Skip to content
Back to announcement

20230822_SOHO_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_31382942_lamp1.pdf

Other Text extracted SOHO

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 7

Page 1
                                                                   Jakarta, 23 Agustus 2023
Nomor         : 566/SGH-BEI/VIII/2023
Lampiran      : 1 (satu) set
Perihal       : Tanggapan atas Surat Bursa Efek Indonesia perihal Permintaan Penjelasan

Kepada:
PT. Bursa Efek Indonesia
Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 1 Lantai 6
Jl. Jendral Sudirman Kav. 52-53,
Jakarta Selatan 12190, Indonesia
U.p.:
1. Yth. Bapak I Gede Nyoman Yetna, selaku Direktur
2. Yth. Ibu Vera Florida, selaku Kepala Divisi Penilaian Perusahaan 2

Dengan Hormat,

Merujuk pada Surat dari Bursa Efek Indonesia Nomor S-06950/BEI.PP2/08-2023 tertanggal
18 Agustus 2023 perihal Permintaan Penjelasan yang kami terima melalui SPE-IDXnet pada
21 Agustus 2023 (“Surat BEI”), maka bersama ini kami sampaikan tanggapan/penjelasan PT.
Soho Global Health Tbk (“Perseroan”) atas pertanyaan-pertanyaan dan permintaan penjelasan
pada Nomor 10 - 16 dalam Surat BEI tersebut pada Lampiran I dalam Surat ini.

Demikian kami sampaikan dengan harapan dapat diterima dengan baik. Atas perhatian yang
diberikan, kami ucapkan terima kasih.


                                                        Hormat kami,
                                               PT. SOHO GLOBAL HEALTH TBK




                                                              Yuliana
                                                  Direktur dan Corporate Secretary
Page 2
                                       LAMPIRAN I

                          Permintaan Penjelasan
                  PT Soho Global Health Tbk (“Perseroan”)
10.   Berdasarkan kinerja pendapatan Perseroan sejak tahun 2020 sampai tahun 2023, pendapatan
      Perseroan secara konsisten mengalami peningkatan. Atas hal tersebut agar dijelaskan:

       a. Latar belakang tren peningkatan pendapatan Perseroan sejak tahun 2020 sampai saat ini;

           Jawaban:
           Selama periode 2020-2023, Perseroan awalnya diuntungkan oleh adanya peningkatan
           permintaan produk selama terjadinya pandemi Covid 19, namun mulai tahun 2022
           permintaan tersebut terus berkurang hingga hampir hilang seluruhnya saat ini. Meski
           demikian, segmen bisnis Distribusi Perseroan, yang merupakan kontributor terbesar bagi top
           line dari grup Perseroan, terus tumbuh berkat adanya penambahan prinsipal baru dan
           pertumbuhan bisnis organik (organic growth) dari sebagian besar prinsipal eksisting yang
           sudah ada dan telah bekerjasama dengan grup Perseroan.

       b. Strategi pemasaran dan pendekatan pasar yang dilakukan oleh Perseroan.

           Jawaban:
           Strategi pemasaran tetap terfokus pada pengembangan produk-produk eksklusif dengan
           meningkatkan kesadaran dan uji coba terhadap merek-merek utama Perseroan, dan dengan
           memperkenalkan produk-produk baru Perseroan yang memenuhi kebutuhan konsumen dan
           dokter. Pada segmen bisnis Distribusi, Perseroan terus menambah jumlah prinsipal dan juga
           lini produk dalam rangka meningkatkan penjualan dan memperluas margin distribusi.

11.   Berdasarkan kinerja 6 bulan pada tahun 2023, Perseroan membukukan laba bersih sebesar Rp153,5
      miliar, menurun dibandingkan periode 6 bulan pada tahun 2022 sebesar Rp193,7 miliar. Begitu
      juga dengan laba bersih per 31 Desember 2022 sebesar Rp357 miliar yang menurun dibandingkan
      laba bersih per 31 Desember 2021 sebesar Rp551 miliar. Atas hal tersebut agar dijelaskan:
Page 3
       a. Latar belakang tren penurunan laba bersih Perseroan;

           Jawaban:
           Profitabilitas Perseroan sangat dipengaruhi oleh penurunan atas permintaan produk-produk
           milik sendiri Perseroan, yakni suplemen dan vitamin pertahanan tubuh bermargin tinggi yang
           terjadi di akhir pandemi Covid 19. Permintaan produk Imboost dan merek produk-produk
           Perseroan lainnya yang diuntungkan selama terjadinya pandemi Covid 19 telah mengalami
           penurunan mulai sejak Kuartal 2 tahun 2022 dan penurunan tersebut terus berlanjut hingga
           saat ini. Pertumbuhan penjualan atas produk-produk milik prinsipal pihak ketiga yang
           didistribusikan melalui segmen bisnis Distribusi belum mampu mengimbangi penurunan
           penjualan produk-produk milik senidiri Perseroan, karena margin distribusi yang diperoleh
           Perseroan nilainya sangat rendah jika dibandingkan dengan keuntungan atas penjualan
           produk-produk milik sendiri Perseroan.


       b. Upaya Perseroan untuk meningkatkan laba bersih di tahun mendatang.

           Jawaban:
           Pada tahun 2023, Perseroan telah melakukan beberapa inisiatif dalam rangka investasi dan
           pengurangan biaya untuk mengatasi kondisi pasar yang sulit, yakni antara lain melakukan
           pengurangan jumlah iklan dan promosi kepada konsumen hingga penghematan biaya
           personel.

12.   Berdasarkan CALK 5 tentang Piutang Usaha, Perseroan membukukan piutang usaha pihak ketiga
      sebesar Rp1,6 triliun per 30 Juni 2023, meningkat 32,12% dibandingkan per 31 Desember 2022.
      Atas hal tersebut agar dijelaskan:

       a. Latar belakang peningkatan piutang usaha per 30 Juni 2023;

           Jawaban:
           Kenaikan piutang usaha mencerminkan pertumbuhan top line dari segmen bisnis Distribusi.
           Selain itu, terdapat efek musiman yang konsisten yang mencerminkan kecenderungan rumah
           sakit pemerintah untuk membayar tagihan yang telah jatuh tempo pada akhir tahun sehingga
           Perseroan biasanya memiliki jumlah hari piutang terendah tepatnya pada akhir tahun.

       b. Apakah jumlah cadangan kerugian penurunan nilai piutang Perseroan sudah sesuai dengan
          PSAK 71?;

           Jawaban:
           Ya, jumlah cadangan kerugian penurunan nilai piutang Perseroan secara reguler sudah
           diestimasi sesuai dengan PSAK 71.
Page 4
       c. Strategi Perseroan untuk menagih piutang yang sudah jatuh tempo;

           Jawaban:
           Perseroan terus memantau secara berkala atas umur dari piutang-piutang Perseroan, dan
           Perseroan telah memiliki tim penagihan (collection teams) di masing-masing kantor cabang
           pada segmen bisnis Distribusi Perseroan, yang bertugas untuk menghubungi dan
           menindaklanjuti masing-masing pelanggan agar seluruh jumlah piutang dapat dibayarkan
           secara penuh dan tepat waktu.

       d. Langkah yang akan dilakukan Perseroan terhadap pelanggan dengan piutang macet.

           Jawaban:
           Perseroan akan melakukan upaya pendekatan secara komersial terlebih dahulu kepada para
           pelanggannya untuk memastikan agar piutang macet tersebut dapat dibayarkan segera oleh
           pelanggan tersebut, ataupun Perseroan dapat mengusulkan skema pembayaran yang lebih
           menguntungkan untuk memastikan adanya kepastian pembayaran dan efisiensi biaya dalam
           penagihan piutang Perseroan.

           Apabila upaya pendekatan secara komersial tidak lagi efektif dilaksanakan, maka Perseroan
           akan mulai melaksanakan upaya hukum, dengan mengirimkan Surat Peringatan (SP) kepada
           pelanggan tersebut (hingga maksimum SP ke-5). Dalam hal piutang tersebut masih juga
           belum lunas dibayarkan oleh debitur (pelanggan), maka Perseroan dapat mengirimkan surat
           somasi (melalui konsultan hukum eksternal) ataupun menempuh upaya hukum perdata
           dan/atau pidana dengan memperhatikan kemampuan likuiditas debitur (pelanggan).

13.   Berdasarkan CALK 7 tentang Persediaan, Perseroan membukukan persediaan sebesar Rp1,4 triliun
      per 30 Juni 2023, meningkat 20,39% dibandingkan per 31 Desember 2022. Atas hal tersebut agar
      dijelaskan:

       a. Latar belakang peningkatan persediaan per 30 Juni 2023;

           Jawaban:
           Peningkatan persediaan (inventory) konsisten dengan pertumbuhan segmen bisnis Distribusi
           Perseroan dan penambahan sejumlah prinsipal baru belakangan ini yang mengharuskan
           Entitas Anak untuk menempatkan jumlah stok persediaan awal sebelum grup Perseroan dapat
           mencatatkan penjualan. Pada setiap bulannya, dimungkinkan juga terdapat fluktuasi atas
           jumlah hari stok persediaan karena adanya pembelian oportunistik atas SKU produk tertentu
           yang dinilai memiliki permintaan yang kuat atau yang diperkirakan akan mengalami kenaikan
           harga.
Page 5
       b. Inventory turnover per 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022.

           Jawaban:
           Per 30 Juni 2023, tingkat inventory turnover Perseroan adalah 5,23.
           Sedangkan, per 31 Desember 2023, tingkat inventory turnover Perseroan adalah 5,25.


14.   Berdasarkan CALK 13 tentang Utang Usaha Pihak Ketiga, Perseroan membukukan utang usaha
      pihak ketiga sebesar Rp1,9 triliun per 30 Juni 2023, meningkat 18,56% dibandingkan per 31
      Desember 2022. Atas hal tersebut agar dijelaskan:

       a. Latar belakang peningkatan utang usaha per 30 Juni 2023;

           Jawaban:
           Peningkatan utang usaha mencerminkan pertumbuhan penjualan dan persediaan (inventory)
           di segmen bisnis Distribusi Perseroan.

       b. Strategi dan target pelunasan utang usaha Perseroan yang sudah jatuh tempo.

           Jawaban:
           Perseroan melakukan pembayaran secara tepat waktu atas utang usaha yang jatuh tempo.
           Satu-satunya pengecualian adalah kondisi dimana Entitas Anak memperoleh perpanjangan
           jangka waktu pembayaran dari beberapa prinsipal-nya sebagai kompensasi atas keterlambatan
           pembayaran yang dilakukan oleh pelanggan/outlet (yang mana hal ini merupakan
           kesepakatan yang juga dituangkan di dalam perjanjian antara Entitas Anak dengan prinsipal
           distribusi-nya tersebut). Perseroan mempunyai likuiditas dan aset lancar yang cukup untuk
           menutupi seluruh pembayaran hutang yang telah jatuh tempo.

15.   Sehubungan dengan CALK No. 21 tentang Pendapatan dan CALK No.22 tentang Beban Pokok
      Pendapatan agar dijelaskan:

       a. Latar belakang peningkatan pendapatan Perseroan per 30 Juni 2023 dibanding 30 Juni 2022
          (meningkat 13,09%);

           Jawaban:
           Pertumbuhan Perseroan pada Semester 1 tahun 2023 terutama berasal dari pertumbuhan
           segmen bisnis Distribusi.

       b. Latar belakang penurunan pendapatan segmen alat kesehatan per 30 Juni 2023 sebesar
          Rp482,5 miliar dibandingkan per 30 Juni 2022 sebesar Rp582,2 miliar;
Page 6
          Jawaban:
          Penurunan penjualan alat kesehatan disebabkan oleh adanya keputusan dari salah satu
          prinsipal besar yang bergerak di bidang manufaktur dan penjualan peralatan dialisis dan
          bahan habis pakai, yang pada Kuartal 1 2023 memutuskan untuk memindahkan bisnisnya dari
          Perseroan ke distributor pesaing lainnya.

       c. Latar belakang peningkatan beban pokok pendapatan Perseroan per 30 Juni 2023
          dibandingkan 30 Juni 2022 (meningkat 18,05%);

          Jawaban:
          Beban pokok pendapatan pada Semester 1 2023 tumbuh lebih cepat dibandingkan penjualan
          karena adanya pergeseran campuran (mix shift) dari penjualan atas produk-produk milik
          sendiri Perseroan yang menurun dari tahun ke tahun, beralih ke distribusi produk pihak ketiga
          yang justru tumbuh dengan kuat dari tahun ke tahun. Karena distribusi atas produk milik
          prinsipal pihak ketiga memiliki Harga Pokok Penjualan (HPP/Cost of Goods Sold “COGS”)
          yang jauh lebih tinggi dibandingkan produk-produk milik Perseroan sendiri, maka hal
          tersebut mengakibatkan nilai COGS tumbuh lebih cepat dibandingkan dengan penjualan.

       d. Latar belakang peningkatan pembelian barang jadi Perseroan per 30 Juni 2023 yaitu sebesar
          Rp3,4 triliun, dibandingkan per 30 Juni 2022 sebesar Rp2,6 triliun;

          Jawaban:
          Pertumbuhan atas pembelian barang jadi mencerminkan pertumbuhan atas penjualan
          distribusi produk prinsipal pihak ketiga (sementara penurunan porsi barang manufaktur
          mencerminkan penurunan atas pertumbuhan penjualan produk milik sendiri Perseroan yang
          biasanya diproduksi sendiri) dan peningkatan nilai persediaan (inventory) yang telah dibahas
          sebelumnya pada Pertanyaan No. 13.

       e. Strategi efisiensi biaya pokok pendapatan kedepannya.

          Jawaban:
          Rencana efisiensi biaya yang komprehensif telah diterapkan pada Semester 1 tahun 2023
          untuk mengatasi kondisi pasar yang tidak menguntungkan bagi produk-produk milik sendiri
          Perseroan dan dalam rangka menjaga laba Perseroan dan perolehan arus kas bebas.

16.   Perseroan per 30 Juni 2023 membukukan arus kas operasi secara negatif dan membukukan
      penurunan neto kas dan setara kas. Atas hal tersebut agar dijelaskan:
Page 7
a. Latar belakang Perseroan membukukan arus kas operasi secara negatif per 30 Juni 2023;

   Jawaban:
   Terdapat elemen musiman yang kuat dalam perolehan arus kas bebas Perseroan, yakni saldo
   piutang biasanya paling rendah terjadi pada akhir tahun (karena kondisi dimana
   kecenderungan rumah sakit pemerintah akan membayar tagihan yang telah jatuh tempo pada
   bulan Desember), sedangkan posisi kas Perseroan biasanya berada pada posisi tertinggi. Oleh
   karena itu, arus kas operasi dihasilkan secara tidak proporsional pada paruh kedua tahun ini,
   sedangkan paruh pertama cenderung menghasilkan arus kas bebas negatif. Erosi pada
   profitabilitas terutama menyebabkan arus kas operasi yang lebih buruk pada Semester 1 tahun
   2023 dibandingkan dengan Semester 1 tahun 2022 (yang juga negatif karena adanya elemen
   musiman tersebut).

b. Latar belakang Perseroan membukukan penurunan neto kas dan setara kas per 30 Juni 2023;

   Jawaban:
   Kas turun pada Semester-1 tahun 2023 karena arus kas operasi negatif yang terjadi selama
   paruh pertama tahun 2023 yang mana sebagaimana telah dijelaskan sebelumnya, hal tersebut
   merupakan elemen musiman yang bersifat signifikan.

c. Kebijakan pengelolaan arus kas Perseroan kedepannya agar dapat memenuhi kewajiban
   jangka pendek dan kebutuhan kas untuk modal kerja dan operasional.

   Jawaban:
   Perseroan menjalankan program pemantauan modal kerja yang sangat ketat dan
   komprehensif untuk mengelola pengumpulan piutang (account receivables), persediaan
   (inventory), dan hutang. Posisi kas yang kuat tanpa adanya utang bank ditambah dengan
   adanya fasilitas bank siaga (standby bank facilities) memungkinkan Perseroan untuk dapat
   dengan nyaman melakukan pengelolaan atas fluktuasi modal kerja dan kebutuhan operasional
   di masa mendatang.

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.35 MB
Published23 Aug 2023
Pages7
Characters14,711
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

The name pass has not read this document yet.

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result