Back to announcement
20230821_ADMR_Laporan Informasi dan Fakta Material_31382720_lamp2.pdf
Other Text extracted ADMRSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 6
Page 1
PT ADARO MINERALS INDONESIA TBK (BEI: ADMR)
NEWS RELEASE – KINERJA KEUANGAN 1H23
Jakarta, 21 Agustus 2023 – PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (BEI: ADMR) hari ini
menyampaikan laporan keuangan konsolidasian untuk periode enam bulan yang berakhir pada
tanggal 30 Juni 2023 kepada OJK/BEI.
Presiden Direktur ADMR, Bapak Christian Ariano Rachmat, mengatakan:
“Kami berhasil mencapai kinerja yang memuaskan di tengah tantangan makro yang
signifikan. Operasi batu bara metalurgi paruh pertama 2023 (1H23) yang baik telah
menempatkan perusahaan pada posisi yang baik untuk mencapai target volume tahunan.
Kami terus mengembangkan pasar bagi batu bara metalurgi Indonesia, dan tanggapan dari
para pelanggan membuat kami yakin akan prospek pertumbuhan.”
“Lebih lanjut, kami juga berada pada posisi yang mendukung inisiatif hilirisasi Indonesia
melalui smelter aluminium, yang telah mendapatkan pemenuhan keuangan dalam kuartal
ini. Kami menyambut peluang menumbuhkan bisnis pengolahan mineral secara
berkelanjutan dengan penuh semangat, dan tetap berfokus pada eksekusi proyek-proyek
strategis secara bertanggung jawab.”
Iktisar
• EBITDA operasional 1H23 sebesar $235,1 juta mewakili penurunan 18% yang terjadi akibat
penurunan harga jual rata-rata (ASP) dan kenaikan biaya yang terjadi karena kenaikan
produksi dan nisbah kupas. Laba inti turun 19% menjadi $168,4 juta. EBITDA operasional
dan laba inti tidak memperhitungkan komponen non operasional dan mencerminkan kinerja
bisnis inti.
• Harga jual rata-rata (ASP) ADMR pada 1H23 turun 25% dari 1H22.
• Volume produksi pada 1H23 tercatat 2,54 juta ton dengan penjualan yang mencapai 1,82 juta
ton, atau masing-masing naik 66% dan 42% dari 1H22.
• ADMR mendapatkan pemenuhan keuangan untuk smelter aluminium berkapasitas 500.000
ton per tahun di bawah PT Kalimantan Aluminium Industry (KAI). Pembiayaan ini termasuk
$981,4 juta dan Rp1.547,9 miliar.
• KAI telah menyelesaikan persiapan lahan, pekerjaan tanah serta konstruksi jeti sementara,
dan terus melanjutkan konstruksi fasilitas infrastruktur lainnya.
1
Page 2
Kinerja Keuangan
($ ribu, kecuali dinyatakan lain) 1H23 1H22 Selisih
Pendapatan usaha 463.606 435.658 6%
Beban pokok pendapatan (210.252) (148.240) 42%
Laba kotor 253.354 287.418 -12%
Laba usaha 219.150 272.719 -20%
Laba inti1 168.351 206.697 -19%
EBITDA operasional2 235.051 288.075 -18%
Total aset 1.337.263 1.139.642 17%
Total liabilitas 578.594 731.456 -21%
Total ekuitas 758.668 408.186 86%
Utang berbunga 336.884 561.201 -40%
Kas 454.349 368.217 23%
Utang bersih3 (117.464) 192.984 -161%
Belanja modal4 42.940 894 4.703%
Arus kas bebas5 121.560 236.905 -49%
Laba per saham (EPS) dasar dalam $ 0,0040 0,0049 -18%
Rasio Keuangan
1H23 1H22 Selisih
Margin laba kotor (%) 54,6% 66,0% -11%
Margin usaha (%) 47,3% 62,6% -15%
Margin EBITDA operasional (%) 50,7% 66,1% -15%
Utang bersih terhadap ekuitas (x) (0,15) 0,47 -133%
Utang bersih terhadap EBITDA operasional 12 bulan (0,50) 0,67 -175%
terakhir (x)
Kas dari operasi terhadap belanja modal (x) 2,67 298,51 -99%
1
Laba periode ini, tidak termasuk komponen non operasional setelah pajak
2
EBITDA tidak termasuk komponen non operasional
3
Setelah dikurangi kas dan setara kas
4
Pengeluaran belanja modal didefinisikan sebagai: pembelian aset tetap + pembayaran untuk penambahan aset eksplorasi dan
evaluasi
5
EBITDA operasional – pajak + perubahan modal kerja bersih – belanja modal
2
Page 3
Segmen Operasi
Pendapatan Laba Periode Berjalan
($ ribu) 1H23 1H22 Selisih 1H23 1H22 Selisih
Penambangan 462.515 434.234 7% 165.432 210.528 -21%
batu bara
Jasa lainnya 2.051 2.417 -15% (1.389) (6.419) -78%
Eliminasi (960) (994) -3% - - -
ADMR konsol 463.606 435.658 6% 164.043 204.109 -20%
ANALISIS KINERJA KEUANGAN UNTUK ENAM BULAN PERTAMA 2023
Pendapatan Usaha, Harga Jual Rata-Rata dan Produksi
Pendapatan usaha ADMR pada 1H23 naik 6% menjadi $463,6 juta berkat kenaikan 42% pada
volume penjualan yang diimbangi dengan penurunan 25% pada ASP. Produk batu bara metalurgi
ADMR yang berkualitas tinggi terus diminati oleh produsen baja di pasar-pasar utama seperti
Jepang, China, India dan Korea Selatan.
Volume produksi ADMR pada 1H23 naik 66% menjadi 2,54 juta ton, sesuai target FY23 yang
ditetapkan lebih tinggi dan dukungan ketersediaan alat berat dan kinerja kontraktor yang solid.
ADMR mencatat pengupasan lapisan penutup 7,55 juta bcm, atau naik 116% dari 1H22, sehingga
nisbah kupas tercatat 2,97x untuk 1H23.
Beban Pokok Pendapatan
Beban pokok pendapatan pada 1H23 naik 42% menjadi $210,3 juta, terutama berkat kenaikan
volume produksi dan penjualan. Royalti yang dibayarkan kepada Pemerintah naik 11% menjadi
$81,6 juta, biaya penambangan naik 77% menjadi $45,7 juta, biaya pemrosesan batu bara naik
69% menjadi $30,9 juta, dan biaya pengiriman dan penanganan naik 56% menjadi $53,7 juta.
Biaya bahan bakar per liter naik 14% secara year-on-year (yoy), dan biaya kas batu bara per ton
pada 1H23 naik 8% dari 1H22.
Beban Usaha
Beban usaha 1H23 naik 156% menjadi $36,0 juta karena kenaikan signifikan pada cadangan
untuk pembayaran penetapan pemerintah. Biaya penjualan dan pemasaran pada 1H23 naik 57%
menjadi $5,3 juta, seiring kenaikan volume penjualan. Biaya karyawan naik lebih dua kali lipat
menjadi $4,5 juta karena perusahaan sedang menambah tenaga kerja seiring pertumbuhan dan
ekspansi bisnis.
3
Page 4
EBITDA Operasional dan Laba Inti
ADMR menghasilkan EBITDA operasional $235,1 juta pada 1H23, atau turun 18% dari 1H22, dan
margin EBITDA operasional untuk periode ini tercatat 51%. Laba inti 1H23 turun 19% menjadi
$168,4 juta. Penurunan harga batu bara metalurgi dan kenaikan biaya yang diakibatkan oleh
kenaikan volume merupakan faktor utama terhadap penurunan profitabilitas.
Total Aset
Total aset naik 17% menjadi $1,34 miliar pada akhir 1H23, terdiri dari $629,0 juta aset lancar dan
$708,3 juta aset non lancar. Saldo kas pada akhir 1H23 naik 23% menjadi $454,3 juta berkat arus
kas yang kuat. Kas meliputi 34% total aset.
Aset Tetap
Aset tetap per akhir 1H23 tercatat $456,6 juta, atau naik 13% dari periode yang sama tahun
sebelumnya terutama dari investasi pada smelter aluminium di KAI dan proyek-proyek
infrastruktur di PT Maruwai Coal (MC). Aset tetap meliputi 34% total aset.
Properti Pertambangan
Properti pertambangan per akhir 1H23 turun 5% yoy menjadi $179,0 juta, yang sejalan dengan
produksi.
Total Liabilitas
Per akhir 1H23, total liabilitas turun 21% menjadi $578,6 juta. Liabilitas lancar naik 50% menjadi
$204,3 juta berkat kenaikan beban yang masih harus dibayar terkait cadangan untuk
pembayaran penetapan pemerintah.
Liabilitas non lancar turun 37% menjadi $374,3 juta pada akhir 1H23 karena pinjaman dari
pemegang saham turun 40% menjadi $336,9 juta karena perusahaan telah membayar sejumlah
$150,6 juta.
Ekuitas
Per akhir 1H23, ekuitas telah meningkat 86% menjadi $758,7 juta karena kenaikan 104% pada
laba ditahan menjadi $577,4 juta.
Arus Kas dari Aktivitas Operasi
Pada 1H23, arus kas dari aktivitas operasi turun 57% menjadi $114,8 juta, terutama karena
kenaikan pada pembayaran kepada pemasok maupun pembayaran royalti akibat kenaikan
volume produksi dan penjualan. Pembayaran pajak penghasilan badan juga naik 141% menjadi
$102,3 juta karena kenaikan profitabilitas pada FY22.
4
Page 5
Arus Kas dari Aktivitas Investasi
ADMR mencatat arus kas bersih yang digunakan pada aktivitas investasi sebesar $49,0 juta pada
1H23, karena pembelian aset tetap naik signifikan menjadi $42,4 juta pada 1H23, yang terkait
dengan proyek infrastruktur di MC dan konstruksi smelter di KAI.
Belanja Modal dan Arus Kas Bebas
ADMR mengeluarkan $42,9 juta untuk belanja modal pada 1H23, yang terutama terkait dengan
proyek infrastruktur di MC dan konstruksi smelter aluminium di bawah KAI. Arus kas bebas
pada 1H23 turun 49% menjadi $121,6 juta karena eksekusi rencana investasi.
Setelah rampung, proyek-proyek peningkatan infrastruktur akan mendukung pencapaian target
produksi jangka menengah sebesar 6 juta ton per tahun. Konveyor pemuatan tongkang kedua
akan meningkatkan kapasitas muat dan meningkatkan kemampuan memenuhi komitmen
pengiriman. Peningkatan ini akan memberikan kondisi yang baik untuk memenuhi pertumbuhan
produk batu bara metalurgi sesuai perkiraan.
Arus Kas dari Aktivitas Pembiayaan
Arus kas bersih yang digunakan pada aktivitas pembiayaan pada 1H23 naik 71% menjadi $125,9
juta, karena ADMR membayar pinjaman sejumlah $150,6 juta pada periode ini.
###
Materi ini disusun oleh PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (“Perusahaan”) dan belum diverifikasi secara independen.
Perusahaan tidak memberikan pernyataan atau jaminan, baik yang dinyatakan ataupun tersirat, dan tidak bertanggung
jawab atas akurasi, kewajaran atau kelengkapan informasi yang tersaji atau terkandung dalam materi ini. Perusahaan
atau afiliasinya, penasihat atau perwakilannya melepaskan diri dari tanggung jawab atas segala kerugian yang timbul
dari informasi yang tersaji atau terkandung materi ini. Informasi yang tersaji atau terkandung dalam materi ini dapat
diubah tanpa pemberitahuan sebelumnya dan tidak ada jaminan atas akurasinya.
Materi ini mengandung pernyataan-pernyataan yang merupakan pernyataan berwawasan ke depan. Pernyataan-
pernyataan tersebut termasuk gambaran mengenai maksud, keyakinan atau ekspektasi saat ini dari Perusahaan atau
para pejabatnya sehubungan dengan hasil operasi dan kondisi keuangan konsolidasian Perusahaan. Pernyataan-
pernyataan ini dapat diidentifikasi dengan penggunaan kata-kata seperti “diperkirakan,” “berencana,” “akan,”
“estimasi,” “proyeksi,” “bermaksud,” atau kata-kata yang bermakna serupa. Pernyataan-pernyataan berwawasan ke
depan tersebut bukan merupakan jaminan atas kinerja masa depan dan mengandung risiko dan ketidakpastian, dan
hasil aktual dapat berbeda dari yang terkandung dalam pernyataan-pernyataan berwawasan ke depan tersebut karena
berbagai faktor dan asumsi. Perusahaan tidak berkewajiban dan tidak menjanjikan untuk merevisi pernyataan-
pernyataan berwawasan ke depan tersebut untuk mencerminkan peristiwa maupun situasi di masa depan.
Materi ini hanya disajikan untuk memberikan informasi dan bukan merupakan ataupun menjadi bagian dari suatu
penawaran, permohonan atau undangan dari penawaran untuk membeli atau mensubskripsi efek Perusahaan, di
dalam wilayah hukum mana pun, dan materi ini maupun bagian apa pun darinya tidak menjadi dasar, atau diandalkan
sehubungan dengan kontrak, komitmen atau keputusan investasi apa pun. Keputusan untuk membeli atau
mensubskripsi efek Perusahaan harus dibuat setelah mendapatkan nasihat profesional sebagaimana mestinya.
5
Page 6
Untuk informasi lebih lanjut, para investor dan pihak media dapat menghubungi:
Investor
Thomas Coombes | Thomas.Coombes@adaro.com
Media
Febriati Nadira | Febriati.Nadira@adaro.com
6
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.