Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 83
Page 1
Page 1 of 83
CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGANUNTUK SELURUH
INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA
PetunjukPengisian Checklist:
1. SeluruhEmiten dan Perusahaan PublikharusmenggunakanChecklist PengungkapanLaporanKeuanganini, kecualiEmiten dan Perusahaan Publik yang
merupakan Perusahaan Efek. Setiap Perusahaan EfekharusmenggunakanPedomanAkuntansi Perusahaan Efek (PeraturanNo. VIII.G.17).
2. Tanda (√) diisi pada kolom ‘Ada’ apabilaEmiten/Perusahaan Publiktelahmemenuhipersyaratanpengungkapan yang diharuskan dan selanjutnya
pada kolom ‘Keterangan’ ditambahkancross referencekenomorcatatanataslaporankeuangan.
3. Apabila Emiten/Perusahaan Publiktidakmemenuhipersyaratanpengungkapan yang diharuskanmakatanda √) diisi pada kolom ‘Tidak Ada’
denganmenambahkanketeranganalasannya pada kolomketerangan.
4. ApabilaEmiten/Perusahaan Publiktidakmemiliki pos-pos tertentusehinggatidakwajibmemenuhipersyaratanpengungkapan yang adamakatanda (√)
diisi pada kolom ‘N/A’.
5. Checklist iniwajibditandatangani oleh Direktur yang membawahiakuntansi dan keuangan dan Akuntan (untuklaporankeuangan audited).
Data Umum
Nama Emiten/Perusahaan Publik PT Tri Banyan TirtaTbk
Bidang Usaha Industri Air MinumDalamKemasan
JenispenawaranUmum Saham
Juni 2023 2022 2021
Nama Kantor AkuntanPublik Irfan Zulmendra Irfan Zulmendra
Nama Partner Zulmendra, SE., Zulmendra, SE.,
M.Ak, CA., CPA M.Ak, CA., CPA
OpiniAkuntan Wajar Tanpa Wajar Tanpa
Pengecualian Pengecualian
Catatan tentang Opini (jika ada) - -
* disesuaikan dengan periode penyajian laporan keuangan.
Page 2
Page 2 of 83
Ya Tidak
PemenuhanPeraturan No.VIII.G.11 Tentang “Tanggung √
Jawab Direksi Atas LaporanKeuangan”
PemenuhanPeraturan No.VIII.A.2 tentang √
“IndependensiAkuntan Yang Memberikan Jasa Audit di
Pasar Modal”
Data KeuanganPenting
Periodelaporankeuangan Juni 2023 2022 2021
LabaRugiKomprehensif
Penjualan 149.832.597.424 409.161.010.323 366.966.569.109
Laba (rugi) bruto 13.682.495.314 33.744.453.856 36.061.117.806
Laba (rugi) usaha/operasional (862.083.079) 3.860.734.733 4.849.126.735
EBITDA 8.418.510.398 24.431.387.249 26.288.117.059
Laba (rugi) Bersihperiodeberjalan (6.279.792.540) (16.129.026.748) (8.932.197.718)
Laba (rugi) komprehensif (6.279.792.540) (14.919.500.751) (9.047.419.256)
Laba Per saham (dasar) (2,85) (7,32) (4,06)
Laba Per saham (dilusian) (2,85) (7,32) (4,06)
LaporanPosisikeuangan
Jumlah Aset 1.017.472.081.204 1.023.323.308.935 1.089.208.965.375
JumlahAsetLancar 154.572.548.255 152.626.394.141 189.509.211.466
JumlahAsetTidakLancar 862.899.532.949 870.696.914.794 899.699.753.909
JumlahLiabilitas 674.835.713.411 674.407.148.602 725.373.304.291
JumlahLiabilitasJangka Pendek 191.009.050.464 187.318.300.982 232.428.387.396
JumlahLiabilitasJangka Panjang 483.826.662.947 487.088.847.620 492.944.916.895
JumlahEkuitas 342.636.367.793 348.916.160.333 363.835.661.084
Modal Disetor 219.187.055.800 219.187.055.800 219.187.055.800
SaldoLaba (185.029.064.998) (178.774.387.414) (163.929.161.262)
RasioKeuangan*
Page 3
Page 3 of 83
RasioLancar (%) 80.92% 81,48% 81,53%
ROA -0.62% -1,46% -0,83%
ROE -1.83% -4,28% -2,49%
Ebitda terhadap penjualan (%) 5.62% 5,97% 7,16%
*dapatdisesuaikanberdasarkanindustrinya
Catatan:
1. Pengungkapan yang dipersyaratkanuntuk masing-masing pos wajibdiungkapkanseluruhnya,
kecualipengungkapantersebuttidakrelevanatautidakdapatditerapkan pada Emitenatau Perusahaan Publik. Emitenatau Perusahaan
Publikwajibmenyesuaikanpengungkapansesuaidengankarakteristikindustriapabilapengungkapantersebutdipersyaratkan oleh SAK
ataurelevanuntukmemahamilaporankeuanganEmitenatau Perusahaan Publik.
2. Emitenatau Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efektidakmengacu pada checklist ini, namunmengikutiperaturanBapepam-LK No
VIII.G.17 tentangPedomanAkuntansi Perusahaan Efek.
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
Laporan Keuangan Terdiri dari:
1 Laporanposisikeuangan pada akhirperiode √
2 Laporanlabarugikomprehensifselamaperiode √
3 Laporanperubahanekuitasselamaperiode √
4 Laporanarus kas selamaperiode √
5 Laporan posisi keuangan pada awal periode komparatif yang disajikan saat √
Perusahaan menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara retrospektif atau
membuat penyajian kembali pos-pos laporan keuangan atau ketika Perusahaan
mereklasifikasi pos-pos dalam laporan keuangannya.
6 CatatanatasLaporanKeuangan √
KetentuanUmum
1.
Perusahaanwajibmenyajikancatatanataslaporankeuangandenganurutansebagaiberikut:
a. gambaran umum Perusahaan;
b. dasar penyusunan laporan keuangan dan ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan yang
diterapkan;
c. informasi tambahan untuk pos-pos yang disajikan dalam laporan posisi keuangan,
Page 4
Page 4 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
laporan laba rugi komprehensif, laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas,
sesuai dengan urutan penyajian laporan dan penyajian masing-masing pos; dan
d. pengungkapan lainnya yang antara lain meliputi:
1) informasi yang dipersyaratkan oleh SAK yang tidak disajikan di bagian manapun
dalam laporan keuangan; dan
2) informasi yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan, tetapi
informasi tersebut relevan untuk memahami laporan keuangan.
Perusahaanwajib menyatakan dalam bentuk nilai atau persentase untuk menjelaskan
adanya bagian dari suatu jumlah, tidak menggunakan kata “sebagian”.
Perusahaan wajib mengungkapkan dalam penjelasan masing-masing pos mengenai Aset
2.
yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan.
Dalam hal Aset Perusahaan diasuransikan, wajib diungkapkan jenis dan nilai aset yang
3. diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat
manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib
diungkapkan alasannya.
4.
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
1. Gambaran Umum Perusahaan
Hal-hal yang harus diungkapkan, antara lain:
a. Pendirian perusahaan
1) Riwayat ringkas perusahaan; √ Catatan 1
2) Nomor dan tanggal akta pendirian serta perubahan terakhir, pengesahan dari instansi yang √ Catatan 1
berwenang, dan nomor serta tanggal Berita Negara;
3) Kegiatan usaha sesuai anggaran dasar Perusahaan dan yang sedang dijalankan pada √ Catatan 1
periode pelaporan;
4) Tempat kedudukan perusahaan dan lokasi utama kegiatan usaha; √ Catatan 1
5) Tanggal mulai beroperasinya perusahaan secara komersial. Dalam hal perusahaan √ Catatan 1
melakukan ekspansi atau perampingan usaha secara signifikan pada periode laporan yang
disajikan, wajib disebutkan saat dimulainya operasi komersial dari ekspansi atau
perampingan usaha dan kapasitas produksinya; dan
6) Nama entitas induk dan nama entitas induk terakhir dalam kelompok usaha (ultimate √ Catatan 1
parent of the group). Dalam hal tidak dapat diungkapkan, wajib disebutkan alasannya.
7) Khusus Industri Media √
Page 5
Page 5 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
Penjelasan rinci tentang Perizinan yang dimiliki.
8) Khusus Industri Jalan Tol √
Peraturanperundanganataukeputusanpemerintah yang
mendasaripenyelenggaraanjalantoltersebut.
9) KhususuntukAsuransi dan Pembiayaan √
Izin bidang usaha dari Menteri KeuanganatauOtoritas yang berwenang.
10) KhususuntukIndustriPerbankan √
Izin usahasebagai bank umum, sebagai bank devisa (jikaada),
sertaizinuntukmenjalankankegiatanberdasarkanprinsipsyariah (jikaada).
11) KhususIndustriMinyak dan Gas Bumi dan PertambanganUmum √
Area Eksplorasi dan Eksploitasi/Pengembangan.
Penjelasan mengenai area eksplorasi dan eksploitasi Perseroan meliputi :
a) Area Eksplorasi, meliputi:
Nama lokasi;
Nama pemilikizinlokasi;
Tanggalperolehanizinekplorasisertatanggaljatuhtemponya;
Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik izin lokasi; dan
Jumlahbiayaeksplorasi yang telahdibukukansebagaiAsetMinyak dan Gas Bumi per
tanggalLaporanPosisiKeuangan;
b) Area Eksploitasi/Pengembanganmeliputi:
Nama lokasi;
Nama pemilikijinlokasi;
Tanggalperolehanijineksploitasisertatanggaljatuhtemponya;
Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik ijin lokasi;
Jumlah Cadangan Terbukti (P1), keterangantentangpihak yang
melakukansertifikasi, dan tanggalsertifikasi;
Jumlah produksi pada tahun berjalan; dan
Akumulasijumlahproduksisejakawalkegiataneksploitasi/pengembangan oleh
Perseroan hinggatanggallaporanposisikeuangan.
12) KhususIndustriKehutanan √
Yang harusdiungkapkanantara lain:
a) pelaksanaan kegiatan pengusahaan hutan;
Page 6
Page 6 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
b) rincian luas areal sisa hutan yang belum dikelola selama masa sisa manfaat HPH; dan
c) sisa umur HPH.
b. PenawaranUmumEfek, yang harusdiungkapkanantara lain:
1) Tanggal dan/atau nomor surat efektif penawaran umum, termasuk penawaran Efek yang √ Catatan 1
diterbitkan di luar Indonesia;
2) Jenis dan jumlah Efek yang ditawarkan; √ Catatan 1
3) Bursa tempat Efek dicatatkan; dan √ Catatan 1
4) Tindakan perusahaan yang dapat mempengaruhi jumlah Efek yang diterbitkan (corporate √ Catatan 1
action) sejak penawaran umum perdana sampai dengan periode pelaporan terakhir.
c. Struktur Perusahaan, entitas anak, dan Entitas Bertujuan Khusus (EBK)
Yang harusdiungkapkanantara lain:
1) Nama entitas anak dan/atau EBK yang dikendalikan baik secara langsung maupun tidak √ Catatan 1
langsung;
2) Tempat kedudukan; √ Catatan 1
3) Jenis usaha; √ Catatan 1
4) Tahun beroperasi secara komersial; √ Catatan 1
5) Persentase kepemilikan dan proporsi hak suara (jika berbeda); √ Catatan 1
6) Total Aset; dan √ Catatan 1
7) Informasi penting lainnya antara lain:
a) sifat hubungan antara entitas induk dan entitas anak, apabila entitas induk tidak √ Catatan 1
memiliki baik langsung maupun tidak langsung melalui entitas anak, lebih dari 50%
(lima puluh perseratus) hak suara yang sah;
b) alasan mengapa kepemilikan baik langsung maupun tidak langsung lebih dari 50% (lima √
puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial atas investee tidak diikuti dengan
pengendalian;
c) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas anak apabila laporan keuangan √
tersebut digunakan untuk menyusun laporan keuangan konsolidasian dan tanggal atau
periode berbeda dari tanggal laporan keuangan entitas induk, dan alasan menggunakan
tanggal atau periode yang berbeda;
d) sifat dan luas setiap restriksi signifikan dalam kemampuan entitas anak untuk
√
mentransfer dana ke entitas induk dalam bentuk dividen tunai, atau pembayaran
Page 7
Page 7 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
kembali pinjaman atau uang muka;
e) suatu rincian yang menunjukkan dampak setiap perubahan bagian kepemilikan entitas
induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya Pengendalian atas ekuitas √
yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas induk; dan
f) dalam hal hilangnya Pengendalian atas entitas anak, maka entitas induk harus
mengungkapkan:
(1) keuntungan atau kerugian (jika ada) yang diakui dari hilangnya Pengendalian, dan
porsi dari keuntungan atau kerugian yang dapat diatribusikan pada pengakuan √
sisa investasi pada entitas anak terdahulu dengan Nilai Wajar pada tanggal
hilangnya Pengendalian;
(2) jumlah persentase kepemilikan yang dilepaskan;
√
(3) jumlah harga yang diterima;
√
(4) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas;
√
(5) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana
√
Pengendalian dilepaskan; dan
(6) jumlah Aset dan Liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis
√
lainnya dimana Pengendalian dilepaskan, yang diikhtisarkan berdasarkan kategori
utamanya.
d. Karyawan, direksi, komisaris, dan komite audit
Yang harusdiungkapkanantara lain:
1) Nama dan jabatanuntuk masing-masing anggotadireksi, dewan komisaris, dan komiteaudit; √ Catatan 1
2) Cakupanmanajemenkunci; dan √ Catatan 1
3) Jumlahkaryawantetap pada masing-masing akhirperiodeatau rata-rata √ Catatan 1
jumlahkaryawantetapselamaperiode yang bersangkutan,
secarakonsolidasiuntukPerusahaan dan entitasanak.
e. PenerbitanLaporanKeuangan
1) Tanggallaporankeuangandiotorisasiuntukterbit; dan √ Catatan 1
2) Pihak yang bertanggungjawabmengotorisasilaporankeuangan. √ Catatan 1
2. Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan
Dalam bagian ini harus diungkapkan hal-hal sebagai berikut:
Page 8
Page 8 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
a. Pernyataankepatuhanterhadap SAK √ Catatan 2
Pernyataaninimerupakanpernyataanbahwalaporankeuangantelahdisusun dan
disajikansesuaidengan SAK.
b. Dasar pengukuran dan penyusunan laporan keuangan
1) Dasarpengukuranlaporankeuanganyaituberdasarkanbiayahistoris (historicalcost), √ Catatan 2
biayaperolehankini (currentcost), nilairealisasi neto (net realizable value), NilaiWajar
(fairvalue) ataujumlah yang dapatdipulihkanberdasarkan SAK yang berlaku.
2) Dasar penyusunan laporan keuangan, yaitu dasar akrual, kecuali untuk laporan arus kas. √ Catatan 2
3) Mata uangfungsional dan mata uangpenyajian yang digunakan, meliputi:
a) matauangfungsionalPerusahaan dan entitasanak; √ Catatan 2
b) fakta dan alasan perubahan, apabila terdapat perubahan mata uang fungsional
Perusahaan maupun kegiatan usaha asing yang signifikan; dan √
c) alasanperubahan mata uang penyajian (jika ada). √
4) Alasan perubahan periode pelaporan (jika ada). √
c. Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi Signifikan oleh Manajemen
1) Perusahaan harusmengungkapkandalam ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan atau bagian
lain dari catatan atas laporan keuangan, pertimbangan yang telah dibuat manajemen
dalam proses penerapan kebijakan akuntansi dan memiliki dampak yang paling signifikan
terhadap jumlah yang diakui dalam laporan keuangan;
2) Perusahaan harus mengungkapkan informasi tentang asumsi yang dibuat mengenai masa √ Catatan 3
depan, dan sumber utama dari estimasi ketidakpastian lain pada akhir periode pelaporan,
yang memiliki risiko signifikan yang mengakibatkan penyesuaian material terhadap jumlah
tercatat Aset dan Liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya; dan
3) Berkaitan dengan Aset dan Liabilitas sebagaimana dimaksud dalam angka 2), catatan atas
laporan keuangan memasukkan rincian atas sifat dan jumlah tercatat pada akhir periode
pelaporan.
d. Kebijakan Akuntansi Tertentu
Kebijakanakuntansitertentumerupakankebijakanakuntansilainnya yang diterapkan dan
relevan untukmemahamilaporankeuangan. Kebijakanakuntansitertentumeliputi,
tetapitidakterbatas pada hal-halsebagaiberikut:
1) Prinsip-prinsip konsolidasi
Yang harus dijelaskan antara lain:
Page 9
Page 9 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
a) ruanglingkupLaporanKeuanganKonsolidasian, yang meliputipos-posentitasinduk dan √
entitasanak; Catatan 2
b) dasardankapansuatuentitasanakdikonsolidasikan ke √
dalamlaporankeuanganentitasinduk; Catatan 2
c) kebijakanakuntansisehubungandenganperubahankepemilikantanpakehilanganPengenda √
lian atas entitasanak; Catatan 2
√
d) kebijakanakuntansisehubungandengankehilanganPengendalian atas entitasanak; Catatan 2
e) kebijakanakuntansisehubungandenganpencatatan dan √
penyajiankepentingannonpengendali; dan Catatan 2
f) pernyataanbahwa saldo pos dan transaksi material antarentitas yang
√
dikonsolidasitelahdieliminasi. Catatan 2
2) Kombinasi bisnis
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) metode yang digunakan dalam kombinasi bisnis, termasuk metode yang digunakan √ Catatan 2
untuk mengukur kepentingan nonpengendali;
b) pengakuan awal untuk goodwill; √
c) pengukuran setelah pengakuan awal untuk goodwill; dan √
d) kebijakan lainnya yang relevan terkait dengan kombinasi bisnis yang ada di
Perusahaan, antara lain:
(1) pembelian dengan diskon; √
(2) akuisisi secara bertahap; dan √
(3) imbalan kontinjensi. √
3) Kas dan setara kas;
Yang harus dijelaskan antara lainkebijakandalammenentukankomponen kas dan setara kas. √ Catatan 2
4) InstrumenKeuangan
a) InstrumenKeuanganselain Sukuk
Yang harusdijelaskanantara lain:
(1) pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori, termasuk perlakuan atas √ Catatan 2
biaya transaksi;
(2) pengukuran setelah pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori; √ Catatan 2
(3) ketentuan saling hapus dari instrumen keuangan; √ Catatan 2
Page 10
Page 10 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
(4) metode yang digunakan untuk menentukan Nilai Wajar instrumen keuangan; √ Catatan 2
(5) metode perhitungan yang digunakan untuk menentukan penurunan nilai dari aset √ Catatan 2
keuangan;
(6) ketentuan penghentian pengakuan instrumen keuangan; √ Catatan 2
(7) khusus instrumen keuangan derivatif dan akuntansi lindung nilai, selain √
penjelasan sebagaimana dimaksud dalam angka (1), angka (2), angka (3), angka
(4), angka (5), dan angka (6), wajib ditambahkan penjelasan mengenai;
(a) ketentuan pemenuhan kriteria akuntansi lindung nilai;
(b) klasifikasi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai atas instrumen
keuangan derivatif; dan
(c) perlakuan akuntansi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai.
b) Investasi pada Sukuk √
Yang harusdijelaskanantara lain:
(1) klasifikasi dan reklasifikasi investasi pada Sukuk;
(2) pengakuan awal Sukuk;
(3) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk;
(4) Penyajian pendapatan sukuk; dan
(5) penyajian amortisasi biaya transaksi.
c) Sukuk yang diterbitkan √
Yang harusdijelaskanantara lain:
(1) pengakuan awal Sukuk;
(2) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk;
(3) biaya transaksi penerbitan Sukuk;
(4) posisi penyajian Sukuk; dan
(5) akad syariah yang digunakan.
5) Khusus Industri Perbankan √
a) Giro Wajib Minimum
Yang harus dijelaskan antara lain ketentuan mengenai jumlah giro wajib minimum.
b) Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Giro pada Bank Indonesia dan Bank
Lain.
c) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain
Page 11
Page 11 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Penempatan pada Bank Indonesia
dan Bank Lain.
6) Piutang Reverse Repo √
Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Piutang Reverse Repo, metode pencatatan
dan pengukurannya.
7) Khusus Industri Perbankan √
Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Yang harus dijelaskanantara lain:
a) Kelompok obligasi rekapitalisasi yang dimiliki;
b) Pengakuan nilai pada investasi untuk setiap kelompok Obligasi Rekapitalisasi
Pemerintah;dan
c) Dasar penyajian efek-efek dalam laporan keuangan.
8) Khusus Industri Perbankan √
a) Kredit
Yang harus dijelaskanantara lain:
(1) Penjelasan atas masing-masing jenis kredit yang diberikan;
(2) Dasar penyajian atas kredit;
(3) Kebijakan manajemen dan pelaksanaan pengendalian risiko portofolio kredit;
(4) Perlakuan akuntansi untuk kredit yang dibeli dari BPPN (jika ada); dan
(5) Kebijakan bank akan agunan kredit.
b) Tagihan/Kewajiban Akseptasi
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian atas tagihan/kewajiban akseptasi.
c) Agunan yang Diambil Alih
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Dasar penilaian dan penyajian;
(2) Perlakuan akuntansi atas nilai realisasi piutang/pembiayaan yang diberikan dengan
saldo piutang/pembiayaan yang tidak dapat ditagih; dan
(3) Perlakuan akuntansi atas keuntungan (kerugian) dari realisasi penjualan agunan.
9) Khusus untuk Industri Pembiayaan √
Piutang Pembiayaan Konsumen
Yang harus dijelaskanantara lain:
a) Dasar penyajian piutang pembiayaan konsumen; dan
b) Dasar penilaian aset jika perusahaan menarik kembali aset pembiayaan konsumen dari
Page 12
Page 12 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
konsumennya.
10) Anjak Piutang √
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Jenis transaksi anjak piutang (dengan recourse atau tanpa recourse);
b) Penyajian transaksi anjak piutang;
c) Perlakuan akuntansi atas perbedaan antara harga pengalihan dan jumlah bersih
piutang dialihkan; dan
d) Perlakuan terhadap kegagalan atas tagihan anjak piutang(ditagihkan kembali ke klien
atau ditanggung oleh perusahaan).
11) Sewa
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) kebijakan penentuan suatu perjanjian mengandung suatu sewa; √ Catatan 2
b) kebijakan penentuan suatu sewa merupakan sewa pembiayaan atau sewa operasi; dan √ Catatan 2
c) kebijakan akuntansi apabila Perusahaan bertindak sebagai lessee dan/atau lessor. √ Catatan 2
12) Persediaan :
yang harus dijelaskan antara lain mengenai kebijakan akuntansi yang digunakan dan
rumusan biaya yang digunakan. √ Catatan 2
a) KhususIndustriKehutanan √
HTI Dalam Pengembangan
Yang harusdijelaskanantara lain:
Beban-beban yang dikapitalisasi, antara lain: kewajibankepada negara,
pemeliharaansarana dan pra-sarana.
HTI SiapPanen
Yang harusdijelaskanantara lain:
Biayaperolehan, mutasipembebanankebiayaproduksi.
b) Khusus Industri Perkebunan √
Tanaman Perkebunan
Yang harusdijelaskanantara lain:
(1) Dasar klasifikasiuntukjenistanamansebagaipersediaan,
tanamanbelummenghasilkan, atautanamantelahmenghasilkan;
(2) Dasar penilaian dan pengukuran;
Page 13
Page 13 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
(3) Kebijakanakuntansireklasifikasitanamanbelummenghasilkanketanamantelahmengh
asilkan;
(4) Metodepenyusutan dan masa manfaattanaman yang disusutkan; dan
(5) Kebijakanakuntansibiayapinjaman.
c) Khusus Industri Peternakan √
Hewan Ternak
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Hewan ternak telah menghasilkan :
(a) Metode penilaian;
(b) Metode amortisasi (deplesi); dan
(c) Cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada.
(2) Hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) :
(a) Metode penilaian; dan
(b) Perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk dapat berpindah menjadi hewan
ternak telah menghasilkan.
13) Aset Tetap:
Yang harus dijelaskanantara lain:
a) pengakuan awal Aset Tetap; √ Catatan 2
b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Tetap; √ Catatan 2
c) pengelompokan Aset Tetap; √
Catatan 2
d) metode penyusutan yang digunakan; √
Catatan 2
e) kapitalisasi biaya yang terkait dengan Aset Tetap; √
√ Catatan 2
f) estimasi umur manfaat dan tarif penyusutan;
g) penghentian pengakuan; √ Catatan 2
h) nilai residu; dan √ Catatan 2
i) pernyataan bahwa manajemen telah mengkaji ulang atas estimasi umur ekonomis,
metode penyusutan, dan nilai residu pada setiap akhir periode pelaporan. √ Catatan 2
14) Investasi pada Entitas Asosiasi √
Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat investasi pada
asosiasi.
15) Bagian partisipasi dalam Ventura Bersama √
Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat bagian
partisipasi dalam Ventura Bersama.
Page 14
Page 14 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
16) Pola Kerjasama √
Yang harus dijelaskanantara lain:
a) Kriteria dari bentuk kerjasama;
b) Kebijakan akuntansi untuk setiap jenis aset dan liabilitas yang timbul; dan
c) Sistem pembagian hasil, jika ada.
17) Aset Tak Berwujud √
Yang harus dijelaskan antara lain :
a) pengakuan awal Aset Takberwujud;
b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Takberwujud;
c) umur manfaat tidak terbatas atau terbatas, dan apabila umur manfaat terbatas,
diungkapkan tarif amortisasi yang digunakan dan umur manfaatnya;
d) sumber terjadinya Aset Takberwujud;
e) metode amortisasi yang digunakan;
f) penghentian pengakuan Aset Takberwujud; dan
g) riset dan pengembangan (jika ada).
18) Aset tidak lancar atau kelompok Lepasan yang dimiliki untuk dijual √
Yang harus dijelaskanantara lain:
a) kebijakan tentang peristiwa dan kondisi suatu aset tidak lancar diklasifikasikan
sebagai aset yang dimiliki untuk dijual; dan
b) pengukuran aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual.
19) Properti Investasi : √
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) pengakuan awal Properti Investasi;
b) pengukuran setelah pengakuan awal Properti Investasi;
c) metode penyusutan yang digunakan, khusus untuk model biaya;
d) estimasi umur manfaat dan/atau tarif penyusutan untuk model biaya; dan
e) penghentian pengakuan Properti Investasi.
20) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi √
AsetMinyak dan Gas Bumi
Yang harusdijelaskanantara lain:
a) Dasar pengukuran yang digunakanuntukmenentukanjumlahtercatatbruto;
b) Kriteriakapitalisasibiaya, penurunannilai (impairment) dan penilaiankembaliaset
(revaluasi);
c) Metodepenyusutan dan amortisasi yang digunakan;
Page 15
Page 15 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
d) Masa manfaatatautarifpenyusutan dan amortisasi yang digunakan; dan
e) PertanggunganAsuransi.
21) Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) ketentuan peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan kemungkinan terjadinya √ Catatan 2
penurunan nilai; dan
b) kebijakan akuntansi pengakuan penurunan nilai aset nonkeuangan dan pembalikannya. √ Catatan 2
22) Khusus Industri Perbankan √
Liabilitas Segera
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian liabilitas segera.
Simpanan Nasabah
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Penjelasan atas simpanan; dan
b) Dasar penyajian dari masing-masing kategori simpanan.
Simpanan dari bank lain
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Penjelasan atas simpanan dari bank lain; dan
b) Dasar penyajian simpanan dari bank lain.
Surat Berharga yang Diterbitkan
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Kriteria dan jenis-jenis surat berharga yang diterbitkan; dan
b) Perlakuan akuntansi atas premi atau diskonto.
23) Provisi √
Yang harus dijelaskanantara lain:
a) kondisi provisi yang harus diakui; dan
b) dasar penentuan nilai provisi.
24) Utang Repo √
Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Utang Repo, metode pencatatan dan
pengukurannya.
25) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi √
BiayaPengelolaan dan ReklamasiLingkunganHidupTangguhan/
PenyisihanLiabilitasPengelolaan dan ReklamasiLingkunganHidupTangguhan.
Page 16
Page 16 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
Yang harusdijelaskanantara lain:
a) Perlakuanakuntansi atas pembebananbiaya PLH;
b) Metodeamortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan;
c) Metodepenyusutanprasarana PLH; dan
d) Tabel yang memuatpenjelasantentang:
(1) Lokasi penambangan;
(2) Saldoawaluntuk masing-masing lokasi;
(3) Penambahan dan Penguranganuntuk masing-masing lokasipenambangan; dan
(4) Saldoakhiruntuk masing-masing lokasipenambangan.
26) Khusus Industri Pertambangan Umum √
Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan
Yang harus dijelaskanantara lain:
a) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang masih berjalan
dengan penjelasan mengenai jangka waktu kontrak untuk Area of Interest yang
bersangkutan;
b) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang sudah menemukan
adanya Cadangan Terbukti dengan penjelasan bahwa amortisasinya baru akan
dilaksanakan pada saat dimulainya produksi;
c) Dasar penentuan ditangguhkannya biaya pengembangan dan kapitalisasi biaya
pekerjaan konstruksi dan prasarana; dan
d) Metode amortisasi dan penyusutan yang dipergunakan dengan penjelasan jangka
waktu perijinan penambangan, taksiran umur ekonomis tambang dan dasar
perhitungan amortisasi.
Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan
Yang harus dijelaskanantara lain:
a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH;
b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan; dan
c) Metode penyusutan prasarana PLH.
27) Pengakuan Pendapatan
a) Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) kondisi dan metode pengakuan pendapatan serta dasar pengukuran yang
digunakan berdasarkan jenis pendapatan yang ada; dan √ Catatan 2
(2) dalam hal terdapat transaksi hubungan keagenan, kebijakan pengakuan
pendapatan dan penjualan dari hubungan keagenan serta beban terkait. √
Page 17
Page 17 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
b) Pengakuan pendapatan dan Beban dengan menggunakan
metodepersentasepenyelesaian √
Yang harusdijelaskanantara lain metode yang
diterapkanuntukmenentukantahappenyelesaiansuatukontrak.
c) Khusus Industri Asuransi √
(1) Pengakuan pendapatan premi
Penjelasan yang harusditambahkanantara lain:
(a) Tarif yang digunakandalamperhitunganpremi yang
belummerupakanpendapatan;
(b) Kebijakanakuntansiuntuktransaksireasuransiprospektif dan retroaktif; dan
(c) Penyajianpendapatanpremidalamlaporanlabarugi.
(2) Beban Klaim
Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:
(a) Kelompokbebanklaimdalambentuk: klaim yang disetujui, klaimdalam proses
penyelesaian, klaim yang terjadinamunbelumdilaporkan dan
bebanpenyelesaianklaim; dan
(b) Penyajian beban klaim dalam laporan laba rugi.
d) KhususIndustri Real Estate √
Kapitalisasi dan metodealokasibiayaproyekpengembangan Real Estat
Yang harusdijelaskan antara lain:
(1) Unsurbiaya yang kapitalisasikeproyekpengembangan Real Estat;
(2) Unsurbiaya yang dialokasikansebagaibebanproyek;
(3) Penyisihanatasrealisasipendapatan pada masa
mendatanglebihrendahdarinilaitercatatproyek;
(4) Metodealokasibiaya yang telahdikapitalisasikesetiap unit Real Estat;
(5) Biaya yang direvisi dan direalokasiakibatperubahanmendasar pada estimasikini;
dan
(6) Unsurbiaya yang diakuisebagaibeban pada saatterjadinya.
28) Program LoyalitasPelangan √
Yang harusdijelaskanantara lainkebijakanterkait program loyalitaspelanggan
29) Transksi dan Saldo dalam mata uang asing
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) ketentuan dalam penjabaran transaksi dan saldo dalam mata uang asing; √ Catatan 2
b) perlakuan akuntansi selisih kurs yang timbul dari penjabaran aset dan liabilitas
Page 18
Page 18 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
moneter; dan √ Catatan 2
c) referensi dan kurs yang digunakan untuk menjabarkan transaksi dan saldo dalam mata
uang asing. √ Catatan 2
30) Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Dasar penetapan Pihak-pihak berelasi; √ Catatan 2
b) Pengungkapan Pihak-pihak berelasi dalam Laporan Keuangan; dan √ Catatan 2
31) HibahPemerintah √
Yang harusdijelaskanantara lainkebijakan akuntansi tentang metode penyajian dalam
laporan keuangan.
32) PajakPenghasilan
Yang harusdijelaskan antara lain:
a) dasar penentuan tarif pajak untuk mengukur pajak kini dan pajak tangguhan; √ Catatan 2
b) ketentuan mengenai saling hapus; √ Catatan 2
c) pengakuan dan pengukuran aset pajak tangguhan; dan √ Catatan 2
d) metode yang digunakan dalam menilai aset (liabilitas) pajak tangguhan. √ Catatan 2
33) ImbalanKerja
Yang harusdijelaskanantara lain:
a) jenis imbalan kerja yang diberikan kepada karyawan; √ Catatan 2
b) deskripsi umum mengenai jenis program imbalan pascakerja yang diselenggarakan
oleh Perusahaan; √ Catatan 2
c) kebijakan akuntansi Perusahaan dalam mengakui keuntungan dan kerugian aktuarial;
dan √ Catatan 2
d) pengakuan keuntungan dan kerugian untuk curtailment dan penyelesaian. √ Catatan 2
34) Saham Treasuri √
Yang harusdijelaskan antara lain metode pengakuan dan pengukuran atas pembelian,
penjualan, atau pembatalan saham treasuri.
35) PembayaranBerbasis Saham √
Yang harusdijelaskanantara lainkebijakan akuntansi untuk transaksi pembayaran berbasis
saham yang diselesaikan melalui instrumen ekuitas dan/atau diselesaikan melalui Kas,
termasuk pengukurannya.
36) Kuasi-Reorganisasi √
Page 19
Page 19 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Dasar dilakukannya kuasi-reorganisasi;
b) DasarpenentuannilaiwajarAset dan Liabilitas; dan
c) PerlakuanakuntansiuntukselisihhasilrevaluasiAset dan Liabilitas.
Catatan: Berlakuuntukkuasireorganisasisebelum 1 Januari 2013.
37) Biaya Pinjaman √ Catatan 2
Yang harus dijelaskan antara lainkondisi yang mengharuskan biaya pinjaman
dikapitalisasikan sebagai bagian dari biaya perolehan aset kualifikasian.
38) SegmenOperasi
Yang harusdijelaskanantara lain dasar yang digunakan oleh manajemen untuk √ Catatan 2
mengidentifikasikan Segmen Operasi.
39) Laba (Rugi) per saham
Yang harusdijelaskanantara lain dasar perhitungan laba (rugi) per saham dasar dan laba √ Catatan 2
(rugi) per saham dilusian.
3. Pengungkapanatas Pos-Pos LaporanKeuangan
a. Aset
1) Kas dan Setara Kas
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) unsur Kas dan Setara Kas pada pihak berelasi dan pihak ketiga; √ Catatan 4
b) rincian jumlah penempatan di bank berdasarkan nama bank serta jenis mata uang
asing; √ Catatan 4
c) kisaran suku bunga kontraktual dari Setara Kas selama periode pelaporan; dan √
d) jumlah saldo Kas dan Setara Kas yang signifikan yang tidak dapat digunakan oleh √
kelompok usaha disertai pendapat manajemen.
2) Khusus Industri Perbankan
a) Kas
√
Yang harus diungkapkan adalah rincian jumlah kas berdasarkan jenis mata uang.
b) Giro pada Bank Indonesia
Yang harus diungkapkan antara lain:
Page 20
Page 20 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
(1) Rincian jumlah Giro pada Bank Indonesia berdasarkan jenis mata uang (nilai √
dalam mata uang original); dan
(2) Ketentuan Giro Wajib Minimum (GWM) menurut BI dan posisi GWM bank pada √
saat periode pelaporan.
c) Giro pada Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:
Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan jenis mata uang;
(1) Jumlah penyisihan penurunan nilai; √
(2) Perubahan penyisihan selama periode berjalan untuk masing-masing giro; √
(3) Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan pihak yang mempunyai √
hubungan istimewa dan pihak ketiga;
(4) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun; dan √
(5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai. √
d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian jumlah penempatan berdasarkan jenis dan mata uang; √
(2) Rincianpenempatanberdasarkan yang mengalamipenurunannilai(impaired) dan √
tidakmengalamipenurunannilai(unimpaired);
(3) Jangka waktu (rata-rata atau per kelompok); √
(4) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan; √
(5) Rincian jumlah penempatan berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan √
istimewa dan pihak ketiga;
(6) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun; √
(7) Jumlah dana yang diblokir dan alasannya; √
(8) Jumlah dana yang tidak dapat dicairkan pada bank bermasalah, bank beku √
operasi atau likuidasi termasuk tingkat kemungkinan diterimanya kembali dana
tersebut berdasarkan informasi dari otoritas yang berwenang; dan
(9) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai. √
3) Piutang Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain:
Page 21
Page 21 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
a) jumlah piutang yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi; √ Catatan 5
b) jumlah piutang menurut debitur; √
c) jumlah piutang menurut mata uang; √ Catatan 5
d) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai; √ Catatan 5
e) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai √ Catatan 5
secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang;
f) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan atau keyakinan manajemen √ Catatan 5
atas ketertagihan piutang apabila tidak dibentuk cadangan;
g) piutang yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan; √ Catatan 5
h) jumlah diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif; dan √
i) informasi keterlibatan berkelanjutan atas piutang yang ditransfer, meliputi:
(1) jumlah yang ditransfer, beban bunga, retensi, jatuh tempo, dan ikatan penting √
lain yang diatur dalam perjanjian; dan
(2) jaminan yang diberikan (bila ada). √
4) Khusus Industri Asuransi
a) Piutang Premi
Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain:
(1) Jumlah piutang berdasarkan tertanggung dan asuradur; √
(2) Jumlah piutang berdasarkan jenis asuransi; dan √
(3) Jumlah piutang premi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. √
b) Piutang Koasuransi
Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain:
(1) Jumlahberdasarkan ko-asuradur; √
(2) Jumlah menurut jenis asuransi; dan √
(3) Jumlah piutang koasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. √
c) Piutang Reasuransi
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
(1) Jumlah piutang berdasarkan reasuradur; √
(2) Jumlahpiutangatauutangreasuransi yang disalinghapuskan; dan √
(3) Jumlahpiutangreasuransi yang diperkenankandalamperhitungansolvabilitas. √
d) Piutang Hasil Investasi
Page 22
Page 22 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
(1) Pemisahan antara piutang kepada pihak berelasi dan pihak ketiga; √
(2) Jumlahpiutangmenurutjenisinvestasi; √
(3) Jumlahpiutangmenurutmata uang; dan √
(4) Jumlah piutang yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. √
5) Khusus Industri Pembiayaan
a) Piutang Pembiayaan Konsumen
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Jumlahpiutangmenurut dan jenisobyekpembiayaan (contoh: √
kendaraanbermotor, elektronik, rumah, dan lain-lain);
(2) Rincianumurdariangsuranpembiyaankonsumen; √
(3) Bagian pinjaman yang dibiayai bank-bank sehubungandengantransaksikerja √
(4) samapembiayaanbersama, penunjukanselakupengelolapiutang, √
penerusanpinjaman dan
pengambilalihanpiutangapabilaperusahaanmembagirisikotidaktertagihnyapiutang
tersebutdengan bank-bank dalamrangkatransaksi di atas;
(5) Pendapatanpembiayaankonsumen yang belumdiakui; √
(6) Nilai dan jenisjaminan yang diserahkan oleh √
pelangganataspiutangpembiayaankonsumen yang
diberikanberdasarkanobjekpembiayaan;
(7) Tingkat sukubunga rata-rata per tahun; dan √
(8) Piutangpembiayaankonsumen yang dialihkan dan √
ataudigunakansebagaijaminanatasutang.
b) Tagihan Anjak Piutang
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Jumlahtagihananjakpiutangtanparecourse dan dengan recourse, √
besertajumlahutangretensianjakpiutang dan pendapatananjakpiutang
(tanparecourse) sertapendapatananjakpiutangtangguhan (denganrecourse); dan
(2) Pengungkapanmengenaitingkatbunga, jatuh tempo dan jumlahpiutang yang √
diperolehsertaikatanpenting yang diaturdalamperjanjiananjakpiutang.
c) PiutangSewa Pembiayaan
Yang harus diungkapkan antara lain:
Page 23
Page 23 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
(1) Rincianjumlahberdasarkanpihakberelasi dan pihakketiga; √
(2) rekonsiliasiantarainvestasisewabruto dan nilaikinipiutangpembayaransewa √
minimum pada akhirperiodepelaporan. Di sampingitu, lessor
mengungkapkaninvestasisewabruto dan nilaikinipiutangpembayaransewa
minimum pada akhirperiodepelaporan, untuksetiapperiodeberikut:
(a) kurangdarisatutahun
(b) lebihdarisatutahunsampai lima tahun
(c) lebihdari lima tahun
(3) pendapatankeuangan yang belumditerima; √
(4) nilairesidu yang tidakdijamin yang diakrusebagaimanfaat lessor; √
(5) akumulasipenyisihanpiutangtidaktertagihataspembayaransewa minimum; √
(6) rental kontinjen yang diakuisebagaipendapatandalamperiode; dan √
(7) penjelasanumumisiperjanjiansewa lessor yang material. √
d) Piutang Sewa Operasi
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) jumlahagregatpembayaransewa minimum masa depandalamsewaoperasi yang √
tidakdapatdibatalkanuntuksetiapperiodeberikut;
(a) kurangdarisatutahun
(b) lebihdarisatutahunsampai lima tahun
(c) lebihdari lima tahun
(2) total rental kontinjen yang diakuisebagaipendapatan pada periode; dan √
(3) penjelasanumumisiperjanjiansewa lessor. √
6) KhususKontrakKonstruksi
Piutang Retensi
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Jumlahpiutangdari masing-masing kontrakkonstruksi; dan √
b) Pendapatmanajemenakankemungkinantertagihnyapiutangretensi. √
Page 24
Page 24 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
7) Tagihan Bruto kepada Pelanggan
Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain tagihan bruto dari setiap kontrak
konstruksi.
Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu :
a) biayakontrak yang terjadi; √
b) laba yang diakui; √
c) kerugian yang terjadi; dan √
d) pekerjaan yang sudahditagih (termin). √
8) Piutang Reverse Repo
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang ditransaksikan; √
b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek; √
c) Nama pihak/counterparty; √
d) Lokasi Efek jaminan; √
e) Tingkat bunga piutang reverse repo; √
f) Cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada); dan √
g) Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada). √
9) Agunan Yang DiambilAlih
Yang harusdiungkapkanantara lain:
a) Nilai realisasibersih pada saatdiambilalih; √
b) Selisihantaranilairealisasibersihatasagunan yang diambilalihdengansaldopiutang yang √
tidaktertagih; dan
c) Labaataurugi yang timbul, termasukbiaya-biaya yang √
timbulsetelahpengambilalihanagunantersebut.
10) Piutang Dividen dan Bunga
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlah tagihan dividen, bunga, dan √
dendakepada pihak lain.
11) Piutang Lain-Lain
Yang harusdiungkapkanantara lain:
Page 25
Page 25 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
a) Rincianjenis dan jumlahpiutang; √ Catatan 6
b) JumlahCadanganKerugianPenurunanNilai (CKPN); dan √
c) Pendapatmanajemenataskecukupanjumlahpenyisihan. √ Catatan 6
12) Aset Keuangan Lainnya
Pengungkapan ini telah diterapkan untuk aset keuangan lainnya yang bersifat lancar
maupun tidak lancar.
a) Pengelompokkan aset keuangan lainnya sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak √
ketiga dan pihak berelasi.
b) Yang harus diungkapkan antara lain: √
(1) nilai tercatat aset keuangan untuk setiap kelompok dan rincian investasinya; √
(2) laba atau rugi neto pada setiap kelompok aset keuangan berdasarkan klasifikasi, √
baik yang disajikan pada pos pendapatan komprehensif lainnya maupun yang
diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan;
(3) total pendapatan bunga yang dihitung menggunakan metode suku bunga efektif √
untuk aset keuangan selain yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi;
(4) biaya perolehan termasuk jumlah premium dan diskonto yang belum diamortisasi, √
untuk Efek dimiliki hingga jatuh tempo;
(5) peringkat Efek utang berikut nama pemeringkat (jika ada). √
(6) uraian tentang alasan diambilnya keputusan menjual untuk aset keuangan yang √
diklasifikasikan dimiliki hingga jatuh tempo;
(7) jika terdapat reklasifikasi aset keuangan, maka wajib diungkapkan:
(a) jumlah yang direklasifikasi ke dan dari setiap kategori; √
(b) alasan reklasifikasi; dan √
(c) sisa investasi dalam kelompok dimiliki hingga jatuh tempo yang telah √
direklasifikasi dalam kelompok tersedia untuk dijual.
(8) jumlah tercatat aset keuangan yang dijaminkan sebagai agunan untuk Liabilitas √
atau liabilitas kontinjensi serta syarat dan kondisi yang terkait dengan penjaminan
tersebut;
(9) jumlah penurunan nilai atas aset keuangan (jika ada), termasuk mutasinya, √
dipisahkan antara aset keuangan yang mengalami penurunan nilai dan aset
keuangan yang tidak mengalami penurunan nilai, serta dipisahkan antara
penurunan nilai yang dihitung secara kolektif dan individual, termasuk beban
Page 26
Page 26 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi; dan
(10) jumlah amortisasi keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas investasi √
yang tersedia untuk dijual yang direklasifikasi menjadi dimiliki hingga jatuh
tempo.
13) Khusus Deposito
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
a) nama bank, dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi; √
b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan; √
c) jenis dan jumlah deposito dalam mata uang asing; dan √
d) hal-hal lain yang dapat mempengaruhi kualitas pencairan deposito tersebut. √
14) Khusus Investasi pada Sukuk
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
a) rincian Sukuk berdasarkan nama penerbit dan akad syariah; √
b) tujuan model usaha yang digunakan; √
c) jumlah investasi yang direklasifikasikan, jika ada, dan penyebabnya; dan √
d) Nilai Wajar untuk investasi yang diukur pada biaya perolehan. √
15) Khusus Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
a) Rincian jumlah nominal dan nilai pasar efek berdasarkan jenis; √
b) Tanggal jatuh tempo dan frekuensi pembayaran bunga; √
c) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun; dan √
d) Informasi penting lainnya. √
16) Khusus Unit Penyertaan Reksadana
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
a) Rincian unit penyertaan reksadana dan Nilai Aset Bersih; dan √
b) laba atau rugi neto berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pos pendapatan √
komprehensif lainnya maupun yang diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan
17) Khusus Wesel Tagih
√
Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain, pihak penerbit, kisaran tingkat bunga,
jatuh tempo, jenis mata uang, dan uraian tentang sifat dan asal terjadinya (dari transaksi
Page 27
Page 27 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
usaha atau lainnya).
18) Khusus Industri Asuransi
√
Tambahan pengungkapan mengenai aset-aset yang menjadi dana jaminan.
19) Pinjaman Polis
Yang harus diungkapkan antaralain rincian berdasarkan: √
a) Saldo pinjaman polis menurut jenis mata uang; √
b) Tingkat suku bunga. √
20) Khusus Industri Perbankan
Kredit
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian jumlah kredit berdasarkan jenis, mata uang, sektor ekonomi dan jangka √
waktu serta kolektibilitas;
b) Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan; √
c) Rincian jumlah kredit berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga; √
d) Rasio kredit usaha kecil terhadap jumlah kredit yang diberikan; √
e) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun; √
f) Rincian kredit bermasalah berdasarkan sektor dan jumlah cadangan penghapusan √
menurut ketentuan Bank Indonesia;
g) Rasio kredit bermasalah terhadap jumlah Aset keuangan dan rasio jumlah √
cadangan kerugian penurunan nilai Aset keuangan yang telah dibentuk terhadap
jumlah minimum cadangankerugian penurunan nilai Aset keuangan sesuai
ketentuan Bank Indonesia;
h) Jumlah kredit yang direstrukturisasi berdasarkan jenis dan kolektibilitas; √
i) Jumlah dan persentase bagian bank atas kredit sindikasi baik selaku pimpinan, √
agen, atau anggota sindikasi;
j) Ikhtisar pembelian kredit dari BPPN berdasarkan periode pembelian, jika ada; √
k) Pendapat manajemen akan ketaatan bank terhadap Batas Maksimum Pemberian √
Kredit (BMPK) yang ditetapkan oleh Bank Indonesia;
Page 28
Page 28 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
l) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai. √
21) Tagihan dan Liabilitas Akseptasi
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak, mata uang, dan jatuh tempo; √
b) Untuk tagihan akseptasi diungkapkan kolektibilitas, jumlah cadangan penghapusan √
dan mutasi selama periode berjalan;
c) Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga; √
d) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai √
tagihan akseptasi
22) Persediaan
a) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) total jumlah tercatat persediaan dan jumlah nilai tercatat menurut klasifikasi √ Catatan 7
yang sesuai bagi Perusahaan;
(2) jumlahtercatatpersediaan yang dicatatdengan √
NilaiWajardikurangibiayauntukmenjual;
(3) jumlahpersediaan yang diakuisebagaibebanselamaperiodeberjalan; √
(4) jumlahsetiappenurunannilai yang diakuisebagaipengurangjumlahpersediaan √
yang diakuisebagaibebandalamperiodeberjalan;
(5) jumlahdarisetiappemulihandarisetiappenurunannilai yang √
diakuisebagaipengurangjumlahpersediaan yang
diakuisebagaibebandalamperiodeberjalan;
(6) kondisiatauperistiwapenyebabterjadinyapemulihannilaipersediaan yang √
diturunkan;
(7) dalamhalterdapatkapitalisasibiayapinjamanuntukpersediaan yang
memenuhikriteriaasetkualifikasian, makadiungkapkan:
(i) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan; dan √
(ii) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman √
yang layak dikapitalisasi.
(8) persediaan yang dijaminkan, namapihak yang menerimajaminan, dan √
alasandijaminkan; dan
(9) jenis dan nilaipersediaan yang diasuransikan, nilaipertanggunganasuransi, dan √
risiko yang
Page 29
Page 29 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
ditutupsertapendapatmanajemenataskecukupanpertanggunganasuransi,
apabilatidakdiasuransikanwajibdiungkapkanalasannya.
b) Khusus Industri Perhotelan
Tambahan pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi yang harus
diungkapkan antara lain:
(1) Makanan dan minuman; √
(2) Perlengkapan; dan √
(3) BarangDagangan. √
c) Khusus Industri Real Estat
Tambahan pengungkapan antara lain:
(1) Pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi:
(a) Tanah Matang; √
(b) Unit Bangunan; dan √
(c) Unit Bangunan dalam Penyelesaian. √
(2) Jumlah biaya perolehan aset Real Estat yang pengikatan jual belinya telah √
berlaku namun penjualannya belum diakui, termasuk jumlah utang terkait yang
akan dialihkan, bila ada.
d) TanahuntukPengembangan
Tambahan pengungkapan antara lain:
(1) Lokasi, luas tanah, proses perizinan; √
(2) Jumlah biaya bunga dan rugi kurs yang dikapitalisasi ke tanah untuk √
pengembangan; dan
(3) Proporsi tanah yang dijadikan jaminan utang. √
e) Khusus Industri Media
Tambahan pengungkapan antara lain:
(1) Materi program : lokal, impor (media televisi); √
(2) Buku, kertas koran, barang pra cetak (media cetak); √
(3) Barang promosi dan barter (media cetak); dan √
Page 30
Page 30 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
(4) Bahan persediaan lain yang sesuai dengan industrinya. √
f) Khusus Industri Rumah Sakit
Tambahan pengungkapanantara lain:
(1) Obat-obatan; √
(2) Perlengkapanmedis (disposable); dan √
(3) Persediaanlainnya √
g) Khusus Industri Peternakan √
(1) Pengungkapan jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi tertentu, √
seperti hewan ternak menjadi:
(a) HewanTernakTersediauntukDijual; dan √
(b) HewanTernakdalamPertumbuhan. √
(2) Hewan Ternak Produksi - Berumur Pendek
Yang harus diungkapkan antara lain:
(a) Total jumlahtercatat dan √
nilaitercatatmenurutklasifikasihewanternaktelahmenghasilkan dan
hewanternakbelummenghasilkan;
(b) Rekonsiliasisaldoawal dan akhirhewanternaktiapkelompokselama paling tidak √
2 tahunterakhir;
(c) Nilai amortisasi (deplesi) atashewanternaktelahmenghasilkan; √
(d) Pendapatmanajemenataskecukupanjumlahpenyisihanataupenghapusanperse √
diaan yang matiatauhilang;
(e) Nilai hewanternak yang diasuransikan, nilaipertanggunganasuransi dan risiko √
yang ditutup;
(f) Jika takadaasuransiuntukwabahpenyakit, √
perludibuatcadangankematianataumetodepenghapusanlangsung;
(g) Pendapatmanajemenataskecukupannilaipertanggunganasuransi; dan √
(h) Nilai hewanternak yang dijaminkan dan namapihak yang menerimajaminan. √
23) Pajak Dibayar Di muka
Page 31
Page 31 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) rincianmenurutjenis dan jumlah masing-masing pajaknya; dan √ Catatan 14
b) uraian mengenai jumlah restitusi pajak yang diajukan dan statusnya. √
24) Biaya Dibayar Dimuka
Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis dan jumlah. √ Catatan 8
25) Aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang Dimiliki untuk Dijual
Yang harus diungkapkanantara lain:
(1) uraian dari aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasan; √
(2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan √
yang diharapkan, serta cara dan waktu pelepasan;
√
(3) kerugian penurunan nilai atau keuntungan pemulihan penurunan nilai; √
(4) dalam hal aset yang dimiliki untuk dijual belum dapat direalisasikan dalam satu
tahun, diungkapkan peristiwa atau keadaan yang dapat memperpanjang periode
penyelesaian penjualan menjadi lebih dari satu tahun;
(5) dalam hal dapat diterapkan, segmen yang dilaporkan dari aset yang dimiliki untuk √
dijual dan kelompok lepasan disajikan sesuai dengan SAK yang berlaku; dan
√
(6) dalam hal aset yang diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual atau
kelompok lepasan dihentikan pengklasifikasiannya, diungkapkan:
(a) nilai dari aset tersebut, yaitu nilai yang lebih rendah antara: √
i. jumlah tercatat aset tersebut sebelum aset atau kelompok lepasan
diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual, disesuaikan dengan
penyusutan, amortisasi atau penilaian kembali yang telah diakui apabila aset
atau kelompok lepasan tersebut tidak diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk
dijual; dan
ii. jumlah terpulihkan pada saat tanggal keputusan untuk tidak menjual;
(b) uraian fakta dan keadaan yang mengarah kepada keputusan tersebut; dan √
(c) dampaknya terhadap hasil operasi untuk periode tersebut dan periode sajian √
sebelumnya.
26) Piutang Pihak Berelasi Non-Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) rincian jenis, nama pihak berelasi, dan jumlah piutang; √
b) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugianpenurunan nilai serta penjelasan √
terjadinya piutang pihak berelasi tersebut;
c) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai √
secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang;
Page 32
Page 32 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
d) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai; √
dan
e) dalam hal piutang berelasi non usaha disajikan dalamaset lancar, hal tersebut harus √
dibuktikan serta diungkapkan alasannya.
27) Investasi pada Entitas Asosiasi
Yang harusdiungkapkan antara lain:
a) nama entitas asosiasi; √
b) persentase kepemilikan dan penjelasan adanya pengaruh signifikan, beserta alasannya; √
√
c) nilaitercatat dan Nilai Wajar investasi dalam entitas asosiasi yang kuotasi harganya
tersedia;
√
d) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi termasuk jumlah agregat Aset,
Liabilitas, pendapatan, dan laba atau rugi;
e) alasan tidak adanya pengaruh signifikan walaupun Perusahaan memiliki lebih dari 20% √
(dua puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial investee secara langsung
atau tidak langsung;
√
f) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas asosiasi, ketika laporan
keuangan tersebut digunakan dalam menerapkan metode ekuitas dan tanggal atau
periode yang berbeda dengan Perusahaan, dan alasan menggunakan tanggal atau
periode yang berbeda;
√
g) sifat dan tingkatan setiap pembatasan signifikan atas kemampuan entitas asosiasi
untuk mentransfer dana kepada Perusahaan;
h) bagian rugi entitas asosiasi yang tidak diakui dan alasannya, apabila Perusahaan √
menghentikan pengakuan bagiannya atas rugi entitas asosiasi, baik untuk periode
terjadinya kerugian tersebut maupun secara kumulatif;
i) bagian atas liabilitas kontinjensi entitas asosiasi yang terjadi bersama-sama dengan √
investor lain;
√
j) liabilitas kontinjensi yang terjadi karena investor berkewajiban bersama-sama untuk
semua atau sebagian Liabilitas entitas asosiasi; dan
k) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi, secara individual atau dalam √
kelompok, yang tidak dicatat dengan menggunakan metode ekuitas termasuk total
Aset, total Liabilitas, Pendapatan, dan laba atau rugi.
28) Khusus Industri Konstruksi
Jaminan
√
Yang harusdiungkapkanantara lain rincianjaminan yang diberikan dan
jumlahjaminantersebutsertakontrakkonstruksi yang mensyaratkanadanyajaminantersebut.
29) Khusus Industri Kehutanan
Page 33
Page 33 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
HTI dan HTI dalampengembangan
Berupabiaya yang ditangguhkan dalam pelaksanaan pembangunan HTI, yang
√
disajikansebagaiberikut:
a) Saldo awal; √
b) Penyisihan periode berjalan; √
c) Realisasi yang dilakukan selama periode berjalan; dan √
d) Saldo akhir. √
30) Khusus Industri Jalan Tol
HakBagi Hasil Tol
Investor tanpakuasahakpenyelenggaraanharusmengungkapkanhal-halberikut: √
(a) Dasar pengukuranhakbagihasiltol; √
(b) Masa hakbagihasiltol dan amortisasinya; √
(c) Perubahanhakbagihasiltolselamaperiodeberjalan; dan √
(d) Reklasifikasiproyekkerjasamaoperasidalampelaksanaankehakbagihasiltol. √
31) Khusus Industri Perkebunan
Tanaman Perkebunan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Untuktanamantelahmenghasilkan
√
(1) Rincian nilai tercatat dan akumulasi penyusutan menurut jenis tanaman; √
(2) Rekonsiliasinilaitercatatawaltahun dan
akhirtahuntanamanuntuksetiapkelompokselama paling sedikit 2 tahunterakhir; √
(3) Status tanah yang digunakan untuk menanam; √
(4) Nilai tanaman telah menghasilkan berdasarkan area/lokasi penanaman; √
(5) Perbandingan saldo tanaman belum menghasilkan selama paling sedikit 2 tahun; √
dan
√
(6) Tanaman yang dijaminkan.
b) Untuktanamanbelummenghasilkan
(1) Mutasitanamanbelummenghasilkansebagaiberikut : √
(a) Saldoawal
i. Tambahantahunberjalan
√
ii. Biayalangsung
(b) Jumlahkapitalisasibiayapinjaman, dan √
rugikursdalamhalterjadidepresiasiluarbiasa
i. Pengurangantahunberjalan √
Page 34
Page 34 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
ii. Jumlah yang direklasifikasiketanamantelahmenghasilkan √
(c) Penguranganlainnya √
(d) Saldoakhir; √
(2) Nilai tanamandalam Perkebunan Inti Rakyat / Perkebunan Inti Plasma yang
√
menjadimilikperusahaan (inti) dan tanaman yang bukanmilikperusahaan
(perkebunanrakyat/perkebunan plasma); dan
(3) Cadangan kerugian yang mungkintimbul pada plasma.
√
32) Khusus Industri Peternakan
Hewan Ternak Produksi – Berumur Panjang
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Pengelompokan hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) dan hewan √
ternak telah menghasilkan;
b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling tidak 2 √
tahun terakhir;
√
c) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan;
√
d) Nilai hewan ternak tiap kelompok berdasarkan lokasi/area peternakan;
√
e) Kondisi hewan ternak; √
f) Persentase kematian selama tiga tahun terakhir; √
g) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang
ditutup;
h) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian atau √
metode penghapusan langsung;
i) Nilai cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada; √
j) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai cadangan kematian, jika ada; dan √
k) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan. √
33) Properti Investasi
a) Yangharusdiungkapkan antara lain:
(1) model pengukuran setelah pengakuan awal yang digunakan, model Nilai Wajar √
atau model biaya;
(2) metode dan asumsi signifikan yang diterapkan dalam menentukan Nilai Wajar √
dari Properti Investasi;
(3) pernyataan bahwa penentuan Nilai Wajar didukung oleh bukti pasar atau
lebih banyak berdasarkan faktor lain karena sifat properti tersebut dan √
keterbatasan data pasar yang dapat diperbandingkan;
(4) nama Penilai, tanggal penilaian, dan tanggal laporan penilaian terakhir;
√
(5) jumlah yang diakui dalam laba rugi untuk:
Page 35
Page 35 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
(a) penghasilan sewa dari Properti Investasi;
(b) beban operasi langsung yang terjadi baik dari Properti Investasi yang √
menghasilkan maupun yang tidak menghasilkan penghasilan sewa selama √
periode tersebut; dan
(c) perubahan kumulatif dalam Nilai Wajar yang diakui dalam laba rugi atas √
penjualan Properti Investasi dari sekelompok aset yang menggunakan
model biaya ke kelompok aset yang menggunakan model Nilai Wajar;
(6) keberadaan dan jumlah pembatasan atas realisasi dari Properti Investasi atau
pembayaran penghasilan dan hasil pelepasan; dan √
(7) kewajiban kontraktual untuk membeli, membangun atau mengembangkan
Properti Investasi atau untuk perbaikan, pemeliharaan atau peningkatan. √
b) Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model Nilai Wajar, selain
pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf (a) ditambahkan pengungkapan
antara lain:
(1) rekonsiliasi antara jumlah tercatat Properti Investasi pada awal dan akhir
periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi; √
(2) saat suatu penilaian terhadap Properti Investasi disesuaikan secara signifikan
untuk tujuan pelaporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan √
rekonsiliasi antara penilaian tersebut dan penilaian yang telah disesuaikan yang
dilaporkan dalam laporan keuangan, dengan menunjukkan secara terpisah:
(a) jumlah agregat dari pengakuan kewajiban sewa yang telah ditambahkan
kembali; dan
(b) penyesuaian signifikan lain.
c) Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model biaya, selain
pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) ditambahkan pengungkapan
antara lain:
(1) umur manfaat;
(2) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Properti Investasi √
pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, √
dan reklasifikasi;
(3) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban
penyusutan; √
(4) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui, dan jumlah pemulihan rugi penurunan
nilai, selama satu periode sesuai SAK yang berlaku; √
(5) transfer ke dan dari persediaan dan properti yang digunakan sendiri; dan
(6) Nilai Wajar Properti Investasi. √
d) Khusus untuk Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan, √
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) rincian Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan;
(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak; √
Page 36
Page 36 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
(3) estimasi saat penyelesaian; √
(4) hambatan kelanjutan penyelesaian; √
√
(5) jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat Properti Investasi
dalam proses pembangunan dan pengembangan; dan √
(6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk properti investasi yang
memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan:
(a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan; dan √
(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman
yang layak dikapitalisasi.
34) Aset Tetap
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) setiap kelompok Aset Tetap wajib diungkapkan secara terpisah berdasarkan √ Catatan 10
kepemilikan aset yaitu aset pemilikan langsung dan/atau aset sewa pembiayaan;
b) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Aset Tetap pada awal
dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi; √
Catatan 10
c) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban
√ Catatan 10
penyusutan;
d) rugi penurunan nilai dan jumlah yang dijurnal balik yang diakui dalam laba rugi dan
ekuitas (jika ada); √
√
e) jumlah komitmen kontraktual dalam perolehan Aset Tetap;
f) jumlah kompensasi dari pihak ketiga untuk Aset Tetap yang mengalami penurunan
nilai, hilang, atau dihentikan yang dimasukkan dalam laba rugi, apabila tidak
diungkapkan secara terpisah pada laporan laba rugi komprehensif; √
g) Dalam hal Aset Tetap disajikan pada jumlah revaluasian, yang harus diungkapkan: √
(1) tanggalefektifrevaluasi (TanggalPenilaian);
(2) tanggalefektifpersetujuandariDirektoratJenderalPajak (DJP) apabila
AsetTetapuntukperhitunganpajakmenggunakanjumlahrevaluasian;
(3) namaPenilai dan tanggallaporanpenilaianterakhir;
(4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar
aset;
(5) jumlahtercatatuntuksetiapAsetTetapseandainyaasettersebutdicatatdenganmodelbiay
a; dan
(6) surplus revaluasiataurugipenurunannilai, yang
menunjukkanprubahanselamaperiode dan pembatasan-pembatasandistribusi saldo
surplus kepada para pemegangsaham.
h) Khusus untuk Aset Tetap dalam proses pembangunan, yang harus diungkapkan antara
lain:
(1) rincian Aset Tetap yang sedang dalam pembangunan;
√
Page 37
Page 37 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak; √
(3) estimasi saat penyelesaian; √
√
(4) hambatan kelanjutan penyelesaian (jika ada); √
(5) jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat aset tetap dalam
pembangunan; dan
√
(6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria
aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan:
(a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan; dan
(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman
yang layak dikapitalisasi.
i) Pengungkapan lainnya antara lain:
(1) jumlah tercatat Aset Tetap yang tidak dipakai sementara; √
(2) jumlah tercatat bruto dari setiap Aset Tetap yang telah disusutkan penuh dan
masih digunakan; √
(3) jumlah tercatat Aset Tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif dan tidak √
diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual;
(4) dalam hal model biaya digunakan, Nilai Wajar Aset Tetap apabila berbeda secara √
material dari jumlah tercatat; Catatan 10
(5) nilai buku, hasil penjualan neto, keuntungan (kerugian) dari Aset Tetap yang
dihentikan pengakuannya; √
(6) dalam hal terdapat Aset Tetap yang berasal dari hibah, agar diungkapkan jenis
√
Aset, nilai tercatat, dan tanggal perolehan;
(7) perubahan estimasi masa guna dan/atau metode penyusutan menurut jenis Aset √
Tetap;
(8) Kondisi atau peristiwa yang menyebabkan terjadinya penurunan nilai atau √
pemulihan penurunan nilai;
Catatan 10
(9) Jumlah aset tetap yang dijadikan jaminan, nama pihak yang menerima jaminan dan
alasan penjaminan; dan √ Catatan 10
(10) Jenis dan nilai aset tetap yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan
risiko yang ditutup, serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan √
asuransi, apabila tidak diasuransikan agar diungkapkan alasannya.
35) Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi
AsetMinyak dan Gas Bumi
(khususuntukperusahaan yang memilikikegiatanhuluminyak dan gas bumi)
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincianasetmenurutjenisnya, seperti; operated acreage, unoperated acreage, sumur √
dan peralatansertafasilitas yang berhubungan, peralatankantor, kendaraan, sumur dan
peralatansertafasilitasdalampengerjaan;
Page 38
Page 38 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
(2) Tabel yang memuatpenjelasantentang :
(a) Lokasi penambangan;
√
(b) Saldoawaluntuk masing-masing lokasi; √
(c) Penambahan dan Penguranganuntuk masing-masing lokasipenambangan; dan √
(d) Saldoakhiruntuk masing-masing lokasipenambangan √
(3) DalamhalsaldoasetMinyak dan Gas Bumitersebutmengandunghaktagihkepada Regulator √
terkait,
perlupenjelasankolektabilitastagihantersebutdalambentuktabelanalisaumurtagihan.
36) Aset Tak Berwujud
Yang harus diungkapkan untuk setiap jenis Aset Takberwujud antara lain:
√
a) jumlahtercatat bruto dan akumulasiamortisasi;
b) alokasijumlahamortisasiAsetTakberwujud ke dalamposlaporanlabarugikomprehensif; √
c) rekonsiliasijumlahtercatat bruto dan akumulasiamortisasiAsetTakberwujud padaawal
dan akhirperiodedenganmenunjukkanpenambahan, pengurangan, dan reklasifikasi;
√
d) dalamhalterdapatkapitalisasibiayapinjamanuntukaset yang
memenuhikriteriaasetkualifikasian, makaharusdiungkapkan:
(1) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan; dan
(2) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang
layak dikapitalisasi; √
√
e) jumlahtercatatAset dan faktorsignifikan yang mendukungpenentuan dan
penilaiannyauntukAsetTakberwujud yang dinilaidenganumurmanfaattidakterbatas;
f) penjelasan atas jumlahtercatat dan sisa periodeamortisasidarisetiapAsetTakberwujud √
yang material terhadaplaporankeuanganPerusahaan;
g) AsetTakberwujud yang diperoleh melalui Hibah Pemerintah dan awalnya diakui pada
Nilai Wajar sesuai SAK yang berlaku, diungkapkan: √
(1) NilaiWajar padapengakuanawal atas aset-asettersebut;
(2) jumlahtercatatnya; dan
(3) Asettersebutdiukursetelahpengakuanawaldengan model biaya atau model
revaluasi; √
h) keberadaan dan jumlahtercatatAsetTakberwujud yang kepemilikannyadibatasi dan √
jumlahtercatatAsetTakberwujud yang menjadijaminanuntukLiabilitas; √
i) nilaikomitmenkontraktualuntukakuisisiAsetTakberwujud;
j) AsetTakberwujud disajikan pada jumlah revaluasian, diungkapkan: √
(1) tanggalefektifrevaluasi (TanggalPenilaian);
√
(2) namaPenilai dan tanggallaporanpenilaianterakhir; √
(3) jumlahtercatatAsetTakberwujud yang direvaluasi;
(4) metode dan asumsisignifikan yang digunakandalammengestimasiNilaiWajaraset;
Page 39
Page 39 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
(5) jumlahtercatatuntuksetiapAsetTakberwujudseandainyaAsettersebutdicatatdengan
modelbiaya; dan
(6) surplus revaluasiataurugipenurunannilai, yang
menunjukkanperubahanselamaperiode dan pembatasan-pembatasandistribusi
saldo surplus kepada para pemegangsaham.
37) KhususIndustri Gas dan MinyakBumi dan Pertambanganumum
a) BiayaPengelolaan dan
ReklamasiLingkunganHidupTangguhan/PenyisihanLiabilitasPengelolaan dan
ReklamasiLingkunganHidupTangguhan
Yang harusdiungkapkanantara laintabel yang memuatpenjelasantentang : √
(1) Saldoawal; √
(2) Penambahan dan pengurangan; √
(3) Saldoakhir.
b) Aset Eksplorasi dan Evaluasi
Yang harus diungkapkanantara lain:
(1) rincianbiayaperolehanaseteksplorasidan evaluasi per area of interest yang √
mencakupsaldoawal, penambahan dan pengurangan, dan saldoakhir; dan
(2) Jumlahaset, liabilitas, penghasilan dan beban, arus kas operasi, dan arus kas
√
investasi yang timbuldarieksplorasi dan evaluasipertambangan.
c) Bagian dari Biaya Eksplorasi Tangguhan: pengupasan tanah tambang.
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Kebijakan akuntansi sehubungan dengan:
(a) Metode pembebanan biaya pengupasan tanah, dan √
(b) Metode perhitungan Rasio Rata-Rata Tanah Penutup. √
(2) Jumlah Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan yang terdiri dari (1) biaya √
pengupasan awal, (2) biaya pengupasan lanjutan dengan penjelasan mengenai
perbedaan antara rasio aktual tanah menutup terhadap rasio rata-ratanya;
(3) Perubahan atas Rasio Rata-Rata Tanah Penutup (bila ada);
√
(4) Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa
produksi, meliputi penjelasan :
(a) Alasan terjadinya penundaan;
√
(b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dimulainya produksi, dan
√
(c) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi (jika ada),
terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi √
utama yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut.
Page 40
Page 40 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
d) Biaya Pengembangan Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) Mutasi Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan selama tahun berjalan
dengan menunjukkan:
(a) Lokasi eksplorasi dan pengembangan; √
(b) Saldo awal; √
(c) Penambahan/pengurangan; √
(d) Amortisasi, dan √
(e) Saldo akhir. √
(2) Biaya pengembangan yang ditangguhkan atas kegiatan pengembangan yang √
masih berjalan;
(3) Penjelasan apabila terjadi penghapusan biaya eksplorasi dan pengembangan √
tangguhan yang menurut penelaahan manajemen tidak dapat dipulihkan;
(4) Jumlah biaya eksplorasi dan pengembangan yang ditangguhkan dimana terjadi
penundaan masa produksi, meliputi penjelasan:
(a) Alasan terjadinya penundaan; √
(b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dinilainya produksi; dan √
(c) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi bila ada, √
terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi utama
yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut.
(5) Apabila terdapat lebih dari satu Area of Interest, maka harus diungkapkan rincian
dari Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan untuk tiap-tiap Area of Interest. √
b. Liabilitas
1) UtangUsaha
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jumlah utang usaha yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi; √ Catatan 12
√ Catatan 12
b) jumlah utang usaha menurut mata uang; dan
c) jaminan yang diberikan oleh Perusahaan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan. √
2) Provisi
a) Pengungkapan untuk provisi berlaku untuk provisi jangka pendek dan provisi jangka √
panjang.
b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) nilai tercatat pada awal dan akhir periode; √
(2) provisi tambahan dalam periode bersangkutan; √
(3) jumlah yang terjadi dan dibebankan pada provisi selama periode bersangkutan; √
(4) jumlah yang dibatalkan selama periode bersangkutan atas jumlah yang belum
Page 41
Page 41 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
digunakan; √
(5) peningkatan selama periode yang bersangkutan, dalam nilai kini, yang terjadi
karena berlalunya waktu dan dampak dari setiap perubahan tingkat diskonto; √
(6) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat terjadinya arus
keluar sumber daya ekonomi; √
(7) indikasi ketidakpastian waktu atau jumlah arus keluar sebagaimana dimaksud
dalam angka(6). Dalam hal diperlukan, Perusahaan mengungkapkan asumsi √
utama yang mendasari prakiraan peristiwa masa depan; dan
(8) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah
√
Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut.
3) Beban akrual
Yang wajibdiungkapkan antara lainjenis dan jumlahdariunsurutama beban yang belumjatuh √ Catatan 15
tempo.
4) Khusus Industri Perbankan
LiabilitasSegera
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian berdasarkan jenis dan mata uang; dan √
b) Uraian mengenai sifat masing-masing kewajiban. √
5) Utang Repo
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang dijual Perusahaan pada transaksi repo; √
b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek. √
6) Khusus Kontrak Konstruksi
Utang Bruto kepada Pelanggan
Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain liabilitas bruto dari setiap kontrak
konstruksi. Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel
yaitu :
a) biaya kontrak yang terjadi; √
b) laba yang diakui; √
c) kerugian yang dialami; dan √
d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin). √
7) Khusus Industri Perbankan
a) Simpanan Nasabah
Page 42
Page 42 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
Yang harus diungkapkan antara lain rincian tiap jenis simpanan yang mengungkapkan:
(1) Rincian berdasarkan mata uang, dan jangka waktu; √
(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga; √
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun; √
(4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito; √
(5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan statusnya, misalnya diblokir atau √
dijaminkan; dan
(6) Pemberian fasilitas istimewa kepada pemilik rekening giro.
√
b) Simpanan dari Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu; √
(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga; √
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun; √
(4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito; dan √
(5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan jenis dan statusnya, misalnya diblokir √
atau dijaminkan.
8) KhususIndustriAsuransiKerugian dan Jiwa
a) Kewajiban Manfaat Polis Masa Depan
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) Rincian berdasarkan program asuransi; √
(2) Rincian berdasarkan jenis pertanggungan; √
(3) Rincian berdasarkan mata uang; √
(4) Dasar perhitungan dan asumsi aktuaris; dan √
(5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan √
penambahan dan pengurangan.
b) Utang Klaim
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga; √
(2) Jumlah utang klaim berdasarkan tertanggung; √
(3) Jumlah utang klaim menurut jenis asuransi; dan √
(4) Jumlah utang menurut mata uang. √
c) Estimasi Klaim Retensi Sendiri
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Jumlahmenurutjenisasuransi; √
Page 43
Page 43 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
(2) Jumlahmenuruttertanggung; √
(3) Jumlahmenurutmata uang; dan √
(4) Jumlahestimasiklaim yang sudahterjadinamunbelumdilaporkan. √
d) Premi yang belum merupakan Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Jumlahmenurut program asuransi; √
(2) Jumlahmenurutjenispertanggungan; √
(3) Pemisahanantarapremi yang belummerupakanpendapatankepadapihakberelasi √
dan pihakketiga;
(4) Metodeperhitungan yang digunakan; dan √
(5) Rekonsiliasijumlah pada awal dan akhirperiode yang √
memperlihatkanpenambahan dan pengurangan.
e) Utang Koasuransi (rewrite)
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pemisahanantarautangklaimkepadapihakberelasi dan pihakketiga; √
(2) Jumlahberdasarkan ko-asuradur; √
(3) Jumlahmenurutjenismata uang; dan √
(4) Jumlahmenurutumurutang. √
f) Utang Reasuransi
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pemisahanantarautangklaimkepadapihakberelasi dan pihakketiga; √
(2) Jumlahberdasarkanreasuradur; √
(3) Jumlahmenurutjenismata uang; √
(4) Jumlahmenurutumurutang; dan √
(5) Jumlahutangataupiutangreasuransi yang disalinghapuskan. √
g) Utang Komisi
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Jumlahberdasarkantertanggung dan asuradur; √
(2) Jumlahmenurutjenismata uang; dan √
(3) Jumlahmenurutjenisasuransi. √
h) Titipan Premi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis asuransi. √
i) Hak Laba Pemegang Polis Yang Belum Dibagikan
Page 44
Page 44 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
Yang harus diungkapkan: √
(1) Tanggal dan hasilkeputusanrapatpemegangsaham; √
(2) Dasar perhitungan; dan √
(3) Saldomenurutusia.
9) Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek
Yang harus diungkapkan antara lainjenis dan jumlahnya. √
10) Utang Pajak
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jenis dan jumlahnya; dan √ Catatan14
b) informasimengenaiketetapanpajak. √
11) Khusus Industri Pembiayaan
Kewajiban Anjak Piutang
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Jumlahliabilitasanjakpiutangdalamrangkaanjakpiutangdenganrecourse; dan √
b) Jumlah beban tangguhan, piutangretensianjakpiutang, dan jatuh tempo √
sertaikatanpentinglainnya yang diaturdalamperjanjiananjakpiutang.
12) KhususKontrakKonstruksi
Uang MukaKontrak
Yang harusdiungkapkanantara lainjumlah uang mukakontrak yang diterima. √
13) BagianLancar atas Liabilitas Jangka Panjang
Yang harus diungkapkan antara lain bagian lancar atas liabilitas jangka panjang sesuai √ Catatan 17, 18, 19 dan 20
dengan pengungkapan utang bank dan lembaga keuangan jangka panjang sebagaimana
diatur dalam Checklist ini.
14) Liabilitas Keuangan Lainnya
a) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pengungkapan untuk liabilitas keuangan lainnya berlaku untuk liabilitas √ Catatan 13
keuangan lainnya yang bersifat jangka pendek dan jangka panjang;
(2) Perusahaanwajibmengelompokkansesuaiklasifikasi yang dipisahkan antara
pihakketiga dan pihakberelasi; √ Catatan 13
(3) Yang harusdiungkapkan antara lain:
(a) nilai tercatat liabilitas keuangan untuk setiap kategori; √ Catatan 13
(b) laba atau rugi neto pada setiap liabilitas keuangan; dan √
(c) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam √
memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang
Page 45
Page 45 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
dan kondisi default).
b) Dalam hal terdapat restrukturisasi Utang
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) Penjelasan tentang pokok-pokok perubahan persyaratan dan penyelesaian √
utang;
(2) Jumlah keuntungan atas restrukturisasi utang dan dampak pajak penghasilan √
yang terkait;
(3) Jumlah keuntungan atau kerugian bersih atas pengalihan aset yang diakui √
selama periode tersebut; dan
(4) Jumlah utang kontinjen yang dimasukkan dalam nilai tercatat utang yang telah
√
direstrukturisasi.
15) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
Bagian LiabilitasPengelolaan dan ReklamasiLingkunganHidup yang Jatuh Tempo
dalam Satu Tahun
Yang harusdiungkapkanantara lain rincianjenis dan jumlahnya. √
16) Khusus Industri Pertambangan Umum
Bagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang
Jatuh Tempo dalam Satu Tahun
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya. √
17) Liabilitas terkait aset ataukelompoklepasan yang dimilikiuntukdijual.
Yang harus diungkapkan antara lain liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang √
dimiliki untuk dijual sesuai dengan dan dapat digabung dengan pengungkapan aset tidak
lancar atau kelompok lepasan yang diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual.
Liabilitas Jangka Panjang
18) UtangPihakBerelasi Non-Usaha
Yang Harus diungkapkan antara lain :
a) rincian nama pihak berelasi, jenis, dan jumlah utang; √ Catatan 33
b) jumlah utang menurut mata uang; dan √
c) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan. √
19) Utang Bank dan LembagaKeuanganJangkaPanjang
Yang Harus diungkapkan antara lain:
√ Catatan 20
a) rincian jumlah utang berdasarkan nama bank/lembaga keuangan dan jenis mata
Page 46
Page 46 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
uang; √ Catatan 20
b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan; √ Catatan 20
c) tanggal jatuh tempo; √ Catatan 20
d) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan; √ Catatan 20
e) penjelasan tentang fasilitas pinjaman yang diperoleh, termasuk jumlah dan tujuan
perolehannya; √
f) pembayaran yang dilakukan pada periode berjalan untuk masing-masing fasilitas
pinjaman; √ Catatan 20
g) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi √ Catatan 20
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default); Catatan 20
√
h) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan;
√
i) persyaratan lain yang penting, seperti adanya pembatasan pembagian dividen,
pembatasan rasio tertentu, dan/atau pembatasan perolehan utang baru; dan
j) pengungkapan informasi sehubungan dengan liabilitas berbunga jangka panjang yang
akan jatuh tempo dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan sejak tanggal laporan
posisi keuangan tetapi tetap diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka panjang, antara
lain adalah: √ Catatan 20
(1) nama bank/lembaga keuangan dan jumlahnya; dan √ Catatan 20
(2) ringkasan perjanjian lama dan baru, yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka
waktu pinjaman, tanggal jatuh tempo, dan persyaratan penting.
20) Utang Sewa Pembiayaan
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) jumlah neto nilai tercatat untuk setiap kelompok aset dan pemberi sewa (lessor) √ Catatan 18
pada tanggal laporan posisi keuangan;
b) rekonsiliasi antara total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal
laporan posisi keuangan, dengan nilai kininya. Selain itu wajib mengungkapkan total
pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal laporan posisi keuangan,
dan nilaikininya, untuksetiapperiodeberikut:
√ Catatan 18
(1) sampai dengan satu tahun;
√
(2) lebih dari satu tahun sampai 5 (lima) tahun; dan √
(3) lebih dari 5 (lima)tahun.
√
c) pembayaran sewa kontinjen yang diakui sebagai beban pada periode tersebut;
d) total pembayaran minimum sewa-lanjut (sublease) masa depan yang diperkirakan
akan diterima dari kontrak sewa-lanjut yang tidak dapat dibatalkan (non-cancellable √
sublease) pada tanggal laporan posisi keuangan;
e) keuntungan atau kerugian yang ditangguhkan beserta amortisasinya sehubungan √
dengan transaksi penjualan dan penyewaan kembali (sale and leaseback); dan √
f) penjelasan umum isi perjanjian sewa yang material, antara lain:
√
Page 47
Page 47 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
(1) dasar penentuan utang sewa kontinjen;
(2) ada tidaknya klausul-klausul yang berkaitan dengan opsi perpanjangan atau
pembelian dan eskalasi beserta syarat-syaratnya; dan
(3) pembatasan-pembatasan yang ditetapkan dalam perjanjian sewa.
21) Khusus Industri Perbankan
a) Surat Berharga yang Diterbitkan
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu; √
(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga; √
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun; √
(4) Rincian berdasarkan peringkat efek dan perusahaan pemeringkat; √
(5) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan; √
(6) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu √
perjanjian, tanggal jatuh tempo, kewajiban yang harus dipenuhi, dan
persyaratan penting lainnya (Debt Covenance);
(7) PendapatmanajemententangpemenuhanDebt Covenanceatassuratberharga yang √
diterbitkan.
b) PinjamanDiterima
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincianberdasarkanpihak, jenis, dan mata uang; √
(2) Rincianjumlahberdasarkanpihakberelasi dan pihakketiga; √
(3) Ringkasanperjanjian yang meliputitanggalkesepakatan, jangkawaktuperjanjian, √
tingkatbunga, tanggaljatuh tempo, nilaiAset bank yang dijaminkan, dan
persyaratanpentinglainnya(debt covenance);
(4) Pendapat manajemen terkait pemenuhan debt covenance; √
(5) Apabila bank menerima dana ataufasilitaspinjamandaripemerintahataupihak lain √
dengantingkatimbalan yang lebihrendahdaritingkatbunga pasar
makamanajemenmengungkapkanmengenaifasilitastersebut dan
dampaknyaterhadaplababersih.
c) Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi
Yang harus diungkapkan antara lain:
√
(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan kolektibilitas;
√
(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga;
√
(3) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan;
(4) Ketentuan minimum penyisihan penurunan nilai komitmen dan kontinjensi
Page 48
Page 48 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
menurut BI dan posisi penyisihan penghapusan bank pada saat periode √
pelaporan; dan
√
(5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai
komitmen dan kontinjensi.
22) KhususIndustri Gas dan MinyakBumi
LiabilitasPengelolaan dan ReklamasiLingkunganHidupTangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Mutasi taksiran provisi PLH selama tahun berjalan dengan menunjukkan:
(1) Saldoawal; √
(2) Penyisihan yang dibentuk; √
(3) Pengeluaranyang terjadi; dan √
(4) Saldoakhir. √
b) Kegiatan PLH yang telahdilaksanakan dan yang sedangberjalan; √
c) Liabilitasbersyaratsehubungandengan PLH dan √
liabilitasbersyaratlainnyasebagaimanadiaturdalamstandarakuntansikeuangan;
d) Apabiladalam pos initerdapatkomponenbiaya yang sifatnya material, √
misalnyabebanpenutupantambang, makaperusahaandapatmenyajikannyadalam pos
yang terpisah;
e) Tabel yang memuatpenjelasantentang:
(1) Saldoawal; √
(2) Penambahan dan Pengurangan ; √
(3) Saldoakhir. √
23) Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang
a) imbalan Pasti
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) gambaran umum mengenai jenis program. √ Catatan 21
(2) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari nilai kini kewajiban imbalan pasti yang
menunjukkan secara terpisah, pengaruhnya selama periode berjalan yang dapat
diatribusikan ke dalam:
√ Catatan 21
(a) biaya jasa kini;
√ Catatan 21
(b) biaya bunga;
√
(c) iuran oleh peserta program;
√ Catatan 21
(d) keuntungan dan kerugian aktuarial;
√
(e) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata
uang yang berbeda dengan mata uang penyajian;
√ Catatan 21
(f) imbalan yang dibayarkan;
Page 49
Page 49 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
(g) biaya jasa lalu; √ Catatan 21
(h) kombinasi bisnis; √
(i) curtailment; dan √
(j) penyelesaian. √
(3) analisis kewajiban imbalan pasti terhadap jumlah yang dihasilkan dari program
yang seluruhnya tidak didanai dan jumlah yang dihasilkan dari program yang √
seluruhnya atau sebagian didanai;
(4) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari Nilai Wajar aset program serta saldo awal
dan akhir dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan √
SAK menunjukkan secara terpisah, dampak selama periode yang dapat √
diatribusikan pada setiap:
(a) hasil yang diharapkan dari aset program; √
(b) keuntungan dan kerugian aktuarial; √
(c) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata √
uang yang berbeda dengan mata uang penyajian;
(d) iuran oleh pemberi pekerja; √
(e) iuran oleh peserta program; √
(f) imbalan yang dibayarkan; √
(g) kombinasi bisnis; dan √
(h) penyelesaian; √
(5) rekonsiliasi nilai kini kewajiban imbalan pasti sebagaimana dimaksud dalam butir
(2) dan Nilai Wajar aset program sebagaimana dimaksud dalam butir (4) atas
Aset dan Liabilitas yang diakui dalam laporan posisi keuangan, paling kurang
mengungkapkan:
(a) keuntungan dan kerugian aktuarial neto yang tidak diakui dalam laporan √
posisi keuangan;
(b) biaya jasa lalu yang tidak diakui dalam laporan posisi keuangan; √
(c) setiap jumlah yang tidak diakui sebagai Aset, dikarenakan oleh batasan
dalam SAK; √
(d) Nilai Wajar pada akhir periode pelaporan dari setiap hak penggantian yang √
diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK; dan
√
(e) jumlah lainnya yang diakui dalam laporan posisi keuangan;
(6) total beban yang diakui di laba rugi untuk setiap hal-hal berikut dan nama pos
dimana hal tersebut termasuk:
(a) biaya jasa kini; √ Catatan 21
(b) biaya bunga; √ Catatan 21
(c) hasil yang diharapkan dari aset program; √
(d) hasil yang diharapkan dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset
Page 50
Page 50 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
sesuai dengan SAK; √
(e) keuntungan dan kerugian aktuarial, jika Perusahaan memilih metode koridor √
10% (sepuluh per seratus); √
(f) biaya jasa lalu; √ Catatan 21
(g) dampak dari curtailment terutama terkait dengan penyelesaiannya; dan √
(h) dampak dari batasan dalam SAK; √
(7) jumlah total yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain yang akan diakui
segera dalam saldo laba, meliputi:
√ Catatan 21
(a) keuntungan dan kerugian aktuarial; dan
√ Catatan 21
(b) dampak dari batasan dalam SAK;
(8) jumlah kumulatif dari keuntungan dan kerugian aktuarial yang diakui pada
pendapatan komprehensif lain, dalam hal Perusahaan mengakui keuntungan dan √ Catatan 21
kerugian dalam pendapatan komprehensif lain sesuai dengan SAK;
(9) persentase atau jumlah setiap kategori utama yang merupakan Nilai Wajar total
aset program, untuk setiap kategori utama dari aset program, yang mencakup, √
namun tidak terbatas pada, instrumen ekuitas, instrumen utang, properti, dan
seluruh aset lain;
√
(10) jumlah yang mencakup Nilai Wajar aset program untuk:
√
(a) setiap kategori instrumen keuangan milik Perusahaan; dan
(b) setiap properti atau Aset lain yang digunakan oleh Perusahaan;
(11) penjelasan atas dasar yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian
yang diharapkan atas Aset secara keseluruhan, termasuk dampak kategori √
utama dari aset program;
(12) imbal hasil aktual atas aset program, serta imbal hasil aktual atas setiap hak
penggantian yang diakui sebagai Aset;
(13) Asumsi aktuarial utama yang digunakan sampai pada akhir periode pelaporan
dan diungkapkan dalam ukuran yang absolut dan tidak hanya sebagai marjin
antara persentase dan variabel lainnya, termasuk: √ Catatan 21
(a) tingkat diskonto; √
(b) tingkat imbal hasil yang diharapkan atas setiap aset program untuk periode √
yang disajikan dalam laporan keuangan;
(c) tingkat imbal hasil yang diharapkan untuk periode yang disajikan dalam √
laporan keuangan pada setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset;
√ Catatan 21
(d) tingkat kenaikan gaji yang diharapkan (dan perubahan dalam indeks atau
variabel tertentu lainnya dalam masa program formal atau konstruktif
sebagai dasar untuk kenaikan imbalan masa depan);
(e) tingkat tren biaya kesehatan; dan √ √
(f) asumsi material lain yang digunakan dalam aktuaria;
Page 51
Page 51 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
(14) dampak kenaikan atau penurunan satu angka persentase dalam tingkat tren
biaya kesehatan yang diasumsikan pada:
(a) biaya jasa kini agregat dan komponen biaya bunga dari biaya kesehatan
pascakerja periodik neto; dan
(b) akumulasi kewajiban imbalan pascakerja untuk biaya kesehatan.
(c) Dalam hal program dioperasikan dalam lingkungan inflasi yang tinggi,
wajib diungkapkan dampak persentase kenaikan atau penurunan tingkat
tren biaya kesehatan yang diasumsikan dari makna yang serupa dengan satu
angka persentase dalam lingkungan inflasi yang rendah.
(15) Jumlah periode tahunan saat ini dan periode empat tahun sebelumnya dari: √
(a) nilai kini kewajiban imbalan pasti, Nilai Wajar aset program dan surplus atau
defisit pada program; dan
(b) penyesuaian yang timbul pada:
√
(i) liabilitas program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari
liabilitas program pada akhir periode pelaporan; dan
(ii) aset program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari aset
program pada akhir periode pelaporan; √
(16) estimasi terbaik pemberi kerja, segera setelah dapat ditentukan secara andal, dari
iuran yang diharapkan akan dibayar dalam program selama periode tahunan √
dimulai setelah periode pelaporan;
(17) khusus untuk program imbalan pasti yang membagi risiko antar entitas √
sepengendali, wajib diungkapkan sebagai berikut:
(a) perjanjian kontraktual atau kebijakan tertulis untuk pembebanan biaya
imbalan pasti neto atau bukti bahwa tidak ada kebijakan seperti itu;
(b) dalam hal Perusahaan mencatat alokasi biaya imbalan pasti neto sesuai SAK,
maka Perusahaan mengungkapkan:
(i) informasi yang memungkinkan pengguna laporan keuangan untuk
mengevaluasi sifat program imbalan pasti dan dampak keuangan atas
perubahan program selama periode tersebut;
(ii) pengungkapan gambaran umum jenis program sesuai dengan huruf a)
butir (1) mencakup penjelasan praktik informal yang menimbulkan
kewajiban konstruktif termasuk dalam pengukuran kewajiban imbalan
pasti; dan
(iii) jika Perusahaan mencatat iuran yang terutang untuk periode sesuai SAK
informasi tentang program secara keseluruhan disyaratkan sesuai dengan
butir (1), butir (2), butir (3), butir (4), butir (9), butir (13), butir (14),
dan butir (16) serta butir ii.
b) Iuran Pasti √
Perusahaan yang menyelenggarakan program iuran pastiharus mengungkapkan
Page 52
Page 52 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
jumlah yang diakui sebagai beban untuk program iuran pasti.
c) Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya √
Yang harus diungkapkan paling kurang jenis dan jumlah imbalan kerja jangka
panjang lainnya. √
d) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja
Yang harus diungkapkanantara lain:
(1) iuran program dan jumlah pesangon pemutusan kontrak kerja; dan
(2) penjelasan mengenai liabilitas kontinjen (jika ada).
24) Utang Obligasi
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat dalam rupiah dan mata uang
asing, tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat √
obligasi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya;
b) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek; √
c) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan; √
d) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan; √
√
e) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan
menunjuk pos-pos yang berhubungan, jika ada;
√
f) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan;
√
g) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default);
dan
h) persyaratan penting lainnya. √
25) Sukuk
a) Perusahaan wajib mengelompokkan Sukuk berdasarkan akad syariah yang digunakan.
b) Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:
(1) uraian tentang persyaratan utama dalam penerbitan Sukuk, termasuk: √
(a) ringkasan akad syariah dan skema transaksisyariah yang digunakan; √
(b) Aset, manfaat, atau aktivitas yang mendasari; √
(c) nilai nominal; √
(d) besaran imbalan (untuk Sukuk ijarah); √
(e) prinsip pembagian hasil usaha, dasar bagi hasil, dan besaran nisbah bagi √
hasil (untuk Sukuk mudharabah);
(f) rencana jadwal dan tata cara pembagian dan/atau pembayaran imbalan √
Page 53
Page 53 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
atau bagi hasil;
(g) jangka waktu; √
(h) tujuan penerbitannya; dan √
(i) persyaratan penting lain; √
(2) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek; √
(3) bursa tempat Sukuk dicatatkan; √
(4) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan; √
(5) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan; √
(6) jaminan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada); √
(7) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan; dan √
(8) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Emiten atau Perusahaan Publik √
dalam memenuhi persyaratan dan kondisi Sukuk (misalnya restrukturisasi Sukuk
dan kondisi default).
26) Utang Subordinasi
Yang harusdiungkapkan antara lain:
a) nama kreditur, sifat ikatan, jangka waktu, jenis mata uang, dan kisaran suku bunga √
kontraktual selama periode pelaporan
b) tujuan perolehannya; √
c) persyaratan terkait dengan pelunasan utang subordinasi; √
d) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi √
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default);
e) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan; dan √
f) persyaratan penting lainnya. √
27) Obligasi Konversi
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat, tanggal jatuh tempo, jadwal √
pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi konversi dicatatkan, dan
tujuan penerbitannya;
b) periode konversi dan persyaratan konversi, antara lain meliputi rasio konversi, harga √
pelaksanaan, hak konversi sebelum jatuh tempo serta persyaratannya, dan penalti;
c) dampak dilusi apabila seluruh obligasi dikonversikan, dengan memperhatikan √
tingkat konversi atau harga pelaksanaan (exercise price) yang paling menguntungkan
dari sudut pandang pemegang obligasi konversi;
d) jumlah obligasi yang telah dikonversikan dan dampak dilusinya;
√
e) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek;
√
f) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan;
Page 54
Page 54 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
g) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan; √
h) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan √
menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada); √
i) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default);
√
j) dalam hal Perusahaan menerbitkan obligasi konversi tanpa melalui penawaran umum,
wajib diungkapkan tujuan penerbitan dan nama pembeli;
√
k) komponen Liabilitas dari obligasi konversi;
√
l) keberadaan fitur derivatif melekat; dan
√
m) persyaratan penting lainnya
√
c. Ekuitas
Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk
1) Modal Saham
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Bagi setiap jenis saham, antara lain:
(1) Rekonsiliasi jumlah saham beredar pada awal dan akhir periode; √ Catatan 22
(2) Hak, keistimewaan, dan pembatasan yang melekat pada setiapjenissaham, √ Catatan 22
termasukpembatasan atas dividen dan pembayarankembali atas modal; dan
(3) Saham yang dicadangkanuntukpenerbitandenganhakopsi dan
√ Catatan 22
kontrakpenjualansaham, termasukjumlah dan persyaratan;
b) Penjelasanmengenaisifat dan tujuansetiapposcadangandalamekuitas; √
c) Susunanpemegangsahamdenganmengungkapkanjumlahlembarsaham dan
persentasekepemilikan, yaitu:
(1) Pemegangsaham yang memiliki 5% (lima perseratus) ataulebih; √ Catatan 22
(2) Nama direktur dan komisaris yang memiliki saham; dan √ Catatan 22
(3) Pemegang saham lainnya; √ Catatan 22
d) Dalam hal terjadi perubahan modalsaham dalam periode berjalan:
(1) Keputusan yang berhubungan dengan perubahan modal saham tersebut,
√
seperti pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, persetujuan
dan/atau pemberitahuan Menteri terkait, dan keputusan Rapat Umum
Pemegang Saham (RUPS);
(2) Sumber peningkatan modal saham, antara lain dari kapitalisasi agio, saldo laba,
penerbitan saham baru dari Penawaran Umum dengan dan/atau tanpa Hak
√
Memesan Efek Terlebih Dahulu (right issue dan private placement), pelaksanaan
Page 55
Page 55 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
waran, serta konversi obligasi; dan √
(3) Tujuan perubahan modal saham, antara lain dalam rangka ekspansi,
penyelesaian pinjaman, atau pemenuhan kecukupan modal;
e) Dalam hal hanya sebagian saham Perusahaan yang dicatatkan di Bursa Efek, agar √
disebutkan jumlah saham yang dicatatkan dan yang tidak dicatatkan pada Bursa
Efek.
2) Tambahan Modal Disetor (Additional Paid-in Capital)
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincianjumlahtambahan modal disetor; √ Catatan23
b) Uraiansumber agio saham; √ Catatan23
c) RincianbiayaemisiEfekekuitasberdasarkanpenerbitanEfekekuitas; √ Catatan 23
d) Uraianmengenaisifat dan asalselisihkurs atas modal disetor; √
e) Uraianmengenaisifat dan asaltambahan modal disetorlainnya; √ Catatan23
f) Pengungkapanuntukselisihnilaitransaksidenganentitassepengendali, antara lain:
(1) Nama dan penjelasan tentang entitas atau bisnis yang berkombinasi;
√
(2) Penjelasan mengenai hubungan sepengendali dari entitas-entitas yang
bertransaksi dan bahwa hubungan tersebut tidak bersifat sementara;
√
(3) Tanggal efektif transaksi;
(4) Operasi atau kegiatan bisnis yang telah diputuskan untuk dijual atau dihentikan
akibat kombinasi bisnis tersebut; √
(5) Kepemilikan entitas atau bisnis yang dialihkan serta jenis dan jumlah imbalan
yang terjadi; √
(6) Nilai tercatat bisnis yang dikombinasikan atau dialihkan serta selisih antara nilai
tercatat tersebut dengan jumlah imbalan yang diserahkan atau diterima; dan
√
(7) Penyajian kembali laporan keuangan yang memberikan informasi antara lain:
√
(a) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan yang telah dilaporkan sebelumnya
untuk periode yang disajikan kembali;
(b) Ikhtisar jumlah tercatat Aset dan Liabilitas entitas atau bisnis yang
dikombinasikan;
(c) Dampak penyesuaian kebijakan akuntansi; dan
(d) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan setelah disajikan kembali.
3) Selisih Transaksidengan Pihak Nonpengendali
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Uraian transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian yang meliputi:
(1) Jenis transaksi dan perubahan persentase kepemilikan; √
(2) Nama entitas anak; dan √
Page 56
Page 56 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
(3) Nama pihak yang bertransaksi; √
b) Perhitungan selisih transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian; √
dan
c) Jumlah yang direalisasi ke laba rugi atas pelepasan investasi pada saat hilangnya √
Pengendalian.
4) Saham Treasuri
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Latar belakang pembelian kembali saham, pelepasan, atau pengurangan modal √
disetor;
b) Tanggal atau periode perolehan serta jumlah lembar dan nilaisahamtreasuri yang √
diperoleh;
c) Tanggal dan jumlahsahamtreasuri yang digunakansebagaipengurangan modal √
disetor;
d) Tanggal dan jumlahsahamtreasuri yang
dilepaskankembalisertaselisihantarahargaperolehandenganhargapelepasansahamtreas √
uri; dan √
e) Akumulasijumlahlembar dan nilaisahamtreasuri.
5) SaldoLaba
Yang harusdiungkapkanantara lain:
a) Alasan dan jumlah penyesuaian periode yang lalu (jika ada); √
b) Perubahan saldo laba pada periode bersangkutan dan persetujuan RUPS yang terkait; √
dan
c) Saldolabayangditentukanpenggunaannya, sifat, dantujuansetiap pos cadangan. √
6) Waran
Yang harusdiungkapkanantara lain:
a) jenis waran dan harga pelaksanaan dari masing-masing waran; √ Catatan 23
b) dasar penentuan Nilai Wajar waran; √ Catatan 23
√ Catatan 23
c) nilai waran yang belum dan tidak dilaksanakan (kadaluwarsa);
√ Catatan 23
d) jumlah waran yang diterbitkan dan beredar serta dampak dilusinya; dan
√ Catatan 23
e) ikatan-ikatan yang terkait dengan penerbitan waran.
7) PendapatanKomprehensifLainnya
Yang harus diungkapkan antara lain keteranganmengenaiperubahan masing-masing √
komponenpendapatankomprehensiflainnya.
8) KepentinganNonpengendali
Page 57
Page 57 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
Yang harus diungkapkan antara √ Catatan 24
lainrincianbagianpemegangsahamnonpengendaliatasekuitas masing-masing entitasanak
yang tidakdapatdiatribusikansecaralangsungatautidaklangsung pada entitasinduk.
d. Laba Rugi Komprehensif
1) Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Jumlah setiap kategori signifikan dari pendapatan yang diakui selama periode,
termasuk pendapatan yang berasal dari:
(1) Penjualan barang; Catatan 25 dan 33
√
(2) Penjualan jasa; √
(3) Bunga; √
(4) Royalti; dan/atau √
(5) Dividen; √
diungkapkan secara terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga;
√
b) Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama; Catatan 25
c) Nama pihak pembeli dan jumlah nilai penjualan yang melebihi 10% (sepuluh Catatan 25
√
perseratus) dari pendapatan;
d) Jumlah pendapatan yang berasal dari pertukaran barang atau jasa yang tercakup
dalam setiap kategori signifikan dari pendapatan (jika ada), yang diungkapkan terpisah √
berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga;
e) Khusus untuk kontrak konstruksi, diungkapkan antara lain:
(1) Pendapatan kontrak konstruksi:
(a) Jumlah pendapatan kontrak yang diakui sebagai pendapatan dalam periode √
berjalan;
(b) Metode yang digunakan untuk menentukan pendapatan kontrak yang diakui √
dalam periode berjalan; dan
√
(c) Metode yang digunakan untuk menentukan tahap penyelesaian kontrak;
(2) Pekerjaan dalam proses penyelesaian pada tanggal akhir periode pelaporan:
(a) Jumlah agregat biaya yang terjadi dan laba/rugi yang diakui sampai tanggal √
pelaporan;
(b) Jumlah uang muka yang diterima; dan √
(c) Jumlah retensi; √
√
(3) Jumlah tagihan dan utang bruto kepada pemberi kerja, masing-masing sebagai
Aset dan Liabilitas;
f) Dalam hal Perusahaan memiliki transaksi hubungan keagenan, diungkapkan secara
Page 58
Page 58 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
terpisah, antara lain:
√
(1) Penjualan biasa dan penjualan dari hubungan keagenan;
(2) Pendapatan komisi yang diperoleh Perusahaan sebagai agen dari transaksi √
keagenan dengan pendapatan lainnya; dan
(3) Perincian dari komponen pendapatan neto yang diperoleh Perusahaan sebagai
prinsipal dari transaksi keagenan, yang antara lain terdiri dari:
(a) Pendapatan bruto; √
√
(b) Retur/rabat/diskon terkait; dan
√
(c) Total pendapatan neto.
2) Khusus Industri yang Tarifnya Diatur oleh Regulator
Ketentuan Tarif
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Dasar ketentuan tarif; √
b) Objek atau aktivitas yang dikenakan tarif; √
c) Masa berlaku tarif; √
d) Besaran tarif; dan √
e) Perjanjian lain yang terkait. √
3) Khusus Industri pembiayaan
Rincian jumlah berdasarkan kelompok produk/jasa utama antara lain:
a) Pendapatan pembiayaan konsumen; √
b) Pendapatan anjak piutang; dan √
c) Pendapatan sewa. √
4) Khusus Industri Rumah Sakit
Terdiri dari:
Jasa pelayanan medis, jasa penunjang lainnya, jasa dokter, rawat inap, rawat jalan dan
penunjang medis,
Rincian pengurang pendapatan, antara lain:
a) Restitusi; √
b) Subsidi tidak mampu; dan √
√
c) Selisih perhitungan klaim.
5) Khusus Industri Transportasi
Rincianjumlahdarikelompokproduk/jasautamaantara lain:
a) Rincianpendapatanbersihjasatransportasi; √
Page 59
Page 59 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
b) Rincianpendapatanusahadarijasapenyewaanalattransportasi; √
c) Rincianpendapatanusahadarijasaekspedisi;
d) Rincianpendapatanusahadarikeagenan; dan √
e) Rincianpendapatandipisahkansesuaidenganjenisnya armada (bus, taksi, feri, tanker dan √
pesawatudara) denganketentuanmemisahkanatasdasarkepemilikan armada tersebut. √
6) KhususIndustri Telekomunikasi
Rincian pendapatan usaha antara lain pendapatan usaha jasa interkoneksi, jasa √
telekomunikasi sendiri, jasa telekomunikasi yang dilaksanakan melalui kerjasama dengan
pihak lain.
7) KhususIndustriAsuransi:
PendapatanPremi
Yang harusdiungkapkanantara lainrincian dan jumlahberdasarkankelompokpremibruto, √
premireasuransi, dan penurunan (kenaikan) premi yang
belummerupakanpendapatanuntuksetiapjenisasuransi.
Catatan: menyesuaikandengan PSAK yang berlaku (PSAK 36 dan 62)
8) KhususIndustri Jalan Tol:
Pendapatan
Yang harusdiungkapkanantara lain:
a) Penjualanmeliputirincianpendapatanjasatolsendiri, rincianpendapatanjasa lain, dan √
rincianpendapatankerjasamaoperasi;
b) Jika perusahaanmemilikihakpenyelenggaraansejumlahruasjalantol, √
makapendapatanusahauntuksetiapruasjalantoltersebutharusdiungkapkan.
9) Khusus Industri Perbankan
Pendapatan Bunga
Yang harus diungkapkan antara lain:
Pendapatan bunga, yang dapat terdiri dari dan tidak terbatas pada :
a) Obligasi Pemerintah;
√
b) Kredit, dengan pengungkapan tambahan untuk provisi dan komisi yang diakui;
√
c) Efek-efek; dan
√
d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank lain.
√
10) Beban Pokok Penjualan
Page 60
Page 60 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Untuk perusahaan manufaktur, diungkapkan beban pokok produksi yang dirinci:
(1) Biaya bahan baku; √ Catatan 26
(2) Biaya tenaga kerja; dan √ Catatan 26
(3) Biaya overhead √ Catatan 26
ditambah dan dikurangi saldo awal dan akhir persediaan;
b) Nama pihak penjual dan nilai pembelian yang melebihi 10% (sepuluh perseratus) dari
pendapatan; dan √
Catatan 26
c) Untuk industri jasa, diungkapkan beban pokokberdasarkan pada jasa yang dijual.
√
11) KhususIndustriRumahSakit
Beban Departementalisasi/Beban Operasional
Yang harus diungkapkan antara lain, rincian beban departementalisasi:
a) Beban bahan; √
b) Beban jasa pelayanan; √
c) Beban pegawai; √
d) Beban penyusutansaranamedis; √
e) Beban pemeliharaansarana; √
f) Beban asuransi; √
g) Beban langganan daya dan jasa; √
h) Beban depresiasi. √
12) KhususIndustriAsuransi:
a) Beban KlaimAsuransiKerugian
Yang harusdiungkapkanantara lainrincian dan jumlahberdasarkankelompokklaimbruto, √
klaimreasuransi, dan kenaikan (penurunan)
estimasiklaimretensisendiriuntuksetiapjenisasuransi.
b) Beban Klaim Asuransi Jiwa
Yang harus diungkapkan antara lain:
√
Rincian dan jumlah beban menurut jenis klaim dan manfaat, diantaranya : klaim jatuh
tempo, klaim nilai tunai, dan klaim kematian.
c) Komisi Neto
Yang harusdiungkapkanantara lainrincian dan √
jumlahberdasarkankelompokpendapatankomisi dan
bebankomisiuntuksetiapjenisasuransi.
Page 61
Page 61 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
d) Hasil Investasi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah menurut jenis investasi. √
13) KhususIndustriPerhotelan
Beban Departementalisasi
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincianjumlahunsur-unsur beban departementalisasi; √
b) Gaji dan beban pegawailainnya; dan √
c) Rincianjumlahunsur-unsur beban departemenlainnya. √
14) Beban Usaha
Yang harusdiungkapkan rincian sifat beban berdasarkan kategori fungsinya, yaitu antara
lain:
a) Beban penjualan; √ Catatan 27
b) Beban distribusi; dan √
c) Beban umum dan administrasi. √ Catatan 28
15) Khusus Industri Perbankan
a) Beban Bunga
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban bunga berdasarkan kelompok √
produk/jasa utama.
b) Beban Provisi dan Komisi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban beban provisi dan komisi √
berdasarkan kelompok produk/jasa utama.
16) KhususIndustriPembiayaan
BebanKerugianPenurunan Nilai
Yang harusdiungkapkanantara lainjumlahbebankerugianpenurunannilaiuntuk masing- √
masing akunPiutangPembiayaanKonsumen, TagihanAnjakPiutang, dan
PiutangSewaPembiayaan.
17) Pendapatan dan Beban Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) rincian dan jumlah Pendapatan lainnya. √ Catatan 29
√ Catatan 29
b) rincian dan jumlah Beban lainnya.
c) Untuk Biaya Keuangan, meliputi :
(1) biaya pinjaman meliputi:
√
Page 62
Page 62 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
(a) beban keuangan yang dihitung dengan menggunakan metode suku bunga Catatan 31
efektif; √
(b) beban keuangan dalam sewa pembiayaan yang diakui sesuai SAK yang Catatan 31
berlaku; dan
(c) selisih kurs yang berasal dari pinjaman dalam mata uang asing sepanjang
selisih kurs tersebut diperlakukan sebagai penyesuaian terhadap bunga; √
(2) biaya keuangan lainnya yang terjadi dari transaksi instrumen keuangan meliputi:
(a) rugi penurunan nilai dari kuotasi atas investasi tersedia untuk dijual; √
(b) rugi neto dari instrumen keuangan yang diakui pada Nilai Wajar melalui laba √
rugi; dan
(c) amortisasi premi/diskonto kontrak berjangka yang √
bertujuanuntuklindungnilai.
d) UntukBagianLabaRugidariEntitasAsosiasi dan/atau Ventura Bersamameliputi :
(1) bagian laba rugi dari masing-masing entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama √
yang dicatat dengan menggunakan metode ekuitas; dan
(2) bagian laba rugi dari entitas asosiasi dari operasi yang dihentikan, yang √
diungkapkan secara terpisah.
18) Khusus Industri Perbankan
a) Beban Penyisihan Penurunan Nilai atas Aset Keuangan √
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis aset keuangan.
b) Keuntungan (Kerugian) dari kenaikan (penurunan) nilai surat-surat berharga
dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
√
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis.
c) Keuntungan (Kerugian) Penjualan Surat-surat Berharga dan Obligasi Rekapitalisasi
Pemerintah
√
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis.
19) Pendapatan Komprehensif Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) perubahan dalam surplus revaluasi Aset Tetap maupun Aset Takberwujud; √ Catatan 21
b) keuntungan dan kerugian aktuarial atas program manfaat pasti; √
c) selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan; √
d) keuntungan (kerugian) dari aset keuangan tersedia untuk dijual; √
e) bagian efektif dari keuntungan dan kerugian instrumen lindung nilai dalam rangka √
lindung nilai arus kas; dan
Page 63
Page 63 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama.
20) Pajak Penghasilan
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) komponen beban (penghasilan) pajak yang terdiri dari:
√ Catatan 14
(1) beban (penghasilan) pajak kini;
√
(2) penyesuaian yang diakui pada periode atas pajak kini yang berasal dari periode
lalu;
(3) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan
√ Catatan 14
temporer dan pembalikannya;
√
(4) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan terkait dengan perubahan tarif
pajak atau penerapan peraturan perpajakan yang baru;
√
(5) jumlah manfaat yang berasal dari rugi pajak yang tidak diakui sebelumnya
atau perbedaan temporer suatu periode lalu yang digunakan untuk mengurangi
beban pajak kini dan beban pajak tangguhan;
(6) beban pajak tangguhan yang disebabkan oleh penurunan atau pembalikan √
penurunan sebelumnya atas aset pajak tangguhan; dan
(7) jumlah beban (penghasilan) terkait dengan perubahan kebijakan akuntansi dan √
kesalahan yang diperhitungkan dalam laporan laba rugi komprehensif,
dikarenakan tidak dapat diperlakukan secara retrospektif;
b) agregat pajak kini dan pajak tangguhan terkait dengan transaksi yang dibebankan √
atau dikreditkan langsung ke ekuitas;
c) jumlah pajak penghasilan terkait dengan setiap komponen pendapatan komprehensif √
lain, kecuali untuk bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi
dan/atau Ventura Bersama;
d) penjelasan hubungan antara beban (penghasilan) pajak dan laba akuntansi dalam
satu atau kedua bentuk berikut ini:
(1) rekonsiliasi antara beban (penghasilan) pajak dan hasil perkalian laba akuntansi √ Catatan 14
dengan tarif pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan
tarif pajak yang berlaku; atau
(2) rekonsiliasi antara tarif pajak efektif rata-rata dan tarif pajak yang berlaku, √
dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku;
e) penjelasan mengenai perubahan tarif pajak yang berlaku dan perbandingan dengan √ Catatan 14
tarif pajak yang berlaku pada periode akuntansi sebelumnya;
f) jumlah (dan batas waktu penggunaan, jika ada) perbedaan temporer yang dapat √
dikurangkan dan rugi pajak belum dikompensasi yang tidak diakui sebagai aset pajak
Page 64
Page 64 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
tangguhan dalam laporan keuangan;
g) jumlah agregat perbedaan temporer yang terkait dengan investasi pada entitas anak, √
cabang, entitas asosiasi, dan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama atas liabilitas
pajak tangguhan yang belum diakui;
h) rekonsiliasi fiskal dan perhitungan beban pajak kini dengan cara sebagai berikut: Catatan 14c
(1) laba sebelum pajak menurut akuntansi; √ Catatan 14c
(2) ditambah/dikurangi koreksi positif atau negatif (dirinci); dan √ Catatan 14c
√
(3) laba kena pajak;
√
i) perhitungan beban dan liabilitas pajak kini dengan menerapkan tarif pajak sesuai
dengan ketentuan perundang-undangan pajak yang berlaku;
j) pernyataan bahwa laba kena pajak hasil rekonsiliasi menjadi dasar dalam pengisian √
SPT Tahunan PPh Badan;
k) setiap jenis perbedaan temporer dan setiap jenis rugi pajak yang belum
dikompensasi:
(1) jumlah aset dan liabilitas pajak tangguhan yang diakui pada laporan posisi √
keuangan untuk periode sajian; dan
(2) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang diakui dalam laba rugi, √
apabila jumlah tersebut tidak terlihat dari perubahan jumlah aset atau liabilitas
pajak tangguhan yang diakui dalam laporan posisi keuangan;
l) beban pajak terkait dengan operasi yang dihentikan:
√
(1) keuntungan atau kerugian atas penghentian; dan
√
(2) laba rugi dari kegiatan normal atas operasi yang dihentikan selama periode,
bersama dengan jumlah terkait untuk setiap periode sajian;
m) jumlah konsekuensi pajak penghasilan atas dividen kepada pemegang saham √
Perusahaan yang diusulkan atau diumumkan sebelum Laporan Keuangan Diotorisasi
untuk Terbit namun tidak diakui sebagai Liabilitas dalam laporan keuangan;
n) uraian jumlah perubahan pada jumlah pengakuan untuk aset pajak tangguhan √
praakuisisi apabila Perusahaan adalah pihak pengakuisisi dalam suatu kombinasi
bisnis;
o) peristiwa atau perubahan keadaan yang menyebabkan manfaat pajak tangguhan √
wajib diakui apabila manfaat pajak tangguhan yang diperoleh dari kombinasi bisnis
tidak diakui pada tanggal akuisisi tetapi diakui setelah tanggal akuisisi; dan
p) jumlah aset pajak tangguhan dan alasan atau bukti yang mendukung pengakuan atas √
aset pajak tangguhan, apabila: Catatan 14d
(1) penggunaan aset pajak tangguhan bergantung pada kondisi laba kena pajak √
mendatang lebih besar dari laba pembalikan perbedaan temporer kena pajak
Page 65
Page 65 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
yang telah ada; dan Catatan 14d
(2) entitas mengalami kerugian pada periode kini atau periode sebelumnya yang √
mengakibatkan diakuinya aset pajak tangguhan terkait.
21) Laba (Rugi) per Saham Dasar dan Dilusian
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) jumlah yang digunakan sebagai pembilang dalam penghitungan laba per saham dasar √ Catatan 32
dan dilusian, dan rekonsiliasi jumlah tersebut terhadap laba atau rugi yang dapat
diatribusikan kepada entitas induk untuk periode tersebut. Rekonsiliasi tersebut
mencakup dampak individual dari setiap jenis instrumen yang mempengaruhi laba per
saham;
b) jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang digunakan sebagai penyebut dalam √ Catatan 32
penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi penyebut tersebut.
Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak individual dari setiap jenis instrumen yang
mempengaruhi laba per saham;
c) instrumen (termasuk saham yang dapat diterbitkan secara kontinjen) yang berpotensi √
mendilusi laba per saham dasar di masa depan, namun tidak dimasukkan dalam
penghitungan laba per saham dilusian karena instrumen tersebut bersifat antidilutif
untuk periode sajian;
d) penjelasan transaksi saham biasa atau transaksi instrumen berpotensi saham biasa, √
selain yang dihitung sesuai dengan SAK yang berlaku, yang terjadi setelah periode
pelaporan dan akan secara signifikan mengubah jumlah saham biasa atau instrumen
berpotensi saham biasa yang beredar pada akhir periode tersebut seandainya transaksi
dimaksud terjadi sebelum akhir periode pelaporan; dan
e) laba per saham dasar dan dilusian untuk operasi yang dihentikan. √
22) Transaksi Pihak Berelasi
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Pengungkapan mengenai transaksi atau saldo dengan pihak berelasi, yang
jumlahnya:
(1) lebih dari Rp 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah) untuk transaksi dengan √ Catatan 33
orang atau anggota keluarga terdekat; dan/atau
(2) lebih dari 0,5% (nol koma lima perseratus) dari modal disetor untuk transaksi √ Catatan 33
dengan entitas berelasi.
b) terkait dengan transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat meliputi √ Catatan 33
nama, sifat dan hubungan dengan pihak berelasi serta informasi tentang transaksi
dan saldo dengan pihak dimaksud;
c) terkait dengan transaksi dengan entitas berelasi meliputi sifat dan hubungan dengan
Page 66
Page 66 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
pihak-pihak berelasi serta informasi mengenai transaksi dan saldo, termasuk
komitmen, yang diperlukan untuk memahami potensi dampak hubungan tersebut
dalam laporan keuangan, paling kurang:
(1) jumlah transaksi beserta persentasenya terhadap total pendapatan dan beban √ Catatan 33
terkait;
(2) jumlah saldo beserta persentasenya terhadap total Aset atau Liabilitas,
termasuk komitmen, dan:
(a) persyaratan dan ketentuannya, termasuk apakah terdapat jaminan, dan √
sifat imbalan yang akan diberikan, untuk penyelesaian; dan
(b) rincian garansi yang diberikan atau diterima; √
(3) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian √
penurunan nilai secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang terkait
dengan jumlah saldo piutang usaha dan piutang pihak berelasi non-usaha; dan
(4) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai, jika √
dilakukan pembentukan;
d) pengungkapan yang disyaratkan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) dan b)
dilakukan secara terpisah untuk masing-masing kategori berikut:
(1) entitas induk; √ Catatan 33
(2) entitas dengan pengendalian bersama atau Pengaruh Signifikan terhadap √ Catatan 33
entitas;
(3) entitas anak; √
(4) entitas asosiasi; √
(5) Ventura Bersama dimana entitas merupakan venturer; √
(6) personil manajemen kunci dari entitas pelapor atau entitas induknya; dan √ Catatan 33
√
(7) pihak-pihak berelasi lainnya.
e) seluruh kompensasi yang diberikan kepada masing-masing anggota atau kelompok
√ Catatan 1
direksi, komisaris, pemegang saham utama yang juga sebagai karyawan, dan
manajemen kunci lainnya untuk masing-masing kategori berikut:
(1) imbalan kerja jangka pendek;
(2) imbalan pascakerja;
(3) imbalan kerja jangka panjang lainnya;
(4) pesangon pemutusan kontrak kerja; dan
(5) pembayaran berbasis saham.
f) untuk entitas berelasi dengan pemerintah : √
Page 67
Page 67 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
(1) nama entitas berelasi dengan pemerintah dan sifat hubungannya dengan
Perusahaan;
(2) sifat dan jumlah setiap transaksi yang secara individual signifikan; dan
(3) untuk transaksi lainnya yang secara kolektif, tetapi tidak secara individual,
signifikan, indikasi secara kuantitatif atau kualitatif atas luasnya transaksi
tersebut.
23) Aset dan Liabilitas dalam Mata Uang Asing
a) Mata uang asing yang dimaksud adalah mata uang selain mata uang fungsional. √
b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) rincian aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing serta ekuivalennya √
dalam mata uang fungsional;
(2) posisi neto dari aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing; √
√
(3) rincian kontrak valuta berjangka dan ekuivalen dalam mata uang fungsional;
(4) jumlah selisih kurs yang diakui dalam laba rugi, kecuali untuk selisih kurs yang √
timbul pada instrumen keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi;
dan
(5) selisih kurs neto diakui dalam pendapatan komprehensif lain dan diakumulasikan √
dalam komponen ekuitas yang terpisah, serta rekonsiliasi selisih kurs tersebut
pada awal dan akhir periode.
24) Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) untuk setiap rugi penurunan nilai yang diakui atau dibalik selama periode tertentu
untuk suatu aset individual, termasuk goodwill atau suatu unit penghasil kas:
(1) peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan pengakuan atau pembalikan rugi √
penurunan nilai;
(2) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama periode tersebut √
dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang didalamnya tercakup rugi
penurunan nilai;
(3) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama √
periode tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang di dalamnya
tercakup rugi penurunan nilai yang dibalik;
(4) goodwill yang telah diakui rugi penurunan nilainya; √
(5) jumlah rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam pendapatan √
komprehensif lain selama periode tersebut; dan
(6) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam √
pendapatan komprehensif lain selama periode tersebut.
Page 68
Page 68 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam angka (1) dilakukan untuk setiap √
kelompok aset.
25) Perubahan Estimasi Akuntansi, Perubahan Kebijakan Akuntansi, dan Kesalahan √
Periode Lalu
a) Perubahan Estimasi Akuntansi
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) sifat dan alasan perubahan estimasi akuntansi;
(2) jumlah perubahan estimasi yang berdampak pada periode berjalan; dan
(3) perkiraan dampak estimasi pada periode mendatang. Dalam hal jumlah
dampak pada periode mendatang tidak praktis, fakta tersebut harus
diungkapkan.
b) Perubahan Kebijakan Akuntansi
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) sifat dari perubahan kebijakan akuntansi;
(2) alasan penerapan kebijakan akuntansi baru memberikan informasi yang andal
dan relevan;
(3) jumlah penyesuaian untuk periode berjalan dan setiap periode lalu sajian:
(a) setiap pos laporan keuangan yang terpengaruh; dan
(b) laba per saham dasar dan dilusian;
(4) jumlah penyesuaian yang terkait dengan periode-periode sebelum periode yang
disajikan. Dalam hal tidak praktis dilakukan, maka diungkapkan alasannya;
dan
(5) keadaan yang membuat penerapan retrospektif tidak praktis untuk suatu
periode tertentu atau untuk periode-periode sebelum periode-periode tersebut
disajikan dan tanggal dimulainya perubahan kebijakan akuntansi.
c) Kesalahan Periode Lalu
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) sifat dari kesalahan periode lalu;
(2) jumlah koreksi untuk setiap periode sajian:
(a) bagi setiap pos laporan keuangan; dan
(b) laba per saham dasar dan dilusian;
(3) jumlah koreksi pada awal periode sajian paling awal; dan
(4) keadaan yang membuat penerapan retrospketif tidak praktis dilakukan dan
penjelasan mengenai cara dan waktu dilakukannya koreksi apabila penyajian
Page 69
Page 69 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
kembali retrospektif tidak praktis.
26) KombinasiBisnis
a) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut untuk setiap kombinasi
bisnis yang terjadi selama periode pelaporan, yaitu:
(1) nama dan penjelasan tentang pihak yang diakuisisi; √
(2) tanggal akuisisi; √
√
(3) biaya terkait akuisisi, di luar biaya penerbitan Efek utang dan Efek ekuitas,
periode berjalan, dan akumulasinya untuk masing-masing kombinasi bisnis;
√
(4) persentase kepentingan ekuitas berhak suara yang diperoleh;
√
(5) alasan utama untuk kombinasi bisnis dan penjelasan tentang cara pihak
pengakuisisi memperoleh Pengendalian atas pihak yang diakuisisi;
√
(6) penjelasan kualitatif tentang faktor yang membentuk goodwill yang diakui;
√
(7) Nilai Wajar pada saat tanggal akuisisi atas total imbalan yang dialihkan dan Nilai
Wajar tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama imbalan;
(8) kesepakatanimbalankontinjensi dan asetindemnifikasi:
(a) jumlah yang diakui pada tanggalakuisisi; √
√
(b) penjelasantentangkesepakatan dan dasarpenentuanjumlahpembayaran;
dan
√
(c) estimasikisaranhasil (tidakdidiskonto) atau,
jikaapabilakisarantidakdapatdiestimasikanmakafakta dan
alasanmengapakisarantersebuttidakdapatdiestimasikan.
Dalamhaljumlahmaksimumpembayarantidakterbatas,
makapihakpengakuisisimengungkapkanfaktatersebut;
(9) Perusahaan harusmengungkapkanpiutang yang
diperolehberdasarkankelompokutamapiutang, misalnyapinjaman yang diberikan,
sewapembiayaanlangsung, dan kelompokpiutanglain, yaitusebagaiberikut: √
(a) Nilai Wajarpiutang; √
(b) jumlahpiutangbrutokontraktual; dan √
(c) estimasiterbaik pada tanggalakuisisiatasjumlaharus kas kontraktual yang
diperkirakantidaktertagih;
(10) jumlah yang diakui pada tanggalakuisisiuntuksetiapkelompokutamaAset yang √
diperoleh dan Liabilitas yang diambilalih;
(11) setiapliabilitaskontinjensiyang diakui pada Nilai Wajar: √
(a) uraianmengenaikarakteristikkewajiban dan
Page 70
Page 70 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
perkiraansaataruskeluarsumberdayaekonomiterjadi; √
(b) indikasiketidakpastiansaatataujumlaharuskeluartersebut.
Dalamhaldiperlukan, Perusahaan harusmengungkapkanasumsiutama yang
mendasariprakiraanperistiwa masa depan; dan √
(c) jumlahestimasipenggantian yang
akanditerimadenganmenyebutkanjumlahAset yang
telahdiakuiuntukestimasipenggantiantersebut;
(12) dalam hal liabilitas kontinjensi tidak diakui karena Nilai Wajarnya tidak dapat √
diukur secara andal, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan:
(a) informasi sebagaimana dimaksud dalam angka 33 huruf b) angka (4) √
terkait perikatan dan kontijensi; dan
(b) alasan Liabilitas tidak dapat diukur secara andal; √
(13) dalam hal pembelian dengan diskon:
(a) jumlah keuntungan yang diakui dan pos dalam laporan laba rugi √
komprehensif dimana keuntungan tersebut diakui; dan
(b) penjelasan tentang alasan transaksi tersebut menghasilkan keuntungan;
(14) setiap kombinasi bisnis dimana pihak pengakuisisi memiliki kurang dari 100%
(seratus perseratus) dari kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi pada √
tanggal akuisisi:
(a) jumlah dari kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi, yang √
diakui pada tanggal akuisisi dan dasar pengukurannya; dan
(b) teknik penilaian dan input model utama yang digunakan dalam penentuan
nilai tersebut, untuk setiap kepentingan nonpengendali pada pihak yang
diakuisisi yang diukur pada Nilai Wajar; √
(15) dalam hal suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap:
(a) Nilai Wajar pada tanggal akuisisi atas kepentingan ekuitas pihak yang
diakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi segera sebelum tanggal
akuisisi; dan √
(b) jumlah keuntungan atau kerugian yang diakui sebagai hasil dari
pengukuran kembali Nilai Wajar dari kepentingan ekuitas pada pihak
yang diakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi sebelum kombinasi
bisnis dan pos dalam laporan laba rugi komprehensif untuk mengakui
keuntungan atau kerugian tersebut;
√
(16) Informasi sebagai berikut:
(a) jumlah pendapatan dan laba atau rugi dari pihak yang diakuisisi sejak
tanggal akuisisi yang dimasukkan dalam laporan laba rugi komprehensif
Page 71
Page 71 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
pada periode pelaporan; dan √
(b) pendapatan dan laba atau rugi dari entitas hasil penggabungan untuk
periode pelaporan berjalan seolah-olah tanggal akuisisi untuk semua
kombinasi bisnis yang terjadi selama tahun berjalan telah diperhitungkan
sejak awal periode pelaporan.
b) Terhadap kombinasi bisnis yang terjadi pada periode sekarang dan periode
sebelumnya, Perusahaan yang menjadi pihak pengakuisisi wajib mengungkapkan
informasi berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang material atau secara kolektif
material:
(1) dalam hal akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai untuk Aset,
Liabilitas, kepentingan nonpengendali tertentu atau jenis imbalan dan jumlah
yang diakui dalam laporan keuangan kombinasi bisnis sehingga ditentukan
hanya bersifat penyisihan, maka diungkapkan: √
√
(a) alasan akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai;
(b) Aset, Liabilitas, kepentingan ekuitas atau jenis imbalan yang akuntansi
√
awalnya belum selesai; dan
(c) sifat dan jumlah dari setiap penyesuaian periode pengukuran yang diakui
selama periode pelaporan
(2) setiap periode pelaporan setelah tanggal akuisisi sampai dengan Perusahaan
mendapatkan, menjual atau kehilangan hak atas aset imbalan kontinjensi, atau
sampai dengan Perusahaan menyelesaikan liabilitas imbalan kontinjensi atau
liabilitas tersebut dibatalkan atau lewat waktu, maka diungkapkan: √
(a) setiap perubahan dalam jumlah yang diakui, termasuk setiap perbedaan
yang timbul selama penyelesaian; √
(b) setiap perubahan dalam kisaran hasil (tidak didiskonto) dan alasan
perubahan tersebut; dan √
(c) teknik penilaian dan input model utama yang digunakan untuk mengukur
imbalan kontinjensi; √
(3) liabilitas kontinjensi yang diakui dalam kombinasi bisnis, jika ada; √
(4) rekonsiliasi atas nilai tercatat goodwill pada awal dan akhir periode pelaporan;
(5) jumlah dan penjelasan dari setiap keuntungan atau kerugianyang diakui pada
periode pelaporan yang: √
(a) terkait dengan aset teridentifikasi yang diperoleh atau liabilitas yang
diambil-alih dalam kombinasi bisnis pada periode pelaporan berjalan atau
periode pelaporan sebelumnya; dan √
(b) ukuran, sifat, atau kejadian relevan yang diungkapkan untuk memahami
Page 72
Page 72 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
laporan keuangan Perusahaan hasil penggabungan; √
c) pernyataan kesesuaian dengan peraturan Bapepam dan LK dalam pelaksanaan
transaksi kombinasi bisnis; dan
d) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal berikut secara keseluruhan, sehubungan
dengan perolehan atas entitas anak dan unit bisnis lainnya selama suatu periode: √
(1) jumlah harga yang dibayarkan; √
(2) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas; √
(3) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apabila
Pengendalian diperoleh; dan √
(4) jumlah aset dan liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau
bisnis lainnya apabila Pengendalian diperoleh, diikhtisarkan berdasarkan
kategori utamanya.
27) Segmen Operasi
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) pengungkapan pada level segmen;
(1) informasi umum, yang terdiri dari:
(a) faktor-faktor yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasi √ Catatan 38
segmen dilaporkan; dan
(b) jenis produk dan jasa yang menghasilkan pendapatan dari setiap segmen √ Catatan 38
dilaporkan;
(2) informasi mengenai laba atau rugi segmen, termasuk pendapatan dan beban √ Catatan 38
tertentu, aset segmen, dan liabilitas segmen dari segmen dilaporkan, serta dasar
pengukurannya;
(3) rekonsiliasi dari total pendapatan segmen, ukuran laba atau rugi segmen
dilaporkan, aset segmen, liabilitas segmen, dan unsur segmen material lainnya √
terhadap jumlah yang terkait dalam laporan keuangan Perusahaan;
b) pengungkapan pada level entitas √
(1) Informasi produk dan jasa
Pendapatan dari pelanggan eksternal untuk setiap produk dan jasa atau setiap
kelompok produk dan jasa yang serupa.
(2) Informasi wilayah geografis
(a) Pendapatan dari pelanggan eksternal yang diatribusikan kepada:
i. negara domisili Perusahaan; dan
ii. semua negara asing secara total dimana Perusahaan memperoleh
Page 73
Page 73 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
pendapatan. Dalam hal pendapatan dari suatu negara asing secara
individual jumlahnya material, pendapatan tersebut diungkapkan secara
terpisah, termasuk dasar pengatribusian pendapatannya kepada negara
tersebut secara individual.
(b) Aset tidak lancar selain instrumen keuangan, aset pajak yang ditangguhkan, √
aset imbalan pascakerja, dan hak yang terjadi akibat kontrak asuransi yang
berlokasi di:
i. negara domisili Perusahaan; dan
ii. semua negara asing secara total dimana Perusahaan memiliki aset.
Dalam hal aset dari suatu negara asing secara individual jumlahnya
material, maka aset tersebut diungkapkan secara terpisah.
(3) Informasi pelanggan utama
√
Dalam hal pendapatan dari transaksi dengan pelanggan eksternal tunggal
mencapai 10% (sepuluh perseratus) atau lebih dari pendapatan konsolidasi,
Perusahaan harus mengungkapkan:
(a) fakta;
(b) total pendapatan dari setiap pelanggan; dan
(c) identitas segmen yang melaporkan pendapatan tersebut.
28) Operasi yang Dihentikan
a) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) uraian tentang alasan operasi dihentikan; √
(2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan √
yang diharapkan, cara, dan waktu pelepasan dari aset dan liabilitas operasi
yang dihentikan; dan
(3) pengaruh dari operasi yang dihentikan terhadap segmen yang dilaporkan dari
√
aset tidak lancar atau kelompok lepasan disajikan sesuai SAK yang berlaku.
b) Yang harus diungkapkan atas informasi terkait dengan laba (rugi) operasi yang
dihentikan, antara lain:
(1) analisa atas jumlah tunggal yang disajikan dalam laporan laba rugi
komprehensif meliputi:
(a) pendapatan, beban, dan laba atau rugi sebelum pajak dari operasi yang √
dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait; dan
(b) laba atau rugi yang diakui dalam pengukuran ke Nilai Wajar setelah
dikurangi biaya untuk menjual atau pelepasan aset atau kelompok lepasan
yang terkait dengan operasi yang dihentikan dan beban pajak penghasilan √
yang terkait;
(2) arus kas neto yang dapat diatribusikan pada aktivitas operasi, investasi dan √
Page 74
Page 74 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
pendanaan dari operasi yang dihentikan; dan
(3) jumlah penghasilan dari operasi yang dilanjutkan dan operasi yang dihentikan √
yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas induk.
29) Instrumen Derivatif selain Derivatif Melekat
a) Perusahaan wajib mengelompokkan instrumen derivatif sesuai dengan tujuannya, √
yaitu untuk lindung nilai atau tujuan lainnya (non lindung nilai), seperti untuk tujuan
spekulasi;
b) Perusahaan yang memiliki atau menerbitkan instrumen derivatif wajib
mengungkapkan untuk setiap kontrak instrumen derivatif dalam kelompok klasifikasi
lindung nilai dan kelompok non lindung nilai:
(1) hakikat dan sifat dari transaksi, berupa transaksi berjangka dalam bentuk √
valuta, bunga, komoditas atau lain-lain;
(2) pihak lawan transaksi (counterparties); √
(3) tanggal jatuh tempo; √
(4) nilai keseluruhan kontrak dan Nilai Wajar pada tanggal laporan posisi √
keuangan;
(5) beban atau Pendapatan pada periode pelaporan; √
(6) pos Aset dan/atau Liabilitas yang dilindung nilai; dan √
(7) persyaratan penting lainnya. √
c) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Hal-hal yang diperlukan untuk memahami tujuan transaksi derivatif dan strategi √
untuk mencapai tujuan tersebut;
(2) Kebijakan manajemen risiko untuk setiap klasifikasi lindung nilai, termasuk √
penjelasan mengenai Aset dan/atau Liabilitas dan jenis transaksi yang dilindung
nilai; dan
(3) Bagi instrumen yang tidak dimaksudkan sebagai suatu lindung nilai, disebutkan √
tujuannya.
30) Nilai Wajar Instrumen Keuangan
Yang harus diungkapkan untuk setiap kelompok aset keuangan dan liabilitas keuangan
antara lain:
a) Nilai Wajar setiap kelompok Aset dan Liabilitas tersebut dengan cara yang √ Catatan 34
memungkinkan untuk dapat diperbandingkan dengan nilai tercatat dalam laporan posisi
keuangan; dan
b) hierarki, metode, dan asumsi signifikan yang digunakan dalam menentukan Nilai Wajar √ Catatan 34
aset keuangan dan liabilitas keuangan.
31) Dividen
Yang harus diungkapkan antara lain:
Page 75
Page 75 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
a) jumlah dividen dan dividen per saham yang telah dideklarasikan dan dibayarkan √
sebagai distribusi kepada pemilik pada periode pelaporan;
b) jumlah utang dividen untuk:
√
(1) periode pelaporan, dan
(2) periode sebelumnya;
c) jumlah dividen dan dividen per saham yang diusulkan atau dideklarasikan setelah
√
periode pelaporan tetapi sebelum tanggal penyelesaian laporan keuangan dan tidak
diakui sebagai Liabilitas kepada pemilik pada akhir periode pelaporan; dan
d) jumlah dividen preferen kumulatif yang tidak diakui. √
32) Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jumlah agregat dari liabilitas kontinjensi dengan jumlah liabilitas kontinjensi lainnya √
secara terpisah;
b) jumlah agregat dari komitmen modal terkait dengan bagian partisipasinya dalam √
Ventura Bersama secara terpisah dari komitmen lainnya;
c) daftar dan penjelasan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama yang signifikan dan
√
bagian partisipasi kepemilikan dalam pengendalian bersama entitas; dan
d) dalam hal Ventura Bersama diakui dalam pengendalian bersama entitas, agar
ditambahkan pengungkapan tambahan tentang:
(1) metode yang digunakan untuk mengakui bagian partisipasinya; dan √
(2) jumlah agregat setiap aset lancar, aset tidak lancar, liabilitas jangka pendek,
√
liabilitas jangka panjang, penghasilan dan beban yang terkait dengan bagian
partisipasinya dalam Ventura Bersama.
33) Perikatan dan Kontinjensi √
a) Perikatan
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) perikatan yang meliputi:
(a) perjanjian sewa, keagenan dan distribusi, bantuan manajemen dan teknis,
royalti, dan lisensi, diungkapkan:
i. pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian;
ii. periode berlakunya perikatan;
iii. dasar penentuan kompensasi dan denda;
iv. jumlah beban atau pendapatan pada periode pelaporan; dan
v. pembatasan-pembatasan lainnya;
Page 76
Page 76 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
(b) kontrak atau perjanjian yang memerlukan penggunaan dana di masa yang
akan datang, seperti: pembangunan pabrik, perjanjian pembelian, ikatan
untuk investasi, diungkapkan:
i. pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian;
ii. periode berlakunya perikatan;
iii. nilai keseluruhan, mata uang, dan bagian yang telah direalisasi; dan
iv. sanksi-sanksi;
(2) pemberian jaminan atau garansi, diungkapkan:
(a) pihak-pihak yang dijamin dan yang menerima jaminan, yang dipisahkan
antara pihak berelasi dan pihak ketiga untuk pihak yang dijamin;
(b) latar belakang dikeluarkannya jaminan;
(c) periode berlakunya jaminan; dan
(d) nilai jaminan;
(3) fasilitas kredit yang belum digunakan, misalnya fasilitas L/C, cerukan bank; dan
(4) uraian mengenai sifat, jenis, jumlah dan batasan-batasannya.
b) Kontinjensi
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) perkara atau sengketa hukum,
diungkapkan:
(a) pihak-pihak yang terkait;
(b) jumlah yang diperkarakan;
(c) latar belakang, isi dan status perkaradan pendapat hukum (legal opinion);
dan
(d) dampak keuangan;
(2) Peraturan Pemerintah yang berdampak terhadap Perusahaan, misalnya masalah
lingkungan hidup, diungkapkan uraian singkat tentang peraturan dan estimasi
dampak keuangannya;
(3) kemungkinan liabilitas pajak tambahan:
(a) jenis ketetapan atau tagihan pajak, jenis pajak, tahun pajak serta jumlah
pokok dan denda atau bunganya; dan
(b) sikap Perusahaan terhadap ketetapan atau tagihan pajak (keberatan atau
banding);
(4) peristiwa kontinjensi lainnya, yang diungkapkan antara lain:
Page 77
Page 77 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
(a) karakteristik aset atau liabilitas kontinjensi;
(b) estimasi dari dampak keuangannya;
(c) indikasi tentang ketidakpastian yang terkait dengan jumlah atau waktu arus
keluar sumber daya; dan
(d) kemungkinan penggantian oleh pihak ketiga.
34) Khusus Industri Perkebunan
Perkebunan Inti Rakyat dan Plasma
Yang harusdiungkapkanantara lain:
a) Isi perjanjian kerjasama IR/Plasma; √
b) Pihak-pihak yang terkait dalam kerjasama; √
c) Lokasi aset dan jangkawaktupengelolaan; √
d) Hak dan liabilitasdari masing-masing pihakdalamkerjasama; √
e) Ketentuan tentang perbahan perjanjian kerjasama; dan √
f) Isi perubahan perjanjian, jika ada. √
35) ManajemenRisikoKeuangan
a) Perusahaan harus mengungkapkan informasi yang memungkinkan para pengguna
laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat dan luas risiko yang timbul dari instrumen
keuangan, serta kebijakan dalam pengelolaan risiko, termasuk, namun tidak terbatas
pada risiko sebagai berikut:
(1) risiko kredit, antara lain ikhtisar analisis umur aset keuangan yang belum jatuh √ Catatan 35
tempo atau tidak mengalami penurunan nilai dan yang lewat jatuh tempo pada
akhir periode pelaporan tetapi tidak mengalami penurunan nilai;
(2) risiko likuiditas, antara lain: Catatan 35
√
(a) analisis jatuh tempo untuk liabilitas keuangan derivatif dan nonderivatif yang
menunjukkan sisa jatuh tempo kontraktual yang bertujuan untuk
pemahaman terhadap periode arus kas; dan
(b) deskripsi mengenai cara Perusahaan mengelola risiko likuiditas;
(3) risiko pasar, antara lain analisis sensitivitas untuk setiap jenis risiko pasar dimana
entitas terdampak pada akhir periode pelaporan, yang menunjukkan dampak √
perubahan pada variabel risiko yang relevan pada tanggal tersebut terhadap laba
rugi dan ekuitas; dan
(4) risiko lainnya yang dimiliki oleh Perusahaan.
b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) terdiri dari pengungkapan √
kualitatif dan pengungkapan kuantitatif untuk setiap jenis risiko yang timbul dari
instrumen keuangan.
√
Page 78
Page 78 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
36) Khusus Industri Perbankan
a) RasioKecukupan Modal (Capital Adequacy Ratio)
Yang harusdiungkapkanantara lain:
√
(1) Rincianperhitungan dan jumlahrasiokecukupan modal pada
tanggallaporanposisikeuangan;
(2) Posisi CAR minimum berdasarkanperaturan Bank Indonesia; dan √
(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan CAR. √
b) PosisiDevisa Neto √
Yang harusdiungkapkanantara lain: √
(1) Rincianperhitungan dan posisidevisanetomenurutjenismata uang pada
tanggallaporanposisikeuangan;
(2) Posisidevisanetomaksimumberdasarkanperaturan Bank Indonesia; √
(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan posisi devisa neto. √
c) JaminanPemerintahterhadapLiabilitasPembayaran Bank Umum
Yang harusdiungkapkanantara laindasarhukum yang melandasijaminanatas dana
pihakketiga di bank. √
d) Aktivitas Fiduciary
Yang harus diungkapkan antara lain uraian masing-masing aktivitas fiduciaryyang
meliputi jasa kustodian, wali amanat, pengelolaan investasi dan reksadana. √
37) Kuasi-Reorganisasi
Yang harus diungkapkan antara lain uraian mengenai kegiatan kuasi-reorganisasi yang
meliputi:
a) Jumlah saldo negatif yang dieliminasi dalam laporan posisi keuangan dan jumlah √
tersebut disajikan selama tiga tahun berurutan sejak kuasi-reorganisasi;
b) Status going concern perusahaan dan rencana manajemen dan pemegang saham √
setelah kuasi-reorganisasi yang menggambarkan prospek usaha di masa mendatang;
c) Penyajian laporan posisi keuangan sebelum, pada saat dan sesudah kuasi- √
reorganisasi;
d) Rincian dari jumlah yang membentuk akun selisih penilaian Aset dan liabilitas sebelum √
digunakan untuk mengeliminasi defisit; dan
e) Keterangan tentang tanggal terjadinya kuasi-reorganisasi pada akun saldo laba dalam
Page 79
Page 79 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
laporan posisi keuangan untuk jangka waktu 10 tahun ke depan sejak kuasi- √
reorganisasi.
38) Pengelolaan Modal
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) informasi kualitatif tentang tujuan, kebijakan, dan proses Perusahaan dalam mengelola
permodalannya, termasuk:
(1) deskripsi tentang bagian yang dikelola sebagai modal;
√
(2) sifat persyaratan dan implementasinya dalam hal Perusahaan diharuskan untuk
memenuhi persyaratan permodalan yang disyaratkan oleh pihak eksternal; dan
√
(3) cara Perusahaan memenuhi tujuannya dalam mengelola permodalannya;
√
b) ringkasan data kuantitatif tentang bagian yang dikelola sebagai modal;
√
c) setiap perubahan pada angka a) dan angka b) dari periode sebelumnya;
√
d) pernyataan atas kepatuhan terhadap setiap persyaratan permodalan dari pihak
eksternal (jika ada); dan
e) konsekuensi dari ketidakpatuhan persyaratan permodalan dari pihak eksternal, apabila
√
terjadi ketidakpatuhan.
39) Transaksi Nonkas
Yang harus diungkapkan antara lain :
Transaksi pada aktivitas investasi dan pendanaan yang tidak memerlukan penggunaan Kas √ Catatan 36
dan Setara Kas yang tidak termasuk dalam laporan arus kas.
Transaksi tersebut antara lain berupa perolehan Aset secara kredit atau sewa pembiayaan,
akuisisi melalui penerbitan saham, dan konversi utang menjadi modal. √ Catatan36
40) Pembayaran Berbasis Saham
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) rincian jumlah Liabilitas atas pembayaran berbasis saham baik untuk jangka pendek √
ataupun jangka panjang;
b) penjelasan mengenai setiap jenis perjanjian pembayaran berbasis saham yang ada √
pada suatu periode, termasuk syarat dan ketentuan umum setiap perjanjian, seperti
kondisi vesting, jangka waktu maksimum atas opsi yang diberikan, dan metode
penyelesaian;
c) jumlah dan rata-rata tertimbang harga eksekusi opsi saham untuk setiap kelompok √
opsi saham;
d) untuk opsi saham yang dieksekusi selama periode, rata-rata tertimbang harga saham
Page 80
Page 80 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
pada tanggal eksekusi atau selama periode pelaporan; √
e) kisaran harga eksekusi dan rata-rata tertimbang sisa umur kontrak untuk opsi saham
yang beredar pada akhir periode; √
f) penentuan Nilai Wajar dengan mengungkapkan paling kurang hal-hal sebagai
berikut:
(1) opsi yang diberikan selama suatu periode, rata-rata tertimbang Nilai Wajar
opsi tersebut pada tanggal pengukuran dan informasi tentang bagaimana Nilai √
Wajar tersebut diukur; dan
(2) jumlah dan rata-rata tertimbang nilai wajar instrumen ekuitas tersebut pada
tanggal pengukuran, dan informasi tentang pengukuran Nilai Wajar tersebut
√
untuk instrumen ekuitas lain yang diberikan selama suatu periode (yaitu selain
opsi saham);
g) dampak transaksi pembayaran berbasis saham terhadap laba rugi Perusahaan dalam
suatu periode dan terhadap posisi keuangannya.
√
41) KhususIndustriAsuransi:
a) Analisis kekayaan dan Perhitungan Batas Tingkat Solvabilitas
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) Analisis Kekayaan; √
(2) Perhitungan batas tingkat solvabilitas; √
(3) Batas tingkat solvabilitas yang harus dipenuhi; √
(4) Tingkat solvabilitas yang dicapai perusahaan per tanggal pelaporan; dan √
(5) Jumlah investasi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. √
42) AsetLiabilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi Syariah
Hal-hal yang harusdiungkapkan:
a) Ijin Menteri Keuanganataspendirian unit Asuransi Syariah; √
b) JenisAkadAsuransi Syariah; √
c) RincianAset, Liabilitas, Pendapatan, Beban, dan Laba Usaha Unit Asuransi Syariah; dan √
d) Zakat.
√
43) InformasiPentingLainnya
Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari:
a) Kontrakreasuransi; √
b) Perjanjianpenting dan ikatanlainnya; √
Page 81
Page 81 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
c) Rasio keuangan penting; √
d) Pendapatan, beban dan hasil underwriting; dan √
e) Peristiwa atau keadaan yang mempengaruhi kinerja atau kelangsungan hidup
perusahaan. √
44) Khusus Industri Kehutanan :
a) Rincian volume penjualan kayu bulat (jenis kayu); √
b) Pemenuhan liabilitas terhadap negara seperti DR, IHH, BPPHH, IHPH dan iuran wajib √
lainnya;
c) Realisasi kegiatan dan biaya yang berhubungan dengan pelaksanaan penanaman √
kembali hutan alam (TPTI, pembinaan dan perlindungan hutan, penanaman tanah
kosong dan usaha lainnya untuk kelestarian alam);
d) Realisasi jenis kegiatan sehubungan pelaksanaan Bina desa hutan dan biayanya; √
e) Khusus HTI, diungkapkan realisasi anggaran dan penanaman pada periode berjalan √
dan akumulasinya; dan
f) Sehubungan dengan pembangunan sarana dan prasarana :
(1) Realisasi pembangunan jalan dan jembatan serta pemeliharaannya; dan √
(2) Jenis jalan yang dibangun pada periode berjalan dan akumulasinya. √
45) Peristiwa Setelah Periode Pelaporan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) dalam hal Perusahaan menerima informasi setelah periode pelaporan tentang kondisi
yang ada pada akhir periode pelaporan, maka Perusahaan memutakhirkan √
pengungkapan kondisi tersebut sesuai dengan informasi terkini; dan
contoh peristiwa setelah periode pelaporan yang mensyaratkan entitas untuk
menyesuaikan jumlah yang diakui dalam laporan keuangannya, atau untuk mengakui
peristiwa yang sebelumnya tidak diakui:
b) dalam hal terdapat peristiwa nonpenyesuai yang material setelah periode pelaporan, Catatan 40
√
maka Perusahaan mengungkapkan uraian peristiwa, misalnya:
(1) tanggal terjadinya;
(2) sifat peristiwa; dan
(3) estimasi atas dampak keuangan, atau pernyataan dan alasan bahwa estimasi
tersebut tidak dapat dibuat.
46) PerkembanganTerakhirStandarAkuntansiKeuangan dan Peraturan yang
TerkaitdenganAktivitasPerusahaan
Page 82
Page 82 of 83
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
Dalam hal Perusahaan belum menerapkan suatu SAK dan/atau peraturan yang terkait
dengan aktivitas Perusahaan, yang telah diterbitkan tetapi belum efektif berlaku, Yang
harus diungkapkan antara lain:
a) judul SAK dan jenis peraturan baru tersebut; √ Catatan 1
b) sifat dari perubahan yang belum berlaku efektif atau perubahan kebijakan akuntansi;
√ Catatan 1
c) tanggal penerapan SAK dan peraturan baru tersebut disyaratkan; dan √ Catatan 1
d) pembahasan mengenai dampak penerapan awal SAK dan peraturan baru atas laporan
keuangan atau pernyataan manajemen bahwa dampak tersebut tidak dapat diketahui
atau diestimasi secara wajar. √
47) Reklasifikasi
a) Dalam hal Perusahaan mengubah penyajian atau pengklasifikasian pos-pos dalam √
laporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:
(1) sifat reklasifikasi; √
(2) jumlah masing-masing pos atau gabungan beberapa pos yang direklasifikasi;
dan
(3) alasan reklasifikasi.
b) Dalamhalreklasifikasijumlahkomparatiftidakpraktisuntukdilakukan, √
makaPerusahaanharusmengungkapkan:
(1) alasan tidak mereklasifikasi jumlah tersebut; dan
(2) sifat penyesuaian yang akan dilakukan jika jumlah tersebut direklasifikasi.
48) Hibah Pemerintah
Setiap Hibah Pemerintah yang diterima, Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai
berikut:
a) sifat dan luas Hibah Pemerintah yang diakui dalam laporan keuangan dan indikasi √
bentuk lain dari bantuan pemerintah; dan
b) kondisi yang belum terpenuhi dan kontinjensi lain yang melekat atas bantuan √
pemerintah yang telah diakui.
49) Rekonsiliasi antara SAK dengan Standar Akuntansi di Negara Lain
a) Ketentuan ini berlaku bagi Perusahaan yang menyusun laporan keuangan dengan
menggunakan standar akuntansi selain SAK untuk memenuhi persyaratan otoritas √
pasar modal di negara lain atau dalam rangka penawaran Efek di negara lain.
b) Yang harus diungkapkan antara lain:
Page 83
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.