliputi nama, sifat dan
hubungan dengan pihak berelasi serta informasi tentang transaksi dan saldo dengan pihak
dimaksud

Page 50 OCR 0.891
No

Keterangan

Tidak

N/A

Tambahan Informasi

ag)

e)

terkait dengan transaksi dengan entitas berelasi meliputi sifat dan hubungan dengan pihak-

pihak berelasi serta Informasi mengenai transaksi dan saldo, termasuk komitmen, yang

diperlukan untuk memahami potensi dampak hubungan tersebut dalam laporan keuangan
paling kurang:

(1) jumlah transaksi beserta persentasenya terhadap total pendapatan dan beban terkait:

(2) jumlah saldo beserta persentase terhadap total Aset atau Liabilltas, termasuk komitmen
(a) persyaratan dan ketentuannya, termasuk apakah terdapat jaminan, dan sifat imbalan

yang akan diberikan. untuk penyelesaian: dan
(b) rincian garansi yang diberikan atau diterima:

(3) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai
secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang terkait dengan jumlah saldo
Piutang usaha dan piutang pihak berelasi non-usaha, dan

(4) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai, jika dilakukan
pembentukan

pengungkapan yang disyaratkan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) dan b) dilakukan

secara terpisah untuk masing-masing kategori berikut:

(1) entitas induk:

(2) entitas dengan pengendalian bersama atau Pengaruh Signifikan terhadap entitas,

(3) entitas anak,

(4) entitas asosiasi,

(5) Ventura Bersama dimana entitas merupakan venturer,

(6) personil manajaman kunci dari entitas pelapor atau entitas induknya. dan

(7) pihak-pinak berelasi lainnya.

seluruh kompensasi yang diberikan kepada masing-masing anggota -atau kelompok direksi,

komisaris. pemegang saham utarna yang juga sebagai karyawan, dan manajemen kunci

lainnya untuk masing-masing kategori berikut

(1) imbalan kerja jangka pendek,

(2) imbaian pasca kerja,

(3) imbalan kerja jangka panjang lainnya,

(4) pesangon pemutusan kontrak kerja, dan

(5) pembayaran berbasis saham

untuk entitas berelasi dengan pemerintah:

(1) nama entitas berelasi dengan pemerintah dan sifat hubungannya dengan Perusahaan:

(2) sifat dan jumlah setiap transaksi yang secara individual signifikan, dan

(3) untuk transaksi lainnya yang secara kolektif, tetapi tidak secara individual. signifikan
Indikasi secara kuantitatif atau kualitatif atas luasnya transaksi tersebut

Ket Na

« Be MM

Ez

SE

#£A

23) Aset dan Liabilitas dalam Mata Uang Asing

4)

b)

Mata uang asing yang dimaksud adalah mata uang selain mata uang fungsional

Yang harus diungkapkan antara lain

(W) rincian aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing serta-ekuivalennya dalam mata
uang fungsional

(2) posisi neto dari aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing: —

(Catatan atas laporan
keuangan

Catatan atas laporan
keuangan

Page 51 OCR 0.918
Keterangan

Tidak

Tambahan Informasi

(3) rincian kontrak valuta berjangka dan ekuivalen dalarn mata uang fungsional

(4) jumlah selisih kurs yang diakui dalam laba rugi, kecuali untuk selisih kurs yang timbul pada
instrumen keuangan yang diukur pada nila wajar melalui laba rugi, dan

(5) selisih kurs neto diakui dalam pendapatan komprehensif lain dan diakumulasikan dalam
komponen ekuitas yang terpisah, serta rekonsiliasi selisih kurs tersebut pada awal dan
akhir periode

24) Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan
Yang harus diungkapkan antara lain
@) untuk setiap rugi penurunan nilai yang diakui atau dibalik selama periode tertentu untuk suatu
aset individual, termasuk goodwri! atau suatu unit penghasil kas.

(1) peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan pengakuan atau pembalikan rugi penurunan

nilai.

(2) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama periode tersebut dan unsur
laporan laba rugi komprehensif yang didalamnya tercakup rugi penurunan nilai,

(3 jumlah pembalikan rugi penurunan nilai yang diakul daiam laba rugi selama periode
tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang di dalamnya tercakup rugi
penurunan nilai yang dibalik

(4) goodwill yang telah diakui rugi penurunan nilainya.

(5) jumlah rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam pendapatan
komprehensif lain selama periode tersebut. dan

16) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam
pendapatan komprehensif lain selama periode tersebut.

b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam angka (1) dilakukan untuk setiap kelompok aset

25) Perubahan Estimasi Akuntansi, Perubahan Kebijakan Akuntansi, dan Kesalahan
Periode Lalu
a) Perubahan Estimasi Akuntansi
Yang harus diungkapkan antara lain
(1) sifat dan alasan perubahan estimasi akuntansi:
(2) jumlah perubahan estimasi yang berdampak pada periode berjalan, dan
(3) perkiraan dampak estimasi pada perode mendatang. Dalam hal jumlan dampak pada
periode mendatang tidak praktis, fakta tersebut harus diungkapkan.
b) Perubahan Kebijakan Akuntansi
Yang harus diungkapkan antara lain
(1) sifat dari perubahan kebijakan akuntansi!
(2) alasan penerapan kebijakan akuntansi baru memberikan informasi yang andal dan relevan
(3) jumlah penyesuaran untuk periode berjalan dan setiap periode lalu sajian
la) setiap pos laporan keuangan yang terpengaruh: dan
(Di laba per saham dasar dan dilusian,
14) jumlah penyesuaian yang terkait dengan penode-penode sebelum periode yang disajikan
Dalam hal tidak praktis dilakukan, maka diungkapkan alasannya: dan
(5) keadaan yang membuat penerapan retrospektif tidak praktis untuk suatu periode tertentu
atau untuk periode-periode sebelum periode-periode tersebut disajikan dan tanggal
Gimulainya perubahan kebijakan akuntansi.

Page 52 OCR 0.917
No Keterangan Ada | Tidak | N/A | Tambahan Informasi
C) Kesalahan Periode Lalu v

Yang harus diungkapkan antara lain

(1) sifat dari kesalahan periode lalu,

(2) jumlah koreksi untuk setiap penode sajian:

(a) bagi setiap pos laporan keuangan. dan
(b) laba per saham dasar dan dilusian,

(3) jumlah koreksi pada awal periode sajian paling awal, dan

(4) keadaan yang membuat penerapan retrospkeltif tidak praktis dilakukan dan penjelasan
mengenai cara dan waktu dilakukannya koreksi apabila penyajian kernbali retrospektif
tidak praktis.

26) Kombinasi Bisnis v
a) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang
terjadi selama periode pelaporan, yaitu:

(1) nama dan penjelasan tentang pihak yang diakuisisi

(2) tanggal akuisisi

(3) biaya terkait akuisisi, di luar biaya penerbitan Efek utang dan Efek ekuitas, periode
berjalan dan akumulasinya untuk masing-masing kombinasi bisnis:

(4) persentase kepentingan ekuitas berhak suara yang diperoleh,

(5) alasan utama untuk kombinasi bisnis dan penjelasan tentang cara pihak pengakusisi
memperoleh Pengendalian atas pihak yang diakuisisi

(8) penjelasan kualitatif tentang faktor yang membentuk gooowil! yang diakui.

(7) Nilai Wajar pada saat tanggal akuisisi atas total imbalan yang dialihkan dan Nilai Wajar
tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama imbalan.

(8) kesepakatan imbalan kontinjensi dan aset indemnifikasi.

(a) jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi:

(b) penjelasan tentang kesepakatan dan dasar penentuan jumlah pembayaran, dan

(c) estimasi kisaran hasil (tidak didiskonto) atau, jika apabila kisaran tidak dapat
diestimasikan maka fakta dan alasan mengapa kisaran tersebut tidak dapat
diestimasikan. Dalam hal jumlah maksimum pembayaran tidak terbatas, maka pihak
pengakuisisi mengungkapkan fakta tersebut,

(9) Perusahaan harus mengungkapkan piutang yang diperoleh berdasarkan kelompok utama
piutang, misalnya pinjaman yang diberikan. sewa pernbiayaan langsung, dan kelompok
piutang lain, yaitu sebagai berikut
(a) Nilai Wajar piutang,

(bj jumlah piutang bruto kontraktual: dan
(2) estimasi terbaik pada tanggal akuisisi atas jumlah arus kas kontraktual yang
diperkirakan tidak tertagih:
(10) jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama Aset yang diperoleh
dan Liabilitas yang diambil alih
(11) jumlah setiap liabilitas kontinjensi yang diakui pada Nilai Wajar
(a) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat arus keluar sumber daya
ekonomi terjadi.

www wwe

Page 53 OCR 0.925
Keterangan

Tidak

N/A

Tambahan Informasi

(b) indikasi ketidakpastian saat atau jumlah arus keluar tersebut. Dalam hal diperlukan
Perusahaan harus mengungkapkan asumsi utama yang mendasari prakiraan peristiwa
masa depan. dan

(ce) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah Aset
yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut,

(12) dalam hal liabilitas kontinjensi tidak diakui karena Nilai Wajarnya tidak dapat diukur secara
andal, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan,

(a) informasi sebagaimana dimaksud dalam angka 33 huruf b) angka (4) terkait perikatan
dan kontijansi, dan

(b) alasan Liabilitas tidak dapat diukur secara andal,

(13) dalam hal pembelian dengan diskon

(a) jumlah keuntungan yang diakui dan pos dalam laporan laba rugi komprehensif dimana
keuntungan tersebut diakui. dan

(b) penjelasan tentang alasan transaksi tersebut menghasilkan keuntungan.

(14) setiap kombinasi bisnis dimana pihak pengakuisisi memiliki kurang dari 10015

(seratus perseratus) dari kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi pada tanggal akuisisi

(a) jumlah dari kepentingan nonpengendali pada pihak yana diakuisisi, yang diakui pada
tanggal akuisisi dan casar pengukurannya, dan

(b) teknik penilaian dan input model utama yang digunakan dalam penentuan nilai tersebut
untuk setiap kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi yang diukur pada
nilai wajar.

(15) dalam hal suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap

la) Nilai Wajar pada tanggal akuisisi atas kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi yang
dimiliki oleh pihak pengakuisisi segera sebelum tanggal akuisisi: dan

(b) jumlah keuntungan atau kerugian yang diakui Sebagai hasil dari pengukuran Kembali
Nilai Wajar dari kepentingan ekuitas pada pihak yang diakuisisi yang dimiliki oleh pihak
pengakuisisi sebelum kombinasi bisnis dan pos dalam laporan laba rugi komprehensif
untuk mengakui keuntungan atau kerugian tersebut:

(16) Informasi sebagai berikut

la) jumlah pendapatan dan laba atau rugi dari pihak yang diakuisisi sejak tanggal akuisisi
yang dimasukkan dalam laporan laba rugi komprehensif pada periode pelaporan: dan

(b) pendapatan dan laba atau rugi dari entitas hasil penggabungan untuk periode
pelaporan berjalan seolah-olah tanggal akuisisi untuk semua kombinasi bisnis yang
terjadi selama tahun berjalan telah diperhitungkan sejak awal periode pelaporan

b) Terhadap kombinasi bisnis yang terjadi pada periode sekarang dan periode sebelumnya.
Perusahaan yang menjadi pihak pengakuisisi wajib mengungkapkan informasi berikut untuk
setiap kombinasi bisnis yang material atau secara kolektif maternal

(1) dalam hal akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai untuk Aset, Liabilitas,
kepentingan nonpengendali tertentu atau jenis imbalan dan jumlah yang diakui dalam
laporan keuangan kombinasi bisnis sehingga ditentukan hanya bersifat penyisihan.

maka diungkapkan

(a) alasan akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai.

Page 54 OCR 0.920
Keterangan

Tidak

N/A

Tambahan Informasi

(b) Aset, Liabilitas, kepentingan ekuitas atau jenis imbalan yang akuntansi awalnya belum
selesai, dan

(c) sifat dan jumlah dari setiap penyesuaian periode pengukuran yang diakui selama
periode pelaporan.
(2) setiap percde pelaporan setelah tanggal akuisisi sampai dengan Perusahaan
mendapatkan, menjual atau kehilangan hak atas aset imbalan kontinjensi, atau sampai
Gengan Perusahaan menyelesaikan liabilitas imbalan kontinjensi atau liabilitas tersebut
dibatalkan atau lewat waktu, maka diungkapkan
(a) setiap perubahan dalam jumlah yang diakui, termasuk setiap perbedaan yang timbul
selama penyelesaian

(b) setiap perubahan dalam kisaran hasil (tidak didiskonto) dan alasan perubahan
tersebut: dan

(ec) teknik penilaian can input model utama yang digunakan untuk mengukur imbalan
kontinjensi

(3) liabilitas kontinjensi yang diakui dalam kombinasi bisnis, jika ada

(4) rekonsiliasi atas nilai tercatat goodwil! pada awal dan akhir periode pelaporan.

(5) jumlah dan penjelasan dan setiap keuntungan atau kerugian yang diakui pada periode
pelaporan yang
(aj terkait dengan aset teridentifikasi yang diperoleh atau liabilitas yang diambil-alih dalam

kombinasi bisnis pada periode pelaporan berjalan atau perode pelaporan
sebelumnya, dan
(b) ukuran, sifat, atau kejadian relevan yang diungkapkan untuk memahami lapcran
keuangan Perusahaan hasil penogabungan
0) pernyataan kesesuaian dengan peraturan Bapepam dan LK dalam pelaksanaan transaksi
kombinasi bisnis: dan
d) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal berikut secara keseluruhan, sehubungan dengan
perolehan atas entitas anak dan unit bisnis Isinnya selama suatu periode

(1) jumlah harga yang dibayarkan

(2) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas

(3) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apabila Pengendalian
Ciperoleh. dan

(4) jumlah aset dan liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya
Pengendalian diperoleh. diikhtisarkan berdasarkan kategori utamanya

27) Segmen Operasi
Yang narus diungkapkan antara lain
a) pengungkapan pada level segmen
(1) informasi umum. yang terdiri dari
(a) faktor-faktor yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasi segmen
dilaporkan. dan
(b) jenis produk dan jasa yang menghasilkan pendapatan dan setiap segmen dilaporkan:
(2) informasi mengenai laha atau rugi segmen. termasuk pendapatan dan beban tertentu
aset segmen. dan liabilitas segmen dari segmen dilaporkan, serta dasar pengukurannya:

vV

Pr

48
48

Page 55 OCR 0.912
Keterangan

Tidak

N/A

Tambahan Informasi

(3) rekonsiliasi dari total pendapatan segmen, ukuran laba atau rugi segmen dilaporkan,
aset segmen, liabilitas segmen, dan unsur segmen material lainnya terhadap jumlah yang
terkait dalam laporan keuangan Perusahaan

b) pengungkapan pada level! entitas

(1) Informasi produk dan jasa
Pendapatan dari pelanggan eksternal untuk setiap produk dan jasa atau setiap kelompok
produk dan jasa yang serupa

(2) Informasi wilayah geografis
(2) Pendapatan dari pelanggan eksternal yang diatribusikan kepada:

|. negara domisili Perusahaan, dan

Hi semua negara asing secara total dimana Perusahaan memperoleh pendapatan,
Dalam hal pendapatan dari suatu negara asing secara individual jumlahnya material,
pendapatan tersebut diungkapkan secara terpisah, termasuk dasar pengatribusian
pendapatannya kepada negara tersebut secara individual

(b) Aset tidak lancar selain instrumen keuangan, aset pajak yang ditangguhkan, aset

imbalan pascakerja, dan hak yang terjadi akibat kontrak asuransi yang berlokasi di

|. negara domisili Perusahaan, dan

Hi. semua negara asing secara total dimana Perusahaan memiliki aset. Dalam hal
aset dari suatu negara asing secara individual jumlahnya material. maka aset
tersebut diungkapkan secara terpisah

(3) Informasi pelanggan utama
Dalam hal pendapatan dari transaksi dengan pelanggan eksternal tunggal mencapai 10X
(sepuluh perseratus) atau lebih dari pendapatan konsolidasi, Perusahaan harus
mengungkapkan:

(a) fakta:
(b) total pendapatan dan setiap pelanggan. dan
(Cc) identitas segmen yang melaporkan pendapatan tersebut

«IE

48

28) Operasi yang Dihentikan
a) Yang harus diungkapkan antara lain
(1) uraian tentang alasan operasi dihentikan,
(2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan yang
diharapkan, cara. dan waktu pelepasan dari aset dan liabilitas operasi yang dihentikan: dan
(3) pengaruh dari operasi yang dihentikan terhadap segmen yang dilaporkan dari aset tdak
lancar atau kelompok lepasan disajikan sesuai SAK yang berlaku.
b) Yang harus diungkapkan atas informasi terkait laba (rugi) operasi yang dihentikan, antara lain
(1) analisa atas jumlah tunggal yang disajikan dalam laporan laba rugi komprehensif meliputi
(la) pendapatan, beban. dan laba atau rugi sebelum pajak dari operasi yang dihentikan dan
beban pajak penghasilan yang terkait: dan
(b) laba atau rugi yang diakui dalam pengukuran ke Nilai Wajar setelah dikurangi biaya
untuk menjual atau pelepasan aset atau kelompok lepasan yang terkait dengan operasi
yang dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait.
(2) arus kas neto yang dapat diatribusikan pada aktivitas operasi. investasi dan pendanaan
dari operasi yang dihentikan. dan

Page 56 OCR 0.918
No Keterangan Ada | Tidak | N/A | Tambahan Informasi
(3) jumlah penghasilan dari operasi yang dilanjutkan dan operasi yang dihentikan yang dapat
diatribusikan pada pemilik entitas induk.
29) Instrumen Derivatif selain Derivatif Melekat v
a) Perusahaan wajib mengelompokkan instrumen derivatif sesuai dengan tujuannya, yaitu untuk
Indung nilai atau tujuan lainnya (non lindung nilai). seperti untuk tujuan spekulasi,
b) Perusahaan yang memiliki atau menerbitkan instrumen derivatif wajib mengungkapkan untuk
setiap kontrak instrumen derivatif dalam kelompok klasifikasi lindung nilai dan kelompok non
lindung nilai:
(1) hakikat dan sifat dari transaksi, berupa transaksi berjangka dalam bentuk valuta, bunga,
komoditas atau lain-lain,
(2) pihak lawan transaksi (counterparties):
(3) tanggal jatuh tempo,
(4) nilai keseluruhan kontrak dan Nilai Wajar pada tanggai laporan posisi keuangan,
(5) beban atau Pendapatan pada periode pelaporan,
(6) pos Aset dan/atau Liabilitas yang dilindung nilai, dan
(7) persyaratan penting lainnya.
C) Yang harus diungkapkan antara lain
(1) Hal-hal yang diperlukan untuk memahami tujuan transaksi derivatif dan strategi untuk
mencapai tujuan tersebut,
(2) Kebijakan manajemen risiko untuk setiap klasifikasi lindung nilai, termasuk penjelasan
mengenai Aset dan/atau Liabilitas dan jenis transaksi yang dilindung nilai, dan
(3) Bagi Instrumen yang tidak dimaksudkan sebagai suatu lindung nilai, disebutkan tujuannya.
30) Nilai Wajar Instrumen Keuangan
Yang harus diungkapkan untuk setiap kelompok aset keuangan dan liabilitas keuangan antara lain
a) Nilai Wajar setiap kelompok Aset dan Liabilitas tersebut dengan cara yang memungkinkan v 46
untuk dapat diperbandingkan dengan nilai tercatat dalam laporan posisi keuangan. dan
b) hierarki, metode, dan asumsi sign/fikan yang digunakan dalam menentukan Nilai Wajar aset v 146
keuangan dan liabilitas keuangan
31) Dividen v
Yang harus diungkapkan antara lain
a) jumlah dividen dan dividen per saham yang telah dideklarasikan dan dibayarkan sebagai
distribusi kepada pemilik pada periode pelaporan:
b) jumian utang dividen untuk
(1) periode pelaporan. dan
(2) periode sebelumnya,
C) jumlah dividen dan dividen per saham yang diusulkan atau dideklarasikan setelah periode
pelaporan tetapi sebelum tanggal penyelesaian laporan keuangan dan tidak diakui sebagai
Liabilitas kepada pemilik pada akhir periode pelaporan: dan
0) jumlah dividen preferen kumulatif yang tidak diakui
32) Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama v

Yang harus diungkapkan antara lain
3) jumlah agregat liabilitas kontinjensi dengan jumlah liabilitas kontinjensi lainnya secara terpisah

Page 57 OCR 0.895
No | Keterangan Ada | Tidak | N/A | Tambahan Informasi
b) jumlah agregat dari komilmen modal terkait dengan bagian partisipasinya dalam Ventura
Bersama secara terpisah dari komitmen lainnya:
C) daftar dan penjelasan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama yang signifikan dan bagian
partisipasi kepemilikan dalam pengendalian bersama entitas. dan
G) dalam hal Ventura Bersama diakui dalam pengendalian bersama entitas, agar ditambahkan
pengungkapan tambahan tentang
(1) metode yang digunakan untuk mengakui bagian partisipasinya: dan
(2) jumlah agregat setiap aset lancar, aset tidak lancar. llabilitas jangka pendek, liabilitas
jangka panjang, penghasilan dan beban yang terkait dengan bagian partisipasinya dalam
Ventura Bersama:
33) Perikatan dan Kontinjensi
a) Perikatan
Yang harus diungkapkan antara lain
(1) perikatan yang meliputi v
(2) perjanjian sewa, keagenan dan distribusi, bantuan manajemen dan teknis, royalti, dan
lisensi. diungkapkan
| pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian,
IL periode berlakunya perikatan,
Ni. dasar penentuan kompensasi dan denda,
Iv. jumlah beban atau pendapatan pada periode pelaporan. dan
V. pembatasan-pembatasan lainnya:
(b) kontrak atau perjanjian yang memerlukan penggunaan dana di masa yang akan datang,
seperti pembangunan pabrik, perjanjian pembelian, ikatan untuk investasi, diungkapkan
| pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian
Ii. periode berlakunya perikatan,
Ii. nilai keseluruhan, mata uang. dan bagian yang telah direalisasi: dan
iv. sanksi-sanksi.
(2) pemberian jaminan atau garansi, diungkapkan: V
(a) pihak-pihak yang dijamin dan yang menerima jaminan. yang dipisahkan antara pihak
berelasi dan pihak ketiga untuk pihak yang dijamin,
(b) latar belakang dikeluarkannya jaminan,
(C) penode berlakunya jaminan, dan
(d) milai jaminan,
(3) fasilitas kredit yang belum digunakan, misalnya fasilitas UC, cerukan bank, dan
(4) uraian mengenai sifat. jenis, jumlah dan batasan-batasannya v
bj Kontiryensi
Yang harus diungkapkan antara lain
(1) perkara atau sengketa nukum. diungkapkan:

Ca) pihak-pihak yang terkait v
(b) jumlah yang diperkarakan v
(c) latar belakang, isi dan status perkara dan pendapat hukum (legal opinion): dan v 149
(d) dampak keuangan v 149

Page 58 OCR 0.912
No

Keterangan

Tidak

N/A

Tambahan Informasi

(2) Peraturan Pemerintah yang berdampak terhadap Perusahaan, misalnya masalah
Iingkungan hidup, diungkapkan uraian singkat tentang peraturan dan estimasi dampak
keuangannya,
(3) kemungkinan liabilitas pajak tambahan
(a) jenis ketetapan atau tagihan pajak, jenis pajak. tahun pajak serta jumlah pokok dan
denda atau bunganya: dan

(b) sikap Perusahaan terhadap ketetapan atau tagihan pajak (keberatan atau banding),

(4) peristiwa kontinjensi lainnya, yang diungkapkan antara lain:

(a) karakteristik aset atau habilitas kontinjensi,

(b) estimasi dari dampak keuangannya

(C) indikasi tentang ketidakpastian yang terkait dengan jumlah atau waktu arus keluar
sumber daya: dan

(d) kemungkinan penggantian oleh pihak ketiga

St

22

22

34)

Khusus Industri Perkebunan

Perkebunan Inti Rakyat dan Plasma

Yang harus diungkapkan antara lain

a) Isi perjanjian kerjasama IR/Plasma,

b) Pihak-pihak yang terkait dalam kerjasama.

C) Lokasi aset dan jangka waktu pengelolaan

@) Hak dan liabilitas dari masing-masing pihak dalam kerjasama,
€) Ketentuan tentang perbahan perjanjian kerjasama, dan

f) Isi perubahan peranjian, jika ada

Manajemen Risiko Keuangan

a) Perusahaan harus mengungkapkan informasi yang memungkinkan para pengguna laporan

keuangan untuk mengevaluasi sifat dan luas risiko yang timbul dar instrumen keuangan,

serta kebijakan dalam pengelolaan risiko, termasuk, namun tidak terbatas pada risiko

sebagai berikut:

(1) risiko kredit, antara lain Ikhtisar anahsis umur aset keuangan yang belum jatuh tempo atau
tidak mengalami penurunan nilai dan yang lewat jatuh tempo pada akhir periode pelaporan
tetapi tidak mengalami penurunan nilai
risiko likuiditas. antara lain
(a) analisis jatuh tempo untuk liabilitas kevangan derivatif dan nonderivatif yang

menunjukkan sisa jatuh tempo kontraktual yang bertujuan untuk pemahaman terhadap
periode arus kas. dan

(b) deskripsi mengenai cara Perusahaan mengelola risiko likuiditas:

(3) risiko pasar. antara Iain analisis sensitivitas untuk setiap jenis risiko pasar dimana entitas
terdampak pada akhir periode pelaporan, yang menunjukkan dampak perubahan pada
variabel risiko yang relavan pada tanggal tersebut terhadap laba rugi dan ekuitas: dan

(4) risiko lainnya yang dimiliki oleh Perusahaan

Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) terdiri dan pengungkapan kualitatif dan

pengungkapan kuantitatif untuk setiap jenis risiko yang timbul dari instrumen keuangan

s

sz

45

45

as

45

45

Page 59 OCR 0.897
No Keterangan Ada N/A | Tambahan Informasi
36) Khusus Industri Perbankan
a) Rasio Kecukupan Modal (Capital Adeguacy Ratio)
Yang harus diungkapkan antara lain
(1) Rincian perhitungan dan jumlah rasic kecukupan modal pada tanggal laporan posisi v 47
keuangan:

(2) Posisi CAR minimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia: dan

(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan CAR

Posisi Devisa Neto

Yang harus diungkapkan antara lain

(1) Rincian perhitungan dan posisi devisa neto menurut jenis mata uang pada tanggal laporan

posisi keuangan

(2) Posisi cevisa neto maksimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia,

(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan posisi devisa neto

Jaminan Pemerintah terhadap Liabilitas Pembayaran Bank Umum

Yang harus diungkapkan antara lain dasar hukum yang melandasi jaminan atas dana pihak

ketiga di bank

Aktivitas Fiduciary

Yang harus diungkapkan antara lain uraian masing-masing aktivitas fiduciary yang meliputi v
— jasa kustodian, wali amanat, pengelolaan investasi dan reksadana
Kuasi-Reorganisasi v
Yang harus diungkapkan antara lain uraian mengenai kegiatan kuasi-reorganisasi yang meliputi
a) Jumiah saldo negatif yang dieliminasi dalam laporan posisi keuangan dan jumlah tersebut
Gisajikan selama tiga tanun berurutan sejak kuasi-reorganisas:
Status going concern perusahaan dan rencana manajemen dan pemegang saham setelah
kuasi-reorganisasi yang menggambarkan prospek usaha di masa mendatang:
) Penyajian laporan posisi keuangan sebelum. pada saat dan sesudah kuasi-reorganisasi:
Rincian dari jumlah yang membentuk akun selisih penilaian Aset dan liabilitas sebelum
digunakan untuk mengeliminasi defisit. dan |
Keterangan tentang tanggal terjadinya kuasi-reorganisasi pada akun saldo laba dalam laporan |
posisi keuangan untuk jangka waktu 10 tahun ke depan sejak kuasi-reorganisasi
Pengelolaan Modal v
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) informasi kualitatif tentang tujuan. kebijakan, dan proses Perusahaan dalam mengelola
permodalannya. termasuk
(1) deskripsi tentang bagian yang dikelola sebagai modal
(2) sifat persyaratan dan implementasinya dalam hal Perusahaan diharuskan untuk memenuhi

persyaratan permodalan yang disyaratkan oleh pihak eksternal. dan

(3) cara Perusahaan memenuhi tujuannya dalam mengelola permodalannya:
ringkasan data kuantitatif tentang bagian yang dikelola sebagai modal.
setiap perubahan pada angka a) dan angka b) dari periode sebelumnya
pernyataan atas kepatuhan terhadap setiap persyaratan permodalan dan pihak ekstemal

(jika ada). dan

47
7

Sc

b:

145.
45.
c.

&, xXx «

43

d)

“
3

b

d)

—

38,

b)
c|
d!

Page 60 OCR 0.912
@) konsekuensi dari ketidakpatuhan persyaratan permodalan dari pihak eksternal, apabila terjadi
ketidakpatuhan
Transaksi Nonkas
Yang narus diungkapkan antara lain
Transaksi pada aktivitas Investasi dan pendanaan yang tidak memerlukan penggunaan Kas dan v 150
Setara Kas yang tidak termasuk dalam laporan arus kas.
Transaksi tersebut antara lain berupa perolehan Aset secara kredit atau sewa pembiayaan.
akuisisi melalui penerbitan saham, dan konversi utang menjadi modal
40) Pembayaran Berbasis Saham v
Yang harus diungkapkan antara lain
a) rincian jumlah Liabilitas atas pembayaran berbasis saham baik untuk jangka pendek ataupun
jangka panjang,
b) penjelasan mengenai setiap jenis perjanjian pembayaran berbasis saham yang ada pada
suatu periode, termasuk syarat dan ketentuan umum setiap perjanjian, seperti kondisi vesting,
jangka waktu maksimum atas opsi yang diberikan, dan metode penyelesaian
C) jumlah dan rata-rata tertimbang harga eksekusi opsi saham untuk setiap kelompok opsi
saham:
@) untuk opsi saham yang dieksekusi selama periode, rata-rata tertimbang harga saham pada
tanggal eksekusi atau selama periode pelaporan.
kisaran harga eksekusi: dan rata-rata tertimbang sisa umur kontrak untuk opsi saham yang
beredar pada akhir periode,
penentuan Nilai Wajar dengan mengunekapkan paling kurang hal-hal sebagai berikut
(1) opsi yang diberikan selama suatu penode, rata-rata tertimbang Nilai Wajar opsi tersebut
pada tanggal pengukuran dan informasi tentang bagaimana Nilai Wajar tersebut diukur, dan
(2) jumlah dan rata-rata tertimbang nilai wajar instrumen ekuitas tersebut pada tanggal
pengukuran, dan informasi tentang pengukuran Nilai Wajar tersebut untuk instrumen
ekuitas lain yang diberikan selama suatu perode (yaitu selain opsi saham).
9) dampak transaksi pembayaran berbasis saham terhadap laba rugi Perusahaan dalam suatu
periode dan terhadap posisi keuangannya
Khusus Industri Asuransi: v
Analisis kekayaan dan Perhitungan Batas Tingkat Solvabilitas yang harus diungkapkan antara lain
(1) Analisis Kekayaan
(2) Perhitungan batas tingkat solvabilitas:
(3) Batas tingkat sovabilitas yang harus dipenuhi
(4) Tingkat solvabilitas yang dicapai perusahaan pertanggal pelaporan: dan
(5) Jumlah investasi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.
Aset Liabilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi Syariah v
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Ijin Menteri Keuangan atas pendirian unit Asuransi Syanan
b) Jenis Akad Asuransi Syariah:
c) Rincian Aset, Liabilitas, Pendapatan. Beban. dan Laba Usaha Unit Asuransi Syariah. dan

gd) Zakat Li

No Keterangan Ada | Tidak | N/A | Tambahan Informasi |

39)

e

-

42

Page 61 OCR 0.916
Keterangan Ada | Tidak | N/A | Tambahan Informasi

43) Informasi Penting Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dan
a) Kontrak reasuransi v
b) Perjanjian penting dan ikatan lainnya: v
Cc) Rasio keuangan penting: v 47
d) Pendapatan, beban dan hasil underwniting: dan
2) Peristiwa atau keadaan yang mempengaruhi kinerja atau kelangsungan nidup perusahaan.

SIK

44) Khusus Industri Kehutanan

Yang harus diungkapkan antara lain

a) Rincian volume penjualan kayu bulat (jenis kayu).

b) Pemenuhan liabilitas terhadap negara seperti DR, IHK, BPPHH. IHPH dan iuran wajib lainnya,

C) Realisasi kegiatan dan biaya yang berhubungan dengan pelaksanaan penanaman kembali
hutan alam (TPTI. pembinaan dan perlindungan hutan, penanaman tanah kosong dan usaha
lainnya untuk kelestarian alam),

d) Realisasi jenis kegiatan senubungan pelaksanaan Bina desa hutan dan biayanya:

@) Khusus HTI, diungkapkan realisasi anggaran dan penanaman pada periode berjalan dan
akumulasinya, dan

#) Senubungan dengan pembangunan sarana dan prasarana:
(1) Realisasi pembangunan jalan dan jembatan serta pemeliharaannya: dan
(2) Jenis jalan yang dibangun pada periode berjalan dan akumulasinya

45) Peristiwa Setelah Periode Pelaporan v

Yang harus diungkapkan antara lain

a) dalam hal Perusahaan menerima informasi setelah periode pelaporan tentang kondisi yang

ada pada akhir periode pelaporan. maka Perusahaan memutakhirkan pengungkapan kondisi

tersebut sesuai dengan informasi terkini. dan contoh peristiwa setelah periode pelaporan yang

mensyaratkan entitas untuk menyesuaikan jumlah yang diakui dalam laporan keuangannya

atau untuk mengakui peristiwa yang sebelumnya tidak diakui

Galam hal terdapat peristiwa non penyesua yang material setelah periode pelaporan, maka

Perusahaan mengungkapkan uraian peristiwa, misalnya

(1) tanggal terjadinya

(2) sifat peristiwa: dan

(3) estimasi atas dampak keuangan, atau pernyataan dan alasan bahwa estimasi tersebut
tidak dapat dibuat

48

Perkembangan terakhir Standar Akuntansi Keuangan dan Peraturan yang terkait dengan vV 53
Aktivitas Perusahaan

Dalam hal Perusahaan belum menerapkan suatu SAK dan'atau peraturan yang terkait dengan
aktivitas Perusahaan, yang telah diterbitkan tetapi belum efektif berlaku

Yang harus diungkapkan antara lain

a) judul SAK dan jenis peraturan baru tersebut

b) sifat dari perubahan yang belum bertaku efektif atau perubahan kebijakan akuntansi

C) tanggal penerapan SAK dan peraturan baru tersebut disyaratkan, dan

Page 62 OCR 0.918
Keterangan

Tidak

N/A

Tambahan Informasi

Gd) pembahasan mengenai dampak penerapan awal SAK dan peraturan baru atas laporan
keuangan atau pernyataan manajemen bahwa dampak tersebut tidak dapat diketahui atau
diestimasi secara wajar

Reklasifikasi
a) Dalam hal Perusahaan mengubah penyajian atau pengklasifikasian pos-pos dalam laporan
keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan antara lain
(1) sifat reklasifikasi.
(2) jumlah masing-masing pos atau gabungan beberapa pos yang Gireklasifikasi: dan
(3) alasan reklasifikasi
b) Dalam hal rekiasifikasi jumlah komparatif tidak praktis untuk dilakukan, maka Perusahaan
harus mengungkapkan:
(1) alasan tidak mereklasifikasi jumlah tersebut. dan
(2) sifat penyesuaian yang akan dilakukan jika jumlah tersebut direklasifikasi.

48

Hibah Pemerintah

Setiap Hibah Pemerintah yang diterima, Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai

berikut

a) sifat dan luas Hibah Pemerintah yang diaku! dalam laporan keuangan dan indikasi bentuk lain
ari bantuan pemerintah: dan

D) kondisi yang belum terpenuhi dan kontinjensi
telah diakui.

in yang melekat atas bantuan pemerintah yang

49!

Rekonsiliasi antara SAK dengan Standar Akuntansi di Negara Lain

a) Ketentuan ini berlaku bagi Perusahaan yang menyusun laporan keuangan dengan

menggunakan standar akuntansi selain SAK untuk memenuhi persyaratan otoritas pasar

modal di negara lain atau dalam rangka penawaran Efek di negara lain

Yang harus diungkapkan antara lain

(1) nngkasan perbedaan SAK dengan standar akuntansi di negara lain:

(2) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan posisi keuangan beserta penjelasannya,
dan

(3) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan laba rugi komprehensif beserta
penjelasannya

Dalam hal Perusahaan dipersyaratkan oleh otoritas pasar modal di negara lain untuk

melakukan pengungkapan tambahan mengikuti ketentuan yang berlaku di negara tersebul

maka pengungkapan tersebut wajib ditambahkan dalam laporan keuangan

b)

ci

Page 63 OCR 0.900
INof

Keterangan

Tidak

N/A

Tambahan Informasi

50)

Informasi Penting Lainnya

Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari peristiwa atau keadaan
tertentu yang mempengaruhi kinerja perusahaan, seperti peristiwa/ksadaan yang mempengaruhi
kelangsungan hidup perusahaan

A7

F

Jakarta 8 September 2023
PT Bank Syariah Indonesia Tbk

Ade Cahyo Nugroho

Direktur

File

File Open PDF
Source IDX
Size5.66 MB
Published19 Sep 2023
Pages63
Characters149,714
Text sourceOCR
OCR confidence0.908

Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

The name pass has not read this document yet.

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 6

inlineXBRL.zip done
FinancialStatement-2023-II-BRIS.xlsx done
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result