Back to announcement
FinancialStatement-2022-Tahunan-CANI.pdf
Financial statement Text extracted CANISource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 49
Page 1
Nomor Surat 026/CNI-JKT/CORSEC-IX/23-Rd
Nama Emiten PT Capitol Nusantara Indonesia Tbk.
Kode Emiten CANI
Perihal Penyampaian Laporan Keuangan Tahunan
Perseroan dengan ini menyampaikan laporan keuangan untuk Tahun Bulan yang berakhir pada 30/06/2023 dengan ikhtisar sebagai berikut :
Informasi mengenai anak perusahaan Perseroan sebagai berikut :
Dokumen ini merupakan dokumen resmi PT Capitol Nusantara Indonesia Tbk. yang tidak memerlukan tanda tangan karena dihasilkan secara
elektronik. PT Capitol Nusantara Indonesia Tbk. bertanggung jawab penuh atas informasi tertera di dalam dokumen ini.
Page 2
[1000000] General information
Informasi umum General information
30 June 2023
Nama entitas PT Capitol Nusantara Indonesia Entity name
Tbk.
Penjelasan perubahan nama dari akhir Explanation of change in name from
periode laporan sebelumnya the end of the preceding reporting
period
Kode entitas CANI Entity code
Nomor identifikasi entitas AA674 Entity identification number
Industri utama entitas Infrastruktur / Infrastructure Entity main industry
Standar akutansi yang dipilih PSAK Selected accounting standards
Sektor A. Energy Sector
Subsektor A1. Oil, Gas & Coal Subsector
Industri A12. Coal Industry
Subindustri A122. Coal Distribution Subindustry
Informasi pemegang saham Controlling shareholder information
National Corporation
pengendali
Jenis entitas Local Company - Indonesia Type of entity
Jurisdiction
Jenis efek yang dicatatkan Saham / Stock Type of listed securities
Jenis papan perdagangan tempat Type of board on which the entity is
Pemantauan Khusus / Watchlist
entitas tercatat listed
Apakah merupakan laporan keuangan Whether the financial statements are
satu entitas atau suatu kelompok Entitas tunggal / Single entity of an individual entity or a group of
entitas entities
Periode penyampaian laporan Period of financial statements
Tahunan / Annual
keuangan submissions
Tanggal awal periode berjalan July 01, 2022 Current period start date
Tanggal akhir periode berjalan June 30, 2023 Current period end date
Tanggal akhir tahun sebelumnya June 30, 2022 Prior year end date
Tanggal awal periode sebelumnya July 01, 2021 Prior period start date
Tanggal akhir periode sebelumnya June 30, 2022 Prior period end date
Tanggal akhir 2 tahun sebelumnya June 30, 2021 Prior 2 year end date
Mata uang pelaporan Dollar Amerika / USD Description of presentation currency
Kurs konversi pada tanggal pelaporan Conversion rate at reporting date if
jika mata uang penyajian selain rupiah 15,026.00000 presentation currency is other than
rupiah
Pembulatan yang digunakan dalam Level of rounding used in financial
penyajian jumlah dalam laporan Satuan Penuh / Full Amount statements
keuangan
Jenis laporan atas laporan keuangan Diaudit / Audited Type of report on financial statements
Jenis opini auditor Wajar Tanpa Modifikasian / Type of auditor's opinion
Unqualified
Hal yang diungkapkan dalam paragraf Matters disclosed in
pendapat untuk penekanan atas suatu emphasis-of-matter or other-matter
masalah atau paragraf penjelasan paragraph, if any
lainnya, jika ada
Hasil penugasan review Result of review engagement
Opini Hal Audit Utama Ya / Yes Any Key Audit Matters Opinion
Jumlah Hal Audit Utama 5 Total Key Audit Matters
Paragraf Hal Audit Utama Key Audit Matters Paragraph
Tanggal laporan audit atau hasil Date of auditor's opinion or result of
5 September 2023
laporan review review report
Auditor tahun berjalan KAP Irwanto Hary dan Usman Current year auditor
Page 3
Nama partner audit tahun berjalan Rudi Riady, CPA Name of current year audit signing
partner
Lama tahun penugasan partner yang Number of years served as audit
2
menandatangani signing partner
Auditor tahun sebelumnya KAP Irwanto Hary dan Usman Prior year auditor
Nama partner audit tahun sebelumnya Name of prior year audit signing
Rudi Riady, CPA
partner
Kepatuhan terhadap pemenuhan Whether in compliance with OJK rules
peraturan OJK Nomor: No. 75/POJK.04/2017 concerning
Ya / Yes
75/POJK.04/2017 tentang Tanggung responsibilities of board of directors on
Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan financial statements
Kepatuhan terhadap pemenuhan Compliance to the independency of
independensi akuntan yang Accountant that provide services in
memberikan jasa audit di pasar modal Capital Market as regulated in OJK
sesuai dengan POJK Nomor Ya / Yes rules No. 13/POJK.03/2017
13/POJK.03/2017 tentang concerning The Use of Public
Penggunaan Jasa Akuntan Publik Accountant and Auditing Firm in
dalam Kegiatan Jasa Keuangan Financial Services Activities.
Page 4
[3210000] Statement of financial position presented using current and
non-current - Infrastructure Industry
Laporan posisi keuangan Statement of financial position
30 June 2023 30 June 2022
Aset Assets
Aset lancar Current assets
Kas dan setara kas Cash and cash
60,729 1,149,497
equivalents
Piutang usaha Trade receivables
Piutang usaha pihak Trade receivables third
641,527 1,097,688
ketiga parties
Piutang usaha pihak Trade receivables
365,467 499,334
berelasi related parties
Piutang lainnya Other receivables
Piutang lainnya pihak Other receivables third
4,852 126,512
ketiga parties
Piutang lainnya pihak Other receivables
32,357 32,562
berelasi related parties
Biaya dibayar dimuka Current prepaid expenses
444,390 245,079
lancar
Jumlah aset lancar 1,549,322 3,150,672 Total current assets
Aset tidak lancar Non-current assets
Aset tetap Property, plant, and
13,088,996 16,809,669
equipment
Aset tidak lancar Other non-current
11,961 31,713
non-keuangan lainnya non-financial assets
Jumlah aset tidak lancar 13,100,957 16,841,382 Total non-current assets
Jumlah aset 14,650,279 19,992,054 Total assets
Liabilitas dan ekuitas Liabilities and equity
Liabilitas Liabilities
Liabilitas jangka pendek Current liabilities
Utang bank jangka Short term bank loans
1,500,000
pendek
Utang usaha Trade payables
Utang usaha pihak Trade payables
1,730,234 1,495,323
ketiga third parties
Utang lainnya Other payables
Utang lainnya pihak Other payables
133,077 212,128
ketiga third parties
Utang lainnya pihak Other payables
41,186,474 41,616,420
berelasi related parties
Beban akrual jangka Current accrued
167,290 193,196
pendek expenses
Utang pajak 257,471 265,236 Taxes payable
Utang pemegang Current due to
918,608 918,608
saham jangka pendek stockholders
Jumlah liabilitas Total current
44,393,154 46,200,911
jangka pendek liabilities
Liabilitas jangka Non-current liabilities
panjang
Kewajiban imbalan Long-term
pasca kerja jangka 87,909 66,311 post-employment
panjang benefit obligations
Jumlah liabilitas Total non-current
87,909 66,311
jangka panjang liabilities
Page 5
Jumlah liabilitas 44,481,063 46,267,222 Total liabilities
Ekuitas Equity
Ekuitas yang Equity attributable to
diatribusikan kepada equity owners of parent
pemilik entitas induk entity
Saham biasa 8,421,344 8,421,344 Common stocks
Tambahan modal Additional paid-in
222,149 222,149
disetor capital
Cadangan pengukuran Reserve of
kembali program 22,371 22,371 remeasurements of
imbalan pasti defined benefit plans
Saldo laba Retained earnings
(akumulasi kerugian) (deficit)
Saldo laba yang Unappropriated
belum ditentukan ( 38,496,648 ) ( 34,941,032 ) retained earnings
penggunaannya
Jumlah ekuitas yang Total equity
diatribusikan kepada attributable to equity
( 29,830,784 ) ( 26,275,168 )
pemilik entitas induk owners of parent
entity
Jumlah ekuitas ( 29,830,784 ) ( 26,275,168 ) Total equity
Jumlah liabilitas dan Total liabilities and equity
14,650,279 19,992,054
ekuitas
Page 6
[3311000] Statement of profit or loss and other comprehensive income, OCI
components presented net of tax, by function - Infrastructure Industry
Laporan laba rugi dan penghasilan Statement of profit or loss and other
komprehensif lain comprehensive income
30 June 2023 30 June 2022
Penjualan dan pendapatan Sales and revenue
3,604,390 3,051,870
usaha
Beban pokok penjualan dan Cost of sales and revenue
( 6,349,168 ) ( 5,993,432 )
pendapatan
Jumlah laba bruto ( 2,744,778 ) ( 2,941,562 ) Total gross profit
Beban umum dan administrasi General and administrative
( 878,869 ) ( 559,525 )
expenses
Pendapatan keuangan 2,174 2,556 Finance income
Beban bunga dan keuangan ( 1,271 ) ( 31,916 ) Interest and finance costs
Keuntungan (kerugian) selisih Gains (losses) on changes in
( 18,174 ) 60,750
kurs mata uang asing foreign exchange rates
Pendapatan lainnya 118,225 1,552,381 Other income
Jumlah laba (rugi) sebelum Total profit (loss) before tax
( 3,522,693 ) ( 1,917,316 )
pajak penghasilan
Pendapatan (beban) pajak ( 32,923 ) ( 10,730 ) Tax benefit (expenses)
Jumlah laba (rugi) dari Total profit (loss) from
( 3,555,616 ) ( 1,928,046 )
operasi yang dilanjutkan continuing operations
Jumlah laba (rugi) ( 3,555,616 ) ( 1,928,046 ) Total profit (loss)
Pendapatan komprehensif Other comprehensive income,
lainnya, setelah pajak after tax
Pendapatan komprehensif Other comprehensive
lainnya yang tidak akan income that will not be
direklasifikasi ke laba rugi, reclassified to profit or
setelah pajak loss, after tax
Pendapatan Other comprehensive
komprehensif lainnya income for
atas pengukuran kembali 7,759 remeasurement of
kewajiban manfaat pasti, defined benefit obligation,
setelah pajak after tax
Jumlah pendapatan Total other comprehensive
komprehensif lainnya, 7,759 income, after tax
setelah pajak
Jumlah laba rugi Total comprehensive income
( 3,555,616 ) ( 1,920,287 )
komprehensif
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
diatribusikan
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
( 3,555,616 ) ( 1,928,046 )
diatribusikan ke entitas induk parent entity
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan attributable to
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan ke entitas ( 3,555,616 ) ( 1,920,287 ) attributable to parent entity
induk
Laba (rugi) per saham Earnings (loss) per share
Laba per saham dasar Basic earnings per share
diatribusikan kepada attributable to equity
pemilik entitas induk owners of the parent entity
Laba (rugi) per saham ( ( Basic earnings (loss) per
dasar dari operasi yang 0.0808805019571308 0.0808805019571308 share from continuing
dilanjutkan ) ) operations
Laba (rugi) per saham Diluted earnings (loss) per
Page 7
dilusian share
Laba (rugi) per saham ( ( Diluted earnings (loss)
dilusian dari operasi yang 0.0808805019571308 0.0808805019571308 per share from continuing
dilanjutkan ) ) operations
Page 8
[3410000] Statement of changes in equity - Infrastructure Industry - Current Year
30 June 2023
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Cadangan pengukuran Saldo laba yang belum Ekuitas yang dapat
Tambahan modal
Saham biasa kembali program ditentukan diatribusikan kepada Ekuitas
disetor
imbalan pasti penggunaannya entitas induk
Reserve of
Additional paid-in Unappropriated retained Equity attributable to
Common stocks remeasurements of Equity
capital earnings parent entity
defined benefit plans
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian kembali Balance before restatement at beginning of
8,421,344 222,149 22,371 ( 34,941,032 ) ( 26,275,168 ) ( 26,275,168 )
period
Posisi ekuitas, awal periode 8,421,344 222,149 22,371 ( 34,941,032 ) ( 26,275,168 ) ( 26,275,168 ) Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) ( 3,555,616 ) ( 3,555,616 ) ( 3,555,616 ) Profit (loss)
Posisi ekuitas, akhir periode 8,421,344 222,149 22,371 ( 38,496,648 ) ( 29,830,784 ) ( 29,830,784 ) Equity position, end of the period
Page 9
[3410000] Statement of changes in equity - Infrastructure Industry - Prior Year
30 June 2022
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Cadangan pengukuran Saldo laba yang belum Ekuitas yang dapat
Tambahan modal
Saham biasa kembali program ditentukan diatribusikan kepada Ekuitas
disetor
imbalan pasti penggunaannya entitas induk
Reserve of
Additional paid-in Unappropriated retained Equity attributable to
Common stocks remeasurements of Equity
capital earnings parent entity
defined benefit plans
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian kembali 8,421,344 222,149 14,612 ( 33,012,986 ) ( 24,354,881 ) ( 24,354,881 ) Balance before restatement at beginning of period
Posisi ekuitas, awal periode 8,421,344 222,149 14,612 ( 33,012,986 ) ( 24,354,881 ) ( 24,354,881 ) Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) ( 1,928,046 ) ( 1,928,046 ) ( 1,928,046 ) Profit (loss)
Pendapatan komprehensif lainnya 7,759 7,759 7,759 Other comprehensive income
Posisi ekuitas, akhir periode 8,421,344 222,149 22,371 ( 34,941,032 ) ( 26,275,168 ) ( 26,275,168 ) Equity position, end of the period
Page 10
[3510000] Statement of cash flows, direct method - Infrastructure Industry
Laporan arus kas Statement of cash flows
30 June 2023 30 June 2022
Arus kas dari aktivitas operasi Cash flows from operating
activities
Penerimaan kas dari Cash receipts from
aktivitas operasi operating activities
Penerimaan dari Receipts from customers
1,291,863 1,236,654
pelanggan
Pembayaran kas dari Cash payments from
aktivitas operasi operating activities
Pembayaran kepada Payments to suppliers for
pemasok atas barang dan ( 689,262 ) ( 1,520,158 ) goods and services
jasa
Pembayaran gaji dan Payments for salaries and
( 826,155 ) ( 1,103,522 )
tunjangan allowances
Kas diperoleh dari Cash generated from (used
( 223,554 ) ( 1,387,026 )
(digunakan untuk) operasi in) operations
Penerimaan bunga dari Interests received from
2,174 2,556
aktivitas operasi operating activities
Penerimaan pengembalian Income taxes refunded (paid)
(pembayaran) pajak from operating activities
( 34,127 ) ( 200,957 )
penghasilan dari aktivitas
operasi
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
( 255,507 ) ( 1,585,427 )
(digunakan untuk) aktivitas operating activities
operasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from investing
investasi activities
Penerimaan dari penjualan Proceeds from disposal of
2,135,564
aset tetap property and equipment
Pembayaran untuk perolehan Payments for acquisition of
( 1,754 )
aset tetap property and equipment
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
2,133,810
(digunakan untuk) aktivitas investing activities
investasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from financing
pendanaan activities
Pembayaran pinjaman bank ( 1,500,000 ) ( 1,000,000 ) Payments of bank loans
Penerimaan pinjaman lainnya Proceeds from other
600,000 679,952
borrowings
Pembayaran pinjaman Payments of other borrowings
( 285,794 ) ( 284,966 )
lainnya
Penerimaan utang pihak Proceeds from due to related
352,608 1,345,909
berelasi parties
Pembayaran utang pihak Payments of due to related
( 179,821 )
berelasi parties
Pembayaran bunga dari Interests paid from financing
( 567 ) ( 27,271 )
aktivitas pendanaan activities
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
( 833,753 ) 533,803
(digunakan untuk) aktivitas financing activities
pendanaan
Jumlah kenaikan (penurunan) Total net increase (decrease)
( 1,089,260 ) 1,082,186
bersih kas dan setara kas in cash and cash equivalents
Page 11
Kas dan setara kas arus kas, 1,149,497 39,746 Cash and cash equivalents cash
awal periode flows, beginning of the period
Efek perubahan nilai kurs pada Effect of exchange rate changes
492 27,565
kas dan setara kas on cash and cash equivalents
Kas dan setara kas arus kas, Cash and cash equivalents
60,729 1,149,497
akhir periode cash flows, end of the period
Page 12
[3610000] Explanation for Significant Accounting Policy - Infrastructure Industry
Kebijakan akuntansi signifikan Significant accounting policies
30 June 2023
Dasar penyusunan laporan keuangan Laporan keuangan, kecuali untuk laporan arus kas, telah disusun secara akrual dengan menggunakan Basis of preparation of consolidated financial
konsolidasian konsep biaya perolehan (historical cost), kecuali untuk beberapa akun tertentu yang diukur statements
berdasarkan pengukuran lain sebagaimana diuraikan dalam kebijakan akuntansi masing-masing akun
tersebut. Laporan keuangan, kecuali untuk laporan arus kas, telah disusun secara akrual dengan
menggunakan konsep biaya perolehan (historical cost), kecuali untuk beberapa akun tertentu yang
diukur berdasarkan pengukuran lain sebagaimana diuraikan dalam kebijakan akuntansi masing-masing
akun tersebut. Laporan arus kas disusun dengan menggunakan metode langsung dengan
mengelompokkan arus kas atas dasar kegiatan operasi, investasi dan pendanaan. Laporan keuangan
disajikan dalam Dolar Amerika Serikat (Dolar AS), yang merupakan mata uang fungsional Perusahaan.
Prinsip-prinsip konsolidasi NA Principles of consolidation
Kas dan setara kas Kas dan bank terdiri dari kas dan bank yang tidak dibatasi penggunaannya. Cash and cash equivalents
Piutang usaha dan piutang lain-lain Piutang usaha disajikan dalam jumlah bersih setelah dikurangi cadangan kerugian penurunan nilai Trade and other receivables
piutang usaha. Kebijakan akuntansi untuk cadangan kerugian penurunan nilai dijabarkan dalam
Catatan 2l.
Persediaan NA Inventories
Properti investasi NA Investment property
Page 13
Aset tetap Seluruh aset tetap awalnya diakui sebesar biaya perolehan, yang terdiri atas harga perolehan dan Fixed assets
biaya-biaya tambahan yang dapat diatribusikan langsung untuk membawa aset ke lokasi dan kondisi
yang diinginkan supaya aset tersebut siap digunakan sesuai dengan maksud manajemen. Setelah
pengakuan awal aset tetap dinyatakan sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan
rugi penurunan nilai. Biaya perolehan termasuk biaya penggantian bagian aset tetap saat biaya
tersebut terjadi, jika memenuhi kriteria pengakuan. Selanjutnya, pada saat inspeksi yang signifikan
dilakukan, biaya inspeksi itu diakui ke dalam jumlah tercatat (?carrying amount?) aset tetap sebagai
suatu penggantian jika memenuhi kriteria pengakuan. Semua biaya pemeliharaan dan perbaikan yang
tidak memenuhi kriteria pengakuan diakui dalam laba rugi ketika terjadi. Kapal Perusahaan mengalami
docking dan biaya docking kapal (vessel dry-docking costs) tersebut dikapitalisasi sepanjang
pengeluarannya dapat menunjukkan peningkatan manfaat ekonomis mendatang kapal. Kapitalisasi
biaya tersebut dicatat sebagai bagian dari akun aset tidak lancar lainnya, dan diamortisasi selama
periode hingga jadwal docking berikutnya. Jumlah biaya docking terdahulu yang tersisa, jika ada,
dihentikan pengakuannya, dan dibebankan ke laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
periode berjalan. Suku cadang utama dan peralatan siap pakai diklasifikasikan sebagai aset tetap bila
diperkirakan akan digunakan dalam operasi selama lebih dari satu tahun. Penyusutan dihitung dengan
menggunakan metode garis lurus selama estimasi umur manfaat aset tetap sebagai berikut: -
Kendaraan Laut : 15-20 tahun - Bangunan : 5-20 tahun - Perabotan dan peralatan kantor : 4-8 tahun -
Kendaraan : 8 tahun Jumlah tercatat aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau
saat tidak ada manfaat ekonomis masa depan yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya.
Keuntungan atau kerugian yang timbul dari penghentian pengakuan aset tetap (dihitung sebagai
perbedaan antara jumlah neto hasil pelepasan dan jumlah tercatat aset tetap) diakui dalam laporan
laba rugi dan penghasilan komprehensif lain pada periode aset tersebut dihentikan pengakuannya.
Biaya konstruksi kapal dikapitalisasi sebagai aset dalam penyelesaian. Penyusutan aset dimulai pada
saat aset tersebut siap untuk digunakan, yaitu pada saat aset tersebut berada pada lokasi dan kondisi
yang diinginkan agar siap digunakan sesuai dengan keinginan dan maksud manajemen. Nilai residu,
umur manfaat dan metode penyusutan aset tetap ditelaah kembali, dan jika diperlukan disesuaikan
secara prospektif, pada masing-masing tahun. Biaya pinjaman diatribusikan secara langsung dengan
perolehan, konstruksi atau pembuatan aset kualifikasian dikapitalisasi sebagai bagian biaya perolehan
aset tersebut. Kapitalisasi biaya pinjaman dihentikan ketika aset kualifikasian telah selesai dan siap
digunakan. Aset dalam penyelesaian dinyatakan sebesar biaya perolehan dan tidak disusutkan,
kemudian akan dipindahkan ke masing-masing aset tetap yang bersangkutan pada saat selesai secara
substansial dan siap digunakan.
Tanah belum dikembangkan NA Undeveloped land
Penurunan nilai aset nonkeuangan Pada setiap akhir periode pelaporan, Perusahaan menilai apakah terdapat indikasi suatu aset Impairment of non-financial assets
mengalami penurunan nilai. Jika terdapat indikasi tersebut atau pada saat pengujian tahunan
penurunan nilai aset (yaitu, aset tak berwujud dengan umur manfaat tidak terbatas, aset tak berwujud
yang belum dapat digunakan, atau goodwill yang diperoleh dalam kombinasi bisnis) diperlukan, maka
Perusahaan membuat estimasi formal atas jumlah terpulihkan aset tersebut. Jumlah terpulihkan yang
ditentukan untuk aset individual adalah jumlah yang lebih tinggi antara nilai wajar aset atau Unit
Page 14
Penghasil Kas (UPK) dikurangi biaya untuk menjual dengan nilai pakainya, kecuali aset tersebut tidak
menghasilkan arus kas masuk yang sebagian besar independen dari aset atau kelompok aset lain. Jika
nilai tercatat aset lebih besar daripada nilai terpulihkannya, maka aset tersebut dipertimbangkan
mengalami penurunan nilai dan nilai tercatat aset diturunkan nilainya menjadi sebesar nilai
terpulihkannya. Rugi penurunan nilai dari operasi yang berkelanjutan diakui pada laporan laba rugi dan
penghasilan komprehensif lain sebagai laba rugi sesuai kategori biaya yang konsisten dengan fungsi
dari aset yang diturunkan nilainya. Dalam menghitung nilai pakai, estimasi arus kas masa depan neto
didiskontokan ke nilai kini dengan menggunakan tingkat diskonto sebelum pajak yang menggambarkan
penilaian pasar kini dari nilai waktu uang dan risiko spesifik atas aset. Dalam menentukan nilai wajar
dikurangi biaya untuk menjual, digunakan harga penawaran pasar terakhir, jika tersedia. Jika tidak
terdapat transaksi tersebut. Perusahaan menggunakan model penilaian yang sesuai untuk
menentukan nilai wajar aset. Perhitungan-perhitungan ini dikuatkan oleh penilaian berganda atau
indikator nilai wajar yang tersedia. Penilaian dilakukan pada akhir setiap periode pelaporan tahunan
untuk menentukan apakah terdapat indikasi bahwa rugi penurunan nilai yang telah diakui dalam
periode sebelumnya untuk aset mungkin tidak ada lagi atau mungkin telah menurun. Jika indikasi
dimaksud ditemukan, maka entitas mengestimasi jumlah terpulihkan aset tersebut. Kerugian
penurunan nilai yang diakui dalam periode sebelumnya untuk aset dibalik hanya jika terdapat
perubahan asumsi yang digunakan untuk menentukan jumlah terpulihkan aset tersebut sejak rugi
penurunan nilai terakhir diakui. Dalam hal ini, jumlah tercatat aset dinaikkan ke jumlah terpulihkannya.
Pembalikan tersebut dibatasi sehingga jumlah tercatat aset tidak melebihi jumlah terpulihkannya
maupun jumlah tercatat, neto setelah penyusutan, seandainya tidak ada rugi penurunan nilai yang
telah diakui untuk aset tersebut pada periode sebelumnya. Pembalikan rugi penurunan nilai diakui
dalam laba rugi. Setelah pembalikan tersebut, penyusutan aset tersebut disesuaikan di periode
mendatang untuk mengalokasikan jumlah tercatat aset yang direvisi, dikurangi nilai sisanya, dengan
dasar yang sistematis selama sisa umur manfaatnya.
Beban tangguhan NA Deferred charges
Utang usaha dan liabilitas lain-lain NA Trade payables and other liabilities
Pengakuan pendapatan dan beban Mulai tanggal 1 Januari 2020, Perusahaan melakukan penerapan PSAK 72 yang mensyaratkan Revenue and expense recognition
pengakuan pendapatan harus memenuhi 5 langkah analisa sebagai berikut: 1. Identifikasi kontrak
dengan pelanggan. 2. Identifikasi kewajiban pelaksanaan dalam kontrak. Kewajiban pelaksanaan
merupakan janji-janji dalam kontrak untuk menyerahkan barang atau jasa yang memiliki karakteristik
berbeda ke pelanggan. 3. Penetapan harga transaksi. Harga transaksi merupakan jumlah imbalan
yang berhak diperoleh suatu entitas sebagai kompensasi atas diserahkannya barang atau jasa yang
dijanjikan ke pelanggan. Jika imbalan yang dijanjikan di kontrak mengandung suatu jumlah yang
bersifat variabel, maka Perusahaan membuat estimasi jumlah imbalan tersebut sebesar jumlah yang
diharapkan berhak diterima atas diserahkannya barang atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan
Page 15
dikurangi dengan estimasi jumlah jaminan kinerja jasa yang akan dibayarkan selama periode kontrak.
4. Alokasi harga transaksi ke setiap kewajiban pelaksanaan dengan menggunakan dasar harga jual
berdiri sendiri relatif dari setiap barang atau jasa berbeda yang dijanjikan di kontrak. Ketika tidak dapat
diamati secara langsung, harga jual berdiri sendiri relatif diperkirakan berdasarkan biaya yang
diharapkan ditambah marjin. 5. Pengakuan pendapatan ketika kewajiban pelaksanaan telah dipenuhi
dengan menyerahkan barang atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan (ketika pelanggan telah memiliki
kendali atas barang atau jasa tersebut). Kewajiban pelaksanaan dapat dipenuhi dengan suatu titik
tertentu pada saat terjadinya penyerahan jasa penyewaan kapal kepada pelanggan. Beban diakui
pada saat terjadinya (accrual basis).
Penjabaran mata uang asing NA Foreign currency translation
Transaksi dengan pihak berelasi Perusahaan mempunyai transaksi dengan pihak berelasi. Definisi pihak berelasi sesuai dengan yang Transactions with related parties
diatur dalam PSAK No. 7, Pengungkapan Pihak-pihak Berelasi?. Pihak berelasi didefinisikan sebagai
berikut: a) Orang atau anggota keluarga terdekat mempunyai relasi dengan Perusahaan jika orang
tersebut: i. memiliki pengendalian atau pengendalian bersama Perusahaan; ii. memiliki pengaruh
signifikan atas Perusahaan; atau iii. personel manajemen kunci Perusahaan atau entitas induk
Perusahaan. b) Suatu entitas berelasi dengan Perusahaan jika memenuhi salah satu hal berikut: i.
Entitas dan Perusahaan adalah anggota dari kelompok usaha yang sama (artinya entitas induk, entitas
anak dan entitas anak berikutnya terkait dengan entitas lain); ii. Satu entitas adalah entitas asosiasi
atau ventura bersama dari entitas lain (atau entitas asosiasi atau ventura bersama yang merupakan
anggota suatu kelompok usaha, yang mana entitas lain tersebut adalah anggotanya); iii. Kedua entitas
tersebut adalah ventura bersama dari pihak ketiga yang sama; iv. Satu entitas adalah ventura bersama
dari entitas ketiga dan entitas yang lain adalah entitas asosiasi dari entitas ketiga; v. Entitas tersebut
adalah suatu program imbalan pasca-kerja untuk imbalan kerja dari salah satu entitas pelapor atau
entitas yang terkait dengan entitas pelapor. Jika entitas pelapor adalah entitas yang menyelenggarakan
program tersebut, maka entitas sponsor juga berelasi dengan entitas pelapor; vi. Entitas yang
dikendalikan atau dikendalikan bersama oleh orang yang diidentifikasi dalam huruf (a); dan vii. Orang
yang diidentifikasi dalam huruf (a)(i) memiliki pengaruh signifikan atas entitas atau personel
manajemen kunci entitas (atau entitas induk dari entitas). Transaksi dilakukan berdasarkan
persyaratan yang disetujui oleh kedua belah pihak. Seluruh transaksi dan saldo yang material dengan
pihak berelasi diungkapkan dalam catatan atas laporan keuangan yang relevan.
Pajak penghasilan Pendapatan dari jasa pengangkutan dan sewa kapal yang diterima wajib pajak dalam negeri dikenai Income taxes
pajak bersifat final, serta biaya dan beban sehubungan dengan kegiatan di atas tidak dapat
dikurangkan untuk tujuan perhitungan pajak penghasilan. Perbedaan nilai tercatat aset dan liabilitas
yang berhubungan dengan pajak penghasilan final dengan dasar pengenaan pajaknya tidak diakui
sebagai aset atau liabilitas pajak tangguhan. Beban pajak penghasilan tahun berjalan sehubungan
dengan penghasilan yang dikenai pajak penghasilan final diakui secara proporsional dengan jumlah
pendapatan yang diakui pada tahun berjalan untuk tujuan akuntansi. Selisih antara jumlah pajak
penghasilan final yang telah dibayarkan dengan jumlah yang dibebankan sebagai beban pajak
penghasilan final pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain diakui sebagai pajak
dibayar di muka atau utang pajak. Untuk pendapatan selain jasa perkapalan yang dikenai pajak final
yang diberikan kepada Perusahaan Indonesia, beban pajak kini ditentukan berdasarkan taksiran laba
Page 16
kena pajak dalam tahun yang berjalan. Penghasilan kena pajak berbeda dengan laba yang dilaporkan
dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain karena penghasilan kena pajak tidak
termasuk item pendapatan atau beban yang dikenai pajak atau dikurangkan di tahun lainnya dan tidak
termasuk item yang tidak pernah dikenai pajak atau dikurangkan. Pajak penghasilan badan kini yang
terutang dihitung dengan menggunakan tarif pajak berdasarkan peraturan perpajakan yang telah
ditetapkan atau secara substansial ditetapkan pada akhir periode pelaporan. Pajak tangguhan diakui
menggunakan metode liabilitas atas perbedaan temporer pada tanggal pelaporan antara dasar
pengenaan pajak dari aset dan liabilitas dan nilai tercatatnya untuk tujuan pelaporan keuangan pada
akhir periode pelaporan. Liabilitas pajak tangguhan diakui untuk setiap perbedaan temporer kena
pajak. Koreksi terhadap kewajiban perpajakan diakui saat surat ketetapan pajak diterima atau jika
dilakukan banding, ketika hasil banding diterima. Penambahan pajak penghasilan Perusahaan dan
hukuman yang dijatuhkan melalui Surat Ketetapan Pajak (SKP) diakui sebagai pendapatan atau beban
dalam laba rugi periode berjalan, kecuali keberatan/tindakan banding diambil. Penambahan pajak dan
hukuman yang dijatuhkan melalui SKP ditangguhkan selama memenuhi kriteria pengakuan aset.
Perusahaan menyajikan penyesuaian pajak penghasilan dari tahun-tahun sebelumnya, jika ada,
sebagai bagian dari "Manfaat (Beban) Pajak Kini" dalam laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain.
Pinjaman NA Borrowings
Provisi Provisi diakui jika Perusahaan memiliki kewajiban kini (baik bersifat hukum maupun bersifat konstruktif) Provisions
yang akibat peristiwa masa lalu besar kemungkinannya penyelesaian kewajiban tersebut
mengakibatkan arus keluar sumber daya yang mengandung manfaat ekonomi dan estimasi yang andal
mengenai jumlah kewajiban tersebut dibuat. Provisi ditelaah pada setiap akhir periode pelaporan dan
disesuaikan untuk mencerminkan estimasi terbaik kini. Jika tidak terdapat kemungkinan arus keluar
sumber daya yang mengandung manfaat ekonomi untuk menyelesaikan kewajiban tersebut, provisi
dibatalkan.
Imbalan kerja karyawan Efektif 1 Januari 2015, Perusahaan menerapkan PSAK No. 24, Imbalan Kerja, untuk mencatat Employee benefits
kewajiban imbalan kerja yang tidak didanai berdasarkan Undang-undang No. 13/2003 tanggal 25
Maret 2003 (Undang-undang). Dampak penerapan retrospektif PSAK revisi ini tidak material sehingga
dibebankan pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain. Menurut PSAK No. 24, beban
imbalan kerja berdasarkan Undang-undang ditentukan dengan metode penilaian aktuarial ?Projected
Unit Credit?. Biaya jasa kini dari program pensiun imbalan pasti diakui dalam laporan laba rugi dan
penghasilan komprehensif lain pada beban imbalan kerja dimana mencerminkan peningkatan
kewajiban imbalan pasti yang dihasilkan dari jasa karyawan dalam tahun berjalan. Keuntungan dan
kerugian aktuarial yang timbul dari penyelesaian dan perubahan asumsi aktuaria dibebankan atau
dikreditkan ke ekuitas pada penghasilan komprehensif lainnya pada periode di mana terjadinya
perubahan tersebut. Keuntungan atau kerugian atas kurtailmen atau penyelesaian suatu program
imbalan pasti diakui ketika kurtailmen atau penyelesaian terjadi. Perusahaan mengakui liabilitas
imbalan kerja jangka pendek ketika jasa diberikan oleh karyawan dan imbalan atas jasa tersebut akan
dibayarkan dalam waktu dua belas bulan setelah jasa tersebut diberikan.
Laba per saham Laba (rugi) per saham dasar dihitung dengan membagi laba (rugi) neto dengan jumlah rata-rata Earnings per share
tertimbang saham yang beredar pada periode yang bersangkutan. Untuk periode yang berakhir
Page 17
tanggal 30 September 2022 dan 2021, Perusahaan tidak mempunyai efek berpotensi saham biasa
yang bersifat dilutif, dan oleh karena itu, jumlah laba per saham dilusian tidak dihitung dan disajikan
pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain.
Dividen Berdasarkan UU PT dan Anggaran Dasar Perusahaan, kebijakan pembagian dividen kas dilakukan Dividends
berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perusahaan berdasarkan usulan
Direksi. Saham-saham yang diterbitkan dan ditawarkan kepada para pemegang saham sehubungan
dengan Penawaran Umum Perdana mempunyai hak yang sama dan sederajat dalam segala hal
dengan saham yang telah diterbitkan oleh Perusahaan sebelum dilaksanakannya Penawaran Umum
Perdana, termasuk tetapi tidak terbatas pada hak atas pembagian dividen tunai. Perusahaan
merencanakan untuk membagikan dividen kas maksimum 30 persen dari laba komprehensif tahun
berjalan, dengan tidak mengabaikan tingkat kesehatan keuangan Perusahaan dan tanpa mengurangi
hak dari RUPS Perusahaan untuk menentukan lain sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar
Perusahaan. Pembagian dividen kas dilakukan dengan mempertimbangkan beberapa faktor, antara
lain jumlah laba ditahan, kinerja operasional dan keuangan, kondisi keuangan, kondisi likuiditas,
prospek bisnis di masa yang akan datang, kebutuhan kas, peluang bisnis dan kepatuhan terhadap
hukum dan peraturan yang berlaku serta faktor lain yang dianggap relevan oleh Direksi. Tidak terdapat
jaminan bahwa Perusahaan akan mampu membayar dividen kas atau akan membayar dividen saham
atau keduanya di masa yang akan datang. Dividen kas akan dibayarkan dalam Rupiah, pemegang
saham pada recording date akan memperoleh hak atas dividen kas dalam jumlah penuh dan
dikenakan pajak penghasilan yang berlaku dalam ketentuan perpajakan di Indonesia. Dividen kas yang
diterima oleh pemegang saham dari luar Indonesia akan dikenakan pajak penghasilan sesuai dengan
ketentuan perpajakan di Indonesia.
Pelaporan segmen Sebuah segmen operasi adalah suatu komponen dari entitas: ? yang terlihat dalam aktivitas bisnis Segment reporting
yang memperoleh pendapatan dan menimbulkan beban (termasuk pendapatan dan beban yang terkait
dengan transaksidengan komponen lain dari entitas yang sama); ? hasil operasinya dikaji ulang secara
berkala oleh kepala operasional untuk pembuatan keputusan tentang sumber daya yang dialokasikan
pada segmen tersebut dan menilai kinerjanya; dan ? tersedia informasi keuangan yang dapat
dipisahkan. Perusahaan menyajikan segmen operasi berdasarkan informasi keuangan yang digunakan
oleh pengambil keputusan operasional dalam mengevaluasi kinerja segmen dan menentukan alokasi
sumber daya yang dimilikinya. Segmetasi berdasarkan aktivitas dari setiap kegiatan operasi entitas
legal di dalam Perusahaan.
Instrumen keuangan derivatif NA Derivative financial instruments
Penerapan standar akutansi baru Berikut ini PSAK, amandemen dan penyesuaian PSAK yang telah diterbitkan oleh Dewan Standar The implementation of new statements of
Akuntansi Keuangan dari Ikatan Akuntan Indonesia untuk periode yang dimulai pada atau setelah 1 accounting standards
Januari 2020 yang terkait dengan Perusahaan, namun tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap
laporan keuangan Perusahaan secara keseluruhan: PSAK No. 71, ?Instrumen Keuangan? PSAK ini
mengatur perubahan persyaratan terkait instrumen keuangan seperti klasifikasi dan pengukuran,
termasuk model kerugian kredit ekspektasian untuk menhitung penurunan nilai pada aset keuangan,
dan akuntansi lindung nilai. PSAK ini berlaku efektif pada atau setelah 1 Januari 2020 dan penerapan
dini diperkenankan. PSAK No. 73, ?Sewa? PSAK ini merupakan adopsi dari IFRS 16 Leases yang
Page 18
menetapkan prinsip pengakuan, pengukuran, penyajian, dan pengungkapan sewa. Tujuannya adalah
untuk memastikan bahwa penyewa dan pesewa menyediakan informasi yang relevan yang
merepresentasikan dengan tepat transaksi tersebut. Informasi ini memberikan dasar bagi pengguna
laporan keuangan untuk menilai dampak transaksi sewa pada posisi keuangan, kinerja keuangan, dan
arus kas entitas. PSAK ini berlaku efektif pada atau setelah 1 Januari 2020 dan penerapan dini
diperkenankan untuk entitas yang juga telah menerapkan PSAK No. 72, Pendapatan dari Kontrak
dengan Pelanggan. Amandemen PSAK No. 15, ?Investasi pada Entitas Asosiasi dan Ventura Bersama
tentang Kepentingan Jangka Panjang pada Entitas Asosiasi dan Ventura Bersama? Amandemen
PSAK ini menambahkan paragraf 14A sehingga mengatur bahwa entitas juga menerapkan PSAK 71
atas instrumen keuangan pada entitas asosiasi atau ventura bersama di mana metode ekuitas tidak
diterapkan. Hal ini termasuk kepentingan jangka panjang yang secara substansi membentuk bagian
investasi neto entitas pada entitas asosiasi atau ventura bersama sebagaimana dimaksud dalam PSAK
15 paragraf 38. Amandemen ini berlaku efektif pada atau setelah 1 Januari 2020 dan penerapan dini
diperkenankan. Amandemen PSAK No. 71, ?Instrumen Keuangan tentang Fitur Percepatan Pelunasan
dengan Kompensasi Negatif? Amandemen PSAK ini mengamandemen paragraf PP4.1.11(b) dan
PP4.1.12(b), dan menambahkan paragraf PP4.1.12A sehingga mengatur bahwa aset keuangan
dengan fitur percepatan pelunasan yang dapat menghasilkan kompensasi negatif memenuhi kualifikasi
sebagai arus kas kontraktual yang berasal semata dari pembayaran pokok dan bunga dari jumlah
pokok terutang yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau nilai wajar melalui penghasilan
komprehensif lain. Amandemen ini berlaku efektif pada atau setelah 1 Januari 2020 dan penerapan
dini diperkenankan. ISAK 35, ?Penyajian Laporan Keuangan? Interpretasi ini mengatur penyajian
laporan keuangan untuk entitas yang tidak berorientasi laba. ISAK ini berlaku efektif pada atau setelah
1 Januari 2020 dan penerapan dini diperkenankan. PSAK No. 22 (Amandemen 2019), "Kombinasi
Bisnis tentang Definisi Bisnis" Amandemen ini yang diadopsi dari Amandemen IFRS 3 Kombinasi
Usaha: Definisi dari Usaha merupakan hasil dari joint project antara International Accounting Standards
Board (IASB) dan US Financial Accounting Standards Board (FASB). Amandemen ini mengklarifikasi
definisi bisnis dengan tujuan untuk membantu entitas dalam menentukan apakah suatu transaksi
seharusnya dicatat sebagai kombinasi atau akuisisi aset. PSAK ini berlaku efektif pada atau setelah 1
Januari 2020 dan penerapan dini diperkenankan.
Kombinasi bisnis NA Business combination
Penentuan nilai wajar NA Determination of fair value
Transaksi dan saldo dalam mata uang asing Transaksi dalam mata uang asing dicatat dalam Dolar AS berdasarkan kurs yang berlaku pada saat Foreign currency transactions and balances
transaksi dilakukan. Pada tanggal pelaporan, aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing
dijabarkan sesuai dengan rata-rata kurs jual dan beli yang diterbitkan oleh Bank Indonesia pada
tanggal transaksi perbankan terakhir untuk tahun/periode yang bersangkutan, dan laba atau rugi kurs
yang timbul, dikreditkan atau dibebankan pada operasi periode kini.
Page 19
Efek-efek NA Securities Investasi jangka pendek NA Short-term investment Aset hak guna NA Right of use assets Properti investasi NA Investment properties Goodwill NA Goodwill Investasi pada entitas asosiasi Na Investment in associates Aset takberwujud NA Intangible assets Beban dibayar dimuka Beban dibayar di muka dibebankan sesuai masa manfaat masing-masing beban yang bersangkutan Prepaid expenses
Page 20
dengan menggunakan metode garus lurus.
Piutang dan utang asuransi NA Insurance receivables and payables
Piutang pembiayaan konsumen NA Consumer financing receivables
Aset konsesi NA Concession assets
Liabilitas atas kontrak NA Contract liabilities
Simpanan nasabah dan simpanan dari bank lain NA Deposits from customers and deposits from
other banks
Obligasi subordinasi NA Subordinated bonds
Efek-efek yang dibeli dengan janji dibeli kembali NA Securities purchased under resell agreements
Page 21
Saham treasuri NA Treasury stock
Modal saham NA Share capital
Pengaturan pembayaran berbasis saham NA Share-based payment arrangement
Biaya emisi efek ekuitas NA Stock issuance cost
Instrumen keuangan Mulai tanggal 1 Januari 2020, Perusahaan melakukan penerapan PSAK 71, yang mensyaratkan Financial instruments
pengaturan instrumen keuangan terkait klasifikasi dan pengukuran, penurunan nilai atas instrumen
aset keuangan dan akuntansi lindung nilai. Perusahaan mengklasifikasikan aset keuangannya dalam
kategori: (i) aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi atau melalui
penghasilan komprehensif lain, (ii) aset keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi. Klasifikasi
dan pengukuran aset keuangan harus didasarkan pada bisnis model dan arus kas kontraktual - apakah
semata dari pembayaran pokok dan bunga. Manajemen menentukan klasifikasi aset keuangan
tersebut pada pengakuan awal dan tidak bisa melakukan perubahan setelah penerapan awal tersebut.
Pada tanggal 30 Juni 2022, Perusahaan memiliki aset keuangan yang diukur pada nilai wajar dan aset
yang diukur dengan biaya diamortisasi. Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar adalah aset
derivatif dan aset keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi adalah kas dan setara kas, piutang
usaha, aset keuangan lancar lainnya, serta jaminan deposit yang dicatat pada aset tidak lancar
lainnya. Aset keuangan diklasifikasikan sebagai aset lancar, jika jatuh tempo dalam waktu 12 bulan,
jika tidak maka aset keuangan ini diklasifikasikan sebagai aset tidak lancar. Aset keuangan yang diukur
dengan biaya diamortiasi pada awalnya diakui sebesar nilai wajarnya ditambah dengan biaya-biaya
transaksi dan selanjutnya diukur pada biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode
suku bunga efektif. Pada setiap periode pelaporan, Perusahaan menilai apakah risiko kredit dari
instrumen keuangan telah meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal. Ketika melakukan
Page 22
penilaian, Perusahaan menggunakan perubahan atas risiko gagal bayar yang terjadi sepanjang
perkiraan usia instrumen keuangan daripada perubahan atas jumlah kerugian kredit ekspektasian.
Dalam melakukan penilaian, Perusahaan membandingkan antara risiko gagal bayar yang terjadi atas
instrumen keuangan pada saat periode pelaporan dengan risiko gagal bayar yang terjadi atas
instrumen keuangan pada saat pengakuan awal dan mempertimbangkan kewajaran serta ketersediaan
informasi, yang tersedia tanpa biaya atau usaha pada saat tanggal pelaporan terkait dengan kejadian
masa lalu, kondisi terkini dan perkiraan atas kondisi ekonomi di masa depan, yang mengindikasikan
kenaikan risiko kredit sejak pengakuan awal. Perusahaan menerapkan metode yang disederhanakan
untuk mengukur kerugian kredit ekspektasian tersebut terhadap piutang usaha, piutang lain-lain,
investasi bersih dalam sewa pembiayaan dan aset kontrak tanpa komponen pendanaan yang
signifikan. Liabilitas Keuangan Tidak terdapat perubahan dalam klasifikasi dan pengukuran liabilitas
keuangan. Liabilitas keuangan dalam lingkup PSAK 71 diklasifikasikan sebagai berikut: (i) liabilitas
keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi, (ii) liabilitas keuangan yang diukur dengan nilai wajar
melalui laba rugi atau melalui penghasilan komprehensif lain. Perusahaan menentukan klasifikasi
liabilitas keuangan mereka pada saat pengakuan awal. Perusahaan memiliki liabilitas keuangan yang
diklasifikasikan dalam liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi. Seluruh
liabilitas keuangan diakui pada awalnya sebesar nilai wajar dan, dalam hal pinjaman dan utang,
termasuk biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung dan selanjutnya diukur pada biaya
perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif. Amortisasi suku bunga
efektif termasuk di dalam biaya keuangan dalam laporan laba rugi interim. Liabilitas keuangan yang
diukur pada biaya perolehan diamortisasi antara lain utang usaha dan utang lain-lain, beban yang
masih harus dibayar, pinjaman, sukuk ijarah, utang obligasi dan liabilitas sewa. Liabilitas keuangan
diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka panjang jika jatuh tempo melebihi 12 bulan dan sebagai
liabilitas jangka pendek jika jatuh tempo yang tersisa kurang dari 12 bulan. Penghentian Pengakuan
Aset dan Liabilitas Keuangan Perusahaan menghentikan pengakuan aset keuangan jika dan hanya jika
hak kontraktual atas arus kas yang berasal dari aset berakhir, atau Perusahaan mentransfer aset
keuangan dan secara substansial mentransfer seluruh risiko dan manfaat atas kepemilikan aset
kepada entitas lain. Jika Perusahaan tidak mentransfer serta tidak memiliki secara substansial atas
seluruh risiko dan manfaat kepemilikan serta masih mengendalikan aset yang ditransfer, maka
Perusahaan mengakui keterlibatan berkelanjutan atas aset yang ditransfer dan liabilitas terkait sebesar
jumlah yang mungkin harus dibayar. Jika Perusahaan memiliki secara substansial seluruh risiko dan
manfaat kepemilikan aset keuangan yang ditransfer, Perusahaan masih mengakui aset keuangan dan
juga mengakui pinjaman yang dijamin sebesar pinjaman yang diperoleh. Perusahaan menghentikan
pengakuan liabilitas keuangan, jika dan hanya jika, liabilitas Perusahaan telah dilepaskan, dibatalkan
atau kadaluarsa. Saling Hapus antar Instrumen Keuangan Aset keuangan dan liabilitas keuangan
disajikan secara saling hapus dan nilai bersihnya disajikan di dalam laporan posisi keuangan jika
terdapat hak yang berkekuatan hukum untuk melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui
tersebut dan ada niat untuk menyelesaikan secara neto, atau merealisasikan aset dan menyelesaikan
liabilitas secara simultan. Pendapatan diakui berdasarkan suku bunga efektif untuk instrumen
keuangan selain dari instrumen keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi.
Aset tidak lancar yang diklasifikasikan sebagai NA Non-current assets classified as held for sale
dimiliki untuk dijual
Page 23
Peristiwa setelah tanggal periode pelaporan Peristiwa setelah akhir tahun yang memerlukan penyesuaian dan menyediakan informasi tambahan Events after reporting period
tentang posisi Perusahaan pada tanggal pelaporan (adjusting event) tercermin dalam laporan
keuangan. Peristiwa setelah pelaporan yang tidak memerlukan penyesuaian, diungkapkan dalam
laporan keuangan apabila material.
Penerapan standar akuntansi baru Berikut ini PSAK, amandemen dan penyesuaian PSAK yang telah diterbitkan oleh Dewan Standar Adoption of new accounting standards
Akuntansi Keuangan dari Ikatan Akuntan Indonesia untuk periode yang dimulai pada atau setelah 1
Januari 2020 yang terkait dengan Perusahaan, namun tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap
laporan keuangan Perusahaan secara keseluruhan: PSAK No. 71, ?Instrumen Keuangan? PSAK ini
mengatur perubahan persyaratan terkait instrumen keuangan seperti klasifikasi dan pengukuran,
termasuk model kerugian kredit ekspektasian untuk menhitung penurunan nilai pada aset keuangan,
dan akuntansi lindung nilai. PSAK ini berlaku efektif pada atau setelah 1 Januari 2020 dan penerapan
dini diperkenankan. PSAK No. 73, ?Sewa? PSAK ini merupakan adopsi dari IFRS 16 Leases yang
menetapkan prinsip pengakuan, pengukuran, penyajian, dan pengungkapan sewa. Tujuannya adalah
untuk memastikan bahwa penyewa dan pesewa menyediakan informasi yang relevan yang
merepresentasikan dengan tepat transaksi tersebut. Informasi ini memberikan dasar bagi pengguna
laporan keuangan untuk menilai dampak transaksi sewa pada posisi keuangan, kinerja keuangan, dan
arus kas entitas. PSAK ini berlaku efektif pada atau setelah 1 Januari 2020 dan penerapan dini
diperkenankan untuk entitas yang juga telah menerapkan PSAK No. 72, Pendapatan dari Kontrak
dengan Pelanggan. Amandemen PSAK No. 15, ?Investasi pada Entitas Asosiasi dan Ventura Bersama
tentang Kepentingan Jangka Panjang pada Entitas Asosiasi dan Ventura Bersama? Amandemen
PSAK ini menambahkan paragraf 14A sehingga mengatur bahwa entitas juga menerapkan PSAK 71
atas instrumen keuangan pada entitas asosiasi atau ventura bersama di mana metode ekuitas tidak
diterapkan. Hal ini termasuk kepentingan jangka panjang yang secara substansi membentuk bagian
investasi neto entitas pada entitas asosiasi atau ventura bersama sebagaimana dimaksud dalam PSAK
15 paragraf 38. Amandemen ini berlaku efektif pada atau setelah 1 Januari 2020 dan penerapan dini
diperkenankan. Amandemen PSAK No. 71, ?Instrumen Keuangan tentang Fitur Percepatan Pelunasan
dengan Kompensasi Negatif? Amandemen PSAK ini mengamandemen paragraf PP4.1.11(b) dan
PP4.1.12(b), dan menambahkan paragraf PP4.1.12A sehingga mengatur bahwa aset keuangan
dengan fitur percepatan pelunasan yang dapat menghasilkan kompensasi negatif memenuhi kualifikasi
sebagai arus kas kontraktual yang berasal semata dari pembayaran pokok dan bunga dari jumlah
pokok terutang yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau nilai wajar melalui penghasilan
komprehensif lain. Amandemen ini berlaku efektif pada atau setelah 1 Januari 2020 dan penerapan
dini diperkenankan. ISAK 35, ?Penyajian Laporan Keuangan? Interpretasi ini mengatur penyajian
laporan keuangan untuk entitas yang tidak berorientasi laba. ISAK ini berlaku efektif pada atau setelah
1 Januari 2020 dan penerapan dini diperkenankan. PSAK No. 22 (Amandemen 2019), "Kombinasi
Bisnis tentang Definisi Bisnis" Amandemen ini yang diadopsi dari Amandemen IFRS 3 Kombinasi
Usaha: Definisi dari Usaha merupakan hasil dari joint project antara International Accounting Standards
Board (IASB) dan US Financial Accounting Standards Board (FASB). Amandemen ini mengklarifikasi
definisi bisnis dengan tujuan untuk membantu entitas dalam menentukan apakah suatu transaksi
seharusnya dicatat sebagai kombinasi atau akuisisi aset. PSAK ini berlaku efektif pada atau setelah 1
Januari 2020 dan penerapan dini diperkenankan.
Standar akuntansi yang telah disahkan namun NA Accounting standards issued but not yet
belum berlaku efektif effective
Page 24
Utang pembiayaan konsumen NA Consumer financing liabilities
Page 25
[3611000] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement - Infrastructure Industry - Current Year
30 June 2023
Aset tetap Property, plant, and equipment
Aset tetap, awal periode Penambahan aset tetap Aset tetap, akhir periode
Property, plant, and Addition in property, plant, Property, plant, and
equipment, beginning period and equipment equipment, end period
Nilai perolehan, kotor Perabot dan peralatan kantor, Furniture and office equipment, Carrying amount, gross
79,041 79,041
dimiliki langsung directly owned
Kendaraan bermotor, dimiliki Motor vehicle, directly owned
7,008 7,008
langsung
Kapal, dimiliki langsung 70,334,387 70,334,387 Vessels, directly owned
Dimiliki langsung 70,420,436 70,420,436 Directly owned
Aset tetap Property, plant, and
70,420,436 70,420,436
equipment
Akumulasi depresiasi Perabot dan peralatan kantor, Furniture and office equipment, Carrying amount, accumulated
78,177 467 78,644
dimiliki langsung directly owned depreciation
Kendaraan bermotor, dimiliki Motor vehicle, directly owned
1,460 1,752 3,212
langsung
Kapal, dimiliki langsung 53,531,130 3,718,454 57,249,584 Vessels, directly owned
Dimiliki langsung 53,610,767 3,720,673 57,331,440 Directly owned
Aset tetap Property, plant, and
53,610,767 3,720,673 57,331,440
equipment
Nilai perolehan Aset tetap Property, plant, and Carrying amount
16,809,669 13,088,996
equipment
Page 26
[3611000] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement - Infrastructure Industry - Prior Year
30 June 2022
Aset tetap Property, plant, and equipment
Aset tetap, awal periode Penambahan aset tetap Pengurangan aset tetap Aset tetap, akhir periode
Property, plant, and
Addition in property, plant, Disposals in property, Property, plant, and
equipment, beginning
and equipment plant, and equipment equipment, end period
period
Nilai perolehan, kotor Perabot dan peralatan Furniture and office Carrying amount, gross
79,041 79,041
kantor, dimiliki langsung equipment, directly owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
7,008 7,008
dimiliki langsung owned
Kapal, dimiliki langsung 75,992,065 236,950 ( 5,894,628 ) 70,334,387 Vessels, directly owned
Dimiliki langsung 76,071,106 243,958 ( 5,894,628 ) 70,420,436 Directly owned
Aset tetap Property, plant, and
76,071,106 243,958 ( 5,894,628 ) 70,420,436
equipment
Akumulasi depresiasi Perabot dan peralatan Furniture and office Carrying amount,
77,056 1,121 78,177
kantor, dimiliki langsung equipment, directly owned accumulated depreciation
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
1,460 1,460
dimiliki langsung owned
Kapal, dimiliki langsung 54,072,109 4,006,378 ( 4,547,357 ) 53,531,130 Vessels, directly owned
Dimiliki langsung 54,149,165 4,008,959 ( 4,547,357 ) 53,610,767 Directly owned
Aset tetap Property, plant, and
54,149,165 4,008,959 ( 4,547,357 ) 53,610,767
equipment
Nilai perolehan Aset tetap Property, plant, and Carrying amount
21,921,941 16,809,669
equipment
Page 27
[3611100] Disclosure of Notes to the financial statements - Property, Plant and Equipment - Infrastructure Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas aset tetap Seluruh aset tetap awalnya diakui sebesar biaya perolehan, yang terdiri atas harga perolehan dan Disclosure of notes for property, plant and
biaya-biaya tambahan yang dapat diatribusikan langsung untuk membawa aset ke lokasi dan kondisi equipment
yang diinginkan supaya aset tersebut siap digunakan sesuai dengan maksud manajemen. Setelah
pengakuan awal aset tetap dinyatakan sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan
rugi penurunan nilai. Biaya perolehan termasuk biaya penggantian bagian aset tetap saat biaya
tersebut terjadi, jika memenuhi kriteria pengakuan. Selanjutnya, pada saat inspeksi yang signifikan
dilakukan, biaya inspeksi itu diakui ke dalam jumlah tercatat (?carrying amount?) aset tetap sebagai
suatu penggantian jika memenuhi kriteria pengakuan. Semua biaya pemeliharaan dan perbaikan yang
tidak memenuhi kriteria pengakuan diakui dalam laba rugi ketika terjadi. Kapal Perusahaan mengalami
docking dan biaya docking kapal (vessel dry-docking costs) tersebut dikapitalisasi sepanjang
pengeluarannya dapat menunjukkan peningkatan manfaat ekonomis mendatang kapal. Kapitalisasi
biaya tersebut dicatat sebagai bagian dari akun aset tidak lancar lainnya, dan diamortisasi selama
periode hingga jadwal docking berikutnya. Jumlah biaya docking terdahulu yang tersisa, jika ada,
dihentikan pengakuannya, dan dibebankan ke laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
periode berjalan. Suku cadang utama dan peralatan siap pakai diklasifikasikan sebagai aset tetap bila
diperkirakan akan digunakan dalam operasi selama lebih dari satu tahun. Penyusutan dihitung dengan
menggunakan metode garis lurus selama estimasi umur manfaat aset tetap sebagai berikut: -
Kendaraan Laut : 15-20 tahun - Bangunan : 5-20 tahun - Perabotan dan peralatan kantor : 4-8 tahun -
Kendaraan : 8 tahun Jumlah tercatat aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau
saat tidak ada manfaat ekonomis masa depan yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya.
Keuntungan atau kerugian yang timbul dari penghentian pengakuan aset tetap (dihitung sebagai
perbedaan antara jumlah neto hasil pelepasan dan jumlah tercatat aset tetap) diakui dalam laporan
laba rugi dan penghasilan komprehensif lain pada periode aset tersebut dihentikan pengakuannya.
Biaya konstruksi kapal dikapitalisasi sebagai aset dalam penyelesaian. Penyusutan aset dimulai pada
saat aset tersebut siap untuk digunakan, yaitu pada saat aset tersebut berada pada lokasi dan kondisi
yang diinginkan agar siap digunakan sesuai dengan keinginan dan maksud manajemen. Nilai residu,
umur manfaat dan metode penyusutan aset tetap ditelaah kembali, dan jika diperlukan disesuaikan
secara prospektif, pada masing-masing tahun. Biaya pinjaman diatribusikan secara langsung dengan
perolehan, konstruksi atau pembuatan aset kualifikasian dikapitalisasi sebagai bagian biaya perolehan
aset tersebut. Kapitalisasi biaya pinjaman dihentikan ketika aset kualifikasian telah selesai dan siap
digunakan. Aset dalam penyelesaian dinyatakan sebesar biaya perolehan dan tidak disusutkan,
kemudian akan dipindahkan ke masing-masing aset tetap yang bersangkutan pada saat selesai secara
substansial dan siap digunakan.
Page 28
[3616000] Notes to the financial statements - Revenue By Parties -
Infrastructure Industry
Catatan untuk pendapatan berdasarkan Notes for revenue by parties
pihak
30 June 2023 30 June 2022
Penjualan dan Penjualan dan
Nama pihak
pendapatan usaha pendapatan usaha
Party name Sales and revenue Sales and revenue
Pihak berelasi 1 PT Awak Samudera Related party 1
2,223,843 1,780,777
Transportasi
Pihak berelasi 2 PT Agus Suta Line 17,121 14,519 Related party 2
Pihak berelasi 2,240,964 1,795,296 Related parties
Pihak ketiga 1 PT Gemini Libra Third party 1
161,086 114,701
Nusantara
Pihak ketiga 2 PT Sarana Global Third party 2
169,031
Indonesia
Pihak ketiga 3 PT Meindo Elang Third party 3
49,331 24,081
Indah
Pihak ketiga 4 PT Merano Karya Third party 4
420,159
Abadi
Pihak ketiga 5 PT PELAYARAN Third party 5
TELUK BAJAU 107,224 53,715
LESTARI
Pihak ketiga 6 PT Barge Jaya Third party 6
415,006
Arnawama
Pihak ketiga 7 PT Bayu Maritim Third party 7
229,810
Berkah
Pihak ketiga 8 PT Super Supply Third party 8
45,346
Chain
Pihak ketiga 9 PT Hafar Daya Third party 9
103,223
Konstruksi
Pihak ketiga 10 PT Fabilla Offshore Third party 10
227,857
Shipping
Pihak ketiga lainnya Lainnya 125,515 373,915 Other third parties
Pihak ketiga 1,363,426 1,256,574 Third parties
Tipe pihak 3,604,390 3,051,870 Type of parties
Page 29
[3616100] Disclosure of Notes to the financial statements - Revenue - Infrastructure Industry
Page 30
[3619000] Notes to the financial statements - Revenue With Value More Than
10% - Infrastructure Industry
Catatan untuk pendapatan lebih dari 10% Note for revenue with value
more than 10%
30 June 2023 30 June 2022
Penjualan dan Penjualan dan
Nama pihak
pendapatan usaha pendapatan usaha
Party name Sales and revenue Sales and revenue
Pihak 1 PT Barge Jaya Party 1
415,006
Arnawama
Pihak 2 PT Awak Party 2
Samudera 2,223,843 1,780,777
Transportasi
Pihak dengan Party with revenue
pendapatan lebih dari 2,223,843 2,195,783 more than 10%
10%
Page 31
[3620100] Notes to the financial statements - Trade receivables, by currency - Infrastructure Industry
Piutang usaha berdasarkan mata uang Trade receivables by currency
30 June 2023 30 June 2022
Penyisihan Penyisihan
Piutang usaha, kotor penurunan nilai Piutang usaha Piutang usaha, kotor penurunan nilai Piutang usaha
piutang usaha piutang usaha
Allowance for Allowance for
Trade receivables, Trade receivables,
impairment of trade Trade receivables impairment of trade Trade receivables
gross gross
receivables receivables
Pihak ketiga IDR 1,559,833 1,589,989 IDR Third party
SGD 1,244 1,211 SGD
USD 4,779,059 4,937,813 USD
Mata uang 6,340,136 ( 5,698,609 ) 641,527 6,529,013 ( 5,431,325 ) 1,097,688 Currency
Pihak berelasi IDR 668,055 656,687 IDR Related party
Mata uang 668,055 ( 302,588 ) 365,467 656,687 ( 157,353 ) 499,334 Currency
Page 32
[3620200] Notes to the financial statements - Trade receivables, by aging - Infrastructure Industry
Piutang usaha berdasarkan umur Trade receivables by aging
30 June 2023 30 June 2022
Penyisihan Penyisihan
Piutang usaha, kotor penurunan nilai Piutang usaha Piutang usaha, kotor penurunan nilai Piutang usaha
piutang usaha piutang usaha
Allowance for Allowance for
Trade receivables, Trade receivables,
impairment of trade Trade receivables impairment of trade Trade receivables
gross gross
receivables receivables
Belum jatuh tempo Umur 120,361 5,706 Aging Not yet due
Telah jatuh tempo 1 - 30 hari 20,610 57,828 1 - 30 days Overdue
1 - 60 hari 17,286 3,334 1 - 60 days
1 - 90 hari 13,603 59,622 1 - 90 days
Lebih dari 90 hari 6,836,331 7,059,210 More than 90 days
Umur 6,887,830 7,179,994 Aging
Jatuh tempo Umur 7,008,191 ( 6,001,197 ) 1,006,994 7,185,700 ( 5,588,678 ) 1,597,022 Aging Due status
Page 33
[3620300] Notes to the financial statements - Trade receivables, by list of counterparty - Infrastructure Industry
Rincian piutang usaha berdasarkan rincian pihak Trade receivables by list of counterparty
30 June 2023 30 June 2022
Penyisihan Penyisihan
Nama pihak, piutang Piutang usaha, Piutang usaha,
penurunan nilai Piutang usaha penurunan nilai Piutang usaha
usaha kotor kotor
piutang usaha piutang usaha
Allowance for Allowance for
Counterparty name, Trade receivables, Trade receivables,
impairment of trade Trade receivables impairment of trade Trade receivables
trade receivables gross gross
receivables receivables
Pihak ketiga Pihak 1 PT Hai Yin 3,985,316 4,148,021 Rank 1, counterparty Third party
Pihak 2 PT Linnus Marine 703,758 703,758 Rank 2, counterparty
Pihak 3 PT Aneka Rank 3, counterparty
247,349 250,314
Samudera Lintas
Pihak 4 PT Takari Raya 143,284 259,496 Rank 4, counterparty
Pihak 5 PT Samudera Rank 5, counterparty
144,078 144,078
Biru Nusantara
Pihak 6 PT Barakomindo Rank 6, counterparty
139,896 141,573
Shipping
Pihak 7 PT Asmin Rank 7, counterparty
115,131 115,544
Koalindo Tuhup
Pihak 8 PT Westerngeco Rank 8, counterparty
83,617 83,617
Indonesia
Pihak 9 PT Nusantara Rank 9, counterparty
77,021 78,126
Marine Pacific
Pihak 10 PT Surya Bahau Rank 10, counterparty
58,761 58,766
Mandiri
Pihak lainnya Lain-lain 641,925 545,720 Others, counterparty
Rincian pihak 6,340,136 ( 5,698,609 ) 641,527 6,529,013 ( 5,431,325 ) 1,097,688 List of counterparty
Pihak berelasi Pihak 1 PT Agus Suta Rank 1, counterparty Related party
652,031 640,471
Line
Pihak 2 PT Anugrah Rank 2, counterparty
Semesta 15,666 15,853
Langgeng
Pihak 3 PT Cipta Rank 3, counterparty
358 363
Nusantara Abadi
Rincian pihak 668,055 ( 302,588 ) 365,467 656,687 ( 157,353 ) 499,334 List of counterparty
Page 34
Page 35
[3621000] Disclosure of Notes to the financial statements - Trade Receivables - Infrastructure Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas piutang usaha Piutang usaha disajikan dalam jumlah bersih setelah dikurangi cadangan kerugian penurunan nilai Disclosure of notes for trade receivables
piutang usaha. Kebijakan akuntansi untuk cadangan kerugian penurunan nilai dijabarkan dalam
Catatan 2l.
Page 36
[3630000] Notes to the financial statements - Inventories - Infrastucture Industry
Page 37
[3632000] Disclosure of Notes to the financial statements - Inventories - Infrastructure Industry
Page 38
[3640100] Notes to the financial statements - Trade Payable, by currency - Infrastructure Industry
Utang usaha berdasarkan mata uang Trade payables by currency
30 June 2023 30 June 2022
Utang usaha Utang usaha
Trade payables Trade payables
Pihak ketiga IDR 991,572 961,878 IDR Third party
EUR 10,668 10,298 EUR
SGD 26,091 25,396 SGD
USD 701,903 497,751 USD
Mata uang 1,730,234 1,495,323 Currency
Page 39
[3640200] Notes to the financial statements - Trade Payable, by aging - Infrastructure Industry
Utang usaha berdasarkan umur Trade payables by aging
30 June 2023 30 June 2022
Utang usaha Utang usaha
Trade payables Trade payables
Belum jatuh tempo Umur 32,310 Aging Not yet due
Telah jatuh tempo 1 - 60 hari 72,660 78,133 1 - 60 days Overdue
Lebih dari 90 hari 1,625,264 1,417,190 More than 90 days
Umur 1,697,924 1,495,323 Aging
Jatuh tempo Umur 1,730,234 1,495,323 Aging Due status
Page 40
[3640300] Notes to the financial statements - Trade Payable, by list of counterparty - Infrastructure Industry
Rincian utang usaha berdasarkan rincian pihak Trade payables by list of counterparty
30 June 2023 30 June 2022
Nama pihak, utang usaha Utang usaha Utang usaha
Counterparty name, trade
Trade payables Trade payables
payables
Pihak ketiga Pihak 1 PT Trimanunggal Rank 1, counterparty Third party
444,695 450,026
Nugraha
Pihak 2 PT Titian Mahakam 293,223 293,245 Rank 2, counterparty
Pihak 3 PT Asuransi Jasa Rank 3, counterparty
160,275 162,197
Indonesia
Pihak 4 L.C.H Lockton Pte., Ltd. Rank 4, counterparty
(dahulu L.C.H (S) Pte., 283,527 77,413
Ltd)
Pihak 5 PT Asuransi Asei Rank 5, counterparty
62,460 63,209
Indonesia
Pihak 6 PT Intercoastal Rank 6, counterparty
58,856 58,856
Indonesia
Pihak 7 CV Maritim Corporation 40,656 41,144 Rank 7, counterparty
Pihak 8 Alorinda Shipping 35,310 35,733 Rank 8, counterparty
Pihak 9 Lain-lain (saldo di Rank 9, counterparty
351,232 313,500
bawah AS$30.000)
Rincian pihak 1,730,234 1,495,323 List of counterparty
Page 41
[3641000] Disclosure of Notes to the financial statements - Trade Payables - Infrastructure Industry
Page 42
[3670000] Notes to the financial statements - Cost of Good Sold -
Infrastructure Industry
Beban pokok penjualan Cost of good sold
30 June 2023 30 June 2022
Upah, tenaga kerja langsung 575,859 721,776 Wages and direct labor
Amortisasi 80,090 176,484 Amortization
Depresiasi 3,718,454 4,006,378 Depreciation
Perbaikan dan pemeliharaan 1,262,951 606,424 Repairs and maintenance
Beban utilitas 328,760 308,124 Utilities expense
Beban bahan bakar 383,054 174,246 Fuel expenses
Jumlah biaya produksi 6,349,168 5,993,432 Total production cost
Harga pokok produksi 6,349,168 5,993,432 Cost of goods manufactured
Beban pokok penjualan dan Cost of sales and revenue
6,349,168 5,993,432
pendapatan
Page 43
[3671000] Disclosure of Notes to the financial statements - Cost of Goods Sold - Infrastructure Industry
Page 44
[3691000a] Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans - Infrastructure Industry
Page 45
[3691100] Disclosure of Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans - Infrastructure Industry
Page 46
[3692000] Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans Interest Information - Infrastructure Industry
Page 47
[3693000] Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans - Infrastructure Industry
Catatan utang bank jangka pendek Notes for short-term bank loans
30 June 2023 30 June 2022
Utang bank jangka Utang bank jangka
Utang bank jangka Utang bank jangka
pendek, nilai dalam pendek, nilai dalam
pendek pendek
mata uang asing mata uang asing
Short-term bank loan, Short-term bank loan,
amount in foreign Short term bank loans amount in foreign Short term bank loans
currency currency
Bank Mandiri (Persero) Tbk USD 1,500,000 USD Bank Mandiri (Persero) Tbk
Mata uang 1,500,000 Currency
Page 48
[3693100] Disclosure of Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans - Infrastructure Industry
Page 49
[3696000] Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans Interest Information - Infrastructure Industry
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.
Other files in this announcement 8
CANI_Perubahan lbh dari 20 persen_30 Jun 23.pdf
dead
inlineXBRL.zip
done
instance.zip
done
CANI 0623_SPD.pdf
dead
FinancialStatement-2022-Tahunan-CANI.xlsx
done