Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 84
Page 1 OCR 0.929
Page 1 of 84 CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA Petunjuk Pengisian Checklist: 1. Seluruh Emiten dan Perusahaan Publik harus menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan ini, kecuali Emiten dan Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek. Setiap Perusahaan Efek harus menggunakan Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek (Peraturan No. VIII.G.17). 2. Tanda (V) diisi pada kolom "Ada' apabila Emiten/Perusahaan Publik telah memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan dan selanjutnya pada kolom 'Keterangan' ditambahkan cross reference ke nornor catatan atas laporan keuangan, 3, Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka tanda v) diisi pada kolom "Tidak Ada' dengan menambahkan keterangan alasannya pada kolom keterangan. 4. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memiliki pos-pos tertentu sehingga tidak wajib memenuhi persyaratan pengungkapan yang ada maka tanda (V) diisi pada kolom "N/A'. 5. Checklist ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi akuntansi dan keuangan dan Akuntan (untuk laporan keuangan audited). Data Umum PT. PANORAMA SENTRAWISATA TBK JASA KONSULTAN PARIWISATA SAHAM Nama Emiten/Perusahaan Publik Bidang Usaha Jenis penawaran Umum 2023 2022 Nama Kantor Akuntan Publik Teramihardja, Pradhono & Chandra Kanaka Puradiredja, Suhartono Nama Partner Nursal Doly Fajar Damanik Opini Akuntan Wajar Tanpa Pengecualian Wajar Tanpa Pengecualian Catatan tentang Opini (jika ada) — “ disesuaikan dengan periode penyajian laporan keuangan.
Page 2 OCR 0.890
Page 2 of 84 Ya Tidak Pemenuhan Peraturan No,VIII.G,11 Tentang "Tanggung v Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan" Pemenuhan Peraturan No.VIII.A.2 tentang “Independensi v Akuntan Yang Memberikan Jasa Audit di Pasar Modal" Data Keuangan Penting 30 Juni 2023 2022 Periode laporan keuangan (dalam ribuan rupiah) | (dalam ribuan rupiah) Laba Rugi Komprehensif Pendapatan 1.375.816.033 426.317.122 Laba (rugi) bruto 160.997.633 39.565,963 Laba (rugi) usaha/operasional 80.266.344 (18.169.202) EBITDA 124.519,725 12.326.273 Laba (rugi) Bersih periode berjalan 76.001,002 (20.649.034) Laba (rugi) komprehensif 75.571.014 (20.150.876) Laba Per saham (dasar) 35,02 (13,89) Laba Per saham (dilusian) - - Laporan Posisi keuangan Jumlah Aset 1,623.405.427 1.543,916,748 Jumlah Aset Lancar 511.313.063 436.180.813 Jumlah Aset Tidak Lancar 1.112.092.364 1,107.735.935 Jumlah Liabilitas 975.486.114 970.205.949 Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 466.188.627 457.373.854 Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 509.297.487 512.832,095 Jumlah Ekuitas 647.919.313 573.710,799 ai
Page 3 OCR 0.895
Page 3 of 84 Modal Disetor 60.000.000 60.000.000 Saldo Laba (Rugi) (37.233.526) (78.886.308) Rasio Keuangan? Rasio Lancar (99) 109,6895 95,379 ROA 0,047 0,013 | ROE 0,117 “0,04 Ebitda thd pendapatan (4) 9,05 2,894 "dapat disesuaikan berdasarkan industrinya Catatan: 1. Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing pos wajib diungkapkan seluruhnya, kecuali pengungkapan tersebut tidak relevan atau tidak dapat diterapkan pada Emiten atau Perusahaan Publik. Emiten atau Perusahaan Publik wajib menyesuaikan pengungkapan sesuai dengan karakteristik industri apabila pengungkapan tersebut dipersyaratkan oleh SAK atau relevan untuk memahami laporan keuangan Emiten atau Perusahaan Publik. 2. Emiten atau Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek tidak mengacu pada checklist ini, namun mengikuti peraturan Bapepam-LK No VIII,G.17 tentang Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek. Laporan Keuangan Terdiri dari: Laporan posisi keuangan pada akhir periode Laporan laba rugi komprehensif selama periode Laporan perubahan ekuitas selama periode Laporan arus kas selama periode Laporan posisi keuangan pada awal periode komparatif yang disajikan saat Perusahaan menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara retrospektif atau membuat penyajian kembali pos-pos laporan keuangan atau ketika Perusahaan mereklasifikasi pos-pos dalam laporan keuangannya. 6 Catatan atas Laporan Keuangan “ alalulnul Sisa
Page 4 OCR 0.894
4 Page 4 0184 Ketentuan Umum Perusahaan wajib menyajikan catatan atas laporan keuangan dengan urutan sebagai berikut: 3. gambaran umum Perusahaan) b. dasar panyusunan laporan keuangan dan ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan yang Siterapkan €. Informasi tambahan untuk pos-pos yang disajikan dalam laporan posisi keuangan, laporan laba rugi komprehensif, laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas, sesuai dengan urutan penyajian laporan dan penyayan masing-masing posj dan d. pengungkapan lainnya yang antara lain meliputi: 1) informasi yang dipersyaratkan cleh SAK yang tidak disajikan di begian manapun dalarn laporan keuangan: dan 2) informasi yang tidak disajikan di begian manapun dalam laporan keuangan, tetapi Inforrnasi tersebut relevan untuk memahami laporan keyangan. Perusahaan wajib. menyatakan dalam bentuk milal atau persentase untuk menjelaskan adanya bagian dari suatu jumlah, tidak menggunakan kata "sebagian", Perusahaan wajib mengungkapkan dalam penjelasan masing-masing pos mengenai Aset yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan. Dalam hal Aset Perusahaan diasuransikan, wajib diungkapkan jenis dan nilai aset yang Mlasuransikan, hilal pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya, Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan 1, Gambaran Umum Perusahaan Hal-hal yang harus diungkapkan, antara lain: PI Pendirian perusahaan t) | Riwayat ringkas perusahaan, Catatan Atas Laporan Keuangan ia 2) | Nomor dan tanggal akta pendirian serta perubahan terakhir, pengesahan dari Instansi yang Catatan Atas Laporan berwenang, dan nomor serta tanggal Berita Negare, Keuangan la 3) | Kegiatan usaha sesuai anggaran dasar Perusahaan dan yang sedang dijalankan pada Catatan Atas Laporan periode pelaporanj Keuangan la
Page 5 OCR 0.878
“ Page Sof 84 Tempat kedudukan perusahaan dan lokasi utama kegiatan usaha: Catatan Atas Laparan Keuangan 1a 5) | Tanggal mulai beroperasinya perusahaan secara komersial, Dalam hal perusahaan Catatan Atas Laporan melakukan ekspansi atau perampingan usaha secara signifikan pada periode laporan yang Keuangan 1a disajikan, wajib disebutkan saat dimulainya operasi komersial dari ekspansi atau perampingan usaha dan kapasitas produksinya: dan 6) | Narna entitas induk dan narna entitas Induk terakhir dalam kelompok usaha (ultimate Catatan Atas Laporan parent of the group). Dalam hal tidak dapat diungkapkan, wajib disebutkan alasannya. Keuangan Ia 7) | Khusus Industri Media Penjelasan rinci tentang Perizinan yang dimiliki. 8) | Khusus Industri Jalan Tol Peraturan perundangan atau keputusan pemerintah yang mendasari penyelenggaraan jalan tol tersebut. » Khusus untuk Asuransi dan Pembiayaan Izin bidang usaha dari Menteri Keuangan atau Otoritas yang berwenang. 10) Khusus untuk Industri Perbankan Izin usaha sebagai bank umum, sebagai bank devisa (jika ada), serta izin untuk menjalankan kegiatan berdasarkan prinsip syariah (jika ada). 11) Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi dan Pertambangan Umum Arus Eksplorasi dan Ekspkoitasi/Pengembangan. Penjelasan mengenai area eksplorasi dan eksploitasi Persaroan meliputi : 22 Area Eksplorasi, meliputi: Nama lokasi, . Nama pemilik izin lokasi: « Tanggal perolehan izin ekplorasi serta tanggal jatuh temponyas . Persentasi kepemilikan saham Perseroan padia perusahaan pemilik Izin lokasi: dan «Jumlah biaya eksplorasi yang telah dibukukan sebagai Aset Minyak dan Gas Bumi per tanggal Laporan Posisi Kajen - Nama pemilik ijin lokasi: «Tanggal perolehan ijin eksploitasi serta tanggal jatuh temponya: Aa
Page 6 OCR 0.859
Page 6 of 84 - Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pernilik Ijin lokasi, # Jumlah Cadangan Terbukti (P1), keterangan tentang pihak yang melakukan sertifikasi, dan tanggal sertifikasi, # Jumlah produksi pada tahun berjalan: dan # Akumulasi jumlah produksi sejak awal kegiatan eksploitas/pengembangan oleh Perseroan hingga tanggal laporan posisi keuangan, 12) | Khusus Industri Kehutanan v Yang harus diungkapkan antara lain: a) pelaksanaan kegiatan pengusahaan hutan, b) rincian luas areal sisa hutan yang belum dikelola selarna masa sisa manfaat HPHj dan C) sisa umur HPH. b. Penawaran Umum Efek, yang harus diungkapkan antara lain: 1) | Tanggal danfatau nomor surat efektif penawaran umum, termasuk penawaran Efek yang v Catatan Atas Laporan diterbitkan di Iuar Indonesia, Keuangan 1D 2) | Jenis dan jumlah Efek yang ditawarkan: v Catatan Atas Laporan Keuangan 1b 3) | Bursa tempat Efek dicatatkan: dan v Catatan Atas Laporan Keuangan 1b 4) | Tindakan perusahaan yang dapat mempengaruhi jumlah Efak yang diterbitkan (corporate v Catatan Atas Laporan action) sejak penawaran umum perdana sampai dengan penode pelaporan terakhir. Keuangan 1b 3 Struktur Perusahaan, entitas anak, dan Entitas Bertujuan Khusus (EBK) Yang harus diungkapkan antara lain: 1) | Nama entitas anak danfatau EBK yang dikendalikan baik secara langsung maupun tidak v Catatan Atas Laporan langsung, Keuangan 1e 2) | Tempat kedudukan: v Catatan Atas Laporan Keuangan 16 3) | Jenis usaha: v Catatan Atas Laporan Keuangan ie 4) | Tahun beroperasi secara komersial, “v Catatan Atas Laporan Keuangan Ie
Page 7 OCR 0.885
Page 7 of 84 5) | Persentase kepemiikan dan proporsi hak suara (Jika berbeda): v Catatan Atas Laporan Keuangan le 6) | Total Aset: dan v Catatan Atas Laporan Keuangan te 7) | Informasi penting lainnya antara lan: v Catatan Atas Laparan 8) sifat hubungan #ntara entitas induk dan entitas anak, apabila entitas induk tidak Keuangan le memiliki baik langsung maupun tidak langsung rnsialui entitas anak, lebih dari SO96 (lima puluh perseratus) hak suara yang sah: b) alasan mengapa kepernilikan baik langsung maupun tidak langsung lebih dari 5016 (lima puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial atas Investee tidak diikuti dengan pengendalian, akhir perlade pelaparan dari laporan keuangan entitas anak apabila laporan keuangan tersebut digunakan untuk menyusun laparan keuangan konsolidasian dan tanggal atau periode berbeda dari tanggal laporan keuangan entitas induk, dan alasan menggunakan tanggal atsu penode yang berbeda: sifat dan luas setiap restriksi signifikan dalam kemampuan entitas anak untuk mentransfer dana ke entitas induk dalam bentuk dividen tunai, atau pembayaran kembali pinjarnan atau uang muka: e) suatu rincian yang menunjukkan dampak setiap perubahan bagian kepemilikan entitas Induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya Pengendalian atas ekuitas yang dapat distribusikan pada permnilik entitas induk: dan I) dalam hal hilangnya Pengendalian atas entitas anak, maka entitas induk harus mengungkapkan: (1) keuntungan atau kerugian (jika ada) yang diakui dan hilangnya Pengendalian, dan porsi dari keuntungan atau kerugian yang dapat diatribusikan pada pengakuan sisa Investasi pada entitas anak terdahulu dengan Nilai Wajar pada tanggal hilangnya Pengendalian: (2) jumlah persentase kepemilikan yang dilepaskan, (3) jumtah harga yang diterimaj (9) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas: (5) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana Pengendalian dilepaskanj dan (6) jumlah Aset dan Liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana Pengendalian dilepaskan, yang diikhtisarkan berdasarkan kategori utamanya. € d)
Page 8 OCR 0.868
Page 8 of 84 Karyawan, direksi, komisaris, dan komite audit Yang harus diungkapkan antara fain: 1) | Narna dani jabatan untuk rnasing-masing anggota direksi, dewan komisaris, dan komite Catatan Atas Laporan audit, Keuangan 1c 2) | Cekupan manajernen kunci, dan Catatan Atas Loporan Keuangan 1c 3) | Jumlah karyawan tetap pada masing-masing akhir persede atau rata-rata jumlah karyawan Catatan Atas Laporan tetap selama pericde yang bersangkutan, secara konsolidasi untuk Perusahaan dan entitas Keuangan 1c anak. - Penerbitan Laporan Keuangan L) | Tanggal laporan keuangan diotorisasi untuk terbit: dan 2) | Pihak yang bertanggung jawab mengoterisasi laporan keuangan, 2 Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan Dalam bagian ini harus diungkapkan hal-hal sebagai berikut: 2. Pernyataan kepatuhan terhadap SAK Catatan Atas Laporan Pernyataan Ini merupakan pemyataan bahwa laporan keuangan telah disusun dan disajikan Keuangan 2 sesual dengan SAK, Dasar pengukuran dan penyusunan laporan keuangan Dasar pengukuran laporan keuangan yaitu berdasarkan biaya historis (historica' cast), Catatan Atas Laporan biaya perolehan kini (current cost), nilai realisasi neto (net reanzabie valve), Nilsi Wajar Keuangan 2 (Feir value) atau jumlah yang dapat dipulihkan berdasarkan SAK yang berlaku. 2) | Dasar penyusunan laporan keuangan, yaitu dasar akrual, kecuali untuk laporan arus kas. Catatan Atas Laporan Keuangan 2 3) | Mata uang fungsional dan mata uang penyajian yang digunakan, rnekputi: Catatan Atas Laporan 3) mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak: Keuangan 2 b) fakta dan alasan perubahan, apabila terdapat perubahan mata uang fungsional Perusahaen maupun kegiatan usaha asing yang signifikan: dan C) alasanperubahan mata uang penyajian (jika ada), Alasan perubahan periode pelaporan (jika ada).
Page 9 OCR 0.868
Page 9 of 4 Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asurnsi Signifikan oleh Manajemen 1) Perusahaan harus mengungkapkan dalam Ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan atau bagian lain dari catatan atas laporan keuangan, pertimbangan yang telah dibuat manajemen dalam proses penerapan kebijakan akuntansi dan memiliki dampak yang paling sgnifikan terhadap jumlah yang diakui delam laporan keuangan: 2 Perusahaan harus mengungkapkan informasi tentang asumsi yang dibuat mengendi masa dapan, dan sumber utama dari estimasi ketidakpastian lain pada akhir periode pelaporan, yang memiliki risiko signifikan yang mengakibatkan penyesuaian material terhadap jumlah tercatat Aset dan Liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya: dan 3) Berkaitan dengan Aset dan Lisbilitas sebagaimana dimaksud dalam angka 2), catatan atas laporan keuangan mernasukkan rincian atas sifat dan jumlah tercatat pada akhir periode pelaporan. Kebijakan Akuntansi Tertentu Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan akuntansi lainnya yang diterapkan dan relevan untuk memahamu laporan keuangan, Kebijakan akuntansi tertentu meliputi, tetapi tidak terbatas pada hal-hal sebagai berikut: 1) Prinsip-prinsip konsolidasi Yang harus dijelaskan antara lain: 8) ruang lingkup Laporan Keuangan Kensolidasian, yang meliputi pos-pos entitas induk dan entitas anak, b) dasardan kapan suatu entitas anak dikonsolidasikan ks dalam taparan keuangan entitas induk: C) kebijakan akuntansi sehubungan dengan perubahan kepemilikan tanpa kehilangan Pengendalian atas entitas anak, d) kebijakan akuntansi sehubungan dengan kehilangan Pengendalian atas entitasanak: €) kebijakan akuntansi sehubungan dengan pencatatan dan penyajian kepentingan nonpengendali: dan f) pernyataan bahwa saldo pos dan transaksi material antar entitas yang dikonsolidasi belah dieliminasi. Catatan Atas Laporan Keuangan 2 2 Kombinasi bisnis Yang harus dijelaskan antara lain: @) metode yang digunakan dalarn kombinasi bisnis, termasuk metode yang digunakan Untuk mengukur kepentingan nonpengendali: Catatan Atas Laporan Keuangan 2 4 sem
Page 10 OCR 0.865
Page 10 084 b) pengakuan awal untuk goodwiil: €) pengukuran setelah pengakuan awal untuk goodwill, dan d) kebijakan lainnya yang relevan terkait dengan karnbinasi Dsnis yang ada di Perusahaan, antara lain: (1) pembelian dengan diskon, (2) akuisisi secara bertahap: dan (3) imbalan kontinjensi, 3) | Kas dan setara kas: Catatan Atas Laporan Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan dalam menentukan komponen kas dan setara Keuangan £ kas, 4) | Instrumen Keuangan B8) Instrumen Keuangan selain Sukuk Yang harus dijelaskan antara lain: (1) pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori, termasuk perlakuan atas biaya transaksi, (2) pengukuran setelah pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori, (3) keterituan saling hapus dari instrumen keuangan: (4) metode yang digunakan untuk menentukan Nilai Wajar instrumen keuangan, (5) metode perhitungan yang digunakan untuk menentukan penurunan nilai dar aset keuangan, (6) ketentuan penghentian pengakuan Instrumen keuangan, (7) knusus instrumen keuangan derivatif dan akuntansi lindung nilai, selain penjelasan sebagaimana dimaksud dalam angka (1), angka (2), angka (3), angka (4), angka (5), dan angka (6), wajib ditambahkan penjelasan mengenai, (a) ketentuan pemenuhan kriteria akuntansi lindung nilai, (b) klasifikasi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai atas Instrumen keuangan derivatif, dan (c) perlakuan akuntansi Indung nilai untuk tujuan akuntansi Sndung nilai. b) Investasi pada Sukuk Yang harus dijelaskan antara lain: (1) klasifikasi dan reklasifikasi investasi pada Sukuk: (2) pengakuan wal Sukuk: (3) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk:
Page 11 OCR 0.873
Page 11 of 84 (2) Penyajian pendapatan sukuk: dan (5) penyajian amortisasi biaya transaksi. €) Sukuk yang diterbitkan Yang harus dijelaskan antara lain: (1) pengakuan awal Sukuk, (2) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk, (3) biaya transaksi penerbitan Sukuk, (4) posisi penyajian Sukuk: dari (5) akad syariah yang digunakan. 5) | Khusus Industri Perbankan v a) Giro Wajib Minimum Yang harus dijelaskan antara lain ketentuan menocenai jumlah giro wajib minimum, b) Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain Yeng harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain, €c) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain, 6) | Piutang Reverse Repo v Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Piutang Reverse Repo, metode pencatatan Gan pengukurannya. 7) | Khusus Industri Perbankan v Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Yang harus dijelaskan antara lain: a) Kelompok obligasi rekapitalisasi yang dimiliki, b) Pengakuan nilai pada Investasi untuk setiap kelompok Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah:dan C) Dasar penyajian efek-efek alam laporan keuangan. 8) | Khusus Industri Perbankan v a) Kredit Yang harus dijelaskan antara lain: (1) Penjelasan alas masing-masing jenis kredit yang diberikan
Page 12 OCR 0.881
Page 12 of 84 (3) Kebijakan manajemen dan pelaksanaan pengendalian risiko portofolio kredit, (8) Perlakuan akuntansi untuk kredit yang dibeli dari BPPN (jika ada): dan (5) Kebijakan bank akan agunan kredit, b) Tagihan/Kewajiban Akseptasi Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian atas tagihan/kewajiban akseptasi, €) Agunan yang Diambil Alih Yang harus dijelaskan antara lain: (1) Dasar penilaian dan penyajian, (2) Perlakuan akuntansi atas rilal realisasi piLkang/pembayaan yang diberikan dengan saldo piutang/pembiayaan yang tidak dapat ditagih: dan (3) Perlakuan akuntansi atas keuntungan (kerugian) dari realisasi penjualan agunan, (2) Dasar penyajian atas kredit: 3 Khusus untuk Industri Pembiayaan Piutang Pembiayaan Konsumen Yang harus dijelaskan antara lain: 8) Dasar penyajian piutang pembiayaan kansumen: dan b) Dasar penilaian aset jika perusahaan menarik kembali aset pembiayaan konsumen dan konsumennya, 10) Anjak Piutang Yang harus dijelaskan antara lain: B) Jenis transaksi anjak piutang (dengan recourse atau tanpa receurse), b) Penyajian transaksi anjak piutang, C) Perlakuan akuntansi atas perbedaan antara harga pengalihan dan jumlah bersih piutang dialihkan: dan d) Perlakuan terhadap kegagalan atas tagihan anjak plutangf(ditagihkan kembali ke klien atau ditanggung oleh perusahaan). 11) Sewa Yang harus dijelaskan antara lain: a) kebijakan penentuan suatu perjanjian mengandung suatu sewa: b) kebijakan penentuan suatu sewa merupakan sewa pembiayaan atau sewa operasi: dan C) kebijakan akuntansi apabila Perusahaan bertindak sebagai lessee dan/atau lessor. Catatan Atas Laporan Keuangan 2g, 3 12) Persediaan : Sita
Page 13 OCR 0.894
Page 13 of 84 yang harus dijelaskan antara lain mengenal kebijakan akuntansi yang digunakan dan rumusan biaya yang digunakan. a) Khusus Industri Kehutanan v HTI Dalam Pengembangan Yang harus dijelaskan antara lain: Beban-beban yang dikapitalisasi, antara Isi: kewajiban kepada negara, pemeliharaan sarana dan pra-sarana. HTI Siap Panen Yang harus dijelaskan antara lain: Biaya perolehan, mutasi pembebanan ke biaya produksi. b) Khusus Industri Perkebunan v Tanaman Perkebunan Yang harus dijelaskan antara lain: (4) Dasar klasifikasi untuk jenis tanaman sebagai persediaan, tanaman belum menghasilkan, atau tanaman telah menghasilkan: (2) Dasar penilaian dan pengukuran: (3) Kebijakan akuntansi reklasifikasi tanaman belum menghasilkan ke tanaman telah menghasilkan, Ia) Metode penyusutan dan masa manfaat tanaman yang disusutkan, dan (5) Kebijakan akuntansi biaya pinjaman. €) Khusus Industri Peternakan v Hewan Ternak Yang harus dijelaskan antara lain: (1) Hewan ternak telah menghasilkan : ta) Metode penilaian, (b) Metode amortisasi (deplesi): dan (c) Cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada. (2) Hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) : ta) Metode penilaian, dan (D) Perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk dapat berpindah menjadi hewan ternak telah menghasilkan. 13)| Aset Tetap: v Catatan Atas Laporan Yang harus dijelaskan antara Iwin: Keuangan 3
Page 14 OCR 0.848
Page 14 of B4 a) pengakuan awal Aset Tetap, b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Tetap, C) pengalampokan Aset Tetap: 9) metode penyusutan yang digunakan, e) kapitalisasi biaya yang terkait dengan Aset Tetap, f) estimasi umur manfaat dan tarif penyusutan, 9) penghentian pengakuan, hb) nilei residu: dan 1) pernyataan bahwa manajemen telah mengkaji ulang atas estimasi umur ekonomis, metode penyusutan, dan nilai residu pada setiap akhir periode pelaporan. peperangan “Ada “1 Tidak | W/A | Keterangan” | 14) Investasi pada Entitas Asosiasi Yang harus dijelaskan entara lsin metode yang digunakan untuk mencatat Investasi pada asosiasi. Catatan Atas Laporan Keuangan Zi 15) Bagian partisipasi dalam Ventura Bersama Yang harus dijeleskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat bagian partisipesi dalam Ventura Bersama, 16) Pola Kerjasama Yang harus dijelaskan antara lain: a) Kriteria dan bentuk kerjasama: b) Kebijakan akuntansi untuk setiap jenis aset dan Hebilitas yang timbul: dan C) Sistern pembagian hasil, jika ada. 17) Aset Tak Berwujud Yang barus dijelaskan antara lain : a) pengakuan awal Aset Takberwujud, b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Takberwujud: €) umur rnanfaat tidak terbatas atau terbatas, dan apabila umur manfaat terbatas, Siungkapkan tar#' amortisasi yang digunakan dan umur manfaatnya: @) sumber terjadinya Aset Takberwujud: €) metode amortisasi yang digunakan, #) penghentian pengakuan Aset Takberwujud, dan @) riset dan pengembangan (jika ada). Catatan Atas Laporan Keuangan 20 18) Aset tidak lancar atau kelompok Lepasan yang dimiliki untuk dijual Yang harus dijelaskan antara lain: 2) kebijakan tentang peristiwa dan kondisi suatu aset tidak lancar diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual: dan
Page 15 OCR 0.884
Page 15 of 84 b) pengukuran aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang Gimuliki untuk dijual, 19) Properti Investasi : Yang harus dijelaskan antara lain: a) pengakuan awal Properti Investasi, b) pengukuran setelah pengakuan awal Properti Investasi, C) metode penyusutan yang digunakan, khusus untuk model biaya, G) estimasi umur manfaat dan/atau tarif penyusutan untuk model biaya: dan e) penghentian pengakuan Properti Investasi. 20) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi Aset Minyak dan Gas Bumi Yang harus dijelaskan antara lain: 2) Dasar pengukuran yang digunakan untuk menentukan jumlah tercatat bruto: b) Kriteria kapetalisasi biaya, penurunan nilai (Impairment) dan penilaian kembali aset (revaluasi): C) Metode penyusutan dan amortisasi yang digunakan, d) Masa manfaat atau tarif penyusutan dan amortisasi yang digunakan: dan €) Pertanggungan Asuransi. 21) Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan Yang harus dijelaskan antara lain: a) ketentuan peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan kemungkinan terjadinya penurunan nilai, dan b) kebijakan akuntansi pengakuan penurunan nilai aset nonkeuangan dan pembalikannya. Catatan Atas Laporan Keuangan 2 22) Khusus Industri Perbankan Liabilitas Segera Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian llabilitas segera, Simpanan Nasabah Yang harus dijelaskan antara lain: a) Penjelasan atas simpanan: dan b) Dasar penyajian dari masing-masing kategori simpanan. Simpanan dari bank lain Yang harus dijelaskan antara lam: a) Penjelasan atas simpanan dari bank lain: dan b) Dasar penyajian simpanan dari bank lain. —
Page 16 OCR 0.874
Page 16 of 84 Surat Berharga yang Diterbitkan Yang harus dijelaskan antara lain: B) Kriteria dan jenis-jenis surat berharga yang diterbitkan, dan b) Perlakuan akuntansi atas premi atau diskonto, 23) | Provisi v Catatan Atas Laporan Yang harus dijelaskan antara lain: Keuangan 22 a) kondisi provisi yang harus diakui: dan b) dasar penentuan nilal provisi, 2a) | Utang Repo v Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Utang Repa, metode pencatatan dan pengukurannya. 25) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi v Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan. Yang harus dijelaskan antara lain: a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH, b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan: Cc) Metode penyusutan prasarana PLH: dan @) Tabel yang memuat penjelasan tentang: (1) Lokasi penambangan, | (2) Saldo awal untuk masing-masing lokasi: (3) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan: dan (4) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan. 26) | Khusus Industri Pertambangan Umum v Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan Yang harus dijelaskan antara lain: 2) Biaya Ekspkrasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang masih berjalan dengan penjelasan mengenai jangka waktu kontrak untuk Area of Interest yang bersangkutan, b) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang sudah menemukan adanya Cadangan Terbukti dengan penjelasan bahwa amnortisasinya baru akan dilaksanakan pada saat dimulainya produksi) C) Dasar penentuan ditangguhkannya braya pengembangan dan kapitalisasi biaya pekerjaan konstruksi dan prasarana: dan
Page 17 OCR 0.887
Page 17 04 0) Metode amortisasi dan penyusutan yang dipergunakan dengan penjelasan jangka waktu perijinan penambangan, taksiran umur ekonomis tambang dan dasar perhitungan arnortisasi. Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan Llabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan Yang harus dijelaskan antara lain: a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH: b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan: dan C) Metode penyusutan prasarana PLH. 27)| Pengakuan Pendapatan v Catatan Atas Laporan 3) Yang harus dijelaskan antara lain: Keuangan 2s (1) kondisi dan metode pengakuan pendapatan serta dasar pengukuran yang digunakan berdasarkan jenis pendapatan yang ada: dan (2) dalarn bal terdapat transaksi hubungan keagenan, kebijakan pengakuan pendapatan dan penjualan dari hubungan keagenan serta beban terkait. D) Pengakuan pendapatan dan Beban dengan menggunakan metode persentase v penyelesaian Yang harus dijelaskan antara lain metode yang diterapkan untuk menentukan tahap penyelesaian suatu kontrak. C) Khusus Industri Asuransi v (ih Pengakuan pendapatan premi Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain: la) Tarif yang digunakan dalam perhitungan premi yang belum merupakan pendapatan: (2) Kenya akuntansi untuk transaksi ressuransi prospektif dan retroaktif, n tc) Penyajian pendapatan prerni dalam laporan laba rugi. (2) Beban Klaim Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain: ta) Kelompok beban klaim dalam bentuk: klaim yang disetujui, kleim dalam proses penyelesaian, klaim yang terjadi namun belum dilaporkan dan beban penyelesaian klaim: dar (b) Penyajian beban klaim dalam laporan laba rugi, d) Khusus Industri Real Estate v
Page 18 OCR 0.893
Pane 18 ortd Kapitalisasi dan metode alokasi biaya proyek pengembangan Real Estat Yang harus dijelaskan antara lain: (1) Unsur biaya yang kapitalisasi ke proyek pengembangan Real Estat, (2) Unsur biaya yang dialokasikan sebagai beban proyek: (3) Penyisihan atas realisasi pendapatan pada masa mendatang lebih rendah dari nilai tercatat proyek, (4) Metode alokasi biaya yang telah dikapitalisasi ke setiap unit Real Estat, (5) Biaya yang direvisi dan direalokasi akibat perubahan mendasar pada estimasi kini: dan (6) Unsur biaya yang diakui sebagai beban pada saat terjadinya. 28) Program Loyalitas Pelangan Yang harus dijelaskan antara fainkebijakan terkait program loyalitas pelanggan 29) Transksi dan Saldo dalam mata uang asing Yang harus dijelaskan antara lain: a) ketentuan dalarn penjabaran transaksi dan saldo dalam mata uang asing: b) perlakuan skuntansi selisih kurs yang timbul dari penjabaran aset dan liabilitas moneter dan C) referensi dan kurs yang digunakan untuk menjaberkan transaksi dan saldo dalam mata uang asing, Catatan Atas Laporan Keuangan 2t 30) Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi Yang harus dijelaskan antara lain: a) Dasar penetapan Pihak-pihak berelasi: b) Pengungkapan Pihak-pihak beralasi dalam Laporan Keuangan: dan Catatan Atas Laporan Keuangan 2i 31) Hibah Pemerintah Yang harus dijelaskan antara Isinkebijakan akuntansi tentang metode penyajian dalam laporan keuangan, 32) Pajak Penghasilan Yang harus dijelaskan antara lain: a) dasar penentuan tarif pajak untuk mengukur pajak kini dan pajak tangguhan: b) ketentuan mengenal saling hapus, €) pengakuan dan pengukuran aset pajak tangguhan: dan d) metode yang digunakan dalam menilai aset (Nabilitas) pajak tangguhan, Catatan Atas Laparan Keuangan 2v
Page 19 OCR 0.874
Page 19 of 84 33) | Imbalan Kerja v Catatan Atas Laporan Yang harus dijelaskan antara lain: @) jenis imbalan kerja yang diberikan kepada karyawan: B) deskripsi umum mengenai jenis program imbalan pascakerja yang diselenggarakan oleh Perusahaan: C) kebijakan akuntansi Perusahaan dalam mengakui keuntungan dan kerugian aktuarial: dan d) pengakuan keuntungan dan kerugian untuk curtailment dan penyelesaian. Keuangan 3 38) Saham Treasuri Yang harus dijelaskan antara lain metode pengakuan dan pengukuran atas pembelian, penjualan, atau pembatalan saham treasuri, 3S) Pembayaran Berbasis Saham Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi untuk transaksi pembayaran berbasis saham yang diselesaikan melalui Instrumen ekuitas dan/atau diselesaikan melalui Kos, termasuk pengukurannya. 36) Kuasi-Reorganisasi Yang harus dijelaskan antara lain: a) Dasar dilakukannya kuasi-reorganisasi: b) Dasar penentuan nilai wajar Aset dan Latbilitas: dan C) Perakuan akuntansi untuk selisih hasil revaluasi Aset dan Liabilitos. Catatan: Berlaku untuk kuasi reorganisasi sebetum 1 Januar 2013. 3?) Biaya Pinjaman Yang harus dijelaskan antara lain kondisi yang mengharuskan bisya pinjaman @ikapitalisasikan sebagai bagian dari biaya perolehan aset kualifikasian. 38) Segmen Operasi Yang harus dijelaskan antara lain dasar yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentitikasikan Segmen Operasi. Catatan Atas Laporan Keuangan 2x 39) Laba (Rugi) per saham Yang harus dijelaskan antara lain dasar perhitungan laba (rugi) per saham dasar dan leba (rugi) per saham dilusian, Catatan Atas Laporan Keuangan 2w
Page 20 OCR 0.892
Page 20 of 84 Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan 2. Aset 1) | Kas dan Setara Kas Yang harus diungkapkan antara lain: a) unsur Kas dan Setara Kas pada pihak berelasi dan pihak ketiga, b) Prau jumlah penempatan di bank berdasarkan narna bank serta jenis mata uang i €) kisaran suku bunga kontraktual dari Setara Kas selama periode pelaporan, dan Catatan Atas Laporan Keuangan 4 ME UM d) Jumiah saldo Kas dan Setara Kas yang signifikan yang tdak dapat digunakan oleh kelompok usaha disertai pendapat manajemen, 2) | khusus Industri Perbankan V 8) Kas Yang harus diungkapkan adalah rincian jumlah kas berdasarkan jenis mata uang. b) Giro pada Bank Indonesia Yang harus diungkapkan antara lain: (l) Rincian jumlah Giro pada Bank Indonesia berdasarkan jenis mata uang (nilai dalam mata uang criginal): dan (2) Ketentuan Giro Wajib Minimum (GWM) menurut BI dan posisi GWM bank pada saat periode pelaporan, C) Giro pada Bank Lain Yang harus diungkapkan antara lain: Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan jenis mata vang: (1) Jumlah penyisihan penurunan nilai: (2) Perubahan penyisihari selama penode berjalan untuk masing-masing giro, (3) Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan istimewa dan pihak ketigaj (4) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, dan (5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai, d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain
Page 21 OCR 0.879
Page 21 of 84 Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian jumlah penempatan berdasarkan jenis dan mata uang: (2) Rincian penempatan berdasarkan yang mengalami penurunan nilai (impaired) dan tidak mengalami penurunan nilai (unimparred), (3) Jangka waktu (rata-rato atau per kelompok): (4) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selarna periode berjalan, (S) Rincian jumlah penempatan berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan Istimewa dan pihak ketiga, (6) Tingkat suku bunga rata-rata per tahuny (7) Jumlah dana yang diblokir dan alasannya, (8) Jumlah dana yang tidak dapat dicairkan pada bank bermasalah, bank beku operasi atau likuidasi termasuk tingkat kemungkinan diterimanya kembali dana tersebut berdasarkan informasi dari otoritas yang berwenang: dan (9) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nda. 3) Plutang Usaha Yang harus diungkapkan antara lain: 2) b) d 8) 3) n 3) n » Jumlah piutang yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak bereiasi, jumlah piutang menurut debiturj jumlah piutang menurut mata uang: alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai, Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan iilai secara Individual dan kolektif, dan penghapusan piutang: pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan atau keyakinan manajemen atas ketertagihan piutang apabila tidak dibentuk cadangan, piutang yang dijarminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan Jumlah diarnortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif, dan informasi keterlibatan berkelanjutan atas piutang yang ditransfer, meliputi: (1) jumlah yang ditransfer, beban bunga, retensi, jatuh tempo, dan ikatan penting lain yang diatur dalam perjanjian: dan (2) jaminan yang diberikan (bila ada). CR KL EKA £« Catatan Atas Laporan Keuangan 6 4) Khusus Industri Asuransi Ae
Page 22 OCR 0.828
Page 22 ot 84 a) Piutang Premi Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: (1) Jumniah piutang berdasarkan tertanggung dan asuradur: (2) Jumlah piutang berdasarkan jenis asuransi: dan (3) Jumlah piutang premi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. b) Piutang Koasuransi Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain: (1) Jurnlah berdasarkan ko-asuradurj (2) Jumlah menurut jenis asuransi: dan (3) Jumlah piutang koasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas, c) Piutang Reasuransi Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: (1) Jumlah plutang berdasarkan reasuradur, (2) Jumlah piutang atau utang reasuransi yang disalinghapuskanj dan (3) Jumlah piutang reasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. d) Piutang Hasil Investasi Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: (1) Pemisahan antara piutang kepada pihak berelasi dan pihak ketiga, (2) Jumlah piutang menurut jenis Investasi, (3) Jumlah piutang menurut mata uang: dan (4) Jumnleh piutang yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. 5) | Khusus Industri Pembiayaan v &) Piutang Pembiayaan Konsumen Yang harus diungkapkan antara lain: Ul) Jumlah piutang menurut dan jenis obyek pemixayaan (oontoh: kendaraan bermotor, elektronik, rumah, dan lain-lain): (2) Rincian umur dari angsuran pembiyaan konsumen) (3) Bagian pinjaman yang ditiayai bank-bank sehubungan dengan transaksi kerja
Page 23 OCR 0.863
Page 23 of84 (4) sama pembiayaan bersama, penunjukan selaku pengelola plutang, penarusan pinjaman dan pengambilalihan piutang apabila perusahaan mernbagi risiko tidak tertagihnya piutang tersebut dengan bank-bank dalam rangka transaksi di atas: (5) Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakut: (6) Ndai dan jenis jaminan yang diserahkan oleh pelanggan atas piutang pemivayaan konsumen yang diberikan berdasarkan objek pembiayaan: (7) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan (8) Piutang pembiayaan konsumen yang dialihkan dan atau digunakan sebagai Jaminan atas utang. v) Tagihan Anjak Piutang Yang harus diungkapkan antara lain: (il) Jumlah tagihan anjak piutang tanpa recourse dan dengan recourse, beserta jumiah utang retensi anjak putang dan pendapatan anjak piutang (tanpa recourse) serta pendapatan anjak piutang tangguhan (dengan recourse), dan (2) Pengungkapan mengenai tingkat bunga, jatuh tempo dan jumlah plutang yang diperoleh serta ikatan penting yang diatur dalam perjanjian anjak piutana. C) PiutangSewa Pembiayaan Yang harus diungkapkan antere lain: (4) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, (2) rekonsiliasi antara Investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa Minimum pada akhir periode pelaporan. Di samping Itu, lessor mengungkapkan Investas sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa minimum pada akhir periode pelaporan, untuk setiap periode berikut: Ka) kurang dari satu tahun (b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun (0) lebih dari lima tahun (3) pendapatan keuangan yang belum diterima: (3) mai residu yang tidak dijamin yang diskru sebagai manfaat lessoc: (5) akumulasi penyisihan piutang tidak tertagih atas pembayaran sewa minimum (6) rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan dalam periode) dan (7) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor yang material.
Page 24 OCR 0.856
Page 24 of 84 d) Piutang Sewa Operasi Yang harus diungkapkan antara lain: (1) junlah agregat pembayaran sewa minimum masa depan dalam sewa operasi yang tdak dapat dibatalkan untuk sebap perode berikut: (a) kurang dari satu tahun (Bb) lebih dari satu tahun sampai lima tahun (c) lebih dari lima tahun (2) total rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan pada periode, dan (3) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor, 6) | Khusus Kontrak Konstruksi v Piutang Retensi Yong harus diungkapkan antara lain: a) Jumlah piutang dari masing-masing kontrak konstruksi, dan b) Pendapat manajemen akan kemungkinan tertagihnya prutang retensi. 7?) | Tagihan Bruto kepada Pelanggan v Yang harus diungkapkan dalam pos Ini antara lain tagihan Druto dari setiap kontrak konstruksi. Dolam penjelasan tagihan tersebut, Juge harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu : a) biaya kontrak yang terjadi b) laba yang diakui: Cc) kerugian yang terjadi: dan d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin), 8) | Piutang Reverse Repo v Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rindan mengenai jenis dan jumlah Efek yang ditransaksikan, b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek, €) Nama pihak/counterpartyi G) Lokasi Efek Jaminan, €) Tingkat bunga piutang reverse repo: ——
Page 25 OCR 0.879
Page 250184 H) Cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada): dan 9) Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada), 9) | Agunan Yang Diambil Alih “ Yang barus diungkapkan antara lain: Ba) Nilai realisasi bersih pada saat diambilalih: b) Selisih antara nilai realisasi bersih atas agunan yang diambilalih dengan saldo piutang yang tidak tertagih: dan C) Laba atau rugi yang timbul, termasuk biaya-biaya yang timbul setelah pengambilalihan agunan tersebut, 19) | Piutang Dividen dan Bunga v Yang harus diungkapkan antare lain rincian jenis dan jumlah tagihan dividen, bunga, dan dendakepada pihak lain, Lt) | Piutang Lain-Lain Catatan Atss Laporan Keuangan 7 Yang harus diungkapkan antara lain: 8) Rincian jenis dan jumlah piutang, b) Jumlah Cadangan Kerugian Penurunan Wal (CKPN): dan C) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihar. Catatan Atas Laporan 12) | Aset Keuangan Lainnya Keuangan 14 Pengungkapan ini telah diterapkan untuk aset keuangan lainnya yang bersifat lancar maupun tidak lancar, a) Pengelompokkan aset keuangan lainnya sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pinak ketiga dan pihak berelasi, b) Yang harus diungkapkan antara kain: (1) nilai tercatat aset keuangan untuk setiap kelompok dan rincian Investasinya: (2) laba atau rugi neto pada setiap kelompok aset keuangan berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan gada pos pendapatan komprehensif lainnya maupun yang Giakui sebagai laba atau rugi periode berjalan, (3) total pendapatan bunga yang dihitung menggunakan metode suku bunga efektif untuk aset keuangan selain yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi, KEK
Page 26 OCR 0.873
Page 26 of 84 ri termasuk jumlah premium dan diskonto yang belum diamortisasi, untuk Efek dimiliki hingga jatuh tempo, (S) peringkat Efek utang berikut nama pemeringkat (jika ada). (6) uraian tentang alasan diambdnya keputusan menjual untuk aset keuangan yang Giklasifikasikan dimiliki hingga jatuh tempo, (7) jika terdapat reklasifikasi aset keuangan, maka wajib diungkapkan: (a) jumlah yang direklasifikasi ke dan dari setiap kategori: (b) alasan reklasifikasi, dan (£) sisa investasi dalam kelompok dimiliki hingga jatuh tempo yang telah direklasifikasi dalam kelompok tersedia untuk dijual, (8) jumlah tercatat aset keuangan yang dijaminkan sebagai sgunan untuk Liabilitas atau liabilitas kontinjensi serta syarat dan kondisi yang terkait dengan penjaminan tersebut, (9) jumlah penurunan rilai atas aset keuangan (Jika ada), termasuk mutasinya, dipisahkan antara aset keuangan yang mengalami penurunan nilai dan aset keuangan yang tidak mengalami penurunan nilai, serta dipisahkan antara penurunan niial yang dihitung secara kolektif dan individual, termasuk beban penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi: dan (10) jumlah amortsasi keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas investasi yang tersedia untuk dijual yang direklasifikasi menjadi dimiliki hingga jatuh tempo, 13) Khusus Deposito Tambahan pengungkapan rnengenai antara lain: a) nama bank, dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi: b) kisaran suku bunga kontraktual selama perode pelaporan: €) jenis dan jumlah deposito dalam mata uang asing, dan d) hal-hal lain yang dapat mempengaruhi kualitas pencairan deposito tersebut. SA Catatan Atas Keuangan 5 Laporan 14) Khusus Investasi pada Sukuk Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: a) rindan Sukuk berdasarkan nama penerbit dan akad syariah: b) tujuan model usaha yang digunakan, (—
Page 27 OCR 0.874
Page 27 of 84 d) Nilai Wajar untuk investasi yang diukur pada biaya perolehan. C) jumlah investasi yang direklasifikasikan, jika ada, dan penyebabnya: dan 15) Khusus Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Tambahan pengungkapan mengenai entara lain: a) Rincian jumlah nominal dan nilai pasar efek berdasarkan jenis: b) Tanggal! jatuh tempo dan frekuensi pembayaran bunga, C) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan d). Informasi penting lainnya. V 16) Khusus Unit Penyertaan Reksadana Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: a) Rincian unit penyertaan reksadana dan Nilai Aset Bersih: dan b) laba atau rugi neto berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pos pendapatan komprehensif lainnya maupun yang diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan 17) Khusus Wesel Tagih Tambahan pengungkapan mengenalantara lain, pihak penerbit, kseran tingkat bunga, jatuh tempo, jenis mata vang, dan uraian tentang sifat dan asal terjadinya (dari transaksi usaha atau lainnya). 18) Khusus Industri Asuransi Tambahan pengungkapan mengenai aset-aset yang menjadi dana jaminan. 19) Pinjaman Polis Yang harus diungkapkan antaralain rincian berdasarkan: a) Saldo pinjaman polis menurut jenis mata uang: b) Tingkat suku bunga. 20) Khusus Industri Perbankan Kredit Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian jumlah kredit berdasarkan jenis, mata uang, sekter ekonarni dan jangka waktu serta kolektibilitas, b) — Jumlah cadangan kerugian penurunan nilal dan mutasi selama periode berjalan) Pa
Page 28 OCR 0.867
Page 29 of 84 c) Rincian jumlah kredit berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: d) Rasio kredit usaha kecil terhadap jumlah kredit yang diberikan, e) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun » Rincian kredit bermasalah berdasarkan sektor dan jumlah cadangan penghapusan menurut ketentuan Bank Indonesia: 3) Rasio kredit bermasalah terhadap jumlah Aset keuangan dan rasio jumlah Cadangan kerugian penurunan nilai Aset keuangan yang telah dibentuk terhadap jumlah minimum codangankerugian penurunan nilsi Aset keuangan sesuai ketentuan Bank Indonesia: 1) Jumlah kredit yang direstrukturisasi berdasarkan jenis dan kolektibilitas, " Jumlah dan persentase bagian bank atas kredit sindikasi baik selaku pimpinan, agen, atau anggota sindikasi, 1 Ikhtisar pembelian kredit dari BPPN berdasarkan periode pembelian, jika ada, kg) Pendapat manajemen akan ketaatan bank terhadap Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK) yang ditetapkan oleh Bank Indonesia: n Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, 21) | Tagihan dan Liabilitas Akseptesi v Yang herus diungkapkan antara lain: a) Rincian jumlah tagihan dan Natilitas berdasarkan pihak, mata uang, dan jatuh tempo: b) Untuk tagihan akseptasi diungkapkan kolektibilitas, jumlah cadangan penghapusan dan mutasi selama periode berjalan) C) Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: d) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai tagihan akseptasi 22) | Persediaan a) Yang harus diungkapkan antara lain: Cetotan Atas Laporan Keuangan 8 (LI) total jumlah tercatat persediaan dan jumlah nilai tercatat menurut klasifikasi yang sesuai bagi Perusahaan, (2) jumlah tercatat persediaan yang dicatat dengan Nilai Wajar dikurangi biaya untuk menjual
Page 29 OCR 0.859
Page 29 ot 44 (3) jumlah persediaan yang diakul sebagai beban selama periode berjalan (4) jumlah sebap penurunan nilai yang diakui sebagai pengurang jumlah persediaan yang diakui sebagai beban dalam periode berjalan: (5) jumlah dari setiap pemulihan dari setiap penurunan nilai yang diakui sebagai pengurang jumlah persediaan yang diakui sebagai beban dalam periode berjalan, (6) kondisi ateu peristiwa penyebab terjadinya pemulihan nilai persediaan yang diturunkan) (7) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk persediaan yang memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka diungkapkan: (W) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama penode berjalan: dan (W) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah txaya pinjaman yang layak dikapitalisasi. (8) persediaan yang dijarninkan, narna pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan: dan Ls. (9) jenis dan nilai persediaan yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya. b) Khusus Industri Perhotelan Tambahan pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi yang harus diungkapkan antara lain: Ul) Makanan dan minuman: t2) Perlengkapan: dan (3) Barang Dagangan. (3) Khusus Industri Real Estat Tambahan pengungkapan antara lain: (4) Pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasificasi: la) Tanah Matang: (b) Unit Bangunan: dan (c) Unit Bangunan dalam Penyelesalan. Ae
Page 30 OCR 0.869
Page 30 of 84 (2) Jumiah biaya perolehan aset Real Estat yang pengikatan jual belinya telah bertaku namun penjualannya belum diakui, termasuk jumlah utang terkait yang kan dialihkan, bila ada. dj) Tanah untuk Pengembangan v Tambahan pengungkapan entera lain: (1) Lokasi, luas tanah, proses perizinan) (2) Jumlah biaya bunga dan rugi kurs yang dikapitalisasi ke tanah untuk pengembangan, dan (3) Proporsi tanah yang dijadikan jaminan utang. 6) Khusus Industri Media v Tambahan pengungkapan antara lain: (1) Meteri program : lokal, impar (media televisi): (2) Buku, kertas koran, barang pra cetak (media cetak): (3) Barang promosi dan barter (media cetak): dan (4) Bahan persediaan lain yang sesuai dengan industrinya, f) Khusus Industri Rumah Sakit Tambahan pengungkapan antara lain: v (1) Obat-obatanj (2) Perlengkapan medis (disposable): dan (3) Persediaan lainnya 9) Khusus Industri Peternakan v (1) Pengungkapan jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi tertentu, seperti hewan ternak menjadi: ta) Hewan Ternak Tersedia untuk Dijual, dan (b) Hewan Ternak dalam Pertumbuhan, (2) Hewan Ternak Produksi - Berumur Pendek v Yang harus diungkapkan antara lain:
Page 31 OCR 0.861
Page 31 of 84 fa) Total Jurnlah tercatat dan nilal tercatat menurut klasifikasi hewan ternak telah menghasilkan dan hewan ternak belum menghasilkan, (b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling tidak 2 tahun terakhir, (Cc) Witai amortisasi (depiesi) atas hewan ternak telah menghasilkan, (d) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan atau penghapusan persediaan yang mati atau hilang: (e) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang ditutup: (P)Jika tak ade 8suransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian atau metode penghapusan langsung: (9) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai pertanggungan asuransij dan (hn) Nlat hewan ternak yang dijamenkan dan narna pihak yang menenma jaminan, 23) Pajak Dibayar Di muka Yang harus diungkapkan antara lain: B8) riscian menurut jenis dan jumlah masing-masing pajaknya) can b) uraian mengenai jumlah restitusi pajak yang diajukan dan statusnya. Catatan Atas Laporan Keuangan 18 28) | Biaya Dibayar Dimuka Yang barus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis dan jumlah. aan Catatan Atas Laporan Keuangan 9 25)| Asot tidak lancar atau kelompok lepasan yang Dimiliki untuk Dijual Yang harus diungkapkanantara lam: (4) uralan dari aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasan, (2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan yang diharapkan, serta cara dan waktu pelepasan, (3) kerugian penurunan nilai atau keuntungan pemulihan penurunan nilai, (a) dalam hal aset yang dimiliki untuk dijual belum dapat direaf'sasikan dalam satu tahun, diungkapkan peristiwa atau keadaan yang dapat memperpanjang periode penyelesaian penjualan menjadi lebih dari satu tahun, (5) dalam hal dapat diterapkan, segmen yang dilaporkan dari aset yang dimiliki untuk dijual dan kelompok lepasan disajikan sesuai dengan SAK yang berlaku, dan REAK « Catatan Atas Laporan Keuangan 11 NE
Page 32 OCR 0.837
Page 31 of 84 (6) dalam hal aset yang diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasan dihentikan pengklasitikasiannya, diungkapkan: v (8) nilai dari aset tersebut, yaitu nilai yang lebih rendah antara: | yumlah tercatat aset tersebut sebelum aset atau kelompok legasan diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual, disesuaikan dengan penyusutan, amortisasi atau penilaian kembali yang telah diakul apabila aset btau kelompok lepasan tersebut tidak diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk djual: dan 1, jumlah terpulihkan pada saat tanggol keputusan untuk bdak menjual: (b) uralan fakta dan keadaan yang mengarah kepada keputusan tersebut: dan (ch) dampaknya terhadap hasil operasi untuk periode tersebut dan pencde sajian sebelumnya. 26) | Piutang Pihak Beralasi Non-Usaha ama run Yang harus diungkapkan antara lain : a) rincian jenis, nama pihak berelasi, dan jumiah piutang: 1 b) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugianpenurusan nilai serta penjelasan v terjadinya piutang pihak berelasi tersebut, €) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai 2 secara Individual dan kolektif, dan penghapusan piutang: d) gendopet manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilaij v Cc) dalam hal piutang berelasi non usaha disajikan dalamaset lancar, hal tersebut harus v Gibuktikan serta diungkapkan alasannya. 27) | Investasi pada Entitas Asosiasi Kane mand Yang harusdiungkapkan antara lain: a) nama entitas asosiasi: v b) persentase kepemilikan dan penjelasan adanya pengaruh signifikan, beserta alasannya, v 6) nilaitercatat dan Nilsi Wajar investasi dalam entitas asosiasi yang kuotasi harganya v d) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi termasuk jumlah agregat Aset, v Labilitas, pendapatan, dan laba atau rugi: €) alasan tidak adanya pengaruh signifikan walaupun Perusahsan memiliki lebih dari 2085 v (dua puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial Investee secara langsung atau tidak langsung: H) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas asosiasi, ketika taparan v keuangan tersebut digunakan dalarn menerapkan rnetode ekuitas dan tanggal atau Ni
Page 33 OCR 0.873
Page 33 of 84 @) sifat dan tingkatan setiap pembatasan signifikan atas kemampuan entitas asosiasi untuk mentransfer dana kepada Perusahaan: h) bagian rugi entitas asosissi yang tidak diakui dan alasannya, apabila Perusahaan menghentikan pengakuan bagiannya atas rugi entitas asosiasi, baik untuk periode terjadinya kerugian tersebut maupun secara kumulatif N) bagian atas labilitas kontinjensi entitas asosiasi yang terjadi bersama-sama dengan investor lain, Ih liabilitas kontinjensi yang terjadi karena Investor berkewajiban bersama-sama untuk semua atau sebagian Liatwitas entitas asosiasi, dan k) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi, secara individual atau dalam kelompok, yang tidak dicatat dengan menggunakan metode ekuitas termasuk total Aset, total Liabilitas, Pendapatan, dan laba ateu rugi. Periode yang berbeda dengan Perusahaan, dan alasan menggunakan tanggal atau periode yang berbeda, v v Le 28) Khusus Industri Konstruksi Jaminan Yang barus diungkapkan antara Isin ringan jaminan yang diberikan dan Jumlah jaminan tersebut serta kontrak konstruksi yang mensyaratkan adanya jaminan tersebut, | 29) Khusus Industri Kehutanan HTI dan HTI dalam pengembangan Berupabiaya yang ditangguhkan dalam pelaksanaan pembangunan HTI, yang disajikan sebagai berikut: a) Saldo awal: b) Penyisihan periode berjalan, CG) Realisasi yang dilakukan selama periode berjalan, dan d) Saldo akhir. 30) Khusus Industri Jalan Tol Hak Bagi Hasil Tol Investor tanpa kuasa hak penyelenggaraan harus mengungkapkan hal-hal berikut: ta) Dasar pengukuran hak bagi hasil tol: (b) Masa hak bagi hasil tol dan amnortisasinya, (C) Perubahan hak bagi hasil tol selama periode berjalan, dan (0) Reklasifikasi proyek kerjasama operasi dalam pelaksanaan ke hak bagi hasil tol, 4) Khusus Industri Perkebunan
Page 34 OCR 0.839
Page 34 of 84 Pan aeoakms — Keterangan UT aa 1 ask | W/A 1 Keterangan | Yang harus diungkapkan antara lain: a) Untuk tanaman telah menghasilkan (1) Rincian nilai tercatat dan #kurnulasi penyusutan menurut jenis tanaman) (2) Rekonsiliasi nilai tercatat awal tahun dan akhir tahun tanaman untuk setiap kelompok selama paling sedikk 2 tahun tecakhur (3) Status tanah yang digunakan untuk menanam: (4) Nilai tanaman telah menghasilkan berdasarkan area/lokasi penanamanj (5) Perbandingan saldo tanaman belum menghasilkan selama paling sedikit 2 tahun: dan (6) Tanaman yang dijaminkan, bD) Untuk tanaman belum menghasilkan (i) Mutasi tanaman belum menghasilkan sebagai berikut : la) Saldo awal i- Tambahan tahun berjalan 1. Biaya langsung (b) Jumlah kanitalisasi biaya pinjaman, dan rugi kurs dalam hal terjadi depresiasi luar biasa LL Pengurangan tahun berjalan 4. Jurniah yang direklasifikasi ke tanaman telah menghasilkan (c) Pengurangan lainnya Id) Saldo akhir, (2) Nilai tanaman dalam Perkebunan Inti Rakyat / Perkebunan Inti Plasma yang menjadi milik perusahaan (inti) dan tanaman yang bukan milik perusahaan (perkebunan rakyat/perkebunan plasma): dari (3) Cedangan kerugian yang mungkin tirta | pada plasma. 32) Khusus Industri Peternakan Hewan Ternak Produksi — Berumur Panjang Yang harus diungkapkan antara lain: a) Pengelompokan hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) dan hewan ternak telah menghasilkan: b) Rekonsiliesi soldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling tidak 2 tahun terakhir, C) Milai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan: dj) Nilai hewan ternak tiap kelompok berdasarkan tokasifarea peternakan: @) Kondisi hewani ternak: KL
Page 35 OCR 0.883
Page 3S of 84 IN Persentase kematian selama tiga tahun terakhir, 9) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang ditutup: h). Jika tak oda asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kernetian atau metode penghapusan langsung, I) Nilai cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada: 1) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai cadangan kematian, jika ada: dan k) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan narna pihak yang menerima jaminan. Catatan Atas Laporan 39) | Properti Investasi . Kevangan 12 8) Yangharusdiungkspkan antara lsin: (i) model pengukuran setelah pengakuan awal yang digunakan, model Nilai Wajar atau model biaya, (2) metode dan asumsi signifikan yang diterapkan dalam menentukan Nilai Wajar dari Properti Investasi: (3) pernyataan bahwa penentuan Nilai Wajar didukung oleh bukti pasar atau lebih banyak berdasarkan faktor lain karena sifat properti tersebut dan keterbatasan data pasar yang dapat diperbandingkan, (4) nama Penilai, tanggal penilaian, dan tanggal laporan penilsian terakhir: (S5) jumlah yang diakui dalam laba rugi untuk: (a) penghasilan sewa dari Properti Investasi, (b) beban operasi langsung yang terjadi baik dari Properti Investasi yang ilkan maupun yang tidak menghasilkan penghasilan sewa selama penade tersebut: dan (c) perubahan kumulatif dalam Nilai Wajar yang diakui dalam laba rugi atas penjualan Properti Investasi dari sekelompok aset yang menggunakan (model biaya ke kelompok aset yang menggunakan model Nilai Wajar, (6) keberadaan dan jumlah pembatasan atas realisasi dari Properti Investasi atau pembayaran penghasilan dan hasil pelepasan) dan (7) kewajiban kontraktual untuk membeli, membangun atau mengembangkan Properti Investasi atau untuk perbaikan, pemeliharaan atau peningkatan. b) Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model Nilai Wajar, selain pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf fa) ditambahkan pengungkapan antara lain: KK nu Ku Ku (1) rekonsiliasi antara jumlah tercatat Properti Investasi pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi, (2) sast suatu penilaian terhadap Properti Investasi disesuaikan secara signifikan untuk tujuan pelaporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan rekonsiliasi antara penilaian tersebut dan penilalan yang telah disesuaikan yang dilaporkan dalam laporan keuangan, dengan menunjukkan secara terpisah:
Page 36 OCR 0.858
Page 36 0184 ta) jurntah agregat dari pengakuan kewajiban sewa yang telah ditambahkan kembali: dan (b) penyesualan Spnifikan lam. Cc) Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model biaya, selain V pengungkapan sebagaimana dimaksud dalarn huruf &) ditambahkan pengungkapan antara lain: (1) umur manfaat: (2) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Properti Investasi pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi, (3) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban penyusutan (4) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui, dan jumlah pemulihan rugi penurunan Nilai, selama satu periode sesuai SAK yang berlaku, (5) transfer ke dan dari persediaan dan properti yang digunakan sendiri: dan (6) Nilai Wajar Properti Investasi. v d) Khusus untuk Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan, Yang harus diungkapkan antara lain: (L) rincian Progerti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan (2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak: (3) estimasi saat penyelesaian, (4) hambatan kelanjutan penyelesaian, (S) jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan, dan (6) dalam hal terdapat kapitaksasi biaya pinjaman untuk properti Investasi yang memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan: (a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan, dan (b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikapitahsasi. 34) | Aset Tetap Catatan Lane ve Yang harus diungkapkan antara lain: v 3) setiap kelompok Aset Tetap wajib diungkapkan secara terpisah berdasarkan kepemilikan aset yaitu aset pemilikan langsung dan/atau aset sewa pembiayaan, D) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Aset Tetap pada awal Gan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi: C) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban pel : v TK
Page 37 OCR 0.838
Page 37 of 84 O) rugi penurunan mlai dan jumlah yang dijumal balik yang diakui dalam laba rugi dan ekuitas (jika ada), @) jumtah komitmen kontraktual dalam perolehan Aset Tetap: v f) umlah kompensasi dari pihak ketiga untuk Aset Tetap yang mengalarni penurunan v Nilai, hilang, atau dihentikan yang dimasukkan dalam laba rugi, apabila tidak diungkapkan secara terpisah pada laporan laba rugi komprehensif, 9) Dalam hal Aset Tetap disajikan pada jumlah revaluasian, yang harus diungkapkan: v (1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian): (2) tanggal efektif persetujuan dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) apabila Aset Tetap untuk perhitungan pajak menggunakan jumlah revaluasian: (3) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir, (4) metode dan asurnsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar aset, (S) yumlah tercatat untuk setiap Aset Tetap seandainya aset tersebut dicatat dengan model biaya: dan (6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan prubahan selama periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para pemegang saham. h) Kroya untuk Aset Tetap dalam proses pembangunan, yang harus diungkapkan antara v Ls (1) rincian Aset Tetap yang sedang dalam pembangunan: (2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak, (3) estimasi saat penyelesalan, (4) hambatan kelanjutan penyelesaian (jika ada), (S)jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat aset tetap dalam pembangunan: dan (6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan: Ca) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periade berjelan: dan (b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikapitalisasi. WI) Pengungkapan lawnya antara lain: (a)iumiah tercatat Aset Tatap yang tifak dipakai sementara: v (2) jumlah tercatat bruto dari setiap Aset Tetap yang telah disusutkan penuh dan masih digunakan, (3)jumlah tercatat Aset Tetap yang dihentikan dan penggunaan aktif dan tidak diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual, (a) dalam hal model biaya digunakan, Nilai Wajar Aset Tetap apabila berbada secara material dari junvah tercatat,
Page 38 OCR 0.870
Page 38 of 84 (Sh dai buku, hasd penjualan neto, keuntungan (kerugian) dari Aset Tetap yang dihentikan pengakuannya, (6) dalam hal terdapat Aset Tetap yang berasal dari hibah, agar diungkapkan jenis Aset, nilai tercatat, dan tanggal perolehan) hose estimasi masa guna dan/atau metode penyusutan menurut jenis Aset tap: (8) Kondisi atau peristiwa yang menyebabkan terjadinya penurunan nilai atau pemulihan penurunan nilai: (9) Jurnlah aset tetap yang dijadikan jaminan, nama pihak yang menerima jaminan dan alasan penjaminan: dan (LO) Jenis dan mlai aset tetap yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup, serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabda tidak diasuransikan agar diungkapkan alasannya, 35) | Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi v Aset Minyak dan Gas Bumi (khusus untuk perusahaan yang memiliki kegiatan hulu minyak dan gas bumi) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian aset menurut jenisnya, seperti, operated acreaye, moperated acreage, Sumur dan peralatan serta fasilitas yang berhubungan, peralatan kantor, kendaraan, sumur Gan peralatan serta fasilitas dalam pengerjaan: (2) Tabel yang memuat penjelasan tentang : fa) Lokasi penambangan: (5) Saldo awal untuk masing-masing lokasi: (c) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan, dan (d) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan (3) Dalam hal saido aset Minyak dan Gas Burni tersebut mengandung hak tagih kepada Regulator terkait, perlu penjelasan kolektabilitas tagihan tersebut dalam bentuk tabel analisa umur tagihan. 38) | aset Tak Berwujud ban oebg Yang harus diungkapkan untuk setiap jenis Aset Takberwujud antara lain: a) jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi b) alokasi jumlah amortisasi Aset Takberwujud ke dalam pos laporan laba rugi komprehensif, CG) rekcasiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi Aset Takberwujud pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan V rektasifikasij Ss.
Page 39 OCR 0.855
Page 39 of 84 d) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria aset v kualifikasian, maka harus diungkapkan: Cl) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selams perode berjalan: dan (2) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jurnlah biaya pinjaman yang layak dikapitalisasi: &) jumlah tercatat Aset dan faktor signifikan yang mendukung penentuan dan v penilaiannya untuk Aset Takberwujud yang dinilai dengan umur manfaat tidak v terbatas: N penjelasan atas jumlah tercatat dan sisa penode amortisasi dari setiap Aset Takberwujud yang material terhadap laporan keuangan Perusahaan, @) Aset Takberwujud yang diperoleh melalui Mibah Pernerintah dan awalnya diakui pada v Nilai Wajar sesuai SAK yang berlaku, diungkapkan: (1) Nilai Wajar pada pengakuan awal atas aset-aset tersebut, (2) jumlah tercatatnya: dan (3) Aset tersebut diukur setelah pengakuan awal dengan model biaya atau model revaluasi, h) keberadaan dan jumlah tercatat Asat Takberwujud yang kepemilikannya dibatasi dan jumlah tercatat Aset Takbermujud yang menjadi jaminan untuk Labilitas: () nilai komwtmen kontraktusal untuk akuisisi Aset Takberwujud J3) Aset Takberwujud disajikan patia jumlah revaluasian, diungkapkan: (1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian), (2) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir, (3) jumlah tercatat Aset Takberwujud yang direveluasi, (4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar asetj (5S) jumlah tercatat untuk setiap Aset Takberwujud seandainya Aset tersebut dicatat dengan madel biaya: dan (6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan selama penode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para pernegang saham. 37) | khusus Industri Gas dan Minyak Bumi dan Pertambangan umum v a) Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan Uabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan Yang harus diungkapkan antara lain tabel yang memuat penjelasan tentang : (t) Saldo awal, (2) Penambahan dan penguranganj (3) Saldo akhir. Sa aa
Page 40 OCR 0.889
Page 40 of 84 b) Aset Eksplorasi dan Evaluasi Yang barus diungkapkanantara lain: (L) rincian baya perolehan aset eksplorasi dan evaluasi per aras of interest yang mencakup saldo awal, penambahan dan pengurangan, dan saldo akhir dan (2) Jurniah aset, liabilitas, penghasilan dan beban, arus kas operasi, dan arus kas investasi yang timbul dari eksplorasi dan evaluasi pertambangan. €) Bagian dari Biaya Eksplorasi Tangguhan: pengupasan tanah tambang, Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Kebijakan akuntansi sehubungan dengan: ta) Metode pembebanan biaya pengupasan tanah, dan (b) Metode perhitungan Rasio Rata-Rata Tanah Penutup. (2) Jumlah Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan yang terdin dar (1) biaya pengupasan awal, (2) biaya pengupasan lanjutan dengan penjelasan mengenai perbedaan antara rasio aktual tanah menutup terhadap rasio rata-ratanya: (3) Perubahan atas Rasio Rata-Rata Tanah Penutup (bila ada): (4) Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa produksi, meliputi penjelasan : (a) Alasan terjadinya penundaanj (b) Amertisasi belum diperhitungkan karena belum dimulainya produksi, dan (Ce) Jurdah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi (jika ada), terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi utama yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut. d) Biaya Pengembangan Tangguhan Yang harus diungkapkan antara lain : (1) Mutasi Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan selama tahun berjalan dengan menunjukkan: Ca) Lokasi eksplorasi dan pengembangan: (b) Saldo awal, tc) Penambahan/pengurangan, (d) Amortisasi, dan Ke) Saldo akhir, (2) Biaya pengembangan yang ditangguhkan atas kegiatan pengembangan yang masih berjalan, (3) Penjelasan apabila terjadi penghapusan biaya eksplorasi dan pengembangan tangguhan yang menurut penelaahan manajemen tidak dapat dipulihkan, NA
Page 41 OCR 0.882
Page 41 of 84 (4) Jumlah biaya eksplorasi dan pengembangan yang ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa produksi, meliputi penjelasan: Ia) Alasan terjadinya penundaan: (b) Amortisasi belum diperhitungkan karana belum dinilainya produksi, dan (c) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi bila ada, terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asurnsi utama yang dipergunakan dalam rnenghitung penurunan nilai tersebut. (S) Apabila terdapat lebih dari satu Area of Interest, maka harus diungkapkan rincian dari Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan untuk tiap-tiap Area of Interest. Liabilitas 1) Utang Usaha Yang harus diungkapkan antara lain: a) jumlah utang usaha yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi, b) jumlah utang usaha menurut mata uang: dan C) jaminan yang diberikan oleh Perusahaan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan, Catatan Atas Laporan Keuangan 16 2) Provisi a) Pengungkapan untuk provisi berlaku untuk provisi jangka pandek dan provisi jangka panjang, b) Yang harus diungkapkan antara lain: (L) nilai tercatat pada awal dan akhir penode: (2) provisi tambahan dalam periode bersangkutan: (3) jumlah yang terjadi dan dibebankan pada provisi selama periode bersangkutan, (4) jumlah yang dibatalkan selama periode bersangkutan atas jumlah yang belum digunakan, (5S) peningkatan selama periode yang bersangkutan, dalam nilai kini, yang terjadi karena berlalunya waktu dan dampak dari setiap perubahan tingkat diskonto, (6) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat terjadinya arus keluar sumber daya ekonomi (7) indikasi ketidakpastian waktu atau jumlah arus keluar sebagaimana dimaksud dalam angka(6). Dalam hal diperlukan, Perusahaan mengungkapkan asumsi utarna yang mendasari prakiraan peristiwa masa depan: dan (BJ) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jurnlah Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut. 3 Boban akrual Catatan Atas Laporan Keuangan 18 Na
Page 42 OCR 0.882
Page 41 of 84 Yang wajib diungkapkan antara lain jenis dan jumloh den unsur utama beban yang belum jatuh tempo. 4) Khusus Industri Perbankan Liabilitas Segera Yang harus diungkapkan antara lain: @) Rincian berdasarkan jenis dan rnata uang: dan b) Uraian mengenai sifat masing-masing kewajiban. 5) Utang Repo Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincan mengenal jenis dan jumlah Efek yang dijual Perusahaan pada transaksi repo: b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek. 8 Khusus Kontrak Konstruksi Utang Bruto kepada Pelanggan Yang harus diungkapkan dalam pos Ini antara lain llabilitas bruto dari sebap kontrak konstruksi. Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu : 8) biaya kontrak yang terjadi: b) laba yang diakui, C) kerugian yang dialarni, dan d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin). 7) Khusus Industri Perbankan 2) Simpanan Nasabah Yang harus diungkapkan antars lain ringan tiap penis simpanan yang mengungkapkan: (LI) Rindan berdasarkan mata vang, dan jangka waktu: (2) Rindan jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, (3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, (4) Jumlah arnortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito, (S) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan statusnya, misalnya diblokir atau dijaminkan, dan (6) Pemberian fasilitas Istimewa kepada pemilik rekening giro. b| Simpanan dari Bank Lain Yang harus diungkapkan antara lain: (Li) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu) —
Page 43 OCR 0.871
(2) (3) (1) (5) Page 43 of 84 Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, Tingkat suku bunge rata-rata per tahung Jumlah amartisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito, dan Rincian simpanan bermasalah berdasarkan jenis dan statusnya, misalnya diblokir atau dijaminkan. 8) Khusus Industri Asuransi Kerugian dan Jiwa a) Kewajiban Manfaat Polis Masa Depan Yang harus diungkapkan antara lain : (1) (2) (3) t4) (5) Rincian berdasarkan program asuransi, Rincian berdasarkan jenis pertanggungan: Rincian berdasarkan mata uang: Dasar perhitungan dan asumsi aktuaris: dan Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan penambahan dan pengurangan. b) Utang Klaim Yang harus diungkapkan antara lain: W) (2) (3) ta) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga: Jumlah utang klaim berdasarkan tertanggung: Jumlah utang klairn menurut jenis asuransi: dan Jumlah utang menurut mata uang. 3) Estimasi Klaim Retensi Sendiri Yang harus diungkapkan antara lain: (1) 2) (3) (G2) Jumlah menurut jenis asuransi: Jumlah menurut tertanggung: Jumlah menurut mata uang: dan Jumlah estimasi klaim yang sudah terjadi namun belum dilaparkan, Premi yang belum merupakan Pendapatan Yang harus diungkapkan antara lain: (1) (2) (3) ta) Jumlah menurut program asuransi, Jumlah menurut jenis pertanggungan: Pemisahan antara premi yang belum merupakan pendapatan kepada pihak berelasi dan pihak ketiga, Metode perhitungan yang digunakan: dan —
Page 44 OCR 0.845
Page 44 of 84 (5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan penambahan dan pengurangan. @) Utang Koasuransi (rewrite) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Pernisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga: (2) Jumlah berdasarkan ko-asuradur, (3) Jumlah menurut jenis mata vang, dan (4) Jumlah menurut umur utang. "Utang Reasuransi Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga: (2) Jumlah berdasarkan reasuradur, (3) Jumlah menurut jenis mata vang, (ad) Jumlah menurut umur utang: dan (5) Jumlah utang atau piutang reasuransi yang disalinghapuskan. 9) Utang Komisi Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Jumlah berdasarkan tertanggung dan asuradur, (2) Jumlah menurut jenis mate vang: dan (3) Jumlah menurut jenis asuransi. h) Titipan Premi Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis asuransi. I) Hak Laba Pemegang Polis Yang Belum Dibagikan Yang harus diungkapkan: (4) Tanggal dan hasil keputusan rapat pemegang saham) (2) Dasar perhitungan: dan (3) Saldo menurut usia. 9) | tiabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek v 2 aa Kapan Yang harus dumgkapkan antara lsin jenis dan jumlahnya. 10) | Utang Pajak Catatan Atas Laparan Yang harus diungkapkan antara lain: 3 Keuangan 16 B) jenis dan jumlahnya: dan ae
Page 45 OCR 0.893
Page 45 of 8d D) informasi mengenai ketetapan pajak. d 11) Khusus Industri Pembiayaan Kewajiban Anjak Piutang Yang harus diungkapkan antara lain: @) Jumiah liabilitas anjak piutang dalam rangka anjak piutang dengan recourse, dan b) Jumlah beban tangguhan, piutang retensi anjak piutang, dan jatuh tempo serta ikatan penting lainnya yang diatur dalam perjanjian anjak piutang. v 12) Khusus Kontrak Konstruksi Uang Muka Kontrak Yang harus diungkapkan antara lain jurdah uang muka kontrak yang diterima. 13) BagianLancar atas Liabilitas Jangka Panjang Yang harus diungkapkan entara lein bagisn lancar stas liabilitas jangka panjang sesuai dengan pengungkapan utang bank dan lembaga keuangan jangka panjang sebagaimana diatur dalam Checklist mi. Catatari Atas Laporan Keuangan 15, 21, 22, 24 dan 34 19 Liabilitas Keuangan Lainnya a) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Pengungkapan untuk liabilitas keuangan lainnya berlaku untuk llabilitas keuangan lainnya yang bersifat jangka pendek dan jangka panjang: (2) Perusahaan wajib mengelompokkan sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihiak ketiga den pihak berekasi: (3) Yang harus diungkapkan antara lain: ta) nilat tercatat llabilitas keuangan untuk setiap kategari: (b) laba atau rugi neto pada setiap liabiktas keuangan, dan (c) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (rnisalnya restrukturisasi utang dan kondisi default). b) Dalam hal terdapat restrukturisasi Utang Yang harus diungkapkan antara lain : (L) Penjelasan tentang pokok-pokok perubahan persyaratan dan penyelesaian utang, (2) Jumlah keuntungan atas restrukturisasi utang dan dampak pajak penghasilan yang terkait: (3) Jumlah keuntungan atau kerugian bersih atas pengalihan aset yang diakui selama periode tersebut: dan Catatan Atas Laporan Keuangan 15
Page 46 OCR 0.868
Page 46 of 84 (4) Jumlah utang kontinjen yang dimasukkan dalam nilai tercatat utang yang telah direstrukturisasi. 15) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi Bagian Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo dalam Satu Tahun Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya. 16) | Khusus Industri Pertambangan Umum Bagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo dalam Satu Tahun Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya, 17) | Liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual. Yang harus diungkapkan antara lain Ilabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk djual sesuai dengan dan dapat digabung dengan pengungkapan aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual. Uabilitas Jangka Panjang 18) | Utang Pihak Berelasi Non-Usaha bani o esa abu Yang Harus diungkapkan antara lain : &) rincian nams pihak berelasi, jenis, dan jumlah utang, b) jumlah utang menurut mata uang, dan C) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan. 19) | Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka Panjang Lana Doi “Aa Yang Harus diungkapkan antara lain: hang a) rincian jumlah utang berdasarkan nama bank/lembaga keuangan dan jenis mata yang: bj) kisaran Suku bunga kontraktual selama periode pelaporan: €C) tanggal jatuh tempo, Gd) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan: €e) penjelasan tentang fasilitas pinjaman yang diperoleh, termasuk jumlah dan tujuan perolehannyaj I) pembayaran yang dilakukan pada periode berjalan untuk masing-masing fasilitas pinjaman: G) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default): ae
Page 47 OCR 0.891
Page 47 of 84 h) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pes-pos yang berhubungan, 9 persyaratan lain yang penting, seperti adanya pembatasan pembagian dividen, pembatasan rasio tertentu, danfatau pembatasan perolehan utang baru: dan » pengungkapan informasi sehubungan dengan liabilitas berbunga jangka panjang yang akan jatuh tempo dalarn jengka waktu 12 (dua belas) bulan sejak tanggal laporan posisi keuangan tetapi tetap diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka panjang, antara lain adalah: (1) nama bank#lembaga keuangan dan jumlahnya, dan (2) ringkasan perjanjian larne dan baru, yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu pinjaman, tanggal jatuh tempo, dan persyaratan penting. 20) | Utang Sewa Pembiayaan v Yang harus diungkapkan antara lain : a) jumlah neto nilai tercatat untuk setiap kelompok. aset dan pemberi sewa (lessor) pada tanggal laporan posisi keuangan, b) rekonsiliasi antara total pembayaran sewa minimum di rnasa depan pada tanggal laporan posisi keuangan, dengan nilai kininya, Selain Itu wajib mengungkapkan total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal laporan posisi keuangan, dan nilai kininya, untuk setiap periode berikut: (1) sampai dengan satu tahun: (2) lebih dari satu tahun sampai 5 (lima) tahun, dan (3) lebih dari 5 (imajtahun. C) pembayaran sewa kontinjen yang diakui sebagai beban pada periode tersebut: d) total pembayaran minimum sewa-lanjut (sublease) masa depan yang diperkirakan akan diterima dari kontrak sewa-lanjut yang tidak dapat dibatalkan (non-cancellablo sublease) pada tanggal laporan posisi keuangan: €) keuntungan atau kerugian yang ditangguhkan beserta amortisasinya sehubungan dengan transaksi penjualan dan penyewaan kembali (sale and leaseback), dan f) penjelasan umum isi perjanjian sewa yang material, antara lain: (1) dasar penentuan utang sewa kontinjen: (2) ada tidaknya klausul-klausut yang berkaitan dengan opsi perpanjangan atau pembelian dan eskalasi beserta syarat-syaratnya: dan (3) pembatasan-pembatasan yang ditetapkan dalam perjanjian sewa. 21)| Khusus Industri Perbankan v 8) Surat Berharga yang Diterbitkan Yang harus diungkapkan antara lam: (1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu: (2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,
Page 48 OCR 0.897
Page 48 of 84 (3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, (4) Rincian berdasarkan peringkat efek dan perusahaan pemneringkat: (Sh Jumlah amortisasi pada tahun berjalan: (6) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu perjanjian, tanggal jatuh tempo, kewajiban yang harus dipenuhi, dan persyaratan penting lainnya (Debt Covenance): (7) Pendapat manajemen tentang pemenuhan Debt Covenanceatas surat berharga yang ditertxtkan. b) Pinjaman Diterima Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian berdasarkan pihak, jenis, dan mata uang: (2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, (3) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu perjanjian, tingkat bunga, tanggal jatuh tempo, nilai Aset bank yang dijaminkan, dan persyaratan penting lamnyafdebt covenance): 14) Pendapat manajemen terkait pemenuhan debt covenancej (51 Apabila bank menerima dana atau fasilitas pinjaman dari pemerintah atau pihak lain dengan tingkat imbalan yang lebih rendah dari tingkat bunga pasar maka manajemen mengungkapkan mengenai fasilitas tersebut dan dampaknya terhadap laba bersih, Cc) Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi Yang harus dungkapkan antara lain: (L) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan kolektibilitas, (2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, (3) Jumlah penysihan penurunan nilai dan mutasi selama pertode berjalan: (8) Ketentuan minimum penyisihan penurunan nilsi komitmen dan kontinjensi menurut BI dan posisi penyisihan penghapusan bank pada saat periode pelaporan: dan 15) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai komitmen dan kontinjensi. 22) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi v Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan Yang harus diungkapkan antara lain : a) Mutasi taksiran provisi PLH selama tahun berjalan dengan menunjukkan: (1) Saldo awal, (2) Penyisihan yang dibentuk,
Page 49 OCR 0.863
Page 49 of 84 (3) Pengeluaran yang terjadi. dan (4) Saldo akhir. b). Kegiatan PLH yang telah dilaksanakan dan yang sedang berjalan: C) Labsilitas bersyarat sehubungan dengan PLH dan liabilitas bersyarat lainnya sebagaimana diatur dalam standar akuntansi keuangan, d) Apabila dalarn pos ini terdapat komponen biaya yang sifatnya material, misalnya beban penutupan tambang, maka perusahaan dapat menyajikannya dalam pos yang terpisah, €e) Tabel yang memuat penjelasan tentang: (1) Saldo awal, (2) Penambahan dan Pengurangan : (3) Saldo akhir, 23) Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang @) imbalan Pasti Yang harus diungkapkan antara lain: (1) gambaran umum mengenai jenis program. (2) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari nilai kini kewajiban imbalan pasti yang menunjukkan secara terpisah, pengaruhnya selama periode berjalan yang dapat diatribusikan ke dalam: (a) biaya jasa kini, (b) biaya bunga: (Cc) luran oleh peserta program, (d) keuntungan dan kerugian aktuaral (e) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata uang yang berbeda dengan mata uang penyajian) (P)-mbalan yang dibayarkan) (9) biaya jasa lalu, (N) kombinasi bisnis, (Ci) curtailment, dan () penyelesaian. (3) analisis kewajiban Imbalan pasti terhadap jumlah yang dihasilkan dari program yong seluruhnya tidak didanai dan jurnlah yang dihasilkan dari program yang seluruhnya atau sebagian didanai: (4) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari Nilai Wajar aset program serta saldo awal dan akhir dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK menunjukkan secara terpisah, dampak selama periode yang dapat diatribusikan pada setiap: LG. Catatan Atas Laporan Keuangan 24
Page 50 OCR 0.861
Page 50 of 84 Ce) hasil yang diharapkan dan aset program: (b) keuntungan dan kerugian aktuorial: (ch perubahan kurs meta uang asing pada program yang diukur dengan mata uang yang berbeda dengan mata uang penyajian: (d) juran oleh pemberi pekerja: (e) ran oleh peserta program: (ID) Imbalan yang dibayarkan: (9) kombinasi bisnis: dan (h) penyelesaian: (5) rekonsikasi nilai kini kewajiban imbalan pasti sebagaimana dimaksud dalam butir (2) dan Nilai Wajar aset program sebagaimana dimaksud dalam butir (4) atas v Aset dan Uabditas yang diakul dalam taporan posisi keuangan, paling kurang mengungkapkan: (a) keuntungan dan kerugian aktuarial neto yang tidak diakul dalam laporan posisi keuangan, (b) biaya jasa lalu yang tidak diakui dalam laporan posisi keuangan, (Cc) setiap jumlah yang tidak diakui sebagai Aset, dikarenakan oleh batasan dalam SAK: (d) Nilai Wajar pada akhir periode pelaporan dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK, dan Ce) jumlah lainnya yang diakut dalam laporan posisi keuangan: (6) total beban yang diakui di labe rugi untuk setiap hal-hal berikut dan nama pos dimana hal tersebut termasuk: la) biaya jasa kini: (b) biaya bunga, (c) hasil yang diharapkan dari aset program, (d) hasil yang diharapkan dari setiap hak penggantian yang diakui sebwasi Aset sesuai dengan SAK: (e) keuntungan dan kerugian aktuarial, jika Perusahaan memilih metode koridor 108 (sepuluh per seratus), (f) biaya jasa lalu, (a) dampak dari curtailment terutama terkait dengan penyelesaiannya: dan (ts) darnpak dari batasan dalam SAK, (7) jumlah total yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain yang akan diakul segera dalam saldo laba, meliputi: y la) keuntungan dan kerugian aktuarial, dan (b) darnpak dari batasan dalam SAK,
Page 51 OCR 0.877
Pase 51 of 84 (8) jumlah kumulatif dari keuntungan dan kerugian aktuarial yang diekui pada pendapatan komprehensif lain, dalam hal Perusahaan mengakui keuntungan dan kerugian dalam pendapatan komerehensif lain sesuai dengan SAK: (9) persentase atau jumlah setiap kategori utama yang merupakan Nilai Wajar total v set program, untuk setiap kategeri utarna dari aset program, yang mencakup, namun tidak terbatas pada, Instrumen ekuitas, instrumen utang, properti, dan seluruh aset lain, (10) jumlah yang mencakup Nilai Wajar aset program untuk: v (a) setiap kategori instrumen keuangan milik Perusahaan) dan (b) setiap properti atau Aset lain yang digunakan oleh Perusshaan, (11) penjelasan atas dasar yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian v yang diharapkan atas Aset secara keseluruhan, termasuk dampak kategori utarna dari aset program: (12) imbal hasil aktual atas aset prograrn, serta imbal hasil aktual atas setiap hak v penggantian yang diakui sebagai Aset, (13) Asurnsi aktuarlal utama yang digunakan sampat pada akhir penode pelaporan v dan diungkapkan dalam ukuran yang absolut dan tidak hanya sebagai marjin antara persentase dan varjabel lsinnya, termasuk: (a) tingkat diskonto, (b) tingkat imbal hasil yang diharapkan atas setiap aset program untuk periode yang disajikan dalam laporan keuangan, (Cc) tingkat imbal hasil yang diharapkan untuk periode yang disejikan dalam laporan keuangan pada setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset: (ad) tingkat kenaikan gaji yang diharapkan (dan perubahan dalam Indeks atau variabel tertentu lainnya dalam masa program formal atau konstruktif sebagai dasar untuk kenaikan imbalan masa depan): (e) tingkat tren biaya kesehatan, dan (P) asumsi material lain yang digunakan dalam aktuarios (14) dampak kenaikan atau penurunan satu angks persentase dalam tingkat tren v biaya kesehatan yang dissurnsikan pada: (a) biaya jasa kini agregat dan komponen biaya bunga dari biaya kesehatan pascakerja periodik neto: dan (b) akurnulasi kewajiban imbalan pascakerja untuk biaya kesehatan. (cl Dalam hal program dioperasikan dalam lingkungan inflasi yang tinggi, wajib diungkapkan dampak persentase kenaikan atau penurunan tingkat tren biaya kesehatan yang diasumsikan dari makna yang serupa dengan satu angka persentase dalam lingkungan inflasi yang rendah. (15) Jumlah periode tahunan saat ini den periode empat tahun sebelumnya dari: v Ce) nilai kini kewajiban imbalan pasti, Nilai Wajar aset program dan surplus atau Gefsit pada program: dan
Page 52 OCR 0.890
Page 82 0784 (b) penyesuaian yang timbul pada: (1) Nabilitas program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari Niabilitas program pada akhir periode pelaporan, dan (it) aset program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari aset program pada akhir periode pelaporan: (16) estimasi terbaik pemberi kerja, segera setelah dapat ditentukan secara andal, dari luran yang diharapkan akan dibayar dalam program selama periode tahunan dimulai setstah periode pelaporan: (17) khusus untuk program imbalan pasti yang membagi risiko antar entitas sepengendali, wajib diungkapkan sebagai berikut: (a) perjanjian kontraktual atau kebijakan tertulis untuk pembebanan biaya imbalan pasti neto atau bukti bahwa tidak ada kebijakan seperti ituj (b) dalam hal Perusahaan mencatat alokasi biaya Imbalan pasti neto sesuai SAK, maka Perusahaan mengungkapkan: Ci) Informasi yang memungkinkan pengguna laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat program imbalan pasti dan dampak keuangan atas perubahan program selama periode tersebut: (li) pengungkapan gambaran umum jenis program sesuai dengan huruf a) butir (1) mencakup penjelasan praktik informal yang menimbulkan kewajiban konstruktif termasuk dalam pengukuran kewajiban Imbalan pasti, dan Ciiijjika Perusahaan mencatat iuran yang terutang untuk periode sesuai SAK informasi tentang program secara keseluruhan disyaratkan sesuai dengan butir (1), butir (2), butir (3), butir (4), butir (9), butir (13), butir (14), dan butir (16) serta butir W. b) Turan Pasti Perusahaan yang menyelenggarakan program iuran pastiharus mengungkapkan jumlah yang diakui sebagai beban untuk program iuran pasti. Cc) Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya Yang harus diungkapkan paling kurang jenis dan jumlah imbalan kerja jangka panjang lainnya. d) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja Yang harus diungkapkanantara lain: CL) luran program dan jumlah pesangon pemutusan kontrak kerja: dan (2) penjelasan mengenai liabilitas kontinjen (jika ada). 24) Utang Obligasi Yang harus diungkapkan antara lain: —
Page 53 OCR 0.841
Page 53 of 84 @) rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat dalam rupiah dan mata uang asing, tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya, b) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek: C) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) buianj d) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan, e) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan, jika ada) () pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwallamanatan, 9) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default): dan h) persyaratan penting lainnya, 25) Sukuk a) Perusahaan wajib mengelompokkan Sukuk berdasarkan akad syariah yang digunakan. b) Perusahaan harus mengungkapkan antara lain: (4) uraian tentang persyaratan utama dalam penerbitan Sukuk, termasuk: (la) ringkasan akad syariah dan skema transaksisyaniah yang digunakan, (b) Aset, manfaat, atau aktivitas yang mendasari, (Ce) nilai nominal, (d) besaran Imbalan (untuk Sukuk ijarah): te) prinsip pembagian hasil usaha, dasar bagi hasil, dan besaran nisbah bagi hasil (untuk. Sukuk mudharabah), (1) rencana jadwal dan tata cara pembagian dan/atau pembayaran imbalan atau bagi hasil, (9) jangka waktu, (h) tujuan penerbitannya: dan (1) persyaratan penting lainj (2) peringkat dan nama Perusahaan Perneringkat Efek: (3) bursa tempat Sukuk dicatatkan: (@jumlah badian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan, (S)nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan: (6)jaminan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada), (?)pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: dan
Page 54 OCR 0.876
Page 54 of 84 dan kondisi default). (8) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Emiten atau Perusahaan Publik dalam memenuhi persyaratan dan kondis: Sukuk (misalnya restrukturisasi Sukuk 26) Utang Subordinasi Yang harus diungkapkan antara lair: 2) b) Gg d) 3) n nama kreditur, sifat Ikatan, jangka waktu, jenis mata uang, dan kisaran suku bunga kontraktual selama perede pelaporan tujuan perolehannya: persyaratan terkait dengan pelunasan utang subordinasi: kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default): pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwallamonatan, dan persyaratan penting lainnya. v 27) Obligasi Konversi Yang harus diungkapkan antara lain: 2) b) c) dj 8) n 9) n » » k) » m) rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat, tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi konversi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya, periode konversi dan persyaratan konversi, antara lain meliputi rasio konversi, harga pelaksanaan, hak konversi sebelum jatuh tempo serta persyaratannya, dan penalti, dampak dilusi apabila seluruh obligasi dikonversikan, dengan memperhatikan Tingkat konversi atau harga pelaksanaan (exercise price) yang paling menguntungkan dari sudut pandang pemegang obligasi konversi, jumlah obligasi yang telah dikonversikan dan dampak dilusinya, peringkat dan narna Perusahaan Perneringkat Efek: jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalarn waktu 12 (dua belas) bulan, nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada), kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default): Galam hal Perusahaan menerbitkan obligasi konversi tanpa melalut penowaran umum, wajib diungkapkan tujuan penerbitan dan nama pembeli: komponen Liabihtas dari obligasi konversi: keberadaan fitur dervatif melekat, dan persyaratan penting lainnya WI —
Page 55 OCR 0.889
Page S5 of 94 Yang harus diungkapkan antara lain : @) Bagi setiap jenis saham, antara lain: (4) Rekonsiliasi jumlah saham beredar pada awal dan akhir perode, (2) Hak, keistimewaan, dan pembatasan yang melekat pada setiap jenis saham, termasuk pembatasan atas dividen dan pernbayaran kembali atas modal: dan (3) Saham yang dicadangkan untuk penerbitan dengan hak opsi dan kontrak penjualan saham, termasuk jumlah dan persyaratan, b) Penjelasan mengenai sifat dan tujuan setiap pos cadangan dalam ekuitas, Cc) Susunan pernegang saham dengan mengungkapkan jumlah lembar saham dan persentase kepemilikan, yaitu: (1) Pemegang saham yang memiliki SY (lima perseratus) atau lebih, (2) Nama direktur dan komisaris yang memiliki saham, dan (3) Pemegang saham lainnya: d) Dalam ha! terjadi perubahan modalsaham dalam periode berjalan: (1) Keputusan yang berhubungan dengan perubahan medal saham tersebut, seperti pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, persetujuan dan/atau pemberitahuan Menten terkait, dan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), (2) Sumber peningkatan modal saham, antara lain dani kapitalisasi agio, saldo laba, penerbitan saham baru dari Penawaran Umum dengan dan/atau tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (right issue dan private placement), pelaksanaan warn, serta konversi obligasi: dan (3) Tujuan perubahan modal saham, antara lain dalam rangka ekspansi, penyelesaian pinjaman, atau pemenuhan kecukupan modal, e) Dalam hal hanya sebagian saham Perusahaan yang dicatatkan di Bursa Efak, agar nisan Jumlah saham yang dicatatkan dan yang tidak dicatatkan pada Bursa Efek, (3 Ekuitas Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk Catatan Atas Laporan 1) | Modal Saham K 28 KE 2) Tambahan Modal Disetor (Additional Paid-in Capital) Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian jumlah tambahan modal disetor: Catatan Atas Laporan Keuangan 26
Page 56 OCR 0.871
Page 56 of 84 D) Uraian sumber agio saham, & €) Rincian biaya emisi Efek ekuitas berdasarkan penerbitan Efek ekuitas, d) Uraian mengenai sifat dan asal selisih kurs atas modal disetor, €) Uraian mengenai sifat dan asal tambahan modal disetor lainnya) f) Pengungkapan untuk selisih nilai transaksi dengan entitas sepengendali, antara lain: (1) Nama dan penjelasan tentang entitas atau bisnis yang berkombinasi, (2) Penjelasan mengenai hubungan sepengendali dari entitas-entitas yang bertransaksi dan bahwa hubungan tersebut tidak bersifat sementara: (3) Tanggal efektif transaksi, (a) Operasi atau kegiatan bisnis yang telah diputuskan untuk dijual atau dihentikan akibat kombinasi bisnis tersebut, (5) Kepemilikan entitas atau bisnis yang dialihkan serta jenis dan jumlah imbalan yang terjadi, (6) Milai tercatat bisnis yang dikombinasikan atau dialihkan serta selisih antara nilai tercatat tersebut dengan jumlah imbalan yang diserahkan atau diterima, dan (7) Penyajian kembali laporan keuangan yang memberikan informasi antara lain: fa) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan yang telah dilaporkan sebelumnya untuk periode yang disajikan kembali: (b) Ikhtisar jumlah tercatat Aset dan Liabditas entitas atau bisnis yang dikombinasikan, (ch) Dampak penyesuaian kebijakan akuntansi, dan (d) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan setelah disajikan kembali, 3) | Selisih Transaksidengan Pihak Nonpengendali Catatan Atas Laporan Yang harus diungkapkan antara lain : v Keuangan 27 a) Uralan transaksi perubahan kepernilikan tanpa hilangnya Pengendalian yang meliputi: (ai) Jenis transaksi dan perubahan persentase kepemilikan: (2) Nara entitas anak: dan (3) Nama pihak yang bertransaksi, b) berisi selisih transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian, v ul KEK C) Jumlah yang direalisasi ke laba rugi atas pelepasan investasi pada saat hilangnya Pengendalian. af 4) | saham Treasuri v
Page 57 OCR 0.873
Page 87 of 84 Yang harus diungkapkan antara lain: a) Latar belakang pembelian kembali saham, pelepasan, atau pengurangan modal a , b) Tanggal atau periode perolehan serta Jumlah lembar dan nilai saharn treasuri yang diperoleh: E) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang digunakan sebagai pengurangan modal disetor, d) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang dilepaskan kembali serta selisih antara harga perolehan dengan harga pelepasan saham treasuri: dan &) Akumulasi jumlah lembar dan nilai saham treasuri. Saldo Laba Yang harus diungkapkan antara lain: 8) Alasan dan jumlah penyesuaian periode yang lalu (jika ada), b) Perubahan sakdo laba pada periode bersangkutan dan persetujuan RUPS yang terkait, dan €) Saldo laba yang ditentukan penggunaannya, sifat, dan tujuan setiap pos cadangan. Catatan Atas Laporan Keuangan 39 6) Waran Yang harus diungkapkan antara lain: 2) jenis waran dan harga pelaksanaan dari masing-masing waranj b) dasar penentuan Nilai Wajar waran, C) nilai waran yang belurn dan tidak dilaksanakan (kadaluwarsa): d) jumlah waran yang diterbitkan dan beredar serta dampak dilusinya, dan €) ikatan-ikatan yang terkait dengan penerbitan waran. Pendapatan Komprehensif Lainnya Yang harus diungkapkan antara lain keterangan mengenai perubahan masing-masing Catatan Atas Laporan Keuangan 21, 2r, 2v, 2t, 10, komponen pendapatan kompretiensif lainnya. 13, 24 37 | kepentingan Konpenganga ia Yang harus diungkapkan antara lain rincian bagian pemegang saham nonpengendali atas #kuitas masing-masing entitas anak yang tidak dapat diatribusikan secara langsung atau tidak langsung pada entitas Induk. Laba Rugi Komprehensif
Page 58 OCR 0.866
Page 58 of 84 Yang harus diungkapkan antara lain : a) Jumlah setiap kateoori signifikan dari pendapatan yang diakui selama periode, termasuk pendapatan yang berasal dari: (1) Penjualan barang: (2) Penjualan jasa: (3) Bunga: (4) Royalti, dan/atau (5) Dividenj diungkapkan secara terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pak ketiga b) Rincian jumlah dari kelampok produk/jasa utama, Eh Nama pihak pembeli dan jumlah nilai penjualan yang melebihi 1095 (sepuluh perseratus) dari pendapatan: d) Jumlah pendapatan yang berasal dari pertukaran barang atau jasa yang tercakup dalam setiap kategori signifikan dari pendapatan (jika ada), yang diungkapkan terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, 2) Khusus untuk kontrak konstruksi, diungkapkan antara lain: (4) Pendapatan kontrak konstruksi: ta) pan pendapatan kontrak yang diakui sebagai pendapatan dalam periode erjalan: (b) Metode yang digunakan untuk menentukan pendapatan kontrak yang diakui dalam periode berjalan: dan (c) Metode yang digunakan untuk menentukan tahap penyelesaian kontrak, (2) Pekerjaan dalam proses penyelesaian pada tanggal akhir periode pelaporan: ta) Jumlah agregat biaya yang terjadi dan laba/rugi yang diakui sampai tanggal pelaporan: (b)- Jumlah uang muka yang diterima) dan (c) Jumlah retensi, (3) Jumlah tagihan dan utang bruto kepada pemberi kerja, masing-masing sebagai Aset dan Liatxlitas: () Dalam hal Perusahaan memiliki transaksi hubungan keagenan, diungkapkan secara terpisah, antara lain: (4) Penjualan biasa dan penjualan dari hubungan keagenan, (2) Pendapatan kornisi yang diperoleh Perusahaan sebagai agen dari transaksi keagenan dengan pendapatan lainnya, dan v 1) | Pendapatan Catatan Atas Lapori Keuangan 29 Ahem
Page 59 OCR 0.888
Page 50 of84 (3) Perincien dari komponen pendapatan neto yang diperoleh Perusahaan sebagai prinsipal dari transaksi keagenan, yang antara lain terdin dari: fa) Pendapatan bruto, (b) Retur/rabat/diskon terkait: dan (c) Total pendapatan neto. 2) Khusus Industri yang Tarifnya Diatur oleh Regulator Ketentuan Tarif Yang harus diungkapkan antara lain: a) Dasar ketentuan tarif b) Objek atau aktivitas yang dikenakan tarif: C) Masa berlaku tanf, d) Besaran tarif: dan e) Perjanjian lain yang terkait. 3 Khusus Industri pembiayaan Rincian jumlah berdasarkan kelompok produk/jasa utama antara lan: a) Pendapatan pembiayaan konsumen, b) Pendapatan anjak plutang: dan C) Pendapatan sewa, 4 Khusus Industri Rumah Sakit Terdiri dari: Jasa pelayanan medis, jasa penunjang lainnya, jasa dokter, rawat inap, rawat jalan dan penunjang medis, Rincian pengurang pendapatan, antara lain: B) Restitusi: b) Subsidi tdak mampu: dan C) Selisih perhitungan klaim, 5) Khusus Industri Transportasi Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama antara lain: a) Rincian pendapatan bersih jasa transportasi: b) Rincian pendapatan usaha dari jasa penyewaan alat transportasi: €) Rincian pendapatan usaha dari jasa ekspedisi, d) Rincian pendapatan usah4 dari keagenan: dan
Page 60 OCR 0.879
Page 60 of 84 @) Rincian pendapatan dipisahkan sesuai dengan jenisnya armada aa taksi, feri, tanker dan pesawat udara) dengan ketentuan mernisahkan atas dasar kepemilikan armoda tersebut. 61 | Khusus Industri Telekomunikasi v Rincian pendapatan usaha antara lain pendapatan usaha jasa interkoneksi, jasa telekomunikasi sendiri, jasa telekomunikasi yang dilaksanakan melalui kerjasama dengan pihak lain, 7) | Khusus Industri Asuransi: v Pendapatan Premi Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompak premi bruto, premi reasuransi, dan penurunan (kenaikan) premi yang belum merupakan pendapatan untuk setiap jenis asuransi. Catatan: menyesuaikan dengan PSAK yang berlaku (PSAK 36 dan 62) 8) | Khusus Industri Jalan Tol: V Pendapatan Yang harus diungkapkan antara lain: a) Penjualan meliputi rindan pendapatan jasa tol sendiri, rincian pendapatan jasa lain, dan rincian pendapatan kerjasama operasi, b) Jika perusahaan memiliki hak penyelenggaraan sejumlah ruas jalan tol, maka pendapatan usahs untuk setiap ruas jalan tol tersebut harus diungkapkan, 9) | Khusus Industri Perbankan v Pendapatan Bunga Yang harus diungkapkan antara lain: Pendapatan bunga, yang dapat terdiri dari dan tidak terbatas pada : a) Obhigasi Pemerintah, b) Kredit, dengan pengungkapan tambahan untuk provisi dan komisi yang diakuij C) Efek-efek: dan d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank lain, Catatan Atas Laporan 10) | Beban Pokok Penjualan ) - Keuangan 30 Yang harus diungkapkan antara lam: 8) Untuk perusahaan manufaktur, diungkapkan beban pokok produksi yang dirinci: v (1) Biaya bahan baku,
Page 61 OCR 0.896
Page 61 of84 (2) Biaya tenaga kerja: dan 13) Biaya overhead ditambah dan dikurangi sakto awal dan akhir persediaan: b) Nama pihak penjual dan nilai pembeltan yang melebihi 1045 (sepuluh perseratus) dari pendapatan: dan €) Untuk industri jasa, diungkapkan beban pokok berdasarkan pada jasa yang dijual. 11) Khusus Industri Rumah Sakit Beban Departementalisasi/Beban Operasional Yang harus diungkapkan antara lain, rincian beban departementalisasi: 8) Beban bahan: b) Beban jasa pelayanan: Cc) Beban pegawai: d) Beban penyusutan sarana medisj e) Beban pemeliharaan sarana, f) Beban asuransi: 9) Beban langganan daya dan jasa: h) Beban depresiasi. 12) Khusus Industri Asuransi: 3) Beban Klaim Asuransi Kerugian Yang harus diungkapkan antara lain rindan dan jumlah berdasarkan kelompok klaim bruto, klaim reasuransi, dan kenaikan (penurunan) estimasi klaim retensi sendin untuk setiap jenis asuransi. b) Beban Klaim Asuransi Jiwa Yang barus diungkapkan antara lain: Rincian dan jumlah beban menurut jenis klaim dan manfaat, diantaranya : klaim jatuh tempo, klaim nilai tunai, dan klaim kematian. c) Komisi Neto Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok pendapatan komisi dan beban komisi untuk setiap jenis asuransi, d) Hasil Investasi Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah menurut jenis investasi, 13) Khusus Industri Perhotelan Beban Departementalisasi aa
Page 62 OCR 0.888
Page 62 0f84 Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian jumlah unsur-unsur beban departementalisasi, b) Gaji dan beban pegawai lainnya: dan €) Rincian jumleh unsur-unsur beban departemen lainnya. 14) Beban Usaha Yang harus diungkapkan rincian sifat beban berdasarkan kategori fungsinya, yaitu antara tain: a) Beban penjualan: b) Beban distribusi, dan C) Beban umum dan administrasi, Sc. Catatan Atas Laporan Keuangan 31 15) Khusus Industri Perbankan a) Beban Bunga Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban bunga berdasarkan kelompok produk/jasa utama. b) Beban Provisi dan Komisi Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban beban provisi dan komisi berdasarkan kelompok produk/jasa utarna, 16) Khusus Industri Pembiayaan BebanKerugian Penurunan Nilai Yang harus diungkapkan antara lain jumlah beban kerugian penurunan nilai untuk masing- masing akun Piutang Pembiayaan Konsumen, Tagihan Anjak Piutang, dan Piutang Sewa Pembiayaan. 17) Pendapatan dan Beban Lainnya Yang barus diungkapkan antara Isin - 8) nncian dan jumlah Pendapatan lainnya. b) rincian dan jumlah Beban lainnya, C) Untuk Biaya Keuangan, meliputi : tl) biaya pinjaman meliputi: (a) beban keuangan yang dihitung dengan menggunakan metode suku bunga (b) beban keuangan dalam sewa pembiayaan yang diakui sesusi SAK yang berlaku: dan KE Catatan Atas Laporan Keuangan 32 LL
Page 63 OCR 0.887
Page 63 of 84 (c) selisih kurs yang berasal dari pinjaman dalam mata uang asing sepanjang selisih kurs tersebut diperlakukan sebagai penyesuaian terhadap bunga, (2) biaya keuangan lainnya yang terjadi dari transaksi instrumen kevangan meliputi: (a) rugi penurunan nilai dari kuotasi atas investasi tersedia untuk dijual (b) rugi ria dari Instrumen keuangan yang diakui pada Nilai Wajar melalui laba rugi, dan (0) arnortisasi premi/diskonto kontrak berjangka yang bertujuan untuk lindung nilai. d) Untuk Bagian Laba Rugi dari Entitas Asosiasi dan/atau Ventura Bersama meliputi : (ai) bagian laba rugi dari masing-masing entitas esosiasi den/atau Ventura Bersama yang dicatat dengan menggunakan metode ekuitas: Gan (2) bagian laba rugi dari entitas asosiasi dari operasi yang dihentikan, yang diungkapkan secara terpisah, 18) Khusus Industri Perbankan a) Beban Penyisihan Penurunan Nilai atas Aset Keuangan Yang harus diungkapkan antara lain rincian junvah berdasarkan jenis aset keuangan, D) Keuntungan (Kerugian) dari kenaikan (penurunan) nilai surat-surat berharga Gan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Yang harus diungkapkan antara lain rincian Jumlah berdasarkan jenis. €) Keuntungan (Kerugian) Penjualan Surat-surat Berharga dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis. 19) Pendapatan Komprehensif Lain Yang harus diungkapkan antara las: 8) perubahan dalam surplus revaluasi Aset Tetap maupun Aset Takberwujud: b) keuntungan dan kerugian aktuarial atas program manfaat pasti: C) selisih kurs karena penjabaran taporan kevangan: d) keuntungan (kerugian) dari aset keuangan tersedia untuk dijual: e) bagian efektif dari keuntungan dan kerugian instrumen lindung nilai dalam rangka lindung nilai arus kes, dan bogian pendapatan komerebensif lain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama. 20) Pajak Penghasilan Yong harus diungkapkan antara laun : a) komponen beban (penghasilan) pajak yang terdiri dari: Catatan Atas Laporan Keuangan 18 aa
Page 64 OCR 0.880
b) 4 d) &) eh) ) Page 64 of 84 (Ht) beban (penghasilan) pajak kini: (2) penyesuatan yang diakui pada periode atas pajak kini yang berasal dari periode lalu, (3) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan temporer dan pembalikannya, (4) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan terkait dengan perubahan tarif pajak atau penerapan peraturan perpajakan yang baru: (5) jumlah manfaat yang berasal dari rugi pajak yang tidak diakui sebelumnya atau perbedaan temporer suatu periode lalu yang digunakan untuk mengurangi beban pajak kini dan beban pajak tangguhan, (6) beban pajak tangguhan yang disebabkan oleh penurunan atau pembalikan penurunan sebelumnya ates aset pajak tangguhanj dan (7) jumlah beban (penghasilan) terkait dengan perubahan kebijakan akuntansi dan kesalahan yang diperhitungkan dalam laporan last rugi komprehensif, dikarenakan tidak dapat diperlakukan secara retrospektif: agregat pajak kini dan pajak tangguhan terkait dengan transaksi yang dibebankan atau dikreditkan langsung ke ekultas, jumlah pajak penghasilan terkait dengan setiap komponen pendapatan komprehensif lain, kecuali untuk bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi danjatau Ventura Bersama, penjelasan hubungan antara beban (penghasilan) pajak dan laba akuntansi dalam satu atau kedua bentuk berikut inii: (1) rekonsiliasi antara beban (penghasilan) pajak dan hasil perkalian laba akuntansi dengan tarif pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku) atau (2) rekonsikasi antara tarif pajak efektif rata-rata dan tanf pajak yang bertaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku, penjelasan mengenai perubahan tarif pajak yang berlaku dan perbandingan dengan tanf pajak yang berlaku pada periode akuntansi sebelumnya: jumlah (dan batas waktu penggunaan, jika ada) perbedaan temporer yang dapat dikurangkan dan rugi pajak belum dikompensasi yang tidak diakui sebagai aset pajak tangguhan dalam laporan keuangan: jumlah agregat perbedaan temporer yang terkait dengan investasi pada entitas anak, Cabang, entitas asosiasi, dan bagian partisipasi dalam Ventura Bersarna atas kabditas pajak tangguhan yang belum diakui: rekonsiliasi fiskal dan perhitungan beban pajak kini dengan cara sebagai berikut:
Page 65 OCR 0.891
Page 65 of 84 Cl) laba sebelum pajak menurut akuntansi, (2) ditambah/dikurangi koreksi positif atau negatif (dinnci), dan (3) laba kena pajak, 1) pertutungan beban dan liabilitas pajak kini dengan menerapkan tarif pajak sesuai dengan ketentuan perundang-undangan pajak yang berlaku: 1) pernyataan bahwa laba kena pajak hasil rekonsiliasi menjadi dasar dalam pengisian SPT Tahunan PPh Badan, k) setiap jenis perbedaan temporer dan setiap jenis rugi pajak yang belum dikompensasi: (1) pemlah aset dan Ilabilitas pajak teangguhan yang diakui pada laporan posisi keuangan untuk periode sajian: dan (2) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang diakui dalam laba rugi, apabila jumlah tersebut tidak terlihat dari perubahan jumlah aset atau liatilitas pajak tangguhan yang diakui dalam laporan posisi keuangan: » beban pajak terkait dengan operasi yang dihentikan: (1) keuntungan atau kerugian atas penghentian) dan (2) leba rugi dari kegintan normal atas operasi yang dihentikan selama periode, bersama dengan jumlah terkait untuk setiap periode sajian, mM) jumlah konsekuensi pajak penghasilan atas dividen kepada pemegang saham Perusahaan yang diusulkan atau diumumkan sebelum Laporan Keuangan Diotorisasi untuk Terbit namun tidak diakui sebagai Labilitas dalam laporan keuangan: @) uraian jumlah perubahan pada jumlah pengakuan untuk aset pajak tangguhan praakuisisi apabila Perusahaan adalah pihak pengakuisisi dalam suatu kombinasi bisnis, 0) peristiwa atau perubahan keadaan yang menyebabkan manfaat pajak tanpguhan wajib diakui apabila manfaat pajak tangguhan yang diperoleh dari kombinasi bisnis tidak diakui pada tanggal akuisisi tetapi dlakui setelah tanggal akwisisis dan Pp) jumlah aset pajak tangguhan dan alasan atau bukti yang mendukung pengakuan atas aset pajak tangguhan, apabila: (1) penggunaan aset pajak tangguhan bergantung pada kondisi laba kena pajak mendatang lebih besar dari laba pembalikan perbedaan temporer kena pajak yang telah ada, dan (2) entitas mengalami kerugian pada periode kini atau periode sebelumnya yang mengakibatkan diakuinya aset pajak tangguhan terkait, 2t) Laba (Rugi) per Saham Dasar dan Dilusian Yang harus diungkapkan entara lain : Catatan Atas Laporan Keuangan 33 NA—
Page 66 OCR 0.888
Page 66 of 84 dan dilusian, dan rekonsiliasi jumlah tersebut terhadap laba atau rugi yang dapat diatribusikan kepada entitas induk untuk periode tersebut. Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak individual dari setiap jenis instrumen yang mempengaruhi laba per saham, b) jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang digunakan sebagai penyebut dalam penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi penyebut tersebut. Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak individual dari setiap jenis Instrumen yang mempengaruhi laba per saharn, C) Instrumen (termasuk saham yang dapat diterbitkan secara kontinjen) yang berpotensi mendilusi laba per saham dasar di masa depan, namun tidak dimasukkan dalam penghitungan laba per saham dilusian karena instrumen tersebut bersifat antidilutif untuk periode sajian, d) penjelasan transaksi saham biasa atau transaksi Instrumen berpotensi seham biasa, selain yang dihitung sesuai dengan SAK yang berlaku, yang terjadi setelah periode pelaporan dan akan secara signifikan mengubah jumlah saham biasa atau instrumen berpotensi saham biasa yang beredar pada akhir periode tersebut seandainya transaksi dimaksud terjadi sebelum akhir periode pelaporan, dan @) laba per saham dasar dan dilusian untuk operasi yang dihentikan. v a) jumlah yang digunakan sebagai pembdang dalam penghitungan laba per saham dasar 22) Transaksi Pihak Berelasi Yang harus dwngkapkan antara lain: a) Pengungkapan mengenai transaksi atau saldo dengan pihak berelasi, yang jumlahnya: (Lt) lebih dari Rp 1.000.000.000,00 (satu rnillar rupiah) untuk transaksi dengan Orang atau anggota keluarga terdekat, dan/atau (2) lebih dari 0,596 (nol koma lima perseratus) dari modal disetor untuk transaksi dengan entitas berelasi, b) terkait dengan transaksi dengan orang atau anggota keluargs terdekat melipub nama, sifat dan hubungan dengan pihak berelasi serta Informasi tentang transaksi den saido dengan pihak dimaksud, Cc) terkait dengan transaksi dengan entitas berelasi meliputi sifat dan hubungan dengan pihak-pihak berelasi serta Informasi mengenai transaksi dan saldo, termasuk. Catatan Atas Laporan Keuangan 38 AA
Page 67 OCR 0.885
Page 67 of 84 komitmen, yang diperlukan untuk memahami potensi dampak hubungan tersebut dalam toporan keusngan, paling kurang! (1) Jumlah transaksi beserta persentasenya terhadap total pendapatan dan beban terkait: (2) jurmah saldo beserta persentasenya terhadap total Aset atau Liabilitas, termasuk komitmen, dan: (a) persyaratan dan ketentuannya, termasuk apakah terdapat jaminan, dan sifat imbalan yang akan diberikan, untuk penyelesaian: dan (D) rincian garansi yang diberikan atau diterima, (3) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan ndal secara Individual dan kolektif, dan penghapusan piutang terkait dengan jumlah sakso piutang usaha dan piutang pihak berelasi non-usahaj dan (4) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai, fika dilakukan pembentukan) v d) pengungkapan yang disyaratkan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) dan &) dilakukan secara terpisah untuk masing-masing kategori berikut: (1) enbtas induk, (2) entitas dengan pengendalian bersarna atau Pengaruh Signifikan terhadap entitas, (3) entitas anak, (a) entitas asosiasi: (5) Ventura Bersarna dimana entitas merupakan venturer, (6) personil manajemen kunci dan enbtas pelapor atau entitas induknya: dan (?) pihak-pihak berelasi lainnya, e) seluruh kompensasi yang diberikan kepada masing-masing anggota atau kelompok direksi, komisaris, pemegang saham utama yang juga sebagai karyawan, dan manajemen kunci lainnya untuk masing-masing kategori berikut: (1) imbalan kerja jangka pendek: (2) imbalan pascakerja, (3) imbalan kerja jangka panjang lainnya: (4) pesangon pemutusan kontrak kerja, dan (5) pembayaran berbasis saham. f) untuk entitas berelasi dengan pemerintah : v
Page 68 OCR 0.878
Page 68 of 84 (3) nama entitas berelasi dengan pemerintah dan sifat hubungannya dengan Perusahaan: (2) sifat dan jumlah setiap transaksi yang secara individual signifikan: dan (3) untuk transaksi lainnya yang secara kolektif, tetapi tidak secara individual, signifikan, Indikasi secara kuantitatif atau kualitatif atas luasnya transaksi tersebut. 23) | Aset dan Liabilitas dalam Mata Uang Asing Seaan Pan Lageran 3) Mata uang asing yang dimaksud adalah mata vang selain mata uang fungsional, b) Yang harus diungkapkan antara lain: (4) rincian aset dan llabilitas moneter dalam mata uang asing serta ekuivalennya dalam mata uang fungsional: (2) posisi neto dari aset dan liabiltas moneter dalam mata uang asing: (3) rincian kontrak valuta berjangka dan ekuivalen dalam mata uang fungsional, (8) jumlah selisih kurs yang diakui dalam laba rugi, kecuali untuk selisih kurs yang timbul pada instrumen keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi, dan (5) setisih kurs neto diakui dalam pendapatan komprehensif lain dan diakumulasikan dalarn komponen ekuitas yang tenvisah, serta rekonsiliasi selisih kurs tersebut pada awal dan akhir periode. 24) | Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan Yang harus diungkapkan antara lain : v @) untuk setiap rudi penurunan nilai yang diakui atau dibalik selama periode tertentu untuk suatu aset individual, termasuk goodwil/ atau suatu unit penghasil kas: (Ll) penstiwa dan kondisi yang mengindikasikan pengakuan atau pembalikan rugi penurunan nilai, (2) juniiah rugi penurunan nilal yang diakui dalam laba rugi selama periode tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang didalamnya tercakup rugi penurunan nilai, (3) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama periode tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensf yang di dalamnya tercakup rugi penurunan nilai yang dibalik: (4) goodwil yang telah diakul rugi penurunan nilainya, (5) jumlah rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain selama periode tersebut, dan (6) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai atas 4set revaluasian yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain selama periode tersebut, Lt Catatan Ates Laporan Keuangan 2p, 3
Page 69 OCR 0.876
Page 69 of 84 b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam angka (1) dilakukan untuk setiap kelompok aset. 25) | Perubahan Estimasi Akuntansi, Perubahan Kebijakan Akuntansi, dan Kesalahan v Periode Lalu a) Perubahan Estirmasi Akuntansi Yang harus diungkapkan antara lain : (1) sifat dan alasan perubahan estimasi akuntansi: (2) jumlah perubahan estimasi yang berdampak pada periode berjalan: dan (3) perkiraan dampak estimasi pada periode mendatang. Dalam hal jumlah dampak pada periode mendatang tidak praktis, fakta tersebut harus diungkapkan, b) Perubahan Kebijakan Akuntansi Yang harus diungkapkan antara lain : (1) sifat dari perubahan kebijakan akuntansi, (2) alasan penerapan kebijakan akuntansi baru memberikan informasi yang andal dan relevan: (3) jumlah penyesuaian untuk periode berjalan dan setiap periode lalu sajian: (la) setiap pos laporan keuangan yang terpengaruh: dan (b) laba per saham dasar dan dilusian: ta) jumlah penyesusian yang terkait dengan periode-periode sebelum periode yang disajikan. Dalam hal tidak praktis dilakukan, maka diungkapkan alasannya: dan (5) keadaan yang membuat penerapan retrospektif tidak praktis untuk suatu periode tertentu atau untuk penode-periode sebelum periode-periode tersebut disajikan dan tanggal dimulainya perubahan kebijakan akuntansi. CJ) Kesalahan Periode Lalu Yang harus diungkapkan antara Jain : (1) Stat dari kesalahan periode lalu, (2) jumlah koreksi untuk setiap periode sajian: (a) bagi setiap pos laporan keuangan, dan (b) laba per saham dasar dan dilusian/ (3) jumlah koreksi pada awal periode sajian paling awal: dan
Page 70 OCR 0.867
Page 70 of &4 (8) keadaan yang membuat penerapan retrospketif tidak praktis dilakukan dan penjelasan mengenai cara dan waktu dilakukannya koreksi apabila penyajian kembali retrospektif tidak praktis. 26) Kombinasi Bisnis 8) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang terjadi selama periode pelaporan, yeitu: » (2) (3) (4) (5) (6) Kta) 48) 9 (10) (11) nama dan penjelasan tentang pihak yang diakuisisi, tanggal akutsisi: biaya terkait akuisisi, di luar biaya penerbitan Efek utang dan Efek ekuitas, periode berjalan, dan akumulssinya untuk masing-masing kombinasi bisnis, persentase kepentingan ekuitas berhak suara yang diperoleh: alasan utama untuk kombinasi bisnis dan penjelasan tentang care pihak pengakuisisi memperoleh Pengendalian atas pihak yang diakuisisi: penjelasan kualitatif tentang faktor yang membentuk goodwill yang diakul, Nilai Wajar pada saat tanggal akuisisi atas total imbalan yang dialihkan dan Nilal Wajar tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama imbalan, kesepakatan imbalan kontinjensi dan aset Indemnifikasi: la) jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi: (b) penjelasan tentang kesepakatan dan dasar penentuan jumlah pembayaran: dan (C) estimasi kisaran hasil (tidak didiskanto) atau, jika apabila kisaran tidak dapat diestimasikan maka fakta dan alasan mengapa kisaran tersebut tidak dapat diestimasikan. Dalam hal jumlah maksimum pembayaran tidak terbatas, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan fakta tersebut, Perusahaan harus mengungkapkan piutang yang diperoleh berdasarkan kelompok utarna piutang, misalnya pinjaman yang diberikan, sewa pembiayaan langsung, dan kelompok piutang lain, yaitu sebagai berikut: ta) Nilai Wajar piutang: (tb) jumlah piutang bruto kontraktualj dan (c) estimasi terbaik pada tanggal akuisisi atas jurnlah arus kas kontraktual yang diperkirakan tidak tertagih: jumlah yang diakul pada tanggal akuisisi untuk setiap kelompck utarna Aset yang diperoieh dan Liabilitas yang diambil alih, setiap Ilabilitas kontinjensi yang diakui pada Nilai Wajar:
Page 71 OCR 0.882
Page 71 of #4 (a) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat arus keluar sumber daya ekanami terjadi, (b) indikasi ketidakpastian saat atau jumlah arus keluar tersebut. Dalam hal Giperlukan, Perusahaan harus mengungkapkan asurnsi utama yang mendasari prakiraan peristiwa masa depan, dan (Cc) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan Jumlah Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut, (12) dalam hal Nabilitas kontinjensi tidak diakui karena Nilai Wajarnya tidak dapat diukur secara andal, maka pihak pengakulsisi mengungkapkan: (a) informasi sebagaimana dimaksud dalam angka 33 huruf b) angka (4) terkait perikatan dan kantijensi: dan (b) atasan Uabilitas tidak dapat diukur secara andal. (13) datam hal pembelian dengan diskon: (a) jumlah keuntungan yang diakui dan pos dalam laporan laba rugi komprehensif dimana keuntungan tersebut diakui: dan (b) penjelasan tentang alasan transaksi tersebut menghasilkan keuntungan, (14) setiap kornbinasi bisnis dimana pihak pengakutsisi memiliki kurang dari 10085 (seratus perseratus) dari kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi pada tanggal akuisisi: ka) jumlah dari kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi, yang diakui pada tanggal okuisisi dan dasar pengukurannya: dan (b) teknik penilaian dan input model utara yang digunakan dalam penentuan nilai tersebut, untuk setiap kepentingan nonpengendali pada pihak yang Giakussisi yang diukur pada Nilai Wajar, (1S) data hal suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap: Ca) Nilai Wajar pada tanggal akuisisi atas kepentingan ekuitas pihak yang diakutsisi yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi segera sebelum tanggal akuisisi, dan (b) jumlah keuntungan atau kerugian yang diakui sebagai hasil dari pengukuran kembali Milai Wajar dari kepentingan ekustas pada pihak yang diakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi sebelum kombinasi bisnis dan pos dalam laporan laba rugi komprehensif untuk mengakui keuntungan atau kerugian tersebut: (16) Informasi sebagai berikut:
Page 72 OCR 0.869
Page 72 of 84 (a) jumlah pendapatan dan laba atau rugi dari pihak yang diakuisisi sejak tanggal akuisisi yang dimasukkan dalam laporan laba rugi komprehensif pada periode pelaporan: dan (b) pendapatan dan laba atau rugi dari entitas hasil penggabungan untuk periode petaporan berjalan seolah-olah tanggal akuisisi untuk semua kombinasi bisnis yang terjadi selama tahun berjalan telah diperhitungkan sejak awal periode pelaparan. b) Terhadap kombinasi bisnis yang terjadi pada periode sekarang dan periode sebelumnya, Perusahaan yang menjadi pihak pengakuisisi wajib mengungkapkan informasi berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang material atau secara kolektif material: (Lt) dalam hal akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai untuk Aset, Liabilitas, kepentingan nonpengendali tertentu atau jenis imbalan dan jumlah yang diakui dalam laporan keuangan kombinasi bisnis sehingga ditentukan hanya bersifat penyisihan, maka diungkapkan: (a) alasan akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belurn selesai (b) Aset, Liabilitas, kepentingan ekuitas atau jenis imbalan yang akuntansi awalnya belum selesai, dan (Cc) sifat dan jumlah dari setiap penyesualan periode pengukuran yang diakui selarna periode pelaporan (2) setiap periode pelaporan setelah tanggal akuisisi sampai dengan Perusahaan mendapatkan, menjual atau kehilangan hak atas aset Imbalan kontinjensi, atau sampai dengan Perusahaan menyelesaikan babilitas Imbalan kontinjensi atau Nabilitas tersebut dibatalkan atau lewat waktu, maka diungkapkan: (a) setiap perubahan dalam jumlah yang diakui, termasuk setiap perbedaan yang timbul selama penyelesatan: (D) setiap perubahan dalam kisaran hasil (tidak didiskonto) dan alasan perubahan tersebut: dan (O) teknik penilaian dan input model utama yang digunakan untuk mengukur Imbalan kontinjensi: (3) Kabilitas kontinjensi yang diakui dalam kombinasi bisnis, jika ada (4) rekonsiliasi atas nilai tercatat GoodwNI pada awal dan akhir periode pelaporan, (S) jumlah dan penjelasan dari setiap keuntungan atau keruglanyang diakul pada periode pelaporan yang:
Page 73 OCR 0.873
Page 73 of 84 (la) terkait dengan aset teridentifikasi yang diperoleh ateu lisbilitas yang diambil-alih dalam kombinasi bisnis pada periode pelaporan berjalan atau periode pelaporan sebelumnya: dan (b) ukuran, sifat, atau kejadian relevan yang diungkapkan untuk memahami laporan keuangan Perusahaan hasil penggabungan, C) pernyataan kesesuaian dengan peraturan Bapepam dan LK dalam pelaksanaan transaksi kombinasi bisnis, dan d) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal berikut secara keseluruhan, sehubungan dengan perolehan atas entitas anak dan unit bisnis loinnya selama suatu periode: (4) jumlah hargo yang dibayarkan, (2) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas, (3) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apabila Pengendalian diperoleh: dan (8) jumlah aset dan Nabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apabila Pengendalian diperoleh, diikhtisarkan berdasarkan kategori utamanya, 27) | Segmen Operasi Catatan Atas Laporan Yang harus diungkapkan antara lain : Keuangan 37 &) pengungkapan pada levei segmen) v (2) informasi umum, yang terdiri dari: (a) faktor-faktor yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasi segmen dilaporkan, dan (b) jenis produk dan jasa yang menghasilkan pendapatan dari setiap segmen dilaporkan: (2) informasi mengenai laba atau rugi segmen, termasuk pendapatan dan beban tertentu, aset segmen, dan kabilitas segmeri dari segrnen dilaporkan, serta dasar pengukurannya: (3) rekonsiliasi dari total pendapatan segmen, ukuran laba atau rugi segmen dilaporkan, aset segmen, liabilitas segmen, dan unsur segmen rnaterial lainnya terhadap jumlah yang terkait dalam laporan keuangan Perusahaan: b) pengungkapan pada level entitas (1) Informasi produk dan jasa Pendapatan dari pelanggan eksternal untuk setiap produk dan jasa atau setiap kelompok produk dan jasa yang serupa, pk
Page 74 OCR 0.900
Page 74 0184 (2) Informasi wilayah geografis (a) Pendapatan dari pelanggan eksternal yang diatribusikan kepada: 1. negara domisili Perusahaan) dan 4. semua negara asing secara total dimana Perusahaan memperoleh pendapatan. Dalarn hal pendapatan dari svatu negara asing secara individual jumlahnya material, pendapatan tersebut diungkapkan secara terpisah, termasuk dasar pengatribusian pendapatannya kepada negara tersebut secara Individual. (b) Aset tidak lancar selain Instrumen keuangan, aset pajak yang ditangguhkan, aset imbalan pascakerja, dan hak yang terjadi akibat kontrak asuransi yang berlokasi di: |. negara domisili Perusahaan, dan li. semua negara asing secara total dimana Perusahaan mermniliki aset. Dalam hal aset dari suatu negara asing secara individual jumlahnya material, maka aset tersebut diungkapkan secara terpisah, (3) Informesi pelanggan utama Dalam hal pendapatan dari transaksi dengan pelanggan eksternal tunggal mencapai 1015 (sepuluh perseratus) atau lebih dan pendapatan konsolidasi, Perusahaan harus mengungkapkan: ta) fakta, tb) total pendapatan dari setiap pelanggan, dan (c) Identitas segmen yang melaporkan pendapatan tersebut. 28)| Operasi yang Dihentikan v a) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) uraian tentang alasan operasi dihentikan: (2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atou yang mengarah kepada pelepasan yang diharapkan, cara, dan waktu pelepasan dari aset dan hatxlitas Operasi yang dihentikan, dan (3) pengaruh dari operasi yang dihentikan terhadap segmen yang dilaporkan dan aset tidak lancar atau kelompok lepasan disajikan sesuai SAK yang berlaku, b) Yang harus diungkapkan atas Informasi terkait dengan laba (rugi) operasi yang dihentikan, antara lam: (4) analisa atas jumlah tunggal yang disajkan dalam laporan laba rugi komprehensif meliputi! (a) pendapatan, beban, dan laba atau rugi sebelum pajak dari operasi yang dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait, dan
Page 75 OCR 0.875
Page 73 ot 84 (b) laba atau rugi yang diakui dalam pengukuran ke Nilai Wajar setelan dikurangi biaya untuk menjual atau pelepasan aset atau kelompok lepasan yang terkait dengan operasi yang dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait, (2) arus kas neto yang dapat diatribusikan pada aktivitas operasi, investasi dan pendanaan dari operasi yang dihentikan, dan (3) jumlah penghasilan dari operasi yang dilanjutkan dan operasi yang dihentikan yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas Induk. 29) Instrumen Derivatif selain Derivatif Melekat a) b) :21 Perusahaan wajib mengelompokkan Instrumen derivatif sesuai dengan tujuannya, yaitu untuk lindung nilai atau tujuan lainnya (n6n lindung nilai), seperti untuk tujuan spekulasi, Perusahaan yang memiliki atau menerbitkan Instrumen derivatif wajib mengungkapkan untuk setiap kontrak instrumen derivatif dalam kelompok klasifikasi Indung nilai dan kelompok non lindung nilai: (1) hakikat dan sifat dari transaksi, berupa transaksi berjangka dalam bentuk valuta, bunga, komoditas atau lain-lain (2) pihak lawan transaksi (counterparties): (3) tanggal jatuh tempo: (4) nilai keseluruhan kontrak dan Nilai Wajar pada tanggal laporan posisi keuangan: (5S) beban atau Pendapatan pada periode pelaporan: (B) pos Aset dan/atau Labilitas yang dilindung nilai, dan (7) persyaratan penting lainnya, Yang harus diungkapkan antara lain: (L) Hal-hal yang diperlukan untuk memahami tujuan transaksi derivatif dan strategi untuk mencapai tujuan tersebut, (2) Kebijakan manajemen risiko untuk setiap klasifikasi lindung nilai, termasuk penjelasan mengenal Aset dan/atau Lisbilitas dan jenis transaksi yang dilindung milaij dan (3) Bagi Instrumen yang tidak dimaksudkan sebagai suatu Indung nilai, disebutkan tujuannya, 30) Nilai Wajar Instrumen Keuangan Yang harus diungkapkan untuk setiap kelompok aset keuangan dan llabilitas keuangan antara lsin: a) IWwlai Wajar setisp kelompok Aset dan Liabilitas tersebut dengan cara yang memungkinkan untuk dapat diperhandingkan dengan nilai tercatat dalam laporan posisi keuangan, dan Catatan Atas Laporan Keuangan 3S
Page 76 OCR 0.871
Page 76 ol 84 b) hierarki, metode, dan asumsi signifikan yang digunakan dalam menentukan Nilai Wajar aset kevangan dan liabiltas keuangan, 31) | Dividen kat bsk Yang harus diungkapkan antara lain: B) jumlah dividen dan dividen per saham yang telah dideklarasikan dan dibayarkan sebagai distribusi kepada perndik pada periode pelaporan, b) jumlah utang dividen untuk: (1) penode pelaporan, dan (2) penode sebelumnya, C) jumlah dividen dan dividen per saham yang diusulkan atau dideklarasikan setelah periode pelaporan tetapi sebelum tanggal penyelesaian laporan keuangan dan tidak diakui sebagai Liabilitas kepada pemilik paca akhir periode pelaporan, dan dj) jumiah dividen preferen kumulatif yang tidak diakul. 32) | Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama Yang harus diungkapkan antara lain: a) jumlah agregat dari liabilitas kontinjensi dengan jumlah kabilitas kontinjans lainnya secara terpisah: b) Jumlah agregat dari komitmen modal terkait dengan bagian partisipasinya dalam Ventura Bersama secara terpisah dari komitmen lainnya: C) daftar dan penjelasan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama yang signifikan dan bagian pertisipasi kepemilikan dalam pengendakan bersama entitas: dan d) dalam hal Ventura Bersarna diakut dalarn pengendalian bersama entitas, agar ditambahkan pengungkapan tambahan tentang: (Ll) metode yang digunakan untuk mengakui bagian partisipasinya, dan (2) jumlah agregat setiap aset lancar, aset tidak lancar, kabilitas jangka pendek, liabilitas jangka panjang, penghasilan dan beban yang terkait dengan bagian partisipasinya dalam Ventura Bersama, 33) | Perikatan dan Kontinjensi 8) Perikatan Catatan Atas Laporan Yang harus diungkapkan antara lain : (1) perikatan yang meliputi: fa) perjanjian sewa, keagenan dan distribusi, bantuan manajemen dan teknis, royalti, dan lisensi, diungkapkan: | pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian: Keuangan 36 Ab
Page 77 OCR 0.846
Page TT of B4 IL periode berlakunya perikatan, lil. dasar penentuan kompensasi dan denda, Iv, jumlah beban atau pendapatan pada periode pelaporan: dan VW, pembatasan-pembatasan lainnya, (b) kontrak atau perjanjian yang memerlukan penggunaan dana di masa yang akan datang, seperti: pembangunan pabrik, perjanjian pembelian, Ikatan untuk investasi, disngkapkan: | pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian, UI periode berlakunya perikatan: W, nilai keseluruhan, mata uang, dan bagian yang telah direalisasi: dan Iv. sanksi-sanksi: (2) pernberian jaminan atau garansi, diungkapkan: (8) oihak-pihak yang dijamin dan yang menerima jaminan, yang dipisahkan antara pihak berelasi dan pihak ketiga untuk pihak yang dijarnin, tb) tatar belakang dikeluarkannya jaminan: (ch periode berlakunya jaminan: dan (d) nilai jaminan (3) fasilitas kredit yang belum digunakan, misalnya fasilitas L/C, cerukan bank: dan (4) uraian mengenai sifat, jenis, yomlah dan batasan-batasannya, b) Kontinjensi Yang harus diungkapkan antara lain » v (1) perkara atau sengketa hukum, diungkapkan: Ca) pihak-pihak yang terkait: (0) jumlah yang diperkarakan: (c) latar belakang, isi dan status perkaradan pendapat hukum (legal opinion): Yan (d) dampak keuangan, (2) Peraturan Pemerintah yang berdampak terhadap Perusahaan, misalnya masalah Iingkungan hidup, diungkapkan uraian singkat tentang peraturan dan estimasi dampak keuangannya: (3) kemungkinan liabilitas pajak tambahan:
Page 78 OCR 0.861
Page 78 of 84 Ca) jenis ketetapan atau tagihan pajak, jenis pajak, tahun pajak serta jumlah pokok dan denda atau bunganya: dan (B) sikap Perusahaan terhadap ketetapan atau tagihan pajak (keberatan atau banding): (a) peristiwa kontinjensi lainnya, yang diungkapkan antara lain: (a) karakteristik aset atau liabilitas kontinjensi: (B) estimasi dari dampak keuangannya: (c) Indikasi tentang ketidakpastian yang terkait dengan jumlah atau waktu arus keluar sumber daya, dan td) kemungkinan penggantian oleh pihak ketiga, 34) | Khusus Industri Perkebunan v Perkebunan Inti Rakyat dan Plasma Yong harus diungkapkan antara lain: a) Isi perjanjian kerjasama IR/Plasma, b) Pihak-pihak yang terkait dalam kerjasama: C) Lokasi aset dan jangka waktu pengelolaan: d) Hak dan liabihtas dari masing-masing pihek dalam kerjasama) &) Ketentuan tentang perbahan perjanjian kerjasama, dan P Isi perubahan perjanjian, jika ada. 35) | Manajemen Risiko Keuangan Cotatan Atas Laporan a) Perusahaan harus mengungkapkan informasi yang memungkinkan para pengguna Keuangan 35 laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat dan luas risiko yang timbul dari instrumen keuangan, serta kebijakan dalam pengelolaan risiko, termasuk, namun tidak terbatas v pada risiko sebagai berikut: (LE) risiko kredit, antara lain ikhtisar analisis umur aset kevangan yang belum jatuh tempo atau tidak mengalami penurunan nilai dan yang lewat jatuh tempo pada akhir periode pelaporan tetapi tidak mengalami penurunan nilai: (2) Nsiko likuiditas, antara lain: ta) analisis jatuh ternpo untuk liabilitas keuangan derivatif dan nonderivatif yang menunjukkan sisa jatuh tempo kontraktual yang bertujuan untuk pemahaman terhadap pericde arus kas: dan (b) deskripsi mengenal cara Perusahaan mengelola risiko likuiditas, 43) risiko pasar, antara lain analisis sensitivitas untuk setiap jenis risiko pasar dimana entitas terdampak pada akhir periode pelaporan, yang menunjukkan dampak perubahan pada variabel risiko yang relevan pada tanggal tersebut terhadap laba rugi dan ekuitas, dan
Page 79 OCR 0.888
Page 79 of 84 (3) nsiko lainnya yang dimiliki oleh Perusahaan. b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) terdiri dari pengungkapan kualitatif dan pengungkapan kuantitatif untuk setiap jenis risiko yang timbul dari instrumen keuangan. 36) | Khusus Industri Perbankan 8) Rasio Kecukupan Modal (Capital Adeguacy Ratio) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian perhitungan dan jumlah rasio kecukupan modal pada tanggal laporan posisi keuangan, (2) Posisi CAR minimum berdasarkan peraturan Barik Indonesia) dan (3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan CAR, b) Posisi Devisa Neto Yang harus diungkapkan antara lam: (4) Rincian perhitungan dan posisi devisa neto menurut jenis mata uang pada tanggal laporan posisi keuangan, | (2) Posisi dewisa neto maksimum berdasarkan peraturan Barik Indonesia, (3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan posisi devisa neto. c) Jaminan Pemerintah terhadap Liabilitas Pembayaran Bank Umum Yang harus diungkapkan antara lain dasar hukum yang melandasi jeminen atas dana pihak ketiga di bank. d) Aktivitas Fiduciary Yang harus diungkapkan antara lain uraian masing-masing aktivitas Aducanyyang meliputi jasa kustodian, wali amanat, pengelolaan investasi dan reksadana. 3?) | Kuasi-Reorganisasi Yang harus diungkapkan antara lain uraian mengenai kegiatan kuasi-reorganisasi yang meliputi: a) Jumlah saido negatif yang dieliminasi dalam laporan posisi keuangan dan jumlah tersebut disajikan selama tiga tahun berurutan sejak kuasi-recrganisasi: b) Status golng concern perusahaan dan rencana manajemen dan pernegang saham setelah kuasi-reorganisasi yang menggambarkan prospek usaha di masa mendatang, €) Penyajian laporan posisi keuangan sebelum, pada saat dan sesudah kuasi- reorganisasi,
Page 80 OCR 0.877
Page 80 of 84 d) Rincian dari jumlah yang membentuk akun selisih penilaian Aset dan liabilitas sebelum digunakan untuk mengeliminasi defisit, dan e) Keterangan tentang tanggal terjadinya kuasi-reorganisasi pada akun saldo laba dalam laporan posisi keuangan untuk jangka waktu 10 tahun ke depan sejak kuasi- reorganisasi. 38) | Pengelolaan Modal v Yang harus diungkapkan antara lain : 8) Informasi kualitatif tentang tujuan, kebijakan, dan proses Perusahaan dalam mengsiola permodalannya, termasuk: (1) deskripsi tentang bagun yang dikelola sebagai modal, (2) sifat persyaratan dan implementasinya dalam hal Perusahaan diharuskan untuk memenuhi persyaratan permodalan yang disyaratkan cleh pihak eksternal, dan (G)eera Perusahaan memenuhi tujuannya dalam mengelola permodalannya: b) tingkasan data kuantitatif tentang bagian yang dikelola sebagai modal: C) setiap perubahan pada angka a) dan angka b) dari periode sebelumnya: G) pernyataan atas kepatuhan terhadap setiap persyaratan permodalan dari pihak eksternal Gika ada): dan @) konsekuensi dari ketidakpatuhan persyaratan permodalan dari pihak eksternal, apabila terjadi ketidakpatuhan, 39) | Transaksi Nonkas v Catatan Atas Laporan Yang harus diungkapkan entara lain : Kekangan 3 Transaksi pada aktivitas Investasi dan pendanaan yang tidak memerlukan penggunaan Kas dan Setara Kas yang bdak termasuk dalam laporan arus kas. Transaksi tersebut antara lain berupa perolehan Aset secara kredit atau sewa pembiayaan, akuisisi melalui penerbitan saham, dan konversi utang menjadi modal. 40) | Pembayaran Berbasis Saham v Yang harus diungkapkan antara lain : a) tindian jumlah Liabilitas atas pembayaran berbasis saham baik untuk jangka pendek ataupun jangka panjang, bj penjelasan mengenai setiap jenis perjanjian pembayaran berbasis saham yang ada pada suatu periode, termasuk syarat dan ketentuan umum setiap perjanjian, seperti kondisi vesting, jangka waktu maksimum atas opsi yang diberikan, dan metode penyelesaian)
Page 81 OCR 0.882
a) Pi n 9 Page S1 of 34 Opsi saham untuk opsi saham yang dieksekusi selama periode, rata-rata tertimbang harga saham pada tanggal eksekusi atau selama periode pelaporan, kisaran harga eksekusi dan rata-rata tertimbang sisa umur kontrak untuk opsi saham yang beredar pada akhir periode: penentuan Nilai Wajar dengan mengungkapkan paling kurang hal-hal sebagai berikut: IL) opsi yang diberikan selama suatu periode, rata-rata tertimbang Nilai Wajar Opsi tersebut pada tanggal pengukuran dan informasi tentang bagaimana Nilai Wajar tersebut diukur: dan 42) jumlah dan rata-rata tertimbang nilai wajar instrumen ekuitas tersebut pada tangga! pengukuran, dan inforrnasi tentang pengukuran Nilai Wajar tersebut untuk instrumen ekuitas lain yang diberikan selarna suatu periode (yaitu selain Opsi saham). dampak transaksi pembayaran berbasis saham terhadap laba rugi Perusahaan dalam suatu periode dan terhadap posisi keuangannya. Cp jumlah rata-rata tertimbang harga eksekusi opsi saham untuk setiap kelompok. 41) Khusus Industri Asuransi: 2) Anaksis kekayaan dan Perhitungan Batas Tingkat Solvatelitas Yang harus diungkapkan antara lain : (1) Analisis Kekayaan, (2) Perhitungan batas tingkat solvabilitas, (3) Batas tingkat solvabilitas yang harus dipenuhi, (4) Tingkat solvabilitas yang dicapai perusahaan per tanggal pelaporan, dan (5) Jumlah investasi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. 42) Aset Liabilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi Syariah Hal-hal yang harus diungkapkan: B3) b) ts) d) Ijin Menteri Keuangan atas pendirian unit Asuransi Syariah: Jenis Akad Asuransi Syariah, Rincian Aset, Latilitas, Pendapatan, Beban, dan Laba Usaha Unit Asuransi Syariah, dan Zakat, 43) Informasi Penting Lainnya Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari: Catatan Atas Laporan Keuangan 42 (he
Page 82 OCR 0.868
Page 82 of 84 Ba) Kontrak reasuransi, b) Perjanjian penting dan ikatan Isinnya: C) Rasio keuangan penting: d) Pendapatan, beban dan hasil underwriting: dan &) Peristiwa atau keadaan yang mempengaruhi kinerja atau kelangsungan hidup perusahaan. “aj | khusus Industri Kehutanan : v a) Rincian volume penjualan kayu bulat (jenis kayu): b) Pemenuhan fiabilitas terhadap negara seperti DR, IHH, BPPHH, IHPH dan luran wajib jamnya, Cc) Realisasi kegiatan dan blaya yang berhubungan dengan pelaksanaan penanaman kembali hutan alam (TPTI, pembinaan dan perlindungan hutan, penanaman tanah kosong dan usaha lainnya untuk kelestarian alam): d) Realisasi jenis kegiatan sehubungan pelaksanaan Bina desa hutan dan biayanya: 2) Khusus HTI, diungkapkan realisasi anggaran dan penanarnan pada penode berjalan dan akurnulasinya: dan I) Sehubungan dengan pembangunan sarana dan prasarana : (1) Resiisasi perntangunan jalan dan jembatan serta perneliharaannya: dan (2) Jenis jalan yang dibangun pada periode berjalan dan akumulasinya. 45)| Peristiwa Setelah Periode Pelaporan v Yang harus diungkapkan antara lain: 8) dalam hal Perusahaan menerima informasi setelah periode pelaporan tentang kondisi yang ada pada akhir periode pelaporan, maka Perusahaan mernutakhirkan pengungkapan kondisi tersebut sesual dengan informasi terkini: dan contoh peristiwa setelah periode pelaporan yang mensyaratkan entitas untuk menyesuaikan jumlah yang diakui dalam laporan keuangannya, atau untuk mengakui peristiwa yang sebelurnnya tidak diakui: b) dalam hal terdapat peristiwa nonpenyesusi yang material setelah periode pelaporan, maka Perusahaan mengungkapkan uraian peristiwa, misalnya: (L) tanggal terjadinya: (2) sifat peristiwa) dar (3) estimasi atas dampak keuangan, atau pernyataan dan alasan bahwa estimasi tersebut tidak dapat dibuat. (EL
Page 83 OCR 0.893
46) Page 83 of 84 Perkembangan Terakhir Standar Akuntansi Keuangan dan Peraturan yang Terkait dengan Aktivitas Perusahaan Dalam hal Perusahaan belum menerapkan suatu SAK dan/atau peraturan yang terkait dengan aktivitas Perusahaan, yang telah diterbitkan tetapi belum efektif berlaku, Yang harus dungkapkan antara lai: Catatan Atas Laporan Keuangan 40 a) judul SAK dan jenis peraturan baru tersebut, v b) sifat dari perubahan yang belum berlaku efektif atau perubahan kebijakan akuntansi, v C) tanggal penerapan SAK dan peraturan baru tersebut disyaratkan: dan vV d) pembahasan mengenai dampak penerapan awal SAK dan peraturan baru atas laporan keuangan atau pernyataan manajemen bahwa dampak tersebut tidak dapat diketahui v atau diestimasi secara wajar, 47) | Reklasifikasi Catatan Atas Laporan a) Dalam hal Perusahaan mengubah penyajian atau pengklasifikasian pos-pos dalam V Keuangan 81 laporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan antara lain: (1) sifat reklasifikasi: (2) jumlah masing-masing pos atau gabungan beberapa pos yang direklasifikasi: dan (3) alasan reklasifikasi. b) Dalam hal reklasifikasi jumlah komparatif tidak praktis untuk dilakukan, maka v Perusahaan harus mengungkapkan: (1) alasan tidak mereklasifikasi jumlah tersebut dan (2) sifat penyesuaian yang akan dilakukan jiks jumlah tersebut direklasifikasi. Hibah Pemerintah Setiap Hibah Pernerintah yang diterima, Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut: a) sifat dan luas Hibah Pemerintah yang diakui dalam laporan keuangan dan indikasi bentuk lain dari bantuan pemerintah, dan B) kondisi yang belum terpenuhi dan kontinjensi lain yang melekat atas bantuan pemerintah yang telah diakui, 49) Rekonsiliasi antara SAK dengan Standar Akuntansi di Negara Lain a) Ketentuan ai berlaku bagi Perusahaan yang menyusun laporan keuangan dengan menggunakan standar akuntans selain SAK untuk memenuhi persyaratan otoritas pasar modal di negara lain atau dalam rangka penawaran Efek di negara lain,
Page 84 OCR 0.893
Paye 84 of 84 b) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) ringkasan perbedaan SAK dengan standar akuntansi di negara lain: (2) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan posisi keuangan beserta penjelasannya: dan (3) — rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan laba rugi komprehensif beserta penjelasannya, C) Dalam hal Perusahaan dipersyaratkan Oleh otoritas pasar modal di negara lain untuk melakukan pengungkapan tambahan mengikuti ketentuan yang bertaku di negara tersebut, maka pengungkapan tersebut wajib ditambahkan dalam laporan keuangan. 50 | Informasi Penting Lainnya v Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari peristiwa atau keadaan tertentu yang mempengaruhi kinerja perusahaan, seperti peristiwa/keadaan yang mempengaruhi kelangsungan hidup perusahaan. Jakarta, 13 September 2023 Angreta Chandra Drs. Nursal, Ak., CA, CPA
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.