Back to announcement
KI Atas Perubahan pada Pos Total Aset PT MML TBK.pdf
Financial statement Text extracted PIPASource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 4
Page 1
Tangerang, 23 Juni 20263 sjiejtiritrth
Nomor : 023/MML-Corsec/VI/2026
Lampiran : -
Kepada Yth :
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal,
Otoritas Jasa Keuangan
Gedung Soemitro Djojohadikusumo, Lantai 2
Jl. Lapangan Banteng Timur 2-4 Jakarta 10710
Up./Attention: Direktur Penilaian Keuangan Perusahaan
Kepada Yth :
PT Bursa Efek Indonesia
Gedung Bursa Efek Indonesia Tower I, Lantai 6
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53 Jakarta 12190
Up./Attention: Kepala Divisi Penilaian Perusahaan 3
Perihal: Keterbukaan Informasi Atas Perubahan pada Pos Total Aset dan Total
Liabilitas dalam Laporan Keuangan Konsolidasian Perusahaan untuk Tahun
yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2025.
Dengan Hormat,
Untuk memenuhi ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 29/POJK.04/2016 tentang
Laporan Tahunan Emiten atau Perusahaan Publik serta Peraturan Bursa Efek Indonesia Nomor
X-K-1 tentang Keterbukaan Informasi yang Harus Segera Diumumkan Kepada Publik, PT Multi
Makmur Lemindo Tbk (“Perseroan”) bersama ini menyampaikan penjelasan terkait perubahan
signifikan (fluktuasi lebih dari 20%) pada pos Total Aset dan Total Liabilitas dalam Laporan
Keuangan Konsolidasian Audit Perseroan untuk periode yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2025.
Adapun rincian perubahan serta faktor-faktor utama yang memengaruhi pos-pos laporan
keuangan tersebut dapat dilihat secara mendalam pada Lampiran surat keterbukaan informasi
ini. Informasi yang kami sajikan telah mengacu secara akurat pada dokumen laporan keuangan
audit resmi perusahaan, yaitu Laporan Keuangan Tahun Buku 2025 Perseroan.
Demikian hal ini kami sampaikan, terima kasih atas perhatian dan kerjasamanya..
Hormat kami / Sincerely,
PT Multi Makmur Lemindo Tbk
Haerul Maelani
Sekretaris Perusahaan/Corporate Secretary
Tembusan :
1. Direksi Perseoan
Page 2
LAMPIRAN SURAT KETERBUKAAN INFORMASI
PT MULTI MAKMUR LEMINDO TBK
Nomor : 023/MML-Corsec/VI/2026
I. TABEL RINCIAN PERUBAHAN POS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
(Periode Audit 31 Desember 2025 dibandingkan dengan 31 Desember 2024)
Perubahan Naik / Persentase Perubahan
Pos Laporan Keuangan Saldo 31 Des 2025 (Rp) Saldo 31 Des 2024 (Rp)
(Turun) (Rp) (%)
TOTAL ASET 99.704.884.847 174.987.378.764 -75.282.493.917 -43,02%
TOTAL LIABILITAS 35.087.697.822 28.305.671.100 6.782.026.722 23,96%
II. FAKTOR-FAKTOR UTAMA PENYEBAB PERUBAHAN
Berdasarkan data audit yang bersumber dari dokumen Laporan Keuangan Tahun Buku 2025 Perseroan, faktor-faktor utama yang
memengaruhi perubahan signifikan pada masing-masing pos di atas adalah sebagai berikut:
A. Penjelasan Atas Penurunan Total Aset (-43,02%)
Penurunan Total Aset Konsolidasian Perseroan sebesar Rp75.282.493.917 terutama disebabkan oleh beberapa hal berikut:
1. Aset tidak lancar lain-lain pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 masing-masing sebesar Rp64.555.000.000 merupakan
dana hasil penawaran umum perdana (IPO) sejak tanggal 31 Maret 2023 yang penggunaannya belum dapat dijelaskan dengan
bukti dokumen yang cukup dan memadai sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan laporan penggunaan dana IPO sebagaimana
diungkapkan dalam prospektus awal Grup. Dengan alasan ketidakpraktisan tersebut, Manajemen Perusahaan memutuskan untuk
melakukan pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai (CKPN) atas saldo aset tersebut sebesar Rp64.554.999.999,-
sebagai bagian dari koreksi saldo awal laba ditahan pada laporan keuangan tahun 2025. Keputusan Manajemen atas
Pembentukan CKPN atas saldo aset tidak lancar lain lain tersebut menunjukan bahwa Manajemen melakukan langkah koreksi
dan konsolidasi dalam mempertahankan kelangsungan usaha Perusahaan. Selain itu, Manajemen akan mengambil langkah-
langkah yang diperlukan antara lain melakukan penyajian kembali laporan keuangan tahun 2023 dan 2024, dan Langkah-
langkah lainnya agar dapat memulihkan CKPN tersebut dengan tetap mematuhi semua aturan yang berlaku.
Page 3
2. Pos persediaan bersih turun dari Rp46.154.447.236 menjadi Rp35.178.570.947.
Persediaan dinyatakan sebesar nilai yang lebih rendah antara biaya perolehan atau nilai realisasi neto. Biaya perolehan
ditentukan dengan menggunakan metode rata-rata tertimbang. Grup membentuk cadangan kerugian penurunan nilai persediaan
berdasarkan estimasi bahwa tidak terdapat penggunaan masa depan dari persediaan tersebut, atau terdapat kemungkinan
persediaan tersebut menjadi usang. Manajemen berkeyakinan bahwa asumsi-asumsi yang digunakan dalam estimasi cadangan
kerugian penurunan nilai persediaan dalam laporan keuangan konsolidasian adalah tepat dan wajar, namun demikian, perubahan
signifikan dalam asumsi-asumsi tersebut dapat berdampak signifikan terhadap nilai tercatat persediaan dan jumlah beban
cadangan penurunan nilai persediaan, yang akhirnya akan berdampak pada hasil operasi Grup.
3. Terjadi penurunan piutang usaha pihak berelasi semula Rp1.426.556.615 pada tahun 2024 menjadi Nihil pada akhir tahun 2025.
Grup menelaah portofolio piutang usaha untuk mengevaluasi kerugian penurunan nilai setiap tanggal pelaporan. Grup
menentukan kerugian penurunan nilai piutang usaha dengan mempertimbangkan beberapa faktor, yaitu kesulitan keuangan yang
signifikan dari debitur, kemungkinan debitur mengalami pailit, reorganisasi keuangan yang dilakukan oleh debitur, wanprestasi
atau tunggakan pembayaran, serta perkiraan atas kondisi ekonomi. Penyisihan penurunan nilai dibuat berdasarkan estimasi
jumlah yang tidak dapat terpulihkan yang ditentukan dari rekam jejak tunggakan masa lalu dan risiko peningkatan kerugian
kredit ekspektasian di masa depan.
B. Penjelasan Atas Kenaikan Total Liabilitas (+23,96%)
Kenaikan Total Liabilitas Konsolidasian Perseroan sebesar Rp6.782.026.722 dipengaruhi oleh kombinasi faktor sebagai berikut:
1. Adanya penambahan saldo utang jangka pendek entitas anak (PT Indo Bangun Nusantara) kepada pemegang saham lainnya
sebesar Rp18.465.451.682 (posisi tahun 2024 adalah Nihil).
2. Kenaikan liabilitas di atas selain karena adanya penambahan dari pemegang saham juga adanya penurunan pinjaman rekening
koran (PRK) dari PT Bank Oke Indonesia Tbk yang berkurang dari Rp12.999.790.377 menjadi Rp3.996.011.217 sejalan
dengan penurunan pagu kredit perusahaan.
III. LANGKAH STRATEGIS MANAJEMEN BARU
Manajemen Perseroan dengan didukung oleh Pemegang Saham Pengendali berkomitmen untuk memperbaiki tata kelola dan
memperkuat posisi keuangan serta telah dan akan melakukan sejumlah langkah korporasi antara lain sebagai berikut:
1. Proses Penawaran Tender Wajib oleh Pengendali Baru telah selesai dilaksanakan dan hasilnya telah dilaporkan kepada Otoritas
Jasa Keuangan, dengan kepemilikan Pengendali Baru pada Perseroan tercatat sebesar 49,92%.
Page 4
2. Dalam pemanggilan RUPS LB tanggal 3 Juni 2026, Perusahaan akan menyelenggarakan RUPS LB pada tanggal 25 Juni 2026 dimana salah satu agendanya adalah memberikan persetujuan pemberian wewenang kepada Direksi untuk melakukan segala tindakan yang diperlukan dalam rangka persiapan penambahan modal dengan memberikan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD). 3. Perusahaan berencana untuk melakukan Aksi Korporasi ke arah yang lebih konkrit dengan melakukan proses uji tuntas serta penilaian independen. Rencana aksi korporasi tersebut berupa PMHMETD yang akan dilaksanakan pada tahun 2026. 4. Manajemen juga terus melakukan evaluasi dan penyesuaian terhadap struktur biaya operasional serta mengoptimalkan pengelolaan sumber daya yang dimiliki Perseroan guna menjaga likuiditas dan efisiensi usaha selama masa transisi. Manajemen meyakini bahwa langkah-langkah tersebut, bersama dengan dukungan dari pemegang saham pengendali baru serta rencana strategis yang sedang dipersiapkan, akan memberikan dasar yang memadai bagi Perseroan untuk mempertahankan kelangsungan usahanya dan memenuhi kewajiban yang jatuh tempo dalam kegiatan usaha normal.
Names mentioned 6 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Multi Makmur Lemindo Tbk
p.1 ×6
unresolved
person
Haerul Maelani
· Sekretaris Perusahaan/Corporate Secretary
p.1
unresolved
org
PT Indo Bangun Nusantara
p.3
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.