Back to announcement
20230915_SMFP_Laporan Informasi dan Fakta Material_31410775_lamp1.pdf
Financial statement Text extracted SMFPSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 35
Page 1
Nomor : S-1850/DIR/SMF/IX/2023 Jakarta, 14 September 2023
Lampiran : 1 Set
Kepada Yth.
Direksi
PT Bursa Efek Indonesia
Gedung Bursa Efek Indonesia, Tower I Lantai 4
Jl. Jend. Sudirman Kav.52-53
Jakarta 12190
U.p. : Bapak I Gede Nyoman Yetna Setia, Direktur Penilaian Perusahaan
Perihal : Laporan Keuangan Tengah Tahunan EBA-SP SMF-BTN02 ( Audited) Periode
yang Berakhir 30 Juni 2023
Merujuk Pasal 49 POJK.23/POJK.04/2014 tanggal 19 November 2014 tentang Pedoman
Penerbitan dan Pelaporan Efek Beragun Aset Berbentuk Surat Partisipasi Dalam Rangka
Pembiayaan Sekunder Perumahan, bersama ini kami sampaikan:
1. Laporan Keuangan Tengah Tahunan EBA-SP SMF-BTN02 ( Audited) periode yang berakhir
30 Juni 2023.
2. Bukti publikasi Laporan Keuangan Tengah Tahunan EBA-SP SMF-BTN02 ( Audited) periode
yang berakhir 30 Juni 2023 yang diterbitkan pada tanggal 15 September 2023 di harian
berskala Nasional yaitu Investor Daily.
Demikian disampaikan. Atas perhatian dan kerjasamanya kami ucapkan terima kasih.
PT Sarana Multigriya Finansial ( Persero ) PT Sarana Multigriya Finansial ( Persero )
Ditandatangani secara elektronik oleh : Ditandatangani secara elektronik oleh :
Heliantopo Soraya Ramly
Direktur Sekuritisasi & Pembiayaan Kepala Divisi Manajemen Kredit
Page 2
Laporan Keuangan lnterim
Per 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 Serta
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir
Pada Tanggal 30 Juni 2023 dan2022
Page 3
Daftar !si
Halaman
surat Pernyataan Penerbit (pr sarana Muttigriya Finansiat (persero))
surat Pernyataan Bank Kustodian (pr Bank Rakyat lndonesia (persero) Tbk)
Laporan Auditor lndependen
Lapbran Keuangan lnterim
Per 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 Serta
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir
Pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022
Laporan Posisi Keuangan lnterim
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain lnterim
Laporan Perubahan Aset Bersih lnterim
Laporan Arus Kas lnterim
Catatan Atas Laporan Keuangan lnterim
Page 4
Kamiyang bertanda tangan di bawah ini
Nama' : Ananta Wiyogo
Jabatan : Direktur Utama PT Sarana l\4ultigriya Finansial (persero)
Alamat Kantor : Grha SIVF Jalan Panglima Folim I Nomor 1, Kebayoran Baru,
Jakarta 12160
Alanrat Domisilil sesuai KTP
atau Kartu ldentltas lain
Nornor Telepon
Nama : Heliantopo
Jabatan : Direktur PT Sarana N/ultigriya Finansial (persero)
Alamat Kantor : Grha SIVF Jalan Panglima Polim I Nomor 1, Kebayoran Baru,
Jakarta 1216A
Alamat Domisili / sesuai KTP
atau Kartu Identitas lain
Nomor Telepon
PT Sarana lVlultigriya Finansial (Persero) dalam hal ini bertindak selaku Penerbit Efek Beragun Aser
Berbentuk Surat Partisipasi Sarana tt/ultigriya Finansial - Bank Tabungan Negara 02
(EBA-SP SIVIF-BTN02) menyatakan bahwa:
Laporan Keuangan lnterim EBA-SP SMF-BTN02 telah disusun dan disajikan dengan Standar
Akuntansi Keuangan di lndonesia.
3. a. Semua informasi dalam Laporan Keuangan lnterim EBA-SP SMF-BTN02 telah dimuat secara
lengkap dan benar.
b. Laporan Keuangan lnterim EBA-SP St\4F-BTN02 tidak mengandung informasi dan fakta
material yang tidak benar dan tidak menghiiangkan informasi atau fakta material.
4. Kami bertanggung jawab atas sistem pengendalian intern dalarn EBA-SP SIVIF-BTl.lO2.
Page 5
5. Kami bertanggung jawab atas laporan keuangan sesuai dengan tugas dan tanggung jawab
sebagaimana tersebut dala m EBA-SP SI\4 F-BTN02
Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya
Jakarta, 15 Agustus 2023
Penerbit
\I
PT Sarana tVultigriya Finansial (Persero)
.C
1il.
Ananta Wivogo Heliantopq
Direktur Utama Direktur
4
L{
l_
-
--l
->.
:-{
<
I
=
<
-
--a
,1
->
--<
-.1)
Page 6
Kami yang bertanda tangan di bawah ini:
Nama Dhevy Hardanta
iabatan Department Head
Alamat Kantor Gedung BRI ll Lt 30 Jl Jenderal Sudirman Kav 44 - 46 Jakarta
Alamat Domisili / sesuai KTP
Atau Kartu ldentitas lain
Nomor Telepon
Nama
Jabatan
Alamat Kantor
Alamat Dornisili/ sesuai KTP
Atau Kartu ldentitas lain
Nomor Telepon
PT Bank Rakyat lndonesir (Persero), Tbk dalam hal ini bertindak selaku Bank Kustodian Efek Beragun Aset
berbentuk Surat Partisipasi Sarana Multigriya Finansial - Bank Tabungan Negara 02
(EBA-SP SMF-BTN02) menyatakan bahwa:
1. Kami bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian Laporan Keuangan lnterim
EBA.SP SMF-BTNO2.
2. Laporan Keuangan lnterim EBA-SP SMF-BTNO2 telah disusun dan disajikan dengan Stanoar-A(-n:a^s
Keuangan di lndonesia.
3. a. Semua informasi dalam laporan keuangan EBA-SP SMF-BTNO2 telah dimuat secara lengxao .e- ?e-..
b. Laporan Keuangan lnterim EBA-SP SMF-BTN02 tidak mengandung informasi dan fakta rnatera .r3-l i t?.
benar dan tidak menghilangkan informasi atau fakta material.
4. Kami bertanggung jawab atas sistem pengendalian intern dalam EBA-SP SMF-BTNo2.
5. Kami bertanggung jawab atas laporan keuangan sesuai dengan tugas dan tanggung jawab sebagaimana
tersebut dalam EBA-SP StVIF-BTN02.
Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.
Jakarta, 15 Agustus 2023
Bank Kustodian
PT Bank Rakyat lndonesia, Tbk
Dhevv Hardanta
Department Head
Amanah, Kompeteno Harmcnis, Loyal, Adaptif, Kolaboratif
Page 7
Registered Public Accountant
Jl. lnovasi No. 45
Jagakarsa, Jakarta 1 2610
lndonesia
Laporan Auditor lndependen
Penerbit dan Bank Kustodian
Efek Beragun Aset Berbentuk Surat Partisipasi
Sarana Multigriya Finansial Bank Tabungan Negara 02
Opini
Kami telah mengaudit laporan keuangan interim Efek Beragun Aset Berbentuk Surat Partisipasi Multigriya
Finansial Bank Tabungan Negara 02 ("Entitas") terlampir, yang terdiri dari laporan posisi keuangan interim
tanggal 30 Juni 2023, serta laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain interim, laporan perubahan
aset bersih interim, dan laporan arus kas interim untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal
tersebut, serta catatan atas laporan keuangan interim, termasuk informasi kebijakan akuntansi material.
Menurut opini kami, laporan keuangan interim terlampir menyajikan secara wajar, dalam semua hal yang
material, posisi keuangan interim tanggal 30 Juni 2023, serta kinerja keuangan interim dan arus kas
interimnya untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal tersebut, sesuai dengan Standar Akuntansi
Keuangan di lndonesia.
Basis Opini
Kami melaksanakan auCit kami berdasarkan Standar Audit yang ditetapkan oleh lnstitut Akuntan Publik
lndonesia. Tanggung Jawab kami menurut standar tersebut diuraikan lebih lanjut dalam paragraf Tanggung
Jawab Auditor terhadap Audit atas Laporan Keuangan lnterim pada laporan kami. Kami independen terhadap
Entitas berdasarkan ketentuan etika yang relevan dalam audit kami atas laporan keuangan interim
di lndonesia, dan kami telah memenuhitanggung jawab etika lainnya berdasarkan ketentuan tersebut. Kami
yakin bahwa bukti audit yang telah kami peroleh adalah cukup dan tepat untuk menyediakan suatu basis
bagi opini audit kami.
Tanggung Jawab Manajemen dan Pihak yang Bertanggung Jawab atas Tata Kelola terhadap Laporan
Keuangan lnterim
Manajemen bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian wajar laporan keuangan interim tersebut
sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di lndonesia, dan atas pengendalian internal yang dianggap
perlu oleh manajemen untuk memungkinkan penyusunan laporan keuangan interim yang bebas dari
kesalahan penyajian material, baik yang disebabkan oleh kecurangan maupun kesalahan.
Dalam penyusunan laporan keuangan interim manajemen bertanggung jawab untuk menilai kemampuan
Entitas dalam mempertahankan kelangsungan usahanya, mengungkapkan, sesuai dengan kondisinya,
hal-hal yang berkaitan dengan kelangsungan usaha, dan menggunakan basis akuntansi kelangsungan
usaha, kecuali manajemen memiliki intensi untuk melrkuidasi Entitas atau menghentikan operasi, atau tidak
memiliki alternatif yang realistis selain me la ksa n aka n nya
Pihak yang bertanggung jawab atas tata Ke'o a beianggung jawab untuk mengawasi proses pelaporan
keuangan Entitas.
Tanggung Jawab Auditor terhadap Audit atas Laporan Keuangan lnterim
Tujuan kami adalah untuk memero eh <e,'a< -z' -=-=ia :e':ang apakah laporan keuangan interim secara
keseluruhan bebas dari kesalahar ce^.,="=' -='.='= t?. t'?.tA dsebabkan oleh kecurangan maupun
kesalahan, dan untuk menerbitxa- ?..'.- a-:::- .z': *e'.a<rp opini kami. Keyakinan memadai
merupakan suatu tingkat keyakrra^ 1^;3 ^.* -^ :-':.' -.'-:a<ar suatu jaminan bahwa audit yang
dilaksanakan berdasarkan Standa' :,-:: :.=- := = - -=- r:::.s .resaahan penyajian material ketika hal
tersebut ada. Kesalahan penya- a^ ..:.'. : :::;:.= -:- .=: -'.':e^ mauoun kesalahan dan dianggap
material jika, baik secara rnC,:-= -.-:-- ::::'. .--.-=' :=..'.::<soektasikan Secara wajar akan
mempengaruhi keputusan e(o^3- ,?': :.- - - :- -:- -.--z -:':=:.'- a- iaporan keuangan interim
tersebut.
Page 8
Registered Public Accountants
Sebagai bagian dari suatu audit berdasarkan Standar Audit, kami menerapkan pertimbangan profesional dan
mempertahankan skeptisme profesional selama audit. Kami juga:
. Mengidentifikasidan menilai risiko kesalahan penyajian material dalam laporan keuangan interim, baik
yang disebabkan oleh kecurangan maupun kesalahan, mendesain dan melaksanakan prosedur audit
yang responsif terhadap risiko tersebut, serta memeroleh bukti audit yang cukup dan tepat untuk
menyediakan basis bagi opini kami. Risiko tidak terdeteksinya kesalahan penyajian material yang
disebabkan oleh kecurangan lebih tinggi dari yang disebabkan oleh kesalahan, karena kecurangan
dapat melibatkan kolusi, pemalsuan, penghilangan secara sengaja, pernyataan salah, atau pengabaian
pengendalian internal.
. Memeroleh suatu pemahaman tentang pengendalian internal yang relevan dengan audit untuk
.mendesain prosedur audit yang tepat sesuai dengan kondisinya, tetapi bukan untuk tujuan menyatakan
opini atas keefektivitasan pengendalian internal Entitas.
r Mengevaluasi ketepatan kebijakan akuntansi yang digunakan serta kewajaran estimasi akuntansi dan
pengungkapan terkait yang dibuat oleh manajemen.
. Menyimpulkan ketepatan penggunaan basis akuntansi kelangsungan usaha oleh manajemen dan,
berdasarkan bukti audit yang diperoleh, apakah terdapat suatu ketidakpastian material yang terkait
dengan peristiwa atau kondisi yang dapat menyebabkan keraguan signifikan atas kemampuan Entitas
untuk mempertahankan kelangsungan usahanya. Ketika kami menyimpulkan bahwa terdapat suatu
ketidakpastian material, kami diharuskan untuk menarik perhatian dalam laporan auditor kami ke
pengungkapan terkait dalam laporan keuangan interim atau, jika pengungkapan tersebut tidak
memadai, harus menentukan apakah perlu untuk memodifikasi opini kami. Kesimpulan kami didasarkan
pada bukti audit yang diperoleh hingga tanggal laporan auditor kami. Namun, peristiwa atau kondisi
masa depan dapat menyebabkan Entitas tidak dapat mempertahankan kelangsungan usaha.
. Mengevaluasi penyajian, struktur, dan isi laporan keuangan interim secara keseluruhan, termasuk
pengungkapannya, dan apakah laporan keuangan interim mencerminkan transaksidan peristiwa yang
mendasarinya dengan suatu cara yang mencapai penyajian wajar.
Kami mengomunikasikan kepada pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola mengenai, antara lain,
ruang lingkup dan saat yang direncanakan atas audit, serta temuan audit signifikan, termasuk setiap
defisiensi signifikan dalam pengendalian internalyang teridentifikasi oleh kami selama audit.
4
-a a- I
euyr
-=
Glori us Martinus Sinaga
Nomor lzin Akuntan Publik: AP.1157
-+
-+ Jakarta, 15 Agustus 2023
-,
4
1
-;
-{
-{
I
Page 9
Catatan
Aset
Kas dan Setara Kas
Rekening litipan
Piutang Kredit Pemilikan Rurnah
Piutang Bunga
Pajak Dibayar di Muka
Aset Pajak Tangguhan
Jumlah Aset
Liabilitas dan Aset Bersih
Liabilitas
Biaya yang Masih Harus Dibayar
Utang Bunga
Lltang Sertifikat EBA-SP Kelas A
Utang Pajak
Utang Lain-lain
Jumlah Liabilitas
Catatan atas laporan keuangan interim terlampir merupakan bagian yang tidakterpisahkan dari laporan
keuangan secara kese uruhan
Page 10
Catatan
Pendapatan Investasi
Bunga
Denda Keterlambatan
Jumlah Pendapatan lnvestasi
Beban lnvestasi
Bunga EBA Kelas A
Jasa Penunjang
Lain-lain
Jumlah Beban lnvestasi
Beban (Pendapatan) lain-lain
Penyisihan Piutang KPR
Jumlah Beban (Pendapatan) Lain-lain
Laba Sebelum Pajak Penghasilan
Beban (Manfaat) Pajak Penghasilan
Pajak Kini
Pajak Tangguhan
Jumlah Beban Pajak Penghasilan
Laba Periode Berjalan
Penghasilan Komprehensif Lain
Laba Komprehensif Periode Berjalan
Catatan atas laporan keuangan interim terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan
keuangan secara keseluruhan
Page 11
Saldo Per 1 Januari 2022
Distribusi EBA-SP Kelas B (Catatan 11)
Laba Komprehensif Tahun Berjalan
Saldo Per 3O Juni 2022
Catatan atas laporan keuangam terlampir merupakan bagian yang tidakterpisahkan dari laporan
keuangan seca'a keseluruhan
Page 12
Arus Kas dariAktivitas Operasi
Penerimaan Piutang Kredit Pemilikan Runph
Penerirnaan Bunga dan Denda KPR
Penerimaan Bunga Deposito dan Jasa Giro
P6mbayaran Jasa Penunjang
Pembayaran Pajak
Pembayaran lain-lain
Arus Kas Bersih yang Diperoleh dari
Aktivitas Operasi
Arus Kas dariAktivitas Pendanaan
Pembayaran Pokok tJtang EBA-SP Kelas A
Pembayaran Bunga EBA-SP Kelas A
Pembayaran Bunga EBA-SP Kelas B
Pembayaran Utang Lain-lain
Arus Kas Bersih yang Digunakan untuk
Aktivitas Pendanaan
Penurunan Bersih Kas dan Setara Kas
Kas dan Setara Kas pada Awal Periode
Kas dan Setara Kas pada Akhir Periode
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan
keuangan secam keselu nuhan
Page 13
EFEK BERAGUN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI
SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL BANK TABUNGAN NEGARA 02 (EBA.SP SMF.BTN02)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM
Per 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
Serta Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2023 dan2022
(Dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)
1. Umum
Efek Beragun Aset berbentuk Surat Partisipasi Sarana Multigriya Finansial - Bank Tabungan
Negara 02 (EBA-SP SMF-BTN02), yang selanjutnya disebut "Entitas", diterbitkan oleh Penerbit, PT Sarana
Multigriya Finansial (Persero)- ('SMF'), berdasarkan akta perjanjian penerbitan EBA-SP SMF-BTN02 No.
29 tanggal 10 Juni 2016 antara PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) dengan PT Bank Rakyat
lndonesia (Persero) Tbk yang dibuat di hadapan Fathiah Helmi, Notaris di Jakarta sebagaimana yang telah
diubdh dengan akta No. 18 tanggal 14 Oktober2016, di hadapan notaris yang sama. EBA-SP merupakan
efek hasil sekuritisasi atas kumpulan tagihan dari portofolio Kredit Pemilikan Rumah (KPR) yang terpilih
(Kumpulan Tagihan) yangdibeli dari PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk ('BTN') (Kreditur Asal)
sejumlah Rp1.000.000.000.000 (satu triliun Rupiah) yang bersama-sama diwakili oleh Wali Amanat dan
Penerbit serta ditatausahakan oleh Bank Kustodian, PT Bank Rakyat lndonesia (Persero) Tbk ('BRl').
-, EBA-SP SMF-BTN02 ini diterbitkan dalam 2 (dua) kelas yaitu EBA-SP Kelas A yang terdiri dari Seri A1
+ dengan total nilai nominal sebesar Rpa00.000.000.000 (empat ratus miliar Rupiah) mewakili 40,00%
(empat puluh koma nol persen) dari Kumpulan Tagihan dengan tingkat bunga tetap sebesar 8,15o/o
(delapan koma satu lima persen) per tahun dan Seri A2 dengan total nilai nominal sebesar
Rp513.000.000.000 (lima ratus tiga belas miliar Rupiah) mewakili 51,30oh (lima puluh satu koma tiga nol
persen) dari Kumpulan Tagihan dengan tingkat bunga tetap sebesar 8,75% (delapan koma tujuh lima
persen) per tahun. EBA-SP SMF-BTN02 Kelas B dengan total nominal sebesar Rp87.000.000.000
(delapan puluh tujuh miliar Rupiah) mewakili 8,70% (delapan koma tujuh nol persen) dari jumlah Pokok
Terutang atas Kumpulan Tagihan pada tanggal cut-off finaL Tanggaljatuh tempo final EBA-SP SMF-BTN02
Kelas A jatuh pada tanggal 7 Juni 2027, namun diperkirakan akan lunas lebih awal karena Kumpulan
Tagihan mempunyai rata-rata tertimbang jatuh tempo (weighted average life) adalah 7,05 (tujuh koma nol
lima) pertahun. Rata-rata tertimbang jatuh tempo (weighted average /ife) SeriAl adalah 2,00 (dua koma
nol nol) per tahun dan Seri A2 adalah 5,00 (lima koma nol nol) per tahun. Pemegang EBA-SP SMF-BTNO2
Kelas A berhak untuk mendapatkan pembayaran bunga setiap 3 (tiga) bulan sekali pada tanggal
pembayaran. Bersamaan dengan itu dilakukan juga pembayaran pokok atas EBA-SP SMF-BTNO2 Kelas
A sesuai dengan Urutan Prioritas Pembayaran.
EBA-SP Kelas A diklasifikasikan sebagai Efek bersifat utang berarus kas tetap, sedangkan Kelas B
diklasifikasikan sebagai Efek bersifat ekuitas berarus kas tidak tetap. EBA-SP SMF-BTN02 Kelas A dan
EBA-SP SMF-BTNO2 Kelas B dapat dipindahtangankan. Hanya EBA-SP SMF-BTN02 Kelas A yang
ditawarkan kepada publik, dan dicatatkan pada Bursa Efek lndonesia. EBA-SP SMF-BTN02 dikeluarkan
dalam satuan nominal pokok terutang Rpl (satu Rupiah) sebagai bukti hak milik bersama secara
proporsional yang tidak terbagi atas Kumpulan Tagihan.
EBA-SP SMF-BTN02 telah mendapatkan surat pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
sesuai dengan Surat Keputusan Kepala Eksekutif OJK No. 5-618/D.04/2016 tanggal
27 Oktober 2016 untuk ditawarkan kepada publik. EBA-SP SMF-BTN02 Kelas A merupakan sertifikat tanpa
warkat, kecuali Sertifikat Jumbo EBA-SP SMF-BTN02 Kelas A yang diterbitkan atas nama Kustodian
Sentral Efek lndonesia (KSEI) sebagai bukti kepesertaan untuk kepentingan pemegang EBA-SP SMF-
BTN02 Kelas A.
Entitas memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) No. 76.464.865.5.064.000.
1
1
1
4
1
Page 14
EFEK BERAGUN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI
SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL BANK TABUNGAN NEGARA 02 (EBA.SP SMF.BTNO2)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM (LANJUTAN)
Per 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
Serta Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022
(Dalam Rupiah penuh, kecualidinyatakan lain)
2. Informasi Kebijakan Akuntansi Material
2. a. Kepatuhan terhadap Standar Akuntansi Keuangan
Laporan keuangan lnterim Entitas telah disusun dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi
Keuangan (SAK) di lndonesia yang meliputi Pernyataan Standar dan lnterpretasi yang diterbitkan
oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan lkatan Akuntan lndonesia (DSAK-|A|), serta Peraturan
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk entitas yang berada di bawah pengawasannya dan ketentuan
. akuntansi lainnya yang lazim berlaku di Pasar Modal.
2. b.Dasar Pengukuran dan Penyusunan Laporan Keuangan lnterim
Laporan keuangan interim Entitas disusun berdasarkan asumsi kelangsungan usaha serta atas
dasar akrual, kecuali laporan arus kas interim yang menggunakan dasar kas. Dasar pengukuran
dalam penyusunan laporan keuangan interim iniadalah konsep biaya perolehan, kecualibeberapa
akun tertentu yang didasarkan pengukuran lain sebagaimana dijelaskan dalam kebijakan akuntansi
masing-masing akun tersebut.
Laporan arus kas interim Entitas disajikan dengan metode langsung dengan mengelompokkan
arus kas dalam aktivitas operasi dan pendanaan-. Seluruh angkidaljm tap6ran keuJngan'interim
ini, dibulatkan dan disajikan dalam mata uang Rupiah (Rp), yang juga sebagai mata uang
fungsional Entitas kecuali bila dinyatakan secara khusus.
2. c. lnstrumen Keuangan
Entitas mengakui aset keuangan atau liabilitas keuangan dalam laporan posisi keuangan interim,
jika dan hanya jika, Entitas menjadi salah satu pihak dalam ketentuan pada kontrak instrunren
tersebut. Pada saat pengakuan awal aset keuangan atau liabilitas keuangan, Entitas rnengukur
pada nilaiwajarnya. Dalam hal aset keuangan atau liabilitas keuangan tidak diukur pada nilaiwajar
4 melalui laba rugi, nilai wajar tersebut ditambah atau dikurang dengan biaya transaksiyang daiat
diatribusikan secara langsung dengan perolehan atau penerbitan aset keuangan aAu fiabltrB
keuangan tersebut.
I Biaya transaksi yang dikeluarkan sehubungan dengan perolehan aset keuangan dan penerbitan
< liabilitas keuangan yang diklasifikasikan pada nilai wajar melalui laba rugi dibe-bankan segera.
Aset keuangan Entitas diklasifikasikan sebagai berikut: aset keuangan yang diukur pada biaya
perolehan yang diamortisasi, aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilin
komprehensif lain, aset keuangan yang diukur pada nilaiwajar melalui lab-a rugi.
i. Aset Keuanqan yanq Diukur pada Biaya perolehan Diamortisasi
Aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi ketikikedua kondisi berikut terpenuhi:
1) Aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang bertujuan untuk memiliki aset keuangan
dalam rangka mendapatkan arus kas kontraktualsaja; dan
-t 2) Persyaratan kontraktual dari aset keuangan tersebut memberikan hak pada tanggal tertentu
atas arus kas yang semata dari pembayaran pokok dan bunga (sotety paymenti-of principat
and interest - SPPI) darijumlah pokok terutang.
-q
-a Aset keuangan ini diukur pada jumlah yang diakui pada awal pengakuan dikurangi dengan
pembayaran pokok, kemudian dikurangi atau ditambah dengan jumlah amortisasi kumulatif ar-tas
perbedaan jumlah pengakuan awal dengan jumlah pada saat jatuh tempo, dan penurunan nilainya.
= Pendapatan keuangan dihitung dengan metode menggunakan suku bunga efektif dan diakui
di laba rugi. Perubahan pada nilai wajar diakui di laba rugi ketika aset dihentikJn atau direklasifikasi.
=
Page 15
EFEK BERAGUN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI
SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL BANK TABUNGAN NEGARA 02 (EBA.SP SMF.BTN02)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM (LANJUTAN)
Per30 Juni2023 dan 31 Desember2022
Serta Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022
(Dalam Rupiah penuh, kecualidinyatakan lain)
Aset keuangan yang diklasifikasikan menjadi aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan
diamortisasi dapat dijual ketika terdapat peningkatan risiko kredit. Penghentian untuk alasan lain
diperbolehkan namun jumlah penjualan tersebut harus tidak signifikan jumlahnya atau tidak sering.
Aset Keuanqan vanq Diukur pada NilaiWaiar Melalui Penqhasilan Komprehensif Lain ("FWOCI")
Aset keuangan diukur pada FVTOCljika kedua kondisi berikut terpenuhi:
1) Aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang tujuannya akan terpenuhi dengan
mendapatkan arus kas kontraktual dan menjual aset keuangan; dan
2) Persyaratan kontraktual dari aset keuangan tersebut memberikan hak pada tanggal tertentu
atas arus kas yang semata dari pembayaran pokok dan bunga (solely payments of principal
and interest - SPPI) darijumlah pokok terutang.
Aset keuangan tersebut diukur sebesar nilaiwajar, dimana keuntungan atau kerugian diakui dalam
penghasilan komprehensif lain, kecuali untuk kerugian akibat penurunan nilai dan keuntungan atau
kerugian akibat perubahan kurs, diakui pada laba rugi.
<,
,.- Ketika aset keuangan tersebut dihentikan pengakuannya atau direklasifikasi, keuntungan atau
t kerugian kumulatif yang sebelumnya diakui dalam penghasilan komprehensif lain direklasifikasi
-.- dari ekuitas ke laba rugi sebagai penyesuaian reklasifikasi.
1
iii Aset Keuanqan vanq Diukur pada Nilai Waiar Melalui Laba Ruqi ("FVTPL")
-a Aset keuangan yang diukur pada FVTPL adalah aset keuangan yang tidak memenuhi krrterla urt-<
diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau untuk diukur FVTOCI.
= Setelah pengakuan awal, aset keuangan yang diukur pada FWPL diukur pada n a ,',..=".=
Keuntungan atau kerugian yang timbuldari perubahan nilaiwajar aset keuangan C a<- :a z- z.=
-t
--.,- rugi.
r+
Aset keuangan berupa derivatif dan investasi pada instrumen ekuitas tidak memenri k:,:e' a --'.-t
+ diukur pada biaya perolehan diamortisasiatau kriteria untuk diukur pada FWOCI seh ^gge 3 ,. --
pada FWPL. Namun demikian, Entitas dapat menetapkan pilihan yang tidak dapat diba:a <a^ s:a:
pengakuan awal atas investasi pada instrumen ekuitas yang bukan untuk diperjualbel kar ca ?-
--+ waktu dekat (held for trading) untuk diukur pada FVTOCI. Penetapan ini menyebabkan sen'-a
D
a keuntungan atau kerugian disajikan di penghasilan komprehensif lain, kecuali pendapatan d l, der'
tetap diakui di laba rugi. Keuntungan atau kerugian kumulatif yang sebelumnya diaku dalan
penghasilan komprehensif lain direklasifikasi ke saldo laba tidak melalui laba rugi.
<,
> Pengukuran Selanjutnya Liabilitas Keuangan
-t, Entitas mengklasifikasikan seluruh liabilitas keuangan sehingga setelah pengakuan awal liabilitas
> keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi, kecuali:
-+ a) Liabilitas keuangan pada nilai wajar melalui laba rugi. Liabilitas dimaksud, termasuk derivatif
> yang merupakan liabilitas, selanjutnya akan diukur pada nilaiwajar.
-+ b) Liabilitas keuangan yang timbul Ketika pengalihan aset keuangan yang tidak memenuhi
> kualiflkasi penghentian pengakuan atau ketika pendekatan keterlibatan berkelanjutan
r{ diterapkan.
> c) Kontrak jaminan keuangan dan komitmen untuk menyediakan pinjaman dengan suku bunga
-{ dibawah pasar.
4 Setelah pengakuan awal, penerbit kontrak dan penerbit komitmen selanjutnya mengukur kontrak
tersebut sebesar jumlah yang lebih tinggi antara:
r+
>
(i) Jumlah penyisihan kerugian; dan
(ii) Jumlah yang pertama kali diakui dikurangi dengan, jika sesuai, jumlah kumulatif dari
>
-+ penghasilan yang diakui sesuaidengan prinsip PSAK 72.
>
-a
>
t
-- +
Page 16
EFEK BERAGUN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI
SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL BANK TABUNGAN NEGARA 02 (EBA-SP SMF-BTNo2)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM (LANJUTAN)
Per30 Juni2023 dan 31 Desember2022
Serta Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022
(Dalam Rupiah penuh, kecualidinyatakan lain)
Saat pengakuan awal Entitas dapat membuat penetapan yang tak terbatalkan untuk mengukur
liabilitas keuangan pada nilai wajar melalui laba rugi, jika tiizinkan oleh standar atal
;it<a
penetapan akan menghasilkan informasiyang lebih relevan, karena:
(a) Mengeliminasi atau mengurangi secara signifikan inkosistensi pengukuran atau pengakuan
(kadang disebut sebagai "accounting mismatch") yang dapat timbul dlri pengukuran aslt atau
liabilitas atau pengakuan keuntungan dan kerugian atas aset atau liabilitas dengan dasar yang
berbeda beda; atau
. (b) Sekelompok liabilitas keuangan atau aset keuangan dan liabilitas keuangan dikelola dan
kinerjanya dievaluasi berdasarkan nilaiwajar, sesuai manajemen risiko ataultrategi investasi
yang terdokumentasi, dan informasi dengan dasar nilai wajar dimaksud atal kelompok
tersebut disediakan secara internal untuk personil manajemen kunci Entitas.
Penurunan Nilai Aset Keuangan
Pada setiap periode pelaporan, Entitas menilai apakah risiko kredit dari instrumen keuangan telah
meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal. Ketika melakukan penilaian] Entitas
menggunakan perubahan atas risiko gagal bayar yang terjadi sepanjang perkiraan usia instrumen
keuangan daripada perubahan atas jumlah kerugian kredit eksfeftaiian. Dalam melakukan
penilaian, Entitas membandingkan antara risiko gagal bayar yang terjadi atas instrumen keuangan
pada saat periode pelaporan dengan risiko gagal bayar ying ie4aoi aias instrumen keuangan pioa
saat pengakuan awal dan mempertimbangkan kewajaran serta ketersediaan informisi, yang
tersedia tanpa.biaya atau usaha pada saat tanggal pelaporan terkait dengan kejadian masa'lalu]
kondisiterkinidan perkiraan atas kondisiekonomidimasa depan, yang meingindikasikan kenaikan
risiko kredit sejak pengakuan awal.
Saling Hapus lnstrumen Keuangan
Aset keuangan dan liabilitas keuangan disalinghapus dan nilai netonya disajikan dalam laporan
posisi keuangan jika memiliki hak yang berkekuatan hukum untuk melakukah saling hapus atas
jumlah yang telah diakui tersebut dan berniat untuk menyelesaikan secara neto atau
untuk
merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitasnya secara simultan. Hak saling hapus tidak
kontinjen atas peristiwa di masa depan dan dapat dipaksakan secara hukum dalam situasi bisnis
yang normal dan dalam peristiwa gagal bayar, atau peristiwa kepailitan atau kebangkrutan Entitas
atau pihak lawan.
Penghentian Pengakuan Aset dan Liabilitas Keuangan
Entitas menghentikan pengakuan aset keuangan jika din hanya jika hak kontraktual atas arus kas
yang berasal dari aset berakhir, atau Entitas mentransfer aset (euangan dan secara substansial
mentransfer seluruh risiko dan manfaat atas kepemilikan aset kepada entitas lain. Jika Entitas tidak
mentransfer serta tidak memiliki secara substansial atas seluruh risiko dan manfaat kepemilikan
serta masih mengendalikan aset yang ditransfer, maka Entitas mengakui keierlibatan
berkelanjutan
1ta9 aset yang ditransfer dan liabilitas terkait sebesar jumlah yaig mungkin harus
dibayar. Jika Entitas memiliki secara substansial seluruh risiko dan manf#t [epemiiikan aset
keuangan yang ditransfer, Entitas masih mengakui aset keuangan dan juga mengakui pinjaman
yang dijamin sebesar pinjaman yang diterima.
Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya jika liabilitas yang ditetapkan dalam kontrak
dilepaskan atau dibatalkan atau kadaluarsa.
Jika suatu liabilitas keuangan yang ada digantikan dengan liabilitas yang lain pada keadaan yang
secara substansial berbeda, atau berdasarkan suatu liabilitas yang aOJ yang secara substansia-l
telah diubah, maka pertukaran atau rnodifikasi tersebut diperlakukan s6Oagai penghentian
pengakuan liabilitas awal dan pengakuan liabilitras baru, dan perbedaan nilai tercatathasing-
masing diakuidalam laba rugi.
Page 17
EFEK BERAGUN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI
SARANA MULTTGRIYA FINANSIAL BANK TABUNGAN NEGARA 02 (EBA.SP SMF.BTNO2)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM (LANJUTAN)
Per 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
Serta Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2023 dan2022
(Dalam Rupiah penuh, kecualidinyatakan lain)
Metode Suku Bunga Efektif
Metode suku bunga efektif adalah metode yang digunakan untuk menghitung biaya perolehan
diamortisasi dari aset atau liabilitas keuangan (atau kelompok aset atau liabilitas keuangan) dan
metode untuk mengalokasikan pendapatan bunga atau beban bunga selama periode yang relevan.
Suku bunga efektif adalah suku bunga yang secara tepat mendiskontokan estimasi pembayaran
atau penerimaan kas masa depan selama perkiraan umur dari instrumen keuangan, atau jika lebih
tepat, digunakan periode yang lebih singkat untuk memperoleh jumlah tercatat neto dari aset
keuangan atau liabilitas keuangan.
Pada saat menghitung suku bunga efektif, Entitas mengestimasi arus kas dengan
mempertimbangkan seluruh persyaratan kontraktual dalam instrumen keuangan tersebut, seperti
pelunasan dipercepat, opsi beli dan opsi serupa lain, tetapi tidak mempertimbangkan kerugian
kredit masa depan. Perhitungan ini mencakup seluruh komisi dan bentuk lain yang dibayarkan atau
diterima oleh pihak-pihak dalam kontrak yang merupakan bagian tak terpisahkan dari suku bunga
efektif, biaya transaksi, dan seluruh premium atau diskonto lain.
Reklasifikasi
Entitas mereklasifikasi aset keuangan ketika Entitas mengubah tujuan model bisnis untuk
pengelolaan aset keuangan sehingga penilaian sebelumnya menjaditidak dapat diterapkan.
Ketika Entitas mereklasifikasi aset keuangan, maka Entitas menerapkan reklasifikasi secara
prospektif dari tanggal reklasifikasi. Entitas tidak menyajikan kembali keuntungan, kerugian
(termasuk keuntungan atau kerugian penurunan nilai), atau bunga yang diakui sebelumnya.
Ketika Entitas mereklasifikasi aset keuangan keluar dari kategori pengukuran biaya perolehan
diamortisasi menjadi kategori FVTPL, nilaiwajarnya diukur pada tanggal reklasifikasi. Keuntungan
atau kerugian yang timbul dari selisih antara biaya perolehan diamortisasi sebelumnya dan nilai
wajar aset keuangan diakui dalam laba rugi. Pada saat Entitas melakukan reklasifikasi sebaliknya,
yaitu dari aset keuangan kategori FVTPL menjadi kategori pengukuran biaya perolehan
diamortisasi, maka nilai wajar pada tanggal reklasifikasi menjadijumlah tercatat bruto yang baru.
Pada saat Entitas mereklasifikasi aset keuangan keluar dari kategori pengukuran biaya perolehan
diamortisasi menjadi kategori FWOCI, nilai wajarnya diukur pada tanggal reklasifikasi.
Keuntungan atau kerugian yang timbul dari selisih antara biaya perolehan diamortisasisebelumnya
dan nilai wajar aset keuangan diakui dalam penghasilan komprehensif lain. Suku bunga efektif dan
pengukuran kerugian kredit ekspektasian tidak disesuaikan sebagai akibat dari reklasifikasi. Ketika
Entitas mereklasifikasi aset keuangan sebaliknya, yaitu keluar dari kategori FWOCI menjadi
kategori pengukuran biaya perolehan diamortisasi, aset keuangan direklasifikasi pada nilai
wajarnya pada tanggal reklasifikasi. Akan tetapi keuntungan atau kerugian kumulatif yang
sebelumnya diakui dalam penghasilan komprehensif lain dihapus dari ekuitas dan disesuaikan
b- terhadap nilai wajar aset keuangan pada tanggal reklasifikasi. Akibatnya, pada tanggal reklasifikasi
L. aset keuangan diukur seperti halnya jika aset keuangan tersebut selalu diukur pada biaya
t- perolehan diamortisasi. Penyesuaian ini mempengaruhi penghasilan komprehensif lain tetapi tidak
I
b4 mempengaruhi laba rugi, dan karenanya bukan merupakan penyesuaian reklasifikasi. Suku bunga
efektif dan pengukuran kerugian kredit ekspektasian tidak disesuaikan sebagai akibat dari
reklasifikasi.
-
I
Pada saat Entitas mereklasifikasi aset keuangan keluar dari kategori pengukuran FWPL menjadi
_-,
kategori pengukuran FVTOCI, aset keuangan tetap diukur pada nilai wajarnya. Sama halnya,
ketika Entitas mereklasifikasi aset keuangan keluar dari kategori FWOCI menjadi kategori
= pengukuran FWPL, aset keuangan tetap dlukur pada nilai wajarnya. Keuntungan atau kerugian
kumulatif yang sebelumnya diakui di penghasrlan komprehensif lain direklasifikasi dari ekuitas ke
-€ laba rugi sebagai penyesuaian reklasifikasr pada tanggal reklasifikasi.
=
-{
=
Page 18
EFEK BERAGUN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI
SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL BANK TABUNGAN NEGARA 02 (EBA.SP SMF.BTNO2)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM (LANJUTAN)
Per 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
Serta Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2023 dan2022
(Dalam Rupiah penuh, kecualidinyatakan lain)
Saling Hapus Aset Keuangan dan Liabilitas Keuangan
Aset keuangan dan liabilitas keuangan disalinghapuskan, jika dan hanya jika, Entitas saat ini
memiliki hak yang dapat dipaksakan secara hukum untuk melakukan saling hapus atas jumlah
yang telah diakui tersebut; dan berintensi untuk menyelesaikan secara neto atau untuk
merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitasnya secara simultan.
Pengukuran NilaiWajar
Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk menjual suatu aset atau harga yang akan
dibayar untuk mengalihkan suatu liabilitas dalam transaksi teratur antara pelaku pasar pada
tanggal pengukuran.
Nilai wajar aset dan liabilitas keuangan diestimasi untuk keperluan pengakuan dan pengukuran
atau untuk keperluan pengungkapan.
Nilai wajar dikategorikan dalam level yang berbeda dalam suatu hirarki nilai wajar berdasarkan
pada apakah input suatu pengukuran dapat diobservasi dan signifikansi input terhadap
keseluruhan pengukuran nilai wajar:
(i) Harga kuotasian (tanpa penyesuaian) di pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang identik yang
dapat diakses pada tanggal pengukuran (Level 1);
(ii) lnput selain harga kuotasian yang termasuk dalam Level 1 yang dapat diobservasi untuk aset
atau liabilitas, baik secara langsung maupun tidak langsung (Level 2);
(iii) lnput yang tidak dapat diobservasi untuk aset atau liabilitas (Level 3).
Dalam mengukur nilai wajar aset atau liabilitas, Entitas sebisa mungkin menggunakan data pasar
yang dapat diobservasi. Apabila nilai wajar aset atau liabilitas tidak dapat diobservasi secara
langsung, Entitas menggunakan teknik penilaian yang sesuai dengan keadaannya dan
memaksimalkan penggunaan input yang dapat diobservasi yang relevan dan meminimalkan
penggunaan input yang tidak dapat diobservasi.
Perpindahan antara level hirarki nilai wajar diakui oleh Entitas pada akhir periode pelaporan dimana
perpindahan terjadi.
2. d.Kas dan Setara Kas
Kas dan setara kas mencakup kas, bank, dan investasijangka pendek yang jatuh tempo dalam
waktu tiga bulan atau kurang.
2. e. Pengakuan Pendapatan dan Beban
Pendapatan bunga dari piutang Kredit Pemilikan Rumah dan penempatan pada deposito diakui
secara akrual berdasarkan proporsi waktu, nilai nominal dan tingkat bunga yang berlaku yang
memperhitungkan hasil efektif aset tersebut.
= Pendapatan denda keterlambatan diakui pada saat diterima oleh Entitas dan beban diakui pada
saat terjadinya secara akrual.
=
--a 2.t. Palak Penghasilan
EBA berbentuk Surat Partisipasi adalah subjek pajak yang diperlakukan sebagai persekutuan,
>
kongsi atau firma. Objek pajak penghasilan Entitas diatur dalam Surat Keputusan Direktur Jenderal
-, Pajak No. KEP-147lPJl2003 Tanggal 13 Mei 2003 tentang Pajak Penghasilan atas penghasilan
-a yang diterima atau diperoleh Entitas dan para investornya, serta ketentuan pajak yang berlaku.
Objek pajak penghasilan terbatas hanya pada penghasilan yang diterima oleh Entitas. Sedangkan
1 pembayaran imbal hasil yang dibayarkan Entitas kepada Pemegang EBA dengan arus kas tetap
merupakan objek pajak penghasilan final
<
-.
_a
4
1,
Page 19
EFEK BERAGUN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI
SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL BANK TABUNGAN NEGARA 02 (EBA-SP SMF-BTNo2)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM (LANJUTAN)
Per 30 Juni2023 dan 31 Desember 2022
Serta Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022
(Dalam Rupiah penuh, kecualidinyatakan lain)
Perhitungan pajak penghasilan Entitas mengikuti ketentuan pajak penghasilan badan. Sementara
imbal hasil yang dibayarkan kepada para pemegang EBA dengan Jrus kas tidak tetap bukan
merupakan objek pajak.
Beban pajak kini ditentukan berdasarkan penghasilan bruto yang diterima atau diperoleh dikurangi
dengan biaya untuk mendapatkan, menagih dan memelihara penghasilan pada periode yarig
bersangkutan yang dihitung berdasarkan tarif pajak yang berlaku.
Pajak tangguhan tidak diakui karena tidak terdapat perbedaan temporer yang berdampak terhadap
pengakuan aset atau liabilitas tangguhan.
Pajak penghasilan final
Sesuai dengan peraturan perundangan perpajakan, pendapatan yang telah dikenakan pajak
penghasilan final tidak lagi dilaporkan sebagai pendapatan kena pilak, dan semua beban
sehubungan dengan pendapatan yang telah dikenakan pajak pengh-asilan final tidak boleh
dikurangkan. Di lain pihak, baik pendapatan maupun beban tersebut dipakai dalam perhitungan
laba rugi menurut akuntansi. Oleh karena itu, tidak terdapat perbedaan temporer sehingga tilak
diakui adanya aset atau liabilitas pajak tangguhan.
Apabila nilai tercatat aset atau liabilitas yang berhubungan dengan pajak penghasilan final berbeda
dengan dasar pengenaan pajaknya, maka perbedaan tersebut tid-ak Oiakui sebagai aset atau
liabilitas pajak tangguhan.
Paiak penghasilan tidak final
Beban pajak kini ditentukan berdasarkan kenaikan aset neto yang dapat diatribusikan kepada
pemegang unit dari aktivitas operasi kena pajak dalam tahun yang bersangkutan yang dihitung
berdasarkan tarif pajak yang berlaku.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan diakui atas konsekuensi pajak periode mendatang yang timbul
dari perbedaan jumlah tercatat aset dan liabilitas menurut-laporan keuangan O-engan'Oasar
pengenaan pajak aset dan liabilitas. Liabilitas pajak tangguhan diakui untuk semua
ferbedaan
temporer kena pajak dan aset pajak tangguhan diakui untuk perbedaan temporer boleh
dikurangkan serta rugi fiskal yang belum terkompensasi, sepanjang besar kemungkinan dapat
dimanfaatkan untuk mengurangi laba kena pajak pada masa d-atang. pajak tangluhan diui<ur
dengan menggunakan tarif pajak yang berlaku atau secara substansiaitelah berlakl-paOa tanggal
laporan posisi keuangan. Pajak tangguhan dibebankan atau dikreditkan datam laporan laba ilgi
dan penghasilan komprehensif lain.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan (apabila ada) disajikan di dalam laporan posisi keuangan atas
dasar kompensasi sesuai dengan penyajian aset dan liabilitas pajak kini.
2. g.Transaksidan Saldo dengan pihak Berelasi
Entitas melakukan transaksi dengan pihak-pihak berelasi. Definisi pihak berelasi yang dipakai
adalah sesuai dengan yang dlatur dalam PSAK 7 "Pengungkapan pihak-pihak berelasi,,.
Pihak berelasi adalah orang atau entitas yang terkait dengan Entitas (sebagai entitas pelapor),
yang meliputi:
a) Orang atau anggota keluarga terdekat mempunyai relasi dengan entitas pelapor jika orang
tersebut:
i. Memiliki pengendalian atau pengendalian bersama atas entitas pelapor;
ii. Memiliki pengaruh signifikan atas entitas pelapor; atau
iii. Personil manajemen kunci entitas pelapor atau entitas induk entitas pelapor.
Page 20
EFEK BERAGUN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI
SARANA MULTIGRIYA FINANSTAL BANK TABUNGAN NEGARA 02 (EBA-SP SMF-BTNO2)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM (LANJUTAN)
Per 30 Juni 2023 dan 31 Desember2022
Serta Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022
(Dalam Rupiah penuh, kecualidinyatakan lain)
b) Suatu entitas berelasidengan entitas pelapor jika memenuhisalah satu halberikut:
i. Entitas dan entitas pelapor adalah anggota dari kelompok usaha yang sama (artinya
entitas induk, entitas anak, dan entitas anak berikutnya terkait dengan entitas lain);
ii. Satu entitas adalah entitas asosiasi atau ventura bersama dari entitas lain (atau entitas
asosiasi atau ventura bersama yang merupakan anggota suatu kelompok usaha, yang
mana entitas lain tersebut adalah anggotanya);
iii. Kedua entitas tersebut adalah ventura bersama dari pihak ketlga yang sama;
. iv. Satu entitas adalah ventura bersama dari entitas ketiga dan entitas yang lain adalah
entitas asosiasi dari entitas ketiga;
v. Entitas tersebut adalah suatu program imbalan pasca kerja untuk imbalan kerja darisalah
satu entitas pelapor atau entitas yang terkait dengan entitas pelapor. Jika entitas pelapor
adalah entitas yang menyelenggarakan program tersebut, maka entitas sponsor juga
berelasi dengan entitas pelapor;
vi. Entitas yang dikendalikan atau dikendalikan bersama oleh orang yang diidentifikasi
dalam huruf (a); atau
vii. Orang yang diidentifikasi dalam huruf (a) (i) memiliki pengaruh signifikan atas entitas atau
personil manajemen kunci entitas (atau entitas induk darientitas).
Sesuai dengan Peraturan OJK No. 231POJK.04I2O14 Pasal 13, diatur bahwa Penerbit dilarang
memiliki hubungan berelasi dengan Kreditur Asal, Bank Kustodian, dan/atau Wali Amanat; serti
Kreditur Asal dilarang memiliki hubungan berelasi dengan Bank Kustodian dan/atau Wali Amanat,
kecuali hubungan berelasi yang terjadi kepemilikan atau penyertaan modal pemerintah, baik
langsung maupun tidak langsung.
Semua transaksi dan saldo atas dan transaksi dengan pihak-pihak berelasi, apakah yang
dilaksanakan dengan atau tidak dengan syarat atau kondisi normal yang sama dengan pihak yan!
tidak berelasi, diungkapkan dalam laporan keuangan.
2. h.Sumber Estimasi Ketidakpastian dan Pertimbangan Akuntansiyang Penting
Penyusunan laporan keuangan interim Entitas mengharuskan Peneibit Oan ganX-Xustodian untuk
membuat pertimbangan, estimasi dan asumsi yang mempengaruhi jumlah yang dilaporkan dari
pendapatan, beban, aset dan liabilitas, dan pengungkapan atas liabilitas fohtinyensi, pada akhir
periode pelaporan. Ketidakpastian mengenai asumsi dan estimasi tersebut Oapat mengakibatkan
penyesuaian material terhadap nilai tercatat pada aset dan liabilitas dalam periode pelaporan
berikutnya.
1. Estimasidan Asumsiyang penting
Pajak Penqhasilan
Pertimbangan signifikan dilakukan dalam menentukan provisi atas pajak penghasilan badan.
Terdapat transaksi dan perhitungan tertentu yang penentuan pajak akhirnya aJalah tidak pasti
sepanjang kegiatan usaha normal. Entitas mengakui liabilitas atas paja( penghasilan badan
berdasarkan estimasi apakah terdapat tambahan pajak penghasilan'badan.
Nilai Waiar atas lnstrumen Keuanqan
Bila nilai wajar aset keuangan dan liabilitas keuangan yang tercatat pada laporan posisi
keuangan interim tidak tersedia di pasar aktif, ditentukan dengan menggunakan beibagai
teknik penilaian termasuk penggunaan model matematika. Masukan (iniit) untuk modellni
berasal dari data pasar yang bisa diamati sepanjang data tersebut teisedia. Bila data pasar
yang bisa diamati tersebut tidak tersedia, pertimbangan Penerbit dan Bank Kustodian
diperlukan untuk menentukan nilai wajar. Pertimbangan tersebut mencakup pertimbangan
likuiditas dan masukan model seperti volatilitas untuk transaksi derivatif yang berjangka waktu
panjang dan tingkat diskonto, tingkat pelunasan dipercepat, dan asumsitingkat gjagit Oayar.
Page 21
2. Pertimbangan Penting dalam Penentuan Kebijakan Akuntansi
Pertimbangan berikut ini dibuat oleh Penerbit dan Bank Kustodian dalam rangka penerapan
kebijakan akuntansi Entitas yang memiliki pengaruh paling signifikan atas jumlah yang diakui
dalam laporan keuangan interim Entitas.
Klasifikasi Aset dan Liabilitas Keuanqan
Entitas menetapkan klasifikasi atas aset dan liabilitas tertentu sebagai aset keuangan dan
liabilitas keuangan berdasarkan PSAK 71 yang juga sesuai dengan kebijakan akuntansi
Entitas seperti diungkapkan pada Catatan 2.c.
Klasifikasi aset keuangan dalam PSAK 71 dapat diukur melalui biaya perolehan diamortisasi,
nilaiwajar penghasilan komprehensif lain atau nilaiwajar melalui laba rugi (FVTPL).
. Aset keuangan diukur melalui biaya perolehan diamortisasi meliputi kas, giro pada bank,
deposito, pendapatan bunga yang masih akan diterima, efek, dan aset lain-lain;
. Aset keuangan diukur dengan nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain meliputi
efek-efek dan penyertaan saham;
o Aset keuangan diukur dengan nilai wajar melalui laba rugi (FTVPL) meliputi aset keuangan
dalam kelompok diperdagangkan dan tagihan derivative tidak terkait lindung nilai.
3. Kas dan Setara Kas
Akun ini merupakan rekening giro dan deposito berjangka milik Entitas yang terdapat di PT Bank
Tabungan Negara (Persero) Tbk dan PT Bank Rakyat lndonesia (Persero) Tbk dikelola oleh Bank
Kustodian per 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 dengan rincian sebagai berikut:
Bank
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Rekening Koleksi
PT Bank Rakyat lndonesia (Persero) Tbk
Rekening Bunga
Rekening Pokok
Rekening Pajak
Deposito Beriangka
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Rekening Pajak
Rekening Cadangan
Jumlah Kas dan Setara Kas
Deposito Berjangka
Sesuai dengan Perjanjian Penerbitan EBA-SP da arr akta No 29 tanggal 10 Juni 2016 Pasal 12.2,
menyatakan bahwa semua dana yang ada dL Re<e^ nE Koleksi Bunga, Rekening Koleksi Pokok,
Rekening Cadangan, Rekening Dana Transis Pe", cr a ,asa dan Rekening Pajak dapatdiinvestasikan
Page 22
oleh Bank Kustodian berdasarkan instruksi Penerbit dengan persetujuan dari Wali Amanat ke dalam
investasi yang memenuhi syarat pada lnstitusiyang memenuhi syarat atas nama EBA-SP.
Lihat Catatan 18, pihak berelasi.
4. Rekening Titipan
PT Bank Rakyat lndonesia (Persero) Tbk
Rekening Dana Cadangan
Rekening Dana Transisi Penyedia Jasa
Jumlah Rekening Titipan
Rekening dana cadangan adalah jumlah dana yang tersedia di dalam rekening koran. Apabila
terdapat perbedaan dengan nilai dana cadangan di utang lain-lain (Catatan 10), maka selisih
tersebut adalah dana cadangan yang belum dipulihkan kembali ke rekening dana cadangan.
Piutang Kredit Pemilikan Rumah (KPR) merupakan aset Kredit Pemilikan Rumah yang dibeli dari
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk berdasarkan Akta Jual Beli No. 19 tanggal 14 Oktober 2016
antara Penerbit yaitu SMF dan penjual yaitu BTN.
Jumlah piutang secara terus menerus akan menurun sesuai dengan pelunasan pokok utang dari Kredit
Pemilikan Rumah yang dilakukan oleh para Debitur dengan saldo per 30 Juni 2023 dan 31 Desember
2022 dengan rincian sebagai berikut :
Piutang Kredit Kepemilikan Rumah
Dikurangi:
Cadangan Kerugian Kredit Ekspektasian
Jumlah - Bersih
Rincian Piutang KPR berdasarkan tingkat kolektibilitas yaitu
Dikurangi:
Cadangan Kerugian Kredit Ekspektasian
Jumlah - Bersih
Page 23
Rincian Piutang KPR berdasarkan jangka waktu dari tanggal cut-off KPR sampai dengan tanggal jatuh
tempo (remained term of maturlfy) KPR yaitu:
Dikurangi:
Cadangan Kerugian Kredit Ekspektasian
Jumlah - Bersih
Manajemen berpendapat bahwa cadangan kerugian kredit ekspektasian yang dibentuk telah memadai
untuk menutup kemungkinan kerugian akibat tidak tertagihnya piutang KPR.
Perubahan cadangan kerugian kredit ekspektasian piutang kredit kepemilikan rumah per 30 Juni 2023
dan 31 Desember 2022 adalah sebagai berikut:
Bunga KPR
Bunga Deposito
Jumlah Piutang Bunga
Lihat Catatan 18, pihak berelasi
Page 24
7" Biaya yang Masih Harus Dibayar Akun ini merupakan biaya yang masih harus dibayar per 30 Juni2023 dan 3'l Desember 2022 dengan rincian sebagai berikut: Jasa Penyedia Jasa Jasa Audit Jasa Pendukung Kredit Jasa Kustodian Jasa Penerbit (Manajetnen) Jasa Wali Arnanat Jasa Agen Pembayar Jumlah Biaya yang Masih Harus Dibayar Utang Sertifikat Efek Beragun Aset Berbentuk Surat Partisipasi kelas A merupakan instrumen keuangan bersifat liabilitas kepada pemegang sertifikat Efek Beragun Aset Berbentuk Surat Partisipasi kelas A. Utang ini dikenakan bunga sebesar 8,15% per tahun untuk pemegang sertifikat kelas A1 dan 8,75o/o per tahun untuk pemegang sertifikat kelas A2. PTTaspen (Persero) PT Sarana Multigriya Finansial Perorangan Dana Pensiun Telkom Yayasan Kesejahteraan Bank Tabungan Negara Dana Pensiun Bank Tabungan lllegara Jumlah Utang Sertifikat Ketas A2 Lihat Catatan 18, pihak berelasi.
Page 25
Utang lain-lain merupakan akun yang digunakan untuk mencatat dana cadangan dari penjamin kredit dan dana transisi penyedia jasa dari penyedia jasa per 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 dengan rincian sebagai berikut: Dana Cadangan - Pendukung Kredit Dana Transisi - Penyedia Jasa Jumlah Utang Lain-lain Apabila terdapat perbedaan nilai dana cadangan dengan rekening dana cadangan (Catatan 4),maka selisih tersebut adalah jumlah dana cadangan yang belum dipulihkan kembali ke rekening dana cadangan. Lihat Catatan 18, pihak berelasi. Sertifikat Efek Beragun Aset Berbentuk Surat Partisipasi kelas B merupakan instrumen bersifat ekuitas kepada pemegang sertifikat Efek Beragun Aset Berbentuk Surat Partisipasi kelas B, dimana pembayarannya dilakukan setelah pembayaran: a. Menutup kekurangan, bila ada, untuk keperluan pajak, biaya-biaya senior atau jasa pendukung, imbalan jasa penyedia jasa, dan bunga EBA kelas A. b. Pokok EBA kelas A sampai dibayar penuh seluruhnya. c. Pemulihan dana dalam rekening cadangan sesuai dengan jumlah maksimum ambang batas rekening cadangan. Rincian setoran sertifikat Efek Beragun Aset Berbentuk Surat Partisipasi kelas B per 30 Juni2023 dan 31 Desember 2022 adalah sebagai berikut: PT Bank Tabungan Negara Yayasan Kesejahteraan Pegawai BTN Jumlah Sertifikat Kelas B Bunga Efek Beragun Aset Berbentuk Surat Partisipasi kelas B yang dibayarkan kepada pemegang sertifikat B yang pembayarannya dilakukan setelah pembayaran: a. Pajak b. Biaya-biaya Senior c. lmbalan jasa penyedia jasa d. Bunga EBA kelas A e. Pemulihan dana dalam rekening cadangan sampai dengan jumlah maksimum ambang batas rekening cadangan f. Menutup tagihan yang tertunggak selama 3 periode dan tagihan tertunggak yang belum tergantikan g Pembayaran kembali rekening koleksi pokok yang digunakan untuk menutup kekurangan pembayaran bunga h. lmbalan jasa pendukung kredit i. Hasil investasi atas dana dalam rekening cadangan kepada pendukung kredit
Page 26
j. Membayar biaya pendukung kredit atas tiap jumlah yang dikeluarkan dari rekening cadangan
umum melebihijumlah maksimum ambang batas rekening cadangan
k. Biaya-biaya junior
Bunga Efek Beragun Aset Berbentuk Surat Partisipasi Kelas B atau Dividen, untuk periode enam bulan
yang berakhir 30 Juni 2023 dan 2022 masing-masing adalah sebesar Rp6.912.904.412 dan
Rp6.208.213.319
12. Pendapatan lnvestasi
Pendapatan lnvestasi unluk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023 dan 2022
adalah sebagai berikut:
Pendapatan Bunga
Pendapatan Bunga - Kredit Pemilikan Rumah
Pendapatan Bunga - Time DePosit
Pendapatan Jasa Giro- Rekening EBA SP
Pendapatan Denda Keterlambatan Kredit
Jumlah
Beban bunga Efek Beragun Aset Berbentuk Surat Partisipasi Kelas A untuk periode enam bulan yang
berakhir pada tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 masing-masing adalah sebesar Rp2.119.146.629 dan
Rp6.265.391 .674.
Lihat Catatan 18, pihak berelasi
14. Beban Jasa Penunja
Beban Jasa Penunjang untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023 dan2022
adalah sebagai berikut:
Jasa Penyedia Jasa
Jasa Kustodian
Jasa Pendukung Kredit
Jasa Audit
Jasa Wali Arnanat
Jasa Penerbit
Jasa Listing BEI
Jasa lklan
Jasa Registrar KSEI
Jasa Agen Pembayar
Jasa Pemeringkat
Jumlah Beban Jasa Penunjang
Lihat Catatan 18, pihak berelasi
Page 27
15. Beban lnvestasi - Lain-lain
Akun ini merupakan biaya administrasi bank dan beban selisih pengembalian pajak untuk periode
enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023 dan2022sebagai berikut:
B6ban Transaksi
Beban lain-lain
Jumlah Beban lnvestasi Lain-lain
Beban investasi lain-lain untuk tahun 2022 merupakan pembebanan atas denda pajak sebesar
Rp100.000.
16. Beban (Pendapatan) lain-lain
Akun ini merupakan merupakan penyisihan (pemulihan) cadangan kerugian eskpetasian atas piutang
KPR untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 masing-masing
sebesar (Rp504.630.839) dan RpSBl .484.237
Lihat catatan 18, pihak berelasi
17. Perpajakan
a. Pajak Dibayar di Muka
Pajak dibayar di muka merupakan lebih bayar atas pajak penghasilan badan (PPh Pasal 28A)
per 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022sebagai berikut:
Page 28
c. Pajak Kini
Taksiran pajak penghasilan untuk tahun-tahun yang berakhir 30 Juni 2023 dan 2022 adalah
sebagai berikut:
Laba bersih sebelum pajak
Beda Temporer:
Cadangan Kerugian Kredit Ekspetasian
Beda Tetap:
Penghasilan yang pajaknya bersifat final
Biaya mendapat, menagih, memelihara
Penghasilan yang pajaknya bersifat final
Laba/(rugi) kena pajak
Laba/(rugi) kena pajak - dibulatkan
Beban Pajak Penghasilan
Tanpa Fasilitas
Dengan Fasilitas
Beban Pajak Penghasilan
Kredit Pajak Penghasilan
Taksiran Kurang/(Lebih) Bayar Pajak Badan
d. Aset Pajak Tangguhan
Aset Pajak Tangguhan untuk tahun{ahun yang berakhir 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
sebagai berikut:
Cadangan Kerugian
Kredit Ekspetasian
Jumlah Aset Pajak
Tangguhan - Bersih
Cadangan Kerugian
Penurunan Nilai
Page 29
18. Satdo dan Transaksi dengan Pihak Berelasi
Kepemilikan Entitas berelasi dengan PT Sarana Multigriya Finansial (Persero),
PT Bank Rakyat lndonesia (Persero) Tbk, dan PT Bank Tabungan Negara
(Persero) Tbk
Pemegang Sertifikat PT Sarana Multigriya Finansial (Persero), PT Bank Rakyat lndonesia
Kelas A dan Kelas B (Persero) Tbk, dan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Jenis Pihak Berelasi Sifat Hubungan
transaksi lain PT Bank Tabungan Negara Jasa Penyedia Jasa
(Persero), Tbk
PT Sarana Multigriya Finansial Jasa Manajemen/Penerbit, Jasa
(Persero) Pendukung Kredit
Jasa Wali Amanat
Saldo akun-akun pada laporan posisi keuangan interim per 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
dengan pihak berelasi adalah sebagai berikut:
Laporan Posisi Keuangan
Kas dan Setara Kas
Rekening Titipan
Piutang KPR
Piutang Bunga
Biaya yang Masih Harus Dibayar
Utang Bunga Kelas A2
Utang Lain-lain
Utang Sertifikat EBA-SP Kelas A2
Utang Sertifikat EBA-SP Kelas B
Transaksi dengan pihak berelasi untuk periode enam bulan yang berakhir 30 Juni 2023 dan 2022
adalah sebagai berikut:
Laporan Laba Rugi dan
Pendapatan Komprehensif Lain
Pendapatan lnvestasi - Bunga
Pendapatan Denda Keterlambatan
Beban lnvestasi - Bunga EBA Kelas A2
Beban lnvestasi- Bunga EBA Kelas B
Beban lnvestasi - Jasa Penunjang
Beban (Pendapatan) Lain-lain
Pembayaran Bunga Utang Sertifikat
EBA-SP Kelas A
Pembayaran Jasa Penunjang
Page 30
emen Risiko Ke a. Risiko Kredit Risiko Kredit adalah potensi kerugian yang terjadi karena tidak terbayarnya kewajiban pokok dan bunga yang menjadi hak pemegang EBA-SP kelas A. Kumpulan Tagihan yang disekuritisasi merupakan portofolio tagihan kredit perumahan, sehingga terdapat potensi kerugian apabila terjadi kegagalan pembayaran angsuran dari Debitur KPR. Dengan demikian sumber utama dari risiko . kredit adalah kemauan dan kemampuan dari debitur KPR untuk memenuhi kewajibannya. Dalam hal telah terjadi tagihan macet maka terdapat potensi kerugian yang mungkin timbul karena hasil likuidasi Properti Dibiayai tidak dapat memenuhi sisa kewajiban terutang Debitur. b. Konsentrasi Geografis atas Properti Dibiayai Risiko ini terjadi apabila Properti Dibiayai terkonsentrasi pada daerah-daerah tertentu. Apabila daerah tersebut mengalami bencana alam atau perubahan kondisi geografis yang menyebabkan penurunan nilai ekonomis dari Properti Dibiayai, maka terdapat potensi kerugian apabila Debitur KPR wanprestasi dan hasil likuidasi penjualan Properti Dibiayai tidak mencukupi sisa kewajiban terutang. c. Risiko Likuiditas Risiko likuiditas adalah potensi kerugian yang terjadi karena ketidakmampuan melakukan penjualan kembali EBA-SP kelas A di pasar sekunder. Selain itu, risiko likuiditas bagi Entitas adalah risiko kerugian yang timbul karena Entitas tidak memiliki arus kas yang cukup untuk memenuhi liabilitasnya. Rasio Likuiditas Entitas per 30 Juni2023 dan 31 Desember 2022 adalah sebagai berikut: Liabilitas keuangan utang Bunga Biaya yang Masih Harus Dibayar Lltang Lain-lain Lltang Sertifikat EBA-SP Kelas A Aset keuangan Kas dan Setara Kas Rekening l rtipan Piutang Kredit Pemilikan Rumah Piutang Bunga Surplus/(Defisit) d. Risiko Pasar Risiko Pasar adalah potensi kerugian yang terjadi karena perubahan harga EBA-SP kelas A dalam perdagangan di pasar sekunder. Besarnya kerugian risiko pasar direalisasikan pada saat terjadi penjualan oleh pemegang EBA-SP kelas A atau pada periode penutupan tahun buku. e. Risiko Pelunasan Dipercepat lPrepayment Riskl Prepayment risk atau risiko pelunasan lebih awal adalah potensi pemegang EBA-SP Kelas A kehilangan kesempatan mendapatkan pendapatan bunga karena pembayaran pokok yang dipercepat oleh debitur KPR, dan pelaksanaan opsi Clean-up Cal/ oleh penyedia jasa.
Page 31
f. Risiko Hukum
Risiko Hukum adalah potensi kerugian yang terjadi karena kelemahan aspek-aspek yuridis di dalam
perjanjian, pelaksanaan likuidasi jaminan dan penatausahaan EBA-SP, termasuk sehubungan
adanya perselisihan di antara para pihak yang terlibat dalam transaksi sekuritisasi EBA-SP.
g. Risiko Operasional
Risiko Operasional adalah potensi kerugian yang terjadi karena kegagalan ataupun kesalahan
. sistem dan prosedur dalam melakukan penatausahaan EBA-SP yang dilakukan oleh Penerbit, Wali
Amanat, Bank Kustodian Penyedia Jasa, dan Pendukung Kredit.
20. Nilai Wajar Liabilitas Keuangan
Tabel di bawah ini menyajikan perbandingan atas nilai tercatat dengan nilai wajar dari instrumen
keuangan yang tercatat per 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 dengan rincian sebagai berikut:
Aset Keuangan
Kas dan Setara Kas
Rekening lltipan
Piutang Kredit Pemilikan Rumah
Piutang Bunga
Jumlah
Liabilitas Keuangan
Lltang Bunga
Biaya yang Masih Harus Dibayar
Utang Lain-lain
Utang Sertifikat EBA-SP Kelas 42
Jumlah
Aset Keuangan
Kas dan Setara Kas
Rekening Titipan
Piutang Kredit Pemilikan Runrah
Piutang Bunga
Jumlah
Liabilitas Keuangan
LJtang Bunga
Biaya yang Masih Harus Dibayar
Utang Lain-lain
tJtang Sertifikat EBA-SP Kelas 42
Jumlah
Page 32
.!a
r-,
EFEK BERAGUN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI
r!, SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL BANK TABUNGAN NEGARA 02 (EBA.SP SMF.BTNO2)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM (LANJUTAN)
-d Per 30 Juni 2023 dan 3'1 Desember 2022
t-
r-,
Serta Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022
(Dalam Rupiah penuh, kecualidinyatakan lain)
r-, Berikut ini adalah metode dan asumsi yang digunakan dalam mengestimasi nilai wajar dan setiap
t- golongan instrumen keuangan Entitas:
t-t
l- a. Kas dan Setara Kas serta Rekening Titipan
Seluruh aset keuangan di atas merupakan aset keuangan jangka pendek yang akan jatuh tempo
r{
dalam 12 (dua belas) bulan sehingga nilai tercatat aset keuangan tersebut telah mencerminkan nilai
wajar dan aset keuangan tersebut.
t-
- b. Piutang Kredit Pemilikan Rumah
Piutang Kredit Pemilikan Rumah dilakukan penilaian kembali atas nilai wajarnya menggunakan
-t_ pendekatan pendapatan, dimana terdapat penurunan nilai dan nilai tercatat. Penurunan nilai
rt tersebut tidak dilakukan pencadangan pada tahun 2020 dikarenakan belum terdapat histori dan
tingkat gagal bayar yang telah terjadi pada periode sebelumnya.
-+,
b- c. Piutang Bunga
r{, Piutang bunga merupakan piutang yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan
t-
Ld
t-
sehingga nilai tercatat aset keuangan tersebut telah mencerminkan nilai wajar dari aset keuangan
tersebut.
t-
if, d. Utang Bunga, Biaya yang Masih Harus Dibayar, Utang Lain-Lain
Seluruh kewajiban keuangan diatas merupakan kewajiban jangka pendek yang akan jatuh tempo
-a, dalam 12 (dua belas) bulan sehingga nilai tercatat liabilitas keuangan tersebut telah mencerminkan
nilai wajar dari liabilitas keuangan tersebut"
-.-l e. Utang Sertifikat Efek Beragun Aset Berbentuk Surat Partisipasi Kelas A
I
r-a
-. Utang sertifikat efek beragun aset berbentuk surat partisipasi kelas A dinilai dengan menggunakan
t- >
model penilaian yang dilakukan oleh lembaga penilai surat berharga independen, dengan harga
1 bersih A2 adalah sebesar 102,7841%.
*{, 21. Perjanjian Penting
-i a. Perjanjian lnduk Sekuritisasi Tagihan KPR PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
No. 022IP|S/EBA-SP-SMF-BTN02A/|/2016 tanggal 10 Juni 2016 antara:
1) PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk sebagai Kreditur Asal dan Penyedia Jasa;
-
-l 2) PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) sebagai Penerbit dan Pendukung Kredit, dan;
--, 3) PT Bank Rakyat lndonesia (Persero) Tbk sebagai Wali Amanat dan Bank Kustodian,
D selanjutnya bersama-sama disebut Para Pihak.
-, Kreditur asal sebagai bank yang mempunyai ijin usaha dengan kegiatan utamanya antara lain
--A memberikan kredit untuk pembelian tanah dan rumah, bermaksud melakukan sekuritisasi dalam
jumlah sebanyak-banyaknya Rp1.000.000.000.000 (satu triliun Rupiah) atas tagihantagihan milik
--J
-. kreditur asal terhadap debiturnya. Penerbit, Wali Amanat, Bank Kustodian, dan Pendukung Kredit
setuju untuk terlibat dalam transaksi sekuritisasi dengan fungsinya masing-masing.
EBA-SP SMF-BTN02 telah diterbitkan menurut Perjanjian Penerbitan EBA-SP SMF-BTN02, dalam
bentuk satu Sertifikat Jumbo EBA-SP SMF-BTNO2 Kelas A dan Sertifikat EBA-SP SMF-BTNO2
Kelas B, pada Tanggal Penutupan, setelah syarat-syarat pendahuluan telah dipenuhi. EBA-SP
SMF-BTN02 Kelas A ditawarkan kepada umum melalui penawaran umum, sedangkan EBA-SP
SMF-BTN02 Kelas B tidak ditawarkan kepada umum.
-3
24
Page 33
-d
-a EFEK BERAGUN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI
-!, SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL BANK TABUNGAN NEGARA 02 (EBA.SP SMF.BTNO2)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM (LANJUTAN)
Per 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
-J Serta Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2023 dan2022
(Dalam Rupiah penuh, kecualidinyatakan lain)
=
b. Perjanjian Penyedia Jasa tanggal 14 Oktober 2016 antara PT Bank Rakyat lndonesia
-t
l--
(Persero) Tbk Selaku Wali Amanat dan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk selaku Penyedia
r-, Jasa menerangkan bahwa tugas PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk sebagai Penyedia Jasa
t-
-{
(Servlcer)dalam transaksi EBA-SP SMF-BTN02 antara lain:
1) Menyimpan dan memelihara Dokumentasi Kredittermasuk Berkas Utang.
2) Mengatur atau mengurus penagihan harian dan akumulasi hasil koleksi, termasuk menagih
:t, pembayaran yang telah lewat waktu dari Debitur, menurut prosedur penagihan yang umum
i- . berlaku terhadap Penyedia Jasa.
Lr, 3) Menyimpan hasil koleksi dalam suatu rekening pada Penyedia Jasa yang wajib dibuka paling
lambat pada tanggal cut-off yang diberi nama Rekening EBA-SP
final
L- SMF-BTN 02, terpisah dari semua dana milik Penyedia Jasa.
-, 4) Memindahkan hasil koleksi sejak tanggal cut-off final sampai dengan tanggal penutupan ke
dalam Rekening EBA-SP SMF-BTNO2, paling lambat 5 (lima) hari kerja setelah tanggal
penutupan.
5) Melaksanakan eksekusi Properti Dibiayai sesuai dengan prosedur umum Penyedia Jasa.
6) Memelihara catatan harian dari hasil koleksi dalam sistem komputer Penyedia Jasa sehingga
jumlah hasil koleksi dapat diidentifikasikan setiap waktu.
7) Sesudah tanggal cut-off final, mentransfer hasil koleksi sampai dengan hari terakhir dari tiap
periode koleksi sebelumnya ke Rekening Koleksi yang dibuka atas nama Wali Amanat untuk
kepentingan para pemegang EBA-SP SMF-BTN02.
B) Memelihara kelangsungan polis asuransi kebakaran mengenai Properti Dibiayai dan asuransi
jiwa para Debitur.
9) Melakukan segala upaya terbaik yang diperlukan untuk menjaga kualitas kredit dari para
Debiturnya, dan
10)Tugastugas lain yang akan ditentukan di kemudian hari (bila ada) atas kesepakatan bersama^
c. Perjanjian Pendukung Kredit tanggal 14 Oktober 2016 antara PT Bank Rakyat lndonesia (Persero)
Tbk bertindak sebagai Wali Amanat atau Bank Kustodian, dan PT Sarana Multigriya Finansial
(Persero) bertindak sebagai Pendukung Kredit menerangkan bahwa PT Sarana Multigriya Finansial
bersedia untuk menyediakan dana tidak kurang dari jumlah maksimum ambang batas rekening
cadangan ke dalam rekening cadangan sesuai dengan ketentuan dalam Perjanjian Penerbitan
EBA-SP SMF-BTN02.
Dana tersebut wajib disetorkan oleh Pendukung Kredit ke dalam Rekening Cadangan paling lambat
--{ pada Tanggal Penutupan. Kelebihan dana di atas Jumlah Maksimum Ambang Batas Rekening
Cadangan yang berubah sehubungan dengan pembayaran-pembayaran pada tiap Tanggal
r.r
- Pembayaran wajib dikembalikan kepada Pendukung Kredit sesuai dengan Urutan Prioritas
Pembayaran sebagaimana diaturdalam Pasal13.2.ldan Pasal 13.3 Perjanjian Penerbitan EBA-SP
-!l
-i
SMF-BTN02. Pendukung Kredit menyadari dan memahami risiko tidak diterimanya pengembalian
secara penuh dari Bank Kustodian atas nama EBA-SP SMF-BTNO2 atas dana yang disetorkan
--f Pendukung Kredit ke dalam Rekening Cadangan dalam hal terjadinya kegagalan pembayaran oleh
para Debitur atas Kumpulan Tagihan. Pendukung Kredit dengan ini membebaskan Bank Kustodian
dari segala tanggung jawab sehubungan dengan risiko tersebut.
-
.-|
-r
d. Surat Penerbitan EBA-SP SMF-BTN02 No. 29 tanggal 10 Juni2016 menerangkan Penunjukan Wali
Amanat dan Bank Kustodian kepada PT Bank Rakyat lndonesia (Persero), Tugas pokok Wali
+
-* Amanat adalah mewakili kepentingan Pemegang EBA-SP SMF-BTNO2, baik di dalam maupun di
luar pengadilan mengenai pelaksanaan hak-hak Pemegang EBA-SP SMF-BTN02 berdasarkan
e,
.-r Perjanjian Perrerbitan EBA-SP SMF-BTN02 ini dan peraturan perundang-undangan yang berlaku,
dan tugastugas lainnya.
rfr/
Tugas pokok Bank Kustodian adalah bertindak untuk kepentingan Pemegang
EBA-SP SMF-BTN02 sebagai pemilik bersama atas Kumpulan Tagihan, menyimpan
-!| Hasil Koleksi, dan mendistribusikan Hasil Koleksi berdasarkan Perjanjian Penerbitan EBA-SP
SMF-BTN02 inidan peraturan perundang-undangan yang berlaku, serta tugastugas lainnya.
-!+
-.
25
Page 34
EFEK BERAGUN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI
SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL BANK TABUNGAN NEGARA 02 (EBA.SP SMF.BTNO2)
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM (LANJUTAN)
Per 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
Serta Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2023 dan2022
(Dalam Rupiah penuh, kecualidinyatakan lain)
21. Peristiwa Setelah Je4eqe Jelepel44
Sampai dengan tanggal laporan keuangan interim, tidak terdapat peristiwa setelah tanggal pelaporan
r!+ 22. Penyelesaian Laporan Keuangan
l--
I
Penerbit dan Bank Kustodian bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian laporan keuangan
-J interim yang diotorisasi untuk diterbitkan pada tanggal 15 Agustus 2023.
t.-
-,
l-
E
>
{
>
b*
-t-
I
ry
E
I
{
b-
-ta
E.
I
-!f
i
b-
{
,.,
L-.
t,
Ee
hJ
E
-J
.J
-J
..!i
-J
--,
--/
-'=!
+{
-.l{, 26
-1
Page 35
4 IKLAN
JUMAT, 15 SEPTEMBER 2023
EFEK BERAGUN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI EFEK BERAGUN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI
SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL - BANK TABUNGAN NEGARA 02 SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL - BANK TABUNGAN NEGARA 03
(EBA-SP SMF-BTN02) (EBA-SP SMF-BTN03)
LAPoRAN KEUANGAN LAPoRAN KEUANGAN
LAPoRAN PoSISI KEUANGAN INTERIM LAPoRAN LABA RUGI DAN PENDAPATAN KoMPREHENSIF LAIN LAPoRAN PoSISI KEUANGAN LAPoRAN LABA RUGI DAN PENDAPATAN KoMPREHENSIF LAIN
Per 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 Per 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain) (Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain) (Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain) (Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
30 Juni 2023 31 Des 2022 2023 2022 30 Juni 2023 31 Des 2022 2023 2022
Aset Pendapatan Investasi Aset Pendapatan Investasi
Kas dan Setara Kas 27.662.978.030 38.290.303.428 Bunga 10.045.052.280 15.552.365.826 Kas dan Setara Kas 30.018.829.670 40.580.207.333 Pendapatan Bunga 18.741.509.797 20.891.014.132
Rekening Titipan 1.124.231.373 638.055.506 Denda Keterlambatan 1.043.920.330 403.836.608 Rekening Titipan 3.295.235.845 496.217.607 Pendapatan Denda Keterlambatan 872.954.279 524.013.472
Piutang Kredit Pemilikan Rumah 98.626.318.053 135.713.203.734 Jumlah Pendapatan Investasi 11.088.972.610 15.956.202.434 Piutang Kredit Pemilikan Rumah 193.937.611.028 236.681.077.799 Jumlah Pendapatan Investasi 19.614.464.076 21.415.027.604
Piutang Bunga 61.648.643 83.971.054 Piutang Bunga 2.540.296.555 127.054.207 Beban Investasi
Beban Investasi
Pajak Dibayar di Muka 911.341.306 516.195.879 Aset Pajak Tangguhan 1.095.625.472 1.244.793.203 Beban Bunga 6.362.342.797 10.478.179.352
Bunga EBA Kelas A 2.119.146.629 6.265.391.674
Aset Pajak Tangguhan 655.891.891 766.910.676 Beban Jasa Penunjang 5.466.122.931 4.927.763.741
Jasa Penunjang 1.675.309.901 2.386.170.288 Jumlah Aset 230.887.598.570 279.129.350.149
Jumlah Aset 129.042.409.296 176.008.640.277 Lain-lain 836.100 999.000 Beban Lain-lain 12.123.836 11.745.737
Liabilitas dan Aset Bersih Jumlah Beban Investasi 11.840.589.564 15.417.688.830
Liabilitas dan Aset Bersih Jumlah Beban Investasi 3.795.292.630 8.652.560.962 Liabilitas
Liabilitas (Pendapatan)/Beban Lain-lain
Beban (Pendapatan) lain-lain Utang Bunga 1.971.154.777 2.718.117.559
Biaya yang Masih Harus Dibayar 715.122.195 1.038.916.154 Penyisihan Piutang KPR (504.630.839) 581.484.237 Penyisihan Piutang KPR (678.035.141) 2.360.703.413
Utang Pajak 464.872.572 592.555.918
Utang Bunga 482.472.151 1.192.214.307 Jumlah (Pendapatan)/Beban Lain-lain (678.035.141) 2.360.703.413
Jumlah Beban (Pendapatan) Lain-lain (504.630.839) 581.484.237 Biaya yang Masih Harus Dibayar 934.134.609 1.182.854.349
Utang Sertifikat EBA-SP Kelas A 31.016.066.703 75.463.235.257
Laba Sebelum Pajak Penghasilan 7.798.310.819 6.722.157.235 Utang Sertifikat EBA-SP Kelas A 131.996.971.726 179.216.542.317 Laba Sebelum Pajak Penghasilan 8.451.909.653 3.636.635.361
Utang Pajak 255.382.873 281.923.621
Utang Lain-lain 3.423.576.543 4.510.609.108 Manfaat/(Beban) Pajak Penghasilan
Utang Lain-lain 1.135.487.009 2.152.086.140 Beban (Manfaat) Pajak Penghasilan
Jumlah Liabilitas 138.790.710.227 188.220.679.251 Pajak Kini (1.459.524.477) (1.129.671.877)
Jumlah Liabilitas 33.604.530.931 80.128.375.479 Pajak Kini 1.216.774.055 1.332.345.635
Pajak Tangguhan (149.167.731) 519.354.751
Pajak Tangguhan 111.018.785 (127.926.532) Aset Bersih
Aset Bersih Jumlah Manfaat/(Beban)
Sertifikat EBA-SP Kelas B 87.000.000.000 87.000.000.000 Jumlah Beban Pajak Penghasilan 1.327.792.840 1.204.419.103 Sertifikat EBA-SP Kelas B 87.000.000.000 87.000.000.000
Pajak Penghasilan (1.608.692.208) (610.317.126)
Saldo Laba 8.437.878.365 8.880.264.798 Saldo Laba 5.096.888.343 3.908.670.898
Laba Periode Berjalan 6.470.517.979 5.517.738.132 Laba Periode Berjalan 6.843.217.445 3.026.318.235
Jumlah Aset Bersih 95.437.878.365 95.880.264.798 Penghasilan Komprehensif Lain - - Jumlah Aset Bersih 92.096.888.343 90.908.670.898 Penghasilan Komprehensif Lain - -
Jumlah Liabilitas dan Aset Bersih 129.042.409.296 176.008.640.277 Laba Komprehensif Periode Berjalan 6.470.517.979 5.517.738.132 Jumlah Liabilitas dan Aset Bersih 230.887.598.570 279.129.350.149 Laba Komprehensif Periode Berjalan 6.843.217.445 3.026.318.235
LAPoRAN PERUBAHAN ASET BERSIH INTERIM LAPoRAN ARUS KAS INTERIM LAPoRAN PERUBAHAN ASET BERSIH INTERIM LAPoRAN ARUS KAS INTERIM
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain) (Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain) (Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain) (Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Sertifikat Saldo Laba Jumlah Aset 2023 2022 Sertifikat Saldo Laba Jumlah Aset 2023 2022
EBA-SP Kelas B Bersih EBA-SP Kelas B Bersih
Arus Kas dari Aktivitas operasi Arus kas dari Aktivitas operasi
Saldo Per 1 Januari 2022 87.000.000.000 8.658.347.475 95.658.347.475 Saldo per 1 Januari 2022 87.000.000.000 5.413.945.016 92.413.945.016
Penerimaan Piutang Kredit Pemilikan Rumah 37.591.516.520 48.544.523.932 Penerimaan piutang kredit pemilikan rumah 43.421.501.912 48.771.709.873
Penerimaan Bunga dan Denda KPR 10.832.271.538 15.763.309.196 Penerimaan bunga dan denda KPR 16.985.603.190 21.148.873.227
Distribusi EBA-SP Kelas B - (6.208.213.319 ) (6.208.213.319 ) Penerimaan Bunga Deposito dan Jasa Giro 279.023.483 237.327.968 Distribusi EBA-SP Kelas B - (5.655.000.000 ) (5.655.000.000 ) Penerimaan restitusi pajak - 217.528.586
Pembayaran Jasa Penunjang (1.999.103.860 ) (2.477.712.864) Laba Komprehensif Penerimaan bunga deposito dan jasa giro 215.618.538 215.422.625
Laba Komprehensif Pembayaran jasa penunjang (5.714.842.671 ) (5.103.989.460)
Pembayaran Pajak (1.638.460.230 ) (1.955.150.930)
Periode Berjalan - 3.026.318.235 3.026.318.235 Pembayaran pajak (1.587.207.823 ) (1.180.131.118)
Tahun Berjalan - 5.517.738.132 5.517.738.132 Pembayaran lain-lain (836.100 ) (999.000)
Pembayaran lain-lain (12.123.836 ) (11.745.737)
Arus Kas Bersih yang Diperoleh dari
Aktivitas operasi 45.064.411.351 60.111.298.302 Saldo per 30 Juni 2022 87.000.000.000 2.785.263.251 89.785.263.251 Arus Kas Bersih yang Diperoleh dari
Saldo Per 30 Juni 2022 87.000.000.000 7.967.872.288 94.967.872.288 Aktivitas operasi 53.308.549.310 64.057.667.996
Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan
Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan
Pembayaran Pokok Utang EBA-SP Kelas A (46.566.315.183 ) (60.093.670.244)
Pembayaran pokok utang EBA-SP Kelas A (47.219.570.591 ) (50.717.862.956)
Saldo Per 1 Januari 2023 87.000.000.000 8.880.264.798 95.880.264.798 Pembayaran Bunga EBA-SP Kelas A (709.742.156 ) (879.957.009)
Saldo Per 1 Januari 2023 87.000.000.000 3.908.670.898 90.908.670.898 Pembayaran bunga EBA-SP Kelas A (7.109.305.579 ) (11.300.572.444)
Pembayaran Bunga EBA-SP Kelas B (6.912.904.412 ) (6.208.213.319)
Pembayaran dividen EBA-SP Kelas B (5.655.000.000 ) (5.655.000.000)
Distribusi EBA-SP Kelas B - (6.912.904.412 ) (6.912.904.412 ) Pembayaran Utang Lain-lain (1.502.774.998 ) (1.770.325.922) Pembayaran utang lain-lain (3.886.050.803 ) (763.910.519)
Arus Kas Bersih yang Digunakan untuk Distribusi EBA-SP Kelas B - (5.655.000.000 ) (5.655.000.000 ) Arus Kas Bersih yang Digunakan untuk
Laba Komprehensif Aktivitas Pendanaan (55.691.736.749 ) (68.952.166.494) Aktivitas Pendanaan (63.869.926.973 ) (68.437.345.919)
Laba Komprehensif
Tahun Berjalan - 6.470.517.979 6.470.517.979 Penurunan Bersih Kas dan Setara Kas (10.627.325.398 ) (8.840.868.192) Periode Berjalan - 6.843.217.445 6.843.217.445 Penurunan Bersih Kas dan Setara Kas (10.561.377.663 ) (4.379.677.923)
Kas dan Setara Kas pada Awal Periode 38.290.303.428 47.180.799.391 Kas dan Setara Kas pada Awal Periode 40.580.207.333 45.325.737.775
Saldo Per 30 Juni 2023 87.000.000.000 8.437.878.365 95.437.878.365 Kas dan Setara Kas pada Akhir Periode 27.662.978.030 38.339.931.199 Saldo per 30 Juni 2023 87.000.000.000 5.096.888.343 92.096.888.343 Kas dan Setara Kas pada Akhir Periode 30.018.829.670 40.946.059.852
Kreditur Asal & Penyedia Jasa Kreditur Asal & Penyedia Jasa
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.
Penerbit, Pendukung Kredit & Penata Sekuritisasi Wali Amanat & Bank Kustodian Penerbit, Pendukung Kredit & Penata Sekuritisasi Wali Amanat & Bank Kustodian
Sarana Multigriya Finansial (Persero) PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Sarana Multigriya Finansial (Persero) PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Berdasarkan hasil audit Kantor Akuntan Publik Arif & Glorius, Laporan Keuangan Efek Beragun Aset Surat Partisipasi Sarana Multigriya Finansial Bank Tabungan Negara Berdasarkan hasil audit Kantor Akuntan Publik Arif & Glorius, Laporan Keuangan Efek Beragun Aset Surat Partisipasi Sarana Multigriya Finansial Bank Tabungan Negara
Nomor 02 (“EBA-SP SMF-BTN02”) disajikan secara wajar, dalam semua hal yang material, posisi keuangan EBA-SP SMF-BTN02, serta kinerja keuangan dan arus kasnya untuk Nomor 03 (“EBA-SP SMF-BTN03”) disajikan secara wajar, dalam semua hal yang material, posisi keuangan EBA-SP SMF-BTN03, serta kinerja keuangan dan arus kasnya untuk
tanggal 30 Juni 2023, sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia. tanggal 30 Juni 2023, sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia.
Jakarta, 15 September 2023 Jakarta, 15 September 2023
Penerbit Wali Amanat & Bank Kustodian Penerbit Wali Amanat & Bank Kustodian
PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Heliantopo Arie Sus Miyanti Heliantopo Arie Sus Miyanti
Direktur Sekuritisasi & Pembiayaan Executive Vice President Direktur Sekuritisasi & Pembiayaan Executive Vice President
EFEK BERAGUN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI EFEK BERAGUN ASET BERBENTUK SURAT PARTISIPASI
SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL - BANK TABUNGAN NEGARA 04 SARANA MULTIGRIYA FINANSIAL - BANK TABUNGAN NEGARA 05
(EBA-SP SMF-BTN04) (EBA-SP SMF-BTN05)
LAPoRAN KEUANGAN LAPoRAN KEUANGAN
LAPoRAN PoSISI KEUANGAN INTERIM LAPoRAN LABA RUGI DAN PENDAPATAN KoMPREHENSIF LAIN LAPoRAN PoSISI KEUANGAN INTERIM LAPoRAN LABA RUGI DAN PENDAPATAN KoMPREHENSIF LAIN
Per 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 Per 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain) (Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain) (Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain) (Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
30 Juni 2023 31 Des 2022 2023 2022 30 Juni 2023 31 Des 2022 2023 2022
Aset Pendapatan Investasi Aset Pendapatan Investasi
Kas dan Setara Kas 25.409.128.002 31.859.105.277 Bunga 37.217.326.131 49.049.758.516 Kas dan Setara Kas 34.835.121.418 39.758.446.168 Bunga 80.214.824.205 91.962.692.508
Rekening Titipan 6.418.664.746 8.357.548.734 Denda Keterlambatan 1.733.344.838 821.788.248 Rekening Titipan 19.811.494.535 22.074.377.357 Denda Keterlambatan 1.196.070.082 841.569.599
Piutang Kredit Pemilikan Rumah 442.177.102.549 547.512.247.609 Jumlah Pendapatan Investasi 38.950.670.969 49.871.546.764 Piutang Kredit Pemilikan rumah 1.085.200.924.472 1.207.764.118.111 Jumlah Pendapatan Investasi 81.410.894.287 92.804.262.107
Piutang Bunga 160.374.203 157.386.404 Piutang Bunga 179.243.125 141.879.822
Beban Investasi Beban Investasi
Pajak Dibayar di Muka 79.879.829 - Piutang Lain-lain 1.420.004.265 1.420.004.265
Bunga EBA Kelas A 13.790.459.132 22.549.091.330 Bunga EBA Kelas A 40.056.467.278 50.913.249.936
Aset Pajak Tangguhan 1.863.413.770 1.351.501.903 Pajak Dibayar di Muka 813.100.036 538.705.585
Jasa Penunjang 12.563.297.080 14.381.836.916 Bunga EBA Kelas M 1.254.933.333 1.254.933.334
Aset Pajak Tangguhan 1.233.929.743 1.036.265.081
Jumlah Aset 476.108.563.099 589.237.789.927 Lain-lain 12.278.036 37.163.720 Jasa Penunjang 19.980.736.021 17.532.974.491
Jumlah Aset 1.143.493.817.594 1.272.733.796.389 Lain-lain 12.457.228 14.226.941
Liabilitas dan Aset Bersih Jumlah Beban Investasi 26.366.034.248 36.968.091.966
Liabilitas dan Aset Bersih Jumlah Beban Investasi 61.304.593.860 69.715.384.702
Liabilitas Pendapatan/(Beban) Lain-lain Liabilitas Pendapatan/(Beban) Lain-lain
Biaya yang Masih Harus Dibayar 1.243.101.123 1.863.840.304 Penyisihan Piutang KPR (2.326.872.123) (1.089.578.578) Utang Sertifikat EBA-SP 850.583.901.320 974.718.963.812 Penyisihan Piutang KPR (898.475.735) 195.731.705
Utang Bunga 181.348.543 330.837.588
Jumlah Beban Lain-lain (2.326.872.123) (1.089.578.578) Utang Pajak 783.854.647 1.392.994.894
Utang Sertifikat EBA-SP Kelas A 290.157.669.137 397.005.105.825 Jumlah (Pendapatan)/Beban Lain-lain (898.475.735) 195.731.705
Utang Bunga 621.009.141 946.940.473
Utang Pajak 459.381.542 1.133.098.341 Laba sebelum Pajak Penghasilan 10.257.764.598 11.813.876.221
Biaya yang Masih Harus Dibayar 2.067.503.264 2.237.361.660 Laba Sebelum Pajak Penghasilan 19.207.824.692 23.284.609.110
Utang Lain-lain 6.418.664.745 8.357.548.733 (Manfaat)/Beban Pajak Penghasilan Utang Lain-lain 20.566.897.250 22.829.780.072 Manfaat/(Beban) Pajak Penghasilan
Jumlah Liabilitas 298.460.165.090 408.690.430.791 Pajak Kini 2.472.837.592 2.607.908.912 Jumlah Liabilitas 874.623.165.622 1.002.126.040.911 Pajak Kini (4.242.592.860) (4.953.447.620)
Pajak Tangguhan (511.911.867) (239.707.287) Pajak Tangguhan 197.664.662 (43.060.975)
Aset Bersih Aset Bersih
Sertifikat EBA-SP Kelas B 176.000.000.000 176.000.000.000 Jumlah (Manfaat)/Beban Pajak Penghasilan 1.960.925.725 2.368.201.625 Sertifikat EBA-SP Kelas B 260.000.000.000 260.000.000.000 Jumlah Manfaat/(Beban) Pajak Penghasilan (4.044.928.198) (4.996.508.595)
Saldo Laba 1.648.398.009 4.547.359.136 Laba Periode Berjalan 8.296.838.873 9.445.674.596 Saldo Laba 8.870.651.972 10.607.755.478 Laba Periode Berjalan 15.162.896.494 18.288.100.515
Jumlah Aset Bersih 177.648.398.009 180.547.359.136 Penghasilan Komprehensif Lain - - Jumlah Aset Bersih 268.870.651.972 270.607.755.478 Penghasilan Komprehensif Lain - -
Jumlah Liabilitas dan Aset Bersih 476.108.563.099 589.237.789.927 Laba Komprehensif Periode Berjalan 8.296.838.873 9.445.674.596 Jumlah Liabilitas dan Aset Bersih 1.143.493.817.594 1.272.733.796.389 Laba Komprehensif Periode Berjalan 15.162.896.494 18.288.100.515
LAPoRAN PERUBAHAN ASET BERSIH INTERIM LAPoRAN ARUS KAS INTERIM LAPoRAN PERUBAHAN ASET BERSIH INTERIM LAPoRAN ARUS KAS INTERIM
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2023 dan 2022
(Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain) (Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain) (Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain) (Dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Sertifikat Saldo Laba Jumlah Aset 2023 2022 Sertifikat Saldo Laba Jumlah Aset 2023 2022
EBA-SP Kelas B Bersih EBA-SP Kelas B Bersih
Arus Kas dari Aktivitas operasi Arus Kas dari Aktivitas operasi:
Saldo Per 1 Januari 2022 176.000.000.000 4.310.452.571 180.310.452.571 Saldo Per 1 Januari 2022 260.000.000.000 7.967.780.371 267.967.780.371
Penerimaan Piutang Kredit Pemilikan Rumah 103.008.272.937 114.802.265.762 Penerimaan Piutang KPR 121.664.717.904 119.883.021.754
Bunga Sertifikat Penerimaan Bunga dan Denda KPR 38.340.257.455 49.112.725.453 Penerimaan Bunga dan Denda KPR 80.550.549.069 92.132.786.512
Dividen/Bunga Sertifikat Penerimaan Jasa Giro dan Bunga Deposito 822.981.915 574.378.504
EBA-SP Kelas B - (11.440.000.000 ) (11.440.000.000 ) Penerimaan Bunga Deposito dan Jasa Giro 607.425.715 451.055.353
Penerimaan Restitusi Pajak - 1.074.623.677 EBA-SP Kelas B - (16.900.000.000 ) (16.900.000.000 ) Pembayaran Jasa Penunjang (20.150.594.417 ) (17.558.412.248)
Laba Komprehensif Pembayaran Pajak (5.126.127.558 ) (6.151.947.374)
Pembayaran Jasa Penunjang (13.184.036.261 ) (14.301.686.676)
Periode Berjalan - 9.445.674.596 9.445.674.596 Laba Komprehensif Pembayaran Lain-Lain (12.457.228 ) (14.226.941)
Pembayaran Pajak (3.226.434.220 ) -
Pembayaran Lain-lain (12.278.036 ) (37.163.720) Periode Berjalan - 18.288.100.515 18.288.100.515 Arus Kas Bersih yang Diperoleh
Saldo Per 30 Juni 2022 176.000.000.000 2.316.127.167 178.316.127.167
dari Aktivitas operasi 177.749.069.685 188.865.600.207
Arus Kas Bersih yang Diperoleh dari
Aktivitas operasi 125.533.207.590 151.101.819.849 Saldo Per 30 Juni 2022 260.000.000.000 9.355.880.886 269.355.880.886 Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan:
Saldo Per 1 Januari 2023 176.000.000.000 4.547.359.135 180.547.359.135 Pembayaran Pokok Utang EBA-SP Kelas A (124.135.062.492 ) (121.832.256.711)
Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan Pembayaran Bunga EBA-SP Kelas A (40.375.465.276 ) (51.290.217.072)
Penyesuaian - 244.200.000 244.200.000 Pembayaran Pokok Utang EBA-SP Kelas A (106.847.436.688 ) (116.048.520.964) Saldo Per 1 Januari 2023 260.000.000.000 10.607.755.478 270.607.755.478 Pembayaran Bunga EBA-SP Kelas M (1.261.866.667 ) (1.261.866.667)
176.000.000.000 4.791.559.135 180.791.559.135 Pembayaran Bunga EBA-SP Kelas A (13.939.948.177 ) (22.753.034.298) Pembayaran Dividen EBA-SP Kelas B (16.900.000.000 ) (16.900.000.000)
Pembayaran Bunga EBA-SP Kelas B (11.195.800.000 ) (11.440.000.000) Dividen/Bunga Sertifikat Penerimaan (Pembayaran)
Bunga Sertifikat Pembayaran/(Penerimaan) Utang Lain-lain - (2.000.000.000) Dana Cadangan dan Transisi - (2.324.030.001)
EBA-SP Kelas B - (16.900.000.000 ) (16.900.000.000 )
EBA-SP Kelas B - (11.440.000.000 ) (11.440.000.000 ) Arus Kas Bersih yang Digunakan untuk Arus Kas Bersih yang Digunakan
Aktivitas Pendanaan (131.983.184.865 ) (152.241.555.262) untuk Aktivitas Pendanaan (182.672.394.435 ) (193.608.370.451)
Laba Komprehensif Laba Komprehensif
Penurunan Bersih Kas dan Setara Kas (4.923.324.750 ) (4.742.770.244)
Periode Berjalan - 8.296.838.874 8.296.838.874 Penurunan Bersih Kas dan Setara Kas (6.449.977.275 ) (1.139.735.413) Periode Berjalan - 15.162.896.494 15.162.896.494
Kas dan Setara Kas pada Awal Periode 31.859.105.277 43.630.028.338 Kas dan Setara Kas pada Awal Periode 39.758.446.168 66.862.372.492
Saldo Per 30 Juni 2023 176.000.000.000 1.648.398.009 177.648.398.009 Kas dan Setara Kas pada Akhir Periode 25.409.128.002 42.490.292.925 Saldo Per 30 Juni 2023 260.000.000.000 8.870.651.972 268.870.651.972 Kas dan Setara Kas pada Akhir Periode 34.835.121.418 62.119.602.248
Kreditur Asal & Penyedia Jasa Kreditur Asal & Penyedia Jasa
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.
Penerbit, Pendukung Kredit & Penata Sekuritisasi Wali Amanat & Bank Kustodian Penerbit, Pendukung Kredit & Penata Sekuritisasi Wali Amanat & Bank Kustodian
Sarana Multigriya Finansial (Persero) PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Sarana Multigriya Finansial (Persero) PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Berdasarkan hasil audit Kantor Akuntan Publik Arif & Glorius, Laporan Keuangan Efek Beragun Aset Surat Partisipasi Sarana Multigriya Finansial Bank Tabungan Negara Berdasarkan hasil audit Kantor Akuntan Publik Arif & Glorius, Laporan Keuangan Efek Beragun Aset Surat Partisipasi Sarana Multigriya Finansial Bank Tabungan Negara
Nomor 04 (“EBA-SP SMF-BTN04”) disajikan secara wajar, dalam semua hal yang material, posisi keuangan EBA-SP SMF-BTN04, serta kinerja keuangan dan arus kasnya untuk Nomor 05 (“EBA-SP SMF-BTN05”) disajikan secara wajar, dalam semua hal yang material, posisi keuangan EBA-SP SMF-BTN05, serta kinerja keuangan dan arus kasnya untuk
tanggal 30 Juni 2023, sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia. tanggal 30 Juni 2023, sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia.
Jakarta, 15 September 2023 Jakarta, 15 September 2023
Penerbit Wali Amanat & Bank Kustodian Penerbit Wali Amanat & Bank Kustodian
PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Heliantopo Arie Sus Miyanti Heliantopo Arie Sus Miyanti
Direktur Sekuritisasi & Pembiayaan Executive Vice President Direktur Sekuritisasi & Pembiayaan Executive Vice President
Halaman 4
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.