Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 63
Page 1
PT Radiant Utama Interinsco Tbk dan Entitas Anaknya Laporan Keuangan Konsolidasian 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
Page 2
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA
DAFTAR ISI
Halaman
SURAT PERNYATAAN DIREKSI
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
30 Juni 2023 (tidak diaudit) dan 31 Desember 2022 (diaudit)
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian 1-2
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian 3
Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasian 4
Laporan Arus Kas Konsolidasian 5
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian 6-60
Page 3
Page 4
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Catatan 30 Juni 2023 31 Desember 2022
ASET
ASET LANCAR
Kas dan setara kas 4,31,32 74,410,076,799 70,257,958,075
Piutang usaha
Pihak ketiga 5,31,32 560,365,745,663 517,246,379,449
Pihak berelasi 5,28,32,33 455,000 325,000
Aset keuangan lancar lain-lain 6,31 35,680,488,607 34,817,807,864
Persediaan 7 12,810,812,219 11,821,578,152
Pajak dibayar di muka 9.a 27,493,084,044 12,583,124,460
Biaya dibayar di muka 10 49,583,228,716 22,107,054,284
Uang muka 8 54,342,426,965 43,714,662,847
TOTAL ASET LANCAR 814,686,318,013 712,548,890,131
ASET TIDAK LANCAR
Aset pajak tangguhan, neto 10,358,818,547 9,979,451,155
Piutang pihak berelasi 28, 31 6,465,688,199 6,524,611,116
Aset hak guna, neto 12 21,483,928,303 30,890,962,746
Aset tetap, neto 11 295,042,327,663 346,096,283,932
Aset keuangan tidak lancar lain-lain 13, 31 154,718,595,719 161,509,101,058
TOTAL ASET TIDAK LANCAR 488,069,358,431 555,000,410,007
TOTAL ASET 1,302,755,676,444 1,267,549,300,138
Catatan atas laporan keuangan konsolidasi yang merupakan
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasi.
1
Page 5
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Catatan 30 Juni 2023 31 Desember 2022
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang bank jangka pendek 14, 31 468,913,191,232 435,718,201,861
Utang usaha - pihak ketiga 15, 31 71,341,283,256 72,004,698,737
Beban akrual 16, 31 18,440,316,179 20,263,530,899
Utang Deviden 26 2,470,468,000 --
Utang pajak 9.b 12,904,680,597 10,962,934,566
Pendapatan diterima di muka 14,725,803,581 8,007,115,602
Bagian lancar atas:
Liabilitas sewa 12, 31 29,767,817,718 17,409,703,635
Utang pembiayaan konsumen 17, 31 791,561,005 1,136,095,844
TOTAL LIABILITAS JANGKA PENDEK 619,355,121,568 565,502,281,144
LIABILITAS JANGKA PANJANG
Utang lain-lain
Pihak ketiga 18, 31 112,093,960,000 117,353,260,000
Pihak berelasi 28, 31 709,029,499 1,121,245,766
Setelah dikurangi bagian lancar:
Liabilitas sewa 12, 32 8,647,148,120 28,545,111,805
Utang pembiayaan konsumen 18, 32 221,188,015 617,086,426
Liabilitas imbalan kerja 19 32,588,822,423 30,678,839,989
TOTAL LIABILITAS JANGKA PANJANG 154,260,148,057 178,315,543,986
TOTAL LIABILITAS 773,615,269,625 743,817,825,130
EKUITAS
Modal saham
Modal dasar - 2.400.000.000 lembar saham
dengan nilai nominal Rp 100 per lembar saham
Modal ditempatkan dan disetor - 770.000.000 saham
dengan nilai nominal Rp 100 per lembar saham 20 77,000,000,000 77,000,000,000
Tambahan modal disetor 22 30,971,619,947 30,971,619,947
Saldo laba
Telah ditentukan penggunaannya 26 15,400,000,000 15,400,000,000
Belum ditentukan penggunaannya 26 377,112,256,969 370,360,535,534
Komponen ekuitas lain-lain 28,629,482,723 29,972,651,394
Total ekuitas yang dapat diatribusikan kepada
Pemilik entitas induk 529,113,359,639 523,704,806,875
Kepentingan non-pengendali 21 27,047,180 26,668,133
TOTAL EKUITAS 529,140,406,819 523,731,475,008
TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS 1,302,755,676,444 1,267,549,300,138
Catatan atas laporan keuangan konsolidasi yang merupakan
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasi
2
Page 6
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN INTERIM
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir 30 Juni 2023 dan 2022 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Catatan 2023 2022
PENDAPATAN 23 833,025,129,258 824,728,344,882
BEBAN LANGSUNG 24 (729,910,932,302) (714,574,514,890)
LABA KOTOR 103,114,196,956 110,153,829,992
Beban umum dan administrasi 25 (57,204,665,012) (54,808,333,702)
Beban penjualan 25 (2,574,232,539) (2,798,983,426)
Laba penjualan aset tetap 11 928,527,929 109,090,909
Rugi selisih kurs 31 (2,161,555,399) (1,727,413,186)
Pendapatan (Beban) lain-lain, bersih (1,343,479,432) 588,816,556
LABA USAHA 40,758,792,503 51,517,007,143
Beban bunga dan keuangan (26,153,796,867) (28,022,595,043)
Pendapatan bunga 909,806,914 1,100,495,262
LABA SEBELUM PAJAK 15,514,802,550 24,594,907,362
BEBAN PAJAK
Beban pajak penghasilan (6,292,181,393) (8,871,515,378)
LABA PERIODE BERJALAN 9,222,621,157 15,723,391,984
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
Item yang tidak akan direklasifikasi ke laba rugi
periode berikutnya
Perubahan nilai wajar aset keuangan pada nilai wajar (1,722,078,649) 8,811,141,698
Liabilitas imbalan kerja - (1,938,451,176)
Pajak terkait 378,857,303 (1,511,991,915)
TOTAL PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN (1,343,221,346) 5,360,698,607
TOTAL LABA KOMPREHENSIF TAHUN BERJALAN 7,879,399,811 21,084,090,591
LABA PERIODE BERJALAN
YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA:
Pemilik entitas induk 9,222,189,435 15,722,731,717
Kepentingan non-pengendali 21 431,722 660,267
TOTAL 9,222,621,157 15,723,391,984
TOTAL LABA KOMPREHENSIF PERIODE
BERJALAN YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA:
Pemilik entitas induk 7,879,020,764 21,083,880,368
Kepentingan non-pengendali 21 379,047 210,223
TOTAL 7,879,399,811 21,084,090,591
LABA PER SAHAM DASAR 27 11.98 20.42
Catatan atas laporan keuangan konsolidasi yang merupakan
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasi.
3
Page 7
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN INTERIM
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir 30 Juni 2023 dan 2022 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Saldo Laba Ekuitas yang dapat
Tambahan Ditentukan Belum ditentukan Komponen ekuitas diatribusikan kepada Kepentingan
Catatan Modal disetor modal disetor penggunaannya penggunaannya lain Pemilik Entitas Induk non-pengendali Total ekuitas
Saldo 31 Desember 2021 77,000,000,000 30,971,619,947 15,400,000,000 349,003,621,354 11,915,015,070 484,290,256,371 22,056,261 484,312,312,632
Laba tahun berjalan 27 -- -- -- 15,722,731,717 -- 15,722,731,717 660,267 15,723,391,984
Penghasilan komprehensif lain
Tahun berjalan -- -- -- -- 5,360,698,607 5,360,698,607 210,223 5,360,908,830
Saldo 30 Juni 2022 77,000,000,000 (1,727,413,186) 15,400,000,000 364,726,353,071 17,275,713,677 505,373,686,695 22,926,751 505,396,613,446
Saldo 31 Desember 2022 77,000,000,000 30,971,619,947 15,400,000,000 370,360,535,534 29,972,651,394 523,704,806,875 26,668,133 523,731,475,008
Dividen Tunai 26 -- -- -- (2,470,468,000) -- (2,470,468,000) -- (2,470,468,000)
Laba periode berjalan 27 -- -- -- 9,222,189,435 -- 9,222,189,435 431,722 9,222,621,157
Penghasilan komprehensif lain
periode berjalan -- -- -- -- (1,343,168,671) (1,343,168,671) (52,675) (1,343,221,346)
Saldo 30 Juni 2023 77,000,000,000 30,971,619,947 15,400,000,000 377,112,256,969 28,629,482,723 529,113,359,639 27,047,180 529,140,406,819
Catatan atas laporan keuangan konsolidasi yang merupakan
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasi
4
Page 8
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN INTERIM
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir 30 Juni 2023 dan 2022 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2023 2022
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan kas dari pelanggan 789,905,763,044 759,184,112,463
Pembayaran kas kepada pemasok, karyawan
dan lainnya (775,734,040,399) (712,548,140,653)
Pembayaran bunga dan beban keuangan (26,422,930,399) (27,988,995,082)
Pembayaran pajak penghasilan (6,504,225,887) (9,446,668,210)
Penerimaan restitusi pajak pertambahan nilai 3,941,187,897 8,176,020,909
Kas bersih diperoleh dari ( digunakan untuk ) aktivitas operasi (14,814,245,744) 17,376,329,427
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Penerimaan bunga 909,806,914 1,100,495,262
Perolehan aset tetap (7,777,664,019) (5,960,495,448)
Hasil penjualan aset tetap 928,527,929 109,090,909
Kas bersih digunakan untuk aktivitas investasi (5,939,329,176) (4,750,909,277)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Penurunan (penambahan) piutang pihak berelasi (353,423,350) (1,145,379,397)
Penambahan aset keuangan lancar lainnya (862,680,743) (9,519,873,700)
Penurunan (penambahan) aset keuangan tidak lancar lainnya 6,790,505,339 (15,829,496,840)
Penambahan utang bank jangka pendek 950,106,206,891 1,063,945,593,632
Pembayaran utang bank jangka pendek (916,911,217,520) (1,006,907,637,476)
Pembayaran utang bank jangka panjang - (39,672,013,108)
Pembayaran utang pembiayaan konsumen (740,433,250) (1,385,176,846)
Penambahan liabilitas sewa pembiayaan 1,893,937,500 6,354,575,133
Pembayaran liabilitas sewa pembiayaan (14,374,670,427) (2,504,413,071)
Kas bersih diperoleh dari ( digunakan untuk ) aktivitas pendanaan 25,548,224,440 (6,663,821,673)
KENAIKAN BERSIH KAS DAN SETARA KAS 4,794,649,520 5,961,598,477
Pengaruh selisih kurs mata uang asing (642,530,796) 2,447,422,148
KAS DAN SETARA KAS AWAL PERIODE 70,257,958,075 86,930,311,209
KAS DAN SETARA KAS AKHIR PERIODE 74,410,076,799 95,339,331,834
Catatan atas laporan keuangan konsolidasi yang merupakan
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasi.
5
Page 9
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM
30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM
1.a. Pendirian dan Informasi Umum
PT Radiant Utama Interinsco Tbk (Perusahaan) didirikan berdasarkan akta notaris No.41 tanggal
22 Agustus 1984 dari Hadi Moentoro, S.H., notaris di Jakarta. Akta pendirian tersebut telah disahkan oleh
Menteri Kehakiman Republik Indonesia dalam Surat Keputusannya No.C2-574-HT.01.01.TH.85 tanggal
11 Pebruari 1985 serta diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No.49 tanggal 18 Juni 1985,
Tambahan No.860. Anggaran dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir
dengan akta notaris No.3 tanggal 3 Juni 2008 dari P. Sutrisno A. Tampubolon, S.H., notaris di Jakarta,
untuk menyesuaikan dengan Undang-Undang No.40 tahun 2007 mengenai Perseroan Terbatas. Akta ini
telah memperoleh persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan
Surat Keputusan No. AHU-44233.AH.01.02.TH.2008 tanggal 24 Juli 2008 serta diumumkan dalam Berita
Negara Republik Indonesia No.99 tanggal 9 Desember 2008, Tambahan No.26714.
Perusahaan berdomisili di Jakarta dengan kantor pusat beralamat di Jalan Kapten Tendean No.24,
Mampang Prapatan, Jakarta. Perusahaan mulai beroperasi secara komersial pada tahun 1984.
Pemegang saham pendiri Perusahaan adalah PT Radiant Nusa Investama.
Sesuai dengan pasal 3 anggaran dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan Perusahaan terutama
meliputi:
a. Jasa teknik instalasi dan rekayasa bidang minyak, gas bumi, dan energi.
b. Jasa sertifikasi mutu.
c. Jasa survei bidang minyak, gas bumi, dan energi.
d. Perdagangan besar (distributor) peralatan dan material bidang minyak dan gas bumi.
e. Jasa penyewa peralatan pertambangan minyak dan gas bumi.
f. Jasa perbaikan dan perawatan instalasi pertambangan minyak dan gas bumi.
g. Eksplorasi dan eksploitasi dan pengembangan bidang minyak dan gas bumi.
h. Penyediaan fasilitas-fasilitas produksi bidan gminyak, gas bumi, dan energi.
i. Jasa-jasa penunjang bidang migas, pertambangan umum, dan energi.
j. Menyediakan dna memasok bahan-bahan, peralatan, kendaraan serta alat apung/ kapal/ tongkang
yang khusus digunakan untuk migas baik di darat maupun lepas pantai maupun pertambangan umum.
k. Distributor, agen, dan perwakilan dari badan-badan usaha baik dalam negeri maupun luar negeri.
l. Jasa penyedia/outsourcing dan management Sumber Daya Manusia.
m. Jasa marine/survey marine atau konsultansi bidang marine.
n. Jasa konsultansi lingkungan dan pemetaan.
o. Jasa konsultansi kontruksi dan non kontruksi.
p. Jasa konsultan keamanan.
q. Jasa penerapan peralatan keamanan.
r. Jasa pelatihan keamanan
s. Jasa penyedian tenaga keamanan
1.b. Dewan Komisaris, Direksi, Komite Audit dan Karyawan
Susunan Dewan komisaris dan Direksi Perusahaan pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
adalah sebagai berikut:
30 Juni 2023 31 Desem ber 2022
Dew an Komisaris
Komisaris Utama Amira Ganis Amira Ganis
Komisaris Muhammad Hamid Muhammad Hamid
Komisaris Independen Winarno Zain Winarno Zain
6
Page 10
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
30 Juni 2023 31 Desem ber 2022
Direksi
Direktur Utama Sofw an Farisyi Sofw an Farisyi
Direktur Soeharto Nurcahyono Soeharto Nurcahyono
Direktur Ramzi Siddiq Amier Chrismon Djajadi
Berdasarkan hasil Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham No. 39 Tanggal 23 Februari 2023,
memutuskan untuk mengakhiri masa jabatan Chrismon Djajadi sebagai Direktur dan menyetujui untuk
mengangkat Ramzi Siddiq Amier sebagai Direktur.
Susunan Komite Audit Perusahaan pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 adalah sebagai
berikut:
30 Juni 2023 31 Desem ber 2022
Komite Audit
Ketua Winarno Zain Winarno Zain
Anggota Wiraw an B. Ilyas Wiraw an B. Ilyas
Sri Hartono Sri Hartono
Pembentukan Departemen Audit Internal Perusahaan berdasarkan keputusan Ketua Bapepam-LK
No.KEP-496/BL/2008 tentang Pembentukan dan Pedoman dan Penyusunan Piagam Unit Audit Internal
dan Surat Keputusan dan Direksi PT Radiant Utama Interinsco Tbk. (SKD No.0018.RUI/Kep.Dir/II/2020).
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Audit Internal Erw in Arianto Erw in Arianto
Untuk memenuhi Peraturan Bapepam-LK No. IX.I.14 dan Peraturan BEI No.I-A tentang Pembentukan
Sekretaris Perusahaan, Perusahaan mengeluarkan Surat Keputusan Direksi PT Radiant Utama Interinsco
Tbk. No.116/SK/RUI/VIII/2016 tanggal 8 Agustus 2016.
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Sekretaris Perusahaan Mona Nazaruddin Mona Nazaruddin
Jumlah karyawan tetap Perusahaan rata-rata 305 dan 300 karyawan masing-masing per 30 Juni 2023 dan
31 Desember 2022 (tidak diaudit).
1.c. Penawaran Umum Efek Perusahaan
Saham
Pada tanggal 30 Juni 2006, Perusahaan memperoleh pernyataan efektif dari Ketua Badan Pengawas
Pasar Modal/Bapepam (sekarang menjadi Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan-
Bapepam-LK) dengan suratnya No. S-824/BL/2006 untuk melakukan penawaran umum kepada
masyarakat atas 170.000.000 saham dengan nilai nominal Rp100 per saham dan harga penawaran Rp250
per saham.
Pada tanggal 12 Juli 2006 dilakukan pencatatan 600.000.000 saham Perusahaan milik pemegang saham
pendiri pada Bursa Efek Jakarta (sekarang menjadi Bursa Efek Indonesia).
Pada tanggal 31 Desember 2022, seluruh saham Perusahaan atau sejumlah 770,000,000 saham telah
dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia.
7
Page 11
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Obligasi
Pada tanggal 29 Juni 2007, Perusahaan memperoleh pernyataan efektif dari Ketua Bapepam-LK dengan
suratnya No.S-3214/BL/2007 untuk melakukan Penawaran Umum Obligasi Radiant Utama Interinsco I
tahun 2007 dengan jumlah pokok sebesar Rp100.000.000.000, tingkat bunga tetap 11,5% per tahun dan
berjangka waktu 4 tahun. Pada tahun 2010, obligasi ini telah dilunasi.
1.d. Struktur Entitas Anak
Perusahaan memiliki baik langsung maupun tidak langsung lebih dari 50% saham Entitas Anak pada 30
Juni 2023 sebagai berikut:
Tahun
Persentase Operasi Jumlah Aset Jumlah Aset
Entitas Anak Domisili Jenis Usaha Pemilikan Komersial 30 Juni 2023 31 Desember 2022
Kepemilikan langsung
PT Supraco Indonesia ("SI") Jakarta Jasa peny ediaan alat-alat 99.996% 1980 842,024,841,703 836,226,305,153
dan Entitas Anak eksplorasi
Kepemilikan tidak langsung melalui SI
PT Supraco Deep Water Jakarta Jasa peny ediaan alat-alat 99.99% 2008 14,395,480,565 14,044,856,473
("SDW") eksplorasi
PT Supraco Lines ("SL") Jakarta Jasa pelay aran dalam negeri 47.97% 2008 195,674,293,655 206,324,747,950
Perubahan dalam Entitas Anak selama tahun berjalan adalah sebagai berikut:
Restrukturasi dalam Group
Pada tanggal 31 Maret 2021, PT Radiant Utama Interinsco Tbk (RUI) menjual dan menyerahkan
kepemilikannya atas PT Supraco Lines (SPL) kepada PT Supraco Indonesia (SI) dengan biaya akuisisi
sebesar Rp65.750.000.000. Setelah transaksi tersebut, kepemilikan RUI di SPL menurun dari 97.75%
menjadi 47.97%. Lebih lanjut SPL menjadi entias anak langsung dari SI.
Dalam laporan keuangan konsolidasian ini, Perusahaan dan entitas anak secara bersama-sama disebut
sebagai “Group”.
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING
2.a. Pernyataan Kepatuhan Terhadap Standar Akuntansi Keuangan (SAK)
Laporan keuangan konsolidasian telah disusun dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan
di Indonesia yang meliputi Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) dan Interpretasi Standar
Akuntansi Keuangan (ISAK) yang diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan-Ikatan Akuntan
Indonesia (DSAK-IAI), serta peraturan Pasar Modal yang berlaku antara lain Peraturan Otoritas Jasa
Keuangan/Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (OJK/Bapepam-LK) No. VIII.G.7
tentang pedoman penyajian laporan keuangan, keputusan Ketua Bapepam-LK
No. KEP-347/BL/2012 tentang penyajian dan pengungkapan laporan keuangan emiten atau perusahaan
publik.
2.b.Dasar Pengukuran dan Penyusunan Laporan Keuangan Konsolidasian
Laporan keuangan konsolidasian disusun dan disajikan berdasarkan asumsi kelangsungan usaha serta
atas dasar akrual, kecuali laporan arus kas konsolidasian. Dasar pengukuran dalam penyusunan laporan
8
Page 12
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
keuangan konsolidasian ini adalah konsep biaya perolehan, kecuali beberapa akun tertentu yang
didasarkan pengukuran lain sebagaimana dijelaskan dalam kebijakan akuntansi masing-masing akun
tersebut.
Laporan arus kas konsolidasian disajikan dengan metode langsung (direct method) dengan
mengelompokkan arus kas dalam aktivitas operasi, investasi dan pendanaan.
Mata uang penyajian yang digunakan dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian ini adalah
Rupiah yang merupakan mata uang fungsional Grup. Setiap entitas di dalam Grup menetapkan mata uang
fungsional sendiri dan unsur-unsur dalam laporan keuangan dari setiap entitas diukur berdasarkan mata
uang fungsional tersebut.
2.c.Perubahan Kebijakan Akuntansi
Pengatribusian imbalan pada periode jasa
Pada bulan April 2022, Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (DSAK-IAI)
menerbitkan siaran pers dan mengklarifikasi pengatribusian imbalan pada periode jasa untuk program
pensiun berbasis Undang-Undang Ketenagakerjaan dan peraturan pelaksanaan terkait.
Grup telah menerapkan panduan dalam siaran pers dan menerapkan perubahan yang diperlukan atas
kebijakan akuntansi secara retrospektif.
2.d. Perubahan atas Pernyataan Standar Akuntasni Keuangan (“PSAK”) dan Interprestasi Standar
Akuntansi Keuangan (“ISAK”)
Penerapan dari amandemen dan penyesuaian tahunan terhadap standar akuntansi yang berlaku efektif
sejak tanggal 1 Januari 2022 tidak menyebabkan perubahan signifikan atas kebijakan akuntansi Kelompok
Usaha dan tidak memberikan dampak material terhadap jumlah yang dilaporkan di laporan keuangan
konsolidasian pada tahun berjalan:
• Amandemen PSAK No. 22, “Kombinasi Bisnis – Referensi ke Kerangka Konseptual”
• Amandemen PSAK No. 57, “Provisi, Liabilitas Kontinjensi, dan Aset Kontinjensi - Kontrak Memberatkan
- Biaya Memenuhi Kontrak”
• Penyesuaian tahunan PSAK No. 69, “Agrikultur”
• Penyesuaian tahunan PSAK No. 71, “Instrumen Keuangan”
• Penyesuaian tahunan PSAK No. 73, “Sewa”
1 Januari 2023
• Amandemen PSAK No. 1, “Penyajian Laporan Keuangan”
• Amandemen PSAK No. 16, "Aset Tetap tentang Hasil sebelum Penggunaan yang diintensikan"
• Amandemen PSAK No. 25, “Kebijakan akuntansi, perubahan estimasi akuntansi, dan kesalahan terkait
definisi estimasi akuntansi”
• Amandemen PSAK No. 46, “Pajak Penghasilan tentang pajak tangguhan terkait aset dan liabilitas yang
timbul dari transaksi tunggal”
1 Januari 2025
• PSAK No. 74: “Kontrak Asuransi”
9
Page 13
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
• Amandemen PSAK No. 74: “Kontrak Asuransi tentang penerapan awal PSAK No. 74 dan PSAK No. 71
– Informasi Komparatif”.
Sampai dengan tanggal penerbitan laporan keuangan konsolidasian ini, dampak dari penerapan standar,
amendemen dan interpretasi tersebut terhadap laporan keuangan tidak dapat diketahui atau diestimasi oleh
manajemen.
2.e.Prinsip-prinsip Konsolidasian
Laporan keuangan konsolidasian meliputi laporan keuangan Perusahaan dan entitas anaknya seperti
disebutkan pada Catatan 1.d.
Pengendalian diperoleh ketika Perusahaan terekspos, atau memiliki hak atas imbal hasil variabel dari
keterlibatannya dengan investee dan memiliki kemampuan untuk mempengaruhi imbal hasil tersebut
melalui kekuasaannya atas investee. Secara khusus, Perusahaan mengendalikan investee jika, dan hanya
jika, Perusahaan memiliki seluruh hal berikut ini:
a. Kekuasaan atas investee (misalnya adanya hak yang memberikan Perusahaan kemampuan saat ini
untuk mengarahkan aktivitas investee yang relevan);
b. Exposur atau hak atas imbal hasil variabel dari keterlibatan Perusahaan dengan investee; dan
c. Kemampuan untuk menggunakan kekuasaannya atas investee untuk mempengaruhi imbal hasil
Perusahaan.
Perusahaan menilai kembali apakah masih mengendalikan investee jika fakta dan keadaan
mengindikasikan bahwa terdapat perubahan dalam satu atau lebih dari tiga elemen pengendalian.
Konsolidasi atas entitas anak dimulai sejak tanggal Perusahaan memperoleh pengendalian atas entitas
anak dan berakhir ketika Perusahaan kehilangan pengendalian atas entitas anak.
Laba rugi dan setiap komponen dari penghasilan komprehensif lain (“OCI”) diatribusikan kepada pemilik
entitas induk dan KNP, meskipun hal tersebut mengakibatkan KNP memiliki saldo defisit.
Laporan keuangan konsolidasian disusun dengan menggunakan kebijakan akuntansi yang sama untuk
transaksi dan peristiwa lain dalam keadaan yang serupa. Jika anggota Kelompok Usaha menggunakan
kebijakan akuntansi yang berbeda untuk transaksi dan peristiwa dalam keadaan yang serupa, maka
penyesuaian dilakukan atas laporan keuangannya dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian.
Seluruh saldo akun dan transaksi yang signifikan antar Perusahaan dengan Entitas Anak telah dieliminasi.
Perubahan dalam bagian kepemilikan entitas induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya
pengendalian dicatat sebagai transaksi ekuitas.
Jika kehilangan pengendalian atas suatu entitas anak, maka entitas induk:
•
•
Menghentikan pengakuan aset (termasuk setiap goodwill) dan liabilitas entitas anak;
•
Menghentikan pengakuan jumlah tercatat setiap KNP;
•
Menghentikan pengakuan akumulasi selisih penjabaran, yang dicatat di ekuitas, bila ada;
•
Mengakui nilai wajar pembayaran yang diterima;
•
Mengakui setiap sisa investasi pada nilai wajarnya;
Mengakui setiap perbedaan yang dihasilkan sebagai keuntungan atau kerugian dalam laporan laba rugi;
•
dan
Mereklasifikasi bagian induk atas komponen yang sebelumnya diakui sebagai penghasilan
komprehensif ke laporan laba rugi, atau mengalihkan secara langsung ke saldo laba, sebagaimana
mestinya.
KNP mencerminkan bagian atas laba atau rugi dan aset neto dari Entitas-entitas Anak yang tidak dapat
diatribusikan secara langsung maupun tidak langsung pada entitas induk yang masing-masing disajikan dalam
laporan laba rugi konsolidasian dan dalam ekuitas pada laporan posisi keuangan konsolidasian, terpisah dari
bagian yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk.
10
Page 14
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2.f.Kombinasi Bisnis dan Goodwill
Kombinasi bisnis dicatat dengan menggunakan metode akuisisi. Biaya perolehan dari sebuah akuisisi
diukur pada nilai agregat imbalan yang dialihkan, diukur pada nilai wajar pada tanggal akuisisi dan jumlah
setiap kepentingan non-pengendali (KNP) pada pihak yang diakuisisi. Untuk setiap kombinasi bisnis, Grup
memilih apakah mengukur KNP pada entitas yang diakuisisi baik pada nilai wajar ataupun pada proporsi
kepemilikan KNP atas aset neto yang teridentifikasi dari entitas yang diakuisisi. Biaya-biaya akuisisi yang
timbul dibebankan langsung dan disertakan dalam “Beban Umum dan Administrasi”.
Ketika melakukan akuisisi atas sebuah bisnis, Grup mengklasifikasikan dan menentukan aset keuangan
yang diperoleh dan liabilitas keuangan yang diambil alih berdasarkan pada persyaratan
kontraktual, kondisi ekonomi dan kondisi terkait lain yang ada pada tanggal akuisisi.
Imbalan kontinjensi yang akan dibayarkan oleh pihak pengakuisisi diakui pada nilai wajar pada tanggal
akuisisi. Perubahan nilai wajar atas imbalan kontinjensi setelah tanggal akuisisi yang diklasifikasikan
sebagai aset atau liabilitas, akan diakui pada laporan laba rugi berjalan atau sebagai penghasilan
komprehensif lain sesuai dengan PSAK No. 71. Jika diklasifikasikan sebagai ekuitas, imbalan
kontinjensinya tidak diukur kembali sampai penyelesaian terakhir dalam ekuitas.
Ketika melakukan akuisisi atas sebuah bisnis, Grup mengklasifikasikan dan menentukan aset keuangan yang
diperoleh dan liabilitas keuangan yang diambil alih berdasarkan pada persyaratan kontraktual, kondisi ekonomi
dan kondisi terkait lain yang ada pada tanggal akuisisi.
Pada tanggal akuisisi, goodwill awalnya diukur pada harga perolehan yang merupakan selisih lebih nilai agregat
dari imbalan yang dialihkan dan jumlah setiap KNP atas selisih jumlah dari aset teridentifikasi yang diperoleh dan
liabilitas yang diambil alih.
Jika imbalan tersebut kurang dari nilai wajar aset neto entitas anak yang diakuisisi, selisih tersebut diakui
sebagai laba atau rugi sebagai keuntungan dari pembelian dengan diskon setelah sebelumnya manajemen
melakukan penilaian atas identifikasi dan nilai wajar dari aset yang diperoleh dan liabilitas yang diambil alih
dan dicatat dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian.
Setelah pengakuan awal, goodwill diukur pada jumlah tercatat dikurangi akumulasi kerugian penurunan
nilai. Untuk tujuan pengujian penurunan nilai, goodwill yang diperoleh dari suatu kombinasi bisnis, sejak
tanggal akuisisi dialokasikan kepada setiap Unit Penghasil Kas (“UPK”) dari Grup yang diharapkan akan
bermanfaat dari sinergi kombinasi tersebut, terlepas dari apakah aset atau liabilitas lain dari pihak yang
diakuisisi ditetapkan atas UPK tersebut.
Jika goodwill telah dialokasikan pada suatu UPK, dan operasi tertentu atas UPK tersebut dihentikan, maka
goodwill yang diasosiasikan dengan operasi yang dihentikan tersebut termasuk dalam jumlah tercatat
operasi tersebut ketika menentukan keuntungan atau kerugian dari pelepasan. Goodwill yang dilepaskan
tersebut diukur berdasarkan nilai relatif operasi yang dihentikan dan porsi UPK yang ditahan.
2.g.Instrumen Keuangan
Instrumen keuangan adalah setiap kontrak yang memberikan kenaikan nilai aset keuangan dari satu entitas
dan liabilitas keuangan atau instrumen ekuitas dari entitas lainnya.
Grup malakukan penerapan PSAK No. 71, yang mensyaratkan pengaturan instrumen keuangan terkait
klasifikasi dan pengukuran, penurunan nilai atas instrumen aset keuangan dan akuntansi lindung nilai.
Dengan demikian, kebijakan akuntansi yang berlaku untuk periode pelaporan kini adalah sebagai berikut.
i) Aset Keuangan
Klasifikasi, pengakuan, dan pengukuran
Grup mengklasifikasikan aset keuangan dalam kategori berikut:
(i) Aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortasi; dan
11
Page 15
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
(ii) Aset keuangan diukur pada nilai wajar melalui laba rugi atau melalui penghasilan komprehensif
lain.
Klasifikasi ini tergantung pada model bisnis dan persyartan kontraktual arus kas – apakah penentuan
arus kasnya semata dari pembayaran pokok dan bunga.
Grup menentukan klasifikasi aset keuangan tersebut pada pengakuan awal dan tidak bisa melakukan
perubahan setelah penerapan awal tersebut.
(i) Aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortasi
Klasifikasi ini berlaku untuk instrumen utang yang dikelola dalam model bisnis dimiliki untuk
mendapatkan arus kas dan memiliki arus kas yang memenuhi kriteria “semata-mata dari
pembayaran pokok dan bunga”.
Pada pengakuan awal, piutang usaha yang tidak memiliki komponen pendanaan yang signifikan,
diakui sebesar harga transaksi. Aset keuangan lainnya awalnya diakui sebesar nilai wajar
dikurangi biaya transaksi yang terkait. Aset keuangan ini selanjutnya diukur sebesar biaya
perolehan diamortisasi menggunakan metode suku bunga efektif. Keuntungan atau kerugian
pada penghentian atau modifikasi aset keuangan yang dicatat yang dicatat pada biaya perolehan
diamortisasi diakui pada laba rugi.
(ii) Aset keuangan diukur pada nilai wajar melalui laba rugi
Klasifikasi ini berlaku untuk aset keuangan berikut. Dalam semua kasus, biaya transaksi
debebankan pada laba rugi.
- Instrumen utang yang tidak memiliki kriteria biaya perolehan diamortasi atau nilai wajar
melalui penghasilan komprehensif lain. Keuntungan atau kerugian nilai wajar selanjutnya
akan dicatat pada laba rugi.
- Inventasi ekuitas yang dimiliki untuk diperdagangkan atau dimana pilihan penghasilan
komprehensif lain tidak berlaku. Keuntungan atau kerugian nilai wajar dan penghasilan
deviden terkait diakui pada laba rugi.
- Derivatif yang bukan merupakan instrumen lindung nilai. Keuntungan atau kerugian nilai wajar
selanjutnya diakui pada laba rugi.
- Aset keuangan dengan derivatif melekat dipertimbangkan secara keseluruhan saat
menentukan apakah arus kasnya semata-mata merupakan pembayaran pokok dan bunga.
(iii) Aset keuangan diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain
Klasifikasi ini berlaku untuk aset keungan berikut:
- Instrumen utang yang dikelola dengan model bisnis yang bertujuan untuk memiliki aset
keuangan dalam rangka mendapatkan arus kas kontraktual dan menjual dan di mana arus
kasnya memenuhi kriteria “semata-mata dari pembayaran pokok dan bunga”.
- Investasi ekuitas di mana Grup telah memilih secara tak terbatalkan untuk menyajkan
keuntungan dan kerugian nilai wajar dari revalusi pada penghasilan komprehensif lain.
Pilihan dapat didasarkan pada investasi individu, namun, tidak berlaku pada investasi ekuitas yang
dimiliki untuk diperdagangkan. Keuntungan atau kerugian nilai wajar dari revaluasi investasi ekuitas,
termasuk komponen selisih kurs, diakui pada penghasilan komprehensif lain.
Ketika investasi ekuitas dihentikan pengakuannya, keuntungan atau kerugian nilai wajar yang
sebelumnya diakui dalam penghasilan komprehensif lain tidak direklasifikasi pada laba rugi. Dividen
diakui dalam laba rugi ketika hak untuk menerima pembayaran telah ditetapkan.
12
Page 16
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Penghentian pengakuan
Aset keuangan dihentikan pengakuannya ketika hak untuk menerima arus kas dari investasi tersebut
telah jatuh tempo atau telah ditransfer dan Grup telah mentransfer secara substansial seluruh risiko
dan manfaat atas kepemilikan aset.
Penurunan nilai aset keuangan
Pada setiap periode pelaporan, Grup menilai apakah risiko kredit dari instrumen keuangan telah
meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal. Ketika melakukan penilaian, Grup menggunakan
perubahan atas risiko gagal bayar yang terjadi sepanjang perkiraan usia instrumen keuangan dari pada
perubahan atas jumlah kerugian kredit ekspektasian.
Dalam melakukan penilaian, Grup membandingkan antara risiko gagal bayar yang terjadi atas
instrumen keuangan pada saat periode pelaporan dengan risiko gagal bayar yang terjadi atas
instrumen keuangan pada saat pengakuan awal dan mempertimbangkan kewajaran serta
ketersediaan informasi yang tersedia pada saat tanggal pelaporan terkait dengan kejadian masa lalu,
kondisi terkini dan perkiraan atas kondisi ekonomi di masa depan, yang mengindikasikan kenaikan
risiko kredit sejak pengakuan awal.
Grup menerapkan pendekatan yang disederhanakan untuk mengukur kerugian kredit ekspektasian
yang menggunakan cadangan kerugian kredit ekspektasian seumur hidup untuk seluruh saldo piutang
usaha dan piutang lain-lain dan aset kontrak tanpa komponen pendanaan yang signifikan dan
pendekatan umum untuk aset keuangan lainnya. Pendekatan umum termasuk penelahaan perubahan
signifikan risiko kredit sejak terjadinya.
Penelaahan kerugian kredit ekspektasian termasuk asumsi mengenai risiko gagal bayar dan tingkat
kerugian ekspektasian. Untuk mengukur kerugian kredit ekspektasian, piutang usaha telah
dikelompokkan berdasarkan karakteristik risiko kredit dan jatuh tempo yang serupa.
ii) Liabilitas Keuangan
Pengakuan awal
Liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui
laporan laba atau rugi, liabilitas keuangan pada biaya perolehan diamortisasi atau derivatif yang telah
ditetapkan untuk tujuan lindung nilai yang efektif, jika sesuai. Grup menentukan klasifikasi liabilitas
keuangan pada saat pengakuan awal.
Saat pengakuan awal, liabilitas keuangan diukur pada nilai wajar dan, dalam hal liabilitas keuangan
yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi, termasuk biaya transaksi yang dapat diatribusikan
secara langsung.
Liabilitas keuangan utama Grup meliputi utang bank jangka pendek, utang usaha, utang lain-lain,
beban akrual, utang bank, liabilitas sewa, dan utang pembiayaan konsumen.
Pengukuran setelah pengakuan awal
Setelah pengakuan awal, liabilitas keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi menggunakan
tingkat bunga efektif. Keuntungan dan kerugian diakui dalam laba rugi pada saat liabilitas dihentikan
pengakuannya atau diturunkan nilainya melalui proses amortisasi suku bunga efektif. Biaya
teramortisasi dihitung dengan mempertimbangkan diskon atau premium terhadap biaya jasa transaksi
yang merupakan satu kesatuan dari amortisasi suku bunga efektif.
Penghentian pengakuan
Suatu liabilitas keuangan dihentikanpengakuannya pada saat kewajiban yang ditetapkan dalam
kontrak dihentikan atau dibatalkan atau kadaluwarsa.
13
Page 17
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Ketika liabilitas keuangan awal digantikan dengan liabilitas keuangan lain dari pemberi pinjaman yang
sama dengan ketentuan yang berbeda secara substansial, atau modifikasi secara substansial atas
liabilitas keuangan yang saat ini ada, maka pertukaran atau modifikasi tersebut dicatat sebagai
penghapusan liabilitas keuangan awal dan pengakuan liabilitas keuangan baru dan selisih antara nilai
tercatat liabilitas keuangan tersebut diakui sebagai laba atau rugi.
iii) Saling Hapus Instrumen Keuangan
Aset keuangan dan liabilitaskeuangan saling hapus dan nilai bersihnya disajikan dalam laporan posisi
keuangan konsolidasian jika, dan hanya jika, Grup saat ini memiliki hak yang berkekuatan hukum untuk
melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui dan berniat untuk menyelesaikan secara neto,
atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan kewajibannya secara simultan.
iv) Nilai Wajar Instrumen Keuangan
Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk menjual suatu aset atau harga yang akan dibayar
untuk mengalihkan suatu liabilitas dalam transaksi teratur antara pelaku pasar pada tanggal
pengukuran. Pengukuran nilai wajar mengasumsikan bahwa transaksi untuk menjual aset atau
mengalihkan liabilitas terjadi:
- Di pasar utama untuk aset dan liabilitas tersebut, atau
- Jika tidak terdapat pasar utama, di pasar yang paling menguntungkan untuk aset atau liabilitas
tersebut.
Grup harus memiliki akses ke pasar utama atau pasar yang paling menguntungkan.
Nilai wajar aset atau liabilitas diukur menggunakan asumsi yang akan digunakan pelaku pasar ketika
menentukan harga aset atau liabilitas tersebut, dengan asumsi bahwa pelaku pasar bertindak dalam
kepentingan ekonomi terbaiknya.
Pengukuran nilai wajar atas aset non keuangan mempertimbangkan kemampuan pelaku pasar dalam
menghasilkan keuntungan ekonomi dengan penggunaan aset pada kemampuan tertinggi dan terbaik
aset atau dengan menjualnya ke pelaku pasar yang lain yang akan menggunakan aset di kemampuan
tertinggi dan terbaik.
Grup menggunakan teknik penilaian yang tepat sesuai keadaan dan dimana tersedia kecukupan data
untuk mengukur nilai wajar, memaksimalkan penggunaan input yang dapat diobservasi yang relevan
dan meminimalisir penggunaan input yang tidak dapat diobservasi.
Semua aset dan liabilitas dimana nilai wajar diukur atau diungkapkan dalam laporan keuangan
konsolidasian dapat dikategorikan pada level hirarki nilai wajar, berdasarkan tingkatan input terendah
yang signifikan atas pengukuran nilai wajar secara keseluruhan:
- Tingkat 1 - Harga kuotasian (tanpa penyesuaian) di pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang
indentil;
- Tingkat 2 - Teknik penilaian dimana input level rendah yang signifikan terhadap pengukuran nilai
wajar yang dapat diobservasi baik secara langsung atau tidak langsung;
- Tingkat 3 - Teknik penilaian dimana input level rendah yang signifikan terhadap pengukuran yang
tidak dapat diobservasi.
Untuk aset dan liabilitas yang diakui pada laporan keuangan konsolidasian secara berulang, Grup
menentukan apakah terjadi transfer antara level di dalam hirarki dengan cara mengevaluasi kategori
(berdasarkan input level terendah yang signifikan dalam pengukuran nilai wajar) setiap akhir tahun
pelaporan.
14
Page 18
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Untuk tujuan pengungkapan nilai wajar, Grup telah menentukan kelas aset dan liabilitas berdasarkan
sifat, karakteristik, dan risiko aset atau liabilitas dan level hirarki nilai wajar seperti dijelaskan di atas.
2.h. Transaksi dan Saldo dalam Mata Uang Asing
Dalam menyiapkan laporan keuangan, setiap entitas di dalam Grup mencatat dengan menggunakan mata
uang dari lingkungan ekonomi utama di mana entitas beroperasi (“mata uang fungsional”). Mata uang
fungsional Perusahaan dan seluruh entitas anak adalah Rupiah.
Untuk tujuan penyajian laporan keuangan konsolidasian, aset dan liabilitas Grup pada tanggal laporan
dijabarkan menggunsewa jangakan kurs penutup yang berlaku pada tanggal laporan posisi keuangan,
sedangkan pendapatan dan beban dijabarkan dengan menggunakan kurs rata-rata. Selisih kurs yang
dihasilkan diakui dalam penghasilan komprehensif lain.
Transaksi-transaksi selama tahun berjalan dalam mata uang asing dicatat dalam Rupiah dengan kurs spot
antara Rupiah dan valuta asing pada tanggal transaksi.
Pada akhir periode pelaporan, pos moneter dalam mata uang asing dijabarkan ke dalam Rupiah
menggunakan kurs penutup, yaitu kurs tengah Bank Indonesia pada 30 Juni 2023, 31 Desember 2022 dan
30 Juni 2022, sebagai berikut:
30 Juni 2023 31 Desember 2022 30 Juni 2022
Mata Uang Asing Rp Rp Rp
Euro 16.374 16.713 15.610
Dolar Amerika Serikat 15.026 15.731 14.848
Dolar Singapura 11.102 11.659 10.686
Selisih kurs yang timbul dari penyelesaian pos meter dan dari penjabaran pos moneter dalam mata uang
asing diakui dalam laba rugi.
2.i. Transaksi dan Saldo dengan Pihak Berelasi
Grup menerapkan PSAK No. 7, “Pengungkapan Pihak-pihak Berelasi”. PSAK revisi ini mensyaratkan
pengungkapan hubungan, transaksi dan saldo pihak-pihak berelasi, termasuk komitmen, dalam laporan
keuangan konsolidasian.
Dalam laporan keuangan konsolidasian, istilah pihak-pihak berelasi seperti yang diungkapkan dalam PSAK
No. 7, “Pengungkapan Pihak-pihak Berelasi”.
Seluruh transaksi yang dilakukan dengan pihak-pihak berelasi, baik dilakukan dengan kondisi dan
persyaratan dengan pihak ketiga maupun tidak, diungkapkan pada laporan keuangan konsolidasian.
2.j. Kas dan Setara Kas
Kas dan setara kas terdiri dari kas, kas di bank dan deposito berjangka dengan jangka waktu 3 (tiga) bulan
atau kurang sejak tanggal penempatan dan tidak dijadikan sebagai jaminan pinjaman serta tanpa
pembatasan penggunaan.
Untuk tujuan laporan arus kas, kas dan setara kas terdiri dari kas di bank, dan deposito berjangka seperti
disebutkan di atas, dikurangi overdraft, jika ada.
2.k. Persediaan
Persediaan dinyatakan berdasarkan jumlah terendah antara biaya perolehan dan nilai realisasi neto. Biaya
persediaan terdiri dari seluruh biaya pembelian, biaya konversi, dan biaya lain yang timbul sampai
persediaan berada dalam kondisi dan lokasi saat ini. Biaya perolehan ditentukan dengan metode rata-rata
15
Page 19
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
tertimbang. Nilai realisasi neto merupakan taksiran harga jual dalam kegiatan usaha biasa dikurangi
estimasi biaya penyelesaian dan estimasi biaya yang diperlukan untuk membuat penjualan.
Setiap penurunan nilai persediaan di bawah biaya perolehan menjadi nilai realisasi neto dan seluruh
kerugian persediaan diakui sebagai beban pada periode terjadinya penurunan atau kerugian tersebut.
Setiap pemulihan kembali penurunan nilai persediaan karena peningkatan kembali nilai realisasi neto,
diakui sebagai pengurangan terhadap jumlah beban persediaan pada periode terjadinya pemulihan
tersebut.
2.l. Uang Muka dan Biaya Dibayar Di muka
Uang muka adalah bagian dari kontrak yang dibayarkan atau diterima dimuka untuk barang atau jasa. Uang
muka dicatat sebagai aset pada laporan posisi keuangan konsolidasian.
Biaya dibayar dimuka diamortisasi selama masa manfaat masing-masing biaya dengan menggunakan
metode garis lurus.
2.m.Aset Tetap
Aset tetap pada awalnya diakui sebesar biaya perolehan yang meliputi harga perolehannya dan setiap
biaya yang dapat diatribusikan langsung untuk membawa aset ke kondisi dan lokasi yang diinginkan agar
aset siap digunakan sesuai intensi manajemen.
Apabila relevan, biaya perolehan juga dapat mencakup estimasi awal biaya pembongkaran dan
pemindahan aset tetap dan restorasi lokasi aset tetap, kewajiban tersebut timbul ketika aset tetap diperoleh
atau sebagai konsekuensi penggunaan aset tetap selama periode tertentu untuk tujuan selain untuk
memproduksi persediaan selama periode tersebut.
Setelah pengakuan awal, aset tetap kecuali tanah dinyatakan sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi
penyusutan dan akumulasi rugi penurunan nilai. Tanah diakui sebesar harga perolehan nya dan tidak
disusutkan.
Penyusutan aset tetap dimulai pada saat aset tersebut siap untuk digunakan sesuai maksud
penggunaannya dan dihitung dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan estimasi masa
manfaat ekonomis aset sebagai berikut:
Tahun
Bangunan 20
Peralatan proyek 3-16
Peralatan dan perlengkapan kantor 3-8
Kendaraan 4-6
Kapal 10-16
Mobile Offshore Production Unit (MOPU) 16
Aset tetap yang dikonstruksi sendiri disajikan sebagai bagian aset tetap sebagai “Aset dalam Konstruksi”
dan dinyatakan sebesar biaya perolehannya. Semua biaya, termasuk biaya pinjaman,yang terjadi
sehubungan dengan konstruksi aset tersebut dikapitalisasi sebagai bagian dari biaya perolehan aset tetap
dalam konstruksi. Biaya perolehan aset tetap dalam konstruksi tidak termasuk setiap laba internal, jumlah
tidak normal dari biaya pemborosan yang terjadi dalam pemakaian bahan baku, tenaga kerja atau sumber
daya lain.
Akumulasi biaya perolehan yang akan dipindahkan ke masing-masing pos aset tetap yang sesuai pada
saat aset tersebut selesai dikerjakan atau siap digunakan dan disusutkan sejak beroperasi.
Nilai tercatat dari suatu aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat pelepasan atau ketika tidak terdapat
lagi manfaat ekonomi masa depan yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya.
16
Page 20
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Keuntungan atau kerugian yang timbul dari penghentian pengakuan tersebut (yang ditentukan sebesar
selisih antara jumlah hasil pelepasan neto, jika ada, dan jumlah tercatatnya) dimasukkan dalam laba rugi
pada saat penghentian pengakuan tersebut dilakukan.
Aset sewa pembiayaan disusutkan berdasarkan taksiran masa manfaat yang sama dengan aset yang
dimiliki atau disusutkan selama jangka waktu yang lebih pendek antara periode masa sewa dan masa
manfaat.
Pada akhir periode pelaporan, Grup melakukan penelaahan berkala atas masa manfaat, nilai residu,
metode penyusutan, dan sisa umur pemakaian berdasarkan kondisi teknis.
2.n. Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan
Pada setiap akhir periode pelaporan, Grup menilai apakah terdapat indikasi aset mengalami penurunan
nilai. Jika terdapat indikasi tersebut, Grup mengestimasi jumlah terpulihkan aset tersebut. Jumlah
terpulihkan ditentukan atas suatu aset individual, dan jika tidak memungkinkan, Grup menentukan jumlah
terpulihkan dari unit penghasil kas dari aset tersebut.
Jumlah terpulihkan adalah jumlah yang lebih tinggi antara nilai wajar dikurangi biaya pelepasan dengan
nilai pakainya. Nilai pakai adalah nilai kini dari arus kas yang diharapkan akan diterima dari aset atau unit
penghasil kas. Nilai kini dihitung dengan menggunakan tingkat diskonto sebelum pajak yang mencerminkan
nilai waktu uang dan risiko spesifik atas aset atau unit yang penurunan nilainya diukur.
Jika, dan hanya jika, jumlah terpulihkan aset lebih kecil dari jumlah tercatatnya, maka jumlah tercatat aset
diturunkan menjadi sebesar jumlah terpulihkan. Penurunan tersebut adalah rugi penurunan nilai dan segera
diakui dalam laba rugi.
Rugi penurunan nilai yang telah diakui dalam periode sebelumnya untuk aset selain goodwill dibalik jika,
dan hanya jika, terdapat perubahan estimasi yang digunakan untuk menentukan jumlah terpulihkan aset
tersebut sejak rugi penurunan nilai terakhir diakui. Jika demikian, jumlah tercatat aset dinaikan ke jumlah
terpulihkannya. Kenaikan ini merupakan suatu pembalikan rugi penurunan nilai.
2.o. Investasi Jangka Panjang Lainnya
Merupakan investasi saham dengan kepemilikan kurang dari 20% atau tidak memiliki pengaruh signifikan
yang pada awalnya diakui sebesar nilai wajar ditambah dengan biaya transaksi. Bukti terbaik dari nilai wajar
adalah harga kuotasi dipasar aktif.
Selanjutnya investasi saham yang tidak memiliki kuotasi harga dipasar aktif dan nilai wajarnya tidak dapat
diukur secara andal, diukur dengan biaya perolehan.
Pada setiap tanggal pelaporan, Grup mengevaluasi apakah terdapat bukti objektif bahwa suatu investasi
mengalami penurunan nilai.
2.p. Sewa
Grup menilai pada awal kontrak apakah suatu kontrak adalah, atau berisi, sewa. Artinya, jika kontrak
memberikan hak untuk mengendalikan aset teridentifikasi untuk suatu periode waktu sebagai imbalan
untuk imbalan.
Sebagai penyewa
Pada tanggal permulaan kontrak, Grup menilai apakah kontrak merupakan, atau mengandung sewa jika
kontrak tersebut memberikan hak untuk mengendalikan penggunaan aset identifikasian selama
suatu jangka waktu untuk dipertukarkan dengan imbalan.
17
Page 21
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Untuk menilai apakah kontrak memberikan hak untuk mengendalikan penggunaan aset identifikasian,
Grup harus menilai apakah:
• Grup memiliki hak untuk mendapatkan secara substantial seluruh manfaat ekonomi dari penggunaan
aset indentifikasian; dan Grup memiliki hak untuk mengoperasikan aset;
• Grup memiliki hak untuk mengarahkan penggunaan aset indentifikasian. Grup memiliki hak ini ketika
Grup memiliki hak untuk pengambilan keputusan yang relevan tentang bagaimana dan untuk tujuan
apa aset digunakan telah ditentukan sebelumnya dan:
- Grup memiliki hak untuk mengoperasikan aset;
- Grup telah mendisain aset dengan cara menetapkan sebelumnya bagaimana dan untuk tujuan apa
aset akan digunakan selama periode penggunaan.
Pada tanggal insepsi atau pada penilaian kembali atas kontrak yang mengandung sebuah komponen sewa,
Grup mengalokasikan imbalan dalam kontrak ke masing-masing komponen sewa berdasarkan harga
tersendiri relatif dari komponen sewa dan harga tersendiri agregat dari komponen nonsewa. Namun, untuk
sewa penunjang dimana Grup bertindak sebagai penyewa, Grup memutuskan untuk tidak memisahkan
komponen non sewa dan mencatat komponen sewa dan nonsewa tersebut sebagai satu komponen sewa.
Pada tanggal permulaan sewa, Grup mengakui aset hak-guna dan utang sewa. Aset hak-guna diukur pada
biaya perolehan, dimana meliputi jumlah pengukuran awal utang sewa yang disesuaikan dengan
pembayaran sewa yang dilakukan pada atau sebelum tanggal permulaan, ditambah dengan biaya
langsung awal yang dikeluarkan dan estimasi biaya yang akan dikeluarkan untuk membongkar dan
memindahkan aset pendasar atau untuk merestorasi aset pendasar ke kondisi yang disyaratkan dan
ketentuan sewa, dikurangi dengan insentif sewa yang diterima.
Liabilitas sewa diukur pada nilai kini pembayaran sewa yang belum dibayar pada tanggal permulaan,
didiskontokan dengan menggunakan suku bunga implisit dalam sewa atau jika suku bunga tersebut
tidak dapat ditentukan, maka menggunakan suku bunga pinjaman inkremental. Pada umumnya, Grup
menggunakan suku bunga pinjaman inkremental sebagai tingkat bunga diskonto.
Pembayaran sewa yang termasuk dalam pengukuran liabiltas sewa meliputi pembayaran berikut ini:
• Pembayaran tetap, termasuk pembauaran tetap secara substansi;
• Pembayaran sewa sewa variabel yang bergantung pada indeks atau suku bunga yang pada awalnya
• Jumlah yang diperkirakan akan dibayarkan oleh penyewa dengan jaminan nilai residual;
diukur dengan menggunakan indeks atau suku bunga pada tanggal permulaan;
• Harga eksekusi opsi beli jika Grup cukup pasti untuk mengeksekusi opsi tersebut; dan
• Pinalti karena penghentian awal sewa kecuali jika Grup cukup pasti untuk tidak menghentikan lebih
awal.
Pembayaran sewa dialokasikan menjadi bagian pokok dan biaya keuangan. Biaya keuangan dibebankan
pada laba rugi selama periode sewa sehingga menghasilkan tingkat suku bunga periodik yang konstan
atas saldo liabilitas untuk setiap periode.
Jika sewa mengalihkan kepemilikan aset pendasar kepada Grup pada akhir masa sewa atau jika biaya
perolehan aset hak-guna merefleksikan Grup akan mengeksekusi opsi beli, maka Grup menyusutkan aset
hak-guna dari tanggal permulaan hingga akhir umur manfaat aset pendasar. Jika tidak, maka Grup
menyusutkan aset hak-guna dari tanggal permulaan hingga tanggal yang lebih awal antara akhir umur
manfaat aset hak-guna atau akhir masa sewa.
Sewa jangka pendek
Grup memutuskan untuk tidak mengakui aset hak-guna dan liabilitas sewa untuk sewa jangka-pendek yang
memiliki masa sewa 12 bulan atau kurang. Grup mengakui pembayaran sewa atas sewa tersebut sebagai
beban dengan dasar garis lurus selama masa sewa.
18
Page 22
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Modifikasi sewa
Grup mencatat modifikasi sewa sebagai sewa terpisah jika:
• Modifikasi meningkatkan ruang lingkup sewa dengan menambahkan hak untuk menggunakan satu aset
• Imbalan sewa meningkat sebesar jumlah yang setara dengan harga tersendiri untuk peningkatan dalam
pendasar atau lebih; dan
ruang lingkup dan penyesuaian yang tepat pada harga tersendiri tersebut untuk merefleksikan kondisi
kontrak tertentu.
Untuk modifikasi sewa yang tidak dicatat sebagai sewa terpisah, pada tanggal efektif modifikasi sewa,
Grup:
- Mengukur kembali dan mengalokasikan imbalan kontrak modifikasian;
- Menentukan masa sewa dari sewa modifikasian;
- Mengukur kembali liabilitas sewa dengan mendiskontokan pembayaran sewa revisian menggunakan
tingkat diskonto revisian berdasarkan sisa umur sewa dan sisa pembayaran sewa dengan melakukan
penyesuaian terhadap aset hak-guna. Tingkat diskonto revisian ditentukan sebagai suku bunga
pinjaman incremental Grup pada tanggal efektif modifikasi;
- Menurunkan jumlah tercatat aset hak-guna untuk merefleksikan penghentian sebagian atau
sepenuhnya sewa untuk modifikasi sewa yang menurunkan ruang lingkup sewa. Grup mengakui dalam
laba rugi setiap laba rugi yang terkait dengan penghentian sebagian atau sepenuhnya sewa tersebut;
dan
- Membuat penyesuaian terkait dengan aset hak-guna untuk seluruh modifikasi sewa lainnya.
Ketika Grup bertindak sebagai pesewa, Grup mengklasifikasi masing-masing sewanya baik sewa operasi
atau sewa pembiayaan.
Untuk mengklasifikasi masing-masing sewa, Grup membuat penilaian secara keseluruhan atas apakah
sewa mengalihkan secara substansial seluruh risiko dan manfaat yang terkait dengan kepemilikan aset
pendasar. Jika penilaian membuktikan hal tersebut, maka sewa diklasifikasikan sebagai sewa pembiayaan;
jika tidak maka, merupakan sewa operasi. Sebagai bagian dari penilaian ini, Grup mempertimbangkan
beberapa indikator seperti apakah masa sewa adalah sebagian besar dari umur ekonomik aset pendasar.
Transaksi jual dan sewa balik
Pencatatan transaksi jual dan sewa balik bergantung kepada apakah pengalihan aset memenuhi syarat
sebagai penjualan. Grup menerapkan persyaratan penentuan kapan kewajiban pelaksanaan dalam PSAK
No. 72 telah terpenuhi untuk menentukan apakah pengalihan aset dicatat sebagai penjualan.
Pengalihan aset merupan penjualan
Jika pengalihan aset oleh Grup sebagai penjual-penyewa memenuhi persyaratan dalam PSAK No. 72
untuk dicatat sebagai penjualan, maka Grup mengukur aset hak-guna yang timbul dari sewa balik pada
proporsi jumlah tercatat aset sebelumnya yang terkait dengan hak-guna yang dipertahankan oleh Grup.
Dengan demikian Grup mengakui hanya jumlah keuntungan atau kerugian yang terkait
dengan hak yang dialihkan ke pembeli-pesewa.
Jika nilai wajar imbalan untuk penjualan aset tidak sama dengan nilai wajar aset, atau jika pembayaran
untuk sewa tidak sama dengan harga pasar, maka Grup melakukan penyesuaian sebagai berikut:
• Jika di bawah harga pasar, maka dicatat sebagai pembayaran diterima dimuka; dan
• Jika di atas harga pasar, maka dicatat sebagai tambahan pembiayaan yang diberikan oleh pembeli
pesewa kepada Grup.
Grup mengukur kemungkinan penyesuaian yang disyaratkan di atas berdasarkan mana yang lebih dapat
ditentukan dari:
• Selisih antara nilai wajar imbalan penjualan dan nilai wajar aset; dan
• Selisih antara nilai kini pembayaran kontraktual sewa dan nilai kini pembayaran sewa pada harga pasar
19
Page 23
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Sebagai pesewa
Apabila aset disewakan melalui sewa pembiayaan, nilai kini pembayaran sewa diakui sebagai piutang.
Selisih antara nilai piutang bruto dan nilai kini piutang tersebut diakui sebagai penghasilan sewa
pembiayaan tangguhan.
Penghasilan sewa diakui selama masa sewa dengan menggunakan metode investasi neto yang
mencerminkan suatu tingkat pengembalian periodik yang konstan.
Penghasilan sewa diakui selama masa sewa dengan menggunakan metode investasi neto yang
mencerminkan suatu tingkat pengembalian periodik yang konstan.
2.q. Imbalan Kerja Karyawan
Imbalan pasca kerja
Perusahaan membukukan imbalan pasca kerja sesuai dengan Undang-Undang ketenagakerjaan dan
peraturan pelaksanaan terkait.
Liabilitas yang diakui di laporan posisi keuangan konsolidasian adalah nilai kini liabilitas imbalan pasti pada
tanggal laporan posisi keuangan konsolidasian sesuai dengan Undang-Undang dan Peraturan terkait yang
berlaku, dikurangi dengan nilai wajar aset program pensiun, jika ada.
Keuntungan atau kerugian aktuarial diakui dalam pendapatan komprehensif lainnya dan penyesuaian atas
biaya jasa lalu diakui dalam laba rugi.
Liabilitas imbalan pasti dihitung oleh aktuaris independen dengan menggunakan metode Projected Unit
Credit. Nilai kini liabilitas imbalan pasti ditentukan dengan mendiskontokan estimasi arus kas keluar masa
depan dengan menggunakan tingkat bunga Obligasi Pemerintah.
Biaya jasa kini diakui sebagai beban periode berjalan dalam laba rugi.
2.r. Pengakuan Pendapatan dan beban
Grup melakukan penerapan PSAK No. 72 yang mensyaratkan pengakuan pendapatan harus memenuhi 5
langkah analisa sebagai berikut:
1. Indentifikasi kontrak dengan pelanggan;
2. Identifikasi kewajiban pelaksanaan dalam kontrak. Kewajiban pelaksanaan merupakan janji-janji dalam
kontrak untuk menyerahkan barang atau jasa yang memiliki karakteristik berbeda ke pelanggan;
3. Penetapan harga transaksi. Harga transaksi merupakan jumlah imbalan yang berhak diperoleh suatu
entitas sebagai kompensasi atas diserahkannya barang atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan. Jika
imbalan yang dijanjikan di kontrak mengandung suatu jumlah yang bersifat variabel, maka Grup
membuat estimasi jumlah imbalan tersebut sebesar jumlah yang diharapkan berhak diterima atas
diserahkannya barang atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan dikurangi dengan estimasi jumlah
jaminan kinerja jasa yang akan dibayarkan selama tahun kontrak;
4. Alokasi harga transaksi ke setiap kewajiban pelaksanaan dengan menggunakan dasar harga jual berdiri
sendiri relatif dari setiap barang atau jasa berbeda yang dijanjikan di kontrak. Ketika tidak dapat diamati
secara langsung, harga jual berdiri sendiri relative diperkirakan berdasarkan biaya yang diharapkan
ditambah marjin; dan
5. Pengakuan pendapatan ketika kewajiban pelaksanaan telah dipenuhi dengan menyerahkan barang
atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan (ketika pelanggan telah memiliki kendali atas barang atau jasa
tersebut).
20
Page 24
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Kewajiban pelaksanaan dapat dipenui dengan cara sebagai berikut:
(i) Suatu titik waktu (umumnya janji untuk menyerahkan barang ke pelanggan); atau
(ii) Suatu tahun waktu (umumnya janji untuk menyerahkan jasa ke pelanggan). Untuk kewajiban
pelaksanaan yang dipenuhi dalam suatu tahun waktu, Grup memilih ukuran penyelesaian yang sesuai
untuk penentuan jumlah pendapatan yang harus diakui karena telah terpenuhinya kewajiban
pelaksanaan.
Pendapatan dari penjualan barang dan jasa dalam kegiatan bisnis normal diakui pada saat Grup memenuhi
kewajiban Pelaksanaan dengan mengalihkan kendali atas barang atau jasa yang dijanjikan kepada
pelanggan. Jumlah pendapatan yang diakui adalah jumlah harga transaksi yang dialokasikan pada
kewajiban pelaksanaan yang terpenuhi.
Pendapatan dapat diakui pada waktu tertentu atau sepanjang waktu mengikuti waktu pemenuhan
kewajiban pelaksanaan. Jika pemenuhan kewajiban pelaksanaan adalah dari sepanjang waktu,
pendapatan diakui berdasarkan persentase penyelesaian yang mencerminkan kemajuan menuju
pemenuhan kewajiban pelaksanaan tersebut secara penuh.
Beban
Beban diakui saat terjadinya (basis akrual).
a) Pendapatan dari Jasa Penunjang Operasi, Kegiatan Lepas Pantai, dan Jasa Inspeksi
Pendapatan dari jasa pendukung operasi, kegiatan lepas pantai, dan jasa inspeksi diakui sepanjang
waktu.
Pendapatan dari pemberian jasa diakui atas kewajiban pelaksanaan yang telah dipenuhi dari waktu
ke waktu, jika salah satu kriteria berikut terpenuhi:
i. Pelanggan secara bersamaan menerima dan menggunakan manfaat yang diberikan atas
pelaksanaan kinerja Grup pada saat dilakukan Grup;
ii. Kinerja Grup menciptakan atau meningkatkan aset yang dikendalikan pelanggan saat aset itu
dibuat atau ditingkatkan; atau
iii. Kinerja Grup tidak menciptakan aset dengan penggunaan alternatif untuk Grup dan Grup memiliki
hak yang dapat diberlakukan atas pembayaran untuk kinerja yang diselesaikan hingga saat ini.
Jika kewajiban pelaksanaan tidak dipenuhi dari waktu ke waktu sesuai dengan kriteria di atas, Grup
memenuhi kewajiban pelaksanaan pada saat jasa diberikan atau pada suatu waktu.
Dalam mengukur perkembangan kewajiban pelaksanaan dari waktu ke waktu, Grup menggunakan
metode output. Grup mengakui pendapatan berdasarkan pengukuran langsung atas nilai barang atau
jasa yang ditransfer hingga saat ini kepada pelanggan, terkait dengan sisa barang atau jasa yang
dijanjikan berdasarkan kontrak. Kemajuan diukur menggunakan survei kinerja yang diselesaikan hingga
saat ini. Kemajuan diukur menggunakan metode keluaran seperti jam kerja. Ini didasarkan pada laporan
waktu yang diselesaikan oleh Grup dan disepakati dengan pelanggan.
Grup memiliki hak untuk mendapatkan imbalan dari pelanggan dalam jumlah yang sesuai dengan nilai
terhadap pelanggan atas kinerja Grup yang diselesaikan hingga saat ini, oleh karena itu, Grup
mengakui pendapatan dalam jumlah yang menjadi haknya untuk ditagih.
Ketika usaha atau masukan Grup dikeluarkan secara merata selama periode pelaksanaan, Grup
mengakui pendapatan dengan dasar garis lurus.
21
Page 25
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
b) Pendapatan dari Jasa Kontruksi
Grup mengakui pendapatan dari jasa penunjang konstruksi sepanjang waktu selama periode konstruksi
(atau menggunakan persentase penyelesaian) karena berdasarkan ketentuan kontrak dengan
pelanggannya, kinerja Grup tidak menciptakan aset dengan penggunaan alternatif dan Grup memiliki
ketentuan yang dapat diberlakukan hak atas pembayaran atas pelaksanaan yang diselesaikan hingga
saat ini.
Grup mengakui pendapatan dari sepanjang waktu dengan menggunakan metode input, yang
didasarkan pada biaya yang terjadi, relatif terhadap total biaya yang diharapkan untuk pemenuhan
kewajiban pelaksanaan. Grup menetapkan bahwa metode input adalah metode terbaik dalam mengukur
kemajuan karena terdapat hubungan langsung antara biaya yang dikeluarkan dan pengalihan layanan
kepada pelanggan.
c) Pendapatan dari Jasa Agensi
Grup mengakui pendapatan dari jasa agensi pada suatu titik waktu (yaitu, ketika jasa terkait diberikan).
Pendapatan/beban bunga
Untuk semua instrumen keuangan yang diukur pada biaya perolehan yang diamortisasi, pendapatan
atau biaya bunga dicatat dengan menggunakan metode suku bunga efektif (“SBE”), yaitu suku bunga
yang secara tepat mendiskontokan estimasi pembayaran atau penerimaan kas di masa yang akan
datang selama perkiraan umur dari instrumen keuangan, atau jika lebih tepat, selama periode yang lebih
singkat, untuk nilai tercatat neto dari aset keuangan atau liabilitas keuangan.
Pendapatan sewa
Pendapatan sewa yang timbul dari aset tetap dicatat dengan metode garis lurus selama masa sewa
atas sewa yang sedang berjalan.
Pengakuan beban
Beban diakui ketika jasa dari pihak lain telah diterima oleh Grup berdasarkan perjanjian atau kontrak.
Demikian pula, beban yang belum diketahui jumlahnya secara pasti sampai penutupan buku, dilakukan
penghitungan taksasi oleh unit teknis, dan diakui sebagai biaya yang masih harus dibayar.
2.s. Pajak Penghasilan
Beban pajak kini ditentukan berdasarkan laba kena pajak dalam tahun yang bersangkutan yang dihitung
berdasarkan tarif pajak yang berlaku.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan diakui atas perbedaan temporer aset dan liabilitas antara pelaporan
komersial dan pajak pada setiap tanggal pelaporan. Aset pajak tangguhan diakui untuk seluruh perbedaan
temporer yang dapat dikurangan sepanjang tersedia laba kena pajak sehingga perbedaan temporer dapat
dimanfaatkan. Liabilitas pajak tangguhan umumnya diakui untuk seluruh perbedaan temporer kena pajak.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan diukur berdasarkan tarif pajak yang akan berlaku pada tahun saat aset
direalisasikan atau liabilitas diselesaikan berdasarkan peraturan perpajakan yang berlaku atau yang telah
secara substantif telah diberlakukan pada tanggal pelaporan. Pengaruh pajak terkait dengan penyisihan
untuk dan/atau pembalikan seluruh perbedaan temporer selama tahun berjalan, termasuk pengaruh
perubahan tarif pajak, diakui sebagai beban atau penghasilan dalam laba rugi tahun berjalan, kecuali untuk
transaksi-transaksi yang sebelumnya telah dibebankan atau dikreditkan ke ekuitas.
22
Page 26
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Jumlah tercatat aset pajak tangguhan ditelaah ulang pada akhir periode pelaporan dan dikurangi jumlah
tercatatnya jika kemungkinan besar laba kena pajak tidak lagi tersedia dalam jumlah yang memadai untuk
mengkompensasikan sebagian atau seluruh aset pajak tangguhan tersebut.
2.t. Pajak Final
Berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 40 Tahun 2009 tentang Pajak Penghasilan
atas Penghasilan dari Usaha Jasa Konstruksi adalah 3% final dari jumlah pembayaran tidak termasuk Pajak
Pertambahan Nilai dan dipotong oleh Pengguna Jasa dalam hal Pengguna Jasa merupakan Pemotong
Pajak.
Koreksi tehadap liabilitas perpajakan diakui saat surat ketetapan pajak diterima atau jika mengajukan
keberatan dan banding, pada saat keputusan atas keberatan dan banding tersebut telah ditetapkan.
Pajak penghasilan atas sewa dihitung berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) No. 5 tahun 2002 tanggal
23 Maret 2002 dan KMK-120/KMK.03/2002 tentang pajak penghasilan final atas penyewaan tanah dan/
atau bangunan.
2.u. Laba Per Saham
Laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba atau rugi yang dapat diatribusikan kepada
pemegang saham biasa entitas induk dengan jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang beredar dalam
suatu periode.
Untuk tujuan penghitungan laba per saham dilusian, Grup menyesuaikan laba atau rugi yang dapat
diatribusikan kepada pemegang saham biasa entitas induk dan jumlah rata-rata tertimbang saham yang
beredar, atas dampak dari seluruh instrument berpotensi saham biasa yang bersifat dilutif.
2.v. Segmen Operasi
Grup menyajikan segmen operasi berdasarkan informasi keuangan yang digunakan oleh pengambil
keputusan operasional dalam menilai kinerja segmen dan menentukan alokasi sumber daya yang
dimilikinya. Segmetasi berdasarkan aktivitas dari setiap kegiatan operasi entitas legal didalam Grup.
Segmen operasi adalah suatu komponen dari entitas:
• yang terlihat dalam aktivitas bisnis yang memperoleh pendapatan dan menimbulkan beban (termasuk
• hasil operasinya dikaji ulang secara berkala oleh kepala operasional untuk pembuatan keputusan
pendapatan dan beban yang terkait dengan transaksi dengan komponen lain dari entitas yang sama);
• tersedia informasi keuangan yang dapat dipisahkan
tentang sumber daya yang dialokasikan pada segmen tersebut dan menilai kinerjanya; dan
2.w. Modal Saham
Grup mengklasifikasikan instrumen modal sebagai liabilitas keuangan atau instrumen ekuitas berdasarkan
substansi dari kriteria yang disebutkan di dalam kontrak.
Grup mengklasifikasikan saham Grup sebagai modal ketika tidak terdapat kewajiban di dalam kontrak untuk
mentransfer kas atau aset keuangan lainnya.
23
Page 27
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2.x. Kontinjensi
Liabilitas kontinjensi diungkapkan, kecuali jika arus keluar sumber daya yang mengandung manfaat
ekonomi kemungkinannya kecil (remote). Aset kontinjensi tidak diakui dalam laporan keuangan
konsolidasian, tetapi diungkapkan jika terdapat kemungkinan besar (probable) arus masuk manfaat
ekonomi.
2.y. Provisi
Provisi diakui ketika Grup memiliki liabilitas kini (hukum atau konstruktif) sebagai akibat peristiwa masa lalu,
kemungkinan besar Grup diharuskan menyelesaikan kewajiban dan estimasi yang andal mengenai jumlah
kewajiban tersebut dapat dibuat.
Provisi diukur sebesar nilai kini dari estimasi terbaik manajemen atas pengeluaran yang diperlukan untuk
menyelesaikan liabilitas kini pada akhir periode pelaporan. Tingkat diskonto digunakan untuk menentukan
nilai kini dan risiko yang terkait dengan kewajiban. Peningkatan provisi seiring dengan berjalannya waktu
diakui sebagai beban bunga.
2.z. Dividen
Pembagian dividen final kepada para pemegang saham Perseroan diakui sebagai liabilitas ketika dividen
disetujui oleh para pemegang saham Perusahaan. Pembagian dividen interim kepada para pemegang
saham Perseroan diakui sebagai liabilitas ketika dividen disetujui berdasarkan keputusan rapat Direksi dan
sudah diumumkan kepada publik.
2.aa.Peristiwa setelah periode pelaporan
Peristiwa setelah akhir tahun yang memberikan tambahan informasi mengenai posisi keuangan
konsolidasian Kelompok Usaha pada tanggal pelaporan (peristiwa penyesuaian), jika ada, dicerminkan
dalam laporan keuangan. Peristiwa setelah periode pelaporan yang bukan peristiwa penyesuaian
diungkapkan dalam catatan atas laporan keuangan konsolidasian jika material.
3. ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI YANG PENTING
Penyusunan laporan keuangan konsolidasian Grup mengharuskan manajemen untuk membuat
pertimbangan, estimasi dan asumsi yang mempengaruhi jumlah yang dilaporkan dari pendapatan, beban,
aset dan liabilitas, dan pengungkapan atas liabilitas kontijensi, pada akhir periode pelaporan.
Ketidakpastian mengenai asumsi dan estimasi tersebut dapat mengakibatkan penyesuaian material
terhadap nilai tercatat aset dan liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya.
Dalam proses penerapan kebijakan akuntansi yang dijelaskan Catatan 2, tidak terdapat pertimbangan
signifikan yang memiliki dampak material pada jumlah yang diakui dalam laporan keuangan konsolidasian.
Pertimbangan
Pertimbangan berikut ini dibuat oleh manajemen dalam rangka penerapan kebijakan akuntansi Grup yang
memiliki pengaruh paling signifikan atas jumlah yang diakui dalam laporan keuangan konsolidasian:
Pengakuan Pendapatan atas Penjualan Barang dan Jasa
Pengakuan pendapatan berdasarkan PSAK No. 72 mencakup penerapan penilaian dan estimasi signifikan
dalam:
(a) identifikasi kontrak pendapatan yang akan memenuhi persyaratan PSAK No. 72;
(b) penilaian kewajiban pelaksanaan dan probabilitas bahwa entitas akan mengumpulkan pertimbangan
dari pembeli;
24
Page 28
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
(c) menentukan metode untuk memperkirakan pertimbangan variabel dan menilai kendala; dan
(d) pengakuan pendapatan karena Grup memenuhi kewajiban pelaksanaan.
a) Keterjadian kontrak
Grup membuat kontrak dengan pelanggan melalui pesanan pembelian barang atau jasa yang disetujui
dan merupakan kontrak yang valid karena terdapat rincian spesifik seperti kuantitas, harga, syarat
kontrak dan kewajiban masing-masing diidentifikasi dengan jelas. Selain itu, bagian dari proses
penilaian Grup sebelum spengakuan pendapatan adalah untuk menilai kemungkinan bahwa
Grup akan mengumpulkan imbalan yang menjadi haknya untuk ditukar dengan jasa yang diserahkan
kepada pelanggan.
b) Grup mengidentifikasi kewajiban pelaksanaan dengan mempertimbangkan apakah barang atau jasa
yang disepakati dalam kontrak merupakan barang atau jasa yang berbeda. Suatu barang atau jasa
menjadi berbeda ketika pelanggan dapat memperoleh keuntungan dari barang atau jasa itu sendiri atau
bersama dengan sumber daya lain yang tersedia bagi pelanggan dan kewajiban Grup untuk
mentransfer barang atau jasa tersebut kepada pelanggan dapat diidentifikasi secara terpisah dari
kewajiban yang lain dalam kontrak.
Berdasarkan penilaian manajemen, setiap aliran pendapatan yang diidentifikasi merupakan kewajiban
pelaksanaan yang terpisah.
c) Pengakuan pendapatan ketika Grup memenuhi kewajiban pelaksanaan
Grup mengakui pendapatan sepanjang waktu untuk pengaturan pendapatannya yang melibatkan jasa
penunjang operasi, kegiatan lepas pantai dan jasa inspeksi, dan jasa konstruksi.
Pendapatan dari jasa agensi diakui pada suatu waktu (yaitu, ketika jasa terkait diberikan).
Sewa
Penentuan apakah suatu perjanjian mengandung unsur sewa membutuhkan pertimbangan yang cermat
untuk menilai apakah perjanjian tersebut memberikan hak untuk mendapatkan secara subtansial seluruh
manfaat ekonomi dari penggunaan aset identifikasian dan hak untuk mengarahkan penggunaan aset
identifikasian, bahkan jika hak tersebut tidak dijabarkan secara eksplisit di perjanjian.
Karena Grup tidak dapat dengan mudah menentukan suku bunga implisit, manajemen menggunakan suku
bunga pinjaman inkremental Grup sebagai tingkat diskonto. Ada beberapa faktor yang perlu
dipertimbangkan dalam menentukan suku bunga pinjaman inkremental, yang banyak di antaranya
memerlukan pertimbangan untuk dapat secara andal mengukur penyesuaian yang diperlukan untuk
sampai pada tingkat diskonto akhir.
Dalam menentukan suku bunga pinjaman inkremental, Grup mempertimbangkan faktor-faktor utama
berikut; risiko kredit korporat Grup, jangka waktu sewa, jangka waktu pembayaran sewa, lingkungan
ekonomi, waktu di mana sewa dimasukkan, dan mata uang di mana pembayaran sewa ditentukan.
Dalam menentukan jangka waktu sewa, Grup mempertimbangkan semua fakta dan keadaan yang
menimbulkan insentif ekonomi untuk menggunakan opsi perpanjangan, atau tidak menggunakan opsi
penghentian. Opsi perpanjangan (atau periode setelah opsi penghentian kontrak kerja) hanya termasuk
dalam jangka waktu sewa jika cukup pasti akan diperpanjang (atau tidak dihentikan).
Penilaian tersebut ditinjau jika terjadi peristiwa signifikan atau perubahan signifikan dalam situasi
yang mempengaruhi penilaian ini dan berada dalam kendali Grup.
Grup awalnya mengestimasi dan mengakui jumlah yang diharapkan akan dibayarkan dengan jaminan
nilai residu sebagai bagian dari liabilitas sewa. Jumlah tersebut ditinjau, dan disesuaikan jika perlu, pada
akhir setiap periode pelaporan.
Grup mempunyai beberapa perjanjian sewa di mana Grup bertindak sebagai penyewa atau pesewa untuk
beberapa aset tetap tertentu. Grup mengevaluasi apakah terdapat risiko dan manfaat kepemilikan yang
25
Page 29
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
signifikan dari aset sewa yang dialihkan kepada lessee atau tetap ada pada Grup berdasarkan PSAK No.
73 yang mensyaratkan Grup untuk membuat pertimbangan dan estimasi dari pengalihan risiko dan manfaat
terkait dengan kepemilikan aset yang disewa.
Imbalan Pasca Kerja dan Pensiun
Perusahaan menentukan tingkat diskonto yang tepat dan kenaikan gaji di masa depan pada setiap akhir periode
pelaporan. Tingkat diskonto adalah tingkat suku bunga yang harus digunakan untuk menentukan nilai kini
estimasi arus kas masa depan diharapkan yang diperlukan untuk menyelesaikan kewajiban pensiun. Dalam
menentukan tingkat diskonto yang sesuai.
Perusahaan mempertimbangkan tingkat suku bunga obligasi pemerintah dalam mata uang di mana
imbalan tersebut akan dibayarkan dan yang memiliki jangka waktu yang mendekati ketentuan kewajiban
pensiun yang bersangkutan.
Untuk tingkat kenaikan gaji di masa depan, Perusahaan mengumpulkan semua data historis yang
berkaitan dengan perubahan gaji pokok dan menyesuaikan untuk rencana bisnis masa depan.
Beban dari program pensiun iuran pasti dan nilai kini dari kewajiban pensiun Perusahaan dihitung
berdasarkan penilaian aktuaris dengan menggunakan asumsi-asumsi tersebut diantaranya tingkat diskonto,
tingkat pengembalian dana yang diharapkan, tingkat kenaikan kompensasi dan tingkat kematian. Kewajiban
iuran pasti sangat sensitif terhadap perubahan asumsi. Nilai tercatat liabilitas telah diungkapkan dalam
Catatan 20.
Mata Uang Fungsional
Mata uang fungsional Grup adalah mata uang dari lingkungan ekonomi primer dimana Grup beroperasi.
Grup mempertimbangkan beberapa faktor dalam menentukan mata uang fungsionalnya, antara lain, mata
uang yang paling mempengaruhi pendapatan, biaya dan pendanaan, dan mata uang di mana penerimaan
dari aktivitas operasi biasanya dipakai.
Berdasarkan substansi ekonomi yang mendasari keadaan yang relevan terhadap Grup, mata uang
fungsional yang telah ditentukan Rupiah.
Asumsi utama masa depan dan sumber utama estimasi ketidakpastian lain pada tanggal pelaporan yang
memiliki risiko signifikan bagi penyesuaian yang material terhadap nilai tercatat aset dan liabilitas untuk
tahun berikutnya diungkapkan di bawah ini. Perusahaan mendasarkan asumsi dan estimasi pada
parameter yang tersedia pada saat laporan keuangan disusun.
Situasi dan asumsi mengenai perkembangan masa depan mungkin berubah akibat perubahan pasar atau
situasi diluar kendali Grup. Perubahan tersebut tercermin dalam asumsi terkait pada saat terjadinya.
Klasifikasi aset dan liabilitas keuangan
Grup menetapkan klasifikasi atas aset dan liabilitas tertentu sebagai aset keuangan dan liabilitas keuangan
dengan mempertimbangkan bila definisi yang ditetapkan PSAK No. 71 dipenuhi. Dengan demikian, aset
keuangan dan liabilitas keuangan diakui sesuai dengan kebijakan akuntansi seperti diungkapkan pada
Catatan 2f.
26
Page 30
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Estimasi dan Asumsi
Asumsi utama masa depan dan sumber utama estimasi ketidakpastian lain pada tanggal pelaporan yang
memiliki risiko signifikan bagi penyesuaian yang material terhadap nilai tercatat aset dan liabilitas untuk
tahun berikutnya diungkapkan di bawah ini. Grup mendasarkan asumsi dan estimasi pada parameter yang
tersedia pada saat laporan keuangan konsolidasian disusun.
Asumsi dan situasi mengenai perkembangan masa depan mungkin berubah akibat perubahan pasar atau
situasi di luar kendali Grup. Perubahan tersebut dicerminkan dalam asumsi terkait pada saat terjadinya.
Penilaian Ekspektasi Kerugian Kredit (ECL) pada Piutang Usaha
Grup menerapkan pendekatan yang disederhanakan dalam penghitungan ECL, awalnya menggunakan
matriks provisi berdasarkan tarif default historis untuk piutang dagang. Matriks provisi menentukan tingkat
provisi tergantung pada jumlah hari piutang usaha telah lewat jatuh tempo. Grup juga menggunakan
pengelompokan yang tepat jika historis pengalaaman kerugian kredit menunjukkan pola kerugian yang
berbeda secara signifikan untuk segmen pelanggan yang berbeda. Grup kemudian menyesuaikan historis
pengalaman kerugian kredit dengan informasi berwawasan ke depan berdasarkan data yang dapat
diobservasi saat ini yang mempengaruhi setiap segmen pelanggan untuk mencerminkan pengaruh kondisi
ekonomi saat ini dan yang diperkirakan.
Grup menyesuaikan tarif default historis ke tarif default berwawasan ke depan dengan menentukan faktor
ekonomi terkait yang memengaruhi setiap segmen pelanggan. Grup secara teratur meninjau metodologi
dan asumsi yang digunakan untuk memperkirakan ECL untuk mengurangi perbedaan antara estimasi dan
pengalaman kerugian kredit yang sebenarnya.
Penentuan hubungan antara tingkat gagal bayar historis dan kondisi ekonomi yang diperkirakan
merupakan estimasi akuntansi yang signifikan. Oleh karena itu, ketentuan ECL pada piutang usaha sensitif
terhadap perubahan asumsi tentang prakiraan kondisi ekonomi.
Penilaian ECL atas Aset Keuangan Lainnya pada Biaya Amortisasi
Grup menentukan penyisihan ECL menggunakan pendekatan umum berdasarkan estimasi tertimbang
probabilitas dari nilai sekarang dari semua kekurangan kas selama perkiraan umur aset keuangan dengan
biaya perolehan diamortisasi. ECL diberikan untuk kerugian kredit yang diakibatkan oleh kemungkinan
peristiwa gagal bayar dalam 12 bulan ke depan kecuali ada peningkatan yang signifikan dalam risiko kredit
sejak pengakuan awal di mana dalam hal ini ECL diberikan berdasarkan ECL seumur hidup.
Ketika menentukan apakah telah terjadi peningkatan risiko kredit yang signifikan, Grup mempertimbangkan
informasi yang wajar dan dapat didukung yang tersedia tanpa biaya atau upaya yang tidak semestinya dan
yang relevan untuk instrumen keuangan tertentu yang sedang dinilai seperti, tetapi tidak terbatas pada,
faktor-faktor berikut:
•
•
Penurunan peringkat kredit eksternal dan internal aktual atau yang diharapkan;
Perubahan merugikan yang ada atau yang diperkirakan terjadi dalam bisnis, keuangan atau kondisi
•
ekonomi; dan,
Perubahan merugikan signifikan yang aktual atau yang diharapkan dalam hasil operasi peminjam.
Grup juga menganggap aset keuangan yang telah lewat lebih dari 90 hari sebagai titik terakhir di mana
ECL seumur hidup harus diakui kecuali dapat menunjukkan bahwa hal ini tidak mewakili risiko yang
signifikan dalam risiko kredit seperti ketika non-pembayaran adalah administrasi. pengawasan daripada
akibat kesulitan keuangan peminjam.
Grup telah menilai bahwa ECL atas aset keuangan lainnya kas di bank dan setara kas pada biaya perolehan
diamortisasi tidak material karena transaksi yang berkaitan dengan aset keuangan ini dilakukan oleh Grup
hanya dengan bank dan perusahaan terkemuka dengan reputasi kredit yang baik dan relatif. risiko gagal
bayar yang rendah.
27
Page 31
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Oleh karena itu, tidak ada penyisihan untuk ECL atas aset keuangan lainnya sebesar biaya perolehan
diamortisasi yang diakui pada tahun 2022.
Estimasi Nilai Persediaan Yang Dapat Direalisasikan
Dalam menentukan nilai realisasi bersih (NRV) persediaan, Grup mempertimbangkan persediaan usang,
kerusakan, kerusakan fisik, perubahan tingkat harga, perubahan kebutuhan konsumen, atau penyebab
lainnya untuk mengidentifikasi persediaan yang harus diturunkan ke NRV. Grup menyesuaikan biaya
persediaan ke jumlah terpulihkan pada tingkat yang dianggap cukup untuk mencerminkan penurunan
pasar dalam nilai persediaan.
Estimasi Masa Manfaat Aset Tetap
Grup mengestimasi masa manfaat ekonomis aset tetap berdasarkan utilisasi dari aset yang diharapkan
dan didukung dengan rencana dan strategi usaha dan perilaku pasar. Estimasi dari masa manfaat aset
tetap adalah berdasarkan penelaahan Grup terhadap praktek industri, evaluasi teknis internal dan
pengalaman untuk aset yang setara.
Estimasi masa manfaat ditelaah minimal setiap akhir periode pelaporan dan diperbarui jika ekspektasi
berbeda dari estimasi sebelumnya dikarenakan pemakaian dan kerusakan fisik, keusangan secara teknis
atau komersial dan hukum atau pembatasan lain atas penggunaan dari aset. Tetapi, adalah mungkin, hasil
di masa depan dari operasi dapat dipengaruhi secara material oleh perubahanperubahan dalam estimasi
yang diakibatkan oleh perubahan faktor-faktor yang disebutkan di atas.
Grup mengestimasi masa manfaat ekonomis aset tetap antara 2 sampai dengan 20 tahun. Ini adalah umur
yang secara umum diharapkan dalam industri dimana Grup menjalankan bisnisnya. Perubahan tingkat
pemakaian dan perkembangan teknologi dapat mempengaruhi masa manfaat ekonomis dan nilai sisa aset,
dan karenanya biaya penyusutan masa depan mungkin direvisi.
Pajak Penghasilan
Pertimbangan signifikan dilakukan dalam menentukan provisi atas pajak penghasilan badan. Terdapat
transaksi dan perhitungan tertentu yang penentuan pajak akhirnya adalah tidak pasti dalam kegiatan usaha
normal. Grup mengakui liabilitas atas pajak penghasilan badan berdasarkan estimasi apakah akan terdapat
tambahan pajak penghasilan badan.
Aset pajak tangguhan diakui untuk seluruh perbedaan temporer yang boleh dikurangkan dan saldo rugi
fiskal yang belum dikompensasikan, sepanjang perbedaan temporer dan rugi fiskal yang belum
dikompensasikan tersebut dapat dimanfaatkan untuk mengurangi laba fiskal pada masa yang akan datang.
Jumlah tercatat aset pajak tangguhan ditelaah pada setiap tanggal neraca dan nilai tercatat aset pajak
tangguhan tersebut diturunkan apabila tidak lagi terdapat kemungkinan besar bahwa laba fiskal yang
memadai akan tersedia untuk mengkompensasi sebagian atau semua manfaat aset pajak tangguhan.
Aset dan kewajiban pajak tangguhan diukur berdasarkan tarif pajak yang akan berlaku pada tahun saat
aset direalisasikan atau liabilitas diselesaikan berdasarkan peraturan perpajakan yang berlaku atau yang
telah secara substantif telah diberlakukan pada akhir periode pelaporan. Pengaruh pajak terkait dengan
penyisihan untuk dan/atau pembalikan seluruh perbedaan temporer selama tahun berjalan, termasuk
pengaruh perubahan tarif pajak, diakui sebagai “Beban Pajak Penghasilan - Neto” dan termasuk dalam
laba atau rugi neto tahun berjalan, kecuali untuk transaksi-transaksi yang sebelumnya telah langsung
dibebankan atau dikreditkan ke ekuitas.
Perubahan terhadap kewajiban perpajakan diakui pada saat penetapan pajak diterima atau jika Grup
mengajukan keberatan, pada saat keputusan atas keberatan telah ditetapkan.
Untuk setiap entitas yang, pengaruh pajak atas perbedaan temporer dan akumulasi rugi pajak, yang
masing-masing dapat berupa aset atau liabilitas, disajikan dalam jumlah neto untuk masing-masing entitas
tersebut
Grup mencatat bunga dan denda untuk kekurangan/kelebihan pembayaran pajak penghasilan, jika ada,
sebagai bagian dari “Beban Pajak Penghasilan - Neto” dalam laporan laba rugi dan
penghasilankomprehensif lain konsolidasian.
28
Page 32
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Penurunan nilai aset non-keuangan
Jumlah terpulihkan persediaan dan aset tetap didasarkan pada estimasi dan asumsi khususnya mengenai
prospek pasar dan arus kas terkait dengan aset. Estimasi arus kas masa depan mencakup perkiraan
mengenai pendapatan masa depan.
Setiap perubahan dalam asumsi-asumsi ini mungkin memiliki dampak material terhadap pengukuran
jumlah terpulihkan dan bisa mengakibatkan penyesuaian penyisihan penurunan nilai yang sudah
dibukukan.
29
Page 33
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
4. KAS DAN SETARA KAS
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Kas 373,428,085 540,291,885
Bank
Rupiah
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 12,155,850,383 10,319,777,031
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 10,181,135,122 14,239,882,793
PT Bank HSBC Indonesia 213,191,583 408,995,636
Lain-lain (masing-masing kurang dari Rp1.000.000.000) 7,003,864,209 4,946,761,534
Dolar Amerika Serikat
PT Bank DBS Indonesia 6,458,398,634 1,904,877,015
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 5,633,281,416 4,239,721,430
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 867,726,256 1,061,602,288
PT Bank BTPN Tbk 199,003,721 3,545,687,015
PT Bank HSBC Indonesia - 421,049,653
Lain-lain (masing-masing kurang dari Rp100.000.000) 2,767,061,662 71,395,615
Dolar Singapura
PT Bank CIMB Niaga Tbk 7,010,728 7,791,180
Sub-total 45,486,523,714 41,167,541,190
Deposito Berjangka
Rupiah
PT Bank DBS Indonesia 3,000,000,000 11,300,000,000
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 25,550,125,000 17,250,125,000
Jumlah 74,410,076,799 70,257,958,075
Tingkat Suku Bunga Kontraktual Deposito Berjangka per Tahun
Rupiah 2,50% - 4,00% 2,50% - 4,00%
Jatuh Tempo 1 - 3 bulan 1 - 3 bulan
30
Page 34
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
5. PIUTANG USAHA
a. Berdasarkan pelanggan
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Pihak Ketiga
PT Pertamina Hulu Mahakam 104,433,663,945 76,524,469,119
Medco Energi (Madura Offshore) Pty. Ltd. 74,390,969,230 52,188,831,035
PT Pertamina Hulu Rokan 52,443,290,153 40,355,373,497
PT Schlumberger Geophysic Nusantara 39,432,354,880 30,838,900,631
PT Pertamina E&P Asset 33,826,146,165 36,617,581,412
Husky-CNOOC Madura Ltd 24,773,407,504 --
PT Petrochina 24,773,407,504 6,486,429,952
PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur 23,999,535,243 18,416,890,563
BP Berau Ltd 18,634,851,455 37,324,325,180
PT Pertamina Hulu Energi 18,056,491,243 18,092,450,105
PT Medco E&P Indonesia 12,364,769,173 12,441,776,995
PT Geo Dipa Energi 10,368,758,426 15,172,229,972
PT Mandau Cipta Tenaga Nusantara 9,416,304,189 10,415,728,858
PT Sorik Marapi Geothermal Power 9,202,954,000 10,682,463,283
PT Expro Indonesia 8,360,535,871 7,739,033,214
PT Pertamina Hulu Sanga Sanga 8,131,264,100 12,670,146,547
PT Citra Tubindo 5,580,665,448 5,875,616,717
PT ASDP Indonesia Ferry 3,115,657,249 4,417,955,873
PT Pertamina Geothermal Energy 2,862,067,503 2,210,927,736
ExxonMobile Cepu Ltd 2,731,231,987 11,768,561,810
PT Ecolab International Indonesia 2,379,221,970 2,193,450,094
PT Pertamina Drilling Services 2,214,048,311 7,241,533,940
PT Kilang Pertamina Internasional 2,194,307,830 4,750,840,283
Lain-lain 75,273,097,292 101,114,052,641
Jumlah 568,959,000,671 525,539,569,457
Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (8,593,255,008) (8,293,255,008)
Total pihak ketiga setelah cadangan kerugian penurunan nilai 560,365,745,663 517,246,314,449
Pihak Berelasi (Catatan 30) 455,000 390,000
Jumlah Bersih Piutang Usaha 560,366,200,663 517,246,704,449
b. Berdasarkan mata uang
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Berdasarkan mata uang
Rupiah 484,297,171,594 465,831,097,733
Dolar Amerika Serikat 84,662,284,077 59,708,861,724
Jumlah 568,959,455,671 525,539,959,457
Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (8,593,255,008) (8,293,255,008)
Jumlah Bersih Piutang Usaha 560,366,200,663 517,246,704,449
31
Page 35
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
c. Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Mutasi Cadangan Kerugian Penurunan Nilai
Saldo Aw al 8,293,255,008 7,506,673,816
Penambahan 300,000,000 786,581,192
Saldo Akhir 8,593,255,008 8,293,255,008
d. Berdasarkan umur piutang
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Berdasarkan Um ur piutang
1 - 30 Hari 539,128,671,682 499,335,703,697
31 - 60 Hari 9,175,363,796 3,516,411,369
61 - 90 Hari 2,181,418,381 2,783,212,784
Lebih dari 90 Hari 18,474,001,813 19,904,631,607
Jumlah 568,959,455,671 525,539,959,457
Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (8,593,255,008) (8,293,255,008)
Jum lah Bersih Piutang Usaha - Bersih 560,366,200,663 517,246,704,449
Grup membentuk penyisihan kerugian penurunan nilai piutang berdasarkan pada estimasi nilai tidak
terpulihkan secara individual dan pengalaman Grup atas tertagihnya piutang di masa lalu.
Grup membentuk penyisihan kerugian penurunan nilai piutang berdasarkan pada estimasi nilai tidak
terpulihkan secara individual dan pengalaman Grup atas tertagihnya piutang di masa lalu. Manajemen
Grup berpendapat bahwa penyisihan kerugian penurunan nilai atas piutang usaha kepada pihak ketiga
adalah cukup untuk menutup kerugian yang mungkin timbul dari tidak tertagihnya piutang tersebut,
sedangkan terhadap piutang kepada pihak-pihak berelasi tidak diadakan penyisihan kerugian penurunan
nilai karena manajemen berpendapat seluruh piutang tersebut dapat ditagih.
Piutang usaha per tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 dijadikan jaminan atas utang bank jangka
pendek (Catatan 14).
6. ASET KEUANGAN LANCAR LAINNYA
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Piutang lain-lain:
Pihak ketiga 3,508,596,302 4,602,257,679
Rekening bank dibatasi penggunaanny a dan deposito berjangka 7,575,506,665 14,740,427,688
Dana Jaminan 24,596,385,640 15,475,122,497
Total 35,680,488,607 34,817,807,864
a. Piutang Lain Lain
Pihak Ketiga
Utamanya merupakan dana talangan operasional Perusahaan dan entitas anak kepada pihak ketiga.
Pihak Berelasi
Merupakan piutang dari karyawan Perusahaan.
32
Page 36
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
b. Rekening Bank Dibatasi Penggunaannya dan deposito berjangka
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Rekening bank dibatasi penggunaanny a
Rupiah
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 2,674,137,214 3,917,858,722
Dollar Amerika Serikat
PT Bank HSBC Indonesia 1,938,348 62,789,753
Deposito Berjangka
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 4,901,369,451 5,941,199,515
Sub-total 7,577,445,013 14,803,217,441
Dikurangi bagian tidak lancar (Catatan 13) (1,938,348) (62,789,753)
Total 7,575,506,665 14,740,427,688
c. Dana jaminan
Dana jaminan terdiri uang yang disetorkan kepada bank yang dijadikan jaminan atas penerbitan bid bond
dan pinjaman bank jangka pendek oleh Grup, dengan rincian sebagai berikut:
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Rupiah
PT Bank HSBC Indonesia 13,032,460,043 9,872,597,013
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 5,919,216,837 100,344,900
PT Bank CTBC 5,527,585,574 --
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 5,360,088,796 131,907,896
PT Bank DBS Indonesia -- 4,915,908,880
Lain-lain 554,708,708 454,363,808
Dolar Amerika Serikat
PT Bank HSBC Indonesia 49,640,625 --
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 71,901,894 --
Sub Total 30,515,602,477 15,475,122,497
Dikurangi bagian tidak lancar (Catatan 13) (5,919,216,837) --
Total 24,596,385,640 15,475,122,497
7. PERSEDIAAN
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Peralatan dan suku cadang 10,155,296,752 8,249,326,834
Film 687,131,761 533,134,030
Isotope IR 192 575,400,001 984,762,500
Material 442,675,987 1,215,673,650
Perlengkapan keselamatan kerja 203,865,410 203,865,410
Lain-lain 746,442,307 634,815,728
1,978,518,739
Jumlah 12,810,812,219 11,821,578,152
Manajemen grup berkeyakinan bahwa seluruh persediaan dapat terealisasi dengan demikian tidak
diperlukan adanya penyisihan penurunan nilai pasar dan keusangan persediaan.
33
Page 37
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
8. UANG MUKA
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Uang muka pembelian 35,218,433,065 25,728,020,540
Uang muka operasi 19,123,993,900 17,986,642,307
Jumlah 54,342,426,965 43,714,662,847
9. PERPAJAKAN
a. Pajak Dibayar Di Muka
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Perusahaan
Pasal 23 9,613,230,971 -
Pasal 25 1,129,845,180 -
Pajak pertambahan nilai 10,469,330,085 12,536,901,541
Entitas Anak
Pasal 15 38,775,073 -
Pasal 21 51,607,562 45,940,367
Pasal 23 4,821,595,144 -
Pasal 25 969,575,047 -
Pajak Pertambahan Nilai - Bersih 10,364,100 282,552
Total 27,493,084,044 12,583,124,460
Perusahaan
Pada 28 November 2022, Perusahaan menerima Surat Ketetapan Pajak Lebih Bayar (SKPLB) No.0086 -
091/407/21/081/22 atas pajak pertambahan nilai untuk periode Juli -Desember 2021 sebesar
Rp3.145.339.220 dan Surat Perintah Membayar Kelebihan Pajak (SPMKP) diterima pada tanggal 5
Desember 2022.
Perusahaan mengajukan restitusi Pajak Pertambahan Nilai Masukan untuk periode Januari – Juni 2021
sebesar Rp8.183.936.678. Selanjutnya, Perusahaan menerima Surat Ketetapan Pajak Lebih Bayar
SKPLB) No. 0002-0007/407/21/081/22 atas pengajuan restitusi tersebut pada tanggal 15 Maret 2022.
Pada 15 Oktober 2021, Perusahaan menerima Surat Ketetapan Pajak Lebih Bayar (SKPLB) No.0018 -
023/407/20/081/21 atas pajak pertambahan nilai untuk periode Juli - Desember 2020 sebesar
Rp7.725.392.539 dan Surat Perintah Membayar Kelebihan Pajak (SPMKP) diterima pada tanggal 4
November 2021.
Pada 22 Juli 2021, Perusahaan menerima Surat Ketetapan Pajak Lebih Bayar (SKPLB) No.007 -
0012/407/20/081/21atas pajak pertambahan nilai untuk periode Januari - Juni 2020 sebesar
Rp11.510.666.127 dan Surat Perintah Membayar Kelebihan Pajak (SPMKP) diterima pada tanggal 16
Agustus 2021.
Pada tanggal 10 Februari 2021, Perusahaan mengajukan restitusi Pajak Pertambahan Nilai Masukan untuk
periode Januari - Juni 2021 sebesar Rp8.183.936.678. Selanjutnya, Perusahaan telah menerima SKPLB
No. 0002-00007/407/21/081/22 atas pengajuan restitusi tersebut pada tanggal 10 Februari 2022.
Pada 15 Oktober 2021, Perusahaan menerima Surat Ketetapan Pajak Lebih Bayar (SKPLB) No. 00018 -
00023/407/20/081/21 atas pajak pertambahan nilai untuk periode Juli - Desember 2020 sebesar
Rp7.725.392.539 dan Surat Perintah Membayar Kelebihan Pajak (SPMKP) diterima pada tanggal 4
November 2021.
34
Page 38
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Pada 22 Juli 2021, Perusahaan menerima Surat Ketetapan Pajak Lebih Bayar (SKPLB) No. 0007 -
00012/407/20/081/21 atas pajak pertambahan nilai untuk periode Januari - Juni 2020 sebesar
Rp11.510.666.127 dan Surat Perintah Membayar Kelebihan Pajak (SPMKP) diterima pada tanggal 16
Agustus 2021.
Pada 3 Februari 2021, Perusahaan menerima Surat Ketetapan Pajak Lebih Bayar (SKPLB) atas pajak
pertambahan nilai untuk periode Juli - Desember 2019 sebesar Rp13.933.482.615 dan Surat Perintah
Membayar Kelebihan Pajak (SPMKP) diterima pada tanggal 17 Februari 2021.
b. Utang Pajak
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Perusahaan
Estimasi liabilitas pajak kini periode berjalan -- --
Pajak penghasilan
Pasal 4 (2) 97,350,739 59,996,148
Pasal 21 2,971,220,824 4,646,202,567
Pasal 23 -- 261,866,369
Pasal 25 -- 61,205,932
Pasal 29 -- 212,044,494
Sub-total 3,221,224,768 5,241,315,510
Entitas Anak
Estimasi liabilitas pajak kini periode berjalan 3,688,389,476 --
Pajak penghasilan
Pasal 4 (2) 280,020,038 218,179,284
Pasal 15 9,707,550 11,445,959
Pasal 21 1,923,083,078 657,710,856
Pasal 23 212,556,165 370,570,624
Pasal 25 62,067,690 153,354,236
Pasal 26 106,187,500 --
Pasal 29 -- 277,701,894
Pajak pertambahan nilai 3,401,444,332 4,032,656,203
Sub total 9,683,455,829 5,721,619,056
Total 12,904,680,597 10,962,934,566
10. BIAYA DIBAYAR DIMUKA
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Jasa Instalasi proyek 21,898,167,015 8,489,456,890
Asuransi 11,918,283,099 7,375,763,416
Pemeliharaan 10,870,370,193 2,071,720,153
Lain-lain 4,896,408,409 4,170,113,825
Total 49,583,228,716 22,107,054,284
35
Page 39
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
11. ASET TETAP
30 Juni 2023
Saldo Awal Penambahan Pengurangan Reklasifikasi Saldo Akhir
Biaya Perolehan :
Pemilikan Langsung
Tanah 21,389,725,416 - - - 21,389,725,416
Bangunan 15,979,114,165 - - 15,979,114,165
Peralatan Proyek 533,467,429,947 6,381,766,627 (408,672,068) - 539,440,524,506
Peralatan dan Perlengkapan Kantor 22,856,212,719 1,395,887,392 - - 24,252,100,111
Kendaraan 17,780,505,914 10,000 (2,073,155,817) - 15,707,360,097
Kapal 168,809,318,740 - - - 168,809,318,740
Mobile Offshore Production Unit (MOPU) 320,300,046,480 - - - 320,300,046,480
Aset Sewa Pembiayaan
Kendaraan 5,058,265,766 3,412,438,910 - - 8,470,704,676
Peralatan Proyek 24,948,060,722 - (4,124,035,517) - 20,824,025,205
Jumlah 1,130,588,679,869 11,190,102,929 (6,605,863,402) - 1,135,172,919,396
Akumulasi Penyusutan :
Pemilikan Langsung
Bangunan 9,752,021,578 412,798,546 - - 10,164,820,124
Peralatan Proyek 393,553,681,253 40,208,483,026 - - 433,762,164,279
Peralatan dan Perlengkapan Kantor 18,592,998,778 590,238,493 - - 19,183,237,271
Kendaraan 16,113,771,191 (2,058,523,240) - 14,055,247,951
Kapal 115,922,775,103 6,165,216,065 - - 122,087,991,168
Mobile Offshore Production Unit (MOPU) 221,387,466,896 10,703,088,491 - - 232,090,555,387
Aset Sewa Pembiayaan
Kendaraan 2,368,559,112 3,751,204,783 - 6,119,763,895
Peralatan Proyek 6,801,122,026 (4,134,310,368) - 2,666,811,658
Jumlah 784,492,395,937 61,831,029,404 (6,192,833,608) - 840,130,591,733
Jumlah Tercatat 346,096,283,932 295,042,327,663
31 Desember 2022
Saldo Awal Penambahan Pengurangan Reklasifikasi Saldo Akhir
Biay a Perolehan :
Pemilikan Langsung
Tanah 21,389,725,416 - - - 21,389,725,416
Bangunan 15,979,114,165 - - - 15,979,114,165
Peralatan Proy ek 506,601,815,456 32,687,353,104 (9,154,228,613) 3,332,490,000 533,467,429,947
Peralatan dan Perlengkapan Kantor 22,623,411,330 2,069,540,669 (1,836,739,280) 22,856,212,719
Kendaraan 16,761,966,905 1,540,108,736 (521,569,727) - 17,780,505,914
Kapal 168,809,318,740 - - - 168,809,318,740
Mobile Offshore Production Unit (MOPU) 320,300,046,480 - - - 320,300,046,480
Aset Sew a Pembiay aan
Kendaraan 2,286,900,000 2,771,365,766 - - 5,058,265,766
Peralatan Proy ek 13,617,935,516 14,662,615,206 - (3,332,490,000) 24,948,060,722
Jumlah 1,088,370,234,008 53,730,983,481 (11,512,537,620) - 1,130,588,679,869
Akumulasi Peny usutan :
Pemilikan Langsung
Bangunan 8,926,423,520 825,598,058 - - 9,752,021,578
Peralatan Proy ek 298,828,852,319 102,085,750,243 (8,124,616,934) 763,695,625 393,553,681,253
Peralatan dan Perlengkapan Kantor 18,341,026,709 2,899,454,203 (2,647,482,134) - 18,592,998,778
Kendaraan 15,322,112,842 1,356,511,410 (564,853,061) - 16,113,771,191
Kapal 103,343,356,077 12,579,419,026 - - 115,922,775,103
Mobile Offshore Production Unit (MOPU) 199,806,540,437 21,580,926,459 - - 221,387,466,896
Aset Sew a Pembiay aan
Kendaraan 2,577,894,377 554,360,360 - (763,695,625) 2,368,559,112
Peralatan Proy ek 3,129,752,256 3,671,369,770 - - 6,801,122,026
Jumlah 650,275,958,537 145,553,389,529 (11,336,952,129) - 784,492,395,937
Jumlah Tercatat 438,094,275,471 346,096,283,932
36
Page 40
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Beban penyusutan dialokasi sebagai berikut:
2023 2022
Pemilikan Langsung :
Beban Langsung (Catatan 25) 57,146,884,824 67,092,135,358
Beban Usaha (Catatan 26) 932,939,797 631,608,061
Aset Sewa Pembiayaan :
Beban Langsung (Catatan 25) 3,751,204,783 1,749,402,210
Jumlah 61,831,029,404 69,473,145,629
Grup memiliki lima bidang tanah di beberapa daerah dengan hak legal berupa HGB yang akan jatuh tempo
antara tahun 2020 sampai dengan tahun 2037. Manajemen berpendapat tidak terdapat masalah dengan
perpanjangan hak atas tanah karena seluruh tanah diperoleh secara sah dan didukung dengan bukti pemilikan
yang memadai.
Aset tetap digunakan sebagai jaminan atas Utang Bank Jangka Pendek, Liabilitas Sewa Pembiayaan dan Utang
Pembiayaan Konsumen (Catatan 12, 14, dan 17).
Manajemen berpendapat bahwa tidak terdapat kejadian atau perubahan keadaan yang mengindikasikan
penurunan nilai aset tetap pada tanggal laporan posisi keuangan.
Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 seluruh aset tetap kecuali tanah telah diasuransikan kepada
Asuransi Wahana Tata, Asuransi Tugu Pratama Indonesia, Asuransi QBE Pool Indonesia, Asuransi Adira
Dinamika, Asuransi Tripakarta, Asuransi Ramayana, dan Asuransi Jasaraharja Putera terhadap risiko kebakaran
dan risiko lainnya dengan nilai pertanggungan sebesar Rp1.238.251.557.123 dan Rp1.238.251.557.123.
Manajemen berpendapat bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup untuk menutup kerugian atas aset yang
dipertanggungkan.
12. ASET HAK GUNA DAN LIABILITAS SEWA
30 Juni 2023
Saldo Awal Penambahan Pengurangan Saldo Akhir
Biaya Perolehan:
Pemilikan Langsung:
Tanah & Bangunan 4,361,111,111 -- (583,333,333) 3,777,777,778
Peralatan Proyek 12,391,117,560 -- (12,391,117,560) --
Kendaraan 26,055,895,202 -- -- 26,055,895,202
Peralatan kantor 466,473,106 -- -- 466,473,106
Jumlah 43,274,596,979 -- (12,974,450,893) 30,300,146,086
Akumulasi Penyusutan:
Pemilikan Langsung:
Tanah & Bangunan 2,926,851,851 612,037,037 (583,333,333) 2,955,555,555
Peralatan Proyek 6,891,959,031 5,499,158,529 (12,391,117,560) --
Kendaraan 2,370,459,556 3,237,529,739 -- 5,607,989,295
Peralatan kantor 194,363,795 58,309,138 -- 252,672,933
Jumlah 12,383,634,233 9,407,034,443 (12,974,450,893) 8,816,217,783
Jumlah Tercatat 30,890,962,746 21,483,928,303
37
Page 41
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
31 Desem ber 2022
Saldo aw al Penam bahan Pengurangan Saldo Akhir
Biaya Perolehan:
Pemilikan Langsung:
Tanah & Bangunan 5.555.555.556 583.333.333 (2.305.555.555) 3.833.333.334
Peralatan Proyek 28.851.989.914 12.301.117.561 (28.324.212.136) 12.828.895.339
Kendaraan 466.336.466 25.908.854.785 (141.060.104) 26.234.131.147
Peralatan kantor 466.473.106 -- -- 466.473.106
Kapal 1.920.741.444 -- (1.920.741.444) --
Jumlah 37.261.096.486 38.793.305.679 (32.691.569.239) 43.362.832.926
Akumulasi Penyusutan:
Pemilikan Langsung:
Tanah & Bangunan 3.239.814.814 1.992.592.592 (2.305.555.555) 2.926.851.851
Peralatan Proyek 23.531.581.896 11.594.589.275 (28.324.212.136) 6.801.959.035
Kendaraan 315.709.952 2.374.045.653 (141.060.106) 2.548.695.499
Peralatan kantor 77.745.518 116.618.277 -- 194.363.795
Kapal 1.760.679.657 160.061.787 (1.920.741.444) --
Jumlah 28.925.531.837 16.237.907.584 (32.691.569.241) 12.471.870.180
Jum lah Tercatat 8.335.564.649 30.890.962.746
Aset hak guna merupakan aset yang berasal hanya dari aktifitas sewa operasi, sedangkan aset hak guna
yang berasal dari aktifitas sewa pembiayaan disajikan sebagai bagian dari kelompok aset tetap (Catatan
11).
Beban penyusutan dialokasikan sebagai berikut:
30 Juni 2023 30 Juni 2022
Beban langsung (Catatan 25) 8,207,637,644 6,444,127,259
Beban usaha (Catatan 26) 1,199,396,799 631,608,061
Total 9,407,034,443 7,075,735,320
Liabilitas sewa terdiri dari:
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Liabilitas sewa 38,414,965,838 45,954,815,440
Bagian jatuh tempo dalam satu tahun (29,767,817,718) (17,409,703,635)
Liabilitas sewa jangka panjang - bersih 8,647,148,120 28,545,111,805
Manajemen Grup menetapkan kebijakan untuk membeli peralatan proyek dan kendaraan melalui sewa.
Jangka waktu sewa antara 2 sampai 3 tahun dengan suku bunga efektif antara 5% - 8% per tahun. Utang
ini dijamin dengan kendaraan bermotor dan peralatan proyek yang dibiayai.
13. ASET KEUANGAN TIDAK LANCAR LAINNYA
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Inv estasi pada PT Sorik Marapi Geothermal Pow er 148,797,440,534 155,778,819,182
Uang Jaminan 5,919,216,837 5,667,492,123
Rekening Bank Dibatasi Penggunaanny a (Catatan 6) 1,938,348 62,789,753
Jumlah Aset Keuangan Tidak Lancar Lainnya 154,718,595,719 161,509,101,058
38
Page 42
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Perusahaan melalui entitas anak, SI, memiliki investasi saham pada PT Sorik Merapi Geothermal Power
(“SMGP”) dengan kepemilikan sebesar 5%. Saham ini digadaikan kepada OTP berdasarkan Surat
Penerimaan dan Pemberitahuan Instruksi Gadai tanggal 22 Desember 2017 (Catatan 18 dan 30).
SMGP bergerak dalam bidang usaha eksploitasi sumber panas bumi serta pembangkit dan penjualan
listrik. Perusahaan berlokasi di Mandailing Natal Kabupaten, Sumatera Utara.
Uang jaminan merupakan uang yang disetorkan kepada bank yang dijadikan jaminan atas penerbitan
Performance Bond oleh Grup.
14. UTANG BANK JANGKA PENDEK
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Perusahaan
Rupiah
PT Bank DBS Indonesia 58,627,469,046 86,110,100,893
PT Bank CTBC 33,515,200,625 22,670,523,674
PT Bank Danamon Indonesia Tbk 30,937,074,746 29,573,796,566
Sub-total 123,079,744,417 138,354,421,133
USD
PT Bank DBS Indonesia 23,748,593,000 6,292,400,000
Sub-total 146,828,337,417 144,646,821,133
Entitas Anak
Rupiah
PT Bank UOB Indonesia 116,987,532,564 117,439,652,777
PT Bank CTBC Indonesia 99,739,326,127 83,031,446,574
PT Bank HSBC Indonesia 67,820,995,124 53,275,281,377
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 37,537,000,000 37,325,000,000
Sub-total 322,084,853,815 291,071,380,728
Jumlah 468,913,191,232 435,718,201,861
PT Bank DBS Indonesia
Perusahaan
Merupakan total fasilitas yang diperoleh Perusahaan dengan perincian sebagai berikut:
1. Uncommitted revolving credit facility dengan jumlah fasilitas tersedia maksimum Rp40.000.000.000
dengan tenor maksimum 3 bulan. Berdasarkan perubahan terakhir atas perjanjian, fasilitas ini akan
berakhir tanggal 28 Februari 2024.
2. Uncommitted omnibus facility dengan jumlah fasilitas tersedia maksimum Rp20.000.000.000 dengan
tenor maksimum 90 hari, yang mana limitnya dapat digunakan untuk sub-sub fasilitas perbankan berupa
pembiayaan untuk utang usaha, pembiayaan impor berupa L/C (Usance/Sight/UPAS), jaminan bagi
penerbit Surat Kredit Berdokumen Dalam Negeri (SKBDN), fasilitas trust receipt dan pembiayaan
piutang. Berdasarkan perubahan terakhir atas perjanjian, fasilitas ini akan berakhir tanggal 28 Februari
2024.
3. Uncommitted revolving credit facility dengan jumlah fasilitas tersedia maksimum Rp80.000.000.000
dengan tenor maksimum 150 hari. Berdasarkan perubahan terakhir atas perjanjian , fasilitas ini
diperbaharui dengan jumlah fasilitas tersedia maksimum Rp53.000.000.000 dengan tenor maksimum
150 hari yang akan berakhir tanggal 28 Februari 2024.
39
Page 43
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
4. Uncommitted revolving credit facility (Tranche A) fasilitas kredit sindikasi yang diterima Perusahaan
dengan jumlah fasilitas tersedia maksimum USD 1.900.000 (catatan 16). Dimana per 31 Desember
2023 hutang atas fasilitas sindikasi ini telah dilunasi.
5. Revolving Credit Facility merupKn fasilitas pembiayaan modal kerja untuk kegiatan operasional MOPU
Meleo Producer Paltform, dengan jumlah maksimum USD 2.500.000. Fasilits ini akan berakhir pada
tanggal 28 Februari 2024. Saldo hutang per 30 Juni 2023 sebesar USD 1.580.500.
6. Omnibus Facility merupakan fasilitas pembiayaan import berupa L/C atas pembelian mesin/turbine
untuk MOPU Maleo Producer Platform. Fasilitas L/C akan menjadi fasilitas term loan yang akan jatuh
tempo sejak pencairan term loan pertama. Fasilitas tersedia maksimum USD 1.600.000. Fasilitas ini
akan berakhir pada 20 Juni 2024. Saldo hutang per 30 Juni 2023 USD 580.500.
Fasilitas 1-6 di atas dikenakan suku bunga sebesar 9,0-10,0% per tahun, untuk penarikan dalam mata
uang rupiah. Adapun penarikan dalam mata uang Dolar Amerika Serikat dikenakan suku bunga 4%-
7.25% per tahun. Fasilitas-fasilitas ini dijaminkan oleh piutang usaha (catatan 4).
Berdasarkan persyaratan dalam perjanjian pinjaman, Perusahaan diwajibkan untuk memenuhi beberapa
batasan tertentu antara lain, mendapatkan persetujuan tertulis terlebih dahulu dari pihak kreditur, antara
lain dalam hal penjualan dan penerbitan opsi, waran, dan hak untuk memperoleh saham anak
Perusahan, melakukan penambahan utang baru, melakukan reorganisasi, merger, akuisisi, dan
penggabungan, selain reorganisasi yang diizinkan, seperti IPO anak Perusahaan, melakukan penjualan
aset dan melakukan perubahan dalam bisnis Perusahaan.
Perusahaan telah memenuhi batasan-batasan yang diwajibkan dalam perjanjian pinjaman tersebut.
Saldo utang dalam Rupiah untuk fasilitas ini per 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 adalah masing-
masing sebesar Rp. 58.267.469.046 dan Rp.86.110.100.893.
Saldo utang dalam Dolar Amerika Serikat untuk fasilitas ini pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember
2022 adalah masing-masing sebesar AS$1.580.500 (setara dengan Rp23.748.593.000) dan AS$400.000
(setara dengan Rp6.292.400.000).
PT Bank UOB Indonesia
Entitas Anak - PT Supraco Indonesia (SI):
Merupakan bagian dari total fasilitas gabungan sebesar Rp165.000.000.000 untuk keperluan modal kerja
dan/atau investasi (Catatan 16) yang diterima oleh SI pada tanggal 23 Mei 2018, dengan rincian sebagai
berikut:
1. Revolving Credit Facility 1 dengan batas penggunaan maksimum Rp50.000.000.000. Fasilitas ini
memiliki jangka waktu 12 bulan dan akan jatuh tempo pada tanggal 27 Januari 2024.
2. Revolving Credit Facility 2 dengan batas penggunaan maksimum Rp15.000.000.000. Fasilitas ini
memiliki jangka waktu 12 bulan dan akan jatuh tempo pada tanggal 27 Januari 2024.
3. Pre Export Financing (PEF I) dengan batas penggunaan maksimum Rp50.000.000.000. Fasilitas ini
memiliki jangka waktu 12 bulan dan akan jatuh tempo pada tanggal 27 Januari 2024.
4. Fasilitas Invoice Financing (sublimit Pre Export Financing) dengan batas penggunaan maksimum
Rp50.000.000.000 dan memiliki jangka waktu 12 bulan, serta akan jatuh tempo pada tanggal 27
Januari 2024.
5. Pre Export Financing 2 dengan batas penggunaan maksimum Rp.50.0000.000.000. Fasilitas ini
dikhususkan untuk membiayai proyek-proyek yang berkaitan dengan bidang konstruksi green energy,
dan memiliki jangka waktu 12 bulan serta akan berakhir pada tanggal 27 Januari 2024.
6. Fasilitis Invoice Financing (Sublimit Pre Export Financing 2) dengan batas penggunaan maksimum
Rp.50.0000.000.000. Fasilitas ini dikhususkan untuk membiayai proyek-proyek yang berkaitan dengan
bidang konstruksi green energy dan memiliki jangka waktu 12 bulan serta akan berakhir pada tanggal
27 Januari 2024.
Seluruh fasilitas pinjaman di atas dikenakan suku bunga berkisar 10,00% per tahun dan di jamin oleh
tanah dan bangunan yang dimiliki oleh SI dengan nilai penjaminan tidak kurang dari Rp200.000.000.000.
40
Page 44
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Berdasarkan persyaratan dalam perjanjian pinjaman, SI diwajibkan untuk memenuhi beberapa batasan
tertentu antara lain, mendapatkan persetujuan tertulis terlebih dahulu dari pihak kreditur, antara lain
dalam hal melakukan merger, akuisisi, dan konsolidasi, melakukan likuidasi, menerima pernyataan pailit
dan penundaan pembayaran utang, pengalihan, penjaminan dan penyewaan aset, memberikan hutang
kepada pihak lain, penjaminan utang pihak lain, mengalihkan utang kepada pihak lain, penyertaan modal
dan pengambilalihan saham di perusahaan lain, perubahan struktur kepemilikan, perubahan aktivitas
usaha, serta menggadaikan dan menerbitkan saham. Disamping itu SI juga diharuskan memelihara rasio-
rasio keuangan tertentu. SI telah memenuhi batasan-batasan yang diwajibkan dalam perjanjian pinjaman
tersebut.
Saldo utang untuk fasilitas ini per tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 masing-masing sebesar
Rp116.987.532.564 dan Rp117.439.652.777.
PT Bank HSBC Indonesia
PT Supraco Indonesia (SI) :
Merupakan fasilitas yang dimiliki SI, yang terdiri dari fasilitas modal kerja, pembiayaan impor, pembiayaan
ekspor, Bank Garansi, dan fasilitas treasury dengan limit Rp75.000.000.000, yang dapat digunakan secara
korporasi. Fasilitas tersebut di atas dikenakan suku bunga sebesar 10,00%-12,00% per tahun, untuk
penarikan dalam mata uang rupiah.
Berdasarkan perubahan terakhir atas perjanjian, fasilitas ini telah diperpanjang hingga 31 Januari 2024.
Berdasarkan persyaratan dalam perjanjian pinjaman, Perusahaan diwajibkan untuk memenuhi beberapa
batasan tertentu antara lain, mendapatkan persetujuan tertulis terlebih dahulu dari pihak kreditur, antara
lain dalam hal bertindak sebagai penjamin (borg) atas utang pihak ketiga, menjaminkan kepada bank atau
pihak ketiga lain atas barang-barang yang telah diserahkan ke bank, meminjamkan atau menyewakan
kepada pihak lain ketiga manapun juga, barang-barang yang telah dijaminkan, dan menarik fasilitas diatas
jumlah plafon. Disamping itu SI juga diharuskan memelihara rasio-rasio keuangan tertentu.SI telah
memenuhi batasan-batasan yang diwajibkan dalam perjanjian-pinjaman tersebut.
SI telah memenuhi batasan-batasan yang diwajibkan dalam perjanjian pinjaman tersebut.
Saldo utang untuk fasilitas ini per 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 masing-masing sebesar
Rp67.820.995.124 dan Rp53.275.281.377.
Entitas Anak - PT Supraco Lines (SL):
Merupakan bagian dari fasilitas yang dimiliki SI, yang terdiri dari fasilitas modal kerja, pembiayaan impor,
pembiayaan ekspor, Bank Garansi, dan fasilitas treasury dengan total limit Rp.75.000.000.000. Fasilitas
tersebut di atas dikenakan suku bunga sebesar 10,00%-12,00% per tahun, untuk penarikan dalam mata
uang rupiah.
Saldo utang untuk fasilitas ini dalam rupiah per 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, masing-masing
sebesar RpNil dan Rp905.738.865.
Pada tanggal laporan keuangan ini, fasilitas ini sedang dalam proses perpanjangan.
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Entitas Anak - PT Supraco Indonesia (SI) :
Merupakan fasilitas kredit modal kerja (KMK) dengan suku bunga mengambang dan fasilitas penerbitan
bank garansi untuk jaminan tender dan pelaksanaan jasa-jasa pendukung operasi perminyakan dan gas
bumi yang diperoleh SI pada tanggal 26 Maret 2007. Berdasarkan perpanjangan terakhir dari Fasilitas
41
Page 45
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
pinjaman ini pada tanggal 23 Februari 2018, plafon fasilitas adalah sebesar Rp38.000.000.000 (KMK) dan
Rp20.000.000.000 (Bank Garansi).
Berdasarkan perubahan terakhir atas perjanjian, fasilitas ini telah diperpanjang hingga 25 September 2023.
Pinjaman ini dijamin oleh corporate guarantee dan deposito, serta bangunan milik Perusahaan perubahan
terakhir atas perjanjian, fasilitas ini telah diperpanjang hingga 25 Maret 2023. Pinjaman ini dijamin oleh
corporate guarantee dan deposito dari Perusahaan, serta bangunan milik SI.
Pada tanggal laporan keuangan ini, fasilitas ini sedang dalam proses perpanjangan untuk 1 (satu) tahun
ke depan.
Seluruh fasilitas pinjaman di atas dikenakan suku bunga berkisar 11,75% per tahun dan diberikan jaminan
berupa tanah dan bangunan yang dimiliki oleh SI.
Berdasarkan persyaratan dalam perjanjian pinjaman, SI diwajibkan untuk memenuhi beberapa batasan
tertentu antara lain, mendapatkan persetujuan tertulis terlebih dahulu dari pihak kreditur, antara lain dalam
hal melakukan merger, akuisisi, dan konsolidasi, melakukan likuidasi, menerima pernyataan pailit dan
penundaan pembayaran utang, pelepasan dan penyewaan asset jaminan, memperoleh pinjaman bank
dan institusi keuangan lain, memberikan hutang kepada internal grup dan pihak lain, penjaminan utang
pihak lain, megalihkan utang kepada pihak lain, pengambilalihan dan penyertaan saham baru di
perusahaan lain, membagikan dan membayarkan dividen kepada pemegang saham, menggunakan dana
pinjaman untuk tujuan lain termasuk melunasi utang ke pemegang saham, perubahan anggaran dasar,
struktur kepemilikan, perubahan aktivitas usaha, menggadaikan dan menerbitkan saham, serta membuat
perjanjian dan transaksi tidak wajar.
Disamping itu perusahaan juga diharuskan memelihara rasio-rasio keuangan berikut :
1. Current Ratio minimal 1,00 kali.
2. Debt Equity Ratio maksimal 2,50 kali
3. Debt Service Coverage minimal 100%
Perusahaan telah memenuhi batasan-batasan yang diwajibkan dalam perjanjian pinjaman tersebut.
Saldo utang untuk fasilitas ini per tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 masing-masing sebesar
Rp37.537.000.000 dan Rp37.325.000.000.
PT Bank Danamon Indonesia, Tbk
Perusahaan
Berdasarkan perjanjian kredit antara Perusahaan dengan PT Bank Danamon Indonesia, Tbk (BDI) tanggal
17 Maret 2020, BDI setuju untuk memberikan fasilitas kredit ke Perusahaan berupa fasilitas Omnibus Trade
Finance (Uncommitted, Revolving) dengan total plafon sebesar USD3.000.000 dalam bentuk L/C dan
SKBDN. Fasilitas ini merupakan pengambilalihan dari fasilitas yang sebelumnya diberikan oleh MUFG
Bank Ltd. Pinjaman ini dikenakan suku tingkat bunga sebesar 9,75% per tahun dan Fasilitas ini berakhir
pada tanggal 17 Maret 2024.
Saldo utang untuk fasilitas ini per tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 adalah sebesar
Rp30.937.074.746 dan Rp29.573.796.566.
Pada tanggal laporan keuangan ini, fasilitas ini sedang dalam proses perpanjangan untuk 1 (satu) tahun
ke depan.
42
Page 46
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Perusahaan
Merupakan fasilitas kredit modal kerja dengan plafon maksimum sebesar Rp5.000.000.000 dan penerbitan
bank garansi dengan plafon sebesar Rp80.000.000.000. Pinjaman ini dikenakan suku tingkat bunga
sebesar 12,25% per tahun dan fasilitas ini akan berakhir pada tanggal 22 Desember 2023. Fasilitas ini
dijaminkan oleh piutang usaha (Catatan 5), depositi dan bangunan.
Berdasarkan persyaratan dalam perjanjian pinjaman, Perusahaan diwajibkan untuk memenuhi beberapa
batasan tertentu antara lain, mendapatkan persetujuan tertulis terlebih dahulu dari pihak kreditur, antara
lain dalam hal melakukan merger dan akuisisi, mengajukan permohonan pailit dan penundaan pembayaran
utang, pelepasan dan pengalihan aset, memperoleh pinjaman baru dari pihak lain kecuali subordinate loan,
memberikan pinjaman kepada internal grup dan pihak lain, penjaminan utang pihak lain, pengambilalihan
dan penyertaan saham baru di perusahaan lain, membayar bunga dan melunasi utang ke pemegang
saham, dan melakukan transaksi dengan harga tidak wajar. Disamping itu Perusahaan juga diharuskan
memelihara rasiorasio keuangan tertentu.
Perusahaan telah memenuhi batasan-batasan yang diwajibkan dalam perjanjian pinjaman tersebut.
Saldo utang untuk fasilitas ini per tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 masing-masing sebesar
nihil.
PT Bank CTBC Indonesia
Perusahaan
Berdasarkan perjanjian kredit antara Perusahaan dengan PT Bank CTBC Indonesia tanggal 22 Maret
2022, PT Bank CTBC setuju unutk meemberikan fasilitas kredit ke Perusahaan berupa fasilitas Omnibus
Line (Short Term Loan 1, Short Term 2 dan Surat Kredit) dengan total plafon Rp50.000.000.000. Pinjaman
ini dikenakan suku tingkat bunga sebesar 9,5% - 11,25% per tahun dan fasilitas ini akan berakhir pada
tanggal 21 Desember 2023.
Saldo utang untuk fasilitas ini pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 masing-masing sebesar
Rp33.515.200.625 dan Rp. 22.670.523.674.
Entitas Anak – PT Supraco Indonesia (SI)
Berdasarkan perjanjian kredit antara SI dengan PT Bank CTBC Indonesia tanggal
21 Desember 2020, CTBC setuju untuk memberikan fasilitas kredit ke Perusahaan berupa fasilitas
Omnibus Line (Short Term Loan 1, Short Term 2, Short Term 3 dan Bank Garansi) dengan total plafon
Rp100.000.000.000 dan fasilitas Transaksi Valuta Asing dengan total plafon sebesar USD500.000.
Pinjaman ini dikenakan suku tingkat bunga sebesar 10% per tahun dan fasilitas ini berakhir pada tanggal
21 Desember 2023.
Saldo utang untuk fasilitas ini pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 masing-masing sebesar
Rp99.739.326.127 dan Rp83.031.446.574.
43
Page 47
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
15. UTANG USAHA
a. Berdasarkan pemasok
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Pihak Ketiga
PT Alatas Crane Service Indonesia 5,050,569,425 2,003,992,192
PT Berlian Cranserco Indonesia 3,709,404,338 --
CV Quasar Prima Abadi 3,447,342,723 1,095,224,985
PT Pratita Prama Nugraha 3,099,674,087 3,546,946,742
PT Astrindo Travel Services 3,093,894,865 --
PT Loyalindo Mitra Sejati 2,703,115,500 --
PT PAN Maritime Wira Prawitra 2,656,326,203 3,467,208,048
PT Victoria Insurance Tbk 1,507,072,530 --
PT Bina Usaha Sejahtera 962,165,450 --
Kawasaki Gas Turbine Asia Sdn Bhd -- 2,241,782,282
Koperasi Karyawan Sehati -- 2,855,949,356
PT Asuransi Jasaraharja Putera -- 1,955,718,094
Lain-lain 45,111,718,135 54,837,877,038
Total 71,341,283,256 72,004,698,737
b. Berdasarkan mata uang
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Berdasarkan mata uang
Rupiah 62,559,199,042 59,259,420,242
Dolar Amerika Serikat 8,683,734,949 12,702,183,621
Dolar Singapura 98,349,265 43,094,874
Total 71,341,283,256 72,004,698,737
Jangka waktu utang usaha berkisar antara 30 sampai 90 hari.
16. BEBAN AKRUAL
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Gaji dan tunjangan 11,402,309,240 11,897,792,318
Subkontraktor 2,734,374,472 3,698,049,022
Bunga 547,013,776 816,147,308
Sewa 444,411,000 2,629,506,700
Lain-lain 3,312,207,691 1,222,035,551
Total 18,440,316,179 20,263,530,899
Beban akrual lain-lain terutama merupakan utang Perusahaan dan entitas anak atas transaksi pembelian
barang dan jasa yang telah diterima atau dipasok, tetapi belum dibayar, ditagih atau secara formal
disepakati dengan para pemasok.
17. UTANG PEMBIAYAAN KONSUMEN
30 Juni 2023 31 Desember 2022
PT Mandiri Tunas Finance 1,012,749,020 1,368,752,638
PT ORIX Indonesia Finance -- 384,429,632
Sub-total 1,012,749,020 1,753,182,270
Dikurangi: Bagian lancar (791,561,005) (1,136,095,844)
Bagian jangka panjang 221,188,015 617,086,426
44
Page 48
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
18. UTANG LAIN-LAIN
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Pihak ketiga
OTP Geothermal Pte Ltd 112,093,960,000 117,353,260,000
Pihak Berelasi (Catatan 28) 709,029,499 1,121,245,766
Total 112,802,989,499 118,474,505,766
Utang kepada OTP Geothermal Pte Ltd merupakan utang terkait dengan investasi saham ke PT Sorik
Marapi Geothermal Power (“SMGP”) oleh SI (Catatan 12 dan 30dd).
Pinjaman ini tidak dikenakan bunga, kecuali ketika seluruh jumlah terutang telah lewat jatuh tempo.
19. LIABILITAS IMBALAN PASCA KERJA
Grup menghitung liabilitas imbalan kerja sesuai dengan Undang-undang yang berlaku. Grup mencatat
liabilitas imbalan kerja berdasarkan hasil perhitungan aktuaria yang dilakukan oleh Kantor Konsultan
Aktuaria Riana & Rekan (dahulu PT Padma Radya Aktuaria), aktuaris independen, untuk tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 dan 2021 dalam laporannya masing-masing tanggal 14 Maret
2023 dan 21 Maret 2022, dengan menggunakan metode “Projected Unit Credit”.
Penghitungan liabilitas imbalan pasca kerja dihitung sesuai dengan Undang-undang ketenagakerjaan yang
berlaku.
Pada tanggal 31 Desember 2020, Grup membukukan imbalan pasca kerja manfaat pasti untuk karyawan
sesuai dengan Undang- Undang Ketenagakerjaan No. 13/2003.
Pada tanggal 31 Desember 2022, Grup menerapkan Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2021 (PP
35/2021) yang diterbitkan tanggal 2 Februari 2021, melaksanakan ketentuan Pasal 81 dan Pasal 185 (b)
UU No. 11/2020 tentang Penciptaan Kerja (Cipta Kerja) dalam penetapan kewajiban imbalan pasca kerja.
Risiko Tingkat Bunga
Penurunan suku bunga obligasi akan meningkatkan liabilitas program.
Risiko Gaji
Nilai kini kewajiban manfaat pasti dihitung dengan mengacu pada gaji masa depan peserta program.
Dengan demikian, kenaikan gaji peserta program akan meningkatkan liabilitas program itu.
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Saldo Awal 30,678,839,989 32,247,417,751
Beban Periode Berjalan (Catatan 25) 2,301,155,386 1,283,911,265
Pembayaran Manfaat (391,172,952) (1,323,128,275)
Pendapatan Komprehensif Lainnya - (1,529,360,752)
Saldo Akhir 32,588,822,423 30,678,839,989
45
Page 49
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
30 Juni 2023 31 Desem ber 2022
Tingkat Diskonto 7.25% 7.25%
Tingkat Kenaikan Upah 5.00% 5.00%
Tingkat Mortalitas TMI 4 TMI 4
Tingkat Cacat 5% TMI 4 5% TMI 4
Tingkat Perputaran Pekerja 2.5% per tahun (linear) 2.5% per tahun (linear)
Rata-rata Masa Kerja 56 tahun 56 tahun
20. MODAL SAHAM
Sesuai dengan daftar pemegang saham yang dikeluarkan oleh Biro Administrasi Efek Perusahaan, PT
Adimitra Transferindo, susunan pemegang saham Perusahaan per 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
adalah sebagai berikut:
21. KEPENTINGAN NON-PENGENDALI
Kepentingan Non Pengendali Kepentingan Non Pengendali
atas Aset Bersih atas Laba Bersih
30 Juni 2023 31 Desember 2022 30 Juni 2023 30 Juni 2022
SI dan Entitas Anak 27,047,180 22,056,261 431,722 660,267
Jumlah 27,047,180 22,056,261 431,722 660,267
22. TAMBAHAN MODAL DISETOR
Merupakan agio saham atas penawaran umum perdana saham Perusahaan pada tahun 2006 setelah
dikurangi dengan biaya emisi saham dengan perincian sebagai berikut:
46
Page 50
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
30 Juni 2023 dan
31 Desem ber 2022
Agio atas penerbitan saham sebanyak
170.000.000 saham dengan nilai
nominal Rp100 per saham dengan
harga penaw aran Rp250 per saham 25,500,000,000
Dikurangi: Biaya emisi saham (3,902,936,278)
Agio saham bersih 21,597,063,722
Selisih nilai transaksi restrukturisasi
entitas sepengendali 9,374,556,225
Total 30,971,619,947
23. PENDAPATAN
30 Juni 2023 30 Juni 2022
Jasa pendukung operasi 524,830,514,488 493,646,445,289
Jasa agensi dan kegiatan lepas pantai 207,327,298,232 191,050,849,893
Jasa inspeksi 87,416,757,498 73,689,543,249
Lain-lain 13,450,559,040 66,341,506,451
Total 833,025,129,258 824,728,344,882
Berikut ini adalah rincian pendapatan yang melebihi 10% dari jumlah pendapatan masing-masing pada
periode 30 Juni 2023 dan 2022:
2023 2022
PT Pertamina Hulu Mahakam 151,215,135,537 163,343,321,845
Medco Energi (Madura Offshore) Pty . Ltd 147,939,821,985 162,039,902,910
PT Pertamina Hulu Rokan 56,313,772,179 -
Schlumberger Group 54,246,403,034 50,578,275,705
PT Pertamina Hulu Sanga Sanga - 35,706,808,935
Jumlah 409,715,132,736 411,668,309,395
24. BEBAN LANGSUNG
30 Juni 2023 30 Juni 2022
Gaji dan tunjangan 481,796,142,794 464,608,782,969
Penyusutan (Catatan 11) 60,898,089,607 68,841,537,568
Material 54,882,951,222 49,145,569,501
Subkontraktor 30,968,739,614 30,726,624,911
Peralatan dan perlengkapan 24,636,921,742 22,422,367,066
Perjalanan dan akomodasi 14,493,693,904 17,252,289,604
Kendaraan 10,465,965,768 12,975,878,849
Penyusutan aset hak guna (Catatan 12) 8,207,637,644 6,444,127,259
Seragam dan perlengkapan keamanan 8,564,643,302 7,727,560,448
Bunga aset hak guna 4,344,832,933 72,912,418
Sewa kapal 2,466,274,346 6,580,365,568
Lain-lain 28,185,039,426 27,776,498,729
Total 729,910,932,302 714,574,514,890
47
Page 51
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
25. BEBAN USAHA
30 Juni 2023 30 Juni 2022
Beban Umum dan Administrasi
Gaji dan tunjangan 38,325,482,937 36,506,432,076
Kantor 3,723,181,961 3,668,907,613
Gedung 3,515,743,746 2,105,250,509
Imbalan Kerja (Catatan 19) 2,301,155,386 4,275,227,236
Tenaga ahli 2,257,518,157 1,208,751,255
Kendaraan 2,017,028,650 2,025,887,927
Penyusutan aset hak guna (Catatan 12) 1,597,420,760 333,255,490
Perjalanan dinas dan akomodasi 1,527,996,491 831,106,044
Rekrutmen dan pelatihan 1,199,396,799 660,349,938
Penyusutan (Catatan 11) 932,939,797 631,608,061
Donasi 43,725,000 1,008,668,181
Lain - lain 126,461,301 1,552,889,372
Sub-total 57,568,050,986 54,808,333,702
Beban Penjualan 2,210,846,565 2,798,983,426
Jumlah 59,778,897,551 57,607,317,128
26. DIVIDEN TUNAI DAN CADANGAN UMUM
a. Saldo Laba yang Belum Ditentukan Penggunaannya
Saldo laba yang belum ditentukan penggunaannya terdiri dari:
1. Akumulasi saldo laba merupakan akumulasi laba setelah dikurangi pembagian dividen dan
pembentukan dana cadangan sesuai keputusan Rapat Umum Pemegang Saham.
2. Pendapatan komprehensif lain yang berasal dari keuntungan (kerugian) aktuarial merupakan saldo
laba yang berasal dari pengukuran kembali program imbalan pasti.
b. Dividen Tunai dan Cadangan Umum
Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat sebagaimana dinyatakan dalam Akta Berita Acara
No.102 tanggal 23 Juni 2023 dari Aulia Taufani, S.H., notaris di Jakarta, telah disetujui pembagian
dividen tunai untuk tahun buku 2022 sebesar Rp. 2.695.000.000 atau Rp. 3.5 per saham.
Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat sebagaimana dinyatakan dalam Akta Berita Acara No.2
tanggal 27 Juli 2022 dari Aryanti Artisari, S.H., notaris di Jakarta, telah disetujui pembagian dividen tunai
untuk tahun buku 2021 sebesar Rp. 3.080.000,000 atau Rp. 4.0 per saham.
27. LABA PER SAHAM DASAR
Laba yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk untuk tujuan perhitungan laba per saham dasar
adalah sebagai berikut:
2023 2022
Laba yang dapat diatribusikan
ke pemilik entitas induk per saham 9,222,189,435 15,722,731,717
Total Saham
Total rata-rata tertimbang saham biasa untuk perhitungan laba bersih per saham dasar adalah
770.000.000.
48
Page 52
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2023 2022
Laba yang dapat diatribusikan
kepada pemilik entitas induk 9,222,189,435 15,722,731,717
Rata-rata tertimbang saham beredar 770,000,000 770,000,000
Laba per saham 11.98 20.42
Pada tanggal laporan posisi keuangan, Perusahaan tidak memiliki efek yang berpotensi saham biasa yang
dilutif.
28. SIFAT DAN TRANSAKSI PIHAK BERELASI
a. Sifat hubungan dengan pihak-pihak berelasi
Pihak Berelasi Hubungan Transaksi
PT Radiant Nusa Investama Pemegang Saham Setoran Modal
PT Radiant Guna Persada Entitas Dibawah Pengendalian Bersama Piutang Non-Usaha
PT Guna Mandiri Paripurna Entitas Dibawah Pengendalian Bersama Piutang Usaha
b. Saldo dengan pihak-pihak berelasi
Dalam kegiatan usahanya, Perusahaan dan entitas anak melakukan transaksi tertentu dengan pihak
berelasi, yang meliputi antara lain:
a. Pada 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, Grup juga mempunyai transaksi piutang usaha
pada PT Guna Mandiri Paripurna masing-masing sebesar Rp455.000 dan Rp390,000.
b. Grup juga mempunyai transaksi piutang di luar usaha sebagai berikut:
30 Juni 2023 31 Desem ber 2022
PT Radiant Guna Persada (RGP) 3,783,199,488 3,783,199,488
PT Guna Mandiri Paripurna 1,645,512,987 1,645,512,987
Lain-lain (masing-masing di baw ah Rp 500.000.000) 1,036,975,724 1,095,898,641
Bagian jangka panjang 6,465,688,199 6,524,611,116
c. Grup juga mempunyai transaksi utang di luar usaha sebagai berikut:
30 Juni 2023 31 Desember 2022
PT Radiant Nusa Investama (Catatan 18) 709,029,499 1,121,245,766
Jumlah 709,029,499 1,121,245,766
29. INFORMASI SEGMEN
Segmen Operasi
Grup pada saat ini melakukan kegiatan usaha sebagai berikut:
1. Jasa pendukung operasi meliputi: jasa penyediaan sumber daya manusia, pelatihan, pemeliharaan
dan perbaikan, sewa kendaraan serta penyediaan dan pengelolaan terintegrasi untuk basis lapangan
minyak dan gas.
2. Jasa inspeksi meliputi: jasa voluntary inspection, statutory inspection, non destructive testing services
dan oil country tubular goods, dan analisis dampak lingkungan.
49
Page 53
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
dan oil country tubular goods, dan analisis dampak lingkungan.
3. Jasa agensi dan kegiatan lepas pantai meliputi kegiatan keagenan, penyediaan jasa untuk kegiatan
lepas pantai termasuk pengoperasian mobile offshore production unit dan, jasa pelayaran dalam
negeri.
4. Jasa lain-lain meliputi: jasa konstruksi, jasa manajemen gedung, dan lain-lainnya.
Berikut ini adalah informasi segmen berdasarkan segmen usaha:
30 Juni 2023
Jasa Agency &
Jasa Pendukung Kegiatan Lepas
Operasi Jasa Inspeksi Pantai Lain-lain Konsolidasian
Laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif Lain
Pendapatan 524,830,514,488 93,444,753,727 203,859,715,578 37,420,292,409 859,555,276,202
Pendapatan antar segmen - - (23,664,000,000) (2,866,146,944) (26,530,146,944)
Beban langsung 483,134,382,155 92,706,832,566 143,673,924,544 34,059,793,037 753,574,932,302
Beban antar segmen - - (23,664,000,000) - (23,664,000,000)
Total laba kotor 41,696,132,332 737,921,161 60,185,791,034 494,352,428 103,114,196,956
Laba usaha 7.9% 0.8% 29.5% 1.3% 43,335,299,405
Laba sebelum pajak 15,514,802,550
Informasi lainnya
Aset segmen yang tidak
dapat dialokasikan 1,302,755,676,444
Liabilitas segmen yang
tidak dapat dialokasikan 773,615,269,625
2022
Jasa Agency &
Jasa Pendukung Kegiatan Lepas
Operasi Jasa Inspeksi Pantai Lain-lain Konsolidasian
Laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif Lain
Pendapatan 493,646,445,289 73,689,543,249 220,630,849,893 69,159,844,611 857,126,683,042
Pendapatan antar segmen - - (29,580,000,000) (2,818,338,160) (32,398,338,160)
Beban langsung 444,588,136,553 72,936,488,674 162,252,897,177 65,366,775,180 745,144,297,584
Beban antar segmen - - (30,569,782,694) - (30,569,782,694)
Total laba
Total laba kotor
kotor 49,058,308,736 753,054,575 59,367,735,410 974,731,271 110,153,829,992
Laba usaha 52,546,512,864
Laba sebelum pajak 24,594,907,362
Informasi Lainnya
Aset segmen yang tidak
dapat dialokasikan
31 Desember 2022 1,267,549,300,138
Liabilitas segmen yang
tidak dapat dialokasikan
31 Desember 2022 743,817,825,130
Segmen Geografis
Operasi Grup berlokasi di wilayah Indonesia yang memiliki risiko dan imbalan relatif sama. Pendapatan
berdasarkan lokasi geografis:
51
Page 54
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2023 2022
Jawa 425,946,568,988 414,342,378,601
Kalimantan 206,062,881,291 261,823,494,754
Sumatera 201,015,678,979 148,562,471,527
Jumlah 833,025,129,258 824,728,344,882
30. KOMITMEN
Perusahaan
a. Pada tanggal 16 Juni 2023, Perusahaan menandatangani perjanjian kerjasama dengan Exxon Mobil Cepu
Limited yang tertuang dalam kontrak No. A4024652 mengenai Pengadaan Electrical and Instrumentation
Services. Kontrak ini berlaku sampai dengan 14 Juni 2024 dengan nilai kontrak Rp47.615.597.432.
b. Pada tanggal 27 Maret 2023, Perusahaan menandatangani perjanjian kerjasama dengan PERTAMINA EP
yang tertuang dalam kontrak No. SR1000051B mengenai Penyediaan Jasa Supervisi untuk mendukung
kegiatan pemboran di wilayah kerja PT. PERTAMINA EP ZONA 1. Kontrak ini berlaku sampai dengan 25
Maret 2025 dengan nilai kontrak Rp42.887.664.449.
c. Pada tanggal 1 April 2023, Perusahaan menandatangani perjanjian kerjasama dengan PERTAMINA HULU
ENERGI OSES yang tertuang dalam kontrak No. 4710006969 mengenai Jasa Project Management Team.
Kontrak ini berlaku sampai dengan 31 Mei 2025 dengan nilai kontrak Rp32.022.687.932.
d. Pada tanggal 1 September 2022, Perusahaan menandatangani perjanjian kerjasama dengan PetroChina
International Jabung Ltd yang tertuang dalam kontrak No. PCJ-3454-CA mengenai Manpower Services.
Kontrak ini berlaku sampai dengan 28 Februari 2025 dengan nilai kontrak Rp43.297.255.639.
e. Pada tanggal 14 Juli 2022, Perusahaan menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT Pertamina EP
Zona 10 yang tertuang dalam kontrak No. SHUN-S22PL0023A-A16 mengenai Manpower Services.
Kontrak ini berlaku sampai dengan 13 Juli 2024 dengan nilai kontrak Rp48.727.606.079.
f. Pada tanggal 14 Juli 2022, Perusahaan menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT Pertamina Hulu
OSES yang tertuang dalam kontrak No. 4710006130 mengenai Manpower Services. Kontrak ini berlaku
sampai dengan 13 Juli 2024 dengan nilai kontrak Rp35.571.945.702.
g. Pada tanggal 14 Juli 2022, Perusahaan menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT Pertamina EP
Zona 10 yang tertuang dalam kontrak No. SHUN-S22PL0024A-A16 mengenai Manpower Services.
Kontrak ini berlaku sampai dengan 13 Juli 2024 dengan nilai kontrak Rp34.918.309.327.
h. Pada tanggal 14 Juli 2022, Perusahaan menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT Pertamina EP
Zona 10 yang tertuang dalam kontrak No. SHUN-S22PL0022A-A16 mengenai Manpower Services.
Kontrak ini berlaku sampai dengan 13 Juli 2024 dengan nilai kontrak Rp34.884.156.923.
i. Pada tanggal 13 Juli 2022, Perusahaan menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT Pertamina Hulu
Rokan yang tertuang dalam kontrak No. SPHR00172A mengenai Non-Destructive Testing. Kontrak ini
berlaku sampai dengan 8 Agustus 2025 dengan nilai kontrak Rp58.684.199.250.
j. Pada tanggal 1 Juli 2022, Perusahaan menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT Pertamina Hulu
Rokan yang tertuang dalam kontrak No. SPHR00129A mengenai Operation Maintenance Services.
Kontrak ini berlaku sampai dengan 7 Agustus 2026 dengan nilai kontrak Rp231.921.643.994.
k. Pada tanggal 1 Juli 2022, Perusahaan menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT Pertamina Hulu
Rokan yang tertuang dalam kontrak No. SPHR00126A mengenai Operation Maintenance Services.
Kontrak ini berlaku sampai dengan 7 Agustus 2027 dengan nilai kontrak Rp159.474.281.506.
l. Pada tanggal 1 Juli 2022, Perusahaan menandatangani perjanjian kerjasama dengan ExxonMobil Cepu
Ltd yang tertuang dalam kontrak No. 4600072723 mengenai Operation Maintenance Services. Kontrak ini
berlaku sampai dengan 30 Juni 2025 dengan nilai kontrak Rp43.091.494.056.
51
Page 55
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
m. Pada tanggal 10 Juni 2022, Perusahaan menand atangani perjanjian kerjasama dengan BP Berau –
Tangguh yang tertuang dalam kontrak No. 4420003202 mengenai Development of AMDAL Document For
Tangguh Expansion Project Phase 2. Kontrak ini berlaku sampai dengan 27 Agustus 2024 dengan nilai
kontrak Rp39.392.692.300.
n. Pada tanggal 1 April 2022, Perusahaan menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT Pertamina EP
Zona 7 Tambun Field yang tertuang dalam kontrak No. SHUK-S21PL0098A-A13 mengenai Manpower
Services. Kontrak ini berlaku sampai dengan 19 Mei 2024 dengan nilai kontrak Rp47.557.211.000.
o. Pada tanggal 1 April 2022, Perusahaan menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT Pertamina EP
Zona 7 Tambun Field yang tertuang dalam kontrak No. SHUK-S21PL0100A-A13 mengenai Manpower
Services. Kontrak ini berlaku sampai dengan 19 Mei 2024 dengan nilai kontrak Rp23.228.925.000.
p. Pada tanggal 1 April 2022, Perusahaan menand atangani perjanjian kerjasama dengan PT Pertamina Hulu
Mahakam yang tertuang dalam kontrak No. 4710005591 mengenai Manpower Services. Kontrak ini
berlaku sampai dengan 30 September 2024 dengan nilai kontrak Rp231.513.390.320.
q. Pada tanggal 1 Maret 2022, Perusahaan menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT Pertamina
Hulu Mahakam yang tertuang dalam kontrak No. 4710005766 mengenai Pipeline Inspection and
Maintenance Supervision Services. Kontrak ini berlaku sampai dengan 29 Mei 2025 dengan nilai kontrak
Rp46.375.997.192.
r. Pada tanggal 9 Februari 2022, Perusahaan menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT Mandau
CIpta Tenaga Nusantara yang tertuang dalam kontrak No. 3100000089 mengenai Provision Of NDC
Operation Support Services. Kontrak ini berlaku sampai dengan 8 Agustus 2024 dengan nilai kontrak
Rp34.154.171.384.
s. Pada tanggal 5 Januari 2022, Perusahaan menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT Dwi Mitra
Rekayasa Teknik yang tertuang dalam kontrak No. 0201221DRT mengenai Non-Destructive Testing.
Kontrak ini berlaku sampai dengan 3 Januari 2027 dengan nilai kontrak Rp25.082.500.000.
t. Pada tanggal 1 Januari 2022, Perusahaan menand atangani perjanjian kerjasama dengan PT Pertamina
Hulu Sanga Sanga yang tertuang dalam kontrak No. SSU100064A mengenai Manpower Services. Kontrak
ini berlaku sampai dengan 30 September 2024 dengan nilai kontrak Rp181.561.554.997.
u. Pada tanggal 1 Desember 2021, Perusahaan menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT Pertamina
Hulu Rokan yang tertuang dalam kontrak No. SHUH-S21PL0050A-A10 mengenai Manpower Services.
Kontrak ini berlaku sampai dengan 24 Januari 2024 dengan nilai kontrak Rp29.617.173.364.
v. Pada tanggal 7 Oktober 2021, Perusahaan menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT Pertamina
Hulu Energi ONWJ LTD yang tertuang dalam kontrak No. 4710005441 mengenai Lifting Management
Services. Kontrak ini berlaku sampai dengan 7 Desember 2026 dengan nilai kontrak Rp22.609.906.500.
w. Pada tanggal 20 Agustus 2021, Perusahaan menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT Pertamina
Hulu Energi OSES yang tertuang dalam kontrak No. 4710004728 mengenai Certification Services\. Kontrak
ini berlaku sampai dengan 20 Oktober 2026 dengan nilai kontrak Rp15.910.200.000.
x. Pada tanggal 9 Agustus 2021, Perusahaan menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT Pertamina
Hulu Rokan yang tertuang dalam kontrak No. 39PHR20-0007 mengenai Predictive Maintenance Non-
Contact Inspection Services. Kontrak ini berlaku sampai dengan 31 Agustus 2022 dengan nilai kontrak
Rp16.065.517.026.
y. Pada tanggal 1 Juni 2021, Perusahaan menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT Pertamina Hulu
Mahakam yang tertuang dalam kontrak No. 4600006476 mengenai Inspection Engineering Support
Services. Kontrak ini berlaku sampai dengan 31 Mei 2024 dengan nilai kontrakRp15.709.909.400.
z. Pada tanggal 1 Agustus 2020 Perusahaan menandatangani perjanjian kerjasama dengan Wartsila
Indonesia yang tertuang dalam kontrak No. 4082020 mengenai Agreement of Personnel Services. Kontrak
ini berlaku sampai dengan 31 Juli 2023 dengan nilai kontrak Rp27.740.837.110.
52
Page 56
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
aa. Pada tanggal 1 Januari 2020 Perusahaan menandatangani perjanjian kerjasama dengan Conoco Phillips
Indonesia Inc Ltd yang tertuang dalam kontrak No. CS-17983056 mengenai Man Power Services. Kontrak
ini berlaku sampai dengan 31 Maret 2023 dengan nilai kontrak Rp30.066.197.921.
bb. Berdasarkan berita acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa, tanggal 21 Februari 2019 dari P.
Sutrisno A. Tampubolon, SH., notaris di Jakarta.
Pemegang saham telah memberikan persetujuan kepada Direksi Perseroan untuk menjaminkan sebagian
besar atau seluruh kekayaan Entitas Induk Perseroan dan/atau Entitas Anak Perseroan baik yang telah
ada maupun yang akan ada, dalam rangka kaitannya dengan fasilitas pinjaman dan/ atau pembiayaan
yang akan diperoleh Entitas Induk Perseroan dan/ atau Entitas Anak Perseroan baik dari Perbankan dan
atau perusahaan modal ventura, perusahaan pembiayaan atau perusahaan pembiayaan infrastruktur baik
dalam negeri maupun luar negeri termasuk perpanjangan, perubahan, pergantian, dan pembaharuannya
dari waktu ke waktu serta memberikan persetujuan dan kuasa kepada Direksi Perseroan untuk
menentukan skema pemberian jaminannya. Pemegang saham juga memberikan wewenang kepada
Direksi Perseroan untuk mengambil segala tindakan yang dianggap perlu sehubungan dengan pemberian
jaminan tersebut.
cc. Pada tanggal 27 April 2006, Perusahaan menandatangani perjanjian Maleo Development dengan Santos
(Madura Offshore) Pty. Ltd., yang tertuang dalam perjanjian No.900252 mengenai Mobile Offshore Project
Unit (MOPU) Operating Services yang berlaku sampai 28 September 2010 dengan nilai kontrak sebesar
USD110,081,000.
Pada tanggal 8 Juni 2010, Santos (Madura Offshore) Pty. Ltd., mengadakan adendum dengan Perusahaan
atas perjanjian di atas dengan Ref No.013/MDO/LEG/III/10 diperpanjang dengan jangka waktu perjanjian
untuk periode 5 tahun.
Berdasarkan addendum perjanjian tanggal 31 Oktober 2011, Perusahaan dan Santos sepakat untuk
memperpanjang perjanjian tersebut diatas dimulai dari periode 1 Agustus 2011 hingga 21 Juli 2016. Santos
memiliki hak untuk memperpanjang secara otomatis perjanjian tersebut setelah tanggal 31 Juli 2016 untuk
periode 1 Agustus 2016 hingga 20 April 2018.
Pada tanggal 27 Desember 2017, Perusahaan menandatangani perjanjian kerjasama dengan Santos
(Madura Offshore) Pty Ltd yang merupakan kelanjutan dari kontrak No.900252 dan tertuang dalam kontrak
MD000310317DA mengenai Maleo Producer Platform (MPP) Rental, Operations and Maintenance
Services. Kontrak ini berlaku sampai dengan 27 Desember 2021 dengan nilai kontrak USD62,236,170 atau
setara dengan Rp840.188.295.000.
Pada tanggal 27 Februari 2019, Perusahaan menerima Surat Penunjukan Pemenang dari Santos
(Sampang) Pty Ltd, mengenai perpanjangan perjanjian kerja sama terkait Maleo Producer Platform (MPP)
Lease, Operation and Maintenance Services, Contract No. 901999 sebeasar USD90.291.480, untuk
periode 3 tahun. Untuk periode 5 tahun dan 8 bulan yang terdiri dari 13 bulan (fase konversi) dan 3 tahun
periode pasti ditambah 1 tahun dan 7 bulan periode Opsi (fase operasi dan pemeliharaan).
Berdasarkan kontrak seluruh biaya yang terjadi selama fase konversi ditagihkan kepada klien dalam bentuk
unit rate selama 3-4 tahun fase operasi.
Entitas anak - PT Supraco Indonesia:
a. Pada tanggal 7 Juli 2023, SI menandatangani perjanjian kerjasama dengan Inpex Masela Ltd yang tertuang
dalam kontrak No. MAS/2023/0010 mengenai National Manpower Supply For Non Technical Position yang
berlaku sampai 6 Oktober 2025 dengan nilai Rp42.391.597.552.
b. Pada tanggal 10 Mei 2023, SI menandatangani perjanjian kerjasama dengan Petrogas (Basin) Ltd., yang
tertuang dalam kontrak No. PROCGS383 mengenai Operation & Engineering Consultancy Services yang
berlaku sampai 9 Mei 2025 dengan nilai Rp27.201.486.027.
c. Pada tanggal 1 Mei 2023, SI menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT Pertamina Hulu Rokan,
yang tertuang dalam kontrak No. SPHR00521A mengenai Perbaikan Perawatan Gedung - SMO yang
berlaku sampai 30 April 2026 dengan nilai Rp72.655.181.604.
53
Page 57
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
d. Pada tanggal 1 April 2023, SI menandatangani perjanjian kerjasama dengan Petrochina International
Jabung Ltd, yang tertuang dalam kontrak No. PCJ-3569-CA mengenai Welding, QC & Drilling Contraction
Labor Support yang berlaku sampai 30 Maret 2025 dengan nilai Rp36.003.601.380.
e. Pada tanggal 1 April 2023, SI menandatangani perjanjian kerjasama dengan Petrochina International
Jabung Ltd, yang tertuang dalam kontrak No. PCJ-3567-CA mengenai Field Admin, Govel & IT Labor
Support yang berlaku sampai 30 Maret 2025 dengan nilai Rp35.000.813.427.
f. Pada tanggal 1 April 2023, SI menandatangani perjanjian kerjasama dengan Petrochina International
Jabung Ltd, yang tertuang dalam kontrak No. PCJ-3568-CA mengenai Field Operation Labor Support yang
berlaku sampai 30 Maret 2025 dengan nilai Rp31.484.274.432.
g. Pada tanggal 1 Maret 2023, SI menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT Ecolab International
Indonesia, yang tertuang dalam kontrak No. Main Power Service yang berlaku sampai 30 Februari 2025
dengan nilai Rp21.304.015.295.
h. Pada tanggal 27 Februari 2023, SI menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT Petrochina
International Jabung Ltd, yang tertuang dalam kontrak No. PCJ-3502-CA mengenai Maintenance Labor
Support (PetroChina International Jabung Ltd) yang berlaku sampai 28 Februari 2025 dengan nilai
Rp36.873.366.120.
i. Pada tanggal 27 Februari 2023, SI menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT Petrochina
International Jabung Ltd, yang tertuang dalam kontrak No. PCJ-3502-CA mengenai Production Labor
Support (PetroChina International Jabung Ltd) yang berlaku sampai 28 Februari 2025 dengan nilai
Rp41.532.577.896.
j. Pada tanggal 1 Januari 2023, SI menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT Petrogas (Basin) Ltd,
yang tertuang dalam kontrak No. PBL-GS2023-001 mengenai Jasa Penyediaan Tenaga Kerja Penunjang
Operasi Migas – Jakarta Technical & Non Technical yang berlaku sampai 31 Desember 2024 dengan nilai
Rp120.221.701.977.
k. Pada tanggal 1 Januari 2023, SI menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT Schlumberger
Geophysics Nusantara, yang tertuang dalam kontrak No. CW2712367 mengenai Main Power Service yang
berlaku sampai 31 Desember 2024 dengan nilai Rp120.221.701.977.
l. Pada tanggal 1 Januari 2023, SI menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT Schlumberger
Geophysics Nusantara, yang tertuang dalam kontrak No. mengenai Main Power Service yang berlaku
sampai 31 Desember 2024 dengan nilai Rp231.208.702.610.
m. Pada tanggal 9 Agustus 2022, SI menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT Pertamina Hulu Rokan
yang tertuang dalam kontrak No. SPHR00136A mengenai Jasa - Jasa Pendukung Pengoperasian dan
Perawatan Fasilitas Oil Wharves - Paket 2 yang berlaku sampai 8 Agustus 2026 dengan nilai
Rp43.537.453.700.
n. Pada tanggal 1 Juli 2022, SI menandatangani perjanjian kerjasama dengan Medco E&P Grissik Ltd yang
tertuang dalam kontrak No. 4600005813 mengenai Field Operations Assistance Services yang berlaku
sampai 31 Desember 2023 dengan nilai Rp44.173.189.244.
o. Pada tanggal 23 Juni 2022, SI menandatangani perjanjian kerjasama dengan Medco E&P Grissik Ltdyang
tertuang dalam kontrak No. 4600005813 mengenai Maintenance & Modification Service yang berlaku
sampai 31 Desember 2023 dengan nilai Rp44.173.189.244.
p. Pada tanggal 1 Juni 2022, SI menandatangani perjanjian kerjasama dengan BP Berau yang tertuang dalam
kontrak No. 44200002733 mengenai Maintenance & Modification Service yang berlaku sampai 31
Desember 2022 dengan nilai Rp29.944.375.052.
q. Pada tanggal 1 April 2022, SI menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT Pertamina Hulu Mahakam
yang tertuang dalam kontrak No. 4710005803 mengenai Lifting Equipment & Burner Boom Maintenance
yang berlaku sampai 31 Maret 2025 dengan nilai Rp25.899.000.000.
54
Page 58
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
r. Pada tanggal 10 Januari 2022, PT Supraco Deep Water menandatangani kerjasama mengenai jasa
penyedia tenaga kerja dengan PT Deltamas Solusindo.
s. Pada tanggal 5 Januari 2022, SI menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT Medco Energi
Internasional Tbk yang tertuang dalam kontrak No. 3510006873 mengenai Electrical and Instrument
Engineering Services yang berlaku sampai 4 Januari 2025 dengan nilai Rp16.594.793.630.
t. Pada tanggal 1 Januari 2022, SI menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT Pertamina Hulu
Mahakam yang tertuang dalam kontrak No. 4710005599 mengenai Manpower Services yang berlaku
sampai 30 Juni 2024 dengan nilai Rp177.844.485.130.
u. Pada tanggal 5 Desember 2021, SI menandatangani perjanjian kerjasama dengan Badan Pengusaha
Perdagangan Bebas Dan Pelabuhan yang tertuang dalam kontrak No.
5127.CBD.001.059.A/SPJ/PPKPNBP/12/2021 mengenai Contraction Services yang berlaku sampai 31
Desember 2022 dengan nilai Rp47.853.094.029.
v. Pada tanggal 5 November 2021, SI menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT Sorik Marapi
Geothermal Power yang tertuang dalam kontrak No. SM4809/211118/PRJ mengenai Contraction Services
yang berlaku sampai 31 Desember 2022 dengan nilai Rp22.221.600.000.
w. Pada tanggal 9 Agustus 2021, SI menandatangani perjanjian Kerjasama dengan PT Pertamina Hulu Rokan
yang tertuang dalam kontrak No. 39PHR20-0254 mengenai Operation Maintenance Services yang berlaku
sampai 8 Agustus 2022 dengan nilai Rp41.712.141.575.
x. Pada tanggal 28 Juni 2021, SI menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT Geo Dipa Energi
(Persero) yang tertuang dalam kontrak No. 160/PST.33-GDE/W/2021 mengenai Contraction Services
yang berlaku sampai 24 April 2022 dengan nilai Rp43.572.465.870.
y. Pada tanggal 5 November 2021, SI menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT Sorik Marapi
Geothermal Power yang tertuang dalam kontrak No. SM4809/211118/PRJ mengenai Contraction Services
yang berlaku sampai 31 Desember 2022 dengan nilai Rp22.221.600.000.
z. Pada tanggal 11 September 2020, SI menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT Pertamina Hulu
Mahakam yang tertuang dalam kontrak No. 45000010776 mengenai Modular Crane yang berlaku sampai
10 Oktober 2024 dengan nilai Rp44.450.160.000.
aa. Pada tanggal 6 Juli 2020, SI menandatangani perjanjian kerjasama dengan Exxon Mobile Cepu Ltd. yang
tertuang dalam kontrak No. 200917-A4009694 mengenai Provision Instrumentation and Electrical Services
yang berlaku sampai 6 Juli 2023 dengan nilai Rp44.192.000.000.
bb. Pada tanggal 1 Juni 2020, SI menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT. Medco E&P Indonesia
yang tertuang dalam LOA No. 5494/BID/MEDC/VII/2020 mengenai Jasa Pekerjaan Sipil yang berlaku
sampai 21 Juni 2023 dengan nilai Rp44.192.000.000.
cc. Pada tanggal 25 Juni 2019, SI menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT Pertamina Hulu Mahakam
yang tertuang dalam kontrak No. SS218A113 mengenai NBU Production & Maintenance Support Service
yang berlaku sampai 30 Juni 2023 dengan nilai Rp181.171.600.000..
dd. Pada tanggal 18 Februari 2010, SI bersama dengan OTP menandatangani suatu perjanjian Head of
Agreement dengan tujuan khusus yaitu untuk membiayai partisipasi modal dalam SMGP, yang kemudian
diubah berdasarkan surat amandemen tanggal 6 Desember 2010.
Dalam rangka pertisipasi modal tersebut, pada tanggal 28 Juli 2010 SI menandatangani suatu perjanjian
kredit dengan OTP yang sebagaimana telah diubah dan dinyatakan kembali melalui suatu perjanjian kredit
tanggal 9 Maret 2011 (secara bersama-sama disebut sebagai “Perjanjian Kredit Awal”). Sebagai kelanjutan
dari Perjanjian Kredit Awal, SI dan OTP menyetujui untuk mengubah dan menyatakan kembali pada
Perjanjian Perubahan dan Pernyataan Kembali Kedua atas Perjanjian Kredit pada tanggal 13 Mei 2014.
SI memperoleh fasilitas pinjaman sebesar USD15,000,000 dari OTP. Berdasarkan amandemen penjanjian
kredit pada tanggal 25 Mei 2016, fasilitas ini hanya akan diikenakan bunga pada saat SI telah gagal
memenuhi kewajibannya untuk memberikan instruksi pada SMGP untuk membayarkan 75% dari dividen
yang dibayarkan.
55
Page 59
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Berdasarkan Surat Penerimaan dan Pemberitahuan Instruksi gadai tanggal 22 Desember 2017, investasi
saham kepada SMGP merupakan jaminan utang kepada OTP.
Berdasarkan Akta Notaris No. 126 tanggal 27 Februari 2018 oleh Humberg Lie, SH., SE., Magister
Kenotariatan, SI melakukan penambahan investasi saham pada PT Sorik Marapi Geothermal Power
(“SMGP”) menjadi USD7,460,000 atau setara dengan Rp68.393.280.000. Penambahan modal
ditempatkan dan modal disetor SMGP ini telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No. AHU-AH.01.03-0085825 tanggal 27 Februari 2018.
Entitas Anak - PT Supraco Lines (SL) :
a. Pada tanggal 1 April 2023, SL menandatangani kontrak dengan PT Pertamina Hulu Mahakam yang
tertuang dalam kontrak No.4710007032 mengenai Provision of Dredging Service for Mahakam West Area
yang berlaku sampai dengan tanggal 31 Oktober 2023 dengan nilai kontrak Rp30.921.725.000.
b. Pada tanggal 1 April 2022, SL menandatangani kontrak dengan PT Pertamina Hulu Mahakam yang
tertuang dalam kontrak No.4710005814 mengenai Provision of Dredging Service for Mahakam West Area
yang berlaku sampai dengan tanggal 31 Maret 2023 dengan nilai kontrak Rp44.995.701.000.
31. INSTRUMEN KEUANGAN
Grup menggunakan hirarki berikut ini untuk menentukan nilai wajar instruemen keuangan:
Tingkat 1 – Harga kuotasian (tanpa penyesuaian) di pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang identik;
Tingkat 2 – Teknik penilaian dimana input level terendah yang signifikan terhadap pengukuran nilai wajar
yang dapat diobservasi baik secara langsung atau tidak langsung;
Tingkat 3 – Teknik penilaian dimana input level terendah yang signifikan terhadap pengukuran yang tidak
dapat diobservasi.
Tabel berikut menyajikan nilai wajar, yang mendekati nilai tercatat, atas aset keuangan dan liabilitas
keuangan Grup.
Aset dan Liabilitas Keuangan
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Aset Keuangan
Kas dan setara kas 74,410,076,799 70,257,958,075
Piutang usaha 560,366,200,663 517,246,704,449
Aset keuangan lancar lain-lain 35,680,488,607 34,817,807,864
Piutang pihak berelasi 6,465,688,199 6,524,611,116
Aset keuangan tidak lancar lain-lain 154,718,595,719 161,509,101,058
Total 831,641,049,987 790,356,182,562
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Liabilitas Keuangan
Utang bank jangka pendek 468,913,191,232 435,718,201,861
Utang usaha - pihak ketiga 71,341,283,256 72,004,698,737
Beban akrual 18,440,316,179 20,263,530,899
Utang pembiayaan konsumen 1,012,749,020 45,954,815,440
Liabilitas Sewa 38,414,965,838 1,753,182,270
Utang lain-lain 112,802,989,499 118,474,505,766
Total 710,925,495,024 694,168,934,973
Tidak terdapat pengalihan antara tingkat 1 dan 2 selama periode berjalan.
56
Page 60
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
32. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN
Tujuan dan Kebijakan Manajemen Risiko Keuangan
Risiko-risiko utama yang timbul dari instrumen keuangan Grup adalah risiko kredit, risiko nilai tukar, risiko
suku bunga dan risiko likuiditas. Manajemen menelaah dan mengeluarkan kebijakan untuk mengelola
masing-masing risiko. Grup menerapkan kebijakan manajemen risiko yang bertujuan untuk meminimalkan
pengaruh ketidakpastian pasar terhadap kinerja keuangan Grup. Berikut ini ringkasan kebijakan dan
pengelolaan manajemen risiko tersebut:
Manajemen risiko kredit
Grup bertujuan untuk memperoleh pertumbuhan pendapatan yang berkelanjutan dengan meminimalkan
kerugian yang terjadi karena eksposur risiko kredit. Risiko kredit timbul dari risiko kegagalan dari
counterpart atas liabilitas kontraktual yang dapat mengakibatkan kerugian keuangan kepada Grup. Grup
meminimalkan eksposur risiko kredit yang timbul dari piutang usaha dengan kebijakan untuk memastikan
bahwa transaksi dilakukan dengan pelanggan dengan riwayat catatan kredit yang baik. Untuk aset
keuangan lainnya seperti kas dan setara kas, Grup meminimalkan risiko kredit dengan melakukan
penempatan pada pihak-pihak yang bereputasi (Catatan 3).
Piutang usaha Grup terdiri dari beberapa pelanggan dan tersebar dalam wilayah geografis Indonesia.
Konsentrasi atas risiko kredit terbatas karena para pelanggan tidak terkait. Grup tidak memiliki eksposur
risiko kredit yang signifikan kepada satu pihak atau group yang memiliki karakteristik yang sama.
30 Juni 2023
Suku Bunga Tiga bulan Satu Tahun Diatas Satu Tahun Jumlah
%
Aset Keuangan
Tanpa dikenakan bunga -- 550,858,881,944 36,967,980,403 163,311,850,727 751,138,713,074
Instrumen dengan tingkat
suku bunga tetap 4% - 6.25% 74,036,648,714 -- 6,465,688,199 80,502,336,913
Jumlah 624,895,530,658 36,967,980,403 169,777,538,926 831,641,049,987
Liabilitas Keuangan
Tanpa dikenakan bunga -- 200,368,486,905 -- 2,216,102,029 202,584,588,934
Instrumen dengan tingkat
suku bunga tetap 5% - 12.5% 7,639,844,681 22,919,534,042 8,868,336,135 39,427,714,858
Instrumen dengan tingkat
suku bunga mengambang 4%-11.75% 468,913,191,232 -- -- 468,913,191,232
Jumlah 676,921,522,818 22,919,534,042 11,084,438,164 710,925,495,024
31 Desem ber 2022
Suku Bunga Tiga bulan Satu Tahun Diatas Satu Tahun Jum lah
%
Aset Keuangan
Tanpa dikenakan bunga -- 365.842.934.452 157.459.482.378 136.992.245.824 660.294.662.654
Instrumen dengan tingkat
suku bunga tetap 4% - 6.25% 86.406.905.144 -- -- 86.406.905.144
Jum lah 452.249.839.596 157.459.482.378 136.992.245.824 746.701.567.798
Liabilitas Keuangan
Tanpa dikenakan bunga -- 235.420.614.900 -- 462.421.526 235.883.036.426
Instrumen dengan tingkat
suku bunga tetap 5% - 12.5% 15.439.992.644 46.319.977.931 52.534.981.700 114.294.952.275
Instrumen dengan tingkat
suku bunga mengambang 4%-11.75% 410.968.238.649 -- -- 410.968.238.649
Jum lah 661.828.846.193 46.319.977.931 52.997.403.226 761.146.227.350
57
Page 61
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Manajemen risiko nilai tukar mata uang asing
Grup memiliki eksposur terhadap fluktuasi nilai tukar yang timbul dari transaksi dengan pelanggan maupun
pemasok yang didenominasi dalam mata uang USD. Pada tanggal laporan posisi keuangan per 30 Juni
2023 dan 31 Desember 2022, aset dan liabilitas moneter Grup adalah sebagai berikut:
30 Juni 2023
USD SGD
Ekuivalen Ekuivalen
Rp Rp
ASET
Kas dan setara kas 2,966,065,383 7,010,728
Piutang usaha 84,662,284,077 --
Total Aset Moneter 87,628,349,460 7,010,728
LIABILITAS
Utang bank jangka pendek 23,748,593,000 --
Utang usaha 8,683,734,949 98,349,265
Total liabilitas moneter 32,432,327,949 98,349,265
Total aset moneter, neto 55,196,021,511 (91,338,537)
Ekuivalen dalam mata uang asing 3,664,588 (8,053)
31 Desember 2022
USD SGD
Ekuivalen Ekuivalen
Rp Rp
ASET
Kas dan setara kas 11,244,333,016 7,791,180
Piutang usaha 59,708,861,724 --
Total Aset Moneter 70,953,194,740 7,791,180
LIABILITAS
Utang bank jangka pendek 6,292,400,000 --
Utang usaha 12,702,183,621 43,094,874
Total liabilitas moneter 18,994,583,621 43,094,874
Total aset moneter, neto 51,958,611,119 (35,303,694)
Ekuivalen dalam mata uang asing 3,302,944 (3,351)
Eksposur risiko keuntungan (kerugian) selisih kurs Grup terutama sekali berasal dari saldo Bank
(terealisasi) maupun berasal dari saldo-saldo terkait pengelolaan proyek-proyek di Perusahaan dan Entitas
Anak, seperti Piutang dan Utang Dagang serta Utang Bank Jangka Pendek dan Jangka Panjang (belum
terealisasi).
Fluktuasi nilai tukar Rupiah terhadap mata uang asing, mengakibatkan Grup mengalami kerugian kurs
mata uang asing untuk tahun 30 Juni 2023 dan 2022 masing masing sebesar Rp2.161.555.399 dan
Rp1.727.413.186.
Tabel berikut menunjukkan sensitivitas terhadap perubahan yang mungkin terjadi dalam nilai tukar mata
uang Dolar Amerika Serikat pada denominasi aset dan liabilitas Grup dalam Rupiah dengan semua variabel
lainnya dianggap tetap ada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022:
58
Page 62
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Periode terhadap Rupiah Perubahan Sensitivitas
Rupiah 30 Juni 2023 + 100 Poin 367,336,760
- 100 Poin (367,336,760)
31 Desember 2022 + 100 Poin 859,623,222
- 100 Poin (859,623,222)
Manajemen risiko suku bunga
Risiko suku bunga adalah risiko dimana arus kas atau nilai wajar di masa datang atas instrumen keuangan
Grup akan berfluktuasi akibat perubahan suku bunga pasar.
Eksposur risiko arus kas Grup terutama timbul dari deposito berjangka, utang bank jangka panjang (Bank
HSBC Indonesia, Bank BPTN Tbk, dan Bank DBS Indonesia), maupun utang bank jangka pendek (Bank
DBS Indonesia, Bank BPTN Tbk, Bank UOB Indonesia, Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, Bank
Mandiri (Persero) Tbk, PT Bank HSBC Indonesia, dan Bank CTBC) yang menggunakan suku bunga
mengambang.
Eksposur risiko nilai wajar terutama timbul dari utang bank jangka panjang (PT Bank DBS Indonesia, PT
Bank HSBC Indonesia, dan PT Bank BTPN Tbk), sewa pembiayaan dan pembelian kendaraan yang
menggunakan suku bunga tetap. Grup memonitor perubahan suku bunga pasar untuk memastikan suku
bunga Grup sesuai dengan pasar.
Per 30 Juni 2023 Grup telah melakukan analisa untuk mengukur sensitivitas atas risiko fluktuasi suku
bunga. Berdasarkan hasil analisa tersebut setiap kenaikan atau penurunan 1% suku bunga akan
meningkatkan atau menurunkan beban bunga Grup Rp4,4 miliar.
Manajemen risiko likuiditas
Risiko likuiditas muncul terutama dari pendanaan umum atas operasi Grup. Grup memiliki kebijakan untuk
mengelola likuiditas secara hati-hati dengan memelihara kecukupan saldo kas dan ketersediaan modal
kerja. Pemeliharaan tersebut dilakukan dengan cara mempertahankan cadangan yang memadai, fasilitas
perbankan, dengan terus memantau rencana dan realisasi arus kas dengan cara pencocokkan profil jatuh
tempo aset keuangan dan liabilitas keuangan.
Tabel berikut merupakan analisis liabilitas keuangan Grup pada tanggal 30 Juni 2023 berdasarkan jatuh
tempo dari tanggal laporan posisi keuangan sampai dengan tanggal jatuh tempo. Jumlah yang
diungkapkan dalam tabel adalah berdasarkan jatuh tempo kontraktual aset dan liabilitas keuangan yang
tidak didiskontokan termasuk bunga yang dapat atau akan diakru, kecuali apabila Grup berhak dan
berkeinginan mengklaim atau membayar aset atau liabilitas sebelum jatuh tempo.
30 Juni 2023
≤ 1 Tahun > 1 Tahun Nilai tercatat
Liabilitas
Utang bank jangka pendek 468,913,191,232 -- 468,913,191,232
Utang usaha 71,341,283,256 -- 71,341,283,256
Beban akrual 18,440,316,179 -- 18,440,316,179
Utang lain-lain -- 112,802,989,499 112,802,989,499
Liabilitas jangka panjang jatuh
Liabilitas sewa 29,767,817,718 8,647,148,120 38,414,965,838
Utang pembiayaan konsumen 791,561,005 221,188,015 1,012,749,020
Total 589,254,169,390 121,671,325,634 710,925,495,024
59
Page 63
PT RADIANT UTAMA INTERINSCO Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM (Lanjutan)
30 Juni 2023 (Tidak Diaudit) dan 31 Desember 2022 (Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
31 Desember 2022
≤ 1 Tahun > 1 Tahun Nilai tercatat
Liabilitas
Utang bank jangka pendek 435,718,201,861 -- 435,718,201,861
Utang usaha 72,004,698,737 -- 72,004,698,737
Beban akrual 20,263,530,899 -- 20,263,530,899
Utang lain-lain -- 118,474,505,766 118,474,505,766
Liabilitas sewa 17,409,703,635 28,545,111,805 45,954,815,440
Utang pembiayaan konsumen 1,136,095,844 617,086,426 1,753,182,270
Total 546,532,230,976 147,636,703,997 694,168,934,973
Manajemen Permodalan
Tujuan dari Perusahaan dalam mengelola permodalan adalah untuk melindungi kemampuan entitas dalam
mempertahankan kelangsungan usaha, sehingga entitas dapat tetap memberikan hasil bagi pemegang
saham dan manfaat bagi pemangku kepentingan lainnya, dan untuk memberikan imbal hasil yang
memadai kepada pemegang saham dengan menentukan harga produk dan jasa yang sepadan dengan
tingkat risiko.
Grup menetapkan sejumlah modal sesuai proporsi terhadap risiko. Perusahaan memonitor modal dengan
dasar rasio utang terhadap modal yang disesuaikan. Rasio ini dihitung sebagai berikut: utang neto dibagi
modal. Utang neto merupakan total utang (sebagaimana jumlah dalam laporan posisi keuangan) dikurangi
kas dan setara kas. Modal yang disesuaikan terdiri dari seluruh komponen ekuitas (meliputi modal saham,
selisih kurs penjabaran laporan keuangan dalam valuta asing dan saldo laba). Hingga per 30 Juni 2023,
strategi Perusahaan tidak berubah yaitu mempertahankan rasio utang terhadap modal yang disesuaikan.
Rasio utang terhadap modal pada tanggal-tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 adalah sebagai
berikut:
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Total liabilitas 773,615,269,625 813,265,050,471
Total ekuitas 529,140,406,819 484,312,312,632
Rasio utang terhadap modal 1.46 1.68
33. INFORMASI TAMBAHAN UNTUK LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN
Perubahan pada liabilitas yang timbul dari aktivitas arus kas konsolidasian adalah sebagai berikut:
Perubahan non kas
Saldo awal Arus kas, neto Selisih kurs Lain-lain Saldo akhir
Utang bank jangka pendek 435,718,201,861 33,194,989,371 -- -- 468,913,191,232
Utang pembiayaan konsumen 1,136,095,844 (740,433,250) -- 617,086,426 1,012,749,020
Liabilitas sewa 45,954,815,440 (12,480,732,927) -- 4,940,883,325 38,414,965,838
Total 482,809,113,145 19,973,823,194 -- 5,557,969,751 508,340,906,090
34. TANGGUNG JAWAB MANAJEMEN DAN PERSETUJUAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Laporan keuangan konsolidasian telah diselesaikan dan disetujui untuk diterbitkan oleh Dewan Direksi
pada tanggal 28 Juli 2023.
60
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.