Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 34
Page 1
Nomor Surat No.044/DBL-OJK/IX/2023
Nama Emiten PT Dana Brata Luhur Tbk.
Kode Emiten TEBE
Perihal Penyampaian Laporan Keuangan Interim Yang Tidak Diaudit
Perseroan dengan ini menyampaikan laporan keuangan untuk periode 6 Bulan yang berakhir pada 30/06/2023 dengan ikhtisar sebagai berikut :
Informasi mengenai anak perusahaan Perseroan sebagai berikut :
No Nama Kegiatan Lokasi Tahun Status Jumlah Aset Satuan Mata Persentase
Usaha Komersil Operasi Uang (%)
1 PT Pelabuhan Berusaha Jakarta Belum 54.606.258 RIBUAN IDR 99.96
Talenta Bumi dalam bidang Selatan beroperasi
Jasa
Pengolahan
Pelabuhan
batubara.
2 PT Talenta Berusaha Jakarta Belum 1.358.837 RIBUAN IDR 99.96
Bumi Energi dalam bidang Selatan beroperasi
Perdagangan
batubara.
3 PT Talenta Berusaha Kalimantan 2013 Beroperasi 1.063.258.753 RIBUAN IDR 99.21
Bumi dalam bidang Selatan
penyediaan
jasa
pengangkutan
dan
pelabuhan
batubara
Dokumen ini merupakan dokumen resmi PT Dana Brata Luhur Tbk. yang tidak memerlukan tanda tangan karena dihasilkan secara elektronik. PT
Dana Brata Luhur Tbk. bertanggung jawab penuh atas informasi tertera di dalam dokumen ini.
Page 2
[1000000] General information
Informasi umum General information
30 June 2023
Nama entitas PT Dana Brata Luhur Tbk. Entity name
Penjelasan perubahan nama dari akhir Explanation of change in name from
periode laporan sebelumnya the end of the preceding reporting
period
Kode entitas TEBE Entity code
Nomor identifikasi entitas AA934 Entity identification number
Industri utama entitas Infrastruktur / Infrastructure Entity main industry
Standar akutansi yang dipilih PSAK Selected accounting standards
Sektor A. Energy Sector
Subsektor A1. Oil, Gas & Coal Subsector
Industri A12. Coal Industry
Subindustri A122. Coal Distribution Subindustry
Informasi pemegang saham Controlling shareholder information
National Corporation
pengendali
Jenis entitas Local Company - Indonesia Type of entity
Jurisdiction
Jenis efek yang dicatatkan Saham / Stock Type of listed securities
Jenis papan perdagangan tempat Type of board on which the entity is
Utama / Main
entitas tercatat listed
Apakah merupakan laporan keuangan Whether the financial statements are
satu entitas atau suatu kelompok Entitas grup / Group entity of an individual entity or a group of
entitas entities
Periode penyampaian laporan Period of financial statements
Kuartal II / Second Quarter
keuangan submissions
Tanggal awal periode berjalan January 01, 2023 Current period start date
Tanggal akhir periode berjalan June 30, 2023 Current period end date
Tanggal akhir tahun sebelumnya December 31, 2022 Prior year end date
Tanggal awal periode sebelumnya January 01, 2022 Prior period start date
Tanggal akhir periode sebelumnya June 30, 2022 Prior period end date
Tanggal akhir 2 tahun sebelumnya December 31, 2021 Prior 2 year end date
Mata uang pelaporan Rupiah / IDR Description of presentation currency
Kurs konversi pada tanggal pelaporan Conversion rate at reporting date if
jika mata uang penyajian selain rupiah presentation currency is other than
rupiah
Pembulatan yang digunakan dalam Level of rounding used in financial
penyajian jumlah dalam laporan Ribuan / In Thousand statements
keuangan
Jenis laporan atas laporan keuangan Tidak Diaudit / Unaudit Type of report on financial statements
Jenis opini auditor Type of auditor's opinion
Hal yang diungkapkan dalam paragraf Matters disclosed in
pendapat untuk penekanan atas suatu emphasis-of-matter or other-matter
masalah atau paragraf penjelasan paragraph, if any
lainnya, jika ada
Hasil penugasan review Result of review engagement
Opini Hal Audit Utama Any Key Audit Matters Opinion
Jumlah Hal Audit Utama Total Key Audit Matters
Paragraf Hal Audit Utama Key Audit Matters Paragraph
Tanggal laporan audit atau hasil Date of auditor's opinion or result of
laporan review review report
Auditor tahun berjalan Current year auditor
Nama partner audit tahun berjalan Name of current year audit signing
partner
Page 3
Lama tahun penugasan partner yang Number of years served as audit
menandatangani signing partner
Auditor tahun sebelumnya Prior year auditor
Nama partner audit tahun sebelumnya Name of prior year audit signing
partner
Kepatuhan terhadap pemenuhan Whether in compliance with OJK rules
peraturan OJK Nomor: No. 75/POJK.04/2017 concerning
Ya / Yes
75/POJK.04/2017 tentang Tanggung responsibilities of board of directors on
Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan financial statements
Kepatuhan terhadap pemenuhan Compliance to the independency of
independensi akuntan yang Accountant that provide services in
memberikan jasa audit di pasar modal Capital Market as regulated in OJK
sesuai dengan POJK Nomor Ya / Yes rules No. 13/POJK.03/2017
13/POJK.03/2017 tentang concerning The Use of Public
Penggunaan Jasa Akuntan Publik Accountant and Auditing Firm in
dalam Kegiatan Jasa Keuangan Financial Services Activities.
Page 4
[3210000] Statement of financial position presented using current and
non-current - Infrastructure Industry
Laporan posisi keuangan Statement of financial position
30 June 2023 31 December 2022
Aset Assets
Aset lancar Current assets
Kas dan setara kas Cash and cash
342,864,746 409,185,230
equivalents
Aset keuangan lancar Current financial assets
Aset keuangan lancar Current other financial
8,700,420 680,260
lainnya assets
Piutang usaha Trade receivables
Piutang usaha pihak Trade receivables third
15,141,702 7,895,317
ketiga parties
Piutang usaha pihak Trade receivables
21,547,243 26,865,797
berelasi related parties
Piutang lainnya Other receivables
Piutang lainnya pihak Other receivables third
1,605,809 1,324,597
ketiga parties
Piutang lainnya pihak Other receivables
1,381
berelasi related parties
Persediaan lancar Current inventories
Persediaan lancar 8,251,792 6,924,796 Current inventories
Biaya dibayar dimuka Current prepaid expenses
711,047 748,892
lancar
Uang muka lancar 8,020,901 794,814 Current advances
Pajak dibayar dimuka Current prepaid taxes
429,451
lancar
Jumlah aset lancar 407,274,492 454,419,703 Total current assets
Aset tidak lancar Non-current assets
Piutang dari pihak berelasi Receivables from related
267,880 258,197
parties
Jaminan tidak lancar 100,000,000 100,506,306 Non-current guarantees
Aset pajak tangguhan 15,921,971 15,679,215 Deferred tax assets
Aset tetap Property, plant, and
703,408,593 729,157,314
equipment
Aset tidak lancar Other non-current
2,567,152 2,484,652
non-keuangan lainnya non-financial assets
Jumlah aset tidak lancar 822,165,596 848,085,684 Total non-current assets
Jumlah aset 1,229,440,088 1,302,505,387 Total assets
Liabilitas dan ekuitas Liabilities and equity
Liabilitas Liabilities
Liabilitas jangka pendek Current liabilities
Utang bank jangka Short term bank loans
90,000,000 90,000,000
pendek
Utang usaha Trade payables
Utang usaha pihak Trade payables
14,397,260 19,324,681
ketiga third parties
Utang usaha pihak Trade payables
3,421,363 4,586,833
berelasi related parties
Utang lainnya Other payables
Utang lainnya pihak Other payables
76,627 76,373
ketiga third parties
Utang lainnya pihak Other payables
Page 5
berelasi 124 related parties
Uang muka Current advances
pelanggan jangka from customers
pendek
Uang muka Current advances
pelanggan jangka from customers
1,961,930
pendek pihak third parties
ketiga
Beban akrual jangka Current accrued
6,526,723 6,551,878
pendek expenses
Utang pajak 11,011,061 61,010,484 Taxes payable
Pendapatan Current deferred
ditangguhkan jangka 12,713,131 6,942,500 revenue
pendek
Liabilitas jangka Current maturities of
panjang yang jatuh long-term liabilities
tempo dalam satu
tahun
Liabilitas jangka Current maturities
panjang yang jatuh of bank loans
tempo dalam satu 21,950,000 44,550,000
tahun atas utang
bank
Jumlah liabilitas Total current
160,096,165 235,004,803
jangka pendek liabilities
Liabilitas jangka Non-current liabilities
panjang
Kewajiban imbalan Long-term
pasca kerja jangka 14,793,757 13,188,467 post-employment
panjang benefit obligations
Jumlah liabilitas Total non-current
14,793,757 13,188,467
jangka panjang liabilities
Jumlah liabilitas 174,889,922 248,193,270 Total liabilities
Ekuitas Equity
Ekuitas yang Equity attributable to
diatribusikan kepada equity owners of parent
pemilik entitas induk entity
Saham biasa 128,500,000 128,500,000 Common stocks
Tambahan modal Additional paid-in
277,967,904 277,967,904
disetor capital
Komponen ekuitas Other components of
126,539 126,539
lainnya equity
Saldo laba Retained earnings
(akumulasi kerugian) (deficit)
Saldo laba yang Appropriated
telah ditentukan 110,000 110,000 retained earnings
penggunaannya
Saldo laba yang Unappropriated
belum ditentukan 640,096,081 639,771,785 retained earnings
penggunaannya
Jumlah ekuitas yang Total equity
diatribusikan kepada attributable to equity
1,046,800,524 1,046,476,228
pemilik entitas induk owners of parent
entity
Kepentingan Non-controlling interests
7,749,642 7,835,889
non-pengendali
Jumlah ekuitas 1,054,550,166 1,054,312,117 Total equity
Jumlah liabilitas dan Total liabilities and equity
1,229,440,088 1,302,505,387
ekuitas
Page 6
[3311000] Statement of profit or loss and other comprehensive income, OCI
components presented net of tax, by function - Infrastructure Industry
Laporan laba rugi dan penghasilan Statement of profit or loss and other
komprehensif lain comprehensive income
30 June 2023 30 June 2022
Penjualan dan pendapatan Sales and revenue
309,687,426 276,902,565
usaha
Beban pokok penjualan dan Cost of sales and revenue
( 144,197,691 ) ( 123,714,234 )
pendapatan
Jumlah laba bruto 165,489,735 153,188,331 Total gross profit
Beban umum dan administrasi General and administrative
( 20,249,998 ) ( 20,934,358 )
expenses
Pendapatan keuangan 8,865,326 4,152,080 Finance income
Beban bunga dan keuangan ( 3,266,194 ) ( 3,935,185 ) Interest and finance costs
Keuntungan (kerugian) lainnya 1,611,708 1,687,597 Other gains (losses)
Jumlah laba (rugi) sebelum Total profit (loss) before tax
152,450,577 134,158,465
pajak penghasilan
Pendapatan (beban) pajak ( 34,333,423 ) ( 30,302,758 ) Tax benefit (expenses)
Jumlah laba (rugi) dari operasi Total profit (loss) from
118,117,154 103,855,707
yang dilanjutkan continuing operations
Jumlah laba (rugi) 118,117,154 103,855,707 Total profit (loss)
Jumlah laba rugi komprehensif 118,117,154 103,855,707 Total comprehensive income
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
diatribusikan
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
117,259,296 103,098,313
diatribusikan ke entitas induk parent entity
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
diatribusikan ke kepentingan 857,858 757,394 non-controlling interests
non-pengendali
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan attributable to
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan ke entitas 117,259,296 103,098,313 attributable to parent entity
induk
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan ke 857,858 757,394 attributable to non-controlling
kepentingan non-pengendali interests
Laba (rugi) per saham Earnings (loss) per share
Laba per saham dasar Basic earnings per share
diatribusikan kepada attributable to equity
pemilik entitas induk owners of the parent entity
Laba (rugi) per saham Basic earnings (loss) per
dasar dari operasi yang 91.25 80.23 share from continuing
dilanjutkan operations
Page 7
[3410000] Statement of changes in equity - Infrastructure Industry - Current Year
30 June 2023
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Selisih transaksi Saldo laba yang telah Saldo laba yang belum Ekuitas yang dapat
Tambahan modal Kepentingan
Saham biasa ekuitas dengan pihak ditentukan ditentukan diatribusikan kepada Ekuitas
disetor non-pengendali
non-pengendali penggunaannya penggunaannya entitas induk
Difference in value of
Appropriated retained Unappropriated retained Equity attributable to
Common stocks Additional paid-in capital equity transactions with Non-controlling interests Equity
earnings earnings parent entity
non-controlling interests
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian kembali 128,500,000 277,967,904 126,539 110,000 639,771,785 1,046,476,228 7,835,889 1,054,312,117 Balance before restatement at beginning of period
Posisi ekuitas, awal periode 128,500,000 277,967,904 126,539 110,000 639,771,785 1,046,476,228 7,835,889 1,054,312,117 Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) 117,259,296 117,259,296 857,858 118,117,154 Profit (loss)
Kenaikan (penurunan) ekuitas melalui transaksi Increase (decrease) in equity through transactions
( 116,935,000 ) ( 116,935,000 ) ( 944,105 ) ( 117,879,105 )
dengan pemilik ekuitas with owner's equity
Posisi ekuitas, akhir periode 128,500,000 277,967,904 126,539 110,000 640,096,081 1,046,800,524 7,749,642 1,054,550,166 Equity position, end of the period
Page 8
[3410000] Statement of changes in equity - Infrastructure Industry - Prior Year
30 June 2022
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Selisih transaksi ekuitas Saldo laba yang telah Saldo laba yang belum Ekuitas yang dapat
Tambahan modal Kepentingan
Saham biasa dengan pihak ditentukan ditentukan diatribusikan kepada Ekuitas
disetor non-pengendali
non-pengendali penggunaannya penggunaannya entitas induk
Difference in value of
Appropriated retained Unappropriated retained Equity attributable to
Common stocks Additional paid-in capital equity transactions with Non-controlling interests Equity
earnings earnings parent entity
non-controlling interests
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian kembali 128,500,000 277,967,904 126,539 110,000 400,950,411 807,654,854 6,209,540 813,864,394 Balance before restatement at beginning of period
Posisi ekuitas, awal periode 128,500,000 277,967,904 126,539 110,000 400,950,411 807,654,854 6,209,540 813,864,394 Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) 103,098,313 103,098,313 757,394 103,855,707 Profit (loss)
Kenaikan (penurunan) ekuitas melalui transaksi Increase (decrease) in equity through transactions
( 57,825,000 ) ( 57,825,000 ) ( 487,280 ) ( 58,312,280 )
dengan pemilik ekuitas with owner's equity
Posisi ekuitas, akhir periode 128,500,000 277,967,904 126,539 110,000 446,223,724 852,928,167 6,479,654 859,407,821 Equity position, end of the period
Page 9
[3510000] Statement of cash flows, direct method - Infrastructure Industry
Laporan arus kas Statement of cash flows
30 June 2023 30 June 2022
Arus kas dari aktivitas operasi Cash flows from operating
activities
Penerimaan kas dari Cash receipts from
aktivitas operasi operating activities
Penerimaan dari Receipts from customers
311,568,296 264,815,977
pelanggan
Pembayaran kas dari Cash payments from
aktivitas operasi operating activities
Pembayaran kepada Payments to suppliers for
pemasok atas barang dan ( 136,676,130 ) ( 120,001,862 ) goods and services
jasa
Pembayaran gaji dan Payments for salaries and
( 16,533,465 ) ( 7,982,832 )
tunjangan allowances
Kas diperoleh dari Cash generated from (used
158,358,701 136,831,283
(digunakan untuk) operasi in) operations
Penerimaan pengembalian Income taxes refunded (paid)
(pembayaran) pajak from operating activities
( 81,794,484 ) ( 30,246,545 )
penghasilan dari aktivitas
operasi
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
76,564,217 106,584,738
(digunakan untuk) aktivitas operating activities
operasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from investing
investasi activities
Penerimaan dari penjualan Proceeds from disposal of
2,727
aset tetap property and equipment
Pembayaran untuk perolehan Payments for acquisition of
( 3,852,154 ) ( 31,518,489 )
aset tetap property and equipment
Penerimaan pembayaran Receipts from receivables
( 1,381 ) 105,897
piutang dari pihak berelasi from related parties
Pembayaran pemberian Payments of receivables from
( 9,683 ) ( 47,569 )
piutang kepada pihak berelasi related parties
Penerimaan bunga dari Interests received from
3,553,299
aktivitas investasi investing activities
Penerimaan pengembalian Income taxes refunded (paid)
(pembayaran) pajak from investing activities
4,347,718
penghasilan dari aktivitas
investasi
Penerimaan (pengeluaran) Other cash inflows (outflows)
kas lainnya dari aktivitas ( 90,000 ) from investing activities
investasi
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
394,500 ( 27,904,135 )
(digunakan untuk) aktivitas investing activities
investasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from financing
pendanaan activities
Pembayaran pinjaman bank ( 22,600,000 ) ( 20,400,000 ) Payments of bank loans
Penerimaan utang pihak Proceeds from due to related
( 124 ) 124
berelasi parties
Pembayaran dividen dari Dividends paid from financing
( 117,879,105 )
aktivitas pendanaan activities
Pembayaran bunga dari Interests paid from financing
Page 10
aktivitas pendanaan ( 3,306,278 ) ( 3,976,195 ) activities
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
( 143,785,507 ) ( 24,376,071 )
(digunakan untuk) aktivitas financing activities
pendanaan
Jumlah kenaikan (penurunan) Total net increase (decrease)
( 66,826,790 ) 54,304,532
bersih kas dan setara kas in cash and cash equivalents
Kas dan setara kas arus kas, Cash and cash equivalents cash
409,185,230 251,984,806
awal periode flows, beginning of the period
Kenaikan (penurunan) kas dan Other increase (decrease) in
506,306
setara kas lainnya cash and cash equivalents
Kas dan setara kas arus kas, Cash and cash equivalents
342,864,746 306,289,338
akhir periode cash flows, end of the period
Page 11
[3610000] Explanation for Significant Accounting Policy - Infrastructure Industry
Kebijakan akuntansi signifikan Significant accounting policies
30 June 2023
Dasar penyusunan laporan keuangan Laporan keuangan konsolidasian disusun dan disajikan dengan menggunakan Standar Akuntansi Basis of preparation of consolidated financial
konsolidasian Keuangan di Indonesia, meliputi pernyataan dan interpretasi yang diterbitkan oleh Dewan Standar statements
Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) dan Dewan Standar Akuntansi Syariah
IAI.Laporan keuangan konsolidasian juga disusun dan disajikan sesuai dengan Peraturan OJK No.
20/POJK 04/2021 tentang ?Penyusunan Laporan Keuangan Perusahaan Efek? dan SEOJKNo.
25/SEOJK.04/2021 tentang ?Pedoman Perlakuan Akuntansi Perusahaan Efek? untuk periode enam
bulan yang berakhir 30 Juni 2023 dan tahun yang berakhir31 Desember 2022.Dasar pengukuran
laporan keuangan konsolidasian ini adalah konsep biaya perolehan, kecuali beberapa akun tertentu
disusun berdasarkan pengukuran lain, sebagaimana diuraikan dalam kebijakan akuntansi
masing-masing akun tersebut. Laporan keuangan konsolidasian ini disusun dengan metode akrual,
kecuali laporan arus kas konsolidasian.Laporan arus kas konsolidasian disusun dengan menggunakan
metode langsung dengan mengelompokkan arus kasdalam aktivitas operasi, investasi dan
pendanaan.Kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian
untuk periode enam bulan yang berakhir 30 Juni 2023 adalah konsisten dengan kebijakan akuntansi
yang diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian untuk tahun yang berakhir 31
Desember 2022.Mata uang yang digunakan dalam penyusunan dan penyajian laporan keuangan
konsolidasian adalah mata uang Rupiah (Rupiah) yang juga merupakan mata uang fungsional Grup.
Prinsip-prinsip konsolidasi Laporan keuangan konsolidasianmeliputi laporan keuangan Perusahaan dan entitas-entitas (termasuk Principles of consolidation
entitas terstruktur) yang dikendalikan oleh Perusahaan dan entitas anak (Grup). Pengendalian
diperoleh apabila Grup memiliki seluruh hal berikut ini:1.kekuasaan atas investee;1.eksposur atau hak
atas imbal hasil variabel dari keterlibatannya dengan investee; dankemampuan untuk menggunakan
kekuasaannya atas investee untuk mempengaruhi jumlah imbal hasil Grup.Pengkonsolidasian entitas
anak dimulai pada saat Grup memperoleh pengendalian atas entitas anak dan berakhir pada saat Grup
kehilangan pengendalian atas entitas anak. Secara khusus, penghasilan dan beban entitas anak yang
diakuisisi atau dilepaskan selama tahun berjalan termasuk dalam laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain konsolidasian sejak tanggal Grup memperoleh pengendalian sampai dengan tanggal
Grup kehilangan pengendalian atas entitas anak.Seluruh aset dan liabilitas, ekuitas, penghasilan,
beban dan arus kas dalam intra kelompok usaha terkait dengan transaksi antar entitas dalam Grup
dieliminasi secara penuh dalam laporan keuangan konsolidasian.Laba rugi dan setiap komponen
penghasilan komprehensif lain diatribusikan kepada pemilik Perusahaan dan kepentingan
nonpengendali (KNP) meskipun hal tersebut mengakibatkan KNP memiliki saldo defisit.KNP disajikan
dalam laporan laba rugidan penghasilan komprehensif lain konsolidasian dan dalam ekuitas pada
laporan posisi keuangan konsolidasian, terpisah dari bagian yang dapat diatribusikan kepada pemilik
Perusahaan.Transaksi dengan KNP yang tidak mengakibatkan hilangnya pengendalian dicatat sebagai
transaksi ekuitas. Selisih antara nilai wajar imbalan yang dialihkan dengan bagian relatif atas nilai
tercatat aset bersih entitas anak yang diakuisisi dicatat di ekuitas. Keuntungan atau kerugian dari
pelepasan kepada KNP juga dicatat di ekuitas.
Kas dan setara kas Kas terdiri dari kas dan bank. Setara kas adalah semua investasi yang bersifat jangka pendek dan Cash and cash equivalents
sangat likuid yang dapat segera dikonversikan menjadikas dengan jatuh tempo dalam waktu3 (tiga)
Page 12
bulan atau kurang sejaktanggal penempatannya, dan yangtidak dijaminkan serta tidak dibatasi
pencairannya.
Piutang usaha dan piutang lain-lain Piutang usaha dan piutang lain-lain pada awalnya diakui sebesar nilai wajar dan selanjutnya diukur Trade and other receivables
pada biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif, kecuali jika efek
diskontonya tidak material, setelah dikurangi penyisihan penurunan nilai yang diukur berdasarkan
kerugian kredit ekspektasian dengan menelaah kolektibilitas saldo piutang secara individual atau
kolektif dan mempertimbangkan informasi makroekonomi yang berorientasi ke masa depan dan
relevan yang dilakukan pada setiap akhir periode pelaporan. Penyisihan penurunan nilai dihapuskan
pada saat piutang tersebut dipastikan tidak tertagih. Pemulihan dari jumlah yang disisihkan
sebelumnya dikreditkan ke akun yang sama.
Persediaan Persediaan dinyatakan berdasarkan biaya atau nilai realisasi bersih, mana yang lebih rendah (the Inventories
lower of cost and net realizable value). Biaya persediaan ditentukan berdasarkan metode rata-rata
tertimbang.Cadangan persediaan usang dan cadangan kerugian penurunan nilai persediaan dibentuk
untuk menyesuaikan nilai persediaan ke nilai realisasi bersih.
Aset tetap Pemilikan LangsungAset tetap, kecuali tanah, dinyatakan berdasarkan biaya perolehan, tetapi tidak Fixed assets
termasuk biaya perawatan sehari-hari, dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi rugi penurunan
nilai, jika ada. Tanah tidak disusutkan dan dinyatakan berdasarkan biaya perolehan dikurangi
akumulasi rugi penurunan nilai, jika ada.Biaya perolehan awal aset tetap meliputi harga perolehan,
termasuk bea impor dan pajak pembelian yang tidak boleh dikreditkan dan biaya-biaya yang dapat
diatribusikan secara langsung untuk membawa aset ke lokasi dan kondisiyang diinginkan sesuai
dengan tujuan penggunaan yang ditetapkan.Beban-beban yang timbul setelah aset tetap digunakan,
seperti beban perbaikan dan pemeliharaan, dibebankan ke laba rugi pada saat terjadinya. Apabila
beban-beban tersebut menimbulkan peningkatan manfaat ekonomis di masa datangdari penggunaan
aset tetap tersebutyang dapat melebihi kinerja normalnya,maka beban-beban tersebut dikapitalisasi
sebagai tambahan biaya perolehan aset tetap. Penyusutan dihitung berdasarkan metode garis lurus
(straight-line method) selama masa manfaat aset tetap sebagai berikut: Depreciation is computed
based on a straight-line method over the property and equipment?s useful lives as follows:
Tahun/Years Bangunan/Building 5-20Infrastruktur/Infrastructure 20Mesin dan alat berat/Machinery and
heavy equipment 8-16Kendaraan/Vehicles 4Peralatan/Equipment 4-8Perabotan dan
perlengkapan/Furniture and fixtures 4-8Nilai tercatat aset tetap ditelaah kembali dan dilakukan
penurunan nilai apabila terdapat peristiwa atau perubahan kondisi tertentu yang mengindikasikan nilai
tercatat tersebut tidak dapat dipulihkan sepenuhnya.Dalam setiap inspeksi yang signifikan, biaya
inspeksi diakui dalam jumlah tercatat aset tetap sebagai suatu penggantian apabila memenuhi kriteria
pengakuan. Biaya inspeksi signifikan yang dikapitalisasi tersebut diamortisasi selama periode sampai
dengan saat inspeksi signifikan berikutnya.Jumlah tercatat aset tetap dihentikan pengakuannya pada
saat dilepaskan atau tidak ada manfaat ekonomis masa depan yang diharapkan dari penggunaan atau
pelepasannya. Keuntungan atau kerugian yang timbul dari penghentian pengakuan aset tetap diakui
dalam laba rugi pada tahun terjadinya penghentian pengakuan.Nilai residu, umur manfaat, serta
metode penyusutan ditelaah setiap akhir tahun dan dilakukan penyesuaian apabila hasil telaah
berbeda dengan estimasi sebelumnya.
Penurunan nilai aset nonkeuangan Grup selalu mengakui kerugian kredit ekspektasian (ECL) sepanjang umuruntuk piutang usaha. Impairment of non-financial assets
Kerugian kredit ekspektasian atas aset keuangan diestimasi menggunakan pendekatan tingkat
kerugian berdasarkan pengalaman kerugian kredit historis Grup, disesuaikan dengan kondisi ekonomi
Page 13
umum dan penilaian baik atas kondisi kini maupun perkiraan masa depan pada tanggal pelaporan,
termasuk nilai waktu atas uang jika tepat.Untuk semua instrumen keuangan lainnya, Grup mengakui
ECL sepanjang umur ketika telah ada peningkatan risiko kredit yang signifikan sejak pengakuan awal.
Jika sebaliknya, risiko kredit pada instrumen keuangan tidak meningkat secara signifikan sejak
pengakuan awal, Grup mengukur penyisihan kerugian untuk instrumen keuangan tersebut sejumlah
ECL 12 (dua belas) bulan. Penilaian apakah ECL sepanjang umur harus diakui didasarkan pada
peningkatan signifikan dalam kemungkinan terjadinya atau pada risiko gagal bayar sejak pengakuan
awal dan bukan didasarkan bukti aset keuangan yang mengalami kerugian kredit pada tanggal
pelaporan atau kejadian gagal bayar sebenarnya. ECL sepanjang umur merupakankerugian kredit
ekspektasian yangtimbul dari seluruh kemungkinan peristiwa gagal bayar selama perkiraan umur
instrumen keuangan. Sebaliknya, ECL12 (dua belas) bulan mewakili porsi ECL sepanjang umur yang
timbul dari peristiwa gagal bayar pada instrumen keuangan yang mungkin terjadi dalam 12 (dua belas)
bulan setelah tanggal pelaporan.
Utang usaha dan liabilitas lain-lain Utang usaha dan liabilitas lain-lain pada awalnya diakui sebesar nilai wajar dan selanjutnya diukur Trade payables and other liabilities
pada biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif, kecuali jika efek
diskontonya tidak material.
Pengakuan pendapatan dan beban Grup menerapkan PSAK No. 72 yang mensyaratkan pengakuan pendapatan harus memenuhi 5 Revenue and expense recognition
langkah analisa sebagai berikut:1.Identifikasi kontrak dengan pelanggan.2.Identifikasi kewajiban
pelaksanaan dalam kontrak. Kewajiban pelaksanaan merupakan janji-janji dalam kontrak untuk
menyerahkan barang atau jasa yang memiliki karakteristik berbeda ke pelanggan.3.Penetapan harga
transaksi. Harga transaksi merupakan jumlah imbalan yang berhak diperoleh suatuentitas sebagai
kompensasi atas diserahkannya barang atau jasayang dijanjikan ke pelanggan. Jika imbalan yang
dijanjikan di kontrak mengandung suatu jumlah yang bersifat variabel, maka Grup membuat estimasi
jumlah imbalan tersebut sebesar jumlah yang diharapkan berhak diterima atas diserahkannya barang
atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan dikurangi dengan estimasi jumlah jaminan kinerja jasa yang
akan dibayarkan selama periode kontrak.4.Alokasi harga transaksi ke setiap kewajiban pelaksanaan
dengan menggunakan dasar harga jual berdiri sendiri relatif dari setiap barang atau jasa berbeda yang
dijanjikan di kontrak. Ketika tidak dapat diamati secara langsung, harga jual berdiri sendiri relatif
diperkirakan berdasarkan biaya yang diharapkan ditambah marjin.Pengakuan pendapatan ketika
kewajiban pelaksanaan telah dipenuhi dengan menyerahkan barang atau jasa yang dijanjikan ke
pelanggan (Ketika pelanggan telah memiliki pengendalian atas barang atau jasa tersebut).Kewajiban
pelaksanaan dapat dipenuhi dengan 2 cara, yakni:Suatu titik waktu (umumnya janji untuk menyerahkan
barang ke pelanggan); atauSuatu periode waktu (umumnyajanji untuk menyerahkan jasake
(pelanggan). Untuk kewajiban pelaksanaan yang dipenuhi dalam suatu periode waktu, Grup memilih
ukuran penyelesaian yang sesuai untuk penentuan jumlah pendapatan yang harus diakui karena telah
terpenuhinya kewajiban pelaksanaan.Pembayaran harga transaksi berbeda untuk setiap kontrak. Aset
kontrak diakui ketika jumlah penerimaan dari pelanggan kurang dari saldo kewajiban pelaksanaan
yang telah dipenuhi. Kewajiban kontrak diakui ketika jumlah penerimaan dari pelanggan lebih dari
saldo kewajiban pelaksanaan yang telah dipenuhi. Liabilitas kontrak disajikan dalam ?Pendapatan
ditangguhkan dan Uang muka penjualan? dalam liabilitas jangka pendek.Pendapatan diukur dengan
nilai wajar imbalan yang diterima atau dapat diterima dari penyewa dalam kegiatan usaha normal Grup.
Pendapatan disajikan bersih setelah dikurangkan dengan Pajak Pertambahan Nilai, pengembalian dan
diskon. Pendapatan jasa diakui pada saat jasa diberikan kepada pelanggan.Pendapatan dari sewa alat
Page 14
berat diakui secara proporsional selama masa sewa dan sesuai penggunaan oleh pihak
ketiga.Pendapatan bunga dan beban bunga dari instrumen keuangan diakui dalam laba rugi secara
akrual menggunakan metode suku bunga efektif.Beban diakui pada saat terjadinya (accrual basis).
Transaksi dengan pihak berelasi Orang atau entitas dikategorikan sebagai pihak berelasi Grup apabila memenuhi definisi pihak berelasi Transactions with related parties
berdasarkan PSAK No. 7, Pengungkapan Pihak-pihak Berelasi.Semua transaksi signifikan dengan
pihak berelasi telah diungkapkan dalam laporan keuangan konsolidasian.
Pajak penghasilan Pajak Kini Pajak kini ditentukan berdasarkanlaba kena pajak dalam tahun yang bersangkutan yang Income taxes
dihitung berdasarkan tarif pajak yang berlaku.Pajak TangguhanPajak tangguhan diakui sebagai
liabilitas jika terdapat perbedaan temporer kena pajak yang timbul dari perbedaan antara dasar
pengenaan pajak aset dan liabilitas dengan jumlah tercatatnya pada tanggal pelaporan.Aset pajak
tangguhan diakui untuk seluruh perbedaan temporer yang dapat dikurangkan dan rugi fiskal yang
dapat dikompensasikan. Aset pajak tangguhan diakui dan direviu pada setiap tanggal pelaporan atau
diturunkan jumlah tercatatnya, sepanjang kemungkinan besar laba kena pajak tersedia untuk
pemanfaatan perbedaan temporer yang dapat dikurangkan dan rugi fiskal yang dapat
dikompensasikan.Aset dan liabilitas pajak tangguhan diukur dengan menggunakan tarif pajak yang
diharapkan berlaku ketika aset dipulihkan atau liabilitas diselesaikan, berdasarkan tarif pajak (atau
peraturan pajak) yang telah berlaku atau secara substantif telah berlaku pada tanggal pelaporan.Aset
pajak tangguhan dan liabilitas pajak tangguhan saling hapus jika dan hanya jika, terdapat hak yang
dipaksakan secara hukum untuk melakukan saling hapus aset pajak kini terhadap liabilitas pajak kini
dan pajak tangguhan tersebut terkait dengan entitas kena pajak yang sama dan dikenakan oleh
otoritas perpajakan yang sama.
Pinjaman Pada saat pengakuan awal, pinjaman diakui sebesar nilai wajar, dikurangi dengan biaya-biaya Borrowings
transaksi yang terjadi. Selanjutnya, pinjaman diukur pada biaya perolehan diamortisasi dengan
menggunakan metode suku bunga efektif.
Imbalan kerja karyawan Liabilitas Imbalan Kerja Jangka PendekImbalan kerja jangka pendek diakui sebesar jumlah yang Employee benefits
tak-terdiskonto sebagai liabilitas pada laporan posisi keuangan konsolidasian setelah dikurangi dengan
jumlah yang telah dibayar dan sebagai beban dalam laba rugi.Liabilitas Imbalan Kerja Jangka
PanjangLiabilitas imbalan kerja jangka panjang merupakan imbalan pasca-kerja manfaat pasti yang
dibentuk tanpa pendanaan khusus dan didasarkan pada masa kerja dan jumlah penghasilan karyawan
pada saat pensiun yang dihitung menggunakan metode Projected Unit Credit. Pengukuran kembali
liabilitas imbalan pastilangsung diakui dalam laporan posisikeuangan konsolidasian dan penghasilan
komprehensif lain pada periode terjadinya dan tidak akan direklasifikasi ke laba rugi, namun menjadi
bagian dari saldo laba. Biaya liabilitas imbalan pasti lainnya terkait dengan program imbalan pasti
diakui dalam laba rugi.Pada tanggal 2 Februari 2021, Pemerintah mengundangkan dan
memberlakukan Peraturan Pemerintah No. 35 Tahun 2021 (PP 35/2021) untuk melaksanakan
ketentuan Pasal 81 dan Pasal 185 (b) UU No. 11/2020 mengenai Cipta Kerja yang bertujuan untuk
menciptakan lapangan kerja yang seluas-luasnya.Presiden Republik Indonesia telah menetapkan
Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang No. 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja (Perppu
Cipta Kerja 2/2022) pada tanggal 30 Desember 2022 yang merupakan pelaksanaan dari Putusan MK
No. 91/PUU-XVIII/2020. Dengan berlakunya Perppu ini, UU No. 11/2020 tentang Cipta Kerja dicabut
Page 15
dan dinyatakan tidak berlaku.Liabilitas Imbalan Kerja Jangka PendekImbalan kerja jangka pendek
diakui sebesar jumlah yang tak-terdiskonto sebagai liabilitas pada laporan posisi keuangan
konsolidasian setelah dikurangi dengan jumlah yang telah dibayar dan sebagai beban dalam laba
rugi.Liabilitas Imbalan Kerja Jangka PanjangLiabilitas imbalan kerja jangka panjang merupakan
imbalan pasca-kerja manfaat pasti yang dibentuk tanpa pendanaan khusus dan didasarkan pada masa
kerja dan jumlah penghasilan karyawan pada saat pensiun yang dihitung menggunakan metode
Projected Unit Credit. Pengukuran kembali liabilitas imbalan pastilangsung diakui dalam laporan
posisikeuangan konsolidasian dan penghasilan komprehensif lain pada periode terjadinya dan tidak
akan direklasifikasi ke laba rugi, namun menjadi bagian dari saldo laba. Biaya liabilitas imbalan pasti
lainnya terkait dengan program imbalan pasti diakui dalam laba rugi.Pada tanggal 2 Februari 2021,
Pemerintah mengundangkan dan memberlakukan Peraturan Pemerintah No. 35 Tahun 2021 (PP
35/2021) untuk melaksanakan ketentuan Pasal 81 dan Pasal 185 (b) UU No. 11/2020 mengenai Cipta
Kerja yang bertujuan untuk menciptakan lapangan kerja yang seluas-luasnya.Presiden Republik
Indonesia telah menetapkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang No. 2 Tahun 2022
tentang Cipta Kerja (Perppu Cipta Kerja 2/2022) pada tanggal 30 Desember 2022 yang merupakan
pelaksanaan dari Putusan MK No. 91/PUU-XVIII/2020. Dengan berlakunya Perppu ini, UU No. 11/2020
tentang Cipta Kerja dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.PP 35/2021 mengatur mengenai perjanjian
kerja waktu tertentu (karyawan tidak tetap), alih daya, waktu kerja, waktu istirahat dan pemutusan
hubungan kerja, yang dapat mempengaruhi manfaat imbalan minimum yang harus diberikan kepada
karyawan.
Laba per saham Laba per saham dasar dihitung, dengan membagi laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik Earnings per share
Entitas Induk dengan jumlah rata-rata tertimbang saham yang beredar pada tahun yang bersangkutan.
Dividen Distribusi dividen kepada pemegang saham Grup diakui sebagai liabilitas dalam laporan keuangan Dividends
konsolidasian dalam periode saat dividen tersebut disetujui oleh pemegang saham Grup.
Pelaporan segmen Segmen operasi diidentifikasi berdasarkan laporan internal komponen-komponen Grup yang secara Segment reporting
berkala dilaporkan kepada pengambil keputusan operasional dalam rangka alokasi sumber daya ke
dalam segmen dan penilaian kinerja Grup.
Penentuan nilai wajar Pengukuran nilai wajar didasarkan pada asumsi bahwa transaksi untuk menjual aset atau mengalihkan Determination of fair value
liabilitas akan terjadi:di pasar utama untuk aset atau liabilitas tersebut atau;jika tidak terdapat pasar
utama, di pasar yang paling menguntungkan untuk aset atau liabilitas tersebut.Grup harus memiliki
akses ke pasar utama atau pasar yang paling menguntungkan pada tanggal pengukuran.Nilai wajar
aset atau liabilitas diukur menggunakan asumsi yang akan digunakan pelaku pasar ketika menentukan
harga aset atau liabilitas tersebut, dengan asumsi bahwa pelaku pasar bertindak dalam kepentingan
ekonomi terbaiknya.Pengukuran nilai wajar aset non-keuangan memperhitungkan kemampuan pelaku
Page 16
pasar untuk menghasilkan manfaat ekonomik dengan menggunakan aset dalam penggunaan tertinggi
dan terbaiknya, atau dengan menjualnya kepada pelaku pasar lain yang akan menggunakan aset
tersebut dalam penggunaan tertinggi dan terbaiknya.Ketika Grup menggunakan teknik penilaian, maka
Grup memaksimalkan penggunaan input yang dapat diobservasi yang relevan dan meminimalkan
penggunaan input yang tidak dapat diobservasi.Seluruh aset dan liabilitas yang mana nilai wajar aset
atau liabilitas tersebut diukur atau diungkapkan, dikategorikan dalam hirarki nilai wajar sebagai
berikut:Level 1 - Harga kuotasian (tanpa penyesuaian) di pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang
identik;Level 2 - Teknik penilaian dimana level input terendah yang signifikan terhadap pengukuran
nilai wajar dapat diobservasi, baik secara langsung maupun tidak langsung;Level 3 - Teknik penilaian
dimana level input terendah yang signifikan terhadap pengukuran nilai wajar tidak dapat
diobservasi.Untuk aset dan liabilitas yang diukur pada nilai wajar secara berulang dalam laporan
keuangan konsolidasian, maka Grup menentukan apakah telah terjadi transfer di antara level hirarki
dengan menilai kembali pengkategorian level nilai wajar pada setiap akhir periode pelaporan.
Aset takberwujud Perangkat LunakPerangkat lunak yang diperoleh dikapitalisasi berdasarkan biaya-biaya yang terjadi Intangible assets
untuk memperolehdan mempersiapkannya hingga siap digunakan. Biaya-biaya ini diamortisasi dengan
menggunakan metode garis lurus berdasarkan estimasi manfaat 4 (empat) tahun.
Beban dibayar dimuka Biaya dibayar dimuka diamortisasi selama manfaat masing-masing biaya dengan menggunakan Prepaid expenses
metode garis lurus.
Instrumen keuangan Grup menerapkan PSAK No. 71, Instrumen Keuangan, mengenai pengaturan instrumen keuangan Financial instruments
terkait klasifikasi dan pengukuran dan penurunan nilai atas instrumen keuangan. Pada tanggal 30 Juni
2023 dan 31 Desember 2022, Grup memiliki instrumen keuangan dalam kategori aset dan liabilitas
keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi. Oleh karena itu, kebijakan akuntansi terkait
dengan instrumen keuangan dalam kategori aset dan liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar
melalui laba rugi dan aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif
lain tidak diungkapkan.Aset Keuangan Grup mengklasifikasikan aset keuangan sesuai dengan PSAK
No. 71, Instrumen Keuangan, sehingga setelah pengakuan awal aset keuangan diukur pada biaya
perolehan diamortisasi, nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain atau nilai wajar melalui laba
rugi, dengan menggunakan dua dasar, yaitu: (a) Model bisnis Grup dalam mengelola aset keuangan;
dan (b) Karakteristik arus kas kontraktual dari aset keuangan.Aset Keuangan pada Biaya Perolehan
Diamortisasi Aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi jika kedua kondisi berikut
terpenuhi: (a) Aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang bertujuan untuk memiliki aset
keuangan dalam rangka mendapatkan arus kas kontraktual; dan (b) Persyaratan kontraktual dari aset
keuangan menghasilkan arus kas pada tanggal tertentu yang semata dari pembayaran pokok dan
bunga dari jumlah pokok terutang.Aset keuangan pada biaya perolehan diamortisasi diukur pada
jumlah yang diakui saat pengakuan awal dikurangi pembayaran pokok, ditambah atau dikurangi
dengan amortisasi kumulatif menggunakan metode suku bunga efektif yang dihitung dari selisih antara
nilai awal dan nilai jatuh temponya, dan dikurangi dengan cadangan kerugian penurunan nilai. Pada
tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, kategori ini meliputi kas dan setara kas, piutang usaha,
piutang lain-lain, deposito berjangka yang dibatasi pencairannya, piutang pihak berelasi non-usaha dan
Page 17
uang jaminan pada akun aset tidak lancar lain-lain yang dimiliki oleh Grup.Liabilitas Keuangan dan Instrumen Ekuitas Liabilitas keuangan dan instrumen ekuitas Grup diklasifikasikan berdasarkan substansi perjanjian kontraktual serta definisi liabilitas keuangan dan instrumen ekuitas. Kebijakan akuntansi yang diterapkan atas instrumen keuangan tersebut diungkapkan berikut ini. Instrumen Ekuitas Instrumen ekuitas adalah setiap kontrak yang memberikan hak residual atas aset suatu entitas setelah dikurangi dengan seluruh liabilitasnya. Instrumen ekuitas dicatat sejumlah hasil yang diterima, setelah dikurangkan dengan biaya penerbitan langsung. Liabilitas Keuangan Liabilitas keuangan dalam lingkup PSAK No. 71 diklasifikasikan sebagai berikut: (i) liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi, (ii) liabilitas keuangan yang diukur dengan nilai wajar melalui laba rugi atau melalui penghasilan komprehensif lain. Grup menentukan klasifikasi liabilitas keuangan pada saat pengakuan awal. Seluruh liabilitas keuangan diakui pada awalnya sebesar nilai wajar dan, dalam hal pinjaman dan utang, termasuk biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung dan selanjutnya diukur pada biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif. Amortisasi suku bunga efektif disajikan sebagai bagian dari beban keuangan dalam laba rugi. Liabilitas Keuangan yang Diukur pada Biaya Perolehan Diamortisasi Liabilitas keuangan pada biaya perolehan diamortisasi diukur pada jumlah yang diakui saat pengakuan awal dikurangi pembayaran pokok, ditambah atau dikurangi dengan amortisasi kumulatif menggunakan metode suku bunga efektif yang dihitung dari selisih antara nilai awal dan nilai jatuh temponya.Aset Keuangan Grup mengklasifikasikan aset keuangan sesuai dengan PSAK No. 71, Instrumen Keuangan, sehingga setelah pengakuan awal aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi, nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain atau nilai wajar melalui laba rugi, dengan menggunakan dua dasar, yaitu: (a) Model bisnis Grup dalam mengelola aset keuangan; dan (b) Karakteristik arus kas kontraktual dari aset keuangan.Aset Keuangan pada Biaya Perolehan Diamortisasi Aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi jika kedua kondisi berikut terpenuhi: (a) Aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang bertujuan untuk memiliki aset keuangan dalam rangka mendapatkan arus kas kontraktual; dan (b) Persyaratan kontraktual dari aset keuangan menghasilkan arus kas pada tanggal tertentu yang semata dari pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok terutang.Aset keuangan pada biaya perolehan diamortisasi diukur pada jumlah yang diakui saat pengakuan awal dikurangi pembayaran pokok, ditambah atau dikurangi dengan amortisasi kumulatif menggunakan metode suku bunga efektif yang dihitung dari selisih antara nilai awal dan nilai jatuh temponya, dan dikurangi dengan cadangan kerugian penurunan nilai. Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, kategori ini meliputi kas dan setara kas, piutang usaha, piutang lain-lain, deposito berjangka yang dibatasi pencairannya, piutang pihak berelasi non-usaha dan uang jaminan pada akun aset tidak lancar lain-lain yang dimiliki oleh Grup.Aset Keuangan Grup mengklasifikasikan aset keuangan sesuai dengan PSAK No. 71, Instrumen Keuangan, sehingga setelah pengakuan awal aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi, nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain atau nilai wajar melalui laba rugi, dengan menggunakan dua dasar, yaitu: (a) Model bisnis Grup dalam mengelola aset keuangan; dan (b) Karakteristik arus kas kontraktual dari aset keuangan.Aset Keuangan pada Biaya Perolehan Diamortisasi Aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi jika kedua kondisi berikut terpenuhi: (a) Aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang bertujuan untuk memiliki aset keuangan dalam rangka mendapatkan arus kas kontraktual; dan (b) Persyaratan kontraktual dari aset keuangan menghasilkan arus kas pada tanggal tertentu yang semata dari pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok terutang.Aset keuangan pada biaya perolehan diamortisasi diukur pada jumlah yang diakui saat pengakuan awal dikurangi pembayaran pokok, ditambah atau dikurangi dengan amortisasi kumulatif menggunakan metode suku bunga efektif yang dihitung dari selisih antara nilai awal dan nilai jatuh temponya, dan dikurangi dengan cadangan kerugian penurunan nilai. Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, kategori ini meliputi kas dan setara kas, piutang usaha, piutang lain-lain, deposito berjangka yang
Page 18
dibatasi pencairannya, piutang pihak berelasi non-usaha dan uang jaminan pada akun aset tidak lancar lain-lain yang dimiliki oleh Grup. Liabilitas Keuangan dan Instrumen Ekuitas Liabilitas keuangan dan instrumen ekuitas Grup diklasifikasikan berdasarkan substansi perjanjian kontraktual serta definisi liabilitas keuangan dan instrumen ekuitas. Kebijakan akuntansi yang diterapkan atas instrumen keuangan tersebut diungkapkan berikut ini. Instrumen Ekuitas Instrumen ekuitas adalah setiap kontrak yang memberikan hak residual atas aset suatu entitas setelah dikurangi dengan seluruh liabilitasnya. Instrumen ekuitas dicatat sejumlah hasil yang diterima, setelah dikurangkan dengan biaya penerbitan langsung. Liabilitas Keuangan Liabilitas keuangan dalam lingkup PSAK No. 71 diklasifikasikan sebagai berikut: (i) liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi, (ii) liabilitas keuangan yang diukur dengan nilai wajar melalui laba rugi atau melalui penghasilan komprehensif lain. Grup menentukan klasifikasi liabilitas keuangan pada saat pengakuan awal. Seluruh liabilitas keuangan diakui pada awalnya sebesar nilai wajar dan, dalam hal pinjaman dan utang, termasuk biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung dan selanjutnya diukur pada biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif. Amortisasi suku bunga efektif disajikan sebagai bagian dari beban keuangan dalam laba rugi. Liabilitas Keuangan yang Diukur pada Biaya Perolehan Diamortisasi Liabilitas keuangan pada biaya perolehan diamortisasi diukur pada jumlah yang diakui saat pengakuan awal dikurangi pembayaran pokok, ditambah atau dikurangi dengan amortisasi kumulatif menggunakan metode suku bunga efektif yang dihitung dari selisih antara nilai awal dan nilai jatuh temponyaPada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, kategori ini meliputi utang bank jangka pendek, utang usaha, utang lain-lain, beban akrual dan utang bank jangka panjang yang dimiliki oleh Grup. Saling Hapus Instrumen Keuangan Aset keuangan dan liabilitas keuangan saling hapus dan nilai bersihnya disajikan dalam laporan posisi keuangan konsolidasian jika, dan hanya jika, Grup saat ini memiliki hak yang berkekuatan hukum untuk melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui tersebut; dan berniat untuk menyelesaikan secara neto atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitasnya secara simultan. Reklasifikasi Instrumen Keuangan Sesuai dengan ketentuan PSAK No. 71, Instrumen Keuangan, Grup mereklasifikasi seluruh aset keuangan dalam kategori yang terpengaruh, jika dan hanya jika, Grup mengubah model bisnis untuk pengelolaan aset keuangan tersebut. Sedangkan, liabilitas keuangan tidak direklasifikasi. Penurunan Nilai Aset Keuangan Grup selalu mengakui kerugian kredit ekspektasian (ECL) sepanjang umur untuk piutang usaha. Kerugian kredit ekspektasian atas aset keuangan diestimasi menggunakan pendekatan tingkat kerugian berdasarkan pengalaman kerugian kredit historis Grup, disesuaikan dengan kondisi ekonomi umum dan penilaian baik atas kondisi kini maupun perkiraan masa depan pada tanggal pelaporan, termasuk nilai waktu atas uang jika tepat. Untuk semua instrumen keuangan lainnya, Grup mengakui ECL sepanjang umur ketika telah ada peningkatan risiko kredit yang signifikan sejak pengakuan awal. Jika sebaliknya, risiko kredit pada instrumen keuangan tidak meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal, Grup mengukur penyisihan kerugian untuk instrumen keuangan tersebut sejumlah ECL 12 (dua belas) bulan. Penilaian apakah ECL sepanjang umur harus diakui didasarkan pada peningkatan signifikan dalam kemungkinan terjadinya atau pada risiko gagal bayar sejak pengakuan awal dan bukan didasarkan bukti aset keuangan yang mengalami kerugian kredit pada tanggal pelaporan atau kejadian gagal bayar sebenarnya. ECL sepanjang umur merupakan kerugian kredit ekspektasian yang timbul dari seluruh kemungkinan peristiwa gagal bayar selama perkiraan umur instrumen keuangan. Sebaliknya, ECL 12 (dua belas) bulan mewakili porsi ECL sepanjang umur yang timbul dari peristiwa gagal bayar pada instrumen keuangan yang mungkin terjadi dalam 12 (dua belas) bulan setelah tanggal pelaporan. Penghentian Pengakuan Aset dan Liabilitas Keuangan 1. Aset Keuangan Aset keuangan (atau bagian dari aset keuangan atau kelompok aset keuangan serupa) dihentikan pengakuannya jika: a. Hak kontraktual atas arus kas yang berasal dari aset keuangan tersebut berakhir; b. Grup tetap mempertahankan hak untuk menerima arus kas dari aset keuangan
Page 19
tersebut, namun juga menanggung liabilitas kontraktual untuk membayar arus kas yang diterima
tersebut kepada satu atau lebih pihak penerima melalui suatu kesepakatan; atau Grup telah
mengalihkan hak kontraktual untuk menerima arus kas dari aset keuangan dan (i) telah secara
substansial mengalihkan seluruh risiko dan manfaat atas aset keuangan, atau (ii) secara substansial
tidak mengalihkan atau tidak memiliki seluruh risiko dan manfaat atas aset keuangan, namun telah
mengalihkan pengendalian atas aset keuangan tersebut.Liabilitas Keuangan Liabilitas keuangan
dihentikan pengakuannya jika liabilitas keuangan tersebut berakhir, dibatalkan, atau telah kadaluarsa.
Peristiwa setelah tanggal periode pelaporan Peristiwa-peristiwa yang terjadi setelah periode pelaporan yang menyediakan tambahan informasi Events after reporting period
mengenai posisi keuangan Grup pada tanggal laporan posisi keuangan (peristiwa penyesuai), jika ada,
telah tercermin dalam laporan keuangan. Peristiwa-peristiwa yang terjadi setelah periode pelaporan
yang tidak memerlukan penyesuaian (peristiwa non-penyesuai), apabila jumlahnya material, telah
diungkapkan dalam laporan keuangan.
Penerapan standar akuntansi baru Perubahan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) Diterapkan pada tahun 2022 Penerapan Adoption of new accounting standards
standar akuntansi keuangan revisi berikut, yang berlaku efektif 1 Januari 2022, relevan bagi Grup
namun tidak menyebabkan perubahan signifikan atas kebijakan akuntansi Grup dan tidak berdampak
material terhadap jumlah-jumlah yang dilaporkan dalam laporan keuangan:Amandemen PSAK No. 22:
Kombinasi Bisnis tentang Referensi ke Kerangka Konseptual, Amandemen PSAK No. 57: Provisi,
Liabilitas Kontinjensi, dan Aset Kontinjensi tentang Kontrak yang Memberatkan - Biaya Pemenuhan
Kontrak, Amandemen PSAK No. 71: Instrumen Keuangan, dan Penyesuaian Tahunan PSAK No. 73:
Sewa Terkait siaran pers DSAK IAI mengenai ?Atribusi Imbalan pada Periode Jasa? pada April 2022,
Grup telah mengubah kebijakan atas atribusi imbalan pensiun pada periode jasa sesuai dengan
ketentuan pada PSAK 24 untuk pola fakta umum dari program pensiun berdasarkan UU Cipta Kerja
No. 11/2020 dan PP35/2021. Dampak dari perubahan perhitungan tidak material terhadap Grup,
sehingga dampak atas perubahan dibukukan pada laporan keuangan konsolidasian tahun
berjalan.Telah diterbitkan namun belum berlaku efektif Amendemen standar akuntansi keuangan yang
telah diterbitkan, yang berlaku efektif sejak tanggal 1 Januari 2023 Amandemen PSAK No. 1,
?Penyajian Laporan Keuangan? tentang Pengungkapan Kebijakan Akuntansi yang Mengubah Istilah
?Signifikan? menjadi ?Material? dan Memberi Penjelasan mengenai Kebijakan Akuntansi Material
Amandemen PSAK No. 16, Aset Tetap: Hasil sebelum Penggunaan yang Diintensikan Amandemen
PSAK No. 25, Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi dan Kesalahan: Definisi Estimasi
Akuntansi Amandemen PSAK No. 46, Pajak Penghasilan: Pajak Tangguhan terkait Aset dan Liabilitas
yang Timbul dari Transaksi Tunggal 1 Januari 2024 Amandemen PSAK No. 1, ?Penyajian Laporan
Keuangan? terkait Liabilitas Jangka Panjang dengan Kovenan Amandemen PSAK No. 73, ?Sewa?
terkait Liabilitas Sewa pada Transaksi Jual dan Sewa-balik Sampai dengan tanggal penerbitan laporan
keuangan konsolidasian, Grup masih mempelajari dampak yang mungkin timbul dari penerapan
amandemen PSAK tersebut dan dampak dari penerapan amandemen PSAK tersebut pada laporan
keuangan konsolidasian belum dapat ditentukan.
Page 20
[3611000] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement - Infrastructure Industry - Current Year
30 June 2023
Aset tetap Property, plant, and equipment
Aset tetap, awal periode Penambahan aset tetap Reklasifikasi aset tetap Aset tetap, akhir periode
Property, plant, and Reclassifications of
Addition in property, plant, Property, plant, and
equipment, beginning property, plant, and
and equipment equipment, end period
period equipment
Nilai perolehan, kotor Tanah, dimiliki langsung 214,666,963 475,249 215,142,212 Land, directly owned Carrying amount, gross
Bangunan dan fasilitasnya, Building and leasehold
dimiliki langsung 624,366,859 681,560 183,750 625,232,169 improvement, directly
owned
Mesin dan peralatan, dimiliki Machinery and equipment,
6,026,193 795,288 530,800 7,352,281
langsung directly owned
Alat berat, dimiliki langsung Heavy equipment, directly
189,293,429 1,087,598 1,518,500 191,899,527
owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
4,805,502 349,048 232,524 5,387,074
kantor, dimiliki langsung equipment, directly owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
109,153,520 353,395 109,506,915
dimiliki langsung owned
Dimiliki langsung 1,148,312,466 3,742,138 2,465,574 1,154,520,178 Directly owned
Bangunan, dalam Building, assets under
2,177,250 192,500 ( 2,369,750 ) 0
penyelesaian construction
Aset dalam penyelesaian Assets under
2,177,250 192,500 ( 2,369,750 ) 0
construction
Aset tetap Property, plant, and
1,150,489,716 3,934,638 95,824 1,154,520,178
equipment
Akumulasi depresiasi Bangunan dan fasilitasnya, Building and leasehold Carrying amount,
dimiliki langsung 287,517,333 17,057,595 304,574,928 improvement, directly accumulated depreciation
owned
Mesin dan peralatan, dimiliki Machinery and equipment,
3,975,970 310,831 4,726 4,291,527
langsung directly owned
Alat berat, dimiliki langsung Heavy equipment, directly
58,247,768 6,224,729 6,562 64,479,059
owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
3,528,944 243,252 ( 11,288 ) 3,760,908
kantor, dimiliki langsung equipment, directly owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
68,062,387 5,942,776 74,005,163
dimiliki langsung owned
Page 21
Dimiliki langsung 421,332,402 29,779,183 0 451,111,585 Directly owned
Aset tetap Property, plant, and
421,332,402 29,779,183 451,111,585
equipment
Nilai perolehan Aset tetap Property, plant, and Carrying amount
729,157,314 703,408,593
equipment
Page 22
[3611000] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement - Infrastructure Industry - Prior Year
31 December 2022
Aset tetap Property, plant, and equipment
Aset tetap, awal Penambahan aset Pengurangan aset Aset tetap, akhir
Reklasifikasi aset tetap
periode tetap tetap periode
Property, plant, and Reclassifications of
Addition in property, Disposals in property, Property, plant, and
equipment, beginning property, plant, and
plant, and equipment plant, and equipment equipment, end period
period equipment
Nilai perolehan, kotor Tanah, dimiliki langsung 211,436,954 3,230,009 214,666,963 Land, directly owned Carrying amount, gross
Bangunan dan Building and leasehold
fasilitasnya, dimiliki 616,224,652 8,142,207 624,366,859 improvement, directly
langsung owned
Mesin dan peralatan, Machinery and
dimiliki langsung 6,202,473 134,745 ( 311,025 ) 6,026,193 equipment, directly
owned
Alat berat, dimiliki Heavy equipment,
132,897,029 56,396,400 189,293,429
langsung directly owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
kantor, dimiliki langsung 4,714,220 832,102 ( 740,820 ) 4,805,502 equipment, directly
owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
64,946,237 46,657,792 ( 2,450,509 ) 109,153,520
dimiliki langsung owned
Dimiliki langsung 1,036,421,565 115,393,255 ( 3,502,354 ) 1,148,312,466 Directly owned
Bangunan, dalam Building, assets under
0 2,177,250 0 2,177,250
penyelesaian construction
Aset dalam Assets under
0 2,177,250 0 2,177,250
penyelesaian construction
Aset tetap Property, plant, and
1,036,421,565 117,570,505 ( 3,502,354 ) 1,150,489,716
equipment
Akumulasi depresiasi Bangunan dan Building and leasehold Carrying amount,
fasilitasnya, dimiliki 253,796,785 33,720,548 287,517,333 improvement, directly accumulated
langsung owned depreciation
Mesin dan peralatan, Machinery and
dimiliki langsung 3,670,129 531,490 ( 225,649 ) 3,975,970 equipment, directly
owned
Alat berat, dimiliki Heavy equipment,
49,518,968 8,728,800 58,247,768
langsung directly owned
Perabot dan peralatan Furniture and office
Page 23
kantor, dimiliki langsung 3,927,199 427,941 ( 829,196 ) 3,528,944 equipment, directly
owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
61,594,707 8,918,189 ( 2,450,509 ) 68,062,387
dimiliki langsung owned
Dimiliki langsung 372,507,788 52,326,968 ( 3,502,354 ) 421,332,402 Directly owned
Aset dalam Assets under
0
penyelesaian construction
Aset tetap Property, plant, and
372,507,788 52,326,968 ( 3,502,354 ) 421,332,402
equipment
Nilai perolehan Aset tetap Property, plant, and Carrying amount
663,913,777 729,157,314
equipment
Page 24
[3611100] Disclosure of Notes to the financial statements - Property, Plant and Equipment - Infrastructure Industry
Page 25
[3630000] Notes to the financial statements - Inventories - Infrastucture
Industry
Catatan atas persediaan Notes for inventories
30 June 2023 31 December 2022
Suku cadang 7,586,676 5,471,115 Spareparts
Lainnya 665,116 1,453,681 Other inventories
Persediaan lancar 8,251,792 6,924,796 Current inventories
Page 26
[3632000] Disclosure of Notes to the financial statements - Inventories - Infrastructure Industry
Page 27
[3670000] Notes to the financial statements - Cost of Good Sold -
Infrastructure Industry
Beban pokok penjualan Cost of good sold
30 June 2023 30 June 2022
Beban pokok pendapatan Other cost of goods sold
144,197,691 123,714,234
lainnya
Beban pokok penjualan dan Cost of sales and revenue
144,197,691 123,714,234
pendapatan
Page 28
[3671000] Disclosure of Notes to the financial statements - Cost of Goods Sold - Infrastructure Industry
Page 29
[3691000a] Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans - Infrastructure Industry
Catatan untuk utang bank jangka panjang Notes for long-term bank loan
30 June 2023 31 December 2022
Utang bank, nilai dalam Utang bank, nilai dalam
Total utang bank, kotor Total utang bank, kotor
mata uang asing mata uang asing
Bank loan, amount in Bank loan, amount in
Total bank loans, gross Total bank loans, gross
foreign currency foreign currency
Bank Negara Indonesia IDR 21,950,000 21,950,000 44,550,000 44,550,000 IDR Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk Mata uang 21,950,000 44,550,000 Currency (Persero) Tbk
Kreditur nama bank Mata uang 21,950,000 44,550,000 Currency Creditor bank name
Catatan untuk utang bank jangka panjang Notes for long-term bank loan
30 June 2023 31 December 2022
Total utang bank, kotor 21,950,000 44,550,000 Total bank loans, gross
Total utang bank, bersih 21,950,000 44,550,000 Total bank loan, net
Liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo dalam satu Current maturities of bank loans
21,950,000 44,550,000
tahun atas utang bank
Page 30
[3691100] Disclosure of Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans - Infrastructure Industry
Page 31
[3692000] Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans Interest Information - Infrastructure Industry
31 December 2022
Catatan untuk utang bank jangka panjang Notes for long-term
bank loan
Utang bank, nilai dalam mata uang
asing
Bank loan, amount in foreign currency
Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk IDR 44,550,000 IDR Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Page 32
[3693000] Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans - Infrastructure Industry
Catatan utang bank jangka pendek Notes for short-term bank loans
30 June 2023 31 December 2022
Utang bank jangka Utang bank jangka
Utang bank jangka Utang bank jangka
pendek, nilai dalam mata pendek, nilai dalam mata
pendek pendek
uang asing uang asing
Short-term bank loan, Short-term bank loan,
Short term bank loans Short term bank loans
amount in foreign currency amount in foreign currency
Bank Negara Indonesia IDR 90,000,000 90,000,000 90,000,000 90,000,000 IDR Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk Mata uang 90,000,000 90,000,000 Currency (Persero) Tbk
Kreditur nama bank Mata uang 90,000,000 90,000,000 Currency Creditor bank name
Page 33
[3693100] Disclosure of Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans - Infrastructure Industry
Page 34
[3696000] Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans Interest Information - Infrastructure Industry
31 December 2022
Catatan utang bank jangka pendek Notes for short-term
bank loans
Utang bank jangka pendek, nilai dalam
mata uang asing
Short-term bank loan, amount in foreign
currency
Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk IDR 90,000,000 IDR Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.