Skip to content
Back to announcement

LK MTB TBK JUNI 2023.pdf

Financial statement Text extracted SOUL

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 48

Page 1
PT MITRA TIRTA BUWANA Tbk

Laporan Keuangan
Tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada
Tanggal-tanggal 30 Juni 2023 dan 2022
serta Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2022
Page 2
                                            DAFTAR ISI


                                                         Halaman

Surat Pernyataan Direksi

Laporan Posisi Keuangan                                    1

Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprenehsif Lain        2

Laporan Perubahan Ekuitas                                  3

Laporan Arus Kas                                           4

Catatan atas Laporan Keuangan                            5-46
Page 3

          
Page 4

          
Page 5

          
Page 6
                                        PT MITRA TIRTA BUWANA Tbk
                                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                   Tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
      dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 30 Juni 2023 (Tidak di Audit) dan 2022
                          dan Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2022
                                 (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1.UMUM
 a. Pendirian dan informasi umum
    PT Mitra Tirta Buwana Tbk (“Perusahaan”), berkedudukan di Yogyakarta, didirikan berdasarkan Akta Notaris Emanuel
    Retinanto, SH No. 01 tanggal 5 Juni 2009. Nama Perusahaan telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi
    Manusia melalui Surat Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia No. AHU-31298.AH.01.01.Tahun 2009
    tanggal 07 Juli 2009. Anggaran dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir melalui Akta
    Pernyataan Keputusan Rapat Pemegang Saham oleh notaris Rini Yulianti, SH No. 13 tanggal 14 Maret 2022 mengenai
    perubahan-perubahan anggaran dasar Perusahaan. Perubahan tersebut telah dilaporkan dan telah disetujui oleh
    Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia melalui keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia No. AHU-
    0018066.AH.01.02 tanggal 14 Maret 2022 dan memperoleh persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
    Republik Indonesia melalui surat No. AHU-00066223 AH.01.02 Tahun 2022, tanggal 26 Januari 2022.

   Sesuai dengan pasal 3 anggaran dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan perusahaan bergerak di bidang
   perindustrian dan perdagangan. Perusahaan merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang makanan, minuman
   dan air mineral khususnya dalam produksi Air Minum Dalam Kemasan (AMDK).
   Perusahaan memulai kegiatan operasi komersialnya sejak tahun 2009.
   Perusahaan berkedudukan di Sambilegi Baru Rt.001 Rw.053 Maguwoharjo, Depok, Sleman, D.I Yogyakarta 55282.

 b. Susunan pengurus dan informasi lain
   Berdasarkan Akta Notaris Ardiansyah, SH., MKn No. 01 pada pernyataan keputusan pemegang saham PT Mitra Tirta
   Buwana, menyetujui perubahan susunan Direksi, yang telah disahkan oleh kementerian hukum dan ham sesuai dengan
   Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perusahaan No. AHU-AH.01.03.0471322 tanggal 10 November
   2021 dan Berdasarkan pernyataan keputusan para pemegang saham Perusahaan yang telah diaktakan dengan Notaris
   Rini Yulianti, SH, No. 13 tanggal 14 Maret 2022. Susunan Komisaris dan Direksi Perusahaan pada tanggal 30 Juni
   2023 dan 31 Desember 2022 adalah sebagai berikut:


                                    30 Juni 2023                         31 Desember 2022
   Dewan Komisaris
   Komisaris Utama         : Nyonya Iriyanti                           Nyonya Iriyanti
   Komisaris               : Tuan Hery Gunawan Muhamad                 Tuan Hery Gunawan Muhamad
   Komisaris Independen    : Tuan Doktorandus Sulaiman                 Tuan Doktorandus Sulaiman
   Dewan Direksi
   Direktur Utama          : Tuan Ardianto Wibowo                      Tuan Ardianto Wibowo
   Direktur                : Nyonya Rini Anggorowati                   Nyonya Rini Anggorowati

   Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, Perusahaan memiliki masing-masing 53 dan 53 karyawan tetap
   (tidak diaudit).
   Manajemen kunci adalah komisaris dan direksi Perusahaan.




                                                         5
Page 7
                                         PT MITRA TIRTA BUWANA Tbk
                                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                    Tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
       dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 30 Juni 2023 (Tidak di Audit) dan 2022
                           dan Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2022
                                  (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2.IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI
 a. Dasar penyusunan laporan keuangan
   Laporan keuangan telah disusun dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia (“SAK”), yang
   mencakup Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (“PSAK”) dan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (“ISAK”)
   yang dikeluarkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia, serta peraturan regulator pasar
   modal yaitu Peraturan No. VIII.G.7 tentang Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten atau Perusahaan
   Publik. Kebijakan ini telah diterapkan secara konsisten terhadap seluruh tahun yang disajikan, kecuali jika dinyatakan
   lain.
   Kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan adalah selaras dengan kebijakan akuntansi
   yang diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan tanggal 31 Desember 2022 dan untuk tahun yang berakhir pada
   tanggal tersebut.
   Laporan keuangan kecuali untuk laporan arus kas, disusun berdasarkan konsep akrual dan dasar pengukuran dengan
   menggunakan konsep biaya historis, kecuali beberapa akun tertentu yang disusun berdasarkan pengukuran lain
   sebagaimana diuraikan dalam kebijakan akuntansi masing-masing akun tersebut.
   Laporan arus kas disusun dengan menggunakan metode langsung dengan mengelompokkan arus kas ke dalam
   aktivitas operasi, investasi dan pendanaan.
   Mata uang pelaporan yang digunakan dalam penyusunan laporan keuangan ini adalah mata uang Rupiah yang
   merupakan mata uang fungsional Perusahaan.
   Penyusunan laporan keuangan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia mengharuskan penggunaan
   estimasi dan asumsi. Hal ini juga mengharuskan manajemen untuk menggunakan pertimbangan dalam proses
   penerapan kebijakan akuntansi Perusahaan. Area yang komplek atau memerlukan tingkat pertimbangan yang lebih
   tinggi dari penilaian atau kompleksitas, atau area di mana asumsi dan estimasi dapat berdampak yang signifikan
   terhadap laporan keuangan diungkapkan dalam Catatan 3.
 b. Perubahan standar akuntansi
   Dewan Standar Akuntansi Keuangan (DSAK) telah menerbitkan standar baru, amandemen dan interpretasi yang
   berlaku efektif pada tanggal 1 Januari 2021 sebagai berikut:
   Efektif 1 Januari 2021
   •     Amendemen PSAK 55 “Instrumen Keuangan: Pengakuan dan Pengukuran''
   •     Amendemen PSAK 60 “Instrumen Keuangan: Pengungkapan”
   •     Amendemen PSAK 71 “Instrumen Keuangan”
   Efektif 1 Januari 2022
   •     Amendemen PSAK 22 “Kombinasi Bisnis tentang Referensi ke Kerangka Konseptual”
   •     Amendemen PSAK 57 “Provisi, Liabilitas Kontinjensi, dan Aset Kontinjensi tentang Kontrak Memberatkan-Biaya
         Memenuhi Kontrak”
   •     Penyesuaian Tahunan 2020 PSAK 71 “Instrumen Keuangan”
   •     Penyesuaian Tahunan 2020 PSAK 73 “Sewa”




                                                           6
Page 8
                                         PT MITRA TIRTA BUWANA Tbk
                                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                    Tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
       dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 30 Juni 2023 (Tidak di Audit) dan 2022
                           dan Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2022
                                  (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2.IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (Lanjutan)
   Efektif 1 Januari 2023
   •     Amendemen PSAK 1 “Penyajian Laporan Keuangan (Klasifikasi liabilitas sebagai jangka pendek atau jangka
   •     Amendemen PSAK 16 “Aset tetap tentang hasil sebelum penggunaan yang diintensikan”
   Pada saat laporan keuangan diotorisasi, Perusahaan masih mempelajari dampak yang mungkin timbul dari penerapan
   standar baru dan revisi yang telah diterbitkan namun belum berlaku efektif di atas serta pengaruhnya pada laporan
   keuangan.
   Implementasi dari standar-standar tersebut tidak menghasilkan perubahan kebijakan akuntansi Perusahaan dan tidak
   memiliki dampak yang signifikan terhadap jumlah yang dilaporkan di tahun berjalan atau tahun sebelumnya.

 c. Kas dan bank
   Kas dan setara kas terdiri dari kas dan kas pada bank, investasi jangka pendek dan semua deposito berjangka yang
   tidak dibatasi penggunaannya (termasuk deposito on call ) yang jatuh tempo dalam jangka waktu tiga bulan atau kurang
   sejak tanggal penempatan dan deposito yang jatuh tempo dalam jangka waktu lebih dari tiga bulan digunakan untuk
   kebutuhan kas jangka pendek dan tidak memiliki risiko perubahan nilai yang signifikan sebagai akibat penarikan dini.
   Kas merupakan alat pembayaran yang siap dan bebas dipergunakan untuk membiayai kegiatan umum Perusahaan.


   Kas dan setara kas yang telah ditentukan penggunaannya atau yang tidak dapat digunakan secara bebas tidak
   tergolong dalam kas dan setara kas.
 d. Piutang usaha dan piutang lain-lain
   Piutang usaha disajikan sebesar jumlah bersih setelah dikurangi dengan penyisihan piutang tak tertagih yang diestimasi
   berdasarkan penelaahan atas kolektibilitas saldo piutang. Piutang dihapuskan pada saat piutang tersebut dipastikan
   tidak akan tertagih.
 e. Persediaan
   Persediaan dinyatakan sebesar nilai yang lebih rendah antara biaya perolehan dan nilai realisasi bersih. Biaya
   perolehan ditentukan dengan menggunakan metode pertama-masuk, pertama-keluar (“FIFO”). Biaya perolehan barang
   jadi dan barang dalam proses terdiri dari bahan baku, tenaga kerja langsung, biaya langsung lainnya dan biaya
   overhead produksi (berdasarkan kapasitas operasi normal), tidak termasuk biaya pinjaman.
   Penyisihan untuk persediaan usang dan penurunan nilai persediaan, jika ada, dilakukan dengan mengurangi nilai
   tercatat persediaan ke nilai realisasi neto persediaan berdasarkan hasil penelaahan terhadap keadaan persediaan pada
   akhir tahun.
   Nilai realisasi neto adalah taksiran harga jual dalam kegiatan usaha normal, dikurangi dengan estimasi biaya
   penyelesaian dan taksiran biaya yang diperlukan untuk melaksanakan penjualan.
 f. Uang muka dan biaya dibayar di muka
   Uang muka mengacu pada pembayaran yang dilakukan oleh Perusahaan untuk barang dan jasa yang benar benar
   diterima.
   Pengeluaran-pengeluaran yang memiliki manfaat untuk periode lebih dari satu tahun dicatat sebagai biaya dibayar di
   muka dan diamortisasi menggunakan metode garis lurus selama periode dimana manfaat itu terealisasi.


                                                           7
Page 9
                                        PT MITRA TIRTA BUWANA Tbk
                                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                   Tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
      dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 30 Juni 2023 (Tidak di Audit) dan 2022
                          dan Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2022
                                  (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2.IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (Lanjutan)

 g. Aset tetap
   Aset tetap dinyatakan sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan rugi penurunan nilai. Biaya
   perolehan termasuk biaya penggantian bagian aset tetap saat biaya tersebut terjadi, jika memenuhi kriteria pengakuan.
   Selanjutnya, pada saat inspeksi yang signifikan dilakukan, biaya inspeksi itu diakui ke dalam jumlah tercatat (“carrying
   amount” ) aset tetap sebagai suatu penggantian jika memenuhi kriteria pengakuan. Semua biaya perbaikan dan
   pemeliharaan yang tidak memenuhi kriteria pengakuan diakui dalam laporan laba rugi pada saat terjadinya.

   Penyusutan dihitung dengan menggunakan metode garis lurus (straight-line method ) berdasarkan taksiran masa
   manfaat ekonomis aset tetap, sebagai berikut:
                                                                                 Tahun
   Bangunan                                                                       20
   Peralatan                                                                      8
   Perlengkapan                                                                   8
   Kendaraan                                                                      4
   Inventaris                                                                     8

   Tanah dinyatakan pada biaya perolehan dan tidak disusutkan. Biaya legal awal untuk mendapatkan hak legal diakui
   sebagai bagian biaya akuisisi tanah dan biaya-biaya tersebut tidak didepresiasikan. Biaya terkait dengan pembaruan
   hak atas tanah diakui sebagai aset takberwujud pada aset lain-lain dan diamortisasi sepanjang umur hukum hak.

   Setelah penerapan PSAK 73, Perusahaan menganalisa fakta dan keadaan untuk masing masing jenis hak atas tanah
   dalam menentukan akuntansi untuk masing-masing hak atas tanah tersebut sehingga dapat merepresentasikan dengan
   tepat suatu kejadian atau transaksi ekonomik yang mendasarinya. Jika hak atas tanah tersebut tidak mengalihkan
   pengendalian atas aset pendasar kepada Perusahaan, melainkan mengalihkan hak untuk menggunakan aset pendasar,
   Perusahaan menerapkan perlakuan akuntansi atas transaksi tersebut sebagai sewa berdasarkan PSAK 73, “Sewa”.
   Jika hak atas tanah secara substansi menyerupai pembelian tanah, maka Perusahaan menerapkan PSAK 16 “Aset
   tetap”.
   Nilai tercatat aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau saat tidak ada manfaat ekonomis masa
   depan yang diharapkan dari penggunaannya. Laba atau rugi yang timbul dari penghentian pengakuan aset diakui dalam
   laporan laba rugi pada tahun aset tersebut dihentikan pengakuannya.
   Aset dalam penyelesaian dinyatakan sebesar biaya perolehan dan disajikan sebagai bagian dari aset tetap. Akumulasi
   biaya perolehan aset dalam penyelesaian akan dipindahkan ke masing-masing aset tetap yang bersangkutan pada saat
   aset tersebut selesai dikerjakan dan siap digunakan.
   Pada setiap akhir tahun buku, nilai residu, umur manfaat dan metode penyusutan aset tetap direviu dan jika sesuai
   dengan keadaan, disesuaikan secara prospektif.




                                                           8
Page 10
                                        PT MITRA TIRTA BUWANA Tbk
                                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                   Tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
      dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 30 Juni 2023 (Tidak di Audit) dan 2022
                          dan Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2022
                                   (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2.IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (Lanjutan)

 h. Penurunan nilai aset non-keuangan
   Pada setiap akhir periode pelaporan, Perusahaan menilai apakah terdapat indikasi suatu aset mengalami penurunan
   nilai. Jika terdapat indikasi tersebut atau pada saat pengujian secara tahunan penurunan nilai aset diperlukan, maka
   Perusahaan membuat estimasi jumlah terpulihkan aset tersebut.
   Rugi penurunan nilai diakui sebagai rugi tahun berjalan, kecuali untuk aset non-keuangan yang dicatat dengan nilai
   penilaian kembali.
   Rugi penurunan nilai tersebut harus dipulihkan jika telah terjadi perubahan dalam perkiraan yang digunakan untuk
   menentukan jumlah terpulihkan dari aset non-keuangan. Kerugian penurunan nilai hanya akan dipulihkan sampai
   sebatas bahwa nilai tercatat aset non-keuangan yang tidak melebihi jumlah terpulihkannya maupun jumlah tercatat,
   neto setelah penyusutan seandainya tidak ada rugi penurunan nilai yang telah diakui untuk aset tersebut pada tahun
   sebelumnya. Pembalikan rugi penurunan nilai diakui dalam laba rugi.

 i. Perpajakan
   Perusahaan mengakui kewajiban atas seluruh pajak penghasilan periode berjalan dan periode sebelumnya yang belum
   dibayar. Jika jumlah yang telah dibayar untuk periode berjalan dan periode sebelumnya melebihi jumlah yang terutang
   untuk periode tersebut, Perusahaan harus mengakui kelebihan tersebut sebagai aset. Perusahaan tidak mengakui
   pajak tangguhan.
   Pajak tangguhan
   Pajak tangguhan diakui dengan menggunakan metode liabilitas atas perbedaan temporer antara dasar pengenaan
   pajak dari aset dan liabilitas dan jumlah tercatatnya untuk tujuan pelaporan keuangan. Aset pajak tangguhan diakui
   untuk seluruh perbedaan temporer yang dapat dikurangkan dan akumulasi rugi fiskal belum dikompensasi, bila
   kemungkinan besar laba kena pajak akan tersedia sehingga perbedaan temporer dapat dikurangkan, dan rugi fiskal
   belum dikompensasi, dapat dimanfaatkan. Liabilitas pajak tangguhan diakui untuk semua perbedaan temporer kena
   pajak.
   Nilai tercatat dari aset pajak tangguhan ditelaah pada setiap akhir periode pelaporan dan diturunkan ketika tidak lagi
   terdapat kemungkinan bahwa akan terdapat laba kena pajak yang memungkinkan semua atau sebagian dari aset pajak
   tangguhan tersebut untuk direalisasi. Penelaahan dilakukan pada setiap akhir periode pelaporan atas aset pajak
   tangguhan yang tidak diakui sebelumnya dan aset pajak tangguhan tersebut diakui sepanjang kemungkinan besar laba
   kena pajak mendatang akan tersedia sehingga aset pajak tangguhan tersebut dipulihkan.
   Aset dan liabilitas pajak tangguhan diukur dengan menggunakan tarif pajak yang diharapkan akan berlaku pada tahun
   saat aset dipulihkan atau liabilitas diselesaikan berdasarkan tarif pajak dan peraturan pajak yang berlaku atau yang
   secara substantif telah berlaku pada tanggal pelaporan.
   Aset dan liabilitas pajak tangguhan saling hapus ketika terdapat hak yang dapat dipaksakan secara hukum untuk
   melakukan saling hapus aset pajak kini terhadap liabilitas pajak kini dan pajak tangguhan tersebut terkait dengan entitas
   kena pajak yang sama dan otoritas perpajakan yang sama.




                                                            9
Page 11
                                        PT MITRA TIRTA BUWANA Tbk
                                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                   Tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
      dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 30 Juni 2023 (Tidak di Audit) dan 2022
                          dan Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2022
                                  (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2.IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (Lanjutan)

 j. Sewa
   Sewa pembiayaan - sebagai lessee
   Suatu sewa diklasifikasikan sebagai sewa pembiayaan jika sewa tersebut mengalihkan secara substansial seluruh risiko
   dan manfaat yang terkait dengan kepemilikan aset sewa. Sewa tersebut diklasifikasi sejak awal masa sewa sebesar
   nilai wajar aset sewaan atau sebesar nilai kini dari pembayaran sewa minimum, jika nilai kini lebih rendah dari nilai
   wajar.
   Pembayaran sewa minimum harus dipisahkan antara bagian yang merupakan beban keuangan dan bagian yang
   merupakan pelunasan liabilitas, sedemikian rupa sehingga menghasilkan suatu tingkat suku bunga periodik yang
   konstan atas saldo liabilitas. Beban keuangan dibebankan langsung pada laba rugi.

   Jika terdapat kepastian yang memadai bahwa lessee akan mendapatkan hak kepemilikan pada akhir masa sewa, aset
   sewaan disusutkan selama masa penggunaan aset yang diestimasi berdasarkan umur manfaat aset tersebut. Jika tidak
   terdapat kepastian tersebut, maka aset sewaan disusutkan selama periode yang lebih pendek antara masa sewa atau
   umur manfaat aset sewaan. Laba atau rugi yang timbul dari transaksi jual dan sewa-balik kembali ditangguhkan dan
   diamortisasi selama sisa masa sewa.

   Pada tanggal permulaan kontrak, Perusahaan menilai apakah kontrak merupakan atau mengandung sewa. Suatu
   kontrak merupakan atau mengandung sewa jika kontrak tersebut memberikan hak untuk mengendalikan penggunaan
   aset identifikasian selama suatu jangka waktu untuk dipertukarkan dengan imbalan. Perusahaan dapat memilih untuk
   tidak mengakui aset hak-guna dan liabilitas sewa untuk:
   - Sewa jangka pendek; dan
   - Sewa yang aset pendasarnya bernilai rendah.
   Untuk menilai apakah kontrak memberikan hak untuk mengendalikan penggunaan aset identifikasian, Perusahaan
   harus menilai apakah:
   - Perusahaan memiliki hak untuk mengoperasikan aset; dan,
   - Perusahaan telah mendesain aset dengan cara menetapkan sebelumnya bagaimana dan untuk tujuan apa aset akan
     digunakan selama periode penggunaan.
   Pada tanggal permulaan sewa, Perusahaan mengakui aset hak-guna dan liabilitas sewa. Aset hak- guna diukur pada
   biaya perolehan, dimana meliputi jumlah pengukuran awal liabilitas sewa yang disesuaikan dengan pembayaran sewa
   yang dilakukan pada atau sebelum tanggal permulaan, ditambah dengan biaya langsung awal yang dikeluarkan. Aset
   hak-guna diamortisasi dengan menggunakan metode garis lurus sepanjang jangka waktu sewa.

   Liabilitas sewa diukur pada nilai kini pembayaran sewa yang belum dibayar pada tanggal permulaan, didiskontokan
   dengan menggunakan suku bunga implisit dalam sewa atau jika suku bunga tersebut tidak dapat ditentukan, maka
   menggunakan suku bunga pinjaman inkremental.
   Perusahaan menyajikan aset hak-guna sebagai bagian dari “Aset tetap” dan liabilitas sewa di dalam laporan posisi
   keuangan.




                                                         10
Page 12
                                        PT MITRA TIRTA BUWANA Tbk
                                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                   Tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
      dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 30 Juni 2023 (Tidak di Audit) dan 2022
                          dan Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2022
                                  (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2.IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (Lanjutan)

 k. Imbalan kerja
   Imbalan kerja jangka pendek
   Imbalan kerja jangka pendek adalah imbalan kerja yang jatuh tempo dalam jangka waktu dua belas bulan setelah akhir
   periode pelaporan dan diakui pada saat pekerja telah memberikan jasa kerjanya. Kewajiban diakui ketika karyawan
   memberikan jasa kepada perusahaan dimana smua perubahan pada nilai bawaan dari kewajiban diakui pada laba rugi.

   Perusahaan mengakui kewajiban imbalan kerja yang tidak didanai sesuai dengan Undang-undang Ketenagakerjaan No.
   13/2003, tanggal 25 Maret 2003. Beban pensiun berdasarkan program dana pensiun manfaat pasti Perusahaan
   ditentukan melalui perhitungan aktuaria secara periodik dengan menggunakan metode projected unit credit dan
   menerapkan asumsi atas tingkat diskonto, hasil atas aset program dan tingkat kenaikan manfaat pasti pensiun tahunan.


   Pengukuran kembali, terdiri dari keuntungan dan kerugian aktuarial, perubahan dampak batas atas aset (jika ada) dan
   dari imbal hasil atas aset program (tidak termasuk bunga), yang tercermin langsung dalam laporan posisi keuangan
   yang dibebankan atau dikreditkan kepenghasilan komprehensif lain periode terjadinya untuk mencerminkan nilai penuh
   dari defisit dan surplus program. Pengukuran kembali diakui dalam penghasilan komprehensif lain tercermin sebagai
   pos terpisah pada penghasilan komprehensif lain di ekuitas dan tidak akan direklasifikasi ke laba rugi.

   Seluruh biaya jasa lalu diakui pada saat yang lebih dulu antara ketika amandemen/kurtailmen terjadi atau ketika biaya
   restrukturisasi atau pemutusan hubungan kerja diakui.
   Bunga neto dihitung dengan menggunakan tingkat diskonto terhadap liabilitas atau aset imbalan pasti neto. Biaya
   imbalan pasti dikategorikan sebagai berikut:
   i. Biaya jasa (termasuk biaya jasa kini, biaya jasa lalu serta keuntungan dan kerugian kurtailmen dan
        penyelesaian)
   ii. Beban atau pendapatan bunga neto
   iii. Pengukuran kembali

   Perusahaan menyajikan dua komponen pertama dari biaya imbalan pasti di laba rugi, Keuntungan dan kerugian
   kurtailmen dicatat sebagai biaya jasa lalu.
   Kewajiban imbalan pensiun yang diakui pada laporan posisi keuangan merupakan defisit atau surplus aktual dalam
   program imbalan pasti Perusahaan. Surplus yang dihasilkan dari perhitungan ini terbatas pada nilai kini manfaat
   ekonomis yang tersedia dalam bentuk pengembalian dana program dan pengurangan iuran masa depan atas program.


 l. Transaksi dengan pihak yang mempunyai hubungan istimewa
   Pihak-pihak berelasi adalah orang atau entitas yang terkait dengan Perusahaan:
   a. Orang atau anggota keluarga dekatnya yang mempunyai relasi dengan Perusahaan jika orang tersebut
       (i) memiliki pengendalian atau pengendalian bersama atas Perusahaan




                                                         11
Page 13
                                          PT MITRA TIRTA BUWANA Tbk
                                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                     Tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
        dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 30 Juni 2023 (Tidak di Audit) dan 2022
                            dan Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2022
                                      (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2.IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (Lanjutan)

          (ii) memiliki pengaruh signifikan atas Perusahaan ; atau
          (iii) personil manajemen kunci Perusahaan .
   b.     Suatu entitas berelasi dengan Perusahaan dan jika memenuhi salah satu hal berikut
          (i)    Entitas dan Perusahaan adalah anggota dari kelompok usaha yang sama (artinya entitas berikutnya
                 saling berelasi dengan entitas lainnya).
          (ii)   satu entitas adalah entitas asosiasi atau ventura bersama dari entitas lain (atau entitas asosiasi atau
                 ventura bersama yang merupakan anggota suatu kelompok usaha, yang mana entitas lain tersebut
                 adalah anggotanya)
          (iii) kedua entitas tersebut adalah ventura bersama dari pihak ketiga yang sama.
          (iv) satu entitas adalah ventura bersama dari entitas ketiga dan entitas yang lain adalah entitas asosiasi
               dari entitas ketiga.
          (iv) entitas tersebut adalah suatu program imbalan kerja untuk imbalan kerja dari Perusahaan atau
               entitas yang terkait dengan Perusahaan.
          (v)    entitas tersebut adalah suatu program imbalan kerja untuk imbalan kerja dari Perusahaan atau entitas
                 yang terkait dengan Perusahaan.
         (vi) entitas yang dikendalikan atau dikendalikan bersama oleh orang yang diidentifikasi dalam huruf a).
          (vii) Orang yang diidentifikasi dalam huruf a.(i) memiliki pengaruh signifikan atas entitas atau merupakan personil
                manajemen kunci entitas (atau entitas induk dari entitas).
          (viii) Entitas, atau anggota dari kelompok yang mana entitas merupakan bagian dari kelompok tersebut,
                 menyediakan jasa personil manajemen kunci kepada Perusahaan.
   Transaksi ini dilakukan berdasarkan persyaratan yang disetujui oleh kedua belah pihak. Beberapa persyaratan tersebut
   mungkin tidak sama dengan persyaratan yang dilakukan dengan pihak-pihak yang tidak berelasi.

   Seluruh transaksi signifikan dan saldo dengan pihak pihak berelasi diungkapkan dalam catatan atas laporan keuangan
   terkait.

 m. Transaksi dan saldo dalam mata uang asing
   Pembukuan Perusahaan diselengarakan dalam mata uang Rupiah. Transaksi dalam mata uang asing dijabarkan
   kedalam Rupiah dengan kurs yang berlaku pada tanggal transaksi. Pada akhir periode pelaporan, aset dan Kewajiban
   moneter dalam mata uang asing dijabarkan ke dalam Rupiah dengan mengunakan kurs tengah yang ditetapkan oleh
   Bank Indonesia pada tanggal tersebut.
   Keuntungan dan kerugian dari selisih kurs mata uang asing dan penjabaran aset dan kewajiban moneter dalam mata
   uang asing ke dalam mata uang Rupiah diakui dalam laba rugi tahun berjalan.




                                                               12
Page 14
                                        PT MITRA TIRTA BUWANA Tbk
                                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                   Tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
      dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 30 Juni 2023 (Tidak di Audit) dan 2022
                          dan Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2022
                                  (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2.IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (Lanjutan)
 n. Penggunaan taksiran-taksiran
    Penyajian laporan keuangan sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum, mengharuskan manajemen untuk
    membuat estimasi dan asumsi yang mempengaruhi jumlah aset dan kewajiban dan pengungkapan aset dan kewajiban
    kontijen pada tanggal laporan keuangan serta jumlah pendapatan dan beban selama periode pelaporan. Hasil yang
    sebenarnya dapat berbeda dari jumlah yang diestimasi.

 o. Instrumen keuangan
    Perusahaan menerapkan PSAK 71, “Instrumen Keuangan” efektif mulai 1 Januari 2020. PSAK 71 menggantikan
    ketentuan PSAK 55 yang terkait dengan pengakuan, klasifikasi dan pengukuran aset keuangan dan liabilitas keuangan,
    penghentian pengakuan instrument keuangan, penurunan nilai aset keuangan dan akuntansi lindung nilai.

    Amendemen tersebut mengharuskan instrumen utang diukur baik pada biaya perolehan diamortisasi, nilai wajar melalui
    penghasilan komprehensif lain (“FVOCI”) atau nilai wajar melalui laba rugi (“FVPL”). Klasifikasi instrumen utang,
    tergantung pada model bisnis entitas untuk mengelola aset keuangan dan apakah arus kas kontraktual hanya mewakili
    pembayaran pokok dan bunga (“SPPI”).
    Model bisnis entitas adalah bagaimana entitas mengelola aset keuangannya untuk menghasilkan arus kas dan
    menciptakan nilai bagi entitas baik dari mengumpulkan arus kas kontraktual, menjual aset keuangan, atau keduanya.
    Jika instrumen utang dimiliki untuk mengumpulkan arus kas kontraktual, diukur pada biaya perolehan diamortisasi jika
    juga memenuhi persyaratan SPPI. Instrumen utang yang memenuhi persyaratan SPPI yang dimiliki untuk
    mengumpulkan arus kas kontraktual aset dan untuk menjual aset diukur di FVOCI. Aset keuangan diukur pada FVPL
    jika tidak memenuhi kriteria FVOCI atau biaya perolehan diamortisasi.
    Penilaian model bisnis dan apakah aset keuangan memenuhi persyaratan SPPI dibuat pada 1 Januari 2020, dan
    kemudian diterapkan secara retrospektif pada aset keuangan yang tidak dihentikan pengakuannya sebelum 1 Januari
    2020.
    Instrumen utang Perusahaan memiliki arus kas kontraktual yang semata-mata merupakan pembayaran pokok dan
    bunga. Perusahaan memiliki aset keuangan saat ini untuk mengumpulkan arus kas kontraktual, dan karenanya diukur
    pada biaya perolehan diamortisasi ketika menerapkan PSAK 71.
    PSAK 71 mengharuskan semua instrumen ekuitas dilakukan pada FVPL, kecuali jika entitas memilih pengakuan awal,
    untuk menyajikan perubahan nilai wajar dalam penghasilan komprehensif lain.
    Dampak terhadap pos-pos dalam laporan keuangan Perusahaan atas penerapan pertama kali PSAK 71 secara
    retrospektif adalah pinjaman dan piutang, termasuk didalamnya adalah piutang usaha; dan piutang lain-lain, akan
    diklasifikasi sebagai biaya perolehan diamortisasi.
    PSAK 71 mengharuskan Perusahaan untuk mencatat kerugian kredit ekspektasian ("ECL") pada semua aset
    keuangannya yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau FVOCI dan jaminan keuangan. Perusahaan
    sebelumnya mencatat penurunan nilai berdasarkan model kerugian yang terjadi ketika terdapat bukti objektif bahwa
    aset keuangan mengalami penurunan nilai.
     Setelah penerapan PSAK 71, Perusahaan menerapkan pendekatan yang disederhanakan menggunakan matriks
     ketentuan untuk menilai ECL pada semua piutang usaha.
2.IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (Lanjutan)

                                                          13
Page 15
                                        PT MITRA TIRTA BUWANA Tbk
                                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                   Tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
      dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 30 Juni 2023 (Tidak di Audit) dan 2022
                          dan Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2022
                                  (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


Berdasarkan penilaian model bisnis Perusahaan pada tanggal penerapan awal, 1 Januari 2020, kas dan setara kas,
piutang usaha dan piutang lain-lain yang sebelumnya diklasifikasikan sebagai pinjaman dan piutang dimiliki untuk
mengumpulkan arus kas kontraktual dan memberikan kenaikan untuk arus kas yang semata-mata mewakili
pembayaran pokok dan bunga. Aset keuangan ini sekarang diklasifikasikan dan diukur sebagai instrumen keuangan
dengan biaya perolehan diamortisasi. Perubahan klasifikasi aset keuangan Perusahaan tidak mengakibatkan
perubahan dalam pengukurannya.
Perusahaan belum menetapkan liabilitas keuangan pada nilai wajar melalui laba rugi. Tidak ada perubahan dalam
klasifikasi dan pengukuran untuk liabilitas keuangan Perusahaan.
Penerapan PSAK 71 juga mengubah akuntansi Perusahaan untuk kerugian penurunan nilai atas aset keuangan dengan
mengganti pendekatan kerugian yang terjadi pada PSAK 55 dengan pendekatan kehilangan kredit (“ECL”) berwawasan
ke depan. PSAK 71 diterapkan secara retrospektif pada tanggal 1 Januari 2020, tetapi tanpa penyajian kembali
informasi komparatif tahun sebelumnya.
Klasifikasi
Perusahaan mengklasifikasikan instrument keuangan menjadi aset keuangan dan liabilitas keuangan. Instrumen
keuangan adalah setiap kontrak yang menimbulkan aset keuangan pada satu entitas dan liabilitas keuangan atau
instrumen ekuitas pada entitas lain.
i.      Aset keuangan
        Aset keuangan diklasifikasikan pada saat pengakuan awal dan selanjutnya diukur pada biaya perolehan (i)
        diamortisasi, (ii) nilai wajar melalui PKL (“FVTOCI”), dan (iii) nilai wajar melalui laba rugi (“FVTPL”).
        Aset keuangan Perusahaan terdiri dari kas dan setara kas, piutang usaha, piutang lain-lain, tagihan bruto pemberi
        kerja dan aset tidak lancar lainnya diklasifikasikan sebagai aset yang diukur dengan biaya diamortisasi.
        Perusahaan tidak memiliki aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi dan penghasilan
        komprehensif lain.
ii.     Liabilitas keuangan
        Perusahaan mengklasifikasikan liabilitas keuangannya sebagai (i) liabilitas keuangan diukur pada FVTPL atau (ii)
        liabilitas keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi.
        Liabilitas keuangan Perusahaan terdiri dari utang usaha, utang pihak berelasi, utang lain-lain, beban akrual,
        diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi. Perusahaan memiliki liabilitas
        keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi.




                                                          14
Page 16
                                          PT MITRA TIRTA BUWANA Tbk
                                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                     Tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
        dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 30 Juni 2023 (Tidak di Audit) dan 2022
                            dan Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2022
                                   (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2.IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (Lanjutan)

   Pengakuan dan Pengukuran
   i.     Aset keuangan
          Klasifikasi aset keuangan pada pengakuan awal tergantung pada karakteristik arus kas kontraktual aset keuangan
          dan model bisnis Perusahaan dalam mengelola aset keuangan tersebut. Kecuali untuk piutang usaha yang tidak
          memiliki komponen pendanaan yang signifikan dan atau saat Perusahaan menerapkan panduan praktis, pada saat
          pengakuan awal Perusahaan mengukur aset keuangan pada nilai wajarnya ditambah, dalam hal aset keuangan
          tidak diukur pada FVTPL, biaya transaksi. Untuk piutang usaha yang tidak memiliki komponen pendanaan yang
          signifikan atau ketika Perusahaan menerapkan panduan praktis, diukur sesuai harga transaksi seperti yang
          didefinisikan dalam PSAK 72.
          Agar dapat diklasifikasikan dan diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau FVTOCI, aset keuangan harus
          memiliki arus kas yang semata dari pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok terutang. Pengujian ini
          dikenal sebagai solely payment of principal and interest (SPPI) dan dilakukan pada tingkat instrumen.
          Model bisnis Perusahaan dalam mengelola aset keuangan mengacu kepada bagaimana Perusahaan mengelola
          aset keuangan untuk menghasilkan arus kas. Model bisnis menentukan apakah arus kas akan dihasilkan dari
          memperoleh arus kas kontraktual, menjual aset keuangan atau keduanya.
          Pembelian atau penjualan aset keuangan yang memerlukan penyerahan aset dalam kurun waktu yang telah
          ditetapkan oleh peraturan atau kebiasaan yang berlaku di pasar (pembelian yang lazim) diakui pada tanggal
          perdagangan, yaitu tanggal Perusahaan berkomitmen untuk membeli atau menjual aset tersebut.
          Untuk tujuan pengukuran setelah pengakuan awal, aset keuangan diklasifikasikan kedalam empat kategori:
           • Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi
               Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi mencakup aset keuangan yang dimiliki untuk
               diperdagangkan, aset keuangan yang ditetapkan pada saat pengakuan awal pada nilai wajar melalui laba
               rugi, atau aset keuangan yang disyaratkan untuk diukur pada nilai wajarnya. Aset keuangan diklasifikasikan
               dalam kelompok diperdagangkan jika dibeli dengan tujuan untuk dijual atau dibeli kembali dalam waktu dekat.

               Derivatif, termasuk derivatif melekat yang dipisahkan, juga diklasifikasikan sebagai diperdagangkan kecuali
               derivatif sebagai instrumen lindung nilai yang ditetapkan dan efektif. Aset keuangan yang tidak memenuhi
               SPPI testing diukur pada FVTPL, terlepas apapun model bisnisnya. Terlepas dari kriteria untuk instrument
               utang yang akan diklasifikasikan pada biaya perolehan diamortisasi atau pada FVTOCI, seperti dijelaskan di
               atas, instrumen utang dapat ditetapkan pada FVTPL pada pengakuan awal jika penerapan itu dapat
               menghilangkan, atau secara signifikan mengurangi, inkonsistensi pengukuran atau pengakuan.

               Aset keuangan kategori ini pada laporan posisi keuangan diukur pada FVTPL yang timbul sebagai hasil dari
               perubahan nilai wajar diakui dalam laporan laba rugi. Tidak ada 6aset keuangan Perusahaan dalam kategori
               ini per tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022.




                                                           15
Page 17
                                        PT MITRA TIRTA BUWANA Tbk
                                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                   Tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
      dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 30 Juni 2023 (Tidak di Audit) dan 2022
                          dan Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2022
                                 (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2.IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (Lanjutan)

         •   Aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi (instrumen utang)
             Kategori ini merupakan yang paling relevan bagi Perusahaan. Perusahaan mengukur aset keuangan pada
             biaya perolehan diamortisasi jika kedua kondisi berikut dipenuhi:
             •Aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang bertujuan untuk memiliki aset keuangan dalam rangka
              mendapatkan arus kas kontraktual; dan
              Persyaratan kontraktual dari aset keuangan yang pada tanggal tertentu meningkatkan arus kas yang semata
              dari pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok terutang.
              Untuk instrumen utang yang diukur pada FVTOCI, pendapatan bunga, keuntungan atau kerugian selisih
              kurs, dan kerugian penurunan nilai diakui pada laba rugi dan dihitung dengan cara yang sama dengan aset
              keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi. Perubahan nilai wajar lainnya diakui pada PKL. Ketika
              aset keuangan dihentikan pengakuannya, keuntungan atau kerugian kumulatif yang sebelumnya diakui
              dalam PKL direklasifikasi ke laba rugi.
              Aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi setelah pengakuan awal diukur menggunakan
              metode suku bunga efektif (“SBE”) dan merupakan subjek penurunan nilai. Keuntungan dan kerugian diakui
              pada laba rugi saat aset dihentikan pengakuannya, dimodifikasi atau mengalami penurunan nilai. Aset
              keuangan Perusahaan pada kategori ini meliputi kas dan setara kas, piutang usaha, piutang lain-lain dan
              rekening yang dibatasi penggunaannya.
         •   Aset keuangan diukur FVTOCI dengan fitur reklasifikasi keuntungan dan kerugian kumulatif (instrumen
             utang)
         •   Perusahaan mengukur instrument utang pada FVTOCI jika kedua kondisi berikut dipenuhi:
              Aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang tujuannya akan terpenuhi dengan mendapatkan arus kas
              kontraktual dan menjual aset keuangan; dan
              Persyaratan kontraktual dari aset keuangan yang pada tanggal tertentu meningkatkan arus kas yang semata
              dari pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok terutang.
              Untuk instrumen utang yang diukur pada FVTOCI, pendapatan bunga, keuntungan atau kerugian selisih
              kurs, dan kerugian penurunan nilai diakui pada laba rugi dan dihitung dengan cara yang sama dengan aset
              keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi. Perubahan nilai wajar lainnya diakui pada PKL. Ketika
              aset keuangan dihentikan pengakuannya, keuntungan atau kerugian kumulatif yang sebelumnya diakui
              dalam PKL direklasifikasi ke laba rugi.
              Aset keuangan diukur pada FVTOCI tanpa fitur reklasifikasi keuntungan dan kerugian kumulatif saat
              penghentian pengakuan (instrumen ekuitas)




                                                        16
Page 18
                                           PT MITRA TIRTA BUWANA Tbk
                                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                      Tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
         dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 30 Juni 2023 (Tidak di Audit) dan 2022
                             dan Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2022
                                      (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2.IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (Lanjutan)

                 Saat pengakuan awal, Perusahaan dapat membuat pilihan yang tidak dapat dibatalkan untuk menyajikan
                 dalam FVTOCI perubahan nilai wajar investasi dalam instrumen ekuitas yang masuk dalam ruang lingkup
                 PSAK 71 dan yang bukan merupakan instrumen ekuitas dimiliki untuk diperdagangkan. Pilihan ini dilakukan
                 pada level instrumen per instrumen. Keuntungan dan kerugian dari aset keuangan ini tidak direklasifikasikan
                 ke laba rugi. Dividen diakui sebagai penghasilan lainnya pada laba rugi ketika hak untuk menerima
                 pembayaran dividen telah ditetapkan, kecuali jika perusahaan memperoleh keuntungan dari hasil tersebut
                 sebagai pemulihan sebagian biaya perolehan aset keuangan, dalam hal ini, keuntungan tersebut dicatat
                 dalam penghasilan komprehensif lainnya. Instrumen ekuitas yang diukur pada FVTOCI tidak terpengaruh
                 pada persyaratan penurunan nilai. Tidak ada investasi ekuitas yang diklasifikasikan dalam kategori ini per
                 tanggal 30 Juni 2022 dan 31 Desember 2021.
   ii.     Liabilitas keuangan
           Klasifikasi aset keuangan pada pengakuan awal tergantung pada karakteristik arus kas kontraktual aset keuangan
           dan model bisnis Perusahaan dalam mengelola aset keuangan tersebut. Kecuali untuk piutang usaha yang tidak
           memiliki komponen pendanaan yang signifikan dan atau saat Perusahaan menerapkan panduan praktis, pada saat
           pengakuan awal Perusahaan mengukur aset keuangan pada nilai wajarnya ditambah, dalam hal aset keuangan
           tidak diukur pada FVTPL, biaya transaksi. Untuk piutang usaha yang tidak memiliki komponen pendanaan yang
           signifikan atau ketika Perusahaan menerapkan panduan praktis, diukur sesuai harga transaksi seperti yang
           didefinisikan dalam PSAK 72.
           Agar dapat diklasifikasikan dan diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau FVTOCI, aset keuangan harus
           memiliki arus kas yang semata dari pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok terutang. Pengujian ini
           dikenal sebagai solely payment of principal and interest (SPPI) testing dan dilakukan pada tingkat instrumen.
           Liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi atau
           liabilitas keuangan pada biaya perolehan diamortisasi. Perusahaan menentukan klasifikasi liabilitas keuangan
           mereka pada saat pengakuan awal.
           Semua liabilitas keuangan pada awalnya diakui pada nilai wajar dan, dalam hal pinjaman dan pinjaman dan utang,
           setelah dikurangi biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung.
           Instrumen keuangan yang diterbitkan atau komponen dari instrumen keuangan tersebut, yang tidak diklasifikasikan
           sebagai liabilitas keuangan yang diukur pada FVTPL diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan lain-lain, jika
           substansi perjanjian kontraktual mengharuskan Perusahaan untuk menyerahkan kas atau aset keuangan lain
           kepada pemegang instrumen keuangan, atau jika liabilitas tersebut diselesaikan tidak melalui penukaran kas atau
           aset keuangan lain atau saham sendiri yang jumlahnya tetap atau telah ditetapkan.


           Pengukuran liabilitas keuangan tergantung pada klasifikasinya sebagai berikut:
           • Liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi
            Liabilitas keuangan yang diukur pada FVTPL termasuk liabilitas keuangan untuk diperdagangkan dan liabilitas
            keuangan yang ditetapkan pada saat pengakuan awal untuk diukur pada nilai wajar melalui laba rugi.




                                                               17
Page 19
                                        PT MITRA TIRTA BUWANA Tbk
                                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                   Tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
      dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 30 Juni 2023 (Tidak di Audit) dan 2022
                          dan Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2022
                                  (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2.IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (Lanjutan)
         Liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diperdagangkan jika perolehannya ditujukan
         untuk dijual atau dibeli kembali dalam waktu dekat. Kategori ini mencakup juga derivatif yang tidak ditetapkan
         sebagai instrumen lindung nilai. Derivatif melekat yang dipisahkan juga diklasifikasikan sebagai diperdagangkan
         kecuali derivative sebagai instrumen lindung nilai yang ditetapkan dan efektif. Keuntungan dan kerugian yang
         timbul diakui dalam laporan laba rugi.
          Penentuan liabilitas keuangan untuk dapat ditetapkan diukur pada FVTPL ditentukan pada saat pengakuan awal,
          dan hanya jika kriteria-kriteria yang terdapat dalam PSAK 71 terpenuhi. Perusahaan tidak menetapkan liabilitas
          keuangan untuk diukur pada FVTPL.
        • Liabilitas keuangan pada biaya perolehan diamortisasi
         Kategori ini merupakan yang paling relevan bagi Perusahaan. Setelah pengakuan awal, pinjaman diukur pada
         biaya perolehan yang diamortisasi dengan menggunakan metode SBE. Keuntungan dan kerugian diakui dalam
         laporan laba rugi dan PKL hingga liabilitas dihentikan pengakuannya melalui proses amortisasi menggunakan
         metode SBE. Biaya perolehan dimortisasi dihitung dengan mempertimbangkan setiap diskon atau premi pada
         perolehan awal dan biaya yang merupakan bagian integral dari metode SBE. Amortisasi metode SBE diakui
         sebagai biaya pendanaan pada laporan laba rugi. Kategori ini umumnya berlaku untuk pinjaman berbunga dan
         pinjaman lainnya.
        Penurunan Nilai Aset Keuangan
         Perusahaan mengakui cadangan untuk kerugian kredit ekspektasian (“ECL”) untuk seluruh instrumen utang yang
         tidak diklasifikasikan sebagai diukur pada FVTPL. ECL didasarkan pada perbedaan antara arus kas kontraktual
         yang tertuang dalam kontrak dan seluruh arus kas yang diharapkan akan diterima Perusahaan, didiskontokan
         menggunakan suku bunga efektif awal. Arus kas yang diharapkan akan diterima tersebut mencakup arus kas dari
         penjualan agunan yang dimiliki atau perluasan kredit lainnya yang merupakan bagian integral dari persyaratan
         kontrak.
         ECL diakui dalam dua tahap. Untuk risiko kredit atas instrumen keuangan yang tidak mengalami peningkatan
         secara signifikan sejak pengakuan awal, pengukuran penyisihan kerugian dilakukan sejumlah ECL 12 bulan.
         Untuk risiko kredit atas instrumen keuangan yang mengalami peningkatan secara signifikan sejak pengakuan
         awal, penyisihan kerugian dilakukan sepanjang sisa umurnya, terlepas dari waktu terjadinya default (sepanjang
         umur ECL).
         Perusahaan mempertimbangkan aset keuangan memenuhi definisi default ketika telah menunggak lebih dari 90
         hari. Namun, dalam kasus-kasus tertentu, Perusahaan juga dapat menganggap aset keuangan dalam keadaan
         default ketika informasi internal atau eksternal menunjukkan bahwa Perusahaan tidak mungkin menerima arus
         kas kontraktual secara penuh tanpa melakukan perluasan persyaratan kredit. Piutang usaha dihapusbukukan
         ketika kecil kemungkinan untuk memulihkan arus kas kontraktual, setelah semua upaya penagihan telah
         dilakukan dan telah sepenuhnya dilakukan penyisihan.
         Untuk piutang usaha dan aset kontrak, Perusahaan menerapkan panduan praktis dalam menghitung ECL. Oleh
         karena itu, Perusahaan tidak mengidentifikasi perubahan dalam risiko kredit, melainkan mengukur penyisihan
         kerugian sejumlah ECL sepanjang umur.




                                                          18
Page 20
                                        PT MITRA TIRTA BUWANA Tbk
                                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                   Tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
      dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 30 Juni 2023 (Tidak di Audit) dan 2022
                          dan Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2022
                                   (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2.IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (Lanjutan)

          Perusahaan telah membentuk matriks provisi yang didasarkan pada data historis kerugian kredit, disesuaikan
          dengan faktor-faktor perkiraan masa depan (forward-looking ) khusus terkait pelanggan dan lingkungan ekonomi.


 p. Pengukuran nilai wajar
   Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk menjual suatu aset atau harga yang akan dibayar untuk mengalihkan
   suatu liabilitas dalam transaksi teratur di antara pelaku pasar pada tanggal pengukuran. Pengukuran nilai wajar
   didasarkan pada asumsi bahwa transaksi untuk menjual aset atau mengalihkan liabilitas akan terjadi:
   1. di pasar utama untuk aset atau liabilitas tersebut atau;
   2. jika tidak terdapat pasar utama, di pasar yang paling menguntungkan untuk aset atau liabilitas tersebut.
   Perusahaan harus memiliki akses ke pasar utama atau pasar yang paling menguntungkan.
   Nilai wajar aset atau liabilitas diukur menggunakan asumsi yang akan digunakan pelaku pasar ketika menentukan harga
   aset atau liabilitas tersebut, dengan asumsi bahwa pelaku pasar bertindak dalam kepentingan ekonomi terbaiknya.

   Pengukuran nilai wajar aset non keuangan memperhitungkan kemampuan pelaku pasar untuk menghasilkan manfaat
   ekonomik dengan menggunakan aset dalam penggunaan tertinggi dan terbaiknya, atau dengan menjualnya kepada
   pelaku pasar lain yang akan menggunakan aset tersebut dalam penggunaan tertinggi dan terbaiknya.

   Perusahaan menggunakan teknik penilaian yang sesuai dalam keadaan dan dimana data yang memadai tersedia untuk
   mengukur nilai wajar, memaksimalkan penggunaan input yang dapat diobservasi yang relevan dan meminimalkan
   penggunaan input yang tidak dapat diobservasi.
   Seluruh aset dan liabilitas, baik yang diukur pada nilai wajar, atau dimana nilai wajar aset atau liabilitas tersebut
   diungkapkan, dikategorikan dalam hirarki nilai wajar, berdasarkan level input terendah yang signifikan terhadap
   keseluruhan pengukuran, sebagai berikut:
     1.   Tingkat 1 -   Harga kuotasian (tanpa penyesuaian) dipasar aktif untuk aset atau liabilitas yang identik;
     2.   Tingkat 2 -   Teknik penilaian dimana level input terendah yang signifikan terhadap pengukuran nilai wajar dapat
                        diobservasi, baik secara langsung maupun tidak langsung;
     3.   Tingkat 3 -   Teknik penilaian dimana level input terendah yang signifikan terhadap pengukuran nilai wajar tidak
                        dapat diobservasi.
   Untuk aset dan liabilitas yang diukur pada nilai wajar secara berulang dalam laporan keuangan, maka Perusahaan
   menentukan apakah telah terjadi transfer di antara tingkat hirarki nilai wajar dengan cara menilai kembali
   pengkategorian tingkat nilai wajar (berdasarkan tingkat input terendah yang signifikan terhadap keseluruhan
   pengukuran) pada setiap akhir periode pelaporan.




                                                            19
Page 21
                                        PT MITRA TIRTA BUWANA Tbk
                                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                   Tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
      dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 30 Juni 2023 (Tidak di Audit) dan 2022
                          dan Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2022
                                  (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2.IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (Lanjutan)

 q. Pengakuan pendapatan dan beban
   Pendapatan
   Pendapatan dari kontrak dengan pelanggan
   Perusahaan menerapkan PSAK 72, “Pendapatan dari Kontrak dengan Pelanggan” efektif mulai 1 Januari 2020.
   PSAK 72 menetapkan satu model komprehensif untuk digunakan entitas dalam akuntansi untuk pendapatan yang
   timbul dari kontrak dengan pelanggan. Pada saat berlaku efektif, PSAK 72 akan menggantikan panduan pengakuan
   pendapatan saat ini termasuk PSAK 23, “Pendapatan”, PSAK 34, “Kontrak Konstruksi” dan interpretasi terkait.

   Prinsip utama PSAK 72 adalah bahwa entitas harus mengakui pendapatan untuk menggambarkan pengalihan barang
   atau jasa yang dijanjikan kepada pelanggan dalam jumlah yang mencerminkan imbalan yang diperkirakan menjadi hak
   entitas dalam pertukaran dengan barang atau jasa tersebut. Secara khusus, Standar memperkenalkan pendekatan 5
   langkah untuk pengakuan pendapatan:
   •      Langkah 1: Mengidentifikasi kontrak dengan pelanggan
   •      Langkah 2: Mengidentifikasi kewajiban pelaksanaan dalam kontrak
   •      Langkah 3: Menentukan harga transaksi
   •      Langkah 4: Mengalokasikan harga transaksi terhadap kewajiban pelaksanaan dalam kontrak
   •      Langkah 5: Mengakui pendapatan ketika (atau selama) entitas telah memenuhi kewajiban pelaksanaan
   Kewajiban pelaksanaan dapat dipenuhi dengan cara sebagai berikut:
     a. Suatu titik waktu (umumnya janji untuk menyerahkan barang ke pelanggan); atau
     b. Suatu periode waktu (umumnya janji untuk menyerahkan jasa ke pelanggan). Untuk kewajiban pelaksanaan yang
        dipenuhi dalam suatu periode waktu, Perusahaan memilih ukuran penyelesaian yang sesuai untuk penentuan
        jumlah pendapatan yang harus diakui karena telah terpenuhinya kewajiban pelaksanaan.
   Pembayaran harga transaksi berbeda untuk setiap kontrak. Aset kontrak diakui ketika jumlah penerimaan dari
   pelanggan kurang dari saldo kewajiban pelaksanaan yang telah dipenuhi. Kewajiban kontrak diakui ketika jumlah
   penerimaan dari pelanggan lebih dari saldo kewajiban pelaksanaan yang telah dipenuhi. Aset kontrak disajikan dalam
   "Piutang usaha" dan “Tagihan bruto pemberi kerja” dan liabilitas kontrak disajikan dalam "Pendapatan diterima di muka"
   dan “Liabilitas bruto kepada pemberi kerja”.
   Berdasarkan PSAK 72, entitas mengakui pendapatan ketika (atau pada saat) kewajiban pelaksanaan terpenuhi, yaitu
   ketika pengendalian barang atau jasa yang mendasari kewajiban pelaksanaan tertentu dialihkan ke pelanggan.

   Perusahaan menerapkan PSAK 72 secara retrospektif dengan efek kumulatif dari penerapan standar ini yang diakui
   pada tanggal penerapan, yaitu 1 Januari 2020.
   Penerapan PSAK 72 tidak berdampak material terhadap jumlah yang dilaporkan untuk periode keuangan saat ini atau
   sebelumnya.
   Beban
   Beban diakui pada saat terjadinya (metode akrual)



                                                          20
Page 22
                                        PT MITRA TIRTA BUWANA Tbk
                                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                   Tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
      dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 30 Juni 2023 (Tidak di Audit) dan 2022
                          dan Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2022
                                  (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2.IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (Lanjutan)

 r. Estimasi dan pertimbangan akuntansi yang penting
   Penyusunan laporan keuangan yang sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia mengharuskan
   manajemen untuk membuat estimasi dan asumsi yang mempengaruhi jumlah aset dan liabilitas yang dilaporkan dan
   pengungkapan aset dan liabilitas kontinjensi pada tanggal pelaporan, serta jumlah pendapatan dan beban selama
   periode pelaporan. Realisasi dapat berbeda dengan jumlah yang diestimasi.

   Estimasi dan asumsi
   Asumsi utama masa depan dan sumber utama estimasi ketidakpastian lain pada akhir periode pelaporan yang memiliki
   resiko signifikan bagi penyesuaian yang material terhadap nilai tercatat aset dan liabilitas untuk tahun/periode
   berikutnya, diungkapkan dibawah ini. Perusahaan mendasarkan asumsi dan estimasi pada parameter yang tersedia
   pada saat laporan keuangan disusun. Asumsi dan situasi mengenai perkembangan masa depan, mungkin berubah
   akibat perubahan pasar atau situasi diluar kendali Perusahaan. Perubahan tersebut dicerminkan dalam asumsi terkait
   pada saat terjadinya.
   Estimasi provisi untuk kerugian penurunan nilai atas piutang
   Bila Perusahaan memutuskan bahwa tidak terdapat bukti obyektif atas penurunan nilai pada evaluasi individual atas
   piutang, baik yang nilainya signifikan maupun tidak, menyertakannya dalam kelompok piutang dengan karakteristik
   risiko kredit yang serupa dan melakukan evaluasi kolektif atas penurunan nilai. Karakteristik yang dipilih mempengaruhi
   estimasi arus kas masa depan atas kelompok piutang tersebut karena merupakan indikasi bagi kemampuan pelanggan
   dan debitur untuk melunasi jumlah terutang.
   Liabilitas imbalan pasca-kerja
   Penentuan liabilitas imbalan kerja Perusahaan bergantung pada pemilihan asumsi yang digunakan oleh aktuaris
   independen dalam menghitung jumlah-jumlah tersebut. Asumsi tersebut termasuk antara lain, tingkat diskonto, tingkat
   kenaikan gaji tahunan, tingkat pengunduran diri karyawan tahunan, tingkat kecacatan, umur pensiun dan tingkat
   kematian. Dikarenakan kompleksitas dari penilaian dan dasar asumsinya dan periode jangka panjang, kewajiban
   manfaat pasti sangat sensitif terhadap perubahan asumsi.
   Perusahaan percaya bahwa asumsi mereka adalah memadai dan tepat, perbedaan signifikan dalam pengalaman aktual
   Perusahaan atau perubahan signifikan dalam asumsi dapat mempengaruhi secara material beban dan kewajiban
   pensiun dan imbalan kerja jangka panjang lainnya. Semua asumsi direviu pada setiap tanggal pelaporan.

   Penyisihan penurunan nilai persediaan
   Dalam menentukan penyisihan penurunan nilai persediaan, manajemen menggunakan estimasi mengenai tingkat
   penjualan serta permintaan pasar dimasa datang atas persediaannya. Perubahan signifikan atas asumsi ini akan
   berdampak secara material terhadap hasil usaha.
   Perhitungan atas pajak penghasilan
   Pertimbangan signifikan dilakukan dalam menentukan provisi atas pajak penghasilan badan. Terdapat transaksi dan
   perhitungan tertentu yang penentuan pajak akhirnya adalah tidak pasti sepanjang kegiatan usaha normal. Perusahaan
   mengakui liabilitas atas pajak penghasilan badan berdasarkan estimasi apakah terdapat tambahan pajak penghasilan
   badan.



                                                          21
Page 23
                                        PT MITRA TIRTA BUWANA Tbk
                                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                   Tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
      dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 30 Juni 2023 (Tidak di Audit) dan 2022
                          dan Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2022
                                  (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2.IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI (Lanjutan)

   Nilai wajar instrumen keuangan
   Penentuan nilai wajar instrumen keuangan memerlukan adanya estimasi-estimasi tertentu. Dalam pasar yang tidak
   aktif, manajemen menggunakan teknik penilaian tertentu untuk menentukan nilai wajar. Manajemen memilih teknik
   penilaian yang dapat memaksimumkan penggunaan parameter yang dapat diamati dan meminimalkan penggunaan
   yang tidak dapat diamati dalam menentukan nilai wajar. Ketika menentukan nilai wajar dengan cara tersebut di atas,
   manajemen juga memasukkan unsur kondisi pasar saat ini serta membuat penyesuaian risiko yang dianggap tepat
   akan dibuat oleh pelaku pasar.
   Estimasi masa manfaat atas aset tetap
   Masa manfaat dari masing-masing aset tetap Perusahaan diestimasikan berdasarkan periode dimana aset diharapkan
   tersedia untuk digunakan. Estimasi tersebut didasarkan pada penilaian kolektif usaha sejenis, evaluasi teknis internal
   dan pengalaman dengan aset yang sejenis. Taksiran masa manfaat setiap aset diperiksa secara periodik dan
   diperbaharui jika ekspektasi berbeda dengan estimasi sebelumnya yang dikarenakan oleh keausan dan kerusakan fisik,
   keusangan secara teknis dan komersial dan terdapat batas hukum atau lainnya atas pengunaan aset. Hal ini
   dimungkinkan, bagaimanapun, bahwa hasil operasi di masa mendatang dapat terpengaruh secara material oleh
   perubahan yang dilakukan atas jumlah dan masa pencatatan beban terkait dengan perubahan atas faktor-faktor yang
   disebutkan sebelumnya. Penurunan estimasi masa manfaat dari setiap aset tetap akan meningkatkan beban
   penyusutan dan mengurangi nilai tercatat dari aset tersebut.
 s. Laba per saham
   Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022. Perusahaan tidak mempunyai efek berpotensi saham biasa yang
   bersifat dilutif, oleh karena itu, laba per saham dilusian tidak dihitung dan disajikan pada laporan laba rugi dan
   penghasilan komprehensif lain.
   Berdasarkan PSAK 56, “Laba per Saham“, laba (rugi) per saham dihitung dengan membagi laba (rugi) yang dapat
   diatribusikan kepada pemilik entitas induk periode berjalan dengan total rata-rata tertimbang saham yang beredar dalam
   periode yang bersangkutan.
 t. Informasi segmen
   Segmen adalah bagian khusus dari Perusahaan yang terlibat baik dalam menyediakan jasa (segmen usaha), maupun
   dalam menyediakan jasa dalam lingkungan ekonomi tertentu (segmen geografis), yang memiliki risiko dan imbalan yang
   berbeda dari segmen lainnya.
   Pendapatan, beban, hasil, aset dan liabilitas segmen termasuk item-item yang dapat diatribusikan secara langsung
   kepada suatu segmen serta hal-hal yang dialokasikan dengan dasar yang memadai untuk segmen tersebut.




                                                          22
Page 24
                                           PT MITRA TIRTA BUWANA Tbk
                                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                      Tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
         dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 30 Juni 2023 (Tidak di Audit) dan 2022
                             dan Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2022
                                    (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3.KAS DAN BANK

 Akun ini terdiri dari:                                                             2023                  2022

 Kas
 Mata uang rupiah                                                                    40.542.737                   21.753

 Bank
 Mata uang rupiah
   PT Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk                                        2.006.497.104              6.913.667
   PT Bank Central Asia Tbk                                                       8.188.478.144              1.088.608
   Total Bank                                                                    10.194.975.248              8.002.275
 Total                                                                           10.235.517.985              8.024.028
  Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, tidak terdapat kas dan setara kas Perusahaan yang dibatasi
 penggunaannya, dijaminkan atau ditempatkan pada pihak berelasi.

4.PIUTANG USAHA
                                                                                    2023                  2022
 Pihak ketiga - Rupiah
    PT. Menata Harkat Dinamis                                                         6.626.816             15.378.052
    Hendrik                                                                          24.834.610             11.301.200
    Nur Cholis                                                                        5.640.500              5.640.500
    Rinto                                                                             3.310.000              3.310.000
    Arif Hidayat                                                                                             2.886.100
    Ning Seyegan                                                                                             2.700.000
    Diki Gamping                                                                         2.000.000           2.300.000
    Eni                                                                                  2.375.000           2.375.000
    Ulil Albab                                                                                               2.767.000
    Agung Jakal                                                                                              2.700.000
    Sunarto                                                                           3.109.200              2.017.500
    Agung Tasik Madu                                                                  2.697.500
    Berkah Secang                                                                     2.940.000
    Budi Banyumas                                                                     3.014.500
    Dapur Yogya                                                                       5.472.500
    Day Trans                                                                         3.717.000
    Event SCH                                                                         4.240.000
    HAKA                                                                              2.340.800
    HJ GLOVE                                                                          3.094.000
    Hotel Caesar                                                                      5.103.500
    Iim                                                                               4.631.250
    Jiman                                                                            10.139.500
    Manda Mart                                                                        2.335.000
    Muhyani                                                                           4.549.000

                                                           23
Page 25
                                       PT MITRA TIRTA BUWANA Tbk
                                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                  Tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
     dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 30 Juni 2023 (Tidak di Audit) dan 2022
                         dan Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2022
                                  (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
   Nurhuda                                                                          2.975.000
   Agung Kartasuro                                                                  2.211.100
   Heri PAUD                                                                        2.338.000
   Pak Sun                                                                          2.512.100
   Pariwisata Flora Bandungan                                                       2.550.000
   PT ASF                                                                           3.030.500
   PT Eneral Kosmetika                                                              3.150.000
   PT SAMKU GLOVE                                                                   2.765.000
   PT Primissima                                                                    2.833.484
   PT SAMI                                                                         26.823.705
   Rizky Distribusi                                                                 7.707.500
   Rukun Jaya                                                                      18.125.000
   Sans Hotel Kumbang                                                               4.467.500
   SCH Kuliner                                                                      4.240.000
   Sendok Sumpit                                                                    4.418.430
   Sepri                                                                            4.619.650
   SRC Bangkit                                                                      3.200.000
   SRC Maryadi                                                                      2.825.000
   Suyatno Gemolong                                                                 6.643.200
   Tirta Maya                                                                       5.857.500
   Toko Agung                                                                       2.800.000
   Toko Akhmad                                                                      3.670.000
   Toko Amanah                                                                      3.057.000
   Toko Barokah                                                                     8.120.000
   Toko Bu Nur                                                                      2.925.000
   Toko Handayani                                                                   2.800.000
   Toko Heri                                                                        2.375.000
   Toko Ika Snack                                                                   2.145.000
   Toko Kartika                                                                     2.360.000
   Toko Lastri                                                                      2.700.000
   Toko Lestari (SO)                                                                3.000.000
   Toko MG                                                                          5.352.500
   Toko Mugi Berkah                                                                 8.667.500
   Toko Sarworejo                                                                   3.020.000
   Toko Sedyamulya                                                                  3.060.000
   Toko Wenny                                                                       3.343.750
   UD Barokah                                                                       3.436.250
   Wahyu                                                                            4.187.500
   Waluyo Budi Saantoso                                                             2.435.000
   Handayani Psr Kenteng Nanggulan                                                                               -
   Piutang dibawah 2.000.000                                                      304.154.281          163.879.069
Jumlah piutang pihak ketiga - bersih                                              589.072.126          217.254.421
Dikurangi penyisihan penurunan nilai                                              (29.453.605)         (17.947.243)
Piutang usaha - bersih                                                            559.618.520          199.307.178
                                                         24
Page 26
                                         PT MITRA TIRTA BUWANA Tbk
                                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                    Tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
       dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 30 Juni 2023 (Tidak di Audit) dan 2022
                           dan Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2022
                                   (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


4.PIUTANG USAHA (lanjutan)
 Rincian piutang usaha berdasarkan umur piutang adalah sebagai berikut:

                                                                                    2023                     2022
 Belum jatuh tempo                                                                  109.831.684                           -
 Lewat jatuh tempo:
    0 - 30 hari                                                                       1.800.000                          -
    31 - 60 hari                                                                     96.149.786                          -
    60 - 90 hari                                                                    122.396.457                46.928.975
    90 -120 hari                                                                    258.894.179               170.325.446
    Lebih dari 120 hari                                                                        -                         -
    Total                                                                           589.072.106               217.254.421
 Mutasi penyisihan penurunan nilai piutang usaha adalah sebagai berikut:

                                                                                    2023                     2022
 Saldo awal tahun                                                                    17.947.243                 32.542.433
 Penambahan nilai selama tahun berjalan                                              17.506.362                  8.504.790
 Pemulihan nilai selama tahun berjalan                                               (6.000.000)              (23.099.980)
 Saldo akhir tahun                                                                   29.453.605                17.947.243

 Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 manajemen menentukan penyisihan penurunan nilai piutang usaha
 secara individual dan kolektif atas saldo piutang usaha yang kemungkinan tidak akan tertagih.
 Manajemen berpendapat bahwa penyisihan atas penurunan nilai piutang usaha tersebut cukup untuk menutupi
 kemungkinan kerugian yang timbul akibat tidak tertagihnya piutang.
 Manajemen berkeyakinan bahwa penyisihan atas kerugian penurunan nilai piutang lain-lain telah memadai untuk menutup
 kerugian atas penurunan nilai piutang terkait.

5.PIUTANG LAIN - LAIN

                                                                                    2023                     2022
 Sugiyem                                                                             15.000.000                20.000.000
 Karyawan                                                                             8.605.000                10.281.000
 Teguh                                                                                                         45.000.000
 Jumlah piutang pihak ketiga - bersih                                                 23.605.000               75.281.000
 Piutang karyawan merupakan pinjaman karyawan kepada perusahaan yang terdiri dari kas bon karyawan dan piutang
 Sugiyem merupakan kelebihan pembayaran atas sewa bangunan.
 Manajemen berkeyakinan bahwa tidak terdapat bukti objektif penurunan nilai piutang lain-lain dan seluruh piutang lain-lain
 tersebut dapat tertagih sehingga tidak diperlukan penyisihan penurunan nilai atas piutang lain lain.




                                                           25
Page 27
                                         PT MITRA TIRTA BUWANA Tbk
                                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                    Tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
       dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 30 Juni 2023 (Tidak di Audit) dan 2022
                           dan Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2022
                                   (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
6.PERSEDIAAN
                                                                                   2023                  2022
 Bahan penolong                                                                    132.051.884             81.698.575
 Persediaan barang Jadi                                                             30.035.064            124.529.282
 Bahan baku                                                                         22.434.425            143.797.616
 Persediaan bahan                                                                   86.098.587             41.570.428
 Sub Total                                                                         270.619.960            391.595.901
 Penyisihan atas penurunan nilai                                                   (99.118.478)           (90.271.838)
 Neto                                                                              171.501.482            301.324.063
 Mutasi penyisihan penurunan nilai persediaan adalah sebagai berikut:
                                                                                   2023                  2022
 Saldo awal tahun                                                                   90.271.838            122.688.032
 Penambahan nilai selama tahun berjalan                                              8.846.640              12.583.806
 Pemulihan nilai selama tahun berjalan                                                                    (45.000.000)
 Saldo akhir tahun                                                                  99.118.478             90.271.838
 Persediaan tidak diasuransikan terhadap risiko kebakaran, pencurian dan risiko lainnya. Tidak ada biaya pinjaman yang
 dikapitalisasi ke persediaan.
 Manajemen berkeyakinan bahwa penyisihan atas penurunan nilai persediaan tersebut cukup untuk menutupi kemungkinan
 kerugian yang terjadi akibat penurunan nilai persediaan.

7.UANG MUKA DAN BIAYA DIBAYAR DIMUKA
                                                                                   2023                  2022
 Akun ini terdiri dari:
 Uang muka IPO                                                                               -          4.178.808.398
 Uang muka pembelian aset tetap                                                  2.606.000.000                      -
 Uang Muka Pembangunan Pabrik                                                    4.000.000.000
 Uang Muka Pembelian Bahan Penolong                                              4.677.891.543
 Uang Muka Event                                                                 2.200.000.000
 PPN dibayar dimuka                                                                 67.600.443
 Biaya persiapan pabrik (Pra Ops)                                                2.229.324.020
 Biaya sewa gedung                                                                  10.000.000                      -
 Total                                                                          15.790.816.006          4.178.808.398

 Uang muka IPO merupakan uang muka atas biaya yang digunakan terkait Initial Public Offering (IPO), terdiri dari biaya
 underwriters fee , aktuaris, konsultan hukum,kantor akuntan publik dan lain-lain.
 Uang muka pembelian aset tetap merupakan uang muka atas pembelian aset berupa mesin-mesin produksi sebagaimana
 dicantumkan dalam prospektus perusahaan untuk penggunaan dana IPO yang diperoleh. Belum dilakukannya pembelian
 tersebut secara penuh disebabkan, perusahaan belum dapat merealisasikan pendirian pabrik

 Uang muka pembangunan pabrik merupakan uang muka yang dibayarkan kepada kontraktor untuk membangun pabrik.


                                                           26
Page 28
                                         PT MITRA TIRTA BUWANA Tbk
                                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                    Tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
       dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 30 Juni 2023 (Tidak di Audit) dan 2022
                           dan Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2022
                                  (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
 Biaya sewa gedung merupakan biaya yang dikeluarkan dimuka atas sewa bangunan dengan jangka waktu selama 6
 (enam) bulan terhitung sejak 20 Juni 2023 sampai dengan 20 Desember 2023 dengan nilai sewa sebesar Rp. 10.000.000,-

8.ASET TETAP
                                                                  30 Juni 2023
                                      Saldo Awal          Penambahan       Pengurangan                Saldo Akhir
 Biaya perolehan:
 Tanah                                  5.565.120.000        550.000.000                      -        6.115.120.000
 Bangunan                               2.874.880.000        880.000.000                      -        3.754.880.000
 Peralatan                              3.758.467.925         106.750.000                     -        3.865.217.925
 Kendaraan                              1.066.558.765         184.000.000                     -        1.250.558.765
 Inventaris                                38.301.450          49.800.000                     -           88.101.450
 Bottle 19 liter ( Galon)               2.641.946.000         825.000.000                     -        3.466.946.000
                                       15.945.274.140       1.165.550.000                     -       18.540.824.140
 Akumulasi penyusutan:
 Bangunan                                  35.936.000         115.872.000                     -           151.808.000
 Peralatan                                573.952.300         244.197.396                     -           818.149.696
 Kendaraan                                458.744.288         129.849.765                     -           588.594.053
 Inventaris                                38.301.450           4.104.167                     -            42.405.617
 Bottle 19 liter ( Galon)               1.119.069.407         177.309.125                     -         1.296.378.532
                                        2.226.003.445         671.332.453                     -         2.745.527.897
 Nilai tercatat                        13.719.270.695                                                 15.795.296.243
                                                                31 Desember 2022
                                      Saldo Awal          Penambahan      Pengurangan                 Saldo Akhir
 Biaya perolehan:
 Tanah                                              -       5.565.120.000                     -        5.565.120.000
 Bangunan                                           -       2.874.880.000                     -        2.874.880.000
 Peralatan                                162.967.925       3.595.500.000                     -        3.758.467.925
 Kendaraan                                729.558.765         337.000.000                     -        1.066.558.765
 Inventaris                                38.301.450                   -                     -           38.301.450
 Bottle 19 liter ( Galon)               1.506.296.000       1.135.650.000                     -        2.641.946.000
                                        2.437.124.140       5.068.150.000                     -       15.945.274.140
 Akumulasi Penyusutan
 Bangunan                                            -         35.936.000                     -            35.936.000
 Peralatan                                155.284.434         418.667.865                     -           573.952.300
 Kendaraan                                336.372.359         122.371.929                     -           458.744.288
 Inventaris                                38.301.450                   -                     -            38.301.450
 Bottle 19 liter ( Galon)                 869.562.094         249.507.313                     -         1.119.069.407
                                        1.399.520.338         826.483.107                     -        2.226.003.445
 Nilai tercatat                         1.037.603.802                                                 13.719.270.695

                                                         27
Page 29
                                           PT MITRA TIRTA BUWANA Tbk
                                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                      Tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
         dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 30 Juni 2023 (Tidak di Audit) dan 2022
                             dan Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2022
                                    (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
8. ASET TETAP (Lanjutan)

 Manajemen berpendapat bahwa nilai tercatat dari seluruh aset Perusahaan tersebut dapat dipulihkan, sehingga tidak
 diperlukan penurunan nilai atas aset tersebut.
 Beban penyusutan aset tetap untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022,
 masing-masing adalah sebesar Rp.671.332.453,- dan Rp. 826.483.107,- yang dibebankan sebagai berikut:

                                                                                    2023                  2022
 Beban pokok penjualan (Catatan 16)                                                421.506.521             668.175.178
 Beban umum dan administrasi (Catatan 18)                                           249.825.932            158.307.929
 Total                                                                              671.332.453            826.483.107


9.HUTANG USAHA

 Akun ini terdiri dari:
                                                                                    2023                  2022
 Pihak ketiga - Rupiah
    CV. Three Victory                                                                                       30.220.000
    PT. Global Cakrawala Persada                                                                            22.500.000
    PT. Kiewell Plastic Packaging                                                                           21.396.600
    CV. Jasuindo                                                                                             9.890.100
    CV. Hanja Prima Loka                                                                                     6.216.000
    CV. Altinex                                                                                              5.179.800
    CV. Cool Clean                                                                            -              2.754.000
    PT. Dhass Sumber Tekhnik                                                                  -                      -
    PT. Lendis Box
    PT. Fortuna Industry Plastic
    PT. Solindo Grapika                                                                       -                      -
 Total                                                                                        -             98.156.500
 Analisa umur utang usaha adalah sebagai berikut:
                                                                                    2023                  2022
 - 1 sampai dengan 30 hari                                                                    -             13.818.900
 - 30 sampai dengan 60 hari                                                                   -             17.879.700
 - 61 sampai dengan 90 hari                                                                   -                       -
 - Lebih dari 90 hari                                                                         -             66.457.900
                                                                                             -              98.156.500

 Utang usaha merupakan utang atas pembelian bahan penolong cup, botol, sedotan, kardus dan lainnya.




                                                           28
Page 30
                                           PT MITRA TIRTA BUWANA Tbk
                                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                      Tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
         dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 30 Juni 2023 (Tidak di Audit) dan 2022
                             dan Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2022
                                    (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
10.UTANG BANK
                                                                                    2023                  2022
 Akun ini terdiri dari:
 In IDR
  - Bank Rakyat Indonesia                                                                     -                   -
 Total                                                                                        -                   -
 Jangka Pendek                                                                                                    -
 Jangka Panjang                                                                               -                   -


11.BIAYA YANG MASIH HARUS DIBAYAR

                                                                                    2023                  2022

   Asuransi                                                                                                       -

   Total                                                                                      -                   -




                                                           29
Page 31
                                        PT MITRA TIRTA BUWANA Tbk
                                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                   Tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
      dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 30 Juni 2023 (Tidak di Audit) dan 2022
                          dan Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2022
                                 (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
12.PERPAJAKAN
 a. Hutang Pajak
                                                                                 2023                  2022
   PPN Keluaran                                                                                                   -
   Pasal 21                                                                                               2.343.438
   Pasal 23                                                                                   -           9.000.000
   Pasal 29                                                                                              57.873.092
   Total                                                                                      -           69.216.530

 b. Manfaat (Beban) Pajak Penghasilan
                                                                   30 Juni                         31 Desember
                                                        2023                     2022                  2022
   Pajak Kini Non Final                                      (25.956.591)        (25.956.591)           (57.873.092)
   Pajak Kini Final                                                     -                   -                      -
   Pajak tangguhan                                             34.509.679          34.509.679           (37.621.179)
   Sub total                                                   8.553.088              8.553.088         (95.494.271)
   Total                                                       8.553.088              8.553.088         (95.494.271)


 c. Pajak Kini
   Rekonsiliasi antara laba sebelum pajak penghasilan menurut laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
   dengan taksiran rugi fiskal Perusahaan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023 dan 30 Juni 2022 dan 31
   Desember 2022 berdasarkan Undang-Undang perpajakan pasal 17 dan pasal 13e adalah sebagai berikut:

                                                                   30 Juni                         31 Desember
                                                        2023                     2022                  2022
   Laba sebelum pajak penghasilan
       sesuai dengan laporan laba rugi
       dan penghasilan komprehensif
       rugi dan penghasilan lain                        (574.721.995)            234.392.759             174.178.449
   Beda tetap:
       Sumbangan, jamuan dan lain-lain                     23.914.826             36.456.075              36.454.000
       Penghasilan bunga kena
         pajak final                                      (2.405.317)                  (13.236)                (18.173)
       Beban lain-lain yang
         tidak diperkenankan                               10.898.091                 1.636.446            1.636.446




                                                        30
Page 32
                                        PT MITRA TIRTA BUWANA Tbk
                                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                   Tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
      dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 30 Juni 2023 (Tidak di Audit) dan 2022
                          dan Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2022
                                      (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
12.PERPAJAKAN (Lanjutan)
                                                                         30 Juni                              31 Desember
                                                                2023                      2022                    2022
    Beda temporer:
        Penyusutan                                             (134.425.250)             (110.395.063)            245.487.457
        Penurunan nilai persediaan                                         -                12.583.806             12.583.806
        Penyisihan piutang tak tertagih                                    -              (21.632.941)              8.504.790
        Imbalan kerja                                                                       84.577.612             47.301.248
           Taksiran laba (rugi) fiskal Perusahaan              (687.637.736)               237.605.458            526.128.023
        Beban pajak kini
          (22% x 50% x laba kena kena pajak)                                -              26.136.600              57.874.083
        Pajak penghasilan dibayar di muka
              Pasal 22                                                      -                         -                      -
              Pasal 23                                                      -                         -                      -
        Taksiran utang pajak penghasilan
          (tagihan pajak penghasilan)
          tahun berjalan                                                    -              26.136.600              57.874.083

    Laba kena pajak dan beban pajak penghasilan kini Perusahaan untuk Tahun 2021 seperti yang disebutkan di atas telah
    dilaporkan oleh Perusahaan dalam surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) PPh badan Tahun 2021.
 d. Pajak Tangguhan
    Perhitungan pajak tangguhan atas beda temporer yang signifikan antara pelaporan komersial dan pajak dengan
    menggunakan tarif pajak yang berlaku untuk tahun 2023 dan 2022 adalah sebagai berikut:
                                                                                   Dikreditkan
                                                                                   pendapatan
                                                                 Dikreditkan      komprehensif
                                          1 Januari 2023        pada laba rugi/       lainnya      30 Juni 2023
    Aset pajak tangguhan
    Penurunan nilai persediaan                   19.859.804                   -                -       19.859.804
    Penyisihan piutang tak tertagih               3.948.393        (1.320.000)                 -        2.628.393
    Imbalan kerja                               151.731.346                  -                   -    151.731.346
    Aset tetap                                  (92.787.184)        17.893.414                 -      (74.893.770)
    Total aset pajak tangguhan                   82.752.359        16.573.414                    -     99.325.773
                                                                                            Dikreditkan
                                                                                            pendapatan
                                                                        Dikreditkan        komprehensif        31 Desember
                                              1 Januari 2022           pada laba rugi/        lainnya              2022
    Aset pajak tangguhan
    Penurunan nilai persediaan                          578.160            2.768.437                     -         19.859.804
    Penyisihan piutang tak tertagih                   1.514.630           (5.081.996)                    -          3.948.393
    Imbalan kerja                                   122.927.929           10.406.275             18.397.142       151.731.346
    Aset tetap                                      (56.345.797)            1.243.564                    -        (92.787.184)
    Total aset pajak tangguhan                       68.674.922             9.336.280            18.397.142        82.752.359

                                                               31
Page 33
                                         PT MITRA TIRTA BUWANA Tbk
                                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                    Tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
       dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 30 Juni 2023 (Tidak di Audit) dan 2022
                           dan Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2022
                                  (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
12.PERPAJAKAN (Lanjutan)
 e. Perubahan Tarif Pajak Badan
    Pada tanggal 31 Maret 2020, sebagai bagian dari stimulus ekonomi untuk perlindungan dampak Covid-19, pemerintah
    Republik Indonesia mengumumkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perpu) No. 1 Tahun 2020
    tentang Kebijakan Keuangan Negara dan Stabilitas Sistem Keuangan untuk Penanganan Pandemi Corona Virus
    Disease 2019 (Covid-19) dan/atau Dalam Rangka Menghadapi Ancaman Yang Membahayakan Perekonomian
    Nasional dan/atau Stabilitas Sistem Keuangan. Pada tanggal 18 Mei 2020, Perpu No. 1 Tahun 2020 telah disahkan
    menjadi Undang-undang (UU) No. 2 Tahun 2020.
    Perpu No.1 Tahun 2020 mengatur, antara lain, penurunan tarif pajak badan sebagai berikut:
    -   Untuk tahun pajak 2020 dan 2021: dari 25% menjadi 22%;
    -   Mulai tahun pajak 2022: dari 22% menjadi 20%;
    -   Perusahaan Terbuka dalam negeri yang memenuhi kriteria tambahan tertentu dapat memperoleh tarif pajak
        sebesar 3% lebih rendah dari tarif pajak yang disebutkan di atas.
 f. Lain - lain
    Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) Pajak Penghasilan telah disampaikan kepada Kantor Pajak sampai dengan tahun
    fiskal tahun 2021. SPT tahun 2021 Perusahaan akan dilaporkan sesuai dengan taksiran laba fiskal yang diungkapkan
    dalam laporan keuangan. Semua utang pajak dan pendapatan kena pajak/ laba fiskal telah dihitung dengan baik dan
    dilaporkan kepada Kantor Pajak sesuai dengan laporan keuangan auditan Perusahaan.


13.IMBALAN KERJA

 Asumsi utama yang digunakan untuk menentukan kewajiban atas kesejahteraan karyawan pada tanggal 30 Juni 2023 dan
 31 Desember 2022 adalah sebagai berikut:
                                                                                  2023                  2022
 Tingkat bunga diskonto                                                          7,26%                 6,92%
 Tingkat kenaikan gaji                                                          10,00%.               10,00%
 Tingkat kematian                                                                TMI IV               TMI IV
 Umur pensiun                                                                  57 Tahun              57 Tahun
 Tingkat kecacatan                                                            10%xTMI IV            10%xTMI IV
 Tingkat pengunduran diri                                                          5%                    5%
 Perusahaan mencatat estimasi liabilitas atas imbalan kerja karyawan pada tanggal 30 Juni 2022 dan 31 Desember 2021,
 berdasarkan perhitungan aktuaria yang dilakukan oleh KKA Nurichwan, aktuaris independen, berdasarkan laporan masing-
 masing tanggal 07 Oktober 2022, dengan menggunakan metode “Projected Unit Credit”. Perusahaan belum melakukan
 penghitungan liabilitas atas imbalan kerja pada Juni 2023
 a. Nilai tercatat di laporan posisi keuangan yang timbul dari imbalan kerja Perusahaan adalah sebagai berikut:
                                                                                  2023                  2022
    Nilai kini kewajiban
          imbalan kerja                                                          (553.890.659)          (689.687.935)




                                                         32
Page 34
                                         PT MITRA TIRTA BUWANA Tbk
                                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                    Tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
       dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 30 Juni 2023 (Tidak di Audit) dan 2022
                           dan Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2022
                                    (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
13.IMBALAN KERJA (Lanjutan)

 b. Rekonsiliasi jumlah yang diakui dalam laporan posisi keuangan
                                                                                    2023                2022
    (Kewajiban) / kekayaan pada awal periode                                                   -        (558.763.313)
    (Beban) / pendapatan                                                                           -     (47.301.248)
    (Beban) / pendapatan komprehensif lain                                                         -     (83.623.374)
    (Kewajiban) / kekayaan pada akhir periode                                                      -    (689.687.935)

 c Mutasi liabilitas imbalan pasti selama tahun berjalan adalah sebagai berikut:
                                                                                    2023                2022
    Nilai kini kewajiban imbalan pasti pada awal periode                           558.763.313          558.763.313
    Biaya bunga                                                                                    -      38.666.421
    Biaya jasa kini                                                                                -      65.307.944
    Dampak kurtailmen                                                                                    (56.673.117)
       Kenaikan / (penurunan) kewajiban akibat perubahan program                                   -                -
    Nilai ekspektasi dari
       Nilai kini kewajiban Imbalan pasti pada akhir periode                        558.763.313          606.064.561
    (Keuntungan) / kerugian aktuaria atas kewajiban                                                -      83.623.374

    Pada akhir tahun                                                                558.763.313          689.687.935

 d Perhitungan pendapatan komprehensif lain
                                                                                    2023                2022
    Pendapatan / (beban) komprehensif lain                                                 -             (83.623.374)
    Rekonsiliasi pendapatan / (beban) komprehensif lain
    Total pendapatan / (beban) komprehensif lain awal periode                                      -    (489.098.564)
    Pendapatan / (beban) komprehensif lain periode berjalan                                        -     (83.623.374)
    Total pendapatan / (beban) komprehensif
        lain pada akhir periode                                                                    -    (572.721.938)

 e Mutasi nilai kini imbalan pasti selama tahun berjalan adalah sebagai berikut:
                                                                                    2023                2022
    Biaya jasa kini                                                                                -     (65.307.944)
    Biaya jasa lalu
    Biaya bunga                                                                                    -     (38.666.421)
    Dampak IFRIC                                                                                           56.673.117
    (Kenaikan) / penurunan kewajiban
         akibat perubahan program )                                                                -               -
    Beban imbalan kerja                                                                            -     (47.301.248)


                                                               33
Page 35
                                        PT MITRA TIRTA BUWANA Tbk
                                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                   Tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
      dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 30 Juni 2023 (Tidak di Audit) dan 2022
                          dan Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2022
                                  (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
13.IMBALAN KERJA (Lanjutan)
    Manajemen berkeyakinan bahwa estimasi liabilitas tersebut di atas cukup untuk memenuhi ketentuan yang berlaku.

    Analisa sensitivitas Perusahaan dari perubahan asumsi-asumsi utama terhadap liabilitas imbalan kerja jangka panjang
    pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 adalah sebagai berikut:
                                                        Dampak terhadap Liabilitas Imbalan Pasti pada tahun 2023
                                                        Perubahan               Kenaikan              Penurunan
                                                         Asumsi                  Asumsi                Asumsi
    Tingkat diskonto                                          1%                  491.937.908             627.361.061
    Tingkat kenaikan gaji                                     1%                  624.672.569             492.847.569
                                                        Dampak terhadap Liabilitas Imbalan Pasti pada tahun 2021
                                                        Perubahan             Kenaikan                Penurunan
                                                         Asumsi                 Asumsi                  Asumsi
    Tingkat diskonto                                          1%                  492.519.576             634.536.534
    Tingkat kenaikan gaji                                     1%                  637.693.493             493.679.846
14.MODAL SAHAM

 Komposisi pemegang saham Perusahaan dan kepemilikan sahamnya masing-masing pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31
 Desember 2022 adalah sebagai berikut:
 a. Modal Saham
                                                         2023
                 Pemegang Saham                       Jumlah Saham             Persentase               Jumlah
                                                                               Pemilikan
   Tuan Ardianto Wibowo                                     243.750.000         22,52%                  4.875.000.000
   Nyonya Dokter Putri Hertriastuti                         243.750.000         22,52%                  4.875.000.000
   Nyonya Sri Lestari                                        81.250.000          7,51%                  1.625.000.000
   Nyonya Iriyanti                                           81.250.000          7,51%                  1.625.000.000
   Tuan Djoko Sriyono                                        71.093.750          6,57%                  1.421.875.000
   Nona Nindya Ayu Oktavia Ardianti Wibowo                   71.093.750          6,57%                  1.421.875.000
   Tuan Hery Gunawan Muhamad                                 20.312.500          1,88%                    406.250.000
   Masyarakat                                               270.000.000         24,94%                  5.400.000.000
   Total                                                  1.082.500.000          100%                  21.650.000.000
    Per 30 Juni 2023, Anggaran Dasar Perusahaan mengalami perubahan. Perubahan terakhir adalah Berdasarkan
    Pernyataan Keputusan Rapat sirkuler peningkatan modal dasar, modal disetor dan modal ditempatkan dengan Akta No.
    4 tanggal 6 Januari 2023 oleh notaris Rini Yulianti, SH. Menyatakan bahwa pemegang saham menyetujui Perubahan
    Angaran Dasar, dengan modal dasar sebesar 16.250.000.000,- yang terdiri atas 812.500.000 lembar saham dengan
    harga Rp. 20,00 per lembar sahamnya dan modal yang ditempatkan atau disetorkan menjadi sebesar 21,650.000.000-
    yang terdiri dari 1.082.500.000 lembar saham dengan harga Rp. 20,00 per lembar sahamnya, dimana 270.000.000
    lembar saham senilai Rp. 5.400.000.000, merupakan saham masyarakat melalui penawaran saham perseroan di Bursa
    Efek.. Akta tersebut telah memperoleh persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Republik Indonesia
    No. AHU-AH.01.03-0002135. tanggal 6 Januari 2023.


                                                         34
Page 36
                                        PT MITRA TIRTA BUWANA Tbk
                                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                   Tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
      dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 30 Juni 2023 (Tidak di Audit) dan 2022
                          dan Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2022
                                 (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
14.MODAL SAHAM (Lanjutan)
                                                        2022
                 Pemegang Saham                      Jumlah Saham             Persentase             Jumlah
                                                                              Pemilikan
   Tuan Ardianto Wibowo                                    243.750.000           30%                   4.875.000.000
   Nyonya Dokter Putri Hertriastuti                        243.750.000           30%                   4.875.000.000
   Nyonya Sri Lestari                                       81.250.000           10%                   1.625.000.000
   Nyonya Iriyanti                                          81.250.000           10%                   1.625.000.000
   Tuan Djoko Sriyono                                       71.093.750           9%                    1.421.875.000
   Nona Nindya Ayu Oktavia Ardianti Wibowo                  71.093.750           9%                    1.421.875.000
   Tuan Hery Gunawan Muhamad                                20.312.500           3%                      406.250.000
   Total                                                   270.000.000
                                                           812.500.000           100%                16.250.000.000

   Per 30 Juni 2022, Anggaran Dasar Perusahaan mengalami perubahan. Perubahan terakhir adalah Berdasarkan
   Pernyataan Keputusan Rapat sirkuler peningkatan modal dasar, modal disetor dan modal ditempatkan dengan Akta No.
   6 tanggal 26 Januari 2022 oleh notaris Ardiansyah, SH., M.Kn. Menyatakan bahwa pemegang saham menyetujui
   Perubahan Angaran Dasar, dengan modal dasar sebesar 65.000.0000,- yang terdiri atas 3.250.000.000 lembar saham
   dengan harga Rp. 20,00 per lembar sahamnya dan modal yang ditempatkan atau disetorkan sebesar 16.250.000,- yang
   terdiri dari 812.500.000 lembar saham dengan harga Rp. 20,00 per lembar sahamnya. Akta tersebut telah memperoleh
   persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Republik Indonesia No. AHU-00066223.AH.01.02 tanggal 26
   Januari 2022

 b. Saldo Laba

    Ditentukan Penggunaannya
    Perusahaan belum menentukan penggunaannya atas saldo laba Perusahaan.
    Tidak Ditentukan Penggunaannya

    Merupakan saldo laba yang belum ditentukan penggunaanya oleh Perusahaan.
                                                                                 2023                  2022

    Saldo Laba                                                                  (574.721.995)           637.009.595

                                                                                (574.721.995)           637.009.595
 c. Komponen Ekuitas Lain
                                                                                 2023                  2022

    Komponen Ekuitas Lain                                                    20.305.304.324            (446.723.112)

                                                                              20.305.304.324           (446.723.112)

    Komponen ekuitas lain merupakan keuntungan atau kerugian aktuaria.

                                                        35
Page 37
                                           PT MITRA TIRTA BUWANA Tbk
                                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                      Tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
         dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 30 Juni 2023 (Tidak di Audit) dan 2022
                             dan Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2022
                                    (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
15.PENDAPATAN USAHA

                                                                        Juni                           Desember
                                                             2023                   2022                 2022
 Galon                                                       1.379.804.500        1.757.212.236          3.526.696.493
 Bukan Galon                                                   991.115.984          723.557.979            881.674.123
 Lain lain                                                      11.781.650          107.592.426            175.228.230
 Total                                                       2.382.702.134        2.588.362.641          4.583.598.846

 Pendapatan lain-lain merupakan pendapatan atas tisu, tutup galon, galon dan sewa dispenser.
 Pada periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 dan tahun yang berakhir 31 Desember 2022,
 tidak ada penjualan kepada pelanggan yang melebihi 10% dari total penjualan.
16.BEBAN POKOK PENJUALAN
  Rincian beban pokok penjualan adalah sebagai berikut:
                                                                        Juni                           Desember
                                                             2023                   2022                 2022
  Bahan baku yang digunakan                                      72.754.825         104.506.850            235.127.229
  Pemakaian bahan penolong                                      510.753.066         424.096.964            725.464.065
  Beban produksi :
    Penyusutan galon                                           177.309.125          190.607.370             249.507.313
    Penyusutan peralatan                                       244.197.396          120.479.438             418.667.865
    Biaya atas pengiriman barang                               278.283.473          169.595.201             291.604.888
    Biaya bagi hasil                                            15.500.000           43.050.000              37.863.076
  Beban pokok produksi :                                     1.298.797.885        1.052.335.823           1.958.234.436
  Persediaan barang jadi
     Awal tahun                                                124.529.282          128.450.317             128.450.317
     Akhir tahun                                             (128.450.317)        (128.450.317)           (124.529.282)
  Beban pokok penjualan :                                    1.294.876.849        1.052.335.823           1.962.155.471
 Pada periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023 dan 2022 dan tahun yang berakhir 31 Desember 2022,
 tidak ada pembelian kepada pemasok yang melebihi 10% dari total penjualan.

17.BEBAN PENJUALAN
                                                                        Juni                           Desember
                                                             2023                   2022                 2022
 Biaya pemasaran                                                 51.304.652          20.833.200             88.410.753
 Komisi penjualan                                                19.207.000          81.601.692            140.670.126
 Total                                                          70.511.652          102.434.892            229.080.879




                                                           36
Page 38
                                           PT MITRA TIRTA BUWANA Tbk
                                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                      Tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
         dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 30 Juni 2023 (Tidak di Audit) dan 2022
                             dan Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2022
                                    (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
18.BEBAN ADMINISTRASI DAN UMUM
                                                                        Juni                           Desember
                                                             2023                   2022                 2022
 Biaya gaji direksi dan karyawan                             1.160.192.988          655.164.543           1.258.607.784
 Biaya imbalan kerja                                                                 84.577.612              47.301.248
 Biaya perbaikan dan
   pemeliharaan kendaraan                                        17.992.400          21.505.552             99.966.042
 Penyusutan kendaraan                                           129.849.765          59.430.756            122.371.929
 Biaya perjamuan tamu                                            23.914.826          36.454.000             36.454.000
 Biaya sewa dispenser                                            22.260.000          31.550.000             79.225.000
 Biaya listrik                                                   29.886.365          28.938.845             63.013.595
 Biaya lembur                                                    11.348.500          25.433.608             67.692.716
 Biaya perjalanan dinas                                          36.074.669          23.089.254             71.453.368
 Biaya BPJS Ketenagakerjaan                                      19.657.421          22.324.107             61.624.746
 Asuransi                                                                 -          10.905.178             10.905.178
 Penyusutan bangunan                                            115.872.000                   -             35.936.000
 Penyusutan Inventaris                                            4.104.167
 Biaya sewa gedung                                               10.000.000          10.000.000             40.000.000
 Biaya alat tulis kantor                                         33.124.470           9.698.750             28.121.900
 Biaya perbaikan dan pemeliharaan
   Bangunan dan mesin                                          64.234.000                9.318.000          27.550.900
 Biaya sewa Kendaraan                                           9.400.000                                   24.500.000
 Biaya telepon                                                  3.980.189                5.147.472          10.305.364
 Biaya rumah tangga                                            11.576.199                4.140.085           8.337.785
 Biaya perijinan                                                         -                                            -
 Biaya lain-lain                                               10.898.091             1.636.446              1.636.446
 Total                                                      1.714.366.050         1.039.314.208          2.095.004.000
19.PENDAPATAN (BEBAN) LAIN LAIN
                                                                        Juni                           Desember
                                                             2023                   2022                 2022
 PENDAPATAN LAIN-LAIN
 Jasa giro                                                        2.405.317              13.236                 18.173
 Imbalan kerja                                                            -                   -                      -
 Lain-lain                                                       11.781.650          21.632.941             68.741.284
 Subtotal                                                        14.186.967          21.646.177             68.759.457
 BEBAN LAIN LAIN
 Beban keuangan                                                           -         167.294.397            167.294.397
 Beban penurunan nilai persediaan                                         -          12.583.806             12.583.806
 Administrasi bank                                                1.232.385           1.652.933              3.556.510
 Biaya penurunan nilai piutang                                            -                   -              8.504.790
 Subtotal                                                         1.232.385         181.531.136            191.939.504
 Total                                                           12.954.582        (159.884.959)          (123.180.047)

                                                           37
Page 39
                                        PT MITRA TIRTA BUWANA Tbk
                                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                   Tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
      dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 30 Juni 2023 (Tidak di Audit) dan 2022
                          dan Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2022
                                   (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
20.LABA (RUGI) PER SAHAM

 Rincian perhitungan laba (rugi) per saham adalah sebagai berikut:

                                                      Periode enam bulan yang berakhir pada       Tahun yang Berakhir
                                                                 tanggal 30 Juni                    pada Tanggal 31
                                                                                                       Desember
                                                            2023                   2022                  2022
 Laba untuk perhitungan laba per saham                       (574.721.995)         242.945.846             78.684.177
 Jumlah rata-rata tertimbang saham untuk
    Perhitungan laba bersih per saham                           765.107.159        706.271.164            765.107.159
 Laba per saham dasar                                                (0,75)               0,34                   0,10

21.SEGMEN OPERASI

 Informasi segmen di bawah ini dilaporkan berdasarkan informasi yang digunakan oleh manajemen untuk mengevaluasi
 kinerja setiap segmen usaha dan mengalokasikan sumber daya.
 Segmen Usaha
                                                        Per enam bulan tanggal 30 Juni 2023
                                   Galon                Bukan Galon            Lain-lain               Jumlah

 Penjualan bersih                 1.379.804.500                991.115.984          11.781.650           2.382.702.134
 Beban pokok penjualan            (752.123.877)              (540.251.895)          (6.422.113)        (1.298.797.885)
 Hasil segmen (laba bruto)          627.680.623                450.864.089            5.359.537         1.083.904.249

 Beban penjualan tidak
   dapat dialokasikan                                                                                     (70.511.652)
 Beban umum dan
   administrasi tidak
   dapat dialokasikan                                                                                  (1.714.366.050)
 Beban keuangan                                                                                            12.954.582

 Laba sebelum beban
   pajak final dan pajak
    penghasilan                                                                                           297.358.495
 Beban pajak penghasilan                                                                                             -
 Laba periode berjalan                                                                                    297.358.495
 Rugi komprehensif lain setelah pajak                                                                    (574.721.995)

 Laba komprehensif
   tahun berjalan                                                                                        (574.721.995)



                                                           38
Page 40
                                         PT MITRA TIRTA BUWANA Tbk
                                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                    Tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
       dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 30 Juni 2023 (Tidak di Audit) dan 2022
                           dan Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2022
                                        (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
21.SEGMEN OPERASI (lanjutan)


 Aset Segmen
 Persediaan barang jadi                     17.420.337           12.614.727           150.175              30.035.064
 Aset tidak dapat dialokasikan                                                                         15.765.261.179
 Jumlah Aset                                                                                           15.795.296.243
 Liabilitas tidak dapat dialokasikan                                                                     689.687.935
 Jumlah Liabilitas                                                                                       689.687.935
 Penambahan aset tetap                                                                                  1.165.550.000
 Penyusutan                                                                                               671.332.453
 Segmen Usaha
                                                                  Tanggal 30 Juni 2022
                                        Galon               Bukan Galon           Lain-lain            Jumlah


 Penjualan bersih                      1.757.212.236               723.557.979          107.592.426      2.588.362.641
 Beban pokok penjualan                 (714.419.747)             (294.172.837)          (43.743.238)   (1.052.335.822)
 Hasil segmen (laba bruto)             1.042.792.489               429.385.142            63.849.188    1.536.026.819
 Beban penjualan tidak
   dapat dialokasikan                                                                                    (102.434.892)
 Beban umum dan
   administrasi tidak
   dapat dialokasikan                                                                                  (1.039.314.208)
 Beban keuangan                                                                                          (159.884.959)
 Laba sebelum beban
   pajak final dan pajak
    penghasilan                                                                                           234.392.760
 Laba sebelum beban
    pajak penghasilan                                                                                    234.392.760
 Beban pajak penghasilan                                                                                 (37.169.464)
 Laba periode berjalan                                                                                   197.223.295
 Laba komprehensif
    tahun berjalan                                                                                       197.223.295
 Aset Segmen
 Persediaan barang jadi                           20.390.490         8.396.084          1.248.490          30.035.064
 Aset tidak dapat dialokasikan                                                                          2.473.327.962
 Jumlah Aset                                                                                            2.503.363.026
 Liabilitas tidak dapat dialokasikan                                                                    1.471.587.633
 Jumlah Liabilitas                                                                                      1.471.587.633
    Penyusutan                                                                                           137.747.185



                                                               39
Page 41
                                         PT MITRA TIRTA BUWANA Tbk
                                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                    Tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
       dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 30 Juni 2023 (Tidak di Audit) dan 2022
                           dan Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2022
                                       (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
21.SEGMEN OPERASI (lanjutan)


 Segmen Usaha
                                                               Tanggal 31 Desember 2022
                                       Galon               Bukan Galon          Lain-lain              Jumlah

 Penjualan bersih                   3.526.696.493                 881.674.123          175.228.230      4.583.598.846
 Beban pokok penjualan            (1.509.714.757)               (377.428.689)          (75.012.025)   (1.962.155.471)
 Hasil segmen (laba bruto)          2.016.981.736                 504.245.434          100.216.205     2.621.443.375
 Beban penjualan tidak
   dapat dialokasikan                                                                                   (229.080.879)
 Beban umum dan
   administrasi tidak
   dapat dialokasikan                                                                                 (2.095.004.000)
 Laba sebelum beban
   pajak final dan pajak
    penghasilan                                                                                          174.178.449
 Pajak final
 Laba sebelum beban
   pajak penghasilan                                                                                     174.178.449
 Beban pajak penghasilan                                                                                 (76.318.405)
 Laba periode berjalan                                                                                    97.860.044
 Rugi komprehensif lain setelah pajak                                                                    514.559.423
 Laba komprehensif
   tahun berjalan                                                                                        514.559.423


 Aset Segmen
 Persediaan barang jadi                    95.814.882           23.953.720         4.760.680             124.529.282
 Aset tidak dapat dialokasikan                                                                         3.630.693.419
 Jumlah Aset                                                                                           3.755.222.701

 Liabilitas tidak dapat dialokasikan                                                                   2.520.766.331
 Jumlah Liabilitas                                                                                     2.520.766.331

 Penambahan aset tetap                                                                                 5.068.150.000
 Penyusutan                                                                                              826.483.107




                                                              40
Page 42
                                        PT MITRA TIRTA BUWANA Tbk
                                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                   Tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
      dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 30 Juni 2023 (Tidak di Audit) dan 2022
                          dan Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2022
                                  (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
21.SEGMEN OPERASI (lanjutan)

 Informasi segmen operasi menurut daerah geografis kegiatan usaha Perusahaan adalah sebagai berikut:
                                                                      Juni                             Desember
                                                           2023                   2022                   2022

 Yogyakarta                                                1.521.518.870         1.417.210.993            2.655.056.639
 Jawa Tengah                                                 766.300.937           965.865.309            1.594.165.751
 Jawa Timur                                                   11.437.327            91.403.839             100.781.457
 Jakarta                                                      83.445.000          113.882.500              233.594.999
 Jumlah                                                    2.382.702.134         2.588.362.641            4.583.598.846

22.SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK-PIHAK HUBUNGAN BERELASI
 a. Saldo dengan pihak hubungan istimewa
                                                                                  2023                    2022
 Piutang usaha
 Primadi Aryandika                                                                            -                        -
 Persentase dari jumlah kewajiban                                                             -                        -
 Piutang usaha atas nama Primadi Aryandika merupakan piutang usaha atas penjualan air minum dalam kemasan.
 Untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, jumlah beban yang diakui
 Perusahaan sehubungan dengan kompensasi bruto bagi manajemen kunci Perusahaan adalah sebagai berikut:

                                                                                  2023                    2022
 Imbalan kerja jangka pendek                                                      195.450.000              423.475.000
                                                                                  195.450.000              423.475.000
 Jumlah dalam tabel di atas merupakan jumlah yang diakui sebagai biaya selama periode pelaporan sehubungan dengan
 kompensasi yang diberikan kepada personil manajemen kunci tersebut.

23.MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN
 Risiko utama dari instrumen keuangan Perusahaan adalah risiko pasar (termasuk risiko tingkat bunga dan risiko perubahan
 nilai tukar mata uang asing) dan risiko kredit serta risiko likuiditas. Kebijakan keuangan Perusahaan dimaksudkan untuk
 mengurangi dampak keuangan dari fluktuasi tingkat bunga dan nilai tukar mata uang asing serta meminimalisir potensi
 kerugian yang dapat berdampak pada risiko keuangan Perusahaan.
 Faktor-faktor risiko keuangan
 a Risiko pasar
 .
   Risiko Tingkat Bunga
   Risiko tingkat suku bunga adalah risiko dimana nilai wajar arus kas di masa depan akan berfluktuasi karena perubahan
   tingkat suku bunga di pasar. Pinjaman yang diperoleh dengan tingkat bunga mengambang menimbulkan risiko suku
   bunga atas arus kas.



                                                          41
Page 43
                                         PT MITRA TIRTA BUWANA Tbk
                                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                    Tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
       dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 30 Juni 2023 (Tidak di Audit) dan 2022
                           dan Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2022
                                   (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
23.MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (Lanjutan)

   Risiko tingkat bunga Perusahaan terutama terkait dengan pinjaman yang diperoleh Perusahaan (lihat Catatan 10).
   Perusahaan melakukan penelaahan berkala atas dampak perubahan suku bunga dan senantiasa menjaga komposisi
   pendanaan sesuai dengan kebutuhan untuk mengelola risiko suku bunga.
   Tabel berikut menyajikan nilai tercatat instrumen keuangan yang dimiliki oleh Perusahaan yang terpengaruh oleh risiko
   suku bunga berdasarkan tanggal jatuh tempo:
                                                                                 30 Juni 2023
                                                    Kurang dari 1 Tahun       Lebih dari 1 Tahun       Nilai Tercatat
    Suku bunga mengambang
    Kas di bank dan setara kas                            10.235.517.985                      -         10.235.517.985
    Utang jangka panjang yang
       Jatuh tempo dalam satu tahun
       Utang bank                                                         -                        -                    -
    Utang jangka panjang yang
       Jatuh tempo lebih dari satu tahun
       Utang bank                                                                                  -                  -
                                                          10.235.517.985                           -     10.235.517.985
                                                                              31 Desember 2022
                                                    Kurang dari 1 Tahun       Lebih dari 1 Tahun       Nilai Tercatat
    Suku bunga mengambang
    Kas di bank dan setara kas                                 53.955.766                                    53.955.766
    Utang jangka panjang yang
       Jatuh tempo dalam satu tahun
       Utang bank                                           (499.951.964)                          -       (499.951.964)
    Utang jangka panjang yang
       Jatuh tempo lebih dari satu tahun
       Utang bank                                                       -          (899.614.964)           (899.614.964)
                                                            (445.996.198)          (899.614.964)         (1.345.611.163)
       Risiko tingkat bunga
       Instrumen keuangan lainnya yang dimiliki perusahaan yang tidak dimasukkan di tabel di atas adalah yang tidak
       dikenakan bunga atau tidak signifikan sehingga tidak terpengaruh risiko tingkat bunga.
 b. Risiko kredit
    Ketika pelanggan tidak mampu melakukan pembayaran dalam jangka waktu yang telah diberikan, Perusahaan akan
    menghubungi pelanggan untuk menindaklanjuti piutang yang telah lewat jatuh tempo. Jika pelanggan tidak melunasi
    piutang yang telah jatuh tempo dalam jangka waktu yang telah ditentukan, Perusahaan akan menindaklanjuti melalui
    jalur hukum. Tergantung pada penilaian Perusahaan, penyisihan khusus mungkin dibuat jika piutang dianggap tidak
    tertagih. Untuk meringankan risiko kredit, Perusahaan akan menghentikan penyaluran semua produk kepada pelanggan
    sebagai akibat gagal bayar.



                                                          42
Page 44
                                         PT MITRA TIRTA BUWANA Tbk
                                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                    Tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
       dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 30 Juni 2023 (Tidak di Audit) dan 2022
                           dan Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2022
                                    (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
23.MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (Lanjutan)

 c. Risiko likuiditas
    Risiko likuiditas adalah risiko dimana posisi arus kas Perusahaan menunjukkan pendapatan jangka pendek tidak cukup
    untuk menutupi pengeluaran jangka pendek.
    Perusahaan dalam menjalankan kegiatan usahanya senantiasa menjaga fleksibilitas melalui dana kas dan setara kas
    yang memadai dan ketersediaan dana dalam bentuk kredit yang memadai. Manajemen mengelola risiko likuiditas
    dengan senantiasa memantau perkiraan cadangan likuiditas perusahaan berdasarkan arus kas yang diharapkan serta
    menelaah kebutuhan pembiayaan untuk modal kerja dan aktivitas pendanaan secara teratur dan pada saat yang
    dianggap perlu.
 d. Nilai wajar aset dan liabilitas keuangan
    Tabel berikut menyajikan nilai tercatat dan nilai wajar dari masing-masing kategori instrumen keuangan Perusahaan
    yang tercatat pada laporan posisi keuangan 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022:

                                                          2023                                        2022
                2021                     Nilai tercatat           Nilai wajar        Nilai tercatat          Nilai wajar

    Aset keuangan:
    Kas dan setara kas                     10.235.517.985         10.235.517.985           8.024.028             8.024.028
    Piutang usaha - neto                      559.618.520            559.618.520         199.307.178           199.307.178
    Piutang lain - lain                        23.605.000             23.605.000          75.281.000            75.281.000
    Persediaan - neto                         171.501.482            171.501.482         190.788.486           190.788.486
    Uang muka dan
       beban dibayar dimuka                15.790.816.006         15.790.816.006         113.500.000           113.500.000
    Total                                  26.781.058.994         26.781.058.994         586.900.692           586.900.692

    Nilai wajar aset dan liabilitas keuangan disajikan dalam jumlah di mana instrumen tersebut dapat dipertukarkan dalam
    transaksi kini antara pihak pihak yang berkeinginan (willing parties), selain penjualan akibat kesulitan keuangan atau
    likuidasi yang dipaksakan. Metode yang digunakan untuk mengestimasi nilai wajar untuk setiap aset dan liabilitas
    keuangan mengikuti kebijakan akuntansi seperti yang dijelaskan pada Catatan 2p.
    Seluruh aset keuangan Perusahaan pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 (kas dan setara kas, piutang
    usaha, piutang bukan usaha dan jaminan) merupakan kelompok aset keuangan yang diukur dengan biaya perolehan
    diamortisasi. Ini merupakan kelompok pinjaman yang diberikan dan piutang pada tanggal 30 Juni 2022.

    Seluruh liabilitas keuangan Perusahaan pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 (utang bank, utang usaha,
    utang bukan usaha, akrual, liabilitas sewa dan uang jaminan pelanggan) merupakan kelompok liabilitas keuangan yang
    diukur dengan biaya perolehan diamortisasi.




                                                             43
Page 45
                                        PT MITRA TIRTA BUWANA Tbk
                                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                   Tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
      dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 30 Juni 2023 (Tidak di Audit) dan 2022
                          dan Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2022
                                    (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
23.MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (Lanjutan)

    Nilai tercatat atas seluruh aset dan liabilitas keuangan Perusahaan tersebut mendekati nilai wajarnya karena bersifat
    jangka pendek ataupun merupakan instrumen yang dikenakan tingkat bunga mengambang yang akan disesuaikan
    dengan tingkat bunga pasar.
    Nilai wajar atas jaminan dan jaminan pelanggan tidak dapat diukur secara andal dimana aset dan liabilitas keuangan
    tersebut tidak memiliki jangka waktu penyelesaian secara kontraktual.
 e. Manajemen Permodalan
    Perusahaan melakukan manajemen pemeliharaan modal dengan tujuan menjaga kemampuan Perusahaan untuk
    melanjutkan kelangsungan usaha, dengan demikian Perusahaan dapat melanjutkan untuk memberikan imbal hasil
    kepada pemegang saham dan manfaat bagi pemangku kepentingan lainnya. Juga untuk memberikan imbal hasil yang
    cukup kepada para pemegang saham dengan memberikan harga produk yang sepadan dengan risiko.
    Perusahaan menetapkan jumlah modal yang dibutuhkan yang seimbang dengan risiko. Perusahaan mengelola struktur
    permodalan dan membuat pertimbangan terhadap jumlah modal yang dibutuhkan terkait dengan perubahan kondisi
    ekonomi dan karakteristik risiko aset yang mendasarinya. Untuk memelihara atau menyesuaikan struktur permodalan,
    Perusahaan mungkin menyesuaikan jumlah dividen yang dibayarkan kepada pemegang saham, imbal hasil modal
    kepada pemegang saham, menerbitkan saham-saham baru, atau menjual aset untuk mengurangi utang.

    Konsisten dengan Perusahaan lainnya di dalam industri, Perusahaan memantau modal berdasarkan rasio utang
    terhadap ekuitas. Untuk tujuan ini, utang neto yang disesuaikan didefinisikan sebagai total liabilitas, yang terdiri dari
    utang dikurangi kas dan setara kas. Ekuitas yang disesuaikan terdiri dari komponen ekuitas selain jumlah yang
    diakumulasikan di dalam cadangan lindung nilai.

24.PERJANJIAN DAN IKATAN PENTING

 a Perjanjian Distribusi
 .
    PT Semarang Autocomp Manufacturing Indonesia
    Perusahaan mengadakan kerjasama dengan PT Semarang Autocomp Manufacturing Indonesia untuk pengadaan air
    minum dalam kemasan galon dengan jangka waktu 3 (tiga) tahun terhitung sejak 1 Desember 2021 sampai dengan 30
    November 2024 dengan sistem pembayaran setiap bulan dengan melampirkan invoice setiap bulan. Perjanjian ini dapat
    diperpanjang atas kesepakatan para pihak.

    PT PRIMISSIMA
    Perusahaan mengadakan kerjasama dengan PT Primisimma untuk pengadaan air minum dalam kemasan galon
    dengan jangka waktu 2 (dua ) tahun terhitung sejak 1 Maret 2023 sampai dengan 31 Maret 2025 dengan sistem
    pembayaran setiap bulan dengan melampirkan invoice setiap bulan. Perjanjian ini dapat diperpanjang atas kesepakatan
    para pihak.




                                                            44
Page 46
                                        PT MITRA TIRTA BUWANA Tbk
                                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                   Tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
      dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 30 Juni 2023 (Tidak di Audit) dan 2022
                          dan Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2022
                                  (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
24.PERJANJIAN DAN IKATAN PENTING (Lanjutan)
    SevenSky Lippo Plaza
    Perusahaan mengadakan kerjasama dengan SevenSky Lippo Plaza untuk pengadaan air minum dalam kemasan galon
    dengan jangka waktu selama 2 (dua) tahun terhitung mulai 21 Februari 2022 dan akan berakhir pada tanggal 21
    Februari 2024. Harga jual air minum sebesar Rp. 7.000,-/Gallon harga tersebut sudah termasuk PPN dengan sistem
    pembayaran 14 (empat belas) hari sekali untuk penjualan hari berjalan sebelumnya,perjanjian ini dapat diperpanjang
    atas kesepakatan para pihak.

    Sendok Sumpit Group
    Perusahaan mengadakan kerjasama dengan Sendok Sumpit Group untuk pengadaan air minum dalam kemasan galon
    dengan jangka waktu terhitung mulai 5 Januari 2022 dan akan berakhir pada tanggal 31 Desember 2022. Harga jual air
    minum sebesar Rp. 8.000,-/Galon, Rp. 19.500,- / Kardus kemasan 240 ml, Rp. 29.600/ kardus kemasan 600 ml harga
    tersebut sudah termasuk PPN dengan sistem pembayaran 14 (empat belas) hari sekali untuk penjualan hari berjalan
    sebelumnya. Perjanjian ini dapat diperpanjang atas kesepakatan para pihak.


    PT Rocket Chicken
    Perusahaan mengadakan kerjasama dengan PT Rocket Chicken untuk pengadaan air minum dalam kemasan galon
    dengan jangka waktu selama 1 (satu) tahun terhitung mulai 2 Januari 2022 dan akan berakhir pada tanggal 31
    Desember 2022. Harga jual air minum sebesar Rp. 7.000,-/Galon, Rp. 14.500,- / Kardus kemasan 120 ml, Rp. 19.500,-
    / Kardus kemasan 240 ml, Rp. 29.500/ kardus kemasan 600 ml. Perjanjian ini dapat diperpanjang atas kesepakatan
    para pihak.

    PT Tirta Jaya Sukses
    Perusahaan mengadakan kerjasama dengan PT Tirta Jaya Sukses untuk pengadaan bahan baku air dengan jangka
    waktu selama 2 (dua) tahun terhitung mulai 1 April 2022 dan akan berakhir pada tanggal 1 April 2024. Harga beli air
    sebesar Rp. 225.000,-/tangki, pihak kedua memberikan marketing Fun sebesar Rp.750,- (tujuh ratus lima puluh rupiah)
    per galon dan Rp.250,- (Dua ratus lima puluh rupiah) dalam bentuk support produk Hexsoul.


    PT Eka Jaya Putra
    Perusahaan telah mengadakan kerjasama dengan PT Eka Jaya Putra berdasarkan Surat Perintah Kerja No. 02/SP-
    MTB-EJP/VII/2022 tanggal 25 Juli 2022 untuk melaksanakan pekerjaan pembangunan pabrik air mineral yang terletak
    di Gondang Lutung, Gondong, Donoharjo, Kec Ngaglik, Kab. Sleman, D.I Yogyakarta. Nilai kontrak pekerjaan tersebut
    memiliki nilai sebesar Rp. 6.500.000.000,- (enam milyar lima ratus juta rupiah). Jangka waktu pelaksanaan untuk
    menyelesaikan seluruh pekerjaan membutuhkan waktu selama 270 (dua ratus tujuh puluh) hari kalender dan masa
    pemeliharaan selama 90 (sembilan puluh) hari terhitung sejak diselesaikanya pekerjaan.


    PT Probuwana Wira Leksana
    Perusahaan telah mengadakan kerjasama dengan PT Probuwana Wira Leksana berdasarkan surat perjanjian kontrak
    kerjasama No. 007/Adm-PN/IV-2023 tanggal 03 April 2023 untuk menyelenggarakan even YOGYA LOVE
    CONFFESION CONCERT.Nilai kontrak kerjasama tersebut memiliki nilai sebesar Rp. 1.200.000.000,- ( satu milyar dua
    ratus juta rupiah )


                                                         45
Page 47
                                         PT MITRA TIRTA BUWANA Tbk
                                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                    Tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
       dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 30 Juni 2023 (Tidak di Audit) dan 2022
                           dan Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2022
                                   (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
25. KETIDAKPASTIAN KONDISI EKONOMI
  Pada tanggal 11 Maret 2020, Organisasi Kesehatan Dunia (“WHO”) telah menetapkan penyebaran wabah virus corona
  (“Covid-19”) sebagai pandemi global. Wabah Covid-19 telah menyebabkan terjadinya perlambatan ekonomi global dan
  domestik, yang kemudian mempengaruhi operasi Perusahaan serta pelanggan dan pemasok Perusahaan. Meskipun
  gangguan ini diperkirakan hanya bersifat sementara, namun terdapat ketidakpastian yang cukup tinggi terkait luas
  dampaknya terhadap operasi dan kinerja keuangan Perusahaan. Luas dampak tersebut bergantung pada beberapa
  perkembangan tertentu di masa depan yang tidak dapat diprediksi pada saat ini, termasuk durasi penyebaran wabah,
  kebijakan ekonomi dan kebijakan lainnya yang diterapkan Pemerintah untuk memberantas ancaman Covid-19, serta
  dampak faktor-faktor tersebut terhadap pegawai, pelanggan, kreditur, dan pemasok Perusahaan. Manajemen terus
  memantau secara seksama operasi, likuiditas dan sumber daya yang dimiliki Perusahaan, serta bekerja secara aktif untuk
  mengurangi dampak saat ini dan dampak masa depan dari situasi ini yang belum pernah dialami sebelumnya. Laporan
  keuangan ini tidak mencakup penyesuaian yang mungkin timbul dari ketidakpastian yang diungkapkan di atas.


26.PERISTIWA SETELAH PERIODE PELAPORAN
 1 Melakukan pembagian Deviden pada tanggal 02 Agustus 2023 sebagaimana yang sudah disampaikan dalam RUPS
   tanggal 26 Juni 2023 dan tertuang dalam akta Notaris Dr. Tabitha Sri Jeany, S.H., M.Kn., No. 22 tanggal 26 Juni 2023
   bahwa penetapan pembagian Deviden atas laba Perseroan untuk tahun buku 2022 (dua ribu dua puluh dua) bahwa
   para pemegang saham Perseroan mendapatkan pembagian Deviden sebersar Rp. 0,1,- (nol koma satu rupiah) per
   lembar saham.
 2 Menyelenggarakan RUPSLB yang akan direncanakan dibulan Oktober 2023 karena akan adannya perubahan
   penggunaan dana hasil Penawaran Umum. Sesuai ketentuan pasal 9, 10 dan 11 POJK 30 tahun 2015 khususnya
   mengenai perubahan penggunaan dana hasil penawaran umum terhadap lokasi atas obyek yang akan dibeli.

 3 Menyelenggarakan even musik YOGYA LOVE CONFFESION CONCERT pada hari sabtu 26 Agustus 2023 di Jogja
   Expo Centre dengan mengundang beberapa artis papan atas diantaranya Langit Sore, Rony Parulian, Salma Salsabil,
   Raim Laode, Budi Doremi dan Yura Yunita

27.TUJUAN PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN

 Laporan keuangan ini disusun dan diterbitkan dengan tujuan untuk dicantumkan dalam dokumen penawaran sehubungan
 dengan rencana penawaran umum perdana efek ekuitas Perusahaan di Indonesia berdasarkan peraturan dan ketentuan
 Otoritas Jasa Keuangan.

28.PENERBITAN KEMBALI LAPORAN KEUANGAN

 Perusahaan sebelumnya telah menerbitkan laporan keuangan tanggal 30 Juni 2022 dan 31 Desember 2022, serta untuk
 periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023 dan 30 Juni 2022 (tidak diaudit) dan tahun yang berakhir
 pada tanggal 31 Desember 2022. Sehubungan dengan rencana Penawaran Umum Perdana beberapa tambahan
 pengungkapan dalam Catatan 1, 2, 27, 28 dan 29.

29.PENYELESAIAN LAPORAN KEUANGAN

 Manajemen Perusahaan bertanggung jawab atas penyusunan laporan keuangan terlampir yang diselesaikan dan
 diotorisasi pada tanggal 29 November 2022.

                                                           46
Page 48
                                  PT MITRA TIRTA BUWANA Tbk
                              CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                             Tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 30 Juni 2023 (Tidak di Audit) dan 2022
                    dan Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2022
                           (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)




                                                  47

File

File Open PDF
Source IDX
Size2.06 MB
Published5 Sep 2023
Pages48
Characters158,090
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

The name pass has not read this document yet.

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 5

FinancialStatement-2023-II-SOUL.xlsx done
inlineXBRL.zip done
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result