Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 67
Page 1
Nomor Surat 132/BDKR-CORSEC/VIlI/2023
Nama Emiten PT Berdikari Pondasi Perkasa Tbk.
Kode Emiten BDKR
Perihal Penyampaian Laporan Keuangan Interim (KOREKSI)
Perseroan dengan ini menyampaikan laporan keuangan untuk periode 6 Bulan yang berakhir pada 30/06/2023 dengan ikhtisar sebagai berikut :
Informasi mengenai anak perusahaan Perseroan sebagai berikut :
Dokumen ini merupakan dokumen resmi PT Berdikari Pondasi Perkasa Tbk. yang tidak memerlukan tanda tangan karena dihasilkan secara
elektronik. PT Berdikari Pondasi Perkasa Tbk. bertanggung jawab penuh atas informasi tertera di dalam dokumen ini.
Page 2
[1000000] General information
Informasi umum General information
30 June 2023
Nama entitas PT Berdikari Pondasi Perkasa Entity name
Tbk.
Penjelasan perubahan nama dari akhir Explanation of change in name from
periode laporan sebelumnya the end of the preceding reporting
period
Kode entitas BDKR Entity code
Nomor identifikasi entitas AB163 Entity identification number
Industri utama entitas Infrastruktur / Infrastructure Entity main industry
Standar akutansi yang dipilih PSAK Selected accounting standards
Sektor J. Infrastructures Sector
Subsektor J2. Heavy Constructions & Civil Subsector
Engineering
Industri J21. Heavy Constructions & Industry
Civil Engineering
Subindustri J211. Heavy Constructions & Subindustry
Civil Engineering
Informasi pemegang saham Controlling shareholder information
Individual WNI
pengendali
Jenis entitas Local Company - Indonesia Type of entity
Jurisdiction
Jenis efek yang dicatatkan Saham / Stock Type of listed securities
Jenis papan perdagangan tempat Type of board on which the entity is
Pengembangan / Development
entitas tercatat listed
Apakah merupakan laporan keuangan Whether the financial statements are
satu entitas atau suatu kelompok Entitas tunggal / Single entity of an individual entity or a group of
entitas entities
Periode penyampaian laporan Period of financial statements
Kuartal II / Second Quarter
keuangan submissions
Tanggal awal periode berjalan January 01, 2023 Current period start date
Tanggal akhir periode berjalan June 30, 2023 Current period end date
Tanggal akhir tahun sebelumnya December 31, 2022 Prior year end date
Tanggal awal periode sebelumnya January 01, 2022 Prior period start date
Tanggal akhir periode sebelumnya June 30, 2022 Prior period end date
Tanggal akhir 2 tahun sebelumnya December 31, 2021 Prior 2 year end date
Mata uang pelaporan Rupiah / IDR Description of presentation currency
Kurs konversi pada tanggal pelaporan Conversion rate at reporting date if
jika mata uang penyajian selain rupiah presentation currency is other than
rupiah
Pembulatan yang digunakan dalam Level of rounding used in financial
penyajian jumlah dalam laporan Satuan Penuh / Full Amount statements
keuangan
Jenis laporan atas laporan keuangan Tidak Diaudit / Unaudit Type of report on financial statements
Jenis opini auditor Type of auditor's opinion
Hal yang diungkapkan dalam paragraf Matters disclosed in
pendapat untuk penekanan atas suatu emphasis-of-matter or other-matter
masalah atau paragraf penjelasan paragraph, if any
lainnya, jika ada
Hasil penugasan review Result of review engagement
Opini Hal Audit Utama Any Key Audit Matters Opinion
Jumlah Hal Audit Utama Total Key Audit Matters
Paragraf Hal Audit Utama Key Audit Matters Paragraph
Tanggal laporan audit atau hasil Date of auditor's opinion or result of
laporan review review report
Page 3
Auditor tahun berjalan Current year auditor
Nama partner audit tahun berjalan Name of current year audit signing
partner
Lama tahun penugasan partner yang Number of years served as audit
menandatangani signing partner
Auditor tahun sebelumnya Prior year auditor
Nama partner audit tahun sebelumnya Name of prior year audit signing
partner
Kepatuhan terhadap pemenuhan Whether in compliance with OJK rules
peraturan OJK Nomor: No. 75/POJK.04/2017 concerning
Ya / Yes
75/POJK.04/2017 tentang Tanggung responsibilities of board of directors on
Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan financial statements
Kepatuhan terhadap pemenuhan Compliance to the independency of
independensi akuntan yang Accountant that provide services in
memberikan jasa audit di pasar modal Capital Market as regulated in OJK
sesuai dengan POJK Nomor Ya / Yes rules No. 13/POJK.03/2017
13/POJK.03/2017 tentang concerning The Use of Public
Penggunaan Jasa Akuntan Publik Accountant and Auditing Firm in
dalam Kegiatan Jasa Keuangan Financial Services Activities.
Page 4
[3210000] Statement of financial position presented using current and
non-current - Infrastructure Industry
Laporan posisi keuangan Statement of financial position
30 June 2023 31 December 2022
Aset Assets
Aset lancar Current assets
Kas dan setara kas Cash and cash
19,681,443,108 31,903,420,371
equivalents
Investasi jangka pendek 100,712,395,222 18,999,900,000 Short-term investments
Piutang usaha Trade receivables
Piutang usaha pihak Trade receivables third
359,851,517,489 252,217,057,030
ketiga parties
Piutang usaha pihak Trade receivables
9,221,048,543 9,419,877,488
berelasi related parties
Piutang sewa pembiayaan Current finance lease
10,047,575,331 9,472,471,334
lancar receivables
Piutang lainnya Other receivables
Piutang lainnya pihak Other receivables third
19,923,563,357 22,466,063,357
ketiga parties
Piutang lainnya pihak Other receivables
2,540,722,965 2,682,875,162
berelasi related parties
Persediaan lancar Current inventories
Persediaan lancar 24,395,204,581 22,801,210,290 Current inventories
Biaya dibayar dimuka Current prepaid expenses
18,427,882,387 4,837,750,725
lancar
Uang muka lancar 33,202,682,083 10,683,859,670 Current advances
Pajak dibayar dimuka Current prepaid taxes
40,172,782,095 48,032,806,076
lancar
Jumlah aset lancar 638,176,817,161 433,517,291,503 Total current assets
Aset tidak lancar Non-current assets
Investasi pada ventura Investments in joint
bersama dan entitas ventures and associates
asosiasi
Investasi pada entitas Investments in
28,481,886,486 28,176,577,161
asosiasi associates
Uang muka tidak lancar 22,463,718,800 4,380,812,420 Non-current advances
Aset pajak tangguhan 3,876,884,476 4,695,074,281 Deferred tax assets
Aset tetap Property, plant, and
785,189,766,163 809,183,594,040
equipment
Jumlah aset tidak lancar 840,012,255,925 846,436,057,902 Total non-current assets
Jumlah aset 1,478,189,073,086 1,279,953,349,405 Total assets
Liabilitas dan ekuitas Liabilities and equity
Liabilitas Liabilities
Liabilitas jangka pendek Current liabilities
Utang bank jangka Short term bank loans
103,519,671,296 82,877,019,627
pendek
Utang usaha Trade payables
Utang usaha pihak Trade payables
10,377,391,313 18,502,158,078
ketiga third parties
Utang lainnya Other payables
Utang lainnya pihak Other payables
334,778,992,584 251,285,337,314
ketiga third parties
Beban akrual jangka Current accrued
4,870,569,366 3,327,877,642
pendek expenses
Page 5
Utang pajak 1,113,138,440 1,966,634,018 Taxes payable
Liabilitas jangka Current maturities of
panjang yang jatuh long-term liabilities
tempo dalam satu
tahun
Liabilitas jangka Current maturities
panjang yang jatuh of bank loans
tempo dalam satu 15,826,186,971 12,216,809,204
tahun atas utang
bank
Liabilitas jangka Current maturities
panjang yang jatuh of finance lease
tempo dalam satu 473,117,385 324,632,880 liabilities
tahun atas liabilitas
sewa pembiayaan
Liabilitas Other current
non-keuangan jangka 25,742,557,929 29,001,977,386 non-financial liabilities
pendek lainnya
Jumlah liabilitas Total current
496,701,625,284 399,502,446,149
jangka pendek liabilities
Liabilitas jangka Non-current liabilities
panjang
Liabilitas jangka Long-term liabilities
panjang setelah net of current
dikurangi bagian maturities
yang jatuh tempo
dalam satu tahun
Liabilitas jangka Long-term bank
panjang atas utang 64,307,471,834 59,224,511,666 loans
bank
Liabilitas jangka Long-term finance
panjang atas lease liabilities
780,135,707 680,264,167
liabilitas sewa
pembiayaan
Liabilitas jangka Long-term other
panjang atas 42,587,343,417 35,967,584,372 borrowings
pinjaman lainnya
Kewajiban imbalan Long-term
pasca kerja jangka 20,437,363,202 19,358,260,315 post-employment
panjang benefit obligations
Liabilitas keuangan Other non-current
120,473,527,318 203,267,568,921
jangka panjang lainnya financial liabilities
Jumlah liabilitas Total non-current
248,585,841,478 318,498,189,441
jangka panjang liabilities
Jumlah liabilitas 745,287,466,762 718,000,635,590 Total liabilities
Ekuitas Equity
Ekuitas yang Equity attributable to
diatribusikan kepada equity owners of parent
pemilik entitas induk entity
Saham biasa 470,710,000,000 400,100,000,000 Common stocks
Tambahan modal Additional paid-in
66,594,321,622
disetor capital
Cadangan pengukuran Reserve of
kembali program 953,017,900 1,607,521,090 remeasurements of
imbalan pasti defined benefit plans
Saldo laba Retained earnings
(akumulasi kerugian) (deficit)
Saldo laba yang Appropriated
telah ditentukan 80,020,000,000 80,020,000,000 retained earnings
penggunaannya
Page 6
Saldo laba yang 114,624,266,802 80,225,192,725 Unappropriated
belum ditentukan retained earnings
penggunaannya
Jumlah ekuitas yang Total equity
diatribusikan kepada attributable to equity
732,901,606,324 561,952,713,815
pemilik entitas induk owners of parent
entity
Jumlah ekuitas 732,901,606,324 561,952,713,815 Total equity
Jumlah liabilitas dan Total liabilities and equity
1,478,189,073,086 1,279,953,349,405
ekuitas
Page 7
[3311000] Statement of profit or loss and other comprehensive income, OCI
components presented net of tax, by function - Infrastructure Industry
Laporan laba rugi dan penghasilan Statement of profit or loss and other
komprehensif lain comprehensive income
30 June 2023 30 June 2022
Penjualan dan pendapatan Sales and revenue
278,677,757,866 222,775,587,304
usaha
Beban pokok penjualan dan Cost of sales and revenue
( 162,509,538,966 ) ( 132,996,682,174 )
pendapatan
Jumlah laba bruto 116,168,218,900 89,778,905,130 Total gross profit
Beban umum dan administrasi General and administrative
( 73,344,912,253 ) ( 62,545,901,102 )
expenses
Pendapatan keuangan 25,201,076 58,794,053 Finance income
Beban bunga dan keuangan ( 15,704,594,745 ) ( 9,297,058,042 ) Interest and finance costs
Pendapatan lainnya 12,041,604,569 509,936,536 Other income
Beban lainnya ( 770,218,272 ) ( 2,069,375,923 ) Other expenses
Jumlah laba (rugi) sebelum Total profit (loss) before tax
38,415,299,275 16,435,300,652
pajak penghasilan
Pendapatan (beban) pajak ( 4,016,225,198 ) ( 1,964,256,190 ) Tax benefit (expenses)
Jumlah laba (rugi) dari operasi Total profit (loss) from
34,399,074,077 14,471,044,462
yang dilanjutkan continuing operations
Jumlah laba (rugi) 34,399,074,077 14,471,044,462 Total profit (loss)
Pendapatan komprehensif Other comprehensive income,
lainnya, setelah pajak after tax
Pendapatan komprehensif Other comprehensive
lainnya yang tidak akan income that will not be
direklasifikasi ke laba rugi, reclassified to profit or
setelah pajak loss, after tax
Pendapatan komprehensif Other comprehensive
lainnya atas pengukuran income for
kembali kewajiban ( 654,503,190 ) 131,005,196 remeasurement of defined
manfaat pasti, setelah benefit obligation, after tax
pajak
Jumlah pendapatan Total other
komprehensif lainnya comprehensive income
yang tidak akan ( 654,503,190 ) 131,005,196 that will not be
direklasifikasi ke laba reclassified to profit or
rugi, setelah pajak loss, after tax
Jumlah pendapatan Total other comprehensive
komprehensif lainnya, ( 654,503,190 ) 131,005,196 income, after tax
setelah pajak
Jumlah laba rugi komprehensif 33,744,570,887 14,602,049,658 Total comprehensive income
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
diatribusikan
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
34,399,074,077 14,471,044,462
diatribusikan ke entitas induk parent entity
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan attributable to
Laba rugi komprehensif yang Comprehensive income
dapat diatribusikan ke entitas 33,744,570,887 14,602,049,658 attributable to parent entity
induk
Laba (rugi) per saham Earnings (loss) per share
Laba per saham dasar Basic earnings per share
diatribusikan kepada attributable to equity
pemilik entitas induk owners of the parent entity
Laba (rugi) per saham Basic earnings (loss) per
Page 8
dasar dari operasi yang 7.7 3.62 share from continuing dilanjutkan operations
Page 9
[3410000] Statement of changes in equity - Infrastructure Industry - Current Year
30 June 2023
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Cadangan pengukuran Saldo laba yang telah Saldo laba yang belum Ekuitas yang dapat
Tambahan modal
Saham biasa kembali program ditentukan ditentukan diatribusikan kepada Ekuitas
disetor
imbalan pasti penggunaannya penggunaannya entitas induk
Reserve of
Appropriated retained Unappropriated retained Equity attributable to
Common stocks Additional paid-in capital remeasurements of Equity
earnings earnings parent entity
defined benefit plans
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian kembali Balance before restatement at beginning of
400,100,000,000 0 1,607,521,090 80,020,000,000 80,225,192,725 561,952,713,815 561,952,713,815
period
Posisi ekuitas, awal periode 400,100,000,000 0 1,607,521,090 80,020,000,000 80,225,192,725 561,952,713,815 561,952,713,815 Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) 34,399,074,077 34,399,074,077 34,399,074,077 Profit (loss)
Pendapatan komprehensif lainnya ( 654,503,190 ) ( 654,503,190 ) ( 654,503,190 ) Other comprehensive income
Setoran modal dari kepentingan Stock subscription from non-controlling
70,610,000,000 66,594,321,622 137,204,321,622 137,204,321,622
non-pengendali interests
Posisi ekuitas, akhir periode 470,710,000,000 66,594,321,622 953,017,900 80,020,000,000 114,624,266,802 732,901,606,324 732,901,606,324 Equity position, end of the period
Page 10
[3410000] Statement of changes in equity - Infrastructure Industry - Prior Year
30 June 2022
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Cadangan Saldo laba yang belum Ekuitas yang dapat
Saham biasa pengukuran kembali ditentukan diatribusikan kepada Ekuitas
program imbalan pasti penggunaannya entitas induk
Reserve of
Unappropriated retained Equity attributable to
Common stocks remeasurements of Equity
earnings parent entity
defined benefit plans
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian Balance before restatement at beginning
86,000,000,000 1,083,500,304 416,197,262,669 503,280,762,973 503,280,762,973
kembali of period
Posisi ekuitas, awal periode 86,000,000,000 1,083,500,304 416,197,262,669 503,280,762,973 503,280,762,973 Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) 14,471,044,462 14,471,044,462 14,471,044,462 Profit (loss)
Pendapatan komprehensif lainnya 131,005,196 131,005,196 131,005,196 Other comprehensive income
Posisi ekuitas, akhir periode 86,000,000,000 1,214,505,500 430,668,307,131 517,882,812,631 517,882,812,631 Equity position, end of the period
Page 11
[3510000] Statement of cash flows, direct method - Infrastructure Industry
Laporan arus kas Statement of cash flows
30 June 2023 30 June 2022
Arus kas dari aktivitas operasi Cash flows from operating
activities
Penerimaan kas dari Cash receipts from
aktivitas operasi operating activities
Penerimaan dari Receipts from customers
170,684,007,723 225,199,585,552
pelanggan
Pembayaran kas dari Cash payments from
aktivitas operasi operating activities
Pembayaran kepada Payments to suppliers for
pemasok atas barang dan ( 142,136,732,392 ) ( 77,732,429,064 ) goods and services
jasa
Pembayaran gaji dan Payments for salaries and
( 42,147,148,840 ) ( 34,497,232,095 )
tunjangan allowances
Pembayaran beban umum Payments for general and
( 24,712,811,639 ) ( 27,337,025,180 )
dan administrasi administrative expense
Pembayaran kas lainnya Other cash payments for
( 17,203,337,893 ) 143,756,569,112
untuk beban operasi operating activities
Kas diperoleh dari Cash generated from (used
( 55,516,023,041 ) 229,389,468,325
(digunakan untuk) operasi in) operations
Penerimaan bunga dari Interests received from
25,201,075 58,794,053
aktivitas operasi operating activities
Pembayaran bunga dari Interests paid from operating
( 10,280,139,969 ) ( 9,297,058,042 )
aktivitas operasi activities
Pembayaran pajak Payments for corporate
( 3,296,737,259 ) ( 1,969,678,976 )
penghasilan badan income tax
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
( 69,067,699,194 ) 218,181,525,360
(digunakan untuk) aktivitas operating activities
operasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from investing
investasi activities
Penerimaan dari penjualan Proceeds from disposal of
4,051,932,178
aset tetap property and equipment
Pembayaran untuk perolehan Payments for acquisition of
( 14,086,814,086 ) ( 204,023,531,747 )
aset tetap property and equipment
Pencairan (penempatan) Withdrawal (placement) of
dana yang dibatasi restricted funds from investing
( 100,000,000,000 )
penggunaannya dari aktivitas activities
investasi
Penerimaan (pengeluaran) Other cash inflows (outflows)
kas lainnya dari aktivitas 18,999,900,000 from investing activities
investasi
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
( 95,086,914,086 ) ( 199,971,599,569 )
(digunakan untuk) aktivitas investing activities
investasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from financing
pendanaan activities
Penerimaan pinjaman bank 131,721,651,460 23,866,612,469 Proceeds from bank loans
Pembayaran pinjaman bank ( 102,386,661,856 ) ( 13,003,217,598 ) Payments of bank loans
Pembayaran utang Payments of consumer
248,356,045 ( 412,454,587 )
pembiayaan konsumen financing payables
Pembayaran liabilitas sewa Payments of finance lease
( 18,532,300,412 ) ( 31,826,394,235 )
pembiayaan liabilities
Page 12
Penerimaan dari penerbitan Proceeds from issuance of
141,220,000,000
saham biasa common stocks
Jumlah arus kas bersih Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
152,271,045,237 ( 21,375,453,951 )
(digunakan untuk) aktivitas financing activities
pendanaan
Jumlah kenaikan (penurunan) Total net increase (decrease)
( 11,883,568,043 ) ( 3,165,528,160 )
bersih kas dan setara kas in cash and cash equivalents
Kas dan setara kas arus kas, Cash and cash equivalents cash
31,903,420,371 23,399,598,695
awal periode flows, beginning of the period
Efek perubahan nilai kurs pada Effect of exchange rate changes
( 338,409,219 ) ( 724,955,657 )
kas dan setara kas on cash and cash equivalents
Kas dan setara kas arus kas, Cash and cash equivalents
19,681,443,109 19,509,114,878
akhir periode cash flows, end of the period
Page 13
[3610000] Explanation for Significant Accounting Policy - Infrastructure Industry
Kebijakan akuntansi signifikan Significant accounting policies
30 June 2023
Dasar penyusunan laporan keuangan Dasar pengukuran laporan keuangan interim ini adalah konsep biaya historis, kecuali beberapa akun Basis of preparation of consolidated financial
konsolidasian tertentu disusun berdasarkan pengukuran lain, sebagaimana diuraikan dalam kebijakan akuntansi statements
masing-masing akun tersebut. Laporan keuangan interim ini disusun dengan metode akrual, kecuali
laporan arus kas interim. Laporan arus kas interim disusun dengan menggunakan metode langsung
dengan mengelompokkan arus kas dalam aktivitas operasi, investasi dan pendanaan. Kebijakan
akuntansi yang digunakan dalam penyusunan laporan keuangan interim konsisten dengan yang
digunakan dalam penyusunan laporan keuangan interim periode sebelumnya, kecuali untuk penerapan
beberapa amendemen PSAK yang berlaku efektif pada tanggal 1 Januari 2023 seperti yang
diungkapkan dalam Catatan ini. Mata uang pelaporan yang digunakan untuk penyusunan laporan
keuangan interim adalah mata uang Rupiah yang juga merupakan mata uang fungsional Perusahaan.
Perlu dicatat bahwa estimasi dan asumsi akuntansi yang digunakan dalam penyusunan laporan
keuangan interim, meskipun perkiraan ini didasarkan pada pengetahuan terbaik manajemen dan
penilaian dari peristiwa dan tindakan saat ini, peristiwa yang sebenarnya mungkin akhirnya berbeda
dengan estimasi. Area yang kompleks atau memerlukan tingkat pertimbangan yang lebih tinggi atau
area di mana asumsi dan estimasi berdampak signifikan terhadap laporan keuangan interim
diungkapkan di Catatan 3.
Kas dan setara kas Kas terdiri dari kas dan kas di bank yang tidak digunakan sebagai jaminan dan tidak dibatasi Cash and cash equivalents
penggunaannya.
Persediaan Persediaan dinyatakan sebesar nilai yang lebih rendah antara biaya perolehan atau nilai realisasi Inventories
bersih. Biaya perolehan ditentukan dengan metode rata-rata tertimbang. Penyisihan persediaan usang
ditentukan berdasarkan hasil penelaahan terhadap keadaan masing-masing persediaan pada akhir
periode.
Aset tetap Aset tetap dinyatakan berdasarkan biaya perolehan, tetapi tidak termasuk biaya perawatan sehari-hari, Fixed assets
dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi rugi penurunan nilai, jika ada. Biaya pengurusan legal
awal untuk hak atas tanah diakui sebagai bagian dari biaya perolehan tanah dan biaya ini tidak
disusutkan. Biaya yang berkaitan dengan perpanjangan hak atas tanah diakui sebagai beban
ditangguhkan dan diamortisasi selama periode hak atas tanah atau manfaat ekonomi tanah, mana
yang lebih pendek. Biaya perolehan awal aset tetap meliputi harga perolehan, termasuk bea impor dan
pajak pembelian yang tidak boleh dikreditkan dan biaya-biaya yang dapat diatribusikan secara
langsung untuk membawa aset ke kondisi dan lokasi yang diinginkan sesuai dengan tujuan
penggunaan yang ditetapkan. Biaya yang timbul setelah aset tetap digunakan, seperti beban perbaikan
dan pemeliharaan, dibebankan ke laba rugi pada saat terjadinya. Apabila beban-beban tersebut
menimbulkan peningkatan manfaat ekonomis di masa datang dari penggunaan aset tetap tersebut
Page 14
yang dapat melebihi kinerja normalnya, maka beban-beban tersebut dikapitalisasi sebagai tambahan
biaya perolehan aset tetap. Penyusutan untuk workshop dan bangunan dihitung dengan menggunakan
metode garis lurus, berdasarkan taksiran masa manfaat ekonomis 20 tahun, sedangkan penyusutan
kelompok aset lainnya dihitung dengan menggunakan metode menurun ganda berdasarkan taksiran
masa manfaat ekonomis aset tetap sebagai berikut: Tahun / Years Tarif / Rate, Workshop dan
bangunan 20 5% Workshop and buildings Tug boat dan tongkang 16 12,5% Tug boat and barge,
Peralatan proyek dan kantor 4 ? 20 50% - 10% Project and office equipment, Kendaraan 4 ? 8 50% -
25% Vehicles. Jumlah tercatat aset tetap ditelaah kembali untuk dilakukan penurunan nilai apabila
terdapat peristiwa atau perubahan kondisi tertentu yang mengindikasikan jumlah tercatat tersebut tidak
dapat dipulihkan sepenuhnya. Dalam setiap inspeksi yang signifikan, biaya yang diakui dalam jumlah
tercatat aset tetap sebagai suatu penggantian apabila memenuhi kriteria pengakuan. Biaya inspeksi
signifikan yang dikapitalisasi tersebut diamortisasi selama periode sampai dengan saat inspeksi
signifikan berikutnya. Jumlah tercatat aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau
tidak ada manfaat ekonomis masa depan yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya. Aset
tetap yang dijual atau dilepaskan, dikeluarkan dari kelompok aset tetap berikut akumulasi penyusutan
serta akumulasi penurunan nilai yang terkait dengan aset tetap tersebut. Keuntungan atau kerugian
yang timbul dari penghentian pengakuan aset tetap (ditentukan sebesar perbedaan antara jumlah neto
hasil pelepasan, jika ada, dengan jumlah tercatat dari aset tetap tersebut) dan diakui dalam laba rugi
pada tahun terjadinya penghentian pengakuan. Nilai residu, umur manfaat, serta metode penyusutan
dan amortisasi ditelaah setiap akhir tahun dan dilakukan penyesuaian apabila hasil telaah berbeda
dengan dampak dari setiap perubahan estimasi akuntansi yang dicatat secara prospektif.
Penurunan nilai aset nonkeuangan Pada setiap akhir periode pelaporan, Perusahaan menelaah apakah terdapat indikasi suatu aset Impairment of non-financial assets
mengalami penurunan nilai. Jika terdapat indikasi tersebut atau pada saat uji tahunan penurunan nilai
aset perlu dilakukan, maka Perusahaan membuat estimasi jumlah terpulihkan aset tersebut. Aset yang
diamortisasi ditelaah untuk penurunan nilai apabila terjadi kondisi atau perubahan yang
mengindikasikan bahwa jumlah tercatat aset tidak dapat diperoleh kembali. Kerugian penurunan nilai
diakui sebesar selisih jumlah tercatat aset terhadap jumlah terpulihkannya. Jumlah terpulihkan adalah
jumlah yang lebih tinggi antara nilai wajar aset dikurangi biaya penjualan dengan nilai pakai. Untuk
tujuan menguji penurunan nilai, aset dikelompokkan hingga unit terkecil yang menghasilkan arus kas
terpisah teridentifikasi (unit penghasil kas). Aset non-keuangan yang mengalami penurunan nilai
ditelaah untuk kemungkinan pembalikkan atas penurunan nilai tersebut pada setiap tanggal pelaporan.
Pengakuan pendapatan dan beban Pendapatan dari Kontrak dengan Pelanggan Perusahaan mengakui pendapatan dari kontrak dengan Revenue and expense recognition
pelanggan ketika atau selama Perusahaan memenuhi kewajiban pelaksanaan dengan mengalihkan
barang atau jasa yang dijanjikan (yaitu, aset) kepada pelanggan. Aset dialihkan ketika atau selama
pelanggan memperoleh pengendalian atas aset tersebut. Untuk setiap kewajiban pelaksanaan yang
diidentifikasi, Perusahaan menentukan pada insepsi kontrak apakah entitas memenuhi kewajiban
pelaksanaan sepanjang waktu atau memenuhi kewajiban pelaksanaan pada suatu waktu tertentu. Jika
entitas tidak memenuhi kewajiban pelaksanaan sepanjang waktu, maka kewajiban pelaksanaan
dipenuhi pada suatu waktu tertentu. Perusahaan memenuhi kewajiban pelaksanaan dan mengakui
pendapatan sepanjang waktu, jika satu dari kriteria berikut terpenuhi: ? Pelanggan secara simultan
menerima dan mengonsumsi manfaat yang disediakan dari pelaksanaan Perusahaan selama
Perusahaan melaksanakan kewajiban pelaksanaannya; ? Pelaksanaan Perusahaan menimbulkan atau
meningkatkan aset yang dikendalikan pelanggan selama aset tersebut ditimbulkan atau ditingkatkan;
atau ? Pelaksanaan Perusahaan tidak menimbulkan suatu aset dengan penggunaan alternatif bagi
Perusahaan dan Perusahaan memiliki hak atas pembayaran yang dapat dipaksakan atas pelaksanaan
yang telah diselesaikan sampai saat ini. Pengakuan Pendapatan dan Beban (lanjutan) Pendapatan
dari Kontrak dengan Pelanggan (lanjutan) Perusahaan menerapkan PSAK 72, ?Pendapatan dari
Page 15
Kontrak dengan Pelanggan?, yang mensyaratkan pengakuan pendapatan memenuhi 5 (lima) langkah
penilaian, sebagai berikut: 1. Mengidentifikasi kontrak dengan pelanggan; 2. Mengidentifikasi
kewajiban pelaksanaan dalam kontrak. Kewajiban pelaksanaan adalah perjanjian dalam kontrak untuk
menyerahkan barang atau jasa yang dapat dipisahkan kepada pelanggan; 3. Menentukan harga
transaksi, setelah dikurangi diskon, retur, insentif penjualan dan Pajak Pertambahan Nilai, yang
diharapkan menjadi hak entitas sebagai imbalan penyerahan barang atau jasa yang dijanjikan kepada
pelanggan; 4. Mengalokasikan harga transaksi untuk setiap kewajiban pelaksanaan atas dasar harga
jual terpisah relatif dari setiap barang atau jasa yang dapat dipisahkan yang dijanjikan dalam kontrak.
Ketika harga jual tidak diamati secara langsung, harga jual terpisah relatif diperkirakan berdasarkan
biaya ekspektasian ditambah margin; dan 5. Mengakui pendapatan ketika kewajiban pelaksanaan
dipenuhi dengan menyerahkan barang atau jasa kepada pelanggan (dimana ketika pelanggan
memperoleh pengendalian barang atau jasa). Perusahaan menentukan apakah Perusahaan
merupakan prinsipal atau agen untuk masing-masing barang atau jasa tertentu yang dijanjikan kepada
pelanggan. Perusahaan secara umum menyimpulkan bahwa Perusahaan adalah prinsipal dalam
kontrak pendapatannya. Kriteria khusus berikut ini juga harus dipenuhi sebelum pendapatan diakui:
Pendapatan Jasa Pendapatan dari jasa dan jasa lainnya diakui pada saat jasa atau barang yang
diserahkan kepada pelanggan. Pendapatan dari jasa konstruksi diakui dengan metode persentase
penyelesaian berdasarkan kemajuan fisik proyek pada tanggal pelaporan. Pengakuan Pendapatan dan
Beban (lanjutan) Pendapatan dari Kontrak dengan Pelanggan (lanjutan) Saldo Kontrak Piutang Piutang
adalah hak imbalan entitas yang tidak bersyarat. Hak imbalan tidak bersyarat jika hanya berlalunya
waktu yang disyaratkan sebelum pembayaran imbalan jatuh tempo. Piutang Retensi Piutang retensi
merupakan piutang kepada pemberi kerja yang akan dilunasi oleh pemberi kerja setelah pemenuhan
kondisi yang ditentukan dalam kontrak, atau sampai kerusakan telah diperbaiki. Pendapatan dari
Sumber Lain di Luar Cakupan PSAK 72 Pendapatan Sewa Pendapatan sewa dari sewa operasi diakui
sebagai pendapatan dengan dasar sistematis. Biaya langsung awal yang terjadi dalam proses
negosiasi dan pengaturan sewa ditambahkan ke jumlah tercatat dari aset sewaan dan diakui dengan
dasar garis lurus selama masa sewa. Insentif sewa yang diberikan diakui sebagai bagian yang tidak
terpisahkan dari total pendapatan sewa selama masa sewa. Pendapatan Bunga Pendapatan bunga
diakui sebagai pendapatan bunga dengan menggunakan metode suku bunga efektif dan disajikan
setelah dikurangi pajak final yang berlaku. Pengakuan Beban Beban diakui pada saat terjadinya (basis
akrual). Beban bunga dari instrumen keuangan diakui dalam laba rugi secara akrual menggunakan
metode suku bunga efektif.
Transaksi dengan pihak berelasi Transaksi Pihak-pihak Berelasi Berdasarkan PSAK 7, ?Pengungkapan Pihak-pihak Berelasi?, pihak Transactions with related parties
berelasi dianggap terkait jika salah satu pihak memiliki kemampuan untuk mengendalikan (dengan
cara kepemilikan langsung maupun tidak langsung) atau mempunyai pengaruh signifikan (dengan cara
partisipasi dalam kebijakan keuangan dan operasional) selama pihak lain dalam membuat keputusan
keuangan dan operasional. Pihak berelasi adalah orang atau entitas yang terkait dengan entitas yang
menyiapkan laporan keuangan interimnya (entitas pelapor). a) Orang atau anggota keluarga dekatnya
mempunyai relasi dengan entitas pelapor jika orang tersebut: i. memiliki pengendalian atau
pengendalian bersama atas entitas pelapor; ii. memiliki pengaruh signifikan atas entitas pelapor; atau
iii. merupakan personil manajemen kunci entitas pelapor atau entitas induk dari entitas pelapor. b)
Suatu entitas berelasi dengan entitas pelapor jika memenuhi salah satu hal berikut: i. Entitas dan
entitas pelapor adalah anggota dari kelompok usaha yang sama (artinya entitas induk, entitas anak,
dan entitas anak berikutnya saling berelasi dengan entitas lain); ii. Satu entitas adalah entitas asosiasi
atau ventura bersama dari entitas lain (atau entitas asosiasi atau ventura bersama yang merupakan
anggota suatu kelompok usaha, yang mana entitas lain tersebut adalah anggotanya); iii. Kedua entitas
tersebut adalah ventura bersama dari pihak ketiga yang sama; iv. Satu entitas adalah ventura bersama
Page 16
dari entitas ketiga dan entitas yang lain adalah entitas asosiasi dari entitas ketiga; v. Entitas tersebut
adalah suatu program imbalan pascakerja untuk imbalan kerja dari salah satu entitas pelapor atau
entitas yang terkait dengan entitas pelapor. Jika entitas pelapor adalah entitas yang menyelenggarakan
program tersebut, maka entitas sponsor juga berelasi dengan entitas pelapor; vi. Entitas yang
dikendalikan atau dikendalikan bersama oleh orang yang diidentifikasi dalam huruf (a); vii. Orang yang
diidentifikasi dalam huruf (a)(i) memiliki pengaruh signifikan atas entitas atau merupakan personil
manajemen kunci entitas (atau entitas induk dari entitas); atau viii. Entitas, atau anggota dari kelompok
yang mana entitas merupakan bagian dari kelompok tersebut, menyediakan jasa personil manajemen
kunci kepada entitas pelapor atau kepada entitas induk dari entitas pelapor. Transaksi Pihak-pihak
Berelasi (lanjutan) Seluruh transaksi dan saldo akun yang signifikan dengan pihak-pihak berelasi
diungkapkan dalam Catatan 33 atas laporan keuangan interim.
Pajak penghasilan Pajak Tidak Final Beban pajak penghasilan terdiri dari jumlah beban pajak kini dan pajak tangguhan. Income taxes
Pajak diakui sebagai pendapatan atau beban dan dimasukkan ke dalam laba rugi periode berjalan,
kecuali jika pajak tersebut timbul dari transaksi atau peristiwa di luar laba rugi. Pajak yang terkait
dengan pos-pos yang diakui dalam penghasilan komprehensif lain dicatat dalam penghasilan
komprehensif lain dan pajak terkait dengan pos-pos yang diakui langsung ekuitas dicatat dalam
ekuitas. Pajak Tidak Final (lanjutan) Pajak Kini Pajak terutang kini didasarkan pada laba kena pajak
tahun berjalan. Liabilitas pajak kini dihitung dengan menggunakan tarif pajak yang berlaku atau secara
substansial berlaku pada akhir periode pelaporan. Manajemen secara berkala mengevaluasi jumlah
yang dilaporkan di dalam Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) terkait dengan keadaan di mana
peraturan pajak yang berlaku memerlukan interpretasi, jika diperlukan, manajemen akan menghitung
jumlah provisi yang mungkin timbul. Pajak Tangguhan Pajak tangguhan diakui dengan menggunakan
metode liabilitas atas perbedaan temporer antara dasar pajak aset dan liabilitas dengan jumlah
tercatatnya pada tanggal pelaporan. Aset dan liabilitas pajak tangguhan diakui atas konsekuensi pajak
periode mendatang yang timbul dari perbedaan jumlah tercatat aset dan liabilitas menurut laporan
keuangan interim dengan dasar pengenaan pajak aset dan liabilitas. Liabilitas pajak tangguhan diakui
untuk semua perbedaan temporer kena pajak. Aset pajak tangguhan diakui untuk semua perbedaan
temporer yang boleh dikurangkan dan akumulasi rugi fiskal dan kredit pajak yang tidak terpakai sejauh
realisasi atas manfaat pajak tersebut dimungkinkan. Jumlah tercatat aset pajak tangguhan ditelaah
pada setiap akhir periode pelaporan dan diturunkan apabila itu tidak lagi kemungkinan jumlah laba
fiskal memadai akan tersedia untuk mengkompensasi sebagian atau semua aset pajak tangguhan.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan diukur dengan menggunakan tarif pajak yang diekspektasikan akan
berlaku ketika aset dipulihkan atau liabilitas diselesaikan berdasarkan tarif pajak (dan peraturan
perpajakan) yang berlaku atau secara substansial telah diberlakukan pada tanggal pelaporan. Pajak
tangguhan dibebankan atau dikreditkan dalam laba rugi, kecuali bila berhubungan dengan transaksi
dibebankan atau dikreditkan langsung ke ekuitas, dalam hal pajak tangguhan tersebut juga dibebankan
atau dikreditkan langsung ke ekuitas. Aset dan liabilitas pajak tangguhan dapat saling hapus, jika dan
hanya jika, 1) terdapat hak yang dapat dipaksakan secara hukum untuk melakukan saling hapus
antara aset dan liabilitas pajak kini dan 2) aset serta liabilitas pajak tangguhan tersebut terkait dengan
pajak penghasilan yang dikenakan oleh otoritas perpajakan yang sama. Pajak Penghasilan (lanjutan)
Pajak Final Sesuai dengan peraturan perundangan perpajakan, pendapatan yang telah dikenakan
pajak penghasilan final tidak lagi dilaporkan sebagai pendapatan kena pajak, dan semua beban
sehubungan dengan pendapatan yang telah dikenakan pajak penghasilan final tidak boleh
dikurangkan. Di lain pihak, baik pendapatan maupun beban tersebut dipakai dalam perhitungan laba
rugi menurut akuntansi. Oleh karena itu, tidak terdapat perbedaan temporer sehingga tidak diakui
adanya aset atau liabilitas pajak tangguhan. Apabila jumlah tercatat aset atau liabilitas yang
berhubungan dengan pajak penghasilan final berbeda dari dasar pengenaan pajaknya, maka
Page 17
perbedaan tersebut tidak diakui sebagai aset atau liabilitas pajak tangguhan. Beban pajak atas
pendapatan yang dikenakan pajak penghasilan final diakui secara proporsional dengan jumlah
pendapatan menurut akuntansi yang diakui pada tahun berjalan. Selisih antara jumlah pajak
penghasilan final terutang dengan jumlah yang dibebankan pada laba rugi diakui sebagai pajak dibayar
di muka atau utang pajak. Perubahan atas liabilitas pajak dicatat ketika hasil pemeriksaan diterima
atau, jika banding diajukan oleh Perusahaan, ketika hasil banding telah ditentukan
Imbalan kerja karyawan Imbalan Kerja Perusahaaan mengakui liabilitas diestimasi atas imbalan kerja karyawan sesuai dengan Employee benefits
Undang-undang No. 11 Tahun 2020 atau Undang-undang Cipta Kerja dan peraturan pelaksanaannya,
Peraturan Pemerintah No. 35 Tahun 2021 tentang Perjanjian Kerja Waktu Tertentu, Alih Daya, Waktu
Kerja dan Waktu Istirahat, Pemutusan Hubungan Kerja. Liabilitas neto Perusahaan atas program
imbalan pasti dihitung dari nilai kini liabilitas imbalan pasti pada akhir periode pelaporan dikurangi nilai
wajar aset program, jika ada. Perhitungan liabilitas diestimasi atas imbalan kerja karyawan dilakukan
dengan menggunakan metode Projected Unit Credit dimana perhitungan aktuaria dilakukan setiap
akhir periode pelaporan. Pengukuran kembali liabilitas diestimasi atas imbalan kerja karyawan, meliputi
a) keuntungan dan kerugian aktuaria, b) imbal hasil atas aset program, tidak termasuk bunga, dan c)
setiap perubahan dampak batas atas aset, tidak termasuk bunga, diakui dalam penghasilan
komprehensif lain pada saat terjadinya. Pengukuran kembali tidak direklasifikasi ke laba rugi pada
periode berikutnya. Ketika program imbalan berubah atau terdapat kurtailmen atas program, bagian
imbalan yang berubah terkait biaya jasa lalu, atau keuntungan atau kerugian kurtailmen, diakui di laba
rugi pada saat terdapat perubahan atau kurtailmen atas program. Perusahaan menentukan
(penghasilan) beban bunga neto atas (aset) liabilitas diestimasi atas imbalan kerja karyawan neto
dengan menerapkan tingkat bunga diskonto pada awal periode pelaporan tahunan untuk mengukur
liabilitas diestimasi atas imbalan kerja karyawan selama periode berjalan. Imbalan Kerja (lanjutan)
Perusahaan mengakui keuntungan dan kerugian atas penyelesaian liabilitas diestimasi atas imbalan
kerja karyawan pada saat penyelesaian terjadi. Keuntungan atau kerugian atas penyelesaian
merupakan selisih antara nilai kini liabilitas diestimasi atas imbalan kerja karyawan yang ditetapkan
pada tanggal penyelesaian dengan harga penyelesaian, termasuk setiap aset program yang dialihkan
dan setiap pembayaran yang dilakukan secara langsung oleh Perusahaan sehubungan dengan
penyelesaian tersebut. Perusahaan mengakui (1) biaya jasa, yang terdiri dari biaya jasa kini, biaya jasa
lalu, dan keuntungan atau kerugian atas penyelesaian, dan (2) beban atau pendapatan bunga bersih
dalam laporan laba rugi pada saat terjadinya.
Laba per saham Laba per Saham Dasar Laba per saham (LPS) dasar dihitung dengan membagi laba bersih dengan Earnings per share
rata-rata tertimbang jumlah saham yang beredar pada periode yang bersangkutan. Jika jumlah saham
biasa atau efek berpotensi saham biasa naik dengan adanya penerbitan saham bonus (kapitalisasi
agio saham), dividen saham (kapitalisasi laba) atau pemecahan saham, atau turun karena
penggabungan saham (reverse stock split), maka perhitungan LPS dasar untuk seluruh periode sajian
harus disesuaikan secara retrospektif.
Pelaporan segmen Segmen usaha dilaporkan secara konsisten dengan pelaporan internal yang diberikan kepada Segment reporting
pengambil keputusan. Pengambil keputusan operasional bertanggung jawab untuk mengalokasikan
sumber daya, menilai kerja segmen operasi dan membuat keputusan strategis. Informasi yang
dilaporkan kepada pengambil keputusan operasional lebih khusus difokuskan pada aktivitas bisnis
Perusahaan yang diklasifikasikan berdasarkan kategori jasa konstruksi dan sewa alat berat yang
diberikan oleh Perusahaan yang serupa dengan informasi segmen bisnis dilaporkan dalam periode
sebelumnya. Berdasarkan informasi yang digunakan oleh manajemen dalam mengevaluasi kinerja
Perusahaan, Perusahaan mempunyai segmen yang dapat dilaporkan yaitu terutama pendapatan dari
jasa konstruksi dan sewa alat berat.
Page 18
Transaksi dan saldo dalam mata uang asing Transaksi dalam mata uang asing dicatat ke dalam Rupiah berdasarkan kurs yang berlaku pada saat Foreign currency transactions and balances
transaksi dilakukan. Pada tanggal pelaporan, aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing
disajikan ke dalam mata uang Rupiah berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia yang berlaku pada
tanggal tersebut. Keuntungan atau kerugian kurs yang timbul dikreditkan atau dibebankan pada usaha
periode berjalan. Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, kurs konversi adalah sebagai
berikut: Pada tanggal 30 Juni 2023, 1 Dolar Amerika Serikat 15.026, 1 Dolar Singapura 11.102, 1 Yuan
Cina 2.077, 100 Yen Jepang 10.492. Pada tanggal 31 Desember 2022, 1 Dolar Amerika Serikat
15.731, 1 Dolar Singapura 11.659, 1 Yuan Cina 2.257, 100 Yen Jepang 11.757.
Investasi pada entitas asosiasi Investasi Perusahaan pada entitas asosiasi diukur dengan menggunakan metode ekuitas. Entitas Investment in associates
asosiasi adalah suatu entitas di mana Perusahaan mempunyai pengaruh signifikan, biasanya
mempunyai kepemilikan saham 20% atau lebih hak suara. Sesuai dengan metode ekuitas, nilai
perolehan investasi termasuk goodwill yang teridentifikasi ditambah atau dikurang dengan bagian
Perusahaan atas laba atau rugi bersih entitas asosiasi dan penerimaan dividen dari investee dan
dikurangi dengan kerugian penurunan nilai sejak tanggal perolehan. Bagian Perusahaan atas laba atau
rugi entitas asosiasi diakui dalam laba rugi dan bagian atas mutasi penghasilan komprehensif lain
diakui di dalam penghasilan komprehensif lain dan diikuti dengan penyesuaian pada jumlah tercatat
investasi. Dividen yang akan diterima dari entitas asosiasi diakui sebagai pengurang jumlah tercatat
investasi. Bila terdapat perubahan yang diakui langsung pada ekuitas dari entitas asosiasi, Perusahaan
mengakui bagiannya atas perubahan tersebut dan mengungkapkan hal ini, jika diterapkan, dalam
laporan perubahan ekuitas interim. Keuntungan atau kerugian yang belum direalisasi sebagai hasil dari
transaksi-transaksi antara Perusahaan dengan entitas asosiasi dieliminasi sesuai dengan jumlah
kepentingan Perusahaan dalam entitas asosiasi. Kebijakan akuntansi entitas asosiasi disesuaikan jika
diperlukan untuk menjamin konsistensi kebijakan akuntansi dengan yang digunakan oleh Perusahaan.
Perusahaan menentukan apakah diperlukan untuk mengakui rugi penurunan nilai atas investasi pada
entitas asosiasi. Perusahaan menilai pada setiap tanggal pelaporan apakah terdapat bukti objektif
bahwa terdapat penurunan investasi pada entitas asosiasi. Dalam hal terdapat bukti objektif penurunan
investasi pada entitas asosiasi, Perusahaan menentukan jumlah penurunan nilai berdasarkan selisih
antara jumlah terpulihkan atas investasi dalam asosiasi dan jumlah tercatatnya, dan mengakui jumlah
dalam laba rugi.
Beban dibayar dimuka Biaya dibayar di muka diamortisasi selama manfaat masing-masing biaya dengan menggunakan Prepaid expenses
metode garis lurus.
Instrumen keuangan Instrumen keuangan adalah setiap kontrak yang menimbulkan aset keuangan dari satu entitas dan Financial instruments
liabilitas keuangan atau instrumen ekuitas dari entitas lain. Aset keuangan diklasifikasikan pada
pengakuan awal, dan selanjutnya diukur pada biaya perolehan diamortisasi, nilai wajar melalui
penghasilan komprehensif lain (FVOCI) dan nilai wajar melalui laba rugi (FVTPL). Klasifikasi aset
keuangan pada pengakuan awal bergantung pada karakteristik arus kas kontraktual dari aset
keuangan tersebut dan model bisnis Perusahaan untuk mengelolanya. Perusahaan pada awalnya
mengukur aset keuangan pada nilai wajarnya ditambah biaya transaksi, dalam hal aset keuangan
bukan pada FVTPL. Untuk aset keuangan diklasifikasikan dan diukur pada biaya perolehan
diamortisasi atau FVOCI, aset keuangan harus menimbulkan arus kas yang ?semata dari pembayaran
pokok dan bunga? (SPPI) dari jumlah pokok terutang. Penilaian ini disebut sebagai tes SPPI dan
dilakukan pada tingkat instrumen. Model bisnis Perusahaan untuk mengelola aset keuangan mengacu
Page 19
pada bagaimana Perusahaan mengelola aset keuangannya untuk menghasilkan arus kas. Model bisnis menentukan apakah arus kas akan dihasilkan dari pengumpulan arus kas kontraktual, penjualan aset keuangan, atau keduanya. Pembelian atau penjualan aset keuangan yang memerlukan penyerahan aset dalam jangka waktu yang ditetapkan oleh regulasi atau konvensi di pasar (perdagangan reguler) diakui pada tanggal perdagangan, yaitu, tanggal Perusahaan berkomitmen untuk membeli atau menjual aset. Perusahaan memiliki aset keuangan yang diklasifikasikan dengan biaya perolehan diamortisasi dan FVTPL. Biaya Perolehan yang Diamortisasi Perusahaan mengukur aset keuangan pada biaya perolehan diamortisasi jika kedua kondisi berikut terpenuhi: Biaya Perolehan yang Diamortisasi (lanjutan) ? Aset keuangan dimiliki dalam model bisnis dengan tujuan untuk memiliki aset keuangan dalam rangka mengumpulkan arus kas kontraktual, dan ? Persyaratan kontraktual dari aset keuangan menimbulkan arus kas pada tanggal tertentu yang semata dari pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok terutang. Aset keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi selanjutnya diukur dengan menggunakan metode suku bunga efektif (EIR) dan mengalami penurunan nilai. Keuntungan dan kerugian diakui dalam laba rugi pada saat aset dihentikan pengakuannya, dimodifikasi atau diturunkan nilainya. Aset keuangan Perusahaan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi termasuk kas dan bank, piutang usaha, piutang retensi dan piutang lain-lain. Nilai Wajar Melalui Laba Rugi Aset keuangan pada FVTPL termasuk aset keuangan yang dimiliki untuk diperdagangkan, aset keuangan yang ditetapkan pada saat pengakuan awal pada FVTPL, atau aset keuangan yang diwajibkan untuk diukur pada nilai wajar. Aset keuangan diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk diperdagangkan jika diperoleh untuk tujuan dijual atau dibeli kembali dalam waktu dekat. Derivatif, termasuk derivatif melekat yang dipisahkan, juga diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk diperdagangkan kecuali ditetapkan sebagai instrumen lindung nilai yang efektif. Aset keuangan dengan arus kas yang bukan semata dari pembayaran pokok dan bunga diklasifikasikan dan diukur pada FVTPL, terlepas dari model bisnisnya. Meskipun kriteria untuk instrumen utang diklasifikasikan pada biaya perolehan diamortisasi atau FVOCI, seperti dijelaskan di atas, instrumen utang dapat ditetapkan pada FVTPL pada pengakuan awal jika hal tersebut menghilangkan, atau secara signifikan mengurangi, ketidaksesuaian akuntansi. Perusahaan memiliki akun investasi reksadana yang diklasifikasikan dalam kategori ini. Aset keuangan tidak direklasifikasi setelah pengakuan awal kecuali Perusahaan mengubah model bisnisnya untuk mengelola aset keuangan, dalam hal ini semua aset keuangan yang terpengaruh direklasifikasi pada hari pertama periode pelaporan pertama setelah perubahan model bisnis. Penghentian Pengakuan Aset keuangan (atau, jika berlaku, bagian dari aset keuangan atau bagian dari kelompok aset keuangan serupa) terutama dihentikan pengakuannya (yaitu, dihapus dari laporan posisi keuangan interim Perusahaan) ketika: ? Hak untuk menerima arus kas dari aset yang telah kedaluwarsa, atau, ? Perusahaan telah mengalihkan haknya untuk menerima arus kas dari aset atau telah menanggung kewajiban untuk membayar arus kas yang diterima secara penuh tanpa penundaan material kepada pihak ketiga berdasarkan pengaturan 'pass-through' dan salah satu (a) Perusahaan mengalihkan secara substansial semua risiko dan manfaat aset, atau (b) Perusahaan tidak mengalihkan atau memiliki secara substansial seluruh risiko dan manfaat aset, tetapi telah mengalihkan pengendalian aset. Ketika Perusahaan telah mengalihkan haknya untuk menerima arus kas dari aset atau telah menandatangani perjanjian pass-through, Perusahaan mengevaluasi apakah, dan sejauh mana, Perusahaan telah mempertahankan risiko dan manfaat kepemilikan. Ketika Perusahaan tidak mengalihkan atau menahan secara substansial semua risiko dan manfaat dari aset, atau mengalihkan pengendalian atas aset, Perusahaan terus mengakui aset yang ditransfer tersebut sejauh keterlibatannya secara berkelanjutan. Dalam kasus tersebut, Perusahaan juga mengakui liabilitas terkait. Aset alihan dan liabilitas terkait diukur dengan dasar yang mencerminkan hak dan kewajiban yang dimiliki Perusahaan. Keterlibatan berkelanjutan dalam bentuk jaminan atas aset yang ditransfer diukur pada nilai yang lebih
Page 20
rendah dari jumlah tercatat asli aset dan jumlah maksimum imbalan yang dapat dibayarkan kembali oleh Perusahaan. Liabilitas Keuangan Pengakuan dan Pengukuran Perusahaan mengakui liabilitas keuangan pada saat timbulnya liabilitas kontraktual untuk menyerahkan kas atau aset keuangan lainnya kepada entitas lain. Pada saat pengakuan awal, dalam hal liabilitas keuangan tidak diukur pada nilai wajar melalui laba rugi (FVTPL), liabilitas keuangan diukur pada nilai wajar ditambah biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung. Setelah pengakuan awal, Perusahaan mengukur seluruh akun liabilitas keuangan, yang meliputi akun utang bank jangka pendek, utang usaha - pihak ketiga, utang lain-lain, beban masih harus dibayar, utang bank jangka panjang dan utang pembiayaan konsumen pada biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif. Penghentian Pengakuan Perusahaan menghentikan pengakuan liabilitas keuangan, jika dan hanya jika, liabilitas kontraktual telah dilepaskan atau dibatalkan atau kedaluwarsa. Ketika suatu liabilitas keuangan ditukar dengan liabilitas keuangan lain dari pemberi pinjaman yang sama atas persyaratan yang secara substansial berbeda, atau bila persyaratan dari liabilitas keuangan tersebut secara substansial dimodifikasi, pertukaran atau modifikasi persyaratan tersebut dicatat sebagai penghentian pengakuan liabilitas keuangan awal dan pengakuan liabilitas keuangan baru dan selisih antara jumlah tercatat masing-masing liabilitas keuangan tersebut diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain interim. Saling Hapus antar Instrumen Keuangan Aset dan liabilitas keuangan dapat saling hapus dan nilai bersihnya disajikan dalam laporan posisi keuangan interim, jika dan hanya jika, 1) Perusahaan saat ini memiliki hak yang dapat dipaksakan secara hukum dengan entitas lain untuk melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui tersebut dan 2) berniat untuk menyelesaikan secara neto atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitasnya secara simultan. Estimasi Nilai Wajar Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk menjual suatu aset atau harga yang akan dibayar untuk mengalihkan suatu liabilitas dalam transaksi teratur antara pelaku pasar pada tanggal pengukuran di pasar utama atau, jika tidak terdapat pasar utama, di pasar yang paling menguntungkan di mana Perusahaan memiliki akses pada tanggal tersebut. Nilai wajar liabilitas mencerminkan risiko wanprestasinya. Jika tersedia, Perusahaan mengukur nilai wajar instrumen keuangan dengan menggunakan harga kuotasian di pasar aktif untuk instrumen tersebut. Jika harga kuotasian tidak tersedia di pasar aktif, Perusahaan menggunakan teknik penilaian dengan memaksimalkan penggunaan input yang dapat diobservasi dan relevan serta meminimalkan penggunaan input yang tidak dapat diobservasi. Penurunan Nilai Aset Keuangan Perusahaan mengakui penyisihan kerugian kredit ekspektasian (expected credit loss/ECL) atas aset keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi. ECL adalah perkiraan kerugian kredit tertimbang probabilitas. Kerugian kredit diukur sebagai nilai sekarang dari semua kekurangan kas (yaitu, perbedaan antara arus kas yang jatuh tempo kepada Perusahaan sesuai dengan kontrak dan arus kas yang diharapkan akan diterima Perusahaan), didiskontokan dengan suku bunga efektif dari aset keuangan, dan mencerminkan informasi yang wajar dan dapat didukung yang tersedia tanpa biaya atau upaya yang tidak semestinya tentang peristiwa masa lalu, kondisi kini, dan perkiraan kondisi ekonomi masa depan. Perusahaan mengakui penyisihan penurunan nilai berdasarkan ECL 12 bulan atau seumur hidup, tergantung pada apakah terdapat peningkatan yang signifikan dalam risiko kredit sejak pengakuan awal. Saat menentukan apakah risiko kredit aset keuangan telah meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal dan saat mengestimasi ECL, Perusahaan mempertimbangkan informasi yang wajar dan dapat didukung yang relevan dan tersedia tanpa biaya atau upaya yang tidak semestinya. Ini mencakup informasi dan analisis kuantitatif dan kualitatif, berdasarkan pengalaman historis Perusahaan dan penilaian kredit yang diinformasikan dan termasuk informasi perkiraan masa depan. Perusahaan mengakui ECL seumur hidup untuk piutang yang tidak mengandung komponen pembiayaan yang signifikan. Perusahaan menggunakan matriks provisi yang didasarkan pada pengalaman kerugian kredit historis Perusahaan, disesuaikan dengan faktor-faktor yang bersifat
Page 21
perkiraan masa depan yang spesifik untuk peminjam dan lingkungan ekonomi. Pada setiap tanggal
pelaporan, Perusahaan menilai apakah aset keuangan tersebut pada biaya perolehan diamortisasi
mengalami penurunan nilai kredit. Aset keuangan mengalami penurunan nilai kredit ketika satu atau
lebih peristiwa yang berdampak merugikan pada estimasi arus kas masa depan dari aset keuangan
telah terjadi. Bukti aset keuangan mengalami penurunan nilai kredit mencakup data yang dapat
diobservasi tentang peristiwa berikut: (a) Kesulitan keuangan signifikan yang dialami penerbit atau
peminjam; (b) Pelanggaran kontrak, seperti wanprestasi atau peristiwa lewat jatuh tempo; (c) Pemberi
pinjaman dari peminjam, karena alasan ekonomi atau kontrak yang berkaitan dengan kesulitan
keuangan peminjam, setelah memberikan kepada peminjam suatu konsesi yang tidak akan
dipertimbangkan oleh pemberi pinjaman. (d) Terdapat kemungkinan bahwa peminjam akan dinyatakan
pailit atau reorganisasi keuangan lainnya; (e) Hilangnya pasar aktif dari aset keuangan tersebut karena
kesulitan keuangan; (f) Pembelian atau asal mula aset keuangan dengan diskon besar yang
mencerminkan kerugian kredit yang terjadi. Perusahaan menganggap aset keuangan mengalami gagal
bayar ketika pihak lawan gagal membayar kewajiban kontraktualnya, atau terdapat pelanggaran
persyaratan kontraktual lainnya, seperti jaminan. Perusahaan secara langsung mengurangi jumlah
tercatat bruto dari aset keuangan ketika tidak ada ekspektasi yang wajar untuk memulihkan arus kas
kontraktual atas aset keuangan, baik sebagian atau seluruhnya. Hal ini umumnya terjadi ketika
Perusahaan menentukan bahwa peminjam tidak memiliki aset atau sumber pendapatan yang dapat
menghasilkan arus kas yang cukup untuk membayar kembali jumlah yang dikenakan penghapusan
tersebut. Namun, aset keuangan yang dihapus bukukan masih dapat dikenakan aktivitas penegakan
hukum untuk mematuhi prosedur Perusahaan untuk pemulihan jumlah yang jatuh tempo. ECL atas
aset keuangan pada biaya perolehan diamortisasi diakui sebagai cadangan kerugian penurunan nilai
terhadap jumlah tercatat bruto aset keuangan, dengan kerugian penurunan nilai (atau pembalikan)
yang dihasilkan diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain.
Penerapan standar akuntansi baru Perusahaan menerapkan amendemen PSAK yang wajib diberlakukan mulai 1 Januari 2023. Adoption of new accounting standards
Penerapan amendemen PSAK ini tidak mengakibatkan perubahan substansial pada kebijakan
akuntansi Perusahaan dan tidak berpengaruh material terhadap jumlah yang dilaporkan untuk periode
keuangan saat ini atau sebelumnya: ? Amendemen PSAK 1, ?Penyajian Laporan Keuangan tentang
Klasifikasi Liabilitas sebagai Jangka Pendek atau Jangka Panjang?; ? Amendemen PSAK 1,
?Penyajian Laporan Keuangan tentang Pengungkapan Kebijakan Akuntansi?; ? Amendemen PSAK
16, ?Aset Tetap - Hasil sebelum Penggunaan yang Diintensikan?; ? Amendemen PSAK 25,
?Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi dan Kesalahan tentang Definisi Estimasi
Akuntansi?; dan ? Amendemen PSAK 46, ?Pajak Penghasilan atas Pajak Tangguhan terkait Aset dan
Liabilitas yang timbul dari Transaksi Tunggal?.
Utang pembiayaan konsumen Perusahaan menentukan pada awal kontrak apakah suatu kontrak adalah atau berisi sewa dengan Consumer financing liabilities
menilai apakah kontrak tersebut memberikan hak untuk mengendalikan penggunaan aset yang
diidentifikasi untuk suatu periode waktu sebagai pertukaran untuk imbalan. Perusahaan sebagai
Penyewa Perusahaan mengakui aset hak-guna pada tanggal dimulainya sewa (yaitu, tanggal aset
yang pendasar tersedia untuk digunakan). Aset hak-guna diukur pada biaya perolehan, dikurangi
akumulasi penyusutan dan penurunan nilai, dan disesuaikan untuk setiap pengukuran kembali liabilitas
sewa. Biaya perolehan aset hak-guna mencakup jumlah liabilitas sewa yang diakui, biaya langsung
awal yang timbul, dan pembayaran sewa yang dilakukan saat atau sebelum tanggal permulaan dan
dikurangi dengan insentif sewa yang diterima. Kecuali jika Perusahaan cukup yakin untuk memperoleh
kepemilikan aset sewaan pada akhir masa sewa, aset hak-guna yang diakui disusutkan dengan
metode garis lurus selama lebih pendek dari taksiran masa manfaat dan masa sewa, sebagai berikut:
Aset hak-guna ? Tanah 3 tahun, Aset hak guna- peralatan proyek dan kantor 3-5 tahun. Pada tanggal
dimulainya sewa, Perusahaan mengakui liabilitas sewa yang diukur pada nilai kini pembayaran sewa
Page 22
yang harus dilakukan selama masa sewa. Pembayaran sewa mencakup pembayaran tetap (termasuk dalam pembayaran tetap secara substansi) dikurangi piutang insentif sewa, pembayaran sewa variabel yang bergantung pada indeks atau tarif, dan jumlah yang diharapkan akan dibayar di bawah jaminan nilai sisa. Pembayaran sewa juga termasuk harga pelaksanaan dari opsi pembelian yang secara wajar pasti akan dilaksanakan oleh Perusahaan dan pembayaran denda untuk pengakhiran sewa, jika masa sewa mencerminkan Perusahaan melaksanakan opsi untuk mengakhiri sewa. Pembayaran sewa variabel yang tidak bergantung pada indeks atau tarif diakui sebagai beban pada periode terjadinya peristiwa atau kondisi yang memicu pembayaran tersebut. Dalam menghitung nilai kini pembayaran sewa, Perusahaan menggunakan suku bunga pinjaman inkremental penyewa pada tanggal dimulainya sewa jika tingkat bunga implisit dalam sewa tidak dapat ditentukan. Setelah tanggal dimulainya, jumlah liabilitas sewa ditingkatkan untuk mencerminkan bertambahnya bunga dan dikurangi untuk pembayaran sewa yang dilakukan. Selain itu, jumlah tercatat liabilitas sewa diukur kembali jika terdapat modifikasi, perubahan jangka waktu sewa, perubahan pembayaran sewa tetap secara substansi, atau perubahan penilaian untuk pembelian aset yang mendasarinya. Sewa Jangka Pendek Perusahaan menerapkan pengecualian pengakuan untuk sewa jangka pendek (yaitu, sewa yang memiliki jangka waktu sewa dalam 12 bulan atau kurang dari tanggal permulaan dan tidak mengandung opsi pembelian). Pembayaran sewa untuk sewa jangka pendek diakui sebagai beban dengan menggunakan metode garis lurus selama masa sewa. Jual dan Sewa-Balik Perusahaan menerapkan persyaratan penentuan kapan kewajiban pelaksanaan dalam PSAK 72, ?Pendapatan dari Kontrak dengan Pelanggan?, telah terpenuhi untuk menentukan apakah pengalihan aset dicatat sebagai penjualan aset tersebut. Jika pengalihan aset oleh penjual-penyewa memenuhi persyaratan dalam PSAK 72, ?Pendapatan dari Kontrak dengan Pelanggan?, untuk dicatat sebagai penjualan aset, maka:? Penjual-penyewa mengukur aset hak-guna yang timbul dari sewa-balik pada proporsi jumlah tercatat aset sebelumnya yang terkait dengan hak guna yang dipertahankan oleh penjual-penyewa. Dengan demikian, penjual-penyewa mengakui hanya jumlah laba atau rugi yang terkait dengan hak yang dialihkan ke pembeli-pesewa; ? Pembeli-pesewa mencatat pembelian aset dengan menerapkan pernyataan yang relevan, dan untuk sewa dengan menerapkan persyaratan akuntansi pesewa dalam PSAK 73. Jika nilai wajar imbalan untuk penjualan aset tidak sama dengan nilai wajar aset, atau jika pembayaran untuk sewa tidak sama dengan harga pasar, maka Perusahaan melakukan penyesuaian di bawah ini untuk mengukur hasil penjualan pada nilai wajar: ? Jika di bawah harga pasar, maka dicatat sebagai pembayaran sewa dibayar di muka; ? Jika di atas harga pasar, maka dicatat sebagai tambahan pembiayaan yang diberikan oleh pembeli-pesewa kepada penjualan-penyewa. Perusahaan mengukur kemungkinan penyesuaian diatas berdasarkan mana yang lebih dapat ditentukan dari: ? Selisih antara nilai wajar imbalan penjualan dan nilai wajar aset; ? Selisih antara nilai kini pembayaran kontraktual sewa dan nilai kini pembayaran sewa pada harga pasar. Pengalihan Aset Bukan Merupakan Penjualan Jika pengalihan aset oleh penjual-penyewa tidak memenuhi persyaratan dalam PSAK 72, ?Pendapatan dari Kontrak dengan Pelanggan?, untuk dicatat sebagai penjualan aset, maka: ? Penjual-penyewa melanjutkan pengakuan aset alihan dan mengakui liabilitas keuangan sebesar hasil pengalihan. Penjual-penyewa mencatat liabilitas keuangan dengan menerapkanPSAK 71, ?Instrumen Keuangan?; ? Pembeli-pesewa tidak mengakui aset alihan dan mengakui aset keuangan sebesar hasil pengalihan. Pembeli-pesewa mencatat aset keuangan dengan menerapkan PSAK 71, ?Instrumen Keuangan?.
Page 23
[3611000] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement - Infrastructure Industry - Current Year
30 June 2023
Aset tetap Property, plant, and equipment
Aset tetap, awal periode Penambahan aset tetap Pengurangan aset tetap Aset tetap, akhir periode
Property, plant, and Addition in property, plant, Disposals in property, plant, Property, plant, and
equipment, beginning period and equipment and equipment equipment, end period
Nilai perolehan, kotor Tanah, dimiliki langsung 91,843,747,257 91,843,747,257 Land, directly owned Carrying amount, gross
Bangunan dan Building and leasehold
fasilitasnya, dimiliki 40,761,356,227 40,761,356,227 improvement, directly
langsung owned
Alat berat, dimiliki Heavy equipment, directly
1,578,118,458,811 49,351,297,143 ( 26,966,098,095 ) 1,600,503,657,859
langsung owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
12,335,187,686 906,510,000 13,241,697,686
dimiliki langsung owned
Kapal, dimiliki langsung 4,804,455,030 4,804,455,030 Vessels, directly owned
Dimiliki langsung 1,727,863,205,011 50,257,807,143 ( 26,966,098,095 ) 1,751,154,914,059 Directly owned
Alat berat, aset hak guna Heavy equipment, right of
93,353,406,956 12,457,120,928 105,810,527,884
use assets
Lainnya, aset hak guna 2,197,630,418 0 (0) 2,197,630,418 Others, right of use assets
Aset hak guna 95,551,037,374 12,457,120,928 (0) 108,008,158,302 Right of use assets
Aset tetap Property, plant, and
1,823,414,242,385 62,714,928,071 ( 26,966,098,095 ) 1,859,163,072,361
equipment
Akumulasi depresiasi Bangunan dan Building and leasehold Carrying amount,
fasilitasnya, dimiliki 21,861,117,351 850,251,939 22,711,369,290 improvement, directly accumulated depreciation
langsung owned
Alat berat, dimiliki Heavy equipment, directly
928,747,813,205 67,333,806,601 ( 14,508,977,167 ) 981,572,642,639
langsung owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
12,037,460,999 247,643,133 12,285,104,132
dimiliki langsung owned
Kapal, dimiliki langsung 3,407,372,611 87,318,776 3,494,691,387 Vessels, directly owned
Dimiliki langsung 966,053,764,166 68,519,020,449 ( 14,508,977,167 ) 1,020,063,807,448 Directly owned
Alat berat, aset hak guna Heavy equipment, right of
46,418,779,843 5,512,851,529 51,931,631,372
use assets
Lainnya, aset hak guna 1,758,104,336 219,763,042 1,977,867,378 Others, right of use assets
Aset hak guna 48,176,884,179 5,732,614,571 (0) 53,909,498,750 Right of use assets
Aset tetap Property, plant, and
1,014,230,648,345 74,251,635,020 ( 14,508,977,167 ) 1,073,973,306,198
Page 24
equipment
Nilai perolehan Aset tetap Property, plant, and Carrying amount
809,183,594,040 785,189,766,163
equipment
Page 25
[3611000] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement - Infrastructure Industry - Prior Year
31 December 2022
Aset tetap Property, plant, and equipment
Aset tetap, awal periode Penambahan aset tetap Pengurangan aset tetap Reklasifikasi aset tetap Aset tetap, akhir periode
Property, plant, and Reclassifications of
Addition in property, plant, Disposals in property, Property, plant, and
equipment, beginning property, plant, and
and equipment plant, and equipment equipment, end period
period equipment
Nilai perolehan, kotor Tanah, dimiliki Land, directly owned Carrying amount,
91,843,747,257 91,843,747,257
langsung gross
Bangunan dan Building and leasehold
fasilitasnya, dimiliki 40,761,356,227 40,761,356,227 improvement, directly
langsung owned
Alat berat, dimiliki Heavy equipment,
1,051,202,958,266 531,562,757,861 ( 27,441,785,195 ) 22,794,527,879 1,578,118,458,811
langsung directly owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
20,972,969,308 1,572,651,802 ( 10,210,433,424 ) 12,335,187,686
dimiliki langsung owned
Kapal, dimiliki Vessels, directly owned
11,102,284,545 ( 6,297,829,515 ) 4,804,455,030
langsung
Dimiliki langsung 1,215,883,315,603 533,135,409,663 ( 43,950,048,134 ) 22,794,527,879 1,727,863,205,011 Directly owned
Alat berat, aset hak Heavy equipment, right
102,430,792,544 13,717,142,291 (0) ( 22,794,527,879 ) 93,353,406,956
guna of use assets
Lainnya, aset hak Others, right of use
2,197,630,418 0 (0) 2,197,630,418
guna assets
Aset hak guna 104,628,422,962 13,717,142,291 (0) ( 22,794,527,879 ) 95,551,037,374 Right of use assets
Aset tetap Property, plant, and
1,320,511,738,565 546,852,551,954 ( 43,950,048,134 ) 0 1,823,414,242,385
equipment
Akumulasi depresiasi Bangunan dan Building and leasehold Carrying amount,
fasilitasnya, dimiliki 20,374,558,210 1,486,559,141 (0) 0 21,861,117,351 improvement, directly accumulated
langsung owned depreciation
Alat berat, dimiliki Heavy equipment,
802,027,599,875 126,100,119,387 ( 13,724,642,904 ) 14,344,736,847 928,747,813,205
langsung directly owned
Kendaraan bermotor, Motor vehicle, directly
15,181,382,177 4,931,643,789 ( 8,075,564,967 ) 0 12,037,460,999
dimiliki langsung owned
Kapal, dimiliki Vessels, directly owned
8,089,761,380 252,644,846 ( 4,935,033,615 ) 0 3,407,372,611
langsung
Dimiliki langsung 845,673,301,642 132,770,967,163 ( 26,735,241,486 ) 14,344,736,847 966,053,764,166 Directly owned
Alat berat, aset hak Heavy equipment, right
Page 26
guna 47,983,563,954 12,779,952,736 (0) ( 14,344,736,847 ) 46,418,779,843 of use assets
Lainnya, aset hak Others, right of use
1,318,578,252 439,526,084 (0) 0 1,758,104,336
guna assets
Aset hak guna 49,302,142,206 13,219,478,820 (0) ( 14,344,736,847 ) 48,176,884,179 Right of use assets
Aset tetap Property, plant, and
894,975,443,848 145,990,445,983 ( 26,735,241,486 ) 0 1,014,230,648,345
equipment
Nilai perolehan Aset tetap Property, plant, and Carrying amount
425,536,294,717 809,183,594,040
equipment
Page 27
[3611100] Disclosure of Notes to the financial statements - Property, Plant and Equipment - Infrastructure Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas aset tetap Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, terdapat aset tetap yang dijadikan sebagai Disclosure of notes for property, plant and
jaminan atas utang bank dan liabilitas sewa (lihat Catatan 15, 20 dan 21). Pada tanggal 30 Juni 2023 equipment
dan 31 Desember 2022, aset tetap Perusahaan berupa workshop dan bangunan, kendaraan dan
peralatan proyek diasuransikan terhadap seluruh risiko kerugian kepada PT Asuransi Buana Tata, PT
Asuransi Sinarmas, PT Asuransi Allianz Life Indonesia, PT Asuransi Mitra Pelindung Mustika, PT
Asuransi Cakrawala Proteksi, PT MNC Asuransi Indonesia, PT Asuransi Etiqa Internasional, PT
Asuransi Wahana Tata, PT Asuransi Adira Dinamika, PT Asuransi Harta Aman Pratama Tbk dan PT
Mandiri Tunas Finance dengan nilai pertanggungan masing-masing sebesar Rp 497.188.599.083 dan
Rp 574.834.639.886. Manajemen berkeyakinan bahwa pertanggungan asuransi tersebut cukup untuk
menutupi semua kemungkinan kerugian atas aset tetap yang dipertanggungkan. Pada tanggal 30 Juni
2023 dan 31 Desember 2022, terdapat sebagian aset Perusahaan berupa kendaraan dan peralatan
proyek dan kantor yang sudah disusutkan penuh namun masih digunakan untuk menunjang
operasional Perusahaan. Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, tidak terdapat aset tetap
yang dipakai sementara, dihentikan dari penggunaan aktif dan diklasifikasikan sebagai tersedia untuk
dijual. Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, manajemen telah mengkaji ulang taksiran
masa manfaat dari aset tetap dan hasilnya telah sesuai. Masa manfaat dihitung berdasarkan periode
estimasi dimana Perusahaan akan menerima manfaat ekonomi di masa depan dengan
mempertimbangkan perubahan keadaan atau peristiwa yang tidak terduga. Manajemen berkeyakinan
bahwa tidak terdapat kejadian atau perubahan keadaan penurunan nilai aset tetap.
Page 28
[3612000] Notes to the financial statements - Right of Use Assets - Infrastructure Industry - Current Year
Page 29
[3612000] Notes to the financial statements - Right of Use Assets - Infrastructure Industry - Prior Year
Page 30
[3612100] Disclosure of Notes to the financial statements - Right of Use Assets - Infrastructure Industry
Page 31
[3616000] Notes to the financial statements - Revenue By Parties -
Infrastructure Industry
Catatan untuk pendapatan berdasarkan Notes for revenue by parties
pihak
30 June 2023 30 June 2022
Penjualan dan Penjualan dan
Nama pihak
pendapatan usaha pendapatan usaha
Party name Sales and revenue Sales and revenue
Pihak berelasi 1 PT Port Related party 1
Engineering 5,658,130,000 3,548,462,230
CSCEC
Pihak berelasi 5,658,130,000 3,548,462,230 Related parties
Pihak ketiga 1 Refinery Third party 1
Development
Master Plan 19,234,807,201 29,455,176,178
(RDMP) -
Balikpapan
Pihak ketiga 2 PT Adhi Karya Third party 2
6,932,102,803 46,373,097,337
(Persero) Tbk
Pihak ketiga lainnya Lain-Lain 246,852,717,862 143,398,851,559 Other third parties
Pihak ketiga 273,019,627,866 219,227,125,074 Third parties
Tipe pihak 278,677,757,866 222,775,587,304 Type of parties
Page 32
[3616100] Disclosure of Notes to the financial statements - Revenue - Infrastructure Industry
Page 33
[3617000] Notes to the financial statements - Revenue By Type - Infrastructure
Industry
Catatan untuk tipe pendapatan Notes for revenue by type
30 June 2023 30 June 2022
Nama produk Penjualan dan Penjualan dan
atau jasa pendapatan usaha pendapatan usaha
Service or product
Sales and revenue Sales and revenue
name
Pendapatan dari jasa 1 Jasa konstruksi 122,298,704,051 150,339,772,659 Service revenue 1
Pendapatan dari jasa 2 Sewa 156,379,053,815 72,435,814,645 Service revenue 2
Pendapatan dari jasa 278,677,757,866 222,775,587,304 Service revenue
Tipe pendapatan 278,677,757,866 222,775,587,304 Type of revenue
Page 34
[3618000] Notes to the financial statements - Revenue By Source -
Infrastructure Industry
Catatan untuk sumber pendapatan Notes for revenue by source
30 June 2023 30 June 2022
Nama produk Penjualan dan Penjualan dan
atau jasa pendapatan usaha pendapatan usaha
Service or product
Sales and revenue Sales and revenue
name
Pendapatan dari Domestic revenue 1
Jasa konstruksi 122,298,704,051 150,339,772,659
domestik 1
Pendapatan dari Domestic revenue 2
Sewa 156,379,053,815 72,435,814,645
domestik 2
Pendapatan domestik 278,677,757,866 222,775,587,304 Domestic revenue
Sumber pendapatan 278,677,757,866 222,775,587,304 Source of revenue
Page 35
[3619000] Notes to the financial statements - Revenue With Value More Than
10% - Infrastructure Industry
Catatan untuk pendapatan lebih dari 10% Note for revenue with value
more than 10%
30 June 2023 30 June 2022
Penjualan dan Penjualan dan
Nama pihak
pendapatan usaha pendapatan usaha
Party name Sales and revenue Sales and revenue
Pihak 1 Refinery Party 1
Development
Master Plan 19,234,807,201 29,455,176,178
(RDMP) -
Balikpapan
Pihak 2 PT Adhi Karya Party 2
6,932,102,803 46,373,097,337
(Persero) Tbk
Pihak dengan Party with revenue
pendapatan lebih dari 26,166,910,004 75,828,273,515 more than 10%
10%
Page 36
[3620100] Notes to the financial statements - Trade receivables, by currency - Infrastructure Industry
Piutang usaha berdasarkan mata uang Trade receivables by currency
30 June 2023 31 December 2022
Penyisihan penurunan Penyisihan penurunan
Piutang usaha, kotor Piutang usaha Piutang usaha, kotor Piutang usaha
nilai piutang usaha nilai piutang usaha
Allowance for Allowance for
Trade receivables, gross impairment of trade Trade receivables Trade receivables, gross impairment of trade Trade receivables
receivables receivables
Pihak ketiga IDR 417,132,213,823 309,514,738,731 IDR Third party
Mata uang 417,132,213,823 ( 57,280,696,334 ) 359,851,517,489 309,514,738,731 ( 57,297,681,701 ) 252,217,057,030 Currency
Pihak berelasi IDR 9,221,048,543 9,419,877,488 IDR Related party
Mata uang 9,221,048,543 (0) 9,221,048,543 9,419,877,488 (0) 9,419,877,488 Currency
Page 37
[3620200] Notes to the financial statements - Trade receivables, by aging - Infrastructure Industry
Piutang usaha berdasarkan umur Trade receivables by aging
30 June 2023 31 December 2022
Penyisihan penurunan Penyisihan penurunan
Piutang usaha, kotor Piutang usaha Piutang usaha, kotor Piutang usaha
nilai piutang usaha nilai piutang usaha
Allowance for Allowance for
Trade receivables, gross impairment of trade Trade receivables Trade receivables, gross impairment of trade Trade receivables
receivables receivables
Belum jatuh Umur Aging Not yet due
176,291,138,902 147,348,476,936
tempo
Telah jatuh 1 - 30 hari 17,137,438,508 13,782,887,373 1 - 30 days Overdue
tempo 31 - 60 hari 12,064,235,901 8,017,241,571 31 - 60 days
61 - 90 hari 20,035,870,527 7,245,806,940 61 - 90 days
91 - 120 hari 13,944,174,437 11,272,011,972 91 - 120 days
Lebih dari 120 More than 120
186,880,404,091 131,268,191,427
hari days
Umur 250,062,123,464 171,586,139,283 Aging
Jatuh tempo Umur 426,353,262,366 ( 57,280,696,334 ) 369,072,566,032 318,934,616,219 ( 57,297,681,701 ) 261,636,934,518 Aging Due status
Page 38
[3620300] Notes to the financial statements - Trade receivables, by list of counterparty - Infrastructure Industry
Rincian piutang usaha berdasarkan rincian pihak Trade receivables by list of counterparty
30 June 2023 31 December 2022
Penyisihan Penyisihan
Nama pihak,
Piutang usaha, kotor penurunan nilai Piutang usaha Piutang usaha, kotor penurunan nilai Piutang usaha
piutang usaha
piutang usaha piutang usaha
Allowance for Allowance for
Counterparty name, Trade receivables, Trade receivables,
impairment of trade Trade receivables impairment of trade Trade receivables
trade receivables gross gross
receivables receivables
Pihak ketiga Pihak 1 PT Wijaya Karya Rank 1, Third party
41,357,575,156 40,934,963,547
(Persero) Tbk counterparty
Pihak 2 PT Adhi Karya Rank 2,
31,530,959,380 35,954,319,682
(Persero) Tbk counterparty
Pihak 3 PT Rank 3,
Pembangunan counterparty
31,661,694,436 29,829,810,830
Perumahan
(Persero) Tbk
Pihak 4 PT Panca Duta Rank 4,
17,946,730,974 25,660,516,474
Prakarsa counterparty
Pihak 5 PT Hutama Rank 5,
14,529,008,695 13,867,587,812
Karya (Persero) counterparty
Pihak 6 RDMP Rank 6,
Balikpapan - counterparty
9,920,676,023 13,794,938,243
Kerjasama
Operasi
Pihak 7 PT Perintis Rank 7,
Makmur 14,226,431,320 0 counterparty
Indonesia
Pihak 8 PT Tritama Mega Rank 8,
13,045,773,214 5,773,369,916
Persada counterparty
Pihak 9 PT Jurong Rank 9,
Engineering 10,722,932,261 0 counterparty
Lestari
Pihak lainnya Others,
Lain - Lain 232,190,432,364 143,699,232,227
counterparty
Rincian pihak ( 57,280,696,334 ( 57,297,681,701 List of
417,132,213,823 359,851,517,489 309,514,738,731 252,217,057,030
) ) counterparty
Page 39
Pihak berelasi Pihak 1 PT Port 9,221,048,543 9,419,877,488 Rank 1, Related party
Engineering counterparty
CSCEC
Rincian pihak List of
9,221,048,543 (0) 9,221,048,543 9,419,877,488 (0) 9,419,877,488
counterparty
Page 40
[3620400] Notes to the financial statements - Trade receivables, by domestic or international - Infrastructure Industry
Piutang usaha berdasarkan domestik atau international Trade receivables by domestic or international
30 June 2023 31 December 2022
Penyisihan penurunan Penyisihan penurunan
Piutang usaha, kotor Piutang usaha Piutang usaha, kotor Piutang usaha
nilai piutang usaha nilai piutang usaha
Allowance for impairment of Allowance for impairment of
Trade receivables, gross Trade receivables Trade receivables, gross Trade receivables
trade receivables trade receivables
Domestik 426,353,262,366 318,934,616,219 Domestic
Total piutang usaha Total trade receivables by
berdasarkan domestik 426,353,262,366 ( 57,280,696,334 ) 369,072,566,032 318,934,616,219 ( 57,297,681,701 ) 261,636,934,518 domestic or international
atau international
Page 41
[3620500] Notes to the financial statements - Trade receivable, movement of
allowance for impairment of Trade receivables - Infrastructure Industry
Pergerakan penurunan nilai piutang Movement of allowance for
usaha impairment of trade receivables
30 June 2023 31 December 2022
Penyisihan penurunan nilai Allowance for impairment of
piutang usaha, awal periode 57,297,681,701 66,899,223,555 trade receivables, beginning
period
Penambahan penyisihan Addition of allowance for
5,514,236,878 7,842,831,656
penurunan nilai piutang usaha impairment of trade receivables
Pengurangan mutasi penurunan Reduction of movement of
nilai piutang usaha ( 5,531,222,245 ) ( 17,444,373,510 ) allowance for impairment of trade
receivables
Penyisihan penurunan nilai Allowance for impairment of
piutang usaha, akhir periode 57,280,696,334 57,297,681,701 trade receivables, ending
period
Page 42
[3621000] Disclosure of Notes to the financial statements - Trade Receivables - Infrastructure Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas piutang usaha Manajemen berkeyakinan bahwa penyisihan penurunan nilai piutang usaha cukup memadai untuk Disclosure of notes for trade receivables
menutup kemungkinan kerugian yang timbul dari tidak tertagihnya piutang. Pada tanggal 30 Juni 2023
dan 31 Desember 2022, terdapat piutang usaha yang dijadikan sebagai jaminan atas utang bank (lihat
catatan 15 dan 20). Seluruh piutang usaha didenominasi dalam mata uang rupiah.
Page 43
[3621000a] Notes to the financial statements - Notes Payable - Infrastructure Industry
Page 44
[3621100] Notes to the financial statements - Notes Payable Interest Information - Infrastructure Industry
Page 45
[3621110] Disclosure of Notes to the financial statements - Notes Payable - Infrastructure Industry
Page 46
[3630000] Notes to the financial statements - Inventories - Infrastucture Industry
Page 47
[3632000] Disclosure of Notes to the financial statements - Inventories - Infrastructure Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas persediaan Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, akun ini merupakan persediaan suku cadang Disclosure of notes for inventories
Perusahaan masing-masing sebesar Rp 24.395.204.582 dan Rp 22.801.210.290. Pada tanggal 30 Juni
2023 dan 31 Desember 2022, tidak terdapat persediaan yang diasuransikan. Manajemen menilai
belum perlunya asuransi atas persediaan karena sifat persediaan yang perputarannya sangat cepat.
Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, tidak terdapat persediaan yang dijadikan sebagai
jaminan atas pinjaman. Berdasarkan penelaahan terhadap nilai realisasi bersih persediaan,
manajemen berkeyakinan bahwa jumlah tercatat persediaan tersebut di atas tidak melebihi realisasi
bersihnya, dan oleh karena, itu tidak diperlukan adanya penyisihan penurunan jumlah tercatat
persediaan ke nilai realisasi bersihnya.
Page 48
[3634000a] Notes to the financial statements - Bonds Payable - Infrastructure Industry
Page 49
[3634100] Disclosure of Notes to the financial statements - Bonds Payable - Infrastructure Industry
Page 50
[3640100] Notes to the financial statements - Trade Payable, by currency - Infrastructure Industry
Utang usaha berdasarkan mata uang Trade payables by currency
30 June 2023 31 December 2022
Utang usaha Utang usaha
Trade payables Trade payables
Pihak ketiga IDR 10,377,391,313 18,502,158,078 IDR Third party
Mata uang 10,377,391,313 18,502,158,078 Currency
Page 51
[3640200] Notes to the financial statements - Trade Payable, by aging - Infrastructure Industry
Utang usaha berdasarkan umur Trade payables by aging
30 June 2023 31 December 2022
Utang usaha Utang usaha
Trade payables Trade payables
Belum jatuh tempo Umur 2,022,111,401 7,122,074,369 Aging Not yet due
Telah jatuh tempo 1 - 30 hari 1,545,022,224 6,041,005,638 1 - 30 days Overdue
31 - 60 hari 917,937,503 1,175,152,964 31 - 60 days
61 - 90 hari 1,381,027,324 1,156,353,792 61 - 90 days
Lebih dari 90 hari 4,511,292,861 3,007,571,315 More than 90 days
Umur 8,355,279,912 11,380,083,709 Aging
Jatuh tempo Umur 10,377,391,313 18,502,158,078 Aging Due status
Page 52
[3640300] Notes to the financial statements - Trade Payable, by list of counterparty - Infrastructure Industry
Rincian utang usaha berdasarkan rincian pihak Trade payables by list of counterparty
31 December
30 June 2023
2022
Nama pihak, utang usaha Utang usaha Utang usaha
Counterparty name, trade
Trade payables Trade payables
payables
Pihak ketiga Pihak 1 PT Balikpapan Ready Rank 1, counterparty Third party
0 5,128,200,000
Mix
Pihak 2 PT Intisumber Bajasakti 95,719,124 2,013,705,820 Rank 2, counterparty
Pihak 3 PT Mitra Industrial Rank 3, counterparty
452,209,259 832,310,882
Chrom Teknologi
Pihak 4 PT Patra Andalas Rank 4, counterparty
99,000,000 581,400,000
Sukses
Pihak 5 PT Niaga Samudera Rank 5, counterparty
0 527,250,000
Logistik
Pihak lainnya Lain-lain 9,730,462,930 9,419,291,376 Others, counterparty
Rincian pihak 10,377,391,313 18,502,158,078 List of counterparty
Page 53
[3641000] Disclosure of Notes to the financial statements - Trade Payables - Infrastructure Industry
Page 54
[3644000a] Notes to the financial statements - Sukuk - Infrastructure Industry
Page 55
[3644100] Disclosure of Notes to the financial statements - Sukuk - Infrastructure Industry
Page 56
[3670000] Notes to the financial statements - Cost of Good Sold -
Infrastructure Industry
Beban pokok penjualan Cost of good sold
30 June 2023 30 June 2022
Material 31,789,094,229 27,306,113,206 Material usage
Depresiasi 73,401,383,081 64,300,115,136 Depreciation
Sewa 15,250,000,000 0 Rent cost
Perbaikan dan pemeliharaan 12,132,908,501 9,114,607,568 Repairs and maintenance
Beban bahan bakar 8,736,217,048 8,173,989,178 Fuel expenses
Biaya pabrikasi lainya 21,199,936,107 24,101,857,086 Other manufacturing overhead
Jumlah biaya produksi 162,509,538,966 132,996,682,174 Total production cost
Harga pokok produksi 162,509,538,966 132,996,682,174 Cost of goods manufactured
Beban pokok penjualan dan Cost of sales and revenue
162,509,538,966 132,996,682,174
pendapatan
Page 57
[3671000] Disclosure of Notes to the financial statements - Cost of Goods Sold - Infrastructure Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas beban pokok Untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023 dan 2022, tidak terdapat beban Disclosure of notes for cost of goods sold
penjualan pokok pendapatan kepada satu pihak tertentu dengan nilai kumulatif yang melebihi 10% dari
pendapatan bersih.
Page 58
[3691000a] Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans - Infrastructure Industry
Catatan untuk utang bank jangka panjang Notes for long-term bank loan
30 June 2023 31 December 2022
Utang bank, nilai dalam Utang bank, nilai dalam
Total utang bank, kotor Total utang bank, kotor
mata uang asing mata uang asing
Bank loan, amount in Bank loan, amount in
Total bank loans, gross Total bank loans, gross
foreign currency foreign currency
Bank Central Asia Tbk IDR 44,841,992,138 33,399,654,203 IDR Bank Central Asia Tbk
Mata uang 44,841,992,138 33,399,654,203 Currency
Bank Mandiri (Persero) Tbk IDR 35,291,666,667 38,041,666,667 IDR Bank Mandiri (Persero) Tbk
Mata uang 35,291,666,667 38,041,666,667 Currency
Kreditur nama bank Mata uang 80,133,658,805 71,441,320,870 Currency Creditor bank name
Catatan untuk utang bank jangka panjang Notes for long-term bank loan
30 June 2023 31 December 2022
Total utang bank, kotor 80,133,658,805 71,441,320,870 Total bank loans, gross
Total utang bank, bersih 80,133,658,805 71,441,320,870 Total bank loan, net
Liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo dalam satu Current maturities of bank loans
15,826,186,971 12,216,809,204
tahun atas utang bank
Liabilitas jangka panjang atas utang bank 64,307,471,834 59,224,511,666 Long-term bank loans
Page 59
[3691100] Disclosure of Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans - Infrastructure Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas utang bank jangka PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Berdasarkan Akta Perjanjian Kredit No.131 dari H. Bambang Suwondo, Disclosure of notes for long-term bank loans
panjang S.H., Spn., M.H., tanggal 29 November 2019, Perusahaan memperoleh fasilitas kredit investasi dari PT
Bank Mandiri (Persero) Tbk dengan pagu fasilitas pembiayaan sebesar Rp 55.000.000.000 dengan
jangka waktu 120 bulan dengan suku bunga efektif sebesar 9,15% per tahun. Fasilitas kredit ini dijamin
dengan: a.Tanah dan bangunan yang terletak di Desa Sukamurni RT. 004 RW. 01, Jl. Raya Serang
KM. 28, Desa Sukamurni, Balaraja, Tangerang, Banten berdasarkan SHGB No. 1 dan SHGB No. 2
atas nama Perusahaan. b.Jaminan pribadi atas nama Tan John Tanuwijaya. Dengan mengikatkan diri
kepada PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, maka selama fasilitas kredit belum dinyatakan lunas oleh PT
Bank Mandiri (Persero) Tbk, Perusahaan menyanggupi untuk melaksanakan dan memenuhi hal-hal
sebagai berikut: a.Menyampaikan laporan aktivitas usaha yaitu penjualan dan piutang setiap triwulan
dan paling lambat telah diterima PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 60 hari setelah akhir periode laporan;
b.Menyampaikan laporan keuangan inhouse setiap triwulanan dan paling lambat telah diterima PT
Bank Mandiri (Persero) Tbk 60 hari setelah akhir periode laporan dan laporan keuangan diaudit dari
Kantor Akuntan Publik setiap tahun paling lambat telah diterima Bank 180 hari setelah akhir periode
laporan; c.Menyalurkan transaksi keuangan usaha secara proporsional sesuai limit kredit melalui
rekening atas nama Perusahaan di PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dan menempatkan dana di PT
Bank Mandiri (Persero) Tbk; d.Menjaga pemenuhan financial covenant Debt to Equity Ratio (DER)
maksimal 233% dan Debt Security Coverage Ratio (DSCR) minimal 100%; e.Menggunakan fasilitas
kredit sesuai dengan tujuan penggunaannya dan memenuhi kewajiban pembayaran secara tepat
waktu sesuai ketentuan; f.Melakukan blokir dana minimal 1x kewajiban pokok dan bunga di rekening
giro atas nama Perusahaan dan menyerahkan surat kuasa untuk mencairkan dana apabila pada saat
tanggal pendebetan dalam rekening Perusahaan tidak mencukupi untuk pembayaran pokok dan
bunga. Apabila dana tersebut telah terpakai untuk pembayaran angsuran pokok dan bunga, maka
diminta untuk menyediakan dana kembali untuk di blokir paling lambat 1 minggu setelah tanggal
pemakaian; g.Menyerahkan laporan penilaian atas seluruh agunan aset tetap secara periodik minimal
1 kali dalam 2 tahun atau sesuai kebutuhan dengan menggunakan jasa penilai independen rekanan
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk sesuai ketentuan yang berlaku di PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dan
biaya yang timbul menjadi beban Perusahaan; h.Mengijinkan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk atau
pihak yang ditunjuk untuk melakukan pemeriksaan usaha dan aktivitas keuangan Perusahaan yang
akan dilakukan secara berkala sesuai ketentuan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk; i.Menggunakan
produk dan layanan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk secara maksimal; j.Memperbaharui dan atau
memperpanjang seluruh perijinan yang dibutuhkan dalam rangka menjalankan kegiatan usaha sesuai
dengan perundangan dan ketentuan yang berlaku, serta menyampaikan salinan perijinan tersebut
kepada PT Bank Mandiri (Persero) Tbk; k.Melaporkan setiap kejadian dan peristiwa yang dapat
mempengaruhi kelancaran Perusahaan dalam memenuhi kewajibannya berdasarkan Perjanjian Kredit
namun tidak terbatas pada peristiwa kebakaran, kecelakaan kerja dan pemogokan karyawan; dan
l.Melunasi fasilitas kredit di PT Bank Mandiri (Persero) Tbk apabila tercatat sebagai debitur bermasalah
di suatu bank. Perusahaan dilarang untuk melaksanakan hal-hal sebagai berikut: a.Melakukan
perubahan Anggaran Dasar Perusahaan, termasuk perubahan pemegang saham, pengurus
Perusahaan, permodalan dan nilai nominal saham; b.Memindahtangankan barang jaminan;
Page 60
c.Membagikan dividen dan atau melunasi hutang kepada pemegang saham/subordinated loan; d.Memperoleh fasilitas kredit atau pinjaman lain dari lembaga keuangan lain kecuali yang telah ada sebelumnya; e.Mengikatkan diri sebagai penjamin hutang atau menjaminkan harta kekayaan Perusahaan kepada pihak lain kecuali yang telah ada sebelumnya; f.Membuat suatu perikatan, perjanjian atau dokumen lain yang bertentangan dengan Perjanjian Kredit atau Dokumen Agunan; g.Membuat perjanjian hutang, hak tanggungan, kewajiban lain atau menjaminkan dalam bentuk apapun atas aset Perusahaan termasuk hak atas tagihan dengan pihak lain; h.Melakukan transaksi dengan pihak lain di luar kewajaran praktik bisnis; i.Mengalihkan/menyerahkan kepada pihak lain, sebagian atau seluruhnya atas hak dan kewajiban yang timbul berkaitan dengan fasilitas kredit Perusahaan. Pada tanggal 21 Juli 2022, Perusahaan telah menerima surat dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk No. CM2.JKO/SPPK/2022 terkait dengan perubahan klausal negatif kovenan dengan ketentuan dan syarat-syarat sebagai berikut: a.Pembagian dividen Perusahaan maksimal sebesar Rp 507.440.000.000 atas laba sampai dengan periode tahun 2021 dengan ketentuan seluruh dividen digunakan untuk peningkatan modal disetor Perusahaan dan memenuhi peraturan dalam Undang-Undang No. 40 tahun 2017 tentang Perseroan Terbatas; b.Peningkatan modal dasar menjadi maksimal sebesar Rp 1.500.000.000.000 dan modal disetor Perusahaan menjadi maksimal Rp 593.440.000.000; c.Perubahan Anggaran Dasar Perusahaan menjadi perusahaan terbuka dan melaksanakan Initial Public Offering (IPO); d.Selama kredit belum lunas, tanpa persetujuan tertulis terlebih dahulu dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, maka Perusahaan tidak diperkenankan melakukan hal-hal (i) membagikan dividen dan/atau melunasi utang kepada pemegang saham/pinjaman subordinasi. Kecuali dalam hal Perusahaan telah melakukan Penawaran Umum Perdana (IPO) maka pembagian dividen dilaksanakan dengan ketentuan sebagai berikut: ?Menyampaikan surat pemberitahuan kepada PT Bank Mandiri (Persero) Tbk mengenai pembagian dividen, maksimal 7 hari kerja setelah pelaksanaan pembagian dividen; ?Menyerahkan persetujuan RUPS atas pembagian dividen maksimal 1 bulan sejak RUPS dilaksanakan; ?Memenuhi financial covenant yang telah diatur dalam perjanjian kredit. PT Bank Central Asia Tbk (BCA) Berdasarkan Akta Perjanjian Kredit No. 45 oleh Lidwina Dian Pratiwi, S.H., M.Kn., tanggal 17 Maret 2022, Perusahaan mendapatkan fasilitas kredit investasi dengan plafond fasilitas sebesar Rp 35.000.000.000 dari BCA. Tingkat bunga efektif untuk fasilitas kredit tersebut adalah 8% per tahun, yang akan jatuh tempo pada tanggal 25 April 2027. Fasilitas kredit ini dijaminkan yang sama dengan utang bank jangka pendek (lihat Catatan 15). Pada tanggal 14 Juni 2022, Perusahaan telah menerima surat dari BCA No. 01307/ALK-KOM/2022 terkait dengan Pemberitahuan Pemberian Kredit, sebagai berikut: a.Perubahan status Perseroan menjadi Perusahaan Terbuka terkait dengan rencana Penawaran Umum Perdana (IPO); b.Perubahan susunan Dewan Komisaris dan Direksi harus memberitahukan secara tertulis kepada BCA minimal 14 hari sebelum perubahan; c.Mempertahankan persentase kepemilikan saham Tan John Tanuwijaya dan keluarganya minimal sebesar 51% atau kepemilikan saham mayoritas harus tetap Tan John Tanuwijaya; d.Pembagian dividen lebih besar dari 30% dari laba tahun sebelumnya bisa dilakukan setelah memenuhi kewajiban yang jatuh tempo di BCA dan Perusahaan wajib memberitahukan secara tertulis kepada BCA.
Page 61
[3692000] Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans Interest Information - Infrastructure Industry
30 June 2023
Catatan untuk utang bank jangka panjang Notes for long-term bank loan
Utang bank, nilai dalam Jatuh tempo utang bank Bunga utang bank Jenis bunga utang bank
mata uang asing jangka panjang jangka panjang jangka panjang
Bank loan, amount in foreign Due date for long-term Interest rate long-term Interest rate type
currency bank loan bank loan long-term bank loan
Bank Central Asia Tbk IDR 44,841,992,138 46502 8% Per Tahun Bunga Efektif IDR Bank Central Asia Tbk
Bank Mandiri (Persero) Tbk IDR 35,291,666,667 120 Bulan 9,15% Per Tahun Bunga Efektif IDR Bank Mandiri (Persero) Tbk
31 December 2022
Catatan untuk utang bank jangka panjang Notes for long-term bank loan
Utang bank, nilai dalam Jatuh tempo utang bank Bunga utang bank Jenis bunga utang bank
mata uang asing jangka panjang jangka panjang jangka panjang
Bank loan, amount in foreign Due date for long-term Interest rate long-term Interest rate type
currency bank loan bank loan long-term bank loan
Bank Central Asia Tbk IDR 33,399,654,203 2027-04-25 8% per tahun Bunga Efektif IDR Bank Central Asia Tbk
Bank Mandiri (Persero) Tbk IDR 38,041,666,667 2029-11-29 9,15% per tahun Bunga Efektif IDR Bank Mandiri (Persero) Tbk
Page 62
[3693000] Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans - Infrastructure Industry
Catatan utang bank jangka pendek Notes for short-term bank loans
30 June 2023 31 December 2022
Utang bank jangka Utang bank jangka
pendek, nilai dalam Utang bank jangka pendek pendek, nilai dalam Utang bank jangka pendek
mata uang asing mata uang asing
Short-term bank loan, Short-term bank loan,
amount in foreign Short term bank loans amount in foreign Short term bank loans
currency currency
Bank Central Asia Tbk IDR 8,235,701,011 11,883,000,000 IDR Bank Central Asia Tbk
Mata uang 8,235,701,011 11,883,000,000 Currency
Bank Danamon Indonesia IDR 56,873,526,498 49,000,000,000 IDR Bank Danamon Indonesia
Tbk Mata uang 56,873,526,498 49,000,000,000 Currency Tbk
Bank Cimb Niaga Tbk IDR 12,865,557,394 9,994,019,627 IDR Bank Cimb Niaga Tbk
Mata uang 12,865,557,394 9,994,019,627 Currency
Bank OCBC Nisp Tbk IDR 25,544,886,393 12,000,000,000 IDR Bank OCBC Nisp Tbk
Mata uang 25,544,886,393 12,000,000,000 Currency
Kreditur nama bank Mata uang 103,519,671,296 82,877,019,627 Currency Creditor bank name
Page 63
[3693100] Disclosure of Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans - Infrastructure Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2023
Pengungkapan catatan atas utang bank jangka PT Bank Danamon Indonesia Tbk Berdasarkan Perjanjian Kredit No. 2 tanggal 6 November 2014, Disclosure of notes for short-term bank loans
pendek Perusahaan memperoleh fasilitas pinjaman kredit rekening koran dan omnibus trade finance. Fasilitas
omnibus trade finance dapat digunakan secara bersama-sama (sub-limit) dalam bentuk fasilitas pre
shipment financing dan bank garansi dari PT Bank Danamon Indonesia Tbk dengan pagu fasilitas
pembiayaan masing-masing sebesar Rp 49.000.000.000 dan Rp 10.000.000.000 dengan jangka waktu
12 bulan dan suku bunga efektif sebesar 8,50% per tahun. Perjanjian kredit tersebut telah mengalami
perubahan berdasarkan Perjanjian Kredit No. B.152/HK-EB/1218 tanggal 13 Desember 2018 tentang
perubahan suku bunga efektif menjadi sebesar 9,25% per tahun. Fasilitas bank garansi telah dicairkan
berdasarkan surat permohonan penarikan fasilitas kredit No. 1851437199 dan No. 1535954387
masing-masing tanggal 30 Desember 2021 dan 1 Maret 2022. Perjanjian kredit ini telah diperpanjang
beberapa kali, terakhir berdasarkan Perjanjian Kredit No. 735/PP/EB/1121 tanggal 3 Desember 2021,
Perusahaan melakukan perpanjangan fasilitas pembiayaan sampai dengan 3 Desember 2022. Pada
tanggal 1 September 2022, fasilitas bank garansi telah dilunasi. Fasilitas pre shipment financing telah
dicairkan berdasarkan surat permohonan penarikan fasilitas kredit No. 251919116, No. 1823095077,
No. 238250372, No. 2107204097 dan No. 2053967631 masing-masing tanggal 15 November 2022, 18
November 2022 dan 22 November 2022. Perjanjian kredit ini telah diperpanjang beberapa kali, terakhir
berdasarkan Perjanjian Kredit No. B.750/ARO/EB/1222 tanggal 14 Desember 2022, Perusahaan
melakukan perpanjangan fasilitas pembiayaan dan akan jatuh tempo pada 6 November 2023. Fasilitas
kredit ini dijamin dengan: a.Dua unit Sumitomo Hitachi Crawler Crane SCX 1500-2, atas nama
Perusahaan, dengan nilai penjaminan sebesar Rp 19.250.000.000; b.Satu unit Sumitomo Hitachi
Crawler Crane SCX 2800-2, atas nama Perusahaan, dengan nilai jaminan sebesar Rp 10.625.000.000;
c.Fidusia dan pendaftarannya atas peralatan dengan nilai penjaminan sebesar Rp 50.000.000.000;
d.Piutang usaha atas nama Perusahaan, dengan nilai jaminan sebesar Rp 30.000.000.000; e.Piutang
usaha atas nama Perusahaan, dengan nilai jaminan sebesar Rp 15.500.000.000; f.Tanah dan
bangunan yang terletak di Jl. Raya Kosambi, Cikampek, Desa Pancawati, Karawang, Jawa Barat,
berdasarkan SHM No. 286 atas nama Jauw Lie Ming; g.Tanah dan bangunan yang terletak di Jl. Raya
Kosambi, Cikampek, Desa Mekarjaya, Kec. Purwasari, Karawang, Jawa Barat, berdasarkan SHM No.
68 atas nama Jauw Lie Ming; h.Tanah dan bangunan yang terletak di Jl. Raya Kosambi, Cikampek,
Desa Mekarjaya, Kec. Purwasari, Karawang, Jawa Barat, berdasarkan SHM No. 69 atas nama Tan
John Tanuwijaya; i.Tanah dan bangunan yang terletak di Jl. Raya Kosambi, Cikampek, Desa
Mekarjaya, Kec. Purwasari, Karawang, Jawa Barat, berdasarkan SHM No. 70 atas nama Tan John
Tanuwijaya; j.Jaminan pribadi dari Jauw Lie Ming; k.Jaminan pribadi dari Tan John Tanuwijaya; dan
l.Subordinasi pinjaman dari pemegang saham minimum Rp 34.000.000.000. Perusahaan dilarang
untuk melaksanakan hal-hal sebagai berikut: a.Menjual atau dengan cara lain mengalihkan hak atau
menyewakan/menyerahkan pemakaian seluruh atau sebagian aset Perusahaan, kecuali dalam rangka
menjalankan usahanya; b.Menjaminkan/mengagunkan dengan cara bagaimanapun kekayaan
Perusahaan kepada orang /pihak lain, kecuali menjaminkan/menggunakan kekayaan kepada PT Bank
Danamon Indonesia Tbk sebagaimana termasuk dalam perjanjian (perjanjian-perjanjian) jaminan;
c.Mengadakan perjanjian yang dapat menimbulkan kewajiban Perusahaan untuk membayar kepada
pihak ketiga, kecuali, dalam rangka menjalankan usaha Perusahaan sehari-hari; d.Menjaminkan
Page 64
langsung maupun tidak langsung pihak ketiga lainnya, kecuali melakukan endorsemen atas surat-surat yang diperdagangkan untuk keperluan pembayaran atau penagihan transaksi-transaksi lain yang lazim dilakukan dalam menjalankan usahanya; e.Memberikan pinjaman kepada atau menerima pinjaman dari pihak lain kecuali dalam rangka menjalankan usaha Perusahaan sehari-hari; f.Mengadakan perubahan dari sifat dan kegiatan usaha Perusahaan seperti yang sedang dijalankan saat ini; g.Merubah susunan pengurus, susunan para pemegang saham dan nilai saham Perusahaan (kecuali untuk perusahaan terbuka); h.Mengumumkan dan membagikan dividen saham Perusahaan (kecuali untuk perusahaan terbuka); i.Melakukan merger (penggabungan), konsolidasi atau akuisisi (pengambilalihan); dan j.Membayar atau membayar kembali tagihan-tagihan atau piutang-piutang berupa apapun juga yang sekarang dan/atau dikemudian hari akan diberikan oleh para pemegang saham Perusahaan baik berupa jumlah pokok, bunga, dan lain-lain jumlah uang yang wajib dibayar. Berdasarkan surat No. B.187/SRT/EB-1B/0622 tanggal 23 Juni 2022 terkait Persetujuan atas Negatif Kovenan dalam rangka Penawaran Umum Perdana, PT Bank Danamon Indonesia Tbk menyetujui beberapa poin sebagai berikut: a.Penambahan kegiatan usaha Perusahaan, yaitu Aktivitas Konsultasi Manajemen Lainnya (KBLI 70209) dan Aktivitas Perusahaan Holding (KBLI 64200), dan perubahan status Perseroan dari Perseroan tertutup menjadi Perseroan terbuka; b.Perubahan Anggaran Dasar, susunan pengurus, susunan para pemegang saham dan nilai saham Perusahaan, selama manajemen kunci dan pemegang saham mayoritas masih dimiliki keluarga Tan John Tanuwijaya; dan c.Perihal mengumumkan dan membagikan dividen saham Perusahaan sebesar Rp 475.000.000.000 dan kemudian akan disetor kembali untuk peningkatan modal dengan nilai yang sama paling lambat 31 Oktober 2022. PT Bank OCBC NISP Tbk Berdasarkan Akta Perjanjian Kredit No. 137 oleh Charles Hermawan, S.H., tanggal 21 Juni 2021, Perusahaan mendapatkan fasilitas pinjaman Kredit Demand Loan (EB-DL) dan fasilitas Rekening Koran (EB-KRK) dengan plafond masing-masing sebesar Rp 13.000.000.000 dan Rp 2.000.000.000 dari PT Bank OCBC NISP Tbk. Tingkat bunga efektif untuk fasilitas kredit ini adalah 8,25% per tahun, yang akan jatuh tempo pada tanggal 21 Juni 2022. Berdasarkan Akta Perjanjian Kredit No. 205 oleh Charles Hermawan, S.H., tanggal 27 Agustus 2021, Perusahaan mendapatkan penambahan plafond fasilitas pinjaman kredit Demand Loan (EB-DL) dengan penambahan plafond sebesar Rp 10.000.000.000 dari PT Bank OCBC NISP Tbk. Tingkat bunga efektif untuk fasilitas kredit ini adalah 8% per tahun, yang akan jatuh tempo pada tanggal 21 Juni 2022. Berdasarkan Perjanjian Kredit No. 255/COMM/ BRH/X/2021 tanggal 22 Oktober 2021, Perusahaan mendapatkan fasilitas Demand Loan dan fasilitas Kredit Rekening Koran dengan plafond fasilitas masing-masing sebesar $AS 1.031.963 dan Rp 1.750.000.000 dari PT Bank OCBC NISP Tbk. Tingkat bunga efektif untuk fasilitas kredit tersebut masing-masing adalah 0,75% dan 8% per tahun, jatuh tempo pada tanggal 21 Juni 2022. Berdasarkan perubahan Perjanjian Kredit No. 396/ COMM/EB/ADD/X/2021, tanggal 27 Oktober 2021, Perusahaan mendapatkan penambahan fasilitas Demand Loan dengan plafond fasilitas menjadi sebesar $AS 1.681.963 dari PT Bank OCBC NISP Tbk. Tingkat bunga efektif untuk fasilitas kredit tersebut adalah 0,75% per tahun, yang akan jatuh tempo pada tanggal 21 Juni 2022. Berdasarkan perubahan Perjanjian Kredit No. 032/EBL_ONT/EMBL/VI/2023 tanggal 15 Juni 2023, Perusahaan melakukan perpanjangan fasilitas Demand Loan dan fasilitas Kredit Rekening Koran untuk Akta Perjanjian Kredit No. 137, Akta Perjanjian Kredit No. 205, Perjanjian Kredit No. 255/COMM/BRH/X/2021, Perjanjian Kredit No. 396/COMM/EB/ADD/X/2021 dan akan jatuh tempo pada tanggal 21 Juli 2023. Seluruh fasilitas pinjaman tersebut dijamin oleh: a.SHGB No. 00358 atas nama Jauw Lie Ming, Jl. Kawasan Industri Purati Kencana Alam (Bonen) No. 2 Talaga - Cikupa, Banten; b.SHGB No. 0361 atas nama Jauw Lie Ming, Jl. Kawasan Industri Purati Kencana Alam (Bonen) No. 2, Telaga - Cikupa, Banten; c.Obligasi Seri FR 0082 ISIN IDG 000013806 atas nama Jauw Lie Ming. Berdasarkan perjanjian, Perusahaan terikat dengan pembatasan tertentu yang diatur pada syarat-syarat dan ketentuan umum pada
Page 65
perjanjian pinjaman dengan PT Bank OCBC NISP Tbk yang mewajibkan Perusahaan untuk memperoleh persetujuan tertulis dari PT Bank OCBC NISP Tbk untuk perubahan klausul tersebut. Perusahaan telah mengajukan permohonan perubahan klausul hal-hal yang tidak boleh dilakukan Perusahaan serta telah disetujui oleh PT Bank OCBC NISP Tbk pada 13 Juni 2022 untuk beberapa klausul sebagai berikut: a.Dalam hal Perusahaan bermaksud melakukan (i) likuidasi, penggabungan dan perubahan Anggaran Dasar, (ii) pembagian dividen, dan (iii) investasi pada pihak ketiga, maka Perusahaan cukup dengan melakukan pemberitahuan secara tertulis kepada PT Bank OCBC NISP Tbk. b.Sedangkan untuk ketentuan-ketentuan lain terkait (i) perubahan kegiatan usaha dan/atau (ii) pengurangan modal, Perusahaan agar tetap mengacu pada ketentuan semua/tidak ada perubahan, dimana Perusahaan wajib mendapatkan persetujuan tertulis terlebih dahulu dari PT Bank OCBC NISP Tbk sebelum melakukan hal-hal tersebut. Hal-hal lain diluar persetujuan di atas, Perusahaan tetap mengacu pada Perjanjian Pinjaman dan Syarat dan ketentuan Umum yang berlaku berikut penambahan, perpanjangan, perubahan dan pembaharuannya. PT Bank Central Asia Tbk (BCA) Berdasarkan Akta Perjanjian Kredit No. 2 oleh Kirana Ivyminerva Wilamarta, S.H., LL.M., tanggal 11 Januari 2023, Perusahaan mendapatkan fasilitas kredit lokal dengan plafond fasilitas sebesar Rp 10.000.000.000 dari BCA. Tingkat bunga efektif untuk fasilitas kredit tersebut adalah 8% per tahun, yang akan jatuh tempo pada tanggal 17 Maret 2023. Perjanjian kredit tersebut telah diperpanjang beberapa kali, terakhir berdasarkan Surat Pemberitahuan Perpanjangan Jangka Waktu No. 00664 tanggal 16 Maret 2023, Perusahaan melakukan perpanjangan fasilitas kredit lokal dan akan jatuh tempo pada 11 Januari 2024. Berdasarkan surat persetujuan permohonan kredit dari PT Bank Central Asia Tbk No. 00481/ALK-KOM/2022 tanggal 24 Februari 2022, Perusahaan mendapatkan fasilitas pinjaman rekening koran, installment loan dan fasilitas multi terdiri dari time loan revolving, bank garansi, Letter of Credit (L/C), Surat Kredit Berdokumen Dalam Negeri (SKBDN). Berdasarkan Akta Perjanjian Kredit No. 45 oleh Lidwina Dian Pratiwi, S.H., M.Kn., tanggal 17 Maret 2022, Perusahaan mendapatkan fasilitas kredit investasi dengan plafond fasilitas sebesar Rp 30.000.000.000 dari BCA. Tingkat bunga efektif untuk fasilitas kredit tersebut adalah 8% per tahun, yang akan jatuh tempo pada tanggal 17 Maret 2023. Pada tanggal 31 Maret 2023, fasilitas pinjaman ini telah dilunasi. Seluruh fasilitas pinjaman tersebut dijamin oleh: a.Tanah dan bangunan atas nama Perusahaan terletak di Jl. Gairan Pasir RT. 010 RW. 04, Bitung Jaya, Cikupa, Tangerang; b.Tanah dan bangunan atas nama Jauw Lie Ming terletak di Jl. Gairan Pasir RT. 010 RW. 04, Bitung Jaya, Cikupa, Tangerang; c.Tanah dan bangunan atas nama Tan John Tanuwijaya yang diuraikan dalam Sertifikat Hak Guna dan Bangunan No. 4497 yang terletak di Jl. Perdana Raya Blok K No. 154, Wijaya Kusuma, Grogol Petamburan, Jakarta Barat; d.Tanah dan bangunan atas nama Tan John Tanuwijaya dan Jauw Lie Ming yang diuraikan dalam Sertifikat Hak Guna dan Bangunan No. 2136 yang terletak di Jl. Petojo Sabangan I No. 15B, Petojo Selatan; e.Tanah dan bangunan atas nama Tan John Tanuwijaya yang diuraikan dalam Sertifikat Hak Guna dan Bangunan No. 539 yang terletak di Jl. Bojonegara P-B 016 C Terate, Kramatwatum Serang; f.Tanah dan bangunan atas nama Tan John Tanuwijaya yang diuraikan dalam Sertifikat Hak Guna dan Bangunan No. 2814 yang terletak di Jl. Ps Bojong Lama Kp. Tikungan No. 99 RT. 01 RW. 018, Segarajaya, Tarumajaya, Bekasi; g.Jaminan pribadi atas nama Jauw Lie Ming; dan h.Jaminan pribadi atas nama Tan John Tanuwijaya. PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB) Berdasarkan Perjanjian Kredit No. 201/LGL-MSME-JKT/SME/PK/TMT/11112019 tanggal 15 Maret 2019, Perusahaan mendapatkan fasilitas pinjaman rekening koran dan fasilitas pinjaman tetap dengan plafond fasilitas masing-masing sebesar Rp 10.000.000.000 dan Rp 3.000.000.000 dari CIMB. Suku bunga efektif untuk fasilitas pinjaman tersebut adalah 8,15% per tahun. Perjanjian kredit tersebut telah diperpanjang beberapa kali, terakhir berdasarkan Persetujuan Pemberian Fasilitas Kredit No. 26/EBB/TMT/JKT-B1/III/2023 tanggal 8 Maret 2023, Perusahaan melakukan perpanjangan fasilitas pinjaman rekening koran dan fasilitas pinjaman tetap dan akan jatuh tempo pada 15 Maret 2024, dan
Page 66
perubahan suku bunga efektif dari 8,15% menjadi 9% per tahun. Seluruh fasilitas pinjaman tersebut dijamin oleh: a.Tanah dan bangunan atas nama Jauw Lie Ming yang diuraikan dalam Sertifikat Hak Guna dan Bangunan No. 3778 Kedoya Selatan, terletak di Komp. Kedoya Elok Plaza Blok DE No. 12, Kel. Kedoya Selatan, Kec. Kebon Jeruk, Jakarta Barat, DKI Jakarta. b.Tanah dan bangunan atas nama Jauw Lie Ming yang diuraikan dalam Sertifikat Hak Guna dan Bangunan No. 3778 Kedoya Selatan, terletak di Komp. Kedoya Elok Plaza Blok DE No. 13, Kel. Kedoya Selatan, Kec. Kebon Jeruk, Jakarta Barat, DKI Jakarta. c.Tanah dan bangunan atas nama Perusahaan yang diuraikan dalam Sertifikat Hak Guna dan Bangunan No. 37828 Wijaya Kusuma, terletak di Jl. Pangeran Tubagus Angke Blok AA I No. 21B, Kel. Wijaya Kusuma, Kec. Grogol Petamburan, Jakarta Barat, DKI Jakarta. Perusahaan dilarang untuk melaksanakan hal-hal sebagai berikut: a.Menjual dan/atau dengan cara lain mengalihkan hak milik atau menyewakan/menyerahkan pemakaian seluruh atau sebagian kekayaan milik Perusahaan baik berupa barang bergerak maupun tidak bergerak; b.Mengagunkan dengan cara bagaimanapun kekayaan Perusahaan kepada pihak lain; c.Mengadakan perjanjian yang dapat menimbulkan kewajiban Perusahaan membayar kepada pihak lain; d.Memberikan pinjaman kepada pihak lain, kecuali dalam rangka menjalankan usaha Perusahaan sehari-hari yang tidak mempengaruhi kemampuan Perusahaan untuk melaksanakan Perjanjian Kredit; e.Mengadakan perubahan atas maksud, tujuan dan kegiatan usaha Perusahaan; f.Mengubah susunan Dewan Direksi, Komisaris dan pemegang saham atau pengurus atau pihak yang setara lainnya; g.Mengumumkan dan membagikan dividen dan/atau bentuk keuntungan usaha lainnya kepada pemegang saham dan/atau pihak yang setara lainnya; h.Melakukan perubahan terhadap struktur permodalan perusahaan antara lain penggabungan, peleburan, pengambilalihan, dan pemisahan; dan i.Membayar atau membayar kembali tagihan atau piutang berupa apapun juga yang sekarang dan/atau dikemudian hari akan diberikan oleh para pemegang saham atau pihak yang setara lainnya dalam Perusahaan baik berupa jumlah pokok, bunga dan lain-lain jumlah uang yang wajib dibayar. Pada tanggal 29 Juni 2022, Perusahaan telah menerima surat dari CIMB No. 15/EBB-JKT1/TKD/VI/2022 terkait dengan perubahan klausal negatif kovenan dengan ketentuan dan syarat-syarat sebagai berikut: a.Mengadakan perubahan atas maksud, tujuan dan kegiatan usaha Perusahaan; b.Mengubah susunan Dewan Direksi, Komisaris dan pemegang saham atau pengurus atau pihak yang setara lainnya; c.Mengumumkan dan membagikan dividen dan/atau bentuk keuntungan usaha lainnya kepada pemegang saham dan/atau pihak yang setara lainnya; dan d.Melakukan perubahan terhadap struktur permodalan Perusahaan antara lain penggabungan, peleburan, pengambilalihan, dan pemisahan. Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, Perusahaan telah memenuhi persyaratan dan pembatasan atas fasilitas utang bank kepada PT Bank Danamon Indonesia Tbk, PT OCBC NISP Tbk, PT Bank CIMB Niaga Tbk dan PT Bank Central Asia Tbk.
Page 67
[3696000] Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans Interest Information - Infrastructure Industry
30 June 2023
Catatan utang bank jangka pendek Notes for short-term bank loans
Utang bank jangka pendek,
Jatuh tempo utang bank Bunga utang bank Jenis bunga utang bank
nilai dalam mata uang
jangka pendek jangka pendek jangka pendek
asing
Short-term bank loan, Due date for short-term Interest rate short-term Interest rate type
amount in foreign currency bank loan bank loan short-term bank loan
Bank Central Asia Tbk IDR 8,235,701,011 11 Januari 2024 8% Per Tahun Bunga Efektif IDR Bank Central Asia Tbk
Bank Danamon Indonesia IDR IDR Bank Danamon Indonesia
56,873,526,498 12 Bulan 8,50% Per Tahun Bunga Efektif
Tbk Tbk
Bank Cimb Niaga Tbk IDR 12,865,557,394 15 Maret 2024 9% Per Tahun Bunga Efektif IDR Bank Cimb Niaga Tbk
Bank OCBC Nisp Tbk IDR 25,544,886,393 21 Juli 2023 8% Per Tahun Bunga Efektif IDR Bank OCBC Nisp Tbk
31 December 2022
Catatan utang bank jangka pendek Notes for short-term bank loans
Utang bank jangka pendek,
Jatuh tempo utang bank Bunga utang bank Jenis bunga utang bank
nilai dalam mata uang
jangka pendek jangka pendek jangka pendek
asing
Short-term bank loan, Due date for short-term Interest rate short-term Interest rate type
amount in foreign currency bank loan bank loan short-term bank loan
Bank Central Asia Tbk IDR 11,883,000,000 17 Maret 2023 8 % Per tahun Bunga Efektif IDR Bank Central Asia Tbk
Bank Permata Tbk IDR 0 0 0 IDR Bank Permata Tbk
Bank Danamon Indonesia IDR IDR Bank Danamon Indonesia
49,000,000,000 3 Desember 2022 9,25 % Per Tahun Bunga Efektif
Tbk Tbk
Bank Cimb Niaga Tbk IDR 9,994,019,627 15 Maret 2023 8,15 % Per Tahun Bunga Efektif IDR Bank Cimb Niaga Tbk
Bank OCBC Nisp Tbk IDR 12,000,000,000 21 Juni 2022 8 % per tahun Bunga Efektif IDR Bank OCBC Nisp Tbk
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.