Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 35
Page 1
PT PLANET PROPERINDO JAYA Tbk LAPORAN KEUANGAN TANGGAL 30 JUNI 2023 DAN UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR 30 JUNI 2023 (TIDAK DIAUDIT) d1/
Page 2
PT PLANET PROPERINDO JAYA Tbk
DAFTAR ISI
Halaman
Surat Pernyataan Direksi
Laporan Keuangan
Laporan Posisi Keuangan 1
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain 3
Laporan Perubahan Ekuitas 4
Laporan Arus Kas 5
Catatan atas Laporan Keuangan 6
Page 3
Page 4
PT PLANET PROPERINDO JAYA Tbk
LAPORAN POSISI KEUANGAN INTERIM
Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
30 Juni 31 Desember
Catatan 2023 2022
ASET
ASET LANCAR
Kas dan Bank 4 936.898.579 1.100.026.237
Piutang Usaha dari Pihak Ketiga 5 445.627.706 380.652.096
Piutang Lain-lain dari Pihak Ketiga 6 11.075.852 12.972.392
Pajak Dibayar Dimuka 12a - 76.346.919
Persediaan 7 623.402.566 476.940.487
Jumlah Aset Lancar 2.017.004.703 2.046.938.131
ASET TIDAK LANCAR
Persediaan 7 1.166.723.205 937.757.326
Aset Tetap
(Setelah dikurangi akumulasi
penyusutan sebesar Rp 26.142.522.226,
dan Rp 25.284.121.712 masing-masing
per 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022) 8 84.057.440.657 84.852.689.522
Aset Hak - Guna
(Setelah dikurangi akumulasi amortisasi sebesar
Rp 67.500.000 dan Rp 60.000.000 masing-masing
per 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022) 9 382.500.000 390.000.000
Jumlah Aset Tidak Lancar 85.606.663.862 86.180.446.848
JUMLAH ASET 87.623.668.565 88.227.384.979
Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan
2012 -1-
Page 5
PT PLANET PROPERINDO JAYA Tbk
LAPORAN POSISI KEUANGAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
30 Juni 31 Desember
Catatan 2023 2022
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang Lain-lain kepada Pihak Ketiga 10 1.728.367.666 1.329.136.234
Deposit Tamu - 43.837.100
Beban Akrual 11 361.541.608 573.642.576
Utang Pajak 12b 772.431.932 949.358.311
Utang Bank 13 22.277.000.000 22.277.000.000
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 25.139.341.206 25.172.974.221
LIABILITAS JANGKA PANJANG
Utang Lain-lain kepada Pihak Berelasi 10 2.111.539.552 1.755.137.112
Liabilitas Imbalan Pascakerja 14 330.816.407 330.816.407
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 2.442.355.959 2.085.953.519
JUMLAH LIABILITAS 27.581.697.165 27.258.927.740
EKUITAS
Modal Saham - Nilai nominal Rp 80,-
Pada 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
Modal Dasar - 1.875.000.000 Saham
Modal Ditempatkan dan Disetor 892.863.180 Saham
dan 892.863.180 Saham masing-masing
Pada 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 15 71.429.054.400 71.429.054.400
Tambahan Modal Disetor - Bersih 16 6.711.738.981 6.711.738.981
Penghasilan Komprehensif Lain 40.196.171 40.196.171
Akumulasi Rugi (18.139.018.152) (17.212.532.313)
JUMLAH EKUITAS 60.041.971.400 60.968.457.239
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 87.623.668.565 88.227.384.979
Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan
2012 -2-
Page 6
PT PLANET PROPERINDO JAYA Tbk
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN INTERIM
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
2023 2022
Catatan (Enam Bulan) (Enam Bulan)
PENDAPATAN USAHA 17 5.390.412.376 3.951.162.110
BEBAN POKOK PENDAPATAN 18 (4.544.861.890) (3.867.261.371)
LABA BRUTO 845.550.486 83.900.739
Beban Umum dan Administrasi 19 (762.385.843) (599.864.961)
Pendapatan (Beban) Lain-Lain - Bersih 20 62.515.847 44.323.978
Jumlah Beban Usaha (699.869.996) (555.540.983)
LABA USAHA 145.680.490 (471.640.244)
Beban Bunga dan Keuangan 21 (1.072.166.329) -
RUGI SEBELUM PAJAK PENGHASILAN (926.485.839) (471.640.244)
Beban Pajak Penghasilan - -
RUGI TAHUN BERJALAN (926.485.839) (471.640.244)
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN 14 - -
RUGI KOMPREHENSIF TAHUN BERJALAN (926.485.839) (471.640.244)
RUGI PER SAHAM 22 (1,03) (0,79)
Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan
2012 -3-
Page 7
PT PLANET PROPERINDO JAYA Tbk
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS INTERIM
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Tambahan Modal Pengukuran Kembali
Catatan Modal Saham Disetor Program Imbalan Pasti Akumulasi Rugi Jumlah Ekuitas
Saldo per 1 Januari 2022 71.428.544.000 6.711.419.981 48.365.584 (15.036.919.190) 63.151.410.375
Rugi Periode Berjalan - - - (471.640.244) (471.640.244)
Saldo per 30 Juni 2022 71.428.544.000 6.711.419.981 48.365.584 (15.508.559.434) 62.679.770.131
Saldo per 1 Januari 2022 71.428.544.000 6.711.419.981 48.365.584 (15.036.919.190) 63.151.410.375
Rugi Tahun Berjalan - - - (2.175.613.123) (2.175.613.123)
Pelaksanaan Waran 14 510.400 - - - 510.400
Penerimaan Agio Saham Sehubungan
Dengan Pelaksanaan Waran 16 - 319.000 - - 319.000
Penghasilan Komprehensif Lain - - (8.169.413) - (8.169.413)
Saldo per 31 Desember 2022 71.429.054.400 6.711.738.981 40.196.171 (17.212.532.313) 60.968.457.239
Rugi Periode Berjalan - - - (926.485.839) (926.485.839)
Saldo per 30 Juni 2023 71.429.054.400 6.711.738.981 40.196.171 (18.139.018.152) 60.041.971.400
Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan
-4-
Page 8
PT PLANET PROPERINDO JAYA Tbk
LAPORAN ARUS KAS INTERIM
Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
2023 2022
Catatan (Enam Bulan) (Enam Bulan)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan Kas dari Pelanggan 17 5.281.599.666 3.951.162.110
Pembayaran Kas kepada Karyawan 11, 18 (1.402.985.464) (1.719.561.127)
Pembayaran Kas kepada Pemasok dan 7,10,18,
Penerimaan Operasional Lainnya 19 (3.262.826.321) (1.694.516.346)
Pembayaran Beban Bunga dan Keuangan 21 (1.072.166.329) -
Kas Bersih Diperoleh dari Aktivitas Operasi (456.378.448) 537.084.637
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Perolehan Aset Tetap 8 (63.151.650) (1.168.903.681)
Kas Bersih Digunakan Untuk Aktivitas Investasi (63.151.650) (1.168.903.681)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Penerimaan Utang Lain-lain dari Pihak Berelasi 10, 24 356.402.440 565.254.136
Kas Bersih Diperoleh dari Aktivitas Pendanaan 356.402.440 565.254.136
KENAIKAN KAS DAN BANK (163.127.658) (66.564.908)
KAS DAN BANK AWAL PERIODE 1.100.026.237 112.910.299
KAS DAN BANK AKHIR PERIODE 936.898.579 46.345.391
Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan
2012 -5-
Page 9
PT PLANET PROPERINDO JAYA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM
Tanggal 30 Juni 2023
Dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
1. UMUM
1.a. Pendirian dan Informasi Umum
PT Planet Properindo Jaya Tbk (“Perusahaan“) didirikan di Bandung berdasarkan akta No. 1
tanggal 7 Juni 2003 dibuat di hadapan Lili Sugianto, S.H. Notaris di Bandung. Akta pendirian
ini telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
berdasarkan Surat Keputusan No. C-22912 HT.01.01.TH.2003. Tahun 2003, tanggal
26 September 2003. Anggaran dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan,
terakhir Akta No. 25 tanggal 25 Juli 2022 dari Rahayu Ningsih, S.H., Notaris di Jakarta, yang
telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia sesuai dengan
Surat Keputusan No. AHU-0150354.AH.01.11. TAHUN.2022 tanggal 03 Agustus 2022
mengenai perubahan susunan dewan komisaris.
Sesuai dengan pasal 3 anggaran dasar Perusahaan, maksud dan tujuan Perusahaan adalah
berusaha di bidang perhotelan. Ruang lingkup kegiatan usaha Perusahaan meliputi bidang
penyediaan kamar tempat menginap, penyediaan tempat dan pelayanan makan dan minum,
pelayanan pencucian/binatu, penyediaan fasilitas akomodasi dan pelayanan lain yang
diperlukan bagi penyelenggaraan kegiatan usaha hotel.
Perusahaan adalah pemilik Hotel Vue Palace, Artotel Curated yang berdomisili di Bandung
dengan kantor beralamat di Jl. Otto Iskandar Dinata No. 3 Babakan Ciamis Kec. Sumur
Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat.
Pada saat ini kegiatan utama Perusahaan adalah menjalankan usaha dalam bidang perhotelan
yaitu mengelola dan menyewakan Hotel Vue Palace, Artotel Curated di Bandung.
Perusahaan tergabung dalam kelompok usaha PT Wahana Tata Bangun, dengan PT Sosial
Integrasi Internasional sebagai pemegang saham utama dan Tn. Antonyo Hartono Tanujaya
sebagai pengendali terakhir.
Perusahaan memiliki 35 karyawan tetap (tidak diaudit) masing-masing pada tanggal
30 Juni 2022 dan 31 Desember 2022.
1.b. Susunan Dewan Komisaris dan Direksi
Susunan pengurus Perusahaan pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022 adalah
sebagai berikut:
30 Juni 2023 31 Desember 2022
Dewan Komisaris
Komisaris Utama : Seto Andry Wibowo Seto Andry Wibowo
Komisaris : - -
Komisaris Independen : Hannar Yogia Hannar Yogia
Dewan Direksi
Direktur Utama : Antonyo Hartono Tanujaya Antonyo Hartono Tanujaya
Direktur : Emilia Marlina Kiuk Mario Mandagi
- Jerry Misa Egeten
Berdasarkan Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Planet
Properindo Jaya Tbk No. 25 tanggal 25 Juli 2022, Perusahaan mengangkat Seto Andry
Wibowo sebagai Komisaris Utama dan menerima pengunduran diri Hendrawin Singgih dari
jabatannya selaku Komisaris Utama.
-6-
Page 10
PT PLANET PROPERINDO JAYA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023
Dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Berdasarkan Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Planet
Properindo Jaya Tbk No. 33 tanggal 31 Agustus 2021, Perusahaan mengangkat Hannar Yogia
sebagai Komisaris Independen, efektif sejak tanggal Surat Keputusan Rapat Umum
Pemegang Saham tersebut.
Berdasarkan Surat Keputusan Direksi PT Planet Properindo Jaya Tbk No. 009/IX/2021 tanggal
3 September 2021, Perusahaan mengangkat Komite Audit sebagai berikut:
Komite Audit:
Ketua Komite Audit : Hannar Yogia
Anggota Komite Audit : Asen Julianto
Anggota Komite Audit : Defi Desmiati
1.c. Penawaran Umum Saham Perusahaan
Pada tanggal 31 Agustus 2020, Perusahaan memperoleh surat pernyataan efektif
No S-238/D.04/2020 dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk melakukan penawaran umum
saham kepada masyarakat sebanyak 267.856.800 saham atau sebanyak 30% dari jumlah
saham yang ditempatkan dan disetor penuh dengan nilai nominal Rp 80 setiap saham dengan
harga penawaran Rp 112 setiap saham disertai dengan penerbitan Waran Seri I sebanyak
212.053.300 yang diberikan secara cuma-cuma dengan nilai nominal Rp 80 per saham
dengan harga pelaksanaan Rp 130 per saham. Selisih lebih antara harga penawaran per
saham dengan nilai nominal per saham dicatat sebagai “Tambahan Modal Disetor” setelah
dikurangi biaya emisi saham, yang disajikan pada bagian ekuitas pada laporan posisi
keuangan. Masa pelaksanaan waran yaitu mulai tanggal 15 Maret 2021 sampai dengan
15 September 2023. Setiap pemegang 1 (satu) saham baru Perusahaan berhak membeli
1 (satu) waran. Bila waran tidak dilaksanakan sampai masa berlakunya habis, maka waran
tersebut menjadi kedaluwarsa.
Pada tanggal 30 Juni 2023 seluruh saham Perusahaan sejumlah 892.863.180 saham telah
tercatat pada Bursa Efek Indonesia.
1.d. Penyelesaian Laporan Keuangan
Manajemen bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian laporan keuangan ini yang
telah diselesaikan dan disetujui untuk diterbitkan oleh Direksi Perusahaan pada tanggal
31 Juli 2023.
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN
2.a. Pernyataan Kepatuhan
Laporan Keuangan Perusahaan disusun dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi
Keuangan di Indonesia yang meliputi Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) dan
Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (ISAK) yang diterbitkan oleh Dewan Standar
Akuntansi Keuangan - Ikatan Akuntan Indonesia (DSAK-IAI), dan peraturan pasar modal
antara lain Peraturan Otoritas Jasa Keuangan/Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga
Keuangan (OJK/Bapepam-LK) No. VIII.G.7 tentang Penyajian dan Pengungkapan Laporan
Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik.
2.b. Dasar Penyusunan Laporan Keuangan
Laporan keuangan Perusahaan, kecuali laporan arus kas, disusun berdasarkan konsep akrual
dengan menggunakan konsep biaya historis, kecuali seperti yang disebutkan dalam catatan
atas laporan keuangan yang relevan.
-7-
Page 11
PT PLANET PROPERINDO JAYA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023
Dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Laporan arus kas disajikan dengan metode langsung, menyajikan penerimaan dan
pengeluaran kas dan bank yang diklasifikasikan sebagai aktivitas operasi, investasi dan
pendanaan.
Mata uang pelaporan yang digunakan dalam laporan keuangan adalah Rupiah yang
merupakan mata uang fungsional Perusahaan. Seluruh angka dalam laporan keuangan ini
disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali bila dinyatakan lain.
2.c. Perubahan atas Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK)
Standar akuntansi revisian berikut, yang relevan untuk Perusahaan/Grup, berlaku efektif sejak
tanggal 1 Januari 2022 dan tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap laporan keuangan
Perusahaan:
• Amendemen PSAK 22 “Kombinasi Bisnis”.
• Amendemen PSAK 57 “Provisi, Liabilitas Kontinjensi, dan Aset Kontinjensi” tentang
kontrak memberatkan - biaya memenuhi kontrak.
• Penyesuaian Tahunan PSAK 71 “Instrumen Keuangan”.
• Penyesuaian Tahunan PSAK 73 “Sewa”.
Standar akuntansi revisian yang telah diterbitkan dan relevan untuk Perusahaan berlaku efektif
sejak tanggal 1 Januari 2023 dan belum diterapkan secara dini oleh Perusahaan:
• Amendemen PSAK 1 “Penyajian Laporan Keuangan”.
• Amendemen PSAK 16, “Aset Tetap”.
• Amendemen PSAK 25 “Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi dan
Kesalahan”.
• Amendemen PSAK 46 “Pajak Penghasilan”.
2.d. Instrumen Keuangan
Instrumen keuangan adalah kontrak yang menimbulkan aset keuangan bagi suatu entitas dan
liabilitas keuangan atau instrumen ekuitas bagi entitas yang lain.
(i) Aset Keuangan
Pengakuan awal
Klasifikasi dan pengukuran aset keuangan harus didasarkan pada bisnis model dan arus kas
kontraktual - apakah semata dari pembayaran pokok dan bunga.
Aset keuangan diklasifikasikan dalam dua kategori sebagai berikut:
1) Aset keuangan yang diukur pada biaya diamortisasi;
2) Aset keuangan yang diukur dengan nilai wajar melalui laba rugi atau melalui
penghasilan komprehensif lain.
Perusahaan menentukan klasifikasi aset keuangan tersebut pada pengakuan awal dan tidak
bisa melakukan perubahan setelah penerapan awal tersebut.
Semua aset keuangan pada awalnya diakui sebesar nilai wajarnya ditambah dengan biaya-
biaya transaksi, kecuali aset keuangan dicatat pada nilai wajar melalui laba rugi.
Aset keuangan Perusahaan meliputi kas dan bank . Aset keuangan diklasifikasikan sebagai
aset lancar, jika jatuh tempo dalam waktu 12 bulan, jika tidak maka aset keuangan ini
diklasifikasikan sebagai aset tidak lancar.
-8-
Page 12
PT PLANET PROPERINDO JAYA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023
Dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Pengukuran setelah pengakuan awal
Pengukuran aset keuangan setelah pengakuan awal tergantung pada klasifikasinya sebagai
berikut:
1) Aset keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi.
Aset keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi selanjutnya diukur dengan
menggunakan metode suku bunga efektif (Effective Interest Rate) (“EIR”), setelah
dikurangi dengan penurunan nilai. Biaya perolehan yang diamortisasi dihitung dengan
memperhitungkan diskonto atau premi atas biaya akuisisi atau biaya yang merupakan
bagian integral dari EIR tersebut. Amortisasi EIR dicatat dalam laporan laba rugi.
Kerugian yang timbul dari penurunan nilai juga diakui pada laporan laba rugi.
Aset keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi Perusahaan terdiri dari kas dan
bank.
2) Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi atau melalui penghasilan
komprehensif lain.
Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi atau melalui penghasilan
komprehensif lain selanjutnya disajikan dalam laporan posisi keuangan sebesar nilai
wajar, dengan perubahan nilai wajar yang diakui dalam laba rugi atau penghasilan
komprehensif lain.
Perusahaan tidak memiliki aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi
atau melalui penghasilan komprehensif lain.
Penghentian pengakuan
Aset keuangan (atau mana yang berlaku, bagian dari aset keuangan atau bagian dari
kelompok aset keuangan sejenis) dihentikan pengakuannya pada saat:
1) Hak untuk menerima arus kas yang berasal dari aset tersebut telah berakhir; atau
2) Perusahaan telah mentransfer hak mereka untuk menerima arus kas yang berasal
dari aset atau berkewajiban untuk membayar arus kas yang diterima secara penuh
tanpa penundaan yang material kepada pihak ketiga dalam perjanjian
“passthrough”, dan salah satu diantara (a) Perusahaan telah mentransfer secara
substansial seluruh risiko dan manfaat dari aset, atau (b) Perusahaan tidak
mentransfer atau mempertahankan secara substansial seluruh risiko dan manfaat
atas aset, namun telah mentransfer kendali atas aset tersebut.
(ii) Liabilitas Keuangan
Pengakuan awal
Tidak terdapat perubahan dalam klasifikasi dan pengukuran liabilitas keuangan.
Liabilitas keuangan dalam lingkup PSAK 71 diklasifikasikan sebagai berikut:
1) Liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi.
2) Liabilitas keuangan yang diukur dengan nilai wajar melalui laba rugi atau melalui
penghasilan komprehensif lain.
Perusahaan menentukan klasifikasi liabilitas keuangan pada saat pengakuan awal.
Pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022, Perusahaan hanya memiliki liabilitas
keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi.
-9-
Page 13
PT PLANET PROPERINDO JAYA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023
Dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Pengukuran setelah pengakuan awal
Setelah pengakuan awal, yaitu pada nilai wajar ditambah biaya transaksi, Perusahaan
mengukur seluruh liabilitas keuangan pada biaya perolehan diamortisasi dengan
menggunakan metode suku bunga efektif.
Penghentian pengakuan
Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya ketika liabilitas keuangan telah berakhir.
(iii) Instrumen keuangan disalinghapus
Aset keuangan dan liabilitas keuangan disalinghapus dan jumlah netonya dilaporkan pada
laporan posisi keuangan ketika terdapat hak yang berkekuatan hukum untuk melakukan
saling hapus atas jumlah yang telah diakui tersebut dan adanya niat untuk menyelesaikan
secara neto, atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitas secara
bersamaan. Hak yang berkekuatan hukum tidak boleh tergantung pada kejadian di masa
yang akan datang dan harus dapat dilaksanakan dalam kondisi bisnis yang normal dan
dalam keadaan lalai, tidak dapat membayar atau kebangkrutan Perusahaan atau pihak
lawan.
2.e. Penurunan Nilai Aset Keuangan
Pada setiap periode pelaporan, Perusahaan menilai apakah risiko kredit dari instrumen
keuangan telah meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal. Ketika melakukan
penilaian, Perusahaan menggunakan perubahan atas risiko gagal bayar yang terjadi
sepanjang perkiraan usia instrumen keuangan.
Perusahaan menerapkan pendekatan umum PSAK 71 untuk mengukur kerugian kredit
ekspektasian yang menggunakan penyisihan kerugian ekspektasian sepanjang umurnya untuk
semua piutang usaha dan aset keuangan lainnya.
Dalam melakukan penilaian, Perusahaan membandingkan antara risiko gagal bayar yang
terjadi atas instrumen keuangan pada saat tanggal pelaporan dengan risiko gagal bayar yang
terjadi atas instrumen keuangan pada saat pengakuan awal dan mempertimbangkan
kewajaran serta ketersediaan informasi, yang tersedia tanpa biaya atau usaha pada saat
tanggal pelaporan terkait dengan kejadian masa lalu, kondisi terkini dan perkiraan atas kondisi
ekonomi di masa depan, yang mengindikasikan kenaikan risiko kredit sejak pengakuan awal.
2.f. Transaksi Pihak Berelasi
Berdasarkan PSAK 7, ”Pengungkapan Pihak-pihak Berelasi”, entitas atau individu yang
dikategorikan sebagai pihak berelasi memenuhi syarat sebagai berikut:
a. Orang atau anggota keluarga dekatnya mempunyai relasi dengan entitas pelapor jika
orang tersebut:
i. Memiliki pengendalian atau pengendalian bersama entitas pelapor;
ii. Memiliki pengaruh signifikan atas entitas pelapor; atau
iii. Merupakan personil manajemen kunci entitas pelapor atau entitas induk dari entitas
pelapor.
b. Suatu entitas berelasi dengan entitas pelapor jika memenuhi salah satu hal berikut:
i. Entitas dan entitas pelapor adalah anggota dari kelompok usaha yang sama (artinya
entitas induk, entitas anak, dan entitas anak berikutnya saling berelasi dengan entitas
lain).
- 10 -
Page 14
PT PLANET PROPERINDO JAYA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023
Dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
ii. Satu entitas adalah entitas asosiasi atau ventura bersama dari entitas lain (atau
entitas asosiasi atau ventura bersama yang merupakan anggota suatu kelompok
usaha, yang mana entitas lain tersebut adalah anggotanya).
iii. Kedua entitas tersebut adalah ventura bersama dari pihak ketiga yang sama.
iv. Satu entitas adalah ventura bersama dari entitas ketiga dan entitas yang lain adalah
entitas asosiasi dari entitas ketiga.
v. Entitas tersebut adalah suatu program imbalan pascakerja untuk imbalan kerja dari
salah satu entitas pelapor atau entitas yang terkait dengan entitas pelapor. Jika
entitas pelapor adalah entitas yang menyelenggarakan program tersebut, maka
entitas sponsor juga berelasi dengan entitas pelapor.
vi. Entitas yang dikendalikan atau dikendalikan bersama oleh orang yang diidentifikasi
dalam huruf (a).
vii. Orang yang diidentifikasi dalam huruf (a) (i) memiliki pengaruh signifikan atas entitas
atau merupakan personil manajemen kunci entitas (atau entitas induk dari entitas).
viii. Entitas, atau anggota dari kelompok yang mana entitas merupakan bagian dari
kelompok tersebut, menyediakan jasa personil manajemen kunci kepada entitas
pelapor atau kepada entitas induk dari entitas pelapor.
Perusahaan melakukan beberapa transaksi dengan pihak berelasi yang dilakukan dengan
syarat dan kondisi yang sama dengan transaksi-transaksi dengan pihak ketiga.
2.g. Dana Cadangan Untuk Penggantian Perabotan dan Perlengkapan Hotel
Pemasukan yang diperoleh dari hasil pengelolaan hotel harus diambil sebagian terlebih dahulu
untuk dimasukkan sebagai Dana Cadangan yang diperlukan untuk penggantian, penambahan
perabotan dan semua perlengkapan yang tidak dapat digunakan lagi dalam pengelolaan hotel.
Besar Dana Cadangan tersebut adalah sebagai berikut:
a. Tahun buku pertama sebesar 1% dari Pendapatan Total (Total Revenue).
b. Tahun buku kedua sebesar 1,5% dari Pendapatan Total (Total Revenue).
c. Tahun buku ketiga dan seterusnya sebesar 3% dari Pendapatan Total (Total Revenue).
Dana Cadangan yang tidak digunakan dalam tahun-tahun yang bersangkutan dapat digunakan
pada tahun-tahun berikutnya.
Sampai dengan 30 Juni 2023 belum dibentuk dana cadangan untuk penggantian perabotan
dan perlengkapan hotel.
2.h. Persediaan Hotel
Persediaan hotel merupakan makanan dan minuman, perlengkapan hotel lainnya, peralatan
operasional dan barang dagangan yang dinyatakan berdasarkan biaya perolehan atau nilai
realisasi bersih, mana yang lebih rendah. Biaya perolehan ditentukan dengan metode rata-rata
tertimbang (weighted average method). Nilai realisasi bersih merupakan estimasi harga jual
dari persediaan dikurangi seluruh biaya penyelesaian dan estimasi biaya yang diperlukan
untuk melakukan penjualan.
2.i. Aset Tetap
Aset tetap yang dimiliki untuk digunakan dalam penyediaan jasa atau untuk tujuan administratif
dicatat berdasarkan biaya perolehan setelah dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi
kerugian penurunan nilai.
- 11 -
Page 15
PT PLANET PROPERINDO JAYA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023
Dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Penyusutan dihitung dengan menggunakan metode garis lurus (straight-line method)
berdasarkan taksiran masa manfaat ekonomis aset tetap seperti berikut:
Tahun
Bangunan dan Prasarana 40
Mebel dan Perlatan 4-8
Tanah dinyatakan berdasarkan biaya perolehan dan tidak disusutkan.
Masa manfaat ekonomis, nilai residu dan metode penyusutan direviu setiap akhir tahun dan
pengaruh dari setiap perubahan estimasi tersebut berlaku prospektif.
Beban pemeliharaan dan perbaikan dibebankan pada laporan laba rugi komprehensif pada
saat terjadinya. Biaya-biaya lain yang terjadi selanjutnya yang timbul untuk menambah,
mengganti atau memperbaiki aset tetap dicatat sebagai biaya perolehan aset, jika dan hanya
jika besar kemungkinan manfaat ekonomis di masa depan berkenaan dengan aset tersebut
akan mengalir ke entitas dan biaya perolehan aset dapat diukur secara andal.
Aset dalam penyelesaian dinyatakan sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi rugi
penurunan nilai. Aset dalam penyelesaian akan direklasifikasi ke aset tetap yang bersangkutan
pada saat aset tersebut selesai dan siap untuk digunakan. Penyusutan mulai dibebankan pada
tanggal aset tersebut siap digunakan.
Aset tetap yang sudah tidak digunakan lagi atau yang dijual dikeluarkan dari kelompok aset
tetap berikut akumulasi penyusutannya. Keuntungan atau kerugian dari penjualan aset tetap
tersebut dibukukan dalam laporan laba rugi pada periode yang bersangkutan.
2.j. Aset Hak-Guna
Aset Hak-Guna
Berdasarkan PSAK 73, “Sewa”, aset hak-guna diakui pada tanggal dimulainya sewa (yaitu,
tanggal aset pendasar tersedia untuk digunakan). Pada pengukuran awal, aset hak-guna
diukur pada biaya perolehan yang meliputi jumlah pengukuran awal liabilitas sewa, biaya
langsung awal yang dikeluarkan, pembayaran sewa yang dilakukan pada atau sebelum
tanggal mulai dikurangi insentif sewa yang diterima dan estimasi biaya dalam membongkar
dan memindahkan aset pendasar.
Setelah pengakuan awal, aset hak-guna diukur dengan menggunakan model biaya dimana
aset hak-guna diukur sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi
kerugian penurunan nilai.
Penyusutan dihitung menggunakan metode garis lurus untuk mencatat jumlah penyusutan
selama estimasi manfaat ekonomi aset hak-guna adalah sebagai berikut:
Jenis Aset Hak-Guna Masa Manfaat
Tanah 30 tahun
Liabilitas Sewa
Pada tanggal dimulainya sewa, Perusahaan mengakui liabilitas sewa yang diukur pada nilai
kini dari pembayaran sewa yang akan dilakukan selama masa sewa.
Dalam menghitung nilai sekarang dari pembayaran sewa, Perusahaan menggunakan suku
bunga pinjaman modal kerja pada tanggal dimulainya sewa. Setelah tanggal dimulainya,
jumlah kewajiban sewa ditingkatkan untuk mencerminkan pertambahan bunga dan dikurangi
untuk pembayaran sewa yang dilakukan. Selain itu, nilai tercatat kewajiban sewa diukur
kembali jika ada modifikasi, perubahan jangka waktu sewa, perubahan pembayaran sewa.
- 12 -
Page 16
PT PLANET PROPERINDO JAYA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023
Dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Sewa Jangka Pendek dan Sewa Aset Bernilai Rendah
Perusahaan menerapkan pengecualian pengakuan sewa jangka pendek (untuk sewa yang
memiliki jangka waktu selama 12 bulan atau kurang dari tanggal dimulainya dan tidak
mengandung opsi pembelian). Pembayaran sewa untuk sewa jangka pendek dan sewa untuk
aset bernilai rendah diakui sebagai beban dengan dasar garis lurus selama masa sewa.
Perusahaan sebagai Pesewa
Sewa dimana Perusahaan tidak mentransfer secara substansial seluruh risiko dan manfaat
yang terkait dengan kepemilikan suatu aset diklasifikasikan sebagai sewa operasi. Pendapatan
sewa yang timbul dicatat secara garis lurus selama masa sewa dan termasuk dalam
pendapatan dalam laporan laba rugi karena sifat operasinya.
2.k. Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan
Pada setiap akhir periode pelaporan, Perusahaan menelaah nilai tercatat aset non-keuangan
untuk menentukan apakah terdapat indikasi bahwa aset tersebut telah mengalami penurunan
nilai. Jika terdapat indikasi tersebut, jumlah terpulihkan dari aset diestimasi untuk menentukan
tingkat kerugian penurunan nilai (jika ada). Bila tidak memungkinkan untuk mengestimasi
jumlah terpulihkan atas suatu aset individual, Perusahaan mengestimasi jumlah terpulihkan
dari unit penghasil kas atas aset.
Estimasi jumlah terpulihkan adalah nilai tertinggi antara nilai wajar dikurangi biaya pelepasan
dan nilai pakai. Dalam menilai nilai pakai, estimasi arus kas masa depan didiskontokan ke nilai
kini menggunakan tingkat diskonto sebelum pajak yang menggambarkan penilaian pasar kini
dari nilai waktu uang dan risiko spesifik atas aset yang mana estimasi arus kas masa depan
belum disesuaikan.
Jika jumlah terpulihkan dari aset non-keuangan (unit penghasil kas) kurang dari nilai
tercatatnya, nilai tercatat aset (unit penghasil kas) dikurangi menjadi sebesar jumlah
terpulihkan dan rugi penurunan nilai diakui langsung ke laba rugi.
Kebijakan akuntansi untuk penurunan nilai aset keuangan dijelaskan dalam Catatan 3.
2.l. Imbalan Pascakerja
Perusahaan memberikan imbalan pascakerja imbalan pasti untuk semua karyawan tetapnya
sesuai dengan Undang - Undang Cipta Kerja No. 11/2020. Perusahaan telah menerapkan
panduan dalam siaran pers dan klarifikasi pengatribusian imbalan pada periode jasa untuk
program pensiun berbasis undang-undang ketenagakerjaan atau undang-undang cipta kerja
beserta peraturan pelaksanaan (UU Ketenagakerjaan) sesuai dengan yang diterbitkan oleh
DSAK-IAI pada April 2022. Perseroan telah menerapkan panduan dalam siaran pers dan
menerapkan perubahan yang diperlukan atas kebijakan akuntansi secara prospektif. Tidak
terdapat pendanaan yang disisihkan oleh Perusahaan sehubungan dengan imbalan
pascakerja ini.
Biaya penyediaan imbalan ditentukan dengan menggunakan metode projected unit credit
dengan penilaian aktuaria yang dilakukan pada setiap akhir periode pelaporan tahunan.
Pengukuran kembali, terdiri dari keuntungan dan kerugian aktuarial, perubahan dampak batas
atas aset (jika ada) dan dari imbal hasil atas aset program (tidak termasuk bunga), yang
tercermin langsung dalam laporan posisi keuangan yang dibebankan atau dikreditkan dalam
penghasilan komprehensif lain periode terjadinya. Pengukuran kembali diakui dalam
penghasilan komprehensif lain tercermin segera sebagai pos terpisah pada penghasilan
komprehensif lain di ekuitas dan tidak akan direklasifikasi ke laba rugi. Biaya jasa lalu diakui
dalam laba rugi pada periode amendemen program.
- 13 -
Page 17
PT PLANET PROPERINDO JAYA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023
Dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Bunga neto dihitung dengan mengalikan tingkat diskonto pada awal periode imbalan pasti
dengan liabilitas atau aset imbalan pasti neto. Biaya imbalan pasti dikategorikan sebagai
berikut:
• Biaya jasa (termasuk biaya jasa kini, biaya jasa lalu serta keuntungan dan kerugian
kurtailmen dan penyelesaian).
• Beban atau pendapatan bunga neto.
• Pengukuran kembali.
Perusahaan menyajikan dua komponen pertama dari biaya imbalan pasti di laba rugi.
Keuntungan dan kerugian kurtailmen dicatat sebagai biaya jasa lalu.
Liabilitas imbalan pensiun yang diakui pada laporan posisi keuangan merupakan defisit atau
surplus aktual dalam program imbalan pasti Perusahaan. Surplus yang dihasilkan dari
perhitungan ini terbatas pada nilai kini manfaat ekonomiss yang tersedia dalam bentuk
pengembalian dana program dan pengurangan iuran masa depan ke program.
2.m. Biaya Pinjaman
Biaya pinjaman yang dapat diatribusikan secara langsung dengan perolehan, konstruksi atau
pembuatan aset kualifikasian, merupakan aset yang membutuhkan waktu yang cukup lama
agar siap untuk digunakan atau dijual, ditambahkan pada biaya perolehan aset tersebut,
sampai dengan saat selesainya aset secara substansial siap untuk digunakan atau dijual.
Penghasilan investasi diperoleh atas investasi sementara dari pinjaman yang secara spesifik
belum digunakan untuk pengeluaran aset kualifikasian dikurangi dari biaya pinjaman yang
dikapitalisasi.
Semua biaya pinjaman lainnya diakui dalam laba rugi pada periode terjadinya.
Kapitalisasi biaya pinjaman dimulai pada saat aktivitas yang diperlukan untuk mempersiapkan
aset agar dapat digunakan sesuai dengan maksudnya dan pengeluaran untuk aset tersebut
dan biaya pinjaman telah terjadi. Kapitalisasi biaya pinjaman dihentikan pada saat selesainya
secara substansial yang diperlukan untuk mempersiapkan aset kualifikasian agar dapat
digunakan sesuai dengan maksudnya.
2.n. Pengakuan Pendapatan dan Beban
Pendapatan Hotel
Pendapatan hotel dari hunian kamar diakui pada tanggal terhuninya, sedangkan pendapatan
hotel lainnya diakui pada saat barang atau jasa diserahkan kepada pelanggan.
Pendapatan Sewa
Pendapatan sewa dari sewa operasi diakui sebagai pendapatan dengan dasar garis lurus
selama masa sewa. Biaya langsung awal yang terjadi dalam proses negosiasi dan pengaturan
sewa ditambahkan ke jumlah tercatat dari aset sewaan dan diakui dengan dasar garis lurus
selama masa sewa.
Beban
Beban diakui pada saat terjadinya (accrual basis).
- 14 -
Page 18
PT PLANET PROPERINDO JAYA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023
Dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
2.o. Pajak Penghasilan
Pajak saat terutang berdasarkan laba kena pajak untuk suatu tahun. Laba kena pajak berbeda
dari laba sebelum pajak seperti yang dilaporkan dalam laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain karena pos pendapatan atau beban yang dikenakan pajak atau dikurangkan
pada tahun berbeda dan pos-pos yang tidak pernah dikenakan pajak atau tidak dapat
dikurangkan.
Beban pajak kini ditentukan berdasarkan laba kena pajak dalam periode yang bersangkutan
yang dihitung berdasarkan tarif pajak yang berlaku.
Pajak tangguhan diakui atas perbedaan temporer antara jumlah tercatat aset dan liabilitas
dalam laporan keuangan dengan dasar pengenaan pajak yang digunakan dalam perhitungan
laba kena pajak. Liabilitas pajak tangguhan umumnya diakui untuk seluruh perbedaan
temporer kena pajak.
Aset pajak tangguhan umumnya diakui untuk seluruh perbedaan temporer yang dapat
dikurangkan sepanjang kemungkinan besar bahwa laba kena pajak akan tersedia sehingga
perbedaan temporer dapat dimanfaatkan. Aset dan liabilitas pajak tangguhan tidak diakui jika
perbedaan temporer timbul dari pengakuan awal (bukan kombinasi bisnis) dari aset dan
liabilitas suatu transaksi yang tidak mempengaruhi laba kena pajak atau laba akuntansi.
Selain itu, liabilitas pajak tangguhan tidak diakui jika perbedaan temporer timbul dari
pengakuan awal goodwill.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan diukur dengan menggunakan tarif pajak yang
diekspektasikan berlaku dalam periode ketika liabilitas diselesaikan atau aset dipulihkan
dengan tarif pajak (dan peraturan pajak) yang telah berlaku atau secara substantif telah
berlaku pada akhir periode pelaporan.
Jumlah tercatat aset pajak tangguhan dikaji ulang pada akhir periode pelaporan dan dikurangi
jumlah tercatatnya jika kemungkinan besar laba kena pajak tidak lagi tersedia dalam jumlah
yang memadai untuk mengkompensasikan sebagian atau seluruh aset pajak tangguhan
tersebut.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan saling hapus ketika entitas memiliki hak yang dapat
dipaksakan secara hukum untuk melakukan saling hapus aset pajak kini terhadap liabilitas
pajak kini dan ketika aset pajak tangguhan dan liabilitas pajak tangguhan terkait dengan pajak
penghasilan yang dikenakan oleh otoritas perpajakan yang sama serta Perusahaan yang
berbeda yang bermaksud untuk memulihkan aset dan liabilitas pajak kini dengan dasar neto.
Pajak kini dan pajak tangguhan diakui sebagai beban atau penghasilan dalam laba atau rugi,
kecuali sepanjang pajak penghasilan yang berasal dari transaksi atau kejadian yang diakui,
diluar laba atau rugi (baik dalam pendapatan komprehensif lain maupun secara langsung di
ekuitas), dalam hal tersebut pajak juga diakui di luar laba atau rugi yang timbul dari akuntansi
awal untuk kombinasi bisnis. Dalam kasus kombinasi bisnis, pengaruh pajak termasuk dalam
akuntansi kombinasi bisnis.
2.p. Laba Per Saham
Berdasarkan PSAK 56, “Laba per Saham”, laba per saham dasar dihitung dengan membagi
laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk dengan jumlah rata-rata tertimbang
dari saham yang beredar pada tahun yang bersangkutan yang disesuaikan dengan jumlah
saham biasa yang dibeli kembali.
Laba per saham dilusian dihitung dengan membagi laba bersih yang diatribusikan kepada
pemilik entitas induk dengan jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang telah disesuaikan
dengan dampak dari semua efek berpotensi saham biasa yang dilutif.
- 15 -
Page 19
PT PLANET PROPERINDO JAYA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023
Dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
3. PERTIMBANGAN KRITIS AKUNTANSI DAN ESTIMASI AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN
Dalam penerapan kebijakan akuntansi Perusahaan, yang dijelaskan dalam Catatan 2, direksi
diwajibkan untuk membuat pertimbangan, estimasi dan asumsi tentang jumlah tercatat aset dan
liabilitas yang tidak tersedia dari sumber lain. Estimasi dan asumsi yang terkait didasarkan pada
pengalaman historis dan faktor-faktor lain yang dianggap relevan. Hasil aktualnya mungkin berbeda
dari estimasi tersebut.
Estimasi dan asumsi yang mendasari ditelaah secara berkelanjutan. Revisi estimasi akuntansi diakui
dalam periode dimana estimasi tersebut direvisi jika revisi hanya mempengaruhi periode itu, atau pada
periode revisi dan periode masa depan jika revisi mempengaruhi kedua periode tersebut.
Pertimbangan Kritis dalam Penerapan Kebijakan Akuntansi
Dalam proses penerapan kebijakan akuntansi yang dijelaskan dalam Catatan 2, tidak terdapat
pertimbangan kritis yang memiliki dampak signifikan pada jumlah yang diakui dalam laporan
keuangan, selain dari penyajian perkiraan yang diatur dibawah ini:
Sumber Estimasi Ketidakpastian
Asumsi utama mengenai masa depan dan sumber estimasi ketidakpastian utama lainnya pada akhir
periode pelaporan, yang memiliki risiko signifikan yang mengakibatkan penyesuaian material terhadap
jumlah tercatat aset dan liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya dijelaskan dibawah ini:
Penurunan Nilai Aset
Pengujian atas penurunan nilai dilakukan apabila terdapat indikasi penurunan nilai. Penentuan nilai
pakai aset memerlukan estimasi mengenai arus kas yang diharapkan untuk dihasilkan dari
penggunaan aset (unit penghasil kas) dan penjualan aset tersebut serta tingkat diskonto yang sesuai
untuk menentukan nilai sekarang.
Walaupun asumsi yang digunakan dalam mengestimasi nilai pakai aset yang tercermin dalam laporan
keuangan dianggap telah sesuai dan wajar, namun perubahan signifikan atas asumsi ini akan
berdampak material terhadap penentuan jumlah yang dapat dipulihkan dan akibatnya kerugian
penurunan nilai yang timbul akan berdampak terhadap hasil usaha.
Berdasarkan pertimbangan manajemen, tidak terdapat indikator penurunan nilai atas aset
Perusahaan.
Imbalan Kerja
Nilai kini dari kewajiban imbalan pasti tergantung pada sejumlah faktor yang ditentukan berdasarkan
basis aktuarial dengan menggunakan sejumlah asumsi. Asumsi yang digunakan dalam menentukan
biaya untuk imbalan pascakerja termasuk tingkat diskonto dan kenaikan gaji dimasa datang. Setiap
perubahan dalam asumsi ini akan berdampak pada nilai tercatat atas kewajiban imbalan pensiun.
Perusahaan menentukan tingkat diskonto dan tingkat kenaikan gaji dimasa datang yang sesuai pada
akhir periode pelaporan. Dalam menentukan tingkat suku bunga yang sesuai, Perusahaan
mempertimbangkan tingkat suku bunga obligasi pemerintah yang didenominasikan dalam mata uang
dimana imbalan akan dibayar dan memiliki jangka waktu yang serupa dengan jangka waktu liabilitas
terkait. Dalam menentukan tingkat kenaikan gaji masa datang, Perusahaan mengumpulkan data
historis mengenai perubahan gaji dasar pekerja dan menyesuaikan dengan perencanaan bisnis masa
mendatang.
- 16 -
Page 20
PT PLANET PROPERINDO JAYA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023
Dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Taksiran Masa Manfaat Ekonomis Aset Tetap dan Aset Hak-Guna
Berdasarkan PSAK 16 dan PSAK 73, masa manfaat setiap aset tetap dan aset hak-guna Perusahaan
ditentukan berdasarkan kegunaan yang diharapkan dari penggunaan aset tersebut. Estimasi ini
ditentukan berdasarkan evaluasi teknis internal dan pengalaman atas aset sejenis. Masa manfaat
setiap aset direviu secara periodik dan disesuaikan apabila perkiraan berbeda dengan estimasi
sebelumnya karena keausan, keusangan teknis dan komersial, hukum atau keterbatasan lainnya atas
pemakaian aset. Namun terdapat kemungkinan bahwa hasil operasi dimasa mendatang dapat
dipengaruhi secara signifikan oleh perubahan atas jumlah serta periode pencatatan beban yang
diakibatkan karena perubahan faktor yang disebutkan di atas.
Perubahan masa manfaat aset tetap dan aset hak-guna dapat mempengaruhi jumlah beban
penyusutan yang diakui dan penurunan nilai tercatat aset tetap dan aset hak-guna.
Nilai tercatat aset tetap dan aset hak-guna diungkapkan dalam Catatan 8 dan 9.
4. KAS DAN BANK
30 Juni 31 Desember
2023 2022
Kas 771.248 1.576.351
Bank
Bank Mandiri 590.835.994 687.966.573
Bank Central Asia 45.624.703 370.985.627
Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat
dan Banten 197.391.597 29.142.762
Bank KEB Hana 102.275.037 10.354.924
Sub Jumlah 936.127.331 1.098.449.886
Jumlah 936.898.579 1.100.026.237
5. PIUTANG USAHA DARI PIHAK KETIGA
Berdasarkan Pelanggan:
30 Juni 31 Desember
2023 2022
Agen Wisata 290.349.078 265.773.494
Instansi Pemerintahan 65.850.000 9.010.800
Korporasi 53.277.900 10.969.750
Kartu Kredit 36.150.728 51.249.002
PT Rumah Karya Entertaiment - 43.649.050
Jumlah 445.627.706 380.652.096
Berdasarkan umur:
30 Juni 31 Desember
2023 2022
Telah jatuh tempo dan tidak Mengalami
penurunan nilai:
Kurang dari 30 hari 327.010.099 283.712.027
31 – 60 hari 75.991.960 68.475.419
61 – 90 hari 42.625.647 -
Lebih dari 90 hari - 28.464.650
Jumlah 445.627.706 380.652.096
- 17 -
Page 21
PT PLANET PROPERINDO JAYA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023
Dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Perusahaan mengadakan perjanjian kerjasama dengan PT Rumah Karya Entertaiment (Conclave
Bar) sehubungan dengan pembukaan restoran dan bar yang berada di properti milik perusahaan.
(Catatan 24).
Seluruh piutang usaha dari pihak ketiga didenominasi dalam mata uang rupiah.
6. PIUTANG LAIN-LAIN DARI PIHAK KETIGA
30 Juni 31 Desember
2023 2022
Karyawan 11.075.852 12.972.392
Jumlah 11.075.852 12.972.392
Piutang karyawan merupakan pinjaman karyawan perusahaan yang dilakukan tanpa bunga dan
berjangka waktu kurang dari 12 bulan.
7. PERSEDIAAN
30 Juni 31 Desember
2023 2022
Aset Lancar
Bahan Baku 455.564.087 309.102.008
Perlengkapan 167.838.479 167.838.479
Sub Jumlah 623.402.566 476.940.487
Aset Tidak Lancar
Perlengkapan Operasional Hotel 1.166.723.205 937.757.326
Sub Jumlah 1.166.723.205 937.757.326
Jumlah 1.790.125.771 1.414.697.813
Berdasarkan penelaahan pada akhir tahun berjalan, pihak manajemen berkeyakinan bahwa semua
jenis persediaan masih dalam kondisi baik dan masih dapat digunakan.
8. ASET TETAP
30 Juni 2023
Saldo Awal Penambahan Reklasifikasi Saldo Akhir
Biaya Perolehan
Tanah 14.000.000.000 - - 14.000.000.000
Bangunan dan Prasarana 66.461.880.767 - - 66.461.880.767
Mebel dan Peralatan 5.674.961.187 63.151.650 - 5.738.112.837
Sub Jumlah 86.136.841.954 63.151.650 - 86.199.993.604
Aset dalam Penyelesaian
Bangunan Hotel 23.999.969.280 - - 23.999.969.280
Jumlah 110.136.811.234 - - 110.199.962.884
Akumulasi Penyusutan
Bangunan dan Prasarana 20.383.739.279 723.861.222 - 21.107.600.501
Mebel dan Peralatan 4.900.382.433 134.539.294 - 5.034.921.727
Jumlah 25.284.121.712 858.400.516 - 26.142.522.227
Nilai Buku 84.852.689.522 84.057.440.657
- 18 -
Page 22
PT PLANET PROPERINDO JAYA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023
Dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
31 Desember 2022
Saldo Awal Penambahan Reklasifikasi Saldo Akhir
Biaya Perolehan
Tanah 14.000.000.000 - - 14.000.000.000
Bangunan dan Prasarana 66.461.880.767 - - 66.461.880.767
Mebel dan Peralatan 5.493.540.424 181.420.763 - 5.674.961.187
Sub Jumlah 85.955.421.191 181.420.763 - 86.136.841.954
Aset dalam Penyelesaian
Bangunan Hotel 23.999.969.280 - - 23.999.969.280
Jumlah 109.955.390.471 181.420.763 - 110.136.811.234
Akumulasi Penyusutan
Bangunan dan Prasarana 18.370.645.690 2.013.093.589 - 20.383.739.279
Mebel dan Peralatan 4.427.716.162 472.666.271 - 4.900.382.433
Jumlah 22.798.361.852 2.485.759.860 - 25.284.121.712
Nilai Buku 87.157.028.619 84.852.689.522
Beban Penyusutan dialokasikan sebagai berikut:
2023 2023
(Enam Bulan) (Enam Bulan)
Beban Pokok Pendapatan (Catatan 18) 723.861.222 723.861.222
Beban Umum dan Administrasi (Catatan 19) 134.539.294 130.268.383
Jumlah 858.400.516 854.129.592
Bangunan dan Prasarana merupakan Bangunan Hotel Vue Palace, Artotel Curated yang berdomisili di
Jl. Otto Iskandardinata no.3 Bandung, dengan luas bangunan 7408m2.
Bangunan hotel dalam penyelesaian merupakan hotel yang berlokasi di CITI HUB Kelapa Gading
sesuai dengan Surat Perintah Kerja No. 005/SPK/PPJ/VIII/2020 tanggal 2 Agustus 2020. Perusahaan
mengadakan perjanjian kerja dengan PT Wahana Sugiharto Makmur, atas pekerjaan pembangunan
Hotel 3 lantai di CITI HUB Kelapa Gading dengan nilai kontrak sebesar Rp 23.999.969.280. Pada
31 Desember 2022 progres penyelesaian pekerjaan di CITI HUB Kelapa Gading telah mencapai 70%,
dan akan di selesaikan paling lambat pada Desember 2023 (Catatan 24).
Perusahaan memiliki sebidang tanah berdasarkan Akta Perjanjian Pengikatan Jual Beli
No. 224 tanggal 20 Desember 2019 oleh Notaris Yunita Aristina, S.H., M.Kn, Notaris di Jakarta Utara.
Tanah seluas 17.370 m2 yang terletak di Kelurahan Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang,
Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat. Hak kepemilikan berupa Sertifikat Hak Milik Nomor:
116/Bojong Koneng. Penurunan Hak Milik yang sedang dalam proses penurunan hak menjadi
Sertifikat Hak Guna Bangunan.
Perusahaan juga memiliki sebidang tanah berdasarkan Akta Perjanjian Pengikatan Jual Beli
No. 225 tanggal 20 Desember 2019 oleh Notaris Yunita Aristina, S.H., M.Kn, Notaris di Jakarta Utara,
dengan tanah total seluas 13.010 m2 yang terletak di Kelurahan Karang Tengah, Kecamatan Babakan
Madang, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat atas beberapa Sertifikat Hak Milik
Nomor: 315/Karang Tengah seluas 3.270 m2, Nomor: 316/Karang Tengah seluas 3.265 m2,
Nomor: 317/Karang Tengah seluas 3.240 m2, Nomor: 318/Karang Tengah seluas 3.235 m2.
Penurunan Hak Milik menjadi Sertifikat Hak Guna Bangunan sedang dalam proses.
Pada periode enam bulan 2023 dan tahun 2022, Perusahaan tidak mengkapitalisasi biaya pinjaman.
Sampai dengan 30 Juni 2023, biaya pinjaman yang dikapitalisasi adalah sebesar Rp 6.838.522.175.
- 19 -
Page 23
PT PLANET PROPERINDO JAYA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023
Dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
9. ASET HAK - GUNA
30 Juni 31 Desember
2023 2022
Tanah 450.000.000 450.000.000
Akumulasi Amortisasi (67.500.000) (60.000.000)
Jumlah 382.500.000 390.000.000
Perusahaan mengadakan perjanjian Sewa-Menyewa dengan Tn. Hartono Tanujaya atas sebidang
tanah dengan Sertifikat Hak Milik No. 481/Babakan Ciamis, seluas 3.020 m2 yang kemudian didirikan
sebuah banguna Hotel dengan nama Hotel Vue Palace, Artotel Curated yang beralamat di Jl. Otto
Iskandardinata no.3 Bandung. Masa sewa ini berlaku selama 30 tahun sejak Hotel mulai
beroperasional dengan harga sewa Rp 450.000.000.
Beban amortisasi sebesar Rp 7.500.000 untuk periode enam bulan 2023 dan 2022 dicatat pada
Beban Pokok Pendapatan (Catatan 18).
10. UTANG LAIN-LAIN
30 Juni 31 Desember
2023 2022
Pihak Ketiga - Jangka Pendek
PT Artotel Indonesia 826.864.816 695.926.410
PT Falco Security 213.311.140 65.193.480
PT Berkah Putra Lestari 146.329.100 142.653.475
PT Pratama Sarana Mandiri 100.984.525 -
Bina Artha Loundry 87.261.800
CV Sun Prima 49.232.863
PT Calmic Indonesia 40.939.248
Lain-lain 440.878.085 247.928.958
Sub Jumlah 1.728.367.666 1.329.136.234
Pihak Berelasi - Jangka Panjang
Tn. Antonyo Hartono Tanujaya 2.111.539.552 1.755.137.112
Sub Jumlah 2.111.539.552 1.755.137.112
Jumlah 3.839.907.218 3.084.273.346
Utang lain-lain kepada Tn. Antonyo Hartono Tanujaya pada 30 Juni 2023 sebesar
Rp 2.111.539.552 dan tidak dikenakan bunga berdasarkan surat perjanjian pinjaman nomor
002/PPJ/II/2022 tanggal 15 Februari 2022.
Utang lain-lain ke Pihak Ketiga merupakan utang atas pinjaman yang diberikan Artotel Group kepada
Perusahaan untuk pengelolaan Hotel berdasarkan standar yang telah ditentukan dalam perjanjian.
Utang kepada Artotel Group merupakan utang tagihan Manajemen Artotel Group kepada Perusahaan
sehubungan dengan biaya jasa manajemen.
Utang kepada Berkah Putra Lestari merupakan utang untuk pembelian bahan baku makanan oleh
Perusahaan.
Utang kepada Bina Artha Laundry VP merupakan tagihan utang jasa pakaian kepada Perusahaan dari
bulan Februari sampai November 2022.
- 20 -
Page 24
PT PLANET PROPERINDO JAYA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023
Dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
11. BEBAN AKRUAL
30 Juni 31 Desember
2023 2022
Service Charge 150.934.471 166.538.510
Biaya Utilitas 113.003.685 121.393.638
Gaji dan Tunjangan 97.603.452 190.760.428
Jasa Profesional - 94.950.000
Jumlah 361.541.608 573.642.576
12. PERPAJAKAN
a. Pajak Dibayar Dimuka
30 Juni 31 Desember
2023 2022
Pajak Pertambahan Nilai - 76.346.919
Jumlah - 76.346.919
b. Utang Pajak
30 Juni 31 Desember
2023 2022
Pajak Penghasilan
Pasal 21 11.851.378 16.824.784
Pasal 23 2.886.720 4.379.040
Pasal 25 2.151.031 2.151.031
Pajak Hotel dan Restoran 701.028.903 816.975.656
Pajak Bumi dan Bangunan 54.513.900 109.027.800
Jumlah 772.431.932 949.358.311
c. Pajak Penghasilan Badan
2023 2022
(Enam Bulan) (Enam Bulan)
Laba (Rugi) Sebelum Pajak
Penghasilan (926.485.839) (471.640.244)
Beda Temporer: - -
Jumlah Beda Temporer (926.485.839) (471.640.244)
Beda Permanen:
Beban yang Tidak Dapat
Dikurangkan Secara Pajak
Penghasilan yang telah
Dikenakan Pajak Final:
Bunga Jasa Giro 3.813.457 103.687
Jumlah Beda Permanen 3.813.457 103.687
Laba Kena Pajak (Rugi Fiskal) (922.672.382) (471.536.557)
Akumulasi Rugi Fiskal
2022 (1.962.905.623) -
2021 (673.214.171) (673.214.171)
2020 603.879.511 603.879.511
- 21 -
Page 25
PT PLANET PROPERINDO JAYA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023
Dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
2019 870.169.917 870.169.917
2018 - (1.373.455.278)
Total Akumulasi Rugi Fiskal (2.084.742.748) (1.044.156.578)
13. UTANG BANK
30 Juni 31 Desember
2023 2022
Bank KEB Hana Indonesia 22.277.000.000 22.277.000.000
Jumlah 22.277.000.000 22.277.000.000
Bank KEB Hana Indonesia
Berdasarkan Akta Perjanjian Kredit dan Pengakuan utang Nomor 17 tanggal 8 Maret 2013 yang
dibuat dihadapan Hariyanti Poerbiantari, S.H, Notaris di Jakarta Utara, Perusahaan memperoleh
Kredit Investasi dari Bank KEB Hana Indonesia. Perjanjian ini mengalami beberapa kali perubahan,
terakhir berdasarkan Surat Pemberitahuan Persetujuan Kredit (SPPK) Perpanjangan Fasilitas
Pembiayaan antara Perusahaan dengan PT Bank KEB Hana Indonesia No.32/MK/VI/2022 tanggal
21 Juni 2022 sebagai berikut:
1. Fasilitas Kredit
Jenis Kredit : Fixed Loan (FL)-Investasi
Tujuan Kredit : Refinancing Pembelian dan Renovasi Hotel yang berlokasi di
Jl. Otto Iskandardinata - No.3, Kel.Babakan-Ciamis, Kec.Sumur
Bandung, Jawa Barat.
Plafon Kredit : Rp 22.277.000.000
Jangka Waktu : 25 Juli 2022 s/d 25 Juli 2023.
Suku Bunga : 9,5% p.a (sembilan koma lima persen per annum), efektif,
mengambang (floating).
Suku Bunga Dasar Kredit : 6,5% p.a (enam koma lima persen per annum), Efektif.
Provisi : 0,25% p.a (nol koma dua lima persen per annum), dari
Plafon Kredit, dibayar dimuka.
Biaya Administrasi : Rp 5.000.000,- (Lima Juta Rupiah), dibayar dimuka.
Pembayaran Kewajiban : Kewajiban Perusahaan per bulannya hanya bunga yang
dibayarkan pada tanggal 25 (dua puluh lima) setiap bulannya.
Seluruh pokok pinjaman akan dibayarkan oleh Perusahaan
sekaligus pada akhir jangka waktu Fasilitas Kredit.
Fasilitas pinjaman tersebut dijamin dengan Jaminan Berjalan 1 (satu) unit Tanah dan Bangunan
berupa Hotel, yang terletak di Jl. Otto Iskandardinata No. 3, Keluarahan Babakan Ciamis,
Kecamatan Sumur Bandung, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, sesuai dengan SHM No.
481/Babakan-Ciamis terdaftar atas nama Tn. Hartono Tanujaya.
Saat ini Perusahaan dalam proses pengurusan perpanjangan perjanjian kredit kepada Bank KEB
Hana Indonesia,
2. Perjanjian pinjaman ini juga mencakup persyaratan tertentu untuk melakukan hal-hal berikut:
• Wajib memberikan laporan secara tertulis apabila memperoleh fasilitas kredit / pinjaman dari
pihak lain atau kreditur lain kepada Bank.
• Memberi kuasa kepada Bank untuk mendebet secara otomatis rekening giro atau tabungan
atas nama Perusahaan untuk pembayaran angsuran Perusahaan untuk pembayaran
angsuran pada tanggal yang telah ditentukan setiap bulannya dan biaya-biaya lain yang
berhubungan dengan fasilitas kredit sebagaimana tercantum dalam SPPK ini.
• Wajib menerima petugas Bank yang melaksanakan kunjungan untuk penilaian aktivitas
- 22 -
Page 26
PT PLANET PROPERINDO JAYA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023
Dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
usaha.
• Wajib menyalurkan aktivitas keuangan usaha melalui rekening di Bank.
• Wajib menggunakan fasilitas kredit sesuai dengan tujuan penggunaan kredit.
• Wajib menjaga saldo rekening koran / tabungan pada Bank untuk pembebanan bunga/
angsuran minimum sejumlah 1 (satu) bulan.
• Wajib memberitahukan kepada Bank apabila melakukan perubahan Anggaran Dasar.
• Tidak melakukan penurunan modal dan perubahan pemegang saham mayoritas tanpa
persetujuan terlebih dahulu dari Bank.
3. Pembayaran Kewajiban
Perusahaan wajib melakukan pembayaran selisih suku bunga sebesar 4,0% (empat persen),
efektif, fixed, ditambah dengan suku bunga yang berjalan normal pada saat itu yang akan
dibayarkan pada bulan Januari 2022 berturut - turut sampai dengan bulan Agustus 2022, yang
dibayarkan pada tanggal 25 (dua puluh lima) setiap bulannya.
Seluruh pokok pinjaman akan dibayarkan oleh Perusahaan sekaligus pada akhir jangka waktu per
pencairan fasilitas kredit (dalam hal fasilitas tersebut memiliki tenor atau jangka waktu per
pencairan). Atas keterlambatan pembayaran kewajiban kepada Bank, Perusahaan dikenakan
denda sebesar 36,0% (tiga puluh enam persen) p.a.
Syarat - syarat khusus:
1. Terhadap Selisih suku bunga Fasilitas Kredit FL lnvestasi milik Perusahaan, sisanya sebesar
4,0% p.a (Empat Persen Per Annum), efektif fixed, akan dibebankan kembali pada bulan
Januari 2022 berturut - turut sampai dengan Agustus 2022 ditambah dengan bunga berjalan
normal pada saat itu.
2. Jaminan wajib dinilai oleh appraisal intemal Bank dan appraisal independen dengan nilai
yang dapat diterima oleh Bank. Appraisal internal Bank wajib dilakukan sebelum
penandatanganan Perjanjian Kredit dan Jaminan, sedangkan untuk appraisal independen
wajib dilampirkan selambat-lambatnya tanggal 15 Januari 2022.
14. LIABILITAS IMBALAN PASCAKERJA
Perusahaan menghitung dan membukukan imbalan pascakerja imbalan pasti untuk karyawan sesuai
dengan Undang-Undang Cipta Kerja No. 11/2020. Jumlah karyawan yang berhak atas imbalan
pascakerja tersebut adalah 35 orang pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022.
Risiko Tingkat Bunga
Penurunan suku bunga obligasi akan meningkatkan liabilitas program.
Risiko Harapan Hidup
Nilai kini kewajiban imbalan pasti dihitung dengan mengacu pada estimasi terbaik dari mortalitas
peserta program baik selama dan setelah kontrak kerja. Peningkatan harapan hidup peserta program
akan meningkatkan liabilitas program.
Risiko Gaji
Nilai kini kewajiban imbalan pasti dihitung dengan mengacu pada gaji masa depan peserta program.
Dengan demikian, kenaikan gaji peserta program akan meningkatkan liabilitas program.
Beban imbalan pascakerja yang diakui di laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain adalah
sebagai berikut:
- 23 -
Page 27
PT PLANET PROPERINDO JAYA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023
Dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
30 Juni 31 Desember
2023 2022
Biaya Jasa:
Biaya Jasa Kini - 125.692.641
Biaya Bunga - 14.176.084
Biaya Jasa Lalu - (16.461.146)
Komponen dari biaya imbalan pasti yang diakui dalam
laba rugi - 123.407.579
Komponen beban imbalan pasti yang diakui dalam
penghasilan komprehensif lain - 8.169.413
Jumlah - 131.576.992
Beban Imbalan Pascakerja sebesar Rp 123.407.579 untuk tahun 2022 dicatat sebagai bagian dari
beban umum dan administrasi. Perusahaan melakukan estimasi perhitungan imbalan pascakerja
setiap akhir tahun.
30 Juni 31 Desember
2023 2022
Kewajiban Imbalan Pasti – Awal 330.816.407 199.239.415
Biaya Jasa Kini - 109.231.495
Biaya Bunga - 14.176.084
Komponen beban imbalan pasti yang diakui dalam
penghasilan komprehensif lain - 8.169.413
Kewajiban Imbalan Pasti – Akhir 330.816.407 330.816.407
Perhitungan imbalan pascakerja dihitung oleh aktuaris independen Kantor Konsultan Aktuaria Tubagus
Syafrial & Amran Nangasan untuk tanggal 31 Desember 2022 dengan nomor laporan 2117/PSAK-
TBA.AN/III-2023 tanggal laporan 27 Maret 2023. Asumsi utama yang digunakan dalam menentukan
penilaian aktuarial adalah sebagai berikut:
30 Juni 31 Desember
2023 2022
Tingkat diskonto per tahun - 7,22%
Tingkat kenaikan gaji per tahun - 8,00%
Tingkat pensiun normal - 55 tahun
Tabel Amortisasi - TMI-2019
- (Average)
Asumsi aktuarial yang signifikan untuk penentuan kewajiban imbalan pasti adalah tingkat diskonto,
kenaikan gaji yang diharapkan dan mortalitas. Sensitivitas analisis di bawah ini ditentukan
berdasarkan masing-masing perubahan asumsi yang mungkin terjadi pada akhir periode pelaporan,
dengan semua asumsi lain konstan.
Perubahan sebesar satu persen pada tingkat diskonto akan berdampak pada nilai kini liabilitas
imbalan kerja dan biaya jasa kini:
30 Juni 31 Desember
2023 2022
Kenaikan 1%:
Nilai kini - 302.719.035
Biaya jasa kini - 114.293.090
Penurunan 1%:
Nilai kini - 362.509.370
Biaya jasa kini - 138.663.993
- 24 -
Page 28
PT PLANET PROPERINDO JAYA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023
Dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Perubahan sebesar satu persen pada tingkat kenaikan gaji akan berdampak pada nilai kini liabilitas
imbalan kerja dan biaya jasa kini:
30 Juni 31 Desember
2023 2022
Kenaikan 1%:
Nilai kini - 360.093.522
Biaya jasa kini - 137.787.250
Penurunan 1%:
Nilai kini - 304.243.412
Biaya jasa kini - 114.814.759
Analisis sensitivitas yang disajikan di atas mungkin tidak mewakili perubahan yang sebenarnya dalam
kewajiban imbalan pasti mengingat bahwa perubahan asumsi terjadinya tidak terisolasi satu sama lain
karena beberapa asumsi tersebut mungkin berkorelasi.
Selanjutnya, dalam menyajikan analisis sensitivitas di atas, nilai kini kewajiban imbalan pasti dihitung
dengan menggunakan metode projected unit credit pada akhir periode pelaporan, yang sama dengan
yang diterapkan dalam menghitung liabilitas manfaat pasti yang diakui dalam laporan posisi keuangan.
Tidak ada perubahan dalam metode dan asumsi yang digunakan dalam penyusunan analisis
sensitivitas dari tahun sebelumnya.
15. MODAL SAHAM
30 Juni 2023 dan 31 Desember 2022
Jumlah Persentase Jumlah Modal
Nama Pemegang Saham Saham Pemilikan (%) Disetor
PT Wahana Tata Bangun 599.462.500 67,14% 47.957.000.000
Tn. Antonyo Hartono Tanujaya 25.537.500 2,86% 2.043.000.000
Masyarakat (Masing-masing
dibawah 5%) 267.863.180 30,00% 21.429.054.400
Jumlah 892.863.180 100% 71.429.054.400
Berdasarkan surat No.LB-01/PLAN/012023 pada tanggal 5 Januari 2023 terdapat penerbitan saham
baru hasil dari exercise waran seri I sebanyak 6380 lembar saham dengan nilai nominal sebesar
Rp 80. Pelaksanaan Waran tersebut dilakukan dengan perbandingan 1:2 yaitu setiap pemegang 1
saham mendapatkan 2 waran.
Pada tanggal 31 Agustus 2020, Perusahaan telah menerima surat pemberitahuan efektifnya
pernyataan pendaftaran dalam rangka penambahan modal Initial Public Offering (IPO) Perdana
Saham dari masyarakat umum berdasarkan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan dengan
No. 53/POJK.04/2017.
Modal ditempatkan dan disetor penuh adalah saham biasa yang memberikan hak satu suara per
saham dan berpartisipasi dalam dividen.
- 25 -
Page 29
PT PLANET PROPERINDO JAYA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023
Dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
16. TAMBAHAN MODAL DISETOR-BERSIH
30 Juni 31 Desember
2023 2022
Tambahan modal disetor dari Initial
Public Offering (IPO) Penawaran
Perdana Saham Sebesar 267.856.800 saham
dengan nilai nominal Rp 80 yang ditawarkan Rp 112 8.571.417.600 8.571.417.600
Pelaksanaan Waran 319.000 319.000
Dikurangi dengan biaya emisi saham (1.859.997.619) (1.859.997.619)
Jumlah 6.711.738.981 6.711.738.981
17. PENDAPATAN USAHA
2023 2022
(Enam Bulan) (Enam Bulan)
Hotel 5.390.412.376 3.951.162.110
Jumlah 5.390.412.376 3.951.162.110
Pendapatan usaha perusahaan merupakan pendapatan atas sewa kamar hotel, penjualan makanan,
minuman dan lain-lain.
18. BEBAN POKOK PENDAPATAN
2023 2022
(Enam Bulan) (Enam Bulan)
Gaji dan Tunjangan 1.887.336.893 1.767.612.350
Penyusutan Bangunan (Catatan 8) 723.861.222 723.861.222
Listrik dan Air 676.281.144 448.814.774
Keamanan dan Kebersihan 424.452.304 339.047.101
Makanan dan Minuman 351.070.565 296.179.154
Biaya Layanan Manajemen 269.484.648 11.422.500
Perlengkapan Hotel 109.026.265 33.757.130
Telepon dan Internet 85.027.155 26.400.000
Amortisasi Aset Hak-Guna (Catatan 9) 7.500.000 7.500.000
Lain-lain 10.821.694 7.520.455
Jumlah 4.544.861.890 3.662.114.686
19. BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI
2023 2022
(Enam Bulan) (Enam Bulan)
Perbaikan dan Pemeliharaan 167.700.796 114.101.226
Penyusutan (Catatan 8) 134.539.294 130.268.370
Pemasaran 128.494.667 102.578.508
Jasa Profesional 65.181.000 44.306.502
Transportasi dan Perjalanan 17.742.232 48.617.736
Biaya Asuransi 6.200.047 -
Lain-lain 242.527.807 159.992.619
Jumlah 762.385.843 599.864.961
- 26 -
Page 30
PT PLANET PROPERINDO JAYA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023
Dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
20. PENDAPATAN LAIN-LAIN-BERSIH
2023 2022
(Enam Bulan) (Enam Bulan)
Pendapatan Sewa 44.444.444 44.444.444
Pendapatan Jasa Giro 3.813.457 103.687
Provisi dan Administrasi Bank (4.133.281) (4.851.212)
Pendapatan Lain-lain 18.391.227 4.627.059
Jumlah 62.515.847 44.323.978
Pendapatan sewa pada periode enam bulan 2023 dan 2022 merupakan pendapatan atas sewa Tower
Pemancar dari PT XL Axiata Tbk sebesar Rp 44.444.444 (Catatan 24).
21. BEBAN BUNGA DAN KEUANGAN
2023 2022
(Enam Bulan) (Enam Bulan)
Bunga Pinjaman Bank 1.072.166.329 -
Jumlah 1.072.166.329 -
22. LABA (RUGI) PER SAHAM DASAR
2023 2022
(Enam Bulan) (Enam Bulan)
Rugi untuk Perhitungan
Rugi Per Saham (926.485.839) (471.640.244)
Jumlah Saham Lembar Lembar
Jumlah rata-rata
Tertimbang saham untuk Perhitungan Laba
Bersih Per Saham 892.863.180 595.404.533
Laba (Rugi) per saham Dasar (Rupiah Penuh) (1,03) (0,79)
Pada setiap tanggal pelaporan, tidak ada efek berpotensi saham yang dapat menimbulkan pengaruh
dilusi pada laba (rugi) bersih per saham Perseroan.
23. SIFAT DAN TRANSAKSI PIHAK BERELASI
Perusahaan melakukan transaksi usaha kepada pihak-pihak berelasi dimana menurut manajemen
dilakukan dengan persyaratan dan kondisi normal sebagaimana hal nya bila dilakukan dengan pihak
ketiga.
Saldo dari transaksi dengan pihak-pihak berelasi adalah sebagai berikut:
30 Juni 31 Desember
2023 2022
Utang Lain-lain
Tn. Antonyo Hartono Tanujaya (Catatan 10) 2.111.539.552 1.755.137.112
Jumlah 2.111.539.552 1.755.137.112
Perusahaan menyediakan remunerasi kepada Dewan Direksi masing-masing untuk periode
- 27 -
Page 31
PT PLANET PROPERINDO JAYA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023
Dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
enam bulan yang berakhir 30 Juni 2023 dan 2022 adalah sebagai berikut:
2023 2022
(Enam Bulan) (Enam Bulan)
Dewan Direksi 228.000.000 228.000.000
Jumlah 228.000.000 228.000.000
Sifat transaksi dan hubungan dengan pihak berelasi adalah sebagai berikut:
Pihak-pihak Berelasi Sifat Pihak Berelasi Sifat Transaksi
Tn. Antonyo Hartono Tanujaya Pemegang Saham Utang Lain-lain Jangka Panjang
24. IKATAN
• Berdasarkan Surat Perjanjian Pengelolaan antara Perusahaan dengan PT Artotel Indonesia
No.150/SU-MA/DIR/X/2021 tanggal 14 Oktober 2021, bahwa Perusahaan dan PT Artotel Indonesia
telah melakukan perjanjian kerjasama pengelolaan dengan PT Artotel Indonesia dengan jangka
waktu selama 10 tahun dengan syarat-syarat sebagai berikut:
1. Selama Jangka Waktu Perjanjian, Hotel akan menggunakan Merek “VUE PALACE, ARTOTEL
CURATED”.
2. Pemilik wajib melakukan perancangan, kontruksi, furnishing dan melengkapi di atas lahan,
sebuah Hotel yang sesuai dengan brand Standart ARTOTEL dengan ketentuan sebagai
berikut:
a. Memiliki sedikitnya 102 (seratus dua) kamar;
b. Adanya ruang pertemuan;
c. Lobby;
d. Back-of-house facility; dan
e. Fasilitas lain yang terkait.
3. Pemilik harus membayar tiap bulan kepada operator atas jasa yang telah diberikan
berdasarkan Perjanjian ini termasuk seluruh imbalan jasa intensif selama masa perjanjian
berlaku. Jumlah pembayaran Imbalan Kerja Manajemen sebesar 2% (Dua Persen) dihitung
dari Gross Operating Revenue (GOR) dan Perusahaan harus membayar Imbalan Jasa
Intensif sebesar 5% (lima persen) dihitung dari Gross Operating Profit (GOP). Pembayaran
Imbalan Jasa insentif dan Imbalan Jasa Manajemen dilakukan setiap bulan.
Perjanjian ini efektif sejak 1 Januari 2022, dan akan mulai mengakui pendapatan bersama pada
periode buku 2022.
• Pada tanggal 25 April 2022, Perusahaan mengadakan perjanjian Kerja Sama tempat ruang usaha
dengan PT Rumah Karya Entertaiment selaku Pengelola Conclave Bar dengan jangka waktu 10
tahun terhitung sejak tanggal ditandatanganinya dan dapat diperpanjang selama 5 tahun sebagai
hak prioritas sesuai kesepakatan tertulis. Perusahaan berhak mendapatkan service tata kelola
yang layak serta berasaskan ketertiban dan keamanan di dalam maupun luar Hotel Bar.
Keuntungan didapat sebesar 2,5% dari omset apabila total Omset per bulan di bawah Rp 1,7 Miliar
dan 3% dari omset apabila total Omset per bulan di atas Rp 1,7 Miliar.
• Pada tanggal 11 November 2021, The Peak Vue Palace Hotel membuat rincian anggaran dalam
pembuatan design 3D kurang lebih 30 hari kerja setelah Commitment Fee ditransfer ke rekening
BCA, kerja kurang lebih 30 hari setelah design 3D disetujui oleh pihak klien. Proses produksi dan
pengerjaan interior dilakukan setelah gambar kerja dan RAB disetujui dan uang muka tahap 1
diterima oleh pihak kontraktor.
- 28 -
Page 32
PT PLANET PROPERINDO JAYA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023
Dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
• Pada tanggal 23 September 2011, Perusahaan mengadakan perjanjian Sewa-Menyewa dengan
Tn. Hartono Tanujaya atas sebidang tanah Sertifikat Hak Milik No. 481/Babakan Ciamis, seluas
3.020 m2 yang terletak di Kelurahan Babakan Ciamis, Kecamatan Sumur Bandung, Bandung,
Jawa Barat. Masa sewa ini berlaku selama 30 tahun sejak Hotel mulai beroperasional dengan
harga sewa Rp 450.000.000. Perjanjian ini memiliki opsi perpanjangan masa sewa. Sampai
dengan saat ini, Perusahaan menggunakan tanah ini sebagai lokasi Hotel Vue Palace milik
Perusahaan. Hotel mulai beroperasional secara komersil tahun 2019. Beban sewa tanah sebesar
Rp 7.500.000 untuk periode enam bulan dicatat pada Beban Pokok Pendapatan (Catatan 18).
• Pada tanggal 18 Juli 2018, berdasarkan surat perpanjangan perjanjian Sewa-Menyewa
No. 219/XL-LM/VII/2018 Perusahaan mengadakan perjanjian dengan PT XL Axiata, Tbk bahwa
Perusahaan menyediakan tempat pada area gedung yang akan digunakan untuk memasang
peralatan telekomunikasi milik PT XL Axiata, Tbk yang digunakan untuk pengembangan areal jasa
pelayanan GSM didalam gedung dan sebagai fasilitas jasa telekomunikasi lainnya. Jangka waktu
sewa selama 5 (lima) tahun yang mulai berlaku efektif sejak tanggal 1 Oktober 2018 sampai
dengan 30 September 2023, dengan harga sewa Rp 444.444.445.
• Berdasarkan Akta Perjanjian Kredit dan Pengakuan utang Nomor 17 tanggal 8 Maret 2013 yang
dibuat dihadapan Hariyanti Poerbiantari, S.H, Notaris di Jakarta Utara, Perusahaan memperoleh
Kredit Investasi dari Bank KEB Hana Indonesia. Perjanjian ini mengalami beberapa kali perubahan,
terakhir berdasarkan Surat Pemberitahuan Persetujuan Kredit (SPPK) Perpanjangan Fasilitas
Pembiayaan antara Perusahaan dengan PT Bank KEB Hana Indonesia No. 32/MK/VI/2022 tanggal
21 Juni 2022 sebagai berikut:
Fasilitas Kredit
Jenis Kredit : Fixed Loan (FL)-Investasi
Tujuan Kredit : Refinancing Pembelian dan Renovasi Hotel yang berlokasi di
Jl. Otto Iskandardinata - No.3, Kel.Babakan-Ciamis, Kec.Sumur
Bandung, Jawa Barat.
Plafon Kredit : Rp 22.277.000.000
Jangka Waktu : 25 Juli 2022 s/d 25 Juli 2023.
Suku Bunga : 9,5% p.a (Sembilan koma lima persen per annum), efektif,
mengambang (floating).
Suku Bunga Dasar Kredit : 6,5% p.a (enam koma lima persen per annum), Efektif.
Provisi : 0,25% p.a (nol koma dua lima persen per annum), dari
Plafon Kredit, dibayar dimuka.
Biaya Administrasi : Rp.5.000.000,- (Lima Juta Rupiah), dibayar dimuka.
Pembayaran Kewajiban : Kewajiban Perusahaan per bulannya hanya bunga yang
dibayarkan pada tanggal 25 (dua puluh tima) setiap bulannya.
Seluruh pokok pinjaman akan dibayarkan oleh Perusahaan
sekaligus pada akhir jangka waktu Fasilitas Kredit.
Fasilitas pinjaman tersebut dijamin dengan Jaminan Berjalan 1 (satu) unit Tanah dan Bangunan
berupa Hotel, yang terletak di Jl. Otto Iskandardinata No. 3, Keluarahan Babakan Ciamis,
Kecamatan Sumur Bandung, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, sesuai dengan SHM No.
481/Babakan-Ciamis terdaftar atas nama Tn. Hartono Tanujaya.
• Berdasarkan Surat Perjanjian Kerjasama Investasi Perusahaan dengan PT Wahana Makmur Jaya
(WMJ) No: 001/WMJ-PPJ/V/2020 tanggal 14 Mei 2020, bahwa Perusahaan dan WMJ telah
membuat dan menyetujui perjanjian kerjasama investasi dalam kegiatan pembangunan
infrastruktur dan interior hotel serta penyediaan modal kerja hotel oleh pihak Perusahaan di
gedung CITI HUB milik WMJ dengan nilai investasi sebesar Rp 21.400.000.000. Obyek dalam
perjanjian ini adalah area di lantai 9, 10 dan 11 gedung CITI HUB seluas +/- 3.105 m2 yang
terletak di Jl. Sentra Bisnis Artha Gading Blok D kav No. 3 Kelapa Gading Barat, Jakarta Utara.
Perusahaan dapat melakukan pembangunan infrastruktur dan interior hotel dengan
memperhatikan syarat-syarat dan ketentuan-ketentuan peraturan perundang-undangan yang
berlaku. Perjanjian ini berlaku efektif sampai dengan 10 tahun berikut seluruh perubahan-
- 29 -
Page 33
PT PLANET PROPERINDO JAYA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023
Dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
perubahan dan perpanjangan-perpanjangan serta pembaharuannya, dan akan diperpanjang
secara otomatis berdasarkan kesepakatan Perusahaan dan WMJ, kecuali disepakati lain oleh Para
pihak secara tertulis.
• Berdasarkan Surat Perintah Kerja (SPK) No. 005/SPK/PPJ/VIII/2020 tanggal 2 Agustus 2020
antara Perusahaan dengan PT Wahana Sugiharto Makmur, dengan ini Perusahaan telah
memberikan perintah kerja untuk melakukan pekerjaan pembangunan hotel 3 (tiga) lantai di CITI
HUB kelapa gading yang berlokasi di Jl. Sentra Bisnis Artha Gading Blok D kav No. 3 Kelapa
Gading Barat, Jakarta Utara dengan nilai kontrak sebesar Rp 23.999.969.280.
25. KATEGORI DAN KELAS INSTRUMEN KEUANGAN
Pinjaman yang
Diberikan dan
Piutang
30 Juni 2023
Aset Keuangan Lancar
Kas dan Bank 936.898.579
Piutang Usaha dari Pihak Ketiga 445.627.706
Piutang Lain-lain Pihak dari Ketiga 11.075.852
Jumlah Aset Keuangan 1.393.602.137
Liabilitas pada
Biaya Perolehan
Diamortisasi
Liabilitas Keuangan Jangka Pendek
Utang Lain-lain kepada Pihak Ketiga 1.728.367.666
Beban Akrual 361.541.608
Utang Bank 22.277.000.000
Liabilitas Keuangan Jangka Panjang
Utang Lain-lain kepada Pihak Berelasi 2.111.539.552
Jumlah Liabilitas Keuangan 26.478.448.826
Pinjaman yang
Diberikan dan
Piutang
31 Desember 2022
Aset Keuangan Lancar
Kas di Bank 1.098.449.886
Piutang Usaha dari Pihak Ketiga 337.003.046
Piutang Lain-lain Pihak dari Ketiga 12.972.392
Jumlah Aset Keuangan 1.098.449.886
- 30 -
Page 34
PT PLANET PROPERINDO JAYA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023
Dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
Liabilitas pada
Biaya Perolehan
Diamortisasi
Liabilitas Keuangan Jangka Pendek
Utang Lain-lain kepada Pihak Ketiga 1.329.136.234
Beban Akrual 574.470.737
Utang Bank 22.277.000.000
Liabilitas Keuangan Jangka Panjang
Utang Lain-lain kepada Pihak Berelasi 1.755.137.112
Jumlah Liabilitas Keuangan 25.935.744.083
26. INSTRUMEN KEUANGAN, MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN DAN RISIKO MODAL
a. Manajemen Risiko Modal
Perusahaan mengelola risiko modal untuk memastikan bahwa mereka akan mampu untuk
melanjutkan keberlangsungan hidup, selain memaksimalkan keuntungan para pemegang saham
melalui optimalisasi saldo utang dan ekuitas.
Struktur modal Perusahaan terdiri dari kas dan bank dan ekuitas yang terdiri dari modal
ditempatkan dan disetor. Direksi Perusahaan secara berkala akan melakukan reviu struktur
permodalan Perusahaan. Sebagai bagian dari reviu ini, Direksi akan mempertimbangkan biaya
permodalan dan risiko yang berhubungan.
Tujuan dan Kebijakan Manajemen Risiko Keuangan
Tujuan dan kebijakan manajemen risiko keuangan Perusahaan adalah untuk memastikan bahwa
sumber daya keuangan yang memadai tersedia untuk operasi dan pengembangan bisnis, serta
untuk mengelola risiko kredit Perusahaan beroperasi dengan pedoman yang telah ditentukan oleh
Dewan Direksi.
b. Manajemen Risiko Likuiditas
Tanggung jawab utama manajemen risiko likuiditas terletak pada dewan direksi, yang telah
membentuk kerangka manajemen risiko likuiditas yang sesuai untuk persyaratan manajemen
likuiditas dan pendanaan jangka pendek, menengah dan jangka panjang Perusahaan. Perusahaan
mengelola risiko likuiditas dengan menjaga kecukupan simpanan, fasilitas bank dan fasilitas
simpan pinjam dengan terus menerus memonitor perkiraan dan arus kas aktual dan mencocokkan
profil jatuh tempo aset dan liabilitas keuangan.
Tabel Risiko Likuiditas dan Suku Bunga
Tabel berikut merinci sisa jatuh tempo kontrak untuk liabilitas keuangan non-derivatif dengan
periode pembayaran yang disepakati Perusahaan. Tabel telah disusun berdasarkan arus kas yang
tidak didiskontokan dari liabilitas keuangan berdasarkan tanggal terawal di mana Perusahaan
dapat diminta untuk membayar. Tabel mencakup arus kas bunga dan pokok. Sepanjang arus
bunga tingkat mengambang jumlah tidak didiskontokan berasal dari kurva suku bunga pada akhir
periode pelaporan. Jatuh tempo kontrak didasarkan pada tanggal terawal dimana Perusahaan
mungkin akan diminta untuk membayar.
- 31 -
Page 35
PT PLANET PROPERINDO JAYA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM (Lanjutan)
Tanggal 30 Juni 2023
Dan Untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir 30 Juni 2023 (Tidak Diaudit)
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali Dinyatakan Lain)
30 Juni 2023
Kurang dari Lebih dari
1 Tahun 1 Tahun Jumlah
Tanpa Bunga
Beban Akrual 361.541.608 - 361.541.608
Utang Lain-lain kepada
Pihak Berelasi - 2.056.339.552 2.056.339.552
Pihak Ketiga 1.728.367.666 - 1.728.367.666
Dengan Bunga
Utang Bank 22.277.000.000 - 22.277.000.000
Jumlah 24.366.909.274 2.056.339.552 26.423.248.826
31 Desember 2022
Kurang dari Lebih dari
1 Tahun 1 Tahun Jumlah
Tanpa Bunga
Beban Akrual 574.470.737 - 574.470.737
Utang Lain-lain kepada
Pihak Berelasi 1.755.137.112 - 1.755.137.112
Pihak Ketiga 1.329.136.234 - 1.329.136.234
Dengan Bunga
Utang Bank 22.277.000.000 - 22.277.000.000
Jumlah 25.935.744.083 - 25.935.744.083
c. Nilai Wajar Instrumen Keuangan
Direksi menganggap bahwa nilai tercatat aset keuangan dan liabilitas keuangan diakui dalam
laporan keuangan mendekati nilai wajarnya karena jatuh tempo dalam jangka pendek atau
menggunakan tingkat bunga pasar.
27. KELANGSUNGAN USAHA
Liabilitas Jangka Pendek Melebihi Aset Lancar
Jumlah liabilitas jangka pendek melebihi aset lancar pada tanggal 30 Juni 2023 dan 31 Desember
2022.
Dalam menghadapi kondisi ini, manajemen Perusahaan telah mengambil kebijakan dan langkah-
langkah sebagai berikut:
1. Melakukan restrukturisasi utang bank kepada PT Bank KEB Hana Indonesia (Catatan 24). Pihak
Bank telah menyetujui perpanjangan jatuh tempo dari yang semula tanggal 25 Juli 2022,
diperpanjang 12 bulan menjadi tanggal 25 Juli 2023. Saat ini juga Perusahaan sedang dalam
proses perpanjangan perjanjian pinjaman bank tersebut.
2. Bekerjasama dengan pengelola hotel yang berkompeten dan mampu memiliki jaringan promosi
yang baik sehingga mampu meningkatkan pendapatan hotel.
3. Melakukan efisiensi beban operasional hotel.
Manajemen berkeyakinan bahwa kebijakan dan langkah-langkah yang telah diambil Perusahaan saat
ini dan yang akan dikerjakan di masa mendatang dapat memperkuat Perusahaan dalam melanjutkan
operasinya sebagai entitas yang berkemampuan untuk mempertahankan kelangsungan usahanya.
- 32 -
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.