Back to announcement
20230829_PTBA_Laporan Informasi dan Fakta Material_31394521_lamp2.pdf
Other Text extracted PTBASource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 4
Page 1
PT BUKIT ASAM TBK RELEASE
Niko Chandra, Sekretaris Perusahaan Email: nchandra@bukitasam.co.id
Telp : +62 21 5254014 Ext. 2231 Website: http://www.ptba.co.id
Fax : +62 21 5254002
Disclaimer:
Dokumen ini berisi informasi keuangan dan hasil operasi, serta kemungkinan juga berisi proyeksi, rencana, strategi, ataupun s asaran
Perseroan, yang dapat diperlakukan sebagai Perkiraan Kedepan (forward looking statement) Perseroan sesuai hukum yang berlaku .
Perkiraan Kedepan Perseroan tergantung pada risiko-risiko dan ketidakpastian yang berakibat pencapaian aktual dan pencapaian ke
depan Perseroan secara material berbeda dari yang diharapkan atau yang diindikasikan dalam perkiraan tersebut. PT Bukit Asam Tbk
tidak menjamin setiap tindakan yang didasarkan pada dokumen ini akan memberikan hasil sesuai yang diharapkan dan tidak ada
kepastian yang dapat diberikan bahwa perkiraan pencapaian atau yang diindikasikan di dalam Perkiraan Kedepan di dalam dokumen ini
akan tercapai.
PT BUKIT ASAM TBK
PENGUMUMAN KINERJA PER 30 JUNI 2023
Bukit Asam (PTBA) Cetak Laba Bersih Rp 2,8 Triliun di Semester I 2023
Jakarta, 29 Agustus 2023 – PT Bukit Asam Tbk (PTBA), anggota dari Holding BUMN Pertambangan
MIND ID, menjaga kinerja tetap positif pada Semester I 2023.
Dalam 6 bulan pertama tahun 2023, Perseroan berhasil mencatatkan laba bersih sebesar Rp 2,8
triliun. Dari sisi pendapatan, PTBA membukukan sebesar Rp 18,9 triliun, tumbuh 2 persen
dibanding periode yang sama tahun lalu. Total aset perusahaan per 30 Juni 2023 sebesar Rp 46,3
triliun, sementara per 31 Desember 2022 sebesar Rp 45,4 triliun.
Pencapaian laba bersih didukung oleh peningkatan kinerja operasional Perseroan sepanjang
Semester I 2023. Total produksi batu bara PTBA pada Semester I 2023 mencapai 18,8 juta ton,
tumbuh 18 persen dibanding periode yang sama tahun 2022 yakni sebesar 15,9 juta ton.
Kenaikan produksi ini seiring dengan kenaikan volume penjualan batu bara sebesar 19 persen
menjadi 17,4 juta ton. Pada Semester I 2023, Perseroan mencatat penjualan ekspor sebesar 7,1
juta ton atau naik 37 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara
realisasi Domestic Market Obligation (DMO) tercatat sebesar 57 persen.
Berbagai hal yang menjadi tantangan bagi Perseroan di tahun ini, di antaranya adalah koreksi
harga batu bara dan fluktuasi pasar. Harga batu bara ICI-3 menurun sekitar 48 persen dari USD
138,5 per ton pada Juni 2022 menjadi USD 72,63 per ton pada Juni 2023.
Di sisi lain, Harga Pokok Penjualan mengalami kenaikan, di antaranya pada komponen biaya
royalti, angkutan kereta api, dan jasa penambangan.
Karena itu, PTBA terus berupaya memaksimalkan potensi pasar di dalam negeri serta peluang
ekspor untuk mempertahankan kinerja positif. Perseroan juga konsisten mengedepankan cost
leadership di setiap lini perusahaan, sehingga penerapan efisiensi secara berkelanjutan dapat
dilakukan secara optimal.
Page 2
Selain itu, Perseroan berharap agar pembentukan Mitra Instansi Pengelola (MIP) dapat segera terealisasi dan memberikan dampak positif bagi kinerja keuangan PTBA. Progress Proyek Pengembangan Hilirisasi Batu Bara Sejalan dengan visi menjadi perusahaan energi dan kimia kelas dunia yang peduli lingkungan, PTBA berkomitmen untuk mendukung kebijakan pemerintah yang mendorong hilirisasi batu bara dan menjaga ketahanan energi nasional. Perseroan telah memperoleh izin Kawasan Industri berbasis batu bara atau Bukit Asam Coal Based Industrial Estate di Tanjung Enim dengan luas 585 Ha, dan saat ini dalam proses menuju Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Perusahaan telah menyediakan lahan untuk pembangunan industri hilirisasi yang bekerja sama dengan mitra potensial. Selain itu, PTBA telah mengalokasikan cadangan batu bara khusus untuk proyek hilirisasi, sehingga kebutuhan batu bara untuk industri hilirisasi dapat terjamin. PLTU PTBA melalui PT Huadian Bukit Asam Power (HBAP) sebagai Independent Power Producer (IPP) membangun PLTU Mulut Tambang Sumsel-8 berkapasitas 2x660 MW, atau dikenal juga sebagai PLTU Tanjung Lalang. HBAP merupakan konsorsium antara PTBA dan China Huadian HongKong Company Ltd. Pembangunan PLTU yang nantinya membutuhkan sekitar 5,4 juta ton batu bara per tahun ini telah mencapai kemajuan konstruksi sebesar 97 persen. Pembangkit listrik ini diharapkan dapat mulai beroperasi komersial pada September 2023. Pengembangan Energi Terbarukan Sejalan dengan visi PTBA menjadi perusahaan energi dan kimia kelas dunia yang peduli lingkungan, ekspansi bisnis perusahaan ke sektor energi baru dan terbarukan terus bergulir. Perseroan terus melakukan transformasi melalui diversifikasi bisnis untuk menjadi perusahaan energi dan kimia kelas dunia yang terintegrasi dan berkelanjutan. Salah satunya dengan masuk ke bisnis energi baru terbarukan (EBT). Wujud konkret dukungan PTBA dalam upaya pengurangan emisi karbon global juga ditandai dengan sinergi bersama PT Jasa Marga (Persero) Tbk dalam pengembangan PLTS berkapasitas 400 Kilowatt-peak (kWp) di jalan tol Jasa Marga Group. Pembangunan PLTS Jalan Tol Bali Mandara yang telah diresmikan pada 21 September 2022 lalu, berjalan dengan sangat baik sehingga menghasilkan manfaat positif berupa efisiensi energi dan biaya operasional, serta tentunya turut mendukung Presidensi G20 Indonesia pada November 2022 lalu, yang salah satunya berfokus pada isu transisi energi.
Page 3
Sebelumnya, PTBA telah membangun PLTS di Bandara Soekarno Hatta melalui kerja sama dengan PT Angkasa Pura II (Persero). PLTS tersebut terdiri dari 720 solar panel system dengan photovoltaics berkapasitas maksimal 241 kWp dan terpasang di Gedung Airport Operation Control Center (AOCC). PLTS ini telah beroperasi penuh sejak 1 Oktober 2020. Selain melakukan pengembangan usaha di bidang EBT, PTBA juga menjalankan program pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) untuk menghidupkan pompa irigasi pertanian guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah kerja perusahaan. Program CSR PLTS irigasi merupakan upaya PTBA untuk mendorong pemanfaatan energi terbarukan, memberdayakan masyarakat, sekaligus menjaga kelestarian lingkungan. PLTS sebagai sumber energi untuk pompa irigasi mampu meningkatkan frekuensi panen dan produktivitas tahunan petani. Berkat keberadaan PLTS irigasi, para petani bisa panen hingga tiga kali dalam setahun. Total ada 6 PLTS irigasi dengan total kapasitas 192 kWp yang sudah dibangun PTBA hingga saat ini, tersebar di Sumatera Selatan, Lampung, dan Sumatera Barat. Proyek Angkutan Batu Bara Sejalan dengan target Perusahaan untuk meningkatkan kapasitas angkutan batu bara jalur kereta api menjadi 72 juta ton per tahun pada 2026, dilakukan pengembangan angkutan batu bara Tanjung Enim - Keramasan dengan kapasitas 20 juta ton per tahun, dengan lingkup yang dibangun oleh PTBA adalah Train Loading System dan Coal Handling Facility sementara PT KAI menyiapkan dermaga serta sarana transportasinya (gerbong). Jalur ini direncanakan akan beroperasi pada triwulan IV 2024. Di samping itu, dalam rangka mendukung Kerja Sama Sinergi BUMN Rantai Pasokan Batu Bara untuk Meningkatkan Ketahanan Kelistrikan Nasional yang ditandai dengan Penandatanganan Head of Agreement oleh PTBA, KAI, dan PLN pada 16 Februari 2022, maka disepakati rencana pengembangan angkutan batu bara ke Dermaga Perajen dengan kapasitas angkut 20 juta ton per tahun dan direncanakan akan beroperasi pada triwulan III 2026 Manajemen Karbon Untuk mendukung Pemerintah mencapai target Net Zero Emission pada 2060, PTBA menerapkan praktek pertambangan yang baik (Good Mining Practice) dengan program-program dekarbonisasi. Hingga Desember 2022, tercatat total areal reklamasi PTBA sudah mencapai 2.151,84 hektar (ha). Pada lahan tersebut telah ditanam 2.689.800 batang pohon. Berbagai jenis pohon yang ditanam diantaranya Sengon, Jati, Mahoni, Kayu Putih, Akasia, Angsana, Merbau, Bambu, Jabon, Pinus, Johar, Lonkida, Gamal, Saga, Pulai, Trembesi, Waru, Jambu Mete, Bayur, Bambu, Matoa, Laban. Tak hanya reklamasi lahan, PTBA telah menjalankan sejumlah program untuk mendukung dekarbonisasi. Dari sisi operasional, perusahaan menerapkan Eco Mechanized Mining yakni
Page 4
mengganti peralatan pertambangan yang menggunakan bahan bakar fosil menjadi elektrik. Beberapa alat berbasis listrik yang telah digunakan PTBA di antaranya Ekskavator Listrik berjenis Shovel PC-3000, Dump Truck sekelas 100 Ton hybrid (Diesel dan Listrik), dan Pompa Tambang berbasis Listrik. PTBA juga telah mengoperasikan bus listrik di Pelabuhan Tarahan dan Unit Pertambangan Tanjung Enim. Perusahaan juga menerapkan E-Mining Reporting System, yaitu sistem pelaporan produksi secara real time dan daring sehingga mampu meminimalkan pemantauan konvensional yang menggunakan bahan bakar. Program-program dekarbonisasi ini merupakan bagian dari roadmap manajemen karbon PTBA hingga tahun 2050 yang akan terus dilaksanakan dan dikembangkan secara berkelanjutan di setiap lini perusahaan untuk memberikan hasil yang optimal. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi : Niko Chandra Corporate Secretary PT Bukit Asam Tbk nchandra@bukitasam.co.id www.ptba.co.id
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.