Back to announcement
20230808_FOLK_Informasi Transaksi Afiliasi_31359394_lamp5.pdf
Asset transaction Needs review FOLKSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 73
Page 1
LAPORAN PENDAPAT KEWAJARAN
RENCANA TRANSAKSI
PINJAMAN
PT MULTI GARAM UTAMA TBK
KEPADA ENTITAS ANAK
PT SYCA KREASI INDONESIA
No. 00033/2.0113-03/BS/05/0340/1/VIII/2023
Tanggal : 3 Agustus 2023
Atas Revisi
No. 00027/2.0113-03/BS/05/0340/1/VI/2023
Tanggal : 20 Juni 2023
1
Page 2
LAPORAN PENDAPAT KEWAJARAN
RENCANA TRANSAKSI
PINJAMAN
PT MULTI GARAM UTAMA TBK
KEPADA ENTITAS ANAK
PT SYCA KREASI INDONESIA
No. 00033/2.0113-03/BS/05/0340/1/VIII/2023
Tanggal : 3 Agustus 2023
Atas Revisi
No. 00027/2.0113-03/BS/05/0340/1/VI/2023
Tanggal : 20 Juni 2023
Page 3
No. 00033/2.0113-03/BS/05/0340/1/VIII/2023 Bekasi, 3 Agustus 2023
Kepada :
PT MULTI GARAM UTAMA TBK
Prosperity Tower 17-F
District 8, SCBD, Jalan Jenderal Sudirman Kavling 52-53
Kel. Senayan, Kec. Kebayoran Baru, Jakarta Selatan
Provinsi DKI Jakarta, 12190
Perihal: Laporan Pendapat Kewajaran Rencana Transaksi Pinjaman PT Multi Garam
Utama Tbk kepada Entitas Anak PT Syca Kreasi Indonesia
Dengan hormat,
KJPP Syarif, Endang & Rekan merupakan Kantor Jasa Penilai Publik yang telah memiliki
perizinan dan terdaftar berdasarkan lzin Usaha Kantor Penilai Publik No. 2.12.0113 dan
Surat lzin Penilai Publik No. B-1.12.00340 yang dikeluarkan oleh Menteri Keuangan
Republik lndonesia dan telah terdaftar sebagai Profesi Penunjang Pasar Modal di Otoritas
Jasa Keuangan (OJK) dengan Surat Tanda Terdaftar (STTD) No. STTD.PB-08/PJ-
1/PM.02/2023.
Berdasarkan Surat Perjanjian Kerja No. 0052/SPK/MSE-01/ES//VII/2023, tanggal 25 Juli
023, Kami telah melaksanakan Penilaian untuk memberikan Pendapat Kewajaran atas
Rencana Transaksi Pinjaman PT Multi Garam Utama Tbk (selanjutnya disebut “FOLK)
kepada Entitas Anak yaitu PT Syca Kreasi Indonesia (selanjutnya disebut “SKI”) seperti
yang tertuang dalam laporan ini.
Latar Belakang
FOLK berencana melakukan transaksi Pinjaman Utang kepada Entitas Anak yaitu SKI. SKI
merupakan pihak yang terafiliasi dengan FOLK dari sisi kepemilikan saham maupun sisi
manajemen kepengurusan.
Nilai Rencana Transaksi Pinjaman antara FOLK dengan SKI adalah sebesar
Rp3.449.400.000,- (Tiga Miliar Empat Ratus Empat Puluh Sembilan Juta Empat Ratus Ribu
rupiah). Nilai dari Rencana Transaksi tersebut adalah 4,93% terhadap jumlah ekuitas FOLK
yang sebesar Rp69.956.136.000,- (Enam Puluh Sembilan Miliar Sembilan Ratus Lima
Puluh Enam Juta Seratus Tiga Puluh Enam Ribu Rupiah) berdasarkan Laporan keuangan
Audit FOLK per 31 Desember 2022.
Rencana Transaksi tersebut memenuhi ketentuan peraturan tentang transaksi afiliasi
sebagaimana didefinisikan dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia
i
Page 4
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
No. 42/POJK.04/2020, tanggal 20 April 2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi
Benturan Kepentingan (selanjutnya disebut “Peraturan No. 42/POJK.04/2020”) karena
transaksi dilakukan oleh pihak-pihak yang memiliki afiliasi dengan FOLK dari sisi
kepemilikan saham maupun sisi manajemen kepengurusan. Rencana Transaksi tidak
memenuhi ketentuan terkait transaksi material sebagaimana didefinisikan dalam
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia No. 17/POJK.04/2020, tanggal 20
April 2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha (selanjutnya disebut
“Peraturan No. 17/POJK.04/2020”) karena nilai rencana transaksi di bawah 20% dari
ekuitas FOLK per 31 Desember 2022.
Nomor dan Tanggal Laporan Penilaian
Kami telah menyusun Laporan Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi dengan
Laporan No. 00033/2.0113-03/BS/05/0340/1/VIII/2023, tanggal 3 Agustus 2023 atas
revisi No. 00027/2.0113-03/BS/05/0340/1/VI/2023, tanggal 20 Juni 2023. Kami
menyatakan bahwa membatalkan laporan penilaian sebelumnya. Hal yang menjadi objek
revisi diantaranya adalah sebagai berikut:
1. Perubahan tanggal penilaian dari 31 Desember 2022 menjadi 31 Maret 2023;
2. Penyesuaian Laporan terkait perubahan pada Laporan keuangan Audit per 31
Desember 2022.
Tanggal Penilaian
Tanggal Penilaian dalam laporan Pendapat Kewajaran ini adalah per 31 Maret 2023.
Objek Penilaian
Objek Pendapat Kewajaran dalam penugasan ini adalah Rencana Transaksi Pinjaman FOLK
kepada Entitas Anak yaitu SKI.
Maksud dan Tujuan Pemberian Pendapat Kewajaran
Maksud dan tujuan dari laporan penilaian ini adalah pemberian Pendapat Kewajaran atas
Rencana Transaksi Pinjaman FOLK kepada Entitas Anak yaitu SKI sebesar
Rp3.449.400.000,- (Tiga Miliar Empat Ratus Empat Puluh Sembilan Juta Empat Ratus Ribu
rupiah).
Pendekatan dan Metode
Pendekatan dan Metode dalam penyusunan laporan Pendapat Kewajaran ini, diantaranya
adalah:
a. Analisis transaksi;
b. Analisis kualitatif dan analisis kuantitatif atas rencana transaksi;
ii
Page 5
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
c. Analisis atas kewajaran nilai transaksi;
d. Analisis atas faktor lain yang relevan.
Asumsi dan Kondisi Pembatas
Asumsi dan kondisi pembatas yang digunakan dalam penyusunan Pendapat Kewajaran ini
adalah:
• Laporan Pendapat Kewajaran ini bersifat non-disclaimer opinion.
• Kami telah melakukan penelaahan atas dokumen-dokumen yang digunakan dalam
Pendapat Kewajaran.
• Dalam menyusun laporan ini, penilai mengandalkan keakuratan dan kelengkapan
informasi yang disediakan oleh atau data yang diperoleh dari informasi yang tersedia
untuk publik dan informasi lainnya serta penelitian yang kami anggap relevan.
• Penilai menggunakan proyeksi keuangan sebelum dan setelah Rencana Transaksi serta
Proforma Laporan Keuangan yang disampaikan oleh dengan mencerminkan kewajaran
proyeksi keuangan dan kemampuan pencapaiannya (fiduciary duty).
• Penilai bertanggung jawab atas pelaksanaan Penilaian dan kewajaran proyeksi
keuangan yang telah disesuaikan.
• Laporan yang dihasilkan terbuka untuk publik kecuali terdapat informasi yang bersifat
rahasia, yang dapat mempengaruhi operasional FOLK.
• Penilai bertanggung jawab atas Laporan Pendapat Kewajaran dan kesimpulan yang
dihasilkan.
• Penilai telah memperoleh informasi atas status hukum obyek Pendapat Kewajaran dari
pemberi tugas.
Kesimpulan
A. Analisis Transaksi
Pihak yang terlibat Transaksi antara lain:
1. PT Multi Garam Utama Tbk
FOLK didirikan berdasarkan Akta No. 6, tanggal 10 April 2019, dibuat di hadapan
Tri Theresa Tarigan, S.H., M.Kn., Notaris di Kabupaten Tangerang, yang telah
disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
berdasarkan Keputusan No. AHU 0019154.AH.01.01.Tahun 2019, tanggal 11
April 2019, didaftarkan dalam Daftar Perseroan No. AHU-
0059848.AH.01.11.Tahun 2019, tanggal 11 April 2019, dan diumumkan dalam
Berita Negara Republik Indonesia No. 075, tanggal 20 September 2022, Tambahan
No. 032247.
iii
Page 6
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
2. PT Syca Kreasi Indonesia
SKI didirikan berdasarkan Akta Notaris Tri Theresa Tarigan, S.H., M.Kn., No. 28,
tanggal 26 Desember 2019. Akta Pendirian ini telah disahkan oleh Menteri Hukum
dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia melalui Surat Keputusan No. AHU-
0069414.AH.01.01. Tahun 2019, tanggal 30 Desember 2019.
Secara garis besar, berikut adalah informasi mengenai Rencana Transaksi Pinjaman FOLK
kepada Entitas Anak yaitu SKI berdasarkan keterangan manajemen FOLK:
Pemberi Pinjaman : FOLK
: Danny Sutradewa yang mewakili dan selaku Direktur
Utama FOLK
Penerima Pinjaman : SKI
: Pamela yang mewakili dan selaku Direktur Utama SKI
Perjanjian : Perjanjian Pinjam Meminjam No. MGI/UP/II-
2023/002
Tanggal : 17 Februari 2023
Nilai : Rp3.449.400.000,-
Penerimaan Pinjaman : Selambat-lambatnya tanggal 31 Juli 2023 (tanggal
IPO)
Pencairan Pinjaman : 30 hari kerja setelah pemberi pinjaman menerima
keseluruhan dana dari IPO
Jatuh Tempo : 36 Bulan sejak tanggal pencarian pinjaman
Bunga : 6,5% per tahun
Jaminan : Para pihak sepakat pemberian pokok pinjaman oleh
Pemberi Pinjaman kepada Penerima Pinjaman ini
tidak dijamin dengan jaminan khusus.
Dengan terdapatnya hubungan afiliasi keterlibatan pihak-pihak dengan FOLK, maka
Rencana Transaksi tersebut memenuhi ketentuan peraturan tentang transaksi afiliasi
sebagaimana didefinisikan dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia
No. 42/POJK.04/2020, tanggal 20 April 2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi
Benturan Kepentingan (selanjutnya disebut “Peraturan No. 42/POJK.04/2020”).
Berdasarkan Laporan keuangan Audit FOLK per 31 Desember 2022, total ekuitas FOLK
adalah sebesar Rp69.956.136.000,- (Enam Puluh Sembilan Miliar Sembilan Ratus Lima
Puluh Enam Juta Seratus Tiga Puluh Enam Ribu Rupiah). Berdasarkan informasi dari
manajemen FOLK, diketahui bahwa nilai Rencana Transaksi adalah sebesar
Rp3.449.400.000,- (Tiga Miliar Empat Ratus Empat Puluh Sembilan Juta Empat Ratus
Ribu rupiah). Dengan demikian, persentase nilai transaksi terhadap ekuitas adalah
sebesar 4,93%.
iv
Page 7
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
Berdasarkan Peraturan No. 17/POJK.04/2020, suatu transaksi dikategorikan sebagai
transaksi material apabila nilai transaksi sama dengan 20% atau lebih dari ekuitas
Perusahaan Terbuka.
Dengan demikian, Rencana Transaksi bukan termasuk transaksi material sesuai dengan
Peraturan No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan
Usaha Utama.
Risiko terkait dengan adanya Transaksi adalah risiko gagal bayar (default) yang
disebabkan kegagalan untuk melakukan pembayaran sisa pokok utang dan bunga pada
waktu yang telah ditetapkan.
Manfaat dari adanya Transaksi tersebut, SKI memperoleh tambahan modal kerja atau
Operational Expense (Opex) untuk kelangsungan usahanya.
B. Analisis Kualitatif
FOLK didirikan berdasarkan No. 6, tanggal 10 April 2019, dibuat di hadapan Tri Theresa
Tarigan, S.H., M.Kn., Notaris di Kabupaten Tangerang, yang telah disahkan oleh
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan Keputusan No. A
HU-0019154.AH.01.01.Tahun 2019, tanggal 11 April 2019, didaftarkan dalam Daftar
Perseroan No. AHU-0059848.AH.01.11.Tahun 2019, tanggal 11 April 2019, dan
diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 075, tanggal 20 September
2022, Tambahan No.032247.
Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir dengan
Akta Notaris Tri Theresa Tarigan, S.H., M.Kn., No. 15, tanggal 28 November 2022 tentang
Perubahan struktur kepemilikan modal, perubahan modal dasar dan tambahan modal
ditempatkan. Perubahan ini telah mendapatkan pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak
Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No. AHU-0086920.AH.01.02
Tahun 2022, tanggal 31 Desember 2022.
Sesuai dengan Anggaran Dasar Perusahaan Pasal 3, kegiatan utama Perusahaan adalah
dalam bidang aktivitas holding, aktivitas kantor pusat, aktivitas konsultasi manajemen
lainnya, aktivitas konsultasi bisnis dan broker bisnis, penyediaan sumber daya manusia
dan manajemen fungsi sumber daya manusia, jasa pendidikan manajemen dan
perbankan, pendidikan bimbingan belajar, dan konseling siswa.
Kantor Perusahaan berdomisili di Prosperity Tower, 17F, District 8, SCBD, Jalan Jenderal
Sudirman Kav. 52-53, Kelurahan Senayan, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
PT Garam Ventura Indonesia merupakan entitas induk terakhir Perusahaan.
v
Page 8
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
Alasan Transaksi adalah Transaksi ini sinergis dengan rencana bisnis FOLK dalam
pengembangan usaha di sektor omnichannel retail.
Latar belakang Transaksi adalah untuk menjaga kelangsungan usaha dan kepercayaan
pelanggan yang besar dan terus berkembang.
C. Analisis Kuantitatif
Kami melakukan analisa inkremental atas Rencana Transaksi Pinjaman FOLK kepada
Entitas Anak yaitu SKI. Berdasarkan hasil analisis inkremental, Rencana Transaksi ini
dapat memberikan nilai tambah sebagai berikut:
• Pada pendapatan sebesar Rp1,55 miliar di tahun 2023 hingga mencapai Rp23,37
miliar pada tahun 2028;
• Pada laba setelah pajak sebesar Rp197,79 juta di tahun 2023 hingga mencapai
Rp6,62 miliar pada tahun 2028;
• Pada aset sebesar Rp3,65 miliar pada tahun 2023 hingga mencapai Rp18,12 miliar
pada tahun 2028;
• Pada liabilitas sebesar Rp3,45 miliar pada tahun 2023 sedangkan pada tahun 2028
mencapai Rp127,11 juta;
• Pada ekuitas sebesar Rp197,79 juta pada tahun 2023 hingga mencapai Rp18,00
miliar pada tahun 2028; dan
• Pada kas dan setara kas akhir sebesar Rp3,20 miliar di tahun 2023 hingga
mencapai Rp12,01 miliar pada tahun 2028.
Berdasarkan analisis kelayakan, menunjukkan bahwa dengan dilakukannya transaksi
didapat kriteria kelayakan dengan variabel-variabel sebagai berikut:
• Net Present Value ( NPV ) > 0 --> Layak
NPV yang dihasilkan menunjukkan angka yang positif yaitu sebesar
Rp21.413.000.000,-.
• Profitability Index ( PI ) > 1 --> Layak
PI yang diperoleh adalah sebesar 2,06471 yang berarti lebih besar dari 1.
• Break Event Point ( PP )
BEP yang dihasilkan sebesar Rp16.682.000.000,- atau 41,42% dari penjualan.
Berdasarkan analisis sensitivitas, pada kondisi normal NPV yang dihasilkan adalah
sebesar Rp21,41 miliar, jika terjadi perubahan terhadap pendapatan, dimana
pendapatan turun sampai dengan 20,00% maka NPV yang dihasilkan adalah sebesar
negatif Rp10,36 miliar. Apabila terjadi perubahan terhadap struktur biaya, dimana
struktur biaya naik sampai dengan 20,00% maka NPV yang dihasilkan adalah sebesar
Rp7,37 miliar. Sedangkan apabila terjadi perubahan terhadap discount rate, dimana
discount rate naik sampai dengan 20,00% maka NPV yang dihasilkan adalah sebesar
Rp19,27 miliar.
vi
Page 9
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
Berdasarkan analisis sensitivitas terlihat bahwa kelayakan SKI dengan dilakukannya
transaksi lebih sensitif terhadap penurunan pendapatan.
D. Analisis Kewajaran Nilai Transaksi
Rencana Transaksi Pinjaman dari FOLK kepada SKI dilakukan untuk memberikan
dukungan pembiayaan modal kerja kepada entitas anak untuk menjaga kelangsungan
usaha dan agar mampu memaksimalkan peluang bisnis. Dimana hal tersebut sinergis
dengan rencana bisnis FOLK dalam pengembangan usaha di sektor omnichannel retail.
Pinjaman dari FOLK kepada SKI tidak dijamin dengan jaminan khusus, namun jika
debitur dalam keadaan tidak mampu membayar maka debitur akan melakukan suatu
kesepakatan atau pengalihan, moratorium (penundaan pembayaran hutang),
reorganisasi atau kesepakatan lainnya. Jaminan juga diperoleh secara langsung maupun
tidak langsung karena kedudukan FOLK sebagai induk perusahaan. Sebagai induk
perusahaan, FOLK dapat mengendalikan pelunasan pinjaman pada saat jatuh tempo
sehingga mengurangi risiko tidak tertagih.
Berdasarkan hasil analisis inkremental, Rencana Transaksi Pinjaman dapat memberikan
nilai tambah pada pendapatan Rp1,55 miliar di tahun 2023 hingga mencapai Rp23,37
miliar pada tahun 2028, pada laba setelah pajak sebesar Rp197,79 juta di tahun 2023
hingga mencapai Rp6,62 miliar pada tahun 2028, pada aset sebesar Rp3,65 miliar pada
tahun 2023 hingga mencapai Rp18,12 miliar pada tahun 2028, pada liabilitas sebesar
Rp3,45 miliar pada tahun 2023 sedangkan pada tahun 2028 mencapai Rp127,11 juta,
pada ekuitas sebesar Rp197,79 juta pada tahun 2023 hingga mencapai Rp18,00 miliar
pada tahun 2028; dan kas dan setara kas akhir sebesar Rp3,20 miliar di tahun 2023
hingga mencapai Rp12,01 miliar pada tahun 2028.
Berdasarkan hasil analisis kelayakan menunjukkan bahwa dengan dilakukannya transaksi
adalah layak yang ditunjukkan dengan NPV positif Rp21.413.000.000,-, PI sebesar
2,06471 dan BEP sebesar Rp16.682.000.000,- atau 41,42% dari penjualan. Dengan
indikator tersebut, rencana transaksi layak dilaksanakan.
E. Analisis Faktor-faktor Lain yang Relevan
Seluruh dana yang diperoleh dari Penawaran Umum setelah dikurangi biaya-biaya yang
berhubungan dengan Penawaran Umum ini akan digunakan:
1. Sekitar 22,76% (dua puluh dua koma tujuh enam persen) akan dilakukan untuk
penyetoran modal kepada PT Finfolk Media Nusantara (“FMN”).
2. Sekitar 19,00% (sembilan belas koma nol nol persen) akan digunakan Perseroan
untuk pembayaran jasa kontraktor dengan rincian sebagai berikut: renovasi terhadap
vii
Page 10
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
Gedung kantor, pembuatan studio, tempat workshop, meeting hall dan juga
pembelian peralatan perlengkapan didalamnya.
3. Sekitar 17,50% (tujuh belas koma lima nol persen) akan digunakan Perseroan untuk
pembelian saham PT Untung Selalu Sukses (USS).
4. Sekitar 12,38% (dua belas koma tiga delapan persen) akan dipinjamkan kepada
PT Drsoap Global Indonesia (DGI). Pinjaman ini akan berupa pinjaman pemegang
saham ("shareholder's loan”).
5. Sekitar 11,90% (sebelas koma sembilan nol persen) akan dipinjamkan kepada
PT Amazara Indonesia Mudakarya (AIM). Pinjaman ini akan berupa pinjaman
pemegang saham ("shareholder's loan”).
6. Sekitar 6,54% (enam koma lima empat persen) akan dipinjamkan kepada PT Syca
Kreasi Indonesia (SKI). Pinjaman ini akan berupa pinjaman pemegang saham
("shareholder's loan”).
7. Sekitar 5,10% (lima koma satu nol persen) akan digunakan Perseroan untuk
pembelian software dengan rincian sebagai berikut jasa Enterprise Resource Planning
(ERP) dan jasa Customer Relationship Management (CRM) dimana akan
mengintegrasikan seluruh sumber daya Perseroan dan Entitas Anak. Selain itu akan
digunakan Perseroan untuk mengembangkan aplikasi (Folk Superapps).
8. Sekitar 4,82% (empat koma delapan dua persen) akan digunakan Perseroan untuk
modal kerja Perseroan yaitu untuk pembayaran jasa Outsourcing dengan rincian
sebagai berikut marketing & sales agent, customer service, administration support,
jasa kebersihan dan keamanan.
Dana yang akan digunakan dalam Rencana Transaksi pinjaman dari FOLK kepada SKI
merupakan dana yang akan diperoleh FOLK dari Penawaran Umum. Dimana sekitar
6,54% dari dana yang akan diperoleh FOLK dari Penawaran Umum akan dipinjamkan
kepada SKI yang selanjutnya akan digunakan untuk:
• Sekitar 5,89% digunakan untuk kebutuhan pembelian persediaan produk; dan
• Sekitar 0,65% digunakan untuk biaya pemasaran seperti iklan, promosi dan kegiatan
branding lainnya.
Pendapat Mengenai Kewajaran Transaksi
Berdasarkan pertimbangan analisis transaksi, analisis kualitatif dan analisis kuantitatif atas
Rencana Transaksi, analisis atas kewajaran nilai transaksi dan analisis faktor lain yang
relevan, maka kami berpendapat bahwa Rencana Transaksi Pinjaman FOLK kepada Entitas
Anak yaitu SKI adalah Wajar.
viii
Page 11
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
Kesimpulan akhir di atas berlaku bilamana tidak terdapat perubahan yang memiliki dampak
material terhadap Pinjaman kepada Entitas Anak yaitu SKI. Perubahan tersebut termasuk,
namun tidak terbatas pada perubahan kondisi, baik secara internal maupun secara eksternal
yaitu kondisi pasar dan perekonomian, kondisi umum bisnis, perdagangan dan keuangan
serta peraturan-peraturan pemerintah Indonesia dan peraturan terkait lainnya setelah
tanggal Laporan Pendapat Kewajaran ini dikeluarkan. Bilamana setelah tanggal Laporan
Pendapat Kewajaran ini dikeluarkan terjadi perubahan-perubahan tersebut di atas, maka
kesimpulan mengenai kewajaran Rencana Transaksi Pinjaman FOLK kepada Entitas Anak
yaitu SKI ini mungkin berbeda.
Hormat kami,
KJPP SYARIF, ENDANG & REKAN
Endang Sunardi, S.T., M.M., MAPPI (Cert)
Rekan
MAPPI : No. 09-S-02341
Izin Penilai : No. B-1.12.00340
Klasifikasi Izin : Penilaian Bisnis
Register : No. RMK-2017.00303
STTD OJK : No. STTD.PB-08/PJ-1/PM.02/2023
STTD IKNB : No. 173/NB.122/STTD-P/2019
ix
Page 12
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
PERNYATAAN PENILAI
Dalam batas kemampuan dan keyakinan kami sebagai Penilai, kami yang bertanda
tangan di bawah ini menyatakan bahwa :
1. Dalam mempersiapkan Laporan Pendapat kewajaran ini kami telah bertindak secara
independen tanpa adanya konflik dan tidak terafiliasi dengan FOLK, dan pihak-
pihak yang terkait dengan rencana transaksi. Kami juga tidak mempunyai
kepentingan atau keuntungan pribadi berkaitan dengan penugasan ini. Selanjutnya,
Laporan Pendapat kewajaran ini tidak dilakukan untuk memberikan keuntungan
atau kerugian pada pihak manapun. Imbalan yang kami terima adalah sama sekali
tidak dipengaruhi oleh pendapat yang dihasilkan dari proses analisis pendapat
kewajaran ini dan kami hanya menerima imbalan sesuai dengan yang tercantum
pada Surat Perjanjian Kerja (SPK) No. 0052/SPK/MSE-01/ES//VII/2023, tanggal 25
Juli 2023;
2. Perhitungan dan analisis dalam rangka pemberian Pendapat Kewajaran telah
dilakukan dengan benar;
3. Penilai bertanggung jawab atas pendapat yang diberikan dalam rangka penugasan
Pendapat kewajaran;
4. Penugasan penilaian profesional telah dilakukan terhadap Objek Penilaian pada
tanggal Pendapat Kewajaran;
5. Analisis telah dilakukan untuk tujuan sebagaimana diungkapkan dalam Laporan
Pendapat Kewajaran;
6. Kesimpulan Pendapat Kewajaran telah sesuai dengan asumsi-asumsi dan kondisi
pembatas;
7. Data ekonomi dan industri dalam Laporan Pendapat Kewajaran diperoleh dari
berbagai sumber yang diyakini Penilai Usaha dapat dipertanggungjawabkan;
8. Penilaian dilakukan dengan memenuhi ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
Republik Indonesia No. 35/POJK.04/2020, SEOJK No. 17/SEOJK.004/2020, POJK
No. 17/POJK.04/2020, dan Kode Etik Penilai Indonesia ("KEPI") serta Standar
Penilaian Indonesia 2018 ("SPI 2018") yang ditetapkan oleh Masyarakat Profesi
Penilai Indonesia ("MAPPI");
9. Penilai telah memenuhi persyaratan pendidikan profesional yang ditentukan
dan/atau diselenggarakan oleh Asosiasi Profesi Penilai yang diakui Pemerintah;
10. Tidak seorangpun, kecuali yang disebutkan dalam Laporan ini, telah menyediakan
bantuan profesional dalam menyiapkan Laporan Penilaian.
x
Page 13
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
KJPP Syarif, Endang & Rekan menyatakan bahwa Para Penilai yang kami libatkan dalam
penugasan Penilaian ini adalah Penilai profesional yang kompeten dan memiliki keahlian
penilaian yang baik.
Bekasi, 3 Agustus 2023
No. Nama Tugas Tanda Tangan
1. Endang Sunardi, S.T., M.M., MAPPI (Cert) Penanggung (....................)
Jawab
MAPPI : No. 09-S-02341
Izin Penilai : No. B-1.12.00340
Klasifikasi Izin : Penilaian Bisnis
Register : No. RMK-2017.00303
STTD OJK : No. STTD.PB-08/PJ-1/PM.02/2023
STTD IKNB : No. 173/NB.122/STTD-P/2019
2. Meilindra Indriani, S.Si Reviewer (....................)
MAPPI : No. 14-T-05006
Register : No. RMK-2017.01002
3. Toyib Efendi, S.E., M.Ec.Dev Staf Penilai (...................)
MAPPI : No. 09-P-02398
Register : No. RMK-2021.03694
4. Muhammad Rizal Hidayat, S.Pt Tenaga Inspeksi (...................)
MAPPI : No. 13-A-04453
xi
Page 14
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
DAFTAR ISI
SURAT PERNYATAAN ...................................................................................................... i
PERNYATAAN PENILAI .................................................................................................... x
DAFTAR ISI ................................................................................................................. xii
DAFTAR TABEL ............................................................................................................ xiv
DAFTAR GAMBAR .........................................................................................................xv
1 PENDAHULUAN................................................................................................... 1
1.1 Latar Belakang ................................................................................................... 1
1.2 Nomor dan Tanggal Laporan Penilaian ............................................................... 2
1.3 Tanggal Penilaian ............................................................................................... 2
1.4 Identitas Pemberi Tugas ..................................................................................... 2
1.5 Objek Penilaian .................................................................................................. 2
1.6 Maksud dan Tujuan Pemberian Pendapat Kewajaran ........................................... 3
1.7 Benturan Kepentingan Atas Transaksi yang Akan Dilakukan ............................... 3
1.8 Data, Informasi dan Prosedur yang Digunakan ................................................... 3
1.9 Ruang Lingkup Penilaian .................................................................................... 4
1.10 Pendekatan dan Metode ..................................................................................... 5
1.11 Asumsi dan Kondisi Pembatas ............................................................................ 5
1.12 Kejadian Setelah Tanggal Penilaian ..................................................................... 6
2 ANALISIS TRANSAKSI .......................................................................................... 7
2.1 Analisis Pengaruh Rencana Transaksi Terhadap Keuangan Perusahaan ............... 7
2.2 Hubungan Pihak yang Akan Melakukan Transaksi ............................................... 7
2.3 Materialitas Nilai Transaksi................................................................................. 9
2.4 Perjanjian dan Persyaratan yang Disepakati Dalam Transaksi .............................. 9
2.5 Risiko dan Manfaat Transaksi Atas Transaksi yang Akan Dilakukan .................. 10
3 ANALISIS KELAYAKAN RENCANA PENGGUNAAN DANA ATAS RENCANA
TRANSAKSI ....................................................................................................... 11
4 ANALISIS KUALITATIF ....................................................................................... 12
4.1 Riwayat Perusahaan Dan Sifat Kegiatan Usaha .................................................. 12
4.2 Riwayat Transaksi Pinjam Meminjam Dana ....................................................... 13
4.3 Analisis Industri dan Bisnis ............................................................................... 15
4.3.1 Tinjauan Makro Ekonomi Indonesia .................................................................. 15
4.3.2 Kondisi Industri................................................................................................ 17
4.4 Analisis Operasional dan Prospek Perusahaan .................................................. 19
4.5 Alasan dan Latar Belakang Rencana Transaksi .................................................. 21
4.6 Keuntungan dan Kerugian yang Bersifat Kualitatif............................................. 21
4.7 Analisis Dampak leverage pada Keuangan ........................................................ 21
4.8 Analisis Dampak Likuiditas pada Keuangan Perusahaan .................................... 22
5 ANALISIS KUANTITATIF ..................................................................................... 24
5.1 Penilaian Atas Potensi Pendapatan, Aset, Liabilitas, dan Kondisi Keuangan
Perusahaan ...................................................................................................... 24
5.1.1 Penilaian Kinerja Historis .................................................................................. 24
xii
Page 15
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
5.1.2 Penilaian Atas Proyeksi Keuangan..................................................................... 35
5.1.3 Analisis Rasio Keuangan................................................................................... 39
5.1.4 Analisis Keuangan Sebelum Transaksi dan Setelah Transaksi Dilakukan ............ 42
5.1.5 Analisis Kemampuan Penerima Pinjaman untuk Melunasi Rencana Transaksi .... 43
5.1.6 Analisis Cash Management dan Financial Covenant dari Rencana Transaksi ...... 44
5.1.7 Analisis Tingkat Suku Bunga ............................................................................ 45
5.2 Analisis Inkremental ......................................................................................... 45
5.2.1 Kontribusi Nilai Tambah dan Dampak Terhadap Proyeksi Keuangan ................. 45
5.2.2 Biaya atau Pendapatan yang Relevan ................................................................ 49
5.2.3 Informasi Non Keuangan yang Relevan ............................................................. 49
5.3 Analisis Sensitivitas .......................................................................................... 49
6 ANALISIS ATAS JAMINAN................................................................................... 51
7 ANALISIS KEWAJARAN RENCANA TRANSAKSI ..................................................... 52
8 ANALISIS FAKTOR-FAKTOR LAIN YANG RELEVAN .............................................. 53
9 PENDAPAT MENGENAI KEWAJARAN TRANSAKSI ................................................. 54
10 KUALIFIKASI PENILAI USAHA ............................................................................. 55
11 KESIMPULAN .................................................................................................... 56
xiii
Page 16
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
DAFTAR TABEL
Tabel 1 Susunan Pemegang Saham SKI ............................................................................ 8
Tabel 2 Nilai Transaksi Material ....................................................................................... 9
Tabel 3 Perhitungan Analisis Kelayakan Transaksi (Rp.Juta) ........................................... 11
Tabel 4 Susunan Pemegang Saham FOLK ....................................................................... 13
Tabel 5 Pertumbuhan PDB Domestik dan Komponen Berdasarkan Pengeluaran .............. 15
Tabel 6 Pertumbuhan PDB Domestik dan Komponen Berdasarkan Lapangan Usaha ........ 16
Tabel 7 Pertumbuhan Produksi Industri Manufaktur Skala Menengah Dan Besar ............. 17
Tabel 8 Proyeksi DAR dan DER....................................................................................... 21
Tabel 9 Perbandingan DER dan DAR dengan Perusahaan Publik pada Industri Sejenis .... 22
Tabel 10 Current Ratio dan Quick Ratio ......................................................................... 23
Tabel 11 Proyeksi Current Ratio dan Quick Ratio ........................................................... 23
Tabel 12 Kinerja Posisi Keuangan (Aset) FOLK (Rp.000) ................................................. 24
Tabel 13 Kinerja Posisi Keuangan (Liabilitas dan Ekuitas) FOLK (Rp.000) ........................ 26
Tabel 14 Kinerja Laba (Rugi) FOLK (Rp.000) ................................................................... 28
Tabel 15 Rasio Keuangan .............................................................................................. 32
Tabel 16 Arus Kas FOLK (Rp.000) .................................................................................. 33
Tabel 17 Proyeksi Posisi Keuangan Dengan Adanya Transaksi (Rp.Juta).......................... 35
Tabel 18 Proyeksi Laba Rugi Dengan Adanya Transaksi (Rp.Juta) ................................... 37
Tabel 19 Proyeksi Arus Kas Dengan Adanya Transaksi (Rp.Juta) ..................................... 38
Tabel 20 Rasio Keuangan .............................................................................................. 39
Tabel 21 Proforma Posisi Keuangan SKI (Rp.000) ........................................................... 42
Tabel 22 Proyeksi Arus Kas SKI dengan Adanya Transaksi Terkait Dengan Kemampuan
Melunasi Utang (Rp.Juta) ................................................................................ 44
Tabel 23 Inkremental Posisi Keuangan (Rp.Juta) ............................................................. 45
Tabel 24 Inkremental Laba Rugi (Rp.Juta) ...................................................................... 47
Tabel 25 Inkremental Arus Kas (Rp.Juta) ........................................................................ 47
Tabel 26 Analisis Sensitivitas ......................................................................................... 49
xiv
Page 17
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
DAFTAR GAMBAR
Gambar 1 Grafik Inflasi IHK dan Komponen .................................................................. 16
Gambar 2 Inflasi Daerah ............................................................................................... 17
Gambar 3 Pangsa Pasar untuk Kategori FMCG............................................................... 19
Gambar 4 Analisis Sensitivitas ...................................................................................... 50
xv
Page 18
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
1 PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
PT Multi Garam Utama Tbk (selanjutnya “FOLK”) didirikan di Jakarta berdasarkan
Akta Notaris Tri Theresa Tarigan, S.H., M.Kn., No. 6, tanggal 10 April 2019. Akta
Pendirian tersebut telah memperoleh pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak
Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No. AHU-
0019154.AH.01.01 Tahun 2019, tanggal 11 April 2019.
Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir
dengan Akta Notaris Tri Theresa Tarigan, S.H., M.Kn., No. 15, tanggal 28
November 2022 tentang Perubahan struktur kepemilikan modal, perubahan modal
dasar dan tambahan modal ditempatkan. Perubahan ini telah mendapatkan
pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
dengan Surat Keputusan No. AHU-0086920.AH.01.02 Tahun 2022, tanggal 31
Desember 2022.
FOLK berencana melakukan transaksi Pinjaman Utang kepada Entitas Anak yaitu
SKI sebesar Rp3.449.400.000,-. (Tiga Miliar Empat Ratus Empat Puluh Sembilan
Juta Empat Ratus Ribu rupiah).
Nilai dari Rencana Transaksi tersebut adalah 4,93% terhadap jumlah ekuitas FOLK
yang sebesar Rp69.956.136.000,- (Enam Puluh Sembilan Miliar Sembilan Ratus
Lima Puluh Enam Juta Seratus Tiga Puluh Enam Ribu Rupiah) berdasarkan Laporan
keuangan Audit FOLK per 31 Desember 2022.
Rencana Transaksi tersebut memenuhi ketentuan peraturan tentang transaksi
afiliasi sebagaimana didefinisikan dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
Republik Indonesia No. 42/POJK.04/2020, tanggal 20 April 2020 tentang
Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan (selanjutnya disebut
“Peraturan No. 42/POJK.04/2020”) karena transaksi dilakukan oleh pihak-pihak
yang memiliki afiliasi dengan FOLK dari sisi kepemilikan saham maupun sisi
manajemen kepengurusan. Rencana Transaksi tidak memenuhi ketentuan terkait
transaksi material sebagaimana didefinisikan dalam Peraturan Otoritas Jasa
Keuangan Republik Indonesia No. 17/POJK.04/2020, tanggal 20 April 2020
tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha (selanjutnya disebut
“Peraturan No. 17/POJK.04/2020”) karena nilai rencana transaksi di bawah 20%
dari ekuitas FOLK per 31 Desember 2022.
1
Page 19
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
1.2 Nomor dan Tanggal Laporan Penilaian
Kami telah menyusun Laporan Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi dengan
Laporan No. 00033/2.0113-03/BS/05/0340/1/VIII/2023, tanggal 3 Agustus 2023
atas revisi No. 00027/2.0113-03/BS/05/0340/1/VI/2023, tanggal 20 Juni 2023.
Kami menyatakan bahwa membatalkan laporan penilaian sebelumnya. Hal yang
menjadi objek revisi diantaranya adalah sebagai berikut:
1. Perubahan tanggal penilaian dari 31 Desember 2022 menjadi 31 Maret 2023;
2. Penyesuaian Laporan terkait perubahan pada Laporan keuangan Audit per 31
Desember 2022.
1.3 Tanggal Penilaian
Tanggal Penilaian dalam laporan Pendapat Kewajaran ini adalah per 31 Maret
2023.
1.4 Identitas Pemberi Tugas
Pemberi tugas dalam penyusunan Laporan Pendapat Kewajaran ini adalah:
Nama Perusahaan : PT Multi Garam Utama Tbk
Bidang Usaha : Aktivitas holding, aktivitas kantor pusat, aktivitas
konsultasi manajemen lainnya, aktivitas konsultasi
bisnis dan broker bisnis, penyediaan sumber daya
manusia dan manajemen fungsi sumber daya
manusia, jasa pendidikan manajemen dan perbankan,
pendidikan bimbingan belajar, dan konseling siswa.
Alamat : District 8, SCBD, Jalan Jenderal Sudirman Kavling 52-
53, Kel. Senayan, Kec. Kebayoran Baru, Jakarta
Selatan, Provinsi DKI Jakarta
Telepon : (021) 50123124
Email : corporatesecretary@folkgroup.co
Situs : folkgroup.co
1.5 Objek Penilaian
Objek Pendapat Kewajaran dalam penugasan ini adalah Rencana Transaksi
Pinjaman FOLK kepada Entitas Anak yaitu SKI.
2
Page 20
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
1.6 Maksud dan Tujuan Pemberian Pendapat Kewajaran
Maksud dan tujuan dari laporan penilaian ini adalah pemberian Pendapat
Kewajaran atas Pinjaman FOLK kepada Entitas Anak yaitu SKI sebesar
Rp3.449.400.000,-. (Tiga Miliar Empat Ratus Empat Puluh Sembilan Juta Empat
Ratus Ribu rupiah).
Dalam melakukan Penilaian Pendapat Kewajaran ini kami berpedoman pada
Peraturan OJK No. 35/POJK.04/2020 dan Surat Edaran OJK
No. 17/SEOJK.004/2020 tentang Pedoman Penilaian dan Penyajian Laporan
Penilaian Usaha di Pasar Modal, POJK No. 17/POJK.04/2020, Kode Etik Penilai
Indonesia ("KEPI"), serta Standar Penilaian Indonesia 2018 ("SPI 2018") yang
ditetapkan oleh Masyarakat Profesi Penilai Indonesia ("MAPPI").
1.7 Benturan Kepentingan Atas Transaksi yang Akan Dilakukan
Rencana Transaksi melibatkan pihak yang secara kepentingan ekonomis dari
masing-masing pihak diketahui tidak ada benturan kepentingan atas Rencana
Transaksi yang akan dilakukan.
1.8 Data, Informasi dan Prosedur yang Digunakan
Untuk dapat memberikan pendapat atas Kewajaran Rencana Transaksi, sebagai
Penilai Independen kami telah mempelajari, mempertimbangkan, mengacu atau
melaksanakan akan prosedur atas hal-hal sebagai berikut:
1. Laporan Keuangan Konsolidasian FOLK dan entitas anak tanggal 31 Desember
2022 dan untuk tahun-tahun yang berakhir tanggal 31 Desember 2021 dan
2020 No. 00773/3.0357/AU.1/05/1625-3/1/VII/2023, tanggal 17 Juli 2023
yang telah diaudit oleh Akuntan Publik Doly Fajar Damanik, CPA dari Kantor
Akuntan Publik Kanaka Puradiredja, Suhartono dengan opini wajar dalam
semua hal yang material;
2. Laporan Keuangan Konsolidasian FOLK dan entitas anak tanggal 31 Maret
2023 (Tidak Audit);
3. Proyeksi Keuangan FOLK dengan dan tanpa transaksi;
4. Proforma Keuangan FOLK tanggal 31 Maret 2023;
5. Akta dan Legalitas Umum FOLK;
6. Surat Pernyataan Manajemen atas Transaksi Afiliasi dan Benturan Kepentingan
Indonesia No. 031a/Srt-MGU/VIII/2023, tanggal 1 Agustus 2023, dinyatakan
bahwa Rencana Transaksi mengandung unsur transaksi afiliasi dan tidak
terdapat benturan kepentingan;
7. Surat Pernyataan Manajemen atas Transaksi Material No. 031b/Srt-
MGU/VIII/2023, tanggal 1 Agustus 2023, dinyatakan bahwa Rencana
Transaksi tidak termasuk pada transaksi material;
3
Page 21
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
8. Diskusi dengan manajemen FOLK yaitu Bapak Danny Sutradewa sebagai
Direktur Utama FOLK;
9. Surat Pernyataan Manajemen atas kebenaran data dan informasi yang
diberikan No. 031c/Srt-MGU/VIII/2023, tanggal 1 Agustus 2023.
Prosedur yang Digunakan
Laporan dan fakta yang terkandung dalam Laporan adalah berdasarkan informasi
dan representasi yang disediakan oleh manajemen dan dikompilasi oleh Penilai.
Informasi yang terkandung dalam Laporan ini adalah benar dan akurat dalam
semua hal yang material, tidak menyesatkan, dan bahwa tidak ada fakta lainnya,
yang mana jika dihilangkan dapat membuat Laporan ini dan informasi atau
pernyataan di dalamnya menjadi menyesatkan.
Selain itu informasi lainnya seperti informasi pasar, industri, dan data lainnya yang
diperoleh dari data riset dari domain publik. Dalam penyusunan laporan ini, telah
dilakukan prosedur sebagai berikut: (i) FOLK telah diberikan kesempatan untuk
meminta dan me-review, dan telah menerima semua informasi yang diperlukan
untuk memeriksa kembali keakuratan informasi atau untuk melengkapi informasi
di dalamnya (ii) FOLK tidak bergantung kepada Penilai atau seseorang yang
memiliki hubungan afiliasi dengan Penilai atau pihak lain yang berafiliasi dengan
Penilai sehubungan dengan pemeriksaan keakuratan informasi atau keputusan.
Penyampaian dari Laporan ini atau setiap negosiasi yang dibuat berdasarkan
Laporan ini, dalam kondisi apapun, tidak dapat diimplikasikan bahwa informasi
yang terkandung adalah benar setelah tanggal Laporan ini. Prosedur lain yang
dilakukan Penilai adalah memeriksa dan menganalisa seluruh Dokumen Transaksi,
Laporan Keuangan, dan tiap bagian dari Rencana Transaksi dalam hal
kewajarannya.
1.9 Ruang Lingkup Penilaian
Pendapat Kewajaran (Fairness Opinion) merupakan suatu pernyataan yang
diberikan oleh Penilai Usaha untuk menyatakan bahwa suatu transaksi yang akan
dilakukan adalah wajar atau tidak wajar. Sesuai dengan peraturan Otoritas Jasa
Keuangan (OJK) No. 35/POJK.04/2020 tentang Penilaian dan Penyajian Laporan
Penilaian Bisnis di Pasar Modal, pemberian pendapat kewajaran setelah dilakukan
analisis atas:
a. Nilai dari objek yang ditransaksikan;
b. Dampak keuangan dari transaksi yang akan dilakukan terhadap kepentingan
pemegang saham;
c. Pertimbangan bisnis yang digunakan oleh manajemen perusahaan terkait
dengan Rencana Transaksi yang akan dilakukan terhadap kepentingan
pemegang saham.
4
Page 22
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
Nilai materialitas Rencana Transaksi diatur sesuai dengan No. 17/POJK.04/2020
tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha Utama.
Sehubungan dengan peraturan tersebut berkaitan dengan penunjukkan Penilai
untuk memberikan pendapat kewajaran atas Rencana Transaksi, maka ruang
lingkup pendapat kewajaran berdasarkan pada analisis atas kewajaran dari
Rencana Transaksi tersebut.
1.10 Pendekatan dan Metode
Sesuai dengan ruang lingkup penilaian, pendekatan dan metode yang digunakan
adalah:
a. Analisis transaksi;
b. Analisis kualitatif dan analisis kuantitatif atas rencana transaksi;
c. Analisis atas kewajaran nilai transaksi;
d. Analisis atas faktor lain yang relevan.
1.11 Asumsi dan Kondisi Pembatas
Asumsi dan kondisi pembatas yang digunakan dalam penyusunan Pendapat
Kewajaran ini adalah:
• Laporan Pendapat Kewajaran ini bersifat non-disclaimer opinion.
• Kami telah melakukan penelaahan atas dokumen-dokumen yang digunakan
dalam Pendapat Kewajaran.
• Dalam menyusun laporan ini, penilai mengandalkan keakuratan dan
kelengkapan informasi yang disediakan oleh FOLK atau data yang diperoleh
dari informasi yang tersedia untuk publik dan informasi lainnya serta
penelitian yang kami anggap relevan.
• Penilai menggunakan proyeksi keuangan sebelum dan setelah Rencana
Transaksi serta Proforma Laporan Keuangan yang disampaikan oleh FOLK
dengan mencerminkan kewajaran proyeksi keuangan dan kemampuan
pencapaiannya (fiduciary duty).
• Penilai bertanggung jawab atas pelaksanaan Penilaian dan kewajaran proyeksi
keuangan yang telah disesuaikan.
• Laporan yang dihasilkan terbuka untuk publik kecuali terdapat informasi yang
bersifat rahasia, yang dapat mempengaruhi operasional FOLK.
• Penilai bertanggung jawab atas Laporan Pendapat Kewajaran dan kesimpulan
yang dihasilkan.
• Penilai telah memperoleh informasi atas status hukum obyek Pendapat
Kewajaran dari pemberi tugas.
5
Page 23
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
1.12 Kejadian Setelah Tanggal Penilaian
Dalam penyusunan Pendapat Kewajaran Rencana Transaksi Pinjaman FOLK kepada
Entitas Anak yaitu SKI, terdapat kejadian penting yang patut diketahui setelah
Tanggal Penilaian sampai dengan Tanggal Laporan Penilaian. Kejadian tersebut
adalah perubahan perjanjian pinjam meminjam antara FOLK dengan SKI yang
dimuat pada Adendum I tanggal 2 Agustus 2023 yang memuat informasi transaksi
berikut:
Pemberi Pinjaman : FOLK
: Andika Sutoro Putra yang mewakili dan selaku Wakil
Direktur Utama FOLK
Penerima Pinjaman : SKI
: Danny Sutradewa yang mewakili dan selaku Direktur
SKI
Tanggal : 2 Agustus 2023
Nilai : Rp3.449.400.000,-
Penerimaan Pinjaman : Selambat-lambatnya tanggal 3 Agustus 2023
(tanggal IPO)
Pencairan Pinjaman : 30 hari kerja setelah pemberi pinjaman menerima
keseluruhan dana dari IPO.
Jatuh Tempo : 36 Bulan sejak tanggal pencarian pinjaman.
Bunga : 6,5% per tahun
Jaminan : Para pihak sepakat pemberian pokok pinjaman oleh
Penerima Pinjaman dan Penerima Pinjaman ini tidak
dijamin dengan jaminan khusus.
6
Page 24
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
2 ANALISIS TRANSAKSI
2.1 Analisis Pengaruh Rencana Transaksi Terhadap Keuangan Perusahaan
Berdasarkan hasil analisis inkremental, Rencana Transaksi Pinjaman dapat
memberikan nilai tambah pada pendapatan Rp1,55 miliar di tahun 2023 hingga
mencapai Rp23,37 miliar pada tahun 2028, pada laba setelah pajak sebesar
Rp197,79 juta di tahun 2023 hingga mencapai Rp6,62 miliar pada tahun 2028,
pada aset sebesar Rp3,65 miliar pada tahun 2023 hingga mencapai Rp18,12 miliar
pada tahun 2028, pada liabilitas sebesar Rp3,45 miliar pada tahun 2023
sedangkan pada tahun 2028 mencapai Rp127,11 juta, pada ekuitas sebesar
Rp197,79 juta pada tahun 2023 hingga mencapai Rp18,00 miliar pada tahun
2028; dan kas dan setara kas akhir sebesar Rp3,20 miliar di tahun 2023 hingga
mencapai Rp12,01 miliar pada tahun 2028.
2.2 Hubungan Pihak yang Akan Melakukan Transaksi
PT Syca Kreasi Indonesia (”SKI”) didirikan berdasarkan Akta Notaris Tri Theresa
Tarigan, S.H., M.Kn., No. 28, tanggal 26 Desember 2019. Akta Pendirian ini telah
disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia melalui
Surat Keputusan No. AHU-0069414.AH.01.01. Tahun 2019, tanggal 30 Desember
2019.
Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir
dengan Akta Notaris No. 16, tanggal 21 Maret 2023 yang dibuat di hadapan Tri
Theresa Tarigan, S.H., M.Kn, mengenai perubahan manajemen perusahaan. Akta
tersebut telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik
Indonesia dengan Surat Keputusan No. AHU-AH.01.09-0103851, tanggal 21
Maret 2023.
Berdasarkan Pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup usaha Perusahaan
adalah menjalankan usaha perdagangan besar kosmetik.
Sampai dengan tanggal penilaian, kepemilikan saham SKI terinci pada tabel
berikut:
7
Page 25
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
Tabel 1 Susunan Pemegang Saham SKI
Seri Jumlah Lembar Persentase Jumlah
Nama Pemegang Saham
Saham Saham Kepemilikan (Rp.)
Pamela A 88 24,58% 88.000.000
Monica Tanty Oktaviany A 88 24,58% 88.000.000
PT Multi Garam Utama A 74 20,67% 74.000.000
PT Multi Garam Utama Tbk B 84 23,46% 1.499.999.928
PT Multi Garam Utama Tbk C 24 6,70% 3.000.000.000
Jumlah 358 100,00% 4.749.999.928
Sumber: Manajemen SKI
Susunan kepemilikan saham SKI sampai dengan tanggal penilaian adalah sebagai
berikut:
Dewan Komisaris
Komisaris : Monica Tanty Octaviany
Direksi
Direktur Utama : Pamela
Direktur : Danny Sutradewa
Hubungan antara FOLK dengan SKI dalam Rencana Transaksi adalah sebagai
berikut:
• FOLK sebagai pihak pemberi pinjaman dan SKI sebagai pihak penerima
pinjaman memiliki hubungan afiliasi karena kepemilikan 50,84% saham SKI
dimiliki oleh FOLK;
• Ibu Pamela yang merupakan Komisaris FOLK dan pemilik 2,42% saham FOLK
juga merupakan Direktur Utama SKI dan pemilik 24,58% saham SKI; dan
• Ibu Monica Tanty Oktaviany yang merupakan pemilik 2,42% saham FOLK juga
merupakan Komisari SKI.
Dengan terdapatnya hubungan afiliasi keterlibatan pihak-pihak dengan FOLK,
maka Rencana Transaksi tersebut memenuhi ketentuan peraturan tentang
transaksi afiliasi sebagaimana didefinisikan dalam Peraturan Otoritas Jasa
Keuangan Republik Indonesia No. 42/POJK.04/2020, tanggal 20 April 2020
tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan (selanjutnya
disebut “Peraturan No. 42/POJK.04/2020”).
8
Page 26
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
2.3 Materialitas Nilai Transaksi
Nilai Rencana Transaksi yang akan dilakukan merupakan transaksi material
dengan gambaran sebagai berikut:
Tabel 2 Nilai Transaksi Material
Ekuitas Nilai Rencana
Persentase
Uraian 31 Desember 2022 Transaksi
(%)
(Rp.000) (Rp.000)
Rencana Transaksi Pinjaman
FOLK kepada Entitas Anak 69.956.136 3.449.400 4,93%
yaitu SKI
Berdasarkan Laporan keuangan Audit FOLK per 31 Desember 2022, total ekuitas
FOLK adalah sebesar Rp69.956.136.000,-. Berdasarkan informasi dari manajemen
FOLK, diketahui bahwa nilai Rencana Transaksi adalah sebesar Rp3.449.400.000,-
Dengan demikian, persentase nilai transaksi terhadap ekuitas adalah sebesar
4,93%.
Berdasarkan Peraturan No. 17/POJK.04/2020, suatu transaksi dikategorikan
sebagai transaksi material apabila nilai transaksi sama dengan 20% atau lebih dari
ekuitas Perusahaan Terbuka.
Dengan demikian, Rencana Transaksi bukan termasuk transaksi material sesuai
dengan Peraturan No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan
Perubahan Kegiatan Usaha Utama.
2.4 Perjanjian dan Persyaratan yang Disepakati Dalam Transaksi
Berdasarkan informasi dari manajemen, terdapat perjanjian yang dilakukan
sehubungan dengan Rencana Transaksi Pinjaman FOLK kepada Entitas Anak yaitu
SKI.
Secara garis besar, berikut adalah informasi mengenai Rencana Transaksi
Pinjaman FOLK kepada Entitas Anak yaitu SKI berdasarkan keterangan manajemen
FOLK:
Pemberi Pinjaman : FOLK
: Danny Sutradewa yang mewakili dan selaku Direktur
Utama FOLK
Penerima Pinjaman : SKI
: Pamela yang mewakili dan selaku Direktur Utama SKI
Perjanjian : Perjanjian Pinjam Meminjam No. MGI/UP/II-
9
Page 27
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
2023/002
Tanggal : 17 Februari 2023
Nilai : Rp3.449.400.000,-
Penerimaan Pinjaman : Selambat-lambatnya tanggal 31 Juli 2023 (tanggal
IPO)
Pencairan Pinjaman : 30 hari kerja setelah pemberi pinjaman menerima
keseluruhan dana dari IPO
Jatuh Tempo : 36 Bulan sejak tanggal pencarian pinjaman
Bunga : 6,5% per tahun
Jaminan : Para pihak sepakat pemberian pokok pinjaman oleh
Pemberi Pinjaman kepada Penerima Pinjaman ini
tidak dijamin dengan jaminan khusus.
2.5 Risiko dan Manfaat Transaksi Atas Transaksi yang Akan Dilakukan
Risiko terkait dengan adanya Transaksi adalah risiko gagal bayar (default) yang
disebabkan kegagalan untuk melakukan pembayaran sisa pokok utang dan bunga
pada waktu yang telah ditetapkan.
Manfaat dari adanya Transaksi tersebut, SKI memperoleh tambahan modal kerja
atau Operational Expense (Opex) untuk kelangsungan usahanya.
10
Page 28
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
3 ANALISIS KELAYAKAN RENCANA PENGGUNAAN DANA ATAS RENCANA TRANSAKSI
Berikut ini disampaikan perhitungan terkait dengan analisis transaksi yang akan
dilakukan.
Tabel 3 Perhitungan Analisis Kelayakan Transaksi (Rp.Juta)
Ke te ra nga n TOTAL 2023 2024 2025 2026 2027 2028
0,75 1,75 2,75 3,75 4,75 5,75
EBI TDA 68.329 3.371 7.017 9.829 13.260 15.865 18.988
CASH OUT FLOW
- Tax (14.836) (666) (1.443) (2.126) (2.922) (3.495) (4.183)
- Interest ( i x T ) - - - - - - -
- Investment Outlays - Eksisting (687) (687) - - - - -
+ / - Working Capital (14.735) (4.283) (1.994) (2.339) (2.458) (1.718) (1.943)
TOTAL (30.258) (5.637) (3.438) (4.466) (5.379) (5.213) (6.126)
NET CASH FLOW 38.071 (2.266) 3.579 5.363 7.880 10.652 12.862
Discount Factor 13,65% 0,9085 0,7993 0,7033 0,6188 0,5445 0,4791
DISCOUNTED CASH FLOW 21.413 - 2.058 2.861 3.772 4.876 5.800 6.162
P ROCEED (2.266) 1.313 6.677 14.557 25.209 38.071
PRESENT VALUE KAS MASUK 41.524 3.062 5.609 6.913 8.205 8.638 9.097
PRESENT VALUE KAS KELUAR (20.111) (5.121) (2.748) (3.141) (3.329) (2.838) (2.935)
NET PRESENT VALUE NPV 21.413
PROFITABILITY INDEX PI 2,06471
BREAK EVEN POINT BEP
Penjualan 16.741 30.135 39.176 48.970 56.317 64.764
Variable Cost 10.035 17.611 22.561 27.795 31.513 35.735
Fixed Cost 3.524 5.758 6.971 7.915 8.939 10.041
BEP 8.798 13.856 16.436 18.305 20.297 22.401
BEP Rata-rata (Rp.Juta) 16.682 52,55% 45,98% 41,95% 37,38% 36,04% 34,59%
BEP Rata-rata ( % ) 41,42%
Berdasarkan analisis kelayakan, menunjukkan bahwa dengan dilakukannya
transaksi didapat kriteria kelayakan dengan variabel-variabel sebagai berikut:
• Net Present Value ( NPV ) > 0 --> Layak
NPV yang dihasilkan menunjukkan angka yang positif yaitu sebesar
Rp21.413.000.000,-.
• Profitability Index ( PI ) > 1 --> Layak
PI yang diperoleh adalah sebesar 2,06471 yang berarti lebih besar dari 1.
• Break Event Point ( PP )
BEP yang dihasilkan sebesar Rp16.682.000.000,- atau 41,42%dari penjualan.
11
Page 29
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
4 ANALISIS KUALITATIF
4.1 Riwayat Perusahaan Dan Sifat Kegiatan Usaha
PT Multi Garam Utama Tbk (“FOLK”) didirikan berdasarkan Akta No. 6, tanggal 10
April 2019, dibuat di hadapan Tri Theresa Tarigan, S.H., M.Kn., Notaris di
Kabupaten Tangerang, yang telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi
Manusia Republik Indonesia berdasarkan Keputusan No. AHU-0019154.AH.01.01.
Tahun 2019, tanggal 11 April 2019, didaftarkan dalam Daftar Perseroan No. AHU-
0059848.AH.01.11.Tahun 2019, tanggal 11 April 2019, dan diumumkan dalam
Berita Negara Republik Indonesia No.075, tanggal 20 September 2022, Tambahan
No. 032247.
Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir
dengan Akta Notaris Tri Theresa Tarigan, S.H., M.Kn., No. 15, tanggal 28
November 2022 tentang Perubahan struktur kepemilikan modal, perubahan modal
dasar dan tambahan modal ditempatkan. Perubahan ini telah mendapatkan
pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
dengan Surat Keputusan No. AHU-0086920.AH.01.02 Tahun 2022, tanggal 31
Desember 2022.
Sesuai dengan Anggaran Dasar Perusahaan Pasal 3, kegiatan utama Perusahaan
adalah dalam bidang aktivitas holding, aktivitas kantor pusat, aktivitas konsultasi
manajemen lainnya, aktivitas konsultasi bisnis dan broker bisnis, penyediaan
sumber daya manusia dan manajemen fungsi sumber daya manusia, jasa
pendidikan manajemen dan perbankan, pendidikan bimbingan belajar, dan
konseling siswa.
Kantor Perusahaan berdomisili di Prosperity Tower, 17F, District 8, SCBD, Jalan
Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Kelurahan Senayan, Kecamatan Kebayoran Baru,
Jakarta Selatan.
PT Garam Ventura Indonesia merupakan entitas induk terakhir Perusahaan.
Susunan Pemegang Saham
Susunan Pemegang Saham FOLK per 31 Maret 2023 adalah sebagai berikut:
12
Page 30
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
Tabel 4 Susunan Pemegang Saham FOLK
Jumlah Lembar Persentase Jumlah
Nama Pemegang Saham
Saham Kepemilikan (Rp.000)
PT Sumber Garam Pratam 5.150.000 54,12% 36.565.000
PT Garam Ventura Indonesia 2.330.000 24,49% 16.543.000
Uma Hapsari 360.000 3,78% 2.556.000
Ricky Subagjo 260.000 2,73% 1.846.000
Stefanie Santoso 260.000 2,73% 1.846.000
Kalin Velicia 250.000 2,63% 1.775.000
Monica Tanty Oktaviany 230.000 2,42% 1.633.000
Pamela 230.000 2,42% 1.633.000
Mandy 190.000 2,00% 1.349.000
PT Samudra Garam Ventura 121.842 1,28% 865.078
Ricky Sukono 73.105 0,77% 519.046
Lawrence Kurnia Satyanagara 60.921 0,64% 432.539
Jumlah 9.515.868 100,00% 67.562.663
Sumber: Laporan Keuangan Audited FOLK per 31 Maret 2023
Susunan Komisaris dan Direksi
Susunan Dewan Komisaris dan Direksi FOLK per 31 Maret 2023 adalah sebagai
berikut:
Dewan Komisaris
Komisaris Utama : Chandra
Komisaris : Eunike Christiani Santoso
Komisaris : Pamela
Komisaris : Stefanie Santoso
Komisaris : Uma Hapsari
Dewan Direksi
Direktur Utama : Danny Sutradewa
Direktur : Andika Sutoro Putra
Direktur : Bryan Purwa Hartono
Direktur : Mandy
4.2 Riwayat Transaksi Pinjam Meminjam Dana
PT Rute Enampuluhenam Indonesia (“REI”)
Berdasarkan perjanjian tanggal 10 November 2022, Perusahaan dan REI
mengadakan perjanjian pemberian pinjaman, dengan ketentuan sebagai berikut:
13
Page 31
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
a. Kewajiban REI kepada Perusahaan sebesar Rp 500.000.000.
b. Jangka waktu pinjaman adalah 12 (dua belas) bulan dimulai pada tanggal 10
November 2022 sampai dengan 10 November 2023.
PT Garam Ventura Indonesia (“GVI”)
Pada tanggal 27 Juli 2022, FOLK dan GVI (pihak berelasi yang memiliki kesamaan
pemilik) mengadakan perjanjian pinjaman. Dalam perjanjian tersebut disepakati
bahwa:
a) FOLK memiliki piutang sebesar Rp4.501.179.000,-.
b) Jangka waktu pinjaman berakhir pada tanggal1 Agustus 2024.
c) Bunga 6% per tahun.
PT Sukses Sejahtera Selamanya (“SSS”)
Pada tanggal 9 November 2020, FOLK dan SSS (pihak berelasi yang memiliki
kesamaan pemilik) mengadakan perjanjian pinjaman. Dalam perjanjian tersebut
disepakati bahwa:
a) FOLK memiliki piutang sebesar Rp180.000.000,-.
b) Jangka waktu pinjaman berakhir pada tanggal10 Februari 2021.
c) Bunga 1% per bulan dari jumlah total pinjaman yang dicairkan dan belum
dilunaskan oleh SSS.
Pada tanggal 28 Oktober 2021, FOLK dan SSS (pihak berelasi yang memiliki
kesamaan pemilik) mengadakan perjanjian pinjaman. Dalam perjanjian tersebut
disepakati bahwa:
a) FOLK memiliki piutang sebesar Rp120.000.000,-.
b) Jangka waktu pinjaman berakhir pada tanggal 28 April 2022.
c) Bunga 1,5% per bulan dari jumlah total pinjaman yang dicairkan dan belum
dilunaskan oleh SSS.
Pada tanggal 15 Desember 2021, FOLK dan SSS (pihak berelasi yang memiliki
kesamaan pemilik) mengadakan perjanjian pinjaman. Dalam perjanjian tersebut
disepakati bahwa:
a) FOLK memiliki piutang sebesar Rp120.000.000,-.
b) Jangka waktu pinjaman berakhir pada tanggal 15 Juni 2022.
c) Bunga 1,5% per bulan dari jumlah total pinjaman yang dicairkan dan belum
dilunaskan oleh SSS.
Pada tanggal 24 Januari 2022, FOLK dan SSS (pihak berelasi yang memiliki
kesamaan pemilik) mengadakan perjanjian pinjaman. Dalam perjanjian tersebut
disepakati bahwa:
a) FOLK memiliki piutang sebesar Rp200.000.000,-.
b) Jangka waktu pinjaman berakhir pada tanggal 24 Juli 2022.
14
Page 32
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
c) Bunga 1,5% per bulan dari jumlah total pinjaman yang dicairkan dan belum
dilunaskan oleh SSS.
Berdasarkan adendum I, tanggal 25 Juli 2022 bahwa jangka waktu pelunasan
diperpanjang sampai tanggal 25 Juli 2023. Pada tanggal 31 Desember 2022, 31
Desember 2021 dan 2020, saldo piutang SSS yang dimiliki oleh FOLK masing-
masing sebesar Rp580.000.000,-, Rp431.800.000,- dan Rp190.000.000,-.
4.3 Analisis Industri dan Bisnis
4.3.1 Tinjauan Makro Ekonomi Indonesia
Pertumbuhan Ekonomi
Pertumbuhan ekonomi triwulan I 2023 tercatat 5,03% (yoy), sedikit meningkat
dibandingkan dengan pertumbuhan pada triwulan sebelumnya sebesar 5,01%
(yoy). Perkembangan positif ini didorong oleh tingginya ekspor dan meningkatnya
permintaan domestik sejalan dengan konsumsi rumah tangga dan konsumsi
Pemerintah yang meningkat serta investasi nonbangunan yang baik.
Tabel 5 Pertumbuhan PDB Domestik dan Komponen Berdasarkan Pengeluaran
Sumber: Bank Indonesia
Pertumbuhan ekonomi juga didukung kinerja yang baik di seluruh Lapangan
Usaha (LU), dengan kontribusi yang besar tercatat pada LU Industri Pengolahan,
Perdagangan Besar dan Eceran, serta Transportasi dan Pergudangan.
15
Page 33
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
Tabel 6 Pertumbuhan PDB Domestik dan Komponen Berdasarkan Lapangan Usaha
Sumber: Bank Indonesia
Inflasi
Inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) April 2023 secara bulanan tercatat 0,33%
(mtm), sehingga secara tahunan menurun dari 4,97% (yoy) pada Maret 2023
menjadi 4,33% (yoy). Penurunan inflasi terjadi di semua kelompok inflasi. Inflasi
inti April 2023 melambat dari 2,94% (yoy) menjadi 2,83% (yoy) dipengaruhi
ekspektasi inflasi dan tekanan imported inflation yang menurun serta pasokan
yang memadai dalam merespons kenaikan permintaan barang dan jasa. Sementara
itu, inflasi volatile food turun dari 5,83% (yoy) pada Maret 2023 menjadi 3,74%
(yoy) didukung pasokan pangan yang terjaga, di tengah pola kenaikan permintaan
musiman di periode Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN). Terus menurunnya
inflasi sebagai dampak positif dari konsistensi kebijakan moneter serta eratnya
sinergi pengendalian inflasi antara Bank Indonesia dan Pemerintah (Pusat dan
Daerah) dalam TPIP dan TPID melalui penguatan GNPIP di berbagai daerah. Dengan
perkembangan tersebut, Bank Indonesia meyakini inflasi inti tetap terkendali
dalam kisaran 3,0±1% di sisa tahun 2023 dan inflasi IHK dapat segera kembali ke
dalam kisaran sasaran 3,0±1% pada triwulan III 2023.
Gambar 1 Grafik Inflasi IHK dan Komponen
Sumber: Bank Indonesia
16
Page 34
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
Gambar 2 Inflasi Daerah
Sumber: Bank Indonesia
4.3.2 Kondisi Industri
Industri Manufaktur skala menengah dan besar mampu tumbuh sebesar 6,05
persen pada triwulan IV 2021. Industri manufaktur skala menengah dan besar
yang mengalami kenaikan tertinggi pada Triwulan IV tahun 2021 terhadap
Triwulan IV tahun 2020 adalah Industri Mesin dan Perlengkapan ytdl (KBLI 28)
sebesar 42,64 persen disusul oleh Industri Alat Angkutan Lainnya (KBLI 30)
sebesar 34,19 persen; dan Industri Kendaraan Bermotor, Trailer dan Semi Trailer
(KBLI 29) sebesar 33,52 persen. Peningkatan tersebut diakibatkan adanya
penurunan permintaan yang cukup dastis selama pandemi sehingga ketika
pandemi sudah mulai terkendali akibatnya permintaan tersebut cenderung naik
tajam.
Sementara itu, industri manufaktur skala menengah dan besar yang mengalami
penurunan terendah pada Triwulan IV tahun 2021 terhadap Triwulan IV tahun
2020 antara lain Jasa Reparasi dan Pemasangan Mesin dan Peralatan (KBLI 33)
mengalami kontraksi sebesar 41,95 persen; Industri Karet, Barang dari Karet dan
Plastik (KBLI 22) mengalami kontraksi sebesar 5,47 persen; Industri Komputer,
Barang Elektronik dan Optik (KBLI 26) turun sebesar 4,88 persen.
Tabel 7 Pertumbuhan Produksi Industri Manufaktur Skala Menengah Dan Besar
Berdasarkan Jenis Industri Per Triwulan, 2021
No. Industri y-on-y
1 Industri Makanan 0,04
2 Industri Minuman 9,32
17
Page 35
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
No. Industri y-on-y
3 Industri Pengolahan Tembakau 11,31
4 Industri Tekstil 9,79
5 Industri Pakaian Jadi 5,61
Industri Kulit, Barang dari Kulit dan Alas 13,27
6 Kaki
Industri Kayu, Barang dari Kayu dan Gabus (Tidak Termasuk 4,81
7 Furnitur) dan Barang Anyaman dari Bambu, Rotan dan Sejenisnya
8 Industri Kertas dan Barang dari Kertas 4,64
9 Industri Pencetakan dan Reproduksi Media Rekaman 6,81
10 Industri Produk dari Batu Bara dan Pengilangan Minyak Bumi 8,69
11 Industri Bahan Kimia dan Barang dari Bahan Kimia 3,12
12 Industri Farmasi, Produk Obat Kimia dan Obat Tradisional 23,06
13 Industri Karet, Barang dari Karet dan Plastik -5,47
14 Industri Barang Galian Bukan Logam -1,99
15 Industri Logam Dasar 11,95
16 Industri Barang Logam, Bukan Mesin dan Peralatannya 8,70
Industri Komputer, Barang Elektronik dan -4,88
17 Optik
18 Industri Peralatan Listrik 8,82
19 Industri Mesin dan Perlengkapan ytdl 42,64
20 Industri Kendaraan Bermotor, Trailer dan Semi Trailer 33,52
21 Industri Alat Angkutan Lainnya 34,19
22 Industri Furnitur 14,28
23 Industri Pengolahan Lainnya -3,68
24 Jasa Reparasi dan Pemasangan Mesin dan Peralatan -41,95
Indonesia 6,05
Sumber: BPS
PDB industri kimia, farmasi, dan obat tradisional tercatat menurun 3,50% (yoy)
pada kuartal III/2022. Hal itu seiring dengan melandainya pandemi Covid-19 yang
menurunkan permintaan atas produk-produk industri ini.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, produk domestik bruto (PDB) atas dasar
harga konstan (ADHK) dari industri kimia, farmasi, dan obat tradisional sebesar
Rp58,08 triliun pada kuartal III/2022. Nilai tersebut terkoreksi 3,50%
dibandingkan pada periode yang sama tahun sebelumnya (year on year/yoy) yang
sebesar Rp60,19 triliun.
Koreksi ini terjadi setelah industri kimia, farmasi, dan obat tradisional berhasil
meraih kinerja positif sepanjang pandemi Covid-19. Hal itu mengingat tingginya
permintaan masyarakat untuk produk-produk dari industri ini selama pagebluk.
Namun, permintaan atas produk industri kimia, farmasi, dan obat tradisional
mulai menurun sejalan dengan melandainya pandemi Covid-19. Kondisi ini
18
Page 36
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
diperparah adanya kasus gagal ginjal akut misterius yang menimpa anak-anak
akibat cemaran etilen glikol (EG) dan dietilen glikol (DEG) melebihi ambang batas
aman. Atas peristiwa tersebut, BPOM memberikan sanksi terhadap lima
perusahaan farmasi. Hal itu dilakukan dengan mencabut izin edar dari 73 obat
dari lima perusahaan farmasi tersebut per 9 November 2022. Adapun, industri
kimia merupakan salah satu subsektor dari industri pengolahan. Pada kuartal
III/2022, industri kimia berkontribusi terhadap PDB industri pengolahan sebesar
9,58%.
Disisi lain pertumbuhan pesat sedang dialami oleh Industri kosmetika di Indonesia
karena permintaan masyarakat terkait hal-hal kecantikan semakin tinggi. Data
dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) tercatat industri kosmetika
mengalami kenaikan jumlah perusahaan hingga 20,6% per September 2022.
Berdasarkan riset yang dilakukan oleh Compas pada November 2022, pada
kategori FMCG di kedua marketplace utama di Indonesia Tokopedia dan Shopee
memiliki addressable market sbesar Rp50,9 triliun Gross Merchandise Value
(GMV). Tahun 2022 dapat dikatakan sebagai tahun gemilang untuk produk Beauty
& Care dengan pencapaian angka share 43,5% dari seluruh FMCG. Kategori utama
Beauty & Care berhasil mencapai angka Rp22,1 triliun dengan 652 juta uni terjual.
Gambar 3 Pangsa Pasar untuk Kategori FMCG
Sumber: Compas Market Insight FMCG E-Commerce Report 2022
4.4 Analisis Operasional dan Prospek Perusahaan
SKI merupakan brand Direct to Costumer yang menjual berbagai produk
perawatan rumah dan perawatan pribadi berkualitas tinggi dan ramah lingkungan.
Jaringan grosir dan pengecernya tersebar di seluruh Indonesia, dengan kehadiran
offline di Sumatera Utara, Jawa, Bali, Kalimantan, dan Sulawesi Selatan. Produk SKI
19
Page 37
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
dapat ditemukan di online marketplace dan retail store ternama seperti Grand
Lucky, Watsons, Ranch Market, dan Boots.
Prospek usaha FOLK sangat menjanjikan mengingat potensi pertumbuhan di
sektor omnichannel retail yang semakin besar. Sebagai perusahaan holding multi-
sektor, FOLK memiliki potensi untuk terus berkembang dan mencapai kesuksesan
di masa depan.
Di sektor omnichannel retail, FOLK memiliki keunggulan dalam ketiga brand
utamanya, yaitu Amazara, dr Soap, dan SYCA. Masing-masing brand memiliki ciri
khas dan pasar yang berbeda-beda, sehingga dapat menjangkau konsumen dari
berbagai lapisan masyarakat. FOLK terus berinovasi dalam mengembangkan
produk-produk terbarunya dan memperluas jangkauan pasar dengan
memanfaatkan teknologi dan e-commerce.
Dalam menghadapi persaingan, FOLK telah menyiapkan strategi yang kuat dan
berinovasi untuk terus bersaing di pasar. FOLK terus meningkatkan efisiensi
produksi dengan mencari beberapa alternatif manufaktur OEM dan manajemen
persediaan untuk memperoleh keuntungan yang lebih tinggi. FOLK juga terus
meningkatkan kualitas produk dan pelayanan untuk mempertahankan loyalitas
konsumen.
Posisi FOLK di sektor omnichannel retail semakin kuat dengan munculnya tren
konsumen yang semakin sadar akan kualitas dan harga produk. FOLK memiliki
potensi untuk menjadi pemain kunci di sektor tersebut dengan meningkatkan
kualitas produk dan pelayanan serta memperluas jangkauan pasar melalui
teknologi dan e-commerce.
FOLK mengoperasikan bisnis omnichannel retail melalui tiga brand utama, yaitu
Amazara (AIM), dr Soap (SKI), dan SYCA (SKI). Meskipun bisnis Perusahaan relatif
baru di Indonesia, namun FOLK telah memperoleh kepercayaan pelanggan yang
besar dan terus berkembang.
Dalam segmen omnichannel retail, FOLK mengalami peningkatan yang signifikan
pada musim liburan dan perayaan, seperti Natal, Imlek, dan Lebaran, di mana
permintaan terhadap produk konsumen meningkat. Selain itu, FOLK juga mencatat
peningkatan penjualan selama akhir pekan dan hari-hari libur. Namun, FOLK terus
berinovasi dengan menghadirkan promo-promo menarik sepanjang tahun untuk
mempertahankan minat pelanggan.
20
Page 38
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
4.5 Alasan dan Latar Belakang Rencana Transaksi
➢ Alasan dilakukannya Rencana Transaksi pinjaman dana dari FOLK kepada SKI
adalah dalam rangka untuk memberikan dukungan pembiayaan modal kerja
kepada entitas anak untuk menjaga kelangsungan usaha dan agar mampu
memaksimalkan peluang bisnis. Dimana hal tersebut sinergis dengan rencana
bisnis FOLK dalam pengembangan usaha di sektor omnichannel retail.
➢ Latar belakang Transaksi adalah untuk menjaga kelangsungan usaha dan
kepercayaan pelanggan yang besar dan terus berkembang.
4.6 Keuntungan dan Kerugian yang Bersifat Kualitatif
Keuntungan yang bersifat kualitatif adalah Pemberian Pinjaman dari FOLK akan
digunakan untuk memenuhi kebutuhan operasional termasuk kewajiban-
kewajiban SKI.
Kerugian yang bersifat kualitatif adalah jika kinerja SKI tidak sesuai dengan yang
ditargetkan dalam proyeksi keuangan tentunya akan berpengaruh terhadap
perspektif stakeholder SKI.
4.7 Analisis Dampak leverage pada Keuangan
Analisis dampak leverage pada keuangan SKI dilakukan dengan menggunakan
rasio solvabilitas yaitu Debt to Asset Ratio (DAR) dan Debt to Equity Ratio (DER).
Selama tahun 2020 sampai dengan 31 Maret 2023, rata-rata DAR SKI adalah
sebesar 11,03%, dengan DAR pada 31 Maret 2023 sebesar 7,16%, yang artinya
bahwa utang SKI dapat dipenuhi oleh aset SKI. Sementara itu, rata-rata DER adalah
sebesar 12,98%, dengan DER pada 31 Maret 2023 sebesar 7,72%, yang artinya
bahwa utang SKI belum dapat dipenuhi oleh ekuitas.
Analisis Dampak leverage FOLK di masa yang akan datang terkait dengan Rencana
Transaksi Pinjaman FOLK kepada Entitas Anak yaitu SKI dari hasil proyeksi DAR
dan DER adalah sebagai berikut:
Tabel 8 Proyeksi DAR dan DER
Rata-
Keterangan 2023 2024 2025 2026 2027 2028
rata
DER 40,32% 26,28% 1,74% 1,47% 1,30% 1,18% 12,05%
DAR 28,73% 20,81% 1,71% 1,45% 1,28% 1,16% 9,19%
Berdasarkan hasil proyeksi dengan dilakukannya transaksi, DAR dan DER lebih
rendah bila dibandingkan dengan kondisi historisnya.
21
Page 39
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
Analisis dampak leverage juga dapat dilakukan dengan membandingkan DAR dan
DER dengan perusahaan pada industri perdagangan barang-barang kosmetik.
Tabel 9 Perbandingan DER dan DAR dengan Perusahaan Publik pada Industri
Sejenis
Uraian ADES.JK KINO.JK MBTO.JK MRAT.JK TCID.JK UNVR.JK VICI.JK MICE.JK SKI
DER 41,08% 125,07% 92,14% 58,39% 25,86% 291,29% 59,10% 52,20% 12,98%
DAR 27,86% 52,81% 46,69% 36,48% 20,54% 73,71% 35,55% 34,22% 11,03%
Dari tabel di atas, rata-rata DER SKI adalah sebesar 12,98% dan DAR sebesar
11,03%. Sedangkan untuk perusahaan terbuka pada industri perdagangan barang-
barang kosmetik rata-rata DER dan DAR selama 5 tahun sebelumnya adalah
sebagai berikut:
• PT Akasha Wira Internasional Tbk (ADES.JK), diperoleh rata-rata DER sebesar
41,08% dan DAR sebesar 27,86%;
• PT Kino Indonesia Tbk (KINO.JK), diperoleh rata-rata DER sebesar 125,07%
dan DAR sebesar 52,81%;
• PT Martina Berto Tbk (MBTO.JK), diperoleh rata-rata DER sebesar 92,14% dan
DAR sebesar 46,69%;
• PT Mustika Ratu Tbk (MRTA.JK), diperoleh rata-rata DER sebesar 58,39% dan
DAR sebesar 36,48%;
• PT Mandom Indonesia Tbk (TCID.JK), diperoleh rata-rata DER sebesar 25,86%
dan DAR sebesar 20,54%;
• PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR.JK), diperoleh rata-rata DER sebesar 291,29%
dan DAR sebesar 73,71%;
• PT Victoria Care Indonesia Tbk (VICI.JK), diperoleh rata-rata DER sebesar
59,10% dan DAR sebesar 35,55%;
• PT Multi Indocitra Tbk (MICE.JK), diperoleh rata-rata DER sebesar 52,20% dan
DAR sebesar 34,22%.
Berdasarkan rasio di atas, posisi DER dan DAR DGI berada di bawah kisaran DER
dan DAR perusahaan pembanding yang bergerak pada industri perdagangan
barang-barang kosmetik.
4.8 Analisis Dampak Likuiditas pada Keuangan Perusahaan
Berikut adalah kinerja likuiditas Keuangan SKI secara historis yang tercermin pada
Current Ratio dan Quick Ratio:
22
Page 40
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
Tabel 10 Current Ratio dan Quick Ratio
2023
Keterangan 2022 2021 2020 Rata-rata
31 Mar
Current Ratio 1253,07% 3274,44% 834,52% 576,08% 1484,53%
Quick Ratio 162,65% 747,04% 229,53% 253,89% 348,28%
Analisis Dampak Likuiditas Keuangan SKI di masa yang akan datang terkait dengan
Rencana Transaksi Pinjaman FOLK kepada Entitas Anak yaitu SKI dari hasil
proyeksi Current Ratio dan Quick Ratio adalah sebagai berikut:
Tabel 11 Proyeksi Current Ratio dan Quick Ratio
Keterangan 2023 2024 2025 2026 2027 2028 Rata-rata
Current
6323,85% 9101,86% 11328,07% 16677,76% 23074,21% 30725,21% 16205,16%
Ratio
Quick
3189,97% 5385,59% 6921,70% 11562,97% 17492,40% 24622,59% 11529,21%
Ratio
Berdasarkan hasil proyeksi dengan dilakukannya transaksi, Current Ratio dan
Quick Ratio lebih tinggi bila dibandingkan dengan kondisi historisnya, sehingga
kemampuan perusahaan untuk membayar kewajiban jangka pendek akan semakin
besar.
23
Page 41
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
5 ANALISIS KUANTITATIF
5.1 Penilaian Atas Potensi Pendapatan, Aset, Liabilitas, dan Kondisi Keuangan
Perusahaan
5.1.1 Penilaian Kinerja Historis
Berdasarkan data Laporan Keuangan yang kami peroleh, kondisi keuangan FOLK
adalah sebagai berikut:
Kinerja Posisi Keuangan
Kinerja Posisi Keuangan FOLK selama per 31 Desember 2019 sampai dengan per
31 Maret 2023 adalah sebagai berikut:
Tabel 12 Kinerja Posisi Keuangan (Aset) FOLK (Rp.000)
31 Mar 2023 2022 2021 2020 2019
KETERANGAN
Unaudted Audited Audited Audited Audited
ASET
Aset Lancar
Kas dan Bank 15.919.089 10.165.731 2.961.384 8.530.891 5.230.326
Piutang usaha - Pihak ketiga 4.166.941 4.819.141 1.237.136 610.407 32.000
Piutang usaha lain-lain
> Pihak berelasi 547.984 682.500 431.800 190.000 -
> Pihak ketiga 9.393.537 3.298.399 10.094.771 7.302.408 3.012.624
Persediaan 8.245.303 6.144.383 4.954.085 1.331.739 14.809
Pajak dibayar di muka 237.733 152.592 21.037 72.822 1.002
Uang muka 4.368.066 4.179.845 1.587.280 2.925.832 2.158.500
Beban dibayar di muka 746.305 111.419 144.224 61.939 2.693
Investasi lain-lain jangka pendek - 8.961.809 5.992.488 5.497.826 -
Uang jaminan - 61.029 - - -
Total Aset Lancar 43.624.958 38.576.849 27.424.206 26.523.864 10.451.954
Aset Tidak Lancar
Aset pajak tangguhan - neto 94.807 94.807 5.212 - -
Aset Tetap
Biaya Perolehan
Kepemilikan Langsung 2.537.657 2.421.559 1.095.035 368.691 38.202
Aset hak-guna 2.445.952 2.445.952 717.139 220.000 -
Total biaya perolehan 4.983.609 4.867.512 1.812.174 588.691 4.983.609
Akumulasi penyusutan
Kepemilikan Langsung (957.531) (695.969) (293.768) (59.189) (1.735.463)
Aset hak-guna (777.933) (838.729) (399.160) (82.500) -
Jumlah akumulasi penyusutan (1.735.463) (1.534.698) (692.927) (141.689) (1.735.463)
Nilai Buku 3.248.145 3.332.814 1.119.246 447.003 3.248.145
Aset Tak berwujud 99.468 106.550 144.993 128.393 -
Piutang lain-lain
> Pihak berelasi - 4.501.113 20.239.954 17.515.454 1.679.924
24
Page 42
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
31 Mar 2023 2022 2021 2020 2019
KETERANGAN
Unaudted Audited Audited Audited Audited
Investasi pada entitas - Asosiasi 10.000 997.423 2.211.134 2.361.935 1.011.069
Investasi lain-lain jangka
panjang 26.780.353 25.662.737 18.036.022 9.562.219 2.840.135
Goodwill 2.763.491 2.763.491
Uang Jaminan 72.729 21.700 73.729 20.000 -
Total Aset Tidak Lancar 33.068.992 37.480.635 41.830.291 30.035.005 5.563.838
TOTAL ASET 76.693.950 76.057.484 69.254.497 56.558.869 16.015.792
Sumber: Laporan Keuangan FOLK
Aset
Total aset FOLK dan Entitas Anak untuk periode yang berakhir pada tanggal 31
Maret 2023 adalah sebesar Rp76,69 miliar dimana terdapat peningkatan total aset
sebesar Rp636,47 juta atau sebesar 0,84% bila dibandingkan dengan saldo total
aset FOLK dan Entitas Anak untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2022. Kenaikan ini terutama disebabkan oleh kenaikan persediaan pada aset
lancar sebesar Rp8,25 miliar.
Total aset FOLK dan Entitas Anak untuk periode yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2022 adalah sebesar Rp76,06 miliar dimana terdapat peningkatan total
aset sebesar Rp6,80 miliar atau sebesar 9,82% bila dibandingkan dengan saldo
total aset FOLK dan Entitas Anak untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2021. Kenaikan ini terutama disebabkan oleh kenaikan jumlah kas dan
bank pada aset lancar sebesar Rp7,20 miliar.
Total Aset FOLK dan Entitas Anak untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2021 adalah sebesar Rp69,25 miliar dimana terdapat kenaikan total
aset sebesar Rp12,70 miliar atau sebesar 22,45% bila dibandingkan dengan total
aset FOLK dan Entitas Anak untuk periode sebelumnya yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2020. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh kenaikan investasi
lain-lain jangka panjang pada aset tidak lancar sebesar Rp8,47 miliar.
Total Aset FOLK dan Entitas Anak untuk periode yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2020 adalah sebesar Rp56,56 miliar dimana terdapat peningkatan total
aset sebesar Rp40,54 miliar atau sebesar 253,14% bila dibandingkan dengan total
aset FOLK dan Entitas Anak untuk periode sebelumnya yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2019. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh kenaikan piutang
lain-lain pihak berelasi pada aset tidak lancar sebesar Rp15,84 miliar.
25
Page 43
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
Tabel 13 Kinerja Posisi Keuangan (Liabilitas dan Ekuitas) FOLK (Rp.000)
31 Mar 2023 2022 2021 2020 2019
KETERANGAN
Unaudited Audited Audited Audited Audited
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang Usaha 1.818.642 733.200 1.341.212 161.173 -
Utang Lain-lain 528.109 264.121 82.749 69.450 15.131
Utang pihak berelasi 86.402 181.788 13.324.424 4.093.450 194.788
Beban Akrual 103.506 293.848 151.276 75.369 16.938
Utang Pajak 633.497 588.611 97.852 13.029 23.443
Pendapatan diterima di muka 25.575 114.500 80.125 1.194 -
Bagian liabilitas sewa yang jatuh tempo
dalam waktu satu tahun 292.962 292.962 96.962 - -
Total Liabilitas Jangka Pendek 3.488.949 2.469.030 15.174.600 4.413.666 250.299
LIABILITAS JANGKA PANJANG
Liabilitas sewa setelah dikurangi bagian
jatuh tempo dalam waktu satu tahun 741.975 741.975 - - -
Liabilitas imbalan kerja 238.898 238.898 209.899 73.654 -
Total Liabilitas Jangka Panjang 980.873 980.873 209.899 73.654 0
TOTAL LIABILITAS 4.469.822 3.449.903 15.384.499 4.487.319 250.299
EKUITAS
Modal saham 67.562.663 67.562.663 51.672.000 51.672.000 12.542.000
Uang moka setoran modal - - - - 4.000.000
Tambahan modal disetor (990.000) (990.000) (990.000) (990.000) (990.000)
Selisih transaksi dengan pihak non
pengendali (2.109.075) (2.109.075) - - -
Penghasilan komprehensif lain 21.524 31.541 21.524 - -
Saldo laba 6.773.636 5.969.545 92.044 85.513 96.078
Total Ekuitas yg dapat diatribusikan kpd
pemilik entitas induk 71.258.748 70.464.674 50.795.568 50.767.513 15.648.078
Kepentingan non pengendali 965.379 2.142.906 3.074.430 1.304.036 117.415
Total Ekuitas 72.224.128 72.607.580 53.869.997 52.071.549 15.765.493
TOTAL LIABILITAS AND EKUITAS 76.693.950 76.057.484 69.254.497 56.558.869 16.015.792
Sumber: Laporan Keuangan FOLK
Liabilitas
Total Liabilitas FOLK dan Entitas Anak untuk periode yang berakhir pada tanggal
31 Maret 2023 adalah sebesar Rp4,47 miliar dimana terdapat peningkatan total
liabilitas sebesar Rp1,02 miliar bila dibandingkan dengan total liabilitas FOLK dan
Entitas Anak untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022.
Peningkatan ini terutama disebabkan oleh peningkatan utang usaha pada liabilitas
jangka pendek sebesar Rp1,09 miliar.
26
Page 44
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
Total Liabilitas FOLK dan Entitas Anak untuk periode yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2022 adalah sebesar Rp3,45 miliar dimana terdapat penurunan total
liabilitas sebesar Rp11,93 miliar bila dibandingkan dengan total liabilitas FOLK
dan Entitas Anak untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021.
Penurunan ini terutama disebabkan oleh utang pihak berelasi pada liabilitas
jangka pendek sebesar Rp13,14 miliar.
Total Liabilitas FOLK dan Entitas Anak untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2021 adalah sebesar Rp15,38 miliar dimana terdapat peningkatan total
liabilitas sebesar Rp10,90 miliar bila dibandingkan dengan saldo liabilitas FOLK
dan Entitas Anak untuk periode sebelumnya yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2020. Peningkatan ini terutama disebabkan meningkatnya utang pihak
berelasi pada liabilitas jangka pendek sebesar Rp9,23 miliar.
Total Liabilitas FOLK dan Entitas Anak untuk periode yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2020 adalah sebesar adalah sebesar Rp4,49 miliar dimana terdapat
peningkatan total liabilitas sebesar Rp4,24 miliar bila dibandingkan dengan total
liabilitas FOLK dan Entitas Anak untuk periode sebelumnya yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2019. Peningkatan ini terutama disebabkan meningkatnya
utang pihak berelasi pada liabilitas jangka pendek sebesar Rp3,90 miliar.
Ekuitas
Total Ekuitas FOLK dan Entitas Anak untuk periode yang berakhir pada tanggal 31
Maret 2023 adalah sebesar Rp72,22 miliar dimana terdapat penurunan total
ekuitas sebesar Rp383,45 juta dibandingkan dengan saldo ekuitas FOLK dan
Entitas Anak untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022.
Penurunan ini disebabkan oleh menurunnya kepentingan non pengendali dari
tahun sebelumnya sebesar Rp1,18 miliar.
Total Ekuitas FOLK dan Entitas Anak untuk periode yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2022 adalah sebesar Rp69,96 miliar dimana terdapat peningkatan total
ekuitas sebesar Rp16,09 miliar bila dibandingkan dengan saldo ekuitas FOLK dan
Entitas Anak untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021.
Peningkatan ini disebabkan oleh meningkatnya modal disetor dari tahun
sebelumnya sebesar Rp15,89 miliar.
Total Ekuitas FOLK dan Entitas Anak untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2021 adalah sebesar Rp53,87 miliar dimana terdapat kenaikan total
ekuitas sebesar Rp1,80 miliar bila dibandingkan dengan saldo ekuitas FOLK dan
Entitas Anak untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020.
Kenaikan ini terutama disebabkan oleh kenaikan kepentingan non pengendali dari
tahun sebelumnya sebesar Rp1,77 miliar.
27
Page 45
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
Total Ekuitas FOLK dan Entitas Anak untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2020 adalah sebesar Rp52,07 miliar dimana terdapat kenaikan total
ekuitas sebesar Rp36,31 miliar bila dibandingkan dengan saldo ekuitas FOLK dan
Entitas Anak untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020.
Peningkatan ini disebabkan oleh meningkatnya modal disetor dari tahun
sebelumnya sebesar Rp39,13 miliar.
Kinerja Laba (Rugi)
Kinerja Laba (Rugi) FOLK selama per 31 Desember 2019 sampai dengan per 31
Maret 2023 adalah sebagai berikut:
Tabel 14 Kinerja Laba (Rugi) FOLK (Rp.000)
31 Mar 2023 2022 2021 2020 2019
KETERANGAN
Unaudited Audited Audited Audited Audited
PENDAPATAN 7.525.202 40.237.613 23.800.668 6.459.455 1.186.857
HARGA POKOK PENJUALAN (2.906.560) (16.314.180) (11.300.008) (2.353.778) (621.448)
LABA (RUGI) BRUTO 4.618.642 23.923.433 12.500.660 4.105.677 565.409
BEBAN USAHA (5.133.536) (18.751.567) (12.546.329) (3.879.036) (565.183)
PENDAPATAN (BEBAN) LAIN-LAIN 151.641 3.959.242 1.033.421 719.693 59.480
LABA (RUGI) USAHA (514.894) 5.171.866 (45.668) 226.641 225
Penghasilan keuangan 187.368 294.467 295.134 595.000 127.049
Biaya Keuangan (50.895) (96.128) (23.110) (19.733) (3.782)
LABA SEBELUM PAJAK PENGHASILAN (378.421) 5.370.205 226.356 801.908 123.493
MANFAAT (BEBAN) PAJAK PENGHASILAN - (168.866) (46.085) - -
Pajak kini - (266.490) (63.436) - -
Pajak tangguhan - 97.624 17.351 - -
LABA NETO PERIODE / TAHUN BERJALAN (378.421) 5.201.339 180.271 801.908 123.493
PENGHASILAN (RUGI) KOMPREHENSIF
LAINNYA
Pos yang tidak akan direklasifikasi ke laba
rugi
Pengukuran kembali program imbalan
pasti - 36.501 157.531 - -
Pajak penghasilan terkait - (8.030) (12.139) - -
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN -
NETO SETELAH PAJAK - 28.471 145.393 - -
TOTAL LABA KOMPREHENSIF (378.421) 5.229.810 325.664 801.908 123.493
28
Page 46
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
31 Mar 2023 2022 2021 2020 2019
KETERANGAN
Unaudited Audited Audited Audited Audited
PERIODE/TAHUN BERJALAN
LABA NETO PERIODE / TAHUN BERJALAN
YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA:
Pemilik entitas induk (1.700.441) 5.056.659 6.530 (10.565) 96.078
Kepentingan non pengendali 1.322.020 144.681 173.741 812.473 27.415
TOTAL (378.421) 5.201.339 180.271 801.908 123.493
Sumber: Laporan Keuangan FOLK
Pendapatan
Pendapatan FOLK dan Entitas Anak untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31
Maret 2023 adalah sebesar Rp7,53 miliar atau setara dengan 18,70% dari
pendapatan per 31 Desember 2022.
Pendapatan FOLK dan Entitas Anak untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2022 adalah sebesar Rp40,24 miliar dimana terdapat peningkatan
Pendapatan sebesar Rp16,43 miliar atau sebesar 69,06% bila dibandingkan
dengan Pendapatan FOLK dan Entitas Anak untuk tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2021. Peningkatan tersebut disebabkan oleh adanya
peningkatan penjualan barang sebesar Rp10,72 miliar.
Pendapatan FOLK dan Entitas Anak untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2021 adalah sebesar Rp23,80 miliar dimana terdapat peningkatan
Pendapatan sebesar Rp17,34 miliar atau sebesar 268,46% bila dibandingkan
dengan Pendapatan FOLK dan Entitas Anak untuk tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2020. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh
peningkatan pendapatan penjualan barang sebesar Rp16,26 miliar.
Pendapatan FOLK dan Entitas Anak untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2020 adalah sebesar Rp6,46 miliar dimana terdapat kenaikan
Pendapatan sebesar Rp1,19 miliar atau sebesar 444,25% bila dibandingkan
dengan Pendapatan FOLK dan Entitas Anak untuk tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2019. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh adanya
peningkatan pendapatan penjualan barang Rp5,37 miliar.
Laba Kotor
Beban Pokok Penjualan FOLK dan Entitas Anak untuk tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Maret 2023 adalah sebesar Rp2,91 miliar atau setara dengan 17,82%
dari beban pokok penjualan per 31 Desember 2022. Sehingga pada 31 Maret
2023, laba kotor FOLK dan Entitas Anak tercatat sebesar Rp4,62 miliar atau
19,31% dari tahun sebelumnya.
29
Page 47
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
Beban Pokok Penjualan FOLK dan Entitas Anak untuk tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2022 adalah sebesar Rp16,31 miliar dimana terdapat
kenaikan sebesar Rp5,01 miliar atau sebesar 44,37% bila dibandingkan dengan
Beban Pokok Penjualan FOLK dan Entitas Anak untuk tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2021. Kenaikan tersebut disebabkan oleh adanya kenaikan
persediaan awal barang dagangan sebesar Rp2,66 miliar. Sehingga pada 31
Desember 2022, laba kotor FOLK dan Entitas Anak tercatat sebesar Rp23,92 miliar
atau meningkat sebesar Rp11,42 miliar atau meningkat sebesar 49,46% dari tahun
sebelumnya.
Beban Pokok Penjualan FOLK dan Entitas Anak untuk tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2021 adalah sebesar Rp11,30 miliar dimana terdapat
peningkatan sebesar Rp8,95 miliar atau sebesar 380,08% bila dibandingkan
dengan Beban Pokok Penjualan FOLK dan Entitas Anak untuk tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember 2020. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh
kenaikan pembelian barang dagangan sebesar Rp8,72 miliar. Sehingga pada 31
Desember 2021, laba kotor FOLK dan Entitas Anak tercatat sebesar Rp12,50 miliar
atau meningkat sebesar Rp8,39 miliar atau meningkat sebesar 204,47% dari tahun
sebelumnya.
Beban Pokok Penjualan FOLK dan Entitas Anak untuk tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2020 adalah sebesar Rp2,35 miliar dimana terdapat
peningkatan beban pokok penjualan sebesar Rp1,73 miliar atau sebesar 278,76%
bila dibandingkan dengan beban pokok penjualan FOLK dan Entitas Anak untuk
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019. Peningkatan ini disebabkan
oleh adanya kenaikan pembelian barang dagangan Rp3,33 miliar. Sehingga pada
31 Desember 2020, laba kotor FOLK dan Entitas Anak tercatat sebesar Rp4,11
miliar atau meningkat sebesar Rp3,54 miliar atau meningkat sebesar 626,14% dari
tahun sebelumnya.
Laba Usaha
Beban Usaha FOLK dan Entitas Anak untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31
Maret 2023 adalah sebesar Rp5,13 miliar atau setara dengan 27,38% dari
pendapatan per 31 Desember 2022. Sehingga pada 31 Maret 2023, tercatat rugi
usaha FOLK dan Entitas Anak tercatat sebesar Rp514,89 juta atau negatif 9,96%
dari tahun sebelumnya.
Beban usaha FOLK dan Entitas Anak untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2022 adalah sebesar Rp18,75 miliar dimana terdapat kenaikan sebesar
Rp6,21 miliar atau sebesar 49,46% bila dibandingkan dengan Beban usaha FOLK
dan Entitas Anak untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021.
30
Page 48
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
Kenaikan tersebut disebabkan oleh meningkatnya operasional dan perlengkapan
kantor pada biaya umum dan administrasi sebesar Rp7,41 miliar. Sehingga pada
31 Desember 2022, laba usaha FOLK dan Entitas Anak tercatat sebesar Rp5,17
miliar atau meningkat sebesar Rp5,22 miliar.
Beban usaha FOLK dan Entitas Anak untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2021 adalah sebesar Rp12,55 miliar dimana terdapat peningkatan
sebesar Rp8,67 miliar atau sebesar 223,44% bila dibandingkan dengan Beban
usaha FOLK dan Entitas Anak untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2020. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh kenaikan gaji dan
tunjangan karyawan sebesar Rp3,64 miliar. Sehingga pada 31 Desember 2021,
rugi usaha FOLK dan Entitas Anak tercatat sebesar Rp45,67 juta miliar atau
menurun sebesar 272,31 juta.
Beban usaha FOLK dan Entitas Anak untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2020 adalah sebesar Rp3,88 miliar dimana terdapat peningkatan Beban
usaha sebesar Rp3,54 miliar atau sebesar 586,33% bila dibandingkan dengan
Beban usaha FOLK dan Entitas Anak untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2019. Peningkatan ini disebabkan oleh adanya kenaikan gaji dan
tunjangan karyawan sebesar Rp1,15 miliar. Sehingga pada 31 Desember 2020,
laba usaha FOLK dan Entitas Anak tercatat sebesar Rp226,64 juta atau meningkat
sebesar Rp226,42 juta.
Laba (Rugi) Tahun Berjalan
Rugi bersih FOLK dan Entitas Anak untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31
Maret 2023 adalah sebesar Rp378,42 juta atau tercatat sebesar negatif 7,28% dari
tahun sebelumnya.
Laba bersih FOLK dan Entitas Anak untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2022 adalah sebesar Rp5,20 miliar meningkat sebesar Rp5,02 miliar
atau 2785,29% dari tahun sebelumnya.
Laba bersih FOLK dan Entitas Anak untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2021 adalah sebesar Rp180,27 juta menurun sebesar Rp621,64 juta
atau 77,52% dari tahun sebelumnya.
Laba bersih FOLK dan Entitas Anak untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2020 adalah sebesar Rp801,91 juta meningkat sebesar Rp678,42 juta
atau 549,36% dari tahun sebelumnya.
31
Page 49
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
Rasio Keuangan
Berdasarkan atas kinerja keuangan FOLK dan Entitas Anak per 31 Desember 2019
sampai dengan per 31 Maret 2023, diperoleh hasil analisis rasio sebagai berikut:
Tabel 15 Rasio Keuangan
31 Mar
KETERANGAN 2022 2021 2020 2019 Average
2023
LIQUIDITY (%)
Current Ratio 1250,38 1562,43 180,72 600,95 4175,79 1554,05
Quick Ratio 575,70 606,91 27,67 207,11 2102,42 703,96
Working Capital to Total Assets Ratio 52,33 47,47 17,69 39,09 63,70 44,06
ACTIVITY
Total Assets Turnover (X) 0,39 0,53 0,34 0,11 0,07 0,29
Inventory Turnover (X) 1,41 2,66 2,28 1,77 41,96 10,02
Average Day's Inventory (Day) 259 137 160 207 9 154,31
Account Receivable Turnover (X) 7,22 8,35 19,24 10,58 37,09 16,50
Average Collection Period (Day) 51 44 19 34 10 31,51
Working Capital Turnover (X) 0,75 1,11 1,94 0,29 0,12 0,84
SOLVABILITY (%)
Total Debt to Equity Ratio 6,27 4,90 30,29 8,84 1,60 10,38
Total Debt to Asset Ratio 5,83 4,54 22,21 7,93 1,56 8,42
Long Term Debt to Equity Ratio 1,38 1,39 0,41 0,15 0,00 0,67
RENTABILITY (%)
Gross Profit Margin 61,38 59,46 52,52 63,56 47,64 56,91
Operating Profit Margin -6,84 12,85 -0,19 3,51 0,02 1,87
Net Profit Margin -5,03 12,93 0,76 12,41 10,41 6,29
Rate of Return on Investment -1,97 6,84 0,26 1,42 0,77 1,46
Rate of Return on Equity -2,12 7,38 0,35 1,58 0,79 1,60
Rasio Likuiditas
Rasio likuiditas menunjukkan rata-rata Current Ratio sebesar 1554,05%.
Sedangkan untuk quick ratio memiliki rata-rata sebesar 703,96%. Semakin besar
perbandingan aktiva lancar dengan utang lancar maka artinya semakin tinggi pula
kemampuan perusahaan dalam menutupi kewajiban lancarnya.
Rasio Aktivitas
Rasio aktivitas menggambarkan kemampuan Perseroan dalam memanfaatkan
aset-aset yang dimilikinya untuk menghasilkan kas dan pendapatan. Rata-rata
perputaran aset adalah sebanyak 0,29 kali per tahunnya. Rasio ini mengukur
aktivitas aset dan kemampuan perusahaan menghasilkan penjualan melalui
asetnya. Sementara itu, Rata-rata perputaran piutang Perseroan adalah sebanyak
16,50 kali per tahun atau setiap 31,51 hari. Rasio ini untuk mengukur berapa kali
piutang dapat diubah oleh perusahaan menjadi kas.
32
Page 50
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
Rasio Solvabilitas
Rasio Solvabilitas menggambarkan kemampuan perusahaan untuk mengembalikan
pinjaman yang diberikan oleh kreditor baik dalam bentuk jangka pendek maupun
jangka panjang. Salah satu rasio solvabilitas adalah Debt to Equity Rasio (DER)
menunjukkan besarnya porsi utang terhadap ekuitas dalam pembiayaan
perusahaan sedangkan Debt to Asset Rasio (DAR) menunjukkan posisi liabilitas
terhadap aset dalam pembiayaan perusahaan. Rasio solvabilitas menunjukkan
rata-rata DER sebesar 10,38%. Sementara itu rata-rata DAR adalah sebesar 8,42%.
Rasio Rentabilitas
Rasio Rentabilitas menggambarkan kemampuan yang dimiliki perusahaan untuk
menghasilkan sebuah laba. Rata-rata Gross Profit Margin sebesar 56,91%. Gross
Profit Margin merupakan perbandingan laba kotor dengan besarnya tingkat
pendapatan. Sementara itu rata-rata Net Profit Margin sebesar 6,29%. Net profit
margin merupakan rasio yang membandingkan antara laba bersih yang dihasilkan
perusahaan dari pendapatan bersih.
Arus Kas
Tabel 16 Arus Kas FOLK (Rp.000)
KETERANGAN 2022 2021 2020 2019
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan dari pelanggan 36.689.983 23.252.869 5.882.242 1.154.857
Pembayaran kepada pemasok (20.826.102) (12.403.763) (6.426.867) (621.448)
Pembayaran kepada karyawan (9.863.915) (5.213.187) (1.575.824) (423.706)
Pembayaran kepada pihak ketiga lainnya (5.014.492) (1.037.570) (2.871.813) (3.848.472)
Penerimaan dari penghasilan keuangan 294.467 295.134 595.000 127.049
Pembayaran biaya keuangan (96.128) (23.109) (19.733) (3.782)
Pembayaran pajak penghasilan (112.686) (30.022) - -
Kas Neto Diperoleh (Digunakan untuk)
1.071.127 4.840.352 (4.416.995) (3.615.502)
Aktivitas Operasi
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Penerimaan piutang lain-lain pihak
16.140.391 792.000 - -
berelasi
Pembayaran piutang lain-lain pihak
(149.750) (3.758.300) (16.025.531) (3.012.624)
berelasi
Penerimaan hasil penjualan investasi pada
1.500.000 - - -
entitas asosiasi
Akuisisi pada entitas anak (5.033.734) (3.250.000) (1.750.000) (1.000.000)
Peningkatan investasi pada entitas
(150.000) (12.750) (1.350.000) (1.000.000)
asosiasi
Peningkatan investasi lain-lain (19.687.747) (29.448.952) (13.646.942) (2.840.135)
Penerimaan hasil penjualan investasi lain-
12.966.717 16.765.013 1.438.467 -
lain
33
Page 51
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
KETERANGAN 2022 2021 2020 2019
Dividen dari investasi pada entitas asosiasi - - 120.000 -
Perolehan aset tetap (1.646.525) (350.342) (13.078) (38.202)
Perolehan aset takberwujud (16.844) (52.500) (84.020) -
Kas Neto Diperoleh (Digunakan untuk)
3.922.508 (19.315.831) (31.311.103) (7.890.960)
Aktivitas Investasi
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Penerimaan dari setoran modal 15.890.663 - 35.130.000 12.542.000
Penerimaan utang pihak berelasi 166.101 12.860.051 3.898.662 194.788
Pembayaran utang pihak berelasi (13.311.236) (3.629.077)
Uang muka setoran modal - - - 4.000.000
Pembayaran liabilitas sewa (534.816) (325.000) - -
Kas Neto Diperoleh (Digunakan untuk)
2.210.711 8.905.974 39.028.662 16.736.788
dari Aktivitas Pendanaan
Peningkatan (Penurunan) Neto Kas dan
7.204.346 (5.569.506) 3.300.563 5.230.326
Setara Kas
Kas dan setara kas awal tahun 2.961.385 8.530.891 5.230.326 -
KAS DAN SETARA KAS AKHIR TAHUN 10.165.731 2.961.385 8.530.891 5.230.326
Sumber: Laporan Keuangan FOLK
Pada 31 Desember 2022, kas bersih yang diperoleh untuk aktivitas operasi
sebesar Rp1,07 miliar, dan kas bersih yang diperoleh untuk aktivitas investasi
sebesar Rp3,92 miliar serta kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan
sebesar Rp2,21 miliar sehingga terjadi kenaikan kas sebesar Rp7,20 miliar.
Pada tahun 2021, kas bersih yang diperoleh untuk aktivitas operasi sebesar
Rp4,84 miliar, dan kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi sebesar
Rp19,32 miliar serta kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan sebesar
Rp8,91 miliar sehingga terjadi penurunan kas sebesar Rp5,57 miliar.
Pada tahun 2020, kas bersih yang digunakan untuk aktivitas operasi sebesar
Rp4,42 miliar, dan kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi sebesar
Rp31,31 miliar serta kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan sebesar
Rp39,03 miliar sehingga terjadi kenaikan kas sebesar Rp3,30 miliar.
Pada tahun 2019, kas bersih yang digunakan untuk aktivitas operasi sebesar
Rp3,62 miliar, dan kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi sebesar
Rp7,89 miliar serta kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan sebesar
Rp16,74 miliar sehingga terjadi kenaikan kas sebesar Rp5,23 miliar.
34
Page 52
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
5.1.2 Penilaian Atas Proyeksi Keuangan
Kami telah menerima proyeksi keuangan tanpa dan dengan transaksi dari
manajemen. Kami tidak melakukan penyesuaian atas proyeksi keuangan tersebut.
Berdasarkan penilaian kami, proyeksi keuangan tersebut telah mencerminkan
kewajaran proyeksi keuangan dengan kemampuan pencapaiannya. Asumsi-asumsi
dasar utama penyusunan proyeksi dijelaskan sebagai berikut:
• Proyeksi keuangan disajikan mulai 31 Maret 2023 sampai dengan 31 Desember
2028;
• Proyeksi penjualan diproyeksikan meningkat dari sisi volume penjualan
maupun dari sisi kenaikan harga jual. Asumsi discount produk sebesar 29,98%;
• Rata-rata beban pokok penjualan selama proyeksi keuangan diasumsikan
sebesar 27,33% dari total penjualan;
• Beban umum dan administrasi diasumsikan sebesar 21,94% dari penjualan pada
tahun 2023; 20,72% dari penjualan pada tahun 2024; 20,08% dari penjualan
pada tahun 2025; 18,87% dari penjualan pada tahun 2026; 18,97% dari
penjualan pada tahun 2027; dan 19,45% dari penjualan pada tahun 2028.
• Pendapatan lain-lain diasumsikan sebesar Rp18,72 juta di tahun 2023; sebesar
Rp19,65 juta di tahun 2024; sebesar Rp20,64 juta di tahun 2025; sebesar
Rp21,67 juta di tahun 2026; sebesar Rp22,75 juta di tahun 2027; dan sebesar
Rp23,89 juta di tahun 2028.
• Pajak badan diasumsikan sebesar 22,00% dari pendapatan sebelum pajak.
Proyeksi Posisi Keuangan
Proyeksi laba rugi SKI selama tahun 2023 sampai dengan 2028 adalah sebagai
berikut:
Tabel 17 Proyeksi Posisi Keuangan Dengan Adanya Transaksi (Rp.Juta)
Uraian 2023 2024 2025 2026 2027 2028
ASET
Aset Lancar
Kas dan setara kas 585 3.851 8.241 14.028 21.049 29.005
Piutang usaha 2.277 2.846 3.415 3.927 4.320 4.536
Piutang lain-lain - - - - - -
Due related party - - - - - -
Persediaan 3.749 4.451 5.182 5.780 6.167 6.281
Uang muka pembelian 2.055 2.055 2.055 2.055 2.055 2.055
Biaya dibayar dimuka 35 35 35 35 35 35
Pajak dibayar dimuka 6 6 6 6 6 6
Investasi Lainnya - - - - - -
Aset keuangan lancar lainnya - - - - - -
35
Page 53
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
Uraian 2023 2024 2025 2026 2027 2028
Jumlah 8.706 13.244 18.934 25.831 33.632 41.918
Aset Tidak Lancar
Aset pajak tangguhan 1 1 1 1 1 1
Aset tetap 430 184 - - - -
Aset takberwujud 5 - - - - -
Investasi saham - - - - - -
Investasi lainnya - - - - - -
Refundable deposit - - - - - -
Aset tidak lancar lainnya 61 61 61 61 61 61
Jumlah 498 246 62 62 62 62
Jumlah Aset 9.204 13.490 18.995 25.893 33.694 41.980
Uraian 2023 2024 2025 2026 2027 2028
LIABILITAS DAN EKUITAS
Liabilitas
Liabilitas Jangka Pendek
Utang Usaha - - - - - -
Utang lain-lain 37 37 37 37 37 37
Due related party 32 32 32 32 32 32
Beban akrual 31 31 31 31 31 31
Utang pajak 96 96 96 96 96 96
Unearned revenue - - - - - -
Pendapatan diterima dimuka - - - - - -
Liabilitas sewa - - - - - -
Jumlah 195 195 195 195 195 195
Liabilitas Jangka Panjang
Liabilitas imbalan kerja 45 97 157 225 300 376
Utang Leasing - - - - - -
Intercompany Loan - - - - - -
Jumlah 45 97 157 225 300 376
EKUITAS
Setoran modal 4.750 4.750 4.750 4.750 4.750 4.750
Tambahan modal disetor - - - - - -
Laba ditahan 1.261 4.213 8.448 13.893 20.722 28.448
Pendapatan komprehensif lainnya - - - - - -
Laba tahun berjalan 2.951 4.235 5.445 6.829 7.727 8.210
36
Page 54
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
Uraian 2023 2024 2025 2026 2027 2028
Jumlah ekuitas 8.963 13.198 18.643 25.472 33.198 41.408
Jumlah Liabilitas dan Ekuitas 9.204 13.490 18.995 25.893 33.694 41.980
Selama periode proyeksi 2023-2028, jumlah aset SKI diproyeksikan akan terus
mengalami peningkatan yaitu dari sebesar Rp9,20 miliar pada tahun 2023 menjadi
sebesar Rp41,98 miliar pada tahun 2028. Peningkatan terutama sisi aset lancar
pada akun kas dan setara kas.
Pada sisi liabilitas, selama periode proyeksi 2023-2028, jumlah liabilitas
diperkirakan akan mengalami peningkatan yaitu dari sebesar Rp240.76 juta pada
tahun 2023 menjadi sebesar Rp571,85 juta pada tahun 2028. Perkembangan
liabilitas tersebut didominasi oleh adanya pinjaman FOLK kepada SKI pada tahun
2023 dan 2024 di sisi liabilitas jangka panjang sedangkan perkembangan yang
signifikan juga terjadi selama proyeksi keuangan di akun utang usaha pada
liabilitas jangka pendek.
Pada sisi ekuitas, selama periode 2023-2028, SKI diproyeksikan akan mengalami
peningkatan jumlah ekuitas. Pada tahun 2023, ekuitas SKI diperkirakan adalah
sebesar Rp8,96 miliar menjadi sebesar Rp41,41 miliar pada tahun 2028.
Peningkatan pada sisi ekuitas tersebut terutama terjadi pada akun laba ditahan.
Proyeksi Laba Rugi
Proyeksi laba rugi SKI selama tahun 2023 sampai dengan 2028 adalah sebagai
berikut:
Tabel 18 Proyeksi Laba Rugi Dengan Adanya Transaksi (Rp.Juta)
Uraian 2023 2024 2025 2026 2027 2028
Pendapatan dan penjualan 20.774 25.968 31.162 35.837 39.420 41.391
Discount (6.228) (7.785) (9.342) (10.744) (11.818) (12.409)
Beban langsung dan beban pokok
penjualan (6.224) (7.391) (8.603) (9.597) (10.240) (10.429)
Laba bruto 8.322 10.792 13.217 15.496 17.363 18.553
Beban usaha (4.557) (5.382) (6.257) (6.763) (7.479) (8.052)
Laba (rugi) usaha 3.765 5.410 6.960 8.733 9.883 10.502
Pendapatan(beban) keuangan 19 20 21 22 23 23,89
Laba sebelum pajak 3.784 5.430 6.980 8.755 9.906 10.525
Beban pajak badan (832) (1.195) (1.536) (1.926) (2.179) (2.316)
37
Page 55
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
Uraian 2023 2024 2025 2026 2027 2028
Laba tahun berjalan 2.951 4.235 5.445 6.829 7.727 8.210
Pendapatan SKI setelah diskon pada tahun 2023 diperkirakan sebesar Rp14,55
miliar hingga tercatat sebesar Rp28,98 miliar di tahun 2028. SKI memproyeksikan
perkembangan laba kotor yaitu sebesar Rp8,32 miliar pada tahun 2023 menjadi
sebesar Rp18,55 miliar pada tahun 2028. Sedangkan laba bersih mencatatkan
perkembangan dari sebesar Rp2,95 miliar di tahun 2023 menjadi sebesar Rp8,21
miliar di tahun 2028.
Proyeksi Arus Kas
Proyeksi arus kas FOLK selama tahun 2023 sampai dengan 2028 adalah sebagai
berikut:
Tabel 19 Proyeksi Arus Kas Dengan Adanya Transaksi (Rp.Juta)
Uraian 2023 2024 2025 2026 2027 2028
Arus Kas Dari Aktivitas Operasi
EBIITDA 4.017 5.662 7.144 8.733 9.883 10.502
Pembayaran Beban Pajak Penghasilan (832) (1.195) (1.536) (1.926) (2.179) (2.316)
Pembayaran Beban Bunga dan Keuangan 19 20 21 22 23 24
Liabilitas Imbalan Paska Kerja 42 51 60 68 74 77
Perubahan Modal Kerja (3.834) (1.272) (1.299) (1.111) (780) (330)
Kas Bersih diperoleh dari (digunakan utk)
Aktivitas Operasi (590) 3.266 4.390 5.786 7.021 7.957
Arus Kas Dari Aktivitas Investasi
Fixed Assets - - - - - -
Intercompany Loan - Addition - - - - - -
Intercompany Loan - Repayment - - - - - -
Kas Bersih diperoleh dari (digunakan utk)
Aktivitas Investasi - - -
Arus Kas Dari Aktivitas Pendanaan
Kas Bersih diperoleh dari (digunakan utk)
Aktivitas Pendanaan - - - - - -
Kenaikan (Penurunan) Bersih Kas dan
Setara Kas (590) 3.266 4.390 5.786 7.021 7.957
Kas dan Setara Kas Awal Periode 1.176 585 3.851 8.241 14.028 21.049
Kas dan Setara Kas Akhir Periode 585 3.851 8.241 14.028 21.049 29.005
Kenaikan bersih dan setara kas pada tahun 2023 Rp585,40 juta dan menjadi
sebesar Rp29,01 miliar di tahun 2028.
38
Page 56
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
5.1.3 Analisis Rasio Keuangan
Berdasarkan atas proyeksi keuangan yang disampaikan, diperoleh hasil analisis
rasio atas proyeksi tersebut sebagai berikut:
Tabel 20 Rasio Keuangan
Keterangan 2023 2024 2025 2026 2027 2028 Rata-rata
I. RATIO LIKUIDITAS
Dengan
Current ratio 6323,85% 9101,86% 11328,07% 16677,76% 23074,21% 30725,21% 16205,16%
Quick (acid test) ratio 3189,97% 5385,59% 6921,70% 11562,97% 17492,40% 24622,59% 11529,21%
Working Capital to
Total Assets Ratio 94,61% 97,55% 98,84% 99,21% 99,43% 99,57% 98,20%
Tanpa
Current ratio 4455,69% 6778,18% 9689,93% 13219,89% 17212,26% 21453,23% 12134,86%
Quick (acid test) ratio 1464,75% 3427,52% 5965,62% 9189,20% 12983,41% 17166,00% 8366,08%
Working capital to total
assets ratio 92,47% 96,73% 98,65% 99,01% 99,24% 99,39% 97,58%
Dengan-Tanpa
Current ratio 1868,17% 2323,67% 1638,14% 3457,88% 5861,94% 9271,98% 4070,30%
Quick (acid test) ratio 1725,22% 1958,07% 956,08% 2373,77% 4508,99% 7456,59% 3163,12%
Working capital to total
assets ratio 2,14% 0,82% 0,20% 0,21% 0,19% 0,18% 0,62%
II. RATIO LEVERAGE
Dengan
Total debt to equity
ratio 40,32% 26,28% 1,74% 1,47% 1,30% 1,18% 12,05%
Total debt to total
assets ratio 28,73% 20,81% 1,71% 1,45% 1,28% 1,16% 9,19%
Tanpa
Total debt to equity
ratio 2,69% 2,21% 1,89% 1,65% 1,49% 1,38% 1,89%
Total debt to total
assets ratio 2,62% 2,16% 1,86% 1,63% 1,47% 1,36% 1,85%
Dengan-Tanpa
Total debt to equity
ratio 37,63% 24,07% -0,15% -0,18% -0,19% -0,20% 10,16%
Total debt to total
assets ratio 26,12% 18,65% -0,15% -0,18% -0,19% -0,20% 7,34%
III. RATIO AKTIVITAS
Dengan
Total assets turnover 1,74 1,67 1,76 1,50 1,25 1,08 1,50
Receivables turnover 9,13 9,13 9,13 9,13 9,13 9,13 9,13
Collection period 40 40 40 40 40 40 40
Working capital
turnover 1,84 1,71 1,79 1,51 1,25 1,08 1,53
Tanpa
Total assets turnover 2,26 1,92 1,64 1,38 1,17 0,99 1,56
Receivables turnover 9,13 9,13 9,13 9,13 9,13 9,13 9,13
Collection period 40 40 40 40 40 40 40
Working capital
turnover 2,44 1,99 1,66 1,40 1,18 0,99 1,61
Dengan-Tanpa
Total assets turnover (0,52) (0,25) 0,12 0,12 0,08 0,09 (0,06)
Receivables turnover - - - - - - -
Collection period - - - - - - -
39
Page 57
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
Keterangan 2023 2024 2025 2026 2027 2028 Rata-rata
Working capital
turnover (0,61) (0,28) 0,12 0,11 0,08 0,09 (0,08)
IV. RATIO KEUANGAN
Dengan
Gross profit margin 40,06% 41,56% 42,41% 43,24% 44,04% 44,82% 42,69%
Operating profit
margin 19,01% 22,45% 24,62% 27,08% 28,17% 29,32% 25,11%
Net profit margin 14,11% 16,98% 19,24% 21,15% 22,00% 22,90% 19,40%
Return on investment,
ROI 24,50% 28,38% 33,97% 31,73% 27,45% 24,68% 28,45%
Return on equity, ROE 34,38% 35,84% 34,56% 32,20% 27,80% 24,97% 31,62%
Tanpa
Gross profit margin 40,06% 41,56% 42,41% 43,24% 44,04% 44,82% 42,69%
Operating profit
margin 18,12% 20,84% 22,33% 24,37% 25,07% 25,37% 22,68%
Net profit margin 14,21% 16,31% 17,47% 19,06% 19,60% 19,83% 17,75%
Return on investment,
ROI 32,07% 31,40% 28,66% 26,37% 22,93% 19,56% 26,83%
Return on equity, ROE 32,93% 32,09% 29,20% 26,81% 23,27% 19,83% 27,36%
Dengan-Tanpa
Gross profit margin 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
Operating profit
margin 0,88% 1,61% 2,29% 2,71% 3,10% 3,95% 2,42%
Net profit margin -0,10% 0,67% 1,77% 2,10% 2,40% 3,06% 1,65%
Return on investment,
ROI -7,57% -3,02% 5,30% 5,36% 4,52% 5,12% 1,62%
Return on equity, ROE 1,45% 3,75% 5,35% 5,39% 4,53% 5,14% 4,27%
Rasio likuiditas
Rasio ini untuk mengetahui sampai seberapa jauh perusahaan dapat melunasi
liabilitas jangka pendeknya, semakin besar rasio yang diperoleh semakin lancar
pembayaran liabilitas jangka pendeknya.
Berdasarkan proyeksi keuangan dengan dilakukannya transaksi, selama periode
proyeksi, current ratio menunjukkan rata-rata sebesar 16205,16% dan quick ratio
menunjukkan rata-rata sebesar 11529,21%.
Berdasarkan proyeksi keuangan tanpa dilakukannya transaksi, selama periode
proyeksi, current ratio menunjukkan rata-rata 12134,86% dan quick ratio
menunjukkan rata-rata sebesar 8366,08%.
Rasio leverage
Rasio ini bertujuan untuk mengukur seberapa besar kegiatan operasi dibiayai oleh
modal pinjaman, semakin kecil rasio ini semakin bagus atau lancar.
Berdasarkan proyeksi keuangan dengan dilakukannya transaksi, selama periode
proyeksi total debt to equity ratio (DER) menunjukkan trend menurun dengan
rata-rata sebesar 12,05%, hal ini berarti setiap Rp1,- modal sendiri digunakan
untuk menjamin Rp0,12 hutang. Total debt to total asset ratio (DAR) menunjukkan
40
Page 58
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
trend menurun dengan rata-rata sebesar 9,19%, hal ini berarti setiap Rp1,- aset
digunakan untuk menjaminan Rp0,09 hutang.
Berdasarkan proyeksi keuangan tanpa dilakukannya transaksi, selama periode
proyeksi total debt to equity ratio (DER) menunjukkan trend menurun dengan
rata-rata sebesar 1,89%, hal ini berarti setiap Rp1,- modal sendiri digunakan
untuk menjamin Rp0,02 hutang. Total debt to total asset ratio (DAR) menunjukkan
trend menurun dengan rata-rata sebesar 1,85%, hal ini berarti setiap Rp1,- aset
digunakan untuk menjaminan Rp0,02 hutang.
Rasio Aktivitas
Rasio ini bertujuan untuk mengukur sampai seberapa jauh aktivitas perusahaan
dalam menggunakan dana-dananya secara efektif dan efisien.
Berdasarkan proyeksi keuangan dengan dilakukannya transaksi, selama periode
proyeksi rata-rata perputaran aset adalah sebanyak 1,50 kali per tahunnya.
Sementara itu, Rata-rata perputaran piutang adalah sebanyak 9,13 kali per tahun
atau setiap 40 hari.
Berdasarkan proyeksi keuangan tanpa dilakukannya transaksi, selama periode
proyeksi rata-rata perputaran aset adalah sebanyak 1,56 kali per tahunnya.
Sementara itu, Rata-rata perputaran piutang adalah sebanyak 9,13 kali per tahun
atau setiap 40 hari.
Perputaran aset mengukur aktivitas aset dan kemampuan perusahaan
menghasilkan penjualan melalui asetnya. Sementara itu, perputaran piutang untuk
mengukur berapa kali piutang dapat diubah oleh perusahaan menjadi kas.
Rasio Keuangan
Rasio ini bertujuan untuk kemampuan yang dimiliki perusahaan untuk
menghasilkan sebuah laba.
Berdasarkan proyeksi keuangan dengan dilakukannya transaksi, selama periode
proyeksi, rata-rata Gross Profit Margin adalah sebesar 42,26%. Sementara itu
rata-rata Net Profit Margin adalah sebesar 19,40%.
Berdasarkan proyeksi keuangan tanpa dilakukannya transaksi, selama periode
proyeksi, rata-rata Gross Profit Margin adalah sebesar 42,26%. Sementara itu
rata-rata Net Profit Margin adalah sebesar 17,75%.
Gross Profit Margin merupakan perbandingan laba kotor dengan besarnya tingkat
penjualan. Sementara itu, Net profit margin merupakan rasio yang
41
Page 59
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
membandingkan antara laba bersih yang dihasilkan perusahaan dari pendapatan
bersih.
5.1.4 Analisis Keuangan Sebelum Transaksi dan Setelah Transaksi Dilakukan
Berikut ini adalah posisi keuangan sebelum transaksi dan proforma posisi
keuangan setelah transaksi dilakukan:
Tabel 21 Proforma Posisi Keuangan SKI (Rp.000)
Uraian Historis Penyesuaian Proforma
ASET
ASET LANCAR
Kas dan Setara Kas 568.905 3.449.400 4.018.305
Piutang Usaha 118.238 - 118.238
Piutang Lain-lain - - -
> Pihak Berelasi - - -
Persediaan 2.719.324 - 2.719.324
Uang Muka 1.197.533 - 1.197.533
Biaya Dibayar Dimuka 659.742 - 659.742
Pajak Dibayar Dimuka 30.157 - 30.157
Investasi lain-lain - - -
Aset lancar lainnya - - -
Jumlah Aset Lancar 5.293.898 3.449.400 8.743.298
ASET TIDAK LANCAR
Aset Pajak Tangguhan 927 - 927
Aset Tetap 601.145 - 601.145
Aset Takberwujud 9.625 - 9.625
Investasi pada Entitas Anak - - -
Investasi Lain-lain - - -
Uang Jaminan - - -
Aset Lainnya 51.029 - 51.029
Jumlah Aset Tidak Lancar 662.726 - 662.726
JUMLAH ASET 5.956.624 3.449.400 9.406.024
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang Usaha 132.370 - 132.370
Utang Lain-lain 184.086 - 184.086
42
Page 60
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
Uraian Historis Penyesuaian Proforma
> Pihak berelasi 52.400 - 52.400
Beban Akrual 15.983 - 15.983
Utang Pajak 37.635 - 37.635
Unearned revenue - - -
Uang Muka Pelanggan - - -
Liabilitas Sewa - - -
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 422.474 - 422.474
LIABILITAS JANGKA PANJANG
Imbalanan Paska Kerja 4.212 - 4.212
Pembiayaan Leasing - - -
Utang pihak berelasi - 3.449.400 3.449.400
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 4.212 3.449.400 3.453.612
JUMLAH LIABILITAS 426.686 3.449.400 3.876.086
EKUITAS
Modal Disetor 4.750.000 - 4.750.000
Tambahan Modal Disetor - - -
Laba Ditahan 1.336.831 - 1.336.831
Penghasilan komprehensif lainya - - -
Laba (Rugi) Tahun Ini (556.892) - (556.892)
Jumlah Ekuitas 5.529.938 3.449.400 5.529.938
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 5.956.624 3.449.400 9.406.024
Penyesuaian yang terjadi pada transaksi ini adalah
a. Penyesuaian kas dan setara kas merupakan penyesuaian atas penerimaan
utang pada akun bank dari FOLK sebesar Rp3.449.400.000,-.
b. Penyesuaian utang pihak Berelasi sebesar Rp3.449.400.000,- merupakan
penyesuaian atas penerimaan utang jangka panjang dari FOLK.
5.1.5 Analisis Kemampuan Penerima Pinjaman untuk Melunasi Rencana Transaksi
Berikut adalah proyeksi arus kas SKI dengan adanya Transaksi:
43
Page 61
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
Tabel 22 Proyeksi Arus Kas SKI dengan Adanya Transaksi Terkait Dengan
Kemampuan Melunasi Utang (Rp.Juta)
Uraian 2023 2024 2025 2026 2027 2028
Arus Kas Dari Aktivitas Operasi
EBIITDA 4.017 5.662 7.144 8.733 9.883 10.502
Pembayaran Beban Pajak Penghasilan (832) (1.195) (1.536) (1.926) (2.179) (2.316)
Pembayaran Beban Bunga dan Keuangan 19 20 21 22 23 24
Liabilitas Imbalan Paska Kerja 42 51 60 68 74 77
Perubahan Modal Kerja (3.834) (1.272) (1.299) (1.111) (780) (330)
Kas Bersih diperoleh dari (digunakan utk)
Aktivitas Operasi (590) 3.266 4.390 5.786 7.021 7.957
Arus Kas Dari Aktivitas Investasi
Fixed Assets - - - - - -
Intercompany Loan - Addition - - - - - -
Intercompany Loan - Repayment - - - - - -
Kas Bersih diperoleh dari (digunakan utk)
Aktivitas Investasi - - -
Arus Kas Dari Aktivitas Pendanaan
Kas Bersih diperoleh dari (digunakan utk)
Aktivitas Pendanaan - - - - - -
Kenaikan (Penurunan) Bersih Kas dan
Setara Kas (590) 3.266 4.390 5.786 7.021 7.957
Kas dan Setara Kas Awal Periode 1.176 585 3.851 8.241 14.028 21.049
Kas dan Setara Kas Akhir Periode 585 3.851 8.241 14.028 21.049 29.005
Berdasarkan analisis terhadap arus kas yang tersedia dengan adanya transaksi,
total kas pada akhir periode tahun 2023-2028 diproyeksikan akan tetap positif.
Selama periode proyeksi, kas bersih yang diperoleh SKI telah cukup untuk
melunasi pembayaran utang sehubungan dengan transaksi.
5.1.6 Analisis Cash Management dan Financial Covenant dari Rencana Transaksi
Berdasarkan analisis Cash Management, dari Rencana Transaksi sebesar
Rp3.449.400.000,-, SKI berencana untuk melakukan pembayaran pinjaman
tersebut sejumlah melalui penerimaan kas dari pelanggan atas penjualan produk
skincare, cosmetic, dan home living yang dijalankannya.
Perlu kami jelaskan bahwa pada transaksi ini tidak ada financial covenant
sehubungan dengan rencana transaksi ini.
44
Page 62
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
5.1.7 Analisis Tingkat Suku Bunga
Rencana transaksi ini merupakan rencana pinjaman dengan tingkat bunga sebesar
6,5% yang tidak memerlukan jaminan/collateral dari debitur yang biasanya
jumlahnya lebih besar dari nilai yang dipinjamkan. Sehingga kami tidak
menemukan data pasar atas tingkat suku bunga yang sebanding untuk menjadi
acuan kewajaran atas tingkat suku bunga pinjaman yang diberikan oleh FOLK.
5.2 Analisis Inkremental
5.2.1 Kontribusi Nilai Tambah dan Dampak Terhadap Proyeksi Keuangan
Analisis inkremental dari Rencana Transaksi Pinjaman FOLK kepada Entitas Anak
yaitu SKI dilakukan dengan membandingkan proyeksi tanpa dilakukannya
transaksi dan proyeksi dengan dilakukannya transaksi.
Inkremental Posisi Keuangan
Inkremental posisi keuangan adalah sebagai berikut:
Tabel 23 Inkremental Posisi Keuangan (Rp.Juta)
Uraian 2023 2024 2025 2026 2027 2028
ASET
Aset Lancar
Kas dan setara kas 3.201 3.369 990 3.199 6.959 12.008
Piutang usaha 170 457 878 1.439 1.852 2.561
Piutang lain-lain - - - - - -
Due related party - - - - - -
Persediaan 279 714 1.333 2.118 2.644 3.547
Uang muka pembelian - - - - - -
Biaya dibayar dimuka - - - - - -
Pajak dibayar dimuka - - - - - -
Investasi Lainnya - - - - - -
Aset keuangan lancar lainnya - - - - - -
Jumlah 3.650 4.540 3.201 6.756 11.454 18.117
Aset Tidak Lancar
Aset pajak tangguhan - - - - - -
Aset tetap - - - - - -
Aset takberwujud - - - - - -
Investasi saham - - - - - -
Investasi lainnya - - - - - -
45
Page 63
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
Uraian 2023 2024 2025 2026 2027 2028
Refundable deposit - - - - - -
Aset tidak lancar lainnya - - - - - -
Jumlah - - - - - -
Jumlah Aset 3.650 4.540 3.201 6.756 11.454 18.117
Uraian 2023 2024 2025 2026 2027 2028
LIABILITAS DAN EKUITAS
Liabilitas
Liabilitas Jangka Pendek
Utang Usaha - - - - - -
Utang lain-lain - - - - - -
Due related party - - - - - -
Beban akrual - - - - - -
Utang pajak - - - - - -
Unearned revenue - - - - - -
Pendapatan diterima dimuka - - - - - -
Liabilitas sewa - - - - - -
Jumlah - - - - - -
Liabilitas Jangka Panjang
Liabilitas imbalan kerja 3 11 27 52 84 127
Utang Leasing - - - - - -
Intercompany Loan 3.449 3.449 - - - -
Jumlah 3.452 3.461 27 52 84 127
EKUITAS
Setoran modal - - - - - -
Tambahan modal disetor - - - - - -
Laba (Rugi) ditahan - 198 1.080 3.174 6.705 11.370
Pendapatan komprehensif lainnya - - - - - -
Laba (Rugi) tahun berjalan 198 882 2.094 3.531 4.666 6.620
Jumlah ekuitas 198 1.080 3.174 6.705 11.370 17.990
Jumlah Liabilitas dan Ekuitas 3.650 4.540 3.201 6.756 11.454 18.117
Dari tabel di atas diperkirakan nilai tambah atas aset sebesar Rp3,65 miliar pada
tahun 2023 hingga mencapai Rp18,12 miliar pada tahun 2028.
46
Page 64
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
Dari sisi liabilitas, terdapat nilai tambah sebesar Rp3,45 miliar pada tahun 2023
sedangkan pada tahun 2028 mencapai Rp127,11 juta.
Dari sisi ekuitas sebesar Rp197,79 juta pada tahun 2023 hingga mencapai
Rp18,00 miliar pada tahun 2028.
Inkremental Laba Rugi
Inkremental laba rugi SKI adalah sebagai berikut:
Tabel 24 Inkremental Laba Rugi (Rp.Juta)
Uraian 2023 2024 2025 2026 2027 2028
Pendapatan dan penjualan 1.548 4.167 8.014 13.133 16.896 23.373
Discount (464) (1.249) (2.403) (3.937) (5.066) (7.007)
Beban langsung dan beban pokok
penjualan (464) (1.186) (2.213) (3.517) (4.389) (5.889)
Laba bruto 620 1.732 3.399 5.679 7.442 10.476
Beban usaha (142) (377) (714) (1.152) (1.460) (1.989)
Laba (rugi) usaha 478 1.355 2.685 4.526 5.982 8.487
Pendapatan(beban) keuangan (224) (224) - - - -
Laba sebelum pajak 254 1.131 2.685 4.526 5.982 8.487
Beban pajak badan (56) (249) (591) (996) (1.316) (1.867)
Laba tahun berjalan 198 882 2.094 3.531 4.666 6.620
Dari tabel di atas diketahui terdapat nilai tambah pada pendapatan sebesar Rp1,55
miliar di tahun 2023 hingga mencapai Rp23,37 miliar pada tahun 2028.
Pada laba setelah pajak sebesar Rp197,79 juta di tahun 2023 hingga mencapai
Rp6,62 miliar pada tahun 2028.
Tabel 25 Inkremental Arus Kas (Rp.Juta)
Uraian 2023 2024 2025 2026 2027 2028
Arus Kas Dari Aktivitas Operasi
EBIITDA 478 1.355 2.685 4.526 5.982 8.487
Pembayaran Beban Pajak Penghasilan (56) (249) (591) (996) (1.316) (1.867)
Pembayaran Beban Bunga dan Keuangan (224) (224) - - - -
47
Page 65
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
Uraian 2023 2024 2025 2026 2027 2028
Liabilitas Imbalan Paska Kerja 3 8 16 25 32 43
Perubahan Modal Kerja (449) (722) (1.040) (1.347) (938) (1.613)
Kas Bersih diperoleh dari (digunakan utk)
Aktivitas Operasi (248) 168 1.070 2.209 3.760 5.050
Arus Kas Dari Aktivitas Investasi
Fixed Assets - - - - - -
Intercompany Loan - Addition 3.449 - - - - -
Intercompany Loan - Repayment - - (3.449) - - -
Kas Bersih diperoleh dari (digunakan utk)
Aktivitas Investasi 3.449 - (3.449) - - -
Arus Kas Dari Aktivitas Pendanaan
Kas Bersih diperoleh dari (digunakan utk)
Aktivitas Pendanaan - - - - - -
Kenaikan (Penurunan) Bersih Kas dan
Setara Kas 3.201 168 (2.379) 2.209 3.760 5.050
Kas dan Setara Kas Awal Periode - 3.201 3.369 990 3.199 6.959
Kas dan Setara Kas Akhir Periode 3.201 3.369 990 3.199 6.959 12.008
Dari tabel di atas diperoleh nilai tambah kas dan setara kas akhir sebesar Rp3,20
miliar di tahun 2023 hingga mencapai Rp12,01 miliar pada tahun 2028.
Analisis Kelayakan
Berdasarkan analisis kelayakan, menunjukkan bahwa dengan dilakukannya
transaksi didapat kriteria kelayakan dengan variabel-variabel sebagai berikut:
• Net Present Value ( NPV ) > 0 --> Layak
NPV yang dihasilkan menunjukkan angka yang positif yaitu sebesar
Rp21.413.000.000,-.
• Profitability Index ( PI ) > 1 --> Layak
PI yang diperoleh adalah sebesar 2,06471 yang berarti lebih besar dari 1.
• Break Event Point ( PP )
BEP yang dihasilkan sebesar Rp16.682.000.000,- atau 41,42% dari penjualan.
Sementara itu, tanpa dilakukannya transaksi didapat kriteria kelayakan dengan
variabel-variabel sebagai berikut:
• Net Present Value ( NPV ) > 0 --> Layak
NPV yang dihasilkan menunjukkan angka yang positif yaitu sebesar
Rp14.705.000.000,-.
• Profitability Index ( PI ) > 1 --> Layak
PI yang diperoleh adalah sebesar 2,09749 yang berarti lebih besar dari 1.
• Break Event Point ( PP )
BEP yang dihasilkan sebesar Rp14.470.000.000,- atau 47,01% dari penjualan.
48
Page 66
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
5.2.2 Biaya atau Pendapatan yang Relevan
Transaksi yang dilakukan menimbulan biaya-biaya sehubungan dengan
pelaksanaan transaksi Pinjaman FOLK kepada Entitas Anak yaitu SKI yang
termasuk tetapi tidak terbatas pada imbalan jasa, biaya dan/atau kompensasi
untuk underwriter, konsultan hukum, auditor, dan biaya terkait lainnya.
5.2.3 Informasi Non Keuangan yang Relevan
Tidak terdaftar Informasi non keuangan yang relevan terkait Rencana Transaksi
Pinjaman FOLK kepada Entitas Anak yaitu SKI.
5.3 Analisis Sensitivitas
Analisis sensitivitas dilakukan terhadap adanya penurunan pendapatan, kenaikan
struktur biaya, dan kenaikan discount rate yang berpengaruh terhadap kelayakan
SKI dengan dilakukannya transaksi yang digambarkan dengan tabel dan grafik
sensitivitas sebagai berikut:
Tabel 26 Analisis Sensitivitas
KONDISI PERUBAHAN KONDISI
Ke te ra nga n
NORMAL 5,00% 10,00% 15,00% 20,00%
1. PENDAPATAN TURUN
Net Present Value (NPV) - Dalam Rp.Juta 21.413 13.470 5.528 -2.414 -10.356
Internal Rate of Return (IRR) 199,96% 106,59% 47,64% -1,37% #NUM!
Return On Investment (ROI) 28,45% 28,45% 28,45% 28,45% 28,45%
Profitability Index (PI) 2,06471 1,66980 1,27489 0,87997 0,48506
Payback Period (PP) 1 Th 4 Bln 2 Th 0 Bln 3 Th 4 Bln 5 Th 9 Bln 5 Th 9 Bln
BEP a. Dalam Rp.Juta 16.682 16.682 16.682 16.682 16.682
b. Dalam % Terhadap Pendapatan 41,42% 41,42% 41,42% 41,42% 41,42%
2. STRUKTUR BIAYA NAIK
Net Present Value (NPV) - Dalam Rp.Juta 21.413 17.903 14.393 10.883 7.373
Internal Rate of Return (IRR) 199,96% 148,45% 110,44% 80,70% 56,20%
Return On Investment (ROI) 28,45% 28,45% 28,45% 28,45% 28,45%
Profitability Index (PI) 2,06471 1,89018 1,71565 1,54112 1,36659
Payback Period (PP) 1 Th 4 Bln 1 Th 8 Bln 2 Th 0 Bln 2 Th 6 Bln 3 Th 1 Bln
BEP a. Dalam Rp.Juta 16.682 16.682 16.682 16.682 16.682
b. Dalam % Terhadap Pendapatan 41,42% 41,42% 41,42% 41,42% 41,42%
3. DISCOUNT RATE NAIK
Net Present Value (NPV) - Dalam Rp.Juta 21.413 20.851 20.308 19.782 19.274
Internal Rate of Return (IRR) 199,96% 199,96% 199,96% 199,96% 199,96%
Return On Investment (ROI) 28,45% 28,45% 28,45% 28,45% 28,45%
Profitability Index (PI) 2,06471 2,05545 2,04624 2,03707 2,02796
Payback Period (PP) 1 Th 4 Bln 1 Th 4 Bln 1 Th 4 Bln 1 Th 4 Bln 1 Th 4 Bln
BEP a. Dalam Rp.Juta 16.682 16.682 16.682 16.682 16.682
b. Dalam % Terhadap Pendapatan 41,42% 41,42% 41,42% 41,42% 41,42%
49
Page 67
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
Gambar 4 Analisis Sensitivitas
30.000
NPV (RpJuta) 20.000
10.000
0
(10.000) NORMAL 5,00% 10,00% 15,00% 20,00%
(20.000)
PENDAPATAN TURUN STRUKTUR BIAYA NAIK DISCOUNT RATE NAIK
Berdasarkan analisis sensitivitas, pada kondisi normal NPV yang dihasilkan adalah
sebesar Rp21,41 miliar, jika terjadi perubahan terhadap pendapatan, dimana
pendapatan turun sampai dengan 20,00% maka NPV yang dihasilkan adalah
sebesar negatif Rp10,36 miliar. Apabila terjadi perubahan terhadap struktur biaya,
dimana struktur biaya naik sampai dengan 20,00% maka NPV yang dihasilkan
adalah sebesar Rp7,37 miliar. Sedangkan apabila terjadi perubahan terhadap
discount rate, dimana discount rate naik sampai dengan 20,00% maka NPV yang
dihasilkan adalah sebesar Rp19,27 miliar.
Berdasarkan grafik sensitivitas terlihat bahwa kelayakan SKI dengan dilakukannya
transaksi lebih sensitif terhadap penurunan pendapatan.
50
Page 68
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
6 ANALISIS ATAS JAMINAN
Perlu kami jelaskan bahwa pada transaksi ini tidak terdapat jaminan atas FOLK
kepada Entitas Anak yaitu SKI. Para pihak sepakat pemberian pokok pinjaman oleh
Pemberi Pinjaman kepada Penerima Pinjaman ini tidak dijamin dengan jaminan
khusus.
51
Page 69
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
7 ANALISIS KEWAJARAN RENCANA TRANSAKSI
Analisis yang dilakukan dalam menyusun pendapat kewajaran atas Rencana
Transaksi adalah dengan melakukan beberapa analisis transaksi, analisis kualitatif,
analisis kuantitatif, analisis kelayakan Rencana Pinjaman FOLK kepada Entitas Anak
yaitu SKI dan analisis atas jaminan. Berikut ini adalah analisis Kewajaran Rencana
Transaksi:
a. Rencana Transaksi Pinjaman dari FOLK kepada SKI dilakukan untuk
memberikan dukungan pembiayaan modal kerja kepada entitas anak untuk
menjaga kelangsungan usaha dan agar mampu memaksimalkan peluang
bisnis. Dimana hal tersebut sinergis dengan rencana bisnis FOLK dalam
pengembangan usaha di sektor omnichannel retail.
b. Pinjaman dari FOLK kepada SKI tidak dijamin dengan jaminan khusus, namun
jika debitur dalam keadaan tidak mampu membayar maka debitur akan
melakukan suatu kesepakatan atau pengalihan, moratorium (penundaan
pembayaran hutang), reorganisasi atau kesepakatan lainnya. Jaminan juga
diperoleh secara langsung maupun tidak langsung karena kedudukan FOLK
sebagai induk perusahaan. Sebagai induk perusahaan, FOLK dapat
mengendalikan pelunasan pinjaman pada saat jatuh tempo sehingga
mengurangi risiko tidak tertagih.
c. Berdasarkan hasil analisis inkremental, Rencana Transaksi Pinjaman dapat
memberikan nilai tambah pada pendapatan Rp1,55 miliar di tahun 2023
hingga mencapai Rp23,37 miliar pada tahun 2028, pada laba setelah pajak
sebesar Rp197,79 juta di tahun 2023 hingga mencapai Rp6,62 miliar pada
tahun 2028, pada aset sebesar Rp3,65 miliar pada tahun 2023 hingga
mencapai Rp18,12 miliar pada tahun 2028, pada liabilitas sebesar Rp3,45
miliar pada tahun 2023 sedangkan pada tahun 2028 mencapai Rp127,11 juta,
pada ekuitas sebesar Rp197,79 juta pada tahun 2023 hingga mencapai
Rp18,00 miliar pada tahun 2028; dan kas dan setara kas akhir sebesar Rp3,20
miliar di tahun 2023 hingga mencapai Rp12,01 miliar pada tahun 2028.
d. Berdasarkan hasil analisis kelayakan menunjukkan bahwa dengan
dilakukannya transaksi adalah layak yang ditunjukkan dengan NPV positif
Rp21.413.000.000,-, PI sebesar 2,06471 dan BEP sebesar Rp16.682.000.000,-
atau 41,42% dari penjualan. Dengan indikator tersebut, rencana transaksi
layak dilaksanakan.
52
Page 70
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
8 ANALISIS FAKTOR-FAKTOR LAIN YANG RELEVAN
Seluruh dana yang diperoleh dari Penawaran Umum setelah dikurangi biaya-biaya
yang berhubungan dengan Penawaran Umum ini akan digunakan:
1. Sekitar 22,76% (dua puluh dua koma tujuh enam persen) akan dilakukan untuk
penyetoran modal kepada PT Finfolk Media Nusantara (“FMN”).
2. Sekitar 19,00% (sembilan belas koma nol nol persen) akan digunakan Perseroan
untuk pembayaran jasa kontraktor dengan rincian sebagai berikut: renovasi
terhadap Gedung kantor, pembuatan studio, tempat workshop, meeting hall
dan juga pembelian peralatan perlengkapan didalamnya.
3. Sekitar 17,50% (tujuh belas koma lima nol persen) akan digunakan Perseroan
untuk pembelian saham PT Untung Selalu Sukses (USS).
4. Sekitar 12,38% (dua belas koma tiga delapan persen) akan dipinjamkan kepada
PT Drsoap Global Indonesia (DGI). Pinjaman ini akan berupa pinjaman
pemegang saham ("shareholder's loan”).
5. Sekitar 11,90% (sebelas koma sembilan nol persen) akan dipinjamkan kepada
PT Amazara Indonesia Mudakarya (AIM). Pinjaman ini akan berupa pinjaman
pemegang saham ("shareholder's loan”).
6. Sekitar 6,54% (enam koma lima empat persen) akan dipinjamkan kepada PT
Syca Kreasi Indonesia (SKI). Pinjaman ini akan berupa pinjaman pemegang
saham ("shareholder's loan”).
7. Sekitar 5,10% (lima koma satu nol persen) akan digunakan Perseroan untuk
pembelian software dengan rincian sebagai berikut jasa Enterprise Resource
Planning (ERP) dan jasa Customer Relationship Management (CRM) dimana akan
mengintegrasikan seluruh sumber daya Perseroan dan Entitas Anak. Selain itu
akan digunakan Perseroan untuk mengembangkan aplikasi (Folk Superapps).
8. Sekitar 4,82% (empat koma delapan dua persen) akan digunakan Perseroan
untuk modal kerja Perseroan yaitu untuk pembayaran jasa Outsourcing dengan
rincian sebagai berikut marketing & sales agent, customer service,
administration support, jasa kebersihan dan keamanan.
Dana yang akan digunakan dalam Rencana Transaksi pinjaman dari FOLK kepada
SKI merupakan dana yang akan diperoleh FOLK dari Penawaran Umum. Dimana
sekitar 6,54% dari dana yang akan diperoleh FOLK dari Penawaran Umum akan
dipinjamkan kepada SKI yang selanjutnya akan digunakan untuk:
• Sekitar 5,89% digunakan untuk kebutuhan pembelian persediaan produk; dan
• Sekitar 0,65% digunakan untuk biaya pemasaran seperti iklan, promosi dan
kegiatan branding lainnya.
53
Page 71
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
9 PENDAPAT MENGENAI KEWAJARAN TRANSAKSI
Berdasarkan pertimbangan analisis transaksi, analisis kualitatif dan analisis
kuantitatif atas Rencana Transaksi, analisis atas kewajaran nilai transaksi dan
analisis faktor lain yang relevan, maka kami berpendapat bahwa Rencana
Transaksi Pinjaman FOLK kepada Entitas Anak yaitu SKI yang akan dilakukan FOLK
adalah Wajar.
Kesimpulan akhir di atas berlaku bilamana tidak terdapat perubahan yang
memiliki dampak material terhadap Rencana Transaksi. Perubahan tersebut
termasuk, namun tidak terbatas pada perubahan kondisi, baik secara internal
maupun secara eksternal yaitu kondisi pasar dan perekonomian, kondisi umum
bisnis, perdagangan dan keuangan serta peraturan-peraturan pemerintah
Indonesia dan peraturan terkait lainnya setelah tanggal Laporan Pendapat
Kewajaran ini dikeluarkan. Bilamana setelah tanggal Laporan Pendapat Kewajaran
ini dikeluarkan terjadi perubahan-perubahan tersebut di atas, maka kesimpulan
mengenai kewajaran Rencana Transaksi Pinjaman FOLK kepada Entitas Anak yaitu
SKI ini mungkin berbeda.
54
Page 72
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
10 KUALIFIKASI PENILAI USAHA
Kami adalah Kantor Jasa Penilai Publik yang secara resmi telah ditetapkan
berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan No. 1498/KM.1/2012, tanggal 28
Desember 2012, dengan nama Kantor Jasa Penilai Publik Syarif, Endang dan Rekan
dengan Izin KJPP No. 2.12.0113.
Penilai Usaha yang menandatangani laporan penilaian usaha ini merupakan Penilai
Usaha bersertifikat MAPPI dengan perizinan sebagai berikut:
MAPPI : No. 09-S-02341
Izin Penilai Publik : No. B-1.12.00340
Klasifikasi izin : Penilaian Bisnis
Register : No. RMK-2017.00303
STTD OJK : No. STTD.PB-08/PJ-1/PM.02/2023
STTD IKNB : No. 173/NB.122/STTD-P/2019
55
Page 73
Pendapat Kewajaran
PT Multi Garam Utama Tbk
11 KESIMPULAN
Atas dasar analisis yang kami lakukan terhadap Kewajaran Rencana Transaksi yang
meliputi analisis transaksi, analisis kualitatif dan analisis kuantitatif atas Rencana
Transaksi, analisis atas kewajaran nilai transaksi dan analisis faktor lain yang relevan,
maka kami berpendapat bahwa rencana transaksi pemberian Pinjaman FOLK kepada
Entitas Anak yaitu SKI adalah Wajar.
56
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
Rule parser
Needs review
confidence 0.273
9057 ms
12 Sep 2026 22:06
Raw output
{'appraiser_exempt': None,
'appraiser_name': '',
'assets': [],
'currency': None,
'fact_type': '',
'issuer_name': '',
'kind': 'CONFLICT',
'kjpp_name': '',
'letter_number': '',
'object_text': '',
'object_truncated': False,
'parties': [],
'pct_of_equity': None,
'reference_period': '',
'requires_rups': None,
'rups_date': None,
'ticker': '',
'transaction_date': None,
'valuation_date': '2022-12-31',
'value': '9'}