Back to announcement
20230808_ADRO_Laporan Informasi dan Fakta Material_31359349_lamp1.pdf
Other Text extracted ADROSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 10
Page 1
LAPORAN OPERASIONAL 1H23 PT ADARO ENERGY INDONESIA TBK
(BEI: ADRO)
Presiden Direktur dan Chief Executive Officer Garibaldi Thohir menyampaikan:
“Pencapaian perusahaan pada 1H23 memposisikan kami untuk mencapai target tahun
2023 maupun pertumbuhan bisnis berkelanjutan di jangka panjang. Di tengah pasar yang
fluktuatif, permintaan untuk produk kami tetap tinggi – berkat reputasi Adaro sebagai mitra
andal para pelanggan. Lebih lanjut, pemenuhan pembiayaan yang diperoleh untuk smelter
aluminium maupun fasilitas pendukung terkait adalah peristiwa signifikan dalam ekspansi
bisnis Adaro ke sektor pengolahan mineral.”
“Kami mengupayakan keseimbangan yang optimal antara pengembalian pemegang
saham dan ekspansi bisnis. Pada kuartal ini kami memperpanjang program pembelian
kembali saham dengan tetap mempertahankan komitmen terhadap dividen.”
IKTISAR 1H23/2Q23
• Volume produksi ADRO dan perusahaan-perusahaan anaknya (Grup Adaro) mencapai
33,41 juta ton pada 1H23, setara dengan kenaikan 19% dari 1H22. Volume penjualan
periode ini yang mencapai 32,62 juta ton mewakili kenaikan 19% dari 1H22. ADRO siap
mencapai target volume penjualan FY23 yang berkisar 62 – 64 juta ton.
• Penjualan batu bara metalurgi melalui perusahaan anak PT Adaro Minerals Indonesia Tbk
(ADMR) naik 42% menjadi 1,82 juta ton pada 1H23. ADMR mempertahankan target
volume penjualan pada kisaran 3,8 – 4,3 juta ton pada FY23.
• Pengupasan lapisan penutup mencapai 129,83 juta bcm pada 1H23, atau naik 27% dari
1H22. Nisbah kupas tercatat 3,89x, atau naik 7% dari 1H22 dan sejalan dengan target
sebesar 4,2x yang ditetapkan untuk FY23.
• Indonesia tetap merupakan pasar terbesar Grup Adaro, dengan meliputi sekitar 25% dari
penjualan batu bara termalnya di 1H23. Meskipun secara kuartalan penjualan ke pasar
domestik dapat berfluktuasi, kontrak Grup Adaro yang berperiode tahunan membuat
perusahaan tetap dapat mempertahankan target untuk berkontribusi pada pasar domestik
dengan porsi lebih dari 25%.
• Adaro mendapatkan pemenuhan pembiayaan (financial close) untuk smelter aluminium
dan fasilitas pendukung terkait pada bulan Mei 2023, dengan perolehan total $1,585 miliar
dan Rp2,5 triliun.
1
Page 2
Volume Produksi Kuartalan Historis (juta ton)
Volume Penjualan Kuartalan Historis (juta ton)
20.0
16.7 17.2 16.9
15.5 15.1 15.4 15.9 15.3 15.7
14.5 14.4
15.0 13.4 13.6 13.4
12.9 12.7 12.6 13.2 13.1 12.7 12.2
10.9
10.0
5.0
-
Volume Pengupasan Lapisan Penutup Kuartalan dan Nisbah Kupas Historis
2
Page 3
RINGKASAN PENCAPAIAN OPERASIONAL 1H23
Unit 2Q23 1Q23 2Q23 vs. 2Q22 2Q23 vs. 1H23 1H22 1H23 vs.
1Q23 2Q22 1H22
Volume produksi juta ton 17,72 15,69 13% 15,87 12% 33,41 28,02 19%
AI juta ton 13,17 11,81 12% 13,06 1% 24,98 22,88 9%
Balangan Coal Companies juta ton 2,15 1,89 14% 1,36 58% 4,04 2,51 61%
ADMR juta ton 1,32 1,22 8% 0,91 45% 2,54 1,53 66%
MIP juta ton 1,08 0,77 40% 0,53 104% 1,84 1,10 68%
Volume penjualan juta ton 16,90 15,72 8% 15,30 10% 32,62 27,50 19%
Termal - CV menengah juta ton 11,44 11,03 4% 11,89 -4% 22,47 21,18 6%
Termal - E4200 juta ton 4,50 3,84 17% 2,72 65% 8,34 5,04 65%
Batu bara metalurgi juta ton 0,97 0,85 14% 0,69 41% 1,82 1,28 42%
Pengupasan lapisan penutup juta bcm 73,38 56,45 30% 53,83 36% 129,83 102,05 27%
AI juta bcm 57,02 44,98 27% 44,53 28% 102,00 85,38 19%
Balangan Coal Companies juta bcm 8,27 6,27 32% 6,52 27% 14,54 11,92 22%
ADMR juta bcm 4,25 3,30 29% 2,02 110% 7,55 3,50 116%
MIP juta bcm 3,84 1,91 101% 0,76 405% 5,75 1,25 360%
Nisbah kupas x 4,14 3,60 15% 3,39 22% 3,89 3,64 7%
PENJUALAN GRUP ADARO BERDASARKAN TUJUAN PENGIRIMAN PADA 1H23
Penjualan Batu Bara Termal
India
11%
Indonesia
25%
Asia Timur Laut
19%
China
23%
Asia Tenggara
23%
3
Page 4
Penjualan Batu Bara Metalurgi ADMR (untuk Produksi Baja)
Korea
8%
Indonesia
10%
Jepang
35%
China
20%
India
28%
PILAR ADARO ENERGY
1. MINING
PT Adaro Indonesia (AI)
• Pada 1H23 AI mencatat volume produksi sejumlah 24,98 juta ton, atau naik 9% dari
1H22. Volume penjualan pada periode ini mencapai 28,86 juta ton, atau naik 14% dari
1H22.
• Total pengupasan lapisan penutup dari tiga tambang AI mencapai 102,00 juta bcm,
atau naik 19% dari 1H22, sehingga menghasilkan nisbah kupas 4,08x pada 1H23.
2Q23 vs. 2Q23 vs. 1H23 vs.
Units 2Q23 1Q23 2Q22 1H23 1H22
1Q23 2Q22 1H22
Pengupasan lapisan penutup Mbcm 57.02 44.98 27% 44.53 28% 102.00 85.38 19%
Volume produksi Mt 13.17 11.81 12% 13.06 1% 24.98 22.88 9%
Volume penjualan Mt 14.79 14.06 5% 14.23 4% 28.86 25.27 14%
Balangan Coal Companies (BCC)
• Balangan Coal Companies memproduksi 4,04 juta ton batu bara pada 1H23, atau naik
61% dari 1H22. Total pengupasan lapisan penutup sejumlah 14,54 juta bcm setara
dengan kenaikan 22% dari 1H22, sehingga menghasilkan nisbah kupas 3,59x pada
1H23.
4
Page 5
Unit 2Q23 1Q23 2Q23 vs. 2Q22 2Q23 vs. 1H23 1H22 1H23 vs.
1Q23 2Q22 1H22
Pengupasan lapisan penutup juta bcm 8,27 6,27 32% 6,52 27% 14,54 11,92 22%
Volume produksi juta ton 2,15 1,89 14% 1,36 58% 4,04 2,51 61%
PT Mustika Indah Permai (MIP)
• MIP mencatat kenaikan volume produksi sebesar 67% dari 1H22, hingga mencapai
1,84 juta ton. Volume penjualan 1H23 mencapai 1,95 juta ton, atau naik 107% dari
1H22.
• Volume pengupasan lapisan penutup pada 1H23 yang mencapai 5,75 juta bcm setara
dengan kenaikan 360% dari 1H22. Pengupasan lapisan penutup oleh MIP naik berkat
kenaikan ketersediaan fisik alat berat maupun kenaikan utilisasi alat berat yang
didukung oleh kondisi cuaca yang kondusif. Nisbah kupas 1H23 naik menjadi 3,12x.
• MIP terus meningkatkan pangsa pasar di wilayah ini, dan dalam kuartal ini MIP
menambahkan Malaysia menjadi salah satu pelanggan. China merupakan tujuan
ekspor terbesar pada periode ini, diikuti Filipina dan India.
Unit 2Q23 1Q23 2Q23 vs. 2Q22 2Q23 vs. 1H23 1H22 1H23 vs.
1Q23 2Q22 1H22
Pengupasan lapisan penutup juta bcm 3,84 1,91 101% 0,76 407% 5,75 1,25 359%
Volume produksi juta ton 1,08 0,77 40% 0,53 104% 1,84 1,10 68%
Volume penjualan juta ton 1,14 0,81 41% 0,37 211% 1,95 0,94 108%
Kestrel Mine (Kestrel)
• Pada 1H23, Kestrel mencatat volume produksi batu bara yang dapat dijual sejumlah
2,52 juta ton, atau turun 21% dari 1H22. Volume penjualan Kestrel pada 1H23 tercatat
2,24 juta ton, atau turun 29% dari 1H22.
• Pencapaian produksi yang dapat dijual pada 1H23 di bawah perkiraan karena
penurunan kapasitas pengolahan akibat tingginya kandungan tanah lempung atau
dilusi pada persediaan yang diolah. Kondisi ini mempengaruhi kinerja 1H23 dan akan
mengakibatkan produksi yang dapat dijual dalam setahun penuh lebih rendah
daripada perkiraan awal.
• Tujuan penjualan Kestrel didominasi oleh para pelanggan di pasar utama Asia.
Jepang merupakan tujuan penjualan Kestrel yang terbesar pada 1H23, diikuti India
dan Korea. Adaro Capital Limited (48%), perusahaan anak ADRO, dan EMR Capital
Ltd (52%) memegang 80% kepemilikan atas Kestrel.
5
Page 6
Unit 2Q23 1Q23 2Q23 vs. 2Q22 2Q23 vs. 1H23 1H22 1H23 vs.
1Q23 2Q22 1H22
Produksi yang dapat dijual juta ton 1,57 0,96 64% 1,42 11% 2,52 3,19 -21%
Volume penjualan juta ton 1,59 0,65 143% 1,53 4% 2,24 3,18 -29%
2. SERVICES
PT Saptaindra Sejati (SIS)
• Pada 1H23, volume pengupasan lapisan penutup SIS naik 18% y-o-y menjadi 100,04
juta bcm. Volume produksi SIS pada 1H23 mencapai 31,12 juta ton, atau naik 16%
dari 1H22 – sejalan dengan kenaikan produksi Grup Adaro.
• Di tengah kondisi cuaca yang berhujan, volume produksi SIS meningkat, terutama
untuk melayani perusahaan anak lainnya dalam Grup Adaro.
Unit 2Q23 1Q23 2Q23 vs. 2Q22 2Q23 vs. 1H23 1H22 1H23 vs.
1Q23 2Q22 1H22
Pengupasan lapisan penutup juta bcm 55,49 44,55 25% 44,45 25% 100,04 84,55 18%
Produksi juta ton 16,32 14,80 10% 15,24 7% 31,12 26,85 16%
3. LOGISTICS
PT Maritim Barito Perkasa (MBP)
• Volume angkutan tongkang MBP pada 1H23 naik 21% menjadi 31,51 juta ton
dibandingkan 1H22. Volume dari Grup Adaro meliputi hampir seluruh total volume
angkutan tongkang MBP pada 1H23.
• MBP melanjutkan eksekusi rencana peningkatan kapasitas demi mendukung
peningkatan target penjualan Grup Adaro pada tahun 2023. Pembangunan fasilitas
transfer dari tongkang ke tongkang untuk batu bara kokas keras ADMR di Kelanis
Utara telah rampung belum lama ini.
Unit 2Q23 1Q23 2Q23 vs. 2Q22 2Q23 vs. 1H23 1H22 1H23 vs.
1Q23 2Q22 1H22
Angkutan tongkang batu bara juta ton 16,51 15,00 10% 14,74 12% 31,51 25,96 21%
4. POWER
• Pembangkit-pembangkit listrik Adaro mencatat kinerja yang solid pada 2Q23. Setelah
dilakukan pemadaman terjadwal pada 1Q23, faktor ketersediaan (availability factor –
AF) untuk PT Makmur Sejahtera Wisesa (MSW) mencapai 99,99%, atau rata-rata
80% sampai Juni 2023. AF untuk PT Tanjung Power Indonesia (TPI) tercatat 99,26%
pada 2Q23, atau mencapai 94,3% untuk YTD sampai Juni 2023. Sementara itu, AF
PT Bhimasena Power Indonesia (BPI) mencapai 87,66% pada kuartal ini, karena unit
6
Page 7
1 BPI mengalami pemadaman terjadwal dari Juni sampai Agustus 2023, sehingga AF
menjadi 87,22% untuk YTD sampai Juni 2023.
• Panel surya MSW di Kelanis memproduksi 207,5 MWh pada 2Q23, hingga mencatat
395,26 MWh untuk 1H23. Inisiatif pengurangan emisi karbon lainnya termasuk
kelanjutan co-firing di MSW pada 2Q23, yang sama dengan penurunan 715 Ton CO2e
(1,79%) setara CO2, hingga mencatat 1.393 Ton CO2e (1,73%) untuk 1H23. PT Adaro
Power dan PT Adaro Clean Energy Indonesia (ACEI) terus mendukung inisiatif hijau
Grup Adaro.
5. WATER
• Pada 2Q23, PT Drupadi Tirta Intan, PT Adaro Tirta Mentaya, PT Adaro Tirta Gresik,
dan PT Dumai Tirta Persada terus mendukung pemerintah Indonesia dalam upaya
meningkatkan distribusi air bersih. Bisnis pengolahan air dapat mempertahankan
kinerja operasional dan keuangan yang sejalan dengan proyeksi.
• Sementara itu, pengembangan tiga proyek lainnya di Indonesia terus berlanjut, yaitu
proyek air tak berekening di Bandung dengan pemasangan alat pendeteksi kebocoran
(water meter) oleh PT Adaro Tirta Wening pada District Meter Zone/Area (DMA) yang
telah ditetapkan, pembangunan fasilitas pengolahan air berkapasitas 200 lpd di
Bekasi oleh PT Grenex Tirta Mandiri, dan penandatanganan Berita Acara Tanggal
Efektif dengan Perumda Tirtanadi, PDAM Medan.
• Pada bisnis air tambang, operasi pompa slurry dan pengeringan air terus
dikembangkan untuk mendukung aktivitas penambangan Grup Adaro. PT Adaro Tirta
Sarana juga telah membangun WTP berkapasitas 5 lpd di lokasi PT Kalimanyan
Industrial Park Indonesia (KIPI) untuk mendukung konstruksi smelter. WTP ini telah
beroperasi sejak tanggal 16 Juni 2023. Di lokasi yang sama, Adaro Water
menjalankan fase pra konstruksi untuk WTP berkapasitas 2x100 lpd yang diperkirakan
akan rampung pada Q1 2024.
PILAR ADARO MINERALS
PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (BEI: ADMR)
• Volume produksi ADMR pada 1H23 mencapai 2,54 juta ton, atau naik 66% pada periode
ini, dengan penjualan mencapai 1,82 juta ton, atau naik 42% dari 1H22. Produksi dan
penjualan meningkat seiring dengan peningkatan target penjualan untuk tahun 2023.
Seluruh produksi dan penjualan pada periode ini berasal dari PT Maruwai Coal, yang
memproduksi batu bara kokas keras dengan kandungan abu yang sangat rendah, fosfor
yang rendah, dan vitrinit yang tinggi.
• Volume pengupasan lapisan penutup mencapai 7,55 juta bcm pada 1H23, atau naik
116% dari 1H22, sehingga menghasilkan nisbah kupas 1H23 sebesar 2,97x, atau naik
7
Page 8
30% dari 1H22. Kinerja para kontraktor yang baik dan kondisi cuaca yang kondusif
mendorong peningkatan pengupasan lapisan penutup pada periode ini.
• Pada 1H23, ADMR menjual sebagian besar batu baranya ke pasar ekspor dengan Jepang
sebagai tujuan penjualan terbesar. ADMR berencana memperluas basis pelanggan
dengan memasuki pasar utama lainnya di wilayah ini. Tanggapan positif para pelanggan
dan ketertarikan mereka yang semakin besar terhadap batu bara ADMR diperkirakan
akan mendorong ekspansi pasar batu bara ADMR pada tahun 2023 dengan target volume
penjualan yang berkisar 3,8 sampai 4,3 juta ton pada FY23.
Unit 2Q23 1Q23 2Q23 vs. 2Q22 2Q23 vs. 1H23 1H22 1H23 vs.
1Q23 2Q22 1H22
Pengupasan lapisan penutup juta bcm 4,25 3,30 29% 2,02 110% 7,55 3,50 116%
Volume produksi juta ton 1,32 1,22 8% 0,91 45% 2,54 1,53 66%
Volume penjualan juta ton 0,97 0,85 14% 0,69 41% 1,82 1,28 42%
PT Kalimantan Aluminium Industry (KAI)
• Pada bulan Mei 2023, KAI – perusahaan anak ADMR, berhasil memperoleh pembiayaan
untuk pengembangan proyek smelter aluminium dengan berkapasitas 500.000 ton per
tahun yang berlokasi di kawasan industri yang sedang dikembangkan oleh PT Kalimantan
Industrial Park Indonesia, di Kalimantan Utara, Indonesia.
• Pada 2Q23, KAI merampungkan persiapan lahan, pekerjaan tanah, dan konstruksi jeti
sementara. KAI juga melanjutkan pembangunan mess sementara untuk karyawan dan
fasilitas infrastruktur lainnya.
PILAR ADARO GREEN
• Pilar Adaro Green dibentuk guna mengakomodasi aspirasi perusahaan untuk
membangun Adaro yang lebih besar dan lebih baik dengan memanfaatkan peluang dalam
ekonomi hijau Indonesia. Melalui ACEI, Grup Adaro sedang melakukan studi kelayakan
untuk mengembangkan beberapa sumber energi terbarukan.
• Setelah peletakan batu pertama pada 1Q23, kegiatan pra konstruksi di PT Kayan
Hydropower Nusantara, yang akan menyediakan listrik ramah lingkungan bagi kawasan
industri Kalimantan Utara, berjalan dengan baik, dengan rencana COD pada tahun 2030.
• Pada bulan Mei 2023, PT Adaro Power bersama Total Eren S.A. (Total Eren) dan PT
Pembangkitan Jawa Bali Investasi (PJBI) menandatangani Perjanjian Jual Beli Listrik
(PPA) dengan PT PLN (Persero) untuk PLTB Tanah Laut berkapasitas 70 MW dengan
Battery Energy Storage (BESS) 10 MW/MWh di Tanah Laut, Kalimantan Selatan (PLTB
Tanah Laut). Realisasi PLTB Tanah Laut juga diharapkan untuk mendukung target bauran
energi terbarukan dan berkontribusi terhadap pengurangan emisi CO2 sampai 220.000
ton per tahun. PLTB Tanah Laut akan menjadi PLTB pertama di Kalimantan, dan yang
8
Page 9
ketiga di Indonesia. Grup Adaro ingin mengembangkan proyek ramah lingkungan lainnya
dengan para mitra yang berpengalaman dan bereputasi.
• ACEI melalui perusahaan anaknya PT Adaro Sarana Energi Terbarukan (ASET), sedang
menggantikan penggunaan beberapa generator berbahan bakar solar di PT Maruwai Coal
dengan PLTA mini berkapasitas 4MW. Proyek ini sedang dalam proses tender kontraktor
EPC dan produsen turbin. ASET juga sedang mengadakan studi kelayakan sebagai
persiapan untuk pengembangan panel surya dan penyimpanan baterai hibrid guna
mengurangi konsumsi bahan bakar solar di terminal khusus batu bara Kelanis. ASET akan
terus mengembangkan proyek-proyek terbarukan dalam Grup Adaro untuk menunjukkan
komitmen transformasi ke bisnis ramah lingkungan.
KESEHATAN, KESELAMATAN KERJA DAN LINGKUNGAN HIDUP (K3LH)
Pada 1H23, ADRO mencatat enam lost-time injuries (LTI) melalui operasi Grup Adaro. ADRO
mencatat lost-time injury frequency rate (LTIFR) sebesar 0,10 pada 1H23, dan severity rate (SR)
sebesar 2,35, dengan total 60.548.562 jam kerja pada 1H23.
AKTIVITAS KORPORASI DAN PENGHARGAAN
Mei 2023:
• PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang
Saham Tahunan (RUPST) pada tanggal 11 Mei 2023. Enam agenda dibahas dalam
RUPST tersebut, yakni persetujuan untuk Laporan Tahunan perusahaan dan pengesahan
Laporan Keuangan Konsolidasian perusahaan untuk tahun buku 2022, persetujuan untuk
penggunaan laba bersih perusahaan untuk tahun buku 2022, persetujuan untuk
penunjukan kantor akuntan publik yang akan mengaudit Laporan Keuangan
Konsolidasian perusahaan untuk tahun buku 2023, persetujuan untuk penetapan honor
atau gaji dan tunjangan lainnya untuk anggota Dewan Komisaris dan Direksi perusahaan
untuk tahun buku 2023, persetujuan untuk penunjukan kembali Dewan Komisaris dan
Direksi perusahaan, dan persetujuan untuk pembelian saham kembali oleh perusahaan.
• PT Adaro Power, bersama Total Eren dan PT Pembangkitan Jawa Bali Investasi (PJBI),
menandatangani Perjanjian Jual Beli Listrik dengan PT PLN (Persero) untuk PLTB Tanah
Laut yang berkapasitas 70 MW dengan Battery Energy Storage System (BESS)
berkapasitas 10 MW/10 MWh.
• PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) adalah salah satu dari delapan perusahaan yang
diberi peringkat “Best Green Business” oleh CNBC Indonesia Research pada acara Green
Economic Forum.
Juni 2023:
• PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) menerima penghargaan dari Tempo dan IDN
Financials pada acara “Issuers Appreciation Night – Launching of the Tempo-
IDNFinancials 52 Index”. ADRO merupakan salah satu emiten dengan rekam jejak
9
Page 10
terpercaya di pasar modal yang termasuk dalam Tempo IDN Financials 52 Index di empat
kategori, yakni Main Index, High Dividend, High Growth dan High Market Capitalization.
###
Materi ini disusun oleh PT Adaro Energy Indonesia Tbk (“Perusahaan”) dan belum diverifikasi secara independen.
Perusahaan tidak memberikan pernyataan atau jaminan, baik yang dinyatakan ataupun tersirat, dan tidak bertanggung
jawab atas akurasi, kewajaran atau kelengkapan informasi yang tersaji atau terkandung dalam materi ini. Perusahaan
atau afiliasinya, penasihat atau perwakilannya melepaskan diri dari tanggung jawab atas segala kerugian yang timbul
dari informasi yang tersaji atau terkandung materi ini. Informasi yang tersaji atau terkandung dalam materi ini dapat
diubah tanpa pemberitahuan sebelumnya dan tidak ada jaminan atas akurasinya.
Materi ini mengandung pernyataan-pernyataan yang merupakan pernyataan berwawasan ke depan. Pernyataan-
pernyataan tersebut termasuk gambaran mengenai maksud, keyakinan atau ekspektasi saat ini dari Perusahaan atau
para pejabatnya sehubungan dengan hasil operasi dan kondisi keuangan konsolidasian Perusahaan. Pernyataan-
pernyataan ini dapat diidentifikasi dengan penggunaan kata-kata seperti “diperkirakan,” “berencana,” “akan,”
“estimasi,” “proyeksi,” “bermaksud,” atau kata-kata yang bermakna serupa. Pernyataan-pernyataan berwawasan ke
depan tersebut bukan merupakan jaminan atas kinerja masa depan dan mengandung risiko dan ketidakpastian, dan
hasil aktual dapat berbeda dari yang terkandung dalam pernyataan-pernyataan berwawasan ke depan tersebut karena
berbagai faktor dan asumsi. Perusahaan tidak berkewajiban dan tidak menjanjikan untuk merevisi pernyataan-
pernyataan berwawasan ke depan tersebut untuk mencerminkan peristiwa maupun situasi di masa depan.
Materi ini hanya disajikan untuk memberikan informasi dan bukan merupakan ataupun menjadi bagian dari suatu
penawaran, permohonan atau undangan dari penawaran untuk membeli atau mensubskripsi efek Perusahaan, di
dalam wilayah hukum mana pun, dan materi ini maupun bagian apa pun darinya tidak menjadi dasar, atau diandalkan
sehubungan dengan kontrak, komitmen atau keputusan investasi apa pun. Keputusan untuk membeli atau
mensubskripsi efek Perusahaan harus dibuat setelah mendapatkan nasihat profesional sebagaimana mestinya.
Untuk informasi lebih lanjut, para investor dan pihak media dapat menghubungi:
Investor
Thomas Coombes | Thomas.Coombes@adaro.com
Media
Febriati Nadira | Febriati.Nadira@adaro.com
10
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.